Skip to main content

EDISI 168

Page 1

CMYK

Duo Calo Imigrasi Batam Dibekuk Polsek Bengkong

Baca Hal 3

K O2-R9A N U M U2016 M - MINGGU- I Website: www.rakyatmediapers.co.id September

Penanggung Jawab Jumat, Mawardi, Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri.SH

Jumat, 2- 9 September 2016 - MINGGU- I

Media Ini Terdaftar di Dewan Pers

TERDAFTAR

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia

Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Edisi : # 168 Tahun IV, Harga: Rp6.500,-

Sindikat Perdangan Manusia Dari Batam ke Malaysia Makin Marak

40 RIBU TIAP BULAN TKI ILEGAL DILOLOSKAN Lewat Pelabuhan Batam Centre Gunakan Paspor Resmi BATAM, RAKYAT MEDIAMeski jajaran Polda Kepri gencar melakukan penggerebekan sejumlah penampungan TKI ilegal yang akan diberangkatkan ke Malaysia dan menangkap tekongnya di sejumlah lokasi. Namun praktik perdagangan manusia atau Human Trafficking dengan berbagai modus masih saja berlanjut. Bahkan belakangan ini justru semakin marak. Tak tanggung tanggung, dari informasi yang dihimpun media ini mengungkapkan, tiap bulan sedikitnya 40 ribu orang calon Tenaga Kerja (TKI) ilegal diberangkatkan oleh sindikat perdagangan manusia dari Batam ke Malaysia. Para calon TKI ilegal tersebut diloloskan melalui pelabuhan ferry Internasional Batam Centre. Di Malaysia calon TKI ilegal ini dijual oleh tekong yang berada di Batam dengan sindikat TKI ilegal di Malaysia dengan harga 5 hingga 6 ribu ringgit dalam satu orang. Perdagangan manusia antar negara dari Batam ke MaBersambung ke Hal 15

PARA calon TKI ilegal yang diloloskan ke Malaysia oleh petugas di pelabuhan

KANTOR Kedutaan Besar RI terletak di Jalan Chatsworth Road, Singapura

DUA TKI DI SINGAPURA TERANCAM HUKUMAN MATI BATAM, RAKYAT MEDIA-Dua Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di Singapura terancam hukuman mati karena dituding terlibat dalam kasus pembunuhan majikannya.”Dalam enam bulan terakhir ada dua TKI yang dituduh membunuh,” kata Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Ngurah Swajaya, kepada wartawan Rabu (30/8/2016) di Batam. Ngurah tidak memberikan rincian nama TKI yang dituding membunuh, namun ia menjelaskan satu yang terakhir adalah TKI yang dituduh membunuh anak majikannya.Kasus itu masih dalam proses investigasi kepolisian, dan belum masuk pengadilan. Satu kasus lain, TKI dituding membunuh majikan dengan cara menusuk. “Kalau di Singapura, pembunuhan berencana bisa hukuman mati,” kata Ngurah. Ngurah memastikan Kedutaan Besar RI telah memberikan pendampingan hukum kepada dua TKI dengan menyiapkan pengacara.”Teman KBRI berkoordinasi dengan kepolisian, agar hak-haknya dipakai,” ujar pria yang baru enam bulan menjabat sebagai Dubes RI untuk Singapura. Selain dua kasus pembunuhan itu, ia menyatakan KBRI juga menangani sejumlah kasus hukum yang menjerat TKI lainnya.”Ada juga kasus ringan seperti pemukulan, pencurian, dan lainnya, selalu kami dampingi,” terangnya Dalam kesempatan tersebut, ia mengatakan di Singapura jarang ada kasus TKI bermasalah seperti yang terjadi di Malaysia.Ngurah juga optimistis, seluruh TKI di Negara Singapura berdokumen lengkap. Tidak ada TKI ilegal yang bisa tinggal di sana. Meski begitu, bukan berarti semua TKI di Singapura bebas dari kendala. Umumnya, kendala TKI di negara pulau itu adalah hubungan disharmoni dengan majikan. “Kalau misalkan deportasi jarang, tidak ada. Bermasalah mungkin terkait hukum, sebagian besar disharmoni. Kerja di situ tidak cocok dengan majikan,” tuturnya.(rm/mwd).

PELABUHAN Ferry Internasional Batam Centre

KPK Dan BNP2TKI Teken MoU

Buntut Peristiwa di Selatpanjang

Perkuat Layanan TKI di Batam Kapolda Riau Copot Kapolres Meranti

DUA sipir Lapas Batam ditangkap polisi

Polisi Tangkap Sipir Edarkan Narkoba di Lapas Batam BATAM, RAKYAT MEDIA-Informasi penangkapan seorang sipirLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Barelang Batam, dibenarkan oleh Marlik Subiyanto, Kepala (Lapas) Barelang Batam, Rabu (31/8/2016) lalu. Sipir tersebut bernama Ronald, ditangkap Satuan Reserse Bersambung ke Hal 15

BATAM, RAKYAT MEDIABadan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) terus memperluas upaya mewujudkan Kantor Layanan TKI Terintegrasi. Kali ini, kick offpelayanan terpadu TKI dilakukan di Batam, Kepulauan Riau, setelah beberapa waktu lalu juga sudah dilakukan di Jawa, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat. Bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), BNP2TKI menggalang sejumlah instansi menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk membangun layanan TKI terintegrasi di Batam dan Tanjung Pinang. Selama ini, dua daerah itu dikenal sebagai pintu keluar-masuk TKI secara ilegal. Hal itu dikatakan Kepala

KEPALA BNP2TKI Nusron Wahid dalam acara penandatangan Komitmen Bersama Program Perbaikan Tata Kelola Layanan TKI di Wilayah Kepulauan Riau.

BNP2TKI Nusron Wahid dalam sambutan acara penandatangan Komitmen Bersama Program Perbaikan Tata Kelola Layanan Tenaga Kerja Indonesia di Wilayah Kepulauan Riau, di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (31/8/2016).”Ini

TAHUN 2016 INI SEBANYAK 14 KANTOR POLISI DIRUSAK WARGA JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Indonesia Police Watch (IPW) mencatat selama delapan bulan terakhir pada 2016 terdapat 14 kantor polisi dan fasilitas Polri yang dirusak serta dibakar warga.

Selain itu ada 11 polisi yang tewas dan 45 lainnya luka akibat diamuk massa. Kasus terakhir terjadi di Rantaupanjang, Merangin, Jambi, Kantor Polsek Tabir diserbu dan dibakar massa akibat poli-

si menangkap penambang liar kelas kecil dan membiarkan penambang liar kelas kakap tetap beroperasi. Ketua Presidium IPW, Neta S Pane meminta intelijen Bersambung ke Hal 15

Klick Portal Media Online : www.rakyatmediapers.co.id Anda dapat membaca berbagai berita dan peristiwa terkini baik berita Daerah maupun Nasional yang disajikan secara cepat dan aktual.

Ketua Presidium IPW

Neta S Pane

merupakan upaya dan langkah dalam menghentikan arus TKI ilegal dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ke luar negeri. Dengan layanan terpadu yang terintegrasi, satu Bersambung ke Hal 15

PEKAN BARU, RAKYAT MEDIA-Buntut peristiwa berdarah yang terjadi beberapa hari lalu di Selat Panjang, akhirnya Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Asep Iskandar dicopot dari jabatannya oleh Kapolda Riau, Brigjen Supriyanto. “AKBP Asep Iskandar mulai Sabtu ini dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Kepulauan Meranti dan ditarik ke Pekanbaru. Akan dicari penggantinya,” kata Kapolda Riau, Brigjen Supriyanto kepada wartawan di Pekanbaru. Namun begitu, Jenderal bintang satu itu belum menjelaskan secara rinci penyebab dinonaktifkannya AKBP Asep

Kapolres Meranti

AKBP Asep Iskandar yang baru menjabat sebagai Kapolres Meranti sejak pertengahan Mei 2016 lalu.AKBP Saat ditanya apakah perBersambung ke Hal 15

Polisi Bekuk Sindikat Narkoba Asal Malaysia JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat membekuk 3 warga Malaysia yang merupakan sindikat narkoba internasional. Sabu senilai Rp 48 miliar disita.”Nilainya hampir Rp 48 miliar,” ujar Wakapolres Jakarta Barat AKBP Suyudi Aryoseto dalam rilis di Polres Jakarta Barat, Jl S Parman, Rabu (31/8/2016). Dalam rilis itu dihadirkan 3 tersangka yang merupakan WN Malaysia dan barang bukti berupa 12 kg sabu, 1 modem, buku tabungan, kartu ATM, SIM card dan 10 buah ponsel. Menurut Suyudi, awal mula

PARA tersangka sindikat narkoba asal Malaysia

kasus ini yakni penangkapan LKW, WN Malaysia pada Jumat (19/8/2016) lalu di parkiran sebuah mal di Jakarta. Dari

pengungkapan LKW, ditangkap CK di apartemen daerah Bersambung ke Hal 15


PENDIDIKAN

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Jumat, 2- 9 September 2016 - MINGGU- I

2

Blangko E-KTP Habis,

Warga Nongsa Tetap Melakukan Rekaman Data BATAM, RAKYAT MEDIAPernyataan blangko kartu tanda penduduk elektronik (EKTP) yang disampaikan Sekretaris Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil ada aparatur pemerintahan mengatakan blanko habis itu bohong. “Ternyata Informasi itu sudah kita ketahui, meski demikian perekaman data E-KTP

masih tetap berjalan,” kata Sekretaris Camat Nongsa, Zain, Selasa (23/8/2016) lalu di kantornya. Sementara itu, bagian Kasi Pelayanan umum Kecamatan Nongsa, Soni menuturkan bahwa blangko E-KTP sudah habis sejak bulan Juli lalu. Dan hingga kini masih menunggu blangko. “Blangko sudah kosong sejak Juli lalu. Jadi hanya

menunggu blanko saja, meski demikian perekaman masih tetap dilanjutkan,” jelasnya. Soni juga mengatakan antusias masyarakt di wilayahnya cukup tinggi. Dan hal tersbeut dilihat dari banyaknya antrian warga yang melakukan pengurusan E-KTP.”Untuk target, perekaman dan pembuatan KTP sudah mencapai 80 persen tahun ini,” ujarnya. (rm/jasniwati)

PULUHAN warga antri menunggu giliran perekaman data di kantor Camat Nongsa

Terungkap Korupsi Rp 1,5 Miliar

Disdik Batam Verifikasi Data Pelajar

Penerima Kartu Undonesia Pintar

Dinas Sosial Kota Batam BATAM, RAKYAT MEDIA-Kepala Bagian Keuangan Pemko Batam, Abdul Malik membenarkan kalau RMR, oknum Bendahara Pengeluaran Dinas Sosial dan Pemakaman (Dinsospam) Kota Batam, menggunakan uang sisa UP, GU dan TU sebesar Rp 1.501.690.249 tersebut untuk kepentingan pribadi yang bersangkutan. Dikatakan Malik kasus penyalahgunaan sisa kas tahun 2015 itu sudah ditangani Inspektorat Kota Batam. Selain itu Inspektorat sudah meminta keterangan dari Kepala Dinsospam Batam sebagai Pengguna Anggaran, Sekretaris dan Kepala Sub. Bagian Keuangan sebagai atasan langsung bendahara. Lanjut Malik, pemeriksaan kasus tentang penyalahgunaan sisa kas tahun 2015 di Dinsospam Batam tertuang dalam laporan Nomor 02/Insp-

BTM/LHPK/IV/2016 tanggal 06 April 2016. Dalam laporan itu terjadi kas tekor di Dinsospam Batam berawal dari kesalahan sistim aplikasi yang terjadi saat Bagian Keuangan Sekretariat Daerah melakukan proses migrasi data dari sistim DARA ke SIPKD. Sistim aplikasi tidak melakukan penolakan pada saat Bendahara Pengeluaran mengajukan pencairan TU. Padahal lanjut dia, di Bendahara Pengeluaran masih terdapat sisa dana UP, GU dan TU dari kegiatan sebelumnya yang belum dikembalikan.”Hal ini terjadi beberapa kali dan baru tahu akhir tahun kalau jumlah belanja Dinsospam Batam sudah melampaui pagu anggaran sebesar Rp 917.738.331 dari pagu anggaran yang ditetapkan,” jelas Malik saat rapat Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Batam Tahun Angga-

Abdul Malik Kepala Bagian Keuangan Pemko Batam

ran 2015, di gedung DPRD Batam, Senin (29/8/2016) lalu. Dan, terdapat sisa kas yang harus dikembalikan sebesar Rp 1.501.690.249 atas pencairan melebihi pagu ang-

garan. Diakui Malik hingga saat ini Dinsospam Batam belum mengembalikan dana tersebut ke kas daerah. Karena oknum RMR bersedia mengembalikan uang yang digunakannya paling lambat 23 Februari 2016 sesuai pernyataan surat bermaterai. “Tapi sampai pemeriksaan BPK berakhir tanggal 9 Mei 2016, RMR belum juga mengembalikan sisa kas yang dipakainya,” tambah Malik. Tim Penyelesaian Kerugian Daerah (TPKD) tidak menerbitkan Surat Keterangan Tanggung Jawab Mutlak Sementara (SKTJMS), dikarenakan nilai jaminan harta kekayaan oknum RMR telah dipotong dengan tagihan-tagihan bank lainnya. Masih dikatakan Malik, untuk saat ini kasus tersebut masih ditangani BPK Pusat dengan kata lain dipertanggungjawabkan dihadapan hukum. (rm/mb)

Ratusan Warga Serbu Kantor Camat Sekupang

PELABUHAN peti kemas Batu Ampar Batam

KPPU Selidiki Mahalnya Tarif Angkutan Peti Kemas BATAM, RAKYAT MEDIA-Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Perwakilan Daerah (KPD) Batam mendapat restu dari KPPU Pusat untuk mendalami keluhan para pengusaha terkait tarif pengangkutan peti kemas dari Batam ke Singapura yang sangat mahal ketimbang Jakarta ke Singapura. Kecurigaan mengarah ke kartel lintas negara.”Komisioner KPPU meminta kami untuk mendalami itu,” kata Kepala KPPU KPD Batam, Lukman Sungkar, usai acara Dialog Persaingan Usaha bersama Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Batam di Hotel Harris, Jumat (26/8/2016). KPPU KPD Batam, dalam waktu dekat, akan mengundang para pelaku usaha ekspor untuk memberikan informasi lebih lanjut. Informasi itu akan dikroscek dengan pelaku usaha ekspedisi. Jika tarif tersebut terbukti tidak wajar, KPPU akan meminta tarif tersebut diturunkan. KPPU juga akan mendenda para pengusaha ekspedisi tersebut.”Meskipun dia perusahaan luar negeri, (pemberian denda) itu tidak masalah. Kami pernah kok mendenda Temasek (Holding),” ujar Lukman. Kajian akan dilakukan dengan mengundang pihak ketiga. Misalnya, pelaku bisnis jasa transportasi peti kemas, baik antarpulau di Indonesia atau di luar negeri. KPPU akan membandingkan dengan pola apple to apple.”Jangan-jangan dia punya perusahaan di Vietnam atau di Thailand dan pengiriman ke situ nggak mahal. Nanti kami akan luaskan juga ke situ,” tuturnya. Sebelumnya, para pengusaha mengeluhkan tarif pengangkutan peti kemas dari Batam ke Singapura yang lebih mahal daripada Jakarta – Singapura atau bahkan Singapura – Malaysia. Biaya angkutan untuk kontainer ukuran 20 feet dari Batam ke Singapura mencapai USD 555. Sedangkan ukuran 40 feet mencapai USD 750. Padahal, jarak Batam dengan Singapura hanya 28 kilometer yang bisa ditempuh angkutan kontainer dalam 2 jam. Sementara, biaya angkut kontainer dari Singapura ke Malaysia yang jaraknya lebih jauh yakni 374 kilometer yang membutuhkan waktu tempuh 20 jam, untuk kontainer 20 feet hanya USD 122, dan 40 feet hanya USD 277. (rm/bp).

BATAM, RAKYAT MEDIAPascapengumuman batas akhir perekaman data kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) oleh Pemerintah Kota Batam, sejak pagi ratusan warga terpantau ‘menyerbu’ kantor CamatSekupanguntuk melakukan perekaman, Rabu(24/8/ 2016).”Sangat ramai sekali. Sejak ada pengumuman tersebut, ada sekitar ratusan warga yang silih bergantian melakukan perekaman. Iya, barangkali karena daedline pada akhir September nanti,” kata Camat Sekupang Hj Zurniati saat ditemuiTribun Batam. Zurniati berharap, agar

PETUGAS kantor Kecamatan Sekupang sedang melayani warga

masyatakatnya lainnya untuk melakukan hal yang sama bagi mereka yang belum melakukan perekaman data.”Kami

sangat berharap warga cepat melakukan merekam sebelum deadline yang sudah ditentukan,” ujarnya. (rm/feri)

Perluasan Proyek Bandara Hang Nadim Batam Selesai Akhir Tahun

PENGERJAAN Proyek perluasan bandara Hang Nadim Batam

BATAM, RAKYAT MEDIAPerluasan Apron Bandara Internasional Hang Nadim Batam ditargetkan akan selesai hingga akhir 2016. Apron Bandara yang akan

diperluas dengan ukuran 240x150 meter ini, menggunakan anggaran Rp70 miliar. Saat ini, sejumlah truk dan alat berat tampak mulai bekerja. “Proses pengerjaannya su-

dah dilaksanakan setelah penandatanganan kontrak minggu lalu, awal 2017 diharapkan sudah bisa digunakan,”kata General Manager Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso kepada wartawan Senin (29/8/2016) lalu di Batam. Menurut Suwarsosebenarnya rencana lelang pembangunan apron sudah dilakukan sejak akhir 2014, namun selalu gagal sehingga mengakibatkan pembangunan tertunda. Suwarso melanjutkan pembangunan apron tersebut akan dilengkapi dengan pipa bawah tanah untuk pengisian bahan bakar pesawat.(rm/ant).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam

Muslim Bidin BATAM, RAKYAT MEDIAPada Juni 2016 lalu, Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Kota Batamtelah meluncurkan sebanyak 31.000 nama pelajar untuk tingkat Sd hingga SMA, se-kota Batamyang akan menerima bantuan dana pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang digagas Presiden RI Joko Widodo. Dari data tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bin Bidin mengatakan, hingga saat ini data tersebut masih dilakukan verifikasi ulang. “Kendala yang pertama adalah, ada nama anak pelajar yang baru saja SMP, ada juga nama anak SMP yang saat ini

sudah masuk SMA. Nah data ini diverifikasi ulang. Nah ini kendala kami,” katanya kepada wartawan belum lama ini. Ia juga mengatakan, di data awal nama-nama pelajar yang menerima bantuan Kartu Indonesia Pintar(KIP) bukan dari dinas pendidikan. Melainkan, pengajuan dari RT, Lurah, dan Camat. “Jadi kami lagi validkan datanya,” imbuhnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sesuai dengan aturan pemerintah, pelajar tingkat sekolah dasar (SD) akan menerima bantuan KIP sebesar Rp225 ribu, SMP Rp 375 ribu dan SMA dan sederajat mendapatkan Rp500 ribu per semester.(rm/net).

BP Batam Akan Mengambil Seluruh Aset ATB BATAM, RAKYAT MEDIA-Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam akan mengambil alih seluruh aset perusahaan air Adhya Tirta Batam (ATB), saat masa konsensi berakhir tahun 2020.”Termasuk yang dibangun ATB, semua yang tercatat di investasi punya kami tahun 2020, di kontraknya begitu,” kata Kepala Kantor Pengelolaan Air dan Limbah BP Batam, Tato Wahyu di Batam. Berdasarkan kontrak konsensi, maka seluruh infrastruktur air yang dibangun BP Batam dan ATB akan menjadi milik BP Batam, saat masa konsensi berakhir. Ia belum bisa memperkirakan nilai aset ATB yang akan diserahkan ke BP Batam. Namun ia memastikan jumlahnya relatif besar.”Sekarang sedang dihitung. Pipanya, pertambahan nilai, dulu harga segini, sekarang segini,” kata dia. Bila pun ada selisih investasi yang sudah ditanamkan, BP akan memperhitungkannya. “Kami harapkan nol,” katanya. Hingga kini BP Batam masih menimbang pengelola air bersih di Pulau Batam, begitu masa konsensi air berakhir pada 2020.Kemungkinannya ada dua, yaitu dikelola oleh Pemerintah Daerah atau dikelola oleh BP Batam. Namun, hingga kini kecenderungannya adalah dikelola BP Batam bermitra dengan BUMN dan atau BUMD. ”Belum putuskan itu, karena itu harus dikaji dulu. kecenderungan kita dikelola, tapi nanti kita mitra BUMN, bisa BUMD Pemkot,” kata dia. PT ATB juga masih memiliki peluang untuk ikut terlibat dalam pengelolaan air bersih di Batam, tapi tidak seluruhnya seperti yang terjadi sekarang.”ATB tidak full, tetap bisa kerja sama. Peluangnya ada, tapi lebih sempit,” katanya. Perusahaan itu bisa terlibat dalam sisi operasional, operator atau pun teknologi, karena selama ini dinilai handal.Dan bila BP Batam jadi mengelola air bersih, maka akan dibangun unit tersendiri, agar lebih profesional. Pekerja ATB, juga bisa direkrut dalam unit itu, karena saat ini BP Batam tidak memiliki kecukupan personel. “BP, kalau lihat kemampuan personal kurang, kecuali buat unit sendiri maka akan rekrut profesional. bisa juga rekrut karyawan ATB,” kata dia. Ia mengatakan BP Batam akan membuat kajian pengelolaan air bersih secara komprehensif pada 2017. Kemudian persiapan peralihan pada 2018, dan lelang 2019, dan pada 2020, air akan dikelola dengan pola yang baru.”Tidak ada masa tenggang. Pada 2020 dengan pola baru, apa pun itu. Air enggak boleh berhenti mengalir,” katanya.(rm/ant).


CMYK

3

Jumat, 2- 9 September 2016 - MINGGU- I

42.581 Data e-KTP Kota Batam Belum Dicetak BATAM, RAKYAT MEDIA-Sebanyak 42.581 data masyarakat yang telah terekam untuk pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik di Kota Batam Kepulauan Riau belum bisa dicetak oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat.”KTP Elektronik yang belum dicetak tapi sudah merekam sebanyak 42.851 karena jumlah blanko terbatas,” kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Batam Ardiwinata di Batam, Selasa. Ardi menyatakan pemerintah baru saja menambah blanko untuk mencetak KTP elektronik, namun jumlahnya masih terbatas untuk memenuhi kebutuhan seluruhnya.”Blanko ada 500 di sembilan kecamatan pulau utama, itu baru dikirim beberapa hari yang lalu,” kata dia. Selain itu, pencetakan KTP elektronik juga terkendala keterbatasan alat dan sulitnya jaringan online.Meski begitu, ia memastikan Batam terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dalam pencetakan KTP elektronik.Pemkot juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk memperlancar pencetakan KTP elektronik. Sementara itu, Pemkot mencatat sebanyak 38.798 dari 712.869 wajib KTP di Batam yang belum melakukan perekaman. Ardi mengatakan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk segera merekamkan datanya ke tiap kecamatan. Ia menduga, masih tingginya jumlah masyarakat yang enggan menyatatkan data KTP elektronik karena mobilitas masyarakat Batam yang tinggi.”Saat membuat kartu identitas warga Batam dalam kelurahan ini, namun berjalan waktu ia pindah rumah ke kelurahan lain,” jelasnya. Banyak juga warga Batam yang pindah ke kota lain, atau bepergian ke daerah lain sehingga belum merekamkan datanya.”Kami menghimbau yang belum merekamkan data, silahkan datang di kecamatan. Sebab Disdukcapil juga sudah mengirim blanko ke kecamatan,” kata Ardi.(rm/feri).

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Akta Notaris No.179 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI AHU-10-04744/2014, Tanggal 5 Maret 2014 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri.SH Sekretaris Redaksi Marlina Redaksi Pelaksana Andi Setiawan.Amd Redaktur Andi. S, Ferianda, Iqbal Ramadan, Gunawan Ramadhan, Muliadi Liputan Batam Iqbal Ramadhan, Bahtiar, Ferianda, Robby.N Divisi Iklan Johar Munik Divisi Pemasaran Andi. S Dewan Redaksi Mawardi. M, Marzuki. SE, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadory Penasehat Hukum Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE, Mahyuddin Liputan Babodetabek Bintang Partogi Sianturi, Zulfikar Mykel Meidy Egeten, Darmawan, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Sofian (Kepala), Dedi Topan SH, Rusli.P, Nilawati PerwakilanSumateraBarat Amina Zalani Perwakilan Provinsi Riau Hangtuah Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo Biro Kota Tanjungpinang Anton (Kepala), Tio Imando BiroKabupaten Bintan Anton (Kepala), Herman, Suratman Biro Kabupaten Natuna Herianto, Abdul Malik Biro LinggaLingga Ahmad Riadi (Kepala Biro) BiroKabupaten Anambas Eddy (Kepala Biro), Machmud, Nurdin Biro Kabupaten Deli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro Kabupaten Kampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Meranti Bokhari, Nina Chandra Biro Kabupaten Siak Hangtuah Biro Kabupaten Bengkalis Hangtuah Lay Out Andi Rusmin Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)-7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529 Dicetak Oleh : PT Ripos Bintana Perss Alamat Jalan Raya Batam Centre, Komplek Graha Pena Batam, Kepulauan Riau, Telp (0778)-462578 Kode Pos-29444. Perwakilan Jakarta Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Kode Pos 16411. Rekening : Bangk BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No. Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Redaksi Email rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers.co.id

BATAM

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Duo Calo Imigrasi Batam Dibekuk Polsek Bengkong BATAM, RAKYAT MEDIA-Palsu memalsu dokumen negara dalam pengurusan paspor yang dilakukan oleh sejumlah calo di kantor Imigrasi Batam hingga kini masih saja berlanjut. Tak tanggung tanggung yang dipalsukan oleh calo di Imigrasi tersebut dari mulai KTP, KK, Akte Kelahiran, Ijazah, buku Nikah hingga stempel Imigrasi Indonesia dan Malaysia. Praktik pemalsuan dokumen negara sebagai persyaratan untuk mendapatkan paspor di Imigrasi Kelas I Khusus Batam sudah berlangsung cukup lama. Dan untuk mendapatkan paspor dengan modus menggunakan dokumen aspal atau dokumen foto cofi ini disebut sebut melibatkan oknum Imigrasi. Calo paspor dan oknum Imigrasi berkongkalikong. Oknum imigrasi yang kabarnya bersekongkol dengan calo meloloskan dokumen palsu atau dokumen foto cofi dalam penerbitan paspor disebut sebut berinisial ER yang memegang jabatan sebagai supervisor wawancara di Bagian Lantaskim Imigrasi Batam. “Dia bermain dengan biro jasa dan calo, kurang persyaratan atau persyaratan foto cofi alias dokumen palsu tak jadi soal. Untuk meloloskan dokumen palsu tersebut ER mematok harga Rp 500.000. Padahal persyaratan penerbitan paspor harus dibawa dokumen asli dan tidak boleh foto cofi. Pemohon yang pernah diterbitkan paspornya memakai dokumen palsu bernama Budiman dan Jamaluddin. Kedua pemohon tersebut kabarnya diajukan oleh salah seorang biro jasa bernama Siti,”ungkap sumber Dan ini merupakan salah satu bukti maraknya pemalsuan dokumen negara sebagai persyaratan untuk

membuat paspor belum lama ini Jajaran Polsek Bengkong membekuk dua calo imigrasi pemalsu berbagai dokumen negara. Kedua calo yang dibekuk tersebut bernama Sudarto dan berinisial Ep. Dalam aksinya kedua calo ini telah memalsukan ribuan dokumen berupa kartu tanda penduduk (KTP), paspor, buku nikah, akta kelahiran hingga ijazah. Kapolsek Bengkong, AKP Hendrianto, kepada wartawan mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan pengembangan kasus penggelapan mobil yang dilakukan rekan Es bernama Suherman pada akhir Juli lalu. Suherman menyewa mobil menggunakan KTP palsu.”Kita curiga dengan identitas yang digunakan tersangka (Suherman). Setelah diselidiki KTP palsu itu dibuat oleh Zul,” ujar Hendrianto di Mapolsek Bengkong. Zul diketahui sebagai calo Imigrasi. Ia ditangkap di kawasan Nagoya. Dari tangannya polisi menyita kertas dokumen dan stempel lambang kenegaraan, laptop, serta printer. “Pelaku juga calo Imigrasi. Banyak mengoleksi cap-cap imigrasi dan digunakan TKI,”kata Hendrianto. Hendrianto menegaskan masih meyelidiki keterlibatan calo lainnya dalam pembuatan paspor dan dokumen palsu. “Kita masih menyelidiki kasus ini,”ujarnya. Dari pengakuan Zul, ia sudah setahun bekerja sebagai calo dan pemalsu dokumen. Ia menerima bayaran Rp400 ribu-Rp700 ribu per dokumen dengan waktu pembuatan selama sepekan.”Yang pesan (dokumen palsu) tidak menentu. Kebanyakan orang minta buat paspor dan KTP,” ujar Zul di Mapolsek Bengkong.

DUA calo Imigrasi memakai sebo dan Kapolsek Bengkong AKP Hendrianto

Zul menjelaskan beberapa pemesan paspor palsu tersebut merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Selain itu, para pendatang untuk melamar kerja di perusahaan. “Di toko buku ada jual kertas dan stempel. Orang minta bantu lalu saya buatkan,” tuturnya. Sudarto dan Zul, pelaku pembuat dokumen palsu yang dibekuk oleh tim Polsek Bengkong mengaku sudah dua tahun menjalani profesi sebagai pembuat dokumen palsu. Selama kurun waktu dua tahun itu, ia telah membuat 3.000 lembar KTP palsu dan 30 buah buku nikah. Juga tak sedikit dokumen palsu lainnya yang ia buat. Mulai dari KTP, ijazah, kartu keluarga, akte kelahiran, hingga paspor.”Untuk bahan pembuatannya saya peroleh dari toko-toko buku di Kota Batam. Dalam seminggu saya mendapatkan orderan sebanyak dua sampai tiga orang,” ujar Sudarto.

Pria berusia 45 tahun ini mengaku setiap dokumen palsu yang ia buat, tarifnya Rp 400 ribu. Jika dalam sepekan bisa mendapat tiga orderan, maka ia bisa mendapatkan penghasilan Rp 1,2 juta seminggu atau sekitar Rp 4,8 juta sebulan. Dari 3.000 KTP palsu yang dia buat, Sudarto dan Zul memperoleh penghasilan haram sebesar Rp 1,2 miliar. Belum termasuk dokumen palsu lainnya.Atas perbuatannya, tersangka Sudarto dikenakan pasal 263 ayat (1) dan ayat (2) jo pasal 55 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman selama enam tahun penjara. Namun belakangan tersiar kabar bahwa kedua tersangka pemalsu dokumen negara tersebut kabarnya sudah dilepas oleh Polsek Bengkong. Lepasnya kedua pemalsu dokumen ini disebut sebut setelah mengeluarkan uang puluhan juta rupiah.(rm/mwd)

Kapolda : Tindak Tegas Truk Tanah Tidak Mematuhi Aturan

RUDI Walikota yang juga Ketua Partai Demokrat Kota Batam

Walikota Batam Lompat Dari Partai Demokrat ke Nasdem BATAM, RAKYAT MEDIAWali Kota Batam HM Rudi hengkang dari Partai Demokrat ke Partai Nasdem membuat tanda tanya besar berbagai kalangan. Diduga kuat kepindahan Rudi ke Partai Nasdem masih berhubungan dengan batalnya Rudimenduduki jabatan Ketua DPD PartaiDemokratKepri yang kini dijabat lagi oleh Bupati Bintan, Apri

Sujadi beberapa waktu lalu. Rudi harus berpuas menjabat sebagai Ketua DPC Demokrat Batam. Padahal, jabatan tersebut sebenarnya digadang-gadang akan diduduki oleh satu diantara kader Demokratyang kini duduk di DPRD Kota Batam. Ada juga yang menduga kepindahan Rudi terkait pemilihan calon wakil Gubernur Ke-

pri yang masih stagnan sampai saat ini. Namun demikian, Wakil Ketua DPD DemokratKepri Surya Makmur Nasution menyatakan apapun alasan hengkangnya Rudi tak akan mempengaruhi kerja partai yang sudah berjalan saat ini. Ia menyatakan kepindahan tersebut tidak berkaitan langsung dengan pemilihan Cawagub Kepri nantinya. (rm/trb)

BATAM, RAKYAT MEDIAKapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian menginstruksikan penertiban terhadap truk pengangkut tanah yang tidak mematuhi aturan sehingga membahayakan pengguna jalan lain. ”Kalau yang tidak sesuai ketentuan, Kapolda perintahkan untuk ditindak. Apalagi sampai menimbulkan kecelakaan dan mengganggu pengendara lain,” kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono di Batam, Rabu. Banyaknya truk besar pengangkut tanah untuk keperluan reklamasi di Batam beberapa kali menimbulkan kecelakaan jalan raya.Truk pengangkut tanah dari kawasan Baloi Kolam menuju Kawasan Ocarina untuk reklamasi pantai sempat menabrak pengguna motor hingga mengakibatkan meninggal.Baru-baru ini, truk besar pengangkut tanah juga menabrak sebuah Pos Polisi Simpang Apartemen Harmoni Nagoya Batam hingga hampir roboh. Beruntung tidak ada korban jiwa. Terakhir, truk pengangkut tanah dari Baloi Kolam menuju Ocarina di Batam Centre mengalami kecelakaan akibat sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraanya dalam kecepatan tinggi.”Untuk truk pengangkut tanah, pasir, ataupun batu-batu kecil harus ditutup sehingga tanahnya tidak tercecer di jalan dan membahayakan bagi pengendara lain. Kalau tidak ditutup jelas salah,” kata dia. Hartono mengatakan, keselamatan seluruh pengendara di

Kabid Humas Polda Kepri

AKBP Hartono jalan raya menjadi tnggungjawab setiap pengguna jalan karena semua sudah ada aturannya. “Kapolda menginginkan semua pengguna jalan harus mematuhi aturan. Tidak boleh seenaknya apalagi sampai mengkibatkan kecelakaan. Yang tidak patuh harus ditindak,” kata Hartono. Masyarakat pengguna jalan di sekitar Batam Centre sering mengeluhkan ceceran tanah dari kegiatan reklamasi pantai. ”Jalannya jadi kotor. Ketika panas berdebu, saat hujan licin. Ini jelas mengganggu kami yang sering melintas (Baloi KolamOcarina). Kami tidak mempermasalahkan reklamasinya, namun jangan sampai pengangkutan tanahnya mengganggu pengguna jalan lain,” kata salah seorang warga.(rm/kk).

Amsakar Minta Orang Tua Dorong Kreativitas Anak Batam BATAM, RAKYAT MEDIAWakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengingatkan, pembinaan dan pendidikan sejak usia dini harus dilakukan mulai dari sekarang guna mencapai tujuan tersebut. Orang tua diminta untuk mendorong kreativitas anak di Batam, tumbuh dan berkembang. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, kepada wartawan Sabtu (27/8/2016) pekan lalu saat membuka peringatan Hari Anak Nasional di Sagulung. Dikatakannya, memasuki era globalisasi, tantangan di semua bidang menjadi per-

hatian serius bagi para orang tua dan tenaga pendidik guna menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas dan kreatif.”Anak harus didorong tumbuh kreatif,” ungkap Amsakar. Diingatkan, 10 hingga 20 tahun mendatang jumlah penduduk dengan usia produktif akan semakin banyak. Tantangan dan persaingan ke depan akan semakin berat. Hal ini harus disikapi dengan pembinaan dan penyiapan generasi yang berkualitas.”Saya bangga anak- anak usia dini sudah diberikan pemahaman pendidikan dan ditumbuhkan kreati-

fitas”, ujar Amsakar yang hadir bersama istri, Erlita Amsakar. Selain itu lanjut Wawako, pembinaan dibidang agama juga sangat penting guna menanam keimanan dan ketakwaan. Serta pembinaan mental sehingga diharapkan mampu mencegah generasi mendatang yang tidak terjerumus pada penyakit masyarakat maupun bahaya narkoba. ”Jangan sampai anak-anak kita menjadi generasi yang ‘berpenyakit” ataupun menjadi beban. Mari kita jadikan anakanak kita menjadi generasi yang luar biasa,” terang Amsakar. (rm/iqbal)

WAKIL Walikota Batam Amsakar Achmad berdiri dihadapan ratusan anak anak


DAERAH

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Jumat, 2- 9 September 2016 - MINGGU- I

4

Gubernur Kepri Akan Bangun Pelabuhan Kelas Dunia di Karimun DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepri, Nurdin Basirun bermimpi Kepri punya pelabuhan kelas dunia. Untuk mewujudkan mimpi tersebut, Gubernur minta bantuan Menteri Koordinator (Menko) Maritim. Keinginan tersebut disampaikan Nurdin saat pertemuan dengan Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan di VIP Bandara Hang Nadim, Batam, Sabtu (27/ 8/2016) pekan lalu. “Kepri harus siap untuk menjadi salah satu titik untuk pelabuhan dunia. Karena puluhan ribu kapal melintasi Selat Melaka sepanjang tahun,” ujar Nurdin. Menurut orang nomor satu Kepri tersebut, salah satu titik pelabuhan bertaraf dunia itu nantinya akan dibangun di Karimun. Karena itu, dalam kesempatan ke Karimun, Nurdin menegaskan Pelabuhan di wilayah-wilayah Kepri harus

segera dibangun dan dikembangkan karena arus barang tergantung dari cepat atau lambatnya proses bongkar muat dipelabuhan. “Kondisi tersebut yang mempengaruhi daripada harga di pasaran. Kami berharap seluruh stake holder mendukung program pembangunan pelabuhan ini dikarenakan sangat banyak manfaat yang akan didapat,” jelas Nurdin. Masih kata Nurdin, saat ini pemerintah sedang gencargencarnya melakukan pembangunan infrastruktur untuk mendukung Indonesi menuju Poros Maritim Dunia. “Kepri merasa bangga karena salah satu tempat yang dilirik Pemerintah Pusat untuk mendukung program tersebut. Apalagi Kepri merupakan jalur pelayaran internasional terpadat yakni sekitar 94 ribu kapal yang lalu lalang di Selat

Malaka,” jelasnya lagi. Dikatakannya juga, kalau pelabuhan-pelabuhan itu sudah representatif, akan memberikan dampak ekonomi yang bagus bagi daerah. Pelabuhanpelabuhan itu ikut menunjang investasi dan kepariwisataan. Lebih lanjut katanya, pihaknya juga diminta untuk mengawal agar investasi yang masuk di Kepri tidak mengalami hambatan. Apalagi hambatan perizinan, yang prosesnya berlangsung di daerah. Pesan itu disampaikan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dalam perbincangan dengan Gubernur Nurdin di VIP Bandara Hang Nadim, Batam akhir pekan lalu. Menurut Nurdin, pejabat harus melayani. “Tak ada urusan perizinan diperlambat dan dibuat lambat,” kata Nurdin. Yang tak mau melayani, harus segera diganti,” tutup Nurdin. (rm/bps)

GUBERNUR Kepri, Nurdin Basirun, saat bertemu dengan Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan di VIP Bandara Hang Nadim, Batam

Kejari Karimun Limpahkan Kasus Korupsi BUP ke PN Tipikor di Tanjungpinang

WAKIL Bupati Lingga, Nizar saat meninjau pelayanan publik di Dinas Kependudukan

800 Warga Kabupaten Lingga Belum Rekam E-KTP LINGGA, RAKYAT MEDIA-Untuk percepatan perekaman e-KTP dan akta kelahiran sesuai dengan surat edara Mendagri Tjahjo Kumolo Nomor 471/1768/SJ, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lingga menjemput bola dengan mengunjungi sejumlah kecamatan dan desa dari pulau ke pulau di Tanah Bunda Melayu ini. Diketahui, dari data kependudukan di Disdukcapil sebanyak 8.000 warga Kabupaten Lingga belum melakukan perekaman e-KTP. Namun sejak beberapa pekan terakhir sejak digesanya percepatan tersebut hampir setengah jumlah warga belum merekam e-KTP sudah berkurang. “Besok (hari ini, red) kami akan mengunjungi Desa Sedamai, Kecamatan Singkep Pesisir, untuk melakukan perekaman di sana,” kata Kabid Pendataan dan Pelaporan Disdukcapil, Susiyanti ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (30/ 8) pagi. Kegaitan perekaman tersebut akan difokuskan di Kantor Desa Sedamai untuk proses pengimputan data e-KTP serta penerimaan berkas untuk percepatan pembutan akte kelahiran. Perekaman itu tidak hanya untuk warga Desa Sedamai, tapi dapat diikuti warga desa sekitar yang belum melakukan perekaman. Dari data yang dikantongi Disdukcapil per-Mei tahun ini, sebanyak 300 warga belum melakukan perekaman. Untuk itu Disdukcapil menggelar kegiatan perekaman langsung di lokasi yang masyarakatnya belum banyak melakukan perekaman e-KTP. Tidak hanya ke Desa Sedamai, lebih lanjut Disdukcapil juga akan mendatangi beberapa lokasi untuk melakukan perekaman. Namun karena rentang kendali yang jauh akibat kondisi alam Kabupaten Lingga berpulau-pulau, Disdukcapil mengunjungi desa yang terdekat lebih dulu seperti Desa Sedamai dan hari selanjutnya mengunjungi Desa Selayar. “Kami berharap kepada masyarakat yang belum melakukan perekaman, untuk mengunjungi lokasi dimana dilakukan perekaman,” kata Susiyanti. Disdukcapil melakukan perekaman dari pulau ke pulau ini dengan cara offline. Setelah perekaman dan data terkumpul dari berbagai lokasi, lalu petugas akan membawa berkas tersebut ke kantor Disdukcapil untuk selanjutnya melakukan pencetakan e-KTP dan akta kelahiran tersebut. Setalah tercetak, e-KTP dan akta kelahir tersebut, nantinya Disdukcapil akan mencari cara terbaik agar e-KTP tersebut sampai ke tangan warga tersebut masing-masing. Apakah akan diserahkan ke kantor desa masing-masing atau diserahkan langsung ke tangan warga yang bersangkutan. “Kegiatan jemput bola ini kami targetkan selesai pada 30 September. Tidak ada lagi masyarakat usia wajib KTP yang belum melakukan perekaman,” ujar Sudiyanti. (rm/ bps)

KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Kasus dugaan korupsi di Badan Usaha Kepelabuhan (BUP) Karimundengan tersangka mantan Direktur Utama (Dirut), FH segera menjalani masa persidangan. Itu setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungbalai Karimun melimpahkan kasusnya ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Tanjungpinang, Selasa (23/8) pekan lalu. ”Kasus (dugaan korupsi) BUP Karimunsudah kami lim-

pahkan ke Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Selasa kemarin,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Tanjungbalai Karimun, Kicky Arityanto, Senin (29/8/ 2016) di Karimun. Kicky menambahkan tersangka FH sementara ini dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas A Tanjungpinang seraya menunggu penetapan Pengadilan Tipikor Tanjungpinanguntuk jadwal persidangannya. Hingga pelimpahan terse-

but dilakukan, mantan Kacabjari Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas itu mengaku tersangka masih satu orang yakni FH sendiri. Kicky juga menyebut jumlah kerugian negara yang ditimbulkan masih sama dengan perhitungan penyidik Polres Karimun yakni sebesar Rp 1,6 miliar.”Tersangka masih satu orang, untuk barang bukti cukup banyak antara lain satu unit mobil, laptop, uang Dolar Singapura, tablet dan hanphone,” terangnya.(rm/jm)

PROYEK pelabuhan yang ditangani salah satu kontraktor

OKNUM ANGGOTA DPRD NATUNA HAMILI SISWI SMA BELUM DITAHAN LIMA tersangka pencurian di lapak pedagang di Karimun

Polsek Karimun Tangkap Lima Wanita Pelaku Pencurian KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Unit Reskrim Polsek Kota Balai Karimun menangkap kawanan yang diduga pelaku tindak pidana pencurian yang terdiri dari lima orang ibu rumah tangga (IRT) dari Batam pada Ahad (28/8/2016) pekan lalu di kawasan pelabuhan domestik pada saat akan meninggalkan Tanjungbalai Karimun. “Lima orang IRT asal Batam yang kita tangkap di sekitar pelabuhan berdasarkan laporan polisi LP-B/43/VIII/2016/Kepri/ Res Karimun/ SPK-Balai yang dilaporkan oleh Nurita Siadari seorang pedagang di Pasar Puan Maimun, Tanjungbalai Karimun. Lima tersangka yang diamankan masing-masing berinisial VN, DS, ET, RN dan RT,”kata Kapolsek Kota Balai Karimun, Kompol Wisnu Edhi Sadono kepada wartawan di Karimun. Ceritanya, kata Kapolsek, korban yang biasa berjualan sayur -sayuran di Pasar Puan Maimun pada Ahad (28/8) pukul 09.00 WIB didatangi oleh beberapa orang pembeli yang tidak dikenal. Seperti biasa pembeli dan pedagang tawar menawar. Kemudian, pada saat rombongan dari lima orang tersangka ini pura-pura membeli sayur yang harganya Rp 10 ribu satu ikat pembeli yang lain

mengambil tas korban. “Modus yang dilakukan oleh para tersangka adalah membuat korbannya sibuk dengan bertanya harga barang yang dijual korban. Kemudian, pelaku yang lain mengawasi di sekitar lapak korban berjualan dan satu lagi bertugas mengambil tas korban yang berisi uang tunai. Dari penjelasan korban kerugian mencapai Rp 5 juta. Dan, pada saat diamankan kelima tersangka uang yang berhasil disita seluruhnya Rp 4.060.000. Pengakuan tersangka bahwa uang tersebut belum ada digunakan. Kemungkinan baru akan dibagi-bagi setelah sampai di Batam,” paparnya. Tentang perbuatan kelima tersangka yang diduga sudah lebih dari satu kali melakukan pencurian dengan cara seperti ini, kapolsek menyatakan, bahwa penyidik masih akan melakukan pemeriksaan terhadap kelima tersangka apakah di Batam pernah melakukan hal yang sama. “Yang jelas, dari kelima tersangka ini, ET merupakan otak dari tindak pidana pencurian. Kemudian, VN bertugas untuk mengambil tas dan tiga tersangka lain bertugas untuk memb uat korban sibuk,” ungkap Wisnu. (rm/bp).

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Pengawasan terhadap kasus dugaan pencabulan oleh oknum anggota DPRD Kota Natuna Abil Hanafi terus dilakukan Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD). Pihaknya telah mengirimkan surat tertulis kepada Polda Kepri yang menangani tentang perkembangan kasus ini.”Dua kali kita surati. Kita tetap melakukan pemantauan kasus ini. Terakhir Polda belum lama ini memberitahukan kepada kita bahwa statusnya sudah naik menjadi tersangka,” kata Faisal, Ketua KPPAD Provinsi Kepri ditemui di PN Tanjungpinang, Senin (29/8/2016). Status anggota dewan ini, kini telah menjadi tersangka setelah sebelumnya pemeriksaan intensif dilakukan kepadanya. Namun hingga kini, belum dilakukan penahanan. Faisal pun tak mempermasalahkan secara serius tentang penahanan terhadap tersangka.”Yang penting kasus ini tetap jalan. Biarkan polisi

Habil Hanafi anggota DPRD Natuna

bekerja dulu. Karena itu kewenangan Polisi berdasarkan pertimbanganya. Yang jelas kami ingin ini tetap berjalan kasusnya,” kata Faisal. Dalam waktu dekat, KPPAD akan melakukan audensi dengan Kapolda soal permasalahan kasus anak yang terjadi di Kepri, khususnya kasus yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Natuna Fraksi Partai PAN.”Dari awal mencuatnya kasus ini telah menjadi atensi untuk terus kita lakukan pengawalan. Bahkan tembusanya langsung ke KPAID pusat,” katanya.(rm/net).

48 Ribu Jiwa Penduduk Natuna Wajib Rekam E-KTP NATUNA, RAKYAT MEDIA-Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Pemkab Natuna, Trisulo Varianto mengatakan, hingga saat belum seluruhnya warga Natuna melakukan perekaman data e

Trisulo Varianto

KTP. Bahkan baru mencapai 85 persen. ”Belum semuanya, sekarang baru sekitar 85 persen warga merekam data e KTP,” kata Trisulo Varianto, Selasa (30/8/2016) lalu. Jumlah penduduk Natuna per semester pertama pada bulan Juni lalu, katanya, sebanyak 73.420 jiwa. Sementara yang wajib rekam data e KTP berjumlah

sekitar 48 ribu jiwa.Menurut Trisulo, rata-rata yang belum merekam data e KTP adalah warga yang baru selesai pendidikan SLTA, usianya baru 17 tahun ke atas. Kalangan ini diimbau segera datangi kantor camat setempat, atau langsung di kantor Disduk Capil, untuk perekaman data e KTP. Dikatakannya, ber-

dasarkan edaran pemerintah, terakhir pada 30 September 2016 ini penggunaan identitas dengan KTP SIAK, sudah tidak berlaku di sejumlah pelayan publik pemerintah. Diantaranya pelayanan BPJS, asuransi, perbankan, pajak, kepolisian. Bahkan pemilihan Kades pun gunakan e Voting. “Data penduduk masih

terupdate pada semester pertama, tentu sekarang jumlah warga wajib sudah berubah, terutama yang sudah beranjak 17 tahun keatas. Sementara target pemerintah, 30 September mendatang, KTP SIAK sudah tak berlaku lagi, semua harus gunakan e KTP,” imbau Trisulo. Dikatakan Trisulo, target pemerintah penerapan ke-

seluruhan e KTP untuk menertibkan data penduduk ganda. Karena banyak ditemukan kasus identitas ganda, misalnya punya KTP Batam, dia punya juga KTP Natuna.”Kejadian seperti ini sering terjadi, dan malam menjadi kendala. Karena harus melakukan pemindahan data, apalagi penduduk Natuna, rekam datanya di Batam,” ujar Trisulo.(rm/bp)


CMYK

5 5

Jumat, Jumat, 2- 9 September 2- 9 September 2016 MINGGU- I

NASIONAL

2016 - MINGGU- I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Gaji Anggota DPRD Medan

Hanya Rp 1,5 Juta Per Bulan MEDAN, RAKYAT MEDIA-Sejumlah anggota DPRD Medan menyambut positif rencana penambahan penghasilan Anggota DPRD yang saat ini Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) nya sudah ditangan Presiden Jokowi. Pasalnya, gaji pokok wakil rakyat di Ibukota Provinsi Sumut ini hanya Rp 1,5 juta per bulan. Masih di bawah Upah Minimum Kota (UMK) Medan senilai Rp 2,3 juta. “Tentu kita menanggapi positif, karena memang penghasilan anggota DPRD Medan sangat minim dibandingkan pengeluaran saat melaksanakan tugas-tugas kedewanan,” sebut Anggota DPRD Medan Edward Hutabarat, Kamis (01/09/2016).

Namun demikian, ada juga anggota DPRD Medan yang mengaku masih menunggu realisasinya, karena rencana kenaikan penghasilan anggota DPRD ini juga telah diwacanakan sejak dulu. “Dari dulu, semasa saya pimpinan dewan periode lalu, bersama Ikrimah Hamidy (PKS) sudah berjuang untuk itu. Ntah kapan realisasinya,” kata Anggota DPRD Medan lainnya Sabar Syamsurya Sitepu. Menurutnya, kebijakan itu efektif tahun 2017, sejalan dengan penerapan Peraturan Pemerintah (PP) PP 18/2016 tentang tata kelola struktur jabatan di Pemerintah Daerah (Pemda). “Setidaknya menunggu itu dulu. Baru nanti disesuaikan dengan keuangan daerah. Kuncinya

ada di wali kota, kalau mau dibuat perwal (peraturan walikota) untuk itu, maka secepatnya hal tersebut berjalan,” katanya. Sementara itu, Anggota DPRD Medan lainnya Beston Sinaga, mengungkapkan, akumulasi penghasilan dewan selama ini sebesar Rp21 juta per bulan. Akumulasi dari berbagai tunjangan seperti, tunjangan perumahan, tunjangan komunikasi, uang beras dan lainya. Namun, katanya, penghasilan DPRD Medan dengan APBD Rp 5 triliun jauh lebih kecil dengan penghasilan DPRD Bandung sebesar Rp 29 juta di luar tunjangan komunikasi. “Bandung dan Surabaya justru sudah lama mereka dapat kumulatif Rp29 juta (/bulan),” katanya. (rm/sofian).

KANTOR DPRD Medan

Polresta Medan Gerebek Sarang Perjudian Dan Narkoba di Jalan Gaharu

SMK Negeri 1 Stabat yang terletak di Jl. KH. Wahid Hasyim Stabat

MEDAN, RAKYAT MEDIAPersonel Satuan Sabhara Polresta Medan menggerebek pemukiman padat penduduk di Jalan Gaharu, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Kamis (1/9/2016) lalu. Penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara Polresta Medan Kompol Siswandi berhasil mengangkut sembilan orang warga yang tengah bermain judi dan mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Salah satu dari kesembilan orang itu diduga pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Medan. Penggerebekan sempat berlangsung ricuh karena beberapa warga yang mengetahui kedatangan polisi lang-

sung melarikan diri. Namun kembali berhasil ditangkap polisi berseragam lengkap itu. Kasat Sabhara Polresta Medan Kompol Siswandi saat berada di lokasi penggerebekan menyebutkan, penggerebekan di kawasan pemukiman padat warga ini atas masuknya laporan dari warga bahwa di Jalan Gaharu sering dijadikan tempat berjudi dan transaksi narkoba. “Ada laporan masuk ke layanan line kita bahwa di Jalan Gaharu ini kerap dijadikan sebagai tempat lapak berjudi dan transaksi narkoba. Nah setelah kita telusuri dan gerebek ternyata benar. Ada sembilan orang warga kita amankan berikut barang

bukti narkoba dan sajam. Salah seorang yang kita amankan mengaku-ngaku sebagai pegawai Dishub. Tapi nanti kita kroscek kebenarannya apakah benar apa tidak,” beber Kompol Siswandi. Mantan Kapolsekta Medan Barat ini juga terus mengimbau kepada masyarakat agar memberikan informasi ke nomor hotline Satuan Sabhara Polresta Medan. “Kita terus mengimbau kepada masyarakat tetap proaktif dan responsif terhadap tindakan kriminal di layanan kita. Untuk identitas warga yang kita amankan segera didata dan diperiksa,” tutur Siswandi. (rm/sof)

SMK Negeri 1 Stabat Terus Berbenah Diri LANGKAT, RAKYAT MEDIA-Selama beberapa bulan dipimpin Ilyas, SMK Negeri 1 Stabat terus berbenah diri. Seperti permasalahan tertib administrasi, pengaturan fisik sekolah dan lainnya. Ilyas mengatakan, atas bantuan kerjasama para guru dan Komite Sekolah serta siswa, kemajuan SMK Negeri 1 Stabat yang terletak di Jl. KH. Wahid Hasyim, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat cukup terlihat. Diantaranya penataan ruang, taman, rehap sekolah, penataan halaman lingkungan sekolah serta pembangunan ruang perpustakaan yg sudah mulai Rampung. Hal itu dilakukan guna meningkatkan mutu pendidikan serta memberikan kenyamanan pada semua orang yang ada di dalamnya.‘’Kita bersama-sama ingin memajukan SMK Negeri1 Stabat. Sistem pengelolaan dana kita transparan sehingga baik itu guru, siswa, komite dan masyarakat bisa mengetahuinya,” ungkap Ilyas di ruang kerjanya, Sabtu (27/8/2016). Dijelaskannya, program yang telah dilaksanakan SMK Negeri 1 Stabat adalah memperbaiki tampilan sekolah seperti gerakan penghijauan, perehapan dinding dan pengecatan, penataan tempat parkir, pembangunan sarana ibadah, pengadaan WC dan lainnya. “Sekarang, sekolah sudah kelihatan rapi, bersih, dan asri. Dan pengelolaan dananya pun diketahui oleh seluruh guru, komite, orang tua siswa dan masyarakat. Sementara itu, urusan pendidikan maupun praktik siswa juga dioptimalkan, “ jelasnya. Lanjut Ilyas, meningkatkan mutu pendidikan guna lulusan dari SMK Negeri 1 Stabat bisa menjadi sosok yang cerdas dan intelek sehingga ketika lulus bisa bekerja atau membuka usaha sendiri.‘’Ikon SMK Negeri 1 Stabat Bisa itu wajib kita kiatkan. Jadi jika lulusan kita tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, bisa membuka usaha sendiri. Itu yang kita harapkan,” terang Ilyas Lebih jauh Ilyas mengatakan, pihaknya berharap dapat bekerjasama dengan berbagai perusahaan “Jalinan kerjasama ini untuk memediasikan siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL). Sehingga siswa bisa menyalurkan ilmu yang telah didapat selama sekolah, juga menyerap ilmu yang berkemungkinan tidak ada di SMK Negeri 1 Stabat ini,” tuturnya.(rm/topan)

Reskrim Polsek Besitang Tangkap Penjual Togel LANGKAT, RAKYAT MEDIA-Personel Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Pol-sek Besitang, menangkap pen-jual kupon judi togel di Ling-kungan VII Kelurahan Bukit Kubu Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Selasa (30/8/2016) pekan lalu Selain menangkap ter-sangka Sup alias Anto (38) warga Lingkungan VII Kelu-rahan Bukit Kubu Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, petugas juga menyita barang bukti buku tafsir mimpi, dua buku berisi nomor rekap ang-ka perjudian, HP dan dua pulpen serta uang Rp334 ribu. Kapolres Langkat AKBP Mulya Hakim Solichin, SIK melalui Kasubag Humas Pol-res Langkat Iptu Tarmizi Lubis, SH, kepada wartawan Rabu (31/8/2016) lalu mem-benarkan penangkapan itu. Dijelaskannya, sebe-lum-nya petugas menerima informasi dari warga ada seorang pria yang menjual kupon judi jenis togel. Selanjutnya perso-nel melakukan penyelidi-kan atas laporan itu. Petugas meluncur ke lokasi dimaksud dan melakukan pengintaian. Setiba ditempat itu personel menga-mankan ter-sangka, yang sebelumnya ciri cirinya sudah dikantongi pihak kepolisian.(rm/sofian)

BARANG bukti dan tersangka berhasil diamankan polisi

TNI AL Tangkap 2 Kapal Penyeludupan Minyak

WABUP Suhatri Bur mendengarkan pandangan umum fraksi Demokrat pada terhadap 10 Ranperda di Aula DPRD.

PEMKAB DAN DPRD PARIAMAN KEBUT PENYELESAIAN 10 RANPERDA PADANG, RAKYAT MEDIA-Pemerintah bersama DPRD Padang Pariaman tengah bekerja keras untuk mengebut penyelesaian 10 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang memang sangat urgen dalam kebijakan daerah. Ke-10 Ranperda tersebut antara lain; Ranperda tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Ranperda tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan Puskesmas, Ranperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran, Ranperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Ranperda Perubahan Perda nomor 21 Tahun 2012 tentang Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi, Ranperda tentang Perubahan Kedua atas Perda Nomor 8 tahun 2012 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, Ranperda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak, Ranperda tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum, Ranperda tentang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Usaha Pembudidayaan Ikan serta Ranperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah. “Kesepuluh Ranperda bertujuan untuk pelayanan masyarakat dan peningkatan PAD” kata Wabup Suhatri Bur di Aula DPRD, Rabu (31/8/2016) lalu. Dikatakannya bawah Ranperda tersebut sudah disampaikan pada nota penjelasannya dalam sidang minggu lalu. Ia berharap kesepuluh ranperda itu akan kita selesai-

kan dengan waktu yang tidak terlalu lama karena sudah menjadi kebutuhan daerah. Beberapa Ranperda juga sangat berkaitan dengan peningkatan pendapatan daerah. Contohnya Ranperda tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan Puskesmas dan Perubahan terhadap Perda tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah. “Ya, kita memang tengah fokus terhadap upaya peningkatan pemndapatan daerah. Tentu ini juga harus dilaksanakan dengan hati-hati karena pendapatan yang berasal dari rtribusi pada awalnya akan mendapat respon negatif dari masyarakat, namun nanti perlahan kita yakin maysarakat akan mengerti betapa pentingnya retribusi mereka terhadap peningkatan pendapatan daerah yang akan bermuara pada peningkatan kemampuan daerah untuk pembangunan,” Mantan Ketua BAZNAS itu. Khusus Ranperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, kata Suhatri Bur, mesti rampung sebelum pembahasan APBD tahun 2017 karena anggaran disusun berdasarkan Perangkat Daerah yang baru dibentuk. Kemudian juga direncanakan mengisi jabatan masing-masing SKPD.”Alhamdulillah, DPRD komit untuk membahas sepuluh Ranperda agar segera menjadi Perda. Bahkan hari satu dan minggu anggota dewan kita masih rapat di kantornya” kata Mantan Ketua KPU Padang pariaman itu. (rm/humas)

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Sebuah kapal yang diduga terlibat dalam penyelundupan bahan bakar minyak diringkus TNI AL.Adalah Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV bekerjasama dengan Gugus Keamanan Laut Barat (Guskamlabar) pada Kamis (1/9) pukul 16.50 WIB berhasil menangkap kapal MT Angeline 2 di perairan utara Lagoi Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Proses penangkapan kapal MT Angeline 2 bermula dari pengembangan kasus kapal MT Vier Harmoni, dimana tim gabungan yang dibentuk oleh Komandan Lantamal IV Laksma TNI S. Irawan, S.E. mendapatkan informasi dari hasil trackingterhadap alat komunikasi yang digunakan oleh salah satu kru MT Angeline 2. Demikian rilis yang kami terima dari Kepala Dispen Lantamal IV, Mayor Laut (KH) Drs. Josdy Damopolii. Berbekal informasi tersebut, tim WFQR Lantamal IV menindaklanjuti dengan menggerakkan unsur Patkamla Lobam yang saat itu standby di PosAL Lagoi untuk memeriksa sektor pesisir Lagoi. Tim WFQR Lantamal IV juga melakukan koordinasi dengan Guskamlabar yang selanjutnya ditindaklanjuti dengan menggerakkan KRI Siribua-859 dan KRI Alamang644 untuk melakukan patroli guna memeriksa sektor yang

dekat dengan Traffic Separation Scheme (TSS). Dari hasil penyisiran pada pukul 16.50 WIB, KRI Alamang-644 dengan komandan KRI Mayor Laut (P) Ferry Hutagalung berhasil mendeteksi keberadaan MT Angeline 2 yang sedang berjalan lambat untuk selanjutnya dilakukan pengamanan terhadap target. Komandan Lantamal IV Laksma TNI S. Irawan, S.E., mengatakan kapal MT Angeline 2 merupakan target operasi dari tim WFQR Lantamal IV, kapal tersebut diduga terlibat kasus penyalahgunaan BBM illegal bersama dengan kapal MT Vier Harmoni yang terlebih dahulu TNI AL amankan dan beberapa lagi akan menjadi target operasi dari tim WFQR Lantamal IV.”Tim WFQR Lantamal IV akan membongkar sindikat internasional BBM illegal yang telah merugikan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Danlantamal IV. Lebih lanjut Danlantamal IV menegaskan dari hasil interogasi awal, didapat keterangan bahwa kapal MT Angeline 2 berlayar dari Kuantan menuju East OPL dengan muatan BBM 300 ton yang tidak dilengkapi dokumen, berlayar tanpa Nahkoda dan tidak memiliki Jurnal Log Book.Saat ini MT Angeline 2 dengan pengawalan ketat dari KRI Alamang-644 sedang dalam perjalanan menuju dermaga Tanjung Uban untuk proses hukum lebih lanjut.(rm/bp).

KAPAL penyeludup minyak ditangkap TNI AL


GALERI FOTO

Website: www.rakyatmediapers.co.id

BUPATI Natuna, Drs. H.Abdul Hamid Rizal., Msi,

Jumat, 2- 9 September 2016 - MINGGU- I

PENGIBARAN Sang Saka Merah Putih Oleh Paskibraka

Bupati Natuna Hamid Rizal:

Tak Ada Nama Laut Cina Selatan di Natuna BUPATI Natuna Hamid Rizal menegaskan bahwa saat ini tidak ada istilah nama laut Cina Selatan di perairan laut Kabupaten Natuna. Hamid Rizal mengatakan, di momen HUT RI kali ini dirinya berharap semangat nasionalisme masyarakat bangkit khususnya Natuna, dengan mensosialisasikan sebutan nama laut China selatan menjadi laut Natuna. Hal itu diungkapkan usai pelaksanaan pacara peringatan hari kemerdekaan RI ke-71, Rabu (17/08) di Pantai Kencana Ranai. “Sesuai peta yang telah kita terima dari Menko Kemaritiman kemarin, kita tidak akan sebut nama laut kita dengan nama negara lain. Kita senang atas kehadiran menteri Susi. Natuna sekarang lebih diperhatikan, ini bentuk perhatian pemerintah pusat,� kata Hamid Rizal. Upacara bendera Merah Putih yang dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti itu dimeriahkan Pawai kapal nelayan dan parade pasukan TNI Angkatan Darat. Bupati Natuna Hamid didapuk menjadi pembina pada upacara itu. Sementara itu, menteri Susi direncanakan akan tetap berada di Natuna sampai tanggal 18 Agustus besok dengan berbagai agenda. Di antaranya apel siaga Satgas 115, Ground Breaking Detention Center, peninjauan Pusat Pengendalian Operasi Ranai, penandatanganan kesepakatan bersama antara KKP dengan Kabupaten Natuna dan BNI, deklarasi bersama dengan pemerintah Malaysia , Vietnam dan Fhilipina dalam rangka kolaborasi untuk implementasi bisnis perikanan berkelanjutan di Natuna. Kemudian peninjauan lokasi pembangunan sentra perikanan tangkap dan pengolahan terpadu selat Lampa, dan peninjauan bongkar muat ikan kapal angkut Perum Perindo. (*)

BUPATI Natuna Hamid Rizal memimpin upacara 17 Agustus 2016

BUPATI, Wakil Bupati, Ketua DPRD Natuna dan Menteri KKP bergambar bersama

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti

KETUA DPRD Natuna Yusripandi membaca teks Proklamasi

SEKRETARIS Daerah Natuna Syamsurizon sedang mengikuti upacara Bendera 17 agustus 2016

6


CMYK

7

Jumat, 2- 9 September 2016 - MINGGU- I

DAERAH

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Andar Sibarani :

PEMBUATAN DAN PERPANJANGAN SIM SUDAH SISTEM OLNINE BATAM, RAKYAT MEDIA-Prosedur pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satlantas Polres Barelang dinilai masyarakat sudah semakin baik dimana sesuai visi dan misi Satpas 920 Polresta Barelang yang menyebutkan terselenggaranya pelayanan prima dalam penerbitan SIM pada masyarakat dan mewujutkan kepuasan masyarakat atas pelaksanaan yang diberikan oleh Polri dalam penerbitan SIM. Hal ini dijelaskan Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Andar Sibarani, kepada media ini Kamis (1/ 9/2016) diruangan kerjanya kantor Satlantas Polresta Barelang. Menurut Andar Sibarani, saat ini pihaknya sudah menggunakan sistem online dalam pembuatan SIM baru dan perpanjangan. Hal itu berdasarkan aturan baru dari Bakorlantas Polri. “ Semua sudah diatur secara otomatis dalam sistim online, yang dikontrol lansung dari Bakorlantas Mabes Polri. Kita hanya tinggal melaksanakan semua aturan dalam sistim itu,” kata Andar Sibarani Lebih lanjut Andar Sibarani menyebutkan, pihaknya hanya melaksanakan berdasarkan proseduryang

telah ditentukan saat ini, namun jika masih ada kendala-kendalanya bagi masyarakat, dalam melakukan pengurusan SIM baru dan perpanjangan, hal itu mungkin menjadi masukan bagi Bakorlantas. “Yang kami jalankan sekarang adalah, sesuai aturan baru dari Bakorlantas Mabes Polri dengan sistim online. Bagi masyarakat yang masa berlaku SIM nya masih aktif, bisa melakukan masa perpanjangan dengan cepat. Ya, paling lama itu 10 menit siap. Tapi, bagi SIM yang masa berlakunya sudah habis (mati), meskipun itu baru satu hari, itu masuk katagori pembuatan SIM baru. Dan harus mengikuti prosedur yang ditentukan,” kata Andar. Dikatakannya, adapun aturan dan sistim pelayanan pembuatan SIM Online, saat pertama datang perserta diminta untuk mengisi formulir, lalu membayar uang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di BRI dan melakukan tes, serta melakukan foto. Perbedaannya, kata Andar Sibarani, ialah perekaman data dilakukan secara online dan petugas cukup memasukan NIK KTP, lalu data diri

pemohon SIM itu bisa langsung keluar. “Dengan demikian ini, tidak lagi terjadi antrian panjang sebagaimana sistem lama. Sebab, penerbitan SIM sistem online ini menggunakan data kependudukan dari kementerian disdukcapil diseluruh Indonesia, bisa terintegrasi dengan sistim online ini,”ujar Kasat Lantas. “Sedangkan untuk alur perpanjangan SIM, pemohon cukup mengisi formulir yang disediakan dengan membawa SIM lama, KTP, dan keterangan sehat dari dokter,”ujarnya. Selain itu, masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Batam, mencerminkan masih rendahnya kesadaran tertib lalu lintas di Batam. ”Kalau mengharap selalu ada petugas untuk tertibkan lalu lintas, artinya kesadaran itu hanya sebatas ada petugas saja,”terangnya Andar menjelaskan untuk kondisi jalan sendiri, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait (Dinas PU) agar memperbaiki jalanjalan yang rusak yang

berpotensi menimbulkan kecelakaan. ”Kita sudah menyampaikan kepada pihak terkait untuk memperbaiki kondisi jalan yang bisa membahayakan pengendara, salah satunya jembatan di pelita arah nagoya ke sungai panas,” lanjut Andar. Andar juga menghimbau bagi pengendara di jalan raya harus selalu mengontrol laju kendaraannya. “Pengemudi mestinya harus mengontrol laju kendaraan dengan memperhatikan kondisi jalan, baik itu banyaknya pengendara, sempitnya jalan, hingga kondisi jalan,” kata Kasatlantas Polresta Barelang Kompol Andar Sibarani yang didampingi Wakasat Lantas AKP Bobby. (rm/ mwd).

Kasat Lantas Polresta Barelang

Kompol Andar Sibarani

Dewan Dukung Relokasi Pelabuhan Penumpang

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun dan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak,SH

Gubernur Kepri Sampaikan Ranperda Tentang Susunan SOTK TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-pidato Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang susunan dan pembentukan perangkat daerah (SOTK), Kamis (1/9/2016) lalu, dikritisi oleh anggota DPRD Kepri. Kritik itu disampaikan Sirajuddin Nur, anggota DPRD Kepridari Partai Kebangkaian Bangsa (PKB). Dia menilai bahwa teks pidatoGubernur Kepri itu dicetak tanpa memperhitungkan kualitasnya. “Saya tahu bahwa provinsi Kepri dilanda defisit anggaran. Tetapi defisit itu tidak lalu membuat teks pidato Gubernur Kepri yang ada di meja saya dicetak dengan fotokopi murahan seperti ini. Sampai lambang burung garuda di atas teks pidato itu terlihat seperti ikan bilis,” kata Sirajuddin dalam rapat paripurna tersebut.

Kritik tersebut dilontarkannya ketika ketua DPRD KepriJumaga Nadeak baru saja membuka rapat dan hendak mempersilakan Gubernur Kepri untuk berpidato. Sirajuddin kemudian mengharuskam Pemprov Kepri untuk mendokumentasikan pidato Gubernur Kepri dan dokumen pemerintah lainnya dalam bundulan yang dijilid secara rapi. “Saya minta supaya di waktu mendatang, teks pidato Gubernur Kepri dan dokumen resmi pemerintah lainnya dijilid dalam bundelan. Saya kira, teks pidatoyang difotokopi mengurangi kualitas kita,” tegas Sirajuddin lagi. Kritik dan usulan politisi dari PKB tersebut disambut baik oleh anggota DPRD Keprilainnya. Ketua DPRD Kepripun mengamini usulan tersebut dengan meminta Pemprov Kepri memperhatikan pencetakan dokumen resmi pemerintah. (rm/ton)

Kontribusi Telunas Sumbang Rp3 Miliar Untuk PAD Karimun KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Kontribusi pusat wisata mancanegara, Telunas Resort Private Island, di Kecamatan Moro, cukup menunjang pendapatan asli daerah Kabupaten Karimun. Tahun 2015 lalu , kontribusi pusat wisata di Pulau Sugie, Moro, ini mencapai Rp 3 miliar. “Untuk kontribusi PAD Kabuaten Karimun tahun 2016 dari Telunas, diperkirakan akan lebih tinggi lagi,” ujar Idaman, Manager PT Island Connection International (ICI) selaku pengelola Telunas Beach, Selasa (30/8/2016) lalu. Tingginya kontribusi objek wisata Telunas Resort Private Island untuk PAD Kabupaten Karimun, tidak terlepas dari tingginya kunjungan wisatawan mancanegara yang mencapai 3.000 orang per tahun. Selain itu, pelayanan prima yang selalu diberikan manajemen guna menarik turis mancanegara untuk terus berdatangan.

TEMPAT pariwisata Telunas di Moro, Kabupaten Karimun

Sejak beroperasinya Telunas Beach Pulau Sugie, turis asing dari berbagai negara yang berkunjung tidak saja menikmati keindahan alami Telunas Beach tersebut. Wisatawan mancanegara juga banyak memberikan kontribusi untuk dunia pendidikan dengan melakukan bakti sosial di tingkat SD, SMP dan SLTA yang ada di Kecamatan Moro. “Kontribusi wisatawan sa-

ngat membanggakan sekali, karenanya PT ICI yang mengelola Telunas Beach bisa turut andil memberikan penambahan bagi PAD Kabupaten Karimun. Nilainya pun mencapai Rp 3 miliar pada tahun 2015. Lebih membanggakan, turis asing yang berkunjung turut aktif memperhatikan dunia pendidikan di wilayah Kecamatan Moro,” terangnya .(rm/bp).

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepri Nurdin Basirun belum lama ini mengadakan rapat koordinasi dengan pihak PT (Persero) Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Cabang Tanjungbalai Karimun dan stake holder lainnya, untuk membahas tentang wacana relokasi pelabuhan International Tanjungbalai Karimun ke Tanjung Penegak, Kelurahan Tebing. Wacana relokasi tersebut disambut baik oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karimun sebagai mitra Pemerintah Daerah (Pemda). “Saya sangat setuju wacana Gubernur Kepri, untuk merelokasi pelabuhan penumpang international ke kawasan baru. Bila perlu pelabuhan domestik ikut direlokasi, karena lokasi saat sekarang ini sudah tidak memungkinkan lagi,” jawab Ketua Komisi II DPRD Karimun M Yusuf Sirat, kepada wartawan belum lama ini. Dengan demikian, kata Yusuf lagi, secara otomatis sudah merancang kota baru untuk pengembangan kawasan yang telah tertata. Lokasi tersebut, sudah sangat cocok un-

PELABUHAN Domestik Tanjungbalai Karimun

tuk dibangun pelabuhan penumpang baik international maupun domestik. Sebab, lokasinya cukup luar dan bisa ditata sedemikian rupa sehingga tidak terjadi kesemrawutan lalulintas jalan. Baik bagi calon penumpang yang akan berangkat maupun datang. Dan bisa akses langsung ke bandara yang jaraknya tidak jauh dari pelabuhan tersebut. “Nah, tinggal bagaimana antara Pelindo dengan BUP Karimun nanti kerjasamanya dalam pengelolaan pelabuhan. Kita memikirkan jangka panjang, nanti bekas pelabuhan bisa dipergunakan untuk labuh kapal

tamu. Serta di bikin ruang kawasan hijau, untuk tempat rekreasi keluarga,” jelasnya. Sehingga, antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun sejalan untuk menjadikan kawasan bagian barat poros maritim dunia. Dampaknya, bisa dirasakan langsung oleh masyarakat maupun Pemda Karimun dalam bentuk peningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) disektor kepelabuhanan. “Tinggal komitmen Pemda Karimun lah, bagaimana untuk merealisasikannya. Kita (DPRD-red), tinggal membuat

peraturan-peraturan daerah sebagai payung hukumnya,” kata Yusuf lagi. Sementara itu Dirut BUP Karimun Susanto mengungkapkan, wacana relokasi pelabuhan tidak menjadi persoalan baginya. Sebab, hingga saat ini kerjasama antara BUP Karimun dan PT Pelindo I Cabang Tanjungbalai Karimun tetap berjalan seperti biasa. Artinya, perusahan plat merah yang bergerak dalam bidang kepelabuhannya masih tetap memberikan kontribusi kepada Pemerintah. Baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. “Intinya, kita siap mengembangkan dunia kemaritiman. Dan paling penting memberikan kontribusi ke daerah,” singkatnya. Pantauan di lapangan, kondisi pelabuhan penumpang international maupun domestik Tanjungbalai Karimun yang ada di Taman Bunga memang sudah tidak layak lagi. Termasuk pelabuhan bongkar muat, kesemrawutan lalulintas tidak bisa dihindarkan lagi. Selain itu berbagai fasilitas juga sudah tidak memadai, di zaman sekarang ini.(rm/bps)

Pengerjaan Jembatan Dompak Sudah 97 Persen Rampung DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Pembangunan Jembatan Dompak, Tanjungpinang semakin mendekati selesai. Hingga saat ini, PT Wijaya Karya (Wika) selaku kontraktor sudah merampungkan pekerjaan sekitar 97 persen. Apabila tidak ada halangan , beberapa waktu kedepan, direncanakan sudah tersambung sempurna. “Pekerjaan untuk fisik jembatan tinggal satu persen saja. Karena dari 1.500 meter yang tersisa 15 meter lagi yang belum selesai dikerjakan,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepri, Heru Sukmoro didampingi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Jembatan Dompak, Rodi Yantari kepada media, Kamis (1/9/2016) di Kantor DPRD Kepri, Dompak. Dijelaskan Heru, dari 15 meter yang belum selesai, proses pengecoran tahap satu dan dua sudah siap dilaksanakan. Untuk tahap tiga atau bagian lantai jembatan proses pengecoran akan dilakukan pada 10 September mendatang. Karena ada interval waktu yang dibutuhkan pelaksanaan pekerjaan tersebut. “Tiga persen yang tersisa termasuk pekerjaan busur utama dan busur yang ketiga. Serta pemasangan cable stay,” papar Heru. Heru juga menambahkan, untuk pertanggungjawab pekerjaan, pihak konsultan atau manajemen konstruksi akan membuat laporan khusus ser-

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun tunjau jembatan Dompak

ta penjelasan kepada Komisi Keselamatan Jalan Terowongan dan Jembatan (KKJTJ) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Kepri. “Kami juga intens melaporkan perkembangan pembangunan Jembatan Dompak kepada KemenPU. Karena ini pembangunan strategis daerah. Apalagi nilai pembangunan mencapai Rp312 miliar,” ungkap Heru. PPTK Jembatan I Dompak, Rodi Yantari menambahkan, tiga persen pekerjaan yang tersisa juga termasuk

pekerjaan pendesterian, demolisasi dan finishing. Menurut Rodi, apabila mengacu pada rencana kerja yang disusun saat ini, pada hari jadi Provinsi Kepri ke 14 nant, yakni pada 24 September kondisi jembatan sudah tersambung dan bisa dilintasi. “Karena pekerjaan yang tersisa adalah penyelesaian bentangan busur yang ketiga. Mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga pekerjaan bisa selesai seperti yang direncanakan,” ujar Rodi menambahkan.(rm/ton).


RIAU

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Jumat, 2- 9 September 2016 - MINGGU- I

8

Tiga Anggota Polres Meranti Jadi Tersangka HONORER Dispenda tewas tertembak dikepalanya

RATUSAN masyarakat merengseng ke kantor Polres Meranti

MERANTI, RAKYAT MEDIATerjadinya peristiwa berdarah yang menewaskan dua warga masyarakat dan satu anggota Polisi di Selatpajang. Tiga anggota polisi yang diduga melakukan penganiayaan telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus penyerangan warga ke Mapolres Meranti, Riau. Ketiganya merupakan anggota polisi yang berpangkat rendah. Ketiga tersangka itu yakni Bripda S anggota Reskrim Polres Meranti, Brigadir DY anggota Polsek Tebingtinggi, Meranti dan EM anggota bagian unit Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK)” Ketiganya dikenakan pidana umum,” tegas Kepala Bidang Humas Pol-

da Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo Senin kemarin. Namun demikian tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan tersangka. Polri berjanji tidak akan menutup-nutupi kasus ini. Propam Mabes Polri juga sudah memeriksa AKBP Asep Iskandar yang sebelumnya menjabat Kapolres Meranti dan AKP Aditya Warman yang merupakan Kasat Reskrim Polres Meranti. Guntur mengatakan, ketiga tersangka akan dikenakan sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku.Ketiganya akan dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan junto Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Dia menjelaskan saat

ini kondisi Kepulauan Meranti sudah relatif kondusif. Namun demikian sejumlah personel masih diperbantukan mengamankan Mapolres Meranti. Sejumlah aparat dari Polres Bengkalis, Polda Riau dan Brimob masih berada di lokasi. Dalam bentrokan itu, AKBP Asep Iskandar dicopot dari jabatanya sebagai Kapolres Meranti.Penggantinya adalah AKBP Barliyansyah perwira dari Polda Riau. Dalam kasus ini, Propam sudah melakukan pemeriksaan ke-15personel Polres Meranti. Mereka yang diperiksa itu terkait dugaan kesalahan dalam SOP (standar operasional prosedure)

dalam penangkapan pelaku penusukan anggota polisi bernama Apri Adi Pratama yang merupakan pegawai Dispenda Meranti. Pada saat penangkapan, tersangka penusukan Bripka Adi Tambunan dalam kondisi hidup.Namun belakangan dia meninggal dunia diduga akibat dianiaya.Ini yang memicu kemarahan warga, sehingga terjadi menyerang Polres Meranti yang mengakibatkan satu warga tewas. Penyebabnya seorang tersangka yang diduga pembunuh oknum polisi tewas saat tersangka dibawa ke Mapolres Meranti.Kejadian tewasnya anggota Polisi Brigadir Adil S Tambunan, karena ditikam oleh tersangka Apri, ketikaterlibat

perkelahian di depan Hotel Furama di Selatpanjang, Kamis (25/8/ 16) pekan lalu Dalam perkelahian tersebut, Brigadir Adil tewas karena ditikam, sementara Apri kabur. Namun dalam pelariannya, Apri berhasil ditangkap dan dilumpuhkan oleh polisi. Namun belakangan honorer Dispenda Meranti itu tibatiba meninggal dunia. Hal itu yang menyebabkan ribuan masyarakat terlibat aksi saling dorong begitu sampai di depan Mapolres Meranti di Jalan Pembangunan Selatpanjang. Situasi terus memanas setelah keterangan resmi pihak Polres Meranti tak mendapat kepuas oleh masyarakat. Masyarakat yang tak terbendung lagi kesabarannya mulai melempari Mapolres Meranti dengan batu dan berbagai benda keras lainnya. Polisi tak tinggal diam. Membalas serangan warga dengan tembakan. Sejumlah warga nekad mendekati polisi untuk melakukan penyerangan. Seorang warga tergeletak di tepi jalan, dekat pot bungan dengan kepala berdarah. Belum ada kepastian apakah tertembak aparat atau terluka karena sebab lain. Situasi sempat mereda saat massa berlarian, namun kemudian massa kembali mendekati Mapolres Meranti. Kini kondisi bentrok antara masyarakat dengan polisi masih terjadi.Ratusan warga menyerang Mapolres Meranti di Selat Panjang,

Imunisasikan Anak Said Hasyim Lepas Atlet Sepakbola Meranti U 17 Anda ke Puskesmas Ikuti Turnamen Piala Suratin Cup di Pekanbaru Dan Posyandu

Dinas Kesehatan

dr Misri Hasanto MKes SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA – Anda memiliki anak usia 9-59 bulan wajib segera membawanya ke Puskesmas, Puskesdes, Pustu atau Posyandu. Soalnya, mulai awal hingga akhir Agustus ini sedang digelar imunisasi campak gratis bagi anak usia tersebut agar tubuh mereka kebal terhadap virus campak (morbili). Imunisasi campak bagi balita ini merupakan program nasional yang disebut Crash Program Campak. Untuk di Kepulauan Meranti, program ini digelar oleh Dinas Kesehatan dengan mengerahkan seluruh tenaga medis dan paramedis baik di Puskesmes, Puskesdes, Pustu dan Posyandu. “Bagi ibu-ibu yang punya anak usia 9-59 bulan wajib membawa anaknya untuk mendapatkan imunisasi campak tambahan ini. Segera saja datangi Puskesmes, Puskes-

des, Pustu atau Posyandu dan minta pelayanan imunisasi campak ini,” ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan dr Misri Hasanto MKes didampingi Kepala Bagian Humas Setda Kepulauan Meranti Ery Suhairi , Rabu (24/8). Meskipun tambahan, sambung Misri, imunisasi campak ini penting untuk meningkatkan kekebalan anak. Untuk itulah imunisasi ini wajib bagi anak baik yang sudah pernah diimunisasi terlebih yang belum pernah mendapatkan imunisasi campak. “Tujuannya agar lebih kebal terhadap virus campak atau morbili karena virus ini lumayan bandel. Biasanya masyarakat kita menyebut dengan buah kayu. Program ini sudah kita jalankan dan petugas kita di puskesmas, puskesdes, pustu dan posyandu sudah memberikan juga penyuluhan ke masyarakat,” jelas Misri. Misri mengimbau ibu-ibu tidak ragu membawakan anaknya untuk mendapatkan imunisasi ini. Jika masih ragu, tanyakan sejelasjelasnya ke petugas kesehatan di Puskesmas, Puskesdes, Pustu atau Posyandu. “Pemberian vaksin campak ini dilakukan dengan cara disuntik,” tutup dia. (rilishumasmeranti)

SAID HASYIM Lepas Atlet Sepakbola Meranti U 17 Ikuti Turnamen Piala Suratin Cup di Pekanbaru

SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim menghadiri pelepasan atlet meranti junior U 17 untuk mengikuti ajang turnamen Piala Suratin Cup tahun 2016 di Pekanbaru, acara pelepasan berlangsung di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Senin (22/8) sore. Turut mendampingi Wabup Said Hasyim, Ketua Asosiasi PSSI Kabupaten Meranti Hery Saputra, Kasi Olahraga Dispora Kabupaten Meranti Rayan Pribadi, para atlet – atlet sepakbola meranti dan pejabat lainnya. Wabup Said Hasyim dalam sambutannya mengatakan kami atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti mengucapkan selamat bertanding dan raihlah juara

untuk menyongsong Kabupaten Meranti yang kaya untuk atlet sepakbola.” Kami atas nama Pemda Meranti memberikan apresiasi yang baik. Semoga anak – anak kita bisa mendapat hasil yang memuaskan dan mendapat juara umum nantinya,” ungkap Said. Mantan Sekda Siak ini juga menjelaskan, kemarin tim sepakbola U 21 meranti mendapat juara 2 di ajang turnamen Piala Gubernur Riau dan ini sudah ada hasil yang membanggakan dan jangan bersenang –senang dulu hal tersebut perlu ditingkatkan lagi.” Saya mengajak dan memberi motivasi kepada anak – anak tim sepakbola meranti U 17 harus bisa meraih hasil yang membawa nama baik Kabupaten Meranti dan ikutilah jejak kakak senior yang telah

berhasil membawa harum nama baik daerah. Sehingga anakku sekalian bisa optimis menang dan mendapat juara,” ajaknya dengan memberi semangat. Kendati demikian, Iapun mengharapkan kepada anakku sekalian jangan lupa dalam bermain nanti membaca doa memohon kepada Allah SWT dan ketika bertanding nanti jaga kekompakan dan percaya dengan kawan se tim, Agar hasil yang didapat bisa menang dan memuaskan, harapnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Asosiasi PSSI Kabupaten Meranti, Hery Saputra SH mengatakan sangat mendukung dan memberikan motivasi kepada adik –adik kita agar semangat mengikuti turnamen piala Suratin Cup tahun 2016 di Pekanbaru.” Yang jelas kita mendukung dan mengapresiasi sekali untuk adik – adik kita umur 17 tahun tersebut bisa mengikuti turnamen itu, dengan semangat dan semoga mendapatkan hasil yang membanggakan dan memuaskan,” ungkap Hery. Sekedar informasi, tim atlet sepakbola meranti U 17 tahun tersebut di bawah naungan pusat pembinaan dan latihan olahraga daerah (PPLDP) Dispora Kabupaten Meranti, dengan jumlah atlet sepakbola mengikuti ajang turnamen tersebut sebanyak 18 orang dari seleksi atlet pilihan sepakbola setiap Kecamatan se Kabupaten Kepulauan Meranti. (rm/nina chandra).

Kabupaten Meranti. Polda Riau lantas memerintahkan dua polres dan satuan Brimob ke lokasi. ”Kapolda Riau sudah memerintahkan personel Polres Siak, Polres Bengkalis, dan pasukan Brimob ke Mapolres Meranti,” kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Kamis (25/8/2016). Dia menyebut kekuatan yang dikerahkan ke Mapolres Meranti masing 2 SST dari Polres Bengkalis, 2 SST dari Polres Siak, dan 2 SST dari Brimob Polda Riau. “Saat pasukan bantuan sudah bergerak ke Mapolres Meranti,” ucapnya. Pengerahan pasukan dari tiga instusi polisi untuk membantu pengamanan Polres Meranti yang diserang warga. “Dari laporan Kapolres Meranti Asep Iskandar, terakhir kondisi sudah bisa dikendalikan,” ucapnya. Penyerangan Mapolres Meranti buntut dari tewasnya Apri, tersangka pembunuhan anggota polisi Brigadir Adil S Tambunan. Apri dan Brigadir Adil terlibat perkelahian di depan Hotel Furama di Selat Panjang, Kabupaten Meranti. Brigadir Adil tewas setelah kena tikam, sementara Apri kabur. Namun dalam pelariannya, Apri berhasil ditangkap dan dilumpuhkan oleh polisi. Namun belakangan honorer Dispenda Meranti itu tibatiba meninggal dunia.Dalam penyerangan ini satu warga tewas. Sementara kantor Mapolres Meranti di rusak massa.(rm/mawardi).

PNS Dan Honorer Masuk Tempat Hiburan MalamDitindak Tegas SELATPANJANG, RAKYAT MEDIA-Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Said Hasyim menilai tempat hiburan malam memberikan dampak negatif bagi pribadi yang suka mengunjungi, kuat dugaan kejadian Furama berdarah Kamis dini hari lalu sehingga menyebabkan 3 korban jiwa, dipicu dari aktifitas yang terjadi ditempat hiburan malam, untuk itu untuk mengantisipasi kejadian tidak terulang kembali Wakil Bupati meminta kepada Sekdakab, Asisten I Sekdakab Meranti dan Satker terkait untuk melakukan penertiban izin. Dan bagi PNS maupun honorer yang kedapatan berada ditempat tak benar akan diberikan sanksi tegas. “Saya minta Sekda, Asisten I dan Satker terkait melakukan penertiban, cek izin wisma, hotel dan tempat hiburan yang ada di Meranti, jika didapati tidak mengantongi izin, tutup sementara,” ujar Wabup. H. Said Hasyim saat memimpin Apel pagi dilingkungan Sekretariat Daerah, bertempat dihalaman kantor Bupati, Jum’at (26/8/2016) lalu. Lebih jauh ditegaskan Wabup dirinya tidak akan mentolerir karyawan dan karyawati baik PNS dan honorer yang kedapatan ‘Hobby’ memasuki tempat hiburan malam, bagi yang kedapat akan ditindak tegas. “Bagi PNS yang kedapatan akan kita tindak sesuai aturan kepegawaian, minimal kita pindahkan jauh, dan bagi honorer tidak ada ampun, akan kita berhentikan..!!!,” ujar Said Hasyim geram. Ketegasan Said Hasyim bukannya tidak beralasan, dirinya menilai PNS maupun Honorer yang bekerja di pemerintahan hendaknya memberikan contoh yang baik ditengah masyarakat, bukan malah masuk hiburan malam apalagi melakukan sesuatu hal yang tidak benar. Sebagai aparatur pemerintahan dituntut untuk mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kita harus memberikan contoh yang baik sesuai tugas dan fungsi jabatan, saat ini masyarakat melihat dan berharap besar kepada kita untuk dapat membangun daerah, dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, melayani dengan baik bukan masuk tempat hiburan malam..!!!,” papar Wabup. Dirinya mengakui tidak bisa mengawasi karyawan maupun karyawati secara keseluruhan, namun Said Hasyim berharap kesadaran memegang amanah itu muncul dari hati aparatur. “Saya berharap kesadaran itu muncul dari hati, mari kita melaksanakan tugas dan fungsi sebaik-baiknya apalagi ini menyangkut pelayanan dan penggunaan anggaran daerah yang sejatinya untuk kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. Wabup juga sempat menyinggung, kelakuan aparatur yang suka memakan uang rakyat yang berbuntut harus berhadapan dengan hukum, menyikapi hal itu ia tidak akan mentolerir apalagi melindungi bahkan ia berjanji akan mendorong agar ditindak tegas. “Saya sudah ingatkan jangan main-main dengan uang rakyat, jika sudah berhadapan dengan hukum, tanggung sendiri, bahkan saya akan mendorong untuk menindaknya,” pungkas Bupati.(rm/ bokhari)


CMYK

9

Jumat, 2- 9 September 2016 - MINGGU- I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

GALERI FOTO

WAKO MELEPAS GERAK JALAN 8 KM 30 Peserta Gerak Jalan Kategori Putri 8 Km Telah Di Lepas Gerak Jalan Tri Lomba Juang 45 Km Kota Tanjungpinang Di Ikuti Sebanyak 165 Tim PENYELENGARAAN gerak jalan kategori putri 8 km ini merupakan suatu rangkaian untuk memeriahkan peringatan HUT Kemerdekan RI yang ke 71 serta dapat meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat terhadap kemerdekaan Republik Indonesia ke 71. Pelepasan gerak jalan kategori putri 8 km yang dilepas oleh Walikota, Wakil Walikota Tanjungpinang, dan Sekertaris Daerah Kota Tanjungping ini diselenggarakan di Terminal Sungai Carang Bintan Center, Kamis (25/8).

Gerak jalan ini dikuti 230 Peserta yang terdiri dari berbagai gologan masyarakat, mulai dari masyarakat Umum, Pelajar, Forkompinda, serta SKPD. Tanpa di sangka antusias dari perserta gerak jalan kategori putri 8 Km tidak kalah dengan kategori 17 km yang diadakan selalsa lalu (23/ 8), semangat yang berkobar dalam rangka memperingati hari kemerdekan sangat dirasakan dari para peserta gerak jalan kategori putri degan berbagai atribut. Hal yg paling menarik ialah se-

mangat ibu-ibu yang ikut gerak jalan tidak kalah membaranya dengan peserta mudi-mudi. Gerak jalan 45 Km Lomba Gerak Jalan Tri Lomba Juang di Pemerintahan Kota Tanjungpinang, sudah menjadi tradisi dari tahun ke tahun. Dalam menyemarakkan peringatan HUT RI ke 69, Pemerintah Kota Tanjungpinang menyelenggarakan Lomba Gerak Jalan Tri Lomba Juang yang terdiri dari Lomba Gerak Jalan, 17.Km, 8.Km, dan 45.Km.

Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH sendiri yang melepas tim gerak jalan yang dimulai dengan nomor urut dada 001 pada pelaksanaan lomba gerak jalan tri lomba juang 45 Km ini. Jumat (15/ 8), di terminal Sei Carang, Bintan Centre, Kota Tanjungpinang. Pelepasan tim pertama Gerak Jalan 45.Km ini, dilakukan Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH tepat pada pukul 22.00 WIB. Pelepasan Lomba Gerak Jalan ini juga di hadiri, Wakil Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd, FK-

PD Kota Tanjungpinang, Sekdako Tanjungpinang, Drs. Riono, M.Si, serta sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang. Lomba gerak jalan 45 Km ini merupakan rangkaian terakhir dari 2 lomba sebelumnya, yaitu lomba gerak jalan 17 Km, pada tanggal 12 Agustus, dan lomba gerak jalan 8 Km, pada tanggal 13 Agustus kemarin. Daftar peserta yang mengikuti Lomba gerak jalan 45 Km ini, diikuti oleh 165 tim. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp. 200 juta. Demikian dilaporkan Drs. Ahadi se-

laku Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, Kota Tanjungpinang. Seluruh peserta gerak jalan berusaha tampil maksimal malam itu. Masing-masing tim berusaha tampil semenarik mungkin untuk menarik perhatian para penonton dengan atraksi-atraksi lucunya. Tak jarang juga yang menampilkan atraksi konyol dengan berkostum unik dan aneh sehingga mengundang gelak tawa para penonton yang hadir. Gerak jalan 45 Km ini start di terminal Sei Carang dan finish di Melayu Square. (*)

WALIKOTA Tanjungpinang, H.Lis Darmansyah,SH berfoto bersama dengan Peserta Gerak Jalan .

WALIKOTA Tanjungpinang, H.Lis Darmansyah,SH melepas Peserta Gerak Jalan .

WALIKOTA Tanjungpinang Lepas Gerak Jalan Tri Lomba Juang 45 KM dan memberkan arahan kepada peserta lomba.

WALIKOTA Tanjungpinang Lepas Gerak Jalan Tri Lomba Juang 45 KM

WAKIL WALIKOTA Tanjungpinang Syahrul melepas Gerak Jalan

WALIKOTA Tanjungpinang Lepas Gerak Jalan Tri Lomba Juang 45 KM

WALIKOTA Tanjungpinang, H.Lis Darmansyah,SH Melepas Peserta Gerak Jalan Tri Lomba Juang di terminal Sei Carang, Bintan Centre,

GERAK Jalan Proklamasi Meriahkan Hari Kemerdekaan

WALIKOTA Tanjungpinang, H.Lis Darmansyah,SH berfoto bersama dengan Peserta Gerak Jalan .


GALERI FOTO

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Jumat, 2- 9 September 2016 - MINGGU- I

10

Bupati Abdul Haris Dan Wakil Bupati Wan Zuhendra

HALAL BI HALAL DENGAN WARGA ANAMBAS DI JAKARTA SEPERTI yang dilakukan setiap tahunnya Silahturahmi atau Halal Bi Halal antar Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas bersama kerabat Masyarakat Anambas yang berada di rantauan. Saat itu dilaksanakan halal bi halal masyarakat Anambas Sejabodetabek, di ruang Auditorium Widya Graha Lipi,Jakarta. Hal ini disampaikan Asisten III Administrasi Umum Agus Raja Unggul, Tarempa. “Dalam acara tersebut tampak juga hadir Pimpinan Anggota DPRD, Kepala SKPD dan Ketua Mayarakat Anambas rantauan di Jakarta Drs Idris Zaini dan beberapa elemen masyarakat serta Mahasiswa,” ucapnya. Dalam kata sambutannya Agus menyampaikan beberapa poin dari pembangunan yang sudah tercapai pada saat pemerintahan Tuah Berbangsa. “Target pencapaian yang diharapkan dan sesuai dengan visi misi pemerintah daerah Kabupaten Kepualuan Anambas sudah cukup untuk tahapan perencanaan dan kerangka pembangunan yang telah dibangun,” tuturnya. Dikataknnya, Pembangunan untuk jangka panjang dan jangka menengah hampir selesai menjelang akhir masa jabatan Tuah Berbagsa. “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Anambas yang di rantauan yang sudah mengikuti dan memberi saran demi kemajuan daerah Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi lebih baik,” imbuhnya. Setelah kata sambutan dilakukan, sambung Agus, para tamu, perwakilan dari pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Anambas dan masyarakat rantauan saling bersalaman dan berphoto bersama melepaskan rasa rindu sanak saudara di kampung halaman. “Silahturahmi lebih penting agar dapat mempererat rasa persaudaran sesama Masyarakat Anambas, baik itu didaerah maupun diluar daerah,” pungkasnya. (ist)

BUPATI anambas saat dengan para tamu undangan yang datang

BUPATI Anambas Haris saat menyampaikan kata sambutan dalam acara Halal Bi Halal Masyarakat Anambas di Jakarta

TAMU undangan saat mendengarkan kata sambutan bupati anambas

TOKOH masyarakat sedang berbincang dengan Wakil Bupati Anambas

ASISTEN III, Pimpinan DPRD, Kepala Dinas PU, beserta Masyarakat Anambas Rantauan Di Jakarta

ASISTEN III didampingi Istrinya menerima Cendramata Dari Masyarakat Anambas Rantauan.

TAMU undangan yang hadir di acara Halal Bi Halal


CMYK

11

Jumat, 2- 9 September 2016 - MINGGU- I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

BUPATI, wakil bupati dan pimpinan DPRD setelah usai melaksanakan upacara

GALERI FOTO

BUPATI Karimun Aunur Rafiq Pimpin Pringatan detik-detik Proklamasi 17 08 2016

BUPATI KARIMUN AUNUR RAFIQ MENJADI INSPEKTUR UPACARA HUT RI KE 71 RIBUAN masyarakat Karimun dari semua lapisan bertumpah ruah di halaman panggung rakyat Putri Kemuning Coastal Area, guna mengikuti dan melihat secara langsung peringatan detik-detik proklamasi 17 Agustus 2016. Upacara Peringatan berjalan khidmat. Bupati Karimun Aunur Rafiq, bertindak menjadi Inspektur Upacara, dengan diawali dibunyikan sirene detik-detik proklamasi

pukul 10.00 WIB, yang dilanjutkan dengan pembacaan naskah Proklamasi oleh Wakil Ketua DPRD Karimun, dan pengibaran bendera merah putih. Sebelumnya Bupati Karimun H Aunur Rafiq juga memimpin upacara bendera dilingkungan Pemkab Karimun pada pagi hari di rumah dinas Bupati. Dalam amanahnya, ia berpesan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan

Pemkab Karimun agar mempunyai pilar reformasi yang dapat di implementasikan dalam meningkatkan kinerja untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. �Sudah 71 tahun Indonesia Merdeka. Kita hanya meneruskan perjuangan pahlawan-pahlawan kita terdahulu, melalui peningkatan kinerja bagi ASN. Apalagi daerah kita, berbatasan langsung dengan negara tetangga,� Tutur Rafiq.*

BUPATI Karimun Aunur Rafiq Sebagai Inspektur Upacara

BUPATI Karimun H. Aunur Rafiq memasuki lapangan upacara

BUPATI aunur Rafiq memberikan Penghargaan kepada sekda natuna

BUPATI Karimun, Aunur Rafiq Memberikan Tanda Kehormatan Satya Karya Satya Kepada ASN

WAKIL Bupati Karimun bersama KA Kanwil DJBC Khusus kepri, Kapolres Karimun, Kajari Karimun, Sekda Kab Karimun sedang melihat hasil karya penghuni Rutan Klas IIB Tanjungbalai Karimun.

WAKIL Bupati bersama pimpinan DPRD memberi penghormatan bendera dalam upacara detik-detik Upacara Hut RI

KOMANDAN Upacara memberikan laporan kepada inspektur upacara

PENGIBARAN Bendera Merah Putih 17 08 2016 Karimun

WAKIL bupati memberikan remisi kepada narapidana


GALERI FOTO

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Jumat, 2- 9 September 2016 - MINGGU- I

12

GUBERNUR KERPI NURDIN BASIRUN LEPAS KLOTER 15 DI BANDARA HANG NADIM

GUBERNUR Kepulauan Riau ikut melepas keberangkatan calon jemaah Haji

GUBERNUR Kepulauan Riau Nurdin Basirun Mencoba Telepon Unutk Pesawat Air Atlanta di Bandara Hang Nadim

GELOMBANG kedua, Kelompok terbang (Kloter) 15 calon jemaah haji Indonesia melalui embarkasi Batam terbang ke Tanah Suci, hari ini, Selasa (23/8/2016) menggunakan pesawat Air Atlanta di Bandara Hang Nadim, Batam. Nurdin Basirun selaku Gubernur Kepulauan Riau ikut melepas keberangkatan calon jemaah, bersama Hanafi Ekra Anggota Komisi IV DPRD Kepri, Kabag Humas Kepri Zulkifli dan Panitia Haji dari Kantor Wilayah Departemen Agama (Kakanwil Depag) Kepri dan Penanggung Jawab Darat Saudi Air, Sumistah. Nurdin tiba di Bandara Hang Nadim Batam sekitar pukul 08.30 wib WIB dan langsung menuju gate A9 tempat pemberangkatan calon jemaah haji. Tampak Nurdin mengenakan baju jubah putih dengan kopiah putih. Nurdin menyalami calon jemaah haji di depan eskalator di gate A9 dan mengantar sampai ke dalam pesawat Atlanta. Tak lama setelah calon jemaah haji duduk dalam pesawat, supervisor penanggung jawab kabin, pesawat Atlanta, Mr.Mustafa memberikan waktu sejenak kepada Nurdin untuk berbicara kepada calon jemaah haji melalui telpon khusus yang ada didalam pesawat tersebut. "Saya dan masyarakat Kepri mendoakan semoga bapak dan ibu calon jemaah haji Kepri dan Kalbar sampai ke tujuan, Jedah, dengan selamat. Sehat selalu dan dapat melalui seluruh tahapan haji dengan baik. Serta pulang dengan haji mabrur. Tolong doakan masyarakat Kepri dan Indonesia menjadi masyarakat beriman dan bertaqwa " ujar Nurdin di pesawat yang disambut dengan kata Amin oleh semua calon jemaah haji. Kloter 15 merupakan kloter pertama atau gelombang kedua untuk pemberangkatan calon jemaah haji Indonesia embarkasi Batam. Gelombang kedua ini langsung menuju jeddah dengan jumlah calon jemaah haji 436 jemaah. Jumlah tersebut dari Batam 336 orang, Kabupaten Natuna 3 orang, Kota Tanjungpinang 2 orang, serta dari Kalimantan Barat, yakni Bengkayang 47 orang dan Landak 45 orang. Sampai kloter 14 kemarin sudah 6.264 calon jemaah haji yang sudah diberangkatkan. (ist)

GUBERNUR Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun melepas keberangkatan Jamaah Calon Haji

GUBERNUR Kepulauan Riau Nurdin Basirun Lepas Keberangkatan JCH Kloter 15 BTH

GUBERNUR Kepri Nurdin bersalaman dengan calon Jemaah haji.

GUBERNUR Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun melepas keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) Kelompok Terbang

LEPAS JCH Kloter 15, Gubernur Nurdin Titip Mereka Doa buat Kepri


CMYK

13

Jumat, 2- 9 September 2016 - MINGGU- I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

BUPATI Lingga Alias Wello, Komandan Lantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI S Irawan, foto bersama Satgas SBJ yang melaksanakan penanaman 1.000 batang pohon bakau di Desa Pasir Kuning

DANLANTAMAL IV saat menyerah kan bantuan alat pertanian dan alat olah raga secara Simboli kepada masyarakat

DANLANTAMAL dan Bupati Lingga menanam pohon manggrov

GALERI FOTO

BUPATI Lingga Alias Wello berfoto bersama

BUPATI LINGGA BERSAMA TNI AL GELAR BAKTI SOSIAL DI PULAU TERPENCIL

TNI ANGKATAN Laut menggelar Operasi Bhakti Surya Bhaskara Jaya. Kegiatan bakti sosial ini digelar mulai 1-3 Agustus di Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga. Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang dilaksanakan di lapangan Gedung Nasional Dabo, Singkep. Komandan Lantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI S Irawan, Senin (1/8/2016), mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang digelar TNI AL setiap tahun di pulau-pulau terpencil dan terdepan. Selain sebagai wujud kemanunggalan dengan masyarakat, kegiatan ini juga sebagai bagian dari kegiatan serbuan teritorial. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dan positif dalam upaya pemerataan pembangunan hingga ke

daerah pesisir yang belum tersentuh sarana dan prasarana yang layak. Sehingga, dampak kegiatan ini mampu membangkitkan rasa cinta tanah air,� harapnya. Sementara itu, Dan Lanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Sriyanto selaku Komandan Satgas SBJ melaporkan, jumlah pasien yang berobat berjumlah 450 orang. Para pasien itu terdiri dari 300 orang menjalani pengobatan umum, 150 orang pemeriksaan gigi, 50 orang khitanan massal. Selain itu juga dilaksanakan pembuatan sarana Mandi Cuci Kakus CK di Desa Tanjung Harapan Kecamatan Singkep, pengecatan tempat ibadah meliputi Masjid Al Fattah, Surau Al Manar, Gereja GPPS, Gereja Katolik, dan Balai Desa Tanjung Harapan. Kegiatan lainnya yaitu penanaman 1.000 batang pohon bakau di Desa Pasir Kuning.

Adapun kegiatan non-fisik yang dilaksanakan adalah penyuluhan atau sosialisasi kepada 200 siswa SMA dan SMK mengenai masalah hukum, HIV/AIDS, dan bahaya narkoba, serta Bela Negara. Operasi Bhakti ini melibatkan 220 personel yang terdiri dari 50 personel TNI AL, 30 personel Pemda Lingga, 20 personel unsur masyarakat, 40 personel dari pelajar dan Saka Bahari, serta 80 personel marching band. Kegiatan tersebut juga didukung oleh unsur Patkamla Lantamal IV KAL Mapor II-4-64. Hadir dalam upacara pembukaan SBJ di antaranya, Bupati Lingga Alias Wello, Asops Danlantamal IV, Asintel Danlantamal IV, Kadisminpers, Kadispotmar, Dansatkamla Lantamal IV, perwakilan Perwira Staf Lantamal IV, dan SKPD Kabupaten Lingga. (*)

BUPATI Lingga dan Danlantamal 4 Tanjungpinang melaksanankan sunat gratis.

DANLANTAMAL dan Bupati Lingga bersama dengan anak pramuka menanam pohon manggrov

KOMANDAN Lantamal IV bersama Bupati Alias Wello usai membuka Operasi Bhakti TNI AL Surya Bhaskara Jaya di Lingga

DANLANTAMAL dan Bupati Lingga bersama dengan anak pramuka menanam pohon manggrov


GALERI FOTO

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Jumat, 2- 9 September 2016 - MINGGU- I

14

KETUA DPRD KEPRI JUMAGA NADEAK

TERIMA KUNJUNGAN SESPIMTI KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak menerima kunjungan siswa Sespimti Polri di Dompak, Selasa (2/8). Kehadiran para calon pemimpin Polri ini untuk menggali informasi yang ada di Kepri. Kepada para siswa, Jumaga menjelaskan bahwa Kepri selama 12 tahun berdiri telah melakukan sembilan kali pelantikan Gubernur. “Kita cukup istimewa. Meskipun singkat sudah berkali-kali dilantik Gubernurnya,” katanya. Untuk pemerintahannya sendiri, saat ini terjadi beberapa kekosongan jabatan. Misalnya saja Wagub yang hingga saat ini belum di proses. Selain itu, Ia juga menjelaskan posisi sekda dan beberapa jabatan yang kosong karena berbagai sebab. Menurut Jumaga, pihaknya menunggu Pemprov untuk segera mengisi kekosongan tersebut.

KETUA DPRD Terima Kunjungan Sespimti

Ditempat yang sama, Perwira Pendamping Kombes Bambang Priambada mengatakan bahwa Kepri memiliki keunikan khusus. Keunikan inilah yang mendorong pihaknya menggali lebih dalam khususnya aspek lokal dan keamanan. “Kami ingin mengetahui keunikan Kepri ini. Lewat kunjungan ini kami juga ingin merangkum sekaligus membuat kajian,” jelas Bambang. Adapun rombongan Sespimti Kombes MZ.Muttaqin, Kombes Herry Wahono, Kombes Agus Wijayanto, Kombes Imam Wahyudi, Kombes I Made Astawa, Kolonel (AD) Pipik, AKBP Agus Setiawan dan PNS Irvan. Mereka di dampingi Kombes pol. Bambang Priambada dan Kombes. Wahyu Hidayat. Sedangkan dari Polda hadir Kompol I Wayan Sudarmaya dan Ipda. Purnoto. (*)

KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak menerima menerima cindera mata dari siswa Sespimti Polri di Dompak.

KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak menerima kunjungan siswa Sespimti Polri di Dompak.

KOMBES Pol bambang Priambada Perwira Pendamping SESPIMTI

KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak menerima kunjungan siswa Sespimti Polri di Dompak.

KOMBES Pol bambang Priambada Perwira Pendamping SESPIMTI saat diwawancara oleh awak media

KETUA DPRD Kepri Jumaga Nadeak menerima kunjungan siswa Sespimti Polri di Dompak.

PARA Tamu Undagan


CMYK

15 Jumat, 2- 9 September 2016 - MINGGU- I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

MTQ Ke-VIII Kabupaten Meranti

Tanggal 17-21 September 2016 SELATPANJANG, berhasil meraih juara umum RAKYAT MEDIA-Jika dan peserta yang berhasil tidak ada aral melintang mengharumkan nama Kepelaksanaan Musabaqoh camatan. Tilawatil Qur’an (MTQ) Terkait pelaksanaan Ke-VIII Tingkat KabupatMTQ Ke-VIII Tingkat Kaen Kepulauan Meranti akan bupaten Meranti tersebut, digelar tanggal 17-22 SepSekdakab. H. Iqaruddin tember 2016 mendatang, bersama Ketua Lembaga dan hasil keputusan rapat Pengembangan Tilawatil bersama Lembaga PengemQur’an Kabupaten Meranti bangan Tilawatil Qur’an H. T. Akhrial berharap(LPTQ) Kabupaten Meranmelalui MTQ ini masyarati dan pihak terkait lainnya, kat bisa lebih menggemaSekda Meranti yang dipimpin oleh Sekkan wahyu illahi di KabuH Iqaruddin dakab. Meranti H. Iqarudpaten Meranti. Menggemadin MTQ Kabupaten Meranti akan dipusatkan baca Al-Quran mulai dari Kota hingga kan di Halaman Gedung Lembaga Adat kepelosohk desa. Melayu Meranti, Jalan Dorak, Selatpanjang. Dengan begitu akan membawa perubaDalam pelaksanaan MTQ Meranti menhan akhlak dan mental masyarakat kearah datang, seperti diungkapkan Sekdakab. H. yang lebih baik, sesuai dengan nilai-nilai Iqarruddin tak jauh berbeda dengan tahunyang terkandung dalam Al-Quran.”Semoga tahun sebelumnya. Sesuai dengan hasil radengan diaplikasikannya baca Al-Quran pat beberapa waktu lalu, tanggal 26 Sepditengah maayarakat negeri kita semakin tember 2016 kegiatan MTQ akan dimulai sejuk, diridoi dan diberikan keselamatan,” dengan penyambutan khafilah perwakilan Harapnya. tiap Kecamatan yang dilanjutkan dengan Dengan pelaksanaan MTQ Kabupaten pendaftaran peserta, setelah itu akan dilakuMeranti yang sekaligus juga dalam rangka kan pelantikan dewan hakim. menjaring dan membina para Qori dan QoKemudian tanggal 17 September 2016 riah Kabupaten Meranti dapat meningkatmulai pagi harinya akan digelar Pawai kan prestasi para Qori dan Qoriah Meranti Taqruf yang diikuti oleh para peserta dan diajang yang lebih besar mulai dari tingkat official perwakilan tiap Kecamatan, ditamProvinsi, hingga Nasional. bah dengan para pelajar tingkat SMU SeSeperti baru-baru ini juga peserta asal Kabupaten Meranti. Kabupaten Kepulauan Meranti itu, yakni Kemudian malam harinya akan dilakuSiti Nuraini berhasil meraih Juara III di cakan pembukaan MTQ Ke-VIII Tingkat bang Tartil Quran dan Siti Asriah meraih Kabupaten Meranti yang dipusatkan di Juara Harapan III di cabang Khat atau KaliGedung LAM Meranti, sekaligus dalam grafi pada MTQ Nasional Ke-26 di Matrangka menyemarakan acara MTQ tersebut aram Provinsi NTB? juga dilakukan pembukaan Bazar yang “Kualitas Qori dan Qoriah kita dari tahun digelar ditempat yang sama, sekeliling area ke tahun terus meningkat, dibuktikan awal MTQ. mengikuti MTQ tingkat Provinsi tahun 2010 Sementara tanggal 18 September 2016 kita hanya meraih peringkat 12, dan di tahun akan dimulai semua perlombaan MTQ se2014 lalu kita berhasil meraih peringkat II, suai dengan berbagai cabang yang diperbegitu juga pada MTQ Provinsi di Kabupatlombakan. Dan terakhir pada tanggal 21 en Siak kita juga Runner Up, melalui ajang September 2016 akan dilakukan penutupan ini kita harap dapat ditingkatkan lagi hingga MTQ Ke-VIII Meranti sekaligus penyerake juara umum tingkat Provinsi ,”pungkas han piala bergilir kepada Kecamatan yang Sekda mengakhiri.(rm/bokhari).

Polisi Tangkap Narkoba (Satnarkoba) Polresta Barelang, Selasa (30/8/ 2016) lalubersama dua kawannya. Sipir ini diduga mengedarkan sabu-sabu di dalam Lapas. “Saya sudah mendapat Informasi ada sipir Lapas yang diamankan. Tetapi untuk lebih jelasnya, langsung saja ke penyidik Satuan Narkoba Polresta Barelang,” kata Marlik

Sambungan Hal. 1

saat dikonfirmasi media. Marlik tidak banyak bicara mengenai informasi penangkapan anggotanya tersebut. “Saya belum bisa pastikan apakah informasi itu benar atau tidak, kami belum bisa pastikan,” lanjutnya. Informasi yang dirangkum Tribun, polisi menangkap Ronald dengan barang bukti 4 gram sabu dari tangannya.

Ronald saat ini masih berada di dalam sel tahanan Mapolresta Barelang. Tertangkapnya sipir ini menunjukkan bahwa peredaran narkobadi dalam Lapas Barelang masih terjadi. Belum diketahui, apakah dikonsumsi warga binaan atau justru menjadi jaringan penjualannarkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas.(rm/trb)

puhkannya dengan dua kali tembakan pada bagian kaki. Tidak lama berselang, pelaku meninggal. Sejumlah desas-desus menyebutkan pelaku tewas akibat dianiaya polisi setelah tertangkap. Namun, hal itu dibantah Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo.”Pelaku tewas akibat kehabisan darah saat akan dibawa ke RSUD,” jelas Guntur. Setelah tewasnya Adi, masyarakat Selatpanjang ramairamai mendatangi RSUD Meranti untuk menyaksikan langsung. Jumlah warga semakin banyak hingga mencapai ribun. Warga menilai polisi secara sengaja menghabisi Andi pada saat penangkapan. Suasana semakin memanas menjelang Kamis siang. Sekitar 2.000 an warga berkumpul dan bergerak dari RSUD ke Mapolres Meranti. Massa mengepung Mapolres dan melempari dengan batu. Polisi bertahan dengan temeng dan sesekali meletuskan senjata peringatan ke udara. Namun jumlah massa semakin bany-

ak hingga terakhir seorang warga terjatuh dengan luka bocor pada bagian kepala. Belum diketahui pasti penyebab tewasnya warga bernama Isrusli tersebut. Namun polisi mengklaim bahwa korban tewas akibat terkena lemparan batu sementara warga menyebut korban tewas akibat peluru nyasar.Terkait peristiwa tersebut, Kasatreskrim Polres Meranti, AKP Aditya Warman dan 14 jajarannya diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Riau”15 orang personil Polres Meranti saat ini masih diperiksa di Mapolda Riau. Termasuk Kasat Reskrim (Polres Meranti),” kata Guntur. Guntur mengatakan, ke 15 orang tersebut diperiksa untuk dua perkara berbeda. Pertama terkait tewasnya tersangka pembunuh polisi Birgadir Adil S Tambunan, Apri Adi Pratama. Selanjutnya terkait meninggalnya seorang warga saat menggelar aksi demonstrasi mengepung Mapolres Meranti, Isrusli.(rm/mb).

Kapolda Riau gantian itu akibat meninggalnya Apri Adi Pratama (24), tersangka pembunuh anggota Polres Meranti, Brigadir Adil S Tambunan dan tewasnya seorang pendemo Isrusli saat kerusuhan di Selatpanjang, dia tidak menampiknya. Apri Andi Pratama merupakan tersangka penikaman seorang anggota Polres Meranti, Brigadir Adil Tambunan. Adil pada Kamis dinihari pukul 01.45 WIB tewas dengan sejumlah luka senjata tajam pada sekujur tubuh. Pasca kejadian itu Kapolres Meranti AKBP Asep Iskandar memerintahkan anggotanya untuk mengejar pelaku. Pelaku Adi berhasil dibekuk sekitar pukul 03.30 WIB atau dua jam pasca pembunuhan itu. Pelaku pembunuhan dibekuk anggota di Desa Mekarsari, Kecamatan Merbau. Pada saat penangkapan, pelaku dikabarkan melawan petugas menggunakan badik sehingga polisi yang sudah melakukan upaya persuasif dan memberikan tembakan peringatan terpaksa melum-

Sambungan Hal. 1

Polisi Bekuk Jakarta Barat. Kemudian dari pengembangan di daerah Surabaya, ditangkap kurir bernama LY, CS dan PT. Dari yang bersangkutan tim berhasil menangkap 12 kg sabu dengan kemasan masing-masing 1 kg. Suyudi menambahkan, jarin-

Sambungan Hal. 1

gan narkoba ini terkenal dengan nama jaringan LKW. Jaringan ini dikendalikan dari Malaysia untuk dipasarkan di daerah Surabaya dan Jakarta. Para pelaku melakukan aksinya dengan modus melalui ekspedisi yang dikemas menggunakan pigura.

Tahun 2016 Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) mengusut latar belakang kenapa saat ini warga gampang tersurut amarah. Menurut dia, terkeada kasus perusakan itu muncul karena persoalan sepele, seperti yang terjadi di Rantaupanjang, Jambi. “Apakah ini sebuah gambaran makin memuncaknya kebencian warga terhadap polisi atau ada pihak-pihak tertentu yang memprovokasi untuk merusak citra Polri,” tutur Netta dalam siaran persnya kepadawartawan, Minggu (28/8/2016) lalu di Jakarta. IPW mencatat, sejak Jenderal Tito Karnavian menjadi

“Pelaku dikenakan Pasal 114 ayat 2, sub Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Hukumannya 20 tahun penjara maksimal seumur hidup atau hukuman mati,” tutur Suyudi. (rm/dtk). Sambungan Hal. 1

Kapolri pada 14 Juli 2016, telah terjadi tujuh kerusuhan atau bentrokan massa, yakni di Sumatera Barat,Tanjungbalai, Karo, Aceh, Makassar, Meranti, dan Jambi. Menurut dia, pemicunya hanya soal sepele. Seperti peristiwa terakhir di Jambi, polisi menangkap penambang liar dan tiba-tiba muncul rombongan massa yang menyerbu polsek. Mereka melempari dan langsung membakar polsek. ”Begitu juga di Meranti, rombongan massa langsung melempari dan merusak polres,” katanya. Oleh karena itu, kata dia,

intelijen Polri dan BIN perlu melakukan pengusutan serius, apakah aksi warga itu sebuah spontanitas atau ada pihak tertentu yang melakukan provokasi untuk menghancurkan citra Polri. Jika aksi-aksi itu ternyata bersifat spontan maka dia menyarankan Polri perlu melakukan instrospeksi atas sikap, prilaku, dan kinerja jajaran bawahnya yang bisa memicu kemarahan warga. ”Sebaliknya, jika ada pihak yang memprovokasi untuk merusak citra Polri, jajaran kepolisian harus mewaspadainya dan segera mengusut tuntas,” tutur Neta.(rm/snc).

SAMBUNGAN

Meranti Juara Lomba PAUD Standar Provinsi Riau PEKANBARU, RAKYAT MEDIA – Kabupaten Kepulauan Meranti menoreh prestasi dalam pengelolaan lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD). Hal ini dibuktikan dengan ditetapkannya daerah termuda di Provinsi Riau ini sebagai juara lomba PAUD standar tingkat Provinsi Riau. Pengumuman Meranti sebagai juara ini dilakukan langsung oleh Bunda PAUD Provinsi Riau Hj Sisilita Juliandi Rachman saat melantik Bunda PAUD kabupaten/kota se-Riau di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Selasa (30/8). Hadir dalam pelantikan itu Gubernur Arsyadjuliandi Rachman, Dirjen PAUD dan Bimas Kementerian Pendidikan Ir Harris Iskandar Phd serta sejumlah ke-

pala dinas Pemprov Riau. Dalam pelantikan itu, Ny Hj Nirwana Sari Irwan SE ikut dilantik sebagai Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Meranti. ”PAUD ini sangat penting dalam usaha kita menjadikan anak yang berakhlak atau berbudi pekerti yang baik mengingat hal itu kita didik dari usia dini,” ungkap Hj Sisilita dalam sambutannya. Sementara itu Hj Nirwana Sari mengapresiasi penghargaan yang diberikan Bunda PAUD Riau. Namun dia menyatakan Meranti masih kekurangan PAUD bukan hanya gedung dan fasilitas tetapi juga tenaga pendidik. ”Yang paling utama itu SDM tenaga pendidik dan kita alhamdulillah telah membina tenaga pendidik

PENGURUS PAUD Kabupaten Meranti

PAUD meskipun jumlahnya belum maksimal. Selain itu gedung dan fasilitas penunjang juga sangat perlu. Pendid-

40 Ribu laysia sudah berlangsung cukup lama. TKI ilegal yang dijual ke Malaysia, umumnya tertipu, mereka di iming iming oleh sindikat TKI ilegal di Batam, di Malaysia mereka akan dipekerjakan di Pabrik dan restoran.Dari 40 ribu orang calon TKI ilegal yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia tersebut. 24 ribu orang diantaranya diloloskan dari Batam, ke Malaysia melalaui pelabuhan Pasir Gudang, Johor Baru. Sedangkan10 ribu orang melalui Pelabuhan Tanjung Pengelih, 5 ribu orang melalui pelabuhan Tanjung Belongkor dan 1.000 orang melalui Pelabuhan Situlang Laut. Ke empat pelabuhan tujuan tersebut berada di wilayah Johor Baru, Malaysia. Dari Batam para calon TKI ilegal ini menumpang sejumlah kapal ferry, setibanya di pelabuhan tujuan Malaysia telah menunggu tekong untuk membawa para TKI ilegal tersebut ke tempat dimana mereka akan dikerjakan. Bos sindikat ini yang berada di Batam disebut sebut bernama Akiong dan Zul, sementara sindikat yang berada di Malaysia bernama Ationg. Ationg inilah yang menerima para calon Tki tersebut setibanya di pelabuhan tujuan tersebut. Praktik perdagangan manusia antara negara dari Batam ke Malaysia yang dilakukan para sindikat tersebut bisa berjalan mulus karena berbagai aparat baik di Batam maupun di Malaysia sudah diatur dengan uang pelicin. Setiap instansi sudah ada jatah masing masing dari para tekong TKI ilegal. Sedikitnya miliaran rupiah setiap hari uang siluman alias pungutan liar (Pungli) mengalir ke kantor para petugas di Pelabuhan Ferry Batam Centre. Hal ini bisa dibuktikan dengan jejadian empat bulan lalu petugas sekuriti dan anggota Ditpam BP Batam, baku hantam gara gara rebutan lahan pungli terhadap TKI. Peristiwa baku hantam Sekuriti PT

Sambungan Hal. 1

Sinergi Trada dan petugas Ditpam BP Batam tersebut sempat heboh dan menjadi totonan gratis para penumpang maupun ratusan supir taksi di pelabuhan tersebut. Bahkan, perkelahian rebutan uang siluman tersebut melibatkan Manager Operasional PT Sinergi Starda, Nika Astaga dan Wakilnya Lilik. Saat itu Nika Astaga mengungkap, modus pungutan uang siluman yan dilakukan petugas Ditpam dengan cara scanner tiket ferry. Penumpang yang paspornya akan di scanner dipilih oleh oknum Ditpam yaitu calon penumpang TKI jika mereka TKI mereka akan dimintai duit dengan cara menahan paspor penumpang,”Mereka minta duit pungli sebesar Rp20 ribu satu orang. Kalau tidak mau ngasi paspor mereka ditahan,”ujar Nika. Namun, tudingan yang belum bisa dibuktikan oleh Manager Operasional PT Sinergi Trada Nika Astaga tersaebut, ketika dibantah oleh Koordinator Pengamanan Pelabuhan Batam Centre Genduk Afreini. Menurut Genduk, justru sebenarnya yang melakukan pungli terhadap calon Tenaga Kerja Indonesia di pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre adalah Sekuriti PT Sinergi Trada dan oknum petugas Imigrasi. Menurut Genduk, modus pungutan liar yang dilakukan petugas Sekuyriti PT Sinergi Trada dengan cara memberi kode dalam tiket TKI dari tekong itu sudah ada cap stempel di belakang boarding pass. Nantinya boarding pass tersebut di sobek oleh petugas imigrasi. Setelah calon TKI ilegal berangkat tekong datang untuk menukarkan boarding pass yang ada cap itu dengan uang. Genduk mengungkapkan, cap stempel logo yang tercantum di belakang boarding pass itu berasal dari tekong yang akan memberangkatkan TKI ilegal menuju Malaysia. Logo pungli itu punya banyak orang. Biasanya yang ada capnya itu penumpang TKI, itu kode dari tekongnya masing-

masing, kata Genduk saat itu. Tiap hari 6 sampai 7 terif kapal pembawa TKI ilegal berangkat dari Pelabuhan Batam Centre menuju Pasir Gudang dan Tanjung Belungkor, Johor Baru, Malaysia. Para TKI ini diberangkatkan oleh sejumlah tekong hanya bermodalkan paspor. Di negara tujuan mereka diterima oleh sejumlah tekong yang telah menunggu mereka di pelabuhan. Praktik pengiriman TKI ilegal dengan modus kongkalikong atara petugas keamanan di Pelabuhan Batam Centre dengan sejumlah tekong bukan rahasia umum lagi. Agar praktik pengiriman TKI ini bisa berjalan mulus sebelum diberangkatkan, tekong TKI ilegal ini lebih dulu melakukan koordinasi dengan para petugas keamanan di Pelabuhan baik Polisi, Imigrasi, Ditpam BP Batam, Petugas Bea Dan Cukai, Syahbandar dan Pengelola pelabuhan. Kasus pengiriman TKI ilegal ke Malaysia lewat Pulau Batam, juga menjadi sorotan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan Senin (29/8/2016) lalu salah satu pimpinan KPK Basaria Panjaitan mengunjungi Batam terkait masalah TKI. Dalam keterangannya kepada wartawan Basaria Panjaitan menjelaskan KPK mengurus masalah TKI karena ada permintaan dari Badan Nasional Penanggulangan TKI, yang minta KPK untuk mengawasi mulai dari perekrutan seorang TKI hingga proses pemulangannya sampai ke Indonesia. “Harus transparan, jangan ada lagi permainan. Kami diminta untuk mengawasi, dan hari ini KPK upaya mensosialisasikannya. Kami ingin proses mulai perekrutan TKI, pelatihan, pemberangkatan, penempatan di luar negeri dan proses pemulangannya tidak ada lagi mempersulit dan mengambil kesempatan dalam kesulitan,”kata Basaria Panjaitan. Bukti, masih berlanjutnya pengiriman TKI ilegal melalui pelabuhan Batam Centre, ter-

Perkuat Layanan pintu, nantinya akan memudahkan calon TKI. Sehingga, mereka tidak nekat ke luar negeri dengan cara-cara yang tidak prosedural. Batam sering menjadi pintu TKI yang ke luar negero dengan cara-cara ilegal. Makanya, nanti dengan layanan terpadu satu pintu di Batam, diharapkan bisa lebih memudahkan calon TKI dan sekaligus mencegah adanya TKI tanpa prosedural,” kata Nusron. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh BNP2TKI bersama KPK dan sejumlah instansi di wilayah Riau Kepulauan, seperti Imigrasi, Polri, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan pemerintah daerah. Substansi dari kesepahaman tersebut adalah membangun Kantor Layanan TKI Terintegasi di Batam dan Tanjung Pinang. Instansi-instansi tersebut, kata Nusron, ikut urun rembug menyediakan personel, anggaran, peralatan, infrastruktur, dana, pemantauan, serta halhal lain yang diperlukan. Meski demikian, dalam operasionalnya, Gubernur Kepulauan Riau serta Wali Kota Batam

ikan anak usia dini ini sudah jadi kebutuhan dan tanggungjawab bersama,” papar Hj Nirwana.(rm/bokhari)

dan Tanjung Pinang akan memimpin semua kegiatan pada kantor tersebut. “Kelak, jika kantor di Batam dan Tanjung Pinang itu sudah direalisasikan, akan terhubung dengan jaringan kantor pelayanan TKI di pulau Jawa, NTB, hingga NTT yang umumnya merupakan asal TKI dengan tujuan Singapura dan Malaysia,” ujar Nusron. Dia mengungkapkan, dalam kantor layanan terpadu ini, semua perwakilan yang mengeluarkan dan memproses izin TKI berada dalam “satu atap dan satu pintu tanpa jendela”. “Proses perizinan akan jauh lebih singkat, aman, serta hemat biaya karena korupsi dan sejenisnya dilarang. Kantor juga akan dilengkapi dengan pelatihan dan semacam mess transit,” tuturnya. Nusron menargetkan, kantor tersebut sudah bisa beroperasi pada Juli 2017. “Saya optimistis semua akan berjalan sesuai rencana. Pasalnya, komitmen yang ditandatangani bersifat mengikat dan berjangka panjang. Perjuangan membantu saudara-sau-

ungkap lagi ketika Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Barelang menggerebek ratusan calon TKI ilegal yang akan dipekerjakan ke Malaysia disalah satu penampungan Ruko Taman Lakota Batam Centre. Dalam penggerebekan tersebut sedikitnya 189 calon Tki ilegal berasal dari Madura, Bangkalan dan Jawa Barat diamankan. Dari 189 orang tersebut 100 orang diantaranya laki laki dan 89 perempuan. Para TKI ilegal itu pada umumnya tertipu dan mereka berangkat dari daerah asalnya dengan menjual harta bendanya. Menurut Kasat Reskrim Polres Barelang Kompol Memo Ardian, dari pengakuan para TKI yang akan memberangkatkan mereka ke Malaysia dilakukan oleh tekong berinisial D yang saat ini masih buron. Memo Ardian menjelaskan, dalam kasus ini langkah yang akan diambil untuk mencegah keberangkatan secara ilegal, pihak kepolisian bekerja sama dengan dinas sosial dan BP4TKI untuk memulangkan para Tki tersebut ke kampung halaman mereka masing masing. Ardian menyebutkan, para calon TKI yang hendak berangkat ke Malaysia sama sekali tidak mememiliki kelengkapan surat surat. Bahkan, persyaratan pembuatan paspor mereka tidak paham dan tidak tahu. Anehnya, mereka bisa mengantongi paspor dengan membayar sejumlah uang kepada tekong yang menjanjikan bisa bekerja diluar negeri. Dari rentetan kasus tersebut, lanjut Memo, Polres Barelang akan mengungkap satu persatu dari masalahnya. Salah satunya pembuatan paspor tanpa dilengkapi dokumen seperti KT, KK, Akta lahir dan Ijazah,”terkait masalah paspor, kami sudah berkoordinasi dengan pihak Intel. Kami terus melakukan penyelidikan bagaimana bisa diterbitkan paspor mereka sementara tidak punya dokumen resmi,”tegas Memo Ardian.(rm/mawardi) Sambungan Hal. 1

dara kita, para TKI, sangat memerlukan konsistensi, fokus, dan kesungguhan,” ujarnya. Tanjung Pinang dan Batam dipilih karena posisinya sangat vital. Dua daerah itu dekat dengan Singapura dan Malaysia. Bahkan, ironisnya, TKI yang pergi tanpa dokumen kelak bisa bekerja di Timur Tengah karena diberi visa di Kuala Lumpur dan Singapura. Kepala Bagian Humas/ Juru Bicara BNP2TKI Servulus Bobo Riti mengungkapkan, Pemprov Kepri mendorong perlunya Kantor Terpadu untuk Pelayanan dan Perlindungan TKI melalui integrasi sistem data, hingga pelayanan tidak terpencar-pencar. Terkait dengan perjuangan jangka panjang mewujudkan tata kelola TKI, Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan agar program ini terwujud. Di samping itu, dia meminta kalangan pers membantu serta memberitahukan jika terjadi penyimpangan. “KPK akan menjamin kerahasiaan pemberi informasi,”

katanya. Wali Kota Tanjung Pinang Lis Darmansyah menyebutkan, Provinsi Kepulauan Riau, Tanjung Pinang, dan Batam menjadi kawasan transit TKI yang akan pergi dan pulang dari luar negeri secara legal maupun illegal, termasuk yang dideportasi. “Aktifitas itu berlangsung setiap hari dengan jumlah TKI yang bervariasi. Dengan kehadiran kantor layanan terpadu ini, diharapkan semuanya akan lebih tertata. Kami akan bekerja dengan sepenuh hati, karena terenyuh melihat nasib TKI. Pergi susah, pulang tidak membawa apa-apa,” kata Lis. Staf khusus Kepala BNP2TKI Dedi Noor Cahyanto menambahkan, kelak kantor layanan terpadu Batam dan Tanjung Pinang akan terhubung dengan Nunukan dan kantor-kantor di kantong-kantong TKI di Jawa, NTB, dan NTT.Semuanya merupakan bagian dari Program Poros Sentra Pelatihan dan Pemberdayaan TKI Daerah Perbatasan. Sebentar lagi, Entikong akan ikut dalam jalinan itu. (rm/bs)


KORAN UMUM

Website: www.rakyatmediapers.co.id Jumat, 2- 9 September 2016 - MINGGU- I

Portal Media Online : www.rakyatmediapers.co.id

Edisi : # 168 Tahun IV, Harga: Rp5.000,-

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia

Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,

16

Jumat, 2- 9 September 2016 - MINGGU- I

Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan :

Polda Kepri Bisa Tangani Kasus Korupsi Kapolri Jendral Tito Karnavian

WAKIL Ketua KPK Basaria Panjaitan saat diwawancarai wartawan

ANAMBAS, RAKYAT MEDIAWakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak di Batam untuk mengumpulkan masukan atas dugaan korupsi yang terjadi pada wilayah tersebut. “Kami menampung semua masukan, tadi ada masukan dari temanteman jurnalis dan juga pengusaha,” kata Basaria di Polda Kepri. Setelah mengumpulkan semua masukan, Basaria bertemu dengan Kapolda Kepri beserta jajaran, Kejati Kepri, seluruh Kejaksaan Negeri di Kepri, seluruh Kapolres untuk berkoordinasi menangani berbagai permasalahan dan dugaan korupsi yang terjadi.”Kami juga sudah sampaikan masukan itu ke Kapolda dan Kajati serta jajaran. Intinya masukan yang kami terima mengenai korupsi masih bisa ditangani Polda Kepri,” kata dia. Basaria berharap setelah koordinasi tersebut berbagai permasalahan di Kepri khususnya Batam terkait korupsi segera bisa ditangani dengan baik.”Jadi tidak selalu harus KPK

yang turun tangan. Polda Kepri juga bisa menangani dugaan korupsi yang ada,” kata Basaria yang juga sempat menjabat Direskrim Polda Kepri tersebut. Selain yang sudah dilaporkan dan dikoordinasikan tersebut, KPK juga terbuka untuk menerima berbagai masukan mengenai dugaan korupsi pada seluruh wilayah Indonesia. ”Mengenai kasus lahan di Batam, kami belum terima laporan hasil audit BPK. Jadi nanti kalau sudah diterima akan dipelajari dulu laporannya,” kata dia. Basaria Panjaitan melakukan kunjungan kerja ke Batam sejak Senin dengan mengadakan pertemuan dengan perwakilan jurnalis berbagai media massa di Batam untuk meminta masukan atas berbagai kasus dugaan korupsi yang terjadi. Selasa pagi, Basaria juga mendengarkan masukan dari pengusahaan dalam acara seminar pada sebuah hotel di Kota Batam. Baru pada sore hari bertemu dengan unsur penegak hukum di Polda Kepri.(rm/ mwd).

Belum Ada Larangan Pemerintah ke Singapura DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Pemerintah masih belum memberikan larangan bepergian ke Singapura terkait merebaknya penyakit zika di negeri tersebut. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Riau Tjetjep Yudiana, situasi di Singapura masih terbilang kondusif. ”Kami lihat situasi di Singapura. (Pemerintah) Singapura masih belum melarang masyarakatnya ke luar rumah,” kata Tjetjep dalam konferensi pers di Kantor Kesehatan Pelabuhan, Selasa (30/8/2016) lalu. Saat ini, kata Tjetjep, pemerintah tengah berupaya melakukan cegah tangkal tanpa mengganggu lalu lintas. Baik yang datang maupun ke luar Batam.Upaya pencegahan dan

KEPALA Dinas Kesehatan Kepulauan Riau Tjetjep Yudiana

penangkalan virus itu dengan memberikan kartu kewaspadaan (alert card) serta memeriksa suhu tubuh dengan thermal scanner. Alert card berbentuk selembar kertas pemeriksaan yang diberikan pa-

da para penumpang yang akan memasuki Batam. Para penumpang harus mengisinya dan menyerahkannya kembali ke petugas bersamaan dengan pemeriksaan paspor. Tjetjep mengatakan, penumpang yang memiliki, minimal, dua dari empat gejala akan ditarik dari rombongan. Kelima gejala itu, yakni, demam tinggi di atas 38 derajat, mata merah, ruam-ruam, tanda-tanda sakit kepala, pusing, pegal linu.”Setelah itu

akan dilakukan pengambilan darah untuk cek darah. Dalam waktu 2×24 jam dapat dipastikan positif atau negatif,” kata Tjetjep lagi. Selain itu, Dinkes melalui Puskesmas-Puskesmas juga akan menggelar kegiatan 3M plus, abatisasi massal, dan pengasapan (fogging). Kegiatan itu akan dilakukan mulai hari ini.”Kepala Puskesmas akan berkoordinasi dengan camat, lurah, dan RT-RW untuk melakukan gerakan mas-

sal itu,” ujarnya. Penyakit Zika sama halnya dengan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditularkan melalui nyamuk Aedes agyepti. Sayang, hingga saat ini belum ditemukan obat bagi penderita penyakit tersebut.Tjetjep mengatakan, penderita penyakit ini hanya akan mendapatkan obat untuk menurunkan gejala-gejala yang muncul. Serta mendapatkan cairan untuk menambah daya tahan tubuh. Pemerintah telah menunjuk tiga rumah sakit untuk merawat para pasien zika. Yakni, RSUD Embung Fatimah Batam, RSUD Provinsi Kepri di Tanjungpinang, dan RSUD Kabupaten Karimun. ”Kenapa harus dirawat di rumah sakit, karena kalau di rumah tidak bisa dipastikan dia mendapatkan perawatan yang tepat. Sebab asupan penambah daya tahan tubuh itu harus diberikan,” ujarnya. (rm/bp).

Pemerintah Gelontorkan Dana Rp 6 Triliun Menjaga Natuna

STOP PERS Redaksi Koran Rakyat Media memberitahukan kepada Instansi pemerintah/Polri/ABRI dan pengusaha Swasta Bahwa N a m a : 1. Muhammad Iqbal 2. A s r u l 3. Yusdianto

(Tanjungbalai Karimun) ( Tanjungbalai karimun) ( Tanjungpinang )

Sejak pengumuman ini diterbitkan yang bersangkutan telah dipecat Sebagai wartawan/Kepala Biro Koran Rakyat Media. Segala tindak tanduk yang bersangkutan sehingga merugikan pihak lain, tidak menjadi tanggungjawab penerbit. Demikian juga Kartu Pers yang masih di pegang oleh yang Bersangkutan. Setelah pengumuman ini dinyatakan tidak berlaku lagi MAWARDI Pemimpin Redaksi

JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) memberi perhatian lebih pada pengamanan daerah terluar Indonesia untuk menegakkan kedaulatan, terutama di bidang maritim dan sumber daya laut. Salah satu pulau terluar yang tengah digodok pengamanannya adalah Natuna, Kepulauan Riau. Menteri Pertahanan Raymizard Raycudu mengatakan bahwa pihaknya sudah menganggarkan dana sebesar Rp5-Rp6 triliun untuk pengadaan berbagai fasilitas militer di Natuna. “(Pengamanan) Natuna

Menteri Pertahanan

Raymizard Raycudu tuh (dianggarkan) Rp5 (triliun) lebih lah, sampai Rp 6 (triliun),” kata Ryamizard di

Dicari Biro dan Perwakilan Koran Umum Rakyat Media Untuk Wilayah : 1. KABUPATEN NATUNA 2. KABUPATEN ANAMBAS Bagi yang berminat dapat menghubungi menejemen Koran Umum Rakyat Media Telp (0778)-7498179, (0778)-479636 atau HP 081270655554

Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (3/8/2016). Ryamizard menjelaskan, dana sebesar itu digunakan untuk membangun landasan pesawat tempur, dermaga kapal selam, pengadaan radar, kapal selam, dan kapal perang. Menurutnya, sudah ada tinjauan ke Natuna sejak tahun lalu soal landasan pesawat tempur. Namun Panglima TNI Gatot Nurmantyo meminta landasan pesawat tempur diperpanjang sehingga harus menambah anggaran. “Kita waktu itu tidak perpanjang, kita lebarkan sehingga bisa buat dua pesawat langsung. Panglima TNI ingin diperpanjang lagi, berarti itu menambah anggaran, betul juga,” imbuh dia. Selain pembangunan dan pengadaan infrastruktur militer, Ryamizard juga mengatakan akan menambah pasukan TNI angkatan darat di Natuna. “Yang lain-lain masalah penambahan pasukan di sana, angkatan darat, itu kan nambah. Nah, itu sedang dilakukan,” pungkas dia.(rm/oz)

Kapolri Perintahkan Usut Tuntas Kerusuhan Meranti JAKARTA, RAKYAT MEDIA- Pasca kericuhan di Polres Meranti, kini situasi telah kondusif. Agar tidak kembali terulang kejadian serupa Kapolri Jendral Tito Karnavian Memerintahkan Kepala Satuan Operasional (Kasops) dan Kadiv Propam Mabes Polri untuk mengusut tuntas permasalahan ini. “Saya minta diusut secara serius, kalau seandainya memang betul adanya perlawanan, saksi-saksi menyatakan benar dan hasil visum adanya perlawanan dan confirm itu wajib dijelaskan kepada publik, untuk itu saya sudah menugaskan pejabat bintang 2 Kasops dan Kadiv Propam Mabes Polri itu juga bintang 2 untuk penyelidkan secara langsung,” jelas Tito usai salat Jumat di Masjid Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (26/8/2016) pekan lalu. Tito menegaskan, dalam perintahnya tidak boleh ada anggota kepolisian yang melakukan kekerasan berlebih kepada siapapun termasuk pelaku,”Saya sudah tegaskan di command list saya dengan jelas, tidak boleh melakukan kekerasan berlebihan kepada siapapun termasuk pelaku. Kalau ini yang menjadi masalah saya minta tegas kapolda untuk turun langsung dan menangani masalah ini dengan serius,” tegasnya. Sebagaimana diketahui, aksi demo 1.000-an warga menuntut penjelasan atas kematian Apri (24) tersangka pembunuh Brigadir Adil. Apri ditangkap setelah membunuh Adil dalam keributan soal asmara. Saat ditangkap, Apri hanya dilumpuhkan tembakan di kakinya. Namun belakangan Apri tewas diduga dianiaya rekanrekan Brigadir Adil. “Kita enggak melindungi petugas. Jika memang semua sudah betul tim mabes dan tim Polda menyatakan adanya penganiayaan sehingga meninggal dunia kepada tersangka yang sudah diamankan. Saya tidak akan segan-segan memprosesnya secara hukum internal dan pidana,” tutur Kapolri. (rm/red).

Dubes RI Singapura

Ngurah Swajaya

KBRI SINGAPURA BELUM BISA PASTIKAN ADA WNI TERKENA VIRUS ZIKA BATAM, RAKYAT MEDIA-Kedutaan Besar RI di Singapura belum dapat memastikan adanya Warga Negara Indonesia yang terkena virus zika, menyusul pengumuman Otoritas Negara Singa itu mengenai peredaran virus berbahaya di wilayah setempat. “Sampai saat ini kami belum menerima informasi resmi,” kata Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Ngurah Swajaya di Kota Batam Kepulauan Riau, Rabu. Ia menyampaikan berdasarkan informasi yang diperoleh, sebagian besar yang terserang virus zika merupakan tenaga kerja bidang konstruksi, dan umumnya pekerja konstruksi dari Asia Selatan.”Umumnya dari Asia Selatan, tapi kami terus melakukan pemantauan,” katanya di sela “kick off” Kantor Layanan TKI Terintegrasi di Batam dan Tanjungpinang. Dubes Ngurah Swajaya memastikan bila diketahui ada WNI yang terkena virus membahayakan itu maka KBRI akan memberikan bantuan.KBRI sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat di Jakarta mengenai penyebaran virus itu di Negara Singa itu agar pemerintah dapat melakukan antisipasi penyebaran virus zika.”Kami langsung berkoordinasi dengan pusat agar mengaktivasi ‘screening’ di pelabuhan dan bandara,” kata dia. Kementerian Kesehatan bersama KBRI juga memberikan informasi mengenai peredaran virus kepada WNI agar selalu waspada.”Bila punya gejala seperti ini, agar diwaspadai,” katanya. Sementara itu, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menangkal masuknya virus zika dari Singapura mengingat lalu lintas warga dari negara itu ke berbagai daerah di Kepri relatif padat. ”Pemerintah Singapura sudah menyatakan ada warganya positif terkena virus zika sebanyak 41 orang. Tentunya kami pada saat ini melakukan antisipasi cegah tangkal,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana. Dinas Kesehatan bekerjasama dengan pengelola kapal membagikan Kartu Kewaspadaan Kesehatan (Health Alert Card) kepada seluruh penumpang dari Singapura yang menuju Batam. Dalam kartu berwarna kuning itu, penumpang diminta untuk menjawab pertanyaan, apalah menderita penyakit tertentu dan menyebutkan negara-negara yang dikunjungi selama dua pekan terakhir. Setelah tiba di pelabuhan di Indonesia, maka petugas juga akan memeriksa suhu tubuh penumpang, sebagai indikasi awal orang yang terkena virus zika.Selain itu, Dinkes dan unit kesehatan pelabuhan juga menugaskan seluruh petugasnya untuk jeli memperhatikan setiap penumpang yang dicurigai mengidap virus zika. Ia menjelaskan ada empat gejala yang perlu diwaspadai, yaitu panas tinggi, mata merah, ruam kemerahan di kulit dan kepala pusing hingga mata terasa tertarik ke dalam.Bila empat gejala itu dimiliki penumpang, maka Dinkes akan mengetes darah penumpang demi memastikan kembali.”Suspect akan diambil darahnya untuk dilakukan pemeriksaan. BTKLPP (Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit) sudah punya alatnya,” katanya.(rm/ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
EDISI 168 by RAKYAT MEDIA - Issuu