






















![]()


























PANGKAJENE–Operasi pencarian korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di lereng Gunung Bulusaraung, Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan, berakhir pada Jumat (23/1). Sepuluh korban dalam tragedi tersebut telah ditemukan seluruhnya, meninggal dunia.
Pada hari ketujuh operasi, tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban terakhir. Dengan demikian, total korban yang telah ditemukan sebanyak 10 orang. ”Dengan ditemukannya dua korban terakhir, operasi pencarian dan pertolongan resmi ditutup pada hari ini (kemarin, Red),” kata Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Basarnas Makassar Andi Sultan.



37 Sekolah Masuk Kategori
BOGOR–Kepala KCD Wilayah I Jawa Barat, Cucu Salman mengakui, kejadian ambruknya atap sekolah tersebut bukan pertama kalinya di Kabupaten Bogor. Sebelumnya juga pernah menimpa SMK Negeri 1 Cileungsi dan SMK Negeri 1 Gunung Putri.

Yang sudah mendapat kajian PUPR ada 37 sekolah, tapi yang rusak beratnya mungkin kami harus melihat lagi. Namun yang jelas, sekolah manapun yang dinilai rusak berat oleh PUPR kami perintahkan untuk tidak diisi,” Kepala KCD Wilayah I Jawa Barat, Cucu Salman

Bagi istri Botok, tokoh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang saat ini ditahan, penangkapan Sudewo menjadi bukti bahwa aspirasi yang diperjuangkan sang suami benar. Aliansi menargetkan syukuran kelak minimal bisa dihadiri 2.000 warga. ANDRE FAIDHIL FALAH, Pati
Playtopia Adventure bisa jadi pilihan destinasi wisata weekend yang menyenangkan. Taman bermain dalam ruangan ini cocok jadi arena wisata keluarga di tengah situasi musim hujan yang sedang menyelimuti Kota dan Kabupaten Bogor.


TAMAN bermain ini berlokasi di Lippo Plaza Ekalokasari Bogor, Kecamatan Bogor Timur. Tepatnya di lantai 3 Mal Lippo Plaza Ekalokasari Bogor.
Dikutip dari Instagram @lippoplazaekalokasaribogor, Playtopia Adventure membawa konsep indoor playground yang menekankan eksplorasi, petualangan, dan interaksi langsung antara orang tua dan anak.
Kehadiran Playtopia Adventure menjadi angin segar bagi masyarakat yang membutuhkan alternatif hiburan dalam ruangan yang aman dan nyaman, terutama di musim hujan seperti saat ini.


MELUNCUR: Pengunjung


Playtopia Adventure menawarkan konsep orang tua dan anak bisa main bareng, sebuah pendekatan yang jarang ditemukan pada playground konvensional.
Jika biasanya orang tua hanya berdiri di pinggir sambil mengawasi, Playtopia justru mendorong mereka untuk ikut terlibat dan turut menjelajahi wahana bersama sang buah hati.
Konsep ini disebut sebagai bentuk rekreasi keluarga yang lebih berkualitas karena mampu memperkuat bonding antara orang tua dan anak melalui aktivitas fisik dan permainan kreatif. Sebagai indoor playground yang mengusung tema adventure, Playtopia Adventure menghadirkan pengalaman yang lengkap bagi keluarga dari berbagai usia.
Pihak pengelola mengungkapkan bahwa seluruh wahana dirancang agar aman, nyaman, serta memberikan stimulasi motorik dan sensorik yang tepat bagi anak, sekaligus tetap menyenangkan bagi orang dewasa.

Dengan pengawasan staff terlatih serta penggunaan material lembut dan aman, area bermain ini menjadi
pilihan ideal untuk liburan keluarga tanpa harus memikirkan panas atau hujan.
Meskipun masih tergolong baru, Playtopia Adventure Ekalokasari membawa berbagai wahana unggulan yang sudah menjadi ciri khas brand Playtopia di berbagai kota lainnya. Wahana-wahana tersebut dirancang agar dapat dinikmati oleh anak-anak hingga orang tua, dengan tingkat keamanan yang teruji. Beberapa wahana yang dapat ditemukan di area ini antara lain: Berbagai Jenis Perosotan, Rintangan Fisik, Flying Fox, Sand Area Pool, Wall Climbing Anak, Trampoline Zone, Pretend Play Area.
Dengan ragam wahana yang lengkap, Playtopia Adventure berhasil menghadirkan pengalaman bermain yang menyenangkan bagi anak, sekaligus memberikan kesempatan bagi orang tua untuk ikut menikmati permainan tanpa batasan usia. Terletak strategis di mall yang mudah dijangkau, Playtopia Adventure menjadi pilihan tepat bagi keluarga yang ingin tetap berlibur tanpa meninggalkan kota.

Dengan suasana yang bersih, aman, penuh warna, dan ramah anak, indoor playground ini diharapkan mampu menghadirkan never ending happiness bagi keluarga Bogor maupun wisatawan yang datang dari luar kota.
Dengan wahana yang beragam dan konsep bermain bersama keluarga, tempat ini tidak hanya menjadi ruang bagi anak untuk bersenang-senang, tetapi juga ruang bagi keluarga untuk membangun kenangan yang tak terlupakan.
(Yumna/SV IPB)





di




PLAYTOPIA Adventure menemati area seluas lebih dari 1.700 m2, arena bermain ini menawarkan pengalaman petualangan keluarga yang lebih luas, lengkap, dan seru dibandingkan wahana bermain lainnya. Mengusung konsep playground tematik interaktif, Playtopia Adventure menghadirkan lebih dari 25 wahana permainan yang memadukan unsur petualangan, edukasi, serta stimulasi motorik anak. Pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas unggulan seperti

Air Coaster, Wall Climbing, Wave Slide, Rope Play, Volcano Slide, hingga area interaktif yang di rancang untuk merangsang kreati vitas dan keberanian. Dengan kombinasi wahana fisik besar dan zona eksplorasi tematik, Playtopia Adventure meng ha dir kan pengalaman bermain yang lebih variatif, luas, serta penuh tantangan bagi anak-anak maupun orang dewasa. Taman bermain ini beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00–22.00
WIB dengan beberapa pilihan sesi bermain. Desain modern, area yang lapang, serta standar keselamatan yang terjaga. Arena ini menawarkan harga promo Rp120 ribu untuk weekday dan Rp150 ribu untuk weekend. Promo ini berlaku untuk satu sesi permainan berdurasi dua jam. Seluruh transaksi dilakukan secara cashless melalui debit dan QRIS, atau platform tiket.com untuk memberikan kenyamanan dan efisiensi bagi pengunjung.(Yumna/SV IPB)

GEMBIRA: Pengunjung anak tampak gembira saat bermain di Playtopia Adventure.





PEROSOTAN: Pengunjung anak usai menikmati keseruan perosotan di Playtopia Adventure.




Sampaikan opini, saran, dan kritik Anda tentang berbagai kebijakan pemerintah, dan layanan publik seperti: PLN, PDAM, PT Pos, telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/paspor/sertifikat tanah, dll.
Radar Bogor juga memberi kesempatan kepada
tenaga pengajar/guru/dosen yang ingin menulis opini untuk pengembangan profesi. Juga kepada para mahasiswa yang ingin menulis opini tentang suatu topik, sebagai bentuk sikap kritis untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di era sekarang. Informasi lebih lanjut, hubungi
1. PLN Bogor (0251) 8345400
2. Bendungan Katulampa (0251) 8334344
3. RS Hermina Bogor (0251) 8382525
4. RS Melania Bogor (0251) 8321196
5. Rs Pmi Bogor (0251) 8324080
6. RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000
7. RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298
8. Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547
Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292
RS Azra (0251) 8318456
RS Hermina Mekarsari (021) 29232525
RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610
Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435
RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868
Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024
Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822
Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360
Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976
RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628
RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016
Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222
RSUD Ciawi (0251) 8240797
Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397
Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441
Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866
Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440
Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724
Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396
Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000
RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56
Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567
RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900
RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591
RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892
Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723
RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426
Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo
Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663
RS Asysyifaa Leuwiliang (0251) 8641142
RS Vania IGD (0251) 8380613, (0251) 8380601/8380605
RSKIA Sawojajar (0251) 8324371
Polsek Jonggol
Polsek Cileungsi
Polsek Cariu
Polsek Nanggung
Polsek Babakan Madang
Polsek Megamendung
Polsek Klapanunggal
Polsek Caringin
Polsek Dramaga
Polsek Tamansari
Polsek Jasinga
Polsek Cigudeg
021-89931174
021-8230861
021-89961058
0251-8682769
021-87962777
0251-8248569
021-82492276
0251-8224417
0251-8624107
0251-8388164
0251-8688110
0251-8681110
Polsek Parung Panjang 021-5978880
Polsek Leuwiliang
Polsek Cibungbulang
Polsek Ciampea
Polsek Rumpin
Polsek Ciomas
0251-8647003
0251-8647398
0251-8621146
021-75791076
0251-8322324
Polsek Kemang 0251-8615700
Polsek Sukaraja 0251-8656678
DUNIA pendidikan kembali tercoreng. Peristiwa pengeroyokan guru oleh siswa di sebuah SMK di Jambi menambah kelam dunia pendidikan. Berawal dari teguran yang tidak pantas yang dilontarkan siswa dan kata-kata hinaan sang guru pada peristiwa-peristiwa sebelumnya memicu aksi pengeroyokan oleh siswa kepada guru tersebut. Tentunya kejadian ini sangat memalukan. Gambaran nyata betapa banyak ditemukan siswa yang niradab. Tidak ada sikap sopan santun saat berinteraksi dengan
guru. Walaupun tidak menutup mata, ada oknum guru yang tidak segan untuk melakukan tindak kekerasan pada siswa. Guru yang seharusnya melindungi dan mendidik generasi malah menciptakan suasana tidak nyaman sehingga siswa enggan untuk belajar. Sejatinya sekolah adalah tempat membentuk kepribadian. Adab dikedepankan baru meraih ilmu setinggi-tingginya. Pendidikan harus memiliki fondasi yang jelas dan kokoh sehingga arah pendidikan generasi makin jelas. Hanya
saja fondasi yang dibangun pada sistem pendidikan di negeri kita saat ini sangatlah rapuh. Meskipun tujuan pendidikan demikian mulia. Tapi akhirnya hanya sebatas mimpi jika arah kebijakan baik kurikulum maupun strateginya tidak sejalan. Akibatnya generasi yang dihasilkan adalah generasi yang berorientasi cuan. Bahkan lebih miris yang penting dapat ijazah, adab dan ilmu nomor sekian. Dan itu dicapai dengan menghalalkan segala cara. Godaan materi jauh lebih besar dibanding
idealisme. Siswa dan guru akhirnya terjebak dalam perilaku tak pantas. Apapun akan dilakukan yang penting ijazah di tangan. Semua siswa lulus. Sekolah akan bangga ketika ada siswanya yang berhasil memiliki pekerjaan dan menduduki jabatan tertentu sekalipun dengan cara yang salah dan di tempat yang salah. Betapa kelamnya potret dunia pendidikan kita. Manusia sejatinya menginginkan ketenteraman jiwa. Dan itu akan diraih ketika arah kehidupannya termasuk pen-
KESADARAN akan Self-Early Warning System (SEWS) tidak berhenti pada refleksi personal atau spiritual semata. Ia justru menemukan relevansinya yang paling nyata ketika diterjemahkan menjadi etika sosial dan tindakan kolektif . Dalam konteks kebencanaan Indonesia, hal ini menjadi sangat krusial mengingat besarnya kesenjangan antara pengetahuan risiko dan perubahan perilaku masyarakat. Data BNPB memperkuat temuan tersebut. Sepanjang tahun 2024–2025, lebih dari 75 persen kejadian bencana di Indonesia dikategorikan sebagai bencana hidrometeorologis yang berulang di lokasi yang sama, wilayah yang sebelumnya sudah pernah terdampak dan telah diberi rekomendasi mitigasi. Fakta bahwa bencana terus berulang di titik yang sama me nunjukkan bahwa peringatan sudah ada, tetapi tidak diinternalisasi sebagai kesadaran kolektif. (BNPB: 2025). Pada tingkat sosial, SEWS menuntut adanya budaya saling mengingatkan dan keberanian untuk menyatakan kritis terhadap praktik yang merusak lingkungan. Selain itu, SEWS juga berfungsi sebagai jembatan etika antara individu dan kebijakan publik. Ketika masyarakat mempunyai kewaspadaan dari dalam dirinya, tekanan moral terhadap pengambil kebijakan juga akan menguat. Pembangunan tidak lagi hanya diukur dari kecepatan dan pertumbuhan ekonomi, tetapi dari sejauh mana ia memperhitungkan risiko ekologis dan keselamatan generasi mendatang.
Dalam perspektif ini, SEWS bukan sekadar konsep abstrak, melainkan cara memandang
DUNIA pendidikan kini dihadapkan dengan sebuah peristiwa yang tak kalah miris dari kisah-kisah yang terjadi sebelumnya. Viral di media sosial ada seorang guru SMK yang dikeroyok oleh muridnya di kota Jambi. Kejadian tersebut berawal dari peneguran siswa di kelas di saat belajar, siswa tersebut menegur dengan tidak hormat dan tidak sopan kepada guru dengan meneriakkan kata yang tidak pantas kepadanya saat belajar,” Ujar sang guru, kata Agus, Rabu (14/1/2026). Sedangkan menurut penuturan siswa, guru tersebutlah yang sering berbicara kasar, menghina siswa dan orang tua, kemudian mengatakan bodoh dan miskin. Koordinator
Nasional JPPI, Ubaid Matraji, mengatakan peristiwa tersebut merupakan pelanggaran hak asasi anak untuk mendapatkan perlindungan dan pendidikan yang aman, bebas dari rasa takut dan kekerasan, sebagaimana dijamin dalam Konstitusi dan UU Perlindungan Anak. Adanya kasus guru yang dikeroyok oleh muridnya bukan sekadar konflik personal atau emosi sesaat. Hal ini adalah problem serius dari dunia pendidikan yang sedang tidak baik-baik saja. Relasi guru–murid yang semestinya dibangun di atas penghormatan dan keteladanan justru berubah menjadi relasi penuh ketegangan, bahkan kekerasan. Disatu sisi, murid bertindak tidak sopan, kasar, dan kehilangan batas adab. Di sisi lain, tak dapat dimungkiri ada pula guru yang kerap menghina, merendahkan, atau melabeli murid dengan kata-kata yang melukai psikologis. Kedua pihak akhirnya terjebak dalam lingkaran konflik yang berujung pada kekerasan. Inilah buah dari sistem pen-
didikan yang jauh dari nilainilqi Islam. Islam memandang bahwa pendidikan bukan sekadar mencetak orang pintar, tetapi membentuk manusia beradab. Rasulullah saw bersabda bahwa tujuan utama diutusnya beliau adalah untuk menyempurnakan akhlak. Dalam sistem pendidikan Islam: Adab didahulukan sebelum ilmu. Murid dididik untuk memuliakan guru (ta’dzim), sementara guru diwajibkan mendidik dengan kasih sayang, bukan hinaan. Guru adalah figur teladan, bukan sekadar pengajar saja. Negara memastikan kurikulum berlandaskan akidah Islam. Setiap mata pelajaran diarahkan untuk membentuk kepribadian Islam, bukan sekadar kompetensi pasar.
Nina Rusmiati ninarusmiati718@gmail.com Cianjur

baru terhadap pembangunan, kehidupan sosial, dan tanggung jawab bersama . Ia mengingatkan bahwa sebelum sirene berbunyi dan bantuan datang, ada satu sistem peringatan yang sering diabaikan: kesadaran manusia itu sendiri . Ketika kesadaran dalam hidup, bencana tidak selalu bisa dicegah, tetapi dampaknya dapat dikurangi secara signifikan. Tanpa kesadaran semacam ini, berbagai kebijakan, teknologi, dan sistem peringatan hanya akan menjadi formalitas. Di sini kita perlu kembali pada pertanyaan paling mendasar: sudahkah kita benar-benar waspada, sebelum peringatan itu datang dari luar?
Pada akhirnya, bencana jarang benar-benar datang tanpa tanda-tanda. Ia seringkali datang ketika tanda-tanda atau penyebabnya sangat terlihat nyata. Meski ada kalanya ia pun datang secara tiba-taba, tanpa tandatanda, kapan pun Allah SWT berkehendak. Namun masalahnya bukan pada ketiadaan tanda, melainkan pada ketidakmauan manusia untuk membaca dan menanggapinya secara serius . Indonesia sendiri sudah memiliki cukup banyak sistem
peringatan berbasis teknologi. Namun laporan evaluasi BNPB menunjukkan bahwa tantangan terbesar justru terletak pada rendahnya kesadaran risiko dan disiplin kolektif masyarakat , bukan pada kekurangan data atau alat peringatan. Dalam banyak kasus, peringatan telah disampaikan, namun dianggap sebagai gangguan sesaat, bukan alarm untuk berubah. Di titik inilah Self-Early Warning System menemukan urgensinya. Ia mengingatkan kita bahwa peringatan paling awal bukan berasal dari sirene, sensor, atau notifikasi gawai, melainkan dari hati nurani yang peka terhadap ke integritas, baik di alam maupun pada perilaku manusia sendiri. Ketika kesadaran ini mati, teknologi secanggih apa pun hanya akan bekerja sebagai penonton atas kerusakan yang sudah terjadi. Pesan Al-Qur’an dalam Q.S. Al-Mulk: 16–17 menjadi sangat relevan dalam konteks ini: manusia sering terjebak dalam rasa aman yang semu, seolah bumi akan selalu stabil meski terus dieksploitasi. Ayat tersebut bukan sekedar peringatan teologis, melainkan seruan agar manusia tidak mencegah peringatan hingga terlambat . Barangkali yang perlu kita bangun hari ini bukan hanya sistem peringatan yang semakin canggih, namun manusia yang semakin sadar . Sebab ketika Self-Early Warning System hidup dalam diri individu dan komu nitas, bencana tidak lagi sepenuhnya menjadi kejutan. Ia menjadi cermin tentang apa yang telah lama kita abaikan, dan tentang pilihan yang masih bisa kita perbaiki, sebelum sirene benarbenar berbunyi.(*)

didikannya mampu mewujudkan kebahagiaan untuk semua. Dengan hal itu maka pendidikan akan berorientasi pada pembentukan adab terlebih dahulu. Siswa berlaku hormat dan guru memberikan teladan yang baik. Dengan demikian akan tercipta suasana pendidikan yang kondusif jauh dari berbagai tindak kekerasan.
Yanti Rismayanti yantirisma1207@gmail.com Cianjur
AKHIR Oktober 2025 lalu ada kehebohan karena gawai Amerika yang canggih dan mahal itu diluncurkan di Indonesia. Media sosial pun heboh karena tidak sedikit warga Indonesia berbondong-bondong membeli gawai yang harganya bisa mencapai lima kali lipat gaji UMR jakarta. Smartphone Amerika berwarna oranye tersebut menjadi incaran publik setelah banyak info beredar beberapa bulan sebelumnya. Bahkan ada orang Indonesia yang rela antri ketika HP tersebut dijual pertama kali di negara tetangga. Sungguh ajaib fenomena ini. Tak lama media sosial ramai dipenuhi dengan konten yang memperlihatkan gawai mahal ini. Jika ditilik kondisi ril ekonomi negara ini, apakah benar begitu banyak warga yang mampu membeli gawai oranye dengan tiga kamera tersebut? Tentu saja ini agak ganjil. Jika dicermati saat ini kaum muda yang baru lulus sarjana saja harus berjuang keras untuk bisa mendapatkan gaji UMR. Bahkan beberapa perusahaan besar di tahun 2025 melakukan lay off besar-besaran. Apakah benar ekonomi masyarakat baik-baik saja sehingga mereka masih punya uang berlebih untuk membeli gawai terbaru. Gawai di masa media sosial ini dianggap kebutuhan primer. Masyarakat dari kota ke desa hampir semua memiliki Hp. Kemudian saat ini kepemilikan Hp mahal dengan merk tertentu dianggap sebagai penentu status sosial. Sehingga mereka tidak mau terlihat tidak pantas dengan Hp seadanya. Kapitalisme yang saat ini menguasai masyarakat menciptakan tolok ukur sebuah kebahagiaan dan kesuksesan salah satunya dengan memiliki barang mewah dan mahal. Kemewahan itu antara lain ditunjukkan dengan memiliki kendaraan, perhiasan, tas dan pakaian dengan merek tertentu dan termasuk Hp. Karena itu masyarakat berusaha mati-matian untuk memiliki hal tersebut tanpa menimbang lagi apakah usaha mereka halal atau haram. Media sosial juga yang membongkar bahwa beberapa dari mereka membeli Hp mahal tersebut dengan cara hutang melalui aplikasi (pinjol). Aplikasi ini sangat mudah diakses dan cepat merespon kebutuhan mereka. Akhirnya cara seperti ini dianggap solusi bagi orang yang ingin segera mendapatkan barang mahal. Hingga berbondongbondonglah mereka menggunakan aplikasi tersebut tanpa ada pertimbangan apakah saya sudah mampu membeli barang mahal.
Gaya hidup konsumtif dan hedonis subur di masyarakat saat ini. Kondisi ini akhirnya memunculkan orang-orang yang terjerat hutang riba, baik KPR, kartu kredit, cicilan via aplikasi atau paylater. Mirisnya semua produk yang berbasis riba ini dilegalkan negara. Sehingga rakyat menganggap ini hal yang lumrah. Sebagai muslim hendaknya memahami bahwa tolok ukur kebahagiaan bukan dengan terpuaskannya kebutuhan jasmani tetapi ridha Allah. Hiduplah sesuai dengan kemampuan dan hindari perkara yang haram. Ade Sugiarti adesugiarti2021@gmail.com


















DEPOK–Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rangkapan Jaya Baru II di Jalan Meruyung Raya Nomor 72D, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas mulai beroperasi usai diresmikan Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, Jumat (23/1) kemarin.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Intensitas hujan yang tinggi sejak Kamis hingga Jumat (22-23/1), menimbulkan bencana hidrometeorologi di Kota Depok. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok mencatat bencana hidrometeorologi seperti longsor dan tanggul jebol akibat cuaca ekstrem terjadi di sejumlah titik.
HUJAN Baca Hal 6
Hujan juga membuat ketinggian air pada sungai melonjak, sehingga dikhawatirkan terjadi banjir.



DEPOK–Jajaran Polres Metro Depok melalui Tim Opsnal Unit I Krimum Satreskrim, berhasil menangkap dua terduga pelaku pencurian kendaran bermotor ( curanmor) berinisial AI dan BMA.
TUJUH KALI Baca Hal 6

Curah hujan tinggi menyebabkan longsor dan turap jebol di Perumahan Villa Pertiwi Rw 15, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong,”
Wali Kota Depok, Supian Suri
INDEKS
SUKABUMI–Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mulai mendorong seluruh perangkat daerah memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pelayanan publik berbasis digital. Langkah ini merupakan instruksi langsung Wali Kota Sukabumi sebagai bagian dari transformasi birokrasi menuju sistem yang lebih modern dan efisien. Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kota Sukabumi, Tantan Sontani, menyebut penerapan AI sudah masuk dalam perencanaan strategis tingkat kota. “Sesuai instruksi Pak Wali Kota, diharapkan semua SKPD bisa memanfaatkan AI dalam berbagai bentuk pelayanan publik,” ujarnya kepada Radar Sukabumi, Selasa (20/1). Namun, Tantan mengakui implementasi teknologi ini belum bisa dilakukan secara menyeluruh dalam waktu dekat. Keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi menjadi kendala utama sehingga penerapan AI harus dilakukan bertahap. “Pelaksanaannya tentu membutuhkan biaya memadai. Tahun ini, karena efisiensi anggaran, kemungkinan tertunda. Meski begitu, ini sudah menjadi pembahasan serius di tingkat kota,” jelasnya.
Menurut Tantan, kehadiran AI diyakini mampu memangkas birokrasi yang selama ini dinilai lamban dan konvensional. Teknologi ini diharapkan mempercepat layanan, meningkatkan akurasi, sekaligus mengoptimalkan sumber daya manusia. “AI diharapkan mempermudah dan mempercepat pelayanan, sekaligus meminimalisir kebutuhan SDM. Meski begitu, kualitas SDM tetap harus ditingkatkan, terutama dalam penguasaan teknologi AI,” katanya.(bam)
BANJIR: Banjir di Perumahan Jatibening Permai, Kota Bekasi.

BEKASI– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat masih ada sejumlah titik genangan banjir di sembilan kecamatan, pasca hujan lebat yang melanda Kota Bekasi, Kamis (22/1). Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid mengungkapkan ketinggian air pada banjir yang terjadi hari ini bervariasi dari
5 hingga 150 sentimeter. “Masih ada sembilan titik wilayah Kota Bekasi yang tergenang air,” kata Idham, Jumat (23/1) kemarin. Idham menyebut, sembilan titik banjir yang tercatat oleh BPBD Kota Bekasi hari ini tersebar di berbagai wilayah, antara lain: Kecamatan Rawalumbu, Kecamatan Bekasi Utara, Kecamatan Jatiasih dan Kecamatan Mustikajaya. Idham mengklaim BPBD Kota
Bekasi telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk asesmen dan pemantauan secara cepat di lokasi perumahan warga yang terdampak banjir. Tim BPBD juga melakukan evakuasi terhadap warga terdampak banjir dengan memprioritaskan kelompok rentan
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana pada DPKP Kota Depok, Deni Romulo Hutauruk, memaparkan tanggul Kali Jantung jebol di Perumahan Villa Pertiwi, Blok M RT 2/RW 15 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong. Kemudian longsor terjadi di Kampung Gedong RT 02 RW 19 dan Jalan STM Mandiri RT 03 RW 09, Kelurahan Kemiri
seperti lansia, balita dan penyandang disabilitas. “BPBD Kota Bekasi terus melakukan pemantauan dan penanganan secara intensif serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk percepatan penanganan dan keselamatan masyarakat,” jelas Idham. Imbas banjir dan cuaca ekstrem, Pemerintah Kota Bekasi akhirnya memberlakukan
pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau dalam jaringan (daring) untuk siswa PAUD, SD dan SMP. Kebijakan PJJ atau daring ini diputuskan Dinas Pendidikan (Disdik) dengan menerbitkan surat keputusan Nomor :400.3 /3557/DISDIK.Set tentang Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada unit satuan pendidikan jenjang PAUD, SD dan SMP di Kota Bekasi.(cr1)
Muka, Kecamatan Beji. Ia memaparkan, usai mendapat laporan, pihaknya langsung bergerak ke lokasi bencana. Di lokasi longsor, petugas melakukan evakuasi belasan warga yang berada di lokasi bencana. ”15 orang kami evakuasi ke tempat yang lebih aman. Terdiri dari balita hingga orang dewasa,” paparnya kepada Radar Bogor. Deni menjelaskan, untuk
tebing Longsor, memiliki ketinggian sekitar 20 meter dengan panjang sekitaran 15 meter dan menimpa rumah warga serta mengancam keselamatan penghuninya. ”Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut,” ujarnya. Deni juga mengingatkan masyarakat yang berada dekat dengan lokasi longsor, untuk selalu waspada. Pasalnya ancaman susulan masih mengintai.
Mengingat kondisi tanah di wilayah Kota Depok yang cenderung labil dan jenuh air akibat cuaca ekstrem. ”Warga harus waspada, jangan lengah, apalagi,” tuturnya. Ia juga mengimbau masyarakat, terutama yang bermukim di dekat lereng atau bantaran sungai, untuk segera mengungsi sementara jika hujan deras kembali mengguyur dalam durasi lama. Sementara itu, Muskin Latup-
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi memaparkan, penangkapan kedua maling motor itu bermula dari banyaknya kasus pencurian yang meresahkan masyarakat di Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji. Kemudian, Tim Opsnal Jatanras melakukan observasi dan penyelidikan intensif dengan bergabung bersama masyarakat setempat serta menganalisis sejumlah rekaman CCTV dari lokasi kejadian.
Petugas kemudian mencurigai dua orang laki-laki yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna merah, yang diduga kuat sebagai pelaku curanmor yang sering beraksi di wilayah tersebut. ”Tim Opsnal bersama masyarakat berhasil melakukan penangkapan terhadap kedua terduga pelaku di daerah Beji, Kota Depok,” katanya kepada Radar Bogor, Jumat (23/1) kemarin. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan kunci letter T serta senjata tajam berupa golok yang dibawa oleh
terduga pelaku. Setelah dilakukan interogasi, para pelaku mengakui telah melakukan sebanyak tujuh kali aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Metro Depok. ”Modus operandi yang digunakan, memanfaatkan situasi sepi, kemudian merusak kunci kontak ken daraan korban menggunakan kunci letter T. Kendaraan hasil curian tersebut selanjutnya dijual kepada penadah,” papar Made. Atas perbuatannya, kedua terduga pelaku dijerat de ngan
Pasal 477 KUHP tentang
Pencurian dengan Pem beratan. Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti dia man kan dan dibawa ke Mapolres Metro Depok untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.
“Polres Metro Depok mengimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindak kriminal di lingkungan sekitar,” tukasnya.(faj/b)
Kehadiran dapur SPPG ini diharapkan memperkuat pemenuhan gizi masyarakat, khususnya peserta didik di wilayah Rangkapan Jaya Baru dan sekitarnya. “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, semoga membawa keberkahan dan kebaikan bagi anak-anak di Kota Depok, bagi warga masyarakat Kota Depok, serta seluruh stakeholder Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Dengan ini, Dapur Makanan Bergizi Gratis SPPG Rangkapan Jaya Baru II secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujar Chandra saat peresmian. Ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peresmian tersebut dan menilai kehadiran SPPG sebagai kegiatan mulia karena bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Kenapa saya bilang mulia, karena niatnya memang mulia. Menyediakan makanan bagi anak-anak agar gizinya terpenuhi dan kelak menjadi generasi masa depan yang cerdas, kreatif, inovatif, serta siap menyongsong Generasi Emas 2045,” katanya. Chandra menegaskan, Pemeintah Kota (Pemkot) Depok
menyambut baik kehadiran Dapur MBG di wilayah Kecamatan Pancoran Mas serta siap memberikan dukungan terhadap operasional SPPG. “Pada prinsipnya, Pemerintah Kota Depok siap mendukung operasional apa pun yang dilakukan SPPG dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak di Kota Depok,” tegasnya. Adapun Kepala Mitra SPPG Rangkapan Jaya Baru II, Kastoni, menyampaikan pada tahap awal dapur SPPG melayani 923 penerima manfaat yang berasal dari empat sekolah. Jumlah tersebut masih bersifat sementara dan akan terus ditingkatkan seiring kesiapan sarana serta kapasitas produksi dapur. “Sementara ini dapur SPPG Rangkapan Jaya Baru II mendistribusikan makanan kepada sekitar 923 penerima manfaat dari empat sekolah. Ke depan tentu akan kami kembangkan sesuai kesiapan dan persiapan dapur,” ujarnya. Selain fokus pada distribusi makanan bergizi, SPPG Rangkapan Jaya Baru II juga melibatkan partisipasi masyarakat sekitar. Para relawan yang bertugas di dapur SPPG berasal dari lingkungan setempat dengan melibatkan peran pengurus wilayah. “Relawan yang bekerja sama dengan kami merupakan warga
ono, warga terdampak longsor di Kemiri Muka, Beji Depok mengatakan, suara gemuruh terdengar saat longsor terjadi pada Jumat dini hari. Ia mengatakan, kejadian longsor terjadi sekitar pukul 01.40 WIB. Saat itu dirinya sedang menonton TV. Sementara, istri dan anaknya sedang tidur di dalam kamar. Ia memaparkan, akibat longsor tersebut, kontruksi
bangunan rumahnya terancam longsor dan jatuh ke Sungai Ciliwung apabila tidak segera dilakukan penanganan. “Rumah saya ini bukan tingkat ke atas, tapi ke bawah, saya khawatir turut terkena longsor,” tuturnya. Sementara itu, Wali Kota Depok, Supian Suri turun langsung meninjau lokasi longsor dan turap jebol yang terjadi di Perumahan Villa Pertiwi. ”Curah hujan tinggi menyebabkan longsor dan turap jebol di Perumahan Villa Pertiwi Rw 15, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong,” ujarnya. Supian meminta agar penanganan dilakukan cepat, tepat, serta tidak mengabaikan aspek keselamatan. ”Tim lang sung bergerak melakukan penanganan darurat,” ucapnya.(faj/c)
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi memaparkan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (22/1) malam. Kasus tersebut kini tengah dalam penyelidikan Polsek Sukmajaya.
”Yang diambil dua unit proyektor merk Epson, tiga unit proyektor merk Benq, lima unit laptop chromebook merk Zyrex, satu unit laptop merk Libera, satu unit laptop merk Zyrex, dan satu unit laptop merk Acer,” katanya kepada Radar Bogor.
Ia memaparkan, aksi pencurian pertama kali diketahui oleh satpam sekolah, yang melihat kondisi pintu dalam keadaan terbuka dan terdapat bekas congkelan pada tralis. Kemudian, satpam sekolah tersebut langsung menghubungi rekannya dan bersama operator sekolah masuk ke dalam ruangan dan mengecek CCTV. ”Dari sana diketahui ternyata telah terjadi adanya pencurian,” tukasnya.(faj/b)
sekitar. Kami mendapat masukan dari Pak RW dan Pak RT untuk mengajak warga yang berdomisili di lingkungan ini,” jelas Kastoni. Saat ini, pihak pengelola telah melakukan seleksi terhadap sekitar 39 hingga 40 calon relawan. Namun, belum seluruhnya dapat diberdayakan karena jumlah penerima manfaat masih dalam tahap awal.
“Calon relawan sudah kami wawancarai sekitar 39–40 orang. Namun belum bisa langsung kami pekerjakan seluruhnya karena kapasitas penerima manfaat belum mencapai target. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap,” tandasnya.(faj/a)



BOGOR – Sampah plastik yang selama ini dipandang tak berguna, justru menjadi harapan baru. Dari tangan siswa SMA IT Ummul Quro limbah plastik diubah menjadi bahan bakar alternatif ramah lingkungan. Dialah Fadil, siswa kelas 11 SMA IT Ummul Quro Bogor. Bersama dengan dua orang rekannya ia mencoab menjawab persoalan sampah plastik.
Bahan bakar yang dihasilkan dapat berupa cair dan gas. Keduanya telah berhasil dicoba dengan melalui proses yang sangat sederhana.
“Secara teori bisa juga untuk kendaraan. Tapi karena masih skala kecil, belum bisa diuji langsung,” ujar Fadil pada Radar Bogor, Jumat (23/1/2026).
Mengacu pada sejumlah jurnal ilmiah menyebutkan kualitas bahan bakar yang dihasilkan setara dengan diesel. Namun Fadil sadar, inovasi ini masih perlu banyak pengembangan. Ide penelitian ini lahir dari keprihatinan. Sampah plastik disebu Fadil kini menjadi masalah global dan nasional yang belum mampu diselesaikan.
Data National Geographic mencatat sekitar 91 persen sampah plastik tidak dapat didaur ulang. Angka itu menjadi tamparan keras bagi Fadil sekaligus jadi pemicunya. “Kalau tidak kita cari solusinya, masalah ini akan terus menumpuk,” terang Fadil. Dalam satu kali proses dua kilogram sampah plastik mampu diolah hanya sekitar dua
hingga tiga jam. Hasilnya mampu menjadi 20 hingga 30 mililiter bahan bakar cair. Proses pengolahan dilakukan menggunakan alat yang diberi bama Pyrolysis Chamber. Sampah plastik dipanaskan hingga mengeluarkan gas. Gas tersebut kemudian dikondensasi hingga berubah menjadi cairan. Seluruh proses dilakukan tanpa pembakaran terbuka.
Menariknya, alat tersebut dibuat sendiri. Bahan-bahannya berasal dari barang bekas. Mulai dari barel, toples bekas makanan, hingga tong yang tak terpakai. Semua dirakit dengan keterbatasan. “Ini bentuk ikhtiar kecil kami, alatnya kamu buat sendiri dengan barang bekas juga. Kami si berharap ini bisa terus dikembangkan ” pungkasnya (bay/c)
BOGORSD Bina Insani menggelar acara Kajian Sifat Shalat Nabi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekolah Bosowa Bina Insani, Bogor, Kamis (15/1/2026).
“Acara Kajian Sifat Shalat Nabi bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai peristiwa perjalanan Nabi Muhammad menerima perintah shalat dan membetulkan gerakan shalat seperti yang Nabi Muhammad lakukan,” kata Kepala SD Bina Insani, Dra. Eka Rafikah. Penanggung Jawab (PIC) Islamic Studies Bosowa School Ustadz Adang Rusman M.Pd, saat memberikan kata sambutan atas nama manajemen, menekankan pentingnya belajar shalat yang benar sejak dini.
“Shalat merupakan fondasi utama. Bila fondasinya kokoh maka bangunan yang ada di atasnya akan kokoh juga. Namun sebaliknya, bila fondasinya tidak kokoh maka bangunan yang ada di atasnya juga tidak akan kokoh,” tegas Ustadz Adang saat membuka acara Tabligh Akbar dalam rangka Kajian Shifat Shalat Nabi di Masjid Al-Ikhlas Bosowa Bina Insani. Kegiatan Kajian Sifat Shalat Nabi diikuti oleh seluruh siswa SD Bina Insani, dari kelas I hingga kelas VI.
“Dalam kesempatan ini, pendongeng Kak

Witha mengangkat tema ‘Akibat melalaikan shalat dan perjalan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW’,” kata Eka Rafikah. Eka meyebutkan, pelaksanaan shalat Dhuha untuk kelas 1, 2 dan 3 di paralelnya masing-
masing, sedangkan untuk kelas 4, 5, dan 6 shalat Dhuha di Masjid Al-Ikhlas. Acara tabligh Akbar terbagi dalam 2 sesi dan tempat nya di Masjid Al-Ikhlas (lantai bawah). (*)

BOGORRatusan siswa-siswi KB-TK
Bina Insani diajarkan salat, dalam kegiatan yang mengangkat tema 'Salat adalah Tiang Agama', pada Jumat (23/1/2026). Kepala KB-TK Bina Insani Femi Balti
mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk
mencontohkan cara bersedekah Nabi
Muhammad SAW, kepada siapa harus
bersedekah dan manfaat sedekah atau berbagi. Mereka juga diajarkan dan langsung
praktek salat dhuha berjamaah.
Femi juga menekankan kewajiban anak
untuk salat, khususnya 5 waktu.
Dalam kegiatan yang sama, KB-TK Bina Insani juga menyerahkan wakaf ke DKM masjid sekitar sekolah.(*)

BOGOR–Siswa-siswi SMK Ash Shoheh 2, mengikuti Diklat Saka, yang selenggarakan oleh Kwartir Ranting Citeureup Kabupaten Bogor, pada tanggal 17 dan 18 Januari 2026. Kepala SMK Ash Shoheh 2 Iin Rohimah mengatakan kegiatan pendidikan dan latihan ini, sebagai tahap awal pembinaan sebelum atau sesudah pelantikan anggota Saka. "Tujuan dari Diklat Saka yaitu membekali peserta dengan keterampilan teknis sesuai saka, menanamkan disiplin, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan, mempersiapkan calon anggota Saka agar siap dilantik dan menumbuhkan rasa kebersamaan dan pengabdian masyarakat,” jelasnya kepada Radar Bogor. Ia menambahkan hasil yang diharapkan dalam mengikuti Diklat Saka Pramuka di antaranya yaitu
pemahaman Kepramukaan Siswa memahami peran dan fungsi Saka dalam Gerakan Pramuka, mampu menerapkan nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. "Peningkatan Keterampilan, Memiliki keterampilan dasar sesuai bidang Saka yang diikuti, Mampu menerapkan, pengetahuan teknis melalui praktik lapangan. Pembentukan Karakter, Terbentuk sikap, disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian, Memiliki mental yang kuat, percaya diri, dan berjiwa kepemimpinan,” ungkapnya. "Juga dapat mengembangan potensi diri, menemukan minat dan bakat sesuai bidang Saka dan memiliki motivasi untuk aktif dalam kegiatan Pramuka dan Saka secara berkelanjutan,” pungkas Iin.(*)

BOGOR Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, SDN Jampang 01 Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor menggelar rangkaian kegiatan Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 21 hingga 23 Januari 2026. Kepala SDN Jampang 01 Ugan Sugandi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilainilai religius sekaligus menjadi wadah bagi siswa-siswi untuk menyalurkan bakat dan keberanian mereka. ”Menariknya, kepanitiaan acara ini merupakan kolaborasi apik antara dewan guru dan siswa-siswi kelas 6 yang bertugas membantu jalannya teknis perlombaan,” jelasnya kepada Radar Bogor. Untuk perlombaan, kata Ugan yang juga Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Kemang dibagi menjadi dua kategori utama,
yaitu kategori A: Diikuti oleh siswa kelas 1 dan 2. Dan kategori B: Diikuti oleh siswa kelas 3, 4, dan 5. Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi: Lomba Sholat Berjamaah (Kekompakan dan bacaan), Lomba Cerdas Cermat (LCC) (Wawasan keislaman), Pidato/Pildacil (Retorika dan dakwah), Kaligrafi (Seni menulis ayat Al-Qur’an), Adzan (Khusus putra), MHQ (Musabaqah Hifdzil Qur’an) (Hafalan surat pendek), dan MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) Seni membaca Al-Qur’an). Ia berharap dengan kegiatan ini para siswa dapat mempunyai karakter atau akhlak yang baik dan juga kecintaan terhadap agama Islam. ”Melalui kegiatan






Pemkab Siapkan
Jajanan Gratis di Pelataran Masjid Raya Nurul Wathon
CIBINONG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menggelar tabligh akbar dalam memperingati Isra Mikraj bersama Ustadz Abdul Somad di Masjid Raya Nurul Wathon pada Sabtu (24/01). Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menyebut tabligh akbar untuk memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. ”Jadi

CIBINONG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan berikan bantuan hibah sebesar Rp50 juta untuk rehabilitasi sarana dan prasarana Madrasah Ibtida’iyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Bogor.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Yanto Pradipta mengatakan, sejak dua tahun vakum, Pemkab Bogor akan kembali memberikan hibah rehabilitasi sarana prasarana MI dan MTs.
”Kalo Madrasah kita baru tahun ini ya, sudah dua tahun vakum buat hibah MI dan MTs. 2025 kita buka usulan SIPD dibuka ruang untuk hibah MI MTs. Kita buka ruang untuk bantuan hibah rehab,” kata Yanto, Jumat (23/01).
Menurut dia, bantuan hibah ini
CIAWI - Rumah warga di Kampung Lebak Gudang, Desa Bendungan, Ciawi, diterjang longsor. Akibatnya, bagian belakang rumah tergerus tanah hingga ambruk. Plt. Camat Ciawi, Denny Kuswara mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat, (23/1) dini hari. ”Ambruknya diakibatkan curah hujan dengan intensitas tinggi sehingga mengakibatkan tanah mengalami longsor alias ambles,” ujarnya. Dijelaskannya, rumah milik Nenah Sumarni itu ambruk pada bagian pondasi rumah bagian dapur dan kamar mandi.Selain karena faktor cuaca, rumah tersebut memang berada di tebingan sehingga berpotensi longsor. ”Kami bersama jajaran Polri, TNI dan BPBD telah ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan sementara. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” kata Denny. Namun demikian, pihaknya telah mengarahkan penghuni rumah

dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) diberikan secara tunai langsung dengan nominal Rp50 juta per lembaga. ”Tapi bantuan uang. Bantuan dialokasikan sebesar Rp50 juta per lembaga untuk rehabilitasi sarana
prasarana pendidikan. Itu APBD,” jelas dia. Kata dia, bantuan dana hibah menyasar ke sebanyak 70 lembaga MI dan 98 MTs. ”Jumlah kalo MI di 70 lembaga, kemudian untuk MTs di angka 98 lembaga,” ujar dia. Adapun, kata
Yanto, realisasi akan dilakukan pada pertengahan tahun 2026 di bulan Juni. Penerima hibah pun akan dilakukan verifikasi proposal layak atau tidaknya sebuah lembaga MI dan MTs mendapat bantuan. ”Kalo yang MI – MTs. proses verifikasi dari Kementrian Agama (Kemenag). Mereka yang proses itu, setelahnya baru dikasihkan ke kita,” tutur dia. Yanto menuturkan, bantuan ini diberikan sebagai bukti komitmen nyata bahwa Bupati Bogor tidak hanya peduli SD Negeri namun MI dan MTs diperhatikan. ”Ini bukti komitmen Bupati bahwa tidak hanya SD Negeri diakomodir, ternyata di wilayah pendidikan juga ada MI MTs yang diperhatikan pemkab, walaupun memang dari sisi administrasi mereka ada di Kemenag,” pungkas dia. (abl/c)

tersebut untuk mengungsi, khawatir dampak longsor meluas. Selain itu, lanjut Denny, pengawasan serta monitoring terus dilakukan
wilayah terutama ke lokasi-lokasi rawan bencana alam di wilayah Kecamatan Ciawi. ”Dikarenakan masih musim hujan,
BERBAHAYA: Aparat memeriksa kondisi rumah yang ambles tergerus longsor di Kampung Lebak Gudang, Desa Bendungan, Ciawi.
kami mengimbau masyarakat untuk waspada. Terutama bagi warga yang tinggal di lokasi rawan longsor,” imbau dia.(cok/c)
Ribuan pekerja rentan di Kabupaten Bogor akan mendapatkan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan. Hal itu disampaikan BPJS Ketenagakerjaan saat mengikuti kegiatan Pra Musrenbang bersama Kecamatan dan Desa seluruh wilayah di Kabupaten Bogor.
KEPALA BPJS Ketenagakerjaan cabang Bogor Cileungsi, Andi Widya Laksana mengatakan bahwa pada acara tersebut, dibahas implementasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 48 tahun 2025 tentang Jaminan Perlindungan Pekerja Rentan di Setiap Desa. Kata dia, jaminan akan diberikan kepada 250 pekerja rentan setiap desa di Kabupaten Bogor. ”Jadi, setiap desa itu akan mendapat bantuan keuangan desa. Dari bankeu itu nanti disisihkan 250 orang tenaga kerja rentan dibayari pemda, yang dititipkan melalui bankeu desa masing - masing,” kata Andi, Jumat (23/01). Adapun, kata dia, anggaran desa yang akan dialokasikan untuk pekerja

acara tabligh akbar UAS itu dalam rangka kita memperingati Isra Mikraj tingkat Kabupaten. Ustadznya Abdul Somad,” kata Ajat, Jumat (23/01). Ajat berharap kegiatan esok hari berjalan dengan lancar serta memberikan energi positif un tuk Masjid Raya Nurul Wathon. ”Nanti di malam minggu mudah - mudahan bisa berjalan lancar dan bisa memberikan energi positif bagi Masjid Nurul Wathon yang saat ini sudah banyak didatangi orang ke sana,” jelas dia. Selain dibuka untuk umum, acara ini juga akan dihadiri kyai dan ulama se-Kabupaten Bogor. ”Terbuka untuk umum, tapi kita juga meminta beberapa dinas untuk datang, ada sekitar 60 kyai dan ulama se-Kabupaten Bogor akan hadir,” tutur dia. Bahkan untuk meramaikan acara tersebut, Pemkab Bogor menyediakan jajanan gratis bagi masyarakat.

”Kita menyiapkan 108 gerobak gratis. Kurang lebih 10.000 porsi,” ujar dia. Dengan cuaca musim hujan, Ajat mengimbau agar masyarakat bisa ikut terlibat dalam menjaga kebersihan dan menjaga diri. ”Ya memang secara umum kan cuaca kondisi sekarang sedang tidak-tidak baik saja. Kita harus jaga-jaga harus peduli, mulai dari hal-hal kebersihan lingkungan saya kira harus bergerak semua, gotong royong akan dibiasakan kembali,” pungkas Ajat. (abl/b)


BOGOR – Tak hanya bertugas memadamkan kebakaran, Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor kembali menunjukkan peran kemanusiaannya. Pada Kamis (22/1) malam, tim rescue Damkar membantu proses evakuasi hingga pemakaman jenazah dengan kondisi obesitas yang mengalami kendala teknis di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut dilaporkan pihak keluarga sekitar pukul 19.41 WIB. Keluarga mengaku kesulitan melakukan proses pemakaman karena kondisi jenazah.
“Pelapor meminta bantuan kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor untuk membantu proses pemakaman jenazah obesitas,” ujar Yudi kepada Radar
Bogor, Jumat (23/1). Menindaklanjuti laporan tersebut, kata Yudi, tim rescue Damkar Kabupaten Bogor langsung bergerak pada pukul 19.57 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.20 WIB.
“Proses evakuasi hingga pemakaman berlangsung kurang lebih selama satu jam,” katanya. Dalam penanganannya, petugas berkoordinasi dengan pihak keluarga dan warga setempat, serta menyiapkan peralatan khusus agar proses pemakaman berjalan aman dan lancar.
“Situasi akhir kondusif, jenazah berhasil dievakuasi dan dimakamkan oleh tim,” tukas dia. Yudi menambahkan peralatan yang digunakan dalam proses tersebut antara lain helm, tripod, carabiner, webbing, carmantle, rig, tandu gulung, serta alat bantu figur eight. (Cr1/c)
rentan itu sebesar Rp50.400.000 setiap tahun. ”Itu untuk 250 orang pekerja rentan, yang diberikan perlindungan adalah jaminan kecelakaan kerja(JKK) dan jaminan kematian (JKM) . Sebanyak 1.400 pekerja rentan, pada 2026 punya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” jelas dia. Andi menyampaikan, realisasi pemberian jami nan itu akan dilaksanakan tahun ini. Terlebih saat ini Perbup sudah berjalan. ”Jadi implementasi seharusnya di 2026 sudah bisa berjalan,” tutur dia. Kendati begitu, kata Andi, dalam realisasi nantinya pekerja rentan akan didata desa kemudian diserahkan ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk diverifikasi.
”Kalo sudah oke sesuai dengan kriteria maka nanti desa akan mendaftar 250 pekerja rentan untuk men dapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan berupa jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” terang dia. Dengan adanya program ini, Andi menyampaikan apresiasi dan terima kasih pada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor yang memperhatikan para pekerja rentan. ”Mudah-mudahan dengan upaya ini bisa menjadi salah satu alat bantu untuk mencegah kemiskinan baru dan juga menggerakkan roda perekonomian yang ada di Kabupaten Bogor,” pungkas Andi. (abl/c)

JAKARTA–PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi bekerja sama dengan Kelme sebagai apparel Timnas Indonesia, Jumat (23/1) kemarin. Kerja sama ini mencakup seluruh kategori umur sepak bola serta Federasi Futsal Indonesia (FFI). Kolaborasi yang disepakati merupakan kemitraan jangka panjang yang mengutamakan pemenuhan kebutuhan teknis serta penguatan identitas nasional. Kedua belah pihak berkomitmen untuk terus tumbuh bersama demi memajukan standar performa sepak bola di Tanah Air. Proses penentuan mitra apparel ini telah melewati mekanisme tender yang sangat ketat dan transparan sejak Juli 2025. Setidaknya ada tujuh produsen apparel ternama, baik dari dalam maupun luar negeri, yang bersaing memperebutkan posisi ini.
Keunggulan kapasitas manufaktur dan reputasi Kelme sebagai sponsor global AFC menjadi alasan utama terpilihnya jenama asal Spanyol tersebut. Mereka juga menjanjikan kualitas material terbaik dengan fleksibilitas desain yang disesuaikan khusus untuk karak teristik Timnas Indonesia. Selain untuk Timnas Indonesia, Kelme akan menyediakan perlengkapan bagi wasit hingga kompetisi usia muda seperti Piala Soeratin. Mulai Maret 2026, mereka juga resmi menjadi mitra apparel Timnas Futsal Indonesia.
CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, menekankan bahwa kerja sama ini bukan sekadar urusan bisnis penyediaan pakaian olahraga semata. Ia menyatakan bahwa kemajuan sepak bola nasional membutuhkan proses konsistensi yang panjang dan komitmen yang kuat secara bersama-sama.
“Kami percaya bahwa kemajuan sepak bola nasional tidak dibangun secara instan, tetapi melalui konsistensi, kerja keras, dan komitmen bersama. Melalui kolaborasi dengan
PSSI, Kelme hadir bukan hanya sebagai penyedia apparel, tetapi sebagai rekan yang tumbuh bersama Timnas Indonesia dalam setiap proses, tantangan, dan pencapaian,” ujar Kevin. Mereka juga memastikan bahwa produk berkualitas tinggi yang digunakan pemain akan tersedia secara luas bagi masyarakat umum. Hal ini merupakan bagian dari visi untuk
memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan budaya sepak bola di Indonesia. “Kami berkomitmen menghadirkan produk berkualitas tinggi yang
teruji di level internasional, dengan standar produksi yang kuat dan ketersediaan yang terjaga bagi pemain maupun masyarakat,” katanya. “Dengan dukungan











JAKARTA–Jafar Hidayatullah/ Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu melompat kegirangan di lapangan usai memastikan diri lolos ke semifinal Indonesia Masters 2026, Jumat (23/1). Tiket empat besar mereka segel usai mengandaskan perlawanan ganda tangguh asal Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue.
Jafar/Felisha harus bekerja cukup keras selama 70 menit sebelum akhirnya menang dengan skor 1321, 22-20, 21-16 lewat laga tiga gim. “Lawan bermain baik, sangat baik. Pola yang mereka terapkan sempat menyulitkan kami. Keluar dari pola mereka itu enggak mudah juga.

Tapi puji Tuhan dengan daya juang, komunikasi, dan rasa gak mau kalah yang tinggi. Pelan-pelan kami bisa keluar dari tekanan dan mengontrol jalannya pertandingan sampai selesai dengan kemenangan,” kata Felisha.
“Di game pertama setelah interval, mereka mempercepat tempo permainan, mengurung kami terus. Kami juga ‘kalah angin’ tenaga tangannya kurang kuat. Lawan benar-benar menyerang terus, kami tertekan















dan bingung keluar dari situasi ini,” ungkap Jafar. “Kami melihat ini masih bisa (menang) kok, jangan gampang menyerah. Di game kedua kami lebih mengontrol dan mengalihkan Gicquel terutama, karena pergerakan tangannya bagus banget. Di game ketiga pun sama, kami buat dia lari-lari terus,” imbuhnya. Jafar/Felisha sementara masih menjadi satu-satunya wakil ganda campuran Indonesia yang lolos ke semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2026. Pasangan Terry Hee/ Gloria Emanuelle Widjaja (Singapura/ Indonesia) akan memperebutkan tiket semifinal melawan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia).(jpc)
teknologi, kapabilitas produksi mandiri, serta visi jangka panjang yang sejalan dengan PSSI, kami ingin memastikan bahwa setiap elemen dalam kolaborasi ini memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ekosistem sepak bola Indonesia,” sambungnya. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman menyambut positif kehadiran aparel baru yang akan dikenakan oleh anak asuhnya. Menurutnya, perlengkapan yang berkualitas akan memberikan suntikan semangat
serta kebanggaan tersendiri bagi seluruh anggota tim. “Setiap elemen dalam tim ini memiliki arti, termasuk apparel yang kami gunakan setiap hari,” ucap Herdman.
“Apparel baru ini menghadirkan semangat baru bagi Timnas Indonesia, tidak hanya saat bertanding, tetapi juga dalam seluruh aktivitas tim, mulai dari latihan, persiapan, hingga kebersamaan. Ini adalah bagian dari upaya membangun standar, kebanggaan, dan identitas yang kami jalani bersama sebagai satu tim,” lanjutnya.













Sementara Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, menilai masuknya jenama internasional seperti Kelme menunjukkan nilai industri sepak bola Indonesia yang semakin meningkat. Ia optimistis kolaborasi ini akan mengangkat standar kualitas dan daya saing bangsa di mata dunia.
“Masuknya brand internasional seperti Kelme menjadi sinyal positif bahwa sepak bola Indonesia semakin diperhitungkan dalam industri olahraga global,” bebernya.
“Ini bukan hanya soal jersey yang dikenakan Tim Nasional, tetapi bagian dari strategi besar untuk mengangkat nilai industri olahraga nasional, mencerminkan kualitas, daya saing, dan kebanggaan bangsa,” tambah Erick.
Adapun Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar, turut merasa bangga atas keterlibatan futsal dalam kolaborasi besar ini. Dukungan strategis dari Kelme diharapkan mampu memotivasi tim nasional futsal untuk terus mempertahankan standar prestasi kelas dunia.




“Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami dari komunitas futsal untuk turut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kolaborasi ini. Kelme hadir mendukung sepak bola dan juga futsal yang adalah bagian di dalamnya,” tuturnya. “Dukungan Kelme ini sangat penting dan strategis untuk peningkatan citra futsal di akar rumput, serta motivasi bagi timnas Futsal untuk terus mengejar prestasi ke depan dengan standar dan kualitas dunia,” imbuh Michael.(bol)
JAKARTA–Shayne Pattynama resmi bergabung ke Persija Jakarta usai dilepas Buriram United. Kepastian transfer itu terjadi pada hari Jumat (23/1) kemarin, setelah kedua klub memberikan pengumuman secara resmi. Buriram United mengumumkan bahwa mereka telah melepas Pattynama pada 23 Januari pagi WIB. Dengan demikian, Pattynama hanya bermain selama sekitar enam bulan di Buriram

MUSYAWARAH Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Utara digelar di Aula Kebo Jati, Kelurahan Cibuluh, Kamis (22/1/2026). Musrenbang ini sekaligus menjadi penutup rangkaian Musrenbang Kota Bogor Tahun
2026. Camat Bogor Utara Riki Robiansah menyampaikan, dalam Musrenbang 2026 dan usulan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, Kecamatan Bogor Utara mengajukan sebanyak 228 usulan prioritas ke
tingkat kota. Dari jumlah tersebut, mayoritas usulan masih didominasi sektor fisik.
“Dari 228 usulan tersebut, sebanyak 140 merupakan usulan bidang fisik. Dominasi ini tidak terlepas dari kondisi Bogor Utara yang rawan

JAJARAN pengurus Dewan
Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Kota Bogor periode 2025–2030 resmi dilantik. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula DPRD Kota Bogor, pada Kamis (22/1/2026), sebagai langkah penguatan peran Perpadi dalam menjaga ketahanan pangan dan distribusi beras di Kota Bogor. Pelantikan dipimpin langsung Ketua DPD Perpadi Jawa Barat, Carmin Sanjaya. Dalam kesempatan tersebut, Fitri Wita resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPC Perpadi Kota Bogor. Sebanyak 32 orang pengurus dilantik, yang mayoritas berasal dari kalangan pengusaha beras. Ketua DPC Perpadi Kota Bogor, Fitri Wita, menjelaskan bahwa DPC
Perpadi Kota Bogor sejatinya telah dibentuk sejak 2025, dan pelantikan ini menjadi peresmian kepengurusan secara formal. “Perpadi adalah asosiasi yang menaungi penggilingan padi dan pengusaha beras. Kota Bogor memang bukan daerah penghasil padi, tetapi bisa jadi pusat distribusi beras untuk Bogor Raya,” ujarnya. (ded)


banjir,” katanya. Ia menjelaskan, sebagian besar usulan fisik berkaitan dengan penanganan banjir, seperti perbaikan dan peningkatan kapasitas drainase, peninggian serta perbaikan turap, hingga peninggian jembatan.
“Rencananya mudah-mudahan empat sampai lima tahun ke depan bisa tembus sampai SBY Center di wilayah Kelurahan Ciluar yang berbatasan dengan Sukaraja dan Sentul,” jelasnya. Sementara itu, Wali Kota Bogor
KONTRIBUSI: Sebagian anggota tim KKN Tematik 2026 foto bersama di Desa Jayaraharja, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, wilayah mereka mengabdi pada masyarakat.

MAHASISWA Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun 2026 melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Jayaraharja, Sukajaya, Kabupaten Bogor. Kegiatan pekan pertama berlangsung sejak 14 hingga 20 Januari
2026, dengan fokus pada pengenalan lingkungan, penguatan rela si sosial, serta pelaksanaan program edukatif dan sosial kemasyarakatan. Pelaksanaan KKN Tematik diawali dengan pelepasan dan pemberangkatan mahasiswa, dilanjutkan pembukaan KKN di tingkat Kecamatan Sukajaya dan Desa Jayaraharja. Rangkaian kegiatan pekan pertama ditutup dengan program edukasi dan observasi pada 19 dan 20 Januari 2026. Silaturahmi dengan tokoh masyarakat, termasuk ketua RT setempat, juga dilakukan untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga desa.(cok/b)



















kawasan Bogor





Hujan deras yang terus mengguyur Kota Bogor dalam beberapa waktu terakhir membuat sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan. Kondisi ini menimbulkan risiko bagi pengendara, mulai dari jalan bergelombang hingga lubang yang bisa membuat kendaraan tergelincir.

FOTO SOFIANSYAH/RADAR BOGOR
HATI-HATI: Sejumlah pengendara melintasi jalan yang rusak di Jalan Raya KS Tubun, Kota Bogor, Jumat (23/1).
ADUAN WARGA MENINGKAT KEWENANGAN JALAN
Awal 2026, aduan kerusakan jalan cukup banyak
Dinas PUPR Kota Bogor lakukan patroli rutin di tiap kecamatan Aduan masyarakat tetap ditampung meski di luar kewenangan pemkot
Jalan kewenangan Pemkot Bogor sepanjang ±139 km
Sebagian ruas merupakan jalan provinsi dan nasional Intervensi cepat tetap dilakukan untuk kondisi darurat
JALAN KEBON PEDES
Arah perlintasan kereta Kedung Badak
Arah Perlintasan kereta menuju Jalan Pemuda
RUAS JALAN YANG TERDAMPAK (Pantauan Radar Bogor)
RUAS JALAN CIBULUH
Sepanjang jalan menuju Jalan Tentara Pelajar dan Yasmin Jalan Kapten Yusuf, Kecamatan Bogor Selatan Jalan Abdullah Bin Nuh - Arah menuju bubulak
Jalan Sholeh Iskandar - Arah menuju Tugu Narkoban
Beberapa titik digenangi air dan membahayakan pengendara

Jalan KS Tubun Kedung Halang (sempat sebabkan pengendara jatuh)
Intensitas hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir memicu kerusakan jalan
Aspal mengelupas, berlubang, hingga bergelombang
HUJAN JADI PEMICU KERUSAKAN

BOGOR- Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Bogor sejak pagi hari, Jumat (23/1), memicu serangkaian bencana tanah longsor di sejumlah wilayah. Sedikitnya, tiga titik dilaporkan terdampak longsor akibat kondisi tanah yang labil.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko, mengatakan insiden pertama terjadi di Kampung Lebak Sari, Kelurahan Pamoyanan. Tebingan di kawasan tersebut longsor dengan ketinggian mencapai tiga meter dan panjang sekitar dua meter.

mengaspal. Wakil
Kota Bogor,
Mutaqin, mengatakan sopir angkot wajib menjaga sikap
berkendara. Mereka diminta tidak merokok dan tidak ngetem sembarangan.
Dimas Tiko
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor
Rumah tersebut dihuni satu kartu keluarga dengan empat jiwa. Karena posisinya berada di bawah tebingan, tembok bagian kamar mandi tidak mampu menahan material longsoran,”
Minuman tradisional kembali mendapat tempat di hati warga Kota Bogor. Di tengah musim hujan yang identik dengan flu dan badan tak enak, sebuah warung jamu parut fresh di Jalan Sancang, Kecamatan Bogor Tengah, ramai diserbu pembeli.
Laporan: MUHAMAD RIFKI FAUZAN
LAPAK jamu parut tersebut dikelola pasangan muda yang baru dua tahun menikah. Pemiliknya, Safira Tri Jenuarista, mengaku baru membuka usaha itu sekitar sepekan terakhir.
