Skip to main content

Edisi 205

Page 1

CMYK

Baca Hal 16

Siswa Titipan Bayar Rp 15 Juta di SMA Negeri 3 Bandara Penanggung Jawab Rabu, Mawardi, Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri SH

KORAN UMUM

2 - 9 Agustus 2017, MINGGU I

RABU, 2 - 9 AGUSTUS 2017, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Koran Mingguan Nasional dari Kepri

Media Ini Sudah Lulus Verifikasi Administrasi di Dewan Pers

Edisi : # 205 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Instansi Bea Cukai Batam Jadi Sorotan Masyarakat

Ribuan Burung Hasil Tangkapan Raib, Semua Mati Atau 86? BATAM, RAKYAT MEDIA-Bea Cukai Batam belakangan ini terus jadi sorotan masyarakat, tak hanya berbagai kasus tangkapan barang yang tak jelas tindak lanjut proses penyidikannya. Juga Pungutan liar (Pungli), baik dalam pengurusan izin reekspor maupun di pos Hanggar Bea Cukai terhadap pengawasan keluar masuk barang di sejumlah Pelabuhan di Batam masih marak.

Kepala Seksi Layanan Informasi Bea dan Cukai Kota Batam,

Ferdinan Ginting

Sindikat Penipu Asal China Beraksi di Batam

PULUHAN sindikat penupu yang diamankan Polisi

JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Tim Satuan Tugas Khusus Badan Reserse Kriminal (Satgassus Bareskrim) Polri dan Kepolisian Cina tengah mengidentifikasi korban kejahatan siber yang dilakukan sindikat internasional asal Cina yang beroperasi di Indonesia.

menyebut, burung muraihasil tangkapan itu sebagian dijual kepada pedagang burung karena jika dibiarkan burung akan mati. Apalagi, ketika pihak Bea Cukai ingin menyerahkan burung itu pihak balai karantina tak bersedia menerima dengan alasan Bersambung ke Hal 15 KANTOR Bea Cukai batam di Batuampar

Salah satu kasus yang menjadi sorotan masyarakat adalah kasus raibnya barang bukti (BB) sebanyak 4.280 ekor burung murai hasil tangkapan Bea Cukai Batam, pada Kamis (20/7/2017) pertengahan bulan lalu hingga kini tidak jelas penanganannya. Isu yang berkembang terungkap kabar (BB) ribuan ekor unggas tersebut raib di kantor Bea dan Cukai Batam. Isu yang berkembang menyebutkan, raibnya BB burung murai hasil tangkapan Bea Cukai yang diseludupkan dari Malaysia itu ada yang menyebut sebagi-

Kinerja Dispenda Kota Batam Jadi Sorotan

Dipimpin Pejabat Tak Profesional Dan Karbitan BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIABeginilah akibatnya jika mengangkat pejabat yang menduduki pos pos strategis karena hanya kedekatan atau hubungan keluarga penguasa. Oknum pejabat karbitan seperti ini hampir dipastikan tidak memiliki profesionalisme dan kapabilitas untuk memberikan pelayanan

Bersambung ke Hal 15

Duet Prabowo-SBY di Pilpres 2019

Tantangan Berat Bagi Jokowi JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Duet antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019 akan menjadi tantangan serius bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memenangkan suara. “Kalau Prabowo dan SBY yang mau dijadikan paket, 2019 nanti akan menjadi menarik. Akan menjadi tantangan yang cukup berat bagi Jokowi,” kata pengamat politik Boni Har Bersambung ke Hal 15

STOP PERS Berhubung masih mengaku ngaku sebagai wartawan Koran Rakyat Media Bersama ini diberitahukan kepada Instansi pemerintah/ Pengusaha Swasta dan masyarakat luas khusus di Batam dan Kepri umumnya bahwa nama 1. Andi.S tempat Tinggal Belakang Padang 2. Winarto Tempat tinggal di Jodoh 3. Trianto Tempat Tinggal perumahan Bandara Ke tiga nama tersebut telah dipecat dari wartawan Koran Rakyat Media segala tindak tanduknya yang dapat merugikan masyarakat bukan menjadi tanggung jawab kami. Demikian juga Kartu Pers yang masih ditangan mereka sejak pengumuman ini dinyatakan tidak berlaku lagi. Tertanda Redaksi

an Barang Bukti burung itu disebut sebut telah diambil pemiliknyadengan memberikan imbalan pulus kepada oknum pejabat Bea Cukai alias delapan enam. Dan ada juga isu lain menyebut bahwa burung itu ada yang mati tapi tidak begitu banyak. Karena pihak Bea Cukai tidak memiliki kandang maka dari pada semua mati sebagian yang belum mati dikembalikan pihak Bea Cukai kepada pemiliknya.”Pemilik barang kabarnya mengurus pengeluaran burung itu sampai puluhan juta rupiah,” ungkap sumber media ini di internail Bea Cukai Batam Sedangkan isu lain

Kepala Dispenda Batam Raja

Azmansyah

pada masyarakat dengan menunjukan kinerja yang baik. Seperti Kepala Dispenda kota Batam Raja Azmansyah, boleh dikatakan oknum kepala Dispenda yang satu ini merupakan pejabat karbitan, Raja Azmansyah bisa menduduki Kepala Dispenda Batam disebut sebut karena punya hubungan keluarga dengan Walikota Batam Muhammad Rudi. Maka jangan heran walaupun kinerja Azmansyah dinilai tidak profesional dan jelek bisa jadi Walikota hanya tutup mata. Tak hanya itu, meski Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Batam, yang dipimpin Raja Azmansyah gagal mencapai target dalam mengelola dan menggali potensi pajak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam selama dua tahun berturut turut. Sorotan buruknya kinerja kepala Dinas Pendapatan kota Batam tak hanya dari kalangan masyarakat dan sejumlah Bersambung ke Hal 15

Pangkostrad Edy Rahmayadi Ramaikan Pilgub Sumut 2018 MEDAN, RAKYAT MEpetang. DIA-Letjen TNI Edy RahmayIjeck mengatakan, ia dan adi resmi mendaftar sebagai Edy Rahmayadi maju di Pilbakal calon gubernur pada Pegub Sumut karena adanya kemilihan Gubernur Sumut uninginan untuk ikut berperan tuk periode 2018-2023, yang memperbaiki kondisi Sumatakan berlangsung bersamaan era Utara yang saat ini menudengan pemilihan umum keparut mereka perlu dibenahi. la daerah (pilkada) serentak Keinginan pribadi ingin matahun 2018 mendatang. ju semakin kuat berkat ajaPerwira tinggi TNI yang kan dari Edy Rahmayadi yang kini menjabat sebagai Panglima Pangkostrad Letjen sudah sangat lama dikenalKomando Strategi Angkatan TNI Edy Rahmayadi nya. ”Saya melihat niat yang Darat (Pangkostrad) itu resmi sangat tulus dari beliau (Edy mendaftar sebagai calon gubernur ke ParRahmayadi) untuk membangun Sumut. tai Hati Nurani Rakyat (Hanura) melalui Saya juga jadi terpanggil untuk ikut Kantor DPD Partai Hanura Sumatera Utamembantu hal tersebut,” pungkasnya. ra di Jalan Kapten Muslim Nomor 57 A, Pendaftaran pasangan Edy RahKompleks Ruko Griya Medan, Jumat (28/7). mayadi dan Ijeck ini diterima langsung Edy didaftarkan oleh Musa Rajeck oleh ketua Tim Penjaringan Balon GuShah (Ijeck) yang akan menjadi pasanbernur Partai Hanura Sumut, Bahdin gannya maju dalam Pilgub Sumut Nur Tanjung dan jajaran pengurus Ha2018.”Tadi saya sudah mendaftarkan nura Sumut lainnya.”Kita akan proses berkasnya dan nanti DPP yang pasangan kami ke Hanura Sumut, seakan memutuskan terkait pencalonan moga mendapat restu,”kata Ijeck di mereka,” ujar Bahdin.(rm//oz). Warkop Jurnalis Medan, Jumat (28/7)

Ketua Komisi I DPRD Batam

Budi Mardianto

Jefridin : Berharap Status KEK Segera Diselesaikan BATAM, RAKYAT MEDIASekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin berharap status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam bisa segera diselesaikan. Dalam beberapa kali rapat dengan anggota Dewan Kawasan (DK) di Jakarta, KEK Batam memang kerap dibahas. Terakhir Rabu (26/7/2017) lalu, saat Jefridin mewakili Wali Kota Batam, mengikuti rapat Dewan Kawasan. Namun diakuinya, soal KEK belum ada keputusan hingga saat ini.”Soal KEK belum bisa diekspos. Masih sama seperti kemarin-kemarin, belum putus,” kata Jefridin kepada wartawan, Sabtu (29/7/2017) di Batam Center. Dalam rapat yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam itu, lanjut Jefridin, mereka hanya membahas soal K E K

Sekdako Batam

Jefridin di Batam. Tidak ada pembicaraan lain. Rapat itu dipimpin langsung Menko Perekonomian RI, yang juga Ketua Dewan Kawasan (DK) Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (PBPB) Batam, Darmin Nasu Bersambung ke Hal 15

Nikita Willy

Pamer Foto di Ranjang Bareng Pacar JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Nikita Willy tak ragu lagi untuk membagikan kemesraannya dengan sang kekasih, Indra Priawan. Pasangan ini juga diketahui sudah sering pergi liburan bersama ke berbagai destinasi di dalam dan luar negeri. Berbagai foto mesra juga sering dibagikan Nikita di media sosial. Bersambung ke Hal 10


CMYK

RAKYAT METRO

Rabu, 2 - 9 Agustus 2017, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

2

Andi Morina Diduga Germo Penjual PSK :

Morena DJ Course Nagoya Sarang Pelacuran NAGOYA, RAKYAT MEDIASiapa yang tak kenal dengan nama Andi Morena, dikalangan tempat hiburan malam nama Andi Morena sudah cukup dikenal dan tak asing lagi. Selain dikenal sebagai germo yang memiliki ratusan wanita muda dijadikan sebagai wanita penghibur pria hidung blang atau pekerja seks komersial (PSK). Pria berambut pirang ini juga memiliki sejumlah tempat prostitusi berkedok massage dan tempat hiburan malam. Salah satu tempat prostitusi atau sarang pelacuran berkedok massage PUB dan KTV Room berlokasi di Ruko Windsor Square Blok D persis di sebelah Hotel Kundur Nagoya. Sarang pelacurmilik Andi Morena ini menempati lima ruko, di dalam ruko tersebut tersedia berbagai praktek prostitusi terselubung. Dari mulai pijat esek esek, tempat shot time, karaoke, PUB, KTV hingga hiburan diskotik yang menyediakan ratusan wanita muda yang dikerjakan sebagai pelacur. Informasi yang diterima Rakyat

Media menyebutkan, para PSK yang diduga diperdagangkan oleh Andi Morina kepada pria hidung blang tak hanya sebatas PSK lokal yang didatangkan dari berbagai daerah di Indonesia. Andi Morina juga dikabarkan sebagai germo PSK Asing di Batam. PSK Asing tersebut diperdagangkan dengan tarif jutaan rupiah Meski PSK asing yang dikoordinir Andi Morina berpraktek secara ilegal dan terang terangan. Sejauh ini, pihak imigrasi kelas I Khusus Batam terkesan tak mampu bertindak tegas.”Imigrasi Batam tutup mata, sebab oknum pejabat Imigrasi juga sudah berteman dekat dan sering datang ke lokasi hiburannya,”ungkap sumber media ini. Biasanya untuk membooking PSK asing ini tidak sembarangan orang. Pasalnya, para germo PSK Asing harus berhati hati melihat calon tamu, persaingan usaha yang melanggar aturan keimigrasian ini cukup ketat. Hingga diantara pengusaha saling berjaga-jaga agar

tidak terjebak oleh aparat. Namun Andi Morena menghadapi aparat biasa biasa saja, praktek PSK Asing tidak terlalu tersembunyi. Jika tamu butuh tinggal telfon dan belum pernah terjaring razia yang dilakukan imigrasi. Sebelumnya Andi Morinta bekerja sama dengan Ahan, setelah Ahan ditangkap digantikan Andi Morina,” kata lelaki yang bertindak sebagai papi PSK asing. Lelaki berpenampilan perlente ini mengakui, dalam menjalankan bisnis ilegalnya ia harus mengeluarkan biaya yang sangat tinggi. Dan biaya yang dikeluarkan untuk oknum aparat agar keamanan dalam menjalankan operasional usahanya bisa lancar.”Kita harus pandai-pandai. Namanya juga bisnis “abu-abu”. Kalau tidak koordinasi, bisa gawat,” ujarnya sambil tersenyum ramah Pria berpenampilan kebencong bencongan ini menjelaskan, meski ditempat hiburannya menyediakan PSK asing. Namun pihak pengelola tidak memajang PSK asing sep-

Polda Kepri Bekuk Aliang

Selundupkan Tiga Kontainer Kain Impor NONGSA, RAKYAT MEDIA-Polda Kepulau Riau mengamankan tiga kontainer berisi 55 ton kain impor pada sebuah lahan kosong tidak jauh dari Sekolah Yos Sudarso Batam yang rencanannya akan dikirimkan ke sejumlah perusahaan garmen di Jakarta. “Kain ini diselundupkan oleh A, seorang karyawan sebuah perusahaan penyalur bahan baku industri garmen. Dia menyelundupkan kain tersebut atas nama perusahaan. Dari empat kontainer, tiga berisi produk tekstil,” kata Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian, kepada wartawan di Batam Centre. Kapolda menegaskan, A sudah ditetapkan sebagai tersangka karena melakukan kejahatan mengatasnamakan perusahaan. ”Perusahaan tidak mengetahui sama sekali bahwa A memasukkan barang atas nama perusahaan dan dijual kepada pihak lain,” tegas Kapolda. Lebih lanjut Kapolda menjelaskan, A diketahui sudah tiga kali melalukan impor kain dalam jumlah besar melalui jalur resmi mengatasnamakan

KAPOLDA Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian meninjau langsung barang seludupan

perusahaan tempatnya bekerja, namun kemudian dijual sendiri.”Pengakuan pelaku, setiap kilogram kain dibeli dengan harga satu dolar Amerika Serikat. Jadi nilai barang ini sangat besar,” kata Kapolda Kapolda mengatakan saat ini, kasus tersebut sudah ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri. ”Kasus ini masih dikembangkan untuk mencari dugaan keterlibatan pihak-pihak lain. Tersangka sudah dibawa ke Polda Kepri,”ujarnya Saat ini kontainer tersebut masih berada di lokasi dengan

pengamanan pihak kepolisian. Wilayah Kepri khususnya Batam yang berbatasan dengan sejumlah negara seringkali dimanfaatkan berbagai pihak untuk memasukkan barang secara ilegal kemudian dikirimkan ke daerah lain di Indonesia. Sebelumnya, Direskrimsus Polda Kepri Kombes Budi Suryanto mengatakan pihaknya bekerjasama dengan berbagai instansi akan terus melakukan pengawasan termasuk produk-produk impor melalui Batam.Pihaknya sudah melakukan rapat dengan berbagai pihak untuk melakukan pengawasan dimaksud. (rm/ikhsan).

BP Batam Akan BukaTender Pengelolaan Bandara BATAM CENTRE, RAKDengan begitu BP Batam tidak ikut-ikutan lagi mengelola YAT MEDIA-Akhir Agustus 2017 ini Badan Pengusahaan Hang Nadim,” ujarnya. Kawasan (BP) Batam akan Menurut Eko saat ini, sudah ada 11 investor dari bermembuka tender pengelolaan Bandara Internasional Hang bagai negara yang menyataNadim Batam dan diharapkan kan berminat untuk menegelola Bandara Internasional Hang siapa pemenangnya sudah diketahui segera Nadim Batam. “Akhir Agustus nanti kami “Terakhir yang menyatakan akan menggundang investor ketertarikannya berasal dari yang berminat. Sehingga sebuMunich Airport. Kami sudah Deputi Bidang diundang pengelola Munich lan berikutnya sudah bisa dilaPengusahaan Sarana Airport untuk membahas inkukan tender,” kata Deputi BiUsaha BP Batam, dang Pengusahaan Sarana Usavestasi di Bandara Hang Eko Budi Santoso Nadim. Mereka ingin mewuha BP Kawasan Batam, Eko Bujudkan Bandara Hang Nadim menjadi kadi Santoso, kepada wartawandi Batam Centre wasan Aeromaritropolis,” kata dia. Eko menjelaskan, dalam proses tenPerusahaan lain yang berminat adalah derBP Kawasan Batam menggandeng LemKonsorsium dari Singapura, pengelola Inbaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pecheon Airport Korean GMR Airport, GVK, merintah (LKPP).”Tender akan mengacu Vinci, Mitsui Jepang, dan PT Angkasa Pura pada Perpres No.38. Prosesnya juga tetap 2.Nantinya Kawasan Hang Nadim akan dikawal oleh LKPP,” jelasnya dilengkapi berbagai fasilitas MICE, pusat Lebih jauh Eko menjelaskan, dengan tenhiburan, apartemen, pendukung pariwisata der itu maka pengelolaan Bandara Internahingga perhotelan. sional Hang Nadim Batam akan mengBandara Internasional Hang Nadim gunakan sistem kerja sama antara pemerinBatam menempati lahan seluas 1.762 hektah dengan swasta.”Nantinya pemenang tentare, namun dari jumlah tersebut baru sekider akan membayar ke BP Batam untuk mentar 40 persen yang sudah dimanfaatkan.(rm/ gelola. Kemudian, selanjutnya tiap tahun ada iqbal ramadhan). pembagian pendapatan dengan BP Batam.

SALAH satu tempat hiburan di Batam milik Andi Morina di Windsor Square Blok D Nagoya

erti PSK lokal. PSK asing itu ditempatkan dalam suatu ruanggan yang tidak bisa dilihat bagi pengunjung. ”PSK asingnya ditempatkan didalam, tidak kita pajang, besar resikonya. Kalau tamu mau, tinggal bilang saja. Mau yang Chenis, Filipina atau Barat.

Tapi tarifnya beda-beda kita bandrol. Untuk shotime kita pukul rata, satu jam Rp 1 juta. Tempat boleh tamu yang nentukan, tapi selama shotime itu ditunggu anggota kita,”ungkap papi yang tidak mau menyebutkan indentitasnya kepada media ini.

Sementara Andi Morena, hingga berita ini naik cetak belum berhasil dikonfirmasi karena beberapa kali ditemui di lokasi hiburannya yang bersangkutan tidak pernah berada ditempat. Demikian ketika dihubungi melalui telpon juga tidak aktif. (rm/mwd).

Manajemen Bandara Hang Nadim Mesin Sinar-X Kondisi Baik BATU BESAR, RAKYAT MEDIA-Untuk mengantisipasi adanya penyeludupan narkoba melalui Bandara Hang Nadim. Manajemen Bandara Internasional Hang Nadim Batam memastikan seluruh mesin sinar-X dalam kondisi baik.”Kondisinya sangat baik karena setiap enam bulan dicek oleh Kementerian Perhubungan. Termasuk kondisi alat pemindai badan,” kata General Manager Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, kepada Rakyat Media Sabtu (29/7/2017) di kantornya. Selain mengandalkan alat, kata Suwarso, untuk mengantisipasi agar upaya pengiriman barang terlarang termasuk narkoba bisa ditekan akan dilakukan penambahan personel. ”Kami juga koordinasi dengan BC, Polsek Bandara Hang Nadim untuk malakukan pen-

GENERAL Manager Ops Bandara Hang Nadim Batam, Suwarso

gawasan termasuk narkoba. Jadi ada berbagai upaya yang kami lakukan,” katanya. Petugas, lanjut Suwarso, telah beberapa kali berhasil menegah pengiriman narkoba melalui Bandara Internasional Hang Nadim.”Bandara Hang Nadim menerapkan sistem pengawasan berlapis. Penumpang yang berangkat tak han-

ya sekali saja memasuki pos security check point (SCP), tapi dua kali,” ujarnya. Terkait dengan pihak kepolisian yang ingin menempatkan personel kepolisian di setiap SCP, Suwarso mengatakan pihaknya siap bekerja sama sehingga pengawasan bisa lebih ketat.”Dari pihak Polda Kepri belum ada menyampaikan

kepada kami. Tapi, kami siap saja demi kebaikan bersama,” kata dia. Sebelumnya Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian mengatakan akan membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk memantau di pintu masuk Bandara Internasional Hang Nadim. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisasi lolosnya pengiriman narkoba dari bandara tersebut. Terakhir seorang wanita berhasil membawa narkoba ke Jambi. Sebelumnya sejumlah pelaku yang tertangkap juga mengatakan sudah beberapa kali berhasil mengirimkan sabu dari Hang Nadim.”Pihak kepolisian lebih mengetahui gerak gerik dan psikologis para pengedar atau kurir sabu. Di sisi lain terkadang ada peran oknum juga, jadi harus ditingkatkan pengawasan,” kata Sam.(rm/rizki perdana).

Sebulan Ada 606 Urus Kartu Kuning Untuk Cari Kerja SEKUPANG, RAKYAT MEDIA-Kabid Disnaker Kota Batam, Syafriadi mengatakan, usai Lebaran hingga saat ini, pemohon pengurusan AK1 (kartu kuning) di kantor Disnaker mencapai 606 orang pelamar baik yang baru mengurus dan melakukan perpanjangan AK1( kartu kuning). Para pemohon kartu kuning tersebut kebanyakan adalah para pelamar yang baru tamat sekolah yang datang dari kampung untuk mengadu nasib di Batam. Sedangkan yang melakukan perpanjangan AK1( kartu kuning) kurang lebih hanya berkisar 37 orang

saja, selebihnya para pelamar yang baru tamat sekolah dan baru mengurus AK1 untuk bekerja.”Ramainya pelamar yang baru tamat sekolah mengurus AK1 sejak Lebaran sudah berkisar 569 orang dari 606 orang yang melakukan kepengurusan,” ujarnya. Kantor Disnaker sendiri hanya melayani kepengurusan AK1(kartu kuning) yang belum mempunyai KTP Batam. Sedangkan bagi yang sudah memiliki KTP Batam bisa mengurus AK1( kartu kuning) di kantor kecamatan sesuai dengan alamat di KTP masingmasing.”Kalau untuk data pel-

PENCARI kerja yang mengurus kartu kuning di kantor Disnaker Kota Batam

amar baru tamat dari tiap kecamatan di Batam kita belum rekap, sehingga belum dapat dipastikan apakah pelamar

baru tamat sekolah dari Batam, juga banyak atau tidak yang langsung melamar pekerjaan,” ujar Syafriadi.(rm/bn)

Realisasi PMDN Kota Batam Semester Pertama Naik 25 Persen BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Secara umum realisasi investasi oleh Penanam Modal Dalam Negeri di Kota Batam, pada semester pertama tahun 2017 mengalami peningkatan hingga 25 persen dibanding periode yang sama tahun 2016. “Secara umum, realisasi investasi PMDN Kota Batam semester I ini naik 25 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, artinya penanaman modal di Batam masih menjanjikan,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Batam, Ardiwinata, kepada wartawan di Batam Centre. Lebih lanjut Ardiwinata menjelaskan, pada semester pertama tahun 2016, realisasi investasi PMDN Kota Batam tercatat di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu sebesar Rp202,4 miliar, dan di

semester yang sama tahun tahun 2017 mencapai Rp253,013 miliar. Pada tahun lalu, jumlah perusahaan yang merealisasikan investasi sebanyak 13 dan menyerap 945 tenaga kerja sedangkan tahun ini sebanyak 16 perusahaan dan menyerap 1.629 tenaga kerja.”Realisasi investasi diukur berdasarkan izin usaha,” jelas Ardiwinata. Ardiwinata mengatakan, berdasarkan data realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), industri alat angkutan dan transportasi lainnya naik dari Rp9,8 miliar (satu perusahaan) pada semester I 2016 menjadi Rp199,05 miliar (tiga perusahaan) pada semester I 2017. Dimana Industri pembuatan dan reparasi kapal, perahu, serta bangunan terapung lainnya itu tahun ini menyerap hingga 1.026

tenaga kerja.”Industri alat angkutan dan transportasi lainnya ini juga memberi kontribusi terbesar pada realisasi investasi Kota Batam semester I 2017, yakni 78,67 persen dari total realisasi investasi sebesar Rp253,513 miliar,”ujarnya. Berbanding terbalik dengan industri alat angkutan dan transportasi lainnya, realisasi industri logam dasar justru menurun pada pada tahun ini. Pada semester I 2016, realisasi industri logam dasar sebesar Rp81,129 miliar dan menurun menjadi Rp7,1 miliar. Industri mineral non logam, yang pada tahun lalu tidak ada realisasi sama sekali, tahun ini satu perusahaan menambah investasi senilai Rp9,5 miliar dan menyerap 30 tenaga kerja. Sementara realisasi investasi industri perdagangan dan rep-

arasi meningkat dari Rp7,5 miliar (1 perusahaan) tahun lalu menjadi Rp2,7 miliar (3 perusahaan) pada tahun ini. Begitu pula realisasi industri makanan meningkat dari Rp5 miliar tahun lalu (1 perusahaan) menjadi Rp17,967 miliar (2 perusahaan) pada tahun ini. Industri jasa lainnya, bila tahun lalu tidak ada realisasi, maka tahun ini terealisasi Rp16,695 miliar dari satu perusahaan pada tahun ini. Dan bila tahun lalu ada realisasi industri instrumen kedokteran, presisi dan optik, industri karet, barang dari karet dan plastik, industri kertas, barang dari kertas dan percetakan serta industri hotel dan restoran masingmasing satu perusahaan, maka tahun ini tidak ada realisasi sama sekali, kata Ardiwinata. (rm/ gunawan).


CMYK

3

RAKYAT METRO

Rabu, 2 - 9 Agustus 2017, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Sekda Batam Tak Ingin Ikut Terlibat Kasus BAJ BATAM, RAKYAT MEDIA-Sekda Kota Batam, Jefridin menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ) kepada penegak hukum, dirinya tidak ingin ikut terlibat dalam polemik BAJ. Pasalnya kasus tersebut dinilai rumit untuk diselesaikan. “Sekarang saya tidak tau perkembangannya. Ya kita serahkan (Kepada penegak hukum) saja. Sepengetahuan saya sekarang sedang dalam

proses di MA (Mahkamah Agung),” kata Jefridin kepada wartawan usai rapat Paripurna di gedung DPRD Kota Batam, Senin (31/7/2017). Bahkan, lanjutnya, sampai sekarang pelimpahan wewenang penyelesaian kasus BAJ dari Sekda lama, Agusahiman belum pernah dilakukan, sehingga dirinya tidak mengetahui sejauh mana penanganan kasus tersebut. “Tidak ada dilakukan,” katanya.

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Perubahan Akta Notaris No.84 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI Nomor AHU-0006827.AH.01.02., Tanggal 21 Maret 2017 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri. SH Sekretaris Redaksi/Tata Usaha Marlina Redaktur Pelaksana Ikhsan Amd Koordinator Liputan Amiruddin Asisten Redaktur Rizki Perdana, Iqbal Ramadhan, Gunawan Ramadhan Renhard (Rendi) Wartawan Liputan Batam Hadi Sucipto, Ferianda, Bachtiar, Aldi Hermawan Divisi Iklan Rizki Perdana Divisi Pemasaran Alfizam Dewan Redaksi Mawardi. M, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadori Penasehat Hukum Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH, Anwar Effendi.SH.MH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE (Kepala), Mahyuddin (Koordinator) Wartawan Liputan Jabodetabek Darmawan, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Supriadi M.Y. SH (Kepala Perwakilan), Sofian. M, Dedi Topan SH PerwakilanSumateraBarat Amina Zailani (Kepala), Khaidir (Koordinator) Perwakilan Provinsi Riau Julita Siregar Biro Kabupaten Pasaman Barat Robbisam. SS Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo Biro Kota Tanjungpinang Anton Can BiroKabupaten Bintan Tio Imando BiroKabupatenNatuna Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Taufik Safira BiroKabupatenAnambas Mahmud (Kepala Biro), Zuliadi, Amiruddin Biro KabupatenDeli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro KabupatenKampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Meranti Muhammad Zaini (Kepala Biro) Biro Kabupaten Bengkalis Dedy Reiza Nasution (Kepala), Sulaiman Effendi Lay Out Andi Rusmin Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)-7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529 Dicetak Oleh : PT Media Cetak Batam Alamat Jalan Tenggiri Tanjung Sengkuang, Batu Ampar Batam, Kepulauan Riau, Telp (0778)-4100200 Fax (0778)-422990 Kode Pos-29452. Perwakilan DKI Jakarta Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Kode Pos 16411. Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No. Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Email Redaksi rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers.co.id

Dirinya menilai, kasus BAJ sangatlah rumit untuk diselesaikan oleh Pemko Batam dalam waktu sekarang ini, sebab yang mengetahui perkembangan kasus adalah Sekda lama. “Saya tidak tahu, karena ini pelik masalahnya,” ucapnya sambil berlalu menaiki mobil dinas. Sebelumnya Walikota Batam, Muhammad Rudi tidak ingin mengomentari perkembangan kasus pencairan premi asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ) sebesar Rp57 miliar, dirinya melimpahkan penanganan sepenuhnya kepada Sekda Kota Batam, Jefridin. “BAJ nanya ke pak Sekda (Jefridin) lah ya, karena leading sektornya disana,” kata Rudi ketika diwawancarai setelah selesai membagikan sembako murah di Batuaji, Kamis (20/7). Alasannya, pada awal penandatanganan kontrak antara Pemko Batam dengan pihak PT BAJ semua dilakukan oleh mantan Sekda Kota Batam, Agusahiman. Sehingga ketika terjadi permasalahan diwaktu dia tidak lagi menjabat maka

penyelesaiannya secara otomatis menjadi tugas dari Jefridin. “Dari awal kontrak sampai hari ini (Menjadi polemik) dilakukan oleh Pemerintah Daerah, tapi bukan oleh pak Jefridin melainkan Agusahiman, tapi sebagai pengganti dia adalah leading sektor nyelesaikan itu,” kata pria berkumis ini. Dilanjutkannya, Walikota dalam hal ini tidak ingin melepas tanggung jawab dalam menyelesaikan polemik BAJ, hanya saja tugas tersebut telah diserahkan kepihak lain. Selain itu Rudi menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berjanji kepada seluruh peserta asuransi BAJ untuk menuntaskan permasalahan ini. “Saya tidak pernah berjanji, hanya ini merupakan tanggung jawab Pemko Batam, namun kami tetap berusaha,” katanya. Sementara itu Ketua Koalisi Rakyat Bergerak (KRB) Batam, Hubertus mengatakan

bahwa Pemko Batam tidak bisa lepas tangan begitu saja dalam menyikapi kasus BAJ, pasalnya ribuan peserta telah meradang dengan janji Pemko Batam untuk segera mencairkan uang yang harusnya menjadi hak mereka. “Jangan main lempar badan begitu lah, tolong hilangkan drama tak berkesudahan ini. Sekarang penyelesaian kasus BAJ ini hanya tinggal dari kemauan dari Pemko Batam saja. Kalau sudah banyak alasan berarti Pemko tidak serius untuk menyelesaikan,” tandasnya ketika dihubungi melalui telpon seluler.(rm/hlk)

Pesona PUB Sarang Perjudian Bola

Aparat Kepolisian Tutup Mata NAGOYA, RAKYAT MEDIAMeski berbagai bentuk permainan judi di larang di Negara Republik Indonesia dan telah diatur secara jelas dalam KUHP pasal 303 dan UU No.7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian serta Peraturan Pemerintah No.9 Tahun 1981. Berdasarkan aturan perundangan tersebut maka sudah sangat jelas dan tegas dinyatakan bahwa segala bentuk perjudian adalah merupakan tindak kejahatan Pidana. Namun di Kota Batam peraturan dan perundangan yang menyatakan segala bentuk perjudian merupakan tindak kejahatan pidana tampaknya tidak berlaku bagi cukong judi di Pesona. Bahkan aparat kepolisian sebagai instrusi negara penegak hukum juga terkesan mandul dan tutup mata meski ada pengusaha yang terang terangan melanggar hukum membuka usaha perjudian berkedok tempat hiburan. Seperti yang dilakukan pengusaha tempat hiburan PUB/KTV Pesona yang berlokasi persis di belakang Hotel Kolekta Lubuk Baja, Nagoya. Sepintas tempat hiburan Pesona ini memang sepi sepi saja. Di depan pintu hanya dijaga seorang sekuriti berpakaian safari. Tapi jangan ditanya apa aktivitas didalam gedung berlantai tiga ini, jika anda masuk didalam mulai dari karaoke, massage, PUB dan KTV sampai praktek permainan judi bola tersedia di dalamnya.

TEMPAT Hiburan Pesona PUB/KTV di belakang Hotel Kolekta

PUB Pesona milik Teddy, saat ini dijadikan tempat aktivitas permainan judi, dari sejumlah lokasi judi bola yang ada di Batam, praktik perjudian bola di lokasi Pesona boleh dikatakan yang paling ramai dikunjungi para pemain judi bahkan bisa jadi dalam satu malam omsetnya mencapai ratusan juta. Terkait maraknya lokasi perjudian di Batam akhir akhir ini, menjadi tanda tanya bagi masyarakat Kota Batam. Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budi Gusdian, dan jajarannya yang sebelumnya sangat konsen terhadap pemberantasan perjudian. Namun melempem tak kedengaran lagi gaungnya. Sebelumnya memang gencar tindakan penutupan sejumlah tempat judi yang dilakukan polisi. Namun

seiring berjalannya waktu, satu-per satu permainan berbau judi tersebut kembali buka bahkan saat ini marak dan beroperasi seperti biasa. Lokasi permainan judi tersebut tersebar di sejumlah titik seluruh wilayah Batam.Salah satu lokasi permainan judi bola pimpong di Kota Batam adalah tempat hiburan Pesona dan di Hotel Seruni milik kuantek.. Dari sekian tempat perjudian tersebut, saat ini permainan bola pimpong berbau judi yang pailing ramai adalah lokasi judi Pesona milik Canuar, pemilik tempat Hiburan Pesona semakin besar kepala karena pihak kepolisian terkesan tidak mengambil tindakan meski di lokasi tersebut ada perjudian. Pria setengah baya ini menyebutkan, kalau di Pesona ini tak pernah

ada penggerebekan. Pengusahanya mungkin sudah melakukan pendekatan kepada pihak berwajib makanya banyak pengunjung kesini bermain,” ujarnya. Dikatakannya, judi bola ini pernah marak di Batam pada tahun 2000an. Dan tempatnya pun cenderung eksklusif karena berada dalam ruangan VIP karaoke dan tempat hiburan yang berada di hotel.Selain itu, para pemainnya juga dari kalangan tertentu atau berkantong tebal karena penukaran uang dilakukan terang-terangan dan dalam jumlah besar. ”Kalau judi pimpong setiap pemain, bisa memasang taruhan di dalam room VIP, karena ada layar khusus yang terhubung di dalam ruangan. Jadi ini agak eksklusif,” ujarnya. Praktik judi bola tersebut, tamu karaoke bisa memasang angka yang dipesan pada kertas bertuliskan kuis karaoke yang terdapat urutan angka mulai dari 1 hingga 24. Untuk mengelabui, di kertas terkadang tertulis menu makanan. Untuk melihat nomor yang keluar, pemain melihat dari layar yang terdapat di dalam room karaoke. Pada layar tersebut, terdapat video bola pimpong di dalam sebuah tabung kaca. Nantinya, bola tersebut akan diaduk dan salah satu bola akan terlempar keluar tabung.Begitu angka yang dipasang pemain kena, akan ada karyawan yang masuk ke dalam room untuk memberikan uang tunai. (rm/mwd).

PERMAINAN KOTOR DI KANTOR IMIGRASI BELAKANG PADANG BELAKANG PADANG, RAKYAT MEDIA-Bagi Anda yang memiliki aktivitas tinggi dalam melaksanakan perjalanan jauh lintas negara tentunya harus memiliki paspor. Buku kecil ini merupakan modal pertama ketika akan berkunjung ke luar negeri, maka dari itu kita mengurus paspor di kantor Imigrasi. Namun tanpa panduan secara tertulis tentunya kita tidak akan bisa, otomatis kebanyakan orang langsung berpikir akan mengurusnya sendiri atau melalui calo. Dengan pertimbangan dan juga dengan persyaratan yang sulit, sehingga memakan wak-

tu yang lama serta kita malas untuk mengantri, maka sejumlah orang memutuskan untuk mengurus pembuatan pasport melalui calo yang banyak berkeliaran di kantor Imigrasi. Sebagai contohnya di Kantor Imigrasi Kelas II Belakang Padang Riau, telah banyak poster-poster yang terpampang di halaman kantor pelayanan menghimbau para pemohon pasport jangan membuat pasport melalui calo. Begitulah bunyi poster-poster yang banyak terpampang kantor imigrasi kelas II Belakang Padang. Menurut sumber yang layak dipercaya mengatakan, ked-

ua oknum tersebut adalah Prap dan Kris mereka mematok biaya mengurus pasport yang kosong dikenakan sebesar 3 sampai 4 juta rupiah dan bila lengkap serta hanya menyambung itu dikenakan biaya sebesar Rp 1,2 juta. Padahal, jika Kita mengurusnya sendiri biaya resmi yang harus dikeluarkan senilai Rp355.000. Sumber tersebut mengatakan proses pembuatan pasport melalui oknum tersebut hanya memakan waktu sehari atau dua hari saja, padahal persyaratan pembuatan pasport berdasarkan aturan Pemerintah pemohon harus menyiapkan fotocopy KTP, kartu keluarga,

HADI Sucipto wartawan rakyat media (pakai jeket)

ijazah, buku nikah, akte kelahiran serta wawancara verifikasi. Namun sangat berbeda jauh bila yang mengurus

oknum Prap dan Kris ngak usah ribetllah “cuma poto copy KTP dan KK serta ijazah saja sudah bisa, ujar sumber tersebut. (rm/Ikhsan)


CMYK

RAKYAT KEPRI

4 Rabu, 2 - 9 Agustus 2017, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Pekerjaan Proyek Pelintas Jalan Cikitsu Asal Jadi BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kota Batam saat ini terus menggesa berbagai pekerjaan proyek pambangunan guna meningkatkan pembangunan infrastrukuktur di Kota Batam, baik pembangunan jalan baru, pelebaran jalan, pembangunan drainase maupun pembangunan jembatan dengan anggaran mencapai ratusan miliar Sayangnya dalam pelaksanaan proyek tersebut, oleh kontraktor pelaksana banyak proyek yang dikerjakan asal jadi lias amburadul. Salah satu proyek Pembangunan pelebaran jalan, drainase dan pelintas jalan yang dinilai dikerjakan asal jadi adalah proyek pembangunan pelintas jalan Ci-

PEKERJAAN proyek pelintas jalan Cikitsu amburadul

kitsu, Batam Centre. Dimana pengerjaan proyek Pembangunan Pelintas Jalan Cikitsu-Pamily Dream yang dikerjakan oleh kontraktor CV Tri Wahyoe dan Konsultan perencana CV Laudah Rekayasa dengan nilai proyek sebesar Rp 1,349,982,755 tersebut sangat amburadul. Dimana selain pengerjaannya yang disinyalir tidak sesuai spesifikasi teknis alias asal jadi, matrial yang digunakan juga tidak berstandar SNI seperti besi beton kabarnya menggunakan besi banci buatan Cina. Demikian juga campuran semen tidak sesuai lebih banyak pasir dari semen. Sementara pasir yang dipakai terlihat menggunakan pasir tanah. Se-

hingga sangat diragukan kualitas pekerjaan proyek itu nantinya. Proyek pembangunan Pelintas Jalan Cikitsu milik Dinas Bina Marga Kota Batam, saat ini sudah selesai dikerjakan. Namun timbunan tanah diatas jalan tersebut tidak diratakan sehingga mengganggu pengguna jalan. Apalagi jalan tersebut merupakan satu satunya akses lalu lintas ke Botania maupun ke Batam Centre. Disinyalir amburadulnya pekerjaan kontraktor yang mendapat tender proyek tersebut, kemungkinan karena lemahnya pengawasan dari Dinas Bina Marga Kota Batam, mengakibatkan pekerjaan pembangunan bangunan pelintas jalan yang dikerjakan pihak keti-

ga dianggap kurang profesional. Akibatnya, apabila datang musim penghujan jalan tersebut becek serta berlumpur akibat tumpukan tanah sisa korekan parit yang diletakan sembarang tempat jalan tersebut, dan apabia disaat panas jalan tersebut bergelombang membuat para pengguna jalan merasa kesal terhadap adanya proyek pembanguan pelintas jalan yang dikerjakan asal jadi. Seharusnya pemerintah kota Batam harus lebih ekstra dalam mengawasi setiap proyek yang ada, agar anggaran yang dikucurkan untuk proyek tersebut tidak terjadi penyimpangan seperti tiga proyek Dinas PU Cikitsu saat ini. (rm/Ikhsan)

Buralimar: Hunian Hotel Menurun, Tapi Tak Boleh Cengeng NAGOYA, RAKYAT MEDIA-Di tengah lesunya perekonomian Provinsi Kepri akibat terjun bebasnya sektor industri penunjang migas, perkapalan dan manufaktur, pariwisata menjadi tumpuan saat ini. Tak heran, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Buralimar meminta komitmen para pelaku wisata di Provinsi Kepri, termasuk seluruh anggota Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kepri untuk mengembangkan sektor ini. Hal tersebut di ungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Buralimar saat membuka Musyawarah Daerah II & Pelantikan Pengurus BPD PHRI Kepulauan Riau Periode 20172022, di Nagoya Mansion Hotel and

ACARA pembukaan pelantikan BPD PHRI Kepri di Batam

Residence. Kamis (27/7/2017). Buralimar, mengatakan, walaupun PHRI sempat vakum selama lebih

kurang lima tahun, dengan adanya Musda II ini, PHRI seakan mendapat semangat baru untuk mengangkat sek-

tor pariwisata.”Kita ingin kerjasama secepatnya karena PHRI merupakan mitra utama Dinas Pariwisata serta asosiasi pariwisata lainnya,” ujar Bulimar. Menurut Buralimar, banyak eventevent yang bisa digelar bersama untuk menarik wisatawan ke Kepulauan Riau.Hal ini untuk mengangkat tingkat hunian hotel yang memang agak menurun, sekitar 25 sampai 30 persen. “Memang ada beberapa penyebab terjadinya penurunan, ini. Pertama, karena kondisi ekonomi global yang saat ini sedang menurun. Tapi dengan kondisi seperti ini, kita tidak boleh cengeng. Kita akan promosi kemanamana, membuat berbagai event lewat kerjasama seluruh subsektor pariwisata,” kata Buralimar. (rm/tb).

Awas Petugas Pemungut Sampah Bodong Berkeliaran

SEJUMLAH truk pengangkut sampah milik Dinas Kebersihan Kota Batam

SEKUPANG, RAKYAT MEDIA-KepalaBidang Kebersihan DLH Batam, Fairus Batubara membagikan tips menghadapi petugas yang dicurigai sebagai petugas pemungut sampah bodong. Yakni meminta petugas bersangkutan menunjukkan surat tugasnya. Jika petugas tidak bisa menunjukkan surat tugas, maka masyarakat bisa langsung menangkap petugas dan melaporkan kepada RT/ RW, kelurahan atau camat. Bisa juga dengan menelepon call center DLH untuk men-

indak lanjuti akan masalah penipuan tersebut. “Nantinya, petugas Dinas Lingkungan Hidup akan segera datang dan memastikan apakah petugas tersebut bodong atau tidak, begitu juga dengan keabsahan karcisnya,” ujarnya. Untuk menghindari penyelewengan dan kebocoran retribusi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup sudah mengganti warna karcis retribusi sampah tersebut dari warna kuning menjadi warna

hijau. Jika sebelumnya dalam karcis warna kuning ada tulisan Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Sedangkan saat ini karcis yang baru berwarna hijau sudah tercantum Dinas Lingkungan Hidup, sehingga masyrakat juga dapat membedakan keabsahan karcis dari warna dan tulisan yang ada di karcis tersebut.”Di sinilah kita meminta masyrakat juga harus cerdas menyikapi hal seperti ini, agar tidak tertipu,” ujarnya. (rm/trb).

Ayah Bejat Cabuli Anak Kandungnya Selama 4 Tahun TANJUNGPIAYU, RAKYAT MEDIA-BS (44), warga Tanjungpiayu pelaku pencabulan terhadap AS (18) anak kandungnya sendiri selama empat tahun, sempat stres setelah dijebloskan ke dalam penjara.Pria ini, kata polisi, membentur-benturkan kepalanya ke dinding kamar mandi di dalam sel Polsek Sei Beduk. “Kemarin itu, setelah beberapa hari kita amankan, dia membenturkan kepala ke dinding kamar mandi sampai dinding penyekat itu roboh dan kepalanya robek,” kata Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk, Bripka Abdon Pasaribu. Kejadian tersebut sempat

membuat penyidik ketakutan dan langsung membawa BS ke klinik. Pria ini kemudian mendapat jahitan di kepala.Dia mengatakan, BS menyatakan ingin bunuh diri karena tidak tahan menanggung malu atas perbuatannya.”Kita terus berikan pengertian, dirinya harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan mengakhiri hidup bukan menjadi solusi atas sebua masalah,” kata Abdon. Saat ini, kata Abdon, pria itu sudah mulai menyesali perbutannya dan mulai rajin salat.”Dia sekarang sudah rajin shalat,”kata Abdon. Seperti diberitakan sebelumnya, BS yang bekerja se-

bagai sekuriti ini menjadikan anak kandungnya sebagai pemuas nafsu selama empat tahun, sejak anaknya itu berusia 14 tahun. Selama itu, perbuatan BS

ini tidak terendus oleh sang istri yang juga bekerja sebagai sekuriti di sebuah perusahaan. Pria ini menggagahi anaknya ketika sang istri pergi bekerja. Untuk memuluskan per-

buatannya, BS membelikan anaknya handphone dan mengancan akan menarik HP itu kalau membocorkan pada orang lain. “Dia tidak pernah marah, dia juga mau,” kata BS. Perbuatan ini baru terbongkar saat si anak capek dan tidak mau melayani nafsu sang ayahnya pada malam takbiran lalu.BS uring-uringan dan marah-marah tanpa alasan yang jelas sehingga putrinya kemudian pergi dari rumah untuk menenangkan diri di rumah tantenya.Di sanalah baru terbongkar karena tantenya heran, tak mungkin ayahnya marahmarah tanpa alasan.(rm/net).

Satpol PP Ruli di Pintu Satu Muka Kuning

PETUGASN Satpol PP Kota Batam

MUKA KUNING, RAKYAT MEDIA-Sebanyak 48 bangunan liar yang terdiri dari rumah dan kios liar di pintu satu, Seibeduk dibongkar, Sabtu (31/7/2017) lalu. Pembongkaran itu melibatkan anggota Tim Terpadu Kota Batam, Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam, kepolisian, dan TNI. Saat penertiban, sempat terjadi adu mulut antara warga ruli dan petugas. Warga emosi karena barang-barangnya masih tertinggal di dalam rumah dan mem-

inta waktu untuk mengangkut barang tersebut. Namun, petugas seakan tidak peduli dengan hal tersebut dan tetap melanjutkan pembongkaran. “Jangan dulu dibongkar, barang saya masih ada di dalam,” teriak seorang warga kepada petugas. Lantas, sambil menggendong anaknya, warga tersebut menduduki beko. Beruntung, petugas cepat menenangkannya dan memberikan waktu untuk mengeluarkan barangbarangnya tersebut.

Camat Seibeduk, Science Taufik Riyadi mengatakan penertiban puluhan rumah itu berkaitan dengan proyek pembangunan jalur dua jalan S Parman Seibeduk. Jalur dua itu akan dibangun tahun ini dan lokasinya berada persis di pemukiman tersebut. ”Sebelumnya sudah kami imbau. Sebagian warga ada yang sudah bongkar sendiri, nah sisanya kami bongkar hari ini,” ujar Science di lokasi penertiban.(rm/ kiki)

OKNUM TNI AU sedang kempiskan ban mobil pengunjung

Ulah Oknum TNI AU Kempiskan Ban Mobil di Bandara Hang Nadim BATAM, RAKYAT MEDIA-Bagi masyarakat Batam yang akan menjemput sanak familinya di Bandara Hang Nadim, jangan parkirkan mobil di jalan depan pintu kedatangan. Pasalnya, oknum TNI AU yang diperbantukan untuk menjaga keamanan di Bandara tersebut sering bertindak kasar dan mengempiskan ban mobil yang terparkir. Sejumlah warga yang menjemput keluarganya pada Rabu (26/7/2017) lalu merasa resah dengan tindakan dua oknum TNI AU tersebut, kedua oknum ini terkesan arogan. Pasalnya mobil mereka yang diparkirkan di jalan depan pintu kedatangan di gembosi ban mobilnya oleh oknum TNI AU Kopral Zibrael dan Kopral Rinaldi Kedua oknum TNI AU mengempiskan ban mobil tersebut karena dinilai salah parkir dan pemiliknya tidak nampak, langsung menindak dengan mengembosi (mengempesi) ban mobil sebelah kanan hingga kandas. Salah seorang pengunjung yang ban mobilnya juga digembosi (dikempesi) kepada Rakyat Media, mengatakan “kedua oknum TNI AU itu bukannya tugas pengamanan yang dikerjakan, melainkan mengempesi ban mobil para pengunjung. Padahal tidak ada tanda tanda larangan parkir di tempat tersebut,” ujarnya.(rm/red)

KEPALA Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin

Dinas Pendidikan Batam Butuh 166 Guru Honorer Baru SEKUPANG, RAKYAT MEDIA-Dinas Pendidikan Kota Batam berencana menambah guru honorer di tiap sekolah.Penambahan tenaga honorer tersebut mengingat makin membludaknya jumlah siswa baru hingga membuat sekolah menambah kelas baru yang otomatis membutuhkan tenaga pengajar tambahan. Kepala Dinas Pendidikan kota Batam, Muslim Bidin mengatakan, soal penambahan guru honor tersebut saat ini memang belum ada arahan dari Wali Kota Batam. Namun, Disdik sudah melakukan pengkajian-pengkajian untuk anggaran penambahan guru honor di tiap sekolah, baik itu sekolah yang melakukan penambahan ruang kelas maupun sekolah yang terpaksa menerapkan shift jam belajar di sekolah.”Kita tentunya melakukan penambahan guru honor sesuai anggaran yang nantinya diberikan, apakah bisa di lakukan penambahan guru,” ujarnya. Berdasarkan hasil hitung-hitungan sementara, Muslim mengatakan, guru untuk sekolah dasar negeri (SDN) harus ditambah 65 orang.Sedangkan, sekolah menegah pertama negeri (SMPN) sebanyak 101 orang. Nantinya, semua guru honor itu akan dialokasikan ke setiap sekolah yang kekurangan tenaga pengajar. (rm/trb).


CMYK

5

RAKYAT KEPRI

Rabu, 2 - 9 Agustus 2017, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Gubernur Kepri Tandatangani RPP Tentang KEK BATAM, RAKYAT MEDIA-Mimpi Batam dan daerah lainnya di Kepri menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) segera terwujud. Gubernur Kepri, Nurdin Basirun telah menandatangani Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) KEK, Sabtu (29/7) siang. Penandatanganan ini menandakan perwujudan KEK sudah mencapai tahap akhir. “Mohon doa masyarakat, agar segala urusan dipermudah dan berjalan lancar,” kata Nurdin, usai menghadiri Pencanangan Tahun Keselamatan untuk Kemanusiaan di Dataran Engku Putri Batam, Minggu (30/7/2017) lalu. Ada tiga RPP yang diparaf Nurdin. Ketiganya yaitu Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang, Rancangan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2007 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan serta Rancangan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 48 tahun 2007 tentang Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Karimun.

Setelah diparaf, proses selanjutnya tampak semakin lancar. Gubernur yakin perwujudan itu akan mempercepat dan meningkatkan perekonomian Kepri. “Kepri akan memanfaatkan segala peluang dan potensi yang ada untuk meningkatkan perekonomian, baik lewat investasi, pariwisata dan sektor lainnya,” kata Nurdin. Saat paraf itu, hadir langsung Tim KEK dari lintas kementerian. Di antaranya Elen Setiadi, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Hukum, selaku Wakil Ketua II Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK Kementerian Koordinator Perekonomian. Hadir juga Widodo Ekatjahjana Dirjen Peraturan PerundangUndangan Kementerian Hukum dan HAM serta Agustin Deputi Bidang Perekonomian Sektariat Kabinet berserta sejumlah anggota tim lainnya. Menurut Nurdin, pihaknya akan terus mempermudah para investor untuk berinvestasi di Kepri. Karena investasi yang masuk memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan memperbanyak ketersediaan lapangan kerja. “Segala permasalahan untuk para investor akan selalu dibantu

pemerintah. Kita tidak boleh mengutamakan ego. Semua ini demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kepri,” kata Nurdin. Kepada Tim KEK lintas Kementerian, Nurdin juga memaparkan potensi beberapa daerah di Kepri. Seperti Natuna, Lingga dan Anambas yang perlu perhatian dari pusat. Terutama untuk sektor pariwisata. Pihaknya pun sudah menyampaikan hal ini kepada Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas beberapa waktu lalu. Sabtu (29/7), Nurdin memang mendampingi Tim KEK meninjau PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) Kawasan Industri Aluminium dan Green Industri di Galang Batang Bintan. Sesampai di Galang Batang, tim yang berjumlah 16 orang itu langsung diperlihatkan masterplan PT BAI dan beberapa olahan bauksit yang sudah menjadi alumunium. Elen Setiadi menegaskan pemerintah pusat dari Satgas Nasional akan membantu para investor untuk berinvestasi. Dari segi hambatan apapun dalam perjalanannya akan dibantu. “Kalau menteri tidak bisa menyelesaikan, Presiden yang langsung turun menyelesaikan permasalahannya,” kata Elen.(rm/hlk).

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun

Tiga Proyek Pembangunan Bandara di Kepri Mandek

WAKIL Bupati Lingga M Nizar

Wakil Bupati Lingga lepas Calon Jemaah Haji Lingga LINGGA, RAKYAT MEDIA-Sebanyak 45 orang Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Lingga, Jumat (29/7/ 2017) lalu dilepas secara resmi keberangkatannya oleh Wakil Bupati Lingga M Nizar di Masjid Azulfa, Dabo, Kecamatan Singkep, Lingga. Keesokan harinya, rombongan akan bertolak pada pagi hari melalui Pelabuhan Jagoh menuju Kota Batam dipimpin ketua rombongan dari Kementrian Agama. Kabag Kesra Kabupaten Lingga, H Ahmad Sukri sebagai ketua panitia penyelenggaraan haji pada sambutan di hadapan para jamaah haji menyebutkan, jumlah CJH asal Lingga semulanya hanya 31 orang, namun mendapat tambahan 12 orang dari haji reguler, hingga jumlah CJH asal Lingga berjumlah 43 orang keseluruhannya. “Dari 43 orang jamaah yang ada ini, Lingga mendapat tambahan lagi 1 orang dari TPAD dan 1 orang lagi yang sudah terlebih dahulu berangkat ke Mekah atas nama H Zahid serta ditambah lagi 1 orang dari Kementrian Agama yang sekaligus sebagai ketua rombongan atas nama Endang,” kata Sukri. Adapun perincian jumlah CJH Kabupaten Lingga menurut kecamatan yakni, Kecamatan Lingga 12 orang, Kecamatan Lingga Utara 2 orang, Kecamatan Lingga Timur 2 orang, Kecamatan Selayar 1 orang, Kecamatan Senayang 4 orang, Kecamatan Singkep 10 orang, Kecamatan Singkep Barat 9 orang dan terakhir Kecamatan Singkep Pesisir 5 orang. “Rencananya, kata Sukri, ke 45 orang CJH ini akan diberangkatkan besok pagi (Sabtu-red) ke Batam dengan kapal laut MV Oceanna. Sebelum berangkat menuju Masjidil Haram untuk menunaikan ibadah haji, rombongan jamaah haji Kabupaten Lingga bersama juga dengan kabupaten kota lainnya di Kepri untuk sementara diinapkan di Asrama Haji, Batam Center sambil mempersiapkan diri,” terang Sukri. Wakil Bupati Lingga M Nizar pada kesempatan ini mengharapkan dan berpesan kepada semua jamaah agar dapat betul-betul memanfaatkan kesempatan melaksanakan ibadah haji ini. Karena tidak semua umat Islam itu mendapat kesempatan untuk melaksanakanya. “Jadi manfaatkanlah kesempatan ini untuk benar-benar beribadah dengan khusuk dan ikhlas hanya semata-mata dengan niat karena Allah SWT. Karena balasan haji yang mabrur itu adalah surga. Saya juga menginformasikan jikalau kita mendaftar pada tahun ini itu, nanti baru bisa melaksanakan ibadah hajinya cukup lama yakni 6 tahun kedepan. Untuk itu sekali lagi saya berpesan saat ini kepada semua jamaah untuk terus menjaga kesehatannya sampai ke tanah suci nanti. Semoga dalam menjalankan ibadah haji para calon jemaah haji asal Lingga selalu dalam keadaan sehat dan khusuk dalam beribadah, pergi dan pulang dengan selamat tidak ada kendala nanti,” papar Nizar. Penutup acara pelepasan CJH Lingga yang digelar di Masjid Azulfa Dabo Singkep ini diisi dengan tausiah oleh H. Lukman Nur Hakim dari Provinsi Kepri. Hadir dalam kesempatan ini anggota dan Ketua DPRD Lingga, OPD Lingga, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pihak keluarga dari jamaah haji yang akan berangkat. (rm/hk).

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Kemandekan sejumlah proyek strategis mempengaruhi realisasi pelaksanaan anggaran pada satuan kerja pusat dan perangkat daerah wilayah Kepri. Hasil evaluasi Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kepri menunjukkan realisasi anggaran dari alokasi DAK Fisik dan Dana Desa hingga semeter pertama 2017 hanya mencapai 33,35 persen atau Rp 2,367 triliun dari total pagu anggaran di Kepri sebesar Rp 7,098 triliun.”Penyerapan anggaran nasional sebesar 33,52 persen. Sedangkan penyerapan anggaran di Kepri berada di bawah itu, 33,35 persen,” kata Heru Pudyo Nugroho, kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kepri, belum lama ini Heru memaparkan, berdasarkan kategori wilayah atau lokasi satuan kerja pusat dan perangkat daerah, penyerapan anggaran terendah untuk belanja barang ada pada satuan kerja provinsi Kepri sebesar 25,46 persen dari pagunya.Untuk belanja modal, penyerapan anggaran terendah disumbangkan oleh satuan kerja dan perangkat daerah yang berlokasi di kabupaten Anambas sebesar 3,83 persen.

Sedangkan untuk belanja bantuan sosial, satuan kerja pusat dan perangkat daerah yang berlokasi di provinsi Kepri dan kabupaten Anambas bahkan sama sekali merealisasikan anggaran tersebut. Satuan kerja dan perangkat daerah yang berlokasi di kabupaten Natuna baru menyalurkan belanja bantuan sosial sebesar 3,41 persen.”Dari total alokasi dana APBN untuk provinsi Kepri sebesar Rp 7,098 triliun, terdapat 18,22 persen dana yang dialokasikan untuk membangun proyek strategis pemerintah di sektor infrastruktur. Namun, capaiannya justru belum menggembirakan terutama dalam kategori proyek strategis,” ungkap Heru. Adapun proyek strategis yang mandek dan akhirnya mempengaruhi penyerapan anggaran antara lain belum maksimal penyerapan anggaran untuk kegiatan pembangunan bandar udara Letung, Dabo dan lanjutan pekerjaan bandara udara di Tambelan. Sedangkan untuk kategori proyek startegis sarana transportasi massal yang seharusnya berwujud perencanaan pembangunan light rapid transit (LRT) di Batam kemungkinan tidak dapat direalisasikan pada 2017 ini karena perlu dikaji lagi mengenai skema pembiayaan

SALAH satu jalan menuju bandara letung Anambas yang mangkrak

yang melibatkan swasta, penentuan titik-titik transit dan jenis LRT yang paling tepat di kota Batam. Namun demikian, untuk sektor jalan dan jembatan khususnya pembangunan fly over di Batam, perkembangan fisik pembangunan fly over Simpang Jam berjalan cukup mulus dengan realisasi fisik mencapai 59,36 persen dan realisasi keuangan sekitar

66,15 persen. Proyek ini ditargetkan akan diselesaikan pada akhir 2017 ini. “Untuk sektor bendungan, pembangunan bendungan Sei Gong juga berjalan cukup baik pada 2017 ini, dengan perkembangan fisik mencapai 45 persen. Penyelesaiannya dipercepat sampai pada Juni 2018 sesuai permintaan Pak Presiden RI Joko Widodo,” terang Heru.(rm/hl).

KADIS PERTANIAN LINGGA

RESMI DTETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA LINGGA,RAKYAT MEDIA-Kepolisian Republik Indonesia ,Resort Lingga akhirnya resmi menetapkan kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan(DPKP) kabupaten Lingga, H.Rusli Ismail, sebagai tersangka ,atas kasus dugaan pengrusakan makam leluhur warga Tionghoa yang berlokasi di Cening ,Desa Merawang,kecamatan Lingga. Informasi yang dihimpun Rakyat Media, kejadian pengrusakan makam leluhur warga Tionghoa tersebut baru diketahui pada bulan maret tahun 2015,karena pada saat itu warga Tionghoa hendak melakukan sebuah tradisi tahunan atau yang lebih populer dikalangan masyarakat Tionghoa disebut dengan”sembahyang Kubur” dimakam leluhurnya ,yaitu makam Lee u Hiang,” namun begitu mereka (warga tionghoa ) sampai di TPU dibukit Cening” sontak kaget “dan miris ketika melihat makam leluhurnya sudah acak-acakan tak karuan.sehingga seluruh warga Tionghoa muram durja, tak terima dengan perbuatan tersebut seluruh warga tionghoa sepakat untuk melapor kepihak yang berwajib demi untuk mendapatkan sebuah keadilan.mereka berharap kepada aparat penegak hukum, agar pelakunya dapat diproses dan mendapat hukuman yang setimpal, karena telah melukai hati segenap warga Tionghoa. Salah seorang warga Tionghoa mengaku kepada media ini,bahwa Pada dasarnya tanah TPU tersebut sudah memiliki sertifikat artinya sudah di akui secara hukum,yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) pada tahun 2008,jadi semua ada

KEPALA Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) kabupaten Lingga, H.Rusli Ismail

buktinya nanti bisa ditujukan kalau dibutuhkan.ungkapnya Belakangan ini diketahui bahwa Kasus tersebut sudah pernah diupayakan untuk diselesaikan secara damai, ditingkat desa maupun ditingkat kecamatan namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Menurut salah seorang warga yang tak mau namanya ditulis mengatakan kepada Rakyat Media ,menurutnya warga Tionghoa sudah terlanjur murka atas perbuatan pengrusakan makam leluhur mereka ,bahkan tersangka terkesan menganggap kasus tersebut hanya mencari sensasi semata,dan tersangka tidak punya etikad baik untuk meminta maaf secara terbuka atas perusakan makam leluhur warga tionghoa, tersangka juga pernah mengeluarkan kalimat yang balik menentang warga tionghoa untuk membuktikan

atas Hak kepemilikan tanah ,mirisnya lagi sudah ditetapkan sebagai tersangkapun masih tetap merasa tidak bersalah.ungkapnya, Ketika dihubungi wartawan Rakyat Media, Jum’at (28/07/2017) Kapolres Lingga ,AKBP Ucok Lasdin Silalahi, melalui Kasat reskrim ,AKP Suharnoko.S.i.k, membenarkan ihwal penetapan Kadis DPKP Lingga,Rusli Ismail sebagai tersangka atas kasus pengrusakan makam leluhur warga tionghoa. tegasnya Lebih lanjut kasatreskrim menjelaskan, kronologis penetapan orang nomor satu di Dinas pertanian dan ketahanan pangan tersebut sebagai tersangka menurut Suharnoko ,pihaknya dalam hal ini penyidik kepolisian sudah lama mempelajari kasus ini dan sudah melalui proses, pada dasarnya penyidik sudah bekerja secara profesional dan sudah sesuai prosedur bukan karena adanya intervensi atau tekanan dari pihak-pihak tertentu jelasnya. Pada prinsipnya (Equality before the law) “setiap orang punya perlakuan yang sama dimata hukum,”Setiap orang yang melakukan perbuatan melawan hukum tetap diproses,tanpa kecuali,tegasnya, Penyidik ketika menetapkan seseorang sebagai tersangka tentunya “sudah memiliki dua alat bukti yang sah dan meyakinkan serta sudah mendengar keterangan saksi -saksi.” pihak kepolisian juga sudah turun langsung ke tempat kejadian perkara(TKP) guna untuk menggelar rekonstruksi. Dari hasil penyelidikan sementara pelaku bisa dijerat dengan Pasal 179 mengenai perusakan makam,” terang kepala satuan reserse kriminal (Kasa-

treskrim) polres lingga Akp suharnoko. Sebagaimana tertuang dalam pasal 179 KUHP disebutkan, barang siapa dengan sengaja menodai kuburan atau dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan atau merusak tanda peringatan di tempat kuburan, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan kurungan. Ketika dihubungi Wartawan Rakyat Media melalui telpon genggamnya, H.Rusli yang kini yang berstatus sebagai tersangka, membantah semua tudingan yang dialamatkan kepadanya, bahkan Rusli mempertanyakan Dasar hukum penetapan dirinya sebagai tersangka,saya tidak pernah merusak makam leluhur warga Tionghoa, saya hanya menggarap lahan saya,pada saat itu pekerja saya membuat parit untuk saluran air,tapi saya bilang dengan pekerja jangan terlalu dekat dengan kuburan orang tioghoa, kalau masalah corcoran /beton yang dijadikan batu nisan sebagai tanda kuburan ,yang kini sudah acak-acakan,itu saya tidak mengerti dan itu sudah lama rusaknya.jelas Rusli padahal berdasarkan bukti surat hak kepemilikan tanah , dua kuburan warga tionghoa saja sudah masuk kedalam batas tanah saya yang kini menjadi sengketa,ujar Rusli dengan intonasi sedikit meninggi. Lebih lanjut Rusli mengatakan akan membuktikan nanti kalau dirinya tidak bersalah,bahkan ia meminta warga tiong hoa untuk menunjukkan sertifikat kepemilikan tanah yang dijadikan TPU sekarang,kalau tidak bisa dibuktikan dirinya juga akan melakukan upaya hukum.tegasnya. (rm/Taufik,S)


CMYK

GALERI FOTO 6 Gubernur Kepri Nurdin Basirun : Desa Garda Terdepan Dalam Pembangunan Rabu, 2 - 9 Agustus 2017, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

SEBANYAK 550 kepala desa dan sekretaris desa se-Provinsi Kepulauan Riau diberi pemahaman dan kecermatan penggunaan dana desa dalam pelaksanaan pembangunan desa masing-masing. Pelatihan penggunaan dana desa ini dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kepri dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) dan Rapat Kerja (Raker) Pemerintahan Desa di aula Wan Sri Beni Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (18/7/2017). Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Kepri, Sardison, mengungkapkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi para kepala desa dalam

pembangunan di wilayahnya masing-masing. Dalam Rakernis tersebut, para peserta juga diberikan pengetahuan tentang penggunaan dana desa dalam pembangunan yang benar. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan pembangunan, pelaporan, hingga pertanggungjawaban. Diharapkan, dalam rakernis ini para peserta yang secara umum merupakan perangkat desa dapat terampil dalam membuat RPJM serta program prioritas desa dengan baik," ungkap Sardison dalam sambutannya dihadapan ratusan peserta. Gubernur Kepri Nurdin Basirun dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada para kepala desa se-

Kepri yang sudah bekerja keras selama ini. Pemerintahan desa, kata Nurdin Basirun, merupakan garda terdepan dalam pembangunan yang langsung menyentuh masyarakat. "Apalagi tuntutan masyarkat yang semakin politis. Maka, jadikanlah itu sebagai tantangan. Jangan sampai menyerah. Provinsi ini kekuatannya ada di desa. Sesuai dengan program pemerintah pusat yang berkeinginan membangun dari pinggiran," ujar Gubernur Nurdin Basirun. Selain memberikan materi dan motivasi kepada seluruh peserta, Nurdin Basirun memberikan reward kepada kepala desa terbaik se-Kepri. Kepala Desa Toapaya, Kabupaten Bintan, tampil sebagai Kepala Desa Terbaik se-Provinsi Kepri. (*)

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun memberikan sambutan dalam Rakernis Kepala Desa se-Kepri.

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun menyerahkan cindera mata GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun menyerahkan piagam kepada salah satu kepala desa.

GUBERNUR Nurdin Basirun, Kepala DPMD Dukcapil Kepri Sardison dan Bupati Bintan Apri Sujadi foto bersama kepala desa terbaik se-Kepri.

GUBERNUR Kepri dan Bupati Bintan saat menghadiri Rakernis Kepala Desa se-Kepri.

RATUSAN Kepala dan Sekretaris Desa

RATUSAN Kepala dan Sekretaris Desa antusias mengikuti Rakernis di aula Kantor Gubernur Kepri.

KEPALA DPMD Dukcapil Kepri Sardison membacakan laporan kegiatan.

RATUSAN Kepala dan Sekretaris Desa antusias mengikuti Rakernis di aula Kantor Gubernur Kepri.

PARA kepala desa antusias mengikuti Rakernis Kepala Desa se-Kepri.Para kepala desa antusias mengikuti Rakernis Kepala Desa se-Kepri.


CMYK

7

RAKYAT SUMBAR

Rabu, 2 - 9 Agustus 2017, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Bupati Pasbar Sambut Kapolda Sumbar Dan Rombongan

BUPATI Pasaman Barat, Syahiran, Wakil Bupati, Yulianto, Ketua TP PKK Pasaman Barat, Yun Syahiran sambut Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal beserta rombongan

PASAMAN BARAT, RAKYAT MEDIA-Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen.Pol. Fakhrizal mendapat sambutan hangat dari Bupati Pasaman Barat, Syahiran beserta jajaran ketika melakukan kunjungan ke kabupaten itu, Senin. “Selamat datang di Pasaman Barat semoga kerja sama antara Pemkab Pasaman Barat dengan jajaran Polri kedepannya semakin akrab,” kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran saat menyambut rombogan Kapolda di Simpang Empat, Senin. Ia mengatakan kerja sama antara pemerintah dengan pihak kepolisian selama ini sudah berjalan dengan baik. Dengan adanya kun-

jungan Kapolda ini akan membuat hubungan kedepannya akan lebih baik.”Mudah-mudahan kunjungan ini membawa berkah dan menfaatnya. Kami siap membantu kinerja kepolisian dalam rangka menegakkan hukum di Pasaman Barat,” ujarnya. Kapolda Sumbar, Irjen. Pol. Fakhrizal saat kunjungan ke Pasaman Barat memberikan apresiasi atas sambutan Pemkab Pasaman Barat.”Saya memberikan apresiasi atas sambutan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda). Kekompakan ini harus tetap terjaga,” katanya. Saat di rumah dinas bupati, rombongan disambut hangat dengan temu ramah dengan jajaran

Pemkab Pasaman Barat dan Forkominda. Pada kesempatan itu Kapolda menekankan agar bersama-sama mengawasi peredaran narkoba di daerah itu.”Benar, peredaran narkoba cukup tinggi di Pasaman Barat. Pemberantasan narkoba tidak saja tugas pihak kepolisian tetapi juga tugas bersama,” katanya. Ia mengatakan memberantas peredaran narkoba juga harus dimulai dari keluarga. Orang tua juga harus berperan mengawasi anak-anaknya agar tidak terjerumus memakai narkoba. ”Lakukan pengawasan kepada anak masing- masing, pantau pergaulannya,” katanya. (rm/ Robbisam).

20 Haktare Lahan Sawit di Pasaman Barat Terbakar

PERKEBUNAN sawit yang terbakar di Pasaman Barat

PASAMAN BARAT, RAKYAT MEDIA-Sekitar 20 hektare lahan kelapa sawit milik Kelompok Tani (Keltan) Batang Alin Permai di Nagari Sungai Aur, sejak Senin (31/ 7) terbakar. Hingga saat ini api belum kunjung padam. “Benar, kebakaran terjadi sejak Senin (31/7). Tidak ada korban jiwa dan petugas pemadam kebakaran bersama instansi terkait masih berupaya memadamkan api,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Try Wahluyo di Simpang Empat, Selasa. Ia mengatakan penyebab kebakaran hingga saat ini belum diketahui. Pihaknya fokus memadamkan api karena takut semakin meluas.”Kebakaran lahan kelapa sawit ini merupa-

kan kedua kalinya dalam waktu berdekatan. Sebelumnya sekitar 40 hektare lahan kelapa sawit terbakar di Jorong Ranah Salido, Nagari Ujung Gading,” ujarnya. Ia mengatakan tim BPBD kesulitan memadamkan api menggunakan Pompa air. Sebab, untuk memperoleh di lokasi kebakaran sangat sulit karena sungai di dekat itu kekeringan akibat musim kemarau berkepanjangan. Begitu juga dengan pihak Damkar tidak bisa melakukan pemadaman dengan mobil damkar.”Kita sudah turunkan tim beserta pompa air sebanyak tujuh unit, namun api belum juga padam. Kita hanya bisa manual dengan mendatangi titik api dan pihak lain juga melakukan penggalian batas atau pembuatan parit agar

api tidak meluas,” jelasnya. Pihaknya bersama perusahaan PT Agrowiratama, TNI dan Polri terus berupaya memadamkan api. Salah satunya adalah dengan membuat parit berupa lubang besar agar api tidak meluas.”Saat ini alat berat sedang bekerja membuat parit di sekiling lokasi kebakaran. Mudah-mudahan api cepat padam,” harapnya. Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terkait musim kemarau saat ini. Sebab, rumah dan lahan perkebunan disaat kekeringan sangat mudah terbakar. ”Jangan membakar sampah sembarangan, apalagi membersihkan lahan dengan membakar. Saat ini musim kemarau sehingga rawan terbakar,” katanya. (rm/Robbisam)

Pasbar Targetkan Wabup Pasbar : Air Terjun Nagari Segera Definitif Lenggogeni Akan Dikembangkan PASAMAN BARAT-RAKYAT MEDIA, Untuk menjadi nagari definitif, 72 nagari persiapan di Pasaman Barat harus segera menyusun perangkat nagari. Selain itu juga akan dievaluasi terlebih dahulu. Menurut Bupati Pasbar H. Syahiran sebanyak 72 nagari persiapan tersebut secara perlahan akan dijadikan sebagai nagari defenitif. Persiapan maksimal selama 3 tahun, akan dilihat apakah perangkat nagari sudah mampu bekerja memberikan layanan ke masyarakat secara optimal. “Kalau dalam satu tahun sudah memenuhi syarat, nagari persiapan akan diajukan pada Kementerian Dalam Negeri untuk meminta kode register desa/ nagari sehingga terdaftar secara nasional. Untuk itu, kita akan mempersiapkan semuanya, salah satunya menentukan batas antar wilayahnya,” papar Syahiran dalam satu kesempatan. Ia menambahkan, tahun depan akan dilakukan minimal separo nagari persiapan tersebut bisa menjadi nagari definitif. Jika nantinya menjadi nagari definitif, nagari itu bisa mendapat kucuran dana desa karena Kementerian Keuangan telah memiliki dasar yakni kode registrasi desa dari Kementerian Dalam Negeri. 72 nagari yang mekar di Pasbar berasal dari 16 nagari induk. Masing-masing, Nagari Ujung Gading 8 nagari pemekaran, Lingkung Aua 7 nagari pemekaran, Aua Kuniang 4 nagari pemekaran, Aia Gada-

Bupati Pasaman barat

Syahiran ng 2 nagari pemekaran, Kajai 2 nagari pemekaran, Talu 2 nagari pemekaran, Sinuruik 1 nagari pemekaran, Kinali 15 nagari pemekaran, Muaro Kinali 2 nagari pemekaran, Rabi Jonggor 3 nagari pemekaran, Batahan 4 nagari pemekaran, Desa Baru 1 nagari pemekaran, Parit 5 nagari pemekaran, Sungai Aua 6 nagari pemekaran, Koto Baru 7 nagari pemekaran, dan Sasak 3 nagari pemekaran. “Di Pasbar saat ini ada 19 nagari. 16 nagari mekar, yang tiga lagi rencananya juga mengusulkan pemekaran,” bebernya. Pemekaran nagari ini merupakan langkah untuk mendekatkan layanan masyarakat. Hal itu dikarenakan masih banyak nagari yang cakupan wilayahnya sangat luas dengan jumlah penduduk sangat banyak, sehingga layanan ke masyarakat tidak optimal. ”Semoga nagari persiapan di Pasbar bisa menjadi nagari defenitif dalam jangka waktu setahun. Itu target kita, mudahmudahan, kita bisa mencapainya, ”tandas Syahiran. (rm/ Robbisam).

PASAMAN BARAT, RAKYAT MEDIA-Wakil Bupati Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Yulianto kunjungi objek wisata air terjun Siburai-Burai Lenggogeni Talang Kuning Pinaga Kecamatan Pasaman, Sabtu (22/7).”Luar biasa potensi air terjun ini. Jika dikelola dengan baik maka akan mendatangkan aset bagi daerah,” katanya usai melihat air terjun Siburai-Burai Lenggogeni, Sabtu. Ia mengatakan tujuan diadakan kunjungan ini adalah guna melihat langsung objek wsata tersembunyi yang pembangunan perlu dikeroyok secara bersama. “Pengembangan wisata tidak bisa dilakukan oleh Dinas Pariwisata saja tetapi harus secara bersama-sama. Sehingga didapatkan destinasi yang refresentatif yang akhirnya mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya. Selain itu juga akan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekitarnya. Ter-

WAKIL Bupati Pasaman Barat, Yulianto didampingi Kepala Dinas Pariwisata Armen

penting sekali adalah adanya kesadaran masyarakat memajukan wisata. Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat, Armen menyatakan objek wisata air terjun Siburai-Burai Lenggogeni sangat potensial untuk dikembangkan karena memikiki keindahan alam yang indah.Air terjun itu merupakan perpaduan antara panorama perbukitan, lembah, hutan, dan goa dengan hawa sejuk menyegarkan. Ia menjelaskan untuk sampai ke objek wisata itu dari Simpang Empat berjarak seki-

tar 15 kilometer naik kendaraan roda empat. Setelah itu ditempuh dengan jalan kaki menyisiri sungai sepanjanh 500 meter.”Objek wisata ini cukup potensial dikembangkan namun masih terbatas dari akses transportasi. Kami berharap untuk jalan nantinya bisa dianggarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum pada 2018 nanti,” harapnya. Kunjungan Wakil Bupati itu juga didampingi jajaran Dinas Pariwisata, Dinas PU, kelompok sadar wisata, serta masyarakat setempat. (rm/ Robbisam)

SEJUMLAH kapal nelayan di Pasaman Barat terpaksa parkir menunggu pengisian bahan bakar

Pasaman Barat Butuh Investor Bangun Dua SPBBN SIMPANG EMPAT, RAKYAT MEDIA-Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, membutuhkan investor untuk membangun dua stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBBN).”Benar, nelayan kesulitan memperoleh bahan bakar. Diperlukan investor karena untuk membangun SPBBN membutuhkan biaya yang cukup tinggi,” kata Kepala Dinas Perikanan Pasaman Barat, Arial Effendi di Simpang Empat, Selasa. Ia mengatakan akibat nelayan kesulitan memperoleh bahan bakar maka mayoritas nelayan enggan melaut. Sebab, untuk memperoleh BBM mereka harus menempuh perjalanan jauh menuju SPBU terdekat dengan membawa surat rekomendasi dari dinas terkait.Menurutnya hingga saat ini Pasaman Barat baru memiliki satu SPBBN. “Setidaknya Pasaman Barat membutuhkan dua SPBBN lagi untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar kapal bagi nelayan khususnya Sasak dan Air Bangis,” katanya. Nelayan saat ini kesulitan untuk memperoleh bahan bakar minyak. Mereka harus menempuh perjalanan jauh untuk menuju SPBU terdekat.”Sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 13 tahun 2015, nelayan harus membawa surat rekomendasi dari dinas terkait agar bisa memperoleh BBM bersubsidi,” ujarnya. Di daerah Sasak dan Mandiangin nelayan menghabiskan setidaknya lima ribu liter BBM setiap hariuntuk kapal, sebutnya.Ia menjelaskan pemerintah menyambut baik dan siap menfasilitasi jika ada pihak yang ingin membangun SPBBN di daerah tersebut.Dengan keberadaan SPBBN tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pinggir pantai lainnya sehingga Pasaman Batat selangkah lebih dekat keluar dari predikat daerah tertinggal. Sementara itu, Bupati Pasaman Barat, Syahiran menyampaikan nelayan di Pasaman Barat cukup banyak, mencapai 13 ribu lebih.”Ini artinya kebutuhan kita terhadap BBM khusus untuk nelayan masih tinggi. Jika ada investor yang ingin membangun SPBN kita akan sambut dengan penuh semangat,” ujarnya. (rm/ Robbisam)

Kapolda Sumbar : Minta Jajarannya Berantas Peredaran Narkoba di Pasbar PASAMAN BARAT, RAKYAT MEDIA-Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen.Pol. Fakhrizal menekankan kepada jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat dan masyarakat agar bersama-sama mengawasi peredaran narkoba di daerah itu. “Benar, peredaran narkoba cukup tinggi di Pasaman Barat. Pemberantasan narkoba tidak saja tugas pihak kepolisian tetapi juga tugas bersama,” katanya saat melakukan kunjungan kerja ke Mapolres Pasaman Barat di Simpang Ampek, Senin.

Ia mengatakan memberantas peredaran narkoba juga harus dimulai dari keluarga. Orang tua juga harus berperan mengawasi anak-anaknya agar tidak terjerumus memakai narkoba.”Lakukan pengawasan kepada anak masing- masing, pantau pergaulannya,” katanya. Sebelumnya Kapolres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso mengatakan daerah itu saat ini dijadikan sasaran peredaran narkoba, bukan perlintasan lagi. Untuk itu diperlukan kerja

sama semua pihak untuk memberantas peredaran narkoba, tidak bisa hanya mengharapkan dari kepolisian. Dari data kasus yang ada pada 2016 Polres Pasaman Barat mengungkap kasus narkoba sebanyak 38 kasus. Sementara di tahun 2015 pengungkapan kasus sebanya 27 kasus.Ia menekankan untuk upaya pemberantasan dibutuhkan komitmen dari semua pihak untuk memerangi peredaran barang haram tersebut. Upaya pemberantasan tidak

hanya dilakukan dengan jalan pengungkapan kasus, namun juga dilaksanakan menggalakan upaya pencegahan. Salah satunya dilakukan dengan sosialisasi akan bahaya narkoba ke sekolah-sekolah. “Sosialisasi ini sangat penting karena sebagai salah satu tindakan preventif. Harapannya dengan kegiatan tersebut maka para siswa jadi tahu akan bahaya dari narkoba sehingga tidak mendekati narkoba,” ujarnya. Saat kunjungan itu Kapolda juga memberikan arahan kepa-

da segenap anggota Polres Pasaman Barat dalam upaya meningkatkan semangat kerja. Saat kunjungan Kapolda disambut oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso, Bupati Pasaman Barat, Syahiran, Wakil Bupati, Yulianto, Ketua DPRD, Daliyus K, Sekda, Manus Handri, tokoh adat dan ninik mamak yang ada di Pasaman Barat.Rombongan Kapolda disambut dengan kesenian tradisional Tambua Tasa Polres Pasaman Barat yang dihadiri ratusan tamu undangan.( rm/Robbisam)


CMYK

RAKYAT RIAU

Rabu, 2 - 9 Agustus 2017, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

8

Wakil Bupati Meranti Lantik 11 Kepala OPD ANGGOTA DPRD Bengkalis hearing dengan Dinas Pendidikan

SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat struktural eselon II. Ada 11 kepala OPD di Kepulauan Meranti yang dilantik siang itu. Pelantikan dilangsungkan di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti Jalan Dorak Selatpanjang, Senin (31/ 7/2017). Hadir saat pelantikan Wakil Bupati Drs H Said Hasyim, Sekda Yulian Norwis, Wakil Pimpinan Muzamil, Ketua Komisi I Edy Masyhudi. Selain itu hadir juga Ketua Komisi II Darwin Susandy, Kabag Umum DPRD Otong, perwakilan instansi vertikal dan beberapa pejabat lainnya. Adapun 11 pejabat eselon II yang dilantik Drs H Said Hasyim siang itu antara lain; 1. Drs Revirianto yang sebelumnya Kepala BKD, menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Ads 2. Alizar SSos MSi yang sebelumnya Kepala Dinas Perikanan (DKP) menjadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), 3. Jonizar SH MSi yang sebelumnya Kadisdukcapil menjadi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesjahteraan Rakyat, 4. Drs Hariyandi MSi yang sebelumnya Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menjadi Kepala Disdukcapil,

Hearing Dinas Pendidikan dengan Lintas Komisi di DPRD Bengkalis BENGKALIS, RAKYAT MEDIA-Hearing lintas Komisi DPRD Bengkalis dengan Dinas Pendidikan berlangsung panas, Senin (31/7/2017). Dalam rapat dengar pendapat di ruang rapat dewan itu, Pelaksana Tugas Disdik, Edi Sakura dicecar sejumlah pertanyaan krusial terkait persoalan dunia pendidikan di Negeri Junjungan. Hearing dipimpin Wakil Ketua DPRD Bengkalis, H Indra Gunawan Eet, PhD diikuti belasan anggota DPRD lainnya termasuk Ketua Komisi IV yang membidangi masalah pendidikan, H Abi Bahrun. Ada sejumlah persoalan yang disampaikan dewan kepada Plt Kadisdik Bengkalis, Edi Sakura. Seperti persoalan mutu pendidikan, dugaan permainan dan pengaturan proyek di Disdik dengan setoran mencapai 20 persen. Usai hearing, Indra Gunawan memaparkan bahwa rencana rapat dengar pendapat ini sudah lama direncanakan, tapi karena dewan memiliki agenda yang padat baru dapat dilaksanakan pada Senin kemarin. “Sangat disayangkan orang yang basicnya seorang guru diberi kepercayaan mengurusi dunia pendidikan, malahan diduga bermain proyek untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Sudah sangat banyak informasi yang kita dapatkan kalau beliau (Edi Sakura) hanya mengurusi proyek di Disdik, termasuk instruksi dia minta setoran sampai 20 persen lebih ke rekanan. Mau jadi apa dunia pendidikan di Bengkalis kalau orang yang diberi amanah ternyata hanya memikirkan kepentingannya saja,’’ tegas Indra Gunawan. Kemudian sambung Eet, ada informasi yang berkembang di lapangan kalau Plt Kadisdik menjalankan tugasnya sebagai orang nomor satu di dunia pendidikan Bengkalis menggunakan “tangan besi” terhadap kepala sekolah hingga guruguru yang tidak mau mengikuti perintahnya. Termasuk adanya dugaan setoran bagi mereka yang mau promosi jadi kepala sekolah ataupun mereka yang masih mau bertahan di posisi kepala sekolah. Selain itu, ujar politisi Partai Golkar ini, ada banyak pekerjaan rumah dalam memajukan dunia pendidikan dengan melahirkan sumber daya manusia yang unggul terkesan terabaikan sekarang karena prilaku stakeholdernya sendiri yang sibuk mencari untung lewat proyek. Yang juga menjadi persoalan di Disdik Bengkalis saat ini adalah soal kinerja yang rendah karena ulah Plt kadisdik yang sibuk mengurus proyek termasuk melibatkan bawahannya. “Terkait persoalan itulah kita memanggil yang bersangkutan untuk didengar pendapatnya. Namun saat hearing yang bersangkutan nyaris tidak menjawab pertanyaaan kawan-kawan. Kita atas nama dewan secara kelembagaan akan menentukan sikap atau mengeluarkan rekomendasi atas kinerja Plt Kadisdik,” pungkasnya. (rm/rgc)

PARA pejabat OPD yang dilantik Wakil Bupati meranti Said Hasyim

5. H Herman SE MT yang sebelumnya Kepala DisperindagkopUKM menjadi Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), 6. Bambang Supriyanto SE MM yang sebelumnya kepala BPPRD menjadi Kepala Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), 7. Drs Mohamad Azza Faroni yang sebelumnya Asisten Bidang Pemerintahan menjadi Kadis PerindagkopUKM, 8. Aready SE MSi yang sebelumnya Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan

mengevaluasi seluruh pegawai. Evaluasi itu untuk memenuhi kebutuhan pembangunan dan masyarakat. “Ini penyegaran supaya kedepannya kinerja lebih baik,” kata Said Hasyim. Ditambahkan Said Hasyim, pejabatan eselon II yang baru dilantik tidak perlu merasa kecewa. Sebab, semuanya dapat jabatan.”Kecewa?, biasa sajalah, kan semuanya dapat jabatan. Apakah di tempat baru banyak uang atau tidak seharusnya bukan jadi ukuran. Sebab bekerja itu karena prestasi bukan karena uang. Jadi, tak perlu ada yang kecewa. Ini kan bergeser tempat saja,” ujar Said Hasyim.(rm/ril)

Tenaga Kerja menjadi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), 9. Hendra Putra SIP MSi yang sebelumnya Kepala Dishub menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), 10. Drs Irmansyah MSi yang sebelumnya Kepala DLHK menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, dan 11. Syamsuddin SH MH yang sebelumnya Pj Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menjadi Kepala Dinas Perikanan. Said Hasyim kepada wartawan mengaku bahwa mereka tiap hari

Polres Meranti Rangking Tiga Program Promotor Kapolri di Riau SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Barliansyah SIk, terima penghargaan dari program Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter) Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Tito Karnavian, di wilayah Riau. Penghargaan Promoter tahap 2 Semester 1 tahun 2017 di wilayah Riau tersebut diserahkan oleh Kapolda Riau Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara, pada Selasa 1 Agustus 2017 sekitar pukul 07.30 WIB di Hotel Pangeran Pekanbaru. Polres Kepulauan Meranti berhasil meraih ranking tiga setelah Polres Inhu dan Polres Pelalawan. Kemudian nyusul diposisi 4 Polres Dumai, posisi 5 Polres Rokan Hulu, posisi 6

PARA anggota dan Perwira Polres Meranti

Polres Bengkalis, posisi 7 Polresta Pekanbaru, posisi 8 Polres Kuantan Singingi, posisi 9 Polres Siak, pisisi 10 Polres Rokan Hilir, posisi 11 Polres Indragiri Hilir, Posisi 12 Polres Kampar, dan posisi 13 Satker Polda Riau. Demikian informasi ini disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah SIk, melalui Paur Humas Iptu Djonni Rekmamora, Selasa (1/8/2017). “Ini adalah berkat doa kita bersama serta hasil kerja keras seluruh personel Polres Kepulauan Meranti,” kata Djonni. Djonni juga menyampaikan harapan kedepannya dapat dipertahankan dan agar lebih ditingkatkan lagi. (rm/ rgc)

Wabup Meranti Silaturahmi Jamaah Calon Haji Asal Kepulauan Meranti Mulai Berangkat Pada 7 Agustus 2017 dan Tinjau Sekretariat IKKBM SELAT PANJANG, RAKYAT MEDIA-Usai acara HARGANAS ke - XXIV Tingkat Provinsi Riau Tahun 2017, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim menyempatkan hadir dan meninjau langsung sekretariat Kantor Ikatan Keluarga Kabupaten Bengkalis Asal Meranti (IKKBM) di Jalan Pembangunan, Desa Kelapati Kabupaten Bengkalis, Selasa (25/7/2017). Dalam peninjauan tersebut, Wabup H. Said Hasyim di dampingi Kadis Sosial Drs Asrorudin MSi, Penasehat IKKBM H. Nurnawawi SH, Sekretaris IKKBM H. Afrizal SH MH, Muhammad Firdaus, Rinto, Tengku Syahrial, dan para Pejabat lainnya. Dalam ucapannya, Wabup H. Said Hasyim, mengatakan kami atas nama Pemkab Kepulauan Meranti sangat mendukung sekali terbentuknya Ikatan Keluarga Kabupaten Bengkalis Asal Meranti (IKKBM) dan pada awalnya Ikatan Keluarga Kabupaten Kepulauan Meranti ( IKKKMB) di Bengkalis ini sudah lama berdiri dan harus diubah sesuai namanya menjadi IKKBM. “ Oleh sebab itu, yang terpenting kita jaga persatuan dan kesatuan kita dan kompaklah kita dan janganlah ada perbedaan dan satukan tekad untuk lebih baik lagi kedepannya,” ucap Said. Dan lanjutnya, Orang nomor Dua di Kabupaten Kepulauan Meranti ini juga men-

WAKIL Bupati Meranti Said Hasyim

jelaskan Pemkab Meranti sudah membantu meringankan masyarakat meranti untuk berobat di Kabupaten Bengkalis dengan melalui Jamkesda dan SKTM. Dan juga kita akan sangat mendukung kekompakan masyarakat yang bergabung dengan IKKBM di Kabupaten Bengkalis tersebut.” Dan tolong nanti pak Sekretaris dan Pak Nurnawawi untuk segara di kukuhkan dan nantinya yang melantik Bapak Bupati Bengkalis bapak Amril Mukminin dan kita cuma menghadiri saja bersama Bupati Meranti H. Irwan,” ungkap Wabup. Kendati demikian, Iapun mengharapkan yang berlalu biar berlalu dan sayapun dengar masyarakat bengkalis asal meranti disini sangat kompak dan saling berbagi dan tolong menolong bersama - sama untuk dapat meringankan sahabat dan keluarga kita. Dalam kesempatan yang

sama, Penasehat Ikatan Keluarga Kabupaten Bengkalis Asal Meranti ( IKKBM), H. Nurnawawi SH, mengatakan kami sudah dua kali mengajukan kegiatan administrasi dan kegiatan sosial dan untuk di ketahui jumlah dalam ke pengurusan IKKBM ini 50 orang dengan 1000 KK dan jumlah penduduknya lebih kurang 5000 jiwa. “ Oleh karena itu, kami terus menggalakan kegiatan sosial ini dan niat kami ikhlas menolong sesama manusia,” katanya. Begitu juga, salah satu pengurus IKKBM ini, Muhammad Firdaus mengatakan kami melakukan dan mengembangkan lagi organisasi ini, tujuannya agar kita bisa saling membantu, kompak dan saling bersilaturahmi untuk bisa tenang, nyaman dan bahagia.Yang terpenting dengan belumnya pengukuhan dan peresmian Anggota IKKBM mari kita jaga diri kita dan kompak.(rm/ril)

SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Sebanyak 81 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kepulauan Meranti, Riau, mulai berangkat menuju Batam tanggal 7 Agustus 2017. Mereka bergabung dengan Kloter 10 dan menuju Madinah tanggal 8 Agustus 2017. Informasi ini disampaikan Kasi Haji Kemenag Kepulauan Meranti, H Hasbullah, ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (1/8/2017). Kata Hasbullah, tanggal 7 Agustus 2017 itu, keberangkatan (Selatpanjang - Batam) pertama pada siang hari, sekira pukul 14.00 WIB. Sebab, masuk ke Asrama Haji Batam pukul 21.00 WIB. Berangkat pertama ini sebanyak 81 JCH (satu diantaranya petugas kloter). “Terbang ke Madinah tanggal 08 Agustus 2017 jam

10 malam (22.00 WIB),” kata Hasbullah. Tahun ini, masih menurut Hasbullah, JCH asal Kepulauan Meranti berangkat dua gelombang. Gelombang pertama sebanyak 81 dan berangkat tanggal 7 Agustus 2017. Sementara gelombang kedua sebanyak 2 orang, berangkat tanggal 23 Agustus dan tergabung di kloter 26 tujuan Jeddah. Kepulauan Meranti dapat jatah cadangan sebanyak 4 orang dan satu diantaranya batal berangkat. Lalu, satu dari 3 cadangan berhasil ditarik ke kloter induk. Sedangkan 2 lainnya terpaksa bergabung dengan kloter 26 dengan Kalbar dan Jambi. Pada tanggal 4 Agustus 2017, koper seluruh JCH akan dikumpul semua. Sedangkan

KASI Haji Kemenag Kepulauan Meranti, H Hasbullah.

pelepasan pukul 10.00 WIB tanggal 7Agustus 2017. JCH Kepulauan Meranti tinggal menunggu keberangkatan. Dapih, paspor, dan visa, sudah selesai. Ditambahkan Hasbullah, secara administrasi, kesehatan, manasik, dan

perlengkapan jamaah sudah final 100 persen. JCH dari Kota Sagu hanya menunggu waktu berangkat saja. “Tahun ini JCH menunaikan haji selama 41 hari. Kalau tahun lalu selama 39 hari,” ujar Hasbullah.(rm/grc)

Polres Bengkalis Tangkap Pembakar Hutan di Riau BENGKALIS, RAKYAT MEDIAPolres Bengkalis, Riau menangkap seorang warga inisial EA (22) yang diduga melakukan pembakaran lahan. Luas lahan yang terbakar mencapai 1 hektare. Kapolres Bengkalis, AKBP Abas Basuni mengungkapkan hal itu kepada wartawan, Kamis (27/7). Abas menjelaskan, peristiwa kebakaran lahan ini terjadi di Desa Petani Kecamatan Bathin Salopan, Bengkalis. Kebakaran ini terjadi Kamis sore sekitar pukul 15.50 WIB.”Pelaku pembakaran inisial EA yang diduga melakukan tidak pidana pembakaran lahan. Kini sudah

kita amankan,” kata Abas. Kebakaran ini awalnya, kata Abas, diketahui dua orang warga yaitu Zainal Arifin (63) dan Zulkifli (63) warga sekitar. Sekitar pukul 10.00 WIB, keduanya tengah berada di perkebunan untuk membersihkan lahan. Keduanya bekerja membersihkan lahan dengan mesin rumput. ”Sore hari pelaku EA datang dengan sepeda motornya menuju ke lahanya yang tidak jauh dari lahan milik kedua saksi tersebut. EA datang sengaja membakar lahannya,” kata Abas. Pelaku EA, katanya, memiliki lahan hanya luas sekitar 10m x 20m. Lah-

an tersebut dibakar, yang ternyata apinya merebet ke lahan lainnya. Luas kebakaran pun menjadi 1 hektare .”Melihat ada kobaran api, kedua saksi tadi pun berusaha melakukan pemadaman. Hal itu dilakukan, agar api tidak merebet lebih luas lagi,” kata Abas. Melihat ada kebakaran lahan, tim Polres Bengkalis bergegas ke lokasi. Dari sana pelaku pun berhasil diamankan. Barang bukti yang disita satu buah korek api untuk melakukan pembakaran. “Pelaku masih kita mintai keterangan dalam kasus ini,” tutup Abas. (rm/oz).


CMYK

9

RAKYAT SPORT

Rabu, 2 - 9 Agustus 2017, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Barcelona Menang atas Real Madrid di Miami MIAMI GARDENS, RAKYAT MEDIIA-El Clasico pada pertandingan pramusim berakhir untuk kemenangan Barcelona. Pada pertandingan International Champions Cup (ICC) 2017 di Stadion Hard Rock itu, Sabtu (26/7/2017) atau Minggu pagi WIB, Barcelona menang 3-2 atas Real Madrid. Barcelona mencetak gol melalui Lionel Messi (3’), Ivan Rakitic (7’), dan Gerard Pique (49’). Adapun gol balasan Real Madrid dibukukan Mateo Kovacic (14’) dan Marco Asensio (36’). Pelatih kedua tim, Zinedine Zidane dan Ernesto Valverde, memainkan skuad terbaik dari tim yang ada pada laga ini. Real Madrid hanya minus Cristiano Ronaldo yang maish liburan. Di kubu Barcelona, Neymar yang diisukan akan pergi ke Paris Saint-Germain, bermain sejak menit awal. Barcelona unggul cepat 2-0 ketika laga baru berjalan kurang dari 10 menit. Lionel Messi membuka kemenangan Barcelona lewat golnya pada menit ketiga, memanfaatkan umpan Sergio

Busquets. Empat menit berselang, Ivan Rakitic menggandakan keunggulan Barcelona setelah menyelesaikan umpan Neymar. Akan tetapi, Real Madrid bisa mengatasi ketertinggalan. Mateo Kovacic memperkecil keadaan pada menit ke-14 sekaligus membangkitkan optimisme rekanrekannya. Gol penyama kedudukan akhirnya tercipta pada menit ke-36. Kovacic menjadi kreator gol Marco Asensior memanfaatkan serangan balik cepat. Babak pertama berakhir dengan skor imbang 2-2. Empat menit babak kedua berjalan, Barcelona kembali unggul. Memanfaatkan situasi bola mati, Gerard Pique meneruskan umpan Neymar untuk menjebol gawang Keylor Navas. Pada babak kedua, Zidane dan Valverde sama-sama merombak komposisi pemain non-kiper. Hanya Navas dan Jespe Cilessen yang bermain penuh 90 menit. Dua puluh pemain lain diganti pada awal atau pertengahan babak kedua. Hingga pertandingan berakhir, skor 3-2 untuk keunggulan Barcelona atas Real Madrid bertahan. (rm/kps).

LIONEL Messi mencoba lepas dari pengawalan pemain belakang lawan saat Barcelona berhadapan dengan Real Madrid

Arsenal Harus Melepas Sanchez Pada Musim Panas Ini

ANTONIO Candreva melindungi bola saat Inter Milan melawan Sassuolo pada partai Seri A

Spalletti: Peran Candreva di Inter Milan Tak Tergantikan SINGAPURA, RAKYAT MEDIA-Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, menyebut nama pemain yang tidak tergantikan di timnya seusai partai International Champions Cup (ICC) 2017 kontra Chelsea di Singapura, Sabtu (29/7/ 2017). Sosok yang disinggung Spalletti ternyata bukanlah Ivan Perisic, yang dipuji oleh sang juru taktik dalam sepekan terakhir.Pemain pertama adalah Antonio Candreva, yang sedang diincar Chelsea. Manajer Chelsea, Antonio Conte, berupaya mendatangkan Candreva untuk menambah opsi di sayap kanan selain Victor Moses.”Peran Candreva tak tergantikan meskipun bursa transfer tidak dapat diprediksi,” kata Spalletti saat ditanya tentang ketertarikan Chelsea pada pemain berusia 30 tahun itu, seperti dilansir Football Italia. Selain Candreva, Spalletti juga berusaha memagari Ivan Perisic, yang diburu Manchester United.Hanya 24 jam setelah menyatakan bahwa Perisic tidak dijual, pelatih Italia itu malah melontarkan komentar bernada kurang yakin. “Dia adalah pemain Inter, tetapi yang terpenting adalah tim, bukan hanya satu pemain,” ujar mantan pelatih AS Roma tersebut.(rm/kms)

Danilo: Zidane Ingin Saya Bertahan di Real Madrid BRASIL, RAKYAT MEDIA-Pemain Brasil, Danilo, resmi pindah ke Manchester City. Dia diboyong dari Real Madrid dengan harga yang disinyalir £26,5 juta atau setara Rp458,5 miliar. Danilo mengungkapkan, sebenarnya pelatih Real Madrid Zinedine Zidane membujuknya agar tetap bertahan di Santiago Bernabeu. Namun dia ingin mendapat tantangan baru.”Ya, dia membujuk saya untuk bertahan. Tapi saya butuh perubahan. Saya butuh tempat yang memberi saya kesempatan,” kata Danilo dilansir Tribal Football, Rabu 26 Juli 2017. Keputusan Danilo hengkang memang karena dia kecewa gagal bermain reguler di Madrid. Dia hanya menjadi pelapis bek kanan utama El Real, Dani Carvajal. Danilo pun yakin dia bisa membantu ManCity meraih gelar juara musim ini. Dia mengaku, tidak sembarang memilih klub. Dia hanya memilih klub yang punya kualitas untuk juara. “Semua klub yang saya pernah bela selalu menjadi juara. Dan saya tidak ragu kalau ManCity bisa juara Liga Champions musim ini. Itu sebabnya saya memilih klub ini,” katanya.(rm/net)

PARIS, RAKYAT MEDIALegenda Arsenal, Alan Smith, menyebut jika mantan timnya harus segera menjual Alexis Sanchez pada musim panas ini. Sebab, The Gunners akan sangat rugi jika melepasnya secara bebas transfer musim depan. Sejak akhir musim lalu, masa depan pemain asal Chile itu selalu menjadi sorotan. Dengan masa bakti yang habis akhir musim depan, kontraknya bersama Arsenal masih belum diperpanjang.

Kabar tersebut memancing beberapa klub Eropa untuk merekrutnya. Yang paling ngebet untuk mendatangkannya adalah Manchester City dan Paris Saint-Germain. Bukannya memilih untuk menjual Sanchez, Arsenal justru malah ingin mempertahankannya hingga akhir musim depan. Dan keputusan itu justru ditentang oleh Smith. Alasannya jelas. Menurutnya, Arsenal harus berpikir jernih dengan melepas sang

pemain dibandingkan mempertahankannya dan melepasnya dengan gratis. “Apa yang manajemen pikirkan dengan mempertahankan pemain yang bisa memberi Anda £60 juta, dan mengizinkannya pergi tanpa mendapat apa pun pada musim depan,” kata Smith dikutip Sunsport. “Itu tidak masuk akal, Anda harus mengizinkannya pergi dan mendapatkan uangnya kemudian tetap menatap ke depan,” jelasnya.(rm/net)

Pesta Bola di Singapura Sudah Usai SINGAPURA, RAKYAT MEDIAInternational Champions Club (ICC) Singapura sudah usai. Bayern Munich, Chelsea, dan Inter Milan pun makin dekat dengan kompetisi yang baru. Kekalahan Chelsea dari Inter 12, Sabtu (29/7/2017) di National Stadium, menjadi penanda berakhirnya ICC Singapura. Nerazzurri menjadi satu-satunya tim yang berhasil mengantongi dua kemenangan dalam ajang yang baru kali pertama dihelat di kawasan Asia Tenggara itu. Setelah menjalani rangkaian lagalaga di ICC Singapura, tiga tim kontestan itu sudah dinantikan pertandingan lanjutan. Inter masih meneruskan tur pramusim dengan menghadapi Villarreal pada 6 Agustus.

INTER Milan vs Chelsea di internasional Champions Cup (ICC) Singapura

Sementara itu, Chelsea malah sudah harus menjalani laga kompetitif. The Blues dijadwalkan menghadapi Arsenal pada Community

Shield di Wembley pada 6 Agustus. “Kami sudah menyelesaikan dua pertandingan uji coba di Singapura ini. Kami siap menjalani pertandin-

gan menghadapi Arsenal pekan depan,” kata N’Golo Kante usai pertandingan. Bayern akan berlaga di Audi Cup menghadapi Liverpool pada 1 Agustus, kemudian tampil pada Piala Super Jerman versus Borussia Dortmund, 5 Agustus. Bayern pulang dari Singapura dengan kemenanan atas Chelsea 3-2 dan dikalahka Inter 0-2. Usai pertandingan dengan Inter, Ancelotti menyebut kalau tur pramusim itu bukan soal kalah dan menang. “Kami merencanakan perjalanan ini dan senang bisa datang ke sini. Kami mendapatkan ujian yang bagus serta beberapa laga penting yang bisa meningkatkan kondisi kami,” kata Ancelotti beberapa waktu lalu. (rm/net)

Nasib Timnas Futsal Neymar dan Mbappe di Ambang Pemecahan Rekor Transfer Dunia di SEA Games Kembali Tak Pasti JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Keberangkatan Timnas Futsal Indonesia ke SEA Games 2017 di Malaysia belum pasti. Salah satu penyebabnya adalah persoalan hak siar. Sebelumnya memang ada kabar jika timnas futsal mundur. Pelatih Victor Hermans sempat menyatakan anak-anak asuhnya tidak akan berangkat ke SEA Games. Namun, PSSI tetap ingin mengikutsertakan di ajang dua tahunan tersebut. Tapi belakangan kembali ada masalah. Itu berkaitan dengan hak siar pertandingan. Selama ini, pertandingan futsal selalu disiarkan oleh stasiun televisi swasta milik Presiden Federasi Futsal Indonesia (FFI), Harry Tanoesoedibjo. Sementara itu, hak siar SEA Games dipegang oleh staisun televisi swasta lain. “Futsal itu prinsipnya pemerintah tidak menghalangi.

Tapi, teknis di lapangan harus ada koordinasi antara FFI dan PSSI,” kata Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewa Broto, di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta. “Akan tetapi, futsal kemungkinan tidak jadi berangkat karena masalah hak siar. Tapi, PSSI masih akan berusaha menyelesaikannya, sepertinya mereka masih optimis,” tutur Gatot. Sementara itu, Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria mengatakan, ia telah berkirim surat kepada FFI untuk segera melakukan persiapan SEA Games. Tisha menambahkan, untuk dana PSSI tidak ada masalah.”Kami telah meminta FFI untuk memulai persiapan SEA Games. Karena ini kasus khusus, maka PSSI akan turun tangan. Kami telah berdiskusi dan sedang berjalan,” kata Tisha. (rm/viva)

MANACO, RAKYAT MEDIA-Status pemain termahal dunia saat ini masih dipegang Paul Pogba. Pogba didatangkan Manchester United dari Juventus pada 2016, dengan nilai transfer •105 juta atau

setara Rp1,63 triliun. Status Pogba sebagai pemain termahal dunia sepertinya hanya bertahan setahun. Di bursa transfer musim panas ini, ada dua pemain yang bisa mematahkan rekor Pogba.Yang

PAUL Pogba penyerang AS Manaco pemain termahal

pertama adalah striker Barcelona, Neymar. Penyerang internasional Brasil ini digoda oleh Paris Saint-Germain. Pemain lain yang berpeluang memecahkan rekor transfer Pogba adalah penyerang AS Monaco, Kylian Mbappe. Pemain belia Prancis ini diperebutkan oleh Real Madrid dan Manchester City. PSG kabarnya rela menebus klausul pelepasan Neymar. Harganya adalah 222 juta euro, atau setara Rp3,4 triliun, yang sama dengan enam Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Beberapa media di Spanyol telah mengklaim kalau pihak Mbappe dan Real Madrid sudah mencapai kesepakatan dengan nilai transfer sebesar 180 juta euro atau 2,7 triliun. Tapi kabar itu belum direspons langsung oleh yang bersangkutan. Hal ini dimanfaatkan betul oleh ManCity. The Citizens siap mengajukan tawaran yang lebih besar dari Los Blancos. (rm/net)


CMYK

SELEBRITY

Rabu, 2 - 9 Agustus 2017, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

10

Nikita Willy

Pamer Foto di Ranjang

Bareng Pacar JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Nikita Willy tak ragu lagi untuk membagikan kemesraannya dengan sang kekasih, Indra Priawan. Pasangan ini juga diketahui sudah sering pergi liburan bersama ke berbagai destinasi di dalam dan luar negeri. Berbagai foto mesra juga sering dibagikan Nikita di media sosial. Meski belum lama menjalin kasih, chemistry Nikita dan sang kekasih rupanya mencuri perhatian Commercial Photographer dan Film Maker, Winston Gomez. Baru-baru ini, Winston menggandeng Nikita dan sang kekasih untuk menjalani pemotretan bersama. Menariknya Nikita dan anak bos taksi itu menjalani pemotretan di sebuah kamar. Bak pasangan suami istri, artis cantik berusia 23 tahun itu pun tampil cukup mesra dengan sang kekasih. Pesinetron cantik itu tampil memukau dalam berbagai pose, mulai dari seksi hingga ceria. Nikita tampil bak wanita dewasa dalam balutan dress sebatas lutut dalam pemotretan itu. Sedangkan Indra tampil bak eksekutif muda dalam balutan kemeja putih yang dipadukan dengan celana hitam. Chemistry keduanya sukses memukau netter hingga berhasil mendapat lebih dari 23 ribu likes, Sabtu (29/7). Sayangnya, Nikita seolah melarang netter untuk mengomentari foto dirinya bersama sang pacar. Terbukti lawan main Rezky Aditya di sinetron “Dua Wanita Cantik” itu mengunci kolom komentar untuk foto-foto pemotretan tersebut. Ia sepertinya enggan menerima komentar miring dari netter di media sosial.(rm/ viva)

KELUARGA Jeremy Thomas

Heboh Pembicaraan Jeremy Thomas Soal Keringanan Kasus Axel JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Keluarga Jeremy Thomas hingga kini masih terus menjadi perbincangan hangat. Apalagi, sejak Axel Matthew dianiaya hingga ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan psikotropika. Tak berhenti di situ, kasus Axel menjadi ramai dibicarakan saat Valerie Thomas mengunggah video di fitur akun Instagram Story-nya. Dalam video singkat yang sempat diunggah Valerie itu terdengar potongan suara percakapan yang diduga dilakuan sang ayah, Jeremy dan seorang perempuan. Dalam perbincangan itu, Jeremy dan perempuan tersebut membicarakan tentang masa hukuman yang harus dijalani Axel. Bahkan suara wanita di video tersebut diduga merupakan suara Ina Thomas. Namun saat dikonfirmasi, Ina Thomas langsung membantahnya. Namun Ina sendiri mengakui jika suara pria tersebut merupakan suara suaminya.”Oh enggak, itu bukan saya, kalau suara saya kan cempreng. Itu tentang Valerie, dia lagi ngobrol saja dengan Mas Jeremy,” ujar Ina Thomas kepada wartawan di Jakarta, Jumat (28/7/2017).(rm/net)

Hamil Muda, Ryana Dea Panik saat Naik Pesawat JAKARTA, RAKYAT MEDIA- Sejak menikah dengan Puadin Redi pada 16 Oktober 2016, pesinetron Ryana Dea diketahui tengah hamil buah hati pertama mereka yang kini sudah menginjak usia bulan keempat. Tengah hamil muda, pemain sinetron Dunia Terbalik itu pun kerap menghabiskan waktu bersama calon jabang bayi di lokasi syuting. Namun kali ini ada yang sedikit berbeda, Ryana mencoba untuk naik pesawat pertama kali ketika sedang mengandung. Wanita 27 tahun ini langsung dihampiri perasaan gugup ketika terbang dengan pesawat pertama kali. Kendati demikian, tujuannya bepergian dengan pesawat adalah untuk menyusul sang suami yang tengah berada di Singapura. Sandra Dewi yang kini tengah hamil memberikan komentarnya. Ia mengatakan kalau sejak mengandung pada usia sebulan sampai saat ini ketika kandungannya berusia empat bulan, dirinya sudah bepergian dengan pesawat, dan semua akan baik-baik saja. Melihat komentar salah satu rekannya itu, Ryana sangat salut dengan Sandra Dewi. Ia tetap saja merasa panik meskipun kandungannya akan baik-baik saja. “Ga papa hahahahahhaa aku dr 1 bulan 2 bulan 3 bulan 4 bulan naik pesawat hahahahaha,” tulis Sandra Dewi pada kolom komentar. Tak hanya Sandra Dewi, netizen juga banyak memberikan komentar. Mereka mendoakan agar Ryana selalu hatihati dan calon buah hati diberikan kesehatan. “Hati hati y bumil cantik ..suka bnget lihat pasangan ini @ryana_dea sama @puadinredi ..semoga samawa ..diberi kesehatan selalu aminn,” tulis komentar akun @anitayuan87.(rm/bintang).

Atalarik Syach- Tsania Marwa Mediasi di KPAI

Artis Atalarik Syach- Tsania Marwa

Bisnis Atas Dasar Cinta Ala Jessica Iskandar JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Jessica Iskandar menjajal peruntungan lewat satu bisnis baru bernama Jedar Kooffee. Atas dasar kecintaannya terhadap kopi, Jessica Iskandar mengembangkan bisnis cold brew coffe. “Karena aku pecinta kopi sejati pasti minum kopi setiap hari. Lingkungan aku juga suka kopi. Jadi kopi itu our morning mood. Aku pasti minum segelas atau dua gelas. Dan ternyata memang bikin semangat,” kata Jessica Iskandar, saat launching Jedar Kooffee, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (29/7/2017). Berangkat dari kecintaan tersebut lah, akhirnya Jedar — sapaannya— memutuskan un-

tuk menggelutinya dengan serius dan membuat bisnis sendiri. “Pas jalan-jalan ke Italia, lihat dan cari-cari caranya (membuat kopi) terus dipelajari. Kita harus punya kualitas dan rasa yang harus tetap dijaga. Karena kan dagang enggak sehari dua hari, jadi harus pertahanin kualitas dan terus perbaiki produk,” lanjut Jessica Iskandar. “Jessica teman aku dari project Kooka. Dia itu pecinta kopi tapi susah dapat kopi yang less sugar, dan kalau ke Supermarket itu yang cold brew susah. Kalau hot brew kan ada Starbucks, Cofee Bean, Maxx Cofee, kita mau sesuatu yang beda,” sambung Michael melengkapi. (rm/rd).

JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Usaha Tsania Marwamengadu ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) soal anak membuahkan hasil. Setelah empat bulan, Tsania Marwa akan segera bisa bertemu dengan buah hatinya. Kabar bahagia tersebut diterima Tsania setelah melakukan mediasi dengan Atalarik Syach, suaminya, yang difasilitasi pengurus KPAI pada Jumat (28/7/2017) siang. “Alhamdulilah seperti yang sudah dijadwalkan kedua pihak hadir, Alhamdulilah ada kabar baik. Saya di sini

tetep positif thingking dan terus berdoa, semoga tidak ada yang berubah. Semoga berjalan dengan lancar,” ujar Tsania Marwa dalam jumpa pers di Gedung KPAI. Ibu dua anak itu mengatakan, hasil kesepakatan dari mediasi dengan suami adalah jawaban atas usaha dan doa yang selama ini dipanjatkan Tsania. Aktris berusia 29 tahun itu pun bersyukur keinginan untuk bisa bertemu anak akan segera terwujud. “Ini salah satu doa saya, karena saya percaya doa ibu selalu diijabah sama Allah. Saya selalu optimis, sampai

kapanpun anak enggak akan pisah sama ibu,” tuturnya. Sementara itu, usai menjalani mediasi selama kurang lebih 2 Jam, Atalarik Syach tidak banyak berkomentar. Atalarik buru-buru meninggalkan Gedung KPAI.”Iya tadi mediasi soal anak, soal kesepakatan gimana, selebihnya tanya Marwah saja,” kata Atalarik Syach sambil berjalan menuju mobilnya. Tsania Marwa dan Atalarik Syach menikah sejak 10 Februari 2012. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua anak, Syarif Muhammad Fajri dan Aisyah Shabira.(rm/net)

Mikha Tambayong

Pose Bareng Vepita Pearce JAKARTA, RAKYAT MEDIAApa jadinya jika dua dara cantik disandingkan dalam satu foto, seperti yang .terjadi dengan foto yang dibagikan Mikha Tambayong yang tengah asyik berpose ria bersama aktris cantik Pevita Pearce letat instagram pribadinya @miktambayong, Kamis 27 Juli 2017. Sontak membuat para netizen yang melihatnya menjadi heboh. Hal itu dipicu lantaran keduanya memiliki paras yang cantik tentunya. Disamping itu, pada foto yang dibagikan oleh penyanyi 22 tahun itu, dirinya tampak memakai sebuah baju lengan buntung putih lengkap dengan rambut terurainya. Berbeda dengan adik dari Keenan Pearce yang lebih memilih tampil dengan baju garisgaris biru, meski sedikit memperlihatkan bahunya yang putih nan mulus.”Sista’ before mista’,” tulis Mikha Tambayong.

Melihat unggahan tersebut lantas netizen pun langsung membanjiri kolom komentar dari instagram pelantun Bekas Pacar. Alhasil fotonya tersebut disukai lebih dari 100 ribu netizen bahkan sedikitnya 400 netizen ikut berkomentar pada foto tersebut. Baik Mikha maupun Pevita Pearce memiliki kecantikan tersendiri. Meski Mikha yang kerap tampil tanpa make up, ia

masih terlihat cantik. Begitu juga Pevita Pearce yang tak malumalu saat mengumbar paras cantiknya tanpa make –up kala terbangun dari tidurnya, unggahan itu diperlihatkannya lewat instagram pribadinya @pevpearce belum lama ini.”Kembar @miktambayong@pevpearce,” tulis @wjulianita961.”Cantik mana ya.sama aja,” tulis @saidsatriad. (rm/bintang).


CMYK

11

Rabu, 2 - 9 Agustus 2017, MINGGU I

IKLAN

Website: www.rakyatmediapers.co.id


CMYK

GALERI FOTO

Rabu, 2 - 9 Agustus 2017, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

12

FOTO bersama Unsur Pimpinan DPRD Bersama Ketua Fraksi dan Komisi serta Ketua DPD Parpol di Provinsi Kepri.

Rapat Paripurna Pergantian Pimpinan Alat Kelengkapan DPRD Kepri

KOCOK ulang Pimpinan Alat Kelengkapan DPRD Kepri akhirnya disahkan melalui rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD Kepri, kawasan Dompak, Tanjungpinang, Rabu (26/7/2017). Sejumlah pimpinan Fraksi dan Komisi di DPRD Kepri pun mengalami pergantian. Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengatakan, kocok ulang atau pergantiaan pimpinan alat kelengkapan DPRD Kepri berdasarkan

berdasarkan tata tertib DPRD, bahwa pimpinan alat kelengkapan ini bertugas selama dua setengah tahun. "Sejak 3 November 2015, pimpinan alat kelengkapan ini sudah bekerja selama dua setengah tahun lebih. Berdasarkan aturan, maka saatnya untuk diganti," kata Jumaga yang memimpin paripurna. Adapun pimpinan alat kelengkapan DPRD Kepri yang mengalami pergantian, yakni Komisi I yang membidangi pemerintahan akan

UNSUR Pimpinan DPRD Kepri memimpin Rapat Paripurna Pergantian Pimpinan Alat Kelengkapan.

diketuai Abdulrahman LC dari Fraksi PKS-PPP, Taba Iskandar dari Golkar menjadi wakil ketua dan Sukhri Fahrial dari Fraksi Hanura Plus sebagai sekretaris. Komisi II yang membidangi keuangan diketuai Hotman Hutapea dari Fraksi Demokrat. Sementara Sirajudin Nur dari Fraksi Kebangkitan Nasional didapuk sebagai wakil ketua, dan Sahat Sianturi Fraksi PDIP sebagai sekretaris. Selanjutnya Komisi III akan

SEJUMLAH Ketua Partai Politik di Kepri hadir sebagai tamu undangan.

SEJUMLAH anggota DPRD Kepri dengan serius mendengarkan pembacaan alat kelengkapan DPRD Kepri yang baru.

SUASANA Rapat Paripurna Pergantian Pimpinan Alat Kelengkapan DPRD Kepri.

UNSUR Pimpinan DPRD Kepri bersalaman bersama pimpinan Parpol di Kepri.

diketuai Widiastadi Nugraha dari Fraksi PDIP, dengan Wakil Surya Makmur Nasution dari Fraksi Demokrat dan Raja Bachtiar sebagai sekretaris dari Fraksi Golkar. Sedangkan Komisi IV tetap dipimpin oleh Teddy Jun Askara dari Fraksi Golkar dan wakilnya Yuniarni Pustoko Weni dari Fraksi PDIP serta dr Jusrizal sebagai bendahara dari Fraksi Hanura Plus. Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) tetap diketuai

oleh Alex Guspeneldi dari Fraksi Kebangkitan Nasional dengan wakil Sarafuddin Aluan dari Fraksi PKS-PPP. Selanjutnya Badan Kehormatan dipimpin oleh Sahmadin Sinaga dari Fraksi Hanura Plus. Sementara Tawarich dari Fraksi PDIP didapuk jadi wakil, dan Wan Norman Edi, Asmin Patros serta Suryani sebagai anggota. Untuk Fraksi PDIP mengalami perubahan. Hingga periode ini berakhir, Fraksi PDIP akan dipimpin

Saproni. Fraksi PKS juga mengalami perubahan. Fraksi PKS untuk sisa periode ini akan dipimpin Iskandarsyah. Demikian juga Fraksi Demokrat, selanjutnya akan dipimpin dr Afrizal Dachlan. Paripurna pergantian unsur pimpinan alat kelengkapan DPRD Kepri ini juga disaksikan dan dihadiri Ketua DPD PDIP Kepri Soerya Respationo, Ketua DPD I Golkar Ansar Ahmad, Ketua DPD Hanura, PKS, PPP, PKB dan Gerindra. (*)

SEJUMLAH anggota DPRD Kepri antusias mengikuti Rapat Paripurna Pergantian Pimpinan Alat Kelengkapan.

KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak membacakan struktur alat kelengkapan DPRD Kepri yang baru.

RAPAT Paripurna Pergantian Pimpinan Alat Kelengkapan DPRD Kepri.

SUASANA Rapat Paripurna Pergantian Pimpinan Alat Kelengkapan DPRD Kepri.

SEJUMLAH anggota DPRD dengan seksama mengikuti Rapat Paripurna Pergantian Pimpinan Alat Kelengkapan.


CMYK

13

GALERI FOTO

Rabu, 2 - 9 Agustus 2017, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Wakil Bupati Said Hasyim Lantik 11 Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemkab Meranti WAKIL Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim melantik pejabat Struktural Eselon II Dilingkungan Pemkab. Meranti, pelantikan dalam rangka penyegaran, promosi dan peningkatan kinerja pemerintahan dilingkungan Pemkab. Meranri itu dipusatkan di Aula Kentor Bupati Meranti, Senin (31/7/2017). Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim, Sekretaris Daerah Yulian Norwis SE MM, H. Muzamil, Asisten III Sekdakab. Meranti H. T. Akhrial, Wakapolres Meranti Kompol Wawan, Pabung Kodim 0303 Bengkalis Mayor Bismi, Ketua Komisi I DPRD Meranti Edi Masyudi, Anggota DPRD Meranti Darwin, Kepala Dinas/Badan dilingkungan Pemkab. Meranti. Pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah dan penandatangan berita sumpah jabatan oleh perwakilan pejabat yang dilantik yang dilanjutkan dengan pembacaan nota pelantikan secara simbolis oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim. Dalam pidatonya Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim merupakan hal biasa untuk me-

menuhi kebutuhan organisasi sekaligus dalam rangka meningkatkan karier ASN serta penyegaran bagi aparatur sipil negara. Hal ini sesuai dengan kewenangan Bupati selaku pembina kepegawian sebagaimana diatur dalam UU No. 5 Tahun 2014. Untuk itu sebagai ASN Wakil Bupati meminta untuk bekerja dengan baik melakukan pembenahan dan peningkakatan kinerja yang dimulai dari disiplin, pembenahan masalah adminsitrasi keuangan, dan yang tak kalah penting sebagai Kepala Satuan Kerja memiliki tanggung jawab membina pegawai dibawahnya untuk itu harus memberikan disiplin dan contoh yang baik kepada bawahaan. Kepada Eselon II yang dilantik diminta untuk mempercepat pelaksanaan program sesuai dengan target yang ingin dicapai oleh karena itu ditegaskan Wakil Bupati kinerja Kepala SKPD yang ditunjang oleh kreatifitas dan pengalaman sangat mempengaruhi. Lebih jauh dijelaskan Wakil Bupati pelantikan yang dilaksanakan

telah melalui kajian mendalam dengan mempertimbangkan kinerja, dan kompetensi serta Integritas pejabat bersangkutan dalam menjalani tugas selama ini. Harapan dapat memberikan pengabdian terbaik dan meningkatkan kinerja guna menggesa pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kepualuan Meranti. Untuk itu ia meminta kepada pejabat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru. "Segera lakukan penyesuaian pada lingkungan kerja dengan mensinergikan semua potensi dan kekuatan, saya yakin semua pejabat yang dilantik sudah sangat berpengalaman," ujar Wakil Bupati H. Hasyim. Akhir kata Wakil Bupati berpesan kepada seluruh Pejabat Struktural Eselon II yang dilantik untuk melaksanakan tugas sesuai dengan aturan yang berlaku, secara efisien dan efektif. "Kelolalah organisasi dan anggaran sesuai Tupoksi, efisien dan efektif mungkin dalam melayani dan menggesa pembangunan di Kepulauan Meranti," pungkasnya mengakhiri. (ist)

WAKIL Bupati Said Hasyim Lantik 11 Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemkab Meranti

PEJABAT STRUKTURAL YANG DILANTIK MENDUDUKI JABATAN YANG BARU ADALAH : 1. Syamsuddin : Jabatan baru Pj. Kepala Dinas Perikanan Kepulauan Meranti. 2. Irmansyah : Jabatan baru Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu. 3. Hendra Putra : Jabatan baru Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 4. Drs. Azza Fahroni : Jabatan baru Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian. 5. Aready : Jabatan baru Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti. 6. Bambang Supriyanto SE MM : Jabatan baru Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. 7. H. Herman : Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Restribusi Daerah. 8. Hariyandi : Jabatan baru Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. 9. Jonizar SH M.Si : Jabatan baru Asisten I Bidang Kesejahteraan Rakyat. 10. Alizar S.Sos M.Si : Jabatan baru Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kepulauan Meranti. 11. Drs. Revirianto : Jabatan Baru Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kepulauan Meranti. (ist).

WAKIL Bupati Said Hasyim menandatangani berita acara.

WAKIL Bupati Said Hasyim membacakan sumpah dan janji

WAKIL Bupati Said Hasyim membacakan sumpah dan janji

WAKIL Bupati Said Hasyim Lantik 11 Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemkab Meranti

WAKIL Bupati Said Hasyim membacakan sumpah dan janji di atas Alquran

TAMPAK pegawai pemkab Yang hadir saat pelantikan

WAKIL Bupati Said Hasyim bersalaman dengan para eselon yang siap di lantik


CMYK

WARTA DPRD KEPRI

Rabu, 2 - 9 Agustus 2017, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

14

GUBERNUR Kepri Nurdin basirun dan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak.SH

Gubernur Kepri : Tunjangan Dewan Harus Sesuai Aturan TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengharapkan penetapan tunjangan dewan yang di anggarkan tersebut harus sesuai standar dan ketentuan yang ada. Hal ini terkait dengan penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (ranperda) hak inisiatif DPRD tentang Hak Keuangan dan Administrasi Anggota dan Pimpinan DPRD Kepri sesuai dengan PP nomor 18 Tahun 2017. Demikian disampaikan Nurdin dalam paripurna pendapat Gubernur terhadap Ranperda Hak Inisiatif DPRD Kepri tentang Hak keuangan dan administrasi anggota dan pimpinan DPRD Kepri di kantor DPRD Kepri Dompak, Senin (31/7). Dikatakan, pada dasarnya pemerintah daerah sangat mendukung dan menyambut baik adanya ranperda hak inisiatif DPRD tersebut. Karena hal ini juga sesuai dengan amanat perubahan Peraturan Pemerintah nomor 24 tahun 2004 dengan terbitnya Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2017 yang mulai diberlakukan pada bulan Juni kemarin. “Pada intinya kami menyambut baik terhadap adanya ranperda tersebut, hanya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dibahas lebih lanjut. Seperti penetapan besarnya tunjanga perumahan harus didasarkan dengan standar dan mekanisme yang ada sesuai ketentuan,” ujar Nurdin. Yakni, lanjutnya sesuai dengan besarnya standar harga yang terdapat pada tempat masing-masing anggota DPRD Provinsi Kepri. “Untuk itu, kami juga mengharapkan nantinya persoalan ini dapat lebih lanjut dibahas pada lingkup pansus,” kata Nurdin. Ia juga menambahkan, dengan begitu Pemprov Kepri akan terus berupaya mendukung penyediaan anggaran untuk mendukung tugas dan fungsi DPRD dalam bersama-sama pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, sebelumnya inisiator ranperda Hak Inisiatif Hotman Hutapea mengatakan bahwa tujuan dari adanya ranperda ini adalah untuk mengisi kekosongan hukum dan sumber hukum yang mendasari adanya pemberlakuan PP nomor 18 tahun 2007 ini. “Untuk itu, dengan adanya perda dan aturan hukum pada ranperda ini, perubahan anggaran ini nantinya dapat disahkan dan diberlakukan pada APBD P tahun 2017 ini,” jelas Hotman.(rm/hk).

Gubernur Kepri : Infrastruktur Tetap Mmenjadi Prioritas

KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak.SH dan mantan Wakil Gubernur Kepri

Ketua DPRD Kepri

Kocok Ulang Pimpinan Komisi Dan Fraksi

DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Kocok ulang kursi pimpinan alat kelengkapan DPRD Kepri berlangsung mulus. Beberapa fraksi, komisi dan badan-badan bertukar pimpinan. Penetapan pimpinan alat kelengkapan dewan itu berlangsung dalam sebuah rapat paripurna di kantor DPRD Kepri Pulau Dompak Tanjungpinang, Rabu (26/7/2017) siang. Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengatakan bahwa berdasarkan tata tertib DPRD bahwa pimpinan alat kelengkapan ini bertugas selama dua setengah tahun. “Sejak 3 November 2015, pimpinan alat kelengkapan ini sudah bekerja selama dua setengah tahun lebih. Berdasarkan aturan, maka saatnya pimpinan dan alat kelengkapan dew-

an diganti,” kata Jumaga diruang sidang paripurna, Rabu (26/7/2017). Penyusunan pimpinan alat kelengkapan dewan sedikit berbeda dibanding 2015 lalu. Menurut Jumaga, pada penyusunan kali ini, fraksi-fraksi sudah mengusulkan di awal dan tinggal dibacakan di paripurna. ”Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras cepat pimpinan partai provinsi,” kata Jumaga. Adapun pimpinan alat kelengkapan dewan yang diubah adalah komisi. Komisi I yang membidangi pemerintahan akan dipimpin oleh Abdulrahman, LC dari fraksi PKS-PPP, Taba Iskandar dari Golkar menjadi Wakil Ketua dan Sukhri Fahrial sebagai Sekretaris dari fraksi Hanura Plus.

Komisi II yang membidangi masalah keuangan akan diketuai oleh Hotman Hutapea dari fraksi Demokrat Sianturi fraks PDIP sebagai sekretarisnya.Selanjutnya Komisi III akan diketuai oleh Widiastadi Nugraha fraksi PDIP, dengan Wakil Surya Makmur Nasution dari fraksi Demokrat dan Raja Bachtiar sebagai sekretaris dari fraksi Golkar. Selanjutnya Komisi IV tetap dipimpin oleh Teddy Jun Askara dari fraksi Golkar dan wakilnya Yuniarni Pustoko Weni dari fraksiPDIP serta dr.Jusrizal sebagai bendahara dari fraksi Hanura plus.Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) tetap diketuai oleh Alex Guspeneldi dari Fraksi Kebangkitan Nasional dengan wakil Sarafuddin Alu-

DPRD KEPRI RAPAT PARIPURNA BAHAS RANPERDA KEUANGAN dan ADMINISTRASI

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun menegaskan pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas. Apalagi programprogram yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Infrastruktur yang kita fokuskan, akan memicu pergerakan perekonomian banyak sektor. Apalagi untuk mendukung kepariwisataan, yang memberi dampak ekonomi pada semua level masyarakat,” kata Nurdin di Pelabuhan VIP Punggur, Selasa (1/8) petang. Nurdin menyebutkan sejumlah infrastruktur, yang akan dibangun seperti pelabuhan, jembatan, jalan, jalan lingkar juga stadion. Apalagi pembangunan infrastruktur itu bisa disinkronkan dengan rencana pembangunan nasional. Meski begitu, pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan tepat yang utama. Karena itu Nurdin ingin perencanaan dan penghitungan anggaran harus baik. Dengan perencanaan yang baik pengerjaannya akan menjadi mudah. Sementara itu Kepala Bappelitbang, Naharuddin MTP menambahkan pembangunan infrastruktur yang bagus masih diperlukan di seluruh kabupaten/kota di Kepri. Makanya ada skala prioritas, dan sesuai dengan permintaan daerah. Tentang pelayanan dasar pendidikan dan kesehan, Naharuddin menyebutkan, Gubernur Nurdin berpesan hari semakin baik setiap tahun. Apalagi masyararakat sangat memerlukan pelayanan dasar ini sangat prima.”Layanan pendidikan harus didukung dengan fasilitas yang bagus. Demikian juga dengan kesehatan, baik di puskesmas ataupun rumah sakit,” kata Nahar.(rm/hlk).

GUBERNUR kepri dan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak SH

DOMPAK,, RAKYAT MEDIA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri adakan rapat Paripurna membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) hak keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota legislatif berlangsung sangat cepat dan singkat di ruang rapat paripurna. Berdasarkan pantauan wartawan diruang rapat DPRD Kepri membahas empat agenda rapat terkait Ranperda Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan Legislatif digelar dalam satu hari, mulai dari rapat usulan Ranperda, mendengar pendapat Gubernur, pandangan fraksi hingga pembentukan Pantia Khusus (Pansus). Rapat paripurna berlangsung aman dan kondusif, pembacaan inisiasi 16 anggota legislatif yang mengusulkan agar segera dibentuk Peraturan Daerah tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD berdasarkan Peraturan Pemerintah No-

mor 18/2017. “Peraturan daerah ini sudah harus ada paling lama tiga bulan setelah peraturan pemerintah tersebut diberlakukan,” kata Hotman Hutapea, juru bicara dari anggota legislatif yang menginisiasi pembentukan peraturan daerah itu. Rapat paripurna dilanjutkan dengan mendengar pendapat Gubernur Kepri Nurdin Barisun. Nurdin berharap peraturan daerah tersebut dapat meningkatkan kinerja anggota DPRD Kepri. “Penghitungan pembayaran tunjangan rumah harus sesuai standar harga satuan di Ibu Kota Provinsi Tanjung Pinang, karena anggota DPRD wajib berdomisili di Ibu Kota Provinsi,” ujar Gubernur Nurdin dalam pidato singkatnya. Pimpinan rapat paripurna tersebut Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak melanjutkan keagenda rapat paripurna untuk mendengar pendapat fraksi terhadap inisiasi pembentukan Ranperda Hak Keuangan

dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD Kepri. Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) hak keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota legislatif. Demikian Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak saat membuka masa sidang ke dua DPRD Kepri.. adapun yang turut ikut dalam rapat tersebut yakni Fraksi PDIP, Golkar, Demokrat Plus, Hanura Plus, PKS, PPP, dan Fraksi Kebangkitan Nasional menerima dan menyetujuinya, kemudian dilanjutkan dengan pembentukan panitia khusus (Pansus). Setelah tiga rapat paripurna itu dilaksanakan, DPRD Kepri membentuk panitia khusus. Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak berharap panitia khusus fokus melaksanakan tugas-tugasnya. “Harus berkoordinasi dengan pihak terkait terutama yang menyangkut permasalahan anggaran dan teknis pelaksanaan,” ujar Nadeak. (rm/Ikhsan)

an dari fraksi PKS-PPP. Selanjutnya Badan Kehormatan atau sering disebut sebagai Provostnya DPRD, akan dipimpin oleh Sahmadin Sinaga dari fraksi Hanura Plus. Ia akan dibantu wakilnya Tawarich, dengan anggota Wan Norman Edi, Asmin Patros serta Suryani. Untuk ketua fraksi, PDIP mengalami perubahan. Hingga periode ini berakhir, PDIP akan dipimpin Saproni. Fraksi PKS juga mengalami perubahan. Fraksi PKS untuk sisa periode ini akan dipimpin oleh Iskandarsyah. Fraksi Demokrat juga akan mengganti pimpinannya. Fraksi Demokrat selanjutnya akan dipimpin oleh dr Afrizal Dachlan.(*).

Penetapan Standar Tunjangan Perumahan DPRD Bisa Bermasalah DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Penetapan standar harga satuan tunjangan perumahan untuk pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau berpotensi menimbulkan permasalahan karena harus lebih tinggi dibanding Batam. Anggota Fraksi Keadilan Sejahtera-Partai Persatuan Pembangunan, Syarapudin Aluan, di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18/2017 standar harga satuan untuk tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kepri dihitung berdasarkan kondisi di Tanjungpinang, ibu kota Kepri, sedangkan nilainya lebih rendah dibanding Batam. “Contohnya, perabot di Batam itu jauh lebih mahal dibanding Batam. Ini akan jadi permasalahan karena tunjangan perumahan DPRD Batam tidak boleh lebih tinggi dibanding Kepri,” ujarnya, yang juga anggota Komisi I DPRD Kepri. Aluan berharap Panitia Khusus Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD Kepri harus berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menangani permasalahan itu sehingga tidak terjadi permasalahan hukum di kemudian hari. Rekomendasi BPK dibutuhkan untuk memperkuat payung hukum dalam mengalokasikan anggaran untuk pembayaran tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kepri.”Saya ingatkan agar panitia khusus memperhatikan permasalahan itu secara serius,” katanya. Aluan juga sempat mengingatkan hal tersebut pada rapat paripurna pandangan fraksi terhadap usulan 16 anggota DPRD Kepri untuk membentuk Panitia Khusus Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD Kepri. “Pada prinsipnya fraksi kami setuju dibentuk panitia khusus, namun hal teknis harus dibahas secara serius sehingga dasar hukumnya kuat,” katanya. Ia mengemukakan jika peraturan daerah tersebut disahkan sebelum 10 Agustus 2017, maka tunjangan perumahan DPRD Kepri mulai dihitung pada Agustus 2017. Sedangkan bila disahkan melewati ‘10 Agustus 2017, maka dibayar mulai September 2017.”Perda yang sama di kabupaten dan kota menunggu DPRD Kepri sehingga dapat dilakukan penyesuaian,” katanya.(rm/ ant)


CMYK

15

SAMBUNGAN

Rabu, 2 - 9 Agustus 2017, MINGGU I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Jefridin : Berharap

BUPATI BINTAN APRI SUJADI

Iklim Investasi di Bintan Kondusif BINTAN, RAKYAT MEDIA- Bupati Bintan Apri Sujadi menegaskan, iklim investasi di Kabupaten Bintan masih kondusif apabila dibandingkan investasi daerah lain. Kita akan beri kemudahan berinvestasi kepada pengusaha, seperti program klik Bintan. Hanya, krisis ekonomi yang berlaku sekarang, kondisinya global. “Bintan masih relatif stabil dibandingkan daerah lainnya. Kemudahan sudah banyak diberikan, hanya iklim investasi kurang sehat,” kata Apri. Sebelumnya, beredar kabar beberapa perusahaan di Bintan bakal relokasi, salah satunya diisukan Honeywell. Dari penelusuran wartawan, ke Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Ten-

aga Kerja (TK) Kabupaten Bintan di Bintan Buyu, mengakui, dirinya mendengar kabar tersebut. Hanya, kepastiannya, dia menyarankan ke bagian tenaga kerja. Seorang staf di bidang tenaga kerja BPMPD PTSP TK Bintan mengatakan, dia belum menerima laporan rencana tersebut. Karena, bidangnya hanya tenaga kerja. “Pengawasan, tanyakan ke Provinsi,” sarannya. Kabid Pengawasan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri, Sefiandi Bakar menyarankan menanyakan langsung ke stafnya bagian tenaga kerja di Bintan. Lilik, pegawai Disnaker Kepri untuk Bintan mengatakan, pengakhiran Hubungan Industrial (HI) sebaiknya ditanya ke Disnaker Bintan. “Kita mengawasi, kalau ada yang mau relokasi, biasanya kehindustrial di Kabupaten,

Ribuan Burung tidak memiliki tempat. Pihak Bea Cukai kebingungan mau dikemanakan barang tangkapan tersebut, ungkap sumber Namun isu miring terkait raibnya ribuan burung murai tersebut, dibantah oleh Kepala Seksi Layanan Informasi Bea dan Cukai Kota Batam, Ferdinan Ginting. Kepada Rakyat Media Senin (31/7/2017) F Ginting berdalih hilangnya ribuan barang bukti (BB) burung itu karenamati saat ditempatkan dalam kandang di belakang kantor BC Batam. “Bea Cukai bukan penangkar burung jadi kami tidak punya kandang, itu pun sudah kami ambil inisiatif kami buat penangkaran sendiri, sebenarnya urusan kasus ini bukan kami (pihak Bea Cukai-Red). Binatang dan tumbuhan Itu ranahnya Karantina, tapi ketika mau kami serahkan semua, Balaikarantina menolak dengan alasan tidak punya tempat. Mereka sarankankami menyewa kandang di dekat SPBU Leganda Malaka. Tapi satu hari sewanya Rp5 juta, kami mana ada duit untuk membayarnya”, kata Fardinan Ginting. Lebih lanjut F Ginting menjelaskan, satu hari menurut F Ginting bisa mencapai 1000 ekor burung mati karena tidak dikasi makan dan burung itu stres,”Disini tidak ada yang mengasi makan, satu hari bisa mencapai 1000 ekor yang mati, bukti burung itu mati semua sudah kami foto dan sudah kami tanamkan,” kata F Ginting sembari menunjukan foto burung yang mati tersebut kepada awak media ini. Ketika disinggung Komisi I DPRD Kota Batam berencana akan memanggil pihak Bea Cukai terkait raibnya ribuan burung murai hasil tangkapan Bea Cukai belum lama ini. Ferdinan Ginting mengaku tidak takut,” Silakan saja nggak apa apa, kami nggak takut karena kami tidak salah, kami punya bukti memang burung itu mati semua. Tapi saya berharap kalau DPRD mau memanggil jangan Bea Cukai saja, semua yang terkait dalam kasus itu harus dipanggil,”ujar F Ginting Terkait kasus tersebut, dalam waktu dekat Komisi I DPRD Kota Batam akan melakukan pemanggilan terhadap Bea dan Cukai (BC) Batam untuk minta penjelasan sekaligus keterangan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP). ”Kita akan tindaklanjuti informasi ini, memanggil BC dan pihak lainnya untuk memberikan penjelasan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP),” kata Ketua Komisi I DPRD Kota Batam,

Sambungan Hal. 1

Budi Mardianto, kepada wartawan belum lama ini di gedung DPRD Batam Centre. Budi menjelaskan, pemanggilan tersebut sebagai langkah awal untuk menggali informasi, bila dalam RDP ditemukan indikasi kesengajaan oleh pihak terkait sehingga menyebabkan kerugian negara, maka itu menjadi ranahnya penegak hukum untuk menindaklanjuti. ”Kita akan mempertanyakan, karena ini menjadi pertanyaan masyarakat,” jelasnya. Lebih jauh Budi menerangkan, raibnya Barang Bukti (BB) ribuan burung murai adalah sesuatu tindakan yang serius, sehingga harus dijadikan atensi bersama. Pasalnya kalau dihitung secara matematika jumlah untung yang didapatkan bisa mencapai puluhan miliar rupiah apabila ada indikasi penjualan kembali. “Kalau dihitung kerugian negara sangat besar disini apabila terbukti ada tindakan kesengajaan. Bayangkan saja jika harga satu burung kacer Rp1 juta paling rendah dan paling mahal diatas angka Rp3 juta, miliaran rupiah jumlahnya,” terang Budi Mardianto. Budi menuturkan, secara aturan dan prosedur berlaku hasil tangkapan hewan selundupan yang dilakukan oleh Bea dan Cukai harusnya diserahkan kepada Balai Karantina kelas I Batam untuk dilakukan pemeriksaan dan perawatan, setelah semua selesai baru kembali dilepaskan kealam liar. “Burung Murai adalah spesies langka, sehingga harus dilindungi,”tutur Budi. Ribuan ekor burung murai hasil tangkapan BC Batam raib sebelum diserahkan ke Balai Karantina Kelas I Batam. Padahal penangkapan kasus terjadi pada Kamis (20/7/2017) pekan lalu ketika Tim patroli laut Bea Cukai Batam bersama Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Batam dan Coastal Surveillance System (CSS) Bea Cukai Batam menggagalkan penyelundupan 4.280 ekor burung murai. Burung tersebut masuk dari Malaysia ke Batam. Dalam keterangan tertulis dari Bea Cukai, Selasa (25/7/ 2017), satwa yang dilindungi itu diangkut dari pelabuhan liar Malaysia, menggunakan speedboat yang dimasukkan ke dalam 214 keranjang, dengan muatan masing-masing 20 ekor, pada Kamis (20/7/2017). Kemudian muatan ditutup dengan terpal agar tidak ketahuan petugas. Sementara Kepala Bidang

Sindikat Penipu “Saat ini Kepolisian Cina dan Polri mengidentifikasi dengan melakukan pemeriksaan forensik untuk mengetahui siapa saja yang menjadi korban kejahatan siber itu,” kata Ketua Tim Satgassus Bareskrim Polri Ajun Komisaris Besar Polisi Didik Sugiarto di Jakarta, Sabtu (29/7/ 2017) malam. Didik mengatakan kepolisian belum dapat memastikan terdapat korban yang berasal dari Indonesia akibat sindikat kejahatan asal Cina tersebut. Berdasarkan pemeriksaan sementara, para pelaku kejahatan siber internasional itu mengincar korban yang berasal dari Cina dengan modus mengancam akan diproses hukum dan meminta sejumlah uang.

juga soal pemutusan hubungan kerja, tanyakan ke HI” sebutnya. Sementara itu, Anggota DPRD Bintan mengakui, mendengar kabar tersebut dari pekerja di Honeywell. “Kaget, karena apabila Honeywell sampai relokasi, ke Johor. Sedikit banyak akan berdampak ke PT AMC, karena produknya dari Honeywell. Ia memastikan kabar itu, kepihak manajemen di Lobam. “Ternyata tidak benar, sebatas kabar burung. Kami berharap investasi di Kabupaten Bintan terus ada, sehingga perekonomian Bintan tidak terganggu. Kami juga minta pekerja tetap tenang bekerja, dan tidak panik,” katanya. Personalia Honeywell, Budisila hingga berita diterbitkan belum berhasil dihubungi. (rm/Ikhsan).

Didik menyebutkan polisi juga berupaya mengkonstruksikan tindak pidana yang dilakukan, peranan setiap pelaku, menyelidiki jaringan para tersangka kejahatan siber itu. Sebelumnya, Tim Satgassus Bareskrim dan Kepolisian Cina secara serempak menggerebek lokasi sindikat kejahatan siber yang dilakukan Warga Cina dan Taiwan di Jakarta, Surabaya dan Bali pada Sabtu (29/7/2017). Petugas meringkus 29 warga Cina terdiri dari 12 perempuan dan 17 pria sindikat kejahatan siber di Jalan Sekolah Duta Pondok Indah Kebayoran Lama Jakarta Selatan. Polisi gabungan juga menggerebek rumah sindikat kejahatan siber di Perumahan Puri Bendesa

Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Raden Evy Suhartantyo mengatakan, saat melakukan patroli rutin pihaknya melihat speedboat berisi orang pembawa burung murai tersebut. “Kami melihat speedboat sarat muatan melaju di tengah laut menuju Batam. Curiga melihat kapal tersebut, patroli mencoba mendekat. Ternyata mereka malah tancap gas dari kejaran petugas,” ujar Evy. Karena diburu, pembawa burung murai kabur ke perairan Batam, di wilayah Tiban Mentarau, Kelurahan Tiban Indah, hingga kandas dekat bibir pantai. Sementara lima anak buah kapal (ABK) tersebut langsung terjun dari speedboat untuk melarikan diri. Ditambahkannya Evy, penangkapan ini berkat kerja sama patroli gabungan Bea Cukai yang terdiri dari Satuan Tugas kapal patroli BC 20007, BC 1001, BC 15028, dan BC 1501. Saat ini, petugas Bea Cukai telah berkoordinasi dengan pihak Karantina Hewan Kota Batam untuk mengamankan burung murai tersebut. Sementara pihak Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam mengatakan bahwa, 4.280 ekor burung Murai hasil sitaan Kantor Bea dan Cukai tipe B Batam pada pertengahan Juli yang lalu tidak diserahkan ke pihaknya, namun hanya diminta untuk memeriksa kesehatan burung yang berasal dari Malaysia tersebut. “Burung Kacer hasil sitaan Bea dan Cukai tidak jadi diserahkan ke kami,” tegas Kepala Kantor Balai Karantina Kelas I Batam mengatakan, Suryo Irianto Putro kepada awak media, Senin (31/7). Suryo menjelaskan, Bea Cukai hanya minta untuk memeriksa kesehatan burung-burung tersebut dengan mengambil sampel melalui trakea. “Kami mengambil sampel sebanyak 200 ekor burung yang masih hidup melalui trakea, dan disimpulkan hasil dari keseluruhan sampel itu dinyatakan negatif,” jelasnya. Sedangkan untuk burungburung yang mati lanjut dia, pihaknya juga mengambil sampel sebanyak 100 ekor dan tidak ditemukan tanda-tanda bahwa penyebab kematian burung-burung tersebut karena penyakit. “Burung-burung yang mati itu bisa saja karena tempatnya terlalu sempit, bayangkan satu keranjang berisi 20 bahkan sampai 25 tentu sulit untuk bergerak,ujar Suryo. (rm/mawardi) Sambungan Hal. 1

benoa Kuta Selatan Kabupaten Badung, Bali. Di Bali, polisi menangkap 31 orang terdiri dari 17 warga Cina, 10 warga Taiwan (sembilan wanita dan 18 lelaki), serta empat warga negara Indonesia (seorang wanita dan tiga lelaki). Penangkapan juga dilakukan di Surabaya yang meliputi tiga lokasi kejahatan yakni Jalan Mutiara Graha Family Blok N-1 Bukit Darmo Golf Surabaya, Jalan Graha Family Timur 1 Blok E-68 Bukit Darmo Golf dan Jalan Graha Family Timur 1 Blok E-58 Bukit Darmo Golf. Jumlah warga asing yang diamankan di Surabaya mencapai 93 orang terdiri dari 81 warga Cina dan 12 warga Taiwan. (rm/ant)

tion, serta dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil “Kalau ditanya kendalanya apa, tergantung Pak Menko. Kami tak tahu. Kami di daerah ikut saja. Harapannya, segera bisa cepat selesai,” ujar dia. Persoalan KEK akan berada di tangan siapa, pihaknya tak terlalu memusingkan hal itu.Hanya saja acuannya tetap pada Undang-undang Nomor 39 tahun 2009 tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). ”Terserah KEK di tangan siapa, itu tergantung pusat,” kata Jefridin lagi.

Lebih lanjut dia mengatakan, kejelasan status KEK ini penting bagi Batam karena menyangkut pengelolaan dan pengembangan ekonomi Batam ke depan. Termasuk juga pembagian kewenangan yang lebih jelas antara Pemko Batam dan BP Batam. Makanya diharapkan keputusannya bisa cepat. ”Surat yang diteken Pak Wali kemarin, harapannya seperti itu. Di luar KEK, jadi kewenangan Pemko. Pastinya akan ada rapat lagi soal ini,” ujar dia. Pemerintah memang terus melakukan persiapan transisi

Sambungan Hal. 1

Batamdari FTZ menjadi KEK. Menteri Koordinator Perekonomian RI Darmin Nasution, sperti dilansir Kontan, menyatakan, pemerintah saat ini tengah melakukan penyelarasan konsep KEK Batam. Darmin bilang. pemerintah tengah mengkaji skenario dan pilihan pengelola KEK Batam. Pemerintah juga mengkaji pilihan pengelolaan tiga pulau di Kepulauan Batam, yakni Batam, Rempang dan Galang. Termasuk menggodok pihak yang akan mengelolanya.Dari sini ada tiga opsi yang berkembang. Pertama, BP Batam berubah men-

Dipimpin Pejabat Lembaga swadaya Masyarakat (LSM) di Batam. Sebelumnya kinerja Kepala Dinas Pendapatan yang satu ini pernah disorot oleh anggota DPRD Kota Batam karena kinerjanya dinilai sangat bobrok. Bahkan salah seorang Anggota komisi I DPRD Kota Batam, Lik Khai pernah mendesak walikota Muhammad Rudi dan Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad, agar mencopot sejumlah kepala dinas salah satunya Raja Azmansyah, karena diniilai kinerjanya jelek Sebagai mana pemberitaan koran Rakyat Media edisi sebelumnya yang menyoroti kinerja oknum Kepala Dispendan Kota Batam Raja Azmanzyah, terkait merosotnya realisasi pendapatan PAD Kota batam selama dua tahun berturut turut. Padahal anggaran yang dikucurkan Pemerintah untuk berbagai program dan kegiatan dengan tujuan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas bagi para pegawai. Ditunjang dengan peningkatan sarana dan prasarana agar pengelolaan pendapatan daerah bisa maksimal dan optimal. Akan tetapi apa yang terjadi, anggaran yang besar, ditunjang dengan sarana dan prasarana yang cukup justru aparatur yang dipimpin Raja Azmansyah ini tidak bekerja secara masimal dalam melakukan pungutan PAD sesuai target yang ditentukan.”Bisa jadi Raja Azmansyah menganggap ada hubungan keluarga dengan walikota Batam, target tak terpenuhi juga tak jadi soal, gak mungkin walikota mau mencopot jabatan,”ungkap sumber Berdasarkan data yang ada pada media ini, pada tahun 2016 dan 2017 anggaran belanja untuk berbagai kegiatan Dispenda Batam baik belanja tidak langsung, belanja langsung, belanja pegawai maupun belanja barang dan jasa mencapai Rp 65 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan peningkatan Pelayanan Keuangan daerah, peningkatan dan pengadaan fasilitas Sarana dan Prasarana perkantoran, Peningkatan dan Pengadaan fasilitas Sarana dan Prasarana Pemerintah, Peningkatan sarana dan Prasarana Aparatur, Peningkatan Sumber Daya Aparatur. Kemudian kegiatan Peningkatan Pengawasan terhadap kesadaran wajib pajak dalam melakukan pembayaran pajak daerah, belanja pegawai dan belanja barang dan jasa untuk intensifikasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), belanja pegawai untuk Pendataan dan Pemetaan Pajak Bumi Bangunan dan Perkotaan (PBB-P2) dan anggaran sosialisasi pajak daerah. Anggaran biaya kegiatan tersebut pada tahun 2017 meningkat dari tahun lalu. Bahkan

untuk satu kegiatan bisa menelan anggaran sampai ratusan juta. Seperti kegiatan Sosialisasi pajak Daerah, anggaran yang tercatat dalam satu tahun mencapai Rp 500 juta. Padahal, kegiatan sosialisasi pajak daerah kepada masyarakat tersebut dimana lokasi dan kapan dilaksanakan juga tak pernah kedengaran dimasyarakat. Yang lebih parah lagi, anggaran kegiatan untuk peningkatan kinerja bagi para pegawai dalam mengelola pendapatan daerah bidang penagihan dalam satu tahun sebesar Rp 1,2 miliar. Selain itu, anggaran intensifikasi dan Ekstensifikasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Wilayah Kota Batam dalam satu tahun lebih dari Rp 800 juta dan Peningkatan Sumber daya pegawai sebesar Rp 600 juta. Namun yang menjadi pertanyaan, anggaran untuk berbagai kegiatan semakin besar, tapi hasil kerjanya semakin jeblok,”Biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan pegawai pemungut pajak cukup besar, tapi realisasinya tidak bisa mencapai target,”ungkap sumber media ini di internal Dispenda Kota Batam Hal ini terbukti, dua tahun berturut turut pungutan PAD Kota Batam dari berbagai sektor pajak tidak mencapai target. Pada tahun 2017 ini pungutan PAD Kota Batam semester pertama yang sudah memasuki bulan ke tujuh baru terialisasi 31,69 persen atau sebesar Rp 367.655.050.063 dari target Rp 1.160.200.676.360. Jika dilihat dari tidak maksimalnya hasil kinerja pegawai Dispenda Kota Batam, bisa jadi pendapatan PAD hingga akhir tahun 2017 juga sulit untuk mencapai target. Pasalnya, pada tahun 2016 diawal Raja Azmansyah menjabat Kepala Dispenda Kota Batam pendapatan asli daerah (PAD) kota Batam yang dipungut dari berbagai sektor pajak tidak tercapai 100 persen. Walaupun sektor ekonomi masyarakat pada tahun 2017 ini merosot, namun sangat kecil pengaruhnya terhadap pungutan pajak karena meski ekonomi masyarakat susah yang namanya pajak wajib dibayar. Demikian juga pengusaha, di Batam pengusaha wajib pajak terus bertambah seiring dengan pesatnya kemajuan dan perkembangan pembangunan di Kota Batam. Sebagai contoh pajak perhotelan, jumlah hotel di Batam terus bertambah dari penginapan, hotel melati hingga hotel berbintang. Demikian juga pajak hiburan, jumlah tempat hiburan juga semakin banyak dari mulai PUB, Massage, karaoke, Diskotik dan panti pijat hingga gelanggang elektronik (gelper). Belum lagi pajak restoran dari mulai kedai kopi,

Sambungan Hal. 1

caffe, keda nasi hingga restoran mewah. Belum lagi pengusaha kena pajak jumlahnya terus bertambah seperti Alfamart, May Mart dan hypermart dan Mall. Sebagai contoh pajak restoran, pengusaha tidak mau tahu ekonomi masyarakat lesu, setiap pengunjung yang minum maupun makan disetiap restoran maupun di tempat perusahaan bayar pajak wajib dikenakan pajak 10 persen dari jumlah yang dibayar. Demikian juga pajak perhotelan, berdasarkan informasi yang diperoleh Rakyat Media dari sumber Dinas Pariwisata Kota Batam pada tahun 2017 ini tingkat hunian hotel dari mulai hotel berbintang, melati hingga penginapan yang jumlahnya mencapai ratusan di Kota Batam mengalami peningkatan seiring meningkatnya kunjungan wisatawan baik wisatawan asing maupun domestik akhir akhir ini di Kota Batam. Maka dengan meningkatnya jumlah hunian hotel otomatis akan mendongkerak perolehan pajak perhotelan di Kota Batam. Namun jika realisasi pajak dari sektor tempat hiburan, restoran dan pajak perhotelan tidak tercapai target justru patut dipertanyakan. Dan hal ini baru sektor pajak yang sudah ada, belum lagi berbagai sektor pajak yang tidak jelas seperti galian C dan pajak lainnya yang belum tergarap secara maksimal. Kota Batam sebagai daerah industri dan pariwisata, jika pungutan pajak benar benar dilakukan secara maksimal dan transparan oleh pihak dinas pendapatan kota Batam. Besar kemungkinan realisasi pungutan pajak daerah yang dikumpul dari berbagai sektor pajak tiap tahun bisa meningkat bahkan over target, ungkap sumber media ini yang minta tidak ditulis namanya dalam berita ini. Pada tahun 2017 realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batam semester pertama tahun 2017 yang sudah memasuki bulan ke tujuh baru tercapai hanya 31,69 persen atau sebesar Rp 367.655.050.063 dari target Rp 1.160.200.676.360. Realisasi PAD yang diperoleh tersebut sudah termasuk pendapatan pajak sebesar Rp 265.547.672.019 dan retribusi Rp 40.664.520.767. Menurut Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, Raja Azmansyah, kepada wartawan. Realisasi pajak di sektor perhotelan baru terkumpul sebesar Rp 44 miliar dari target Rp 117,2 miliar. Kemudian target pajak restoran sebesar Rp 67,1 miliar baru terkumpul Rp 27,7 miliar. Sementara target pajak hiburan sebesar Rp 25,1 miliar baru terhimpun Rp 11,6 miliar. Denikian juga target pajak

Tantangan Berat gens di kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Jumat (28/7/ 2017). Boni mengatakan, apabila Prabowo-SBY satu suara melawan Jokowi di Pilpres 2019, maka akan terlihat blok-blok secara ideologi dan peristiwa serupa seperti pada Pilpres 2014. “Saya kira ini juga akan membuat kontestasi menjadi lebih menarik karena blok-bloknya akan kelihatan secara ideologi. Ini akan mengulang peristiwa 2014. Kalau Prabowo dan SBY satu paket melawan Jokowi dengan siapapun wakilnya,” kata dia dikutip dari Antara. Namun, Jokowi akan menang telak apabila Prabowo berdampingan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurut Boni, AHY masih ter-

lalu lemah baik dari sisi sosial, politik maupun pribadi. Bahkan dia menyebut Agus belum teruji. “Jika itu terjadi Jokowi akan menang telak. Karena situasinya posisi Agus masih terlalu lemah. Baik secara sosial, politik maupun pribadi karena probabilitasnya belum teruji. Maka butuh pembelajaran dan proses pematangan yang cukup,” pungkas Boni. Sebelumnya, SBY dan Prabowo menyatakan telah sepakat menjalin kerjasama untuk mengawasi kinerja pemerintahan Jokowi-JK.”Sejumlah hal kami bahas dan diskusikan dalam pertemuan malam ini. Yang jelas kami bersepakat akan terus mengawal negara ini. Mengawal perjalanan bangsa Indonesia dalam kapasitas

jadi pengelola KEK Batam di tiga pulau itu. Kedua, BP Batam hanya menjadi pengelola KEK di Pulau Batam, sementara Pulau Galang dan Rempang dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Batam atau pemerintah pusat.Ketiga, pengelolaan KEK Batam di Pulau Galang dan Rempang dibuka untuk swasta yang akan bekerjasama dengan BUMD Batam.”Jadi pilihannya bisa pemerintah daerah (pemda) yang mengusulkan untuk menggandeng swasta atau dikelola pemda saja,” kata Darmin. (rm/red).

reklame sebesar Rp 8 miliar baru terkumpul Rp 3,1 miliar. Demikian juga target pajak penerangan jalan umum (PPJU) dari sebesar Rp 162,1 miliar baru terkumpul 69,5 miliar. Sedangkan pajak parkir sebesar Rp 12 miliar baru terealisasi Rp 3,2 miliar. Selain itu pajak mineral bukan logam target sebesar Rp 8,4 miliar baru terialisasi sebesar Rp 1,5 miliar. Sementara Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) target yang ditentukan sebesar Rp 131,5 miliar baru trealisasi sebesar Rp 27,8 miliar. Sedangkan BPHTB sebesar Rp 342 miliar namun sampai bulan Juli 2017 baru trealisasi sebesar Rp 82,9 miliar. Padahal pada tahun 2015 ketika Dinas Pendapatan Kota Batam dipimpin Jefridin yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam kenaikan jumlah perolehan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kota Batam mengalami kenaikan cukup sebesar yakni 3,76 persen. Bahkan realisasi yang dicapai sebesar Rp 100,65 miliar dari target sebesar Rp 97 miliar. Tak hanya itu, pada tahun 2016, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Batam mencatat realisasi pajak ketangkasan elektronik dan sejenisnya hingga Agustus 2016, bisa mencapai 72 % atau Rp 1.506.737.825 dari target Rp 2.090.400.000. Disamping itu, kesadaran wajib pajak di kota Batam dalam hal membayar pajak dari tahun ke tahun juga sudah semakin tinggi. Sehingga sulit rasanya diyakini jika perolehan berbagai sektor pajak di Kota Batam tiap tahun mengalami kemorosotan bahkan tidak mencapai target apabila dilaksanakan dengan benar dan transparan. Sementara Kepala Dinas Pendapatan Kota Batam Raja Azmansyah, ketika dikonfirmasi Rakyat Media Sabtu (22/ 7/2017) melalui SMS mengatakan, secara nilai dibanding semester pertama tahun lalu realisasi PAD naik. Hanya pendapatan dari Pemerintah Pusat yang berubah. Dan itu bisa dicek ke Badan Keuangan Pemko Batam pak Malik, ujarnya Azmansyah. Bahkan kata Azman, uraian detailnya sudah kita bahas dalam evaluasi triwulan kedua dan sudah termuat di berbagai media,” Nggak ada yang tidak jelas, berita media anda tentang pencapaian target PAD sudah tepat sesuai fakta. Namun yang menjadi kendala saat ini karena faktor ekonomi yang lesu plus permasalahan IPH yang belum lancar. Dan hal ini sudah dikupas di berbagai media lokal maupun regional,”ungkap Azmansyah dalam SMS nya.(rm/ mawardi). Sambungan Hal. 1

kami dari posisi kami. Agar negara ini, perjalanan bangsa ini, mengarah pada arah yang benar,” kata SBY dalam konferensi pers setelah pertemuannya dengan Prabowo, di Puri Cikeas, Kamis (27/7/2017). SBY menyatakan pengawasan tersebut dilakukan karena dirinya menganggap pemerintahan sekarang sudah melewati batas dan mulai abuse of power. “Kami harus memastikan bahwa penggunaan kekuasaan oleh para pemegang kekuasaan itu tidak melampaui batas. Sekarang cross the line, sehingga masuk yang disebut abuse of power. Banyak pelajaran di dunia termasuk di negeri kita manakala kekuasaan melampaui batasnya rak-

yat akan memberikan koreksi,” kata SBY.”Saya harus mengatakan bahwa power must not go uncheck,” tegas SBY. Adapun langkah pengawasan tersebut, menurut Presiden RI ke-6 ini, terdapat dua langkah. Pertama langkah kerjasama politik antara Gerindra dan Demokrat. Lalu, kedua gerakan moral.”Kami juga bersepakat tadi untuk meningkatkan komunikasi dan kerjasama, sah. Meskipun tidak dalam bentuk koalisi. Karena kita kenal KIH dan KMP pun sudah alami pergeseran dan perubahan. Maka kami memilih tidak perlu lah harus membentuk yang dinamakan koalisi. Yang penting kita tingkatkan komunikasi dan kerjasama,” kata SBY.(rm/tirto).


CMYK

KORAN UMUM

Rabu, 2 - 9 Agustus 2017, MINGGU I

16 Siswa Titipan Bayar Rp 15 Juta di SMA Negeri 3 Bandara PortalRabu, Media Online www.rakyatmediapers.co.id 2 - 9: Agustus 2017, MINGGU

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia

Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,

Menjelang Stok Obat Tersedia, Masyarakat Lingga Dilarang Sakit LINGGA,RAKYAT MEDIAMasyarakat kabupaten Lingga mengeluh, karena hampir setiap Puskesmas dan Rumah sakit dikabupaten Lingga tidak memiliki stok obat,kondisi tersebut menggugah hati para pemuda hinterland atau yang lebih populer dengan singkatan FORPHIL (Forum Pemuda Hinterland,dibawah pimpinan Siswandi. untuk mengingatkan pemerintah agar mendengar suara jeritan dari masyarakat kecil yang terhimpit masalah. Forum Pemuda Dihadapan sejumlah awak KetuaHinterland media,baik media cetak, media Siswandi online serta reporter RRI Tanjung Pinang,selasa (1/8/2017)Siswandi mengungkapkan,,bahwa sudah banyak masyarakat yang mengeluh terkait buruknya sistem pelayanan kesehatan dikabupaten Lingga ,namun mirisnya kepala dinas kesehatan sendiri terkesan tutup mata.pada dasarnya pemerintah kabupaten Lingga dibawah pimpinan Awe-Nizar telah mencangkan berbagai program kesehatan untuk masyarakat yang kurang mampu,namun sayangnya sampai saat ini masih banyak masyarakat yang kurang mampu kesulitan untuk mendapatkan akses layanan tersebut terang, Siswandi . Ia menilai,saat ini masyarakat yang kurang mampu sangat sulit mendapatkan pelayanan kesehatan yang memuaskan, walaupun si pasien tersebut mengalami sakit parah dan membutuhkan pertolongan secepatnya.namun pihak rumah sakit menjelaskan berbagai macam syarat yang harus dipenuhi pasien . Syarat tersebut terkesan sebagai alat untuk mempersulit pasien dari kalangan yang kurang mampu untuk memperoleh pelayanan kesehatan,jadi pihak rumah sakit lebih mementingkan syarat daripada nyawa manusia. “Buruknya layanan kesehatan masih menjadi keluhan kalangan masyarakat yang kurang mampu di Lingga. Buruknya pelayanan tersebut dapat dilihat dari berbagai aspek. Mulai dari antrean panjang yang kurang kondusif, kerumitan dalam mengurus syarat-syarat administrasi, diperparah lagi tidak tersedianya stok obat untuk pasien pelayanan kesehatan gratis bagi warga miskin, pasien yang menggunakan jaminan kesehatan gratis kerap dipandang sinis oleh oknum perawat yang terkesan angkuh,ungkap Siswandi dengan nada miris. Atas nama Forum Pemuda Hinterland(Forphil) kab Lingga, Siswandi meminta kepada kepada bupati dan wakil Lingga untuk segera mengevaluasi kembali kinerja kepala dinas kesehatan, Kepala dinas harus lebih tegas dalam mengawasi rumah sakit dan puskesmas yang ada dikabupaten Lingga, kalau kondisi tersebut terus dibiarkan seperti kondisi sekarang, maka hampir dapat dipastikan, akan timbul gejolak sosial dan mosi tidak percaya terhadap kinerja pemerintah Lingga ,ditengah masyarakat,tuturnya Siswandi secara tegas meminta kepada bupati dan wakil bupati Lingga untuk mencopot kepala dinas kesehatan apa bila belum ada perubahan terhadap layanan kesehatan di kabupaten Lingga. Demi untuk membela kepentingan masyarakat Forum Pemuda Hinterland siap turun kejalan untuk melakukan aksi unjuk rasa,kami bukan mencari sensasi,tapi kami perduli terhadap kepentingan masyarakat,siswandi mengajak masyarakat kabupaten Lingga untuk bersatu,jangan terpancing dengan isu yang tidak jelas dan tidak bertanggung jawab ,tuntasnya.(rm/Taufik.s).

PENGUMUMAN REDAKSI Diberitahukan kepada Instansi Pemerintah/ TNI/Polri dan pengusaha Swasta di Kota Batam dan Khususnya Provinsi Kepri, wartawan Koran Rakyat Media yang namanya tidak tercantum dalam box redaksi maka tidak diakui sebagai wartawan media ini. Redaksi

BATAM, RAKYAT MEDIA-Proses Penerimaan Peserta Dididk Baru (PPDB) Tahunn 2017 di Kota Batam, diwarnai praktek Pungutan liar (Pungli). Siswa bernilai rendah bisa masuk SMA Negeri asal orangtua siswa berani memberikan uang pulus hingga belasan juta rupiah. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Garda Indonesia Indonesia (GI) menemukan adanya pungutan liar (pungli) terhadap siswa yang masuk SMANegeri 3 Bandara, Batam Kota Kota. Diduga ada belasan siswa yang masuk di sekolah tersebut main belakang dengan dengan oknum tertentu di sekolah hingga memberikan uang belasan juta. “Saya punya bukti dan data, ada belasan siswa titipan dan yang masuk melalui jalur belakang, mereka ada yang membayar sampai belasan juta,” kata Aldi Braga Ketua LSM GI kepada Rakyat Media Senin (31/7/2017) di salah satu

Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

restoran di Grand Line Batam Centre. Lebih lanjut Aldi mengungkapkan, tak hanya SMA Negeri 3 yang disinyalir melakukan pungutan liar dalam penerimaan murit baru tahun 2017 ini. Informasinya ada beberapa sekolah yang diperbolehkan mengambil pungutan dari siswa, “Saya sudah sampaikan hal ini kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Arifin Nasir. Namun pak Arifin justru marah,” kata Aldi kepada media ini. LSM GI telah melakukan investigasi perihal pungutan liar tersebut. Dan pihak sekolah, lanjutnya, ada sejumlah masyarakat yang mengakui adanya pungutan terhadap penerimaan siswa baru tersebut, ungkapnya Aldi Informasi yang diterima Rakyat Media dari sumber dilapangan mengungkapkan, selama PPDB berlangsungdari mulai oknum wartawan, LSM, anggota DPRD hingga pejabat.

Kapolda Kepri Mutasi Enam Kapolsek NONGSA, RAKYAT MEDIA-Gerbang mutasi perwira menengah untuk sejumlah jabatan strategis di Polda Kepri bergerak. Kapolda Kepri melalui telegram rahasianya bernomor STR/481/VII/2017 memutasikan 102 anggotanya. Enam dari para perwira yang kena mutasi itu menjabat Kapolsek di Polresta Barelang Kapolsek yang diganti yakni Kompol Arwin sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Batamkota dimutasikan sebagai Kasubbagrenmin Ditreskrimum Polda Kepri. Posisi yang ditinggalkan Arwin, akan digantikan oleh Kompol Firdaus yang sebelumnya menjabat Kasatbinmas Polresta Barelang. Kapolsek Sekupang Kompol Ferri Aprizon dimutasikan sebagai Kanit 2 Subditwaster Ditpamobvit Polda Kepri. Kompol Oji Pahroji dimutasikan sebagai Kapolsek Sekupang. Kompol I Putu Bayu Pati sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Lubukbaja, dimutasikan sebagai Kasatlantas Polresta Barelang. Posisi yang ditinggalkannya akan dijabat oleh Kompol M Chaidir yang dulunya Ka-

I

Edisi : # 205 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

polsek Nongsa. Jabatan Kapolsek Nongsa, nantinya akan dipangku oleh Kompol Albert Perwira Sihite. AKP Rizani sebelumnya menjabat Kapolsek Sei Beduk, dimutasikan sebagai Kasubbagdalops Bagops Polres Bintan. Kaposek Sei Beduk nantinya akan dijabat oleh AKP Sutrisno Saragih. AKP Septmaris, Kaposek Belakangpadang, dimutasikan sebagai Paur Subbagpullahjianta Bagdalops Roops Polda Kepri. Jabatan yang ditinggalkannya akan diserahkan kepada AKP Ulil Rahim. Sementara itu ditingkat AKBP, yang dimutasi itu antara lain Kasubdit IV Ditresktimum AKBP Ponco Indrio dipindahkan sebagai Kasubdit III Ditreskrimsus. Posisi yang ditinggalkan Ponco digantikan oleh Kasubdit Bangkum Binkum AKBP Suyanto. Lalu Kabag Bin Opsnal AKBP Suherman Zen menjadi Kasubdit II Ditreskrimsus.”Iya ada,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga menanggapi TR Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigsudian terkait mutasi tersebut (31/7/ 2017).(rm/bp).

SMA Negeri 3 Bandara Batam Kota

Mereka menitipkan satu hingga tiga siswa yang dimasukan ke sejumlah sekolah. Tarif satu orangtua siswa diminta Rp 10 hingga Rp 15 juta. Bahkan, tarif yang paling tinggi diban-

derol yang masuk SMA ternama Hingga berita ini dimuat Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Vivi Kusuma Effendi. S.Pd, belum berhasil dikonfirmasi

karena beberapa kali awak media ini ingin menemui Kepala Sekolah untuk konfirmasi terkait kasus tersebut yang bersangkutan selalu tidak berada ditempat.(rm/ikhsan)

Kepala Kesbangpol Karimun Indra Gunawan Jadi Tersangka

KASAT Reskrim Polres Karimun, AKP Dwihatmoko Wiraseno

KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karimun menetapkan mantan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karimun, Indra Gunawan administrasi umum di tahun 20142016. Pria yang KINI menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Karimun itu diduga mempergunakan anggaran untuk keperluan pribadi dan tidak sesuai DPA.

Indra diduga memperuntukan dana tersebut untuk pembayaran angsuran mobil, angsuran untuk kredit di bank dan lain-lainnya.”Sudah ditetapkan sebagai tersangka pada Juli lalu,” kata Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Dwihatmoko Wiraseno, kepada wartawan, Selasa (1/7/2017) di Karimun Dwi menyebutkan estimasi kerugian negara atas tindakan yang dilakukan oleh Indra sekitar Rp 3 miliar. ”Estimasinya sekitar Rp 3 miliar.

Modus operandinya, tersangka melakukan manipulasi SPJ belanja anggaran secara fiktif dimana uang yang telah di dapatkan dipergunakan untuk keperluan pribadi,” paparnya. Pada Selasa siang, Satuan Reserse Kriminal Polres Karimun melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Karimun.Setiap ruangan dan arsip serta komputer yang berhubungan dengan dugaan kasus ini diperiksa polisi. Beberapa pegawai dan pejabat di Dinas Sosial yang pernah menjabat di masa kepemimpinan Indra juga dimintai keterangan. Disebutkan Dwi, pihaknya juga telah mengamankan barang bukti berupa mobil merk Honda, BPKB serta dokumen yang berkaitan dengan adum 2014-2016. Indra disangkakan pasal 2 dan atau pasal 3 18 UU No. 31 thn 1999 yang telah diubah menjadi UU No. 20 Thn 2001 tentang tindak pidana korupsi. “Untuk saat ini tersangka belum kita tahan,” tambah Dwi.(rm/trb)

Angka Perceraian Semester Pertama 2017 Capai 900 Kasus SEKUPANG, RAKYAT MEDIAAngka perceraian pada semester pertama di tahun 2017 di Pengadilan Agama Kota Batam, mencapai 900 kasus. Hal ini diungkapkan Humas Pengadilan Agama kota Batam, Ifda Tanjung. Menurut dia, pemicunya berasal dari sejumlah faktor baik itu masalah perselingkuhan, kurangnya keharmonisan di dalam keluarga, masalah ekonomi dan lainnya. “Angka perceraian di semester pertama ini kebanyakan yang kerap diutarakan oleh penggugat cerai adalah penyebabnya faktor ekonomi. Baik itu dari kaum pria (cerai talak) maupun dari kaum wanita (cerai gugat),”ujarnya. Ifda menjelaskan, kebanyakan perceraian di semester pertama di tahun 2017 ini, berasal dari kalangan menengah ke bawah. Akibat sulitnya ekonomi keluarga membuat pasangan tersebut mengambil jalan pintas dengan bercerai. “Saat ini memang lebih banyak dari kalangan menengah ke bawah yang kita layani, sehingga dalam satu hari itu hampir 28 pasangan yang menggugat cerai baik dari kaum pria dan wanita,” ujarnya. Berdasarkan data yang tercatat di Pengadilan Agama Batam, permohonan perceraian

KANTOR Pengadilan Agama Kota Batam yang masuk ke Pengadilan Agama lebih didominasi oleh kaum wanita (cerai gugat). Pada semester pertama di tahun 2017 ada 900 permohonan cerai yang sudah dilayani dan sudah dalam proses perceraian. ”Kalau perceraian pria (cerai talak) itu hanya sedikit saja, sekitar 30 persenlah, itu pun kebanyakan penyebabnya karena istrinya selingkuh dan di tinggal istrinya pergi keluar Batam,” ujarnya. Ifda menjelaskan, dari 900 permohonan cerai, sebanyak 700 permohonan yang mengajukan adalah kaum wanita, baik itu di sebabkan oleh masalah perekonomian maupun perselingkuhan. ”Sejauh ini yang kita ketahui lebih

banyak disebabkan karena masalah perekonomian. Sang suami tidak dapat menafkahi lahir batin istrinya dan ada juga, karena istrinya penghasilannya lebih besar dari penghasilan pria, maka dari itu terjadi perceraian. Seharusnya hal ini tidak menjadi patokan alasan untuk cerai,” ujarnya Ifda menambahkan, sulitnya perekonomian saat ini di Batam, memang sebagian hal itu penyebab perceraian di Batam kebanyakan alasan para kaum wanita, karena suaminya tidak ada pekerjaan lagi dan tidak dapat menafkahi nya, begitu juga dengan anak-anak mereka, maka dari itu dia meminta cerai dari suaminya. (rm/tb).


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 205 by RAKYAT MEDIA - Issuu