CMYK
Miliki Tiga Mobil Trailer Dan Pelabuhan di Barelang, Pejabat Kanpel Batam Manfaatkan Jabatan Untuk Memperkaya Diri K 15 OR AMARET N U M2017, U M MINGGU III - 22
Penanggung Jawab RABU, Mawardi, Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri SH
RABU, 15 - 22 MARET 2017, MINGGU III
Baca Hal 3
TERDAFTAR Website: www.rakyatmediapers.co.id
Media Ini Terdaftar di Dewan Pers
Koran Mingguan Nasional dari Kepri Edisi : # 188 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-
Telp Redaksi: (0778) 7498179, (0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Didukung Partai Demokrat, Nasdem, Gerindra, PKB dan PPP
Isdianto Kandidat Kuat Wakil Gubernur Kepri BATAM, RAKYAT MEDIA-Siapa yang bakal menduduki jabatan Wakil Gubernur Provinsi Kepri yang kini masih lowong terus menjadi perbincangan hangat di masyarakat Kepri. Gubernur Kepri Nurdin Basirun telah mengusulkan dua nama calon yakni Isdianto dan Agus Wibowo. Namun, Gubernur harus memilih siapa yang pantas untuk mendampinginya. Saat ini sebanyak 5 Partai Politik pengusung Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri dalam Pilkada lalu yakni Partai Demokrat, Gerindra, PKB, PPP dan Nasdem, secara resmi telah men-
gusulkan nama Isdianto dan Agus Wibowo sebagai calon Wakil Gubernur Kepri.Namun dari dua nama yang diusulkan tersebut, nama Isdianto bisa dipastikan yang bakal terpilih menjadi calon kuat Wakil Gubernur Kepri untuk mendampingi Nurdin Basirun. Dari dua nama yang telah diusulkan masing-masing Parpol pengusung tersebut, nama Isdianto adik almarhum H.M Sani, dipastikan yang paling dominan dan telah menguasai lebih dari separuh kursi Parpol pendukung Gubernur
PENGURUS P Isdianto kepa artai PPP serahkan rekom endasi cagub da Gubernur Kepri
Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Isdianto
Dewan Desak Pemprov Selesaikan Utang Pihak Ketiga 2016 DOMPAK, RAKYAT MEDIAAnggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepri, Irwansyah mendesak Pemprov Kepri untuk segera menyelesaikan dana tunda bayar 2016 kepada pihak ketiga. Menurut Ir-
Dikerkjakan Asal Jadi Dan Tidak Sesuai Bestek
JOHOR BAHRU, RAKYAT MEDIAPemerintah Malaysia kembali mendeportasi sebanyak 160 orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah menjalani hukuman karena tidak memiliki izin kerja (permit) dan lewat jalur belakang. Mereka dipulangkanke Tanah Air, Selasa (14/3/2017) kemarin, melalui Pasir
Bersambung ke Hal 11
Bersambung ke Hal 11
BATAM, RAKYAT MEDIA”Proyek ini dilaksanakan dengan biaya sebahagian dari pajakyang saudara bayar”. Demikian sepenggal kalimat yang tertera di plang proyek Rekonstruksi Jalan SP Bulang-Pel Galang. Plang proyek itu menghadap ke arah laut sehingga dicurigai untuk menyembunyiPERBAIKAN jalan Simpang Bulang Barelang
Bersambung ke Hal 11
Malaysia Deportasi 160 WNI Bermasalah Dari Johor Baru PARA TKI Bermasalah yang dideportasi oleh pemerintah Malaysia
PARA peserta dari berbagai negara
SATU PERSATU KEBOBROKAN KINERJA BUPATI BINTAN MULAI TERUNGKAP TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Sejak Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemerintah Kabupaten Bintan dijabat Hasfi Handra, hubungan media massa dengan Bagian Humas yang selama ini terjalin baik dan harmonis belakangan ini tampak mulai renggang. Hal ini terlihat dari tren pemberitaan sejumlah media massa lokal khususnya media mingguan dan online cendrung miring dan mengungkap kebobrokan kinerja serta dug Bersambung ke Hal 11
Warga Pemohon Paspor di Imigrasi Batam Mengeluh
Ariel Tatum Tampak Menggoda
BATAM, RAKYAT MEDIA-Meski Direktorat Jenderal Imigrasi sudah berupaya meningkatkan pelayanan melalui metode sistem antrian yang dibatasi dengan kuota permohonan kemudian diganti dengan sistem antrian pengajuan permohonan Paspor RI melalui batasan waktu. Namun upaya tersebut tampaknya belum terlihat bisa memberikan pelayanan yang baik dan kenyamanan bagi masyarakat pemohon paspor. Upaya peningkatan pelayanan pada warga yang membutuhkan pelayanan publik seperti membuat dan memperpanjang paspor pada kantor pelayanan Imigrasi dinilai masih berbelit belit dan terkesan mempersulit. Seperti pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam.Pelayanan di kantor tersebut bisa dikatakan sudah tidak manusiawi lagi.
JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Meski baru berusia 20 tahun, keseksian Ariel Tatum patut diperhitungkan. Tak jarang dirinya menonjolkan lekuk tubuhnya yang aduhai dalam balutan busana seksi dan menggoda. Seperti dalam foto yang diunggah Bersambung ke Hal 10
Bersambung ke Hal 11
Proyek Jalan SP Bulang-Pel Galang Senilai Rp54 Miliar
wansyah lambatnya pelunasan ke wajibkan tersebut membuat kontraktor menjerit. “Rencananya pekan ini akan dilakukan evaluasi pelaksanaan APBD 2017. Tetapi belum dilaksanakan,”kata Irwansyah kepada wartawan, Senin (13/3) di Tanjungpinang. Menurut Anggota Komisi III DPRD Kepri tersebut, APBD Kepri sudah lama disahkan. Tetapi kewajiban kepada pihak ketiga masih belum diselesaikan. Padahal dari anggaran tersebut bisa membantu perputaran ekonomi masyarakat. Masih kata Irwansyah, kontraktor juga punya kewajiban. ”Nilainya sekitar Rp160 miliar. Jumlah tentunya bisa membantu perputaran ekonomi tentunya,” papar Irwansyah. Legislator Dapil Batam tersebut juga mengatakan, se-
Pakai Gaun Transparan
GUBERNUR Isdianto, Agu K ep ri N ur di n B as ir un di s Wibowo da n Onward Sia da m pi ng i haan
dan Wakil Gubernur Provinsi Kepri. Informasi yang dihimpun Rakyat Media menyebutkan, pengusulan secara resmi duanama calon Wakil Gubernur Kepri tersebut, ditandai masing masing pengurus Parpol telah menerbitkan Surat Keputusan rekomendasi kepada Gubernur Kepri untuk diajukan ke DPRD Kepri. Seperti Partai Gerindra, mengusulkan ýnama Isdianto dan Fauzi Bahar sebagai calon Wakil Gubernur. Sebagai mana dijelaskanSekretaris DPD Partai Gerindra Kepri yang juga anggota DPRD Kepri, Onward Siahaan, bahwa Partai Gerindra secara resmi telah menyampaikan nama calon Wakil Gubernur kepada Gubernur Kepri Nurdin Basirun untuk diusulkan kepada DPRD Kepri. Demikian juga Partai PPP, meski mengusukan tiganama calon Wakil Gubernur Kepri, yakni Isdianto, Mustafa Wijaya dan Fauzi Bahar. Namun, DPP PPP sudah sepakat dengan Partai pengusung lainnya memilih Isdianto sebagai cawagub Kepri. Hal ini seperti yang disebutkan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPP Kepri Syarafudin Aluan, Partai PPP mengajukan tiga nama yang diusung sebagai calon Wakil Gubernur Kepri. Namun menurut Syarafudin Aluan, Agus Wibowo, salah satu nama yang diserahkan kepada DPRD Kepri bukan pilihan seluruh partai pengusung. Karena salah satu persyaratan pencalonan yang harus dipenuhi calon wagub adalah rekomendasi dari dewan pimpinan pusat.”Kalau Isdianto tidak masalah, karena lima partai pengusung merekomendasikannya sebagai Cawagub Kepri. Tapi pesaing Isdianto yakni Agus Wibowo,yang diusulkan Partai Demokrat dan Partai Nasdem. Oleh tiga parpol lainnya, yakni PKB, Gerindra, dan PPP menyatakan tidak merekomendasikan Wakil Ketua DPRD Bintan tersebut,” ujarnya Meski demikian, Syarafudin Aluan mempersilahkan Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyerahkan dua nama cawagub Isdianto dan Agus Wibowo kepada
PARA pemohon paspor duduk menunggu loket dibuka
ANTERIAN panjang para pemohon paspor di kantor Imigrasi Batam Centre
Bersambung ke Hal 11
CMYK
GALERI FOTO Website: www.rakyatmediapers.co.id
RABU, 15 - 22 MARET 2017, MINGGU III
2
Kegiatan Bupati Drs. H. Irwan M.Si dan Wabup Drs H. Said Hasyim
BUPATI Irwan MSi saat melakukan penyerahan SK Pelaksana Tugas kepada 9 pejabat OPD Pemkab Meranti
BUPATI Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, M.Si bersama Ketua DPRD Meranti H. Fauzy Hasan,saat melakukan peninjauan pembangunan di Kecamatan Rangsang
WABUP Said Hasyim buka rakor dan sosialisasi pendistribusian pangan rastra
WAKIL Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim membuka secara resmi rapat koordinasi Forum Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Meranti 2017 di Gedung Afifa
BUPATI Irwan saat menyerahakan hadiah
Drs. H. Irwan, M.Si Bupati Meranti mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa Bank Riau-Kepri
BUPATI Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si bersama Ny. Sisilita Arsyadjuliandi Rachman
BUPATI Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, M.Si melakukan panen raya cabe di Desa Tanjung Pranap, Kecamatan Tebing Tinggi Barat
CMYK
3
RABU, 15 - 22 MARET 2017, MINGGU III
RAKYAT METRO
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Miliki Tiga Mobil Trailer Dan Pelabuhan di Barelang
Pejabat Kanpel Batam Manfaatkan Jabatan Untuk Memperkaya Diri BATAM, RAKYAT MEDIASeorang oknum pejabat di Kantor Pelabuhan Laut (Kanpel) Batam berinisial, TZ, diduga kuat mengambil keuntungan pribadi dengan memanfaatkan jabatannya. Dengan memiliki tiga mobil trailer dan usaha perlengkapan kapal ia juga diklaim melakukan kolusi dengan perusahaan jasa pelayaran kapal untuk memperlancar pemasukan pundi-pundi ke rekening gendutnya. Demikian yang disampaikan sumber koran ini dilingkungan Kanpel Batam. Oknum pejabat berperawakan kecil dan lincah ini memang
cukup piawai memainkan peranannya. Tidak heran, TZ, selalu di percaya setiap pergantian Kepala Kanpel yang baru menjabat di kota ini. “Dia mempunyai usaha jasa angkutan alat berat, tiga Trailer. Setiap perusahaan pelayaran yang ingin mengangkut barang-barangnya ke pelabuhan kawasan Barelang selalu memakai jasa angkutannya. Maklum saja, diakan (TZ) dipercaya oleh kepala kantor untuk mengurusi kawasan pelabuhan di Barelang. Bisa saja, dengan memiliki kuasanya itu ia memanfaatkan jabataanya terhadap perusahaan-perusa-
Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Akta Notaris No.179 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI AHU-10-04744/2014, Tanggal 5 Maret 2014 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri. SH Sekretaris Redaksi Marlina Tata Usaha Agus Susanto Redaktur Pelaksana Winarto Koordinator Liputan Rudi Efendi Redaktur Handreas Seru Asisten Redaktur Trianto, Rizki Perdana, Indrawan Siregar, Rudi Efendi Wartawan Liputan Batam Andi.S, Ferianda. S, Iqbal Ramadhan, Hadi Sucipto, Gunawan Ramadhan, Muliadi, Aldi Divisi Iklan Renhar (Rendy), Muliadi Divisi Pemasaran Trianto, Ferianda Dewan Redaksi Mawardi. M, Marzuki. SE, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadory Penasehat Hukum Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH, Anwar Effendi.SH.MH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE, Mahyuddin Liputan Jabodetabek Darmawan, Zulfikar Mykel Meidy Egeten, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Supriadi M.Y. SH (Kepala Perwakilan), Sofian. M, Dedi Topan SH PerwakilanSumateraBarat Amina Zailani (Kepala), Khaidir Koordinator Biro Kabupaten Pasaman Barat Robbisam. SS Perwakilan Provinsi Riau Julita Siregar Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo, Syafri Biro Kota Tanjungpinang Anton (Kepala), Tio Imando BiroKabupaten Bintan Anton (Kepala), Herman, Suratman BiroKabupatenNatuna Ramlan Siregar, Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Taufik Safira (Kepala Biro) BiroKabupatenAnambas Mahmud (Kepala Biro), Zuliadi, Amiruddin Biro KabupatenDeli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro KabupatenKampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Meranti Muhammad Zaini (Kepala Biro) Biro Kabupaten Bengkalis Dedy Reiza Nasution (Kepala), Sulaiman Effendi Lay Out Andi Rusmin Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)-7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529 Dicetak Oleh : PT Media Cetak Batam Alamat Jalan Tenggiri Tanjung Sengkuang, Batu Ampar Batam, Kepulauan Riau, Telp (0778)-4100200 Fax (0778)-422990 Kode Pos-29452. Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE Allamat Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Telp (021)-22983455 Hp 08111678805Kode Pos 16411 Kota Depok, Jawa Barat Rekening Bank Bank BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No. Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Email Redaksi rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers .co.id
haan pelayaran,” beber sumber itu. Ia juga menduga, setiap kapal yang datang dan berangkat melalui pelabuhan-pelabuhan yang berada di kawasan Barelang harus mendapat restu dari oknum pejabat Kanpel yang satu ini. Semua kapal diseleksi, layak dan tidaknya kapal berlayar maupun menyandar di pelabuhan tergantung dari tanda tangan, TZ. Saat ditemui koran ini di pelabuhan Domestik sekupang beberapa waktu lalu, oknum TZ seperti sangat ketakutan. Dengan wajah yang sangat pucat ia secepat kilat berlalu menghindari konfirmasi terkait kenakalan dalam memanfaatkan jabatannya. Sambil berlari ia menyempatkan diri mencoba membantah soal adanya aksi illegalnya.”Gak ada itu,” ketus TZ sambil berlari menghindari pertanyaan wartawan. Sementara itu, Kepala Kan-
tor Pelabuhan Laut Batam, Bambang, yang baru dilantik saat diwawancarai koran ini terliihat kaget. Ia bersama Polda Kepri yang baru saja menjadi narasumber acara sosialisasi pencegahan korupsi dilingkungan Kanpel, berjanji akan menelusuri informasi penting ini,”Nanti kita selidiki kebenaran informasi ini,” ucap Bambang. Ia mengatakan, saat ini pihaknya sedang menggiatkan Sapu Bersih (Saber) korupsi dan pungli dilingkungan kantor pelabuhan laut yang dipimpinnya. Jangan sampai ada oknum Kanpel yang mempermalukan kantor ini. Karena tim saber datangnya tiba-tiba dan operasinya halus tanpa diketahui oleh siapapun. Ungkapnya, biarlah kantor pelabuhan lain di Indonesia yang terkena operasi tim Saber, namun, tidak di Batam. Dan jangan sampai kantor pelabuhan laut di Batam ini jadi terkenal gara-gara adan-
PELABUHAN di Barelang disinyalir milik TZ
ya tindakan negatif para pegawai. Terkait kenakalan, TZ, hingga kini masih dalam penyelidikan. Diterangkan, Bambang, belum bisa diambil tindakan tegas. Menurutnya, dalam kasus ini harus dipelajari dulu
Disprindag Kota Batam Kecewa Berat
Pertamina Ogah Komunikasi Soal Pangkalan Gas Melon BATAM, RAKYAT MEDIA-Dinas Perindustrian dan Perdaganagan (Disperindag) Pemko Batam kecewa berat. Pasalnya, Pertamina malas untuk berkomunikasi menyangkut kesepakatan terkait izin pangkalan usaha perdagangan migas di kota Batam. Hal itu terungkap saat wartawan Koran ini melakukan konfirmasi kepada beberapa pejabat di kantor Disperindag kota Batam, kamis (9/3/2017) lalu. Para pejabat maupun pegawai Disperindag menunjukan muka masam ketika dikorek informasi soal hubungan yang tidak harmonis dengan pihak pertamina. ”Saya tidak paham soal itu, coba tanyakan kepada Andre yang menangani bidang itu,” kata Wan Zen, yang baru dilantik sebagai Seketaris Disperindag. Dengan sedikit emosi, ia juga mengatakan saat ini pihak Disperindag tidak menangani perizinan agen atau pangkalan gas lagi. Saat mendapat ceceran wartawan, beberapa pegawai, Wan Zen, juga turut membantu atasannya itu. Dengan suara galak mereka mengatakan jika permasalahan pangkalan gas sudah tidak ditangani lagi oleh pemko Batam, dan saat ini sedang ditangani oleh pemprov Kepri. Untuk mendapatkan penjelasan yang lebih kongkrit, Wan Zein, lalu mengarahkan wartawan Koran ini kepada, Andre, selaku Kabid yang menangani soal perizinan perdagangan dalam negeri.”Itu Andre, silahkan tanyakan sama dia,” ujar Zein mengulangi. Terpisah, kini Disperindag tidak memiliki wewenang lagi
TABUNG Gas Melon milik pertamina untuk mengeluarkan izin agen atau pangkalan usaha gas elpiji. Menurut, Andre, izin pangkalan gas yang dikeluarkan Disperindag Pemko Batam tidak berharga di mata Pertamina. Artinya, meskipun Disperindag mengeluarka izin usaha agen atau pangkalan, namun pihak pertamina tidak mau menyalurkan sedikitpun volume gas. Ia juga menerangkan, izin agen atau pangkalan migas kini hanya ditangani sendiri (Monopoli) oleh Pertamina. Jadi, untuk mendapatkan izin pangkalan gas cukup berkordinasi dengan para agen besar migas.”Kalau mau membuka izin pangkalan gas, temui saja agen besar atau distributornya, nanti pihak agen besar (Distributor) yang mengurus birokrasi perizinannya ke Pertamina. Kalau anda mau membuka pangkalan temui saja agen besarnya,” kata Andre. Diakuinya, saat ini pihak Disperindag pemko Batam dan Pemprov sedang melakukan lobi-lobi ke pihak Pertamina soal perizinan usaha dan perdagangan migas.
Selama ini belum ada kata sepakat dan singkron antara Disperindag dan pihak Pertamina.”Hari ini kita sedang memanggil kepala Pertamina untuk mengclear kan persoalan ini. Kalau memang sudah ada kata sepakat nanti akan kita sosialisasikan,” tutup Andre. Namun, hingga kini belum ada tanggapan dari Kepala Disperindag kota Batam, Zarefriadi, terkait hubungan yang kurang harmonis tersebut. Saat akan dikonfirmasi iapun ngacir menghindari cecaran pertanyaan wartawan koran ini. Sementara itu, pihak pertamina saat ini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kesepakatan dan kerjasama dengan pihak Disperindag menyangkut pengeluaran perizinan migas di Kepri, khususnya kota Batam. Wartawan koran ini masih berusaha melakukan konfirmasi kepada Kepala Pertamina soal syarat-syarat apa saja yang ditegaskan kepada pihak Disperindag jika akan terjadi kesepakatan atau kerjasama soal pengeluaran perizinan migas. (rm/andre)
seperti apa tingkat kesalahannya, dan bagaimana wujud pemanfaatan jabatan oknum, TZ. Jika terbukti ada penyelewengan jabatan tidak tertutup kemungkinan dia dapat sangsi teguran, penundaan kenaikan pangkat, bahkan jika kesalah-
annya cukup fatal bisa mendapat teguran keras berupa pemecatan. ”Kita selidiki dulu ada tidaknya pemanfaatan dan wewenang jabatan yang dilakukannya (TZ). Akan kita pelajari,” tutup Bambang.(rm/and)
Kepala Kejaksaan Negeri Batam Roch Adi Wibowo
Gelagapan Ditanya Soal Mindo Tampubolon BATAM, RAKYAT MEDIAAda suasana yang berbeda di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kamis (9/3/2017) pekan lalu.Usai acara, seorang laki-laki berbaju coklat tua kejaksaan langsung dikerumuni wartawan.Dia adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam Roch Adi Wibowo. Apa kira-kira alasan sehingga pria yang baru menjabat dua pekan menggantikan Kajari sebelumnya, Muhammad Mikroj dikerumuni. Para wartawan mempertanyakan kejelasan kasus terpidana mantan anggota Polda Kepri AKBP Mindo Tampubolon. Langkah Adi Wibowo langsung terhenti seketika dilayangkan pertanyaan bertubi-tubi seputar kasus itu.”Wah, kasus apa ya? Waduh, saya nggak tahu deh. Saya takut berkomentar apa-apa. Karena saya akan pelajari dulu. Kan teman-teman tahu kalau saya baru,” katanya kepada sejumlah wartawan. Adi mengatakan, ia berjanji seluruh kasus yang ada di instansinya akan dituntaskan. Termasuk kasus terpidana Mindo yang di tingkat kasasi divonis bersalah oleh Mahkamah Agung sebagai pembunuh istrinya, Putri Mega Umboh. ”Tugas kami memang membereskan semua itu. Itu merupakan PR kami. Dan PR teman-teman juga, khusus masalah korupsi. Karena kita sama-sama menjaga ini,” kata-kata dia. Lantaran beralasan baru sehingga belum mengetahui kasus-kasus lama yang men-
Kejari Batam
Roch Adi Wibowo gendap di Kajari, ia akan pelajari dulu.Pria berambut pendek itu kemudian melanjutkan langkahnya menuju mobil yang sudah menunggunya.Seperti diketahui, Mindo sudah divonis seumur hidup, namun hingga saat ini belum juga diseksekusi untuk menjalani hukuman. Mindo terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Putri Mega Umboh, istrinya sendiri, pada 24 Juni 2011. Dalam kasus yang membuat heboh Kota Batam ini, pada pengadilan pertama di PN Batam, Mindo dinyatakan tidak terbukti terlibat dalam kasus tersebut.Sedangkan dua terdakwa lainnya, Gugun Gunawan alias Ujang dan kekasihnya yang juga pembantu keluarga Mindo, Rosma, divonis 20 dan 15 tahun penjara.Jaksa kemudian mengajukan kasasi ke MA. MA menyatakan Mindo bersalah dan divonis seumur hidup pada 12 September 2013 lalu. Namun perwira Polda Kepri itu hingga detik ini masih menghirup udara bebas dan tidak pernah dieksekusi. (rm/trb)
Kepala Kantor Pelabuhan (Kakanpel) Laut Batam, Bambang
Pelayanan Amburadul, BP Batam Naikan Tarif Seapotex BATAM, RAKYAT MEDIAKepala Kantor Pelabuhan (Kakanpel) Laut Batam, Bambang, membantah sebagai pihak berwenang mengurusi kutipan seapotex yang cukup mahal dipintu masuk pelabuhan Domestik yang ada di pulau Batam. Ditegaskannya, pihak yang mengurusi soal kutipan kepada penumpang kapal yang akan berangkat itu adalah BP Batam. Bahkan ia menunding pihak BP Batam yang paling bertanggung jawab soal kenaikan tarif seapotex. “Bukan wewenang kita, itu kewenangan BP Batam. Mereka yang melakukan kutipan dan menentukan besaran tarifnya. Silahkan konfirmasi ke pihak BP Batam kalau soal itu,” ujar Bambang beberapa waktu lalu. Sementara itu, seapotex cukup mahal ini adalah terkait adanya keluhan masyarakat yang merasa keberatan untuk
membayar sejumlah uang kepada petugas dipintu masuk keberangkatan pelabuhan domestik. Setiap penumpang yang akan berangkat keluar kota dimintai duit seapotex sebesar RP10 ribu. “Lihat saja, kondisi pelabuhan masih amburadul, demikian juga dengan pelayanan pelabuhan masih dibawah kata normal. Kalau situasinya seperti ini, belum saatnya pemerintah melakukan kenaikan tarif seapotex,” kata Hidayat salah seorang pengguna jasa angkutan kapal luar kota. Menurutnya, kondisi pelabuhan domestik Sekupang dan Telaga Punggur sama saja. Masyarakat yang akan melakukan perjalanan luar kota tidak nyaman ketika memasuki kawasan pelabuhan. Selain kondisi jalan yang cukup buruk, juga kualitas udaranya juga sangat kotor. Jika hujan ka-
wasan pelabuhan cukup becek dan berlumpur, sedangkan saat panas terik debu-debu beterbangan tertiup angin. “Yang jelas masyarakat tidak merasa nyaman ketika berada dipelabuhan dengan kondisi seperti ini. Belum lagi dipaksa bayar sepotex sebesar 10 ribu, bikin naik darah tinggi saja,” kesal Hidayat. Ia juga menjelaskan, tidak mempermasalahkan adanya kenaikan seapotex dipelabuhan Domestik tersebut. Namun, pemerintah harus sadar dengan kondisi buruk dipelabuhan yang selama ini telah mengabaikan hak-hak masyarakat pengguna jasa tranportasi laut.”Ini harus menjadi perhatian pemerintah. Jangan seenak perutnya saja, perhatikan lah hak-hak masyarakat,” ujarnya kesal. Ia juga menduga, adanya permainan petugas dipintu
KONDISI pelabuhan domestik Telaga Punggur yang masih semerawut
masuk keberangkatan pelabuhan domestik. Diduga sebahagian besar kutipan seapotex tidak masuk ke kas negara, tetapi memasuk ke kantong pribadi para oknum petugas dan pe-
jabat BP Batam. Dicurigai juga, ada konspirasi yang cukup halus untuk menggerogoti seapotex yang seharusnya masuk ke kas daerah atau negarA.(rm/ andre)
CMYK
RAKYAT KEPRI
4 RABU, 15 - 22 MARET 2017, MINGGU III
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Gubernur Kepri Kunker ke Anambas KONDISI rumah guru di Kabupaten Lingga
Miris Melihat Kondisi Rumah Dinas Guru SDN 007 Lingga Utara LINGGA, RAKYAT MEDIA- Kondisi rumah dinas guru SDN 007 Lingga Utara yang terletak dikampung Senanggai kelurahan Pancur,kecamatan Lingga Utara sangat memprihatinkan dan sudah menebar ancaman dari setiap penjuru bangunan. Pantauan Rakyat Media dilapangan senin, (6/3/2017) pekan lalu miris memang ketika melihat kondisi rumah dinas guru SDN 007 Lingga utara tersebut, hampir dapat dipastikan bangunan tersebut tidak layak lagi digunankan, karena kondisi fisik bangunan sudah terjadi kerusakan hampir mencapai “75%.”itu artinya bangunan tersebut sudah mengancam keselamatan. Rumah dinas guru tersebut sebenarnya sudah sangat memprihatinkan, karena hampir seluruh fisik bangunan terjadi kerusakan karena dimakan usia, atap bocor, jendela sudah lepas dari tempat semula dipasang, plafon satu demi satu jatuh kelantai.Ironisnya rumah dinas tersebut sampai saat ini masih saja digunakan oleh para guru yang mengajar di SDN 007,walaupun kondisi bangunan sudah menebar ancaman, ruangannya masih digunakan untuk tempat mereka menyimpan barang -barang milik sekolah, dan ruangan rumah dinas tersebut juga di jadikan tempat untuk mereka sejenak melepaskan rasa lelah ,usai menjalankan tugas rutin yaitu mengajar anak didiknya. Ketika ditemui wartawan rakyat media, diruang rumah dinas tersebut,Sunaryo salah seorang guru disekolah SDN 007.menuturkan bahwa sejak berdiri pada tahun 1977, rumah dinas ini memang belum pernah direnovasi,tapi pihak sekolah sudah pernah membuat laporan atau pengajuan kedinas terkait, namun belum terealisasi, atau memang pemerintah punya pertimbangan lain sehingga menunda untuk merenovasi rumah dinas guru,ujarnya. Namun demikian kami pihak sekolah terutama para guru tidak terpengaruh dengan kondisi fisik sekolah pada saat ini, karena Kami tetap menyatukan langkah dan menjalin kerja sama antar sesama guru karena tanpa kerja sama mustahil pendidikan akan maju,meskipun menghadapi berbagai masalah para guru tetap bersyukur, rasa syukur tersebut kami wujudkan melalui loyalitas Kualitas ,kreatifitas dan moralitas dalam membangun pendidikan,imbunya. Hal yang sama juga di ungkapkan kepada Rakyat Media oleh salah seorang tokoh masyarakat setempat yang enggan namanya ditulis atau dipublikasi, menurut beliau pemerintah telah sukses membangun infrastruktur disektor pendidikan sampai kepelosok negeri,demi untuk mendukung proses terciptanya Sumber Daya Manusia yang handal, sesuai dengan program pemerintah mencerdaskan kehidupan berbangsa, ungkapnya. Namun pemerintah tidak hanya terfokus pada pembangunan gedung sekolah saja tanpa ada penunjang yang lain ,yang berkaitan dengan dunia pendidikan, seperti tempat tinggal atau pun rumah di as bagi para tenaga pendidik atau tenaga pengajar yang notabene abdi negara.mereka juga perlu diperhatikan kesejahteraannya, tandasnya (rm/taufik safira)
Kapal Roro JagohPenarik Tidak Beroperasi Sementara
KAPAL Roro milik ASDP di Lingga yang tidak beroperasi
LINGGA,RAKYAT MEDIA-Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga umumkan atas tidak beroperasinya transportasi laut yang biasa melayani rute penyebrangan Roll On Roll Off (Roro) Jagoh-Penarik, karena KMP Paray mengalami kerusakan pada bagian mesin. “Tidak beroperasi mulai hari ini (Sabtu). Diperkirakan membutuhkan selama satu minggau untuk dilakukan perbaikan .berdasar informasi dari sumber yang layak dipercaya KMP Paray alami kerusakan pada Gearbox,”.Informasi tersebut juga dibenarkan oleh kepala dinas perhubungan Lingga Yusrizal, kepada awak media di Dabosingkep, Sabtu.(11/3/2017) pekan lalu Menurutnya, pengehentian sementara rute penyebrangan antar pulau Singkep dan pulau Lingga akan memberi dampak cukup besar ke masyarakat. Karena sekarang ini, rute tersebut sudah menjadi kebutuhan vital masyarakat dua pulau besar Kabupaten Lingga. Mengenai kemungkinan adanya solusi lain misalnya mengoperasikan kapal pengganti KMP Paray, dia mengatakan, sejauh ini belum ada.”Kami sedang mencoba meminta bantuan, agar ada kapal Roro lain, sebagai pengganti sementara melayani rute Jagoh-Penarik ini. Namun semua tergantung dari pihak ASDP. Kalau nanti mereka siap membantu, kami akan atur jadwalnya lagi,” ungkapnya. Dia menambahkan, pihaknya akan segera menginformasikan kepada masyarakat jika dalam beberapa hari kedepan ada kapal lain yang menggantikan peran KMP Paray tersebut. ”Sebelumnya kami mohon maaf atas hambatan pelayanan ini. Tapi jika ada solusi dari pihak ASDP, akan segera kami informasikan kemasyarakat,” tutupnya.(rm/taufik safira)
TANJUNGPINANG,RAKYAT MEDIA - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun melakukan kunjungan kerja di kepulauan Anambas, Selasa (14/3/ 2017) keparin.Nurdin bersama rombongannya berlayar ke Anambas dengan kapal Seven Star Island. Nurdin tidak mau menyia-nyiakan kesempatan di atas kepala tersebut. Setelah menyalami semua orang yang ikut dalam rombongan itu, Nurdin langsung memanggil kepala OPD. Mereka menggelar rapat terbatas di atas buritan kapal. ”Pak Gubernur langsung menggelar rapat terbatas setelah kapal bertolak dari pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang,” kata Zulkifli, Kabag Humas dan Dokumentasi Biro Humas Protokol dan Penghubung Pemprov Kepri melalui pesan singkat dari atas kapal. Menurut Zulkifli, ada beberapa agenda penting yang hendak dilakukan Nurdin Basirun selama dua hari di Abambas.Misalnya, meninjau pelabuhan dan Bandara Letung, membuka STQ Kabupaten Anambas di lapan-
GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun gelar rapat di atas kapal saat dalam perjalanan ke Anambas
gan Sulaiman Abdullah pada Selasa sore hingga malam. ”Gubernur juga akan melaksanakan salat subuh di mesjid Jami’ Baiturrahman dan apel pagi di SMAN I Siantan Terempa pada
Selasa (15/3/17),” jelas Zulkifli. Kabag Humas dan Dokumentasi itu menambahkan, Gubernur Kepri akan menggelar rapat kerja dengan Bupati Anambas di Balai Pertemuan
Masyarakat Siantan lalu meninjau kampung nelayan.Gubernur Kepri dan rombongan baru bertolak dari Tarempa ke Tanjungpinang pada Salasa sore. (rm/tbn)
Mantan Sekda Anambas Divonis 5 Tahun Penjara
RAJA Tjelak (kemeja merah), mantan Sekda Anambas
TANJUNGPINANG,RAKYAT MEDIA- Hakim Pengadilan Tipikor PN Tanjungpinang memvonis Raja Tjelak Nur Djalal, mantan Sekda Kabupaten Anambas 5 tahun penjara. Vonis ini lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Kepri, 4 tahun 6 bulan penjara. Raja didakwa melakukan korupsi pengadaan mess pejabat dan asrama mahasiswa asal Anambas yang berlokasi di Tanjungpinang dengan nilai 5,2 miliar pada anggaran tahun 2010. Selain penjara, Raja juga
dikenakan denda Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan. Namun uniknya, dakwaan jaksa bahwa Raja menikmati aliran uang pengadaan mess itu tidak terbukti, sehingga Raja dibebaskan dari kewajiban mengganti kerugian negara. Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan korupsi sebagaimana dalam dakwaan subsider melanggar pasal 2 junto pasal 18 undangundang nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dengan undang-undang nomor 20 ta-
hun 2001 tentang pemberantasan korupsi junto pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.”Terbukti bersalah. Menghukum terdakwa dengan kurungan penjara 5 tahun dan juga denda sebesar 200 juta rupiah subsider 6 bulan penjara,” ungkapnya. Selain itu, mantan Kadispenda Anambas Zulfahmi divonis jauh lebih ringan dibandingkan Raja Tejak. ”Bersama-sama dengan terdakwa Raja Tjelak yang mengakibatkan negara dirugikan. Maka terdakwa Zulfahmi dikenakan hukuman penjara 1 tahun enam bulan penjara serta denda 50 juta suubsider 3 bulan,” ujar hakim. Zulfahmi juga tak dikenakan uang pengganti kerugian negara.Adapun uang yang disita oleh pengadilan senilai Rp 70 juta dari Suryadianis dan Rp 10 juta dari Azam. Namun, keduanya hanya menjadi saksi dalam kasus ini.Terdakwa dan JPU belum bisa memutuskan perkara tersebut apakah menerima atau tidak. Keduanya menyataakan pikir-pikir selama satu minggu. (rm/tbn).
KEPALA Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kepri Heru Taufik Edianto (kanan)
DAK FISIK DAN DANA DESA UNTUK KEPRI DIKUCURKAN APRIL 2017 TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA - Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan dana desa akan dikucurkan ke Kepri pada April 2017 mendatang. Kepala Kanwil Dirjen Perbendaharaan Kepri Heru Taufik Edianto mengatakan Kantor Perbendaharaan Negara (KPN) susah siap mengucurkan DAK fisik dan dana desa. “Kantor kami sudah siap mengucurkan DAK fisik dan dana desa pada April 2017 ini,” kata Heru yang ditemani mantan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Negara Kepri, Didyk Choiroel Selasa (14/3/2017) pagi. Heru belum mengetahui jumlah pasti DAK fisik dan dana desa yang.dikucurkan untuk Kepri pada triwulan pertama ini. Jumlah dana tersebut akan disampaikan secara resmi setelah Kanwil Ditjen Perbendaharaan Negara Kepri mengecek datanya. “Uang tersebut akan dikucurkan melalui KPN Tanjungpinang dan KPN Batam,” kata Heru. (rm/tbn)
Nama Bupati Lingga di Catut, Jual Beli Pulau di Senayang LINGGA,RAKYAT MEDIAKetua Ormas, Gerakan Masyarakat (Gema) kabupaten Lingga, Zuhadi, mendatangi gedung DPRD Lingga,terkait persoalan transaksi jual beli pulau di kecamatan senayang oleh oknum kades, senin(13/ 3/2017) lalu Atas nama Ormas” Gema “Lingga Zuhadi ,meminta kepada pemerintah daerah serius menanggapi persoalan jual beli Pulau di kecamatan Senayang kabupaten Lingga. Hal ini ditegaskan oleh pria yang lebih akrap disapa” Juai “menurutnya pemerintah kabupaten Lingga telah melanggar komitmen dengan masyarakat , yang mana pemkab Lingga berjanji akan menjaga daerah ini(Lingga) dan tidak akan menjual sejengkal tanahpun kepada pihak asing. Namun ternyata seiring berjalannya waktu , satu demi satu pulau dijual oleh oknum kades di kecamatan senayang, dengan dalih untuk kepentingan investasi, anehnya pemerintah terkesan tutup mata. hal tersebut menurut Juai telah terjadi kerugian daerah. Berdasarkan temuan dilapangan, Ada dua pulau, yakni pulau Ketapang desa Pulau Bukit , dan pulau Maya Utang desa Pulau Batang kecamatan Senayang, beberapa waktu lalu telah ter-
PULAU di Kecamatan Senayang dikabarkan dijual dengan mancatut nama Bupati Lingga
jadi transaksi jual beli pulau. Ditaksir nilainya lebih dari Rp 1 Miliar.”Kami minta pemerintah Kabupaten Lingga tunjukkan komitmennya. Jangan dianggap isu murahan persoalan ini, selesaikan sampai tuntas,” tegas Juai. Kalau pemerintah tidak bisa menyelesaikab kasus transaksi jual beli pulau di kecamatan senayang tersebut, pihaknya bersama masyarakat , mengancam akan melakukan aksi demo besar besaran ke kantor Bupati.Juai juga sangat menyangkan adanya ‘pencatutan’ nama bupati dalam transaksi jual beli tersebut,ini harus di tindak lanjuti tegas, Juai. Informasi yang dihimpun dilapangan menurut, Juai .pu-
lau yang dijual kepada investor tersebut dengan harga sangat bervariasi tergantung pada letak dan posisi pulau ungkapnya. Sampai saat ini pihak -pihak terkait seperti Pemkab, DPRD dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Lingga masih bungkam, belum mengambil langkahlangkah untuk mengeksekusi permasalahan transaksi jual beli pulau ,oleh oknum kades dikecamatan Senayang. tuturnyasehingga muncul asumsi atau spekulasi dari masyarakat, ” mereka para pejabat disinyalir juga ikut terlibat dalam penjualan pulau tersebut.” Hasil penelusuran sementara ,Ada enam buah
pulau yang menjadi target investor. Untung nya empat pulau lain, kades nya lebih paham dan tidak mau gegabah untuk melakukan transaksi jual beli tanah. Isu yang berkembang saat ini ditengah masyarakat, nama Bupati Lingga Alias wello juga dicatut oleh investor yang membuat kades setempat percaya, ini sangat disayangkan ujar Juai Masyarakat meminta kepada DPRD juga melakukan kontrol ,bila perlu turun langsung untuk melihat kondisi pulau- pulau terluar yang masuk dalam wilayah kabupaten Lingga “ ujarnya, Sementara itu Camat Senayang, Rosmalisa yang dihubungi wartawan Rakyat
Media, membenarkan peristiwa penjualan pulau dikawasannya. Hal ini kata Dia telah sampai langsung kepada Bupati untuk diselesaikan. “Saya sudah ingkatkan kepada kades jangan gegabah menjual tanah. Ini untuk anak cucu kita kedepan. Bukan kita tidak pro terhadap investor yang mau masuk. Harus ditanya dulu dokumen yang jelas, apa yang akan dibangun dan giring mereka kepada pemerintah daerah. Agar lebih jelas,” tuturnya. Rosmalisa mengatakan pihak kecamatan tidak terlibat dalam hal ini apalagi membenarkan penjualan pulau yang dilakukan kadeskades di Senayang tersebut. “Saya tidak terlibat. Yang jelas sudah berkali-kali kami ingatkan dalam Rapat bahkan disetiap pertemuan dengan seluruh kepala desa dengan pihak kecamatan ,dia selalu mengingatkan kepada seluruh kepala desa dikecamatan senayang, agar tidak melakuka hal hal yang sifatnnya melawan hukum. ujarnya. Atas nama pemerintah kecamatan senayang, Rosmalisa sudah melapor kasus jual beli tanah tersebut ke pemerintah kabupaten Lingga yaitu ke bupati. Dan bupati berjanji akan menyelesaikan persoalan ini secepat mungkin, pungkasnya. (rm/taufik safira)
CMYK
5
RABU, 15 - 22 MARET 2017, MINGGU III
GALERI FOTO
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Anggota DPRD Lingga Reses Turun ke Desa-desa Jaring Aspirasi LINGGA, RAKYAT MEDIA– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten LinggaUtara turun ke desa-desa khususnya didaerah pemilihan (dapil) masing-masing. Mereka menjaring aspirasi dari masyarakat untuk nantinya diperjuangkan di DPRD. Seperti yang dilakukan oleh ketua komisi ll Khairil Anwar,Seny dari fraksi Golkar mereka turun kedesa Duara,kecamatan Lingga utara, kamis (9/3/2017) mereka masing -masing melakukan tanya jawab dengan warga yang hadir pada reses tersebut guna untuk menjaring aspirasi dari arus bawah,khairil anwar merasa prihatin melihat kondisi ekonomi masyarakat Lingga utara khusus nya
di Desa Duara dan sekitarnya.ia berharap agar masyarakat bersabar semua butuh proses. dalam rangka reses masa sidang pertama awal tahun Desa Duara kecamatan Lingga utara mereka bertemu langsung dengan warga dan tokoh masyarakat. Turut hadir pada pertemuan reses tersebut kepala desa Duara Azhar, BPD desa duara, kepala dusun I kepala dusun ll Rt. Rw, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat. Khairil Anwar menuturkan dalam reses ini mereka bisa bertemu dan mendengarkan apa yang menjadi keluhan dan keinginan masyarakat pada pemerintah. Ini penting karena menjadi hal yang akan diperjuangkannya pada lembaga DPRD.
“Jadi apa yang menjadi keluhan masyarakat kita sampaikan pada pemerintah juga lembaga DPRD,” kata khairil Anwar. Dari aspirasi yang diterimanya dalam masa reses ini akan menentukan arah kebijakan pemerintah yang akan dibahas bersama dengan DPRD . Apa yang menjadi keluhan dan keinginan masyarakat tentunya hal yang paling utama akan diperjuangkannya melalui lembaga dewan. “ aspirasi warga nanti akan kita sampaikan pada lembaga dan SKPD terkait. Tentunya apa yang menjadi keluhan harus ditindaklanjuti dengan solusi berupa programprogram yang pro rakyat,”ujar Khairil Anwar. (rm/taufik.s)
SALAH seorang anggota dewan berkunjung ke dapil pemilihannya
FOTO bersama Anggota DPR Lingga bersama masyarak Desa Duara.
FOTO bersama anggota DPRD Lingga dengan seluruh perangkat desa Duara
FOTO ketua ll komi c, Khairil Anwar(tengah)kades Duara Azhar(tiga dari kanan BPD desa Duara Karyadi(pertama dri kanan).
FOTO bersama dengan warga kp, kalan dengan anggota DPRD Lingga ,ibu Seny, (tengah,berbusana batik)
SUANA didalam gedung pertemuan di kampung Kalan.
FOTO kades duara bersama dengan ibu seny .
CMYK
RAKYAT RIAU
RABU, 15 - 22 MARET 2017, MINGGU III
Website: www.rakyatmediapers.co.id
6
Wabup Said Hasyim Harap Usulan Kecamatan Dapat Terakomodir SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim membuka secara resmi rapat koordinasi Forum Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Meranti 2017, kegiatan dalam rangka penyelarasan program sesuai Tupoksi OPD berdasarkan usulan Musrenbang Kecamatan itu, dipusatkan di Hall Afifa Sport, Selatpanjang, Senin (13/3/17).lalu. Turut hadir dalam kesempatan itu diantaranya Ketua DPRD diwakili Edi Masyudi, Plt. Sekdakab. Meranti Julian Norwis SE MM, Kepala Bappeda Meranti Drs. Makmun Murod MSi, Kepala SKPD, Camat dan Lurah Se-Kabupaten Meranti, tokoh masyarakat/agama/adat, Ketua Partai, Ketua KNPI, serta Ormas lainnya, pengusaha dan perwakilan Akademisi Perguruan Tinggi. Seperti dijelaskan Kepala Bappeda Meranti Drs. Makmun Murod, M.Si, kegiatan Forum Perangkat Daerah yang digelar ini merupakan amanat Peraturan Kemendagri No. 54 Tahun 2010 sekaligus merupakan tindak lanjut Musrenbang Kecamatan yang melibatkan semua komponen dan Stakeholders yang berlangsung tanggal 6-17 Februari 2017 lalu. “Kegiatan ini untuk memantapkan usulan Musrenbang Desa/Kelurahan, Kecamatan yang dilanjutkan dengan rapat koordinasi bidang, diharapkan melalui kegiatan ini dapat mengakomodasi usulan Kecamatan dan pokok fikiran DPRD kedalam Rancangan Pembangunan Daerah,” jelas Kepa-
la Bappeda. Dalam Rakor ini akan dilakukan penyelarasan sesuai tugas dan fungsi dari masing-masing Perangkat Daerah berdasar usulan Kecamatan, Penajaman Indikator dan Target, Penyelarasan Program Perangkat Daerah dalam Rangka Sinkronisasi dan Optimalisasi Target, serta Penyesuaian Pendanaan sesuai Pagu di SKPD. Dan yang tak kalah penting dikatakan Kepala Bappeda adalah dalam rangka uji publik secara langsung dengan mendengarkan masukan para tokoh masyarakat dan pihak lainnya yang secara tidak langsung memperoleh dampak dari pembangunan. ”Dengan diselenggarakannya Forum Perangkat Daerah ini tersusun dokumen rancangan rncana kerja perangkat daerah yang akan dituangkan dalam rancangan pembangunan tahun 2018,” paparnya lagi. Mewakili Wakil Rakyat di DPRD Meranti Edi Masyudi menegaskan usulan dari masing-masing Kecamatan dapat diakomodir dengan baik, meskipun disadari kondisi ekonomi Meranti saat ini dalam keadaan krisisi. “Kami harapkan usulan Kecamatan benar-benar dapat terakomodir,” harapnya. Menyikapi kagiatan Forum OPD kali ini, Wakil Bupati H. Said Hasyim menegaskan, usulan program strategis dari Kecamatan dapat dibahas sebaik-baiknya, karena masyarakat menanti gebrakan dari Pemerintah Daerah terkait pembangunan yang dilaksanakan. “Masyarakat menan-
WAKIL Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim
ti kita (Pemda.red), untuk berbuat yang sudah baik ini menjadi lebih baik lagi,” ujar Wabup Said Hasyim. Agar hal itu tepat sasaran, Wakil Bupati H. Said Hasyim meminta Kepala SKPD dapat turun kemasyarakat agar mengetahui benar kondisi di desa dan program kerja yang disusun mengena pada kepentingan masyarakat. “Bila perlu tinggal dikampung berdialog langsung dengan masyarakat, pejabat jangan hanya bisa menghadiri undangan Pusat, agar sinkron apa yang diusulkan masyarakat dengan apa
yang dikerjakan,” pinta Wabup. Agar pembangunan di Kabupaten Meranti berjalan dengan baik ditengah kondisi anggaran minim saat ini, Wakil Bupati menghimbau Kepala SKPD lebih gencar meraih dana APBD Provinsi dan APBN sebesar-besarnya dan ini masuk dalam indikator keberhasilan sebuah SKPD.”Yang terpenting juga OPD harus bisa mendapatkan dana APBN sebesar-besarnya guna menutupi kekurangan APBD kita, dana APBN itu adalah milik kita dan untuk kita juga, namun untuk meraih-
nya dibutuhkan perencanaan yang matang dari SKPD sehingga mampu meyakinkan Pemerintah Pusat,” jelas Wabup. “Yang terpenting juga OPD harus bisa mendapat dana APBN sebesar-besarnya, kekurangannya baru ditutup APBD Kabupaten, karena dana APBN adalah milik kita dan untuk kita juga, tapi semua tergantung perencanaan kita guna meyakinkan Pemerintah Provinsi dan Pusat,”paparnya. Wakil Bupati menekankan, jangan sampai anggaran dinas hanya
Wabup Said Hasyim
Buka Rakor Dan Sosialisasi Pendistribusian Pangan Rastra Minimalisir Kesalahan RKA, Pemkab Bengkalis Gelar FGD BENGKALIS, RAKYAT MEDIA - Guna meminimalisir kesalahan dalam proses pengentrian Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) menggelar Forum Group Discussion (FGD), Senin (13/3/2017) di lantai II Kantor Bappeda Bengkalis. Kepala Bappeda Bengkalis Jondi Indra Bustian melalui Kabid Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Bappeda Bengkalis, Rinto mengutarakan FGD yang digelar pemerintah Bengkalis merupakan sebuah upaya meminimalisir kesalahan-kesalahan dalam proses pengentrian RKA. “Selain itu, kita ini bermaksud memaksimalkan singkronisasi antara perencana dan penganggaran sampai jadi APBD nantinya,”ungkap Rinto.Disampaikan Rinto, untuk memandu dan memberikan pemahaman, FGD menghadirkan narasumber dari Kabid penganggaran BPKAD Riau Fajriani yang menerangkan evaluasi APBD oleh tim dari Pemrov. “Dengan adanya tim dari Provinsi Riau yang nantinya akan melakukan evaluasi terhadap APBD kita, kita akan dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan. Misalnya penggunaan kode rekening, penempatan standar dan Sebagainya bisa diminimalisir dari awal. Apalagi dalam evaluasi APBD kita masih ditemui kesalahan yang perlu diperbaiki,” terangnya. Rianto berharap seluruh SOPD yang hadir mengikuti pendoman dan aturan yang disampaikan BPKAD Provinsi Riau saat pengentrian pra RKA.”Kita ingin mengkonekkan antara perencanaan dan penganggaran hingga APBD nantinya satu alur sistem,”pungkasnya. (rm/rgn)
SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA– Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim membuka secara resmi Rakor dan Sosialisasi Pendistribusian Pangan Rastra ke Rumah Tangga Sasaran (SRT) Kabupaten Kepulauan Meranti. Acara ini diadakan di Aula Kantor Bupati (pekan lalu). Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Riau, Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Meranti, Kepala Bulog Bengkalis, Asisten II Setda kabupaten Meranti, Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Meranti. Kepala Bagian Ekonomi Agusyanto selaku panitia menyampaikan bahwa Rakor dan Sosialisasi Pendistribusian Pangan Rastra ke Rumah Tangga Sasaran (SRT) bertujuan untuk implementasi pedoman umum dalam penyaluran Raskin Kementerian Kesejahterakan Rakyat, untuk mendukung hal tersebut perlu penyamaan persepsi terkait pengelolaan dan pendistribusian Raskin agar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal kepada Rumah Tangga Sasarn ( SRT) dan juga untuk meminimalisirkan tingkat kemiskinan di Meranti dengan adanya program BLT atau raskin yang disalurkan untuk masyarakat melalui lurah maupun RT setempat.Agusyanto juga menjelaskan bahwa untuk
WAKIL Bupati Meranti H. Said Hasyim
Kabupaten Meranti pada tahun 2017 ini dijatahi sebanyak 25 Ton lebih atau meningkat dari tahun 2016 yang hanya berkisar 23 Ton. Peningkatan itu terjadi akibat adanya penambahan RTS berdasarkan pendataan BPS Riau tahun yang lalu, dan setiap RTS akan dijatahi sebanyak 15 Kg/Bulan. Wakil Bupati meranti H. Said Hasyim mengatakan dalam penyaluran Rasta ada yang puas dan ada yang tidak puas, dalam penyaluran bantuan hal itu sulit dielakkan karena yang namanya bantuan, berhubungan dengan jatah dan pendataan. Selain itu ia juga meminta penyaluran Rasta tepat
sasaran dan berkualitas baik,” bagi masyarakat yang tidak puas, ambil langkah sesuai dengan jalurnya yaitu diputuskan melalui musyawarah desa” ujar Said Hasyim. Wabup juga mengatakan bahwa dia tidak ingin ada yang tidak dapat rasta sedangkan ia berhak untuk mendapatkannya, oleh karena itu ia menghimbau kepada pihak-pihak terkait yang diberikan amanah untuk bisa menjalankannya dengan sebaik mungkin dan adil.”Saya berharap tiap tahun ada perbaikan, jangan sampai keluar bahasa tidak adil dari masyarakat,” ujarnya Said Hasyim (rm/mcm)
habis untuk perjalanan dinas saja, tapi harus memberikan arti bagi masyarakat, keberhasilan sebuah OPD menurutnya bukan saja diukur dari kelulusan SKPD tetapi bagaimana Kepala SKPD mampu menjalin hubungan dan koordinasi yang baik dengan masyarakat dan keberhasilan meraih dana pusat. Wakil Bupati meminta permasalahan kebutuhan dasar masyarakat dapat dituntaskan, seperti lapangan kerja guna menekan kemiskinan, Elektrifikasi, Air Bersih serta daya dukung ekonomi yang masih lemah. Selain itu juga memberikan nilai tambah hasil alam Meranti seperti Sagu, Kelapa dan lain sebagainya. Masalah Meranti yang masih menjadi daerah terisolir seperti dikatakan Wakil Bupati, diharapkan dapat tuntas tahun ini seiring tuntasnya pengerjaan jalan Air Mabuk-Lalang. Dan ditahun ini juga dibangun jalan Pulau Padang-Meranti Bunting, serta jalan-jalan di Pulau Rangsang, termasuk jalan di Tebing Tinggi.”Kita juga harus bisa mengupayakan mencari solusi nilai tambah (added Value) hasil alam Meranti seperti Sagu, Kelapa dan lain sebagainya,”ujar Wakil Bupati. Akhir kata melalui kegiatan itu, Wakil Bupati berharap seluruh usulan kegiatan strategis masyarakat mulai dari tingkat Desa, Kecamatan hingga Kabupaten dapat diakomodir dengan baik, sesuai visi dan misi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. (rm/hms/gun)
AKSIOMA Meranti ke-IV, Resmi dimulai SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs. H. Miskam, MA membuka secara resmi Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) ke – IV di Halaman Kantor Kemenag Kab. Kepulauan Meranti, Jl. Dorak Selatpanjang, Senin (13/3/17). AKSIOMA sendiri adalah ajang kompetisi seni dan olahraga Madrasah, yaitu kompetisi yang dilakukan oleh siswa-siswi madrasah dalam bidang seni & olahraga. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menggali potensi siswa madrasah dalam bidang seni maupun olahraga yang selanjutnya bisa mewakili daerah asal siswa tersebut dalam tingkat Provinsi. “Program kesiswaan yang diselenggarakan dua tahun sekali sejak tahun 2009 ini ad-
alah program unggulan Direktorat Pendidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama. AKSIOMA memberikan pengaruh yang cukup signifikan bagi terwujudnya semangat belajar siswa di madrasah, serta terciptanya suasana harmonis di lingkungan pendidikan madrasah, menumbuh kembangkan siswa dalam meraih prestasi belajar yang membanggakan”. Ujar Miskam dalam sambutannya. Kegiatan Aksioma ini berlangsung beberapa hari kedepan, Selain dikantor Kemenag, Aksioma juga diselenggarakan dibeberapa tempat lainnya seperti Man Selatpanjang, MI. Mualaimmin, Afiifa Futsal dan Mts. Negeri Selatpanjang, serta diikuti oleh seluruh sekolah Madrasah dari tingkat SD, SMP, dan SMA Se-kabupaten Kepulauan Meranti. (rm/mcm)
Kapolda Riau Bakal Hadiri Dua Rakor Forum OPD, Wabup Meranti Minta Agenda Penting di Kepulauan Meranti Akomodir Usulan Kecamata
SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA Kepala Kepolisian Daerah Riau, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara direncanakan bakal menghadiri dua agenda penting di Kabupaten Kepulauan Meranti, yakni Musrenbang Daerah dan Pengukuhan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli). Informasi rencana kunjungan kerja Kapolda Riau itu seperti disampaikan oleh Kasubbag Pemberitaan Humas Setda Kepulauan Meranti, Anshari Arif, kepada wartawan, Selasa 14 Maret 2017. “Berdasarkan rakor singkat Pemerintah Daerah Kepulauan Meranti dengan Kapolres pagi (14/ 03/2017), untuk acara Musrenbang kemungkinan Gubernur Riau tidak jadi datang, yang datang Kapolda,” ungkapnya. Kapolda Riau, jelas Arif, diper-
kirakan akan menempuh perjalanan darat dari Pekanbaru ke Pelabuhan Tanjung Buton Kabupaten Siak, dan kemudian menggunakan transportasi laut ke Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti. “Hari Rabu (15 Maret 2017) habis Zuhur dari Buton sampai
sore di Selatpanjang,” ujarnya. Pada hari Kamis tanggal 16 Maret 2017, Kapolda Riau Inspektur Jenderal Polisi Zulkarnain Adinegara dijadwalkan akan mengukuhkan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti. (rm/mcm)
SELATPANJANG,RAKYAT MEDIA - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim membuka rapat koordinasi Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Meranti Kepulauan tahun 2017, di aula Afifa Sport Center, Jalan Banglas, Selatpanjang,(13/3/17) Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka penyelarasan dan koordinasi program sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing OPD, berdasarkan usulan yang sebelumnya masuk dari Musrenbang tingkat Desa dan Kecamatan. Turut hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD diwakili anggota Edi Masyhudi, Plt Sekdakab Yulian Norwis SE MM, Kepala Bappeda Ir Mamun Murod MM, para Kepala
OPD, Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Kepulauan Meranti, termasuk para tokoh masyarakat, agama, adat, OKP, Partai Politik, Pengusaha dan Perguruan Tinggi. Kepala Bappeda Kepulauan Meranti menjelaskan, kegiatan Forum Perangkat Daerah yang digelar ini merupakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 sekaligus merupakan tindak lanjut Musrenbang tingkat Kecamatan yang melibatkan semua komponen masyarakat, tanggal 6 sampai 17 Februari 2017 lalu. “Kegiatan ini untuk memantapkan usulan Musrenbang Desa, Kelurahan dan Kecamatan yang dilanjutkan dengan rapat koordi-
nasi bidang. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat mengakomodasi usulan Kecamatan dan pokok fikiran DPRD ke dalam Rancangan Pembangunan Daerah,” jelasnya. Dalam Rakor ini dilakukan penyelarasan sesua Tugas dan Fungsi dari masing-masing Perangkat Daerah berdasar usulan Kecamatan, Penajaman Indikator dan Target, Penyelarasan Program Perangkat Daerah dalam Rangka Sinkronisasi dan Optimalisasi Target, serta Penyesuaian Pendanaan sesuai pagu di masing-masing OPD. Dan yang tak kalah pentingnya, ungkap Mamun Murod, adalah dalam rangka uji publik secara langsung dengan mendengarkan ma-
sukan dari para tokoh masyarakat dan pihak lainnya yang secara tidak langsung memperoleh dampak dari pembangunan. “Dengan diselenggarakannya Forum Perangkat Daerah ini tersusun dokumen rancangan rencana kerja perangkat daerah yang akan dituangkan dalam rancangan pembangunan tahun 2018,” paparnya lagi. Mewakil Wakil Rakyat di DPRD Kepulauan Meranti, Edi Masyhudi meminta agar usulan dari masingmasing Kecamatan dapat diakomodir dengan baik, meskipun disadari kondisi ekonomi Kepulauan Meranti saat ini dalam keadaan krisis. “Kami harapkan usulan Kecamatan benar-benar dapat terakomodir,” harapnya.(rm/mcm)
CMYK
7
RABU, 15 - 22 MARET 2017, MINGGU III
RAKYAT SUMBAR
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Peredaran Narkoba di Pasaman Barat Meningkat SIMPANG EMPAT, RAKYAT MEDIA-Peredaran narkoba di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), terus meningkat, sehingga pihak kepolisian dan pemerintah setempat terus berupaya untuk mengurangi peredaran narkoba tersebut. “Benar, kasus peredaran narkoba terus meningkat dengan jumlah kasus yang ada,” kata Kepala Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat AKBP Djoko Ananto melalui Kepala Satuan Serse Narkoba, AKP Antonius Dachi, kepada wartawan belum lama ini di Simpang Empat Pasaman Barat. Ia mengatakan pihaknya selama 2016 mengungkap kasus narkoba sebanyak 38 kasus. Sementara di tahun 2015 pengungkapan kasus narkoba hanya 27 kasus. Ia menyebutkan pengungkapan kasus pada 2015 antara lain, ganja 20 kasus, kasus pengguna sabu-sabu tujuh kasus dengan jumlah tersangka 33 orang. Lima diantaranya anak-anak dan satu perempuan. Kasus ini polisi berhasil mengamankan jumlah barang bukti ganja kering seberat 30.469,8 gram sedangkan barang bukti sabu-sabu 24,44 gram.Sedangkan rincian pengungkapan kasus tahun 2016 antara lain, ganja 26 kasus, 12 kasus penguna sabu-saabu dengan jumlah tersangka 51 orang. Satu diantaranya anak-anak dan satu perempuan. Polisi berhasil mengamankan jumlah ba-
Kapolres Pasaman Barat
AKBP Djoko Ananto rang bukti ganja kering 15.674,34 gram sedangkan barang bukti shabu-shabu 19,20 fram beserta 90 batang tanaman ganja yang disita di wilayah Kecamatan Lembah Melintang. Ia menjelaskan dari 11 kecamatan yang ada di Pasaman Barat, pada tahun 2015 Kecamatan Pasaman terdapat sembilan kasus penangkapan penguna dan pengedar narkoba. Sedangkan pada tahun 2016 meningkat menjadi 13 kasus. Selain itu di Kecamatan Luhak Nan Duo ada satu kasus penangkapan pada tahun 2015 dan pada tahun 2016 meningkat menjadi empat kasus penangkapan. Di Kecamatan Gunung Tuleh pada tahun 2015 dua kasus dan 2016 tdua kasus. Selanjutnya di Kecamatan Talamau pada tahun 2015 terjadi dua kasus penangkapan sedangkan pada tahun 2016 tidak ada kasus penangkapan. Selanjutnya Kecamatan Lembah Melintang terjadi saty
kasus penangkapan pada tahun 2015 sedangkan ditahun 2016 meningkat menjadi empat kasus. Di Kecamatan Sungai Aur juga terjadi dua penangkapan kasus narkoba pada tahun 2015 ditahun 2016 cuma satu kasus. Kemudian di Kecamatan Sungai Beremas pada tahun 2015 terjadi dua kasus penangkapan di tahun 2016 meningkat menjadi tiga kasus penangkapan. Sedangkan di Kecamatan Ranah Batahan pada tahun 2015 terjadi tiga kasus penangkapan sedangkan di tahun 2016 tidak ada.Kecamatan Koto Balingka pada 2015 terungkao dua kasus dan pada 2016 lima kasus. Sementara itu Wakil Kepala Polres Pasaman Barat, Kompol Rendra Eko Cahyono mengatakan untuk upaya pemberantasan dibutuhkan komitmen dari semua pihak untuk memerangi peredaran barang haram tersebut. Upaya pemberantasan tidak hanya dilakukan dengan jalan pengungkapan kasus, namun juga dilaksanakan menggalakan upaya pencegahan. Salah satunya dilakukan dengan sosialisasi akan bahaya narkoba ke sekolah-sekolah. Sosialisasi ini sangat penting karena sebagai salah satu tindakan preventif. Harapannya dengan kegiatan tersebut maka para siswa jadi tahu akan bahaya dari narkoba sehingga tidak mendekati narkoba,” ujarnya.(rm/ant)
Petani Pasaman Barat Diimbau Waspada Pupuk Oplosan SIMPANG EMPAT,RAKYAT MEDIA Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mengingatkan petani mewaspadai pupuk oplosan, meskipun peredarannya belum ada yang terungkap. ”Meskipun saat ini belum ada yang terungkap, petani tetap harus hati-hati dan waspada karena saat ini sudah musim tanam padi,” kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran melalui Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Pasaman Barat, Memizesmita di Simpang Empat, Senin. Ia mengatakan, petani harus bisa membedakan mana pupuk yang asli dan mana yang oplosan.Secara kasat mata
pupuk oplosan ini mirip dengan aslinya. Namun, ada perbedaan yang bisa ditemukan.”Butiran pupuk oplosan yang jika diremas akan langsung hancur. Pupuk oplosan juga disebut mudah larut dalam air sementara pupuk asli jika dimasukkan ke dalam air akan mengendap sementara,” katanya. Ia menyebutkan, petani juga harus bisa membedakan warna pupuk. Jangan mudah tertipu dengan warna yang menarik saja.”Kalau petani ragu, bisa dikoordinasikan dengan dinas terkait atau petigas lapangan sebelum digunakan. Dampaknya tentu beragam sampai produktivitas menurun nantinya,” katanya.
Apalagi Pasaman Barat saat ini sedang melakukan penanaman padi serentak di 11 kecamatan yang ada seluas 435 hektare.Ia menjelaskan, tanam padi serentak tersebut dilakukan untuk me-motivasi petani untuk ber-cocok tanam dengan baik sehingga target swasembada pangan nasional akan lebih cepat tercapai dengan cepat. “Kami berkomitmen terus meningkatkan produksi padi dalam rangka menjamin swasembada pangan dan mendukung program upaya khusus peningkatan pangan. Untuk 2017 kami menargetkan luas tanam bertambah sekitar 6.612 hektare,” ujarnya. (rm/ant)
Pemkab Pasaman Barat Latih Pramuwisata Bupati Pasbar Serahkan DIPA Rp98,4 Miliar Pada 19 Nagari
SIMPANG EMPAT,RAKYAT MEDIA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) melatih puluhan pramuwisata (guide) dalam rangka memajukan wisata di daerah itu. ”Pramuwisata ini merupakan salah satu komponen yang diharapkan mampu mempromosikan objek wisata ke wisatawan baik lokal maupun mancanegara,” kata Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Manus Handri usai membuka pelatihan guidedi Simpang Empat, Senin (13/3) la Ia menyebutkan Pasaman Barat dari segi destinasi atau objek wisata tidak kalah dengan daerah lain.Pasaman Barat memiliki beragam objek wisata, dimulai dari objek wisata gunung, pantai serta pulau.Jika dihitung di Pasaman Barat ada 61 objek wisata alam yang siap kita jual. Namun, belum terekpos secara nyata sehingga wisatawan tidak memiliki petunjuk untuk itu, tambahnya. Ia menyebutkan untuk itulah perlu pihak atau orang yang mempromosikan objek wisata Pasaman Barat ke luar salah satunya dengan guide. Karena, tidak semua orang tahu dimana letak objek wisata Gunung Talamau, objek wisata Pulau Panjang. Dengan kehadiran guide, diharapkan objek wisata di Pasaman Barat berlahan akan terjual.
SEKDA Pasaman Barat, Manus Handri saat memberikan arahan kepada peserta pramuwisata (guide)
Menurutnya, pengenalan objek wisata ini tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah daerah saja. Karena, promosi wisata perlu dilakukan secara berkelanjutan dan tidak mengecewakan wisatawan tersebut. Artinya, pengenalan objek wisata juga perlu dilakukan dari mulut ke mulut. Misalnya orang yang sudah pernah melihat indahnya Pantai Air Bangis yang indah, dipercantik dengan pulau-pulaunya akan memperkenalkan kepada orang lain juga.Tugas guide tidak berhenti sampai disitu, jika dilihat bagaimana daerah lain
mempromosikan objek wisatanya jelas Pasaman Barat belum melakukan itu. Misalnya, promosi wisata yang dilakukan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Guide atau dinas pariwisata bisa mengambil kesempatan itu pula untuk mempromosikan wisata Pasaman Barat dengan memajang foto di BIM. “Kita lihat di BIM itu sekarang ini, sudah banyak daerah lain yang mempromosikan objek wisata andalannya seperti Pesisir Selatan dengan Pulau Mandehnya. Pasaman Barat juga bisa melakukan hal yang sama dengan menjual
objek-objek wisata andalan yang ada,” ujarnya.Ia menjelaskan jika objek wisata sudah tersedia di Pasaman Barat maka tinggal peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada. Guide tidak hanya paham dengan pengenalan objek wisata saja, namun harus dibarengi dengan penambahan ilmu pengetahuan seperti penguasaan bahasa asing.Bahasa Inggris itu tidak bisa ditinggalkan oleh seorang guide, harus dikuasai selain bahasa lainnya, kata dia.Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat, Armen mengatakan pelatihan guide diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari kelompok sadar wisata dan orang yang bergerak di dunia pariwisata. Pelatihan yang diikuti selama empat hari tersebut diupayakan akan mencapai output yang maksimal dalam pengenalan objek wisata.Pelatihan selama empat hari ini, yakni dua hari di Pasaman Barat dan dua hari di Bukittinggi. Di Bukittinggi langsung praktek lapangan artinya mereka langsung menjadi guide seperti di Lubang Jepang, katanya. Pelatihan Pramuwisata (guide) ini langsung menghadirkan Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Sumatera Barat, Budiman. (rm/atn)
Staf Kasir RSUD Jambak Kena OTT Saber Pungli SIMPANG EMPAT,RAKYAT MEDIA - Tim sapu bersih pungutan liar (saber pungli) Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) salah seorang staf kasir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jambak, AF (52), (8/3/2017)pekan lalu. Informasi yang dihimpun di lapangan, pelaku diduga melakukan pungli terhadap kegiatan penerimaan uang asministrasi pemeriksaan tes keterangan bebas narkoba dan surat keterangan dokter bagi pelajar, MF (18) Diduga pelaku melakukan pungutan yang berfariasi kepada pelajar yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan. ”Benar, tapi saat ini tim masih
melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap pelaku,” kata Kepala Polres Pasaman Barat, AKBP Djoko Ananto. Ia menyebutkan siber pungli dipimpin oleh Kasat Intelkam Polres Pasaman Barat, Iptu Elvis Susilo beserta anggota gabungan setempat.”Lebih lengkapnya tentu tunggu hasil pemeriksaannya nanti,” ujarnya. Dari informasi yang diperoleh di lapangan, pihak Polres Pasaman Barat memperoleh informasi tentang adanya praktek pungli.Setelah itu tim saber pungli langsung menuju RSUD Jambak dan langsung melakukan OTT di ruangan kasir pembayaran RSUD. Saat itu tim menemukan, korban MF sedang melakukan pem-
PASBAR, RAKYAT MEDIAPemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) menyerahkan DIPA (Daftar Isian Proyek Anggaran) Alokasi Dana Nagari (ADN) dan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp98,4 miliar kepada 19 nagari (desa) di daerah itu, Kamis (9/3/2017) pekan lalu. “Untuk tahun 2017 ini Pasaman Barat memperoleh ADD dan ADN sebesar Rp98,4 miliar. Hari ini secara simbolia kita serahkan ke Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) di aula kantor bupati setempat,” kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran di Simpang Empat, Kamis. Ia menjelaskan dari Kementerian Desa bahwa dana desa terus mengalami peningkatan sejak tahun 2015 sebesar Rp20,8 triliun, pada tahun 2016 naik menjadi Rp46,9 triliun, tahun 2017 meningkat Rp60 triliun dan diprediksikan dana desa ini akan naik lagi pada tahun 2018 menjadi Rp120 triliun. Untuk Pasaman Barat dana desa tahun 2016 mencapai Rp19,6 miliar dan alokasi dana nagari sebesar Rp49 miliar. Pada tahun 2017 dana desa naik menjadi Rp25,25 miliar dan alokasi dana nagari sebesar Rp70,675 miliar ditambah bagi hasil pajak bagi nagari sebesar Rp2,5 miliar. Total anggaran di nagari mencapai Rp98,4 miliar. Ia menyebutkan dengan besarnya alokasi dana tersebut tentunya perlu menjadi perhatian semua pihak. Agar pengelolaan dana nagari ini bisa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
Bupati Pasbar
H Syahiran yang berlaku. “Untuk itu kami di pemerintah daerah terus melakukan perbaikan mulai dari regulasi untuk nagari, peningkatan kapasitas bagi perangkat nagari maupun lembaga- lembaga nagari lainnya serta meningkatkan pengawasan dan pembinaan melalui Organisasi Perangkat Daerah terkait,” ujarnya. Ia menjelaskan Pemkab Pasaman Barat pada tahun ini Pasaman Barat telah menetapkan lima Peraturan Bupati mulai dari alokasi dana desa, alokasi dana nagari, pedoman penyusunan anggaran nagari, standar biaya nagari serta penyusunan RPJM dan RKP nagari. Selain itu, Pemkab Pasaman Barat juga bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi Sumbar untuk membangun sistem teknologi informasi dana pengelolaan dana desa yang dikenal dengan nama SISKEUDES. Sistem ini wajib dilaksanakan oleh seluruh nagari pada tahun 2017 mulai dari perencanaan anggaran sampai dengan pelaksanaan dan pelapo-
ran keuangan nagari. Ia menjelaskan jika dilihat di dalam pasal 5 peraturan menteri desa daerah tertinggal dan transmigrasi nomor 22 tahun 2016 tentang prioritas dana desa dijelaskan bahwa dana desa yang digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Selain itu, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menyusun program prioritas berupa program pengembangan produk unggulan desa (Prodes), produk unggulan kawasan perdesaan (Prukades). “Selain itu, pemerintah daerah juga meminta nagari untuk membantu percepatan pengentasan kemiskinan melalui pembangunan 50 unit jamban, rehabilitas 10 buah rumah tidak layak huni dan pemasangan listrik 25 rumah bagi bagi masyarakat kurang mampu. Pelatihan bagi kaum diffabel dan kurang mampu sebanyak 20 orang pada setiap nagari,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari setempat, Etris Dsem menyampaikan keuangan desa dan nagari harus dikelola dengan transparan dan disiplin anggaran. Penyerahan secara simbolis dan pelatihan dana desa yang diikuti sebanyak 150 orang yang terdiri dari camat, walinagari, sekretaris nagari, bendahara, Kapolsek, dan Koramil. ”Kita tidak ingin ada kesalahan dikemudian hari dalam mengelola dana nagari ini. Untuk itu, sedini mungkin kita berikan arahan dan pembekalan,” katanya. (rm/ril)
Rapat Evaluasi dan Klarifikasi Peraturan Nagari
Ilustrasi
bayaran sebesar Rp265.000 kepada pegawai kasir RSUD yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan.Hingga (9/3/17) sore
pekan lalu, tim saber masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku terkait dugaan melalukan pungutan liar. (rm/ant).
PASAMAN BARAT, RAKYAT MEDIA-Selasa (14/3/ 2017) kemarin di Auditorium kantor Bupati Pasaman Barat dilaksanakan rapat pembahasan Percepatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari, yang di fasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Asisten I Pemerintahan Afrizal Azhar, Badan Pengembangan Masyarakat Nagari Pasaman Barat, Walinagari, serta OPD terkait lainnya.
Rapat rencana kegiatan Pembangunan Nagari ini dilaksanakan, dalam rangka pelaksanaan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) No.111 Tahun 2014 tentang pedoman teknis peraturan desa, dengan agenda kegiatan evaluasi dan klarifikasi terhadap peraturan Nagari tahun 2017 agar sesuai dengan kepentingan umum dan Peraturan Perundang Undangan. Kegiatan rapat evaluasi dan klarifikasi peraturan nagari
tersebut dilaksanakan empat hari dari mulai 14-17 Maret 2017. Dan nagari yang mengadakan rapat di hari pertama adalah nagari Sinaruik, Talu, Kajai, Koto Baru dan Kapa. Selain membahas tentang rencana kegiatan pembangunan nagari. Dalam rapat tersebut juga dibahas tentang program program unggulan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNAG) serta membahas pembangunan lapangan bola nagari.(rm/syahril)
CMYK
GALERI FOTO
RABU, 15 - 22 MARET 2017, MINGGU III
Website: www.rakyatmediapers.co.id
KETUA DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno saat menyalami para undangan.
8
KETUA DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno saat memberikan kata sambutannya
Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Suparno
HADIRI HARKAMTIBMAS 2017 MAPOLRES Tanjungpinang menyelenggarakan acara Silaturahmi Polres Tanjungpinang dengan FKPD Kota, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat pada pagi hari Rabu tanggal 08 Februari 2017. Selaku Kapolres Tanjungpinang Joko Bintoro, SH, SIK bersama Walikota Tanjungpinang yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Ahadi dan Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno serta para
Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat duduk bersamasama dan berbincang-bincang selayaknya ngopi bersama dalam membicarakan tentang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (KAMTIBMAS) di Kota Tanjungpinang. Pada kesempatan pertama, Kapolres Tanjungpinang, Joko Bintoro, SH, SIK menyampaikan kondisi KAMTIBMAS di Kota Tanjungpinang, peran tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat dalam menjaga
KAMTIBMAS serta antisipasi gejolak KAMTIBMAS tersebut. Menurut beliau, agar masyarakat Kota Tanjungpinang tidak mudah terpancing maupun terprovokasi dengan isu ataupun munculnya statemen atau pernyataan yang disampaikan secara langsung maupun tak langsung oleh seseorang atau sekelompok, baik itu di media cetak ataupun di media online. Hal ini dapat berpengaruh negatif, bilamana masyarakat Kota Tanjungpinang mu-
KETUA DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno saat menghadiri HARKAMTIBMAS 2017
dah terpancing dan membuat sekelompok massa untuk melakukan perlawanan. oleh sebab itu, sebaiknya segala isu atau tindakan yang kurang menyenangkan, dapat dilaporkan atau disampaikan terlebih dahulu kepada pihak berwajib, dalam hal ini pihak Kepolisian Kota Tanjungpinang. Begitu juga yang disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno, dimana masyarakat Kota Tanjungpinang yang mayori-
tas berbudaya melayu cenderung mengutamakan toleransi bersama, baik itu toleransi umat agama maupun toleransi berbudaya. Menurut beliau, marilah bersama-sama kita tinggal di tanah melayu untuk bertoleransi sesama umat dan sesama budaya, dengan mengedepankan Bhineka Tunggal Ika. Hal senada juga disampaikan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tanjungpinang yang mewakili Walikota
KETUA DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno saat memberikan kata sambutannya
SAAT memberikan kata sambutan.
PARA tamu undangan
PARA tamu undangan saat bertanya
SAAT memberikan kata sambutan.
SAAT pembacaan doa
SAAT memberikan kata sambutan.
PARA tamu undangan
Tanjungpinang, Drs. Ahadi, yang mana menyampaikan apresiasi kepada Polres Tanjungpinang yang telah mengadakan acara ini dan kepada ormas islam yang akan mengadakan acara Tabliigh akbar yang bertemakan bersama-sama umat beragama menyelamatkan NKRI. Sebelum akhir acara, Kapolres Tanjungpinang mempersilakan para undangan untuk menyantap hidangan yang telah disediakan, dan diakhiri dengan salam-salaman. (ist)
PARA tamu undangan saat bertanya
KETUA DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno saat menghadiri HARKAMTIBMAS 2017
CMYK
9
RABU, 15 - 22 MARET 2017, MINGGU III
LIGA JERMAN,RAKYAT MEDIA – Bayern Munich berhasil menang dengan skor 3-0 atas Eintracht Frankfurt dalam laga lanjutan Bundesliga pada Sabtu (11/ 3/17).Bermain di Stadion Allianz, Bayern sempat kesulitan untuk mengembangkan permainan. Mereka memang unggul dalam penguasaan bola, tetapi justru Frankfurt yang berhasil mencatatkan peluang pertama dalam pertandingan. Ante Rebic hampir saja membuka keunggulan bagi tim tamu jika tendangannya pada menit ke-2 tidak melebar. Secara perlahan, Die Roten semakin menguasai tempo pertandingan. Douglas Costa hampir membuat publik Allianz bersorak pada menit ke-26, tetapi sepakannya masih belum menemui sasaran.Gol yang ditunggu-tunggu Bayern akhirnya lahir pada menit ke-38.
OLAH RAGA
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Memaksimalkan operan Thomas Mueller, Robert Lewandowski membawa timnya unggul 1-0. Empat menit berselang, Costa benarbenar mencatatkan namanya di papan skor. Pemain Brasil tersebut memanfaatkan umpan David Alaba untuk membuat Bayern unggul 2-0 ketika turun minum.Di babak kedua, tepatnya pada menit ke-55, Lewandowski mencetak gol keduanya dalam laga ini setelah meneruskan operan Arjen Robben. Hingga laga berakhir, skor 3-0 untuk kemenangan FC Hollywood tak berubah. Hasil ini semakin memantapkan posisi Bayern di puncak klasemen sementara Bundesliga dengan total raihan 59 poin, unggul 10 angka atas RB Leipzig. Sedangkan, Frankfurt tetap berada di peringkat keenam dengan 35 poin. (rm/net)
Pioli Gali Informasi Gasperini dari Gagliardini dan Palacio
Antonio Conte
CHELSEA KALAH DARI MANCHESTER UNITED DAN MANCHESTER CITY LONDON,RAKYAT MEDIA -Manajer Chelsea, Antonio Conte, mengklaim skuat Manchester United dan Manchester City lebih baik dibanding timnya.Chelsea memimpin klasemen sementara Premier League musim 2016-17 dengan 66 poin. Eden Hazard dan rekan-rekan unggul 10 angka atas Man. City yang menempati posisi ketiga dan 17 angka atas Man. United yang menghuni urutan keenam. Kendati demikian, Conte enggan jemawa. Mantan arsitek Juventus dan timnas Italia itu menilai, duo Manchester memiliki para pemain hebat yang lebih banyak jumlahnya ketimbang Chelsea.”Saya pikir, Manchester United dan City memiliki skuat terbaik di liga,” ujar Conte, seperti dilansir Soccerway. “Mereka memiliki banyak pemain hebat, bertalenta dan pengalaman untuk menang,” sambung manajer asal Italia tersebut.Selain Premier League, Chelsea masih berpeluang menjuarai Piala FA musim ini. Namun, The Blues memiliki ujian berat lantaran harus menjamu Man. United dalam perempat final, Senin (13/3/2017). “Itu bakal menjadi laga yang sangat sulit bagi kami dan mereka (Man. United). Saya pikir, untuk saat ini, kami lebih baik. Kami mempunyai identitas, tim dan permainan yang bagus,” papar Conte.”United akan menjadi lawan yang sangat sulit. Kami menghadapi tim bagus dan sangat kuat,” tandasnya. (rm/net)
LIGA ITALIA,RAKYAT MEDIA – Pelatih Inter Milan, Stefano Pioli, mengaku mencari informasi taktik Atalanta kepada dua mantan anak asuh Gian Piero Gasperini, Roberto Gagliardini dan Rodrigo Palacio. Inter dijadwalkan menjamu Atalanta dalam laga lanjutan Serie A di Stadion Giuseppe Meazza pada Minggu (12/3/17).Pioli memuji kinerja Gasperini yang berhasil membawa Atalanta menjadi salah satu tim papan atas liga musim ini. “Gian Piero Gasperini telah melakukan pekerjaan
hebat. Sekarang, mereka merasa percaya diri dan tidak merasakan tekanan untuk dapat mengeluarkan kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan,” ujar Pioli seperti yang dikutip Football Italia.Menariknya, Pioli tak sungkan untuk mengakui bahwa ia mencari tahu informasi tentang taktik Gasperini dari dua mantan anak asuhnya, Gagliardini dan Palacio, yang saat ini merupakan penggawa Inter. “Setiap kali kami menghadapi lawan, kami memiliki pemain yang mengenal karakteristik
atau pelatih mereka. Jadi, jelas saya berbicara dengan Gagliaradini dan Palacio, yang pernah bekerja bersama Gasperini selama beberapa tahun di Genoa,” terang dirinya.”Yang terpenting adalah metode bekerja kami untuk mengenal lawan dan memiliki solusi untuk menciptakan masalah bagi mereka,” tambah dirinya. Inter berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan total raihan 51 poin, tertinggal satu angka dari Atalanta yang menempati posisi kelima.(rm/net)
Atletico Menang Tipis Atas Granada SPANYOL,RAKYAT MEDIA – Atletico Madrid menang tipis 1-0 atas tuan rumah Granada pada lanjutan pertandingan La Liga di Estadio Nuevo Los Carmenes, Minggu (12/ 3/17) dinihari WIB. Pemain asal Prancis Antoine Griezmann jadi bintang kemenenangan Atletico di laga ini. Griezmann mencatatkan namanya di papan skor pada menit 84. Umpan tarik Koke berhasil diteruskan Griezmann dengan sundulan kepalanya, sambil menjatuhkan badan. Skor jadi 1-0 untuk Atletico dan kedudukan ini bertahan hingga laga usai. Mengacu pada statistik, penguasaan bola kedua tim cukup berimbang. Granada mem-
Tundukkan Lincoln, Arsenal Lolos ke Semifinal INGGRIS,RAKYAT MEDIA – Arsenal menang telak 5-0 atas tamunya Lincoln City pada babak perempat final Piala FA di Emirates Stadium, Minggu (12/ 3/2017) dinihari WIB. Dengan hasil ini, The Gunners berhak lolos ke babak semifinal. Arsenal menjadi klub kedua yang melenggang ke semifinal Piala FA musim ini. Manchester City lebih dulu lolos menyusul kemenangan 2-0 di markas Middlesbrough, Stadion Riverside, beberapa jam sebelumnya. Meriam London sebenarn-
ya sempat kesulitan menghadapi perlawanan alot Lincoln. Tim tamu memaksa Arsenal menunggu sampai penghujung babak pertama untuk mencetak gol pembuka dari Theo Walcott. Setelah turun minum, The Gunners menggila. Serangan demi serangan dibangun tuan rumah. Hasilnya, pasukan Arsene Wenger mencetak empat gol lainnya. Empat gol tersebut dilesakkan Olivier Giroud, Luke Waterfall (gol bunuh diri), Alexis Sanchez, dan Aaron Ramsey. (rm/net)
bukukan 51 persen, sementara Atletico sisanya. Soal peluang, Atletico yang lebih unggul dengan raihan 15 kali percobaan, enam di antaranya menemui sasaran. Sementara itu, Granada mencatatkan 12 kali percobaan, dua mencapai sasaran. Dengan tambahan tiga angka ini, Atletico untuk sementara ada di posisi empat klasemen dengan raihan 52 angka. Pasukan Diego Simeone masih tertinggal delapan poin dari Barcelona di puncak klasemen. Sementara itu, Granada ada di posisi 18 dengan koleksi 19 angka. Mereka terpaut lima poin dari Deportivo La Coruna yang tepat berada di atas.(rm/net)
Thomas Tuchel
Janjikan Merino di Borussia Dortmund JERMAN,RAKYAT MEDIA -Pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel, mengaku bakal memberi kesempatan kepada salah satu gelandang mudanya, Mikel Merino.Merino baru bergabung dengan Dortmund pada musim panas 2016. Pemain asal Spanyol tersebut dibeli dari Ossasuna seharga 3,75 juta euro. Sejak berseragam Dortmund, Merino jarang mendapatkan kesempatan bermain. Gelandang berusia 20 tahun itu tercatat baru tampil lima kali atau selama 196 menit dalam ajang Bundesliga sepanjang musim 2016-17.”Kami melakukan pembic-
Mikel Merino Borussia Dortmund (Zimbio) araan apakah mungkin untuk meminjam Merino pada musim dingin (2016), namun saya dengan tegas menentang itu,” ujar Tuchel, seperti dilansir Soccerway. “Dia sangat dekat dengan tim
walaupun tidak terlihat seperti itu. Mikel membuat kemajuan pesat dalam perkembangannya,” sambung pelatih berusia ? tahun tersebut.”Dia berlatih di level yang tinggi. Dia akan memainkan peran penting bagi kami dalam beberapa pekan ke depan,” kata Tuchel. Mikel Merino merintis karier bersam tim junior Ossasuna sebelum menembus tim senior padas 2014. Thomas Tuchel akhirnya berhasil merayu dia untuk hijrah ke Bundesliga dan memperkuat Borussia Dortmund dengan kontrak hingga musim panas 2021.(rm/net)
CMYK
SELEBRITIS
RABU, 15 - 22 MARET 2017, MINGGU III
Website: www.rakyatmediapers.co.id
10
Pakai Gaun Transparan
Ariel Tatum
Ariel Tatum Tampak Menggoda JAKARTA, RAKYAT MEDIAMeski baru berusia 20 tahun, keseksian Ariel Tatum patut diperhitungkan. Tak jarang dirinya menonjolkan lekuk tubuhnya yang aduhai dalam balutan busana seksi dan menggoda. Seperti dalam foto yang diunggah akun Instagram FD Photography baru-baru ini. Tampak sosok Ariel Tatum mengenakan gaun panjang sambil berbaring di atas tumpukan bunga mawar. “A beautiful lady with eyes on fire, That sparkle and laugh, that can smile and cry, I love your eyes so clear and true. Photoshoot for @arieltatum,” tulisnya di keterangan foto. Menariknya, gaun yang dikenakan Ariel Tatum itu
memiliki bahan yang menerawang. Alhasil, kedua kakinya pun masih dapat terlihat jelas dari luar gaun. Meski begitu, Ariel Tatum rupanya masih mengenakan baju dalam yang berwarna senada dengan warna kulitnya. Gara-gara itu, Ariel tampak seperti tak mengenakan pakaian dalam. Tentu saja banyak pria yang salah fokus melihat keseksian Ariel Tatum ini. “Bajunya terawang gitu ya? Kayak gak pake baju aja, tapi seksi, sukaaa,” puji @abalabal017. “Arietatum emng semok yg dapetin dia jadi suaminy uuchhh mntapp,” ungkap @lian_syanhaw.”Dia benarbenar mengagumkan.... Semoga kepribadiannya juga sama mengagumkannya..” @rocha3739 menambahkan.(rm/ net)
POLWAN CANTIK KEBANJIRAN TAWARAN MAIN SINETRON JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Di tengah kehebohan bom panci di Bandung beberapa waktu lalu, ada satu polisi wanita (Polwan) yang menarik perhatian netizen. Kecantikan Bripda Ismi Aisyah langsung menjadi viral di tengah teror tersebut. Laiknya artis, Bripda Ismi Aisyah pun kerap meladeni permintaan foto dari masyarakat sejak nama dan wajahnya viral di dunia maya. “Ada (yang mengajak foto) ketika saya sedang main atau jalan. Mungkin jadinya saudara saya jadi lebih banyak sekarang,” kata Bripda Ismi Aisyah di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2017). Berkat kecantikannya itu, Bripda Ismi Aisyah pun mulai mendapat tawaran dari dunia entertainment. Beberapa production house (PH) mulai mengajak staf Sektretaris Pribadi Pimpinan (Sisprim) Polda Jawa Barat itu untuk menjadi artis Sudah mulai ada (tawaran film dan sinetron), tawaran isi talkshow juga,” ucap Bripda Ismi Aisyah. Namun, hingga saat ini Bripda Ismi Aisyahmasih ingin fokus membina karier kepolisiannya. “Saya tetap mau ke Polri. Saya pun hadir di sini (talkshow) harus seizin dinas. Makanya kalau ada yang ingin mengundang acara, saya sarankan untuk mengirim surat ke kantor. Kalau ada acc dari atasan dan tidak mengganggu tugas, enggak apa-apa,”ý ia menandaskan.(rm/ras)
Nagita Marah, Raffi Keceplosan Sebut Istri Pakai Panggilan Sayang Ayu Ting Ting? JAKARTA,RAKYAT MEDIA - Raffi Ahmad sempat curhat kalau Nagita Slavina sedang sensitif. Hal ini diungkap Raffi di sela-sela acara “Rumah Mama Amy”. “Nagita marah-marah terus,” kata Raffi. “Nggak kok,” jawab Nagita. Saat bersama Andhika Pratama, Raffi juga sempat curhat. “Bini gue marah-marah terus,” celetuk Raffi yang disambut tawa oleh Andhika. Sayangnya, Raffi ternyata kembali membuat Nagita kesal. Pasalnya saat sesi olahraga, Raffi keceplosan memanggil bunda. “Raffi pakaiin Gigi dong Fi,” kata Kartika Putri. Raffi lantas mendatangi Nagita dan berkata, “Ayo bunda, pakai dulu.” Melihat sikap Raffi itu, netter langsung melontarkan kritikan. “Siapa bunda ????? panggilan biasanya kan MAMAH/MEMSYE/SAYANG kan ya ?,” kata netter. “Mba gigi semoga allah kasih jalan terbaik disetiap langkahmu,” harap netter.
“Raffi keceplosan manggilnya “bunda” biasanya kalo kyk gt pikiran nya dia lg fokus ke yg onoh itu..=ØDÞsmpe salah nyebut nama panggilan “sayang” ke memsye.. brrti emang ada apa2 tuh sm bunda nya iqis.. Smpe lidahnya beli-
Soal Komentar Jedar Hingga Unfollow Akun IG,
Ayu Ting Ting Akhirnya Buka Suara JAKARTA,RAKYAT MEDIA - Masalah demi masalah sepertinya tidak pernah berhenti dalam kehidupan pedangdut cantik Ayu Ting Ting. Usai Luna Maya, mantan kekasih Shaheer Sheikh itu sepertinya semakin banyak dimusuhi oleh rekan sesama artis. Usai Luna, untuk kedua kalinya Jessica Iskandar alias Jedar pun ikut mengunfollow akun media sosial Ayu. Menanggapi masalahnya dengan Jedar, Ayu pun angkat bicara. Ia mengaku santai dengan semua isu miring yang beredar, termasuk soal isu perselingkuhan dirinya dengan suami Nagita Slavina, Raffi Ahmad. “Kenapa situ demen banget, kalau tidak suka jangan dilihat, kalau tidak suka jangan di-follow, simpel. Tidak apa-apa jika itu buat dia
Ayu Ting-ting
bahagia, Aku sih santai orangnya,” ujar Ayu dalam salah satu tayangan “Go Spot” pada Sabtu (11/3/17). “Masuk kuping kanan keluar kuping kiri. Aku yang penting sehat, anak aku sehat, keluarga juga sehat. Aku tidak pernah mengurusi orang. Jadi ya sudah jalanin saja hidup.” Kendati demikian, Ayu merasa lelah lantaran isu tersebut tak kunjung berakhir.
Namun ia merasa yakin jika ini semua adalah ujian hidupnya. “Capek sih pasti capek tapi balik lagi. Ya Allah, ini mungkin ujiannya. Ini mungkin cobaannya hal yang terpenting aku dan keluarga sehat, panjang umur, dikasih rejeki,” lanjut Ayu. “Tapi kan selama ini aku mencari uang dengan cara yang halal. Aku tidak pernah aneh aneh. Aku juga tidak pernah ini itu.” (rm/wk)
bet sendiri. Duuuhh psti sakit bgt gigi hatinya... si raffi tuh udh kena goyang rollercoaster si japok x, badan nya dimana ,pikiran nya dimana.. jd gak sinkron gini,” ujar netter menyindir Raffi teringat Ayu Ting Ting. (rm/wk)
Olivia Nathania Enggan Komentar Tentang Perceraianya JAKARTA,RAKYAT MEDIA - Olivia Nathania alias Oi, putri dari penyanyi lawas Nia Daniaty masih sembunyi dari media sejak digugat cerai suaminya, Ardy Hendarianto. Tercatat, sudah dua kali Oi tak menghadiri sidang perceraiannya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Sebagai orangtua, Nia mau tak mau jadi buruan media. Dia dicecar pertanyaan tentang kondisi sang putri saat ini. “Saat ini semuanya baik-baik saja. Oi baik. Mantu saya, Ardy juga baik. Mohon doa yang terbaik. Sebagai ibu, terutama demi anak saya dan utamanya demi cucu saya,” kata Nia ditemui usai syuting di Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2017). Pernah merasakan pahit getir berumahtangga, mantan istri Farhat Abbas itu tak lupa memberikan dukungan moril untuk Oi. Kata Nia, Apapun bakal dilakukannya demi kebahagiaan sang putri. “Sebagai seorang ibu pasti tahu harus ambil sikap bagaimana. Bukan berarti saya diam saja. Saya curahkan perhatian saya buat dia (Oi) daripada saya terlalu banyak bicara nggak baik juga,” ujarnya. Sayangnya, Nia menolak memberitahu apa saja wejangan yang diberikan. “Gini lho, kalau jadi orang tua dan punya anak pasti tahu kok mau bilang apa. Pasti ibu-ibu dimana pun sama kalau mengalami hal serupa dengan saya,” ucapnya.(rm/scm)
OLIVIA NATHANIA DAN NIA DANIATI
CMYK
11
SAMBUNGAN
RABU, 15 - 22 MARET 2017, MINGGU III
Isdianto Kandidat DPRD Kepri. Tapi ia yakin, Mendagri tidak akan mengeluarkan surat keputusan kepada nama calon tersebut, karena cacat hukum. Isdianto dan Agus Wibowo diusulkan sebagai Cawagub Kepri sesuai dengan rekomendasi DPP Partai Demokrat, ujarnya Terkait penolakan pencalonan wagub Kepri oleh DPRD Kepri baru baru ini karena belum memenuhi persyaratan, anggota DPRD Kepri dari Partai Demokrat, Hotman Hutapea, hal itu sudah tidak ada masalah karena calon sudah mempersiapkan semua persyaratan yang diperlukan. Oleh karena itu ia mendesak agar partai pengusung dan Gubernur Kepri Nurdin Basirun kembali menyerahkan dua nama Calon Wakil Gubernur Kepri tersebut untuk dipilih oleh DPRD Kepri. Hotman meminta pimpinan DPRD Kepri, segera membuat Rapat Banmus untuk pembentukan Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur Kepri, serta membuat Tata Tertib Pemilihan Wakil Gubernur.”Saya meminta agar Gubernur kembali menyerahkan dua nama calon itu untuk dipilih di DPRD. Selain itu kami juga minta kepada Pimpinan DPRD agar segera membentuk Pansus penyusunan Tatib Pemilihan dan Panitia Khusus Pemilihan (Panlih),”ujar Hotman Hutapea kepada wartawan belum lama ini di Batam Centre. Dikatakan Hotman, membangun Provinsi ini tidak akan bisa hanya dilakukan oleh Gubernur saja, tetapi perlu kerja sama semua pihak termasuk Wakil Gubernur.Saat ini, kata Hotman, semua Parpol pengusung yakni Demokrat, Gerindra, PKB, PPP dan Nasdem telah sepakat mengajukan dua nama kepada Gubernur untuk kembali diusulkan kepada DPRD Kepri. Sesuai dengan arahan Mendagri, kata Hotman, dalam pelaksanaan pemilihan Wakil Gubernur, tidak perlu menunggu Peraturan Pemerintah, tetapi perlu dibuatkan Tata Tertib pemilihan Wakil Gubernur di DPRD sebagai aturan pelaksana pemilihan Wakil Gubernur. ”Dalam pembuatan Tatip dan Penetapan Panlih, juga saya rasa tidak terlalu sulit, karena daerah lain seperti Sumatera Utara yang Wakil Gubernurnya sudah terpilih dapat dipe-
domani, tinggal kita lihat dan pelajari saja mekanisme yang dilakukan DPRD Sumut yang sudah selesai itu,” kata Hotman. Keterangan yang dihimpun media ini menyebutkan, kepastian Kepala Dispenda Kepri menjadi Wakil Gubernur, kuncinya terletak di tangan Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Selain sebagai Ketua DPW Nasdem Kepri, sesuai dengan aturan dan UU, pengajuan dua nama calon Wakil Gubernur harus tetap melalui rekomendasi Gubernur. Kepada wartawan belum lama ini Gubernur Kepri Nurdin Basirun, membenarkan lima partai pengusung Gubernur dan Wakil Gubernur, telah mengajukan nama calon Wakil Gubernur kepadanya. ”Lima partai pengusung itu, Demokrat, PKB, Gerindra, PPP dan Nasdem,” ujar Nurdin Sementara Wakil Ketua I DPW PKB Kepri Sirajuddin Nur, belum lama ini kepada wartawan mengatakan.kelima partai pengusung tersebut sepakat mengajukan dua nama calon cagub yaitu Isdianto Kepala Dinaspenda Kepri dan Agus Wibowo dari kader Partai Demokrat.”Gerindra, PPP dan PKB juga sama-sama mengusung Isdianto. Saya pastikan bahwa dua nama yang diusung oleh ketiga partai itu adalah sama. Karena DPP ketiga partai ini selalu berkomunikasi dalam menentukan nama calon,”ujarnya. Sirajuddin menegaskan ketiga DPP tersebut secara resmi telah merekomendasi kedua nama calon tersebut dan sepakat memilih Isdianto,”Kami di daerah sepakat mengusung nama calon cagub agar proses penentuan calon wakil gubernur Kepri tidak terlalu panjang. Kalau nama yang diusung tidak sama maka Gubernur harus mengembalikan lagi nama-nama itu ke partai pengusung,” tegas Wakil Ketua I DPW PKB Kepri tersebut. Nama calon yang disebutkan Sirajuddin sama dengan yang diutarakan oleh Sekretaris DPD Partai Gerindra Kepri, Onward Siahaan.Dia mengakui bahwa selama ini Gerindra selalu menjalin komunikasi politik dengan Partai Demokrat, PPP, PKB, NasDem.Namun, komunikasi politik yang lebih intens justru dibangun oleh
Dewan Desak lain persoalan itu, Ia juga mengharapkan pelaksanaan APBD 2017, khususnya untuk pembangunan infrastruktur cepat terlaksana. Karena tak dipungkiri APBD yang ada bisa membuka lapangan pekerjaan. ”Sekarang ini situasi
Sambungan Hal. 1
Gerindra dengan Demokrat PPP dan PKB. Partai Gerindra sebelumnya mengusung empat nama ke DPP. Kendati Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri mengembalikan surat usulan dua nama Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kepri yakni Isdianto dan Agus Wibowo yang disampaikan Gubernur KepriNurdin Basirun, (24/2/2017) lalu karena dokumen yang sampaikan belum lengkap. Namun menurut sumber semua dokumen kedua calon wagub tersebut sudah dilengkapi dan dalam waktu dekat akan disampaikan kembali oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun kepada DPRD Kepri, ungkap sumber media ini. Ketarangan yang dihimpun media ini dari berbagai kalangan masyarakat mengungkapkan, bahwa Isdianto dinilai layak dan pantas sebagai wakil Gubernur mendampingi Nurdin Basirun. Selain sudah berpengalaman dan sudah cukup lama mengabdi sebagai birokrasi di Pemerintahan, Isdianto dianggap tepat menggantikan posisi Nurdin Basirun, agar bisa merealisasikan visi dan misi almarhum HM Sani untuk pembangunan di Kepri. Kuatnya dukungan terhadap Isdianto sebagai kandidat kuat Wakil Gubernur Kepri untuk menggantikan posisi Nurdin Basirun, sudah terlihat kedekatan Isdianto dengan Nurdin Basirun. Bahkan Isdianto dan Nurdin Basirun kerap melakukan pertemuan untuk membicarakan hal tersebut. Tak hanya itu, kedekatan Isdianto dengan para politikus partai di DPRD Kepri juga menjadi satu pertimbangan bagi Nurdin Basirun untuk memilih Isdianto sebagai pendampingnya. “Bukan hanya penilaian pribadi Nurdin Basirun yang menjadi patokan untuk mencari siapa yang bakal menjadi pendampingnya selama lima tahun ke depan. Namun nama Isdianto pernah disampaikan Gubernur Nurdin Basirun Kepada para petinggi penegak hukum di Kepri. Dan sejumlah orang nomor satu di instansi penegak hukum justru setuju jika Isdianto menjadi Wakil Gubernur Kepri,”ungkap sumber media ini. (rm/mawardi)
Sambungan Hal. 1
ekonomi sedang sulit. Adanya kegiatan Pemerintah tentu akan membuka lapangan kerja,” tutupnya. Seperti diketahui, APBD Kepri 2017 disahkan dengan nilai Rp3,360 triliun. Dari jumlah tersebut sekitar Rp160
Kasi Lantaskim Lihat saja, antrean panjang warga yang ingin mengurus paspor dimulai sejak pkul 03 dini hari. Hal ini menjadi pemandangan setiap hari yang belum bisa diselesaikan oleh pihak Imigrasi Batam. Tiap hari sedikitnya dua ratus orang warga Batam rela mengantre sejak dini hari hanya untuk mendapat nomor antrean pengurusan paspor. Mereka seakan berpacu dengan waktu karena pendaftaran untuk mendapatkan nomor antrean ini hanya dibuka 2 jam dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.00 Wib. Para pemohon paspor ini mulai mendatangi Kantor Imigrasi Batam Centre ini sejak pukul 03.00 Wib dini hari, bahkan ada yang datang pada tengah malam. Mereka rela tak tidur hanya sekadar untuk mendapatkan nomor antrean. Karena mankala terlambat mereka bisa tak mendapat nomor antrean sebab pengambilan berkas hanya dibuka hingga pukul 10.00 WIB. “Antrenya memang harus pagipagi sekali, sekitar pukul 03.00-lah. Kalau datang setelah itu, kadang tak dapat nomor antre,” kata Agus, salah seorang warga yang mengurus paspor Kamis (9/3/2017) pekan lalu, saat ditemui Rakyat Media di kantor Imigrasi Batam. Menurut Agus, ia sudah dua hari berturut-turut datang ke kantor Imigrasi, namun tak dapat nomor antrean dan pengambilan berkas juga sudah ditutup. Padahal, ia datang ke kantor Imigrasi tepatnya pukul 05.00 Wib subuh. Menurut Agus, ke esokan harinya ia coba datang lebih pagi lagi. Ia cukup kaget ternyata dirinya bukan yang pertama tiba di kantor tersebut. Sebelum datang, malah sudah banyak orang yang lebih dahulu antre di depannya. “Saya yang datang pukul 03.00 Wib pagi saja dapat antrean nomor 36. Ada juga yang datang pukul 02.00 WIB. Saya datang tadi orang sudah ramai. Ada dua baris panjang. Saya kaget juga melihatnya,” kata Agus Santoso. Meski protes pelayanan poengurusan paspor di Imigrasi Batam tidak memuaskan, sebagai masyarakat ia hanya mengikuti
Website: www.rakyatmediapers.co.id
miliar untuk dana tunda bayar 2016 kepada pihak ketiga. Banggar akan melakukan evaluasi pelaksanaan APBD 2017 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan dilaksanakan hari ini, Selasa (14/3/2017) kemarin. (rm/bps) Sambungan Hal. 1
saja.Menurut seorang warga lain, Usman, pihak Kantor Imigrasi tampaknya tidak ambil perduli dengan penomena terjadi saat ini, meski sudah mendapat sorotan dari berbagai media. Celakanya lagi, para pemohon justru antre di lapangan kantor PLN Batam, sementara pintu pagar kantor Imigrasi ditutup rapat rapat tidak membolehkan para pemohon masuk ke dalam. Padahal kantor Imigrasi tersebut dibangun dengan anggaran negara tujuannya untuk kepentingan publik agar para pemohon yang berurusan di kantor tersebut merasa aman dan nyaman bukan justru sebaliknya. Namun Kepala Kepala Kantor Imigrasi Batam Teguh Prayitno, tampaknya tak mau ambil pusing. Demikian juga Kabid Komunikasi dan Sarana Informasi Keimigrasian (Lalintuskim) Freddy M Fasya, justru membantah tudingan selama ini, bahwa Imigrasi Batam sengaja membiarkan antrean pajang pengurusan paspor saat ini. Bahkan Freddy, menuding kebijakan tersebut murni dari pusat, tidak ada lagi calo di Imigrasi. ”Keadaan pengurusan paspor seperti saat ini, itu murni dari pusat. Jam 10 pagi nomor antrean ditutup. Karena pembatasan hanya 150 orang per hari. Sebab, SDM kami kurang kalau melebihi 150 orang,” kata Freddy. Hal sama juga dirasakan Sukarman, ia mengaku sudah bolak- balik ke kantor Imigrasi hanya untuk mengambil dan memasukkan berkas pengurusan paspor adiknya. Sukarman mengatakan, mereka sudah tiba di kantor Imigrasi pukul 05.00 WIB, dan langsung ikut antrean panjang guna mengambil nomor. Namun, usaha mereka sia sia, mereka tak juga dapat nomor antrean. Lebih lanjut Sukarman menjelaskan, tak hanya mereka yang kecewa dengan pelayanan Imigrasi Batam, banyak warga pemohon pasporlainnya juga mengeluh tidak transparannya waktu pengurusan yang digunakan karena tidak dipajang pada papan pengumuman. “Loket pengambilan nomor antrian dibuka hanya satu, sementara warga yang antreingin men-
gurus paspor cukup banyak yakni 300 sampai 400 orang tiap harinya. Padahal banyak petugas imigrasi yang duduk duduk saja tak ada kerja, sebenarnya kan bisa dibuka loket lagi agar bisa memberikan pelayanan kepada warga. Kalau begini kesanya sengaja mempersulit warga,”ujarnya. Tak hanya Sukarman yang kesal dingan pelayanan Imigrasi Batam, sejumlah pemohon lainnya yang juga tidak mendapatkan nomor anterian menggerutu dan mengupat dengan sistem pelayanan Imigrasi Batam padahal mereka sudah datang di kantor Imigrasi sejak pukul 06.30 wib pagi. “Kami sudah datang pagi pagi, dua jam kemudian loket antrean sudah ditutup, padahal masih banyak pemohon yang belum terlayani. Kami melihat masih ada petugas yang bermain jual beli nomor antrean. Buktinya, pemanggilan nomor antrean tidak berurut, loket juga sengaja dibuka satu pintu,” ujar para pemohon. Sementara Kepala Subseksi Lantuskim Hari, ketika dikonfirmasi media ini membantah tudingan terkait banyaknya keluhan masyarakat terhadap pelayanan Imigrasi Batam. Menurut Hari, pihaknya sudah mengecek pagi pagi ke kantor Imigrasi tak ada pemohon paspor yang mengeluh. Bahkan, ketika dikonfirmasi Rakyat Media melalui telpon justru Hari mengancam wartawan media ini. “Anda jangan buat berita yang memojokan imigrasi, kalau anda berani membuat berita anda akan berhadapan dengan saya, siapapun wartawannya yang buat berita memojokan, akan berhadapan dengan saya,” kata Hari dengan nada tinggi. Menurut Hari, saat ini pihaknya belum ada mendengar bahwa pemohon paspor mengeluh,”Pagi pagi saya tungguin ditempat antrean para pemohon nggak ada yang mengelu, saya sudah lakukan yang terbaik karena ini tanggung jawab saya. Selama saya menjalankan tugas sesuai aturan siapapun saya hadapi dan saya nggak takut keluar dari Imigrasi,”kata Hari lagi dengan suara sedikit agak keras.(rm/ mawardi)
Satu Persatu aan korupsi di tubuh Pemerintah Kabupaten Bintan. Salah satu kasus dugaan korupsi yang terungkap dan menjadi pemberitaan sejumlah media massa sehingga menjadi perhatian publik adalah kasus dugaan korupsi penggunaan uang negara terkait penyelenggaraan event Tour de Bintan 2017 yang digelar pada tanggal 3 sampai 5 Maret 2017 lalu. Penyelenggaraan event tahunan Pemerintah Kabupaten Bintan bertaraf Internasional yang menghabiskan anggaran mencapai Rp 4 miliar lebih. Sebagai pelaksana kegiatan dilakukan oleh event organizer Meta Sport dari Singapura,PT Bintan Resort Cakrawala, dan Nirwana Gardens Resort. Namun, dibalik penyelenggaraanevent Tour de Bintan 2017 yang diikuti 42 negara tersebut,terungkap praktik dugaan korupsi penggunaan uang negara.”Kalau ada indikasi, harus kami tindak lanjuti. Ini sudah tugas penegak hukum, jadi tidak akan kami abaikan begitu saja,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang Benny Siswanto, kepada wartawan belum lama ini di kantornya Tanjungpinang. Menurut Benny Siswanto, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang telah mencium adanya dugaan praktik penyelewengan uang negara dalam event Tour de Bintan 2017. Ada tumpang tindih anggaran yang bersumber dari bantuan pemerintah dan swasta. ”Kami sedang mengumpulkan data, khususnya tentang pendanaan bantuan dari pemerintah pusat, daerah dan swasta,” terang Benny Siswanto. Lebih lanjut Benny menjelaskan, Tour de Bintan ini, merupakan event tahunan Pemerintah Kabupaten Bintan, yang didukung penuh Kementerian Pariwisata, termasuk Pemprov Kepri.”Kami menduga ada tumpang tindih anggaran dalam pendanaan event tersebut,” katanya. Benny menuturkan, pihaknya akan memanggil sejumlah pihak yang terkait dalam pelaksanaan Tour de Bintan 2017 baik tahun ini maupun tahun-tahun sebelumnya untuk dimintai keterangan. Penyidik akan melakukan pembandingan jumlah anggaran dan penggunaannya. ”Modusnya diduga sama. Kalo ada penyelewengan atas penggunaan uang negara tersebut, tentu akan kami ungkap dan ini tugas kami,” tegasnya. Benny menambahkan, pengumpulan data dan keterangan oleh Kejari Tanjungpinang semata-mata untuk penegakan hukum atas adanya indikasi dan laporan dugaan praktik korupsi yang menggunakan uang negara.”Ada laporan yang masuk, harus kami tindak lanjuti.
Sambungan Hal. 1
Ini sudah tugas penegak hukum, jadi tidak akan kami abaikan begitu saja,”tegasnya lagi. Sebagaimana diketahui, Tour de Bintan 2017 yang dibuka oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Asman Abnur, dan dihadiri oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Bupati Bintan Apri Sujadi. Serta sejumlah pejabat teras Pemkab Bintan seperti Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, anggota DPR RI Wahyu Sanjaya, dan pejabat lainnya. Event kedelapanTour de Bintan 2017 tersebut diikuti sekitar 1.100 pebalap amatir dan profesional terdiri dari Individual Trial Time (ITT) 18 KM, Gran Fondo Classic 140 KM, Gran Fondo Challenge 82 KM, Gran Fondo Cetury 111 KM, dan Gran Fondo Discovery 55 KM. Panitia penyelenggara juga mengundang sejumlah penyanyi dari Jakarta untuk memeriahkan acara tersebut. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan Luki Zaiman Prawira, sebagai pihak yang bertanggung jawab di acara itu, hingga berita ini dimuat belum berhasil dikonfirmasi. Dua nomor telepon seluler yang biasa digunakan tak bisa dihubungi, begitu juga dengan pesan singkat (SMS) yang dikirim, belum dijawab. Tak hanya kasus dugaan korupsi Tour de Bintan 2017 yang menguap dibawah kepmimpinan Apri Sijadi sebagai Kepala Pemerintahab Kabupaten Bintan, pihak Kejari Tanjungpinang juga saat ini tengah membidiksejumlah kasus dugaan korupsi lainnya, salah satunya adalah kasus korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Malang Rapat Kabupaten Bintan. Kepala Kejari (Kajari) Tanjungpinang, Harry Ahmad Prabudi SH, kepada wartawan belum lama ini menjelaskan bahwa pihaknya sedang mengusut kasus dugaan penyelewengan anggaran BUMDes Malang Rupat, “Prosesnya (kasus BUMD Tanjungpinag) masih terus berlangsung, memeriksa semua saksi, dan menghitung nilai kerugian, kan nilai kerugianya bisa berkurang atau bertambah,” ujar Harry Ahmad Prabudi. Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tanjungpinang tengah melakukan penyelidikan dugaan Korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Desa Malang Rapat Kabupaten Bintan. Kepala Seksi (Kasipidsus) Kajari Tanjungpinang Benny Siswanto, kembali menjelaskan kepada wartawan belum lama ini mengatakan, penyelidikan dan pemanggilan perangkat
desa Malang Rapat Kabupaten Bintan dalam dugaan korupsi dana ADD itu.Namun Benny masih enggan membeberkan, dalam kasus pembangunan apa, dan menghabiskan dan ADD tahun berapa dugaan korupsi di BUMDes masih diselidiki, ujarnya Benny. Apri pecat pegawai Honorer Kasus lain yang sempat menguap dan menuai polemik terkait kebijakan Bupati Kabupaten Bintan Apri Sujadi, yaitu soal pegawai non PNS di Pemkab Bintan. Dimana Apri Sujadi memecat sejumlah pegawai honor yang tidak memiliki KTP Bintan.Apri Sujadi berdalih hanya melanjutkan kebijakan bupati lama Ansar Ahmad. Namun nyatanya, ada juga pegawai non PNS yang ber-KTP Bintan ikut dipecat. Informasi yang dihimpun media ini dari sumber di internal Pemkab Bintan, Apri Sujadi dikabarkan memasukkan sejumlah pegawai non PNS dari keluarga dan orang dekatnya. ”Ada honorer di Sekretariat DPRD Provinsi Kepri, ponakan Pak Bupati (Apri Sujadi). Per 1 Januari ini sudah jadi PTT di Bintan,” ujar salah sumber media ini yang minta tidak ditulis namanya dalam berita ini. Selain keponakannya, Apri juga disebut-sebut memasukkan sejumlah nama lainnya seperti ajudan serta stafnya menjadi PTT.Kebijakan bupati yang lebih mendahulukan PTT yang berdomisili di Bintan juga terkesan kontraproduktif dengan kebijakannya mengangkat sejumlah pejabat di Bintan. ”Pejabat Setwan DPRD Provinsi Kepri ramai-ramai eksudus ke Bintan. Diantaranya Deddy Christian, S.STP,M.Si dan Mujiat, para pejabat yang pindah tersebut ditempatkan menjadi kepala bagian, camat, serta lainnya. Naik jabatan dan promosi,” ujar sumber itu Para Pejabat yang baru dilantik Apri ternyata berdomisili dan ber-KTP Tanjungpinang. ”Saya tahu, para pejabat yang dilantik itu ber-KTP Tanjungpinang, saya kenal mereka,” ujar salah seorang PNS di Pemkab Bintan. Ironinya lagi, Apri Sujadi menerapkan perekrutan pegawai honorer atau PTT berdomisili di Bintan, namun Apri Sujadi sendiri berdomisili di Tanjungpinang. Kebijakan Apri ini juga dikritik Ansar Ahmad, mantan Bupati Bintan. Ansar menilai, kebijakan itu kurang objektif. Menanggapi kebijakannya yang kontroversial itu, Apri punya alasan tersendiri. Kata dia, ia hanya melanjutkan kebijakan yang telah dibuat bupati sebelumnya, Ansar Ahmad melalui Perbup Nomor 1 Tahun 2011 tentang Pedoman Tenaga Honorer di lingkungan Pemkab Bintan. Namun lanjut sumber itu,
Malaysia Deportasi Gudang, Johor Bahru, Malaysia. “WNI yang dipulangkan diantaranya terdapat 16 orang berasal dari Tanjung Balai Asahan dan Aceh Pidie, saat ini mereka ditunggu oleh keluarganya,”kata Atase Hukum KBRI Kuala Lumpur, Fajar Sulaeman, kepada Rakyat Media Jumat (10/3/2017) di KBRI Malaysia Jln Tun Razak Kuala Lumpur. Lebih jauh Fajar mengatakan, KBRI telah menindak lanjuti laporan dari keluarga korban di Indonesia bahwa Khairil Anwar Sitorus beserta kawan-kawannya tertangkap pihak berwajib Malaysia melalui jalur belakang di Perairan Sikincan ketika hendak menuju Tanjung Balai Asahan. ”Akhirnya Khairil Anwar Sitorus dapat dipulangkan ke Indonesia setelah menjalani hukuman keimigrasian karena mereka masuk dan bekerja tanpa permit di Malaysia,” katanya. Setelah melewati proses hukum di Malaysia, kata Fajar, yang bersangkutan beserta temantemannya dinyatakan bersalah karena kasus keimigrasian dan harus menjalankan hukuman selama empat bulan di Penjara Sungai Buloh. “Namun keluarga korban menanyakan setelah selesai menjalankan hukuman dari penjara teman-teman Khairil Anwar Sitorus yang pada saat itu juga ditangkap sudah ada yang dipulangkan terlebih dahulu namun 16 orang belum kembali ke Indonesia,” katanya. Setelah diselidiki oleh Tim Satgas Perlindungan KBRI Kuala Lumpur yang bersangkutan telah ditahan di Depot tahanan Imigresen Machap Umboo, Alor Gajah, setelah menjalani hukuman di penjara Sungai Buloh. “Setelah berkoordinasi dengan pihak terkait ternyata mereka masih diperlukan sebagai saksi pada kasus tertangkapnya di Perairan Sikincan menuju Tanjung Balai Asahan melalui jalur belakang, sehingga ke 16 WNI tersebut untuk sementara tidak dapat dipulangkan,” katanya. Satgas kemudian menyampaikan keberatan dengan pihak Imigrasi Machap Umbo bahwa hal ini tidak dapat dilakukan oleh pihak Jaksa dan Investigation Officer (IO) untuk menitipkan ke
Sambungan Hal. 1 16 WNI di Depot Tahanan Imigresen Machap Umbo mengingat mereka telah menjalani hukuman dan sudah sepatutnya dipulangkan. “Berdasarkan aturan yang berlaku bilamana seorang WNA yang dimintakan untuk menjadi saksi sepatutnya dititipkan di rumah perlindungan bukan di depot tahanan sehingga kami juga telah menekan agar ke 16 WNI yang dijadikan saksi segera dipulangkan ke Indonesia,” katanya. Dengan arahan Wakil Dubes Andreano Erwin untuk segera menyelesaikan laporan yang diterima dan juga setelah koordinasi sebelumnya pada 10 Maret 2017, akhirnya Satgas Perlindungan KBRI bertemu dengan Kepala Depot Imigrasi AB Ghani Bin AB Karim yang menyampaikan bahwa ke 16 WNI tersebut dapat dipulangkan bersama 160 WNI lainnya. Diantara nama-nama WNI asal Pidie dan Tanjunggf Balai yang dipulangkan adalah Khairil Anwar Sitorus, Saiful, Taufiq Hidayat, M. Iskandar Rizky, Kamaruddin Ridwan, Aswadi, Jefri, Rizal Fahmi, Muslem, Muhadar, Muhammad Rizal, Barmawi, Samsul, Marzuki, Muhammad Kadafi dan Iskandar. “Kami menghimbau kepada seluruh WNI yang berada di depot tahanan untuk tidak mengulangi kembali masuk ke Malaysia untuk bekerja tanpa adanya permit yang mengakibatkan kerugian fisik dan material dengan mengambil jalur belakang. Mereka yang telah masuk dan ingin pulang ke Indonesia lewat belakang harus membayar sebesar RM 1.200,” katanya. Dia mengharapkan agar jangan takut “blacklist” sehingga akhirnya mengambil resiko lebih besar lagi, selain itu mereka juga harus sadar bahwa datang dan bekerja tanpa ijin juga salah sehingga kita harus menghormati hukum setempat. Sepanjang tahun 2016 Pemerintah Malaysia telah mendeportasi 17.921 WNI/Pekerja Migran Indonesia - Bermasalah (PMI-B) yang telah menjalani hukuman penjara di semenanjung Malaysia. “Mereka terdiri dari 12.570 laki-laki dan 4.956 perempuan, 213 anak lelaki dan 182 anak
perempuan,”kata Kepala Penerangan dan Sosbud Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Dewi Lestari, ketika ditemui Rakyat Media baru baru ini di Johor Bahru, Malaysia. “Jumlah yang dideportasi tahun 2016 mengalami peningkatan sebanyak 1,33 persen dibandingkan 2015 yang berjumlah 17,682 orang,”ujarnya. Pelanggaran yang dilakukan oleh WNI tersebut, ujar dia, pada umumnya berupa terkait keimigrasian, antara lain pendatang illegal murni (2.954 orang) dan overstayer serta tidak memiliki izin kerja (14.928 orang). Sementara itu, PMI-B yang terjerat kasus pidana sebanyak 39 orang. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, namun demikian yang paling banyak berasal dari Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Aceh dan Sumatera Utara. “Dalam deportasi tersebut, KJRI Johor Bahru telah melakukan proses identifikasi, pengecekan kewarganegaraan dan mempersiapkan kelengkapan dokumen SPRI/SPLP bagi WNI/ BMI-B yang dideportasi,” katanya. Sejak 1 Juli 2007, ujar dia, KJRI Johor Bahru merupakan koordinator untuk deportasi WNI dari seluruh Semenanjung Malaysiamelalui Pelabuhan Pasir Gudang,” Pendeportasian WNI dilakukan dengan kapal laut dari Pelabuhan Pasir Gudang menuju Tanjung Pinang di mana para WNI tersebut untuk sementara ditampung pada Dinas Sosial Tanjung Pinang,” katanya. Selanjutnya mereka diberangkatkan menuju Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dan Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya atau langsung menuju ke wilayah asal mereka. Penanganan Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) oleh pemerintah Malaysia juga ditempuh dengan penerapan Program Pulang Sukarela (Voluntary return). “Dengan program ini PATI dapat pulang ke negaranya dengan membayar denda relatif lebih murah dan tidak menjalani hukuman, namun akan dimasukan dalam blacklist (daftar hitam) larangan masuk ke Malaysia selama lima tahun,” ujar Dewi.(rm/rendi).
Dikerkjakan Asal kan fakta kecurangan. Tertera pula, proyek rekonstruksi jalan itu dimulai 6 Januari 2016, dengan masa kerja 300 hari. Sedangkan nilai proyek itu senilai lebih dari 54 milyar rupiah, atau Rp54.266.549.000. Disebutkan, proyek ini dikomandoi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Direktorat Jendral Bina Marga, Balai Besar Pelaksanaan jalan Nasional II dengan SNVT Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Kepulauan Riau, Pejabat Pembuat komit-
Perbup itu telah diubah Apri Sujadi pada Peraturan Bupati Bintan Nomor 29 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Bintan Nomor 1 Tahun 20111 tentang Pedoman Tenaga Honorer Daerah di Lingkungan Pemkab Bintan. Perbup itu diundangkan di Bandar Seri Bentan pada tanggal 12 Oktober 2016 dan ditandatangani Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, R.M. Akib Rachim. “Yang pertama kalau kita (Pemkab Bintan) terima pegawai Non PNS Bintan itu bertempat tinggal di Tanjungpinang, itu kan jauh jaraknya, lagian gajinya kecil cuma Rp 1,2 juta per bulan, maka kita berdayakan yang berdomisili di Bintan,” kata Apri kepada wartawan. Sementara para tenaga honorer atau non PNS di Kabupaten Bintan yang dipecat mengaku kecewa dengan kebijakan baru Bupati Bintan Apri Sujadi, karena terkesan diskriminasi dan primodialisme. Apri menerapkan kebijakan tak lagi menerima tenaga non PNS dari luar Bintan. Bahkan honorer yang sudah bertahuntahun mengabdi di Pemkab Bintan pun harus rela dipecat dari pekerjaannya. Isu yang berkembang belakangan ini, selain kasus dugaan korupsi yang menguap dan kebijakan Apri Sujadi memecat puluhan pegawai honorer serta mengangkat keluarga dan keponakannya menjadi pegawai di Pemkab Bintan hingga menjadi kontoropersi dan menuai polemik. Kebiasaan lama Apri Sujadi, yang disebut sebut suka menghaburkan duit dimeja Kasino negara tetangga Singapura dan Malaysia masih juga sering dilakukannya hingga ia menjabat sebagai Bupati Bintan. Bahkan, terungkap kebiasaan masa lalu Apri Sujadi, yang disebut sebut sebut sebagai pengusaha tambang bauksit secara ilegal di Kabupaten Bintan dan hasilnya dijual ke China. Dan ini sudah menjadi rahasia umum bagi masyarakat kabupaten Bintan. Aktivitas pengerukan bauksit yang dilakoni Apri Sujadi terhenti, saat itu karena Mabes Polri sudah mengendus sepak terjang Apri Sujadi. Masih beruntung ketika itu Apri Sujadi duduk sebagai pengurus partai Demokrat dimana SBY adalah Presiden RI, sehingga ia lolos dari jeratan hukum, ungkap sumber media ini di internal Pemkab Bintan. Sementara Bupati Bintan Apri Sujadi, sampai berita ini dimuat belum berhasil dikonfirmasi. Demikian juga Kepala Bagian Humas Pemkab Bintan Hasfi Handra, ketika dikonfirmasi melalui sms ke ponselnya terkait hal tersebut juga tidak dibalas.(rm/mawardi).
men 2 (Pulau Batam dan pulau Galang). Sedangkan kontraktor pengerjaan dlakukan oleh PT Harapan Panjang, dan sebagai Konsultan Supervisi yaitu PT Multi PHI BETA. Sepanjang pengerjaan proyek jalan nasional ini, wartawan koran ini beberapa kali melakukan peninjauan langsung dilapangan. Terlihat, pekerja dan mobil alat berat melakukan aktivitasnya. Korek, tambal dan sulam, pada proyek jalan nasional ini terus di gesa mengejar batas waktu yang telah ditentukan.
Sambungan Hal. 1
Namun yang terjadi, setelah selesai pengerjaan jalan nasional tersebut timbul beberapa permasalahan serius. Misalnya, panjang jalan yang diduga tidak sesuai dengan perencanaan. Demikian juga dengan fisik jalan aspal bergelombang gelombang di beberapa titik lokasi. Artinya, kondisi jalan saat dilalui kendaraan bermotor tidak semulus sebagaimana lazimnya seperti keinginan masyarakat pengguna jalan raya. Adanya proyek jalan yang dinilai bermasalah ini, Imler
Manurung, selaku pihak yang paling bertanggung jawab atas proyek Rp 54 miliar tersebut sangat piawai menghindari konfirmasi wartawan. Bahkan saat didatangi kantornya, ia selalu tidak berada di tempat. Sebagaimana lazimnya, setiap mega proyek multi year harus terpublikasi dan transparan kepada masyarakat agar tidak terjadi penyimpangan anggaran Negara. Namun faktanya, proyek yang ditangani, Imler, ini cukup tertutup dan tidak terpublikasi. Ada apa ?.(rm/andre).
CMYK
KORAN UMUM
RABU, 15 - 22 MARET 2017, MINGGU III
LANGKAT, RAKYAT MEDIA-Satuan Polisi Air Kepolisian Resor Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengamankan satu unit kapal pukat trawl di perairan Pangkala Susu yang kedapatan menangkap ikan tanpa dilengkapi dokumen lengkap. “Benar ada petugas perairan menangkap satu unit kapal pukat trawl,” kata Paur Hubungan Masyarakat Polres Langkat AKP Tarmizi Lubis di Stabat, Jumat. Tarmizi Lubis menjelaskan penangkapan satu unit kapal ini saat mereka sedang mencari ikan di peairan Pangkalan Susu dengan mempergunakan kapal jenis boat bermesin dompeng 28 PK tanpa nama dan nomor lambung. Kapal tersebut di nahkodai Heriyanto (30) wara Dusun Bakti Desa Sri Lirik 3 Kecamatan Seruwai Kabupaten Aceh Tamiang beserta abk Saiful Bahri warga yang sama.Dari hasil penangkapan ini petugas mengamankan kapal, alat tangkap ikan jenis trawl, ikan campur seberat 10 kilogram, katanya. Tarmizi Lubis menjelaskan saat itu petugas sedang melakukan patroli terdiri dari Aiptu Sunardi, Brigadir Didi Supriadi, Brigadir Candra di perairan Pangkalan Susu, lalu menemukan kapal tersebut yang sedang melakukan penangkapan ikan. “Mereka sedang menangkap ikan dengan mempergunakan alat tangkap trawl yang jelas dilarang diperairan Pangkalan Susu, sesuai dengan UU RI NOmor 45/2009,” katanya. Kini proses hukum sedang dilakukan di pos pol air yang ada di Kwala Serapuh Kecamatan Gebang untuk pengembangan kasusnya lebih lanjut.(rm/sof)
Walikota Minta Satpol PP Gelorakan Senyuman BATAM,RAKYAT MEDIA Menanam bunga di atas taman, Si bunga mawar berwarna warni, Jadilah seorang praja idaman, Gelorakan senyuman, jaga diri.Pantun berisi pesan bagi Satuan Polisi Pamong Praja ini disampaikan Walikota Batam di penutup sambutan upacara peringatan HUT Satpol PP ke-67 di Dataran Engku Putri Batam Centre, Walikota Batam Selasa (14/3/17) kemarin. Muhammad Rudi ”Kita minta untuk tulus bekerja, dari hati. Tingkatkan profesional kita,” kata Walikota Batam, Muhammad Rudi. Upacara HUT Satpol PP ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Perlindungan Masyarakat ke-55, dan HUT Pemadam Kebakaran ke-98. Pada kesempatan tersebut, Rudi membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri yang ia rangkum menjadi satu. Tema yang diangkat pada HUT Satpol PP dan Linmas kali ini adalah “Peningkatan Peran Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat dalam Menjaga Kemajemukan Masyarakat di Daerah”.Menteri Dalam Negeri dalam sambutannya mengatakan bahwa berbicara mengenai Satpol PP tidak akan lepas dari citranya yang melekat di masyarakat. Citra ini harus dijaga karena menjadi citra pemerintah juga.”Pakaian dinas yang telah ditetapkan merupakan kewibawaan yang harus kita jaga,” ujarnya. Rangkaian upacara HUT Satpol PP, Linmas, dan Damkar ini dimeriahkan berbagai pertunjukan. Seperti atraksi karate, tim anti huru hara, dan senam tongkat dari anggota Satpol PP Kota Batam. Kemudian ditutup tari maumere yang diikuti seluruh anggota Satpol PP dan Walikota, Wakil Walikota, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) yang hadir di upacara tersebut.(rm/tbn).
Edisi : # 188 Tahun IV, Harga: Rp5.000,-
Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia
Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,
Satpolair Polres Langkat Tangkap Kapal Pukat Harimau
12
Portal Media15 Online www.rakyatmediapers.co.id RABU, - 22: MARET 2017, MINGGU
Website: www.rakyatmediapers.co.id
III
Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Satpol PP Pemprov Sumut Aniaya Wartawan MEDAN, RAKYAT MEDIA-Penganiayaan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas kembali terjadi. Kali ini terjadi di Medan, oknum Satpol PP Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bernama Awaluddin Selasa (14/3/2017) kemarin menghajar wartawan harian terbitan Medan hingga babak belur. Bahkan akibat pukulan wartawan tersebut mengalami memar pada bagian kepala. Pemukulan yang dialami beberapa wartawan ini berawal dari keinginan keluar dari halaman gedung Pemprov Sumut usai menemui narasumber (pejabat Pemprov Sumut). Permintaan untuk membuka pagar ini ditujukan wartawan bernama ET kepada oknum Satpol PP. Namun permintaan tersebut ditolak oknum Satpol PP yang mengunci pintu gerbang keluar bagian belakang kantor Gubernur. Selain enggan membuka pagar, oknum Satpol PP ini juga menghardik dengan kata-kata kasar.”Saya sudah minta supaya satpol PP itu tak perlu bicara kasar. Kalau memang tidak diizinkan, ya tidak apa-apa, kita bisa keluar dari pintu lain,” sebut ET bersama BP. Namun lanjutnya, petugas satpol PP seakan tidak terima dengan nasehat ET. Bahkan menantang wartawan untuk berkelahi.Melihat pertengkaran mulut tersebut, sejumlah wartawan yang berada tak jauh dari lokasi turut menyambangi ET dan Awaluddin untuk melerai. Namun oknum satpol PP itu bersama beberapa anggota Satpol PP lainnya malah menantang awak media dan tiba-tiba melakukan pemukulan kepada wartawan. Atas pemukulan tersebut, sejumlah wartawan unit Pemprov Su-
PULUHAN wartawan berbagai media cetak di Medan demo di Kantor Gubernur Sumut
mut pun mencoba mengelak dan mengehentikan perkelahian. Namun oknum satpol PP terus mengejar dan ingin memukul.”Saya sudah berhenti dan melerai, tetapi malah saya dikejar satpol PP. Ya saya membela diri. Tetapi mereka (satpol PP) yang mengajak berkelahi,” kata RT yang juga wartawan harian terbitan Medan. Melihat kondisi semakin memanas, puluhan pegawai negeri sipil beserta wartawan lainnya yang berada tidak jauh dari lokasi langsung melerai. Bahkan seorang warga sempat terkena pukulan oknum satpol PP yang berusaha menghentikan perkelahian.Sementara, oknum satpol PP yang terlibat perkelahian langsung dibawa masuk oleh atasannya yang mengaku turut menyayangkan
tindakan kasar bawahannya. Atas kejadian ini, beberapa awak media yang terkena pukulan berencana melaporkan kepada pihak kepolisian.”Kita keberatan tidak adanya profesionalisme petugas satpol PP. Bukan kami saja yang ditantang berkelahi, tetapi wartawansenior juga ikut dikasari,” kata RT. Atas peristiwa pemukulan itu Rabu (15/3/2017) puluhan jurnalis dari berbagai media cetak dan elektronik berdemonstrasi ke kantor Gubernur Sumatera Utara di Jalan Diponegoro, Medan.Tindakan ini dilakukan puluhan jurnalis lantaran sebelumnya beberapa awak media dianiaya oleh oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
“Satpol PP itu tidak perlu menggunakan tindakan kekerasan dalam menjalankan tugas. Cukup dengan kata-kata yang baik, kami juga sudah mengerti,” teriak Iqbal, seorang jurnalis dalam aksi tersebut Menurut Iqbal, personel Satpol PP bernama Awaludin harus ditindak. Bila perlu, Satpol PP yang terlibat tindak penganiayaan itu dipecat dan dibuang dari Pemprov Sumut. ”Petugas-petugas yang melakukan tindak kekerasan itu perlu dipecat. Tidak perlu lagi bertugas di sini,” teriak Iqbal menggebu-gebu. Saat puluhan jurnalis melakukan aksi, puluhan Satpol PP mengelilingi awak media. Mereka juga mengambil foto satu persatu wajah awak media. (rm/supriadi).
Anggaran PIK Diakumulasi per Kecamatan
WAKIL Walikota Batam, Amsakar Achmad
BATAM,RAKYAT MEDIA - Satu dari tujuh kelurahan di Kecamatan Sekupang mengajukan usulan percepatan infrastruktur kelurahan (PIK) lebih sedikit dari batas yang diberikan kecamatan. Hal ini disampaikan Camat Sekupang, M Arman dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) di Marina Sekupang, Senin (13/3/
17).”Tiap kelurahan dibolehkan ajukan 10 kegiatan prioritas, 20 cadangan, dan 30 PIK. Tapi ada satu kelurahan yang tidak sampai 30 kegiatan,” kata Arman. Menurutnya meski ada kelurahan yang lebih sedikit usulannya, anggaran untuk Kecamatan Sekupang tidak berkurang. Karena Pemerintah Kota Batam punya kebi-
Klick Portal Media Online : www.rakyatmediapers.co.id Anda dapat membaca berbagai berita dan peristiwa terkini baik berita Daerah maupun Nasional yang disajikan secara cepat dan
jakan untuk mengakumulasikan anggaran PIK di tingkat kecamatan. Artinya bila ada kelurahan yang kelebihan anggaran PIK maka bisa dialihkan ke kelurahan lain yang membutuhkan, dengan catatan masih di kecamatan yang sama.”Nanti kita lihat prioritasnya di kelurahan lain,” kata Arman. Ia menjelaskan, dari usulan tiap kelurahan ini akan dipilih sebanyak 35 usulan prioritas dan 35 cadangan. Ini kemudian yang akan dijadikan materi usulan Kecamatan Sekupang dalam musrenbang Kota Batam nantinya. Sementara usulan lainnya akan dimasukkan ke bank data dalam sistem e-planning Kecamatan Sekupang. “Yang harus diperhatikan legalitas lokasi. Jangan sampai lokasi usulan legalitasnya masih dipertanyakan sehingga menghambat bahkan usulan tidak bisa dilaksanakan karena legalitasnya tidak jelas,” ujarnya. Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad yang hadir pada pembukaan musrenbang tersebut berharap usulan yang dipilih adalah benar-benar prioritas.”Betul-betul urgenitas tinggi, berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat, bersifat pemberdayaan masyarakat dan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, untuk kemaslahatan lebih besar,” kata dia. Amsakar mengatakan pemilihan prioritas kegiatan perlu dilakukan karena keterbatasan anggaran. Menurutnya bila ingin mengakomodir semua usulan masyarakat maka dibutuhkan APBD sebesar Rp 7-8 triliun. Sementara saat ini besaran APBD Kota Batam baru Rp 2,5 triliun. “Kita mau semua keinginan masyarakat terakomodir, tapi tidak bisa. Karena itu musrenbang betulbetul dibicarakan dengan hati-hati. PIK Rp 1 miliar itu nekad sebenarnya. Tapi kami berikan dengan melakukan penghematan di kegiatan dinas pegawai Pemko Batam. Untuk Bapak Ibu semua,” papar Amsakar.(rm/bc)