Skip to main content

Edisi 144

Page 1

CMYK

KORAN UMUM Sabtu, 30-10 FEBRIARI 2016,Minggu I

Sabtu, 30-10 FEBRIARI 2016, Minggu I

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia

Media Ini Terdaftar di Dewan Pers

Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Edisi : # 144Tahun III, Harga: Rp5.000,-

ORMAS LIRA DESAK PEMERINTAH

BUBARKAN BP BATAM Karena Menghambat Investasi Dan Tumpang Tindih Kewenangan

BATAM, RAKYAT MEDIA-Pernyataan Menteri Dalam negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, diakhir tahun 2015 lalu yang menyatakan BP Batam akan dibubarkan, selain karena dianggap tumpang tindih kewenangan dan menghambat investasi. Dalam 10 tahun sebesar Rp20 triliun pemerintah kehilangan pendapatan. Akhirnya menuai reaksi dari berbagai elemen masyarakat Bahkan, kontroversi keberadaan Badan Pengusahaan (BP) Batam terus dipermasalahkan. Sebelumnya, sejumlah elemen masyarakat menggalang tandatangan pembubaran lembaga tersebut. Kali ini, reaksi datang dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kota Batam. Organisasi masyarakat ini bahkan melakukan aksi demo untuk menyuarakan pembubaran lembaga yang dituding menghambat investasi. Apalagi, selama ini BP Batam dianggap tumpang tindih kewenangan dengan Pemerintah Kota Batam. Aksi demo yang dilakukan sekitar ratusan massa LIRA Kota Batam merangsek ke kantor BP

AKSI demo ratusan LSM LIRA di BP Batam

Ir Mustofa Wijaya Ketua BP Batam

Bersambung ke Hal 11

GEDUNG BP Batam di Batam Centre

Presiden RI Jokowi Terima Panitia HPN 2016 NTB di Istana Negara

PRESIDEN RI Jokowi menerima Panitia HPN 2016 di Istana Merdeka

Dugaan Korupsi Rehabilitasi RLTH Anambas Menguap ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Jumlah penerima bantuan rehabilitasi Rumah tidak Layak Huni (RTLH) di kabupaten Kepulauan Anambas mulai dari tahun 2011 hingga tahun 2015 sebanyak 2639 unit yang sudah selesai dibangun. Namun pada tahun 2015 anggaran bantuan rahabilitasi RTLH masih banyak yang belum dapat dibayarkan oleh pihak pemerintah Setidaknya ada sebanyak 250 unit rumah yang belum selesai dibangun. Satu unit rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta. Dari 250 unit Bersambung ke Hal 11

JAKARTA,RAKYAT MEDIA-Acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2016 di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), tanggal 9 Februari mendatang. Dipastikan akan dibuka oleh Presiden Jokowi, hal ini dijelaskan Presiden ketika menerima komponen pers penyelenggara HPN di Istana Negara, Rabu siang (20/1/ 2016) pekan lalu. ”Saya sudah blok waktu sehingga tidak ada kegiatan lain pada waktu itu,”kata Jokowi. Jokowi menyayangkan dirinya tidak bisa hadir pada HPN 2015 di Batam, Kepulauan Riau, tahun lalu, karena di saat bersamaan melakukan kunjungan kenegaraan ke Filipina. ”Kemarin saya kepleset (jadi tidak bisa datang). Padahal HPN ini penting,” ujar Jokowi bercanda di-

sambut tawa tamu-tamunya. Dalam pertemuan tersebut Jokowi didampingi Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara juga Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. Sementara dari komponen penyelenggara HPN 2016 hadir Penanggung jawab HPN 2016 Margiono dan Ketua Panitia HPN 2016 Teguh Santosa. Juga hadir Ketua Dewan Pers Bagir Manan, Ketua Umum Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) Ishadi SK, Ketua Forum Pemred Suryopratomo, Sekjen Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jamalul Insan dan anggota Dewan Pers Jimmy Silalahi. Bersambung ke Hal 11

Batam Akan Dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus BATAM, RAKYAT MEDIANasib Badan Pengusahaan (BP) Batam yang sempat diwacanakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan dibubarkan, mulai ada titik terang. Penjabat Gubernur Kepri, Nuryanto mengatakan, ikut rapat pembahasan status FTZ, berikut posisi Badan Pengusahaan (BP) dan Pemerintah Kota Batam dengan Bersambung ke Hal 11

WILAYAH kawasan industri Pulau Batam

Pjs Gubernur Kepri Nuryanto menerima Kepala BPS Kepri

BPS KEPRI SIAP GALI POTENSI EKONOMI KEPRI TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, Dumangar Hutahuruk mengatakan BPS Kepri siap untuk menggali dan memetakan potensi ekonomi Kepri lewat Sensus Ekonomi 2016. Hasil sensus itu nanti diharapkan menjadi masukan bagi peningkatan ekonomi di Provinsi Kepri. “Data-data yang akan kami kumpulkan lewat sensus ekonomi nanti, sejatinya untuk menggali potensi ekonomi di Provinsi Kepri,” ujar Dumangar Hutahuruk usai melakukan pertemuan dengan Penjabat Gubernur Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (26/1/2016) lalu. Lebih lanjut katanya, saat ini banyak kegiatan ekonomi yang tidak terlihat fisiknya, seperti bisnis online. Secara rinci kata Dumangar, pihaknya juga akan memetakan potensi-potensi ekonomi yang ada di setiap Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Kepri. Menurut Dumangar, rekomendasi yang akan diberikan nanti, bisa menjadi arah rencana pembangunan ekonomi di Provinsi Kepri kedepan.”Kita ketahui bersama, pergerakan pertumbuhan ekonomi di Kepri fluktuatif. Untuk menjadi tren terus meningkat, tentunya perlu melakukan terobosan-terobosan ekonomi. Hal itu tergantung pada kebijakan kepada daerah,” jelas Dumangar. Bersambung ke Hal 11

Kapal TKI Ilegal Karam di Perairan Johor

18 Orang Tewas

PENGUMUMAN Berhubung akhir akhir ini banyak Oknum yang mengaku ngaku sebagai Wartawan Koran Umum RAKYAT MEDIA. Dengan ini diberitahukan Kepada Instansi Pemerintah/Pengusaha Swasta dan masyarakat bahwa nama yang tidak tercantum dalam Box Redaksikoran ini bukanWartawan koran Umum Rakyat Media Tertanda Redaksi

JOHOR BAHRU, RAKYAT MEDIAKabar duka menimpa TKI ilegal kembali terjadi. Selasa (27/1/2016) lalu, belasan warga Indonesia (WNI) yang diduga merupakan Tenaga kerja Indonesia (TKI) ditemukan tewas mengapung di perairan laut Pantai Kelise, Sungai Tengah, Bandar Penawar Kota Tinggi, Johor, Malaysia. Menurut info dari Polisi diraja Malaysia, mereka tewas karena kapal yang membawa terhantam ombak besar.Dalam insiden ini, Konjen RI di Johor Baru te-

lah mengirim perwakilan ke RS Sultan Ismail JB.”Hingga saat ini jenazah yang ditemukan berjumlah 18 orang, terdiri dari 9 wanita dan 9 pria,”kata Konsul Jenderal RI Johor Baru, Taufiqur Rijal kepada media ini Selasa (26/1/2016) di Johor Baru. Menurut Taufiqur Rijal, kepolisian Johor Baru yang membantu proses identifikasi terus melakukan pencarian identitas korban. Adapun yang telah ditemu Bersambung ke Hal 11 CMYK

PETUGAS kepolisian Malaysia sedang melakukan evakuasi sejumlah korban tewas


BATAM

Sabtu, 30-10 FEBRIARI 2016,Minggu I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

2

Februari Bikin KTP El Cukup di Kecamatan BARANG bukti 30 ton beras seludupan

DITPOLAIR MABES POLRI GAGALKAN PENYELUDUPAN 30 TON BERAS BATAM, RAKYAT MEDIA-Ditpolair Mabes Polri berhasil mengagalkan penyelundupan 30 ton beras dan 5 ton gula pasir yang dimuat kapal layar motor (KLM) Jondra Putra dari Singapura. Kapal yang di nahkodai Ryan Rizal ini ditangkap dua kapal patroli KP 3016 Bittern dan KP 3009 Anis Madu di teritorial Indonesia yang bersebelahan dengan Singapura, Rabu (27/1/2016) pekan lalu. Kasubdit Gakkum Ditpol air Baharkam Polri, Kombes Yohannes Widodo mengatakan penangkapan kapal berawal dari informasi yang diterima Mabes Polri bahwa ada kapal yang akan menyelundup puluhan ton beras dari Singapura.”Berdasarkan informasi itu, kita menyiagakan anggota. Kita melakukan pengintaian,” kata Widodo di Pelabuhan Rakyat milik HT di Sengkuang. Menurut dia, kapal itu milik NR yang memuat barang milik HT. Kapal itu langsung diamankan setelah tak dapat menunjukan manifest barang yang dibawa.Selain memuat beras dan gula. Kapal itu juga memuat sejumlah barang bekas seperti, springbed, kursi, barang elektronik hingga jeruk mandarin.”Namun kita fokus ke sembako, sesuai intruksi pusat. 30 ton beras dan 5 ton gula ini akan kita bawa ke Polair,” terang Widodo. Saat penyergapan, pihaknya juga mengamankan 4 anak buah kapal (ABK) dan 5 anggotanya, serta satu orang nahkoda.”Total yang kita amankan 11 orang, termasuk pemilik kapal NR,” ujar Widodo.Widodo menjelaskan, jika terbukti, 11 orang itu akan dijerat Pasal 102 UU no 10 tahun 1995 tentang kepabeanan tahun 2006. Ancaman hukuman 8 tahun penjara. “Serta denda Rp 500 juta,”kata Widodo.(rm/gun)

BATAM, RAKYAT MEDIA-Pelayanan pembuatan KTP elektronik (KTP-El) dipindahkan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Batam ke kantor kecamatan. Pelayanan KTP-el di kecamatan itu akan di-launching, 15 Februari 2016 mendatang. Sebelum dilaunching di kecamatan, pelayanan akan diawasi oleh petugas pengawas dari sisten III Bidang Administrasi Umum. Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Batam, Rudi, kepada wartawan Rabu (20/1/2016) pekan lalu. Kata Rudi, di kantor pelayanan perizinan di Badan Penanaman Modal (BPM) PTSP juga turunkan tim pengawas. Pengawas untuk pelayanan di BPM, ditugaskan dari Asisten I Bidang Pemerintahan.”Nanti tiap hari ada yang akan mengawasi. Untuk memastikan apakah pelayanan yang diberikan sudah maksimal atau tidak belum,” jelas Rudi. Pemenang Pilkada Batam ini, akan terus melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.Ia menurunkan tim pengawas, untuk memastikan, masyarakat tidak kecewa dengan kinerja Disduk dan BPM PTSP.”Kita kontrol, untuk memastikan semua pelayanan terhadap masyarakat makin baik,” ungkap Rudi.

MUHAMMAD Rudi Walikota terpilih sidah di kantor BPM PTSP

Rudi juga menegaskan, tidak ada pungutan dalam pengurusan dokomen kependudukan. Walau dinilai Rudi, pelayanan sudah relatif baik, didasarkan pengakuan warga yang ditemui di Disduk, namun dia ingin meningkatan pelayanan dan memastikan kinerja aparatur lebih baik.”Warga mengaku tadi, tidak ada pungutan pembuatan segala dokumen kependudukan,

Wali Kota Batam Klaim RPJMD Tercapai BATAM, RAKYAT MEDIAWali Kota Batam, Kepulauan Riau, Ahmad Dahlan mengeklaim Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2011-2016 relatif tercapai 90 persen hingga pada masa akhir kepemimpinannya.”Rata-rata tercapai 90 persen, RPJMD secara keseluruhan tidak ada masalah,” kata Wali Kota usai rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2011-2016 di Batam. Ia menjabarkan, dari sisi pendapatan daerah, perolehan Pemkot justru melebihi target. Pemkot mengansumsikan pendapatan daerah selama 2011-2015 sebesar Rp8.384.510.358.897,76, dan realisasinya sebesar Rp8.483.000.700.001,32, 101.17 persen.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp2.619.966.273.153,54 dan terealisasi sebesar Rp2.970.319.816.016,79, atau 113.37 persen.PAD itu terdiri dari pajak daerah yang terealisasi 112,29 persen, retribusi daerah terealisasi 104.98 persen, kekayaan daerah yang dipisahkan terealisasi 92.33 persen dan PAD lain-lain terealisasi 131.47 persen. “Pencapaian target PAD tidak terlepas dari upayaupaya yang telah dilakukan Pemkot antara lain melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak dan retribusi dan meningkatkan kemampuan SDM SKPD Penghasil dalam menetapkan perhitungan estimasi pendapatan yang berasal dari PAD,” kata Wali Kota dua periode itu. Pemkot juga meningkat-

Ahmad Dahlan kan mutu pelayanan kepada masyarakat melalui penyederhanaan prosedur perizinan dan meningkatkan pelayanan dan administrasi kepada Masyarakat dalam hal pembayaran pajak dan retribusi, meningkatkan pengawasan untuk meminimalisir terjadinya kebocoran serta meningkatkan koordinasi dengan BP Kawasan untuk shar-

ing penerimaan serta mengoptimalkan potensi penerimaan dari sumbangan pihak ketiga. Sementara dari sisi belanja daerah, pemkot menargetkan sebesar Rp9.133.092.179.486,09 selama lima tahun, dan terealisasi Rp8.371.425.398.489,98 atau 91.66 persen.Belanja Tidak Langsung selama Tahun 20112015 direncanakan sebesar Rp3.395.534.083.095,23 dengan realisasi Rp3.263.648.922,876,23 atau 96.12 persen.Sedangkan belanja langsung direncanakan sebesar Rp5.737.558.096.390,86 dengan realisasi Rp5.107.776.475.613,75 atau 89.02 persen. Dari sisi pembiayaan, pemkot merencanakan sebesar Rp747.691.190.565,84 dengan realisasi Rp758.346.867.833,38 atau 101.43 persen. (rm/atn).

Polda Kepri Razia Penumpang Kapal Kelud di Pelabuhan Beton BATAM, RAKYAT MEDIA-Jajaran Polda Kepri melakukan razia di Kapal Kelud dari Medan yang baru saja bersandar di Pelabuhan Beton, Sekupang, Rabu (27/1/2016) pekan lalu. Dalam razia yang mengerahkan sebanyak 150 orang personel tersebut, tak ditemukan narkoba. “Ada atau tidaknya narkoba, ini adalah bentuk antisipasi kami dalam mencegah peredaran narkoba di Kepri umumnya, Batam khususnya,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol Wiyarso kepada wartawan belum lama ini. Ia mengatakan, razia ini adalah upaya mencegah distribusi narkoba. Razia ini tidak dilaksanakan kali ini saja, tapi akan berkelanjutan. “Razia akan dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Jadi tunggu saja tang-

gal mainnya,” ujarnya. Menurut Wiyarso, dalam razia tersebut berbagai satuan terlibatkan, yakni satuan Shabara, Brimob, Pol Air, Polresta Barelang, Polsek KKP, dan jajaran Ditresnarkoba Polda Kepri. Dia menuturkan, Pelabuhan Beton dijadikan target razia karena selalu menjadi moda transportasi favorit penyelundup barang haram tersebut. Sebab, ganja biasanya berasal dari Aceh dan masuk ke Batam melalui Pelabuhan Belawan. Pernyataan Wiyarso bukanya tanpa alasan. Sebab beberapa kali polisi berhasil mengamankan puluhan kilogram ganja kering tak bertuan dari Kapal Kelud dari Belawan. “Kapal dari Medan ini menjadi pintu masuk narkoba ke Batam,” ungkapnya.

Box Redaksi

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia

Terbit sejak 26 Agustus 2012 Diterbitkan Oleh

PT.Rakyat Media Pratama Akta Notaris No.179 - Izin Menteri Hukum Dan HAM RIAHU-10.04744/2014 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 IZIN (TDP) No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000

Pantauan media ini dilapangan, pihak kepolisian juga mengerahkan unit K9 (anjing pelacak) untuk mengendus narkoba yang kemungkinan disembunyikan di koper-koper penumpang. “Kalau dia (anjing pelacak,red) mengaruk-garuk, berarti narkoba di dalamnya,” ujar salah satu petugas. Usaha lain selain mengandalkan penciuman anjing tersebut, polisi juga melakukan pemeriksaan secara manual. Koper barang yang dicurigai, diperiksa dengan teliti oleh pihak kepolisian. Tak hanya koper atau kardus barang, tapi juga melakukan pemeriksaan “power bank” penumpang. Polisi mengutak atik power bank tersebut. “Kadang disembunyikan (narkoba,red) di dalam sana,” ucap petugas tersebut.(rm/bp)

seperti KTP, KK, akte kelahiran dan surat pindah. Saya dengar sudah mulai bagus,” sambung Rudi. Pada kesempatan itu, Rudi juga menegaskan dari hasil bincangbincang dengan masyarakat yang mengurus berkas di Disduk, tidak ada calo KTP lagi. Alasannya, untuk pengurusan dokumen, pemohon harus datang sendiri ke Disduk. ”Jadi tidak ada calo, karena

yang berhak mengurus, harus orangnya langsung,” tegasnya. Sementara Kabag Humas Pemko Batam, Ardiwinata menambahkan, pengurusan KTP-el di kecamatan akan lebih maksimal karena lebih mudah menjangkau tempat pelayanan. “Ini akan memudahkan warga dalam pengurusan dokumen kependudukan,” kata Ardi.(rm/tp).

Walikota Terpilih Janji Akan Menata Kota Batam BATAM, RAKYAT MEDIAWali Kota Batam terpilih, H. Muhammad Rudi, kembali menyampaikan janjinya akan menata Kota Batam lebih baik lagi, supaya bisa menjadi kota tujuan investasi dan pariwisata. Kios liar (kili) yang menjamur di row jalan, akan menjadi sasaran utama untuk ditertibkan. Karena menurutnya kili tersebut dinilai penghambat untuk orang yang mau berivestasi di Batam. Bahkan, ada kili yang dibangun di atas objek vital. ”Kalau banyak kios liar, apakah ada orang yang mau berivestasi di Batam? Jadi tunggu saya dilantik akan ditertibkan semua kios liar itu,” kata Rudi, belum lama ini di Batam Centre. Rudi mengakui, untuk

Muhammad Rudi Walikota Batam Terpilih

bisa menata Kota Batam merupakan tugas yang berat yang harus dijalankan. Karena itu, ia yang akan di dampingi oleh Amsakar Achmad

Jelang Imlek, Penerbangan BatamPontianak Dan Medan Meningkat BATAM, RAKYAT MEDIAPengelola Bandara Internasioanal Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, memperkirakan pengguna penerbangan tujuan Medan, Sumatera Utara, dan Pontianak, Kalimantan Barat, akan meningkat mulai sepekan menjelang Tahun Baru Imlek 8 Februari 2016. Menjelang Tahun Baru Imlek, tujuan tertentu seperti Pontianak dan Medan akan meningkat, kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, kepada wartawan Senin (25/1/2016) pekan lalu. Meskipun mengalami peningkatan, kata dia, namun angkanya diperkirakan tidak signifikan seperti saat musim mudik Lebaran Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru Masehi. ”Perkiraan kami kenaikan sekitar tiga persen saja. Tidak

sampai signifikan sehingga harus ada penambahan penerbangan untuk tujuan tersebut,”ujar Suwarso. Saat ini untuk penerbangan dari BandaraHang Nadim Batam tujuan Pontianak dilayani oleh Lion Air satu kali sehari yaitu pada pukul 12.00 WIB.Sementara itu untuk rute Batam ke Kuala Namu Sumatera Utara dilayani dengan 10 kali penerbangan setiap hari. Masingmasing enam penerbangan oleh Maskapai Lion Air, dua penerbangan oleh Citilink, satu penerbangan oleh Garuda Indonesia, dan satu penerbangan oleh Nam Air. ”Untuk ke Pontianak memang hanya satu penerbangan, namun sejauh ini tidak ada penambahan. Sementara untuk ke Medan sudah 10 penerbangan per hari,” katanya.

Hingga 25 Januari 2015, kata Suwarso, penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam masih memasuki masa ‘low season’ ditandai dengan menurunnya jumlah pengguna jasa penerbangan sejak awal Januari. ”Saat ini masih sepi, kondisi tersebut diperkirakan akan terus terjadi hingga awal Februari atau sepekan sebelum Hari Raya Imlek,” kata Suwarso. Bandara Internasional Hang Nadim Batam merupakan fasilitas milik Badan Pengusahaan Batam yang dibangun untuk menunjang status kawasan perdagangan bebas. Posisinya yang strategis menjadikan Citilink, Lion Air, Sriwijaya Air menjadikan bandara tersebut penghubung untuk sejumlah penerbangan khususnya ke Sumatera daratan. (rm/gunawan).

Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan :

Pemimpin Umum : Mafirion, Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi : Mawardi, Pemimpin Perusahaan : Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum : Erwinsyah.SH, Wkl Pemimpin Redaksi/ Penanggungjawab : Boy Hendri.SH, Sekretaris Redaksi : Marlina, Redaksi Pelaksana : Andi Setiawan.AMd, Redaktur : Gunawan, Iqbal Ramadan, Abdul Haris.SH,Liputan Batam: Iqbal Ramadhan, Bahtiar, Ferianda, Divisi Iklan :Hermawan, Divisi Pemasaran :Johar Munik (Kepala), Bahtiar,Dewan Redaksi : Mawardi. M, Marzuki. SE, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Penasehat Hukum : Supriarno. SH.MH, Hamdan Hasibuan.SH, Perwakilan DKI Jakarta: Hardiansyah. SE, Mahyuddin, Liputan Babodetabek : Bintang Partogi Sianturi, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Darmawan, Sukandar, Ismail,Perwakilan Sumatera Utara : Sofian (Kepala), Dedi Topan SH, Julkarnain.M, BiroKabupatenDeli Serdang : Azhar Munik, Biro Kabupaten Karimun : Jimi, Biro Kota Tanjungpinang : Anton (Kepala), Tio Imando, BiroKabupaten Bintan : Anton, BiroKabupatenNatuna : Naidiran, Biro LinggaLingga : Jhon, BiroKabupatenAnambas : Eddy,PerwakilanProvinsi Riau : Effendi Basri, Abd Muin, Biro KabupatenKampar : Irwan,Biro Kabupaten Meranti : Ibrahim, PerwakilanSumateraBarat : Amina Zalani,Lay Out : Wandi, Tarif Iklan: Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom, iklan keluarga/ duka cita Rp500 mm/kolom, iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom, iklan warna (full color) Rp10,000 mm/ kolom, harga tambahan PPN 10 persen.

Jalan Kemuning 1 Komplek Pertokoan Taman Dotamana Indah/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam- Kode Pos 29400, Telp (0778)-7498179,(0778) 479636, Fax (0778)-479529, Perwakilan Jakarta : Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6, Kota Depok, Jawa Barat Telp (021)22963455, Kode Pos.16411 Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No.Rekening : 00220-01-50-004107-5 dan Bank Riau Kepri No Rekening : 132.80.00130 An PT. Rakyat Media Pratama, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi : rakyatmedia77@yahoo.com, atau Email : rakyatmediapers@gmail.com

Di cetak Oleh PT Ripos Bintana Press (isi Diluar Tangungjawab Percetakan)

tersebut meminta dukungan banyak pihak untuk bisa mewujudkannya. Kedepan ia pun juga berharap kerjasama antara Pemerintah Kota (Pemko) dan Badan Pengusahaan (BP) Batam bisa lebih ditingkatkan dan bersama-sama membangun Batam untuk kesejahteraan masyarakat. ”Sekarang kita tidak perlu menyalahkan siapa-siapa. Yang terpenting untuk dipikirkan adalah bagaimana bisa menata kembali Kota Batam ini,” katanya. Selain itu Rudi juga menyampaikan bahwa jika tidak ada perubahan, ia akan dilantik menjadi Wali Kota Batam periode 2016-2021 pada pertengahan bulan Februari mendatang di Istana Presiden. (rm/feri)

Wartawan Rakyat Media Hanya yang tercatat Di BOX redaksi, dan Selalu Di bekali Identitas


CMYK

3

Sabtu, 30-10 FEBRIARI 2016,Minggu I

Dana Bansos Pemko Batam Cair Lewat Calo BATAM, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kota (Pemko) Batam menampik tudingan yang menyebut penyaluran dana bantuan sosial (bansos) bisa cepat dicairkan asalkan lewat pihak ketiga atau calo. ”Kalau lewat calo sih tidak, karena proposal yang masuk harus diverifikasi oleh dinas terkait,” kata Kepala Bagian Humas Pemko BaArdiwinata tam, Ardiwinata, kemaKabag Humas Pemko rin. Batam Menurut dia, proposal yang masuk ke Bagian Umum Pemko Batam kemudian akan didistribusikan ke dinas terkait. Kemudian, dinas itulah yang akan memverifikasi keberadaan sekaligus rencana kegiatan yang diajukan pihak-pihak yang mengajukan proposal tersebut. Dalam hal ini, dinas memilah mana yang proposalnya bisa diakomodir sesuai dengan kemampuan anggaran dan ketentuan yang berlaku.”Misalnya yang dibolehkan itu seperti koperasi yang mengajukan untuk pembelian genset di hinterland, itu kan berguna karena bersentuhan langsung ke masyarakat,” jelasnya. Setelah itu, Ardi menyambung, proposal tersebut akan dibawa ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Bahkan, kata dia, proposal itu juga mestinya sepengetahuan DPRD Kota Batam, lantaran usulan pencairan dana bansos juga dibahas bersamabersama dengan DPRD Kota Batam untuk dianggarakan di tahun berikutnya. “Itulah yang menyebabkan prosesnya lama, karna harus dianggarakan di APBD tahun berikutnya, mengingat anggaran itu memang masuk pada anggaran tahun berikutnya,” papar Ardi. Kabag Humas juga menyebut, proposal untuk pengajuan dana bansos juga jarang yang langsung disetujui pada tahun yang sama, kecuali bisa diakomodir dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P).”Tapi itupun melihat kemampuan keuangan daerah,” kata dia. Terkait tudingan dana bansos disunat pihak ketiga, menurut Ardi peluang itu ada namun sangat kecil kemungkinannya. Pasalnya, kata dia, penyaluran dana bansos tidak diberikan dalam bentuk tunai.”Tapi ditransfer langsung ke rekening penerima, jadi kan terdata,” bebernya.Ardi juga menegaskan, bantuan dana bansos juga tidak akan diberikan pada lembaga yang sama berulang kali.”Jadi kalau sudah pernah dapat, ya tidak bisa dapat lagi,” katanya. Sementara itu, Inspektur Inspektorat Pemko Batam, Heriman HK mengatakan terkait penyaluran dana bansos, pihaknya hanya berperan dalam hal pengawasan disamping oleh dinas terkait.”Lebih ke pembinaan secara administratif,” kata Heriman, kemarin. Disinggung terkait materi pemeriksaan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) yang berkaitan dengan dugaan penyelewengan dana bansos Pemko Batam pada 2011 lalu, Heriman katakan juga masih berkait dengan tupoksinya dalam hal pengawasan.”Karena ada laporan dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan), makanya kita diminta menindaklanjuti,” ujar dia. (rm/feri)

BATAM

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Kepala Kantor Imigrasi Batam Agus Wijaya :

Banyak Permohonan Paspor Gunakan Dokumen Palsu

PETUGAS imigrasi Batam sedang melakukan wawancara kepada salah seorang pemohon.

BATAM, RAKYAT MEDIA-Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam terus meningkatkan kualitas pelayanan penerbitan paspor kepada masyarakat.Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran (SE) Nomor IMI-GR.01.01-0047 Tahun 2016 tentang antrean pelayanan paspor Republik Indonesia yang diterapkan mulai 11 Januari lalu. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam Agus Wijaya melalui Kepala Bidang Lalulitas Keimigrasian Sugeng Rendra Hartanto kepada media ini Sabtu (23/1/2016) menyebutkan, terbitnya SE tersebut berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan dan memperhatikan respons, keluhan dan masukan dari masyarakat terkait proses pelayanan penerbitan Paspor RI. Dimana sistem antrean yang dibatasi dengan kuota permohonan perlu dirubah dengan sistem antrean batas waktu. “Dengan terbit SE tersebut, kami terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan sistem antrean batas waktu untuk memenuhi asas pelayanan publik khususnya asas kepastian, kecepatan, dan memberikan kemudahan pelayanan kepada pemohon pembuatan Paspor RI. UjarSugeng Menurut Sugeng, adanya pembatasan antrean dengan kuota dinilai tidak sejalan dengan upaya mewujudkan kepastian, kecepatan dan ke-mu-dahan pelayanan yang merupakan asas dari pelayanan publik.”Berdasarkan SE tersebut, maka kita bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyara-

kat,”kata Sugeng lagi Lebih jauh Sugeng menjelaskan, sepanjang tahun 2015 Imigrasi Kelas I Khusus Batam telah menerbitkan sebanyak 64.132 paspor baru, dengan rincian paspor 24 halaman sebanyak 2.401 dan paspor 48 halaman sebanyak 61.731. Umumnya pemohon paspor baru itu didominasi warga yang akan berwisata ke luar negeri yakni Singapura dan Malaysia.”Umumnya wisata, pemohon paling banyakpada bulan Desember lalu mencapai 6.229 pemohon. Sementara bulan biasa sekitar 5000-an,”ujarnya. Sugeng juga menjelaskan, untuk pendaftaran pemohonan paspor baru pemohon bisa melalui dua cara yaitu dengan online melalui website www.imigrasi.co.id dan bisa pemohon datang langsung di kantor Imigrasi.Sedangkan untuk praktek percaloan yang selama ini marak di Kantor Imigrasi belakangan ini sudah tidak ada lagi hanya melainkan jasa pembuatan paspor yang memiliki legalitas resmi. ”Kemudian, konternya dipisahkan. Jadi tidak

menggangu bagi masyarakat yang membuat sediri,” jelasnya. “Pengurusan paspor melalui Kantor Imigrasi Klas I Khusus Batam perhari mencapai 300 orang. Bukan hanya warga Batam, dari luar daerah pun banyak yang mengurus paspor di Batam. Terutama yang hendak menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke negeri jiran. Dari Jawa, bahkan ada dari Jambi,” kata Kepala Kantor Imigrasi Klas I Khusus Batam, Agus Widjaja kepada wartawan belum lama ini. Agus menjelaskan, tidak sedikit dari mereka mencoba mengelabui petugas, mengurus paspor menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu. Mengurangi bahkan menambahkan umurn-

ya. Mereka beranggapan KTP yang dibawanya tidak akan ketahuan dan diperiksa petugas. “KTP yang janggal kita periksa. Memang tidak semua, kita random (acak), ”kata mantan staf Attase Imigrasi KBRI Singapura. Agus menegaskan, terkait dengan banyaknya KTP dan KK palsu tersebut, pihaknya akan menyurati langsung Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil). Jawaban bisa memakan waktu hingga berbulan-bulan. “Jadi sebelum ada jawaban, kita hentikan prosesnya,”tegasnya. Memang, kata dia, banyak yang protes karena prosesnya menjadi lama. “Katanya tidak sesui SOP (standar operasional prosedur). Namun tidak ada pilihan bagi petugas agar data yang digunakan benarbenar asli. Bila dinyatakan asli, prosesnya akan dilanjutkan. Sebaliknya, jika palsu akan dihentikan. Menurut Agus kecurigaan petugas banyak yang tidak meleset. KTP yang digunakan calon TKI banyak yang palsu. Bukan KTP luar saja, dari Batam juga banyak. Sebagian mengaku pindahan dari beberapa daerah. “Ketika wawancara baru beberapa hari di Batam, anehnya sudah punya KTP,” ungkap Agus Wijaya. (rm/ mwd).

Kepala Kantor Imigrasi Batam

Agus Wijaya

Tim Banggar Pemko Batam Meleset Proyeksikan Dana Perimbangan

KARYAWAN honorer Pemko Batam unjuk rasa

4.138 Orang Honorer Pemko Batam Terancam Dipecat BATAM, RAKYAT MEDIIA-Pemerintah Kota Batam tengah melakukan aksi bersih-bersih pegawai. Hasilnya, dari 4.431 honorer di lingkungan Pemko Batam, hanya 293 honorer yang dipastikan kontraknya diperpanjang di 2016. Sementara 4.138 honorer terancam dipecat. 4.138 honorer yang terancam dipecat itu tersebar di hampir semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Mereka diangkat menjadi pegawai berdasarkan SK dari masing-masing pimpinan SKPD. Hanya 293 honorer yang diangkat berdasarkan SK Wali Kota Batam. “Selain honorer yang direkrut berdasarkan SK Wali Kota, tidak akan diperpanjang kontraknya,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Batam M Sahi Berdasarkan data SKPD, honorer yang paling banyak diangkat berdasarkan SK SKPD ada di Dinas Pendidikan Kota Batam. Jumlahnya mencapai 1.863 orang. Umumnya tenaga guru. Hanya

ada 7 honorer di Dinas Pendidikan yang diangkar berdasarkan SK Wali Kota Batam. Selain itu, di Dinas Kesehatan ada 370 orang. Umumnya tenaga medis, mulai dari perawat hingga bidan. Hanya ada 12 honorer di Dinas Kesehatan yang direkrut berdasarkan SK Wali Kota Batam. Di Dinas Kebersihan dan Pertamanan juga cukup banyak. Mencapai 808 tenaga harian lepas (THL), Disperindag ada 18 orang, Sekretariat DPRD Batam ada 106 orang, Dinas Pekerjaan Umum 56 orang, Dinas Tata Kota 139 orang, BPM PTSP 22 orang, Bapedal 10 orang, Bapeko 1 orang, Dinas PMK UKM 20 orang, Kanpora 26 orang, Kesbangpol 2 orang, Dispenda 110 orang, Satpol PP 519 orang, BPM 23 orang, Dinsos 15 orang, Sekda 8 orang, Badan Pertanahan 3 orang, Disduk Capil 8 orang, Badan Pemberdayaan Perempuan 9 orang, Dinsos 15 orang, Disnaker 2 orang, BPM 23 orang, inspektorat 2 orang, dan Korpri 1 orang. (rm/*)

BATAM, RAKYAT MEDIA-Dana perimbangan yang diproyeksikan tim anggaran Pemerintah Kota (Pemko) serta Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Batam meleset dari proyeksi. Akibatnya, Pemko harus melakukan rasionalisasi di beberapa program kegiatan yang sudah diajukan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016.”Tergantung pemerintah, mana yang akan dirasionalisasi,” kata anggota Banggar DPRD Kota Batam, Aman, Rabu (27//2016) pekan lalu. Dia menuturkan, permasalahan itu akan dibahas Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemko Batam serta Banggar DPRD Kota Batam, sekaligus membahas catatan Gubernur terkait mata APBD 2016. Ketua Komisi II DPRD Kota Batam, Yudi Kurnain menyatakan berkurangnya dana perimbangan, maka defisit APBD 2016 kembali bertambah. “Sebab, sesuai perencanaan saja, APBD sudah defisit Rp 190 miliar. Apalagi jika dana

RAPAT anggota DPRD Batam membahas anggaran

perimbangan berkurang,” kata Yudi. Yudi mengatakan, proyeksi dana perimbangan sudah mengacu kepada aturan bagi hasil nasional. Namun kenyataannya tidak sesuai dengan target. “Banyak pengurangannya,” ujarnya. Berdasarkan hasil evaluasi Penjabat Gubernur Kepri, Nuryanto, penganggaran target pendapatan dana perimbangan Pemko Batam tak sesuai dengan alokasi yang tercantum pada lampiran Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 137 tahun 2015 tentang rincian APBN tahun 2016. Yakni, bagi hasil pajak penghasilan orang pribadi ditargetkan Rp121.576.785.235,

seharusnya Rp 139.473.799.000 atau selisih kurang Rp 17.897.013.765. Bagi hasil pajak bumi dan bangunan pertambangan ditargetkan Rp 37.120.161.304, seharusnya Rp 23.043.266.000 atau selisih lebih Rp 14.076.895.304. Bagi hasil sumber daya alam kehutanan ditargetkan Rp 47.669.825, seharusnya Rp 4.708.000, selisih lebih Rp 42.961.825. Selain itu, bagi hasil pungutan pengusahaan perikanan ditargetkan Rp 977.791.933, seharusnya Rp 1.089.194.00, terjadi selisih kurang Rp 111.402.067. Bagi hasil pertambangan gas bumi ditargetkan Rp 80.560.291.866, se-

harusnya Rp 2.860.582.000 atau ada selisih lebih Rp 77.699.709.866. Sementara itu, bagi hasil pertambangan minyak bumi ditargetkan Rp 33.252.742.467, seharusnya Rp 945.435.000 atau selisih lebih Rp 32.307.307.467. Serta bagi hasil sumber daya alam pertambangan umum ditargetkan Rp 11.688.945.691, seharusnya Rp 5.336.721.000 atau ada selisih lebih Rp 6.352.224.691. Dalam catatan Penjabat Gubernur Kepri pada APBD Batam 2016 itu, juga menyarankan ke depannya prognosis (ramalan atau proyeksi) target pendapatan lebih akurat dan realistis sesuai dengan sumber pendapatan. Yaitu, menyesuaikan alokasi pendapatan dengan alokasi yang tercantum pada peraturan perundang-undangan yang mendasari dana transfer daerah tahun 2016. Kemudian, memperhatikan perkembangan berbagai indikator perekonomian nasional dan daerah, yang dapat mempengaruhi realisasi pendapatan daerah.(rm/bp).


DAERAH

Sabtu, 30-10 FEBRIARI 2016,Minggu I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

4

Disduk Karimun Cetak 7.000 KTPel Pemegang SKK

HM Sanu dan Nurdin Basirun keluar dari gedung KPU kepri

Pelantikan Kepala Daerah Kepri

Akan Dilakukan Februari 2016? TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-HM Sani dan Nurdin Basirun sudah ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri, Sabtu (23/1/2016) lalu.Keduanya pun ditetapkan lagi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri dalam sebuah rapat paripur-

na istimewa sebelum diserahkan kepada Presiden Republik Indonesia (RI) melalui Menteri Dalam Negeri. Wakil ketua II DPRD Kepri Husnizar Hood mengatakan, DPRD Kepri akan menyusul jadwal rapat badan musyawarah (Banmus) untuk membahas jadwal penetapan itu.

Jadwal penetapan tersebut diusahakan akan digelar lebih cepat agar pelantikan gubernur dan wakil gubernur Kepri akan dilakukan sesegera mungkin oleh Mendagri RI. “Kami akan menyusun jadwal untuk menggelar rapat paripurna istimewa guna menetapkan gubernur dan wakil gubernur Kepri.

Bintan Raih Predikat B LAKIP Menpan

Pemprov Kepri Angkat 20 PTT Jadi PNS DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri mengangkat 20 pegawai tidak tetap (PTT) menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kategori 2. Pengangkatan tersebut dilakukan pada akhir 2015 lalu. Pelaksana tugas (Plt) Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pemprov Kepri, Hasbi mengatakan, para CPNS tersebut sudah mengikuti prajabatan. Mereka akan berstatus pegawai negeri sipil (PNS). ”Mereka sudah selesai mengikuti masa-masa prajaba-

SEKDA Bintan Lamidi

BINTAN, RAKYAT MEDIA-Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan), Yuddy Chrisnandi, menyerahkan laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) kepada sejumlah Kepala daerah, termasik Pemerintah Kabupaten Bintan di Jogja Expo Centre, Yogyakarta, Senin (25/1/2016). Berdasarkan data LAKIP tersebut, Bintan menjadi salah satu kabupaten yang menerima Lakip berprediket B berdasarkan hasil evaluasi Kemenpan RB RI. Sekretaris Daerah (Sek-

Kami akan berusaha agar pelantikan mereka bisa dilaksanakan pada Februari 2015. Tetapi itu juga tergantung lobi,” ungkap Husnizar kepada wartawan usai menghadiri acara penetapan Sani-Nurdin sebagai gubernur dan wakil gubernur Kepri di Asrama Haji Tanjungpinang, Sabtu (24/1/2016) lalu. (rm/tb).

da) Bintan, Lamidi, secara langsung menerima penghargaan di ruang Yudhistira Hall Lantai dua Jogja Expo Centre. Kepada penerima, Menpan RB Yuddy Chrisnandi berpesan, agar Instansi Pemerintah ditingkat Kabupaten dan Kota harus terus membangun etos kerja, sebagai budaya pelayanan dan berorientasi pada hasil. “Akuntabilitas kinerja ini juga dapat menjadi ukuran sejauh mana instansi pemerintah berorientasi kepada hasil,”kata Yuddy sebagaimana ditirukan Lamidi. Terkait hal tersebut, La-

midi menyampaikan bahwa PemkabBintan akan selalu berkomitmen penuh mengembangkan etos budaya kerja tersebut terutama dalam kaitannya dengan anggaran. Menurutnya, seluruh anggaran yang dikelola Pemkab Bintanselama ini sudah sesuai dengan tugas dan fungsi yang seharusanya. “Kinerja tidak hanya dilihat dari sisi penyerapan anggaran, namun juga kesesuaiannya dengan hasil. Kedepan, Bintan akan mengupayakannya lebih baik lagi “ ujar Lamidi. (rm/tp).

tan. Setelah itu mereka akan diangkat menjadi PNS penuh,” kata Hasbi kepada wartawan, Selasa (25/1/ 2016) lalu di Dompak. Menurut Hasbis, para PTT yang diangkat ini adalah mereka yang sudah mengabdi di Pemprov Kepri di atas 10 tahun. Mereka merupakan para PTT terakhir yang diangkat menjadi PNS.”Di waktu yang akan datang, tidak ada PTT yang diangkat jadi PNS. Kami juga belum mengajukan formasi penerimaan CPNS,” jelas kepala BKPP Pemprov Kepri tersebut. (rm/anton).

PARA PNS pemprov Kepri

47 Pengungsi Afganistan Kabur Dari Rendenim Tanjungpinang TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIASebanyak 47 orang pengungsi berkebangsaan Afghanistan menolak tinggal di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Para pengungsi itu mendesak petugas mengeluarkan mereka dari Rudenim Tanjungpinang, Selasa.”Mereka mengancam membuat rusuh sehingga beberapa petugas membiarkannya keluar dari Rudenim, namun dalam pengawalan,” kata Kepala Rudenim Tanjungpinang Surya Pranata. Surya membantah pengungsi asal Afghanistan itu kabur dari Rudenim. Mereka keluar dari Rudenim dalam pengawalan petugas Rudenim dan pihak kepolisian. Mereka berjalan kaki sekitar 2 km, dan akhirnya diamankan pihak kepolisian.”Saat ini mereka masih diidentifikasi dan dimintai

keterangan oleh pihak kepolisian. Saya masih koordinasi dengan pihak kepolisian hingga sore ini,” ujarnya. Menurut dia, para pengungsi itu sengaja melakukan aksi tersebut agar mendapat perhatian organisasi internasional untuk masalah pengungsi (International Organization for Migration).Mereka menuntut tinggal di hotel. Sementara pihak IOM sudah mengupayakan agar mereka tinggal di hotel di Batam, namun pihak Imigrasi setempat menolaknya.”Para pengungsi ini tidak sabar, padahal masih diusahakan agar mereka tinggal di hotel,” katanya. Saat ini, lanjutnya jumlah pengungsi asal Afghanistan sebanyak 145 orang. Rata-rata mereka tinggal di Rudenim 1,5-2 tahun.”Mereka belum lama berada di Rudenim,” katanya.(rm/anton)

PARA pengungsi Afganistan di Rendenim Tanjungpinang

KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, telah merampungkan pencetakan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) 7.000 warga yang mengantongi surat keterangan kependudukan (SKK). ”Itu selama Januari dan kami harapkan seluruh pemegang SKK yang berjumlah sekitar 8.000 orang Muhammad Tahar segera memiliki KTP-el,” kata Kepala Disduk dan Capil Karimun Muhammad Tahar belum lama ini kepada wartawan Pada semester II-2015, pihaknya telah menerbitkan SKK untuk 8.000 pemohon KTP-el karena pemerintah pusat tidak mengirimkan blangko dan tinta untuk mencetak kartu identitas tersebut.”Kami menerbitkan SKK untuk membantu warga dalam mengurus sesuatu yang membutuhkan kartu identitas kependudukan, berlaku sampai diterbitkannya KTP-EL,” kata dia. Pemerintah pusat, pada awal bulan ini telah mengirimkan sebanyak 8.000 blangko sehingga pihaknya mencetak KTP-eL bagi warga yang mengantongi SKK.”Warga tidak perlu khawatir karena persediaan blangko kembali normal,” kata dia. Dia mengatakan, proses rekam sidik jari dan iris mata telah dilakukan di kantor camat, sedangkan pencetakannya dilakukan di Dinas Kependudukan, tanpa dipungut biaya. “Tidak ada retribusi untuk pembuatan KTP alias gratis. Laporkan kepada kami kalau ada petugas yang meminta sejumlah uang,” katanya. Dia mengimbau kepada warga yang masih mengantongi KTP SIAK, segera mengajukan permohonan melalui kecamatan untuk diganti dengan KTP-eL.”KTP SIAK sebenarnya sudah dicabut sejak 2014, namun kami perkirakan masih ada warga yang belum menggantinya dengan KTP-el, namun jumlahnya tidak terlalu signifikan,” ucapnya. KTP-el, menurut dia, berlaku seumur hidup dengan satu nomor induk kependudukan. Bagi pemegang e-KTP yang mencantumkan masa berlaku lima tahun, menurut dia tidak perlu menggantinya dengan KTP-el karena juga dianggap berlaku seumur hidup.Dia menambahkan, pemegang KTP-el dapat mengajukan permohonan pembuatan KTP barujika rusak atau ada perubahan biodata, seperti alamat domisili dan status perkawinan.(rm/ant).

WISATA NATUNA, ANAMBAS DAN LINGGA, HARAPAN BARU KEPRI DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Master plan pembangunan Provinsi Kepri sudah dibuat yang dibagi dalam dua wilayah besar yakni Batam, Bintan, Karimun (BBK) dan Tanjungpinang sebagai kawasan Free Trade Zone (FTZ) serta Natuna, Anambas, Lingga (NAL) dengan sektor unggulannya. Kepala Badan Perencan Pembangunan Daerah Drs. Naharuddin (Bappeda) Pemprov Kepri Kepala Bappeda Kepri Naharuddin MTP mengatakan, Batam merupakan kota industri dan perdagangan. Meski demikian, sektor wisatanya juga maju. Adapun sektor wisata Batam lebih kepada wisata belanja, wisata kuliner, wisata memancing dan wisata olahraga. Wisata kuliner dan wisata belanja banyak disukai turis Singapura lantaran di Batam banyak restoran yang harganya murah dibandingkan Singapura. Belanja di Batam juga lebih murah dibandingkan di Singapura. Kemudian, wisata olahraga karena ingin main golf.”Lihat saja di pelabuhan, mereka datang bawa stik golf. Itu karena di Batam banyak pilihan lapangan golf,” jelas Naharuddin, baru-baru ini. Belakangan ini, turis Singapura semakin menyukai wisata memancing di laut Kepri. Mereka tak hanya bawa golf lagi. Memancing pun sudah mulai trend di kalangan turis. Sedangkan Bintan, jelasnya, turisnya benar-benar ingin menikmati keindahan alamnya. Karena itu, hotel dan resort di Bintan sangat berkembang. Para turis rata-rata menginap. Sedangkan di Batam, banyak juga turis yang balik hari lantaran kedatangan mereka untuk belanja, kuliner dan olahraga saja. Untuk Tanjungpinang, meski sudah ditetapkan daerah FTZ, namun bukan berarti sudah berkembang industrinya. Saat ini, kuliner dan wisata masih andalan Tanjungpinang. “Pulau Penyengat yang sangat bersejarah itu menjadi tujuan utama turis ke Tanjungpinang. Di sana sangat tinggi nilai historisnya. Terutama turis dari Singapura maupun Malaysia,” bebernya. Makanan Tanjungpinang juga menjadi idola para turis dan wisatawan nusantara (Wisnus). Ia mencontohkan, kepiting merah pakai telur dan saos merupakan salah satu yang diminati wisman dan wisnus. Termasuk gonggong dan jenis masakan lainnya. Sedangkan Karimun, juga berkembang dengan industri dan pertaniannya. Wisatanya hampir sama dengan Tanjungpinang. Saat ini, kata Naharuddin, keempat daerah ini sudah menjadi tujuan wisata. Namun, ke depan, Natuna dan Anambas serta Lingga akan menjadi tujuan wisata populer. Sehingga, daerah ini akan menjadi harapan baru Kepri ke depan. (rm/gun)


5

Sabtu, 30-10 FEBRIARI 2016,Minggu I

DAERAH

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Kanwil BC Kepri Tangkap Tiga Kapal Penyeludup Rokok Ilegal KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Kepri, di Tanjung Balai Karimun,menyita ratusan slop rokok ilegal yang diangkut tiga kapal dari Batam.”Ketiga kapal tersebut yakni kapal penumpang MV Marina Srikandi, KM Simpang Raya dan KM Tersanjung, dan ditegah petugas patroli BC Karimun di dua lokasi dan waktu berbeda,” kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau (Kepri) Parjiya dalam keterangan pers di Kanwil BC Kepri, Meral, Karimun, belum lama ini. MV Srikandi, kapal penumpang reguler rute Tanjungsamak-Tanjung Balai Karimun-Selat Beliah-Tanjungbatu-Sei Guntung Inhil, dicegat petugas patroli BC 15034/SPIDER pada 5 Januari 2016 di perairan Tanjungbatu, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun. KM Simpang Raya dan KM Tersanjung ditegah pada 8 dan 9 Januari 2016 oleh kapal patroli yang sama di perairan Tanjung Riau, Kecamatan Moro, Karimun dan perairan Tanjungbatu, Kundur. ”Rokok-rokok itu disita karena tidak boleh dibawa keluar Kawasan Bebas,” kata Parjiya. Dalam kesempatan yang sama, Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjung Balai Karimun, Abien Prastowidodo men-

jelaskan, rokok tanpa pita cukai yang disita dari tiga kapal tersebut antara lain, rokok merek Luffman bungkusan merah 149 slop, merek Thunder 59 slop, Luffman Classic 59 slop isi 10 bungkus, semuanya berjumlah 101.120 batang. Abien mengatakan, selain rokok khusus Kawasan Bebas, ada juga rokok untuk ekspor yang dalam bungkusannya tidak tertera tulisan “Khusus Kawasan Bebas”, juga tidak dilengkapi pita cukai.”Rokokrokok itu mau dibawa ke Tanjungbatu dan Moro, tidak termasuk Kawasan Bebas. Boleh saja dibawa keluar dari Batam, tapi harus pada kawasan bebas juga, seperti di Pulau Karimun yang sebagian wilayahnya juga berstatus kawasan bebas,” tuturnya. Modus operandi pengangkutan rokok tersebut, menurut dia, mengangkut barang kena cukai yang belum dilunasi cukainya tanpa dilengkapi dengan dokumen pelindung yang sah. “Nilai barang sekitar Rp37.920.000 dengan asumsi per bungkus sehargan Rp6.000. Sedangkan perkiraan kerugian negara Rp30.336.000 berupa cukai rokok,” kata dia lagi. Ketiga kapal tersebut, tambah dia, melanggar Undang-undang Np 39 tahun 2007 tentang Perubahan atas UU No 11 tahun 1995 tentang Cuk. (rm/jimi)

KAKANWIL Bea Cukai Kepri Parjiya (tengah pegang mekropon)

Bupati Anambas Terpilih Gubernur Terpilih Ajak Pasangan SAH Bersatu Lanjutkan Pembangunan Kepri Siapkan Program 100 Hari Kerja TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Setelah ditetapkan KPU Kepri sebagai pasangan GubernurWakil Gubernur Provinsi Kepri terpilih 2016-2021, HM.Sani dan Nurdin Basirun mengajak mantan rival politiknya, Soerya RespationoAnsar Ahmad serta seluruh element masyarakat Kepri untuk bersatu dan melanjutkan pelaksanaan pembangunan Kepri. Hal itu dikatakan Sani kepada sejumlah wartawan usai ditetapkan KPU Kepri sebagai Pasangan calon Gubernur terpilih melalui rapat pleno KPU yang dilaksanakan di Gedung Asrama Haji Tanjungpinang, Sabtu,(23/1/ 2016) lalu. ” Pesta demokrasi sudah usai, saatnya kita kembali bersatu, dan meneruskan pembangunan di Kepri,” ujar HM.Sani. Pilkada Kepri, tambah Sani, sudah melalui semua tahapan, hingga ke proses gugatan di MK dan penetapan dirinya sebagai Gubernur dan Nurdin Basirun se-

bagai Wakil Gubernur. Dengan adanya ketetapan KPU ini, pihaknya juga berharap, pemerintah akan melakukan pelantikan sesuai dengan waktu yang dijadwalkan. “Yang terpenting, kemenangan kami ini kemenangan semua pihak, dan bukan kemenangan kami saja. Demikian juga kedepan, pembangunan di Kepri, membutuhkan peran serta seluruh masyarakat Kepri, demikian juga, Pak Soerya dan Ansar Ahmad,” tambah Sani. Selama ini, kata Sani lagi, antara dirinya dan Soerya

selalu berhubungan baik. Dan kalau ada perbedaan pandangan dan pendapat, hal itu merupakan sesuatu hal yang lumrah. Demikian juga dalam pembangunan, jika ada kekurangan dan yang masih perlu dikakukan, membutuhkan semua Ide, pendapat serta masukan dari semua pihak. Ditanya apakah pasangan SAH telah mengucapakan, selamat atas kemenangan dirinya, Sani mengtakan, kalau secara langsung belum ada. Namun dirinya memaklumi atas sesuatu hal, yang

kemungkinan belum sempat mengucapakan.”Belum ada ucapan selamat, baru hanya isteri saya yang pertama kali mengucapkan selamat ke saya,” ungkap Sani. Hal yang sama juga dikatakan Nurdin Basirun, sudah saatnya semua pihak untuk bersatu dan bersama-sama untuk berkerja membangun Kepri yang lebih bagus kedepan.”Pilkada sudah selesai, saatnya, ayo kita samasama bekerja. Kalaupun ada perbedaan pandnagan dan pendpat, hendaknya hal itu dapat kita jadikan sebagai wahana kekayaan dalam mengambil satu kesimpulan untuk melakukan pembangunan di Kepri,” paparnya. Nurdin Juga mengakui, pemberian ucapan selamat secara langsung pada dirinya dari HM.Suryo dan Ansar Ahmat, hingga saat ini belum ada. Namun dia mengakui, Soerya dan Ansar merupakan sahabatnya sebelum dan dalam pencalonan dirinya sebagai Wakil Ghubernur Kepri. (rm/des)

TAHUN INI PEMPROV KEPRI LUNASI UTANG RP 700 M DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Penjabat Gubernur Kepri Nuryantomenjelaskan segera akan melunasi utangutang Pemprov Kepri di tahun 2016 ini.Sedikitnya ada utang sebesar Rp 700 miliar yang harus dibayarkan PemprovKepri kepada setiap kabupaten/kota yang ada di provinsi ini. “Saya tidak ingin ada utang ke kabupaten/kota. Lebih baik, kita tidak punya duit

tapi utang utang kita semua terbayar, daripada punya duit tapi banyak utang, ” kata Nuryanto, kepada wartawan belum lama ini di Dompak. Beberapa hari lalu, lanjutnya, dirinya sempat diingatkan oleh Pemko Batam terkait utang tersebut. “Saya kira, utang provinsi ke kabupaten/ kota mencapai Rp 700 miliar. Ini harus diselesaikan dan jadi skala prioritas, ”tegas Penjabat Gubernur Kepri itu.

Jumlah utang Pemprov Kepriyang harus diselesaikan pada 2016 ini diakui pula oleh Kepala Bappeda Pemprov Kepri, Naharuddin Kepada wartawan, Naharuddin menginformasikan bahwa utang Pemprov Kepri kepada pihak ke tiga mencapai Rp 128 miliar.Namun, jika ditambah dengan utang ke kabupaten/kota maka jumlah utang tersebut bisa melebihi Rp 600 miliar.(rm/mds)

TKI bermasalah berbaris untuk dipulangkan

ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Abdul Haris dan Wan Zuhendra bertekad menjalankan program 100 hari kerja. Dimulai pembenahan di sektor ketersediaan air bersih, listrik, telekomunikasi dan transportasi. “Itu harus dijalankan, sebab kebutuhan yang mendasar bagi masyarakat Anambas,” kata Abdul Haris kepada wartawan belum lama ini di Tarempa. Haris melanjutkan, pihaknya akan melakukan pembenahan di lingkungan pemerintahan. Nantinya, ke-

pala dinas harus menjalankan visi dan misinya dan tak ada lobi-lobi jabatan sehingga tidak ada beban.”Siapapun orangnya yang akan dipilih, yang pastinya dapat menjalankan amanah rakyat sesuai dengan program kerja yang dijalankan,” tegasnya. Dijelaskannya, bahwa jabatan kepala dinas hanya dipilih dari kalangan putra tempatan. Setiap kepala dinas tentunya memiliki kredibilitas yang kuat dan memiliki potensi yang dapat memajukan Kabupaten Kepulauan Anambas.”Siapapun orangnya yang penting dapat bekerja sesuai amanah rakyat,” tambahnya.

Senin Ini DPRD Kepri Umumkan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

Pjs Gubernur Kepri

Nuryanto

Pemulangan TKI Ilegal Dari Malaysia Dihentikan Sementara Waktu TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Pemulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bermasalah dari Malaysia melalui Tanjungpinang sementara waktu dihentikan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Tanjungpinang Surjadi mengatakan, penghentian sementara pemulangan TKIbermasalah ini terjadi karena Kemensos RI masih menaruh perhatian pada pengevakuasian para pengungsi Gerakan Fajar

Abdul Haris Bupati Anambas terpilih

Haris menyebut, pihaknya akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga membuka peluang bagi investor agar berinvestasi di KKA.”Kita akan jamin keamanan dan akan mendukung penuh perizinan, tapi harus seusia aturan yang berlaku,” tegasnya. Disinggung kapan pelantikan kepala daerah? Ia mengaku belum tahu sebab masih menunggu keputusan paripurna pelantikan.”Belum ada keputusan resmi, kita tunggu saja,” katanya. Menurutnya sampai saat ini belum ada kepala daerah di kabupaten atau kota di Indonesia yang sudah dilantik. Karena itu, ia menunggu keputusan resmi.”Tentu yang akan dilantik yang tidak mengalami masalah sengketa pilkada,” ujarnya. Saat ini, ia mengaku tidak melakukan persiapan khusus. Ia yakin pihak penyelenggara tentu sudah tahu pekerjaan yang bakal dilaksanakan menjelang pelantikan kepala daerah nanti. “Kalau bisa pelantikan secara serentak, agar dapat menghemat anggaran,” ucapnya. (rm/tps)

Nusantara (Gafatar). Proses pemulangan kembali dilakukan setelah Kemensos RI sudah selesai mengurus pengungsi Gafatar. ”Proses pemulangan TKIBermasalah dari Malaysia tetap berjalan seperti biasa. Setiap minggu, kami selalu menerima para TKIsekitar 300-500 orang. Namun, belakangan ini proses pemulangan tersebut dihentikan dulu oleh Mensos RI. Karena Mensos masih menaruh perhatian pada pemulangan pengungsuGafatar,” jelas Surjadi kepada wartawan di Tanjungpinang.

DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Badan Musyawarah DPRD Provinsi Kepulauan Riau memutuskan rapat istimewa pengumuman calon gubernur dan wakil gubernur terpilih pada Senin ini.”Badan Musyarawah DPRD Kepri sudah memutuskan. Bukan maksud diperlama, tapi karena kami harus fokus mengerjakan tugas yang ditargetkan tuntas pada pekan ini,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Kepri Syarafudin Aluan, kepada sejumlah wartawan di kantor DPRD Dompak pekan lalu. Politikus Partai Persatuan Pembangunan itu mengatakan rapat istimewa itu wajib dilaksanakan setelah penyelenggara pemilu menetapkan pengumuman Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri terpilih. KPU Kepri menetapkan HM Sani-Nurdin Basirun sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri terpilih dua

Komisi I

Syarafudin Aluan hari yang lalu. “Hasil rapat paripurna akan disampaikan kepada Mendagri untuk selanjutnya dijadwalkan pelantikan terhadap Sani-Nurdin di Jakarta,” ujarnya. Dia menambahkan dalam pekan ini DPRD Kepri dan tim anggaran eksekutif fokus membahas hasil evaluasi Mendagri terhadap Ranperda APBD Kepri 2015. Pembahasan

anggaran digesa agar dapat digunakan secepatnya untuk pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. “Ini persoalan penting dan sensitif sehingga perlu diperhatikan secara khusus. Apalagi saat ini terjadi defisit anggaran sekitar Rp382 miliar akibat pengurangan dana bagi hasil,” katanya. Berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi suara Pilkada Kepri 2015 yang dilaksanakan KPU Kepri pada 19 Desember 2015, pasangan calon nomor urut I, HM Sani-Nurdin Basirun unggul, dengan perolehan suara sebanyak 347.515, sedangkan Soerya Respationo-Ansar Ahmad hanya 305.688 suara.”Kami berharap Sani-Nurdin dapat melanjutkan program pembangunan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan di Kepri,” katanya. (rm/ant).


SELEBRITIS

Sabtu, 30-10 FEBRIARI 2016,Minggu I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

6

Rina Nose dan Fakhrul Razi

JAKARTA, RAKYAT MEDIAPenyanyi Dewi Perssik akan kembali beradegan hot dalam film terbarunya yang berjudul NYI BLORONG. Dalam film ini, Depe bakal menari tanpa busana. Hal ini disampaikan Depe saat syukuran film tersebut kepada infotaiment belum lama ini di kawasan Cinere, Depok “Saya akan tampil tanpa busana nanti di film ini. Di sana saya akan menari pole dance dan tari ular. Ceritanya saya lagi galau nunggu kekasih trus terlena sama lagunya jadinya asyik nari,” ujar Depe. Namun, untuk penampilannya kali ini, Depe menegaskan ini bukanlah sesuatu yang porno.”Tapi bukan yang telanjang porno gitu ya, ini nampilin sisi art,” tegas Depe. Depe pun tidak merasa risih saat ditawari untuk tampil tanpa busana. Menurutnya, di filmnya nanti ia tidak mempertontonkan sesuatu yang porno melainkan menampilkan sisi lain kemampuannya. “Saya di adegan itu nanti akan eksplor apa yang saya punya. Selain akting saya akan eksploitasi kemampuan saya menari ular dan pull dance yang tanpa busana itu. Tapi sekali lagi ini bukan sesuatu yang porno ya,” pungkas Depe.(rm/klc)

Rumah Tangga Norman Kamaru Memanas Karena Isu Selingkuh

Angel Karamoy Tanya Rasanya Jadi Janda ke Ayu Ting Ting JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Rumah tangga Angel Karamoy dan Steven Rumangkang memang kini telah retak. Meskipun keduanya sempat bertemu lagi saat Angel ulang tahun beberapa waktu lalu, tampaknya hal itu tak bisa kembali membuat hubungan mereka jadi membaik. Kecurigaan pun timbul ketika Angel seperti biasanya mengisi acara “Pesbukers”. Saat itu, para host menggeledah mobil Angel dan menemukan buku undang-undang pernikahan. Mereka pun kaget dengan hasil temuan tersebut. “Buat apa buku ini, kamu beneran mau kayak saya (jadi janda)?” tanya Ayu Ting Ting yang merupakan salah satu host. Angel dengan santai bertanya balik. “Enak nggak rasanya?” tanya kakak dari Kezia Karamoy ini. Ayu pun menjawab dengan cepat sambil tertawa. “Ya nggak enak lah,” ujar mantan kekasih Shaheer Sheikh itu. Sementara itu, hingga kini masih belum diketahui kelanjutan rumah tangga Angel dan Steven. Berbeda dengan Steven yang blak-blakan tentang konflik mereka, Angel memilih untuk irit bicara. (rm/wk).

JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Sejak beberapa waktu belakangan, rumah tangga Norman Kamaru dengan sang istri, Cici dikabarkan sedang tidak harmonis. Kabar tersebut dibenarkan oleh Cici, istri Norman. “Hubungan rumah tangga saya dengan Norman makin memanas karena kabar simpang siur yang dia dengar di infotainment dan media online,” kata Cici saat ditemui di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (28/1/ 2016) pekan lalu.

Faktor orang ketiga yang diduga semakin memperkeruh prahara rumah tangga Norman Kamaru dan Cici. Norman Kamaru mengira kalau Cici berselingkuh dengan te-

mannya sendiri, Elino. ”Ini nih katanya selingkuhan saya (sambul nunjuk ke Elino). Saya luruskan kalau saya tidak selingkuh. Ini sahabat baiknya abang juga,” kata Cici. (rm/tbng).

Rina Nose Dekat Dengan Juri D’Academy Asia, Fakhrul Razi JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Rina Nose kini tengah dekat dengan juri D’Academy Asia alal Brunei Darussalam, Fakhrul Razi. Pemilik nama asli Nurina Permata Putri ini tak menampik kedekatan tersebut, hanya saja dia tak mau terlalu mengumbar hubungannya tersebut. “Kami dekat iya, seperti apa kedekatan kami hanya kami yang tahu,” kata Rina Nose kepada wartawan belum lama ini di SCTV Tower, Senayan City, Jakarta. Begitu pula ketika dicecar dengan pertenayaan adakah yang spesial dalam hubungan keduanya. Wanita yang dua kali menjanda ini kembali mengatakan hal yang sama. “Ya seperti tadi, hanya kami dan tuhan yang tahu,” elak Rina Nose. Pun begitu, dalam ucapan Rina Nose seperti menyiratkan jika diantara keduanya telah menjalin hubungan yang lebih dari sekedar berteman. Rina dan Fakhrul Razi sering sekali jalan bersama. “Intensitas pertemuan kami lumayan sering. Kami seru, bisa ngobrol apa saja. Pokoknya nyambung. Kebetulan kalau memang sedang tak ada kesibukan, ya kami suka ketemu dan jalan-jalan biasa,” ujar Rina Nose. (rm/L6).

Gaya Penampilan Pasha Ungu Jadi Wakil Wali Kota Palu

Pasha, vokalis Band Ungi

JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Pashakini tak hanya dikenal sebagai vokalis band Unguyang berkecimpung di dunia musik tanah air saja. Ia sekarang juga terjun di bidang politik dan resmi menjabat sebagai Wakil Wali Kota Palu sejak 22 Desember 2015 lalu. Sejak dilantik, Pasha belum terlihat tampil di layar kaca lagi. Salah satu pengguna Instagram dengan akun @saidhasim akhirnya menjawab rasa penasaran para penggemar dengan mengunggah foto penampilan baru Pasha sebagai pejabat. Pemilik nama asli Sigit Purnomo Syamsuddin Said itu tampak meninggalkan gaya keren khas anak band dengan pakaian kasual. Kini, Pasha terlihat lebih gagah dan tampan saat memakai seragam Pegawai Negeri Sipil dan Wakil Wali Kota. “Selamat buat sigit purnomo said resmi terpilih sebagai WAKIL WALIKOTA PALU,” tulis akun @saidhasim dalam caption. ”Walikota yg paling ganteng baik hati murah senyum. Insha allah kota palu lbh maju.” Sementara itu, Pasha yang tengah sibuk dengan karir barunya ini dikabarkan membuat Ungu terancam bubar. Namun, pihak Ungu telah memastikan jika posisi Pasha sebagai vokalis tak akan tergantikan dan band yang telah berdiri sejak 1996 silam ini tak akan buyar. (rm/wk).

Amel Alvi Sempat Diduga Terlibat Prostitusi

Amel Alvi

JAKARTA, RAKYAT MEDIAAmel Alvi tak mau berlarut-larut dalam masalah yang sempat membuatnya jatuh terpuruk. Kini, wanita kelahiran Sukabumi, Jawa Barat itu sudah benar-benar move on. Ya! Amel mengakui hal tersebut di depan sang kekasih saat menghadiri acara Dahsyatnya Awards di Istora Senayan, beberapa waktu yang lalu. Tapi kira-kira bagaimana sih tanggapan sang pacar, Bobby Samuel alias Cyo soal dugaan kasus Amel,”Aku sih biasa aja. Aku tahu banget amel itu kayak gi-

mana. Dia gimana aku juga tahu,” jelasnya. “Untuk sekarang aku tidak merasa terganggu sudah 2016. Tahun baru, semua harus baru,” timpal Amel. Kendati sudah move on, namun keduanya tak memungkiri soal adanya gangguan, terutama dari haters. Tak mau ambil pusing, keduanya pun lebih memilih untuk mengabaikan komentar pedas para haters. ”Haters, dan mulut-mulut enggak enak sih. Kalau saya sih nggak ambil pusing, orang mau bilang apa, terserah,” pungkas Amel. (rm/klc).


7

OLAHRAGA

Sabtu, 30-10 FEBRIARI 2016,Minggu I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

DITEKUK CHELSEA, ARSENAL MELOROT KE POSISI TIGA EMIRATES, RAKYAT MEDIA-Arsenal kembali harus menelan pil pahit saat berjumpa dengan rival sekota mereka, Chelsea. The Blues berhasil menaklukkan The Gunners dengan skor tipis 1-0, dalam lanjutan pertandingan Liga Premier Inggris yang digelar di stadion Emirates, Minggu (24/1/2016) pekan lalu. Diego Costa lagi-lagi menjadi mimpi buruk bagi pasukan Arsene Wenger. Sebuah gol dan aksinya yang membuat Arsenal harus bermain dengan 10 pemain sukses mengantarkan The Blues melengserkan Arsenal dari puncak klasemen sementara. Kedua tim menunjukkan agresifitas sejak awal laga dengan saling bertukar serangan. Meski bertindak sebagai tamu, Chelsea tampak lebih mendominasi dan mencoba membuka beberapa peluang untuk menembus barisan pertahanan Arsenal. Di menit ke-18, Arsenal harus bermain dengan 10 orang setelah Per Mertesacker dikartu merah wasit. Dalam tayangan ulang, sebenarnya tidak ada atau hanya sedi-

kit kontak yang terjadi antara Merstesacker dan Costa, namun karena Mertesacker orang terakhir yang menjegal Costa di lini pertahanan, wasit tak ragu langsung memberinya kartu merah. Unggul jumlah pemain, Chelsea semakin mengambil inisiatif menyerang. Dimotori Willian dan Fabregas, The Blues mulai leluasa menebar ancaman ke gawang Petr Cech. Hingga akhirnya Costa berhasil memecah kebuntuan dengan golnya di menit ke-23 setelah menerima umpan matang Branislav Ivanovic. Di penghujung babak pertama, Arsenal memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Namun sayang, Mathieu Flamini yang berdiri tak terkawal gagal mengkonversi umpan Aaron Ramsey menjadi gol. Di babak kedua, Wenger menurunkan bintang mereka yang baru pulih dari cedera, Alexis Sanchez, untuk menambah daya gedor The Gunners. Ini adalahpenampilan pertama Sanchez sejak menepi karena cedera November lalu.(rm/ruter)

Barcelona vs Atletico Madrid

ATLETICO MADRID JADI PERTANDINGAN

Duel Perebutan Pemuncak Klasemen

MADRID, RAKYAT MEDIA-Barcelona akan menjamu pesaing terdekat mereka di La Liga, Atletico Madrid, akhir pekan ini dalam pertandingan yang bisa menentukan siapa

yang pantas memenangi gelar liga Spanyol musim ini. Barcelona dan Atletico memiliki jumlah poin yang sama, namun Barcelona unggul selisih gol dan

SPESIAL BAGI ARDA TURAN BARCELONA, RAKYAT MEDIA-Melawan Atletico Madrid akan menjadi pertandingan spesial bagi Arda Turan. Dia pun sudah cukup lama memikirkan pertandingan ini. Pertandingan melawan Atletico tentu menjadi kesempatan spesial untuk Arda. Baru di musim panas lalu pemain asal Turki itu meninggalkan Atletico yang sudah dia bela selama empat tahun untuk kemudian hijrah ke Barca. Laga melawan Atletico

satu pertandingan di tangan. Klub Catalan dapat mulai menjaga jarak aman dengan meraih kemenangan di Camp Nou, Sabtu (30/1/2016) ini, sementara Atletico memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa mereka masih patut diperhitungkan dalam perburuan gelar musim ini. Ini akan menjadi pertandingan liga terakhir antara Barcelona dan Atletico musim ini. Kedua tim masih akan bertemu dengan Real Madrid, yang kini berada empat poin di belakang mereka di posisi ketiga. (*)

pun diakui Arda sudah menjadi sesuatu yang dia pikirkan selama beberapa waktu belakangan ini. Namun Arda berjanji untuk tetap fokus demi mengantar Barca meraih kemenangan .”Saya sudah cukup lama kepikiran pertandingan ini,” kata Arda kepadaBarca TV seperti dikutip Marca. “Sebelum dan sesudah pertandingan saya akan gelisah, tapi saya akan fokus, saya akan bermain,

dan menikmatinya.Ini akan jadi laga spesial, berbeda. Bermain melawan mereka selalu sulit, kami akan mencoba untuk menang dan memberi segalanya untuk meraih tiga poin,” ujarnya. Barca dan Atletico saat ini sama-sama mengumpulkan 48 poin. Tapi Blaugrana yang masih punya satu pertandingan tunda itu ada di puncak klasemen berkat keunggulan selisih gol.(rm/ sepakbola).

Inter Milan Tertahan 1-1 Saat Melawan Carpi

MILAN, RAKYAT MEDIA-Inter Milan bermain imbang 11 dengan Carpi pada lanjutan Serie A di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (24/1/ 2016). Ini menjadi cela bagi pelatih Roberto Mancini, yang menjalani partai ke-200 bersama I Nerazzurri di kasta teratas Italia. Selaku tuan rumah, Inter mendominasi

pertandingan. Menurut catatan Lega Serie A, ada 12 tembakan yang dilepaskan pasukan Mancini, delapan di antaranya tepat sasaran. Sebagian peluang tercipta melalui kaki Ivan Perisic. Pada paruh pertama, pemain sayap asal Kroasia ini sempat melancarkan tiga tembakan dan satu kali bola ditangkap oleh Vid Belec.

Setelah menebar sejumlah ancaman, Inter menuai hasil enam menit menjelang paruh pertama berakhir. Bola tembakan Adem Ljajic berbelok arah karena membentur pemain belakang dan diteruskan Rodrigo Palacio ke gawang Carpi. Ini menjadi gol pertama Palacio pada musim 2015-2016 sekaligus terakhir pada paruh pertama laga. Pada paruh kedua, Inter gagal menggandakan keunggulan. Padahal, Carpi harus kehilangan Lorenzo Pasciuti yang menerima kartu kuning kedua pada menit ke-83. Kegagalan Inter turut dipengaruhi oleh aksi heroik Belec di bawah mistar. Satu menit sebelum pengusiran Pasciuti, dia menepis dua peluang beruntun dari Felipe Melo dan Rodrigo Palacio.(rm/ ruter).

PARA pemain kesebelasan Barcalona

Siapa pun Lawannya,

Barca Jadi Pemenangnya BARCELONA, RAKYAT MEDIA-Barcelona melalui babak perempatfinal Copa del Rey musim 2015-2016 dengan hasil sempurna. Bertandang ke markas Athletic Bilbao di Estadio San Mames, Blaugrana sukses menaklukkan tuan rumah dengan skor 1-3 atau unggul agregat 2-5. Kans Barca untuk melangkah ke babak final dan mem-

Valdes Ingin Membuktikan Bahwa Karirnya Belum Habis BELGIA, RAKYAT MEDIA-Pelatih Standar Liege, Yannick Ferrera, percaya bahwa kiper baru mereka Victor Valdes sedang mengemban misi untuk membuktikan bahwa karir sepakbolanya belum habis. Kiper veteran Barcelona tersebut mengakhiri mimpi buruknya selama 12 bulan di Manchester United ketika ia memutuskan untuk bergabung Stan-

dard Liege pada kesepakatan pinjaman hingga akhir musim pada hari Minggu lalu. Valdes kehilangan permainan regulernya sejak menderita cedera lutut serius menjelang akhir kontraknya di Barcelona pada 2014. Kini ia akan mendapatkan waktu bermain lebih bersama klub Belgia tersebut. Ferrera merasa Valdes masih me-

miliki sesuatu yang bisa ditawarkan menjelang akhir karir sepakbolanya dan percaya Valdes masih ingin bermain untuk skuad Spanyol di Piala Eropa 2016 Juni nanti.”Dia ingin membuktikan bahwa dia belum habis dan masih memliliki energi yang tersisa dalam dirinya untuk bermain sepakbola.” kata Ferrera kepada Marca.(rm/ bc).

pertahankan gelar Copa del Rey musim ini terbilang sangat besar. Terlebih, dengan didiskualifikasinya Real Madrid, mereka hanya bakal menghadapi tim-tim macam Valencia (jika mampu mengalahkan Las Palmas), Sevilla, dan Celta Vigo di babak selanjutnya. Melihat kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari kiper an-

dalanAzulgrana, yakni Marc Andre Ter-Stegen. Ia berujar bahwa siapapun lawannya, Barca siap untuk keluar sebagai pemenangnya. “Semua tim yang lolos ke babak perempatfinal merupakan sejumlah tim kuat, dan saya percaya bahwa mereka akan menjadi lawan yang berat di babak semifinal,” ujar Ter-Stegen, seperti

dilansir Marca, Jumat (29/1/ 2016) pekan lalu. “Namun saya tetap optimis mampu meraih kesuksesan dengan mempertahankan Copa del Rey musim ini. Kami takkan memandang remeh setiap lawan kami, tapi kami optimis mampu melewati setiap hadangan mereka,” tutup kiper Timnas Jerman tersebut.


KRIMINAL

Sabtu, 30-10 FEBRIARI 2016,Minggu I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

8

Deni, Anggota BIN Gadungan Pemeras Diciduk Polisi BATAM, RAKYAT MEDIA-Enam pelaku penyekapan dan pemerasan ditangkap jajaran Satrekrim Polresta Barelang, Rabu (20/1/2016) lalu. Dari hasil pemeriksaan, para pelaku ini menyekap salah seorang rekannya di sebuah Hotel di kawasan Nagoya, Batam. Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Yoga Buanadipta mengatakan, keenam pelaku tersebut diketahui bernama Hr, D, Mt, Ab, Hp dan Dt. Sementara korban yang disekap berinisial DW.”Memang ada laporan penyekapan yang dialami oleh korban, Dw. Setelah laporanya masuk, langsung kita gerebek disebuah kamar hotel dikawasan Nagoya,” sebut Yoga, Minggu (24/1/2016) siang. Menurut Yoga, cerita ini bermula ketika DW dan Jaylani, warga negara asing (WNA) asal Singapura melakukan perjanjian untuk berbisnis minyak di Indonesia. Ketika itu, Jaylani meminta mencarikan minyak legal kepada DW. Namun, perjanjian kerjasama tersebut hanya dilakukan melalui media sosial yaitu Whatshap (Wa). Ketika itu, Dw menyanggupinya dan meminta bantuan kepada Hr untuk mengurus semua transportasi dan akomodasi untuk membawa minyak tersebut ketempat Jaylani. Sementra yang menjadi negosiasi antara Dw dan pihak perusahaan yang akan dituju adalah DT.

DENI, (terdunduk) anggota BIN gadunga dari lima pemeras

Penipu Dengan Modus Lapangan Pekerjaan Marak di Batam

PARA pencari kerja di Batam rentan menjadi sasaran Penipuan

BATAM, RAKYAT MEDIAAksi penipuan dengan modus memberikan lapangan pekerjaan masih marak di Batam. Pelaku bernama Reza berhasil meraup keuntungan sampai puluhan juta dari pungutan puluhan pencari kerja melalui jasanya. Informasinya, Reza mengaku kepada belasan korbannya dapat membantu memasukkan orang bekerja di salah satu galangan kapal di Irak. Bahkan pelaku sudah mengantongi uang sebanyak Rp65 juta hasil pungutan dari korbannya. Setiap korban dimintai sejumlah uang untuk pelicin agar bisa berangkat ke Irak. Warga yang membutuhkan tidak berpikir lagi, langsung menyetorkan uang yang dimintai pelaku. Pelaku meminta uang mulai dari Rp6 juta sampai Rp9 juta perorang kepada korban, supaya mulus mendapatkan pulus di Irak. Uang yang diminta pelaku untuk keperluan pengurusan administrasi. Jika tidak diberikan korban, urusannya tidak bisa diproses pelaku. Aksi pelaku ini udah berjalan sekitar 10 bulan lalu, belasan warga yang tertipu sejak menyetorkan uang tak kunjung mendapatkan pekerjaan yang dijanjikan.Tak terima ditipu, korban berusah men-

dapatkan uang mereka kembali. Nahaas, pelaku selalu berdalih masih mampu memberikan pekerjaan itu. Salah seorang korban, Nita, warga Kaveling Flamboyan, Blok C 100, Kelurahan Seipelunggut, mengaku tak tahan lagi dengan aksi pelaku melaporkan kejadiannya di Polsek Sagulung. Dia menceritakan, uang yang diberikannya kepada pelaku sebanyak Rp9 juta demi pekerjaan untuk adiknya yang pengangguran. Sejak 10 bulan lalu, pekerjaan yang dijajikan pelaku tak kunjung ada. Bahkan dia sudah berkali-kali meminta uang kembali. Uangnya yang belum dikembalikan pelaku sebanyak Rp4 juta lagi.”Saya mau memberikan uang itu, biar adik dapat pekerjaan. Tapi malah ditipu. Sudah 10 bulan uang tak balik pekerjaan tak dapat,” kata Nita, kepada wartawan belum lama ini di Batuaji. Sepengetahuannya, sudah ada 15 orang yang menjadi korban. Dia menyampaikan korban itu merupakan warga Sagulung dan Batam Centre. Pada Kamis 21 Januari 2016 malam, Nita bersama korban lainnya meminta uang mereka kembali ke rumah korban. Namun, waktu itu malah

pelaku mengembalikan uang sebanyak Rp500 ribu. Selama ini mereka belum berniat mempolisikan pelaku lantaran masih percaya kalau pelaku akan membalikkan uangnya. Diketahui, pelaku bekerja salah satu perusahaan di Singapura, sehingga mudah saja bagi pelaku membalikkan uang mereka. Sayang, tidak sesuai dengan harapan.”Yang saya tahu warga Sagulung sembilan orang dan enam orang warga Batam Centre. Kami sudah minta uang itu kembali, tapi dia tak mau balikkan,” ujarnya. Disampaikan, uang sebanyak itu tidak sedikit baginya. Saat ini mereka (korban) berusaha supaya pelaku dijebloskan ke dalam penjara.Dia mengaku selama menyetorkan uang itu tidak ada bukti seperti matterai. Untuk saat ini masih menunggu korban lainnya untuk melaporkan kejadian yang menimpa mereka. Dia berharap supaya polisi menangkapnya. “Sayangnya kami tak ada hitam putih atau kuitansi. Maunya uang kembali kalau tak jadi berangkat. Kami tak tahan lagi, biar pelaku ditangkap polisi,” ujar Nita sambil menunggu korban lainnya datang ke Polsek Sagulung. (rm/bty)

Acui Gembong Judi Sie Jie Bintan Dibekuk Polisi BINTAN, RAKYAT MEDIA-Praktik perjudian masih marak di wilayah Bintan, meski petugas keamanan telah beberapa kali membongkarnya. Minggu (24/1/2016) pekan lalu, Satreskrim Bintan kembali mengamankan tersangka judi jenis Sie Jie di Kampung Lakis, Keluarahan Tembeling Tanjung, Teluk Bintan. Dimana penangkapan

ini kali pertama dilakukan di awal tahun 2016 oleh Satreskrim baru Polres Bintan.Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan tersangka bernama Leng Hoa alias Acui (51). Pria paruh bayah ini tak menyangka, aksi tersebut sudah diintai oleh petugas. Bahkan saat ditangkap, tersangka tengah merekap hasil perjudian tersebut.

“Dari lokasi penangkapan, kita menyita uang sebesar Rp 250 ribu dari hasil perjudian tersebut,” kata Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Arya Tesa Brahmana kepada wartawan, Senin (25/1/2016) lalu di Tanjunguban. Selain itu, dua lembar kertas nota berisikan rekap nomor-nomor Sie Jie pun tak luput diangkut ke mapolres.(rm/trb).

Polisi Jerat Pasal Berlapis Kepada Dua Kurir Narkoba BATAM, RAKYAT MEDIABerkas perkara dua kurir narkotika jenis sabu-sabu berinisial HT (33) dan TJ (26) yang diamankan pihak Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepri beberapa waktu lalu, dinyatakan telah P21 alias lengkap oleh pihak Kejaksaan Negeri Batam. Atas kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 4.250 gram atau ditaksir dengan harga RP 6 Miliar itu, kedua tersangka dikenai tiga pasal berlapis.”Berkas sabu 4250 gram atau senilai enam miliar rupiah itu sudah P21 hari ini.

Keduanya dikenai tiga pasal berlapis,” kata Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Kepri AKBP Moch Soleh di Mapolda Kepri, kepada wartawan Selasa, (26/1/2016) lalu di Mapolda Kepri. Soleh menambahkan, pasal yang dikenai kepada HT dan TJ yakni Pasal 112, 114 dan 115 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba (Diresnarkoba) Polda Kepri membekuk dua kurir narkoba dari Malasyia HT (33) dan TJ (26) di Kampung Tua Pantai Nongsa, Batam Provinsi Kepri,

Sabtu (25/11/2015) sekitar pukul 00.10 WIB. Dari kedua tersangka, Ditresnarkoba mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 4.250 gram atau ditaksir dengan harga RP 6 Miliar.”Mereka masuk bersama para TKI dari Malasyia ke Batam,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Pol Wiyarso. Kata Wiyarso, tersangka HT dan TJ merupakan kurir. Keduanya berencana akan membawa narkotika jenis sabu tersebut ke Madura melalui jalur laut dari Kijang Pulau Bintan, Provinsi Kepri. (rm/tr).

AKBP M Soleh

Polres Barelang Gerebek Judi Gelper di Batuaji

KANTOR Polres Barelang di Balaoi

BATAM, RAKYAT MEDIAJajaran Polresta Barelang menggerebek sebuah rumah di kawasan Griya Permata, RKP Batuaji, Selasa (26/1/2016) pekan lalu . Rumah itu disinyalir sebagai lokasi judi gelper yang meresahkan warga sekitar. Empat orang diamankan, dua diantaranya ditetapkan sebagai tersangka. Tersangka yang diamankan adalah Seswanto, buruh bangunan yang saat itu tertangkap tangan sedang menukar uang di kasir usai ber-

main. Sementara dari kasir, Naulia Dema, polisi mengamankan uang ratusan ribu rupiah. Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Yoga Buanadipta Ilafi mengatakan, penggerebekan dilakukan setelah adanya informasi warga. Warga sekitar terutama ibu-ibu merasa khawatir atas keberadaan arena perjudian di kawasan perumahan tersebut. Apalagi, permainan itu menyasar suami dan anak-anak mereka. “Jadi atas informasi itu

anggota kita turun dan menyamar sebagai pemain. Di sana kita menemukan satu unit mesin ikan untuk judi,” kata Yoga. Menurut dia, saat penggerebekan berlangsung, terdapat beberapa orang pemain. Namun, para warga yang hendak bermain langsung bubar begitu mengetahui adanya polisi. Dari penggerebekan, pihaknya mengamankan empat orang. Dua orang di antaranya langsung ditetapkan sebagai tersangka. Sebab saat itu mereka sedang melakukan transaksi dan menemukan bukti uang Rp 100 ribu.”Kita menetapkan seorang pemain berinisial S sebagai tersangka, dan satu orang lagi kasir, inisial ND. Mereka dikenakan pasal 303 KUHP tentang perjudian,” ujarnya. Sementara pemilik rumah atau pengelola gelper SD berhasil melarikan diri, sehingga dimasukan ke dalam daftar pencarian orang (DPO).Dan dua orang lainnya ditetapkan sebagai saksi JS dan MS.”Kita juga menemukan uang tunai sebanyak Rp 893 ribu, enam unit

ponsel, tiga buah dompet, serta satu buah mesin judi,” sebut Yoga. Dilanjutkan Yoga, adanya praktek perjudian di kawasan pemukiman warga merupakan modus baru yang dilakukan para pemain judi memulai usaha.”Kita imbau kepada masyarakat, jangan coba-coba memulai usaha judi seperti ini. Kita akan langsung tindak,” jelas Yoga.Yoga juga menegaskan, pihaknya tak pernah tebang pilih memberantas unsur perjudian di kota Batam. “Jika ada informasi, silahkan lapor ke kita. Kita akan proses,” katanya. Sementara itu, Seswanto mengakui dirinya hanya sebagai pemain. Ia juga berdalih baru pertama kali mencoba bermain gelper. “Baru pertama, tapi langsung ditangkap,” terang pekerja bangunan ini kepada awak media. Begitu juga yang disampaikan Naulia. Perempuan berusia 30 tahun ini enggan memberi keterangan terkait penangkapan dan perjudian tersebut. “Saya baru bekerja tiga hari. Jadi tak tahu apaapa,” sebut Naulia.(rm/bps).

Rusuh Dilapak Judi Dadu Jodoh Batam Kembali Terjadi BATAM, RAKYAT MEDIA-Maraknya kasus perjudian di Batam makin meresahkan masyarakat. Pasalnya, di lokasi perjudian tersebut kerap terjadi kericuhan yang mengganggu Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat). Dan aksi kericuhan itu kembali terjadi Kamis (28/1/2016) kemarin. Keterangan yang berhasil dihimpun media ini menyebut, peristiwa itu terjadi di lokasi judi dadu, Taman Boulevard Blok. L Jodoh. Ketika itu, permainan judi dadu tengah berlangsung, tiba-tiba lapak dadu didatangngi seorang pria berinisial ZN. Ia kemudian beridiri di tengahtengah lapak dadu sambil berteriak dan mengobrakabrik lapak dadu tersebut.

“Setelah mengobrak abrik dadu tersebut, ZN langsung menarik baju seorang pria RP dan memukul pada bagian kepala muka serta tubuhnya,” ungkap seorang saksi mata yang keberatan namanya ditulis media, Jumat (29/1/2016). Melihat kejadian itu, rekan RP, Rf beserta teman-temannya datang membantu. Lalu, mereka pun mengeroyok ZN menggunakan balok dan senjata tajam.”Kejadian itu langsung dilerai kawan-kawan ZN yang juga tengah berada di loksi dadu tersebut,” tambahnya. Namun naas dalam peristiwa itu buat ZN. Seketika ia tumbang karena mendapat pukulan balok dan luka tusuk. Ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Bunda untuk

mendapat pertolongan. Akibat kejadian tersebut, ZN mengalami luka lebam di wajah dan luka tusuk pada bagian dada sebelah kanan serta mendapat 7 jahitan. Saat ini, ZN sudah meninggalkan rumah sakit. Sedangkan RP menderita luka lebam pada bagian kepala dan wajah. Belakangan diketaui ZN ternyata adalah anggota TNI berpangkat Sertu dan Rf juga anggota TNI dari satuan lain berpangkat Praka. Sementara RP adalah warga sipil. Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri Komisaris Besar Polisi Adi Karya Tobing yang dikonfirmasi belum bersedia belum bersedia memberikan keterangan kepada wartawan. (rm/wdm)


9

Sabtu, 30-10 FEBRIARI 2016,Minggu I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

NASIONAL

Mendagri Tjatjo Kumolo

Surat Edaran Mindagri,

E-KTP Berlaku Seumur Hidup JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah menandatangani surat edaran (SE) kepada seluruh gubernur, bupati dan wali kota. SE itu terkait penegasan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El atau E-KTP) berlaku seumur hidup. Demikian dikemukakan Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Zudan Fakrulloh, Jumat (29/1/20126) kemarin. ”SE sudah ditandatangani Pak Menteri pada Kamis (28/1/2016) lalu,” kata Zudan. Menurutnya, SE memang sepatutnya diterbitkan. Pasalnya, masih terdapat masyarakat yang belum mengetahui masa berlaku KTP elektronik seumur hidup. “Penyedia layanan seperti pihak bank dan notaris serta kepolisian belum tahu KTP elektronik yang ada masa berlakunya tidak perlu diperpanjang,” ujarnya. Sebelumnya, Mendagri meminta masyarakat tidak mengkhawatirkan terkait masih adanya KTP elektonik yang memuat masa berlaku. “Bagi Anda yang masa berlaku KTP elektronik habis, tidak perlu mengurus perpanjangan masa berlakunya lagi. KTP tersebut masih tetap bisa digunakan, meski di dalam kolom berlaku terdapat tanggal kedaluwarsanya,” kata Tjahjo. “KTP elektronik yang sekarang dibagikan, masa berlakunya memang tertulis berlaku seumur hidup. Namun untuk yang sudah kedaluarsa pun masih sah dan tetap berlaku.” Bagi masyarakat yang belum mengetahui hal itu, menurutnya, jangan sampai memberikan uang kepada calo untuk perpanjangan membuat KTP- elektronik baru. “Jadi Anda tak perlu takut dan khawatir ditolak saat menunjukkan KTP elektronik sewaktu ada razia kepolisian atau-pun disaat mengurus surat-surat penting di kantor/lembaga manapun,” tegasnya.(rm/bs).

SALAH satu sudut kota Medan

7.384 Warga Sumut Terjangkit HIV Dan AIDS MEDAN, RAKYAT MEDIA-Tercatat sudah terjadi 7.384 kasus HIV/AIDS di Sumatera Utara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 766 orang harus meregang nyawa melawan penyakit mematikan itu. ‘’Dari tahun 1994 hingga 2015, sebanyak 766 orang meninggal karena AIDS dan jumlah itu yang meninggal di rumah sakit,” kata Project Officer Global Fund Dinas Kesehatan Sumut, Andi Ilham Lubis, kepada wartawan belum lama ini di Medan. Jumlah itu kata Andi bisa bertambah, karena banyak yang tidak melaporkan diri. Diperkirakan ada sekitar 15 persen pengidap HIV/AIDS yang meninggalkan rumah sakit, tidak terlapor apakah mereka meminum ARV (Anti Retro Viral). Andi menyebutkan, penularan HIV/AIDS memang terus meningkat. Dari 7.384 kasus HIV/AIDS, faktor risiko yang paling tinggi adalah heteroseksual sebanyak 5.740 kasus. Selanjutnya penggunaan jarum suntik sebanyak 1.144 kasus, ibu melahirkan yang menularkan ke anaknya 104 kasus, penularan dari homoseksual 94 kasus, ibu rumah tangga yang tertular ada 42 kasus, biseksual 38 kasus, hetero IDUs 141 kasus, transfusi darah 75 kasus dan lain-lain enam kasus. “Ada tren penularan HIV/AIDS melalui hubungan seksual (heteroseksual). Kalau dulunya penularan paling tinggi itu menggunakan jarum suntik tetapi sekarang tidak. Jadi kita harapkan masyarakat yang rentan, memeriksakan dirinya ke layanan VCT,” tutur Andi. Ia menuturkan, saat ini pengidap HIV/AIDS paling tinggi adalah laki-laki sebanyak 5.624 orang. Sedangkan pengidap HIV/AIDS perempuan sebanyak 1.760 orang. Pengidap HIV/AIDS mayoritas laki-laki dikarenakan mobilitas seksualnya lebih tinggi dibanding perempuan.(rm/sp).

RATUSAN massa AMPAK lakukan aksi demo di depan gedung KPK

Desakan KPK Ambil Alih Kasus Bansos Sumut Menguat JAKARTA, RAKYAT MEDIAKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta bergerak cepat mengambil alih kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) di Sumatera Utara yang saat ini ditangani kejaksaan Agung. “KPK harus mengambil alih kasus bantuan sosial Sumatera Utara,” ujar Guntur Setiawan dari Aliansi Masyarakat dan Pemuda An-

tikorupsi (Ampak) saat menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (29/1/2016) kemarin. Seperti diketahui, KPK telah membongkar adanya upaya pengamanan dalam penanganan kasus dugaan korupsi bansos Sumut. KPK telah menjerat mantan Sekretraris Jenderal DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Par-

trice Rio Capella. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menyatakan Rio Capella menjatuhkan hukuman satu tahun enam bulan penjara terhadap Rio Capella. Desakan agar KPK ambil alih kasus dugaan korupsi dana bansos Sumut juga disuarakan dalam beberapa aksi demonstrasi sebelumnya Pedemo juga meminta kepada

Ketua KPK Agus Rahardjo untuk menuntaskan kasus ini dengan memanggil Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Jaksa Agung HM Prasetyo. “Kami meminta kepada pimpinan baru KPK bapak Agus untuk segera menuntaskan masalah ini dengan memanggil Surya Paloh dan HM Prasetyo,” tutur Guntur. (rm/snws)

Kejati Riau Periksa Sekda Meranti Terkait Korupsi Pelabuhan Dorak PEKAN BARU, RAKYAT MEDIASetelah menaikkan status dugaan korupsi Pengadaan lahan pembangunan Pelabuhan Dorak, untuk kesekian kalinya, Kamis (28/01/16), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau kembali memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Meranti, Iqaruddin. Iqaruddin menjalani pemeriksaan mulai Pukul 09:00 WIB, dan selesai sekitar Pukul 16:15 WIB. Ia diperiksa oleh Jaksa penyidik, DR Zulkifli SH MH. Koordinator jaksa penyidik, Rohim, usai pemeriksaan menjelaskan jika kedatangan Iqaruddin sebagai saksi pertama dalam penyidikan korupsi lahan tersebut. “Pemeriksaan terhadap Iqaruddin merupakan yang pertama setelah naik ke penyidikan. Saat itu ia menjabat sebagai asisten, yang menjadi panitia pengadaan lahan,” ujar Rohim. Dugaan korupsi ini, telah naik dari proses penyelidikan ke penyidikan berdasarkan SK Kajati Riau, PRIN-02/N.4/F.d.1/01/2016, tanggal 22 Januari 2016. Penyidik telah menemukan unsur pelanggaran pidana

sehingga proses penyelidikan ditingkatkan ke Penyidikan. Menurut Rohim, diduga telah terjadi Mark up terhadap harga tanah untuk rencana pembangunan pelabuhan. Saat ini penyidik masih menunggu pemeriksaan perhitungan kerugian negara yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Riau. “Secara garis besar itu ada Mark up pengadaan lahan. Potensi kerugian negara itu nanti kan BPKP,” kata Rohim. Usai menjalani pemeriksaan, Iqaruddin enggan memberikan komentar kepada wartawan yang telah menunggunya di luar Gedung Pidana Khusus (Pidsus). “Udahlah ya aku nak (mau) Salat,” ujar Iqaruddin. Sebelumnya, Kejati Riau telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus ini selain Iqaruddin. Namun, pemeriksaan itu, masih berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Nomor : Print-05/N.4/Fd.1/04/2015, tanggal 14 April 2015 tentang dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan pembangunan Dermaga Pekerjaan

TNI Siap Bantu Polri Tangkap Santoso JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo menegaskan untuk menangkap teroris, Santoso alias Abu Wardah di Poso, Sulawesi Tenggah, pihaknya memastikan tidak akan mengambil alih operasi perburuan teroris” Tidak mungkin darurat militer,” ujar Gatot di gedung PTIK, Mabes Polri, Jumat (29/1/2016) kemarin. Ia menambahkan, operasi perburuan tetap dibawah kendali polisi, sedangkan TNI hanya sifatnya hanya mendukung.”Dalam kondisi darurat militer, baru TNI jadi tangan kanan Presiden, polisi tangan kiri. Dalam artian memberi bantuan. Hilangkan sifat kompetisi dari masingmasing angkatan,’ujarnya. Sementara menurut Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, TNI bisa saja mengambil alih dalam operasi pengejaran pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) itu. Namun tetap menunggu

Jendral Gatot Nurmantyo perkembangan kondisi dan situasi di lapangan,”Kami sadar yang terjadi di lapangan adalah lokasi geografis. Tidak mudah untuk bisa kami jadikan ajang untuk menindak,” katanya. Pun demikian, ia tidak mempersoalkan pihak mana yang berhasil menanakgap teroris yang plaing dicari di wilayah Indoensia tersebut, ”Ditangkap polisi ya lebih baik. Ditangkap sama-sama juga tidak ada masalah. Karena saat ini sudah satu komando,”katanya.(rm/ozn)

KANTOR Kejaksaan Tinggi Riau di Pekan Baru

Pembangunan Pelabuhan Kawasan Dorak Selatpanjang yang menggunakan APBD Tahun 2012-2014. Data yang berhasil dirangkum, pembangunan Pelabuhan Kawasan Dorak dirancang dengan sistem multiyears. Selain itu, pelabuhan

tersebut dirancang bertarap internasional. Pengerjaannya ditargetkan memakan waktu tiga tahun dari 20122014. Adapun dana yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti hampir menembus Rp650 miliar.(rm/br).

Jaksa Laporkan Harry Tanoe ke Bareskrim Polri JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Direktur MNC Grup Harry Tanoesoedibjo (HT) dilaporkan dalam dugaan kasus ancaman atau menakut-nakuti sebagaimana diatur dalam Pasal 29 UU 11/2011 tentang ITE ke Bareskrim Polri Kamis (28/1/2016) lalu. Pihak pelapor adalah Yulianto yang saat ini menjabat sebagai kasubdit penyidik tipikor Kejaksaan Agung. Menurutnya ancaman itu dilakukan melalui nomor telepon 081510668080. “Tindakan ini diancam pidana 12 tahun penjara. Kenapa saya laporkan? Saya punya bukti cukup laporkan itu. Saya secara resmi laporkan HT. Saat ini saya sedang menyidik kasus mobile 8. Pada saat menangani kasus itu, saya dapat SMS ini,” kata Yulianto di Mabes Polri denga nada berteriak. Yulianto, yang datang dengan seragam dinas jaksa dan ditemani sejumlah jaksa lain itu, lalu membacakan salah satu bunyi SMS yang ditujukan padanya itu. “Isinya,’Kita buktikan siapa salah, benar, siapa profesional. Preman kekuasaan gak langgeng, saya masuk ke politik mau berantas penegak hukum yang semena-mena. Catat kata-kata

Harry Tanoesoedibjo saya.’ SMS itu dikirim tanggal 5 Januari pukul 16.30,” urainya. Saat ditanya bagaimana Yulianto yakin jika itu adalah pelakunya adalah HT, dia menjawab,”Itu bagian penyelidikan.” Soal ancaman lewat SMS ini juga sudah diungkap Jaksa Agung Muhammad Prasetyo dalam raker dengan Komisi III, di DPR, Jakarta, Rabu (20/1/2016) kemarin. Saat itu Prasetyo juga sempat membacakan isi SMS dari HT yang kini juga duduk sebagai ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo). (rm/bs).


DAERAH

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Sabtu, 30-10 FEBRIARI 2016,Minggu I

10

Kepala Dinas Kesehatan Anambas

Dibidik Kejati dan Polres Natuna HM Rudi dan Amsakar

Akhir Februari Walikota Batam dan Bupati Bintan Dilantik BINTAN, RAKYAT MEDIAPasangan Apri Sujadi dan Dalmasri Syam segera dilantik. Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bintan terpilih itu dijadwalkan pada Minggu ketiga di bulan Februari dan dilangsungkan di Kantor Gubernur Kepri, Dompak Kota Tanjungpinang. Hal ini disampaikan Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Kepri, Misni. Menurutnya, informasi yang diperoleh dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) ada beberapa opsi untuk pelantikan kepala daerah terpilih. Pertama, opsi yang diberikan pelantikan dilakukan pada bulan Februari.Untuk opsi kedua, kata Misni, dilakukan pada bulan Maret serta opsi ketiga pelantikan kepala daerah dilakukan pada bulan Juni. Untuk di Kepri, sambungnya, baru Pilkada Kabupaten Bintan dan Kota Batam yang akan dilantik pada bulan Februari.”Saya baru pulang dari Kementrian Dalam Negeri, disampaikan Kemendagri pelantikan Bupati/Wakil Bupati Bintan, dan Walikota/ Wakil Walikota Batam yaitu minggu ketiga Februari,” kata Misni kepada wartawan belum lama ini Dijelaskannya, pelantikan kepala daerah terpilih yang dilakukan pada bulan Maret atau opsi kedua bilamana Bupati atau Walikota yang jabatannya habis pada

Desember 2015 lalu. Sedangkan untuk opsi ketiga atau pelantikan yang dilakukan pada bulan Juni, apabila Bupati dan Walikota yang masa jabatannya berakhir pada Maret-juni. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014, tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Undang-Undang, pelantikannya oleh Gubernur. “Untuk pelantikan Bupati/ Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota, akan dilaksanakan oleh Penjabat Gubernur, di Ibu Kota Provinsi. Sedangkan untuk pelantikan Gubernur dilakukan di Kemendagri,” tambahnya. Sekretaris DPRD Bintan, Agusnawarman mengatakan, berita acara Rapat Paripurna istimewa agenda penetapan Bupati/Wakil Bupati Bintan terpilih sudah diserahkan ke Biro Pemerintahan Provinsi Kepri, yang diterima Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Kepri. “Berdasarkan informasi yang saya terima, berita acara tersebut saat ini sudah berada di meja Kemendagri, yang diserahkan Biro Pemerintahan Provinsi Kepri,” ujar Agus.(rm/hk).

ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas dibidik aparat penegak hukum dari Polres Natuna dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri. Sinyalemen ini menyusul adanya surat dalam amplop coklat dari Kejati Kepri yang dialamatkan ke Kepala Dinas dan Bendahara Dinas Kesehatan. Surat itu disebut-sebut telah diterima pihak dinas pada, Senin (26/1/2016) lalu. Sementara dari Polres Natuna juga telah mengirimkan tim ke Dinkes Anambas. “Informasinya begitu. Katanya ada surat pemanggilan terhadap kepala Dinas Kesehatan serta Bendaharanya dari Kejati. Dalam kasus apa, kita tidak tahu,” kata salah satu warga Tarempa yang namanya enggan dipublikasikan, Rabu (27/1/2016) lalu. Tidak hanya dari Kejati lanjutnya, Satuan Reskrim Polres Natuna juga mengirimkan timnya ke Anambas. Yang menarik adalah bidikannya sama, yakni Dinas Kesehatan. Namun dirinya mengaku tidak mengetahui apakah dalam kasus yang sama atau berbeda. ”Infonya ada tiga orang penyidik dari Polres dikirim ke sini (Tarempa-red). Jumat lalu mereka sudah sampai. Cek aja langsung ke Polsek kalau kurang yakni,” bebernya. Ketika disinggung dapat informasi tersebut dari mana , mereka mengaku dari mulut ke mulut. Saat ini, diwarung kopi sedang sibuk membahas kedua permasalahan ini. “Tarempa ini kecil bang. Isu cepat berkembang apalagi kalau sudah diwarung kopi,” ungkapnya. Dari informasi tersebut

sejumlah wartawan langsung mendatangi Dinas Kesehatan mengkomfirmasi kebenaran kedua kabar ini, sayangnya tidak ada satupun pejabat dari Dinas Kesehatan berada ditempat. Menurut staf penjagaan di Dinkes, baik Kepala Dinas, Sekretaris maupun Bendahara, mereka tidak berada ditempat. “Bapak tidak ada. Beliau ke Pinang hari, Sabtu (24/1/2016) lalu. Bendahara juga tidak ada, kalau tidak salah Dinas Luar (KL). Kalau Sekretaris, sedang cuti,”kata salah seorang pegawai di kantor itu Meski pucuk pimpinan mereka mendapat panggilan dari aparat penegak hukum, aktivitas didalam kantor terlihat masih berjalan seperti biasa, karena memang Dinas tersebut pelayanannya langsung bersentuhan dengan masya-

rakat. Kapolres Natuna AKBP, Amazon Pelamonia yang dihubungi via selulernya membenarkan jika pihaknya mengirimkan tim penyidik ke Anambas. Dalam kasus apa, dirinya enggan berkomentar banyak sebab masih dalam tahap penyidikan.”Masih dalam tahap lidik. Nanti kalau udah lengkap akan kita sampaikan kepada rekan-rekan,”ujarnya Sementara itu, Pj Bupati Anambas, Eko Sumbaryadi yang dimintai keterangan mengaku tidak mengetahui jika salah satu instansi dibawah pimpinannya sedang dibidik dua aparat penegak hukum sekaligus dengan institusi berbeda diwaktu yang hampir bersamaan. “Saya baru tau dari rekanrekan sekarang. Sebelumnya saya tidak tahu karen tidak ada laporan,” katanya, Senin (25/1/2016) pekan lalu usai menghadiri rapat Paripurna di Gedung DPRD. (rm/*)

Kepala Dinas Kesehatan

Bupati Karimun Jamin Pelaku Perusak PLN Tidak Diproses Hukum KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Bupati Karimun Aunur Rafiq menjamin warga Karimun yang saat ini sudah teridentifikasi oleh polisi sebagai pelaku pengerusakan Kantor PLN Karimun di Sei Ayam, Kecamatan Tebing, Kamis (7/1/2016) lalu hanya akan dimintai keterangan saja tanpa harus diperoses secara hukum. “Saya bisa menjamin tidak ada upaya hukum kepada masyarakat kita. Saya rasa polisi hanya melakukan pendataan, sehingga diketahui siapa-siapa yang melakukan pengerusakan itu. Masyarakat tak usah khawatir soal pemanggilan itu,” ungkap

Aunur Rafiq kepada wartawan usai perayaan HUT Satpam ke-35 di Coastal Area Tanjungbalai Karimun, Kamis (28/1/2016) lalu. Kata Rafiq, pihak PLN hingga saat ini tidak melakukan penuntutan atas aksi pengerusakan yang terjadi di kantor mereka beberapa waktu lalu. Makanya, dia menilai polisi dalam hal ini hanya membutuhkan data siapasiapa saja warga yang diduga telah melakukan pengerusakan pada objek vital milik negara itu. Rafiq juga berpesan agar semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Dia hanya

meminta warga untuk bisa membantu polisi dalam mengusut kasus tersebut. “Sekali lagi saya katakan, saya bisa menjamin kalau warga tidak akan diproses secara hukum dalam persoalan ini,” tegasnya. Sebelumnya, Kapolres Karimun AKBP I mulai menyelidiki kasus dugaan pengerusakan Kantor PLN Ranting Tanjungbalai Karimun di Sei Ayam, Kecamatan Tebing yang dilakukan sekelompok massa pada Kamis (7/1) lalu. Polisi sudah mengidentifikasi tiga orang provokator sekaligus perusak objek vital milik negara tersebut..(rm/hk)

Walikota Tanjungpinang Resmikan Gedung Puskesmas Batu 10 TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah didampingi Syahrul, meresmikan pemakaian gedung baru Puskesmas Batu 10 yang berstandar ISO.Puskesmas baru ini dibangun sebagai bentuk komitmen kepemimpinan Lis-Syahrul untuk meningkatkan pelayanan dasar kesehatan kepada masyarakat. Peresmian operasional Puskesmas Batu 10 tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah serta pemotongan pita dengan didampingi Wakil Walikota, Syahrul, di Halaman Puskesmas Batu 10, Kamis (28/1). Dalam kesempatannya, Lis Darmansyah, mengatakan bahwa dirinya bersama wakil walikota terus berusaha meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Tanjungpinang. “Ini adalah misi saya bersama Pak Syahrul untuk meningkatkan pelayanan dasar, yaitu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan yang nyaman, apik dan bagus, sehingga kami bisa memberikan kepuasan kepada masyarakat,” ungkap Lis. Lis menyampaikan bahwa Puskesmas Batu 10 ini telah berstandar ISO. Dengan begitu, layanan kesehatan yang diberikan puskesmas harus semakin baik.”Kami terus berupaya dan berusaha untuk memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kita akan memang-

Lis Darmasyah Walikota Tanjungpinang

kas peraturan birokrasi yang begitu panjang. Jadi pelayanan yang diberikan bisa berjalan dengan cepat,” jelas Lis. Lis juga minta kepada seluruh penyelenggara kesehatan, agar memberikan pelayanan Puskesmas yang terbaik.”Jadi bukan hanya fisik saja yang bagus, akan tetapi kualitas pelayanan harus bagus juga. Beri kepuasan kepada masyarakat, dengan demikian ada keseimbangannya,” sambung Lis. Kepada masyarakat, dikatakan Lis, kritik dan saran sangat diharapkan supaya kami bisa melakukan perbaikan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik.”Mudah-mudahan fasilitas Puskesmas ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kota Tanjungpinang,” pungkas Lis. Sebelumnya, Kepala Dinas

Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan Puskesmas tersebut dibangun atas dasar visi misi pemerintah terhadap peningkatan akses kesehatan yang berkualitas. ”Alhamdulillah, hari ini Puskesmas Batu 10 sudah bisa kita gunakan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi warga,” ucapnya. Rustam memaparkan, Puskesmas itu terdiri dari tiga lantai. Lantai pertama melayani medis, mulai dari poli lansia, poli balita, poli KB, penyakit menular dan emergency. Kemudian di lantai dua, melayani ada poli gigi, poli tumbuh kembang anak, dan ada klinik merokok. “Bagi warga yang ingin berhenti merokok, kami bisa melayani. Dan di lantai tiga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat, perkantoran, dan tempat ibadah,” terangnya.(rm/hk).


CMYK

11

Sabtu, 30-10 FEBRIARI 2016,Minggu I

BPS Kepri Masih kata Dumangar, hasil sensus yang melibatkan 3.200 petugas dari berbagai instansi terkait juga akan dilaporkan langsung kepada Pemerintah Pusat. Ditegaskannya, data-data ekonomi yang akan digali pihaknya adalah yang bisa meningkatkan daya saing daerah.”Dari 110 ribu jenis usaha, kita akan petakan mana

Sambungan Hal. 1

yang harus diperkuat untuk meningkatkan daya saing Provinsi Kepri,” tutup Dumangar. Sementara itu, Penjabat Gubernur Kepri, Nuryanto mengharapkan output dari sensus ekonomi yang akan dilaksanakan BPS Kepri diharapkan mengumpulkan data-data ekonomi valid. Sehingga pemerintah daerah bisa

Aksi Demo Batam dipimpin Ketua LIRA Batam Budi Sudarmawan. Dalam orasinya Budi Sudarmawan mendesak presiden Jokowi secepatnya membubarkan BP Batam. ”Kami mendesak Presiden Jokowi secepatnya membubarkan BP Batam karena sudah tidak diperlukan lagi. Bahkan lembaga ini terkesan menjadi tameng bagi oknumoknum yang rakus uang. Sehingga persoalan lahan di Batam menjadi tumpang tindih,”kata Budi kepada sejumlah wartawan di Batam Centre. Lebih lanjut Budi menjelaskan, carut-marut permasalahan lahan di Batam menunjukkan ketidakmampuan BP Batam dalam memegang amanah tersebut.”Kalau memang tidak mampu memegang amanah, bubarkan saja BP Batam,” ujar Budi. Budi menyebutkan persoalan lahan banyak yang tumpang tindih akibat ulah oknum-oknum di BP Batam juga memicu kerawanan sosial yang bisa berujung konflik harizontal. Ia mencontohkan, kejadian ini pernah terjadi di Tembesi dan daerah lainnya.”Kalau presiden tidak cepat membubarkan BP Batam, ini akan menjadi bom waktu di Batam,” katanya. Budi menilai, tumpang tindih kewenangan BP Batam dengan Pemko Batam seperti yang disampaikan Menteri Dalam Negeri memang sangat merugikan negara. Ia sependapat kewenangan BP Batam belakangan ini tidak memberikan konstribusi berarti dalam investasi. Apalagi terjadi tumpang tindih kewenangan. Bahkan membuat pengusaha tambah bingung sehingga menambah berbelit belitnya birokrasi di lembaga tersebut. Makin nyaringnya suara-suara pembubaran BP Batam ternyata membuat pusing beberapa calon investor negara Singapura. Erison ST, Direktur Batam Institute dalam kesempatan diskusi dengan BP Batam beberapa waktu lalu menyatakan, informasi pembubaran BP Batam membuat para pengusaha di Singapura ragu akan kepastian hukum di Batam. ”Baru saja saya duduk di sini, sudah tiga calon investor dari Singapura yang bertanya-tanya tentang status BP Batam. Ini sangat bahaya,” kata Erison ketika itu. Tokoh Muda Masyarakat Sumatera Barat, Alfonso sepakat jika keberadaan BP Batam segera dibubarkan. Karena beberapa tahun belakangan ini, peran BP Batam tidak dirasakan sekali oleh masyarakat.”Beberapa tahun belakangan ini, citra BP makin terpuruk. Bicara BP Batam, banyak orang hanya membicarakan jeleknya bahkan banyak mafia lahan. Kalau yang bagus-bagus sepertinya tidak ada,” katanya. Alfonso menambahkan, jika di masa-masa pengembangan Pulau Batam dulu, memang BP Batam sangat dibutuhkan, tapi ketika sudah maju dan hadirnya pemerintah daerah, BP Batam memang tidak dibutuhkan lagi.”Kalau pemerintah pusat tetap ingin mengembangkan Batam dan menjadikan daerah ini tujuan investasi, sebaiknya jadikan saja sebagai lembaga sederhana saja. Ya seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khusus lahan atau apalah. Menurut saya, tak perlu seperti sekarang ini. Toh kewenangannya sudah banyak diambil alih oleh Pemko Batam kok,” paparnya. Sementara itu, Direktur Humas dan Promosi BP Batam Purnomo Andiantono menyerahkan sepenuhnya status BP Batam ke Pemerintah Pusat. Sebagai pejabat BP saat ini, dirinya tetap menjalankan tugas keseharian seperti biasa sambil menunggu keputusan bentuk BP Batam selanjutnya. ”Kita ini kan pegawai. Apa keputusan presiden kita ikut aja,” kata Andi beberapa waktu lalu. Andi pun dalam sebuah kesempatan tidak menampik jika isu pembubaran BP Batam telah menimbulkan kekhawatiran investor Singapura termasuk informasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). “Konjen Singapura di Batam sudah datang ke BP Batam dan menemui Wakil Kepala BP Batam. Mereka menanyakan kebenaran informasi dalam pemberitaan yang

SAMBUNGAN

Website: www.rakyatmediapers.co.id

menentukan arah kebijakan untuk peningkatkan pertumbuhan ekonomi didaerah,”Untuk menjadikan Kepri lebih baik, tentunya sensus ekonomi 2016 harus samasama kita sukseskan. Kami berharap BPS bekerja dengan sebaikbaiknya, karena ini untuk kepentingan pembangunan ekonomi Kepri,” ujar Nuryanto.(rm/bp). Sambungan Hal. 1

menyebut Batam akan diubah menjadi KEK,” kata dia di Batam beberapa hari lalu. Dijelaskannya, hal tersebut wajar mengingat hampir 90 persen investasi di Batam berasal dari luar negeri yang didominasi perusahaan-perusahaan dari Singapura. Jika status Batam berubah, kata dia, tentu perusahaan-perusahaan tersebut yang akan terkena dampak atas perubahan ststus yang ditetapkan.”Pak Wakil menyampaikan pada perwakilan Singapura bahwa hingga kini belum ada kepastian mengenai perubahan ststus kawaasan Batam. Ia meminta agar seluruh perusahaan tetap beroperasi seperti biasa,” kata Andi. Sebelumnya Kepala BP Batam, Mustofa Widjaja menjamin jika memang ada perubahan status Kawasan Batam merupakan perubahan kearah yang lebih baik sehingga investor tidak perlu khawatir. ”Perubahan pasti ke arah positif. Pemerintah tidak akan menyengsarakan investor,” kata dia. Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam Tri Novianta mengatakan, Batam sudah punya pengalaman sebagai kawasan sejenis KEK pada 2004, namun ternyata gagal dan hanya berjalan setahun.”Dulu, kawasan berikat ada di Batam. Tapi gagal. Hal ini akan menjadi hal permasalahan yang perlu diantisipasi jika diterapkan lagi,” kata dia. Konsep yang hampir sama dengan KEK didasarkan pada Peraturan Pemerintah No.63 tahun 2003, peraturan itu diimplementasikan pada Januari 2004.”Ada Permenkeu No.583 dan 584, berkaitan perpajakan dan kepabeanan. Dulu itu konsepnya itu enclave. Akhirnya kami mengalami masalah selama satu tahun. Namun demikian, sebagai perpanjangan pemerintah pusat di daerah pihaknya siap menjalankan apapun keputusan mengenai pengembangan kawasan Batam, kata Tri Novianto. Sebelumnya Menteri Dalam negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, mmengeluarkan pernyataan bahwaBP Batam akan dibubarkan karena dianggap tumpang tindih kewenangan dan menghambat investasi. Bahkan dalam 10 tahun negara kehilangan pendapatan sebesar Rp20 triliun. Tak pelak lagi, pernyataan Mendagri tersebut tak hanya membuatribuan karyawan maupun pegawai di lingkungan BP Batam ikut resah.Tetapi para investor yang sudah menanamkan investasinya di Batam ikut cemas Alasan Menteri Dalam Negeri Mendagri Tjahjo Kumolo membubarkan Badan Pengusahaan (BP) Batam yang dipimpin Mustofa Wijaya, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan investasi.”Target kami, BP Batam dibubarkan pada 2016 ini. Kami sudah melakukan kajian bersama menteri terkait,” kata Mendagri dalam pidato pelantikan Nuryanto sebagai Penjabat Gubernur Kepulauan Riau di Gedung Daerah belum lama ini di Tanjungpinang. BP Batam sebelumnya bernama Otorita Batam, yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 41/1973 tentang Daerah Industri Pulau Batam dan berdasarkan Perpu UU Nomor 1 Tahun 2000, tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas. Tjahjo Kumolo mengatakan pembubaran BP Batam disebabkan berbagai permasalahan yang muncul selama ini, terutama tumpang tindih kewenangan antara BP Batam dengan Pemerintah Kota Batam sehingga menghambat investasi. “Memperhatikan permasalahan yang terjadi selama ini, BP Batam harus dibubarkan. Tumpang tindih kewenangan antara BP Batam dan pemerintah Kota Batam dapat menghambat pembangunan dan investasi,” ujarnya. Tjahjo menjelaskan, pembubaran BP Batam akan dilaksanakan secepat mungkin, tidak menunggu undang-undang diubah. Hal itu disebabkan waktu yang dibutuhkan untuk mengubah ketentuan itu cukup lama.”Revisi peraturan tentang BP Batam tetap dilak-

sanakan, tetapi kami akan fokus membuat peraturan baru sebagai payung hukum,”katanya. Menurut Mendagri, pemerintah pusat berencana menetapkan Batam sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, seperti delapan daerah lainnya di Indonesia. Kewenangan yang diberikan dalam pengelolaan kawasan itu terbatas, seperti sebagai penggerak perekonomian di Batam. Gubernur Kepri diharapkan mampu mengontrol aktivitas perekonomian di Batam agar semakin berkembang.”Kalau Kawasan Ekonomi Khusus ini selesai dibentuk, kewenangan berada di tangan gubernur. Investasi tidak hanya dilakukan swasta, melainkan juga dibebankan pada pemerintah,” katanya. Dikatakan Mendagri, investor masih pro kontra terkait rencana pembubaran BP Batam. Namun untuk diketahui, kebijakan ini dilakukan untuk mengembangkan investasi dan optimalisasi pendapatan negara.”Dalam 10 tahun terakhir negara kehilangan pendapat sekitar Rp20 triliun,” katanya. Dia mengatakan Presiden Joko Widodo menyetujui rencana tersebut, namun harus dilengkapi dengan regulasi yang tegas. ”Beliau (Presiden Jokowi) sangat-sangat setuju. Harus ada keberanian kalau menunggu revisi undangundang butuh waktu lama,” katanya. Mendagri menegaskan, presiden ingin agar Kepri, khususnya Batam bisa berkembang pesat, sehingga semua hambatan akan diminimalisir. Keberadaan BP Batam yang dulu bernama Otorita Batam memang memberi kontribusi besar pada pembangunan dan kemajuan Batam. Namun dualisme kepemimpinan di Batam kadang menimbulkan persoalan tersendiri, sehingga perlu diambil jalan terbaik. Soal nasib ribuan karyawan BP Batam, kata Mendagri, bisa dilebur ke Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemko Batam sesuai dengan kebutuhan.”Tim biro hukum kemendagri sedang mengkaji,” ujarnya. BP Batam sebagai lembaga pemerintah memiliki kewenangan cukup besar, terutama mengembangkan Pulau Batam sebagai Kawasan Investasi yang Berdaya Saing di Asia Tenggara, kemudian meningkatkan pengelolaan kawasan investasi yang professional, Mewujudkan kawasan investasi yang memiliki infrastruktur yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK); dan menjadikan kawasan investasi yang berwawasan lingkungan. Selain itu kewenangan BP Batam mengeluarkan berbagai perizinan, seperti perizinan Fatwa Planologi, Alokasi Lahan, titik-titik lokasi iklan, SK BKPM tentang registrasi perusahaan di Indonesia, Angka Pengenal Import Terbatas (APIT), serta Izin Usaha Tetap (IUT). Tak hanya itu, lembaga yang dipimpin Mustofa Wijaya ini juga memperoleh kewenangan dari Departemen Perdagangan sebagai penerbit izin lalu lintas keluar masuk sejumlah barang seperti perizinan IP Plastik dan Scrap Plastik, IT-PT, IT Cakram, IT Alat Pertanian, IT Garam, Mesin Fotocopy dan printer berwarna, pemasukan Barang Modal Bukan Baru, Bongkar Muat, Pelabuhan Khusus, dan Pelepasan Kapal Laut. Sejumlah fasilitas publik yang saat ini dikelola BP Batam diantaranya Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Punggur, Batu Ampar, dan Sekupang, serta Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB). Pembubaran BP Batam bakal berdampak terhadap nasib para karyawannya. Jumlah pegawai BP Batam mencapai hampir 3.000 orang, termasuk pegawai kontrak. Bahkan, di situs resminya, BP Batam masih melakukan penerimaan pegawai baru berstatus pegawai kontrak sebanyak 102 orang untuk posisi Resepsionis 40 orang, Operator 13 orang, dan Protokol 49 orang. Belum jelas akan ditempatkan di mana para pegawai lama dan baru tersebut bila pemerintah membubarkan lembaga ini.(rm/mawardi)

Dugaan Korupsi rumah, 147 diantaranya belum dibayarkan sebesar 30 persen atau Rp 6 juta dikalikan 147 atau sebesar Rp Rp.882.000.000. Mekanismenya pencairan pertama sebesar Rp14 juta atau 70 persen, sisanya sebanyak Rp 6 juta akan dibayarkan setelah rumah selesai dibangun. Sementara itu 103 rumah lainnya atau 103 dikalikan Rp 20 juta dikalikan atau sekitar Rp 1.060.000.000 samasekali belum dibayarkan. “Kami sudah mengajukan permohonan pencairan kepada keuangan daerah, mudah-mudahan nanti dapat dibayarkan,” kata Kepala bidang Perlindungan Sosial dan Penanggulangan bencana di Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdullah Sani, Jum’at (22/01/2016) pekan lalu. Ia mengaku hingga kini pihaknya masih berhutang kepada penerima RTLH dalam pembayaran anggaran yang menjadi hak masyarakat miskin tersebut. Sementara itu rumah tersebut sudah dibangun oleh warga dengan berhutang kepada pihak yang memiliki barang seperti toko yang terdekat di daerah tersebut. “Pusing saya dan masyarakat tahunya anggaran itu sudah ada,” ujarnya. Jika dalam hal ini pihak

Sambungan Hal. 1

RUMAH yang telah direhabilitasi

keuangan pemerintah daerah tidak dapat mengakomodir anggaran tersebut ia mengaku akan mengalami kesulitan dalam memmberikan penjelasan kepada masyarakat yang menerima bantuan itu. Tapi dalam beberapa hari ini ia sudah sangat lega dengan kabar anggaran tersebut dapat dibayarkan, walaupun harus melalui mekanisme dan mentaati aturan yang berlaku. “Mudah-mudahan anggaran itu dapat dibayarkan,” harapnya. Ia mengimbau kepada seluruh penerima bantuan RTLH dapat lebih bersabar dan bukan pihaknya tidak mau bayarkan

Presiden RI Jokowi Tokoh pers Tarman Azam dan Ilham Bintang juga ikut menghadiri pertemuan bersama unsur panitia lainnya, yakni Sekretaris Panitia Suprapto, Bendahara Panitia M. Ihsan, dan Bidang Konvensi HPN, Chelsia Chan. Wakil Gubernur NTB Muhammad Amien dan Ketua Dewan Penasihat PWI NTB Ismail Husni juga ikut dalam rombongan. Penanggung Jawab HPN Margiono melaporkan sejumlah kegiatan utama dalam HPN 2016, seperti Pelayaran Wartawan dengan menggunakan KRI Makassar dari Pangkalan Utama Armada Timur TNI AL Ujung, Surabaya menuju Pantai Senggigi di Lombok. Sejumlah pejabat juga sudah memastikan diri ikut dalam pelayaran itu seperti Ketua DPD RI Irman Gusman, Menko Maritim dan Sumber Daya Alam Rizal Ramli, serta KSAL Laksamana Ade Supandi. Selain itu, penyelanggara juga akan menggelar operasi

katarak di Lombok dan Sumbawa. “NTB adalah daerah dengan penderita katarak tertinggi di dunia. Kami harapkan kegiatan ini dapat membantu meringankan beban saudara kita di sana. Selain itu, Visi 2020 pemerintah adalah menurunkan tingkat penderita katarak di Indonesia,” sambungnya. Ketua Panitia Teguh Santosa mengatakan tema HPN 2016 adalah Pers yang Merdeka Mendorong Poros Maritim dan Pariwisata Nusantara. Dalam HPN kali ini, penyelenggara meramu berbagai upaya untuk meningkatkan mutu jurnalisme Indonesia, termasuk kompetensi insan pers, dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami merasa terpanggil untuk ikut membantu pemerintah mengembangkan gagasan poros maritim, dan ikut mendukung upaya pemerintah membangun sektor pariwisata nasional. Mandalika di NTB merupakan salah satu

Batam Akan Presiden dan menteri terkait. Walau belum diputuskan, namun dari hasil pembahasan lebih mengarah pada menjadikan Batam sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Dari pembahasan yang berjalan dan diikutinya, jika pembahasan lebih mengarah pada perubahan FTZ menjadi KEK, namun masih ada opsi lain.”Ini sudah kelihatan arahnya ke mana. Namun masih ada yang akan didudukkan. Akhir bulan ini akan diputuskan Presiden. Tapi arah yang lebih jelas, lebih ke KEK,” ungkap Nuryanto, kemarin. Dengan arah pembahasan itu, diakui akan memperjelas kewenangan Pemko Batam dan mana wilayah BP Batam. Walau tidak tertutup opsi lain.”Saya kemarin yang diundang dari Kepri untuk

Sambungan Hal. 1

destinasi wisata baru yang ditetapkan pemerintah. Mempopulerkan Mandalika berarti membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat NTB,” kata Teguh. Puncak acara HPN 2016 akan diselenggarakan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, persis di lokasi pembangunan Politeknik Pariwisata NTB. Selain mendengarkan amanat Presiden RI, dalam acara puncak ini juga akan diserahkan penghargaan Anugerah Adinegoro, Anugerah Kebudayaan dan Spirit of Journalism. Selain itu akan ditandatangani sejumlah inisiatif seperti pencanangan Induk Kopeasi Wartawan, dan pembangunan Politeknik Pariwisata NTB.”Presiden diharapkan berkenan meletakkan batu pertama pembangunan Politeknik Pariwisata NTB dan mencanangkan nama jalan Pers Nasional di Lombok,” kata Teguh Santosa.(rm/andre) Sambungan Hal. 1

membahas,” ungkapnya. Diingatkan Nuryanto, dari pembahasan terkait Batam itu, Presiden ingin ini cepat selesai. Namun jika dijadikan KEK, maka akan ada masa transisi. Opsi pada KEK diakui karena berdasarkan UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, Pemko juga memiliki wilayah.”Jadi, opsi pertama kemungkinan besar, berdasarkan UU nomor 23 2014, wilayah Pemko dulu diatur. Pemerintah Batam memiliki wilayah. Baru mana kawasan industri kemudian,” sambungnya. Sehingga berangkat dari UU itu, maka opsinya mengarah pada KEK. Sehingga nanti akan diatur masalah wilayah Pemko Batam yang mana dan yang mana wilayah KEK. Sehingga didudukkan wilayah.”Kalau

18 Orang kan di TKP yakni 16 dokumen WNI berupa 10 paspor, 3 KTP, 2 SIM dan 1 kartu anggota pramuka. Temuan itu akan digunakan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk mengidentifikasi jenazah di Rumah Sakit. Untuk mendukung proses identifikasi, diperoleh konfirmasi dari Polri bahwa 3 anggota DVI dari Batam sudah ditugaskan ke lokasi guna memberikan bantuan. Saat ini, Konsul Jenderal RI Johor Baru, Taufiqur Rijal, bersama Tim Perlindungan WNI KJRI berada dilokasi untuk memantau langsung proses penanganan, sementara proses pencarian masih terus dilanjutkan pihak Malaysia. Dijelaskannya, setelah pihak Kepolisian Malaysia menemukan 13 jenazah WNI yang terdampar di pantai dekat kota Bandar Penawar, Johor Selatan, aparat di Malaysia melakukan pencarian kapal tenggelam yang diyakini membawa sekitar 35 warga Indonesia. Kepala kepolisian distrik Bandar Penawar, Rahmat Othman, mengatakan 13 jasad yang diduga WNI itu terdiri dari empat pria dan sembilan perempuan. Dia menuturkan, kapal terse-

anggaran itu, tapi anggaran itu tidak ada di kas daerah. “Sayapun kurang tahu persis anggaran itu kemana, yang pastinya pihak keuangan daerah yang lebih tahu. Ia menambahkan, untuk kriteria penerima bantuan RTLH sendiri yakni rumah diatas tanah/lahan milik sendiri, belum pernah mendapatkan bantuan tersebut, kondisi rumah memprihatinkan atau tidak layak huni. Sementara itu pemiliknya juga tidak mempunyai pekerjaan atau penghasilan tetap atau penghasilannya kurang mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. (rm/*)

menjadi KEK, tetap masih juga bagian wilayah Batam. Semangatnya untuk Batam. Jadi tidak perlu resah,” jelas Nuryanto. Jika ada perubahan status Batam dari FTZ atau KEK, diakui akan ada masa transisi, jika sudah ditetapkan.”Tapi masih menunggu Presiden. Sudah mengerucut kesana. Nanti, salah satu juga bisa juga enclave,” ujar Nuryanto. Saat ditanya pemahamanannya terkait Batam, karena baru menjabat sebagai Gubernur, ia mengaku sudah paham. Alasannya, dia kerap bincang-bincang dengan masyarakat, pengusaha dan pelaku bisnis di Batam.”Saya pernah jalan juga ke Galang. Yang diminta masyarakat, kejelasan siapa yang memerintah di situ,” ujarnya. (rm/tps). Sambungan Hal. 1

but diyakini bertolak dari Indonesia dan diduga membawa tenaga kerja ilegal.Berdasarkan keterangan pemerintah di Jakarta, kapal terbalik setelah dihantam gelombang tinggi. Sementara, perwakilan pemerintah Indonesia (KJRI) di Johor Baru mengatakan, pihaknya telah mengirim dua orang anggota satgas perlindungan untuk mengikuti proses evakuasi 13 jenazah. Rahmat Othman mengatakan mayat tersebut ditemukan oleh seorang lelaki dan kemudian dilaporkan kepada polisi pada pukul 8.40 pagi waktu setempat. ”Operasi pencarian dan penyelamatan sudah kami lakukan sejak pukul 9 pagi tadi dengan mengerahkan 21 personel Pasukan Polis Marin dan anggota dari Balai Polis Bandar Penawar,” katanya. Koran Utusan Malaysia, melaporkan kapal yang karam tersebut mengangkut 35 orang TKI ilegal dari Indonesia. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Armanatha Nasir mengatakan dari 13 korban yang terdampar di pantai selatan Johor tersebut ditemukan KTP Indonesia. Proses identifikasi terhadap

belasan warga Indonesia yang menjadi korban dalam karamnya kapal di perairan selatan Johor, tepatnya di Pantai Tanjung Kelisa, Mukim Timur, Bandar Penawar, Johor, Malaysia pada Selasa (26/ 1/2016) lalu, masih terus dilakukan. Hongky Juanda, Konsul Imigrasi KJRI Johor Bahru kepada www.rakyatmediapers.co.id mengatakan kepolisian setempat selain menemukan jasad korban juga mendapati sejumlah dokumen WNI di lokasi kejadian.”Di TKP Polisi telah diketemukan sebanyak 16 dokumen WNI yaitu 10 paspor, tiga KTP, dua SIM dan 1 kartu anggota Pramuka,” kata Hongky Juanda. Namun kata Hongky, pihak KJRI di Johor Bahru belum menerima data-data identitas dari para korban yang diketemukan karena proses identifikasi masih berlangsung. ”Kita harapkan proses identifikasi dapat segera diperoleh dalam waktu dekat. Data selengkapnya nanti akan segera menyusul,”ujarnya. Ditambahkannya, Ke-13 korban penumpang kapal nahas itu kini diidentifikasi di Sultan Ismail Hospital, Johor Baru, kata Hongky. (rm/mawardi).


12

Sabtu, 30-10 FEBRIARI 2016, Sabtu, 30-10 FEBRIARI 2016,Minggu I Minggu I

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia

Edisi : # 144 Tahun I, Harga: Rp5.000,-

Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Ditunggu Tindakan Tegas Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian

Discotik Pacific “Sarang Peredaran Narkoba” BATAM, RAKYAT MEDIAMeski Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso terus gencar memerangi peredaran narkoba baik jaringan nasional, internasional hingga sampai ke daerah daerah, karena peredaran narkoba di Indonesia sudah menjadi musuh bagi bangsa Indonesia. Namun tindakan tegas Komisaris Jendral Budi Waseso mengungkap peredaran jaringan Narkoba di Indonesia serta menangkap sejumlah sindikat, tampaknya tidak di ikuti oleh aparat penegak hukum di daerah, khususnya di kota Batam. Aparat penegak hukum di daerah ini terkesan tutup mata terhadap peredaran narkoba di sejumlah tempat hiburan di Batam. Salah satu tempat hiburan yang disebut sebut merupakan sarang peredaran narkoba yaitu Diskotik Pacific yang berada persis dibelakang Hotel Pacific Jodoh. Omset penjualan narkoba jenis ekstasy di tempat hiburan ternama di Pulau Batam ini tiap malam bisa mencapai miliaran rupiah dengan asumsi peredaran 2 hingga 3 ribu butir tiap malam. Apalagi pada malam malam tertentu seperti malam Jumat

atau malam ladies nightsampai malam minggu omset penjualan bisa tiga kali lipat dari malam biasa. Barang haram tersebut dijual perbutir berpariasi tergantung jenis barang, biasanya harga per butir dari mulai Rp.250.000 hingga Rp.300.000 per/butir. Bagi pengujung pecandu nakotik untuk mendapatkan barang haram tersebut, di dalam tempat hiburan ini tidak begitu sulit, pengunjung cukup menghubungi pelayan diskotik atau waiter baik pria maupun wanita. Dalam hitungan menit pil setan yang dapat membuat pengunjung geleng geleng kepala sudah bisa dinikmati dengan minuman air mineral. Sebagian besar para pengunjung yang suka dugem dan menggeleng gelengkan kepala di tempat hiburan cukup ternama di kota Batam ini umumnya kaula muda. Mereka ini kebanyakan para pekerja dari berbagai perusahaan industri di Pulau Batam. Bahkan, untuk menambah suasana dugem para pengunjung menikmati hiburandengan dentuman hous music non stop spesial ladies nightditempat hiburan ini pihak pengelola juga kabarnya menyuguhkan penari penari telajang baik dari penari

DISKOTIK Pacific berlokasi di Jodoh

lokal maupun dari luar negeri, ungkap sumber yang minta tidak disebut namanya . Pulau Batam yang berbatasan dengan Negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, sangat terbuka dan sering dimanfaatkan oleh jaringan sindikat narkoba internasional untuk menyeludupkan berbagai jenis narkotika ke Indonesia mela-

lui Batam. Seperti beberapa kali yang berhasil ditangkap oleh aparat Kepolisian setempat barang baram tersebut berasal dari Malaysia. Maka tidak heran peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di Kepulauan Riau, khususnya di sejumlah tempat hiburan malam di Batam kian mengkhawatirkan. Menurut

data yang dikeluarkan BNN belum lama ini menyebutkan, Provinsi Kepri saat ini berada pada urutan kedua di Indonesia, untuk peredaran Narkoba, setelah Provinsi DKI Jakarta. Namun maraknya peredaran narkoba dan obat obatan terlang lainnya di sejumlah tempat hiburan malam salah satunya adalah Diskotik Pacifik sepertinya tidak

tersentuh hukum.Agar peredaran barang haram di dalam tempat hiburan tersebut bisa aman, oknum aparat dari berbagai instansi dan oknum wartawan tiap bulan diatur “Uang jatah bulanan”. Sebagai koordinator mengatur jatah oknum wartawan, cukong narkoba Diskotik Pasifik menunjuk Bisker,”ungkap sumber. Sumber itu menyebutkan, pembagian jatah itu dilakukan tiap tanggal 5 awal bulan, sebanyak 150 hingga 200 oknum yang mengaku wartawan, baik media cetak, media online sampai wartawan abal abal mendapat “jatah duit narkoba” dari Bisker. Bahkan, nama koran Rakyat Media juga dicatut oleh oknum wartawan gadungan untuk mengabil jatah barang haram tersebut. “Tiap bulan ratusan wartawan antre mengambil jatah sama Bisker, besarnya jatah tiap wartawan Rp 150.000, tempat membagi bagi jatah itu berpindah pindah, pernah di Bengkong, di Sungai Panas. Yang membagi jatah wartawan itu langsung Bisker. Semua dibagi, yang peting tunjukan kartu pers dan koran,” kata salah seorang wartawan kepada media ini di Batam Centre. (rm/mwd)

Mabes Polri Bongkar Sindikat Sepanjang 2015 sebanyak 44 Pejabat Perdagangan Organ Tubuh Manusia Kepri Jadi Tersangka Korupsi

JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Dua warga Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi korban sindikat perdagangan organ tubuh manusia. Kasus transplantasi ginjal ilegal ini ditangani Bareskrim Mabes Polri. Berapa harga ginjal yang dijual korban melalui sindikat ini? Ifan Sofyan (18) mengaku memperoleh uang puluhan juta rupiah setelah ginjal bagian kiri ‘dilepaskan’ kepada pasien. “Kalau saya menerima uang 75 juta rupiah. Uang itu dibayar langsung setelah beres operasi,” kata Ifan di rumah kontrakannya, Kampung Simpang, Desa Wangisagara, Kabupaten Majalaya, Kabupaten Bandung, Jumat (29/1/ 2016) kemarin. Bareskrim Mabes Polri menangkap tiga pria, AG, DD dan HS, yang terlibat kasus transplantasi ginjal ilegal. Ifan terpaksa menjual ginjalnya melalui perantara AG. Awalnya, kata Ifan, AG hanya memberikan uang Rp 70 juta. Namun Ifan memelas agar mendapat duit tambahan. Pemuda tersebut menjalani opera-

KANTOR Bareskrim Polri di Jalan Teronojoyo Jakarta

si pengangkatan ginjal untuk dicangkok kepada pasien di salah satu rumah sakit di Jakarta Pusat pada Agustus 2016 lalu. “Nama rumah sakit itu pokoknya terkenal di Jakarta,” ujar Ifan. Beda lagi diutarakan Edi Midun (39), warga Kampung Pangkalan, Desa Wangisagara, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Dia mengaku beda tipis mengantongi duit hasil menjual ginjal via AG dan sindikatnya. ”Kalau saya, setelah beres operasi, dibayar 70 juta rupiah. Pembayarannya langsung kontan. Waktu itu, saya terima uangnya

di dalam mobil saat menuju pulang ke Majalaya,” tutur Edi. Edi sejak semasa belia sudah kenal dengan AG. Menurut dia, AG selama ini memang dikenal sejumlah warga sebagai perantara bagi orang yang berniat menjual ginjal. Selain itu, AG juga perekrut korban atau calon pedonor ilegal. “AG mengenakan DD dan HS kepada saya menjelang operasi cangkok ginjal untuk pasien. Jujur saja, saya sama sekali tidak mengenal pasien itu. Sebelum operasi, saya mengaku kepada dokter sebagai office boy yang pernah bekerja di kantor pasien,” tutur Edi.(rm/bbd)

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Sepanjang tahun 2015, pemberantasan tindak pidana korupsi benar-benar menjadi antensi oleh institusi penegak hukum di Provinsi Kepri. Buktinya, sebanyak 44 orang yang terdiri dari pejabat yang ada di Pemerintah Provinsi Kepri, Pemerintah Kota, Kabupaten hingga pejabat Kementrian telah diberikan label sebagai ‘pejabat korup’ yang sudah berkekuatan hukum tetap di Pengadilan. Mereka tentunya sesuai dengan rakapan nomor perkara yang di update sepanjang tahun 2015 hingga terakhir pada tanggal 26 Januari 2016.Jika dibandingkan dengan penanganan kasus korupsi pada tahun 2014, sesuai dengan nomor pekara

SALAH seorang pejabat Pemprov Kepri yang terlibat korupsi

Kepri, PN Tanjungpinang menjadi satu dengan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). “Dari sejumlah kasus yang masuk, baik kasus Pidana Umum, Pidana Khusus, Kasus Perdata dan kasus PHI, ditangani oleh 9 orang hakim. Jam terbang majelis hakim di PN Tanjungpinang

sangat tinggi, makanya sering majelis hakim menyidangkan kasuskorupsihingga larut malam. Khusus untuk penanganan tindak pidana korupsi, dari seluruh pengungkapan yang dilakukan pihak Kejaksaan dan Kepolisian, PN Tanjungpinang ini tempat menyidangkannya,” ungkap Jupriadi. (rm/trbn)

Pemko Batam Akan Nilai Perusahaan Dalam Pengelolaan Limbah BATAM, RAKYAT MEDIAPemerintah Kota Batam melalui Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Kota Batam pada Juni 2016 mendatang akan menilai perusahaan

STOP PERS Redaksi Koran Rakyat Media memberitahukan kepada Instansi pemerintah/Polri/ABRI dan pengusaha Swasta Bahwa N a m a : 1. Muhammad Iqbal 2. A s r u l 3. Yusdianto

yang telah berkekuatan hukum terdapat sebanyak 35 orang terdakwa. “Jika melihat dari rekapan penanganan kasus tindak pidanakorupsi yang sudah berkekuatan hukum di Pengadilan Negeri(PN) Tanjungpinang, tahun 2015 meningkat sebanyak 9 kasus. Selain kasus pidana khusus, sejumlah kasus lainnya juga mengalami peningkatan. Seperti kasus pidana biasa, pidana cepat, pidana singkat dan kasus perdata,”kata Kepala PN Tanjungpinang, Jupriadi SH kepada wartawan belum lama ini. Banyaknya penanganan kasus di PN Tanjungpinang, kata Jupriadi, tidak sebanding dengan jumblah majelis hakim.PN Tanjungpinang berbeda dengan PN yang ada dibeberapa wilayah di

(Tanjungbalai Karimun) ( Tanjungbalai karimun) ( Tanjungpinang )

Sejak pengumuman ini diterbitkan yang bersangkutan telah dipecat Sebagai wartawan/Kepala Biro Koran Rakyat Media. Segala tindak tanduk yang bersangkutan sehingga merugikan pihak lain, tidak menjadi tanggungjawab penerbit. Demikian juga Kartu Pers yang masih di pegang oleh yang Bersangkutan. Setelah pengumuman ini dinyatakan tidak berlaku lagi MAWARDI Pemimpin Redaksi CMYK

atau indrusri terbaik dalam hal pengolahan limbah secara baik dan benar. “Rencanananya memang bulan Juni 2016 akan kami gelar (penialaian), ”kata Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Kota Batam Dendi Purnomo kepada wartawan Jumat (29/1/2016) kemarin di Batam Center. Tambah Dendi, pada penilaian nanti, ada beberapa kategori yang menjadi

landasan penilaian apakah suatu perusahaan itu sudah mengolah limbahnya dengan baik atau tidak. Beberapa kategori yang dinilai seperti cara pengolahan limbahB3, kinerja lingkungan hidup, pengolahan sistem saluran pembuangan sisa akhir kegiatan perusahaan dan beberapa kategori lain. “Iya, suatu usaha dan atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan atau beracun yang

Dicari Biro dan Perwakilan Koran Umum Rakyat Media Untuk Wilayah : 1. 2. 3. 4.

Kabupaten Deli Serdang Kabupaten Serdang Bedagai (Serge) Kota Tebing Tinggi Kota Medan Bagi yang berminat bisa menghubungi Perwakilan Koran Umum Rakyat Media Sumut Saudara Sofian. M Hp 085262440490

Kepala Bapedal Batam

Dendi Purnomo karena sifat dan atau konsentrasinya dan atau jumlahnya. Nah ini juga perlu kami nilai,” tambah Dendi. Bagi perusahaan yang sudah mengolah limbah dengan baik, akan mendapat apresiasi dari Pemko Batam.Sebaliknya, kata Dendi, jika ada perusahaan yang tak mengindahkan mengolah limbahnya dengan baik sebagaimana amanah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 101 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku. (rm/trb)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 144 by RAKYAT MEDIA - Issuu