Skip to main content

Epaper Edisi 7 September 2022 | RADAR BOGOR DIGITAL

Page 1

RABU 7 SEPTEMBER 2022 10 SAFAR 1444 H HARGA RP4.000 BERLANGGANAN RP90.000 TERBIT 12 HALAMAN

Siap-Siap Warga Miskin Bertambah Badan Pusat Statistik (BPS) mengingatkan pemerintah agar mewaspadai kenaikan angka kemiskinan akibat penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM). Jika kenaikan harga BBM membuat inflasi tinggi maka kondisi ini akan berdampak pada kemiskinan. SIAP-SIAP...Baca Hal 10

Q

Dampak

Tahun 2013 dan 2014

Kenaikan BBM terhadap

Inflasi dan Kemiskinan

Dampak kenaikan harga BBM di 2013 dan 2014 relatif lebih rendah dibandingkan 2005 lantaran kebijakan bantuan sosial di 2013 dan 2014

Konsumsi rumah tangga mengalami penurunan. Pada tahun 2013 tercatat turun dari 5,43 persen menjadi 5,15 persen, pada tahun 2014 dan kembali turun menjadi 4,96 persen pada tahun 2015.

Tahun 2005

Pemerintah menaikkan harga BBM. Bensin naik 32,6 persen dan solar 27,3 persen pada Maret 2005. Kemudian, pada Oktober 2005, pemerintah kembali menaikkan harga bensin di 87,5 persen dan solar 104,8 persen. Dampaknya inflasi melonjak di angka 17,11 persen

Begitu pula dengan tingkat kedalaman kemiskinan, yang naik menjadi 3,43 dari 2,78. Tingkat keparahannya juga naik menjadi 1 pada tahun 2006 dari sebelumnya 0,76 pada tahun 2005.

Naiknya BBM berdampak pada angka kemiskinan. Pada tahun 2006, jumlah penduduk miskin naik menjadi 39,30 juta jiwa dari 35,10 juta jiwa pada tahun sebelumnya.

Konsumsi rumah tangga secara tahunan dari 4 persen pada tahun 2005, turun menjadi 3,2 persen pada tahun 2006

Sumber: BPS dan diolah

PROTES KENAIKAN BBM MELUAS

PROTES: Mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa menentang kenaikan harga BBM di Surabaya.

SUBSIDI GAJI UNTUK LIMA JUTA PEKERJA CAIR PEKAN INI

PROTES: Pengunjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di luar Gedung Parlemen, Jakarta, kemarin.

BBM MAHAL: Ratusan massa yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan melakukan protes menolak kenaikan harga BBM di depan Kompleks Pemkab Bogor, kemarin.

BOGOR–Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) telah menyerahkan data calon penerima bantuan subsidi upah (BSU) tahap pertama ke Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) kemarin (6/9). Itu menjadi sinyal bahwa bantuan sosial Rp 600 ribu sebagai kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) segera cair. Jumlah data yang diserahkan BPJamsostek tercatat, sebanyak 5.099.915. Artinya, masih 30 persen dari jumlah penerima eligible sekitar 14,6 juta, sebagaimana disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. BBM NAIK BURUH TERCEKIK: Massa buruh melakukan protes kenaikan harga BBM di luar gedung parlemen Jakarta.

PROTES...Baca Hal 10

Q

oleh Dahlan Iskan

Bus Kurnia YANG menaikkan harga BBM Sabtu lalu mungkin menyesal: mengapa tidak dulu-dulu. Enam bulan lalu, misalnya. Atau lebih awal lagi. Toh risiko sosialnya ternyata kurang lebih sama: ribut. SAMPAIKAN ASPIRASI: Ratusan mahasiswa melakukan aksi protes menolak kenaikan harga BBM di Banda Aceh.

BUS...Baca Hal 9

Q

Stereotipe Generasi Stroberi: Penuh Gagasan Kreatif, Cuma Kurang Ketahanan Mental

Pengacara Ade Yasin Sebut Kolaborasi DPRD–Petugas KPK BANDUNG–Sidang dugaan suap auditor BPK yang melibatkan Bupati nonaktif Bogor, Ade Yasin mengungkap hal baru. Kuasa hukum Ade Yasin, Dinalara Butar Butar menyebut adanya kolaborasi antara DPRD Kabupaten Bogor dengan oknum petugas KPK dalam kasus ini. Dilansir ANTARA, dalam sidang pemeriksaan saksi mahkota di Pengadilan Tipikor Bandung, Jawa Barat, Senin (5/9) malam, Dinalara mengungkap adanya kolaborasi sehingga membuat kliennya harus berurusan dengan KPK. Pernyataan itu membuat sejumlah peserta sidang menyoraki Jaksa KPK.

Ada Masalah, Ngeluh Boleh, tapi Harus Diimbangi Upaya Menyelesaikan Karakteristik generasi stroberi yang dianggap kurang menghargai proses sebenarnya tak terlepas dari didikan orang tua sekarang. Tapi, tidak semuanya demikian. Tak sedikit juga yang tidak gampang stres, tertekan, atau burn out.

DISKUSI ANAKANAK MUDA: Dari kiri, Azra Syahirah, Alma Dhyan Kinansih, dan Adinda Aulia Pratiwi saat berdiskusi sebelum masuk kelas kuliah di Taman Unair Surabaya.

LAILATUL FITRIANI

ADA MASALAH...Baca Hal 10

Q

PENGACARA...Baca Hal 9

Q

SUBUH 04.37

DZUHUR 11.55

ASHAR 15.12

MAGRIB 17.59

ISYA 19.04

IKLAN & LANGGANAN: (0251) 7544001

REDAKSI: (0251) 7544005


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Epaper Edisi 7 September 2022 | RADAR BOGOR DIGITAL by Bogor - Issuu