Epaper Radar Bogor 22 Januari 2026

Page 1


106 Kepala SPPG Bogor Sudah ASN

212 Orang Menyusul Seleksi

MAKASSAR–Penyebab kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta - Makassar bakal menemukan titik terang. Pasalnya, black box dari pesawat yang membawa 10 orang itu telah ditemukan pada Rabu (21/1).

Perangkat perekam penerbangan yang sejatinya tidak berwarna hitam

Mengenai Black

Selalu dicat berwarna oranye terang - Tujuannya, agar mudah dikenali dan ditemukan

Tahan terhadap benturan, api, ledakan, dan rendaman air

Pencarian korban yang terjebak dalam galian tambang kawasan PT Antam UBPE Pongkor, Kecamatan Nanggung, Bogor dihentikan. Hingga Rabu (21/1), belum ada titik terang keberadaan tiga kobran tersisa yang sempat dilaporkan masih hilang. Laporan: SEPTI NULAWAM

Pilar utama dalam proses investigasi kecelakaan pesawat
BOGOR–Dalam beberapa hari terakhir, wilayah Kota dan Kabupaten Bogor selalu diguyur hujan di pagi hari. Padahal sebelumnya hujan hanya terjadi pada waktu siang atau sore hari.
TELUSURI LORONG: Tim Basarnas menyusuri lorong atau lubang galian tambang yang diduga menjadi
lokasi terjebaknya para penambang di Kecamatan Nanggung, Bogor.
Box
Terdiri atas 2 komponen utama
H.
KETEMU: Tim Basarnas Gabungan menunjukkan black box, FDR dan CVR, yang telah ditemukan dalam operasi pencarian hari kelima, Rabu (21/1).
Ahli Gizi Akuntan Evakuasi
Biasanya

PENDIDIKAN

SMK Kehutanan Bakti Rimba Bangun Gedung

BOGOR–Yayasan Sarana Wa-

na Jaya secara resmi melakukan prosesi peletakan batu per tama (groundbreaking) pembangunan SMK Kehutanan

Bakti Rimba. Sebuah langkah monumental yang bukan sekadar membangun gedung, melainkan membangun generasi pembangun hutan dan kehutanan Indonesia. Acara ini dihadiri dewan

Pembina dan Pengurus Yayasan Sarana Wana Jaya, Kepala Pusat Diklat SDM Kementerian Kehutanan, Jajaran Yayasan Pendidikan Pengelolaan Pendidikan SDA, Yayasan Bina Wana Kencana, Kepala Desa Babakan, serta tokoh masyarakat setempat yang antusias menyambut dimulainya proyek visioner ini. Dalam sambutannya, Ketua Umum Yayasan Sarana Wana Jaya, Iman Santoso, menegaskan bahwa Pembangunan Gedung

SMK Kehutanan Bakti Rimba

adalah jawaban atas tantangan krisis iklim global serta pembangunan hutan dan kehutanan. “Hari ini kita tidak sedang menumpuk batu dan semen. Kita sedang meletakkan fondasi bagi para Forester. Di sini, generasi bangsa akan dididik bukan hanya sebagai penanam, namun sebagai ‘arsitek hutan’ yang menguasai teknologi dan bioteknologi

Rimba. untuk pelestarian plasma nutfah dan pemanfaatan hutan secara berkelanjutan,” jelas Iman.

Pembangunan gedung SMK Kehutanaan Bakti Rimba ini menjadi sarana edukasi bagi publik bahwa ilmu kehutanan telah berevolusi. Kurikulum SMK Kehutanaan Bakti Rimba dirancang berbasis lapang dengan memprioritaskan praktik serta memadukan teknologi terkini. Berdiri di atas lahan seluas 4.480 m2, SMK Kehutanaan Bakti Rimba ini akan dilengkapi fasilitas berstandar industry. Di antaranya, Smart Class yakni ruang belajar modern yang mengintegrasikan teknologi digital canggih. Lalu Smart Laboratory, laboratorium modern yang memanfaatkan teknologi untuk

teknik pemetaan hutan, dan pengelolaan data geospasial. Fasilitas selanjutnya Smart Library, perpustakaan digital yang terhubung dengan jurnal kehutanan dunia dan Greenhouse & Nursery Modern atau pusat pembibitan dengan kontrol iklim otomatis serta Arboretum yaitu hutan buatan sebagai laboratorium hidup.

“Di SMK Kehutanaan Bakti

Rimba, kami menerapkan kurikulum modern yang dirancang untuk menjawab tantagan industri kehutanan global di era 5.0. Kurikulum ini menjadi jembatan kokoh yang menghubungkan pendidikan vokasi dengan kebutuhan nyata dunia kerja. Kami percaya learning by doing. Struktur kurikulum kami didesain agar siswa menghabiskan sebagian

besar waktunya di “laboratorium alam,” beber Iman. Kehadiran SMK Kehutanan Bakti Rimba juga membawa angin segar bagi ekonomi dan pendidikan masyarakat sekitar. Yayasan berkomitmen untuk memberikan porsi beasiswa bagi putra-putri daerah yang berprestasi, menjadikan sekolah ini sebagai mercusuar harapan untuk mobilitas sosial

sekaligus kelestarian lingkungan.

Prosesi diakhiri dengan penanaman bibit pohon Ulin (Eusideroxylon zwageri) di titik nol pembangunan. Hal ini menjadi simbol filosofis bahwa pendidikan, seperti halnya pohon, memerlukan akar yang kuat untuk bisa tumbuh menjulang dan menaungi kehidupan di sekitarnya.(*pia)

SMP IT el Ma’mur Fokus Program Tahfidz

PRESTASI:

dalam gerakan pramuka.

Siswa SMK Ash Shoheh

BOGOR–Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMK Ash Shoheh 1 Citeureup. Beberapa siswa sekolah tersebut berhasil mengikuti dan menyelesaikan kegiatan Pramuka Garuda, hingga akhirnya dinyatakan lulus dan memperoleh sertifikat Pramuka Garuda, yang merupakan tingkatan tertinggi dalam Gerakan Pramuka. Kegiatan Pramuka Garuda ini dilaksanakan melalui serangkaian tahapan pembinaan dan penilaian yang ketat oleh Kwartir Ranting dan pihak terkait. Para peserta dituntut untuk memiliki kecakapan, kedisiplinan, kepemimpinan, serta sikap mental yang kuat. Selain itu, peserta juga harus

menunjukkan konsistensi dalam mengamalkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Selama proses persiapan, para siswa mendapatkan bimbingan intensif dari pembina pramuka Sanggar Bakti SMK Ash Shoheh 1 Citeureup. Mereka mengikuti berbagai kegiatan, seperti latihan kepramukaan rutin, pengabdian masyarakat, kegiatan kepemimpinan, serta pengembangan keterampilan dan kecakapan khusus. Proses ini tidak hanya menguji kemampuan fisik, tetapi juga membentuk karakter tangguh, mandiri, bertanggung jawab, dan berjiwa sosial. Keberhasilan para siswa

1 Lulus Pramuka

dalam meraih sertifikat Pramuka Garuda menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam mendukung kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan sebagai sarana pembentukan karakter peserta didik. Pihak sekolah menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggitingginya atas kerja keras dan dedikasi para siswa, serta peran aktif para pembina yang senantiasa mendampingi dan memotivasi selama proses berlangsung.

Kepala SMK Ash Shoheh 1 Citeureup (Kak Mabigus) Zulbadri, menyampaikan bahwa pencapaian ini diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi, tidak

Garuda

hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam kegiatan nonakademik. Menurutnya, Pramuka Garuda merupakan simbol keteladanan dan karakter unggul yang patut ditanamkan sejak dini. Dengan diraihnya sertifikat Pramuka Garuda ini, diharapkan para siswa dapat menjadi pribadi yang mampu memberi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. SMK Ash Shoheh 1 Citeureup berkomitmen untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas kegiatan kepramukaan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*pem)

IUQI Bogor Tasyakuran Satu Dekade Pengabdian

Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sekaligus tasyakuran hari lahir IUQI Bogor yang ke-10 dengan tema ‘1 Dekade Berkhidmat, Energi Baru IUQI Maju’.

ACARA diawali dengan lantunan salawat marawis Pesantren Mahasiswa IUQI yang menciptakan suasana khidmat dan penuh keberkahan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh MC dan dihadiri civitas akademika IUQI, para ulama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan. Pembacaan ayat suci Al Qur’an dikumandangkan oleh Ustaz Baharudin Nasution, menambah kekhusyukan rangkaian acara. Dalam sambutannya, Rektor IUQI Bogor H. Syamsul Rizal menyampaikan rasa syukur

dan terima kasih kepada seluruh panitia serta pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan IUQI selama satu dekade. ”Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikembangkan seiring bertambahnya usia lembaga. Mengutip pesan Imam Al-Ghazali tentang peran unsur manusia: hati sebagai raja, akal sebagai penasihat, ruh sebagai penggerak, dan nafsu sebagai pegawai,” ungkapnya. Rabu (21/01). Sebagai simbol rasa syukur,

dilakukan pemotongan tumpeng oleh pimpinan IUQI. Acara dilanjutkan dengan ceramah ilmiah KH Aep Saepudin, yang menekankan empat perkara utama yakni menjaga hubungan dengan Allah dan sesama manusia, keyakinan bahwa kebenaran akan diganti Allah dengan kebaikan, pentingnya budi pekerti dan etika, serta makna syukur yang diwujudkan melalui hati, lisan, dan anggota tubuh. Selanjutnya, KH Sudrajat menyampaikan pemaparan terkait MoU antara IUQI Bogor

dan Baznas Kabupaten Bogor, yang membuka ruang kerja sama dan dukungan sesuai kebutuhan IUQI dengan prinsip komunikasi yang baik dan benar. Tausiah utama disampaikan

Syaikh Ammar Azmi Ar-Rafati

Al-Jailani Al-Hasani, yang membahas urgensi pendidikan akademik di era digitalisasi. Syaikh Ammar menekankan pentingnya belajar secara langsung (face to face) dengan guru sebagai jalan membangun akal, makrifat, akhlak, dan peradaban.

”Penuntut ilmu tidak bergantung sepenuhnya pada media digital dan AI tanpa bimbingan guru, serta menegaskan pentingnya niat yang baik dalam menuntut ilmu agar melahirkan keberkahan,” ujar dia.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin KH Agus Tamami,dan dilanjutkan dengan pemberian ijazah amanah keilmuan dari

Syaikh Ammar Azmi kepada Rektor IUQI Bogor, sebagai simbol kesinambungan sanad ilmu dan tanggung jawab keilmuan.(*abl/b)

BOGOR –SMP IT el Ma’mur menegaskan komitmennya mencetak generasi Qur’ani yang berdaya saing. Komitmen itu diwujudkan melalui penguatan program tahfidz, literasi, komunikasi, dan pembinaan karakter. Sekolah tersebut menerapkan pendidikan berbasis nilai keislaman yang dipadukan dengan keterampilan abad 21. Model ini dinilai penting untuk menyiapkan siswa menghadapi tantangan global. Program tahfidz menjadi salah satu fokus utama. Sekolah menetapkan target kelulusan hafalan minimal tiga juz. Namun, sejumlah siswa mampu melampaui target hingga empat sampai lima juz. Pembinaan tahfidz dilakukan secara bertahap. Proses dimulai dari tahsin, penguatan makhraj dan tajwid, hingga tahapan menghafal. Setiap siswa wajib mengikuti tasmi’ di hadapan penguji dalam satu majelis. Siswa yang lulus tasmi’ diperbolehkan melanjutkan hafalan ke juz berikutnya. Sementara siswa yang belum memenuhi standar harus mengikuti pengulangan dengan pendampingan khusus. Selain tahfidz, sekolah juga menguatkan program literasi dan public speaking. Siswa dilatih melalui kegiatan mendongeng, presentasi, dan latihan berbicara di depan umum. Kepala SMP IT el Ma’-

mur, Jusman, mengatakan bahwa tahfidz tidak bisa dipisahkan dari pembinaan karakter dan kompetensi dasar. “Al Qur’an menjadi pondasi. Literasi, komunikasi, dan karakter menjadi penguatnya. Semua itu penting untuk membentuk generasi berilmu dan berdaya saing,” kata Jusman. Menurutnya, pendidikan saat ini tidak cukup hanya berfokus pada transfer pengetahuan. Sekolah juga harus membentuk keberanian, kreativitas, serta kemampuan komunikasi dan kolaborasi. Ia menambahkan,

pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membangun peradaban melalui ilmu dan akhlak. Melalui pendekatan tersebut, SMP IT el Ma’mur menargetkan peningkatan capaian hafalan siswa hingga lima juz. Sekolah juga mendorong keikutsertaan siswa dalam ajang tahfidz dan literasi tingkat pelajar. Sekolah menilai perpaduan antara pembinaan spiritual, penguatan kompetensi, dan disiplin pembelajaran dapat menjadi model pengembangan pendidikan Islam ke depan.(bay/c)

UNGGULAN: Tampak siswa
SMP IT eL Ma’mur saat menyetor hapalan kepada gurunya di kelas.
DIBANGUN: Dewan Pembina dan Pengurus Yayasan Sarana Wana Jaya, Kepala Pusat Diklat SDM Kementerian Kehutanan, dan tokoh setempat usai peletakan batu pertama Pembangunan Gedung SMK Kehutanan Bakti

Alokasi Dana RW Tak Bisa Merata

Tahun ini rukun warga (RW) akan menerima anggaran sebesar Rp300 juta untuk menggerakan roda pembangunan. Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memberi peringatan kepada para ketua RW agar berhati-hati dalam proses alokasi dana. Wali Kota Depok, Supian Suri, menegaskan alokasi Dana Kelurahan Berbasis RW sebesar Rp300 juta per RW harus digunakan sesuai kebutuhan dan prioritas lingkungan, bukan dibagi rata kepada setiap RT.

PENEGASAN tersebut disampaikan

Supian Suri mengingat Dana RW Rp300 juta merupakan program unggulan

Pemkot Depok untuk mendorong pemerataan pembangunan hingga tingkat lingkungan. “Pak RW jangan membagi rata alokasi

anggarannya ke berapa RT dengan tujuan semuanya dapat. Bukan begitu. Tapi dilihat mana lingkungan di RWnya yang paling prioritas membutuhkan,” ujarnya.

 ALOKASI Baca Hal 6

Larangan Merokok Saat Berkendara Multitafsir

Bekas Galian Rawan

Kecelakaan

DEPOK–Merokok sambil berkendara sangat mengganggu pengguna jalan lainnya. Sebab, berbahaya jika sampai asapnya terhirup ke dalam paru-paru. Apalagi bila abu rokok terkena mata. Dampaknya bisa menimbulkan kebutaan permanen.

 LARANGAN Baca Hal 6

Rem Blong, Truk Tabrak

BERKENDARA: Pengendara sepeda motor di Jalan Raya Margonda, Kota Depok belum lama ini.

Sopir truk kemudian melakukan manuver untuk menghindari korban. Dengan membanting kemudi ke kiri dan menabrak separator jalan serta rambu lalu lintas.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan tersebut. Sementara itu sang sopir mengalami luka ringan. Adapun saat ini truk tersebut sudah dievakuasi menggunakan mobil derek. *)Sumber Unit Laka Satlantas Polres Metro Depok 1 3 4 2

Kecelakaan bermula saat truk Fuso dengan nomor polisi G 8893 WM, melaju dari arah utara ke selatan

Sesampainya di Jalan Boulevard GDC, tepatnya sebelum SPBU BP di Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, truk alami rem blong.

Separator

DEPOK–Kecelakan lalu lintas terjadi di turunan jalan Boulevard Grand Depok City (GDC), Rabu (21/1) kemarin. Informasi yang dihimpun Radar Bogor, truk berwarna oranye itu menabrak separator jalan dan rambu lalu lintas. Kondisi truk berada di kiri jalan dalam kondisi miring.

 REM BLONG Baca Hal 6

Gladiator Cianjur, Siswa Patah Kaki

CIANJUR

PENDATAAN: Suasana pendataan kosk-kosan yang berada di Kelurahan Medang, kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, belum lama ini.

Awasi Kos-Kosan Bermasalah

TANGERANG–Satuan Polisi

Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan pendataan dan pengawasan terhadap tempat tinggal kos-kosan yang berada di wilayah Kelurahan Medang, Kecamatan Pagedangan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya penegakan Peraturan Daerah serta untuk memastikan keberadaan koskosan berjalan sesuai dengan

TANGERANG

ketentuan yang berlaku dan tidak menimbulkan gangguan ketertiban umum serta ketenteraman masyarakat. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna menyampaikan, sebanyak 5 kos-kosan menjadi sasaran dalam kegiatan pendataan dan pengawasan tersebut. Petugas Satpol PP turun langsung ke lapangan guna melakukan pengecekan administrasi serta kondisi faktual di masingmasing lokasi. Kelima kos-kosan yang dilakukan pendataan dan pengawasan meliputi Kost Indo Niaga Palace, Kost Wisdom 1 dan Kost Wisdom 2, Kost Gordom Perdos, serta Kost Sudirman Simarmata yang berada di wilayah Kelurahan Medang. Dalam kegiatan ini, Satpol

PP Kabupaten Tangerang menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan pendataan terkait identitas pemilik kos, jumlah kamar, jumlah penghuni, serta kelengkapan perizinan yang dimiliki oleh masing-masing tempat kos. “Pendataan dan pengawasan ini merupakan langkah preventif untuk meminimalisir potensi pelanggaran serta menjaga kondusivitas lingkungan. Kami mengimbau para

pemilik dan pengelola kos agar mematuhi peraturan yang berlaku dan turut menjaga ketertiban di lingkungan sekitar,” ujarnya. Selain pendataan, petugas juga memberikan imbauan kepada pemilik dan penghuni kos agar menggunakan tempat tinggal sesuai peruntukannya serta tidak melakukan aktivitas yang bertentangan dengan norma hukum dan sosial. (tgr)

UPDATE DEPOK

Supian memberi contoh salah satu masalah yang selalu dihadapi di lingkungan permukiman adalah banjir. Dengan adanya alokasi anggaran Rp300 juta, Ketua RW dapat memanfaatkannya untuk pembangunan maupun perbaikan drainase

CIANJUR–Sebuah video yang diunggah salah satu akun pengguna flatform facebook viral. Video tersebut memperlihatkan anak remaja yang diduga sedang melakukan gladiator, yang melibatkan antara pelajar SMA dan SMP di Mekarlaksana, Sindangbarang pada Sabtu (17/1) lalu. Kapolsek Sindangbarang, AKP Dadang Rustandi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan dalam laporan hasil sidik yang ditujukan kepada kapolsek Cianjur, bahwa kejadian perkelahian tersebut terjadi pada Sabtu (17/1) malam sekitar pukul 22.00 WIB di Kampung Sedekan RT01/ RW05, Desa Mekarlaksana, Kecamatan Sindangbarang. ”Melaporkan hasil lidik adanya video viral di media sosial facebook tentang pekelahian gladiator antara anak sekolah SMA/SMP A dengan SMP B,” ujarnya. Dadang menerangkan, terkait kronologi kejadian tersebut. sejumlah pelajar SMA/SMP A di Sindangbarang, diantaranya ada enam orang yaitu, N (kelas XI), R (kelas X), P (kelas IX), Al (kelas IX), RN (kelas IX),

Alokasi Dana RW Tak Bisa Merata

sesuai kebutuhan. “Silakan dimaksimalkan alokasi anggarannya dengan sebaik mungkin untuk menjawab kebutuhan masyarakat di lingkungan masing-masing,” tambahnya. Adapun Pemkot Depok menga lokasikan anggaran Rp300 juta untuk setiap RW dengan total mencapai Rp274 miliar. Program ini dirancang untuk memperkuat pembangunan berbasis kebutuhan lingkungan dan diatur dalam menu kegiatan mandatory serta pilihan Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan

Rem Blong, Truk Tabrak Separator

Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Metro Depok, Iptu Pujiono memaparkan, kecelakaan tersebut bermula saat truk Fuso dengan nomor polisi G 8893 WM, melaju dari arah utara ke selatan. Sesampainya di Jalan Boulevard GDC, tepatnya sebelum SPBU BP di Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, truk alami rem blong. “Kondisi turunan, kendaraan tersebut mengalami rem blong,” katanya kepada Radar Bogor. Sopir truk kemudian melakukan manuver untuk menghindari korban. Dengan menbanting kemudi ke kiri

dan menabrak separator jalan serta rambu lalu lintas. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan tersebut. Sementara itu sang sopir mengalami luka ringan. Adapun saat ini truk tersebut sudah dievakuasi menggunakan mobil derek. “Arus lalulintas saat ini sudah kembali normal,”tukasnya.(faj/c)

Larangan Merokok Saat Berkendara Multitafsir

Meski ada aturan soal larangan merokok di jalan, namun minimnya sosialisasi dan lemahnya penegakan hukum membuat oknum pengendara tak sekalipun jera meski sering mendapat teguran. Menanggapi hal itu, Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Edi Masturo, menilai secara normatif Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mewajibkan setiap pengendara mengemudikan kendaraan secara wajar dan penuh konsentrasi. Sementara itu, Pasal 283 memberikan sanksi pidana bagi pengemudi yang melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam berkendara. Mengenai perilaku pengemudi saat beraktivitas di kendaraan, Edi menjelaskan, jika dikaitkan dengan perilaku merokok saat berkendara, secara substansi, merokok berpotensi mengganggu konsentrasi.

“Misalnya karena penggunaan satu tangan, abu rokok, asap yang mengganggu penglihatan, atau refleks saat bara api jatuh,” katanya kepada Radar Bogor, Selasa (20/1) kemarin. Dalam konteks ini, kata dia, aparat penegak hukum kerap menggunakan Pasal 106 ayat (1) juncto Pasal 283 sebagai dasar penindakan. Namun demikian, dari perspektif kepastian hukum, Edi menilai, kedua pasal tersebut masih membuka ruang multitafsir.

dan AP (kelas VIII). Sementara dari pihak SMP B, salah satu siswa yang diketahui yaitu GR (Kelas IX), sedangkan siswa lainnya masih dalam proses penyelidikan. Bermula dengan adanya tantangan untuk melakukan gladiator melalui pesan yang dilayangkan oleh GR kepada RN. RN yang menerima tantangan tersebut mulanya tidak menanggapi, namun setelah R bersedia untuk ikut serta, RN akhirnya bersedia juga menerima tantangan tersebut. “Sekitar pukul 22.00 WIB siswa SMA/SMP A yang berjumlah kurang lebih enam orang itu datang ke tempat lokasi, dengan menggunakan kendaraan bermotor. Kemudian disusul oleh siswa dari SMP B,” ujarnya. Perkelahian akhirnya tidak bisa dihindari. Dalam kejadian tersebut perkelahian dimenangkan oleh SMP B. Usai perkelahian, siswa dari SMA/SMP berusaha melarikan diri. Akan tetapi dalam usaha pelarian tersebut, R yang sedang melarikan diri dari arah belakang ditabrak oleh siswa SMP B yang mengakibatkan kaki kirinya patah.(cr1)

Kondisi ini berpotensi menimbulkan ketidakseragaman penegakan hukum, karena standar mengganggu konsentrasi tidak diukur secara objektif,”

Edi Masturo Anggota Komisi A DPRD Kota Depok

Di mana UU LLAJ tidak secara eksplisit menyebut merokok sebagai perbuatan yang dilarang, melainkan menggunakan frasa umum seperti kegiatan lain atau gangguan konsentrasi. “Kondisi ini berpotensi menimbulkan ketidakseragaman penegakan hukum, karena standar mengganggu konsentrasi tidak diukur secara objektif,” jelas Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Depok itu. Edi menilai perdebatan di masyarakat apakah merokok otomatis dianggap pelanggaran atau hanya jika terbukti menyebabkan gangguan nyata. Apalagi ada kerentanan sengketa hukum, karena pengemudi dapat berargumen bahwa aktivitas merokok tidak selalu menghilangkan konsentrasi. “Pandangan saya secara substansi keselamatan berlalu lintas, penindakan terhadap pengemudi yang merokok dan terbukti mengganggu konsentrasi dapat dibenarkan. Namun secara yuridis, pasal-pasal tersebut belum sepenuhnya memberikan kepastian hukum

karena sifatnya yang umum dan multitafsir,” jelasnya. Ia pun berharap ke depan diperlukan penegasan norma turunan, baik melalui Peraturan Pemerintah, Peraturan Kapolri, atau pedoman teknis penindakan. Atau bahkan pengaturan eksplisit dalam revisi UU atau Perda (jika dalam konteks kewenangan daerah) mengenai aktivitas berkendara yang dilarang, termasuk merokok, agar tidak menimbulkan polemik dan tetap menjunjung asas keadilan serta kepastian hukum. Sementara itu soal usulan sanksi bagi pengendara yang merokok di jalan, pada prinsipnya, dari sisi keselamatan dan ketertiban umum, mekanismenya perlu dikaji secara matang sebelum diterapkan. Terkait pencabutan SIM, ini termasuk sanksi berat yang menyentuh hak administratif warga. Maka harus dipastikan ada dasar hukum yang kuat (UU LLAJ atau turunannya). Edi pun menegaskan, ada mekanisme penindakan yang objektif, tidak multitafsir, dan tidak membuka ruang penyalahgunaan kewenangan. Sanksi kerja sosial menurutnya lebih proporsional, karena bersifat edukatif dan preventif, bukan semata-mata menghukum. Ini bisa menjadi bentuk pembelajaran sosial bagi pelanggar. Perlu juga dipertimbangkan tahapan penerapan, antara lain, edukasi dan sosialisasi terlebih dahulu, sehingga teguran dan denda administratif, baru kemudian sanksi yang lebih berat jika pelanggaran berulang.(faj/b)

Daerah (Bappeda) Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan implementasi RPJMD telah dilakukan sebagian pada tahun 2025 yang masih dalam masa transisi, dan akan dijalankan secara menyeluruh mulai 2026. Ia menjelaskan seluruh program unggulan Wali Kota Depok, Supian Suri, dan Wakil

Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menjadi prioritas utama pembangunan selama lima tahun ke depan. “Pada tahun 2026 terdapat 20 program unggulan yang akan kami jalankan. Saat ini kami sedang menyusun Peraturan Wali Kota terkait SOP pelaksanaan dana kelurahan berbasis RW,” ujar Dadang. Salah satu program yang mulai digulirkan pada 2026 ialah Dana RW. Pemkot Depok mengalokasikan anggaran sebesar Rp300 juta untuk setiap RW, dengan total anggaran men capai Rp274 miliar. Pro gram ini dirancang untuk memperkuat pembangunan berbasis kebutuhan lingkungan, yang diatur dalam menu mandatory dan pilihan. “Dana RW dikelola oleh RW dan kelurahan, sehingga perlu tim kerja yang kuat, terutama untuk kegiatan infrastruktur dan swakelola. Partisipasi masyarakat juga harus ditingkatkan agar kualitas dan akuntabilitas tetap terjaga,” tukasnya. (faj/c)

Bekas Galian Rawan Kecelakaan

Pantauan Radar Bogor, nampak masih banyak galian kabel yang hanya ditutup dengan tanah. Kondisi hujan membuatnya tergenang air dan tak terlihat pengendara. Juga mengakibatkan kondisi jalan licin akibat tanah yang terlindas kendaraan.

Salah satu pengendara sepeda motor, Agung, mengaku kondisi galian kabel tersebut membahayakan pengguna jalan. Beberapa kali pengguna jalan oleng usai menghantam galian kabel yang tergenang air. “Awal-awal juga saya hampir jatuh, sekarang sudah tahu ada galian jadi bisa menghindari,” katanya saat ditemui Radar Bogor, Rabu (21/1) kemarin. Yulianti, saengendara sepeda motor lainnya mengatakan jika kondisi bekas galian kabel tersebut membahayakan pengguna jalan saat musim hujan seperti ini.”Bahaya kalau musim hujan begini. Dalam juga soalnya,” tuturnya. Ia berharap agar penutupan bekas galian kabel tersebut dibuat seperti semula. “Dibalikin lagi seperti semula, jangan dibiarkan. Kalau sudah makan korban siapa yang mau tanggung jawab,” pintanya. (faj/b)

OLAHRAGA

Persaingan Putaran Kedua Tak Mudah

BANDUNG–Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menganggap persaingan di putaran kedua kompetisi di Super League tidak akan mudah bagi timnya.

Menurut penilaiannya, beberapa tim memiliki kekuatan finansial dan kualitas pemain yang dapat jadi penantang Persib dalam perebutan gelar.

Menurut arsitek Persib itu, Persija Jakarta dan Malut United menjadi dua tim dengan investasi terbesar menjelang putaran kedua. Hal ini dapat menyebabkan persaingan di kelas atas semakin ketat. Hodak menyatakan bahwa Persija Jakarta dan Malut United adalah tim yang paling banyak menginvestasikan uang. “Tentu saja, mereka adalah pesaing terbesar kami,” katanya.

Hodak juga menyoroti Borneo FC, yang saat ini terus berada di puncak klasemen sebagai pesaing langsung Persib. “Jika Anda bertanya kepada saya, Borneo masih ada di sana. Mereka ada di peringkat kedua,” tuturnya.

Hodak juga menyatakan bahwa Dewa United memiliki peluang untuk membuat kejutan di putaran kedua. Ia percaya bahwa tim tersebut akan lebih baik setelah jeda kompetisi karena materi pemain yang bagus.

“Mungkin Dewa juga bisa memberikan kejutan di putaran kedua karena mereka

menginvestasikan banyak uang dan memiliki pemain yang bagus. Setiap putaran kedua mereka selalu lebih baik, jadi mereka juga berbahaya,” ujarnya. Persebaya Surabaya juga menjadi perhatian Persib. Ada perubahan di jajaran pelatih dan kehadiran beberapa pemain baru, yang dapat membuat Persebaya tampil lebih kompetitif.

“Mereka mengganti pelatih dan mendatangkan beberapa pemain baru, sehingga mereka juga bisa menjadi berbahaya,” kata Bojan. Hodak menyatakan bahwa Persib akan tetap fokus pada meningkatkan kinerja tim sendiri untuk menjaga konsistensi hasil di putaran kedua, meskipun dia mengakui persaingan yang ketat.(rb)

Bonus Popda Akan Cair

BOGOR–Pemerintah Kota (Pemkot)

Bogor akan segera memberikan bonus kepada para peraih medali Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XIV Jawa Barat 2025 yang berlangsung di Bandung pada 15-29 September tahun lalu.

Adapun pada pesta olahraga pelajar itu, Kota Bogor menduduki posisi kelima klasemen akhir perolehan medali dengan 24 emas, 30 perak dan 28 perunggu. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Anas S Rasmana mengatakan, bonus akan diberikan berbarengan dengan penyelenggaraan Funday with Luwak White Koffe pada Minggu (8/2) mendatang. “Nanti akan diberikan pada puncak acara di panggung permanen halaman parkir GOR Pajajaran,” ujarnya. Anas mengungkapkan jumlah bonus yang akan diterima para peraih medali Popda Jabar 2025. Untuk medali emas mendapatkan Rp25 juta, medali perak Rp15 juta dan perunggu sebesar Rp7,5 juta. Dengan total anggaran mencapai Rp2,3 miliar. Bonus itu, sambung Anas, untuk atlet pada nomor perseorangan. Berbeda dengan cabang olahraga (cabor) beregu dimana Kota Bogor baru pertama kali meraih medali emas. Yakni bola tangan

putra dan putri. “Ini prestasi karena belum pernah kami meraih medali di luar nomor perseorangan.,” ucapnya. Anas memastikan pada Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Kota Bogor 2027, akan menginstruksikan Badan Penbina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Kota Bogor untuk

menggalang kekuatan untuk Popda Jabar 2028. “Target kami dua tahun mendatang harus bisa masuk ke empat besar perolehan medali,” tukasnya. Adapun Kontingen Kota Bogor diperkuat 180 atlet, 42 pelatih, dan 20 pendamping cabang olahraga (cabor) pada Popda XIV Jabar 2025.(rur)

Usung Target yang Menantang

JAKARTA–Ambisi besar dimiliki seorang Moh Zaki Ubaidillah dalam menjalani debutnya di Indonesia Masters 2026. Pebulu tangkis muda itu mengusung target tak tanggung-tanggung yang cukup menantang.

Ubed, sapaan akrab Zaki Ubaidillah mencatatkan debut di Indonesia Masters 2026 dengan hasil bagus berupa meraih kemenangan di babak pertama. Ia mengalahkan Kiran George lewat duel dua gim langsung, 21-17, 21-14 pada Rabu (21/1) kemarin. “Alhamdulillah sudah bisa diberi kemenangan tanpa rubber juga walaupun di gim pertama sempat ketinggalan juga. Saya terus berusaha lebih tenang lagi di gim pertama,” kata Ubed usai pertandingan.

Bagi Ubed, ini menjadi Indonesia Masters perdananya sepanjang karier. Ia juga mencatatkan debut tampil di Istora Senayan, venue kebanggaan Merah Putih sarat sejarah. Diakui Ubed, ada beban yang dirasakan saat bertanding. Tapi dia mampu mengatasi itu semua dengan baik berkat dukungan suporter yang tak henti-hentinya bersorak sepanjang laga.

“Beban pasti ada, tapi Alhamdulillah saya bisa mengatasi itu sih. Tadi sempat tegang juga mungkin pertama kali main di Istora, alhamdulillah untungnya saya bisa tenang, bisa mengatasi itu semua,” tutur Ubed. “Ya kaget juga sih rame itu buat nambah motivasi juga dari saya. Ya ada rasa apa ya, kayak gak mau kalah itu ada karena berkat dukungan dari suporter,” tambahnya. Kemenangan ini membuat Ubed melangkah ke babak berikutnya. Dia bakal menantang unggulan enam asal Singapura, Loh Kean Yew yang berhasil mengalah kan Magnus Johnnesen (Denmark). Pemilik

medali perak Kejuaraan Dunia Junior 2025 itu menjanjikan perjuangan maksimal lawan Loh Kean Yew. Tujuannya agar ia bisa mencapai target yang ditetapkan oleh tim pelatih.

“Ya kalau target dari saya sendiri Pengennya bisa lolos 8 besar sih, itu sudah diskusi juga sama pelatih, targetnya iniini semoga bisa tercapai,” ucap Ubed. “Peluangnya besok kan lawan Loh Kean Yew, pernah ketemu juga. Jadi ya gak boleh lengah juga walaupun sudah menang. Fokus aja besok karena semua pemain punya peluangnya masing-masing kan,” tukasnya.(jpc)

MENANG: Moh Zaki Ubaidillah mencatatkan debut di Indonesia Masters 2026 dengan mengalahkan Kiran George lewat duel dua gim langsung, 21-17, 21-14 pada Rabu (21/1) kemarin.

MADRID–Jude Bellingham ungkap makna di balik selebrasi golnya dengan gerakan minum sebagai sedikit lelucon yang ditujukan pada spekulasi tentang perilaku di luar lapangan setelah menyumbang gol dalam kemenangan 6–1 Real Madrid atas AS Monaco.

Gelandang kelahiran Inggris Jude Bellingham mencetak gol penutup Real Madrid di Santiago Bernabeu, setelah beberapa hari sebelumnya dicemooh para penggemar di stadion. Sebab, perannya dalam kesulitan tim beberapa pekan terakhir.

tim. Semua kebisingan dari luar (lapangan) tidak terlalu penting, tetapi menyenangkan untuk sedikit bercanda (melalui selebrasi),” papar dia.

Bellingham merayakan gol sambil tertawa, dengan berulang kali mengangkat tangan ke mulutnya. Dia mengatakan, gerakan itu ditujukan pada rumor-rumor yang tidak akurat tentang kehidupan pribadinya.

”Banyak orang mengatakan banyak hal. Ada dua cara untuk menanggapinya, Anda bisa menangis dan mengeluh, atau mengirim pengacara, atau Anda bisa menerimanya dan menikmatinya,” buka Jude Bellingham kepada TNT Sports.

”Itu sedikit lelucon untuk para penggemar dan orang-orang yang mengatakan apa pun yang mereka inginkan (namun tidak benar). Saya tahu yang sebenarnya, saya tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam kehidupan pribadi saya,” imbuh dia.

”Saya tahu apa yang saya berikan untuk permainan dan

CETAK GOL: Jude Bellingham mencetak gol bagi Real Madrid saat mengalahkan AS Monaco dengan skor telak 6-1 di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (21/1) dini hari WIB kemarin.

Pekan lalu, Bellingham membantah laporan media yang menyatakan bahwa dia adalah salah satu pemain yang tidak percaya dengan Xabi Alonso, sebelum sang juru taktik dipecat dan digantikan Alvaro Arbeloa. Alhasil, pemain nomor punggung lima tersebut adalah salah satu pemain yang dicemooh penonton Bernabeu selama kemenangan Real Madrid 2–0 atas Levante di pekan ke-20 La Liga pada akhir pekan lalu.

”Para penggemar membayar uang mereka, bekerja sepanjang minggu, menabung untuk datang ke pertandingan Real Madrid untuk mendukung kami, mereka berhak mengatakan apa pun yang mereka inginkan,” lanjut dia soal dicemooh pendu- kung Los Blancos.(jpc)

SERU: Persib Bandung saat menghadapi Persebaya Surabaya dalam Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), belum lama ini.
(ILUSTRASI-HUMAS PEMKOT KOTA BOGOR)
PRESTASI: Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi mengalungkan medali emas kepada atlet ‘Kota Hujan’ dalam Popoda XIV Jawa Barat 2025.

Perbup Tak Bisa Tangani Alih Fungsi Lahan

CIBINONG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor didampingi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membahas tata kelola pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) serta pengendalian alih fungsi lahan. Pembahasan dilakukan guna mencegah kerusakan lingkungan, konflik sosial, dan kebocoran pendapatan daerah. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong, Rabu (21/1). Hadir Wakil Bupati Bogor, Kepala Satgas Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah II, PIC KPK RI wilayah Jawa Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Inspektur Kabupaten Bogor, jajaran kepala perangkat daerah dan para Camat. Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade menegaskan bahwa persoalan alih

FAKTA PENGENDALIAN ALIH FUNGSI LAHAN

Kompleksitas wilayah Bogor mencakup kawasan konservasi, hulu sungai, serta investasi berskala nasional dan internasional. Tidak bisa dibebankan pada pemda tapi diperlukan kebijakan nasional

Lemahnya koordinasi lintas lembaga dan keterlambatan penetapan tapal batas kawasan hutan memperparah kerusakan lingkungan akibat alih fungsi lahan

Lindungi terlebih dulu kawasan hulu dan hutan lindung.

fungsi lahan dan pertambangan di Kabupaten Bogor tidak dapat diselesaikan hanya melalui kebijakan daerah. Kompleksitas wilayah Bogor yang mencakup kawasan konservasi, hulu sungai, serta investasi berskala nasional dan internasional mem-

Proyek Strategis Tetap Ada di Cileungsi

BOGOR–Bupati Bogor Rudy Susmanto angkat bicara terkait tidak masuknya Kecamatan Cileungsi dan Gunung Putri dalam daftar 10 program proyek strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tahun 2026, meski kedua wilayah tersebut dikenal sebagai penyumbang pajak terbesar di Kabupaten Bogor. “Jadi karena yang diminta hanya sepuluh program, sebenernya program strategisnya lebih dari sepuluh, sangat banyak,” ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu (21/1/2026).

Ia menuturkan, 10 proyek strategis yang ditetapkan merupakan program yang seluruh dokumen administrasinya telah rampung sejak akhir 2025. Dengan kelengkapan tersebut, proyek-proyek itu bisa langsung masuk ke tahapan berikutnya, yakni proses lelang. Meski tidak tercantum dalam daftar 10 proyek strategis, Rudy menegaskan bahwa wilayah Cileungsi dan Gunung Putri tetap menjadi perhatian serius Pemkab Bogor, khususnya sebagai kawasan timur yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Jadi karena yang diminta hanya sepuluh program, sebenernya program strategisnya lebih dari sepuluh, sangat banyak,”

Rudy Susmanto Bupati Bogor

“Program besar di wilayah Cileungsi salah satunya adalah penataan di sekeliling flyover,” ungkapnya. Selain itu, Pemkab Bogor juga telah menyiapkan sejumlah pembangunan sodetan jalan baru berdasarkan aspirasi dan masukan masyarakat guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut. “Ada beberapa pembangunan sodetan-sodetan jalan baru, mulai dari Metland sampai dengan ke arah Jonggol,” tambahnya. Rudy mengatakan tak hanya infrastruktur jalan, Pemkab Bogor juga terus mendorong peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan di wilayah timur. Salah satu proyek besar yang tengah dipersiapkan adalah revitalisasi RSUD Cileungsi. “Revitalisasinya berupa penambahan gedung baru. Kita juga mulai revitalisasi tahapan-tahapan pembangunan RSUD Cileungsi, karena wilayah timur kita persiapkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru,” jelasnya. Menurutnya, seiring dengan rencana pengembangan kawasan timur Kabupaten Bogor, peningkatan infrastruktur kesehatan dan pendidikan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. (Cr1/b)

Perlu sinergi daerah dan keputusan kuat dari pemerintah pusat

Implementasi jaga lingkungan bertahap, humanis dan pertimbangan kondisi sosial warga Pengendalian alih fungsi lahan untuk mencegah kerusakan lingkungan, konflik sosial, dan kebocoran pendapatan daerah.

butuhkan intervensi kebijakan langsung dari pemerintah pusat. “Penanganan alih fungsi lahan di Kabupaten Bogor tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah daerah. Dengan kondisi wilayah dan kepentingan yang sangat kom-

pleks, kebijakan daerah seperti Perda atau Perbup saja tidak cukup. Diperlukan kebijakan nasional, minimal Instruksi Presiden atau Keputusan Presiden,” tegas Jaro Ade. Wabup Jaro Ade juga menyoroti kerusakan lingkungan di kawasan

hulu sungai dan kawasan hutan strategis, seperti Gunung Gede Pangrango, Gunung Halimun Salak, dan Gunung Sanggabuana. Menurutnya, lemahnya koordinasi lintas lembaga dan keterlambatan penetapan tapal batas kawasan hutan telah memperparah kerusakan lingkungan.

“Kalau ingin menyelamatkan Bogor, yang harus kita lindungi terlebih dahulu adalah kawasan hulu dan hutan lindung. Namun ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh daerah, perlu sinergi dan keputusan kuat dari pemerintah pusat,” katanya. Selain itu, ia menegaskan pentingnya penegakan kewajiban reklamasi pascatambang galian C yang selama ini banyak ditinggalkan tanpa tanggung jawab, sehingga menimbulkan kerusakan lingkungan berkepanjangan. “Penataan tambang tidak cukup dengan penutupan. Harus ada reklamasi, rehabilitasi, dan reboisasi yang berjalan bersamaan dengan aktivitas pertambangan,” ujarnya. Jaro Ade menambahkan, komitmen pelestarian lingkungan telah menjadi bagian dari visi dan misi kepala daerah serta tertuang dalam RPJMD Kabupaten Bogor. Seluruh perangkat daerah dan kecamatan dilibatkan, termasuk melalui dukungan CSR dari sektor swasta, meskipun dengan keterbatasan anggaran. “Kami memiliki komitmen yang sama dengan Pemprov Jawa Barat dalam menjaga lingkungan. Namun implementasinya harus bertahap, humanis, dan mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat,” ujar Jaro Ade.(*cr1/b)

Pengamat dan DPRD Apresiasi Kepemimpinan

Rudy–Jaro Ade

CIBINONG–Pengamat Kebijakan Publik Visi Nusantara (Vinus) Maju, Yusfitriadi memberikan pandangan kepemimpinan Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi atau akrab disapa Jaro Ade, selama menjabat satu tahun memimpin Kabupaten Bogor. Yusfitriadi mengakui dirinya baru kali ini menemukan

Bupati dan Wakil Bupati yang cepat dalam menangani segala permasalahan yang terjadi di

Kabupaten Bogor. ”Dia langsung turun ke lapangan langsung bereskan. Tidak boleh kemudian melihat berbagai keluhan masyarakat. Dia datang langsung bereskan, sehingga saya ngomongnya bahwa Bupati dan Wakil Bupati periode ini dalam setahun satset. Begitu cepat respon dari Bupati dan Wakil Bupati,” Yus. Rabu (21/01). Yus melanjutkan, pemimpin

saat ini memiliki keterbukaan informasi. Dia menyebut, transparansi itu melalui beberapa platform media sosial yang dikelola Pemerintah. ”Nah teman-teman di Vinus ini cukup rajin setiap hari melototi akun dari Pemkab Bogor tersebut. Dan di situ tergambar jelas, walaupun merepresentasikan aktivitas Bupati dan Wakil Bupati serta Pemkab Bogor namun tergambar jelas bagaimana kemudian publik melihat melalui akun tersebut,” jelas dia. Hal itu, kata Yus, tidak pernah dilakukan periode sebelumnya. Minimal, keterbukaan informasi aktivitas-aktivitas yang dilakukan Pemkab Bogor bisa dilihat masyarakat lewat akun itu. Dengan kinerja yang telah dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Bogor, kata dia, sebagai pengamat dia mengapresiasi kinerja Pemerintah Daerah saat ini. Senada denga Yus, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mewakili DPRD Kabupaten Bogor memberikan nilai sempurna untuk Bupati dan Wakil Bupati Bogor menjelang satu tahun memimpin Kabupaten Bogor.(abl/c)

Salurkan Bantuan ke Aceh dan Sumatera, Serahkan 30 Alat Penjernih Air

Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

BANTUAN yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap krisis kemanusiaan akibat banjir dan longsor, yang menyebabkan terganggunya akses air bersih dan sanitasi. Bantuan disalurkan melalui koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor dan berbagai pihak terkait, bantuan

Perumda Air Minum Tirta

Kahuripan berupa sarana logistik hingga sembako dan alat penjernih air portable untuk mendukung penanganan darurat di lokasi bencana.

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad menyampaikan, partisipasi dalam aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, sekaligus wujud solidaritas antar daerah dalam menghadapi bencana alam di Indonesia. ”Ada 13 desa dan kecamatan yang sudah menerima bantuan logistik dan sembako dengan nilai total bantuan sebesar Rp107.500.000,- dan juga 30 unit alat penjernih air portable berkapasitas 25 liter/menit yang akan didistribusikan ke rumah sakit, pesantren, dapur

BANTU: Penyerahan

umum dan tempat pengungsian lainnya,” ujar Abdul Somad, Rabu (21/01). Menurut dia, fokus utama bantuan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan diarahkan pada pemulihan akses air bersih bagi masyarakat terdampak, mengingat air merupakan kebutuhan dasar yang sangat krusial dalam kondisi bencana. ”Sebagai perusahaan penyedia jasa layanan air minum, kami memahami bahwa keterse diaan air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak saat terjadi bencana. Bantuan ini diharap kan dapat membantu meringan kan beban

masyarakat di wilayah terdampak,” jelas dia. Untuk diketahui, di musim penghujan tahun ini wilayah Kabupaten Bogor masuk ke dalam status siaga darurat ben cana banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem dan abrasi, serta tanah longsor di daerah Provinsi Jawa Barat. Tentunya hal tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan pengaliran air bersih, terutama akibat tingginya kekeruhan air baku dan longsor yang memutus pipa distribusi air bersih milik

FOTO: HENDI/RADAR BOGOR
DIRATAKAN: Wisata bermain Bianglala yang sempat berdiri dan beroperasi di kawasan Puncak. Alih fungsi lahan tersebut, akhirnya dibongkar Pemprov dan Pemkab Bogor.
FOTO: HENDI/RADAR BOGOR
DIALOG: Para narasumber diskusi setahun kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto dan Wabup Jaro Ade yang digelar Lembaga Visi Nusantara, Rabu (21/1).

BOGOR RAYA

Tata Flyover hingga Bangun Sodetan Baru

Pohon Tumbang Blokade Jalan

SUKAJAYA –Hujan disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menutupi akses jalan warga di Kampung Hegarsari, Desa Jayaraharja, Kecamatan Sukajaya, Rabu (21/1). Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD

Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. Pohon tumbang tersebut menutup akses jalan warga di kawasan Hunian Tetap Gunung Koneng. “Tidak ada korban jiwa mau-

pun korban terdampak dalam kejadian ini,” ujarnya kepada Radar Bogor. Mendapat laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat Pe nang gulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Bogor lang sung bergerak menuju lokasi kejadian.

Proses penanganan dan evakuasi pohon tumbang berlangsung selama 60 menit. Evakuasi dilakukan oleh TRC BPBD Kabupaten Bogor dengan bantuan PLN serta masyarakat setempat. “Pohon tumbang yang menutupi akses jalan sudah

berhasil dievakuasi,” jelasnya. Usai dievakuasi kondisi di lokasi kejadian sudah kembali normal. Akses jalan warga yang sempat tertutup kini telah dapat dilalui kembali oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. (Cr1/c)

Nasib Tambang Menunggu Hasil Kajian

BANDUNG – Aktivitas pertambangan di wilayah Barat Kabupaten Bogor belum diputus. Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih menunggu menunggu hasil pendalam dan rekomendasi lanjutan berbagai kajian akademik. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat R Jantika mengatakan, sebanyak tiga kampus yakni Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Padjadjaran (Unpad) dilibatkan. Ketiga universitas ini dilibatkan untuk menelaah 33 izin usaha pertambangan (IUP) yang berada di wilayah Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin. Ia menerangkan, hasil kajian akademik tersebut menunjukkan tingkat kepatuhan yang

beragam. Dari 33 IUP yang dikaji, terdapat perusahaan tambang yang dinilai patuh, setengah patuh, hingga kurang patuh terhadap ketentuan pertambangan, lingkungan hidup, serta ekonomi. ”Ya, itu tadi bisa dibuka tapi tentunya harus ada pendalaman, agar pembangunan di wilayah itu bisa berkembang lebih maju, tidak memajukan wilayah di luar itu,” ujar Ajat usai menghadiri rapat tertutup dengan Gubernur Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (20/1) malam. Menindaklanjuti hasil kajian tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Inspek torat Provinsi Jawa Barat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas

Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap temuan aka[demik itu. Akan tetapi, Ajat menegaskan, hingga kini belum ada keputusan apakah seluruh atau sebagian dari 33 IUP tersebut layak dibuka kembali. Namun demikian, kata ia, Gubernur Jawa Barat menekankan bahwa agar keputusan diambil secara objektif dan berbasis kajian, bukan atas dasar keinginan pemerintah daerah. ”Kami menunggu ya, setelah itu dari 33 itu apakah memang layak dibuka kembali atau tidak, saya belum tahu. Tapi, dasarnya itu dari kajian, bukan dari keinginan kita, Gubernur inginnya dari kajian secara objektif, apakah tambang ini

Tewas Tergantung di Pohon Jengkol

RUMPIN –Seorang pria ditemukan tergantung di sebuah pohon jengkol di Kampung Liwu, Desa Kampung Sawah, Rumpin. Pria yang diketahui berinisial T (40) itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Penemuan mayat itu dibenarkan Sekretaris Desa Kampung Sawah, Mad Noh. Menurutnya, jenazah itu ditemukan pertama kali oleh rekannya bernama Japra pada Rabu (21/1) sekitar pukul 8.30 WIB. ”Rekannya itu awalnya mau

meminjam gergaji ke T, kemudian didatangi ke saung yang biasanya ditempati oleh T. Namun sesampai di saung T tidak ada,” ujar Noh. Japra yang merupakan saksi pertama itu kemudian mencari keberadaan T di kebun. Ia pun terkejut menemukan T dalam kondisi tergantung dengan seutas tali tambang di pohon jengkol. Ia segera meminta bantuan warga sekitar sebelum akhirnya aparat kepolisian datang dan melakukan evakuasi tubuh korban.

”Korban ditemukan sekitar 20 meter dari saungnya, kemudian polisi sama warga mengevakuasi dan membawa jenazahnya ke puskesmas,” terang Noh. Setelah berunding dengan kepolisian, pihak keluarga korban mengaku keberatan dilakukannya visum terhadap korban. Jenazahnya kemudian dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan. ”Keluarganya juga sudah buat kesepakatan dan menerima kejadian ini sebagai musibah dan takdir,” tukasnya.(cok/c)

boleh dibuka lagi atau tidak,” kata Ajat. Selain menilai kepatuhan perusahaan tambang, Pemerintah Kabupaten Bogor juga diminta menyampaikan kebutuhan material tambang untuk mendukung pembangunan. Ajat mengatakan, prioritas Gubernur Jawa Barat adalah agar aktivitas pertambangan di Kabupaten Bogor dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan daerah dan Jawa Barat. ”Kami justru menunggu sebenarnya, yang diminta pak gubernur ke kami itu, kebutuhan tambang untuk pembangunan itu gimana, karena prioritas pak gubernur bahwa tambang yang ada di Kabupaten Bogor itu prioritasnya untuk Kabupaten Bogor dan Jawa

Barat,” terangnya. Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bogor akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan Pemprov Jawa Barat. Jika nantinya dinilai layak, pembukaan kembali tambang diharapkan dapat menggerakkan ekonomi daerah dan mendukung pembangunan, sekaligus memastikan kualitas material tambang yang dibutuhkan tersedia. ”Kalau memang itu layak dibuka kembali, kemudian dengan beberapa pengetatan dari sisi lingkungan, teknis tambang kami sangat senang, biar ekonomi akan berjalan kembali kemudian pembangunan juga butuh kualitas tambang baik yang saat ini adanya di wilayah Cigudeg dan sekitarnya,” pungkas Ajat. (*)

Program Prioritas di Cileungsi dan Gunung Putri

CILEUNGSI – Bupati Bogor Rudy Susmanto angkat bicara terkait anggapan tidak masuknya Kecamatan Cileungsi dan Gunung Putri dalam daftar 10 program proyek strategis tahun 2026. Padahal kedua wilayah tersebut dikenal sebagai penyumbang pajak terbesar di Kabupaten Bogor. Ia meluruskan bahwa pihaknya memiliki banyak program strategis. Termasuk di Cileungsi dan Gunung Putri. Walaupun hal itu tidak masuk dalam do kumen 10 proyek strategis. “Jadi karena yang diminta hanya sepuluh program, sebenernya program strategisnya lebih dari sepuluh, sangat banyak,” ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu (21/1). Rudy menuturkan, 10 proyek strategis yang ditetapkan merupakan program yang seluruh dokumen administrasinya telah rampung sejak akhir tahun 2025. Dengan keleng kapan tersebut, proyek-proyek itu bisa langsung masuk ke tahapan berikutnya, yakni proses lelang.

Meski tidak tercantum dalam daftar 10 proyek strategis, Rudy menegaskan bahwa wilayah Cileungsi dan Gunung

Putri tetap menjadi perhatian serius Pemkab Bogor, khususnya sebagai kawasan timur yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Program besar di wilayah Cileungsi salah satunya adalah penataan di sekeliling flyover,” ungkapnya.

Selain itu, Pemkab Bogor juga telah menyiapkan sejumlah pembangunan sodetan jalan baru berdasarkan aspirasi dan masukan masyarakat guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

“Ada beberapa pembangunan sodetan-sodetan jalan baru, mulai dari Metland sampai dengan ke arah Jonggol,” tambahnya. Rudy mengatakan tak hanya infrastruktur jalan, Pemkab Bogor juga terus mendorong peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan di wilayah timur. Salah satu proyek besar yang tengah dipersiapkan adalah revitalisasi

RSUD Cileungsi.

“Revitalisasinya berupa penambahan gedung baru. Kita juga mulai revitalisasi tahapan-tahapan pembangunan RSUD Cileungsi, karena wilayah timur kita persiapkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru,” jelasnya. Menurutnya, seiring dengan rencana pengembangan kawasan timur Kabupaten Bogor, peningkatan infrastruktur kesehatan dan pendidikan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. (Cr1/c)

Menanti KDKMP Rumpin

RUMPIN – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Rumpin, Kecamatan Rumpin terus dikebut. Progres pembangunan bangunan itu pun ditinjau langsung Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara bersama Wakil Panglima Jenderal TNI Tandyo Budi R. ”Kegiatan ini bertujuan untuk memantau secara langsung progres pembangunan gedung KDKMP di berbagai wilayah Indonesia,” kata Sastra, Rabu (21/1). Ketika pembangunan telah rampung, Sastra berharap KDKMP ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

”Tentunya harapan pembangunan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa, baik sejak proses pembangunan hingga selesai dan dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat,” pungkasnya. Wakil Panglima TNI Letnan Jenderal Tandyo Budi Revita menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin kuat antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bogor. Ia bersama beberapa pejabat utama Mabes TNI dan Danrem meninjau langsung pembangunan Koperasi Merah Putih. “Alhamdulillah, dari total 416 desa dan 19 kelurahan di Kabupaten Bogor, dengan dukungan penuh dari Bupati Bogor dan jajaran, langkah-langkah yang dilakukan oleh Dandim sudah menghasilkan 116 koperasi yang saat ini dalam proses pembangunan dan mendekati penyelesaian,” ungkapnya.

Ia menilai capaian tersebut sebagai langkah luar biasa yang patut diapresiasi dan ditegaskan akan terus men dapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Pemerintah daerah akan selalu mendukung dan bersinergi dengan TNI dalam pembangunan Koperasi Merah Putih. “Apalagi, Bupati Bogor telah membentuk Satuan Tugas Koperasi Merah Putih yang langsung dipimpin oleh Bupati, melibatkan Dandim, Kajari, Kapolres, serta seluruh instansi dan dinas terkait,” lanjutnya. Menurutnya KDKMP menjadi fondasi penting dalam menggerakkan pereko nomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

“Ini adalah pondasi penggerak ekonomi yang luar biasa dan harus kita dukung bersama-sama. Terima kasih atas sinergi dan komitmen yang telah terbangun,” tutup nya. (abl/c).

FOTO: MUHAMMAD ALI/RADAR BOGOR
DOORSTOP: Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat dimintai keterangan oleh Radar Bogor.
BPBD KABUPATEN BOGOR
TUMBANG: BPBD Kabupaten Bogor saat mengevakuasi pohon tumbang di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Rabu (21/1/2026).
FOTO: KIRIMAN WARGA
EVAKUASI: Proses evakuasi warga yang ditemukan tergantung di sebuah pohon jengkol di Kampung Liwu, Desa Kampung Sawah, Rumpin.

AKSI KEMANUSIAAN

DAN RADAR BOGOR

KOMUNITAS

Gedung Faviliun BSI Bogor di

lebih dari Rp7,5 triliun untuk wilayah Bogor. “Ini menggambarkan optimisme pertumbuhan ekonomi di wilayah Bogor yang sangat menjanjikan,” ujarnya. Dedie Rachim menjelaskan bahwa meskipun Kota Bogor memiliki luas wilayah yang relatif kecil, yakni sekitar 111 kilometer persegi, kondisi fiskal daerah tetap terjaga dengan baik. Pertumbuhan ekonomi Kota Bogor tercatat sebesar 5,65 persen dan menjadi salah satu yang cukup tinggi di Jawa Barat, bahkan termasuk yang menonjol secara nasional.(pia*)

TIM relawan SalamAid dan perwakilan Radar Bogor bersama sebagian warga siap merenovasi gedung sekolah di Kota Lintang Aceh.
PIMRED Radar Bogor Ricky Noor Rachman (paling kiri) bersama Ketua SalamAid Husnan Salam dan para relawannya yang ikut ke Aceh.
KETUA SalamAid, Husnan Salam ikut membersihkan dinding sekolah yang kotor diterjang banjir.
SUDUT ruangan kepala sekolah yang kondisinya memprihatinkan, gotong royong dibersihkan warga dan para relawan dari SalamAid.
SEBAGIAN warga di Kota Lintang Aceh Tamiang ikut membantu memperbaiki sekolah.
CEO Radar Bogor NIhrawati
saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Barat, Senin (19/1). Selain penataan infrastruktur, wilayah Bogor Barat juga diminta
BANK
(BSI)
0PTIMIS: Forkopimda Kota Bogor menekan bel bersama-sama untuk grand launching
Jalan Pajajaran.
APRESIASI: Wali Kota Dedie Rachim dan aparat Kecamatan Bogor Barat menyerahkan hadiah pada salah satu warga, yang hadir dalam kegiatan Musrenbang Kecamatan Bogor Barat.
FOTO-FOTO ABDUL AZIZ RADAR BOGOR

Ribuan Supir Angkot Kepung Balaikota Tertibkan

BOGOR-Rencana aksi unjuk rasa sopir angkutan kota (angkot) di Balai Kota Bogor, Kamis (22/1), disebut bukan untuk menolak kebijakan penertiban. Para sopir menyatakan aksi tersebut digelar untuk meminta solusi, lantaran tidak memiliki pekerjaan lain selain mengemudikan angkot untuk menopang kebutuhan hidup sehari-hari.

Aksi demo akan dimulai pukul 07:00 WIB dengan mengerahkan ribuan angkot dari 16 trayek angkot yang ada di Kota Bogor. Salah seorang sopir angkot, Kosati (58), mengaku akan ikut dalam aksi bertajuk Aksi Bela Angkot.

Jadi Penyangga Pusat Pemerintahan Baru

Pemkot Fokus Garap Bogor Timur

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memantapkan arah pembangunan wilayah timur kota sebagai kawasan penyangga pusat pemerintahan baru yang akan dibangun di Katulampa. Fokus tersebut ditegaskan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Timur Tahun 2027 yang digelar di Food Court Pasar Gembrong Sukasari, Rabu (21/1).

Tua, Pemkot

Disomasi

BOGOR-Kebijakan penertiban angkutan kota (angkot) berusia di atas 20 tahun di Kota Bogor menuai penolakan keras. Sejumlah badan hukum dan pengusaha angkot melayangkan somasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub).

Puluhan Gerobak

Pemberitaan narkotika di media arus utama kembali menjadi sorotan. Sejumlah jurnalis dan aktivis masyarakat sipil berkumpul di Kota Bogor untuk mengevaluasi sekaligus merumuskan ulang cara media membingkai isu narkotika agar lebih berimbang dan berorientasi pada pendekatan kesehatan.

Pemkot Bogor memfokuskan Bogor Timur sebagai kawasan penyangga pusat pemerintahan baru di Katulampa Sekitar 21 OPD direncanakan akan dipindahkan ke kawasan tersebut

Jurnalis dan Aktivis Kumpul di Bogor

KEBIJAKAN: Sejumlah angkot menaikan penumpang di Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor, Senin (19/1).
FOTO: FIKRI/RADAR BOGOR
DISKUSI: Sejumlah

Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.