CMYK
KORAN UMUM Jumat , 11-21 Maret 2016, Minggu-II
Jumat , 11-21 Maret 2016, Minggu-II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia
Media Ini Terdaftar di Dewan Pers
Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Edisi : # 148 Tahun III, Harga: Rp5.000,-
Senin Kejati Kepri Tetapkan Pejabat Pemko Batam Jadi Tersangka Korupsi Bansos
Muslim Bidin Bakal Jadi Tersangka BATAM, RAKYAT MEDIA-Siapa pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang bakal menjadi tersangka kasus korupsi aliran dana Bantuan Sosial (Bansos) Pemko Batam Tahun 2011/ 2012 senilai Rp66 miliar masih menjadi teka teki. Namun bagi sejumlah pejabat yang terlibat supaya siap siap karena bulan ini juga Kejati Kepri akan mengumumkan sejumlah pejabat Pemko Batam bakal jadi tersangka.
Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri yang menangani kasus tersebut menyatakan dalam bulan ini juga akan menetapkan sejumlah pejabat Batam yang terlibat dalam kasus tersebut menjadi tersangka. Sesuai dengan pernyataan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi Kepri Rahmat.SH, yang menyebut ada pejabat Batam akan ditetapkan jadi tersangka korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) Pemko Batam tahun 20112012 senilai Rp66 miliar. Penyidik Kejati Kepri sudah mengantongi sejumlah nama pejabat Pemko Batam yang bakal ditetapkan jadi tersangka. Selain pejabat SKPD, mantan Walikota Batam Ahmad Dahlan, dan Plt Walikota yang juga Setdako Batam Agussahiman, disebut sebut bakal jadi tersangka. Meski penyidik belum menyebut siapa nama pejabat tersebut. Namun isu yang berkembang Kepala Dinas
yang bakal jadi disebut sebut Kepala Dinas Pendidikan Muslim Bidin, Kepala Dinas UKM Pebrialin, Kepala Inspektorat Heriman. Dan mantan Kakanpora Kota Batam. Mereka ini diduga menerima kucuran dana bansos “Fiktif “ hingga miliaran rupiah.”Penyelidikan yang kita lakukan
MANTAN Walikota Batam
Ahmad Dahlan
Bersambung ke Hal 11
Muslim Bidin
Pebrialin
Heriman
Agussahiman
Pemkot Sambut FTZ Batam Langsung Dipegang Menteri Perekonomian Positif Kepres DK FTZ Batam
Gintoyono Asisten Ekonomi Pembangunan
BATAM, RAKYAT MEDIAPemerintah Kota Batam Kepulauan Riau menyambut baik keluarnya Keputusan Presiden No 8 Tahun 2016 tentang Dewan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam demi kemajuan industri di kota itu.”Wali
Kota Batam menjadi anggota Dewan Kawasan, artinya Pemkot Batam dilibatkan. Bagi Pemkot itu yang penting,” kata Asisten Ekonomi Pembangunan Pemkot Batam Gintoyono Batong di Batam, Rabu. Wali Kota, menjadi anggota Dewan Kawasan bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Menteri Perindustrian, Panglima TNI, Kapolri, Gubernur Kepulauan Riau dan Ketua DPRD Batam. Menurut dia, keterlibatan Pemkot Batam dalam Dewan Kawasan menjadi sangat penting, karena pemkot yang paling tahu kondisi kota. Pemkot juga yang akan ber Bersambung ke Hal 11
TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Gubernur KepriHM Sanimenegaskan bahwa Ketua Dewan Kawasan (DK) yang membawahi BP Batam, Bintan dan Karimun, tidak lagi diketuai oleh Gubernur Kepri.Hal tersebut berubah sejalan dengan peleburan DK dalam Dewan Nasional. “Semuanya dilebur dalam
GUBERNUR Kepri HM Sani dan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak.SH
Bersambung ke Hal 11
Presiden Jokowi Sudah Tegur Dua Menteri Gaduh JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Terkait skema Blok Masela di Maluku, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli bersitegang di ruang publik dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said. Sejak masalah tersebut menjadi polemik di media massa, Staf Khusus Presiden Bidang Bersambung ke Hal 11
JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Malaysia dan Arab Saudi menjadi dua negara yang paling banyak terdapat Tenaga Kerja Indonesia terancam hukuman mati. Pemerintah Republik Indonesia tak punya kemampuan membantu TKI yang terancam qisas.
AJENG Yulia digiring dua anggota polisi Malaysia ketika keluar dari Mahkamah Tinggi Kelang
Alamak, Terungkap Korupsi di Dinas Kebersihan dan Pertamanan
HINGGA 100 MILIAR BATAM, RAKYAT MEDIA-Kejaksaan Negeri Batam terus mencium aroma korupsi dalam lelang pengangkutan sampah di Dinas Pertamanan dan Kebersihan(DKP) Kota Batam tahun 2011-2015. Nilainya pun fantastis, diperkirakan mencapai Rp 100 miliar. Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Batam, Muhammad Iqbal mengatakan telah mengumpulkan data dan dokumen terkait lelang sampah selama lima tahun terakhir. Pihaknya juga telah memeriksa hampir 20 saksi, mulai pejabat DKP hingga 16 sopir perusahaan pemenang lelang sampah, PT Royal Gensa Asih (RGA). “Kita sudah memiliki keterangan dan data. Dan sudah meminta keterangan sekitar 20 orang, jumlah pastinya Bersambung ke Hal 11
Johan Budi Sapto Pribowo
Hukuman Mati Mengancam 158 Orang TKI di Malaysia KASUBDIT Perlindungan WNI di Luar Negeri pada Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu Fajar Nuradi, mengatakan, ada puluhan TKI di Arab Saudi yang terancam vonis mati. Sedangkan di Malaysia, jumlah TKI
KANTOR Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam
terancam hukuman mati mencapai ratusan. “Ada sekitar 158 TKI di Malaysia yang terancam mendapatakan hukuman mati,” kata Fajar, kepada wartawan di sela-sela acara Kementerian Luar Negeri di Cirebon, Jawa Barat, Senin (7/ 3/2016) lalu. CMYK
Vonis mati yang didapatkan para TKI tersebut dikarenakan permasalahan yang beragam. Seperti kasus narkoba dan pembunuhan. Namun Fajar memastikan, seluruh TKI yang mendapatkan permasalahan hukum di luar negeri, sudah mendapatkan bantuan dari Kemenlu. Di tempat yang sama, mantan Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Gatot Abdullah Mansyur, menu Bersambung ke Hal 11
STOP PERS Redaksi Koran Rakyat Media memberitahukan kepada Instansi pemerintah/Polri/ABRI dan pengusaha Swasta Bahwa N a m a : 1. Muhammad Iqbal 2. A s r u l 3. Yusdianto
(Tanjungbalai Karimun) ( Tanjungbalai karimun) ( Tanjungpinang )
Sejak pengumuman ini diterbitkan yang bersangkutan telah dipecat Sebagai wartawan/Kepala Biro Koran Rakyat Media. Segala tindak tanduk yang bersangkutan sehingga merugikan pihak lain, tidak menjadi tanggungjawab penerbit. Demikian juga Kartu Pers yang masih di pegang oleh yang Bersangkutan. Setelah pengumuman ini dinyatakan tidak berlaku lagi MAWARDI Pemimpin Redaksi
CMYK
BATAM
Jumat , 11-21 Maret 2016, Minggu-II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
PEMKO BATAM BANGUN EMPAT INSTALASI PENGELOLAAN LIMBAH
2
BP Batam Didemo Ratusan
BATAM, RAKYAT MEDIA Pemerintah Kota Batam (Pemko) Batam bekerjasama dengan BP Batam, bakal membangun Instalasi Pengelolaan Air Limbah(IPAL) untuk limbah domestik. Menurut Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Batam, Dendi Purnomo mengatakan pembangunan IPAL tersebut sengaja dilakukan demi menjaga kelesKepala Bapedalda Batam tarian lingkungan. Ia menyebutkan, di masDendi Purnomo ter plan, ada empat titik lokasi IPAL yang sudah dirancang di Batam, diantaranya dibangun di Kecamatan Batam Centre dan di Bengkong. ”Sekarang tim sedang membangun IPAL di Kecamatan Bengkong, untuk mengelola air limbah domestik atau rumah tangga di sana,” ujar Dendi. Ia memaparkan untuk IPAL di Bengkong mempunyai kapasitas 250 liter per detik, untuk melayani sebagian limbah yang dihasilkan rumah tangga.Adapun IPAL tersebut dapat mengolah air limbah menjadi air yang dapat digunakan kembali untuk keperluan industri serta tanaman.”IPAL itu dibangun dari pinjaman lunak dari sebuah institusi di Korea. Untuk sementara hasil recycle nya bisa dimanfaatkan untuk industri, cuci-mencuci dan untuk tanaman. Kalau konsumsi belum bisa,” kata Dendi. (rm/jasniwati)
SINDIKAT NARKOBA GUNAKAN JASA EKSPEDISI BATAM, RAKYAT MEDIA-Perang terhadap narkoba gencar dilakukan kepolisian Polda Kepri. Rabu (2/3/2016) lalu, jajaran Ditres Narkoba Polda Kepri, berhasil menggagalkan upaya pengiriman narkoba jenis sabu melalui salah satu jasa ekspedisi. Dua paket sabu dengan berat sekitar 4 gram itu belakangan diketahui AKBP Hartono milik As warga Batam. Kabid Humas Polda Kepri As sudah diamankan polisi dan diketahui serbuk haram itu rencananya akan dikirim ke Semarang dan Solo.Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono membenarkan penangkapan terhadap As berserta barang bukti sabu tersebut. “Ya beratnya sekitar empat ons,” ujar Hartono. Pengungkapan dua paket sabu dalam bungkusan plastik bening itu bermula dari informasi yang didapat oleh jajaran Ditres Narkoba Polda Kepri tentang rencana pengiriman sabu itu melalui salah satu jasa ekspedisi di kawasan Cikitsu, Batamcenter.Setelah pastikan paket diterima pihak ekspedisi, polisi bergerak cepat menggeledah dan menemukan dua paket sabu tersebut. Polisipun tidak kesulitan menangkap As, sebab alamat pengirim di jasa ekspedisi merupakan alamat rumah As.Kepada polisi, As mengaku sudah tiga kali berhasil mengirim barang haram serupa dengan tujuan Semarang. Namun kali keempat ini dia ditangkap polisi. “Dia (As) ngakunya sudah tiga kali kirim dan kami masih kembangkan lagi tangkapan ini,” tutur Hartono. Untuk tindak lanjut dengan tangkapan tersebut, polisi akan melakukan pengembangan baik yang berkaitan dengan jaringan As di Batam ataupun di daerah tujuan pengiriman. (rm/bps).
Warga Baloi Kolam BATAM, RAKYAT MEDIA- Sejumlah warga Batam kembali melakukan aksi demonstrasi di depan kantor BP Batamdi Batam Centre, Jumat (4/3/ 2016) pekan lalu.Kedatangan warga perwakilan dari berbagai organisasi dan paguyuban ini kembali menanyakan soal kejelasan status lahan di Baloi Kolam. Sebagian dari mereka mengaku sudah mendapatkan penetapan lokasi (PL) dan membayar Uang Wajib Tahunan Otorita Batam (UWTO). Namun, mereka heran bahwa lahan yang mereka tempati dialokasikan kembali kepada pengusaha. “Saya dapat lahan di Tanjung Uncang, Batuaji. Sudah bayar UWTO, terus bayar pembebasan lahan ke masyarakat yang tinggal di sana. Tapi lahan saya malah diserobot lagi sama pengusaha,”ujar salah seorang pendemo, Andi. Begitu pula yang di Baloi Kolam. Beberapa dari pendemo mengaku sudah memegang legalitas lahan yang telah dialokasikan kepada sebagian warga. (rm/gunawan)
RATUSAN warga Baloi Kolam berunjukrasa di BP Batam
Pembangunan Jalan Layang Simpang Jam Mulai Dikerjakan
SIMPANG jam akan dibangun jembatan layang
BATAM, RAKYAT MEDIASetelah jalan layang atau flyover Simpangjam mulai dikerjakan, dalam waktu dekat flyover Simpang Kabil juga akan dikerjakan. Kini sudah masuk dalam tahap pelelangan. Anggaran jalan tersebut mencapai Rp 200 miliar. “Dalam waktu dekat mungkin sudah ada pemenang lelangnya. Segera akan dikerjakan,” kata direktur Perencanaan dan Tehnik BP Batam, Imam Bachroni, kepada media ini Kamis (3/3/2016) lalu di kantornya Batam Centre. Imam mengatakan panjang flyover Simpang Kabil lebih panjang dari yang di Simpang Jam. Tetapi kemungkinan lebarnya sama. Ia
berharap dalam waktu dekat bisa mulai dikerjakan, sehingga operasionalnya tidak terlalu jauh beda dengan yang di Simpang Jam.”Kalau bisa operasionalnya barengan. Tetapi mungkin akan lebih lambat. Tetapi selisih waktunya mungkin tidak terlalu jauh. Untuk spesifikasinya saya tak hafal,” katanya. Sementara itu, pembangunan fisik flyover di Simpang Jam sudah dimulai. Pohon-pohon di sekitar Simpang Jam sudah dipotong dan dibersihkan. Pemotongan pohon ini untuk pembangunan jalan sementara. ”Untuk tahap awal, akan kita bangun jalan dulu. Setelah itu bangunan flyovernya. Di
Simpang Kabil juga akan dilakukan sama,” katanya. Kepala BP Batam, Mustofa Widjaja, sebelumnya mengatakan setelah pembangunan flyover ini, maka diharapkan akan dilakukan pembangunan jalan tol. Sementara pembangunan rel kereta api masih belum dalam waktu dekat.”Kalau dibandingkan kereta api, kita lebih fokus dan mengutamakan jalan tol dan fly over. Menurut kita itu yang paling mendesak sekarang,” kata Mustofa beberapa waktu lalu. Mustofa mengatakan jalan tol dan flyover ini sangat dibutuhkan menunjang perekonomian dan industri di Batam. Di mana di Batam saat ini sudah dibutuhkan lalu lintas untuk kendaraan berat serta lalu lintas cepat. Ini juga untuk mengurai kemacetan.”Jadi kendaraan berat tidak akan bercampur lagi dengan motor. Ini akan mempercepat distribusi barang industri, termasuk mengurai dan mengurangi kemacetan. Intinya kita akan terus berbenah dan memperbaiki infrastruktur,” katanya. (rm/bp)
WN SINGAPURA, TAHANAN IMIGRASI BATAM MILIKI PASPOR RI KABUR DARI TAHANAN BATAM, RAKYAT MEDIADamar Bahadur Chettri, 55 tahun, warga negara Singapura yang sempat ditahan Imigrasi Batam karena memiliki paspor Indonesia, kabur. Pria yang juga akrab disapa Sam Chettri kini telah masuk daftar pencarian orang (DPO). “Iya, ada satu tahanan kami yang meraikan diri, padahal sistem keamanan tahanan kita sudah standar, bahkan dilengkapi CCTV,” ujar Oky Derajat R Mubarok, kepala seksi Dakim Imigrasi Batam, Jumat (4/3/2016) pekan lalu. Namun ia belum bisa menjelaskan lebih detail bagaimana WN Singapura itu bisa kabur. Namun ia memastikan kalau Damar sudah masuk DPO Polresta Barelang. Damar ditangkap Imigrasi Batam pada 22 Desember 2015 saat akan kembali ke Singapura melalui pelabuhan Ferry International Batam Centre. Ia ditangkap karena imigrasi mengetahui ia memiliki paspor Indonesia, padahal dia warga negara Singapura. Damar sempat ditahan, namun pada 24 Januari 2016 lalu, Damar berhasil melarikan diri. Sementara itu, Petugas
Kantor Imigrasi Kelas 1 A Batam saat ini disibukkan dengan banyaknya pencari suaka yang masuk Batam. Sementara tempat untuk menitipkan para pencari suaka sudah penuh. Baik yang di Rudenim Sekupang maupun di Hotel Kolekta.”Kami kelabakan, pencari suaka makin banyak, tempat sudah tak ada,” ujarnya, Jumat (4/3/2016). Umumnya pencari suaka berasal dari negara konflik seperti Afganistan, Suriah, dan beberapa negara Timur Tengah lainnya.”Kami heran juga, kenapa mereka memilih Batam,” kata Rafli. Ia menyebutkan, ada 12 pencari suaka baru yang datang. Delapan orang berasal dari Sudan dan empat orang dari Afganistan. “Terpaksa mereka tinggal di Taman Aspirasi, karena tak ada lagi,” ujarnya. Di Hotel Kolekta sendiri, ada 217 orang yang menetap di 33 kamar. Sebanyak 45 orang berstatus pengungsi dan lainnya pencari suaka. Sementara di Rudenim Sekupang ada 66 orang pengungsi. “Total semuanya 283 orang ditambah yang baru 12 orang jadi 295 orang,” sebut Rafli.(rm/bp).
Polda Kepri Amankan 50 Ton Beras Ilegal BATAM, RAKYAT MEDIAPolda Kepri mengamankan 50 ton beras ilegal dari dua kapal saat berlayar di perairan Tanjungsengkuang, Batuampar, Jumat (4/3/2016) lalu.Modus yang digunakan kedua kapal ini sama, walaupun beda pemiliknya. Beras diambil dari Singapura lalu ditumpuk di bagian palka kapal. Agar bisa mengelabui aparat, bagian atasnya ditumpuk barang-barang bekas. ”Barang bekas yang dibawa itu kasur, baju, sepeda. Kalau dilihat sekilas, kapal itu hanya bawa barang bekas,” kata Wakil Direktur Pol Air Polda Kepri, AKBP Ben-
yamin Sapta T. Ia menjelaskan kronologis penangkapan tersebut. Sekitar pukul 01.00 pagi (4/ 3/2016) Pol Air mengamankan KM Surya Indah 3 GT 143. Kapal tersebut membawa sekitar 25 ton beras ilegal.”Kami amankan dekitar delapan orang, termasuk dengan Nakhodanya yang berinisial SH,” ungkapnya. Penangkapan dilakukan di dekat pelabuhan tikus Batuampar. Lima belas menit kemudian, didekat tempat yang sama. Petugas Pol Air kembali mengamankan kapal pembawa beras ilegal. KM Raja Persada 103 GT,
Box Redaksi
Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia
Terbit sejak 26 Agustus 2012 Diterbitkan Oleh
PT.Rakyat Media Pratama Akta Notaris No.179 - Izin Menteri Hukum Dan HAM RIAHU-10.04744/2014 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 IZIN (TDP) No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000
ini kedapatan membawa 25 ton beras. Tak hanya itu kapal itu juga membawa gula. ”Untuk gula belum kami hitung, dan jenis berasnya belum kami lihat,” ujarnya. Dari KM Raja Persada, polisi mengamankan tujuh orang.Mengenai apakah barang tersebut akan diedarkan di Batam atau tidak. Benyamin mengatakan masih belum mengetahuinya. Sebab saat ini menurutnya penyelidikan masih berjalan. “Belum, kami masih melakukan pendalaman,” ungkapnya. Ia mengungkapkan baik itu pemilik KM Surya Indah,
maupun KM Raja Persada merupakan pemain lama. Sebab dari modus untuk menyembunyikan beras, pemilik kapal sudah berpengalaman. Siapa pemilik kapal ini? Mengenai hal ini, Benyamin masih enggan menjawab. Menurutnya pihaknya masih melakukan pendalaman. “Belum tau,” tuturnya. Benyamin mengatakan bahwa nakhoda kapal tak memiliki surat pelayaran, maupun dokumen untuk membawa beras impor. “Nakhodanya melanggar izin pelayaran dan kepabeanan,” ucapnya. (rm/red).
KAPAL KM Surya Indah yang ditangkap Polda Kepri
Pemimpin Umum : Mafirion, Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi : Mawardi.M,Pemimpin Perusahaan : Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum : Erwinsyah.SH, Wkl Pemimpin Redaksi/ Penanggungjawab : Boy Hendri.SH, Sekretaris Redaksi : Marlina, Redaksi Pelaksana : Andi Setiawan.AMd, Redaktur : Gunawan, Iqbal Ramadan, Abdul Haris, Liputan Batam:Iqbal Ramadhan, Arin Efendi, Bahtiar, Ferianda, Manejer Iklan :Divisi Pemasaran : -,Dewan Redaksi : Mawardi. M, Marzuki. SE, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Penasehat Hukum :Supriarno. SH.MH, Hamdan Hasibuan.SH,Perwakilan DKI Jakarta:Hardiansyah. SE, Mahyuddin, Liputan Babodetabek :Bintang Partogi Sianturi, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Darmawan, Sukandar, Ismail,Perwakilan Sumatera Utara : Sofian (Kepala), Dedi Topan SH, Julkarnain.M, Provinsi Maluku:Leonard (Kepala),Alex, Biro Karimun : Jimi, Tanjungpinang : Anton (Kepala), Tio Imando,Bintan : Anton, Natuna : Naidiran, Lingga : Jhon, Anambas : Eddy, Provinsi Riau : Effendi Basri, Abd Muin, Provinsi NTB : Sahlan (Kepala), DarwanSumateraBarat : Amina Zalani,Lay Out : Wandi, Divisi Iklan : Jasniwati, Tarif Iklan: Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom, iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom, iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom, iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom, harga tambahan PPN 10 persen.
Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan : Jalan Kemuning 1 Komplek Pertokoan Taman Dotamana Indah/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam- Kode Pos 29400, Telp (0778)-7498179,(0778) 479636, Fax (0778)-479529, Perwakilan Jakarta : Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6, Kota Depok, Jawa Barat Telp (021)22963455, Kode Pos.16411 Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No.Rekening : 00220-01-50-004107-5 dan Bank Riau Kepri No Rekening : 132.80.00130 An PT. Rakyat Media Pratama, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi : rakyatmedia77@yahoo.com, atau Email : rakyatmediapers@gmail.com
Di cetak Oleh PT Ripos Bintana Press (isi Diluar Tangungjawab Percetakan)
Wartawan Rakyat Media Hanya yang tercatat Di BOX redaksi, dan Selalu Di bekali Identitas CMYK
CMYK
3
Jumat , 11-21 Maret 2016, Minggu-II
Gubernur Berharap
DPR RI MEREVISI UU NO.33 TAHUN 2004
ADVERTORIAL
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Dewan Kawasan Tak Boleh Terganggu
Polemik GUBERNUR HM Sani dan Wakil Gubernur Kepri Nurdin Basirun DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Selain curhat soal DBH (Dana Bagi Hasil) Provinsi Kepri yang terjun bebas, Gubernur Provinsi Kepri HM. Sani juga mengharapkan kepada DPR RI agar dapat merevisi Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. ”Usia UU Nomor 33 tahun 2014 ini sudah 12 tahun, serta tidak lagi sesuai dengan kondisi perkembangan otonomi daerah saat ini, khususnya berkaitan dengan pengaturan pembagian persentase bagi hasil pajak dan SDA antara pusat dan daerah,” ujar HM.Sani. Atas dasar itu, HM.Sani meminta pada DPR-RI untuk merevisi UU tersebut. Selain itu, Gubernur juga memohon kepada pemerintah pusat melalui DPR RI agar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), khusunya dari Izin penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) diharapakan juga, hasil penerimanya dapat di bagikan ke daerah minimal 50 Persen. ”Dengan pembagiaan hasil pajak PNBP-TKA ini, akan dapat menambah Pendapatan Daerah dalammelaksanakan Pembangunan,” ujar Sani. Selanjutnya, mengenai perhitungan DanaAlokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), Kepada Tim Banggar DPR-RI, Sani meminta pada DPR-RI, agar pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kerakteristik wilayah Kepri yang 96 persennya lautan, dan tidak hanya memperhitungkan luas daratan dalam pemberi-
an porsi kegiatan.”Provinsi Kepri ini 96 persen lautan, sementara daratnya hanya 4 persen. Selama ini pemerintah pusat menghitung pembagiaan DAU dan DAK hanya berdasarkan luas daratan, secara otomatis perolehan DAU dan DAK Kepri akan sangat minim,” sebutnya. Sementara Provinsi Kepri ini, menjadi beranda dan daerah NKRI yang langsung berbatasan dengan negara tetangga dan merupakan salah satu pertumbuhan ekonomi nasional. ”Kami hanya menginginkan agar karakteristik Kepri ini didukung dengan kebijakan pemerintah yakni menaikkan porsi besaran DAU dan DAK. Dan yang terpenting, penyaluran dana transfer pusat ke daerah tidak mengalami keterlambatan penyaluran dana bagi hasil. Karenma keterlambatan atau tunda salur dapat mempengaruhi likuiditas keuangan daerah dalam APBD,” papar Sani. Sementara itu, sejumlah anggota Tim Banggar DPR-RI, juga mempertanyakan, permasalahaan pembubaran FTZ BBK yang belakangan hangat dibicarakan baik di pusat maupun daerah, terutama menyangkut BP Batam. Selain itu, rombongan anggota DPR-RI lainya, yang tergabung dalam Tim Banggar, juga meminta penjelasan Gubernur Kepri menganai potensi wisata yang ada di Kepri serta masalah pertahanan dan keamanan khususnya di pulau Terluar Kepri, yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. (rm/bt).
GUBERNUR KEPRI TETAP LOYAL JALANKAN PERINTAH MENDAGRI DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Gubernur Provinsi Kepri HM. Sani menegaskan, hingga saat ini dirinya tidak pernah menerima perintah dari Mendagri Tjahjo Kumolo untuk melantik Muhammad Rudi dan Amsakar Ahcmad sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam periode 2016-2021. Demikian juga dengan SK penetapan keduanya sebagai Wali Kota dan Wakil Wali kota, hingga saat ini belum diserahkan Kementeriaan Dalam Negeri ke Pemerintah Provinsi Kepri. ”Sampai saat ini, saya belum pernah menerima perintah atau radiogram dari Mendagri untuk melakukan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam. Demikian juga dengan SK, masih di Mendagri dan belum ada diserahkan ke Provinsi Kepri, atau saya selaku Gubernur,” ujar HM.Sani pada wartawan di gedung daerah Tanjungpinang, Rabu,(2/3/2016) pekan lalu. Hal itu, dikatakan HM. Sani untuk meluruskan pemberitaan, terkait simpang siurnya pernyataan Mendagri Tjahjo Kumolo yang menyatakan telah memerintahkan Gubernur Kepri untuk melantik dan telah memberikan SK Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam ke Gubernur Provinsi Kepri. Informasi yang kami peroleh melalui Dirjen Otda, tambah HM. Sani, SK Wali Kota dan Wakil Wali kota Batam itu sudah ditandatangani Mendagri. Tetapi secara resmi, sampai saat ini belum diserahkan ke provinsi, karena berkaitan dengan jadwal dan waktu pelantikan, yang nantinya akan disamakan dengan kota/ kabupaten lainnya.Gubernur Sani menegaskan, pihaknya tetap loyal dan akan menjalankan apapun perintah Mendagri. “Kita tetap loyal, dan apa-pun perintah Menteri akan kita laksanakan,” ujarnya. Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumulo memerintahkan, Sani untuk melantik pasangan Muhammad Rudi-Amsakar Achmad sebagai Walikota dan Wakil Wa-
Karena
STATUS BATAM
BATAM, RAKYAT MEDIA-Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Sani menegaskan, polemik alih status Kota Batam yang belum menemukan titik terang hingga hari ini tidak boleh merembet terhadap kerja-kerja yang lain. Termasuk juga Dewan Kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam-Bintan-Karimun,”Semua Dewan Kawasan masih harus berjalan seperti biasa,” tegas Sani, di Tanjungpinang, kemarin. Sebab bila sampai kerja-kerja Dewan Kawasan mandek, Provinsi Kepri sendiri yang merugi. Pasalnya, Dewan Kawasan punya kerja yang bersentuhan langsung dengan penanaman-penanaman modal asing maupun dalam negeri di daerahnya masing-masing. “Namanya juga investor kalau mau investasi pasti pilih-pilih tempat. Tidak sembarangan,” ucap gubernur 73 tahun ini. Mengingat hal tersebut, Sani melihat memang Dewan Kawasan tetap mesti bekerja sebagaimana biasa dan tidak ikut terganggu oleh polemik status Kota Batam dengan Badang Pengusahaannya yang kini hendak diambilalih pemerintah pusat. “BP Batam kan jalan sendiri. Sementara Dewan Kawasan itu juga punya regulasi sendiri,” jelasnya. Soal alih kendali BP Batam, Sani menerangkan, Senin (7/3), ini bakal
GUBERNUR HM Sani dan Wakil Gubernur Kepri Nurdin Basirun
kembali dilangsungkan rapat mengenai wacana pusat mengambilalih kendali BP Batam. “Sebenarnya diagendakan Jumat kemarin, tapi ditunda. Nanti akan dilihat langsung seperti apa pembahasannya,” ucapnya. Sani juga masih enggan bicara lebih banyak mengenai nasib BP Batam ke depannya. Sehingga pada pertemuan hari ini, ia mengharapkan bisa ditemukan hasil untuk membangun Kota Batam lebih
baik. “Bagaimana pun, yang kita semua inginkan, polemik ini tidak berkepanjangan dan lekas menemukan solusi terbaik,” ujar Sani. Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) tidak akan dibubarkan, justru statusnya akan ditingkatkan dari yang kini di bawah Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) menjadi di bawah pemerintah pusat. “Kita akan terus kembangkan
Pelabuhan Dompak Tanjungpinang Diselesaikan 2016
Wagub Kepri Buka MTQ Tingkat Kabupaten Karimun KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Karimun ke-8 dipastikan akan digelar pada April 2016 mendatang. Pada tahun ini, Kecamatan Kundur Utara yang terpilih sebagai tuan rumah. Oleh karena itu, pihak Kecamatan se-Kabupaten Karimun mulai mempersiapkan para wakilnya dengan menggelar MTQ tingkat kecamatan tersebut. Seperti pada Kamis (3/3/ 2016) malam, Kecamatan Karimun juga mulai menyeleksi para Wakil pilihannya. Acara MTQ dilaksanakan di samping Kantor Camat Karimun, di kawasan Teluk Air.
WAKIL Gubernur Nurdin Basirun memukul beduk
Pada MTQ di Kecamatan yang menjadi pusat Kabupaten ini, dipastikan akan diikuti oleh 126 peserta dari enam kelurahan dan tiga desa. Adapun cabang yang mereka ikuti, diantaranya,
Tartil Qur’an (putra-putri), Tilawah tingkat anak-anak, remaja dan dewasa (putraputri), Fahmil Qur’an (beregu), Kaligrafi (putra-putri) serta Tahfidz Qur’an (1, 5, 10, 20 dan 30 juz). (rm/trb).
Batam supaya lebih mampu bersaing. Kita juga akan mendengar masukan dari Panitia Kerja (Panja) Free Trade Zone (FTZ) Komisi VI DPR,” kata Presiden Jokowi. Jokowi mengatakan, selama ini BP Batam telah berhasil menggenjot investasi. “Mengapa menjadi di bawah pemerintah pusat, supaya larinya lebih kencang,” kata Presiden Jokowi, yang didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (rm//*)
DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Pembangunan pelabuhan di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, yang dibangun dengan menggunakan anggaran dari pemerintah pusat akan diselesaikan pada tahun 2016.Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun saat berkunjung di Pelabuhan Dompak, Kamis, mengatakan kapal sudah layak parkir di pelabuhan tersebut. ”Pelabuhan ini sudah cukup bagus,” ucapnya. Dia mengatakan kontrak pengerjaan pelabuhan tersebut akan diperpanjang selama 90 hari. Diharapkan pada tahun ini sudah dapat beroperasi. ”Pelabuhan ini sudah diselesaikan 99,7 persen. Untuk mematangkan lagi, tahun ini telah dilakukan perpanjangan kontrak hingga maksimal 90 hari,” katanya.
Nurdin yang belum sebulan menjabat sebagai Wakil Gubernur Kepri memberi apresiasi kepada Kementerian Perhubungan yang sudah membangun beberapa pelabuhan di wilayah tersebut, termasuk Pelabuhan Dompak. Pelabuhan Dompak dibutuhkan sebagai jalur alternatif menuju pusat Pemerintahan Kepri. Pelabuhan ini akan memudahkan masyarakat dari berbagai pulau menuju Dompak. Selain itu, lanjutnya pelabuhan yang akan menjadi tempat bersandar kapal cepat akan mempercepat PNS melaksanakan tugas di pulau-pulau. ”Akses menuju Dompak semakin terbuka,” katanya. Selain pelabuhan itu, Pemprov Kepri juga membangun jembatan yang menyatukan Dompak dan pusat Pemerintahan Kepri. (rm/bty).
Gubernur Kepri
HM Sani likota Batam Periode 20162021.”Saya sudah menyampaikan ke Gubernur Kepri agar melantik Wali Kota dan Wakil Walikota Batam, karena jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode sebelumnya habis pada tanggal 1 Maret 2016. SK pelantikan sudah saya teken,” kata Mendagri di Jakarta, Senin (29/ 2/2016) dua pekan lalu. Menurut Tjahjo, pelantikan terhadap pasangan Rudi-Amsakar sebagai Walikota dan Wakil Walikota Batam harus dilakukan pada Selasa, 1 Maret 2016. Apabila ditunda karena alasan tertentu, harus ditunjuk Plt yang diteken oleh Gubernur Kepri Muhammad Sani.”Kalau jabatan kepala daerah sebelumnya sudah berakhir, maka satu jam pun tidak boleh terlewat. Harus dilantik pada saat itu juga,” katanya. Ia menilai ada miskomunikasi antara Kemendagri dengan Gubernur Provinsi Kepri Muhammad Sani. Mendagri menegaskan, Gubernur Kepri tidak perlu lagi menunggu lagi radiogram dari dirinya untuk mengambil langkah lebih lanjut.”Buat apalagi radiogram, tidak perlu radiogram. Jabatan kepala daerah sudah berakhir, SK pelantikan walikota yang baru sudah saya teken. Kalau tidak dilantik, gubernur yang menunjuk Plt Walikota berdasarkan SK gubernur. Tidak perlu nunggu radiogram, buat apa, tidak perlu,” katanya. (rm/bty)
Gubernur Dan Wakil Gubernur Silaturahmi Ke Warga Penyengat TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepri, H Muhammad Sani dan H Nurdin Basirun melaksanakan syukuran serta silaturahmi bersama warga Kampung BUgis, Senggarang dan Pulau Penyengat di Pulau Penyengat, Jumat (4/3). Syukuran yang berlangsung sederhana ini dihadiri para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat serta tokoh budaya dan jajaran SKPD dan FKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri serta masyarakat yang ada di Pulau Penyengat. Acara syukuran diawali dengan kegiatan berziarah ke makam para raja yang ada di Pulau Penyengat, yakni Raja Ali Haji dan Raja Haji Fisabilillah.Ziarah ini dilakukan juga sebagai rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus meminta restu para pemimpin yang telah lampau untuk memimpin Kepri selama lima tahun kedepan.”Kita menziarahi makammakam ini sambil meminta izin kepada para leluhur untuk memimpin Kepri selama lima tahun kedepan. Semoga kita tetap solid dan bisa menjalankan amanah dengan baik,” ujar Sani didampingi Nurdin. Kedua pemimpin Kepri ini berkeliling menziarahi makam-makam yang ada di Pulau Penyengat den-
GUBERNUR H.M Sani dan Wakil Gubernur Nurdin Basirun
gan menaiki Bentor (Becak Motor) yang merupakan transportasi khas Pulau Penyengat. Setelah berzirah ke makam-makam pahlawan yang ada di Pulau Penyengat, rombongan Gubernur dan Wakil Gubernur melaksanakan syukuran di Masjid Raya Sultan Penyengat sebelum melaksnakan Sholat Jumat berjamaah dan diakhiri dengan santap siang bersama. Dalam sambutannya, Sani menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Pulau Penyengat, Kampung Bugis dan Senggarang CMYK
yang telah mengantarkan ia untuk memimpin Kepri kembali.”Pertama saya bersukur kepada Allah karena masih diberi kesempatan melaksanakan shalat Jumat di masjid bertuah ini,” kata Sani. Dan kedua, lanjut Sani,ia juga berterima kasih kepada warga Penyengat yang telah mengantarkannya memenangkan Pilkada, diamana mengantarkan ia dan Nurdin menjadi pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur. Pada kesempatan itu Sani tidak lupa menyampaikan permohonan-
an maafnya karena baru saat ini ia bersama wakilnya sempat untuk menyampaikan hajat tersebut. Sani menegaskan, keberhasilan yang diraih dalam Pemilukada yang lalu merupakan buah dari persatuan dan kesatuan yang dibina masyarakat dengan tekat untuk membangun dan memajukan Provinsi Kepulauan Riau. ”Persatuan dan kesatuan antara kita bisa ditunjukkan pada saat Pilkada lalu. Kepada pemerintah juga kami berterima kasih, karena kalau tidak, tidak mungkin Pilkada bisa berjalan dengnan baik,” ucap Sani. Selanjutnya Sani dan Nurdin juga memohon doa restu dari masyarakat Penyengat khususnya dan Kepri secara umum untuk mimpin Kepulauan Riau. Permohonan restu ini sama ketika keduanya akan maju menjadi calon Gubernur dan Wakil Gubernur beberapa waktu lalu. Ditambahkannya, syukuran dan silaturahmi ini juga sebagai implementasi dari apa yang kerap disampaikannya tadi, yakni untuk mengajak masyarakat untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan, membangun terus komunikasi dan silaturahmi yang baik dan dilandasi dengan hati nurani yang bersih.(rm/hlk)
CMYK
DAERAH
Jumat , 11-21 Maret 2016, Minggu-II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
4
PT Timah Kembali Beroperasi di Lingga MUHAMMAD Yosli Kabag Humes Pemkab Karimun
Pemkab Karimun Siapkan Qori dan Qoriah Tilawatil Quran KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Karimun, Kepulauan Riau, mulai menyeleksi qori dan qoriah melalui Musbaqoh Tilawatil Quran tingkat kecamatan untuk dijadikan peserta MTQ tingkat kabupaten setempat. ”Sebagian dari 12 kecamatan telah memulai pelaksanaan MTQ yang secara resmi dibuka bupati,” kata Kepala Bagian Humas Setkab Karimun Muhammad Yosli di Tanjung Balai Karimun, Rabu. Muhammad Yosli menjelaskan, kecamatan yang secara bergantian memulai ajang lomba seni baca Al Quran itu antara lain, Kecamatan Belat, Buru, Durai, Meral dan Meral Barat yang dibuka Bupati Aunur Rafiq pada Selasa (1/3/2016) pekan lalu MTQ tingkat kecamatan, menurut Yosli, merupakan salah satu agenda yang harus dituntaskan seluruh kecamatan sampai Maret. Para qori dan qoriah yang tampil sebagai juara pada setiap cabang lomba akan mewakili kecamatannya untuk bertanding dalam MTQ tingkat Kabupaten Karimun. Berdasarkan jadwal, MTQ tingkat Kabupaten Karimun akan dilaksanakan pada 19 April 2016 dengan tuan rumah Kecamatan Kundur Utara.”MTQ merupakan kegiatan rutin sejalan dengan agenda MTQ tingkat nasional. Bupati menginginkan Karimun kembali meraih juara umum dalam MTQ tingkat Provinsi Kepri, karena itu dia meminta setiap kecamatan benar-benar mempersiapkan qori dan qoriahnya mampu tampil prima,” kata dia. Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq yang masih menjabat Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran mengatakan, pemerintah daerah memberikan perhatian penuh dalam melaksanakan MTQ yang dimulai dari tingkat kelurahan/desa, kecamatan dan berlanjut ke tingkat kabupaten. ”Prestasi yang kita raih dalam MTQ tingkat provinsi kita harapkan dapat dipertahankan. Terlepas dari itu, MTQ adalah sarana untuk menumbuhkembangkan minat baca al Quran di kalangan generasi muda,” kata dia. Bupati mengharapkan pelaksanaan MTQ mampu meningkatkan pemahaman dan kecintaan umat Islam terhadap kitab suci al Quran sebagai pedoman dalam kehidupan individu dan bermasyarakat.”MTQ menjadi momentum untuk meminta pertolongan kepada Allah agar Kabupaten Karimun senantiasa mendapat berkah dan karunia-Nya, dan melepaskan daerah ini dari kesulitan misalnya keterbatasan anggaran akibat defisit dalam APBD,” kata dia. Selain memperlombakan berbagai cabang, MTQ yang telah dilaksanakan di beberapa kecamatan tersebut juga disertai dengan lomba pawai taaruf, bazar atau pameran yang diikuti pelaku usaha kecil dan menengah dan kegiatan pendukung lainnya. Bupati dan sejumlah pejabat tingkat kabupaten senantiasa menghadiri malam pembukaan sekaligus peresmian MTQ masing-masing kecamatan oleh Bupati Aunur Rafiq. (rm/ant)
Pindah Boleh Jadi PSK Tak Boleh KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Penertiban kawasan Kalijodo, Jakarta, menimbulkan isu para Pekerja Seks Komersial (PSK) di kawasan tersebut akan berpindah ke wilayah Kepri, terutama Batam dan Karimun. Namun Bupati Karimun, Aunur Rafiq, yang dikonfirmasi mengaku dirinya sama sekali belum menerima adanya laporan terkait hal itu.Rafiq mengaku, tidak mau gegabah dalam menyingkapinya inAunur Rafiq formasi tersebut.”Itu kan di Bupati Karimun Batam. Saya tak mau berandai-andai mengenai hal tersebut. Saya cek dulu,” kata Rafiq, Minggu (6/3/ 2016) lalu. Rafiq mengatakan, perpindahan atau migrasi penduduk dari satu wilayah ke wilayah yang lain di dalam negara Republik Indonesia merupakan hal yang diperbolehkan menurut aturan yang berlaku. Selama penduduk tersebut memiliki identitas yang jelas sebagai warga negara Indonesia. “Sah-sah saja asal dilengkapi identitas yang jelas. Itu diamanahkan dalam Perdaduk kita,” kata Rafiq. Namun, meski tak ada larangan eksodus PSK Kalijodo, Rafiq tetap menegaskan, jika ingin datang atau pindah ke Karimun mereka dilarang melakukan pekerjaan yang sama dengan pekerjaan mereka sebelumnya. Kepada seluruh komponen masyarakat, orang nomor satu diKarimun, mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah atau mengantisipasi eksodus PSK Kalijodo melakukan pekerjaan yang sama di Karimun. (rm/trb)
PABRIK pengolahan timah di Bdabo Singkep
LINGGA, RAKYAT MEDIA-GM PT Timah wilayah produksi Kepri dan Riau, Dani Virsal bersama rombongan membalas kunjungan Tim Pansus DPRD Kabupaten Lingga ke Dabo Singkep untuk kembali melakukan aktifitas penambangan timah di Kabupaten Lingga. Selain itu mereka juga akan melakukan klarifikasi terkait aset PT Timah yang telah diserahkan. “Melihat kondisi harga timah saat ini ditambah dengan wilayah Singkep sebagai kawasan tambang timah tingkat dunia, yang memungkinkan kami invansi kembali di
sini,” ujar Dani saat memberikan kata sambutan dalam pertemuan dengan Bupati Lingga Alias Wello di Gedung Daerah, Dabo Singkep, Kamis (3/3/2016) pekan lalu. Selain itu, Dani juga menginginkan kerja sama dengan masyarakat Kabupaten Lingga. Kerjasama tersebut akan menurut sertakan masyarakat menambang timah sesuai dengan kesepakatan, seperti yang telah dilakukan PT Timah dengan masyarakat Bangka secara legal. Selain itu, Dani juga menyampaikan, PT Timah telah memiliki sistem teknoligi ekplorasi
dan penambangan yang nantinya akan digunakan untuk mengecek kandungan timah yang ada serta untuk berapa lama akan bertahan. Sebelumnya, Bupati Lingga Alias Wello menyambut baik kedatangan PT Timah yang berencana akan beraktifitas kembali di Kabupaten Tanah Bunda Melayu ini. Dia menyampaikan kalau sejumlah wewenang daerah yang telah ditarik Provinsi namun Kabupaten tetap memiliki wewenang terkait amdal perusahan yang akan beroperasi. “Hal ini membuat kami tidak
gegabah dalam hal mengeluarkan izin. Kami juga telah serahkan kepada mitra kami di Dewan terkait izin tersebut,” ujar Awe. Awe menambahkan, kebijakan pemerinthaan Kabupaten Lingga yang dipimpinnya saat ini sangat terbuka kepada investasi yang masuk. Sekaligus untuk mengejar ketertinggalan perekonomian masyarakat saat ini. Bupati terpilih ini juga menyampaikan kendala yang dihadapi adalah penyaluran hasil yang telah ada, sehingga perlu dicarikan solusi pada hilir bisnis pertambangan tersebut. (rm/bps)
Anggota TNI Terlibat Narkoba, Sanksinya Pemecatan
Dandim 0317/TBK
Letkol Inf I Gusti Ketut Artasuyasa
KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Sanksi tegas berupa pemecatan menanti para anggota TNI yang terbukti terlibat dalam kasus narkotika. Hal ini disampaikan Dandim 0317/Tanjungbalai Karimun, Letkol Inf. I Gusti Ketut Artasuyasa. “Bagi anggota Kodim 0317/TBK yang terlibat dalam narkoba langsung dipecat dari kesatuan TNI, hukum harus nomor satu. Kalau direhabilitasi itu nomor dua,” kata Artasuyasa kepada wartawan di Karimun. Ia mengatakan tindakan tegas ini dilakukan sesuai dengan undang-undang
yang berlaku di tubuh TNI dan perintah langsung dari Panglima TNI. Menurutnya, keterlibatan TNI dalam narkoba baik pengguna maupun pengedar tergolong pelanggaran berat, mengingat apapun bentuk dan jenis narkoba tersebut, sudah tentu merusak kedisiplinan seorang prajurit. ”Kalau seorang prajurit sudah tidak disiplin, sudah tentu segala macam bentuk tugas tidak akan selesai,” katanya lagi. Lebih jauh ia menambahkan, pihaknya juga akan turut melakukan pencegahan peredaran narkoba di wilayah teritorialnya.(rm/bt)
Bupati Karimun Meradang Lihat Coastal Area Semerawut KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Bupati Karimun Aunur Rafiq mulai gerah melihat semrawutnya lokasi Coastal Area terutama sepanjang jalan yang menjadi tempat bersantai pengunjung, karena dipenuhi oleh pedagang dadakan yang menjual dagangannya menggunakan mobil maupun gerobak. “Pedagang kaki lima (PKL) mulai marak lagi di sekitar jalan Coastal Area, sepertiga jalan yang ada di isi oleh pedagang yang berjualan menggunakan mobil, memang ada sebgaian pedagang lainnya yang semakin menambah kesemrawutan Coastal Area,” ucap Rafiq belum lama ini saat menggelar rapat di ruang rapat utama Kantor Bupati. Kondisi ini kata Rafiq harus segera ditindaklanjuti untuk ditertibkan. Karena makin lama akan semakin menjamur dan semakin membuat suasana Coastal Area lebih semrawut. Rafiq pun mencari-cari perwakilan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karimun dalam rapat tersebut yang ternyata tidak ada satupun mewakili untuk hadir dalam pertemuan itu.
LOKASI Coastal Area Karimun
Memang ketika dilakukan penertiban seperti beberapa kesempatan ketika mulai tidak beraturan lagi para pedagang berjualan di Coastal Area, mereka tampak menuruti dan situasi kembali normal. Tapi itu hanya bertahan beberapa hari saja dan akan kembali berjualan dibadan jalan. “Kondisi Coastal Area pun semkain berserakan sampah karena pedagang yang sesuka hati berjualan yang tidak pada tempatnya. Coba bayangkan kalau dilokasi itu tidak ada orang-orang tua kita yang memang telah lama melaksanakan aksi CMYK
bersih-bersih setiap Sabtu pagi. Mungkin sudah menumpuk sampah disana. Kemudian bekas astaqa MTQ Provinsi Kepri di Coastal Area itu disingkirkan saja rangka-rangkanya, biar lokasi itu lebih lapang,” katanya. Untuk menyiasati pedagang yang semakin menjamur berjualan di badan jalan Coastal Area lanjut Rafiq, dirinya akan berusaha mencari lokasi sementara seperti halaman dari Gedung KECC yang saat ini tinggal tahap finishing saja. Atau mencari lokasi lain agar mereka tidak mengganggu arus lalulintas. (rm/jimi)
PELABUHAN Tanjungbalai Karimun
KEPALA KANTOR SYAHBANDAR KARIMUN DISERAH TERIMAKAN KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Serah terima jabatan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Tanjung Balai Karimun diserahterimakan.Dimana sebelumnya dijabat oleh Capt Barlet Silalahi, kini jabatan tersebut diserah terimakan kepada Capt Dahlan Sebelumnya, Capt Dahlan bertugas sebagai KSOP Gresik. dan selanjutnya Barlet Silalahi akan menjabat sebagai Kasubdit Pencegahan Pencemaran dan Perlindungan Lingkungan Hidup, di Kementrian Perhubungan Republik Indonesia. Pada acara pisah sambut yang digelar di Gedung Nasional Kabupaten Karimun, Sabtu (5/ 3/2016) lalu, Barlet mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat Karimun, serta jajaran KSOP Tanjung Balai Karimun yang telah memberi dukungan kepadanya. Kepada pejabat yang baru, Barlet berharap dapat melaksanakan amanah sebagai pemimpin dan menjalankan program-program yang telah disusun oleh KSOP Tanjung Balai Karimun. “Saya berharap Capt Dahlan dapat menjalin kerjasama dengan Pemerintah Daerah serta stake holder. Dapat menutupi kekurangan yang sebelumnya,” kata Barlet dalam sambutannya. Harapan yang sama juga diungkapkan oleh Dahlan. Pria yang juga pernah bertugas di KSOP Surabaya ini menyatakan siap melayani stake holder selama 24 jam penuh dalam sehari. Untuk kedepannya Dahlan menginginkan pengguna-pengguna jasa di Singapura dapat beralih ke Karimun.”Saya iri dengan Singapura. Mereka cuma hidup dengan pelayanan jasa. Kepada stake holder jangan segan-segan menghubungi saya. Saya akan melayani 24 jam,” ujar pria asal Sulawesi ini. (rm/trb)
CMYK
5
Jumat , 11-21 Maret 2016, Minggu-II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
DAERAH
Polda Kepri Ungkap Kasus Korupsi Pelindo 1 Tanjungpinang TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Polda Kepulauan Riau menindaklanjuti kasus dugaan korupsi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Cabang Tanjungpinang, selaku pengelola Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang. ”Berkasnya masih kita lakukan penelitian dan pendalaman dokumen,” ujar Kasubdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Arif Budiman, Senin (7/3/2016) lalu kepada wartawan di Batam. Kasus dugaan korupsi PT Pelindo I Cabang Tanjungpinang berupa Dana Bagi Hasil (DBH) pungutan Pass Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang yang diangkat kembali oleh Polres Tanjung Pinang sejak awal Februari 2016 lalu.
Penyidik melakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi untuk mengungkap kebobrokan di tubuh Pelindo I Cabang Tanjung Pinang, termasuk Kepala Dinas Perhubungan, Wan Samsi turut diperiksa polisi. Kasus tersebut terbongkar berkat laporan Pemerintah Kota Tanjungpinan yang menilai Pelindo I telah melakukan pungutan liar (pungli) pass masuk pelabuhan. Berdasarkan surat Direksi Pelindo, pas masuk pelabuhan domestik Rp4.250. Namun yang dipungut ke penumpang seesar Rp5.000. Pass masuk pelabuhan internasional ditetapkan Rp13 ribu per orang. Sedangkan berdasarkan keputusan direksi Pelindo hanya Rp 8 ribu per orang. Pas masuk pengantar penum-
pang Rp3 ribu per orang. Ketetapan direksi Pelindo hanya Rp2 ribu. Selisih inilah yang seharusnya menjadi bagian Pemko Tanjungpinang yang sesuai nota kesepakatan antara PT Pelindo dengan Pemko Tanjungpinang. Namun, sejak 2013 tidak pernah disetorkan ke kas Pemko. Inilah yang menjadi materi laporan Pemko karena dianggap pungutan liar kepada masyarakatnya. AKBP Arif Budiman menambahkan, setelah menerima limpahan dari Polres Tanjungpinang, pihaknya masih melakukan penelitian dokumen. Sejauh ini belum memeriksa saksi termasuk.(rm dari PT Pelindo I Cabang Tanjunpinang. ”Pemeriksaan setelah kita lakukan pengkajian dan pendalaman dokumen,” tuturnya. (rm/jnt)
PELABUHAN Sri Bintan Pura Tanjungpinang yang dikelola PT Pelindo 1 Tanjungpinang
Masyarakat Natuna dan Anambas
31 Sekolah SMP di Kepri Laksanakan UN Melalui Online
Bentuk Tim Perjuangan Provinsi Pulau Tujuh
Kabid Pendidikan Disdik Kepri
Admadinata TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Sebanyak 31 sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas di Provinsi Kepulauan Riau, melaksanakan ujian nasional tahun 2016 berbasis komputer dalam jaringan atau “online”. Rinciannya, 15 sekolah di Kota Tanjungpinang, 3 di Kabupaten Karimun dan selebihnya di Kota Batam, kata Ketua Ujian Nasional Provinsi Kepri Atmadinata ketika berkunjung ke Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Jumat pekan lalu Atmadinata menjelaskan, UN online adalah ujian nasional berbasis komputer dengan menggunakan internet, sehingga syarat untuk melaksanakan UN online harus ditunjang sarana prasarana pendukung, yaitu komputer yang memiliki akses internet.”Jumlah komputer yang harus dipenuhi minimal sepertiga dari jumlah peserta UN,” kata dia. UN SMP sederajat di Provinsi Kepri, jelas dia, diselenggarakan pada 912 Mei 2016. Sedangkan UN SMA sederajat digelar
pada 4-7 April 2016.”Untuk Kabupaten Karimun, UN SMP diikuti 60 sekolah, sedangkan UN SMA 32 sekolah,” ucapnya. Sekretaris Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim mengatakan, tiga sekolah yang diusulkan melaksanakan UN online adalah SMA Negeri dan SMPN Binaan di Kecamatan Tebing, dan SMK Swasta Yaspika di Tanjung Balai Karimun. Bakri Hasyim mengatakan, fasilitas komputer yang dimiliki 3 sekolah tersebut dinilai cukup memadai untuk melaksanakan UN online.”Untuk SMA dan SMP Binaan, sudah kita usulkan ke Telkom agar dipasang jaringan internetnya. Dan yang penting akses internet dari Telkom lancar, dan listrik dari PLN tidak padam saat pelaksanaan UN,” kata dia. Ia mengatakan, tiga sekolah tersebut telah melakukan beberapa uji coba UN online, sehingga para siswa diharapkan tidak bingung saat mengikuti UN sistem daring (dalam jaringan) tersebut. (rm/ant).
WAKIL Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Kapolda Kepri Brigjen Pol Sambudi Gusdian joget bersama
Wagub Nurdin Basirun Dan Kapolda Sambudi Gusdian Joget Bersama BATAM, RAKYAT MEDIA-Dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun ( HUT) Polda Kepri ke-11 tahun 2016. Polda Kepri mengadakan berbagai acara panggung hiburan bayangkara Panggung Bhayangkara dari mulai tarian, band, hingga menghadirkan pelawak ibukota Cak Lontong, bertempat di Lapangan Engku Putri Batam Center, Sabtu (5/3/ 2016) pekan lalu. Tak ketinggalan untuk menyemarakan acara tersebut, Wakil Gubernur Kepri Nurdin Basirun ikut berjoget bersama Kapolda Kepri Brigjen Pol Sambudi Gusdian dan diikuti para perwira dan bintara di Lingkungan Polda Kepri. Kapolda Kepri Brigjend (Pol) Sambudi Gustian dalam sambutannya mengatakan, kegitan panggung bhayangkara merupakan rangkaian dari peringatan HUT Polda Kepri ke-11. Dimana acara terselenggara karena peran semua pihak yang telah memberikan dukungan, hingga terselenggaranya kegiatan ini. Usia 11 tahun Polda Kepri telah ban-
yak mengalami perubahan. Dari mulai penambahan jumlah personil, sarana pendukung operasional Polri, termasuk komitmen untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat, kata Sambudi dalam kata sambutannya didampingi Wakil Gubernur Nurdin Basirun serta para SKPD baik Provinsi Kepri dan Kota Batam serta tokoh masyarakat. “Kami berharap dari acara panggung bhayangkara yang sengaja dipersembahkan untuk masyarakat Kepri dan Batam khususnya, bisa menghibur seluruh masyarakat yang hadir, “kataKapolda Kepri Sambudi Gustian. Dalam usia yang ke-11 tahun pada 2016 ini Polda Kepri resmi menjadi kepolisian daerah pada tanggal 3 Maret 2005. Dan pada tanggal 3 Maret 2016 memasuki usia sebelas tahun. Mudah-mudahan Polda Kepri semakin dicintai masyarakat. Malam panggung bhayangkara juga diisi dengan aneka hiburan seperti dari Ditpam BP Batam yang menyumbangkan tarian demo famire.(rm/gunawan).
Wakil Bupati Lingga DesakPerbaikan Jembatan Ambruk LINGGA,RAKYATMEDIAWakil Bupati Lingga Muhammad Nizar, meninjau langsung kondisi jembatan ambruk yang menyebabkan putusnya jalan lintas utara menuju Desa Tanjung Bungsu, belum lama ini Menurutnya, jembatan itu harus sesegera mungkin mendapat perbaikan, karena dikhawatirkan menghambat laju arus barang dan orang dari dan ke desa yang dikenal penghasil gong-gong itu.”Ini merupakan jalan utama warga Tanjung Bungsu. Kalau kondisinya terputus seperti ini, tentu sangat menyulitkan masyarakat setempat, kita akan mencarikan solusi secepatnya untuk masalah ini,” kata dia, dilokasi jembatan ambruk Tanjung Bungsu, belum lama ini Meski kondisi keuangan daerah tidak memadai, namun untuk perbaikan akses
Wakil Bupati Lingga
Mumahammad Nizar jalan seperti itu, kata Nizar, perlu menjadi prioritas daerah.”Dari Dinas PU juga sudah melihat langsung. Senin mendatang kita panggil Kadisnya untuk kita dudukkan bersama,” tuturnya. Dikatakan Nizar, sejumlah anggaran di Dinas PU yang memungkinkan untuk
di alihkan merenovasi jembatan itu, akan ia upayakan. Namun, jika sudah mentok, kemungkinan besar pemerintah daerah akan mencoba mendapatkannya dari dana penanggulangan bencana. “Dari BPBD juga akan kita upayakan. Yang penting kita usaha dulu. Sementara ini dari hasil gotong-royong masyarakat, sudah cukup membantu, meskipun hanya darurat saja,” tutupnya. Sementara itu, dari pihak Desa juga ingin mengupayakan dana desanya, bisa dipakai untuk memperbaiki jembatan tersebut seadanya. Pihak desa memperkirakan, anggaran yang akan diserap untuk membangun jembatan seadanya dengan swadaya bersama masyarakat berkisar Rp 40 Juta. Itu akan dilakukan pada pencairan ADD termin pertama.
Sebelumnya, jembatan penghubung di jalan lintas menuju Desa Tanjung Bungsu, Kecamatan Lingga Utara, ambruk akibat gerusan air bah sungai yang terjadi pasca curah hujan tinggi seminggu terakhir.Kondisi tersebut menyebabkan putusnya akses darat warga di Desa Tanjung Bungsu menuju ke Ibukota Kabupaten Daik Lingga. Warga setempat meminta jembatan sepanjang 15 meter dan lebar 20 meter tersebut dapat segera di perbaiki, dengan konstruksi permanen menggunakan gorong-gorong.Pada awalnya jembatan itu hanya dibangun sederhana dengan beberapa batang kayu yang disusun ditas aliran sungai, dan di timbun dengan tanah merah, saat pengerjaan proyek pembukaan jalan lintas utara tersebut.(rm/ant). CMYK
ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Wacana pembentukan Provinsi Pulau Tujuh yang didengungkan beberapa hari lalu,kini telah mendapat respon masyarakat. Guna memuluskan rencana tersebut dibentuk Tim Kecil Panitia Perjuangan Pemekaran Provinsi Pulau Tujuh (TKP47) telah dibentuk. Susunan kepanitiaan tersebut yakni Wahyudi mantan anggota DPRD Natuna sebagai ketua, Indra Syahputra ketua LSM Tawas sebagai Sekretaris, Daeng Rusnadi mantan Bupati Natuna sebagai Dewan Pembina sedangkan Pimpinan DPRD Natuna dan Anambas diplot sebagai Dewan Penasehat. Sekretaris TKP47 Indra Syahputra mengatakan, pihaknya merencanakan bakal mendeklarasikannya minggu depan.”Kalau tidak Sabtu depan mungkin Senin berikutnya kita deklarasi,” katanya Minggu (06/03). Indra juga menambahkan tugas tim ini menggalang kekuatan dan dukungan dari masyarakat dari Natuna dan Anambas, yang nanti akan tergabung dalam badan Perjuangan Pembentukan provinsi Pulau Tujuh.”Kita merangkul dan mengumpulkan tokoh masyarakat yang ada di Natuna dan Anambas memperjuangkan serta mendukung terbentuknya Kabupaten Serasan Midai Sedanau (SMS), Kabupaten Bunguran Barat. sesegara mungkin,”. jelasnya. Indra menjelaskan,dalam lima tahun kedepan pihaknya menargetkan harus bisa memekarkan dua Kabupaten yakni Kabupaten SMS, dan
Wahyudi Ketua Tim kecil pembentukan provinsi pulau tujuh
Buguran Barat. Karena target Provinsi Pulau tujuh harus bisa terealisasi pada tahun 2025 nanti. Pihaknya juga meminta dukungan masyarakat Natuna maupun Anambas untuk ikut serta memperjuangkan Provinsi Pulau Tujuh yang diidam-diidamkan. ”Tugasnya panjang, saat ini mayoritas kawan-kawan Anambas, namun akan berupaya merangkul kawan-kawan Natuna untuk ikut serta, dan berharap kawan-kawan segera rapat barisan untuk memperjuangkan Provinsi Pulau Tujuh,” tegasnya. Dilain tempat Ketua TKP47 H Wahyudi membenarkan sudah dibentuknya tim kecil, bahkan sudah mempersiapkan berbagai agenda untuk merangkul dan memperjuangkan terbentuknya Provinsi Pulau Tujuh.”Kami akan perjuangkan ini hingga akhir dan menyelesaikannya sehingga terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. (rm/bt).
Wagub dan Bupati Tinjau Smelter PT BAI BINTAN, RAKYAT MEDIAWakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun bersama Bupati Bintan, Apri Sujadi kembali mengingatkan kepada manajemen PT BAI agar memprioritaskan putra daerah untuk bekerja di perusahaan tersebut. Pernyataan itu dilontarkan Nurdin di hadapan manajemen PT BAI saat meninjau pembangunan pabrik pengolahan biji bauksit (Smelter) di Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, yang hampir rampung, Kamis (3/3/ 2016) lalu. “Kita berharap agar pembangunan pabrik pengolahan bahan mentah menjadi bahan setengah jadi (bauksit-red) di kawasan Bintan ini bisa memberikan dampak positif khususnya bagi masyarakat Kabupaten Bintan,” ujar Nurdin. Yang dimaksudkan Nurdin memberikan dampak positif itu, tidak lain mengenai peluang tenaga kerja yang
tak sedikit nantinya akan dibutuhkan perusahaan tersebut. Untuk itu, kedua pejabat tersebut meminta agar pihak PT BAI lebih memprioritaskan perekrutan tenaga kerja dengan lebih mengutamakan putra putri daerah Bintan. Pada kesempatan tersebut Nurdin mengaku kagum atas pembangunan smelter di Kabupaten Bintan yang kini sudah rampung sekian persen itu. Bahkan ia pun memastikan kalau Pemprov Kepri dan Pemkab Bintan mendukung penuh investasi yang diprediksi bakal menyerap banyak tenaga kerja lokal itu terus mendapat dukungan dari pemerintah. ”Tentunya kita selaku pihak eksekutif di daerah akan senantiasa memberikan dukungan terhadap investasi ini. Saya kagum melihat progres pekerjaannya. Hal ini akan bagus untuk masa depan, terutama bagi Bintan,” ter-
ang Nurdin. Sementara itu, Bupati Bintan, Apri Sujadi menambahkan Pemkab Bintan dalam hal ini terus memberikan dukungan bagi investor yang masuk ke Bintan. Mengingat selama ini Pemkab Bintan selalu komit dalam memberikan kemudahan agar investasi bisa masuk ke Bintan sebanyak mungkin.”Kita berharap semakin banyaknya investasi yang masuk ke Bintan juga bisa memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat Bintan. Setidaknya, setiap investasi yang masuk bisa merekrut tenaga kerja lokal,” kata Apri. Menurut Apri, melihat prospek dengan dibangunnya pabrik smelter tersebut tentunya sangat bagus bagi perkembangan perekonomian di Bintan.”Tentunya putra dan putri Bintan harus bisa terlibat dalam proses pembangunannya,” terang Apri.(rm/hk).
CMYK
SELEBRITY
Jumat , 11-21 Maret 2016, Minggu-II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
6
CITA CITATA
JATUH KE PELUKAN IFAN
ARTIS penyanyi Indah Kalalo
Indah Kalalo Pilih Tinggal di Bali Ketimbang Jakarta JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Walaupun telah lama tinggal dan berkarir di Jakarta, Indah Kalalo justru lebih memilih Bali sebagai tempat tinggal favoritnya. Ia yang saat ini bersama keluarga menetap di Pulau Dewata tersebut mengaku senang bisa tinggal di sana tanpa ada kemacetan dan bisa memandang suasana alam yang indah. “Lebih senang di Bali lah. Karena ke Jakarta kalau enggak terpaksa karena kerjaan sudah malas, sudah bete banget lihat macetnya. Kalau Jakarta sudah enggak macet lagi, saya mungkin tinggal di sini. Khusus untuk kerjaan. Tapi kalau untuk kualitas lebih enak di Bali, karena di Bali anak-anak bahagia, tiap bangun tidur bisa lihat pohon-pohon, larilari di pantai, aktif banyak kegiatan outdoor-nya. Kalau di sini, masuk mall keluar lagi, masuk mobil, di mobil, dan nungguin,” jelasnya saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Pusat pada Kamis (4/3/ 2016). Indah juga menuturkan pengalamannya saat membawa anak-anak ke Jakarta. Ayana, putri pertamanya, yang muntah-muntah saat berada lama di dalam mobil menunggu kemacetan usai selama tiga jam. Pengalaman tersebut membuat dirinya lebih betah tinggal di Bali, jika membandingkan dengan kondisi macet Jakarta yang semakin parah. Indah bahkan mengaku stress melihat kondisi ibu kota saat ini. “Kalau dulu tinggal di Jakarta kalau macet sudah biasa, ya udah lah ya bisa mainhandphone. Tapi begitu dari Bali pulang ke Jakarta, pembangunannya semakin banyak, tapi kok enggak kelar-kelar, agak stress juga sih. Tapi kalau stress saya balik ke Bali langsung happy lagi,” tambahnya.(rm/ben)
SEVENTEEN? SEPERTINYA pedangdut Cita Cita tak mau lamalama menyendiri. Usai putus dari Richard R Pondaag, Cita tampak tengah dekat dengan seorang pria lagi.Tak jauh-jauh, sebab, pria tersebut juga dari kalangan dunia hiburan. Cowok itu adalah Ifan, vokalis Seventeen. Pelantun ‘Sakitnya Tuh Disini’ itu mem-posting fotonya bersama Ifan. Memang tak terlihat mesra, Dari keterangan fotonya pun juga tak ada yang spesial. ”semalam satu panggung dan satu event bareng @seventeenifan .. waw see u next time ya ka,” tulis Cita dilihat detikHOT, Jumat (4/3/2016) pekan lalu di Jakarta. Namun kasak-kusuk di kalangan wartawan hiburan, keduanya memang tengah terlibat asmara. Kabar itu makin diperkuat lagi oleh komentar Tapi di antara komentar yang mendukung keduanya berpacaran, banyak juga yang berharap Cita tak punya hubungan spesial dengan Ifan. Lho kenapa? ”teh @cita_citata jgn buru2 berteman aja dulu apalagi sama anak band..” tulis salah satu netizen.Jadi ada apa antara Cita dan Ifan?. (rm/erw)
Rhoma Irama Berikan Plakat Piringan Hitam, Simbol Dukung KPK
Vicky Shu Sandang Status Jomblo RHOMA Irama menyerahkan piringan hitan kepada petugas KPK
JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Rencana Revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) banyak menimbulkan aksi protes. Dinilai, revisi UU KPK merupakan bagian bentuk pelemahan KPK. Hal ini turut ditanggapi Raja Dangdut, Rhoma Irama yang juga sebagai Ketua Umum Partai Islam Damai dan Aman (Idaman) yang pada Kamis (3/3/ 2016) pekan lalu menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
PENYANYI Vicky Shu jomblo lagi
JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Belakangan ini Vicky Shu memang jarang terlihat bersama seorang pria. Alasannya, Vicky enggan mengumbar kisah asmara ke semua orang. Namun sepertinya, identitas kekasih pelantun lagu Mari Bercinta 2 itu akan tetap menjadi misteri. Pasalnya dia mengaku baru saja putus. Soal pacar, Vicky lebih memilih yang lokal ketimbang pria bule. Sebab itu dia tidak tertarik dengan pria Turki saat proses syuting film Romansa: Gending Cinta di Tanah Turki. Padahal dia tak menampik kebanyakan pria Turki memiliki paras yang tampan. “Enggak tertarik, cowok di sana bukan tipe aku. Tapi memang ganteng-ganteng sih. Cuma ingin yang lokal saja,” aku pemilik nama Vicky Veranita Yudhasoka in Untuk urusan percintaan, Vicky memang termasuk pribadi yang tertutup. Dia enggan membahas lebih jauh tetang kisah asmaranya. Dikatakan Vicky, dirinya baru akan membeberkan pujaan hatinya ketika pria itu sudah resmi menjadi pendamping hidup. “Kalau sudah nikah baru tahu nanti. Kalau masih pacaran enggak mau kasih tahu ke orang-orang. Sudah ah, aku enggak mau bahas cinta, kecuali nanti nikah baru aku bahas,” pungkas Vicky.(rm/andre)
Rhoma Irama memberikan dukungan kepada KPK dan bertemu dengan Pimpinan KPK, Agus Rahardjo. “Kami menolak revisi UU KPK. Kami dukung KPK untuk lebih profesional dalam melaksanakan tugasnya memberantas korupsi ini,” ujar Rhoma di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (3/3/ 2016) pekan lalu. Sebagai Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma yang datang menggunakan jas partainya mengatakan, KPK adalah lembaga anti korupsi yang memberantas korupsi. Tidak ada alasan
untuk melemahkan KPK dalam bentuk apapun. ”Karena sebagaimana diketahui oleh rakyat Indonesia, bahwa tanpa mengecilkan lembaga penegak hukum yang lain, KPK adalah paling efektif untuk berantas korupsi dibanding lembaga hukum lainnya,” tambah Rhoma Irama. Tegas, mantan politisi PKB ini memberikan dukungan bersama Partai Idaman yang ia naungi kepada KPK. “Partai Idaman, mendukung penolakan KPK terhadap revisi UU KPK,” tegas Rhoma Irama.(rm/b).
Ustadz Al Habsyi
Mengalami Kecelakaan di Sibolga TAPSEL, RAKYAT MEDIA- Mobil yang ditumpangi Ustadz Ahmad Al Habsyi, mengalami kecelakaan tunggal saat akan menuju lokasi ceramah di Kota Sibolga, Sumatera Utara. Akibatnya, mobil berjenis Toyota Inova yang mereka kendarai ringsek setelah menabrak rumah yang berada di pinggir jalan. Sementara Pendakwah muda kondang itu mengalami luka di bagian kepala. Seorang rekannya mengalami luka berat. Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Rony Samtana mengatakan, kecelakaan itu terjadi di Muara Tais, Batang Angkola, Tapanuli Selatan, Kamis 3 Maret 2016. Kala itu, mobil yang ditumpangi Ustadz Al Habsyi bergerak dengan kecepatan tinggi menuju kota Sibolga bersama sejumlah mobil lainnya. Mereka baru saja mengisi ceramah di Kabupaten
Mandailing Natal, Sumatera Utara. Mobil Ustadz Al Habsyi dan rombongan juga dikawal petugas Dinas Perhubungan. Saat tiba di lokasi, sopir mobil yang ditumpangi Ustadz Al Habsyi lepas kendali hingga menabrak rumah warga yang ada di pinggir jalan. “Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Hanya korban luka. Dua luka ringan termasuk Ustad Al Habsyi dan satu luka berat atas nama Ustad Alwi yang merupakan rekan dari Ustad Al Habsyi. Ustad Alwi mengalami patah tulang belikat dan saat ini masih di rawat di RSU Padang Sidempuan,” ujar Rony kepada wartawan, Jumat (4/3/2016) lalu di Sibolga. Sementara itu rombongan Ustadz Al Habsyi kembali melanjutkan perjalanan ke Sibolga. “Kabarnya mengisi acara ceramah di sana,” pungkas Rony. (rm/sof).
Ustadz Al Habsyi
Korban Saipul Jamiell Disebut Cari Sensasi JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Isu kasus pencabulan yang dilakukan oleh Saiful Jamil saat ini makin berbuntut panjang. Setelah pihak kepolisian menerima laporan dari DS, ada dua orang lagi yang juga mengaku mengalami aksi pencabulan serupa dari Bang Ipul. Munculnya korban kedua dan ketiga (AW - MD) yang terkesan tiba-tiba setelah DS membuat banyak orang berpikiran jika mereka hanya sekedar cari sensasi belaka. Namun pihak kepolisian mempunyai pendapat berbeda. “Kalau mereka (AW dan MD) mau cari muka, logika saya berpikir mereka akan tiap hari press rilis, itu yang namanya cari muka. Lihat mereka abis laporan menghilang kok, nggak ada muncul muka-muka termasuk korban saya yang di Kelapa Gading. Tolong ditulis juga, kata Kapolres Jakut, mereka yang lapor ini bukan mau cari muka
PENYANYI dangdut Saiful Jameill
karena kalau orang yang mau cari muka dan ngetop mereka pasti akan tiap hari muncul di TV, di media, tapi ini mereka nggak kok, abis BAP pulang. Harus bedakan dong antara orang yang numpang top sama yang bener-bener kor-
CMYK
ban. Yang mau numpang ngetop justru pengacara SJ,” ujar Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol Daniel Tifaona, saat dihubungi wartawan, Kamis (3/3/2016) kepada wartawan di Jakarta. Seperti diketahui, di awal pen-
angkapan Bang Ipul sempat mengaku telah melakukan aksi pencabulan tersebut. Namun kini melalui pengacaranya, Ia berkata lain dan mengaku.difitnah oleh para pelapor. Pihak kepolisian sontak geram dengan tidak tegasnya mantan suami Dewi Perssik itu dan juga pengacaranya. “(Saran) Pertama, pengacara SJ jangan jadi dokter, belajar hukum aja, percayakan (SJ) ke dokter kami. Kalau kliennya sakit, yang lain juga sakit kalau ditaruh dalam sel. Dan yang utama, saya katakan pelapor semua, saya yakin seribu persen bukan mau cari top, numpang top,” kata Daniel. Dari situasi yang berkembang, ada indikasi jika pihak SJ akan mengajukan pra-peradilan, namun Daniel siap menghadapinya. “Kita sangat siap untuk itu. Kalau ajukan itu berdoa saja pra-peradilannya menang,”ujarnya.(rm/mw).
CMYK
7
Jumat , 11-21 Maret 2016, Minggu-II
SPORT
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Winning Ugly Hidupkan Asa Finis Empat Besar United MANCHESTER, RAKYAT MEDIAJuan Mata menyatakan kemenangan Manchester United atas Watford sangat berharga dalam misi finis zona Liga Champions. Dia juga tahu kemenangan atas pasukan Quique Sánchez Flores itu direbut dengan cara yang tidak indah. Gol semata wayang yang dicetak Mata sudah cukup membuat United mengunci tiga poin di pekan ke-27 Premier League 2015–2016. Kemenangan ini menjadi sangat penting karena para rival seperti Manchester City terpeleset. United pun kini mengoleksi poin identik dengan City yang berada di empat dan hanya kalah agresivitas gol. Mata juga tak bisa membantah
Betapa Buruknya Lini Depan Arsenal LONDON, RAKYAT MEDIA-Arsene Wenger harus membenahi penyelesaian akhir Arsenal apabila masih ingin menjuarai Premier League 2015-2016. Rentetan hasil negatif yang dibukukan The Gunners tidak lepas dari faktor tersebut.Bahkan, penyelesaian akhir Arsenal tidak lebih baik dari dua tim penghuni zona degradasi, Newcastle United dan Norwich City. Menurut Sky Sports, Arsenal gagal mengonversi 67,1 persen peluang satu lawan satu atau dari jarak dekat pada Premier League 2015-2016. Mereka menempati urutan terbawah untuk aspek ini.Di bawah Arsenal, ada Newcastle United dengan catatan 67,1 persen peluang terbuang. Sementara itu, Swansea City dan Norwich City sama-sama melewatkan 65,7 persen peluang. Theo Walcott memegang andil paling besar terhadap rapor merah lini depan Arsenal. Dia hanya mencetak empat gol dari 26 pertandingan Premier League musim ini.Kiprah Walcott diwarnai sepuluh kegagalan memanfaatkan peluang emas. Apabila dibandingkan dengan total peluang yang didapatkannya, catatan kegagalan dia mencapai 77 persen.Olivier Giroud juga patut disalahkan. Catatan 12 golnya di liga tergolong buruk. Sebab, 68,4 persen peluang dibuang oleh striker berkebangsaan Perancis tersebut. (rm/ kc).
PEMAIN depan Arsenal, Joel Campbell (kiri) melepaskan tendangan ke gawang Swansea City
permainan timnya saat melawan Watford cukup buruk.”Ini adalah kemenangan yang sangat penting. Ini memang bukan pertandingan terindah yang kami mainkan musim ini, tapi kami membutuhkan poin terutama saat para rival tidak menang,” kata Mata, seperti diberitakan Soccerway, Kamis (3/3/ 2016) pekan lalu. “Ini adalah kemenangan besar buat kami, itulah kenapa kami merayakannya dengan meriah. Anda bisa menyebut apa pun yang Anda mau, mungkin ini adalah kemenangan yang jelek, tapi ini adalah kemenangan yang membuat kami tetap di jalur persaingan,” jelasnya. (rm/pds)
Liverpool Semakin Buktikan Rapuhnya Lini Belakang City
PEMAIN kesebelasan Manchester City kalah telak
LIVERPOOL, RAKYAT MEDIA-Manchester City mengalami kekalahan telak kala bertandang ke markas Liverpool di laga lanjutan Premier League 2015–2016, Kamis (3/3/2016) pekan lalu. Tiga gol yang dicetak para pemain The Reds semakin membuktikan rapuhnya lini belakang The Citizens.
Liverpool sukses balas dendam kepada City menyusul kekalahan di final Capital One Cup beberapa waktu lalu. Tak tanggung-tanggung, balas dendam tersebut dilakukanThe Anfield Gank dengan menjebol Manchester Biru sebanyak tiga kali. Tiga gol yang bersarang di gawang Joe Hart tidak
sepenuhnya terjadi karena kehebatan para pemain Liverpool, melainkan juga karena rapuhnya lini belakang City. Berdasarkan statistik Opta Joe, The Citizens total sudah kebobolan lebih dari lima gol di tiga laga Premier League terakhirnya. “8 – Man City saat ini sudah kebobolan delapan gol dari tiga penampilan terakhir mereka di Premier League. Crumble, Kamis (3/3/ 2016) pekan lalu Sebelum melawan Liverpool, lima gol yang terlebih dahulu bersarang di gawang Hart dicipatakan oleh Leicester City (tiga gol) dan Tottenham Hotspur (dua gol). Kedua laga tersebut samasama berakhir kekalahan bagi Manchester Biru. (rm/ okz)
Top Score: 12 Trisula Terhebat di Dunia Selain MSN BRASIL, RAKYAT MEDIAmemasang dua penyerang sudah ketinggalan jaman. Kini, mayoritas klub berbondong-bondong menaruh tiga pemain sekaligus di lini depan. Untuk urusan tren ini, Barcelona berada di baris terdepan karena memiliki trio Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar da Silva Santos Junior. Trio yang biasa disingkat MSN itu sudah mencetak 94 gol di semua kompetisi musim ini. Barcelona pun digadang-gadang bakal bisa mempertahankan treble winner yang didapat musim lalu. Blaugrana sendiri bukan pencipta tren trisula, sebab sebelum era MSN, sudah banyak trio lini depan yang sangat disegani. Sangat sulit merebut bola saat trisula Brasil di Piala Dunia 2002 yakni Rivaldo, Ronaldo, dan Ronaldinho
PEMAIN kesebelasan Silva Santos Junior
yang menguasai bola. Selama pesta sepakbola dunia di Jepang dan Korea Selatan itu, ketiganya total menyumbang 15 gol untuk Tim Samba. Tak hanya catatan gol, pencinta sepakbola juga dihibur oleh kemampuan mereka mengontrol bola, passing, dan tajam saat finishing.
Hegemoni Arsenal dalam persepakbolaan Inggris pada 2003-2004 melahirkan trisula maut yakni Pires, Henry, dan Bergkamp. Ketiganya mencetak banyak gol dan assistuntuk memberikan The Gunners gelar juara Premier League dengan status unbeaten. (rm/okz)
MUCHLIS Hadi Syaifulloh, Striker PSM Makasan mengejar bola
Striker PSM Veteran Timnas U-19 Pindah ke PS Polri MAKASAR, RAKYAT MEDIA-Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, Striker PSM Makasar bekas anak-asuh Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-19, dipastikan meninggalkan Tim Juku Eja. Ia dipinjam tim amatir PS Polri untuk tampil di Piala Bhayangkara. Muchlis menyusul rekannya sesama veteran Timnas Indonesia U-19, Maldini Pali yang lebih dulu bergabung dengan PS Polri. “Mereka tetap jadi pemain kami hanya statusnya dipinjam di Piala Bhayangkara,” ujar Sumirlan, Direktur Teknik PSM. Manajemen Tim Ayam Jantan dari Timur tak terlalu pusing dengan kepergian dua pemain mudanya, karena mereka punya stok pemain berlimpah untuk menjalani latihan.Skuat PSM Makassar menjalani latihan reguler di Lapangan Karebosi, Kamis (3/3/2016) sore tanpa pelatih Luciano Leandro. Pasalnya, pelatih asal Brasil ini ke Singapura bersama pemain impor, Alex Silva, mengurus perpanjangan visa.”Luciano dan Alex hanya izin sehari. Besok, keduanya sudah di Makassar,” ujar Sumirlan, Direktur PSM kepada wartawan. Di sisi lain, striker asal Pantai Gading, Lamine Diarrasouba sudah mengikuti latihan setelah tiba di Makassar, Rabu (2/3/2016) pekan lalu. “Saya optimistis bisa jadi striker PSM di ISC A 2016,” tegas eks skuat timnas U-20 negaranya tersebut. Selain Lamine, manajemen juga mempersilakan striker asal Brasil, Leonardo Semiao ke Makassar. Kemampuan keduanya akan diuji saat PSM melayani klub amatir, Maesa FC di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Sabtu (5/3/2016) dua pekan lalu,”Kami akan memberi waktu sepekan buat mereka menjalani seleksi. Soal siapa yang terpilih itu urusan Luciano,” tegas Sumirlan. Sumirlan menambahkan, kalau keduanya tidak lolos, pihaknya akan mendatangkan dua striker asing lagi ke Makassar untuk memastikan skuat PSM Makassar punya skuat kompetitif saat tampil di ISC A 2016 nanti. “Tidak etis kalau saya sebutkan sekarang. Nantilah kalau mereka dijadwalkan ke Makasar baru kami umumkan namanya,” tutup Sumirlan.(rm/bc)
Striker Muda Madrid “Mengemis” Gol kepada Wasit VALENCIA, RAKYAT MEDIA-Striker muda Real Madrid, Borja Mayoral, sempat berbicara kepada wasit Ricardo De Burgos Bengoetxea, yang memimpin laga kontra Levante pada lanjutan La Liga di Stadion Ciutat de Valencia, Kamis (3/3/2016) pekan lalu. Pada laga tersebut, Real Madridmenang 3-1 berkat gol Cristiano Ronaldo, bunuh diri kiper lawan, dan Isco. Levante hanya bisa membalas lewat Deyferson. Gol kedua Real Madrid akibat bunuh diri lawan itulah yang jadi bahan diskusi antara Mayoral dan wasit. Bola berasal dari tembakan Mayoral, sempat
membentur tiang gawang, mengenai tubuh Diego Marino Villar, lalu bola mengarah ke jala gawangnya. Ofisial pertandingan memutuskan gol bunuh diri Villar, tetapi Mayoral merasa keberatan. “Saya berbicara kepada wasit untuk memberikan gol itu kepada saya. Ini bisa menjadi gol pertama saya. Dia mengatakan ingin melakukannya, tetapi tidak bisa,” tutur Mayoral. Mayoral melakoni debut sebagai pemain pengganti saat timnya melawan Las Palmas di Stadion Santiago Bernabeu, 31 Oktober 2015. Adapun partai kontra Levante menjadi kali pertama Mayoral
diturunkan menjadi starter. Pada La Liga 2015-2016, striker berusia 18 tahun ini sudah bermain sebanyak tiga kali. Meski tanpa gol, performa Mayoral sudah memuaskan pelatih Zinedine Zidane.”Kami menyadari, dia bisa memberikan hal yang kami butuhkan. Dia berkomitmen, memiliki kepercayaan diri, dan kepribadian. Dia adalah pilihan kedua untuk peran nomor 9,” kata Zidane. Besar kemungkinan, Mayoral kembali diturunkan saat Madrid melawan Celta Vigo pada lanjutan La Liga di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (5/3/2016). Sebab, Karim Benzema masih absen karena cedera otot paha.(rm/ruter).
STRUIKER muda Real Madrid, Borja Mayoral (putih), melindungi bola dari pemain Levanta
CMYK
CMYK
GALERI FOTO
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Jumat , 11-21 Maret 2016, Minggu-II
8
GUBERNUR Kepulauan Riau H.Muhammad Sani dan Wakil Gubernur Kepri Nurdin Basirun Ziarah Makam Raja - Raja Penyengat
NURDIN basirun saat mengendari bentor ketika di pulau penyengat
Sani-Nurdin Bersirahtulrahmi Dengan Warga Penyengat Pemilukada yang lalu merupakan buah dari persatuan dan kesatuan yang dibina masyarakat dengan tekat untuk membangun dan memajukan Provinsi Kepulauan Riau. "Persatuan dan kesatuan antara kita bisa ditunjukkan pada saat pilkada lalu. Kepada pemerintah juga kami berterimakasih, karena kalau tidak, tidak mungkin Pilkada bisa berjalan dengan baik," ucap Sani. Selanjutnya Sani dan Nurdin juga memohon doa restunya dari masyarakat Penyengat khususnya dan Kepri secara umum untuk mimpin Kepulauan Riau. Permohonan restu ini sama ketika keduanya akan maju menjadi calon Gubernur dan Wakil Gubernur beberapa waktu lalu. Sanur Ziarah Makam Raja Raja Penyengat Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus meminta restu kepada para Pemimpin yang telah lampau, guna memimpin Kepulauan Riau selama lima tahun kede-
pan, pasangan Gubernur Muhammad Sani dan Wakil Gubernur Nurdin Basirun didampingi para istrinya berziarah ke makam-makam para Raja di Pulau 'bertuah' Penyengat, Tanjungpinang, Kamis (4/3/2016). Menunjukkan kesolidannya, Gubernur Kepri Muhammad Sani dan Wakil Gubernur Kepri Nurdin Basirun sama-sama mengenakan baju koko putih dan celana gelap. Keduanya mengelilingi Pulau Penyengat, dari makam ke makam mengendarai becak montor (bentor), Yakni kendaraan umum khas Penyengat berupa motor yang dimodifikasi menjadi becak. "Kita menziarahi makammakam ini sambil meminta izin kepada para leluhur untuk memimpin Kepri selama lima tahun kedepan semoga kita tetap solid dan bisa menjalankan amanah dengan baik. Termasuk kita berziarah ke makam dua orang pahlawan Nasional, yakni Raja Ali Haji dan Raja Haji Fisabilillah," kata Sani. (ist)
GUBERNUR Muhammad Sani dan Wakil Gubernur Nurdin Basirun didampingi para istrinya berziarah ke makam-makam para Raja di Pulau 'bertuah' Penyengat, Tanjungpinang
GUBERNUR Kepulauan Riau H.Muhammad Sani dan Wakil Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Pulau Penyengat dan Senggarang yang telah mengantarkan mereka berdua untuk memenangkan Pemilukada pada 9 Desember 2015 lalu. Ucapan terimakasih ini disampaikan langsung oleh Gubernur Kepri Muhammad Sani di Masjid Sultan Riau Penyengat, Jumat (4/3/2016) sebelum dilaksanakan shalat Jumat. "Pertama saya bersyukur kepada Allah karena masih diberi kesempatan melaksanakan shalat Jumat di masjid bertuah ini. Kedua kami berdua juga berterimakasih kepada warga Penyengat yang telah mengantarkan kami memenangkan Pilkada dan kami menjadi pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur. Dan kami mohon maaf karena baru sekarang kita sempat untuk menyampaikan ini," kata Sani. Ditegaskan Sani bahwa keberhasilan yang diraih dalam
GUBERNUR Kepulauan Riau H.Muhammad Sani dan Wakil Gubernur Kepri Nurdin Basirun Ziarah Makam Raja - Raja Penyengat
GUBERNUR Muhammad Sani dan Wakil Gubernur Nurdin Basirun didampingi para istrinya berziarah ke makam-makam para Raja di Pulau 'bertuah' Penyengat, Tanjungpinang
GUBERNUR Kepulauan Riau H.Muhammad Sani dan Wakil Gubernur Kepri Nurdin Basirun bersalaman dengan warga di Masjid Sultan Riau Penyengat
GUBERNUR Kepulauan Riau H.Muhammad Sani dan Wakil Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat dengan warga di Masjid Sultan Riau Penyengat
CMYK
CMYK
9
Jumat , 11-21 Maret 2016, Minggu-II
Website: www.rakyatmediapers.co.id
NASIONAL
BNNP SUMUT UNGKAP KETERLIBATAN OKNUM POLISI JADI KURIR NARKOBA DELISERDANG, RAKYAT MEDIA-Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) berhasil mengungkap peredaran Narkotika yang melibatkan oknum petugas polisi yang bertugas di Polres Padang Sidempuan. Dari pengungkapan itu, BNNP meringkus dua tersangka berikut barang bukti narkotika sebanyak 996 butir pil ekstasi. Kedua tersangka yakni, Aiptu Mansyur (50) dan Sudirman (45). Keduanya merupakan kakak beradik yang tinggal di Dusun I Kamboja, Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan. Keduanya ditangkap di Jalan Garuda 4, Perumnas Mandala, Medan Denai. Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Andi Loedianto mengatakan pihaknya berhasil mengungkap peredaran narkotika tersebut berkat penyamaran ke jaringan tersangka.”Ya jadi setelah ada kesepakatan, tersangka meminta petugas kami yang melakukan menyamar untuk mentransfer uang sebesar Rp10juta dari nilai transaksi 1.000 butir pil ekstasi dengan nilai Rp150 juta,” ungkap Andi, Sabtu (5/3/2016) lalu. Ia mengatakan, setelah tersangka melihat sisa uang tunai yang disepakati, kemudian tersangka mengambil barang narkotika yang akan diperjualkannya kepada petugas. Dengan barang bukti tersebut, petugas langsung menciduknya.”Jadi antara tersangka Mansyur dengan Sunardi ini masih ada hubungan kerabat. Saat ditangkap, barang bukti narkoba itu kami sita dari tangan tersangka Mansyur,” sambungnya. Menurutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Sumatera Utara dan diketahui bahwa Aiptu Mansyur memang benar anggota Polres Padang Sidempuan. “Tersangka Mansyur memang anggota Polres Padang Sidempuan, yang bertugas di Sat Narkoba sebagai Penyidik dan kami tengah berkoordinasi dengan Polda Sumut untuk mengungkap dan menangkap tersangka lainnya,” kata Andi. (rm/sof)
Polri Menyesal Lakukan Penyelidikan AS dan BW
MEMTERI Maritim Rizal Ramli dan Menteri ESDM Sudirman Said
Pertarungan Rizal Ramli VS Sudirman Said
Jadi Konsumsi Politik Hangat JAKARTA, RAKYAT MEDIADebat soal pembangunan kilang gas cair di Blok Masela apakah di laut atau di darat antara Menko Maritim Rizal Ramli dan Menteri ESDM Sudirman Said, akhirnya menjadi konsumsi politik yang keras. Sedikitnya Blok Masela juga menimbulkan dua blok, blok yang setuju dengan Rizal Ramli dan blok yang kontra. Pembingkaian wacana pun menyasar pada penggusuran Rizal Ramli dari deretan menteri di Kabinet Kerja. Situasi tersebut pada akhirnya menimbulkan gugatan atas nomenklatur kementerian yang dipimpin Rizal Ramli tersebut. Karena sejak dilantik pada 12 Agustus 2015 lalu, Rizal juga mengumumkan penambahan nomenklatur kementerian yang ia pimpin menjadi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya. “Presiden sudah setuju, esensinya kementerian ini diubah namanya menjadi Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya,”
kata Rizal, sehari setelah dirinya dilantik. Rupanya, perubahan nomenklatur itu baru dipersoalkan belakangan. Ini menyusul langkah Rizal yang kerap dituding turut campur dalam urusan kementerian yang diluar koordinasinya, seperti Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pimpinan Sudirman Said. Wapres Jusuf Kalla yang pernah berpolemik keras dengan Rizal Ramli soal pembangunan listrik 35 ribu megawatt secara tegas menyebutkan hingga saat ini tidak ada perubahan nomenklatur kementerian yang dipimpin Rizal Ramli itu. “Pokoknya tidak ada perubahan sampai sekarang. Tetap Menko Maritim. Tidak ada itu sumber daya,” ucap JK di Kantor Wapres, Kamis (3/ 3/2016) kemarin. Pernyataan JK tentu merujuk Peraturan Presiden No 10 Tahun 2015 tentang Kementerian Kordintaor Bidang Kemaritiman. Memang secara nyata, dalam Per-
Muhaimin Iskandar Disebut Terima Uang Rp 400 Juta Kapolri Jendral Pol Badrodin Haiti JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan pihaknya dirugikan dengan dideponeringnya kasus mantan pimpinan KPK Abraham Samad dan Bambang Widjodjanto oleh Jaksa Agung HM Prasetyo.”Dari perspektif penyidik, buat apa kita proses juga kalau tidak sampai ke pengadilan,” kata Badrodin dalam keterangan kepada wartawan Jumat (4/ 3/2016) lalu di Mabes Polri. Kapolri menjelaskan, pengadilan nantinya akan menentukan bersalah atau tidaknya Bambang dan Abraham dalam kasus tersebut. Menurut dia, kalau hanya sampai di penyidik saja pasti akan ada tanda tanya apakah orang ini bersalah atau tidak begitu juga apabila hanya sampai di kejaksaan saja.”Tapi kalau sampai di pengadilan kan disitu ada ruang untuk bisa memperdebatkan dia bersalah atau tidak,” ujarnya. Lebih jauh Kapolri mmengatakan, tugas penyidik Polri adalah untuk mencari dan menemukan adanya tindak pidana atas laporan masyarakat, apakah ada tindak pi-
dana atau tidak.Menurut dia, polisi patroli menemukan suatu kejadian di jalan tentu diteliti apakah perbuatan itu tindak pidana atau tidak. “Kalau itu masuk didalam perbuatan tindak pidana, itu dilanjutkan ke penyidikan, penyidikan dimaksudkan mencari alat bukti siapa pelakunya. Jadi paling tidak minimal ada 2 alat bukti yang bisa menguatkan si A, B, C diduga pelakunya. Nah proses ini sudah selesai, kemudian diserahkan ke JPU pada tahap I,” ujarnya. Badrodin menambahkan, dalam prose hukum nanti, jaksa penuntut umum melakukan penelitian terhadap berkas apakah pidana ini atau bukan, apakah berkas perkara ini materil atau formil memenuhi syarat atau tidak dan setelah diteliti oleh JPU ternyata dinyatakan lengkap. “Artinya JPU sependapat dengan Polri, bahwa ini ada pidana, bahwa ini pelakunya, tidak ada alternatif lain. Lantas jangan anda menganggap polisi mengkriminalisasi, berarti JPU sependapat dengan Polri, bahwa itu adalah pidana dan itu pelakunya,” jelasnya.(rm/danel)
JAKARTA, RAKYAT MEDIAKetua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin disebut menerima uang senilai Rp 400 juta dalam persidangan tuntutan kasus dugaan pemerasan di Direktorat Jenderal Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2KTrans). Demikian disampaikan tim Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK), Abdul Basir saat membacakan amar tuntutan terdakwa mantan Direktur Jenderal Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (P2K Trans), Jamaluddien Malik di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (2/3/2016) lalu. Dalam memaparkan tuntutannya, Basir menyebut Cak Imin menerima uang Rp 400 saat menjabat sebagai Menakertrans. Uang yang diberikan Jamalludien ke Cak Imin didapat dari pemotongan anggaran tahun 2013 serta meminta uang pada penyedia barang dan jasa senilai Rp 3.238.124.000 melalui Sudarso.”Diberikan kepada Abdul Muhaimin Iskandar sejumlah Rp400.000.000,00 (empat ratus juta rupiah),” kata Jaksa Abdul saat membacakan tuntutan Jamalludien di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Selain Cak Imin, uang hasil pemotongan itu juga diberikan kepada orang-orang yang punya kepentingan dengan terdakwa. Diantaranya Achmad Said Huri senilai Rp 30 juta.
Ketua Umum PKB
Muhaimin Iskandar “Diberikan kepada Dadong Ibrarelawan Rp 50.000.000 dan I Nyoman Suisnaya seluruhnya Rp 147.500.000,” ujar Jaksa Abdul. Merujuk pada dakwaan, tindak pidana yang dilakukan Jamalludien bersama-sama dengan Muhaimin Iskandar, Achmad Hudri dan beberapa pejabat di Kemenakertrans dimulai sejak 21 Oktober 2013. Adapun Jamalludien dituntut tujuh tahun penjara denda Rp 400 juta subsider enam bulan penjara. Dia dinilai terbukti bersalah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dugaan pemerasan di Direktorat Jenderal Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2KTrans) dengan memerintahkan Achmad Said Huri dan Ahmad Syaifudin.”Menuntut agar Majelis Hakim menetapkan terdakwa (Jamaluddin Malik) secara sah dan menyakinkan bersalah,” kata jaksa Abdul Basir. Selain dituntut pidana penjara, dia juga diharuskan membayar uang pengganti senilai Rp 5.4 miliar. Mendengar tuntutan ini, Jamalludien akan mengajukan nota pembelaan atau pledoi.(rm/ilc). CMYK
pres tersebut tidak ada kata penambahan “Sumber Daya”, kata yang belakangan muncul sejak Rizal Ramli memimpin kementerian yang berkantor di Gedung BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat itu. Kini yang menjadi pertanyaan, menyoal penambahan nomenklatur “Sumber Daya” apakah lantaran manuver Rizal Ramli yang dianggap menganggu kementerian di luar koordinasi dirinya? Bila yang dimaksud soal sikap Rizal Ramli yang keras dalam sejumlah isu energi seperti polemik Freeport hingga Blok Masela ini, tentu gugatan soal penambahan nomenklatur “Sumber Daya” salah sasaran. Karena bila merujuk di Pasal 4 Perpres No 10 Tahun 2015 secara nyata disebutkan kementerian yang di bawah koordinasi Rizal Ramli. Sedikitnya empat kementerian yang ada di bawah koordinasi Rizal Ramli yakni Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Per-
hubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata serta instansi lain dianggap perlu. Merujuk pasal tersebut, tentu tidak ada kendala bagi Rizal melakukan koordinasi sekaligus mengontrol kementerian di bawah kendali dirinya. Di saat bersamaan, menggugat penambahan nomenklatur “Sumber Daya” di Kementerian Maritim menjadi tak relevan bila disandingkan dengan debat untung rugi pembangunan kilang apakah di laut lepas atau di darat. Bagaimanapun, Rizal Ramli kini tengah dibidik. Moncong amunisi siap diarahkan kepada bekas Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu. Rizal tentu paham risiko politik atas sikap dan manuver yang selama ini ia munculkan. Pilihan ditendang dari kabinet bukanlah opsi yang tidak mustahil bakal diterima Rizal. Soalnya, operasi ke arah itu kian tampak. Setidaknya terlihat dari operasi pembingkaian isu dan wacana di ruang publik. (rm/ilc)
Ahok Diserang Black Camign, Yusril Tak Setuju JAKARTA, RAKYAT MEDIAPakar hukum tata negara yang juga Ketua Umum Partai Bulan Bintang Prof. Yusril Ihza Mahendra berharap proses pelaksanaan pemilihan gubernur DKI Jakarta berlangsung fair. Prof. Yusril yang sudah menyatakan siap maju dalam dalam Pilgub Jakarta ini meminta pendukungnya untuk menjungjung tinggi etika politik. Bahkan dia menolak pendukungnya kalau melakukan kampanye hitam termasuk kepada lawan-lawan politiknya. ”Agitasi dan propaganda adalah bagian dari strategi politik. Saya ajak semua pendukung: junjung etika politik, jangan lakukan black campaign,” cuit Yusril lewat akun Twitter-nya pagi ini. Karena itu dia tidak sepakat terhadap foto yang diposting @RoryYunas. “Walaupun saya berkompetisi dengan Pak @basuki_btp saya tetap menentang cara2 media yg tdk fair spt ini,” katanya. Foto tersebut menampilkan potongan sebuah headline media nasional yang berisi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama “Ahok Bolehkan Remaja Seks Bebas Asal Pakai Kondom”. Di bawahnya, ditampilkan foto-foto pasangan bocah beradegan tidak pantas yang belakangan ramai dibicarakan.”Ya saya anggap
Gubernur DKI
Basuki Tjahya Purnama (Ahok) media spt itu tdk sehat. Jgn buat berita sepihak tanpa tanpa klarifikasi sehingga merugikan seseorang,” ungkap Yusril. Pemilik akun Twitter @RoryYunas lalu menghapus foto tersebut. “Ok, kalau gitu saya hapus Prof..”Pernyataan Ahok soal kondom ini disampaikan dalam sebuah kesempatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu terkait rencana Pemprov akan melakukan tes HIV kepada seluruh warga Jakarta. Saat itu Ahok mengatakan. “Orang Jakarta harus dipaksa mengecek status HIV-nya. Kalau mau ‘nakal’ tetap pakai kondom. Ini bukan hal yang memalukan,”kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota. (rm/ rmol)
CMYK
GALARI FOTO
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Jumat , 11-21 Maret 2016, Minggu-II
10
WAKIL gubernur Kepri Nurdin Basirun meninjau pelabuhan
NURDIN basirun saat meninjau pelabuhan berakit bintan
Wakil Gubernur Kepri Nurdin Basirun
INGIN PELABUHAN BERAKIT INGIN SEGERA BISA BEROPERASI WAKIL Gubernur Kepulauan Riau DR. H. Nurdin Basirun M.Si didampingi Bupati Bintan Apri Surjadi, sejumlah kepala SKPD Provinsi Kepri dan Bintan meninjau pelabuhan Berakit, Kamis (3/3/ 2016). Peninjauan ini dalam rangka persiapan untuk melanjutkan pembangunan pelabuhan Tanjung Berakit. Mengingat di Pelabuhan ini telah di lakukan renovasi dan terjadi pendangkalan setelah lama dibiarkan. Terutama pendangkalan terjadi disekitar keluar dan masuk kapal ferry. Dalam kesempetan ini Nurdin mengatakan jika pelabuhan ini sudah layak di gunakan tetapi terkandala air laut yang setiap tahun mengalami pendangkalan walaupun sudah di kerok. "Sekarang kita sedang
WAKIL gubernur Kepri Nurdin Basirun meninjau pelabuhan bnersama rombongan
WAKIL gubernur Kepri Nurdin Basirun meninjau pelabuhan bnersama rombongan
NURDIN Basirun saat sidak di Pelabuhan Brakit dan Dompak
PELABUHAN Internasional Berakit Pintu Masuk Baru ke Kepri
WAKIL GUBERNUR Kepri sedang berbincang
CMYK
mencoba mencari solusi untuk masalah ini," ujar Nurdin. Keberadaan Pelabuhan Berakit ini menurut Nurdin sangat penting, karena Bintan memiliki berpotensi yang besar dalam bidang wisata. Sedangkan pelabuhan adalah pintu utama bagi keluar dan masuk wisatawan. Oleh sebab itu, dia berharap solusi untuk mengatasi pendangkalan ini bisa segera ditemukan. "Intinya Pelabuhan ini agar bisa segera beroperasi, kemudian bisa digunakan untuk keluar dan masuk wisatawan kesini. Kalau perlu kita kasih negara tetangga untuk mengolah pasir yang membuat dangkal ini," canda Nurdin disambut tawa wartawan dan rombongan. (ist)
CMYK
11
Jumat , 11-21 Maret 2016, Minggu-II
SAMBUNGAN
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Gubernur: GMT Membawa Pesan Persatuan
KAPAL pencuri ikan yang ditangkap TNI AL
6 Kapal Asing Pencuri Ikan di Natuna Ditangkap TNI AL NATUNA, RAKYAT MEDIAKapal Perang KRI Sultan Thaha Syaifuddin-376 yang dikomandani Letkol Laut (P) Komarudin menangkap kapal ikan asal Vietnam yang sedang melakukan aktivitas pencurian ikan di Pulau Sekatung, Natuna, Sabtu (5/3/2016) pekan lalu. Enam kapal ikan Vietnam tersebut ditangkap di posisi 05 45 05 U-107 54 58 di perairan utara Pulau Sekatung 42 Nautical Mile (NM) Kepulauan Natuna. Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang, Kolonel Laut (P) S Irawan, mengatakan Puskodal Lantamal IV menerima informasi dari Komandan KRI Sultan Thaha Syaifuddin-376 Letkol Laut (P) Komarudin yang sedang melaksanakan patroli di wilayah Natuna, tentang penangkapan ke enam kapal ikan Vietnam tersebut masing-masing KM Bulan 029/BV0397TS, KM Bulan 030/BV0411TS, KM Bulan 042/BT Th99121TS, KM Sinar 606/TG93666, KM Sinar 265/BV4889TS, dan KM Sinar 267/BV95441TS. Penangkapan keenam kapal ikan Vietnam tersebut berlang-
sung malam hari berawal dari deteksi di radar KRI STS-376 posisi kapal tersebut sedang melakukan penangkapan ikan di wilayah zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia. Sehingga Komandan KRI STS-376 memerintahkan melalui kontak radio kapal ikan Vietnam untuk pemeriksaan dan memerintahkan tim pemeriksa KRI STS melaksanakan peran pemeriksaan. “Proses penangkapan ke enam kapal tersebut mengalami kesulitan, disebabkan kondisi cuaca laut yang kurang bersahabat dengan gelombang laut mencapai 3 meter. Namun berkat kerja tim yang solid semuanya berhasil diamankan dan digiring KRI STS-376,” jelas Danlantamal. Dari hasil pemeriksaan sementara ditemukan beberapa pelanggaran antara lain menangkap ikan di ZEE Indonesia, menangkap ikan tanpa izin, dan tak dilengkapi dokumen kapal. Usai diperiksa, keenam kapal tersebut dikawal menuju Dermaga Pangkalan Angkatan Laut Sabang Mawang Natuna. Selanjutnya Danlantamal IV memerintahkan Danlanal Ranai
Hukuman Mati turkan, tidak sedikit warga Cirebon dan sekitarnya yang mengalami kasus besar di luar negeri. Terutama, di Negara-negara Teluk. ”Seperti ancaman hukuman mati, atau TKI tersebut meninggal karena dibunuh tapi belum mendapatkan ganti rugi. Sehingga ini perlu ada pemahaman dari keluarganya,” kata Mantan Ketua BNP2TKI
Sambungan Hal. 1
ini. Gatot menilai, permasalahan hukum yang menimpa TKI di jazirah Arab terutama terkait qisas (pembalasan), hanya bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Karena hukuman mati akibat dari qisas, hanya bisa digagalkan jika keluaragnya memaafkan. ”Jadi kalau masalah qisas, itu di
FTZ Batam Dewan Nasional. Dengan itu, Gubernur Kepri, Ketua DPRD Kepri, Bupati/Wali Kota akan berstatus anggota. Panglima TNI, Panglima Polri dan sebagainya juga termasuk anggota. Kewenangan sepenuhnya berada di Dewan Nasional,” kata Sani usai rapat koordinasi terbatas Pembahasan Tugas Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batas di Kantor Kemenko Perekonomian lantai 3 Ruang Mahakam, Senin (7/3/2016) lalu. Sani menegaskan kembali, dalam waktu dekat ini tim inti dari
Pemerintah Pusat akan turun ke Batam guna memberikan sosialisasi atas Keputusan Presiden (Kepres) yang mengatur tentang Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas Batam tersebut.Segala hal tekni terkait Pelabuhan dan Perdagangan Bebas telah dibahas dalam rapat yang digelar pada Kamis (10/ 3/2016) kemarin di Jakarta. Dalam rapat tersebut, pembagian tugas Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas bakal dijabarkan secara lebih detail.”Kamis nanti kita lihat. Karena akan digelar rapat lanjutan guna membahas
lebih detail lagi dari apa yang kita bicarakan hari ini,” ujar Sani lagi. Gubernur Kepri itu kemudian mengajak seluruh masyarakat Kepri berpikir positif tentang keputusan yang bakal diambil terhadap DK.Dia meyakini bahwa semua keputusan tersebuthanya bertujuan untuk menjadikan kota Batam lebih maju lagi di masa-masa yang akan datang. ”Intinya bagaimana Batam ini lebih maju di masa mendatang, walaupun sekarang kita tahu sudah maju. Kita harus berpikir positif. Karena kita yakin ada nilai plusnya di sini,” kata Sani. (rm/trb). Sambungan Hal. 1
perencanaan oleh pemerintah pusat. Meski saat ini Wali Kota Batam dijabat pelaksana harian, yang juga sekretaris daerah. ”Jangan salah, Pemkot itu bukan satu atau dua orang, bukan hanya orang tapi lembaga. Perwakilan Pemkot selalu hadir dalam setiap pertemuan,” kata dia. Sebelumnya, Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani men-
Presiden Jokowi Komunikasi, Johan Budi Sapto Pribowo mengaku, kemungkinan besar Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menghubingi menteri yang bersangkutan. “Pasti sudah atau paling tidak sudah dihubungi lah ya,” ujar Johan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (4/3/2016) pekan lalu di Jakarta. Kendati demikian, mantan Juru
luar ranah kemampuan pemerintah. Bahkan kerajaan pun tidak bisa menggagalkan jika tidak mendapatkan maaf dari keluarga korban,” kata Gatot. Karenanya, keluarga yang saudaranya terancam dihukum mati di Timur Tengah, harus proaktif untuk meminta maaf kepada keluarga korban.(rm/ard). Sambungan Hal. 1
Pemkot Sambut hadapan langsung dengan konsekuensi dari rencana pemerintah pusat dalam mengembangkan Batam. Sayang, Gintoyono enggan menanggapi lebih lanjut terkait rencana pemerintah, karena belum menerima salinan Kepres. Dalam kesempatan itu, ia memastikan Pemkot Batam juga dilibatkan dalam setiap keputusan
untuk membantu KRI STS-376 khususnya pengamanan keenam kapal ikan tersebut yang akan disandarkan di Dermaga TNI AL Sabang Mawang guna proses hukum selanjutnya. Danlantamal mengatakan, walaupun hampir setiap saat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan TNI AL melaksanakan penenggelaman kapal ikan asing (KIA) yang melakukan kegiatan ilegal di wilayah perairan Kepri yang sudah berkekuatan hukum tetap, kenyataannya masih ada ditemukan dan tertangkap KIA yang melakukan penangkapan ikan di wilayah Kepri secara ilegal. ”Biasanya mereka memanfaatkan kelengahan petugas. Apalagi mereka beranggapan melakukan penangkapan ikan pada malam hari luput dari pantauan petugas,” kata Danlantamal. Namun semua itu sambungnya, sudah diantisipasi dari pola operasi yang digelar yaitu pola operasi sepanjang tahun pada titik-titik yang dianggap rawan terus gencar dilaksanakan TNI AL untuk mengamankan sumber daya laut ikan di wilayah Kepri. (rm/bps).
gajak masyarakat Kepri berpikir positif atas keputusan pemerintah pusat, karena itu demi kemajuan Batam. “Intinya bagaimana Batam ini lebih maju di masa mendatang. Walaupun sekarang kita tahu sudah maju. Kita harus ‘positif thinking’, karena kami yakin ada nilai plusnya di sini,” kata Sani. (rm/ant) Sambungan Hal. 1
Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sampai saat ini belum mengetahui, apakah Sudirman Said dan Rizal Ramli akan dipanggil oleh Presiden Jokowi dalam waktu dekat ini. Tetapi yang jelas, kata Johan disetiap rapat kabinet Presiden Jokowi selalu meminta agar para pembantunya agar selalu kompak, dan tidak bersitengang di ruang
publik. “Saya tidak tahu ya apakah secara pribadi dipanggil ataukah tapi yang dulu pernah disampaikan presiden tentu di dalam sidang kabinet akan disampaikan yang hadir nanti. Apakah secara pibadi dipanggil atau tidak saya belum dapat konfirmasi sampai hari ini,” tuturnya. (rm/andre).
GUBERNUR Kepulauan Riau Muhammad Sani menegaskan jika fenomena alam Gerhana Matahari Total (GMT) merupakan sebuah pesan dari Allah SWT agar manusia meningkatkan persatuan dan kesatuan sebagaimana proses sejajarnya atau menyatunya antara Matahari, Bulan dan Bumi dalam satu garis yang lurus. Hal ini disampaikan Gubernur Kepri Muhammad Sani usai melaksanakan shalat Gerhana di Masjid As Shobirin Jl. Cempedak, Tanjungpinang, Rabu (9/3/2016). "30 tahun yang lalu saya mengalami juga hal seperti ini di Tambelan. Ini kejadian nya sangat luar biasa. Secara fisik kita melihat proses menyatunya Matahari dan Bulan. Dan ini adalah wadah bagi kita semua untuk instropeksi diri, terus bersatu menjaga kebersamaan, tingkatkan silaturahmi dan berbanyak tafakur," kata Sani. Proses shalat Gerhana di Masjid As Shobirin sendiri dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan imam Ust. Abbas, sedangkan bertindak sebagai khatib Ust. Asep Abdurrobbani.
GUBERNUR Kepulauan Riau Muhammad Sani berfoto bersama
Dengan fenomena alam yang luar biasa ini, Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah serta menjaga hubungan baik secara vertikal
Hingga 100 Miliar saya lupa,” kata Iqbal kepada wartawan di Kantor Kejari Batam, Batamcenter, Kamis (3/3/2016) pekan lalu. Menurut dia, keterangan dari beberapa orang yang dipanggil, ditambah dokumen yang didapat sudah bisa membuat perkara itu naik ke tahap penyelidikan. Namun, pihaknya mengalami sedikit kendala dalam penyelidikan dugaan korupsi tersebut,” Kita mengalami sedikit kendala. Apalagi, setelah melihat dokumen kegiatan lelang yang sudah berlangsung sekian tahun,” terang Iqbal. Dikatakannya, kegiatan lelang selama lima tahun terakhir diduga
bernilai lebih dari Rp 100 miliar. Namun, nilai itu hanya sebentuk laporan yang masuk ke Kejaksaan. ”Itu hanya bentuk laporan. Kita belum hitung berapa anggaran pastinya. Karena setiap tahun anggaran itu berbeda-beda,” sebut Iqbal lagi. Ia juga meminta diberi waktu untuk bekerja mengungkap kebenaran dari dugaan korupsi tersebut. Sebab, apabila terus didesak, pihaknya tak akan bisa bekerja. Apalagi, pihaknya tak hanya menangani kasus dugaan korupsi lelang sampah DKP tersebut. ”Biarkan pidsus bekerja dulu. Nanti kalau sudah ada hasil, kami akan beritahu,” tegas Iqbal.
Dahlan Dan Agussahiman sudah mencapai 90 persen, puluhan saksi, dari mulai Kepala SKPD, warga masyarakat, ormas penerima, juga sudah kita periksa,” kata Rahmat kepada media ini ketika ditemui pekan lalu di kantor Kejati Kepri Senggarang Tanjungpinang. Lebih lanjut Rahmat menyebutkan, dari hasil penyelidikan timnya, sebesar Rp 66 miliar dana bansos dari APBD 2011-2012, Pemko Batam disalurkan ke sejumlah SKPD, seperti di Dinas Pendidikan, Dinas Koperasi UKM, Kesbangpollinmas, serta Bagian Kesejahteraan Setdako Batam. ”Dana yang diterima SKPD itu saat ini sedang kami uraikan dan menelisik satu per satu SKPD yang paling banyak menggunakan dana tersebut. Kemudian sistem pengajuan, pengucuran, penggunaan serta pertanggungjawaban sebagaimana aturan yang berlaku,” kata Rahmat. Rahmat menjelaskan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan, dalam penggunaan dana Bansos Pemko Batam, di Beberapa SKPD (Dinas dan Badan) telah ditemukan unsur melawan hukum yaitu modus penyaluran dan penggunaan dana tersebut diduga fiktif sehingga mengakibatkan kerugian negara.”Kami minta masyarakat bersabar, kasus korupsi dana Bansos ini akan kami lanjutkan, dan saat ini peggunaan dana di masing-masing dinas ini, sedang kami telusuri, serta lakukan permintaan audit nilai kerugian yang ditimbulkan dari BPKP,”kata Rahmat. Sebelumnya, penyidik Kejaksaan Tinggi Kepri telah memanggil sejumlah pejabat Pemko Batam untuk menjalani pemeriksaan di Kejati Kepri terkait dugaan korupsi dana bansos ini, antara lain Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin, Kadis UKM Febrialin, dan Kabag Keuangan Sekretariat Daerah Abdul Malik . Empat pejabat Pemko Batam terpaksa harus bulak balik diperiksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri. Ke empat pejabat Pemko Batam yang sudah berulang kali diperiksa Kejati Kepri diantaranya Kepala Dinas Pendidikan Muslim Bidin, Kepala Dinas UKM Pebrialin, dan Kepala Inspektorat Heriman. Penyidik Kejaksaan Tinggi Kepri yang menangani kasus koCMYK
rupsi bansos senilai Rp66 miliar tersebut tampaknya tidak main main untuk melakukan pengusutan kasus tersebut. Bahkan terkait kasus ini, tak hanya empat pejabat yang harus bolak balik berurusan dengan Kejaksaan. Namun Mantan Walikota Batam Ahmad Dahlan dan Sekretaris Daerah (Sekda) kota Batam Agussahiman, dalam waktu dekat akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan di kKejati Kepri. Jika dilihat dari keseriusan Kejati Kepri mengusut kasus korupsi ini, tampaknya kali ini, Ahmad Dahlan dan Agussahiman tak bisa lolos dari jeratan hukum, bisa jadi diakhir masa jabatan kedua pejabat ini bakal berakhir di penjara. Sebab Ahmad Dahlan dan Agussahiman sebagai pengelola anggaran APBD adalah orang yang paling bertanggungjawab dalam kasus korupsi aliran dana Bantuan Sosial (Bansos) Tahun 2011. Informasi diterima media ini dari sumber di Tanjungpinang mengungkapkan, sejak kasus korupsi Bansos yang melibatkan Walikota Batam Ahmad Dahlan bergulir di Kejati Kepri, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin dikabarkan sudah lima kali diperiksa penyidik Kejati. Sementara Pebrialin dan Heriman masing masing baru tiga kali diperiksa penyidik Kejati. Sedangkan Agussahiman yang disebut sebut sebagai dedengkot dalam kasus aliran dana bansos fiktif APBD Pemko Batam. Sementara Anggota DPRD Kota Batam, Jefry Simanjutak mendesak kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kepri tidak pilih kasih dan menunggu lama dalam memproses penyidikan mengenai anggaran bansos yang diduga diselewengkan oleh para pejabat di Pemko Batam tersebut. ”Karena kami ingin ada transparasi dalam penanganan kasus ini,” kata Jefry, belum lama ini kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Batam Jefry juga menduga kasus dugaan korupsi tersebut dilakukan oleh lebih dari dua kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), seperti Kantor Pemuda dan Olahraga (Kanpora), Dinas Sosial (Dinsos) dan beberapa dinas lainnya. Modusnya, ia katakan biasanya dengan mengadakan kegiatan fiktif seperti kegiatan olahraga dan kegiatan sosial lainnya. Dan yang
dan horizontal. "Pesan Allah kita harus hablun minallah dan hablun minannas. Maka dari itu perbanyaklah minta maaf kepada Allah dan sesama manusia," tegasnya. (rm/hms)
Sambungan Hal. 1
Dugaan korupsi lelang pengangkutan sampah di Kota Batam, dilaporkan sejumlah LSM dan Ormas di Batam. Mereka menuding, proses lelang ada permainan atau kongkalikong antara pemenang lelang dengan Walikota Batam Ahmad Dahlan, yang mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp 100 miliar. Kendati pengangkutan sampah telah dilelang, menurut para pelapor fakta di lapangan armada yang mengangkut sampah dan pekerja masih dari DKP Batam. Sehingga, para pelapor menduga proses lelang hanya modus untuk mengeruk APBD Kota Batam. (rm/bps) Sambungan Hal. 1
disayangkan menurutnya hal itu tidak pernah menjadi catatan dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).”Jadi DPRD Batam tidak tahu, karena dalam laporan pertanggungjawaban (LPj) berdasarkan LHP BPK itu. Kemudian Pemko selama ini juga tidak pernah menyampaikan siapa saja penerima dana bansos itu,” kata Jefry. Karena itu, ia mendesak kepada Kejati Kepri untuk mengusut tuntas dan menetapkan seluruh pejabat yang terlibat penyelewengan uang rakyat tersebut karena ia yakin hal itu dilakukan secara bersama-sama. Selain Aspidsus Kejati Kepri Rahmat.SH, Wakil Kejati Kepri Asri Agung Putra juga berjanji, akan mengumumkan nama dan jabatan tersangka menunggu momentum untuk diumumkan. “Proses penangananya, memang sudah dianaikan ke penyidikan, tapi untuk nama dan siapa tersangka belum ditetapkan,” ujar Ketua Tim Koordinator Penyelidikan dan Penyidikan Korupsi di Kejati Kepri kepada wartawan di Tanjungpinang Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Batam yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Agussahiman menyatakan siap diperiksa oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri terkait kasus korupsi penyaluran danabantuan sosial (bansos).”Kalau penyidik mau memeriksa, saya siap sebagai warga negara yang baik harus siap,” kata Agussahiman di Kantor Wali Kota Batam, kepada sejumlah wartawan belum lama ini. Agussahiman justru menantang, tak ada alasan menolak datang jika ada panggilan pemeriksaan dari Kejeti Kepri. Terlebih, jika itu berkait dengan tanggung jawab atau tugas seseorang. ”Kalau kita ini pejabat, pengusaha, siapapun, karena ada tanggung jawab, ada tugas, ada kewajiban ya harus dijalankan,”kata Agussahiman. Terkait keterangan dari Kejati Kepri yang mengumumkan ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka tapi di sisi lain Kejati tak mau menyebut nama dua orang tersangka itu, Agussahiman tak mau berkomentar.”Saya tidak punya kompetensi soal itu, silakan tanya ke Kejati,”ujar Agussahiman.(rm/mwd)
CMYK
12
JumatMaret , 11-212016, MaretMinggu-II 2016, Jumat , 11-21
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Minggu-II
Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia
Edisi : # 148 Tahun III, Harga: Rp5.000,-
Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Didesak Kapolda Kepri Brigjen Pol Sambudi Gusdian
TANGKAP OTAK PENGEDAR NARKOBA KAPOLDA Kepri Brigjen Pol Sambudi Gusdian melihat langsung tersangka
Polda Kepri Bekuk Kurir Narkoba 3,1 Kg di Pelabuhan Punggur BATAM, RAKYAT MEDIA-Gunawan, tersangka penyeludupan narkoba jenis sabu seberat 3,1 Kg dan 15 butir ekstasi asal Batu Putih, Malaysia yang digagalkan oleh jajaran Polair Polda Kepri di Pelabuhan Telaga Punggur terancam hukuman mati.”Kalau melihat barangnya sebanyak ini pelaku bisa terancam hukuman mati,” Kata Kapolda Kepri, Brigjen Pol Sam Budigusdian di kantor Polair Polda Kepri, Senin (7/3/2016) lalu. Seperti diketahui, Gunawan sebelumnya telah diintai terlebih dahulu oleh anggota Polair Polda Kepri. Sesampainya Gunawan di Pelabuhan Telaga Punggur, ia langsung diamankan oleh anggota Polisi Perairan Polda Kepri saat mau naik taksi. Gunawan yang merupakan warga Batam tersebut mengakui barang yang dibawanya didatangkan dari Batu Putih, Malaysia kemudian transit di Bintan sebelum masuk ke Kota Batam.”Mereka membawanya dengan menggunakan kapal pompong, kemudian transit di bintan sebelum masuk ke Batam,” kata Sam Budigusdian. Lebih lanjut Sam Budigusdian mengatakan modus yang digunakan tersangka untuk mengelabui petugas dengan cara memanfaatkan kapal nelayan masuk ke Batam.”Narkoba jenis sabu seberat 3,1 Kg cukup untuk merusak masyarakat Batam,” tandas Sam Budi Gusdian. (rm/bp)
Tiap Tahun Dana Publikasi Humas Pemko Batam
DIKURAS MEDIA HARIAN BATAM, RAKYAT MEDIA-Sikap diskriminasi terhadap media masa yang dilakukan Kepala Bagian Humas Pemko Batam Ardiwinata, selama ini sangat memberikan rasa ketidak adilan bagi surat kabar mingguan. Hal ini terbukti dari data laporan realisasi Anggaran kegiatan publikasi dan promosi Pemerintah Kota Batam, yang dikucurkan dari dana APBD Pemerintah Kota Batam tiap tahun dikuras oleh media tertentu. Berdasarkan data yang dimiliki koran Umum Rakyat Media dari bagian Humas Pemko Batam, boleh dibilang Hampir tiap tahun dana kegiatan publikasi dan promosi media masa di Bagian Humas Pemko Batam dimenopoli surat kabar harian. Jumlah realisasi ini tercatat dalam laporan realisasi anggaran kegiatan publikasi yang dibuat bagian Humas Pemko Batam. Dimana pada tahun anggaran 2012 anggaran untuk pembayaran Baner, Galeri Foto, Advetorial di Bagian Humas Pemko Batam senilai Rp.3.779.664.000. Namun dari jumlah tersebut, sebesar Rp3.201.098.000 dana publikasi itu digunakan untuk pembayaran pemasangan baner, galeri foto dan advetorial 5 koran harian. Sedangkan sisanya sebesar Rp879.566.000 untuk pembayaran ratusan surat kabar mingguan dan media online. Demikian juga pada tahun 2013, realisasi pembayaran baner, galeri foto dan advetorial yang tercatat dalam laporan Humas Pemnko Batam dari Januari hingga Nopember 2013 sebesar Rp4.980.535.500. Tetapi dari jumlah tersebut sebesar Rp3.814.543.000 dana publikasi itu untuk membayar pemasangan publikasi 5 koran harian. Sementara sisanya sebesar Rp1.165.992.500 untuk koran mingguan dan media .online. Demikian juga pada tahun anggaran 2014, dana publikasi yang dikucurkan pemerintah Pemko Batam untuk pembayaran baner, galeri foto dan advetorial dari bulan Januari sampai dengan Nopember 2014 sebesar Rp4.119.696.500. Dari total anggaran tersebut untuk pembayaran baner, galeri foto dan advetorial 5 koran harian sebesar Rp3.351.512.500. Sedangkan sisanya sebesar Rp768.484.000, yang direalisasikan untuk pembayaran publikasi ratusan media mingguan dan online. Tak hanya keberpihakan Ardiwinata selaku Kepala Bagian Humas Pemko Batam, memberikan prioritas terhadap media tertentu untuk melakukan pemasangan publikasi kegiatan Pemerintah Kota Batam dengan nilai yang cukup pantastis. Data laporan realisasi penggunaan anggaran publikasi tersebut dinilai banyak kejanggalan. Bahkan diduga merupakan laporan fiktif. Pasalnya, dalam data laporan realisasi anggaran kegiatan publikasi dan promosi penyelenggaraan Bagian Humas Pemko Batam, yang diberikan kepada koran Umum Rakyat Media terkait hasil mediasi penyelesaian sengketa koran Umum Rakyat Media sebagai pemohon terhadap Pemerintah Kota Batam sebagai termohon pada Kamis (3/3/2016) bertempat di Humas Pemko Batam, banyak kejanggalan dan diduga merupakan laporan fiktif. Dimana dalam laporan tersebut, banyak media masa yang sudah tidak terbit namun tetap tercatat dalam laporan pembayaran. Demikian juga pemuatan publikasi yang tercatat dalam laporan keuangan bagian humas Pemko Batam sebagian besar pemasangan Iklan Ucapan Selamat. Padahal pemasangan publikasi berbentuk Iklan sudah tidak dibenarkan lagi. Bahkan, ada ratusan juta rupiah yang tercatat didalam laporan tersebut tetapi tidak disebutkan media masanya. Dalam data laporan yang tercatat prioritas yang diberikan kepada 5 koran harian tersebut, tak hanya berupa pemasangan publikasi. Tapi koran tersebut juga menerima pembayaran langganan surat kabar bulanan. Selain56 media yang tercatat selain surat kabar mingguan, majalah dan tabloid Informasi yang diterima rakyatmedia online dari internal bagian Humas Pemko Batam mengungkapkan, besarnya anggaran publikasi media masa yang disalurkan Ardiwinata ke sejumlah koran harian setiap tahunnya, karena disebut sebut Ardiwinata mendapat setoran berupa fee sebesar 20 persen dari jumlah pembayaran publikasi yang diterima manajemen koran tersebut. “Bayangkan jika satu koran harian mendapat anggaran publikasi sampai Rp1 miliar, jika dipotong fee 20 persen, Ardiwinata bisa dapat Rp200 juta pertahun, ini baru satu koran harian. Kalau dilihat dari data yang diberikan Ardiwinata, ada 5 koran harian yang menopoli anggaran publikasi dari APBD tersebut,” ungkap sumber media ini yang minta tidak ditulis namanya dalam pemberitaan ini. (rm/dok).
BATAM, RAKYAT MEDIA-Janji Kapolda Kepri Brigjen Pol Sambudi Gusdian, untuk melakukan operasi dan memerangi peredaran narkoba di wilayah Kepri khususnya di Batam agar lebih intens lagi tampaknya belum berjalan secara maksimal. Pasalnya, razia yang dilakukan Polda Kepri dalam memberantas dan memerangi sarang sarang narkoba belakangan ini terlihat belum menyentuh di sejumlah tempat hiburan malam yang disinyalir menjadi sarang transaksi narkoba terbesar di Batam. Untuk merazia sarang narkoba ditempat hiburan malamaparat kepolisian seperti tak punya nyali. Kalaupun ada, bisa jadi hanya sekedar menunjukan ke masyarakat bahwa polisi sudah berupaya melakukan pemberantasan narkoba. Yang tertangkap juga dalam razia tersebut hanya pemakai. Sementara otak ataupun sindikat pengedar narkoba di tempat hiburan ini tak pernah tersentuh hukum. Salah satunya disebut sebut otak sindikat narkoba di Diskotik Pacific Jodoh bernama Akau. Padahal, menurut sumber media ini,omset penjualan narkoba jenis ekstasy di sejumlah tempat hiburanmalam di Batam cukup besar, dalam satu malam bisa mencapai miliaran rupiah dengan asumsi peredaran narkoba tiap malam 3 hingga 4 ribu butir. Apalagi pada malam malam tertentu seperti malam Jumat atau malam ladies night sampai malam minggu omset penjualan bisa tiga kali lipat dari malam biasa. Diskotik Pacific milik Dedi yang berada persis dibelakang Hotel Pacific Jodoh, salah satu tempat hiburan ternama di Batam ini disinyalir menjadi sarang narkoba di Batam. Ditempat ini tiap malam sedikitnya peredaran narkoba jenis ekstasy bisa mencapai 3 hingga 4 ribu butir dengan omset miliaran rupiah. Bisa jadi, supaya bisnis narkoba tersebut bisa berjalan aman, setiap bulan disebut sebut Akau berani merogoh kocek hingga miliaran rupiah untuk mengatur oknum aparat dan wartawan agar tidak memberitakan pengedaran narkoba di tempat tersebut, ungkap sumber media ini yang minta tidak ditulis namanya dalam berita ini. Sumber itu menyebutkan, harga barang haram tersebut dijual perbutir berpariasi tergantung jenis obat, dari mulai Rp.250.000 hingga Rp.300.000 per/butir. Untuk mendapatkan barang haram tersebut di dalam tempat hiburan
DISKOTIK PACIFIC
DISKOTIK Pacific berlokasi di Jodoh Batam
TEMPAT hiburan malam selain sarang narkoba juga sugukan penari Erotis
itu tidak begitu sulit. Pengunjung cukup menghubungi pelayan diskotik atau waiter baik pria maupun wanita. Dalam hitungan menit pil setan yang dapat merusak generasi bangsa inisudah bisa dinikmati. Peredaran narkoba di Diskotik Pacifik ini sudah berlangsung cukup lama. Meski, barang haram tersebut tidak dijual secara terang terangan. Namum jika pihak kepolisian benar betul betul ingin menangkap para pengedar narkoba di tempat hiburan ini tidak begitu sulit, kata sumber itu. Pulau Batam berbatasan dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia sangat terbuka dan sering dimanfaatkan oleh jaringan sindikat narkoba internasional untuk menyeludupkan berbagai jenis narkotika ke Indonesia melalui Batam. Aparat kepolisian Polda Kepri telah beberapa kali berhasil menangkap sejumlah kurir barang tersebut yang dibawa dari Malaysia.
Nasib 1.242 PNS Berpendidikan Dibawah SMA Terancam
Gintoyo Batong BATAM,RAKYAT MEDIAWacana Pemerintah pusat melalui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi berencana memangkas pegawai negeri sipil (PNS) yang SMA kebawah, menimbulkan polemik. Sebagaimana diketahui, di Pemerintah Kota Batam sebanyak 20,75 persen PNS yang lulusan SMA, SMP dan SD atau rinciannya 1.151 PNS lulusan SMA, 57 PNS lulusan SMP dan 34 orang lulusan SD., Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Batam hanya akan menunggu waktu saja untuk melakukan perintah dari Pemerintah Pusat.
Asisten Ahli Ekonomi dan Pembangunan Pemko BatamGintoyonoBatong mengatakan, apa pun keputusan pusat terkait pemangkasan tersebut, mereka hanya menununggu. Dan tak tertutup kemungkinan ASN di Kota Batam khususnya level pendidikan itu akan dilakukan pemangkasan yang sama., “Kita masih menunggunggu kepastian dari pusat. Pasti pemerintah sudah punya kajian tentang itu,”kata Gintoyono. Jika dikaji secara untungrugi soal pemangkasan PNS, tentunya mereka yang mendapat pemangkasan mendapatkan uang penolakan yang lumayan besar.(rm/trb)
Meski, pihak kepolisian Polda Kepri dan jajarannya terus melakukan razia, namun peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di Kepulauan Riau, khususnya di sejumlah tempat hiburan malam di Batam justru makin marak. Bahkan BNN mencatat, peredaran narkoba, Provinsi Kepri saat ini berada pada urutan kedua di Indonesia, setelah Provinsi DKI Jakarta. Maraknya peredaran narkoba dan obat obatan terlang di sejumlah tempat hiburan malam salah satunya adalah Diskotik Pacifik diduga dibeking oleh oknum aparat. Bahkan untuk meredamagar peredaran barang haram itu bisa aman dari mulai wartawan hingga aparat dari berbagai instansi tiap bulan diatur “Uang jatah bulanan”. Untuk membagi bagikan “ Jatah uang narkoba “Akau yang disebut sebut sebagai otak pengedar narkoba Diskotik Pasifik menunjuk Bisker Siahan sebagai orang keper-
Tiga Pegawai Departemen Keuangan Pusat
Kunjungi Kantor Rakyat Media BATAM, RAKYAT MEDIATiga pegawai Departemen Keuangan Pusat Minggu (6/3/2016) pekan lalu kunjungi kantor Koran Umum Rakyat Media di komplek Dotamana Blok E No.24 Batam Centre. Kedatangan ke tiga pegawai Departemen Keuangan Pusat tersebut terkait pemberitaan yang dilansir media online www.rakyatmediapers.co.id pada 24 Oktober 2015 lalu dengan judul Tangkap lepas hingga setoran ratusan juta tiap bulan ngalir ke pejabat DJBC Kepri. Dan Kantor Wilayah DJBC Kepri diduga Sarang Korupsi. Ketiga pegawai Depkeu Pusat tersebut yang menyambangi kantor Koran Umum Rakyat Media masing masing Cecep, Agus dan Merzi Umar, mereka diterima langsung oleh Pemred Koran
Dicari Biro dan Perwakilan Koran Umum Rakyat Media Untuk Wilayah : 1. 2. 3. 4.
Kabupaten Deli Serdang Kabupaten Serdang Bedagai (Serge) Kota Tebing Tinggi Kota Medan Bagi yang berminat bisa menghubungi Perwakilan Koran Umum Rakyat Media Sumut Saudara Sofian. M Hp 085262440490 CMYK
cayaannya,”ungkap sumber. Sumber itu menambahkan, adanya dugaan aparat penagak hukum di Kepri telah disuap oleh para sindikat narkoba yang bercokol di berbagai tempat hiburan di Batam semakin tidak terbantahkan. Uang suap yang mengalir ke kantong para ppenegak hukum dari sindikat narkoba ini sudah membutakan para aparat penegak hukum ini meskipun akibatnya sangat fatal yakni rusaknya generasi muda yang mengkonsumsi narkoba. Dari berbagai kasus penangkapan penyelundupan narkoba ke Batam, terlihat aparat penegak hukum seperti Bea Cukai, Kepolisian dan BNNP Kepri seakan berlomba-lomba menjadi pahlawan dan menunjukan keberhasilan masing masing dalam memberantas peredaran narkoba. Tapi ketika berhadapan dengan pengusaha tempat hiburan yang menjadiu sarang peredaran narkoba, aparat penegak hukum seperti tak memiliki nyali untuk menangkap para pengedar narkoba. Akibatnya memunculkan pertanyaan besar menanggapi kinerja aparat penegak hukum khusus kepoliosian dan BNN, Sementara Kepala Bidang Humas Polda Kepri AKBP Hartono, saat dikonfirmasi media ini melalui pesan singkat (sms) belum lama ini terkait maraknya peredaran narkoba di sejumlah tempat hiburan malam di Batam menjelaskan, bahwa jajaran Polda Kepri sudah sering melakukan razia pada tempat tempat hiburan malam di Batam. Namun kata Hartono, razia tersebut belum maksimal, mudah mudahan kedepannya bisa dilakukan yang lebih maksimal lagi,”jelas Hartono. (rm/mwd).
Rakyat Media Mawardi. Dalam kunjungannya, ketiga pegawai dari Departemen Keuangan Pusat tersebut tidak menjelaskan apa maksud tujuan mereka datang ke kantor redaksi Koran Umum Rakyat Media. Namun menurut Merzi Umar, bahwa kedatangan mereka ke kantor koran Umum Rakyat Media atas perintah pimpinannya untuk menanyakan terkait pemberitaan media ini soal DJBC Kepri. “Kami datang kesini
mau nanyakan soal pemberitaan di media online terkait kantor Wilayah DJBC Kepri, pemberitaan media bp mendapat atensi dari pimpinan kami. Kami hanya diperintah menanyakan soal pemberitaan ini,”kata Merzi sembari membuka laptop yang dibawanya dan menunjukan berita di media online rakyat media. Tak hanya itu, mereka juga meminta koran Rakyat Media edisi cetak 135 yang ada berita kanwil DJBC Kepri.(rm/ gunawan).