CMYK
Baca Hal 8
Bea Cukai Batam Tutup Mata : Penyeludupan Rokok Non Cukai Marak di Batam Penanggung Jawab Sabtu, Mawardi, Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri SH
KORAN UMUM
2- 9 September 2017, MINGGU I
SABTU, 2- 9 SEPTEMBER 2017, MINGGU I
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Media Ini Sudah Lolos Verifikasi Administrasi di Dewan Pers
Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri Edisi : # 209 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Kajati Kepri Yunan Harjaka, SH MH
Tersangka Korupsi Asuransi BAJ PNS Batam Akan Ditetapkan Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri,
Yunan Harjaka SH MH
Fraksi PAN Minta Pemerintah Usir Dubes Myanmar JAKARTA, RAKYAT MEDIAFraksi Partai Amanat Nasional (PAN) meminta Pemerintah Indonesia menarik pulang Duta Besar RI di Myanmar. Sebaliknya, pemerintah juga diminta mengusir Duta Besar Myanmar untuk kembali ke negaranya. “Fraksi PAN secara tegas meminta hal tersebut apabila Pemerintah Myanmar tidak mampu mengendalikan kerja aparatnya yang Anggota DPR RI Teguh Juwarno melakukan genosida terhadap warga Rohingya,” kata anggota Fraksi PAN Teguh Juwarno, saat menghadiri aksi damai di depan Kantor Kedutaan Myanmar di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/9/2017). Menurut Teguh, permintaan itu sudah disampaikan Fraksi PAN secara resmi dalam rapat paripurna di Gedung DPR RI dan Pemerintah Indonesia sudah mengirim bantuan logistik melalui Kementerian Luar Negeri terhadap warga Rohingya. Namun, hal itu dinilai belum cukup. Menurut Teguh, eskalasi penderitaan yang dialami warga Rohingya semakin menjadi dalam beberapa hari terakhir.”Kalau kami melihat dari tayangan BBC bagaimana anak-anak, kemudian perempuan yang diperkosa, desa-desa yang dibakar, anakanak mengungsi dan jumlahnya begitu besar, diperkirakan 1,1 juta orang,” kata Teguh. Bersambung ke Hal 2
Jimly: Aung San Suu Kyi Tak Pantas Terima Nobel Perdamaian
WARGA Rohongya di Wilayah bangladesh akibat tidak diizinkan masuk oleh Garda Perbatasan Bangladesh
BATAM, RAKYAT MEDIA-Harapan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota Batam, menikmati uang Asuransi yang bertujuan untuk meningkatkan jaminan kesehatan di hari tua tampaknya hanya tinggal harapan.Pihak Asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ) yang telah dinyatakan pailit oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut kembalimelakukan Peninjauan (PK) ke mahkamah agung terkait putusan terakhir kasus tersebut.
Putusan Pengadilan Negeri Batam yang mewajibkan BAJ untuk membayar premi tunjangan JHT kepada PNS dan honore Pemko Batam sebesar Rp 80 miliar belum bisa dipenuhi oleh pihak asuransi BAJ. Asuransi BAJ yang sudah dinyatakan pailit tersebut mengelak membayar sepenuhnya karena beralasan perusahaan BAJ sudah pailit sehingga hanya sanggup membayar Rp 54 miliar. Bukan hanya itu, berbelit belitnya persoalan JHT para PNS Ppemko Batam, tapi ribuan PNS
dan tenaga honoreryang menjadi perserta Asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ) juga merasa telah dikelabui denganmenandatangani formulir kesepakatan tidak menuntut agar pencairan dana JHT mereka sebesar Rp 57 miliar segera dibayarkan oleh Pemko Batam. Permintaan tersebut langsung disampaikan oleh Direktur PT Asuransi Bumi Asih Jaya(BAJ), Boyke Sinaga kepada ratusan PNS saat hadir apel pagi Pemko Batam di lapangan Engku Putri, Batam Center, Batam, beberapa waktu
lalu. Saat itu Boyke, menyampaikan kondisi Asuransi BAJ sedang pailit, sehingga pihak BAJ tidak sanggup membayar sebesar Rp 70 miliar sesuai dengan putusan Mahkamah Agung. Meski formulir kesepakatan sudah mereka tanda tangani, namun uang JHT juga tidak kunjung diacairkan, para PNS dan tenaga honorer merasa tertipu,”Kami disuruh menanda tangani formulir kosong yang tidak jelas kegunaan Bersambung ke Hal 2
Terkait Dugaan Korupsi Askes Batam Rp208 M
Ahmad Dahlan dan Agussahiman Disebut Sebut Bakal Jadi Tersangka TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Ahmad Dahlan Mantan Walikota Batam diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, Senin (14/8/2017) pertengahan bulan
lalu. Ahmad Dahlan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana Asuransi Kesehatan (Askes) dan Jaminan Hari Tua (JHT) PNS dan Tenaga Harian Lepas (THL) Kota Batam di Perusahaan Asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ) APBD 2007-2012 senilai Rp208 miliar. Selain Ahmad Dahlan, penyidik juga memeriksa mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemko Batam, Agussahiman dan tiga pejabat Pemko Batam lainya dalam kasus yang sama. Mereka adalah Abdul Malik, Kabag Keuan-
gan Pemko Batam periode 2011 hingga sekarang, Raja Muchsin, mantan Kabag Keuangan Bendahara Umum Daerah Pemko Batam periode 2008. Kemudian Eko Wiyono, Bendahara Gaji pada Bagian Keuangan Setda Kota Batam periode 2011-2013. Yunan Harjaka SH MH mengaku pihaknya telah memeriksa mantan Walikota Batam dan pejabat Pemko Batam lainnya. “Iya, tim telah melakukan pemeriksaan kepada para mantan dan pejabat Pemko Batam yang masih aktif. Mereka diperiksa sebatas saksi,” kata Yunan, kemarin. Penetapan tersangka, kata Yunan proses penyidikan masih berlangsung. Jika sudah selesai pemeriksaan tentu
akan diumumkan nama tersangka dalam kasus itu. “Proses penyidikannnya masih berjalan. Jika sudah selesai nanti bakal Bersambung ke Hal 2
Agussahiman Mantan Sekda Kota Batam
Ahmad Dahlan Mantan Walikota Batam
Daerah Otonomi Khusus Jadi Gubernur Kepri Nurdin Basirun Idul Solusi Bagi Kota Batam
JAKARTA, RAKYAT MEDIAPembentukan daerah otonomi khusus bagi kawasan ekonomi yang hendak dibangun merupakan solusi untuk menghilangkan dualisme yang selama ini mengganjal masuknya investasi. Selama ada dualisme kepemimpinan dalam pengelolaan kawasan-
yakni kepala otorita dan pemimpin daerah, para investor tidak mendapat kepastian hukum. Otorita Batam yang sudah berusia 44 tahun merupakan contoh nyata korban dualisme itu. Sejumlah otorita di Indonesia juga berjalan di tempat kare-
Prilly : Teuku Rasya Kami Hanya Berteman
JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Konflik Rohingyadi Myanmar, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie berpendapat Aung San Suu Kyi—tokoh Myanmar tak layak menjadi penerima Nobel Perdamaian. Suu Kyi adalah penerima penghargaan itu pada 1991. “Dia tak memperjuangkan nilai kemanusiaan, tapi hanya memperjuangkan dirinya sendiri,” kecam Jimly, kepada wartawan Jumat (1/9/2017), seusai menjadi khatib shalat Idul Adha di Masjid Al Azhar, Jakarta. Panitia Nobel dalam situsnya menyatakan, Suu Kyi menerima Nobel Perdamaian karena perjuangan anti-kekerasan untuk demokrasi dan hak asasi manusia.”Dia itu produk sistem feodal, anak dari perdana menteri pertama (Myanmar), anak pendiri negara, bukan karena (capaian) dirinya,” imbuh Jimly. Kecaman terhadap sikap Suu Kyi atas konflik Rohingya di Myanmar terus berdatangan pula dari banyak tokoh, baik di Myanmar maupun global.The Guardian pada edisi 30 Desem-
JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Cantik, kesohor, dan berstatus single membuat kehidupan asmara Prilly Latuconsina tak jauh dari sorot media dan publik. Perempuan kelahiran Banten, 20 tahun silam itu, baru-baru ini dikabarkan tengah menjalani hubungan spesial dengan putra Tamara Blenszynski, Teuku Rasya. Bisa dimaklumi, mengingat keduanya kerap kedapatan menghabiskan waktu bersama. Fotofoto mesra mereka pun beredar luas di jagat maya
Bersambung ke Hal 2
Bersambung ke Hal 2
na alasan yang sama. Demikian dikemukakan pakar hukum Jimly Asshiddiqie dalam diskusi bertema “Quo Vadis Batam” di Jakarta, Selasa (29/8). Hadir pada diskusi itu, Kepala Badan Pengusahaan Batam Hatanto Reksodipoetro, Direktur Institute for Development of Economics & Finance (Indef), Enny Sri Hartati, mantan Menko Perekonomian Dor Bersambung
Adha di Tiga Pulau
ke Hal 2 GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun naik sepeda bersama anak anak
LINGGA, RAKYAT MEDIAGubernur H Nurdin Basirun mengajak masyarakat untuk mengambil iqtibar dan memaknai hari raya Idul Adha dalam kehidupan. Kesabaran, ketulusikhlasan dan pengorbanan Nabi Ibrahim, Nabi
Ismail dan Siti Hajar dapat dicontoh dalam menjalani kehidupan sehari-hari. “Itulah menjadi contoh untuk kita membangun negeri ini. Bersambung ke Hal 2
STOP PERS Berhubung masih mengaku ngaku sebagai wartawan Koran Rakyat Media Bersama ini diberitahukan kepada Instansi pemerintah/ Pengusaha Swasta dan masyarakat luas khusus di Batam dan Kepri umumnya bahwa nama 1. Andi.S tempat Tinggal Belakang Padang 2. Winarto Tempat tinggal di Jodoh 3. Trianto Tempat Tinggal perumahan Bandara Ke tiga nama tersebut telah dipecat dari wartawan Koran Rakyat Media segala tindak tanduknya yang dapat merugikan masyarakat bukan menjadi tanggung jawab kami. Demikian juga Kartu Pers yang masih ditangan mereka sejak pengumuman ini dinyatakan tidak berlaku lagi. Tertanda Redaksi
CMYK
SAMBUNGAN
Sabtu, 2- 9 September 2017, MINGGU I
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Tersangka Korupsi nya, kami tak bisa menolak karena saat itu Walikota Ahmad Dahlan dan Sekda Batam Agussahiman memerintahkan seluruh PNS tanda tangan supaya dana asuransi dicairkan. Ternyata, setelah tanda tangan formulir, sampai sekarangtidak juga cair,”kata sejumlah PNS yang tidak mau menyebut namanya dengan nada kesal. Pemerintah Kota Batam, yang saat ini dipimpin Muhammad Rudi sebagai Walikota dan Amsakar Ahmad selaku Wakil Walikota Batam, terkesan tidak mampu menyelesaikan persoalan tersebut. PadahalWakil Walikota Batam Amsakar Achmad mengaku sudah pernah bertemu dengan pimpinan BAJ beberapa waktu lalu di Jakarta. Tapidana JHT yang dipotong dari gaji para PNS dan honorer setiap bulan itu, juga tidak jelaskapan cairnya. Untuk diketahui, pada 2007 Pemko Batam bersama PT BAJ bekerjasama untuk mengasuransikan kesehatan seluruh pegawai. Seiring berjalannya waktu, ternyata perusahaan asuransi tersebut dinyatakan pailid oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2012. Setelah dilakukan perhitungan oleh Pemko Batam, PT BAJ dibebankan membayar Rp100 miliar lebih. Namun PT BAJ mengajukan perhitungan ulang melalui pengadilan, hingga proses tersebut bergulir ditingkat MA dan diputuskan perusahaan wajib mengembalikan premi sekitar Rp70 miliar lebih. Kasus korupsi dana asuransi BAJ Pemko Batam yang menjadi perhatian publik, saat ini tengan dilakukan penyidikan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri.Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri, Yunan Harjaka SH MH mengatakan hal itu kepada wartawan, belum lama ini di Tanjungpinang, peningkatan status dilakukan
setelah tim penyidik Kejati Kepri menemukan alat bukti cukup kuat adanya dugaan korupsi, kata Yunan didampingi Wakilnya Asri Agung Putra SH MH, Aspidsus Ferry Tass SH MH Msi, Asintel, Martono SH MH serta sejumlah penyidik lainnya. Lebih lanjut Yunan menjelaskan, dari data penyelidikan dan penyidikan yang telah dilakukannya, diketahui alokasi dana itu pada APBD, sesuai Perda Kota Batam nomor 09 tahun 2006 tentang APBD Pemko Batam 2007. Namun proses penempatan alokasi dana tersebut dilakukan Pemko Batam sejak 21 Juli 20072012 tidak sesuai dengan aturan dan mekanisme yang belaku. Sebab dalam perjalanan, dana sebesar Rp208 miliar ternyata tidak dapat dicairkan oleh PNS dan THL, dengan alasan Perusahaan Asuransi BAJ sudah pailit. “Dengan proses penyidikan kasus ini, Kejati Kepri akan segera menetapkan tersangka, menjerat perusahaan asuransi PT BAJ dengan UU TPPU Nomor 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang,” tegas Kajati. Disamping itu, lanjut Kajati, para tersangka nantinya juga dapat dijerat sebagaimana diatur dalam UU Nomor 20 tahun 2011 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.”Untuk proses hukum lebih lanjut di tingkat penyidikan, kita segera memanggil sejumlah saksi, baik dari Pemko Batam dan perusahan asuransi PT BAJ untuk diperiksa dalam proses penyidikan. Kajati menambahkan, dalam proses penyelidikan yang telah dilakukan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan sebanyak 14 orang saksi dari para pihak terkait dugaan kasus tersebut. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat, kita segera sampaikan siapa-siapa saja
Jimly: Aung ber 2016 memuat artikel kecamanlebih dari selusin penerima Nobel terhadap Suu Kyi. Harian ini pun menyertakan hyperlink surat terbuka para penerima aneka Nobel tersebut yang terhubung ke halaman Facebook Muhammad Yunus—penerima Nobel Perdamaian 2006. Di situs pengumpulan dukungan Change, misalnya, juga sudah muncul ajakan untuk meminta pencabutan Nobel Perdamaian dari Suu Kyi, yang diinisiasi oleh Emerson Yuntho. Selain mengecam sikap Suu Kyi yang tak berpihak pada nasib Rohingya di Myanmar, Jimly juga meyerukan ajakan kepada umat Buddha untuk peduli pada suku Rohingya. Ajakan ini dia serukan baik kepada umat Buddha di Indonesia maupun dunia.”Mudahmudahan kalau tokoh Buddhis di Indonesia bisa bantu perjuangkan, Rohingya tak akan terlalu dizalimi,” harap Jimly. Menurut Jimly, kepedulian umat Buddha terhadap Rohingya akan memberikan dampak yang lebih efektif. Sebagai catatan, sensus penduduk Myanmar pada 2014 mencatat, 87,9 persen warganya memeluk agama Buddha. “Dunia dan Asia pada umumnya yang banyak penduduk Buddhis-nya, kita imbau tun-
yang diduga terlibat sebagai tersangkanya,”ujarnya. Terkait dengan kasus itu, Sekda Kota Batam, Jefridin menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Ia mengaku tidak ingin ikut terlibat dalam polemik BAJ. Pasalnya kasus tersebut dinilai rumit untuk diselesaikan. ”Sekarang saya tidak tahu perkembangannya. Ya, kita serahkan ke penegak hukum saja. Sepengetahuan saya sekarang sedang dalam proses di MA (Mahkamah Agung),” kata Jefridin kepada wartwan belum lama ini di Gedung DPRD Batam, usai menghadiri rapat Paripurna. Jefrridin mengaku, pelimpahan wewenang penyelesaian kasus BAJ dari Sekda lama, Agusahiman sampai sekarang belum pernah dilakukan, sehingga dirinya tidak mengetahui sejauh mana penanganan kasus tersebut. “Tidak ada pelimpahan dilakukan kepada saya,” katanya. Dirinya menilai, kasus BAJ sangatlah rumit untuk diselesaikan oleh Pemko Batam dalam waktu sekarang ini.Sebab yang mengetahui perkembangan kasus tersebut adalah Sekda lama. “Saya tidak tahu, karena ini pelik masalahnya,” tegas Jefridin saat itu. Tak hanya Jefridin, yang terkesan lepas tangan dari persoalan tersebut, Walikota Batam, Muhammad Rudi, juga tidak ingin terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana JHT PNS Pemko Batam. Saat ditanya wartawan Rudi tak mau berkomentar banyak tentang perkembangan kasus pencairan premi asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ) sebesar Rp57 miliar yang sudah menjadi keputusan pengadilan tingkat tinggi. Rudi berkilah, penanganan masalah itu sudah diserahkannya ke Sekda Jefridin. “Soal dana BAJ nanya saja ke pak Sekda, karena leading sektornya di sana,”kilah Rudi. (rm/mwd). Sambungan Hal. 1
jukkan semangat toleransi, semangat kemanusiaan. Kalau mereka yang tampil membela Rohingya, itu akan jauh lebih efektif,” ungkap Jimly. Terkait laporan yang diterbitkan The Advisory Commission on Rakhine Stat melibatkan Kofi Annan, mantan Sekjen PBB, Jimly melihatnya sebagai sebuah solusi. Namun, kata dia, usaha lain yang bersifat kultural juga tetap harus dilakukan, termasuk upaya menggerakkan tokoh-tokoh umat Buddha.”Tokoh-tokoh Buddhis ini juga perlu. Dampaknya nanti juga komunikasi politik di dalam negeri. Jadi, Indonesia melindungi orang Buddhis di sini juga wajar, saling lindungmelindungi,” kata Jimly. Adapun soal sikap Indonesia, Jimly berpendapat sudah seharusnya bersuara lantang. Terlebih lagi, Indonesia adalah negara terbesar di ASEAN. Rohingya adalah salah satu suku minoritas di Myanmar. Mereka sudah berada di negara itu selama beberapa generasi di wilayah Rakhine, semacam provinsi di Myanmar. Namun, Pemerintah Myanmar menolak mengakui mereka sebagai warga negaranya. Alihalih, mereka menyebut Rohingya adalah imigran Muslim ilegal asal Banglades.Nasib buruk Rohingya di Myanmar
Prilly : Teuku yang membuat keduanya menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen. Enggan spekulasi hubungannya dengan Rasya bergulir semakin liar, Prilly pun angkat suara. Kepada awak media yang menemuinya di kediamannya di kawasan Pengayoman, Tangerang, Prilly menepis rumor hubungan spesialnya dengan remaja 18 tahun tersebut.”Tidak ada hubungan apa-apa. Aku sama Rasya memang hanya sebatas teman,” ujarnya. Prilly menilai, netizen sedikit berlebihan menanggapi potret mesranya bersama lelaki yang tengah melanjutkan studi ke Coventry University, Inggris, tersebut. Prilly menegas-
Sambungan Hal. 1
menjadi-jadi sejak junta militer menguasai Myanmar mulai era 1960-an. Lalu, pada 1982, terbit Burma Citizenship Law, yang tak memasukkan Rohingya ebagai warga negaranya. Burma adalah nama lama Myanmar hingga berubah pada 1989. Di Myanmar, Rohingya kerap dianggap bagian dari suku Bengali—wilayah Banglades, karena pada 1960-an suku ini pernah mengungsi massal ke wilayah Bengali akibat represi militer.Namun, tudingan bahwa Rohingya sejatinya orang Bengali pun tak sejalan dengan sikap Pemerintah Banglades. Negara ini pun tak mau menyambut orang Rohingya sebagai warga negaranya, meski menampung seribuan pengungsi dari suku tersebut. Konflik Rohingya di Myanmar bukan sekali atau dua kali berujung dengan hilangnya nyawa. Kisah-kisah warga yang kelaparan, termasuk perempuan dan anak-anak—lebih-lebih sering lagi muncul. Selain tak diakui kewarganegaraannya, orang-orang Rohingya juga tak mendapat akses untuk segala pekerjaan di Myanmar, kecuali segelintir dari orang-orang yang terketuk hati memberi pekerjaan informal. Mengungsi ke negara-negara lain, tak cuma Banglades, pun tak selalu diterima. (rm/kmps). Sambungan Hal. 1
kan, bahwa dirinya dan Rasya hanya menjalani hubungan di atas koridor pertemanan. “Terkadang netizen memang suka melebih-lebihkan sebuah hal. Seperti aku dan Rasya kalau keluar ya murni jalan sebagai teman. Bukan berarti ada apa-apa di antara kami,” ujarnya. Lebih lanjut dia menambahkan, “Kami hanya sekadar hangout sebagai teman. Jadi biasa saja, tidak ada hubungan apa-apa. Mungkin kedekatan itu, yang dinilai netizen sebagai hubungan pacaran kali ya. Padahal tidak.” Bintang Ganteng-Ganteng Serigala itu menambahkan, mereka kerap jalan bersama kare-
na Rasya tengah berada di Indonesia. “Mumpung Rasya ada di Jakarta, jadi kami jalan. Keluarnya pun tak hanya dengan saya, tapi juga dengan temanteman lainnya,” ujar Prilly. Kedekatan, Prilly dengan Rasya sebenarnya bukan hal baru, mengingat keduanya sudah berteman sejak lama. Mereka juga berada dalam lingkupan pertemanan yang sama, sehingga wajar apabila keduanya sering keluar bersama. ”Kebetulan, teman-teman aku dan Rasya itu berasal dari satu lingkup yang sama. Jadi ya wajar kalau kami saling kenal dengan teman-teman satu sama lain. Hubungan normal pertemanan saja,” pungkasnya. (rm/net)
Fraksi PAN Teguh Juwarno mengatakan, ia menilai Pemerintah Indonesia perlu mengintervensi Myanmar terkait konflik terhadap warga Rohingya. Menurut dia, intervensi tersebut cukup beralasan karena terkait dengan kemanusiaan. ”Sikap non-intervensi itu kalau terhadap persoalan politik negara lain. Ini kan persoalan kemanusiaan. Sebagai bangsa besar, percuma kita bilang ingin ciptakan perdamaian dunia tapi membiarkan kekerasan terhadap
Sambungan Hal. 1
Rohingya terjadi,” kata Teguh Juwarno saat ditemui dalam aksi damai di depan Kedutaan Myanmar di Menteng, Jakarta, Sabtu (2/9/2017). Menurut Teguh, genosida terhadap warga Rohingya bisa menciptakan instabilitas keamanan di kawasan ASEAN yang sudah susah payah diciptakan. Pelanggaran terhadap kemanusiaan berpotensi menciptakan dendam dan sakit hati, sehingga melahirkan kelompok-kelompok radikal yang sulit dikendalikan.
Secara tidak langsung, menurut Teguh, hal tersebut akan menjadi ancaman bagi keamanan di Indonesia. Bisa jadi kelompok-kelompok serupa juga lahir dan berkembang di Indonesia.”Kita lihat sendiri bagaimana dalam membela diri di sana (Myanmar) ada ada kelompok militan yang melakukan perlawanan. Kami tidak ingin ini menyebar ke Indonesia. Maka Pemerintah Indonesia harus tegas dan jelas,” kata Teguh. Sebagai langkah awal,
Ahmad Dahlan kita sampaikan,” ucap Yunan. Pihak Kejati Kepri mengaku telah mengantongi sejumlah nama tersangka dalam kasus itu. Informasi diperoleh, selain mantan maupun pejabat di lingkungan Pemko Batam yang dijadikan tersangka, beberapa pihak dari oknum profesi tertentu juga disebut-sibut bakal dijadikan tersangka. Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, Ferry Tass, SH MHum Msi tidak membantah sejumlah nama tersangka yang telah dikantonginya. Namun saat ini ia belum bisa menjelaskan, siapa oknum pejabat yang diduga terlibat dan bakal dijadikan tersangka dalam perkara ini. Hasil penyelidikan dan penyidikan kita, semuanya sudah tergambarkan siapa-
siapa pihak yang diduga terlibat dalam perkara ini. Namun masih perlu kita teliti lebih dalami lagi,” kata Ferry Tass Dalam pengungkapan kasus ini, tim penyidik Kejati Kepri telah mendapatkan sejumlah alat bukti yang cukup kuat, sehingga proses hukumnya dapat ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan dengan menetapkan para tersangka yang diduga terlibat di dalamnya.Kalau sudah ada penetapan, baru bisa kita sampaikan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, dan lihat saja hasilnya nanti,” ucapnya. Kajati Kepri, Yunan Harjaka SH MH sebelumnya mengaku pihaknya telah menemukan alat bukti cukup kuat adanya dugaan korupsi
dalam perkara ini. Hal itu dilakukan sejak April 2017 lalu. Alokasi dana dalam perkara ini diperoleh dari APBD, sesuai Perda Kota Batam nomor 09 tahun 2006 tentang APBD Pemko Batam 2007. Namun proses penempatan alokasi dana tersebut dilakukan Pemko Batam sejak 21 Juli 2007-2012 tidak sesuai dengan aturan dan mekanisme yang belaku. Dalam perjalanan, dana sebesar Rp208 miliar ternyata tidak dapat dicairkan oleh PNS dan THL, dengan alasan Perusahaan Asuransi BAJ sudah pailit,” jelasnya. Dengan proses penyidikan kasus ini, Kejati Kepri akan segera menetapkan tersangka, menjerat perusahaan asuransi PT BAJ dengan UU TPPU Nomor 8 tahun 2010 tentang
tindak pidana pencucian uang. Selannjutnya, para tersangka nantinya juga dapat dijerat sebagaimana diatur dalam UU Nomor 20 tahun 2011 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” Kita sudah memanggil sejumlah saksi, baik dari Pemko Batam dan perusahan asuransi PT BAJ diperiksa dalam proses penyidikan. Proses penyelidikan yang telah dilakukan, kata Yunan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan sebanyak 14 orang saksi dari para pihak terkait dugaan kasus tersebut. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat, kita segera sampaikan siapa-siapa saja yang diduga terlibat sebagai tersangkanya.(rm/mwd) Sambungan Hal. 1
Setelah menunaikan Salat Idul Adha di Masjid Az-Zulfa, Dabo Singkep, Nurdin bersilaturahmi dengan masyarakat dalam Rumah Terbuka di Wisma Ria. Tampak masyarakat langsung berbondong-bondong memadati halaman wisma. Pada kesempatan tersebut Nurdin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Lingga yang berkenan hadir pada rumah terbuka ini. “Semoga Lingga selalu diberi keberkahan oleh Allah SWT, menjadikan daerah ini subur dan makmur dalam mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya,” ujar Nurdin. Nurdin melanjutkan rumah terbuka ini merupakan salah satu bentuk kedekatan yang harus terjalin secara terus menerus antara pemerintah dan masyarakat. “Ditengah kesibukan dalam kehidupan sehari-hari, pada kesempatan yang berbahagia inilah kita menyempatkan waktu untuk berkumpul dan bersilaturahmi,” lanjut Nurdin. Makna silaturahmi inilah yang dikatakan Nurdin penting dalam membangun daerah, perlu kebersamaan dulu yang harus terjalin. Karena ketika membangun hasilnya tentu untuk seluruh masyarakat maka pelaksanaannya membutuhkan
kebersamaan pula. Di sela-sela bersilaturahmi dengan masyarakat, Gubernur memberi kuis kepada anak-anak dengan hadiah sepuluh unit sepeda. Namun delapanbelas anak yang maju ke hadapan dan antusias menjawab pertanyaan dari Gubernur. Nurdin pun menambah hadiah sepeda. Pada khutbah Idul Adha, KH Azhar Hasyim juga berkisah tenganh Nabi Ibrahim, Nabi Ismail dan Siti Hajar. Azhar mengatakan terdapat tiga makna yang dapat diambil dari peristiwa tersebut yakni berbaik sangka terhadap Allah SWT, Berusaha keras mengejar Rezeki Allah SWT dan Pengorbanan. Di akhir khutbahnya Azhar Hasyim mengajak kepada para jamaah yang hadir untuk memaknai kisah tersebut di dalam kehidupan. Sebelumnya, saat Safari Subuh di Masjid Babul Khairat Dabo Singkep, Gubernur Nurdin terus mengajak umat untuk menjadi orang yang cinta masjid. Bersama-sama berjamaah salat lima waktu. Karena berjamaah lebih banyak manfaatnya. “Mari kita berdakwah bersama dan berupaya agar masjidmasjid di negeri ini lebih makmur lebih ramai,” kata Nurdin.
Daerah Otonomi odjatun Kuntjorojakti, anggota DPR Teguh Juwarno, dan wakil dari Pemerintah Kota (Pemkot) Batam. Para panelis sepakat pentingnya upaya menghilangkan dualisme pengelolaan Batam demi kepastian hukum bagi investor.”Para investor membutuhkan kepastian. Tanpa kepastian, apa pun program yang dilaksanakan, tak akan menarik bagi investor,” kata Enny pada diskusi yang dipandu Usman Kansong. Lewat Keppres Nomor 41 Tahun 1973, Batam dibangun secara khusus oleh sebuah badan yang disebut Otorita Batam atau Otorita Pengembangan Industri Pulau Batam. Kemudian, nama otorita ini diubah menjadi Badan Pengusahaan (BP) Batam. Untuk mempercepat pembangunan Batam, pemerintah menetapkan free trade zone (FTZ) Batam, Bintan, dan Karimun yang mengacu pada UU Nomor 36 Tahun 2000 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (PBPB). Kemudian dikeluarkan Keppres Nomor 8 Tahun 2016 tentang Dewan Kawasan PBPB Batam pada 29 Feberuari 2016. Tidak puas dengan FTZ, pemerintah merencanakan pembentukan kawasan ekonomi khusus (KEK) Batam.
Pemerintah Indonesia diminta menarik Duta Besar RI di Myanmar. Selain itu, memulangkan Duta Besar Myanmar kembali ke negaranya. Hal ini sebagai sikap tegas terkait terus berlangsungnya kekerasan mematikan terhadap etnis Rohingya di Myanmar. Menurut Teguh, DPR juga akan mendiskusikan untuk mengusulkan pemutusan hubungan diplomasi dan perdagangan antara Indonesia dan Myanmar. (rm/kmps). Sambungan Hal. 1
Fraksi PAN Secara ikhlas dan sabar kita lakukan dakwah insyaallah Kepri akan dapat rahmat,” kata Nurdin saat menyambut Idul Adha di Masjid Al Zulfa Dabo, Lingga, Jumat (1/9). Gubernur Nurdin pada tahun ini melaksanakan rangkaian Idul Adha di Kabupaten Lingga di tiga pulau, yaitu Pulau Singkep, Daik dan Tanjungkelit. Malam takbir dan salat Idul Adha dilaksanakan di Dabo Singkep. Di Masjid Sultan Daik Lingga, Gubernur menunaikan saat Jumat dan menyerahkan hewan kurban. Nurdin juga berziarah ke makam dan berailaturahmi dengan masyarakat. Sebelum kembali ke Tanjungpinang, Nurdin bersilaturahmi dengan masyarakat Tanjungkelit. Setiba di Tanjungkelit, nurdin sudah ditunggu masyarakat di pelabuhan. Di desa ini, Nurdin juga menyerahkan hewab kurban dan bersilaturrahmi bersama masyarakat Dalam rangkaian Idul Adha di Lingga, Nurdin didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah, anggota DPRD Kepri H Tawarich dan H Hanafi Ekra, Ketua Dewan Masjid Kepri H Huzrin Hood, Bupati Lingga Alias Wello. Pada beberapa kegiatan, hadir juga Ibu-ibu Preti Batam.
2
Awalnya, Batam digagas untuk mengalahkan atau minimal mengimbangi Singapura sebagai kawasan industri terpadu. Semua infrastruktur–di antaranya bandara, jalan raya, dan pelabuhan–dibangun untuk menarik investor. Tetapi, dalam perkembangannya, Batam tetap tertinggal jauh dari Singapura, bahkan investor yang sudah ada pun hengkang ke kawasan lain. Batam pun tertinggal dari kota lain di negara-negara di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara. Misalnya, Iskandar Regional Development Authority di Malaysia yang didirikan akhir 2006. Kemudian, kawasan ekonomi khusus di Shenzhen yang sudah memberikan kontribusi terhadap Tiongkok. Pada 2016, sebanyak 75 persen pendapatan wilayah Shenzen sebesar US$ 114,5 miliar dikontribusi oleh kawasan ekonomi khsusus Shenzhen. Penyebab utama minimnya daya tarik terhadap Batam, FTZ, dan KEK yang ada di Indonesia adalah tiadanya kepastian hukum akibat dualisme pengelolaan. Berbagai perizinan, mulai dari IMB hingga izin usaha, ada di tangan pemerintah daerah (pemda). Kewenangan pembebasan lahan juga ada di tangan pemda. Otorita hanya
Dalam kunjungan ke Lingga ini, Nurdin juga didampingi sejumlah Kepala OPD. Tampak Asisten Pemerintahan Raja Ariza, Kadis PU Abu Bakar, Kadis Pariwisata Buralimar, Kadis Kominfo Guntur Sakti, Kadis Kesehatan Tjetjep Yudiana, Kepala Badan Kesbangpolinmas Syafri Salisman, Kadis Perdagangan Burhanuddin, Kadis Kelautan dan Perikanan Edy Sofyan, Kadis Kebudayaan Yatim Mustafa, Kadis Perhubungan Jumhur Ismail, Karo Pembangunan Aries Fhariandi, Karo Umim dan Perlengkapn Martin M, Karo Humas Protokol dan Pemghubung Nilwan. Nurdin menambahkan, untuk memperbaiki negeri ini, dia juga mengajak umat untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Biar semuanya mendapatkan kemakmuran di dunia dan akhirat. Nurdin mengajak umat untuk mendoakan agar jamaah haji Kepri kembali ke tanah air mendapatkan haji mabrur. “Terima kasih bisa satu malam di Dabo Singkep. Bawa OPD mereka bisa melihat langsung apa kebutuhan. Dengan kekuatan terbatas ini menjadi besar kalau kita menyelesaikan bersama-sama setiap permasalahan,” kata Nurdin. (rm/ril humas). Sambungan Hal. 1
bisa memberikan janji kepada investor tanpa dilengkapi kewenangan yang cukup untuk merealisasikan janjinya. Dampaknya, pemodal merasakan tidak ada kepastian hukum. Masa tunggu dalam ketidakpastian terlalu lama, sedangkan pada saat yang sama, banyak wilayah lain yang menjanjikan. Untuk menghapus dualisme, Jimly menyarankan pembentukan “daerah otonomi khusus” (DOK) bidang ekonomi, sama seperti DOK di bidang politik. Indonesia telah memberikan status DOK kepada Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Provinsi Aceh dan Papua. Kalau pemerintah dan DPR serius memacu investasi, industri, dan perdagangan, mestinya DOK untuk ekonomi bisa direaliasikan. ”Kalau ada yang bisa menjelaskan dengan baik, saya yakin Presiden setuju dengan solusi ini. Selama ini, Presiden suka pada sesuatu yang out of the box,” ungkap Jimly. Dari sisi hukum, lanjutnya, DOK bidang ekonomi dimungkinkan. Pemimpin kabupaten sekaligus menjadi kepala otoritas atau kepala KEK. Kewenangan berada di satu tangan. Jika wilayahnya harus lebih luas–melingkupi provinsi–,
maka pemimpinnya selevel gubernur juga merangkap kepala otoritas. Jimly menyarankan pemimpin wilayah KEK tidak dipilih lewat mekanisme pilkada langsung guna mencegah kepentingan politik yang terlalu besar. Pemimpinnya bisa ditunjuk oleh pemerintah pusat atau DPRD. Pemerintah dan DPR perlu duduk bersama untuk merumuskan UU sebagai payung hukum. Jika DOK bidang ekonomi tidak memungkinkan, kata seorang panelis, pemerintah bisa memberikan kewenangan yang lebih besar kepada kepala otorita atau KEK. Semua perizinan di dalam wilayah KEK untuk kepentingan investasi diserahkan kepada badan otorita atau KEK. Dengan luas wilayah 715 km persegi, Batam kini dihuni 1,2 juta penduduk. Pada 1973, penduduk pulau yang hanya berjarak dua jam pelayaran ke Singapura ini hanya 6.000. Awalnya, Batam dirancang sebagai kawasan industri terpadu. Infrastruktur transportasi sudah dibangun. Landasan pacu bandara Batam mencapai 4.000 meter. Pelabuhan juga cukup modern. Namun, bagian dari Provinsi Kepulauan Riau ini sulit berkembang akibat dualisme pengelolaan.(rm/mb).
CMYK
3
BATAM METROPOLIS
Sabtu, 2- 9 September 2017, MINGGU I
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Imigrasi Indonesia-Singapura Gelar Pertandingan Olahraga
KANWIL Hukum dan HAM Drs.Bambang Widodo salam komando dengan Nam Liang Chia/Domain Commander
Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Perubahan Akta Notaris No.84 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI Nomor AHU-0006827.AH.01.02., Tanggal 21 Maret 2017 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri. SH Sekretaris Redaksi/Tata Usaha Marlina Redaktur Pelaksana Ikhsan Amd Koordinator Liputan Amiruddin Asisten Redaktur Rizki Perdana, Iqbal Ramadhan, Gunawan Ramadhan Renhard (Rendi) Wartawan Liputan Batam Hadi Sucipto, Ferianda, Bachtiar, Aldi Hermawan Divisi Iklan Rizki Perdana Divisi Pemasaran Alfizam Dewan Redaksi Mawardi. M, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadori Penasehat Hukum Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH, Anwar Effendi.SH.MH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE (Kepala), Mahyuddin (Koordinator) Wartawan Liputan Jabodetabek Darmawan, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Supriadi M.Y. SH (Kepala Perwakilan), Sofian. M, Dedi Topan SH PerwakilanSumateraBarat Amina Zailani (Kepala), Khaidir (Koordinator) Perwakilan Provinsi Riau Julita Siregar Biro Kabupaten Pasaman Barat Robbisam. SS Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo Biro Kota Tanjungpinang Anton Can BiroKabupaten Bintan Tio Imando BiroKabupatenNatuna Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Taufik Safira BiroKabupatenAnambas Mahmud (Kepala Biro), Zuliadi, Amiruddin Biro KabupatenDeli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro KabupatenKampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Meranti Muhammad Zaini (Kepala Biro) Biro Kabupaten Bengkalis Dedy Reiza Nasution (Kepala), Sulaiman Effendi Lay Out Andi Rusmin Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)-7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529 Dicetak Oleh : PT Media Cetak Batam Alamat Jalan Tenggiri Tanjung Sengkuang, Batu Ampar Batam, Kepulauan Riau, Telp (0778)-4100200 Fax (0778)-422990 Kode Pos29452. Perwakilan DKI Jakarta Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Kode Pos 16411. Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No. Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Email Redaksi rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers.co.id
BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Imigrasi Indonesia dan Imigrasi Singapura atau Immigration and Checkpoint Authority (ICA) Singapore menggelar berbagai pertandingan olahraga selama sehari penuh di Batam, Jumat (25/8/2017). Kegiatan yang dikemas dalam program “Friendly Game” ini mempertandingkan lima cabang olahraga, yakni tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, futsal hingga golf yang digelar di lima tempat berbeda. Seperti halnya tenis lapangan di lapangan indor KDA dan golf di Soutlink, Tiban. Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kakanwil KemenkumHAM) Kepri, Bambang Widodo mengatakan bahwa berbagai pertandingan persahabatan tersebut ditujukan untuk memperkuat hubungan kerjasama kedua negara, khususnya instansi imigrasi.
“Ini dalam rangka memperkuat kerjasama Imigrasi Indonesia dengan Imigrasi Singapura, dan tahun ini kita ditunjuk sebagai tuan rumah,” ungkap Bambang Widodo didampingi Kakanim Batam, Lucky Agung Binarto kepada wartawan di Batam Lebih lanjut Bambang menjelaskan,acara yang diselenggarakan dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-72 tersebut, dibuat untuk menjalinhubungan kerjasamapeningkatan pelayanan dan pengawasan wilayah perbatasan, baik hubungan instansi maupun hubungan secara personal. ”Peningkatan hubungan ini tidak hanya instansi, tapi juga menjadi ajang memperkuat hubungan secara personal Imigrasi kedua negara,” ujarnya. Sebelumnya, Singapora sudah memberikan layanan autogate kepada WNI pemilik epaspor di Singapura, dengan
catatan fasilitas ini diberikan kepada WNI pemilik paspor elektronik yang sudah tiga kali melakukan perlintasan dari Indonesia ke Singapore Kedua, kerja sama dalam rangka penguatan border protection dan border security. Hal yang sama juga dilakukan oleh Imigrasi Indonesia terhadap Warga Negara Singapura, dan secara khusus Kepri. Dimana kunjungan Wisatawan Kepri didominasi hampir 70 persen dari WN Singapora. Hadir dalam kegiatan, jajaran Kanwil KememhumHAM Kepri yang dipimpin langsung Bambang Widodo, Direktur Pengawasan dan Penindakan Dirjen Imigrasi, Jaeroji, Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil KemenkumHAM Kepri, E. Rustarto, Keok Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Lucky Agung Binarto, Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat, Hamzah dan Para Kepala
Penumpang di Bandara Hang Nadim Meningkat NONGSA, RAKYAT MEDIALibur Hari Raya Idul Adha, penumpang pesawat di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, sejak Kamis (31/8/2017, mengalami peningkatan. ”Peningkatan penumpang Idul Adha ini diperkirakan mencapai sekitar enam persen,” kata General Manager Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di kantornya. Berbeda dengan mudik Idul Fitri yang membludak beberapa hari sebelum hari H, kepadatan di Bandara Hang Nadim Batam menjelang Idul Adha baru terlihat sejak Rabu (30/8/2017). Lebih lanjut Suwarso menjelaskan, rata-rata penumpang yang meninggalkan Batam dari bandara itu per hari antara 6.400 sampai 7.100 penumpang.”Dari angka tersebut kami perkirakan penumpang yang meninggal-
GENERAL Manager Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso
kan Batam bisa mencapai sekitar 7.500 orang,” katanya. Suharso menjelaskan, peningkatan tersebut dikarenakan hari raya Idul Adha tahun ini jatuh pada Jumat sehingga hari libur hanya tiga hari.”Saat ada libur seperti itu biasanya banyak yang memanfaatkan untuk bepergian atau pulang kam-
pung. Apalagi bertepatan dengan hari-hari besar keagamaan,” jelas Suwarso. Iduh Adha ini diperkirakan kebanyakan penumpang meninggalkan Batam dengan tujuan yang relatif dekat seperti sejumlah kota di Pulau Sumatera dan sebagian Pulau Jawa.”Biasanya memang yang meningkat tujuan-tujuan dekat. Tidak seperti Idul Fitri seluruh penerbangan ramai,” kata Suwarso. Selain penumpang berangkat, diperkirakan penumpang yang tiba juga akan meningkat mengingat Batam merupakan tujuan bagi masyarakat daerah lain untuk menghabiskan waktu berlibur.”Batam menjadi salah satu tujuan wisata saat liburan tiba. Jadi arus kedatangan melalui Bandara Hang Nadim meningkat,” ujar Suwarso. (rm/rizki perdana)
Truk Tanah di Batam Centre MenggangguPengguna Jalan BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Aktivitas truk pengangkut tanah di kawasan Batam Centre bebas tanpa hambatan. Truk-truk berseliweran membuat jalanan menjadi licin dan berdebu. Truk-truk tersebut beroperasi dengan bak terbuka. Jalanan yang jadi langganan tumpahan tanah adalah Jalan Raja M Tahir sampai menuju jalan Raja H Fisabilililah. Seorang pengguna jalan, Adi mengaku sangat terganggu dengan aktivitas truk tersebut. Menurutnya tanah-tanah di jalan menjadi berserakan dan membuat berdebu. Selain itu jalan menjadi licin di kala hujan hingga rawan kecelakaan. “Sangat terganggu, itu bak truknya gak ditutup, tanahnya jadi berserakan dimana-mana,” kata Adi, kemarin. Jalan tersebut memang biasanya dilewati tiap harinya, Ia harus menyiapkan masker agar terhindar dari debu. Ia juga menambahkan kalau malam juga mengganggu pemandangan, seringkali debu masuk ke matanya. ”Apalagi kalau lagi malam, bisa mengganggu pemandangan, debunya cukup parah kadang masuk ke mata dan buat perih,” jelasnya. Kepala Dinas Perhubungan Yusfa Hendri mengatakan truk pengangkut tanah yang membiarkan baknya terbuka menyalahi aturan,”Bisa ditilang, karena memang itu pelanggaran membiarkan baknya terbuka karena membahayakan pengguna jalan yang lain,” ujar Yusfa. Namun, ia mengaku tidak tahu truk pengangkut tanah beroperasi dengan bak terbuka. “Selama ini kita tidak tahu kalau mereka berjalan dengan bak terbuka,” katanya. Pantauan Batamnews.co.id,
SALAH satu dump truk pengangkut tanah membuat jalan licin dan berdebu
truk-truk tersebut memang berjalan dengan bak terbuka, tanah-tanah yang jatuh berserakan dibiarkan begitu saja tan-
pa ada upaya dibersihkan oleh pihak terkait. Dan belum ada juga tindakan tilang dari Dishub atau kepolisian.(rm/bn).
Kantor Imigrasi se Kepri. Sedangkan dari delegasi ICA Singapura, hadir Nam Liang Chia/Domain Commander of Sea, Wong Hong Meng/Enforcement Division dan Chia Hoi Mun/Commander of Coastal. Ditempat yang sama, Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I Khusus Batam, Lucky Agung Binarto mengaku kegiatan tersebut memberikan manfaat yang cukup besar bagi Imigrasi Batam, sebab mereka berbatasan langsung dengan Singapura. “Alhamdulillah kita berbaur, dan tentu ini memberikan manfaat yang sangat besar dalam hubungan kerjasama kedepan,” ujar Lucky. Karena dipandang sangat strategis dalam memperkuat hubungan kerjasama, tahun depan kegiatan yang sama akan diperluas dengan melibatkan tiga negara, yakni Imigrasi Indonesia, Imigrasi Singapura dan Imigrasi Malaysia.(rm/ferianda).
Camat Batuampar Tukijan Dukung BNN Lakukan Razia BATUAMPAR, RAKYAT MEDIA- Camat Batuampar Tukijan sangat mendukung razia yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) di sejumlah tempat kos kosan diwilayahnya. Menurut Tukijan, selain untuk mengontrol warga, kegiatan razia tersebut juga menjadi pemeriksaan perizinan kos-kosan di kawasan Batuampar. “Kita juga bisa mengecek dan mengonterol warga atau pendatang baru tanpa izin masuk ke kota Batam. Selain itu, kita juga mengecek perizinan tempat kos yang beroperasi tanpa izindi wilayahnya. Salah satu tempat kos kita cek beroperasi tidak punya izin, sehingga bisa dikatakan tempat kos ini ilegal,” kata Tukijan. Sementara Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepri, BNN Kota Batam, Kepolisian, TNI, dan Satpol PP menggelar razia kos-kosan di sekitaran Jodoh dan Nagoya pada Senin (28/8/2017) pekan lalu.Sasaran razia adalah pengguna narkoba.Razia yang dibagi menjadi dua tim ini masingmasing melakukan sidak di beberapa tempat kos. Pantauan Rakyat media di lapangan, terlihat suasana tempat kos hiruk-pikuk saat petugas mendatangi tempat kos mereka.Apalagi, mereka disuruh berbaris antre untuk mengambilan sampel urine oleh petugas BNN.AKBP Darsono mengatakan razia ini dilakukan dalam rangka mewujudkan Indonesia Bebas Narkoba, khususnya Kota Batam. Darsono mengatakan penghuni kos yang terindikasi atau positif telah mengkonsumsi narkoba akan dibawa ke rehabilitasi di BNN untuk menghilangkan ketergantungan narkoba. ”Ini kan tujuannya agar Kota Batam bebas narkoba, dan dalam
Camat Batuampar
Tukijan razia ini sasaran kita hanya penghuni kos saja,” kata AKBP Darsono kepada wartawan. Berdasarkan laporan akhir BNN, ada 35 orang yang dibawa karena positif mengonsumsi narkoba. Sebanyak 35 orang ini hasil razia kos-kosan dari tim gabungan yang dilakukan di sekitaran belakang BCA Jodoh dan kost elit di Nagoya. Menariknya, dari total 35 orang penghuni kos yang terjaring razia narkoba didominasi oleh kaum wanita usia muda. Camat Batuampar Tukijan mendukung kegiatan dari BNN tersebut. Selain untuk mengontrol warga, kegiatan tersebut juga menjadi pemeriksaan perizinan kos-kosan di kawasan Batuampar.”Kita juga bisa cek warga atau pendatang baru yang tanpa izin masuk ke kota Batam. Selain itu, perizinan tempat kos itu juga kita cek. Tadi salah satu tempat kos tidak punya izin, bisa dikatakan kos ini ilegal,” kata Tukijan. (rm/ rizki perdana).
RT/RW di Sagulung Ngeluh,
Camat Tahan Uang Insentif Mereka SAGULUNG, RAKYAT MEDIA-Ratusan RT/ RW di Kecamatan Sagung mengeluh, pasalnya uang ispirasi yang mereka terima tiga bulan sekali saat ini tidak mereka terima lagi dari Kecamatan dengan alasan SK RT yang dikeluarkan oleh Camat Sagulung sudah tidak berlaku lagi padahal para RT yang Sknya sudah mati tersebut masih dianggap oleh warganya sebagai RT. Informasi yang diterima Rakyat Media dari sumber di Sagulung mengungkapkan, ratusan RT/RW yang SK pengangkatannya sudah tidak berlaku lagi. Namun mereka masih dianggap sebagai RT sementara Lurah dan camat tidak mengakui karena SK pengangkatan mereka sebagai RT sudah tidak berlaku lagi. Sumber itu menjelaskan, ada ratusan RT/ RW di Kecamatan Sagulung yang SK pengangkatan mereka sudah habis masa berlakukanya, tapi mereka masih diakui oleh masyarakat sebagai RT/RW, sementara oleh
Camat Sagulung
Reza Khadafi Camat dan Lurah mereka ini tidak diakui, maka uang insentif mereka yang mereka terima setiap bulan sudah tidak dikasi lagi. “Ini modus baru penyelewengan di tingkat Kecamatan dan Kelurahan, Lurah sengaja mengulur ngulur pemilihan RT/RW sampai empat lima bulan, tapi kepada RT/RW yang masih diakui warga sebagai RT/RW uang instentif tidak dikasi lagi. Namun oleh Kecama-
tan anggaran insentrif RT/RW yang tidak diakui itu tetap diamprah kepada Keuangan Pemda,”ujar sumber yang minta tidak ditulis namanya dalam berita ini. Camat Kecamatan Sagulung Reza Khadapi ketika dikonfirmasi media ini Jumat (1/ 9/2017) melalui sms, membantah hal tersebut. Menurut Reza, memang ada keterlambatan pembayaran insentif RT/RW di wilayahnya disebabkan ada tanda tangan amprah di Kelurahan yang belum selesai karena banyaknya RT/RW di Kecamatan Sagulung. Reza menambahkan, untuk SK RT/RW adalah Lurah bukan Kecamatan, Kecamatan hanya mendistribusikan uang insentif berdasarkan daftar yang dikeluarkan masing masing Kelurahan dan lengkap dengan tanda tangan serta stempat masing masing RT/ RW,” Jadi kalau mau lebih jelas lagi soal ini, selakan konfirmasi ke lurah masing masing,”ujar Reza. (rm/rzi)
CMYK
BATAM METROPOLIS
4 Sabtu, 2- 9 September 2017, MINGGU I
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Pelayanan BPK RI Patut Menjadi Contoh Instansi lain BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Banyak masyarakat menuding jika pelayanan publik di suatu instansi Pemerintah hingga saat ini dinilai masih kurang baik, bahkan terkesan berbelit belit. Namun tidak demikian halnya dengan instansi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kepri. Imbauan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam setiap kesempatan selalu menekankan agar instansi Pemerintah yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan atau penyelenggara Badan LayananUmum (BLU) dalam meningkatkan fungsinyabenar benar dibuktikan. Karena menurut Jokowi, kurangnya mutu pelayanan, terlihat mulai dari tempatnya, hingga individu yang bertugas melayani masyarakat. Sikap sopan santun, ramah, dan selalu menebar senyum menjadi satu hal yang ditekankan oleh Presiden Jokowi dalam melayani masyarakat. Apa yang ditekankan Jokowi,
tampaknya menjadi salah satu poin penting bagi pegawai kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kepri dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan. Hak ini terlihat, tak hanya tercermin dari bersih dan megahnya gedung BPK RI yang terletak di Batam Centre, namun sikap ramah tamah dan sopan santun dari mulai sekuriti hingga pegawai dan pejabat yang bertugas juga patut menjadi contoh bagi pelayanan publik di instansi Pemerintah lainnya. Sikap ramah dan sopan santun tersebut ditunjukan oleh Kepala Bagian Humas BPK RI Iyan Munagus beserta dua stafnya ketika menerima kunjungan silahturahim Pemimpin Redaksi Koran Umum Rakyat Media Mawardi, ke kantor BPK RI di Batam Centre, Kamis (31/ 8/2017) pekan lalu. Mawardi yang datang bersama Pemred Surat kabar Suara Mandiri Pos Jasniwati dan Redaksi Pelak-
sana koran Rakyat Media Ikhsan, merasa puas atas pelayanan dan sambutan yang diberikan para petugas dan pejabat di kantor tersebut. Kepandaian mereka tak hanya melakukan pemeriksaan dan audit pengelolaan keuangan negara. Namun sikap ramah dan tutur kata yang sopan juga bisa mereka perlihatkan kepada tamu yang datang ke kantor tersebut “Pelayanannya patut di contoh bagi pejabat humas di instansi lainnya, petugasnya dari mulai sekuriti sampai pejabatnya ramah, sopan satun dan banyak senyum terhadap tamunya, kita datang diantar oleh sekuriti ke tempat yang kita tuju, dan pulang juga diantar oleh staf sampai depan pintu, pelayanannya cukup memuaskan, kita dilayani dengan baik dan ramah tamah,” kata Mawardi memuji pelayanan di BPK RI. Tedi salah seorang staf Humas mengatakan, BPK tidak hanya memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan informasi, BPK juga menerima infor-
Puluhan Perusahaan di Batam Terima Lowongan Kerja LUBUK BAJA, RAKYAT MEDIA-Sejak Senin (28-29/8/2017) puluhan perusaan nasional di Kota Batam membuka lowongan kerja juga disediakan tempat konsultasi seputar pekerjaan. Acara dilaksanakan oleh Jobforcareer Indonesia berkerjasama dengan Uber Indonesia. “Kita juga mendatangkan lebih kurang 20 Perusahaan berskala nasional dan multinasional,” ujar Riski Ketua Panitia Rizky. Acara yang diberi judul Job For Career ini akan dilaksanakan di The BCC Hotel Meeting Room lantai P4, Jalan Bunga Mawar, Batu Selicin, Lubukbaja Kota Batam. ”Sebelumnya acara ini telah kami lakukan lebih dari 20 kota seluruh Indonesia mulai dari Sumatera Utara hingga NTB termasuk Jawa, Sulawesi dan Kalimantan,” jelas Risky kepada wartawan. Rizky mengatakan, pihaknya akan menyelenggarakan acara seminar dan konsultasi lowongan pekerjaan yang akan dihadiri oleh HRD dari masingmasing perusahaan. “Sebelumnya acara ini telah kami lakukan lebih dari 20 kota seluruh Indonesia mulai dari Sumatera Utara hingga NTB termasuk Jawa, Sulawesi dan Kalimantan,” ujarnya Menurutnya, Batam menjadi salah satu tempat penyelen-
PARA pelamar kerja berdesak desakan mengajukan lamaran
garaan acara karena kota industri ini merupakan kota Free Trade Zone yang mempunyai potensi yang besar bagi pengembangan dunia usaha. ”Untuk itu menurut kami perlu kota ini memiliki sumber-sumber daya manusia yang mempunyai kompentensi yang dapat bersaing dengan negara2 asean lainnya,” katanya. Riski memaparkan, selama acara pihaknya akan memberikan Seminar untuk meningkatkan kualitas dari Sumber Daya Manusia yang ada di Kota Batam sekaligus membuka peluang bagi mereka yang belum mendapatkan pekerjaan untuk bisa berkonsultasi langsung dengan klien kami seputar
lowongan kerja yang ada di Kota Batam.”Kalau acara job career biasanya, hanya buka lowongan terus kasih lamaran sudah, tetapi kita beda. Peserta bisa langsung konsultasi dengan pihak HRD perusahaan juga,” terangnya lagi. Ia melanjutkan, dari puluhan perusahaan tersebut alan menyerap ratusan tenaga kerja. ”Kami mengharapkan melalui acara ini dapat membantu meningkatkan kualitas dari Sumber Daya Manusia yang ada di Kota Batam sehingga mereka dapat bersaing dengan para pekerja asing khususnya dari negara-negara asean diera Masyarakat Ekonomi Asean,” jelas dia. (rm/ferianda)
Amsakar Achmad Meminta
Rumah Warga di Bantaran Sungai Segera Dibongkar Hambat Normalisasi BATAM CENTER, RAKYAT MEDIA-Pemerintahan Kota (Pemko) Batam terus berupaya mengatasi persoalan banjir diwilayah Seibeduk. Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meninjau langsung kondisi drainase utama di Kecamatan Seibeduk yang sedang dikerjakan oleh Dinas Bina Marga Kota Batam, beberapa hari lalu. Hasil dari tinjauan tersebut, Amsakar menemukan beberapa kendala terkait normalisasi drainase di Seibeduk diantaranya, rumah warga yang masih berdiri dibantaran drainase. Ia menilai, keberadaan bangunan di samping kiri-kanan drainase menghambat pengerjaan normalisasi. Amsakar pun mengintruksikan kepada pihak kecamatan untuk segera mendata jumlah rumah atau bangunan yang masih berdiri dibantara kali. “Dinas Bina Marga cukup kesulitan untuk mengeruk dan memasukkan alat berat, karena masih ter-
Wakil Walikota
Amsakar Achmad dapatnya beberapa bangunan rumah warga yang berada di bantaran sungai, “ ujar Amsakar. Dia mengatakan saat ini pihaknya beserta Dinas Bina Marga Kota Batam telah melakukan pendataan terkait titik yang sudah dilakukan pengerjaan dan lokasi yang akan segera dinormalisasikan. Namun, saat ini Dinas terkait harus fokus dulu untuk pengerjaan drainase uta-
ma yang mengalirkan air dari hulu ke hilir sehingga setiap kali hujan mengalir dengan lancar tanpa mengenangi rumah warga, sebut Amsakar. Kepala Dinas Bina Marga Kota Batam, Ir. H. Yumasnur memastikan proses pengerjaan drainase di wilayah Seibeduk akan terselesaikan. Saat ini, pihaknya fokus pada pelebaran drainase. Drainase utama yang membentang sepanjang tiga kilo meter itu akan dilebarkan hingga 50 meter Terpisah, warga berharap agar proyek normalisasi drainase yang sedang berjalan segera menuntaskan persoalan tersebut agar masalah banjir yang selalu merepotkan warga selama ini diatasi secara baik. “Karena percuma juga kalau drainase saja yang dikorek, tapi gorong-gorongnya ngak. Air mau ngalir kemana?. Satusatunya jalur air hanya melalui gorong-gorong ini,”ujar suparno warga Seibeduk. (rm/ ikhsan).
KEPALA Bagian Humas BPK RI Iyan Munagus didampingi dua stafnya berjabat tangan dengan Pemred Koran Rakyat Media Mawardi
masi dari masyarakat,”Seandainya ada informasi terkait adanya penyimpangan di suatu instansi bisa disampaikan kepada BPK dan informasi tersebut akan ditindaklanjuti ke-
tika dilakukan pemeriksaan laporan keuangan,”ujar Teddi. Menurut Teddi, mereka sangat terbuka, masyarakat boleh menyampaikan informasi kepada BPK,
informasi yang disampaikan masyarakat akan dipelajari,”Kita sangat terbuka, kalau ada informasi sampaikan ke BPK, akan kita tindak lanjuti,”ujarnya. (rm/ikhsan)
Camat Nongsa Rapat Koordinasi Tentang Pelayanan Pada Masyarakat BATAM CENTER, RAKYAT MEDIACamat Kecamatan Nongsa Heryanto Joesoef mendadak melakukan rapat koordinasi di Ruang Kerjanya bersama seluruh Lurah, Kasi, Kasubbag, serta Sekcam Nongsa Amuri, SE. Camat Nongsa Heryanto menyampaikan secara gamblang mengenai tugas-tugas Lurah, Kasi, Kasubbag, termasuk tugas sebagai Sekcam. Kita sebagai Aparat Pemerintah yang berada diwilayah Kecamatan hanya satu utama kita yaitu melayani masyarakat, apakah itu dalam bidang pemerintahan, pelayanan dan pembangunan, terkait masalah Sampah, masalah Rumah Liar, keamanan dan ketertiban itu adalah tugas pokok dari kasi trantib kecamatan dan kasi trantib kelurahan, oleh karena itu papar Heryanto, harus ada kerjasama yang baik antara kasi trantib kecamatan dan kelurahan, agar kecamatan nongsa ke depan tidak ada lagi persoalan sampah. demikian juga kasi pelayanan, harus membentuk sebuah kerjasama yang baik antara kasi yang ada di kelurahan, agar dalam memberikan pelayanan, masyarakat tak perlu lagi bolak balik ke kelurahan dan kecamatan, saya ingin ada sebuah team work yang tangguh di kecamatan nongsa ini, papar camat nongsa penuh harap.
Camat Nongsa Heryanto saat memberikan bimbingan/arahan pada seluruh Lurah, Kasi dan Kasubbag
Lanjut Camat, saya kumpulkan diruang saya guna rapat koordinasi, masing-masing Lurah menyampaikan hal-hal apa saja keluhan warga yang ada di tingkat kelurahan, Lurah Sambau Anwar, SE menyampaikan pentingnya pengelolaan sampah dengan cara swakelola, kami telah melaksanaan penanganan sampah melalui kerjasama swakelola, dalam artian masyarakat yang mempunyai dana lebih, bekerjasama dengan RT / RW di Kavling Nonga untuk penanganan sampah, mereka yang mengangkut dari rumah ke rumah, RT / RW
yang bertugas sebagai pengawasan, kalau ada warga yang membandel, RT / RW lah yang berperan untuk menyampaikan kepada warganya, dan ini alhamdulillah sudah berjalan sejak tahun lalu, papar Anwar, SE yang sudah menjabat sebagai Lurah Sambau sejak tahun 2014 silam. Lurah Kabil menyampaikan secara rinci permasalahan yang terjadi di Kelurahan Kabil, Alhamdulillah, selama saya menjabat sebagai Lurah di Kelurahan Kabil, semua permasalahan yang kami hadapi bisa diselesaikan berkat bantuan dari teman-teman RT dan RW di Kelurahan Kabil, persoalan sampah, persoalan banjir, semua respon, termasuk keterlibatan karang taruna dan LPM yang sangat memberikan dukungan yang sangat besar untuk Kemajuan Kabil. Sekcam Nongsa juga menyampaikan pentingnya disiplin PNS, perlu pembinaan PNS secara kontinyu sehingga sedikit demi sedikit PNS yang selama ini tidak disiplin dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai abdi masyarakat dapat dikurangi, tapi saya apresiasi teman-teman di Kecamatan Nongsa mempuyai disiplin dan etos kerja yang baik. mudah-mudahan ini dapat kita pertahankan atau kalau perlu kita tingkatkan, ujarnya. (rm/Ikhsan)
Samsat Graha Kepri Berikan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat BATAM CENTER, RAKYAT MEDIAUntuk melayani Masyarakat yang sebaik-baiknya dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Batam khususnya dan Kepulauan Riau pada umumnya, merasa puas dengan pelayanan yang diberikan petugas di sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Provinsi Kepulaua Riau (Kepri) di Gedung Graha Kepri Batam Center. Dalam pengurusan pembayaran pajak surat kenderaan, seperti pengurusan pajak kenderaan berjalan lancar tanpa harus berbelit-belit dan selesai dalam waktu singkat. Apalagi petugas Samsat yang berkolaborasi antara petugas Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri bersama Dinas Pendapatan Kepri, Bank Riau dan PT Jasa Raharja selalu memberikan pelayanan yang humanis didukung fasilitas canggih berbasis komputerisasi untuk masyarakat, sebut Drs. Teddymar kepada wartawan. Teddymar mengatakan, bahwa pihaknya secara kontinyu tetap berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Seperti pengurusan STNK baru maupun perpanjangan dan lainnya. Apalagi, saat ini telah beroperasi samsat Corner yang berada Nagoya Mall, Batam City Square (BCS Mall) Batam, dan Harbourbay Mall Batu Ampar. Ini merupakan untuk memudahkan masyarakat agar tidak jauhjauh mengurus STNK, BPKB di Kantor Gedung Graha Kepri. Lanjut teddy, Corner ini hanya melayani perpanjangan Pajak Kendaraan Bermotor khusus untuk jangka waktu satu tahun, baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Samsat dimana saja berada dalam melakukan peroses harus membawa KTP asli dan STNK asli dan tidak diperkenankan menggunakan jasa calo dan kami tidak
GEDUNG Graha Kepri di Batam Center
menerima uang tips dari para pelanggan (wajib Pajak), tuturnya Pantauan Rakyat Media di Gedung Graha Kepri Batam Center bagian STNK dan BPKB terus berupaya melakukan pembenahan struktural dan perbaikan pelayanan kepada masyarakat sesuai harapan Kapolri agar masyarakat diberikan pelayanan yang humanis.Gedung Graha Kepri Batam Center tidak ada terlihat calo yang berkeliaran. Petugaspetugas yang ada selalu stand by memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sementara,Lilik saat dikonfirmasi Rakyat Media salah seorang pemohon, dirinya merasa santai bisa mengurus perpanjangan pajak sepeda motornya. Hanya dalam waktu yang singkat, surat kenderaan yang diurusnya sudah selesai. Bukan hanya Lilik, tapi Hendra, warga Batam Center juga merasa puas dengan pelayanan petugas di Samsat Gedung Graha Batam. Pelayanan di Samsat saat ini tidak seperti dulu, pelayanannya sangat cepat dan tepat.
Terbukti, pengurusan surat-surat kenderaan saya bisa berjalan secara efektiv dan efesien. Untuk saat ini pelayanan yang diberikan petugas di bagian STNK relatif baik. Tidak perlu menunggu terlalu lama hanya dalam waktu beberapa jam, perpanjangan pajak STNK mobil miliknya telah selesai di proses dan bisa pulang, ujar Hendra. Lain lagi Rian, mengatakan saya sangat senang dalam kinerja petugas samsat di Graha Kepri yang sangat professional dalam mengerjakan pekerjaannya, apalagi pihak petugas sangat ramah dan sopan kepada masyarakat yang ingin mengurus pajak kendaraan. Hal yang sama juga dikatakan oleh Pak Lubis kepada Rakyat Media, saya sangat senang dengan pelayanan yang dilakukan samsat graha Kepri yang penuh dengan kesopanan dan dalam pengurusannya pihak samsat graha Kepri sangat cepat, lebih kurang lima menit proses perpanjangan STNK selesai, ujar Rian. (rm/Ikhsan)
CMYK
5
Sabtu, 2- 9 September 2017, MINGGU I
BATAM KRIMINAL
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Polresta Barelang Tangkap 4 Tersangka Pengedar Narkoba BALOI, RAKYAT MEDIASatresnarkoba Polresta Barelang berhasil mengamankan 4 tersangka yang diketahui hendak melakukan transaksi Narkotika jenis sabu, Selasa (22/8/ 2017).Kasat Narkoba Polresta Barelang Kompol Arwin A. W, SH, SIK membenarkan adanya penangkapan ke 4 tersangka tersebut.”4 tersangka berhasil kita amankan, Keempat pelaku kita bekuk ditempat terpisah,” Jelasnya. Penggrebekan pun dilakukan oleh polisi yang diketahui salah satu tersangka sedang berada di Hotel Citic kamar 326, Pelitakecamatan, Lubuk baja kota
KAPOLRES Barelang Kombes Pol Hengky dan Kasat Naroka Kompol Arwin
Batam.Selanjutnya polisi menangkap 1 tersangka berinisial MA (41) serta melakukan penggeledahan pada tersangka dan ditemukan benar ada padanya Narkotika jenis sabu seberat 1015 gram yang dibungkus didalam teh China merk Guanyinwang. Dari hasil introgasi, tersangka berinisial MA (41) baru akan melakukan transaksi barang haram tersebut di pelabuhan Tanjung Uncang Batam.Polisipun langsung bergeser menuju TKP untuk melakukan pengembangan dan menangkap 2 pelaku berinisial SU (47) dan JO (30) berdasarkan dari barang bukti yang disita yakni 1
buah Handphone. Sedangkan 1 tersangka lagi yang berinisial MU (37) ditangkap Polisi di Selat Panjang Riau pada hari Rabu (23/8) dengan ditemukan barang bukti yaitu 1 buah aki kapal diduga untuk menyimpan sabu, Handphone serta pasport pelaku. Kasat Narkoba Polresta Barelang Kompol Arwin menjelaskan bahwa kasus ini masih akan dilakukan pengembangan untuk mengungkap pemasokan sabu pada mereka,”Kini keempat tersangka mendekam di Polresta Barelang untuk penyidikan lebih lanjut.”. Ujar Kompol Arwin.(rm/ant)
Perampok Sadis di Bengkong Benyok Dihakimi Massa
TERSANGKA perampok Khaidir duduk diintrograsik polisi
BENGKONG, RAKYAT MEDIA-Khaidir (25) pria tambun pelaku rampok dan penikaman terhadap Lia Astuti (60) di Perumahan Taman Harapan Indah, Bengkong nyaris bonyok dihakimi massa yang geram. Baju kaos hitam yang dipakainya terlihat robek-robek. Pakaiannya nampak kusut memperlihatkan tubuh gemuknya. Ia nampak kelelahan. Kepala dan lehernya nampak berdarah-darah terkena puku-
lan massa. Beberapa luka dialaminya. Menurut informasi, rencananya pihak kepolisian segera memberikan keterangan terkait perampokan ini secara resmi hari ini, Senin (28/8/2017). Dari keterangan pelaku sejauh ini, ia memang bermaksud merampas kalung dan gelang milik korban. Akibat korban melawan ia melakukan penikaman. Salah seorang warga mengatakan saat Khaidir sempat
melarikan diri. Namun warga lainnya Ilham berusaha mengejar sambil berteriak dan melempar Khaidir dengan batu. Khaidir sempat menyerang Ilham yang mencoba mengejar. Bahkan sempat terjadi duel. Namun Khaidir sial, ia pun bisa dibekuk apalagi warga lainnya datang. “Setelah ketangkap, warga yang mengetahui menghajar perampok itu, untuk cepat diamankan polisi,” ungkap warga setempat.(rm/bn)
Polda Kepri Bekuk Dua Bandit Pembobol Mesin ATM TANJUNG SENGKUANG, RAKYAT MEDIA-Rampudo Toga Torop (46) dan Zaliani alias Metal (45), duet bandit kelas kakap ini ternyata juga melakukan aksi kriminal lintas negara. Spesialis pembobol mesin ATM ini juga kerap beraksi di Malaysia dan Singapura. Keduanya tak berkutik saat anggota Jatanras gabungan Sub Direktorat 3 Jatanras Polda Kepri dan Polda Sumatra Utara melakukan penangkapan. Mereka dibekuk di sebuah rumah kontrakan bilangan Kavling Blok E Tanjung Sekuang No 63 RT 005/011 Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Jumat (25 /8/
2017) pekan lalu Aris menuturkan, kedua tersangka sebelumnya masuk daftar pencarian orang (DPO) di Medan. ”Tersangka DPO dari Polda Sumut merupakan pelaku pembobolan mesin ATM,”ujar Aris. Dalam penangkapan ini pihaknya dibantu tim Jatanras Polda Sumut dan saat ini tersangka sudah diamankan Polda Kepri untuk pengembangan lebih lanjut. “Rencananya kedua tersangka akan dibawa ke Medan untuk diproses oleh Polda Sumut,”pungkasnya. Keduanya yakni Rampudo Toga Torop (46) dan Zaliani alias Metal (45). Mereka juga
disinyalir sebagai bandit lintas provinsi yang kerap melakukan aksi kriminal.Rampudo merupakan warga Kavling Tering Blok C 1 Nomor 54 Tanjung Sengkuang. Sementara Metal (45) berasal dari Tanjung Balai Asahan, Sumatra Utara. Kasubdit 3 Jatanras Polda Kepri AKBP Aris Rusdiyanto mengatakan kedua tersangka sebelumnya masuk daftar pencarian orang (DPO) di Medan. “Tersangka DPO dari Polda Sumut merupakan pelaku pembobolan mesin ATM dan brangkas lintas provinsi,” ujar mantan Kasat Reskrim Polres Bintan ini kepada batamnews, Jumat (25/8/2017).(rm/net)
TERSANGKA pembobol mesin ATM Rampudo Toga Torop (46) dan Zaliani alias Metal (45)
Polres Barelang Bekuk Biksu Polda Kepri Serahkan Vihara Cabuli Anak Dibawah Umur 11 Tersangka Perjudian
ANGGOTA Serse Polres Barelang menggiring tersangka
BALOI, RAKYAT MEDIABiksu Vihara Purnama yang menjadi tersangka kasus pencabulan di Batam akhirnya dibekuk di Jakarta. Pelaku sebelumnya kabur dan selalu berpindah tempat. Tim Jatanras Polresta Barelang Batam, yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Kompol Agung Gima, sekitar pukul 08.30 WIB, Kamis (31/08/2017), menangkap tersangka biksu berinisial YCH alias Hen. Dia diketahui bersembunyi di sebuah tempat di Jakarta Barat. YCH berhasil kabur dan selalu berpindah tempat. Sedangkan Tim Jatanras terus melacak tersangka, hingga akhirnya berhasil menangkap YCH di depan sebuah hotel di Sunter, Jakarta Utara.”Pagi tadi tim Jatanras Polresta Barelang
Batam berhasil menangkap pelaku biksu (YCH). Sempat terjadi perlawanan, namun dengan cepat diatasi kepolisian,” ujar Agung. Sebelumnya, YCH ditetapkan Polresta Barelang Batam sebagai tersangka tindak pidana eksploitasi dan pencabulan anak di bawah umur. Selain menangkap seorang biksu yang bekerja di Vihara Purnama Mahayana di daerah Kecamatan Nongsa, Batam, polisi telah menahan seorang pengelola vihara tersebut berinisial BGS. Menurut Kompol Agung Gima, untuk sementara ada 2 pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah biksu YCH dan BGS selaku pengurus dan pengelola Vihara Purnama Mahayana.
Rencananya, sore nanti sekitar pukul 16.00 WIB tersangka YCH langsung diberangkatkan dengan pesawat menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Agung menambahkan tersangka dilaporkan oleh lima korban anak di bawah umur. Kelima korban mengaku mendapat perlakuan yang tidak senonoh saat bekerja di vihara. Selain itu, korban mengaku tidak mendapatkan upah selama bekerja di Vihara Purnama Mahayana. Bahkan ironisnya lagi, kedua korban perempuan yang masih di bawah umur mengaku dicabuli oknum biksu di salah satu hotel di daerah Jakarta sebelum dibawa ke Kota Batam untuk dipekerjakan di vihara tersebut.(rm/mb)
NONGSA, RAKYAT MEDIA-Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri menyerahkan 11 orang tersangka dari dua kasus perjudian di Kota Batam kepada Kejaksaan Tinggi Kepri. “Pekan lalu, kejaksaan sudah menyatakan kasus gelanggang permainan Mitra Mal Batuaji dan Siejie Tiban Indah, P-21. Jadi hari ini tersangka dan barang bukti diserahkan (tahap dua),” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Pol Lutfi Marthadian di Mapolda Kepri, Batam, Rabu. Penyerahan 11 orang tersangka dan barang bukti kasus perjudian ke Kejaksaan Tinggi Kepri dilakukan oleh petugas melalui Kejaksaan Negeri Batam.”Tahap dua dilakukan berdasarkan LP-A/89/VII/2017/SPKT Kepri dugaan tentang perjudian (303) atas 9 tersangka di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Mitra Mall Gelper Batuaji dan dugaan perjudian Siejie atau tebak nomor LP-A/96/VII/ 2017/SPKT Kepri di TKP Pasar Tiban Indah,” kata dia. Penggerebekan gelanggang permaian E-Zone Mitra Mal Batuaji dilakukan oleh Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri, 15 Juli lalu sekira pukul 16.30 WIB. Dalam penggebrekan itu, polisi menetapkan sembilan orang tersangka, yaitu Ap sebagai penanggung jawab lokasi permainan serta IP dan AU sebagai wasit. Kemudian RK penjaga penukaran hadiah hasil kemenangan, NA dan CW sebagai kasir, AN sebagai asisten manager, Rp sebagai penukar hadiah bagi pemenang dan BI sebagai pemain. Barang bukti yang diamankan berupa uang sebesar Rp17.416.000 dari RK, 10 bal rokok, sejumlah mesin judi dan enam telepon genggam milik tersangka. Sedangkan dua tersangka lain yang memasuki tahap dua yaitu terkait judi jenis Siejie Singapura yang digerebek pada 16 Juli di Tiban Kampung, Batam. Dua tersangka yang diamankan dan menjadi tersangka dari lokasi perjudian tersebuta adalah SS dan DS. ”Seluruh tersangka dikenakan pasal 303 jo 303 Bis KUH Pidana dengan ancaman pidana 10 tahun penjara,” kata Lutfi. Saat ini, kata dia, sejumlah kasus perjudian lain juga masih ditangani oleh penyidik Ditreskrimum Polda Kepri.(rm/ant)
KAPOLSEK Sagulung AKP Hendrianto dan tersangka begal
Polsek Sagulung Batam Tangkap 3 Pelaku Begal SAGULUNG, RAKYAT MEDIA-Polsek Sagulung berhasil menangkap 3 Pelaku Begal yang meresahkan warga Sagulung, Usai dilakukan penangkapan pada Rabu (23/8/2017) lalu, anggota Polsek Sagulung memeriksa identitas pelaku dan diketahui para pelaku merupakan siswa aktif sekolah. Penangkapan 3 remaja yang masih aktif sekolah tersebut, diketahui telah memeras dan menganiaya salah satu anak SMA berinisial DP (16) di depan Sekolah Indomalay, Komplek Mall Top 100 Tembesi, Selasa lalu (22/8). seperti dikutip dari batamraya.com. Adapun ketiga remaja yang berinisial YR (16), Y (14), dan R (13) merupakan warga Sagulung dan Batu Aji yang diketahui masih aktif sekolah. Kapolsek Sagulung, AKP Hendrianto membenarkan aksi ketiga remeja tersebut. Dijelaskannya bahwa aksi dari 3 remaja tersebut memang sudah lama meresahkan anak- anak sekolah di sekitaran Kecamatan Sagulung.” Dari hasil pengembangan, sebelumnya pelaku sudah beraksi di 13 TKP. Selain melancarkan aksi begal yang bertujuan untuk memalak dan mengambil barang berharga seperti handphone dan Sepeda Motor, mereka pun tidak segan untuk menganiaya korban dengan menggunakan senjata tajam,” pungkas Kapolsek Sagulung. Saat ini ketiga pelaku diamankan di Unit PPA Polsek Sagulung untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut untuk mengusut kedua pelaku lainnya.(rm/red)
Penggerebekan Gembong Narkoba di Marchelia Gemparkan Warga BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Sebuah penginapan di Taman Marchelia, Batam Centre, Batam, digerebek petugas, belum lama ini. Dalam penggerebekan itu empat orang ditangkap.Pada saat penggerebekan juga terdengar suara tembakan. Penggerebekan berlangsung cepat di penginapan Tachi Stay Gues House tersebut. Seorang saksi mata, Abdullah Nyak Ben, membenarkan kejadian penggerebekan tersebut. Menurutnya ada beberapa orang yang ditangkap dalam peristiwa tersebut. Setidaknya ia mengetahui ada empat orang. “Ia, mereka menginap di sini. Tapi saya nggak tau apa masalahnya,” ujar Abdullah yang juga karyawan penginapan tersebut. Kabarnya ada lima orang yang ditangkap. Namun di penginapan tersebut ada tiga orang. Sisanya di daerah lain”Iya ada dua orang ditangkap di sini terkait narkoba, tapi kalau penangkapan bandar narkoba saya kurang tau juga,” katanya kepada batamnews di lokasi. Abdullah mengatakan sebelum penangkapan ada dua mobil yang datang ke penginapan, Toyota Avanza dan taksi Green. Sebelumnya sudah
ada dua orang yang sudah diamankan pihak kepolisian dan berada di dalam mobil, dan dua orang itu juga penghuni di penginapan itu.”Ya orang itulah yang bawa ke sini. Katanya ketangkap di Batuaji sama di Nagoya,” ujarnya. Saksi mata Abdullah mencerita bagaimana proses penangkapan yang dramatis itu. Bahkan petugas yang diduga berasal dari Badan Narkotika Nasional itu sempat melepaskan tembakan.Para tersangka tampak berlarian. “Iya, ada suara tembakan kan. Habis itu pada berlarian orang itu, buser kayaknya” ujarnya. Ia juga mengatakan bahwa ada satu orang yang sempat mencoba kabur, tapi warga ikut mengamankannya. ”Warga kira maling pertamanya, dicariin, kiranya dia sembunyi di selokan. Untung ada sekuriti yang bilang dia bukan maling,” kata dia. Ia juga mengatakan hanya dua orang yang dia kenal dari 4 orang terduga itu, salah satunya bernama Dr dan Put. Mereka bekerja di Malaysia. ”Mereka katanya kerja di Malaysia, jadi kalau di sana itu kan bisanya cuma 25 hari, 5 harinya lagi nginap di sini,” kata dia.(rm/mb)
CMYK
RAKYAT RIAU
Sabtu, 2- 9 September 2017, MINGGU I
Website: www.rakyatmediapers.co.id
6
Bupati Meranti Resmikan 5 Bedah Rumah Layak Huni Bantuan Baznas SELAT PANJANG, RAKYAT MEDIA-Bupati Kepulauan Meranti, Drs. H. Irwan M.Si, meresmikan 5 rumah layak huni hasil bedah rumah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kepulauan Meranti. Kegiatan yang dikemas dengan acara Silahturahim bersama masyarakat itu, dipusatkan di masjid Darul Mutaqin, Desa Sungai Cina, Kecamatan Rangsang Barat, Kamis 31 Agustus 2017. Turut mendampingi Bupati, Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti yang juga penasehat Baznas Drs H. T. Akhrial, Ketua Baznas Provinsi Riau Subianto, Ketua Baznas Kepulauan Meranti Sunarto, para Kepala OPD, Camat Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir, Ketua MUI Meranti H. Mustafa, Sekretaris Baznas Ustad Kosin, Imam Masjid dan Pengurus Mushola. Pada kesempatan itu, Bupati melakukan Pendisitribusian Zakat Konsumtif UPZ Baznas Rangsang Barat kepada 96 penerima di 12 Desa yang ada secara simbolis kepada kaum dhuafa perwakilan penerima, yang dilanjutkan dengan mengun-
jungi satu-persatu rumah keluarga kurang mampu penerima bantuan bedah rumah layak huni Baznas Kepulauan Meranti. Rumah pertama yang dikunjungi adalah rumah keluarga Ramli di Desa Sungai Cina Kecamatan Rangsang Barat, saat dikunjungi Bupati Irwan, lelaki paruh baya yang berprofesi sebagai tukang ojek itu sangat terharu karena berkat bantuan itu dirinya sudah dapat tinggal dirumah yang layak tidak beratap daun lagi dan tidak bocor. “Berkat bantuan ini benar-benar kami rasakan manfaatnya, sejak ada Baznas bantuan yang diberikan tepat pada sasarannya,” jelas Ramli. Rasa haru yang sama juga dirasakan oleh Aminah warga Desa Melai, dikediamannya yang sudah layak itu dirinya tak kuasa menahan tangis saat melihat Bupati Irwan dan rombongan mengunjunginya, kehadiran Bupati diakui Aminah memang sudah sangat dinanti-nanti oleh keluarganya yang ingin mengucapkan terima kasih langsung, terutama Almarhum ibunya yang
baru saja meninggal dunia. “Saya ingin menyampaikan salam almarhumah ibu kami yang tak sempat bertemu Pak Bupati, kami sangat berterima kasih sekali atas bantuan ini,” ujar Aminah seraya menyeka air mata. Seperti diketahui, Bupati Drs. H. Irwan M.Si selaku pembina Baznas Meranti selalu mendorong Baznas untuk berinovasi dalam membantu masyarakat miskin, mulai dari pengadaan ambulance laut dan darat, rujukan berobat bagi masyarakat kurang mampu hingga bedah rumah layak huni seperti yang saat ini resmikan. “Kami terus mendorong Baznas bagaimana masyarakat yang memerlukan bantuan bisa dibantu seluruhnya sehingga angka kemiskinan di Meranti bisa turun secara signifikan, kedepan bukan saja dapat membantu orang susah menjadi tidak susah tetapi bisa memakmurkan,” ujar Bupati. Selanjutnya Bupati dan rombongan juga mengunjungi rumah keluarga Saleh di Desa Melai, rumah keluarga Usman Desa Sego-
BUPATI Kepulauan Meranti, Drs. H. Irwan M.S bersama masyarakat
meng, dan rumah Azwar di Desa Sialang Pasung yang keseharian bekerja sebagai buruh lepas. Dari 5 rumah keluarga miskin
yang mendapat bantuan bedah rumah tersebut, Baznas Meranti melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Rangsang Barat, men-
geluarkan dana mulai dari 15 juta rupiah untuk rehab ringan sampai 22 juta rupiah untuk rehab hampir 100 persen.(rm/humas).
Bupati Amril: Nilai Bupati Irwan: Pembangunan Jalan KPK Terus Dalami Lingkar Dorak Harus Tuntas Kasus Korupsi Kemanusian Ibadah di Bengkalis Kurban Harus Bisa Kita Terapkan BENGKALIS, RAKYAT MEDIA-Gubernur H Arsyadjuliandi Rachman beserta istri Hj Sisilita dan Bupati Amril Mukminin beserta istri Kasmarni mulanya akan menunaikan salat sunat Idul Adha 1438 H, di halaman kantor Camat Mandau, Jalan Jenderal Sudirman No 56 Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau.Tapi, karena halaman kantor camat basah akibat malamnya hujan deras menguyur kota Duri dan sekitarnya, keduanya batal sholat di sana. Bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Riau dan Bengkalis, akhirnya orang nomor satu di Riau dan kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini, salat di Masjid Besar Arafah, Jalan Hang Tuah, Duri.Kata Bupati Amril, ibadah kurban mengajarkan sesama untuk saling mencintai, tolong menolong, dan saling memberi. Dapat mengokohkan semangat persaudaraan. ”Nilai-nilai kemanusiaan inilah yang harus kita petik,” ajaknya ketika memberikan sambutan dihadapan ribuan umat Islam yang memadati lantai I, lantai II, teras kiri dan kanan, serta teras bagian belakang dan halaman masjid Kecamatan Mandau itu. Kepada umat Islam di kabupaten dengan 11 kecamatan, 136 desa dan 19 kelurahan ini, dia mengajak agar ibadah kurban tidak dimaknai sebagai penyembelihan hewan dan membagikannya kepada yang berhak menerimanya. “Harus dipahami lebih dari sebatas itu. Kita mesti memahami makna filosofis yang bisa digali dari peristiwa besar tersebut,” paparnya, sembari mengucapkan selamat Idul Adha kepada seluruh umat Islam di daerah ini. Melalui momentum Idul Adha atau Hari Raya Haji ini, suami Kasmarni ini mengajak umat Islam di daerah ini menjadikan ibadah kurban sebagai life style atau gaya hidup untuk membantu sesama. Masih kata Bupati Amril, orang-orang yang berkurban bakal mendapatkan tempat yang paling tinggi di sisi Allah SWT.”Ibadah kurban juga bisa mengantarkan umat Islam menjadi umat yang kuat, umat yang tangguh, umat yang memiliki kepedulian kepada sesama,” jelas mantan anggota DPRD Bengkalis tiga periode dari Partai Golkar ini.(rm/grc)
SELATPANJANG - Sentra bisnis Kepulauan Meranti yang masih terpusat di jalan protokol Kota Selatpanjang sudah semakin padat dan sesak. Oleh karenanya perlu dikembangkan wilayah pertumbuhan ekonomi baru untuk mengurai kepadatan penduduk. Hal itu diungkapkan Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, saat meninjau jalan lingkar Dorak-Tanjung Mayat yang mengelilingi setengah Kota Selatpanjang, sebagai salah satu wilayah yang akan disulap menjadi kawasan sentra bisnis baru, Rabu 30 Agustus 2017. Untuk itu, Pemda telah membangun jalan lingkar Dorak-Tanjung Mayat dengan aspal Hot Mix yang cukup representatif. Diharapkan dengan tuntasnya pembangunan jalan tersebut, dapat memicu munculnya sentra-sentra ekonomi baru bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Sejauh ini dari beberapa kali peninjauan, Bupati Irwan menilai proses pembangunan jalan lingkar tersebut sudah cukup baik, hanya saja terkendala pada proses pembangunan jembatan yang menyatukan Dorak-Tanjung Mayat yang lambat. “Saya melihat proses pembangunan jembatan sangat lambat, jika begini terus dikhawatirkan akan menghambat proses pembangunan jalan, karena penuntasan jalan sangat bergantung dari jembatan penghubung ini,” jelas Bupati.
BUPATI Kepulauan Meranti, Drs H Irwan Msi, baju putih tinjau proyek
Jika jembatan tidak selesai, lanjutnya, maka dana yang telah dianggarkan untuk pembangunan jalan tidak terserap, otomatis proyek pembangunan akan tertunda setahun lagi. Apalagi kondisi keuangan yang serba tidak pasti saat ini akan semakin mempersulit penganggaran. “Kita ingin perkembangan kota baru ditarik kesini (DorakTanjung Mayat), syaratnya jalan lingkar harus tuntas dan penuntasan jalan lingkar sangat bergantung pada jembatan penghubung ini. Kita tidak ingin gara-gara jembatan tidak siap pembangunan menjadi tertunda,” papar Bupati. Untuk itu, kata Bupati, dirinya telah menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Meranti, untuk mendorong kontraktor dapat menuntaskannya dalam sisa waktu 3 bulan kedepan. “Saya minta Dinas PU untuk mendorong kontraktor dapat menuntaskan pemban-
gunan jalan dan jembatan dalam sisa waktu 3 bulan kedepan, dan harus ada jaminan jembatan dapat dituntaskan,” tegas Bupati Irwan. Selain harapan kawasan itu menjadi program perluasan kota dan menopang pengembangan kawasan bisnis baru, pengembangan wilayah tersebut juga dapat mengurai kepadatan arus kendaraan bermotor dalam Kota Selatpanjang. Bupati Irwan meyakini, penuntasan pembangunan jalan Dorak-Tanjung Mayat yang saat ini tengah digesa, akan mampu memberikan manfaat luas terhadap peningkatan taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. “Pembangunan jalan dan jembatan menjadi fokus utama kita karena sangat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Jika ini terus digesa, kami yakin kemismkinan akan dapat diturunkan secara signifikan,” pungkas Bupati Irwan. (rm/rls humas).
Bupati Irwan Tinjau Pembangunan Jalan Desa Bokor-Sendaur RANGSANG BARAT - Pembangunan jalan pedesaan khususnya di sentra-sentra ekonomi masyarakat menjadi fokus Pemerintan Daerah Kepulauan Meranti dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, seperti jalan akses Desa wisata Bokor menuju Sendaur. Saat meninjau jalan itu, Selasa 29 Agustus 2017, Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi, mengatakan tuntasnya pembangunan jalan antar desa memberikan manfaat positif dari segi kemudahan akses hingga ekonomi masyarakat. Manfaat positif itu diakui oleh Mardian tokoh pemuda setempat, bahwa pembangunan jalan akses Desa BokorDesa Sendaur sepanjang 6,6 Kilometer dan lebar 6 Meter, sharing Budget APBD Meranti dan DAK APBN sebesar 17 Miliar rupiah itu memang sangat dinanti-nanti masyarakat. “Karena sangat membantu dalam memperlancar akses mobilitas orang dan hasil produk-
si pertanian yakni Kelapa, Karet dan Padi serta buah-buahan dan juga hasil ikan tangkapan Nelayan yang menjadi andalan masyarakat,” ujarnya. Selain itu, jalan tersebut memberikan semangat kepada para petani untuk meningkatkan hasil-hasil pertanian mereka, karena mudah dibawa ke kota dan dapat dijual dengan harga yang lebih baik. Hal ini otomatis dapat menekan angka kemiskinan. “Jika sebelumnya karena susahnya akses jalan, masyarakat lebih memilih menjual hasil pertanian kepada tengkulak dengan harga yang relatif murah, kini dengan lancarnya jalan kami dapat dengan mudah membawa langsung ke Kota Selatpanjang dan dijual dengan harga lebih baik,” jelasnya. Begitu juga bagi Nelayan yang sebelumnya lebih memilih menjual hasil tangkapannya kepada penampung, kini dapat keliling kampung menjajakan hasil tangkapan ikannya. “Dulu nelayan menjual ikan
dengan penampung yang mengambil dengan harga murah, kini dengan jalan yang bagus mereka bisa menjajajakan langsung ke kampung-kampung, jadi lebih untung,” tambahnya. Namun kata Mardian, akses jalan itu belum lengkap jika tidak diiringi dengan peningkatan elektrifikasi melalui pembangunan infrastruktur listrik. Untuk itu ia berharap kepada pemerintah untuk membangun infrastruktur kelistrikan agar listrik dapat hidup siang dan malam. Menanggapi itu, Bupati Irwan mengatakan bahwa keinginan masyarakat sejalan dengan program Pemerintah Daerah yang ingin memberikan pelayanan dan kemudahan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur khususnya jalan dan instalasi listrik pedesaan. Menurut Bupati, pembangunan infrastruktur jalan memang menjadi fokus dirinya dalam rangka memudahkan akses masyarakat dan mobilitas barang serta hasil-hasil pertanian antar desa, desa-kecama-
BUPATI Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi, menunjuk sesuatu ke tanah
tan dan kecamatan-kabupaten. Dengan lancarnya akses dari Desa ke Kabupaten, diharapkan dapat membuka isolasi daerah yang akan berdampak pada meningkatnya taraf hidup dan ekonomi masyarakat, sehingga penuntasan masalah kemiskinan yang terus digesa oleh Pemda berjalan dengan baik. “Ya pembangunan jalan yang representatif seperti yang kita lihat ini memang menjadi fokus dan kita harapkan dapat lebih meningkatkan taraf kesejahteraan dan ekonomi masya-
rakat yang didukung oleh mudahnya akses,” ujar Bupati. Terkait infrastruktur listrik, dikatakan Bupati, Pemkab Kepulauan Meranti terus berupaya agar listrik dapat menjangkau seluruh pelosok negeri dan mampu melayani 24 jam non stop. Dalam mewujudkan hal tersebut, jelasnya, tiap tahun Pemkab menganggarkan dana sebesar 75 miliar rupiah untuk pembangkit dan jaringan listrik, ia berharap kedepan seluruh masyarakat desa dapat menikmati fasilitas listrik 24 jam. (rls/san).
BENGKALIS, RAKYAT MEDIA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga saat ini masih terus melakukan penyidikan terhadap dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi di proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Bengkalis, Riau Tahun Anggaran 2013-2015. Dimana dua orang tersangka adalah M Nasir Sekda Kota Dumai dan Hobby Siregar dari pihak swasta. Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha mengatakan saat ini penyidik KPK masih melakukan penyidikan terhadap dua tersangka dan pemeriksaan saksi-saksi lain untuk pengembangan kasus tersebut. “Perkembangannya masih dalam tahap penyidikan terhadap dua tersangka dan pemeriksaan saksi,” kata Priharsa kepada wartawan, Selasa (29/8/ 17) di Gedung KPK Jakarta. Ia juga mengakui hingga saat ini belum ada tersangka baru, karena penyidik masih fokus terhadap penyidikan dua tersangka tersebut. Walaupun nantinya ada tersangka baru hal tersebut tergantung penyidik KPK. “Untuk saat ini belum ada tersangka baru, tapi tidak tertutup kemungkinan ada. Karena tergantung pengembangan kasus oleh penyidik,” ujarnya. Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Sekretaris Daerah Kota Dumai, M Nasir sebagai tersangka, Jumat (11/8). Nasir dijerat sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Batu PanjangPangkalan Nyirih, di Bengkalis, Tahun Anggaran 2013-2015. “KPK meningkatkan penye-
Juru Bicara KPK
Febri Diansyah lidikan dugaan korupsi di proyek peningkatan jalan Batu PanjangPangkalan Nyirih, Bengkalis, Riau Tahun Anggaran 2013-2015 ke penyidikan setelah ditemukan adanya bukti permulaan cukup. KPK menetapkan dua tersangka,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan pers di kantornya. Menurut Febri, saat proyek ini berlangsung, Nasir merupakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis. Selain itu, KPK juga menetapkan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction, Hobby Siregar sebagai tersangka. Keduanya disangka melanggar Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHPidana. Terkait perkara ini, KPK juga telah meminta Ditjen Imigrasi mencegah dua tersangka. “KPK mencegah dua tersangka, MNS (M Nasir) dan HOS (Hobby Siregar) untuk enam bulan ke depan sejak 21 Juli 2017,” sebut Febri.(rm/bo).
Bupati Bengkalis Lantik 39 kepala Desa Terpilih BENGKALIS, RAKYAT MEDIABupati Bengkalis Amril Mukminin, Senin (28/8/2017) di lapangan Tugu Bengkalis melantik 39 Kepala Desa (Kades) terpilih hasil Pilkades serentak 2017 Kecamatan Bengkalis dan Bantan. Dari 39 Kades periode 20172023 dilantik, 20 Kades Kecamatan Bengkalis dan 19 Kades di Kecamatan Bantan. Seluruh Kades dilantik 1 diantara perempuan. Dia adalah Sani, Kades Desa Bantan Air, Kecamatan Bantan. Hadir dalam acara pelantikan tersebut, Plt Sekda Arianto, Kadis PMD Ismail, Ketua KPU Defitri Akbar, Wakil Ketua DPRD Indra Gunawan, Anggota DPRD Zamzami, Anggota DPRD Firman, Forkopimda dan sejumlah Pejabat Pemkab Bengkalis. Serta ratusan masyarakat yang ingin menyaksikan pelantikan Kades tersebut. Kades Bengkalis yang dilantik diantaranya Ahmadi (Sungai Alam), Ahmad Sanusi (Penampi), Jansuar (Pedekik), Faisal (Pangkalan Batang), Badrun (Pematang Duku), dan Zamri (Sekodi). Kemudian,
Basrah (Senggoro), Nangak (Kelemantan), Usman (Meskom), Sudi Hartono (Kuala Alam), Khairudin (Kelebuk), Samsul (Palkun), Faisal (Sungai Batang) dan Ahmad (Prapat Tunggal). Selain itu, Hujiono (Simpang Ayam), Harianto (Senderak), Sabahar (Kelemantan Barat), Rosmali (Damai), Azmi Yulfikasr (Pangkalan Batang Barat) dan Mas’ud (Pematang Duku Timur). Sedanbgkan Kades Bantan yakni Edi Sutrisno (Jangkang), Zulkarnain (Bantan Air), M Ali B (Teluk Pambang), Dian Saputra (Bantan Tua) dan Samsul Arifin (Bantan Tengah). Kemudian, Junaidi (Resam Lapis), Turadi (Berancah), Hariyanto (Ulu Pulau), Jalaludin (Mentayan), Pasla (Pambang Pesisir), Sukarni (Suka Maju) dan Edi Zakri (Pambang Baru). Dan, Hendi Cong Meng (Kembung Baru), Amin (Pasiran), Subari (Muntai Barat), Sulaini (Bantan Sari), Sani (Bantan Timur), Lakuning Ratno (Teluk Papal) dan Azman (Deluk).(rm/jelita. s).
CMYK
7
RAKYAT SUMBAR
Sabtu, 2- 9 September 2017, MINGGU I
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Bupati Pasbar Syahiran Terima Kunjungan Brigjen TNI Bakti Agus Fadjri PASAMAN BARAT-RAKYAT MEDIA, Pemerintah Pasaman Barat terus melakukan pembenahan agar keluar dari prediket daerah tertinggal. Tekad Pasbar tersebut terus mendapatkan dukungan dari berbagai instansi, termasuk intansi vertikal. Kemarin (30/8), Komandan Korem 032/Wirabraja Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P.,M.Si, datang langsung ke Pasbar untuk memberikan dukungan. Bupati Pasbar H. Syahiran beserta Wakil Bupati Pasbar H. Yulianto dan Komandan Kodim 0305 Pasaman Letkol Arm Cosmas Pramundhito menyambut ke datangan rombongan Danrem di kediaman bupati setempat. Dalam kegiatan tersebut rombongan juga meninjau program jamban untuk masyarakat Pasbar di Bandarejo. Dalam sambutannya, Bupati Pasbar H. Syahiran menjelaskan bahwa Pasbar terdiri dari tiga etnis yakni Minang, Mandailing dan Jawa. Selama ini, ketiga etnis tersebut masih bisa hidup berdampingan sebagai warga negara Indonesia yang baik. Syahiran juga memaparkan bahwa salah satu faktor ketertinggalan Pasbar di banding daer-
ah lain di Sumbar adalah kemiskinan. “Di Pasbar ini keluarga miskin masih cukup banyak sesuai dengan data BPS, yakni mencapai 23 ribu KK,”papar Syahiran. Dengan kondisi tersebut, tandas Syahiran perlu dilakukan pembangun secara bahu membahu. Selama ini pembangun sudah mulai berjalan antara Kodim 0305 Pasaman dengan Pemda Pasbar yakni program seribu jamban untuk keluarga miskin, program seribu sambungan listrik dan seribu rumah layak huni. Program tersebut diyakin akan menyentuh kawasan tertinggal di Pasbar. “Program yang kita sebut dengan tiga kali seribu ini ada juga kerjasama Pemda dengan Kodim,”terang Syahiran. Komandan Korem 032/Wirabraja Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P.,M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa apa yang dikatakan oleh bupati memang sudah diatur oleh UU. Pembangunan di daerah butuh dukungan semua pihak, termasuk dari instansi vertikal seperti yang dilakukan pada waktu tersebut. Sebagai per-
tahanan negara, TNI juga membaur dengan masyarakat membawa berbagai program salah satunya cetak sawah baru, pembangun WC untuk masyarakat. Pembangunan yang berkelanjutan, tegas Bakti Agus Fadjari juga dilakukan oleh TNI. Salah satunya bekerja sama dengan PT. Pegadaian dengan program membangun wc. Di Sumbar sendiri ada 420 unit MCK atau WC, dan di Pasbar sebanyak 50 unit tersebar di berbagai titik di 11 kecamatan. ”Pendampingan dan dukungan kita terhadap pemerintah daerah tidak berbeda dengan apa yang diminta oleh Bapak Bupati Syahiran dan itu sudah kita lakukan disetiap kabupaten kota di Sumbar. Dalam menangani berbagai persoalan, TNI punya Satgas dalam berbagai persoalan tentunya untuk membantu masyarakat,”papar Danrem 032 Bakti Agus Fadjari. Sebagai daerah yang memiliki tiga etnis, tugas TNI tentu makin punya tantangan, termasuk mengawasi paham radikalisme. Di Pasbar sendiri Satgas sudah dibentuk untuk mengawasi itu termasuk untuk mengawasi kebakaran hutan yang
BUPATI Pasaman Barat, H. Syahiran Salam Komando bersama Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari
sering terjadi ketika musim kemarau datang. Sementara itu, Kepala Deputi Area Bisnis PT. Pegadaian Padang Alnaviah Alius menjelaskan sebagai perusahaan negara tentunya
pembangun daerah perlu di dorong. Dipilihnya Pasbar sebagai daerah untuk menjalankan program tersebut karena Pasbar salah satu daerah tertinggal di Sumbar. “Makanya PT. Pegadaian hadir
Potensi Tambak Udang Maligi Pasbar Menarik Minat Investor
KETUA Dewan Pembina Bankom Bakti Persada, Hj. Yunisra melepas bibit ikan Lele bersama anggota kelompok budidaya Ikan Lele.
Pasaman Barat Segera Miliki Masakan Khas Daerah PASAMAN BARAT-RAKYAT MEDIA, Kabupaten Pasaman Barat dengan potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang sangat potensial dalam berbagai sektor selayaknya memiliki masakan khas daerah yang bisa dijadikan ikon Kabupaten Pasaman Barat berdasarkan sumber daya yang ada seperti ikan Lele. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Penasehat Bankom Bakti Persada, Hj. Yun Syahiran saat menyalurkan bantuan bibit ikan Lele CSR. PT. Bintara Tani Nusantara (BTN) kepada kelompok budidaya ikan Lele binaan Bankom Bakti Persada jorong Air Balam, Nagari Parit, kecamatan Koto Balingka, Rabu (30/8). Dikatakan, masakan khas daerah Pasaman Barat nantinya akan diolah dengan bahan ikan Lele menjadi Bakso Lele, Nuget Lele dan Sosis Lele. “berdasarkan SDA yang ada yakni ikan Lele, ikan ini sangat potensial untuk dijadikan masakan olahan yang akan manjadi masakan khas daerah Pasaman Barat nantinya,” ungkap Yunisra. Menurutnya, satu hal yang memiliki ironi tersendiri adalah pada usia yang sudah mencapai 13 Tahun, Pasaman Barat sama sekali belum memiliki masakan khas daerah. Hal tersebutlah yang melatarbelakngi gagasan untuk diciptakannya masakan khas daerah dalam bentuk Bakso, Nuget dan Sosil Lele.”ini salah satu upaya yang bisa kita lakukan untuk menciptakan sebuah ikon masakan pilihan yang akan menjadi ciri khas dan milik Pasaman Barat kedepan,” ungkap Yunisra. Disamping itu, selain untuk dijadikan bahan dasar olahan masakan khas daerah, ikan lele juga merupakan sektor bisnis yang sangat potensial untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Disampaikannya, sejauh ini sudah terdapat 30 kelompok budidaya ikan Lele binaan Bankom Bakti Persada di Kecamatan Koto Balingka. Setiap kelompok masing-masing terdiri dari 10 anggota dan jumlah keseluruhan anggota yang ada adalah 300 orang. Dari 30 kelompok yang ada tersebut mampu memperoleh hasil panen Lele dengan omset penjualan mencapai Rp.40.000.000, per tiga bulannya. “jumlah ini pastinya cukup fantastis dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” sebut Yunisra. Sementara, salah satu pengurus Bankom Bakti Persada, Hamdan kepada wartawan mengatakan bahwa pihaknya berharap dukungan pemerintah terutama dinas terkait dalam pengembangan sektor budidaya ikan Lele di daerah setempat. ”budidaya ikan Lele di daerah ini sudah sangat membantu perekonomian masyarakat. Kedepan akan terus dikembangkan dengan menjadikan ikan Lele sebagai bahan dasar olahan masakan khas Pasbar,” pungkas Hamdan. (rm/Robbisam)
PASAMAN BARAT-RAKYAT MEDIA, Nagari Persiapan Maligi Kecamatan Sasak, Kabupaten Pasaman Barat, menarik minat investor tambak udang dengan melihat potensi yang ada. “potensi budidaya tambak udang di Maligi cukup bagus. Apalagi didukung dengan potensi wisata pantai yang indah,” kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran saat pencanangan Kampung KB di Jorong Pantai Indah Nagari Persiapan Maligi, Selasa (29/8). Ia mengatakan daerah Maligi merupakan kawasan yang cukup luas dengan keindahan pantainya. Namun, perlu pembenahan infrastruktur jalan menuju Maligi. “Nagari Persiapan Maligi Kecamatan Sasak Ranah Pasisie ini dilirik oleh salah seorang investor tambak udang. Itu tandanya Nagari Persiapan Maligi ini menarik bagi investor untuk menanamkan modalnya di sini dengan membuat tambak udang sekitar 10 hektare,” ujarnya. Ia menyebutkan dengan kekayaan itu pulalah masyarakat Maligi harus bisa kompak dan tidak terpecah belah Sebagai daerah Nagari Persiapan Maligi belum bisa mandiri jika tidak bisa memenuhi syarat. Untuk itu masyarakat diminta
KAWASAN Nagari Persiapan Maligi Dilihat dari Udara
kompak, melayani dengan sebaik mungkin, jangan mempersulit jika ada investor yang ingin menanam modal di sini. ”Jika investor tersebut benarbenar ingin membuat tambak udang yang akan mendapatkan keuntungan masyarakat di Maligi. Perekonomian akan meningkatkan,” sebutnya. Ia menjelaskan Nagari Maligi Persiapan direncanakan akan ditetapkan menjadi nagari defenitif secepatnya jika seluruh masyarakat bisa kompak. Dilain pihak Dinas Pariwisata juga sedang membuat desain pengembangan objek wisata Maligi khususnya
wisata Pantai dan Muara Maligi.”Mudah-mudahan kedepannya Maligi akan semakin berkembang. Pemkab akan mendukung penuh berbagai pembangunan di Maligi dan Pasaman Barat umumnya,” tegasnya. Salah seorang tokoh masyarakat Nagari Persiapan Maligi, Antoni Aries mengharapkan infrastruktur jalan menuju Maligi segera diperbaiki sehingga mempercepat akses menuju daerah itu.”Mudah-mudahan dengan adanya kunjungan bupati dan rombongan ini bisa meningkatkan pembangunan di Maligi,” harapnya. (rm/Robbisam)
Bupati Pasbar Syahiran Lepas Peserta Pawai Takbiran PASAMAN BARAT-RAKYAT MEDIA, Bupati Pasaman Barat, H. Syahiran didampingi Wakil Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, Kamis (31/8) lepas peserta pawai takbiran dalam rangka menyambut hari raya Idul Adha 1438 Hijriah di Pasaman Barat. Pelepasan peserta pawai takbiran sendiri turut disaksikan oleh Forkopimda Pasaman Barat, Ketua TP. PKK Pasbar, Yun Syahiran, Ketua GOW Pasbar, Sifrowati, Ketua DWP Pasbar, Harnina Manus Handri, segenap kepala OPD, Kepala
Bahgian lingkup Pemda Pasbar dan masyarakat setempat. Bupati Pasaman Barat, H. Syahiran dalam sambutannya menyampaikan bahwa Idul Adha 1438 Hijriah hendaklah dilalui bersama dengan rasa suka cita yang mendalam. Esensi dari Idul Adha sendiri adalah pengrobanan dalam rangka meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. ”semoga pawai takbiran ini dapat berjalan dengan baik, tertib dan lancar,” harapnya. Sementara, ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Pasbar,
H. Manus Handri menyampaikan bahwa pawai takbiran dilakukan dengan rute perjalanan yang dimulai dari halaman rumah dinas Bupati Pasbar menuju bundaran Simpang Empat, berlanjut menuju Padang Tujuh-Jalur 32 dan berkahir di depan Yarsi Ibnu Sina Simpang Empat.” besok kita akan laksanakan salat Idul Adha di halaman kantoe Bupati Pasbar, jika cuaca tidak mengizinkan akan kita alihkan ke Mesjid Agung Pasaman Barat,” pungkas Manus. (rm/Robbisam).
dengan program BUMN hadir untuk negeri dengan membangun MCK dan elektrifikasi, dalam artian CSR kami Pegadaian memang tepat menyentuh sasaran,”kata Alnaviah Alius. (rm/Robbisam).
Pemkab Pasbar Ingatkan Masyarakat Cuaca Ekstrim PASAMAN BARAT-RAKYAT MEDIA, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat mengingatkan masyarakat waspada cuaca ekstrem.”Saat ini cuaca ekstrem mulai terjadi di Pasaman Barat. Saat cuaca panas, tiba-tiba hujan dengan intensitas tinggi. Apalagi Pasaman Barat merupakan daerah rawan bencana,” kata Kepala BPBD Pasaman Barat Try Wahluyo di Simpang Empat, Rabu. Ia mengatakan dengan geografis Pasaman Barat yang terdiri atas perbukitan dengan sungai-sungai besar serta adanya laut sangat rawan bencana.”Baru-baru ini ada anak hanyut dihantam banjir bah. Pohon tumbang di Kajai Talamau. Namun tidak ada korban jiwa,” katanya. Pihaknya mengingatkan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terutama yang berdomisili di sekitar perbukitan dan yang ditepi pantai.Menurutnya bencana alam yang rawan terjadi di Pasaman Barat adalah banjir, longsor dan abrasi pantai Sasak. Pihaknya saat ini terus memantau perkembangan di semua wilayah Pasaman Barat jika ada bencana yang datang. ”Petugas kita di setiap kecamatan ada. Namun, kami mengharapkan masyarakat bisa memberikan informasi secepatnya jika ada bencana datang. Daerah sekitar Batang Saman dan Talamau menjadi perhatian serius bagi kami,” ujarnya. Ia menjelaskan Pasaman Barat merupakan yang secara geografis sangat rawan bencana. Dengan daerah perbukitan, memiliki sungai besar dan laut potensi bencana alam selalu mengintai. Ia mengimbau warga mewaspadai potensi bencana banjir, longsor dan abrasi sungai dan pantai terutama saat ini musim yang tidak menentu.”Sikap waspada selalu harus diperlukan karena bencana datang secara tiba-tiba,” lanjutnya. Ia menyebutkan luapan air sungai bisa terjadi ketika hujan berkepanjangan. Bahkanlongsor bisa terjadi ketika tidak sedang hujan saat itu juga.Ia menambahkan sebagai daerah perbukitan bencana yang mengancam adalah longsor mulai dari Kecamatan Talamau, Kecamatan Gunung Tuleh, Kecamatan Sungai Aua, Kecamatan Ranah Batahan, hingga Kecamatan Parit Koto Balingka.Selain longsor, bencana banjir juga mengancam karena wilayah Pasaman Barat dialiri sungai-sungai besar yang bermuara di Muara Sasak. Sungai yang rawan banjir yakni sungai Batang Pasaman dan Sungai Batang Sikabau. Kedua sungai itu setiap tahun meluap dan merendam ribuan rumah warga terutama saat musim hujan.Abrasi pantai juga selalu mengancam rumah nelayan yang berada di sekitarnya mulai dari Katiagan Kinali, Kecamatan Sasak, Sikilang sampai Aia Bangih Kecamatan Sungai Beremas. (rm/Robbisam)
Ilustrasi : foto beberapa waktu lalu wilayah Pasbar yang rawan banjir
Baznas Pasbar Santuni Warga Kurang Mampu
ILUSTRASI : foto beberapa waktu Baznas Pasbar berikan santunan kepada warga kurang mampu
PASAMAN BARAT-RAKYAT MEDIA, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), santuni warga kurang mampu, bernama Napit Hanif Ma’ruf, penderita penyakit Kangker Darah, saat ini sedang menjalani pengobatan medis di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Djamil Padang. warga Jorong Ophir, Nagari Kotobaru, Kecamatan Luhak Nanduo, Kabupaten Pasbar, pada Selasa (29/8). Pantauan Rakyat Media, Napit, Balita malang yang baru berusia sekitar 3 tahun, ia mera-
dang sakit sejak akhir bulan Juni lalu, awalnya dia mengalami demam, lalu kemudian oleh ibunya, Ine Andriani membawa anaknya berobat kebidan desa setempat. Karena kondisi Napit tambah parah, kemudian Napit di bawa keluarganya ke Rumah sakit umum daerah (RSUD) Jambak. Pihak Rumah Sakit, mendiagnosa penyakit Napit menderita komplikasi kekurangan sel darah putih, pembengkakan paru-paru dan jantung. Margun,l (36) Ayah kandung Napit, mengatakan dia dan keluarga tidak mampu untuk
melanjutkan pengobatan anaknya. Setelah tujuh hari di rawat di RSUD Jambak, akhirnya Napit dibawa pulang kerumahnya.” keseharian saya hanya bekerja serabutan, istri saya juga tidak bekerja. Darimana kami dapat biaya untuk membawa anak kami berobat”, Kata Margun. Sejumlah warga dan pemuda Ophir yang perihatin melihat kondisi kesehatan Napit, berinisiatif untuk memberikan bantuan alakadar dan mengurus BPJS Napit yang bermaslah, lalu keluarga Margun bisa membawa Napit untuk ber-
obat ke Rsup M. Djamil Padang. Pihak Baznas Pasbar setelah mendapat laporan dari warga, melalui Sekretaris Baznas, Hendrizal bersama Pj. Wali Nagari Persiapan Ophir, Jayasman melakukan kunjungan pada rumah Margun dan memberikan santunan dana sebesar 5 juta rupiah. Sekretaris Baznas Pasbar, Hendrizal mengatakan, melalui Program kerja Baznas, yakni Pasbar Sehat, setiap warga kurang mampu dan sedang sakit yang membutuhkan bantuan dana, bisa langsung mendatangi kantor Baznas di Simpang
Empat. “ Baznas siap membantu warga yang kurang mampu, apalagi dalam kondisi darurat seperti sekarang ini. Karena yang bersangkutan memiliki BPJS, maka kami hanya memberijan tambahan dana bagi keluarga pasien,” Kata Hendrizal. Dikatakan Baznas melalui beberapa program kerjanya bisa membantu warga yang kurang mampu. Salah satunya santunan biaya berobat yang sudah banyak disalurkan tiap tahumnya, Tambah Hendrizal. (rm/Robbisam).
RAKYAT RIAU
CMYK
KORAN UMUM
Sabtu, 2- 9 September 2017, MINGGU I Portal Media Online : www.rakyatmediapers.co.id
Website: www.rakyatmediapers.co.id Sabtu, 2- 9 September 2017, MINGGU I
8 8
Edisi : # 209 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
Surat Kabar Mingguan Nasional Terdepan di Kepri
Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,
Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Bea Cukai Batam Tutup Mata :
Penyeludupan Rokok Non Cukai Marak di Batam KAPOLRES Tanjungpinang AKBP Ardianto Tedjo Baskoro
Developer Ditangkap Polisi Gara Gara Cek Kosong TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Polres Tanjungpinang merilis penangkapan developer berinisial AS (40) yang diduga melakukan tindak pidana penipuan dengan modus pemberian cek kosong saat melakukan transaksi pembayaran barang bangunan. Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardianto Tedjo Baskoro, di Mapolres Tanjungpinang, Minggu, penangkapan AS berawal dari pelaporan korban HM. “Polsek Bukit Bestari berhasil mengamankan AS beserta barang bukti 2 cek kosong, dengan nilai seluruhnya Rp84 juta,” kata kapolres. Tedjo mengatakan tersangka membeli bahan-bahan bangunan di toko korban HM. Berdasarkan keterangan korban, pelaku memberikan beberapa cek dari bank tertentu, namun saat ingin dicairkan di bank tersebut, ternyata ceknya kosong. Mengetahui ceknya tidak dapat ditukarkan dengan uang, korban langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Bukit Bestari, dengan nomor LP/419/VII/2013/Kepri/RES TPI/SPKPolsek Bestari/tanggal 11 Juli 2017. “Setelah itu kami melakukan penyelidikan dan mengirimkan SPDP ini ke pihak kejaksaan, dan proses selama ini cukup lama,” kata Ardiyanto Tedjo Baskoro didampingi Kanit Reskrim Polsek Bukit Bestari, Aiptu Fredi Simanjuntak. Ia menambahkan setelah mendapatkan hasil dari jaksa penilai mencapai tahapan P21 yang terbit tanggal 29 Agustus 2017. Dari tangan korban, polisi mendapatkan barang bukti berupa satu lembar cek Bank Muamalat dengan nomor cek MCB 797427 tanggal 14 Desember 2012 dan surat keterangan penolakan (SKP) dari Bank UOB BUANA KCP Bintan tanggal 18 Januari 2013 dengan sandi Bank 0230677, satu lembar cek Bank Muamalat dengan nomor cek MCB 797428, dua lembar surat jalan serta satu lembar nota penagihan.AS dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan.(rm/ant)
BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIARokok non cukai di Kota Tanjungpinang diduga beredar bebas. Pantauan batamnews.co.id di kawasan Potong Lembu, Tanjungpinang, rokok-rokok tersebut dijual bebas. Padahal kawasan itu tak termasuk daerah kawasan dan perdagangan bebas atau FTZ. Begitu juga di beberapa wilayah lainnya terutama di wilayah non Free Trade Zone. Diduga rokok-rokok noncukai ini dimanfaatkan sejumlah orang meraup keuntungan. Aktivitas peredaran barangbarang ilegal ini juga merugikan negara dari sektor cukai. Menurut Ketua Gerakan Indonesia (GI) Kepri, Aldi Braga, kuota rokok dari Badan Pengusahaan Tanjungpinang ini dimanfaatkan mafia rokok,” Kerugian negara bisa mencapai puluhan miliar per bulan,” ujar Aldi Braga kepada batamnews.co.id, Kamis (31/8/2017). Kepala BP Tanjungpinang Den Yealta beberapa waktu lalu menyebutkan para penerima kuota rokok
CONTOH rokok noncukai yang diseludupkan ke luar Batam
tahun ini yakni CV Three Star Bintan, PT Bintan Aroma Sejahtera, PT Sarana Dompak Jaya, PT Pratama Dompak Karya, PT Bintan Adikarya Jaya dan PT Megatama Pinang Abadi. CV Three Star Bintan mendapat kuota untuk menjual rokok merek Luffman Classics Mild sebanyak
PENGUMUMAN REDAKSI Diberitahukan kepada Instansi Pemerintah/ TNI/Polri dan pengusaha Swasta di Kota Batam dan Khususnya Provinsi Kepri, wartawan Koran Rakyat Media yang namanya tidak tercantum dalam box redaksi maka tidak diakui sebagai wartawan media ini.
100 dus, M-Mind 900 dus, Surry Super 200 dus dan Amos Internasional 200 dus. PT Bintan Aroma Sejahtera mendapatkan izin menjual rokok berlogo khusus kawasan bebas merek S Super Merah 8.200 dus, S Super Hijau 200 dus, S Super 16
sebanyak 500 dus dan Absolut A100 500 dus. Sedangkan PT Sarana Dompak Jaya mendapat izin menjual rokok merek Harmoni Premium 16 sebanyak 500 dus, RMX Biru 50 dus dan RMX Hitam 50 dus. PT Pratama Dompak Karya mendapat kuota menjual rokok merek S Super Merah sebanyak 1.044 dus, S Super Hijau 200 dus, S Super 16 dan rokok merek Absolut A 100 masing-masing sebanyak 250 dus. PT Bintan Adikarya Jaya mendapat kuota menjual rokok merek Harmoni Premium 16 sebanyak 300 dus, RMX Biru 50 dus dan merek RMX Hitam 50 dus. Terakhir, PT Megatama Pinang Abadi mendapat kuota menjual rokok merek UN sebanyak 4.800 dus, Gudang Rezeki 300 dus dan Strong 200 dus. Kebutuhan rokok itu, katanya, ditetapkan berdasarkan hasil kajian yang melibatkan pihak perguruan tinggi dan masukkan dari berbagai institusi yang berkompeten.(rm/iqbal).
Truk Angkutan Tanah Kelebihan Muatan Merusak Jalan di Batam Center
Redaksi
BATAM CENTER, RAKYAT MEDIA-Elemen masyarakat Kota Batam semakin resah terkait bebasnya truk angkutan tanah reklamasi kelebihan muatan yang setiap hari melintas di Jalan Batam Center Marina City. Warga kesal. Sebab selain mengganggu kenyamanan dan membahayakan keselamatan, lalu lalang truk-truk kelebihan muatan itu juga kerap merusak jalan. Kerusakan jalan yang kian meluas bakal berimbas pada turunnya citra Batam di mata investor karena infrastruktur yang buruk. Pantauan wartawan titik jalan rusak yang diduga akibat aktivitas truk tanah tersebut terus bertambah. Selain karena jumlah truk yang semakin banyak, aktivitas truk tersebut juga berlangsung pada siang hari. Sebelumnya, truk-truk tersebut hanya beroperasi di malam hari. “Sekarang makin banyak truknya. Siang malam mereka ngangkut tanah,” kata warga Perumahan Hang Tuah, Batam center, Rabu lalu. Menurut warga disana, ak-
tivitas truk-truk angkutan tanah kelebihan muatan tersebut sudah sangat mengganggu. Selain menyebabkan jalan rusak, debu dari tanah muatan truk tersebut juga kerap beterbangan dan mengganggu pengguna jalan lainnya. Sebab bak truk-truk tersebut sengaja dibiarkan tanpa penutup. Jalan-jalan banyak yang ambles dan bergelombang. Bahkan ada yang sampai berlubang akibat aktivtas truk tanah tersebut kian mengkhawatirkan karena pengemudinya sering kebut-kebutan. Padahal, biasanya truk-truk kelebihan muatan 25 sampai 30 ton tersebut setiap hari tiga atau empat menit mereka melintas. Jalan Batam Center Marina City merupakan salah satu ruas jalan yang menjadi lintasan truk pengangkut tanah dari Kabil, Nongsa, menuju Batam Center. Ruas jalan lain yang kerap dilintasi truk tanah ini antara lain Jalan Laksmana Bintan, Jalan Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, serta Jalan Pattimura. Warga disana mengaku
merasakan dampak dari lalu lalang truk tanah tersebut. Misalnya ceceran tanah di jalanan. Sebab truk tanah tersebut tak ditutup pada bagian baknya. Sehingga saat musim panas jalanan menjadi berdebu. Namun saat hujan turun jalan menjadi licin. Hendaknya Pemko Batam dalam menerapkan kebijakan itu yang tujuannya untuk kepentingan masyarakat. Bukannya dibiarkan begitu saja dengan bebas truk bermuatan tanah yang diperkirakan 25 sampai 30 ton beratnya,” ujarnya. Oleh karena itu masyarakat kota Batam umumnya dan warga Batam center khususnya berharap agar Polda Kepri dan Kejaksaan dapat turun ke lokasi untuk memantau adanya dugaan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh oknumoknum Dinas Perhubungan Kota Batam atas pembiaran beraktivitasnya lalu lintas di jalan umum tersebut sehingga membuat jalan bergelombang akibat truk-truk kelebihan muatan tersebut. (rm/Ikhsan)
CMYK
RAKYAT KEPRI 9
9
SABTU, 2- 9 Sabtu, 2- 9 September 2017, MINGGU I SEPTEMBER 2017, MINGGUI
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Edisi : # 209 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Proyek Jalan Tambal Sulam Senilai Rp 2,1Miliar “Sarat Korupsi” BATAM, RAKYAT MEDIAProyek pemeliharaan jalan Simpang KDA-Batam Centre milik Dinas Pekerjaan Umum, Panata Ruang dan Pertanahan Provinsi Kepri senilai Rp 2,140,043,520,00diduga kuat sarat korupsi. Pasalnya, proyek jalan yang dilakukan dengan sistem tambal sulam ini, tampak pengerjaan proyek yang dibiayai dari dana APBD Provinsi Kepri tahun 2017 dengan pelaksana kontraktor PT.Candela Mulana tersebut terkesan dilakukan asal jadi. Pantauan koran Rakyat Media dilapangan, dinilai sangat tidak pantas proyek peningkatan jalan itu anggarannya mencapai Rp 2 miliar lebih. Sebab, dari mulai Simpang KDA hingga Batam Centre, hanya ada beberapa titik perbaikan tambal sulam jalan yang kelihatan dan itu pun dibeberapa titik lainnya masih banyak badan jalan yang berlobang namun tidak diperbaiki. Tak hanya itu, dugaan proyek tersebut sarat korupsi, proyek program kegiatan pembangunan peningkatan jalan pada ruas jalan Provinsi di Kota Batam, dengan Nomor Kontrak : 15.1/SP-HS/FSK/PUPP-BM/
APBD/VII/2017 terlihat sekali banyak kejanggalan. Selain dikerjakan asal jadi dan amburadul, papan plang proyek juga diletakan secara tersembunyi sehingga tidak diketahui oleh masyarakat. Informasi yang diperoleh Rakyat Media, pelaksanaan proyek peningkatan jalan Provensi di Kota Batam, tak hanya pekerjaan jalan Simpang Kalista-Batam Centre yang disinyalir dikerjakan asal jadi dan bermasalah. Akan tetapi ada sejumlah ruas jalan lainnya di Kota Batam dengan anggaran mencapai puluhan miliar juga dikerjakan asal jadi. Sebagai mana yang pernah dijelaskan Anggota Komisi III DPRD Kepri, Irwansyah Jalan Provinsi di Kota Batam yang harus diperbaiki pada anggaran APBD Tahun Anggaran tahun 2017 yang sudah dilakukan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kepri, sekitar Rp 22 miliar. Adapun kegiatannya yaitu pemeliharaan rutin jalan pada ruas Jalan Provinsi di Kota Batam sebesar Rp 1.802.406.875. Selain itu pembangunan lanjutan jalan jalur kedua Muka Kun-
ing – Tanjung Piayu Kota Batam, senilai Rp 9.500.000.000. Pembangunan jalan jalur kedua Simpang Kalista-Simpang Franky (Jl.Laksamana Bintan) Kota Batam sebesar Rp 1.900.000.000 Peningkatan Jalan Provinsi Simpang Franky-Simpang Underpass Pelita Kota Batam dengan pagu Rp 1.900.000.000. Jalan Provinsi Simpang Marina City-Simpang Basecamp Kota Batam Rp 1.917.000.000 Kemudian peningkatan Jalan S. Parman Sei Beduk (lanjutan) Rp 1.800.000.000. Peningkatan Jalan Simpang KDABatamcenter Kota Batam Rp 2.250.000.000 dan peningkatan Jalan Bagan-Punggur Kota Batam Rp 1.850.000.000 Sebelum dilaksananakan pembangunan fisik, lewat APBD 2017 ini, Dinas PU juga membuat perencanaan teknis untuk peningkatan jalan jalur kedua Muka Kuning-Tanjungpiayu sebesar Rp 200 juta. Sedangkan perencanaan teknis peningkatan jalan provinsi simpang marina city-simpang Basecamp Rp 50 juta. Perencanaan Teknis Peningkatan Jalan S. Parman Sei Beduk Rp 50.000.000, ujar Irwansyah. (rm/mwd)
SALAH satu pengerjaan ruas jalan tambal sulam di Simpang Kalista
APBD-P Lingga 2017 Disahkan Sebesar Rp 809 Miliar Lebih
KAPOLRES Karimun memberikan pengarahan kepada personel gabungan yang terlibat dalam pengamanan Hari Raya Idul Adha
Polda Kepri Kerahkan 295 Personel Pengamanan Idul Adha KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Kepolisian Resor Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, mengerahkan 295 personel gabungan untuk menjaga keamanan perayaan Idul Adha 1438 H. “Personel sebanyak itu terdiri atas Polri, TNI AL, TNI AD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Bea Cukai, KSOP dan instansi terkait lain,” kata Kapolres Karimun AKBP Agus Fajaruddin usai apel bersama pengamanan Idul Adha di Mapolres Karimun, Kamis sore. Agus Fajaruddin menjelaskan, personel sebanyak itu bertugas secara tim dan terjadwal dengan mengamankan sejumlah kegiatan umat Islam, mulai dari malam takbiran, shalat id dan penyembelihan hewan kurban. Menurut dia, sejumlah kawasan dan obyek-obyek vital akan menjadi target pengamanan, mulai rumah ibadah, pelabuhan, pusat kegiatan malam takbiran dan termasuk rumah dinas bupati, wakil bupati dan ketua DPRD setempat. Setiap instansi yang terlibat dia minta saling koordinasi dan menjalankan tugas sesuai tugas dan fungsi masing-masing.”Memang Idul Adha tidak seramai Idul Fitri, tapi sudah menjadi tanggung jawab kami untuk melakukan pengamanan dan memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi warga,” kata dia. Dia juga meminta personel gabungan meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas penumpang, dan memastikan kelancaran arus penumpang.”Pelabuhan kami perhatikan karena kebetulan Sabtu hari libur, dan diperkirakan akan banyak warga yang bepergian. Kami juga minta petugas memastikan keselamatan pelayaran, seperti jaket keselamatan yang tersedia bagi penumpang,” katanya. Obyek-obyek wisata, kata dia, juga akan menjadi sasaran pengamanan, namun personel yang ditugaskan disebar dan digilir sehingga tidak semuanya harus turun bersamaan. ”Kami juga meminta kepada warga silakan beraktivitas di Hari Raya Idul Adha, kami siap melakukan pengamanan,” kata dia. Di tempat yang sama, Dandim 0317/Karimun Letkol Inf I Gusti Ketut Artasuyasa mengatakan, sebanyak 200 personel di Kodim dan Kompi Senapan B Yonif 134/ Tuah Sakti dilibatkan dalam pengamanan Idul Adha.”Semuanya kita libatkan, tapi tidak semunya turun. Sebagian kita siagakan sebagai personel cadangan yang siap turun jika dibutuhkan,” kata dia. Apel bersama pengamanan Idul Adha dipimpin Dandim 0317 Karimun Letkol Inf I Gusti Ketut Artasuyasa, dihadiri pula Danlanal Karimun Letkol Laut (P) Totok Irianto, serta seluruh personel lintas instansi yang terlibat dalam pengamanan perayaan Idul Adha 1438 H. (rm/ ant)
LINGGA, RAKYAT MEDIAAnggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Lingga tahun 2017 sebesar Rp809 miliar lebih disahkan DPRD Lingga dalam sidang paripurna yang digelar di gedung DPRD, Jalan Istana Robat, Daiklingga, Jumat (25/8/2017) sore. Sebelum pengesahan, juru bicara tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lingga, Agus Norman, menyampaikan bahwa besaran anggaran tersebut sudah melalui tahapan finalisasi dan harmonisasi antara Banggar dan tim TAPD pemerintah setempat. “Berdasarkan hasil pembahasan antar komisi yang ada di DPRD Lingga bersama tiap OPD dan hasil finalisasi serta harmonasi, didapati besaran APBD-P Lingga tahun 2017 sebesar Rp809 miliar lebih” kata Agus Norman. Pada hasil laporan itu, juga dijelaskan Agus Norman, diperoleh rekapitulasinya dengan rincian, untuk komisi I jumlah anggarannya sebesar Rp105 miliar. Untuk komisi II sebesar Rp160 miliar dan untuk komisi III Rp543 miliar. Hasil ini dikatakannya sesuai dengan kesepakatan KUAPPAS yang telah disepakati
BUPATI Lingga Alias Wello saksikan tanda tangan APBD 2017
antara eksekutif dan legislatif pada beberapa waktu lalu. “Sebagaimana jumlah untuk RAPBD-P ini sesuai dengan kebijakan umum yang telah kita sepakati beberapa waktu lalu. Jumlah ini mengalami peningkatan diakibatkan karena masuknya dana tunda salur RTLH dari provinsi serta Silpa APBD Murni sebesar Rp81,38 miliar” ungkapnya. Sementara itu ia menambahkan, setelah persetujuan ini, pihak eksekutif hendaknya segera mengantarkan APBD-P kepada Gubernur Kepri untuk segera dievaluasi. “Secepatnya kami minta eksekutif mengantarkan Perda
APBD-P kepada Gubernur untuk segera bisa dievaluasi” ujarnya. Di tempat yang sama, Bupati Lingga, Alias Wello, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasinya kepada Pimpinan dan Anggota DPRD yang telah bekerja extra keras dalam pembahasan RAPBD P ini, sehingga dapat disetujui menjadi APBD-P. “Saya ucapakan terima kasih kepada rekan DPRD Lingga. Karena kita yang paling cepat dari 7 kabupaten/kota yang ada di Kepri untuk APBDP ini. Saya janji mengantarkan ini secepatnya ke Gubernur untuk segera dievaluasi” ungkapnya.(rm/bty)
Bupati dan Wakil Bupati Bintan Sholat Idul Adha di Desa Busung BINTAN, RAKYAT MEDIAPemerintah Daerah Kabupaten Bintan untuk yang pertama kalinya menyelenggarakan Shalat Idul Adha 1438 H di Lapangan Bola Desa Busung, Kecamatan Sri Kuala Lobam, Jumat (1/9/2017) pagi. Bupati Bintan Apri Sujadi dalam sambutannya, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghaturkan puji dan syukur atas segala nikmat yang telah dicurahkan oleh Allah SWT. Dirinya juga mengajak agar seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengambil hikmah tentang pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. “Idul Adha merupakan momen yang pada prinsipnya merupakan pelajaran tentang keikhlasan dan ketulusan dalam mengorbankan suatu hal. Mari kita sikapi bersama-sama tentang arti pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS di Idul Adha 1438 H ini,” ujarnya. Dalam pelaksanaan sholat Id tersebut, bertindak se-
Tiga Investor Konsorsium Investasi Rpm 2,2 Triliun di Karimun KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Tiga perusahaan konsorsium bidang terminal penampungan minyak atau “oil storage terminal” investasi Rp2,2 triliun di Pulau Asam, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. “Ada tiga perusahaan dalam konsorsium untuk membangun 50 oil storage terminal di Pulau Asam dengan luas lahan 357 hektare dan nilai investasi Rp2,2 triliun,” kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Kepri Syamsul Bahrum, di Tanjung Balai Karimun, Selasa. Usai menghadiri Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Kepri di Tanjung Balai Karimun, Syamsul Bachrum menyebutkan tiga perusahaan konsorsium itu adalah PT Batam Properta, PT Eline Samanta, dan PT Karimun Storage Terminal. Pulau Asam, menurut dia, merupakan satu pulau strategis terdepan yang diharapkan menjadi pusat pertumbuhan baru. Dia menjelaskan, pemerintah provinsi telah mengusulkan Pulau Asam sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) kepada Dewan Nasional KEK di Jakarta, sehingga tiga perusahaan konsorsium itu memiliki kemudahan dalam berinvestasi. Status KEK berlaku untuk seluruh daratan di pulau tersebut, dan gubernur telah memberikan pertimbangan penetapan lokasi serta izin lokasinya sudah diterbitkan oleh Bupati Karimun. “Prosesnya tinggal di Dewan Nasional KEK, pada tahap penyesuaian fungsi lahan, karena ada beberapa kawasan di pulau itu yang statusnya dipertahankan 30 persen, di pulau itu juga ada danau besar yang diharapkan menjadi penyuplai air, sedangkan listrik sudah ada pihak swasta yang
ASISTEN Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Kepri Syamsul Bahrum menyediakannya,” kata Syamsul yang juga Ketua Percepatan Pembangunan KEK Provinsi Kepri itu. Pemerintah Provinsi Kepri, menurut Syamsul, juga telah mengusulkan Balang Batang, Kabupaten Bintan sebagai KEK, dan sudah ada investor bidang industri smelter PT Bintan Alumina Indonesia yang akan menanamkan modal sekitar Rp2,7 triliun.”KEK Galang Batang merupakan salah satu yang paling cepat, prosesnya penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah,” kata dia. Status KEK, menurut dia, berbeda dengan Kawasan Perdagangan Bebas atau Free Trade Zone (FTZ).”KEK tidak boleh ada perumahan penduduk, dan yang boleh hanya perumahan untuk pekerja. Sifatnya ‘enclave’,” kata dia. Gubernur Kepri Nurdin Basirun dalam kunjungan ke Tanjung Balai Karimun akhir pekan lalu menargetkan status KEK untuk Galang Batang dan Pulau Asam sudah disetujui pada akhir 2017.”Kami sedang memenuhi persyaratannya, mudah-mudahan akhir tahun sudah terealisasi,” kata Nurdin.(rm/ant)
Terpidana Raja Tjelak Akui Terima Uang Korupsi Rp35 Juta BUPATI Bintan Apri Sujadi (tengah)
laku imam adalah Ustadz Salim. Sedangkan yang bertindak sebagai khatib yakni Arusman Yusuf dan Bilal Eko Prasetyo. Dalam khatibnya, Arusman Yusuf mengajak kepada masyarakat agar senantiasa ikhlas dalam melakukan apapun, rela menyisihkan sebagian rejeki untuk berqurban, sebagaimana cerita tentang keteladanan Nabi Ibrahim pada masanya. Setelah pelaksanaan sholat Idul Adha, rombongan bersalam-salaman dengan seluruh masyarakat lalu di-
lanjutkan dengan berbuka puasa dan makan ketupat serundeng bersama masyarakat Desa Busung. Turut dalam rombongan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bintan M.Yatir, Kakanmenag Kabupaten Bintan Erizal Abdullah, Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Deby Apri Sujadi, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Herdawati Dalmasri Syam, Plt Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara, Jajaran OPD Kabupaten Bintan, Camat dan tokoh masyarakat sekitar. (rm/bt)
TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Raja Tjelak Nur Djajal, mantan Sekretaris daerah (Sekda) Pemkab Anambas mengaku menerima uang Rp35 juta hasil penjualan 25 unit sepeda motor Mega Pro, apriasiasi Bank Syariah Mandiri (BSM) ke Pemkab Anambas. Uang itu diberikan mantan Bupati Anambas Tengku Muchtarudin melalui Surya Darma Putra. Hal ini disampaikan Raja Tjelak Nur Djajal, terpidana korupsi pengadaan mes dan asrama mahasiswa Anambas saat dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Ipan dan Khairul Rijal di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Kamis (31/8/2017). “Awalnya, Bupati menjanjikan ada 4 unit motor operasional, yang salah satunya buat saya dan suratnya atas nama pribadi,” ujarnya. Setelah Bupati Tengku Muchtarudin mengatakan hal itu, sambung Raja Tjelak, seorang ASN Anambas, Surya Darma Putra datang dan mengantarkan satu unit motor Mega Pro ke? saksi di
Tanjungpinang,”Saya diberitahu Surya Darma Putra, atas perintah Bupati satu unit motor Mega Pro itu sudah diantar ke rumah pada 2011 lalu,” katanya. Dari 4 unit motor operasional yang dijanjikan Tengku Muchtarudin, dijelaskannya, 1 untuk dia, 1 untuk operasional Kantor Penghubung di Mess Pemda Anambas, dan 1 dipakai Surya Darma Putra, serta 1 lagi untuk Tengku Muchtarudin. Namun, saat motor dan suratnya diterima, ternyat motor Mega Pro yang dijanjikan itu, seluruhnya atas nama Khairul Rijal. Karena bukan atas namanya, setelah dua bulan, motor Mega Pro warna Merah yang diterima itu akhirnya dikembalikan ke Surya Darma Putra. Selanjutnya, Surya Darma Putra, menjual sejumlah motor apresiasi BSM itu ke sejumlah Orang. Sementara uang hasil penjualan diberikan kepada Tengku Muchtarudin, Radja Jelak Nur Djalal, serta sejumlah pejabat lainya. (rm/bt)
CMYK
KARIMUN-LINGGA-PINANG Website: www.rakyatmediapers.co.id
Sabtu, 2- 9 September 2017, MINGGU I
10
113 Unit Mobil Dinas Pemprov Kepri Tak Jelas Keberadaannya BATAM, RAKYAT MEDIA-Meski Laporan Hasil Pemeriksaan (BPK) RI terhadap Laporan Keuangan Pemprov Kepri tahun 2016 mendapat opini Wajar Tanpa Pengecual-
ian (WTP). Namun bukan berarti pengelolaan keuangan dan penatausahaan aset tetap milik Pemprov Kepritidak terjadi penyimpangan.
Setidaknya ada enam kasus temuan dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan yang terjadi pada tahun 2016 di Pemerintah Pprovinsi Kepri. Enam kasus temuan BPK tersebut diantaranya adalah pengelolaan Manajemen Kas daerah di Pemprov Kepri tidak memadai, Pengelolaan Persediaan Barang yang akan dihibahkan dilakukan tidak
sesuai ketentuan. Kemudian Penatausahaan dan pengamanan Aset Tetap milik Pemprov Kepri tidak jelas, Penatausahaan dan Penfghapusan Aset lain lain tidak sesuai ketentuan, Pengelolaan Pendapatan Retribusi Daerah tidak sesuai ketentuan dan Pengendalian atas Pengelolaan Belanja Hibah dan Belanja Bantuan Sosial tidak sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku. Salah satu temuan adalam pengawasan terhadap aset negara yang hingga kini tidak jelas keberadaannya. Sebanyak 113 mobil dinas dari 893 kenderaan milik Pemerintah Provinsi Kepri tidak diketahui dimana keberadaannya. Dari jumlah 893 kenderaan tersebut sebanyak 392 unit bukti kepemilikan kenderaan berupa BPKB berada di BPKKD, dan 495 unit berada di SKPD. Sementara 6 unit lagi tidak diketahui dokumen pemiliknya. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kepri priode tahun 2015/ 2016, ditemukan sebanyak 113 mobil dinas yang berada dibawah pengawasan Biro Perlengkapan Sekretaris Daerah (Setdaprov) den-
gan nilai aset Rp2,395,275,000,00 tidak jelas keberadaannya. Dari hasil pemeriksaan secara uji petik atas dokumen pemanfaatan aset tetap yang dilakukan BPK RI ditemukan 113 unit mobil dinas tersebut dipinjamkan kepada pihak lain. Dimana dari 113 unit itu, 20 unit diantaranya dipinjampakaikan kepada pihak lain dengan memakai surat perjanjian pinjam pakai. Meski surat pinjam pakai telah melewati batas waktu, namun hingga kini 20 kenderaan tersebut masih berada di tangan peminjam. Sedangkan sebanyak 37 unit mobil dinas lainnya dipinjamkan kepada pihak yang tidak berhak, yaitu organisasi masyarakat dan yayasan yang tidak termasuk dalam struktur organisasi dan bagian Pemerintah Provinsi Kepri. Yang menariknya lagi Biro Perlengkapan Setdaprov belum melakukan inventarisasi terhadap aset atau barang dalam lima tahunanuntuk memperbaharui data. Namun anggaran untuk inventarisasi aset tetap milik negara ini telah dianggarkan dalam APBD Tahun 2016. Hasil pemeriksaa BPK RI tersebut, bukan hanya keberadaan mobil dinas yang ditemukan tidak jelas
keberadaannya. Akan tetapi, temuan BPK terdapat 325 bidang tanah milik Pemerintah Provinsi Kepri seluas 6,639,919 m2 senilai Rp47,802,905,730 yang tidak didukung dengan bukti kepemilikan berupa sertifikat hak milik. Tak hanya kasus 113 unit mobil milik Pemprov Kepri yang tak jelas keberadaanya, dugaan penyelewengan juga kabarnya terjadi pada anggaran belanja perawatan kenderaan bermotor. Dimana setiap tahun Pemerintah Provinsi Kepri mengucurkan anggaran di Biro Umum dan Perlengkapan untuk perawatan mobil dinas sebanyak Rp 16,6 miliar. Namun dari Rp 16,6 miliar anggaran tersebut, Rp 10 miliar lebih digunakan untuk jasa servis dan pergantian suku cadang kenderaan. Padahal mobil dinas tersebut umumnya mobil keluaran tahun 2014 sampai 2016 atau mobil baru Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Provinsi Kepri Martin Maromon, hingga berita ini dimuat belum berhasil dikonfirmasi terkait tidak jelasnya sebanyak 113 unit keberadaan milik Pemerintah Provinsi Kepri. Martin Maramon, yang dikonfirmasi baik melalui handpone maupun sms belum tidak membalas. (rm/mwd).
Temuan BPK Perwakilan Kepri
Dana Hibah di Kabupaten Natuna Tidak Sesuai Ketentuannya NATUNA, RAKYAT MEDIA-Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) perwakilan Kepulauan Riau menemukan kejanggalan di Pemerintahan Kabupaten Natuna terkait anggaran pengelolaan belanja hibah rumah ibadah dan ikatan mahasiswa sebesar Rp 990.000.000 juta serta dana bantuan sosial pada program pengentasan kemiskinan Dinas Kelautan dan Perikanan sebesar Rp 12.130.000 juta ditemukan tidak sesuai ketentuannya. Menurut keterangan BPK perwakilan Kepri laporan realisasi anggaran Pemerintah Kabupaten Natuna pada Tahun Anggaran 2015 menyajikan anggaran dan realisasi belanja hibah dan bantuan sosial. Adapun anggaran yang digelontorkan Pemerintah Pusat untuk belanja Hibah TA 2015 sebesar Rp 37,434 Milyar, namun terealisasi sebesar 16,526 Milyar, sedangkan untuk Bantuan Sosial sebesar Rp 50,105 Milyar terealisasi han-
ya sebesar Rp 11,121 Milyar. Adapun belanja hibah dan bantuan sosial pada Pemerintahan Natuna diberikan dengan tujuan mendukung program dan kegiatan pelayanan kepada masyarakat secara tepat sasaran dan tepat guna, maka Bupati Natuna telah menetapkan peraturan dengan Nomor 41 Tahun 2014. Hasil temuan BPK setelah adanya wawancara dan pemerikasaan dokumen proposal, pembayaran dan pertanggungjawaban serta secara uji petik atas belanja hibah dan belanja bantuan sosial diketahui sebagai berikut. Pemerintah Kab. Natuna di Tahun 2015 menganggarkan untuk belanja hibah bidang keagamaan sebesar R 3,015 milyar dengan realisasi sebesar Rp 1,462 Milyar. Diketahui oleh BPK bahwa proses penganggaran dan penetapan penerima hibah untuk rumah ibadah tersebut tidak melalui verifikasi
usulan kerena tidak ada proposal yang diajukan ke SKPD sehingga tidak diterbitkan surat rekomendasi kepada SKPD yang menjadi pertimbangan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Kemudian, temuan lain diantaranya, adanya kejanggalan dimana salah seorang pengurus masjid yang menerima bantuan hibah diketahui bahwa pengurus masjid tidak pernah mengajukan proposal bantuan, karena merasa tidak memerlukan dana tersebut untuk operasional masjid yang masih dapat dibiayai dari uang kas masjid. Adapun dana hibah yang diberikan masuk melalui rekening masjid itu tercampur dengan uang kas masjid sehingga hal tersebut membuat pengurus masjid tidak dapat mengetahui pengeluaran yang bersumber dari dana bantuan hibah. Dari hasil temuan BPK Perwakilan Kepri bahwa tujuh Ikatan Pelajar Mahasiswa yang menerima bantuan dana
Pemkab Natuna Jajaki Kerjasama Pariwisata Dengan PT ITDC NATUNA, RAKYAT MEDIA-Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Natuna (TP3N) yang dipimpin langsung oleh Bupati Natuna, Hamid Rizal melakukan penjajakan kerjasama dengan PT. Indonesia Tourism Development Corporate (ITDC) Nusa Dua Bali di Bali, Senin (28/8). Rombongan Bupati Hamid disambut langsung oleh Managing Director PT. ITDC Nusa Dua Bali, I Wayan Karioka dengan didampingi Kepala Divisi Humas PT ITDC, Yanti, Kepala Divisi Operasional, Fari dan Divisi Menejmen, Ida Bagus Abdi. Pada kesempatan itu, Bupati Hamid menawarkan beberapa destinasi wisata kepada PT. ITDC untuk dikembangkan yang meliputi destinasi wisata Pulau Panjang Teluk Buton, Kecamatan Bunguran Utara, Pulau Stai dan Pulau Stanau, Kecamatan Pulau Tiga. Kemudian ditawarkan juga
pantai Batu Kasah, Kecamatan Bunguran Selatan dan Pantai Sisi, Kecamatan Serasan. “Dari sisi keindahan alam, saya rasa tempat kami juga indah seperti Bali,” kata Bupati Hamid kepada pihak PT. ITDC. Bupati menekankan keseriusan Pemkab Natuna dalam pembangunan di beberapa sektor. Konsen utamanya berada pada sektor perikanan dan pariwisata sebagai potensi terbesar Natuna. Ia juga mengemukakan potensi lainnya seperti Natuna yang berada di perbatasan, di mana secara letak georafis Natuna sangat diuntungkan. Natuna berada di tengah lintasan berbagai negara. Hal ini membuat Natuna berpotensi menjadi crossborder (lintasan antar negara) yang bisa memikat wisman negara tetangga. “Kami percaya PT. ITDC punya kemampuan besar dan pengalaman yang banyak dalam hal
pengembangan pariwisata. Bali jadi maju dan terkenal tidak lepas dari andil besar PT. ITDC, karenanya berkenan kiranya membantu kami juga di Natuna,” pintanya. Kadisparbud Kabupaten Natuna, Erson Gempa Afriandi menuturkan, pihak PT. ITDC menyambut baik tawaran dan ajakan Natuna untuk bekerjasama membangun sektor pariwisatanya. Hanya saja Natuna disarankan menyiapkan konsep dan bentuk pariwisata yang diinginkan terlebih dahulu, sehingga proses kerjasama bisa langsung berjalan pada tataran praktis nantinya. “Alhamdulillah pertemuan berjalan baik dan keinginan kami disambut baik oleh mereka. Cuma mereka menyarankan ada konsep yang kita inginkan terlebih duhulu, karena konsep itu yang diperlukan pihaknya dan investor lain untuk mengembangkan pariwisata,” ujar Erson.(rm/hk)
Kepsek dan Guru Harus Tingkatkan Disiplin Kerja TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Drs. H. Arifin Nasir M.Si mengatakan, Kepala Sekolah (Kepsek) dan para guru agar selalu meningkatkan disiplin kerja, sebab disiplin guna membina anak didik agar selalu menghargai arti dari kedisiplinan, baik itu dalam kehadiran, waktu, dan kerja. Demikian dikatakan H. Arifin Nasir kepada wartawan belum lama ini. Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan kerja pegawai, menurut Kepala Dinas Pendidikan, itu dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya bidang Pendidikan di Kepulauan Riau ini. ‘’Untuk menuju peningkatan pendidikan di Kepri maka instansi pelayanan pendidikan juga harus memiliki disiplin dan itu dimulai dari diri masing-masing pegawai dan guru harusdatang tepat waktu, guna mendidik anakanak agar terbiasa datang tepat waktu, ’’ tegas Arifin Nasir.
Ia menjelaskan, Dinas Pendidikan sudah menggulirkan beragam program baik itu peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), penyediaan infrastruktur pendidikan, hingga pemberian beasiswa pendidikan,‘’ ujarnya. Arifin mengungkapkan, instruksi Gubernur yang menginginkan Kepri sebagai salah satu kota pendidikan, maka hal itu harus pula dimulai dari sistem pelayanan pendidikan yang disiplin. Tidak di institusi Disdik kabupaten/kota, peningkatan disiplin juga dilakukan kepada seluruh jajaran Disdik di tingkat kecamatan. ‘’Gubernur telah menegaskan akan terus memonitor sistem pelayanan pendidikan termasuk pengawasan terhadap pelajar, mari kita bersama meningkatkan persatuan dan kesatuan kita, sesuai dengan semboyan yakni Bersatu kita kuat bersama kita hebat,’’ katanya. Lanjut Arifin, kedisiplinan merupakan kunci sukses keberhasilan Kepsek dan guru guna menunjang perilaku anak didik untuk menghar-
gai sebuah kedisiplinan, disiplin cukup penting dalam mendidik anak agar hasilnya nanti semakin bermutu. Tanpa adanya kedisiplinan Kepsek dan guru tentu sulit untuk meningkatkan mutu pendidikan disekolah, dengan adanya disiplin yang tinggi maka pendidikan akan semakin berkualitas. Memang sekarang ini disipilin para tenaga pegajar sudah cukup baik, apalagi sejak diluncurkannya program sertifikasi karena kesejahteraan para guru semakin meningkat, ujarnya. Selain disiplin, menurut arifin tenaga pendidik perlu meningkatkan kualitas diri dengan menambah ilmu pengetahuan baik melalui perguruan tinggi maupun mengikuti pelatihan-pelatihan. Hal ini karena pihaknya akan mempasilitasi bila guru melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Ia menambahkan kesemuanya itu dilakukan sebagai upaya dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) yang ada di daerah Kepri ini. (rm/Ikhsan)
hibah , terdapat lima Ikatan Pelajar Mahasiswa yang belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban sebesar Rp 300 juta sehingga tidak dapat diyakini kewajaran penggunaan dana tersebut apakah telah sesuai dengan proposal yang diajukan. Adapun lima Ikatan Pelajar Mahasiswa tersebut yakni 1. Ikatan Pelajar Mahasiswa Natuna-Malang dengan jumlah nilai yang diterima sebesar Rp 85 juta, 2. Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Natuna-Bogor sebesar Rp 25 juta, 3. Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Natuna (HPMN– Pontianak) sebesar Rp 130 juta, 4. Mahasiswa Kabupaten Natuna (HMKN-Tanjung Pinang) sebesar R 25 juta dan 5. Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Natuna (IPMKNBandung) sebesar Rp 35 juta. Adapun jumlah kerugian yang ditemukan BPK untuk bantuan dana mahasiswa tersebut sebesar Rp 300 juta. (rm/Ikhsan).
Alias Wello Lantik Pejabat Eselon II dan IV LINGGA , RAKYAT MEDIA-Bupati Kabupaten Lingga, H Alias Wello memimpin pengambilan sumpah jabatan kepada 5 orang pejabat baru di struktural Pemerintahan Kabupaten Lingga. Kelima pejabat ini dilantik untuk mengisi kekosongan jabatan di OPD masing-masing, Rabu (30/8/2017). Dalam sambutan usai pelantikan kelima pejabat eselon II dan IV ini, Alias Wello mengharapkan kepada pejabat yang dilantik langsung bisa menyusun program kerja yang nyata. Hal ini sesuai dengan visi misi yang telah ditentukan pada awal pemerintahnya. “Jadi nanti itu harus bisa mewujudkan perogram kerja yang nyata, program yang ada aksinya, bukan program-program yang tidak nyata. Hal ini harus sesuai dengan visi misi pemerintahan yang telah ditetapkan sebelumnya,” kata Wello di hadapan pejabat yang baru dilantik. Selanjutnya Wello berpesan, dalam melaksanakan program kerja haruslah bertujuan untuk masyarakat. Keputusan yang diambil itu harus bisa dinikmati oleh masyarakat. “Tujuan dari semua program kerja kedepan adalah melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Jangan lagi ada komplen di masyarakat yang bisa membuat gaduh. Kalau sampai terjadi tentu itu akan mengganggu dan menghambat program kerja pembangunan pemerintah daerah kedepanya,” pesanya. Kepada mereka yang telah diberikan amanah, Wello kembali berpesan agar dalam menjalankan tugasnya nanti benar-benar bekerja dengan jujur dan tidak memanfaatkan jabatan untuk halhal yang tidak benar. “Bekerjalah dan jalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Jangan berbuat yang tidak-tidak. Ini saya pesankan benar-benar kepada semua yang memegang jabatan. Kalau kita amanah tentu pembangunan daerah ini akan diridhoi oleh Allah SWT kedepan,” harapnya. Terkait pelantikan pejabat struktural di Pemerintahan Kabupaten Lingga, Wello berjanji akan terus melakukan evaluasi kinerja semua posisi. Selain itu kepada mereka yang tidak bisa bekerja sesuai dengan visi misi pemerintah akan ditawarkan dua opsi. Pertama pejabat tersebut boleh mundur ataupun digantikan alias dimutasi. “Jadi hari ini mereka dilantik, kedepan tentunya akan dievaluasi. Bagi mereka yang tidak bisa bekerja sesuai dengan visi misi pemerintah tentu akan dievaluasi sesuai dengan aturan yang berlaku. Sementara itu dalam waktu dekat juga akan dilakukan mutasi kepada semua OPD yang ada, tidak lama lagilah,” ungkap Wello menginformasikan. Kelima pejabat yang dilantik di antaranya, Drs Fahrurrazi sebagi Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan yang sebelumnya menjabat sebagai Sekertaris Dinas tersebut. Pejabat selanjutnya yakni Ary Satia Dharma, S, Sos, M.is dilantik menjadi Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan. Terakhir, Dra Nurmadiah yang sebelumnya menjabat sebagai Sekrtaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Prempuan dan Perlindungan Anak naik jabatan sebagai Kepala Dinas di instansi itu. Sementara untuk pejabat eselon IV yang dilantik sebanyak dua orang yaitu Fairuson Miqbas menduduki posisi Kasi Pemadam Kebakaran pada Satuan Pol PP Lingga. Sementara Hasbulah S.Pd dilantik menjadi Kasi Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada Bidang Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.(rm/hlk)
Bupati Anambas Abdul Haris
Isu Perombakan Kabinet Haris-Wan Merebak ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Isu akan terjadinya perombakan kabinet di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) usai hari raya Idul Adha 1438 H semakin merebak. Bukan hanya itu saja, sejumlah tokoh dan masyarakat juga mendesak pemerintah daerah untuk melakukan reshuffel Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai lamban menjalankan visi dan misi bupati dalam menggesah pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Sekretaris Daerah (Sekda) KKA Sahtiar, SH, MM yang diminta tanggapannya terkait hal itu mengungkapkan, perombakan kabinet bisa saja terjadi, apalagi akan ada evaluasi yang dilaksanakan dalam waktu dekat. Bahkan dari pantaun Koran ini, rapat evaluasi sudah dilaksanakan oleh pemerintah daerah KKA pada Rabu (30/8) di Aula Kantor Bupati KKA. Tampak sejumlah Kepala OPD yang didampingi oleh sejumlah Kepala Bidang dan sekretaris dan PPTK menunggu rapat dilakukan, tak pelak rapat evaluasi tersebut sejalan dengan pembahasan PAPBD di DPRD KKA. Sejumlah Kepala OPD yang tampak tersebut antara lain yakni, Yunizar Kepala Dinas PTSP, Andi Agrial Kepala Dinas Pendidikan , Herianto Kepala Dinas Kesehatan. Chatarina DREW Kepala DInas P3, Effi Sjuhairi Kepala Dinas PU, Usman Kepala Dinas Koperasi dan lainnya. Sahtiar menambahkan, perombakan bisa terjadi apabila Kepala OPD tidak mampu memenuhi target pimpinam dalam melaksanakan tupoksinya. “Target tersebut bisa saja pada capaian serapan anggaran, prilaku atau lainnya.”Demikian disampaikan Sahtiar, Rabu (30/8). Lebih jauh Sahtiar menguraikan, Kalau kepala OPD tersebut tidak sesuai dengan basic dan tidak pas bisa saja digeser, namun apabila kesalahannya dianggap fatal maka bisa kehilangan jabatan. “Jika ada jabatan yang lowong pada posisi eselon II maka akan terjadi pergeseran, karena untuk naik eselon itu mesti opem bidding, dan untuk open bidding mengeluarkan dana yang tidak sedikit jadi kalaupun ada yang naik itu di Pelaksana tugaskan (Plt),” tugasnya. Terpisah Indra Syahputra Tokoh Pemuda Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) dengan tegas meminta kepada bupati wakil bupati serta Tim Baperjakat Pemerintah Daerah untuk segera melakukan pergantian sejumlah Kepala OPD. “Usai evaluasi tidak usah tunggu lama-lama jika memang tidak mampu ataupun lamban menjalankan visi misi diganti saja. Jangan dibiarkan lama-lama kalau hanya menjadi penghambat laju pembangunan,” tegasnya. Indra menilai setidaknya lima OPD saat ini sepertinya kurang greget, sayangnya Indra engga menyampaikan dinas-dinas mana yang yang kurang greget tersebut. “Bupati Wakil Bupati serta Baperjakat tentu tahu mana Dinas yang lemah tersebut, tak etis kalau saya yang sampaikan,” sampainya. Yang jelas sambung Indra, sudah sepantasnya saat ini dilakukan perombakan karena penting untuk dilakukan, sebelum dilaksanakannya pembahasan anggaran tahun Anggaran murni 2018 mendatang.(rm/hk)
CMYK
11
RAKYAT SPORT
Sabtu, 2- 9 September 2017, MINGGU I
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Timnas Jerman Kian Dekat Lolos ke Piala Dunia 2018
Timnas Jerman menang 2-1 atas Republik Ceska pada laga lanjutan Grup C kualifikasi Piala Dunia 2018 di Eden Arena.
EDEN ARENA, RAKYAT MEDIA-Timnas Jerman menang 2-1 atas Republik Ceska pada laga lanjutan Grup C kualifikasi Piala Dunia 2018, di Eden Arena, Jumat (1/9/2017). Hasil ini membuat kans Die Mannschaft lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 terbuka lebar. Jerman berada di puncak Grup C dengan mendulang 21 poin dari tujuh pertandingan, unggul lima angka atas Irlandia Utara di tempat kedua atau batas akhir lolos melalui playoff. Sementara itu, Ceska menghuni posisi tiga dengan nilai sembilan. Dengan pertandingan yang menyisakan tiga laga lagi, jumlah poin Jerman mustahil disusul Republik Ceska. Tim asuhan Joachim Low tersebut hanya membutuhkan enam poin tambahan demi lolos langsung ke putaran final Piala Dunia tahun depan. Bermain di kandang lawan, timnas Jer-
man mengawali laga dengan baik. Mereka pun berhasil membuka keunggulan berkat gol Timo Werner pada menit ke-4. Umpan terobosan Mesut Ozil mampu dikonversikan Werner menjadi gol dengan sepakan kaki kanan. Hingga jeda, skor 1-0 untuk keunggulan Jerman tetap bertahan. Pada paruh kedua, Republik Ceska yang tampil di hadapan pendukung sendiri langsung mengambil inisatif serangan. Hasilnya, Vladimir Darida sukses membawa Ceska menyamakan kedudukan pada menit ke-78. Bola hasil tendangan keras Darida dari luar kotak penalti gagal dihalau Marc-Andre ter Stegen. Dua menit jelang waktu normal berakhir, timnas Jermankembali berbalik unggul. Bola hasil eksekusi tendangan bebas Toni Kroos dapat dikonversikan Mats Hummels menjadi gol dengan sundulan. Sampai laga usai, skor 2-1 untuk
kemenangan Nationalelf tetap bertahan. Susunan pemain: Republik Ceska (3-4-2-1): 1-Tomas Vaclik; 3-Tomas Kalas, 17-Marek Suchy, 22-Filip Novak; 15-Tomas Soucek, 18-Jan Boril, 4-Theodor Gebre Selassie, 8Vladimir Darida; 11-Michal Krmencik (21Jan Kliment 76'), 13-Jan Kopic (19Ladislav Krejci 54'); 14-Jakub Jankto (7Jaromir Zmrhal 89'). Pelatih: Karel Jarolim (Republik Ceska) Jerman (4-2-3-1): 22-Marc-Andre ter Stegen; 18-Joshua Kimmich, 4-Matthias Ginter, 5-Mats Hummels, 3-Jonas Hector; 9-Lars Stindl (7-Julian Draxler 68'), 8Toni Kroos; 20-Julian Brandt (16-Antonio Rudiger 61'), 10-Mesut Ozil, 13-Thomas Muller; 11-Timo Werner (14-Emre Can 79'). Pelatih: Joachim Low (Jerman).(rm/bola)
UEFA Akan Investigasi
Aktivitas Transfer Paris Saint-Germain PARIS, RAKYAT MEDIA-Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) akan menginvestigasi aktivitas transfer Paris Saint-Germain pada bursa transfer musim panas 2017. UEFA mencurigai adanya pelanggaran terhadap aturan Financial Fair Play (FFP). PSG mengeluarkan dana besar untuk merekrut Neymar dari Barcelona. Manajemen Les Parisiens membayar klausul pelepasan penyerang asal Brasil itu seharga 222 juta euro (Rp 3,51 triliun). Selain itu, mereka juga mendatangkan Kylian Mbappe dengan status pemain pinjaman dari AS Monaco. PSG ditengarai akan menebus Mbappe dari Monaco senilai 180 juta euro (Rp 2,84 triliun) pada musim depan. Aktivitas transfer tersebut mem-
UEFA mengonfirmasi akan menyelidiki aktivitas transfer Paris Saint-Germain pada bursa transfer musim panas 2017.
buat UEFA mencurigai adanya pelanggaran FFP. Hal itu membuat UEFA akan
mengirimkan tim khusus untuk menyelidiki Les Parisiens.
“Badan Penyidik Keuangan UEFA menyatakan akan menginvestigasi PSG sebagai bagian dari penegakan aturan FFP. Penyelidikan tersebut akan menyoroti aspek-aspek dari aturan itu terkait aktivitas transfer mereka,” tulis pernyataan resmi UEFA. “Dalam beberapa bulan ke depan, Badan Penyidik Keuangan UEFA akan berkumpul untuk mengevaluasi dokumen terkait kasus tersebut. Hal itu karena UEFA menganggap FFP penting untuk kelangsungan sepak bola di Eropa,” lanjut pernyataan tersebut. Sebelumnya, UEFA sempat memasukkan nama Paris Saint-Germain ke dalam daftar klub yang mereka awasi. Selain Les Parisiens, UEFA juga memantau aktivitas transfer Manchester City .(rm/bola)
Pemain Terbaik Liga Inggris,
Dominasi Manchester United dan Liverpool INGGRIS, RAKYAT MEDIA-Romelu Lukaku, Henrikh Mkhitaryan, Phil Jones, Mohamed Salah dan Sadio Mane termasuk di antara mereka yang berkompetisi untuk memenangkan penghargaan pemain terbaik di bulan Agustus. Manchester United dan Liverpool berharap bisa terlibat dalam perebutan gelar musim ini, dan persaingan mereka sudah dimulai pada penghargaan Pemain Terbaik Liga Inggris untuk bulan Agustus. Dua musuh lama itu belum bertemu satu sama lain dalam kompetisi papan atas musim ini, dengan pertemuan pertama mereka akan berlangsung pada 14 Oktober. Mereka, bagaimanapun, memiliki awal musim yang mengesankan dan telah melihat sejumlah bintang mereka untuk menuju papan atas klasemen
– dengan United belum menjatuhkan satu poin atau kebobolan satu gol pun. Phil Jones telah menikmati kembalinya ke skuad setelah mendapatkan kebugarannya kembali dan turun bersama Eric Bailly di jantung pertahanan United oleh Jose Mourinho, dengan pasangan itu masih belum kebobolan awal musim ini. Henrikh Mkhitaryan telah menyamai rekor Liga Primer untuk pencapaian assist dalam tiga penampilan pertama sebuah kampanye, dengan playmaker Armenia itu sudah mengemas 5 assist hanya dari 3 laga. Romelu Lukaku, sementara itu, telah mulai membayar investasi 75 juta poundsterling (1,3 trilyun) dengan mengemas tiga gol dalam tiga pertandingan. Bagi Liverpool, Sadio Mane telah
ROMELU Lukaku, Henrikh Mkhitaryan, Phil Jones, Mohamed Salah dan Sadio Mane.
menjadi pemain utama dan mencetak gol untuk The Reds awal musim ini. Sementara Mohamed Salah telah membuktikan kapasitasnya sejak kedatangannya dari Roma, membentuk duo sayap yang cepat dan menakutkan bagi The Kop. Di tempat lain, Alvaro Morata te-
Daftar Klub Liga Inggris Paling Boros Di Bursa Transfer 2017 INGGRIS, RAKYAT MEDIATotal pengeluaran klub Liga Inggris di bursa transfer musim panas kali ini mencatatkan rekor baru, ketika rekor tahun lalu sebesar 17 trilyun rupiah terpecahkan untuk pertama kalinya, lebih boros 5 trilyun rupiah tahun ini! Manchester City mengeluarkan dana paling banyak pada musim panas ini, dengan pengeluaran sebesar 217,3 juta poundsterling atau sekitar 3,7 trilyun rupiah – terutama untuk pembelian pemain bertahan Kyle Walker (£ 50m), Benjamin Mendy (49,2 juta pound), Danilo (£ 26.9m) dan kiper Ederson (£ 34.7m) – dan juga ada pembelian untuk gelandang Bernardo Silva (£ 43m) dan Douglas Luiz (£ 10m). Chelsea mengalahkan Manchester United sebagai klub Liga Inggris paling boros berikutnya saat Deadline Day, dengan pembelian pemain bertahan Davide Zappacosta (£ 23m) dan Danny Drinkwater (35 juta poundsterling) yang telah bergabung dengan akuisisi sebelumnya yaitu Antonio Rudiger (£ 34 juta), Tiemoue Bakayoko (£ 40 juta) dan Alvaro
PEMAIN Manchester United
Morata (£ 70m), total mencapai 202 juta pounds atau sekitar 3,48 trilyun rupiah! Manchester United menghabiskan £ 169.5m atau sekitar 2,9 trilyun rupiah untuk membeli Romelu Lukaku (£ 90m), Nemanja Matic (£ 40 juta) dan Victor Lindelof (£ 39,5 juta), sementara Jose Mourinho juga menandatangani kembali Zlatan Ibrahimovic dengan status bebas transfer.Klub paling boros lainnya adalah Everton (£ 152.9 juta), Liverpool (£ 89,5 juta) dan Tottenham (£ 61,4 juta). Sebaliknya, Stoke CIty menjadi salah satu klub Liga
Inggris paling berhemat dengan hanya mengeluarkan uang sebanyak £ 25 juta atau sekitar 431 milyar rupiah saja, uangnya untuk membeli bek Kevin Wimmer (£ 18 juta dari Spurs) dan Bruno Martins Indi (£ 7m dari Porto) yang kini telah melngkapi skuad Mark Hughes . Transfer Lukaku dari Everton ke Manchester United adalah kesepakatan transfer Liga Inggris termahal di bursa transfer musim panas kali ini, diikuti oleh Alvaro Morata, Alexandre Lacazette dari Arsenal (£ 52.7m) dan full-back Manchester City, Walker dan Mendy (rm/trb).
lah membantu mengisi kekosongan Diego Costa di Chelsea dengan awal yang positif menyusul kedatangannya senilai 70 juta poundsterling (1,2 trilyun) dari Real Madrid, sementara Jonas Lossl telah berkontribusi pada Huddersfield dengan mencatatkan tiga clean shee musim ini. (RM/
Hasil Kualifikasi Piala Dunia,
Inggris Menang Telak INGGRIS, RAKYAT MEDIA-Tim nasional Inggris mengamankan posisi puncak klasemen Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2018 setelah menang 4-0 atas Malta di Stadion Nasional Ta’Qali, Jumat (1/9/2017) atau Sabtu dini hari WIB.Meski menang telak, Inggris sempat direpotkan oleh tuan rumah. Terbukti, dua gol Harry Kane dan masing-masing sebiji gol dari Ryan Bertrand dan Danny Welbeck baru tercipta pada babak kedua pertandingan. Bermain di hadapan pendukung lawan, Inggris tetap tampil perkasa. Tim Tiga Singa mampu menguasai 72 persen penguasaan bola.Inggris juga sukses mencetak banyak peluang. Total, tim arahan pelatih Gareth Southgate itu melepaskan 14 percobaan yang 10 di antaranya tepat sasaran. Sedangkan Malta hanya mampu mendapatkan tiga tembakan tanpa ada yang mengarah ke gawang Inggris. Inggris baru berhasil membuka kemenangan di babak kedua melalui sepakan Harry Kane pada menit ke-53 setelah tampak frustrasi untuk membongkar pertahanan Malta.Sedangkan tiga gol lainya berhasil didapat Inggris jelang pertandingan berakhir melalui Ryan Bertrand (85'), Danny Welbeck (90+1'), dan lesatan kedua Kane (90+2').Kemenangan besar ini sangat berarti bagi Inggris untuk menjaga peluang mereka lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia. Pada saat yang bersamaan, Slovakia yang duduk di posisi kedua klasemen Grup F juga meraih kemenangan 1-0 atas Slovenia demi menjaga peluang menyalip Inggris ke puncak. Hasil ini membuat Inggris mengoleksi 17 poin atau unggul dua angka atas Slovakia. Kedua tim akan bertemu pada duel selanjutnya di London, 4 September 2017.(rm/trb)
Neymar Ungkap Kesedihan Coutinho BRASIL, RAKYAT MEDIAMarseyside, SunduL Bintang Brasil Neymar mengakui kalau sahabatnya Coutinho merasa sedih, dengan gagalnya transfer dirinya ke Barcelona. Pemain berusia 27 tahun itu sempat menjadi target transfer dari La Blaugrana, tapi kengototan dari Liverpool dalam mempertahankan sang pemain, membuat sang pemain terpak-
sa bertahan di Anfield. Coutinho dilaporkan merasa stres dengan situasi yang terjadi kepada dirinya, dan Neymar menganggap gol yang diciptakan sang pemain dalam laga melawan Ekuador, sebagai hiburan yang bagus bagi kesedihan sang pemain. ”Sayangnya, saat ini bukanlah saat yang membahagiakan bagi dirinya,” ungkap pemain baru PSG itu ke-
pada wartawan. “Bagi keluarganya, momen ini adalah momen yang penuh derita, mengecewakan, serta menyedihkan.” “Saya ingin melihat dia bahagia, karena dia adalah sahabat, serta rekan setim yang sudah bermain dengan saya sejak lama. “Dia dihadiahi dengan sebuah gol hari ini, dan hal itu bagus untuk dirinya dan kebahagiaannya.”(rm/trb)
Zinedine Zidane Kembali Ukir Sejarah di Real Madrid ZINEDINE Zidane kembali mengukir sejarah sebagai pelatih Real Madrid yang paling sedikit menghabiskan dana dalam dua periode transfer, sejak Florentino Perez menjabat Presiden pada 2000. Ketika dimulainya era Los Galacticos, Vicente del Bosque menghabiskan total dana 200 juta euro atau sekitar Rp 3,16 triliun pada bursa transfer musim panas 2000 dan 2001. Tren Real Madrid yang gemar mendatangkan sejumlah bintang terus berlanjut hingga
masa Carlo Ancelotti. Carlo Ancelotti menginvestasikan 290 juta euro atau sekitar Rp 4,59 triliun untuk membeli Gareth Bale, James Rodriguez, hingga Toni Kroos. Kebijakan pelatih asal Italia itu membuat Real Madrid menjuarai masing-masing satu trofi Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, Copa Del Rey, dan Piala Super Eropa. Zinedine Zidane tidak ingin mengikuti langkah mentornya tersebut. Dia hanya menghabiskan dana 46 juta euro atau
sekitar Rp 728,01 miliar guna memboyong Theo Hernandez dan Dani Ceballos sepanjang bursa transfer musim panas 2017. Zinedine Zidane menuai surplus 64 juta euro atau sekitar Rp 1,01 triliun setelah melego enam pemain. Enam penggawa yang pergi antara lain Alvaro Morata dan James Rodriguez. Jika dikalkulasi secara keseluruhan, Zidane hanya menggelontorkan 76 juta euro atau sekitar Rp 1,20 triliun selama dua musim menjabat pel-
atih Real Madrid. Situasi demikian bertolak belakang dengan kebiasaan pelatih-pelatih Real Madrid yang gemar menghamburkan uang dalam setiap periode transfer. Zinedine Zidane lebih memercayai pemain muda mengisi starting line-up skuatnya. Saat ini, pesepak bola muda Real Madrid yang tengah bersinar adalah Marco Asensio. Penyerang 21 tahun itu telah mengemas empat gol dari lima laga di berbagai kompetisi.
CMYK
IKLAN
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Sabtu, 2- 9 September 2017, MINGGU I
12
CMYK
13
GALERI FOTO
Sabtu, 2- 9 September 2017, MINGGU I
Website: www.rakyatmediapers.co.id
H Aunur Rafiq Sholat Idul Adha di Tanjung Batu Kundur SHOLAT Idul Adha di Kecamatan Kundur, dipusatkan di lapangan Bola Kaki Gelora, Jalan H Nawawie Tanjungbatu Kota. Sedikitnya ¾ lapangan olahraga itu dipenuhi jemaah Idul Adha 1438 H, Jum’at (01/09/17). Bupati Karimun, H Aunur Rafiq menyempatkan diri sebagai khotib Sholat ied di lapangan tersebut. Dalam Khutbahnya H Aunur Rafiq
menyampaikan pesan dan hal-hal yang indah dalam artian tentang masalah kebersamaan, kehidupan berbangsa dan untuk menjaga kerukunan dan pengorbanan antar sesama. Menurut dia, kehidupan tanpa kerukunan akan menyengsarakan semua pihak. Maka ia mengajak bagi seluruh umat untuk berbagi
kepedulian antar sesama, tolong menolong dalam kehidupan yang InsyaAllah membawa Kabupaten Karimun menjadi daerah yang Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur. “Dengan kita saling berbagi dalam berbagai cara sehingga akan terwujud bangsa yang kuat, bangsa yang saling tolong menolong, yang
BUPATI Karimun, H Aunur Rafiq menyerahkan sampi Kurban
membawa Kabupaten Karimun yang kita cintai ini menjadi daerah yang Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur”, kata Rafiq pada khutbah dihadapan ribuan jamah. Rafiq juga mengajak jemaah di Karimun untuk mendoakan para jemaah yang saat ini sedang melaksanakan ibadah haji di tanah suci Makkah, khususnya para jemaah haji dari
Karimun. “Mari kita bersama-sama mendo’akan saudara-saudara kita, yang saat ini sedang melaksanakan ibadah haji, semoga senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah SWT, dan pulang menjadi haji yang mabrur dan mabruroh, dan akan membawa mesyarakat Karimun yang Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur”, harap Rafiq.
Ribuan jemaah di lapangan bola itu mengikiuti rangkaian khutbah tersebut hingga selesai. Usai doa akhir pada khutbah Idul Adha itu, Rafiq dipenuhi masyarakat untuk bersalaman mengucapkan Idul Adha, yang kemudian dilajutkan penyerahan hewan kurban dari pemerintah Kabupaten Karimun kepada PHBI Kecamatan Kundur. (*)
BUPATI Karimun, H Aunur Rafiq sebagai khotib Sholat ied di lapangan.
BUPATI Karimun, H Aunur Rafiq bersalaman dengan warga
BUPATI Karimun, H Aunur Rafiq bersalaman dengan warga usai sholat Idul adha
BUPATI Karimun, H Aunur Rafiq berfoto bersama
BUPATI Karimun, H Aunur Rafiq bersalaman dengan warga usai sholat Idul adha
TAMPAK barisan ibu-ibu Pkk Kabupaten karimun
BUPATI Karimun, H Aunur Rafiq berjalan bersama
BUPATI Karimun, H Aunur Rafiq berfoto bersama
TAMPAK jemaah
BUPATI Karimun, H Aunur Rafiq sebagai khotib Sholat ied di lapangan.
CMYK
GALERI FOTO
Sabtu, 2- 9 September 2017, MINGGU I
Website: www.rakyatmediapers.co.id
14
Bupati Alias Wello sambut Gubernur Kepri di Lingga BUPATI Alias Wello dampingi Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun melepas peserta pawai Takbir di Dabosingkep, Kabupaten Lingga pada malam takbiran yang digelar oleh PHBI Kecamatan Singkep. Dalam sambutannya Nurdin Basirun menyampaikan selamat Hari raya Idul Adha, dan meminta kepada seluruh peserta Takbir untuk tetap menjaga keamanan dan berhati-hati dalam mengikuti pawai takbir yang digelar pada malam sebelum sholat Ied Idul Adha. "Selamat Idul Adha kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lingga dan seluruh masyarakat Kepri pada umumnya, semoga Idul Qurban ini membawa berkah bagi kita semua," sebutnya.
Sementara itu Bupati Lingga Alias Wello di tempat yang sama menyampaikan bahwa Hari raya Idul Adha harus memaknai pesan moral yang disampaikan dari Ibadah Haji dan Kurban dalam menjalani kehidupan kita sehari-hari. Karna perjuangan umat Islam untuk mendapatkan haji yang mabrur tidaklah mudah. "Saya sendiri pernah mengalami gagal berangkat haji bersama istri beberapa tahun yang lalu, dan kembali terwujud pada tahun berikutya, hanya karna persoalan sepele," sebut Alias Wello. Artinya untuk menunaikan ibadah haji bukanlah sesuatu yang mudah bagi umat Islam, apalagi untuk mendapatkan kesempurnaan dari ibadah haji tersebut. "Ibadah haji dan
Qurban adalah pelajaran penting bagi umat Islam untuk menjalani hidup ini agar tetap berusaha dan berdoa," sebutnya. Ia berharap perayaan Idul Adha dan Ibadah Haji pada tahun ini berjalan dengan sempurna, dan semua umat Islam yang saat ini berada di Mekah diberikan kekuatan iman dan kesehatan sehingga dapat menyelesaikan berbagai ritual ibadah di Tanah Suci. Pelepasan malam takbir ini diikuti oleh ratusan kendaraan roda dua dan puluhan kendaraan roda empat. Ribuan masyarakat memadati jalan utama di Pulau Singkep. Terlihat beberapa jajaran Muspida di Kabupaten Lingga turut menghadiri kegiatan itu. (*)
BUPATI Alias Wello menerima dengan serius mendengarkan sceramah
BUPATI Alias Wello saat berfoto bersama dengan keluarga tercinta.
BUPATI Alias Wello menerima sapi kurvan dari bantuan Pemprov kepri
BUPATI Alias Wello saat di wawancara
GUBERNUR Provinsi Kepri Nurdin Basirun memberikan kata sambutannya
GUBERNUR Provinsi Kepri Nurdin Basirun berfoto bersama
BUPATI Alias Wello mengikuti Sholat Idul Adha
BUPATI Alias Wello dampingi Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun bersalaman dengan warga
GUBERNUR Provinsi Kepri Nurdin Basirun memberikan kata sambutannya
GUBERNUR Provinsi Kepri Nurdin Basirun bersalaman dengan warga
GUBERNUR Provinsi Kepri Nurdin Basirun bersalaman dengan warga
CMYK
15
GALERI FOTO
Sabtu, 2- 9 September 2017, MINGGU I
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Rapat Paripurna Pengesahan Ranperda LPP APBD Kepri 2016 TANJUNGPUNANG - DPRD Provinsi Kepri mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD 2016, Senin (21/8/2017). Dalam rapat paripurna pengesahan Ranperda ini, Pansus Ranperda LPP APBD 2016 memberikam sejumlah catatan dan rekomendasi untuk diperbaiki ke depannya, yang disampaikan juru bicara Pansus Onward Siahaan, di antaranya Pemprov Kepri harus berupaya mengurangi ketergantungan dana transfer dari pusat. Pansus juga menekankan, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kepri harus bekerja lebih optimal untuk menggali pajak dan retribusi daerah dan pendapatan lain-lainnya yang sah. Lainnya, Pemprov Kepri agar dapat mempertahankan opini WTP pada tahun berikutnya. Untuk mempertahankan
raihan prestasi tersebut, Pemprov harus meningkatkan pengendalian internal dan kepatuhan atas perundang-undangan, mengingat banyak temuan dari hasil pemeriksaan dari Badan Periksa Keuangan (BPK) RI. "Pansus merekomendasikan agar Gubernur mengevaluasi dan menempatkan tenaga ahli yang berkompeten di bidang pengelolaan keuangan di setiap perangkat daerah dengan sistem akutansi yang berbasis teknologi informasi atau e-bugeting," ujarnya Onward. Yang tak kalah penting lagi, tambah Onward, Gubernur harus bisa memaksimalkan kinerja atau fungsi Inspektorat daerah untuk melakukan monitoring, evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan realisasi program pembangunan sesaui perundang-undagan. "Melalui Inspektorat, upaya pencegahan lebih awal atau tindakan prepentif atas adanya
kesalahan yang berujung pada penegakan hukum dapat dilakukan," ujar Onward lagi. Pansus juga menyarankan Gubernur Kepri Nurdin Basirun membentuk tim khusus untuk melakukan pendataan aset daerah, serta pengurusan legalitas dari sertifikat kepemilikan atas aset-aset yang dimiliki. "Asetaset yang dimiliki Pemprov Kepri yang berada di Kabupaten/Kota serta di masing-masing lingkungan OPD pemprov Kepri agar tersertifkasi dengan jelas dan yang melakukannya harus memiliki kompetensi," tambahnya. Menyikapi kondisi merosotnya perekonimian di Kepri saat ini, Pansus juga merekomendasikan, agar Gubernur dan perangkat daerah terkait untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan, serta peningkatan pengolahan pariwisata bahari. (*)
GUBERNUR dan Pimpinan DPRD Kepri menandatangani berita acara sidang paripurna pengesahan Ranperda LPP APBD 2016.
KETUA DPRD kepri Jumaga NAdeak bersama Gubernur beserta Wakil Pimpinan DPRD Kepri pada paripurna pengesahan Ranperda LPP APBD 2016.
Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak bersama Wakil Ketau I Rizki Faisal dan Wakil Ketua II Huznizar Hood.
GUBERNUR beserta Pimpinan DPRD Kepri pada paripurna pengesahan Ranperda LPP APBD 2016. WAKIL Ketua sekaligus Juru Bicara Pansus Pansus LPP APBD 2016, Onward Siahaan, saat menyampaikan sejumlah rekomendasi dan catatan.
MENYAMPAIKAN sejumlah rekomendasi dan catatan.
ANGGOTA DPRD Kepri saat menghadiri paripurna pengesahan Ranperda LPP APBD 2016.
SEKRETARIS DPRD Kepri Hamidi saat membacakan keputusan paripurna pengesahan Ranperda LPP APBD 2016.
PARA Anggota DPRD Kepri saat mengukuti rapat paripurna pengesahan Ranperda LPP APBD 2016.
CMYK
WARTA DPRD KEPRI Website: www.rakyatmediapers.co.id
Sabtu, 2- 9 September 2017, MINGGU I
16
DPRD Kepri Sahkan Tata Tertib Pemilihan Wagub DOMPAK, RAKYAT MEDIADewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri, akhirnya mengesahkan Tata Tertib (Tatib) pemilihan Wakil Gubernur sisa jabatan 2016-2021. Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengatakan, bahwa dengan selesainya tatib ini maka DPRD dapat memulai proses pemilihan yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan (Panlih). “Panlih ini akan segera melakukan verifikasi berkas calon yang sudah diusulkan partai pendukung melalui Gubernur,” kata Jumaga, Senin (28/8/2017) pada rapat paripurna di gedung DPRD Kepri Dompak, Tanjungpinang. Jumaga agar proses pemilihan di DPRD Kepri dapat berjalan lancar dengan terpilihnya Wagub baru.Sebab, Gubernur dalam penyelenggaraan pemerintahan wajib didampingi oleh seorang wakil, mengingat beratnya tugas sebagai kepala daerah.” Beban Gubernur sangat berat karena berhadapan dengan DPRD dan juga harus
berada ditengah-tengah masyarakat. Ditengah keterbatasan itu, diperlukan peran seorang wakil Gubernur,” kata Jumaga. Untuk itu, Ia meminta kepada partai pengusung melalui Gubernur untuk segera menyampaikan nama calon. Panlih ini bertugas hingga terpilihnya Wakil Gubernur.Ketua Pansus Pemilihan Wagub Surya Makmur Nasution mengatakan, bahwa tata tertib pemilihan ini berisi 13 bab dan 39 pasal. Bab dan pasal dalam tatib ini, kata dia nantinya dijadikan acuan menjalankan pemilihan dan telah di setujui oleh Kemendagri.”Secara umum, rumusan tatib telah sesuai dengan peraturan perundangan. Namun ada frasa dan kalimat yang harus dirubah. Pansus sudah melakukan perubahan dan harmonisasi,” ucap Surya. Kemudian katanya ada UU salah satu pasal yang ditambah yang mengatur soal sangsi bagi calon yang mengundurkan diri.”Dalam pasal 35 ditambahkan pasal yang berbunyi
dalam hal salah satu cawagub tidak hadir, harus disertai surat keterangan dari lembaga yang berwenang,” ucapnya. Pasal berikutnya adalah, jika Cawagub tidak hadir saat pemilihan, maka cawagub dan partai pengusung akan diberi sangsi sesuai aturan perundangan yang berlaku.Untuk proses verifikasi berkas calon, panlih akan kembali mengecek kelengkapan berkas. Jika ditemui kekurangan berkas, maka diberikan waktu selama tujuh hari melengkapinya. Dalam paripurna ini juga ditetapkan panitia pemilihan. Terpilih sebagai ketua adalah Hotman Hutapea dari fraksi Demokrat. Sedangkan wakilnya Widiastadi Nugroho dari Fraksi PDIP. Adapun anggota Panlih lainnya antara lain Sahat Sianturi (PDIP), Taba Iskandar, Asmin Patros (Golkar). Selanjutnya Onward Siahaan (Demokrat Plus), Dr.Yusrizal (Hanura), Abdulrahman (PKSPPP) dan Sirajudin Nur (FKN). (rm/ferianda)
KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak SH berjabat tangan dengan Surya Makmur
Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak Minta Atlit Diperhatikan BATAM, RAKYAT MEDIA-Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak meminta Dinas Pendidikan dan Olahraga untuk mendata dan memperhatikan para atlet berprestasi sehingga mampu terus berkembang hingga ajang nasional maupun internasional. “Dinas Pendidikan dan Olahraga harus mempunyai database lengkap atlet-atlet yang berprestasi. Mereka harus dibina dan didik agar bisa berbicara ditingkat nasional bahkan internasional. Pemerintah dan DPRD tidak akan tutup mata,” kata Jumaga usai membuka Kejurda Atletik Tingkat Provinsi Kepri di Gelora Citra Mas Batam. Diantara atlet-atlet tersebut, kata dia, adalah pemenang kejuaraan daerah atletik yang saat ini tengah berkompetisi untuk menjadi yang terbaik. ”Pemenang dari kejuaraan ini juga harus didata dan diperhatikan. Harus ada kepedulian terhadap mereka yang memiliki prestasi,” kata dia. Jumaga juga meminta pada para atlet yang ikut dalam kejuaraan tersebut agar bertanding dengan semangat dan sportif sesuai dengan semangat olahraga. “Jadikan kejurda ini sebagai ajang mengukir prestasi dari daerah hingga nasional. Sehingga akan muncul bibit-
KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak SH dan mantan Wakil Gubernur Kepri
bibit atlet berkualitas dari Kepri,” kata Jumaga. Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Asmin Patros merencanakan kejurda tersebut sebagai ajang rutin tahunan untuk mencari bibit atlet terbaik di Kepri.”Selain menjadikan kejurda ini agenda tetap, kedepan kami juga akan memperbanyak kejuaraan atletik di Kepri ini. Bisa di Lingga, Karimun, Batam
dan Kabupaten lain,” kata Asmin. Untuk catatan waktu yang dihasilkan atlet kejurda tersebut, Asmin memastikan bahwa waktu yang ditorehkan akan tercatat dalam rekor atlet.Asmin juga menjanjikan bonus bagai para atlet atletik dari Provinsi Kepri yang diutus dan turun pada berbagai kejuaraan ditingkat nasional.”Sebagai bentuk perhatian kami akan diberikan bonus,” kata dia. (rm/net)
Ketua DPRD Kepri Minta Antar Pemuka Agama Jalin Komunikasi
KETUA DPRD Kepri, Jumaga Nadeak berfoto bersama
KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak meminta agar lembagalembaga keagamaan menjalin komunikasi. Sebab, dengan komunikasi maka saling pengertian diantara lembaga-lembaga keagamaan akan mendorong harmonisasi di masyarakat. "Saya sering bertanya ke pendeta. Ada berapa kenalan ustad. Ada berapa kenalan biksu. Pendeta harus bergaul dengan ustad, biksu dan pemuka agama lain," kata Jumaga saat menghadiri pelantikan Persekutuan Gereja dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII) di GPI Bengkong, Sabtu (26/8/2017).
Karena, dengan komunikasi dapat mendorong saling pengertian, dan saling menjaga diantara pemeluk agama. Sehingga, dengan demikian gesekan dan sifat intoleransi dapat pelan-pelan dihilangkan. Pemerintah, sambungnya, siap menjembatani hubungan seluruh agama ini. Karena, pemerintah menjamin pengembangan keagamaan di Kepri. Sementara itu, ketua PGLII terpilih Jimmy Loho mengatakan siap bersinergi dengan pemerintah membangun Kepri sejahtera. Maka dari itu, selepas pelantikan ini, PGLII akan
segera mencoba memberikan dampak bagi Provinsi Kepri. "Kita akan berjuang melawan radikalisme, terorisme, intoleransi dan tentunya peredaran narkoba," kata Jimmy. Salah satu fokus utama PGLII adalah berusaha membina keluarga agar harmonis. Karena lewat keluargalah sukses tidaknya suatu masyarakat. Hadir dalam pelantikan tersebut, ketua umum PGLII Pdt. Roni Manda, Pdt. Boyke Turangan dan pendeta-pendeta dari gereja lain. Hadir juga anggota Komisi I DPRD Kepri Thomas Suprapto.(ist)
DPRD Sarankan Gubernur Kepri Lengkapi Persyaratan Cawagub DOMPAK, RAKYAT MEDIADPRD Kepulauan Riau menyarankan Gubernur Kepri Nurdin Basirun segera melengkapi berkas persyaratan dua calon wakil gubernur yang diusulkan kepada legislatif. Anggota Pansus Pemilihan Cawagub Kepri Onward Siahaan, yang dihubungi dari Tanjungpinang, Jumat, mengatakan Gubernur Nurdin harus secepatnya menyerahkan persyaratan dua cawagub yang direkomendasikan lima partai pengusung karena tata tertib pemilihan disahkan Senin pekan depan. “Siapapun cawagub yang diusulkan persyaratannya harus dilengkapi sehingga tidak ditolak DPRD Kepri,” kata Onward, yang juga Sekretaris DPW Partai Gerindra Kepri. Ia menjelaskan, Gubernur Nurdin sudah pernah menyerahkan dua nama cawagub yang diklaim sudah disetujui seluruh partai pengusung. Namun. kata Onward, Panitia Khusus tidak ingin masuk ke ranah perdebatan, apakah lima partai pengusung menyetujui Isdianto dan Agus Wi-
Anggota Pansus Pemilihan Cawagub Kepri
Onward Siahaan bowo sebagai cawagub, melainkan menunggu bukti yang diserahkan Gubernur Nurdin. “Kalau memang sudah direkomendasikan seluruh partai pengusung, harus dibuktikan melalui berita acara. Persoalannya, sampai sekarang kami belum menerima berita acara tersebut,” ujarnya. Seandainya dua nama yang diusulkan partai pengusung berubah, maka juga harus dibuktikan melalui berita acara hasil rapat yang menunjukkan seluruh partai pengusung menyetujuinya. Artinya, seluruh partai pengusung yakni
Demokrat, PPP, PKB, Gerindra dan Nasdem harus membahas dan menetapkan dua nama cawagub yang sama.”Tidak bisa gubernur seenak-enaknya mengusulkan nama cawagub atas keinginannya pribadi. Harus disepakati seluruh partai pengusung,” katanya. Ia mengemukakan DPRD Kepri juga akan membentuk panitia pemilih cawagub pada Senin pekan depan setelah pengesahan tata tertib. Jumlah anggota panitia pemilih sebanyak 9 orang.”Anggota panitia pemilihan merupakan mantan anggota pansus sehingga diharapkan dapat melaksanakan tugas secara maksimal,” tuturnya. Terkait permasalahan itu, sebelumnya, Gubernur Nurdin menyatakan penetapan dua nama cawagub merupakan kewenangan partai pengusung. Karena itu, ia akan menggelar rapat bersama pengurus partai pengusung membahas permasalahan tersebut. ”Setelah tata tertib disahkan, saya akan dudukkan permasalahan ini dengan partai pengusung,” kata Nurdin, yang juga Ketua Nasdem Kepri. (rm/ant)
Komisi III: Perencanaan Pelabuhan Dompak Tanjungpinang Bermasalah DOMPAK, RAKYAT MEDIAPerencanaan dan pengawasan pembangunan Pelabuhan Internasional Dompak di Kota Tanjungpinang bermasalah sehingga proyek itu mangkrak, kata Sekretaris Komisi III DPRD Kepri Raja Bachtiar. “Kami akan mendalami permasalahan itu. Sayang sekali uang miliaran rupiah tidak membuahkan hasil yang baik untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya di Kantor DPRD Kepri, Senin. Bachtiar yang diusung Partai Golkar mengatakan, awalnya pembangunan pelabuhan berskala internasional di Pulau Dompak itu terhambat akibat permasalahan lahan. Namun, penanggung jawab kegiatan tetap melanjutkan kegiatan tersebut. Permasalahan lahan antara Kementerian Perhubungan dengan Pemprov Kepri seharusnya diselesaikan terlebih dahulu sebelum membangun pelabuhan tersebut.”Setelah dilanjutkan ternyata ada permasalahan lainnya sehingga pelabuhan tidak selesai dikerjakan,” ujarnya. Ia menjelaskan, Komisi III DPRD Kepri akan menggelar rapat dengan pihak terkait untuk membahas permasalahan itu.Komisi tersebut mempertanyakan kondisi bangunan yang rusak di pelabuhan tersebut, dan bagaimana kelanjutannya.
SEKRETARIS Komisi III DPRD Kepri Raja Bachtiar.
Selain itu, kata dia Komisi III DPRD Kepri juga mempertanyakan kondisi ponton pelabuhan yang kabarnya ditiup angin.”Sekarang posisi ponton itu ada di mana? Kondisinya bagaimana?” katanya. Bachtiar yang juga mantan Ketua DPRD Karimun mengatakan sebelum jalan di gerbang masuk pelabuhan ditutup dengan batu besar, kapal milik Pemprov Kepri sering berlabuh di pelabuhan itu. Banyak anggota DPRD Kepri, terutama yang berasal dari luar Tanjungpinang, yang memanfaatkan pelabuhan itu untuk ke Dompak maupun kembali ke Batam.”Sekarang tidak dapat digunakan lagi karena jalan di pintu masuk pelabu-
han dihadang dengan batu besar dan sudah tidak ada ponton,” ucapnya. Antara melaporkan, Pelabuhan Dompak rusak parah sejak beberapa bulan lalu, dan sampai sekarang belum diperbaiki. Di gerbang masuk pelabuhan tampak spanduk dengan lambang Kementerian Perhubungan dan Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan yang bertuliskan “Dilarang Masuk!!! Lahan dan Bangunan Ini Dalam Pengawasan”.Jalan pada gerbang pintu masuk juga ditutup batu besar sehingga kendaraan tidak dapat masuk. Di dalam bangunan pelabuhan, seluruh pembatas ruangan yang terbuat dari kaca bening,
pecah, dan banyak ditemukan batu di dalam ruangan.Plafon pada bagian depan bangunan juga rusak parah. Di dinding terdapat tulisan yang menggunakan cat semprot.Di pelabuhan itu, sampai sekarang juga belum terdapat ponton. Informasi tentang hilangnya ponton tersebut sempat menghiasi berita media massa lokal. Berdasarkan informasi, Pejabat Pembuat Komitmen Proyek Pekerjaan Lanjutan Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Laut Dompak Tahap VI, APBN dan APBN-P tahun 2015 berinisial H.Sedangkan perusahaan yang melaksanakan proyek tersebut PT RKP dan PT KTMA. (rm/ril)