Skip to main content

625220029_Wilsen Grensver_DKV A_GSM Honestea

Page 1


Graphic Standard Manual

Konsep & Filosofi Bahan Dasar

Konsep Bahan Dasar

Madu dan teh hijau adalah bahan alami yang memiliki sifat saling melengkapi: teh hijau kaya antioksidan untuk melawan radikal bebas, sementara madu membawa sifat antimikroba serta menjadi sumber energi alami. Keduanya menciptakan keseimbangan antara kesehatan tubuh dan kesegaran rasa.

Filosofi Bahan Dasar

Menghadirkan teh hijau dan madu menekankan filosofi hidup sehat bagi konsumennya. Teh hijau mendukung kesehatan jantung dan metabolisme, sementara madu memberikan manfaat terhadap sistem imun. Filosofi ini menggambarkan bahwa menjaga tubuh yang sehat dan alami adalah cara merawat diri yang mudah.

Konsep & Filosofi Bahan Dasar

Gambar teh hijau yang disajikan dalam cangkir hangat.

Komposisi Produk

Bahan Utama : Teh Hijau

Teh hijau dalam produk minuman berfungsi sebagai sumber antioksidan utama, terutama katekin, yang membantu melawan radikal bebas dan menjaga kesehatan tubuh. Kandungannya juga dapat meningkatkan metabolisme, mendukung manajemen berat badan, dan meningkatkan energi secara alami tanpa efek samping berlebihan. Selain itu, teh hijau memberikan rasa segar yang khas, menambah daya tarik bagi konsumen yang mencari minuman sehat dan lezat.

Bahan Sekunder : Madu

Madu berfungsi sebagai pemanis yang lebih sehat dibandingkan gula, memberikan rasa manis yang lembut sekaligus menambah nilai gizi pada produk minuman. Selain itu, madu memiliki sifat antimikroba dan antioksidan yang mendukung sistem imun dan membantu meredakan tenggorokan. Kandungan madu juga memberikan energi bagi tubuh, menjadikannya ini minuman ideal yang menyegarkan dan menyehatkan.

Bahan Tambahan

Bahan lain dalam minuman memiliki peran penting untuk menciptakan rasa, tekstur, dan daya tahan produk. Air adalah bahan yang bertindak sebagai pelarut dan membawa semua komponen rasa serta nutrisi. Asam sitrat juga digunakan untuk memberikan rasa segar dan membantu menjaga kestabilan pH, yang juga memperpanjang umur simpan minuman. Dan bahan lainnya, Pengawet seperti natrium benzoat atau kalium sorbat, memastikan minuman tetap aman dikonsumsi selama masa penyimpanan tanpa kehilangan rasa dan kualitas.

Target Audience

Target Segment & S.W.O.T Analysis

Behaviour

Target suka beraktivitas secara fisik didalam ataupun luar rumah, seperti berolahraga, jalan-jalan, hangout, dan aktivitas lainnya. Target juga suka mengonsumsi minumanminuman berasa sambil menjalani aktivitasnya.

Demographic

Target merupakan remaja yang berusia 10 - 20 tahunan yang berdomisili di sekitar Jabodetabek.

Psycographic

Target merupakan remaja yang selalu beraktivitas bersama teman-temannya dan mudah terpengaruhi oleh teman sekitar, dan selalu mengikuti perkembangan tren yang sedang berlangsung di lingkungan sekitarnya.

Strengh Weakness Opportunities Threat

Menggunakan bahan-bahan alami seperti madu, teh hijau, dan tidak menggunakan kandungan berbahaya bagi kesehatan yang bisa menarik konsumen yang peduli kesehatan.

Produk cenderung memiliki umur simpan yang lebih singkat, dikarenakan penggunaan pengawet yang sedikit dan berkompetisi dengan brand lama yang serupa.

Pada masa ini, banyaknya konsumen yang tertarik pada minuman sehat dan alami, yang bisa meningkatkan permintaan terhadap produk tersebut.

Banyak merek besar yang memiliki kekuatan pemasaran dan distribusi yang kuat, dan peraturan kesehatan dan standar kualitas yang ketat dapat memerlukan biaya tambahan untuk memenuhi persyaratan produksi.

Konsep Penamaan Produk

Penamaan Brand

Honestea berasal dari kata “Honey” dan “Tea” yang memiliki konsep arti bentuk keramahan yang diberikan dari brand ini terhadap pelanggannya melalui kualitas dan pelayanannya yang baik melalui produk minuman dengan kandungan utama teh hijau dan madu.

Esensi Brand

Menjadi sebuah brand yang bergerak di bidang FnB khususnya minuman, dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang baik.

Nilai Brand

Sebuah minuman sehat dan berkualitas tinggi dengan kesegaran dari madu dan teh hijau alami yang terjangkau

Posisi Brand

Honestea diposisikan sebagai minuman lokal yang menjamin kualitas tinggi dan harganya yang terjangkau.

Personalitas Brand

Honestea sebagai minuman lokal memberikan pelayanan dan kualitas yang terbaik terhadap pelanggannya terutama remaja, dan juga mengikuti tren kekinian yang ingin tetap sehat namun mengonsumsi minuman kemasan dengan harga yang terjangkau

Konsep Brand

Logo

Konsep

Konsep dari logo Honestea dirancang dengan menampilkan ciri khas dari bahan utama itu sendiri. Dengan menampilkan bentuk dari sarang lebah dan dua helai daun teh hijau yang memberikan kesan produk mengandung bahan tersebut, kemudian dilengkapi dengan tipografi yang semakin menonjolkan dari nama brand ini, yakni Honestea, dan juga memberikan warna cerah oranye dan hijau yang memberikan kesan kesegaran dan kualitas yang alami.

Elemen Logo

Logo “Honestea” memiliki 2 jenis elemen dalam logonya:

Logogram yang menampilkan bentuk sarang dari lebah madu dan juga dua helai daun teh hijau yang digabungkan dengan pewarnaan yang sesuai sehingga memberikan kesan bahwa produk dari brand ini mengandung teh hijau dan madu.

Logotype yang ditulis “Honestea” yang ditulis menggunakan font Delius yang ditambahkan dengan elemen sarang lebah dan daun hijau disertai warna yang serupa dengan logogramnya.

Logogram

Logotype

Konsep & Elemen Logo

Primary Logo

Logo primer ini adalah logo utama dari “Honestea” yang disusun secara vertikal, dimana logogram diletakan pada bagian atas sedangkan logotype diletakan pada bagian bawahnya. Logo ini diperbolehkan digunakan pada media digital maupun media cetak.

Secondary Logo

Logo sekunder ini adalah logo kedua dari “Honestea” yang disusun secara horizontal, dimana logogram diletakan pada bagian kiri sedangkan logotype diletakan pada bagian kanan. Logo ini diperbolehkan digunakan pada media digital maupun media cetak.

Primary & Secondary Logo

Reverse Logo : White

Reverse logo putih merupakan logo dengan versi

monokrom putih yang hanya digunakan pada latar yang gelap ataupun monokrom lainnya. Reverse logo

digunakan apabila warna yang dihasilkan saat dicetak tidak menampilkan hasil warna yang maksimal.

Reverse Logo : Black

Reverse logo hitam merupakan logo dengan versi

monokrom hitam yang hanya digunakan pada latar yang terang ataupun monokrom lainnya. Reverse logo

digunakan apabila warna yang dihasilkan saat dicetak tidak menampilkan hasil warna yang maksimal.

Grid System

Dalam pembuatan logo “Honestea” juga sangat memperhatikan unsur konsistensi agar dapat memaksimalkan penerapan logo dalam berbagai implementasinya.

Grid System

Clear Space

Dalam logo juga harus memperhatikan area sekitar logo atau ruang kosong. Hal ini dilakukan untuk memisahkan logo atau memberikan jarak terhadap elemen-elemen lainnya yang berpotensi mengganggu penggunaan logo seperti teks, gambar atau bidang lainnya yang dapat mengurangi tampilan logo.

Ruang kosong pada logo utama atau vertikal.
Ruang kosong pada logo kedua atau horizontal.
Persentase ukuran dari ukuran normal.

Logo “Honestea” wajib terlihat jelas dan presisi di setiap pengimpletasian media ataupun produk. Maka dari itu, ditentukanlah ukuran maksimal apabila logo diperkecil diberbagai kebutuhan brand. Logo tidak diperbolehkan diperkecil diluar ukuran terkecil yang sudah ditentukan untuk menghindari ketidakjelasan logo atau ketidakbacaan logo.

Minimum Size

Incorrect Usage

Dalam penggunaan logo juga harus memperhatikan nilai, estetika, esensi dan konsistensi logo. Maka dari itu, berikut merupakan larangan dalam menggunakan logo brand “Honestea”.

Dilarang memberikan bayangan pada logo.

Dilarang menambahkan efek blur atau lainnya pada logo.

Dilarang menghilangkan elemen atau bidang dalam logo.

Dilarang menempatkan logo pada latar yang bertabrakan.

Dilarang merubah atau warna logo.

Dilarang memberikan efek distorsi pada logo.

Incorrect Usage

Color

Color Pallete

Warna menjadi salah satu identitas penting dalam suatu logo yang mempunyai arti dan maknanya tersendiri dari suatu brand. Logo “Honestea” memiliki ciri khas warna sebagai standarisasi logo brand yang sudah tetap dan tidak dapat diubah dengan warna lain selain dari palet warnanya.

HEX : #FC9A00

CMYK : 0, 38.89, 100, 1.18

RGB : 252, 154, 0

HEX : #FDCC04

CMYK : 0, 19.37, 98.42, 0.78

RGB : 253, 204, 4

HEX : #000000

CMYK : 75, 68, 67, 90

RGB : 0, 0, 0

HEX : #FFFFFF

CMYK : 0, 0, 0, 0

RGB : 255, 255, 255

HEX : #ACE01D

CMYK : 23.21, 0, 87.05, 12.16

RGB : 172, 224, 29

Background Color

Dalam logo “Honestea” mendominasi warna khas seperti oranye dan hijau, sehingga dalam penggunaan logo berwarna tidak dianjurkan menggunakan warna yang sesuai

dengan logo dan diharuskan menggunakan latar yang tidak bertabrakan dengan warna utama dari logo, sehingga nilai estetika, esensi, dan konsistensi logo tidak terganggu.

Background Color

Dan dalam logo “Honestea” Reverse Version hanya terdiri dari 2 jenis warna dominan yakni hitam dan putih, sehingga dalam penggunaan logo monokrom ini tidak dianjurkan menggunakan warna yang sama dengan logo dan dapat digunakan pada latar yang kontras dan berwarna, sehingga nilai estetika, esensi, dan konsistensi logo tidak terganggu.

Graphic Assets

Graphic Assets

Dalam pembuatan logo “Honestea”, disempurnakan dengan penambahan beberapa aset grafis sebagai pendukung hasil akhir dari logo. Aset grafis yang diimplementasikan pada logo berupa sarang lebah madu dan daun teh hijau.

Penggunaan aset grafis juga dapat diimplementasikan pada produk sebagai pelengkap visual sehingga esensi dari identitas produk dapat lebih konsisten dan menonjol. Namun pemakaian aset grafis tersebut tidak diperbolehkan dipergunakan secara berlebihan maupun merubah esensi dari brand.

Aset grafis berupa sarang lebah madu dalam bentuk vektor.

Aset grafis berupa dedaunan teh hijau dalam bentuk vektor.

Implementasi Produk

Implementasi Produk : Kemasan Botol

Brand “Honestea” dirancang merupakan salah satu produk minuman kemasan yang kekinian dan mengikuti perkembangan tren remaja.Maka dari itu, dirancanglah kemasan berupa botol kemasan yang berbentuk sarang lebah madu dalam ukuran yang kecil dan sederhana.

Implementasi Produk : Packaging Box

Untuk mendukung identitas dari brand, “Honestea” juga memberikan kemasan tambahan berupa packaging box yang kecil sebagai bentuk keamanan kemasan botol agar tetap tersegel dan kualitasnya tetap terjaga dengan baik..

Dalam perancangan packaging box “Honestea”, divisualisasikan dengan kotak kecil yang terdapat sebuah lubang berbentuk persegi dibagian depan kemasan sehingga pembeli dapat melihat dari luar bahwa produk tetap tersegel.

Kotak kemasan juga dilengkapi dengan alas dibagian dalam kotak dan terdapat lubang yang sangat berguna untuk keamanan kemasan botol agar tetap diam berdiri dan tidak mudah goyang dan terguling saat sedang dipajang.

Implementasi Produk : Paperbag

Sebagai media pembantu pembeli, “Honestea” juga membuat packaging berupa paperbag yang dapat memudahkan pembeli ketika sedang membawa produk dalam jumlah yang banyak. Diperkirakan dalam satu paperbag dapat memuat sebanyak 4 kotak produk minuman “Honestea”.

Implementasi Produk : Point Of Purchase Display

Dalam pemasaran produk “Honestea” juga membuat sebuah pajangan yang dipasangkan dibagian meja kasir untuk memajangkan produk minuman dihadapan pembeli ketika membayar dalam jumlah tertentu dengan bentuk yang sederhana namun tetap konsisten dengan esensi brand.

Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook