CMYK
Baca Hal 9
Calo Paspor Marak di Imigrasi Karimun Penanggung Jawab Mawardi, Selasa, Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri SH
KORAN UMUM 23- 31Januari 2018, MINGGU III
Selasa, 23- 31Januari 2018, MINGGU III
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri
Media Ini Sudah Lolos Verifikasi Administrasi di Dewan Pers
Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Nita Thalia
DIBUAT MALU GARA GARA CABE NYELIP DI GIGI JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Nita Thalia mengaku pernah mengalami hal yang memalukan saat tampil di layar kaca. Bukan karena jatuh dari panggung saat nyanyi, tapi sang pedangdut pernah dibuat malu karena cabai nyelip di giginya. Karena kejadian cabai nyelip itu, Nita Thalia pun tak pernah lupa membawa tusuk gigi. Ia bahkan lebih memilih ketinggalan bedak ketimbang tak membawa barang tersebut. “Pernah siaran langsung habis makan tuh ada cabai di gigi gede banget tuh, kan jadi malu. Jadi sekarang mending ketinggalan bedak daripada tusuk
Edisi : # 226 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
Gubernur Kepri Nurdin Basirun
Serahkan SK 580 CPNS Kemenkumham Kepri TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Gubernur KepriNurdin Basirun Senin (22/1/2018) secara simbolis menyerahkan SK pengangkatan sebanyak 580 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di jajaran Kementeriaan Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Ke-
pri. Usai penyerahan SK pengangakatan 580 orang CPNS dilanjutkan dengan orientasi CPNS dari tanggal 22-26 Januari 2018 dan 29 Januari hingga 2 Februari 2018 dengan tema ‘Perkokoh E-Gov dan Good Governance yang Pasti’ di Hotel Confort Tanjungpinang.
Kepala Kanwil Kemenkumham Kepri, Bambang Widodo mengatakan, tujuan dari orientasi yang dilakukan untuk mematangkan para CPNS agar mampu membuktkkan kinerja dan pengabdiannya saat terjun Bersambung ke Hal 2
GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun didampingi Kamanenhumkam Kepri Bambang Widodo
Kapolda Kepri irjen Pol Drs H Didid Widjanardi SH Pimpin Penggerebekan Judi
Lokasi Perjudian di Batam Tiarap
Bersambung
Nita Thalia
ke Hal 12
FOTO: NOEL/DETIKHOT
Persiapan HPN 2018 di Sumbar Semakin Mantap
Kapolda Kepri
Irjen Pol Drs. Didid Widjanardi.SH
PULUHAN karyawan judi gelper di samping SPBU BCS Mall diamankan polisi KERTUA PWI Pusat Margiono dan Wakil Gubernur Sumbar
JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Persiapan HPN 2018 di Sumbar semakin mantap, hal ini ditandai dengan diadakannya Rapat pematangan HPN 2018 digelar belum lama ini di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Rapat dipimpin Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang juga Ketua Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2018, Margiono, bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit. Hadir dalam rapat itu Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pemprov Sumbar, Reti Wafda dan Kepala Biro Umum Pemprov Sumbar, Ruswandi. Sementara Ketua Umum PWI, didampingi Sekjen PWI, Hendry Ch. Bangun, Ketua Dewan Kehormatan PWI Ilham Bintang dan unsur pimpinan panitia pusat lainnya. Dalam kesempatan itu, Wagub Sumbar yang mewakili Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, menyerahkan Surat Perjanjian Kerjasama (SKP) penyelenggaraan HPN 2018 antara Pemprov Sumbar dan Panitia HPN 2018. Sejumlah program unggulan dalam rangkaian HPN 2018 dibahas dalam rapat tersebut. Misalnya, pesta adat Makan Bersambung ke Hal 2
Calo dan Pungli Marak di Imigrasi Batam JAKARTA, RAKYAT MEDIAPraktik pungutan liar (pungli) dan percaloan masih marak di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam. Pungli dan calo ini khususnya untuk pembuatan paspor dan izin tinggal. Maraknya praktik pungli dan percaloan di Kantor Imigrasi Batam itu terungkap dalam publikasi kajian yang digelar Ombudsman Republik Indonesia di Jakarta. KANTOR Imigrasi Kelas I batam Centre
Bersambung ke Hal 2
Kapal TNI AL Tabrak Speedboat Penyelundup Sabu BATAM, RAKYAT MEDIA-Kapal milik pangkalan TNI Angkatan Laut (lanal) Batam menabrak speedboat penyelundup sabu dari Sei Renggit, Malaysia, Selasa (16/1/2018) dini hari. Sehabis menabrak speedboat itu, anggota Lanal melakukan pengecekan. ”Sudah tidak ada ditemukan orang lagi.Kami mengira saat kejar-kejaran itu mereka terjun ke laut,” Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batam Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan, Selasa (16/1/2018) pekan lalu. Dari penuturan Iwan, kronologis kejadian ini bermula dari informasi intelijen yang didapat oleh pihak TNI AL. Infor-
BATAM, RAKYAT MEDIA-Hampir sepekan lokasi perjudian yang berkedok gelagang permainan elektronik (Gelper) di Batam tiarap menysul penggerebekan yang dilakukan aparat kepolisian Polda Kepri,Senin dini hari (15/1/2018) pekan lalu.Penggerebekan kali ini boleh dikatakan cukup spektakuler, selain menurunkan puluhan personil polisi bersenjata lengkap dan mengerahkan kenderaan taktis lapis baja. Operasi penggerebekan tersebut langsung dipimpin oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. H Didid Widjanardi SH Bersambung ke Hal 2
masi itu menyebutkan akan ada pengantaran narkoba jenis sabu dan ekstasi dari Malaysia ke Batam. Berdasarkan informasi ini, Lanal Batam meningkatkan patroli.”Dalam seminggu belakangan, kapal kami terus patroli di sekitar perairan Nongsa,” ucapnya. Sehari sebelum aksi kejar-kejaran ini. Iwan menyebutkan intelijen TNI AL menginfokan dalam waktu dekat pengiriman narkoba akan dilakukan. ”Anggota kami siagakan,” ujarnya. Ternyata info itu benar.Selasa (16/1) Bersambung ke Hal 2
DANLANAL Batam Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan
PARA anggota Ditnarkoba Polda Kepri yang terima penghargaan
Kapolda Beri Penghargaan Anggota Direktorat Narkoba
Berhasil Gerebek Judi BATAM, RAKYAT MEDIAKaplda KepriIrjen Pol Drs.Didid Widjarnadi Senin (22/1/2018) memberikan penghargaan kepada sejumlah anggota polisi dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri, setelah menggerebek judi gelper Three Kingdom di Penuin, Lubuk Baja, Batam. Kapolda Kepri memberikan secara langsung penghargaan tersebut kepada 21 personel di lapangan Upacara Polda Kepri. Raut wajah semringah terpancar dari Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi, SH. Ia tampak bangga setelah memberikan penghargaan kepada anggotanya. Kapolda mengatakan, ge-
langgang permainan itu diduga menyalahi izin dan digunakan untuk praktik perjudian.Sekitar 86 orang ditangkap dalam kejadian itu. Mereka adalah pemain, pengelola, dan karyawan arena gelper tersebut. Mereka yang mendapat penghargaan tersebut diantaranya Kombes Pol K. Yani Sudarto, SIK, M.Si selaku Dirresnarkoba Polda Kepri, AKBP Achmad Suherlan, SIK jabatan Kasubdit 1 Dirresnarkoba, AKBP Arthur Sitindaon, SH, MH dengan jabatan Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Kepri beserta Panit dan Banit Ditresnarkoba yaitu Iptu Suko Bersambung ke Hal 2
CMYK
SAMBUNGAN
Selasa, 23- 31Januari 2018, MINGGU III
Website: www.rakyatmediapers.co.id
2
PT Pelindo Marine
Buat Kapal Patroli Pertama dan Terbesar di Batam BATAM,RAKYAT MEDIA PT Pelindo Merine Batam menyerahkan secara resmi kapal patroli Tanjung Datu 1011 kepada Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI pada Kamis (28/ 1/2018)lalu. Acara serah terima dilakukan oleh jajaran PT Pelindo Marine kepada pihak Bakamla yang dipimpin langsung oleh Kabakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewa. Penyerahan kapal ini juga disaksikan oleh Ketua Komisi Satu DPR RI Abdul Kharis Almansyah, Kapolda Irjen Pol Didid Widjanardi berserta pejabat lainnya. Direktur PT Palindo Marine Hermanto mengatakan, Kapal Tanjung Datu 1011 merupakan kapal patroli pertama dan terbesar yang pernah dibangun di Indonesia. Pekerjaan ini dimulai pada awal Maret 2016 lalu. “Seluruh tahapan pembuatan kapal ini mulai dari desain perencanaan dan konstruksi
fisik sampai instalasi sistem murni dikerjakan tenaga ahli putra putri bangsa,” ujar Hermanto. Kapal Tanjung Datu 1011 ini, kata Hermanto, sudah lolos uji coba menjalani sejumlah pengecekan dan tes. Mulai visual inspection test dan witness NDT oleh Bereau Veritas. Tahapan ini antara lain meliputi radiograph test (RT) atau X-ray. “Kapal ini dibangun dengan panjang keseluruhan 110 meter dan lebar 15,50 meter, dan tinggi geladak utama 6,90 meter,” ujarnya lagi. Selain itu kapal tersebut memiliki dua unit mesin penggerak pokok dengan kekuatan masing-masing 5.300 Horse Power (Hp) dengan kecepatan maksimal 18 knot. “Kapal ini juga dilengkapi helidek untuk landasan helikopter medium dengan berat 8 ton,” ujarnya lagi. Kabakamla RI Laksdya TNI
Ari Soedewa dalam arahnya mengatakan, Tanjung Datu diambil dari nama daerah perbatasan Indonesia dengan Malaysia, tepatnya di Kalimantan Barat. “Ini adalah kapal terbesar milik Bakamla yang dibuat oleh anak bangsa. PT Palindo dapat menyelesaikan pesanan sesuai permintaan dan hasilnya luar biasa. Ini adalah bukti dari baiknya kinerja anak bangsa,” ujar Ari. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya kapal tersebut akan berkoordinasi dengan kapal - kapal lainnya untuk samasama menjaga keamanan perairan wilayah Indonesia. “Kapal ini akan menjadi kapal Induk bagi kapal keamanan lainnya. Kapal ini akan mobile di sekitar wilayah perairan Indonesia. Kapal ini akan segera beroperasi,” ujar Kabakamla. (rm/b.t)
Jalanan di Batam Semakin BanyakBerlubang KABIL, RAKYAT MEDIA-Kondisi Batam yang masih sering diguyur hujan menyebabkan sejumlah titik jalan berlubang. Hal itu tentunya dikhawatirkan pengendara terutama roda dua karena bisa mengalami kecelakaan akibat jalan berlubang. Mirisnya,kondisi jalan berlubangterlihat di jalan protokol besar tak jauh dari Traffic Light Simpang Kabil atau akrab disebut Simpang Kepri Mal. Jalan dari arah Simpang Mukakuning ke arah Batamcenter itu berlubang dan berkerikil. Tak jarang, pengendara harus melambatkan laju kendaraan mereka meski traffic light sudah hijau. “Jalannya berkerikil dan berlubang. Meski sudah hijau, saya sendiri memilih melaju pelan, takut jatuh,” ujar Kiki
warga Tembesi yang tiap hari melalui jalur tersebut karena bekerja di kawasan Indusri Batamcenter, kemarin. Ia menduga, kerikil-kerikil jalanan itu muncul akibat terbawa arus air hujan. Apalagi setiap hujan turun, jalanan tersebut selalu tergena air hujan. “Beberapa bulan lalu lubang jalannya tak terlalu besar, sekarang sudah semakin besar. Begitu juga dengan pasirnya bertambah banyak,” jelasnya. Hal senada juga dirasakan Yulian warga Batuaji. Yulian mengaku selalu waswas ketika melaju di jalur tersebut. Apalagi jika hujan gerimis yang menyebabkan jalanan jadi licin dan beberapa pengendara pernah jatuh. “Saya pernah juga pernah jadi korban, untungnya tak ada
Serahkan SK langsung di lapangan. Dari 580 CPNS Kementeriaan Hukum dan HAM yang diberi SK, Bambang melanjutkan, sebanyak 373 orang akan diperuntukan sebagai Sipir Lapas dan sisanya di kantor-kantor Imigrasi yang tersebar di seluruh Kepri.”Tentu kita berharap para CPNS mampu membangun hukum di Kepri serta pelayanan publik yang prima. Untuk itu agar serius dalam mengikuti setiap rangkaian orientasi,” ujar Bambang. Sementara itu, Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun mengingatkan agar seluruh CPNS yang hadir untuk dapat
Sambungan Hal. 1
serius dalam mengikuti orientasi. Hal ini merupakan bekal yang berharga untuk dapat menunjukan kinerja yang maksimal kedepannya kepada bangsa dan negara. “Kalianlah yang terpilih dari sekian ribu orang yang mendaftar. Merupakan kesempatan yang baik dan jangan disia-siakan. Terus tunjukan aktualisasi diri dalam mengabdi untuk negeri,” ujar Nurdin dalam sambutannya. Nurdin melanjutkan, orientasi yang dilaksanakan ini penting dan merupakan bagian dalam peningkatan sumber daya manusia, khususnya yang ada
Persiapan HPN Bajamba pada malam hari tanggal 8 Februari 2018 dan puncak acara HPN 2018 pada tanggal 9 Februari 2018. Kedua kegiatan ini diharapkan dihadiri Presiden Joko Widodo. “Selain itu masyarakat Sumbar juga mengharapkan kehadiran Presiden Jokowi, untuk melakukan ground breaking jalan tol Padang-Pakanbaru dan perluasan pabrik Semen Padang. Kedua proyek ini memiliki arti penting bagi pertumbuhan perekonomian Sumatera Barat dan kawasan sekitarnya,” ujar Margiono. Juga dibahas tentang persiapan panitia HPN 2018, baik pusat maupun daerah, menyambut kehadrian puluhan dutabesar negara sahabat.
di Kepri.”Tuntutan masih banyak, perjalanan masih panjang. Gunakan kesempatan ini untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri,” lanjut Nurdin. Nurdin juga mengatakan, saat ini pemerintah terus berupaya memperbaiki sistem perekrutan CPNS yang ke depan lebih transparan dengan tanpa kecurangan. “Dari sinilah kemampuan kalian masing-masing, di samping rezeki yang sudah digariskan oleh Allah, gunakan sentuhan hati untuk bekerja secara profesional untuk bangsa dan negara,” pesan Nurdin. (rm/ferianda) Sambungan Hal. 1
Rapat juga menbahas konvensi dan seminar paralel mengenai perkembangan media masa sehari sebelum acara puncak, termasuk di dalamnya pertemuan akbar Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) dan bakti sosial. Setelah mendengarkan laporan semua unsur panitia, Margiono mengatakan dirinya yakin persiapan HPN 2018 semakin matang. Melihat persiapan yang ada, dirinya yakin, HPN 2018 akan dicatat sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah. “Melihat persiapan sejauh ini, kami percaya HPN 2018 akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan dan masyarakat pers nasional dan masyarakat Sumatera Barat akan
Berhasil Gerebek Wibowo, SH, Ipda Marum, SH, Ipda Sarianto, SH, Aiptu Davit, Aipda Yance, Bripka Surya, Bripka Andria, Bripka M. Ambran, Brigadir Andry Garcia, Brigadir Denny, Brigadir Alfaian, Briptu Novri, Briptu Rinaldi, Briptu Alamin, Bripda Mitun, Bripda Wendy, Bripda Rery, Bripda Gery. Kapolda mengatakan, alasan bawahannya itu mendapatkan penghargaan karena di-
kendaraan di belakang. Saya hanya luka ditangan, tapi stang motor saya bengkok,” jelasnya. Jalan berlubang juga terlihat di ruas jalan Taman Kolam yang ada di Belakang Gedung Graha Pena Batam Center. Terdapat belasan titik lubang, mulai yang kecil hingga besar. Jalanan berlubang juga menyebabkan kerikil berserakan. “Kadang kalau sudah hujan, lubang itu tertutup. Kita yang lewat pun tak sadar dan akhirnya kendaraan masuk lubang,” terang Agus. Sementara di perempatan Bengkong Indah juga terlihat lubang cukup besar. Lubang itu dirasa sangat menganggu pengendara karena jalur tersebut padat. Pengendara pun harus hati-hati jika tak ingin kendaraan mereka masuk lubang. (rm/bps)
nilai telah mampu melaksanakan tugas melebihi panggilan tugas. ”Upacara yang digelar hari ini merupakan suatu wujud penghargaan dari pimpinan karena telah menunjukkan prestasi melebihi panggilan tugas,” ucap Didid. Pada upacara tersebut juga Kapolda berharap kegiatan ini menjadi motivasi kepada personel Polda Kepri untuk berlomba-lomba mengukir presta-
mendapat manfaat besar dari kegiatan ini,” ujar Margiono. Hal senada juga disampaikan Wagub Sumbar Nasrul Abit. Menurutnya, pelaksanakan HPN 2018 dapat mengangkat citra Padang dan Sumatera menjadi lebih baik lagi. HPN 2018 diselenggarakan masyarakat pers nasional yang terdiri dari Dewan Pers, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Serikat Penerbit Surat Kabar (SPS), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).(rm/bs). Sambungan Hal. 1
si dan menghindari pelanggaran dalam rangka mengharumkan nama Polda Kepri. “Saya berharap kepada seluruh personel Polda Kepri untuk melaksanakan tugas yang luar biasa, karena akan diberikan reward yang sepatutnya sedangkan bagi personel yang tidak dapat melaksanakan tugas dengan baik dan melakukan pelanggaran akan diberikan punishment,” ujar dia. (rm/mwd)
JAJARAN PT Pelindo Marine bersama Bakamla foto bersama
Lokasi Perjudian Sasaran pertama lokasi penggerebekan dilakukan di Gedung olahraga yang disulap menjadi lokasi Gelanggang Permainan Eletronik ( Gelper) yang berada di samping SPBU BCS, lokasi judi terbesar di Batam ini dikepung aparat kepolisian guna mencegah pengunjung dan karyawan lokasi judi tersebut melarikan diri. Informasi yang dihimpun Koran Rakyat Media di lapangan menyebutkan, dalam penggerebekan lokasi perjudian ini, polisi menangkap sedikitnya 60 orang, mulai dari pemain, wasit, kasir hingga penanggung jawabnya. Tak hanya itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang jutaan rupiah dan barang bukti lainnya ikut disita. Polisi juga mengamankan belasan berbagai mesin ketangkasan yang dijadikan alat permainan judi baik dimainkan secara perseorangan maupun ramai ramai. Hingga kini lokasi judi yang berada disejumlah tempat telah dipasang garis polisi. Namun polisi hanya menggerebek satu lokasi saja, sementara lokasi perjudian gelanggang permainan elektronik (Gelper)yang mencapai puluhan titikdi Batam tidak disen-
tuh. Begitu juga permainan Judi bola pimpong yang saat ini menjamur di Batamsepertinya tidak tersentuh hukum. Padahal sejumlah lokasi judi pimpong itu dibuka secara terangterangan. Seperti lokasi judi bola pimpong di Hotel Spinx dan Hotel Formosa, kedua lokasi judi bola pimpong ini sudah cukup lama digelar. Hampir setahun.”Di Hotel Formosa Nagoya lantai 4 dan Hotel Spinx di lantai 3 ,”kata seorang warga Batam kepada media ini Informasi yang diterima media ini, aktivitas judi bola pimpong yang digelar di lantai empat Hotel Spinx tiap malam cukup ramai. Modus permainan judi bola pimpong ini dengan cara menebak angka yang berada di sebuah bola pimpong, setelah dikocok dan berhenti lalu muncul angka dibola, jika pemain menebak angka yang muncul berarti dialah pemenangnya. Judi ini menggunakan fasilitas seperti layar televisi. Para penjudi cukup melihat dari layar-layar tersebut.Dengan menggunakan layar tersebut, permainan itu bisa lebih sedikit risiko penggerebekan. Hadiahnya pun tak tanggung tanggung.
Sambungan Hal. 1
Bahkanperputaran uang di judi bola pimpong ini mencapai puluhan hingga ratusan juta per malam. Namun aktivitas judi bola pimpong ini tampaknya tak tersentuh. “Pemiliknya disebut-sebut bernama Acai,” ujar seorang sumber. Penggerebekan lokasi permainan Gelper tersebut karena terindikasi jadi tempat perjudian. Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga yang dikonfirmasi enggan menjelaskan secara rinci penggerebekan itu karena masih dalam pengembangan dan penyidikan. ”Benar ada penggerebekan lokasi gelper di sebelah SPBU BCS, namun sampai saat ini kasus tersebut masih dalam pengembangan,” kata Erlangga. 60 orang yang ditangkap hingga kini masih menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri. Maraknya lokasi perjudian yang berkedok gelanggang permainan elektronik (Gelper) di kota Batam, karena Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu disebut sebut mengobral penerbitan izin dan setiap izin dibandrol hingga ratusan juta rupiah.
Calo dan Menurut anggota Ombudsman Adrianus Meliala, temuan itu diperoleh dalam pengecekan seketika yang sengaja dilakukan di tujuh kantor imigrasi (Kanim). Ketujuh kanim tersebut meliputi Kanim Kelas I Manado, Kanim Kelas I Makassar, Kanim Kelas I Pekanbaru, Kanim Kelas I Palembang, Kanim Kelas I Khusus Jakarta Selatan, Kanim Kelas I Jakarta Timur, dan Kanim Kelas I Khusus Batam. “Kami menggunakan metode mysterious shopping, berpura-pura sebagai pemohon paspor dan mengurus izin tinggal,” tutur Adrianus, kepada wartawan di Jakarta.
Sambungan Hal. 1
Ombudsman menemukan kelemahan pelayanan publik yang dilakukan instansi keimigrasian, antara lain, ketidakjelasan waktu penyelesaian, praktik pungli, masih adanya calo yang beroperasi di kantor-kantor imigrasi, serta ketidakjelasan sistem antrean. Data Ombudsman menyebutkan sejak 2014 sampai dengan Juni 2017 terdapat 105 pengaduan terkait pelayanan keimigrasian. Rinciannya, pada 2014 terdapat 30 pengaduan, 20 pengaduan pada 2015, 35 pengaduan di 2016, dan pada 2017 sebanyak 20 pengaduan. Dalam menanggapi permasalahan calo dan layanan izin tinggal tersebut, Direktur
Jenderal Imigrasi Ronny Sompie mengakui fungsi pengawasan di internal keimigrasian masih lemah.Pengawasan yang hanya terpusat di Kemenkum dan HAM tidak efektif menyentuh hingga kanim di daerah. “Imigrasi di daerah tidak mampu mengawasi dirinya sendiri. Ditjen Imigrasi ada di pusat, pengawasan terhadap 125 kanim harus dibantu. Sementara, kanwil Kemenkum dan HAM di 30 provinsi, dia masih jauh juga terhadap kantor-kantor imigrasi itu,” papar Ronny, saat ditemui di kesempatan yang sama, di Kantor Ombudsman, Jakarta. Khusus untuk pelayanan paspor, Ronny mengakui ada
Kapal TNI Kapal Lanal Batam melihat speedboat yang melaju tidak cukup kencang. Tapi ada bagian speedboat itu yang membuat pihak TNI AL curiga. ”Haluannya berbentuk tak biasa. Dan speedboat di sini tak ada bentuknya seperti itu, sedikit memanjang.Anggota langsung tahu itu buatan Malaysia,” tuturnya. Iwan mengatakan anggotanya meminta speedboat itu berhenti. Tapi peringatan dari anggota Lanal Batam, tidak digubris oleh dua orang yang berada di speedboat itu. ”Malah kabur, kami kejar.Aksi kejar-kejaran berakhir, dengan tabrak bagian buritan kapalnya. Mesinnya pecah, kapal berhenti, tapi orangnya sudah
Namun hal itu dibantah oleh Kepala Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) kota Batam Gustian Riau. Gustian Riau mmengaku pihaknya hanya mengeluarkan sebanyak 29 izin gelper, hal ini terungkap ketika Gustian Riau diperiksa penyidik Polresta Barelang terkait perizinan gelper yang terindikasi judi di Batam beberapa waktu lalu. Bahkan, Gustian Riau, izin tersebut diterbitkan bukan untuk melegalkan perjudian. Menurutnya izin yang dikeluarkan pemerintah adalah untuk gelanggang permainan elektronik. Izin yang diberikan terhadap lokasi gelper itu hanya untuk permainan anak dan jam operasionalnya dibatasi. Tapi kenyataan dilapangan, lokasi gelper yang diberi izin tersebut, umumnya melanggar aturan. Pantauan media ini dilapangan, pasca penggerebekan tersebut disejumlah lokasi judi gelper tersebut tutup, Tak terlihat ada aktivitas, bahkan dilokasi lain juga terlihat ada yang terpasang garis polisi. Namun sebagian lokasi juga terlihat ada yang masih buka seperti biasa. (rm/mwd).
penumpukan antrean. Hal itu antara lain disebabkan terbatasnya sumber daya dan jumlah kantor pelayanan paspor.Sebelumnya Ditjen Imigrasi menemukan sekitar 72 ribu permohonan paspor fiktif yang memenuhi antrean di sistem paspor online. Saat ini tengah disiapkan sistem baru yang menutup peluang permohonan fiktif. Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Agung Sampurno menyebut aplikasi antrean paspor nantinya mampu mendeteksi apakah suatu akun dikendalikan manusia atau robot. Sistem itu bakal diluncurkan pada Februari 2018 mendatang.(rm/red). Sambungan Hal. 1
tidak ada,” ungkapnya. Tidak hanya dua orang yang memiliki ciri berperawakan seperti keturunan India. Narkoba yang dibawa oleh dua orang ini juga ikut hilang. Pihak Lanal melakukan penelusuran di sekitar lokasi.”Tapi pagi harinya kami mendapatkan informasi. Satpam Palm Spring menemukan steroform yang sama dengan di speedboat kami amankan itu. Kami cek ternyata isinya narkoba,” ucapnya. Sebelum narkoba ini ditemukan di Palm Spring Hole 9, Iwan mengatakan masyarakat sekitar sana melihat dua lakilaki memiliki perawakan seperti orang keturunan India.”Orang ini tidak main golf, juga tidak menginap di Palm Spring. Ke-
curigaan kami, dua orang inilah yang kami cari dini hari tadi,” ujarnya. Karena narkoba yang ditemukan sudah berada di darat. Iwan mengatakan temuan satpam Palm Spring ini diserahkan ke Polresta Barelang.”Saya koordinasikan dengan teman angkatan satu letting saya di Polresta, Kapolresta Barelang, Pak Hengki,” tuturnya. Iwan mengatakan pihaknya telah mengirimkan dua anggotanya, yang ikut dalam aksi kejar-kejaran itu.Terkait jumlah pastinya narkoba itu, Iwan mengatakan kurang mengetahuinya. Karena sudah berada di tangan pihak kepolisian. ”Tapi dari info awal masuk ke kami, ada sekitar 3-5 kg sabu,”
ucapnya. Dari informasi diterima Iwan. Bandar sabu asal Malaysia, mulai mengurangi ketergantungan menggunakan kurir asal Indonesia.”Mereka ini sudah mulai beralih memberdayakan orang-orang mereka.Agar kesuksesan tingkat pengiriman barang haram ini semakin besar,” ucapnya. Tidak ingin kecologan. Iwan mengatakan pihaknya akan lebih meningkatkan patroli di perairan Batam. Selain itu informasi intelijen akan lebih ditingkatkan juga.”Kami bergerak, berawal dari informasi agen di lapangan. Kamis udah punya satgas narkoba, yang konsen memberantas penyelundupan narkoba,” pungkasnya. (rm/bp).
CMYK
3
BATAM METROPOLIS
Selasa, 23- 31Januari 2018, MINGGU III
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Karena Dikerjakan Asal Jadi
Bangunan Drainase Milik Dinas Bina Marga Ambruk BATAM CENTRE,RAKYAT MEDIA – Karena dikerjakan asal jadim oleh kontraktor pemenang tender, akibatnya bangunan Drainase di Perumahan Botania Garden I, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota kemarin, ambruk. Dampaknya perumahan dan sekolah disekitarnya terkena dampaknya. Air dari dalam drainase meluap dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Bahkan, sejak ambruknya bangunan drainasi tersebut genangan air mengalir masuk ke halaman lingkungan sekolah SMPN 28 Batam. Akibatnya, pihak sekolah terpaksa meliburkan peserta didiknya karena ada beberapa orang anak yang mengaku mual dengan aroma tak sedap dari genangan air tersebut. ”Kami sudah upayakan untuk anak-anak masuk, tetapi bau air yang berasal dari parit itu sangat menyengat sehingga ada beberapa siswa yang mual. Sebab itu, kami putuskan anak-anak untuk pulang,” ujar Tri, seorang guru SMPN 28 Batam. Meski telah diupayakan melakukan per-
Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad ke lokasi
Kapolda Kepri Minta Anggotanya Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Perubahan Akta Notaris No.84 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI Nomor AHU-0006827.AH.01.02., Tanggal 21 Maret 2017 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri. SH Sekretaris Redaksi/Tata Usaha Marlina Redaktur Pelaksana Ikhsan Amd Koordinator Liputan Amiruddin Redaktur Senior Eko Komansyah Asisten Redaktur Rizki Perdana, Iqbal Ramadhan, Gunawan Ramadhan Renhard (Rendi) Wartawan Liputan Batam Hadi Sucipto, Ferianda, Bachtiar, Aldi Hermawan Divisi Iklan Rizki Perdana, Divisi Pemasaran, Alfizam Dewan Redaksi Mawardi. M, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadori Penasehat Hukum Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH, Anwar Effendi.SH.MH, Bottor Erikson Pardede SH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE (Kepala), Mahyuddin (Koordinator) Wartawan Liputan Jabodetabek Darmawan, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Supriadi M.Y. SH (Kepala Perwakilan), Sofian. M, Dedi Topan SH PerwakilanSumateraBarat Amina Zailani (Kepala), Khaidir (Koordinator) Perwakilan Provinsi Riau Julita Siregar Biro Kabupaten Pasaman Barat Robbisam. SS Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo Biro Kota Tanjungpinang Anton Can BiroKabupaten Bintan Tio Imando BiroKabupatenNatuna Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Jon BiroKabupatenAnambas Mahmud (Kepala Biro), Zuliadi, Amiruddin Biro KabupatenDeli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro KabupatenKampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Meranti Muhammad Zaini (Kepala Biro) Biro Kabupaten Bengkalis Dedy Reiza Nasution (Kepala), Sulaiman Effendi Lay Out Andi Rusmin Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)-7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529 Dicetak Oleh : PT Media Cetak Batam Alamat Jalan Tenggiri Tanjung Sengkuang, Batu Ampar Batam, Kepulauan Riau, Telp (0778)-4100200 Fax (0778)-422990 Kode Pos-29452. Perwakilan DKI Jakarta Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Kode Pos 16411. Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No. Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Email Redaksi rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers.co.id
Tingkatkan Kinerja di Tahun 2018 NONGSA, RAKYAT MEDIAKapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi meminta seluruh jajarannya meningkatkan kinerja di tahun 2018 ini. Selain itu, diminta tidak ada lagi kasuskasus yang menumpuk dan tidak terselesaikan.”Kapolda juga meminta seluruh jajaran, mengurangi angka kriminalitas,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga, kepada wartawan belum lama ini. Respon cepat atas segala kejadian, juga menjadi perhatian Kapolda Kepri yang baru ini. Anggota Polda Kepri harus bekerja keras di tahun 2018 ini.”Kapolda tidak ingin kerja yang landai-landai saja,” tutur Erlangga. Seluruh anggota Polri di Kepri, harus menujukan keberadaan polisi ditengah-tengah masyarakat.”Khususnya dalam penegakan hukum, itu harus,” ucap Erlangga. Erlangga mengatakan Kapolda Kepri juga mengharuskan jajarannya untuk intropeksi diri. Apa saja yang
Kapolda Kepri Irjen Didid Widjanardi.
kurang di tahun 2017, tidak boleh terulang kembali di 2018. ”Kendala dan hambatan di 2017, jadi dasar untuk melakukan perbaikan,” ucap Erlangga. Keberhasilan dalam mengurangi kriminalitas dan penuntasan kasus. Tidak terlepas dari koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat.”Polisi diharapkan bekerjasama dengan masyarakat, untuk saling bahu membahu dalam menjaga situasi kamtibmas yang selalu kondusif,” ujarnya (rm/bps).
baikan oleh pemerintah, namun tetap saja kejadian itu telah menimbulkan kerugian. Tak salah jika proyek pengerjaan drainase di depan ruko Developer Fanindo itu dipertanyakan. Menurut Manager Tekhnik Fanindo Botania I, Lukman mengatakan bahwa proyek drainase tersebut dibangun sekitar 2 tahun lalu. Pengerjaannya dilakukan oleh Bidang Bina Marga Dinas PU Kota Batam.”Itu yang ngerjain Dinas PU dulunya,” kata Lukman usai mendampingi kunjungan Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad ke lokasi, Rabu (17/ 1/2018) siang. Pernyataan Lukman itu juga diperkuat oleh masyarakat setempat yang mengatakan bahwa drainase tersebut dulunya merupakan proyek Bidang Bina Marga Dinas PU Kota Batam. ”Dulunya memang proyek pemerintah, itu proyek Bina Marga,” kata seorang warga yang enggan namanya dipublikasi.Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Bidang Bina Marga Dinas PU Kota Batam belum dikonfirmasi terkait proyek drainase tersebut.(rm/ikhsan)
Camat Batuaji Tak Mampu Tertibkan Bangunan Liar BATAM, RAKYAT MEDIAApa sebabnya Camat Batuaji tak mampu menertibkan bangunan liar di Ruang Terbuka Hijau (RTH). Hingga saat ini ruli di tanah negara tersebut terus bertambah. Camat yang Baru Ridwan, bimbang apakah bangunan-bangunan tersebut akan dibiarkan atau ditertibkan. ”Saya tanya dulu sama camat yang sebelumnya ya. Belum tahu bagaimana kedepannya,” katanya. Ridwan mengaku bahwa bangunan liar di RTH jelas tidak diperbolehkan. Termasuk bangunan di taman di pasar seken aviari yang kembali dibangun paska kebakaran beberapa waktu lalu.”Belum tahu seperti apa ya. Koordinasi dulu dengan camat sebelumnya,” katanya. Selain di pasar seken Aviari, banyak RTH yang dijadikan jadi bangunan permanen. Kebanyakan untuk bisnis kuliner seperti pujasera dan angkringannnn. Misalnya pujasera di samping SPBU Basecamp, Angkringan di dekat pe-
LOKASI Perumahan Liar (Ruli) di Wilayah Batuaji
rempatan putri hijau, pujasera di depan SP Plaza dan juga sejumlah doorsmeer yang berada persis di atas drainase. Fandi, seorang warga Batuaji meminta pihak terkait untuk bisa menertibkan bangunan liar terutama yang ada di pinggir jalan besar. Selain mengurangi RTH juga menambah kesemrawutan Batuaji. Ini juga untuk memberikan rasa keadilan kepada semua pedagang yang ada di pinggir jalan. “Beberapa waktu lalu, ada
penertiban pedagang, pemilik usaha tambal ban yang ditertibkan. Sekarang sudah jelas banyak bangunan yang melanggar aturan kenapa tidak ditertibkan,” katanya. Sebelumnya, Walikota Batam Rudi meminta setiap camat untuk menertibkan bangunan liar yang berada di pinggir jalan. Apalagi ada bisnis yang didirikan di atas drainase. Ini sangat menggangu alur drainase ketika musim hujan. (rm/ferianda)
DPRD Tak Percaya
Laporan Keuangan BUMD Belum Diterima Sekda Batam BATAM CENTRE,RAKYAT MEDIA : Pernyataan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin yang mengatakan, bahwa dirinya belum mendapat laporan keuangan dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Batam, disangkal Komisi IV DPRD Kota Batam. Pasalnya, dalam laporan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kota Batam, pansus sudah pernah menyampaikan hal itu.”Saya sudah sampaikan. Dan itu juga sudah disampaikan di paripurna, pada saat laporan pansus,” ungkap Sekertaris Komisi IV DPRD Kota Batam Udin P Sihaloho, Jumat (12/1/2018). Udin menganggap, banyak sekali pelanggan-pelanggaran yang menyalahi aturan di perusahaan plat merah tersebut. Salah satunya, yakni penyalahan aturan di Perda BUMD Nomor 1 Tahun 2002 pasal 9, tentang direksi. Kepala BUMD yang menjabat lebih dari dua periode, dirasanya suatu kesalahan yang sangat fatal. “Itu saja sudah menyalahi aturan. Kemudian terkait kepada laporan keuangan. Dimana pada saat kita mengundang direkturnya, laporan keuangannya bobrok,” ungkapnya. Udin menduga, pengelo-
laan keuangan yang pernah dilaporkan ke badan anggaran (Banggar), dilakukan atas dasar “Asal Bapak Senang”. Pasalnya, BUMD sebagai perusahaan pemerintah, harusnya bisa mendapat keuntungan lebih dari yang ditargetkan yakni sekitar Rp 900 juta di tahun 2017. “Target itu tak berubah sejak 3-4 tahun yang lalu. Padahal kita tahu listrik naik, penyedia gasnya BUMD. Harusnya lebih dong!” ungkapnya. Saat pembahasan APBDPerubahan 2017 dan APBD Murni 2018, Udin juga mengaku sudah ada pembahasan masalah BUMD. Bahkan, DPRD sudah mengundang Direktur BUMD, BUP, termasuk BLUP (RSUD-EF). Sementara Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin mengatakan, belum menerima laporan keuangan dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Batam. Menurut dia, sebagai pemegang saham BUMD Batam, sudah menjadi kewajiban PT Pembangunan Batam untuk membuat laporan. “Sampai saat ini saya belum mendapat laporan apapun dari mereka. Karena itu saya sudah surati mereka supaya mereka memberikan hasil kinerjanya,” pungkas Jefridin(rm/pm)
PEGAWAI Pajak Menunjukan surat PBB (Pajak Bumi dan Bangunan )
Mulai Januari Pemko Batam Menetapkan NJOP Baru BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Surat pengantar pajak terutang pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (SPPT PBB-P2) tahun 2018 akan diterbitkan pekan ini. Sebanyak 297 ribu SPPT akan didistribusikan ke masyarakat wajib pajak. “Setelahnya akan segera kita distribusikan ke masyarakat,” kata Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, Senin (15/1) pagi. Untuk diketahui, tahun ini Pemerintah Kota (Pemko) Batam menargetkan perolehan PBB-P2 sebesar Rp 158,5 miliar. Angka ini meningkat dibanding tahun sebelumnya, Rp 131 miliar. Kepada wajib pajak, ia mengimbau agar segera membayar kewajibannya setelah menerima SPPT. “Agar tak menumpuk pada akhir pembayaran,” katanya. Sementara itu, Pemko Batam ingin menaikkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) untuk lokasi-lokasi strategis, terutama pada
lokasi yang merasakan manfaat langsung pelebaran jalan. Penyesuaian tarif itu nantinya juga akan diajukan ke DPRD, tentunya setelah mendapat persetujuan Walikota. “NJOP dalam proses penyusunan, Januari ini akan kami tetapkan,” katanya. Menurutnya, penyesuaian tarif tak hanya melihat karena banyaknya perbaikan infrastruktur, namun juga demi tercapainya target pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batam 2017 yakni Rp 1,3 triliun. “Kami akan genjot pendapatan dari seluruh sektor,” ungkapnya. Sementara itu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan secara pribadi sebagai pimpinan daerah tak segan-segan memberi contoh. Dan ia berharap, masyarakat mampu juga tak keberatan. “Walau saya tak depan jalan, saya akan sampaikan ke Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah supaya dinaikkan, saya ingin diri saya sebagai contoh,” katanya. (rm/bps)
CMYK
BATAM METROPOLIS
4 Selasa, 23- 31Januari 2018, MINGGU III
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Dinas Bina Marga Tak Mampu Atasi Banjir di SMPN 28 Botania BATAM CENTRE,RAKYAT MEDIA Proses belajar mengajar di SMP Negeri 28 yang berlokasi di Perumahan Taman Raya tahap 3, Batam, kembali diterpa banjir akibat meluapnya air dari goronggorong di depan sekolah, Rabu, (17/ 01/2018).Meluapnya air dari goronggorong tersebut, membuat murid-murid tidak bisa mengikuti proses belajar mengajar dan pihak sekolah pun memulangkan anak didiknya. Sungguh Ironis dunia pendidikan seperti ini, tampak air yang mengalir dari parit depan sekolah tersebut, berwarna hitam pe-
kat dan mengeluarkan aroma tak sedap. Lurah Belian, Kamarul Azmi, turun langsung ke lapangan melihat dampak terjadinya banjir di SMPN 28 Batam dan langsung berkordinasi dengan dinas terkait untuk membantu menyelesaikan banjir tersebut. Kamarul mengatakan, bahwa air dari parit, tidak bisa mengalir akibat tertutup longsor di Botania, sehingga airnya meluap dan masuk ke lingkungan sekolah. Dia juga mengungkapkan, sudah kordinasi dengan Dinas Bina Marga
untuk membuat gorong-gorong baru dan sekarang lagi tahap pengerjaan. ’’Kemudian saya minta supaya airnya mengalir dulu untuk mengurangi debit air,’’ ucapnya di lokasi kejadian. Tokoh masyarakat setempat, Abdul Nasri, membeberkan bahwa meluapnya air dari gorong-gorong tersebut karena pembuangan air rumah tangga dilingkungan taman raya tahap tiga mengalir ke parit besar depan sekolah, sehingga debit air semakin banyak dan tidak tertampung lagi sementara aliran pembuangan yang mengarah ke bota-
nia tertutup, makanya airnya meluap. Dia juga mengutarakan kekesalannya terhadap developer yang lagi membangun perumahan dan ruko di sekitar sekolah SMPN 28, karena tidak memperhatikan lingkungan sekitar yang seenaknya membangun tanpa memperhitungkan dranaise yang cukup matang. ‘’Harapan saya, mohon kepada pemerintah kota batam supaya memperhatikan drainase SMPN 28 supaya tidak banjir lagi dan efeknya juga bisa kena ke rumah warga,’’ujarnya.(rm/s.k)
(FOTO : EFENDY TAMPUBOLON)
SMP Negeri 28 tergenang air yang datang dari gorong-gorong di depan sekolah.
Pegawai Disdukcapil Batam Merangkap Jadi Calo KTP SEKUPANG, RAKYAT MEDIA-Apa yang sering digembar gemborkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam Said Khaidar, Kalau sekarang mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP) sudah tidak bisa lewat calo,barang kali itu hanyalah isapan jempol belaka. Memang calo KTP dan KK yang berasal dari orang luar boleh dibilang sudah tidak ada, karena jika calo yang berasal dari orang luar urusan mereka juga dipersulit. Ujung ujungnya mereka juga harus minta bantuan dengan orang dalam atau pegawai Disduk. Maraknya calo kepengurusan KTP dan KK di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam membuat beberapa masyarakat yang mengurus kesal. Pasalnya, bagi mereka yang mengurus secara sendiri jauh lebih lama. Sehingga tidak sedikit masyarakat yang mengurus langsung ke Disduk mengeluh akan hal ini. Tidak hanya itu, praktik pencaloan KTP dan KK dilakukan di Kantor Disdukcapil Batam secara sembunyi-sembunyi diduga melalui oknum-oknum pegawai honor maupun PNS seperti berinisial Uj, Az mantan Lurah, And, Td oknum Kabid mereka petugas yang ikut bermain memperlancar proses kerjanya. “Kita langsung sama petugasnya didalam, sehingga kita jauh lebih cepat,” kata sumber berinisial R kepada Rakyat Media, Selasa (16/1) kemarin.
KANTOR Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam
Sumber R mengaku bisa menguruskan KTP dan KK asalkan ada berkasnya. Untuk pembuatan KTP baru, biayanya Rp 350 ribu hingga Rp 400 ribu. Jika ingin memperpanjang, biayanya cukup Rp 200 ribu. Apakah bisa mengurus dokumen selain KTP ? Bisa. Untuk KK (Kartu Keluarga) dan akte kelahiran, R mematok harga Rp 300,000 hingga Rp 350 ribuan. “Segitu itu sudah murah lo, Mas. Karena saya juga harus ngasih petugas oknum Disduk,” katanya. Pantauan kru koran ini di Kantor Disdukcapil Batam terkait praktik pencaloan kepada pemohon KTP dan KK terlihat wara-wiri di kantor tersebut. Seperti yang dialami S warga Belian Batam Center Kecamatan Batam Kota, dia harus membayar RP 350 sampai 400 ribu untuk pembuatana permohonan KTP baru. “Saya kena Rp 350 sampai 400 ribu lantaran saya sudah kenal dengan salah satu orang yang biasa mengurusinya. Kalau ngak ngurus lewat calo itu
lebih lama,” ujar S di sekupang. Dia mengaku pembuatan KTP yang diurus oleh oknum salah seorang yang sering di Kantor Disduk Batam, itu lebih cepat dibanding dengan yang lain. Selain itu, kepengurusan melalui calo lebih cepat, biasanya orang lain dikenakan biaya Rp 400 ribu. Sementara Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam Said Khaidar, yang dikonfirmasi belum lama ini melalui ponselnya terkait maraknya calo yang dilakukan orang dalam pegawai Disdukcapil membantahhal tersebut. Dengan suara sedikit keras Said Khaidar minta ditunjukan siapa oknum orang dalam yang menjadi calo tersebut,”Anda konfirmasi jangan melalui telpon, silakan anda datang ke kantor dan tunjukan siapa oknum Disdukcapil yang menjadi calo tersebut, kalau memang ada pegawai saya yang bertindak sebagai calo akan saya tindak tegas,”kata Said Khaidar. (rm/red)
KIP Kepri Kecewa, Terhadap BC Batam
KIP Kepri Tuding Tidak Terbuka Soal Importir HP FTZ BATAM,RAKYAT MEDIA Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Kepri, Ariffudin Djalil mengatakan sangat menyayangkan masih adanya pejabat yang tidak pro keterbukaan. Apalagi itu sekelas Bea dan Cukai (BC) Batam. Tidak hanya melanggar Undang-undang nomor 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik, tetapi sikap tertutup tersebut telah merusak penghargaan yang didapatkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai lembaga terbaik dalam pelayanan infomrasi publik. ”Kita sangat menyayangkan sikap BC, padahal sebelumnya Kemenkeu mendapatkan penghargaan sebagai badan terbaik dalam pelayanan informasi publik, dan BC merupakan jajaran dibawahnya,” katanya, Kamis (18/1). Menurut pria yang akrap disapa Arjal ini, seharusnya BC Batam menjaga predikat didapatkan Kemenkeu tersebut dengan cara memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat, terkecuali informasi tersebut bersifat rahasia negara. Perlu diingat BC merupakan badan publik tidak boleh tertutup dalam memberikan informasi, kalau sudah tertutup kita sangat menyayangkan sekali,” ucapnya. Dia menambahkan apabila
Ketua Komisi Informasi Publik Kepri
Ariffudin Djalil ini tetap terjadi tidak tertuup kemungkinan KIP akan melakukan pemanggilan terhadap BC untuk dilakukan sidang, sebab telah melanggar UU nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. “Apabila BC bersikukuh kita akan panggil dan lakukan sidang, dengan tetap melalui prosedur yang telah ditentukan dalam aturan,” katanya. Arjal menambahkan apabila BC terbukti melanggar UU nomor 14 tahun 2008 setelah dilakukan sidang, maka sengketa ini bisa masuk ranah pidana dengan delik aduan, untuk ancaman penjara 1 tahun dan denda Rp5 juta. “Hukuman
memang ringan tapi ini sudah bicara tentang moral,” pungkasnya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Komisi I Kota Batam, Harmidi Umar Husein menegaskan bahwa BC Batam harus transparan dalam melaksanakan tugas, sebab merupakan badan publik yang harus dipertanggung jawabkan kinerjanya. “Berarti ada kesalahan apabila ada informasi yang ditutup, BC harus taat aturan jangan terkesan menghindar. Kalau begini dipastikan kinerja Bc tidak maksimal,” katanya, Selasa (18/1/2018) lalu. Menurut Politisi Gerindra ini tidak hanya keterbukaan informasi saja yang patut disorot kepada BC Batam, melainkan banyak hal, seperti maraknya lalu lintas barang ilegal di perairan. “Ini selalu luput, padahal sudah banyak terjadi tangkapan barang ilegal keluar Batam. Harusnya itu kontrol dari BC, tapi dilapangan terkesan tutup mata,” kata Harmidi. Dia mengaku sudah sering melakukan pemanggilan RDP terhadap BC Batam, namun mereka selalu saja berkilah dengan berbagai macam alasan. “Katanya untuk kontrol perairan sudah memakai alat canggih dimana bisa memantau sepanjang 1.000 mil setiap pergerakan,” katanya. (rm/hk).
WALIKOTA Rudi saat melakukan sosialisasi dengan warga terkait pelebaran jalan di Lubukbaja.
Pemko Mulai Perluas Jalan di Tiga Tempat NAGOYA, RAKYAT MEDIA-Tahun ini Pemerintah Kota (Pemko) Batam memperluas tiga ruas jalan di Kecamatan Lubukbaja. Jalan yang terdampak diantaranya dari Simpang Indomobil ke Simpang Baloi Centre. Lalu dari Baloi Centre ke Kampung Nelayan (Kotamas). Serta dari simpang tiga Polsek Lubukbaja sampai Apartemen Harmoni. Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, pelebaran jalan merupakan wujud dari janjinya untuk memperindah Kota Batam. Karena kalau tidak ada pelebaran jalan di kawasan Nagoya dan Batam Centre, Batam tidak indah. ”Jadi kita minta warga mendukung program saya. Kita ingin jalan di Batam indah dan bagus,” katanya, saat sosialisasi rencana pelebaran jalan kepada warga terdampak di Kantor Camat Lubukbaja, Rabu (17/1) siang. Masih kata Rudi, dalam hal membangun pasti ada yang dikorbankan yakni tanah. Tapi ia meyakinkan bahwa pi-
haknya tidak akan merugikan warga sekitar. Karena lahan yang digunakan milik tanah negara. Pada prinsipnya pembangunan ini untuk semua pihak. “Kami tidak akan mengganggu tanah bapak/ibu satu centimeter pun. Bukti PL akan membuktikan tidak semua tanah milik warga sekalian. Ada fasum, fasos, sempadan bangunan. Jadi kita minta kesediakan semua pihak membantu Pemerintah setempat,” ujar mantan anggota dewan. Karena saat ini sebut Rudi, Batam akan menjadi kota wisata. Pemerintah akan untung jika menarik jumlah kunjungan wisatawan yang pada akhirnya menambah pendapat daerah. Sedangkan pemilik bangunan untung karena harga jual di lokasi sekitar pelebaran jalan akan naik. “Ada pekerjaan lanjutan ada yang baru. Nanti, Simpang Polsek Lubukbaja kita lebarkan lagi. Sisi yang Polsek, Klinik BP, Kantor Camat kena. Sisi yang se-
berang, RS Ibu Anak juga ada yang terkena. BCS Mall terkena juga. Simpang Baloi, Pos Polantas juga akan agak bergeser,” timpal Kepala Dina Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Yumasnur. Ia melanjutkan, untuk ruas ini akan dilebarkan menjadi tiga lajur tiap jalur kiri dan kanan. Saat ini baru ada dua lajur tiap jalur. Tiap sisinya akan dilengkapi dengan tempat pejalan kaki (pedestrian). Sementara konsep senada disiapkan untuk ruas jalan dari Simpang Baloi Centre ke simpang Kampung Nelayan. Jalan akan dilebarkan menjadi tiga lajur kiri dan tiga lajur kanan, serta dilengkapi pedestrian. Berikutnya, ruas Polsek Lubukbaja hingga Apartemen Harmoni dibagi menjadi dua. Dari Polsek Lubukbaja ke Simpang Pizza Hut akan dibuat tiga lajur tiap jalur. Sementara dari Pizza Hut ke Apartemen Harmoni tetap dua lajur, namun dibangun pedestrian. (rm/pm)
Preman Batam Kendalikan Transportasi BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Upaya penyelesaian masalah taksi online di Batam kembali menemui jalan buntu. Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam yang digelar Rabu (17/ 1/2018) memutuskan, semua taksi online di Batam dilarang beroperasi sampai ada izin resmi dari Pemprov Kepri. Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, taksi online harus segera mengurus izin jika ingin beroperasi. ”Tegakan aturan, baru semua bisa nambang. Jadi urus izin dulu,” terang Rudi usai rapat FKPD di kantornya, kemarin. Selain mendapatkan legalitas, proses perizinan ini sekaligus menjadi sarana pendataan jumlah dan jenis kendaraan yang digunakan untuk taksi online. Sehingga pemerintah memiliki data yang akurat. ”Kami takut hal yang tak diinginkan terjadi. Apalagi tindakan kriminal,” pungkas Rudi. Hal senada disampaikan Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto. Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan, semua taksi online di Batam harus
FOTO ( ILUSTRASI )
mengikuti prosedur dan aturan. Salah satunya terkait perizinan Menurut dia, pemerintah Kota Batam tidak memiliki kewenangan dalam menerbitkan izin. Pemko Batam hanya bisa mengeluarkan rekomendasi untuk pengurusan izin taksi online. ”Pihak Gubernur Kepri lah yang memiliki kewenangan atas perizinan itu,” ujar Nuryanto. Setali tiga uang dengan Rudi, Nuryanto meminta seluruh sopir taksi online untuk tidak beroperasi sebelum mengantongi izin resmi. “Semua harus komit. Izin keluar, semua harus menerima keberadaan taksi online beroperasi di
Batam. Tapi kalau izin belum keluar, patuhi aturan, jangan beroperasi tanpa izin,” kata Nuryanto. Jika nanti didapati ada taksi online masih nekat beroperasi, ia meminta pihak kepolisian menindaknya. Sebaliknya, ia juga meminta warga sipil, khususnya sopir taksi konvensional, untuk tidak menindak sopir taksi online tanpa izin.”Apalagi sampai bertindak anarkis,” katanya. Terpisah, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Batam Hardi Syam Harun menilai, Pemerintah Kota Batam dan Pemprov Kepri terkesan tidak adil terhadap para pelaku
usaha jasa transportasi umum di Batam. Mestinya, kata dia, transportasi online dan konvensional mendapatkan perlakuan dan hak yang sama. Sikap timpang pemerintah ini, kata Hardi, tidak terlepas dari banyaknya kepentingan sejumlah pihak dalam bisnis transportasi angkutan umum. ”Angkutan umum di Batam, khususnya taksi, sudah dikotak-kotak oleh banyak pihak, oleh banyak oknum yang berkepentingan di dalamnya,” katanya. Ia bahkan menuding sistem transportasi atau angkutan umum di Batam dikendalikan para preman. Mereka menguasai pangkalan-pangkalan strategis, seperti bandara, pelabuhan, pusat perbelanjaan, dan kawasan bisnis lainnya. ”Makanya transportasi online serba bingung, tak bisa bergerak dan beroperasi,” katanya. Ia berharap, pemerintah daerah berani dan tegas terkait regulasi taksi online ini. Sebab aturan dan regulasinya sudah jelas, yakni Permenhub Nomor 108 Tahun 2017.”Seharusnya tidak ada larangan taksi online,” katanya. (rm/iqbal)
CMYK
5
METRO KRIMINAL
Selasa, 23- 31Januari 2018, MINGGU III
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Polsek Batam Kota
EKARIANIS Sarumaha yang ditemukan tewas di kamar kos di Blok VI,Lubukbaja,Batam.
Ekariani Sarumaha Tewas di Kamar Kos - kosan LUBUK BAJA, RAKYAT MEDIA-Sesosok mayat perempuan ditemukan tak bernyawa di kamar kos lantai 2 di Jalan Dahlia Nomor 7A RT 002 RW 003, Blok VI Kelurahan Batu Selicin, Lubuk Baja , Batam, Kamis (18/1/2018) pagi. Saat ditemukan, mayat wanita ini dalam posisi telentang, mengenakan kaos tanpa kerah warna hujau tua.Setelah ditelusuri, jasad tersebut bernama Ekarianis Sarumaha, lahir di Siwalawa, 3 Desember 1989. Ia berasal dari Tetezou Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan, Sumut.Jasa ditemukan pertama kali oleh Gianti dan Dina Riani yang tinggal bersebelahan kamar dengan Ekarianis. Mereka curiga karena sudah tiga hari korban tidak keluar kamar. Kemudian, keduanya memberitahu Metriani, warga asal Nias yang juga kos di tempat itu.Akhirnya, mereka melaporkan hal ini kepada pemilik tempat kos tersebut, Rapuli Pakpahan. Saat mengecek kamar korban, pintu kamar ternyata bisa dibuka alias tidak dikunci. Mereka kaget melihat Ekarianis sudah terbujur kaku di tempat tidurnya. Mengetahui kejadian itu, saksi memberitahukan kepada Ketua RT dan dilanjutkan ke Polsek Lubuk Baja.Kapolsek Lubuk Baha Kompol M Chadir membenarkan kejadian itu.Hanya saja, mengenai penyebab pasti meninggal korban belum diperoleh.’’Saat ini jasad masih dilakukan visum di RS Bhayangkara Polda Kepri,’’ kata M Chaidir. Chaidir menambahkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya dari pemilik kos, korban mulai kost pada tanggal 14 Januari 2018 lalu.Korban menyewa kos bersama seorang lakilaki yang mengaku sebagai suami korban.Hanya saja, identitas laki-laki itu belum diperoleh.Pria ini juga tidak ada di tempat kos saat jasad Ekariani ditemukan. (rm/t.b)
Polsek Batuaji Gelar Rekontruksi Pembunuhan Deli Cinta
SUAMI Korban Saksikan Rekontruksi
BATUAJI,RAKYAT MEDIA - Jajaran Polsek Batuaji gelar rekontruksi pembunuhan Deli Cinta Sihombing (28), yang ditemukan tewas dalam posisi telungkup, dengan tangan dan kaki terikat, di rumahnya diperumahan Central Raya Blok EE No 12 A, Tanjung Uncang, Batuaji, pada Kamis (21/12/2018) lalu. Dalam reka ulang tersebut, Dedi Purbianto, pelaku nekat menghabisi nyawa korban dengan melakukan 21 adegan dihadapan petugas Polsek Batuaji, serta kuasa hukumnya korban dan suami korban Alfius Agustinus bersama ibu korban serta keluarga korban dan warga sekitar. Melihat adegan demi adegan, suami korban hanya terdiam saja, sembari terlihat meneteskan air mata karena tak tahan melihat kekejaman pelaku menghabisi isterinya, salah satunya dengan adegan cekik.”Biadab betul orangnya, tak ada manusiawimu,” singkatnya Alfius di rumahnya, ditengah-tengah adegan berlangsung, Kamis (18/1/2018). Ketika dilakukan rekontruksi ulang, satu persatu pelaku mulai peragakan proses pembunuhan Deli cinta, awalnya tersangka memarkirkan mobil korban setelah keduanya berpergian keluar, Rabu (20/12/2018) tahun lalu. Kemudian, pelaku dan korban masuk ke dalam rumah, dimana saat itu pun korban memasakkan mie rebus dan memberikan kepada pelaku. Namun yang paling mengenaskan pelaku peragakan di adegan 14 dan 15 untuk melayangkan nyawa Deli. Dimana, saat itu tersangka pun memperagakan bagaimana caranya pelaku mencekik korban selama 20 menit dan melepaskan tangannya dari leher korban. Namun korban masih bernafas hingga korban kembali dicekik kedua kalinya hingga dipastikan korban meninggal dunia,”Untuk reka ulang ini, ada 21 adegan yang diperagakan oleh pelaku. Dimana langsung disaksikan oleh pengacara dari korban dan juga pelaku,” kata Kapolsek Batuaji, Kompol Sujoko saat dilokasi. Dia juga menyampaikan, reka ulang dilakukan untuk melengkapi bukti-bukti kejahatan tersangka dan untuk melanjutkan ke persidangan Pengadilan Negeri (PN) Batam. “Nah, reka ulang inilah nantinya yang akan digunakan di pengadilan sebagai pertimbangan putusan hakim, mengenai perbuatan pelaku sesuai dengan apa yang telah pelaku lakukan,” jelasnya. Dia juga mengatakan, dalam reka ulang saat ini korban dihabisi dengan cara di cekik oleh pelaku hingga korban meninggal dunia. Kalau untuk menggunakan alat tidak ada, pelaku murni mencekik korban. Pada saat kejadian, lanjut Sujoko, anak korban masih dalam kondisi tidur. Setelah korban dipastikan meninggal lalu pelaku meninggalkan rumah korban dengan membawa Hp,Tv korban dengan menggunakan mobil korban. “Saat pelaku keluar rumah, anak korban masih tertidur. Sementara pada saat rekontruksi hari ini tidak ditemukan faktafakta baru,” katanya. Dia juga menambahkan, untuk saat ini tersangka masih kita tahan disini. Jika berkasnya sudah lengkap, maka akan dilimpahkan ke Kejaksaan. (rm/hk)
Bekuk Dua Residivis Baru Keluar Penjara BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Polsek Batam Kotamembekuk dua residivis yang baru lima hari bebas dari Lapas Barelang pada tanggal 18 Desember 2017 lalu Kedua residivis ini dibekuk ketika hendak beraksi lagipada tanggal 26 Desember 2017 silam. Andri alias Fafri (39) dan Ade Juanda alias Aang dibekuk Jajaran Polsek Batam Kota, usai membobol sebuah ruko di kawasan Perumahan Alexandria, Batam Centre, pada tanggal 21 Desember 2017. Dari kedua residivis polisi menyita barang bukti berupa TV serta alat musik keyboard.”Mereka ditangkap saat hendak membobol kantor di kawasan komplek Raflesia. Saat masuk, ternyata alarm berbunyi, sehingga sekuriti di sana tahu,” ujar Kapolsek Batam Kota, Kompol Firdaus, Kamis (18/01/2018). Lanjut Firdaus, saat sekuriti mengetahui hal tersebut, ia langsung menghubungi Polsek Batam kota memberitahukan bahwa ada yang masuk ke kantornya.”Ketika kami datang kesana, pelaku masih di dalam. Kemudian mereka membobol pintu bagian atas dan melompat ke bawah,” kata dia. Setelah melompat, dan tempat melompat kedua pelaku ini tinggi, salah satu pelaku mengalami cidera di kepala dan langsung diamankan. Sementara satunya lagi sempat lari tapi berhasil ditangkap. Firdaus mengungkapkan, aksi ini dilakukan bertiga. Satu pelaku lainnya, Andi Bagas yang mengendarai mobil berhasil kabur.”Mereka bertiga merupakan satu komplotan, Andi sudah lebih dulu bebas. Setelah semua bebas, mereka kembali beraksi. Sekarang Andi masih DPO,” ujar Firdaus.(rm/ikhsan)
KAPOLSEK Batam Kota Kompol Firdaus
Pelayanan RSUD Batam, Sangat Memprihatinkan BATUAJI, RAKYAT MEDIAPelayanan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji kembali dikeluhkan warga. Banyak warga kecewa sebab stok obat-obatan di rumah sakit bertipe B itu masih banyak yang kosong. Indah, warga Tembesi Sagulung misalkan mengaku, cukup kewalahan mendapatkan obat asma untuk kakaknya yang menjalani perawatan medis di ruangan rawat Inap. Itu karena obat asma yang dibutuhkan kakaknya tidak tersedia di apotek rumah sakit tersebut. Dia harus mencari obat tersebut ke apotek di luar. “Dapat di Fanindo tadi. Di sini tak ada katanya,” ujar Indah saat ditemui RSUD, Selasa (16/1/2018). Kekosongan obat asma tersebut, diakui Indah sudah terjadi sejak awal kakanya dirawat di rumah sakit tersebut sepekan yang lalu. “Kakak saya sudah hampir seminggu di sini. Memang dari awal tak ada obat itu. Saya juga pernah beli infus di luar buat kakak saya itu,” tuturnya. Padahal kata Indah, kakanya itu terdaftar sebagai pasien BPJS dan seharusnya tak perlu membeli obat lagi sebab sudah ditanggung BPJS. Namun itu tidak berlaku sebab di RSUD itu tidak tersedia obat yang dibutuhkan kakak Indah.”Cuman nama saja pak pasien BPJS. Obat kita beli sendiri di luar,” keluh Indah. Persoalannya sama apotek yang ada di rumah sakit tersebut tak memiliki stok obat yang dibutuhkan pasien rawat jalan. Salah satunya adalah Emanuel, warga Bengkong yang menjalani perawatan medis di klinik terapi yang ada di rumah sakit tersebut. Usai menjalani terapi, dia harus membeli obat
SHOLEH Wahyudin Salah Satu Apoteker RSUD Embung Fatimah
untuk menghilangkan bengkak di lehernya di apotek di luar rumah sakit. “Dikasih resep sama dokter tapi di sini tak ada obatnya. Saya mau cari di luar ini,” ujarnya. Keluhan-keluhan warga dan pasien itu dibenarkan oleh petugas medis di RSUD. Sejumlah sumber Batam Pos dari petugas medis di RSUD mengakui memang belakangan stok obat khususnya untuk pasien BPJS kosong. Itu karena belum ada pengadaan lagi dari pihak manajemen.”Sudah lama persoalan ini. Serba salah kami di sini. Pasien sering marah-marah, tapi mau gimana lagi memang tak ada kok,” ujar seorang sumber. Sumber tesebut bahkan juga menjabarkan persoalan yang dihadapi RSUD tidak saja pada kekosongan obat-obatan, tapi juga peralatan medis yang kurang lengkap atau bermasalah. Ruangan radiologi misalkan sempat tak bisa melayani pasien beberapa waktu lalu. Itu karena peralatan medis di ruangan tersebut bermasalah. ”Tapi sekarang sudah berjalan normal,” kata sumber itu lagi. Sebelumnya rombongan komisi IV DPRD kota Batam yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit tersebut (5/12/2017), juga menemui banyak persoalan.
Selain persoalan obat banyak yang habis, rombongan anggota Dewan itu juga menemui banyak peralatan medis yang masa kalibrasi sudah habis atau expired. Usai sidak tersebut manajemen RSUD mengklaim sudah mengatasi persoalan-persoalan itu secara perlahan-lahan. Namun belakangan persoalan serupa kembali terjadi sehingga perlu ada perhatian serius dari pihak manajemen RSUD tersebut. Direktur RSUD Embung Fatimah Batam dr. Ani Dewiyana saat dikonfirmasi mengakui memang masih banyak stok obat yang habis di rumah sakit tersebut. ”Iya memang ada (kekosongan stok obat-obatan). Sudah beberapa pekan ini. (Anggaran) Lagi proses (audit) di BPKP makanya tak bisa diadakan serentak. Semuanya butuh prosedur dan proses,” ujar Ani. Selain obat-obatan, Ani juga mengakui ada sejumlah peralatan medis di rumah sakit bermasalah karena belum dikalibrasi. Alat di ruangan operasi misalkan memang belum dikalibrasi sampai saat ini.”Untuk peralatan bagian medik sudah upayakan dalam minggu ini beres. Kalau obat secepatnya diadakan lagi walaupun bertahap,” tutur Ani. (rm/bps)
Abah Pelaku Sodomi Anak Di Bawah Umur BATAM,RAKYAT MEDIA Mohammad Asri alias Abah menjanjikan tiga korbannya akan di sekolahkan.Namun sampai saat ini, janji itu tidak teralisasi dan hanya sebagai alasan agar bisa melakukan sodomi kepada tiga korban yang masih dibawah umur. ”Terdakwa Abah menjanjikan kepada tiga korban untuk di sekolahkan. Karena tiga korban ini ada yang lari dari rumahnya dan tidak sekolah. Kemudian terdakwa suka marah-marah sehingga korban takut untuk melawan,” kata
Kadek Agus Jaksa Penuntut Umum (JPU) usai sidang tertutup, Kamis (18/1/2018).Dia mengatakan perbuatan terdakwa dilakukan sejak tahun 2015 sampai tahun 2017 di Kavling Baru dan Perumahan Indah Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa Kota Batam. Dari pengakuan dalam sidang itu, satu anak laki-laki yang menjadi korban dilakukan sebanyak 5 kali sodomi. Sementara dua anak laki-laki lagi hanya dua kali dilakukan terdakwa. ”Selain suka marah-marah,
terdakwa juga selalu memberikan uang usai melakukan perbuatan yang kurang pantas itu,” katanya. Dia mengatakan dalam sidang tersebut, tiga korban dan saksi dihadirkan untuk mendengarkan keterangannya. ”Perbuatan terdakwa sebagai mana diatur diancam pidana dalam Pasal 82 Ayat (1) jo Pasal 76 E UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHPidana,” katanya. (rm/wk)
Gudang Bahan Bangunan di Batuaji Digasak Maling BATUAJI, RAKYAT MEDIAGudang penyimpanan peralatan bahan bagunan di Komplek Ruko Pasar Melayu Blok A nomor 8, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Batam, dibobol maling, Minggu (14/1/ 2017) lalu. Sejumlah peralatan kebel listrik yang bernilai sekitar Rp 25 juta berhasil dibawa kabur kawanan maling. Informasi yang diperoleh Rakyat Media dilapangan mengungkap, Jumat (19/1/2018), gudang peralatan toko bangunan tersebut milik Ang A Ui. Pemilik gudang mengetahui bahwa gudangnya sudah dibobol sekitar pukul 08.30WIB saat pemilik gudang datang. Malingmasuk ke gudang tersebut dengan cara membobol
plafon gudang. Barang-barang yang diambil maling dari dalam gudang yakni 90 gulung kabel listrik, 25 unit bola lampu merek Visalux, beberapa kotak kunci dan engsel. Kerugian yang dialami oleh pemilik gudang kurang lebih Rp 25 juta.”Yang paling mahal itu adalah bola lampu dan serta kabel,”kata seorang sumber yang enggan disebutkan namanya. Sementara ditempat terpisah Kanit Reskrim Polsek Batuaji Ipda Yanto mengatakan saat ini pihaknya terus mendalami kasus pencurian tersebut. ”Kami sudah memeriksa pemilik gudang. Saat ini masih kita kembangkan,” kata Yanto. (rm/ feri).
Polres Bintan Ringkus 7 Pelaku Narkoba BINTAN, RAKYAT MEDIA-Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Bintan meringkus 7 pelaku penyalahgunaan sabusabu dari beberapa lokasi. Pada awalnya polisi menangkap tiga pelaku yang sedang menggelar pesta sabu-sabu di Kampung Gunung Lengkuas, Kelurahan Kijang Kota, Bintan Timur pada Sabtu (13/1) yang lalu sekitar pukul 20.30 WIB. “Saat dilakukan penggerebekan, ditemukan tiga orang yang sedang menggelar pesta sabu-sabu, yaitu As (21), Ry (20), dan Md (19). Mereka diringkus di kediaman Md, di Kampung Gunung Lengkuas, Kelurahan Kijang Kota, Bintan Timur,” terang Wakapolres Bintan Kompol Dandung Putut W didampingi Kasat Narkoba Polres Bintan AKP Joko P saat jumpa pers di Polres Bintan, Rabu (17/1) kemarin. Dalam penggerebekan ini, Dandung menyampaikan petugas mendapati sisa narkoba yang telah digunakan seberat 0,1 gram dan seperangkat alat hisap sabu (bong). Pada malam itu juga petugas langsung melakukan pengembangan untuk mengungkap asal sabu-sabu yang digunakan ketiga pelaku. “Dari hasil pengembangan itu, tidak lama, petugas berhasil meringkus seorang kurir yang tinggal di Tanjungpinang tepatnya di Jalan Ganet, berinisial Wd (28) dengan barang bukti sebanyak 0,68 gram,” ungkap Dandung. Tidak sampai berhenti disitu, setelah berhasil mengungkap yang diduga berperan sebagai kurir, Jajaran Satres Narkoba kemudian melakukan pengembangan untuk mengungkap bandar atau pemasok barang haram itu. Tidak berselang lama, petugas berhasil mengungkap yang diduga sebagai bandar berinisial Tn (24) bersama dua rekan lainnya yakni Bd (36) dan Yp (30) di kediaman Tn yang juga berada di Jalan Ganet, Tanjungpinang Timur. “Pengungkapan ketiga yang merupakan bandar ini, petugas mendapatkan barang bukti narkoba dengan jumlah yang lebih banyak yakni 35,7 gram dan berbagai plastik transparan untuk digunakan menjual dan mengedarkan sabu-sabu,” ujar Dandung. Dandung menyampaikan, ketujuh tersangka akan dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (2) UndangUndang Narkotika No 35/2009. “Kita kenakan dua pasal kepada para tersangka ancaman minimal 5 tahun penjara. Sementara untuk tersangka yang berperan sebagai bandar dan pengedar narkoba dikenakan Pasal 114 ayat 2 dengan ancaman hingga seumur hidup,” ujar Dandung. (rm/rel)
CMYK
RAKYAT MERANTI
Selasa, 23- 31Januari 2018, MINGGU III
Website: www.rakyatmediapers.co.id
6
Pemkab MerantiTerima 131 CPNS Pada 2018
ILUSTRASI - NET
SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA - Tahun ini, Kepulauan Meranti membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Jumlahnya sekitar 131 orang. Informasi itu disampaikan Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir, Rabu (17/1/2018) lalu, Kata Irwan, proses penerimaan CPNS tahun ini sama
dengan tahun sebelumnya. Tidak ada celah dan ruang untuk mengurusnya dari ‘pintu belakang’. ”Kita dapat kuota sebanyak 131 (orang), PNS dibutuhkan kemampuan dan kualitas SDM yang bersangkutan,” kata Irwan saat menjadi pembina apel hari kesadaran. Dipesankan Irwan, bagi yang
berminat menjadi abdi negara hendaklah mempersiapan diri mulai dari sekarang. Jangan sampai kesempatan itu kembali didominasi oleh orang yang berasal dari luar daerah. Selain itu, Irwan juga mengingatkan PNS yang telah diterima untuk tidak buru-buru mengajukan pindah. Sebab, jika pindah tentu akan terjadi keko-
songan yang berdampak pada menurunya kualitas pelayanan terhadap masyarakat. “Tunaikan janji PNS sebagaimana yang diucapkan saat diterima dulu,” kata Irwan mengingatkan pegawai.Di tempat lain, Kepala BKD Alizar, melalui Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian Said Sholahuddin me-
ngatakan, semula Kepulauan Meranti mengajukan kuota untuk 800 orang lebih. Jumlah itu tersebar di formasi Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PU, Dinas Perhubungan, dan RSUD. ”Yang kita ajukan lebih 800, yang diterima MenpanRB 131 orang,” kata Said Sholahuddin. (rm/ril)
Disperindag Meranti Targetkan Metrologi Jalan Tahun Ini SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA - Hingga saat ini, DisperindagkopUKM kepulauan Meranti belum bisa menjalankan metrologi pasca pengalihan wewenang tahun lalu. Hal itu disebabkan minimnya sumber daya manusia (SDM) dan peralatan.Demikian disampaikan KadisperindagkopUKM Kepulauan Meranti M Aza Faroni ketika ditemui di Selatpanjang, Rabu (17/1/2018). Kata Aza, pasca pengalihan wewenang metrologi dari provinsi ke kabupaten kota, baru dua daerah yang siap. Yaitu Kota Pekanbaru dan Kota Dumai. “Kita belum, karena terkendala minimnya SDM dan peralatan,” ujar Aza. Agar bisa menjalankan metrologi ini, Pemda Meranti akan menyiapkan sedikitnya 3
Kadisperindagkop UKM Kepulauan Meranti
Azza Faroni tenaga ahli (SDM). Selain itu, peralatan juga disiapkan dan anggaran telah disetujui.”Yang sudah pendidikan 2 orang, kita akan tambah satu lagi,” ujar Aza. Namun Aza tak memaparkan berapa anggaran yang di-
siapkan untuk membeli peralatan tersebut. Termasuk rincian alat-alat apa saja yang dibutuhkan untuk menjalankan Metrologi Mandiri.”Kita targetkan akhir tahun ini sudah jalan. Anggaran untuk peralatan juga telah disetujui,” tambah Aza. Meski selama ini belum jalan, namun Aza mengaku metrologi tidak vakum. Mereka bekerjasama dengan Metrologi Pekanbaru, seperti pengukuran di APMS Alahair dengan APMS Imambonjol. ”Kalau APMS sudah pernah ditera, kemarin datang dari tim Pekanbaru,” kata Aza. Pengalihan wewenang tera ulang dan pengawasan seiring dengan berlakunya UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah. (rm/g.r).
Mantan Kades Meranti Korupsi Diponis 5 Tahun Penjara SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Agus Syahputra, mantan Kepala Desa Tanjung Medang, Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti. Sedikit berlega hati, setelah majelis hakim tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, memberikan sedikit keringanan hukuman kepada dirinya, pada sidang putusan vois yang digelar Kamis (18/2/18) sore. Padahal kerugian negara sebesar Rp 900 juta lebih tak kunjung dikembalikan terdakwa kepada negara. Agus yang sebelumnya dituntut jaksa dengan pidana penjara selama 7 tahun itu, akhirnya diturunka hakim menjadi 5 tahun penjara.” Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun denda Rp 500 juta subsider 4 bulan. Terdakwa juga diwajibkan membayar kerugian negara sebesar Rp 926 juta atau subsider selama tahun,” tegas ma-
jelis hakim yang diketuai Drs Arifin SH Perbuatan terdakwa terbukti melanggar Pasal 2 juncto Pasal 18 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP Atas putusan tersebut, baik terdakwa maupun jaksa sama sama menyatakan pikir pikir. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Meranti, Roy Modino SH, Menuntut terdakwa selama 7 taun penjara denda Rp 500 juta subsider 6 buan. Terdakwa juga diwajibkan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 926 juta atau subsider 3 tahun. Seperti diketahui, Perbuatan melawan hukum Agus Syahputra itu terjadi tahun
2015 lalu, sewaktu menjabat sebagai Kepala Desa Tanjung Medang, Kecamatan Ransang, Kepulauan Meranti. Dimana saat itu, Desa Tanjung Medang mendapat kucuran Dana dari APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten serta Bantuan Perusahaan dengan total sebesar Rp2.047.426.000. Jumlah tersebut mencakup Dana Desa Rp298.736.000 (APBN), ADD Rp431.700.000 (APBD Kabupaten), Bantuan dari Provinsi Riau Rp500.000.000 (APBD Provinsi), Program Meranti Mandiri (PMM) Rp759.995.000 dan Bantuan PT SRL Rp 56.995.000. Setelah diterima dan dicairkan. Dana tersebut tidak sepenuhnya dipergunakan terdakwa untuk pembangunan desa. Kelebihan dana sebesar Rp 926 juta dipergunanakan terdakwa untuk keperluan pribadi.(rm/sc)
WAKIL Bupati Meranti Said Hasyim
Wakil Bupati Meranti Tinjau Puskemas Alahair SELATPANJANG, RAKYAT MEDIAKabar gembira bagi masyarakat Alahair dan sekitarnya. Jika tidak ada aral melintang, bangunan Puskesmas Alahair akan direnovasi tahun ini. Puskesmas Alahair merupakan salah satu puskemas dengan jumlah pasien terbanyak di Kepulauan Meranti. Renovasi yang dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di bidang kesehatan. “Tahun 2018 ini kita akan lakukan pembangunan Puskesmas Alahair. Seperti yang terlihat, bangunan Puskemas ini sangat membutuhkan perbaikan,” ujar Wakil Bupati Meranti Said Hasyim disela kunjungannya, Senin pagi (22/1/2018).
Dalam kunjungannya di Puskesmas Alahair itu, Said Hasyim didampingi Kepala Bagian Humas Setdakab Meranti Helfandi dan rombongan kepala desa beserta lurah. Rombongan Said Hasyim disambut langsung oleh Kepala Puskemas Alahair dr Sista Nirmala. Said Hasyim juga meninjau berbagai fasilitas pelayanan kesehatan yang ada. Seperti diketahui Puskesmas Alah Air adalah salah satu Puskesmas dengan layanan terlengkap, setidaknya ada 5 Poli Kesehatan yakni Poli Remaja, Poli KIA, Poli Lansia serta Poli Anak. Sekedar informasi dari keterangan dr Sista Nirmala, puskesmas yang dipimpinya melayani kesehatan masyara-
kat di 7 desa dan 2 kelurahan dengan rata-rata pasien sebanyak 150 hingga 200 orang perhari. Dengan fasilitas yang lumayan lengkap, namun sayangnya kondisi bangunan sudah tidak representatif lagi dan memang sangat butuh renovasi. Atas dasar inilah dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, Pemkab Meranti akan merenovasi Puskemas Alahair. Dikatakan Said Hasyim juga, posisi bangunan puskesmas akan diganti mengarah kejalan, agar tampak lebih menarik. “Kedepan dengan renovasi yang dilakukan nanti dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat yang berobat,” ujar Said Hasyim. (rm/ril).
Dana Alokasi DesaTak Kunjung Cair DPRD Meranti Gelar Hearing Pertanyakan Kades di Meranti Temui Dewan Realisasi ADD 2017 MERANTI, RAKYAT MEDIAKepala Desa (Kades) Se-kabupaten Kepulauan Meranti pertanyakan tidak direalisasikannya Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017 dihadapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti. Hearing tersebut dilaksanakan atas aksi mogok masuk kerja Kepala Desa Se Kecamatan Merbau dalam beberapa hari terakhir. “Kita hanya minta kepastian kapan dicairkannya anggaran kita, tolong kepada Dinas yang berwenang memberikan
kepastian yang jelas,” ungkap beberapa Kades di hadapan wakil rakyat dalam pertemuan di Aula Kantor DPRD Jalan Dorak, Selatpanjang, Kamis (18/1/18) siang. Beberapa Kepala Desa melalui Ketua Forum Kades SeKabupaten dan Kecamatan juga meminta kepedulian Pemerintah Daerah (Pemda) sepenuhnya, dikarenakan banyak pembangunan yang seharusnya dikerjakan dan gaji yang harus dibayarkan. “Kalau terus seperti ini, gimana program membangun
desa bisa terwujud, kita harap Pemerintah Daerah harus lebih peduli lagi,” harap Kades. Dalam pertemuan itu, seluruh Camat Se- Kabupaten Kepulauan Meranti juga ikut menyaksikan dan menyampaikan keluhan terkait permasalahan penyusunan administrasi desa, serta kasus yang menimpa kepala desa saat terjerat dalam permasalahan hukum. Pertemuan yang dipimpin Ketua Komisi I Edi Masyhudi itu sempat memanas, saat Kepala Dinas Pemberdayaan
Masyarakat dan Desa Ikhwani menyampaikan bahwa dirinya tidak bisa memberikan jawaban yang pasti.Pasalnya, sebelum dilakukan pertemuan ini Kepala Desa harus konsultasi terlebih dahulu dengan Dinas Pengelola Pajak Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kepulauan Meranti. “Untuk kapan dicairkannya anggaran Desa, saya tidak bisa memastikan kapan, karena itu kewenangannya DPPKAD, bahkan kita dari dinas juga merasakan hal yang sama,” ucap Ikhawani.(rls/gun).
Barter Sabu dengan Alat Bengkel Hasil Curian,
2 Anak Bau Kencur Ditangkap Polisi SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA - Dua anak bau kencur di Kepulauan Meranti, BS (16) dan Zul (17), ditangkap polisi, Senin (22/1/2018). Keduanya harus berurusan dengan polisi karena diduga terlibat pencurian. Dua tersangka adalah warga Kalifah Umar Selatpanjang Timur dan warga Gang Permai Jalan Dorak. Penangkapan keduanya berawal dari kasus pencurian di rumah Zulfikar Jalan Dorak Selatpanjang Timur. Saat polisi melakukan
penggeledahan, satu dari dua orang ditemukan barang berupa narkoba diduga jenis sabu-sabu. 'Kristal haram' itu dikantongi BS di dalam saku kecil sebelah kanan celana jeans Pengakuan BS, 1 paket sabu yang ditemukan terbungkus plastik klep warna bening itu didapat dari H (kini masuk DPO). Sabu itu diperoleh dengan cara barter atau ditukar dengan alat-alat kunci peralatan bengkel. Atas temuan sabu, dan pengakuan terlapor, Kasat Reskrim Rusyandi Siregar berkoordinasi
dengan Kasat Narkoba Darmanto serta Kanit Intel. Kemudian dibentuk tim melakukan pengembangan guna menangkap H. Lebih 20 personil turun saat itu. Dikabarkan H juga memiliki senjata api (Senpi) secara ilegal. Dinihari pukul 03.00 WIB, anggota melakukan pengepungan di kediaman H. Pengepungan ini juga didampingi dan disaksikan Ketua RT dan pemuka masyarakat setempat. Upaya polisi belum berhasil. H diduga telah mengetahui kedatangan polisi. Ia pun telah
melarikan diri sebelum polisi tiba di kediamannya. Meski tak berhasil menemukan H, polisi tetap melakukan penggeledahan (di kediaman H). Diamankan beberapa barang bukti berupa alat-alat kunci peralatan bengkel yang merupakan alat penukar/ barter untuk membeli sabu oleh terlapor. "Terlapor dan barang bukti narkoba diduga jenis sabu sudah kita serahkan ke Sat Narkoba," kata Kasat Reskrim Rusyandi Siregar. "Terkait pencurian, sedang kita kembangkan," tambahnya. ***
SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA - Kepala Desa (Kades) se Kabupaten Kepulauan Meranti mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti, Kamis 18 Januari 2018 siang. Mereka menanyakan terkait tidak direalisasikannya Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017. Hearing tersebut dilaksanakan atas aksi mogok masuk kerja Kepala Desa se Kecamatan Merbau dalam beberapa hari terakhir. “Kita hanya minta kepastian kapan dicairkannya anggaran kita, tolong kepada Dinas yang berwenang memberikan kepastian yang jelas,” ungkap beberapa Kades dihadapan wakil rakyat dalam pertemuan di Aula Kantor DPRD Jalan Dorak, Selatpanjang itu. Beberapa Kepala Desa melalui Ketua Forum Kades se Kabupaten dan Kecamatan juga meminta kepedulian Pemerintah Daerah (Pemda) sepenuhnya, dikarenakan banyak pembangunan yang seharusnya dikerjakan dan gaji yang harus dibayarkan. “Kalau terus seperti ini, gimana program membangun desa bisa terwujud, kita harap Pemerintah Daerah harus lebih
HEARING atas aksi mogok masuk kerja Kepala Desa se Kecamatan Merbau
peduli lagi,” kata salah satu Kades. Dalam pertemuan itu, seluruh Camat se Kabupaten Kepulauan Meranti juga ikut menyaksikan dan menyampaikan keluhan terkait permasalahan penyusunan administrasi desa, serta kasus yang menimpa kepala desa saat terjerat dalam permasalahan hukum. Pertemuan yang dipimpin Ketua Komisi I Edi Masyhudi itu sempat memanas, saat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ikhwani
menyampaikan bahwa dirinya tidak bisa memberikan jawaban yang pasti. Pasalnya, sebelum dilakukan pertemuan ini Kepala Desa harus konsultasi terlebih dahulu dengan Dinas Pengelola Pajak Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kepulauan Meranti. “Untuk kapan dicairkannya anggaran Desa, saya tidak bisa memastikan kapan, karena itu kewenangannya DPPKAD, bahkan kita dari dinas juga merasakan hal yang sama,” ucap Ikhawani. (rm/b.one).
CMYK
7
PASAMAN BARAT
Selasa, 23- 31Januari 2018, MINGGU III
UJIAN Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP.
Jumlah UNBK Tingkat SMP di Pasaman Barat Bertambah SIMPANG EMPAT,RAKYAT MEDIA-Sekolah penyelenggara ujian nasional berbasis komputer tingkat SMP di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) pada 2018 mengalami pertambahan dibandingkan tahun lalu, dari empat sekolah menjadi 12. Menurut Kepala Seksi Kurikulum SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat, Syamsul Bahri mengatakan saat ini terdapat 12 sekolah yang mengatakan akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),Sebelumnya yang tadi 4 sekolah menjadi 12 sekolah. Dari jumlah 1.825 siswa tingkat SMP melaksanakan UNBK dan 1. 580 siswa di tingkat MTS akan melaksakan UBK nantinya sedangkan sisanya melaksanakan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP). Ia menjelaskan sebagian besar sekolah penyelenggaran UNBK merupakan sekolah yang barada di pusat kecamatan atau kabupaten. Beberapa sekolah diantaranya ada yang menumpang untuk melaksanakan ujian ke sekolah lain akibat minimnya jumlah komputer. Ia memprediksi jumlah pelaksanaan UNBK tingkat SMP di Pasaman Barat akan terus meningkat seiring dengan perbaikan dan penambahan sarana yang tengah dilakukan oleh sekolah baik berupa komputer maupun instalasi jaringan internet. Ia menambahkan beberapa persiapan sudah untuk peserta UNBK sudah dilakukan oleh sekolah penyelenggara. Diantaranya simulasi UNBK agar siswa terbiasa dengan komputer. Kemudian merencakan kegiatan sekolah sore untuk mematangkan materi yang akan diujikan pada saat ujian nantinya.”Mudah-mudahan pelaksanaan UNBK di Pasaman Barat nantinya dapat berjalan dengan baik. Tentunya berbagai persiapan akan dilakukan semaksimal mungkin,” katanya. (rm/ant).
Pemkab Pasaman Barat Tingkatkan Pelayanan Kesehatan PASAMAN BARAT, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan dengan membangun sarana polindes di setiap nagari yang ada di daerah itu. Salah satunya di Jorong Kapa Utara Nagari Kapa Kecamatan Luhak Nan Duo. “PEMBANGUNAN fasilitas dan layanan kesehatan bagi masyarakat tersebut dibangun dalam rangka mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di kejorongan tersebut,” kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran saat meresmikan Polindes Jorong Kapa, Kamis (18/1/2018)lalu. Ia mengatakan ke depan Pemkab Pasaman Barat akan terus berupaya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya di Pasaman Barat secara umum presentase jumlah pembangunan Polindes disetiap kecamatan yang ada sudah mencapai 60 persen. Kedepan jumlah tersebut akan terus ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Ke depan akan kita tingkatkan pembangunan Polindes ini. Honorer bidan? yang bertugas di Polindes kita harapkan juga bisa diangkat jadi menjadi ASN oleh pemerintah pusat. Ini harus jadi prioritas,” tegasnya. Ia menyebutkaan pembangunan Polindes di Jorong Kapa Utara memakan biaya sebesar Rp203 juta leb-
Pegawai Pasaman Barat akan Mendapat Tambahan Penghasilan SIMPANG EMPAT, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) meluncurkan program Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) kepada jajaran pegawai di Organisasi Perangkat Daerah di Simpang Empat, Rabu. Menurut Bupati Pasaman Barat, Syahiran TPP merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dimana ada penambahan penghasilan ASN berdasarkan tingkat kinerja dan beban kerja bersangkutan. “Direncanakan, TPP akan diberlakukan awal Februari 2018. Mudah-mudahan dapat berjalan dengan baik,” tambahnya. Pemberian TPP sendiri diberikan kepada ASN berdasarkan beberapa indikator yang jika digambarkan secara umum indikator tersebut berhubungan dengan beban kerja ASN itu sendiri. Semakin banyak beban kerja, maka semakin tinggi pula jumlah TPP yang akan diterima. “TPP juga erat kaitannya dengan disiplin pegawai, peningkatan disiplin perlu sebab realisasi TPP mengharuskan adanya peningkatan disiplin dan beban kerja pegawai kare-
BUPATI Pasaman Barat, Syahiran memukul gong tanda dimulainya peluncuran program Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di aula kantor bupati setempat
na besaran jumlah yang diterima berdasarkan beberapa indikator penting terutama kinerja dan disiplin ASN,” jelasnya. Disamping itu, TPP diberlakukan untuk tujuan pengelolaan keuangan yang efisien pada pemerintahan. Pegawai tidak akan menerima honor tambahan dalam bentuk apa pun lagi kecuali dalam bentuk TPP dengan mekanisme yang sudah diatur undang-undang. “Jangan main-main lagi soal pekerjaan. Tingkatkan kinerja kedepan dalam rangka perbaikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia Pasaman Barat, Yudes-
ri menyampaikan bahwa beberapa keuntungan yang diperoleh ASN dengan adanya program TPP adalah adanya kepastian besaran tambahan penghasilan yang diterima ASN dan pemerataan tambahan penghasilan yang proporsional. “Tujuan realisasi TPP adalah untuk meningkatkan kinerja pegawai, peningkatan kualitas, disiplin dan kesejahteraan pegawai,” katanya. Peluncuran atauaunching sekaligus sosialisasi TPP dibuka secara resmi oleh bupati Pasaman Barat, Syahiran dan diikuti oleh seluruh Kepala OPD, Camat beserta seluruh operator teknis TPP dari seluruh OPD di lingkungan Pemkab Pasaman Barat. (rm/ant)
Dishub Pasaman Barat Siapkan Anggaran Untuk Keur Keliling SIMPANG EMPAT,RAKYAT MEDIA - Dinas Perhubungan Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan anggaran Rp2,5 miliar untuk malaksanakan uji coba kendaraan atau keur keliling ke perusahaan-perusahaan yang ada di daerah itu selama 2018. “Benar, kita akan melaksanakan keur keliling ke perusahaan swasta yang ada untuk melakukan uji kendaraan atau keur sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pasaman Barat,” kata Kepala Dinas Perhubungan Pasaman Barat, Adrinaldi di Simpang Empat, Minggu (21/1)lalu. Menurutnya upaya itu dilakukan untuk jemput bola kepada mobil perusahaan yang selama ini tidak bersedia melakukan uji keur ke kantor Dinas Perhubungan.
Kita paham sebagai perusahaan pasti memikirkan waktu jika membawa mobilnya untuk menjalani uji keur ke kantor Dinas Perhubungan. Sebagai pelayanan prima kita akan melakukan uji keur dengan sistem uji keur keliling. Tentunya saja ini butuh mobil uji keur keliling, katanya. Untuk melancarkan rencana tersebut pihaknya telah mengalokasikan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pada tahun anggaran 2018 ini sebesar Rp2,5 miliar. Mobil uji keur tersebut merupakan pelayanan uji keur pertama ada di Provinsi Sumbar. Jika mobil keliling atau layanan uji keur keliling tersebut ada maka yang pertama di Sumbar. Harapan kita semoga di tahun ini akan semakin banyak target PAD yang telah ditetapkan tercapai,” harapnya.
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Selain itu, kendaraan perusahaan yang selama ini enggan melakukan uji keur ke kantor Dinas Perhubungan sekarang tidak ada alasan lagi bagi pemilik kendaraan yang ada di Pasaman Barat untuk uji kelayakan. Pihaknya selama 2017 lalu berhasil melakukan keur terhadap 2.183 kendaraan dengan memperoleh Rp240 juta PAD dari keur. Sangat bagus dalam rangka meningkatkan kelayakan kendaraan. Tentu ke depannya harus meningkat,” katanya. Namun, capaian tersebut merupakan yang tertinggi jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Total kendaraan yang melakukan uji keur sebanyak 2. 183 unit, itu baru mobil dari pengusaha dan pemilik kendaraan. (rm/ant)
ih. Fasilitas kesehatan tersebut hendaknya benar-benar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat. ”Polindes ini dananya besar. Jangan sampai selesai dibangun, Polindes hanya menjadi sarang Kambing karena tidak termanfaatkan dengan baik,” sebutnya. Dilain pihak pembangunan akses jalan ke kejorongan tersebut akan menjadi perhatian Pemkab Pasaman Barat kedepannya mengingat kondisinya yang sudah kurang layak. Berbagai pembangunan terlambat oleh kurangn-
ya komunikasi dari pihak kenagarian. “Hari ini saya sudah sampai di sini dan melihat secara langsung kondisi jalan. Memang sangat memprihatinkan. Kedepan akan kita anggarkan pembangunannya secara bertahap dalam rangka meningkatkan akses dan pelayanan,” katanya. Sementara itu, Wali Nagari (Kepala Desa) Kapa, Yulizar menyampaikan bahwa disamping pembangunan Polindes dan beberapa proyek fisik dana ADD/ADN yang sudah rampung 100 persen. Jorong Kapa Utara
juga membutuhkan pembangunan PAUD,? Sekolah Dasar (SD), dan TPA/MDA. Menurutnya masyarakat setempat sudah menyediakan tanah yang siap dihibahkan kepada Pemkab Pasaman Barat untuk pembangunan tersebut. Masyarakat juga berharap pembangunan, PAUD, SD, TPA dan MDA di jorong setempat dapat segera terealisasikan. ”Mudah-mudahan dengan adanya Polindes bisa meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat,” katanya. (rm/Robbisam)
Mutu Pendidikan Pasbar Tahun Depan Minimal Masuk Di 10 Besar SIMPANG EMPAT, RAKYAT MEDIA-Bupati Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Syahiran menginstruksikan Dinas Pendidikan meningkatkan mutu pendidikan di daerah itu. “Dari peringkat 18 besar di kabupaten kota yang ada di provinsi Sumbar pada tahun 2017 bisa ditingkatkan menjadi peringkat 10 besar paling minimal di tahun mendatang,” tegasnya. Menurutnya pendidikan memegang peranan penting dalam proses peningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Karena itu, pihak pemerintah dan masyarakat hendaklah berupaya mewujudkan SDM yang berkualitas. Upaya-upaya tersebut dapat dilakukan dengan perbaikan kurikulum, sistem evaluasi, sarana pendidikan, pengembangan dan pengadaan materi ajar, serta pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan. “Guru sebagai pelaksana pendidikan terdepan di sekolah memegang peranan penting terhadap pembangunan SDM. Hal ini cukup beralasan sebab salah satu unsur yang paling menetukan keberhasilan pendidikan adalah guru,” ujarnya. Ia mengatakan betapapun lengkapnya sistem persekolahan, kurikulum , sarana dan prasarana pendidikan. Namun,
BUPATI Pasaman Barat, Syahiran saat menyerahkan piala juara perlombaan kepada salah seorang guru di Pasaman Barat.
semuanya itu tidak berarti jika tidak didukung oleh kompetensi guru yang baik. Tanpa guru maka unsur-unsur lain dalam pendidikan tidak akan mempunyai arti banyak. Ia menyebutkan pendidikan sebagai media penyiapan SDM senantiasa menghadapi situasi yang sulit. Hal ini disebabkan oleh guru yang tidak berkualitas, sarana dan prasarana sekolah yang kurang memadai, sekolah yang kurang memperhatikan kebutuhan masyarakat pengguna, anggaran pendidikan kurang tepat sasaran. Melihat kondisi demikian, tentu diperlukan penanganan? yang serius dan secepatnya harus diselesaikan untuk men-
ingkatkan kualitas pembelajaran. Begitu banyak permasalahan yang timbul dalam mewujudkan pendidikan. Namun, pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas. Salah satu diantaranya adalah menyediakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” katanya. Hal ini bertujuan untuk menutupi biaya operasional dalam mencapai sistem pelayanan minimum sekolah. Dengan adanya bantuan BOS diharapkan tidak ada lagi alasan orang tua tidak menyekolahkan anaknya karena ketidakmampuan membayar uang sekolah. Selain dari dana BOS, pemerintah juga memberikan bi-
aya melalui skema pemberian BOS buku yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sekolah. Disamping itu, katanya, dalam rangka pemerataan untuk mendapatkan pendidikan pemerintah juga melakukan pembangunan ruang kelas baru pada sekolah dan madrasah yang sudah ada dan pembangunan unit sekolah baru dalam jumlah yang besar. Rehabilitas ruang kelas dan gedung sekolah juga dilakukan oleh pemerintah. Berbagai upaya lain untuk menunjang peningkatan kualitas pendidikan juga dilakukan, seperti penambahan pembangunan perpustakaan, workshop, laboratorium IPA, laboratorium bahasa dan multimedia serta penyediaan peralatan laboratorium lainnya. ?Begitu banyak kebijakankebijakan yang dilakukan oleh pemerintah dalam memajukan pendidikan. Bahkan pada tahun 2018 ini pemerintah daerah melalui APBD Dinas Pendidikan telah menganggarkan BOS daerah untuk tenaga harian lepas khusus yang berada di daerah terisolir,” katanya. Selain honor yang diterima dengan dana BOS maka THL tersebut juga mendapatkan tambahan honor Rp250 ribu per bulan yang telah di data sebanyak 287 orang.(rm/ant)
40 Anak Difabel Desa Baru Tidak Bisa Sekolah SIMPANG EMPAT, RAKYAT MEDIA-Sekitar 40 anak berkebutuhan khusus atau difabel di Nagari Desa Baru, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), belum memperoleh pendidikan di Sekolah Luar Biasa.Salah seorang guru relawan di Desa Baru, Siska, Selasa mengatakan 40 anak-anak itu belum mendapat sentuhan pendidikan selayaknya anakanak yang lainnya. Apalagi, SLB di Manggonang Kecamatan Sungai Aur merupakan satu-satunya SLB di Pasaman Barat yang berjarak sekitar 40 kilometer. ”Kondisi ini membuat anak-anak tidak bisa mengikuti pendidikan. Kalau misalnya anak-anak akan tinggal di SLB tersebut
jelas akan menyulitkan bagi orang tua yang harus selalu dekat dengan anaknya. Karena anak berkebutuhan khsusus harus selalu dalam pantauan orang tua,” ujarnya. Ia mengatakan sesuai dengan undang-undang, anak berkebutuhan khusus memiliki kesempatan yang sama dalam pendidikan. ”Padahal, dengan adanya SLB anak-anak ini bertemu dengan guru, teman dan bermain bersama-sama. Belajar banyak hal sesuai dengan kondisi mereka masing-masing,” katanya. Ia menyebutkan orang tua dari siswa SLB tersebut menginginkan agar anak-anak mereka yang disabel tersebut bisa memperoleh layanan dan fasilitas pendidikan sebagaimana
layaknya anak-anak lain. Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Amora Lubis meminta kepada Dinas Pendidikan Sumbar untuk mencari solusi agar anak-anak tersebut bisa memperoleh hak dasar dan konstitusinya memperoleh layanan pendidikan sebagai bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.”Memang kewenangan untuk mengelola SLB berada pada Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar. Tolong perhatikan anak-anak ini,” harapnya. Ia meminta Dinas Pendidikan Sumbar mencarikan solusi dari permasalah pelajar SLB yang tidak terakomodir dengan baik, terutama di Kabupaten Pasaman Barat dan Nagari
Ranah Batahan. Di antara alternatifnya adalah membangun SLB di Pasaman Barat sebagai bentuk perhatian terhadap anak-anak berkebutuhan khsusus. ”Menjelang hal itu terwujud kita bisa melakukan sekolah Gendongan dari SLB di Sungai Aur atau kelas jauh dari SLB di Manggonang Kecamatan Sungai Aur. Yang penting adalah anak-anak tersebut segera dapat pelayan pendidikan,” sebutnya. Ia memberikan apresiasi kepada guru relawan, Siska yang telah berinisiatif secara sukarela mengasuh dan mendidik anak-anak tersebut dengan mengunjungi kerumahmasing. Walaupun baru bisa menjangkau sebagian di antara mereka. (rm/ant)
CMYK
RAKYAT RIAU BINTAN-TANJUNGPINANG KORAN UMUM
Website: www.rakyatmediapers.co.id Selasa, 23- 31Januari 2018, MINGGU III
Selasa, 23- 31Januari 2018, MINGGU III Portal Media Online : www.rakyatmediapers.co.id Edisi : # 226 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri
Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,
8
8 12
Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
DPB Audiensi ke BP Batam
Poin Utama Memfasilitasi Ketersediaan Lahan Yang Memadai
FOTO bersama kepala BP Batam dengan para pengurus Dewan Pendidikan Batam (DPB)
BATAM, RAKYAT MEDIADewan Pendidikan Batam (DPB) bersama segenap pengurus melakukan audiensi dengan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam dan jajarannya, Rabu (17/1/2018)pekan lalu, di gedung BP Batam, Batam Center. Dari audiensi tersebut, DPB akan membentuk Tim Koordinasi Sekolah sebagaimana arahan dari Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo. Dengan tugas melakukan koordinasi Perencanaan Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB), dengan
poin utama memfasilitasi ketersedian lahan yang memadai. “Sesuai arahan pak Lukita, kami (DPB) diminta menginisiasi terbentuknya tim Koordinasi perencanaan pembangunan USB di Batam,” ungkap Ketua DPB, Sudirman Dianto, usai audiensi. Lagi-lagi atas arahan pak Lukita, lanjut Sudirman Dianto, tim koordinasi sekolah ini nantinya beranggotakan pihakpihak yang mempunyai kepentingan dengan perencanaan pembangunan USB, diantaran-
ya keterwakilan DPB, BP Batam, Dinas Pendidikan Batam dan Provinsi Kepri, serta Komisi 4 DPRD Batam dan Kepri. “Bicara soal waktu, target kami Februari kumpul dan langsung pembentukan tim koordinasi sekolah,” ujar Sudirman lagi. Dengan adanya tim koordinasi sekolah ini, Sudirman juga mengajak pihak-pihak yang ingin mendirikan sekolah swasta untuk berkoordinasi dengan tim. Sehingga bisa difasilitasi sebagaimana komitmen pimpi-
nan BP Batam Lukita dan Imam Bachroni. Dalam kesempatan tersebut, DPB juga meminta BP Batam mengalokasikan lahan untuk pembangunan rumah baca Madani Kota Batam. “Terimakasih kami, ini langsung direspon dengan segera meninjau titik lahan yang memungkinkan dialokasikan,” jelasnya. Dalam kesempatan itu, Kepala BP Batam Lukita merespon baik apa yang disampaikan oleh DPB. Apalagi kata Lukita, ia dan
jajarannya memberikan prioritas untuk pendidikan dan kesehatan, salah satunya ketersediaan lahan. “Pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas kami, kami siap fasilitasi,” ungkap Lukita didampingi Direktur Lahan BP Batam, Imam Bachroni. Selain beberapa hal di atas, Lukita juga akan mensupport program Pustaka Keliling yang diinisiasi oleh DPB, guna menjangkau dan memotivasi semangat membaca siswa di daerah terpencil di Batam.(rm/hk)
Pulau Ajab Dijual Rp 44 Miliar ke Pihak Swasta BINTAN, RAKYAT MEDIA-Publik nasional kembali dihebohkan dengan penjualan sebuah pulau secara online. Pulau yang dijual kali ini adalah Pulau Ajab di Bintan, Kepulauan Riau. Rencana penjualan pulau tersebut terpampang di laman privateislandonline.com. Harga Pulau Ajab yang memiliki luas pulau 29,9 hektare dipatok Rp 44 miliar. Pulau Ajab memiliki pantai dengan pasir putih dan dapat dijangkau 20 menit dari pulau Bintan menggunakan kapal. Saat kembali mencoba mengakses laman tersebut hari ini, situs privateislandonline.com sedang tidak dapat dikunjungi. Bukan cuma Pulau Ajab, sebelumnya privateislandonline.com juga menawarkan pulau Toja Una-Una di Sulawesi Tengah untuk dijual. Namun tidak ada patokan harga. Hanya ditulis harga sesuai permintaan. Ini bukan kali pertama pulau di Indonesia dijual secara online. Pada 2012 lalu, privateislandonline.com juga memasang iklan penjualan Pulau Gambar di Laut Jawa dan Pulau Gili Nanggu di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Terkait hal ini, Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo), Muh Basli Ali berharap pemerintah pusat dan pemerintah setempat segera
bertindak untuk menyelamatkan pulau yang hendak dijual tersebut. Kalaupun pemerintah ingin mencari keuntungan, kata dia, sebaiknya pulau tersebut disewakan saja. Jangan dijual! “Sewa pulau bisa hingga seratus tahun. Contoh Pulau Hongkong. China menyewakan pulau tersebut ke Inggris untuk membiayai infrastruktur China. Setelah maju pesat, Hongkong dikembalikan ke China yang sudah sangat maju pula,” tutur Basli Ali, yang juga Bupati Kepulauan Selayar, Rabu (17/1/2018) yang lalu. Basli pun menyoroti keberadaan balai kawasan Takabonerate di kepulauan yang dipimpinnya. “Harusnya keberadaan balai kawasan Takabonerate di wilayah Pemkab Kepulauan Selayar sebatas fungsi pengawasan lingkungan saja. Hak pengelolaan dan pengembangan kawasan pulau-pulau tersebut mutlak merupakan kewenangan pemda,” kuncinya. (rm/ s.c)
DAM Baloi dilihatdari udara. Foto: dokumentasi PT ATB
BP Batam Terkendala Ketersedian Lahan
PUBLIK nasional kembali dihebohkan dengan penjualan sebuah pulau secara online
TNI AL Gagalkan 11.520 Botol Miras Ilegal
KOMANDAN Lantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno,saat memberikan keterangan kepada awak media.
PINANG,RAKYAT MEDIA Pangkalan TNI AL (Lanal) Dabo Singkep menyita 11.520 botol minum keras (miras) ilegal dari kapal kayu KM Samudra 2 GT 15 di perairan Sungai Buluh Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau,Kamis (18/1/2018) lalu. Penangkapan KM Samudera 2 yang dinakhodai Zakaria dan satu anak buah kapal (ABK) Rio berdasarkan informasi yang diperoleh Lanal Dabo Singkep bahwa akan ada pengiriman miras ilegal. Men-
indaklanjuti informasi tersebut, Komandan Lanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristanto memerintahkan jajarannya mencari dan menangkap kapal yang membawa minuman dan rokok Free Trade Zone (FTZ) atau barang ilegal lainnya. Seluruh unsur Lanal bekerja sama untuk melaksanakan patroli di laut dan pengumpulan data di wilayah kerja Lanal Dabo Singkep. Dua jenis minuman jenis bir total berjumlah 11.520 yang tak dilengkapi dokumen yang sah dan berlayar tanpa adanya Su-
rat Izin Berlayar (SIB) diamankan. Agus menjelaskan, saat ini KM Samudra 2 telah disandarkan di Dermaga Pos TNI A L Penuba untuk menunggu proses lebih lanjut. Dia menyampaikan, bukan hanya mengawasi penyelundupan miras diperhatikan, tapi semua jenis penyelundupan akan diatasi apa bila lewat dari wilayah kerja Dabo Singkep. “Barangnya dibawa dari Batam dan rencananya akan dibawa ke daerah Dabo Singkep. Sudah ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka,”
ujar dia saat ditemui di Markas Komando Resort Militer 033 Wira Pratama, Senggarang, Tanjungpinang,Jumat (19/1/ 2018) yang lalu. Di tempat sama, Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno menambahkan, adanya penangkapan penyelundupan miras yang berhasil digagalkan Lanal Dabo Singkep. Dia menuturkan, barang yang disita ilegal. Muatan kapal berisi miras itu termasuk barang FTZ Batam yang dikeluarkan tanpa ada manifes yang lengkap. “Salah satu pengkalan kami Lanal Dabo Singkep berhasil menggagalkan (miras ilegal) pengiriman miras ilegal. Barang ini keluar dari Batam secara ilegal,” ujar Eko. Menurut dia, banyak barang sandang pangan dan seluruh komoditas kebutuhan lainnya dari luar masuk kawasan FTZ Batam tanpa cukai. Selanjutnya, Eko menjelaskan, para pelaku ekonomi memanfaatkan barang FTZ tanpa cukai yang masuk Batam dikeluarkan dengan cara ilegal demi keuntungan yang lebih besar. “Pemerintah pusat selalu bertanya kenapa Batam terus menjadi sorotan. Kita aparat di laut terus menjaga kebocorankebocoran yang dapat merugikan negara,” ujar Eko. (rm/s.c)
BATAM, RAKYAT MEDIA-Gairah investor untuk datang menanamkan modalnya ke Batam tetap tinggi. Hanya saja, beberapa rencana investasi tersebut terkendala ketersediaan lahan. Karena itu, Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mencar jalan keluar atas masalah ini. Salah satu jalan penyelesaian tersebut adalah dengan memanggil para pemilik lahan tidur. “Sedangkan dari delapan lahan yang dicabut izinnya. Minggu ini sudah kami panggil lagi dan dua di antaranya sudah siap. Tinggal saya tandatangani Skep dan SPJ-nya setelah dievaluasi rencana bisnisnya,” ungkapnya. “Menko itu langsung tanggap dan berikan perizinannya Online Single Submission di sini. Makanya rapat dengan para menteri di DK (Dewan Kawasan, red) akan saya usulkan sewaktu-waktu nanti digelar di Batam,” ujarnya. Namun sebelum itu, kata Lukita, BP Batam harus mempersiapkan diri. Komitmen lainnya dari pemerintah pusat adalah dengan memasukkan peraturan mengenai Free Trade Agreement (FTA) di kawasan perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) Batam ke dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 229/2017 tentang Tata Cara Pengenaan Tarif Bea Masuk Atas Barang Impor Berdasarkan Perjanjian atau Kesepakatan Internasional. “Kami sedang meyakinkan kementerian terkait tentang lartas yang tak sesuai dengan konsep FTZ. Karena ada satu pabrik yang harus menunggu izinnya dari pusat sementara mereka sudah kehabisan bahan baku. Dalam hal ini BP Batam siap membantu,” janjinya. Upaya untuk membuat perizinan di Batam lebih bagus memang diusahakan BP Batam. Salah satu cara lainnya adalah dengan memberikan sertifikasi ISO 9001 Versi 2015 untuk 116 perizinan BP Batam yang terdapat di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Batam. Deputi V BP Batam Bambang Purwanto mengatakan, langkah tersebut diterapkan agar pihaknya mendapat kepercayaan publik. ISO 9001 merupakan hal yang lumrah dalam sistem perizinan di luar negeri. “Jadi kami ingin perizinan BP Batam dapat ISO 9001 supaya standar operasionalnya jelas. Supaya dapat kepercayaan publik dan mitra usaha,” ungkapnya. Sertifikasi ISO 9001 Versi 2015 yang dipilih BP Batam berasal dari badan sertifikasi The United Kingdom Accreditation Service (UKAS) Inggris. Bambang mengatakan alasan BP Batam memilih UKAS karena Inggris merupakan pusat perdagangan dunia. Sangat sesuai dengan tugas BP Batam yang bertugas mendatangkan investasi.(rm/bps)
Pemerintah Desa Penaga Usulkan Jembatan BINTAN, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Desa Penaga Kecamatan Teluk Lobam Kabupaten Bintan mengusulkan pembangunan jembatan beton di Kampung Belak. Pembangunan jembatan sekaligus akses jalan antara Kampung Belak dan Kampung Kemalay itu diprediksi menelan anggaran Rp 7 miliar. Pjs Kepala Desa Penaga Doddi yang dihubung Senin lalu (22/1) siang mengatakan, usulan pembangunan jembatan beton di Kampung Belak menjadi prioritas dalam Musrenbang tingkat Kabupaten Bintan tahun 2018, karena kondisi jembatan kayu yang digunakan masyarakat sudah lapuk akibat selalu tergenang air laut. Doddi mengatakan tim peren-
canaan sudah melakukan pengkajian terkait rencana pembangunan jembatan beton itu dan diprediksi biaya yang diperlukan untuk membangun jembatan di Kampung Belak sekitar Rp 7 miliar. Nantinya, lanjut Doddi dengan anggaran itu akan dilakukan penimbunan lahan setinggi 2 meter dan kemungkinan pemasangan batu miring lalu pematangan lahan dan pembangunan jembatan beton lebih kurang 1 kilometer. “Itu untuk pembangunan jembatan saja karena kami utamakan kenyamanan bagi pengguna jalan dahulu, sedangkan untuk lanjutan jalan hingga tembus jalan aspal akan menyusul,” jelasnya. Ia berharap, pembangunan jembatan di Kampung Belak bisa dilakukan mulai tahun ini, karena tidak mungkin dilakukan sekaligus dalam setahun mengingat anggaran yang cukup besar. “Karena anggarannya besar, kemungkinan multiyears,” tukasnya. Sementara itu, Kandra, pengguna jalan mengatakan, dirinya setiap hari berjalan di jalan yang tergenang air laut pasang. Bahkan, jembatan kayu yang digunakan juga sudah nyaris roboh. Ia berharap, melihat kondisi jembatan yang sudah tidak layak, pemerintah bisa membangun jembatan di kampung itu (rm/btp)
CMYK
9
SELASA, 23- 31 Selasa, 23- 31Januari 2018, MINGGU JANUARI 2018, MINGGU III
IKLAN 9
III
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Calo Paspor Marak di Imigrasi Karimun KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Siapa yang tak berang kala mendapat laporan laporan dugaan percaloan paspor. Bahkan keuntungan yang diperoleh mencapai Rp1.800 juta hingga Rp2 juta per paspor. DPRD Karimun melalui Komisi I pun melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, Senin (15/1/2018). KETUA Komisi I Anwar Abu Bakar langsung memimpin rombongan sidak. Turut mendampingi Sulfanow Putra, Rodiansyah, Rohani, dan Sumardi. Kedatangan rombongan disambut Kepala Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun Mas Ari Yuliansyah. Pada kesempatan itu, pihak Imigrasi berkomitmen memberantas percaloan.”Mereka (Imigrasi-red), tetap komitmen tetap berantas percaloan paspor. Baik yang dilakukan oleh pihak ketiga maupun internal. Sudah
ada pegawai imigrasi yang dipecat,” jelas Anwar Abu Bakar yang ditemui usai dengar pendapat.Secara umum, lanjut Anwar Abu Bakar, pelayanan publik oleh Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun sudah cukup bagus. Apalagi dengan kehadiran Anjungan Paspor Mandiri (APM), sangat membantu masyarakat dalam pengurusan paspor. Walaupun, masih ada indikasi terjadi percaloan saat proses cara menggunakan APM.”Paling
penting harus ada pengawasan ekstra, terutama masyarakat yang masih bigung mempergunakan perangkat APM tersebut. Mudah-mudahan bisa ada perubahanlah. Dan kami akan tindak lanjut ke Dirjen Imigrasi Jakarta, terutama dalam pengurusan TKI non prosedural ini yang masih banyak ditemukan,” tutur kader Partai Amanat Nasional ini. Sementara Kepala Kantor Kelas II Tanjungbalai Karimun Mas Ari Yuliansyah mengaku berterima kasih atas kedatangan rombongan Komisi I DPRD. Terlebih menyangkut informasi masih berlangsungnya aksi percaloan paspor. Dan pihaknya berjanji akan terus melakukan perbaikan dalam pelayanan publik. (tri).
Ketua Komisi I Anwar Abu Bakar
Danrem 033/WP Silaturahmi Dengan FKPD Di Gedung Serba Guna Makorem TANJUNGPINANG,RAKYAT MEDIA- Silaturahmi Danrem 033/WP dengan FKPD Provinsi/Kabupaten/ Kota beserta segenap komponen bangsa se-wilayah Provinsi Kepulauan Riau di Gedung Serbaguna Makorem 033/WP, Sengarang, Juma’t (19/1/2018) pagi. Komandan Korem 033/WP, Brigjen TNI Gebriel Lama. S. Sos dalam sambutannya mengatakan bahwa agenda ini dilaksanakan sehubugan yang pertama mengawali tahun baru dalam konteks mempererat silaturahim. Sehingga dengan silaturahim ini, semua dapat mengambil hikmah dalam jalinan kebersamaan, baik dari TNI Polri, maupun komponen bangsa dan segenap masyarakat luas.”Mari kita laksananakan tugas pokok masing-masing untuk menjaga dan mengembangkan Provinsi Kepulauan Riau ini, dan menjaga kedaulatan NKRI,” tagasnya. Sementara itu, Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Drs. H. Didid Widjanardi, S.H. dalam sambutannya mengatakan, empat pilar ini merupakan ujung tombak untuk menjaga NKRI. Bagaimana TNI Polri bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini. Perlu diketahui, semuanya ini ad-
DANREM 033/WP Silaturahmibersama di Gedung Serba Guna Makorem Senggarang
alah organisasi dinamis, TNI dan Polri merupakan suatu unsur yang sama tidak ada bedanya. Yakni sama-sama
mempunyai tugas pokok untuk menjaga ketahanan dan pertahanan bangsa tercinta Indonesia ini.”Mari kita
sama-sama menjaga solidaritas antara TNI dan Polri untuk tetap bersatu,” tutupnya. (rm/wk)
Peserta Calon Duta Pariwisata 2018 BP Batam Membludak
BUPATI Lingga Alias Wello melakukan foto bersama Duta Besar Azerbaijan
Bupati Lingga Kenalkan Dubes Azerbaijan Pada Potensi Lada Dan Ikan LINGGA, RAKYAT MEDIA – Ditemani beberapa Kepala OPD, Bupati Lingga Alias Wello melakukan pertemuan dengan Duta Besar (Dubes) RI untuk Azerbaijan yakni Dr. Husnan Bey Fananie, Kamis (17/1/2018) di Jakarta. Dalam pertemuan itu turut dihadiri Ketua BPK RI, Prof. Barullah Akbar dan Anggota DPR RI Komisi XI. Bupati Lingga, Alias Wello mengatakan pertemuan dilakukan untuk membahas tentang potensi komoditi yang ada Kabupaten Lingga. Apa-apa saja yang bisa dijadikan target dan kemudian bisa di pasarkan di Azerbaijan. Selain itu sekaligus mengenalkan peluang investasi
yang ada di Lingga kepada investor Azerbaijan nantinya. “Ada dua hal yang kita bahas dalam pertemuan ini, yakni mengenalkan komoditi yang kita miliki seperti lada putih dan olahan hasil perikanan dalam kemasan, pengalengan ikan dan sejenisnya. Kemudian dipasarkan di Azerbaijan. Juga mengenalkan peluang investasi yang dimiliki Kabupaten Lingga kepada investor Azerbaijan,” kata Alias Wello Ia berharap, substansi pembahasan dalam pertemuan tersebut dapat diakomodir oleh Dubes RI Azerbaijan. Mengingat potensi yang dimiliki Lingga saat ini bisa dijadikan target pasar ke luar Indonesia. (rm/wk)
BATAM,RAKYAT MEDIA Ratusan calon Duta Pariwisata BP Batam melakukan pendaftaran ulang di gedung Bifza Marketing BP Batam, Sabtu (20/1/2018) lalu. Peserta yang mendaftar ulang adalah yang sudah mendaftar melalui online pada tahap pertama. Sedikitnya ada sebanyak 133 orang yang mendaftar ulang yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB.”Kemarin sudah ada 133 peserta yang mendaftar melalui online. Nah saat ini melakukan proses daftar ulang. Besok akan di-interview semuanya sampai selesai,” ujar Pimpinan Perusahaan Tribun Batam, Danang Purwoko, Sabtu (20/1/2018) lalu. Danang menyampaikan, sesudah proses daftar ulang, tahapan berikutnya para calon duta BP Batam akan masuk karantina.”Nantinya mereka akan masuk karantina di Best Western Premier (BWP) Hotel,” jelasnya. Pantauan media ini, setiap peserta calon Duta BP-Batam 2018 tampak antusias mengikuti semua prosedur daftar ulang. Mereka tampak memperlihatkan dokumen asli dan menyer-
PARA calon Duta Pariwisata BP Batam melakukan pendaftaran ulang
ahkan fotokopi sejumlah dokumen yang diperlukan kepada petugas. Dokumen tersebut diantaranya KTP, ijazah pendidikan Terakhir, KK, akta lahir, dan membuat surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai 6000. Terdapat empat petugas yang mengurus administrasi para calon duta BP Batam. Setelah selesai proses administrasi, petugas membagikan nomor interview setiap perserta dan menjelasakan jadwal selanjutnya. Karmila Siahaan (22), seorang peserta mengaku sudah mendaftar tahap pertama via
online dan saat ini ada panggilan untuk pendaftaran ulang dan pemberian berkas. Sementara itu, Iqbal (19), mahasiswa Politeknik Batam mengakui pertama kali dirinya mencoba mengikuti pemilihan Duta Pariwisata BP Batam 2018. Alasannya mengikuti kompetisi ini karena tertarik di bidang pariwisata itu sendiri. ”Saya tertarik di bidang pariwisata. Saya gak sangka ternyata ramai juga yah,” ujarnya sambil tersenyum malu .(rm/t/b)
Edisi : # 226 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
Dana Desa Cair Febuari 2018 TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMD-Dukcapil) Provinsi Kepri, Sardison mengatakan kran Dana Desa Tahun Anggara (TA) 2018 akan dibuka pada Februari mendatang. Menyiasati jangan sampai terjadi kendala, setiap desa segera merampungkan penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). “Salah satu syarat mutlak Kapala Dinas DPMDuntuk mendapatkan pencairDukcapil Kepri an Dana Desa (DD) adalah Sardison APBDes. Seharusnya APBDes tersebut rampung setelah pembahasan APBD di Kabupaten. Karena menyesuaikan dengan rencana kerja daerah,” ujar Sardison kepada wartawan, Minggu (21/1) kemarin di Tanjungpinang. Dijelaskan Sardison, kenapa APBDes harus menyesuaikan dengan APBD, yakni untuk menghindari terjadi double kegiatan. Lebih lanjut katanya, pemanfaatan dana desa sangat seleksi. Masih kata Sardison, percepatan penyaluran Dana Desa tergantung pada Bupati. Karena berkaitan dengan Peraturan Bupati (Perbub) yang merupakan petunjuk teknis penggunaan Dana Desa. “Hasil evaluasi kita pada tahun 2017 lalu menemukan beberapa kendala. Dan kita sudah mengingatkan setiap desa, supaya persoalan serupa tidak terulang kembali,” paparnya. Lanjut Sardison, yang juga mantan Kepala Biro Administrasi Pembangunan, Pemprov Kepri tersebut mengatakan, pencairan Dana Desa 2018 dibagi dalam tiga tahap. Tahap pertam adalah 20 persen dari Alokasi Dana Desa sebesar Rp 221 miliar. Kemudian tahap kedua sebesar 40 persen, begitu juga dengan tahap ketiga. Menurut Sardison, peran dana desa angat strategis dalam percepatan pembangunan daerah. “Kita sangat mendorong program padat karya tunai, supaya anggaran desa yang ada berputar didesa. Sehingga bisa menggerakan sektor perekonomian di setiap desa,” ujar Sardison. Untuk Penerimaan Dana Desa untuk wilayah Kepri dipastikan menurun pada tahun ini 2018. Penurunan tersebut sekitar 2,93 persen atau sebesar Rp6,6 miliar. Dengan demikian, jumlah penerimaan Dana Desa di setiap Kabupaten se-Kepri juga dipastikan mengalami penurunan. Sardison menyebutkan, ada berbagai persoalan yang menyebabkan penurunan Dana Desa untuk wilayah Kepri. Salah satu, disebabkan adanya penambahan indikator perhitungan oleh pemerintah Pusat terhadap penerimaan Dana Desa. Mulai dari kinerja Pemerintahan Desa, tingkat kemiskinan, jumlah penduduk, kondisi geografis, dan lainnya. Lanjut Sardison, walau secara kumulatif penerimaan Dana Desa di masing-masing Kabupaten mengalami penurunan. Tetapi, ada beberapa Desa yang justru mendapat peningkatan. “Ada yang meningkat. Karena pola perhitungannya itu ada penambahan,” katanya. (rm/Ikhsan)
Kinerja ASN Di Bintan Menjadi Perhatian Pusat BINTAN,RAKYAT MEDIA – Bidang Mutasi Kepegawaian BKN RI regional XII Sumatra, telah menyerahkan berkas pertimbangan untuk pemutasian pejabat, kepada Pemkab Bintan. Siap-siap, pejabat Bintan akan menempati posisi baru, dalam waktu dekat ini. Informasi ini disampaikan Deputi Bidang Mutasi Kepegawaian BKN RI Aris Windiyanto, dalam rapat koordinasi dengan Sekda Bintan Adi Prihantara, Kepala BKPPD Bintan Irma Annisa di ruang rapat II Kantor Bupati Bintan, Kamis 18/1/2018) pekan lalu. Rakor ini membahas tentang kebijakan manajemen ASN tentang mutasi kepegawaian. Selain itu, dibahas tentang manajemen ASN untuk pengembangan dan kemajuan pegawai, pengelolaan SDM dan eksplor tenaga pegawai sesuai kapasitasnya. Tujuannya untuk keberhasilan dalam menajalani roda pe-
merintahan. Aris Windiyanto menyatakan, saat ini kinerja ASN di setiap daerah menjadi perhatian pemerintah pusat. Selain itu, ia mengatakan, sudah menyerahkan berkas pertimbangan mutasi jabatan di Pemkab Bintan. Aris memberikan apresiasi atas keseriusan Pemkab Bintan dalam membenahi SDM yang ada. “Dari regional wilayah XII, Bintan ini yang pertama melengkapi persyaratan mutasi. Dan telah saya serahkan tadi berkas pertimbangannya. Tambahan lagi, untuk pensiun tahun ini sudah dipermudah dalam pengurusan administrasinya,” ujar Aris. Sekda Bintan Adi Prihantara menyampaikan, agar ASN yang ada terus berbenah dalam setiap tugas dan fungsi yang diberikan. Jangan sampai karena kerja, pegawai lupa dengan pengangkatan jabatan. Tetapi, jangan pula karena pengurusan jabatan, malah membuat lupa dengan tugas dan kerja. “Tugas kita ke depan semakin berat. Pemerintah pusat telah mengharuskan pegawai negeri untuk kreatif, dalam setiap tugas yang diemban. Prinsipnya, supaya kinerja yang dihasilkan bisa lebih optimal,” tambahnya. (rm/tpi)
CMYK
KARIMUN-LINGGA
Selasa, 23- 31Januari 2018, MINGGU III
Website: www.rakyatmediapers.co.id
10
Samsat Drive Thru Kini Hadir di Karimun KARIMUN, RAKYAT MEDIA– Dalam membayar pajak kendaraan bermotor bagi masyarakat dipermudah Satlantas Polres Karimun, yang bekerja sama dengan Samsat Karimun meluncurkan dua inovasi pelayanan publik, yaitu Samsat Drive Thru dan Samsat keliling. Kasatlantas Polres Karimun, AKP Teuku Fazrial Kenedy, mengatakan, untuk pelayanan Samsat
WARGA antusian bayar pajak kendaraannya
Drive Thru, masyarakat dapat mendatangi loketnya di pasar Puan Maimun, sedangkan untuk Samsat Keliling dapat dijumpai di kawasan Coastal Area. “Dengan inovasi-inovai ini, kita harapkan masyarakat dapat melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor dengan bebas, tanpa harus mengantri, mengorbankan waktu atau menempuh jar-
ak yang jauh untuk datang ke kantor Samsat”” katanya, Jumat (19/1/ 2018). Kendy berharap, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas pelayanan Samsat Drivethru dan Samsat Keliling dengan sebaik-baiknya. “Kita harapkan masyarakat Karimun dapat memanfaatkan pelayanan publik ini dengan sebaik-
baiknya,” ucap Kennedy. Sementara itu, Kepala Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Karimun, Waluya, mengatakan, melalui program ini pendekatan terhadap masyarakat dalam pelayanan publik dapat terwujud, selain itu mempermudah masyarakat wajib pajak tidak perlu lagi antri terlalu lama di kantor samsat. (rm/wk)
Guru Mengeluh Uang Tunjangan Kesranya Belum Cair KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Sebagian besar guru SMP di Karimun mengeluhkan keterlambatan pembayaran gaji dan Tunjangan Profesi Guru (TPG) oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun. Seperti yang dikeluhkan salah satu majelis guru SMP di Karimun yang menyampaikan bahwa hingga saat ini mereka belum menerima pembayaran seperti dana sertifikasi untuk Triwulan ke-4, uang Kesra selama 2 bulan dan gaji 1 bulan. “Kita pun sampai sekarang bingung dan tidak tau kenapa gaji, uang kesra dan dana sertifikasi guru SMP belum cair, sedangkan dari pusat dananya sudah dicairkan,” ucap seorang guru dari salah satu Majelis guru SMP di Karimun kepada Lendoot.com, Selasa (16/1/2018). Sebagian guru menduga
Kepala Dinas Pendidikan Karimun
Bakri Hasyim dana tersebut diputar oleh Pemkab Karimun, sebab menurut mereka kalaupun belum dibayarkan mereka mempertanyakan alasannya. “Ada dugaan uang itu diputar oleh Pemkab Karimun, kalaupun belum alasannya apa,” ujarnya. Sementara itu, Sekertaris
Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Herdan Firdaus ketika dikonfirmasi Lendoot.com menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat mencairkan dana tersebut dikarenakan perubahan pembayaran gaji menjadi Non Tunai. “Dana tersebut sudah ada, tapi belum dapat dicairkan karena uangnya harus dibayar melalui rekening, sebab sekarang kita non tunai, artinya gaji langsung masuk ke rekening para guru. Jadi sekarang kita masih mengerjakan data-data mereka (guru) sebab jumlahnya banyak,” kata Herdan. Ia menambahkan, pihaknya sampai saat ini masih terus mengerjakan data-data para guru agar pembayaran non tunai secepatnya dapat dibayarkan. Ia juga menjamin bahwa setelah proses peralihan selesai dilakukan dana tersebut akan segera dibayarkan kepada para guru. (rm/l.co)
Markas Waria di Gerebek Satpol PP KARIMUN, RAKYAT MEDIADua waria terjaring razia Satpol-PP di Jalan Haji Arab, Puakang, Kelurahan Sei Lakam Timur, Rabu (17/1/2018) malam sekira pukul 22.00 WIB, keduanya terjaring saat menunggu pelanggan. Pantauan Lendoot.com, setibanya anggota Satpol-PP ke lokasi yang biasa dijadikan tempat mangkal para waria tersebut, sontak membuat beberapa waria lain lari berhamburan ke semak-semak. Melihat waria melarikan diri, anggota Satpol-PP langsung lari mengejar para waria tersebut. Aksi kejar-kejaran ini pun menjadi tontonan warga yang melintas di Jalan Haji Arab. Setelah dilakukan pencarian di semak-semak akhirnya 1 waria berhasil ditemukan, se-
PENEKANAN tombol tanda dimulainya pengoperasian PLTMG Karimun Power Plant.
Gubernur Kepri Resmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas ( PLTG) SALAH seorang waria terjaring Satpol-PP saat mangkal pelanggan di pinggir jalan Haji Arab
dangkan 1 waria terjaring saat mangkal menunggu pelanggan di pinggir jalan.
Saat ini kedua waria tersebut telah dibawa ke kantor Satpol-PP untuk didata. (rm/l.co)
AWE Heran Dengan Kinerja Tiga OPD LINGGA,RAKYAT MEDIA – Tiga OPD yang dimaksudnya yakni Bagian Tata pemerintah (Tapem), yang penyerapannya hanya 71,30 persen. Berikutnya RSUD Dabo 75,49 persen dan Dinas Sosial Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A) Lingga dengan penyerapan hanya 77,87 persen. Akibatnya, daya serap anggaran Pemkab Lingga tahun 2017 turun dibandingkan tahun 2016. “Secara umum, pada tahun 2017 daya serap anggaran hanya 90 persen turun dari tahun 2016 yakni sebesar 93 persen dan itu jauh dari harapan kita. Tahun 2017 betul-betul kita tidak bekerja dengan maksimal. Pelayanan di masyarakat kurang, masih banyak keluhan di sana sini,” kata Bupati yang akrab disapa Awe ini, Kamis (18/1). Awe merasa heran dengan menurunnya daya serap anggaran yang telah diberikan OPD terkait. Menurtnya, dengan ketersedian uang untuk melaksanakan program kegiatan tidak ada alasan tidak dapat mengunakan anggaran yang telah disusun. “Duit sudah ada, program
KARIMUN,RAKYAT MEDIA: Gubernur Kepri Nurdin Basirun meresmikan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Karimun Power Plant, Parit Rampak, Karimun, Kamis (18/1) lalu. Beroperasinya PLTMG dengan kapasitas 5 Mw tersebut ditandai dengan ditekannya tombol secara bersama-sama oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Direktur PT Karimun Power Plant Michael Pike ,serta pejabata lainnya. Direktur PT Karimun Power Plant Michel P dalam sambutanya mengatakan, saat ini baru beroperasi sebanyak 5 mesin dengan kapasitas daya 5 Mega Watt (MW). Ke depan akan terus dikembangkan hingga berkisar 40 MW
secara bertahap. “Saat ini suplai listrik akan dilakukan untuk industri dahulu,” ujar Michael. Sementara Bupati Karimun Aunur Rafiq, menyampaikan dengan beroperasinya PLTMG ini merupakan satu inovasi baru di Karimun. Dimana diharapkan mampu membantu dalam permasalahan listrik di Kabupaten Karimun. “PLTMG Karimun Power Plant merupakan anak perusahaan PGN juga, dengan begini diharapkan akan terus mengembangkan sektor industri di Karimun, bahkan kita berharap ke depan akan terus berkembang,” kata Rafiq. Sementara Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan pihaknya akan membantu geliat investasi di Karimun. Dia juga berupaya mempecepat koneksi pipa
gas dari Pulau Pemping ke Kabupaten Karimun. Dengan begitu akan mampu mempecepat cadangan gas di Karimun dan memudahkan PLTMG beroperasi. “Kita sudah sampai ke pusat, dan kita menunggu janji pusat untuk mengupayakan pipa gas terkoneksi dari Pulau Pemping ke Karimun,” kata Nurdin. Sementara Direktur Infrastruktur dan teknologi PGN tbk, Dilo Seno Widagdo mengatakan saat ini karena belum terkoneksi, gas untuk PLTM Karimun Power Plant masih menggunakan gas dengan model CNG. Namun k edepan akan diupayakan melalui konektivitas pipa jaringan langsung dari Batam. “Untuk saat ini bahan bakunya masih kita bawa dari Batam dalam bentuk CNG,” ungkapnya. (rm/pm)
2018, Kejari Intensifkan Jaksa Masuk Sekolah H Alias Wello Bupati Kab.Lingga sudah ada. Jadi kenapa ini tidak terserap dengan maksimal. Ke depan di tahun 2018 ini harus dirubah. Memang tidak mudah. Saya sudah saya sampaikan, kalau tidak mampu bekerja silakan undur diri,” sebutnya. Ia memastikan dan memberi sinyal kepada pejabatnya, bahwa diakhir Januari 2018 akan ada reposisi dan evaluasi ulang hasil kinerja para pejabatnya. Sehingga, bagi pejabat yang memiliki produktivitas dan capaian kinerja yang bagus akan tetap memiliki jabatan. Namun bagi yang tidak, dengan sangat menyesal ia menegaskan akan tidak diberi
jabatan sama sekali alias nonjob. “Displin. Displin adalah hal yang utama. 2017 memang pengawasan sangat kurang. Ini yang menyebabkan capaian kinerja kita kurang. Maka itu disiplin saya tekankan. Buktinya sudah ada yang diberikan sanksi karena tidak mengikuti apel kemarin. Saya bukan mau mencari nama, tapi ini lah kenyataannya,” imbuhnya. Awe sangat mewanti-wanti pejabatnya, agar selalu berupaya dengan maksimal menyelenggarakan program pembangunan yang berasa dampaknya bagi masyarakat. (rm/tpi)
LINGGA,RAKYAT MEDIA – Tahun ini pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga, akan terus tingkatkan program penyuluhan anti korupsi bagi pelajar di Kabupaten Lingga. Hal dilakukan, sebagai salah satu upaya yang terbaik untuk mengatasi korupsi. Dengan memberikan pendidikan anti korupsi dini kepada kalangan generasi muda, diharapkan generasi penerus yang akan menggantikan kedudukan para penjabat terdahulu dan orangtua menyadari bahwa korupsi tidak hanya merusak perekonomian negara. “Kami akan efektifkan program jaksa masuk sekolah pada tahun 2018. Dengan program ini diharapkan bisa mencegah terjadinya korupsi diwaktu akan datang,” kata Puji Triasmoro SH MH, Kepala Kejari Lingga, Kamis (18/1). Puji menjelaskan, untuk menciptakan sebuah tatanan kehidupan yang bersih diperlukan sebuah kesadaran anti korupsi dari jiwa generasi muda sejak dini. Program
KEPALA Kejaksaan Negeri Lingga Puji Triasmoro saat memberikan penjelasan tentang program jaksa masuk sekolah untuk tahun ini.
ini digelar untuk menumbuhkembangkan kesadaran hukum, bagi masyarakat secara umum dan pelajar secara khusus. Selain itu, untuk para pelajar memang seharusnya mendapat ilmu hukum sejak
dini. Selain menanamkan jiwa anti korupsi, juga bertujuan bertujuan untuk mengenalkan produk hukum seperti undangundang serta mengenal keakraban lembaga Kejaksaan dan tupoksinya di kalangan pelajar khususnya pelajar. “Di samping fungsi penegakan hukum, kejari juga melakukan fungsi preventif yakni mencegah terjadinya kejahatan dengan melakukan penerangan hukum,” sebutnya. Lebih jauh dikatakannya, program jaksa masuk sekolah merupakan program pemerintah pusat yang dicanangkan di seluruh wilayah Indonesia yang harus diterapkan secara intensif. “Progam jaksa masuk sekolah sudah dilaksanakan sejak setahun terakhir. Kami ini ingin memperkenalkan tugas pokok dan fungsi dari kejaksaan. Antar lain itu adalah melakukan penerangan, dan penjelasan hukum berbagai potensi pelanggaran yang kini bisa mungkin dilakukan oleh pelajar,” imbuhnya. (rm/tpi)
CMYK
11
RAKYAT SPORT
Selasa, 23- 31Januari 2018, MINGGU III
Cristiano Ronaldo pemain Real Madrid
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Ronaldo Ingin Hengkang Dari Real Madrid BARCELONA, RAKYAT MEDIA-Di tengah performa buruknya, Cristiano Ronaldo menginginkan hengkang karena persoalan kontrak. Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, pun mengomentari hal itu. Performa Ronaldo musim ini terlihat sangat menurun dalam hal kontribusi gol. Dia baru mencetak empat gol dari 14 laga di La Liga. Imbasnya, Madrid cuma bisa menempati posisi keempat dengan poin 32 dari 18 laga. Mereka tertinggal 19 poin dari Barca di puncak klasemen.
MU Akan Pecat Jose Mourinho
Pelatih Jose Mourinho INGGRIS, RAKYAT MEDIA-Sepanjang kariernya, Jose Mourinho tak pernah melatih sebuah klub lebih dari tiga tahun beruntun. Kondisi serupa diyakini akan terjadi di Manchester United. Datang ke Old Trafford pada awal musim 2016/2017, Mourinho diikat kontrak berdurasi tiga musim. Tapi, mantan striker Liverpool Craig Bellamy, punya keyakinan Mourinho hengkang setelah tiga tahun di Old Trafford. Melihat apa yang dilakukan Mourinho dalam perkembangan Setan Merah sejak bergabung, opsi kontrak baru sebenarnya wajar. Isu bahwa pria asal Portugal itu akan dapat kontrak baru juga sempat tersiar. Tapi, Bellamy punya alasan mengapa MU tidak perlu memberikan kontrak baru untuk sang manajer. Jika saya merupakan fan MU, tapi jelas saya bukan, saya sudah cukup senang dengan kontrak yang Mourinho jalankan sekarang,” ujarnya. Setelah dua atau tiga tahun, banyak hal yang tak berjalan baik pada era kepelatihannya bersama sebuah klub.” Saya tak melihat dia akan tetap di MU, meski diberikan kontrak baru atau tidak. Secara personal, saya sudah cukup senang dengan melihat dia musim ini dan musim depan. Setelah itu mungkin akan ada manajer baru yang menangani tim,” tukas Bellamy. Meski gagal menjuarai Premier League musim lalu, Mourinho terbilang sukses menukangi The Red Devils. Di musim pertamanya dia mempersembahkan tiga trofi yakni Piala Liga Inggris, Community Shield, dan Liga Europa. Sementara di musim ini, MU juga masih berlaga pada semua kompetisi yang mereka ikuti.(rm/h.c)
BERLIN, RAKYAT MEDIA-Borussia Dortmund belum meraih kemenangan pada tahun 2018. Die Borussen kembali gagal menang setelah bermain imbang 1-1 dengan Hertha Berlin. Mengunjungi Olympiastadion Berlin, Sabtu (20/1/2018) dinihari WIB, Dortmund tertinggal lebih dulu. Gol Davie Selke membawa Hertha memimpin di awal babak kedua. Dortmund baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-71 melalui sundulan Shinji Kagawa. Dortmund tak membawa striker andalannya, Pierre-Emerick Aubameyang, pada laga ini. Tanpa Aubameyang, tim tamu mengandalkan Andre Schuerrle, Jadon Sancho, dan Christian Pulisic di lini depan. Namun, absennya Aubameyang memang membuat serangan Dortmund kurang menggigit. Ini adalah hasil imbang kedua secara beruntun yang didapat Dortmund sejak mereka memarkir Aubameyang. Pada akhir pekan lalu, mereka ditahan imbang Wolfsburg 0-0 di kandang sendiri. Dortmund untuk sementara naik ke
peringkat ketiga klasemen Bundesliga dengan perolehan 30 poin dari 19 laga. Mereka berjarak 14 poin dari Bayern Munich yang menguasai posisi teratas. Adapun Hertha duduk di posisi ke11 dengan 25 poin. Peluang pertama Dortmund pada laga ini didapatkan oleh Kagawa di menit ke-14. Kagawa menyambut umpan silang Pulisic dengan sundulan kepala, tapi arah bola masih melambung. Hertha kemudian gantian mengancam lewat tendangan bebas Marvin Plattenhardt, tapi sepakan Plattenhardt masih terlalu tinggi. Sementara itu, sundulan Niklas Stark meneruskan sepak pojok Plattenhardt masih melenceng dari gawang Dortmund. Setelah babak pertama berakhir dengan skor kacamata, Hertha membuka keunggulannya di menit ke-46 lewat gol Selke. Gol ini diawali kerja sama antara Valentino Lazaro dan Ondrej Duda di sisi kiri pertahanan Dortmund. Lazaro kemudian mengirimkan umpan silang yang disontek Selke ke gawang Roman Buerki. Dortmund berpeluang menyamakan
BORUSSIA Dortmund bermain imbang 1-1
kedudukan di menit ke-55. Tapi, sepakan keras Pulisic dimentahkan oleh kiper Hertha, Thomas Kraft. Tim tamu baru bisa mencetak gol penyama pada menit ke-71. Sancho yang melakukan penetrasi ke kotak penalti Hertha mengirimkan umpan silang kepada Kagawa yang berdiri bebas. Sambil menjatuhkan diri, Kagawa menanduk bola untuk mengubah skor
jadi 1-1. Sancho sebenarnya punya kesempatan untuk membawa Dortmund berbalik memimpin pada menit ke-82. Tapi, mantan pemain Manchester City itu menyia-nyiakan peluang karena tembakannya melebar. Hingga akhir laga, Dortmund tak bisa mencetak gol kedua. Mereka pun harus puas membawa pulang satu poin. (*)
Situasi Neymar Diatas Angin, Madrid Sulit Menggaetnya PERANCIS, RAKYAT MEDIA-Mantan agen Marco Verratti, Donato Di Campli memberikan pendapat dari pandangannya mengenai situsi Neymar. Di Campli meyakini tidak akan ada klub lain yang sanggup untuk membeli Neymar dari PSG, termasuk klub raksasa seperti Real Madrid sekalipun. Belakangan ini Real Madrid memang sering dikabarkan akan mencoba untuk mendekati dan mendatangkan Neymar dari PSG. Bahkan kabarnya, Madrid juga berminat untuk mendatangkan Kylian Mbappe sekaligus. Tapi Di Campli menegaskan
PEMAIN Timnas Indonesia, Febri Hariyadi, bersama Andik Vermansah foto bersama
ingin main di Persebaya Surabaya jika melanjutkan kariernya di Indonesia,” ujar Mully singkat saat dihubungi awak media, Jumat (19/1/2018). Sementara, kehadiran Ghozali Siregar di Persib saat
belum lama ini teken kontrak baru dengan Barcelona. Di konferensi pers jelang laga Barca melawan Espanyol dalam leg pertama Copa del Rey di RCDE Stadium, Kamis (18/1/2018) dinihari WIB, Valverde ditanyai pendapat tentang kontrak Ronaldo tersebut. “Pertanyaan yang bagus. Komentar apa yang Anda harapkan keluar dari mulut saya? Setiap orang harus melakukan sesuatu yang menurut mereka baik,” kata Valverde seperti dikutip dari Marca.(rm/d.c)
Dortmund DiTahan Imbang Dengan Hertha 1-1
Andik Vermansah Di Kait - Kaitkan Dengan Persib BANDUNG, RAKYAT MEDIA-Setelah batal menyeleksi Oktavianus Maniani, Persib Bandung kini kedatangan eks pemain seleksi, Ghozali Siregar. Tak hanya itu Persib pun telah dikait-kaitkan dengan Andik Vermansah. Status Andik saat ini tanpa klub dan tidak menutup kemungkinan, mantan pemain Selangor FA itu melanjutkan kariernya di Indonesia. Namun, Andik belum memastikan klub mana yang akan dibelanya pada musim ini. Ketika dikaitkan dengan Persib, agen Andik, Muly Munial menegaskan jika pemain kelahiran Jember, 23 November 1991 ini pilihan utamanya adalah Persebaya Surabaya apabila melanjutkan kariernya di Indonesia. “Setahu saya Andik hanya
Rumor kepindahan Ronaldo kemudian muncul lagi dan untuk kesekian kalinya mengaitkan dengan Manchester United. Persoalan kontrak baru diduga menjadi penyebab pesepakbola berusia 32 tahun itu ‘ngambek’. Mengingat suksesnya memenangi Ballon d’Or dan Pemain Terbaik Dunia FIFA, bintang sepakbola Portugal itu dikabarkan ingin bayarannya ditambah. Saat ini, gaji Ronaldo di Madrid masih kalah dengan Neymar di Paris St. Germain, dan rivalnya Lionel Messi, yang
ini karena memang ia sedang bebas klub dan ingin mencoba mencari peruntungan di tim Maung Bandung. “Intinya Ghozali diberi kesempatan untuk seleksi oleh Persib dan saya tanyakan ke
Ghozali apakah siap fight dan dia bilang siap. Malamnya dia langsung berangkat dari Jakarta ke Bandung,” jelas Muly. Selain Ghozali, Muly mengirimkan dan menawarkan beberapa profil pemain ke manajemen Persib. Namun, pihak manajemen hanya meminta Ghozali untuk dilihat kemampuan dan kualitasnya oleh Mario Gomez. “Saat ini belum ada komunikasi lagi sama saya, itu semua tergantung pelatih,” ucapnya. Ghozali yang sebelumnya memperkuat PSM Makassar memang baru gabung Persib pada Jumat (19/1/2018) pagi dalam sesi latihan di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Eks pemain Persegres Gresik United ini belum tahu berapa lama akan diseleksi di tubuh Pangeran Biru ini. (rm/b.c)
bahwa transfer tersebut tidak akan semudah yang dibayangkan. Di Campli mengibaratkan Neymar seperti seekor burung yang sedang dikurung di dalam sangkar emas. Neymar mendapatkan semua yang dia butukan di PSG, tapi tidak akan diizinkan untuk pergi.”Tidak akan ada klub yang bisa mengeluarkan Neymar dari PSG. Tim itu memiliki potensi yang lebih besar dari tim dari mana pun. Semua pemain dari klub itu dikurung dalam sangkar emas. Pihak klub tidak akan menyerah untuk mempertahankan para pemain mereka,” kata Di Campli. Di Campli mengatakan bah-
wa kontrak yang diterima oleh para pemain di PSG akan sangat sulit untuk ditandingi oleh klubklub lainnya. Meski Ligue 1 megahnya tidak sebanding dengan Premier League, La Liga maupun Serie A, tapi para pemain PSG mendapatkan kompensasi yang sangat fantastis. “Kontrak dari para pemain itu tidak akan mungkin bisa disamai oleh klub lainnya. Liga Prancis sebenarnya bisa dikatakan adalah sebuah kompetisi palsu. Yang hanya ada satu klub. Semua pemain di PSG akan bertahan meski dengan kenyataan bahwa Ligue 1 benarbenar tidak kompetitif.” (rm/h.c)
Stefano Teco: Persija Semestinya Menang Lebih Besar Atas PSPS GIANNYAR, RAKYAT MEDIA-Persija Jakarta berhasil meraih kemenangan telak 3-0 atas PSPS Riau dalam pertandingan pertama mereka di Grup d Piala Presiden 2018 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (19/1/2018) malam. Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco, merasa tim asuhannya bisa meraih kemenangan lebih besar dalam pertandingan tersebut. Tim Macan Kemayoran meraih kemenangan telak 3-0 di bawah guyuran hujan lebat yang mengguyur Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, berkat gol Marko Simic dan Ismed Sofyan di babak pertama dan Bambang Pamungkas di babak kedua. Dalam pertandingan tersebut juga ada dua gol yang dianulir oleh wasit karena dinyatakan offside, yang pertama adalah gol Osas Saha untuk PSPS dan Marko Simic di babak pertama.
Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco, melihat betapa keras perjuangan yang dilakukan para pemainnya dalam pertandingan di atas lapangan yang tergenang air. Pelatih asal Brasil itu merasa Persija seharusnya bisa meraih kemenangan lebih besar dalam pertandingan tersebut. “Kami bekerja sangat keras hari ini. Kami memang memainkan bola-bola langsung karena kami hanya beristirahat satu hari setelah kembali dari Malaysia. Kami mencetak dua gol di babak pertama. Kami seharusnya bisa menciptakan lebih banyak gol karena memang kami punya banyak peluang,” ujar Stefano Teco. “Namun, kemenangan ini tetap kami syukuri karena kondisi lapangan memang kurang bagus. Ditundanya babak kedua membuat kami harus mendapatkan lagi momen yang tepat untuk bisa tune in dalam pertandingan,” lanjut pelatih
Persija itu. Sementara itu, pemain sayap lincah Persija, Riko Simanjuntak, merasa sangat bersyukur karena berhasil meraih kemenangan dalam sebuah pertandingan yang melelahkan. Mantan pemain Semen Padang itu pun merasakan betapa penting kemenangan ini setelah melihat kerja sama yang dilakukan para pemain di lapangan. “Kami harus bekerja dua kali lipat hari ini karena lapangan tergenang banyak air. Jadi, kami sangat bersyukur bisa memenangi laga. Ini merupakan kemenangan bersama dan kerja keras semua komponen tim,” ujar Riko Simanjuntak. Skor positif 3-0 yang diraih Persija Jakarta membuat Ismed Sofyan dkk. untuk sementara berada di puncak klasemen Grup D Piala Presiden 2018. Tim ibu kota menggeser Bali United yang sebelumnya juga meraih kemenangan 3-2 atas Borneo FC. (rm/b.c)
CMYK
SELEBRITYS
Selasa, 23- 31Januari 2018, MINGGU III
Website: www.rakyatmediapers.co.id
12
Nita Thalia
Dibuat Malu Gara gara Cabe Nyelip di Gigi
Duo Serigala Belum Mau Pacaran Meski diDekati Banyal Pria JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Melihat paras personel Duo Serigala tak dipungkiri pasti banyak pria yang mendekati. Namun, Pamela Safitri dan Oza Kioza belum mau berpacaran. Kenapa ya? “Belum siap. Takut disakitin. Fokus naikin orangtua haji,” ujar Pamela ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. “Kita nggak ada niatan cari pacar, nanti takut masuk akun gosip,” timpal Oza. Diakui pemilik goyang dribel itu, mereka banyak didekati pria dari berbagai kalangan. Cuma Duo Serigala masih agak tertutup terkait berhubungan dengan lawan jenisnya. ”Oh yang pasti banyak, tapi kan tergantung kitanya. Kalau kita welcome, ya mereka datang. Tapi kalau kita tertutup kan mereka susah banget didekatinya,” tutur Pamela Safitri. “Kalau laki kan semuanya begitu. Kayaknya laki kalau nggak mau, tapi ceweknya mau oh ya ayo aja. Toh nggak ada ruginya buat laki,” tukas Oza Kioza. (rm/d.h).
JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Nita Thalia mengaku pernah mengalami hal yang memalukan saat tampil di layar kaca. Bukan karena jatuh dari panggung saat nyanyi, tapi sang pedangdut pernah dibuat malu karena cabai nyelip di giginya. Karena kejadian cabai nyelip itu, Nita Thalia pun tak pernah lupa membawa tusuk gigi. Ia bahkan lebih memilih ketinggalan bedak ketimbang tak membawa barang tersebut. “Pernah siaran langsung habis makan tuh ada cabai di gigi gede banget tuh, kan jadi malu. Jadi sekarang mending ketinggalan bedak daripada tusuk gigi,” ujar Nita saat ditemui di Gedung Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan. Nita Thalia juga mengaku sudah tak mau lagi makan nasi sebelum tampil di sebuah acara. Tak cuma takut kejadian cabai nyelip terulang, wanita yang mengaku menjadi istri kedua itu tak ingin terlihat gemuk di layar kaca. “Nggak pernah mau makan nasi. Takut perutnya engap jadi nggak enak juga kan,” tukas Nita Thalia.(rm/d/c)
Penampilan Ayu Ting Ting Jauh Dari Glamour
Lulu Tobing Tetap Cantik Seperti Dulu JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Ayu Ting Ting memang kerap jadi bahan obrolan karena gosip-gosip yang terjadi di relasi kehidupannya. Namun, selain Ayu Ting Ting yang penuh dengan sensasi, cewek ini juga punya fans setia yang kerap memuja gaya fashion-nya, nih. Kalau Anda termasuk followers akun Instagram Ayu Ting Ting, pastinya notice cewek ini di gaya sehari-hari enggak begitu suka tampil ribet. Penampilannya jauh dari kata glamor. Yang paling sering ia pakai adalah jeans. Selain nyaman, daily outfit yang dominan dengan bahan denim bikin ia kelihatan lebih modern. (rm/l.6)
JAKARTA, RAKYAT MEDIALulu Tobing ternyata tetap di hati warganet. Lama tak muncul di layar kaca, ia membuat kerinduan tersendiri terhadap para penggemarnya. Meski usianya sudah kepala empat, Lulu tetap memesona warganet. Melalui akun Instagram pribadinya, Lulu Tobing membagikan foto tentang aktivitasnya. Dalam foto yang diunggah pada 15 Januari 2018 itu, Lulu tampak mengangkat tangan kanannya dan meletakkan di atas kepalan-
Cinta Penelope Putuskan Berhijab JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Pesinetron Cinta Penelope sudah memutuskan untuk berhijab. Untuk itu, dirinya sama sekali tidak masalah jika penghasilannya menurun. “Alhamdulillah keluarga sangat mendukung aku untuk berhijab. Kalau sebelumnya kan saya ini tulang punggung keluarga gitu kan ya. Adik saya banyak kuliah, kalau saya hanya memikirkan duniawi saya nggak bisa biayain lagi. Aku bilang ke mama ‘mungkin aku akan diuji secara materi nanti, karena aku memutuskan untuk berhijab’,” kata Cinta Penelope saat ditemui di kawasan Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2018) pekan lalu. “Mama bilang ke saya jangan takut Allah pasti kasih jalan. Di situ juga aku merasa kuat, jika Allah ingin membuka aib saya, memiskinkan harta saya bila bisa menghapus dosa saya, saya ikhlas,” sambung Cinta Penelope. Lantas apakah dirinya sudah menerima pekerjaan setelah memutuskan memakai hijab? “Ada Alhamdulillah. Kemarin itu buat tanggal 27 ngundang nyanyi karena aku punya salah satu lagu religi 2015 dan dia meminta aku bawakan itu karena, liriknya sama-sama kaya perubahan aku. Setelahnya aku fokus dengan parfume. Aku mau bikin parfume pakai nama aku sendiri,” katanya lagi.(rm/d.h)
ya. Ia tampak tersenyum manis. ”A few nights ago.. (beberapa malam lalu),” tulis Lulu Tobing dalam bahasa Inggris. Melihat foto tersebut, sejumlah warganet mengaku kangen pada Lulu Tobing. Mereka menilai sahabat Happy Salma itu tetap cantik dan awet muda. ”Ngefans ama mbak Lulu dari tahun 94 ketika aku SMP. Padahal mbak Lulu udah jadi juara gadsam 92. Cantiknya awet banget yaaaa bak diformalin,” puji akun
@jengaluh pada Lulu Tobing. Lulu Tobing sempat menjadi perbincangan saat menggugat cerai suaminya, Danny Bimo Hendro Utomo, di Pengadilan Agama Jakarta Timur pada pertengahan 2016 lalu. Namun, belakangan ia mencabut gugatan cerainya” Perkara ini udah selesai, saya tidak perlu lagi untuk menginformasikan (alasan Lulu cerai), karena perkara tidak diteruskan,” ujar Doddy Haryanto, kuasa hukum Lulu Tobing saat itu. (rm/l.6)
Choky Sitohang Kehabisan Uang Ketika Berlibur di Jepang .JAKARTA, RAKYATPengalaman tak terlupakan baru saja dialami Choky Sitohang. Presenter tampan itu kehabisan uang saat melakukan plesiran ke Jepang. Belum lama ini, Choky Sitohang melakukan perjalanan liburan bersama istrinya, Melissa Aryani, beserta kedua anaknya, Chelsea Abigail Victory Sitohang dan Cherish Elsa Nataline Sitohang. Di Negeri Sakura, Choky Sitohang dan keluarga menghabiskan waktu selama beberapa minggu. Tak diduga, uang mereka habis ketika masih di sana. “Menarik, salah satunya begini, kami pernah suatu ketika mau beli makanan
dan kami kehabisan uang. Karena kartunya istri saya nggak bisa dipakai, saya juga nggak bisa menarik uang,” aku Choky Sitohang saat ditemui di Gedung Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (19/1/2018). Akhirnya, mereka mengumpulkan koin-koin sisa kembalian selama berbelanja di Jepang. Ternyata hasilnya cukup untuk melunasi pembayaran makanannya. “Untung ada satu tempat kecil, jadi isinya koin, jadi kami nggak nyadar ya ada kembalian masukin ke situ. Begitu dibuka ternyata isinya lumayan dan kami makan dari situ. Kayaknya susah banget hidup ini ya, tapi itu sedihnya,” katanya.(rm/d.h)
CMYK
13
Selasa, 23- 31Januari 2018, MINGGU III
BINTAN-TANJUGPINANG Website: www.rakyatmediapers.co.id
Sekda Riono Jabat Walikota Pinang Sementara TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Setelah lima tahun memimpin Kota Tanjungpinang, jabatan Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Wakil Walikota Syahrul resmi berakhir pukul 24.00 WIB Selasa (16/1/2018) kemarin. Suasana haru pun terlihat saat keluarga besar Pemerintah Kota Tanjungpinang saat melepas keduanya yang tak lagi menjabat walikota dan wakil walikota. Air mata perpisahan pun tampak mengiringi acara. Usai acara pelepasan, seluruh pejabat dan ASN mengiringi Lis dan Syahrul menuju mobil yang akan mengantar mereka kembali ke rumah. Suasana semakin haru, ketika LisSyahrul menyalaminya satu persatu pejabat dan ASN. Mata Lis dan Syahrul tampak berkaca-kaca. Begitu juga
dengan pejabat dan ASN di lingkungan Kota Tanjungpinang yang melepasnya. Acara pelepasan ini dilaksanakan seusai upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Halaman Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang, Rabu (17/ 1/2018). Pada kesempatan itu, Lis dan Syahrul bergantian menyampikan pesan dan kesan. Lis mengatakan selama 1.825 hari saya menjadi bagian dari keluarga besar Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang. Waktu lima tahun begitu cepat berlalu.”Semoga kekeluargaan yang telah terjalin selama ini, agar dapat terus dipererat melalui silaturahim. Jabatan boleh berakhir, tapi silaturahim tetap dijaga,” kata Lis. Selama menjabat, rasa kekeluargaan
terus dibina. Sehingga Pemko Tanjungpinang mempu meraih banyak prestasi. “Dengan kokohnya rasa kekeluargaan, kita dapat membangun Kota Tanjungpinang semakin terdepan dan gemilang. Ibarat rumah jika penghuninya tidak saling akur, tembok yang kokoh pun dapat runtuh juga,” katanya. Lis menyadari, saat memimpin tentu ada hal-hal yang kurang berkenan di hati masyarakat. Dia pun memohon maaf atas itu semua. “Tetapi jujur saya akui, saya merasa masa-masa yang indah bersama masyarakat dan jajaran Pemerintah Kota Tanjungpinang,” katanya. Sementara itu, Syahrul mengatakan, memang jabatan yang disandangnya sebagai Wakil Walikota bukanlah jabatan yang kekal.
Dari awal hingga akhir masa jabatannya masih banyak harapan-harapan yang belum kami tunaikan. Namun segala upaya yang telah dilaksanakan membuktikan Tanjungpinang menjadi Kota dengan capaian penghargaan yang cukup banyak. “Terimakasih kepada semua pegawai, ASN, para kepala OPD, yang selama ini bekerja bersama dalam membangun Kota Tanjungpinang,” katanya. Sementara itu, sembari menunggu SK pejabat Walikota Tanjungpinang, Gubernur Provinsi Kepri, menunjuk Sekretaris Daerah Riono sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungpinang. Riono akan menjadi walikota Tanjungpinang sampai dilantikan Pejabat Walikota. (rm/trb)
SUASANA Pelepasan Lis-Syahrul begitu haru penuh kekeluargaan
Polres dan Pemkab Bintan Bantu Korban Bencana Alam Tambelan PELEPASAN bantuan untuk warga Tambelan yang terkena bencana banjir
BINTAN, RAKYAT MEDIA - Polres bersama Pemerintahan Kabupaten Bintan, bekerjasama mendistribusikan berbagai jenis bantuan untuk warga kecamatan Tambelan, Bintan, yang tertimpa bencana alam banjir akibat curah hujan yang tinggi selama beberapa hari melanda kecamatan terluar Kabupaten Bintan tersebut. Dalam musibah tersebut terdapat sejumlah wilayah di Kecamatan Tambelan mengalami musibah yaitu Desa Batu Lepuk, Kelurahan Teluk Sekuni, Desa Kukup dan Desa Kampung Hilir. Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa namun mengalami kerugian materil kurang lebih 200 juta. Terkait bencana alam Kapolres Bintan, AKBP Boy
Herlambang, kepada wartawan mengatakan, bantuan yang didistribusikan Polres Bintan bersamaan dengan pendistribusian yang dilakukan oleh Pemkab Bintan, dengan menggunakan kapal KM Sabuk Nusantara 39 melalui pelabuhan Sri Bayintan, Bintan Timur. Adapun barang sumbangan dari Polres Bintan yang didistribusikan antara lain, mie
instan 204 dus, beras 73 sak, minyak goreng 84 liter, telur 25 papan, pakaian layak pakai 16 kantong, air mineral 1 kotak dan uang tunai Rp2.211.000. ”Bantuan tersebut bersamaan dengan bantuan yang didistribusikan oleh Pemkab Bintan, seperti matras, selimut, obat-obatan serta makanan siap saji, serta sejumlah kebutuhan warga Tambelan,” ujarnya. Dijelaskan, sejumlah barang bantuan yang dikumpulkan di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang, selanjutnya dimuat ke dalam kapal KM Sabuk Nusantara 39 dan kapal berangkat ke Tambelan. Kapolres juga menambahkan bahwasanya kami pihak Kepolisian akan terus berusaha membantu saudara kita yang saat ini tertimpa musibah dalam hal apapun demi meringankan beban mereka dan kami berharap agar saudara kita di sana diberi kesabaran dan ketabahan atas kejadian yang menimpa mereka. Dalam kesempatan tersebut, pemberangkatan bantuan dihadiri langsung oleh Bupati Bintan Apri Sujadi, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam dan sejumlah pimpinan OPD Bintan dan Polres Bintan. (rm/san)
Bupati Bintan Instruksikan Kades dan Camat Awasi Pulau Ajab BINTAN, RAKYAT MEDIABupati Bintan, menanggapi isu penjualan Pulau Ajab di Desa Mantang Lama, Kecamatan Mantang yang ditawarkan di situs penjualan privateislandonline.com seharga $ 3,3 juta atau berkisar Rp44 miliar. Apri Sujadi mengatakan, ia sudah instruksikan agar aparatur desa mulai dari tingkat RT/ RW, Kepala Desa (Kades) hingga camat agar mengawasi pulau itu dan memantau perkembangannya. ”Selain aparat desa, Camat kita juga telah meminta BPN bersinergi,” kata Apri di Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Selasa (16/ 1/2018) kemarin. Penjualan pulau kepada pihak asing, lanjutnya, sama sekali melanggar undang-undang, dimana Pasal 33 ayat 3 bahwa bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara. “Penjualan Pulau kepada pihak asing sama sekali tidak dibenarkan,” tegasnya. Yang diperbolehkan, kata Apri, pengelolaan potensi pulau tersebut. Dan itu, juga ada aturan-aturan yang berlaku.
Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan tidak mengetahui terkait adanya penjualan pulau tersebut. Bahkan ia sudah meminta agar jajaran terkait segera melacak siapa saja pemilik lahan yang ada di Pulau Ajab. Data sementara yang dimilikinya, lahan pulau tersebut dimiliki banyak pihak. Ia mengimbau agar pemilik lahan pulau Ajab yang memiliki luas sekitar 29,9 hektare ini, hendaknya berkoordinasi dengan Pemkab Bintan dalam hal pemanfaatan potensi lahan. Berkoordinasi dengan Camat dan juga Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kabupaten Bintan. “Kita bisa kembangkan potensi pulau Ajab melalui investasi pariwisata, dimana nilai ekonominya bisa jauh lebih tinggi,” ungkapnya. Diberitakan sebelumnya, situs privateislandonline.com, yang merupakan situs jual beli asal negara Kanada, memasang iklan penjualan pulau Ajab, di Desa Mantang Lama, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau,
pada https://www.privateislandsonline.com/asia/indonesia/ ajab-island, seharga $ 3.300.000 atau sekitar Rp 44 miliar. Pulau ini seluas 29,9 hektare memiliki pantai dengan pasir putih dan dapat dijangkau 20 menit dari pulau Bintan menggunakan kapal pompong. Tertulis dalam iklan itu, belum ada pembangunan di pulau tersebut. Pemilik pulau nantinya diizinkan untuk mengembangkan Pulau Ajab. Camat Mantang, Pilihan dikonfirmasi terkait penjualan pulau tersebut mengatakan tidak mengetahui siapa pemilik pulau tersebut. Hingga hari ini tidak ada seorangpun datang ke Kantor Camat Mantang mengaku sebagai pemilik pulau tersebut. Selain Pulau Ajab, ternyata situs privateislandonline.com, juga menyewakan pulau Pangkil, di Desa Pangkil, Kecamatan Teluk Bintan, pada https://www.privateislandsonline.com/islands-for-rent/ asia/indonesia/pulau-pangkilkecil-island-resort, hanya saja penyewaan pulau Pangkil ini tidak tertulis berapa harganya. (rm/humas)
Dinas PerkimBintan Lelang Sejumlah Proyek 2018 BINTAN, RAKYAT MEDIAPemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perumahan Pemukiman (Perkim), sudah mengadakan rapat teknis proses lelang proyek. Proyek pada dua OPD ini, mayoritas selesai pada April 2018 yang akan datang. “Februari ini, beberapa kegiatan sudah kita lelang. Tapi, mayoritas proses lelang itu akan selesai, April nanti,” kata Juni Rianto, Kepala Dinas PUPR usai mengadakan rapat tertutup dengan Bupati Bintan H Apri Sujadi. Hal yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Perkim Hery Wahyu. Menurutnya, ada beberapa perencanaan kegiatan yang dilakukan pada Februari ini.
Termasuk pembebasan lahan. Selain itu, untuk proses lelang harus melalui tahapan dan sesuai aturan yang berlaku. “Sebagian besar kegiatan itu, kita lelang pada April nanti. Kalau instruksi Pak Bupati, kan akhir April paling lambat proses lelang itu selesainya. Sebelum akhir April, sudah siap semuanya,” kata Hery Wahyu. Bupati Bintan H Apri Sujadi menjelaskan, untuk kegiatan di Bintan Timur, selama ini terkendala dengan status kepemilikan lahan. Karena, pada masa pemerintahan terdahulu, hibah lahan PT Antam belum selesai. Seperti di gedung LAM Bintan maupun di RSUD Bintan, serta di sekitar Masjid Nurul Iman. “Nah, tahun 2017 lalu, sudah kita bebas lahan milik PT Antam ini.
Jadi, kendala lahan Antam itu sudah clear, untuk pembangunan tahun anggaran 2018 ini. Sehingga, kegiatan pembangunan, tidak terhambat lagi,” jelas H Apri Sujadi. Lahan Antam yang sudah dibebaskan Pemkab Bintan itu, sebut H Apri Sujadi, lahan gedung LAM Bintan, lahan RSUD Bintan, lahan kawasan taman Kota Kijang dan lahan di samping Kantor Camat Bintan Timur. Untuk pemanfaatan di ekslahan Antam ini antara lain pembangunan drainase di sekitarMasjid Nurul Iman, pembangunan median jalan untuk pejalan kaki dari Masjid Nurul Iman dan kawasan taman kota, median jalan di batas perumahan Antam serta peningkatan taman kota Kijang. (rm/humas)
Nurdin: Jaga Netralitas dan Sukseskan Pilkada TANJUNGPINANG,RAKYAT MEDIAGubernur Kepri, Nurdin Basirun meminta kepada Penjabat Walikota Tanjungpinang, Drs Raja Ariza, MM yang baru dilantik agar dapat menjalankan tugas pemerintahan dengan baik dan penuh amanah. Kata Nurdin ada dua tugas utama yang perlu diprioritaskan oleh penjabat Walikota Tanjungpinang yakni menjalankan pemerintahan dan memfasilitasi suksesnya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah di Kota Tanjungpinang. “Tugas utama penjabat Walikota sebagaimana tertuang dalam Keputusan Mendagri mesti menjadi prioritas. Saudara bertugas melanjutkan penyelenggaraan pemerintahan di Kota Tanjungpinang,” kata Nurdin saat melantik dan mengambil sumpah Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Kepri Drs Raja Ariza sebagai Penjabat Walikota Tanjungpinang di Gedung Daerah, Senin (22/1). Sebelum dilantik dan diambil sumpah, Nurdin mengingatkan Raja Ariza
bahwa sumpah dan janji yang akan diucapkan tersebut tidak hanya disaksikan para undangan yang hadir, diri sendiri tetapi juga disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa dan akan diminta pertanggungjawaban di kemudian hari. Setelah diambil sumpah, Nurdin bersama Raja Ariza kemudian menandatangani pakta integritas sebagai Penjabat Walikota Tanjungpinang. Turut hadir pada acara ini Sekda Provinsi Kepri, FKPD Provinsi Kepri, OPD Provinsi Kepri, FKPD Kota Tanjungpinang, Sekda Kota Tanjungpinang, Mantan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang 2013-2018 Lis-Syahrul, serta Ibu Hj Noorlizah dan Ibu Hj Aisyah Sani. Bersamaan dengan itu, Nurdin juga meminta Raja Ariza untuk bekerja keras membantu suksesnya penyelenggaraan Pilkada. “Saya minta kepada Raja Ariza agar membantu dan memfasilitasi penyelenggaraan Pilkada Walikota dan Wakil Walikota agar aman, tertib dan damai serta tidak ada terjadi adu domba. Dis-
amping itu agar juga menjaga netralitas ASN dalam iven lima tahunan ini,” pinta Nurdin. Kepada Lis-Syahrul Nurdin mengucapkan terimakasih atas pengabdiannya selama lima tahun membangun Kota Tanjungpinang. Banyak yang telah dilakukan pasangan ini sehingga ibukota provinsi ini menjadi lebih indah dan asri. “Banyak pembangunan telah dilakukan oleh Adinda saya Lis-Syahrul meskipun ada beberapa program pembangunan yang belum terselesaikan. Namun saya berharap masyarakat perlu memahaminya karena pembangunan adalah proses yang tiada henti dan tidak dalam sekejap mata,” ujar Nurdin. Pelantikan Raja Ariza ini dilakukan menyusul berakhirnya masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang Lis- Syahrul periode 2013-2018. Raja Ariza dilantik sebagai penjabat Walikota Tanjungpinang berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dengan Nomor 131.21-85 tanggal 19 Januari Tahun 2018. (rm/hk)
Pembangunan Jembatan Pengujan di Harap Cepat Selesai BINTAN,RAKYAT MEDIA Warga Desa Pengujan Kecematan Teluk Bintan berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan menyelesaikan pembangunan Jembatan Pengujan tepat waktu, akhir tahun ini. Ruyah (50), warga Dusun II Desa Pengujan, mengatakan, ia sekeluarga telah menunggu dibangunnya jembatan Pengujan selama 28 tahun, terhitung sejak tahun 1990. “Kita berharap impian sejak 1990 ini tercapai tahun ini,” kata Ruyah, di hadapan Bupati Bintan Apri Sujadi saat meninjau progres pembangunannya, Kamis (18/1/2018). Warga lainnya, Martin mengatakan, selama puluhan tahun masyarakat Desa Pengujan yang berpenduduk kurang lebih 300 KK hanya mengandalkan transportasi kapal ponton pokcai (rakit yang terbuat dari kayu dengan ruas panjang 18 dan lebar 6 meter beratap aluminium) untuk menyeberangi laut Selat Bintan dari Dusun I menuju Dusun II, Desa Pen-
gujan. “Selama ini kami harus menunggu pokcai untuk menyeberang, pergi ke sekolah, ke pasar bahkan pergi berobat di malam hari harus menunggu pokcai. Mudah-mudahan jembatan ini selesai tepat waktu, agar kami mudah ke manamana,” ujar Martin. Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, pembangunan Jembatan Pengujan tahap 2 tahun ini merupakan salah satu prioritas pembangunan Pemkab Bintan, setelah pada Tahun 2017 yang lalu Pemkab Bintan telah menyelesaikan pembangunan tahap 1 dengan panjang 120 meter, dengan anggaran Rp6 miliar. Dalam kunjungan silaturahmi dan peninjauan pembangunan tersebut, Apri juga didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Deby Apri Sujadi, Wakil Ketua DPRD Agus Wibowo, anggota DPRD Zulkifli, serta Jajaran OPD. Ia juga menyerahkan 450 paket sembako serta bantuan pembelian kompang
BUPATI Bintan Apri Sujadi saat meninjau progres pembangunan Jembatan Pengujan.
untuk majelis taklim. “Hari ini kami meninjau sejumlah pembangunan di Desa Pengujan, salah satunya realisasi Jembatan Pengujan Tahap 1. Selain itu, kami juga mendengarkan beberapa aspirasi masyarakat terkait penyempurnaan program-program Pemerintah Daerah agar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Kepala Dinas PUPR Kabu-
paten Bintan Juni Rianto mengatakan, pembangunan Jembatan Pengujan merupakan salah satu proyeksi pembangunan di bawah kendali Dinas PUPR Kabupaten Bintan untuk Tahun 2018. “Kita ada beberapa proyeksi pembangunan di tahun 2018 , salah satunya menyelesaikan pembangunan Jembatan Pengujan di tahap kedua sebesar Rp8 miliar.”(rm/s.c)
CMYK
NUSANTARA
Selasa, 23- 31Januari 2018, MINGGU III
Website: www.rakyatmediapers.co.id
14
Dijanjikan Diberikan Dana Penghargaan Ternyata NOL
ANCE menjadi tamu kehormatan saat acara silahturahmi adat Melayu, di kelurahan Pangkalan Brandan Barat, Kabupaten Langkat,
Silaturrahmi Adat Melayudi Hadiri Ance Selaian STABAT, RAKYAT MEDIA - Kehadiran Ance Selian bersama rombongan mendapat sambutan hangat dari masyarakat kabupaten Langkat, dalam acara silaturahmi adat Melayu.Acara yang digelar di lapangan sepakbola, kelurahan Pangkalan Brandan Barat, Kabupaten Langkat. Ance yang menggunakan pakaian khas Melayu yang berwarna kuning disambut dengan pemberian kalung bunga berwarna biru, sebagai tanda tamu kehormatan diberikan kepada Ance yang menjadi pemuka adat Melayu. Ance mengatakan, terimakasih sebesar-besarnya kepada masyarakat yang mendukung.”Saya percaya Sumut akan bangkit dengan semangat baru. Cita-cita yang kami inginkan yaitu bagaimana masyarakat mendapatkan hak-haknya secara merata, kami akan bangun Sumatera Utara ini menjadi lebih baik lagi,” ujarnya saat memberikan sambutan. “Saya juga seorang santri yang sekarang menjadi tokoh yang akan mendampingi JR Saragih untuk menjadi Gubernur Sumut. Ini merupakan tanah pertama yang saya pijak ketika mendaftarkan diri menjadi bakal calon gubernur Sumut, dan nanti tanah ini juga yang menjadi pertama kami sentuhan ketika kami berhasil memenangkan pilkada ini,” tambahnya. Tarian khas Melayu, menjadi pengisi pada acara adat yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. (rm/t.m)
Paskibra 2017 Kota Binjai Mengaku Kena Kibul BINJAI, RAKYAT MEDIASebagaimana yang diamanah Walikota Binjai H. M. Idaham melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai untuk memberi purnabhakti jenis penghargaan bagi pelajar peserta Pasukan Pengibar Bendera Sangsaka Merah Putih di Kota Binjai 17 Agustus 2017 lalu, tentulah menjadi harapan peserta Paskibra termasuk para orang tua siswa sebagai penghargaan yang membanggakan. Amanah tersebut, selain sertifikat, para peserta akan diberi penghargaan berupa uang tunai sebesar Rp. 1 juta/ orang. Namun janji tinggal janji, hingga saat ini tidak direalisasikan. Setidaknya, 67 peserta termasuk peserta tingkat Kota, Provinsi dan pusat cukup kecewa dengan kondisi itu. Belum lama ini, perwakilan Paskibra mempertanyakan masalah itu, baik kepada Dispora maupun Humas Pemko Binjai, namun tidak membawa hasil bahkan kedua SKPD tersebut saling buang badan. Pihak Dispora mengaku bahwa anggaran untuk itu belum ada, dan jikapun ada nanti diajukan dulu pada APBD 2018. Salah satu orang tua murid yang juga merupakan ASN disalah satu Instansi Pemerintah, minggu kemarin menemui Ketua BCW Binjai dan menceritakan tentang janji dan harapan
WALIKOTA Binjai Idaham Intruksikan Sekda Mahfullah Daulay untuk berikan penghargaan.
yang disampaikan Sekdako Binjai pasca pembubaran panitia paskibra di pendopo Umar Baki yang dijanjikan akan diberi penghargaan berupa sertipikat maupun uang. Terpisah, Ketua BCW Binjai Gito Affandy berpandangan, bahwa itu merupakan fenomena yang amat memalukan Institusi Pemerintah. Sebab, peserta Paskib dimanapun, ini merupakan suatu kehormatan bagi anak bangsa dapat lo-
Seorang Ibu di Palembang Jual Bayinya Rp 20 Juta Untuk Pesta Sabu JAKARTA, RAKYAT MEDIASungguh tega ibu bernama Fatima alias Yanti (31) ini. Ia menjual putrinya yang masih berusia 3 bulan kepada orang lain. Warga Palembang ini menjual bayinya untuk foya-foya dan membeli sabu. Awalnya, Fatima mengaku terbebani oleh keberadaan putri kelimanya itu dan takut tak sanggup memberi nafkah. Fatima kemudian menghubungi tetangganya dan seorang lelaki bernama Jaka, yang akan membeli anaknya seharga Rp 20 juta. “Saya sebelumnya tidak kenal sama Jaka, orang yang mau beli anak saya ini. Tapi tetangga saya bilang agar saya minta uang Rp 20 juta dengan alasan untuk mengganti biaya (operasi) caesar saat melahirkan. Nah, saat itulah saya bawa anak saya ke daerah Pusri untuk saya jual dan terima uang,” kata Fatima seperti yang dikutip detik.com, Kamis (18/1/2018) lalu. Masalah ekonomi disebut Fatima sebagai salah satu alasan dirinya mengambil keputusan menjual putrinya. Selain itu, Fatima mengaku kebanyakan anak di rumahnya, sedangkan suaminya, Junaidi (34),
Fatima alias Yanti hanya pekerja buruh harian dan tidak pasti mendapatkan uang untuk menafkahi anak. “Alasan jual itu ya saya sudah kebanyakan anak. Suami juga kadang dapat uang, kadang tidak. Kerjanya buruh harian, dan saya takut tidak bisa kasih nafkah nanti kalau sudah besar,”ujar Fatima. Setelah menjual putrinya, Fatima memilih tinggal di salah satu rumah teman dan menghabiskan seluruh uang hasil penjualan darah dagingnya sendiri untuk hura-hura dan membeli sabu. Seusai hurahura, Fatima kembali ke rumah dan menemui suaminya. Ia mengaku anaknya hilang.
Tidak percaya begitu saja, Junaidi akhirnya melaporkan Fatima ke Polresta Palembang pada 7 Januari lalu.”Saya takut mau pulang ke rumah. Uang semua saya habiskan untuk jalanjalan dan beli barang-barang saat tinggal tempat teman selama 1 bulan. Pas uangnya habis, saya pulang dan bilang kepada suami kalau anak kami hilang. Tapi suami saya langsung curiga dan melaporkan saya ke polisi,” ucap Fatima. Meskipun telah memiliki nomor kontak sang pembeli, Fatima mengaku tak pernah menghubungi Jaka untuk menanyakan kabar putrinya yang berada di Serang, Banten. ”Ng-
gak pernah saya hubungi. Karena bayi sudah saya jual, ya itu jadi tanggung jawab yang beli. Tapi saya simpan kontaknya untuk menanyakan kabar nantinya kalau anak saya sudah besar dan kalau dia sakit,” ucap dia. Saat kasus ini terungkap, Fatima mengaku kecewa karena tetangganya sebagai perantara tidak mengakui dan tidak mau terlibat. Padahal, sebagai perantara, tetangganya itu juga disebut menerima upah Rp 1 juta dari si pembeli. Sementara itu, Kapolresta Palembang Kombes Wahyu Bintono HB menyatakan bayi berusia 3 bulan ini sudah kembali ke pangkuan keluarga besarnya. Saat ditemukan, kondisi anak dalam keadaan sehat layaknya dirawat oleh orang tuanya. Mereka membeli anak ini karena sudah belasan tahun belum dikaruniai anak. “Untuk anak sudah kita amankan dari si pembeli di daerah Serang, Banten. Sekarang sudah diserahkan kepada keluarga orang tua laki-laki karena keluarganya juga kan masih ada,” kata Kombes Wahyu Bintono HB kepada.(rm/dtk).
Pengamat: Legalisasi Cantrang Persulit Pelestarian Ikan YOGYAKARTA, RAKYAT MEDIAPengamat perikanan dan kelautan Sukardi, menilai kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang melegalkan kembali penggunaan alat tangkap cantrang bagi nelayan akan mempersulit pelestarian sumber daya ikan. “Dengan diperbolehkannya cantrang ini akan mengakibatkan upaya konservasi sulit dilakukan, apalagi untuk perairan bagian utara Jawa, alat tangkap nelayan adalah cantrang,” kata Sukardi di Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Senin (22/1/2018). Menurut dia, dengan diperbolehkannya kembali penggunaan cantrang, maka asas manfaat konservasi ikan dikesampingkan karena akan semakin banyak potensi ikan-ikan kecil yang tertangkap. Ia menyebutkan, jumlah penggunaan cantrang meningkat tajam dari sebelumnya 5.781 unit tahun 2015 menjadi 14.357 unit di tahun 2017 Sementara itu, Dosen Perikanan UGM Supardjo mengatakan cantrang masuk dalan kelompok pukat tarik yang sering digunakan nelayan tradisional di pantai
SALAH satu pukan Cantrang
utara Jawa dengan jarak 2-3 mil dengan kedalaman 30-60 meter. Selain jumlah kapal cantrangnya yang semakin bertambah, Supardjo mengatakan umumnya tangkapan dari cantrang mampu menangkap ikan-ikan kecil yang seharusnya bukan merupakan target tangkapan. Ia mengatakan kapal cantrang saat ini umumnya sudah menggunakan tali selambar dengan panjang lebih dari 1.000 meter bahkan ada yang sampai 6.000 meter. Ia mengilustrasikan, tali selambar 1.000 meter bisa menjangkau luasan area
tangkapan hingga 40 hektar untuk sekali tarik, sedangkan ukuran 6.000 meter bisa menjangkau 2.00an hektar. Selain itu, kata dia, berdasarkan hasil penelitiannya, separuh hasil tangkapan ikan dari cantrang umumnya tidak sesuai target. Nelayan cantrang di Lamongan, misalnya, mampu menangkap 51 persen ikan target utama dan 41 persen saja ikan yang seharusnya bukan target. Sedangkan di Tegal, sekitar 46 persen tangkapan ikan yang sesuai target utama dan bukan target justru bisa mencapai 54 persen.(rm/net)
los seleksi menjadi peserta Paskibra. Terlepas janji atau tidak janji, setidaknya Pemerintah Kota Binjai patut memberi penghargaan dan jasa uang capek sebagai bentuk kehormatan kepada anak bangsa. Nah jika ada pertanyaan, apa yang diberikan Pemerintah Kota Binjai kepada peserta Paskib setiap tahunnya, lalu baik Walikota Binjai, Wakil Walikota, Sekda, dan DPRD Binjai mau menjawab apa?
Apakah akan menjawab Pemko Binjai tidak punya anggaran? Nah sekarang kita mulai berfikir, bahwa setidaknya kita akan membuat laporan kepada aparat penegak hukum maupun Inspektorat Kota Binjai tentang anggaran yang menangani kegiatan Paskibra. Kita mau tahu apakah dianggaran itu ada item untuk dana taksis penghargaan. Kita lihat nanti, ujar Gito. (rm/san).
Kasus Kaburnya Bandar Narkoba Asal Malaysia
BAK Lipun: Kelalaian, Dugaan Penerimaan Suap Aliran Petugas Lapas BENGKALIS,RAKYAT MEDIA - Sekretaris BAK- Lipun Wan Muhammad Sabri mengatakan penegak hukum jangan hanya memproses para oknum pegawai Lapas terkait kelalaian saja. Dugaan penerimaan suap harus dikuak agar kasus itu terang bendarang dan tidak lagi menjadi pertanyaan publik. Demikian itu perlu dilakukan, guna mengetahui penyebab mudahnya aksi pelarian terpidana 15 tahun penjara tersebut. Apalagi, dugaan pelicin terkuak di sidang kode etik terhadap oknum pegawai Lapas yang bertugas kala itu. “Kasus ini menyangkut aparat penegak hukum, pegawai Lapas juga aparat penegak hukum. Kita minta kasus ini tidak ditutup sampai kelalaian saja, harus dibongkar setuntasnya. Bilamana benar ada dugaan aliran dana, ini sudah tindak pidana korupsi, “ungkapnya. Selain meminta penegak hukum mengusut tuntas, Wan Sabri berharap Kementerian Hukum dan HAM bersikap te-
gas terhadap anak buahnya yang nakal. Ketegasan itu harus dilakukan agar kasus serupa tidak terulang kembali. “Kita minta itu harus dilanjutkan sampai ke pusat. Dia sebagai aparat di Lapas itu disebut melakukan kelalaian, kelalaian itu karena apa? Kalau karena uang berarti udah korupsi itu. Kejaksaan jangan menutup diri, jika perlu tarik ini kasus. Tuntaskan, jangan sampai dugaan berkembang hanya sebatas kode etik,”imbuhnya.
BAK-Lipun berharap kasus kaburnya narapidana Mohammad Azizie tidak dipandang sebuah kasus kecil. Apabila penyebabnya tidak diusut tuntas, bukan tidak mungkin bakal ada kasus sama kembali terjadi. “Persoalan ini kecil tapi embrionya yang besar. Kalau Lapas kita bersih kita yakin pembinaan jalan. Kalau sapunya tak bersih bagaimana pembinaan mau jalan, malah nanti (napi) keluar masuk lagi,” pungkas Sekretaris BAK Lipun Wan Muhammad Sabri (rm/b.one)
ASN Binjai Maksimalkan Kinerja dan Buka Terobosan Baru BINJAI, RAKYAT MEDIA- Wakil Walikota Binjai, Sumatera Utara, mengajak seluruh jajaran perangkat daerah pemerintah untuk terus berinovasi dan menciptakan terobosan baru, harus meningkatkan kinerja dan pelayanan serta senantiasa berbuat yang terbaik untuk masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Walikota Binjai Timbas Tarigan, di Binjai, saat bertindak selaku pembina upacara pada hari kesadaran nasional. Kita sangat menyadari masih banyak hal yang perlu dimaksimalkan lagi dan diperbaiki di tahun ini, terutama yang menyangkut akurasi output program dan kegiatan, serapan anggaran, realisasi pendapatan asli daerah, pelayanan masyarakat dan lain sebagainya, katanya. Semua itu hendaknya menjadi bahan perhatian dan evaluasi bersama agar dapat diperbaiki di tahun ini maupun tahun mendatang. Begitupun, Timbas mengungkapkan, secara umum penyelenggaraan pemerintahan di tahun 2017 dapat dikatakan lebih baik dibanding tahun tahun sebelumnya.
WAKIL Walikota Binjai Timbas Tarigan Ini dapat dilihat dari prestasi yang diperoleh di tahun 2017 diantaranya penghargaan e-Government Award, penghargaan kota peduli HAM, penghargaan Rating Kota Cerdas Indonesia, penghargaan Pastika Paramesti di bidang kesehatan, penghargaan Wahana Tata Nugraha kategori lalu lintas kota sedang. Adapula penghargaan pengelolaan keuangan terbaik ketiga tingkat Sumatera Utara, laporan keuangan dengan opini Wajar Tan-
pa Pengecualian (WTP), penghargaan dalam informasi kinerja pengelolaan lingkungan hidup daerah dan camat terbaik ke-2 tingkat provinsi Sumatera Utara. Kita juga patut bangga karena Binjai menjadi salah satu rujukan pengembangan kota cerdas di Indonesia, sehingga banyak daerah kabupaten/ kota di Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Binjai, ditambah lagi adanya daerah yang menjalin hubungan kerja sama, katanya(rm/ant)
CMYK
15
NASIONAL
Selasa, 23- 31Januari 2018, MINGGU III
Website: www.rakyatmediapers.co.id
BNN : Tuding Sejumlah Lapas Jadi Transaksi Narkoba JAKARTA,RAKYAT MEDIA - Kepala Bagian Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Sulistiandriatmoko tak mau ambil pusing dengan sangkalan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly terkait oknum petugas di lembaga pemasyarakatan. Yasonna sebelumnya membantah bahwa adanya mafia narkotika yang mendapatkan perlindungan di dalam lapas.Padahal, Sulis meyakini bahwa Yasonna tahu fakta tersebut. ”Memang sikapnya seperti itu. Beberapa kali disampaikan, tapi selalu membantah seperti itu,” ujar Sulis belum lama ini Sulis mengatakan, bukannya instrospeksi dan melakukan evaluasi terhadap bawahannya, malah penyangkalan yang selalu dilakukan. Padahal, selama ini faktanya cukup jelas terlihat. Termasuk dengan tertangkapnya Kepala Rumah Tahanan Klas II B Purworejo Cahyono Adhi Satriyanto karena terlibat dalam pusaran pencucian uang kasus narkotika. ”Masyarakat yang menilailah
MENTERI Hukum dan HAM Yasonna H Laoly (tengah) bersama Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir (kiri)
bahwa sudah ada fakta, bukti, kita punya data sadapan, minta ini, minta itu,” lanjut dia. Sulis mencontohkan Freddy Budiman yang tetap mengendali-
kan bisnis narkoba di balik jeruji besi.Bahkan, Freddy memiliki laboratorium pribadi di lapas Cipinang untuk membuat sabu. Contoh lain, yakni fasilitas istimewa untuk Ha-
Hanura Pecah, Kubu Oso Tuding Kubu Sudding Kebohongan JAKARTA, RAKYAT MEDIAPartai Hanurakubu Oesman Sapta Odang mengklaim mengantongi Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM yang resmi. Ketua Dewan Pimpinan Pusat bidang Keorganisasian Partai Hanura, Benny Rhamdani, mengatakan pihaknya tak ambil pusing dengan pendaftaran kepengurusan hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa kubu Sarifuddin Sudding. “Saya memegang SK Menkumham, yang di sana (kubu Sudding) baru mengusulkan. Kita memiliki keyakinan politik, tidak akan ada kepengurusan lain,” kata Benny saat memberikan keterangan di Hotel Manhattan, Jakarta Selatan, Jumat 19 Januari 2018. Kemarin, Partai Hanura kubu Sudding mendaftarkan kepengurusan hasil munaslub ke Kementerian Hukum dan HAM. Wakil Ketua Umum Hanura Nurdin Tampubolon mengatakan munaslub telah diikuti setidaknya dua pertiga pemilik suara. Ia membuka ruang untuk kader masuk dalam kepen-
KUBU Oesman Sapta Odang mengklaim mengantongi Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM yang resm
gurusan. “Yang penting dia tidak menyalahi aturan peraturan yang berlaku,” kata dia. Benny dan Hanura kubu OSO pun berkukuh menganggap munaslub yang digelar kubu Sudding adalah munaslub ilegal. Ia dan setidaknya 17 Ketua DPD Hanura menyatakan dukungan kepada Oesman Sapta. “Kami harus merespons teman-teman yang mengatasnamakan munaslub ilegal,” kata dia. Benny pun menganggap klaim kubu Sudding yang mampu menghadirkan 27 DPD Hanu-
ra adalah kebohongan. “Salah satu kebohongan yang mereka produksi, bahwa mereka mendata dukungan 27 DPD dan 201 pengurus cabang,” katanya. Ketua DPD HanuraProvinsi Jawa Barat, Aceng Fikri, mengatakan munaslub yang digelar kubu Sudding tak melalui mekanisme yang sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga partai. Sebab, munaslub digelar setelah terjadi pemecatan kubu Sudding terhadap Oesman Sapta Odang. “Itu terbalik,” ujarnya.
Peradi Telusuri Dugaan Ijazah Palsu Fredrich Yunadi JAKARTA,RAKYAT MEDIA - Komisi Pengawasan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) tengah melakukan investigasi perihal dugaan ijazah palsu Fredrich Yunadi yang menghasilkan sejumlah gelar di belakang nama Fredrich. Di laman resmi www.yunadi.com, Fredrich menulis namanya dengan sejumlah gelar yaitu DR. Fredrich Yunadi, SH., LL.M., MBA. Fredrich pun pernah mengklaim jika gelar doktornya diperoleh dari Universitas California atau UCLA. “Komwas tengah melakukan investigasi, jadi sampai saat ini belum diketahui kebenarannya,” kata Sekretaris Pengawas Peradi Victor W. Berdasarkan penelurusan Tempo dari sejumlah sumber, Fredrich secara resmi berprofesi sebagai advokat sejak dilantik pada 2007. Fredrich adalah lulusan Fakultas Hukum Universitas Jakarta (Unija) 2005. Setelah lulus dari Unija, Fredrich melanjutkan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) pada 2006. Akan tetapi, Fredrich tercatat sudah mendirikan kantor advokat bernama Yunadi & Associates sejak 1994 bersama 12 rekannya. “Kami sudah mendapat klarifikasi dari Dekan Fakultas Hukum Unija dan memang benar beliau (Fredrich Yunadi) merupakan lulusan Unija dan
MANTAN pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi mengenakan rompi tahanan usai diperiksa
mendapat gelar SH dari universitas itu,” kata Victor. Namun untuk gelar-gelar lainnya, seperti Doktor, LL.M, MBA, kata Victor, masih dalam penelurusan Peradi. Sementara itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, yang pernah dilaporkan Fredrich karena menyebut kliennya Setya Novanto purapura sakit, mengatakan sudah lama mendengar perihal ijazah palsu Fredrich Yunadi. “Saya sudah lama mendengar kasus tersebut dari internal Peradi. Bahwa ada laporan ke Peradi tentang ijazah itu,” kata Mahfud MD kepada Tempo. Namun, lanjut Mahfud, dia mempercayakan kasus tersebut diselesaikan oleh internal Peradi sebagai lembaga yang
menaungi advokat. “Biarlah diselesaikan oleh Peradi sendiri,” kata dia. Saat ini ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK dalam kasus dugaan obstruction of justice atau menghalangi penyidikan kasus eKTP Setya Novanto. Selain Fredrich, KPK juga menahan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo dengan sangkaan yang sama. KPK menduga keduanya memaninipulasi data medis atas kecelakaan yang menimpa Setya Novanto pada 16 November 2017. Manipulasi data itu dilakukan untuk menghindarkan Setya Novanto dari pemeriksaan KPK dalam kasus eKTP. (rm/tem)
ryanto Chandra di Lapas Cipinang. Sulis mengatakan, di sel Haryanto, terdapat monitor CCTV yang memantau kondisi koridor sel.”Di dalam ruang penjara ada TV, aquar-
ium ikan arwana, makannya juga prasmanan. Pakai narkoba dalam sel dilayani sipir, semua ada buktinya,” kata Sulis. Fakta tersebut sudah diketahui Kemenkumham, khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Mereka juga sudah beberapa kali melalukan inspeksi dadakan ke lapas maupun rutan. Sulis mengatakan, kebanyakan hasilnya bersih, tidak ditemukan adanya kejanggalan di lapas tersebut. ”Setiap kali razia sudah dibersihkan dulu dari oknum di lapas. Kalau cuma normatif razia enggak bakal ketemu,” kata Sulis. Sulis menambahkan, Cahyono bukan merupakan petugas lapas pertama yang diciduk BNN. Sebelumnya sudah banyak sipir hingga petugas keamanan yang kongkalingkong dengan napi. Namun, BNN menyerahkan penanganannya ke Kemenkumham.”Kita kan menghormati institusi. Selama ini yang terlibat diserahkan ke mereka, diberi hukuman disiplin oleh mereka,” kata Sulis.
Yasonna sebelumnya membantah adanya mafia narkotika yang mendapatkan perlindungan di dalam lapas atau rutan.”Enggak lah,” ucap Yasonna di kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Kamis (18/1/ 2018). Menurut Yasonna, saat ini pihaknya telah menyiapkan penjara khusus bagi bandar narkoba, di lapas Narkotika Nusakambangan, Jawa Tengah.”Kita sudah sediakan tempat di situ yang high technology untuk tempat bandar narkoba. Tinggal sinkronisasi saja siapa yang harus dimasukkan ke situ. Sudah boleh,” kata dia. Di lapas tersebut, para narapidana akan diawasi secara 24 jam. Bahkan, satu sel akan ditempati oleh satu narapidana.”Jadi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Deputi Badan Narkotika Nasional (BN) Arman Depari melihat lapas khusus bandar narkoba di situ. Itu satu orang satu (sel), 24 jam (diawasi). Jadi tinggal ditentukan siapa orang-orang itu,” ucapnya. (rm/ net).
Jokowi Kumpulkan Gubernur, Minta Tak Buat Aturan Sendiri JAKARTA, RAKYAT MEDIAPresiden Joko Widodo mengumpulkan para gubernur dan Ketua DPRD dari 34 provinsi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (23/1/2018) Jokowi mengingatkan agar para gubernur dan Ketua DPRD tidak membuat kebijakan sendiri-sendiri. Setiap kebijakan yang dibuat harus selaras dengan kebijakan pemerintah pusat. ”Perlu saya ingatkan namanya otonomi daerah itu bukan federal, kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hubungan pusat, provinsi kabupaten, kota masih satu garis,” kata Jokowi. Jokowi mengingatkan, saat ini pasar Indonesia bisa bersaing dengan negara lain karena kekuatan pasar nasionalnya. Kalau bukan karena pasar nasional yang besar, daya saing
PRESIDEN Jokowi (berdiri)
Indonesia akan lebih rendah. Indonesia bukan jadi pasar besar tunggal yang besar, tapi terpecah jadi pasar yang kecil sebanyak 34 provinsi. “Oleh karena itu, provinsi, kabupaten dan kota kalau masing-masing mengeluarkan aturan sendiri-sendiri, regulasi sendiri-sendiri, standarnya
sendiri-sendiri, apalagi prosedur sendiri-sendiri tanpa koordinasi, tak ada harmonisasi, yang terjadi adalah fragmentasi,” kata Kepala Negara. Jokowi mengaku sudah mendapatkan keluhan dari para investor. Para investor merasakan pengalaman yang berbeda saat mengurus perizinan di
tingkat pusat dan daerah.”Dari sisi regulasi begitu mereka ngurus di pusat dan dilanjutkan ke daerah itu seperti masuk ke wilayah yang lain. Kenapa enggak bisa segaris? Mestinya kan sama. Kita kan dalam bingkai NKRI. Kok mendadak kayak masuk ke negara lain,” kata dia. Menurut Jokowi, ketidakselarasan antara pemerintah pusat dan daerah ini yang selanjutnya akan diperbaiki dengan program single submission. Selain Jokowi, hadir dalam rapat ini Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Kepala Badan Kerjasama dan Penanaman Modal Thomas Lembong dan sejumlah menteri lain. (rm/kps)
Bupati Talaud Beberkan Pengorbanannya Untuk PDI-P JAKARTA,RAKYAT MEDIA - Sri Wahyumi Manalip, Bupati nonaktif Kepulauan Talaud heran dengan sanksi pemberhentian sementara yang dikeluarkan Mendagri Tjahjo Kumolo. Menurut dia, sanksi pemberhentian sementara itu justru baru dikeluarkan Mendagri setelah dia mendaftar ke KPU untuk maju lagi dalam pilkada. Sementara kepergiannya ke AS yang dipermasalahkan Mendagri kini sudah sempat ditangani Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey. “Saya sudah ditegur oleh Gubernur sewaktu pulang dari
Amerika pada November lalu. Makanya saya sangat heran saat setelah pendaftaran di KPU selesai, SK Mendagri itu dipublikasi,” ujar Sri saat ditemui di Jakarta, Jumat (19/1/2018). Mendagri menganggap Sri melanggar ketentuan dalam pasal 76 ayat 1 huruf I dan huruf J UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.Dia pergi ke Amerika selama 3 minggu tanpa meminta ijin. Kepergiannya itu untuk memenuhi undangan pemerintah AS dalam International Visitor Leadership Program.”Saya sebenarnya sudah mengirimkan surat kepada Gubernur
waktu itu, menyampaikan maksud dan tujuan saya ke Amerika,” kilah Sri. Olly Dondokambey yang menjabat Gubernur Sulut mengusulkan rekomendasi pemberhentian Sri kepada Mendagri. Tak hanya diberhentikan sementara oleh Mendagri, Sri juga dipecat dari jabatan Ketua DPC PDI-P Talaud pada Agustus 2017 karena dianggap berseberangan dengan partai. Lantaran hubungannya dengan PDI-P sudah mulai renggang, Sri pun memutuskan maju kembali dalam kontestasi Pilkada 2018 bersama Gunawan Talenggoran melalui jalur per-
seorangan. Sewaktu 2013 lalu, Sri bersama Petrus Tuange memenangi Pilkada Talaud melalui partai gabungan. Pasangan ini mengalahkan petahana yang diusung PDI Perjuangan dan Golkar.”Saya telah bekerja maksimal untuk partai, berjuang memenangi Olly sewaktu Pilgub lalu, dan 74 persen suara di Talaud memilih Olly,” ucap Sri. Dia pun mengaku sudah bekerja untuk partai dalam kampanye untuk Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. Maka dari itu, dia juga heran dirinya justru dipecat PDIP(rm/k.c)
Polri Bentuk Satgas Nusantara Pengamanan Pilkada Serantak JAKARTA,RAKYAT MEDIA - Kepolisian Republik Indonesia membentuk Satuan Tugas Nusantara guna mendinginkan suasana saat berlangsungnya Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2018 yang mulai bergulir tahun ini. “Jadi gini, Satgas Nusantara adalah salah satu tugasnya bersama-sama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama, untuk memberikan pendinginan (saat pilkada berlangsung),” kata Juru bicara Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di Kantor Kepolisian Daerah Metro Jaya, Jumat, 19 Januari 2018. Setyo menuturkan pada awal tahun ini partai-partai politik telah mulai menyalakan
Juru bicara Mabes Polri
Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mesinnya untuk mempersiapkan perhelatan pemilu selama tahun politik ini. “Sebentar lagi mesin partai akan berjalan, mereka akan bergerak semua.”
Adanya Satgas Nusantara ini, kata Setyo adalah sebagai upaya agar mesin-mesin partai itu tidak terlalu panas sehingga berimbas pada masyarakat. “Nah jangan sampai over, jangan sampai kepanasan,” tuturnya. Ibarat mobil, Satgas Nusantara, ujar Setyo, bertugas laksana radiator yang mendinginkan mesin. Untuk upaya itu, dia berujar kepolisian bakal menggandeng tokoh masyarakat maupun stakeholder lainnya untuk bekerja sama menjaga suhu selama tahun politik ini. “Untuk memberikan pernyataan-pernyataan yang menyejukkn.” Antisipasi itu dilakukan lantaran gelaran Pilkada ini ber-
langsung di banyak daerah di Indonesia. Dia mencatat ada 171 daerah yang akan menyelenggarakan kontes politik. “Hanya tiga wilayah yang tidak, yaitu DKI Jakarta, Yogyakarta, dan Papua Barat,” tuturnya. “Jadi kita perlu ekstra keras untuk mengantisipasinya.” Baca juga: Kepolisian Akan Gelar Operasi Pengamanan Pilkada 2018 Saat ini polisi melihat ada beberapa daerah yang termasuk kategori rawan selama Pilkada 2018, yakni Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan Jawa Barat. “Tapi nanti akan kita lihat dan analisis lagi ketika KPU sudah menentukan calon-calon itu,” kata Setyo. (rm/tem)
CMYK
RAKYAT MEDIA
Selasa, 23- 31Januari 2018, MINGGU III
Website: www.rakyatmediapers.co.id
16
Seramnya Pasar Induk Jodoh
Wali Kota Lirik Lokasi Baru
BATAM,RAKYAT MEDIA – Lahan yang menjadi lokasi pasar Induk Jodoh saat ini diperkirakan tak mampu menampung seluruh pedagang Pasar Induk dan PK 5 di Tos 3000, Jodoh. Harus ada tambahan lahan agar seluruh pedagang tertampung dan memiliki lokasi parkir untuk kendaraan. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan saat ini luas lahan Pasar Induk hanya tinggal 1,5 hektar. Padahal, sebelumnya pasar Induk memiliki luas 2,5 hektar.”Ternyata selebihnya sudah dijual. Lahan yang sekarang kami tak cukup menampung seluruh peda-
KONDISI Pasar Induk terlihat memprihatinkan.
gang di Jodoh,” terang Rudi, kemarin di Batamcenter. Ia pun mulai melirik lahan perumahan liar (ruli) yang ada di sekitaran pasar Induk Jodoh. Paling tidak, ada sekitar 2 hektar lahan tambahan untuk Pasar Induk nantinya.”Saat ini hanya 1,5 hektar, kalau ditambah 2
Polwan Selingkuh dengan Polisi
Digerebek Suaminya di Toko Kosong SIAK, RAKYAT MEDIA-Warga di sepanjang Suak Santai, Turap, Siak, Sri Indrapura dibuat heboh ulah perilaku sepasang oknum polisi, Sabtu (20/1/2018).Sepasang oknum polisi bukan suami istri itu, terciduk berbuat serong.Lebih memprihatinkan, ulah oknum polisi dan polwan di sebuah toko kosong itu digerebek suaminya sendiri. Suaminya tersebut juga seorang polisi.Hingga Minggu
(21/1/2018) peristiwa ini masih menjadi pembicaraan hangat di seputaran kota Siak.”Tega amat ceweknya mengkhianati suaminya. Padahal sudah sama-sama polisi, selingkuhannya juga hanya sama polisi,” kata Ai (23), warga Siak. Lebih membuat warga geleng-geleng, oknum polisi yang disebut-sebut perwira menengah itu tega berbuat serong di tempat tersebut.Padahal, lokasi itu merupakan lokasi wisata
kuliner kota Siak. “Ampun, ampun, melihat perangai orang sekarang ini. Perempuannya, kok tega amat ya. Semoga menjadi pelajaran bagi yang lain,” kata Ros (50). Warga juga meminta Kapolres Siak AKBP Barliansyah tidak menutupi informasi itu. Supaya ada keterbukaan informasi sehingga oknum polisi yang berbuat juga mendapat sanksi sosial. “Memang sih kedua oknum
itu sudah keterlaluan, mencoreng nama instansi Polres Siak. Tetapi Pak Kapolres tidak perlu malulah, karena itu kan di luar tanggung jawab Pak Kapolres,” kata dia. Informasi yang dirangkum Tribun, oknum Polwan tersebut bertugas di Polsek Siak. Sedangkan teman prianya merupakan seorang polisi bertugas di Polres Siak. Suami oknum Polwan yang ikut menggerebek itu juga se-
orang anggota polisi bertugas di Polres Siak.
Nelayan Anambas Geruduk Kantor DPRD
Dugaan Pemkab Putar Dana Sertifikasi Guru
Desak Pukat Mayang Di Stop
KARIMUN,RAKYAT MEDIA – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim membantah dugaan pihaknya menggunakan dana pembayaran sertifikasi guru untuk di putar Pemkab Karimun. Sebelumnya, seorang guru SMP di Karimun dari salah satu majelis guru mengeluhkan terkait lambatnya pembayaran sertifikasi guru untuk triwulan ke-4, serta tunjangan Kesra dan Gaji.”Dana tersebut sudah ada, tidak benar uang tersebut digunakan Pemkab Karimun, apalagi seperti yang disampaikan salah satu guru tersebut,” kata Bakri Hasyim. Bakri menegaskan bahwa, terlambatnya pembayaran gaji maupun dana sertifikasi guru disebabkan karena data-data guru yang belum selesai diproses.”Untuk pembayaran
gaji guru khususnya di Pulau Karimun harus melalui rekening, jadi proses peralihan ke non tunai ini membutuhkan pengumpulan data rekening para guru,” ujar Bakri. Bakri juga menyebut, Dinas Pendidikan tidak pernah mempersulit tenaga pendidik (guru) apalagi terkait masalah hak-hak guru.”Yang jelas Dinas Pendidikan tidak pernah ingin mempersulit mereka (guru) untuk mendapat hak-haknya, kalau sudah selesai datanya diproses akan segera kita bayarkan,” ucapnya. Ia menambahkan, untuk proses pengumpulan data-data guru diperkirakan akan selesai dalam Minggu ini. “Minggu ini proses pendataan sudah selesai kita lakukan, jika semua guru sudah memberikan data-datanya maka akan secepatnya dikerjakan,” ujar Bakri. (rm/l.co)
NELAYAN Anambas demo di Kantor DPRD Anambas.
nas Pertanian, Perikanan dan Pangan (DP3) Anambas. HNSI menganggap dinas tersebut lamban menanggapi keluhan para nelayan. “Kami juga meminta DPRD Anambas menjalan fungsi pengawasan terhadap OPD Teknis tentang perikanan. Kami tidak ingin keluhan ini berlarutlarut, dan memaksa kami melakukan aksi ini,”jelasnya. Sementara, Sofyan juga mengatakan DPRD mengatakan
rugi itu ia rasa cukup adil untuk pemilik Ruli di lahan 2 hektar tersebut. Para warga bisa memulai usaha di pasar tersebut. ”Mereka jadi punya kioskan di pasar Induk,” imbuh Rudi. Masih kata Rudi, pihaknya juga masih menunggu status resmi dari Kementrian Keuangan atas lahan Pasar Induk. Sebab lahan tersebut sudah resmi diberikan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam dengan penandatanganan surat penyerahan.(rm/bps)
523 Petugas Coklit DPT DiTerjunkan KPU Tanjungpinang
Sedangkan toko kosong yang menjadi tempat beradu kasih sepasang polisi itu, merupakan milik teman dari pasangan tidak resmi oknum Polwan tersebut. Lebih membuat warga geleng-geleng, oknum polisi yang disebut-sebut perwira menengah itu tega berbuat serong di tempat tersebut. (rm/t.c)
Kadisdik Karimun Bantah
ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Ratusan nelayan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kepulauan Anambas melakukan aksi demo di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Senin (22/1) kemarin. Mereka mendesak penertiban kapal pukat mayang yang beroperasi di Perairan Anambas. “Kami mendesak DPRD untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk polemik kapal pukat mayang ini. Kami memberikan tenggat waktu hingga 25 Januari mendatang, agar keluhan kami para nelayan segera ditanggapi oleh DPRD. Apabila tidak segera dilaksanakan, maka kami akan kembali melakukan aksi,” tegas Sekretaris HNSI Anambas, Dedy Syahputra dalam orasinya. Dedy menegaskan, HNSI juga mendesak DPRD melakukan pengawasan terhadap Di-
hektar, jadinya 3,5 hektar. Inikan bikin lega,” ujar Rudi. Menurutnya, ia dan tim terpadu sudah mendata berapa jumlah Ruli yang ada di lahan seluas 2 hektar tersebut. Dari data sementara, ia mendapati ada sekitar 300 ruli di lahan tersebut. “Kalau tak salah ada 300 rumah disana. Nah kami sedang membujuk apakah mereka mau pindah dari sana. Kalau mau, maka mereka dikasih satu kios di pasar Induk nantinya,” jelas Rudi. Dikatakan Rudi, cara ganti
evaluasi terhadap DP3. Pasalnya, DP3 terlalu lemah menangani keluhan nelayan. “Daerah kita terdiri dari 98 persen laut, dan penduduknya lebih banyak nelayan. Semestinya Dinas Perikanan itu tersendiri, tidak digabung seperti ini. Kabupaten Bintan dan Karimun memiliki Dinas Perikanan, kenapa Anambas tidak bisa. Ini juga merupakan salah satu evaluasi DPRD,” ungkapnya. (rm/b.t)
PASUKAN Coklit KPU Tanjungpinang mendata DPT Pilkada Serentak 2018.
TANJUNGPINANG,RAKYAT MEDIA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang menerjunkan sebanyak 523 petugas melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) Data Pemilih Tetap (DPT) jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018. Kegiatan Coklit melibatkan petugas KPU Provinsi, KPU Kota Tanjungpinang, PPK, dan PPS, yang turun bersama mendampingi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Ketua KPU Kota Tanjungpinang menjelaskan, orang yang terdaftar menjadi DPT adalah orang yang berdomisili di Tanjungpinang, yang belum meninggal dunia, berumur minimal 17 tahun pada bulan Juni 2018, dan orang yang berakal sehat. Kemudian, yang berumur 16 tahun boleh didaftarkan asalkan telah menikah. Warga Tanjungpinang yang sudah pindah ke daerah lain juga dicoret karena yang
berhak memilih nanti di 27 Juni Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Tanjungpinang adalah warga Tanjungpinang yang memiliki KTP elektronik atau Suket (Surat Keterangan). “Untuk masyarakat yang sudah meninggal harus dicoret dalam daftar yang diterima dari KPU,” kata Robby di Kantor KPU Tanjungpinang, Sabtu (20/1/2018). Dia menuturkan, kegiatan coklit pada hari pertama ini dilakukan secara serentak. Kegiatan coklit berlangsung selama sebulan hingga 18 Februari 2018. “Hari ini KPU melaksanakan Gerakan KPU Mencoklit Serentak,” ujar Robby. Anggota PPDP harus mendata masyarakat yang belum terdata atau anggota keluarganya yang sudah bisa menggunakan hak pilihnya tetapi belum terdata. Selain itu, petugas PPDP wajib menempel stiker coklit di depan rumah guna mengetahui rumah tersebut sudah didata.(rm.s.n)
Tangan Dingin Jufrizal Bengkitkan Gairah PDAM Bengkalis BENGKALIS, RAKYAT MEDIAPerusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bengkalis cukup lama terpuruk dalam kemunduran kinerja selama Lima tahun belakangan. Alih-alih mampu mensejahterakan karyawan, serta berkontribusi terhadap daerah, malah selalu “tekor” dan menyusu tanpa henti terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis. Belum lagi persoalan manajemen, internal dan tikung menikung yang selama ini menjadi benang kusut yang tak pernah terselesaikan. Sehingga persoalan itu berakibat lemahnya kinerja PDAM Bengkalis dalam melayani masyarakat Kabupaten Bengkalis. Gayung bersambut, mendaratnya sosok Direktur PDAM Bengkalis saat ini Jufrizal SE, yang merupakan besutan Bupati Bengkalis Amril Mukminin melalui tahapan yang kongkrit, tampaknya keadaan kering mulai lembab. Situasi panas mulai adem. Tak mudah memang, menyelesaikan benang kusut yang telah menggumpal selama ini. Penilaianpun mulai mengapung, dirasa PDAM Bengkalis saat ini
sudah lebih baik dari sebelumnya. Cara kepemimpinan Jufrizal dikenal mampu mencairkan suasana. Pendekatan yang matang dan kebijakan yang diambil secara perlahan, terbukti ampuh mengurai satu persatu yang kusut, tentunya tak terlepas dari pedoman aturan yang ada. Jufrizal sepertinya bertangan dingin dalam menyelesaikan persoalan. Tatkala menerima tamu dari Kota Ube, Jepang, tak membuat pria yangberkulit sawo matang dan berbadan sedikit gempal ini merasa sulit. Dalam mengurai persoalan di PDAM yang menurutnya masuk kategori “kronis” ini, tentunya pembenahan di internal dan eksternal PDAM wajib dilakukan. Di intenal PDAM misalnya, telah dilakukan perbaikan di sistem administrasi keuangan. Dimana sebelumnya, kondisi laporan keuangan PDAM yang sangat tidak akuntabel. Parahnya, cash flow keuangan tidak terkontrol dan tidak tersistem. Sehingga perencanaan pengelolan keuangan tidak bisa dilakukan. Untuk itu, dengan berbekal pengalaman dan jam terbang sebelum-
nya dari memimpin PDAM Tirta Wampu, Kebupaten Langkat, Sumatera Utara selama Delapan tahun, Jufrizal agaknya kini, walau perlahan numun pasti, telah merubah secara total sistem tata kelola keuangan PDAM Bengkalis. Perubahan yang dilakukan pria mudah tersenyum ini dengan menerapkan sistem akuntansi komputerisasi. Ia bahkan sering menyebut dengan nama SISKA (Sistem Komputerisasi Akuntansi). Artinya, semua kegiatan terkait penggunaan anggaran PDAM Bengkalis sudah terpusat dan masuk ke sistem SISKA. Selain itu, sistem
pembayaran rekening yang sebelumnya terpusat pada cabang-cabang, kini telah dirubah dengan sistem online. Masyarakat atau pelanggan PDAM Bengkalis bisa membayar tagihan PDAM dimana saja. Tentunya ditempat token-token yang telah dibuka oleh PDAM. Sebab, selama ini pusat tidak bisa mengetahui berapa besar penerimaan (DRD) dari penjualan air ke pelanggan pada tanggal-tanggal tertentu, karena harus menunggu informasi laporan dari cabang. Bahkan terkadang jumlah yang diterima cabang tidak sama dengan jumlah yang disetor cabang ke rekening PDAM. “Ini kan aneh, kok
Direktur PDAM Bengkalis Jufrizal SE
Kantor Pusat keuangannya harus diatur cabang,” sentil Jufrizal. Dengan problem seperti itu, Jufrizal mau tak mau harus mengambil langkah tepat dan bijak dengan merubah sistem pembayaran rekening dengan sistem online dan cabang tidak boleh lagi menggunakan dana rekening tanpa ada persetujuan dari direktur. “Saat ini kita sudah bisa mengetahui secara langsung berapa real penerimaan dari penjualan air,” ujarnya. Sosok rapi dan suka berdiskusi ini mengaku, selama lebih kurang 1,5 tahun lebih Ia memimpin PDAM Bengkalis, yang menjadi fokusnya adalah pembenahan sistem, tata kelola keuangan dan administrasi. Dan hasilnya boleh dikatakan ampuh dan teruji. “Alhamdulillah sekarang kita sudah bisa memberi gaji karyawan pada akhir bulan, dimana sebelumnya gaji diterima kadang melewatitanggal 10 awal bulan,” ulasnya. Sementara itu, pada 2017 lalu, pihaknya telah melakukan kegiatan pelayanan dengan sistem K3 (Kuantitas, Kualitas dan Kontinuitas). Artin-
ya air ke pelanggan mulai dari analisa sumber air, produksi air hingga pendistribusian air, akan dibenahi terlebih dahulu water meter pelanggan, karena merupakan sumber pendapatan PDAM. “Kita sudah perintahkan Bagian Hubla untuk melakukan pendataan meter air yang ada dipelanggan dan meter air sudah banyak yang kadaluarsa dan rusak,” tegas Jufrizal. Jufrizal berprinsip, mengelola PDAM agar bisa memaksimalkan pendapatan, terdapat Tiga hal yang harus dimaksimalkan. Yaitu Pelanggan (terkait yang berhubungan kegiatan teknis dalam memenuhi K3). Water Meter (Harus akurat) dan Pencatatan yang benar. “Kita akan terus melakukan pembenahan secara marathon step by step dan terus akan merubah main set karyawan kita untuk bekerja lebih profesional dan berdaya guna. Karena dibangunnya perusahaan daerah ini oleh Pemerintah adalah untuk melayani masyarakat dalam penyediaan air bersih yang berdampak juga pada kesejahteraan karyawan,” harapan Jufrizal. (rm/Ikhsan)