Graphic Standard Manual Buku Panduan Praktis untuk produksi material Identitas Visual Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Wilujeung Sumping
TASIKMALAYA
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Pendahuluan
Tasikmalaya merupakan Kabupaten kota di provinsi Jawa Barat, yang terletak di bagian Tenggara wilayah Provinsi Jawa Barat, Dengan luas wilayah 184.38 km2. Kekayaan alam menjadi potensi pariwisata di wilayah Jawa Barat, dan Kawasan Galunggung pada tahun 2020 di nobatkan oleh UNESCO menjadi kawasan pengembangan Geopark, sebagai warisan alam dan budaya, karna itu kawasan di Tasikmlaya memiliki potensi obyek wisata alam yang mel impah dan beragam antara lain :
5
2 Objek Wisata alam Gunung
6 Objek Wisata alam Pantai (laut selatan)
41 Objek Wisata alam Curug
2 Objek Wisata alam Bukit / kebun
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Definisi
Graphic Standard Manual atau GSM berisi mengenai data - data dan ukuran yang berlaku dalam penerapan identitas visual wisata alam kota Tasikmalaya. Graphic Standard Manual berfungsi sebagai aturan yang berkaitan dengan logo dan aturan mengenai pengaplikasiannya di masa mendatang. Tujuannya untuk menjaga konsistensi identitas (logo) tersebut agar tetap tampil baik dan tidak salah dalam penempatan maupun ukuran dalam berbagai penerapan media-media publikasi. Dalam Hal ini GSM merupakan kesatuan yang utuh dalam identitas visual wisata alam kota Tasikmalaya. Graphic Standard Manual identitas visual wisata alam kota Tasikmalaya terdapat panduan produksi dalam proses pengaplikasian pada semua bentuk media yang dirancang.
9
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
10
Perancangan Identitas Visual Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Logo
Logo Wisata Alam Kota Tasikmalaya adalah Indentitas utama dari citra daerah Tasikmalaya yang memiliki potensi kekayaan alam yang ada dan dengan demikian logo harus hadir pada semua media komunikasi Wisata Alam Kota Tasikmalaya. Aturan dalam proses penggunaan logo tersedia untuk proses produksi Wisata Alam Kota Tasikmalaya dengan menggunakan logo yang benar. Gunakan aturan ini ketika berkomunikasi secara internal maupun eksternal, dengan staff, konsumen maupun masyarakat umum.
13
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Jelajahi, memasuki, mendatangi, mengunjugi, berkunjung, mencari, dan menemukan.
Alam, Asri, Agung
2 Suku Kata “TASIK“ Artinya : telaga, danau, atau air yang menggenang
Makna Logo
“MALAYA“ Artinya : jajaran gunung-gunung
Logo Wisata Alam Kota Tasikmalaya merupakan logo yang dibuat guna menggambarkan Citra daerah Tasikmalaya yang kuat dengan potensi beragam jenis wisata alam yang ada di Provinsi Jawa Barat. Logo Jelajah Tasikmalaya tersebut merupakan perancangan komunikasi dalam bentuk visual yang memberi informasi tentang citra daerah Tasikmalaya kepada target audience, sehingga dikenal dan menjadikan sebuah identitas objek wisata alam di provinsi Jawa Barat yang berbeda dengan daerah lainnya di Indonesia.
Graphic Standard Manual
14
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Konfigurasi Logo Konfigurasi logo ini merupakan gabungan antara logo gram dan juga logotype dari identitas Visual Wisata Alam Kota Tasikmalaya. Ada 2 aturan untuk memperlakukan dalam penggunaan logo yaitu : 1. Gabungan antara logo gram dengan logo type identitas Visual Wisata Alam Kota Tasikmalaya 2. Hanya menggunakan logo gram Wisata Alam Kota Tasikmalaya Hal ini perlu diperhatikan ketika logo harus di aplikasikan dalam berbagai ukuran media agar tetap menjaga konsistensi logo dalam penggunaannya, karna bersifat sangat penting.
15
Graphic Standard Manual
Konfigurasi Logo
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
1.
Logo Type
Logo Gram
2.
Logo Gram
Graphic Standard Manual
16
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Alternatif Logo
Alternatif perancangan identitas visual Wisata Alam Kota Tasikmalaya, dua alternatif ini dirancang untuk menyesuaikan dalam penerapan pada media - media publikasi sehingga komunikasi visual yang dirancang menjadi lebih efektif dan komunikatif.
17
1. Logo primer merupakan logo utama yang digunakan pada di semua media, baik media promosi maupun kebutuhan birokrasi seperti stationery. 2. Logo sekunder merupakan turunan dari logo primer yang digunakan untuk mewakili dan warna karakteristik destinasi wilayah Tasikmalaya. Graphic Standard Manual
Alternatif Logo
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
1.
2.
Graphic Standard Manual
18
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Landmark
Dirancang Landmark sebagai identitas berdasarkan jenis wisata alam yang ada di kota Tasikmalaya atau informasi lokasi yang disampaikan, Landmark dibuat secara umum dan dikategorikan menjadi nama – nama sesuai lokasi wisata alam yang ada dan diimplementasikan dalam pembagian 4 warna Landmark sebagai Logo sekunder merupakan turunan dari logo primer yang digunakan untuk mewakili dan warna karakteristik destinasi wilayah Tasikmalaya dan sebagai elemen visual untuk estetika media publikasi yang dirancang.
19
Graphic Standard Manual
Landmark
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
20
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Elemen Visual Landmark
Landmark dibuat secara umum dan dikategorikan menjadi nama – nama sesuai lokasi wisata alam yang ada dan diimplementasikan dalam pembagian 4 warna Elemen visual untuk estetika media publikasi yang dirancang, mengimplementasikan 4 ragam wisata yang ada di Tasikmalaya dan unsur budaya dan kerajinan tangan yang menjadi ciri khas Tasikmalaya.
21
Graphic Standard Manual
Elemen Visual Landmark
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
22
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
23
Elemen Visual Landmark
Graphic Standard Manual
Elemen Visual Landmark
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
24
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
25
Elemen Visual Landmark
Graphic Standard Manual
Elemen Visual Landmark
Graphic Standard Manual
26
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Tagline
Mengacu dalam hasil riset dan observasi, beragamnya jenis wisata alam yang ada di kota Tasikmalaya dan tersebar di dalam luas area daerah yang cukup luas, kata “ JELAJAH � cocok untuk diterapkan dalam identitas visual yang dirancang. Untuk mewakili gambaran yang ada mengenai potensi wisata alam yang ada di Tasikmalaya Dalam Bahasa Indonesia sederhana, Jelajah menegaskan makna untuk mengeksplor, mengelilingi atau jelajahi, dalam konteks perancangan adalah menjelajah keindahan pesona Alam kota Tasikmalaya
27
Graphic Standard Manual
Tagline
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Jelajah Tasikmalaya
Graphic Standard Manual
Jelajahi, memasuki, mendatangi, mengunjugi, berkunjung, mencari, dan menemukan.
28
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Penerapan Typography
Dalam penerapannya penggunaan Font Blogger sans family, digunakan dalam setiap penulisan Header atau judul pada setiap media publikasi, media komunikasi, media promosi dan identity lainnya, dalam konsepnya menerapkan jenis font regular, font medium, font italic dan font bold. sehingga tingkat keterbacaannya sebagai media komunikasi baik terlihat
29
Graphic Standard Manual
Penerapan Typography
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
30
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Landmark
Perancangan Landmark dibuat untuk menerapkan gagasan identitas yang menyeluruh antara obyek wisata alam yang ada di daerah kota Tasikmalaya, dan penggunaan warna disesuaikan dengan konsep perancangan sesuai klasifikasi objek wisata alam yang ada di Tasikmalaya.
31
Graphic Standard Manual
Landmark
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
32
Guideline Identitas Visual Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Pengecilan Logo
Pengecilan identitas visual wisata alam kota Tasikmalaya dapat dilakukan sampai dengan 20% dari ukuran normal, ukuran ini masih dapat dibaca dengan jelas. Sehingga tidak mengurangi keterbacaan logo. Ini hasil dari keefektifan identitas visual wisata alam kota Tasikmalaya. Batas minimum pengecilan identitas visual wisata alam kota Tasikmalaya, hanya sampai 20% pengecilan lebih dari angka tersebut dilarang karena akan menghilangkan keterbacaan dari identitas tersebut. dengan adanya ke efektifan dalam pengecilan logo ini ,logo ini dapat di aplikasikan kedalam berbagai media tanpa menghilangkan maksud dan tujuan logo tersebut.
35
Graphic Standard Manual
Pengecilan Logo
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
36
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Pengecilan Landmark
Pengecilan identitas visual landmark dapat dilakukan sampai dengan 10% dari ukuran normal, ukuran ini masih dapat dibaca dengan jelas. Sehingga tidak mengurangi keterbacaan identitas visual landmark. Ini hasil dari keefektifan identitas visual landmark wisata alam kota Tasikmalaya. Batas minimum pengecilan identitas visual landmark wisata alam kota Tasikmalaya, hanya sampai 10% pengecilan lebih dari angka tersebut dilarang karena akan menghilangkan keterbacaan dari identitas tersebut. dengan adanya ke efektifan dalam pengecilan logo ini, logo ini dapat di aplikasikan kedalam berbagai media tanpa menghilangkan maksud dan tujuan logo tersebut.
37
Graphic Standard Manual
Pengecilan Landmark
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
38
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Clear Space Area
Clear space area diterapkan pada logo untuk memastikan logo mendapatkan tingkat keterbacaan secara maksimal, semua aplikasi dari identitas wisata alam kota Tasikmalaya harus termasuk dengan clear area di sekitar logo. Clear area minimal pada logo adalah pengecilan logo 20% dari ukuran logo atau dalam skala terkecil sekitar 1.2x2.5 cm. Hal ini diperlukan untuk menjaga logo agar tidak terganggu oleh elemen grafis dan logo lain saat disadingkan dalam penerapan pada media - media publikasi lainya.
39
Graphic Standard Manual
Clear Space Area
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Posisi penerapan logo
Graphic Standard Manual
40
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Grid System Logo
Grid system logo adalah konsep dasar yang digunakan untuk membantu menciptakan bentuk dengan harmoni geometris dalam proses membangun logo, Grid system ini sering disebut panduan kontruksi dalam pembuatan logo Penempatan logo di dalam grid system untuk membantu meletakan logo gram dan logo type dalam memperlakukan atau melayout kebutuhan design agar selalu terlihat konsisten dan mejaga citra dari identitas visual wisata alam kota Tasikmalaya
41
Graphic Standard Manual
Grid System Logo
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
42
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Colourtone
Penggunaan warna hijau dalam logo bisa bermakna organik, kesegaran serta pembaharuan. Warna Orange yang berarti kenyamanan dan energik dalam aktivitas. Warna Biru yang berarti kesejukan alam iklim yang ada kaya akan sumber daya air di daerah Tasikmalaya. Warna Coklat lapisan geologi akibat tiga kali erupsi gunung Galunggung dan mengakibatkan kaya akan sumber daya alam dan warna abu – abu adalah warna pelengkap dari warna yang terkandung dalam perancangan identitas visual wisata alam kota Tasikmalaya yang merepersentasikan netralitas unsur sumber daya alam dan sumber daya manusia di Tasikmalaya
Warna alternatif yaitu warna diatas tone warna atau turunan warna logo wisata alam kota Tasikmalaya, yaitu warna alternatif berdasarkan persentase yang sudah di tentukan, khusus sebagai alternatif dalam penggunaan warna dalam penerapan visual logo wisata alam kota Tasikmalaya dalam media apapun. Untuk Warna tersebut akan dipergunakan dalam Perancangan media – media promosi wisata alam kota Tasikmalaya.
43
Graphic Standard Manual
Colourtone
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Warna Inti Identitas Visual
Warna Alternatif Identitas Visual
Graphic Standard Manual
44
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Typography
Jenis font yang dipakai dalam perancangan logo ini, menggunakan 2 jenis font, Font Panton dan font Blogger Sans, keduanya dinilai menggambarkan kesan organik dan membuat perancangan logo sesuai dengan tema wisata alam. Font Panton, hanya digunakan untuk merancang logo wisata alam Tasikmalaya. Font Blogger sans, digunakan dalam setiap penulisan untuk diaplikasikan dalam media publikasi, media komunikasi, media promosi dan identity lainnya.
45
Graphic Standard Manual
Typography
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
46
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Positif, Diapositif dan Grayscale
Dalam penggunaanya logo positif & diapostif, digunakan pada latar belakang yang tidak memungkinkan dengan logo primer atau logo secondary, sehingga dibuat aturan logo di buat satu warna. Dengan pilihan warna putih pada background yang dominan gelap dan pilihan warna gelap pada background yang dominan terang warna grayscale atau raster dikhususkan untuk penggunaan cetak satu warna untuk mempertahankan tiga komposisi warna utama.
47
Graphic Standard Manual
Positif, Diapositif dan Grayscale
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Penerapan logo warna putih (Latar hitam) logo yang bisa diterima ketika penggunaan full color tidak memungkinkan atau penggunaan praktis seperti pada latar belakang berwarna.
Penerapan logo warna hitam (Latar putih) logo yang bisa diterima ketika penggunaan full color tidak memungkinkan atau penggunaan praktis seperti pada latar belakang berwarna padat.
Penerapan logo grayscale (Latar putih) logo yang bisa diterima ketika penggunaan full color tidak memungkinkan atau penggunaan praktis seperti pada latar belakang berwarna.
Graphic Standard Manual
48
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Incorrect Logo
Dalam penerapan fungsi logo, tidak dianjurkan dalam penerapannya mengubah bentuk kontruksi logo, menambahkan effect pada logo, mengubah font type logo, mengubah warna logo, dan memperbesar atau memperkecil dengan skala yang tidak benar, karna dapat merusak citra visual yang terkandung pada logo sebagai identitas visual wisata alam kota Tasikmalaya.
49
Graphic Standard Manual
Incorrect Logo
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Penerapan logo yang tidak diperbolehkan karena akan merusak citra logo, seperti :
Mengubah Letak konfigurasi
Mengganti font utama dari wisata alam
logo wisata alam kota Tasikmalaya.
kota Tasikmalaya.
Menggunakan sahadow atau warna lebih pada
Memperbesar tipografi atau logo wisata alam
logo wisata alam kota Tasikmalaya.
kota Tasikmalaya tanpa skala yang benar.
Merubah logo wisata alam kota Tasikmalaya
Mengganti warna utama dari ogo wisata alam
menjadi outline.
kota Tasikmalaya.
Graphic Standard Manual
50
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Background Logo
Background yang bisa diterima ketika menerapkan logo untuk kebutuhan material atau media visual, harus diutamakan tingkat keterbacaan logo yang jelas. Background putih utamakan logo dengan warna utama ( full colour ) Background warna, ubah logo menjadi satu warna ( putih atau hitam ) Background foto , ubah logo menjadi warna yang kontras dengan foto ( putih atau hitam )
51
Graphic Standard Manual
Background Logo
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Penerapan logo full colour ( latar putih ) Background yang bisa diterima ketika penggunaan mengharuskan meletakan logo pada sebuah latar belakang, kontras dengan logo.
Penerapan logo satu warna ( latar warna ) Background yang bisa diterima ketika penggunaan mengharuskan meletakan logo pada sebuah latar belakang, warna yang gelap atau warna background sama dengan warna utama logo.
Penerapan logo satu warna ( latar foto ) Background yang bisa diterima ketika penggunaan mengharuskan meletakan logo pada sebuah latar foto atau gambar dengan syarat identitas logo tetap terlihat tanpa menambahkan effect pada logo.
Graphic Standard Manual
52
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Incorrect Background
Dalam penerapan fungsi logo, tidak dianjurkan dalam penerapannya menggunakan latar belakang atau background yang menjadikan tingkat keterbacaan logo, tidak jelas sehingga logo sulit di baca, seperti menggunakan background yang warna menyerupai warna utama logo, menggunakan background gradasi yang tidak sesuai dan background pattern yang menyerupai konstruksi logo wisata alam kota Tasikmalaya.
53
Graphic Standard Manual
Incorrect Background
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Penerapan logo full colour ( latar putih ) Background yang bisa diterima ketika penggunaan mengharuskan meletakan logo pada sebuah latar belakang, kontras dengan logo.
Penerapan logo satu warna ( latar warna ) Background yang bisa diterima ketika penggunaan mengharuskan meletakan logo pada sebuah latar belakang, warna yang gelap atau warna background sama dengan warna utama logo.
Penerapan logo satu warna ( latar foto ) Background yang bisa diterima ketika penggunaan mengharuskan meletakan logo pada sebuah latar foto atau gambar dengan syarat identitas logo tetap terlihat tanpa menambahkan effect pada logo.
Graphic Standard Manual
54
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Elemen Visual
Ini adalah elemen visual dari wisata alam kota Tasikmalaya yang dibuat untuk elemen estetika. Elemen Visual ini terbentuk dari bagian kontruksi Landmark. Elemen Visual ini digunakan untuk beberapa elemen desain keperluan material serta media publikasi wisata alam kota Tasikmalaya. Dalam penerapannya elemen visual tersebut dimaksimalkan penggunaanya tetapi tidak menggangu inti dalam media-media publikasi yang dibuat.
55
Graphic Standard Manual
Elemen Visual
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
56
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Penggunaan visual Dirancang untuk mewakili dari satu kesatuan citra logo yang kompleks dan dibuat untuk diterapkan dalam media - media publikasi dan media promosi wisata alam kota Tasikmalaya. Dalam pengaplikasian media poster, Supergraphic dan elemen visual dalam perancangan logo mengambil bagian anatomi Identitas Visual “ A � untuk mengambil nilai fotografi dari setiap obyek wisata alam yang dibuat.
57
Graphic Standard Manual
Adaptasi Elemen Visual
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
58
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Skala Ukuran Landmark
Perancangan Identitas Visual Landmark, dirancang dengan skala yang sudah diperhitungkan dalam penerapannya pada setiap lokasi objek wisata alam yang ada di Tasikmalaya sehingga setiap ragam lokasi wisata alam yang ada menjadi satu kesatuan identitas yang kompleks dalam mengkomunikasikan citra daerah Tasikmalaya yang kaya akan poternsi wisata alam di provinsi Jawa Barat.
59
Graphic Standard Manual
Skala Ukuran Landmark
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
60
Panduan Produksi Identitas Visual Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Panduan Produksi
Panduan produksi adalah panduan mengenai aturan produksi, sebagai acuan untuk memilih material bahan, teknik produksi, ukuran design, ukuran bahan, sehingga dalam setiap produksi kebutuhan branding identitas visual wisata alam kota Tasikmalaya, menjaga konsistensi citra dari logo terjaga, yang meliputi kebutuhan Stationary, Media publikasi, Media promosi, dan merchandise.
63
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Skala Ukuran Landmark
Perancangan Identitas Visual Landmark, dirancang dengan skala yang sudah diperhitungkan dalam penerapannya pada setiap lokasi objek wisata alam yang ada di Tasikmalaya sehingga setiap ragam lokasi wisata alam yang ada menjadi satu kesatuan identitas yang kompleks dalam mengkomunikasikan citra daerah Tasikmalaya yang kaya akan poternsi wisata alam di provinsi Jawa Barat.
65
Graphic Standard Manual
Skala Ukuran Landmark
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
66
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Format File
Dalam proses produksi, file yang diberikan kepada tempat produksi untuk mengolah logo untuk kebutuhan identitas visual wisata alam kota Tasikmalaya dengan format yang dapat diolah lagi oleh masing - masing tempat produksi sehingga konsistensi dari penerapan identitas visual wisata alam kota Tasikmalaya terhadap media - media yang dibuat tetap terjaga.
67
Graphic Standard Manual
Format File
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Penggunaan format file yang diterapkan dalam perancangan identitas visual wisata alam kota Tasikmalaya, dibuat dengan jenis vector yang menggunakan hasil akhir dalam penyimpanan file, sehingga mempermudah dalam proses pengolahan produksi. Format yang dibuat yaitu :
Format File Adobe PDF
Graphic Standard Manual
Format File Adobe illustrator
Format File CorelDraw
68
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Kartu Nama Ukuran
: 9 cm x 5.5 cm
Font Type
: Blogger Sans Family
Material
: Kertas BW 250 gram
Teknik Cetak
: Full colour Skala kecil ( Print Digital ) Skala besar ( Cetak Offset )
Margin
69
: Atas
0.45 cm
Bawah
0.45 cm
Kiri
0.45 cm
Kanan
0.45 cm
Graphic Standard Manual
Kartu Nama
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
9 pt
0.45cm 0.45cm
5.5cm
9cm Graphic Standard Manual
70
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Amplop Ukuran
: 23 cm x 11 cm
Font Type
: Blogger Sans Family
Material
: Kertas HVS 100 gram
Teknik Cetak
: Full colour Skala kecil ( Print Digital ) Skala besar ( Cetak Offset )
71
Finishing
: Pond dan lem
Margin
: Atas
0.8 cm
Bawah
0.8 cm
Kiri
0.8 cm
Kanan
0.8 cm
Graphic Standard Manual
Amplop
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
2.2cm
5cm
0.8cm 0.8cm
11cm
23cm Graphic Standard Manual
72
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Kop Surat Ukuran
: A4 21 cm x 29.7 cm
Font Type
: Blogger Sans Family
Material
: Kertas HVS 100 gram
Teknik Cetak
: Full colour Skala kecil ( Print Digital ) Skala besar ( Cetak Offset )
Margin
73
: Atas
1.5 cm
Bawah
1 cm
Kiri
2.5 cm
Kanan
1.5 cm
Graphic Standard Manual
Kop Surat
2.5cm
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
1.5cm 1.5cm
29.7cm
1cm 21cm Graphic Standard Manual
74
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Tas Serut ( String Bag ) Ukuran Tas
: 30 cm x 40 cm
Ukuran Design
: Elemen visual Full Body Tas
Material
: Polyester
Teknik Cetak
: Full colour Skala kecil ( Print Digital Polyflex ) Skala besar ( Sablon Manual Plastisol )
75
Graphic Standard Manual
Tas Serut
Graphic Standard Manual
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
76
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Topi Ukuran Topi
: Lingkar Kepala All Size
Ukuran Design
: 6.5 cm x 2.8 cm 7 cm x 3 cm
Material
: Bahan Rafel
Teknik Cetak
: Full colour Skala kecil ( Print Digital Polyflex ) Skala besar ( Bordir Komputer )
77
Graphic Standard Manual
Topi
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
6.5cm
3cm
7cm
Graphic Standard Manual
2.8cm
78
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Kaos Jenis Kaos
: Oblong Putih ( inti kaos ) Ragelan Badan Putih Tangan kombinasi ( alternatif Kaos )
Ukuran Design
: 10 cm x 4.5 cm 35 cm x 27 cm
Material
: Cotton combed 24 s
Teknik Cetak
: Full colour Skala kecil ( Print Digital Polyflex ) Skala besar ( Sablon Manual Plastisol )
79
Graphic Standard Manual
Kaos
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
35cm
4.5cm
10cm
Graphic Standard Manual
27cm
80
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Handuk
81
Ukuran
: 70 cm x 30 cm
Ukuran Design
: 10 cm x 4.5 cm
Material
: Cotton
Teknik Cetak
: Bordir Komputer Full colour
Graphic Standard Manual
Handuk
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
4.5cm
10cm
Graphic Standard Manual
82
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Spanduk 1 Ukuran Spanduk
: 500 cm x 130 cm
Material
: Banner Flexy 280 gram
Teknik Cetak
: Full colour Digital printing
Finishing
83
: Mata Ayam 4 sisi
Graphic Standard Manual
Spanduk 1
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
130cm
500cm Graphic Standard Manual
84
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Spanduk 2 Ukuran Spanduk
: 500 cm x 130 cm
Material
: Banner Flexy 280 gram
Teknik Cetak
: Full colour Digital printing
Finishing
85
: Mata Ayam 4 sisi
Graphic Standard Manual
Spanduk 2
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
130cm
500cm Graphic Standard Manual
86
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Spanduk 3 Ukuran Spanduk
: 400 cm x 100 cm
Material
: Banner Flexy 280 gram
Teknik Cetak
: Full colour Digital printing
Finishing
87
: Mata Ayam 4 sisi
Graphic Standard Manual
Spanduk 3
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
150cm
400cm
Graphic Standard Manual
88
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Umbul - Umbul 1 Ukuran Spanduk
: 200 cm x 90 cm
Material
: Kain Satin
Teknik Cetak
: Full colour Digital printing
Finishing
89
: Jahit Slongsong Bambu
Graphic Standard Manual
Umbul - umbul 1
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
200cm
90cm
Graphic Standard Manual
90
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Umbul - Umbul 2 Ukuran Spanduk
: 200 cm x 90 cm
Material
: Kain Satin
Teknik Cetak
: Full colour Digital printing
Finishing
91
: Jahit Slongsong Bambu
Graphic Standard Manual
Umbul - umbul 2
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
200cm
90cm
Graphic Standard Manual
92
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
Baliho Ukuran Spanduk
: 600 cm x 300 cm
Material
: Banner Flexy 340 gram
Teknik Cetak
: Full colour Digital printing
Finishing
93
: Lipat Tali
Graphic Standard Manual
Baliho
Wisata Alam Kota Tasikmalaya
300cm
600cm
Graphic Standard Manual
94