CMYK
Baca Hal 16
Oknum Imigrasi Sewa Preman Cari Pemred Koran Rakyat Media Penanggung Jawab Kamis, Mawardi, Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri SH
SURAT KABAR MINGGUAN NASIONAL TERDEPAN DI KEPRI
24 - 31 Agustus 2017, MINGGU IV
KAMIS, 24 - 31 AGUSTUS 2017, MINGGU IV
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Koran Mingguan Nasional dari Kepri
Media Ini Sudah Lolos Verifikasi Administrasi di Dewan Pers
Edisi : # 208 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Setelah Tiga Tahun Bersembunyi Diberbagai Tempat
Mursyid, Otak Koruptor KPN Langkat Meringkuk di Penjara MEDAN, RAKYAT MEDIA-Setelah 3 tahun bersembunyi di berbagai tempat, akhirnyapelarian Mursyid eks pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Langkatyang menjadi otak korupsi Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, akhirnya meringkuk di penjara. Suami Zuraidah yang juga sebagai kepala SD Negeri di Tanah 10 Stabat ini ditangkap Tim Kejaksaan Tinggi ditempat persembunyiannya Pasar 1 Stabat lama, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, dua pekan lalu. Otak ko-
ruptor KPN Langkat yangdivonis 5 tahun 6 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Tipikor Medan, dibekuk subuh dini hari ketika hendak pergi sholat subuh. “Saat ditangkap Mursyid memakai baju koko dan mau pergi ke masjid sholat subuh, ia tak menduga bahwa dirinya sudah di intai aparat sejak tengah malam, saat Mursyid keluar rumah ia langsung disergap oleh aparat bersenjata lengkap. Saat ditangkap Mursyid berteriak menyebut maling, kemudian dijawab oleh aparat yang menangkap kaulah yang maling,”kata Ucok Goi salah seorang warga setempat yang menyaksikan penangkapan tersebut. Bersambung ke Hal 15
RUMAH tempat persembunyian terpidana Mursyid di Pasar I Stabat lama
Selain Korupsi, Mursyid Kuasai Lahan Yahman Pakai Surat Palsu LANGKAT, RAKYAT MEDIA-Kejahatan Mursyid yang kini sudah meringkuk di tahanan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara di Tanjung Gusta, Medan, tak hanya korupsi uang negara. Mursyid juga menguasai tanah sawah milik M Yahman, seluas 12 rante di Pasar I Stabat Lama dengan membuat surat jual beli palsu. Tanah tersebut su-
Kasi Penkum Kejati Sumut Bobby Sandri. SH
Kapal Perang Amerika Serikat Bertabrakan
Bersambung ke Hal 15
Ahar Sulaiman : Desak Isdianto Mundur Dari Kepala Dispenda Kepri BATAM, RAKYAT MEDIA-Polemik calon Wakil Gubernur Kepri hingga kini tak kunjung selesai. Dari dua nama yakni Isdianto dan Agus Wibowo, sebagai calon Wagub yang sudah diajukan Gubernur kepada DPRD Kepri, juga belum dipastikan terpilih sebagai Wakil Gubernur untuk mendampingi Nurdin Basirun. Meski tata tertib Wagub sudah disahkan, Panitia Pemilihan (Panlih) sudah terbentuk, dan DPRD Kepri telah menerima dua nama usulan calon Wakil Gubernur yakni Isdianto dan Agus Wibowo. Namun jika masih terjadi ulur tarik masalah calon Wakil Gubernur Kepri, ada kemungkinan Gubernur Kepri Nurdin Basirun bakal memegang kendali dalam menentukan Wakil gubernur Kepri yang akan mendapinginya Ahars Sulaiman mantan Ketua PPP Kepri yang diminta tanggapannya Selasa (22/8/2017) di Batam Centre mengatakan, dalam Undang Undang tidak dibilang bakal calon. Tidak, tapi dibilang calon, kalu calon berarti saratnya harus lengkap. Apa saratnya, kata Ahars, Isdianto sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pejabat Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kepri harus mundur dari jabatannya.
KAPAL Perang jenis perusak Angkatan Laut AS.
BATAM, RAKYAT MEDIA-Sepuluh pelaut hilang setelah sebuah kapal perang Amerika Serikat bertabrakan dengan kapal pengangkut minyak di sebelah timur Singapura, berdekatan dengan Perairan Provinsi Kepulauan Riau pada Senin, kata Angkatan Laut AS.Peristiwa itu adalah kecelakaan kedua yang melibatkan kapal perusak Angkatan Laut AS di perairan Asia dalam dua bulan belakangan. Kapal perusak AS, pengangkut peluru kendali, USS John S. McCain bertabrakan dengan kapal niaga Alnic MC ketika menuju ke Singapura untuk melakukan persinggahan rutin, kata pihak Angkatan Laut AS dalam pernyataan. ”Laporan awal menunjukkan bahwa kapal USS John S. McCain mengalami kerusakan pada bagian belakang kapal,” kata Angkatan Laut. “Saat ini terdapat 10 pelaut yang dinyatakan hilang dan lima lagi terluka,” tambah pernyataan itu. Misi pencarian dan penyelamatan sedang dilakukan, melibatkan sejumlah kapal Singapura, helikopter, serta pesawat
dah dikuasai Mursyid sejak Tahun 1976 dengan menggunakan surat segel tahun 1976dengan tanda tangan yang dipalsukan. Muhammad Yahman, pemilik lahan yang juga Purnawirawan ABRI dan saat ini masih hidup, mengaku tidak pernah membuat surat jual beli lahan tersebut kepada pihak ketiga, baik dengan nama Buyung maupun Mursyid.
Ahars Sulaiman Bersambung ke Hal 15
Staf khusus Gubernur Kepri Bersambung ke Hal 15
Buwas Janji Tembak Mati Anak Buahnya Jika Terima Suap JAKARTA, RAKYAT MEDIAKepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso (Buwas) menegaskan, dirinya akan menembak mati anak buahnya jika kepergok terima suap dari bandar narkoba. ”Apabila ada petugas saya yang nerima narkoba dan
uang suap dari bandar narkoba akan saya tembak mati,” tegas Buwas kepada wartawan di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (23/8/2018). Kata dia, senjata api tersebut disiapkan oleh negara unBersambung ke Hal 15
BUWAS Janji Tembak Mati Anak Buahnya Jika Terima Suap
LAHAN milik M Yahman yang dikuasai Mursyid otak korupsi KPN Langkat
KPK Tangkap Dirjen Hubla Terima Suap
Dirjen Perhubungan laut Kemenhub
Tonny Budiono JAKARTA, RAKYAT MEDIAKPK menangkap seorang pejabat eselon 1 Kemenhub saat sedang melakukan transaksi suap. Pejabat yang ditangkap KPK tersebut menduduki posisi sebagai Direktur Jenderal di Kemenhub Tonny Budiono. Sumber di KPK menyebutkan penangkapan dilakukan pada Rabu (23/8/2017) pukul 21.00 WIB. Penangkapan dilakukan di salah satu tempat di Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Saat ditangkap, Dirjen Kemenhub itu sedang melakukan transaksi suap. Suap diduga diberikan untuk pemulusan izin sebuah moda transportasi. ”Yang ditangkap setingkat eselon 1,” ujar sumber tersebut. Pukul 23.00 WIB, pejabat Kemenhub itu langsung digelandang ke KPK. Kini, pejabat Kemenhub beserta penyuapn-
Ayu Ting Ting:
STOP PERS
Enggak Pernah Kesepian JAKIARTA, RAKYAT MEDIA-Sudah tiga tahun Ayu Ting Ting menyandang status janda, setelah bercerai dengan Hendry Baskoro alias Enji pada 2014. Buat pelantun “Alamat Palsu” itu, tiga tahun menyendiri tak berarti hidupnya sepi. Sebab selama ini, ia banyak diterpa gosip tak sedap. Yang paling ramai dibicarakan, ia dikabar-
kan menjalin cinta terlarang dengan suami Nagita Slavina, Raffi Ahmad. “Hidup gue penuh banget, penuh pikiran, cobaan, ujian. Ya sudah, jadi enggak pernah ngerasa kesepian,” ujar Ayu Ting Ting ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (23/8/2017). Namun Ayu Ting Tingmulai jengah selalu ditanya soal pendamping hidup. Maklum, ibu satu anak itu sudah empat
ya sedang menjalani pemeriksaan intensif. Informasi yang didapat, ada modus suap baru yang digunakan pada kasus kali ini. Jubir KPK, Febri Diansyah belum mau memberikan banyak keterangan terkait OTT malam ini. “Saya pastikan dulu informasinya,” kata Febri. Sementara itu, Humas Kemenhub, JA Barata belum bersedia memberikan keterangan kepada wartwan terkait kasus tersebut. Beberapa pejabat Kemenhub lain juga tutup mulut. Untuk diketahui, di Kemenhub saat ini ada empat orang yang menduduki posisi Dirjen, Yakni, Dirjen Perhubungan Darat, Dirjen Perhubungan Udara, Dirjen Perhubungan Laut dan Dirjen Perkeretapia Pejabat itu diduga berinisial TB. Tim Satgas KPK pun telah menyegel sebuah ruangan di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Namun, pihak KPK belum mau mengonfirmasi hal tersebut ketika dihubungi. Pimpinan KPK Saut Situmorang tak membantah penyidiknya melakukan operasi senyap terhadap salah satu pejabat di Kemenhub. Namun, dia belum bisa memberikan informasi lainnya sebab penyidik tengah mengumpulkan sejumlah barang bukti. ”Saya cek dulu sudah sejauh apa tindakan yang dilakukan di lapangan. Tunggu saja konpers (konferensi pers) ya,” ujar Saut.(rm/ kompas).
tahun menjanda setelah bercerai dari Enji. Oleh karena itu, ketika ditanya soal kekasihnya saat ini, Ayu Ting Ting menjawab pertanyaan tersebut dengan nada judes.”Ribet banget ngomongin pasangan gue mulu. Enggak usah ngurusin hidup gue,” kata Ayu Ting Ting, kepada wartawan Bersambung ke Hal 15
Berhubung masih mengaku ngaku sebagai wartawan Koran Rakyat Media Bersama ini diberitahukan kepada Instansi pemerintah/ Pengusaha Swasta dan masyarakat luas khusus di Batam dan Kepri umumnya bahwa nama 1. Andi.S tempat Tinggal Belakang Padang 2. Winarto Tempat tinggal di Jodoh 3. Trianto Tempat Tinggal perumahan Bandara Ke tiga nama tersebut telah dipecat dari wartawan Koran Rakyat Media segala tindak tanduknya yang dapat merugikan masyarakat bukan menjadi tanggung jawab kami. Demikian juga Kartu Pers yang masih ditangan mereka sejak pengumuman ini dinyatakan tidak berlaku lagi. Tertanda Redaksi
CMYK
RAKYAT METRO
Kamis, 24 - 31 Agustus 2017, MINGGU IV
Website: www.rakyatmediapers.co.id
2
Pemko Batam Jual Sembako Murah Diatas Harga Pasaran NONGSA, RAKYAT MEDIADalam rangka stabilkan harga pasar, Pemko Batam melalui Disperindag dan Bulog adakan pasar murah di tiap kecamatan yang ada di kota Batam, mulai tanggal 1-31/8/2017.Pantauan media ini di sejumlah kantor kecamatan, bahan-bahan sembako murah terlihat digelar di depan kantor kecamatan. Berbagai macam kebutuhan pokok, mulai dari minyak goreng kemasan, beras, telor, tepung, gula,bawang putih, Indomie dan juga makanan ringan seperti roti jagung tersedia di pasar murah tersebut. Namun, penjualan sembako dengan lebel pasar murah terse-
but, harganya tidak jauh dari harga pasaran. Bahkan ada beberapa bahan pokok sembako itu dujual diatas harga pasaran. Sejumlah warga yang datang dari sejumlah Pulau di Kecamatan tersebut mengeluh membeli sembako murah di kantor kecamatan tersebut, karena harga sembako yang dijual Pemko Batam lebih mahal dari harga pasaran,”Kalau harganya sama dengan harga di pasaran dan bahkan llebih mahal untuk apa kami datang jauh jauh dari pulau membeli sembako disini. Namanya pasar murah tapi harganya lebih mahal dari pasaran,’ ungkap beberapa warga.
Demikian juga beras merek maknyuss dari Disperindag ukuran 5kg di jual Rp 70 ribu, sedangkan beras merek Anak ajaib dijual seharga Rp 70 ribu, beras merek pondok dijual Rp 60 ribu/ 5 kilogram. Informasi yang diterima Rakyat Media, pasar murah yang diadakan di sejumlah kantor kecamatan tersebut, dilakukan oleh Pemerintah kota Batam, melalui Dinas Perdagangan (Disperindag) dan Bulog. Dimana pasar murah ini digelar di tiap hari kerja, mulai dari pukul 08:00 WIB sampai pukul 11:30 WIB, dimulai sejak (1/8/2017) sampai (31/8/2017). (rm/ikhsan)
SALAH satu lokasi penjualan sembako murah di Lubuk Baja
Masyarakat Keluhkan Jalan di Proyek Pelintas Jalan Cikitsu
ALAT berat diturunkan untuk menggusur perumahan liar di Kota Batam
Satpol PP Gusur 45 Ruli di Kampung Suka Damai SEIBEDUK, RAKYAT MEDIA-Sebanyak 45 Rumah liar (Ruli) Kampung Suka Damai atau yang bisa disebut Ruli Kebun Sayur yang berada di Kelurahan Tanjung Piayu, Sei Beduk, akan segera ditertibkan oleh Tim Terpadu Kota Batam. Karenanya, tim terpadu Kota Batam melalui Satpol PP sudah melayangkan Surat Peringatan (SP) kedua, guna menertibkan umah yang berada disepanjang bantaran sungai Tanjung Piayu tersebut. Ruli tersebut terpaksa harus ditertibkan, pasalanya berdiri di sepanjang bantaran sungai yang menjadi saluran pembuangan utama drainase Sei Beduk ke laut. Penertiban tersebut, karena petugas BP Batam, Kecamatan Sei Beduk, Dinas Bina Marga serta konsultan pengerjaan pelebaran bantaran sungai sudah menentukan titik-titik yang akan dilebarkan. “Tidak ada ganti rugi, karena pelebaran sungai juga untuk kepentingan masyarakat,” kata Lurah Tanjung Piayu, Riswandi saat ditemui di ruang kerjanya. Saat ini, lanjutnya Riswandi lagi, bantaran sungai tersebut sudah sangat sempit dan kotor. Bahkan, lebarnya juga hanya tersisa 1 sampai 2 meter. Ditambah warga mempersempit aliran sungai dengan mendirikan bangunan tempat tinggal. Apalagi banyak rumah war-
ga yang sudah berdiri permanen. Dan ada juga warga mendirikan pabrik tahu dan tempe di rumahnya serta dibagian hilir sungai warga membuat tambak ikan. Nantinya, pelebaran alur sungai ini mencapai satu kilo meter terhitung dari jembatan Simpang Bagan hingga hilir sungai. Sementara untuk lebar sungai direncanakan mencapai 50 meter. “Sebelum November, sungai Sei Beduk sudah harus selesai dilebarkan,” katanya, kemarin. Saat ini, alat berat Dinas Bina Marga sudah ada di Mangsang Permai, Se Beduk. Alat berat tersebut sudah mulai melebarkan drainase-drainase di Kecamatan Sei Beduk. “Hasilnya sudah kita rasakan. Hujan deras sudah tidak banjir lagi seperti sebelumnya. Target terakhir kita menormalisasi sungai,” jelasnya. Sementara itu, Achmad Sakyo, Ketua RT 2 RW 6 Kampung Suka Damai mengatakan, warga sudah mengetahui wacana penertiban ini sejak satu tahun lalu. Dirinya dan warganya juga tidak ingin mempersulit kerja pemerintah dan memberikan dukungan. “Kalau digusur janganlah nol-nol sekali. Kasihan warga,” pinta pria yang sudah tinggal di Ruli tersebut sejak tahun 1997 lalu.(rm/hlk)
WARGA demo di lokasi perbaikan jalan Cikitsu yang membuat rumah mereka kebanjiran
DOTAMANA, RAKYAT MEDIA-Proyek Bangunan pelintas jalan Cikitsu-Pamily Dream dari Dinas Bina Marga dan Sumber daya air yang berada di Batam Center Kota Batam terkesan dikerjakan asal jadi alias amburadul tanpa menghiraukan keberadaan masyarakat sekitar. Warga sekitar yang setiap hari melintas dari lokasi proyek tersebut mengeluhkan banyaknya lumpur yang berserakan dijalan yang mengganggu pengguna jalan, meskipun proyek tersebut bermanfaat untuk masyarakat. “Pusing Pak, tumpukan tanah korekan berserakan dijalan. Setiap hari mobil saya terkena lumpur,” ujar salah satu warga bernama Mirna beberapa hari lalu. Mirna berharap proyek tersebut dikerjakan dengan benar dan tidak asal-asalan karena sangat mengganggu masyarakat. ”Pekerjaan mereka sembraut pak dan lambat Pak, buktinya tumpukan tanah kuning bekas korekan beko itu diletakkan sembarangan hingga mengakibatkan becek bila turun hujan, “ujarnya kesal. Hal senada juga dikatakan Andi, salah satu pedagang yang berada disekitar lokasi. Ia mengaku kesal atas pengerjaan proyek yang asal-asalan yang mengakibatkan omset penjualannya menurun.”Kalau jalannya kotor begini, pembeli tidak mau mampir pak,” ujarnya. Padahal Walikota Batam Muhammad Rudi SE saat ini sedang galak-galaknya membangun untuk keindahan kota Batam, dimana Rudi mempunyai program yang cukup dibilang gemilang untuk kepentingan masyarakat Kota Batam. Pembangunan pelebaran jalan, Drainase, pelintas jalan semua
itu tertampung menggunakan anggaran APBD Tahun 2017. Sayangnya, dalam pelaksanaan salah satu proyek tersebut berada di Batam Center Kota Batam kelihatannya asal jadi, yakni pembangunan pelintas jalan Cikitsu Pamily Dream dari Dinas Bina Marga dan sumber daya air yang bernilai Rp 1.349.982.755 yang dikerjakan oleh kontraktor dengan CV Tri Wahyoe yang didampingi Konsultan Pengawas CV Vistatama Multi Engimering serta Konsultan Perencana CV Laudah Rekayasa konsultan terkesan proyek tersebut diduga rawan dengan tindak korupsi serta banyak penyimpangan. Disinyalir amburadulnya pekerjaan kontraktor yang mendapat proyek tersebut dimungkinkan Lemahnya pengawasan oleh Dinas Bina Marga Kota Batam, mengakibatkan pekerjaan bangunan pelintas jalan yang dikerjakan pihak ketiga dianggap kurang profesional. Akibatnya, sejumlah masyarkat merasa kesal terhadap adanya proyek pembanguan pelintas jalan yang dikerjakan asal jadi. Seharusnya pemerintah kota Batam harus lebih ekstra dalam mengawasi setiap proyek yang ada, agar anggaran yang dikucurkan untuk proyek tersebut tidak terjadi penyimpangan dan terealisasi sesuai dengan jalurnya sehingga tidak dikorupsi oleh pemborong. Hingga berita ini terbitkan, pihak Dinas Bina Marga belum berhasil dikonfirmasi terkait proyek pelintas jalan cikitsu di Batam kota tersebut, walaupun sudah beberapa kali Rakyat Media datang kekantor Bina Marga namun selalu para staf mengatakan bahwa Bapak lagi keluar. (rm/Ikhsan).
Meriahkan HUT RI, FKPD Serta Siswa Adakan Pawai Budaya dan Pembangunan Batam, RAKYAT MEDIA - Dalam rangka HUT RI ke 72 seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Batam juga siswa-siswi dari berbagai sekolah dengan menampilkan ciri khas tersendiri melalui kendaraan hias dan juga kostum yang digunakan turut meramaikan pawai budaya dan pawai pembangunan. Sedikitnya 7 ribu peserta devile dan 167 kendaraan hias, Jumat (18/8/2017) lalu HADIR menyaksikan karnaval, walikota Batam H. Muhammad Rudi, SE, MM, Wakil walikota Batam Amsakar Achmad, S. Sos. M. Si, sekda kota Batam Jefridin Hamid, ketua DPRD kota Batam Nuryanto, anggota Kadin kota Batam, sekcam Lubuk Baja, Kapolres, Lanal Batam, Hulubalang LAM dan masih banyak lagi pejabat yang lain. Adapun kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mempersatukan seluruh lapisan masyarakat kota Batam yang majemuk, multi suku dan agama, sehingga dari keberagaman suku dan agama tidak lagi menjadi pemicu perselisihan
yang dulu kerap terjadi. Karnaval pawai budaya dibuka dengan marching band SMA Kartini, dilanjutkan unsur pemerintahan Kecamatan Lubuk Baja, selanjutnya penampilan kostum karnaval, barisan anak-anak TK yang diawali dari TK An-nur, TK As-sunah, Pos PAUD Sekecamatan Lubuk Baja, TK Ibnu Sina, TK Albarkah, TK Sri Pelangi, TK Advent, dan taman kanakkanak lainnya. Kemudian secara berturutturut, peserta pawai dari tingkat SD seperti SDN 002, SDN 003, SD Advent, SDN 009, SD Annur, SDN 007, SDN 008, SDN 004, dan lainnya. Peserta
tingkat SMP pun tak mau ketinggalan, diantaranya SMP Advent, SMP AL-Azhar, SMP Ibnu Sina, dan SMPN 41. Sedangkan peserta SMA seperti SMA Kartini, SMK Advent, SMAN 12, SMA Immanuel, SMK Kartini, dan SMA Alazhar. Kemeriahan pawai ini juga diwarnai dengan hadirnya pakaian adat, baju profesi, kostum karnaval, serta berbagai kesenian daerah seperti kompang, makyong, barongsai dan permainan tradisional seperti kaki hantu (enggrang) dan terompa panjang (bakiak). Masih ditempat yang sama, hadirnya mobil hias dengan ciri khas masing-masing, Dinas Kominfo, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perpustakaan dan Arsip serta mobil dapur umum tanggap bencana dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, dan tidak ketinggalan turut hadir dengan
berbagai ragam mobil hias dari kantor Camat dan Lurah se Kota Batam. Selanjutnya, Yonif Marinir 10/SBY, Yonif Raider Khusus 136/TS, Lanal Batam, Kodim 0316/Batam, serta satuan-satuan di Polresta Barelang dengan kendaraan andalannya serta dengan kostum khasnya. “Tahun ini lebih meriah, jumlah pesertanya lebih banyak hingga 167 kendaraan hias, ditambah lagi peserta yang berjalan kaki,” ungkap Walikota Batam Muhammad Rudi. Lanjut Rudi, mengatakan tahun ini banyak mengalami peningkatan daripada tahun sebelumnya dalam hal kekompakan dan kebersamaan masyarakat kota Batam. Ia mengaku senang atas sukses dan meriahnya karnaval tahun ini. Dan ia bersama staf nya berencana akan memindahkan rute pawai ke Batam Centre tahun depan, ia berharap saat itu pembangunan ruas jalan kiri
kanan sudah selesai sehingga bisa dilalui pawai. “Tahun depan kami pindahkan ke Batam Centre. Mudahmudahan Juli tahun depan jalan kiri kanan selesai. Mari bersatu padu membangun Batam. Karena maju jayanya kota Batam yang menikmati kita semua,” ungkapnya didampingi koordinator pawai Aspawi Nangali. Sementara, Kombes Pol Hengki Kapolresta Barelang mengatakan dukungan seluruh lapisan masyarakat diperlukan dalam upaya pembangunan di Kota Batam. Karena tujuan utama dari program yang dilakukan Pemerintah adalah untuk kesejahteraan masyarakat. “Kita semua berbuat untuk Kota Batam. Mari kita semua bersatu padu mendukung program Pemerintah Kota Batam. Di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur, harus mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat,” kata Hengki. (rm/ikhsan).
Walikota Peringati Hari Lahir Gerakan Pramuka BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA - 14 Agustus 2017 merupakan peringatan hari lahirnya gerakan pramuka di Indonesia yang ke -56 Tahun. Untuk memperingati hari lahirnya gerakan pramuka ini pemerintah menyelenggarakan upacara di Alun Alun Dataran Engku Putri, Batam Centre, Jum’at (18/08). Walikota Batam yang juga selaku Ketua Kwarcab Batam, Muhammad Rudi memimpin Upacara membacakan pidato Ketua Kwartir Nasional Pramuka, Adhyaksa Dault. Mengajak untuk bersama - sama menjadi generasi pembangunan negeri ini. Menjadi Generasi Pancasila yang tidak mudah diprovokasi dan diadu domba. Dengan tema “Bekerja untuk Kaum Muda Mewariskan yang terbaik Bagi Bangsa” diharapkan gar seluruh generasi bangsa memiliki semangat Kepramukaan dan dapat menjadi generasi - generasi unggul membangun dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Saya bangga karena seluruh adik - adik yang hadir saat ini adalah tunas - tunas muda yang ingin berkembang dan tumbuh dan memiliki semangat
kepramukaan” puji Rudi. Kegiatan ini diikuti oleh ribuan anak - anak pramuka dari golongan pramuka siaga, penggalang, penegak dan pandega se Kota Batam. Rudi beserta Sekretaris Kwarcab Batam, Jefridin memberikan penghargaan kepada Pramuka Garuda yang diterima oleh 8 orang. Penghargaan ini diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai tingkatan terakhir dalam golongannya, telah mengikuti tes kecakapan dan lulus tes wawancara. Selain itu Wakil Walikota Batam juga turut hadir dan menyerahkan penghargaan Panca Warsa kepada 6 orang yang dinilai telah mengabdi terhadap organisasi dan kegiatan kepramukaan selama minimal 5 Tahun dan kelipatannya. Kegiatan ini juga diisi dengan penampilan drumband dari perwakilan sekolah di Kota Batam. Ketua TP PKK Kota Batam, Marlin Agustina Rudi, Wakil I TP PKK Kota Batam, Erlita Sari Amsakar dan Ketua Dharma Wanita Kota Batam, Hariyanti Jefridin juga turut hadir dalam peringatan HUT Pramuka ini.(rm/mcr)
WALIKOTA Batam Muhammad Rudi menyematkan tanda pramuka kepada salah seorang pramuka
Embarkasi Batam Telah Berangkatkan 11,186 JCH NONGSA, RAKYAT MEDIA-Sebanyak 11.186 Jamaah Calon Haji (JCH) telah diberangkatkan dari Embarkasi Batam. Jamaah tersebut berasal dari 25 Kloter dari 27 Kloter yang akan diberangkatkan pada musim haji 1438 H/2017 ini. Kemarin, sekitar pukul 17.50 WIB, Kloter 25 telah diberangkatkan via Bandara Hang Nadim Batam dengan pesawat Saudi Arabian Airlines dengan no penerbangan SV 5319. Kloter 25 merupakan JCH asal Jambi yang gabungan dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat 123 orang, Muaro Jambi 134 jamaah, Sarolangun 188, ditambah Petugas Haji lima orang dengan total 450 JCH. JCH Kloter 25 tiba di Batam, pada Rabu (23/8) dalam tiga penerbangan pukul 13.35 WIB, 13.50 WIB, dan 14.05 WIB dengan pesawat Sriwijaya Air. Diketahui, seluruh JCH Jambi tidak masuk asrama haji Batam. Jambi berada dalam Embarkasi Antara, yang artinya semua jamaah hanya transit di Batam kemudian melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci dengan pesawat Saudi Arabian Airlines. Hal yang sama juga saat sekembalinya dari Tanah Suci usai melaksanakan ibadah haji. “Alhamdulillah, JCH Kloter 25 full berangkat 450 JCH,” ucap Wakil Sekretaris I Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, H Muhammad Widarto, kemarin sore. “Dan menurut jadwal, jamaah haji Kloter 25 akan tiba kembali di Tanah Air pada 2 Oktober 2017
pukul 19.40 WIB dengan pesawat Saudi Arabian Airlines dengan no penerbangan SV 5118,” tambah Widarto lagi. Sementara itu, berdasarkan data yang disampaikan Humas Embarkasi Antara Jambi, hasil Qur’ah Maktab Tahun 1438H/ 2017M, selama berada di Makkah, JCH Kloter 25 akan ditempatkan di Wilayah Raudah, Maktab 9. Untuk diketahui juga, JCH Jambi masuk dalam keberangkatan Gelombang II dari Embarkasi Jambi dan dari Batam diterbangkan langsung ke Jeddah. Sesuai arahan dari Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kementrian Agama RI, Kloter yang berangkat masuk Gelombang II yang mengambil Miqot di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, jamaahnya disarankan mandi sunat Ihram di Embarkasi masing-masing. Dan ketika tiba di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, jamaah diminta mengganti pakaian dengan pakaian Ihram. Kemudian shalat sunat ihram dan niat dipandu oleh petugas Kloter, Ketua Rombongan dan, Ketua Regu. Seiring keberangkatan Kloter 25, JCH Kloter 26 yang terdiri dari jamaah asal Riau, Palembang, dan Jambi, mulai masuk Asrama Haji Batam. Menurut jadwal, Kloter 26 akan diberangkatkan ke Tanah Suci hari ini, Kamis (24/8) pada pukul 18.20 WIB dengan pesawat Saudi Arabian Airlines dengan no penerbangan SV 5419. Sampai pagi ini, Embarkasi Batam menyisakan dua Kloter keberangkatan pada musim haji 1438 H/2017 ini. (rm/rizki)
CMYK
3
RAKYAT METRO
Kamis, 24 - 31 Agustus 2017, MINGGU IV
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Proyek Drainase Dan Jalan Cikitsu Asal Jadi DOTAMANA, RAKYAT MEDIA-Proyek Bangunan pelintas jalan Cikitsu-Pamily Dream dari Dinas Bina Marga dan Sumber daya air yang berada di Batam Center Kota Batam terkesan dikerjakan asal jadi alias amburadul tanpa menghiraukan keberadaan masyarakat sekitar. Warga sekitar yang setiap hari melintas dari lokasi proyek tersebut mengeluhkan banyaknya lumpur yang berserakan dijalan yang mengganggu pengguna jalan, meskipun proyek tersebut bermanfaat untuk masyarakat. “Pusing Pak, tumpukan tanah korekan berserakan
dijalan. Setiap hari mobil saya terkena lumpur,” ujar salah satu warga bernama Mirna beberapa hari lalu. Mirna berharap proyek tersebut dikerjakan dengan benar dan tidak asal-asalan karena sangat mengganggu masyarakat. ”Pekerjaan mereka sembraut pak dan lambat Pak, buktinya tumpukan tanah kuning bekas korekan beko itu diletakkan sembarangan hingga mengakibatkan becek bila turun hujan, “ujarnya kesal. Hal senada juga dikatakan Andi, salah satu pedagang yang berada disekitar lokasi. Ia mengaku kesal atas pengerjaan
Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Perubahan Akta Notaris No.84 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI Nomor AHU-0006827.AH.01.02., Tanggal 21 Maret 2017 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri. SH Sekretaris Redaksi/Tata Usaha Marlina Redaktur Pelaksana Ikhsan Amd Koordinator Liputan Amiruddin Asisten Redaktur Rizki Perdana, Iqbal Ramadhan, Gunawan Ramadhan Renhard (Rendi) Wartawan Liputan Batam Hadi Sucipto, Ferianda, Bachtiar, Aldi Hermawan Divisi Iklan Rizki Perdana Divisi Pemasaran Alfizam Dewan Redaksi Mawardi. M, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadori Penasehat Hukum Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH, Anwar Effendi.SH.MH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE (Kepala), Mahyuddin (Koordinator) Wartawan Liputan Jabodetabek Darmawan, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Supriadi M.Y. SH (Kepala Perwakilan), Sofian. M, Dedi Topan SH PerwakilanSumateraBarat Amina Zailani (Kepala), Khaidir (Koordinator) Perwakilan Provinsi Riau Julita Siregar Biro Kabupaten Pasaman Barat Robbisam. SS Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo Biro Kota Tanjungpinang Anton Can BiroKabupaten Bintan Tio Imando BiroKabupatenNatuna Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Taufik Safira BiroKabupatenAnambas Mahmud (Kepala Biro), Zuliadi, Amiruddin Biro KabupatenDeli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro KabupatenKampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Meranti Muhammad Zaini (Kepala Biro) Biro Kabupaten Bengkalis Dedy Reiza Nasution (Kepala), Sulaiman Effendi Lay Out Andi Rusmin Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)-7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529 Dicetak Oleh : PT Media Cetak Batam Alamat Jalan Tenggiri Tanjung Sengkuang, Batu Ampar Batam, Kepulauan Riau, Telp (0778)-4100200 Fax (0778)-422990 Kode Pos29452. Perwakilan DKI Jakarta Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Kode Pos 16411. Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No. Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Email Redaksi rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers.co.id
proyek yang asal-asalan yang mengakibatkan omset penjualannya menurun.”Kalau jalannya kotor begini, pembeli tidak mau mampir pak,” ujarnya. Padahal Walikota Batam Muhammad Rudi SE saat ini sedang galak-galaknya membangun untuk keindahan kota Batam, dimana Rudi mempunyai program yang cukup dibilang gemilang untuk kepentingan masyarakat Kota Batam. Pembangunan pelebaran jalan, Drainase, pelintas jalan semua itu tertampung menggunakan anggaran APBD Tahun 2017. Sayangnya, dalam pelaksanaan salah satu proyek tersebut berada di Batam Center Kota Batam kelihatannya asal jadi, yakni pembangunan pelintas jalan Cikitsu Pamily Dream dari Dinas Bina Marga dan sumber daya air yang bernilai Rp 1.349.982.755 yang dikerjakan oleh kontraktor dengan CV Tri Wahyoe yang didampingi Konsultan Pengawas CV Vistatama Multi Engimering serta Konsultan Perencana CV Laudah Rekayasa konsultan terkesan proyek tersebut diduga rawan dengan tindak korupsi
serta banyak penyimpangan. Disinyalir amburadulnya pekerjaan kontraktor yang mendapat proyek tersebut dimungkinkan Lemahnya pengawasan oleh Dinas Bina Marga Kota Batam, mengakibatkan pekerjaan bangunan pelintas jalan yang dikerjakan pihak ketiga dianggap kurang profesional. Akibatnya, sejumlah masyarkat merasa kesal terhadap adanya proyek pembanguan pelintas jalan yang dikerjakan asal jadi. Seharusnya pemerintah kota Batam harus lebih ekstra dalam mengawasi setiap proyek yang ada, agar anggaran yang dikucurkan untuk proyek tersebut tidak terjadi penyimpangan dan terealisasi sesuai dengan jalurnya sehingga tidak dikorupsi oleh pemborong. Hingga berita ini terbitkan, pihak Dinas Bina Marga belum berhasil dikonfirmasi terkait proyek pelintas jalan cikitsu di Batam kota tersebut, walaupun sudah beberapa kali Rakyat Media datang kekantor Bina Marga namun selalu para staf mengatakan bahwa Bapak lagi keluar. (rm/Ikhsan).
PROYEK dranase di depan komplek Dotamana Batam Centre
Kejari Batam Tahan Koruptor Dinas Sosial Raja Muhammad Rizal
Raja Muhammad Rizal Mantan Bendahara Dinas Sosial
BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Mantan Bendahara Dinas SosialKota Batam, Raja Muhammad Rizal resmi ditahan di Rutan Barelang Kota Batam, Selasa (22/8) kemarin malam. Menurut keterangan Humas Kejaksaan Negeri Batam, Sukriadi, SH, tersangka Raja MR sudah tiga kali dipanggil namun tersangka baru memenuhi pemanggilan pada hari Selasa (22/8/2017) kemarin. Sehingga penyidik memutuskan untuk melakukan penahanan guna mempermudah pemeriksaan kasus dugaan korupsi Rp 1,5 miliar itu. “Kita lakukan penahanan karena untuk mempercepat proses penyelidikan dan proses lebih lanjut,”
Polres Barelang Bekuk Pembawa Sabu 2 Kilo BALOI, RAKYAT MEDIA-Empat pengedar sabu dibekuk Satresnarkoba Polresta Barelang, Selasa (22/8/2017) lalu. Tidak main-main, barang bukti sabu yang disita petugas berjumlah 1 kilogram. Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki dalam ekspose di Polresta Barelang mengatakan, pelaku diamankan di Hotel Citik Kawasan Seraya. Ketika itu, pelaku hendak melakukan transaksi oleh salah seorang pembeli. “Penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat. Kita mengamankan pelaku di sebuah hotel saat hendak bertransaksi,” sebutnya, Kamis (24/8/2017) siang. Tersangka pertama yang diamankan itu adalak Makruf. Polisi langsung melakukan pengembangan dan meringkus tiga tersangka lainya, Syukrianto, Jonti dan Mustafa. “Kita lakukan pengembangan sampai ke Selatpanjang. Di sana kita mendapatkan beberapa pelaku lagi,” lanjut Hengki. Barang haram ini berasal dari Malaysia yang dibawa oleh tersangka Mustofa.
Sekali menjemput barang menggunakan kapal kayu, Mustofa mendapatkan upah 8.500 ringgit Malaysia atau sekitar Rp 26,5 juta.Namuýn kali ini, sang bandar baru memberikan uang kepada Mustofa sebanyak 1000 riinggit.”Barang haram itu dibawa dari Malaysia ke Pulau Merantibut Hengki lagi. Dari pengakuan tersangka, barang itu dia bawa dari Malaysia ke Batam sebanyak dua kilogram.Namun satu kilogram lagi dibawa ke Pekanbaru. Untuk mengelabui petugas, sabu dibungkus plastik dan dimasukkan ke dalam aki mobil yang sudah dimodifikasi. ”Dari Malaysia ke Meranti dimasukkan ke dalam aki mobil. Kalau ke Batam, ýdia membungkus dengan bungkusan teh Cina. untuk mengelabui petugas,” sebut Hengki. Sejauh ini polisi masih terus melakukan perburuan terhadap pelaku penyelundupan narkoba ini.Salah satu komplotan yang masih buron adalah orang yang membawa sabu tersebut ke Pekanbaru melalui jalur laut. (rm/tb).
KAPOLRESTA Barelang Kombes Pol Hengki menunjukan barang bukkti
ujar Sukriadi, di Kejaksaan Negeri Batam, Rabu (23/8/2017). Sukriadi menerangkan, sejauh ini hasil temuan dari Badan Pemeriksaam Keuangan (BPK) Kepri, belum ada dilakukan penyitaan aset karena menurut pengakuan tersangka, uang korupsi tersebut digunakan untuk foya-foya.”Tetapi akan tetap di lakukan penelusuran terhadap aset-aset tersangka,” jelasnya. Untuk tersangka baru lanjut Sukriadi, sementara ini belum ada. Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap saksi-saksi dan tersangkanya Sebelumnya, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari
Batam, Muhammad Chadafi mengatakan, kasus ini berawal dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kepri.Ada temuan dana sekitar Rp 1,5 miliar sisa kegiatan yang tidak disetor kembali ke kas daerah. Dana itu berasal dari 15 kegiatan Dinsoskam pada 2015 lalu. Sisa dana yang paling besar terdapat pada dua kegiatan, nilainya mencapai Rp1,1 miliar. Satu di antaranya, program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sekitar Rp 700 juta.Atas kasus tersebut tersangka Raja MR terancam pasal 2 dan pasal 3 Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. (rm/trb)
DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna Ranperda BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menggelar rapat paripurna tentang usulan kenaikan tunjangan hak keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota dewan, mengacu Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), Senin baru-baru ini. Sekretaris panitia khusus (Pansus) Ranperda, Mesra Wati Tampubolon mengungkapkan, bahwa para anggota DPRD Kota Batam mengajukan kenaikan tunjangan yang diantaranya berupa tunjangan rumah, akomodasi, transpor dan biaya paket pulsa internet. “Ranperda Ini mengacu kepada Peraturan Pemerintah (PP) No 18 tahun 2017 maka tim Pansus berharap Walikota segera meninjau dan mengesahkan,” kata Mesra saat menyampaikan laporan disidang paripurna tersebut. Adapun hak kenaikan gaji anggota dewan kota Batam, menurut Mesra, dituangkan dalam Ranperda Hak Keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota DPRD kota Batam. Sementara Itu, Amsakar Achmad Wakil Walikota Batam mengatakan, kenaikan gaji anggota Dewan akan menjadi pertimbangan Pemerintah Kota Batam. “Demi sinergi dan meningkatkan kinerja dan pengabdian pemerintah kita (Wali Kota) akan mempertimbangkannya usulan tersebut,” ujar Wakil Wali Kota Batam saat
SUASANA Rapat Ranperda DPRD kota Batam
mengesahkan Laporan Ranperda Kenaikan Gaji. Jika usulan kenaikan gaji itu terealisasi, maka anggota DPRD Batam bakal menerima gaji dan tunjangan hingga Rp 77.385.900. Jumlah itu naik dari Rp 25.795.300. Sedangkan Wakil Ketua DPRD naik dari Rp 28.318.380 menjadi Rp 84.955.140 dan Ketua DPRD dari Rp 31.300.430 menjadi Rp 93.901.290. Dilain tempat, seorang tokoh masyarakat kota Batam kepada Rakyat Media menyikapi tentang kenaikan gaji dan tunjangan para Pimpinan dan anggota Dewan kota Batam mengatakan hal itu terlalu berlebihan permintaan mereka, karena soalnya kinerja para anggota dewan tersebut tidak ada yang menyentuh ke masyarakat malah membodohi masyarakat. Seperti salah satu contoh
tentang masalah reses anggota dewan, bahwa anggaran masa reses yang disiapkan DPRD kota Batam terlalu besar. Menurutnya, anggota dewan mendapat anggaran untuk komunikasi intensif dalam rangka penyerapan aspirasi sebesar Rp 2,7 miliar untuk 50 orang anggota DPRD kota Batam. Dengan rincian Rp 2,7 miliar dibagi 50 orang anggota dewan maka hasilnya perorang mendapat Rp 54 juta. Deangan anggaran yang demikian besar, seharusnya bisa dialokasikan untuk hal lain yang langsung nyata dirasakan oleh masyarakat. “sebetulnya anggota DPRD kalau masih punya akal sehat, bisa memberikan bantuan langsung yang nyata kepada masyarakat, ini malah hanya untuk menghambur-hamburkan uang rakyat saja, ujarnya. (rm/Ikhsan).
CMYK
RAKYAT METRO
4 Kamis, 24 - 31 Agustus 2017, MINGGU IV
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Kepala SMAN 3 Bandara Dituding Lakukan Pungli PPDB 2017 NONGSA, RAKYAT MEDIAKepala Sekolah SMAN 3 Bandara Batam Vivi Kusuma S.Pd dengan keras membantah adanya tudingan terhadap dirinya melakukan pungutan liar terhadap Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2017 yang lalu, Rabu (23/8) ketika Rakyat Media konfirmasi terkait adanya pungli di SMAN 3 Bandara Batam melalui via telepon. Kepala sekolah SMAN 3 Bandara Batam belum lama ini diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap calon siswa. Tidak tanggung-tanggung pungli yang dilakukan mencapai 15 sampai 20 juta persiswa dilakukan oleh pihak panitia PSB terhadap orang tua siswa Kasus pungutan liar (Pungli ) terhadap PSB di SMAN 3 Bandara Batam mencederai dunia Pendidikan Seperti yang diungkapkan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
Garda Indonesia (GI) menemukan adanya pungli terhadap siswa yang masuk ke SMAN 3 Bandara Batam Kota, diduga ada belasan siswa yang masuk ke SMAN 3 Bandara Batam main belakang dengan oknum tertentu disekolah hingg memberikan uang belasan juta. Aldi braga ketua LSM GI mengatakan kejadian di SMAN 3 Bandara Batam harus dilirik oleh pihak penegak hukum dan instansi terkait karena cukup jelas larangan adanya pungli. “Saya punya bukti dan data, ada belasan siswa titipan yang masuk melalui jalur belakang, mereka ada yang membayar hingga belasan juta, “katanya. Lebih lanjut aldi mengungkapkan tak hanya di SMAN 3 saja disinyalir melakukan pungli dalam penerimaan siswa baru dalam tahun 2017 ini. Informasinya ada beberapa sekolah yang diperbolehkan mengam-
bil pungutan dari siswa, “saya sudah sampaikan hal ini kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Arifin Nasir, serta atas nama Garda Indonesia meminta kepada Gubernur Kepri Nurdin Basirun untuk segera mencopot Kepala sekolah SMAN 3 Bandara Batam. Terkait adanya dugaan pungutan liar yang dilakukan SMAN 3 Bandara Kota Batam terhadap siswa didik baru belum lama ini, Rakyat Media konfirmasi terhadap Kepala sekolah SMAN 3 Bandara Kota Batam Vivi Kusuma S.Pd barubaru ini tidak berhasil ditemui, dikarenakan kepsek tersebut tidak berada ditempat. Kemudiandihubungi ke nomor ponselnya terhubung langsung mengatakan, “semua itu tidak benar, dan saya sudah diperiksa namun tidak terbukti adanya pungli di sekolah tersebut,” ujarnya. (rm/ikhsan)
SEKOLAH Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Bandara
Danlanal Batam Pimpin Gotong Royong Bersihkan Pantai Tanjung Riau
CAMAT Nongsa Heryanto melakukan rapat koordinasi di ruangannya
Camat Nongsa Heryanto :
Hanya Satu Prioritas Kita Melayani Masyarakat BATAM, RAKYAT MEDIA-Camat Nongsa Heryanto Joesoef mendadak melakukan rapat koordinasi di Ruang Kerjanya, belum lama ini, Camat selaku penguasa di wilayah kecamatan memanggil seluruh Lurah, Kasi, Kasubbag, serta Sekcam Nongsa Amuri, SE. Camat Nongsa Heryanto menyampaikan secara gamblang mengenai tugas-tugas Lurah, Kasi, Kasubbag, termasuk tugas sebagai Sekcam. Kita sebagai Aparat Pemerintah yang berada diwilayah Kecamatan hanya satu utama kita yaitu melayani masyarakat, apakah itu dalam bidang pemerintahan, pelayanan dan pembangunan, terkait masalah Sampah, masalah Rumah Liar, keamanan dan ketertiban itu adalah tugas pokok dari kasi trantib kecamatan dan kasi trantib kelurahan, oleh karena itu papar Heryanto, harus ada kerjasama yang baik antara kasi trantib kecamatan dan kelurahan, agar kecamatan nongsa ke depan tidak ada lagi persoalan sampah. demikian juga kasi pelayanan, harus membentuk sebuah kerjasama yang baik antara kasi yang ada di kelurahan, agar dalam memberikan pelayanan, masyarakat tak perlu lagi bolak balik ke kelurahan dan kecamatan, saya ingin ada sebuah team work yang tangguh di kecamatan nongsa ini, papar camat nongsa penuh harap. Lanjut Camat, sengaja saya kumpulkan diruang saya guna rapat koordinasi, masing-masing Lurah menyampaikan isu-isu strategis yang akan dilaksanakan di tingkat kelurahan, Lurah Sambau Anwar, SE menyampaikan pentingnya pengelolaan sampah dengan cara swakelola, kami telah melaksanaan penanganan sampah melalui kerjasama swakelola, dalam artian masyarakat yang mempunyai dana lebih, bekerjasama dengan RT / RW di Kavling Nonga untuk penanganan sampah, mereka yang mengangkut dari rumah ke rumah, RT / RW yang bertugas sebagai pengawasan, kalau ada warga yang membandel, RT / RW lah yang berperan untuk menyampaikan kepada warganya, dan ini alhamdulillah sudah berjalan sejak tahun lalu, papar Anwar, SE yang sudah menjabat sebagai Lurah Sambau sejak tahun 2014 silam. Lurah Kabil menyampaikan secara rinci permasalahan yang terjadi di Kelurahan Kabil, Alhamdulillah, selama saya menjabat sebagai Lurah di Kelurahan Kabil, semua permasalahan yang kami hadapi bisa diselesaikan berkat bantuan dari teman-teman RT dan RW di Kelurahan Kabil, persoalan sampah, persoalan banjir, semua respon, termasuk keterlibatan karang taruna dan LPM yang sangat memberikan dukungan yang sangat besar untuk Kemajuan Kabil. Sekcam Nongsa juga menyampaikan pentingnya disiplin PNS, perlu pembinaan PNS secara kontinyu sehingga sedikit demi sedikit PNS yang selama ini tidak disiplin dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai abdi masyarakat dapat dikurangi, tapi saya apresiasi teman-teman di Kecamatan Nongsa mempuyai disiplin dan etos kerja yang baik. mudah-mudahan ini dapat kita pertahankan atau kalau perlu kita tingkatkan, ujarnya. (rm/Ikhsan).
TANJUNG SENGKUANG, RAKYAT MEDIA-Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan, Koramil Batam Timur, Polsek Sekupang, Marinir, Satpol PP kota Batam, siswa MA dan MTS Tanjungriau, dan siswa Saka Bahari binaan Lanal Batam, dan masyarakat setempat melakukan goro bersihkan Pantai Tanjungriau dari sampah, Selasa (22/8) pagi. Kegiatan yang dikoordinir langsung oleh Danlanal Batam Kolonel Laut (P) Ivong Wicaksono Wibowo, merupakan aksi peduli lingkungan sebagai rangkaian kegiatan menyambut peringatan HUT TNI AL ke-72 Tahun 2017 yang diperingati setiap tanggal 10 September. “Ini bentuk kepedulian kita bersama membabaskan pantai dari sampah,” ungkap Kolonel Ivong disela-sela memungut sampah yang berserakan di pantai Tanjungriau. Disebutkan, bahwa keberadaan sampah di pantai lebih berbahaya ketimbang di daratan. Pasalnya, bisa membunuh biota laut. Aksi bersih-bersih pantai tersebut, lanjut Danlanal, merupakan instruksi pimpinan TNI AL agar masyarakat peduli dengan kebersihan lingkungan-
nya serta bertujuan untuk membangun kesadaran pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan laut. “Arahan dari pimpinan TNI AL, juga sebagai upaya mendukung program maritim dengan lebih mencintai lautnya,” ujar Danlanal Batam didampingi Ketua Cabang 5 Korcab IV Daerah Jalasenastri Armada Barat Ny Herlina Ivong dan Ketua Goro bersih pantai, Mayor Laut (PM) Syarifuddin. Khusus kepada prajurit Lanal, Kolonel Ivong mengingatkan semua prajurit harus dapat menjadi pelopor bagi masyarakat sekitarnya dalam upaya menjaga kelestarian dan kebersihan laut dengan cara tidak membuang sampah ke laut khususnya sampah plastik dan non organik lainnya. “Prajurit Lanal harus menjadi pelopor tidak membuang sampah ke laut, karena sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidupnya pada sumber daya laut,” tegasnya. Ditempat yang sama, Sekretaris DLH Batam, Marzuki yang turun langsung dalam kegiatan itu, mengaku sangat mendukung kegiatan peduli lingkungan yang dilakukan Lanal Batam. Sebab menurutnya kegiatan tersebut tidak sekedar bersih pantai,
DANLANAL Batam Kolonel Laut (P) Ivong Wicaksono Wibowo
tetapi juga menjadi ajang sosialisasi agar masyarakat tidak membuang sampah ke laut. ”Tidak hanya kegiatan bersih-bersih, tapi juga jadi ajang sosialisasi agar masyarakat tidak buang sampah ke laut,” ungkap mantan Sekwan Batam ini.
Apalagi menurutnya, sebagian daerah sudah menjadikan rumah-rumah pinggir laut sebagai daerah wisata, karena dibutuhkan kesadaran masyarakat agar daerah pinggir laut Batam juga bisa menjadi obyek wisata yang tak kala menarik dari daerah lain.(rm/feri)
Delapan Calon Haji Embarkasi Batam Meninggal di Tanah Suci
KAPOLSEK bengkong AKP Buala Harefa menunjukan foto kedua gadis
Dua Gadis Kakak Beradik di Bengkong Hilang BENGKONG, RAKYAT MEDIA-Selain menghubungi polisi, jika Anda mengetahui keberadaan dua gadis warga Bengkong dengan ciriciri di bawah, juga dapat mengontak nomor pihak keluarganya. Kepergian kakak beradaik ini tak meninggalkan sesuatu yang mencurigakan. Keduanya pergi naik sepeda motor matic. Namun lima hari kemudian, keduanya tak kunjung pulang. Orantuanya langsung kepanikan.Sebelumnya Dua orang perempuan kakak beradik, Nikita (17) dan Anisa (14) dilaporkan meninggalkan rumah oleh orang tuanya di Polsek Bengkong. Keduanya tidak kunjung pulang sejak Sabtu (19/8/2017) lalu setelah pergi pada sore hari. Menurut Kapolsek Bengkong, AKP Buala Harefa, mengatakan, orang tua dan keluarga pelapor telah berupaya melakukan pencarian. Namun, keduanya tidak kunjung ditemukan sehingga membuat laporan kepolisian.”Keduanya dari Bengkong Indah. Mereka kakak dan adik. Perginya bersamaan pakai sepeda motor Yamaha Mio Soul dengan BP 5658 EL,” kata Harefa di Mapolsek Bengkong. Dari keterangan orang tuanya, kata Harefa, kedua anaknya tidak memperlihatkan tanda-tanda aneh sebelum pergi. Keduanya juga sudah biasa pergi bersama. Namun, pada sore itu, mereka tidak kunjung pulang sehingga orang tua panik. Kedua gadis itu masih bersekolah. Orang tuanya, kata Hareda lagi, sangat berharap agar anaknya pulang. Hingga hari ini, terhitung sudah lima hari mereka belum juga ditemukan. “Hingga saat ini, kami juga masih melakukan pencarian. Oleh karena itu, kami juga meminta bantuan kepada masyarakat yang melihat keduanya agar memberitahukan ke Polsek Bengkong ataupun ke orang tuanya,” kata dia lagi. Dari foto yang diperlihatkan Harefa kepada wartawan, dua gadis itu memiliki tinggi yang hampir sama. Kulit sawu mateng dengan muka oval.”Kami mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui keberadaannya atau pernah melihat sejak keduanya pergi, agar menghubungi kami atau juga bisa menghubungi nomor 081372016879,” ujar dia lagi. (rm/tb)
BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Delapan orang calon haji asal Kepulauan Riau, Riau, dan Kalimantan Barat Jambi yang tergabung dalam Embarkasi Hang Nadim Batam meninggal di Tanah Suci. “Bertambah lagi satu orang jamaah calon haji asal Embarkasi Batam yang telah wafat di Arab Saudi atas nama Liana Samin Murti Dolhaji (68) asal Kampar, Riau,” kata Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH Embarkasi) Hang Nadim Batam, Subadi di Batam. Liana meninggal Rabu (23/8) pukul 08.30 WIB di KKHI Makkah akibat kardiovaskular.”Kini jenazah sudah dimakamkan di Syaraya Makkah,” kata Subadi. Tujuh jamaah lain yaitu Uray Suarni Uray (61) asal Singkawang, Kalbar, dari Kloter 13 meninggal di KHHI Madinah pada 21 Agustus 2017 pukul 13.49 WIB dan dimakamkan di Al Baqi Madinah. Kemudian Syarfidin Syahbudin (65) asal Indragiri Hulu, Riau dari Kloter 4 meninggal di pemondokan pada 19 Agustus 2017 karena resparatory deases, telah dimakamkan di Syaraya dan Muhammad Taib Harun (65) asal Kabupaten Karimun, Kepri, dari Kloter 1 mening-
JCH Embarkasi Hang Nadim Batam saat akan diberangkatkan
gal di pemondokan pada 19 Agustus 2017 karena resparatory deases dan telah dimakamkan di Syaraya. Lalu Razali Hakka Abdul Karim (82), dari Kloter 16 asal Kota Pontianak, Kalbar, meninggal di Masjid di Mekkah pada 15 Agustus 2017 karena cardiovaskular dan dimakamkan di Sharayya, Mekkah dan Samidi Citro Sentono dari Kloter 6 asal Siak, Riau yang meninggal 7 Agustus 2017 pukul 09.00 WAS di KKHI Madinah karena menderita cardiovascular diseases, dimakamkan di Baqi Madinah. Risda Yarni Muhammad Rasyid dari Kloter 6 asal Siak, Riau meninggal 12 Agustus 2017 pukul 02.39 WAS di KKHI Madinah karena menderita cardiovascular diseases, dimakamkan di Baqi Madinah, dan Ilyas
Muhammad Jasa dari Kloter 8 asal Indragiri Hilir, Riau meninggal 13 Agustus 2017 pukul 00.30 WAS di KKHI Madinah, karena menderita cardiovascular diseases, dimakamkan di Baqi Madinah. Subadi mengatakan pemerintah mendaftarkan asuransi jiwa untuk seluruh jamaah melalui PT Asuransi Jiwa Syariah (AJS) Amanahjiwa Giri Artha. Jamaah haji yang wafat bukan karena kecelakaan diberikan nilai manfaat sebesar Rp15.100.000 dan jamaah haji yang wafat akibat kecelakaan diberikan sebesar Rp30.200.000.Prosedur klaim asuransi jamaah wafat di Arab Saudi dilakukan dengan menyertakan surat keterangan kematian yang dikeluarkan oleh Kantor Perwakilan Indonesia di Jeddah.(rm/ ant).
CMYK
5
RAKYAT KEPRI
Kamis, 24 - 31 Agustus 2017, MINGGU IV
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Pemkab Lingga Beri Penghargaan Pulahan Insan Berprestasi LINGGA, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kabupaten Lingga memberikan penghargaan kepada sejumlah insan berprestasi dan mengharum nama daerah di tingkat provinsi, nasional maupun internasional. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar, bersama sejumlah pejabat tinggi kabupaten setempat, pada malam anugerah puncak prestasi di halaman kantor Bupati, di Daik, Minggu (20/8). Asisten III Bupati Lingga, Abdulrahman, yang ditunjuk mewakili Bupati Lingga Alias Wello karena berhalangan hadir, menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada putera daerah terbaik di berbagai bidang dan keahlian tersebut. “Kita menyadari, untuk mengharumkan nama daerah seperti
yang telah dilakukan para insan terbaik ini, tidaklah mudah,” kata Abdulrahman. Untuk itu, daerah berupaya menghargai dan mengapresiasi dalan bentuk penghargaan, meski kondisi keuangan daerah sendiri terbatas.Pemerintah menaruh harapan, penghargaan itu menjadi pelecut semangat bagi para insan terbaik daerah membuat prestasi yang lebih baik lagi.”Kami juga berharap, semakin banyak putra daerah termotivasi dengan adanya penghargaan seperti ini,” ungkapnya. Adapun penerima penghargaan tersebut diantaranya, pemenang pertama fotografi tingkat internasional di Kuwait tahun 2016 yakni Said Fauzi, pemenang guru berprestasi tingkat provinsi Kepri tahun 2017, dan 12 atlet Lingga yang kini berkiprah di kanca nasional tahun 2017.Ada juga presta-
si dibidang keagamaan, seperti Andika Pangestu yang menjadi salah seorang juara MTQ tingkat Internasional di Taheran beberapa bulan lalu. Selain itu, lima pelajar Lingga sebagai juara I kategori photografi inspiratif hari Forum Anak Nasional (FAN) tingkat provinsi Kepri tahun 2017, 14 penggiat olahraga berprestasi dan berdedikasi Kabupaten Lingga dan empat pelatih berprestasi tingkat nasional tahun 2017 serta tiga veteran. Perhargaan juga diberikan kepada empat desa pemenang lomba kebersihan desa tingkat Kabupaten Lingga tahun 2017, Koperasi Serba Usaha Tunas Garda Terbilang, KUD Tunas Baru serta Sanggar Megat Syah Alam sebagai pemenang dua kategori penyaji terbaik tingkat provinsi Kepri tahun 2017. (Antara).
WAKIL Bupati Lingga berikan penghargaan kepada salah seorang wanita
APBD Kabupaten Anambas Meningkat RAPAT nota Keuangan Pemkab Lingga
Bupati Lingga Sampaikan Nota Keuangan APBD Lingga LINGGA , RAKYAT MEDIA-Bupati Lingga H Alias Wello, S.ip menyampaikan nota keuangan APBD-P Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp809 milair lebih. Penyampaian tersebut berlangsung di ruang rapat Paripurna DPRD Lingga, Senin (21/8). Alias Wello mengatakan berdasarkan pokok-pokok kebijakan dan kekuatan fiskal guna memperkokoh fundamental pembangunan daerah, pembiayaan daerah yang menjadi APBD P tahun 2017. Informasi yang diterima Haluan Kepri, Bupati Lingga juga menyampaikan DAU penurunan sebesar Rp36,1 miliar dimana sebelumnya Rp445 miliar. Sedangkan DAK tidak mengalami perubahan yakni Rp103 miliar. Lain-lain pendapatan yang sah Rp20 miliar. DBH Provinsi kenaikan Rp6,8 miliar. Otonomi khusus Rp29 miliar dan dana bantuan keuangan Provinsi Rp13,7 miliar. Belanja daerah urusan pembangunan melindungi dan meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat dari Rp750 milar menjadi Rp809 miliar. “Naik sekitar 7,86 persen dari total APBD 2017,” terang Alias Wello. Dikatakan, belanja tidak langsung mengalami peningkatan 2,19 persen. Sedangkan belanja pegawai kenaikan pada gaji dan tunjangan serta dana hibah semula sebesar Rp4,45 miliar menjadi Rp5,80 miliar. Untuk akomodir proposal masyarakat dan kesesuaian prioritas pembangunan Lingga serta beanja tidak terduga sebesar Rp500 juta. “Mudah-mudahan segera dibahas, dilakasanakan sebelum Anggaran 2017 berakhir. Mudah-mudahan dalam pembahasan prioritas dan program yang bersinergi dengan visi misi kami,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut Alias Wello, juga mengimbau kepada Camat dan Kades agar inventarisir pulau-pulau kosong untuk program holtikultura. Alias Wello juga menyampaikan pembangunan daerah di Lingga tetap mengacu empat sektor pembangunan yakni sektor pertanian, peternakan, perikanan dan pariwisata. Untuk itu, kata dia, sangat diperlukan sinergitas membangun Kabupaten Lingga. Hadir pada paripurna tersebut sejumlah tamu undangan, di antaranya, kepala OPD, Camat, serta Kades-Kades yang ada di Lingga.(rm/hlk)
PEMKAB NATUNA UPAYAKAN HARGA TIKET PESAWAT NATUNA STABIL NATUNA, RAKYAT MEDIAPemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna terus berupaya agar harga tiket pesawat di Natuna bisa stabil seperti daerah-daerah lain pada umumnya. Salah satunya melakukan pendekatan atau lobi kepada maskapai agar membuka rute penerbangan ke Natuna. “kita terus lobi banyak maskapai, agar mereka membuka rute pernerbangan ke Natuna. Sebab jika banyak pesawat harga akan bersaing,” ujar Bupati Natuna Bupati Natuna Hamid Rizal di gedung Sri Serindit. Kemarin. Hamid Rizal Sebenarya, terang Hamid sudah ada satu maskapai yang telah menyatakan siap membuka rute penerbangan ke Natuna, yaitu expres air. Rencana awalnya, expres air akan lauching penerbangan perdana dari Natuna pas pada hari peringatan HUT RI ke-72 tanggal 17 Agustus. Namun jadwal itu diubah dikarenakan harus ada persetujuan dari Komandan Lanud Raden Sadjad yang sedang menunaikan ibadah haji. “Insya Allah nanti setelah pak Danlanud pulang dari tanah suci, kita langsung launching expres air,” terang Hamid. Dengan kehadiran expres air jumlah pesawat yang terbang ke Natuna menjadi bertamabah. Selama ini, hanya ada dua maskapai yaitu, Wings Air dan Sriwijaya Air. “Mudah-mudahan dengan bartambah maskapai harga tiket maikin kompetitif. Kita bersama Danlanud RSA terus berusaha supaya banyak maskapai yang bisa mengambil rute Natuna, agar persaingan harga antar maskapai bisa menurunkan harga tiket,” imbuhnya. Hal sama juga disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Natuna Iskandar DJ, bahwa pemerintah daerah terus melakukan koordinasi agar Satker bandara yang telah ditunjuk oleh Kementerian Perhubungan bisa menarik banyak maskapai ke Natuna. “Kita terus melakukan lobi agar maskapai bisa banyak, termasuk menyurati pihak City Link dan Garuda,” singkatnya. Memang, meski telah beroperasi terminal bandara sipil di Natuna, namun hingga saat ini harga tiket yang dipatok para maskapai masih tetap di harga ambang atas yang ditetapkan oleh Kementerian perhubungan. Seperti tiket untuk sekali penerbangan tujuan Batam, masyarakat harus merogoh kocek dalam -dalam dari Rp 1,4 juta hingga Rp 1,7 juta. Kondisi ini tentu menjadi persoalan serius ditengah gencarnya pemerintah pusat, memberi perhatian dalam pembangunan Natuna.(rm/hk)
ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) sebesar Rp862 miliar. Terjadi Kenaikan anggaran sebesar Rp30 miliar lebih. Sebelumnya di APBD murni Anambas tahun 2017 sebesar Rp825 miliar. Hal tersebut terungkap pada rapat Paripurna istimewa penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Plafon Perubahan Anggaran Sementara ( PPAS), Jumat (18/8). Ketua DPRD KKA, Imran mengatakan, setelah melalui proses pembahasan antara pemerintah dan Badan Anggaran DPRD secara bersama-sama, ditetapkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2017 sebesar Rp.22 miliar, pada perubahan tahun ini sebesar Rp38 miliar. “Terjadi penambahan sekitar Rp15 miliar,”ujarnya. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menguraikan, terjadi penurunan pada dana perimbangan sebesar Rp6.685 yang pada APBD
Ketua DPRD Anambas
Imran
2017 sebesar Rp652 miiar. Dan pada perubahan APBD menjadi Rp645 miliar. Sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah terjadi penurunan sebesar Rp3,98miliar yang pada APBD murni sebesar Rp84,31 dan pada perubahan tahun 2017 menjadi Rp80 milliar. “Penerimaan pembiayaan daerah pada perubahan APBD sebesar Rp98,2 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah pada perubahan APBD tahun 2017 adalah sebesar Rp800juta,” bebernya.
Lebih lanjut Imran mengungkapkan, sesuai dengan mekanisme, Tim Anggaran Pemerinrtah Daerah (TAPD) membuat RKA. Pembahasan juga tidak akan lama, paling hanya seminggu mengingat ini hanya perubahan saja. ”ditargetkan dalam minggu pertama september APBD P Anambas sudah di sahkan.”paparnya. Terpisah Bupati KKA Abdul Haris, SH menerankan, pada APBD Perubahan pihaknya menghindari pembangunan fisik, “Jadi mudah-mudahan di APBDP ini tidak ada pembangunan fhisik karena pihaknya sangat khwatir dengan kondisi cuaca apalagi phisik terkait dengan lelang, perencanaan dan akan memakan waktu yang cukup panjang”jelasnya. Haris mengungkapkan jika setah pembahasan APBDP makan selanjutnya akan dilaksanakan pembahasan APBD murni tahun 2018. “Untuk APBD murni sudah kami siapkan dari pemrerintah, maka setelah ini akan kita masukan,” tukasnya. (yud).
Ekspor Impor Kepri Pada Juli 2017 Meningkat TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Perkembangan Ekspor Impor Provinsi Kepri pada Juli 2017 mengalami kenaikan jika dibandingkan bulan sebelumnya yakni Juni 2017. Yangmana, menurut data Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri, nilai ekspor Provinsi Kepri pada juli 2017 mencapai US$ 1.002,18 juta atau mengalami peningkatan sebesar 23,69 persen. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri Panusunan Siregar di Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. “Dan untuk impor Kepri Juli 2017 mencapai US$615,55 juta atau naik 1,77 persen dibanding impor Juni 2017.” ujar Panusunan lagi. Disampaikan Panusunan, meningkatnya nilai ekspor impor Provinsi Kepri ini dikarenakan pengaruh perkembangan ekspor dan impor migas dan non migas pada Juli yang mengalami kenaikan. “Untuk Ekspor migas Juli 2017 mencapai US$305,92 juta atau naik 21,61 persen dibanding Juni 2017, dan Ekspor nonmigas Juli 2017 mencapai US$696,27 juta atau naik 24,63
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri
Panusunan Siregar persen dibanding Juni 2017.” tegas Panusunan Dan untuk impor, Panusunan menambahkan nilai impor migas pada bulan Juli 2017 mencapai US$57,90 juta atau turun 31,40 persen dibanding Juni 2017. Nilai impor nonmigas pada bulan Juli 2017 mencapai US$557,64 juta atau naik 7,15 persen dibanding Juni 2017. “Untuk perkembangan ekspor Impor ini,masih didominasi
peran negara tetangga Singapura,” ujar Panusunan. Panusunan menambahkan, Ekspor ke Singapura pada bulan Juli 2017 mencapai nilai terbesar yaitu U$510,96 juta, sedangkan secara kumulatif Januari-Juli 2017 mencapai sebesar US$3.538,17 juta, dengan kontribusinya mencapai 50,51 persen. “Sedangkan nilai impor Singapura dengan nilai US$1.605,55 juta dengan konstribusi 34,63 persen.” tambah Panusunan kembali. Sementara itu,lanjut Panusunan untuk Nilai ekspor Kepri dari Januari-Juli 2017 terbesar melalui Pelabuhan Batu Ampar US$1.903,38 juta; disusul Pelabuhan Sekupang US$1.165,37 juta; Pelabuhan Kabil/Panau US$1.132,63 juta; Pelabuhan Tarempa US$995,31 juta; dan Pelabuhan Tanjung Balai Karimun US$832,37 juta. Yangmana, kontribusi kelima Pelabuhan terhadap kumulatif ekspor Januari-Juli 2017 adalah sebesar 86,07 persen. “ Pelabuhan bongkar barang impor terbesar selama bulan Januari-Juli 2017 adalah Pelabuhan Batu Ampar dengan nilai impor sebesar US$1.701,56 juta,” ujar Panusunan.(rm/hk)
Bapenda Targetkan PAD 2017 Rp 348 Miliar KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Karimun menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) 2017 ini sebesar Rp348 miliar. Prediksi target PAD itu bersumber dari pajak daerah sebesar Rp282 miliar, retribusi daerah Rp8,78 miliar dan pengelolaan kekayaan daerah sebesar Rp2,3 miliar. “Target pendapatan asli daerah Karimun tahun 2017 ini sebesar Rp348 miliar. Sumber PAD itu berasal dari pajak dan retribusi. Pengelolaan kekayaan daerah serta BPHTB. Kami optimis terget PAD Karimun tersebut bisa terealisasi dengan baik,” ungkap Kepala Bapenda Karimun, Kamarulazi di ruang kerjanya, belum lama ini. Kata Kamarulazi, secara keseluruhan pendapatan Karimun ditargetkan sebesar Rp1.160.916.573.901. Sumber pendapatan itu berasal dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dengan target sebesar Rp4 miliar, pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan target sebesar Rp5 miliar. “Pendapatan lainnya berasal dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Sani sebesar Rp46 miliar dan pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp55 miliar. Untuk mewujudkan hal itu, dibutuhkan keseriusan dari seluruh pihak, mulai dari wajib pajak hingga petugas pemungutnya,” ujar Kamarulazi. Kata dia, dari seluruh sumber PAD Karimun, penyumbang terbesar masih berasal dari pajak mineral dan batubara (minerba), khususnya dari sektor penambangan granit. Sekitar 75 persen sumber PAD Karimun berasal dari sektor pertambangan batu granit atau dengan jumlah sekitar 248 miliar. “Pendapatan Karimun masih berasal dari pajak tambang, hotel, hiburan dan jenis pajak lain. Potensi PAD Karimun yang belum tergarap maksimal berasal dari sektor retribusi parkir. Bahkan, sumber PAD yang makin menurun drastis adalah pajak sarang walet, sekarang malah sampai nol persen,” terangnya. Kamarulazi optimis, pihaknya akan mampu meraih prediksi PAD Karimun 2017 tersebut, bahkan sampai melampaui dari target yang telah ditetapkan. Pasalnya, Bapenda Karimun telah melakukan mapping dengan menggandeng pihak luar seperti Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP). “Kami sudah melakukan mapping (pemetaan) anggaran dengan BPKP. Mereka sudah melakukan survei apa saja sumber PAD yang bisa digali di Karimun dari objek dan wajib pajak. Mereka akan menjadi pendamping, sementara kami yang akan melakukan teknisnya. Jika itu berhasil, maka target PAD Karimun akan bisa tercapai,” jelasnya. Sebagai contoh, kata Kamarulazi, jika di hotel selama ini hanya mampu mendapatkan pendapatan sebesar Rp3 miliar, sementara yang sumber pendapatan dari sana bisa mencapai Rp5 miliar. Maka, harus dipelajari apa-apa saja potensi pajak yang ada di hotel semua hingga semua sumber pendapatan bisa diraih maksimal. Target PAD Karimun dalam APBD 2016 lalu sebesar Rp310 miliar. Sementara, pendapatan yang diperoleh melampaui dari target. Agar PAD Karimun 2017 bisa terwujud, Kamarulazi meminta kepada seluruh dinas terkait yang menjadi sumber PAD bisa menggenjot pendapatan melalui pajak dan retribusi. (ham).
Bupati Natuna Lantik 22 Pejabat Eselon IV NATUNA, RAKYAT MEDIA-Sebanyak 22 pejabat Eselon IV dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna dilantik Bupati Natuna Hamid Rizal, Jumat (18/8) di Gedung Sri Srindit. Bupati yang didampingi Wakil Bupati Ngesti Yuni Suprapti melantik melantik 22 orang pejabat eselon IV terdiri dari, 11 orang pejabat pengawas, 7 orang auditor muda dan 4 orang auditor pratama. Sebelum mengambil sumpah jabatan, Hamid mengingatkan kepada pejabat yang dilantik agar menjalankan amanah dengan baik penuh tanggung jawab. Sebab tugas merupakan amanah
yang harus dipertanggung jawabkan baik dihadapan pimpinan maupun pertanggung jawaban diakhirat. Hamid juga meminta pejabat yang telah dilantik agar bekerja sesuai aturan berlaku, bekerja dengan sebaikbaiknya penuh tanggung jawab. Menjaga integritas tidak menyalah gunakan wewenang dan jabatan yang dimiliki untuk tujuan tertentu. “Jabatan yang diamanahkan kepada saudara mempunyai dua sisi, amanah dan tuntutan kerja keras untuk mendukung percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masayarakat,” ungkap Hamid.
Sebagai pemimpin daerah, Hamid menekankan semua OPD agar saling mendukung dan menghilangkan egosektoral dilingkungan pejabat. “Saya minta semua pejabat, harus saling mendukung dan kerja sama, tidak ada lagi ego diantara pejabat yang merasa lebih hebat dan pintar. Semua itu, harus dihilangkan, mulai saat ini kita harus kerja sama saling mendukung,” harap Hamid. Hamid juga berpesan, setiap pejabat dimanapun ditempatkan harus siap dan sigap. Pelajari setiap perubahan perundang-undangan berlaku. Sebab kata, Hamid aturan setiap saat selalu
berubah. “Kita saat ini, tidak bisa lagi kerja asal-asalan dan ikut aturan lama. kalau dulu begini, begitu, saat ini tidak bisa lagi semua ada aturanya dan setiap saat selalu berubah,” terangnya. Memahami aturan perlu dilakukan agar setiap pejabat tidak salah bertindak dalam mengemban sebuah amanah jabatan. Hamid juga menceritakan bahwa dirinya menjadi pejabat mulai dari bawah yakni mulai dari Camat, Kepala Dinas, Sekda hingga saat ini menjadi Bupati. Setiap jabatan harus kita jalani dengan penuh tanggung jawab serta penuh amanah. (rm/hk)
CMYK
RAKYAT KEPRI
Kamis, 24 - 31 Agustus 2017, MINGGU IV
Website: www.rakyatmediapers.co.id
6
Gubernur Kumpulkan OPD Bahas Evaluasi Proyek Strategis 2017 DOMPAK, RAKYAT MEDIAGubernur H. Nurdin Basirun kembali menegaskan bahwa sasaran pembangunan sudah jelas bermuara untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan meningkatkan perekonomian mereka, akan mendapat dukungan penuh. “Serapan anggaran harus semakin banyak. Tepat sasaran, tepat guna. Apalagi untuk masyarakat,” kata Nurdin saat memimpin rapat bersama Kepala-Kepala OPD dalam membahas evaluasi proyek strategis tahun 2017 pada Senin (21/ 8) bertempat di Rupatama Lt.4 kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Dompak, Tanjungpi-
GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun rapat dengan sejumlah Kepala Dinas
Kepri Andalkan Pariwisata Kembalikan Pertumbuhan Ekonomi DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Provinsi Kepulauan Riau andalkan pariwisata untuk kembalikan kondisi ekonomi yang kini sedang terpuruk. Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan bukan saatnya mencari kambing hitam atas pertumbuhan ekonomi yang terus merosot bahkan hingga ke angka 1,52 persen. Menurutnya banyak faktor penyebab rendahnya pertumbuhan ekonomi ini. Ekonomi dunia sedang lesu, karena harga minyak anjlok, hingga industri kapal tidak ada pesanan. Padahal industri maritim seperti ini cukup besar di Kepri sehingga terpengaruh. Penyebab lainnya adalah larangan sementara impor tambang. Kemudian tumpang tindih wewenang di Batam sehingga menghambat investasi.”Semua ada faktor-faktornya. Tidak hanya satu faktor. Sekarang kita dorong wisata, yang jelas. Mulai dari Lingga, Natuna, Anambas. Potensi wisata di Anambas bagus. Kalau dikelola baik, pariwisata ke depan akan lebih potensi,” kata Nurdin belum lama ini
GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun diwawancarai wartawan
di Batam Ia mengatakan investasi yang paling dominan akan masuk ke Kepri adalah pariwisata. Meski ada beberapa industri maritim yang tertarik masuk. Belakangan, kata Nurdin, banyak investor yang membangun hotel dan resort. Dan pengembangannya ke arah Natuna,
Anambas.”Kita harap ada entry point langsung dari luar negeri untuk wisatawan. Sekarang kan masih dari Batam,” ujarnya. Walaupun pengembangan ke depan lebih ke arah pariwisata, bukan berarti mematikan sektor lain. Industri lain tetap jalan. Karena tidak mungkin mengandalkan satu industri saja. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar mengatakan sektor pariwisata memang terlihat lambat tapi pertumbuhannya pasti.”Pariwisata itu tidak pernah turun. Kontribusinya pada PDRB (pendapatan domestik regional bruto) hanya 2 persen. Tapi kita harap bisa tumbuh ke 3-4 persen,” kata Buralimar. Kepri, ujarnya, memiliki tiga poin yang dibutuhkan untuk pengembangan pariwisata. Yakni aksesibilitas, amenitas, dan atraksi (3A).”Amenitas kita punya hotel dan restoran. Atraksi kita punya pantai dan sebagainya. Aksesibilitas yang masih agak sulit untuk Natuna Anambas Lingga,” ujarnya. (rm/rizki)
Kunjungan Wisatawan Wisman ke Provinsi Kepri Meningkat TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kepulauan Riau meningkat di semester I 2017. Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar mengatakan jumlah kunjungan wisman hingga Juni tercatat sekitar 977 ribu kunjungan.”Juni ini dibanding periode yang sama tahun lalu bertambah 3-4 persen,” kata Buralimar belum lama ini kepada wartawan di Tanjungpinang Menurutnya kunjungan wisman ini tidak bisa dibandingkan bulan per bulan. Karena ada musim-musim kunjungan ramai (peak season) dan kunjungan sedikit (low season) di tiap tahunnya.”Seperti waktu April ke Mei turun 15 persen. Tapi Mei ke Juni naik 15
persen. Jadi tidak bisa dibandingkan seperti itu,” ujarnya. Ia mengatakan pariwisata mampu menjadi penopang perekonomian Kepri yang kini sedang terpuruk dengan angka pertumbuhan hanya 1-2 persen. Meski terlihat lambat, tapi pariwisata pasti tumbuh, tak pernah turun. Kontribusinya pada Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Kepri memang hanya 2 persen. Tapi diharapkan bisa tumbuh ke 3-4 persen tahun ini. “Pariwisata itu murah. Asal keamanan, kenyamanan, kesehatan dijaga, orang datang. Kuliner sehat, orang beli. Maka harus kita kejar ke sana,” kata mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota
Kepala Dinas Pariwisata Kepri
Drs.Buralimar Batam tersebut. Buralimar mengatakan pihaknya optimis bisa mencapai target kunjungan wisman 2,12,2 juta di tahun 2017. Karena biasanya di akhir tahun kabupaten/kota memiliki agenda pariwisata yang cukup
banyak.”Kalau 2,1 (juta) optimis saya. Tapi kalau 2,5 (juta), target kementerian, berat sedikit. Kecuali beberapa event dipindahkan ke Batam,” ujarnya. Agenda pariwisata yang akan ditarik ke Kepri bisa disesuaikan dengan minat wisman. Misal agenda kesenian yang menghadirkan artis yang disenangi warga jiran. Seperti ketika ada konser grup band Wali beberapa waktu lalu, seribuan orang yang datang dari Malaysia-Singapura. “Kita harus tahu apa kemauan jiran kita. Misal kuliner, kuliner apa. Artis siapa. Atau misalnya ustadz. Itu yang kita kejar. Dan ini tidak bisa oleh pemerintah saja. Harus industri pariwisata juga buat,” kata dia.(rm/mwd)
Bupati Bintan Pimpin Rapat Pembahasan APBD Perubahan 2017 BINTAN, RAKYAT MEDIABupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sosdidampingi Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam, Plt Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara, MM memimpin rapat pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD ) – Perubahan Kabupaten Bintan Tahun Anggaran 2017 di Ruang Rapat 3 Kantor Bupati Bintan, Senin (21/8/2017). Rapat juga dihadiri oleh seluruh Kepala OPD ( Organisasi Perangkat Daerah ) Kabupaten Bintan, Kepala Bagian serta Camat se Kabupaten Bintan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menginstruksikan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah ( OPD )
Kabupaten Bintan, Camat dan Unsur terkait lainnya untuk segera menyampaikan skala prioritas seperti halnya Pelayanan Publik serta Pemenuhan kebutuhan rutin setiap OPD .” Masing-masing Kepala OPD, secepatnya menyampaikan secara tertulis kepada TIM TAPD dengan melihat kemampuan anggaran dan skala prioritas, kita harapkan secepatnya bisa diajukan ke DPRD Kabupaten Bintan “ ujarnya saat memimpin Rapat Pembahasan. Dirinya juga menegaskan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kedepan dapat lebih meningkatkan lagi kinerja agar dapat mencapai target sebagai mana mestinya.” Saya mengharapkan agar selu-
BUPATI Bintan Apri Sujadi didamping Wakil Bupati Dalmasri Syam
ruh OPD terus menjaga kekompakan dan juga kebersamaan , guna mencapai target kinerja yang kita inginkan “ ujarnya. “ APBD Perubahan 2017 ini, rencananya kami akan fokus
perkuat peningkatan pada Kapasitas Aparatur Desa “ ujar Kepala Dinas PMD Kabupaten Bintan Ronny Kartika perihal Prioritas Dinas PMD Kabupaten Bintan.(rm/mb)
nang. Dengan sisa waktu hanya seratus hari lebih, Nurdin menegaskan kepada Kepala OPD agar memaksimalkan kinerja dengan waktu yang tersisa. Nurdin juga menyampaikan bahwa kerja bersama merupakan elemen penting untuk keberhasilan akan diraih. Apalagi jika semua elemen bersatu dan jalin koordinasi baik di dalam maupun di luar. “Kebersamaan harus terjalin agar tidak ada yang saling menjatuhkan di dalam organisasi. Jika di dalam organisasi saja tidak ada kebersamaan bagaimana bisa mencapai keberhasilan dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai,” ujar Nurdin. Tentang perencanaan AP-
BD Perubahan dan 2018, Nurdin mengingatkan harus tepat waktu dan tidak terlambat. Pada kesempatan itu, Sekdaprov H. TS. Arif Fadillah mengatakan bahwa pagu anggaran yang sudah disampaikan sebelumnya harus direspon dengan tanggap dengan segera di serahkan RKA kepada Bapelitbang. Sekda juga sudah membentuk tim Pokja untuk mengevaluasi agar terdapat kecocokan dengan RPJMD serta tidak terjadi pemborosan anggaran. “Kita ingin konsep anggaran tahun selanjutnya sudah dapat di selesaikan sebelum tahun anggaran ini berakhir tujuannya adalah tepat waktu agar sarasan yang di raih segera tecapai,” ujar Arif. (rm/humas)
Pemprov Kepri Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur DOMPAK, RAKYAT MEDIATerkait pembangunan infrastruktur, Kepala Dinas PU Abu Bakar, mengatakan saat ini sebagian besar sudah mulai dalam proses pengerjaan. Di Kabupaten Anambas misalnya peningkatan Jalan Temburun-Pasi Peti sudah berjalan dan dalam 2-3 bulan ke depan selesai. Untuk jalan di Bandara Letung juga sudah berjalan. Di Kabupaten Lingga untuk peningkatan Jalan Musai-Simpang Kerandin sudah berjalan dan progresnya sebesar 50 persen. Di Kota Batam, pembangunan Jalan Bagan-Punggur dan peningkatan simpang KDA sudah mulai. Untuk Kabupaten Karimun, normalisasi sungai kundur, mempelang bawah, panglong tanjung batu, sawang semuanya sudah mulai dan pembangunan jalan lingkar pauh sudah 60 persen progresnya. Untuk Kabupaten Natuna seperti peningkatan Jalan trans batubi-tanjung kudu sedanau sudah sekitar 39 persen, pergantian jembatan sungai tengah 1, sungai tengah 2 dan sungai curing sudah berjalan. Di Kota Tanjungpinang, finishing jembatan 1 Dompak untuk memasang aspal mulai dikerjakan Senin (21/8) ini. Penerangan jembatan diperkirakan Januari sudah clear disertai pagarpagar di tepi jembatan. Untuk penataan bundaran 1 dompak sudah teken kontrak, dalam minggu ini sudah mulai bekerja. Penataan kawasan
GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun dan Kepala Dinas PU Kepri Abu Bakar
pantai gurindam 12, bulan september mulai serta penataan pintu masuk dompak hari jumat sudah clear lelang dan segera dikerjakan. Sedangkan peningkatan jalan menuju kawasan pemerintahan dompak akan segera dikerjakan. Dinas Pendidikan dalam paparannya Kepala Dinas Arifin Nasir mengatakan bahwa secara umum untuk saat ini jumlah paket yang akan dilelang sebanyak 94 kegiatan dan 63 sudah clear. Saat ini juga sudah 152 kegiatan sudah selesai baik secara lelang maupun langsung. Dalam paparannya lagi bahwa beberapa kegiatan yang sedang dalam perjalanan adalah Pembangunan USB di SMK N 8, SMA N 18 dan 19 Batam sedang berjalan dan progres 40 persen lalu SMA N 21 Batam sudah 14 persen, lalu Pengadaan alat media belajar berbasis animasi untuk SMA Se-Kepri semua sudah Clear. Kepala Dinas Perhubungan
Jamhur Ismail menjelaskan program prioritas sudah dalam perjalanan seperti Pembangunan Pelabuhan Berhala di Lingga sudah 70 Persen, Pembangunan Pelabuhan Penagi di Natuna sedang dilelang akan selesai dan segera berjalan. Pembangunan Plantar 1 dan 2 di Tanjungpinang sudah masuk lelang, untuk Pelabuhan Bongkar muat di Tanjung Uban Bintan juga sudah masuk lelang. Di Karimun, peningkatan Pelabuhan Parit Rempak sudah mulai berjalan pada minggu ke3 Agustus ini. Peningkatan dermaga wisata Pulau Penyengat, juga mulai dilelang. Mendengar paparan beberapa OPD tersebut Nurdin berharap agar pengerjaan dapat selesai tepat waktu dan tidak terjadi halangan di perjalanannya.”Inti dari rapat ini adalah evaluasi bukan mencari kesalahan. Jika memang ada kendala maka pada rapat inilah kita bahas dan cari solusi bersama,” tutup Nurdin. (rm/humas)
Gubernur Perintahkan Dinas Pertanian Pindah Dari Dompak DOMPAK, RAKYAT MEDIAGubernur H. Nurdin Basirun mengajak anggota PKK Kepri untuk bertani. Lahan di Tembeling, Kabupaten Bintan, bisa dimanfaatkan untuk aktivitas pertanian yang hasilnya juga cukup jelas. “Menurut saya PKK cocok untuk ikut andil dalam pembangunan di lahan Tembeling ini, jadi untuk itu segera diberikan lahan setengah atau satu hektar untuk PKK,” ujar Nurdin saat meninjau Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Induk Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Bertempat di Tembeling Km 20, Bintan akhir pekan lalu. Pesan itu disampaikan Nurdin kepada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan. Menurut Nurdin, sangat bagus jika PKK memanfaatkan lahan tersebut. Apalagi dimanfaatkan untuk tempat bercocok tanam, baik bunga, buah-buahan atau sayuran juga ditambah tanaman-tanaman obat juga bisa. Nurdin juga berpesan agar setiap instansi untuk dapat
memanfaatkan sumber daya yang ada dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Terkhusus untuk UPTD Balai Benih Induk, yang memiliki Tupoksi yang signifikan dalam memberikan hasil kerja yang dapat bermanfaat untuk kehidupan di daerah. Karena di sini memiliki kegiatan bercocok tanam yang menghasilkan kebutuhan pokok pangan yang penting untuk masyarakat Kepri. “Jika dimanfaatkan dengan baik dan benar maka bukan tidak mungkin kita bisa memiliki stok pangan sendiri, menekan laju inflasi dan tentunya kesejahteraan dapat dirasakan masyarakat Kepri,” ujar Nurdin. Nurdin menyayangkan jika lahan seluas 50 hektare ini tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Apalagi jika ada yang terbengkalai. Saat memasuki tiap ruangan yang tidak terpakai membuat Nurdin menginstruksikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan kesehatan hewan, Ahmad Izhar agar segera menempati gedung dan kegiatan bekerja dipusatkan di
Tembeling. “Saya minta agar pegawai yang berkantor di Dompak dipindahkan di sini secara menyeluruh. Karena untuk lahan sebesar ini bukan hanya untuk UPTD saja, jika 1 Dinas Ketahanan Pangan dipindahkan di sini pasti juga masih banyak space lagi yang bisa dimanfaatkan, selain fokus untuk hasil pertanian tentu harus ada dukungan administrasinya yaitu para pegawainya ditugaskan di sini,” kata Nurdin. Instruksi tersebut langsung direspon Kepala Dinas Ahmad Izhar yang mengatakan awal Tahun 2018 akan memindahkan lokasi kantor dari Dompak ke Tembeling dan segera menganggarkan di APBD-P 2017 dan APBD 2018 terkait perbaikan dan perawatan gedung yang tidak terpakai. Gubernur Nurdin kembali berpesan kepada Ahmad Izhar agar memberdayakan para pekerja harian yakni Tenaga Harian Lepas (THL) yang ada dikantor untuk ikut turun kelapangan mengelola hasil pertanian agar dapat menghasilkan lebih maksimal.(rm/humas)
CMYK
7
RAKYAT NUSANTARA
Kamis, 24 - 31 Agustus 2017, MINGGU IV
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Pasaman Barat Bersiap Tuan Rumah Porprov 2020
KEPALA Rutan Talu, Nofrizal (tengah)
Rutan Talu Talamau Pasbar Penuh Sesak Kelebihan Kapasitas PASAMAN BARAT, RAKYAT MEDIA-Rumah Tahanan (Rutan) Talu Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, (Sumbar) penuh sesak kelebihan warga binaan. Kapasitas Rutan tidak sesuai dengan warga binaan yang ada saat ini. Saat ini penghuni atau warga binaan Rutan Talu mencapai 127 orang, sementara kapasitasnya hanya untuk 48 orang. “Benar, kondisi ini sudah berjalan setiap tahunnya. Kelebihan penghuni atau over kapasitas selalu terjadi dejgan pegawai Rutan hanya 16 orang. Tentunya kondisi ini sungguh tidak layak,” kata Kepala Rutan Talu, Nofrizal di Simpang Empat, Sabtu. Ia menambahkan meskipun kondisi
itu terjadi, pihaknya tetap berupaya melakukan pembinaan dengan petugas yang ada dengan baik.”Kami berharap tentu ada penambahan ruangan tahanan. Kalau perlu ada pembangunan Rutan baru nantinya karena kondisi lahan Rutan saat ini sudah sempit dan dekat pemukiman,” harapnya. Ia menyebutkan Rutan Talu memiliki delapan kamar tahanan. Masingmasing kamar berisikan 20-25 orang. ”Kami berinisiatif untuk memuat warga binaan di kamar yang ada dengan membuat tempat tidur bertingkat sehingga semua binaan dapat tertampung,” lanjutnya. Menurutnya sebelumnya ada pembangunan Rutan Talu di Padang Tu-
juh untuk memindahkan Rutan Talu. Namun, hingga saat ini pembangunannya masih terbengkalai. Ia menjelaskan dalam memberikan binaan kepada warga binaan, pihaknya melakukan pembinaan dengan pendekatan diri bukan dengan kekerasan. ”Pendekatan diri dan memberikan ilmu agama merupakan salah satu cara untuk membina warga,” terangnya. Pihaknya juga melatih para warga binaan dengan berbagai kerajinan. Seperti membuat perahu dan rumah dari gulungan koran.”Pelatihan kerajian ini dilakukan dengan harapan ketika warga binaan keluar atau bebas maka sudah ada bekal yang akan digunakan untuk mencari nafkah,” katanya.(rm/ant)
Penduduk Miskin Sumut Turun 0,05 Persen MEDAN, RAKYAT MEDIAJumlah penduduk miskin di Sumatera Utara hingga Maret 2017 mengalami penurunan sebesar 0,05 persen dibandingkan September 2016 atau tersisa 1.453.870 orang. ”Walau penurunan tidak besar, tetapi kondisi itu sedikit menggembirakan,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi di Medan, Selasa. Penurunan jumlah penduduk miskin itu memang masih terjadi di pedesaan, sementara sebaliknya di perkotaan justru angka kemiskinan mengalami peningkatan.Secara total, persentase penduduk miskin pada Maret 2017 masih mencapai 10, 22 persen dari jumlah penduduk Sumut atau berkurang sedikit dari posisi September 2016 sebesar 10,27 persen. Syech menjelaskan, garis kemiskinan Sumut secara total sebesar Rp411.345 per kapita per bulan dengan untuk daerah perkotaan sebesar Rp425.693 dan di pedesaan Ro396.-
033.Menurut dia, ada beberapa faktor penyebab masih tingginya tingkat kemiskinan di Sumut mulai adanya inflasi dan adanya pengangguran terbuka di perkotaan. Syech mengingatkan juga bahwa persoalan kemiskinan bukan hanya sekadar berapa jumlah dan persentase penduduk miskin.Namun perlu diperhatikan juga tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan tersebut.Dari data BPS, indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan sumut menunjukkan penurunan.” katanya. Indeks kedalaman kemiskinan turun dari 1,957 pada September 2016 menjadi 1,714 di Maret 2017.Adapun indeks keparahan kemiskinan turun dari 0,559 menjadi 0,445.Penurunan nilai kedua indeks tersebut mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung semakin mendekati garis kemiskinan dan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk miskin
KEPALA Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi
semakin menurun. Pengamat ekonomi Sumut, Wahyu Ario Pratomo menyebutkan, angka kemiskinan yang masih tinggi di Sumut antara lain didorong oleh turunnya harga komoditas dan krisis global yang masih dirasakan. “Saat harga komoditas turun seperti karet dan TBS (tandan buah segar), maka petani mengalami penurunan pendapatan dan kesulitan semakin
SEKRETARIS Daerah Kota Pariaman, Indra Sakti di Pariaman
segala pembangunan infrastruktur diperkirakan selesai pada Oktober. Pemerintah daerah ujar dia, sedang mengupayakan percepatan pembangunan untuk mengejar target pelaksanaan sarana dan prasarana.”Kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait lainnya untuk
Bupati Pasaman Barat
Syahiran ingin sukses prestasi, tapi dengan catatan harus memakai atlet dari Pasaman Barat sendiri. Tentu pembinaan harus dilakukan sejak dini,” tegasnya. Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Manus Handri menambahkan Pengurus Cabang Olah Raga harus bisa menyeleksi para atlet yang ada dengan baik. Setelah itu pembinaan harus jalan dan turnamen harus
diikuti.”Kita akan men-support habis terkait persiapan atlet ini. Termasuk mempersiapkan panitia bayangan untuk tuan rumah Porprov 2020 nanti,” tegasnya. Sementara itu Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Pasaman Barat, Mahlil Usman mengatakan akan mempersiapkan atlet sejak dini. “Sesuai arahan bupati saat ini untuk pembinaan atlet harus diutamakan. Pihaknya berkomitmen akan memakai atlet dari Pasaman Barat sendiri bukan atlet dari luar. Tentunya pembinaan akan ditingkatkan,” katanya. Menurutnya pihaknya melalui Pengcab olah raga yang ada akan memaksimalkan atlet binaan yang ada. Tentunya pembinaan butuh biaya yang cukup sehingga hasilnya dapat maksimal.”Kita berharap Pemkab Pasbar bersama DPRD dapat menyediakan anggaran pembinaan sehingga nantinya dapat menuai prestasi diajang Porprov,” harapnya.(rm/ant)
Sumbar Tuan Rumah Hari Pers Nasional 2018 PADANG, RAKYAT MEDIAPengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menetapkan PWI Provinsi Sumatera Barat sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2018. Sekretaris Jenderal PWI Pusat Hendry CH Bangun Jakarta, mengatakanPWI Sumatera Barat ditetapkan melalui rapat pleno diperluas yang diikuti pengurus harian, dewan kehormatan dan dewan penasihat. ”Pengambilan keputusan melalui rapat pleno diperluas. Juga Pengurus Pusat PWI mempertimbangkan aspirasi PWI tingkat provinsi secermat mungkin,” kata Hendry. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, kata Hendry, penetapan tuan rumah HPN cukup
Sekjen PWI Pusat
CH Bangun alot karena peminat lebih dari satu. Melalui surat elektronik yang dikirim ke PWI provinsi se-Indonesia disebutkan bahwa tiga pihak mengajukan surat kesiapan menjadi tuan rumah HPN 2018. Ketiganya ad-
alah PWI Provinsi Sumatera Utara, PWI Sumatera Barat dan PWI Solo.”HPN memang ajang strategis untuk mempromosikan daerah karena ribuan orang dari 34 provinsi se-Indonesia hadir,” kata Hendry. Pada rapat pleno PWI Pusat menampilkan presentasi tiga calon tuan rumah dari hasil kunjungan tim utusan PWI Pusat. Secara umum ketiga calon memiliki kesiapan yang sama dalam hal akomodasi, transportasi, dan komitmen pimpinan daerah serta para pemangku kepentingan lainnya. ”Berdasarkan pertimbangan yang cermat, memutuskan Sumatera Barat sebagai tuan rumah HPN yang terlebih dahulu menyampaikan permohonan pada tahun 2016,” kata Hendry.(rm/ant)
Pemprov Hibahkan Dana Pilkada Rp1,129 Triliun dirasakan karena sebaliknya kebutuhan hidup bertambah besar dengan naiknya harga berbagai barang dan tarif listrik dan air serta kebutuhan lain,”katanya. Krisis global yang membuat kinerja industri melemah juga membuat perusahaan mengurangi atau tidak menambah jumlah lowongan pekerjaan di tengah naiknya angka tenaga kerja. (rm/sof).
Pemko Pariaman Anggarkan Rp 13,5 M Untuk MTQ Provinsi PARIAMAN, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kota Pariaman Sumatera Barat menganggarkan Rp13,5 miliar untuk penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 37 tingkat provinsi itu.”Dana tersebut telah disetujui melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2017,” kata Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Indra Sakti di Pariaman, Selasa. Ia mengatakan selain didukung dana APBD setempat, penyelenggaraan MTQ ke-37 juga dibantu oleh pemerintah provinsi.Besaran dana yang dibantu pemerintah provinsi mencapai Rp3,3 miliar yang dicairkan pada APBD Perubahan, ujar dia. Penyelenggaraan MTQ tersebut kata dia, direncanakan pada November 2017, namun
PASAMAN BARAT, RAKYAT MEDIA-emerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), bersiap jika menjadi tuan rumah Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) pada 2020. ”Kesiapan kita telah disampaikan ke Pemprov Sumbar beberapa waktu lalu. Mau tidak mau, tahun depan sarana prasarana harus kita lengkapi,” kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran belum lama ini di Simpang Empat, Pasaman Barat Ia mengemukakan sejumlah sarana prasarana wajib disiapkan atau dibangun tahun 2018. Diantaranya adalah perampungan stadiun sepak bola, pembangunan Gelanggang Olah Raga (GOR), kolam renang, dan sarana kelengkapan lainnya. ”Pembangunan stadion akan kita lanjutkan tahun depan. Begitu juga pembangunan GOR dan kolam renang akan dimulai,” lanjutnya. Pihaknya menginginkan Pasaman Barat sukses sebagai tuan rumah. Selain itu juga ingin sukses prestasi.”Kita juga
mempercepat pembangunan sehingga penyelenggaraan MTQ sesuai jadwal, “ ujarnya. Sementara itu Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kabag Kesra) pemerintah setempat Armaizal mengatakan penyelenggaraan MTQ ke-37, Kota Pariaman menargetkan peringkat lima besar.”Kota Par-
iaman sebagai tuan rumah akan berupaya memperbaiki peringkat MTQ sebelumnya yaitu posisi 9,” ujar dia. Oleh karena itu katanya, pemerintah daerah akan mengupayakan penjaringan para kafilah terbaik untuk berkompetisi dengan 18 kota dan kabupaten lainnya. Salah satu cara untuk mendapatkan kafilah terbaik kata dia, pemerintah setempat telah beberapa kali mengadakan lomba MTQ tingkat kecamatan dan kota. Untuk pembukaan awalnya ujarnya, dilakukan di Pantai Kata Kecamatan Pariaman Tengah. Terkait anggaran ujar dia, dana yang bersumberkan ABPD Kota Pariaman sudah bisa dicairkan, namun dari pemerintah provinsi belum bisa.(rm/ant)
MEDAN, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan menghibahkan dana Rp1,129 triliun untuk Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu Sumut dengan harapan Pemilihan Kepala Daerah serentak 2018 di provinsi itu berjalan lancar. “Pemprov Sumut akan menghibahkan dana senilai Rp855,940 miliar GUBERNUR Sumut HT Erry Nuradi sedang menandatangani kepada KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan penyelenggara sudah bisa membenarkan perlunya Rp273,820 miliar untuk melakukan sosialisasi dukungan masyarakat Bawaslu (Badan Pengadan kegiatan lain untuk menjaga ketertiban di was Pemilu) Sumut untuk mendukung Pilkada Pilkada. ”Sumut termasuk penyelenggaraan Pilkada itu,”ujar HT Erry Nuradi. yang aman saat Pilkada, Serentak di Sumut 2018,” Dengan sosialisasi walau masih ada perkata Gubernur Sumut HT yang lebih awal dan masalahan dan itu perlu Erry Nuradi di Medan, dilakukan dengan baik, terus dijaga dan bisa Senin. diharapkan bisa menterwujud dengan dukunDia mengatakan itu ingkatkan partisipasi gan semua pihak,” usai menandatangani pemilih dan termasuk bisa katanya. Naskah Perjanjian Hibah meningkatkan kesadaran Ketua KPU Sumut, Daerah atau NPHD untuk masyarakat untuk menjaMulia Banurea, mengataPilkada Serentak di Sumut ga keamanan dan kelankan pihaknya akan yang digelar pada 2018. caran di saat Pilkada. menggunakan anggaran Penandatanganan itu “Diakui untuk penyePilkada sesuai dengan langsung dilakukan HT lenggaraan Pilkada, aturan dan ketentuan Erry Nuradi sebagai bukan hanya memerlukan yang berlaku. Dia menGubernur Sumut dengan dana yang cukup besar, jelaskan, KPU Sumut Ketua KPU Sumut, Mulia tetapi juga kesadaran segera menyusun tahaBanurea dan Ketua masyarakat untuk pan penyelenggaraan Bawaslu Sumut Syafrida . menjalankan haknya Pemilihan Gubernur 2018 Menurut Erry, Pemprov memilih serta ikut memsetelah ditandatanganinSumut berharap Pilkada bantu kelancaran dan ya NPHD itu. “Penandadi Sumut pada 2018 keamanan saat Pilkada tanganan itu menjadi menjadi Pilkada terbaik berlangsung,” katanya. langkah penting dalam secara nasional. ”Dengan Kapolda Irjen Pol penyelenggaraan Pilkadilakukannya NPHD, Paulus Waterpauw, da,” katanya. (rm/sof).
CMYK
RAKYAT RIAU
8 Kamis, 24 - 31 Agustus 2017, MINGGU IV
Website: www.rakyatmediapers.co.id
106 Napi Cabrutan Selatpanjang Terima Remisi, 2 Bebas SELATPANJANG, RAKYAT MEDIASempena HUT RI Ke-72 Tahun 2017, juga membawa kebahagiaan bagi para warga binaan Lembaga Permasyarakatan Selatpanjang, tahun ini sesuai surat keputusan Menteri Hukum dan HAM RI sebanyak 106 Narapidana menerima remisi, surat pengurangan masa tahanan ini diserahkan langsung oleh Wakil Bupati H. Said Hasyim didampingi Kepala Lapas Selatpanjang Rio Chaidir, Kamis (17/8/ 2017). Turut hadir dalam acara penyerahan surat remisi itu, Kapolres Meranti AKBP Barliansyah SIk, Kajari Meranti Suwarjana SH, Pabung Kodim Bengkalis, Sekretaris Daerah Yulian Norwis, Perwakilan Lanal Dumai, Ketua MUI dan sejumlah Pejabat Eselon II, III dilingkungan Pemkab Meranti. Dalam laporan yang disampaikan oleh Kepala Lapas Selatpanjang, Rio Chaidir, saat ini jumlah warga binaan di Lapas Selatpanjang berjumlah 224 orang. Jumlah tersebut dinilai sudah over capasitas karena Lapas Selatpanjang idealnya ditempati oleh 83 orang, akibatnya
106 Napi Cabrutan Selatpanjang Terima Remisi, 2Bebas
satu kamar sel yang harusnya ditempati maksimal 5 orang terpaksa diisi hingga 15 orang. Dari jumlah keseluruhan warga binaan itu, yang memperoleh remisi sebanyak 106 orang sementara 132 lainnya masih menunggu keputusan Kemenkum HAM RI. Berkat remisi yang diberikan sebanyak 1-5 bulan 2 orang Narapidana bisa menghirup udara segar. Menyikapi hal tersbut, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, H. Said Hasyim mengucapkan selamat kepada warga binaan yang memperoleh remisi. Wakil Bupati juga mengapresiasi penampilan tarian seni (sekapur sirih) yang ditampilkan langsung oleh para wanita warga binaan lapas Selatpanjang. Menurutnya itu adalah bukti pembinaan di Lapas telah dapat melembutkan jiwa dan rasa sehingga mampu berkarya seni, hal itu juga dapat merubah perasaan yang mengarah pasa perbuatan kriminal dapat diminimalisir sehingga saat kembali kemasyarakat para warga binaan dapat berintegrasi kembali secara sehat. HUT RI yang saat ini dirayakan di
Sekda Meranti Kunjungi Kementerian Kesehatan di Jakarta SELATPANJANG, RAKYAT MEDIASekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Meranti, Yulian Norwis SE didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, dan sejumlah pejabat eselon III mengunjungi Kementrian Kesehatan Jakarta yang diwakili Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, (P2P) H. M. Subuh, MPPM. “Kita sangat kekuragan tenaga medis terutama Dokter Spesialis, padahal kita sudah cukup tinggi menganggarkan tunjangan Dokter Spesialis dari 30 Juta hingga 35 Juta, tapi rata-rata mereka tidak bertahan lama dengan beberapa alasan maka dengan itu kita berharap Kemenkes mau membantu daerah kami,” terang Sekda Kepulauan Meranti mengawali pembicaraan dengan Dirjen P2P.
Sekda juga menerangkan letak Geografis Kabupaten Kepulauan Meranti yang juga salah satu menjadi tantangan sendiri para pekerja medis terutama yang lansung bersentuhan dengan daerah perbatasan. Karena itu juga Sekda Kepulauan Meranti berharap ada kebijakan dan Kemenkes untuk Tenaga Medis baik itu Perawat, Bidan dan Dokter yang bekerja di daerahdaerah sulit Kepulauan Meranti. “Kami siap membantu daerah dengan mengalokasi 80% untuk daerah, termasuk Meranti kami siap membantu,” kata Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P). Dirjen P2P juga menyambungkan, agar daerah mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan dan segera melaporkan ke pusat dan segera direncanakan oleh pihak pusat. (rm/ Humas)
SEKDA Meranti Kunjungi Kementerian Kesehatan di Jakarta
Kejaksaan Bengkalis Akan Kumpulkan 136 Kades dan 11 Camat
Kasi Intel Kejaksaan Negeri bengkalis
Rully Afandi
BENGKALIS, RAKYAT MEDIA-Kejaksaan Negeri Bengkalis akan menggelar sosialisasi Dana Desa dan Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), Kamis (24/8/2017). Sosialisasi dengan peserta 136 Kepala Desa dan 11 Camat di Kabupaten itu akan dipusatkan di Lantai IV Kantor Bupati Bengkalis Jalan Ahmad Yani. Kegiatan sosialisasi digelar Kejaksaan Bengkalis bertujuan menyampai-
kan pemahaman tentang keberadaan TP4D. Desa sebenarnya bisa mengajukan permohonan pendampingan penggunaan dana desa ke TP4D, agar dalam pelaksanaan kegiatan dana desa tidak berdampak hukum. Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Rahman Dwi Saputra melalui Kasi Intel Rully Afandi mengatakan sosialisasi Dana Desa dan TP4D merupakan tindaklanjut dari surat Kejaksaan Agung 18 Agustus 2017 lalu. “Perihal pelaksanaan sosialisasi
dana desa dan TP4D. InsyaAllah pelaksanaan dilaksanakan di Kantor Bupati di lantai IV, hari Kamis 24 Agustus pukul 09.00 WIB. Disana akan kita jelaskan TP4D,”ungkap Rully Afandi, Selasa (22/8/2017) Ketua TP4D Kabupaten Bengkalis ini mengutarakan, disela sosialisasi juga akan dilaksanakan penandatanganan Pacta Integritas.”Diharapkan para kades membawa Pacta Integritas itu, untuk ditandatangani pada sosialisasi nantinya,” ujar Rully Afandi lagi.(rm/rgc)
Meriahkan HUT RI ke 72
Disparpora Meranti Gelar Festival Sampan Campang di Desa Alai SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Dalam rangka memeriahkan peringatan HUT RI ke 72, Desa Alai, Kecamatan Tebingtinggi Barat bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Festival Pacu Sampan Campang, Senin (21/8/2017). Lomba sampan campang ini dibuka oleh Asisten III Setdakab, Drs H Tengku Akhrial didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs H Ismail Arsyad MSi, Camat Tebing Tinggi Barat, Helfandi SE MSi, Kades Alai Ruslan, dan dihadiri sejumlah tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Tengku Akhrial mengatakan, event ini adalah bagian dari melestarikan dan menempatkan seni tradisi bercampang atau mengayuh sampan sebagai khazanah budaya dan tradisi masyarakat melayu yang istimewa sekaligus sebagai warisan kebudayaan Melayu pesisir khas masyarakat bahari Kepulauan Meranti. "Event ini menjadikan sampan campang salah satu icon tradisi melayu bahari yang mampu menjadi saya tarik wisata bahari dan juga upaya dan usaha dalam melestarikan mengembangkan budaya kearifan
lokal," kata Tengku Akhrial. Pejabat yang pernah menjabat di pemerintah Kota Batam ini menambahkan bahwa event ini patut dilestarikan dan didukung oleh semua pihak. "Event ini tidak banyak dibuat, untuk itu tradisi seperti ini yang harus dilestarikan guna menjaga kearifan lokal," kata Tengku Akhrial lagi. Sementara itu Camat Tebing Tinggi Barat, Helfandi SE MSi mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari promosi dan memperkenalkan daerah ke berbagai penjuru. "Kegiatan ini merupakan suatu promosi dan memperkenalkan kampung ini ke segala penjuru. Jika kegiatan ini dikemas lebih baik lagi, bukan tidak mungkin banyak wisatawan yang akan berdatangan ke daerah ini, kuncinya semangat dan kerjasama serta dukungan dari berbagai pihak," kata Helfandi Sebelumnya, panitia penyelenggara Ruslan, mengungkapkan Festival Sampan Campang ini sudah lama digagas dan beberapa kali dilaksanakan, hanya saja pelaksanaan kali ini menggunakan sampan hias seperti bermotif naga, burung elang dan lain lain. Dijelaskan Ruslan yang juga merupakan Kepala Desa Alai itu, Pacu Sampan ini melintasi Selat
SAAT berlangsungnya Festival sampan campang, di Desa Alai, Kecamatan Tebingtinggi Barat
Air Hitam, dimulai dari pantai Pulau Tebingtinggi menuju Pulau Rangsang dan finish kembali di Pulau Tebingtinggi. Dalam perlombaan ini diikuti sebanyak 23 sampan yang dibagi dalam dua kategori yakni kategori 14 orang dan 5 orang. Ruslan menceritakan, pada awalnya event pacu sampan campang tersebut bermula ketika para masyarakat nelayan tidak menangkap ikan. Sampan Campang juga merupakan alat transportasi masyarakat yang berada di wilayah pesisir Kepulauan Meranti. "Ketika tidak musim ikan, para nelayan mengisi waktu dengan menggelar pacu sampan. Lama kelamaan kegiatan ini menjadi tradisi di Desa Alai," ujar Ruslan.
Menurut Ruslan, kegiatan ini sudah dimulai sejak tahun 2013 silam, pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan pacu sampan Campang tersebut diikuti oleh 14 desa. Namun keterbatasan sampan campang, festival tersebut hanya diikuti oleh 3 desa. "Sebelas desa lainnya tidak bisa ikut karena sebagian sampan campangnya sudah rusak," ujar Ruslan lagi. Ruslan berharap, Pemkab Kepulauan Meranti bisa mendukung penuh untuk kelestarian pacu Sampan Campang yang sudah mulai hilang. "Ini adalah potensi untuk wisata bahari, bayangkan jika 11 desa lainnya ikut dalam festival ini, pasti lebih meriah," ungkap Ruslan. (rm/net)
seluruh Indonesia termasuk di Meranti, harus dimaknai oleh warga binaan dengan komitmen terus memperbaiki diri dengan begitu kedepan dapat berbuat lebih baik lagi untuk tumpah darah Indonesia. Ditambahkan Wabup Said Hasyim, pemberian remisi bukan semata merupakan suatu hak yang didapat dengan mudah dan bukan bentuk kelonggaran agar Napi bisa bebas, tapi merupakan sebuah kewajiban dari Kemenkum HAM untuk ikut melaksanakan program pembinaan, mengurangi dampak negatif dari lingkungan Lapas dan stimulan bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri. Pemberian remisi juga bertujuan untuk meringankan dampak psikis dan frustasi selama dalam penahanan sekaligus mengurangi dampak kriminalitas dan kerusuhan yang kerap terjadi didalam Lapas. “Saya berharap, semoga remisi ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dimasa yang akan datang,” pungkas Wakil Bupati H. Said Hasyim. (rm/ril).
Mantan Kades Batang Duku Jadi Tersangka ADD BENGKALIS, RAKYAT MEDIA-Kejaksaan Negeri Bengkalis menetapkan mantan Penjabat Kades Batang Duku, Kecamatan Bukit Batu, Bengkalis inisial H sebagai tersangka korupsi alokasi dana desa, Senin (21/8/2017) lalu. Dia ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi dana desa Batang Duku tahun 2013-2016. Kerugian atas perbuatan H senilai Rp 200 juta. ”Kita telah menetapkan mantan penjabat kades Batang Duku berinisial H sebagai tersangka. Penetapan itu kemarin,” ungkap Kepala Kejaksaan Bengkalis Rahman Dwi Saputra melalui Kasi Pidsus Arief Setya Nugroho membenarkan, Selasa (22/8/2017). Dikatakan Arief, tersangka H tidak dilakukan penahanan. H menurutnya, sangat koperatif menghadapi proses hukum dan mengembali-
Arief Setya Nugroho kan kerugian negera.”Belum kita lakukan penahanan. Yang bersangkutan sangat koperatif,” jelasnya. Dalam kasus ini, kata Arief, Kejaksaan Bengkalis hanya menetapkan satu tersangka pada korupsi dana desa Batang Duku. ”Hanya satu tersangka. Yang bersangkutan juga mengaku melakukan itu sendiri,’’ pungkas Kasi Pidsus.(rm/rgc)
3 Personil Polres Meranti di Rekomendasi PTDH Wakapolres Pimpin Sidang KKEP SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA- Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol DR Wawan SH MH, pimpin sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri, Selasa (22/8/2017) sekitar pukul 13.45 WIB, bertempat di Gedung Kemala Bhayangkari, Jalan Merdeka, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Selain Wakapolres Kompol DR Wawan SH MH selaku ketua komisi, turut hadir dalam sidang yakni Kabag Ren Polres Kepulauan Meranti Kompol Areng Swarsono (selaku wakil ketua komisi), Kasat Tahti Iptu Maryanto Efendi (selaku anggota komisi), Kasubag Sarpras Iptu Wisnu Budiarto (selaku pendamping terduga pelanggar), Kasi Propam Ipda Ricki Marzuki SH (selaku penuntut), Brigadir Sie Propam Bipda Novia Akmanellya (selaku sekretaris) dan peserta sidang sekitar 30 orang. (rm/rg)
SAAT berlangsungnya sidang KKEP di Gedung Kemala Bhayangkari, Jalan Merdeka, Selatpanjang
Adapun personil Polri yang melaksanakan Sidang KKE Profesi Polri yakni: 1. Nama : Jufri Yudi Pangkat / NRP : BRIPKA / 77110457 Jabatan : Brig Polres Kep. Meranti Pelanggaran : Pasal 14 ayat 1 huruf (a) PPRI No.1 Tahun 2003 , sidang dikarenakan tidak masuk dinas Selama 195 Hari Kerja. Tuntutan : Pemberhentian Anggota Polri Secara Tidak Dengan Hormat (PTDH) Keputusan : (PTDH) 2. Nama : Riki Nuryanto Saputra Pangkat/NRP : BRPIDA / 93060748 Jabatan : Brig Polres Kep. Meranti Pelanggaran : Pasal 14 ayat 1 huruf (a) PPRI No.1 Tahun 2003 ,Tidak masuk dinas selama 155 hari kerja. Tuntutan : Pemberhentian Anggota Polri Secara Tidak Dengan Hormat (PTDH) Keputusan : (PTDH) 3. Nama : Ramadhonal Pangkat / NRP : BRIGADIR / 89050004 Jabatan : Banit SPKT Polres Kep. Meranti Pelanggaran : Pasal 14 ayat 1 huruf (a) PPRI No.1 Tahun 2003 , sidang dikarenakan tidak masuk dinas selama 41 hari kerja. Tuntutan : Pemberhentian Anggota Polri Secara Tidak Dengan Hormat (PTDH) Keputusan : (PTDH).
CMYK
9
RAKYAT SPORT
Kamis, 24 - 31 Agustus 2017, MINGGU IV
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Napoli Lolos ke Fase Grup Liga Champions NICE, RAKYAT MEDIA-Napoli memastikan lolos ke fase grup Liga Champions 2017/2018. Kepastian itu didapat setelah anak asuh Maurizio Sarri mengalahkan Nice dengan skor 2-0 di leg kedua babak playoff Liga Champions. Bertanding di Allianz Riviera, Rabu (23/8/2017) dini hari WIB, permainan Nice di interval pertama terlihat kurang begitu ngotot. Padahal mereka harus mengejar defisit dua gol di pertemuan pertama, pekan lalu. Sebaliknya Napoli lebih rajin dalam menerebos barisan pertahanan tuan rumah. Beberapa kali Lorenzo Insigne nyaris mengoyak jala Nice di babak pertama. Namun demikian, gempuran yang dilancarkan para pemain belum membuahkan hasil dan hingga interval pertama selesai kedudukan masih imbang.
Memasuki babak kedua, kran gol Napoli baru berhasil dibuka Jose Maria Callejon pada menit 48. Berawal dari umpan silang Hamsik dari sisi kanan pertahanan lawan, pemain bernomor punggug 7 yang tidak terkawal dengan mudah menceploskan bola. Ini merupakan gol ke-10 Callejon untuk Napoli di kompetisi Eropa. Satu menit sebelum pertandingan usai, Lorenzo Insigne sukses menggandakan kedudukan menjadi 2-0. Hasil itu bertahan hingga pertandingan selesai. Napoli pun berhak melaju ke fase grup Liga Champions setelah unggul agregat 4-0. Dengan demikian, tim berjuluk Partenopei sukses mengakhiri kutukan tim Italia yang lolos dari babak playoff Liga Champions. Sebelumnya, dalam tujuh musim terakhir hanya satu tim dari Italia yang berhasil lolos ke fase grup.(rm/net)
DUA kesebelasan yang bermain di Liga Champions
Arsenal dan Liverpool Amati Playmaker Leicester City
CEO klub, Marco Fassone.
Nikola Kalinic Jadi Pemain Baru ke-11 di AC Milan MILAN, RAKYAT MEDIA-AC Milan mendatangkan pemain baru lagi. Selasa (22/8/2017) kemarin, Milan resmi memperkenalkan Nikola Kalinic yang diboyong dari Fiorentina. Striker 29 tahun itu diangkut dengan biaya transfer 25 juta euro atau setara Rp392 miliar. Kalinic telah menyepakati kontrak hingga empat musim ke depan. “AC Milan mengumumkan bergabungnya Nikola Kalinic dari Fiorentina. Dia telah menandatangani kontrak dengan Rossoneri sampai 30 Juni 2021,” tulis pernyataan resmi Milan. Kalinic jadi pemain ke-11 yang bergabung di musim panas 2017. Sebelumnya Milan sudah lebih dulu mendatangkan Antonio Donnarumma, Leonardo Bonucci, Andrea Conti, Ricardo Rodriguez, Mateo Musacchio, Franck Kessie, Lucas Biglia, Hakan Calhanoglu, Fabio Borini dan Andre Silva. “Dengan Nikola, saya pikir kami telah selesai membangun skuat. Kami punya 11 pemain baru di musim ini. Dia pemain yang kami inginkan. Kami bangga dengan pemain baru yang datang ke Milan,” ucap CEO klub, Marco Fassone. Di Milan, Kalinic bakal mengenakan kostum bernomor punggung 7. Meski harus bersaing dengan Andre Silva, Suso dan Fabio Borini untuk memperebutkan tempat di lini serang, Kalinic tetap yakin bisa berbicara banyak di musim ini. “Saya sangat senang berada di sini. Ada siklus baru dan saya harap semuanya berjalan baik. Saya akan melakukan segalanya demi meraih kemenangan. Untuk itu, saya siap berkorban apapun,” janji sang pemain. “Saya harus melanjutkan apa yang sudah dimulai di Fiorentina. Soal tekanan, saya tidak merasakannya. Saya hanya perlu fokus soal bagaimana saya bermain di sini,” pungkasnya. (rm/snd)
Timnas Indonesia U-22 Pantang Remehkan Kamboja KUALA LUMPUR, RAKYAT MEDIA-Lini pertahanan Timnas Indonesia U-22 tampil sangat solid saat melawan Vietnam di Stadion Selayang, Selangor, Selasa (22/8/2017). Skuat berjulukan Garuda Muda itu menahan Vietnam dengan skor imbang tanpa gol. Timnas Indonesi U-22 bermain bertahan sejak Hanif Sjahbandi mendapat kartu merah di pertengahan babak kedua. Hansamu Yama harus bekerja ekstra keras menahan gempuran pemain Vietnam. Vietnam sebernya sempat mencetak dua gol ke Gawang Timnas Indonesia U-22. Namun gol tersebut dianulir karena terjebak perangkap off side.”Kita sudah berjuang maksimal, para pemain sudah bekerja keras serta tetap bersyukur atas hasil ini. Kami akui Vietnam lebih mendominasi namun kami mampu menahannya apalagi kita bermain dengan 10 pemain,” kata Hansamu usai pertandingan. Tambahan satu poin membuat Timnas Indonesia U-22 masih memiliki peluang lolos ke babak semifinal SEA Games, meski kesempatannya kecil. Garuda Muda berada di posisi ketiga dalam klasemen grup B dengan raihan delapan poin. Indonesia bisa lolos ke babak semifinal bila Thailand dan Vietnam saling mengalahkan di laga terakhir grup B yang berlangsung Kamis (24/8/2017). Sedangkan Timnas Indonesia U22 menghadapi tim juru kunci Grup B, Kamboja.”Di laga terakhir kita harus menang besar lawan Kamboja. Namun kita jangan meremehkan mereka,” ujar Hansamu.(rm/rsd)
LONDON, RAKYAT MEDIAArsenal dan Liverpool kembali berjibaku di bursa transfer pemain. Dua klub Liga Primer itu sekarang sedang berlomba untuk mendapatkan playmaker Leicester City, Riyad Mahrez. Mahrez semula jadi incaran AS Roma. I Lupi konon sudah tiga kali mengajukan tawaran untuk memboyong gelandang asal Aljazair itu ke Stadio Olimpico. Tapi, Leicester City terus menolaknya. Alhasil, Pasukan Serigala mengibarkan bendera putih. Ini yang membuat Arsenal dan Liverpool jadi memperhatikan Mahrez. Terlebih, pemain berusia 26 tahun itu dikabarkan
sudah mengajukan permintaan resmi kepada Leicester City untuk dilepas. Mahrez disebutkan berniat mencari pelabuhan baru karena ingin naik ke level yang lebih tinggi. Soalnya, prestasi Leicester City setelah menjuarai Liga Primer 2015/2016 merosot drastis. Agar memiliki peluang merekrut Mahrez, Liverpool maupun Arsenal harus menyiapkan minimal 35 juta pounds. Ini mengingat tawaran ketiga AS Roma sebesar 32 juta pounds tidak diterima Leicester City. Namun, meski menyatakan ingin dilepas, Mahrez rupanya
tidak melakukan kagaduhan seperti pemain kebanyakan. Biasanya, mereka yang minta dijual kerap melanggar peraturan agar diizinkan pergi. Mahrez tetap bersikap profesional dengan terus hadir saat latihan. Ini dibenarkan rekan setimnya, Michael Appleton. Menurutnya bagi ukuran pemain yang berharap ingin dijual, Mahrez terlihat tenang. “Riyad Mahrez tidak pernah mencoba melanggar peraturan. Pemain lainnya juga sering menyebut kalau dia selalu bekerja keras saat latihan. Menurut pandangan saya, dia pemain yang luar biasa,” jelas Appleton.(rm/net)
KESEBELASAN Nasional Arsenal dan Liverpool kembali berjibaku
Masa Depan Messi Lebih Buruk Ketimbang Neymar
PEMAIN kesebelasan TNI kostum ijo
Geliat Persiba Sungkurkan PS TNI BALIKPAPAN, RAKYAT MEDIA- - Persiba Balikpapan menunjukan bahwa kemampuannya belum habis. Meski tidak diunggulkan lantaran masuk zona degradasi, Beruang Madu bisa meraih angka penuh saat menjamu PS TNI. Sebelum meladeni PS TNI di stadion Parkesit, Selasa (22/8/2017), Persiba Balikpapan baru meraih dua kemenangan dari 20 partai Liga 1. Mereka bahkan sempat menelan dua kekalahan beruntun. Imbasnya, tim asuhan Haryadi itu terus terjebak di area berbahaya. Ini juga yang membuat Persiba Balikpapan diyakini bakal terjegal saat jumpa PS TNI. Terlebih, tim tamu sedang mencari pelampiasan setelah dipermalukan Persib Bandung 1-3 di stadion Si Jalak Harupat. Tapi, prediksi itu tidak terbukti. Bukannya kalah, Persiba Balikpapan malah menang 1-0 atas PS TNI. Gol tunggal Anmar Al Mubaraki saat injury time membuat The Army harus pulang dengan wajah tertunduk. Keberhasilan Persiba Balikpapan memecah kebuntuan lantaran unggul pemain. Soalnya, PS TNI harus kehilangan salah satu beknya setelah Ganjar Mukti menerima kartu kuning kedua di menit ke-90. Hasil postif ini membuka peluang Persiba Balikpapan untuk keluar dari zona merah. Walau saat ini stagnan di posisi 17 dengan 13 angka, mereka sekarang hanya tertinggal 11 angka dari urutan 15 yang dihuni Persela Lamongan. Sedangkan bagi PS TNI, selain jadi dua kekalahan beruntun, hasil ini juga merusak misi masuk 10 besar. Tim besutan Ivan Kolev itu belum beranjak dari baris ke-14.(rm/net)
BARCELONA, RAKYAT MEDIA-Kebahagiaan Lionel Messi bersama Barcelona mulai menjadi pusat perhatian penikmat sepak bola di seluruh dunia. Hal ini dipicu oleh sejumlah rumor yang menyatakan jika dia ingin hengkang dari Camp Nou lantaran belum adanya informasi terkait rencana klub mendatangkan pemain baru setelah kepergian Neymar ke Paris Saint Germain (PSG). Kabar terbaru Messi dikabarkan menolak untuk membarui kontraknya yang akan berakhir pada 30 Juni 2018 mendatang. Awalnya megabintang Barcelona ini
telah menyetujui kontrak empat tahun yang diajukan oleh klub pada Juli lalu. Barcelona pun mengharapkan Messi untuk menandatangani kontrak satu minggu kemudian. Tapi satu bulan berlalu dan pemain belum juga menggoreskan tinta pada selembar kertas. Situasi ini menambah buruk dan mantan kandidat presiden Barcelona Agusti Benedito mengklaim kasus Messi bisa lebih buruk daripada Neymar. Benedito mengatakan situasinya sangat berbahaya karena Messi memiliki sedikit waktu tersisa
untuk mempertimbangkan kepindahannya. “Mereka (Bercelona) telah meninggalkan perpanjangan Messi, pemain yang paling penting, sampai akhir dan dengan itu masih belum ditandatangani, ini menjadi perhatian. Messi selalu menginginkan tim yang kompetitif dan situasinya menjadi khawatir. Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu mengatakan Messi telah menandatangani pembaharuan pada bulan Juni dan itu tidak terjadi,’ sesal Benedito seperti dikutip dari ESPN, Rabu (23/8/2017). “Bartomeu belum bisa menyelesaikan pembaruan Messi. Jika Messi belum menandatangani pembaharuan, itu karena dia tidak yakin,” tambah Benedito. Sejauh ini ada rumor jika Manchester City bakal menebus klausul pelepasan Messi yang ditaksir sebesar 300 juta euro. Tapi Pep Guardiola berusaha mengecilkan peluang klub memboyong La Pulga ke Etihad Stadium. ”Seseorang mungkin bisa membawanya jika mereka punya uang dan ingin membelanjakannya. Itu mungkin terjadi,” jelas Guardiola.(rm/snd)
Indonesia Urutan 4 Grup B Sepak Bola SEA Games 2017 KUALA LUMPUR, RAKYAT MEDIA-Penghuni Grup B SEA Games 2017 telah memainkan lanjutan pertandingan pada Selasa (22/8/2017).Thailand berhasil mengalahkan Filipina dengan skor 2-0. Hasil itu membuat mereka merangkum 10 poin dari empat kali bertanding dan menempati peringkat kedua. Adapun Filipina berada di posisi keempat dengan raihan tiga angka dari empat kali berl-
aga. Sementara itu, Timor Leste berhasil mengalahkan Kamboja dengan skor 1-0. Pada laga lain, timnas Indonesia bermain imbang 0-0 dengan Vietnam. Garuda Muda harus bermain dengan 10 pemain setelah Hanif Sjahbandi mendapat kartu merah pada menit ke-62. Vietnam tetap memuncaki klasemen dengan merangkum 10 poin, sedangkan Indonesia berada di posisi ketiga dengan
meraih delapan angka.Atas hasil-hasil tersebut, dua jatah tiket ke semifinal kini diperebutkan oleh Indonesia, Vietnam, dan Thailand. Hasil pada laga terakhir akan sangat menentukan bagi ketiga tim tersebut. Pertandingan Indonesia vs Kamboja dan Thailand vs Vietnam akan dilangsungkan bersamaan pada Kamis (24/8/2017) pukul 15.00 WIB. (rm/kompas).
PARA pemain kesebelasan Tim Tasional Indonesia
CMYK
GALERI FOTO
Kamis, 24 - 31 Agustus 2017, MINGGU IV
Website: www.rakyatmediapers.co.id
10
Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si.
Sebagai Pembina Upacara
Upacara HUT RI Ke-72 di Kepulauan Meranti Berlangsung Hikmat dan Lancar UPACARA Peringatan HUT RI Ke72 Tahun 2017 di Kabupaten Kepulauan Meranti berlangsung hikmat dan lancar, bertindak sebagai pembina Upacara Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si. Meski sempat diguyur hujan jelang pelaksanaan Upacara HUT RI Ke-72 Tahun 2017 dihalaman kantor Bupati Meranti, namun tidak mempengaruhi pelaksanaan upacara yang berlangsung hikmat dan lancar. Pembaca Teks Proklamasi oleh Ket-
ua DPRD Kepulauan Meranti H. Fauzy Hasan, Komandan Upacara Kapt. Inf. TNI Efendi Sihombing, Perwira Upacara Mayor. Artileri TNI Bismi Tambunan. Pasukan Pengibar Sangsaka Merah Putih Danton Paskibraka Firdaus, Pembawa Baki Pagi Melya Sukma, Pengibar Bendera Yusril Mahendra, M. Wais Al Khairani, Irfan. Bupati Kepulauan Meranti atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan Selamat HUT RI Ke-72 Tahun 2017, ia berharap sempena HUT RI ini akan
membawa Indonesia lebih maju dan sejahtera. Khusus bagi masyarakat Kepulauan Meranti, Bupati berharap masyarakat semakin matang dan dewasa cerdas serta mampu berdemokrasi dengan baik seiring terus meningkatkanya infrastruktur pembangunan di Kepulauan Meranti. "Kita akan berupaya membangun infrastruktur sebaik baiknya dengan harapan seluruh pulau-pulau di Meranti memiliki infrastruktur yang memadai yang akan memberikan kontribusi
terhadap kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Meranti," ujar Bupati Pada kesempatan itu tak lupa Bupati menghimbau kepada generasi muda Meranti untuk terus bersemangat, sebab sebagai generasi penerus roda estafet pembangunan yang akan datang pemuda harus dapat menjaga diri tidak mudah terpengaruh dengan hal negatif, baik narkoba, pergaulan bebas dan lainnya yang dapat menurunkan kwalitas pemuda dimasa depan.
"Saya yakin dan percaya pemuda Meranti hebat.. Merdeka..!!!," pungkas Bupati. Dari pantauan media, pengibaran sangsaka merah putih berlangsung dengan sempurna, yang mulai dari pengambilan bendera pusaka oleh pembawa baki terpilih Melya Sukma hingga pengibaran oleh Yusril Mahendra, M. Wais Al Khairani, dan Irfan Upacara HUT RI Ke-72 Kabupaten Kepulauan Meranti juga berlangsung semarak dengan adanya pe-
nampilan tarian kolosal yang apik dari Forum Anak Meranti dan atraksi Barongsai dan anggota Polisi Mapolres Kepulauan Meranti. Masyarakat sekitarpun diberikan kesempatan untuk menyaksikan seluruh prosesi Upacara HUT RI tersebut, tampak tua, muda, anak-anak keluarga dari Paskibraka memadati lapangan kantor Bupati Kepulauan Meranti semuanya tampak bergembira dalam perayaan hari kemerdekaan Indonesia itu. (ist)
BUPATI Meranti Drs. H. Irwan M.Si. memberikan bendera Merah Putih kepada anggota Paskibraka untuk di kibarkan
BUPATI Meranti Drs. H. Irwan M.Si. memberikan perhormatan kepada bendera Merah Putih.
ANNGOTA paskibraka menaikan bendera Merah Putih
BUPATI Meranti Drs. H. Irwan M.Si. Sebagai Pembina Upacara
TAMPAK Pekabat Meranti saat mengikuti upacara
PARA veteran kepulauan Meranti mengikuti upacara HUT ri ke 72
TAMPAK Anggota upacara detik-detik Proklamasi di Kabuapten Meranti
TAMPAK Anggota upacara sangat seiur.
ANNGOTA paskibraka ingin menjemput Bendera Merah Putih yang akan di Kibarkan
CMYK
11
GALERI FOTO
Kamis, 24 - 31 Agustus 2017, MINGGU IV
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Wakil Bupati Natuna, Dra.Hj.Ngesti Yuni Suprapti,MA
Menghadiri Malam Puncak Peringatan IBI ke 66 & Hari Bidan Internasional WAKIL Bupati Natuna, Dra.Hj.Ngesti Yuni Suprapti,MA menghadiri acara Malam Puncak Peringatan HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke 66 & Hari Bidan Internasional, di Aula Rumah Makan Sisi Basisir, Ranai, sabtu (12/08) malam. Dalam sambutannya Wakil Bupati Natuna menyampaikan bahwa profesi kebidanan merupakan pekerjaaan yang sangat mulia, namun saat ini sering terjadi kendala dilapangan permasalahan yang perlu di tanggapi oleh pemerintah daerah. Terutama masalah gaji tidak di bayar bagi tenaga kontrak yang disebabkan keterbatasan anggaran baik di pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah. Namun pemerintah daerah akan selalu berupaya untuk berkomitmen dalam memperjuangkan kesejahteraan bagi tenaga bidan khususnya dan formasi medis dan paramedis pada umumnya untuk menjamin ketersediaan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas.
Saat ini Kabupaten Natuna dan seluruh Indonesia masih sangat memerlukan tenaga profesi kebidanan bagi memenuhi upaya pelayanan masyarakat. Untuk itu beliau berharap kepada segenap tenaga bidan di Kabupaten Natuna khususnya agar senantiasa menjalankannya tugas dan tanggungjawab dengan iklas dan memberikan Manfaat bagi upaya meningkatkan mutu kesehatan masyarakat. Beliau menyadari bahwa saat ini kondisi dan tantangan pelayanan semakin dinamis dan hal tersebut hanya dapat dijawab dengan cara peningkatan kemampuan para bidan yang harus pula bekerjasama dengan para bidan kampung setempat untuk melakukan penyelamatan, menekan angka kematian ibu dan anak. Pada kesempatan yang sama Ketua Pengurus Cabang IBI Kabupaten Natuna, Hj. Samawati,Am. Keb, menyampaikan bahwa peringatan Ulang Tahun IBI ke-66 ini merupakan saat yang tepat untuk mengevaluasi ica-
paian dan kendala apa yang dihadapi untuk dilakukan pembenahan organisasi. Khususnya bagi menjawab tantangan peningkatan peran organisasi. Salah satu bentuk pelayanan masyarakat yang telah diselenggarakan dalam rangka Peringatan HUT IBI tahun ini telah dilaksanakan kegiatan IVA (mendeteksi kangker serviks) yang dilakukan serentak di indonesia pada tanggal 5 juli 2017 di 14 ranting yang ada di cabang natuna dan tercatat dalam Rekor Muri sebagai penghargaan bagi para Bidan seluruh Indonesia. Adapun tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk penguatan profesi organisasi, meningkatkan kualitas anggota serta memantapkan IBI sebagai organisasi profesi bidan yang handal, melindungi kaum perempuan dari kangker serviks dan meningkatkan efektivitas pengelolaan KB dalam pengendalian pertumbuhan penduduk.(*)
WAKIL Bupati Natuna, Dra.Hj.Ngesti Yuni Suprapti,MA memberikan kata sambutannya
WAKIL Bupati Natuna, Dra.Hj.Ngesti Yuni Suprapti,MA Menghadiri Malam Puncak Peringatan IBI ke 66 & Hari Bidan Internasional.
WAKIL Bupati Natuna, Dra.Hj.Ngesti Yuni Suprapti,MA menerima sekapur sirih
MENYANYIKAN lagu indonesia Raya
WAKIL Bupati Natuna, Dra.Hj.Ngesti Yuni Suprapti,MA menyanyikan lagu indonesia Raya
MENERIMA piagam dari Wakil Bupati Natuna, Dra.Hj.Ngesti Yuni Suprapti,MA
WAKIL Bupati Natuna, Dra.Hj.Ngesti Yuni Suprapti,MA memberikan piagam
Dra.Hj.Ngesti Yuni Suprapti,MA memberikan piagam.
WAKIL Bupati Natuna, Dra.Hj.Ngesti Yuni Suprapti,MA memberikan piagam
Dra.Hj.Ngesti Yuni Suprapti,MA memberikan piagam.
WAKIL Bupati Natuna, Dra.Hj.Ngesti Yuni Suprapti,MA memberikan piagam
CMYK
GALERI FOTO
Kamis, 24 - 31 Agustus 2017, MINGGU IV
Website: www.rakyatmediapers.co.id
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun menyerahkan berkas Ranperda kepada Ketua DPRD Jumaga Nadeak, belum lama ini di Kantor DPRD Kepri di Dompak.
12
KETUA DPRD Jumaga Nadeak, bersama Gubernur kepri Menandatangani Berita Acara belum lama ini di Kantor DPRD Kepri di Dompak.
BPPRD Kepri Harus Kerja Lebih Optimal
Perda LPP APBD Kepri TA 2016 Disahkan Ini Sejumlah Rekomendasi Pansus DPRD RAPAT paripurna DPRD Provinsi Kepri mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016, Senin (21/8/2017). Dalam rapat paripurna pengesahan Ranperda ini, Panitia Khusus (Pansus) Ranperda LPP APBD 2016 memberikam sejumlah catatan dan rekomendasi, yang disampaikan juru bicara Pansus, Onward Siahaan. Sejumlah catatan dan rekomendasi terhadap LPP
APBD 2016 yang diberikan DPRD kepada Pemprov Kepri untuk diperbaiki ke depannya, di antaranya Pemprov Kepri harus berupaya mengurangi ketergantungan dana transfer dari pusat. Dalam hal ini, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kepri harus bekerja lebih optimal untuk menggali pajak dan retribusi daerah dan pendapatan lainlainnya yang sah. Kemudian, lanjutnya, Pemprov agar dapat mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada tahun berikutnya. Untuk mempertahankan raihan prestasi tersebut,
Pemprov Kepri harus meningkatkan pengendalian internal dan kepatuhan atas perundangundangan, mengingat banyak temuan dari hasil pemeriksaan dari Badan Periksa Keuangan (BPK) RI. "Pansus merekomendasikan agar Gubernur mengevaluasi dan menempatkan tenaga ahli yang berkompeten dibidang pengelolaan keuangan disetiap perangkat daerah dengan sistem akutansi yang berbasis teknologi informasi atau e-Bugeting," ujarnya lagi. Yang tak kalah penting lagi, tambah Onward, Gubernur harus bisa memaksimalkan kinerja
atau fungsi Inspektorat daerah untuk melakukan monitoring, evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan realisasi program pembangunan yang sesaui perundang-undagan. Pansus menilai, melalui Inspektorat upaya pencegahan lebih awal atau tindakan prepentif atas adanya kesalahan yang berujung pada penegakan hukum dapat dilakukan. Ia juga menambahkan, Gubernur disarankan membentuk tim khusus untuk melakukan pendataan aset daerah, serta pengurusan legalitas dari sertifikat kepemilikan atas asetaset yang dimiliki.
"Aset-aset yang dimiliki Pemprov Kepri yang berada di Kabupaten/Kota serta di masing-masing lingkungan OPD pemprov Kepri agar tersertifkasi dengan jelas dan yang melakukannya harus memiliki kompetensi," tambahnya. Selain itu, melihat kondisi jatuhnya angka perekonimian di Kepri saat ini, Politis Partai berlambang Mercy tersebut juga merekomendasikan, agar Gubernur dan perangkat daerah terkait untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan, serta peningkatan
SUASANA Rapat paripurna PENYAMPAIAN kata sambutan
KEPALA Biro Humas dan Kepala OPD serta Asisten Sekretarat Daerah Provinsi Kepri saat mengikuti sidang Paripurna
TAMPAK Anggota DPRD Kepri di Kantor DPRD Kepri di Dompak.
PARA anggota DPRD Kepri yang hadir.
SUASANA Rapat paripurna
pengolahan pariwisata bahari. Lalu, Pemerintah Kepri juga diminta untuk meningkatkan koordinasi yang intensif dengan pemerintah pusat, hal ini upaya memperoleh porsi anggaran yang lebih besar. Bahkan bila perlu Gubernur dapat membentuk tim khusus untuk korodinasi dengan pemerintah pusat. "Kepri telah dijadikan sebagi poros maritim di Indonesia, maka harus ada terobosan dan inovasi baru dalam peningkatan kemaritiman drngan tujuan agar meningkatkan PAD untuk kesejahteraan masyarakat Kepri," harapnya. (rm/bty)
CMYK
13
GALERI FOTO
Kamis, 24 - 31 Agustus 2017, MINGGU IV
Website: www.rakyatmediapers.co.id
BUPATI Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris meletakan Bendera merah putih ke atas baki yang akan di kibarkan.
BUPATI Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris bersama wakil Bupati Wan Zuhendra dan Muspida memasuki lapangan Upacara bendera .
Abdul Haris Menjadi Inspektur Upacara HUT RI ke 72 di Anambas UPACARA memperingati HUT RI 72 di Kabupaten Kepulauan Anambas berjalan khidmat dan sederhana. Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris bertindak sebagai Inspektur Upacara. Detik-detik Proklamasi dilaksanakan pada 09:45 WIB, Kamis (17/8/ 2017) dan disusul pembacaan teks
proklamasi oleh Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Imran. Adapun peserta upacara terdiri dari 7 Kompi, yakni TNI/ Polri, Dishub dan Pol PP, ASN, PGRI, PTT, Ormas dan Pelajar yang berbaris tegak di Lapangan Sulaiman Abdullah. Meski diiringi rintik-rintik hujan, semangat
peserta upacara tidak lusuh. Sementara Tamu VIP, yakni Wakil Bupati, Danlanal, Sekda, Kacabjari, Dandim Kodim Natuna 0318 diwakili oleh Perwira Penghubung, Wakapolres, Danramil Tarempa, Unsur Pimpinan dan Anggota DPRD, Kepala OPD, Tokoh Masyarakat dan Tokoh
Adat maupun Agama. Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris menyampaikan Dirgahayu Republik Indonesia 72. Dia berharap di Hari Kemerdekaan ini semua elemen dapat memberikan sumbang sih dalam pembangunan daerah. "Untuk pembangunan ini kami
mengakui tidak bisa sendiri-sendiri, namun kami butuh sinergitas dari seluruh elemen masyarakat dan instansi vertikal. Saya menyampaikan salam merdeka untuk seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas," ujarnya, Kamis (17/8/ 2017). Upacara tersebut juga diselingi
oleh drama kolosal tentang Pulau Siantan juga merupakan saksi kemerdekaan Republik Indonesia. Dimana Tentara Jepang sempat menjatuhkan bom di Lapangan Sulaiman Abdullah untuk melumpuhkan masyarakat dan memasuki Wilayah Siantan, demi menjajah masyarakat.(*)
BUPATI Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris memberikan bendera
PINGIBARAN Bendera merah putih
WAKIL Bupati Anambas Wan Zuhendra duduk bersama Muspida dan SKPD
PARA Anggota Paskibraka
BUPATI Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris menyalami komandan upacara.
BUPATI Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris menyalami anakanak kepulauan anambas.
BUPATI Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris berfoto bersama
WAKIL Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, wan Zuhendra menyalami Anak-anak Kepulauan Anambas.
BUPATI Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris berfoto bersama
PARA anggota upacara
PARA tamu undangan
KOMANDAN upacara memberikan laporan kepada pemimpin upacara
CMYK
WARTA DPRD KEPRI
Kamis, 24 - 31 Agustus 2017, MINGGU IV
Website: www.rakyatmediapers.co.id
14
Habiskan Dana Miliaran Tanpa Hasil dan Kontribusi
DPRD Minta LPP TV Kepri Dikelola Profesional TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA - Pansus DPRD mengatakan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) TV Kepri dapat dikelola orang-orang yang profesional dan mandiri, sebagaimana amanat Perda nomor 4 tahun 2015 tentang Lembaga Penyiaran Publik Lokal TV Kepri. Wakil Ketua Pansus DPRD pada LPP-APBD 2016, Onward Siahaan, mengatakan bahwa selama ini keberadaan TV Kepri yang merupakan LPPL di bawah Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, tidak berkembang dan belum dapat memberikan kontribusi sebagaimana layaknya LPP Lokal.
"Atas dasar itu, DPRD meminta agar pengelolaan LPP Lokal TV Kepri dikelola oleh orang-orang profesional," tegasnya. Sejumlah permasalahaan yang ditemui DPRD melalui Pansus LPPAPBD 2016, ternyata personil pengelola LPP lokal TV Kepri di Dinas Pendidikan, bukan merupakan SDM yang merupakan di bidangnya, seperti brodcast atau yang mengerti dengan komunikasi penyiaran. "Jika belum memungkinkan untuk mandiri, disarakan agar pengelolaan TV Kepri di bawah Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri," katanya. Selain masalah pengelolaan LPP
Lokal TV Kepri, Pansus juga menyoroti gemuk dan besarnya alokasi anggaran Ddinas Pendidikan yang digunakan dan dialokasikan pada pengadaan sejumlah barang yang tidak dibutuhkan, hingga terkesan mubajir. Sejumlah pengadaan yang ternyata bukan merupakan ajuan dan permintaan sekolah dan aparatur pendidikan di Kepri itu, seperti pengadaan sejumlah alat praktikum, bahan ajar yang tidak termasuk dalam kurikulum serta hal lainnya yang memang sama sekali tidak dibutuhkan sekolah. Namun setiap tahun selalu dianggarkan dan diadakan. "Alokasi dana pendidikan yang
begitu besar, diharapkan dapat digunakan untuk alokasi untuk peningkatan kualitas anak didik dan kompetensi guru," sebutnya. Penyerapan alokasi anggaran pada Dinas Pendidikan, tambah Onward, harusnya lebih selektif, memperhatikan program skala priorotas, agar anggaran yang 20 persen yang dialokasikan pada APBD, dapat lebih maksimal dan berdaya guna. Pansus DPRD juga menyoroti perlunya penjelasan dan status serta keberadaan asset Pemerintah Provinsi Kepri di kabupaten/kota, khususnya setelah peralihan kewenangan untuk sekolah SMA dan
SMK dari kabupaten/ kota ke Provinsi Kepri. "Dengan pengalihan kewenangan ini, inventarisasi asset khususnya gedung dan lahan serta peralatan yang ada di sekolah SMA dan SMK di Kepri, legalitas sertifikat asset tersebut harus segera dilengkapi," ujarnya. "Sorotan Pansus lainnya di Dinas Pendidikan adalah masih didapati sekolah-sekolah, khususnya sekolah kejuruaan yang minim Sumber Daya Manusia di sektor kejuruaan, yang mengakibatkan sekolah tersebut susah untuk mengembangkan pendidikan kejuruannya," tegas Onward. (rm/bty)
KETUA DPRD KEPRIJUMAGA NADEAK
HADIRI PAW DPRD KOTA BATAM
KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak (Tengah) Saat Hadiri Paw DPRD Kota Batam
DPRD Kepri Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi DPRD
Anggota DPRD Kepri
Rudy Chua DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Hak-Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Kepri. Menjadi Perda, Senin (14/8) lalu. Ketua Pansus Ranperda, Rudy Chua, saat menyampaikan Laporan Akhir Pansus, menjelaskan, dalam mengakhiri pembahasan Pansus pada (11/08/2017), telah dilaksanakan Rapat Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi DPRD Kepri, terdiri dari 6 (fraksi), yakni Fraksi PDIP, Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat Plus, Fraksi Hanura Plus, Fraksi PKS/ PPP, dan Fraksi Kebangkitan Nasional. Ke 6 Fraksi tersebut telah menyampaikan pendapat akhirnya yang menyatakan mendukung dan menyetujui, serta menetapkan dan Ranperda tenang Hak Keuangan dan Administratif pimpinan dan anggota DPRD menjadi Perda. “Pendapat akhir tidaklah kami bacakan secara rinci, namun tetap dan telah menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan laporan akhir ini,” ujarnya. Kata dia, dalam Pasal 29 Ranperda mengatur, dengan diberlakukannya Perda ini, maka Perda Provinsi Kepri No. 2 tahun 2005, tentang Kedudukan Pro-
tokoler dan Keuangan Pimpinan dan angota DPRD Kepri sebagaimana telah diubah dengan Perda No. 11 tahun 2007, tetang perubahan atas perda No. 2 tahun 2005, sepanjang mengatur hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Menindaklanjuti amanat PP No.18 tahun 2017 dan Perda ini, maka segala ketentuan dan pengaturan pelaksanaan hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD yang diatur melalui PERGUB, agar menyesuaikan. Pada sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, mempersilahkan Sekwan, Hamidi, untuk membacakan Keputusan DPRD tentang disetujuinya Ranperda Ranperda tentang Hak-Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Kepri Disahkan Menjadi Perda yang ditandatanginya. Setelah Ranperda Ranperda tentang Hak-Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Kepri Disahkan Menjadi Perda yang ditandatangi, Gubernur Kepri Nurdin Basirun, dipersilahkan menyampaikan pidatonya. Dalam pidatonya Nurdin mengatakan, pimpinan dan anggota DPRD, agar dalam menjalankan pemerintahan ini terjadi kesinambungan komunikasi dengan pemerintah daerah, tentunya perlu ditunjang dengan kesejaheraan yang memadai. “Kami berharap dengan disahkannya Ranperda tentang hak-hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD, hendaknya kita dapat meningkatkan kinerja DPRD, tidak hanya secara kuantitatif, kuantitas, melainkan secara kualitas,” tutupnya. (rm/*)
BATAM, RAKYAT MEDIAKetua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak, hadiri acara pelantikan Pengganti Antar Waktu sisa masa jabatan 2014 - 2019, di Gedung DPRD Kota Batam, pukul 11.00 Wib, pada hari Rabu / 16 Agustus 2017. Nampak hadir bersama Jumaga Nadeak, Mantan Wakil Gubernur Kepri, H.M.Soerya Respationo dan juga Anggota DPRD Kepri dari Fraksi PDI - P Saproni SE, dan juga beberapa undangan pelantikan penting lainnya. Hampir seluruh Anggota DPRD Batam berada di ruang Sidang Utama Rapat Paripurna Istimewa pelantikan sekaligus pengangkatan sumpah / janji anggota DPRD Pengganti Antar Waktu sisa masa jabatan 014 - 019. Acara pelantikan Pengganti Antar Waktu tersebut, terjadi bukan tanpa alasan, namun semua itu terjadi atas meninggalnya Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Almarhumah Dra.Hj. Rekaveny beberapa waktu lalu. Bommen Hutagalung
KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak (tengah) Dadang, Dirut PLN dan Gubernur Kepri Nurdin Basirun teken MoU Kelistrikan
KETUA DPRD KEPRI
JUMAGA NADEAK adalah Pengganti Almarhumah Rekaveny, yang di angkat sumpah dan janjinya, berdasarkan pada agama Kristen protestan, dimana pengangkatan sumpah / janjinya itu di dampingi rokhaniawan. Rapat Sidang Paripurna Istimewa pengangkatan sumpah / janji tersebut, di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Batam Nuryanto
SH.MH, yang juga asal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Pimpinan Megawati. " Saya harap, Bommen meneruskan perjuangan yang sudah di lakukan almarhumah semasa menjabat, untuk memenuhi keinginan masyarakat. Dan juga menjaga konstituen yang sudah ada. " Kata Soerya Respationo. (ist)
Ketua Komisi III DPRD Kepri, Widiastadi Nugroho
Sidak Proyek Jalan di Kota Batam
Pemprov, DPRD Kepri dan PLN Teken MoU Kelistrikan PEMERINTAH Provinsi Kepri dan DPRD Kepri akhirnya mempunyai rencana kerja dan arah (roadmap) penyelesaian masalah kelistrikan di Kepri. Hal ini dituangkan dalam kesepakatan kerja (Mou) antara Pemprov Kepri, PLN Wilayah Riau-Kepulauan Riau dan DPRD Kepri. Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengharapkan dengan ditandatanganinya kesepakatan kerja ini, maka Kepri 2020 nanti terang benderang. "Kita tahu saat ini, 46 persen wilayah Kepri masih ada yang belum dialiri listrik. Dengan MoU ini, maka tahun 2020 nanti listrik bisa dinikmati di seluruh pulau-pulau di Kepri ini," kata Jumaga di Kantor Gubernur, Selasa (23/8/2017). Ia menambahkan, bahwa rencana membuat Kepri terang benderang tidak boleh diserahkan kepada PLN seorang diri. Maka dari itu, campur tangan Pemda dan DPRD diperlukan untuk mewujudkan rencana mulia ini. "Tentu ada masalah yang akan dihadapi oleh PLN. Maka dari itu, campur tangan kita diperlukan," paparnya. Beberapa masalah yang selama ini kerap dihadapi PLN antara lain adalah masalah keuangan, regulasi hingga pembebasan lahan. Belum lagi aturan pusat yang kerap tidak singkron dengan daerah. "Tujuan kita adalah merangkai pulau-pulau dengan listrik," harap Jumaga. Ditempat yang sama, Ketua Pansus Kelistrikan Irwansyah mengatakan bahwa
MoU ini nantinya akan menjadi lampiran didalam Perda Kelistrikan yang rencananya disahkan minggu depan. "Kesepakatan ini nantinya menjadi dasar kerja menyelesaikan masalah kelistrikan di Kepri," kata Irwansyah. Menurutnya, beberapa hal yang menjadi prioritas diantaranya adalah mengaliri listrik di Pulau Berhala dan Pulau Pekajang, Kabupaten Lingga. Ia berharap dua daerah tersebut bisa dialiri listrik pada tahun 2019 mendatang. Selain itu, PLN Bright Batam diharapkan juga dapat meluaskan ekspansinya ke Pulau Bintan dan sekitarnya. Sepakat dengan DPRD, Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan bahwa selama ini listrik masih menjadi masalah di pulaupulau. "Kalau saya ke Pulau-pulau, pasti masyarakat mengeluhkan masalah listrik ini," kata Nurdin. Namun, dengan adanya kesepakatan kerjasama ini, maka Pemprov dapat lebih mudah menjelaskan kemasyarakatan tentang kapan wilayah mereka terang benderang. "Kuncinya memang kebersamaan. Dengan kebersamaan ini, maka saya yakin seluruh wilayah Kepri sudah diterangi listrik," janjinya. Kesepakatan kerjasama ini ditandatangani oleh Direktur PT PLN Batam Dadan Koernia dan GM PLN Wilayah Riau dan Kepri Irwansyah Putra. Kedua pimpinan PLN ini sepakat untuk mewujudkan Kepri terang benderang. (*)
BATAM, RAKYAT MEDIAKetua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau, Widiastadi Nugroho bersama jajaranya melakukan Infeksi Mendadak (Sidak) ke beberapa lokasi proyek pembangunan di Kota Batam, Selasa (22/8) pagi. Dalam Sidak kali ini, jajaran komisi III juga didampingi oleh Dinas Pekerjaan Umum Kepri. Ketua Komisi III Widiastadi Nugroho menyampaikan, beberapa proyek penting milik PU Kepri ini menjadi perhatian komisi III, sebab ini menjadi poin penting akses perekonomian di Batam. “Memang progresnya masih rendah, tapi kami akan awasi ketat supaya ini selesai tepat waktu,” tegasnya. Hal senada disampaikan Anggota Komisi III
Joko Nugroho. Menurutnya, proyek jalan ini harus segera dikerjakan agar ini juga membawa dampak ekonomi baru bagi warga Batam. “Paling tidak dengan adanya proyek pemerintah, ada tenaga kerja baru yang mendapat rejeki dari pengerjaan jalan tersebut,” imbuhnya. Ironisnya, dari 6 proyek yang disidak oleh komisi III, Progres Pengerjaanya cukup memprihatinkan. Diantaranya, proyek peningkatan jalan Banggar – Punggur, Pagu anggaran sekitar Rp 1,5 miliar, progresnya baru 1,9 persen. Jalan simpang Kalista – Simpang Franky anggaran Rp 1,8 miliar, progresnya baru 2 persen. Bahkan proyek jalan Muka Kuning – Tanjungpiayu yang menelan anggaran Rp 9,2 miliar progresnya baru 7,5 persen. (rm/*)
CMYK
15
SAMBUNGAN
Kamis, 24 - 31 Agustus 2017, MINGGU IV
Mursyid, Otak Menurut warga setempat, jika siang hari Mursyid jarang kelihatan, rumahnya terkunci. Ia bersembunyi di kebun belakang rumahnya. Kalau malam ia bersembunyi dirumahnya,” Siang memang tak pernah kelihatan, keluarnya jika pergi sholat subuh ke masjid. Sudah cukup lama ia bersembunyi untuk menghindar agar jangan kelihatan sama masyarakat, ” ungkap warga disana. Kasus korupsi yang menjerat terpidana Mursyid, terjadi sejak tahun 2014. Namun sejak divonis oleh Majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan 5 tahun 6 bulan, terpidana Mursyid tidak pernah ditahan. Selama tiga tahun otak korupsi uang koperasi guru ini bersembunyi diberbagai tempat hingga akhirnya ditangkap oleh aparat Kejaksaan. Berdasarkan data yang diperoleh rakyat Media, terpidana telah divonis 5 tahun 6 bulan oleh PN Tipikor Medan dan dikuatkan dengan keputusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 09/PID.SUS.K/2014/PT-MDNyang mengadili perkara tindak pidana korupsi di peradilan tingkat banding. Selain terpidana diponis5 tahun 6 bulan penjara, terpidana jugaharus membayar denda Rp200 juta, jika denda tidak dibayar, kurungan terpidana ditambah 2 bulan. Dalam putusan itu juga, terpidanadiharuskan membayar uang pengganti Rp 164.068.774, jika uang pengganti tidak dibayar selama satu bulan setelah putusan hukuman tetap, harta benda terpidana dapat disita, jika terpidana tidak mempunyai harta untuk menutupi uang pengganti terpidana dipidana penjara selama 6 bulan. Kelimanya dinyatakan terbukti bersalah menyelewengkan Rp 1,58 miliar dana yang dipinjam dari bank. Putusan Mahkamah Agung RI tersebut ditetapkan oleh musawarah Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Medan, 23 April 2014 silam, oleh Ketua Pengadilan Tinggi/Hakim Tinggi Tindak Pidana Korupsi PN Medan A.TH Pudji Wahono,SH.Mhum, Saut H Pasaribu,SH, Hakim Tinggi Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Tinggi Medan. DR. Mangasa Manurung,SH.MKn, Rosmala Sitorus,SH.MH dan Sazili,SH,Msi, Hakim Tinggi Ad Hoc tidak pidana korupsi PT Medan masing masing sebagai Hakim anggota yang ditunjuk untuk memeriksa dan mengadili perkara tersebut dalam peradilan tingkat banding. Kelima terpidana yakni Mursyid (Ketua Koperasi), Suparman (Ketua II), Tumario (Sekretaris), Hadi Pranoto (Sekretaris I), dan Marli (Bendahara). Berdasarkan putusan majelis hakim diketahui bahwa pada 2008 KPN Pelita Stabat/ Wampu menjalin kerja sama
Sambungan Hal. 1
dengan BNI Cabang Polonia tentang pemberian pinjaman kepada 30 anggota koperasi sebesar Rp 3,5 miliar. Tapi setelah kredit tersebut cair dari bank BNI uang kredit atas nama 30 guru SD negeri di Kecamatan Wampu digelapkan oleh terpidana Mursyid Cs sehingga terjadi kredit fiktif. Sebelumnya Kejati Kepri sempat kesulitan menangkap terpidana Mursyid, karena suami Zuraidah ini sangat licik bagaikan belut, setelah divonis memang tidak ditahan karena terpidana mengajukan banding. Namun pada tahun 2014 putusan banding justru menguatkan vonis hakim Tipikor Medan, dari saat itu terpidana Mursyid menghilang dan bersembunyi di sejumlah tempat hingga akhirnya ditangkap oleh Tim Kejati Sumut. Anggota koperasi yang menjadi korban kejahatan terpidana, ketika itu merasa kesal dan kecewa karena Mursyid tidak ditangkap, mereka menuntut keadilan,karena terpidana sudah divonis 5 tahun 6 bulan tapi tidak ditahan. Ketika itu mereka mendesak Kejati Sumut segera mengeksekusi para terpidana. SebabMahkamah Agung (MA)s udah memvonis mereka dan mereka harus ditahan. Kronologis kasus yang menjerat terpidana Mursyid, pada 18 September 2008 Bank BNI menyetujui permohonan kredit yang diajukan Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Pelita Stabat/Wampu dengan plafon kredit sebesar Rp3.500.000.000. Setelah ada persetujuan pada 24 September 2008 pihak BNI melakukan pencairan tahap pertama sebesar Rp1.150.000.000 untuk 23 orang daftar penerima. Setelah pencairan tahap pertama, pada 14 Nopember 2008 pihak Bank BNI kembali mencairkan KKLK terhadap 32 orang penerima anggota KPN Pelita Stabat/Wampu dengan jumlah Rp 1,580.000.000. Ketika itu pencairan dana itu langsung ditandatangani dan diterima terpidana Mursyid sebagai Ketua dan Tumaryo sebagai Sekretaris. Namun setelah uang dicairkan dari bank BNI dan diterima oleh kedua terpidana Mursyid dan Turmaryo, tapi dana tersebut tidak mereka salurkan kepada 32 anggota koperasi yang namanya diajukan sebagai peminjam di BNI. Adapun nama anggota KPN Pelita Stabat/ Wampu yang dicatut dan jadi korban penipuan kedua begundal koperasi tersebut diantaranya D.Suriono Cabdis P dan P Stabat, Azizah Helmi SD Lubuk Dalam, Wagimin SDN Pantai Gemi, Endi Riyono SDN Lubuk Dalam, Isnaini Yusfi SDN Ibadah, Iriana.Spd SD Jatian, Renita Ginting SD Lubuk Dalam, Ruslia SD Kwala Bingai, Yusmiati SD Kwala Bingai, Nur
Buwas Janji tuk memberantas peredaran narkoba di Indonesia. “Senjata ini disiapkan oleh negara untuk memberantas narkoba di Indonesia,” pungkasnya. Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap jaringan narkoba internasional jenis sabu dari Malaysia yang melakukan peredaran di Aceh dan Kalimantan Barat dengan total barang bukti seberat 57,54 kilogram. Kepala BNN Budi Waseso mengatakan, kala pihaknya melakukan penangkapan di Kalimantan Barat pada 6 Agustus 2017 lalu, ada dua orang bandar warga negara Malaysia yang berusaha melakukan penyuapan dengan nilai Rp10 miliar. Menurut dia, uang sebanyak itu tak akan diterima oleh petugas hingga nanti memasuki masa pensiun. Namun, petugas BNN memiliki pandangan bahwa menyelamatkan jutaan anak bangsa lebih penting ketimbang menerima sogokan itu. Akhirnya fulus itu pun ditolak. Sebagaimana diberitakan sebelumnya Petugas Badan Narkotik Nasional (BNN) menembak mati dua warga negara Malaysia berinisial LUH alias Ape dan CHK alias Ahoe, pel-
Syamsiah SD Besilam, Sudarmi SD Besilam, Nur Fitria Siregar SD Melintang. Juriah SD Lubuk Dalam, Erni Kresnawati SD Lr Ibadah, Damiyo SD Basilam, Bahrian SD Basilam, Zainudin SD Melitang, R.H Purba SD Melintang, Siti Khariah SD Basilam, Sri Suparti Sd kampong Baru, naimah SD SDLB, Suriadi N SD Jatian, Idris SD kebon Balok, Sudirman SD Karang Rejo, Abdi Ilham SD Wonogiri, Syamsiah SD Kwala Bingai dan Suratman SD Lubuk Dalam. Informasi yang diterima Biro koran Umum Rakyat Media Kabupaten Langkat di Stabat dari masyarakat setempat mengungkapkan, selama 3 tahun menghilang dan menjadi buronan terpidana Mursyid yang sudah menyandang titel haji ini, sering berpindah pindah tempat persembunyian. Jika siang hari ia bersembunyi di kebun miliknya dan malam hari bersembunyi dirumahnya Pasar I Stabat lama. Warga Pasar I stabat lama yang minta tidak ditulis namanya ini menambahkan, terpidana Mursyd, tak hanya terjerat kasus korupsi saja. Tapi, kakek puluhan cucu ini juga disebut sebut terlibat sejumlah kasus lain,”Mursyid itu memang sudah haji, tapi dia jadi rentenir juga, sering meminjamkan uang kepada orang lain, orang tak sanggup bayar tanahnya diambil. Bahkan, belakangan ini, Mursyid juga menguasai lahan milik pak Yahman seluas 11 rante dan tapak perumahan seluas 2 rante, dia bekerja sama dengan oknum RT Kamaruddin yang diduga dengan membuat surat palsu,” ungkap warga disana. Warga setempat juga menyebutkan, saat ini rumah yang ditempati Mursyd, kabarnya akan disita oleh negara karena terpidana Mursyid juga terlibat kasus pencucian uang,” Uang hasil korupsi itu dibelikan sejumlah rumah dan beberapa bidang tanah. Sekarang rumah yang ditempatinya kabarnya akan disita,” ujar warga setempat Dalam kasus tersebut, apa yang dijanjikan Kepal Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumut, Bobby Sandri.SH, saat ditemui Kepala Perwakilan koran rakyat Media Sumut Sofian, beberapa waktu lalu yang berjanji akan menindak lanjuti kasus tersebut ada juga benarnya dan terbukti Mursyid ditangkap oleh Tim Kejati Sumut. Sebagaimana yang disebutkan Bobby Sandri dalam pemberitaan yang dimuat koran Rakyat Media,”Pihaknya akan segera menindak lanjuti kasus tersebut, memang tidak bisa secepat mungkin seperti makan cabai langsung pedas. Tapi, pasti akan ditindak lanjuti, lihat saja tanggal mainnya,” tegas Bobby ketika itu.(rm/mawardi). Sambungan Hal. 1
aku penyelundup narkotik jenis sabu sebanyak 57,54 kilogram di Kalimantan Barat. Keduanya menyelundupkan sabu ke Indonesia melalui daerah perbatasan IndonesiaMalaysia, Jagoi, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Selain itu, BNN juga menangkap sepuluh pelaku lainnya yang merupakan warga Indonesia yang terlibat dalam jaringan ini. Mereka adalah MY, DZ, R, AL, TF, MU, Zul, TM, SY dan MD.”Kami melakukan penindakan tegas dan terukur,” kata Kepala BNN Komisaris Jenderal Budi Waseso di gedung BNN, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Rabu (23/8). Pengungkapan kasus ini hasil kerja sama BNN, Dirjen Bea dan Cukai dan Polda Kalimantan. Buwas, sapaan Budi Waseso mengatakan, jaringan Malaysia ini diduga memiliki hubungan dengan jaringan Taiwan kasus sabu satu ton yang ditangkap di Anyer, Banten beberapa waktu lalu.”Dari hasil penyelidikan kami memang jaringan ini ada kaitannya dengan sabu satu ton,” ujarnya. Terungkapnya jaringan Malaysia berawal dari laporan
Enggak Pernah Menurut Ayu Ting Ting, ia tak akan sembunyi-sembunyi jika telah memiliki kekasih, apalagi menikah. Bahkan menurut pelantun “Suara Hati” ini, media akan tahu dengan sendirinya jika ia memiliki kekasih. ”Ka-
Website: www.rakyatmediapers.co.id
masyarakat tentang masuknya sabu dari Malaysia yang melintasi pos batas Jagoi Babang, Kalimantan Barat.Berdasarkan laporan itu, BNN kemudian menangkap seorang kurir bernama R (24), di Dusun Belatij, Bengkayang, saat melakukan perjalanan menuju Pontianak. “Dari tangan kurir ini kami menyita sabu seberat 17,54 kilogram,” ujarnya. Selain menangkap R, petugas juga menangkap pelaku lain di Perum Taman Kencana, Bengkayang. Pelaku yang ditangkap ini adalah AL (19) yang bertugas sebagai kurir, MY pengendali kurir, DZ (penjaga gudang). Awalnya, dua warga Malaysia juga ditangkap di Kalimantan yakni LUH dan CHK.Buwas mengatakan, saat diinterogasi, CHK berusaha menyuap dengan uang sebanyak Rp10 miliar. “Tapi anak buah saya menolak,” ujar Buwas. kata Buwas, CHK dan LUH kemudian dibawa petugas untuk melakukan pengembangan, tapi keduanya menggunakan kesempatan itu untuk melarikan diri.Petugas kemudian menembak keduanya, dan tewas saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.(rm/oz). Sambungan Hal. 1
lau gue mau menikah juga ntar elu-elu (media) pada tahu. Gue jadi enggak usah ngomong ABCD, diem aje,” ujar Ayu dengan logat Betawi. Ayu Ting Ting percaya akan diberikan jodoh yang terbaik
oleh Tuhan. Ibu satu anak yang digosipkan punya hubungan dengan Raffi Ahmad ini pun tak mau terlalu lama menjanda. ”Entar juga kalau Tuhan kasih jodoh yang baik, pasti keliatan,” kata Ayu Ting Ting. (rm/l.6)
Dirut RSUD Batam Mengundurkan Diri. Ada Apa? BATUAJI, RAKYAT MEDIAKemelut di RSUD Embung Fatimah berujung pada mundurnya sang direktur, dr Gunawan. Laki-laki yang baru menjabat lebih kurang lima bulan sebagai pimpinan di rumah sakit plat merah itu, mengajukan surat pengunduran dirinya kepada Wali Kota Batam, Rudi, Senin (21/8/2017). Pengunduran diri Gunawan itu ditindaklanjuti Rudi dengan menunjuk Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi sebagai pelaksana tugas (plt) Direktur RSUD Embung Fatimah.Secara terangterangan Rudi menginformasikan hal tersebut kepada wartawan. ”Besok plt baru sebagai Dirut RSUD. Nanti pak Didi jadi Plt,” kata Rudi di DPRD Kota Batam, Selasa (22/8/2017). Rudi tak mau menjelaskan secara spesifik alasan penggantian itu. Menurut Rudi, hal itu masih jadi kewenangannya. Sementara itu, dikonfirmasi soal penggantian posisi dirinya sebagai
Direktur RSUD Embung Fatimah, Gunawan membenarkannya. Dia mengaku ingin fokus pada latar belakang profesinya sebagai konsultan Obgyn. Dengan begitu, ilmunya bisa lebih bermanfaat lagi untuk masyarakat dibanding berada di kantoran.”Latar belakang profesi seperti saya masih langka. Mungkin lebih bagus kalau saya di lapangan saja,” kata Gunawan dikonfirmasi wartawan. Disinggung alasan mundur karena kemelut di RSUD, Gunawan tak menampiknya. Namun soal itu, Gunawan tak mau berkomentar.”Beri kesempatan kepada yang lebih bisa saja untuk menjadi direktur,” ujar dia. Wali Kota Batam, Rudi mengagendakan pertemuan dengan pimpinan BPJS Kesehatan pada Kamis (24/8/2017) ini.Pertemuan itu membahas perbedaan data jumlah uang yang mesti dibayarkan BPJS Kesehatan untuk uang jasa medik dokter di RSUD Embung Fatimah.”Kamis kita akan klar-
RAPAT para dokter RSU Embung Fatimah Batuaji
ifikasi dengan BPJS, minta data, biar klop,” kata Rudi. Dia meminta soal perbedaan data itu tak perlu diperpanjang dengan mencari siapa yang salah dan siapa yang benar.”Tak usah saling salahkan. Kami sudah panggil pimpinannya. nanti bertemu. Data di kami seperti itu, tapi mereka bilang tak ada. Ya, kita cocokkan saja datanya,” ujar dia. Terpisah, Humas BPJS Kesehatan, Irfan Rachmadi mengaku bingung dengan
Kapal Perang Angkatan Laut Amerika Serikat.Kapal MC Alnic yang berbendera Liberia adalah sebuah kapal pengangkut minyak berukuran panjang 183 meter atau kapal pengangkut bahan kimia dengan bobot 50.760 ton, menurut data pengangkutan Thomson Reuters Eikon. Data pengangkutan itu menunjukkan bahwa kapal tersebut terakhir kali mengirimkan isyarat transponder pada pukul
Sambungan Hal. 1
22.58 GMT pada Minggu (05.58 WIB/Senin) dan sejak itu berhenti di titik 10-20 kilometer di lepas pantai timur semenanjung Pengerang, Johor, Malaysia selatan. Data kapal itu menunjukkan tanda “ballasting” yang memiliki arti tidak dimuati minyak penuh untuk pengangkutan barang. Wilayah perairan sekitar Singapura merupakan salah satu yang paling sibuk dan
paling penting di dunia, dengan dilalui sekitar seperempat dari keseluruhan pelayaran niaga barang dan minyak dunia. Angkatan Laut AS mengatakan pada pekan lalu bahwa pihaknya telah mencopot dua perwira tinggi dan seorang pelaut senior sebuah kapal perang AS yang hampir tenggelam di lepas pantai Jepang pada Juni, setelah bertabrakkan dengan kapal niaga Filipina.
Selain Korupsi Dikatakan M Yahman yang saat ini tinggal di dusun Kodam Atas, Kecamatan Besitang Langkat mengatakan, pada tanggal 20 September 1976 Buyung datang kerumahnya di Pasar I Setabat Lama, dimana ketika itu Buyung menawari pinjaman uang sebanyak Rp200 ribu. Saat itu kata M Yahman, ia membutuhkan uang untuk keperluan kenaikan pangkat. Ketika itu buyung meminjamkan Rp 200 ribu, sebagai jaminan, kata M Yahman, ia menyuruh Buyung pengelolaan tanah miliknya seluas 10 rante ukuran 160 X 24 meter tersebut. Pada tahun 1977 Buyung mmengelola lahan itu untuk persawahan, sejak dikelola Buyung lahan itu, ia tidak pernah berkomunikasi lagi dengan Buyung karena pada tahun 1978 ia pindah rumah ke Komplek Kodam I/BB Pantai buaya Besitang, Langkat “ Sejak kami beserta keluarga pindah ke perumahan Kodam Pantai Buaya, Besitang, saya tak pernah berkomunikasi dan bertemu dengan Buyung. Dia juga tidak pernah menghubungi saya. Belakangan saya mendapat kabar tanah itu ada surat jual beli yang saya tanda tangani. Itu jelas surat palsu, saya
Tabrakan tersebut menewaskan tujuh pelaut AS yang tengah berada dalam pelayaran kapal perusak USS Fitzgerald itu.USS Fitzgerald dan USS John S. McCain keduanya merupakan kapal yang memiliki kemampuan mengangkut pertahanan peluru kendali balistik (BMD) dan keduanya berada pada bagian skuadron perusak yang sama, yang bermarkas di Jepang. (rm/ant). Sambungan Hal. 1
tidak pernah membuat surat apapun, apalgi transaksi jual beli kepada Buyung,”tegas M Yahman. Meski M Yahman saat ini sudah tidak bisa melihat, namun pendengaran dan pengingatannya masih normal, dan masih ingat masalah tanah miliknya di Pasar I Stabat Lama bisa sampai dikuasasi Buyung. Menurutnya, ia sama sekali tidak pernah menjual tanah miliknya itu kepada Buyung,”Mana mungkin tanah 10 rante saya jual seharga Rp200 ribu,”kata M Yahman. Dikatakannya, ia berharap Buyung tidak melakukan perbuatan pidana dengan cara memalsukan surat jual beli atau pelepasan hak atas tanah miliknya tersebut. Namun, jika benar tanah itu sudah dijual kepada pihak lain dengan surat yang dipalsukan, ia minta kepada anak anaknya untuk melaporkan perbuatan itu kepada pihak berwajib. “Kalau benar Buyung sudah menjual tanah itu kepada Mursyid, saya minta kepada anak anak saya untuk laporkan perbuatan itu kepada polisi, karena ia tidak pernah membuat surat jual beli dengan Buyung. Dari mulai pindah pada tahun 1978 sampai detik ini tak
pernah jumpa sama Buyung. Jadi dimana dan kapan saya membuat surat itu, “ kata M Yahman. Terungkapnya bahwa tanah seluas 10 rante yang sebelumnya dijual kepada Tugimun dan Rinaldi dan saat ini dikuasai Mursyid dengan surat jual beli diatas segel tahun 1976. Terungkap dari ucapan Kepala Desa Stabat Lama M Rasyid saat ditemui, Sofian anak M Yahman di kediamannya Pasar I Desa Stabat Lama. Menurut Sofian, ketika itu ia bersama kakaknya Jasniwati menemui kepala Desa Stabat Lama Rasyid dirumahnya ingin menanyakan soal tidak lanjut penyelesaian tanah milik orang tuannya kepada Rasyid, karena Rasyid berjanji akan menyelesaikan persoalan itu dengan maksut untuk mempertemukan keluarga M Yahman dengan Mursyid. Menurut Sofian, ketika itu Kades Rasyid mengatakan, bahwa Mursyid sudah memiliki surat jual beli diatas segel atas tanah seluas 10 rante itu yang ditanda tangani Buyung dan pak Yahman dan diketahui oleh Kepala Desa Stabat Lama Tengku Mahmuddin (Almr). Namun saat diminta foto cofi surat tersebut, Kades Rasy-
Ahar Sulaiman “Dia (Isdianto-red) harus mundur, kalau nggak mudur tak bisa, batal jadi calon, itu undang undang No.10 Tahun 2016 pasal 176 ayat 3 yang mengatur. Di undang undang tak dikenal bakal calon, yang ada hanya calon. Kalau dia PNS harus mundur. Tapi, Isdianto sampai sekarang kan tak mau mundur dari jabatannya. Sementara dia mau jadi calon Wagub, bagaimana ceritanya itu?,” kata Ahars Sulaiman balik bertanya. Lebih lanjut Ahars menjelaskan, sebelumnya ia sudah menyampaikan kepada semua calon agar melengkapi persaratan,” Kita sudah minta semua teman teman yang mencalonkan diri, kalau mau jadi calon harus dilengkapi persaratannya. Kalau dia PNS atau pejabat wajib mundur. Agus Wibowo contohnya, kata Ahars lagi, dia sebagai wakil Ketua DPRD Bintan. Harus mundur, itu presaratannya, supaya nanti pak Gubernur tidak disalahkan orang,”ujar Ahars. Masih kata Ahars, hingga saat ini proses pemilihan calon Wakil Gubernur Kepri partai partai pengusung masih variatif. Apalagi ada 5 partai yang mengusung Isdianto, termasuk PDI.P. Artinya, persyaratan Is-
munculnya utang BPJS Kesehatan sebesar Rp 20 miliar. ”Kami juga tak tahu Rp 20 miliar ini darimana. Terakhir kami bayar 14 Agustus. Kami sudah bayar Rp 42 miliar,” kata Irfan. Dia mengakui, saat ini memang ada klaim yang masih proses verifikasi, namun jumlahnya tak sampai Rp 20 miliar. ”Tak sampai Rp 20 miliar. Lagian kalau yang namanya berutang itu kalau sudah diajukan penagihannya, tapi belum ada penagihan,” ujar dia.(rm/trb)
id mengaku tidak memiliki foto cofinya, kata Sofian. Lebih lanjut Sofian menjelaskan, persoalan tanah milik orang tuanya M Yahman, yang telah diperjual belikan oleh Buyung pengusaha pembeli karet di Pasar Batu, Stabat Lama, Kecamatan Stabat, tidak hanya dilaporkannya sampai kepada Kepala Desa Stabat Lama. Menurut Sofian, lahan seluas 12 rante tersebut saat ini kembali dibersihkan oleh adik ipar Mursyid Azhar. Bahkan, rumah milik M Yahman yang berdiri kokoh di lahan tersebut diruntuhkan oleh Mursyid. Karena lahan tersebut, milik orang tuanya M Yahman, ia minta kepada Azhar untuk tidak lagi melakukan aktivitas di lahan tersebut, “Azhar itu tidak tahu seluk belum tanah itu, jadi saya minta sama Azhar jangan masuk ke lahan itu lagi, semua warga seetempat tahu bahwa tanah itu milik orang tuanya bukan milik Mursyid. Saya sudah sampaikan persoalan itu kepada Kepala Desa maupun Camat, bahkan kepala Lorong setempat. Kalau Azhar tak mau seperti Mursyid, dia minta jangan melakukan aktivitas lagi di tanah itu. Sebab dia itu, tidak tahu menahu soal tanah itu,”kata Sofian.(rm/mwd) Sambungan Hal. 1
dianto sudah cukup sebagai calon Wagub, kenapa dia tidak mau mundur. Menurut Ahars, Isdianto tak mau mundur takut kalau tak terpilih, kalu dia tak terpilih, kan habis karir dia. Itu yang dia takutkan, kata Ahars. “Sekarang ini Partai yang mengusung Isdianto ada 5 partai yakni Grindra, Demokrat, Nasdem, PPP dan PKB, termasuk PDI.P, kenapa dia takut, sehingga tak mau mundur. Kalau saya melibat Gubernur tidak terlalu tertarik dengan Isdianto, karena Isdianto bisa menjadi ancaman buat Nurdin. Oleh karena itu, saya melihat Gubernur pasti mendorong orangnya, sekarang ini masih disembunyikan. Isdianto itu hanya gagah gahahan saja calon Wagub itu,”ujar Ahars. Ahars menambahkan, Undang Undang No.10 Tahun 2016 pasal 176 ayat 3 yang mengatur soal calon Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Walikota berhenti karena meninggal dunia, permintaan sendiri, atau diberhentikan, pengisian Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Walikota dilakukan melalui mekanisme pemilihan oleh DPRD Provinsi atau DPRD Kabupaten/Kota
berdasarkan usulan dari Partai Politik atau gabungan Partai Politik pengusung. (2) Partai Politik atau gabungan Partai Politik pengusung mengusulkan 2 (dua) orang calon Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Walikota kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah melalui Gubernur, Bupati, atau Walikota, Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pengusulan dan pengangkatan calon Wakil Gubernur, calon Wakil Bupati, dan calon Wakil Walikota sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) diatur dalam Peraturan Pemerintah. Menurut Ketua Pansus Tatib Pilwagub di DPRD Kepri, Surya Makmur Nasution mengatakan, saat ini Kementerian Dalam Negeri (Depdagri) sudah selesai mengevaluasi rancangan peraturan DPRD Kepri tentang Tata Tertib Pilwagub Kepulauan Riau. Hasil evaluasi rancangan peraturan DPRD Kepri tentang Tata Tertib Pilwagub Kepri berdasarkan Nomor Surat 188.33/ 6127/OTDA tgl 18 Agustus 2017. ”Surat ditandatangani oleh Dirjen Otonomi Daerah Sumarsono,” ijar Surya kepada wartawan belum lama ini.
Surya mengungkapkan, intinsurat secara umum menjelaskan rumusan rancangan peraturan DPRD Kepri tentang tata cara pemilihan gubernur Kepri sisa masa jabatan 2016-202. ”Semuanya sudah sesuai dengan peraturan undang-undang,” ucapnya. Lebih lanjut Surya menjelaskan, meskipun semuanya sudah sesuai undang-undang, masih terdapat beberapa substansi kalimat dan frasa yg perlu diubah dan dilengkapi. “Masih ada beberapa hal yang perlu diubah,” katanya. Saat ini Gubernur Kepri Nurdin Basirun masih menjalankan pemerintahan seorang diri tanpa wakil. Nurdin sudah menyerahkan dua nama ke DPRD Provinsi Kepri untuk dipilih menjadi wakil. Kedua nama itu adalah Isdianto Kepala Dispenda Kepri yang juga adik mantan Gubernur Kepri HM Sani yang mangkat. Kemudian Agus Wibowo Ketua DPC Demokrat Bintan yang juga Wakil Ketua DPRD Bintan.Keduanya memiliki peluang yang sama menjabat sebagai orang nomor dua di provinsi, ujar Surya makmur. (rm/mawardi)
CMYK
KORAN UMUM
Kamis, 24 - 31 Agustus 2017, MINGGU IV
16
Kamis, 24Online - 31 Agustus 2017, MINGGU Portal Media : www.rakyatmediapers.co.id
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Edisi : # 208 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia
Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,
IV
Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Gara gara Pemberitaan Pungli Marak di Imigrasi Gedung Sumatera
Oknum Imigrasi Sewa Preman Cari Pemred Koran Rakyat Media
BUPATI Pasbar Syahiran dan Kajari Pasbar Teguh Wibowo
KEJAKSAAN NEGERI PASBAR KAWAL PENGGUNAAN DANA DESA
PASAMAN BARAT-RAKYAT MEDIA, Kabupaten Pasaman Barat gencar-gencarnya melakukan pemerataan pembangunan, salah satunya dengan pemekaran nagari. Dengan alasan itu pula, walinagari di Pasbar bisa saja terjerat hukum dalam penggunaan anggaran tersebut. Nagari di Pasbar saat ini mencapai 92 nagari yakni 72 nagari pemekaran atau nagari persiapan dan 19 nagari induk. Untuk mengamankan penggunaan dana desa tersebut, kejaksaan negeri Pasbar langsung melakukan pengawasan. Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Pasbar, Teguh Wibowo di hadapan Bupati Pasbar H. Syahiran dan 92 walinagari, di auditorium kantor bupati setempat Rabu (23/8) ketika sosialisasi penggunaan dan desa dan pengawasan TP4D menegaskan, dalam bekerja terutama walinagari harus berpedoman kepada UU yang berlaku. Jangan tergiur dengan godaan dunia ketika ada anggaran di nagari. “Saya tekankan di sini, walinagari harus bekerja dengan ikhlas. Jangan tergoda dengan apa yang sedang dijalani. Kesalahan bermula ketika adanya godaan, baik internal maupun eksternal,” papar Teguh Wibowo. Ia melanjutkan,dana desa merupakan proyek pembangunan nasional yang harus dikawal oleh kejaksaan. Baik ada atau tidaknya permintaan pengawasan. Tim Pengawal Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) tetap melakukan pengawasan dan sosialisasi kepada walinagari atau perangkat desa. “Kami akan mengawal serta mengawasi pengelolaan dana desa. Pengawalan dan pengawasan ini sebagai bentuk antisipasi penyimpangan dalam pengelolaan dana desa,” kata Teguh Wibowo. Ia melanjutkan, dari hasil monitoring banyak
perangkat desa atau nagari yang belum paham tentang pengelolaan dana desa, sehingga ditakutkan akan tersangkut dengan hukum. Selain itu juga, bagaimana penyusunan rencana pembangunan menggunakan dana desa. Sosialisasi dilakukan oleh Tim Pengawal Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D). “Nantinya, tim akan memberikan bagaimana pengelolaan dana desa yang benar, mulai dari Anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) dan lainnya, sehingga tidak terjadi penyimpangan. Sosialisasi akan dilakukan serentak oleh tim TP4D Kejaksaan se-Indonesia. Kita juga mengimbau agar walinagari menggunakan ýdana sesuai aturan dan jangan sampai dikorupsi. Karena, Pemerintahan Presiden Jokowi membangunan dari pinggiran, yakni dari desa. Dengan itu, jangan disalahgunakan dana desa tersebut,” tegasnya. Bupati Pasbar H. Syahiran mendukung penuh apa yang dilakukan oleh kejaksaan negeri. Karena, anggaran di nagari tidak sedikit, sehingga penyimpangan berpeluang besar terjadi. Apa yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Pasbar untuk memberikan pemahaman kepada walinagari agar tidak terjerat hukum dalam kasus penggunaan dana desa sudah sangat bagus.a “Kegiatan ini bukan menakut-nakuti, sebab walinagari masih banyak yang belum paham tentang penggunaan dana tersebut. Jangan nanti walinagari terjerat kasus hukum karena salah guna anggaran dana desa ini. Baik walinagari nagari induk maupun walinagari nagari persiapan harus ikuti kegiatan ini dengan baik. Karena saya ingin di masa pemerintahan saya ini, tidak ada satupun walinagari yang terjerat kasus hukum soal penggunaan dana nagari, malu kita,”harap Syahiran mengakhiri. (rm/Robbisam)
BATAM, RAKYAT MEDIAGara gara pemberitaan yang dilansir Koran Rakyat Media edisi 107 Minggu ke III terbit (17/8/2017) dengan judul ”Pungli Marak di Imigrasi GedungSumatera. Biaya pengurusan Kita Dipatok Rp 6 hingga Rp 7 juta. Membuat oknum Imigrasi berinisial SF yang terkena pemberitaan tersebut kebakaran jenggot. Merasa terpojok dengan pemberitaan tersebut kabarnya oknum ini menyewa preman untuk mencari Pemimpin Redaksi Koran Rakyat Media. Diketahui adanya sekelompok orangmencari pemred Koran Rakyat Media, dari Rudi Effendi, salah seorang wartawan yang bertugas di Batam. Rudi menjelaskan,Rabu (23/8/ 2017) sekitar pukul 15.30 wib datang sekelompok orang yang berjumlah 5 orang ke kedai kopi milik Iqbal di BCM. Saat itu, kata Rudi Effendi, kelima grombolan preman itu, salah satunya dikenal berrnama Aksa, saat itu dia menanyakan nama Mawardi Pemred Koran Rakyat Media, tujuannya mereka mencari ingin menanyakan soal berita Imigrasi,
”Dia ini sudah lama kami cari cari, di telpon tak mau angkat dan di sms tak dibalas, kami ingin tahu dari mana sumber berita itu. Aku sekarang ini ingin sekali main, tanding apa pun jadi, faid pun jadi,”kata Rudi menirukan ocehan Aksa. Menurut Rudi, ketika sekelompok preman tersebut datang, kebetulan di kedia kopi tersebut sedang kumpul puluhan wartawan diantaranya ada Dungo Simanungkalit Pemimpin Redaksi Surat Kabar Info Nusantara, Agus Fajri wartawan Majalah Forum dan sejumlah wartawan lainnya baik media cetak maupun online.. Melihat glagat kedatangan sejumlah preman mencurigakan karena kehadiran mereka dinilai kurangsopan dan tak punya etika,mengeluarkan kata kata bernada mengancam. Dungo Simanungkalit wartawan senior yang juga sebagai pengurus SPS Kepri, kemudian menegur dan menanyakan maksud kedatangan mereka. “Apa maksud kalian cari Mawardi, dijawab oleh salah seorang dari mereka, aku sekarang tanding apa pun mau, lalu di-
jawab oleh Dungo, coba bilang tanding apa maumu, mendengar perlawanan dari Dungo, mereka terdiam dan tak berkutik. Ketika datang sedikit arogan mendengar perlawanan dari Dungo langsung bicaranya merendah. Tak lama mereka pergi, “kata Rudi menceritakan tingkah laku kelima preman tersebut Sementara Mawardi Pemred Koran Rakyat Media, mengecam tindakan tersebut, seharusnya kalau menyangkut pemberitaan sudah ada aturan mainnya, pihak yang merasa dirugikan bisa memberikan hak jawab. Dan hal ini sudah diatur dalam undang Undang No.40 Tahun 1999 tentang Pers. ”Wartawan itu dalam menjalankan profesinya dilindungi oleh Undang Undang, kalau merasa dirugikan oleh pemberitaan ada hak jawab dan koreksi. Jadi bukan harus menyuruh sekelompok orang untuk mengintimidasi dan mencari cari wartawannya, kata Mawardi. Mawardi yang juga duduk sebagai Dewan Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri, sangat menyayangkan aksi indimida-
si yang dilakukan sekelompok orang tersebut,”Saya mempertanyakan kapasitas kelima orang itu mancari cari dirinya. Apalagi orang yang mencari cari itu tidak ada hubungannya dengan berita itu, kalau merasa dirugikan yang bersangkutan bisa melalui mekanisme hak jawab, bukan harus mengintimidasi dengan menggunakan sekelompok preman,”ujarnya. Mawardi menambahkan, jangankan melakukan intimidasi terhadap profesi wartawan, menghalangi tugas wartawan saja ada ketentuan pidananya. Setiap orang secara melawan hukum atau dengan sengaja melakukan tindakan yang dapat menghambat atau menghalangi tugas wartawan pasal 4 ayat (2) dan ayat (4) Undang Undang Pers No.40 tahun 1999 dapat dipidana 2 tahun penjara dan denda Rp 500,000,000. “Saya tak perlu dicari cari, alamat kantor kami jelas, media ini memiliki badan hukum, dan terdaftar di Dewan Pers, kalau merasa keberatan dengan pemberitaan itu, silakan sampaikan hak jawab ke redaksi kami,” tegas Mawardi.(rm/iksan)
Wakapolda : Dwi Djoko Masih Ditempa Teknik Deradikalisasi NONGSA, RAKYAT MEDIABatam - Bersama Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Polda Kepri ikut mendampingi pemeriksaan mantan Direktur Humas BP Batam, Dwi Djoko Wiwoho yang dideportasi bersama 18 WNI dari Suriah. Dwi Djoko Wiwoho tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (12/8/2017). Empat orang diantaranya adalah istri dan anak Dwi Djoko Wiwoho.
Saat ini, ke-18 orang tersebut masih diperiksa Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Terkait rencana kepulangan Dwi Djoko Wiwoho ke Batam, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Didi Haryono mengatakan, Dwi Djoko dan yang lainnya sedang ditempa melalui teknik deradikalisasi selama 1 bulan oleh BNPT. “Dwi Djoko Wiwoho dan beberapa rekannya yang dideportasi saat ini sedang ditempa,” ujar Didi Haryono, kepada wartawan di Mapolda kepri
Kamis (24/8/2017). Didi menuturkan, dalam penempaan selama 1 bulan ini, Dwi Djoko Wiwoho bersama istri dan rekan-rekannya diberikan doktrin deradikalisasi agar apa yang didapat selama menjadi anggota ISIS bisa hilang. Didi menambahkan, persoalan ini menjadi perhatian khusus Polda Kepri mengingat Dwi Djoko Wiwoho bersama istri dan anaknya berasal dari Batam. Apalagi dirinya pernah sebagai pejabat di BP Batam. (rm/red)
Wakapolda Kepri
Brigjen Pol Didi Haryono
SDN 002 Nongsa Terapkan Model Sekolah BATAM CENTER, RAKYAT MEDIASudah setahun lebih SDN 002 Nongsa menerapkan program Sekolah Model yang ditunjuk pihak Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Kepri. Program ini diterapkan di SDN 002 Nongsa cukup berjalan lancar, meski perubahan dirasakan sekolah tidak begitu signifikan. “Dengan diterapkan Sekolah Model di sekolah kita tentunya ada peningkatan sedikit-sedikit, seperti guru lebih disiplin datang lebih awal, dan disiplin siswa juga lebih meningkat. Kendalanya mungkin ketika menerapkan program Sekolah Model ini, dikarenakan sarana yang kita miliki belum lengkap. Namun demikian, pelayanan untuk 8 standar pendidikan minimum telah terpenuhi dengan baik,” ujar Kepada Sekolah
SDN 002 Nongsa, Supriati SPd, Rabu (23/8). Perubahan lainnya, lanjut Supriati, dalam proses pembelajaran setiap hari sebelum pelajaran dimulai formatnya selalu berbedabeda. Bahkan tepat pukul 7.00 WIB, siswa langsung melakukan kegiatan, baik menyanyikan lagu-lagu nasional, baris berbaris (PBB) dan lainnya. Bahkan ada kegiatan siswa yang diformat seperti full day school, meski sekolahnya belum mampu menerapkan full day school secara keseluruhan. “Yang di full day school kan itu kegiatan siswa yang masuk pagi. Kalau secara keseluluruhan sekolah kita belum mampu, karena masih ada yang masuk siang. Terutama lokal terbatas hanya 15 ruangan, tapi rombel
PENGUMUMAN REDAKSI Diberitahukan kepada Instansi Pemerintah/ TNI/Polri dan pengusaha Swasta di Kota Batam dan Khususnya Provinsi Kepri, wartawan Koran Rakyat Media yang namanya tidak tercantum dalam box redaksi maka tidak diakui sebagai wartawan media ini. Redaksi
kita mencapai 32 rombel,” katanya. Sebagai sekolah model, lanjut Supriati, telah banyak program dilakukan mulai dari menularkan program sekolah model ini kepada 5 sekolah imbasan, salah satunya mengadakan workshop dan pelatihan, serta program Sekolah Model yang telah diterapkan di SDN 002 Nongsa ditiru oleh sekolah-sekolah lain. “Bahkan guru dari sekolah lain mengikuti workshop di sekolah kita serta diberi transportasi dan konsumsi, karena sebagai Sekolah Model, SDN 002 Nongsa mendapat dana pembinaan Rp15 juta,” jelasnya. Dikatakan Supriati keberhasilan menerapkan sekolah model di SDN 02 Nongsa, telah dilakukan monitoring dan verifikasi oleh pihak LPMP. Bahkan dirinya sebagai kepala sekolah telah melakukan presentasi dihadapan LPMP di Tanjungpinang beberapa waktu lalu. “Tentunya banyak masukan dari LPMP saat monitoring dan verifikasi di SDN 002 Nongsa, terutama menyangkut penerapan 8 SPM yang kita terapkan. Bahkan penerapan manajemen berbasis sekolah (MBS) juga telah diperiksa . Sekarang ini target kita berbenah terus melengkapi sarana dan prasarana sebagai faktor pendukung, serta menjalankan program sekolah model yang telah berjalan lebih ditingkatkan lagi. Karena untuk kekurangan guru telah terpenuhi bantuan dari Disdik,” ucapnya. (rm/kiki).