Skip to main content

Edisi 211

Page 1

CMYK

Baca Hal 8

Warga Perumahan Griya Surya Kharisma Batuaji Ngeluh Sering Banjir Penanggung Jawab Minggu, Mawardi, Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri SH

KORAN UMUM

17- 24 September 2017, MINGGU III

MINGGU, 17- 24 SEPTEMBER 2017, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Media Ini Sudah Lolos Verifikasi Administrasi di Dewan Pers

Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri Edisi : # 211 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

PROYEK Pembangunan Dermaga Sungai Tohor Barat

KEPALA Dinas PUPR Kabupaten Meranti Hariadi

Proyek Dermaga Senilai Rp 3,5 M di Meranti Terbengkalai

Kepala Dinas PUPR Meranti Hariadi Diperiksa Kejaksaan SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Tindak kejahatan korupsi menggerogoti keuangan negara terkait pelaksanaan berbagai proyek pembangunan di tubuh Pemerintahan Kabupaten Meranti masih saja terjadi. Salah satu dugaan korupsi terkait pelaksanaan proyek yang menjadi perhatian publik saat ini adalah pembangunan proyek Dermaga Sungai Tohor Barat, Kabupaten Meranti, Provinsi Riau. Proyek pembangunan Der-

KEPALA Bea Cukai Tanjungpinang memberikan keterangan pers

Sabu Selupan Dari Malaysia Digagalkan Bea Cukai Tanjungpinang TANJUNG PINANG, RAKYAT MEDIA-Penyeludupan sabu dari Malaysia, Selasa (12/9/ 2017) pekan lalu berhasil digagalkan pihak Bea Cukai Tanjung Pinang di Terminal Ferry Internasional Sri Bintan Pura. Sabu tersebutdibawa seorang penumpang kapal MV Sentosa berinisial “H” warga negara Indonesia yang datang dari Pelabuhan Stulang laut, Malaysia. “Petugas mendapati penumpang itu bertingkah laku mencurigakan saat turun dari kapal. Petugas Bea Cukai memeriksa barang bawaan pelaku dan juga melakukan pengecekan badan,” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Tanjungpinang, Duki Rusnadi, kepada wartawan, Jumat (15/9/2017) lalu.

JAKARTA, RAKYAT MEDIAKPK menolak surat yang ditandatangani Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang meminta penundaan pemeriksaan Setya Novanto. Meski begitu, KPK menghargai isi surat tersebut. “Kita hargai surat itu sebagai bentuk kepedulian pembangunan peradaban hukum di negeri ini. Terima kasih. Oleh sebab itu, biarlah hukum diselesaikan dengan hukum, jadi ya harus ditolak,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang kepa-

da detikcom, Rabu (13/9). Sebelumnya, pada Selasa (12/9) kemarin, Kepala Biro Pimpinan Kesekjenan DPR Hani Tahapari membawa surat dari pimpinan DPR yang isinya meminta penundaan pemeriksaan terhadap Novanto. Hani menyatakan surat tersebut berisi tentang bahan pertimbangan untuk menghormati proses sidang praperadilan yang pernah diajukan Komjen Budi

JAKARTA, RAKYAT MEDIAWakil Ketua KPK Laode M Syarif menyebut ada kesamaan pola dari serangkaian penangkapan Kepala Daerah yang terlibat korupsi. Hal ini ditunjukkan dari pemberian fee 10 persen dari total nilai proyek pemerintah. “Dari serentetan OTT yang dilakukan KPK dalam beberapa bulan terakhir, ada motivasi atau hal-hal mengapa orangorang melakukan penerimaan suap dengan memotong uang

Bersambung ke Hal 2

KETUA DPR RI Setya Novanto didanmpingi Akbar Tanjung

Wakil Ketua KPK

Laode M Syarif

Bersambung ke Hal 2

Wanita Melayu Jadi Presiden Singapura Halimah Yacob SINGAPURA, RAKYAT MEDIA-Halimah Yacob telah dilantik menjadi Presiden Singapura. Ia tercatat sebagai wanita

gunan Dermaga milik Dinas Perhubungan Kabupaten Meranti ini diduga kuat menyimpang dari spesifikasi teknik, saat ini kasus terbengkalainya proyek itu tengah diusut oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Selatpanjang. Hariadi mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Meranti sebagai orang yang paling bertanggung jawab dalam Pelaksanaan Proyek itu juga sudah diperiksa oleh penyidik Kejari Selatpanjang. Kepala Seksi (Kasis) Pidana

Khusus (Pidsus) Kejari Kepulauan Meranti Roy Modino SH, melalui Penyidik Pidana Khusus Kejari Kepulauan Meranti, Robby Prsetya SH MH, belum lama ini kepada wartawan membenarkan pemanggilan mantan Kepala Dinas Perhubungan Meranti. Hariadi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Penataan Ruang, Perumahan dan Bersambung ke Hal 2

Kepala Daerah Kena OTT Umumnya Terima Suap Komisi Proyek 10 Persen

Dari pemeriksaan petugas, ditemukan methamphetamine (sabu) sebanyak empat bungkusan yang disembunyikan di dalam celana dalam pelaku. “Berdasarkan pengakuan pelaku, sabu seberat 173 gram tersebut diberikan oleh seorang berinisial D di Malaysia dan dirinya diperintahkan untuk membawa barang tersebut menuju Lombok melalui Tanjungpinang,” ungkapnya. Pelaku telah melanggar Pasal 102 huruf e UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan dam UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kini kasusnya dilimpahkan kepada Polres Tanjungpinang untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.(rm/ikhsan)

KPK Tolak Permintaan DPR Tunda Pemeriksaan Novanto

maga menelan anggaran senilai Rp 3,5 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2015 yang melibatkan Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepulauan Meranti Hariadi SSt. MT ini menjadi sorotan publik. Selain pekerjaannya disinyalir tidak sesuai spesifikasi alias dikerjakan asal jadi, proyek yang dibiayai dengan uang negara tersebut hingga kini kondisinya masih terbengkalai. Pengerjaan Proyek pemban-

pertama yang menjadi presiden perempuan di Singapura. Wanita 63 tahun ini seorang etnis melayu yang akan menjadi pemimpin tertinggi negara Merlion tersebut. Seperti dilansir media Singapura, Channel News Asia dan Reuters, Selasa (12/9/2017), Halimah akan dilantik menjadi Presiden Singapura pada Rabu (13/9/2017) lalu menulis

Halimah Yacob satu-satunya kandidat yang memenuhi syarat. Empat kandidat lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh Departemen Pemilu Singapura. Pada Senin (11/9/2017) lalu, Departemen Pemilu Bersambung ke Hal 2

Awas Peredaran Obat PCC Marak Dipasaran JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Kabag Humas BNN Kombes Sulistiandriatmoko menyatakan pil paracetamol caffein carisoprodol (PCC) perlu dilakukan pengawasan oleh BPOM dan Polri dalam peredaran di masyarakat. Obat PCC tidak masuk dalam jenis narkotika karena Kemenkes pernah mencabut peredarannya. “Nah ternyata dalam praktiknya itu lebih banyak disalahgunakan makanya Kemenkes tahun 2013 sudah mencabut peredaran obat di maksud. Tidak boleh diproduksi lebih banyak disalahgunakan atau daripada efek manfaatnya. Produksinya pun pasti ilegal karena izin sudah dicabut,” kata Kombes Sulistiandriatmoko saat berbincang awak media, Jumat (15/9/2017). Sebab itu, lanjut Sulistiandriatmoko menyatakan peredaran obat PCC merupakan tanggung jawab BPOM dan Polri. Sebab, BNN hanya tunduk dengan undang-undang narkotika. “Kalau misalnya ada terjadi penyalahgunaan seperti di Kendari dan Banjarmasin yang harus offensif merahasia dan melakukan pengawasan ya BPOM dan Polri dan dalam hal ini BNN tak memiliki kewenangan hal itu. BNN hanya tunduk UU narkotika sementara PCC dia murni obat tidak tunduk UU narkotika,” ujar Sulistiandriatmoko. Sementera itu dihubungi terpisah, Direktur Bidang Pengawasan Distribusi Obat BPOM Hans G Kakerissa mengaku akan Bersambung ke Hal 2

Vicky Shu

Siapkan Enam Baju Pengantin Untuk Menikah JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Penyanyi Vicky Shu tak lama lagi akan melepas masa lajangnya dengan sang kekasih yang bernama Ade Imam pada 23 September 2017. Jelang hari pernikahannya, pelantun lagu Mari Bercinta 2 ini melakukan fitting salah satu baju yang akan digunakan di hari bahagianya nanti. Vicky pun menampilkan salah satu kebaya ber Bersambung ke Hal 2

STOP PERS Berhubung masih mengaku ngaku sebagai wartawan Koran Rakyat Media Bersama ini diberitahukan kepada Instansi pemerintah/ Pengusaha Swasta dan masyarakat luas khusus di Batam dan Kepri umumnya bahwa nama 1. Andi.S tempat Tinggal Belakang Padang 2. Winarto Tempat tinggal di Jodoh 3. Trianto Tempat Tinggal perumahan Bandara Ke tiga nama tersebut telah dipecat dari wartawan Koran Rakyat Media segala tindak tanduknya yang dapat merugikan masyarakat bukan menjadi tanggung jawab kami. Demikian juga Kartu Pers yang masih ditangan mereka sejak pengumuman ini dinyatakan tidak berlaku lagi. Tertanda Redaksi


CMYK

SAMBUNGAN

Minggu, 17- 24 September 2017, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

2

Pasbar Kembangkan Ikan Lele Jadi Masakan Khas Daerah PASAMAN BARAT, RAKYAT MEDIA-Kabupaten Pasaman Barat dengan potensi sumber daya alam berlimpah dalam berbagai sektor, selayaknya memiliki masakan khas daerah yang bisa dijadikan ikon. Dan salah satu yang jadi pilihan itu adalah ikan lele. Demikian disampaikan Ketua Dewan Penasehat Bankom Bakti Persada, Yun Syahiran saat menyalurkan bantuan bibit ikan Lele CSR. PT. Bintara Tani Nusantara (BTN). Bantuan bibit itu diserahkan untuk kelompok budidaya ikan lele binaan Bankom Bakti Persada Jorong Air Balam, Nagari Parit, kecamatan Koto Balingka, be-

berapa waktu lalu. Dikatakan, masakan khas daerah Pasbar nantinya akan diolah dengan bahan baku ikan lele, seperti bakso lele, nuget lele, sosis lele dan lainnya. ”Berdasarkan potensi yang ada yang dapat dikembangkan, yakni ikan lele. Ikan ini sangat potensial untuk dijadikan masakan olahan dan manjadi masakan khas daerah Pasbar nantinya,” ungkap Yunisra. Dikatakan, menjadi suatu ironi karena pada saat usia daerah ini sudah mencapai 13 tahun, namun sampai saat ini belum satu pun memiliki masakan khas daerah yang dapat dijadikan ikon. ”Atas dasar itu lah,kami meng-

gagas untuk diciptakannya beragam masakan khas daerah dengan bahan baku lele,” katanya. Disamping itu, selain untuk dijadikan bahan dasar olahan masakan khas daerah, ikan lele juga merupakan sektor bisnis yang sangat potensial untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Sejauh ini sudah terdapat 30 kelompok budidaya ikan lele binaan Bankom Bakti Persada di Kecamatan Koto Balingka. Setiap kelompok masing-masing terdiri dari 10 anggota dan jumlah keseluruhan anggota yang ada adalah 300 orang. “Dari 30 kelompok tersebut, mereka mampu memperoleh ha-

sil panen lele dengan omset penjualan mencapai Rp40 juta per tiga bulan. Jumlah ini tentu cukup fantastis dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” sebut Yunisra. Salah satu pengurus Bankom Bakti Persada, Hamdan kepada wartawan mengatakan, pihaknya berharap dukungan pemerintah, terutama dinas terkait dalam pengembangan sektor budidaya ikan lele.”Budidaya ikan lele dirasakan sudah sangat membantu perekonomian masyarakat. Ke depan akan terus dikembangkan dengan menjadikan ikan lele sebagai bahan dasar olahan masakan khas Pasbar,” pungkas Hamdan.(rm/hln)

WALIKOTA Tanjungpinang Lis Darmansyah memberikan hadiah kepada peserta

Batalion 136/TS, Juara Gerak Jalan Dispora Tanjungpinang TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIABatalion Infanteri raider 136 Tuah Sakti meraih juara gerak jalan Dinas Pariwisata dan olahraga (Dispora) Pemerintah Kota Tanjungpinangkategori 8 Km, 17 Km dan 45 Kilometer. Acara tersebut dibuka langsung oleh Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah pada Minggu (17/9/2017 ) pagi. Untuk kategori TNI- Polri 17 kilometer, keluar sebagai juara 1 dan 2 dari TNI Yonif Raider Khusus 136/TS Kompi Senapan A, yang di pimpin langsung Lettu Inf BF. Sipayung (Danki-A). Uang dengan total Rp.14 juta beserta piala diboyong anggota, yang diserahkan langsung oleh Walikota Tanjung pinang, Lis Darmansyah. “Kami sangat berbangga dengan seman-

gat juang dan penuh kebersamaan, kami dapat meraih juara 1 dan 2 untuk kategori TNI – Polri 17 kilometer,” ungkap Komandan Yonif Raider Khusus 136/TS, Letkol Inf. Santoso. Lomba gerak jalan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Dispora Tanjungpinang untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Republik Indonesia ( RI ). Perlombaan gerak jalan ini ada beberapa kategori yang di lombakan antara lain : 8 km, 17 km dan 17 kilometer. “Gerak jalan ini dibagi menjadi empat kategori yakni kategori TNI, Polri, Umum dan Pelajar, dengan total hadiah puluhan juta rupiah,” kata Kepala Dispora Tanjungpinang, Gunawan Grounimo.(rm/wk).

Siapkan Enam

Wanita Melayu Singapura menyatakan hanya ada satu Sertifikat Kelayakan yang dikeluarkan pihaknya. Halimah sebelumnya dikenal sebagai Ketua Parlemen Singapura. Pengalamannya menjabat Ketua Parlemen Singapura selama tiga tahun turut membantu Halimah dalam memenuhi syarat pencalonan. Dia mencalonkan diri sebagai kandidat dari sektor publik. Selain menjadi wanita pertama yang menjadi Presiden Singapura, Halimah juga seorang etnis Melayu pertama dalam 47 tahun yang menjabat posisi penting di Singapura. Terakhir kali Yusof Ishak menjabat Presiden Singapura tahun 1965-1970. Departemen Pemilu Singapura tidak menjelaskan lebih lanjut soal alasan penolakan empat kandidat lainnya. Namun dua kandidat di antaranya yang berasal dari sektor swasta dilaporkan tidak memenuhi syarat soal memimpin perusahaan dengan nilai aset minimum SG$ 500 juta, atau

Sambungan Hal. 1

memiliki pengalaman dan kemampuan sebanding dengan sektor publik. Berikut perjalanan karirnya:23 Agustus 1954 - Dia lahir di rumah keluarganya di Queen Street, anak bungsu dari lima bersaudara.1962 - Ayahnya, seorang penjaga, meninggal saat berusia delapan tahun. Ibunya menjual nasi padang dari sebuah gerobak dorong ke arah Shenton Way sebelum membeli sebuah warung jajanan. Dia membantu di kios ibunya, membersihkan, mencuci, membersihkan meja dan melayani pelanggan. Akhir 1960-an - Dia menghadiri Singapore Chinese Girls ‘School, dan merupakan salah satu dari sedikit murid Melayu di sana.1970 - Dia kemudian pergi ke Tanjong Katong Girls ‘School dan University of Singapore di mana dia lulus dengan gelar sarjana hukum. 1978 - Dia bergabung dengan National Trades Union Congress (NTUC) sebagai petugas hukum. Dia menghabiskan

KPK Tolak Gunawan pada 2015. Saat itu Budi Gunawan tak diperiksa oleh penyidik KPK. “Poin penting sebagai bahan pertimbangan lainnya KPK agar menghormati proses praperadilan yang diajukan Komjen Budi Gunawan pada bulan Januari 2015. Terkait penetapan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus grati-

lebih dari 30 tahun di sana dan akhirnya ditunjuk sebagai Wakil Sekretaris Jenderal. 1980 - Dia menikahi kekasih universitasnya, Mr Mohamed Abdullah Alhabshee, seorang pengusaha. Mereka memiliki lima anak yang kini berusia antara 26 sampai 35 tahun.2001 Dia masuk politik atas desakan perdana menteri Goh Chok Tong dan telah diperebutkan dan dimenangkan dalam empat pemilihan umum sejak. Dia memperebutkan kursi di Jurong GRC dan Marsiling-Yew Tee GRC. 2011 - Dia menjadi Menteri Negara di Kementerian Pengembangan Masyarakat, Pemuda dan Olahraga.11 September 2015 - Ibunya, berusia 90, meninggal pada Hari Pemungutan Suara Pemilu 2015. Madam Halimah sangat dekat dengannya dan menggambarkannya sebagai “saat paling menyedihkan dalam hidupku”. Halimah Yacob bersama ibunya, Ibu Maimun Abdullah, di flat Yishun mereka pada tanggal 3 Maret 2013.”(rm/red). Sambungan Hal. 1

fikasi. Saat itu semua pihak, termasuk KPK, mau menahan diri, mau menunggu putusan praperadilan sebagai bentuk menghormati proses hukum agar tidak ada dirugikan,” kata Hani. Namun, menurut Saut, rujukan itu masih bisa diperdebatkan. “Dan kasus Budi Gunawan tentu bisa kita perdebatkan untuk tidak bisa di-

Awas Peredaran mencegah korban banyak di masyarakat akibat peredaran obat PCC tersebut. Pihaknya akan melakukan sosialisasi dan edukasi terhadap masyarakat agar mendapatkan obat di sarana pelayanan. “Cara kami edukasi masyarakat dan masayarakat jangan mendapatkan obat dari tempat tidak mendapatkan obat sesuai peraturan pemerintah masyarakat boleh mendapatkan obat dari sarana pelayananan seperti apotek, rumah sakit, Puskemas, dan klinik. Dengan cara itu masyarakat bisa terhindar penyalahgunaan obat dan obat ilegal seperti PCC,” ujar Hans. Atas peredaran itu, Hans menyatakan pihaknya akan melakukan aksi nasional pemberantasan penyalahgunaan obat di seluruh Indonesia. Hal itu dilakukan penyalahgunaan obat sudah masif di

KETUA Dewan Penasehat Bankom Bakti Persada, Yun Syahiran menyerahkan bantuan bibit ikan lele kepada salah satu koperasi.

masyarakat. “BPOM selalu melakukan pengawasan ketat dan kerja sama dinas terkait dan polisi jalur ilegal agar tidak sampai ke masyarakat. Tapi satu hal perlu dicatat 4 Oktober akan melakukan aksi nasional pemberantasan obat kita canangkan nasional agar komponen bangsa bisa mencegah penyalahgunaan obat. Penyalahgunan obat sudah masif di masyarakat oleh sebab itu aksi nasional pemberantasan penyalahgunaan obat bagaimana aksi pencegahan dan penindakan pelaku kejahatan di bidang obat,” kata Hans. Menurut Hans, obat PCC tersebut masuk kategori obat keras, namun Kemenkes mengkategorikan obat PCC sebagai obat ilegal. “PCC itu paracetamol caffein carisoprodol itu tidak masuk narkotika, dia masuk kate-

jadikan rujukan atau tidak,” kata Saut. Praperadilan Novanto sendiri telah ditunda hingga Rabu, 20 September 2017. Sebelumnya sidang perdana gugatan itu dimulai pada Selasa, 12 September 2017. Namun KPK tidak hadir sehingga sidang yang dipimpin hakim Cepi Iskandar itu ditunda.(rm/dtk). Sambungan Hal. 1

gori obat keras. PCC itu bukan obat itu, PCC produk ilegal. Produk ilegal jadi masyarakat konsumsi itu berbahaya khusus PCC, bahan berbahaya, produk ilegal bahan berbahaya, masyarakat konsumsi itu berbahaya khusus pcc,” ucap Hans. Polisi sebelumnya menyatakan pil PCC bisa berdampak halusinasi hingga gangguan saraf otak. Namun dalam kasus di Kendari, Sulawesi Tenggara, ada yang langsung mengonsumsi 5 butir sekaligus. “(Dosis yang dikonsumsi) bukan hanya satu butir, tapi 1 sampai 5 butir, kemudian berdampak kepada halusinasi sampai kepada gangguan saraf otak,” kata Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (*)

warna pink milik salah satu perancang ternama Indonesia. Kebaya pink itu direncanakannya untuk dipakai saat menjalani salah satu prosesi adat jawa, yakni midodaremi. “Hari ini kebetulan ada fitting sekarang di tempat Anne Avantie untuk nikah Vicky dan nanti di Brutus untuk yang pria. Kebetulan ini yang sekarang dipakai untuk salah satu prosesi,” ujar Vicky saat ditemui di kawasan Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (16/9/ 2017).”Kalau ini mungkin salah satunya acara midodaremi ya, insya Allah ya. Ada beberapa pilihan,” tambahnya. Kendati demikian, wanita 30 tahun tersebut masih merahasiakan baju yang akan dipakai saat akad dan resepsi pernika-

Sambungan Hal. 1

han yang diselenggarakan di Magelang, Jawa Tengah. ”Nanti akan ada fitting untuk resepsi, tapi kalau resepsi nanti enggak surprise. Sayang kalau sudah ditayangin,” ucap wanita asal Cilacap tersebut. Di hari pernikahannya nanti, Vikcy menyebutkan kalau dirinya akan mengenakan 5 sampai 6 baju yang berbeda, yakni untuk proses siraman, sungkeman, midodaremi, akad dan resepsi.”Baju ada siraman, sungkeman, midodaremi, akad, terus resepsi. Beda-beda ya bajunya. 5 atau 6 gitu ya,” pungkasnya. Penyanyi Vicky Shu menggelar pernikahan di salah satu candi di Jawa Tengah, yakni Candi Borobudur dengan

seorang pria bernama Ade Imam pada 23 September 2017. Wanita 30 tahun tersebut pun mengungkapkan alasannya menggelar pernikahan di Candi Borobudur yang memang terbilang unik. Baginya, menikah dengan berlatarkan Candi Borobudur merupakan pernikahan impian.”Karena wedding dream aku pengin di sana,” ujar Vicky saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (16/9/2017). Pelantu Mari Bercinta 2 ini juga mengungkapkan kalau dirinya sangat menyukai sesuatu hal yang berbau budaya. Dalam pernikahannya nanti, Vicky akan menggunakan adat Jawa dengan konsep garden party. “Karena aku suka sesuatu

Kepala Daerah dari proyek itu rata-rata hampir 10 persen. Jadi 10 persen ini kelihatannya menjadi norma umum dari setiap anggaran pemerintah,” kata Laode di kantornya Jl Kuningan Persada, Jaksel, Minggu (17/9/2017). Syarif melanjutkan, bila setiap proyek pemerintah dalam pengadaan barang dan jasa dipotong 10 persen untuk memberikan suap. Dirinya tak dapat membayangkan kualitas barang yang digunakan masyarakat. “Jadi bisa kita membanyangkan bagaimana kualitas bangunan atau pengadaan barang dan jasa yang dipakai. Karena yang akan rugi adalah rakyat,” imbuhnya. Dirinya mencontohkan kasus Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, yang tersandung kasus suap proyek belanja modal dan

Sambungan Hal. 1

mesin pengadaan meubelair di Pemkot Batu tahun 2017 dengan nilai proyek Rp 5,26 miliar, meminta jatah sekitar 10 persen dari nilai proyek. Sehingga Eddy menerima jatah Rp 500 juta. “Oleh karena itu jangan dilihat jumlah uang transaksinya tapi bagaimana yang didapatkan proyek yang besar itu, agar sesuai yang direncakan oleh pemerintah. Karena yang dirugikan itu masyarakat secara umum,” tutupnya. Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Kepala Bagian Layanan dan Pengadaan (Kabag ULP) Pemkot Batu Edi Setyawan ditetapkan sebagai tersangka penerima suap. Keduanya diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal

55 ayat 1 ke-1 KUHP. Sementara itu, pengusaha Filipus Djap ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap. Dia diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke1 KUHP. Sebelum Wali Kota Batu, KPK menangkap Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain. Di kasus ini Arya juga dijanjikan fee sebesar 10 persen dari proyek pembangunan jembatan dan betonisasi jalan. “Lalu kesepakatan mereka, yang kalau kita lihat jumlah total yang diterima (dijanjikan) Rp4,4 miliar, berarti 10 persen. Ya ini fee yang diterima oleh OK sebagai bupati,” kata pimpinan KPK Basaria, dalam jum-

Kepala Dinas Kawasan Pemukiman Kepulauan Meranti telah diperiksa oleh penyidik Kejari Meranti pada Rabu 23 Agustus 2017 lalu. “Bukan hanya Riadi sebagai pengguna anggaran yang sudah diperiksa, tapi sejumlah rekanan kontraktor juga telah kita panggil. Namun status Hariadi masih sebagai terperiksa,” ujar Robby. Terkait proyek tersebut saat ini dikabarkan pihak Kejaksaan telah memeriksasekitar 15 orang lainnya. Namun belum ada yang dijadikan tersangka, pihak Kejari Meranti masih terus melakukan pengusutan. Dalam kasus tersebut dikabarkan pihak Kejari Selatpanjang telah menemukan bukti kuat adanya penyimpangan

yang berbau budaya, adat dan dari mana pun. Indonesia kaya, kali ini aku pilih adat Jawa karena kebetulan aku lahir di sana memang dari kecil ingin di Candi Borobudur khususnya sih di lapangannya. Jadi ini temanya garden party cuma latarnya Candi Borobudur,” terangnya. Selain berbicara mengenai tempat pernikahannya, wanita asal Cilacap ini juga menceritakan kalau persiapan hari bahagia sudah mencapai 70 persen.”Persiapan insya Allah sudah 70 persen ya. ini kan cuma tinggal baju mungkin belum. Tapi untuk urusan yang lain insya Allah kan juga ada yang membantu, ada vendorvendor yang bantu aku sehingga aku percaya mereka,” tutup Vicky.(rm/net)

pa pers, 14 September lalu. Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti yang juga dijadikan tersangka oleh KPK dijanjikan mendapat fee dari bos PT Statika Mitra Sarana (SMS) Jhoni Wijaya sebesar Rp 4,7 miliar. Janji fee ini terkait dengan dua proyek peningkatan jalan di Kabupaten Rejang Lebong. “Diduga pemberian uang terkait fee proyek yang dimenangkan PT SMS dari komitmen 10 persen per proyek yang harus diberikan kepada Gubernur Bengkulu melalui istrinya. Dari 2 proyek yang dimenangkan PT SMS, dijanjikan akan mendapatkan fee sejumlah Rp 4,7 miliar setelah dipotong pajak,” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam jumpa pers di gedung KPK, 21 Juni 2016 lalu. (rm/dtk) Sambungan Hal. 1

Dermaga Sungai Tohor Barat dibangun karena masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti terutama diwilayah yang tersebar di empat pulausangat membutuhkan Dermaga untuk meningkatkan prekonomian masyarakat. Tapi ternyata anggaran sudah dikucurkan cukup besar proyek yang dinantikan tidak kunjung selesai. Kepala Desa Sungai Tohor Barat, Nordiansor, kepada wartawan belum lama ini membenarkan dan mempertanyakan pembangunan dermaga yang tak kunjung selesai tersebut. “Memang banyak masyarakat bertanya kepada saya mengapa jembatan itu tidak siap-siap pak kades. Jadi saya jawab yang bekerja itukan kontraktor, kalau kami ya ingin secepatnya pembangunan itu sele-

sai,” ungkap Nordiansor. Informasi yang diterima Rakyat Media dari sumber di Selatpanjang mengungkapkan, kebobrokan kinerja Hariadi dalam pelaksanaan proyek pembangunan di Kabupaten Meranti, tak hanya ketika menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Meranti. Namun saat menjabatsebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kepulauan Meranti saat ini juga dikabarkan banyak terjadi dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan sejumlah ppengerjaan proyek. “Ada sejumlah proyek tahun 2017 yang ditangani Hariadi saat ini juga dikabarkan bermasalah. Tak hanya kuali-

tas pengerjaan proyek yang disinyalir terjadi penyimpangan. Pelaksanaan lelang proyek juga disebut sebut sarat dengan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), adanya kongkalikong dalam proses lelang,”ungkap sumber itu. Tidak selesainya pembangunan Dermada yang menelan biaya hingga miliaran tersebut. Masyarakat mendesak aparat penegakm hukum khususnya Kejaksaan Negeri Selatpanjang untuk mengusut proyek yang dibiayai oleh pemerintah tersebut. Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Meranti Hariadi sampai berita ini dimuat belum berhasil dikonfirmasi.(rm/mwd).


CMYK

3

BATAM METROPOLIS

Minggu, 17- 24 September 2017, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Realisasi Investasi Semester Pertama di Batam Meningkat BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau mencatat realisasi investasi untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada periode semester pertama 2017 meningkat 25 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya di daerah itu. “Realisasi investasi semester I-2016 bernilai Rp202.400.000.000, sementara realisasi investasi semester I-2017 bernilai Rp253.013.000.000,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Batam Ardiwinata di Batam, Selasa. Pada semester I-2016, investasi yang masuk terdiri dari 13 proyek dan mampu menyerap 945 orang tenaga kerja. Sedangkan pada semester I-2017, investasi yang masuk terdiri dari 16 proyek dengan menampung 1.629 tenaga kerja. Ardi menyatakan realisasi investasi semester I-2017 didominasi sektor industri alat angkutan, transportasi lainnya serta sektor industri logam dasar, barang nonlogam, mesin dan elektronik. Selain realisasi, Pemkot Batam juga mencatat rencana in-

Bangun Jembatan Tak Kantongi Izin Camat

Ardiwinata Kabag Humas dan Protokol Pemko Batam

vestasi PMDN pada periode semester I-2017 tumbuh 1.016% persen dibanding periode yang sama tahun lalu.”Rencana investasi semester I-2016 bernilai Rp92.597.000.000. Sementara pada semester I-2017, rencana investasi telah berada pada Rp1.033.498.000.000,” kata Ardi. Rencana investasi pada semester I-2017 terdiri dari 23 proyek dengan serapan tenaga kerja 714 orang.Sedangkan rencana investasi semester I tahun ini terdiri dari 26 proyek dengan serapan tenaga kerja 13.256 orang. (rm/ril).

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Perubahan Akta Notaris No.84 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI Nomor AHU-0006827.AH.01.02., Tanggal 21 Maret 2017 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri. SH Sekretaris Redaksi/Tata Usaha Marlina Redaktur Pelaksana Ikhsan Amd Koordinator Liputan Amiruddin Asisten Redaktur Rizki Perdana, Iqbal Ramadhan, Gunawan Ramadhan Renhard (Rendi) Wartawan Liputan Batam Hadi Sucipto, Ferianda, Bachtiar, Aldi Hermawan Divisi Iklan Rizki Perdana Divisi Pemasaran Alfizam Dewan Redaksi Mawardi. M, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadori Penasehat Hukum Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH, Anwar Effendi.SH.MH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE (Kepala), Mahyuddin (Koordinator) Wartawan Liputan Jabodetabek Darmawan, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Supriadi M.Y. SH (Kepala Perwakilan), Sofian. M, Dedi Topan SH PerwakilanSumateraBarat Amina Zailani (Kepala), Khaidir (Koordinator) Perwakilan Provinsi Riau Julita Siregar Biro Kabupaten Pasaman Barat Robbisam. SS Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo Biro Kota Tanjungpinang Anton Can BiroKabupaten Bintan Tio Imando BiroKabupatenNatuna Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Taufik Safira BiroKabupatenAnambas Mahmud (Kepala Biro), Zuliadi, Amiruddin Biro KabupatenDeli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro KabupatenKampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Meranti Muhammad Zaini (Kepala Biro) Biro Kabupaten Bengkalis Dedy Reiza Nasution (Kepala), Sulaiman Effendi Lay Out Andi Rusmin Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)-7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529 Dicetak Oleh : PT Media Cetak Batam Alamat Jalan Tenggiri Tanjung Sengkuang, Batu Ampar Batam, Kepulauan Riau, Telp (0778)-4100200 Fax (0778)-422990 Kode Pos29452. Perwakilan DKI Jakarta Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Kode Pos 16411. Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No. Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Email Redaksi rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers.co.id

SAGULUNG, RAKYAT MEDIA-Camat Sagulung Reza Khadapy menolak berkomentar banyak terkait pembangunan jembatan di atas saluran drainase induk yang ada di depan Perumahan Cemara Asri, Sagulung. ”Saya tidak mau mau bicara lagilah, mengenai jembatan itu, kalau dari kecamatan tidak pernah memberikan izin sampai saat ini, jadi langsung sajalah ke Dinas Bina Marga,”kata Reza kepada wartawan belum lama ini. Sebelumnya pihak kecamatan Sagulung, sudah menghentikan pembangunan jembatan tersebut bahkan pihak kecamatan sudah memasang spanduk yang yang berisi bahwa jembatan tersebut tidak bisa dilanjutkan karena tidak memiliki izin. Bahkan spanduk yang dipasang pihak kecamatan tersebut menjadi perhatian semua pihak, terlebih pengendara yang melintas dari jalan R Suprapto. ”Intinya dari kita kecamatan tidak pernah memberikan izin, tidak tahulah kalau Dinas Bina Marga,” kata Reza. Reza mengatakan, pihak kecamatan tidak memberikan izin karena pembangunan jembatan tersebut membuat penyempitan saluran drainase. Jika ukuran drainase sebelumnya lebarnya kurang lebih 10 meter, akibat pembangunan jembatan tersebut mengambil area drainase selebar dua

PEMBANGUNAN jembatan di pertokoan Cemara Asri

meter dari sisi kiri dan dua meter dari sisi kanan. Padahal, saluran drainase tersebut merupakan drainase induk dari perumahan, genta dua, tiga, dan perumahan Villa Muka Kuning. Sementara di tempat terpisah Chris pimpinan proyek pembangunan

Perumahan Cemara Asri mengatakan mereka sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas Bina Marga mengenai pembangunan jembatan tersebut. “Kita sudah koordinasi dengan Dinas, lagian jembatan tersebut ada dalam gambar pembangunan perumahan yang kita bangun,”katanya.

Sementara saat ditanya mengenai kecamatan Sagulung yang sudah pernah menghentikan pembangunan jembatan tersebut, Chris mengatakan untuk kecamatan Sagulungitu urusan Dinas Bina Marga.”Untuk kecamatan itu urusan Dinas Bina Marga, mereka sudah melakukan rapat,”kata Chris. (*)

Indekos Windsor Dirazia Polisi, Tiga Orang Terjaring

KAPOLDA Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian memberikan keterangan Pers

Warga Legenda Bali Seludupkan 3500 Ekor Benih Lobster BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga menjelaskan tentang kegiatan Kapolda Kepri yang mengekspose Tindak Pidana Tentang Perikanan yang dilaksanakan di Kantor Polsek KKP Sekupang, Batam, pada hari Senin tanggal 11 September 2017 pada pukul 14.00 WIB. Ekposes dipimpin oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH, didampingi oleh Kabid Humas Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Kepala Karantina hewan Batam, Kapolsek KKP Pelabuhan Sekupang, dihadiri oleh para awak media. Tersangka berinitial KL asal Demak dan tinggal di Legenda Bali, Batam Kota. Kronologis penangkapan, berawal pada harisenin tanggal 11 september 2017 kapos pelabuhan International Sekupang Aiptu Denny Aryanto melak-

sanakan patroli di seputaran pelabuhan international sekupang. Kemudian Aiptu Denny Aryanto melakukan pemeriksaan terhadap 1 buah koper berwarna biru dongker yang mencurigakan yang sudah melewati konter bagasi yang akan di bawa ke negara Singapura. Lalu Aiptu Denny Aryanto membuka koper dengan keadaan tidak digembok, setelah membukanya ditemukan 19 bungkus plastik oksigen yang berisikan sekitar 3500 ekor benih lobster. Selanjutnya dicarilah pemilik koper tersebut kemudian setelah ditemukan pemiliknya yaitu seorang laki laki yang mengaku berinisial KL selanjutnya mengamankan pemilikdan barang bukti dan membawanya ke Polsek KKP guna pengusutan lebih lanjut.(rm/ ferianda)

NAGOYA, RAKYAT MEDIAJajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) bersama Satbrimob, Ditsabhara serta Dokkes Polda Kepri melaksanakan razia di indekos kawasan Windsor. Tiga orang turut terjaring dan langsung diamankan karena diduga positif mengonsumsi narkoba, Jum’at (15/9/ 2017). Pantauan di lokasi, razia dalam rangka Oeprasi Antik Seligi 2017 ini, dilakukan mulai sekitar pukul 15.00 WIB. Semua penghuni indekos di lokasi, disisir dan dilakukan tes urin. Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Kepri, AKBP Arthur Tandaon, di lokasi mengatakan, pihaknya mendapat informasi bahwa kawasan Windsor ini terdapat banyak kos-kosan. Disamping itu juga rawan adanya peredaran narkotika.”Kita mendapat informasi bahwa di lokasi ini rawan adanya pere-

PARA penghuni kos kosan berhamburan keluar

daran narkotika, sehingga dilakukan razia,” ungkapnya. Dari hasil razia, ditemukan tiga orang yang diduga positif mengonsumsi narkoba. Mereka, terdiri dari dua pria dan satu perempuan. Ketiganya, langsung digiring untuk dibawa ke Mapolda Kepri untuk proses selanjutnya.”Untuk lebih lengkapnya, silahkan tanya pada pimpinan,” tambah Arthur. Sementara Ketua RW 9

Ditresnarkoba Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Staf Khusus Gubernur Kepri Diteror,

Kaca Mobilnya Dipecah! BATAM, RAKYAT MEDIAStaf Khusus Gubernur Kepri, Ahars Sulaiman diteror. Mobilnya yang diparkir di halaman rumahnya, dipecah orang tidak dikenal tadi malam, Jum’at (15/ 9/2017).”Teror baru dimulai, kaca mobilku dipecahkan orang di parkir rumahku,” ujar Ahars Sulaiman kepada Rakyat media, Sabtu (16/9/2017). Kejadiannya tadi malam, tutur Ahars Sulaiman, mobil diparkir di garasi rumah. Waktu itu saya lagi di Jakarta ada acara pernikahkan keponakan. Lalu, sopir di rumah melaporkan ke saya pagi tadi kejadian ini,” tutur doktor ilmu hukum itu.”Ini perbuatan teror dan

Staf Khusus Gubernur Kepri

Ahar Sulaiman propokatif. Teror ini tidak akan mengendurkan niatku utk terus menyuarakan kebenaran. Saya hanya takut pada Allah,” tegasnya.(rm/feri)

Winsor, Joni Patros, mengatakan, ia sangat mendukung adanya razia yang dilakukan tersebut.”Di sini memang banyak kos-kosan, sehingga banyak pendatang. Kami juga khawatir jika lokasi ini dijadikan tempat peredaran narkoba,” akunya. Ia juga beharap ke depannya, razia bisa lebih sering dilakukan, sehingga bisa menekan peredaran narkoba.(rm/bt).

KASUBDIT III Ditresnarkoba Polda Kepri AKBP Arthur Sitindaon

NONGSA, RAKYAT MEDIADitresnarkoba Polda Kepri kembali memusnahkan barang bukti Narkoba jenis Ganja dan Sabu, Kamis (14/9/2017) lalu di depan Ruang Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri. Pemusnahan barang bukti narkoba dipimpin oleh Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Kepri AKBP Arthur Sitindaon, SH, MH dan didampingi Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Edi Santoso, SH. Dalam pemusnahan juga dihadirkan 2 tersangka berinisial MS (35) dan MUS (38). Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Kepri AKBP Arthur Sit-

indaon mengatakan bahwa barang bukti yang dimusnahkan kali ini adalah hasil tangkapan pada bulan lalu dari 2 kasus berbeda. Hasil tangkapan pertama pada hari Senin tanggal 14 Agustus 2017 sekira pukul 17.30 wib, barang bukti ditemukan oleh petugas pelabuhan pada tersangka MS warga negara Malaysia saat melewati pemeriksaan X-Ray pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, saat dibawa ke rumah sakit Awal Bros dilakukan foto rontgent, kemudian ditemukan adanya benda menyerupai Kapsul di dalam tubuh bagian

dubur MS dan setelah dikeluarkan, terdapat 3 bungkus plastik hitam yang dilapisi karet kondom berisi narkotika jenis sabu dan jenis morfin / heroin. Kemudian tersangka MS dibawa ke Ditresnarkoba untuk dilakukan penyelidikan. Selanjutnya hasil tangkapan kedua, hari Jumat tanggal 25 Agustus 2017 sekira pukul 21.45 wib, Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda Kepri telah melakukan penangkapan terhadap inisial JH karena ditemukan baranfgbukti dan sabu dan berdasarkan infomasi JH membeli barang tersebut dari tersangka MUS. MUS yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh polisi dan berhasil ditangkap pada hari Sabtu tanggal 26 Agustus 2017, pada MUS ditemukan barang bukti Narkotika Jenis Ganja meliknya yang disimpan di dalam ransel warna hitam dan disimpan di bawa meja dapur rumah Kontrakannya. Kemudian MUS dan barang bukti diamankan dan dibawa ke Kantor Dit Resnarkoba Polda Kepri. Kasubdit III Resnarkoba Polda Kepri menjelaskan barang bukti pertama yang diamankan adalah Narkotika Jenis Daun Ganja Kering seberat 480 gram dengan rincian 458 Gram yang dimusnahkan, 21 gram untuk dikirim ke Puslabfor Polri cabang Medan dan 1 Gram pembuktian di pengadilan.(rm/gunawan)


CMYK

BATAM METROPOLIS

4 Minggu, 17- 24 September 2017, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Kabur Dari ISIS. Warga Tolak Dwi Djoko Kembali ke Batam BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Setelah kabur dari ISIS, Dwi Djoko Wiwoho rencananya akan kembali ke Batam. Namun, mantan Direktur BP Batam, yang sempat bergabung dengan ISIS di Suriah, niatnya hendak kembali ke Batam, ditolak oleh warga. Warga khawatir Dwi Djoko beserta keluarga membawa paham ISIS yang sangat mengerikan. Dwi Djoko akhirnya kembali ke Tanah Air setelah menyesal bergabung dengan para tentara ISIS di Suriah. Ia pergi ke Suriah dengan memboyong seluruh keluarganya pada September 2015 lalu. Dwi Djoko meninggalkan jabatannya sebagai Direktur PTSP BP Batam. Ia pun pergi dengan cara menghilang. Atasan Dwi Djoko pun mengaku

Mantan anggota ISIS

Dwi Djoko Wihowo tak mengetahui ia berangkat ke Suriah. “Mohon pergerakan keluarga Djoko diawasi Densus, karena dia sudah belajar tentang ISIS,” ujar warga, Rabu (13/9/2017). Banyak respon masyarakat terkait penyesalan Djoko terse-

but. Diantaranya berlaku ekstrem. Seperti apa yang disampaikan Henry Wijaya yang curiga Djoko hanya berpurapura menyesal telah bergabung dengan ISIS. “Ini bahaya, bisa jadi dia hanya berpura-pura tobat untuk menjalankan aksinya menyesatkan masyarakat Indonesia. Masa udah gabung ISIS bisa keluar dengan mudah, harusnya di dor kalau berkhianat. Paling disuruh bos besar ISIS tersebut untuk menjalankan misinya. Hati-hati,” tulisnya. “Divisi Humas Mabes Polri tolong keluarga ini diawasi pak Polisi. Mindset dan doktrin yang ada di kepalanya sewaktu-waktu bisa membahayakan anggota polisi di lapangan dengan teror dari ISIS,” timpal yang lainnya. (rm/bn).

Ketua DPRD Batam : Tarif Listrik Naik, Pelayanan Harus Bagus BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Tarif listrik Batam kembali naik 30 persen yang akan dilakukan dalam dua tahap yakni 15 persen untuk periode September dan 15 persen pada Desember.Kebijakan itu dilakukan setelah lebih kurang dua minggu Bright PLN Batam melakukan pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah di Batam.Lantas, apa tanggapan Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto? Dia mengatakan, keputusan untuk menaikkan tarif listrik memang hal yang dilematis. Di satu sisi operasional PLN Batam tak seimbang dengan pendapatannya, sehingga merugi. Di sisi lain, kenaikan tarif tersebut pastinya berimbas pada pembayaran listrik yang dibayarkan masyarakat. “Tapi apapun itu keputusannya, harus kita hormati. Kalau saya pribadi, apapun kepu-

Ketua DPRD Kota Batam

Nuryanto tusannya saya lebih hormati daripada tidak bersikap sama sekali,” kata Nuryanto kepada wartawan, Sabtu (16/9/2017) di kantor Wali Kota Batam. “Memang jadi dilema. Ma-

kanya pemerintah dan PLN harus memberikan sosialisasi kepada masyarakat supaya ada pemahaman,” sambung dia. Jika sosialisasi itu dilakukan secara terbuka, tanpa ada yang ditutup-tutupi, Nuryanto menilai, besar kemungkinan bisa diterima masyarakat. ”Jangan ada yang ditutupi, terbuka saja. Dengan kejujuran dan terbuka, Insha Allah semua pihak bisa terima. Supaya tak ada gangguan listrik di pemerintah dan masyarakat,” kata Nuryanto. Lebih lanjut, Nuryanto juga mewanti-wanti, keputusan menaikkan tarif listrik itu mestinya diikuti dengan pelayanan kelistrikan yang lebih baik. ”Samasama punya komitmen. Kalau konsumen telat bayar sanksinya denda atau pemutusan hubungan listrik. Kalau pelayanan listrik PLN tak bagus, bagaimana konsekuensinya? Harus ada,” ujar dia.(rm/trb)

Rombongan Jemaah Haji Meranti Tiba di Batam BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Sebanyak 81 orang Rombongan Jemaah Haji asal Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu malam (17/9/2017) dari Mekah tiba dengan selamat di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam. Hal ini disampaikan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Meranti H Nasruni, SIP M.Si, kepada Rakyat Media Minggu (17/9/2017) siang melalui sms Nasruni menjelaskan, kedatangan jemaah haji asal Meranti disambut langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs.H Irwan. Msi, didampingi Asisten Pemerintahan dan

Kabag Humas dan Protokol Setdakab Meranti

H Nasruni SIP, M.Si Kesra Azza Fahroni, dan pejabat dari Kementerian Agama

Kabupaten Meranti Menurut Nasruni, setelah mendarat sekitar pukul 23.000 WIB di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, rombongan Jemaah Haji yang tergabung dalam Kloter 10 langsung menuju ke asrama Haji Embarkasi Batam untuk menginap satu malam di Asrama Haji Batam dan pada Senin (18/9/ 2017) pagi rombongan diberangkatkan dari Pelabuhan Sekupang Batam dengan menggunakan Kapal Ferri Batam Jet menuju Selatpanjang, kata Nasruni dalam pesan singkat yang disampaikan kepada Rakyat Media.(rm/iksan)

Akibat Truk Pengangkut Tanah Proyek Reklamasi Jalan Jadi Licin dan Berdebu BATAM CENTER, RAKYAT MEDIACeceran tanah proyek reklamasi yang jatuh berserakan di simpang Jalan Engku Putri Batam Center (depan May Mart) memakan korban. Pengendara sepeda motor terjatuh akibat licinnya jalan yang dipenuhi tanah bercampur dengan air. Terlihat tanah berserakan dijalan yang mengakibatkan jalan licin dikala hujan dan melakukan penyiraman dikala kemarau, debu berterbangan akibat truk pengangkut tanah tidak menutup bawaannya dengan terpal Salah satu korban, Maya, (25) mengalami luka di lengannya akibat dari licinnya jalan tersebut. Maya mengenda-

rai sepeda motor BP 2714 MD hendak berangkat kerja di daerah Batam Center. Maya menuturkan maraknya truk pengangkut tanah proyek reklamasi ini sangat membahayakan keselamatan bagi pengendara, baik pengendara mobil maupun sepeda motor yang melintasi simpang jalan Engku Putri Batam Center. “Truk pengangkut tanah ini semuanya lewat dijalan raya. Apakah tidak ada larangan bagi mereka, apalagi truktruk tersebut membawa tanah bermuatan lebih tonasenya sehingga bisa membuat kerusakan jalan, yang lebih parahnya lagi bagian atas truk itu tidak ditutupi, mengakibatkan tanah-tanah itu ber-

jatuhan dan menjadi berdebu,” jelasnya merasa kesal. Ia berharap Pemerintah Kota Batam harus tegas menindak pelaku pengangkut tanah tersebut, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sebab sangat berbahaya bagi pengendara sepeda motor, apalagi debu dari tanah itu bisa membahayakan kesehatan. “Harapannya Pemerintah Kota Batam harus lebih jeli dan betul-betul serius memandang permasalahan ini, tidak boleh dianggap sepele, karena ini menyangkut keselamatan nyawa manusia. Jangan biarkan ada lagi korban yang jatuh di akibatkan jalan licin ini,” tuturnya. (rm/Ikhsan)

Pedagang Kaki Lima Ngaku Bayar ke “Preman” Rp 350 Ribu/Bulan JODOH, RAKYAT MEDIAPuluhan pedagang kaki lima (PKL) Jodoh Kota Batam mengaku resah dengan tindakan para oknum preman yang mengutip pajak lapak untuk berjualan, padahal kami tahu kalau lapak yang kami gunakan untuk berdagang ini milik Pemerintah Kota Batam. Namun apa daya kami takut dan terpaksa bayar setiap bulannya Rp 350 ribu, bila tidak mau bayar kami diusir oleh para oknum preman tersebut. Hal ini dikatakan salah satu pedagang kaki lima yang tidak ingin disebutkan jati dirinya kepada Rakyat Media, Sabtu malam (16/9) di Jodoh. Ibu yang berdagang minuman jus ini mengaku setiap bulannya dia harus merogoh kocek sebesar Rp 350 ribu dan menyerahkannya kepada Afiz anak buah Dayat selaku Bos

preman setempat untuk bisa berdagang. “Saya harus menyetor setiap bulannya sebesar Rp 300 ribu untuk uang lapak kepada oknum Dayat yang diambil oleh Afiz sebagai anak buah pak Dayat,” ujarnya. Lain lagi halnya dengan uang keamanan, mereka harus menyisihkan uang untuk keamanan dari oknum preman sebesar Rp 50 ribu per bulan-

nya yang diambil oleh Ifan, Ifan ini juga anak buah Dayat. “Untuk setiap Bulannya saya harus mengeluarkan uang hanya untuk oknum preman sebesar Rp 350 ribu, itu belum termasuk uang lampu dan uang kebersihan,” kata ibu tersebut keluhkan ulah tingkah para oknum preman di Jodoh. Sejumlah pedagang tersebut mengeluhkan tindakan para

oknum preman yang kerap memaksa untuk membayar lapak dan uang keamanan, tak jarang para pedagang itu kena bentakbentak oleh anak buah Dayat oknum Bos preman setempat. Ulah para oknum preman ini juga semakin meresahkan dengan menakut-nakuti para pedagang, para preman tersebut akan menggusur para pedagang kalau tidak segera membayar uang lapak dan uang keamanan. Kami para pedagang memohon kepada pihak kepolisian dan Pemerintah Kota Batam yaitu Walikota Batam Muhammad Rudi untuk menindak tegas dan menangkap para oknum preman tersebut yang sangat meresahkan kami para pedagang. “Kami jelas takutlah pak, mau melapor kemana kami, nanti dihajar mereka pula,” ujar ibu pedagang jus itu. (rm/Ikhsan)

Warga Sagulung Berniat PTUN-kan Pergub Kepri

PARA pemilik ruko di Sagulung

SAGULUNG, RAKYAT MEDIAKebijakan kenaikan tarif listrik sebesar 15 persen mulai September untuk tagihan Oktober dan kenaikan selanjutnya senilai

15 persen bulan Desember untuk tagihan Januari memancing reaksi sejumlah kalangan. Kebanyakan tak percaya dengan dalih kerugian yang di-

ungkapkan PLN Batam yang mencapai Rp 30 miliar selama delapan bulan sejak Januari hingga Agustus 2017. ”Setahu kita kan pelanggan Bright PLN set-

iap hari nambah, bahkan kalau kita lihat di perumahan-perumahan banyak penghuni yang menunggu pemasangan meteran. Berarti kan jelas pelanggan banyak,” kata Sinurlingga, seorang pedagang di Pasar Fanindo, Sabtu (16/9/2017). Dia mengatakan, selama ini pembayaran listrik juga dari masyarakat jelas. “Kan kita bisa tahu kalau pelanggannya tidak mau bayar listrik Bright langsung melakukan pemutusan, sementara kita lihat jarang ada warga yang diputus listriknya, berartikan jelas pelanggan membayar listrik,” kata Sinurlingga. Jadi kalau Bright PLN mengaku rugi, Sinurlingga mengatakan hal itu sangat tidak masuk akal.”Kalau dari pelanggan kan sudah jelas pemasukannya, berarti kalau mereka toh mengaku rugi, berarti salahnya di manajemen mereka,” kata Sinurlingga Sementara itu, Solidaritas Masyarakat Sagulung (SMS)

dengan keras menyuarakan penolakan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) Batam yang telah disetujui oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun.”Kita sebagai masyarakat Sagulung, dengan tegas mengatakan menolok kenaikan TDL, kalau tetap itu diberlakukan berarti ada konsekuensinya,”kata Zainal, Ketua SMS yang selama ini bersama masyarakat Sagulung berjuang untuk menolak kenaikan TDL. Zainal mengatakan, apapun ceritanya pihaknya bersama masayarakat Sagulung tetap dalam pendiriaan mereka menolak kenaikan TDL.Pasalnya dengan kondisi ekonomi saat ini pemerintah seharusnya semua pihak harus samasama saling tolong menolong. ”Kita bukan tidak percaya Bright PLN merugi, tetapi Bright PLN juga harus melihat kondisi masyarakat saat ini, yang terseok-seok secara ekonomi,”kata Zainal. Dia juga mengatakan dengan kenaikan 15 persen saja,

masyarakat Sagulung yang ratarata masyarakat menengah ke bawah sudah terseok-seok. “Jika tidak percaya lihatlah fakta di lapangan, semua masyarakat sudah mengeluh dengan kenaikan 15 persen, jadi jika dinaikkan lagi, masyarakat bukan terseok-seok lagi tetapi mati mendadak,” kata Zainal. Menanggapi kenaikan TDL yang sudah disetujui oleh gubernur, Zainal mengatakan pihak saat ini sedang melakukan koordinasi dengan masyarakat Sagulung apa yang harus dilaksanakan. “Yang jelas aksi unjuk rasa akan tetap kita laksanakan untuk menolak kenaikan tarif listrik oleh PLN,”kata Zainal. Zainal juga mengatakan tidak tertutup kemunkinan warga Sagulung akan membawa Peraturan Gubernur nomor 21 tahun 2017 ke meja Pengadilan. “Kita akan PTUN kan Pergub yang dikeluarkan oleh Gubernur,”kata Zainal. (rm/trb)


CMYK

5

METRO KRIMINAL

Minggu, 17- 24 September 2017, MINGGU III

GERMO lokalisasi Sintai bernama Uban (Pakai sebo)

Uban, Germo Lokasi WTS Sintai Dibekuk Polda Kepri TANJUNG UNCANG, RAKYAT MEDIA-Germo kakap pengelola lokasi kawasan lokalisasi Sintai Tanjung Uncang akhirnya ditetapkan menjadi tersangka dalam keterlibatan perdagangan anak dibawah umur oleh Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri. Markus Meha alias Pak Uban (57) bersama istrinya Intan (37) yang diamankan Ditreskrimum Polda Kepri di lokalisasiSintai, Batuaji, Batam, pada Jumat (08/09/2017) lalu saat kedapatan memperkerjakan dua perempuan berinisial DFY (14) dan DNA (15) asal Bandung. Keduanya dilaporkan oleh orang tua mereka di Bandung, Jawa Barat, bahwa anak mereka telah dibawa ke Batam oleh pelaku Intan (37),”Mereka kita jerat pasal 2,12, UU no 21 tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang jo Pasal 88 UU no 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan sudah kita proses atas keterlibatan keduanya mempekerjakan perempuan di bawah umur,” ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga kepada batamnews.co.id, Rabu (13/9/ 2017). Erlangga mengatakan saat ini kedua korban sudah berhasil diselamatkan oleh Subdit III dan IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimum. Erlangga menambahkan, kedua korban direkrut dan dipekerjakan di Batam, kedua korban ini sebelumnya telah ditelusuri oleh Polda Kepri setelah mendapat laporan orang tua korban DFY.”Kedua gadis tersebut diperkenalkan oleh NAH (15) kepada pelaku dan diperkerjakan Cafe Citra Rasa milik Markus Meha alias Pak Uban dan Intan,” kata dia. Markus Meha alias Papi Suban alias Pak Uban (57), pengelola salah satu kawasan di lokalisasi Sintai, Tanjung Uncang ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Kepri.Hal ini terkait keterlibatannya dalam eksploitasi anak di bawah umur di kawasan lokalisasi Sintai.Pak Uban bersama istrinya Intan (37) diamankan Ditreskrimum Polda Kepri di lokalisasi Sintai, Batuaji, Batam, pada Jumat (8/9/2017) lalu. Mereka kedapatan memperkerjakan dua perempuan berinisial DFY (14) dan DNA (15) asal Bandung.Keduanya dilaporkan oleh orang tua mereka di Bandung, Jawa Barat, yang mengetahui anak mereka telah dibawa ke Batam oleh Intan, istri Pak Uban.Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga mengatakan polisi menangkap mereka terkait tindak pidana dugaan tersebut “Mereka kita jerat pasal 2,12, UU nomor 21 tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang jo Pasal 88 UU no 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan sudah kita proses atas keterlibatan keduanya mempekerjakan perempuan di bawah umur,” ujar Erlangga,Rabu (13/9/2017). Ia menuturkan,kedua korban berhasil diselamatkan oleh Subdit III dan IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimum Polda Kepri.Awalnya kedua gadis di bawah umur ini direkrut dan dipekerjakan di Batam. Kedua berhasil telusuri dan dilacak keberadaannya setelah Polda Kepri mendapat laporan orang tua DFY.Kedua gadis tersebut diperkenalkan oleh NAH (15) kepada pelaku dan diperkerjakan di Cafe Citra Rasa milik Markus Meha alias Pak Uban dan Intan. (*)

Polisi Tangkap Kurir Narkoba Dari Malaysia

TERSANGKA kurir narkoba dari Malaysia digiring petugas polisi

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA- Hendra (27), yang berusaha menyelundupkan narkoba jenis abu-sabu dari Malaysia, ditangkap oleh petugas Bea dan Cukai Tanjungpinang, Selasa (12/9/2017) lalu. Saat diperiksa, rencananya Hendra akan mengedarkan sabu itu di Lombok. Penangkapan Hendra berkat ketajaman petugas BC yang curiga dengan gerak-gerik Hendra yang baru tiba dengan kapal ferry Sentosa di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang. “Kita curigai gerak-gerik pelaku. Kemudian kita lakukan body tes atau pemeriksaan tubuh korban. Setelah kita cek ada empat paket sabu golongan dua yang dibungkus dengan lakban warna cokelat,” kata Duki Rusnadi, Kepala BC Tanjungpinang. Empat bungkusan sabu dengan lakban coklat itu beratnya 173 gram dan disimpan di celana dalam.Tak puas dengan penangkapan empat paket sabu itu, pihak BC kemudian membawa Hendra ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Tanjungpinang. Disana diperiksa bagian dalam tubuh pelaku. “Kita cek di RSAL barangkali ada yang didalam perut, tapi tidak ada,” kata Duki lagi. Namun, dari hasil tes urin, pelaku juga positif mengandung Narkoba. Menurutnya, pelaku ini telah dua kali menggunakan paspor keluar masuk dari Malaysia ke Tanjungpinang. Yani Bulan Agustus dan September. Pelaku biasa berlayar dari pelabuhan Setulang Laut menuju pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SPB) Tanjungpinang menggunakan kapal Fery Sentosa 9. Pengakuan pelaku saat diperiksa BC, ia mendapatkan barang tersebut dari pria asal Malaysia berinisial D.”Dia dapat dari pelaku berinisial D orang Malaysia. Dia datang seorang diri ke Tanjungpinang,” kata Duki didampingi Kapolres Tanjungpinang.(rm/trb)

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Pria Bejat Cabuli Anak Dibawah Umur BENGKONG, RAKYAT MEDIA-Pak Man (50) alias Sutan Mamet memang punya modus khusus mencabuli bocah di bawah umur, NO (10). Bocah SD ini diimingi dibelikan shuttlecock badminton sebelum dicabuli. Parahnya pria ini beralibi ia mendapat bisikan gaib Begitu pengakuan Pak Man usai diciduk aparat kepolisian. Pria dua anak itu mencabuli NO di rumahnya di Kelurahan Bengkong Laut Blok B Nomor 12 RT 02/01, Kecamatan Bengkong, Senin (4/9/2017) lalu. Saat itu istri dan anak-anaknya tidak berada dirumah. Ia menuturkan kejadian pukul 09.00 WIB kepada polisi.”Korban saya pegang pegang di bagian vitalnya di kamar saat istri dan anak anak tidak berada di rumah dan korban saya ajak kerumah disaat akan beli bola badminton (shuttlecock) disebuah warung,” ujar Pak Man. “Saya bilang kaya gini, di rumah bola badmintonnya banyak bisa diba-

wa pulang buat main,” tutur Pak Man kepada wartawan di Polsek Bengkong, Selasa (12/9/2017). Korban kemudian diajak masuk ke kamar dengan alasan bolanya ada di dalam. Saat didalam pintu kamar dikunci Pak Man. Aksi cabul dilakukannya. Anehnya, Pak Man mengakui saat itu dirinya mendapat bisikan di telinganya hingga tanpa disadari telah mencabuli anak tetangganya. “Saya mendapat bisikan gaib,” ujar dia.Namun, segaib apapun bisikan yang didapat pak Man, pria ini harus siap-siap dijerat dengan undang perlindungan anak. Kapolsek Bengkong AKP Buala Harefa melalui Kanit Reskim Iptu T. Sidariba mengatakan, tersangka diamankan atas laporan orang tua korban. Pihak kepolisian juga membawa korban ke rumah sakit untuk divisum. ”Kami amankan barang bukti berupa satu baju gamis warna biru dongker, satu helai celana panjang warna putih

TERSANGKA Sutan Memet (mata ditutup) di intograsi polisi

abu abu, sehelai celana dalam warna putih, satu buah bola kok,” kata Kanit Reskrim. Sidariba menegaskan tersangka

dijerat pasal 81 ayat 1 Junto pasal 82 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara. (rm/rizki)

Polsek Lubuk Baja Cokok Pasangan Hinoptis TERSANGKA peracik Ekstasi digelandang polisi

Dua Peracik Ekstasi di Bakar Batu, Pinang Digulung Polisi TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Dua orang peracik narkoba jenis ekstasi diringkus Satres Nakoba Polres Tanjungpinang. Dua orang pelaku berinisial TM (37) dan MRH (30) diamankan di tempat berbeda. Tersangka TM diamankan di jalan Bakar Batu, di tempat kos Sentosa kamar 307, kecamatan Tanjungpinang Barat belum lama ini Di kos-kosan tersebut, pelaku meracik ekstasi dengan berbagai macam bahan serbuk narkotika.”Dari hasil penangkapan TM, kita menangkap satu pelaku lainya bernama MRH (30) di seberang jalan Bakar Batu, langsung pada malam harinya,” ungkap AKP Muhammad Jaiz Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang ditemui saat gelar Ekspos, di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (8/9/2017) pekan lalu. Menurut Kasat Narkoba, penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat adanya seorang pria yang biasa memerdagangkan narkoba jenis ekstairacikan. Dari informasi itu, polisi bergerak cepat dan langsung menciduk pelaku. Beberapa barang bukti yang disita dari kamar kos tersebut adalah alat pencetak pil sederhana serta 15 butir pil ekstasi yang sudah diracik seberat 16,22 gram. “Selain itu, polisi juga mengamankan dua paket serbuk warna coklat yang merupakan narkotika golongan satu dengan berat 20 gram,” ujar Jiz

yang didampingi Wakapolres Tanjungpinang Kompol Andi Rahmansyoh. Barang bukti lain yang disita dari TM adalah tiga paket kecil berisi serbuk waýrna coklat diduga jenis ekstasi dengan berat 0,85 gram. Kemudian satu kemasan plastik transparan yang dibungkus kotak kacamata, satu buah martil /palu waýrna hitam, satu buah tang,satu buah pipa stainless dan satu buah tutup botol.”Pipa stainless ini digunakan untuk mencetak pil ekstasi. Tutup botol juga digunakan untuk meracik pil ektasi itu,” tambahnya. Ekstasi buatan rumahan ini akan diedarkan di wilayah Tanjungpinang dengan harga 250an ribu per butir.Polisi menangkap MRH isaat pelaku sedang membawa tas ransel.Saat hendak ditangkap, pelaku justru membuang kantong plastik putih ke pinggir jalan.”Saat kita tanya sempat tidak menjawab dan coba melawan kita. Kita juga turut hadirkan ketua RT untuk menjadi saksi penangkapan,” katanya. Dari tangan MRH, polisi mendapatkan dua sarung tangan kain warna hitam yang saling menyatu.”Setelah dicek, ternyata isinya paket besar sabu dengan berat 107,27 gram,” tambahnya. Polisi juga menyita sebuah sendok makan terbuat dari plastik pipet dan dua unit HP. Kedua pelaku terancam dengan hukuman paling singkat 6 tahun dan maksimal hukuman mati. (*)

LUBUKBAJA, RAKYAT MEDIA-Dua pelaku hipnotis yang ditangkap oleh Polsek Lubukbaja Batam ternyata sudah sering melakukan aksinya di berbagai tempat.Tidak hanya di wilayah Batam dan Kepri, sepak terjang dua pelaku bernama Ahui dan Ani ini bahkan sampai Jakarta. Hal tersebut dikatakan oleh Kapolsek Lubuk Baja Kompol Muhamad Chaidir, Selasa (12/ 9/2017) siang. Chaidir mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan ýkorban yang ada di Jakarta. Bahkan korban sudah memastikan kalau kedua pelaku yang diamankan ini adalah orang sudah menghipnotisnya. ”Kita sudah berkoordinasi dengan korban yang ada di Jakarta juga. Katanya dia juga sudah menjadi korban kedua pelaku,” sebutnya Kerugian korban tidak tanggung-tanggung. Dari keterangan korban kepada polisi, dia mengalami kerugian hingga Rp

AHUY dan Ani, dua pelaku hipnotis

2 miliar. “Itu jumlah yang banyak. Katanya besok dari Jakarta mereka akan ke sini,” sebutnya.. Tertangkapnya dua pelaku kasus hipnotis ini diharapkan bisa membuka sepak terjang ke dua pelaku.Chaidir meminta masyarakat yang pernah menjadi korban hipnotis untuk membuat laporan ke pihak kepolisian setempat. “Silakan hubungi kepolisian setempat, nanti kita yang akan menindak-

lanjuti,” tegas Chaidir. Seperti diberitakan, dua pelaku hipnotis yang terdiri sari pria dan wanita muda ini beraksi di Batam.Mereka dibekuk oleh Polsek Lubuk Baja di wilayah Bintan. Keduanya bernama Yanto alias Ahui dan Agustini alias Ani. Mereka berpura-pura hendak membantu korban dengan modus pengobatan shinse, kemudian memperdaya para korban dan melucuti hartanya. (*)

Karyawan Toko Monza Tanjungpinang Ditikam OTK TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Abuzar, seorang karyawan pakaian toko Monza ditikam orang tak dikenal (OTK) ?di dalam toko tersebut, di Jalan DI Panjaitan KM 9 Kota Tanjungpinang, Kamis (14/9/ 2017) sore pekan lalu. Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Syamsurizal, mengungkapkan bahwa kejadian berawal pada saat pelaku yang belum diketahui keberadaannya dan identitasnya ini, masuk ke dalam toko pakaian untuk memilih-milih pakaian yang akan dibeli. Setelah selesai memilih pakaian, pelaku ini membayar ke kasir, namun tiba-tiba pelaku menikam korban. ”Korban ditikam pada bagian kepala dan tengkuk leher (leher belakang-red),” ujar Syamsurizal.

Melihat kejadian itu, pemilik toko langsung menghubungi Polsek Tanjungpinang Timur dan korban yang dalam keadaan bercucuran darah, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ahmad Thabib Tanjungpinang untuk dilakukan pertolongan kepada korban. ”Korban pada saat itu langsung dilarikan ke rumah sakit untuk diobati luka tikam tersebut, tetapi korban pada saat itu dalam keadaan sadar,” ucapnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter terhadap korban, diketahui pada bagian kepala atas, terdapat luka robek sepanjang 8 cm dan pada bagian tengkuk leher sepanjang 1,5 cm.”Dengan jahitan di kepala sebanyak 8 jahitan, saat ini korban diketahui sudah berada di

rumah dan tidak lagi dirawat di rumah sakit,” ucapnya. Terkait kejadian ini, Polsek Tanjungpinang Timur masih melakukan penyelidikan, terkait siapa pelaku yang melakukan penikaman. Karena pada saat penikaman, pelaku diketahui langsung melarikan diri. ”Pelaku langsung kabur dan menurut pengakuan korban dirinya tidak mengetahui pelaku atau tidak mengenal pelaku,” paparnya. Menurutnya polisi, sampai saat ini pihak kepolisian sedikit kesulitan dalam menyelidiki kasus ini, dikarenakan kamera pengintai (CCTV) di toko pakaian tersebut tidak berfungsi atau dalam keadaan rusak. ”CCTV toko itu rusak, jadi kita sedikit kesulitan untuk menyelidiki kasus ini,” pungkasnya. (rm/bt)

Polsek Sagulung Grebek Rumah Korban Penipu Tenaga Kerja SAGULUNG, RAKYAT MEDIAPolsek Sagulung menggrebek sebuah rumah di komplek Villa Mitra Center blok C/4, RT12/ RW 19, kelurahan Seilangkai, Sagulung, Selasa (12/9/ 2017) pekan lalu.Dari dalam rumah tersebut polisi mengamankan 27 orang pria dan wanita. Dua diantaranya anak di bawah umur. Kapolsek Sagulung AKP Hendrianto mengatakan, semua yang diamankan itu merupakan korban penipuan lowongan kerja bukan korban perdagangan manusia (human trafficking). Mereka adalah warga Sumatera Selatan dan Sumatera Utara yang sudah sebulan lebih ditelantarkan begitu saja di rumah berlantai dua itu. Keberadaan mereka di Batam karena dijanjikan oleh salah satu penyalur tenaga dari CV. Rosari Abadi Sejahtera yang ada di Palembang untuk bekerja sebagai sales alat kesehatan

di Batam dengan gaji hingga Rp 3 juta perbulan. Gaji yang dijanjikan itu merupakan gaji pokok Rp 1,3 juta serta gaji tambahan dari komisi hasil penjualan alat-alat kesehatan. “Setelah sebulan bekerja mereka tak mendapat gaji pokok yang dijanjikan itu. Komisi hasil penjualan alat kesehatan juga tak bisa mereka dapat. Jatah makan mereka juga dibatasi hanya dua kali sehari,” ujar Hendrianto lagi. Penggerebekan itu, kata Hendrianto bukan sebuah penangkapan tapi merupakan upaya pihak kepolisian untuk menyelamatkan 27 orang tersebut tersebut dari dugaan kasus penipuan lowongan kerja.”Mereka ini korban penipuan lowongan kerja. Dijanjikan kerja ternyata ditelantarkan. Dua orang diantaranya adalah anak dibawa umur,” ujar Hendrianto. Untuk kasus tersebut sambung Hendrianto, pihaknya masih menye-

PARA pekerja yang ditampung ditempat penampungan

lidiki kasus tersebut. Sebab, CV. Rosari Abadi Sejahtera sebagai penyalur tenaga kerja itu berada di Palembang. ”Mereka disini disuruh bekerja untuk

menjual alat-alat kosmetik sedangkan bos mereka ada di Palembang. Tapi kita akan cek apakah barang - barang yang mereka jual itu ada izinnya atau tidak ,” ujar Hendrianto.(*)


CMYK

RAKYAT RIAU

Minggu, 17- 24 September 2017, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

6

Proyek Listrik Desa Teluk Samak Meranti Tak Berfungsi SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Anggaran sudah dikucurkan Pemerintah untuk membangun proyek listri di Desa Teluksamak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau. Ironisnya, sejak dibangun pada tahun 2015 silam proyek listrik bantuan Kementerian ESDM tersebut hingga kini tidak berfungsi. Warga Desa Teluksamak mempertanyakan kelanjutan proyek listrik berbasis terbarukan, Hybrid PLTS-PLTD.Pasalnya, proyek listrik yang bertujuan untuk memberikan penerangan di pedesaan bagi masyarakat di hingga saat ini masyarakat Teluksamak belum menikmati listrik dari PLTS tersebut. Dari plang stasiun

PLTS-PLTD tersebut, tertulis jelas jika proyek tersebut merupakan bantuan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM). “Di plang tertulis juga jika stasiun PLTS-PLTD tersebut berkapasitas 150 kWp, kabarnya bisa menerangi satu kecamatan,” ujar seorang warga Desa Teluksamak, Kecamatan Rangsang, Samir, Ahad (3/9/2017), dilansir potretnews.com dari Dia berharap pemerintah pusat segera mengoperasikan stasiun pembangkit listrik di desanya. Sebab, masyarakat sudah sangat berharap bisa menikmati listrik 24 jam. “Kabarnya tahun 2017 ini sudah bisa beroperasi, namun belum juga tampak ada tanda-tandanya,” ujar Samir.(rm/red)

PROYEK listri di Desa Teluksamak, Kecamatan Rangsang

Desa Topang di Kepulauan Meranti AKBP Laode Proyek Jadi Kapolres Meranti Butuh Perhatian Pemerintah

TERLIHAT jalan di desa tersebut sudah tergerus air laut

SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Desa Pulau Topang, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau membutuhkan

perhatian Pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Meranti. Desa ini butuh pelabuhan yang layak buat warganya berpergian menggunakan

angkutan laut. Hingga saat ini, warga Desa Topang masih menggunakan pelabuhan kayu untuk naik dan turun dari kapal.”Setiap hari pelabuhan penumpang di desa ini cukup ramai,” ujar Kepala Desa Topang, Syamsuharto, Jumat (1/9/2017). Dia menjelaskan, pelabuhan laut tersebut merupakan swadaya dari anggaran desa. Namun sayangnya, kondisinya pelabuhan yang ada sudah rapuh dan tidak bagus lagi. ”Tiang-tiang pelabuhan sudah mulai lapuk. Saya khawatir, pelabuhan itu rubuh ketika pelabuhan ramai orang,” ujar Syamsuharto, kepada wartawan. (rm/pnc)

Para peserta rapat teknis SIPD Tahun 2017

BAPPEDA Kabupaten Meranti Gelar Rapat SIPD Tahun 2017

SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bidang Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Kepulauan Meranti gelar rapat teknis tim pengelola (Sistem Informasi Pembangunan Daerah) SIPD Tahun 2017 di Ruang Rapat Bappeda Kepulauan Meranti, Jl. Terpadu Dorak, Selatpanjang, Rabu (06/9/2017) lalu. Rapat teknis dibuka langsung oleh Kepala Bappeda Kabupaten Kepulauan Meranti, Ma’mun Murod dan dihadiri perwakilan SKPD dan BPS Kabupaten Kepulauan Meranti yang menjadi anggota tim pengelola SIPD. Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) yang berbasis web merupakan wadah untuk mengumpulkan dan mengolah data/ informasi pembangunan daerah. Selain hal tersebut, kegiatan SIPD juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dan pengelolaan data serta informasi pembangunan daerah antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Urgensi SIPD termuat dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah Pasal 274 yang menyatakan bahwa perencanaan pembangunan derah didasarkan pada data dan informasi yang dikelola dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Dalam sambutannya Mamun Murod

memaparkan tujuan SIPD antara lain guna meningkatkan kualitas perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan dikabupaten Kepulauan Meranti melalui dukungan ketersediaan data dan informasi. “sebelumnya kita tidak memiliki data yang akurat tergabung kedalam sebuah sistem untuk menyusun perencanaan, maka dari itu diperkenalkan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) yang berperan penting dalam rangka mendukung pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti di segala bidang” Ujarnya. Ditambahkan pula bahwasannya data yang dikelola sekarang ini belum akurat, maka dibentuklah tenaga terampil di masingmasing SKPD yang khusus menangani data, dan pertemuan kali ini masing-masing perwakilan akan mendapatkan bekal cara mengelola data menggunakan sistem, sehingga nantinya data disetiap instansi dapat tersusun dengan baik dan menghasilkan data yang falid. “mohon kepada setiap perwakilan dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguhsungguh agar mendapatkan hasil yang maksimal untuk pembangunan daerah yang lebih baik” tambah Mamun Murod. Selanjutnya masing-masing perwakilan SKPD mengikuti paparan dari Bappeda sebagai pelaksana kegiatan.(rm/net).

Kapolres Kepulauan Meranti

AKBP Laode Proyek SH SIK

SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Kapolres Kepulauan Meranti ke-4 yakni AKBP Laode Proyek SH SIK dalam melaksanakan tugasnya ke depan nantinya akan membina hubungan antara Polri, Masyarakat dan Wartawan menjadi lebih baik. Hal itu disampaikannya kepada wartawan usai mengantar keberangkatan Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara di VIP Lancang Kuning pada Minggu siang (10/9/2017).”Kalau di kepolisian itu kan sudah jelas, yang pertama melakukan program yang telah berjalan. Yang kedua, prioritas Kapolres Promoter itu harus kita kembang-

kan di wilayah bagaimana masyarakat itu bisa terayomi dan terlayani. Yang lain-lain itu kan berjalan seiring saja. Yang penting sekarang bagaimana aparat Polisi dengan masyarakat itu bermitra. Masyarakat itu mitra yang baik,” kata AKBP Laode. Yang jelas, kata AKBP Laode, ia akan melanjutkan apa yang telah dilaksanakan kegiatan-kegiatan oleh AKBP Barliansyah sebagai Kapolres Kepulauan Meranti sebelumnya. Mengenai Karhutla, ia selalu bekerjasama Tim.”Saya ingin bagaimana hubungan masyarakat dengan polisi itu,

masyarakat merasa terayomi dan polisi merasa berada seperti di tengah-tengah keluarga,” ujar AKBP Laode. Mengenai hubungan dengan wartawan, AKBP Laode menjelaskan bahwa media merupakan mitra yang baik. “Media itu bagi saya jelas suatu hubungan mitra yang erat,” kata AKBP Laode. Untuk diketahui, Kapolres Kepulauan Meranti yang pertama yakni AKBP Zahwani Pandra, yang kedua AKBP Asep Iskandar, yang ketiga AKBP Barliansyah dan yang keempat adalah AKBP Laode Proyek.(rm/snc).

19 Desa di Meranti Akan Menggelar Pilkades Serentak SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Panitia pemilihan kepala desa di Kabupaten Kepulauan Meranti tengah melakukan verifikasi berkas persyaratan para bakal calon kepala desa yang sudah dimulai sejak 7 - 14 September 2017 mendatang. Sebagaimana diketahui Pemilihan Kepala Desa (pilkades) serentak di Kabupaten Kepulauan Meranti dilaksanakan di 19 desa. Diantaranya Desa Binamaju, Segomeng, Sialangpasung, Melai, Teluk Ketapang, Tanjungbunga, Baran Melintang, Kudap, Putripuyu Kayuara. Sokop, Sendaur, Kedabu Rapat, Sungaitohor, Mekar Sari, Tanjung Kulim, Lukit, Tanjungmedang, dan Tanjung-

bakau. Kemudian 2 Desa PAW yakni Nipah Sendanu dan Tanjung Kedabu. Kepada media Kepala Bidang Pemerintahan Desa Sabaruddin S.Sos mengungkapkan bahwa, penelitian kelengkapan berkas dilakukan selama 7 hari yang di mulai (6/9/2017) dan di sampaikan kepada calon kades untuk memperbaiki persyaratan berkas jika ada persyaratan yang kurang. “Pada 14 September 2017 mendatang akan dilakukan pemberitahuan hasil penelitian berkas persyaratan kepada balon kades dan mengumumkan kepada masyarakat untuk memperoleh masukan dan tanggal 15 sampai 19 September baru

dilakukan perbaikan kelengkapan berkas persyaratan “ kata Sabaruddin. Kata Sabaruddin, dalam proses verifikasi kepada bakal calon Kades yang diikuti 19 Desa tersebut, dirinya berharap semoga tahapan demi tahapan yang di lalui bisa berjalan dengan baik tanpa ada persoalan. “Tentunya kita berharap antusias masyarakat dalam mendukung jalannya proses pilkades serentak ini. Yang paling terpenting partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya dan saran buat PPS bekerjalah sesuai dengan aturan yang ada,” tegasnya.(rm/snc).

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Pemkab Meranti

Sabaruddin S.Sos

Polres dan BPBD Meranti Gelar FGD Bahas Karlahut dan Abrasi SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Polres Kepulauan Meranti berkerjasama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti menggelar Fokus Group Diskusi (FGD) dengan tema “Membangun Kamtibmas yang Kondusif Melalui Sinergis 3 Pilar” bertempat di Ballrom Grand Meranti Kamis (14/9/2017) siang. Tampak hadir, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah SIk, Asisten I Jonizar SH MSi, Kepala BPBD M Edy Afrizal SE MH, Kasat Reskrim AKP Zuhri Siregar, Kasat Intelkam AKP Muhamad Daud SH, Kasat Binmas AKP Yudi Setiawan SH serta Babinkantibmas dan sejumlah kepala Desa. Kepala BPBD Kepulauan Meranti M Edy Afrizal SE MH, mengatakan selain bencana yang ditimbulkan dari Karlahut, bencana abrasi juga sangat memprihatinkan. “Semakin hari abrasi yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti juga semakin

PESERTA rapat Polres Kepulauan Meranti berkerjasama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti

parah dan ini harus menjadi perhatian serius untuk kita semua,” ungkap Edy atau laki-laki yang akrab disapa Panglime itu. Panglime Edy juga mengaku jika pihaknya telah mendata daerah yang rawan abrasi, baik itu bencana yang ditimbulkan dari kikisan air maupun bencana lainnya. “Tentunya kita selalu berupaya untuk mengatasi per-

masalahan ini, begitu juga dengan terkait permasalahan karlahut sangat dibutuhkan sinergi dan dukungan oleh pihakpihak terkait,” ujarnya. Sementara itu, mewakili pihak kepolisian, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah SIk, melalui Kasat Reskrim AKP Rusyandi Zuhri Siregar SSos, didampingi Kasat Binmas AKP Yudi Setiwan dan

Kasat Intelkam AKP M Daud SH, mengatakan bahwa pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan pihak BPBD dan TNI terkait Karlahut. “Saat ini ada 130 Kamtibmas dan Babinsa ada 6 di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dan semuanya kita perhatikan. Secara bertahap kita tingkatkan pengamanan Kantibmas agar bisa berkoordinasi bersama kepala desa dengan lebih baik,” ungkapnya. Menurut AKP Rusyandi pula, sebelum terjadinya ada warga yang tertangkap akibat membakar lahan, alangkah baiknya jika ada solusi lain agar tidak terjadinya hal-hal yang tidak diingini tersebut. “Kalau ada warga di tangkap, kasi tahu, yang melakukan pembakar lahan, di selesaikan di desa penyesaikan masalah tingkat desa. Itu lebih bagus namun, kalau situasi tidak mengizinkan dan perlu penyelidikan secara detail tentang hal tersebut ya kita dari kepolisian yang menindaknya,” ujarnya. (rm/rgc)


CMYK

7

RAKYAT PASBAR

Minggu, 17- 24 September 2017, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Tiga Mantan Pejabat Lapas Pasaman Terjerat Korupsi PASAMAN BARAT, RAKYAT MEDIA-Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menahan Kepala Lembaga Permasyarakatan Kelas IIB Muaro Tebo Jambi, “RP”, satu orang orang pejabat Rutan Padang “Y” dan pegawai LP Terbuka Kelas II B Pasaman, “DA” di Simpang Empat, Selasa (12/9/2017) lalu. “Benar, ketiganya sebelumnya adalah pejabat LP Terbuka Kelas II B Pasaman di Padang Tujuh Pasaman Barat, “ kata Kepala Kejaksaan Pasaman Barat, Teguh Wibowo di Simpang Empat. Ia menambahkan “RP” sebelum pindah ke Jambi menjabat sebagai Kepala LP Terbuka Kelas IIB Pasaman. Begitu juga “Y” sebelum pindah ke Padang juga menjabat di LP Terbuka. Pada kasus itu menjabat sebagai orang yang menandatangani SPM dan seorang PNS Lapas Terbuka

TIGA pejabat terjerat korupsi digiring petugas Kejaksaan

Pasaman Barat Canangkan Bulan Gemar Membaca PASAMAN BARAT, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mencanangkan 14 September sebagai hari kunjungan perpustakaan dan bulan September sebagai bulan gemar membaca di Simpang Empat, Rabu (13/9/ 2017). Sekretris Daerah Pasaman Barat, Manus Handri memberikan apresiasi kepada Dinas Kearsipan yang telah giat unDaerah tuk menarik minat baca serta SEKRETRIS meningkatkan kunjungan kep- Pasaman Barat, Manus Handri erpustakaan. “Dengan pencanangan ini merupakan tonggak sejarah dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia demi generasi penerus Pasaman Barat yang lebih baik dan berkualitas lagi,” katanya. Menurutnya keadaan dunia yang semakin mengglobal secara tidak langsung telah memaksa semua pihak untuk mempertajam pengamatan terhadap informasi yang beredar. Salah satunya adalah dengan menyemarakkan membaca yang merupakab kunci untuk memperbaiki kualitas diri. “Marilah kita bersikap bijak dalam menerima dan menilai sebuah berita. Dengan membaca akan banyak ilmu yang bisa diperoleh,” katanya. Pada kesempatan itu juga diadakan lomba mewarnai dan lomba menulis cerita rakyat. Selain itu juga meluncurkan kartu perpustakaan untuk anak - anak, mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini. Peluncuran hari gemar membaca dan hari kunjungan keperpustakaan ini dimeriahkan dengan lomba mewarnai tingkat TK dan lomba menulis cerita rakyat tingkat SLTP/MTSN sePasaman Barat. Bahkan Pemkab Pasaman Barat secara regulasi sepenuhnya mendukung upaya minat membaca pelajar dan masyarakat dengan telah ditetapkannya peraturan Bupati No.72 tahun 2017 tentang penyelenggaraan pelayanan perpustakaan. Kepala Dinas Kearsipan Pasaman Barat, Evita Murni menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan minat membaca. Tujuannya untuk pembentukan karakter serta dengan adanya lomba menulis cerita rakyat ini dapat menginspirasi serta terbentuknya cerita atau dongeng yang berkonten khusus Pasaman Barat. “Mudah-mudahan dengan adanya pencanangan hari kunjungan perpustakaan ini akan menambah minat generasi muda untuk terus membaca dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” harapnya.(rm/net)

Kelas II B Pasaman berinisial DA sebagai bendahara. “Mereka ditahan terkait adanya dugaan pidana korupsi kegiatan pembinaan narapidana di Lembaga Permasyarakatan Terbuka Pasaman Kelas II B Pasaman Tahun Anggaran 2013,” lanjutnya. Pihaknya telah melakukan penyidikan terhadap kasus itu sejak 2015 lalu. Bahkan ketiganya sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka. ”Ketiga tersangka langsung di bawa LP Anak Aie jalan Bayypas Padang sambil menunggu sidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Padang,” sebutnya. Menurutnya kasus itu terungkap karena ada dugaan korupsi pada pembinaan kemandirian narapidana tahun 2013 dengan pagu anggaran Rp267 juta. Diduga dana pembinaan narapidana yang dilakukan tidak dilakukan sementara anggaran dicairkan. Diduga kerugian menca-

Bupati Pasbar Minta Masyarakat Wajib Selektif Pilih Obat PASAMAN BARAT, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menekankan masyarakat agar bisa menggunakan obat dengan tepat dan benar. ”Jangan menggunakan obat secara sembarangan karena akan berdampak pada kesehatan. Masyarakat harus cermat dalam memilih obat,” kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran saat pencanangan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) di Simpang Empat, Kamis. Pencanangan sekaligus sosialisai Gema Cermat dihadiri oleh Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI yang diwakili oleh Kepala Seksi (Kasi) Peningkatan Penggunaan Obat Rasional (POR), Erie Gusnelliyanti, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar yang diwakili oleh Kasi Kefarmasian, Yudi Hartati dan kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat Haryunidra. Acara itu diikuti oleh peserta dari lembaga pemerintah terkait, organisasi profesi kesehatan, TP. PKK se-Pasaman Barat, organisasi kemasyarakatan dan lainnya. Menurutnya masyarakat Pasaman Barat perlu dibekali pengetahuan tentang penggunaan obat secara rasional, tepat dan benar sehingga masalah yang timbul akibat mengkonsumsi obat secara bebas dan berlebihan dapat dihindari. “Lebih dari 60 persen masyarakat melakukan pengobatan sendiri atau swamedikasi dan sebagian dari mereka menyimpan obat keras dan antibiotik yang diperoleh tanpa resep dokter,” ujarnya. Ia mengatakan data tersebut merupakan hasil riset kesehatan dasar pada tahun 2013. Oleh sebab itu, antisipasi swa-

BUPATI Pasaman Barat Syahiran memukul gong

medikasi perlu dilakukan, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mencanangkan Gema Cermat. “Gema Cermat adalah upaya bersama pemerintah dan masyarakat dengan berbagai kegiatan dalam rangka mewujudkan kepedulian, kesadaran, pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan obat secara tepat dan benar,” ujarnya. Ia menyebutkan penggunaan obat harus sesuai prosedur atau dengan resep dokter. Akan tetapi berbagai kendala yang akan ditemukan adalah kondisi geografis masyarakat yang tinggal di daerah terisolir mengakibatkan penerapan POR akan sulit dilakukan. “Gema Cermat perlu secara intensif disosialisasikan kepada masyarakat Pasaman Barat. Saya harap Dinas Kesehatan harus benar-benar mengambil peran besar dalam hal ini,” ungkapnya. Ia menjelaskan Dinas Kesehatan Pasaman Barat harus memgambil peran besar dalam menyosialisasikan Gema Cermat keseluruh kecamatan hingga kepelosok daerah dengan melibatkan Camat dan seluruh petugas kesehatannyang ada di kecamatan, nagari, hingga tingkat kejorongan. “Semoga Gema Cermat dapat membawa dampak positif

bagi masyarakat Pasaman Barat dan terima kasih kepada Drijen Bina Pelayanan Kefarmasian yang telah menetapkan Pasbar sebagai tempat berjalannya kegiatan Gema Cermat,” katanya. Kasi Peningkatan Obat Rasional, Erie Gusnelliyanti menyatakan dipilihnya Pasaman Barat sebagai tempat dicanangkannya Gema Cermat disebabkan oleh keatifan Dinas Kesehatan Pasaman Barat dalam mejalankan berbagai program kesehatan di tengah masyarakat. Ia mengatakan pada tahun 2017, Gema Cermat sendiri telah dicanangkan di 82 kabupaten atau kota. Sebanyak 25 kegiatan diselenggarakan oleh Dirjen Pelayanan Kefarmasian dan 57 kegiatan diselenggarakan oleh Dinkes Provinsi. “Saya harap Pasaman Barat bisa menjadi contoh bagai Kabupaten lain di Sumbar atau Indonesia perihal kesuksesan dalam menjalankan kegiatan Gema Cermat,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar melalui Kasi Kefarmasian, Yudi Hartati menyampaikan bahwa Gema Cermat sendiri telah dilaksanakan mulai tahun 2015. Gema Cermat diperlukan untuk merubah kebiasaan masyarakat sehingga cerdas dalam menggunakan obat. (rm/ant).

pai Rp164 juta. Ia menerangkan para tersangka dikenakan pasal 2 ayat 1 jo pasal 3 jo pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. Ia menjelaskan terungkapnya kasus itu berawal ketika tahun 2013 ada dana atau kegiatan pembinaan kemandirian narapidana di LP Terbuka senilai Rp267 juta. Diduga mereka mencairkan uang kegiatan tersebut dengan modus pengadaan ternak ayam broler, pengadaan ikan nila, pengadaan jagung dan lainnya. ”Seolah-olah barang pengadaan itu ada tetapi sebenarnya tidak ada. Sehingga diduga negara mengalami kerugian Rp165 juta,” sebutnya. (rm/ant)

Polres Pasaman Barat Proses Dugaan Penambangan Ilegal PASAMAN BARAT, RAKYAT MEDIA-Kepolisian Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat, memproses kasus dugaan penambangan ilegal dengan mengamankan satu unit alat berat eksavator di aliran Sungai Batang Saman Astra Jorong Kartini Muaro Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh. “Benar, kita mengamankan satu alat berat dan mobil dump truk saat melakukan penambanga galian C di sungai itu pada Senin (11/ 9/2017). Kasua ini akan kita proses lebih jauh,” kata Kepala Polres Pasaman Barat, AKBP Imam Pribadi Santoso didampingi Kepala Satuan Reskrim Iptu Chairul Ridha, kepada wartawan Jumat (15/ 9/2017) lalu.Ia mengatakan saat ini barang bukti beserta pelaku sedang diproses hukum untuk pengembangan lebih lanjut. Menurutnya, kasus itu terungkap berdasarkan laporan masyarakat ada “illegal mining”. Mendapat laporan itu Kapolres Pasaman Barat AKBP Imam Pribadi Santoso memerintahkan Kasat Reskrim Iptu Chairul Ridha membuat tim bersama BPN dan Kehutanan untuk melakukan cek lokasi dan titik koordinat. Selanjutnya, tepat pada Senin (11/9/2017) lalu di aliran Sungai Batang Saman Astra, Jorong Kartini, Nagari Muarakiawai, Kecamatan Gunung Tuleh, Pasaman Barat, tim menemukan satu unit eksavator sedang melakukan penambangan batu dan pasir yang dimuat ke dalam satu unit dump truk. Kemudian, dilakukanlah pengecekan titik koordinat pada posisi penambangan tersebut dengan hasil bahwa titik koordinat yang dilakukan penambangan tersebut berada di luar izin yang dimiliki.”Adapun pelaku penambangan tersebut adalah CV “FD” yang direkturnya berinisial “RS”. Kasus ini sedang kami dalami,” tegas Kasat Reskrim, Chairul Ridha. Ia menambahkan perkara ini juga menindaklanjuti laporan polisi : LP/34/IX/2017/SPKT-Res Pasbar, pada 11 September 2017. Selama ini aktivitas mereka sudah meresahkan masyarakat, makanya tim langsung menindaklanjutinya ke lokasinya. Kemudian sejumlah saksi seperti operator alat berat, pekerja dan lainnya sedang diperiksa dan dilakukan pengembangan. Bahkan sejumlah saksi ahli juga sudah dimintai pendapatnya terkait perkara ini.Beberapa barang bukti yang sudah diamankan petugas di polres setempat adalah satu unit alat berat excavator merk Komatsu, dump truk, dan material galian C berupa koral atau pasir batu. (rm/robb).

PETUGAS Kepolisian dari Polres Pasaman Barat turun ke lokasi penambangan

Peran Tokoh Adat Pasaman Barat Penting Selesaikan Masalah Lahan SIMPANG EMPAT, RAKYAT MEDIA-Penyelesaian sengketa lahan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), butuh kerja sama tokoh adat, pemerintah dan pihak keamanan agar permasalahannya tidak berlarut-larut. “Harmonisasi tokoh adat dengan aparatur pemerintah dan aparatur keamanan dalam rangka penyelesaian sengketa lahan di Pasaman Barat sangat dibutuhkan,” kata Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Pasaman Barat, Edison Zelmi didampingi Kepala Bidang Kewaspadaan dan Pembinaan Masyarakat Kesbangpol, Yosmar Difia saat pertemuan dengan 70 orang tokoh adat, pemerintah dan Polres setempat di Simpang Empat, Jumat. Ia mengemukakan polemik sengketa lahan di Pasaman Barat terus mencuat ke permukaan,

KEPALA Kesatuan Bangsa dan Politik Pasaman Barat, Edison Zelmi

mulai dari tingkat kabupaten hingga ke tingkat nasional. Sengketa lahan ini membutuhkan kerjasama dari tokoh adat. Menurutnya sengketa lahan

yang sudah mulai menampakkan ketidakharmonisan umumnya dinominasi oleh perusahaan dan Koperasi Unit Desa. Jika polemik ini tidak ikut campur tokoh adat

dalam penyelesaiannya, maka persoalan akan terus berlarutlarut. “Sama-sama kita ketahui bahwa persoalan sengketa lahan di

Pasaman Barat sudah cukup banyak. Persoalan muncul ketika antara perusahaan dengan masyarakat sudah berbeda kepentingan. Tentunya ini menjadi citra buruk di Pasaman Barat dan masyarakat juga tidak nyaman,” jelasnya. Ia menekankan tokoh adat memiliki peran penting di masyarakat. Sebab, sebagai niniak mamak tentunya suara akan didengar oleh kemenakan. Selain itu, tokoh adat juga harus bisa mengayomi masyarakat agar merasa ada tempat bermusyawarah sebelum perkara dibawa ke ranah hukum.”Persoalan sengketa lahan ini muncul ketika generasi atau keturunan sudah berkembang banyak,” ujarnya. Sementara Raja Pasaman Daulat Parit Batu Hendri Eka Putra menjelaskan tokoh adat selama ini tidak terlalu diperhitungkan oleh perusahaan. Padahal tokoh

adat memiliki peran yang sangat penting ditengah masyarakat. ”Tokoh adat harus ambil bagian dalam menyelesaikan sengketa lahan di Pasaman Barat. Tentunya sinergi antara tokoh adat, pemerintah dan pihak keamanan sangat penting,” tegasnya. Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Resor Pasaman Barat, Kompol Sukirman juga menilai peran tokoh adat sangat penting menyelesaikan permasalahan lahan yang ada. ”Salah satu upayanya tentu dengan jalan musyawarah dan mufakat. Disinilah peran tokoh adat, ninik mamak dalam menyelesaikan masalah lahan atau konflik tanah,” katanya. Pihaknya dari pihak keamanan juga siap bekerja sama dengan pemerintah dan tokoh adat dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.(rm/ant)


RAKYAT RIAU

CMYK

KORAN UMUM

Minggu,Portal 17- Media 24 September 2017, MINGGU III Online : www.rakyatmediapers.co.id

Website: www.rakyatmediapers.co.id Minggu, 17- 24 September 2017, MINGGU III

8 8

Edisi : # 211 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri

Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,

Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Warga Perumahan Griya Surya Kharisma Batuaji Ngeluh Sering Banjir

Pembangunan Derainase di Kelurahan Kibing Terhenti KABID Humas Polda Kepri Kombes Pol S. Erlangga

Polda Kepri Amankan 42 Ribu Ekstasi Dari Tersangka Amin NONGSA, RAKYAT MEDIA-Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri berhasil mengamankan sebanyak 42 ribu narkotika jenis pil ekstasi dari tangan pelaku Muhammad Amin (26) di Pelabuhan Rakyat belakang Rumah Makan Bundo Kanduang Sei Jodoh Kecamatan Batu Ampar Batam Sumber media ini menyebutkan, warga pulau abang itu diamankan oleh Ditresresnarkoba Polda Kepri pada Minggu, 17 September 2017,”Ada sekitar empat bungkus yang diamankan oleh polisi pada saat dia (Muhammad Amin) ditangkap. Sepertinya baru turun dari kapal,” ujar sumber. Empat bungkus plastik kemasan yang diamankan polisi berisikan pil ekstasi dari berbagai warna. Diantaranya warna merah jambu, biru muda dan abu-abu. Diduga untuk diedarkan di diakitik di Batam. Ada pun jumlah pil ektasi berbagai merek tersebut diantaranya, kantong plastik warna merah di dalamnya terdapat tiga bungkus alumunium foil yang berisi tablet diduga ekstasi logo B29 warna biru sebanyak 3.587 butir, 1 bungkus tablet diduga ekstasi logo B29 warna biru sebanyak 3.610 butir dan tablet diduga ekstasi logo B29 warna biru sebanyak 3.994 butir. Satu buah tas ransel warna hitam merk Polo berisi 1 bungkus alumunium foil berisi tablet diduga ekstasi logo B29 warna biru sebanyak 2.724 butir dan warna pink sebanyak 933 butir. Selanjutnya 1 bungkus alumunium foil berisi tablet diduga ekstasi logo B29 warna pink sebanyak 3.726 butir. Satu bungkus alumunium foil berisi tablet diduga ekstasi logo B29 warna biru sebanyak 4000 butir. Lalu, satu bungkus Guan Yin Wang Chinese Tea yg berisi tablet diduga ekstasi logo F1 sebanyak 19808 butir Dari barang bukti tersebut keseluruhan tablet pil ektasi yang diamanakan berjumlah sebanyak 42.382. Selain barang bukti pil ektasi, polisi juga mengamanakan 1 unit Hp Nokia warna biru tua, 1 unit sepeda Motor Yamaha Mio warna merah dengan No.Pol. BP 4749 FT. Saat uni tersangka beserta barang bukti diamankan di Polda Kepri untuk ditindaklanjuti. Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga membenarkan penangkapan terhadap Muhammad Amin (26) beserta barang bukti berupa puluhan ribu narkotika jenis pil ekstasi sebanyak 42.383 butir. Namun, ia minta agar awak media bersabar karena tengah dalam pengembangan. “Mohon bersabar, kasus masih dalam pengembangan,” kata Erlangga.(rm/ferianda).

BATUAJI, RAKYAT MEDIARWarga perumahan Griya Surya Kharisma yang berada di Kelurahan Kibing, Kecamatan Batuaji mendesak penyesaian pembangunan drainase di lokasi mereka. Pasalnya, belakangan ini sering terjadi banjir sementara proyek pembangunan drainase masih tahap pengerukan parit yang menggunakan beko. Informasi yang dihimpun, pengerjaan proyek yang menelan anggaran sebesar Rp1,2 milliar tersebut ditargetkan rampung dalam waktu 4 bulan. Namun sejak beberapa bulan pengerjaan ditaksir baru berjalan sekitar 25 persen. Warga juga menilai proyek pembangunan drainase tersebut tak bisa selesai dengan batas yang ditentukan. Yang paling parahnya lagi, proyek tersebut sempat berhenti atau terbengkalai kurang lebih sebulan meski material bangunan sudah ada dilokasi. Lambatnya pembangunan drainase itu membuat warga sekitar risau dan gelisah, karena setiap hujan turun, komplek warga kerap dilanda banjir dan menimbulkan bau tak sedap dari dalam parit karena ada tumpukan sampah di seputar drainase tersebut. Charles Marpaung, salah satu warga perumahan Griya Surya Kharisma meminta agar pembangunan drainase ini dipercepat. Pasalnya melihat

kondisi sudah mulai musim hujan. Apalagi kalau sudah hujan dipastikan jika kompleknya kebanjiran. “Banjir kerap terjadi di komplek ini karena drainasenya tak bagus. Oleh karena itu kita gesa agar pembangunanya cepat selesai. Warga disini selalu khawatir bila hujan,” ujarnya di lokasi pembangunan, Kamis (14/9/2017) lalu. Dia juga mengatakan jika pembangunan drainase atau parit besar itu sempat berhenti selama sebulan dan tak tahu apa masalahnya. “Sempat berhenti selama sebulan. Tak tau apa masalahnya. Oleh karena itu kami sebagai warga agar mendesak proyek itu secepatnya dikerjakan. Karena saya liat kalau bulan ini musim hujan, takut kebanjiran jika sudah hujan tiba,” ujarnya lagi. Sama halnya Jurado, warga setempat juga mendesak proyek pembangunan drainase itu dipercepat. Soalnya warga disini sudah kerap terjadi banjir meluap dari parit. Jadi dengan adanya pembangunan itu diharapkan agar cepat selesai. Warga sekitar pun tak dihantui banjir lagi. “Kita mendesak segera rampung. Soalnya sebelum dibangun, luapan banjir dari parit ini sering terjadi. Kita berharap kontraktor bisa menyelesaikan secepatnya,” pungkasnya. (rm/hk).

PENGUMUMAN REDAKSI Diberitahukan kepada Instansi Pemerintah/ TNI/Polri dan pengusaha Swasta di Kota Batam dan Khususnya Provinsi Kepri, wartawan Koran Rakyat Media yang namanya tidak tercantum dalam box redaksi maka tidak diakui sebagai wartawan media ini. Redaksi

LOKASI proyek pembangunan Drainase di Batuaji

Kejari Batam Lelang 4 Mobil Mewah Hasil Sitaan BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Jumat (15/9/2017) melalang empat unit mobil mewah yang ditangkap oleh jajaran Ditpolair Polda Kepulauan Riau (Kepri) beberapa waktu lalu. Meskipun diumumkan secara online, lelang barang sitaan tersebut berlangsung secara manual. Lelang terhadap empat unit mobil ini berbeda dengan lelang kebanyakan yang sudah berbasis online. Peserta lelang mendatangi kantor Kejari Batam dan membayar nilai pagu limit untuk mobil yang dikehendaki. Setelah pendaftaran peserta ditutup, maka lelang dimulai dengan sistem lisan. Tak hanya dilakukan secara manual dengan sistem lisan, empat mobil mewah yang berasal dari satu perkara yang sama ini dilelang secara perorangan. Sementara Kepala Sub Bagian Pembinaan Kejari Batam Hasbi Kurniawan sebelumnya mengatakan, peserta lelang harus perusahaan importir mobil. “Sama aturan, nggak masalah. Semua syarat sudah didiskusikan,” ujarnya saat dikonfirmasi men-

SEJUMLAH mobil yang dilelang Kejari Batam

genai hal itu. Keempat mobil mewah berbeda merek ini akhirnya dimenangkan orang yang berbeda. Mobil Honda Civic dimenangkan Sri Wahyuni dengan nilai sebesar Rp75 juta. Untuk mobil Mini Cooper dimenangkan Teddy dengan nilai sebesar Rp250 juta, Mercedes-Benz oleh Agusman senilai Rp180 juta, dan Honda Odyssey diperoleh Ani Tri seharga Rp121 juta. Lelang setiap mobil diikuti beberapa peserta. Namun, dari empat mobil tersebut, mobil

Mini Cooper termasuk yang paling diminati. Tidak tanggung-tanggung, harga lelang naik 10 kali lipat dari pagu limit sebesar Rp26 juta. “Setiap item diikuti oleh lebih kurang 25 orang peserta,” kata Hasbi. Tidak hanya melelang empat mobil mewah, Kejari Batam juga melelang enam unit sepeda motor dengan harga Rp3 juta per unit, pasir darat seharga Rp250.000, sebanyak 200 unit tabung gas 3 kg, dan 40 unit tabung gas 12 kg. “Total nilai lelang hari ini sebesar Rp500 jutaan,”ujarnya. (rm/rizki)

Rokok Tak Bercukai Banjiri Anambas ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Bea Cukai Tipe Pratama Tarempa tengah membidik pemasok rokok khusus untuk Zona perdagangan bebas di Anambas. Kepala Kantor Bea Cukai Tipe Pratama Susetia mengatakan, meski beberapa operasi telah beberapa kali dilakukan, namun pihaknya tidak mengelak kalau peredaran roko tanpa label pita cukai itu masih marak ditemukan di Anambas. Adanya laporan dari masyarakat pun, diakuinya menjadi hal penting untuk melakukan operasi. Sejumlah prosedur pun, diakuinya harus dilakukan terlebih kewenangan untuk melakukan pemeriksaan kapal yang masuk ke pelabuhan sudah tidak dimiliki oleh Bea Cukai di Tarempa lagi.”Ada laporan dari masyarakat, kami bisa lakukan pemeriksaan. Saat ini kami tengah membidik pemasok rokok yang tidak dilabeli pita cukai,” ujarnya Kamis (14/ 9/2017). Pihaknya pun mengklaim telah menarik ratusan bungkus rokok yang tidak dilabeli pita cukai. Sedikitnya, 977 bungkus

PETUGAS Bea Cukai Anambas memeriksa rokok noncukai

rokok tanpa pita cukai telah diamankan terhitung sejak bulan Agustus 2017 kemarin. Pihaknya pun, saat ini telah mengajukan permohonan untuk dilakukan pemusnahan kepada Kantor Wilayah DJBC Kepri di Tanjung Balai Karimun dan telah mendapat persetujuan. ”Rencananya bulan September 2017 ini, ratusan bungkus rokok itu bersama hasil operasi di tahun 2016. Saat ini kami tengah mencari lokasi untuk pemusnahan,” ungkapnya. Edukasi kepada sejumlah pedagang dan masyarakat pun, diakuinya terus dilakukan

untuk meminimalisir peredaran rokok tanpa pita cukai. Peminat rokok tanpa pita cukai pun, diakuinya cukup besar. Hal ini pula yang diakui salahseorang warga sebut saja Andi. Harga yang murah serta rasa yang tidak terlalu jauh dengan rokok dengan label pita cukai, diakuinya menjadi faktor lain sehingga ia mau membeli rokok tanpa pita cukai.”Model bungkusnya pun tak jauh berbeda. Hanya beda nama sama harga yang murah. Perokok seperti saya ini, kalau tidak merokok satu hari seperti ada yang kurang,” ungkapnya. (rm/red).


CMYK

RAKYAT KEPRI 9

9

MINGGU, 17- 24 Minggu, 17- 24 September 2017, MINGGU III SEPTEMBER 2017, MINGGUIII

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Edisi : # 211 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Baru Sepekan Diangkat Plh Kadispenda Kepri Kembali Dicopot BATAM, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepri Nurdin Basirun mencopot jabatan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Pemprov KepriFaturahman, yang baru sepekan diangkat oleh Kepala Dinas Pendapatan Provinsi Kepri Isdianto. Untuk melaksanakan tugas sehari hari, Gubernur mengangkat Muhammad Hasbi sebagai Plh Kadispenda Kepri. Faturrahman yang saat ini menjabat sebagai sekretaris Dispenda Kepri, ditunjuk oleh Isdianto sebagai pelaksana harian (Plh) Kepala Dispenda Kepri.Tentu saja kebijakan Isdianto mengundang tanda tanya dan kritikan sejumlah pihak. Bahkan, kebijakan itu

dipolemikkan oleh banyak orang. Terutama Staf khusus bidang politik dan hukum Gubernur Kepri Ahar Sulaiman mengakui bahwa Isdianto memang mengangkat Faturrahman sebagai Plh sekitar sepekan silam. ”Kebijakannya itu banyak diperbincangkan. Itu memang masalah,” kata Ahar kepada wartawan. Ahar menegaskan, kebijakan yang diambil oleh Isdianto adalah salah besar.Sebab, Isdianto yang tidak bisa mengangkat dirinya sendiri sebagai kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tentu tidak mungkin mengangkat orang lain sebagai pejabat.”Itu salah. Isdianto melangkahi kewenangan Gu-

bernur Kepri. Isdianto saja diangkat oleh Gubernur Kepri menjadi kepala OPD, kok dia bisa mengangkat orang lain untuk menggantikan dirinya,” kata Ahar mempertanyakan. Menurut Ahar, langkah Isdianto tersebut sudah diketahui oleh gubernur Kepri H Nurdin Basirun.Karena itu, Nurdin lalu menghapus surat keputusan (SK) pengangkatan itu dengan SK Gubernur Kepri.Melalui SK-nya, Nurdin mengangkat Asisten III Sekretariat Pemprov Kepri Muhammad Hasbi sebagai Plh Kepala Dispenda Kepri. ”Sekarang Pak Hasbi sudah menjalankan tugasnya sebagai Plh Kepala Dispenda Kepri,” ungkap Ahar.

Sekretaris Dispenda Kepri Faturrahman ketika dimintai tanggapan enggan mengatakan kalau dirinya pernah diangkat menjadi Plh Kepala Dispenda Kepri.Dia malah menegaskan bahwa jabatan Plh sudah diemban Muhammad Hasbi. Sedangkan Isdianto sendiri mengatakan, di mana-mana jabatan Plh itu ada pada sekretaris. Sebab, dia adalah pejabat yang paling mengetahui situasi dan kondisi kantor. Lagi pula sekretaris adalah orang yang dipercayakan oleh kepala. ”Sebenarnya hal ini biasa-biasa saja. Tetapi ada pihak tertentu yang memperbesar hal itu dan menjadikannya sebagai masalah,” ungkap Kepala Dispenda Kepri ini.(rm/mwd).

Gubernur Kepri Serahkan Bantuan Rohingya KETUA Unit Pemberantasan Pungli Provinsi Kepri, Kombes Pol Heru Pranoto

Saber Pungli Lebih Kedepankan Langkah Preventif ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Ketua Unit Pemberantasan Pungli Provinsi Kepri, Kombes Pol Heru Pranoto mengatakan, pihaknya lebih mengedepankan langkah preventif untuk memberantas serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai larangan pungutan liar (Pungli). Kendati masih ada juga laporan masyarakat terkait pungli. “Saya kurang begitu senang dengan penindakan, namun jika alternatif Preventig tidak dapat dilakukan penindakan harus dilakukan,” demikian disampaikan Heru saat sosialisasi Saber Pungli di Aula Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS), Jumat (15/9/ 2017). Hadir dalam kegiatan itu selain Irwasda dan Inspektur Daerah Provinsi Kepri, hadir dalam sosialisasi itu Asintel Kejati Kepri dan Wakapolres Anambas yang dipercaya menjabat Ketua Unit Pemberantasan Pungli Kabupaten Kepulauan Anambas. Pembentukan unit Satgas Saber Pungli di Anambas serta yang lainnya. Pria yang juga menjabat sebagai Irwasda Polda Kepri itu mengungkapkan, Jumlah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan penindakan baru 18 kasus dengan jumlah tersangka mencapai 28 orang. “Saya tidak ingin ini bertambah lagi dan tidak menginginkan itu,” jelasnya. Lebih jauh Heru menyampaikan, langkah dengan melakukan sosialisasi ini pula yang mendapat apresiasi dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur saat berkunjung ke Batam. Dalam sosialisasi yang mel-

ibatkan semua stakeholder, pelaku usaha hingga kepala daerah ini pun, upaya untuk mencegah adanya pungutan liar coba dilakukan oleh UPP Provinsi Kepri ini. “Tempat pelayan publik menjadi ladang subur dan sering terjasi pungutan liar,” bebernya. Heru menambahkan, bahkan saat ini sudah sulit membedakan mana pungli mana rezeki. “Seperti yang dikatakan Pak Wakil Bupati tadi, pungli menggerogoti sendi-sendi kehidupan bernegara kita. Ini yang perlu mendapat perhatian,” ujarnya. Mendukung Hal itu maka akan dilakukan Pembuatan mall pelayanan publik coba direalisasikan oleh Kemenpan-RB untuk meningkatkan pelayanan publik. Selain di Batam, sejumlah daerah lain seperti Jakarta dan Surabaya menjadi contoh dalam pelaksanaan mall pelayanan publik ini. Sementara itu Inspektur Daerah Provinsi Kepri Mirza Bachtiar menguraikan, beberapa aduan seperti penerimaan murid baru, dan iuran perpisahan sekolah menjadi beberapa aduan yang kerap datang kepada unit pemberantasan pungli Provinsi Kepri. Pengelolaan dana yang cenderung kurang transparan tambah Mirza, menjadi faktor sehingga adanya kesalahpahaman sehingg aduan tersebut kerap muncul. Pernah datang ke Anambas serta mendampingi rombongan Kemenpolhukam sekaligus tim saber pungli pusat, Mirza mengatakan, dari laporan ke pusat terhadap pungli di Anambas nol laporan. ”Tapi jangan berbahagia dulu, ini harus tetap mendapat tindaklanjut,” imbuhnya. (rm/hlk).

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun (tengah)

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun secara simbolis menyerahkan dana bantuan kemanusiaan untuk tragedi Rohingya, Myanmar di Masjid Agung Al-Hikmah, Tanjungpinang, Sabtu (17/9/2017) lalu. Nurdin mengatakan bantuan yang serahkan ini merupakan upaya nyata masyarakat Kepri untuk turut serta membantu meminimalisir beban yang didapat para pengungsi Rohingya. “Banyak saudara-saudara kita di sana yang menjadi imbas dari tragedi kemanusiaan tersebut. Sebagai warga internasional kita harus turut andil dalam membantu meringankan beban mereka,” ujar Nurdin. Kata Nurdin banyak upaya yang dapat diberikan sebagai manusia jika menilik keadaan Rohingya saat ini. Jika tidak mampu turut serta kesana maka dengan bantuan fisik inilah yang menjadi jasa untuk mereka. Tak lupa Gubernur berharap dari doa serta bantuan dari seluruh masyarakat Kepri ini dapat membantu meringankan Krisis dan tragedi Rohingya. “Karna duka Rohingya adalah duka kita semua, mari kita berdoa agar warga Rohingya segera dapat terlepas dari permasalahan ini,” lanjut Nurdin. Nurdin mengapresiasi Forum kemanusiaan yang mencetuskan diri untuk membantu menggalang dana di Kepri. Nurdin langsung meminta kepada Sekdaprov Kepri yang juga hadir pada kesempatan tersebut untuk membentuk tim panitia dari Pemerintah untuk ikut serta membantu penggalangan dana di Kepri. Sementara itu Ketua Forum Kemanusian Peduli Rohingya Provinsi Kepri, Ustdaz Ahmad dalam laporannya mengatakan pengumpulan dana ini merupakan tahapan awal penyelenggaraan bantuan untuk Rohingya dan kedepan ada tahapan selanjutnya. Bahkan jika memungkinkan nantinya juga akan mengutus relawan-relawan dari Tanjungpinang yang bersedia untuk turun langsung ke lokasi di perbatasan Bangladesh.

“Sebagaimana kita ketahui keadaan pengungsi di perbatasan Bangladesh semakin hari bukan membaik malah memburuk. Sebanyak 420 ribu jiwa pengungsi di sana, untuk itu kami tidak menutup donasi dan akan tetap membuka jika masih ada yang ingin ikut menyumbang,” ujar Ahmad. Dari data yang didapat, pengumpulan dana sendiri sudah dimulai sejak dua pekan lalu sehabis melaksanakan Shalat Ghaib di Lapangan Pamedan. Saa itu terkumpul dana sebesar Rp26 Juta dan hingga hari ini sudah terkumpul dana sebanyak Rp322 juta. Untuk tahap pertama ini penyaluran dana sebesar Rp280 juta yang akan dikirimkan langsung pihak Forum Kemanusian Peduli Rohingya Provinsi Kepulauan Riau ke lokasi perbatasan di Bangladesh. Perwakilan MUI Provinsi Kepri Bambang Maryono mengucapkan terimakasih atas kinerja tim penggalang dana yang hingga saat ini terus semangat dalam menggalang bantuan yang ditujukan untuk pengungsi Rohingya. “Kita tahu bahwa uang bukanlah segalanya, namun mungkin dapat digunakan untuk membantu para pengungsi di Rohingya, selain itu kita juga membutuhkan niat yang tulus serta tidak lupa berdoa,” ujar Maryono. Sementara itu Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Abdul Razak bersyukur saat ini Indonesia dengan keberagamannya, namun masyarakatnya dapat memahami perbedaan tersebut. Jadi, jika melihat saudara seagama di tempat lain sedang mengalami musibah, saat inilah masyarakat Indonesia khususnya Kepri untuk ikut turun tangan membantu mereka. Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul, Asisten III Pemrov Kepri, M Hasbi dan Kadis Perdagangan Burhanuddin, serta masyarakat Tanjungpinang.(rm/ril).

SEKRETARIS Dispenda Kepri Faturrahman (Tengah)

Kepala Bidang Aset Pemkab Anambas Kesulitan Data Aset ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Hibah aset dari perusahaan minyak dan gas melalui corporate social responsibility (CSR) sering kali menjadi persoalan. Pasalnya apabila ada audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menjadi kendala adalah aset hibah. “Aset hibah pemerintah daerah jika mengacu kepada Permendagri Nomor 19 tahun 2016 tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah. Dan itu merupakan acuan yang dipergunakan, dalam salah satu syarat hibah kepada pemerintah adalah dilengkapi dengan dokumen kontrak.”Demikian disampaikan Syarif Ahmad Kepala bidang aset Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Anambas, kepada wartawan Rabu (13/9/2017). Dengan perbedaan persepsi lanjut Syarif, dengan peraturan yang dimiliki perusahaan tentu akan menjadi persoalan, namun tidak semuanya. Mengatasi hal itu ungkap Syarif, pemerintah daerah akhirnya berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negar dan Lelang (KPKNL) yang berlokasi di Batam untuk melakukan penilain aset sebelum dicatat menjadi aset daerah. Biasanya tambah Syarif, jika ingin menghibahkan aset kepada daerah, memberikan naskah perjanjian hibah kepada pihak pemerintah daerah. “Kita pemerintah daerah pernah melakukan koordinasi ke perusahaan, namun mereka beralasan itu dari rahasia perusahaan. Mereka tetap berada di bawah SKK Migas,” bebernya. Untuk nilainya kata dia, perusahaan akan melampirkannya misal, perusahaan membangun sebuah bangunan maka perushaan melampirkan nilainya kepada pemerintah daerah. Kendati demikian ketika dilakukan pemeriksaan BPK, maka ditanyakan dasar nilai dari pembangunan tersebut. “BPK permah mengatakan, kalau seperti ini terus, tetap menjadi temuan,” sesalnya. Pihaknya sambung Syarif berupaya untuk membuka ruang dari Pemerintah Daerah terkait hibah aset perusahaan. Salahsatunya dengan menyurati yang ditandatangani oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas. Kementrian Keuangan Republik Indonesia akhirnya mengeluarkan instruksi untuk melakukan revaluasi terhadap barang milik Negara. “Intruksinya sekitar bulan Agustus kemarin. Ini juga yang menjadi kendala kami,” sampainya. Dari data yang berhasil dihimpun, sedikitnya terdapat 70 aset hibah dari tiga perusahaan migas yang memiliki base di Matak kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas. Puluhan bantuan yang diberikan melalui program tanggungjawab sosial lingkungan perusahaan (CSR) ini diketahui, masuk pada sejumlah desa sesuai dengan bidang yang ada pada OPD di Pemkab Anambas.(rm/hk).

KANTOR Bupati Anambas di Tarempa


CMYK

KARIMUN-LINGGA-PINANG Website: www.rakyatmediapers.co.id

Minggu, 17- 24 September 2017, MINGGU III

10

4 Desa di Lingga Masuk Nominasi Desa Sadar Hukum LINGGA, RAKYAT MEDIA-Tim Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kepulauan Riau menetapkan empat desa di Kabupaten Lingga masuk sebagai nominasi Desa Sadar Hukum lantaran hanya sedikit terjadi pelanggaran hukum. “Desa Sadar Hukum ini bukan untuk pencitraan tetapi lebih dari keinginan warga untuk menjadikan desa atau kelurahan mereka menjadi desa atau kelurahan sadar hukum,” Kata pejabat senior Kanwil Kemenkumham Kepri, Azuar, di Dabo Singkep, Kamis. Keempat Desa dan kelurahan sadar hukum tersebut antara lain, Kelurahan Pancur, Desa Bukit Harapan, Desa Resun dan Desa Sungai buluh. Kegiatan evaluasi dilaksanakan di Dabosingkep, Kepulauan Riau dengan melibatkan sejumlah aparat hukum dari kepolisian dan kejaksaan sebagai pembicara, dengan peserta dari perangkat kelurahan dan desa yang masuk dalam nominasi Desa Sadar Hukum. ”Keempat desa itu sudah ada SK Bupati, dan ada SK Gubernur,” ujarnya. Desa dan kelurahan akan ditetapkan se-

bagai Desa Sadar Hukum apabila memiliki beberapa kriteria antara lain, patuh membayar PBB minimal 90 persen, nihil penggunaan narkoba, tidak ada pernikahan di bawah umur, dan tingkat kriminalitasnya rendah bahkan nihil.”Pernikahan di bawah umur itu, perempuan di bawah 17 tahun, dan laki-laki di bawah 18 tahun,” ungkapnya. “Selain itu di Desa sadar hukum angka perceraiannya juga harus sedikit,” Azuar menambahkan kondisi lingkungan hidup juga menjadi aspek penting dalam evaluasi Desa sadar hukum. Setelah masuk semua kriteria tersebut, baru dapat diterbitkan Surat Keputusan (SK) Bupati, yang kemudian diverifikasi sebelum terbit SK Gubernur,”Setelah SK Bupati dan Gubernur tersebut, Desa Sadar Hukum ini akan di sahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM dan akan mendapatkan penghargaan yang dinamakan dengan penghargaan Anubhawa Sasana Desa,” katanya.”Jadi nanti gubernur dan menteri akan meresmikan Desa Sadar Hukum ini,” ucapnya. (rm/red)

PEJABAT senior Kanwil Kemenkumham Kepri, Azuar

Disdukcapil Penerbangan dari dan ke Karimun Tunggu Keputusan Maskapai Tanjungpinang Imbau PNS

KOTA Tanjungbalai Karimun banyak kasus melibatkan anak anak

16 Kasus Kejahatan di Karimun Libatkan Anak KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mencatat sebanyak 16 kasus kejahatan melibatkan anak di bawah umur. “Berdasarkan data yang kita miliki ada 16 kasus, dan yang paling dominan kasus pencurian,” kata Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Khairita di Tanjung Balai Karimun, Jumat. Angka ini, kata Khairita, merupakan data yang diterima sepanjang Januari hingga September 2017.Dari kasus sebanyak itu, dua di antaranya terlibat dengan kasus narkoba, sehingga hal ini membuat mereka harus melakukan diversi atas seluruh kasus-kasus tersebut. Ia mengatakan, pemerintah daerah memberikan perhatian serius dengan masih banyaknya kejahatan yang melibatkan anakanak.Pihaknya berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengurangi dan menangani kejahatan yang melibatkan anak-anak. Selain itu, sedang membuat metode penangangan cepat bila menerima laporan dari masyarakat mengenai segala sesuatu kekerasan terhadap anak.”Metode tersebut menggunakan pusat penggilan yang menerima pelayanan pengaduan untuk anak selama jam kerja yaitu 5 hari. Namun, pada hari ‘off’ dibuka layanan lewat nomor ponsel pengelola P2TP2A,” katanya. Meskipun demikian, peranan orang tua, katanya sangatlah penting. Para orang tua mempunyai hak penuh terhadap anak.Setiap anak di bawah umur yang berhadapan dengan hukum akan mendapat perlakuan yang sesuai dengan UndangUndang No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.(rm/ant).

KARIMUN, RAKYAT MEDIADinas Perhubungan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, saat ini tengah menunggu keputusan dari maskapai Lion Air dan Sriwijaya Air atas persetujuan mereka untuk melayani penerbangan dari dan ke Karimun. “Inilah yang tengah kita tunggu dari Lion dan sriwijaya, sampai sekarang belum ada perkembangan dan kabar dari mereka. Mudah-mudahan disetujui dan mereka mau melayani penerbangan yang kita ajukan,” ujar Kepala Dinas Perhubunga Kabupaten Karimun Fajar Harison, kepada wartawan di Karimun, Kamis (14/9/2017). Fajar menyebut, jika pengajuan layanan penerbangan komersil ini juga tidak semudah apa yang dibayangkan, hal ini disebabkan perlu pertimbangan yang matang dari penyedia jasa untuk mengabulkan permohonan kabupaten maritim ini. “Memang tidak mudah butuh proses yang panjang. Mungkin saat ini mereka sedang mempelajari segala sesuatunya baik dilintasan dan kebutuhan lainnya. Kalau mengenai ijin sudah tidak ada masalah, karna mereka kan swasta,” katanya. Kemudian ia memastikan bahwa rute penerbangan dari dan tujuan ke Karimun memiliki potensi profit untuk maskapai penerbangan komersil. Hal tersebut diyakini semakin berkembangnya Kabupaten Karimun dengan banyaknya para investor yang berinvestasi di Karimun serta masyarakat

Sosialisasikan E-KTP

BANDARA Udara Tanjungbalai Karimun

karimun yang memang memerlukan penerbangan komersil untuk berpergian ke luar kota. “Potensi kita besar, apalagi untuk rute Karimun ke Pekanbaru, ini sangat luar biasa serta rute lainnya seperti Jakarta dan Medan. Karena banyak anak kita dari Karimun kuliah di sana serta ramai orang karimun yang berpergian keluar kota untuk berlibur atau perjalanan dinas,”ujarnya. Menurutnya potensial profit yang dapat diperoleh oleh maskapai tersebut nantinya ialah tingginya jumlah angkut dari dan tujuan Karimun, sehingga bila pesawat komersil ini mampu melayani rute yang dimaksud akan menambah ruterute lainnya.”Ke pekanbaru saja dulu karna profitnya besar untuk tujuan kesana. Apabila penerbangan ke pekanbaru sudah terpenuhi akan mera-

Wakil Bupati Lingga Canangkan Program Kampung KB LINGGA, RAKYAT MEDIAWakil Bupati Lingga M Nizar bersama Dinas Kesehatan, pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Lingga mencanangkan program Kampung Keluarga Berencana (KB). Dalam kegiatan tersebut dihadiri Kadis, Kabag, camat, Kades di seluruh wilayah Pemkab Lingga, bertempat di halaman Kantor Desa Langkap, Kecamatan Singkep Barat, Kamis (14/9/2017). Wakil Bupati Lingga dan rombongan sampai di Desa Langkap pukul 10.43 WIB disambut Camat Kades yang berada di Singkep Barat dan perangkat Desa Langkap, serta Ibu PKK dan siswa SDN 015. Saat pencananagan kegiatan, wakil Bupati juga melaksanakan pemotongan bunga dan persembahan pencak silat serta tarian persembahan dari murid-murid SD. Kepala Dinas Kesehatan Dr.H Mohammad Syamsurizal menjelaskan, tujuan terbentuknya Kampung KB secara umum untuk meningkatkan kualitas warga melalui Program KB dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas. Selain itu diharapkan nanti mampu bersenergi dengan

WAKIL Bupati Lingga M Nizar bersama prangkat desa.

program pendidikan, Kesehatan, Sosial, Pertanian serta Kelautan dan Perikanan, Pekerjaan Umum, Perindustrian Perdagangan dan sektor lain. “Desa Langkap ini terdapat 168 pasangan usia subur (Pus) dengan 91 peserta KB aktif dan 77 bukan peserta KB aktif. Untuk 91 KB aktif tersebut merupakan peserta mengguna kontrasepsi modern, yaitu menggunakan pil dan suntik. Sedangkan untuk kontrasepsi jangka panjang dan kontrasepsi mantap seperti IUD/Spiral,

Implant Mop, Mow belum ada satupun pasangan usia subur (Pus) yang menggunakannya,” papar Syamsurizal. Wakil Bupati Lingga M Nizar mengharapkan kepada seluruh masyarakat dengan dicanangkanya Kampung KB ini jangan sampai tidak dipergunakan dengan sebaiknya. Sangat disayangkan, karna Program KB tujuannya adalah untuk mensejahterakan masyarakat. “Karena tentu saja untuk meningkatkan ekonomi dan taraf hidup warga, kita juga

megikuti KB bukan hanya sekedar mencapai 2 anak,” katanya Nizar. Selain itu Nizal meminta kepada para kepala desa agar anggaran dana ADD tahun 2018 diutamakan untuk ekonomi masyarakat. “Saya juga berharap pada Camat dan Kades Langkap supaya dijalankan dengan baik program yang telah kita laksanakan ini. Jangan hanya membuat acara, tetapi prakteknya tak bergerak. Disamping itu juga ada dana bantuan sebesar Rp10 juta dari Dinas Kesehatan supaya dapat diserahkan kepada yang berhak menerimannya pada peserta KB. Saya berharap kepada pihak desa yang berkaitan dengan ekonomi warga dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” harap Nizar. Usai memberikan sambutan, Wakil Bupati dampingi Kepala Dinas Kesehatan dan jajarannya juga meresmikan kegiatan Kampung KB tersebut dengan ditandai pemukulan gong. Setelah itu juga ada penanda tangan komitmen bersama pembangunan Kampung KB yang terletak di RT02 Rw04 Desa Langkap, sekaligus meninjau Tugu Kampung KB yang diikuti seluruh rombongan. (rm/hlk).

bah pada rute-rute kota besar lainnya,”katanya. Meskipun demikian, pihaknya tetep memonitor perkembangan pengajuan mereka terhadap maskapai swasta tersebut. Sementara itu, kesiapan landasan pesawat di Karimun katanya Pemerintah Kabupaten Karimun berencana menambah panjang landasan pacu atau runway Bandar Udara Sei Bati yang terletak di Desa Pamak, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun runway tersebut akan ditambah lagi hingga menjadi 1.800 meter. “Untuk saat ini runway bandara tersebut saat ini memiliki panjang 1.400 meter dan sudah dilalui oleh pesawat komersil berjenis ATR dengan rute Karimun-Pekanbaru dan sebaliknya. Rencananya akan diperpanjang menjadi 1.800 meter” ujarnya.(rm/hk).

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tanjungpinang, Irianto mengimbau kepada seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang agar membantu pihaknya melakikan sosialisasi kepada masyarakat untuk melakukan petekaman eKTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik) Tidak hanya mensosialisasi, Irianto juga mengharapkan para PNS mengajak tetangga atau masyarakat disekitaran tempat tinggalnya untuk melakukan perekaman, bagi yang belum. Pasalnya, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil memberi batas waktu perekaman hingga 30 Oktober 2017. “Ini terus kita imbau saat menjadi petugas apel di semua OPD. Kita imbau PNS jiga aktif mensosialisasikan dan mengajak masyarakat yang belum melakukan perekaman agar melakukan perekaman,” kata Iroanto saat diwawancarai, Sabtu (16/9/2017). Selain itu, Irianto juga meminta lurah dan camat untuk aktif mengajak masyatakatnya melakukan perekaman. Karena, ujung yombak itu semua ada di kecamatan dan kelurahan, kemudian diteruskan kepada RT/RW setempat.

Kadisdukcapil Tanjungpinang

Irianto “Kita sudah sering mengatakan dalam rapt koordinasi, dengan camat dan lurah agat memberitahukan kepada masyarakatnya masing-masing. Yang belum agar segera, jangan ditundatunda lagi,” kata Irianto. Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Tanjungpinang tersebut mengatakan, meskipun mesin perekaman hanya satu unit, namun Disdukcapil tetap melayani sejak pagi hingha sore hari. Jadi menurut Irianto masalah mesin tidak menjadi alasan, meskipun memang dinilai kurang optimal, Disdukcapil tetap mengupayakan banyak masyarakat yang bisa melakukan perekaman. “Mesin kita sudah diperbaiki oleh Dirjen, 4 mesin yang rusak itu kemungkinan selesai pada awal Oktober. Jadi menunggu itu siap kita tetap melakukan perekaman dengab satu mesin di Kantor. Yang penting partisipasi masyarakat, kalau kita dari pagi sampai sore tetao akan dilayani,” tutur Irianto. (rm/bty)

Warga Keluhkan Pelayanan RSUD M. Sani Karimun KARIMUN, RAKYAT MEDIAMasyarakat Tanjung Balai Karimun sampai saat ini masih mengeluhkan pelayanan di RSUD M. Sani Kabupaten Karimun yang terletak di Jl. Poros Tanjung Balai Karimun. Ada saja yang terdengar keluhan dari pasien maupun keluarga pasien tentang buruknya pelayanan di RSUD tersebut. Menanggapi hal tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri dari Fraksi Hanura, dr. Yusrizal Bakhtiar mengatakan kepada wartawan, optimalnya pelayanan di Rumah Sakit berkaitan dengan anggaran. Yusrizal menambahkan, jika anggaran di Rumah Sakit tersebut mencukupi dapat membayar gaji perawat sesuai yang dibutuhkan, tentunya pelayanan akan baik. Mungkin anggaran yang ada tidak bisa membayar perawat sesuai dibutuhkan, atau komunikasi antara perawat dengan pasien juga kurang. Sehingga terjadilah pelayanan kurang memuaskan di RSUD M. Sani Karimun, ujarnya. Saat ditemui wartawan usai menghadiri HUT Ikatan Bidan

RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau

Indonesia (IBI) ke 17 Kabupaten Karimun di gedung Nasional Jl. Yos Sudarsoo Tanjung Balai Karimun, Sabtu (16/9/ 2017). Rizal dengan panggilan akrabnya melanjutkan, sudah ada Dewan Pengawas di RSUD M. Sani yang SK nya diserahkan langsung oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq pada Jum’at (15/9/2017) siang. Anggota DPRD Kepri yang membidangi kesehatan dapil Karimun menegaskan pelayanan dalam segala hal di RSUD M. Sani harus lebih lagi. Kita memang sangat berharap pel-

ayanan di RSUD M. Sani Karimun lebih baik dari sebelumnya setelah adanya dewan pengawas, tegasnya. Bicara soal anggaran yang berkaitan dengan pelayanan, menurut Yusrizal RSUD M. Sani sudah memiliki omset diatas Rp15 Miliar dan juga memiliki aset diatas Rp 75 miliar sehingga telah memenuhi persyaratan serta berdasarkan keputusan Mendagri dan Menkes. RSUD M. Sani kini telah memiliki dewan pengawas yang diketuai Rachmadi sekaligus sebagai Kepala Dinas Kesehatan Karimun. (rm/Ikhsan)


CMYK

11

RAKYAT SPORT

Minggu, 17- 24 September 2017, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Manchester City Libas Feyenoord Rotterdam 4-0 MOSKOW, RAKYAT MEDIA-Parade gol kembali terjadi pada pertandingan pertama Liga Champions Grup E-H, Kamis (14/9/2017) dini hari lalu.Delapan pertandingan yang berlangsung Kamis dinihari WIB tadi melahirkan 26 gol. Salah satu yang paling mencolok adalah kemenangan Manchester City dengan skor 40 atas tuan rumah Feyenoord Rotterdam.Hasil itu sekaligus memutus catatan enam laga tandang tanpa kemenangan milik tim beralias The Citizens di Liga Champions. Selain itu, Real Madrid menang 3-0 atas APOEL Nicosia. Hasil tersebut tidak lepas dari dua gol Cristiano Ronaldo, yang kembali merumput setelah skorsing di ajang domestik. Berikut ini adalah hasil lengkap laga-laga Liga Champions, Kamis:Liverpool 2-2 Sevilla (Roberto Firmino 21', Mohamed Salah 37'; Wissam Ben Yedder 5', Joaquin Correa), Maribor 1-1 Spartak Moskow (Damjan Bohar 85'; Aleksandr Samedov 59'), Liverpool dan Manchester City di Liga Champions, Grup E : Liverpool 2-2 Sevilla (Roberto Firmino 21', Mohamed Salah 37'; Wissam Ben Yedder 5', Joaquin Correa), Maribor 1-1 Spartak Moskow. (rm/net).

KESEBELASAN Manchester City

Real Madrid vs APOEL 3-0

MADRID, RAKYAT MEDIA-Juara bertahan Real Madrid memulai perjalanan di Liga Champions musim 2017-2018 dengan apik.Brace Cristiano Ronaldo dan tendangan salto Sergio Ramos mengantarkan timnya menang 3-0 atas APOEL Nicosia pada pertandingan Grup H di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (13/9/2017) atau Kamis dini hari WIB. Real Madrid sendiri memang tampil sangat ofensif. Jumlah tembakan mereka 26, sedangkan APOEL cuma empat.Hasilnya, keran gol tim tuan rumah terbuka pada menit ke-12.Diawali umpan mendatar Gareth Bale, bola disambar oleh Ronaldo dengan sebuah sontekan yang bersarang di pojok gawang lawan.

Skor Madrid nyaris bertambah pada menit ke-33. Namun, gol urung tercipta lantaran Ronaldo gagal memanfaatkan umpan terukur di mulut gawang.Memasuki babak kedua, tepatnya menit ke-51, Real Madrid mendapat penalti setelah pemain APOEL melakukan handsball di dalam area terlarang. Ronaldo maju sebagai eksekutor dan berhasil menjalankan tugasnya dengan baik untuk merentangkan selisih skor menjadi 20.Hanya 10 menit berselang, Si Putih kembali menambah pundi-pundi gol lewat tendangan salto Ramos.Sebenarnya Ronaldo kembali berhasil menggetarkan jala gawang tim tamu pada menit ke-85, tetapi dianulir karena dianggap berada dalam posisi offside. (rm/tb)

Timnas Indonesia U 19 Bantai Brunei 8-0 YANGON, RAKYAT MEDIA-Timnas U19 Indonesia pesta gol ketika melawan Brunei dalam laga terakhir penyisihan Grup B Piala AFF U-18 di Stadion Thuwunna, Myanmar, Rabu (13/9/2017). Skuad Garuda Nusantara menang 8-0. Sejak peluit kick-off berbunyi, Egy Maulana Vikri dkk langsung menggempur pertahanan Brunei.Tuntutan menang dengan selisih minimal delapan gol membuat pasukan Indra Sjafri tak memberikan ruang bagi lawan untuk mengembangkan permainan. Mereka juga tetap mengendalikan permainan pada paruh kedua tetap serangannya mengendur setelah bisa menambah dua gol untuk mengamankan misi menang dengan selisih paling sedikit delapan gol. Berdasarkan data yang dihimpun Labbola, beginilah statistik pada babak pertama skuat Garuda Nusantara. Melepaskan sebanyak 23 tembakan. Dari 23 tembakan, 10 tembakan di antara berstatus shot on target.Sebanyak 9 tembakan shot off target dan 4 tendangan sukses diblok lawan.Gol Indonesia di babak pertama masing-masing dicetak Muhammad Rafli (1', 43', 45'), Egy Maulana Vikri (18', 23')

dan Witan Sulaiman (41'). Sementara itu dua gol pada paruh kedua hasil lesakkan Witan pada menit ke-67 dan pemain pengganti Hanis Saghara pada menit ke-68.Ini membuat Timnas U19 mengamankan tiket ke semifinal karena menang 8-0.Berdasarkan statistic Labbola, pada paruh kedua Egy Maulana Vikri

Barcelona Menang Telak atas Juventus di Liga Champions

Liverpool vs Sevilla

Ditahan Imbang

LIVERPOOL, RAKYAT MEDIA-Liverpool gagal membalas kekalahan di final Liga Europa musim 2015-2016 dari Sevilla.Pada pertandingan Grup E Liga Champions 2016-2017 di Stadion Anfield, Liverpool harus puas dengan dengan hasil imbang 2-2, Rabu (13/9/2017) atau Kamis dini harI lalu. Gol Liverpool dicetak oleh Roberto Firmino (menit ke-21) dan Mohamed Salah (37'). Adapun gol Sevilla datang dari lesakan Wissam Ben Yedder (5') dan Joaquin Correa (72').Berdasarkan catatan UEFA, Sevilla sedikit tampil lebih mendominasi. Klub asal Andalusia itu memimpin penguasaan bola hingga 51 persen. Mengambil inisiatif

serangan sejak awal, Liverpool dikejutkan oleh gol tim tamu. Striker Sevilla, Wissam Ben Yedder, dengan mudah menyontek bola umpan dari Sergio Escudero. Liverpool mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-21. Mirip dengan skema gol Sevilla, Firmino melepaskan sontekan di mulut gawang lawan setelah menerima umpan matang dari Alberto Moreno.Uniknya, Firmino tertangkap kamera melakukan selebrasi di hadapan suporter yang tampak membentangkan bendera merah putih. Berselang 16 menit, The Reds sukses membalikkan kedudukan. Bermula dari aksi Salah, yang menghujamkan tendangan dari luar kotak

penalti, bola kemudian membentur pemain Sevilla sebelum akhirnya masuk ke gawang.Liverpool mempunyai kans menambah gol pada menit ke-42 usai Sadio Mane dijatuhkan bek Sevilla, Nicolas Pareja, di kotak terlarang. Akan tetapi, Firmino, yang maju sebagai eksekutor, gagal menunaikan tugas karena sepakannya membentur tiang. Skor 2-1 untuk Liverpool bertahan hingga turun minum.Memasuki babak kedua, Sevilla terus berupaya untuk menyamakan kedudukan. Hasilnya, Sevilla mampu memaksa suporter tuan rumah terdiam pada menit ke-72. Kiper The Reds, Loris Karius, tak mampu membendung tembakan jarak dekat Correa. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-2 tetap tidak berubah.Liverpool gagal membalaskan dendam kekalahan 1-3 dari Sevilla di final Liga Europa 2016.Raihan satu poin membuat Liverpool menempati puncak klasemen Grup E, sedangkan Sevillamenyusul di posisi kedua.Sementara itu, Maribor yang juga bermain imbang 1-1 ketika menjamu Spartak Moscow bertengger di posisi ketiga.(rm/net).

dkk menciptakan 19 tembakan dengan 8 shot on target, 8 shot off target, dan 3 tembakan yang diblok lawan. Jika diakumulasi, sepanjang laga berat sebelah ini Timnas U-19 menciptakan 42 tembakan dengan 18 shot on target, 17 shot off target dan tujuh tembakan yang diblok. (rm/trb)

LIONEL Messi mencoba menghindar dari sapuan Medhi Benati saat Barcelona berhadapan dengan Juventus

CAMP NOU, RAKYAT MEDIA- Barcelona berhasil membalas dendam kekalahan dari Juventus pada perempat final Liga Champions musim lalu pada laga pertama Grup D di Stadion Camp Nou, Selasa (12/9/2017) atau Rabu dini hari WIB.

Barcelona menang 3-0 berkat brace Lionel Messi (45', 69') dan tendangan Ivan Rakitic (56'). Hasil ini juga membayar lunas kekalahan Barcelona yang kalah 0-3 di Juventus Stadium pada perempat fina pertama Liga Champions musim lalu.

Klub asuhan Ernesto Valverde itu untuk sementara memimpin klasemen Grup D berkat keunggulan selisih gol atas Sporting. Klub asal Kota Lisbon itu meraih kemenangan 3-2 di markas Olympiacos. Messi juga memutus tabu menghadapi Gianluigi Buffon. Sebelum laga ini, Buffon menjadi salah satu kiper yang gawangnya belum pernah dijebol oleh Messi. Bagi Juventus, kekalahan 0-3 di kandang lawan ini merupakan yang pertama dirasakan sepanjang sejarah Liga Champions. Pada pertandingan di Stadion Karaiskakis itu, Sporting bahkan sempat unggul tiga gol terlebih dulu pada babak pertama. Tuan rumah baru bisa memperkecil kedudukan pada menitmenit akhir laga melalui Felipe Pardo. Hasil Liga Champions Grup D: Olympiacos 2-3 Sporting (Felipe Pardo 89' 90' ; Seydou Doumbia 2', Gelson Martins 13', Bruno Fernandes 43') Barcelona 3-0 Juventus (Lionel Messi 45', 69', Ivan Rakitic 56'). (rm/net)

Bellerin: Arsenal Salah Satu Klub Terbaik di Liga Europa EMIRATES, RAKYAT MEDIA-Bek sayap Arsenal, Hector Bellerin, mengaku sangat senang dengan kemenangan 31 pada laga pembuka Grup H Liga Europa menghadapi FC Koeln di Stadion Emirates, Kamis (14/9/2017) atau Jumat dini pekan lalu. Pada laga tersebut, Koeln berhasil mengejutkan publik Emirates dengan mencetak gol indah pada menit kesembilan melalui sepakan jarak jauh Jhon

Cordoba. Arsenal baru berhasil membalas pada babak kedua melalui gol-gol dari Sead Kolasinac (menit ke-49), Alexis Sanchez (67'), dan Hector Bellerin (81').Bellerin yang ikut mencetak gol kemenangan mengaku gembira dengan hasil ini, walaupun Arsenal sempat kesulitan untuk mencetak gol. Pemain berusia 22 tahun itu pun berpikir bahwa Arsenal harus bisa menunjukkan diri

sebagai salah satu favorit dalam persaingan meraih gelar juara Liga Europa musim ini.”Saya pikir Arsenal adalah salah satu tim terbaik di dalam kompetisi ini. Jadi, kami harus mampu menunjukkan hal itu di atas lapangan. Saya sangat senang dengan kemenangan ini,” ucap Bellerin kepada BT Sport. “Liga Europa adalah kompetisi yang baru bagi kami. Jadi, kami harus bisa menye-

laraskan gaya bermain dan jadwal pertandingan,” tuturnya. Di Grup H, Arsenal dan FC Koeln bersaing dengan Crvena Zvezda dan BATE Borisov. Selain Arsenal, ada beberapa klub besar Eropa yang berkompetisi di Liga Europa musim ini, yaitu Villarreal, Hoffenheim, AC Milan, Atalanta, Olympique Lyonnais, Everton, Olympique Marseille, Athletic Bilbao, Lazio, Nice, dan Zenit St Petersburg.(rm/kompas).


CMYK

BINTAN-NATUNA-ANAMBAS

Minggu, 17- 24 September 2017, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

12

Pemerintah Kabupaten Bintan

6 Kali Raih WTP Tingkat Nasional BINTAN, RAKYAT MEDIA-Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos mengikuti Pembukaan Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017 di Istana Negara Republik Indonesia, Kamis pagi (14/9). Rakernas Tahunan ini juga diikuti oleh sejumlah Menteri/ Pimpinan Lembaga, Sekretaris Jenderal/Sekretaris Utama, Inspektur Jenderal/Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Gubernur, Bupati, serta Walikota se Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, diketahui bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan kembali berhasil meraih Penghargaan WTP atas Laporan Keuangan Daerah untuk Tahun 2016 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani. Dan ini merupakan Penghargaan WTP yang ke 6 kalinya diraih Kabupaten Bintan sejak Tahun 2011

yang lalu. Bupati Bintan H Apri Sujadi S.Sos saat dihubungi mengakui, bahwa hal ini merupakan suatu prestasi tersendiri saat dirinya menerima undangan atas penghargaan tersebut usai mengikuti Seminar Nasional Problematika Pengelolaan Keuangan Daerah dan Desa di Jatinangor Sumedang. “ Prestasi tersendiri bagi Kabupaten Bintan karena kerja keras seluruh stakeholder dan OPD terkait , Pemkab kembali berhasil mendapatkan predikat WTP dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang ke 6 kalinya berturut-turut. Tidak hanya itu saja, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan juga berhasil meraih Penghargaan Transparansi Keuangan Daerah Regional Sumatera dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia beberapa waktu yang lalu “ ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Kabupaten Bintan Setioso mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan akan selalu berusaha untuk menyusun dan menyajikan laporan keuangan daerah yang sesuai dengan standar akuntasi pemerintahan, efektivitas sistem pengendalian, serta kepatuhan sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku. “ Insya Allah penghargaan ini kedepannya akan terus kita pertahankan, serta kita tingkatkan. Tidak mudah memang, tapi lewat kerja keras semua OPD , tentunya hal ini menjadi energi tersendiri. Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan saat ini juga fokus pada pengembangan Sistem Keuangan yang Transparansi , Akuntabel, Efektif dan Efisien , agar masyarakat ikut mengetahui keuangan daerah dengan baik “ tutupnya. (rm/gun)

Bupati Bintan Belajar Dana Desa ke IPDN Jatinangor

BUPATI Bintan Apri Sujadi menerima bingkisan

BINTAN, RAKYAT MEDIAPerhatian masyarakat terhadap dana desa tinggi. Ada kesalahan data sedikit saja, masyarakat bereaksi.Karena itu, aparat desa dituntut mengelola dan menggunakan dana desa sesuai ketentuan dengan tidak melupakan tujuan dana desa, mensejahterakan warga desa. Itulah sebagian hal yang dipetik Bupati Bintan Apri Sujadi ketika bertandang ke kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Dalam rilis yang diterima Tribun, Apri menyinggung banyak tentang dana desa dan pengelolaanya ketika bertandang ke kampus praja. Kedatangan ke sana dalam rangka mengikuti Seminar Nasional Problematika Pengelolaan Keuangan Daerah dan Desa.

Seminar menghadirkan panelis dari Kemendagri, Kementerian Keuangan dan KPK. Sistem pelaporan keuangan menjadi salah satu yang paling banyak dikupas di seminar. Karena berbicara soal uang dan pengelolaannya, ke Sumedang Apri membawa Kadis Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) juga turut dibawa. Sebab seminar juga banyak membicarakan dana desa dan pengelolaannya. Diseminar berkali kali disampaikan, dana desa diadakan bertujuan mensejahterakan warga desa. Karena itu harus dikelola transparan atau terbuka. Perkembangan zaman menuntut semua serba terbuka. Apri menyatakan, sikap

transparan terhadap dana desa sudah dilakukan di Bintan. Itu terlihat hampir di semua desa berdiri baliho info dana desa. Di baliho memuat rincian dana desa sampai informasi yang terkecil sekalipun.”Di desa desa sudah dipampang info dana desa beserta penggunaannya, saya pikir itu sudah bagian sikap transparan dan itu akan terus dipantau,”kata Apri. Kadis PMD Bintan Ronny Kartika mempertajam kata Apri. Info dana desa yang dipampang kata dia bahkan sudah dirasakan manfaatnya bagi semua di desa. “Justru malah mempermudah perangkat desa mengelola dana desa.Segi praktisnya, warga desa pun tahu kemana dana desa mereka dialokasikan, mereka bisa lihat langsung di pampang,”kata Ronny. Ronny mengatakan, pengelolaan dan penyusuan pertanggungjawaban dana desa ke depan bahkan lebih transparan lagi dan mudah. Pemkab akan menerapkan data digital yang disebut elektronik desa atau E-Desa.”Dengan model pakai digital ini, banyak manfaatnya. Pelaporan lebih cepat, transparan, dan aman karena langsung terkoneksi dengan sistem komputansi. Praktisnya, perangkat desa jadi melek teknologi informasi,”kata Ronny. (rm/ril)

PAD Tanjungpinang Bertambah di Tahun 2017 TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA -Pendapatan Asli Daerah Kota Tanjung Pinang bertambah di Tahun 2017 ini sebesar Rp 35,185 Miliar. Padahal sebelumnya pendapatan sebesar Rp 906, 5 Miliar, kini menjadi 941,685 Miliar. Hal ini disampaikan syahrul Wakil Walikota Tanjungpinang saat menyampaikan pidato pengantar Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun 2017 dalam Paripurna DPRD Kota Tanjungpinang, Selasa lalu. Menurut syahrul, peningkatan pendapatan tersebut terdiri dari peningkatan PAD sebesar Rp 35,180 miliar dari semula Rp 116,448 miliar menjadi Rp 151,629 miliar. Ini menunjukkan PAD Pemko Tanjungpinang meningkat 30,21 persen. “Ini menggambarkan bahwa upaya dan kerja keras Pemerintah Daerah dalam meningkatkan potensi pendapatan daerah baik melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi pendapatan sudah mulai menunjukkan hasil yang cukup signifikan,” kata syahrul yang dilansir Tribun Batam dalam paripurna yang dihadiri 21 anggota

SYAHRUL Wakil Walikota Tanjungpinang

DPRD itu. Syahrul menjelaskan, jumlah PAD tersebut terdiri dari pendapatan pajak daerah bertambah 10 miliar dari semula sebesar Rp 56 miliar menjadi Rp 66 miliar. Kemudian hasil pengelolaan kekayaan daerah mengalami penambahan Rp 610 juta dari semula Rp 3 miliar kini menjadi Rp 3,610 miliar. Selanjutnya lain-lain PAD yang sah bertambah Rp 25,919 miliar yang semula hanya Rp 49,996 miliar kini menjadi Rp 75,916 miliar. Selain itu, yang menyebabkan peningkatan Pendapatan Daerah dalam KUA PPAS perubahan APBD 2017adalah bertambahnya dana perimbangan juga mengalami perubah-

an sebesar Rp 3,459 miliar dari semula dianggarkan pada APBD 2017 sebesar Rp 721,822 miliar menjadi 725,282 miliar. Meskipun dana Alokasi Umum dan Bagi Hasil Pajak/ bagi hasil Bukan Pajak menurunkan, namun Dana Alokasi Umum bertambah sebesar Rp 29,999 miliar menjadi Rp 725, 282 miliar. Usai menyampaikan sambutan, syahrul menyerahkan dokoumen KUA PPAS perubahan APBD 2017 kepada Pimpinan DPRD yakni Wakil ketua DPRD I Ade Angga yang didampingi wakil ketua II Ahmad Dani. Selanjutnya DPRD akan membahas dokumen tersebut sebelum disyahkan. (rm/trb)

BUPATI Bintan Apri Sujadi berjabat tangan dengan Menkeu

Pemkab Anambas Pusing Akibat Hibah Aset Perusahaan ANAMBAS, RAKYAT MEDIA – Pemerintah Kabupaten Anambas merasa pusing akibat hibah aset perusahaan menjadi persoalan. Persoalan muncul ketika audit yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menjadi kendala dalam melakukan pendataan terhadap aset hibah. Kepala Bidang aset pada BKD Kabupaten Kepulauan Anambas, Syarif Ahmad mengatakan, mengenai aset hibah Pemerintah Daerah mengacu pada Permendagri nomor 19 Tahun 2016 tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah. Dalam permendagri tersebut syarat untuk hibah aset salah satunya dilengkapi dengan dokumen kontrak. Pemerintah Daerah pun akhirnya berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang berlokasi di Kota Batam untuk menilai aset tersebut se-

SALAH satu perusahaan dari 70 aset hibah kepada Pemda Anambas

belum dicatat dalam catatan aset daerah. Mengenai aset yang bakal dihibahkan ke Pemerintah Daerah, pihak perusahaan diakuinya biasa memberikan naskah perjanjian hibah kepada Pemerintah Daerah. “Dari Pemerintah Daerah pernah melakukan koordinasi ke perusahaan, namun mereka katakan itu bagian dari rahasia perusahaan. Mereka tetap be-

rada dibawah SKK migas. Untuk nilainya mereka berikan kepada kami, “ujarnya. Lanjutnya, umpamanya perusahaan ada membangun sebuah bangunan. Mereka ada melampirkan nilainya kepada kami, namun ketika dilakukan pemeriksaan BPK mereka menanyakan dasar niali dari pembangunan tersebut. BPK pun mengatakan kalau seperti ini terus tetap menjadi temuan, bebernya.

Upaya untuk membuka ruang dari Pemerintah Daerah terkait hibah aset perusahaan dicoba dilakukan dengan menyurati yang ditandatangani oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas. Kementrian Keuangan Republik Indonesia pun, akhirnya mengeluarkan instruksi untuk melakukan revaluasi terhadap barang milik Negara. Instruksinya sekitar bulan agustus kemarin, sebutnya. Dari data yang berhasil dihimpun, sedikitnya terdapat 70 aset hibah dari tiga perusahaan migas yang memiliki base di Matak kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas. Puluhan bantuan yang diberikan melalui program tanggungjawab sosial lingkungan perusahaan (CSR) ini diketahui masuk pada sejumlah Desa sesuai dengan bidang yang ada pada OPD di Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas. (rm/trb)

Polsek Bintan Timur Amankan 12 Ton Serbuk Flakka Zombie BINTAN, RAKYAT MEDIASerbuk kimia sebanyak 12 ton yang diamankan Polsek Bintan Timur itu ternyata didatangkan dari India. Dari hasil tes Laboraturium Medan, serbuk itu mengandung tiga zat diantaranya Dekstrometorfan, Triheksifenidil dan Carisoprodol (kandungan zat pada Flaka). Rencananya serbuk itu akan dijadikan untuk obat Paracetamol, Caffeine dan Carisoprodol (PCC). “Jadi serbuk itu untuk buat obat PCC. Bila dikonsumsi secara berlebihan akan menimbulkan efek gangguan kepribadian dan berperilaku seperti zombie. Percis yang terjadi barubaru ini di Kota Kendari,” ujar Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto dalam press rilis di Mapolres Bintan, Jumat (15/9/2017) pagi. Dari hasil penyelidikan, serbuk bahan baku pembuatan PCC ini diimpor dari India. Jalur pengirimannya melalui Singapura lalu masuk ke Batam. Selanjutnya dari Batam dikirim ke Jakarta melalui jalur laut den-

gan menumpangi Kapal Pelni di Pelabuhan Sri Bayintan, Kijang. Bahan baku yang memiliki zat berbahaya ini sudah dilarang keras oleh Pemerintah Indonesia untuk diperjualbelikan secara tunggal. Pelarangan itu secara resmi diberlakukan sejak 2013 melalui keputusan BPOM RI. “Jadi sudah jelas bahan ini sangat dilarang keras untuk diperjualbelikan. Makanya kami tahan truk bermuatan 12 ton bahan tersebut beserta pemilik atau penyeludup, peracik dan rekan yang memasarkannya,” katanya. Tersangka yang berhasil diamankan ada enam orang. Diantaranya MR yang merupakan peracik atau pembuat obat (apoteker) sekaligus pemilik barang, FS yang mencarikan transportir di Kepri ke Jakarta, serta Ef, Ls, Bn dan Tn yang merupakan warga Kota Batam. Kesemuanya memiliki peran masing-masing. Yaitu Fs bersama Ls mencari ekspedisi di Kota Batam untuk menye-

lundupkan 12 ton bahan obatobatan itu. Mereka mengemas bahan itu kedalam 480 tong yang diangkut 3 truk, BP 8726 BU warna kuning, BP 8810 TY warna kuning dan truk BP 9430 DY warna merah. “Dari Kota Batam ke Bintan melalui pelabuhan ilegal. Rencananya bahan itu diolah kembali di Jakarta, lalu dipasarkan kembali menjadi obat,”

jelasnya. Keenam tersangka saat ini mendekam di sel tahanan Mapolres Bintan guna proses penyidikan lebih lanjut. Mereka dijerat Pasal 5 tahun 1997 tentang psikotropika dan Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2000 Pasal 196 dan 197 dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun atau denda Rp 1,5 miliar.(rm/bn)

Polair Polda Kepri Tangkap Lima Kapal Asing Pencuri Ikan NATUNA, RAKYAT MEDIA-Lima unit Kapal Ikan Asing (KIA) di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) diringkus aparat Polair Polda Kepulauan Riau, Jumat (8/9) lalu. Mereka tertangkap tangan sedang melakukan kegiatan menangkap ikan oleh aparat polair yang sedang patroli. Hal ini disampaikan Kapolres Natuna, AKBP Charles Panuju Sinaga di tempat kerjanya, Selasa (12/ 9). Dia menuturkan, KP Antasena dan KP Bisna melakukan misi patroli

di wilayan Perairan Laut Natuna Utara, tiba-tiba menemukan kapal asing yang sedang melakukan kegiatan menangkap ikan. Mendapati hal itu, petugas kepolisian langsung melakukan penyergapan. “Ya Polair Mabes yang nangkap kemarin, mereka Patroli di Perairan Natuna Utara,” kata AKBP Charles. Tersangka, ABK dan sejumlah barang bukti langsung diserahkan ke Satuan Pengawas PSDKP Sabang Mawang, Natuna untuk ditindak hu-

kum lebih lanjut. “Mereka kedapatan menangkap ikan di wilayah ZEEI dengan alat tangkap Pair Trawl dan tanpa dilengkapi dengan dokumen yg sah dari Pemerintah RI. Sekarang semuanya sudah diserahterimakan ke PSDKP,” terangnya. Koordinator Satuan Pengawas PSDKP Natuna, Achmad Dedy Setiadi membenarkan kejadian itu. Ia mengaku pihaknya sudah menerima sejumlah tersangka, barang bukti dan puluhan ABK dari Polair pada Senin (11/9) kemarin.

Ia merinci kapal yang berhasil ditangkap itu masing-masing kapal BV92589 TS, BV92303 TS, BV92403 TS, BV0657 TS dan BV0332 TS. “Total ABK sebanyak 33 orang dan sekarang berada di Sat PSDKP Sabang Mawang untuk ditindaklanjuti,” kata Dedy. Mereka diduga melanggar pasal 93 ayat (2) jo pasal 27 ayat (2), UU RI Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU No.31 tahun 2004 tentang perikanan. (rm/hlk)


CMYK

13

GALERI FOTO

Minggu, 17- 24 September 2017, MINGGU III

KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak menerima kesepakatan KUPA-PPAS

Website: www.rakyatmediapers.co.id

KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak bersalaman dengan Gubernur Kepri Nurdin Basirun

Rapat Paripurna DPRD-Pemprov Kepri sepakati KUPA-PPAS TANJUNGPINANG-DPRD Kepri dan Pemprov Kepri menyepakati besaran Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Dalam kesepakatan ini, APBD Perubahan provinsi Kepri tidak mengalami peningkatan sebesar 4,03 persen. Total anggaran APBD Kepri mencapai Rp3,3 triliun, maka dalam APBD Perubahan meningkat menjadi Rp3,4 triliun. “Untuk APBD Perubahan ini kita mengalami peningkatan sebesar Rp135,4 miliar,� kata Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak saat penandatanganan persetujuan bersama DPRD Kepri dengan Pemprov Kepri di ruang paripur-

na DPRD Kepri, Selasa (12/9/2017). Pendapatan asli daerah (PAD) mengalami peningkatan sebesar Rp105,7 miliar. Jika sebelumnya PAD hanya Rp1,1 triliun, maka dalam perubahan meningkat menjadi Rp1,2 triliun. Jumlah ini berasal dari sektor penerimaan pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan pendapatan lain-lain yang sah. Kenaikan di sektor penerimaan juga memicu kenaikan di sektor belanja tidak langsung. Dalam APBD Perubahan ini, belanja tidak langsung Rp109,9 miliar atau meningkat 7,58 persen. Belanja daerah itu antara lain be-

lanja pegawai, belanja hibah dan belanja bantuan sosial. Selain itu, belanja bagi hasil provinsi, kabupaten, kota, dan pemerintah desa, serta belanja bantuan keuangan kepada provinsi, kabupaten, dan kota. Untuk belanja langsung, anggaran perubahan Kepri mengalami peningkatan Rp25,5 miliar atau meningkat 1,34 persen. Jika dalam APBD total belanja langsung Rp1,90 triliun, maka dalam perubahan meningkat menjadi Rp1,93 triliun. Selanjutnya, pembahasan akan dilanjutkan di komisi-komisi dengan mitra-mitranya. Diharapkan, pengesahan APBD Perubahan ini akan dilakukan akhir bulan ini. (*)

KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak bersama Gubernur Kepri Nurdin Basirun menandatangani berita Acara dan di saksikan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsin Kepri

KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak memimpin rapat Paripurna

SUASANA rapat Paripurna

GUBERNUR Kepri bersalaman dengan anggota DPRD kepri DAn ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak berbincang dengan Anggota DPRD kepri

ANGGOTA DPRD Kepri

TAMPAK para Tamu undagan


CMYK

WARTA DPRD KEPRI

Minggu, 17- 24 September 2017, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Panitia Wagub Terima Berkas Cawagub TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Pimpinan DPRD Provinsi Kepulauan Riau telah menyerahkan seluruh berkas persyaratan Isdianto dan Agus Wibowo, calon wakil gubernur kepada panitia pemilih. Ketua Panitia Pemilih Wakil Gubernur Kepri, Hotman Hutapea, di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan, berkas persyaratan adminisKetua Panitia Pemilih trasi cawagub tersebut akan Wakil Gubernur Kepri Hotman Hutapea diteliti oleh Sekretaris DPRD Kepri Hamidi selama dua hari, kemudian disampaikan kepada panitia pemilih.”Sekretaris DPRD Kepri non anggota panitia pemilih dianggap netral, karena itu diberi tugas untuk meneliti berkas cawagub,” katanya, yang juga Ketua Komisi II DPRD Kepri. Hotman menambahkan, setelah berkas persyaratan administrasi tersebut diteliti, panitia pemilih akan menyampaikan hasilnya kepada Isdianto dan Agus Wibowo. Ia berkeyakinan kedua cawagub itu belum melengkapi persyaratan tersebut, mengingat Isdianto masih menjabat sebagai pejabat Eselon II Pemprov Kepri, sedangkan Agus Wibowo sebagai Wakil Ketua DPRD Bintan dari Fraksi Demokrat. Kedua cawagub itu harus mengajukan surat penguduran diri, yang dilampirkan sebagai salah satu persyaratan pencalonan. Mereka diberi kesempatan untuk memperbaiki atau melengkapi berkas tersebut. “Jumat pekan ini kami akan memanggil mereka, menjelaskan hasil penelitian terhadap berkas persyaratan pencalonan. Mulai Senin pekan depan mereka diberi waktu selama sepekan untuk melengkapinya,” ujarnya. Ia menjelaskan, Isdianto dan Agus Wibowo tidak hanya diberi kesempatan sekali dalam sepekan dalam melengkapi persyaratan tersebut. Panitia pemilih kembali memberi kesempatan selama sepekan kepada cawagub jika pada kesempatan pertama belum juga memenuhi persyaratan. “Kalau pada kesempatan kedua belum juga memenuhi persyaratan, maka kami anggap kandidat itu tidak serius, karena itu kami akan mengusulkan kepada partainya melalui gubernur untuk diganti,” ucapnya. Hotman kembali menegaskan berkas pencalonan kedua kandidat tidak dapat ditarik oleh pihak manapun, termasuk oleh Gubernur Nurdin Basirun.Karena itu, dia mengimbau kepada semua pihak untuk tidak melakukan manuver politik. Salah satunya dengan membentuk opini publik yang tidak benar.”Kalau ingin bicara di media massa harus sesuai ketentuan yang berlaku. Izinkan kami bekerja sesuai mekanisme yang berlaku agar Kepri segera memiliki wakil gubernur,” katanya. (rm/ant)

Panlih Wagub Buat Format Baku Para Calon DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Ketua Panlih Wagub Kepri, Hotman Hutapea mengatakan bahwa dari hasil verifikasi kelengkapan administrasi, kedua calon yakni Isdianto dan Agus Wibowo belum melengkapi surat pernyataan.Namun Panlih memaklumi hal ini karena pihaknya baru akan memberi tahu berkas persyaratan itu setelah verifikasi. Agar seragam, panlih juga akan membuat format baku surat pernyataan yang akan di isi para calon.”Maka dari itu, kami akan membuat format surat pernyataan untuk nantinya kami sampaikan dan diisi oleh para calon,” kata Hotman saat memimpin rapat panlih dengan agenda verifikasi kelengkapan berkas pencalon Wagub sisa masa jabatan 2016-2021 di Graha Kepri, Kamis (14/9/2017) lalu. Karena itu, sambung Hotman, Panlih akan mengundurkan waktu memanggil para calon ke awal pekan depan.”Kalau sudah selesai, Senin atau Selasa, mereka kita infokan lagi,” singkatnya. Adapun surat pernyataan yang harus diisi oleh para calon antara lain adalah surat pernyataan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Setia Kepada Pancasila dan UUD 1945.Surat kesediaan untuk dicalonkan menjadi Wagub dan tidak akan mengundurkan diri sebagai calon wagub. Selain itu, para calon juga harus membuat surat pernyataan belum pernah menjabat sebagai gubernur/wakil gubernur selama dua kali masa jabatan yang sama, belum pernah menjadi Gubernur bagi calon wakil Gubernur dan tidak sedang menjabat sebagai penjabat Gubernur, Bupati atau walikota. Panlih juga meminta surat tidak memiliki konflik kepentingan dengan Gubernur Petahana, yaitu sebagai suami/istri/ bapak/ibu dan hubungan saudara lainnya. Dan yang terakhir surat pernyataan mengundurkan diri sebagai anggota DPR,DPD,DPRD, anggota TNI, kepolisian dan PNS sejak mendaftarkan diri sebagai calon. Hadir dalam rapat panlih ini Ketua DPRD Jumaga Nadeak dan Wakil Ketua Rizki Faisal. Adapun anggota panlih yang hadir antara lain, Yusrizal, Taba Iskandar, Abdulrahman, Asmin Patros dan Sahat Sianturi.(rm/mb).

14

Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak.SH

Minta Gubernur Evaluasi Kinerja OPD DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau meminta Gubernur Nurdin Basirun mengevaluasi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) Kepri.”Kami minta kinerja OPD dievaluasi sehingga pemerintahan berjalan maksimal,” kata Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak saat rapat paripurna penyampaian nota keuangan Ranperda APBD Perubahan tahun 2017 di Kantor DPRD Kepri, Jumat. Ia menambahkan kinerja OPD perlu ditingkatkan agar realisasi anggaran daerah maksimal, dan memberi dampak positif kepada masyarakat. Kinerja OPD yang lemah dapat berdampak buruk pada pertumbuhan perekonomian Kepri, karena perekonomian di Kepri masih bergantung pada anggaran daerah. Jumaga mengatakan mutasi pejabat di lingkungan pemerintahan merupakan hal yang biasa sebagai bentuk penyegaran. Setiap OPD harus bekerja maksimal mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan kegiatan.”Mutasi itu untuk meningkatkan kinerja pemerintahan, jadi merupakan hal yang biasa,” katanya. Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik Kepri Panusunan Siregar mengatakan Pemprov Kepri tidak men-

Ketua DPRD Kepri

Jumaga Nadeak.SH gantisipasi perlambatan perkonomian pada triwulan II-2017. Pada triwulan itu pertumbuhan perekonomian hanya 1,52 persen. “Pertumbuhan ekonomi Kepri yang hanya 1,52 persen pada triwulan II, sebenarnya dapat diantisipasi oleh gubernur. Pemerintah Kepri seharusnya menggenjot secepat-cepatnya (penggunaan) APBD sejak tahun anggaran diketok,” katanya barubaru ini. Ia menyayangkan APBD yang di-

harapkan sebagai stimulan pertumbuhan ekonomi, justru belum terlihat perannya. Hal ini ditandai dengan menurunnya konsumsi pemerintah yang cukup signifikan pada triwulan II-2017. Pada triwulan kedua, lanjutnya, konsumsi pemerintah justru kontraksi di angka minus 6,66 persen.”APBD Kepri memang hanya menyumbang 5,23 persen dari total angka pertumbuhan ekonomi. Tapi yang mungkin kita lupa bahwa meski kecil, APBD

Kepri ini stimulan. Anggaran ini yang menarik pertumbuhan ekonomi Kepri,” ucapnya. Seharusnya, menurut dia, Pemprov Kepri dan jajaran OPD lebih aktif membelanjakan anggaran itu untuk membangun infrastruktur. Dengan begitu, ekonomi Kepri kembali bergairah. Dengan bergairahnya pembangunan, diharapkan dapat mendorong laju pertumbuhan ekonomi. “Saya harus jujur mengatakan bahwa secara fakta empiris analistis statistik, OPD Pemprov Kepri belum memainkan perannya. Bagaimanapun juga pengelolaan APBD, dan APBN ada di tangan mereka,” katanya. Terkait permintaan DPRD Kepri, Gubernur Nurdin menegaskan evaluasi terus dilakukan ke seluruh OPD. Evaluasi terhadap kinerja OPD berhubungan dengan etos kerja, semangat kerja, kemampuan intelektual dan pengelolaan anggaran. “Tidak ada OPD yang diprioritaskan untuk dievaluasi, karena semuanya dievaluasi,” katanya. Gubernur Nurdin mengatakan pemerintah sudah bekerja secara maksimal. Bahkan terkadang para staf pemerintahan dan dirinya bekerja hingga subuh.”Kami terus bekerja untuk masyarakat,” ucapnya. (rm/ikhsan)

Gubernur : Belum Ada Kesepakatan Tertulis Cawagub Kepri

KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak.SH duduk paling kiri

Ketua DPRD Kepri Lakukan Dialog Dengan Pendemo DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Usai melaksanakan aksi, para pengunjuk rasa langsung diterima melakukan dialog langsung bersama Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak dan kelima Anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) Bintan-Lingga. Dialog tersebut pun berlangsung memanas. Bahkan sempat terjadi drama tunjuk menunjuk hingga memukul meja pada dialog tersebut. Itu dikarenakan, para pengunjuk rasa merasa tidak puas dengan penjelasan Jumaga, karena Perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) tersebut tidak bisa direvisi secara semena-mena. Terlebih, Perda tentang RTRW baru disahkan pada 2016 lalu.”Untuk merubah Perda RTRW membutuhkan waktu. Karena berdasarkan aturan yang ada, RTRW baru dapat disahkan jika sudah lima tahun,” katanya dihadapan pengunjuk rasa di Gedung Serbaguna DPRD Kepri, Selasa (12/9/ 2017) pekan lalu. Ia menjelaskan, alasan tidak dimasukkannya Kabupaten Lingga sebagai kawasan daerah pertambangan dalam Perda RTRW Kepri, merujuk dari Perda yang sama di Kabupate Lingga. Oleh karena itu, lanjut Jumaga, dirinya meminta para pengunjuk rasa agar langsung mendatangai DPRD Kabupaten Lingga untuk merevisi Perda no 3 tahun 2013 Kabupaten Lingga tentang RTRW.”Kita minta agar RTRW Lingga cepat dilakukan

revisi, nanti baru bisa kita di DPRD dapat merevisi di tingkat provinsi dan akan membawanya ke Pemerintah Pusat. Karena kalau Perda di Kabupaten Lingga sudah hampir lima tahun. Sudah bisa direvisi,” terangnya. Sebelumnya diberitakan, puluhan warga yang tergabung dalam Forum Hinterland Kabupaten Lingga, melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kepri, Kawasan Dompak, Selasa (12/ 9/2017). Dalam unjuk rasa tersebut, massa memerotes Pemerintah Provinsi dan DPRD Kepri, karena tidak memasukkan Kabupaten Lingga sebagai daerah tambang dalam Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kepri. Koordinator Aksi, Siswandi, mengungkapkan bahwa Kabupaten Lingga memiliki potensi tambang yang bagus. Hal tersebut terbukti, pada tahun-tahun sebelumnya Lingga terkenal dengan daerah pengasil timah. Namun, jika potensi tersebut tudak dimanfaatkan, maka anak daerah akan merugi. Belum lagi, saat ini Kepri dilanda dengan menurunnya perekonomian. Ditambah lagi, Kabupaten Lingga yang mengalami defisit anggaran. Di mana, lapangan pekerjaan di Lingga juga mengalami penurunan drastis.”Kalau pemerintah membuka keran tambang, setidaknya dapat menyerap lapangan pekerjaan bagi anak daerah,” tegasnya. (rm/bty).

DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengatakan belum ada kesepakatan tertulis yang diberikan lima partai pengusung terhadap dua calon wakil gubernur (cawagub) yang telah diajukan. ”Saya tidak mau politisir, apa yang ada, saya sampaikan,” ujarnya di halaman DPRD Kepri, Jumat, seusai rapat paripurna penyampaian nota keuangan Ranperda APBD Perubahan tahun 2017. Pernyataan Gubernur Nurdin itu sontak membuat sejumlah jurnalis yang mewawancarainya kaget, karena proses pemilihan Wagub Kepri sudah memasuki tahapan pemeriksaan berkas persyaratan dua orang cawagub, Isdianto dan Agus Wibowo. Nurdin menegaskan belum ada berita acara terkait penetapan Isdianto dan Agus Wibowo sebagai cawagub. Padahal tata tertib pemilihan mengatur tentang persyaratan pencalonan, salah satunya rekomendasi terhadap cawagub harus dibuktikan melalui berita acara yang memuat fakta bahwa seluruh partai pengusung menyetujuinya. “Kemarin saya didesak-desak untuk mengusulkan cawagub. Saya antar dua nama ke DPRD Kepri, kemudian dikembalikan, diperbaiki lagi persyaratannya,” ujarnya, yang juga Ketua Nasdem Kepri. Penetapan Isdianto dan Agus Wibowo sebagai cawagub dari hasil pertemuan gubernur di salah satu restoran di Batam pada 27 Desember 2016. Pertemuan itu dihadiri seluruh pengurus partai pengusung yakni Demokrat, PKB, PPP, Gerindra dan Nasdem. Pertemuan itu menimbulkan berbagai spekulasi, apakah benar membahas dan

menetapkan dua cawagub atau hanya makan malam. Pernyataan Gubernur Nurdin Basirun itu bertentangan dengan Sekretaris DPD Partai Demokrat Kepri Husnizar Hood. Menurut Husnizar, pertemuan itu berjalan mulus, membuahkan kesepakatan untuk merekomendasikan Isdianto dan Agus Wibowo sebagai cawagub. Asisten I Pemprov Kepri Raja Ariza turut hadir dalam pertemuan itu. Ariza menjadi notulen dalam pembahasan cawagub. “Berita acaranya ada sama Raja Ariza saat itu. Belakangan, katanya hilang,” ujarnya. Isdianto dan Agus Wibowo, cawagub yang lahir dari keinginan Partai Demokrat. Sementara Nasdem menginginkan Isdianto dan Rini Fitrianti sebagai cawagub. Gerindra mengusulkan Isdianto dan Fauzi Bahar, sedangkan PPP merekomendasikan tiga nama yakni Isdianto, Mustafa Widjaja dan Fauzi Bahar. Sementara PKB yang mengusulkan Isdianto dan Mustafa Widjaja sempat menggugat usulan Gubernur Nurdin kepada DPRD Kepri. Namun gugatan ditolak majelis hakim PTUN Tanjungpinang. Ketua Panitia Pemilih Wagub Kepri Hotman Hutapea mengatakan pihaknya tidak ingin mengetahui proses penetapan Isdianto dan Agus Wibowo sebagai cawagub. “Kami hanya menerima usulan cawagub yang disampaikan gubernur dari pimpinan DPRD Kepri. Saat ini sudah memasuki verifikasi berkas persyaratan cawagub,” katanya, yang juga Ketua Komisi II DPRD Kepri dari Fraksi Demokrat.(rm/ant)

KETUA DPRD Kepri dan Gubernur Kepri Nurdin Basirun

APBD Kepri Tahun 2017 Meningkat Tambah Rp 135,4 Miliar

KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak dan Gubernur Kepri Nurdin Basirun

DOMPAK, RAKYAT MEDIATotal Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2017 Provinsi Kepri mengalami peningkatan menjadi Rp3,469 triliun dibandingkan APBD murni tahun ini yakni Rp3,360 triliun. ” Untuk APBD Perubahan tahun ini mengalami peningkatan sebesar Rp135,457 miliar,” kata Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak saat penandatanganan persetujuan bersama DPRD Kepri dengan Pemprov Kepri di ruang paripurna DPRD Kepri, Selasa (12/9).

Jumaga memaparkan, untuk pendapatan asli daerah, mengalami peningkatan sebesar Rp105.711 miliar. Jika sebelumnya Pendapatan Asli Daerah hanya Rp1,104 triliun maka dalam perubahan meningkat menjadi Rp1,210 triliun.Jumlah ini berasal dari sektor penerimaan pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan pendapatan lainlain yang sah. Kenaikan di sektor penerimaan juga memicu kenaikan disektor belanja tidak langsung.” Dalam APBD Peruba-

han ini, belanja tidak langsung Rp109.935 miliar atau meningkat 7,58 persen,” terangnya. Adapun belanja daerah itu antara lain belanja pegawai, belanja hibah dan belanja bantuan sosial. Selain itu, belanja bagi hasil Provinsi dan Kabupaten Kota serta pemerintah desa dan belanja bantuan keuangan kepada Provinsi Kabupaten dan kota. Untuk belanja langsung, anggaran perubahan Kepri mengalami peningkatan Rp25.521 miliar atau meningkat 1,34 persen.”Jika dalam anggaran murni total

belanja langsung Rp1,909 triliun maka dalam perubahan meningkat menjadi Rp 1,935 triliun,” jelas Jumaga kembali. Selanjutnya, pembahasan akan dilanjutkan di komisi-komisi dengan mitramitranya. Diharapkan pengesahan APBD Perubahan ini akan dilakukan akhir bulan ini, setelah DPRD Kepri dan Pemprov Kepri menyepakati besaran Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan tahun 2017.(rm/Ikhsan).


CMYK

15

GALERI FOTO

Minggu, 17- 24 September 2017, MINGGU III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Bupati Karimun, Aunur Rafiq Menghadiri HUT IBI KEPALA Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi menegaskan, bidan yang tergabung di Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Karimun harus menjadi garda terdepan dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Dimana lanjutnya, angka kematian ibu relatif cukup besar. Sampai tahun 2017 ini (September), tercatat 9 ibu yang melahirkan meninggal dunia. Sedangkan kematian bayi yang targetnya 120, sampai tahun 2017 ini (Septmber) tercatat 45 bayi yang meninggal dunia.

“Angka kemarian bayi standar nasional itu 24 per 1.000 kelahiran hidup. Sementara Kabupaten Karimun 18 per 1.000 kelahiran hidup,” ungkap pria yang juga sebagai Ketua Dewan Pengawas RSUD M Sani ditemui wartawan usia menghadiri peringatan HUT ke-17 IBI Karimun di Gedung Nasional Jl Yos Sudarso Tanjung Balai Karimun, Sabtu (16/9/ 2017). Ditempat yang sama, Anggota DPRD Kepri Fraksi Hanura Dapil Karimun, dr. Yusrizal Bakhtiar menye-

BUPATI Karimun, Aunur Rafiq memberikan kata sambuntannya di HUT IBI

MEMBERIKAN Kata sambutan

butkan, bidan menjadi ujung tombak tenaga kesehatan yang berada di pelosok-pelosok. Maka dari itu sangat diharapkan, bidan dapat berkomunikasi yang baik dengan masyarakat. Sehingga program-program kesehatan diketahui masyarakat dan mengikutinya. “Jika masyarakat mengetahui program kesehatan dan percaya dengan bidan, akan dapat mengurangi angka kematian ibu dan bayi atau resiko-resiko selama persalinan lainnya,” tuturnya.

Sementara itu Ketua IBI Karimun, Yeli mengatakan akan menawarkan ke Pemkab Karimun untuk membentuk Duta KB dan Duta Kespro yang akan membantu atau bekerja didalam pelaksanaan Kampung KB. “Pembentukan Duta KB dan Duta Kespro baru wacana IBI Karimun. Hal ini dikarenakan, Kabupaten Karimun baru terbentuk 2 Kampung KB,” ungkapnya kepada wartawan. Sambungnya, bidan mengawal kesehatan perempuan dan keluarga, dengan layanan holistik dan berke-

sinambungan. Artinya sampai di tahun ini Bidan terus berupaya meningkatkan keterampilan dan pengetahuan. Untuk itu diusulkan beberapa bidan melanjutkan sekolah mininal D 4 ke Pemkab Karimun. “Jumlah anggota IBI Karimun semakin meningkat. Yang mana di tahun 2016 sebanyak 310, pada 2017 ini bertambah mejadi 330. Keseluruhan bidan tersebar di 12 Kecamatan se-Kabupaten Karimun,” ucapnya. Ditambahkan Yeli lagi, dalam rangka memperingati HUT IBI 2017

sudah diadakan pemeriksaan kesehatan, bakti sosial, memberikan makanan tambahan bagi warga tidak mampu, bayi serta balita, penyuluhan keluarga berencana, kunjungan ke makan sesepuh IBI Karimun. “Rangakaian kegiatan terakhir itu pada 23 September 2017 di Kecamatan Meral. Acara yang diadakan lomba mewarnai dan lomba adzan,” tutupnya. Hadir juga dalam kegiatan ini Bupati Karimun, Aunur Rafiq, anggota DPRD Karimun dan Kepala OPD Karimun. (*)

BUPATI Karimun, Aunur Rafiq memberikan kata sambuntannya di HUT IBI yang berlansung meriah

SUASANA HuT IBI di kabupaten Karimun

MENANDATANGANI berita Acara

BUPATI Karimun, Aunur Rafiq menandatangani berita Acara

MENANDATANGANI berita Acara

BUPATI Karimun, Aunur Rafiq memakan pisang DI HUT IBI

BUPATI Karimun, Aunur Rafiq berfoto bersama


CMYK

WARTA PEMPROV KEPRI Website: www.rakyatmediapers.co.id

Minggu, 17- 24 September 2017, MINGGU III

16

Anggota DPRD Kepri Kembalikan Mobil Dinas TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) beberapa hari lalu telah mengembalikan mobil Dinasnya masing-masing yang sebelumnya dipinjamkan oleh Pemerintah Provinsi Kepri. Hal ini terkait dengan pasca disahkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Hak Keuangan dan Administratif Anggota DPRD Provinsi Kepri. Anggota DPRD Provinsi Kepri, Rudi Chua mengatakan, salah satu point dalam Perda tersebut bahwa anggota DPRD tidak lagi mendapatkan fasilitas mobil Dinas dari Pemerintah Provinsi Kepri. Sebab, fasilitas tersebut diganti dengan tunjangan transportasi. Rudi Chua menunjukkan disebelah kanan halaman parkir Kantor DPRD Kepri berjejer puluhan unit mobil berplat merah. Tak han-

ya terparkir di kantor DPRD ini saja, juga ada sejumlah mobil dinas yang berada di Batam, ujarnya. “Masih ada lagi yang berada diparkiran VIP pelabuhan punggur Batam dan nantinya mobil Dinas tersebut akan dibawa secara bertahap ke Tanjung Pinang menggunakan kapal Roro melalui Tanjunguban,” katanya seperti dilansir Batamtoday. Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Humas DPRD Kepri, Benito Masnura mengatakan dari seluruh anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau yang berjumlah 45 orang, terdiri dari empat orang pimpinan dan 41 anggota. Namun, jumlah mobil dinas yang harus dikembalikan sebanyak 39 unit. Hal tersebut dikarenakan dua anggota DPRD yang belum lama ini Pergantian Antar Waktu (PAW) memang tidak

mendapatkan mobil dinas. “Sementara, empat orang pimpinan tidak mengembalikan dikarenakan mereka memiliki aturan tentang fasilitas kendaraan dinas atau melekat fasilitas jabatan dan mereka juga tidak menerima tunjangan transportasi,” terangnya. Lanjut benito, pengembalian ini harus segera, karena Sekwan DPRD akan menyerahkan mobil itu ke Biro Umum Perlengkapan Pemprov Kepri. Sekwan juga sudah mewantiwanti bahwa kalau ada yang tidak mengembalikan maka tunjangan transportasi akan ditahan, ujarnya. Sebab, jika tunjangan diberikan sedangkan mobil Dinasnya tidak dikembalikan ini menjadi temuan pelanggaran keuangan. Kami berharap segera dikembalikan yang masih tersisa 12 unit itu. Batas waktunya sebenarnya sampai 31 Agustus lalu, benito. (rm/ikhsan).

Gubernur Kepri Ajukan RAPBD-P Rp 3,4 Triliun TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA- Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) tahun 2017 sebesar Rp3,49 triliun kepada Dewan melakui Rapat Paripurna penyampaian nota keuangan dan Ranperda Perubahan APBD tahun 2017 di ruang rapat utama Gedung DPRD Kepri, Dompak, Jumat (15/9). Pada kesempatan ini, Gubernur didampingi Sekretaris Daerah Kepri TS Arif Fadillah dan sejumlah kepala OPD. Menurut Gubernur, RAPBD sebesar Rp3,49 triliun yang diajukan ke DPRD tersebut sudah melalui proses pembahasan dan sudah disampaikan ke Dewan sebelumnya. Jika dibandingkan dengan jumlah APBD murni yang sebesar Rp3,36 triliun maka angka tersebut lebih besar 4,03 persen atau selisih sebesar Rp135 miliar. “Kami berharap apa yang kami ajukan ini diterima dan segera dilakukan pembahasan oleh Dewan. Jumlah yang kita ajukan ini kita fokuskan untuk menggesa pembangunan fisik yang belum selesai,” kata Nur-

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun dan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak.SH

din. Nurdin juga berterimakasih kepada jajaran DPRD yang telah bekerjasama dengan baik sejauh ini guna mewujudkan pembangunan di Kepri. Sementara itu Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak dalam sambutannya berharap dengan peningkatanAPBD tahun ini bisa lebih menggairahkan kerja jajaran Pemerintah Provinsi Kepri, terutama membangun infrastruktur yang akan berefek pada peningkatan laju pertumbuhan ekonomi.

“Secara empiris analistik politik, OPD Pemprov Kepri belum memainkan perannya. Bagaimanapun juga pengelolaan APBD dan APBN ada ditangan Pemprov.Jika OPD lamban bergerak maka akan berdampak pada target-target RPJMD,” kata Jumaga. Jumaga juga membahas lambannya pertumbuhan ekonomi Kepri yang hanya 1,52 persen di triwulan pertama. Sementara target pertumbuhan yang ditetapkan Pemprov sebesar 5,85 persen. (r/and)

Gubernur Kepri Nurdin Basirun Akan Evaluasi Kinerja OPD DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri akan terus melakukan langkah mengevaluasi kinerja setiap kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tujuannya, agar program bisa berjalan dan masyarakat sejahtera. “Pastinya saya terus melakukan langkah evaluasi terkait kinerja OPD tersebut,” ujar Nurdin usai usai Paripurna Penyampaian Nota Keuangan APBD Perubahan, di Gedung DPRD Kepri, Jumat (15/9). Permintaan agar seluruh kepala OPD di lingkungan Provinsi Kepri lebih digenjot kinerjanya disampaikan langsung Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak. Tak hanya langkah evaluasi, Nurdin juga terus menggesa setiap OPD di lingkungan Pemprov Kepri untuk mempercepat penyerapan anggaran guna mengerjakan program pembangunan. “Saya juga terus menggesa mereka untuk dapat terus bekerja dengan cepat, namun yang nama bekerja tak bisa instan,” katanya. Walaupun begitu, Nurdin memastikan bahwa pihaknya terus mengevaluasi kinerja setiap OPD di lingkungan Pemprov Kepri. “Tak

MOBIL Dinas Anggota DPRD Kepri yang sudah dikembalikan terparkir di halaman kantor DPRD

Gubernur Kepri Nurdin Basirun Tinjau Pasar Baru .TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya. Hal ini penting agar sekecil apapun sarana berkembanganya penyakit, seperti nyamuk aedes aegypti bisa dihindari. “Saya yakin dan percaya masyarakat di sini sudah melakukan Menguras Menutup serta Mengubur atau sering disebut 3M Plus. Insah Allah ya ibu-ibu dan bapak, apabila kita sudah melakukan itu semua kita akan jauh terserang dari serangan nyamuk Aedes aegypti,” kata Nurdin saat membuka secara resmi Gerakan Satu Rumah Satu Juru Pemantau Jentik (G1R1Jumantik). Pencanangan tersebut diawali di beberapa rumah yang berada di Kabupaten Bintan, Ahad (17/9/2017). Korban demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan nyamuk, di beberapa wilayah Kepri memang masih ada. Selain peran pemerintah, masyarakat juga diajak aktif ikut memberantasnya. Nurdin pun mengajak mengajak masyarakat dapat kiranya membuang sampah pada tempat nya. Karena dari sampah-sampah tersebut akan menimbulkan sarang nyamuk. Asisten I Pemerintahan Umum Kabupaten Bintan, Ismail mengatakan, setiap satu

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun tinjau ke pasar ikan

rumah bertanggungjawab terhadap Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan rumahnya. Ismail mengajak masyarakat pro aktif untuk membawa keluarganya yang terserang penyakit seperti demam, panas tinggi, pilek lainnya ke sentra pelayanan kesehatan masyarakat ke puskesmas, klinik atau rumah sakit terdekat.”Kita juga sudah menginstruksikan seluruh puskesmas untuk tetap siaga 1x24 jam,” katanya. Sebelumnya, Gubernur ditemani Sekda Kepri H TS Arif Fadillah melaksanakan safari subuh berjamaah di Masjid At Taqwa Tanjunguban. Sekda Arif yang memberi tausiah mengajak orang tua untuk mendorong anak-anaknya aktif aktivitas keagamaan. Termasuk

dengan membawa ibadah ke masjid sejak shalat Subuh. Arif mengatakan pekan ini, tahun hijrah sudah masuk ke angka 1439 H. Menyambut Muharam, Arif mengajak masyarakat melakukan zikir bersama yang rencananya diselenggarakan di Gedung Daerah, Tanjungpinang.”Mari kita jaga kedamaian negeri ini. Jangan memperbesar sifat iri, dengki serta menghujat sesama umat,” kata Arif yang mengajak masyarakat Kepri untuk terus memakmurkan masjid. Usai bersafari subuh, Nurdin dan rombongan membuat “heboh” pasar baru Tanjunguban. Hal itu terjadi, karena orang nomor satu di Provinsi Kepri itu mentraktir dan membayar ibu ibu yang belanja di pasar tersebut.”Ambil aja buk,

ikannya. Pak hitung aja, saya yang bayar,” ujar Nurdin kepada ibu- ibu yang sedang memilih ikan dan menjelaskan kepada pedagang itu bahwa dia yang membayar. Ibu yang mendapat traktir dari Nurdin, langsung mengucapkan terima kasih sembari mengulurkan tangannya untuk bersalaman. “Makasih pak Gubernur, semoga murah rezeki ya pak,” ujar ibu yang mengaku nama Maida mendoakan Nurdin. Selama berada di Pasar Baru Tanjunguban, Nurdin didampingi Sekdaprov Kepri Dr H TS Arif Fadillah, Asisten Administrasi Umum, Dr H Muhammad Hasbi, dan Kadis Perindag, Ir Burhanudin, juga meninjau pedagang yang berjualan sayur- sayuran dan kebutuhan pokok lainnya. Di lokasi itu, Nurdin kembali membayar ibu-ibu yang belanja sayur dan bawang serta kebutuhan dapur lainnya. “Berapa belanja ibu tu, sini lihat daftar belanjaannya, berapa totalnya, saya yang bayar,” tegas Nurdin kepada pedagang sayur. Selain membayar belanjaan masyarakat, Nurdin juga sempat berdialog dengan masyarakat dan pedagang, perihal harga barang di pasar Tanjunguban. “Turun naik lah pak barang, tapi relatif stabil, dan stok ada,” jelas beberapa pedagang kepada gubernur.(rm/hlk)

Gubernur Kepri Ikuiti Kuliah Peternakan di Dabo Sengkep Gubernur Kepri Nurdin Basirun hanya evaluasi, berbagai pengawasan terus dilakukan agar pembangunan dapat berjalan lancar,” ujar mantan Bupati Karimun ini. Sementara itu, Jumaga Nadeak mengatakan berdasarkan hasil pertemuannya dengan BPS Kepri dan BI beberapa waktu lalu, lambatnya penyerapan anggaran berdampak pada lambatnya pengunaan anggaran sehingga ikut memperlambat pertumbuhan ekonomi di Kepri. “Meskipun penyerapan anggaran tidak menjadi faktor khusus perekonomian, namun penyerapan anggaran pembangunan anggaran APBD yang stimulan menyumbang 2,5 persen pertumbuhan ekonomi di Kepri,” ujar Jumaga. Untuk itu, lanjut dia, Gubernur diharapkan dapat terus menggesa dan mengair-

ahkan pergerakan OPD dalam menjalankan penggunaan anggaran. “Karena dengan berjalannya program penggunaan anggaran dalam pembangunan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” tutur Jumaga di hadapan 29 anggota DPRD Kepri yang hadir. Jumaga menilai bahwa lambatnya penyerapan anggaran ini juga berdampak pada tidak terpenuhinya kebutuhan target RPJMD Kepri pada tahun 2017 sebesar 5,6 persen. “Target tersebut dipastikan tidak tercapai, karena hingga saat ini baru tercapai sekitar 1,5 persen. Untuk itu, kami mengharapkan dengan meningkatkan kinerja OPD maka mampu menggairahkan kembali perekonomian Kepri seperti tahun sebelumnya,” harapnya.(rm/hk)

.LINGGA, RAKYAT MEDIAKuliah perdana untuk diploma I Pertanian dan Peternakan atas kerja sama Pemkab Lingga dengan pihak IPB Bogor dimulai sejak Senin (11/9) kemarin. Gubernur Kepri, Nurdin Basirun didampingi Bupati Lingga Alias Wello tampak hadir pada hari pertama kuliah perdana yang diadakan di Gedung Nasional Dabo. Hadir juga Kajari Lingga Puji Asmoro, Waka Polres Lingga serta perwakilan Lanal Dabo Singkep. Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Program Diploma IPB, Dr.Ir Irmansyah, M.Si dalam sambutannya mengatakan kalau pembangunan di Indonesia memerlukan tenaga kerja yang terampil dan tangguh. “Pembangunan di Indonesia memerlukam tenaga kerja yang terampil dan tangguh. Diharapkan para generasi muda di desa dapat menambah keterampilannya. Ini adalah pendidikan yang berbasis produksi. Dan mahasiswa dinyatakan lulus kalau dia telah memproduksi di bidang yang dilakoninya. Kalau pertanian, dia harus menghasilkan dari pertanian yang ditekuninya.” Kata Irman-

syah, Senin (11/9). Irmansyah juga menambahkan kalau yang diharapkan bukan pencari kerja, tetapi menciptakan lapangan kerja. “Diharapkan bukan pencari kerja, tetapi menciptakan lapangan kerja. Jika program D 1 ini memakai dana desa, maka desa tersebut akan menjadi tumpuan pembangunan dari Pusat,” kata Irwansyah dalam sambutan singkatnya. Sedangkan Bupati Lingga Alias Wello dalam kesempatan sama memaparkan kalau sebelumnya pihaknya merisaukan keterbatasan SDM yang ada. “Kerisauan saya bukan saja karena minimnya sarana prasarana yang ada, tetapi masalah sumber daya manusianya juga. Dan bagaimana saya dan tim melobi perguruan tinggi, LIPI, BPPT dalam pengayaan SDM kita. Dan dari Perguruan Tinggi yang ada, pilihan kita jatuh pada IPB. Karena salah satu prioritas kita pada bidang tersebut,” kata Alias Wello. Alias Wello menyebuktan kalau dirinya berkeingin program yang ada tersebut bisa berkelanjutan. Tidak hanya sampai pada tahun ini saja.

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun dan Bupati Lingga Alias Wello

“Pada hari ini kita gelar kuliah perdana. Kami ingin program ini berkesinambungan. Tidak hanya sampai tahun ini saja, tetapi berkelanjutan. Kehadiran gubernur juga menunjukan komitmen beliau dalam hal ini. Kuliah ini diikuti sebanyak 105 mahasiswa yang terdiri dari 70 orang mahasiswa untuk bidang pertanian dan sebanyak 35 orang di peternakan. Ini akan dijadikan garda terdepan untuk pertanian dan peternakan kita nantinya. Dan ini merupakan program gratis. Kendati gratis, jangan sampai ada yang setengah-setengah hati,” papar Alias Wello. Sedangkan Nurdin Basirun dalam pemaparan pada kuliah

umumnya mengimbau kepada para mahasiswa agar nantinya bisa menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. “Pak Bupati Lingga mempunyai visi dan misi yang bagus kedepannya. Tentunya kedepanya Lingga ini ingin maju. Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil. Kalau semua daerah berfikir defisit-defisit, tidurlah semua. Dan kepada adikadik Diploma I ini, ciptakan perkerjaan sehingga dapat memberikan lapangan kerja untuk orang lain. Bukan mencari pekerjaan. Kami dari pemerintah memerlukan tenaga penyuluhan. Tamat dari ini, kiranya dapat mengaplikasikan ilmunya,” kata Nurdin.(rm/hlk).


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 211 by RAKYAT MEDIA - Issuu