HANCUR: Seorang warga berdiri di puing rumah saat melakukan evakuasi di kawasan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, Senin (26/1).

![]()
HANCUR: Seorang warga berdiri di puing rumah saat melakukan evakuasi di kawasan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, Senin (26/1).



JAKARTA–Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memberlakukan ketentuan baru terkait registrasi kartu seluler yang memberikan kewenangan penuh kepada masyarakat untuk mengelola seluruh nomor seluler yang terdaftar atas identitas mereka.
KARTU SIM Baca Hal 4

JAKARTA–Komisi XI DPR menetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pengganti Juda Agung yang mengundurkan diri. Thomas dinilai sebagai figur yang dapat diterima seluruh partai politik (parpol) dan mampu menyinergikan kebijakan moneter dan fiskal.

tertuang dalam: Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 7 Tahun 2026 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi melalui Jaringan Bergerak Seluler



celah penggunaan nomor tanpa identitas



Menekan aktivitas penipuan, penyebaran spam, serta penyalahgunaan data pribadi


Kasus Hogi Minaya yang jadi tersangka setelah menabrak dua penjambret tas istrinya berakhir damai lewat jalur restorative justice atau keadilan restoratif. Prosesnya berlangsung di Kejaksaan Negeri Sleman, Jogjakarta, kemarin (26/1). Kepemilikan nomor

Kartu perdana dijual dalam kondisi tidak aktif
Aktivasi baru dilakukan setelah proses registrasi yang tervalidasi


BOGOR–SD Bina Insani bekerjasama dengan Puskesmas Mekarwangi mengadakan pemeriksaan Kesehatan untuk siswa. Kegiatan itu dilaksanakan di SD Bina Insani, Bogor, Senin (26/1). “Kegiatan itu bertujuan untuk
memeriksa kesehatan peserta didik dan merupakan program kerja Puskesmas Mekarwangi,” kata Kepala SD Bina Insani, Eka Rafikah. Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan diikuti siswa kelas 3, 4 dan 5. Kegiatan tersebut dilaksanakan tiap satu semester
sekali. Adapun pemeriksaan Kesehatan mencakup mulut, telinga, dan mata. Selain itu, juga ada penyuluhan Kesehatan dan pemberian obat cacing. “Harapan kami, semoga semua murid paham pentingnya menjaga kesehatan diri sendiri,” ujar Eka
Rafikah.
Tampak siswa-siswi antusias mengikuti pemeriksaan. Bahkan mereka juga memperhatikan teman-temannya yang sedang diperiksa tim kesehatan dari Puskesmas Mekarwangi. (*pia)
BOGOR- Rohani Islam (Rohis) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bogor menyelenggarakan kegiatan Revolution 5 pada Sabtu (24/1). Kegiatan ini merupakan ajang perlombaan keislaman yang diikuti peserta didik tingkat SMP/ MTs serta SMA/SMK/MA sederajat se-Jabodetabek, sebagai upaya menumbuhkan semangat kompetisi sehat dan mempererat ukhuwah Islamiyah antar pelajar. Kegiatan Revolution 5 secara resmi dibuka Kepala Urusan Tata Usaha MAN 2 Bogor, Rahmatulloh. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara pembinaan akademik, nonakademik, dan penguatan karakter peserta didik.
“Madrasah mendukung penuh kegiatan yang mampu menumbuhkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, serta semangat berprestasi. Revolution 5 menjadi bukti bahwa madrasah hadir sebagai pusat pembinaan generasi muda yang unggul dan berakhlak,” ungkapnya.
Kepala MAN 2 Bogor, Safwan Maulana, menyampaikan apresiasi kepada Rohis MAN 2 Bogor selaku penyelenggara kegiatan serta seluruh pihak yang terlibat. Menurut dia, Revolution 5 sejalan dengan visi madrasah dalam mencetak generasi Islami yang berprestasi dan berdaya saing.
“Kegiatan Revolution 5 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembentukan karakter, penguatan spiritualitas, dan peningkatan kualitas peserta didik. Madrasah berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin yang berdampak positif,” tutur dia.

KOMPETISI: Para pemenang berbagai lomba yang diselenggaran Rohis MAN 2 dalam kegiatan bertajuk Revolution 5 pada Sabtu (24/1) lalu.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Iqbaal Hidayat Noor, menegaskan bahwa materi dan cabang lomba yang dipertandingkan memiliki keterkaitan erat dengan penguatan kompetensi peserta didik.
“Cabang lomba seperti LCCTIA, MHQ, MTQ, dan dakwah berkontribusi dalam penguatan literasi keislaman serta kemampuan berpikir kritis, yang mendukung implementasi kurikulum madrasah,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Tulus Pamuji Santoso, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam pembinaan karakter dan pengembangan potensi siswa.
“Melalui Revolution 5, peserta didik dilatih untuk berkompetisi secara sportif, percaya diri, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dalam pembinaan kesiswaan di madrasah,” ujarnya.
Revolution 5 menghadirkan berbagai cabang lomba, di antaranya LCCTIA, Kaligrafi,
Adzan, Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Dakwah, Story Telling, dan Puisi Islami. Seluruh cabang
lomba dirancang untuk mengasah pengetahuan, keterampilan, serta kreativitas peserta di bidang keislaman. (*pia)

BOGOR–Kesatuan Bogor Olimpik Festival (KBOF) 2026 kembali digelar. Kegiatan sejak 2005 ini, menandai dua dekade ajang kompetisi pelajar yang diinisiasi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kesatuan Bogor tersebut. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah pengembangan bakat dan prestasi siswa SMA dan SMK se-Bogor Raya di berbagai bidang akademik dan vokasi. Kegiatan ini digelar 22-24 Januari 2026 lalu. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan IBI Kesatuan Bogor, Dr. Jan Horas V. Purba, mengatakan KBOF merupakan bentuk konsistensi kampus dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya bagi pelajar tingkat menengah. Kegiatan ini telah berlangsung sejak 2005 dan tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-20.
“Ini menjadi bukti bahwa
IBI Kesatuan konsisten memberikan ruang bagi siswa SMA dan SMK untuk berkompetisi dan menunjukkan prestasi terbaiknya,” ujarnya, Senin (24/1). Pada KBOF 2026, tercatat sebanyak 116 sekolah berpartisipasi dengan total 342 siswa atau hampir 400 peserta. Peserta tidak hanya dari wilayah Kota Bogor, juga dari berbagai daerah di Bogor Raya, termasuk kawasan Puncak. “Kegiatan ini membuat siswa termotivasi menjadi lebih baik dan lebih pintar. Dari informasi para guru, prestasi siswa di ajang seperti ini juga berdampak pada penilaian akreditasi sekolah,” katanya. Sementara itu, Ketua KBOF 2026, Dr. Yoyon Su priadi menjelaskan secara teknis KBOF tahun ini mempertandingkan 10 mata lomba. Lomba ini disesuaikan dengan
kebutuhan dunia pendidikan dan industri. “Ada 10 mata lomba yang dipertandingkan, mulai dari Akuntansi, Pasar Modal, Web Design, Digital Business berupa podcast, Lomba Masak, Banking Competition, Administrasi Perkantoran, Inovasi Produk, hingga Festival E-Sport,” jelasnya. Ia menambahkan, sejumlah lomba didukung langsung fasilitas laboratorium milik kampus, seperti Bank Mini untuk Banking Competition dan laboratorium kitchen untuk lomba memasak. Dengan demikian, peserta dapat merasakan pengalaman yang mendekati praktik dunia nyata. IBI Kesatuan Bogor berharap KBOF dapat terus menjadi agenda rutin yang dinantikan sekolah-sekolah di Bogor Raya, sekaligus menjadi sarana pembinaan generasi muda agar siap bersaing dan berprestasi di masa depan. (uma/c)
SMK Amaliah 1 dan 2 Sosialisasikan SNPMB 2026
BOGOR – SMK Amaliah 1 dan 2 Ciawi melaksanakan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 bagi kelas XII pada Rabu (14/1). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen sekolah untuk mengarahkan pilihan karier yang dapat dipilih setelah lulus sekolah dan bertujuan membekali murid dengan informasi yang lengkap dan terarah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Kepala SMK Amaliah 2, Gugun Gunadi, yang menyampaikan pentingnya kesiapan murid kelas XII dalam merencanakan masa depan, termasuk melanjutkan pendidikan sebagai salah satu pilihan karier setelah lulus. Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Ami Listiami, selaku Koordinator Bimbingan Konseling (BK) SMK Amaliah 1 dan Arti Yoesdiarti, Direktur Direktorat Institusional Marketing UNIDA.Kedua, menyampaikan materi penting seputar jalur SNPMB, strategi persiapan, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan murid agar dapat menentukan pilihan kampus dan program studi sesuai minat serta potensi masing-masing. Melalui kegiatan ini diharapkan murid kelas XII SMK Amaliah 1 dan 2 Ciawi semakin termotivasi dan memiliki bekal informasi yang memadai untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi Impian. Kegiatan ini juga menjadi langkah nyata sekolah dalam mendampingi murid meraih masa depan yang lebih cerah. (*ran)











DEPOK–Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) memastikan adanya pelanggaran dalam pembangunan bangunan di atas badan air Situ Tujuh Muara, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Kepala BBWSCC, David Partonggo Oloan Marpaung, mengatakan pelanggaran tersebut terungkap setelah pihaknya menerima aduan dari masyarakat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kota Depok, Minggu (25/1) lalu.
PELAKSANAAN WFH
TUJUAN KEBIJAKAN
Diterapkan dalam rangka efisiensi anggaran
DASAR HUKUM
Surat Edaran (SE) Nomor 800/42/ BKPSDM/2026Tentang Penyesuaian
Mekanisme Kerja Pegawai dalam Rangka Efisiensi Anggaran di Lingkungan Pemerintah Kota Kota
Depok.
FAKTOR
Penyesuaian mekanisme kerja pegawai dilakukan melalui hybrid working atau kombinasi pelaksanaan tugas di kantor Work From Office (WFO).
Pelaksanaan tugas kedinasan di rumah Work From Home (WFH) secara proporsional pada perangkat daerah dengan tetap memprioritaskan capaian kinerja individu, unit kerja, dan organisasi serta memastikan pelayanan publik berjalan dengan optimal.
Mekanisme kerja WFH di lingkungan Pemkot Depok dilaksanakan pada setiap hari Kamis bagi seluruh pegawai, kecuali pegawai pada perangkat daerah atau unit kerja penyelenggara pelayanan publik yang esensial dan berdampak langsung kepada masyarakat.
YANG TIDAK MENERAPKAN WFH Layanan kewilayahan Layanan kesehatan Layanan pendidikan Layanan transportasi Layanan keamanan dan ketertiban Layanan penanggulangan bencana atau pemadam kebakaran Layanan kebersihan Layanan perizinan Layanan pajak dan retribusi Layanan publik lainnya
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan mulai menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Kamis bagi para pegawainya. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan yang telah lebih dulu diberlakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar). Meski demikian, Pemkot Depok memastikan pelayanan publik kepada masyarakat tetap berjalan normal.
Latar belakangnya, hari ini seiring dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang sudah menerapkan WFH, sehingga kita mencoba sejalan dengan pemerintah provinsi,”
Supian Suri Wali Kota Depok

Video
(medsos). Kedua pemuda tersebut melakukan perbuatan terlarang, yakni bikin onar dan penganiayaan terhadap
pengguna jalan lainnya. Kedua pemuda itu diketahui dalam keadaan mabuk. Dalam video yang dilihat Radar


CIANJUR–Satuan Reserse
Kriminal (Satreskrim) Polres
Cianjur berhasil mengungkap
kasus dugaan tindak pidana kekerasan secara bersamasama di muka umum yang
mengakibatkan luka berat terhadap korban. Dalam kasus pembacokan tersebut, dua orang pelaku berhasil diamankan, sementara dua pelaku lainnya masih
dalam daftar pencarian orang (DPO). Kapolres Cianjur, AKBP Ahmad Alexander Yurikho Hadi mengatakan, peristiwa kekerasan itu terjadi pada Minggu
(18/1) sekitar pukul 04.30 WIB di Kampung Selajambe, RT 001/RW 003, Desa Selajambe,
Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, tepatnya di depan warung dekat lapangan sepak bola setempat. Korban diketahui berinisial LI (22), seorang wiraswasta
warga Desa Selajambe. Saat kejadian, korban hendak membeli rokok di warung tersebut. Namun tiba-tiba didatangi sekelompok orang yang diduga berjumlah lima hingga enam
orang menggunakan empat unit sepeda motor. “Para pelaku langsung mengejar dan membacok korban menggunakan senjata tajam jenis celurit,” ungkap Kapolres.(rbi)
Wali Kota Depok, Supian Suri menjelaskan, kebijakan WFH ini merupakan bagian dari upaya menyesuaikan pola kerja pemerintahan dengan perkembangan era digital. “Latar belakangnya, hari ini seiring dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang sudah menerapkan WFH, sehingga kita mencoba sejalan dengan pemerintah provinsi,” ujarnya, Senin (26/1) kemarin. Selain mengikuti kebijakan provinsi, WFH juga menjadi langkah adaptasi terhadap percepatan digitalisasi. “Hari ini era digital sudah semakin cepat perkembangannya. Salah satu upaya memulai kerja-kerja digital itu memang harus dipaksa juga dengan mekanisme WFH. Dulu kita sudah terbiasa dengan Zoom saat Covid-19, sekarang justru sudah jarang lagi,” jelasnya. Supian menambahkan, kebijakan WFH ini juga akan menjadi bahan evaluasi efisiensi anggaran pemerintah daerah. “Saya juga ingin mengukur sejauh mana penghematan pembiayaan. Apakah ada kore-
“Intinya terhadap situ ini memang ada pelanggaran karena ada sesuatu yang merusak badan air. Kami mendapat aduan dari masyarakat dan dalam hitungan hari langsung kami cek ke lapangan, dan ternyata memang ditemukan adanya pelanggaran,” kata David usai penertiban bangunan tak berizin di Situ Tujuh Muara.
Ia menjelaskan, BBWSCC telah menempuh tahapan sesuai ketentuan perundangundangan. Teguran pertama diberikan kepada pengembang pada 27 Oktober 2025 agar menghentikan konstruksi dan melakukan pembongkaran secara mandiri.
“Kemudian sesuai tata perundangan, kami menunggu dan menerbitkan teguran kedua pada 7 Januari 2026 dengan subs tansi yang sama,” jelasnya.
Selanjutnya, dalam waktu tujuh hari setelah teguran kedua, BBWSCC memproses penerbitan teguran ketiga. Jika tetap tidak diindahkan, akan dila kukan penindakan lanjutan.
“Ketika teguran ketiga tidak dilaksanakan, tentunya akan
kami proses sesuai ketentuan perundang-undangan. Di situ ada konsekuensi pidana,” tegas David. Namun demikian, David menyebut adanya langkah cepat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengingat Situ Tujuh Muara merupakan aset milik provinsi.
“Alhamdulillah, atas permintaan Bapak Gubernur, karena ini aset Provinsi Jawa Barat, maka pemilik aset memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan terhadap asetnya, sehingga dilakukan pembongkaran bersama pemerintah provinsi,” katanya. Menjawab kemungkinan sanksi pidana, David menyebut peluang tersebut tetap terbuka apabila proses teguran tidak dipatuhi. “Ketika nanti teguran ketiga belum dilaksanakan dan seterusnya, sesuai ketentuan perundang-undangan, tentu peluang pidana itu dimungkinkan. Namun saat ini fokus kita pada eksekusi pembongkaran bersama Pemerintah Pro vinsi Jawa Barat,” ujarnya. Terkait pengawasan dan penetapan batas sempadan situ, David menjelaskan bahwa sempadan situ harus ditetapkan
melalui Keputusan Menteri. “Sesuai ketentuan, sempadan situ perlu ditetapkan oleh Keputusan Menteri. Saat ini proses penetapan sempadan Situ Tujuh Muara sedang kami ajukan dan dalam proses di tingkat kementerian,” jelasnya. Setelah penetapan tersebut terbit, akan ada pembatasan perlakuan di kawasan sempadan yang wajib dipatuhi semua pihak. “Ini inline dengan apa yang sedang kami laksanakan sekarang,” tambahnya. David juga menegaskan, BBWSCC tidak pernah menerbitkan izin pembangunan di lokasi tersebut. “Kami sama sekali tidak pernah menerbitkan izin untuk bangunan-bangunan itu. Izin yang pernah ada hanya pada tahun 2024, itu pun sebatas sempadan untuk jogging track, dan hanya itu,” tegasnya. Ia menambahkan, BBWSCC telah melakukan teguran jauh sebelum kasus ini viral di media sosial. “Sudah ditegur sejak 27 Oktober. Proses kami tidak serta-merta, harus melalui tahapan. Jadi sebelum viral pun BBWSCC sudah melakukan peneguran, hanya saja pembangunan masih terus dilaksanakan,” tukasnya.(faj/b)
gondrong dan satu pemuda berambut abu-abu terlihat dalam kondisi mabuk. Keduanya kemudian ditangkap warga dan diserahkan ke Mapolsek Cimanggis. Dalam video tersebut juga dinarasikan, kejadian bermula dari cekcok antara dua pelaku dan pengendara mobil. Dua pelaku sempat cekcok dan berujung pengendara dianiaya. Kemudian massa mengamankan dua pelaku yang tengah mabuk tersebut. Massa kemudian menyerahkan kedua pelaku ke Polsek Cimanggis. Dikonfirmasi, Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono membenarkan peristiwa tersebut. Kedua terduga pelaku tersebut kini masih diamankan di mapolsek. ”Masih dalam pemeriksaan di kantor,” katanya kepada Radar Bogor. Jupriono memaparkan, kedua terduga pelaku saat diserahkan ke Polsek Cimanggis dalam keadaan mabuk. ”Kelihatan seperti itu (mabuk miras),” tukasnya.(faj/b)

lasi antara WFH dengan penghematan listrik, air, telepon, termasuk makan-minum dan lainnya di Balai Kota. Itu semua harus dihitung,” katanya. Ia mencontohkan, kebijakan penghematan energi yang
pernah dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dengan mematikan lampu selama satu jam terbukti efektif. “Makanya saya ingin tahu, kalau satu hari tidak berkantor, khususnya
untuk unit kerja yang tidak langsung melayani masyarakat, dampaknya seperti apa,” ucapnya. Meski demikian, Supian menegaskan tidak seluruh layanan menerapkan WFH.
Pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap berjalan seperti biasa. “Nanti ada bagian-bagian pelayanan, khususnya pelayanan masyarakat, yang tidak WFH,” tukasnya.(faj/c)
Pantauan Radar Bogor, nampak lubang di Jalan Raya Margonda yang berada dekat dengan kantor Wali Kota Depok itu sudah mulai dilakukan perbaikan. Perbaikan jalan dilakukan dengan cara tambal sulam. Nampak mobil bak berisi aspal warna merah bertuliskan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok berhenti di sejumlah ruas jalan yang terdapat lubang. Kemudian sejumlah petugas terlihat mula menurunkan aspal, kemudian menup jalan dengan aspal tersebut. Kordinaror wilayah Pancoran Mas DPUPR Depok, Irfansyah mengatakan, perbaikan dilakukan disejuknah titik lm termasuk di Jalan Margonda. ”Ada 15 titik,” katanya saat ditemui Radar Bogor. Pria mengenakan topi itu memaparkan perbaikan jalan dilakukan dengan cara menutup
area jalan yang berlubang. Ia berharap dengan dlakukan penambalan ini, bisa mengurangi resiki kecelakaan. ”Langsung ditutup saja, biar ga ada yang kecelakaan lagi,” ujarnya. Adapun aspal yang digunakan , untuk menambal jalan rusak di Margonda yakni, Aspal HRS (Hot Rolled Sheet). ”Ini pakai aspal HRS,” tuturnya. Cepatnya penanganan perbaikan jalan berlubang Margonda juga diharapkan bisa dilakukan
di sejumlah ruas jalan berlubang lainya d Kota Depok. Salah satunya di ruas jalan Raya Bogor yang kini dipenuhi lubang. Santi, warga Cimanggis mengatakan, Kota Depok bukan hanya Margonda saja. Ia berharap bisa dilakukan perbaikan jalan berlubang di ruas jalan Raya Bogor. ”Margonda dengan Jalan Raya Bogor itu sama sama jalan nasional, tapi beda nasib. Di sini, sudah banyak sekali lubangnya. Bisa kali diperbaiki cepat juga,” katanya.(faj/c)
Pria yang karib disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini, hadir ditemani Walikota Depok Supian Suri bersama Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Triano Iqbal serta jajaran Pemerintah Daerah dan Tokoh Agama. Serta dihadiri oleh ribuan jemat dari berbagai Gereja di Kota Depok. Dalam pidatonya, KDM mengajak umat untuk kembali pada esensi beragama bukan sekadar pada simbol, atribut, maupun kebanggaan organisasi.
Ia mengatakan, pendekatan keagamaan yang berhenti pada aksesoris justru menjauhkan manusia dari kebahagiaan dan nilai ketuhanan yang sejati. ”Kalau kita beragama hanya pada pendekatan organisasi dan kelembagaan, yang muncul bukan kedekatan dengan
Tuhan, tapi kesombongan karena jumlah anggota yang semakin banyak,” ujar KDM dalam pidatonya. Dalam kesempatan itu juga, KDM menyampaikan pesan untuk menjaga lingkungan. Kata dia, alam semesta merupakan rumah ibadah besar yang sering kali diabaikan, bahkan dirusak, atas nama pembangunan dan kepentingan manusia. “Jangan sampai kita membangun rumah ibadah dengan cara membabat hutan, melaku kan ilegal logging, menambang secara ilegal, atau menggunakan uang-uang haram dan koruptif,” tuturnya. Menurut KDM, bangunan rumah ibadah bisa saja tampak megah, tetapi kehilangan makna jika dibangun dengan merusak alam. Dalam kondisi seperti itu, KDM menyebut Tuhan tidak hadir dalam relung jiwa manusia karena ruang ketuhanan telah tertutup oleh
keserakahan. Ia juga menekankan, seluruh alam raya sejatinya adalah tempat ibadah yang sesungguhnya. Karena itu, menjaga hutan, tanah, air, dan udara merupakan bagian dari wujud iman dan ketakwaan yang nyata.
Sementara itu, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras mengatakan, sepakat apa yang disampaikan oleh gubernur. Untuk itu ia pun turut mengajak umat untuk kembali pada esensi beragama. ”Jadi bukan sekadar pada simbol, atribut, maupun kebanggaan organisasi. Karena, pendekatan keagamaan yang berhenti pada aksesoris justru menjauhkan manusia dari kebahagiaan dan nilai ketuhanan yang sejati,” katanya kepada Radar Bogor.
Ia pun sepakat dengan apa yang disampaikan KDM, perihal Tuhan tidak pernah
memerintahkan manusia memperbesar organisasi atau memperbanyak jamaah. Yang diperintahkan, adalah memperbanyak kesadaran dan menyadarkan sesama, karena kesadaran merupakan nilai universal yang melampaui sekatsekat rumah ibadah. Sementara itu Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, perayaan Natal Bersama mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan keharmonisan antarumat beragama yang terus terjaga di Kota Depok. “Ini merupakan wujud kebersamaan kita. Kami ucapkan selamat melaksanakan kegiatan Natal Bersama,” ujarnya. Supian berharap perayaan Natal tersebut dapat membawa kebahagiaan, kedamaian, dan sukacita, tidak hanya bagi umat Kristiani, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kota Depok.(faj/b)









Kabupaten Bogor
Torehkan
Tinta Emas
CIBINONG–Kontingen Indonesia meraih hasil gemilang dalam ASEAN Para Games (APG) 2026 di Nahkon Ractasima, Thailand pada 20-26 Januari 2026.
Dipimpin Chef de Mission (CdM), Reda Manthovani, tim Merah Putih bukan hanya berada di posisi runner up, tapi juga bisa melebihi target medali yang ditetapkan.
Total medali yang dikumpulkan Indonesia sebanyak 392 keping. Terdiri dari 135 medali emas, 143 medali perak, dan 114 medali perunggu.
Adapun sebelum keberangkatan ke Thailand, target awal harus meraih 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu. Indonesia menempati posisi kedua karena kalah dari tuan rumah dengan 176 medali emas, 155 medali perak, dan 157 medali perunggu.
“Terima kasih telah mengharumkan nama Indonesia di panggung Asia Tenggara. Selamat atas perjuanganmu, para patriot bangsa. Kalian adalah inspirasi,” ujar Reda, Senin (26/1).
Pria yang juga menjabat sebagai Jaksa Agung Muda
Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI ini melanjutkan jika keberhasilan Kontingen Indonesia bukan cuma mencerminkan pencapaian dari jumlah perolehan medali saja. Namun juga kualitas atlet di atas lapangan. “Atlet disabilitas Indonesia memiliki kualitas, dedikasi, dan daya saing yang setara. Mereka bukan hanya berjuang untuk medali, tetapi juga membawa pesan penting tentang kesetaraan dalam pembangunan bangsa,” ujar Reda. Lebih lanjut, Reda menilai capaian kontingen Indonesia sejalan dengan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menegaskan pentingnya kesetaraan penyandang disabilitas sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul, inklusif, dan berkeadilan. Ia menekankan prestasi di APG 2026 menjadi bukti konkret kemajuan pembinaan olahraga disabilitas nasional, sekaligus menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan yang inklusif mampu menghasilkan capaian nyata di tingkat regional. Secara keseluruhan, atletatlet Indonesia berhasil menorehkan 25 rekor APG 2026 dari berbagai cabang olahraga. Bahkan, satu rekor Asia turut dipecahkan Hellin Wardina di cabang Para Atletik. Setelah keberhasilan di ASEAN
Para Games 2025, CdM menegaskan komitmennya untuk terus mendukung persiapan atlet menuju ajang yang lebih besar, yakni Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang. Di balik kesuksesan Indonesia di ajang APG 2026, ada andil atlet Kabupaten Bogor yang turut menyumbangkan medali.
Total ada 11 medali ditorehkan atlet Kabupaten Bogor. Terdiri dari enam medali emas, empat medali perak dan satu medali perunggu.
Ketua National Paralimpic Commitee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor, M Misbah mengatakan, bangga atlet-atlet disabilitas ‘Bumi Tegar Beriman’ mampu menorehkan prestasi terbaik mereka. “Ini pencapaian terbaik yang bisa atlet-atlet Kabupaten Bogor raih,” ucapnya. Sementara itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengaku sangat bangga para atlet yang menyumbangkan medali pada APG 2026 ini.
“Saya merasa terharu para atlet NPCI Kabupaten Bogor bisa memberikan prestasi yang terbaik bagi nama harum bangsa dan negara di kancah olahraga internasional,” ucapnya.
“Alhamdulillah atlet atlet
NPCI Kabupaten Bogor bisa memberikan kontribusi emas bagi kontingen Merah Putih,” tukas bupati.(rur)

PRESTASI: Kontingen Indonesia meraih hasil gemilang dalam ASEAN Para Games (APG) 2026 di Nahkon Ractasima, Thailand pada 20-26 Januari 2026.


JAKARTA– Indonesia akan
menghadapi Korea Selatan pada penyisihan Grup A AFC Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta pada Selasa (27/1) malam ini (live MNCTV, Vision+ & Soccer Channel pukul 19.00 WIB). Indonesia dan Korsel tentu paham benar dengan situasi tersebut. Apalagi dua lawan berikutnya yaitu Kirgistan dan Irak juga tidak mudah. Indonesia akan bertemu Kirgistan pada 29 Januari dan Irak 31 Januari, sedangkan Korsel menghadapi Irak 29 Januari dan Kirgistan 31 Januari. Pelatih Timnas Indonesia, Hector Souto, menyadari laga melawan Korea Selatan tidak akan mudah. Di antara empat tim penghuni Grup A AFC Futsal 2026, hanya Indonesia yang tidak lolos ke putaran final AFC Futsal 2024 di Thailand. Secara pengalaman, Indonesia juga kalah dari pesaing di Grup A. Indonesia baru sekali bisa lolos dari babak grup AFC Futsal yakni tahun 2022. Sedangkan Irak pernah menjadi juara 4 tahun 2018, Kirgistan pernah

juara 3 tahun 2005, dan Korsel bahkan pernah juara 2 tahun 1999. Tapi jika bicara perkembangan terkini, Indonesia layak untuk tetap percaya diri. Karena secara ranking FIFA, Indonesia di peringkat 24 menjadi yang tertinggi di antara tim lain di Grup A. Irak sendiri di ran king 37, Kirgistan ranking 43, dan Korea Selatan ranking 57. “Kami harus menyadari bah wa tim-tim ini sangat kuat. Kami menganalisa permainan mereka. Kirgistan dan Irak adalah juara grup di babak kualifikasi sedangkan Korea Selatan hanya kebobolan dua gol di dua pertandingan terakhir,” kata Souto saat konferensi pers. Sementara itu, Korea Selatan sendiri merupakan tim yang paling tidak diunggulkan di Grup A jika melihat ranking FIFA saat ini. Selain itu, Korea Selatan juga sedang mencari kemenangan pertamanya di Piala Asia Futsal
sejak 2007. Sebagai informasi bahwa Korea Selatan cukup rajin lolos ke AFC Futsal. Dari 17 turnamen sebelumnya, Korea Selatan bisa lolos sebanyak 16 kali. Hanya pada tahun 2006 dan 2016 mereka gagal lolos ke putaran final AFC Futsal. Tapi sejak 2007 lalu Korea Selatan hanya sanggup meraih satu kemenangan. Momen itu terjadi di laga terakhir Grup C saat Korsel menang dari Turkmenistan 5-2. Setelah itu Korea Selatan tidak pernah menang di 21 pertandingan, atau di tujuh partisipasi terakhir mereka di AFC Futsal dengan raihan tiga imbang dan 18 kali kalah. Catatan lainnya




CIBINONG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan memberhentikan sementara kegiatan Car Free Day (CFD) Jalan Tegar Beriman. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan bahwa kegiatan CFD akan diberhentikan sementara pada 15 Februari 2026, selama dua bulan ke depan karena memasuki puasa. ”Tanggal 15 (Februari) terkait dengan CFD terakhir sebelum kita
off dulu selama dua bulan, setelah itu ada puasa, segala macem kita berhenti dua bulan ke depan maka itu adalah CFD terakhir,” kata Ajat, Minggu (25/01). Ajat mengatakan, selama penyetopan sementara kegiatan CFD, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menginginkan diganti aktivitas bulan puasa lebih ke pengembangan UMKM. Pengembangan itu, nantinya, kata dia, saat bulan puasa tiba di lingkar Pakansari dan Tegar Beriman para
pedagang bebas untuk berjualan. ”Nanti itu menjelang puasa lingkar Pakansari dibebaskan untuk UMKM, PKL mau jualan boleh, nanti kita atur,” jelas dia. ”Tegar Beriman? Nah ini beririsan dengan Ramadan, Bupati pengennya mulai dikembangkan kayak buka puasa gratis tapi bukan kita yang nyiapin,” tambah dia. Sehingga, kata Ajat, selama ramadan berlangsung para pelaku UMKM dan PKL masih tetap bisa
mencari rezeki. ”Biar di hari off (CFD), ya mereka mencari rezeki untuk persiapan ramadan, persiapan lebaran. Jadi dua titik,” tutur dia. Ajat mengaku dirinya diperintah Bupati Bogor untuk segera mendesign jelang bulan puasa. Kata dia, konsep itu akan dilakukan seperti bazar ramadan. ”Jadi bulan puasa jangan ada penertiban itu. Konsepnya seperti bazar ramadan. Jadi, aktivitas yang biasa pagi dipindah menjelang sore,” pungkas Ajat. (abl/b)

CIBINONG–Pasar Petani Garuda Kabupaten Bogor mulai beroperasi, Minggu (25/01). Kepala Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman (DPKP) Eko Mujiarto bilang pasar petani mulai beroperasi saat ini.
”Saat Car Free Day (CFD) sudah bisa beroperasi, masyarakat bisa langsung bertransaksi jual beli di situ,” kata Eko, Minggu (25/01). Namun, kata Eko, meski telah beroperasi, pasar petani belum diresmikan. “Cuman untuk diresmikannya belum,” jelas dia. Salah satu petani benih tanaman buah, Ruslan mengaku bahwa kehadiran pasar petani sangat membantu para petani.
”Allhamdulillah, kehadiran pasar petani garuda sangat membantu kami para petani benih tanaman buah dan tanaman hias,” kata Ruslan. Ruslan menyebut, kebijakan Bupati Bogor ini sangat membantu para petani kecil karena telah menyediakan lapak yang strategis. “Kebijakan Bupati Bogor, Bapak Rudy Susmanto, ini sangat berpihak kepada petani kecil,” ujar dia. Terlebih, penyediaan pasar ini sangat memberikan dukungan besar terhadap kesejahteraan petani. ”Sehingga ke depan kami para petani benih tanaman buah dan tanaman hias dapat terus tumbuh dan berkembang,” tutur dia. Sebelumnya, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan Pasar Petani Garuda disiapkan sebagai ruang strategis mendukung pemasaran hasil pertanian lokal, khususnya komoditas buah dan tanaman hias unggulan Kabupaten Bogor. ”Kami duduk bersama untuk bermusyawarah dan menyatukan langkah guna mempercepat proses penataan serta penetapan operasional Pasar Petani Garuda dapat berjalan secara optimal dan segera dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat,” ungkap Rudy.
Kehadiran Pasar Petani Garuda tidak hanya menjadi sarana transaksi jual beli, kata dia, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan petani agar memiliki akses pasar yang lebih luas dan berkelanjutan. (abl/b)

Jadi memang di kita rekapan dari 2023, desadesa yang bukan bermasalah sebenarnya yang konotasinya ada pengaduan baik dari masyarakat, LSM ataupun media,”
Achmad Munawar Katim SDM Pemdes DPMD Kabupaten Bogor
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menjadikan Kecamatan Cibinong sebagai titik awal penguatan pembangunan daerah.
Laporan: ABILY MUHAMMAD
FOKUS pembangunan di Cibinong, diarahkan pada penataan lingkungan, pengendalian banjir, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Bogor saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Cibinong
DAFTAR DESA YANG DIADUKAN KE DPMD KABUPATEN BOGOR











CIBINONG–Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 14 laporan aduan masuk, terkait kepala desa (Kades). Katim SDM Pemdes DPMD Kabupaten Bogor, Achmad Munawar mengatakan bahwa sejak 2023 ada 14 aduan terkait kades di Kabupaten Bogor. ”Jadi memang di kita rekapan dari 2023, desa-desa yang bukan bermasalah sebenarnya yang konotasinya ada pengaduan baik dari masyarakat, LSM ataupun media,” ungkap Achmad kepada Radar Bogor, Senin (26/01). Achmad menyampaikan bahwa belasan aduan itu lebih mengarah ke perdata dan 13 lainnya sudah ditangani. ”Tinggal satu desa yang berkaitan dengan pidana. Ada aduan tentang gratifikasi. Nah itu sedang ditangani dan sudah masuk ke pemberhentian sementara,” jelas dia. ”Intinya dari 14 aduan itu, tinggal satu saja. Untuk 13 aduan kades lainnya, sudah kami selesaikan secara kekeluargaan. Jadi kalau ada masalah kita akan koordinasikan dengan kecamatan dan desa,” tambah dia. Kata dia, pengaduan belasan kades yang dilakukan warga ataupun lainnya itu, biasanya terkait keterbukaan informasi publik. ”Kebanyakan lebih ke adminstrasi terkait permintaan SPJ pertanggungjawaban atau lebih ke
keterbukaan publik,” tutur dia. Meski hanya aduan, kata dia, pihaknya juga menegur para kepala desa (kades) tersebut untuk difasilitasi. Kendati begitu, dia juga menekan bahwa segala keterbukaan anggaran telah terpampang di setiap kantor desa. ”Pada intinya, desa itu secara aturan menjalankan mulai dari musrenbang, papan data di desa sudah tercantum yang namanya Apbdes desa mulai dari dana desa, ADD, BHPRD, sama bantuan provinsi ataupun bantuan infrastuktur pun sebenarnya sudah terpampang,” tutupnya. Kades-kades yang diadukan ke DPMD Kabupaten Bogor, di antaranya Kades Klapanunggal terkait aduan THR, Kades Cicadas aduan THR, Bojong Kulur pemberhentian Amilin dan Pordes, Cidokom penyelewengan dana transfer, Cikuda terkait gratifikasi. Lalu, kades Rengasjajar aduannya video viral, Kades Sukaraja pengerusakan, Ciasihan permintaan informasi publik, Gunungsari permintaan informasi publik, Leuwikaret terkait sakit, Sinarsari juga sakit, Citeureup kasus mobil atau leasing tindak pidana, di mana pelaku (debitur) menggelapkan mobil yang masih dalam kredit. Kepala Desa Leuwisadeng diadukan penyelewengan anggaran infrastuktur desa, lalu Kades Gunungsindur memberikan keterangan palsu terkait kawasan wilayah. (abl/c)

BERI ARAHAN: Bupati Rudy Susmanto memberikan sambutan dalam Musrenbang Kecamatan Cibinong dan menekankan fokus program di wilayah tersebut.
Tahun 2026 sekaligus Perumusan Perencanaan Pembangunan Tahun 2027. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan, selain sektor pendidikan dan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan perhatian serius terhadap persoalan sanitasi lingkungan, sistem drainase, serta penanganan kebencanaan, khususnya banjir. ”Upaya tersebut telah mulai diwujudkan melalui pembangunan hutan-hutan kota di sejumlah kelurahan di Kecamatan Cibinong sebagai langkah strategis jangka panjang dalam menjaga keseimbangan lingkungan,” ujar Rudy, Senin (26/01). Rudy menjelaskan bahwa tahapan Musrenbang kecamatan telah dimulai di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor. Keca matan Cibinong menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi mengingat posisi yang strategis serta kedekatan nya dengan pusat pemerintahan Kabupaten Bogor.
”Dari hasil Musrenbang tersebut, sebanyak 13 kelurahan di Kecamatan Cibinong telah menyepakati arah kebijakan pembangunan Tahun 2027, dan seluruh usulan dan kesepakatan tersebut selanjutnya akan difokuskan dan dituangkan ke dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Pemerintah Kabupaten Bogor,” jelas dia. Pada kesempatan itu, bupati juga menginstruksikan para camat dan lurah untuk segera menuntaskan agenda strategis serta program-program prioritas pembangunan. ”Terutama terhadap permasalahan yang selama ini belum terselesaikan, demi mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kecamatan Cibinong,” pungkas dia. (abl/c)
GUNUNG PUTRI – Dinas
Lingkungan Hidup (DLH)
Kabupaten Bogor menguji sampel air Setu Citongtut pada Senin (26/1). Hal itu dilakukan untuk mengetahui penyebab fenomena pasti matinya ikan di wilayah tersebut. Ketua Tim Penegakan Hukum Lingkungan DLH Kabupaten Bogor, Uli Tiarma Sinaga, menera ngkan sampel air itu diambil dari empat titik. Dua di antaranya di inlet, kemudian satu titik di tengah setu, dan satu titik lain di outlet.
Menurut Uli, pengambilan sampel ini bertujuan untuk mengetahui potensi pencemaran yang diduga menyebabkan kematian ikan massal yang terjadi pada Jumat (23/1) lalu. “Untuk pH aman, baku mutunya di angka 6 sampai 9. Tadi hasilnya 6,68, artinya masih memenuhi baku mutu,” jelasnya. Meski demikian, Uli menegaskan masih terdapat sejumlah parameter lain yang harus diuji lebih lanjut melalui pemeriksaan laboratorium. Pengujian
tersebut dilakukan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. “Hasil uji laboratorium diperkirakan akan keluar sekitar 14 hari ke depan,” katanya. Uli juga mengungkapkan bahwa kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Pada tahun 2022, DLH Kabupaten Bogor pernah melakukan verifikasi terhadap dugaan pembuangan limbah ilegal di kawasan Setu Citongtut.
“Untuk perusahaan A atau B, kami tidak bisa langsung menyebutkan siapa yang mencemari. Namun memang ada beberapa perusahaan yang tidak taat aturan dan sudah kami berikan sanksi administratif,” bebernya. Ia mengatakan, DLH Kabupaten Bogor akan kembali melakukan pengawasan terhadap sekitar 23 perusahaan yang berada di sekitar Setu Citongtut.
“Kami akan melakukan verif-

PERIKSA: DLH Kabupaten Bogot meninjau dan mengambil sampel air di Setu Citongtut, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, untuk diperiksa pada Senin (26/1/2026).
ikasi lapangan terkait ketaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup, baik air, udara, maupun limbah B3, sehingga diketahui potensi kepatuhan mereka,” tegasnya. Terkait sanksi, Uli menegaskan perusahaan yang terbukti tidak taat terhadap pengelolaan ling kungan hidup dapat dikenakan sanksi hingga denda, sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 14 Tahun 2024.
Sementara itu, terkait keamanan ikan untuk dikonsumsi, DLH Kabupaten Bogor telah berkoordinasi dengan Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor. “Ikan yang mati akan dianalisis untuk mengetahui penyebab kematiannya. Sementara ikan yang masih segar akan diperiksa jaringannya, apakah berdampak terhadap kesehatan manusia apabila dikonsumsi atau tidak. Nanti akan ada hasilnya,” pungkasnya.
INDIKASI GANGGUAN
LINGKUNGAN Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor menilai kematian ikan sapu-sapu di Setu Citongtut mengindikasikan adanya gangguan lingkungan yang berada di luar batas kemampuan biologis perairan. Pengawas Sumber Daya Perikanan Budidaya dan Perikanan Tangkap Diskanak Kabupaten Bogor, Yayan Buduayana, menjelaskan bahwa ikan sapu-sapu merupakan salah satu jenis ikan yang kerap dijadikan indikator pencemaran di suatu perairan. “Kalau di perairan itu ikan-ikan lain sudah mati, biasanya ikan sapu-sapu masih tahan. Kebanyakan ikan mati karena kekurangan oksigen,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin (26/1). Menurutnya, kematian ikan secara massal sering kali dikaitkan dengan kekurangan oksigen, misalnya akibat kekeruhan air karena hujan dan debit air yang besar. Namun, kondisi tersebut umumnya masih dapat ditole-

GUNUNGSINDUR - Proses perbaikan Jembatan Leuwiranji belum juga rampung. Padahal akses penghubung wilayah Rumpin-Gunung Sindur itu telah ditutup total sejak Sabtu (13/12/2025) lalu. Terakhir, penutupan Jembatan Leuwiranji diperpanjang yang sebelumnya pada Rabu (31/12/2025), diperpanjang hingga Sabtu (31/1/2026). Ketua DPK KNPI Kecamatan Gunung Sindur, Djaka Laidi menyoroti lambatnya perbaikan jembatan tersebut. Menurutnya, hal itu merugikan masyarakat yang biasa memanfaatkan akses Jembatan Leuwiranji. ”Ini harus menjadi pembelajaran dan evaluasi ke depannya. Ini pakai uang rakyat, berdampak pada aktivitas warga masyarakat. Jangan dibiasakan terus terjadi,” tegasnya. Djaka melihat, perbaikan Jembatan Leuwiranji tentu sudah direncanakan sejak awal dan telah melewati proses kajian dari Dinas PUPR. Sehingga dari anggaran serta waktu pekerjaan seharusnya telah diperhitungkan dengan matang. ”Terlepas alasan kontraktor terkendala karena faktor cuaca dan lainnya, kami meminta agar pekerjaan yang sudah direncanakan matang oleh

PEMDES
RUMPIN–Ribuan ikan milik
BUMDes Tamansari hanyut. Hal itu terjadi lantaran Setu Lampiri di Kampung Sanapati, Desa Tamansari, Rumpin jebol. Akibatnya, BUMDes harus mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Sekretaris Desa Tamansari, Moh Nazmu Aosi mengatakan, jebolnya Setu Lampiri disebabkan tidak kuatnya menahan beban air setelah dilanda hujan deras. ”Di lokasi jebolnya setu itu ada bekas galian, kemudian
air mengalir ke empang milik BUMDes dan ikannya hilang,” ungkapnya, Senin (26/1). Pasca kejadian, pihaknya bersama aparat setempat dibantu warga sekitar gotong royong memperbaiki jebolnya tanggul Setu Lampiri. Pemdes Tamansari juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan penanganan jangka panjang. ”Untuk sementara, warga bersama-sama memasang turap bronjong dan batu belah, ditambah bambu agar air yang jebol tidak terlalu
deras,” jelas Nazmu. Sementara itu, Ketua BUMDes Tamansari, Dirja mengaku pasrah atas musibah tersebut. Menurutnya, ada sekitar 5.000 ribu ekor ikan mas yang sebetulnya telah siap dipanen. Namun akibat kejadian tersebut, semua ikan milik BUMDes Tamansari hilang. ”Rencananya bulan puasa nanti sudah siap dipanen. Sekarang hilang semua. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 10 juta,” tandasnya. (cok/c)
Pemkab Bogor bisa diselesaikan secara maksimal dan tepat waktu,” jelasnya. Ia mengaku telah mendatangi Jembatan Leuwiranji dan menemui pihak kontraktor. Ia pun mendesak agar pekerjaan Jembatan Leuwiranji segera diselesaikan sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Terpisah, Camat Gunung Sindur, Jamaludin mem-
benarkan bahwa penutupan Jembatan Leuwiranji diperpanjang hingga 31 Januari 2026. Ia pun telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk segera merampungkan perbaikan jembatan tersebut. ”Untuk progresnya itu ranah penyedia jasa, namun kami juga meminta segera diselesaikan. Dan masyarakat mohon bersabar sementara waktu,” tukasnya.(cok/c)
ransi oleh ikan sapu-sapu.
“Kalau matinya sekadar karena kekurangan oksigen, biasanya ikan sapu-sapu masih tahan. Ikan sapu-sapu disimpan di luar air selama 30 jam saja masih bisa hidup, dan ketika diberi air sedikit bisa hidup kembali,” katanya. Namun, ketika ikan sapu-sapu ikut mati, Yayan menilai kondisi perairan tersebut sudah berada di luar batas biologis ikan. “Kemungkinan ada faktor lain selain kekurangan oksigen yang menyebabkan kematian ikan,” tegasnya.
Ia menyebutkan, Diskanak belum dapat memastikan secara rinci kondisi lingkungan apa yang menjadi penyebab utama. Namun, faktor tersebut berada di luar persoalan oksigen terlarut dan menunjukkan adanya gangguan lingkungan yang belum teridentifikasi. Camat Gunung Putri, Kurnia Indra berharap langkah investigasi yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor dapat mengungkap secara jelas penyebab
terjadinya kematian ikan massal di setu tersebut. Kurnia menegaskan, persoalan pencemaran lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepatuhan dari pihak perusahaan dan kesadaran masyarakat. “Kami butuh dari pihak perusahaan itu juga bisa taat pada peraturan, tidak lagi buang limbah ke saluran sampai ke setu sini, terus juga dari rumah tangga nanti kita coba edukasi juga, mudah mudahan bisa mengurangi limbahnya,” ujarnya. Ia berharap hasil investigasi yang dilakukan DLH nantinya dapat menjadi dasar untuk penindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran. Menanggapi keberadaan sekitar 23 perusahaan di sekitar Setu Citongtut serta pengelolaan IPAL dan AMDAL, Kurnia menegaskan bahwa pengawasan dan tindakan sudah pernah dilakukan sebelumnya. “Terakhir kan 2022 sudah ada tindakan dan lain sebagainya, kemarin 2023, 2024, 2025 itu re latif aman,” jelasnya. (Cr1/b)
CISARUA–Direktorat PJL Kementerian Kehutanan bersama Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) bakal membekali pendaki Gelang RFID atau gelang radio frequency identification. Gelang ini nantinya dapat memantau pergerakan pendaki di setiap check point pendakian Gunung Gede Pangrango. Berdasarkan informasi resmi Direktorat PJL Kementerian Kehutanan, inovasi ini merupakan bagian dari langkah serius perbaikan pengamanan dan keselamatan pengunjung selama masa penutupan jalur pendakian TNGGP. ”Benar nantinya setiap pendaki akan dipasangi gelang berchips RFID saat registrasi,” ungkap Humas TNGGP Agus Denie kepada Radar Bogor, Minggu (25/1).
Meski demikian, kata dia, jalur pendakian TNGGP masih ditutup hingga waktu yang belum ditentukan. Sehingga penggunaan gelang RFID belum diterapkan. ”Sejak tanggal 13 Oktober 2025 sampai dengan saat ini pendakian ditutup. Belum ada informasi lebih lanjut terkait pembukaan kembali pendakian,” jelasnya.
Sementara penggunaan gelang RFID ini didasari kejadian pendaki tersesat atau hilang yang menjadi pengingat pentingnya sistem keselamatan pendakian.
Dampak dari penggunaan gelang RFID akan memudahkan proses SAR lebih sigap, deteksi lebih akurat, dan waktu penanganan yang lebih efisien. Rencananya, tahap awal sistem RFID diterapkan di Jalur Gunung Putri dan Jalur Cibodas, dengan check point di Surya Kencana. Selain itu, Balai TNGGP juga menyiapkan fitur tambahan yakni Panic Button (SOS). Dalam keadaan darurat, pendaki bisa menekan tombol SOS untuk meminta bantuan petugas di bawah.(cok/c)














TENJO – Sebanyak 15 rumah terdampak pergerakan tanah yang terjadi di dua desa di Kecamatan Tenjo. Sembilan unit rumah di antaranya di Kampung Pasir Bitung RT 02/04 Desa Bojong. Dengan rincian lima rusak berat, dua rusak ringan, dan dua lainnya terancam. Sementara di Kampung Mangu RT 02/01, Desa Singabraja, sebanyak delapan unit rumah terdampak, dengan rincian tiga rusak berat, dan lima terancam. Camat Tenjo, Yudhi Utomo mengatakan, peristiwa pergerakan tanah itu terjadi sejak Rabu (21/1) malam dan masih terjadi hingga Minggu (25/1) ini. ”Sampai kemarin masih terjadi pergerakan tanah, khususnya di Desa Singabraja,” ujarnya, Senin (26/1). Menurutnya, warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat telah mengungsi ke rumah saudaranya masing-masing. Namun demikian, tim gabungan juga telah mendirikan pos siaga untuk penanganan para korban. ”Termasuk kesehatan para korban, kami juga bekerja sama dengan Puskesmas Tenjo untuk terus memantau kesehatan mereka dengan jemput bola,” jelas Yudhi. Selain rumah, pergerakan tanah itu juga berdampak pada akses Jalan Desa Singabraja.
UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah Jasinga pun telah melakukan penanganan sementara. ”Namun karena terjadi lagi pergerakan tanah sehingga jalan itu kembali amblas dan retak. Sehingga nanti ditindaklanjuti oleh Dinas PUPR untuk penanganan permanen,” kata Camat Tenjo itu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun lanjut Yudhi, pihaknya telah berkoordinasi

WAKIL Bupati Bogor, Jaro Ade mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Gunung Putri untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Al Hikmah, Gunung Putri, Jumat (23/1).
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor juga menyalurkan bantuan stimulus sebesar Rp100 juta untuk masjid besar kecamatan. Program yang
digagas Bupati Bogor, Rudy Susmanto ini bertujuan meningkatkan kenyamanan dan fasilitas ibadah, serta memastikan pembangunan merata, bukan hanya di pusat pemerintahan.
Wabup Jaro Ade hadir bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, DPRD Kabupaten Bogor, Camat Gunung Putri, Forkopimcam, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Gunung Putri. “Semangat gotong royong harus terus kita jaga dan pertahankan.
Mulai dari pembersihan lingkungan, menjaga kebersihan sungai, hingga penanaman pohon dan penghijauan,” tandas Jaro Ade. Pada kegiatan Jumling tersebut, Jaro Ade menyampaikan salam dari Bupati Bogor Rudy Susmanto kepada masyarakat Gunung Putri. Ia juga memohon doa dan dukungan agar kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bogor yang baru berjalan sekitar 11 bulan dapat senantiasa diberikan hidayah dan kekuatan dalam menjalankan amanah. (*pia)
KELUARGA Besar Minang Sutan
Bustani se-Jabotabek menggelar silaturahim dengan tema ”Saciok bak ayam sadanciang bak basi saiyo sakato” bertempat di Kampung Tematik Mulyaharja Kota Bogor.
Adapun rangkaian kegiatannya doa bersama, musyawarah program 2026 dan pelepasan ikan di lokasi kegiatan. Harapannya, perkumpulan yang sudah terbentuk lama ini bisa terus
terjalin silaturahim yang baik dan kompak serta mengkokohkan kebersamaan. “Apalagi, saat ini tidak sedikit sedang mengalami kesulitan di segala aspek,” ujar Jayasman selaku Pini Sepuh.(*)


LASKAR Merah Putih (LMP) Markas Cabang Bogor Timur mengadakan kegiatan Jumat Berkah Laskar Merah Putih dihadiri langsung Ketua LMP Marcab Bogor Raya , Boby Sugiatna beserta jajaran pengurus, para ketua MAC dan
anggota LPM MAC Bogor Timur. Kegiatan sosial ini digagas Ketua MAC Bogor Timur, Rusli atau Ari, bekerjasama dengan Marcab Bogor Raya. Ratusan paket nasi kotak dan snack dibagikan kepada warga
dan serta para pengguna jalan yang melintas di kawasan Jalan Raya Pajajaran. Aksi sosial ini bertujuan membantu masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara organisasi dan lingkungan sekitar. (*pia)












BOGOR-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Bogor Islamic Festival (BIIFEST) 2026 yang akan digelar pada 20 Februari hingga 1 Maret 2026. Dukungan
tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor dalam audiensi bersama Panitia BIIFEST 2026 di Ruang Rapat Sekda, Senin (26/1).


BOGOR–Upaya mendorong kemandirian ekonomi warga terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membagikan puluhan ayam petelur kepada para Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kecamatan Bogor Utara sebagai langkah awal membangun ekonomi berbasis masyarakat.
AYAM Baca Hal 10
PROGRAM: Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membagikan puluhan ayam petelur kepada para Ketua LPM se-Kecamatan Bogor Utara.




PROYEK STRATEGIS NASIONAL
HARAPAN
Mengurangi
SEGERA DIBANGUN: Warga melintas di tumpukan sampah TPA Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bogor memasuki fase krusial. Ground breaking atau peletakan batu pertama proyek strategis nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada Maret 2026 mendatang.

BOGOR-Tahapan seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mulai mengerucut. Dari seluruh pendaftar, hanya 15 calon direksi yang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Posisi Direktur Pelayanan dan Bisnis menjadi kursi paling ketat persaingannya karena hanya menyisakan tiga kandidat.
10
Direktur Pelayanan dan Bisnis yang lolos ada tiga orang. Kemudian Direktur Administrasi dan Keuangan lima orang, serta Direktur Operasional tujuh orang,” Hanafi, Ketua Pansel

Juni 2026: pembangunan struktur dan fasilitas PSEL
Tahapan teknis menjadi kewenangan pemerintah pusat
Enam Tahun Dinanti

Menyediakan lahan Menjamin pasokan
Menyusun draft Perjanjian Kerja Sama (PKS)
Pemkot Bogor –Pemkab Bogor
Pemerintah daerah – BUPP
Setelah enam tahun penantian, bunga bangkai kembali menunjukkan eksistensinya di Kebun Raya Bogor (KRB). Tanaman langka bernama latin Amorphophallus titanum itu terakhir kali mekar di kawasan tersebut pada 2020 silam.
Laporan: MUHAMMAD RIFKI FAUZAN
