Skip to main content

Edisi 156

Page 1

CMYK

Kadis PU Langkat Ditunding Terlibat Persekongkolan Tender Proyek KORAN UMUM

Penanggung Jawab Mawardi, Jumat, Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wkl Pemimpin Redaksi Boy Hendri.SH

27 - 5 JUNI 2016 - MINGGU-III

Jumat, 27 - 5 JUNI 2016 - MINGGU-III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia

Media Ini Terdaftar di Dewan Pers

Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Bobby Jayanto Anggota DPRD Kepri dan Ketua APINDO Kepri

Baca Hal 8

BATAM, RAKYAT MEDIA-Belum hilang dari ingatan pernyataan Menteri Hukum Dan Ham (Menkumham) RI, Yasona Laoly, ketika meninjau pelayanan pelabuhan Internasional Sekupang, Habourbay Batuampar dan kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam Centre, pada Sabtu (21/5/2016) pekan lalu. Saat itu Menkumham RI, Yasona Laloly, dengan tegas menyebut bahwa pelayanan ImigrasiBatam, baik di kantor pelayanan Imigrasi hingga dipelabuhanInternasional sangat buruk alias amburadul. Bahkan Menkumham, menuding buruknya pelayanan Imigrasi Batam karena masih terlihatpenumpukan arus keluar masuk penumpang dipelabuhanInternasional dan masih adanya oknum petugas Imigrasi yang nakal. Namun, baru satu hari Menkumham RI mengeluarkan pernyataan tersebut dihadapan Kepala Kantor Imigrasi Batam Agus Wijaya dan sejumlah pejabat Imigrasi lainnya. Justru, petugas Imigrasi Bandara Internasional Hang Nadim Batam, dibawah pimpinan Ruslan, membuat

Edisi : # 156 Tahun IV, Harga: Rp5.000,-

ulah, melakukan pungutan liar (Pungli) secara paksa kepada belasan Wisatawan manca negara asal Malaysia. Dimana belasan wisatawan Asing asal Malaysia yang akan melakukan pertandingan persahabat olehraga golf, di Lapangan Bintan Ria, Bintan, Rabu (18/5/2016) pekan lalu. dipaksa harus membayar uang pungli sebesar Rp200 ribu rupiah kepada petugas Imigrasi agar paspor mereka bisa di cap Tentu saja, Bobby Jayanto selaku Kordinator Charity Golf Kepri, yang mengundang para wisatawan asing tersebut datang ke Bintan meradang, lalu kabarnya membeberkan perilaku tidak menyenangkan terhadap tamunya, yang dilakukan oknum petugas Kantor Imgrasi Bandar Udara Hang Nadim Batam, kepada sejumlah wartawan.Bahkan dengan cepat kejadian yang merusak citra instansi imigrasi dan dunia pariwisata di Kepri ini di lansir oleh sejumlah media masa cetak maupun online. Berita yang tersiar disejumlah media cetak dan online mengungkapkan, kejadian tersebut, mengutip dari keterangan

Agus Wijaya

Bersambung ke Hal 11

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam

Buronan Korupsi Alkes RSUD Batam

Menkumham Tuding Kinerja Imigrasi Batam Buruk

SERAHKAN DIRI KE KEJAKSAAN

BATAM, RAKYAT MEDIAKejaksaan Negeri Batam tampaknya tidak main main untuk mengungkap berbagai kasus dugaan korupsi yang terjadi di Batam, salah satu kasus yang terus diungkap adalah kasus pengadaan alat kesehatan (Alkes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fati-

BATAM, RAKYAT MEDIABobrokan kinerja kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam dibawah komando Agus Wijaya, saat ini ada juga benarnya. Pasalnya tudingan bobroknya pelayanan Imigrasi Kelas I Khusus Batam tidak hanya datang dari masyarakat saja. Namun, Menteri Hukum Menkumham RI Dan Ham (Menkumham) RI YaYasona Laoly sonna Laoly, juga menuding Pelayanan Imigrasi Batam, baik di kantor pelayanan Imigrasihingga dipelabuhan Internasional diakui memang kurang baik. Hal ini diungkap Yasonna Laoly, usai melihat secara lang-

mah Batam. Selain Fadilah Ratna Dewi Malarangan, mantan Direktur RSUD Embung Fatimah yang telah mendekam di balik terali besi, ternyata penyidik Mabes Polri juga sudah menetapkan seorang tersangka lain dalam Bersambung ke Hal 11

Bersambung ke Hal 11 SALAH satu kawasan Industri galangan kapal di Pulau Batam

Peras Sejumlah Pengusaha :

Marinir Batam Bekuk Dayon Marinir Amfibi 07 Belawan Gadungan BATAM,RAKYATMEDIAMengaku sebagai Komandan Batalyon Intai Amfibi Marinir (YonTaifib), satuan elit dalam Korps Marinir yang berdinas di Batalyon 07 Belawan, pria yang sehariharinya bekerja sebagai sekuriti diciduk oleh anggota Batalyon Infanteri 10 Ahmad Fitriyanto Danyon Marinir Satria Bhumi Yudha Amfibi Marinir Gadungan (SBY), Sabtu (21/5/2016). Komandan Marinir gadungan ini bernama Ahmad Fitriyanto diciduk karena telah melakukan pemerasan terhadap beberapa orang korbannya di Batam.Komandan Mako Marinir Bersambung ke Hal 11

Klick Portal Media Online : www.rakyatmediapers.co.id Anda dapat membaca berbagai berita dan peristiwa terkini baik berita Daerah maupun Nasional yang disajikan secara cepat dan aktual.

31 Industri di BatamTutup Selama 5 Bulan Ini BATAM, RAKYAT MEDIAJumlah perusahaan menutup usahanya di Batam terus bertambah. Sepanjang JanuariMei 2016 saja tercatat ada 31 perusahaan yang tak beroperasi lagi. Sedikitnya ada 228 orang kehilangan pekerjaan akibat tutupnya ke-31 perusahaan itu.”Jumlah ini yang terdaftar di Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam hingga Mei 2016,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Batam, Udin P. Sihaloho, Sela-

sa (24/5/2016) lalu. Udin mengatakan, sekitar 228 karyawan yang terdampak tutupnya 31 perusahaan itu terdiri dari 190 pria dan 37 wanita. Mereka merupakan pekerja lokal dan asing.Penyebab tutupnya perusahaan tersebut juga beragam. Mulai konflik internal, habis masa kontrak, tidak ada pekerjaan atau proyek, hingga karena tidak mendapatkan izin kuota impor dari Badan Pengusahaan (BP) Batam.

BURONAN Korupsi Alkes RSUD Batam Serahkan Diri ke Kejaksaan

Dari data yang masuk ke Komisi IV DPRD tersebut diketahui, pada Januari 2016 ada enam perusahaan yang tutup. Disusul enam perusahaan lainnya di bulan Februari dan tujuh perusahaan di bulan Maret.Selanjutnya, di bulan April, ada tujuh perusahaan yang gulung tikar. Kemudian pada Mei ini ada lima perusahaan yang tutup. Bersambung ke Hal 11

KPK TANGKAP 2 HAKIM PN KEPAHIANG BENGKULU TERIMA SUAP RP 500 JUTA JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan lima orang sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap penanganan perkara di Pengadilan Negeri (PN) Kepahiang Bengkulu.

Dalam perkara itu, penyidik berhasil menyita uang sebesar Rp150 juta sebagai barang bukti. Uang tersebut disita dari tangan tersangka Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Kepahiang, Janner Purba. “Penerima dua orang, yang

BPK Audit Seluruh Aset BP Batam BATAM, RAKYAT MEDIA-Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tidak hanya mengaudit aset, pegawai, dan lahan BP Batam yang ada di Kepri dan Jakarta, BPK juga mengaudit semua aset BP Batam di luar negeri. Khususnya kantor perwakilan BP Batam di Singapura dan Jepang.”BP Batam yang ada di Singapura dan Jepang juga diperiksa. BPKP meminta semua data-data kantor itu selama lima tahun terakhir,” kata Direktur Humas dan Promosi BP Batam, Purnomo Andiantono, Selasa (24/5/2016). Andi mengatakan audit ini dilakukan untuk mencari tahu semua hal terkait investasi masuk dan kegiatan yang dilaku-

kan pegawai di dua kantor tersebut dalam lima tahun terakhir. Ia berharap hasilnya segera keluar.”Kita tunggu saja, mudahmudahan dalam waktu dekat sudah keluar hasil dan rekomendasinya,” katanya. Dalam melakukan audit ini, petugas BPKP tidak pergi ke Singapura atau Jepang. Tetapi dilakukan di Batam dengan meminta semua data-data dari kantor perwakilan di dua negara tersebut.”Jadi tidak ke sana mereka. Kantor kita tetap buka di Singapura dan Jepang karena investor yang sudah ada sekarang ini banyak dari sana,” katanya. Bersambung ke Hal 11

KANTOR BP Batam di Batam Centre


CMYK

BATAM

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Jumat, 27 - 5 JUNI 2016 - MINGGU-III

2

Pemko Batam Gelar Bazar Murah Tekan Harga Sembako BATAM, RAKYAT MEDIASebanyak tiga ribu paket sembako murah mulai dijual dan dibagikan kepada warga tidak mampu yang tersebar di 12 kecamatan di Batam, kemarin pagi. Bazar sembako murah yang dilakukan Pemko Batam ini dimulai di Kecamatan Lubukbaja sebanyak 1.100 paket dan dilakukan secara bertahap hingga 4 Juni mendatang. Dalam setiap paket sembako murah berisikan 5 kilogram beras, 2 kilogram gula pasir, dan 2 liter minyak goreng. Warga cukup membayar Rp 50 ribu dengan membawa surat keterangan miskin (SKM) dari kelurahan. Dalam hal ini, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 59.100 per paket atau dengan total subsidi sebesar Rp 1.773.000.000. Kabag Perekonomian Setdako Batam, Nurminsyah men-

gatakan pasar murah tersebut bertujuan membantu perekonomian masyarakat yang kurang mampu. Ditambah untuk menekan harga sembako yang diprediksi mengalami kenaikan jelang bulan Ramadan. “Biasanya jelang bulan Ramadan harga sembako naik. Di sini peran kita untuk menekan harga agar pedagang di pasar tidak menaikkan harga sembarangan,” ujar Nurminsyah di sela-sela pasar murah di belakang DC Mall, Lubukbaja belum lama ini. Dia menambahkan dalam penjualan paket sembako tersebut disesuaikan dengan jumlah penduduk setiap kecamatan. Dari Kecamatan Lubukbaja, lalu bazar paket sembako murah akan dilakukan di Kecamatan Batuaji dengan 1.700 paket dan Kecamatan Bulang pada 25 Mei 2016 dengan 1.100

paket. Kemudian Kecamatan Nongsa dengan 1.100 paket, Kecamatan Batuampar 1.100 paket, dan Kecamatan Bengkong pada 28 Mei dengan 1.100 paket. Selanjutnya Kecamatan Galang pada 30 Mei dengan 1.100 paket, Kecamatan Sekupang dengan 1.400 paket, dan Kecamatan Batamkota dengan 1.200 paket. ”Tahap ke dua dilakukan menjelang Natal. Dan pembagian dilakukan di pulau-pulau juga,” tuturnya. Menurut Nurminsyah, jelang Ramadan, kenaikan harga sembako terjadi pada gula. Sementara harga beras diprediksi stabil dengan jumlah stok yang banyak. “Beras menjelang puasa tidak akan naik. Oleh karena itu, operasi pasar dan bazar ini harus dilakukan,” tegasnya.(rm/red)

Perbaikan Drainase Seluruh Kota Dimulai Tahun 2017 BATAM, RAKYAT MEDIAPemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, berencana untuk memperbaiki drainase di seluruh kota pada 2017, untuk mengantisipasi musibah banjir yang kini mulai dirasakan sejumlah daerah di pulau utama. ”Mulai 2017, pembuatan drainase se-Kota Batam dimulai, kalau tadinya zigzag, nantinya zagnya hilang, lurus,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Batam, Senin. Saat ini drainase di pulau utama relatif tidak rapi dan berkelok-kelok, menyesuaikan dengan kepemilikan lahan. Akibatnya, banyak daerah menjadi rawan banjir.Akhir tahun 2016, Pemkot akan menyiapkan dana pembuatan Detail Engineering Design pembangunan drainase. Dan bila DED itu disetujui, maka pembangunan akan dimulai 2017, secara bertahap. Ia mengakui, kemungkinan pembangunan drainase itu terk-

Walikota Batam

Muhammad Rudi endala lahan, karena seluruh tanah sudah dikuasai pihak lain. Namun, Wali Kota meminta pemilik lahan untuk ikut bertenggang rasa, karena pembangunan drainase demi kesejahteraan bersama. “Perencanaan kami siapkan. Lahan siapa yang terkena seperti dalam gambar, baru didudukkan Karena benda ini (lahan-red) sudah habis terjual. Makanya kumpulkan para pemilik,” kata dia. Di tempat yang sama, Wak-

il Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyatakan sulit untuk menyusun drainase induk di Batam, akibat keterbatasan lahan.”Drainase induk susah, jadi zig zag, kalau ‘nak diluruskan, ditarik,lahan punya orang, airnya jadi tidak lancar,” kata dia. Akibat drainase yang tidak rapi, maka sejumlah daerah mulai mengalami musibah banjir. Wakil Wali Kota memperkirakan lebih dari 16 lokasi rawan banjir di kota itu, lima lokasi di antaranya sangat genting, perlu penanganan segera, yaitu Sungai Harapan, Marina, Sei Pelengut, Buliang dan Duriangkang Muka Kuning. Amsakar bercerita, ketinggian banjir di lima lokasi itu mencapai sekitar satu meter, sehingga harus segera ditangani.”Di Sungai Harapan sampai paha. Di Buliang sampai sebetis, itu sudah susut. Kata Lurah, sebelumnya sampai pinggang,” katanya. (rm/ant).

WARGA anteri membeli sembako ditempat Bazar sembako murah yang digelar Pemko Batam

Pejabat Pemko Batam Bakal Menyusul Fadillah Dan RD di Tahanan

Kasi Pidsus Kejari Batam

M.Iqbal

BATAM, RAKYAT MEDIAPemko Batam akhirnya membongkar paksa lima portal parkir di Komplek Pasar, Tiban Centre, Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang, Senin (23/5) pagi. Tindakan tersebut tempuh lantaran pihak pengelola tidak mengindahkan tiga surat teguran yang dilayang Pemerintah Kota Batam. Keberadaan portal parkir banyak dikeluhkan masyarakat, DPRD Batam dan tokoh masyarakat setempat. Dengan melibatkan 130 orang personel dan tiga buah truk, plang portal parkir yang didirikan secara diamdiam itu, lansung di bongkar paksa petugas dengan menggunakan martil, linggis, serta alat pemotong kabel dan cangkul. Kemudian, portal tersebut diangkut menggunakan truk. “Hari ini lima (5) unit portal parkir, terpaksa harus kita bongkar semua. Karena, su-

dah mendapat perintah dari pimpinan,” tegas Yuli Chandara, komandan tim pembongkaran, didamping Delferi, selaku Kasie Trantib, Kecamatan Sekupang. Diterangkan Yuli Chandara kelima unit portal parkir itu akan dibawa ke markas Satpol PP di Batam Centre untuk diproses secara hukum. “Portal parkir ini akan kita amankan di markas Satpol PP sambil tunggu proses hukum selanjutnya, dari pihak Pemko Batam,” tukasnya. Sekretaris Kecamatan Sekupang M. Arman, mengungkapkan, tindakan pembongkaran itu sudah sesuai prosedural yang dijalankan Pemerintah Pemko Batam. Diterangkan Sekcam Sekupang ini, sebelumnya sudah ada sebuah kesepakatan (rapat) antara pihak pengelola dengan warga, di Kantor Lurah Tiban Indah, tentang pembongkaran sendiri portal tersebut, agar

tidak dirusak oleh pihak Centrepark. Tetapi, hal itu tidak diacuhkan. “Sempat dibongkar satu unit berdasarkan hasil kesepakatan bersama di Kantor Lurah Tiban Indah. Tapi, tiga hari kemudian malah dipasang lagi, dan dilanjutkan prosesnya hingga kepemasangan instalasi listrik pada malam hari. Makanya kita tertibkan dengan membongkar paksa. Karena, mereka (Centrepark) ini, sudah dapat SP 3 dari BPM,” tegas M Arman, usai pembongkaran portal parkir itu. Diterangkan M Arman, sebelumnya pihak pengelola Kompleks Pasar Tiban Centre, bersama pihak PT Centrepark, selaku tim pelaksana pemasangan portal parkir, ngotot, akan memberlakukan pungutan pakir terhadap warga di wilayah Tiban tersebut dan kepada pengunjung yang mau berbelanja ke pasar.(rm/red)

lagi-lagi Iqbal enggan menyebut siapa saja pihak-pihak yang disebut RD. “Belum bisa kita sebut. Sebab kita masih melakukan evaluasi. Hasil keterangan tersangka nantinya akan kita kembangkan, apakah ada pihak lain yang terlibat. Untuk keterlibatan penjabat Pemko (Batam) lainnya juga sedang kita kembangkan,” beber Iqbal lagi. Sekilas Iqbal menyebutkan jika modus yang dilakukan RD dan tersangka lainnya, Fadillah RD Malarangan, adalah saling berkomunikasi. Yang intinya, mereka bekerjasama untuk mengeruk keuntungan pribadi dari proyek pengadaan Alkes RSUD senilai Rp 19,6 miliar itu.”Untuk modus lainnya akan

terungkap di persidangan. Saya belum bisa sampaikan,” kata Iqbal. Sementara untuk kerugian negara juga masih belum didapat. Sebab pihaknya masih menunggu hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). ”Nanti kalau sudah selesai, kami tinggal ekspos dengan BPKP,” kata Iqbal. Iqbal menambahkan, para tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat (1), jo pasal 18 ayat (1) huruf a dan b, ayat (2) dan ayat (3) UU nomor 31 tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001, jo pasal 55 ayat (1) ke-1. (rm/bps)

Bandar Narkoba Terkapar Ditembak Polisi BATAM, RAKYAT MEDIA-Karena melawan saat hendak ditangkap, Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang menembak mati seorang bandar narkoba di kawasan Batu Aji, Batam, Sabtu (21/5/2016) pekan lalu. Pelaku yang bernama Sawaludin merupakan bandar besar narkoba yang sudah lama menjadi incaran petugas. Menurut Kasat Narkoba Polresta Barelang, Kompol Suhardi Hery, saat hendak ditangkap, pelaku malah melawan dan melukai petugas. Pelaku dan salah seorang polisi bernama Bripka RB bahkan sempat berkelahi dan adu fisik.”Anggota saya mengalami luka bacok di bagian lengan kiri dan dada,” ujar Suhardy. Akibatnya, petugas pun melumpuhkan pelaku dengan timah panas. “Pel-

Kasat Narkoba Polres Barelang Kompol Suhardy Hery

aku kita lumpuhkan karena terus mencoba menyerang petugas,” jelas Suhardy. Di tubuh pelaku, polisi menemukan 300 gram narkoba jenis sabu yang disimpan di dalam baju. “Barang bukti yang kita amankan sekira 300 gram narkoba

jenis sabu. Diduga masih ada barang haram lainnya yang disembunyikan pelaku,” ujar Suhardy. Pelaku sendiri merupakan bandar narkoba kelas kakap. Dari informasi, pelaku salah satu bandar narkoba jaringan internasional. “Pelaku kerap keluar masuk Malaysia. Pelaku sudah lama kita incar namun selalu lolos,” lanjut Suhardy. Sementara, kronologi penangkapan sendiri berawal saat polisi mengembangkan penyidikan terhadap pelaku Sawaludin. Sebelumnya polisi menangkap seorang bandar bernama ST. Dari ST, diketahui jika barang haram itu didapatnya dari pelaku Sawaludin.Modus yang digunakan pelaku sendiri adalah dengan menyimpan barang haram itu dengan menanam di kebun belakang rumahnya.(rm/dw)

Pemkot-BP Batam Selaraskan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

PULUHAN petugas Satpol PP Kota Batam membongkar portal parkir di Tiban

Satpol PP Batam Bongkar Paksa Portal di Tiban

BATAM, RAKYAT MEDIAKasus korupsi pengadaan alat kesehatan di RSUD Embung Fatimah Batam terus menggelinding.Setelah menahan Direktur Utama RSUD Embung Fatimah Fadilah Mallarangeng dan Direktur Alexa Mandiri Utama (AMU) berinisial RD, Kejari Batam memberi isyarat kuat kalau tersangka berikutnya yang akan menyusul adalah Pejabat Pemko Batam. Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam Muhammad Iqbal membenarkan pihaknya masih memburu calon tersangka lain dalam kasus ini. Sebab kepada jaksa RD menyebut ada beberapa pihak yang diduga terlibat dalam kasus pengadaan Alkes RSUD Batam. Namun

BATAM, RAKYAT MEDIAPemerintah Kota Batam Kepulauan Riau dan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam akan menyelaraskan Pelayanan Terpadu Satu Pintu demi memudahkan masyarakat dan pengusaha dalam mengurus perizinan.”PTSP mau didudukkan, ada kebijakan Dewan Kawasan, sedang dijajaki pengurusan perizinan, digabung,” kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Batam, Senin. Saat ini, PTSP Pemkot Batam dan BP Batam berada dalam satu gedung yang sama, dengan ruangan terpisah. Pengurusannya pun dilakukan terpisah, sehingga dianggap banyak menghambat investasi. Pemkot dan BP Batam sudah sepakat untuk menangani perizinan bersama-sama. Bila ada kendala dalam perizinan di satu lembaga, maka pimpinan lembaga lain dapat turun tangan membantu.Namun, penyelarasan itu belum menginteCMYK

Walikota Batam

Muhammad Rudi grasikan sistem perizinan di dua lembaga.”Masih satu atap dan pintu berbeda, tapi kami boleh masuk, mana yang terhambat saling komunikasi, apa kasusnya itu harus didudukkan,” katanya. Kepala BP Batam Hatanto menyebut rencana itu sebagai “cleaning house” atau rumah penyelesaian, cerita Rudi. ”Kami berdua maunya transparan. Kalau ini dilakukan Alhamdulillah,” katanya. Kedua lembaga juga sepakat untuk mengurai wewenang perizinan masing-masing. Karena tumpang tindih wewenang

kerap menjadi kendala dalam pembangunan.Seperti pada izin reklamasi, Rudi bercerita. Sampai sekarang masih rancu, siapa yang telah mengeluarkan izinnya, apakah Pemkot Batam, BP Kawasan Batam atau Pemprov Kepri. Sehingga ketika reklamasi menjadi masalah, sulit untuk menunjuk pihak yang bertanggung jawab. ”Kalau

betul-betul duduk bersama, selesai masalah. Kami, di atas memonitor semua,” kata dia. Ditanya kemungkinan untuk mengintegrasikan PTSP dua institusi itu menjadi satu sistem, ia mengatakan belum dapat dilakukan karena aturannya berbeda.”Kalau mau disatukan, tunggu payung hukumnya,” katanya.(rm/net)

FOTO/ILUSTRASI

PETUGAS melayani calon investor di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu


CMYK

3

Jumat, 27 - 5 JUNI 2016 - MINGGU-III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

DAERAH

Kota Tarempa Dibuka

Tempat Pemeriksaan Imigrasi ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas mengapresiasi keputusan Menteri Pariwisata Arief Yahya yang menetapkan salah satu pelabuhan untuk “entry dan exit point” (pintu masuk dan pintu keluar Indonesia) di Anambas. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Yamsil Umri, mengatakan bahwa Anambas termasuk dalam 88 pelabuhan sebagai pintu masuk dan keluar Indonesia. Menurutnya, Anambas telah siap menunggu kedatangan Menteri Perhubungan untuk melaksanakan survei. “Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Kementrian Pariwisata No. UM.001/18/ 9/DP3M/KEMPAR/2016 yang ditandatangani Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran

Pariwisata Mancanegara I Gede Pitana pada tanggal 26 April Silam. Tetapi kita masih menunggu survei dari Menteri Perhubungan,untuk penetapan pelabuhan yang akan digunakan entry dan exit point,” katanya, Minggu (22/5/2016). Umri menambahkan dengan ditetapkannya Anambas sebagai entry dan exit point akan membuka potensi wisata daerah ini selebar-lebarnya,dan akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah(PAD). Pasalnya para wisatawan tidak akan kesulitan mengurus Custom, Imigration, Quarantine,Port (CIQP). ”Ini jelas akan mempermudah wisatawan datang ke Anambas, karena sudah bisa mengurus CIQP disini. Lagian daerah kita ini,berbatasan langsung dengan negara Vietnam, Thailand dan Malaysia,” terangnya. Menurut Umri, disetujuin-

Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Terbit sejak 26 Februari 2012 PT Rakyat Media Pratama Akta Notaris No.179 Pengesahan Menteri Hukum Dan HAM RI AHU-10-04744/2014, Tanggal 5 Maret 2014 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 Izin TDP No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000 Penanggung Jawab Mawardi, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Mawardi, Pemimpin Perusahaan Jasniwati, Wkl Pemimpin Umum Erwinsyah.SH Wakll Pemimpin Redaksi Boy Hendri.SH Sekretaris Redaksi Marlina Redaksi Pelaksana Andi Setiawan.Amd Redaktur Hadi Sucipto, Gunawan, Iqbal Ramadan, Abdul Haris.SH Liputan Batam Iqbal Ramadhan, Bahtiar, Ferianda, Robby.N Divisi Iklan Hermawan, Bahtiar Divisi Pemasaran Johar Munik (Kepala), Bahtiar Dewan Redaksi Mawardi. M, Marzuki. SE, Boy Hendri. SH, Erwinsyah. SH, Eddy Dadory Penasehat Hukum Sugiarno. SH.MH, Ramdani Hasibuan.SH Perwakilan DKI Jakarta Hardiansyah. SE, Mahyuddin Liputan Jabodetabek Bintang Partogi Sianturi, Zulfikar Mykel Meidy Egeten, Darmawan, Sukandar, Ismail Perwakilan Sumatera Utara Sofian (Kepala), Dedi Topan SH, Rusli P Perwakilan Sumatera Barat Amina Zalani Perwakilan Provinsi Riau Effendi Basri, Abd Muin Biro Kabupaten Karimun Jimi Mamo Biro Kota Tanjungpinang Anton (Kepala), Tio Imando BiroKabupaten Bintan Anton (Kepala), Herman, Suratman Biro Kabupaten Natuna Naidiran, Herianto, Abdul Malik Biro Kabupaten Lingga Selamat Riadi (Kepala Biro) Biro Kabupaten Anambas Romi (Kepala Biro), Mulyadi, Nurdin Biro Kabupaten Deli Serdang Azhar Munik (Kepala Biro), Kastro Sinaga, Darmin Sitorus Biro Kabupaten Kampar Irwan (Kepala Biro), Sayuti, Amiruddin Pane Biro Kabupaten Meranti Ibrahim (Kepala Biro), Syarifuddin, Sofian Idrus Lay Out Wandi Tarif Iklan Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom harga tambahan PPN 10 persen. Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan Jalan Kemuning 1 Komplek Taman Dotamana/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam, Kepri-Kode Pos 29464 Telp (0778)7498179, (0778)-479636, Fax (0778)-479529

Dicetak Oleh PT Media Cetak Batam Jln: Tenggiri Tj Sengkuang, Batu Ampar Batam 0778 - 4100200, FAX 0778 - 4100205, Kode Pos 29452 Perwakilan Jakarta Komplek Pesona Kayangan Mungil 1 Blok U No.6 Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021)-22963455 Kode Pos 16411. Rekening : Bangk BTN Cabang Penuin No. Rekening : 00220-01-50-004107-5 Bank Riaukepri No. Rekening :132-08-00130 AN PT Rakyat Media Pratama Redaksi Email rakyatmediapers@gmail.com rakyatmedia77@yahoo.com Website : www.rakyatmediapers.co.id

ya salah satu pelabuhan di Anambas sebagai entry dan exit point adalah melaksanakan peraturan Presiden nomor 21/2016 tertanggal 2 Maret tentang bebas Visa Kunjungan Kementrian Hukum dan HAM yang menetapkan Permen No 17 tahun 2016 tertanggal 18 April tentang tempat pemeriksaan Imigrasi tertentu. Syarat dan keterangan Tujuan Orang Asing yang mendapatkan Bebas Visa Kunjungan (BVK). “Syarat-syaratnya antara lain Memiliki Pasport yang sah dan berlaku paling singkat 6 bulan, memiliki tiket kembali atau terusan kenegara lain, dan tidak masuk dalam daftar penangkalan. Mereka yang berhak memiliki fasilitas BVK adalah kunjungan wisata, Keluarga, sosial Seni dan Budaya, tugas pemerintah dan lainnya,” tegasnya. (rm/net)

PELABUHAN yang dijadikan tol laut terletak di Kota Tarempa Kabupaten Anambas

Kemenhub Setujui Rute KM Bukit Raya Singgahi Tambelan TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Muramis, mengatakan Dirjen Perhubungan Laut, Kementeriaan Perhubungan-RI, telah menyetujui penambahan rute Kapal Pelni ke Tambelan dari pelabuhan Sri Bayintan Kijang. Persetujuan Dirjen Perhubungan Laut untuk penambahan rute Kapal Pelni KM.Bukit Raya itu, diproses Direktur Lalu Lintas Laut, Adolf Tambunan, dan diteruskan ke Dirjen Perhubungan Laut dan Kementerian Perhubungan untuk diteruskan ke PT.Pelni. “Mudah-mudahan, pada 28 Mei 2016 mendatang, PT.Pelni, secara resmi telah membuka rute ke Tambelan ini, melalui jadwal keberangkatan dari Pelabuhan Kijang, “ ujarnya kepada wartawan di Tanjungpinang. Selain penambahan rute Kapal Pelni ke Tambelan, tambah Muramis, Dirjen Perhubungan laut juga mengatakan, pelaksanaan tender dan kontrak pemenang perusahaan pihak ketiga yang memperbaikai sejumlah Kapal Printis Kementerian Perhubungan yang saat ini sedang naik docking itu, juga sudah selesai dilaksankan.”Kontraktor pemenang tender perbaikan kapal printis yang rusak juga sudah ditandatangani, dan 30 Mei 2016 perbaikan pada KM. Sabuk Nusantara 30 dan 39 serta sejumlah

KAPAL milik PT Pelni KM Bukit Raya yang akan melayari Tembelan

kapal Printis lainnya akan mulai dilaksanakan,” ujarnya. Mengenai pengaturan rute, Muramis menyatakan sepenuhnya diserahkan pada PT.Pelni untuk mengaturnya, demikian juga dengan besaran Tiket. ”Untuk besatan tiket dan jalur rutenya, apakah dari Kijang terlebih dahulu langsung ke Tambelan, nanti PT.Pelni yang akan mengaturnya,” sebut Muramis. Sebelumnya, akibat rusak dan biaya perbaikan seta operasional kapal printis di Kepri belum dikucurkan Kementerian perhubungan ke PT.Pelni, tiga Kapal Printis Kementeriaan Perhubungan di Kepri diantaranta, KM.Sabuk Nusantara 30 dan 39 serta KM.Gunung Bintan, tidak dapat berlayar. Sehingga membuat arus transportasi dari Tanjungpinang, ke sejumlah pulau di Kepri menjadi mandek. Atas dasar itu, Plt.Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, menyu-

rati Kementerian PerhubunganRI, untuk meminta dan mengajukan penambahan rute Kapal Pelni KM.Bukit Raya agar dapat melayari Tambelan, sebelum ke sejumlah pulau lainnya. Kalau penambahaan rute yang diajukan itu, nantinya tidak dapat cepat direalisasikan, maka Nurdin menegaskan, Pemerintah Provinsi Kepri akan melakukan pencarteran kapal, yang tentunya mengikuti aturan yang ada.”Kalau ini juga nanti tak maksimal, mau tak mau kita carter kapal, yang tentunya sesuai dengan aturan yang ada,” sebutnya. Sebagaimana diketahui, jadwal dan rute KM Bukit Raya yang sandar di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang hanya satu kali dalam 15 hari. Sedangkan lama waktu tempuh dari Kijang ke Tambelan memakan waktu hingga 3 hari, sebelum akhirnya melayari sejumlah pulau lainnya hingga ke Kalimantan. (rm/bty).

Pemkab Lingga Usulkan Pengembalian Status Pelabuhan Eksport LINGGA, RAKYAT MEBeberapa lokasi pelabuDIA-Pemerintah Kabupaten han eksport yang akan di Lingga persiapkan rencana bangun, juga telah dibahas usulan pengembalian status dalam pertemuan diantaranpelabuhan eksport ke Keya Penuba, Serteh, Sebayur, menperindag RI.Hal itu, Tajurbiru, dan Sungai mengingat upaya daerah Tenam.Nantinya, terang membangun hilirisasi pada Awe, pelabuhan eksport ini berbagai sektor perkebunan juga akan memberikan kondan perikanan, dan hasil tribusi yang besar terhadap olahan tambang yang saat penghasilan asli daerah ini mulai menuju prospek (PAD). Segala biaya dan yang baik.Alias Wello tarif eksport tidak lagi harus (Awe), Bupati Lingga menmelalui ceck point pelabuBupati Lingga gatakan, saat ini hulu dari han eksport Batam. Alias Wello berbagai sektor pertanian Upaya ini termasuk priKabupaten Lingga sedang oritas pemerintah daerah, menuju kearah keberhasilan, terlebih pada karena akan memberikan tingkat kepercayaan pertanian pangan dan perkebunan. lebih kepada calon investor untuk berinProspek tersebut tentunya menuntut pevestasi di Lingga. Sejatinya, pengusaha akan merintah daerah membangun hilirisasi, guna menilai peluang mulai dari hulu hingga pemasaran hasil produk daerah.”Kita harus hilirnya.Saat ini saja sudah ada 3 perusamenyiapkan hilirisasinya. Salah satu bentuk haan Tapioka, tengah mempersiapkan izin yakni, dengan mengembalikan status pelabuhan investasi di Lingga. Ketiganya akan memeksport. Pelabuhan Penuba dulunya pernah produksi produk turunan seperti tapioka, berstatus pelabuhan eksport. Namun seiring gaplek, etanol, dan bio etanol. berjalannya waktu, dan menurutnya hasil proSelain itu, investor besar dari China yang duksi perikanan Lingga, status itu dialihkan akan mengucurkan investasi sekitar 15 Triliun ke Batam,” kata dia, di Daik Lingga, Minggu. untuk membangun smelter tambang dengan Dia mengatakan, sejauh ini pemerintah produk turunan Alumina, dalam jumlah produkdaerah sedang mendudukkan rencana itu si 2 juta ton pertahun, juga akan membutuhkan dengan seluruh pihak terkait, mulai dari Disdukungan hilirisasinya. ”Untuk itu, kita harus perindag, Bea Cukai, Perhubungan, Syahpenuhi kebutuhan pelabuhan eksport tersebut, bandar, dan sebagainya.”Kemarin sudah kita terutama untuk produksi besar seperti tapioka dudukan. Usulan ini akan segera di sampaidan gaplek. Selain itu, hasil pertanian pangan kan kepada Pemerintah Pusat. Sebagai daerkita juga dapat di eksport. Kan ironis, kalau seah penghasil, kita butuh dukungan hilirisasi bagai daerah penghasil, kita tidak mendapattersebut,” tutur Awe. kan status itu,” tutupnya.(rm/ant).

BUPATI KARIMUN PERINGATKAN WARGA WASPADAI PKI KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Bupati Karimun Aunur Rafiq memperingatkan kepada warga supaya mewaspadai bahaya laten paham komunis atau Partai Komunis Indonesia. Bukan hanya sekedar waspada, Rafiq juga meminta semua pihak untuk bersama-sama memerangi paham tersebut. Untuk memerangi itu, Rafiq meneken kerjasama bela negara dan wawasan kebangsaan dengan Dandim 0317 Tanjungbalai Karimun Letkol Inf D Ketut Artha Suyasa. Penekenan kerjasama itu sempena dengan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke Bupati Karimun 108 di Halaman Kantor Bupati KaH. Aunur Rafiq rimun, Jumat (20/5/2016) pekan lalu. Rafiq menekankan kepada masyarakat agar menjaga keutuhan Nagera Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman apapun, termasuk paham komunis.”Kita sama-sama ketahui bahwa bagaimana bahaya laten PKI dan saat ini sedang maraknya muncul simbol-simbol komunis. Kita tidak lah berlebihan, kehawatiran kita ini bukan pula sebagai phobia, tapi merupakan antisipasi dari PKI, yang suatu saat bisa muncul,” kata Rafiq. Maka dari itu kata dia, wawasan kebangsaan dan bela negara harus dapat diterapkan dan dapat membangkitkan semangat jiwa kebangsasaan serta semangat cinta tanah air.”Oleh karna itu revolusi mental sebagaimana yang digaungkan oleh Presiden Joko Widodo harus ditrapkan dalam membangun negara dan bangsa ini. Mudahmudahan momentum Hari Kebangkitan Nasional ini kita harus samasama menjaga bangsa dari ancaman apapun,” katanya. Dalam kesempatan itu turut serta dilaksanakan pembacaan deklarasi anti komunis di Kabupaten Karimun oleh unsur kepemudaan, yang diprakarsai oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). (rm/hk)

DELAPAN DINAS PEMPROV KEPRI KINERJANYA BURUK DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau menggelar Rapat paripurna Istimewa tentang penyampaian laporan Tim Panitia Khusus (Pansus) atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) tahun anggaran 2015-2016. Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumawa Nadeak, SH yang didampingi oleh Wakil Ketua I Rizki Faisal, Wakil Ketua II, Husnizar Hood dan Wakil Ketua III, Amir Hakim Siregar, beserta Plt Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Ketua Pansus LKPJ, Sirajuddin Nur dalam pembacaan LKPJ membeberkan beberapa kinerja buruk dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Kepri yang dinilainya belum memuaskan. Mereka diantaranya adalah Dinas Koperasi dan UKM, Badan Penanamaan Modal (BPMPTSP), Dinas Sosial, Dinas Pemuda dan Olahraga, Disdukcapil, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Kesehatan dan Pendidikan termasuk Disperindag Provinsi Kepri. Hasil ini didapatkan dari (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang dilakukan dari tahun 2015 sampai April 2016. Pansus melihat ada hal-hal yang tidak jelas yang di lakukan oleh SKPD terkait.”Apakah saudara semua sepakat atas hasil LKPJ yang di bacakan,” tanya Nadeak kepada seluruh anggota DPRD Kepri yang hadir diruang rapat paripurna DPRD Kepri, belum lama ini Dompak. Seluruh anggota DPRD Kepri yang hadir menyepakati apa yang sudah ditanyakan Ketua DPRD Kepri tersebut dan meminta agar Plt Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun untuk segera mengevaluasi kinerja dari SKPD-nya.Ingin melihat lebih jauh bagaimana serba-serbi rapat paripurna istimewa tentang laporan Pansus LKPj Gubernur Kepulauan Riau tersebut. (*)

GUBERNUR Kepri dan Ketua DPRD Kepri memimpin sidang paripurna


CMYK

DAERAH PLN Janji Tak Ada Pemadaman Selama Ramadan KARIMUN, RAKYAT MEDIA-mengupayakan tidak ada pemadaman bergilir. Hal itu untuk menghindari ketidaknyamanan umat muslim menjalankan ibadah puasa. Sebab banyak aktifitas di malam hari. Sehingga PLN berupaya menyiapkan betul-betul kondisi mesin maupun jaringan terus dilakukan pemeliharaan. “Sejauh ini kita terus berupaya melakukan pemeliharaan baik jaringan maupun kondisi mesin masih aman. Hanya saja menjelang Ramadan ini kemungkinan ada beberapa pemadaman terencana dalam rangka pemeliharaan preventif agar jaringan tetap handal,” ujar Syahri, Selasa (24/5) kemarin. Lebih lanjut dikatakan, kondisi mesin sampai saat ini masih aman. Jadi pemadaman terencana disebabkan adanya pemeliharaan. Selain itu kondisi jaringan juga terus dijaga terlebih di saat terjadi hujan disertai angin kencang sehingga dapat menyebabkan ranting maupun pohon tumbang. Kondisi ini dapat menimbulkan pemadaman sementara. Syahri juga mengingatkan agar masyarakat dapat memberikan informasi jika terjadi gangguan sehingga pihaknya segera melakukan perbaikan. “Kita juga berikan apreasiasi kepada masyarakat yang sudah membayar tagihan rekening listrik tepat waktu, kita minta agar listrik terus dijaga agar tidak terjadi gangguan pemadaman,” tegasnya.(rm/bps).

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Jumat, 27 - 5 JUNI 2016 - MINGGU-III

4

Batam-Karimun Bersaing di Final MTQ Provinsi Kepri TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Kepri VI, mulai memunculkan persaingan untuk menjadi yang terbaik. Sampai sejauh ini, Kota Batam dan Kabupaten Karimun menjadi daerah yang banyak meloloskan kafilahnya untuk berlaga di final. “Sampai sejauh ini, Batam dan Karimun bersaing untuk menjadi yang terbaik. Karena dari beberapa kategori yang dipertandingkan, daerah yang terbanyak lolos adalah Batam dan Karimun,” ujar Sekretaris Dewan Hakim MTQ Provinsi Kepri VI, Mahadi Rahman, Selasa (24/5) Meskipun tidak secara rinci, Mahadi menyebutkakan cabang fahmil quran yang dilangsungkan di SMK Negeri 1 Tanjungpinang telah meloloskan, Bintan, Batam, dan Karimun untuk bertanding pada partai final. Selain itu ada juga cabang syarhil

quran yang digelar di Asrama Haji Tanjungpinang juga meloloskan Batam, Karimun, serta Tanjungpinang. “Besok (hari ini,red) akan dilakukan pertandingan finalnya. Tentu ini menjadi persaingan yang ketat, apakah Karimun bisa mempertahankan prestasinya atau Batam yang akan menjadi yang menjadi yang terbaik kali ini,” jelas Mahadi. Pria yang merupakan Direktur Quran Centre Batam tersebut juga mengatakan, cabang pertandingan lainnya yang sudah hampir rampung dipertandingkan adalah hafizd golongan 1 juz tilawah putra yang sudah memastikan, Karimun, Lingga, dan Batam ke babak final. Sedangkan untuk tilawah putri pada golongan tersebut salah satunya adalah Kota Batam yang akan berlomba di final. “Sementara untuk 5 jus putra yang berhasil ke final adalah Ka-

PARA dewan juri MTQ ke-VI Tingkat Provinsi Kepri

rimun, Batam, dan satu daerah lainnya. Pada Kamis mendatang (besok,red) akan dilangsungkan partai final untuk cabang qiraat dewasa,” tutup Mahadi. Dari informasi dilapangan, beberapa cabang pada MTQ Kepulauan

Riau VI Tahun 2016 mulai memasuki babak final. Seperti cabang MMQ yang berlangsung di Gedung Veteran Tanjungpinang. Sementara itu, pertandingan cabang khat alquran masih berlangsung di Masjid Raya Nur Ilahi, Dompak. (rm/bp)

BNN KEPRI TINGKATKAN RAZIA NARKOBA JELANG RAMADHAN 58 Personil Brimob Dan Polres Natuna Disiagakan di Pulau Jemaja ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Polres Natuna turunkan 58 personil ke Pulau Jemaja, untuk memastikan konsultasi publik PT Kartika Jemaja Jaya (KJJ) aman dan terkendali. Jumlah seluruh personil yakni gabungan dari tiga Polsek dan dua regu Brimob. Kapolres Natuna, AKBP Charles Panuju Sinaga, mengatakan pihaknya bertujuan untuk menjalankan semboyan polisi, yakni melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat. Hal itu dilakukan untuk menghindari kericuhan antar warga yang kontra terhadap PT KJJ. “Menjaga kondusifitas itu penting. Yang pasti kita tidak ingin sesuatu hal terjadi. Personil itu diturunkan setelah berkoordinasi dengan Bupati, meminta bantuan pengamanan

PULUHAN anggota Brimob Polda Kepri disiagakan di Pulau Jemaja, Anambas

di sana,” katanya, Rabu(25/05/ 2016) lalu. Charles menambahkan, personil itu ditarik setelah situasi Pulau Jemaja benar-benar aman dan terkendali. “Ditarik setelah situasi di Jemaja sudah aman. Mereka berjaga di sana untuk memastikan tidak adanya perkemban-

gan baru terhadap masyarakat,” terangnya. Sesuai dengan data yang berhasil dihimpun, 58 personil gabungan tersebut yakni 17 personil dari Polsek Siantan termasuk Kapolsek, 6 personil dari Polsek Matak, 14 personil dari Polsek Jemaja dan 21 personil dari dua regu Brim ob. (rm/bty)

BATAM, RAKYAT MEDIABadan Narkotika Nasional Provinsi Kepri akan tingkatkan kegiatan razia narkoba tempat hiburan malam di Kota Batam menjelang Ramadhan untuk memastikan umat Muslim nyaman dalam beribadah.”Kami akan gelar nanti. Namun kami masih menunggu kepastian jadwal yang akan ditetapkan Kepala (BNN),” kata Kabid Berantas BNN Kepri AKBP Bubung Pramiadi di Batam. Ia mengatakan, tempattempat yang disinyalir menjadi peredaran dan penyalahgunaan narkoba akan menjadi target razia.”Sebenarnya razia adalah kegiatan rutin yang terus kami laksanakan. Namun menjelang Ramadhan ini akan kami tingkatkan intensitasnya,” kata dia. Hingga saat ini, kata dia, Kota Batam masih menjadi wilayah kategori rawan pen-

CMYK

yalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.”Upaya perang terhadap narkoba harus terus ditingkatkan. Apalagi saat ini sudah menjelang Ramadhan, jadi harus dipastikan agar umat Islam bisa beribadah dengan tenang,” kata Bubung. Selain menjadi tempat transit narkoba khususnya jenis sabu dari Malaysia, saat ini Batam juga menjadi pasar bagi. Peredaran narkoba karena jumlah pengguna yang cukup besar. Operasi Bersinar yang sebelumnya dilaksanakan Polda Kepri dan BNN Kepri mampu menjaring ratusan pengguna yang selanjutnya menjalani rehabilitasi pada Panti Rehabilitasi BNN Kepri di Batam. Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian sebelumnya mengatakan akan terus memerangi narkoba seperti intruksi Presiden Joko Widodo mengingat Indonesia sudah darurat

ANGGOTA BNN Kepri melakukan razia di sejumlah tempat hiburan

narkoba.”Selain razia, peningkatan pengamanan pintupintu masuk narkoba seperti di pelabuhan juga terus ditingkatkan. Jika banyak narkoba bisa digagalkan sebelum masuk Batam, maka peredaran

pada daerah lain juga bisa dikurangi,” kata dia. Batam selama ini menjadi salah satu pintu masuk narkoba ke Indonesia yang diselundupkan jaringan internasional melalui Malaysia.(rm/ant)


CMYK

5

Jumat, 27 - 5 JUNI 2016 - MINGGU-III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

GALERI FOTO

Bupati Bintan H.Apri Sujadi, S.Sos

Hadiri Pembukaan MTQ Tingkat Provinsi SEMARAK Pawai Ta’aruf Kafilah Bintan pada pembukaan Perayaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Kepri di kota Tanjungpinang berlangsung meriah pada Sabtu pagi (21/5). Rombongan Pawai Ta’aruf Kafilah Bintan ini, di pimpin langsung oleh Bupati Bintan H.Apri Sujadi, S.Sos, Wakil Bupati Bintan Drs.H.Dalmasri Syam, MM dan Sekda Kab Bintan Ir.Lamidi beserta seluruh SKPD Kab Bintan. Pawai ta’aruf tampil dengan berbagai tarian dan ragam budaya melayu Kabupaten Bintan dimana kali ini, pawai mengangkat tema adat istiadat ” Minang Air ” khas Kecamatan Tambelan yaitu suatu tradisi khitanan turun temurun. Minang Air adalah tradisi mengambil air dari 7 sumur yang berbeda dengan sampan sebelum seorang anak lakilaki di khitan. Tradisi ini mengandung nilai kehidupan yang syarat keagamaan , serta falsafah hidup orang melayu. Penampilan Pawai Ta’aruf Kafilah Kabupaten Bintan, juga terlihat begitu memanjakan mata memandang dengan kapal hias, rombongan bunga telur, rombongan sepeda ontel , marching band binaan Satpol PP dan tak lupa dengan penampilan khas kepiawaian memainkan sepeda tinggi oleh kafilah. Pada kesempatan tersebut, Bupati Bintan H.Apri Sujadi, S.Sos di temani oleh Wakil Bupati Bintan Drs.H.Dalmasri Syam, MM, Sekda Kab Bintan Ir.Lamidi, Ketua PKK Kab Bintan Ibu Debi Apri Sujadi dan Ketua GOW Kab Bintan Herdawati Dalmasri Syam yang juga turut menyematkan tanjak dan kain songket kepada Plt.Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Ibu Hj.Noorlizah sebagai cendramata yang di bawakan oleh Bujang dan Dara. Pada saat tersebut juga terlihat, semarak antusiasme warga setempat yang berada di sepanjang jalan rute pawai guna menyaksikan kemeriahan pawai ta’aruf. ” Semarak Pawai Ta’aruf dapat menumbuhkan semangat yang tinggi dan silaturrahmi lintas daerah ” ujar Bupati Bintan H.Apri Sujadi, S.Sos. (ist)

Bupati Bintan H.Apri Sujadi, S.Sos, dalam Acara MTQ Provinsi kepri

NURDIN BASIRUN pada pembukaan Perayaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Kepri

H.Apri Sujadi, S.Sos, Wakil Bupati Bintan duduk bersama Walikota Tanjungpinang, Bupati Natuna, Bupati Karimun dan Bupati Anambas.

WAKIL Bupati Bintan Drs.H.Dalmasri Syam, MM Bersama Istri di MTQ Provinsi Kepri

NURDIN BASIRUN pada pembukaan Perayaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Kepri

H.Apri Sujadi, S.Sos, Wakil Bupati Bintan duduk bersama Walikota Tanjungpinang, Bupati Natuna dan Bupati Karimun

PAWAI Ta’aruf Kafilah Bintan pada pembukaan Perayaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Kepri di kota Tanjungpinang


CMYK

SELEBRITY

Website: www.rakyatmediapers.co.id

Jumat, 27 - 5 JUNI 2016 - MINGGU-III

6

BABY MARGARETHA

SERING TAMPIL DI LAYAR LEBAR JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Baby Margaretha justru dikenal di internet terlebih dahulu daripada di media Indonesia lainnya. Performanya sebagai model dengan cepat menyebar dari forum ke forum, dan hal inilah yang sangat berperan dalam popularitasnya sebagai seorang selebritis. Setelah itu, tampaknya Baby hanya tinggal menunggu waktu untuk dikenal sebagai salah satu ikon model terseksi di Indonesia. Dengan eksistensinya saat ini, Baby memiliki peluang untuk menjadi sosok se-fenomenal Sarah Azhari pada tahun 90-an. Ia juga tampaknya perlu lebih sering lagi tampil di berbagai film layar lebar serta melakukan pemotretan untuk berbagai media ternama.(rm/red)

Baby Margaretha Pemain Film layar lebar

Suryono Jadi Buronan,

Dituduh Rebut Pacar,

Bella Shofie Enggan Komentar Bebizie Siap Laporkan

POLWAN Cantik Bripda Muthia

Bripda Muthia,

Polwan Cantik yang Dianiaya JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Nama Bripda Muthiakini menjadi sorotan publik. Miliki kulit mulus, rambut lurus dan mata yang indah membuat masyarakat jatuh hati kepadanya. Seperti yang sudah diketahui, sebelum dipindahkan ke Mabes Polri, Bripda Muthia pernah bertugas di Polres Bogor. Namun, nasib buruk menimpa pemilik akun instagram @muthiasyahra ini. Dari foto-foto yang beredar, ia diduga telah dianiaya oleh jun Komisaris Besar Polisi (AKBP) yang miliki inisial BH. Mengenai hal tersebut Kapolri Jenderal Polisi, Badrodin Haiti mengatakan bahwa kasus ini sudah diproses secara hukum. Miliki wajah cantik dan berita menyedihkan mengenai dirinya. Bripda Muthia Syahra pun menjadi perbincangan publik. Untuk kamu yang penasaran dengan wajah polwanini, yuk kenali ia lebih dalam lewat 7 potret cantik.(rm/net)

JAKARTA, RAKYAT MEDIA- Suryono, pengusaha sekaligus suami Bella Shofie kembali dikabarkan menjadi buronan polisi. Suryono dituduh telah melakukan penipuan pada seorang klien dan kini tengah menjadi incaran aparat penegak hukum. Mengetahui sang suami kembali terlibat kasus hukum, Bella Shofie malah enggan berkomentar. Alih-alih mengomentari masalah yang menjerat suaminya, Bella malah membahas soal perceraian mereka. ”Aku enggak tahu sampai kapan, dari bulan satu kan, semua belum kelar. Sudah lima bulan, masih digantung-gantung kayak gini, belum selesai,” kata Bella dilansir ‘Go Spot’ Berbulan-bulan digantung oleh suami yang ingin diceraikannya diakui Bella membuatnya lelah. Hal ini pun dijadikannya pelajaran, dengan harapan dirinya tak akan pernah lagi bercerai di kemudian hari jika suatu saat menikah lagi.”Aku capek sih sebenarnya. Makanya dalam hati aku satu hal yang tidak mau aku ulangi lagi dan mudah-mudahan tidak terulang adalah perceraian,” sambung Bella.

Dewi Perssik

SURYONO dan artis Bella Shofie

Meski masih menjadi suami istri, namun Bella Shofie mengaku sudah berbulan-bulan tak pernah bertemu dengan Suryono. Selama ini, mereka hanya berkomunikasi melalui telepon atau pesan singkat. ”Komunikasi ada, Cuma enggak ketemu. Karena sekarang sudah sendiri, aku punya tanggung jawab yang besar, jadi ya secara enggak langsung aku harus bisa mandiri,” jelas Bella. Namun, kesempatan untuk bertemu pertama kalinya setelah berbulan-bulan mungkin akan datang pada awal Juni nanti. Pasalnya, Bella dijadwalkan akan mengisi sebuah acara di Jayapura pada Juni

Ega Olivia Dalami Peran di Pacarku Anak Koruptor Lewat Internet

ARTIS sineteron Ega Olivia

JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Ega Olivia menjadi salah satu pemain dalam film Pacarku Anak Koroptor. Dalam film yang disutradarai oleh Sys NS ini, Ega berperan sebagai seorang wanita pengedar narkoba. Demi mendapatkan kesan berbeda dari pribadi sehari-hari, Ega rela memangkas rambut panjang kesayangannya untuk lebih menghayati perannya. Aktris berusia 21 tahun ini pun menjalani syuting dengan penuh semangat. Yang membuatnya makin semangat, pesinetron 7 Manusia Harimau ini juga beradu akting dengan kekasihnya, Addin Hidayat. Menjadi sensasi tersendiri karena ia tak pernah merasa bosan ketika berada di lokasi syuting yang terkadang harus lama menunggu panggilan pengambilan gambar. Pasti asik sih, asik nungguinnya. Karena kan dalam syuting kita ada nunggunya, kalau ada pasangan jadi gak BT sih nunggunya. Kita satu film tapi beda geng. Soalnya di film ini banyak geng gitu,” tutur Ega Olivia di CGV Blitz, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, beberapa hari lalu. Untuk pendalaman karakter, Ega banyak belajar dari internet. Dari hasil berselancar di dunia maya itu Ega mempelajari bagaimana gaya bicara serta liku tubuh seorang pemakai ataupun pengedar barang haram tersebut. Selain Ega Olivia, film ini juga dibintangi oleh Jessica Mila, Camelia Malik, Ahmad Albar, Masayu Anastasia, Guruh Soekarno Putra, Jajang C. Noer dan Ray Sahetapy. Film Pacarku Anak Koruptor tayang di bioskop mula hari, 26 Mei 2016. (rm/andre). CMYK

nanti.Kesempatan itu tentu bisa dimanfaatkan Bella untuk bertemu dengan Suryono dan membicarakan masalah rumah tangga mereka. Tetapi penyanyi kelahiran 5 Februari 1990 itu tak mau terlalu banyak berharap, apalagi dia pergi ke Jayapura untuk bekerja, bukan urusan pribadi. ”Untuk pertama kalinya mungkin aku akan ketemu lagi setelah beberapa bulan. Nanti tanggal 4 Juni aku nyanyi di Papua. Tapi aku enggak ketemu dia juga. Kan aku harus profesional juga. Walaupun aku di Papua, tapi ya namanya kerja, ya aku harus profesional,” pungkas Bella.(rm/tb)

JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Dewi Persik kembali terlibat perseteruan panas dengan pedangdut lain. Kali ini, mantan istri Saipul Jamil tersebut bersitegang dengan pedangdut Bebizie.Bebi mengklaim telah dituduh oleh Depe merebut pacarnya, Jhonson. Pedangdut bernama asli Sri Mulyati itu mengatakan jika Depe telah mencaci makinya lewat telepon karena tak terima Bebi merebut pacarnya. ”Tanggal 15 pagi kalau enggak salah, handphone Bebi berdering. Ternyata dari mami Depe. Aku angkat dong, mungkin mau ngasih job atau apa. Tiba-tiba dia menanyakan aku ada chat DM sama Jhonson. Tapi aku bilang enggak ada. Cuma waktu di Instagramnya Jhonson, dia kan ngupload main DJ dimana, sebagai teman di Instagram kan, (aku bilang) sukses ya,” cerita Bebi dilansir ‘Go Spot’. Pedangdut kelahiran 1984 itu melanjutkan, “Cuma Dewi mengarahkan bahwa ada terjadi chatting antara aku dan Jhonson di DM. Aku bilang enggak ada. Tapi dia enggak

peduli. Ngamuk, memaki aku, menuduh aku, memfitnah seperti orang kesurupan memarahi Bebi.” Tak terima dituduh demikian, Bebi pun siap menempuh jalur hukum untuk memberikan pelajaran pada Depe. Ditemani pengacaranya, Bebi berencana melayangkan somasi pada pedangdut kelahiran Jember itu.”Itu sudah cukup, unsur deliknya bahwa dia (Depe) seseorang yang menista, artinya dia sudah menuduh seseorang, mencela dengan kata-kata kotor, yang tidak manusiawi itu sudah menyerang kehormatan Bebizi,” papar pengacara Bebi, Eddy Ribut Harwanto, SH.(rm/ oz).

Vicky Prasetyo Tersandung Kasus Penipuan Lagi JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Mantan tunangan pedangdut Zaskia Gotik, Vicky Prasetyo, kembali tersandung masalah hukum.Kali ini pria yang dikenal dengan gaya berbahasanya yang kacaubalau tersebut dilaporkan ke Polda Metro Jaya dalam kasus penipuan senilai Rp 200 juta. Vicky diduga menipu Ijong, mantan suami Cita Citata. Ijong disebut telah menyerahkan uang senilai Rp75 juta kepada Vicky Prasetyo untuk diorbitkan menjadi artis. Namun, hingga kini Ijong belum juga jadi artis, seperti janji Vicky Prasetyo.Selain Ijong, Vicky Prasetyo juga diduga menipu 3 cewek cantik, yakni Fania Nada, Lisa Anastasia, dan Reyhan. Modusnya sama, mereka dijanjikan untuk diorbitkan menjadi artis. Fania Nada mengatakan, dia mengenal Vicky Prasetyo saat bernyanyi di

ARTIS Vicky Prasetyo

suatu tempat. Di tempat itu, Fania bertemu Vicky Prasetyo dan menawarkan jasa agar Fania cepat menjadi penyanyi terkenal.”Dia nawarin aku, mau ga cepat tenar. Gabung sama Vicky. Akhirnya, aku tuh, ya udah aku coba gabung ama dia,” ujar Tania di acara Fokus Selebriti. “Trus awalnya benar tuh, aku dimasukin TV ama dia. Nah setelah itu, aku dibuatin lagu. Beli lagu Vicky Rp 25 juta. Nah setelah lagu dan video klip sudah jadi, dia minta uang sebesar Rp200 juta buat

promoin aku,” tambah Fania. Setelah uang disetorkan, janji Vicky Prasetyo tak kunjungi ditepati. Akhirnya, Fania melaporkan Vicky Prasetyo ke Polda Metro Jaya dalam kasus penipuan.”Sudah sempat hubungi, WA berkali-kali. Cuman dia tuh banyak janji, besok, atau entar. Senin Rabu, Senin Rabu. Sampai 4 bulan ini aku digituin terus. Akhirnya aku mendatangi Polda, laporin Vicky Prasetyo karena akun merasa dirugikan,” tandas Fania. (rm/tb)


CMYK

7

GALERI FOTO BUPATI LINGGA ALIAS WELLO SAMPAIKAN LKPJ TAHUN 2015

Jumat, 27 - 5 JUNI 2016 - MINGGU-III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

masalahan defisit yang dialami negara. Sementara itu, untuk menutupi kemerosotan pendapatan yang ratarata bersumber dari APBN tersebut, tidak mampu disiasati daerah dengan memanfaatkan sektor pendapatan asli daerah (PAD). Oleh karena itu, beberapa rencana kegiatan pembangunan uang telah dibuat, terpaksa di efesiensi. Menyoroti pendapatan daerah melalui sektor PAD, Awe menyebutkan, target pencapaian PAD yang pada tahun 2015 lalu sebesar 21 Miliar, mengalami pergeseran, atau terealisasi hanya 20 Miliar. Jumlah PAD tersebut juga tidak pernah mengalami peningkatan yang signifikan, dari sejak awal terbentuknya kabupaten Lingga. "Ini menunjukkan kinerja pemerintah kurang memuaskan. Under target. Untuk tahun 2016, perlu ada peningkatan PAD, menggali sumber PAD dengan membuka peluang investasi yang sebsar-besarnya. Harus ada gerakan ramah investasi untuk meningkatkan PAD," kata Awe. Sedangkan untuk realisasi APBD tahun 2015 yang hanya Rp 572 Miliar, dikatakan Awe, tidak boleh terjadi lagi di tahun anggaran berikutnya. Karena dengan anggaran sebesar itu, Kabupten Lingga hanya akan jalan di tempat.

"Penurunannya berkisar Rp 138 Miliar dibanding tahun 2014. Perlu ada upaya memperoleh dana pusat. Koordinasi dengan satker dan kementerian untuk merebut DAK tahun 2016 dan 2017 nanti. Sekarang sudah tidak menjadi model lagi, hanya mengandalkan APBD. Tidak mungkin dan mampu meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan dengan mengharapkan dana itu. Bagaimana nanti, pemerintah benar-benar mampu memberikan kemudahan dan jaminan kepada investor untuk membangun dan mendongkrak PAD?," ungkap Awe. Dia menargetkan, pada APBD Lingga tahun 2017, pemerintah daerah harus mampu menargetkan anggaran mencapai 1 Triliun. Pencapaian yang tidak mudah itu, menuntut semmua jajaran SKPD harus bekerja extra, dan lebih cerdas dalam membuat program kegiatan pembangunan. Kembali kemasalah peningkatan PAD melalui investasi, kata Awe, tentunya hal tersebut tidak akan terlepas pran legislatif Lingga. Dia berharap, pihak DPRD juga membantu usaha yang menjadi target besar Kabupaten Lingga kedepan, menjadi Lingga Terbilang. "Kita akan perbaiki sama-sama dan betul-betul berkerja, tidak ada satupun investasi tanpa rekomendasi DPRD Lingga lagi," tutupnya. (ist)

BUPATI Lingga Alias Wello, sampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawban (LKPJ) kepala daerah, atas penggunaan anggaran APBD tahun 2015, di sidang paripurna DPRD Lingga

BUPATI Lingga Alias Wello, sampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawban (LKPJ) kepala daerah, atas penggunaan anggaran APBD tahun 2015, di sidang paripurna DPRD Lingga, Kamis (28/4/2016) siang. LKPJ tersebut memaparkan pencapaian target pembangunan daerah dari relaisasi anggaran pada APBD 2015 lalu. Paripurna yang diikuti 15 dari 20 Anggota dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Lingga itu berlangsung hikmat, dan turut disaksikan seluruh jajaran pemkab Lingga, FKPD, Camat, Lurah, Kades serta seluruh SKPD. Awe sapaan akrab Bupati Lingga yang baru dua bulan menjabat mengatakan LKPJ 2015, diawal penyampaiannya menyebutkan, LKPJ kali ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana kali ini terdapat dua pertanggung jawaban kepemimpinan, yakni mantan bupati Lingga, H Daria diakhir periodenya Agustus 2015, kemudian Penjabat Bupati Lingga Edi Irawan melanjutkannya sampai dilantiknya kepala daerah defenitif. Dari berbagai sektor pendapatan daerah pada tahun 2015, disampaikan Awe, telah mengalami pergeseran cukup signifikan dari target yang dibuat daerah. Hal itu terjadi karena beberapa faktor, salah satunya per-

BUPATI Lingga Alias Wello bersalaman dengan ketua DPRD kabupaten lingga

BUPATI Lingga Alias Wello bersalaman dengan ketua DPRD kabupaten lingga

BUPATI Lingga Alias Wello, bersalaman dengan anggota DPRD kabupaten Lingga

BUPATI Lingga Alias Wello, sampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawban (LKPJ) kepala daerah, atas penggunaan anggaran APBD tahun 2015.


CMYK

NASIONAL

Jumat, 27 - 5 JUNI 2016 - MINGGU-III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

8

Kadis PU Langkat Ditunding Terlibat

Persekongkolan Tender Proyek SEBANYAK 2 ton Barang Bukti bawang merah asal India yang disita Poldasu

Polda Sumut Amankan 2 Ton Bawang Ilegal Asal India MEDAN, RAKYAT MEDIA-Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut mengamankan 2 ton bawang ilegal asal India di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Kamis (19/5/ 2016). Selain bawang, Polisi juga mengamankan tiga orang pelaku yang diduga menyelundupkan barang tersebut berikut satu unit mini bus Karsima dengan Nopol BK 7042 UD. “Tadi pagi kita amankan 190 karung bawang merah tanpa dokumen, yang dikemudikan oleh tiga pelaku berinisial J (40); S (27) dan H (34). Bawang ini diduga milik HL, yang masuk melalui pelabuhan tikus di Teluk Nibung, Tanjungbalai dan rencananya akan diedarkan di Medan,”kata Direkrimsus Polda Sumut Kombes Pol Toga H Panjaitan. Dari hasil pemeriksaan, sambung dia, bawang merah yang dimuat dalam karung merah itu diberi label warna kuning bertuliskan, nama biasa yakni bawang, berat 9,5 Kg, asal India, pengimpor bernama Nam Heong Trading SDN BHD warga Malaysia. Sedangkan pengekspornya berinisial MS Sarah Exim PVT Ltd India. “Pengimpor dan pengekspor masih dalam penyelidikan, karena bawang asal India ini masuk ke Indonesia secara ilegal agar tidak kena Bea Cukai,” ujarnya didampingi, Kasubdit I/Indag AKBP Ikhwan Lubis dan Kasubbid Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Sumut AKBP MP Nainggolan. Mantan Kapolres Asahan ini menambahkan, saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut. “Kita masih melakukan pemeriksaan dan akan kita kembangkan. Waktu penangkapan, orang ini (sopir dan kernet) sedang menunggu pemesan,” timpalnya. Toga menyebutkan, penyeludupan bawang merah dengan menggunakan mini bus ini merupakan modus baru. Karena, biasanya penyeludupan serupa menggunakan truk. “Iya, ini modus baru. Akan kita selidiki, termasuk dari jalur-jalur tikusnya,” ucapnya. Lebih lanjut dikatakannya, kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp30 juta. “Harga bawang merahnya Rp40 ribu/ kilogram (Kg). Total keseluruhan nilai bawang merah yang kita amankan Rp70 juta. Ini masuknya tidak bayar pajak,” bebernya. Untuk selanjutnya, bawang merah sitaan tersebut akan diserahkan ke Bea Cukai dan Balai Karantina. Untuk pasal yang dilanggar yakni, Pasal 102, 103, 104 Undang-Undang (UU) RI Nomor 17 tahun 2006 sebagaimana diubah dari UU Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan dengan ancaman pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama 10 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp5 miliar.(rm/sof)

Pegawai Honor Dishub Medan Palsukan Buku KIR

RATUSAN tumpukan Buku KIR yang dipalsukan pegawai Dishub Medan

MEDAN, RAKYAT MEDIA-Aparat kepolisian Sektor Medan Helvetia membongkar praktik pemalsuan buku kir atau buku pengujian kendaraan bermotor di Kota Medan. Sebanyak delapan orang tersangka berhasil diringkus. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti alat-alat pembuatan buku kir. Pemalsuan kir ini diotaki oleh seorang pegawai hononer di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan. Pemalsuan dilakukan di komplek Perumahan Sunggal, Jalan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal. Dari rumah tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti dokumen pengujian kendaraan bermotor, lempengan aluminium palsu dan puluhan buku kartu uji berkala, serta dua unit komputer dan sejumlah stempel palsu. Berdasarkan hasil penyidikan polisi, pemalsuan dokumen pengujian kendaraan bermotor ini diotaki oleh tersangka MAP yang merupakan pegawai honorer di Dishub Kota Medan. Selain berperan sebagai pemalsu tanda tangan dan stempel pejabat dinas perhubungan, proses pengerjaan dokumen kir palsu juga dilakukan di rumah tersangka MAP dan meraup keuntungan sebesar Rp2 juta rupiah perdokumen. Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 263 junto 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman penjara enam tahun penjara. Kini, polisi masih melakukan penyelidikan kasus tersebut untuk mengetahui keterlibatan pihak lain.(rm/suf)

LANGKAT, RAKYAT MEDIA-Dinas PU langkat terus menjadi sorotan publik, tak hanya kualitas pengerjaan yang dinilai dikerjakan asal jadi. Namun Kepala Dinas PU Ir Bambang Irawadi, dituding ikut terlibat dalam permainan dan persekongkolan lelang ratusan paket proyek fisik tahun anggaran 2015 dan 2016 di Dinas PU yang dipimpinya. Informasi yang dihimpun media ini mengungkapkan, tiap tahun pelaksanaan di Dinas PU langkat langsung dipimpin oleh Kepala Dinas PU Langkat Bambang Irawadi selaku Pengguna Anggaran. Bahkan Kadis PU ini kabarnya membagi bagikan proyek tersebut kepada sejumlah anak mainnya. Salah satu anak mainnya adalah makelar proyek berinisial F, yang kini menjadi terdakwa kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Medan, dan APR yang kerap berkeliling dari berbagai Mall di Binjai dan Medan yang juga dituding sebagai makelar proyek. Modus operandi persekongkolan tender di Dinas PU Langkat, terkoordinir secara rapi, para pemenang proyek sudah ditentukan atau diarahkan kepada rekanan yang sudah menyetor sebesar 10 persen uang di depan. Bahkan pemenang tender juga merupakan kontraktor peliharaan pejabat penting di Langkat. Selain pemotongan fee sebesar 10

KEPALA Dinas PU langkat Bambang Irawadi KANTOR Dinas PU Langkat di Stabat

persen dari nilai proyek, ada juga pemotongan biaya pengamanan sebesar 1 persen dari anggaran proyek yang mencapai ratusan miliar. Oleh karena itu, pemenang tender sudah ditentukan atau diarahkan kepada rekanan yang sudah menyetor fee 10 persen tersebut. Maka, tiap tahun tender proyek di dinas PU Langkat, baik melalui LPSE dan manual, sarat dengan praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang justru sudah merugikan keuangan Negara. Lebih celaka lagi, kontraktor pemenang tender tersebut, dikabarkan banyak kontraktopr abal abal dan tidak professional, sehing-

ga kualitas proyek yang mereka kerjakan ditemukan asal jadi dan amburadul. Oleh karena itu, sejumlah elemen masyarakat di Langkat mengharapkan kepada Kejaksaan Negeri Stabat untuk mengusut permainan persekokongkolan tender yang disebut sebut melibatkan oknum Kepada Dinas PU Langkat Bambang Irawadi “Kita harapkan pihak Kajari Stabat mengusut praktek KKN dan permainan persekokongkolan Kadis PU Langkat, dengan menerima fee 10 persen untuk bagi bagi oknum pejabat, setoran 6,5 persen untuk panitia Proyek, untuk pengawas, dan seba-

gainya.”ungkap salah seorang kontraktor yang minta tidak ditulis namanya dalam berita ini. Sumber itu menambahkan, selama ini kontraktor di Langkat jadi sapi perahan oknum pejabat dan panitia proyek di Dinas PU Langkat. Mereka terpaksa mengikuti aturan main yang dibuat oknum Kadis PU Langkat. Kepala Dinas PU Langkat Ir Bambang Irawadi, yang coba dikonfirmasi terkait permainan persekongkolan tender proyek di Dinas PU Langkat belum lama ini di kantornya Stabat tidak berhasil ditemui karena yang bersangkutan tidak berada di tempat. (rm/supriadi)

Pedagang Korban Kebakaran Pasar Tavip Binjai Datangi Kantor Dispenda

RATUSAN pedagang Pasar Tavip Binjai datangi Kantor Dispenda Binjai

BINJAI, RAKYAT MEDIABertempat di Aula Utama ruang rapat DPRD Binjai, sejumlah perwakilan pedagang korban kebakaran di Pasar Tavip Binjai, melaksanakan musyawarah bersama membahas mengenai kejelasan status mengenai relokasi dan sewa menyewa yang telah diarahkan oleh pemerintah. Sebelumnya, perwakilan dari para pedagang ini telah menyurati DPRD Binjai guna mencari solusi dan jalan keluar para pedagang korban kebakaran di pasar Tavip pada tanggal 08 Mei yang lalu. Ketua DPRD Binjai Zainuddin Purba menegaskan, bahwa pemerintah akan membantu

persoalan ini dan berharap agar para pedagang dapat bersabar dan tidak melakukan tindakan yang merugikan pedagang. “Kita pasti akan membantu persoalan ini, saya berharap bapak dan ibu sekalian bersabar, jangan melakukan tindakan yang merugikan pedagang. Dinas terkait sudah melakukan analisa, sementara itu Walikota juga meminta kepada kami untuk melaporkan setiap perkembangan yang ada di Pasar Tavip,” papar Zainuddin Purba, Senin (23/05/2016). Sementara itu, perwakilan dari pedagang yang diwakili oleh Jhon, menuntut supaya pihak yang berwenang segera melaporkan hasil penyelidikan-

nya. “Sampai sekarang kami belum mengetahui hasil penyelidikan dari dinas atau instansi terkait. Sementara kontrak selama 25 tahun belum berakhir, mohon kami sebagai pedagang diberitau penyebab dari kebakaran kios kami,” ujarnya berharap. Dalam pertemuan ini, para pedagang merasa puas karena aspirasi dan keinginan mereka dapat di tampung oleh pera pejabat di lingkungan Kota Binjai. Turut hadir dalam pertemuan ini Kapolres Binjai AKBP M Rendra Salipu, Sekda Pemko Binjai Elyuzar, Kasat Pol PP Syahrial, serta anggota DPRD Kota Binjai.(rm/ sof).

Nelayan LangkatYang Ditangkap Polisi Malaysia

Tolak Tandatangani BAP LANGKAT, RAKYAT MEDIA-Nelayan tradisional asal Sei Bilah Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang ditangkap polisi maritim Malaysia menolak untuk menandatangani berita acara penangkapan dengan tuduhan memasuki perairan negara tetangga itu.”Mereka menolak menandatangani berita acara penangkapan (BAP) yang dilakukan polisi maritim Malaysia,” kata Direktur Rumah Bahari Pangkalan Brandan Azhar Kasim di Pangkalan Brandan, belum lama ini pada wartawan. Menurut Azhar, berdasarkan informasi yang diterimanya ada salah satu nelayan bernama Usman yang belum mau menandatangani BAP, karena merasa yakin masih berada di perairan Indonesia.Namun sayangnya, belum ada advokasi dari Konsulut Jenderal RI di Penang terhadap penangkapan nelayan tersebut. Sementara Ita, istri Usman mengatakan suaminya tidak mau menandatangani BAP tersebut dan ingin terlebih dahulu bertemu dengan Konsulat Jenderal RI di Pulau

Penang.”Kami sempat ditelepon yang menyampaikan suami saya tidak mau menandatangani BAP, namun setelah kami hubungi kembali yang menelepon tersebut tidak bisa lagi dihubungi,” katanya. Sebelumnya, sembilan nelayan tradisional asal Sei Bilah Kecamatan Sei Lepan, Langkat ditangkap polisi maritim Malaysia, ketika mencari ikan di tengah laut, Minggu (22/5) sekitar pukul 14.00 WIB.Kesembilan nelayan tradisional itu adalah Usman (41) sebagai nahkoda, Diki Wahyudi (17), Ridwan (36), M Saleh (58), M Fuad (40) Dedi (16), Syaiful Bahri alias Pol Botak (36), Hendra (33), dan Saiful Bahri. Penangkapan sembilan nelayan tradisional tersebut diketahui dari salah satu anak buah kapal bernama Syahrian yang pulang karena sedang mengalami sakit.Untuk itu, pihaknya mendesak pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri, untuk menyampaikan protes terhadap penangkapan sembilan nelayan tersebut, sekaligus agar segera dibebaskan.(rm/sof)

DESA Sei Bilah tempat tinggal nelayan Langkat yang ditangkap Polisi Malaysia

CMYK

WALIKOTA Binjai beserta Muspida Kota Binjai menanda tangni pada hari Kebangkitan Nasional

Warga Kota Binjai Menolak Keras Faham Komunis BINJAI, RAKYAT MEDIAWarga Kota Binjai menolak keras faham komunis dan segala bentuk kegiatan yang bertentangan dengan ideologi Pancasila. Penolakan faham komunis disampaikan pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Jumat (20/5/2016) pekan lalu di lapangan merdeka Binjai ditandai dengan penandatanganan pernyataan penolakan komunis oleh seluruh unsur FKPD dan pembakaran bendera komunis berlambang palu arit oleh Ketua DPRD Zainuddin Purba dan pimpinan organisasi kepemudaan. Ratusan warga yang mengikuti upacara Harkitnas juga ikut menandatangani sebuah spanduk bertuliskan Dengan semangat Kebangkitan Nasional kami warga Kota Bin-

jai menolak keras faham Komunis dan segala bentuk kegiatan yang bertentangan dengan ideologi pancasila. Sebelumnya, Dandim 0203 Langkat Letkol Inf Roy Hansen Sinaga, selaku inspektur upacara Hari Kebangkitan Nasional, mengingatkan masyarakat untuk melaporkan kepada pihak berwajib jika ada menemukan symbol-simbol komunis. Dalam UU nomor 27 Tahun 1999 menyebutkan barangsiapa secara lisan dan tulisan menyebarkan ajaran komunis diancam hukuman penjara maksimal 15 tahun.Peringatan Hari kebangkitan Nasional, selain menggelar upacara bendera, juga dilaksanakan ziarah ke Taman makam Pahlawan Suhada Binjai.(rm/sufriadi).


CMYK

9

Jumat, 27 - 5 JUNI 2016 - MINGGU-III

BUPATI Karimun, Aunur Rafiq Peringatan Hardiknas 2016.

Website: www.rakyatmediapers.co.id

GALERI FOTO

WAKIL Bupati karimun Mengikuti Upacara Hardiknas

BRANCH Manager PT. Saipem Karimun Terima Penghargaan Diperingatan Hardiknas

BUPATI Karimun, Aunur Rafiq Memberikan Penghormatan Saat Pengibaran Bendera Merah Putih Pada Peringatan Hardiknas 2016.

BUPATI KARIMUN AUNUR RAFIQ PIMPIN UPACARA HARDIKNAS 2016 BUPATI Karimun, Aunur Rafiq Memberikan Penghormatan Saat Pengibaran Bendera Merah Putih Pada Peringatan Hardiknas 2016. Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengharapkan melalui peringatan Hardiknas tahun ini dapat dijadikan sebagai momentum profesionalisme bagi tenaga pendidik. Dengan profesionalisme tenaga pendidik, mutu dan kualitas pendidikan di daerah berlandaskan empat azam ini dapat meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini dikatakannya dalam sambutan saat memimpin upacara peringatan Hardiknas di lapangan panggung rakyat Putri Kemuning Coastal Area Kabupaten Karimun, Senin (2/5/2016). Dalam sambutannya Bupati Karimun juga membacakan amanat Mendikbud RI, Anies Baswedan. Yang mana kutipan dari amanat tersebut menyebutkan Hardiknas sebagai hari kesadaran tentang pentingnya kualitas manusia.

Presiden Jokowi menggariskan bahwa Indonesia akan menjadi bangsa yang disegani dunia dan akan berhasil dalam berbagai kompetisi era global jika tinggi kualitas manusianya. Karakter terdiri dari dua bagian. Pertama, karakter moral, sesuatu yang sering kita bicarakan. Karaker

moral itu antara lain adalah nilai Pancasila, keimanan, ketakwaan, intergitas, kejujuran, keadilan, empati, rasa welas asih, sopan santun. Yang kedua dan tak kalah pentingnya adalah karakter kinerja. Di antara karakter kinerja adalah kerja keras, ulet, tangguh, rasa ingin tahu, inisiatif, gigih, kemampuan beradaptasi, dan kepemimpinan. "Kita ingin anak-anak Indonesia menumbuhkan kedua bagian karakter ini secara seimbang. Kita tak ingin anak-anak Indonesia menjadi anak yang jujur tapi malas, atau rajin tapi culas," tegasnya. Dalam amanat ini juga ada pesan khusus, untuk bersama-sama perluas keriaan pendidikan dan kebudayaan selama sebulan ke depan. Pesan lainnya, mari bersamasama juga membayar balik apa yang telah kita dapatkan dari pendidikan, kita gelorakan semangat bergerak untuk pendidikan.(ist)

BUPATI Aunur Rafiq Menari Bersama Siswa saat Peringatan Hardiknas

BUPATI Aunur Rafiq Menari Bersama Siswa saat Peringatan Hardiknas

PENAMPILAN Siswa Siswi SMAN 1 Karimun memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2016 di Kabupaten Karimun


CMYK

ADVERTORIAL

Jumat, 27 - 5 JUNI 2016 - MINGGU-III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

10

Jokowi Lantik Nurdin Basirun Sebagai Gubernur Kepri GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun lagi melihat lihat buku di perpustakaan

Gubernur Kepri Resmikan Perpustakaan Yusuf Ahmad TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Gedung Perpustakaan Yusuf Ahmad diresmikan penggunaannya oleh Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun pada Jumat (20/5/2016). Perpustakaan ini dilengkapi berbagai fasilitas, yang diharapkan bisa membuat betah pengunjungnya. Nurdin mengatakan seiring dengan diresmikannya Perpustakaan Umum Provinsi Kepri itu, diharapkan dapat dimanfaatkan, semaksimal mungkin bagi masyarakat. Selain itu, Nurdin juga mengatakan, perlu dibuat terobosan dan kreativitas, dalam menarik minat baca pada seluruh masyarakat di Kepri. “ Perlu dibuat terobosan untuk menarik dan menimbulkan minat baca masyarakat. Ke depan hal ini yang perlu dilakukan oleh Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah,” ujar Nurdin. Masih kata Nurdin, selain melakukan kerja sama dengan seluruh pendidik dan orang tua, dalam menumbuhkembangkan minat baca, juga perlu diberi sejumlah sarana yang memadai bagi pengunjung di Perpusatakaan Umum Provinsi Kepri, dalam mengerahkan anak-anak untuk berkunjung dan membaca seingga terhindar dari pengaruh negatif seperti narkoba. Sementara, Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Kepri, Amir Husen mengatakan, peresmian gedung Perpustakaan dan Arsif Daerah Provinsi Kepri itu, dilakukan bersamaan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Pemberian nama M. Yusuf Ahmad pada perpustakaan itu, dikatakan Amir merupakan bentuk penghargaan atas jasa serta pengabdian Yusuf Ahmad sebagai pemrakarsa dalam percetakan semasa Kerajaan Riau Lingga. Amir menambahkan sempena peresmian Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Kepri, juga disejalankan dengan pencanangan minat baca masyarakat di Kepri, dengan pameran dan bazaar buku murah. (ist)

DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Presiden Joko Widodo resmi melantik Nurdin Basirun sebagai Gubernur Kepulauan Riau menggantikan almarhum M Sani yang wafat. Pelantikan digelar Rabu (25/5/2016) lalu di Istana Negara. Selain Nurdin Basirun, Presiden RI juga melantik wakil gubernur di provinsi lain. Yakni Tengku Erry Nuradi sebagai Gubernur Sumatera Utara menggantikan Gatot Pujo Nugroho, dan Arsyadjuliandi Rachman sebagai Gubernur Riau pengganti Annas Maamun. Pada kesempatan sama, Jokowi -sapaan Joko Widodo- juga melantik Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran. Ada pula dua wakil gubernur yang dilantik bersamaan dengan Nurdin, yakni Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib Said Ismail dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Paku Alam X. Sedangkan Nurdin yang ditemui usai pelantikan berjanji akan melanjutkan program-program yang telah dicanangkan di era M Sani. Misalnya kelancaran akses pendidikan, penyediaan air bersih, pembangunan infrastruktur dan mendorong investasi. “Kita negara yang menang kalau ekonomin-

NURDIN Basirun menerima mandat sebagai Gubernur Kepri dari Presiden RI Joko Widodo

ya kuat,” katanya. Namun, Nurdin dalam jangka pendek sudah punya agenda prioritas. “Kita akan bisa menyelesaikan persoalan air dan listrik,” tegasnya.

Sementara saat ditanya soal calon Wakil Gubernur Kepri, Nurdin menyerahkannya ke mekanisme masing-masing partai politik pengusungnya. Namun demikian, mantan Bupati Karimun itu sudah

Nurdin Siap Kerja Keras Untuk Sejahterakan Masyarakat Kepri DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun mengatakan, siap bekerja keras untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kepri, selain lebih dekat dengan masyarakat, mantan Bupati Karimun ini, juga mengajak semua Pihak Untuk Bersatu padu dalam mewujudkan pelaksanaan Pembangunan di Kepri. “Kita harus bekerja keras, apa lagi sudah mendapat Pesan dan Perintah dari Presiden, dekat dengan masyarakat, dan menjemput dan menyelesaikan masalah yang dihadapi,”kata Nurdin Basirun, sesaat setelah selesai prosesi pelantikan dirinya sebagai Gubernur Kepulauan Riau periode 2016-2021 oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (25/5/2016) petang.

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, dilantik bersama tiga Gubernur dan dua Wakil Gubernur lainya oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu,(25/ 5/2016). Tiga Gubernur yang dilantik bersamanya, yakni Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran. Adapun dua wakil Gubernur yang dilantik, yakni Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib Said Ismail dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Paduka Paku Alam X. Pelantikan para Gubernur oleh Presiden ini, merupakan kali kedua Nurdin Basirun dilantik di Istana Negara setelah sebelumnya dirinya sebagai wakil Gubernur, ber-

sama alamarhum HM.Sani dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Februari lalu. Setelah dilantik, Rencananya, Nudin Basirun akan Langsung Kembali ke Kepri melalui Batam. Dari Agenda Gubernur yang diperoleh Media dari Humas Porvinsi Kepri, Dari Batam, Gubernur Kepri Nurdin Basirun akan ke Tanjung Uban Bintan, melakukan Peninjuaan Gardu Listrik PLN Di Tanjung Uban. “Penyambutan kedatangan Gubernur dii Pelabuhan Bulang Linggi Tanjung Uban, akan dilakukan dengan Prosesi Tepungtawar oleh LAM, yang dilanjutkan dengan Peninjuan Gardu Induk PLN, serta Peninjauaan RSUD Provinsi di Tanjung Uban-Bintan,”kata Kasubag Humas Provinsi Kepri Zulkifli. (rm/red)

Gubernur Buka MTQ ke VI Tingkat Provinsi Kepri GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun memakai kaus oblong tengah berbincang dengan pedagang

Nurdin Blusukan Naik Motor Cek Harga Sembako TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Pelaksana Tugas Gubernur Kepri ingin memastikan ketersediaan bahan pangan di Kepri mencukupi, menyusul sudah dekatnya Bulan Suci Ramadhan. Nurdin juga ingin harga-harga yang dijual dipasar terjangkau oleh masyarakat. Untuk memastikan semuanya, pada Minggu (22/5/2016) lalu blusukan ke sejumlah pasar di Kota Tanjungpinang tanpa ditemani dengan ajudan. Plt Gubernur Kepri ini blusukan hanya menggunakan mootor. Dari wisma, dengan memakai kaos oblong warna putih dan bersandal jepit, Nurdin mengendari sendiri motor menuju pasar. Plt Gubernur Kepri meninjau satu persatu pedagang pasar, dan berdialog dengan pedagang tentang ketersediaan pasokan barang dagangan. Terutama kebutuhan bahan pokok yang di pasar, seperti beras,bawang merah, cabe, dan gula. Dari hasil blusukan tersebut, menurut Nurdin ketersediaan kebutuhan bahan pokok saat ini relatif aman. Sedang kan untuk kondisi harga saat ini turun naik, seperti misalnya gula pasir yang dulu nya Rp14.000 per kg sekarang menjadi Rp15.000 per kg. Mengalami kenaikan Rp.1000. Kemudian cabe kering yang dulu Rp48000-Rp50.000 sekarang menjadi Rp60.000 perkilo. Meskipun penjual mematok harga tinggi, namun harga tersebut masih bisa ditawar. ”Kami berharap tidak ada kenaikan barang,” ujar salah seorang pedagang bernama Marwan. Beberapa Pedagang juga berharap jangan sampai ada kenaikan harga tinggi, soalnya akan berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Usai dari pasar, Nurdin sidak ke Pelantar KUD. Di sini, Nurdin berdialog dengan masyarakat Pulau Karas yang berbelanja di Tanjungpinang. Ketika melihat masyarakat yang berdesak-desakan naik satu sampan motor menuju Pulau Karas, Nurdin langsung bertindak. Bupati Karimun 2005-2015 ini langsung menyewa satu sampan motor lagi untuk digunakan masyarakat Karas pulang ke Pulaunya. Nurdin mengakhiri sidak kali ini dengan ngopi bersama pengunjung pasar. Di sini Nurdin berdialog dengan masyarakat. Setelah itu, Nurdin kembali ke kediaman dengan mengendarai sepeda motornya.(rm/mb).

punya kriteria untuk calon pendampingnya.”Bisa membangun komunikasi bersama, kerja keras, jujur, ikhas. Kerja sama dengan semuanya,” tegasnya. (rm/red)

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun memokul beduk tanda dimulai MTQ ke VI Tingkat Provinsi Kepri

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke VI tingkat Provinsi Kepri ini akan dapat menciptakan generasi muda Kepri yang berakhlak dan berpegang pada nilai Al-Quran (Qurani). Hal tersebut disampaikan Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun dalam sambutannya saat membuka pelaksanaan MTQ ke VI Tingkat Provinsi Kepri di Halaman gedung Daerah Tanjungpinang, Sabtu (21/5/2016) lalu. Dikatakan Nurdin, pelaksanaan MTQ ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi Kepri untuk dapat menciptakan generasi yang mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Quran. “Alhamdulillah, ini adalah kegiatan yang penting untuk kita semua dalam rangka meningkatkan keimanan dan nilainilai keagamaan bagi para generasi muda Kepri,” ujar Nurdin. Tak hanya itu, dengan

mengamalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an tersebut, kata Nurdin, percayalah apapun yang dikerjakan akan diberkahi Allah SWT. Termasuk juga membangun Provinsi Kepri ini. Pemerintah serta masyarakat bersama-sama bersatu agar terciptanya Provinsi Kepri yang maju.”Seperti yang menjadi visi Provinsi Kepri, menjadikan sebagai Bunda Tanah Melayu yang berbudaya serta berakhlak mulia. Sehingga perlu pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung dalam AlQur’an tersebut untuk kita cerminkan dalam setiap langkah perbuatan,” tegas Nurdin. Nurdin juga mengajak seluruh masyarakat serta khafilah yang hadir dalam pembukaan MTQ ke VI Provinsi Kepri itu untuk saling menyatukan hati dalam konektifitas hati. Dengan menyatukan hati tersebut, akan mampu mempercepat terwujudnya cita-cita dan tujuan daerah ini. CMYK

Sementara itu, Ketua Pelaksana MTQ ke VI Provinsi Kepri yang juga sekretaris daerah (sekda) Kepri, Reni Yusneli mengatakan bahwa MTQ tingkat Provinsi Kepri ini diikuti oleh khafilah yang berasal dari 7 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepri.”Khafillah Tanjungpinang 44 peserta, Bintan 44 Peserta, Batam 44 peserta, Karimun 44 peserta, Natuna 42 peserta, Lingga 32 peserta dan Anambas 34 peserta,” ujar Reni Yusneli saat menyampaikan laporan pertanggung jawaban MTQ ke VI tersebut. Sebelumnya, lanjut Reni, pelaksanaan ini dimulai dari pelaksanaan pawai Ta’aruf khafillah dari kabupaten kota pada Sabtu pagi yang diikuti sekitar 4.500 orang. Dan dilanjutkan acara pembukaan yang diisi dengan penampilan tarian persembahan, tarian kolosal, nyanyian dari artis ibukota yakni Agus Wisman dan Rita Efendi serta pelukis Pasir yang menampilkan pertunjukannya. ”Yang mana pelaksanaan MTQ ini, akan dilakukan pada tanggal 22 Mei akan berakhir pada Sabtu, 28 Mei mendatang,” ujar Reni di hadapan ribuan masyarakat yang menghadiri pembukaan MTQ tersebut. Pembukaan MTQ ke VI tingkat Provinsi Kepri ini ditandai dengan penabuhan beduk oleh Plt Gbernur Kepri Nurdin Basirun didampingi Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak SH dan Kepala Daerah seProvinsi Kepri yang menandakan MTQ ke VI Tingkat Provinsi Kepri dilaksanakan.(rm/hk)

GUBERNUR Kepri Nurdin Basirun mengangkat surat untuk penyelesaian kelistrikan di Kepri

Gubernur Kepri Janji Tuntaskan Persoalan Listrik di Kepri DOMPAK, RAKYAT MEDIA-Keinginan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun untuk menuntaskan persoalan kekurangan ketenagalistrikan di Provinsi Kepri tampaknya belum akan cepat terkabulkan. Pasalnya, sebagai pemegang monopoli ketersediaan ketenagalistrikan, Perusahaan Listrik Nagara (PLN) terlihat tidak begitu transparan memaparkan dan menjawab berbagai persoalan ketenagalistrikan yang disampaikan oleh Provinsi Kepri dan beberapa daerah lainnya. Setidaknya, hal itulah yang tergambar dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diadakan oleh Komite II DPD-RI, Selasa (24/5) di Jakarta. Rapat yang menghadirkan seluruh Gubernur dan Bupati/Walikota se-Sumatera serta Direktur Utama PLN Wilayah Sumatera ini dilaksanakan untuk membahas tingkat elektrifikasi listrik di setiap Provinsi di Sumatera, kendala pembangunan pembangkit listrik, rencana revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) dan keterlibatan pemerintah daerah dalam pembangunan ketenagalistrikan. Kendati demikian, Nurdin terus bersikukuh mendesak PLN dan juga DPD-RI untuk menuntaskan persoalan listrik di daerah, khususnya di Kepri. Bahkan untuk Provinsi Kepri, Nurdin menjamin bahwa persoalan listrik di wilayahnya bisa diselesaikan dalam waktu singkat asal ada niat dan tekad dari PLN. “Kalau soal niat dan tekad Kepri jangan ditanya lagi. Jangankan membebaskan tanah warga yang terpakai untuk tapak tower, masang mur towerpun saya lakukan. Dan itu sudah saya buktikan di Bintan kemarin. Selama 8 tahun menunggu, dalam dua bulan bisa saya selesaikan. Jadi tak ada masalah yang tak selesai kalau serius menanganinya,” tegas Nurdin di depan peserta rapat yang disambut dengan tepuk tangan oleh peserta rapat. Nurdin juga menantang PLN untuk segera datang ke Kepri, terutama Tanjungpinang dan Karimun, yang selama ini sering disampaikan PT PLN menemui banyak kendala di lapangan, terutama soal pembebasan tanah. “Saya yang jamin bapak PLN ke daerah saya. Kami layani apa mau bapak. Tapi datang untuk benar-benar menyelesaikan masalah listrik di Kepri, tidak hanya datang untuk ngopi-ngopi saja, setelah itu lupa apa yang sudah direncanakan,” ungkap Nurdin. Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) bahkan diminta Nurdin untuk lebih serius memperjuangkan nasib daerah. “DPD ini bukan berpolitik, pak. Tugas utamanya adalah memperjuangkan daerah di tingkat nasional. Jadi mohonlah bapak-bapak serius membantu berbagai masalah di daerah ini,” paparnya.(rm/rel).


CMYK

11

Jumat, 27 - 5 JUNI 2016 - MINGGU-III

Website: www.rakyatmediapers.co.id

SAMBUNGAN

Serahkan Diri

KETUA PN Kepahiang Janner Purba digiring petugas untuk dibawa ke kantor KPK

KPK Tangkap satu Rp150 juta yang satu lagi sedang mengembangkan tapi memang sudah ada penerima sebelumnya sejumlah Rp500 juta. Jadi totalnya Rp650 juta,” ujar Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati saat jumpa pers di Kantor KPK, Jakarta, Selasa (24/5/ 2016). Yuyuk mengatakan, suap dilakukan untuk memengaruhi putusan perkara penyalahgunaan Honor Pengawas dan Dewan Pembina Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus yang tengah disidangkan di Pengadilan Negeri (PN)

Sambungan Hal. 1

Kepahiang Bengkulu. Dalam perkara ini, dua orang yakni mantan Kepala bagian Keuangan Rumah Sakit M Yunus, Syafei Syarif (SS) dan Direktur keuangan RS M Yunus Edy Santoni (ES) ditetapkan sebagai tersangka lantaran memberi suap. Sementara tiga orang lainnya yakni Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kepahiang Janner Purba (JP), Hakim PN Kota Bengkulu Toton (T), Panitera PN Kota Bengkulu Badarudin Bacshin (BAB) ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menerima suap.

BPK Audit Beberapa hari lalu, Kepala BP Batam Hantanto Reksodiputro mengatakan saat ini pihaknya sedang menunggu rekomendasi dari hasil BPKP. Termasuk audit kantor BP Batam di Singapura dan Jepang. Menunggu hasilnya keluar, perjalanan dinas ke luar negeri dipending. Selain karena dianggap buang-buang

Sambungan Hal. 1

anggaran, saat ini belum ada hal yang bisa dibanggakan dari Batam, karena saat ini Batam jauh tertinggal dari daerahdaerag tujuan investasi di Asia.”Untuk sementara saya bilang dihentikan dulu. Itu buang-buang anggaran saja. Tetapi setelah kita tata dengan baik, ada yang kita tawarkan baru kita promosi,” katanya.

Menkumham Tuding sung pelayananImigrasidi Pelabuhan Internasional Harbourbay dan Sekupang, Batam. Yasonna mengatakan, saat ini petugas Imigrasimasih minim, bahkan untuk yang di Pelabuhan Internasional Sekupang, petugasnya sama sekali tidak

ada shif. Jadi mereka bekerja dari pagi hingga malam hari. Tentunya, menurut Yasonna, hal ini yang membuat buruknya pelayanan dan penumpukan arus keluar masuk penumpang dipelabuhanInternasional.Ke

31 Industri Bidang usaha dari perusahaan yang tutup itu bermacammacam. Mulai dari jasa konstruksi perkapalan, kontraktor, dan jasa kepengurusan transportasi. Ada juga di bidang restoran, perdagangan, subkon perkapalan dan programan komputer, perdagangan bahan bakar minyak, distributor rokok, jasa pelaksana kontruksi, dan sebagainya. Menurut Udin, kian bertambahnya perusahaan di Batam yang tutup tidak terlepas dari buruknya pelayanan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan BP Batam.Untuk itu dia berharap kedua lembaga itu terus meningkatkan sinergisitas untuk meningkatkan kenyamanan para investor. Selain itu perlu juga komunikasi antara pemerintah dan pengusaha, khu-

Menurutnya, dengan kondisi Batam yang ada sekarang ini, kalau dipromosikan pun akan tetap kalah bersaing dengan Singapura, Vietnam dan beberapa negara lain.”Apalagi yang jauh-jauh seperti Jepang, Tiongkok datang ke sini, dan tidak tertarik. Maka mereka tidak akan datang lagi,” katanya. (rm/wed). Sambungan Hal. 1

depan pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi untuk mencarikan solusi. Kunjungan Menkomham ke Batam, selain meninjau kerja ImigrasiBatam juga mengunjungi Lapas Barelang, dan Pelabuhan Internasional. (rm/mwd). Sambungan Hal. 1

susnya setiap kali membahas Upah Minimum Kota (UMK) Batam. “Kepada serikat pekerja kita juga mengharapkan untuk memberikan bimbingan kepada para anggotanya. Jangan sedikit-sedikit pembahasan UMK dibarengi dengan aksi demo yang kadang kala berakhir anarkis, sehingga menyebabkan suasana yang tidak kondusif, dampaknya tentu saja banyak perusahaan yang tutup,” tegas Udin. Selain itu, politikus PDI Perjuangan itu juga meminta agar BP Batam membangun lahan tidur, sehingga bisa menyerap tenaga kerja, khususnya buruh bangunan. “Ini menjadi masalah kita bersama. Intinya perlu komunikasi baik antara pekerja, pengusaha, BP Batam

Marinir Batam X Satria Bhumi Yudha (SBY) Letkol Mar Anjas Wicaksono Putro mengungkapkan, penangkapan terhadap Ahmad Fitriyano bermula saat dia menabrak Suyatno. Saat itu Ahmad Fitriyano mengaku Komandan Batalyon Intai Amfibi Marinir Belawan. Mendengar nama Marinir apalagi seorang komandan, Suyatno yang menjadi korban pun gemetar saat ia digertak sang marinir gadungan. Suyatno diperas. Namun Suyatno curiga kalau pria tersebut bukan marinir. Ia pun mencari informasi dan berkoordinasi dengan pihak Batalyon Infanteri 10 Marinir Satria Bhumi Yudha (SBY).Janji pertemuan pun dilakukanSuyatno di sebuah tempat perbelanjaan yang terletak di Batamcenter. ”Pertemuan yang dilaksanakan tersebut sebelumnya telah dikoordinasikan dengan anggota marinir yang di dampingi oleh Kapten Mar Henri,” ungkap Anjas, kepada wartawan belum lama ini Pada saat pertemuan berlangsung, anggota marinir

Atas perbuatannya, Syafei Syarif (ES) dan Edy Santoni (ES) yang diduga memberi suap disangka dan melanggar Pasal 6 Ayat 1 atau Pasal 6 Ayat 1 huruf a atau b dan atau Pasal 13 Undang-undang Tipikor jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP. Adapun Janner Purba (JP), Toton (T) dan Badarudin Bacshin (BAB) selaku penerima suap disangka dan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau c atau Pasal 6 Ayat 2 atau pasal 11 Undang-undang Tipikor Jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP. (*)

dan Pemko Batam,” imbuhnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Zarefriadi mengakui ketersediaan lapangan pekerjaan di Batam semakin minim. Hal itu menyebabkan jumlah pengangguran yang kian meningkat.”Jumlah lapangan pekerjaan semakin kecil dan itu sudah lama terjadi, bukan barubaru ini saja,” kata Zaref. Menurut Zaref, melemahnya ekonomi global menjadi salah satu penyebab banyaknya perusahaan yang hengkang dan berkurangnya jumlah lapangan pekerjaan. Banyaknya perusahaan yang tutup ini juga memicu kian bertambahnya angka pengangguran. ”Apalagi setiap tahun jumlah warga Batam terus meningkat,” kata Zaref. (rm/bp) Sambungan Hal. 1

yang diwakili oleh Kapten Mar Henri sempat menanyakan status dari Ahmad Fitriyanto. Namun saat ditanyai ia mengaku sebagai Komandan Batalyon Intai Amfibi Marinir. Setelah itu, Kapten Mar Henri meminta kepada Ahmad Fitriyanto menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) kalau memang ia sebagai Komandan Batalyon Intai Amfibi Marinir. ”Saat ditanyai tentang KTA nya, ia beralasan bahwa KTA nya ketinggalan di rumah,” ujar Anjas. Kapten Mar Henri pun tak percaya kalau Ahmad Fitriyanto Komandan Batalyon Intai Amfibi Marinir.”Kapten Mar Henri membawa pelaku ke Mapolresta Barelang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Anjas. Hasilnya, ternyata Ahmad Fitriyanto bukan Komandan Batalyon Intai Amfibi Marinir. Bahkan dia sama sekali bukan anggota marinir. Ternyata dia hanya seorang sekuriti yang mengaku-ngaku Komandan Batalyon Intai Amfibi Marinir. Marinir gadungan ini, selain suka memeras warga, pelaku

juga sering minta jatah sabusabu di Kampung Aceh, Batam. Ahmad Fitriyanto mengaku sebagai komandan marinir berpangkat Kapten yang berdinas di Batalyon Intai Amphibi Marinir 07 Belawan, Medan. Parahnya, selain menakut-nakuti warga, pria itu juga melakukan penggelapan terhadap kendaraan rental.” Ahmad Fitriyanto sering meminta jatah sabu-sabu kepada pengedar sabu yang berada di simpang Kabil, Kampung Aceh,”ujar Danyon Marinir X Satria Bhumi Yudha (SBY) Letkol Mar Anjas Wicaksono Putro kepada wartawan belum lama ini Anjas menuturkan, hasil tes urine yang dilakukan terhadap tersangka hasilnya positif. Pria itu saat ini akan dititipkan di ruang tahanan batalyon sebelum diserahkan ke Polresta Barelang guna pengembangan kasus selanjutnya. Anjas mengimbau kepada masyarakat Batam jika ada seseorang yang mengaku anggota marinir dan melakukan kejahatan agar segera melaporkan ke Mako Marinir.(rm/mwd)

perkara korupsi Alkes RSUD Batam. Tersangka baru itu diketahui berinisial FR. Tim Satgassus Kejagung, Tasjrifin, membenarkan dalam perkara korupsi Alkes RSUD Batam, Fadilah bukanlah tersangka tunggal. Pasalnya, belum lama ini pihaknya telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) tersangka baru, inisial FR.”Perkara ini masih dikembangkan penyidik Mabes Polri. SPDP tersangka baru sudah masuk ke Kejagung,” kata Tasjrifin, kemarin di Kantor Kejari Batam. Menurut dia, FR dalam perkara korupsi itu berperan sebagai calo atau broker proyek pengadaan Alkes RSUD Embung Fatimah. Ia ditetapkan tersangka hasil pengembangan penyidikan tersangka Fadilah. ”Sejauh ini masih sebatas SPDP dari penyidik. Berkas perkaranya belum dilimpahkan,” jelasnya. Disinggung mengenai penyidikan terhadap rekanan atau kontraktor pemenang proyek Alkes RSUD Batam, Tasjrifin enggan berkomentar. Menurut dia, penyidik Mabes Polri masih melakukan pengembangan kasus.”Itu ranah penyidik. Kita tunggu aja hasil perkembangannya,” ujarnya. Sementara, Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Batam, Muhammad Iqbal, kepada wartawan mengungkapkan, bahwa kasus korupsi pengadaan alat kesehatan yang ditangani oleh Kejari Batam berbeda dengan yang ditangani oleh Mabes Polri.”Kasus ini beda dengan Mabes Polri. Bedanya berada di tahun. Mabes Polri menangani di tahun 2011, sedangkan kita di tahun 2014,” ungkap Iqbal belum lama ini di kantornya. Menurut Iqbal, kasus korupsi alat kesehatan yang ditangani oleh Kejari Batam adalah kasus pengadaan alat kesehatan yang bersumber dari dana APBN tahun 2014 dengan nilai Rp 19,6 miliar.”Saat ini kita sudah melakukan penyidikan terhadap tindak pidana korupsi alat kesehatan, kedokteran dan KB di Rumah Sakit Embung Fatimah tahun anggaran 2014,”kata Iqbal Dijelkaskannya, adapun proses pengumpulan alat bukti dari berbagai pihak yang tersangkut dalam perkara ini cukup panjang.”Kita ke Jakarta, Bekasi, Bandung dan Medan untuk mencari alat bukti. Untuk mencari perbuatan melawan hukum dan adanya kesalahan dari beberapa orang dalam perkara tersebut,” ujarnya. Hingga saat ini kata Iqbal, pihaknya belum bisa memastikan berapa kerugian negara yang timbul atas tidak pidana korupsi ini.”Sampai saat ini kerugian negara masih kita lakukan koordinasi dan shar-

Sambungan Hal. 1

ing ke ahli. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa ekpos berapa total kerugian negaranya,”jelas Iqbal. Dijelaskannya, proyek pengadaan alkes di RSUD Embung Fatimah yang ditangani Kejari Batam bersumber dari APBN tahun anggaran 2014 dengan nilai pagu Rp20 miliar, nilai HPS Rp19.927.335.000, serta nilai penawaran 19.528.827.500. Lelang proyek ini dimenangkan PT Alexa Mandiri Utama. Jumat (13/5/2016) pekan lalu, pihak penyidikan dugaan korupsi Alkes RSUD Embung Fatimah Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam kembali menetapkan dua tersangka, yaitu F dan RD.Penyidik Kejari Batam telah menemukan alat bukti yang cukup untuk menetapkan F dan RD sebagai tersangka. Dimana, F sebagai Kuasa Pengguna Anggaran/Pejabat Pembuat Komitmen (KPA/PPK) dan RD selaku Direktur PT Alexa Mandiri Utama. Muhammad Iqbal, menjelaskan pihaknya telah menemukan alat bukti yang cukup untuk menetapkan F dan RD sebagai tersangka. Dimana, F sebagai Kuasa Pengguna Anggaran/Pejabat Pembuat Komitmen (KPA/ PPK) dan RD selaku Direktur PT Alexa Mandiri Utama.”Proses penyelidikan dan penyidikan cukup panjang. Kami sampai ke Jakarta, Bekasi, Medan dan Bandung mencari alat bukti. Akhirnya F dan RD bisa kita tetapkan tersangka,” katanya. ”Perkara ini sangat menyita pikiran dan tenaga. Penyidik bekerja sangat ekstra, karena modus yang digunakan termasuk baru dan belum pernah ada,” kata dia. Masih kata Iqbal, proyek tahun 2014 di RSUD Embung Fatimah untuk pengadaan 12 item alat kesehatan. Alat-alat itu, lanjutnya, tidak dilakukan penyitaan.”Yang disita sebagai alat bukti berupa dokumen kontrak, dokumen lain, laptop, UPS dan PC,” ujarnya. Untuk diketahui, tersangka F merupakan Direktur RSUD Embung Fatimah yaitu Fadillah RD Malarangan. Sementara RD adalah salah satu Direktur di PT Alexa Mandiri Utama. ”Kasus ini masih kami kembangkan. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain,”kata Iqbal Menurut Muhammad Iqbal, pihak akan langsung bidik tersangka baru usai memeriksa Direktur Alexa Mandiri Utama (AMU) berinisial RD, setelah menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Batam, Senin (23/5/2016) pekan lalu Iqbal masih enggan membeberkan secara detail terkait tersangka korupsi pengadaan alkes RSUD Embung Fatimah Batam. Termasuk nama lengkap yang menyerahkan diri tersebut. Iqbal menyebut tidak me-

ngekspose secara detail karena pihaknya masih memburu calon tersangka lain dalam kasus ini. Sebab kepada jaksa RD menyebut ada beberapa pihak yang diduga terlibat dalam kasus pengadaan Alkes RSUD Batam. Namun lagi-lagi Iqbal enggan menyebut siapa saja pihak-pihak yang disebut RD. “Belum bisa kita sebut. Sebab kita masih melakukan evaluasi. Hasil keterangan tersangka nantinya akan kita kembangkan, apakah ada pihak lain yang terlibat. Untuk keterlibatan penjabat Pemko (Batam) lainnya juga sedang kita kembangkan,” beber Iqbal lagi. Sekilas Iqbal menyebutkan jika modus yang dilakukan RD dan tersangka lainnya, Fadillah RD Malarangan, adalah saling berkomunikasi. Yang intinya, mereka bekerjasama untuk mengeruk keuntungan pribadi dari proyek pengadaan Alkes RSUD senilai Rp 19,6 miliar itu.”Untuk modus lainnya akan terungkap di persidangan. Saya belum bisa sampaikan,”ujar Iqbal. Kedua tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat (1), jo pasal 18 ayat (1) huruf a dan b, ayat (2) dan ayat (3) UU nomor 31 tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001, jo pasal 55 ayat (1) ke-1. Setelah RD menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Batam, Senin (23/5/2016) pekan lalu. Pria yang sempat buron dalam kasus kasus korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) di RSUD Embung Fatimah Batam tersebut langsung ditahan Rutan kelas IIA Batam di Tembesi. Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam Muhammad Iqbal mengatakan sebelum RD menyerahkan diri, timnya menyurati RD agar datang ke Kejari. Dalam surat tersebut Kejari menyatakan RD telah ditetapkan sebagai tersangka dan diharapkan hadir untuk diperiksa sebagai tersangka. ”Yang bersangkutan hadir sendiri, setelah kita surati. Itu surat pertama, dan Alhamdulillah tersangka hadir,” kata Iqbal usai mengantarkan RD ke Rutan. Dia menjelaskan, RD datang dari Jakarta seorang diri pada hari Minggu (22/5/2016). Ia kemudian menghubungi salah satu penyidik Kejari Batam untuk memberitahu jika ia sudah sampai di Batam untuk memenuhi panggilan jaksa. ”Kami langsung lakukan pemeriksaan sebagai tersangka hingga sore hari,” jelas Iqbal. Menurut dia, usai dilakukan pemeriksaan, Kepala Kejari Batam, Mochammad Mikroj, akhirnya mengeluarkan surat penahanan. Dan dalam hal itu, RD bersedia ditahan tanpa adanya perlawanan. Se-

Tamunya Asal Bobby Jayanto, yang mengungkap awal kejadian itu ketika dirinya mengundang 31 Golfer asal Tiongkok, Malaysia, dan Singapura dan para pemain golf lainnya berjumlah 60 pemain, dengan agenda untuk melakukan pertandingan persahabatan, di Lapangan Bintan Ria, Bintan. Di Kepri tamunya itu, setelah mengikuti serangkaian kegiatan, mulai dari pertandingan golf persahabatan, hingga kegiatan amal, hingga mereka melakukan penggalangan dana di Bintan dan batam berjalan lancar. Namunusai acara, tamu Bobby yang berasal dari China kembali menuju Singapore melalui pelabuhan Batam Centre, sementara, belasan pemain golf dari Malaysia,kembali ke Malaysia menuju Kuala Lumpur pada Jumat (20/5/2016) melalui Bandara Internasional Hang Nadim dengan menggunakan pesawat Malindo. “Para tamu cek in di counter dengan lancar karena mereka membawa peralatan stick golf, setelah itu mereka 7 orang menuju counter Imigrasi untuk cek passport, yang 2 kebetulan sedang ke kamar kecil,”ungkap pemberitaan yang terbit disejumlah media Dalam pemberitaan itu juga disebutkan, bahwa sekembali dari toilet, Bobby mengatakan tamunya menuju counter, namun saat itu petugas Imigrasi sudah tidak ada. Kemudian kedua tamunya tersebut menanyakan kepada agen Maskapai Malindo, lalu agen Maskai Malindo mengatar dua tamu Bobby tersebut ke petugas Imigrasi. “Ketika itu jam menunjukan pukul 11.05 WIB, kedua tamu dari malaysia menanyakan kepada agen Malindo, dan dijawab oleh karyawan Agen

lama pemeriksaan, RD juga didampingi penasihat hukum (PH) yang ditunjuk oleh Kejari Batam.”Hal itu kita lakukan agar mempermudah proses pemeriksaan RD sebagai tersangka,” imbuh Iqbal. Sebelumnya, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Fadilla Ratna Dumila Malarangan ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Batam pada Kamis (13/5/2016) malam. Ia dianggap paling bertanggung jawab dalam penggunaan anggaran APBN 2014 sebesar Rp 19,6 miliar tersebut. Tak hanya Fadilla, Kejari Batam juga menetapkan RD, Direktur Alexa Mandiri Utama yang beralamat di Bekasi. Kedua tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat (1), jo pasal 18 ayat (1) huruf a dan b, ayat (2) dan ayat (3) UU nomor 31 tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001, jo pasal 55 ayat (1) ke-1. Penasehat hukum tersangka Direktur RSUD Embung Fatimah, drg Fadillah Malarangan mengatakan, bahwa tuduhan kemahalan alat kesehatan dinilai belum kuat untuk menjadi bukti kerugian negara,” Kalau pemahaman saya masih ada beberapa hal yang kuat tentang kerugian negara, bukan yang dituduhkan soal kemahalan harga Alkes dan PPN. Sedangkan PPN sendiri, sudah dipihak pemenang lelang,”ujarnya kepada media ini beberapa hari lalu di Batam Centre. Bali Dalo SH menambahkan, menurut pandangannya pemenang lelang itu bukan wewenang pihak pengguna anggaran, tetapi pada unit pengadaan barang,”Jadi kalaupun ada lebih tinggi nilai lelang atau tender itu kewenangan panitia lelang,”ujarnya. Menurut Bali Dalo, kasus ini bukan sempurna dalam pengertian Kejaksaan P21, karena masih dalam penyidikan perjalanan status tersangka. Untuk dimajukan juga tergantung bukti perjalanan selanjutnya,”Tentunya pidana yang dituduhkan ini betul atau tidak, inilah asumsi hukum, sementara dari pihak penyidik tentu saja,”kata Bali Dalo. Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Batam Mochammad Mikroj, saat dikonfirmasi media ini Rabu (24/5/2016) di kantor Kejari Batam menjelaskan, pihaknya telah menahan RD tersangka Direktur PT Alexa Mandiri Utama yang sempat melarikan diri terkait kasus korupsi Alkes RSUD Batam,. ”Pihaknya masih mengembangkan penyidikan kasus tersebut, tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lain selain,”ujarnya.(rm/mawardi) Sambungan Hal. 1

Malindo bahwa counter sudah tutup, lalu kedua tamu itu minta untuk diantar kepada petugas Imigrasi yang sedang piket di kantornya. Ternyata di kantor Imigrasi tersebut ada belasan penampung terdiri dari anak anak dan dewasa yang menunggu agar passport mereka di cap,”kata Bobby dalam berita yang tersiar di media. Pemberitaan yang mengutip dari keterangan Bobby Jayanto menjelaskan, dalam pengaduannya kedua wisatawan itu kepada Bobby, mereka tidak dilayani dengan baik oleh Petugas Imigrasi Bandar Udara Hang Nadim, Batam. Katanya, mereka sempat berdebat hingga mengancam kedua rekannya itu. Padahal, Bobby sudah berpesan untuk membantu rekannya itu. “Saya meminta agar petugas imigrasi tersebut bersedia membantu, tapi apa yang mereka dapat, justru perkataan kasar dan marah kepada kedua teman saya, mereka sempat berdebat sehinga membuat petugas imigrasi tersebut tersingung, dan marah besar dengan kedua tamu saya dari Malaysia, serta membentak dengan suara keras mengusir tamu saya keluar dari ruangannya mengancam tidak akan cap pasport mereka berdua,”Dalam pemberitaan itu mengutip keterangan Boby Jayanto Sementara penumpang lainnya diberikan cap untuk bisa boarding, kata Bobby, pengakuan kedua rekanannya itu, mereka memberanikan diri menghadap petugas tersebut, mereka meminta maaf kalau ada ucapan yang tidak berkenan, meskipun bersedia memaafkan, namun ternyata ada modus didalam perkataan maaf itu. ”Pasport mereka di cap, tapi

dengan harus membayar sebanyak Rp.200 ribu per orang kepada petugas tersebut dan diterima tanpa memberikan tanda terima resmi dari instansi imigrasi,”sebut Bobby Dalam kasus ini, Bobby Jayanto, sangat kecewa dan malu atas perlakuan petugas Imigrasi kepada kedua turis yang dibawanya dari negara tetangga. Menurutnya, hal tersebut dapat merusak citra dan nama baik lembaga Negara. Padahal, kata sumber, di Kepri telah diberikan pelabuhan bebas visa paling banyak dari seluruh Indonesia, sesuai dengan intruksi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menjelaskan agar setiap pintu kedatangan bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk wisatawan. “Tapi apa yang terjadi di Bandara Internasional Hang Nadim, petugas Imigrasi telah merusak citra Bangsa Indonesia. Jika moral dan mental petugas yang ditempatkan digerbang masuk daerah kunjungan wisata di Kepri bobrok. Saya tak bisa membayangkan seandainya kejadian ini diekspos secara luas oleh berbagai media di dalam maupun luar Negeri,” ungkap Bobby Jayanto dalam berita tersebut. Oleh karena itu, Bobby Jayanto, yang juga anggota DPRD Kepri ini minta kepada Menteri Hukum Dan HAM Yasona Laoly dan Direktorat Jenderal Imigrasi Ronny F Sompie, agar menindak tegas oknum petugas Imigrasi yang melakukan pungli terhadap tamunya dari Malaysia tersebut, jelas Boby Jayanto, dalam pemberitaan yang dilansir sejumlah media cetak dan online Bobroknya kinerja kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ba-

tam, tampaknya sejak instansi ini dipimpin Agus Wijaya. Diamana belum genap empat bulan mantan staf konsulat Imigrasi KBRI Singapura ini menjadi orang nomor satu di Kanim Batam, anak buahnya seorang PNS bernama Zulkifli melepas seorang tahanan Imigrasi WN Singapura dengan menerima imbalan uang (gratifikasi) sebesar 5.000 dolar Singpura atau sekitar Rp 450 juta rupiah. Sementara Ruslan, Kepala Pos Imigrasi Bandara Hang Nadim Batam, hingga berita ini dimuat belum berhasil di konfirmasi terkait adanya pengutan luar yang dilakukan petugas Imigrasi Bandara Hang Nadim terhadap belasan wisatawan asing asal Malaysia tersebut. Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Agus Wijaya, saat dikonfirmasi melalui sms terkait pungutan liar terhadap belasan wisatawan asal Malaysia yang dilakukan oknum petugas Bandara Hang Nadim Batam membantah kejadian tersebut. Menurut Agus Wijaya, malah petugas Imigrasi yang dituduh membuat testimoni diatas metrai 6000 dan ingin dipertemukan pak Bobby dengan yang membuat berita tersebut. Lebih lanjut Agus menjelaskan, selain itu, saat kejadian Bobby Jayanto juga tidak berada di tempat, tapi berita yang tersiar tersebut seolah olah beliau yang mengalami. Bahkan menurut Agus Wijaya, Bobby Jayanto sudah minta maaf kepada Kakanwil. Dan hal ini menurut Agus, sebuah pelajaran yang baik sehingga bisa berpikiran positif untuk sebuah persahabatan, tulis Agus Wijaya dalam SMS yang dikirim ke redaksi media ini. (rm/mawardi).


CMYK

Jumat, 27 - 5 JUNI 2016 MINGGU-III

Website: www.rakyatmediapers.co.id Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529,

12

Jumat, 27 - 5 JUNI 2016 - MINGGU-III

Edisi : # 156 Tahun IV, Harga: Rp5.000,-

Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com

Ketua BP Batam Janji Selesaikan Izin Investasi

Dalam Waktu 3 Jam PRESIDEN sedang membacakan Perppu pengganti UU No.23 Tahun 2002

Presiden Jokowi Teken Perppu Kebiri Kejahatan Seksual Terhadap Anak JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Pelaku kejahatan seksual terhadap anak, siap-siaplah menghadapi hukuman kebiri dan atau hukuman mati.Presiden Joko Widodo sudah menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dalam Perppu ini diatur pemberatan pidana untuk para pelaku kekerasan seksual pada anak. Pemberatan itu berupa ditambah sepertiga dari ancaman pidana, dipidana mati, seumur hidup, dan pidana penjara paling singkat 10 tahun dan paling lama 20 tahun. Pidana tambahan yaitu pengumuman identitas pelaku, tindakan berupa kebiri kimia, dan pemasangan alat deteksi elektronik.”Penambahan pasal-pasal itu akan memberi ruang bagi hakim untuk memutuskan hukuman seberat-beratnya bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak,” ujar Jokowi, Rabu (25/5/2016) di Istana Merdeka. Perppu tersebut diteken untuk mengatasi maraknya kejahatan seksual terhadap anak-anak.”Kejahatan seksual terhadap anak, telah saya nyatakan sebagai kejahatan luar biasa. Karena kejahatan ini mengancam dan membahayakan jiwa anak. Kejahatan luar biasa butuh penanganan yang luar biasa pula,” tegas Jokowi. Menurut Jokowi, pidana tambahan dan tindakan lain bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak dan pencabulan diberikan dengan syarat-syarat tertentu. Dia tidak memerincinya. Jokowi berharap dengan hadirnya Perppu ini, bisa menimbulkan efek jera bagi pelaku. Termasuk untuk menekan angka kejahatan seksual terhadap anak yang marak terjadi. Perppu ini baru bisa berlaku jika sudah disetujui DPR.(rm/net)

RATUSAN botol minuman keras (Miras) disita Polisi di Bengkong Laut

Polisi Sita Ribuan Botol Mikol di Bengkong BATAM, RAKYAT MEDIA-Jajaran Polsek Bengkong menyita ribuan minuman beralkohol (mikol) yang disimpan di salah satu ruko di kawasan Bengkong Laut, Selasa (24/5/2016) lalu. Minuman tersebut diketahui didatangkan secara ilegal melalui pelabuhan tikus. Kapolsek Bengkong, AKP Hendrianto mengatakan penangkapan tersebut berdasarkan laporan masyarakat. Kemudian pihaknya melakukan pengintaian dan menggerebek ruko tersebut.”Ada ribuan mikol yang kita sita dan langsung diamankan ke Polresta,” ujar Hendrianto. Dia menjelaskan penyitaan itu juga untuk menciptakan suasana kondusif menjelang bulan Ramadan. Rencananya, mikol tersebut akan diedarkan khususnya di wilayah Nagoya. “Karena bertepatan jelang Ramadan kita langsung menggrebek gudang penyimpanan ini. Dari mana asal minuman belum kita ketahui,” tegasnya. Hendrianto menjelaskan gudang itu sengaja di sewa pemiliknya. Sedangkan aktivitas pemindahan mikol biasa dilakukan pasa malam hari.”Itu ruko hanya disewa. Dan kita masih melakukan penelusuran terhadap pemiliknya,” tutur Hendrianto.(rm/feri)

BATAM, RAKYAT MEDIA-KepalaBP Batam, Hatanto Reksodipoetro mengatakan, prospek investasi di Batam ke depan tetap cerah. Bahkan, ia menjanjikan pengurusan izin investasi akan semakin singkat, tidak lebih dari 3 jam. Hal itu disampaikan Hatanto saat tampil sebagai pembicara dalam dialog investasi bertajuk “Prospek Investasi Sektor Industri di Batam” yang digelar Ballroom Hotel Swisbell Batam, Rabu (25/5/2016) kemarin. “Dengan status Batam yang menjadi KEK nantinya akan menawarkan kemudahan berinvestasi seperti memperoleh tax holiday, tax allowance, dan lainnya,” ujar Hatanto. Dialog tersebut digelar oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam bekerja sama dengan Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia. Saat ini, kata Hatanto, pihaknya tengah menginventarisir semua persoalan dan menyiapkan penyelesaiannya. Mulai dari persoalan perizinan investasi, lahan, dan semua hal terkait investasi. Sambil menunggu audit menyeluruh selesai, BP Batam saat ini terus melakukan upaya pembenahan di

PROSPEK Investasi Sektor Industri di Batam” yang digelar Ballroom Hotel Swisbell Batam

berbagai sektor, agar ke depan Batam benar-benar menjadi tujuan investasi yang nyaman, aman, dan mudah. Hatanto meyakinkan bahwa BP Batam nantinya sebagai mitra akan

terus berkomitmen dan berinovasi menuju perubahan demi kepentingan investasi di Kota Batam. Melalui dialog BP Batam juga mendengarkan masukan-masukan

dari pengusaha, investor, calon investor, dan para pemilik kawasan industri.Masukan tersebut penting bagi BP Batam untuk penyempurnaan layanan ke depannya. (rm/gun)

Kepala Imigrasi Lhok Seumawe

Pemko Batam Datangkan Lagi Dipolisikan Aniaya 15 Unit Bus Trans Batam Tetangganya MEDAN, RAKYAT MEDIADengan wajah lebam, Faisal Hamdy Harahap (32) mendatangi Polsek Medan Timur, Minggu (22/5/2016) lalu. Kepada polisi, warga Jalan HM Yamin Medan itu mengaku disiksa oleh tetangganya, Elvi Sahlan SH (48) yang menjabat sebagai Kepala Imigrasi Lhokseumawe. Informasi dihimpun media ini dilapangan mengungkapkan, penganiayaan yang dilakukan Kepala Imigrasi Lhok Seumawe ini menyebabkan korban harus opname di RS Imelda Medan. Awal kejadian penganiayaan tersebut, saat itu Faisal dimintai tolong oleh Dayat Kepala Lingkungan di tempat tinggalnya. Kala itu Senin (9/5/2016) korban disuruh menyerahkan proposal dalam rangka menyambut acara KONI se-kecamatanSenin. Keesokan harinya, Selasa (10/5/2016), oknum Kepala Imigrasi ini memberikan uang partisipasi sebesar Rp 100 ribu. Saat itu juga, uang itu langsung diserahkan korban pada Dayat Kepala Lingkungan. Namun pada Rabu (18/ 5/2016) sekitar pukul 23.30 WIB lalu, Elvi Sahlan yang baru memarkiran mobilnya sepulang tugas dari Lhokseumawe, langsung mendatangi korban sambil memaki. Tidak sampai disitu saja, Elvi Sahlan juga memukul kepala korban dengan membabi buta. Tak puas sampai

Kakanim

Lhok Seumawe Elvi Sahlan disitu, meski korban sudah tersungkur akibat pemukulan membabi buta tersebut. Elvi Sahlan juka masih menginjak-injak korban. Bahkan, Elvi Sahlan yang dikenal arogan ini sempat mengancam akan menembak korban. Melihat anaknya dianiaya oleh tetangganya, orang tua korban, Siti Saidah (62) keluar dan melerai kejadian tersebut. Namun Elvi yang sudah emosi bagai orang kesurupan malah membentak ibu korban. Setelah itu Elvi Sahlan pergi meninggalkan tempat kejadian. Tak terima, anaknya dianiaya orang tua korbanlangsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Timur.(rm/ sof)

BATAM, RAKYAT MEDIASebanyak 15 unit bus baru untuk memperkuat armada Trans Batam sudah tiba di Pelabuhan Kargo Batuampar, Rabu (25/5/ 2016) kemarin.Ke-15 unit bus baru itu sudah siap dioperasikan untuk mengisi trayektrayek baru di Batam yang hingga saat ini belum terlayani bus Trans Batam.Rencananya, bus baru itu akan dioperasikan oleh Perum Damri selaku operator bus Trans Batam. Sebelumnya, Kepala operasional Perum Damri Batam, Johanes Ken mengatakan penambahan armada bus Trans Batam itu merupakan kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk memaksimalkan pelayanan transpostasi darat yang nyaman dan ramah di seluruh titik di Batam.”Sudah ada penyampaian informasi (penambahan 15 bus trans Batam), dan itu akan ditempatkan pada jalur-jalur yang belum dilalui Trans Batam selama ini,” kata Johanes. Untuk menghubungkan semua wilayah layanan Trans Batam di kota Batam sambung Johanes minimal harus 11 hing-

BUS Trans Batam yang baru sedang diturunkan dari kapal di Batu Ampar

ga 12 koridor.”Sekarang kan baru lima koridor jadi belum terakomodir semuanya,” tuturnya. Lima koridor yang dilayani bus Trans Batam selama ini yakni Koridor satu jurusan Sekupang-Batamcenter 12 unit bus,Koridor dua Batuaji-Batamcenter ada 10 bus,Koridor tiga Jodoh- Sekupang dengan 6 bus,Koridor empat untuk trayek anak sekolah di Hinterland, (Pulau Galang dan Sekitarnya) sebanyak 5 unit bus,Lalu Koridor lima Jodoh Batamcenter 6 bus,Koridor enam Piayu-Batamcenter masing-masing 6 bus.”Untuk total armadanya di masing-masing

Penyelundup Balpres Serang Kapal DJBC Kepri Dengan Bom Molotov

PETUGAS DJBC Kepri bersenjata giring puluhan pelaku penyerang

STOP PERS Redaksi Koran Rakyat Media memberitahukan kepada Instansi pemerintah/Polri/ABRI dan pengusaha Swasta Bahwa N a m a : 1. Muhammad Iqbal 2. A s r u l 3. Yusdianto

(Tanjungbalai Karimun) ( Tanjungbalai karimun) ( Tanjungpinang )

Sejak pengumuman ini diterbitkan yang bersangkutan telah dipecat Sebagai wartawan/Kepala Biro Koran Rakyat Media. Segala tindak tanduk yang bersangkutan sehingga merugikan pihak lain, tidak menjadi tanggungjawab penerbit. Demikian juga Kartu Pers yang masih di pegang oleh yang Bersangkutan. Setelah pengumuman ini dinyatakan tidak berlaku lagi MAWARDI Pemimpin Redaksi CMYK

koridor tersebut, dua unitnya dijadikan bus cadangan,” kata Johanes. Nah, koridor baru yang akan dibuka untuk trayek dari 15 bus baru tersebut kata Johanes masih dipersiapkan Dinas Perhubungan kota Batam selaku pihak yang berwenang. ”Kalau pembukaan koridornya tetap di Dishub, tapi kalau dilihat dari kekosongan (koridor) selama ini, yang belum ada layanan Trans Batam dari wilayah Nongsa dan Punggur ke Batam Center serta Sekupang-Tanjunguncang. Itulah koridor baru yang kami harapkan,” kata Johanes.(rm/sbp).

Dicari Biro dan Perwakilan Koran Umum Rakyat Media Untuk Wilayah : 1. KABUPATEN MERANTI (Riau) 2. KABUPATEN BENGKALIS (Riau) 3. KABUPATEN NATUNA 4. KABUPATEN ANAMBAS Bagi yang berminat dapat menghubungi menejemen Koran Umum Rakyat Media Telp (0778)-7498179, (0778)-479636 atau HP 081270655554

KARIMUN,RAKYATMEDIAKapal penyeludup Balpres serang petugas patroli DJBC Kepri, saat petugas melakukan penangkapan terhadap kapal tanpa nama yang mengangkut pakaian bekas (balpres) senilai Rp2,1 miliar di perairan Tanjung Siapi-api pada Senin (23/5/2016) lalu. Kabid Penindakan dan Sarana Operasi DJBC Khusus Kepri, R. Evy S mengatakan benruk perlawanan yang dilakukan oleh 9 ABK dan 23 orang di kapal tersebut yakni dengan melemparkan bom molotov ke kapal patroli BC dan mengacungkan gancu kepada petugas.”Kita telah beri peringatan kepada mereka namun tidak kooperatif,” kata Evy, kepada wartawan Rabu (25/5/ 2016) lalu di kantor DJBC Kepri Meral, Karimun. Tak hanya perlawanan yang mengancam keselamatan petugas, kapal penyelundup tersebut pun katanya lagi mencoba menghancurkan kapal patroli DJBC saat mencoba bersandar di kapal mereka dengan cara menabrakkan kapal mereka. Beruntung, aksi kejahatan para penyeludup Balpres tersebut dapat diatasi oleh petugas patroli, sehingga barang bukti beserta kapal dapat digiring ke Tanjungbalai, Karimun.(rm/jimi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook