


BOGOR– Ratusan driver ojek online (ojol) juga ikut bergerak di Bogor. Mereka ramai-ramai menyambangi markas kepolisian dan menuntut agar keadilan ditegakkan bagi korban Affan Kurniawan.
DENGAN air mata berderai dan tubuh lungkrah, Erlina menitipkan pesan itu kepada mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang datang melayat kemarin (29/8). Affan Kurniawan, putranya, meninggal semalam sebelumnya setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) polisi. ”Kita doakan dan kita minta kepada seluruh penegak hukum, tegakkan hukum yang sebenarnya-benarnya,” ujar Anies menirukan
Kawasan Puncak Bogor kembali menghadirkan pilihan rekreasi terbaru. Taman Safari Indonesia resmi membuka Enchanting Valley. Sebuah area wisata yang menggabungkan konsep edukasi, rekreasi, dan hiburan yang sangat cocok untuk keluarga.
DESTINASI wisata ini berlokasi strategis di Jalan Raya Puncak kilometer 77, Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Enchanting Valley dengan cepat mencuri perhatian wisatawan. Sesuai dengan konsepnya, Enchanting Valley menghadirkan kombinasi wisata edukasi dan hiburan. Di sini anak-anak bisa belajar sekaligus bermain melalui wahana
interaktif, seperti bermain angklung, berinteraksi dengan hewan, hingga mencoba permainan car wheel dengan trek yang panjang serta pemandangan indah di sekitarnya. Tidak hanya itu pengunjung juga dimanjakan dengan atraksi spesial seperti Lila Show, sebuah pertunjukan yang memadukan seni, budaya, dan hiburan modern. Pertunjukan ini menjadi daya tarik utama yang sayangnya tidak boleh direkam oleh pengunjung, sehingga membuat pengalaman
menonton terasa eksklusif. Pada akhir pekan, Enchanting Valley menambah keseruan dengan parade khusus yang hanya digelar Sabtu dan Minggu. Parade ini biasanya menampilkan berbagai karakter, atraksi musik, hingga pertunjukan interaktif yang meriah. Kehadiran Enchanting Valley semakin memperkuat posisi kawasan Puncak sebagai destinasi utama wisata keluarga. Selama ini Puncak dikenal dengan keindahan alamnya, udara sejuk, serta deretan kuliner khas yang menggugah selera. Dengan adanya tambahan atraksi wisata modern seperti Enchanting Valley, wisatawan kini memiliki lebih banyak pilihan untuk menghabiskan waktu liburan. (fat)
di akhir pekan, pengunjung
kesempatan lebih luas untuk
seluruh wahana dan pertunjukan yang tersedia.
itu area Amarta yang menjadi bagian dari Enchanting Valley juga memiliki jadwal tersendiri. Pada weekdays, Amarta beroperasi mulai 10.00 – 17.00 WIB, sedangkan pada weekend buka lebih awal pukul 09.30 – 19.30 WIB. Terdapat dua pilihan tiket di destinasi wisata ini. Kelas Reguler dan Premium. Manajemen Enchanting Valley menyediakan dua kategori tiket masuk yakni Reguler dan Premium, dengan harga yang disesuaikan berdasarkan
hari kunjungan. Tiket Reguler memberikan akses masuk ke area taman dan sejumlah wahana yang tersedia. Untuk pengunjung dewasa seharga Rp135.000 (weekday) dan Rp160.000 (weekend). Sementara untuk pengunjung anakanak (usia 2 tahun – tinggi 120 cm) seharga Rp75.000 (weekday) dan Rp110.000 (weekend) Sementara itu untuk Tiket Premium menawarkan pengalaman lebih lengkap dengan fasilitas tambahan.
Bagi pengunjung dewasa: Rp195.000 (weekday) dan Rp225.000 (weekend). Kemudian untuk pengunjung Anakanak harganya Rp115.000 (weekday), Rp135.000 (weekend) Dengan tiket premium, pengunjung bisa menikmati akses buggy car tanpa batas, sehingga tidak perlu repot berjalan kaki
Sampaikan unek-unek Anda terhadap layanan publik seperti PLN, PDAM, PT Pos, telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/ paspor/ sertifikat tanah, dll.
1. PLN Bogor (0251) 8345400
2. Bendungan Katulampa (0251) 8334344
3. RS Hermina Bogor (0251) 8382525
4. RS Melania Bogor (0251) 8321196
5. Rs Pmi Bogor (0251) 8324080
6. RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000
7. RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298
8. Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547
Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292
RS Azra (0251) 8318456
RS Hermina Mekarsari (021) 29232525
RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610
Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435
RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868
Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024
Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822
Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360
Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976
RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628
RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016
Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222
RSUD Ciawi (0251) 8240797
Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397
Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441
Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866
Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440
Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724
Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396
Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000
RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56
Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567
RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900
RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591
RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892
Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723
RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426
Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663
RS Asysyifaa Leuwiliang (0251) 8641142
RS Vania IGD (0251) 8380613, (0251) 8380601/8380605
RSKIA Sawojajar (0251) 8324371
Polsek Jonggol
Polsek Cileungsi
Polsek Cariu
Polsek Nanggung
Polsek Babakan Madang
Polsek Megamendung
Polsek Klapanunggal
Polsek Caringin
Polsek Dramaga
Polsek Tamansari
Polsek Jasinga
Polsek Cigudeg
Polsek Parung Panjang
Polsek Leuwiliang
Polsek Cibungbulang
Polsek Ciampea
Polsek Rumpin
Polsek Ciomas
Polsek Kemang
Polsek Sukaraja
Polsek Gunung Sindur
Polsek Parung
Polsek Cibinong
Polsek Citeureup
Polsek Gunung Putri
Polsek Cisarua
Polsek Ciawi
Polsek Cijeruk
TRAGEDI Affan Kurniawan, pengemudi ojek online berusia 21 tahun yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob di depan Gedung DPR/MPR RI pada Kamis malam (28/8), adalah tamparan keras bagi negara. Affan bukan demonstran. Ia hanya warga biasa yang tengah melintas di tengah ricuh, lalu terpeleset dan tak sempat menghindar ketika rantis "Barracuda" melaju. Namun, peristiwa itu mencabut nyawanya dan meninggalkan luka kolektif bagi bangsa. Insiden ini tak sekadar kecelakaan; ia adalah potret kegagalan negara menjaga hak hidup rakyatnya, sekaligus memperlihatkan betapa mudahnya
021-89931174
021-8230861
021-89961058
0251-8682769
021-87962777
0251-8248569
021-82492276
0251-8224417
0251-8624107
0251-8388164
0251-8688110
0251-8681110
021-5978880
0251-8647003
0251-8647398
0251-8621146
021-75791076
0251-8322324
0251-8615700
0251-8656678
021-7561844
0251-8616007
021-8752217
021-8752229
0251-8671405
0251-8254540
0251-8240110
0251-8220110
nyawa warga sipil melayang dalam bayang-bayang kekuasaan bersenjata. Gelombang kemarahan publik meluas. Tuntutan transparansi dan penegakan hukum menggema dari masyarakat sipil. Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengumumkan tujuh anggota Brimob telah diamankan, sementara Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf terbuka kepada keluarga korban dan komunitas ojol. Namun, permintaan maaf saja tidak cukup. Publik ingin bukti, bukan basa-basi. Mereka menunggu apakah negara berani menghukum aparatnya sendiri atau membiarkan keadilan berhenti di meja
PEMERINTAHAN Presiden
Prabowo Subianto berencana menaikkan iuran BPJS Kesehatan pada tahun 2026. Pemerintah beralasan, langkah ini diperlukan demi menjaga keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). (KOMPAS.co, 24/08/2025)
Di tengah maraknya kenaikan berbagai pajak, terbit kenaikan iuran BPJS. Pemerintah beralasan bahwa kenaikan berbagai iuran pajak termasuk iuran BPJS tersebut diperlukan untuk meningkatkan penerimaan negara, membiayai berbagai kegiatan pembangunan dan
pembiayaan kesehatan. Disisi lain, kita di suguhkan dengan berita korupsi para pejabat negara yang di gaji dari pajak. Para Anggota Wakil Rakyat yang hidup dengan kemewahan, sementara rakyat kecil menjerit tertindas kemudian terlindas.
LANGKAH Kejaksaan Agung menyita dana Rp11,8 triliun dari kasus korupsi tata niaga crude palm oil (CPO) menjadi tamparan keras bagi mafia komoditas yang selama ini bersembunyi di balik jaringan oligarki. Angka fantastis itu bukan sekadar headline, melainkan cermin betapa dalamnya praktik korupsi mengakar di sektor strategis nasional. Ironisnya, saat rakyat menderita karena lonjakan harga minyak goreng beberapa tahun silam, segelintir elite malah berpesta pora mengeruk keuntungan dari penderitaan rakyat. Kasus ini tidak boleh berhenti di meja penyitaan dana; publik menuntut proses hukum yang transparan, tuntas, dan berani menyeret siapa pun yang
terlibat, sekalipun mereka memiliki kekuatan politik dan ekonomi. Penyitaan dana triliunan rupiah ini seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola sumber daya alam yang telah lama menjadi ajang bancakan. Reformasi distribusi, pengetatan pengawasan, dan pembongkaran mafia perdagangan adalah langkah mendesak agar kasus serupa tak lagi berulang. Namun, reformasi hukum semata tidak cukup. Islam memandang korupsi sebagai pengkhianatan terhadap amanah, dosa besar yang merusak sendi-sendi keadilan. Rasulullah SAW bersabda bahwa pelaku penggelapan harta akan menanggung beban dosanya di akhirat. Prinsip amanah, keadilan, dan transparansi
dalam Islam seharusnya menjadi fondasi negara, agar pejabat publik bukan hanya takut pada hukum dunia, tapi juga pada hisab di akhirat. Jika negara serius menegakkan hukum tanpa pandang bulu dan menjadikan nilai Islam sebagai landasan moral, maka praktik korupsi yang mengakar dapat diputus. Penyitaan dana CPO Rp11,8 triliun ini harus menjadi alarm keras bahwa mafia ekonomi tidak boleh lagi menguasai sumber daya bangsa. Negara wajib hadir untuk melindungi hak rakyat, menegakkan keadilan, dan membuktikan bahwa hukum bukan alat kekuasaan, tetapi benteng kepercayaan publik.
franciskawidarma2 @gmail.com
Study Tour yang Tidak Membebani Orang Tua, Mungkinkah?
LARANGAN study tour oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM, kembali memunculkan perdebatan. Meski ditentang pelaku pariwisata, KDM bersikukuh tetap melarang kegiatan tersebut dengan alasan utama meringankan beban orang tua. Menurut KDM, tidak jarang ditemukan kasus, orang tua harus meminjam uang hanya agar anaknya tidak ketinggalan kegiatan study tour. Sementara dari sisi pegiat pariwisata, larangan ini dianggap merugikan banyak pihak mulai dari agen perjalanan, pemilik bus, sopir, hingga UMKM yang hidup dari keramaian wisata sekolah.
Dalam perspektif sosiologi pendidikan, study tour sejatinya bukan sekedar jalan-jalan atau kegiatan rekreasi, tetapi bagian dari pembelajaran kontekstual, di mana siswa belajar langsung dari pengalaman nyata di luar kelas. Selain itu pendidikan tidak seharusnya berhenti di ruang kelas dengan buku dan papan tulis, melainkan juga memberi sentuhan realitas sosial, budaya, dan lingkungan. Dari hal tersebut siswa bisa melihat, mendengar, dan merasakan pengalaman yang memperkaya wawasan dengan mengunjungi tempat yang baru. Namun, problem muncul ketika study tour berubah menjadi ajang gengsi. Siswa merasa terpaksa ikut hanya
Oleh: AGUS JATMIKA
Praktisi Pendidikan di Kota Bogor
agar tidak dianggap berbeda, sementara orang tua menanggung beban ekonomi. Karena bagi sebagian keluarga, biaya study tour yang bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah bukanlah hal ringan. Sehingga hal tersebut dapat menimbulkan ketidakadilan sosial, dimana anak dari keluarga mampu dengan mudah ikut, sedangkan anak dari keluarga kurang mampu berusaha untuk ikut dengan usaha keras orang tua. Padahal pendidikan yang seharusnya menjadi ruang kesetaraan tetapi justru berpotensi memperlebar jurang perbedaan.
Di sisi lain larangan total study tour memang tampak sebagai solusi cepat, tetapi bukan jawaban jangka panjang. Sehingga diperlukan format baru agar kegiatan ini tetap memberi nilai belajar tanpa membebani ekonomi keluarga. Di pihak sekolah bisa mengubah konsep study tour menjadi kegiatan lokal berbasis komunitas, seperti mengunjungi komunitas lokal, museum daerah, lembaga pendidikan terdekat, atau sentra UMKM sekitar sekolah. Kegiatan seperti ini dapat dilakukan dengan biaya murah, lokasinya dekat,
tetapi nilai pembelajaran sosialnya tetap kaya. Selain itu, sekolah dapat bermitra dengan pemerintah daerah atau dunia usaha agar biaya sebagian kegiatan ditanggung melalui program CSR. Di sisi lain dengan adanya perkembangan teknologi juga membuka peluang study tour secara virtual, dimana siswa dapat berkunjung ke museum internasional, situs sejarah, atau pusat riset secara daring dengan biaya sangat minim. Sementara itu semangat gotong royong bisa dihidupkan kembali melalui sistem subsidi silang, di mana siswa yang mampu membantu temannya yang kurang mampu secara sukarela. Sehingga semua siswa dapat melakukan kegiatan bersama Dari hal tersebut kita dapat memahami bahwa pada dasarnya pendidikan mestinya tidak menambah beban keluarga, tetapi juga tidak kehilangan ruh pembelajaran kontekstual. Sehingga diperlukan penataan ulang study tour yang tidak hanya sebagai ajang prestise, tetapi sebagai sarana belajar bersama yang inklusif. Pada akhirnya pertanyaan
“Study tour yang tidak membebani orang tua, mungkinkah?” bisa dijawab dengan tegas , mungkin saja, asal ada kemauan bersama untuk mencari jalan tengah yang adil dan membumi melalui pembelajaran inklusi. (*)
konferensi pers. Solidaritas mengiringi jenazah Affan ke peristirahatan terakhir di TPU Karet Bivak pada Jumat (29/8). Ratusan pengemudi ojol hadir, membentuk barisan panjang sebagai tanda duka dan perlawanan batin. Kehadiran mantan Gubernur DKI Anies Baswedan dan pejabat aktif di rumah duka menegaskan besarnya dampak sosial tragedi ini. Sementara itu, Gojek berusaha meredam kesedihan keluarga dengan santunan, ambulans, dan pendampingan hukum. Namun, fakta bahwa kendaraan Brimob tersebut dibeli dengan anggaran hampir Rp1 triliun dari pajak rakyat menambah ironi: uang
publik justru dipakai untuk menghilangkan nyawa publik. Tragedi ini menjadi simbol rapuhnya jaminan keselamatan rakyat dalam ruang publik. Polisi yang seharusnya menjadi pelindung berubah menjadi ancaman. Aparat perlu bercermin: prosedur pengamanan massa yang salah kaprah, mentalitas represif, dan penggunaan kendaraan tempur di jalanan sipil adalah resep maut. Tanpa reformasi mendasar dan penegakan hukum yang tuntas, kasus Affan hanya akan menambah daftar panjang nyawa rakyat kecil yang tak pernah mendapatkan keadilan. Negara dihadapkan pada
ujian moral: apakah hukum benar-benar berlaku setara, atau hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Tragedi Affan Kurniawan menuntut lebih dari sekadar ucapan belasungkawa. Ia menuntut nyali politik, penegakan hukum nyata, dan keberpihakan pada rakyat yang selama ini hanya menjadi penonton di negeri yang katanya demokratis. Jika keadilan gagal ditegakkan kali ini, kepercayaan rakyat akan semakin terkikis, dan rantis negara akan terus melaju, membawa ketakutan alih-alih perlindungan.
Ong Hwei Fang onghweifang@gmail.com
Kenaikan berbagai iuran tersebut merupakan akibat dari sistem ekonomi kapitalisme yang diterapkan di negara kita. Dalam Islam, pajak tidak dipungut sebagai sumber pendapatan utama negara. Pajak hanya dipungut dalam kondisi tertentu, seperti ketika baitul mal sudah
kehabisan dana, dikenakan hanya kepada orang-orang tertentu. Terkait jaminan kesehatan dalam Islam semua di tanggung negara, Rakyat tidak dibebankan iuran jaminan kesehatan. Wallahu’alam risma.titok@gmail.com
MASIH hangat dalam ingatan, kasus Raya, balita di Sukabumi, meninggal dengan meninggalkan ribuan cacing di tubuhnya. Miris, semua ini berawal dari tidak pekanya orang sekitar, pejabat berwenang di daerah, juga negara. Raya, seperti diberitakan media, dia berlatar belakang orang tua yang memiliki gangguan kesehatan mental, serta bertempat tinggal di tempat yang tidak layak huni. Raya baru diketahui relawan dan segera dibawa ke RS saat sudah akut. Cacing sudah menyebar ke seluruh bagian vital. Sempat dirawat selama sembilan hari, hingga akhirnya meninggal. Kasus Raya menjadi pembelajaran bagi kita, bahwa ada banyak hal yang harus dibenahi. Pengasuhan anak hendaknya diberikan kepada orang yang layak. Ketika orang tuanya tidak mampu, pengasuhan sejatinya akan beralih kepada kerabatnya, mulai dari pihak ibunya, baik nenek, bibi, atau lainnya. Dengan kasus Raya ini, bisa kita lihat, ketidakpekaan masyarakat sekitar. Bisa jadi karena sibuk mengurusi masing-masing, atau sudah hilang dan mati rasa. Terlebih lagi, di dalam sistem kapitalisme saat ini, permasalahan seakan tiada kunjung selesai. Sulitnya perekonomian, berdampak pada tingginya angka pengangguran. Dampak lainnya, saat berobat pun, akses kesehatan tak semulus jalan tol. Bagi yang beruang bisa sehat, bagi yang tak beruang, harus rela menunggu saat ada uang agar bisa berobat. Padahal, sejatinya negara adalah pengurus semua rakyatnya. Ada hak rakyat yang harus terpenuhi baik layanan kesehatan, pendidikan. Negara pula yang seharusnya menjamin kesejahteraan setiap warganya. Negara tak boleh pandang bulu. Semua rakyat harus dilayani dengan sama. Semoga kasus Raya kemarin semakin membuka mata, bahwa kita sebagai individu harus peka, mau saling mengingatkan dengan sesama rakyat ataupun penguasa, dan negara tak boleh abai atas setiap hal rakyatnya Ummu Farid faridabdurahman928 @gmail.com
Komunitas ojek online (ojol) Kota Depok melakukan pertemuan bersama Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras dan Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Iman Widhiarto di Louis Caffe Depok, Jumat (29/8) kemarin.
ini dilakukan usai adanya peristiwa seorang mitra ojol bernama Affan Kurniawan (21) yang tewas, di tengah aksi demonstrasi yang berlangsung di Jakarta Pusat pada Kamis
PATROLI: Tim Pengamanan Amanah Rakyat, Abdi Negara, Sinergi Antar Tugas Yang Mulia (Tim Parasatya) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok bersama Dinas Sosial (Dinsos) menjangkau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), pada Jumat (29/8).
DEPOK–Tim Pengamanan Amanah Rakyat, Abdi Negara, Sinergi Antar Tugas Yang Mulia (Tim Parasatya) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok bersama Dinas Sosial (Dinsos) menjangkau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), pada Jumat (29/8).
Di sana, mereka menjalani pendataan dan pembinaan lebih lanjut agar tidak kembali beraktivitas di jalanan,” Wawang Buang Kepala Bidang Pembinaan Sumber Daya dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Depok
DEPOK–Bagi pengendara sepeda motor yang melintasi Jalan Kartini untuk lebih waspada. Pasalnya galian yang akan digunakan untuk relokasi kabel udara di ruas jalan tersebut tak terpasang pengaman.
CIANJUR–Masyarakat Cianjur yang akan membeli gas elpiji 3 kilogram (Kg) harus menyertakan KTP. Aturan itu akan diberlakukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang berencana memperketat pembelian elpiji 3 kg pada tahun 2026. Nantinya, masyarakat yang hendak membeli gas melon tersebut wajib menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP). Pengamat Ekonomi asal Cianjur, Irpan Jamil, menilai kebijakan tersebut pada dasarnya baik karena bertujuan agar subsidi tepat sasaran. Namun, menurutnya, penerapan di lapangan tidaklah mudah. “Idealnya setiap kebijakan pemerintah memang baik, termasuk soal subsidi elpiji ini. Tapi persoalannya, tata kelola migas sangat panjang, dari pusat hingga ke level masyarakat. Jangan sampai nantinya timbul kesan masyarakat harus antre lama hanya untuk mendapatkan satu tabung gas,” ujarnya. Irpan juga menyoroti dampak kebijakan ini terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang masih
banyak bergantung pada elpiji 3 kg. Tanpa skema dan pengaturan yang jelas dari pemerintah, kebijakan ini dikhawatirkan akan menghambat geliat ekonomi rakyat kecil. “Distribusi dan jatah untuk UMKM harus benar-benar diperhatikan. Pemerintah perlu merencanakan kebijakan ini dengan matang agar tidak merugikan pelaku usaha kecil,” tambahnya. Sementara itu, pedagang martabak mini di Perempatan Desa Bojong, Rahmat (41) mengatakan, pada prinsipnya ia mendukung kebijakan pemerintah selama tidak membe-
ratkan. Namun, jika aturan itu justru mempersulit, menurutnya lebih baik dikaji ulang. “Kalau aturan itu baik dan tidak merugikan masyarakat kecil, ya kita dukung. Tapi kalau bikin ribet, buat apa? Apalagi untuk pedagang kecil seperti kami, kalau susah malah terasa dirugikan. Jadi sebelum diterapkan, sebaiknya pemerintah lakukan kajian dan sosialisasi dulu,” ujarnya. Hal senada disampaikan pemilik warung di Desa Sukamulya, Kecamatan Karangte-
SUKABUMI–Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi tengah melaksanakan kegiatan pemeliharaan di Jalan Veteran, tepatnya di depan Gedung Juang 45, Kecamatan Cikole. Pemeliharaan ini, dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas infrastruktur jalan dan kenyamanan masyarakat. Kepala DPUTR Kota Sukabumi, Sony Hermanto melalui Kepala Bidang Bina Marga, Barlian Hadi mengatakan, pekerjaan tersebut sudah mulai dilaksanakan dengan pagu anggaran sebesar Rp50 juta. Dana tersebut bersumber dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang dialokasikan
untuk menunjang infrastruktur perkotaan.
“Pemeliharaan ini merupakan bagian dari program rutin pemerintah untuk menjaga kualitas jalan dan trotoar agar tetap nyaman digunakan masyarakat, termasuk bagi penyandang disabilitas,” kata Barlian kepada wartawan, Rabu (27/8).
Adapun rincian kegiatan meliputi rehabilitasi trotoar Jalan Veteran, perbaikan badan jalan dengan pemasangan batu andesit berukuran 10 x 10 x 5 cm sepanjang 81,6 meter, serta penggantian
guiding block difabel sepanjang 2,25 meter. “Selain itu, dilakukan pula pengecatan trotoar sepanjang 150 meter guna memperindah tampilan area jalan,” ujarnya. Menurut Asep, lokasi Jalan Veteran yang berada di depan Gedung Juang 45 memiliki nilai historis sekaligus menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat. “Karena itu, pemeliharaan jalan dan trotoar di kawasan tersebut dipandang penting untuk menunjang kenyamanan peng guna jalan dan memperkuat citra kota,” tuturnya. Ia menegaskan, penggunaan dana PKB untuk kegiatan
pemeliharaan infrastruktur di perkotaan merupakan bentuk nyata kontribusi masyarakat yang kembali dirasakan manfaatnya secara langsung. “Setiap rupiah yang dibayarkan warga melalui pajak kendaraan bermotor, kami usahakan kembali dalam bentuk fasilitas publik yang lebih baik,” tegasnya. Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kota Sukabumi berharap kondisi jalan dan trotoar di sekitar Gedung Juang 45 akan semakin baik, aman, dan ramah bagi semua kalangan, khususnya pejalan kaki serta penyandang disabilitas.(Bam)
ngah, Cucu (36). Ia menilai aturan pembelian elpiji 3 kg harus menyertakan KTP sejatinya sudah lama ada, tetapi dalam praktik di lapangan tidak berjalan sebagaimana mestinya. “Faktanya, saya bisa beli gas tanpa pakai KTP. Soalnya sudah diwakili agen yang menyalurkan elpiji ke warung-warung kecil seperti saya. Bahkan beli sampai 10 tabung pun tidak per nah diminta NIK,” katanya Menurutnya, aturan tersebut sejauh ini tidak berdampak langsung pada pedagang kecil. Karena distribusi gas melon lebih banyak bergantung pada
agen maupun pangkalan resmi.
Sementara itu, Abdul Rahman (64), warga Kecamatan Cipanas, mengaku keberatan jika pembelian gas melon maupun 3 kg harus menggunakan KTP. Menurutnya, aturan tersebut justru akan merepotkan pembeli. “Kalau harus pakai KTP untuk beli LPG 3 kg, ribet. Kalau bisa mah harganya diturunkan, bukan malah dinaikkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah sebaiknya lebih fokus menjaga kestabilan harga LPG 3 kg.
“Menjaga kestabilan harga agar tetap terjangkau bagi
masyarakat kecil, ketimbang membuat aturan baru yang justru mem bebani,” katanya. Seperti diketahui, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah akan mewajibkan pembelian gas elpiji 3 kilogram menyertakan KTP mulai 2026. Menurut Bahlil, pembatasan pembelian gas LPG 3 kg wajib KTP ini dilakukan agar gas elpiji tepat sasaran. “Teknis detail terkait syarat pembelian gas melon masih diatur termasuk penggunaan KTP sebagai syaratnya,” pungkasnya.(rbi)
Pantauan Radar Bogor, nampak beberapa galian dibiarkan tanpa ada pengaman. Setidaknya ada empat titik galian kabel yang tanpa pengaman dan mengancam pengendara sepeda motor. Sementara itu di beberapa titik nampak hanya diberpembatas karung berisi tanah galian yang hanya dipasang di sisi depan dan belakang lubang galian. Salah satu pengguna jalan, Muhamad Ridwan (37) mengatakan, kondisi lubang tanpa pengaman tersebut bisa membahayakan. Apalagi saat jam
sibuk, kondisi jalan macet dan tidak sedikit pengendara yang fokusnya berkurang karena kelelahan perjalanan.
“Kalau macet gini, motor nyalip ambil jalan paling kiri. Kalau kurang fokus, kaki bisa kejeblos lubang galian kabel,” katanya kepada Radar Bogor, Jumat (29/8) kemarin.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras mengajak seluruh ojol di Kota Depok untuk tetap mendukung terciptanya suasana yang aman dan damai.
“Secara khusus kami dari Polres dan Dandim Kota Depok bersama-sama Komunitas Ojol berkomitmen menjaga kondusifitas dan tidak mudah terprovokasi dari pihak manapun yang akan memanfaatkan kondisi ini,” ujarnya. Sementara itu, Dandim 0508/ Depok Kolonel Inf Iman Widhiarto juga mengingatkan untuk seluruh pihak agar tetap tenang. Serta, menghadapi
kondisi yang ada secara damai agar tidak terjadi perpecahan. “Tetap jaga kebersamaan, dan selesaikan permasalahan secara tenang dan damai. Tentunya agar kondusifitas tetap terjaga,” pintanya. Sementara itu, perwakilan komunitas ojol Kota Depok, Firmansyah, menyampaikan apresiasi dan komitmen untuk menjaga situasi di Depok agar tetap kondusif. “Kami sangat mengapresiasi imbauan Pak Kapolres dan Pak Dandim supaya Depok tetap damai dan tetap kondusif,” katanya. Pada kesempatan terpisah, kematian Affan membuat jamaah masjid Al Ikhlas Polres Metro Depok menggelar salat
gaib yang dilakukan usai salat Jumat.
Salat gaib dipimpin oleh Imam Masjid Al Ikhlas, Ustaz Abdullah Tri Mahmud AlHafidz, didampingi AKP Saimun selaku PS Kasubbagwatpers Bag SDM Polres Metro Depok.
Salat gaib bagi llmarhum Affan diikuti oleh para pejabat utama dan anggota Polres Metro Depok serta jamaah salat Jumat.
Selain solat gaib untuk almarhum Affan, juga dilakukan doa bersama memohon keselamatan bagi seluruh bangsa Indonesia agar selalu mendapat perlindungan dari Allah SWT serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.(faj/c)
“Kalau rutin ada pasar murah seperti ini, kami bisa jual sesuai arahan pemerintah. Selama ini, karena beli dari sales perorangan, harga jual dari sana sudah tinggi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Mundakir. Ia menuturkan beruntung bisa membeli langsung ke distributor dengan harga lebih rendah, yakni Rp 14.500 per liter. Mundakir bersama 21 pedagang sembako lainnya
menerima masing-masing 18 karton Minyakita dengan isi 12 liter per karton. “Kalau diperkirakan, 18 dus ini bisa terjual sampai 10 hari. Kami berharap pasar murah terus bergulir, minimal tiga kali dalam sebulan,” pungkasnya.(faj/c)
Ia mengatakan, sebagai warga Depok mendukung relokasi kabel udara tersebut. Karena selain membuat rapi, juga mengantisipasi kabel untilitas yang semerawut. Namun, kata dia jangan melupakan keselamatan para pengguna jalan. “Saya dukung, tapi tolong juga diperhatikan keselamatan pengguna jalan. Apalagi kalau malam, gak kelihatan itu lubang,” tuturnya. Hal senada dikatakan oleh Hermawan (42), warga Citayam. Proses galian kabel bukan saja menyebabkan kemacetan, tapi juga mengancam pengendara sepeda motor. “Macet-macetan, motor pas berhenti samping lubang, kaki kiri turun, tidak sadar ada lubang, apa tidak langsung kejeblos itu,” tuturnya. Ia mengaku tidak mempermasalahkan adanya galian kabel, namun keselamatan bagi para pengendara juga diperhatikan. “Kalau cuma macet, ya wajar lah, karena bikin jalan menyem-
pit, tapi tolong juga keamanan penggunaan jalan,” pintanya. Untuk diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) melakukan relokasi kabel udara ke bawah tanah di ruas Jalan Kartini dan Jalan Pemuda, Kelurahan/Kecamatan Pancoran Mas (Panmas). Pekerjaan berlangsung pada Agustus hingga Desember 2025. Adapun penataan ulang jalur kabel telekomunikasi diharapkan dapat lebih tertib dan efisien, serta mengurangi risiko kecelakaan maupun kerusakan fasilitas umum akibat kabel yang melintang. PT Pragata Makmur Persada bekerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) optimistis pengerjaan relokasi kabel udara di sepanjang Jalan Kartini–Pemuda dapat selesai tepat waktu. Proyek ini dilaksanakan secara bertahap mulai Agustus
Kegiatan gabungan ini
bertujuan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus memberikan penanganan kepada masyarakat yang masih beraktivitas di jalanan. Kepala Bidang Pembinaan Sumber Daya dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Depok, Wawang Buang mengata kan, kegiatan operasi gabungan berjalan sesuai rencana.
Ia menegaskan, penertiban bukan sekadar memindahkan
PPKS dari jalan, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah memberikan perlakuan yang lebih manusiawi. “Alhamdulillah penjangkauan berjalan kondusif dan lancar. Operasi ini kami lakukan bukan hanya untuk menertibkan, tapi juga untuk memberikan penanganan yang lebih manusiawi bagi para PPKS,” ujarnya. Saat operasi berlangsung, petugas gabungan menyisir sejumlah jalan protokol di Kota Depok, mulai dari Jalan Nusantara, Tole Iskandar, Proklamasi, M. Yusuf, Juanda,
hingga Desember 2025. Manager Marketing Director PT Pragata Makmur Persada, Adi, menjelaskan bahwa pengerjaan dimulai dengan sistem galian sedalam 1,5 meter. Proses dilakukan secara bertahap setiap 200 meter, kemudian ditutup kembali sebelum dilanjutkan ke titik berikutnya. “Kami melibatkan 36 personel yang terbagi dalam tiga tim, yaitu tim sipil, instalasi, dan perapihan. Targetnya dua bulan untuk galian, setelah itu dilanjutkan dengan pemasangan kabel bawah tanah,” ujar Adi. Ia menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Kepolisian terkait pengaturan lalu lintas selama pengerjaan berlangsung. “Jam kerja petugas kami menyesuaikan kondisi di lapangan. Saat lalu lintas padat akan dikurangi, sedangkan saat lengang dipercepat,” tambahnya. Sementara itu, Koordinator
Apjatel Wilayah Depok, Mauliana, menyampaikan bahwa terdapat 25 operator jaringan yang akan dipindahkan ke bawah tanah. Di antaranya Telkom, Moratelindo, Jala Lintas Media, FiberStar, dan beberapa operator lainnya. “Seluruh operator telah kami informasikan untuk melakukan migrasi kabel ke bawah tanah menggunakan metode subduct/ High Density Polyethylene (HDPE) sesuai jadwal. Karena itu, kami yakin pengerjaan dapat selesai tepat waktu,” jelasnya. Sembari menambahkan jika relokasi kabel udara di Jalan Kartini–Pemuda menggunakan metode boring katrek dengan penempatan subduct/HDPE. Metode ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain perawatan yang lebih mudah saat dilakukan perbaikan, biaya lebih terjangkau, serta menjadi standar teknis yang digunakan seluruh operator telekomunikasi(faj/c)
M. Yasin, hingga Margonda Raya. Dari hasil penjangkauan, sebanyak 22 orang terjaring, diantaranya pengemis, pengamen, badut, anak jalanan, hingga manusia silver. Mereka yang terjaring kemudian dibawa ke Rumah Pelayanan Sosial (RPS) milik Dinsos Kota Depok. “Di sana, mereka menjalani pendataan dan pembinaan lebih lanjut agar tidak kembali beraktivitas di jalanan,” jelasnya. Wawang menegaskan bahwa
penanganan ini tidak berhenti pada pendataan saja, melainkan diikuti dengan proses pembinaan yang diharapkan mampu memberikan perubahan nyata bagi para PPKS. Upaya ini memberikan dampak positif bagi individu yang ditangani dan juga bagi masyarakat luas. “Kami berharap melalui pembinaan, para PPKS dapat memperoleh kehidupan yang lebih baik. Dengan begitu, ketertiban umum di Kota Depok juga bisa semakin terjaga,” pungkasnya.(faj/b)
Olympiacos (tandang), Slavia Praha (kandang), Kairat Almaty (tandang) dan Athletic Bilbao (kandang).
ATALANTA
LAWAN YANG DIHADAPI Chelsea (kandang), Paris StGermain (tandang), Club Brugge (kandang), Eintracht Frankfurt (tandang), Slavia Praha (kandang), Marseille (tandang), Athletic Bilbao (kandang) dan Union SG (tandang).
VILLARREAL
LAWAN YANG DIHADAPI Manchester City (kandang), Borussia Dortmund (tandang), Juventus (kandang), Bayer Leverkusen (tandang), Ajax (kandang), Tottenham (tandang), Copenhagen (kandang) dan Pafos (tandang)
CLUB BRUGGE LAWAN YANG DIHADAPI Barcelona (kandang), Bayern Munich (tandang), Arsenal (kandang), Atalanta (tandang), Marseille (kandang), Sporting (tandang), Monaco (kandang) dan Kairat Almaty (tandang).
(kandang), Bodo/ Glimt (tandang), Kopenhagen (kandang), dan Monako (tandang)
MARSEILLE LAWAN YANG DIHADAPI Liverpool (kandang), Real Madrid (tandang), Atalanta (kandang), Club Brugge (tandang), Ajax (kandang), Sporting CP (tandang), Newcastle (kandang), dan Union SG (tandang)
OLYMPIACOS
LAWAN YANG DIHADAPI Real Madrid (kandang), Barcelona (tandang), Bayer Leverkusen (kandang), Arsenal (tandang), PSV (kandang), Ajax (tandang), Pafos (kandang), dan Kairat Almaty (tandang)
SLAVIA PRAGUE
LAWAN YANG DIHADAPI Barcelona (kandang), Inter (tandang), Arsenal (kandang), Atalanta (tandang), Bodø/Glimt (kandang), Tottenham (tandang), Athletic Club (kandang), dan Pafos (tandang)
BENFICA LAWAN YANG DIHADAPI Real Madrid (kandang), Chelsea (tandang), Bayer Leverkusen (kandang), Juventus (tandang), Napoli (kandang), Ajax (tandang), Qarabag (kandang) dan Newcastle (tandang).
JUVENTUS LAWAN YANG DIHADAPI Borussia Dortmund (kandang), Real Madrid (tandang), Benfica (kandang), Villarreal (tandang), Sporting (kandang), Bogo Glimt (tandang), Pafos (kandang) dan Monaco (tandang).
EINTRACHT FRANKFURT LAWAN YANG DIHADAPI Liverpool (kandang), Barcelona (tandang), Atalanta (kandang), Atletico Madrid (tandang), Tottenham (kandang), Napoli (tandang), Galatasaray (kandang) dan Qarabag (tandang).
BODO/GLIMT LAWAN YANG DIHADAPI Man City (kandang), Borussia Dortmund (tandang), Juventus (kandang), Atletico Madrid (tandang), Tottenham (kandang), Slavia Praha (tandang), Monaco (kandang),
BAYERN MUNCHEN LAWAN YANG DIHADAPI Chelsea (kandang), Paris St-Germain (tandang), Club Brugge (kandang), Arsenal (tandang), Sporting (kandang), PSV (tandang), Union SG (kandang) dan Pafos (tandang).
CHELSEA LAWAN YANG DIHADAPI Barcelona (kandang), Bayern Munich (tandang), Benfica (kandang), Atalanta (tandang), Ajax (tandang), Napoli (tandang), Pafos (kandang) dan Qarabag (tandang)
REAL MADRID LAWAN YANG DIHADAPI Manchester City (kandang), Liverpool (tandang), Juventus (kandang), Benfica (tandang), Marseille (kandang), Olympiacos (tandang), Monaco (kandang), dan Kairat Almaty (tandang)
INTER MILAN LAWAN YANG DIHADAPI Liverpool (kandang), Borussia Dortmund (tandang), Arsenal (kandang), Atletico Madrid (tandang), Slavia Praha (kandang), Ajax (tandang), Kairat Almaty (kandang) dan Union SG (tandang)
BORUSSIA DORTMUND LAWAN YANG DIHADAPI Inter Milan (kandang), Manchester City (tandang), Villarreal (kandang), Juventus (tandang), Bodo/Glimt (kandang), Tottenham (tandang), Athletic Bilbao (kandang), Copenhagen (tandang).
SPORTING CP LAWAN YANG DIHADAPI PSG (kandang), Bayern München (tandang), Club Brugge (kandang), Juventus (tandang), Marseille (kandang), Napoli (tandang), Kairat Almaty (kandang), dan Athletic Club (tandang)
AJAX AMSTERDAM LAWAN YANG DIHADAPI Inter (kandang), Chelsea (tandang), Benfica (kandang), Villarreal (tandang), Olympiacos (kandang), Marseille (tandang), Galatasaray (kandang), dan Qarabag (tandang)
PSV LAWAN YANG DIHADAPI Bayern Munich (kandang), Liverpool (tandang), Atletico Madrid (kandang), Bayer Leverkusen (tandang), Napoli (kandang), Olympiacos (tandang), Union SG (kandang), dan Newcastle (tandang)
PSG LAWAN YANG DIHADAPI Bayern Munich (kandang), Barcelona (tandang), Atalanta (kandang), Bayer Leverkusen (tandang), Tottenham (kandang), Sporting (tandang), Newcastle United (kandang) dan Athletic Club (tandang).
NYON–Hasil drawing atau undian League Phase Liga Champions 2025/2026. Sang juara bertahan PSG akan berhadapan dengan Bar celona dan Bayern Munchen. Drawing dilakukan di markas UEFA, Nyon, Swiss pada Kamis (28/8) malam WIB. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, drawing dipandu oleh Giorgio Marchetti dari UEFA. Selain Marchetti, ada Kaka dan Zlatan Ibrahimovic yang ikut dalam prosesi drawing. Keduanya pernah bermain untuk AC Milan, dengan Kaka punya andil memberikan satu gelar Liga Champions pada Rossoneri. PSG akan mendapat tantangan sulit pada di League Phase. Sebab, PSG harus bertemu dengan Bayern Munchen (kandang), Barcelona (tandang),
LIVERPOOL LAWAN YANG DIHADAPI Real Madrid (kandang), Inter Milan (tandang), Atletico Madrid (kandang), Eintracht Frankfurt (tandang), PSV Eindhoven (kandang), Marseille (tandang), Qarabag (kandang) dan Galatasaray (tandang)
ATHLETIC CLUB LAWAN YANG DIHADAPI PSG (kandang), Borussia Dortmund (tandang), Arsenal (kandang), Atalanta (tandang), Sporting CP (kandang), Slavia Praha (tandang), Qarabag (kandang), dan Newcastle (tandang)
NAPOLI LAWAN YANG DIHADAPI Chelsea (kandang), Man City (tandang), Frankfurt (kandang), Benfica (tandang), Sporting CP (kandang), PSV (tandang), Qarabag (kandang), dan Copenhagen (tandang)
BOGOR–Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor konsisten menggelar kegiatan olahraga bertajuk ‘Jumat Sehat’ untuk menjaga kesehatan, kebugaran sekaligus mempererat silaturahmi para jurnalis.
Kali ini Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat, Hery Antasari turut hadir dan mengikuti kegiatan Jumat Sehat di Mako PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Suryo, Kota Bogor, Jumat (29/8) kemarin. Selain Hery hadir pula Ketua KONI Kota Bogor Dedi Sumarna, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan
Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya dan Agama pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bogor Ronny Kurnaefi hingga Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kota Bogor Hotlan Jhon Meiti. Hery sangat antusias dan mengapresiasi PWI Kota Bogor yang konsisten menggelar kegiatan “Jumat Sehat” sebagai sarana menjaga kebugaran sekaligus mempererat silaturahmi antarjurnalis. “Saya sangat apresiasi, tidak semua PWI menyelenggarakan kegiatan seperti ini secara kon-
sisten, dan sudah satu tahun lebih digelar. Program Jumat Sehat PWI Kota Bogor luar biasa karena mampu menghadirkan suasana kebersamaan dan kepastian agenda positif bagi para wartawan,” kata dia, Pria yang pernah menjabat sebagai Pj Wali Kota Bogor itu mengaku hadir sebagai bagian menjaga silaturahmi bersama insan pers di Bogor, baik kota maupun Kabupaten. Bagi dia, jurnalis punya peran penting dalam menyajikan informasi yang seimbang dan membangun, khususnya dalam isu kepemudaan.(rur)
QARABAG LAWAN YANG DIHADAPI Chelsea (kandang), Liverpool (tandang), Frankfurt (kandang), Benfica (tandang), Ajax (kandang), Napoli (tandang), Copenhagen (kandang), dan Athletic Club (tandang) MONACO LAWAN YANG DIHADAPI Man City (kandang), Real Madrid (tandang), Juventus (kandang), Club Brugge (tandang), Tottenham (kandang), Bodø/Glimt (tandang), Galatasaray (kandang), dan Pafos (tandang)
BARCELONA LAWAN YANG DIHADAPI Paris St-Germain (kandang), Chelsea (tandang), Eintracht Frankfurt (kandang), Club Brugge (tandang), Olympiacos (kandang), Slavia Praha (tandang), Kopenhagen (kandang), Newcastle United (tandang)
MANCHESTER CITY LAWAN YANG DIHADAPI Borussia Dortmund (kandang), Real Madrid (tandang), Bayer Leverkusen (kandang), Villarreal (tandang), Napoli (kandang), Bodo/Glimt (tandang), Galatasaray (kandang) dan Monaco (tandang).
Union SG (kandang), dan Monaco (tandang) NEWCASTLE LAWAN YANG DIHADAPI: Barcelona (kandang), Paris (tandang), Benfica (kandang), Bayer Leverkusen (tandang), PSV (kandang), Marseille (tandang), Athletic Club (kandang), dan Union SG (tandang)
UNION SG LAWAN YANG DIHADAPI Inter (kandang), Bayern München (tandang), Atalanta (kandang), Atletico Madrid (tandang), Marseille (kandang), PSV (tandang), Newcastle (kandang), dan Galatasaray (tandang)
Ata lanta (kan dang), Bayer Leverkusen (tandang), hingga Tottenham (kandang). Real Madrid, pemilik 15 gelar juara, juga akan berjumpa lawanlawan sulit. Real Madrid akan menjamu Manchester City dan Juventus, tandang ke markas Liverpool dan Benfica. Sebanyak 36 klub akan menjalani delapan pertandingan di fase liga, dengan rincian empat kandang dan empat tandang. Setelah masing-masing tim melakoni delapan pertandingan, tim yang finis di posisi 1-8 lolos otomatis ke 16 besar Liga Champions 2025-2026. Selanjutnya tim yang finis di posisi 9-24 akan mentas di playoff 16 besar Liga Champions 2025-2026 (kandang dan tandang). Tim yang unggul agregat akan lolos ke babak 16 besar. Merujuk kepada hasil drawing, sejumlah klub mendapatkan lawan yang teramat berat. Ambil contoh Liverpool, Skuad asuhan Arne Slot ini harus menjamu Real Madrid dan Atletico Madrid, serta tandang ke markas Inter Milan. Lawan tidak kalah berat dihadapi Real Madrid. Selain menjamu Manchester City dan Juventus, Los Blancos -julukan Real Madrid- harus tandang ke markas Liverpool. Juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) agak beruntung. Tercatat hanya Bayern Munich dan Barcelona, lawan kategori berat yang akan mereka Hadapi di fase liga. Terlebih, laga menghadapi Bayern Munich dilangsungkan di kandang sendiri.(net)
BOGOR–Pelaksanaan Honda DBL with Kopi Good Day West Java-West semakin dekat. Saat ini sudah memasuki tahapan tehnical meeting atau drawing grup, Jumat (29/8/2025). Total ada 58 tim yang akan mengikuti event basket bergengsi itu. Sebanyak 39 berasal dari tim cowo dan 19 dari tim cewe. Mereka mulai bertanding pada tanggal 9 September 2025 mendatang. “Pelaksanaan event sampai dengan tanggal 20 September. Lokasi masih sama kami pakai di Gor Gymnasium Vokasi IPB University,” kata Sports and Entertaintmen Supervisor DBL Indonesia, Fattaah Bagoes Pratama. Fatah menerangkan pada tahun ini, sedikitnya ada dua tim yang akan debut di Honda DBL with Kopi Good Day West Java West.
Mereka berasal dari sekolah yang ada di Karawang dan satunya lagi dari Kota Bogor. “Dua tim itu seperti SMA Penabur Sumarecon Karawang, dan SMAN 4 Bogor. Kalau yang dari Bogor itu tim lama cuma baru ikut lagi. Terakhir kalau tidak salah tahun 2012,” terang Fattah pada Radar Bogor. Bertambahnya kedua tim itu menunjukan bahwa event kali ini semakin kompetitif. Ia menuturkan pihaknya membuat beberapa aturan baru yang akan diterapkan pada DBL tahun ini. Fattah menerangkan panitia telah membuat skema Head Coach Challange. Ini semacam penggu-
naan Var dalam sepak bola. Aturan tersebut bisa digunakan satu kali dalam setiap pertandingan. “Jadi jika selama pertandingan ada keputusan yang janggal Coach
Kopi Good Day West Java West dapat berjalan dengan kondusif. Para tim basket dimintanya untuk terus menjunjung sportifitas. Sebab basket baginya bagian dari pendidikan karakter. “Dan kepada
berlatih,” pungkasnya.(rp1/c)
Dinkes Catat Ada 125 Warga Terjangkit
CIBINONG–Penyakit chikungunyah merebak di Kabupaten Bogor. Dalam beberapa bulan terakhir angka kasus ini meningkat cukup signifikan di banding tahun sebelumnya. Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat ada 125 warga terjangkit chikungunya sejak Januari hingga Agustus 2025. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah kasus tahun 2024 yang hanya 53 kasus saja.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Adang Mulyana mengungkap penyakit chikungunya menyebar di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Bogor. Kasus tertinggi berada di Cibinong. ”Sebaran kasus chikungunya Januari-Agustus 2025. Kecamatan Rancabungur (1), Gunungputri (11), Cibinong (31), Rumpin (1), Cigombong (1), Cogreg (1), Cileungsi (25), Bojonggede (24), Sukaraja (4), Babakan Madang (1), Pamijahan (15),” bebernya Jumat (29/8) Lebih jauh dia menjelaskan, demam chikungunya ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus seperti halnya vektor penular penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyebaran penyakit chikungunya biasanya terjadi pada daerah endemis Demam Berdarah Dengue. Banyaknya tempat perindukan nyamuk sering berhubungan dengan peningkatan kejadian penyakit chikungunya.
”Faktor lain yang mempengaruhi penyebarluasan chikungunya antara lain adalah prilaku masyarakat, perubahan iklim
(climate change) global dan sanitasi yang kurang baik,” terang dia. ”Habitat perkembangbiakan Aedes sp. ialah tempat-tempat yang dapat menampung air di dalam, di luar atau sekitar rumah serta tempat-tempat umum” sambung dia. Adapun, kata dia, upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) ini melalui kegiatan menguras, menutup dan memanfaatkan kembali barang bekas serta mencegah gigitan nyamuk. ”Melalui Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (GSRSJ). Meningkatkan surveilans kasus dan surveilans faktor resiko meliputi surveilans vektor dan surveilans lingkungan. Mengaktifkan kembali kelompok kerja operasional pengendalian chikungunya diberbagai tingkatan administrasi RT/RW, Desa Kelurahan dan Kecamatan. Meningkatkan kapasitas sumber daya pengendalian chikungunya,” pungkasnya. (rp2/c)
Pemotor Tewas Terlindas Truk BBM
DRAMAGA– Seorang pengendara sepeda motor meregang nyawa usai terlindas truk BBM Pertamina di Jalan Raya Dramaga tepat di depan Gudang Bulog. Korban yang belum diketahui identitasnya itu meninggal dunia seketika di lokasi kejadian. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (29/8) sekira pukul 08.30 WIB.
Menurut saksi mata, kejadian bermula saat korban yang mengendarai motor bernopol F 3420 FJW tengah melaju dari arah Leuwiliang menuju Kota Bogor. Dari arah yang bersamaan juga terdapat truk BBM Pertamina bernopol B 9571 SFV. ”Korban terjatuh di depan Gudang Bulog, langsung terlindas truk Pertamina bersama motornya,” ungkap Budi, warga
setempat. Seketika, kata dia, korban meninggal dunia di tempat. Unit Laka Polsek Dramaga pun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. Sementara jasad korban telah dibawa ke RSUD Moh. Noh Nur Leuwiliang. Sedangkan truk Pertamina beserta sopir berinisial I diamankan di Mako Polsek Dramaga. I mengaku tidak menyadari saat detik-detik menabrak hingga melindas korban. ”Karena dari arah yang sama jadi tidak terlihat, padahal posisi lagi macet dan tidak kecepatan juga rendah,” tuturnya. Saat ini, pihak kepolisian masih berupaya mengidentifikasi serta mengamankan barang yang dibawa korban. (cok/c)
RUMPIN – Aksi solidaritas berlangsung atas peristiwa yang menimpa Ahmad Kholiq hingga meninggal dunia akibat kecelakaan tragis di Jalan Raya Rumpin - Parungpanjang, Kampung Barengkok, Desa Sukasari, Rumpin. Sekitar 400 orang peserta dari unsur dewan guru dan pelajar tingkat Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Mathla’ul Anwar berjalan kaki dari sekolah menuju ke lokasi korban meregang nyawa.
”Ini murni rasa keprihatinan dan solidaritas bagi Ananda Ahmad Kholiq. Semoga musibah Ini bisa menjadi hikmah dan peringatan untuk semua pihak,” ucap Wakil Kepala Mathla’ul Anwar, Asep Bahrudin, Kamis (28/8).
Sebelum melakukan long march, kata dia, ratusan peserta aksi terlebih dahulu melaksanakan Sholat Dhuha dan Sholat Gaib berjamaah sekaligus menggelar do’a bersama untuk
CIGOMBONG – Kelestarian satwa di ujung Kabupaten Bogor turut jadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor. Salah satu yang menjadi fokus utama Bupati Bogor, Rudy Susmanto yakni Suaka Elang Jawa yang berada di Cigombong.
Komitmen itu disampaikannya saat mengunjungi Pusat Suaka Satwa Elang Jawa (PSSEJ) pada Rabu (27/8). Saat itu Rudy menegaskan keberadaan Suaka Elang Jawa sangat penting bahkan sebagai aset dunia. Menurutnya, ada potensi luar biasa, karena tempat ini bukan milik Kabupaten Bogor semata, tapi milik masyarakat seluruh dunia. Elang Jawa adalah simbol bangsa kita, Garuda Pancasila, yang harus dilestarikan bersama. Rudy menekankan bahwa keberadaan Elang Jawa menjadi indikator penting terjaganya ekosistem dan lingkungan. “Dimana Elang Jawa hidup, berarti ekosistem dan lingkungan di sekitarnya terjaga dengan baik. Semua Elang Jawa di sini dirawat, dipelihara, dan dipersiapkan untuk dilepasliarkan kembali ke hutan-hutan di Pulau Jawa. Ini upaya bersama agar Elang Jawa tetap lestari untuk anak cucu kita dan untuk bumi,” tambahnya. Melalui kunjungan ini, Rudy berharap kolaborasi antara pemerintah, lembaga konservasi, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga kelestarian satwa endemik, khususnya Elang Jawa yang memiliki nilai simbolik dan ekologis tinggi. (cok/c)
almarhum Ahmad Kholiq. Selanjutnya, mereka melakukan aksi jalan kaki ke lokasi kecelakaan sembari melantunkan sholawat selama di perjalanan. Peserta membawa spanduk, bendera hingga karton bertuliskan tuntutan aksi. ”Kami berharap musibah kecelakaan di jalur jalan tambang Rumpin tidak terus menerus terjadi. Terlebih banyak korban kecelakaan berasal dari kalangan siswa atau pelajar,” kata Asep Bahrudin. Selain itu, peserta aksi juga menuntut Pemerintah Kabupaten Bogor tegas dalam menegakkan Peraturan Bupati (Perbup) Bogor Nomor 56 Tahun 2023 terkait jam operasional kendaraan truk angkutan tambang. ”Truk tambang sebaiknya jangan melintas di siang hari. Selamatkan dan lindungi para pelajar agar tidak terus menerus jadi korban angkutan tambang,” pungkasnya.(cok/c)
CIBINONG–Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor membuka pelayanan hingga 80 jam non stop di Mall Pelayanan Publik, Cibinong, Kabupaten Bogor. Pelayanan 80 jam non stop tersebut dilaksanakan mulai Kamis (29/8) hingga Senin (1/9) mendaatang. Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bogor, Agus Ridho mengungkapkan kegiatan ini digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 80 Republik Indonesia. Ia menyebut, dari 33 gerai yang ada di Mall Pelayanan Publik ini, 13 di antaranya buka lebih lama hingga 80 jam non stop. ”Tentunya dengan layanan kami berikan kepada masyarakat ini akan memberikan manfaat terutama bagi masyarakat,” kata Agus Jumat (29/8).
Pelayanan extra ini pun dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga yang tidak memiliki waktu lenggang. Sehingga masyarakat bisa datang di jam-jam luar kantor seperti pukul 23.00-05.00 WIB Adapun 13 gerai outlet yang buka selama 80 jam ini meliputi, DPMPTSP, Bappenda, Disdukcapil, Bank BTB, Bank BJB, PDAM, BPOM, Kantor Pertanahan, Kemenag, Kejaksaan, PT Taspen, Dinkes dan Ditjen AHU dengan total 64 jenis layanan. Keberadaan program inovasi ini diharapkan bisa memberikan pelayanan dan kebutuhan yang optimal bagi masyarakat. ”Mudah-mudahan ke depannya kita lakukan seperti ini, temen-temen akan lebih semangat lagi untuk membuka layanan di MPP Kabupaten Bogor,” tutur dia. (rp2/c)
Hari Lahir Kejaksaan Rerpublik Indonesia diperingati dengan khidmat di Cibinong. Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menggelar upacara penghormatan dan tabur bunga di Makam Jaksa Agung pertama Republik Indonesia, Gatot Taroenamihardja di Pusara Adhyaksa, Pondok Rajeg pada Jumat (29/8).
Laporan: MUHAMMAD ALI
UPACARA dan tabur bunga ini
dipimpin oleh Jaksa Agung Muda
Bidang Perdata dan Tata Usaha
Negara, Dr. R. Narendra Jatna. Agenda ini juga dihadiri oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Cianjur, Kabupaten
Sukabumi, dan Kota Sukabumi. Narendra mengatakan Gatot Taroenamihardja memiliki jasa besar. Bahkan dua kali menjadi Jaksa Agung. Sosoknya disebut juga banyak memberikan suri tauladan.
Menurutnya, keberanian Gatot dalam melakukan penuntutan, bahkan terhadap perkara-perkara penting pada zamannya, menjadi cerminan sikap jaksa yang harus diwarisi generasi sekarang. “Pada zaman itu untuk perkaraperkara penting langsung beliau yang menjadi penuntut umumnya. Itu bukti keberanian dan dedikasi,” tambahnya. Peringatan harlah kejaksaan tahun ini, kata Narendra, juga menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat jaksa sebagai penjaga kedaulatan hukum di Indonesia.
“Jadi kami hadir di sini bukan hanya memperingati harlah
kejaksaan, tapi juga untuk meneladani sosok Jaksa Agung Republik yang pertama, yaitu Gatot Tanoemirhadja,” ucapnya. Ia menjelaskan bahwa peringatan ini erat kaitannya dengan lahirnya kedaulatan hukum di Indonesia. Karena menurutnya, masih banyak yang beranggapan bahwa Hari Lahir Kejaksaan jatuh pada 19 Agustus, bersamaan dengan pembentukan kabi net pertama Republik Indonesia. Namun, ia menegaskan bahwa momen pelantikan Jaksa Agung pertama justru menjadi penanda penting bagi eksistensi kejaksaan sebagai lembaga berdaulat. (cr1/c)
BOGOR–Abdullah Khairi Rasyid berumur 5 tahun, murid TK Enderun Bogor yang berhasil membawa pulang Silver Medal, untuk Indonesia di ajang Final Round Hongkong International Mathematical Olympiade (HKIMO) secara offline di Hongkong pada tanggal 23-24 Agustus 2025. Rasyid mengikuti ajang Final Round di Hongkong setelah lolos babak penyisihan tingkat Nasional yang dilaksanakan di Bogor. ”Ini hadiah untuk ulang
tahun Indonesia,” katanya. Hong Kong International Mathematical Olympiad (HKIMO) adalah kompetisi matematika internasional yang diikuti oleh ribuan peserta dari 19 negara/ region. Sebelumnya Rasyid pernah juga mendapatkan Medali Bronze di ajang internasional yang berbeda di Hongkong yaitu Guangdong-Hong Kong-Macao Greater Bay Area Mathematical Olympiad.
Jagoan Matematika asal Bogor ini pada tahun 2025 sudah 2 dua kali mendapatkan medali di ajang olimpiade matematika tingkat Nasional dan 1 kali champion (peserta dengan nilai tertinggi) di ajang olimpiade Sains tingkat TK di Bandung. Indraloka, orang tua Rasyid menuturkan bahwa Rasyid memang sudah gemar berhitung sejak umur tiga tahun dan sudah hafal perkalian di umur lima tahun. “Kami akan terus mendukung
dan mengasah bakatnya dengan mengikuti les-les matematika, dan kami sangat bangga dengan kerja keras dan semangat belajarnya, kalau dilihat-lihat calon peserta Clash of Champions 2040 nih,” ujarnya.(*pin)
BOGOR– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan. Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia ( JPPI) , menilai program ini masih terlalu bergantung pada anggaran pendidikan yang justru bisa menggerogoti kualitas pendidikan di Indonesia.
Dalam RAPBN 2026, dana MBG mencapai Rp335 triliun. Awalnya, sempat dikabarkan hampir separuh atau 44 persen diambil dari anggaran pendidikan. Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani kemudian meluruskan bahwa dana MBG dari anggaran pendidikan sebesar Rp223,6 triliun. Meski begitu, JPPI tetap kecewa. Pasalnya, angka tersebut masih menunjukkan bahwa mayoritas dana MBG, yakni 67 persen, bersumber dari anggaran pendidikan. Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji mengatakan, program MBG akan merusak kualitas pendidikan dan membelokkan peta jalan pendidikan nasional. Padahal, masih banyak masalah lainnya di dunia
pendidikan.
“Kita masih punya masalah banyak di dunia pendidikan, mulai dari jutaan anak yang masih tidak sekolah, kualitas guru yang masih buruk dan kesejahteraannya yang memperihatinkan, serta ketersediaan sekolah dan daya tampung yang masih kurang. Masalah ini sampai kapan akan dibiarkan atau memang sengaja dipelihara?,” ujar Ubaid dalam keterangannya, seperti dilansir dari Jawa Pos (Grup Radar Bogor), Senin (25/8). JPPI mengungkap setidaknya tiga alasan mengapa anggaran pendidikan tidak seharusnya digunakan untuk program MBG, Di antaranya, anggaran pendidikan sudah minim JPPI menilai alokasi 20 persen APBN untuk pendidikan selama ini saja masih belum cukup untuk menutup kebutuhan dasar. Program Wajib Belajar 12 Tahun yang sudah berjalan lebih dari satu dekade, misalnya, belum berhasil meningkatkan rata-rata lama sekolah anak Indonesia yang masih di angka 9 tahun. Selain itu, masalah peningkatan kualitas
guru, sarana-prasarana sekolah, hingga kualitas pembelajaran masih jauh dari kata selesai. Menurut JPPI, program MBG lebih tepat masuk kategori program kesehatan atau perlindungan sosial. Jika menggunakan anggaran pendidikan, maka prioritas dan mandat konstitusional anggaran untuk mencerdaskan kehidupan bangsa bisa kabur.
JPPI memperingatkan bahwa jika anggaran pendidikan dibebani MBG, maka kualitas dan akses pendidikan berisiko turun. “Soal akses misalnya, bagaimana nasib keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal sekolah tanpa dipungut biaya? Sampai hari ini masih terkatung-katung, tanpa ada keberpihakan dari anggaran pendidikan. Jika persoalan akses ini tidak diselesaikan, maka jutaan anak putus sekolah bisa terus bertambah,” tegas Ubaid.
Ia juga menjelaskan, dari sisi kualitas, mutu guru yang masih di bawah standar. Serta kesenjangan guru antarwilayah juga dikhawatirkan makin melebar.(*pia)
BOGOR–Prestasi membanggakan kembali diraih oleh civitas akademika IPB University Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sekaligus dosen di Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian IPB University, menerima penghargaan Bintang Mahaputra Utama dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Presiden pada upacara kenegaraan di Istana Negara atas jasa luar biasa Dadan Hindayana, dalam bidang kesehatan dan gizi masyarakat melalui kebijakan strategis di Badan Gizi Nasional, pengembangan program kesehatan ibu dan anak, serta gerakan diversifikasi pangan. Dalam kiprahnya, Dadan Hindayana dikenal sebagai akademisi, peneliti, dan birokrat yang memiliki komitmen tinggi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang proteksi tanaman, serta upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia. Kiprahnya di Badan Gizi Nasional juga menjadi tonggak penting dalam merumuskan
kebijakan strategis guna menekan angka stunting, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kualitas kesehatan bangsa. Ketua Departemen Proteksi Tanaman IPB University, Ali Nurmansyah, menyampaikan rasa ba ngga atas pencapaian tersebut. ”Penganugerahan Bintang Mahaputra Utama kepada Dr Dadan Hindayana merupakan bukti nyata bahwa kontribusi dosen IPB University tidak hanya berdampak dalam lingkup akademik, tetapi juga dirasakan secara luas oleh masyarakat dan negara. Ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berkontribusi bagi Indonesia,” ungkapnya. Bintang Mahaputra Utama merupakan salah satu tanda kehormatan tertinggi negara yang diberikan kepada warga negara yang berjasa luar biasa di berbagai bidang untuk kemajuan bangsa. Dengan diterimanya penghargaan ini, Dr Dadan Hindayana menambah deretan tokoh nasional yang lahir dari kampus IPB University, sekaligus memperkuat peran IPB University dalam melahirkan insan-insan terbaik bagi Indonesia. (*/pia)
BOGOR–Merayakan Tahun Baru Islam 1447 H, pada 8 Agustus 2025, ratusan anak yatim dan dhuafa diberikan santunan di SMK Amaliah 1 dan 2 Ciawi, Kabupaten Bogor. Acara ini berlangsung di Lapangan Futsal SMK Amaliah Ciawi Bogor, dengan menghadirkan Ustadz Adi Yatma yang akrab dikenal dengan panggilan “Ki Dalang Muda” sebagai penceramah. Ada 150 anak yatim dan dhuafa SMK Amaliah 1 dan 2 Ciawi Bogor yang menerima santunan dalam kegiatan penuh keberkahan ini. Kepala SMK Amaliah 1, Tisna Sudrajat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial sekolah terhadap masyarakat sekitar. “Kami ingin menanamkan kepada para murid bahwa berbagi dan peduli merupakan bagian penting dari nilai-nilai yang diajarkan di SMK Amaliah,” ungkap Tisna.
Kepala SMK Amaliah 2, Gugun Gunadi juga menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekedar kegiatan ceremonial, namun juga sarana untuk menumbuhkan kepekaan dan rasa syukur.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi, baik bagi murid SMK Amaliah, maupun masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan dan memperkuat ukhuwah islamiyah” ujar Gugun. Dengan terselenggaranya kegiatan santunan ini, SMK Amaliah berharap dapat terus menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan rasa syukur kepada seluruh masyarakat sekolah.
“Selain itu, semoga kegiatan ini menjadi langkah kecil namun penuh makna dalam menumbuhkan generasi yang berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, serta siap membawa keberkahan di setiap perjalanan hidupnya,” ujar dia. (*ran)
Memperingati Hari Perumahan Nasional (Hapernas), Universitas Djuanda (Unida) Bogor bangun kolaborasi atau kerja sama dengan City University Malaysia.
KERJASAMA Unida Bogor dengan City University Malaysia itu, juga dilakukan oleh Yayasan Lembaga Pengkajian Pengembangan Perumahan dan Perkotaan Indonesia (LPP3I) atau The HUD Institute, di Bandung, Kamis (28/8).
Pimpinan delegasi dari Unida Bogor, yang juga Wakil Rektor I, Aal Lukmanul Hakim menyebut, kerja sama dengan City University Malaysia, tentu untuk memperluas jaringan
internasional antar kampus. Kerja sama ini, kata dia, diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh pihak sekaligus berdampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Katanya, kerja sama dengan City University Malaysia juga menjadi pintu masuk untuk memperluas ruang kolaborasi akademik, dan riset internasional.
Sejalan dengan visi Unida sebagai universitas berstandar internasional yang berkontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan. “Kerja sama dengan City University Malaysia merupakan momentum strategis untuk memperkuat posisi Unida dalam kancah global, khususnya di bidang riset dan pengabdian masyarakat terkait perumahan serta kawasan
permukiman,” ungkapnya Aal juga menyebut sangat optimis, sinergi ini akan membuka peluang lebih luas bagi dosen dan mahasiswa Unida untuk berkontribusi, sekaligus menghadirkan solusi inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat. Sementara itu, kerja sama Unida dengan The HUD Institute, ditandai dengan keterlibatan dosen Program Studi Magister Administrasi Publik Sekolah Pascasarjana Unida, Dr. Rita Rahmawati, Dra., M.Si, serta dosen Program Studi Hukum Unida, Dr. Rizal Syamsul Maarif, S.H., M.H, sebagai Penanggap pada Gelar Wicara sesi III bertajuk Percepatan Pembangunan Rumah Susun Perkotaan Berteknologi Tinggi dan Bersih dengan Fokus pada Aspek Sosial Budaya dalam Penghunian Rusun Perkotaan.(*pia)
kolaborasi apik Iwapi Ranting Tanah Sareal dan Agrobanana dengan melibatkan para petani setempat, mereka berhasil memanen pisang barangan jumbo merah, Rabu (27/8) siang. Hadir dalam kesempatan itu, Wali Kota Dedie A Rachim
yang ikut memanen perdana pisang tersebut. “Kami menanamnya sepuluh bulan lalu, nah hari ini bagian memanennya dan alhamdulillah hasil panennya memuaskan,” kata Ketua Iwapi Ranting Tanah Sareal Gita Jayanti.
Selain acara memanen, mereka juga berbagi informasi tentang agroeduwisata dengan menghadirkan tim Sekolah Vokasi IPB. Sekaligus tur kebun bersama Wali Kota Dedie Rachim dan undangan yang hadir.(uma/b)
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab)
Bogor menerima penghargaan kategori
Kepala Daerah Pendukung Baznas Tingkat Kabupaten pada ajang Baznas Awards 2025, yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Kamis (28/8). Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendukung gerakan zakat, infak, dan sedekah sebagai salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Penghargaan ini sekaligus menegaskan peran aktif Pemerintah Kabupaten Bogor dalam bersinergi bersama Baznas untuk memperkuat program-program sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan umat di Kabupaten Bogor. Selanjutnya, Ketua Bazans Kabupaten Bogor, KH. Lesmana menyampaikan Kabupaten Bogor berhasil meraih penghargaan sebagai bentuk dukungan terhadap Baznas. Ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Bogor, sekaligus penghargaan nasional untuk Bapak Bupati Bogor dari Presiden Republik Indonesia.(cr1/b)
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menggelar kegiatan rangkaian kegiatan fun bike l di
Malasari, Kecamatan Nanggung, pada Sabtu (23/8) lalu. Agenda yang
dikemas dalam Bupati Bogor Cup Tour Malasari Halimun Salak 2025 ini meliputi Road Bike, Mountain Bike, Fun Bike, serta lomba konten
GRATIS: Bupati Rudy Susmanto bersama anak-anak perwakilan dari warga Malasari menerima sepeda secara simbolis.
INSTITUT Bisnis dan Informatika atau IBI Kesatuan kembali meraih kepercayaan melalui program hibah penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya, IBI Kesatuan bermitra dengan UMKM Egasari Home Industri di Kampung Bitung Ratna, Desa Bitungsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Program IBI Kesatuan yang resmi dimulai pada awal Juli 2025 ini diarahkan untuk mendukung transformasi UMKM menuju usaha berkelanjutan. Fokus utama meliputi peningkatan mutu produk, pengelolaan keuangan, strategi pemasaran digital, serta pemenuhan aspek legal. Rangkaian kegiatan terdiri atas pelatihan
produksi semi-modern menggunakan mixer, peniris minyak, penggorengan semi-industri, dan sealer otomatis. Kemudian pelatihan pencatatan keuangan berbasis Excel beserta penyusunan laporan sederhana, pelatihan pemasaran digital melalui pembuatan label produk dan pemanfaatan Instagram maupun TikTok. Serta pelatihan kewirausahaan yang mencakup pengurusan Nomor Induk Berusaha, pembentukan struktur organisasi, dan pendampingan sertifikasi halal.
Program IBI Kesatuan ini dipimpin oleh Desi Efrianti, sebagai ketua tim, dengan anggota Sutarti, serta Anton Sukamto, dan didukung oleh dua mahasiswa, Nikita Meishanda Putri Komara Mukti dan Siti Rohmah.(*sep)
Merah Putih Night Run 2025, Jumat (29/8) malam. Mereka berlari mengelilingi Sistem Satu Arah (SSA) Kebun Raya Bogor lalu finish kembali di Botani.
Kenaikan harga beras di pasaran belakangan ini dinilai tidak wajar. Padahal stok beras di Bulog saat ini tercatat paling tinggi sepanjang sejarah. 85 Persen Beras Premium tak Sesuai SNI
BAGI sebagian orang, baca buku adalah aktifitas yang membosankan. Namun kondisi itu justru berbanding terbalik dengan yang dialami oleh Sayyid Rasyid Ridho.
BOGORRencana pemindahan kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor semakin menguat. Bahkan pemerintah telah menyiapkan gedung penggantinya.
Pusat Terapi Edufa Bogor
Permudah Akses Terapi Anak Autisme, Solusi Orang Tua Lakukan Pendampingan Tumbuh Kembang Anak
Orang tua di Kota Bogor yang memiliki anak berkebutuhan khusus kini bisa bernapas lega. Pasalnya, layanan terapi dan konsultasi anak autisme, gangguan bicara, perilaku, maupun belajar kini hadir lebih dekat lewat Biro Psikologi dan Pusat Terapi Edufa Bogor.