Skip to main content

Architecture Portofolio 2021

Page 1

Ridwan Kamil Pakerrangi Halo, Saya seorang Mahasiswa Arsitektur yang menikmati sebuah proses dalam mendesain. saya juga seorang pembelajar yang haus ilmu dan ingin terus berkembang.

+62895374774305 @rkamilpakerrangi096@gmail.com INSTAGRAM : ridwan.kp


CURICULLUM VITAE Ridwan Kamil Pakerrangi Jakarta, 17 Oktober 2001 Jl. Mina Raya Blok J7 No.1, Cibodas, Kota Tangerang, 15 EDUCATION

SOFTWARE SKILL

2016 - 2019

SMAN 8 Kota Tangerang

3D Modelling & Rendering

Drafting

Adobe

2019 - 2021

Universitas Diponegoro Departemen Arsitektur

Skethup Enscape Vray

AutoCAD

Photoshop Indesign Premiere

EXPERIENCE 2020

Staf Muda Divisi Pengawasan Dewan Perwakilan Arsitektur - Bertugas mengawasi kinerja himpunana dalam melaksanakan program kerja

2020 - 2021

Ketua Divisi Pengawasan Dewan Perwakilan Arsitektur - Bertugas mengawasi kinerja himpunana dalam melaksanakan program kerja

2020 - 2021

Staff Divisi Kreatif TEDx UNDIP 2.0 - Bertugas mendesain semua desain pada rangkaian acara TEDx Undip - Bertugas membuat motion graphic untuk konten TEDx Undip

2021

Pembicara Architecture Bootcamp 2021 - Bedah karya Submission Sayembara WEX UGM 2021

2021

Mentor Architecture Bootcamp 2021 - Bertugas memberikan saran dan masukan bagi peserta Sayembara AFAIR UI 2021

COMPETITION 2020

Acsent UDAYANA 2020 Peserta

2021

Sayembara UPH 2021 Peserta

2020

Archivent UNS 2020 Peserta

2021

2021

Sayembara AFAIR UI 2021 Peserta

Engginering Competition Unissula 2021 Juara 1

2021

Sayembara WEX UGM 2021 10 Besar Karya Terbaik


TABLE OF CONTENT MASJID RAYA CBD ALAM SUTERA Studio Perancangan Arsitektur 2

5 - 10

TAPARU PAVILLION Sayembara WEX UGM 2021

11 - 17

BIRD CAGE PROJECT Sayembara AfairUI 2021

18 - 21

CAMPUS SITTING GROUP REDESIGN Tugas Final Mata Kuliah Perilaku Dalam Arsitektur

22 - 25

OTHER WORK

25 - 29


Studio Peancangan Arsitektur 2

Masjid Raya CBD Alam Sutera CBD Alam Sutera, Tangerang selatan, Banten 2021 Luas : 5.708 m2 Tim : Individu Project Brief : Mendesain bangunan umum satu fungsi yang terletak di wilayah urban atau sub-urban.

Tangerang Selatan merupakan Kota yang berada pada barat daya Kota Jakarta. Kota ini berkembang dengan sangat pesat. dengan berbagai Kota Satelit yang ada di dalamnya juga menjadi pendukung dari berkembangnya wilayah ini. kini kota yang berada di pinggiran kota jakarta ini memiliki area perkantorannya, perbelanjaan, tempat tinggalnya sendiri. Alam Sutera, salah satu developer dari kota satelit di Tangerang Selatan, melakukan perluasan yang ambisius dimana mereka menciptakan sebuah kawasan Central Bussines District di Alam sutera yang kemudian di kenal dengan CBD alam sutera. akan tetapi belum ada sarana ibadah pada lokasi tersebut untuk menunjang kebutuhan pekerja di CBD alam sutera nanti. Tapak sendiri akan berlokasi di dalam lokasi CBD dan berada di area waterfront untuk memberikan pemandangan yang indah bagi pengguna masjid nanti.


8 // Masjid Raya CBD Alam Sutera

Massa bangunan sendiri ditutupi dengan secondary skin bertuliskan bismillah. hal ini berguna untuk membedakan bangunan dengan bangunan disekitar masjid. secondary skin ini juga berfungsi sebagai penutup sinar matahari agar panas matahari tidak masuk kedalam bangunan dan masih tetap memberikan sirkulasi udara untuk masuk ke dalam masjid.

SITE

Cross Ventilation

Waterfront View


Masjid Raya CBD Alam Sutera // 9

Kaligrafi Khat Kufi


10 // Masjid Raya CBD Alam Sutera

6 5 4

3

2

1

KETERANGAN 1. Kantin Masjid

2. Parkiran

3. Toilet & Tempat Wudhu

7

8

KETERANGAN 7. Ruang Utama

8. Tempat Tinggal Marbot

4. Teras Masjid

5. Ruang Serbaguna

6. Minaret


Masjid Raya CBD Alam Sutera // 11

A

C

B

D

1

E

A

F

C

B

UP

RUANG PENGURUS

2

2

3

3 RUANG SERBA GUNA

4

RUANG UTAMA

4

5

5 UP

DENAH LT.1

POTONGAN 1

POTONGAN 2

E

1 UP

6

D

UP

6

DENAH LT.2

RUANG SOUND SYSTEM

F


Sayembara WEX UGM 2021 10 Karaya Terbaik

Taparu Pavillion Titik 0 KM, Kota Yogyakarta, DIY Yogyakarta Size : 1.350 m2 Tim : M. Ikhsan Maulana, M. Bintang Akbar Jobdesk : Konseptor, 3D Modelling, Panel Layouter Project Brief : Mendesain suatu karya yang mampu mengankat suatu momen di masa lalu untuk membangkitkan rasa cinta kita sebagai banga Indonesia.

Indonesia merupakan negara dengan banyak ras, suku, dan budaya. Keanekaragaman yang seharusnya menjadi alasan kita untuk bersatu, malah menjadi alasan kita untuk beradu. Rasisme dan diskriminasi timbul dikarenakan stereotipe yang berkembang di kalangan masyarakat indonesia barat dan timur, Perbedaan paras suku Melansia, poerbedaan strata kualitas pendidikan, perbedaan pembangunan infrastruktur, membuat stereotipe “Barat lebih dari timur:. hal tersebut menciptakan oknum ‘super-power’ yang melontarkan ujaran kebencian, sara, rasis kepada kalangan indonesia timur. Taparu Pavillion mencoba membawa pengujung merasakan pengalaman rasisme yang dirasakan warga Indonesia timur, serta memperkenalkan kembali budaya timur kepada masyarakat Indonesia barat. Sehingga, akan timbul rasa mencintai dan rasa kekeluragaan di antara masyarakat Indonesia timur dan barat, serta memunculkan rasa kecintaan kita terhadap negara Indonesia.


14 // Taparu Pavillion

Karena tujuan dari taman ini adalah membawa sebuah pesan, maka tempat yang dipilih merupakan tempat yang banyak dikunjungi orang. Oleh karena itu, lokasi yang dipilih merupakan perempatan 0 km Kota Yogyakarta, DIY, lebih tepatnya pada public space disamping Monumen Serangan Umum 1 Maret. Lokasi ini dipilih karena merupakan daerah wisata Kota Yogyakarta. Selain itu, identitas sebagai ‘kota pelajar’ merupakan aspek penting karena isu yang diangkat masih hangat di kalangan pelajar.


Taparu Pavillion // 15

Pengalaman ruang dibagi menjadi 3, ruang merasakan, mengenal dan harapan. Bentuk interaksi dan momen dapat dirasakan pengguna ketika merasakan pengalaman ruang sesuai urutannya, dan pavillion dibentuk dengan skema entry dan exit


16 // Taparu Pavillion

Desain pavilium menggunakan langgam arsitektur idari ndonesia timur dengan tujuan memberikan kesan kontras terhadap lingkungan sekitar.

PRODUCED BY AN AUTODESK EDUCATIONAL PRODUCT

A

250

2000 370

550

830

245

JALUR PEDESTRIAN +0.10

285

485

160 313 1060 435

PRODUCED BY AN AUTODESK EDUCATIONAL PRODUCT

780 460

PRODUCED BY AN AUTODESK EDUCATIONAL PRODUCT

245

160

410 770

185 185

B

485

152

165

240

645 1565 2000

317 129 106

195

1500 530 530

TAMAN ±0.00

920

82

310

RUANG HARAPAN +2.34

RUANG MENGENAL +2.34

JALUR PEDESTRIAN +0.10

285 158

240

TAMAN ±0.00

RUANG MERASAKAN -1.90

ENTRANCE ±0.00

930

1500

250 250


Taparu Pavillion // 17

MERASAKAN Pengalaman ruang ‘merasakan’ memfokuskan interaksi bentuk arsitektural; pilar, dinding, lantai, terhadap pengguna yang menimbulkan skema suasana dengan memberikan kesan tekanan, perasaan tidak nyaman, rintangan. dimana bentuk pengalaman ruang ini menggambarkan ‘ bagaimana kehidupan seseorang dikala rasisme menghantui’.

MENGENAL Pengalaman ruang kedua, mengenal, merupakan ruang yang menjelaskan bahwa interaksi yang dialami pada ruang sebelumnya merupakan proyeksi ‘perasaan ketika mengalami rasisme’ melalui elemen arsitektural

HARAPAN Ruang harapan sebagai ruang terakhir merupakan ruang transisi yang didesain sebagai bentuk pengharapan baru bagi semua permasalahan dan perselisihan. Ruang dibentuk dengan ramp menurun yang mengartikan ‘Kembali membumi sebagai manusia.


Sayembara AFAIR UI 2021 Peserta

Bird Cage Project Prototipe 2021 Size Tim Jobdesk

: 30 m2 : Bima Bagus Prasetya, M. Aditya Bagus : Konseptor, 3D Modelling, Post-Production, Panel Layouter

Project Brief : Merancang sebuah rumah untuk masa depan, dimana dapat memenuhin berbagai kebutuhan dan mengadaptasi perkembangan teknologi di masa yang akan datang nanti.

Dengan makin bertambahnya populasi, lahan pun ikut bertambah langka. pada pusat kota sendiri, lahan kosong hampir tidak ada lagi. menghancurkan satu blok perumahan untuk membangun perumahan yang lebih kompak juga sangat mustahil. akan tetapi, sadarkah kalian banyak ruang diperkotaan yang hilang dan tidak bisa dipakai untuk kegiatan manusia ? seperti tempat parkir, bangunan terbengkalai. bagaimana jika kita dapat membuat sebuah pemukiman di ruang tersebut. masa depan tidak berujung. masa depan yang kita fikirkan sekarang memilik masa depannya sendiri. jadi daripada kita berpikir tentang masa depan bagaimana jika kita berpikir mengenai sebauh transisi dari sekarang dan masa depan. bangunan masa depan terkadang memberikan kesan alienasi, jarak dari kenyataan. jadi bagaimana kita membuat bangunan bagi manusai di jaman sekarang, akan tetapi tetap mengimplementasikan persepsi kita tentang bagai mana sebuah masa depan berbentuk?


20 // Bird Cage Project

Rainwater Harvesting Monitor Kaca

Struktur Atap

Modular Furniture

Struktur Bangunan

Penyimpanan

Vertical Farming

UTILITAS

RBG Transparent Monitor

MODULAR FURNITURE

Single 1 - 2 Person

Small Family 3-4 Person

Vertical Farming

Rainwater Harversting

Rainwater Harversting

Storage


Bird Cage Project // 21

1.0

1.1 Pada bagian lantai 1 (gambar 1.0) terdapat berbagai ruang servis seperti toilet, daput, ruang makan dan area urban farming, dan pada lantai kedua (gambar 1.1) merupakan ruang keluarga yang digunakan untuk tidur dan aktivitas lainnya. pada bangunan ini juga terdapat layar rgb monitor, hal ini berfungsi untuk menciptakan layar yang dapat diubah-ubah. kehidupan di ruang kecil dengan pemandangan ke gedung-gedung di perkotaan tentu menimbulkan rasa jenuh dan stres sehingga layar ini berfungsi untuk mengganti suasana tersebut sehingga dapat menghilangkan rasa jenuh dan stress penggunanya (gambar 1.1).


Mata Kuliah Perilaku Dalam Arsitektur

Redesain Sitting group Kampus DAFT Kampus DAFT Undip, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah 2020 Size : 30 m2 Project Brief : Meredesain ulang Sitting Group pada kampus Arsitektur Undip agar sesuai dengan keadaan Pandemi Covid-19 ini serta mengadaptasi protokol kesehatan Covid-19

Sitting Group merupakan tempat mahasiswa Arsitektur Undip melakukan berbagai aktifitas. di sini mahasiswa Arsitektur Undip bersosialisasi dan mengerjakan tugas perkuliahan atau melakukan kegiatan lainnya. akan tetapi dengan munculnya Pandemi Covid-19 Mahasiswa dipaksa untuk menjaga jarak dan mengurangi sosialisainya di luar rumah. melihat desain sitting group yang ada belum beradaptasi dengan keadaan Pandemi ini, maka perlu dilakukan perubahan desain kepada Sitting group yang sudah ada.


24 // Redesain Sitting Group DAFT Undip

Berdasarkan analisa yang dilakukan, pada area Sitting Grup perilaku mahasiswa dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok. Sehingga, pengembangan desain yang dilakukan untuk memfasilitasi 3 kelompok perilaku ini

Aktivitas Berkelompok - Massa Banyak - Durasi Lama - Mobilitas Kecil

Besi Galvanum

Aktivitas Individu - Massa Sedikit - Durasi Lama - Mobilitas Kecil

Atap PVC

Aktivitas Sementara - Massa Sedikit - Durasi Sebentar - Mobilitas Tinggi

Kayu

Kaca Tempered


Redesain Sitting Group DAFT Undip // 25

DENAH

POTONGAN

ILUSTRASI AKTIFITAS


26 // Other Work

1.2

1.1 KOMPETISI LAIN Gambar 1.0-1.2 Pra-Reka PFC // Sayembara UPH Tim : M. Ikhsan Maulana & Ardian Nabil Jobdesk : Konseptor, 3D Modelling, Post-Production Sebuah prototipe redesain ulang Purbalingga Food Centre. Purbalingga Food Centre sendiri merupakan sebuah tempat makan di kota purbalingga yang terpaksa tutup selama pandemi dikarenakan menjadi pusat penyebaran Covid-19 di Kota Purbalingga. oleh karena itu redesain kawasan ini mengadaptasi protokol

1.0 kesehatan serta mencegah penyebaran Covid-19 agar Purbalingga Food Centre dapat kembali dibuka sehingga roda ekonomi di kawasan itu dapat terus berputar.


Other Work // 27


28 // Other Work

2.0

2.1 Gambar 2.0-2.1 Triplet House Studio Perancangan Arsitektur 1 Tim : Individu


Other Work // 29

3.0

4.0 Gambar 3.0 Taman Edukasi Anak Tugas Mata Kuliah Perancangan Lansekap Tim : Individu Gambar 4.0 Unissala Eco Park Unissula Engginering Competition Tim : Nurholis Abdullah & Musyaffa Manzalal Jobdesk : Konseptor, Modelling, Panel Layouter


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Architecture Portofolio 2021 by Ridwan Pakerrangi - Issuu