Skip to main content

Edisi 157

Page 1

CMYK

Ratusan Bidan PTT Mengeluh :Pungutan Liar Merajalela di Dinas Kesehatan Langkat KORAN UMUM

Penanggung Jawab Mawardi, Jumat, Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri.SH

3 - 13 JUNI 2016 - MINGGU- I

Jumat, 3 - 13 JUNI 2016 - MINGGU- I

Baca Hal 9

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia

Media Ini Terdaftar di Dewan Pers

Edisi : # 157 Tahun IV, Harga: Rp5.000,-

Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

5 Proyek Pembangunan Pelabuhan Senilai Rp 220 Miliar di Natuna

“JADI SUMBER

KORUPSI PEJABAT DITJEN HUBLA” BATAM, RAKYAT MEDIAKendati dua pejabat teras yakni Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Bobby Reynold Mamahit (BRM) dan mantan Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Laut (PPSDML), Djoko Pramono (DJP), telah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, terkait kasus korupsi proyek pengadaan Pembangunan Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Tahap III Sorong Tahun anggaran 2011 Kementerian Perhubungan. Namun tidak membuat nyali para oknum pejabat (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan ciut untuk melakukan tidak kejahatan korupsi dalam pelaksanaan berbagai proyek. Akan tetapi, kejahatan korupsi yang melibat-

kan sejumlah pejabat teras di instansi ini terkait pelaksaan proyek pemerintah di daerah tampaknya justru semakin merajalela. Sebagai contoh, pembangunan lima pelabuhan di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepuluan Riau, dengan nilai kontrak mencapai dua ratus miliar lebih disebut sebut menjadi sumber korupsi oknum pejabat Ditjen Hubla Kementerian Perhubungan. Proyek pembangunan 5 pelabuhan di Kepri tersebut hingga kini tak jelas penyelesainya. Betapa

tidak, pemerintah telah menyediakan anggaran yang cukup besar untuk membangun 5 pelabuhan agar memperlancar transportasi masyarakat di daerah terpencil, ternyata praktiknya dilapangan justru mengecewakan masyarakat. Proyek pembangunan pelabuhan yang semestinya sudah selesai pada tahun 2015 lalu hingga kini masih terbengkalai. Berdasarkan data yang diperoleh media ini menyebutkan, bahwa anggaran 5 proyek pembangunan pelabuhan Bersambung ke Hal 11

KONDISI Pelabuhan Serasan Natuna yang bergelombang

Pelabuhan Pulau Laut yang terbengkalai

PEKERJAAN kontruksi pelabuhan asal jadi TEMBOK pelabuhan tampak sudah retak

Plt Dirjen Hubla, Kementerian Perhubungan Dr.Umar Haris

BNN Sumut Bekuk Polwan

WAKAJATI Kepri Asri Agung Putra dan Aspidsus Rahmat.SH

Kejati Kepri Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Bansos Batam TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri Senin (31/5/2015) mengumumkan tiga tersangka kasus korupsi dana bantuan sosial (bansos) APBD Batam tahun 2011 sekitar Rp715 juta. Mereka adalah Aris Hardi Alim, saat itu sebagai Ketua Persatuan Sepak Bola (PS) Batam, Rustam Sinaga manager PS Batam, dan Khairullah Bagian Keuangan Pemko Batam, saat itu Bendahara PS Batam. Meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun pihak Kejati belum melakukan penahanan terhadap ketiga pengurus PS Batam Batam kala itu.”Pengungkapan dugaan korupsi Bansos di PS Kota Batam tersebut cukup memakan waktu. Namun demikian kita baru memperoleh fakta serta bukti yang cukup untuk menetapkan tiga tersangka dalam kasus itu,” kata Wakil Kepala Kejati (Wakajati) Kepri, Asri Agung Bersambung ke Hal 11

KPK TEMUKAN BUKTI Lagi Dugem Dengan KETERLIBATAN AHOK DI Bandar Narkoba KASUS RS SUMBER WARAS

Ketua KPK

Agus Rahardjo JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut ada temuan baru yang luar biasa dari kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras, yang diduga melibatkan Gubernur DKI Jakarta

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, dalam waktu dekat akan mengumumkan temuan terbaru dari bukti yang diperoleh jajaranya terkait kasus RS Sumber Waras.

”Ada perkembangan menarik lah gitu,”kata Agus kepada wartawan Kamis (2/6/2016) di Pusdiklat BPK, Kalibata, Jakarta Selatan. Agus mengaku, perkembangan baru tersebut, KPK dapatkan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Namun, dari bukti baru tersebut belum mengarah untuk adanya penetapan tersangka. ”Dari BPK, dan belum sampai ke situ (penetapan tersangka kasus RS Sumber Waras),”kata Agus. Sebelumnya, sejumlah anggota DPRD melaporkan Gubernur DKI Jakarta Ahok ke KPK soal kasus RS Sumber Waras. Laporan tersebut Bersambung ke Hal 11

MEDAN, RAKYAT MEDIAMeski sudah memiliki tiga anak dan statusnya dalam proses pengadilan untuk menjadi janda, namun penampilan polisi wanita berpakngkat Brigadir ini masih cantik. Ia pun dijuluki Polwan Cantik.Namun sayang, persoalan rumah tangga membuat polwan cantik ini stres hingga mau diajak dugem oleh Bandar Narkoba. Nah, saat asyik dugem bareng sang bandar Narkoba, Brigadir Ivo Sri Wahyuni Nasotion terjaring razia oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut, Kamis (26/5/2016) pekan lalu, saat dugem di KTV 206 Karaoke Strom, Jalan Listrik, Medan Maimun, bersama rekan-rekannya. Selain Polwan yang diketahui berinisial Brigadir Ivo Nasution itu, turut diamankan se-

Brigadir Ivo Sri Wahyuni Nasution Polwan ditangkap BNN

orang pria berinisial N yang memang menjadi target operasi (TO) BNNP Sumut.Dari penangkapan tersebut didapati Bersambung ke Hal 11

Nelayan Cina Kembali Mencuri Ikan di Laut Natuna Klick Portal Media Online : www.rakyatmediapers.co.id Anda dapat membaca berbagai berita dan peristiwa terkini baik berita Daerah maupun Nasional yang disajikan secara cepat dan aktual.

NATUNA, RAKYAT MEDIA-Aktivitas pencurian ikan di perairan Natuna oleh nelayan Cina masih saja terjadi. Bahkan, aktivitas mereka dilindungi oleh Coast Guard yang terus berpatroli di kawasan tersebut.Nah, pada Jumat lalu, KRI Oswald Siahaan-354 terpaksa menangkap kapal ikan berbendera Cina, Gui Bei Yu 27088, di perairan Natuna, Kepulauan Riau, karena kedapatan mencuri

ikan.Penangkapan berlangsung dramatis karena nelayan aktivitas nelayan Cina itu dikawal oleh Kapal Polisi Laut (Coast Guard) Cina. Hal itu dibenarkan oleh Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Laksamana Pertama S Irawan.”Kapal Gui Bei Yu dikejar oleh KRI Os Bersambung ke Hal 11

KRI OSWALD Siahaan-354 mengusir nelkayan Cina dan Coast Guard yang memasuki kawasan perairan Indonesia


CMYK

BATAM

Website: www.rakyatmediapers.co.id

KABID Komersil kantor Bandara Hang Nadim Batam Dendi tengah memberikan penjelasan pada tamunya

Bandara Hang Nadim Batam Menuju Airport City BATAM, RAKYAT MEDIA-Kelak bandara Hang Nadim bukan sekadar sebuan bandara. Hang Nadim akan berubah menjadi airport city. Sebuah bandara yang menggabungkan antara bandara dengan pusat bisnis seperti kargo udara, logistik, perkantoran, retail dan hotel. Hal ini terungkap dalam paparan menyambut kunjungan rombongan Angkasapura 1 ke bandara Hang Nadim, Sabtu (28/5/2016) pekan lalu.Rombongan Angkasapura 1 berjumlah 70 orang. Terdiri dari 5 direktur, GM bandara-bandara dibawah Angkasa Pura 1, dan direktur-direktur anak perusahaan. Hang Nadim sangat cocok sebagai airport city sebab berada di lahan seluas 1.762 hektar.Kedepan, potensi ariport city akan dikembangakan menjadi aerotropolis.”Sebagai tahap awal Hang Nadim akan mengembangkan kegiatan utama terlebih dulu sepert terminal kargo dan terminal penumpang, ”ujar Kabid Komersil, Dendi Gustinandar saat memberi pemaparan. Selain Dendi rombongan Angkasa Pura 1 direima oleh Kabag Umum suwarso; Plh Kabid Opsdar, Setyo Utomo dan Internal Quality Control Bandara Hang Nadim Setyani Mahendra.(rm/gunawan)

Jumat, 3 - 13 JUNI 2016 - MINGGU- I

2

Umumnya Narkoba Ditangkap Polresta Barelang Dari Malaysia BATAM, RAKYAT MEDIA-Banyaknya aksi penyelundupan narkoba yang masuk ke Indonesia dari Malaysia, membuat Kapolresta Barelang Kombes Pol Helmy Santika Geram. Mengingat selama ini, semua hasil tangkapan narkoba yang masuk ke Batam diketahui berasal dari Negara Malaysia. Oleh karena itu, Helmy mengajukan protes keras kepada pemerintah Malaysia yang seolah cuek dengan kegiatan pengiriman barang haram masuk ke Indonesia. “Selama ini, banyak sabu yang masuk dari Malaysia. Kita akan melakukan protes keras kepada pemerintahan Malaysia. Sebab Narkoba ini bukan hanya musuh Indonesia saja, tetapi musuh kita bersama,” sebut Helmy kepada wartawan belum lama ini di Mapolresta Barelang Apalagi di Negara Malaysia hukuman dan peraturan yang dikeluarkan sangat ketat. Dari mulai penjara hingga hukuman gantung. Tetapi kenapa seakan-akan pemerintah Malaysiaseolah-olah meloloskan saja setiap peredaran narkoba yang keluar dari negara mereka. (rm/hadi sucipto)

KAPOLRESTA Barelang Kombes Helmi Santika (tengah) menunjukan barang bukti

Perum Bulog Dan Disprindag Adakan Operasi Pasal Jelang Ramadhan

KAPOLDA Kepri Dan Gubernur Kepri Nurdin Basirun tekan tumbol tanda peresmian

Kapolda Resmikan RS Bhayangkara Polda Kepri BATAM, RAKYAT MEDIA-Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian, Rabu (1/ 6/2016) lalu meresmikan Rumah Sakit Bhyangkara Polda Kepri yang berada di Jalan Gang Merdu Km.2 Kelurahan Batu Besar. Peresmian RS Bhayangkara tersebut dihadiri oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Perwakilan Kapusdokkes Polri, Kadinkes Provinsi Kepri, Kadinkes Kota Batam, Kepala RS se-Kota Batam, dan Pejabat Utama Polda Kepri. Dalam kata sambutannya Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian mengatakan, pembangunan RS Bhayangkara tingkat IV ini telah dirintis sejak lama. Dimulai tahun 2005 dengan penetapan lahan Rumah Sakit dari Badan Pengusahaan Batam dan pembangunan pertama hibah tahun 2013. “Kebijakan tersebut didasarkan bahwa kesehatan merupakan bagian penting yang terkait langsung dengan peningkatan kualitas, harkat dan martabat, baik personil Polri, keluarga besar Polri dan masyarakat umum seutuhnya,” ujarnya. Pembangunan RS ini tidak lepas dari dukungan Pemda, yang telah memberikan bantuan serta dukungan berupa moril dan materil. Sehingga dapat terwujudnya RS Bhayangkara ini diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna dan prima dan tetap dapat dijangkau oleh masyarakat dengan ekonomi yang terbatas. ”Rumah sakit ini tak hanya untuk anggota

dan keluarga Polri, tetapi untuk melayani msyarakat luas. Polri hanya 30 persen sisanya masyarakat,” ujarnya kembali. Menurut data yang ada, bahwa terdapat 14 RS di Kota Batam dan RS Bhayangkara tingkat IV merupakan rumah sakit ke 15 serta merupakan RS satu-satunya di Daerah Nongsa dan sekitarnya. Mantan Wakorlantas itu menambahkan, dibandingkan dengan RS lain, tentu saja RS ini masih banyak kekurangan di berbagai bidang. Namun RS Bhayangkara tingkat IV Batam mempunyai keunggulan di bidang kedokteran forensik.”Di mana instalasi forensik mempunyai beberapa peralatan forensik modern diantaranya, rotating topsy table, refrigerator 12 pintu, antropometer with digital imaging, embalming machine, dan kami juga memiliki satu dokter spesialis forensik untuk mendukung pelayanan kedokteran forensik tersebut ,” paparnya. Sementara itu, Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyampaikan rasa terimakasih atas kehadiran RS Bhayangkara. Nurdin berjanji akan membantu dan mendukung untuk memajukan rumah sakit tersebut untuk kepentingan masyarakat.”Kini sudah ada satu titik lagi rumah sakit yang akan melayani masyarakat. Artinya akan banyak masyarakat yang terbantu. Tentunya jika dibutuhkan kami siap membantu untuk pengembangan rumah sakit ini,” kata Nurdin.(rm/bty)

BATAM, RAKYAT MEDIAPerusahaan Umum (Perum) Bulog sub-divre Batam bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam mengadakan operasi pasar menjelang Ramadan di pasar Mega Legenda, Kamis (2/6/2016) lalu. Dalam operasi pasar itu, mereka menjual beras seharga Rp 7.900 dan juga gula seharga Rp 14.500 per kilogramnya. “Operasi pasar ini sudah hari kedua kami laksanakan. Rencananya dalam satu pasar diadakan dua hari berturut-turut. Tapi kami akan evaluasi, di pasar mana masyarakat yang paling banyak membutuhkan, disitu kami akan menambah kuota,” ujar Kepala Perum Bulog Sub-Divre Batam, Jamaludin ketika ditemui disela-sela operasi pasar di Batamcenter, kemarin. Dia mengatakan, operasi

MASYARAKAT anteri untuk membeli Beras dan Gula dengan harga murah

pasar perdana ini, pihaknya menyediakan kuota 4 ton beras, sedangkan Disperindag menyediakan 500 kilogram gula. “Beras kualitas medium import dari Vietnam kami jual Rp 7.900 per kilogram sedangkan gula dijual Rp 14.500 per kilogram,” ujar Jamaludin.

Kepala Disperindag Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan pihaknya mengadakan kerjasama operasi pasar bersama Bulog ini bertujuan untuk memantau dan mengantisipasi harga sembako yang dijual tinggi oleh pedagang kepada masyarakat.

“Sekalian survey harga juga. Dalam operasi pasar, kami jual gula lebih murah sekitar Rp 1.500 dibanding harga pasaran. Ini sebagai fungsi antisipasi dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok saar Ramadan nanti,” ujarnya. Warga Batamcenter, khususnya di sekitar pasar Mega Legenda merasa terbantu dengan adanya operasi pasar tersebut. “Syukurlah ada operasi pasar ini. Bisa beli beras hanya Rp 79 ribu per 10 kilogram. Biasanya belinya 130 ribu per 10 kilonya. Makanya mumpung ada, beli 10 kilo beras, dan dua kilo gula. Hematlah,” ujar Ika, warga perumahan Puri Legenda. Ditanya mengenai kualitas beras, dia belum bisa memastikan. Soalnya baru beli sembako tersebut di hari kedua. “Belum coba. Tapi yang namanya beras, sama sajalah rasanya setelah jadi nasi,” ujarnya.(rm/bt)

31.000 Pelajar Batam Terima Kartu Indonesia Pintar

RIBUAN Pelajar di Batam menerima Kartu Indonesia Pintar dari pemerintah

BATAM, RAKYAT MEDIASebanyak 31.000 pelajar di Kota Batam, Kepulauan Riau, direncanakan menerima bantuan dana pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang digagas Presiden Joko Widodo.”Datanya, 31.000 anak di seluruh Batam yang akan

menerima KIP,” kata kepala Bagian Humas Pemkot Batam Ardiwinata, belum lama ini kepada wartawan. Sesuai dengan aturan pemerintah, siswa SD/sederajat menerima bantuan KIP sebesar Rp225 ribu, siswa SMP/sederajat Rp375 ribu dan siswa

SMA/sederajat Rp500 ribu per semester. Ia mengatakan, KIP dibagikan secara bertahap di tiap kecamatan dan dimulai Selasa (31/5/2016) pekan lalu. Tahap pertama, KIP diberikan untuk 14.177 anak sekolah yang tinggal di empat kecamatan yaitu 2.728 anak Kecamatan Batuaji, 5.611 anak Sagulung, 3.608 anak Sei Beduk, dan 2.630 anak Sekupang. Tahap kedua, KIP diberikan untuk anak yang tinggal di Kecamatan Batuampar, Bengkong, Batam Kota, Lubuk Baja dan Nongsa. Saat memberikan KIP secara simbolis, Wali Kota Muhammad Rudi menyatakan bantuan pemerintah itu bertujuan meringankan beban orang tua dalam menyekolahkan anaknya.

Bantuan dari pemerintah pusat itu bisa digunakan membeli buku atau perlengkapan sekolah lainnya.”Kalau dana BOS, bukunya tidak bisa dibawa pulang. Kalau ini bisa digunakan untuk di rumah karena hibah sepenuhnya,” kata Rudi. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota mengingatkan kini program wajib belajar tidak lagi 9 tahun, melainkan sudah 12 tahun. Artinya anak Indonesia wajib mengenyam pendidikan minimal hingga tamat SMA/ sederajat. “Oleh karena itu, mulai tahun ini, tidak boleh ada lagi pungutan uang komite di seluruh Kota Batam. Mulai Juli, yang negeri tidak boleh lagi ada pungutan. Ini program kami pemerintah daerah,” kata dia. (rm/ant)

Polda Kepri Tangkap Kontraktor Kasus Korupsi Alat Laboratorium BATAM, RAKAYAT MEDIADirektorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri menangkap Rn, Direktur PT Cakrayuda yang sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratorium uji BP Batam dengan kerugian negara sekitar Rp600 juta. “Rn sudah kami tangkap Sabtu (28/5/2016) pekan lalu di Bandung. Saat ini tengah menjalani pemeriksaan selaku tersangka,” kata Kasubdit Tipikor Polda Kepri AKBP Arif Budiman di

Batam. Sebelumnya, Polda menetapkan pejabat BP Batam, HP selaku tersangka dalam kasus tersebut. Kasus HP sudah dinyatakan P-21 oleh Kejati Kepri.”Sebelum dibawa ke Batam sempat kami titipkan satu malam pada pihak kepolisian di Bandung. Saat ini tersangka sudah berada di Batam,” kata dia. Rn sudah lama ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tersebut. Namun saat mengetahui sudah menjadi tersangka, Rn melarikan diri sebelum akhirnya bisa

ditangkap.”Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan guna pendalaman atas kasus itu. Rn selaku penyedia peralatan uji di Laboratorium BP Batam,” kata dia. Arif mengatakan, Rn bersekongkol dengan pejabat BP Batam sehingga bisa memenangkan tender dengan pagu anggaran Rp3,4 miliar tersebut pada 2012. ”Karena sekongkol makanya Rn menang lelang. Setelah menang barang-barang yang diadakan oleh Rn tidak sesuai dengan klasifikasi pada kontrak,” kata Arif.

BP Batam mengadakan alat uji tersebut setelah Kementerian Perindustrian melarang produk mainan impor masuk ke Batam tanpa label SNI yang diberlakukan mulai pertengahan 2014. Alat tersebut bisa digunakan untuk uji sampel yang selanjutnya diajukan ke Lembaga Sertifikasi Produk (LSpro) untuk diberikan SPPT SNI. Setelah memiliki laboratorium, BP Batam terus melakukan sosialisasi pada perusahaan-perusahaan yang ada di kota industri itu CMYK

agar melakukan pengujian material ataupun produk di laboratorium BP Batam. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto mengingatkan pejabat di Kepri tidak main-main dengan menggunakan dana negara untuk keuntungan pribadi atau golongan tertentu.”Kami tidak akan segan-segan terhadap perilaku korup pejabat. Jadi jangan coba-coba untuk menggunakan uang negara tidak sesuai ketentuan. Kami akan usut tuntas,” kata dia.(rm/ant).

KANTOR Mapolda Kepri di Nongsa


CMYK

3

Jumat, 3 - 13 JUNI 2016 - MINGGU- I

DAERAH

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Camat Batuampar Drs.Leo Putra

Raih Prestasi Peroleh Tiga Piala Bergilir Tingkat Kota Batam BATAM, RAKYAT MEDIA-Meski nama Kecamatan Batuampar tidak begitu menonjol dibanding Kecamatan lain di Kota Batam, namun Kecamatan yang dipimpin Drs.Leo Putra ini tak bisa dipandang sebelah mata. Selama 2,5 tahun menjabat sebagai Camat Batuampar sejumlah prestasi telah diukir, dan semua itu bisa dilakukan tidak lain berkat kerja keras serta dukungan seluruh masyarakat. Selama dua setengah tahun ini Kecamatan Batuampar, meraih prestasi dan piala bergilir dari sejumlah perlombaan di tingkat Kota Batam. Salah satu prestasi yang sangat membanggakan diraih Kecamatan Batuampar adalah meraih juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXVIII tahun 2016 tingkat Kota Batam. Keberhasilan tersebut diraih setelah kafilah Batu Ampar men-

goleksi 14 prestasi sebagai peserta terbaik pertama di beberapa kategori dari cabang yang diperlombakan. Sedangkan, kafilah terbaik kedua jatuh pada Kecamatan Sagulung, dan disusul Kecamatan Sekupang sebagai kafilah terbaik ke-3. Camat Batu Ampar, Leo Putra, kepada media ini Selasa (31/5/ 2016) mengatakan, bahwa kafilah Kecamatan Batuampar meraih prestasi dan berhasil menyabet gelar juara umum pada MTQ tahun ini. Menurutnya gelar ini untuk kedua kalinya, tahun sebelumnya juga Kecamatan Batuampar dinobatkan sebagai juara umum STQ. Yang jelas kami bersyukur kepada Allah, Alhamdulillah bisa jadi yang terbaik. Ini berkat kerja sama seluruh yang ada di Batu Ampar, tokoh masyarakat, LPTQ (Batu Ampar), dan seluruh madrasah-

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Akta Notaris No.179 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI AHU-10-04744/2014, Tanggal 5 Maret 2014 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wakll Pemimpin Redaksi Boy Hendri.SH Sekretaris Redaksi Marlina Redaksi Pelaksana Andi Setiawan.Amd Redaktur Hadi Sucipto, Gunawan, Iqbal Ramadan, Abdul Haris.SH, Winarto Liputan Batam Iqbal Ramadhan, Bahtiar, Ferianda, Robby.N Divisi Iklan Hermawan, Bahtiar Divisi Pemasaran Johar Munik (Kepala), Bahtiar Dewan Redaksi Mawardi. M, Marzuki. SE, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadory Penasehat Hukum Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE, Mahyuddin Liputan Jabodetabek Bintang Partogi Sianturi, Zulfikar Mykel Meidy Egeten, Darmawan, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Sofian (Kepala), Dedi Topan SH, Rusli P Perwakilan Sumatera Barat Amina Zalani Perwakilan Provinsi Riau Effendi Basri, Abd Muin Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo Biro Kota Tanjungpinang Anton (Kepala), Tio Imando BiroKabupaten Bintan Anton (Kepala), Herman, Suratman Biro Kabupaten Natuna Naidiran, Herianto, Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Selamat Riadi (Kepala Biro) Biro Kabupaten Anambas Romi (Kepala Biro), Mulyadi, Nurdin Biro Kabupaten Deli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro Kabupaten Kampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Meranti Ibrahim (Kepala Biro), Syarifuddin, Sofian Idrus Lay Out Wandi Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529

Dicetak Oleh PT Media Cetak Batam Jln: Tenggiri Tj Sengkuang, Batu Ampar Batam 0778 - 4100200, FAX 0778 - 4100205, Kode Pos 29452 Perwakilan Jakarta Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Kode Pos 16411. Rekening : Bangk BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No. Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Redaksi Email rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers.co.id

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun menyerahkan PIALA bergilir dua tahun berturut turut dibonyong Piala bergilir juara umum MTQ tingkat Kota batam Kecamatan Batuampar kepada Camat Batuampar Drs.Leo Putra madrasah di Batu Ampar. Pokoknya ini berkat adanya kebersamaan sehingga dapat hasil yang terbaik,” kata Leo Putra. Sementara penyerahan piala bergilir MTQ ke-XXVIII tingkat Kota Batam, kepada Kecamatan Batuampar sebagai juara umum MTQ tahun 2016 tingkat Kota Batam pada malam penutupan langsung diserahkan oleh Gubernur Kepri DR.Nurdin Basirun S.Sos.Msi kepada Camat Batuampar Drs.Leo Putra, yang disaksikan Walikota Bhatam Muhammad Rudi dan Wakil Walikita Batam Amsakar Ahmad. Dalam mengejar prestasi yang membanggakan tersebut, Kecamatan Batuampar tidak hanya sebagai peraih Juara umum MTQ

Tingkat Kota Batam. Sebelumnya pada tahun 2014 juga Kecamatan Batuampar pernah meraih prestasi keluar sebagai juara umum STQ tingkat Kota Batam Sedangkan, pada tahun 2013 Kecamatan Batuampar juga pernah meraih prestasi tertinggi pada lomba Pekan olahraga Kota (Perkot) se Kota Batam yang di ikuti 25 cabang dari 200 peserta. ”Pihaknya berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan pada tahun mendatang dengan menjaga kekompakan baik antar aparatur pemerintahan maupun dengan masyarakat Kecamatan Batuampar,” kata Leo Putra, sembari memperlihatkan sejumlah piala bergilir yang diraih Kecamatan Batuampar kepada media ini. (rm/mawardi).

TENTARA Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI)-AL sedang memeriksa kapal

Camat Batu Ampar Drs.Leo Putra

KAPAL Tug Boat yang pernah diamanakan TNI AL Lanal Batam

Danlanal Batam Kolonel Laut R Eko Suyatno :

DUA TAHUN TUGAS DI BATAM, UNGKAP 11 KASUS KEJAHATAN DI LAUT BATAM, RAKYAT MEDIA-Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut tugas pokoknya (Topoksinya) tak hanya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tetapi TNI AL juga melakukan tugas keamanan diwilayah perairan Indonesia dari berbagai tindak kejahatan, perompakan di laut, penyeludupan maupun pencurian ikan yang dilakukan oleh kapal asing di Perairan Indonesia. Seperti yang dilakukan Tim WFQR IV Lanal Batam mengamankan dua kapal bermuatan beras dan gula dikawasan perairan pulau Nipah Batam, belum lama ini. Penangkapan kedua kapal KM Aripin Jaya dan KM Sejahtera III tersebut dilakukan karena barang yang mereka bawa tidak dilengkapi surat saat diperiksa petugas. Danlanal Batam Kolonel (P) R Eko Suyatno SE.MM, dalam bincang bincang dengan Pemimpin Redaksi Koran Umum Rakyat Media, Selasa (31/ 5/2016) mengatakan kapal tersebut berangkat dari Singapura menuju Tanjungbalai Karimun. Setiba di Pulau Nipah dihentikan oleh anggota Lanal yang sedang berpatroli di Laut.”Saat diperiksa mereka tidak bisa memperlihatkan izin dan dokumennya. Maka kapal dan ABK nya kita amankan,”kata Eko. Lebih jauh Eko menjelaskan, dari dua kapal tersebut, disita 1.000 karung gula pasir dan 1.000karung beras,”Barang tangkapan tersebut sudah kita serahkan kepada Bea dan Cukai, sementara untuk pelanggaran pelayarannya sedang kita proses untuk dilanjutkan kepada Kejaksaan. Tahun ini sudah ada 11 kasus yang kita tangani, tapi lebih banyak tahun lalu yang sudah menjadi kekutan hukum ada 6 kasus rata rata divonis 6 sampai 8 tahun penjara. Bahkan, ter-

Danlanal Batam Kolonel R Eko Suyatno SE.MM akhir pihaknya menangkap warga negara Malaysia,”ujar Eko. Menurut Eko, sebenarnya warga malaysia ini terlibat perompakan, setelah pihaknya melakukan koordinasi dengan PDRM ternyata benar warga Malaysia ini melakukan tindak kejahatan. Setelah itu, memberikan keterangan langsung ditahan,”Sebelum ditahan kita lakukan koordinasi dengan pihak Kejaksaan dan sekarang sudah P.21,”kata Eko. Dikatakan Eko, maraknya tidak kejahatan penyeludupan di perairan daerah ini sangat berpengaruh terhadap pluktuasi kesetabilan harga bahan pokok di daerah ini. Menurutnya, saat ini harga sebilan bahan pokok di Batam cukup tinggi, maka pemerintah melakukan operasi pasar supaya harga di pasaransetabil. “Makanya Kita tinggal lihat dari Gubernur bagaimana, kalau Gubernur membuat suatu kebijakan kita sikapi, ini sekarang sedang ditunggu Danlatamal dan Danrem, setelah ini Gubernur membuat secara global di Ke-

pri, dari Kepri ada dua kawasan, Batam, Pinang dan Karimun, bagaimana tentunya masing masing pemerintah daerah melaporkan, harga kesetabilan kita di kota Batam selalu membuat evaluasi dan fluktuasi daerah yang dipimpin oleh BI, disitu dipaparkan bahwa harga sembako meningkat,”ungkapnya. Ketika disinggung terkait penyerangan Bea Cukai belum lama ini, Danlanal yang cukup dekat dengan wartawan ini menanggapi kasus tersebut mengatakan, bahwa soal penanganan pencegahan penyeludupan di laut Bea Cukai dan TNI AL mungkin berbeda caranya, kenapa masyarakat bisa begitu, karena sulitnya pekerjaan. Nahkita harus intropeksi diri, kenapaorang berani seperti itu, tentu ada yang salah, tapi kalau kita melaksanakan tugas konsisten sesuai topoksikita saya kira tak ada masalah. “Sekarang gak ada yang bisa menopoli, semua orang mau cari makan, namun masalah itu kembali lagi ke-

manusianya, tapi kalau manusianya tidak mempunyai rasa sukur yang terjadi demikian. Namun demikian, kita juga nggak bisa menjastifikasi, dan menghukum Bea Cukai melakukan hal itu. Bea Cukai juga bertindak demikian, karena itu topoksinya Bea Cukai,”terang R Eko Suyatno Danlanal Batam mengakhiri keterangannya. Selain menangakap dua kapal penyeledupan sombako, Pangkalan TNI AL (Lanal) Batam juga pernah mengamankan dua Tug Boat berbendera Indonesia di perairan Tanjung Sengkuang Batam. Ketika sedang menggandeng tongkang yang mengangkut pasir kali. Penangkapan dilakukan Patkamla Sea Rider 2, Tug Boat TB.SDS 28 yang menarik TK.OV 1 bermuatan pasir dari Negara Malaysia, ditangkap Patkamla Sea Rider 2. Kapal tersebut memiliki awak delapan orang. “Kapal akan melakukan pelayaran dari negara Malaysia ke Singapura. Namun sebelum masuk ke Singapura, ternyata masuk ke wilayah perairan Indonesia, sehingga kapal berikut tongkang diperiksa berdasarkan aturan hukum negara Indonesia,”kata Danlanal Batam, Kolonel Laut (P) Ribut Eko Suyatno. Kapal kedua yang ditangkap, adalah TB.Buana Bravo yang menarik tongkang TK. Buana Ocean 14, dengan delapan awak kapal dihari yang sama sekitar pukul 6.55 WIB. Dari pemeriksaan terhadap dua kapal didapat adanya bukti bahwa mereka melakukan pelanggaran ketentuan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. “Kapal tidak memiliki dokumen berlayar atau sudah tidak berlaku. Nahkoda dan ABK juga tidak terdaftar dalam buku sijil serta muatanya ilegal,” jelasnya.(rm/mawardi)


CMYK

GALERI FOTO

Website: www.rakyatmediapers.co.id

UNSUR pimpinan DPRD Kepri menyerahkan rekomendasi Pansus Laporan Keterangan Pertangungjawaban (LKPj) APBD 2015 kepada Plt Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

Jumat, 3 - 13 JUNI 2016 - MINGGU- I

4

KETUA DPRD Kepri Bersalaman dengan Gubernur Kepri Nurdin Basirun

RAPAT PARIPURNA LKPJ PANSUS DPRD KEPRI

SIRAJUDDIN Nur menyampaikan laporan hasil pembahasan melalui Pansus DPRD terhadap LKPJ anggaran 2014 yang dilaksanakan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri PANITIA Khusus (Pansus) DPRD Kepri untuk Laporan Keterangan Pertangungjawaban (LKPj) APBD 2015, meminta Plt Gubernur Provinsi Kepri, melakukan evaluasi dan penggantian SDM di sejumlah SKPD di Provinsi Kepri lantaran indikator kinerja banyak yang tidak tercapai. Hal itu dikatakan Ketua Pansus LKPj APBD 2015 DPRD Kepri, Sirajudin Nur, dalam Rapat Paripurna Laporan Akhir Pansus Atas LKPJ Gubernur Kepri, di DPRD Kepri, Senin (23/5/2016). Dalam rekomendasi dan catatan strategisnya, Sirajudin mengatakan, dari rapat dan evaluasi kinerja pansus terhadap capaian target indikator pembangunan pada masing-masing SKPD, hanya sebagian yang dapat dicapai dan dikerjakan sejumlah SKPD. Bahkan, sebagaian SKPD sama-sekali tidak memiliki indikator kinerja sehingga tidak dapat dinilai dan dievaluasi pansus. Pansus DPRD Kepri juga menyoroti tidak tercapainya realiasi target penerimaan daerah ?yang sebelumnya diproyeksikan Rp2,7 miliar. Demikian, juga penerimaan pajak, dan realisasi distribusi, hingga gambaran fiskal keuangan APBD Kepri 2015 masih banyak bergantung pada APBN. "Atas dasar itu, Kami memberikan rekomendasi dan catatan strategis pada Plt Gubernur Provinsi Kepri, agar mengevaluasi Kinerja DPPKAD, Bappeda, serta Penatausahaan Keuangan Daer-

UNSUR pimpinan DPRD Kepri menyanyikan lagu INdonesia Raya

SIRAJUDDIN Nur menyampaikan laporan hasil pembahasan melalui Pansus DPRD terhadap LKPJ anggaran 2014 yang dilaksanakan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri

SIRAJUDDIN Nur Bersalaman dengan Ketua DPRD Provinsi kepri Jumaga Nadeak

SEJUMLAH SKPD

ah," ujarnya. Demikian juga indikator penyelenggaraan urusan desentralisasi, Pansus LKPJ DPRD mendapati tidak semua indikator aspek kinerja yang disajikan sesuai dengan tujuan indikator Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Rencana Kinerja Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sehingga pansus tidak dapat melakukukan penilaian. Di sektor urusan wajib daerah, pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan umum, pansus juga menyoroti belum seluruhnya indikator pembangunan yang tercapai dan dari 44 indikator pembangunan pendidikan Provinsi Kepri, baru 33 indikator yang tercapai, sementara 11 indikator lainnya, tidak tercapai. "Kepada Gubernur Kepri, Pansus LKPJ merekomendasikan, agar mengevaluasi kinerja Pendidikan, dan merekomendasikan, agar fokus pada pembangunan sarana, peningkatan SDM, dan penyebaran tenaga pendidik, serta pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan pada siswa didik yang berprestasi serta yang tidak mampu," kata Sirajudin. "Urusan kesehatan, kami juga menemukan 25 dari 45 indikator pembangunan kesehatan yang tidak tercapai. Pekerjaan umum yang sebelumnya dititikberatkan pada sektor pembangunan infrastruktur, dan konektivitas, juga belum seluruhnya tercapai, khususnya pada pembangunan sarana jalan dan jembatan," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Sirajudin memberikan catatan dan rekomendasi pada Gubernur Kepri, agar dapat memperjelas serta menyelesaikan kontrak kerja penambahan waktu dalam pembangunan Jembatan Dompak, sehingga kepastiannya dapat diketahui. Selain itu, pansus juga merekomendasikan pada Gubernur, pembangunan, dapat disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Menengah Daerah, sesuai dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur. Di SKPD Koperasi dan UKM, Sirajudin mengatakandari 13 indikator pembangunan yang direncanakan, hanya 8 indikator yang tercapai. "Laporan Dinas Koperasi dan UKM yang disajikan, banyak yang tidak dapat dipertangungjawabkan karena datanya tidak valid, sehingga tidak dapat dilakukan penilaian," sebutnya. Atas dasar itu, pansus merekomendasikan pada Gubernur Kepri, ?agar melakukan evaluasi menyeluruh di Dinas Koperasi dan UKM, khusunya SDM yang menangani, karena tidak mampu mencapai indikator kinerja dengan baik. "Penempatan SDM dan aparatur yang tepat terhadap orang yang mengerti dan memahami tupoksinya, merupakan hal yang krusial yang harus dilakukan, khususnya dalam menghadapai MEA," ujarnya. Demikian juga Urusan Penanaman Modal, dari 8 indikator kinerja pembangunan, hanya 6 indikator yang tercapai. Dalam SDM Dinas Penanaman Modal dan PTSP ini, pansus juga menyatakan, terdapat penyimpangan yang sangat besar, sehingga sejumlah personel SKPD di dalamnya tidak bisa diharapkan dalam peningkatan kinerja. "Urusan kebudayaan, tidak ada indikator pembangunan, kendati Dinas Kebudayaan di Kepri ini menghabiskan dana Rp5,9 miliar di APBD 2015. Atas dasar itu kami merekomendasikan pada Gubernur, agar dalam RPJMD mendatang, sejumlah indikator kinerja masing-masing SKPD ini, dapat dilaksanakn sehingga kinerjanya dapat diukur dan dievaluasi," pungkasnya. Dari sejumlah catatan dan rekomendasi Pansus DPRD Kepri terhadap LKPJ APBD 2015 itu, selanjutnya Paripurna DPRD mengesahkan menjadi Keputusan Paripurna dan diserahkan pada Plt. Gubernur Kepri, Nurdin Basirun sebagai masukan dan evaluasi. (ist)

ANGGOTA DPRD

ANGGOTA DPRD menyanyikan Lagu Indonesia raya

CMYK


CMYK

5

Jumat, 3 - 13 JUNI 2016 - MINGGU- I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

GALERI FOTO

PRESIDEN JOKO WIDODO LANTIK GUBERNUR KEPRI H NURDIN BASIRUN

NURDIN Basirun mendapat ucapan selama t dari Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (25/5) sore.

GUBERNUR KEPRI, H Nurdin Basirun bersama istri berfoto bersama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Negara, Rabu (25/5) sore.

NURDIN Basirun resmi menjadi Gubernur Kepri setelah dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (25/5) sore. Setelah dilantik, Gubernur Kepri itu langsung menyatakan tekadnya siap bekerja keras untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kepri. Tekad ini hanya bisa dilakukan dengan terus mendekatkan diri dengan rakyat, menjemput masalah dan mengurainya. “Kita harus kerja keras, apalagi sudah dapat pesan dari Presiden,� kata Nurdin Basirun, sesaat setelah selesai prosesi pelantikan dirinya sebagai Gubernur Kepri. Nurdin dilantik bersama tiga gubernur dan dua wakil gubernur. Tiga Gubernur itu yakni Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran. Adapun dua wakil Gubernur yang dilantik, yakni Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib Said Ismail dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Paduka Paku Alam X. Pelantikan Gubernur Kepri dilaksanakan pada pukul 15.30 WIB. Namun prosesi dimulai sejam sebelumnya. Gubernur Nurdin Basirun sudah hadir di Istana Negara sejak pukul 13.00 WIB. Ini merupakan kali kedua Nurdin dilantik di Istana oleh Presiden Jokowi, setelah sebelumnya dilantik sebagai Wakil Gubernur pada Februari lalu. Menurut Presiden Jokowi, gubernur merupakan ujung tombak keberhasilan program-program prioritas nasional. Untuk itu, Presiden meminta untuk memastikan program-program prioritas nasional, termasuk kebijakan deregulasi, debirokratisasi yang telah dikeluarkan pemerintah bisa berjalan seefektif mungkin sampai ke daerah. Presien juga meminta mereka juga melakukan reformasi birokrasi dan anggaran publik secara fundamental, memperbaiki sistem tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan inovasi pelayanan publik. Dengan itu, pemerintah selalu terasa kehadirannya di tengah masyarakat. (net)

H NURDIN Basirun resmi menjadi Gubernur Kepri setelah dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (25/5) sore.

NURDIN Basirun menerima SK sebagai Gubernur Kepri dari Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (25/5) sore.

NURDIN Basirun bersama istri mendapat ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo usai pelantikan di Istana Negara, Rabu (25/5) sore.

NURDIN Basirun dan Presiden Joko Widodo menandatangani naskah pelantikan di Istana Negara, Rabu (25/5) sore.

NURDIN Basirun mengikuti proses memasuki Istana berma Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla di Istana Negara, Rabu (25/5) sore.

NURDIN Basirun dan pejabat lain mendengarkan sambutan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (25/5) sore.

NURDIN Basirun bersama ibunda, istri dan keluarga berfoto di Istana Negara, Rabu (25/5) sore.

NURDIN Basirun bersalaman dengan Presiden Joko Widodo usai pelantikan GUBERNUR KEPRI NURDIN Basirun berfoto bersama Mendagri Tjahjo di Istana Negara, Rabu (25/5) sore. Kumolo usai pelantikan di Istana Negara, Rabu (25/5) sore.


CMYK

GALERI FOTO

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Jumat, 3 - 13 JUNI 2016 - MINGGU- I

6

LIS DARMANSYAH RESMIKAN PELAYANAN BUS PERINTIS TRAYEK, TANJUNGPINANG-TANJUNG UBAN-TANJUNG BERAKIT DINAS Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Tanjungpinang mengadakan acara peresmian pelayanan opersaional bus perintis menuju Tanjung Uban dan Tanjung Berakit. Acara ini diresmikan secara langsung oleh Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah,SH. Sabtu, (30/04/ 2016). “Saya cukup ikut antusias akan meresmikan trayek lintas kota dan kabupaten ini, semata-mata demi masyarakat Kota Tanjungpinang dapat melakukan mobilitasnya dan selalu terbantu akan fasilitas ini,”ujar Lis saat meresmikan trayek damri, di Terminal Sei Carang,sekitar pukul 11.00 WIB. Lis juga menganjur dan menyarankan masyarakat Kota Tanjungpinang untuk menggunakan jasa yang sudah disediakan oleh Dishubkominfo Kota Tanjungpinang, dan menyatakan bahwa trayek ini akan lebih efisien dan murah dari pada menggunakan kendaraan sendiri. “Semoga masyarakat terus menggunakan jasa yang disediakan oleh

Dishub, biayanya jauh lebih murah, untuk dewasa Rp 14.000,- dan anakanak Rp 7.000,- untuk rute Tanjungpinang ke Tanjung berakit, dan dewasa Rp 10.000,- dan anak-anak Rp 5.000,- untuk rute Tanjungpinang ke Tanjung Berakit,pastinya terjangkau,” paparnya Lis juga mengatakan akan mengusahakan bus perintis dari Tanjungpinang menuju Kampung Bugis dan Senggarang, namun untuk saat ini sedang diusahakan oleh pemerintah kota Tanjungpinang. “Untuk ke kampung bugis dan senggarang akan kita usahakan dengan segera, dan ini akan merubah persepsi masyarakat kita akan jauhnya mobilitas akan kita bantu sebagai mobilitasnya,” katanya. Lis berharap dengan adanya Bus Operasional jarak jauh ini akan membantu perekonomian dan tentunya untuk masyarakat Kota Tanjungpinang. “Saya cukup berharapan dengan ini masyarakat dapat terbantu secara ekonomi dan pelayanan yang selalu diharapkan oleh masyarakat kota Tanjungpinang,” tutupnya.

WALIKOTA Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah,SH Mencoba Bus Perintis Trayek, Tanjungpinang-Tanjung Uban-Tanjung Berakit

WALIKOTA Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah,SH Mencoba Bus Perintis Trayek, Tanjungpinang-Tanjung Uban-Tanjung Berakit

WALIKOTA Tanjungpinang H Lis Darmansyah, resmikan pemakaian Bus Damri dan memecah sebuah kendi ke Mobil damri

WALIKOTA Tanjungpinang H Lis Darmansyah,berfoto bersama

WALIKOTA Tanjungpinang H Lis Darmansyah memberikan kata sambutan

WALIKOTA Tanjungpinang H Lis Darmansyah, resmikan pemakaian Bus Damri dikota Tanjungpinang

WALIKOTA Tanjungpinang H Lis Darmansyah, bersalaman dengan dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang

PARA Tamu Undagan

CMYK


CMYK

7

Jumat, 3 - 13 JUNI 2016 - MINGGU- I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Anggota kafilah MTQ Karimun bersalaman dengan Bupati Aunur Rafiq, Wakil dan Sekda dalam acara pelepasan di rumah dinas Bupati,

GALERI FOTO

BUPATI karimun Aunur rafiq Saat menghadiri Acara MTQ Ke VI Provinsi kepri di tanjungpinang

Aunur Rafiq Dan Anwar Hasyim Lepas Kafilah MTQ ke Tanjungpinang SEBANYAK 84 orang anggota kafilah Kabupaten Karimun dilepas secara resmi untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VI tingkat Provinsi Kepri di Tanjungpinang, Jumat (20/5/2016) pagi. Dari ke 84 orang itu, sebanyak 44 orang di antaranya sebagai peserta yang akan bertanding, sisanya 40 orang lainnya adalah ofisial dan pendamping. Pada MTQ kali ini Kabupaten Karimun menurunkan qori dan qoriah di seluruh cabang yang diperlombakan. Kafilah dilepas langsung Bupati Karimun, Aunur Rafiq,

didampingi Wakil Bupati, Anwar Hasyim dan Sekda Karimun TS Arief Fadillah di rumah dinas Bupati. Dalam kesempatan itu, Rafiq mengatakan meski telah menjadi juara umum tiga kali berturut-turut, namun tahun ini tidak membebankan target juara. Alasannya, defisit anggaran yang dialami Karimun membuat persiapan menghadapi MTQ tidak dapat dilakukan secara optimal. "Jika sekarang kita mampu meraih prestasi maka itu yang luar biasa. Kondisi ini bukan hanya kita saja juga dialami

Anggota kafilah MTQ Karimun bersalaman dengan Bupati Aunur Rafiq, Wakil dan Sekda dalam acara pelepasan di rumah dinas Bupati,

BUPATI Karimun Aunur Rafiq (kanan) melepas para kafilah ke Tanjungpinang

WAKIL Bupati, Anwar Hasyim menerima Telor

WAKIL Bupati, Anwar Hasyim Bersalaman dengan Gubernur Kepri Nurdin Basirun

WAKIL Bupati, Anwar Hasyim berfoto bersama dengan pejabat Kepri

WAKIL Bupati, Anwar Hasyim Bersalaman dengan Gubernur Kepri Nurdin Basirun


CMYK

GALERI FOTO

Website: www.rakyatmediapers.co.id

GUBERNUR Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun Berfoto bersama dengan para pemenang

Jumat, 3 - 13 JUNI 2016 - MINGGU- I

8

GUBERNUR Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun Resmi Menutup MTQ yang ke VI.

MTQ KEPRI KE-6 RESMI DITUTUP OLEH GUBERNUR KEPRI NURDIN BASIRUN MUSABAQAH Tilawatil Quran (MTQ) VI tingkat Provinsi Kepulauan Riau resmi ditutup oleh Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun, Jumat (27/5/2016) di astaka utama, Gedung Daerah, Tanjungpinang. Penutupan ditandai dengan pemukulan bedug, sama seperti saat pembukaan seminggu sebelumnya. Untuk memeriahkan penutupan MTQ VI Kepri ini, panitia memanjakan masyarakat dengan berbagai pertunjukan. Salah satunya dengan menghadirkan artis ibukota, Syahrul Gunawan. Selain itu panitia juga menghadirkan pemain biola profesional Tengku Ryo dari Deli Serdang yang merupakan cucu penyair nasional Amir Hamzah. Dalam sambutan penutupan, Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyampaikan jika selama seminggu MTQ VI Kepri dilak-

sanakan alhamdulillah berjalan lancar, dan dia berharap hal ini terjadi sampai proses pemulangan para kafilah ke daerah masing-masing. "Lebih kurang seminggu MTQ Kepri sudah dilaksanakan. Kita berharap semuanya tetap lancar, aman, tertib serta penuh kebersamaan dan kekeluargaan hingga proses pemulangan para kafilah ke daerah masing-masing," kata Nurdin. Diakui Nurdin, pada saat pembukaan ada yang janggal dengan warna pada replika perahu lancang kuning di astaka utama. Sehingga pada saat penutupan, warna kuning tersebut diganti dengan warna hijau atas saran dari ketua adat. Nurdin juga berterimakasih kepada para Dewan Hakim yang sudah bekerja dengan serius dan profesional selama jalannya MTQ Kepri ke-6 ini. Sehingga

menghasilkan para qari dan qariah yang benar-benar layak untuk menjadi juara. "Saya sempat melihat ruangan Dewan Hakim dan mereka bekerja sangat serius dan sangat profesional. Dari tangan merekalah akan lahir para juara qari dan qariah. Tidak hanya di Kepri, tapi juara nasional di Lombok nanti," kata Nurdin. Nurdin juga kembali mengajak masyarakat Kepri bermimpi, yakni merencanakan untuk mewisuda 1000 hafiz dan hafizah beberapa tahun kedepan. Hal ini sebagai bukti bahwa Alquran memang telah dijadikan dasar pembangunan di Kepulauan Riau. "Mimpi ini bukan tanpa alasan. Ketika Kepri menjadikan Alquran sebagai dasar pembangunan. Saya ingin suatu saat mewisuda 1000 hafiz dan hafizah. Dan inilah cara kita membumikan Alquran di Kepulauan Riau," tutup Nurdin.(hms)

GUBERNUR Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun memberikan Piala Bergilir ke Walikota Batam Rudi SE

GUBERNUR Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun Berja;an menuruni pentas. GUBERNUR Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun berbincang dengan Para Pemenang MTQ Kepri ke VI

PENUTUPAN MTQ Ke VI di tanjungpinang degan berbagai macam acara

GUBERNUR Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun Menyalami Para Pemenang MTQ Kepri ke VI

ISTRI TERCINTA Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun Menyalami Para Pemenang MTQ Kepri ke VI

CMYK

SEKDA KEPRI Menyalami Para Pemenang MTQ Kepri ke VI yang di adakan di Tanjungpinang.

GUBERNUR Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun Menyalami Para Pemenang MTQ Kepri ke VI


CMYK

9

Jumat, 3 - 13 JUNI 2016 - MINGGU- I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

NASIONAL

Ratusan Bidan PTT Mengeluh :

Pungutan Liar Merajalela di Dinas Kesehatan Langkat KANTOR Kejaksaan Tinggi Sumut Jalan A.H Nasution No.1C Medan

Kejati Sumut Tangkap Pejabat PTKI Medan MEDAN, RAKYAT MEDIA-Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menahan tiga tersangka kasus korupsi pembangunan pabrik mini kelapa sawit dan alat laboratorium di Pendidikan Tinggi Kimia Industri Medan, senilai Rp5,6 miliar tahun anggaran 2013. “Ketiga tersangka itu, yakni HSB, Pejabat Pembuat Komitmen pada Pendidikan Tinggi Kimia Industri (PTKI) Medan, Ir ZH, Direktur Ganeshatama Prasetya, dan Drs MS, Direktur CV Juma Purba,” ujar Kasi Penkum Kejati Sumut, Bobbi Sandri kepada wartawan, Rabu (1/6/2016) di Medan Ia menjelaskan, ketiga tersangka itu, sempat menjalani pemeriksaan selama beberapa jam di sebuah ruangan pidana khusus (Pidsus) Kejati Sumut. Kemudian, menurut dia, dilakukan pemeriksaan kesehatan dan ketiganya langsung digiring petugas Kejati Sumut ke sebuah mobil untuk dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjung Gusta Medan.”Penahanan ketiga tersangka itu, dikarenakan dianggap kurang kooperatif memberikan keterangan kepada penyidik Kejati Sumut,” ujar Bobbi. Bahkan, ketika tim penyidik melakukan penggeledahan di kantor PTKI Medan beberapa waktu lalu, tersangka tidak mau menyerahkan sejumlah dokumen pertanggungjawaban dalam proyek tersebut.”Penyidik Kejati Sumut menetapkan ketiga orang itu, menjadi tersangka pada tanggal 13 April 2016,” ucapnya. Ketika ditanyakan kerugian negara atas korupsi PTKI Medan, Bobbi mengatakan, masih menunggu hasil audit dari BPKP.”Namun, hasil perkiraan sementara yang dilakukan Kejati Sumut, bahwa kerugian negara sekitar Rp2 miliar dari nilai keseluruhan mencapai Rp5,6 miliar,” kata juru bicara Kejati Sumut. Kemudian, petugas juga menahan 4 pekerja gudang yakni Bambang Citrawan, Sugianto, Dedi Iswanto dan Eka Januari, yang masing-masing telah dihukum 1 tahun penjara. “Pasca penggerebekan itu, Siedong melarikan diri dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Setelah 2 tahun pencarian, tersangka berhasil ditangkap,”kata Bambang. Terkait kasus tersebut, Siedong dijerat Pasal 60 ayat (1) f / Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 1992, dan Pasal 480 Juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp250 juta. (rm/supriadi).

LANGKAT, RAKYAT-Sejumlah LSM di Langkat mendesak aparat hukum di Langkat melakukan pengusutan terhadap praktik pungutan liar ( Pungli ) kepada ratusan Bidan PTT ( Pegawai Tidak Tetap ) yang bertugas di Kabupaten Langkat. Pungli dengan dalih untuk biaya pengurusan jadi PNS sebesar Rp50 hingga Rp70 ribu per orang setiap bulan dilakukan oknum pegawai bagian Umum Dinkes langkat berinisial Mar. Salah satu LSM mengungkapkan kepada Wartawan, belum lama ini di Stabat, hasil laporan yang mereka terima, ratusan Bidan PTT di Langkat menjadi korban pungli. Menurutnya, setiap bulan Bidan PTT tersebut menyetorkan uang kepada seorang oknum Mar yang bertugas sebagai PNS di Bagian Umum Dinas Kesehatan Langkat,. Dari hasil pungutan liar itu, oknum Mar bisa mengumpulkan dana pungli tersebut Rp. 600 ribu sampai sampai Rp. 1 juta per tahun. Sayangnya, beberapa kali ketika hendak dikonfirmasi Mar selalu mengelak, terahir oknum Mar pergi ke Propinsi dan keluar kantor, kata seorang rekannya yang juga sebagai Bendahara terhadap Bidan PTT tersebut, namun sempat tercetus bahwa dirinya selaku Bendahara tidak tahumenahu karena tidak memegang uang, ungkapnya sembari keluar ruangan dan menghilang, sehingga menimbulkan kecurigaan dan keanehan. Sementara Plt Bagian Umum Dinkes Langkat H. Supardi selaku atasan oknum Mar, ketika ditemui di

KANTOR Dinas Kesehatan Kabupaten Langkkat di Stabat

ruang kerjanya, mengatakan oknum Mar tidak bisa ditemui karena sedang hamil. Dan mengakui adanya pungutan setiap bulannya terhadap Bidan PTT tersebut, antara Rp. 50 ribu s/d Rp. 70 ribu per orang, dan yang menyetorkan uangnya hanya sekitar 60 % saja dari sekitar 400-an orang tenaga PTT tersebut. Dan menurutnya, uang tersebut digunakan untuk membantu urusan proses pencairan gaji dan sebagainya mela-

lui Internet ( Online ), dan ditangani langsung oleh oknum Mar, akunya. Informasi dihimpun media ini mengungkapkan, maraknya aksi pungli terhadap Bidan PTT di Dinas Kesehatan kabupaten Langkat, disebutkan karena berbagai alasan untuk biaya urusan memperjuangkan para Bidan PTT menjadi PNS, termasuk menggegas aksi unjuk rasa di Jakarta. Aneh, Mar yang bertugas sebagai Staf di Bagian Umum Din-

kes Langkat justru mengelak, bahwa uang yang ia terima bukan dari hasil pungli Bidan PTT, tetapi dari Kordinator lapangan. Wartawan Koran Umum Rakyat Media yang bertugas di Stabat beberapa kali ingin konfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat dr. Sadikun Winoto, hingga berita ini dimuat belum berhasil menemuinya, karena Kadinkes Langkat ini jarang masuk kantor. (rm/topan).

Kapolres Langkat Baru Janji Ungkap Kasus Korupsi di Langkat LANGKAT, RAKYAT MEDIA-Kepala Kepolisian Resor Langkat AKBP Mulya Hakim Solichin menyatakan kesiapannya untuk mengungkap kasus dugaan korupsi di daerah itu.Hal ini diungkapkan AKBP Mulya Hakim Solichin, saat melakukan pertemuan dengan wartawan unit Polres Langkat Kamis (2/6/2016) di Stabat .”Saya memang pernah bertugas cukup lama di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sehingga sangat memahami seperti apa penanganan kasus korupsi,” katanya. Meski pernah bertugas di KPK namun dalam menangani kasus korup-

si, dibutuhkan tim penyidik untuk mengumpulkan berbagai barang bukti. Karena itu, pihaknya akan membentuk tim untuk menangani kasus korupsi jika ada ditemukan di daerah tersebut. Meski menyatakan kesiapan, tetapi AKBP Mulya Hakim belum bisa memastikan target kasus korupsi yang bisa diungkap atau diselesaikan nantinya.”Kita belum bisa menyebutkan berapa kasus korupsi yang akan diungkap, tapi berupaya mengusut kasus dugaan korupsi di Langkat bila nantinya didapat data kerugian negara,” katanya. Jika ada datanya dan ditemukan

kerugian negara, pihaknya akan mengusutnya. Namun pihaknya akan mempelajari situasi terlebih dulu karena baru menjabat.Kapolres juga mengungkapkan akan meningkatkan hubungan kemitraan dengan pers dan melakukan berbagai kerja sama yang baik untuk meningkatkan kinerja di Langkat. Kapolres juga menegaskan keseriusan dalm pemberantasan narkoba. “Mari berikan informasi yang seluasluasnya kepada aparat yang ada di berbagai polsek, termasuk polres guna memberikan yang terbaik buat bumi Langkat ini,” katanya.(rm/topan).

AKBP Mulya Hakim Solichin Kapolres Langkat yang baru


CMYK

ADVERTORIAL

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Jumat, 3 - 13 JUNI 2016 - MINGGU- I

10

KEPRI KEMBALI DAPAT PREDIKAT WAJAR ENAM TAHUN BERTURUT-TURUT BATAM, RAKYAT MEDIA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau menggelar rapat paripurna istimewa penyerahan laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas laporan keuangan Provinsi Kepri tahun anggaran 2015, Senin (30/5/2016) pekan lalu. Rapat di pimpinan langsung oleh ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak, wakil I Riski Faisal, Ketua BPK RI Harry Azhar Aziz dan hadir juga Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun. Ketua BPK RI dalam laporannya memberikan apresiasi atas pencapaian laporan keuangan wajar tanpa kecuali selama 6 tahun berturut-turut.”Untuk tahun ini provinsi kepri kembali mendapat predikat wajar tampa terkecuali,”

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun menyaksikan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak

papar Harry. Atas pencapaian tersebut Harry meminta agar Provinsi Kepri lebih meningkatkan lagi proses akuntabilitas pengolahan anggaran dengan mengadakan pelatihan terutama dalam hal penggunaan anggaran. Setelah mendengar pembacaan laporan tersebut Jumaga Nadeak, sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas pembacaan laporan tersebut.”Pencapaian laporan Keuangan wajar tanpa terkecuali selama 6 tahun berturut-turut, ini adalah berkat kerja sama yang dilakukan dengan pemerintah Provinsi Kepri dengan BPK RI ,” kata Nadeak. Turut hadir dalam rapat tersebut kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan FKPD(Forum Koordinasi Perangkat Daerah) yang ada di lingkungan Provinsi Kepri.(rm/bp)

Gubernur Kepri Nurdin Basirun Terima Delegasi Korea Ziarah ke Pulau Penyengat Gubernur Kepri Nurdin Basirun

Rencana Investasi TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Beberapa delegasi dari provinsi Geyongnagsamnangdo Korea Selatan datang ke Kepri setelah tahun lalu sempat bertemu mantan Gubernur Kepri almarhum HM Sani.Kali ini mereka bertemu Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, belum lama inidi Gedung Daerah Kota Tanjungpinang. Agenda kunjungannya masih sama seperti diusung tahun lalu yakni membangun kerja sama di bidang pariwisata.Felix Song alias Jae Sun, President Director PT Inko Batam sekaligus pendamping para delegasi tersebut mengatakan kedatangan delegasi masih berkaitan dengan kerja sama yang dijalin pada tahun lalu. Mereka ingin mempertegas perjanjian kerjasama di bidang industri pariwisata. “Kontur daerah kita hampir sama yakni terdiri dari banyak pulau. Karena itu kami datang mengundang bapak Gubernur berkunjung ke daerah kami.Kita bisa bertukar pikiran,” ungkap Felix usai mendampingi delegasi itu bertemu Nurdin. Felix mengutarakan keinginan investor Korea itu untuk menginvestasi sebuah pulau di Kepri bagi para orangorang lanjut usia.Dalam rencana, investor itu akan membangun tempat-tempat atau rumah istirahat bagi orangorang tua yang hendak menghabiskan masa tuanya dengan bepergian ke daerah-daerah wisata.”Banyak wisawatan dari Koreadatang ke Kepri. Kalau kita lihat dari data, ada sekitar 5000-6000 wisatawan dari Koreayang datang ke sini selama sebulan. Ini sangat membantu Kepri,” kata Felix. (rm/hadi).

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun lakukan Ziarah ke Penyengat

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA- Gubernur Kepri H.Nurdin Basirun melakukan ziarah ke Pulau Penyengat, Jumat (27/5/2016) pekan lalu. Ziarah dilakukan sebagai syukuran sekaligus meminta restu untuk kelancaran tugasnya dalam memimpin provinsi Kepri. Nurdin berkunjung ke pulau Penyengat bersama pemimpin Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) di Kepri, pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri Reni Yusneli, sejumlah kepala satuan ker-

ja perangkat daerah (SKPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi dan elemen masyarakat lainnya. Acara dimulai setelah shalat Jumat di Masjid Raya Sultan Riau Penyengat. Gubernur juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim dan berziarah ke makam para leluhur.Di hadapan jemaah Masjid Raya Sultan Riau Penyengat, Nurdin mengatakan dirinya sangat membutuhkan dukungan, bantuan dan berbagai partisipasi dari masyarakat untuk mewujudkan pemban-

gunan di Provinsi Kepulauan Riau. Dia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu membangun Kepri. Nurdin mengakui jabatan yang diembannya itu adalah amanah yang diberikan Allah SWT yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu dia berjanji akan menggunakan jabatan tersebut untuk mensejahterakan masyarakat Kepri. ”Mari kita bersama-sama bekerja keras, saling silaturahmi dan bersatu padu membangun Kepri.Saya selalu mengharapkan masukan, koreksi dan saran dari bapak dan ibu sekalian, “ ujar Nurdin. Dalam sambutannya itu, Nurdin juga mengajak seluruh jemaah untu menyambut bulan suci Ramadan 1437 H dengan hati yang bersih.Wujud dari persiapan menyambut bulan suci Ramadan itu bisa ditunjukkan dengan sikap saling memaafkan agar nantinya puasa yang dilaksanakan berjalan dengan baik dan diterima oleh Allah SWT.(rm/gunawan)

Pemprov Kepri Berikan Beasiswa

Bagi Warga Ingin Jadi Dokter BINTAN, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepri Nurdin Basirunberjanji Pemprov Kepriakan memberikan beasiswa khusus bagi warga Bintan dan Kepri umumnya yang ingin menjadi dokter.Janji tersebut disampaikan Nurdin di sela-sela kunjungannya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bintan di Tanjunguban, belum lama ini di Kecamatan Bintan Utara.”Nanti kita berikan beasiswa khusus pada warga Bintan, itu jika mereka mau menempu pendidikan menjadi dokter, “kata Nurdin. Janji itu diucapkan karena Nurdin melihat tenaga dokter untuk Bintan dan Kepri umumnya masih kurang.”Memang untuk dokter masih kurang, dan ini tak hanya di rumah sakit ini saja, tapi juga di rumah sakit lain,”kata Nurdin. Saat berkunjung ke RSUD Bintan, Nurdin langsung berkeliling melihat kondisi rumah sakit. Menurut Nurdin, terkait fasilitas sudah cukup.Pun dengan bentuk pelayanan rumah sakit tersebut.”Kalau pelayanan, saya lihat tadi, sudah terlihat bagus, “ujarnya. Dalam rangka meningkatkan tenaga medis profesional di kalangan dokter, Nurdin menyatakan, Pemprov Keprimembantu memberikan bea siswa khusus kepada warga Bintan dan Kepri umumnya bagi yang tertarik melanjutkan jenjang pendidikan tinggi kedokteran.(*) “Kota Tanjungpinang keluar sebagai juara umum III dengan jumlah nilai 53. Juara umum IV diraih kafilah dari Kabupaten Bintan dengan nilai 33,” kata Ketua Dewan Hakim MTQ VI Provinsi Kepri,Said Agil Husin Al-Munawwar. Agil memaparkan kafilah dari Kabupaten Lingga keluar sebagai juara umum V setelah mengumpulkan nilai 27. Peringkat VI dan VII diraih Kabupaten Natuna dengan jumlah nilai 18 dan kafilah dari Kabupaten Kepulauan Anambas dengan raihan nilai 3.(rm/di)

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun dan Bupati Bintan Apri

Gubernur Kepri Minta Even Pariwisata

JANGAN MONOTON HARUS ADA INOVASI BINTAN, RAKYAT MEDIA-Puluhan atlet usia remaja dari sejumlah negara tak mau ketinggalan dalam mengikuti even Bintan Triathlon 2016 di Lagoi Bintan. Abdul Wahab dari BRC mengatakan, ada beberapa kategori dibuka pada even tersebut. Di antaranya Sprint dan Olimpik, yang dikuti kalangan dewasa, Sabtu (28/5/2016) pekan lalu di Bintan.”Khusus kelas Kids end Youth digelar Minggu (29/5/2016) pekan lalu di Bntan,”katanya. Bintan Thriatlon 2016 ini merupakan yang ke 12 kalinya digelar. Sekitar 1400 peserta berpartisipasi, mereka berasal dari sejumlah negara, di antaranya Singapura, Inggris dan lainnya.”Pesertanya 90 persen dari luar negeri. Hanya 10 persen saja yang dari Indonesia,” kata Wahab. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kepri Nurdin Basirunsecara langsung membuka even bergensi tersebut.Ia pun mengatakan, kedepan untuk meningkatkan segmentasi pasar pariwisata di Bintan, perlu dibuat banyak inovasi. Sehingga, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara kian bertambah. Hal ini juga dapat mendongkrak hunian hotel.”Persaingan dengan negara-negara tetanga sangat ketat, karenanya perlu adanya lompatan dan inovasi agar wisatawan asing tidak jenuh. Jangan monoton evennya,” Jelasnya. (rm/feri).

Gubernur Tutup MTQ VI Kepri

Kota Batam Keluar Sebagai Juara Umum GUBERNUR Kepri menandatangi dasaksikan Presiden Jokowidodo

Setelah Dilantik, Nurdin Basirun Tinjau Pembangunan Waduk Sungai Kawal

Gubernur Kepri

Nurdin Basirun

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Kebutuhan masyarakat akan air bersih tetap menjadi prioritas Gubernur Kepri H Murdin Basirunyang baru dilantik pada Rabu (25/ 5/2016) lalu, menggantikan almarhum HM Sani.Setelah dilantik, Nurdin langsung mengecek persiapan pembangunan waduk Sungai Kawal pada Kamis (26/5/2016) pekan lalu yang pembangunannya sudah digagaskan oleh pendahulunya. Dari peninjauannya ini, Nurdin akhirnya mengetahui perkembangan pembangunan waduk tersebut. ”Pembangunan waduk Kawal saat ini sedang berada dalam tahap pengurusan administrasinya. Misalnya masalah perizinan dan kelengkapan administrasi di tingkat kabupaten hingga ke tingkat pusat. Karena sebagian wilayahnya masuk kawasan hutan lindung,” terang Nurdin. Kendatipun proses administra-

CMYK

si sedang diurus, Nurdin tetap memberikan target tersendiri terkait pembangunan waduk tersebut. Dia pun memastikan bahwa pembangunan waduk itu akan mulai dikerjakan pada akhir 2016 ini.”Saya meminta agar pembangunan waduk bisa lebih dipercepat, mengingat sampai hari ini masih banyak masyarakat belum bisa menikmati air bersih selama 24 jam setiap hari. Penyaluran air masih dilakukan secara bergiliran,” pesan Nurdin kepada Direktur PDAM Tirta Kepri Abdul Kholik. Sementara Klahalik sendiri menyanggupi permintaan Nurdin itu. Dia mengatakan akan terus bekerja untuk mendukung pembangunan waduk tersebut”Debit air di waduk Kawal ini berkisar antara 300 sampai 400 liter/detik. Adapun total anggaran yang digelontorkan untuk pembangunannya sebesar Rp 61 miliar,”kata Kholik. (rm/bp).

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VI Tingkat Provinsi Kepri berakhir dengan khidmat dan meriah, Jumat (27/5/2016) malam pekan lalu. Pelaksanaan MTQ ditutup Gubernur Kepri H Nurdin Basirun. Sebelum memukul beduk sebagai tanda berakhirnya pelaksanaan MTQ VI Provinsi Kepri, Nurdin menyampaikan sejumlah pesan terkait akan masuknya bulan suci Ramadan. Nurdin tak lupa mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggaran perayaan itu danribuan masyarakat yang hadir pada acara MTQ VI Provinsi Kepri tersebut. “Marilah kita membaca dan menghayati Al-Qur’an dalam kehidupan kita sehari-hari. Secara khusus, marilah mempersiapkan hati kita untuk menyambut bulan suci Ramadan,” pesan Nurdin kepada seluruh masyarakat Kepri. MTQ VI Provinsi Kepri yang berlangsung selama 21-27 Mei 2016 itu dimenangkan Kafilah Kota Batam.Batam keluar sebagai Juara Umum I setelah mengumpulkan nilai 138. Juara umum II diraih oleh kafilah dari Kabupaten Karimun dengan jumlah nilah sebanyak 88.(rm/mwd)

SUASANA malam penutupan MTQ VI Kepri di Tanjungpinang


CMYK

11

Jumat, 3 - 13 JUNI 2016 - MINGGU- I

Website: www.rakyatmediapers.co.id

SAMBUNGAN

PNS Pemkab Karimun Menghilang Saat Tes Urine,

Dari 150 Hanya 71 Hadir

SEKRETARIS TPID Langkat H Sutrisuanto dan Kadis Pertanian langkat H Basrah Daulay

Harga Daging di Langkat Capai Rp 110 Ribu Per Kg LANGKAT, RAKYAT MEDIA-Menjelang bulan suci Ramadhan 1437 Hijriah, harga daging sapi di pasar tradisional Kabupaten Langkat, Sumatera Utara mencapai Rp 110.000 per kg atau belum ada kenaikan. Harga daging berdasarkan hasil pantauan langsung Tim Pengendali Inflasi Daerah Langkat, kata Sekretaris Tim Pengendali Inflasi Daerah Sutrisuanto, di Stabat, Kamis. Stok daging kebutuhan menjelang Ramadhan cukup banyak dan tidak ada kekurangan, karena pasokannya melimpah dari berbagai tempat yang ada. Untuk daging sapi warga tidak perlu khawatir pasokan tetap ada setiap harinya, ucapnya. Pihaknya juga sudah meminta Dinas Peternakan setempat untuk terus melakukan antisipasi bila sewaktu-waktu daging sapi dipasaran berkurang untuk langsung di drop ke pasar dari berbagai peternak.Selain

itu pihaknya juga akan berusaha untuk terus menurunkan harga daging sapi seperti yang diinstruksikan Presiden Joko Widodo, harganya bisa mencapai Rp 80.000 per kg. Untuk harga kebutuhan pokok lainnya cukup stabil dan tidak ada kenaikan, karena pasokan mencukupi seperti harga beras kuku balam dan jongkong IR 64 Rp 10.000 per kg, gula pasir Rp 14.000 per kg, minyak goreng kemasan Rp 24.000 per dua liter. Harga ayam potomg Rp 32.000 per kg, ayam kampung Rp 45.000 per kg, cabai merah keriting Rp 34.000 per kg, cabai hijau Rp 18.000 per kg, bawang merah lokal Rp 34.000 per kg, bawang putih Rp 38.000 per kg.Hasil peninjauan ke pasar tradisional Kuala ini ketersediaan pasokan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1437 Hijriah masih dalam keadaan aman.(rm/sofian)

KPK Temukan merujuk pada paparan anggota BPK beberapa yang menemukan penyelewengan pembelian lahan untuk pembangunan rumah sakit seluas 3,7 hektar. BPK menemukan perbedaan harga NJOP pada lahan di sekitar RS Sumber Waras

Sambungan Hal. 1

yakni di Jalan Tomang Raya dengan lahan rumah sakit itu di Jalan Kyai Tapa. BPK menaksir kerugian negara mencapai Rp191 miliar. Dalam laporannya, BPK meminta Ahok untuk membatalkan pembelian. Ahok juga direkomendasi-

Lagi Dugem barang bukti sisa pil ekstasi. Berdasarkan tes urine, terbukti kalau Brigadir IN dan N positif menggunakan narkoba. Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sumut, AKBP Agus Halimudin ketika dikonfirmasi menjelaskan, awalnya mereka hendak menangkap N, yang sudah menjadi TO. Namun, ketika dilakukan penyergapan, petugas mendapati Brigadir IN sedang menemani N di dalam 1 KTV 206 itu. Petugas BNNP langsung

Sambungan Hal. 1

melakukan penggeledahan dan menemukan sisa pil yang diduga kuat ekstasi. Kemudian, dilakukan tes urine terhadap Brigadir IN dan N di lokasi penangkapan. Hasilnya, keduanya positif. Namun, Agus tidak menjelaskan secara rinci, dari mana barang bukti itu mereka dapat.”Sebenarnya, penangkapan ini berdasarkan pengembangan kasus yang sebelumnya sudah kita ungkap yang kita sangkakan melibatkan N,” ungkap Agus.

Kejati Kepri Putra SH MH, didampingi Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Rahmat SH, Kasipenkum, Wiwin Iskandar SH serta Asbin, Danang Purwoko SH MH pada sejumlah wartawan, Selasa (31/5/2016) di kantor Kejati Senggarang. Dalam kasus ini, lanjut Asri, PS Batam merupakan suatu organisasi, yang tidak termasuk kapasitasnya sebagai penerima dana hibah Bansos Batam pada masa itu senilai Rp715 juta lebih. Namun faktanya, ditemukan adanya perbuatan melawan hukum yang mengakibatkan terjadi kerugian negara. Disebutkannya, selain baru tiga tersangka yang ditetapkan

Karenanya, dari KTV 206 Karaoke Strom, BNNP kemudian mengembangkan penggerebekan ke rumah tersangka N. Hasilnya, ditemukan buku catatan dan bukti transaksi. Dikatakan Agus, buku catatan yang ditemukan sangat mencurigakan, terkait jaringan narkoba yang sudah diungkap pihaknya.”Untuk Brigadir IN, hasil pemeriksaan tidak terkait dengan jaringan narkoba yang kita ungkap dan juga kembangkan,” ujar Agus. (rm/sp). Sambungan Hal. 1

bukan berarti kasus ini berhenti. Tapi pihaknya masih terus melakukan pengembangan sehingga tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lainnya. “Selain ketiga tersangka yang baru kita tetapkan, kita masih terus melakukan pengembangan, sehingga tidak tertutup kemungkinan adanya penambahan tersangka lain berikutnya,” ungkap Asri. Dalam kasus Bansos Batam tersebut, Pengguna Anggaran (PA) pada masa itu dijabat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemko Batam, Agussahiman. Namun pada saat peristiwa itu terjadi, yang bersangkutan selaku pihak-pihak yang terlibat dalam

Nelayan Cina wald Siahaan begitu diketahui melakukan pencurian ikan di perairan Natuna,” kata Irawan, Minggu (29/5/2016) di Tanjungpinang.Irawan mengatakan, kapal nelayan Cina itu terdeteksi melakukan pencurian ikan di perairan Natuna pada pukul 13.30 WIB, tepat saat KRI Oswald Siahaan-354 melakukan patroli pengamanan perairan Natuna. Tiba-tiba radar kapal jenis frigate ini menangkap pergerakan kapal asing. Komandan KRI Oswald Siahaan-354 Kolonel Laut (P) I Gung Putu Alit Jaya kemudian memerintahkan perwira jaga agar kapal mendekati kontak radar tersebut.Pada jarak 6 NM (nautical mile), kapal asing itu akhirnya terindentifikasi kapal ikan berbendera Cina bernama Gui Bei Yu.

kan meminta pertanggungjawaban Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) agar menyerahkan lokasi fisik tanah di Jalan Kyai Tapa. Tak mengindahkan rekomendasi tersebut, Ahok justru ngotot membeli lahan RS Sumber Waras. (rm/az).

PS Batam, langsung mengambil aliran dana sebesar Rp715 juta. Dana tersebut tidak jelas peruntukannya, kata Aspidsus Kejati Kepri, Rahmat SH. Perbuatan ketiga tersangka dapat dijerat sebagaimana diatur dalam pasal 2 ayat (1) jo pasal 3 jo pasal 8 jo pasal 18 UURI No.31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dgn UU RI No 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi “Dugaan tindak pidana korupsi terhadap uang negara yang harus dipertanggungjawabkan dalam dugaan korupsi dana Bansos Batam untuk PS Kota Batam tersebut senilai Rp715 juta,” ujarnya. (rm/mwd) Sambungan Hal. 1

KRI langsung mengejar, namun kapal nelayan Cina begitu mengetahui kehadiran KRI Oswald pada jarak 5 NM, langsung mengubah haluan dan menambah kecepatan.Tak ingin buruannya lepas, KRI Oswald juga menambah kecepatan. Putut lantas memerintahkan kesiagaan anggota dengan status “peran tempur bahaya umum”. Sesuai prosedur operasi baku, KRI berusaha menghentikan kapal tersebut mulai dengan peringatan melalui kontak radio, pengeras suara, hingga tembakan peringatan ke udara bahkan ke kanan dan kiri kapal. ”Peringatan tembakan kanan dan kiri haluan juga tidak diindahkan, bahkan kapal ikan tersebut melakukan gerakan zig zag dan akhirnya tindakan paling keras dilakukan yaitu tembakan ke an-

jungan,” kata Irawan. Sementara itu Panglima Komando Armada Maritim Barat Laksamana Muda Achmad mengatakan, kapal tersebut ditangkap karena memasuki wilayah Zone Ekonomi Ekslusif Indonesia.Dari hasil pemeriksaan dokumen, diduga kapal mencuri ikan di perairan Natuna. Di dalam kapal juga ditemukan ikan segar yang identik dengan perairan Natuna. Tak hanya itu, delapan anak buah kapal juga berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan.”Ditemukan ikan yang masih segar, dan jenisnya identik dengan ikan yang ada di perairan tersebut. Setelah disidik, nantinya akan diserahkan ke Kejaksaan untuk diproses berdasarkan hukum Indonesia,” kata Taufiq.(rm/red).

BATAM, RAKYAT MEDIA-Puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tenaga honorer di jajaran Pemerintah Kabupaten Karimun menjalani tes urin, Jumat (3/ 6/2016) kemarin. Uniknya, saat tes urine dilaksanakan jumlah pegawai yang ikut jumlahnya hanya setengah dari daftar yang ada. Dimana dari 150 pegawai, hanya 71 orang saja yang menjalani tes narkoba di Aula Kantor Bupati Karimun itu.”Saat tes tadi ada pegawai yang tidak hadir. Dari 150 yang hadir hanya 71 orang,” kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq. Rafiq menyebutkan tes narkoba lanjutan, akan kembali dilakukan pada bulan Ramadan nanti. Bagi pegawai yang sebelumnya tidak hadir maka akan dipanggil dan disurati secara khusus. “Yang dicek seluruh pegawai seluruh dinas, baik PNS ataupun honorer. Bahkan yang esselon tiga juga ikut dites urinnya,” jelas Rafiq. (rm/trb)

BUPATI Karimun Aunur Rafiq sedang memberikan sesuatu kepada petugas BNN

“Jadi Sumber yang diduga menjadi sumber korupsi dan kongkalikong oknum pejabat Direktorat Jendral (Ditjen) Perhubungan laut (Ditjen Hubla) Kemeneterian Perhubungan tersebut seluruhnya mencapai Rp220 miliar. Dengan rincian anggaran proyek pembangunan pelabuhan Pulau Laut senilai Rp 60 miliar, pembangunan pelabuhan Pulau Subi sebesar Rp 60 miliar, pelabuhan Pulau Midai Rp50 miliar, pelabuhan Pulau Serasan Rp60 miliar dan pembangunan Pulau Penagih sebesar Rp100 miliar. Dari 5 proyek tersebut, dua proyek diantaranya yaitu pembangunan proyek pelabuhan Pulau Subi dan Pulau Laut progres pengerjaannya baru hanya sebatas pemancangan tiang Padahal pelaksanaan ke 5 mega proyek pembangunan pelabuhan tersebut sudah berjalan 3 tahun. Tapi hingga kini tak kunjung selesai, bahkan ada sejumlah proyek yang kondisinya masih terbengkalai. Seperti proyek pembangunan pelabuhan Pulau Subi dan Pulau laut. Selain itu, ada juga proyek pembangunan pelabuhan yang hampir rampung dikerjakan, tapi kondisi pekerjaannya dilakukan asal jadi, diduga kuat pekerjaan proyek tersebut menyimpang dari spesifikasi teknis. Salah satu proyek yang bermasalah dan dikerjakan asal jadi hingga menjadi sorotan masyarakat setempat, adalah pembangunan pelabuhan kapal Pelni di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna. Proyek pembangunan pelabuhan milik Kementerian Perhubungan ini dari mulai tender hingga pelaksanaan pengerjaan dilapangan diduga kuat sarat dengan praktik Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN). Pelaksanaan proyek siluman tersebut sebelumnya dibawah Kepala Satuan Kerja (Satker) Ditjen Hubla Tarempa merangkap PPATK Totok Basuki. Saat ini jabatan tersebut dipegang Anang Santosa Kepala KUPT Syahbandar Tarempa. Kedua pejabat ini merupakan orang yang paling bertanggung jawab terhadap bobroknya pelaksanaan ke-5 proyek pembangunan pelabuhan itu, karena menurut para pekerja dilapangan kedua pejabat ini dikabarkan jarang turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan. Pembangunan pelabuhan di diwilayah Kabupaten paling ujung Provinsi Kepri, yang dilaksanakan secara bertahap selama 3 tahun dimulai sejak tahun 2012, hingga saat ini kondisi proyek tersebut tidak kunjung selesai. Selain progres pengerjaannya yang tidak kunjung siap. Proyek tersebut juga kabarnya telah diperjual belikan oleh kontraktor pemenang tender kepada pihak ketiga. Informasi yang diterima media ini dari sumber di Serasan mengungkapkan, proyek pembangunan pelabuhan yang dibiayai dari dana APBN sebesar Rp 60 miliar itu dibangun guna untuk memperlancar arus transportasi laut dan memperpendek rentang kendali hingga perbatasan terpencil di Provinsi Kepri, ternyata belum bisa dimanfaatkan karena pekerjaannya bermasalah Niat pemerintah pusat untuk membangun sejumlah pelabuhan di Pulau Natuna sangat

Sambungan Hal. 1

disambut antusias oleh masyarakat setempat. Namun pelaksanaannya justru menyimpang. Dimana pekerjaan proyek itu seharusnya langsung ditangani oleh kontraktor asal Jakarta PT.Pilar Desa Membangun sebagai pemenang tender. Namun kenyataaannya, proyek itu dijual lagi atau disubkon kepada salah seorang pemborong bernama Aseng asal Pontianak yang menggunakan bendera CV.Citra Karya Lestari dengan memberikan fee 15 hingga 20 persen dari nilai proyek. Akibatnya, proyek pelabuhan yang seharusnya sudah selesai pada tahun 2015 lalu, namun hingga kini masih terbengkalai. Bahkan, sebagain pengerjaan yang sudah siap, seperti pekerjaan konstruksi tiang, tembok dan kedudukan daletase darmaga terlihat retak dan bergeser 5 sampai 10 cm, hal ini tidak lain disebabkan pekerjaannya tidak sesuai spesifikasi teknis alias asal jadi. Selain itu, proyek tersebut juga sejak dimulai hingga saat ini tidak memakai plang proyek. Padahal, plang proyek wajib dipasang secara transparan tujuannya agar publik mengetahui keberadaan proyek pemerintah tersebut berapa nilai anggarannya, volume pekerejaannya, sumber dananya dan perusahaan pelaksanaannya. “Terjadi retak retak dibagian tembok dan tiang, bisa jadi karena pengerjaannya tidak sesuai spek, atau kontraktor tidak berpengalaman dan memiliki tenaga ahli dalam mengerjakan pelabuhan. Selain itu, nilai anggaran yang sudah berkurang juga berpengaruh terhadap kualitas pekerjaan, jika kontraktor pemenang tender sudah mengambil fee dari proyek itu, otomatis pemborong yang menjadi subkon proyek juga curi pekerjaan dari mulai matrial seperti besi, pasir tidak sesuai standar SNI dan capuran semen tidak sesuai akibatnya kualitas proyek ,”kata sumber yang minta tidak ditulis namanya dalam berita ini. Lebih lanjut sumber itu mengungkapkan, tak hanya kualitas pengerjaan yang dinilai asal jadi dan penyimpang dari spesifikasi teknis, Aseng pengusaha Hotel Borneo Pontianak yang menjadi subkontraktor dari PT.Pilar Desa Membangun (PDM) ini juga tidak membayar uang pekerjaan sebanyak Rp43 juta kepada Haidir warga Serasan yang mengerjakan proyek pelabuhan tersebut. Menurut keterangan Haidir, kepada media ini mengatakan, konstruksi bangunan sudah hampir selesai. Bahkan bulan depan direncanakan akan diresmikan. Namun dengan kondisi konstruksi yang bermasalah, peresmian tertunda. Haidir merupakan kepala pekerja pembangunan pelabuhan Pelni di Serasan. Bahkan, Haidir mengaku masih ada upah pekerjaannya yang belum dibayar oleh Aseng sebagai subkontraktor. “Masih ada upah pekerjaannya yang belum dibayar oleh Aseng, dari total Rp264.675.000, dana pekerjaan pelabuhan yang telah dikerjakan sekitar Rp 44.860.000 yang belum dibayar oleh Aseng. Saya sudah coba beberapa kali datang ke Pontianak untuk menagih sisa upah yang belum dibayar, tidak ditanggapi oleh Aseng,”kata Haidir. Menurut Haidir, seandain-

ya Aseng tidak mau membayar sisa uang tersebut, ia akan membeberkan kebobrokan pekerjaan proyek itu,” Saya semua tahu, pekerjaan proyek itu menyimpang dari spesifikasi, saya sebagai koordinator pekerja dilapangan memang diperintahkan Aseng untuk melakukan pekerjaan itu tidak sesuai spek, itu perintah Aseng ya saya kerjakan begitu,”ujar Haidir. Haidir mengatakan, belum lama ini ada aparat dari Kejaksaan Tinggi Kepri datang melihat proyek itu. Mereka kelihatnya serius akan mengusut pekerjaan proyek itu, mungkin mereka dapat informasi bahwa proyek pembangunan pelabuhan Serasan banyak penyimpangan,” Saat ini konstruksi pelabuhan sudah retak dan hampir putus, padahal pelabuhan itu belum diresmikan,”kata Haidir. Kondisi serupa juga terjadi pada pembangunan pelabuhan Pelni di Kecamatan Subi. Bahkan proyek puluhan miliar sudah ditelisik Kejati Kepri. Anggota DPRD Natuna Jarmin Sidik membenarkan, pembangunan pelabuhan Pelni di Kecamatan Subi juga bermasalah, dan sudah ditinjau Kejati Kepri langsung dilapangan. Menurut Jarmin, seharusnya pembangunan pemerintah pusat untuk daerah tidak menjadi pekerjaan setengah-setengah seperti sekarang. Bahkan pelabuhan pelni di Pulau Laut tidak kunjung selesai.”Kalau di Serasan kami belum mengeceknya, tapi pembangunan pelabuhan di Subi memang bermasalah,” ujar Jarmain. Hingga saat ini pelabuhan perintis di Kecamatan Pulau Laut Natuna belum kunjung rampung dikerjakan. Camat Pulau Laut, Andrizalzen saat dikonfirmasi media ini melalui telpon, mengatakan pengerjaan pelabuhan perintis tidak jelas ujungnya, padahal sudah mulai dibangun dua tahun lalu,” Saat ini baru dikerjakan sekitar 600 meter. Sementara panjang pelabuhan mencapai 3 kilometer.”Kami terus bertanyatanya, kapan pelabuhan perintis di Pulau Laut selesai. Karena sampai sekarang tidak ada kejelasan,”kata Andrizalzen. Menurut Andrizalzen, pelabuhan perintis di Pulau Laut adalah proyek APBN, pengerjaannya serentak dengan pelabuhan pelni di Serasan, Subi dan Midai. Namun hanya pelabuhan di Pulau Laut sepertinya bermasalah.Andrizalzen menilai, pengerjaan pelabuhan tidak serius. Sementara pemerintah kecamatan dan masyarakat sudah menanti sarana pelabuhan perintis. Saat ini kapal perintis tidak bisa merapat, jadi penumpang kapal harus berpindah ke pompong untuk sampai di daratan. Dijelaskannya, tahun lalu pihak perusahaan hanya mendatangkan tiang pancang. Namun setelah itu pihak perusahaan langsung pulang meninggalkan lokasi proyek.”Kami minta tolong dinas perhubungan, cek di lapangan. Jangan hanya menyatakan tahap penyelesaian, tapi kondisinya tak jelas, kecamatan capek, terus mengusulkan tapi tak selesai-selesai,” ujar Andrizalzen. Sementara Kepala Satuan kerja (Satker) yang juga Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Sahbandar Tarempa, Anang Santosa ketika dikonfirmasi Selasa (2/6/2016) mela-

lui sambungan telpon terkait pelaksanaan pengerjaan proyek pelabuhan di Pulau Serasan, Subi dan Pulau Laut yang terbengkalai dan bermasalah, dibantah oleh Anang Santosa. “Siapa bilang proyek itu terbengkalai dan bermasalah, sampai sekarang semua pengerjaan proyek tersebut masih berjalan, proses pekerjaanya masih berlanjut. Bahkan, untuk proyek pembangunan pelabuhan Serasan sudah rampung, dalam bulan ini juga akan diresmikan oleh Menteri Perhubungan. Saya sekarang sedang berada di Jakarta untuk mengurus persiapan peresmian pelabuhan tersebut. Nantilah, saya ke Batam kita bertemu, supaya saya tunjukan semua dokumen pekerjaan itu. Kalau lewat telpon susah putus putus,”kata Anang. Ditempat terpisah, Totok Basuki, yang sebelumnya menjabat sebagai Satker merangkap PPATK di Tarempa dan saat ini sebagai staf di Direktorat Perhubungan Laut (Hubla) Kementerian Perhubungan di Jakarta ketika dikonfirmasi media ini melalui telpon terkait penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan 5 proyek pelabuhan di Natuna, tak bersedia banyak komentar, ”Sekarang saya tidak disana lagi, jadi tidak tahu kondisi pengerjaan dilapangan, coba anda konfirmasi dengan pak Anang, beliau itu pengganti saya sekarang, coba saja anda konfirmasi sama dia,”ujar Totok. Camat Serasan Edi Priyoto, saat dikonfirmasi media ini Jumat (3/6/2016) soal pelabuhan di wilayahnya yang hingga kini tak kunjung selesai. Membenarkan kasus tersebut, menurut Edi pihaknya sudah lama menyampaikan keluhan masyarakat kepada kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut namun tidak ada tanggapan,”Saya sebagai Camat di Sesaran, sudah sering menyampaikan keluhan kepada kontraktor tapi tidak ada tanggapan,”kata Edi. Ketika ditanya siapa sebenarnya kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut, Edi menjelaskan, sampai sekarang dia tidak tahu siapa sebenarnya kontraktor pemenang tender. Tapi, kalau subkontraktor yang mengerjakan proyek itu dilapangan adalah Aseng pengusaha Hotel Borneo dari Pontianak,”Saya tak tahu siapa kontraktor pemenang tendernya, tapi kalau subkontraktornya Aseng pengusaha Hotel Borneo dari Pontianak,”ujar Edi. Jika dilihat anggaran 5 proyek pelabuhan di Kabupaten Natuna, yang didanai menggunakan anggaran ABPN dengan nilai yang cukup besar. Namun pelaksana pekerjaannya banyak penyimpangan atau tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Sejumlah tokoh Masyarakat dan LSM mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut kasus tersebut.”Kami masyarakat Pulau Laut minta kepada KPK untuk mengusut kasus terbengkalainya pembangunan pelabuhan yang menelan anggaran cukup besar ini, ini jelas ada penyimpangan disini, oleh karena itu kita mendesak KPK mengusutnya, ini sudah merugikan negara,”ujar Armeidi salah seorang tokoh masyarakat Pulau Laut. (rm/ mawardi)


CMYK

KORAN UMUM

Website: www.rakyatmediapers.co.id Jumat, 3 - 13 JUNI 2016 - MINGGU- I

Edisi : # 157 Tahun IV, Harga: Rp5.000,-

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia

Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,

12

Jumat, 3 - 13 JUNI 2016 - MINGGUPortal Media Online : www.rakyatmediapers.co.id

I

Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Pemko Batam Terima Hibah

16 Bus Dari Kemenhub KANTOR DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Dompak

MZ Pegawai Terkaya di Sekwan Kepri TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Salah seorang pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Sekretariat DPRD Kepri berinisial MZ belakangan ini menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya,sebagai pegawai rendahan di lingkungan Sekretaris Dewan, MZ bisa memiliki harta kekayaan berlimpah. Bisa dikatakan, dari puluhan anggota DPRD baik unsur pimpinan dan puluhan PNS di lingkungan Sekretaris Dewan Kepri, kekayaan MZ belum bisa tertandingi. Yang hebatnya lagi, jika kas DPRD kosong, MZ bisa memimjamkan dana untuk keperluan kantor dan dinas DPRD Kepri hingga ratusan juta. Informasi yang diterima media ini dari sumber di Tanjungpinang, MZ memegang suatu jabatan di DPRD Kepri sudah cukup lama. MZ memegang jabatan di DPRD Kepri, sejak Sekretaris Dewan (Sekwan) dijabat oleh Said Agil, Rahman, Eko Sumbariadi dan saat ini Hamidi. Namun yang perlu dipertanyakan, hingga kini jabatan MZ tak pernah tergantikan. Menurut sumber itu, kekayaan yang dimiliki MZ sebagai pegawai negeri golongan rendahan saat ini adalah 2 swalayan dengan nama Kembar Jaya Batu-18 Jalan Tanjung Uban, Tanjungpinang, 6 rumah pribadi di Batu-2 Tanjungpinang dan rumah tersebut dikontrak kontrakan, Rumah Pribadinya Batu8 Desa Sukajadi dan kemudian 5 unit mobil mewah. Belum lagi, harta yang tersembunyi. “Cukup banyak kekayaannya, kalau di lingkungan sekwan, MZ pegawai paling kaya, mobil pribadinya gonta ganti, sebagian harta kekayaannya ada yang buat atas nama orang lain atau saudaranya. Bisa dikatakan diamelakukan pencucian,”kata sumber koran ini yang minta tidak ditulis namanya dalam berita ini. Sumber itu menambahkan, kehebatan MZ bukan hanya bergelimang dengan harta, MZ juga dikabarkan punya banyak selir. Bahkan, MZ dikabarkan membuatkan rumah selirnya seharga Rp1 miliar,’kata sumber media ini. Sementara MZ, yang coba beberapa kali dikonfirmasi baik di tempat tugasnya DPRD Kepri Dompak maupun lewat ponselnya hingga berita ini dimuat belum berhasil dihubungi. Bahkan nomor ponsel MZ yang selama ini digunakan belakangan ini sudah tidak aktif lagi. (rm/mwd).

BATAM, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau kembali menerima 15 unit bus hibah dari Kementerian Perhubungan yang akan digunakan untuk operasional Bus Trans Batam. Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Zulhendri di Batam, kepada media ini Kamis (2/6/2016) lalu, mengatakan sebanyak 15 unit bus rencananya akan melayani rute Sekupang-Batam Kota dan Batuaji-Batam Kota.”Karena bus berkapasitas besar, maka digunakan untuk melayani jalur Sekupang-Batam Centre dan Batuaji-Batam Centre. Karena ini trayeknya lurus dan radius putar aman,” kata Zulhendri. Bus besar tidak bisa digunakan untuk rute melalui jalan kecil dan berkelok, demi keamanan.Zulhendri menyatakan tahun ini Batam mendapatkan total 60 unit bus, bantuan dari Kementerian Perhubungan dan dikirim secara bertahap. Pengiriman akhir Mei itu merupakan tahap pertama pada tahun ini.Saat ini terdapat 72 unit bus Trans Batam yang melayani lima koridor Trans Batam. Pememerintah kota Batam menar-

16 UNIT Bus hibah dari Kementerian Perhubungan terparkir di Kantor Dinas perhubungan Kota Batam

getkan Batam memiliki 110 unit bus pada 2018 untuk melayani 11 koridor di seluruh kota, termasuk pulau penyangga yang terhubung dengan jembatan.Wakil Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyatakan penambahan jumlah bus Trans Batam merupakan pemenuhan janji pemerintah

KANTOR KPK di Jalan Kuningan Jakarta Selatan

SUASANA saat Pemilihan Kepala desa Resun di Kabupaten Lingga

kahi. Hamil pertama sudah digugurkan, yang kedua ini sudah berusia lima bulan. Kami sudah serahkan bukti pengakuan wanita itu kepada Wakil Bupati Lingga M. Nizar,” kata salah seorang warga yang tidak bersedia

Batam akan dilayani, sampai ke Pulau Galang,” kata Rudi. Wali Kota saat menguji coba bus yang baru tiba, memastikan bus dalam kondisi baik dan kenyamanan penumpang di dalamnya. ”Kapasitasnya bisa sampai 80 orang. Sebanyak 30 orang duduk, 50 orang berdiri,” katanya.(rm/mwd).

KPK Kembali Periksa DPRD Sumut Terkait Kasus Bansos

Kepala Desa Resun Lingga Hamili Wanita Selingkuhannya LINGGA, RAKYAT MEDIAOknum Kepala Desa (Kades) Resun di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berinsial Kmr diduga hamili seorang wanita asal Tanjungpinang. Akibatnya, warga meminta oknum kades tersebut untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Dari informasi yang dihimpun, Kmr diketahui telah dua kali menghamili wanita tersebut. Di kehamilan pertama, keduanya sepakat untuk mengugurkan kandungan gadis tersebut, sementara, saat ini, wanita simpanan itu sudah hamil sekira lima bulan. “Perempuan itu sudah mengaku dia telah hamil, bahkan dua kali tanpa dini-

untuk memberikan layanan transportasi yang nyaman bagi masyarakat. Zulhendri menegaskan, bus itu bisa digunakan untuk seluruh masyarakat kota. Tidak dibatasi untuk kelompok tertentu.”Bukan bantu buruh saja, termasuk anak sekolah dan masyarakat umum. Nantinya seluruh

namanya. Warga menilai, kades sudah tidak memberikan contoh buruk kepada masyarakat. “ Hal ini sudah kami sampaikan ke Wakil Bupati Lingga, untuk memberikan ketegasan kepada pelanggaran moralitas ini,” ujar dia. Warga menilai kelakuan

oknum kades tersebut telah mencoreng nama baik desa. “Kalau dia masyarakat biasa kami tentunya tidak masalah. Tapi ini kades, teladan warga,” tutur warga lainnya. Menanggapi perilaku oknum kades tersebut, Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) setempat, Rusli mengaku, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dari warga terkait berita tersebut. Ia juga membantah dituding warga telah menutup mata terhadap persoalan ini. “ Ya sampai hari ini belum ada laporan resmi dari warga ke Kantor BPD. Kalau kenyataannya kades melakukan hal itu, kami akan telusuri. Kalau benar, tentu akan ditindak lanjuti,” jelasnya. (rm/oz).

JAKARTA, RAKYAT MEDIAKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus dugaan suap kepada anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) periode 20092014 dan 2014-2019. Dalam kasus ini, penyidik kembali bakal memanggil Anggota DPRD Sumut Robby Anangga. Dia bakal diperiksa sebagai saksi. “Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi,” jelas Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Rabu (4/5). Belum diketahui pasti pe-

meriksaan Robby untuk tersangka siapa. Namun, pemeriksaannya dilakukan untuk pengembangan perkara. “Keterangan bersangkutan diperlukan untuk kepentingan penyidikan,” ujar Yuyuk. Seperti diberitakan, dalam kasus dugaan suap kepada DPRD Sumut berkenaan dengan persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut 2012-2014, persetujuan perubahan APBD Sumut 2013 dan 2014. Kemudian pengesahan APBD Sumut 2014 dan 2015, serta

Kanwil Bea Cukai Musnahkan BB Tangkapan Senilai Rp10 Miliar KARIMUN,RAKYATMEDIAKantor Wilayah Ditjen Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau (Kepri) memusnahkan berbagai jenis barang ilegal hasil tangkapan kapal patroli di Dermaga Ketapang. Barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan gabungan dari seluruh muatan kapal tangkapan selama kurun waktu 2009-2016. Kepala Kanwil Ditjen Bea Cukai Khusus Kepr, Parjiya mengatakan, barang bukti yang sudah menjadi barang milik negara itu memiliki bernilai sekira Rp10 miliar yang berasal dari gabungan 30 eks muatan kapal tangkapan Kanwil Bea Cukai Kepri, 29 eks muatan kapal tangkapan KPPBC Tanjungbalai Karimun. “Barang bukti yang dimusnahkan kali ini hasil penindakan sejak 2009 hingga 2016, baik tangkapan Kanwil DJBC

BARANG Bukti (BB) tangkapan yang dimusnahkan kanwil Bea Cukai Kepri

Khusus Kepri maupun KPPBC Tanjungbalai Karimun. Barang bukti ini sudah menjadi barang milik negara. Sebelumnya juga sudah pernah dimusnahkan pada Oktober 2015 lalu,” katanya, seperti dikutip media ini Jumat (3/6/2016) kemarin. Parjiya menambahkan, barang-barang yang dimus-

STOP PERS Redaksi Koran Rakyat Media memberitahukan kepada Instansi pemerintah/Polri/ABRI dan pengusaha Swasta Bahwa N a m a : 1. Muhammad Iqbal 2. A s r u l 3. Yusdianto

(Tanjungbalai Karimun) ( Tanjungbalai karimun) ( Tanjungpinang )

Sejak pengumuman ini diterbitkan yang bersangkutan telah dipecat Sebagai wartawan/Kepala Biro Koran Rakyat Media. Segala tindak tanduk yang bersangkutan sehingga merugikan pihak lain, tidak menjadi tanggungjawab penerbit. Demikian juga Kartu Pers yang masih di pegang oleh yang Bersangkutan. Setelah pengumuman ini dinyatakan tidak berlaku lagi MAWARDI Pemimpin Redaksi CMYK

penolakan penggunaan hak interpelasi, KPK menetapkan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Ajib Shah (AJS), Saleh Bangun (SB) dan Chaidir Ritonga (CHR) sebagai tersangka. Adapun dalam kasus dugaan suap berkenaan dengan persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut 20122014, persetujuan perubahan APBD Sumut 2013 dan 2014, serta pengesahan APBD Sumut 2014 dan 2015, KPK menetapkan Gubernur Gatot, Kamaludin Harahap dan Sigit Pramono Asri sebagai tersangka. (rm/net).

Dicari Biro dan Perwakilan Koran Umum Rakyat Media Untuk Wilayah : 1. KABUPATEN MERANTI (Riau) 2. KABUPATEN BENGKALIS (Riau) 3. KABUPATEN NATUNA 4. KABUPATEN ANAMBAS Bagi yang berminat dapat menghubungi menejemen Koran Umum Rakyat Media Telp (0778)-7498179, (0778)-479636 atau HP 081270655554

nahkan tersebut antara lain berupa bawang merah ilegal, minuman keras berbagai merek, rokok kawasan bebas, tembakau serta barang bekas hasil penindakan seperti, mesin cuci, kulkas, sepeda, lemari, meja, kursi, sofa, televisi, pintu, kipas angin dan drum plastik. “Selain itu, Kanwil DJBC Khusus Kepri juga memusnahkan barang bukti pelanggaran pasal 45 KUHAP berupa 6.555 karung bawang merah. Sementara, barang rampasan negara yang sudah diserahkan ke Kejari Tanjungbalai Karimun berupa 88 ball pakaian bekas dan 1.300 karton kaleng bir. Begitu juga di Kejari Batam berupa 1.280 paks barang bekas,” jelasnya. Parjiya menyebutkan, banyaknya barang bukti, kegiatan pemusnahan akan dilakukan selama beberapa hari ke depan. Sebelumnya, barang bukti tersebut disimpan di beberapa gudang milik Kanwil DJBC Khusus Kepri.”Pemusnahan ini akan dilakukan sampai gudang penyimpanan barang bukti sampai kosong,” tuturnya. (rm/oz).


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 157 by RAKYAT MEDIA - Issuu