CMYK
KORAN UMUM Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I
Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I
Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia
Media Ini Terdaftar di Dewan Pers
Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Edisi : # 138 Tahun III, Harga: Rp5.000,-
Ribuan PNS Desak Pemko Batam
Cairkan Asuransi THT Mereka BATAM, RAKYAT MEDIA-Diakhir masa jabatan Ahmad Dahlan sebagai Walikota Batam, berbagai kasus dugaan korupsi dana APBD mulai menguap. Selain kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Sosial (Bansos) yang belakangan ini kembali diungkap oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri. Kini muncul kasus asuransi Tunjangan Hari Tua (THT) ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Honorer Pemerintah Kota Batam. Tidak tanggung tanggung belasan ribu Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun pegawai honorium di lingkungan Pemerintah Kota Batam, sudah hampir tiga tahun Bersambung ke Hal 11
Rizal Ramli Dituding Dalang di Balik
KACAUNYA PENERBANGAN DI INDONESIA JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Pengamat Sosial Politik Adhie Massardi berpendapat, belum ada pembenahan secara menyeluruh dalam sistem manajemen penerbangan Indonesia sejak deregulasi tahun 2000. Waktu itu, Pemerintah Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) membuka kran bisnis penerbangan kepada swasta Rizal Ramli karena Garuda Indonesia Menko Maritim bermasalah dengan Eropa. Adhie mengatakan seiring dengan pergantian pemerintahan dan kepala negara, bukan manajemen yang diperbaiki justru hanya jajaran komisaris saja yang diganti. “Penggantinya (Gus Dur) hanya meributkan bisnis, hanya memasang komisaris untuk meningkatkan keuntungan, manajemen tak diperhatikan. Ganti pemerintahan bukan perbaikan manajemen tapi penggantian komisaris saja,” kata Adhie dalam diskusi Sindo Trijaya bertajuk “Revolusi Layanan Bandara” di Warung
PARA pegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Kota Batam sedang bersalaman
Awas, Kasus HIV/AIDS di Batam Meningkat Capai 539 Orang
SALAH satu jantung Kota Nagoya Batam merupakan lokasi tempat hiburan malam seperti panti pijat berkedok salon kecantikan dan Karaoke maupun hotel kelas melati
BATAM, RAKYAT MEDIA-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mengungkap jumlah penderita penyakit HIV/AIDS di Batam kini mencapai 539 orang berdasar data per September 2015. Angka itu dianggap darurat bagi Batam, mengingat HIV/AIDS merupakan penyakit seksual menular. ”Bahkan penyakit ini sampai ke ibu rumah tangga,” kata Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Penyebaran Lingkungan (P3PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Sri Rupiarti. Angka yang dikumpulkan Dinkes dari seluruh RS itu, sebanyak 143 di antaranya berasal dari pelanggan seks. Kemudian, 119 pasangan resiko tinggi (resti), 71 berasal dari wanita
penjaja seks, 81 lelaki yang melakukan hubungan seksual dengan lelaki, 2 berasal dari waria, 2 berasal dari injecting drug user (pengguna narkoba suntik), 6 berasal dari warga binaan permasyarakatan, 3 berasal dari pelanggan pekerja seks, dan sisanya diakibatkan penyebab lainnya. Dengan demikian, pihaknya beberapa kali menemui Kementerian Kesehatan agar ada langkah untuk melakukan perawatan serta pencegahan. Salah satunya, dengan menunjuk tiga rumah sakit (RS) untuk merawat penderita HIV/AIDS. Tiga tempat itu, yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Rumah Sakit Budi KemuBersambung ke Hal 11
Bersambung ke Hal 11
EFENDI SIMBOLON : KASUS SETYA NOVANTO BAGIAN DARI PERSAINGAN BISNIS JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) masih memproses pelaporan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said. Beberapa pihak menduga Sudirman melakukan pelaporan Ketua DPR Setya Novanto ke MKD karena dorongan pihak-pihak yang ada di belakangnya. Anggota Fraksi ParEfendi Simbolon tai Demokrasi Indonesia Anggota Komisi I DPR RI Perjuangan (PDIP), Effendi Simbolon, tak menampik dugaan tersebut. Menurut dia, konspirasi besar itu memang sudah diketahui banyak pihak.”Iya ini sudah rahasia umum. Sudirman ini di bawahnya Ary Soemarno ini. Dia (Sudirman) nggak mungkin bermain tunggal. Semua bermain besar,” kata Effendi kepada wartawan belum lama ini di Senayan. Menurut anggota Komisi I ini, semua kegaduhan itu adalah bagian dari persaingan bisnis antarberbagai kubu. Aksi saling menjegal ini katanya sampai terbawa ke Bersambung ke Hal 11
Korupsi Bansos
Mantan Kepala DKP Natuna Dijebloskan ke Penjara
MANTAN Kadis DKP Natuna Tedjo Sukmono
TANJUNGTPINANG, RAKYAT MEDIA-Mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Natuna, Tedjo Sukmono berserta dua terdakwa lain, Henca Janatra dan Herwanto, divonis 1,5 sampai 6,5 tahun penjara oleh Majelis
Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Tanjungpinang, Jumat (27/ 11/2015) pekan lalu. Ketiganya terseret kasus korupsi dana bansos pengadaan alat tangkap rumpon nelayan tahun 2012 yang merugikan negara Rp.2,3 CMYK
miliar.Putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim Dame Parulian SH beserta hakim anggota Linda SH dan Joni Gultom. Dalam amar putusan, Dame menyatakan, terdakwa Tedjo Sukmono terbukti bersalah melakukan secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi, sebagai mana dakwaan subsider melanggar pasal 3 juncto pasal 18 UU nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak pidana Korupsi, juncto pasal 55 KUHP. Sedangkan dalam amar putusan, Henca Janatra dan Herwanto terbukti bersalah melakukan korupsi menyalah gunakan kewenangan dan sarana yang ada padanya unBersambung ke Hal 11
KAKANPEL BATAM BANTAH KAPAL SEA PRINCES TENGGELAM BATAM, RAKYAT MEDIA-Kantor Pelabuhan Batam,membantah informasi yang menyebutkan Kapal Sea Princes tenggelam. Mereka menilai, kapal tersebut hanya kandas dan terseret arus laut sehingga terbentur batu karang.”Tidak benar kapal itu tenggelam, hanya kandas,” kata Kepala Kantor Pelabuhan Batam, Gajah Rooseno yang dihubungi, kemarin. Mantan Kepala kantor Pelabuhan Karimun ini menjelaskan kandasnya kapal berbendera Indonesia itu dikarenakan baling-baling kapal (propoller) terlilit tali. Sehingga menyebabkan kapal tak bisa melaju hingga akhirnya terbawa arus dan nyangkut di batu ka-
rang.”Terbelit tali di propeler dan kapal hanyut serta terkena karang,” terang Gajah. Menurutnya, kejadian itu menyebabkan air masuk melalui propeller sehingga 97 penumpang Bersambung ke Hal 11
BATAM
Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I
Website: www.rakyatmediapers.co.id
PROYEK pekerjaan pelebaran bahu jalan di Bukit Daeng
2
PROYEK pembangunan jalan dua jalur Batuaji-Tanjunguncang
SNVT PJN Kepri
Bangun Sejumlah Jalan Dua Jalur di Batam BATAM, RAKYAT MEDIA-Proyek pembangunan jalan nasional yang ditangani Kementerian Pekerjaan Umum Dirjend Bina Marga Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Provinsi Kepri terus membangun sejumlah ruas jalan di Batam Dari semua proyek pembangunan tersebut, SNVT PJN Kepri tidak menyentuh jalan kota, jalan provinsi maupun jalan kabupaten/kota. Di Kota Batam, sejumlah jalan yang dikerjakan oleh SNVT PJN Kepri adalah jalan pembangunan dua jalur. Seperti pembangunan jalan simpang Jam-Batu Besar, pembangunan jalan Simpang Punggur-Batu Besar, peningkatan struktur jalan Simpang Punggur-Telaga Punggur dan pekerjaan peningkatan struktur jalan Simpang Sembulang-Galang. Ke lima proyek pembangunan jalan tersebut menbelan biaya sebesar Rp60 miliar lebih. Kepala Pelaksana Jalan nasional Provinsi Kepri ULP Balai Besar, pelaksana jalan nasional II Kementerian pekerjaan Umum (Pulau Batam dan Pulau Galang) Ir. Himler Manurung selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).2 Kementerian PU Kepri, kepada media ini Senin (30/11/2015) di kantornya mengatakan seluruh proyek yang ditanganinya diharapkan selesai akhir tahun ini. Sejumlah pembangunan jalan penambahan jalur baru, pemeliharaan jalan dan pembangunan fly over pengerjaannya sebagian sudah rampung dikerjakan. Seperti pembangunan jalandua jalur Batuaji-Tanjun-
PPK.2 Pelaksana Jalan Nasional II Batam
Ir.Himler Manurung guncang sepanjang 3,4 kilometer dengan nilai proyek sebesar Rp39.100.000.000. Proyek jalan yang sudah selesai dikerjakan itu menggunakan struktur beton bertulang atau rigid pavement. Selain itu, kata Imler Manurung, proyek pemeliharaan berkala jalan Muka Kuning, Tembesi, Batuaji dan Batu Besar-Nongsa sepanjang 9,5 kilometer dengan nilai proyek sebesar Rp 25.124.841.000. Proyek pelapisan jalan dengan menggunakan aspal hotmix sebagai pelaksana PT Kurnia Djaja Alam dengan nomor kontrak
HK.02.03/SP-HS/PJN-PPK2/IV/2015/ 01. Seluruh pengerjaan pelapisan jalan nasional itu sudah selesaikan dikerjakan, katanya. Ir Hilmer Manurung selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) Pulau Batam-Pulau Galang lebih lanjut menjelaskan, penambahan jalur baru di jalan nasional di Batam guna mengantisipasi meningkat jumlah pengguna jalan. Sehingga diharapkan jalan tersebut mampu menampung volume kendaraan di masa yang akan datang. Dikatannya, di Batam dalam perkembangannya memiliki beberapa jalan yang diprediksi sudah tidak mampu menampung volume kendaraan. Untuk mengantisipasi melonjaknya volume kendaraan tersebut, yang bisa dilakukan seperti membuat jalan jadi dua jalur dari sebelumnya hanya satu jalur. Pada jalur baru tersebut bisa juga nantinya akan dibangun sebuah median jalan. Tahun ini, kata dia, pihaknya telah membangun jalur baru di simpang Dompak, pembangunan jalur baru Jalan Tembesi, Tanjung Berikat, Batam dengan panjang 1,5 Kilometer anggaran Rp 15.000.000.000. Selain itu, pihaknya juga telah membangun proyek tahun jamak (multiyears) pembangunan jalan jembatan (fly over) dengan panjang 30 meter di Jalan Simpang Jam, Batam dengan anggaran perdana Rp 28.000.000.000. “Mungkin sekarang dilihat tidak perlu pembangunan jalur baru. Tapi ke depannya akan sangat perlu. Kalau tahun 2015 ini kegiatan proyek kita tidak terlalu banyak ada beberapa
proyek pembangunan jalan jalur baru, sisanya proyek pemeliharaan, peningkatan struktur jalan, dan peningkatan kapasitas,”terang Himler Ketika disinggung terkait kualitas proyek, Himler menerangkan bahwa seluruyh proyek yang dikerjakannya sudah sesuai spesifikasi teknik. Matrial yang dipergunakan baik pasir maupun besi juga sudah sesuai dengan standar SNI. Begitu juga pembangunan jalan yang menggunakan struktur beton bertulang atau rigid pavement sudah sesuai spesifikasi. “Prinsifnya pembangunan jalan harus dikerjakan sesuai bestek, tidak boleh ada air mengendap karena struktur jalan itu bisa cepat rusak. Semua pengerjaan proyek yang kami laksanakan setiap saat kita awasi dengan ketat, kami punya pengawas yang setiap hari mengawasi pekerjaan yang dilaksanakan kontraktor. Kami tidak ingin gara gara nila setitik rusak susu sebelanga. Aritinya, gara gara kualitas pekerjaan proyek senilai Rp 100 juta tidak baik. Jadi ikut rusak proyek senilai Rp25 miliiar. Oleh sebab itu, kami sangat ketat mengawasinya,”ujar Hilmer Manurung. Hilmer Manurung yang didampingi Koordinator pengawas Irwan menambahkan, memang banyak orang mengatakan pengerjaan pembangunan jalan tersebut berantakan,”memang betul masih berantakan karena belum dibersihkan karena masih ada yang dikerjakan sana sini jadi masih banyak berserakan pasir, tanah dan batu dilokasi proyek itu. Kalau sudah finising semua kita bersihkan sehingga kelihatan bagus,”ujarnya.
Penjabat Gubernur Kepri Tidak Akan Diubah SK UMK Batam BATAM, RAKYAT MEDIAPenjabat Gubernur Kepri Agung Mulyana menyatakan tidak akan mengubah SK penetapan UMK Batam, dengan alasan tidak ditemukan landasan dan dasar hukum untuk melakukan perubahan dan memasukkan Upah Minimum Kelompok Usaha (UMKU) yang diajukan serikat buruh, ke dalam UMK Batam yang sudah ditetapkan sebesar Rp 2.994.111. Sampai saat ini, saya tidak menemukan landasan dan dasar hukum untuk mengubah dan menetapkan UMK dan UMKU Batam ini. Dengan tidak adanya landasan dan dasar hukum, Gubernur tidak dapat mengutak-atik penetapan besaran UMK tersebut karena sesuai dengan pasal 44 PP-78 tentang Penetapan UMK
telah ditulis dan dibuat rumusnya,” kata Agung Mulyana usai melakukan Rapat Koordinasi Forum Pimpinan Kepala Daerah (FKPD) di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (1/12/2015) kemarin. Cara menghitung UMP dan UMK sesuai PP-78 itu, tambah Agung, sudah jelas, berdasarkan rumus yang sudah ditetapkan. Tetapi kalau DPRD mengeluarkan ketetapan, untuk meminta Gubernur melakukan perubahan dia menyatakan akan membuat. ”Sebagaimana dalam pertemuan kemarin, saya juga sudah katakan, melalui aspirasi yang disampaikan, DPRD harusnya dapat mengeluarkan keputusan sehingga hal itu akan menjadi dasar Pemerintah untuk melakukan pe-
Box Redaksi
Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia
Terbit sejak 26 Agustus 2012 Diterbitkan Oleh
PT.Rakyat Media Pratama Akta Notaris No.179 - Izin Menteri Hukum Dan HAM RIAHU-10.04744/2014 Rekomendasi Usaha Jasa Penerbitan Nomor :014/UJP/BPM-BTM/II/III/2014 IZIN (TDP) No.33.10.1.58.13622 SIUP No.02716/BPM-BTM/PK/III/2014 NPWP No.66.651.835.2-215.000
Di cetak Oleh PT Ripos Bintana Press (isi Diluar Tangungjawab Percetakan)
rubahan dan nantinya akan disamapaikan ke pemerintah,” kata Agung. Sebagaimana diketahui, UMK 7 Kabupaten/kota telah ditandatangani Gubernur Kepri, termasuk SK Penetapan UMK Batam dengan besaran Rp.2.994.111. Penandatangan SK Penetapan UMK 2016 sejumlah Kabupaten/Kota di Kepri, dilakukan Gubernur pada Jumat 20 November 2015. Sedangkan UMK Batam ditandatangani pada 21 November 2015, dan karena pada tanggal tersebut merupakan hari Sabtu, maka tanggal penandatanganan UMK Kota Batam dimajukan pada 23 November 2015. Dengan ditetapkannya UMK 2016 ini, secara otomatis di 7
Kabupaten/kota di Kepri akan berlaku sejak 2015 Sebelumnya, dalam SK Gubernur tetang UMK 2016 Kota Batam hanya menetapkan 1 besaran yaitu UMK, karena sesuai dengan aturan PP-78 tentang Penetapan UMK tidak disebut adanya penetapan Upah Kelompok Usaha (UKU). ”Untuk SK UMK 2016 Kota Batam, hanya satu angka yaitu UMK dan tidak ada menetapkan Upah Kelompok Usaha (UKU), karena memang aturannya sudah seperti itu, dan sebelum penetapan Penjabat Gubernur Kepri dan kami juga sudah menjelaskan pada serikat buruh serta perwakilan mereka di DPP,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transimigrasi Kepri, Tagor Napitupulu.(rm/bty)
Pantauan media ini disejumlah proyek yang dilaksanakanKementerian Pekerjaan Umum Dirjend Bina Marga Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Provinsi Kepri terus membangun sejumlah ruas jalan di Batam ilmer Dari semua proyek pembangunan tersebut, SNVT PJNSatuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan nasional Provinsi Kepri ULP Balai Besar, pelaksana jalan nasional II Kementerian pekerjaan Umum (Pulau Batam dan Pulau Galang) terlihat sudah rampung dikerjakan. Seperti contoh pengerjaan jalan Simpang Jam-Sekupang, yang dimulai dari di Sei Harapan kualitas pengerjaannya cukup bagus terutama ketebalan lapisan aspal sudah sesuai ketentuan. Demikian pengerjaan pemasangan bok batu balok pembatas jalan dengan trotoar dan sejumlah proyek lainnya. Menurut Himler Manurung, masih banyak jalan nasional di Batam sebenarnya yang harus dibangun baik pembangunan jalur baru maupun pembangunan jalan dua jalur. Namun karena anggaran terbatas mana prioritas itu yang dikerjakan duluan. “Anggaran kita terbatas, untuk tahun 2015 hanya Rp120 miliar saja, jadi kita prioritaskan titik yang perlu diperbaiki dan dibangun. Mungkin tahun 2016, kalau anggaran kita memungkinkan masih banyak jalan di Batam yang harus kita bangun dan perbaiki. Ini tidak lain untuk mengantisipasi peningkatan volume kenderaan yang setiap tahun bertambah,” kata Himer Manurung mengakhir keterangannya. (rm/mawardi).
POLDA KEPRI IMBAU WARGA TETAP TENANG SAMBUT PILKADA BATAM, RAKYAT MEDIA-Memasuki puncak masa Pilkada 9 Desember 2015 mendatang, banyak peristiwa terjadi dan dinilai memecah belah masyarakat dalam berdemokrasi. Polda Kepri mengimbau masyarakat tetap tenang dan tak terprovokasi. “Ini merupakan tindakan orang yang menginginkan Kepri terkesan tidak aman, dengan adanya hal tersebut tidak berarti menyurutkan semangat untuk berdemokrasi,” kata Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono, Selasa (1/12/2015) kemarin di Mapolda Kepri. Hal ini disampaikannya, terkaiat adanya temuan botol plastik di salah satu rumah pemenangan calon gubernur di Batam pada dini hari tadi. Botol mineral itu mirip dengan ‘bom molotov’. Empat botol mineral yang dililit dengan sumbu didapati tidak dibuang atau dicampak. Hartono mengatakan, barang tersebut ditemukan sudah terletak di teras gedung.Polri, tambah Hartono, dalam hal ini Polda kepri menjamin tetap menjaga
dan terpeliharanya kemanan dan ketertiban masyarakat. Polisi jajaran Polda Kepri, katanya lebih meningkatkan kegiatankegiatan Patroli dan Kegiatan lainnya guna meminimalisir pergerakan teror-teror dan yang akan memecah belah masyarakat Kepri.”Oleh karenanya, diharapkan partisipasi dan bantuan seluruh elemen masyarakat dengan masing - masing individu dapat memberikan kontribusi dalam mewujudkan situasi dan kondisi yang kondusif,” tuturnya. Kontribusi yang dimaksud, minimal masyarakat memberikan informasi atau melaporkan pada kantor Polisi terdekat bila dijumpai adanya tindakan-tindakan atau hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan. “Kita yakin bahwa masyarakat Kepri mempunyai budaya dan sifat yang santun dan tidak mudah dipengaruhi provokasi-provokasi yang akan merusak tali silaturahim dan persaudaraan. Mari sama2 bersihkan pihakpihak yang akan merusak persaudaraan dan kenyamanan serta keamanan di Kepri,”imbuhnya. (rm/bty)
Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan :
Pemimpin Umum/Penanggung Jawab : Mawardi, Pemimpin Redaksi : Mawardi.M, Penasehat Hukum: Supriarno. SH. MH, Hamdan Hasibuan. SH, WKL Pemimpin Umum: Erwinsyah, SH, Pemimpin Perusahaan : Jasniwati, Wkl Pemred/Penjab : Supriadi M.Y,SH, Redaksi Pelaksana : Trianto Patrick. Amd, Redaksi : Trinanto, Abdul Haris, SH, Amran, Iqbal Ramadan, Batam: Johan Munik, Gunawan, Ferianda, Maneger Iklan : Hardiansyah,SE, Sekretaris Redaksi, Marlina, Divisi Pemasaran : Johar Manik, Amran,Dewan Redaksi : Mawardi. M, Marzuki. SE, Boy Hendri, SH, Rustam Efendi, Erwinsyah. SH, Mahyuddin, Liputan Jabodetabek: Bintang Partogi Sianturi, Zulfikar, Mykel Meidy Egeten, Darmawan, Sukandar, Ismail,Perwakilan Sumatera Utara : Sofian (Kepala), Dedi Topan SH, Julkarnain.M, Deli Serdang : Azhar Munik, Liputan Batam : Ferianda, Iqbal Ramadhan, Gunawan, Biro Karimun : Jimi Martius , Tanjungpinang : Hariadi Usman, Bintan : Anton (Kepala), Ambar Tio Imando, Natuna : Irwansyah, Lingga : Amran, Anambas : usman, Provinsi Riau : Effendi Basri, Abd Muin, Kampar Riau : Irwan, Jawa Barat : Dadang Kusnadi, Hilman Saragih,Amir Husin,Sutarna, Biro Bogor : Ismail, Nurdin, SumateraBarat : Aminah Zalani Amd (Kepala), Zakirman, Ramli,Jambi : Firdaus, Ramli, Nurmansyah,Lay Out : Wandi, Divisi Iklan : Iqbal Ramadhan, Tarif Iklan: Iklan hitam putih (BW) Umum display Rp750 mm/kolom, iklan keluarga/duka cita Rp500 mm/kolom, iklan ucapan selamat Rp600 mm/kolom, iklan warna (full color) Rp10,000 mm/kolom, harga tambahan PPN 10 persen.
Jalan Kemuning 1 Komplek Pertokoan Taman Dotamana Indah/Grand BSI Blok E No.24 Pulau Batam- Kode Pos 29400, Telp (0778)-7498179,(0778) 479636, Fax (0778)-479529, Perwakilan Jakarta : Jalan Raya Kukusan, Komplek Kukusan Permai Blok K No.18 Beji, Kota Depok, Jawa Barat, Telp (021) 7490243, Fax (021)7492117, HP 081218206727 Rekening : Bank BTN Cabang Penuin No.Rekening : 00220-01-50-004107-5 dan Bank Riau Kepri No Rekening : 132.80.00130 An PT. Rakyat Media Pratama, Website: www.rakyatmedia.com, Email redaksi : rakyatmedia77@yahoo.com, atau Email : harianrakyatkepri@yahoo.com
Wartawan Rakyat Media Hanya yang tercatat Di BOX redaksi, dan Selalu Di bekali Identitas
CMYK
3
Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I
ADVERTORIAL
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Dinas PU Gesa Pekerjaan 8 Drainase Dan Sejumlah Ruas Jalan di Batam BATAM, RAKYAT MEDIAPemerintah Kota Batam melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) punya komitmen kuat dari tahun ke tahun terus meningkatkan berbagai pembangunan infrastruktur baik infrastruktur jalan maupun dranase untuk mengantisipasi banjir di Kota Batam. Hal ini terbukti pada tahun anggaran 2015 ini, sebanyak delapan proyek pembangunan drainase baru tengah digesa pembangunannya. Diperkirakan akhir Desember 2015 ini seluruh proyek drainase tersebut sudah rampung dikerjakan. Demikian dijelaskan Kepala Dinas PU Kota Batam Ir Yumasnur kepada media ini dikantornya belum lama ini. Dikatakannya, proses pengerjaan pembangunandelapan drainase baru tersebut hingga saat ini masih terus dikerjakan, “Kita harapkan akhir Desember ini bisa selesai,” ujarnya Yumasnur lebih jauh menjelaskan, pembangunan drainase baru tersebut berlokasi di beberapa titik diantaranya, daerah Kurnia Djaya Alam dengan Cendana, dibelakang Calista, Tanah Longsor, Happy Garden, Sagulung, Kavling Mandiri, dan Perumnas Griya Pratama. “Pelaksanaan pengerjaan pembangunan drainase baru di beberapa titik itu telah disesuaikan dengan aturan pembangunan jalan yang juga sedang kita laksanakan, setelah pembangunan selesai, Dinas PU juga akan melakukan perawatan atau normalisasi setiap tahunnya, tergantung kondisinya, bisa dua kali perawatan, bisa juga lebih,” katanya. Dijelaskan Yumasnur, pembangunan drainase baru itu lebih diutamakan ke daerah yang sering terjadi Banjir seperti, Mako Brimob, dan daerah Bukit Daeng, Batuaji.”Kedua titik rawan banjir
KADIS PU Kota Batam Yumasnur dan Wakil Walikota Rudi sedang meninjau proyek pelebaran jalan di Jodoh
tersebut telah selesai ditangani oleh Kementrian Pekerjaan Umum Pusat,”jelasnya. Sedangkan Untuk beberapa daerah seperti depan SP Plaza yang merupakan daerah rawan banjir, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan perbaikan secara bertahap, dan diharapkan tahun ini pengerjaan proyek itu bisa selesai. Mmenurut Yumasnur, penyebab terjadinya banjir dikarenakan banyak warga yang menutup drainase dan dipergunakan sebagai akses menuju perumahan, faktor lain kebiasaan masyarakat yang membuang sampah ke parit, sehingga mengakibatkan ter-
sumbatnya drainase. “Faktor penyebab banjir karena drainasenya ditutup, bahkan saluran airnya banyak tumpukan sampah. Oleh karena itu kita menghimbau kepada masyarakat jangan membuang sampah di drainase, jangan menutup drainase dan saluran air, kemudian marilah kita budayakan budaya gotong royong sehingga drainase diperumahan kita selalu terlihat bersih,” jelas Yumasnur. Yumasnur menambahkan, Pemerintah berharap dengan pembangunan draianse yang baru ini bisa difungsikan secara optimal sebagai pengendali air keper-
mukaan sehingga memperbaiki daerah yang penuh dengan genangan air, bahkan daerah banjir sekalipun, katanya. Masih kata Yumasnur, selain membangun drainase, pada tahun 2015 ini dinas PU Kota Batam juga telah merampungkan pelebaran sejumlah ruas jalan. Diantaranya adalah pelebaran jalan kawasan Jodoh-Nagoya. Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp 7,7 miliar tersebut telah selesai dikerjakan, pelebaran jalan didua kawasan yang awalnya dua lajur telah dibuat menjadi tiga lajur itu. Proyek ini sudah selesai yang dimulai
dari Bundaran Nan Tongga di Jalan Duyung, Seijodoh kemudian memutar di depan Hotel Planet Holiday ke arah simpang Hotel Allium Panorama, Jodoh. Kawasan Nagoya dari simpang Buah di kawasan Bumi Indah Nagoya ke arah Jalan Teuku Umar hingga i Hotel Nagoya. Hanya saja, untuk rute ini progres pengerjaan baru rampung di seputar Simpang Lippo Nagoya. Kedua proyek tersebut ditargetkan selesai pada akhir Desember 2015 ini.Dua jalan tersebut memiliki panjang sekitar 750 meter. Dijelaskannya, tak hanya di wilayah itu, pelebaran juga
mulai dilakukan dari Simpang Buah di kawasan Bumi Indah Nagoya ke arah Jalan Teuku Umar, Nagoya atau hingga ke simpang lampu merah setelah i Hotel Nagoya. Untuk rute ini progres pengerjaan baru rampung di seputar Simpang Lippo Nagoya. Kawasan di tepi jalan sekitar area yang akan dilebarkan juga telah dibersihkan. Untuk proyek pelebaran jalan sepanjang 750 meter di kawasan Jodoh dan Nagoya pada tahun 2015 ini pemerintah Kota Batam melalui Dinas PU telah menganggarkan sebesar Rp 7,7 miliar. (rm/mawardi)
WAWAKO Tinjau Pembangunan Jalan.
WAKIL Walikota Batam dan Kapala Dinas PU Yumasnur menujau proyek pelebaran jalan di Nagoya
PEMBANGUNAN jalan Jodoh-Nagoya yang sedang dikerjakan Dinas PU Batam.
PROYEK pembangunan drainase baru di depan Universitas Batam sadang dalam proses pekerjaan
GALERI FOTO
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I
4
AGUNG Mulyana, Penjabat Gubernur Kepri meyambut kedatangan Menteri Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Menpan-RB RI) Yuddy Chrisnandi di Tanjungpinang.
MENPAN-RB RI Yuddy Chrisnandi saat kunjungan di Kepri.
Menteri Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Kunjungi Kepri
Yuddy Chrisnandi Respon Permintaan Agung MENTERI Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Menpan-RB RI) Yuddy Chrisnandi memberikan perhatian kepada Badan Pengusahaan (BP) Tanjungpinang, Bintan dan Karimun saat berkunjung ke Kepri, Jumat (13/11). Yuddy berjanji akan menata kembali sumber daya manusia (SDM) dan penganggaran yang yang dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) itu. Janji itu diungkapkan Yuddy untuk menjawabi permintaan Penjabat Gubernur Kepri Agung Mulyana. “Pak Gubernur akan menyampaikan draf penyempurnaan PP di mana BP Tanjungpinang, Bintan dan Ka-
rimun itu perlu disempurnakan. Penyempurnaan itu dimaksudkan agar pola penaataan SDM dan penganggaran paling tidak hampir sama dengan BP Batam,” ungkapnya setelah dijamu oleh Agung di Gedung Daerah Tanjungpinang. Permintaan Agung ini ditanggapi secara positif. Menpan-RB RI tersebut meminta Penjabat Gubernur Kepri itu segera mengajukan draf penyempurnaan tersebut agar Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) dari BP Tanjungpinang, Karimun dan Bintan lekas ditata berdasarkan Peraturan Kemenpan-RB RI dan Peraturan Presiden. “Kami minta Pak Gubernur supaya segera mengaju-
kan draf penyempurnaan tersebut,” tegas Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Menpan-RB RI) tersebut. Sebelumnya Agung mengaku akan mempertanyakan struktur kelembagaan dari BP Tanjungpinang, Karimun dan Karimun. Dia menilai institusi BP Tanjungpinang, Karimun dan Bintan. “BP Tanjungpinang, Karimun dan Bintan itu suatu lembaga dibentuk oleh pemerintah pusat. Namun, pegawai yang bekerja di dalamnya hanya sekelas cleaning service (CS). Bagaimana bisa pegawai seperti ini memberi pelayanan kepada para investor?” kata Agung.(*)
MENTERI PAN-RB RI Yuddy Chrisnandi saat menanggapi draf dari Penjabat Guberrnur Kepri
KUNJUNGAN (Menpan-RB RI) Yuddy Chrisnandi didampingi Penjabat Gubernur Kepri Agung Mulyana
MENTERI Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia(MenpanRB RI) Yuddy Chrisnandi saat wawancara dengan awak media
MENPAN-RB RI Yuddy Chrisnandi berpamitan kepada PJ Gubernur Kepri Agung Mulyana usai kunjungan kerja di Kepri
PJ GUBERNUR Kepri Agung Mulyana menyampaikan draf penyempurnaan PP
MENPAN-RB RI Yuddy Chrisnandi pamitan kepada awak media usai kunjungan kerja.
5
TANJUNGPINANG
Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Pemko Tanjungpinang Siapkan Regulasi FTZ DUA WN MALAYSIA SIMPAN SABU DALAM KONDOM Dimasukkan ke Anus agar Lolos Sampai Karimun KARIMUN, RAKYAT MEDIA- Lagi-lagi Warga Negara Asing (WNA) Malaysia ditangkap karena kedapatan memiliki serta membawa narkoba jenis sabu ke wilayah Kepri. Kali ini tiga pria, masing-masing, Sr, Mz dan N ditangkap Satuan Reserse Polres Karimun di dua lokasi yang berbeda. Sr dan Mz dibekuk di pelabuhan domestik Karimun pada Rabu (25/11/2015) lalu dan N diamankan di kamar 307 Hotel Himalaya, Karimun pada Senin (23/11/ 2015) lalu. Modus penyelundupan sabu yang dilakukan Sr dan Mz baru pertama kali ditemukan di Karimun, yakni dengan memasukkan paket narkoba ke dalam kondom dan kemudian ditanam di anus. “Di tempat lain mungkin sudah sering tapi ini yang pertama di Karimun,”kata Kapolres Karimun, AKBP I Made Suka Wjjaya, saat ekspos perkara narkoba di Mapolres Karimum, Senin (30/11/2015). Tertangkapnya dua WNA ini berawal ketika polisi memancing dengan memesan sabu di Malaysia pada Selasa (24/11) lalu. Namun sayangnya petugas tidak mendapatkan hasil karena tak jadi diantar. Hari berikutnya petugas kembali melakukan pemesanan. Setelah disepakati, Sr dan Mz datang dari negaranya membawa sabu pesanan tersebut. Diketahui keduanya dari Malaysia masuk Ke Kepri melalui pelabuhan Internasional Batam Centre. “Di Batam Centre mereka lolos dari pemeriksaan,” jelas I Made. Untuk menuju Karimun mereka menggunakan boat pancung dari pelabuhan Sekupang, Batam. Sekitar pukul 21.00 WIB, keduanya sampai di pelabuhan domestik Karimun. Namun kedua pria itu sudah ditunggu petugas yang langsung membekuk mereka. Saat digeledah petugas tidak menemukan barang bukti tubuh mereka. Keduanya kemudian diangkut ke RSUD Karimun untuk menjalani rontgen. Polisi pun menemukan masing-masing tiga bungkus sabu yang ditanam di dalam anus mereka. “Awalnya kita lihat lima bungkus. Tapi setelah dikeluarkan masing-masing bawa tiga bungkus,”tutur Made. Sementara itu, dua hari sebelum penangkapan Sr dan Mz, polisi menciduk WNA Malaysia lain, N. Pada Senin (23/11) sekitar pukul 20.30 polisi menggerebek tempat N menginap, di kamar 307 Hotel Himalaya. Dikamar tersebut polisi menemukan satu paket besar sabu dalam plastik putih seberat 43,80 gram dan satu paket kecil dalam pipet biru seberat 6,25 gram. Dari pengakuan N, dirinya baru pertama kali membawa sabu ke Karimun. Namun Ia memang berencana mencari jaringan untuk mengedarkan barang haram miliknya di Karimun. “Saya dari Malaysia langsung Ke Karimun. Rencana memang cari kaki disini,” ujarnya. (rm/bpos)
TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang akan menyiapkan regulasi Free Trade Zone (FTZ) untuk menjaring investor datang ke Kota Tanjungpinang. Dalam kunjungan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah ke Vancouver, Kanada, dalam forum pengusaha beberapa waktu lalu, banyak pengusaha yang tertarik berinvestasi di Kota Tanjungpinang. Tapi karena investor meminta detail jabaran mengenai daerah FTZ dan juga detail investasi yang ditawarkan, Pemko Tanjungpinang harus menyiapkan data secara spesifik terlebih dahulu. “Banyak pengusaha yang menanyakan Tanjungpinang. Tapi Pengusaha di sana ingin data yang spesifik, mereka tidak mau lagi bicara yang umum. Mereka mau berapa nilai investasi, dan di lahan yang disediakan akan dibangun apa saja. Dan pada saat itu kami tidak menyediakan data secara spesifik,” ujar Lis, di SMPN 4 Tanjungpinang, Senin (23/11).
Padahal jika saat itu Pemko Tanjungpinang telah menyiapkan data secara detail, maka pengusaha bersangkutan akan langsung mendatangkan orang yang berkompeten untuk menindaklanjuti kelanjutan rencana investasi tersebut. “Maka dari itu, saya akan berkoordinasi dengan Badan Pengusahaan (BP) dan juga Dewan Kawasan (DK) untuk melaporkan berapa potensi kawasan kita yang bisa diinvestasikan. Serta rincian klasifikasinya seperti apa supaya lebih
lipatan, dan distribusi ke daerah-daerah. Kerja pengawasan ini, merujuk agenda resmi Bawaslu Provinsi Kepri, akan diberlangsungkan sampai 8 Desember atau H-1 Pilkada Kepri. “Karena tanggal segitu memang masih melakukan distribusi logistik ke TPS-TPS,” ujarnya. Setidaknya, ada beberapa temuan dari pengawasan
an dengan investor untuk membuka peluang komitmen kerja sama di bidang investasi pada kawasan bebas Tanjungpinang. Beberapa sektor investasi baru yang dibicarakan, yaitu bidang green technology, green energy, dan infrastruktur pelabuhan. (Lra/bpos)
Walikota Tanjungpinang
Lis Darmasah
APB-Desa di Anambas Sedang Disusun Anggarannya tak Terpengaruh Defisit APBD Kabupaten dan Provinsi
PEMBANGUNAN jalan di salah satu desa di Anambas
ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Desa-desa yang ada di Kecamatan Siantan Tengah sedang mempersiapkan penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APB-Des) tahun anggaran 2016.
Herry Fakhrizal Camat Siantan Tengah mengatakan, sejumlah desa mulai memberikan asumsi anggaran untuk masing-masing desa untuk dibahas dan disahkan. Ia pun menegaskan,
Bawaslu Turut Awasi Distribusi Logistik ke Daerah TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Riau bakal turut mengawasi proses distribusi logistik yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum hingga ke daerah-daerah. Ketua Bawaslu Provinsi Kepri, Razaki Persada menegaskan, memang sudah semestinya seluruh tahapan pelaksanaan Pilkada Kepri 2015, Bawaslu turut serta di dalamnya. “Untuk memastikan segalanya berjalan sesuai rencana dan menghindari terjadinya indikasi-indikasi kecurangan,” kata Razaki, kemarin. Pengawasan distribusi logistik Pilkada Kepri, sambung Razaki, meliputi seluruh proses. Sejak pengadaan, pencetakan, penyerahan, pe-
detail,” ujarnya. Sekadar informasi, kunjungan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah beserta jajarannya ke Vancouver, Kanada, dalam rangka melakukan pertemu-
yang dilakukan sejak 28 September silam. Di antaranya gangguan mesin cetak pada awal pencetakan surat suara dan kontrol kualitas atas surat suara rusak dan pemusnahannya. “Tindak lanjut kami berupa penegasan bahwasanya pencetakan harus sesuai dengan jadwal dan menuliskannya di berita acara pe-
musnahan surat suara rusak,” terang Razaki. Tak hanya itu saja, pada proses pelipatan surat suara, Bawaslu Kepri juga menemukan surat suara rusak, surat suara lebih atau kurang dan pelipatan surat suara lebih dari satu. Itu semua kemudian ditindaklanjuti dengan menuliskannya berita acara dari KPU Kabupaten/Kota dan menyortir ulang hasil pelipatan. Razaki menambahkan, proses terakhir dari pengawasan distribusi logistik ini adalah mengawasinya sampai tiba di tingkat kecamatan dan desa atau kelurahan. “Di proses ini, pengawasan yang kami lakukan semakin melekat dan tentu yang akan menguras tenaga pengawasan sehari setelahnya, ketika hari pemungutan suara,” pungkas Razaki. (rm/bpos)
anggaran untuk desa ini tidak terpengaruh defisit anggaran yang ada di kabupaten. Hal ini dikarenakan anggaran untuk desa bersumber dari pusat. “Ada sedikit perubahan, karena ada dana dari provinsi yang memang dikhususkan untuk desa yang belum dimasukkan. Paling lambat, kami targetkan 15 Desember sudah disahkan. Mengingat, ada beberapa staf desa yang menjadi PPK, PPS, hingga KPPS,” ujarnya saat dihubungi Senin (30/11/2015). Pria yang pernah menjabat sebagai Kabag Humas dan Protokol Setdakab An-
ambas ini menjelaskan, alokasi dana desa dari pusat dengan besaran mencapai Rp 630 juta, akan dialokasikan untuk beberapa sektor di kecamatan yang memiliki enam desa itu. Selain untuk kegiatan fisik dengan presentase mencapai 70 persen, pihaknya juga mengalokasikan dana untuk sejumlah sektor lainnya seperti pendidikan sebesar 10 persen, dan kesehatan, pemberdayaan, pembinaan, bimtek masing-masing lima persen. Hal ini belum lagi bantuan dari Pemprov Kepri minimal Rp 25 juta per desa. “Tentunya, hal ini harus
Polisi Tetapkan Mantan Dirut BUP Jadi Tersangka Korupsi KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Penyidik di Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Karimun yang melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni Badan Usaha Kepelabuhanan (BUP) Karimun sejak beberapa bulan lalu menyita uang tunai dalam bentul dolar Amerika Serikat (AS). Sebelumnya penyidik sudah menetapkan mantan Dirut BUP berinisial Firdaus Hamzah sebagai tersangka. “Sudah beberapa hari lalu kita menetapkan mantan Dirut BUP berinisial Firdaus sebagai tersangka setelah kita melakukan penyidikan dan mengumpulkan barang bukti. Kemudian, kita juga menyita uang tunai dalam bentuk dolar AS sebesar $72 ribu. Uang ini disita dari dari salah satu rekening yang ada di bank
milik pemerintah,” ujar Kasat Reskrim AKP Hario Prasetyo Seno kepada wartawan di kantornya Sabtu (21/11/2015) pekan lalu. Hasil penyidikan sementara, kata Hario, uang ini disita karena seharusnya disetorkan ke kas daerah. Karena, BUP merupakan BUMD yang pemegang saham mayoritas adalah pemerintah daerah. Uang dalam bentuk dolar tersebut berasal dari hasil pendapatan 2011, namun baru disetorkan dari Pelindo I Tanjungbalai Karimun pada 2012. Sumber penghasilannya sendiri dari penggunaan terminal untuk keperluan sendiri (TUKS) yang ada di dalam perusahaan. “Kalau kita melihat jumlah awal uang yang diterima di rekening giro BUP semuanya lebih dari 93 ribu dolar AS. Hanya saja, yang tersisa di dalam rekening 72 ribu dolar AS. Sementara itu,
Kampanye Hitam Marak Jelang Penjeblosan TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Kampanye hitam kian marak di sejumlah daerah di Kepri menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang jatuh pada Rabu (9/ 12) mendatang. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kepri menemukan kampanye hitam di empat kabupaten/kota. Keempat kabupaten/ kota itu adalah Bintan,
Natuna, Karimun, dan Tanjungpinang. “Keempat kabupaten/ kota itulah yang kini jadi sasaran kampanye hitam. Batam justru nyaris tak ada kampanye hitam,”ungkap Indrawan Susilo, komisioner Bawaslu Kepri, pada Kamis (26/11/2015). Modus yang digunakan oknum yang menyebarkan kampanye hitam itu hampir sama di semua
wilayah. Mereka menyebarkan selebaran-selebaran yang bertuliskan kalimat bermuatan isu suku, agama, ras dan golongan (SARA). “Mereka selalu sebarkan selebaran-selebaran seperti itu di kedai-kedai kopi. Nah, itulah yang kini kami selidiki. Kami juga minta bantuan pihak kepolisian,”tegas Indrawan. Bahkan kasus kam-
sinkron dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes),” terangnya. Terkait RPJMDes, pihaknya mengatakan terdapat penyesuaian. Pasalnya, terdapat beberapa item yang terkesan tumpang tindih sehingga kurang sesuai seperti komponen mengenai Alat Tulis Kantor (ATK), dan beberapa kegiatan lainnya. “Sekarang, peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada tiap-tiap desa kurang lebih hampir sama dengan peran di DPR. Mulai dari budgeting sampai pengawasan sekarang menjadi fokus mereka,” ungkapnya. (rm/tb).
panye hitam dengan penyebaran selebaran ini sedang ditangani oleh pihak kepolisian. Indrawan mengatakan, salah satu kasus kampanye hitam yang sedang diusut oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kepri adalah selebaran bermuatan isu SARA yang terkuak saat debat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kepri di Hotel Pasifik Batam, Selasa (24/11) lalu. (*).
21 ribu dolar AS lagi berdasarkan pengakuan manajemen digunakan untuk keperluan operasional. Seharusnya, uang TUKS tersebut disetorkan ke kas daerah, tapi buktinya sampai dengan tahun ini masih ada di rekening BUP,” jelasnya. Soal kerugian negara, Hario menyebutkan, saat ini jumlahnya masih menunggu hasil perhitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKPO) Republik Indonesia karena saat ini masih melakukana udit di salah satu kantor pemerintah. “Kita sudah sampaikan permohonan ke BPKP, tapi masih menunggu selesainya audit yang dilakukan di salah satu kantor pemerintah di Kepri. Dalam hal ini, kita tidak berani mendugaduga berapa kerugiannya, melainkan menunggu hasil audit BPKP saja,” ungkapnya. (rm/bp).
DAERAH
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I
6
Nasib Anggota Satpol PP Seluruh Kepri Terancam TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Tampaknyapenjabat Gubernur Kepri Agung Muliana tidak memikirkan nasib orang banyak. Pasalnya Agung Muliana sebagai penjabat Gubernur Kepri sementara sudah membuat peraturan yang dinilai terlalu arigansi. Bayangkan nasib anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai tenaga kontrak pemerintah daerah (Pemda) diputuskan pada akhir 2015 ini. Penjabat Gubernur Kepri sudah mengeluarkan perintah untuk mengakhir masa kontrak anggota Satpol PP. “Kontrak kerja anggota Satpol PP itu dibuat selama dua tahun sekali. Saya sudah perintahkan supaya pada akhir 2015 ini, kontrak kerja anggota Satpol
PP dihentikan,” tegas Agung kepada wartawan belum lama ini di Tanjungpinang Agung beralasan bahwa anggota Satpol PP adalah para penegak peraturan daerah (Perda).Karena itu, mereka harus berstatus pegawai negeri sipil (PNS) dan tidak bisa hanya hadir sebagai tenaga kontrak. Agung juga menyinggung soal para anggota Satpol PP yang saat ini mengabdi sebagai tenaga kontrak di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dan Pemerintah Kabupaten/Kota (Pemkab/ Pemko) se-Kepri.Dia menegaskan bahwa anggota Satpol PP tersebut akan dipindahkan ke Satuan Pelindungan Masyarakat (Satlinmas). (rm/tb)
STATUS anggota Satuan Polisi Pamong Praja
Akhir Tahun Kegiatan di APBD-P 2015 Belum Juga Dilaksanakan TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Pembangunan dan kegiatan yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Tahun 2015 belum juga dilaksanakan. Padahal batas akhir penggunaan tidak sampai sebulan lagi. Kondisi ini menyebabkan keheranan salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu. Ia juga menyangsikan serapan anggaran akan mencapai target. “Saya khawatir proses pelaksaan yang lamban ini akan berdampak pada serapan anggaran yang minim.
Anggota DPRD Tanjungpinang
Maskur Tilawahyu Karena waktu penggunaannya juga sudah sangat tidak memungkinkan lagi,” ujar Maskur yang juga Ketua
Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang tersebut, (29/11/ 2015) pekan lalu. Menurutnya, keterlambatan penggunaan APBD Perubahan dikarenakan proses evaluasi yang dilakukan gubernur terlalu lama dari ketentuan. Tapi seharusnya setelah selesai, pembahasan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan lainnya dipercepat.”Saya mendapatkan informasi dari beberapa SKPD sudah selesai tinggal pelaksanaan saja. Tapi masih menunggu instruksi dari kepala daerah,” ujarnya. Dalam penggunaan anggaran ada batas dan proses administrasinya termasuk anggaran untuk RTLH. Ad-
ministrasi tersebut, dalam penggunaan anggaran pada 2015 ini sudah harus tutup pada 25 Desember. ”Menurut saya, dalam waktu singkat ini. SKPD tidak mau melaksanakan kegiatan, karena takut jadi temuan nantinya,” ujarnya. Untuk itu, ia berharap, SKPD bisa memaksimalkan waktu yang tersisa. Sehingga serapan anggaran bisa maksimal. Sementara Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah tetap optimis hingga akhir tahun, serapan anggaran mencapai 92 persen. Dikatakannya, serapan anggaran masih sekitar 67 persen. ”Saya tetap optimis capaian serapan akan mencapai 92 persen,” ujarnya. (rm/bpos).
Pengesahan APBD 2016 Pemko Tanjungpinang Telat
Sekda Kota Tanjungpinang
Riono
TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang meminta dispensasi keterlambatan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tanjungpinang 2016 kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Permohonan dispansasi itu disampaikan melalui surat oleh Walikota Tanjung-
pinang yang dikirim ke Menteri Dalam Negeri, baru-baru ini. Hal itu dibenarkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang Riono, kepada wartawan Senin (30/11/2015) kemarin. Menurut Riono, permohonan dispensasi itu dibuat agar Kota Tanjungpinang mendapatkan toleransi pengesahan APBD Tanjungpinang tahun 2016 hingga
Desember. Dengan begitu, Pemko Tanjungpinang dapat terhindar dari sanksi keterlambatan. Terlebih penyebab keterlambatan juga di antaranya karena Dana Bagi Hasil (DBH) minyak dan gas (Migas) dari pusat juga terlambat turun.”Sudah kita layangkan surat Ke kemendagri (untuk meminta dispensasi-red),” kata Riono.(rm/ trb).
Penjabat Bupati Bintan Tinjau Rehabilitas Pelabuhan Berakit BINTAN, RAKYAT MEDIAHanya dalam kurun waktu kurang dari 2 bulan sejak terakhir kali Penjabat Bupati Bintan, Doli Boniara, bersama Penjabat Gubernur Kepulauan Riau, Agung Mulyana, turun melihat fasilitas Pelabuhan Internasional Berakit, akhirnya Kementerian Perhubungan melakukan rehabilitas atas fasilitas di Pelabuhan Internasional Berakit tersebut. Penjabat Bupati Bintan, Doli Boniara di temani Kabag Humas Setda Kabupaten Bintan, Roni Kartika, meninjau rehabilitas fasilitas Pelabuhan Internasional Berakit, minggu (29/11). Dalam kunjungan tersebut Penjabat Bupati Bintan Doli Boniara di sambut Jajaran Pelaksana Kantor Penyelenggara Pelabuhan Kelas I Tanjung Uban. Pekerjaan rehabilitas fasilitas Pelabuhan Internasional Berakit diperkirakan memakan waktu 70 ( tujuh puluh ) hari kalender dengan bersumber dari APBNP Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp 7.333.700.000,-, adapun kotraktor pelaksananya yaitu, PT.Lintas Barat Selatan dan Konsultan Pengawasnya, PT.Graha Adiguna Konsultan. Berbagai fasilitas di perbaharui seperti renovasi plafon, pemasangan aluminum composit, pemasangan lantai keramik, pengecatan bangunan, renovasi pontoon dan jembatan menggunakan plat baja kete-
PENJABAT Bupati Bintan di Pelabuhan Berakit
balan 10 mm dan lain sebagainya. Menurut Penjabat Bupati Bintan Doli Boniara renovasi fasilitas pelabuhan ini merupakan tindaklanjut atas kerja keras Penjabat Gubernur Kepulauan Riau Agung Mulyana yang ingin Pelabuhan Internasional Berakit ini segera bisa di operasikan, agar bisa membuka akses pengembangan Kabupaten Bintan khususnya kawasan Berakit dan Trikora yang tentunya akan semakin maju dengan beroperasinya Pelabuhan tersebut. Ditambahkannya bahwa bilamana renovasi Pelabuhan Internasional
Berakit ini sudah selesai, Penjabat Gubernur Kepulauan Riau Agung Mulyana akan segera mengajak investor untuk bersama-sama segera mengoperasikan pelabuhan tersebut. “ Renovasi Pelabuhan Internasional Berakit ini diperkirakan akan memakan waktu 70 ( tujuh puluh ) hari kerja , saya akan segera melaporkan ini ke Penjabat Gubernur Kepulauan Riau Bapak Agung Mulyana, dan insyaallah mari kita doakan bersama bila renovasi sudah selesai Pelabuhan Internasional ini akan segera di operasikan “ ujarnya. (rm/kdy)
Anambas Belum Lepas Dari Predikat Wajar Dengan Pengecualian
ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Pemkab Anambas hingga kini belum bisa mendata keseluruhan aset yang dimiliki khususnya hibah dari Pemerintahan Natuna. Oleh karena itu, hingga kini Pemda Anambas juga belum lepas dari predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan. Kasubag Perlengkapan dan Aset Bagian Umum Sekeretariat Daerah KKA Vera, mengatakan, total aset yang dihibahkan sebanyak 205 yang terdiri yakni gedung, jalan, tanah dan lainnya. Salah satu hibah tersebut yang saat ini ditempati yaitu gedung yang dipergunakan untuk operasional kantor Bu-
pati KKA yang dulunya merupakan kantor camat Kecamatan Siantan. “Masih banyak kantor lain yang masih dimanfaatkan hingga saat ini,” ungkapnya. Vera mengakui sebenarnya pendataan sudah selesai dilaksanakan, namun untuk tindak lanjutnya masih menunggu instruksi dari atas. Sebab untuk kebijakan kedua kabupaten itu bukan lagi ranah staf tapi ranah pimpinan.”Sebenarnya yang paling baik adalah kedua pimpinan kedua kabupaten berdiskusi untuk menyelesaikannya,” tegasnya. Data-data yang menjadi temuan Badan Pemeriksaan Keungan (BPK) sebesar Rp 17 miliar. Semua administrasinya sudah lengkap. Na-
mun, kata Vera, yang menjadi kendala adalah bukti fisik barang di lapangan tidak ada. Jika persoalan ini masih belum beres maka setiap tahunnya akan tetap menjadi temuan BPK. ”Yang dikhawatirkan, aset ini hilang. Apalagi aset ini jumlahnya cukup besar. Jika tidak segera ditemukan bisa menimbulkan masalah nantinya,” ungkapnya. Jika itu terjadi kesannya pihak Anambas yang menghilangkan. Contohnya aset Natuna yang berupa tanah yang ada di enam kecamatan hingga kini belum jelas. Oleh karenanya pihaknya berusaha agar tanah-tanah itu bisa diketahui lokasinya. “Kita tidak ingin hal itu terjadi karena ini merupakan aset negara,” tegasnya. Vera berharap masalah aset Natuna dan Anambas ini segera diselesaikan dan tidak menjadi beban Pemkab Anambas. Pihaknya juga sudah menyurati Pemkab Natuna, namun masih belum lagi ada jawaban yang jelas. “Sudah setahun saya dibagian ini namun hibah aset menjadi PR yang masih belum dapat diselesaikan,” ujarnya. (rm/bps)
Bupati Karimun Akan Panggil PT Pelindo I KARIMUN, RAKYAT MEDIA-Bupati Karimun, Aunur Rafiq akan memanggil PT Pelindo I Cabang Karimun dan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) terkait kenaikan tarif pas masuk ke pelabuhan domestik dari Rp2.500 menjadi Rp6.000 tersebut. Pasalnya, kedua operator pelabuhan itu menaikkan tarif belum melaporkan ke pemerintah. “Sampai hari ini, PT Pelindo belum ketemu saya secara resmi membicarakan soal kenaikan tarif masuk ke pelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun. Mengenai perubahan tarif pas pelabuhan secara langsung memang tidak dilaporkan kepada saya. Saya akan panggil mereka untuk menjelaskan kenaikan tarif tersebut,” ungkap Bupati Karimun Aunur Rafiq saat ditemui di Gedung Nasional Tanjungbalai Karimun, Jumat (27/11/2015) pekan lalu. Hanya saja, kata Rafiq, beberapa hari yang lalu BUP Karimun pernah bertemu dengannya menyampaikan soal kenaikan tarif tersebut. Pertemuan yang dimaksud kata Rafiq setelah satu hari DPRD Karimun melakukan sidak ke pelabuhan. Pada hari yang sama, Pelindo dan BUP juga sudah menemui Ketua DPRD Karimun HM Asyura di kantornya. Kendati belum bertemu langsung dengan PT Pelindo I Cabang Tanjungbalai Karimun, namun Rafiq me-
nyebut, bisa jadi BUMN itu sudah mengirimkan surat pemberitahuan kepada Pemkab Karimun, namun belum sempat dibacanya. “Mungkin saya yang belum sempat membaca surat pemberitahuan itu,” ulasnya. Kata Rafiq, PT Pelindo dan BUP Karimun tentu saja memiliki alasan khusus kenapa sampai harus menaikan tarif pas pelabuhan tersebut. Namun, jika kenaikan itu memberatkan masyarakat tentu saja akan menimbulkan dampak yang kurang baik. Untuk itu, dirinya berencana akan memanggil PT Pelindo membicarakan hal itu. “Kenaikan tarif masuk pelabuhan yang dikeluarkan oleh Pelindo dan BUP tentu akan menambah sumber PAD Karimun dari sektor pajak dan retribusi. Namun, kami tentu tak mau juga hanya demi menambah pemasukan bagi daerah, masyarakat harus terbebani. Makanya, ini harus dikaji ulang,” terang Rafiq. Sebelumnya, Ketua DPRD Karimun HM Asyura marah begitu mendapat laporan dari masyarakat kalau PT Pelindo menaikan tarif masuk pelabuhan tanpa sosialisasi ke masyarakat. Dia menyebut, kebijakan itu terlalu memberatkan masyarakat. ”Dewan banyak menerima keluhan dari warga kalau tarif masuk ke pelabuhan itu terlalu tinggi dan memberatkan masyarakat,”
kata Asyura usai melakukan inspeksi mendadak di pelabuhan domestik Karimun Selasa (24/11/2015) dua pekan lalu. Dalam sidak itu, Asyura sengaja membawa rombongan Komisi III DPRD Karimun. Bahkan, Asyura sengaja masuk ke pelabuhan dengan berpura-pura hendak berangkat ke Batam dan membeli tiket masuk seharga Rp6.000. Setelah masuk ke pelabuhan, dia langsung mempertanyakan kenaikan tarif masuk tersebut kepada karyawan PT Pelindo dan BUP Karimun. “Saya sengaja ke pelabuhan dan membeli tiket masuk seharga Rp6.000. Ternyata apa yang disampaikan masyarakat itu benar. Saya sempat menanyakan kepada pegawai Pelindo yang berada di pelabuhan, ke mana saja aliran dana Rp.6000 itu. Mereka menyebut, Rp3.000 untuk Pelindo, Rp2.000 untuk BUP dan Rp1.000 untuk Koperasi,” kata Asyura. Ia juga menyayangkan kenaikan pas pelabuhan sebesar 140 persen itu belum dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. ”Perwakilan PT Pelindo mengaku kalau kenaikan itu belum disosialisasikan sama sekali. Kami sangat sayangkan ini terjadi. Harusnya, sebelum mengambil kebijakan seperti itu, disosialisasikan dulu ke masyarakat,” katanya. (rm/*)
7
Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I
OLAHRAGA
Website: www.rakyatmediapers.co.id
MENGUPAS FENOMENA BARU PREMIER LEAGUE, LEICESTER CITY LEICESTER CITY, RAKYAT MEDIA-Banyak fenomena yang pernah terjadi di Premier League dari klub yang berstatus kuda hitam dan akhirnya memenangi titel Premier League, hingga pemain dan manajer penuh kontroversial yang selalu menghiasi media setempat. Pun begitu dengan Premier League 2015-2016. Kejutan muncul dari tim asal Leicester, Leicester City. Tak ada yang menyangka The Foxes (si Rubah) mampu bersaing di papan atas klasemen, bahkan menduduki peringkat pertama. Anomali terjadi musim ini, Leicester berada di empat besar, sementara juara bertahan Chelsea susah payah mendaki papan bawah klasemen. Apa faktor-faktor yang melejitkan Leicester musim ini? Kekuatan apa yang membuat Leicester disegani lawan-lawannya? Nigel Pearson mengangkat Leicester ke Premier League dua musim lalu, dan menjaga klub selama dua musim ke depannya untuk bertahan di rimba persaingan Premier League. Namun, manajemen melakukan langkah berani mendepak Pearson di akhir musim, dan menggantinya dengan manajer sarat pengalaman, Claudio Ranieri. The Tinkerman, julukan yang disematkan kepada Ranieri, karena ia kerap mengerutkan dahinya saat mendampingi klub bermain, seraya berpikir memikirkan strategi untuk mengalahkan lawannya. Ranieri bukan pelatih baru di Premier League dan sangat mengerti sepakbola Eropa, karena ia pernah melatih klub-klub top Eropa seperti Juventus, Chelsea, Inter Milan, Atletico Madrid, dan Valencia. Pengalamannya itu pun ia tularkan kepada Leicester musim ini. Para pemain Leicester memiliki determinasi dan daya juang yang tinggi untuk merepotkan lawan-lawannya, dari klub papan bawah hingga klub mapan seperti Manchester United. (rm/zo).
PEMAIN Juventus tengah berfoto bersama
BANTAI PALERMO, JUVENTUS TEMBUS PAPAN ATAS KLASEMEN
PALERMO, RAKYAT MEDIA-Juventus melakoni pekan ke-14 dengan menyambangi Renzo Barbera untuk melawan tuan rumah Palermo, Senin (30/ 11/2015) dini hari WIB. Tampil dominan,Bianconeri pun menang dengan skor 0-3 sekaligus memperpanjang tren kemenangan di Serie A menjadi empat pertandingan beruntun. Hasil ini membuat Juventus melonjak ke posisi lima klasemen sementara dengan 24 poin setelah menyalip AC Milan dan Sassuolo. Sinyal kebangkitan si
Liverpool Mulai Lirik Dua Bintang Dortmund WEMBLEY, RAKYAT MEDIA-Bursa transfer pemain musim dingin akan segera dibuka. Banyak klubklub elite Eropa yang sudah mengincar pemain-pemain yang tampil cemerlang pada musim ini agar bisa bergabung bersama mereka. Bahkan, Liverpool dikabarkan sudah mulai mendekati dua bintang Borussia Dortmund, yakni Marco Reus dan Mats Hummels. Kedua pemain diharapkan bisa pindah ke Anfield pada Januari 2016 nanti. Seperti dilaporkan Metro, Senin (30/11/2015), The Reds harus mengeluarkan dana sebesar 32 juta pound untuk Reus dan 24 juta pound buat Hummels. Total Liverpool harus membayar 56 juta pound atau sekitar Rp 1,16 triliun jika ingin mendatangkan kedua pemain tersebut. Faktor Jurgen Klopp se-
bagai manajer Liverpool menjadi daya tarik utama bagi Reus dan Hummels untuk bisa segera bergabung ke Anfield. Klopp pernah berkerja sama dengan keduanya ketika masih menjadi pelatih Dortmund selama tujuh musim lamanya.Di tangan Klopp, Reus dan Hummels menjelma menjadi pemain yang disegani. Klopp juga masih memiliki hubungan baik dengan mantan anak asuhnya tersebut. Klopp dengan Reus dan
Hummels masih belum lupa bagaimana mereka mengalahkan raksasa-raksasa Eropa di Liga Champions 2013 lalu. Tetapi, catatan fantastis mereka harus terhenti di final setelah dikalahkan Bayern Muenchen 12 di Stadion Wembley. Bahkan, saat masih ditangani Klopp, Dortmund mematahkan dominasi Bayern Muenchen di ajang Bundesliga. Dengan menjadi juara Bundesliga dua musim berturut-turut, yakni 2010-11 dan 2011-12). (rm/l6).
Nyonya Tua mulai terlihat mengingat beberapa pekan yang lalu Gianluigi Buffon dan kolega sempat berkutat di papan bawah. Kedua tim sama-sama menampilkan permainan menyerang di menit awal. Namun, Juventus sedikit berada di atas angin lantaran lebih banyak menguasai bola ketimbang Palermo. Juan Cuadrado acap mengancam dengan umpan-umpan lambungnya, tapi sejauh ini belum ada yang berbahaya. Usia pertandingan semakin tua, Juventus kian gencar mene-
kan pertahanan Palermo melalui sisi yang diisi Patrice Evra dan Cuadrado. Sayangnya, Mario Mandzukic yang menjadi target man belum menunjukkan taringnya. Pemain yang paling sering dijatuhkan oleh pemain Palermo adalah mantan bintang mereka sendiri yakni Paulo Dybala. Penyerang berpaspor Argentina ini kerap merepotkan Rosanero karena memiliki kecepatan serta akselerasi yang di atas rata-rata. Palermo bukannya tanpa peluang. Tim tuan rumah membuat
Juventus sedikit deg-degan saat serangan balik. Akan tetapi, umpan terobosan Alberto Gilardino tidak ada yang menyambut karena terlalu tajam. Cuadrado mulai bereksplorasi sendiri dengan menusuk ke kotak penalti Palermo dan melepaskan tendangan dari sudut sempit. Lagi-lagi usaha mencetak gol Juventus belum berhasil lantaran bola hanya menyamping. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, papan skor di Renzo Barbera masih menunjukkan 0-0. (rm/oz).
9 Kartu Kuning dan 2 Kartu Merah Warnai Kemenangan Sevilla SEVILLA, RAKYAT MEDIA- - Sevilla berhasil meraup tiga poin saat menjamu Valencia di lanjutan La Liga Spanyol, Jornada ke-13. Gol tunggal Sergio Escudero jadi pembeda. Alih-alih menghasilkan banyak gol, laga kedua tim yang berlangsung di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan justru melahirkan banyak kartu. Wasit Carlos Velasco mengeluarkan sembilan kartu kuning dan dua kartu merah selama 90 menit. Di kubu Sevilla, Adil Rami (17), Mariano (71) dan Vitolo (84) mendapat kartu kuning. Sementara di kubu
Valencia, Joao Cancelo, Jose Gaya, Aymen Abdennour, Javi Fuego mendapat ganjaran serupa. Dua kartu kuning yang masing-msing diterima Joao Cancelo dan Javi Fuego memaksa wasit menghadiahi kartu merah. Satu-satunya gol dicetak Sergio Escudero pada menit ke-50. Gol tersebut membuat Sevilla meraih 3 poin dan menempel ketat Valencia di papan tengah klasemen La Liga. Hingga saat ini, Sevilla bertengger di posisi 10 dengan 18 poin. (Baca juga : El Real Bekuk Eibar Dua Gol Tanpa Balas. (rm/snw)
PS TNI Gunduli Persib Bandung 2-0
Menang Tipis, Persipura Juara Grup B
KESEBELASAN Persipura bertanding di group B
BALI - Persipura Jayapura menyegel status juara grup B Piala Jenderal Sudirman. Keberhasilan ini mereka raih usai menaklukan Mitra Kukar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (29/11/2015). Tampil dengan formasi 4-4-2, Persipura
sukses memegang kendali permainan. Namun hingga babak pertama usai, mereka tak mampu mencetak gol. Rapatnya barisan pertahanan Mitra Kukar terbukti menyulitkan aliran bola di lini serang Mutiara Hitam. Namun keadaan
berubah di awal babak kedua. Berawal dari umpan Ian Louis Kabes, bola kemudian disambut Ricky Kayame. Tanpa ampun sang pemain langsung melepaskan sepakan yang gagal diredam kiper Mitra Kukar, Shahar Ginanjar. Setelah tertinggal, Mitra Kukar coba meningkatkan serangan. Namun usaha yang mereka lakukan terbentur waktu pertandingan. Hingga laga usai, skor 10 tidak berubah. Kemenangan ini membuat Persipura kokoh di puncak klasemen grup B. Tim asuhan Osvaldo Lessa memiliki sembilan poin, unggul tiga angka dari Mitra Kukar yang berhak menyandang status runner up.(rm/L6)
KESEBELASAN PS TNI gunduli Persib Bandung
SIDOARJO, RAKYAT MEDIAPS TNI membuat Persib Bandung bertekuk lutut lewat kemenangan 20 di laga pamungkas penyisihan Grup C Piala Jenderal Sudirman di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (30/11/2015). Dua gol PS TNI dicetak Wawan Febrianto dan Guntur Triaji di babak kedua. Bermain tanpa gol di babak pertama membuat kedua tim tampil lebih terbuka di babak kedua. Gol langsung lahir pada awal babak pertama, tepatnya pada menit ke-46. Tendangan keras kaki kiri gelandang PS TNI, Wawan Febrianto menghujam gawang Persib. Bola tidak bisa dijangkau M. Natshir, PS TNI unggul 1-0 atas Persib. Maung Bandung balas menekan
ke pertahanan PS TNI pada menit ke-56 melalui Makan Konate. Sayang, tendangan Konate masih membentur tiang gawang, bola rebound disambut Febri, tapi wasit menganggap offside. PS TNI kembali punya peluang, sundulan Dimas Drajad pada menit ke-58 masih bisa diamankan kiper Persib, M. Natshir. Giliran Persib yang punya kans, pada menit ke-70 tandukan Makan Konate masih melebar dari gawang yang dikawal Dhika Bayangkara. Pada menit ke-79, gawang Persib kembali jebol untuk kedua kalinya dalam laga ini. Kerjasama apik para pemain depan PS TNI, langsung diselesaikan oleh Guntur Triaji dan mengubah skor menjadi 2-0.
Di sisa waktu, Persib tidak juga bisa bermain lebih kreatif untuk membongkar pertahanan PS TNI. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga berakhir, PS TNI menang 2-0 atas Persib. Starting line up Persib vs PS TNI: Persib: M Natsir, Dias Anggan David Pagbe, Ahmad Jufrianto, Jajang Sukmana, Hariono, Dedi Kusnandara, Konate Makan, Febri Haryadi, Yandi Sofyan, Gian Zola. PS TNI: Dhika Bayangkara, Wiganda Pradika, Mahati Lestusen, Hardiantono, Syaiful Ramadhan, Suhadi, Legimin Raharjo, Wawan Febrianto, Erwin Ramdani, Dimas Drajat, Tambun D Naibaho.(rm/ L6).
POLITIK
Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I
Website: www.rakyatmediapers.co.id
8
5 Desember Pasangan H.M Sani-Nurdin Basirun
Kampanye Akbar di Batam BATAM, RAKYAT MEDIA-Pada tanggal 5 Desember 2015 ini, pasangan calon Gubernur dan Waki Gubernur Kepri nomor urut 1 HM. Sani dan Nurdin Basirun (SaNur) dipastikan melakukan kampanye akbar di Kota Batam. Hal ini diungkapkan langsung oleh Calon Gubernur Provinsi Kepri HM. Sani, Senin (30/11/2015) kepada sejumlah wartawan termasuk media ini di kediamannya jalan Cempedak Tanjungpinang. “Tanggal 5 Desember kami akan kampanye akbar di Kota Batam, dan kita akan fokuskan disana, saya berharap masyarakat maupun ormas pendukung, paguyuban dan berbagai organisasi lainya bisa datang di kampanye nanti,” ucap Gubernur Sedangkan untuk persiapan kampanye tersebut, H.M Sani memastikan sudah dipersiapkannya dengan baik oleh tim sukses SaNur. “Kami pikirkan segalanya untuk kampanye, karena
H.M Sani kampanye terbuka banyak yang diperlukan dan rapat persiapannya sudah siap kemarin (red, Jumat tanggal 27 November 2015),” jelasnya. Menurut calon kuat Gubernur kepri ini, pada kampanye akbar tersebut, Sani mengatakan, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dan juga petingi-petinggi partai pengusung akan hadir di kampanye Sanur. “Insyallah Prabowo datang, kalau dari Nasdem Surya Paloh tidak datang,” jelas Sani. (rm/mwd).
Kampanye Sani-Nurdin
DIHADIRI SBY, PRABOWO, DAN SURYA PALOH
Ahar Sulaiman Ketua Tim Sukses pasangan Sanur
BATAM, RAKYAT MEDIA-Tiga tokoh nasional, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Ketua Umum Partai Demokrat, Prabowo Subianto Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, dan Surya Paloh Ketua Umum Partai NasDem akan hadir dan mendukung kampanye terbuka pasangan calon Gubernur Kepri, Muhammad Sani dan Nurdin Basirun (Sanur). “Kemungkinan saat kampanye Prabowo digabung dengan Surya Paloh, sedangkan SBY sendiri, tapi kita masih atur jadwalnya,” ujar Ketua Tim Kampanye pasangan Sanur, Ahars Sulaiman. Meski demikian, pihaknya mengaku masih menunggu konfirmasi resmi dari Jakarta terkait kepastian hadirnya tiga tokoh nasional tersebut. Mengingat, ketiganya juga diminta jadi juru kampanye calon Gubernur di provinsi lain yang juga mendapatkan dukungan dari parpol tersebut. Lebih lanjut, Ahars mengungkap rencana kampanye terbuka pasangan Sanur. Lantaran hanya dibatasi oleh KPU untuk menggelar kampanye hanya di dua tempat, maka Tim Sukses Sanur memutuskan menggelar kampanye terbuka di Batam dan Tanjungpinang. Batam dipilih lantaran jadi
basis pemilih terbanyak dari seluruh Kepri. ”Sedangkan Tanjungpinang, pertimbangannya nanti yang dari Bintan (satu pulau,red) juga bisa datang,” terangnya. Disinggung alasan tak menjadikan Tanjungbalai Karimun sebagai lokasi kampanye akbar, Ahars mengungkap alasannya. Menurut Ahars, pergerakan pendukung Sanur di daerah tersebut dinilai sudah efektif. Pasalnya, Sani dan Nurdin pernah memimpin Karimun dan diyakini cukup banyak pendukung keduanya di wilayah ini.”Makanya di Karimun kita pilih kampanye tertutup,” kata dia. Dijelaskan, kampanye tertutup akan digelar di sekitar 400 desa di Kepri, termasuk kelurahan-kelurahan di Batam dan Tanjungpinang. Hanya saja, pada kampanye tertutup, tidak semua tempat akan dihadiri pasangan Sanur. ”Masalah waktu juga, tapi nanti ada tim yang turun sekitar 6 orang di setiap desa,” imbuhnya. Ahars menyebutkan, berdasar hasil survei internal, dukungan untuk pasangan Sanur mengalami peningkatan. Masih berdasar hasil survei, kata dia. pasangan Sanur diyakini bisa menang di mayoritas kabupaten/kota di Kepri. ”Menang disemua tempat, kecuali Bintan. Makanya sekarang kita garap serius di Bintan,”Kata Ketua DPW PPP Kepri ini. Sebelumnya, HM Sani mengakui kalau dia semakin optimistis bisa memenangkan Pilkada. Selain karena respon masyarakat yang ia jumpai positif, juga lantaran ia mengaku senantiasa ikhlas dalam menjalankan aktivitasnya. ”Kalau ikhlas untuk memimpin, selalu dapat yang terbaik. Saya optimistis menang,” katanya. (rm/gunawan)
H.M Sani-Nurdin Basirun didamping Walikota Batam sedang melakukan kampanye
Meski Dituding Black Campaign,
H.M Sani Memilih Bersikap Arif TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Meski dituding oleh salah satu pasangan bahwa timnya melakukan kampanye hitam atau black kampaign. Namun calon Gubernur yang mendapat dukungan kuat dari masyarakat ini tidak menanggapi tudingan tersebut H.M Sani yag berpasangan dengan Nurdin Basirun ini memilih bersikap pasif, tidak terlalu menanggapi. Karena dirinya mengaku tidak pernah menyuruh atau mengetahui adanya hal-hal di luar aturan yang berlaku. ”Kalau saya tidak terlalu menanggapi, karena hal-hal seperti itu bukan bagian dari tindakan kami. Dan saya rasa biarkan sajalah itu berlalu, hingga tidak jadi polemik,” kata HM. Sani pada sejumlah wartawan di Tanjungpinang, Sabtu (29/11/ 2015) pekan lalu. H.M Sani berdasarkan suvei
merupakan tokoh paling pupuler dan masih disukai oleh kalangan masyarakat, mengaku tak pernah melakukan hal di luar dari yang diharapkan. Tapi hal itu bukan merupakan tindakan yang disuruh atau diperintahkan. Dan sebaliknya, setiap orang bisa saja mengatakan orang itu yang berbuat, tetapi harus dilihat fakta dan data kebenaranya. “Saya juga tidak mengklaim, bahwa saya yang paling bagus, dan masih ada juga yang lain yang lebih bagus. Tetapi berikanlah saya kesempatan untuk ikut Pilkada. Singga hal-hal seperti itu tidak dijadikan moment dalam pelaksanaan Pilkada di Kepri ini,” paparnya. Ditanya mengenai popularitas dan massa pendukungnya saat ini, HM. Sani mengatakan lebih optimis ýsetelah melihat trend pelilihnya mengalami peningkatan.
Ketua Panwaslu Bintan Ondi Dobi Susanto
Sunda, jawa, Jambi dan Sumatera Utara. Berbagai paguyuban memberikan pernyataan dukungan memilih bahkan bertekat untuk memenangkan H.M Sani, kembali menjadi Gubernur Kepri untuk lima tahun ke depan. Karena H.M sani dinilai tokoh yang pantas memimpin Kepri. Selain sudah berpengalam, HM Sani juga sangat dekat dengan masyarakat. Tak hanya itu, selama lima tahun H.M Sani memimpin Provinsi Kepri sudah banyak bukti nyata yang dikerjakannya. H.M Sani juga seorang birokrat yang handal dan berepengalaman. Sehingga tidak perlu diragukan lagi kinerjanya. Dan masyarakat Kepri sudah membuktikan apa yang telah dilakukan H.M Sani selama memimpin kepri, kata sejumlah tokoh masyarakat kepada media ini di Batam Centre. (rm/mawardi).
Paguyuban Pasundan Bertekad Menangkan Pasangan H.M Sani-Nurdin BATAM, RAKYAT MEDIA-Sepekan menjelang berakhirnya masa kampanye calon kepala daerah serentak, dukungan terhadap pasangan Cagub-Cawagub Kepri HM Sani-Nurdin Basirun terus mengalir. Salah satu dukungan diberikan warga yang terhimpun dalam Paguyuban Pasundan Tanjungpinang-Bintan. Salah satu alasan mendukung Sani-Nurdin karena dianggap memiliki banyak pengalaman dalam memimpin pemerintahan. “Ibarat kelapa, Pak Sani ini banyak menghasilkan santan. Sudah terbukti,” kata ustadz yang memimpin doa temu kangen sekaligus silaturahmi Paguyuban Pasundan TanjungpinangBintan di Hotel Laguna Tanjungpinang, Minggu (29/11/2015) pekan lalu. Ungkapan ustadz ini diamini oleh warga Pasudan (Jawa Barat) yang hadir. Mereka berdomisili di Tanjungpinang, serta sebagian
besar kawasan Bintan. Seperti Kijang, Gesek, serta daerah di Bintan lainnya. Warga Pasundan yang hadir sepakat dan bertekat bulan memilih dan mendukung bahkan siap mengajak serta sanak saudara yang lain untuk memilih H.M Sani-Nurdin Basirun pada Pilkada yang berlangsung 9 Desember mendatang. Dukungan terhadap Sani-Nurdin ini bahkan ditegaskan Ketua Paguyuban Pasundan Tanjungpi-
Panwaslu Bintan Khawatir Terjadi Intimidasi Dan Politik Uang Saat Pemilihan BINTAN, RAKYAT MEDIA-Ada empat kerawanan yang dikhawatirkan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bintan dalam Pilkada Bintan, pada 9 Desember nanti. Hal itu diungkapkan ketua Panwaslu Bintan Ondi Dobi Susanto, kepada wartawan Senin (30/11/2015) usai rapat tertutup di kantor DPRD Kabupaten Bintan.
Dan dengan peningkatan trend itu, popularitas Sanur di sejumlah daerah menjadi semangat baginya dalam melanjutkan perjuangan dalam pelaksanaan Pilkada Gubernur Kepri pada 9 Desember 2015 mendatang. “Dari hasil survei internal yang kami lakukan, trend kepercayaan masyarakat atas pencalonan kami sebagai gubernur semakin hari semakin baik. Hal itu dilihat dari adanya peningkatan persentase pemilih di masingmasing daerah,” ujarnya. Hingga saat ini dukungan terhadap H.M Sani untuk memenangkan pilkada kepri 9 Desember 2015 mendatang terus mengalir. Pernyataan dukungan untuk memilih pasangan H.M SaniNurdin Basirun. Tak hanya datangnya dari masyarakat Melayu Kepri, namun dari tokoh tokoh Tapanuli, Minang, Palembang,
Empat kerawanan itu bisa terjadi pada ketersediaan logistik, yang dikhawatirkan berkurang saat DPT B2 melonjak pada saat Pilkada. DPT B2 itu adalah pemilih yang datang secara mendadak hadir saat pemungutan suara berlangsung dengan membawa KTP dan KK di Kabupaten Bintan. Kedua, adanya intimidasi aparatur, yang mungkin
dilakukan aparatur desa atau kelurahan, berupa pengarahan untuk memilih salah satu pasangan calon dalam Pilbup dan Pilgub. ”Yang kita takutkan adanya intimidasi dari mereka. Hal itu yang harus kita awasi bersama,” sebut Ondi. Selanjutnya menurut Ondi, dikhawatirkan adanya politik uang dalam pelaksanaan Pilkada. (rm/ gunawan)
nang-Bintan Deden Suparman. Dalam sambutannya yang bersemenangat, Deden menyerukan agar warga Pasundan atau orang Jawa Barat yang ada di Bintan dan khususnya di Provinsi kepulauan Riau untuk bersatu dan membulatkan tekad mendukung pasangan nomor urut 1 Pilkada Kepri ini.”Pak Sani telah banyak memberikan bantuan kepada kita (Paguyuban Pasundan). Kita harus dapat me-
nunjukkan sikap siap mendukung beliau. Jangan terpecah,” tegas Deden. Dalam sisa waktu Pilkada yang tinggal hitungan hari, Deden berharap warga Pasundan di Kepri ini dapat menunjukkan usaha mencari dukungan tethadap HM Sani. Dia menjelaskan, sedikitnya ada 46 ribu warga Pasundan yang ada di Tanjungpinang dan Bintan. Sementara itu, HM Sani yang hadir didampingi istri
dan tim pemenangan Sanur menyampaikan rasa terimakasihnya atas dukungan, terlebih jalinan silaturahmi yang tetap terjaga kendati cukup banyak isu negatif yang diarahkan terhadap dirinya selama tahapan Pilkada. ”Terakhir, saya disebut hanya bisa berbaring dan tak bisa kemana-mana hingga dianggap tidak layak memimpin,” ungkap Sani. Namun ia berharap masyarakat dapat bijak menanggapi isu tersebut. Sani menegaskan tidak akan membalas isu yang beredar, namun lebih kepada menampiknya dengan perbuatan nyata. ”Buktinya sampai sekarang saya masih sehat. Hari ini saja saya masih tetap melakukan berbagai kegiatan. Pagi tadi di Batam, dan hari ini melakukan beberapa kegiatan di Tanjungpinang dan Bintan. Ini saya rasa cukup membuktikan bahwa isu itu tidak benar,” papar mantan Gubernur Kepri periode 2010-2015 ini. (rm/mwd).
Bawaslu Ikut Awasi Distribusi Logistik ke Daerah TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIABadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Riau bakal turut mengawasi proses distribusi logistik yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum hingga ke daerah-daerah. Ketua Bawaslu Provinsi Kepri, Razaki Persada menegaskan, memang sudah semestinya seluruh tahapan pelaksanaan Pilkada Kepri 2015, Bawaslu turut serta di dalamnya.”Untuk memastikan segalanya berjalan sesuai rencana dan menghindari terjadinya indikasi-indikasi kecurangan,” kata Razaki, kemarin. Pengawasan distribusi logistik Pilkada Kepri, sambung Razaki, meliputi seluruh
proses. Sejak pengadaan, pencetakan, penyerahan, pelipatan, dan distribusi ke daerahdaerah. Kerja pengawasan ini, merujuk agenda resmi Bawaslu Provinsi Kepri, akan diberlangsungkan sampai 8 Desember atau H-1 Pilkada Kepri. “Karena tanggal segitu memang masih melakukan distribusi logistik ke TPS-TPS,” ujarnya. Setidaknya, ada beberapa temuan dari pengawasan yang dilakukan sejak 28 September silam. Di antaranya gangguan mesin cetak pada awal pencetakan surat suara dan kontrol kualitas atas surat suara rusak dan pemusnahannya.(rm/bps).
9
Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I
OKNUM PNS JADI “MAKELAR PROYEK”JARANG MASUK KANTOR LANGKAT, RAKYAT MEDIA-Ternyata oknum Makelar Proyek Dinas PU Langkat yang juga berstatus PNS bernama Apriadi disebutkan sejumlah sumber di Stabat, Senin ( 23/11 ) jarang masuk kantor, namun lebih banyak berkeliaran mencari mangsa di luar Langkat pada jam dinas termasuk kerap terlihat gentayangan di wilayah kota Binjai dan kawasan Medan sekitarnya. Namun menurut sumber merasa aneh, tingkah laku serta kiprah oknum PNS di Dinas PU tersebut selama bertahun-tahun yang dituding sebagai Makelar Proyek yang ada di Dinas PU Langkat bukan lagi menjadi rahasia umum terutama di kalangan Kontraktor. Lagi pula disebutkan sumber Apriadi mempunyai kedekatan dengan sejumlah Panitia Proyek di Dinas tersebut bahkan dengan oknum Kadisnya bernama Bambang yang juga dituding tidak betah di kantornya tersebut, ungkap sumber. Dalam modus operandinya mencari mangsa, APR diduga melelang sejumlah proyek yang ada di Dinas PU Langkat kepada peminat dengan jumlah persen antara 8 s/d 10 persen dalam setiap paket dan dibayar atau disetorkan di depan. Dan diduga lagi oknum APR yang juga disinyalir sebagai ‘ anak main ‘ oknum Kadis PU Langkat BI tersebut, bekerja tidak sendiri dan merasa dibecking oleh sejumlah oknum tertentu, termasuk oknum yang mengaku-ngaku sebagai Wartawan, ungkap sumber. Pihak Intelijen Kejaksaan dan Polres baik di Binjai dan Langkat diminta jeli dan tanggap, untuk segera mengungkap sekaligus menangkan oknum APR Cs yang selalu bergrilya dari cafe atau dari warung ke warung di wilayah kota Binjai. Dan meminta para korban oknum APR untuk segera melaporkannya ke pihak yang berwajib, diduga atas adanya janjijani muluk proyek dari oknum yang licin dan Kebal Hukum tersebut, pinta sumber. (rm/sup/top).
Tipikor Polres Binjai Diminta
USUT BIAYA PENGURUSAN SIMB DI DISTARUKIM
NUSANTARA
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Ratusan Guru SD dan SMP mengeluh
Pungutan Liar Marak di Dinas P dan K Langkat
PARA pegawai P dan K Langkat sedang berada diluar kantor
LANGKAT, RAKYAT MEDIA -Aksi pungli pencairan dana Sertikifasi dengan dalih untuk SK Dirjen dan berkas pencairan khususnya terhadap para Guru SDN di jajaran Dinas P dan P Langkat yang berjumlah sekitar 3000-an orang sebesar Rp. 50 ribu/Guru, dituding melibatkan seorang oknum Pejabat di bagian Keuangan di kantor Dinas P dan P Langkat berinisial AGT. Namun oknum AGT ketika beberapa kali dikonfirmasi Promedia via HP atau SMS terkait dengan tudingan tersebut tidak menjawab, dan memilih untuk bungkam. Demikian juga oknum Kadisnya berinisial Suj, juga
tidak menjawab ketika dikonfirmasi via Hp. Karena itu, tudingan tersebut perlu diusut oleh pihak Polres Langkat atau pihak Kejari Stabat, pinta sumber Demikian juga terkait munculnya tudingan yang dialamatkan kepada oknum Kepala SMPN 5 Stabat berinisial HBB, menyangkut adanya tudingan praktek pungutan liar alias pungli SK Dirjen guna pencairan dana Sertifikasi para Guru khususnya di lingkungan SMPN Langkat sebesar Rp. 100 ribu/Guru, membuat oknum Kasek yang dituding Kebal Hukum dan Kebal Peraturan tersebut juga bungkam. Sebelumnya oknum Kasek
HBB ketika dihubungi via ponsel ke Hp nomor 081360903xxx masuk namun tidak diangkat, dan ketika di SMS menjawab mengatakan dirinya masih di Medan besok aja. Dan setelah esoknya ketika dihubungi atau hendak dikonfirmasi kembali via SMS namun tidak mendapat jawaban hingga sa’at ini. Keterangan yang dihimpun Rakyat Media, Senin ( 23/11 ) ‘ Bungkamnya ‘ oknum Kasek HBB, ketika dikonfirmasi atas munculnya tudingan adanya keterlibatan oknum Kasek ini untuk mengumpulkan dana pungli Sertifikasi khusus bagi Guru SMPN di jajaran Dinas P dan P Langkat
yang jumlahnya cukup banyak. Dan diduga oknum HBB tidak bekerja sendiri, namun disinyalir telah mendapat restu dari oknum atasannya, ungkap sumber. Pihak Polres Langkat dan Kejari Stabat, diminta sejumlah sumber untuk segera mengusut tuntas tudingan dugaan terjadinya praktek pungli pencairan dana Sertifikasi Guru SMPN yang melibatkan oknum Kepala SMPN 5 Stabat berinisial HBB tersebut. Karena selama ini oknum HBB merasa Kebal Hukum dan Kebal Peraturan karena disinyalir dibecking oleh oknum atasannya dan sejumlah oknum Preman, pinta sumber. (rm/supriadi).
Ribuan Massa Hadiri Kampanye Langkat Tetapkan Akbar Paslon JITU di Binjai Umk 2016 Sebesar
KANTOR Polres Binjai
BINJAI, RAKYAT MEDIA-Pihak Unit Tipikor Polres Binjai diminta sejumhlah sumber Elemen Masyarakat untuk segera mengusut dengan tuntas biaya pengurusan Surat Izin Mendirikan Bangunan ( SIMB ) ditangani oleh bagian Bidang Perizinan Dinas Tata Ruang dan Pemukiman ( Distarukim ) yang berkantor di Jalan Cut Nyak Dien Binjai kini dipertanyakan, sebab biaya dipungut oleh oknum petugas tertentu di Dinas tersebut dituding berbau praktek Pungutan Liar alias Pungli. Seperti yang diungkapkan sebelumnya oleh seorang sumber dari kalangan Devloper kepada Promedia, Senin ( 23/11 ) adapun yang selama ini menjadi permasalahan sekaligus pertanyaan pihak Devloper dalam pengurusan SIMB dan penyetoran biayanya menjadi tanda-tanya besar, selain kuitansi yang tertera berbeda dengan dana yang disetorkan dinilai sebagai tindakan liar yang justru meresahkan apalagi dialami oleh pihak Investor, kata sumber. Sebagai contohnya, untuk pengurusan SIMB Perumahan type 36 Retribusinya sesuai Perda yang berlaku, yakni Luas X Rp. 5000.- atau 36 M2 X Rp. 5000, hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 180 ribu saja per Unit, namun kenyataannya uang yang disetorkan kepada oknum orang dalam di bidang Perizinan tersebut malah mencapai Rp. 1, 8 juta per unitnya, sehingga sangat memberatkan dan bahkan terkesan meresahkan, ungkap sumber. Lebih lanjut lagi diungkapkan sumber, seperti contoh lainnya dalam pengurusan SIMB untuk Ruko Komersil, dengan rincian 4 X 12X 2 lantai menjadi 48 X 2 Lantai sebanyak 96 M2. Dan luas X 3 X Rp. 10 ribu, 96 X 3 X Rp. 10 ribu, maka yang seharusnya dikenakan biaya hanya sebesar Rp. 2. 880.000,namun kenyataannya uang yang disetorkan malah menjadi sebesar Rp. 10. 500.000.- yang berbeda dengan kuitansi dengan yang disetorkan, ungkap sumber lagi. Keterangan yang dihimpun proses SIMB di Distarukim Binjai tersebut ditangani di bidang Perizinan yang dikepalai oleh oknum Kabidnya berinisial BP. Dan untuk penjelasan soal biaya SIMB di Distarukim Binjai, Kadis Muhfullah Daulay ketika hendak dikonfirmasi sangat sulit untuk ditemui disinyalir karena tidak betah di ruang kerjanya, sehingga kesannya oknum Kadis tersebut sebagai Pejabat yang tidak disiplin, kata sumber. Sementara itu Sekjen LSM ENPRO Drs. M. Wahyu Pranata, secara terpisah ketika diminta tanggapannya mengatakan, masalah biaya pengurusan SIMB di Distarukim Binjai tersebut, perlu segera diusut oleh pihak berwajib terutama oleh pihak Unit Tipikor Polres Binjai karena adanya tudingan biaya SIMB tersebut berbau pungli yang justru berbau praktek KKN, tegasnya.(rm/supriadi).
BINJAI, RAKYAT MEDIA-Diperkirakan sekitar 15 ribuan massa Paslon Walikota/Wakil Walikota Binjai Juliadi, S, Pd, MM – Drs. HM Tulen Sinulingga, MAP ( JITU ) untuk priode 2016-2021 tumpah ruah dalam kampanye akbar terahir pasangan ini Minggu ( 22/11 ) bertempat di Lapangan Bola Kaki Kebun Lada di Jalan Perintis Kemerdekaan Binjai. Kampanye yang dihibur oleh artis Ibukota Siti Badrian ( Sibad ) tersebut juga dihadiri oleh Jurkam Jumiran Abdi politis PDI P, Marsiaman Saragih anggota DPR RI yang juga Politis PDI P, Syah Afandin ( Ondim ) Ketua PAN Sumatera Utara, Ketua PDI P Binjai Fahrurozi dan Sekretaris Puja Sitepu, SH, Ketua PAN Binjai Rudi Alfian, Ketua PPP Binjai Ilhamsyah Putra Pohan ( I’ am ), Polmen Sihotang Ketua Golkar Binjai versi Agung Laksono. Juga Hadir Ormas/OKP pendukung JITU, termasuk Ketua Laskar Merah Putih ( LMP ) Binjai Abdin Zaini S, Ketua FKPPI Binjai M. Jend Hutabarat, Ikatan Pemuda Karya ( IPK ), Ormas Pemuda Pancasila ( PP ), Ketua dan Aktivis LSM, para Tokoh Masyarakat kota
Rp1.965.000
RIBUAN massa hadiri kampanye pasangan JITU
Binjai, seperti Jefri Januar Pribadi mantan Calon Walikota Binjai, H. Rustiandi mantan Calon Wakil Walikota Binjai, Ali Syafril mantan Sekdako Binjai, Sukiwi Tjong, Lintas Etnis dan Agama, serta para Tokoh Masyarakat lainnya. Turut menyampaikan orasi Politik para Jurkam seperti Jumiran Abdi mantan Calon Wakil Gubsu tersebut menyakinkan ribuan massa untuk memilih pasangan JITU. Demikian juga orasi Jurkam Marsiaman Saragih meminta kepada massa untuk tidak meragukan lagi kepada pasangan JITU untuk memenangkannya pada tanggal 9 Desember 2015, pintanya. Sedangkan Calon Walikota Binjai Juliadi, S. Pd, MM yang didampingi Calon Wakilnya Drs. HM Tulen Sinulingga, MAP
menyampaikan orasi untuk mengangkat marwah warga kota Binjai. Dan kalau terpilih akan membuat Sekolah Unggulan di kota Binjai, dan memerlukan karya nyata di tengah-tengah Masyarakat. Karena Pembangunan karena kebutuhan bukan hanya untuk kepentingan sesaat, tegasnya. Lebih lanjut menurut Juliadi putra kelahiran Tandem Binjai Utara tersebut, dengan kemengan yang diraih paslon JITU untuk mewujudkan Binjai kota Hebat dan Bermarwah, tandasnya tanpa mengumbar janji-janji Politik. Acara tersebut juga diselingi dengan pencoblosan tanda gambar paslon JITU nomor 2 di hadapan ribuan massa, dan digoyang Sibad dengan lagu hitsnya Bara Bere yang membuat hadirin berteriak dan berjoget. (rm/topan).
LANGKAT, RAKYAT MEDIA-Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2016 sebesar Rp1.965.000, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat Rp1.850.000. ”Kita sudah tetapkan UMK Langkat,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Langkat Syaiful Abdi, di Stabat, Senin. Bupati Ngogesa Sitepu juga sudah menandatangani penetapan UMK ini untuk diajukan kepada Gubernur Sumatera Utara, agar dapat disahkan dan nantinya segera bisa diterapkan di daerah ini, katanya. Ia juga menjelaskan besaran UMK ini akan berlaku efektif di 23 kecamatan yang ada dimana ada berbagai perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja dan berlaku efektif mulai Januari 2016. “Untuk menetapkan UMK Langkat ini persidangan berlangsung alot dalam sidang yang dihadiri unsur APINDO, SPSI, SP-BUN, SPM dan unsur Perguruan Tinggi beserta perwakilan
SKPD dan jajaran Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Langkat,” katanya. Bila ditinjau dari kenaikan yang diputuskan, ini cukup signifikan, hal ini sesuai dengan berbagai pertimbangan yang muncul dalam persidangan sekaligus untuk mengantisipasi terjadinya urbanisasi ke kota. ”Ketika kita menetapkan UMK ini sudah melalui berbagai pertimbangan yang matang, dengan memperhatikan berbagai aspek kepentingan karyawan, sehingga diharapkan ini menjadi konstribusi baik bagi mereka,” ujarnya. Untuk itu pihaknya berharap melalui penetapan UMK ini yang nantinya disahkan oleh Gubernur diharapkan seluruh perusahaan yang ada di daerah ini segera menerapkan UMK dengan baik, sehingga tidak lagi ada keluhan dari karyawan. ”Penetapan yang dibuat ini harus dilaksanakan dan menjadi perhatian oleh perusahaan yang beroperasi di Langkat,” tegasnya. (rm/topan)
PR Untuk Polres Langkat dan Kejari Stabat
Kantor Dispenda Sumut Dilalap Sijago Merah MEDAN, RAKYAT MEDIA-Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi menginstruksikan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sumut untuk tetap melayani wajib pajak dengan memaksimalkan mobil Samsat Keliling (Mobile Corner) dan Samsat Corner. Instruksi tersebut disampaikan Tengku Erry saat meninjau Kantor Dispenda Sumut di Jalan Sisingamangaraja XII, Medan, Ahad (22/11/ 2015) pagi.Turut mendapingi dalam peninjauan Kepala Dispenda Sumut Rajali,
Direktur Lalu Lintas Polda Sumut Kombes Pol I Wayan Sunartha, Kepala Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Medan Selatan Faisal Hasrimy dan sejumlah staf Dispenda Sumut. Dalam tinjauannya, Tengku Erry hanya melihat bangunan kantor dari sisi luar, karena tim Labfor Mabes Polri telah memasang garis polisi (police line) dalam mendukung proses penyelidikan guna mengungkap penyebab kebakaran.”Meski hampir sebagian bangunan terbakar, Dispenda Sumut tetap dapat melayani masyarakat dengan
memanfaatkan layanan Bus Samsat keliling maupun Samsat Corner yang ada di sejumlah pusat perbelanjaan di Medan,” ujar Tengku Erry. Selain itu, sebut Tengku Erry, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Samsat Online dengan mengakses dispenda.sumutprov.go.id. ”Untuk sementara, layanan Samsat dan Dispenda mengandalkan Bus Samsat Keliling, Samsat Corner dan Samsat Online. Layanan administrasi di kantor terkendala untuk sementara waktu,” jelas Tengku Erry. Sementara Kadis Pendap-
atan Daerah Sumut Rajali mengatakan, layanan Bus Samsat Keliling tersedia di 21 kecamatan di Medan. Wajib Pajak (WP) diharapkan dapat memanfaatkan Bus Samsat Keliling di daerah masingmasing.”Kita akan geser 4 Bus Samsat Keliling. Nantinya akan ditempatkan di halaman kantor Dispenda Sumut sementara waktu untuk melayani masyarakat. Layanan kita upayakan tetap maksimal,” jelas Rajali. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan Samsat Corner yang ada di pusat perbelanjaan Sun Plaza,
Jalan Zainul Arifin, dan Samsat Corner Medan Fair di Jalan Gatot Subroto, Medan. Kebakaran menghanguskan sebagian besar kantor Dispenda Sumut pada Sabtu (21/11/2015) malam sekitar pukul 18.30 WIB. Sedikitnya 30 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memandamkan api. Api baru dapat dijinakkan sekitar pukul 23.00 WIB.Belum diketahui penyebab kebakaran. Tim Labfor Mabes Polri sedang melakukan penyelidikan di lokasi kejadian guna mengungkap penyebab kebakaran. (rm/supriadi)
ADVERTORIAL
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I
10
PERUSAHAAN PT Latrade milik Mr.P.N Teo
Direktur PT Latrade Industrial Park Batam Mr.Pia Ngo Teo
Demo Buruh Membuat Takut
INVESTOR ASING MASUK BATAM KSI demo buruh yang sering terjadi di Batam dinilai sangat mengganggu iklim investasi di Batam dan membuat takut investor asing untuk menanamkan modalnya di Batam, karena Batam dianggap tidak kondusif lagi untuk berinvestasi. “Sepanjang tahun ini sudah beberapa perusahaan asing yang keluar dari Batam. Masalah demo buruh ini yang menjadi salah satu hambatan iklim investasi di Batam,” kata Direktur PT Latrede Industrial Park Batam Mr.Pia Ngo Teo, dalam bincang bincangnya dengan Pemred Koran Rakyat Media belum lama ini di kantornya Tanjunguncang Lebih lanjut Mr.P.N Teo mengatakan, pemerintah sulit mengendalikan demo yang dilakukan para buruh di Batam, sebab demo buruh di Batam juga dipicu dari gejolak yang terjadi secara nasional.”Demo buruh ini terjadi dimana mana di Indonesia, termasuk di Batam juga buruh ikut demo. Tinggal pemerintah harus tegas menyikapi hal ini, katanya. Selain itu, lanjutnya, yang paling jelek lagi demo buruh di Batam melakukan aksi sweeping. Aksi sweeping ini membuat investor ketakutan, dan satu persatu mulai memindahkan investasinya ke negara lain, karena dianggap Batam tidak aman lagi untuk berinvestasi. “Kami sebagai pengusaha berharap kepada pemerintah coba imbau janganlah buruh melakulan sweeping, atau mengajak temannya ikut demo, dampaknya sangat besar sekali terhadap iklim investasi, investor asing takut. Bukan tidak boleh demo, tapi harus ikut aturan,” katanya. Dikatakannya, kalau masalah gaji karyawan naik, itu tidak ada masalah, kenaikan UMK menurutnya belum memberatkan perusahaan. Sebab, harus juga disesuaikan dengan kebutuhan sehari hari bagi karyawan,”Baginya gaji karyawan naik tidak ada masalah, jika itu sudah ketentuan dari pemerintah kita tidak keberatan. Tapi, jangan melakukan demo, karena bisa merusak iklim investasi di Batam. Mr.P.N Teo menjelaskan, dulu Sensen (China)
A
Mr.P.N Teo bersama Mawardi Pemred Koran Rakyat Media
mengembangkan kawasan indutri belajar dari Batam, tapi sekarang mereka lebih maju dari Indonesia, pertumbuhan ekonomi negara itu cukup maju dan perkembangan pembangunannya sangat pesat. Ini tidak lalin karena Pemerintahnya memberikan kemudahan bagi investor yang menanamkan modalnya disana. Baik sistem perizinan maupun keamanan, tidak ada demo buruh seperti di Indonesia, ujarnya. Dikatakannya, meski Batam memiliki banyak tantangan seperti aksi demo buruh dan masih kalah bersaingan dengan Singapura, China dan Vietnam, tapi Batam masih menarik bagi investor asing. Tinggal pemerintah membenahi sistem pelayanan perizinan bagi investor. Selain cepat selesai, proses perizinan bagi investasi asing harus dibenahi. “Sudah seharusnya diperbaiki, karena selain panjang dan berbelit belit, keraguan investor berinvestasi sangat berdampak pada kemajuan ekonomi Batam. Saya sudah 15 tahun membangun kawasan Industri tapi hampir satu
tahun terakhir ini tidak ada investor baru yang masuk,”katanya lagi. Ini bisa dilihat, kata dia, dari lahan kawasan industri Latrade Park yang masih kosong dan project dari belasan tenant yang sudah masuk tinggal melanjutkan kontrak kerjasama yang sudah ada. Ini, artinya ada yang harus diperbaiki dalam sistem perizinan, sehingga investor mudah masuk ke Batam. Kalau
tidak, sistem perizinan yang berbelit belit dan panjang tadi akan mempengaruhi iklim investasi Batam yang sudah berjalan cukup baik. Menurut Mr.Pia Ngo Teo, di Singpore, sitem pelayanan perizinan Penanam Modal Asing (PMA) sangat diprioritaskan, proses perizinan bagi investasi asing hanya memakan waktu 1 jam selesai, begitu juga di Malaysia prose perizinan bagi PMA hanya satu hingga dua hari selesai. Tapi di Batam, pelayanan perizinan cukup lama dan membosankan, bisa memakan waktu sampai 5 bulan, bahkan bisa satu tahun. “Coba bayangkan untuk mengurus perizinan (satu sertifikat) saja bisa berbulan bulan, kita mengurus izin yang satu, harus menunggu satu sertifikat selesai dulu, baru bisa mengurus serti-
fikat lainnya. Begitu seterusnya, maka proses perizinan di Batam bisa memakan waktu berbulan bulan. Sestem seperti ini investor asing tidak suka, mereka menganggap pengurusannya sangat berbelit belit,”ungkapnya lagi Menurutnya, jika sistem perizinan bisa cepat diperbaiki, sangat luar biasa, Indonesia dan khususnya Batam bisa lebih maju dan pertumbuhan ekoniminya lebih baik. Sistem perizinan dibuat lebih cepat, otomatis investor banyak masuk. Berikan dulu kemudahan kepada investor, supaya investor banyak masuk, setelah masuk dan menanamkan modalnya di sini baru diatur, katanya Dikatakannya, ia menilai soal keamanan di Indonesia cukup baik, aparat keamanan disini cukup tanggap terhadap berbagai gangguan keamanan. Karena kalau keamanan membaik, investor juga tidak ragu menanam modal di Indonesia. Mr.Teo yang mengaku sudah keling ke sejumlah negara Asia di Eropa, menjelaskan bahwa
keamanan di Indonesia sudah cukup baik dibanding dengan negara Francis, di negara tersebut sangat tidak aman, kejahatan kriminalitas merajalela. Demikian juga di Johor Malaysia, di Singapora juga ada kejahatan kriminalitas tapi tidak separah di Francis, kata dia. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri, Cahya, beberapa waktu lalu kepada wartawan mengatakan pelayanan perizinan di BP Batam sudah cukup baik. Namun kata dia, masih menghambat laju investasi di Batam adalah banyaknya aturan yang tumpang tindih di pusat. Hal ini menurut cahya harus segera diselesaikan,”kalau semuanya sudah bagus, maka investor itu akan datang sendiri,”kata Cahya. Dengan masih berbelit belitnya soal proses perizinan bagi PMA di Batam, hal ini dapat menghambat program dan gagasan Presiden Jokowi dalam mempromoisikan peluang investasi di kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas free trade zone (FTZ) Batam, Bintan dan Karimun ketika Presiden melakukan kunjungan ke Singapore beberapa waktu lalu.(rm/mw)
Direktur PT Latrade Industrial Park Batam Mr.Pia Ngo Teo
CMYK
11
Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I
SAMBUNGAN
Website: www.rakyatmediapers.co.id
Kabupaten Bintan Raih Swastisaba Award
PARA penumpang menyelamatkan diri menggunakan pelampung
Kapal Feri Tujuan Singapura Tenggelam di Perairan Batam BATAM, RAKYAT MEDIASebuah kapal feri tujuan BatamSingapura tenggelam di perairan Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu malam (30/11/2015) dinihari kemarin. Belum diketahui pasti bagaimana kronologi persis mengenai tenggelamnya kapal tersebut. Ada dugaan kapal menabrak sebuah benda asing di tengah laut.
Sedikitnya sekitar 97 orang berhasil diselamatkan. Kapal tersebut bertolak dari Batam ke Singapura Minggu malam. Benda asing tersebut diduga terapung di wilayah perairan Nongsa, Batam, Kepri. Pihak otoritas dan pelabuhan Singapura (MPA), baru menerima laporan kejadian tenggelamnya kapal feri asal Indonesia bernama Sea Prince sekitar pukul
Cairkan Asuransi tidak dibayar oleh Pemerintah Kota Batam. Pemko Batam berdalih, terkendalanya pembayaran asunransi mereka disebabkan masih adanya gugatan yang dilakukan pemko Batam terhadap perusaahaan asunransi Bumi Asih Jaya (BAJ). Namun belakangan ini sudah diketahui bahwa gugatan perdata yang dilakukan pemko Batam telah ditolah oleh Mahkamah Agung (MA). Dalam kasus ini MA tetap menghukum BAJ membayar klaim asuransi kepada Ppemko Batam sebesar Rp 70 miliar. Sedangkan total asuransi tunjangan hari tua (THT) yang harus dibayarkan kepada PNS dan honorer tersebut sebesar Rp115 miliar. Bisa jadi kekurangan 35 miliar lagi hingga Pemko Batam belum menyelesaikan pembayaran tersebut kepada para PNS Kembali mencuatnya kasus asuransi BAJ ribuan PNS dan honorer Pemko Batam senilai Rp115 miliar tersebut menyusul ditolaknya gugatan pemerintah Kota Batam terhadap PT Bumi Asih Jaya (BAJ). Namun sejak ditolaknya gugatan perdata pemko Batam oleh MA, hingga kini Walikota Batam Ahmad Dahlan maupun Setdako Agussahiman, belum juga memberikan penjelasan dan kepastian kepada para PNS kapan asuransi THT mereka dicairkan. Ahmad Dahlan dan Agussahiman sebagai orang yang bertanggungjawab dalam kasus tersebut, diam dan tidak mau memberikan kepastian kepada pegawainya, sampai khirnya ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Honorer di lingkungan pemerintah Kota Batam mempertanyakan dan mendesak Walikota Batam Ahmad Dahlan dan Sekretaris Daerah (Setdako) Agussahiman, untuk segera mencairkan dana asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ). Pemerintah Kota (Pemko) Batam hingga kini masih tutup mulut soal kasus ini, padahal Mahkamah Agung (MA) RI telah menolak kasasi Pemko Batam terhadap asuransi Bumi Asih Jaya,”Pemerintah Kota Batam tidak ada alasan lagi untuk tidak mencairkan dana asuransi PNS dan karyawan honorer tersebut, karena gugatan Pemko Batam terhadap asuransi Bumi Asih Jaya sudah ditolak Mahkamah Agung,”kata beberapa PNS Pemko Batam kepada media ini di Batam Centre PNS yang minta tidak ditulis namanya dalam berita tersebut mengungkapkan, sedikitnya belasan ribu PNS Pemko Batam merasa khawatir karena tidak ada kejelasan dari Walikota Ahmad Dahlan maupun Serkdako Batam Agussahiman. Mereka menilai kedua pejabat teras itu sebagai
orang yang paling bertanggungjawab terhadap kasus asuransi BAJ sebesar Rp 115 miliar tersebut. Ala lagi masa jabatan Walikota Batam tidak lama lagi akan berakhir. Belakangan ini beredar isu dan pesan singkat agar Kepolisian dan Kejaksaan segera menindaklanjuti kasus asuransi BAJ PNS Batam yang menjadi masalah tersebut ke proses hukum. Pesan singkat mengatasnamakan Forum Keluarga Besar Pegawai Negeri Sipil (PNS) Batam telah beredar luas di kalangan media. Para PNS Pemko Batam khawatir, asuransi itu tak dapat dibayar kepada ribuan PNS mengingat belakangan ini berbagai kasus dugaan korupsi mulai menguap diakhir masa jabatan Ahmad Dahlan sebagai Walikota Batam,”Kami khawatir anggaran pemko Batam tidak ada untuk menalangi kekurangan dana BAJ PNS, pihak BAJ hanya membayar Tunjangan hari tua (THT) PNS sebesar Rp70 miliar dari Rp115 miliar,”ujar mereka. Keterangan diperoleh media ini, sebelumnya kasus asuransi PNS pemko Batam ini bergulir di Pengadilan Negeri Batam. Bahkan kasus asuransi BAJ pemko Batam ini sampai bergulir hingga pengadilan Tinggi Pekanbaru. Saat itu Pengadilan Tinggi Pekanbaru melalui putusan ketua Majelis Hakim Tinggi Dr Nommy HT Siahaan.SH.MH mengabulkan gugatan penggugat untuk sebahagian. Humas Pengadilan negeri Batam, Cahyono mengatakan, dalam petikan putusan yang terbaru diterima PN Batam, menyatakan tergugat yakni BAJ sudajh melakukan wan prestasi, dan menghukum tergugat membayar kerugian materil sebesar Rp70 miliar. Tetapi kerugian materil tersebut, menurutnya berkurang dari total kerugian meteril yang perlu digantikan BAJ pada putusan PN Batam sebelumnya tanggal 19 Desember 2013 silam. Saat itu, Majalis Hakim PN Batam memutuskan pihak BAJ untuk membayar premi THT kepada PNS pemko Batam dan tenaga Honorer sebesar Rp80 miliar. Karena hingga saat ini tidak ada kejelasan, mereka mendesak pemerintah Kota Batam segera mencairkan dana asuransi BAJ dan menyerahkan kepada mereka,”Putusan MA yang menolak kasasi Pemko Batam terhadap BAJ sudah bersifat tetap (inkrah). Dalam putusan itu, BAJ diwajibkan membayar sebesar Rp70 miliar ke Pemko Batam Mereka menegaskan, jika sampai akhir tahun ini Pemerintah Kota Batam belum juga mencairkan dana asuransi BAJ
09.45 PM waktu Singapura atau sekitar 20.45 WIB, Minggu malam 29 November 2015. Kapal bergerak dari Terminal Ferry International Nongsapura di Batam.”Ada 97 penumpang termasuk 51 warga Singapura dan 7 awak kapal,” kata MPA seperti dilansir dari Channel News Asia, Senin (30/11/2015) dini kemarin. (rm/bnw) Sambungan Hal. 1
yang merupakan hak PNS, para PNS dari berbagai instansi ini mengancam akan melakukan demontrasi dan turun ke jalan. Karena menurut mereka, dana sebesar Rp70 miliar itu merupakan hak mereka,”itu hak kami, kami akan demo apabila sampai akhir tahun ini tidak juga dibayarkan kepada PNS,”tegas mereka. Tak hanya PNS Pemko Batam yang merasa kecewa dengan sikap pemerintah Kota Batam, kalangan guru juga mempertanyakan pencairan THT asuransi Bumi Asih jaya. Mereka minta Pemko Batam segera memberikan kejelas supaya para guru mendapat kepastian kapan dana itu akan dicairkan. “Kami hingga kini masih berharap, karena memang merupakan hak kami, makanya kami minta kepastian dari Pemko Batam jangan hanya berdiam diri saja. Malah kalau kami tanyakan ke institusi kami ujung ujungnya kami di intimidasi,” kata sejumlah guru pada media ini di kantor Dinas Pendidikan Kota Batam belum lama ini Awal tersendatnya pembayaran premi asuransi PNS Pemko Batam, karena perusahaan asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ) dinyatakan pailit sejak tahun 2009. Bahkan perusahaan BAJ tidak boleh melakukan aktivitas, dari sinilah perusahaan asuransi BAJ tak sanggup membayar THT PNS Pemko Batam. Akhirnya Pemerintah Kota Batam membawa kasus tersebut ke jalur hukum. Sementara Kepala bagian Keuangan pemerintah Kota Batam, Abdul Malik mengaku Pemko Batam sudah membuat perhitungan secara detail. Hasil perhitungan tersebut pernah disampaikan ke pihak BAJ, tetapi tidak ditanggapi, ia mengatakan, dari pihak BAJ hanya akan membayar Rp 65 miliar.”Bayangkan selisihnya mencapai Rp50 miliar,”kata Malik . Seperti diketahui sebelumnya, kasus asuransi PT Bumi Asih Jaya diduga menguap di Pengadilan Tinggi Riau. Sejak memory banding kasus ini didaftarkan, hingga kini tidak jelas bagaimana kelanjutannya. Pemerintah Kota Batam sebagai pihak yang bertanggungjawab seperti mau lepas tangan. Meski keputusan dari Mahkamah Agung yang menolak gugatan Pemerintah Kota Batam telah turun. Sekretaris Daerah Kota Batam Agussahiman, yang coba dikonfirmasi melalui handepone terkait kasus tersebut hingga berita ini dimuat belum berhasil dikonfirmasi. Begitu juga Walikota Batam Ahmad Dahlan yang dihubungi ke Hpnya untuk konfirmasi juga tidak diangkat. (rm/mawardi).
BINTAN,RAKYAT MEDIAHanya dalam waktu kurang dari sepekan, lagi-lagi Kabupaten Bintan berhasil mengukir prestasi fantastic di Tingkat Nasional. Setelah pada tanggal 23 Nopember 2015 yang lalu, Kabupaten Bintan berhasil meraih Piala Adipura lewat ide cemerlang Pak Ansar dan Pak Khazalik melalui Program Gerakan Bintan Bersih, dan kali ini ide visi menuju Kabupaten Sehat tahun 2025 kembali menelurkan prestasi fantastic , lewat Forum Kabupaten/Kota Sehat Kabupaten Bintan ( KKS ) yang di ketuai oleh Dewi Kumala Sari Ansar . Dan bertempat yang sama sewaktu menerima Piala Adipura, tepatnya di Ruang Birawa Assembly Hall Hotel Bidakara Jakarta , jum’at malam (27/11). Dalam rangka memperingati ” Hari Kesehatan Nasional Ke-51 dengan Tema Generasi Cinta Sehat Siap Membangun Negeri ” Kabupaten Bintan menerima Piala penghargaan Swastisaba Award sebagai Kabupaten Kota Sehat di Indonesia. Piala Swastisaba Award ini di serahkan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Ibu Prof.Dr.dr.Nila Djuwita F Moloek, Sp M (K) Kepada Penjabat Bupati Bintan Drs H Doli Boniara, M.Si di dampingi Kepala Bapedda Kab Bintan Setioso. Kabupaten Bintan berhasil menyingkirkan Kabupaten Kota se-Indonesia sebagai Kabupaten Sehat. Menurut Penjabat Bupati Bintan Drs H Doli Boniara, M.Si mengatakan bahwa di raihnya
Swastisaba Award ini merupakan hasil dari tindak lanjut penilaian dari tim penilai Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tanggal 25 Agustus 2015 yang lalu, yang di ketuai oleh Yuli Karmen selaku Kasubdit Penyehatan Kawasan dan Sanitasi Darurat Kemenkes RI yang melakukan verifikasi di sejumlah wilayah di Bintan. Diantaranya di Kota Kijang, Kec Bintan Timur dan Desa Toapaya Selatan Kecamatan Gunung Kijang. Tim Penilai Kemenkes RI melakukan beberapa penilaian, utamanya menyangkut proses upaya penyelenggaraan Kabupaten Sehat di Kabupaten Bintan apakah telah berjalan baik atau tidak. Dan indikator Kabupaten Sehat salah satunya dengan existensi nya Forum Kabupaten Sehat ( KKS ), peran masyarakat dalam menciptakan lingkungan sehat, serta peran pemerintah dan masyarakat dalam memberantas penyakit endemik. Menurutnya dari tujuh Kabupaten/Kota di Kepri yang di ajukan ke Kemenkes, Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang terpilih masuk dalam kategori penilaian dan akhirnya Kabupaten Bintan berhasil meraih Swastisaba Award sebagai Kabupaten Sehat karena di nilai Kabupaten Bintan saat ini tergolong Kabupaten yang bersih dengan tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan sudah cukup tinggi, dan salah satu indikatornya baiknya adalah sanitasi masyarakat. Kabupaten Bintan sendiri te-
Efendi Simbolon DPR.”Ini kan saling menjegal dengan persaingan bisnis mereka. Kita lihat misalnya ada perjuangan meloloskan dana PMN (Penyertaan Modal Negara) itu kan,” terang Effendi.
Sambungan Hal. 1
Selain itu, katanya, isu Sudirman-Novanto-MKD ini telah menutupi beberapa isu besar, salah satunya terkait dugaan korupsi besar di tubuh PT Pelindo II.”Kita mengetahui konspirasi
Kacaunya Penerbangan Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (28/11/2015) pekan lalu. Menurutnya salah satu pihak yang bertanggungjawab atas kacaunya manajemen penerbangan di Indonesia adalah Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli. Rizal adalah Menko Perekonomian periode Presiden Gus Dur yang berperan membuka kran bisnis penerbangan oleh pihak swasta.”Yang paling penting ada Rizal Ramli, dan bisa minta tanggung jawab ke Rizal Ramli, karena dia yang membe-
baskan industri ini untuk berkembang,” kata dia. Menurutnya, Rizal Ramli dirunut bersikap tegas atas masalah-masalah dalam penerbangan Indonesia saat ini.”Kita berharaplah dalam waktu tidak terlalu lama, ada mekanisme perubahan menuju perbaikan. Karena revolusi mental harus dipimpin oleh orang yang melaksanakan hal itu. Dia (Rizal Ramli) bisa minta Menhub untuk perbaikan, ‘kalau nggak beres kamu yang mundur atau saya yang mundur’,
Mantan Kepala tuk memperkaya diri sendiri dan orang lain hinga menyebabkan kerugian negara, sebagai mana dakwaan Primer JPU melanggar pasal 2 juncto pasal 3 juncto pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan
UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) kesatu KUHP. “Atas perbuatannya yang sudah terbukti, kami Majelis Hakim menghukum terdakwa Tedjo Sumono dengan hukuman penjara 1 tahun
CMYK
Sambungan Hal. 1
harusnya begitu,” ucap Adhie. Adhie juga menegaskan, jika tidak terjadi transaksi haram antara regulator dan operator, perbaikan manajemen penerbangan bisa tercapai. PT Angkasa Pura II sebagai regulator penyelenggara layanan penerbangan harus berani menolak dari para operator nakal, demi perbaikan layanan bandara. ”Kalau enggak menerima komisi, pasti bisa tegas. Kalau pengaturannya menerima uang pasti enggak mempan. Sudah bisa dipastikan,” tukasnya. (rm/oz).
dan 6 bulan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan,” ujar Dame. Sedangkan terdakwa Henca Janatra di Vonis dengan hukuman penjara selama 4 tahun dan 6 bulan penjara denda Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan. (rm/trb). Sambungan Hal. 1
rangkat dari Nongsa Point menuju Singapura. Namun korban berhasil dievakuasi dengan selamat,” jelas Gajah. Dilanjutkanya, saat ini Mahkamah Pelayaran tengah memeriksa kapten dan petugas kapal untuk menyelidiki kandasnya
Awas, Kasus liaan (RSBK) dan Rumah Sakit Elisabeth. “RS tersebut akan menjadi tempat perawatan bagi pasien yang terinfeksi HIV/ AIDS,” kata dia. Rencana itu hingga saat ini masih dalam pembahasan di tingkat pusat. Tiga RS tersebut dipilih oleh pihak Kementerian Kesehatan. Bila semua sudah tersedia, maka akan melayani pasien terkena HIV/AIDS. “Nan-
besar antara ‘benalu-benalu’ di kabinet yang berkonspirasi dengan perusahaan asing, yang mengadu domba pemerintah dengan DPR, DPR dengan masyarakat,” katanya. (rm/viva)
Sambungan Hal. 1
Kakanpel Batam yang ada di dalam kapal sempat panik. Namun, hal itu dengan cepat diamankan petugas sehingga penumpang dengan cepat dievakuasi menggunakan kapal Sea Rider II menuju pelabuhan Tanah Merah Singapura.”Kapal kandas di perairan setelah 10 menit be-
lah menjalankan Program Kabupaten Sehat sejak tahun 2013 dan baru tahun ini mendapatkan penilaian oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan berhasil meraihnya dengan Predikat Terbaik.Pada acara tersebut PMI Kab Bintan yang di ketuai oleh Dewi Kumalasari Ansar juga mendapatkan penghargaan Mitra Bakti Husada dan Bapak Azhar Tokoh masyarakat Kab Bintan juga mendapatkan penghargaan Kader Lestari atas baktinya dari Kementrian Kesehatan RI. ” Alhamdulillah pada waktu kemarin kita meraih Piala Adipura sebagai Kabupaten Bersih dan sekarang kita meraih Piala Swastisaba Award sebagai Kabupaten Sehat” ujar Doli Boniara. Ditambahkannya bahwa hal ini patutlah di syukuri bersama , Piala Swastisaba Award ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen baik itu unsur Pemerintah Kabupaten Bintan sendiri dan DPRD Kabupaten Bintan terkhususnya masyarakat Kabupaten Bintan dan Forum Kabupaten Sehat ( KKS ) Bintan yang di ketuai Ibu Dewi Kumala Sari Ansar , apalagi PMI Kab Bintan juga mendapatkan penghargaan Mitra Bakti Husada dari Kemenkes , namun yang terpenting adalah bagaimana masyarakat bisa mandiri dalam hal kesehatan, dan mudah-mudahan visi menuju Kabupaten Bintan Sehat tahun 2025 yang di cetuskan oleh Bapak H Ansar Ahmad dan Bapak H Khazalik dapat segera terwujud. (rm/hms)
kapal. Hasil dari pemeriksaan itu nantinya akan dianalisa untuk memastikan penyebab kapal kandas.”Yang memutuskan salah atau tidaknya kejadian itu Mahkamah Pelayaran. Kita tunggu saja hasilnya,” pungkas Gajah. (rm/bp) Sambungan Hal. 1
ti dokter dan ketersediaan obatobatnya dijamin oleh Kemenkes,” imbuhnya. Selain itu, Dinkes Batam tengah menggodok rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang penanganan penderita HIV/ AIDS. Dalam aturan itu nantinya, akan diatur mengenai bagaimana penanganan penyakit yang bisa menular itu. “Didalamnya nanti tertuang cara penanganan.
Jadi rumah sakit yang ditunjuk tidak bisa menolak pasien penderita HIV/ AIDS,” tegasnya. Ia melanjutkan, dengan adanya Perda itu nantinya diharapkan mampu menekan penyebaran penyakit tersebut. Rencana pembentukan payung hukum itu akan diajukan 2016 mendatang. “Harapannya agar penderita HIV/AIDS bisa ditangani dan penderita tidak bertambah,” kata dia. (rm/bp).
CMYK
KORAN UMUM Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I
Rabu, 2- 9 Desember 2015 MINGGU KE-I
Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Indonesia
Media Ini Terdaftar di Dewan Pers
Edisi : # 138 Tahun III, Harga: Rp5.000,-
Telp Redaksi: (0778) 7498179,(0778)479636 - Fax (0778)-479529, Website: www.rakyatmediapers.co.id, Email redaksi: rakyatmedia77@yahoo.com
Sekretaris Koperasi BP Batam Supraptono/Kabul :
Lahan Bida Asri Yang Akan Dibangun Ruko Memiliki Surat Lengkap BATAM, RAKYAT MEDIAPembangunan rumah toko (Ruko) depan Komplek Perumahan Bida Asri-2 Batam Cetre yang belakangan ini dituding berada dilahan row jalan dan jalur hijau. Hingga disebut sebut belum memiliki Izin Membuat Bangunan (IMB) ternyata tidak benar dan tudingan tersebut sama sekali tidak berdasar fakta. “Berita terkait pembangunan ruko di depan perumahan Bida Asri-2 Batam Centre yang dituding lahan jalur hijau dan tanaman hi-
jau dinilainya sama sekali tidak benar. Tudingan itu tidak berdasarkan fakta,”kata Supraptono Staf Ahli Koperasi Karyawan (Kopkarkim) BP Batam kepada Pemimpin Redaksi koran ini dikantornya Rabu (25/ 11/2015) dua pekan lalu Supraptono yang akrab dipanggil Kabul menjelaskan, bahwa Lokasi lahan yang rencananya akan dibangun ruko dan berada di wilayah pengemban g a n Batam
Supraptono alias Kabul Stah Ahli Kopkarkim BP Batam
Centre adalah lahan milik Kopkarlak Otorita Batam. Lahan seluas 1.975 M2 tersebut sudah ada surat suratnya sesuai dengan gambar penetapan lokasi Nomor Lokasi lahan 215.25.21091282.C1.001, pecahan dari PL No.25.21091282.C1, tanggal 17 Februari 2005 dengan peruntukan jasa. “Surat lahan itu ada semuanya sudah lengkap seperti gambar penetapan lokasi Kopkarlak Otorita Batam dan sudah dibayar UWTO sampai dengan 05 Desember 2031, surat Fatwa Planologi sebagai petunjuk perencanaan proyek yang dikeluarkan BP Batam. Maka kalau ada orang yang menbgatakan lahan itu berada di jalur hijau atau tanaman hijau mereka tidak mengerti,” kata Kabul Dikatakan Kabul, Fatwa Planologi itu sebagai petunjuk perencanaan proyek dilokasi itu yang diterbitkan Biro Perencanaan Teknik Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) dengan Nomor :252/A2.2/II/2015,”Semua surat lahan itu sudah lengkap, kalau tidak ada surat siapa yang mau membangun disitu,”kata kabul sembari menunjukan setumpuk dokumen surat lahan dimaksud. Lebih lanjut Kabul menjelaskan, semua surat surat lahan itu sudah lama keluar dari
LAHAN depan perumahan Bida Asri-II Batam Centre
BP Batam, lahan seluas 1.975 meter2 itu adalah milik Koperasi karyawan BP Batam rencananya akan dibangun rumah toko (Ruko). Hanya kata Kabul, pihaknya tinggal menunggu keluar surat Izin Membuat Bangunan (IMB) karena masih dalam proses oleh Dinas tata Kota,”Surat izin membuat bangunan ruko itu sudah diajukan kepada Dinas Tata Kota dan saat ini masih dalam proses,’ jelas Kabul. Kabul menambahkan, pihaknya tidak mungkin mau gegabah membangun ruko diatas lahan yang tidak jelas,” Logikanya siapa yang mau memban-
gun diatas lahan yang tidak jelas surat suratnya, kan pembangunan ruko itu dananya besar, siapa yang mau rugi membangun diatas lahan yang tidak jelas”kata mantan pegawai BP Batam yang dikenal cukup dekat dengan kalangan wartawan di Batam ini. Sebelumnya Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barelang Yusril, menyoroti pembangunan ruko yang berada di depan perumahan Bida AsriII berada di lahan RTH dan tanaman hijau yang disulap untuk dijadikan puluhan unit ruko. Bahkan LSM yang cukup kritis menyoroti berbagai kasus
dugaan korupsi di Batam ini mendesak Komisi I DPRD Kota Batam untuk menghentikan kegiatan pembangunan tersebut lantaran tidak memiliki izin lingkungan dan Izin membuat bangunan (IMB). Terkait tudingan dan ribut ribut soal lokasi lahan itu, Supraptono sempat mengadukan Ketua LSM Barelang tersebut ke Polsek Batam Kota dengan Surat Tanda Penerimaan laporan No.STPL/276/IX/2015/Kepri/Res/SPK-Polsek Batam Kota dengan tuduhan pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan. (rm/mawardi).
Hang Nadim Disiapkan Jadi Pusat Bengkel Pesawat Gelper Saga Games Nagoya BATAM, RAKYAT MEDIA-Badan Pengusahaan (BP) Batam menyiapkan ratusan hektare lahan kosong bagi perusahaan yang ingin membuka bengkel pesawat; maintenance, repair dan overhaul (MRO). Di mana Hang Nadim disiapkan jadi pusat bengkel pesawat nusantara. Saat ini sudah ada hanggar milik penerbangan Lion Air yang sudah beroperasi sekitar dua tahun. Selain itu masih ada beberapa perusahaan lainnya yang sudah menyatakan niat untuk membangun hanggar di Batam.”Lahan kita masih banyak yang kosong di sana. Kita memang mendorong Hang Nadim ini
jadi pusat MRO pesawat nusantara,” kata Purnomo Andiantono, Direktur Promosi dan Humas BP Batam. Andi mengatakan hanggar Lion Air yang sudah beroperasi masih melayani perbaikan pesawat untuk kebutuhan maskapai sendiri. Tetapi pada akhirnya nanti tidak menutup kemungkinan untuk melayani pesawat dari maskapai lain. ”Kalau untuk Lion Air, yang digunakan itu baru sekitar 12 hektare. Baru di tahap kedua nantinya akan tambah luas, kemungkinan akan menjadi 20 hektare,” katanya. Sementara yang masih ditunggu realisasi investasinya di Batam adalah PT Iltha-
bi, juga melayani MRO. Di mana perusahaan ini sudah mengajukan lahan ke BP Batam. Rencananya perusahaan tersebut akan menggunakan lahan seluas 60 hektare. Bahkan pihak PT Ilthabi sendiri sudah pernah melakukan presentasi di BP Batam. ”Untuk Ilthabi ini masih kita tunggu. Mudah-mudahan segera dilakukan realisasi. Kita berharap akan banyak investor di bidang perbaikan pesawat ini di Batam,” katanya. Berdekatan dengan Singapura menjadikan Batam pilihan yang tepat untuk berinvestasi di bidang MRO pesawat terbang. Di mana hampir 70 persen komponen atau pun alat-alat pembuatan pesawat merupakan barang impor. Dan
banyak berasal dari Singapura. ”Jadi sangat dekat dengan Batam. Letak kita sangat strategis untuk Batam. Ini yang membuat kita optimis, investasi MRO di Batam ini akan terus berkembang,” katanya. Sebelumnya, Kepala BP Batam Mustofa Widjaja mengaku bahwa maskapai penerbangan Sriwijaya juga pernah menyampaikan ketertarikannya berinvestasi di Batam. Di mana lahan untuk mereka pun sudah tersedia di sekitar Hang Nadim Bandara Hang Nadim menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor di bidang penerbangan. Kita sangat mendukung. Apalagi multiplier effect-nya sangat luar biasa untuk Batam,” katanya. (rm/bp).
STOP PERS Redaksi Koran Rakyat Media memberitahukan kepada Instansi pemerintah/Polri/ABRI dan pengusaha Swasta Bahwa N a m a : 1. Muhammad Iqbal 2. A s r u l 3. Yusdianto
(Tanjungbalai Karimun) ( Tanjungbalai karimun) ( Tanjungpinang )
Sejak pengumuman ini diterbitkan yang bersangkutan telah dipecat Sebagai wartawan/Kepala Biro Koran Rakyat Media. Segala tindak tanduk yang bersangkutan sehingga merugikan pihak lain, tidak menjadi tanggungjawab penerbit. Demikian juga Kartu Pers yang masih di pegang oleh yang Bersangkutan. Setelah pengumuman ini dinyatakan tidak berlaku lagi MAWARDI Pemimpin Redaksi
Digerebek Polisi
SEJUMLAH karyawan dan pemain berhamburan
BATAM, RAKYAT MEDIA-Badan Penanaman Modal (BPM) Kota Batam bersama jajaran Polresta Barelang kembali menggerebek gelanggang permainan (gelper) Saga Games yang berada di Nagoya, Senin (30/11) tadi malam. Dalam penggerebekan ini, polisi mengamankan delapan orang, uang tunai belasan juta, dan beberapa dokumen. Kepala BPM Batam, Gus-
tian Riau mengatakan izin operasional gelper tersebut sebenarnya sudah lama mati. Namun gelper tersebut nekat beroperasi. ”BPM mengirim surat ke Polresta Barelang dan dilakukan penggerebekan hari ini,” kata Gustian, usai penggrebekan. Gustian mengatakan, gelper tersebut pernah digerebek beberapa waktu lalu karena izin operasional me-
Dicari Biro dan Perwakilan Koran Umum Rakyat Media Untuk Wilayah : 1. 2. 3. 4.
Kabupaten Deli Serdang Kabupaten Serdang Bedagai (Serge) Kota Tebing Tinggi Kota Medan Bagi yang berminat bisa menghubungi Perwakilan Koran Umum Rakyat Media Sumut Saudara Sofian. M Hp 085262440490
reka sudah kedaluarsa. Saat itu, BPM meminta Saga Games memperpanjang izin, namun hingga kemarin tidak ada perpanjangan.” Karena bandel, makanya digerebek lagi,” tegas Gustian. Penggerebekan tadi malam sempat memanas karena petugas kepolisian mendapat perlawanan dari karyawan Saga Games. Bahkan karyawan tersebut mengklaim sudah mengurus izin dan membayar Rp 150 juta ke BPM Batam. Namun hal ini dibantah Gustian.” Mereka tidak pernah mengurus izin kepada kami,” ujar Gustian. Kanit I Sat Reskrim Polresta Barelang, Iptu Nelson pihaknya juga mengaku kerap mendapatkan laporan dari masyarakat terkait operasional Saga Games. Padahal, izin operasional gelper tersebut sudah tak berlaku lagi. ”Setelah melakukan koordinasi dengan pihak BPM, izinnya ternyata sudah dicabut,” kata Nelson. Namun Nelson menegaskan, tidak ada indikasi judi dalam gelper tersebut. “Hanya pelanggaran Perda saja,” ujarnya. Delapan orang yang diamankan dalam operasi ini terdiri dari dua pemain, satu pengelola dan penanggung jawab Saga Games, dua orang kasi, dan tiga wasit.Selain itu juga mengamankan uang tunai Rp 12,8 juta dalam pecahan 50 ribu dan pecahan Rp 100 ribu, koin, dan kertas kupon. Polisi juga memasang pita larangan masuk atau police line di lokasi. (rm/bps).
AGEN DAN KIOS KORAN UMUM RAKYAT MEDIA DI MEDAN Suyitno: Kios Jalan Niaga Pajak Batang Kuis, Marisi Purba : Kios Pajak Gambir Tembung, Agus: Kios Jalan Letda Sujono/Depan Aksara Medan, Sihite: Toko Buku Jalan Milinium Sei Sekambing Medan, Farida Sijabat: Kios Jalan Medan Binjai Tomang Elok Medan, Juraidah: Kios Jalan Gaperta Helvetia Medan, Butet : Kios Simpang Zipur Medan, Sulaiman : Kios Jalan Kapt Sumarsono Pajak Pulau Brayan Medan, Pustaka Amal : Toko Buku Jalan Setia Luhur Pulau Brayan, Neta Ginting : Kios Jalan Amal/Gaperta Ujung Medan Sunggal, H. Nurdin : Kios Jalan Pinang Baris Sunggal Medan, M.Yusuf : Kios Simpang Kantor Bupati Stabat, Alim Siregar : Kios Tugu Binjai, Toko Buku Amka, Jalan Jend A.Yani Binjai, Kios Rokok Aan : Tanah Lapang Merdeka Binjai, Edison Dalimunte : Kios Jalan Binjai Km12 Depan Supermarket Mandiri Medan, Ibu Rini : Simpang Pos Padang Bulan Medan. CMYK