HENDI NOVIAN/RADAR BOGOR
ANTUSIAS: Anak-anak mengikuti pembelajaran pada hari pertama di SDN Kp Durian, Aceh Tamiang, Aceh, Senin (5/1). Meski masih pemulihan pascabencana, para murid yang hadir ternyata melebihi perkiraan para guru.
Berlantai Terpal, Kami Tegar Belajar Butuh Sepatu Boot dan Perlengkapan Sekolah
MUHAMMAD ALI
SalamAid dan Radar Bogor akan memberangkatkan Truk Bantuan Logistik untuk Penyintas Bencana di Sumatera
BERSEPATU BOOT: Anak-anak SDN Kp Durian bersekolah dengan mengenakan sepatu boot. Sepatu jenis ini sangat dibutuhkan demi melewati tanahtanah berlumpur.
SCAN QR CODE untuk melihat video sekolah perdana di Aceh Tamiang
HENDI NOVIAN
Rindukan Sosok Jenal Mutaqin KEHADIRAN Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di tengah warga terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang pada paruh Desember silam meninggalkan kesan mendalam. Hingga kini, warga setempat mengaku merindukan sosok Jenal Mutaqin yang dinilai dekat dan tulus membaur bersama masyarakat selama menyalurkan bantuan di pengungsian.
TOTAL Sumber: Data BNPB, 5 Desember 2025
Nadiem Dilarang ”Bernyanyi” JAKARTA–Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung (Kejagung) Roy Riyadi mendakwa mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim merugikan negara Rp2,1 triliun dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan chromebook dan chrome device management (CDM) kemarin (5/1).
Sempat Cedera Pinggang hingga Tak Bisa Jalan Dua bulan sebelum keberangkatan ke SEA Games Thailand, Yuda Firmansyah berada di titik terendah sepanjang kariernya sebagai atlet dayung nasional. Cedera pada bagian pinggang membuatnya tak bisa berjalan normal, apalagi berlatih. Di saat yang sama, posisinya di tim nasional justru berada dalam tanda tanya. Laporan: FIKRI RAHMAT UTAMA Yuda Firmansyah, Atlet Dayung DOK. PRIBADI
JADWAL SALAT
SUBUH 04.21
DZUHUR 12.02 ASHAR 15.28 MAGRIB 18.21 ISYA 19.32
2
PENDIDIKAN
RADAR BOGOR I SELASA, 6 JANUARI 2026 I 17 RAJAB 1447 H
RADAR BOGOR TV
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Skor TKA SMA masih Rendah JAKARTA–Dunia pendidikan Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) memberikan rapor merah terhadap pendidikan di Indonesia tahun 2025. Mulai dari kualitas yang stagnan hingga ledakan kasus kekerasan. Koordinator Nasional (Kornas) JPPI Ubaid Matraji menyebut, tahun ini pendidikan Indonesia belum bisa naik kelas. Biang keroknya adalah nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA)
yang masuk kategori merah dan masih jauh dari standar minimal. Data JPPI periode 2015-2025 memperlihatkan capaian pembelajaran yang memprihatinkan. Skor TKA 2025 hanya berkisar di angka 49-50, jauh dari target skor 60. Menurut Ubaid, kondisi ini bukan salah murid atau guru, melainkan kegagalan sistemik. ”Skor TKA yang rendah ini, bukan salah murid dan guru, tetapi akumulasi kegagalan
sistem pendidikan nasional dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan untuk semua,” ujar Ubaid saat refleksi akhir tahun rapor pendidikan 2025 di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (30/12), seperti dilansir dari laman disdik,jabarprov.go.id. Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah Hal yang lebih mengerikan adalah lonjakan kekerasan di lingkungan sekolah yang naik
hingga 600 persen dalam enam tahun terakhir. Dari total 641 kasus pada 2025, kekerasan seksual menjadi jenis yang paling mendominasi, mencapai 57,65 persen. Ironisnya, sekolah bukan lagi ruang aman. Data mengungkap bahwa 57 persen pelaku kekerasan justru berasal dari kalangan guru dan tenaga kependidikan. Ubaid menilai ini sebagai ”pandemi sunyi” karena sering ditutupi institusi demi menjaga nama baik.
”Kasus kekerasan di satuan pendidikan melonjak dari 91 kasus (2020) menjadi 641 kasus (2025), naik lebih dari 600 persen dalam enam tahun,” ucapnya. Menurut Ubaid, hal ini menandakan kegagalan serius negara dalam membangun sistem perlindungan anak di lingkungan pendidikan. ”Kekerasan bukan lagi kasus insidental, melainkan pola yang terus berulang dan dibiarkan,” tambahnya.(*pia)
Belajar Menulis Berita Sambil Kenali Sejarah
PAMERKAN: Tampak stan siswa yang memperlihatkan karya kreatif penyablonan kaos dari siswa-siswi SMK Amaliah 1 Ciawi.
SMK Amaliah 1 Tampilkan Karya PKK Murid BOGOR –SMK Amaliah 1 Ciawi melaksanakan Gelar Karya Produk Kreatif Kewirausahaan (PKK) Murid pada Jumat (19/12). Kegiatan ini dihadiri Orang Tua/ Wali Murid serta tamu undangan dari sekolah rekanan, yakni SMK Amaliah 2, sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan semangat kewirausahaan murid. Pada kesempatan tersebut, terdapat tiga karya utama yang ditampilkan dalam pameran PKK, yaitu pembuatan keychain oleh Kelompok Sahati, jasa service komputer dan internet oleh Kelompok AM Tech, serta sablon kaos oleh Kelompok VisArt Studio.
Ketiga karya ini menjadi representasi nyata penerapan pembelajaran kewirausahaan berbasis praktik di SMK Amaliah 1 Ciawi. Selain karya utama, pameran ini juga menampilkan beragam hasil kreativitas murid lainnya, di antaranya karya website dari murid Rekayasa Perangkat Lunak, serta berbagai ide usaha di bidang makanan yang dikembangkan oleh murid. Seluruh karya tersebut menunjukkan keberanian murid dalam berinovasi dan mengembangkan potensi usaha sejak dini. Kegiatan Gelar Karya PKK ini dilaksanakan di Lapangan Futsal dan Area SMK Amaliah,
dengan konsep pameran terbuka yang memungkinkan pengunjung berinteraksi langsung dengan para murid dan melihat langsung proses serta hasil karya yang ditampilkan. Kepala SMK Amaliah 1 Ciawi, Tisna Sudrajat, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. “Gelar Karya PKK ini menjadi bukti bahwa murid SMK Amaliah 1 Ciawi tidak hanya dibekali teori, tetapi juga keterampilan nyata untuk berwirausaha. Kami ingin menumbuhkan mental kreatif, mandiri, dan berani mencoba sejak dini agar murid siap menghadapi dunia usaha maupun
dunia kerja,” ujar Tisna. Melalui kegiatan ini, SMK Amaliah 1 Ciawi berharap para murid semakin termotivasi untuk mengembangkan ide-ide kreatif, berani mengambil peluang usaha, serta mampu menjadi generasi wirausaha muda yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing yang sejalan dengan prinsip di SMK Amaliah 1 Ciawi. “SMK Amaliah 1 Ciawi juga berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang belajar yang relevan dan bermakna guna mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.(*ran)
57 Tim Ikuti LKBB Bogor Championship
IKUT PEDULI: Peserta dari beberapa tim yang ikut dalam pertandingan Lomba Ketangkasan Baris Berbaris Bogor Championship saat penutupan acara.
BOGOR– Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) Bogor Championship sukses digelar. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari (3-4/1). LKBB Bogor Championship diinisiasi Purna Paskibra Indonesia (PPI) Kota Bogor. Ini sudah menjadi agenda rutin yang setiap tahun diselenggarakan. Ketua PPI Kota Bogor, Bentar Wardana mengatakan tahun ini ada 57 tim yang mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terbagi menjadi empat kategori. Pertama yaitu kategori SD, berikutnya SMP, kemudian SMA dan terakhir kategori umum. Para peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia. “Dan alhamdulillah ke 57 peserta LKBB Bogor Championship sudah rampung melaksanakan pertandingan. Kami mengapresiasi atas penampilan terbaik kalian,” jelas Bentar. LKBB Championship tahun ini berbeda dari sebelumnya. Sebagian penghasilan dari kegiatan tersebut didonasikan untuk
korban bencana di Aceh dan Sumatera. “Tiketing kami alihkan untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera. Ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap mereka,” terang Bentar dalam sambutannya. Gerakan sosial itu mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya Ketua PPI Pusat, Gousta Feriza. Ia menyebut ini menjadi bukti bahwa pemuda dapat ambil peran. “Jadi tidak hanya peran pemerintah tapi ini jadi tanggung jawab kita semua bagaimana kita berempati terhadap saudara kita yang tertimpa bencana,” ujar Gousta. Gousta berharap LBB Bogor Championship tidak hanya kegiatan seremonial belaka. Tapi dapat menjadi ruang untuk anak muda dalam menyalurkan minat dan bakatnya. “Kegiatan ini sangat positif. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pemuda Kota Bogor. Oleh karenanya kami berharap pemerintah daerah dapat terus mendukung kegiatan PPI,” pungkas dia. (bay/c)
BOGOR–Untuk menanggapi krisis Jurnalis di mana informasi-informasi hoax atau palsu makin tersebar Luas di jaring kehidupan, Radar Bogor mengadakan Journalist Trip to Museum, Senin (22/12) lalu. Event yang diadakan di Graha Pena kantor Radar Bogor ini diikuti siswa-siswi dari berbagai SMP dan SMA yang diberi kesempatan untuk belajar cara menulis berita, kepentingan jurnalis, dan tugas mereka. Sekaligus kompetisi untuk menulis artikel tersendiri, di mana artikel terbaik akan ditayangkan di koran Radar Bogor. Kegiatan dibuka pada pukul 7:30 WIB, di mana aku dan pelajar yang lain diantar ke Graha Pena lantai 5 untuk dibekali dengan ilmu dasar Jurnalistik, yaitu caracara penulisan berita, jenis-jenis berita, dan nilai berita, sekaligus tips singkat untuk fotografi. Kami lalu berangkat ke jantung Kota Bogor, tepatnya Galeri Bumi Parawira Perpustakaan Kota Bogor dan Museum Zoologi. Untuk transportasi, kami menaiki bus Uncal dan ini merupakan pengalaman pertama bagi saya dan teman-teman lainnya. Perjalanannya terbuka, sangat sejuk, sehingga kami dapat melihat berbagai museum dan tempat ikonik Bogor lainya. Dari Kerajaan Pajajaran sampai masa kolonial dan kemerdekaan, Galeri Bumi Parawira menyajikan artefak replika dan karya-karya bersejarah penuh detail yang disajikan pelukis lokal. Saya takjub kepada koleksi mereka, ke depan jika aku berwisata kembali aku bisa melihat Perpustakaan Bogor yang terletak di lantai bawah. Semetara itu Museum Zoologi merupakan ’Festifal’ Taxidermi dengan koleksi fauna terlengkap di Asia Tenggara. Di balik papan kaca dengan habitat buatan, perjalanan ke museum bukan cuma untuk jurnalistik, tapi kami jadi lebih tahu tentang sejarah Kota Bogor yang kaya sekaligus berwisata. Setelah wisata ke museum selesai, kami berfoto kembali di Graha Pena, mengakhiri Journalist Trip to Museum hari itu. Journalist Trip to Museum (JTM) dipimpin Manajer Pemasaran dan Sirkulasi Radar Bogor M. Iksan Halil. Dia berkata bahwa JTM diadakan dengan tujuan anak-pelajar bisa belajar bagaimana itu menjadi Jurnalis, dan sambil wisata yang menambah wawasan mereka. “Adik-adik yang ikut hari ini adalah Generasi Z yang akan menjadi pemimpin dan jurnalis di masa yang akan datang, jadi kami berusaha memberikan estafet kepada adik-adik sekalian di jalur jurnalistik ini,” jelas Ikhsan. (*)
Randu Mahacara Arkanabumi Kharisma Siswa Kelas 7 SMP Kreativa
Pengabdian Tim Dosen Pulang Kampung IPB University di Jawa Timur
Sulap Jerami Padi Jadi Biopot Bernilai, Lebih Unggul dari Polybag “Selama ini limbah damen (jerami padi) digunakan untuk pakan sapi, atau dibakar,” ujar salah satu warga Desa Sidorejo, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur kepada tim Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) IPB University. FENOMENA tersebut melatarbelakangi tim dosen IPB University untuk mengajarkan masyarakat Desa Sidorejo tata cara pengolahan limbah jerami padi menjadi produk yang lebih bermanfaat, yakni biopot. Tim yang diketuai Dr Siti Nikmatin ini memperkenalkan metode pembuatan geotekstil, yaitu lembaran material dari
serat biomassa yang tersusun acak yang memiliki pori-pori dan sifat tembus air dan cahaya. Dr Irmansyah, Rima Fitria Adiati, MT, Abd Djamil Husin, MSi ikut terlibat dalam program ini. “Geotekstil yang dibuat dapat dijadikan berbagai produk turunan, salah satunya adalah biopot. Pembuatan biopot ini diharapkan menjadi salah satu solusi pengolahan limbah jerami padi di lingkungan Desa Sidorejo,” ungkapnya. Dengan pengolahan ini, lanjut Dr Siti Nikmatin, limbah jerami dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang lebih bermanfaat. Keunggulan biopot dibandingkan polybag atau pot plastik adalah sifat biodegradable, atau dapat terurai dengan alami sebagai pupuk tambahan sehingga tidak perlu repot dalam penggantian media tanam dan polybag plastik. Selain mengenalkan pembuatan biopot
LEBIH BERMANFAAT: Tim dosen IPB University mengajarkan warga Desa Sidorejo tata cara pengolahan limbah jerami padi menjadi biopot, dengan mesin memakai metode pembuatan geotekstil.
geotekstil, tim juga menyediakan beberapa mesin yang mendukung pembuatan geotekstil, yaitu mesin pengurai jerami, kompresor, mesin penyemprot dan mesin potong. “Saat ini sedang masa panen padi, dan jerami ini melimpah. Limbah ini biasanya hanya dibakar dan hanya sebagian kecil untuk pakan ternak, sehingga menimbulkan masalah lingkungan. Dengan adanya biopot, masyarakat bisa memanfaatkan limbah jerami padi lebih baik lagi, untuk dijual atau digunakan sendiri,” ujar Dr Siti Nikmatin. Program ini disambut dengan antusiasme masyarakat. “Kami sangat berterima kasih kepada IPB karena mengajarkan sesuatu yang baru. Dengan pembuatan pot ini kami bisa menanam tanpa membeli polybag atau pot. Harapan kami kegiatan semacam ini terus dilakukan,” ujar M Islah, Ketua Kelompok Tani Karya Tani Desa Sidorejo. (*/pia)
MIMBAR BEBAS
3
Sampaikan opini, saran, dan kritik Anda tentang berbagai kebijakan pemerintah, dan layanan publik seperti: PLN, PDAM, PT Pos, telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/paspor/sertifikat tanah, dll.
Radar Bogor juga memberi kesempatan kepada para tenaga pengajar/guru/dosen yang ingin menulis opini untuk pengembangan profesi. Juga kepada para mahasiswa yang ingin menulis opini tentang suatu topik, sebagai bentuk sikap kritis untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di era sekarang.
Informasi lebih lanjut, hubungi
0852 9960 0773
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I SELASA, 6 JANUARI 2026 I 17 RAJAB 1447 H
PLN Bogor (0251) 8345400 Bendungan Katulampa (0251) 8334344 RS Hermina Bogor (0251) 8382525 RS Melania Bogor (0251) 8321196 Rs Pmi Bogor (0251) 8324080 RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000 RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298 Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547
RUMAH SAKIT DI BOGOR Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292 RS Azra (0251) 8318456 RS Hermina Mekarsari (021) 29232525 RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610 Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435 RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868 Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024 Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822 Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360 Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976 RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628 RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016 Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222 RSUD Ciawi (0251) 8240797 Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397 Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441 Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866 Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440 Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724 Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396 Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000 RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56 Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567 RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900 RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591 RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892 Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723 RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426 Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663 RS Asysyifaa Leuwiliang (0251) 8641142 RS Vania IGD (0251) 8380613, (0251) 8380601/8380605 RSKIA Sawojajar (0251) 8324371
MBG untuk Para Kapitalis PROGRAM makanan gizi gratis (MBG) telah berlangsung selama satu tahun, namun ancaman stunting tak kunjung hilang. Justru dengan adanya MBG, menimbulkan masalah baru seperti keracunan massal, ompreng mengandung babi, SPPG tak sesuai standar, budgeting anggaran besar berdampak pada pengurangan anggaran bidang lain mewarnai masa MBG. Walaupun berbagai masalah terjadi tapi tetap saja program ini masih tetap di jalankan bahkan sekolah libur pun MBG tetap ada. Program ini seolah di paksakan karena yang mengelola program ini adalah para populis kapitalistik sehingga yang di pentingkan adalah terlaksananya program bukan manfaatnya untuk kemaslahatan masyarakat dan tidak menyelesaikan masalah stunting, dimana para kapitalis itu hanya mengejar keuntungan sehingga membuka peluang korupsi. Dalam islam, setiap kebijakan adalah untuk kemaslahatan rakyat dan sesuai syariat tidak boleh karena keuntungan, karena pemimpin adalah pengatur urusan rakyat. Kebutuhan gizi rakyat di penuhi secara integral melibatkan semua sistem yabg ada, sistem pendidikan mengedukasi tentang gizi, sistem ekonomi memenuhi kebutuhan dasar rakyat, negara menyediakan lapangan kerja sehingga kebutuhan gizi keluarga terpenuhi oleh kepala keluarga negara juga harus menjamin ketersediaan pangan dengan harga terjangkau sehingga makanan bergizi mudah di akses rakyat. Wallahu a”lam bi shawab Ummu Hasna Caringin Bogor
Cantumkan nama dan alamat lengkap, nomor telepon yang bisa dihubungi, nomor pelanggan (untuk layanan PDAM/PLN/PT Gas) dan lampirkan fotokopi KTP. Kirimkan ke Redaksi Radar Bogor, Gedung Graha Pena, Jl KHR Abdullah Bin Nuh No 30, Yasmin, Bogor.
Hanya artikel dengan ketentuan dan memenuhi syarat yang akan dimuat. Redaksi berhak mengedit isi tulisan tanpa mengurangi substansi. Redaksi tidak bertanggung jawab atas dampak langsung maupun tidak, pascapemuatan tulisan. Terima kasih.
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
KIRIMKAN KE:
Game Online dan Kekerasan Remaja MARAKNYA game online bernuansa kekerasan menunjukkan bahwa ruang digital hari ini tidak lagi sekadar sarana hiburan, tetapi juga menjadi medium pembentukan perilaku generasi muda. Fakta ini mengemuka dalam kasus dugaan pembunuhan seorang ibu oleh anaknya yang masih berusia 12 tahun di Medan. Polrestabes Medan mengungkap adanya tiga faktor pemicu peristiwa tersebut, salah satunya dipicu oleh konflik terkait game online yang dihapus oleh
korban, selain itu, pelaku kerap kali memainkan game yang menggunakan pisau serta menonton serial anime pada saat adegan menggunakan pisau. Melihat fakta tersebut, kondisi ini menjadi alarm keras bagi lemahnya perlindungan generasi di era digital. Game online yang mengandung unsur kekerasan dapat diakses dengan mudah oleh anak-anak tanpa pengawasan dan penyaringan yang memadai. Paparan berulang terhadap konten semacam ini berpotensi memenga-
ruhi emosi, pola pikir, serta kese hatan mental anak, terutama ketika belum memiliki kematangan dalam mengelola emosi dan membedakan realitas dengan dunia virtual. Hal ini bisa terjadi karena platform digital tidak bersifat netral, banyak nilai dan konten yang berpotensi merusak dikemas dalam bentuk game yang menarik dan mudah diakses anakanak. Ruang digital pun dimanfaatkan oleh kapitalisme global semata-mata untuk meraup keuntungan, tanpa memper-
Timpangnya Harapan dan Kenyataan TAHUN 2025 baru saja berlalu, masih tersisa hingar bingarnya dalam sehari-dua hari setelahnya. Mengingat kembali kebijakan Gubernur Jabar seperti tahuntahun sebelumnya, Wali Kota Bogor mengimbau warga untuk tak melakukan konvoi, pengumpulan massa, hingga pesta kembang api saat perayaan malam tahun baru. Kebijakan ini dikeluarkan sebagai bentuk empati terhadap korban bencana di Sumatra. Selain itu, ada alasan keamanan, menjaga kenyamanan warga serta mengurangi fenomena ‘dampak’ penyerta paska aktivitas tersebut seperti sampah yang bertebaran. Meski telah diimbau, faktanya warga tetap istiqamah melakukan ‘ritual’ pergantian tahun ini dengan berbagai dalih. Momen untuk berkumpul dengan keluarga dan teman, atau sekedar kesenangan kecil yang hanya dilakukan setahun sekali. Di dalam negara demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan, aturan semacam ini sering dianggap angin lalu. Negara hanya sebagai regulator. Karena sifatnya himbauan, konsekuensinya tak ada sanksi bagi pelanggarnya. Dalam masyarakat sekuler, tahun baru itu identik dengan perayaan. Paradigma yang lama melekat adalah hura-hura, kembang api, kecenderungan pada kemaksiatan (minum khamr, pergaulan bebas, dsb) dan adanya unsur syirik/paganisme yang merusak akidah. Di mana tun-
tunan agama sebenarnya telah mengarahkan pada perbaikan, telah baik diketahui publik, tapi tak mau disadari. Jika Pemkot serius ingin membuat perubahan yang lebih baik, tepat arah dan terwujud sesuai harapan, maka dapat merujuk pada referensi pelaksanaan sistem Islam kaffah. Dalam sistem global Islam, tidak ada perayaan resmi terhadap pergantian tahun baik Masehi maupun Hijriah. Sistem penanggalan resmi yang digunakan dalam administrasi negara, ibadah, dan kehidupan sosial adalah penanggalan hijriah. Tahun Baru Masehi tidak dianggap sebagai penanda waktu yang penting dalam kehidupan bermasyarakat. Negara menjaga kemurnian identitas umat dengan menghindari tasyabbuh (meniru) tradisi atau hari besar agama lain seperti larangan menyalakan kembang api yang dikaitkan dengan tradisi Cina atau Majusi. Aturan syar’i menekankan larangan tabdzir atau pemborosan dengan membakar harta tanpa manfaat.
Selain itu larangan peredaran kembang api atau petasan berskala besar di ruang publik dilakukan untuk menghindari bahaya (mudharat). Keberadaan Qadhi Hisbah (Al Muhtasib) atau bisa disetarakan dengan Satpol PP bertugas melakukan pengawasan dan menindak langsung suatu pelanggaran di lapangan. Negara mendorong warga fokus menjadikan pergantian tahun sebagai momentum muhasabah (evaluasi diri) dengan berdoa, berdzikir dan bersyukur. Warga non-Muslim tetap diperbolehkan menjalankan tradisi dan perayaan keagamaan mereka sendiri sesuai dengan perjanjian perlindungan (dzimmah). Namun, perayaan ini bersifat internal di komunitas mereka dan tidak menjadi fenomena publik yang diikuti oleh umat Islam. Dengan demikian, maka apa yang menjadi harapan negara dan pelaksanaannya di masyarakat tersinkronisasi, termanifestasi secara sistematis. Annie Soedasmo Bogor Utara
timbangkan dampak negatif bagi generasi muda maupun kehidupan masyarakat secara luas. Di sisi lain, negara belum mampu melindungi generasi dari bahaya kerusakan akibat paparan game online yang mengandung kekerasan, sehingga anak-anak dibiarkan menghadapi konten berisiko tanpa pengawasan dan regulasi yang efektif. Ketakwaan individu membentuk kesadaran anak untuk membedakan baik dan buruk, kontrol masyarakat memastikan lingkungan sosial mendukung
nilai-nilai positif, dan perlindungan negara menghadirkan regulasi serta kebijakan yang aman bagi ruang digital. Dengan implementasi sistem politik, pendidikan, ekonomi, dan budaya yang berlandaskan sya riah Islam, generasi muda tidak hanya terjaga dari kerusakan, tetapi juga dibekali kemampuan untuk menghadapi tantangan dunia modern secara sehat dan bertanggung jawab. trisundarilinda301@gmail.com
Kaleidoskop 2025, Bencana BENCANA sepanjang tahun 2025 banjir , longsor , gempa bumi , banjir bandang. Penanganan dari pihak pemerintah lamban dalam bencana. Seperti kasus baru - baru ini banjir bandang di aceh, memakan korban 1000 lebih , belum lagi danpak kerusakannya . Pihak pemerintah tidak menjadikan bencana tersebut sebagai bencana nasionan . Sebelum terjadi bencana pasti ada upaya untuk pencegahan . Dalam islam akan me ngatur lingkungan sesui syariat. Sistem tata ruang berbasis ke selamatan jiwa , buka profit . Jika terjadi bencana J, akan melakukan penanganan darurat yang cepat dan menyeluruh, memanfaatkan segala teknologi yang ada, pendanaan dari baitul maal. Ummu @ila Ciawi ƻrŗµȕōȕō ŗ ħr^ȕ ĵrĵ ŗµ rħǢrħȕǢÝ Ë ħ ǻ ŗµµȕŗµ ŗ %HUGDVDUNDQ 3DVDO 8QGDQJ 8QGDQJ +DN 7DQJJXQJDQ 1R 7KQ 37 %DQN 1HJDUD ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN DNDQ PHODNXNDQ /HODQJ (NVHNXVL +DN 7DQJJXQJDQ GHQJDQ SHUDQWDUDDQ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ %RJRU PHODOXL -DVD 3UD /HODQJ 37 %DOL $XFWLRQ +RXVH WHUKDGDS EDUDQJ MDPLQDQ GHELWXU DWDV QDPD 37 6,1$5 +$%,% $*81* 3875$ /27 , 6HELGDQJ WDQDK NRVRQJ VHOXDV Pð VHVXDL 6+0 1R .UXNXW WHUFDWDW DWDV QDPD 7XDQ '-8/,<$172 3875$ +$1'2<2 WHUOHWDN GL -O .UXNXW 5D\D 57 5: 'V .HO .UXNXW .HF /LPR G K 6DZDQJDQ .RWD 'HSRN G K .DE %RJRU 3URY -DZD %DUDW +DUJD /LPLW 5S 8DQJ -DPLQDQ 5S /27 ,, 6HELGDQJ WDQDK VHOXDV Pð EHULNXW EDQJXQDQ GDQ EHQGD EHQGD \DQJ PHOHNDW GLDWDVQ\D VHVXDL GHQJDQ 6+0 1R &LWDULQJJXO WHUFDWDW DWDV QDPD 1\RQ\D 686$1$ 7$18 WHUOHWDN GL -O $OSHQ *ODUXV 1R VHVXDL VHUWLSLNDW VHWHPSDW GLNHQDO GHQJDQ .RPSOHN 3HUXPDKDQ 6HQWXO &LW\ &OXVWHU +LOOWRS -O $OSHQ *ODUXV 1R 'V .HO &LWDULQJJXO .HF %DEDNDQ 0DGDQJ .DE %RJRU 3URY -DZD %DUDW +DUJD /LPLW 5S 8DQJ -DPLQDQ 5S 3(56<$5$7$1 /(/$1* 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUGDIWDU GDQ WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH OHODQJ JR LG 0HQ\HWRU XDQJ MDPLQDQ OHODQJ VHEHVDU QRPLQDO \DQJ GLSHUV\DUDWNDQ NH UHNHQLQJ YLUWXDO DFFRXQW 9$ GDQ HIHNWLI GLWHULPD ROHK .3.1/ VHODPEDW ODPEDWQ\D VDWX KDUL VHEHOXP SHODNVDQDDQ OHODQJ 6HJDOD ELD\D \DQJ WLPEXO VHEDJDL DNLEDW PHNDQLVPH SHUEDQNDQ PHQMDGL EHEDQ SHVHUWD OHODQJ 3HVHUWD OHODQJ GLDQJJDS PHQJHWDKXL NRQGLVL REMHN OHODQJ \DQJ GLMXDO DSD DGDQ\D NRQGLVL ¶¶DV LV¶¶ 3HVHUWD OHODQJ \DQJ ZDQSUHVWDVL XDQJ MDPLQDQQ\D DNDQ GLVHWRU VHOXUXKQ\D NH NDV 1HJDUD VHEDJDL SHQHULPDDQ 1HJDUD EXNDQ SDMDN VHWHODK SHQXQMXNNDQQ\D VHEDJDL SHPEHOL GLEDWDONDQ ROHK SHMDEDW OHODQJ .DUHQD VDWX GDQ ODLQ KDO SLKDN 3HQMXDO GDQ DWDX 3HMDEDW /HODQJ GDSDW PHODNXNDQ SHPEDWDODQ SHQXQGDDQ OHODQJ WHUKDGDS RE\HN OHODQJ GLDWDV GDQ SLKDN SLKDN \DQJ EHUNHSHQWLQJDQ SHPLQDW OHODQJ WLGDN GDSDW PHODNXNDQ WXQWXWDQ NHEHUDWDQ GDODP EHQWXN DSDSXQ NHSDGD 37 %DQN 1HJDUD ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN 3HMDEDW /HODQJ 37 %DOL $XFWLRQ +RXVH GDQ DWDX .3.1/ %RJRU 6HOXUXK ELD\D SDVFD OHODQJ WXQJJDNDQ SDMDN EHULNXW GHQGD GHQGDQ\D VHUWD SDMDN ELD\D ODLQQ\D VHVXDL NHWHQWXDQ PHQMDGL WDQJJXQJ MDZDE 3HPEHOL VHSHQXKQ\D DQWDUD ODLQ QDPXQ WLGDN WHUEDWDV SDGD 33+ 331 PDXSXQ SDMDN ODLQQ\D 3HQJHQDDQ %3+7% DWDV SHUROHKDQ WDQDK GDQ DWDX EDQJXQDQ PHQJDFX SDGD 88 1R 7DKXQ WHQWDQJ +XEXQJDQ .HXDQJDQ DQWDUD 3HPHULQWDK 3XVDW GDQ 3HPHULQWDK 'DHUDK GDQ 3HUDWXUDQ 'DHUDK GLPDQD REMHN OHODQJ EHUDGD %HUGDVDUNDQ NHWHQWXDQ 3HUDWXUDQ 0HQWHUL .HXDQJDQ 30. 1R 7DKXQ 3DVDO 3HPHQDQJ /HODQJ GLNHQDNDQ 3DMDN 3HUWDPEDKDQ 1LODL 331 VHEHVDU \DQJ ZDMLE GLVHWRUNDQ NH UHNHQLQJ SHQDPSXQJDQ %1, VHODPEDW ODPEDWQ\D VDPSDL GHQJDQ VDDW SHQJDPELODQ GRNXPHQ VHUWLSLNDW DJXQDQ 6\DUDW GDQ NHWHQWXDQ VHUWD WDWD FDUD PHQJLNXWL OHODQJ GDSDW GLOLKDW SDGD ZHEVLWH OHODQJ JR LG 'HVNULSVL 3HODNVDQDDQ /HODQJ &DUD 3HQDZDUDQ 2SHQ %LGGLQJ 3HODNVDQDDQ /HODQJ 6HODVD -DQXDUL :DNWX 3HQDZDUDQ 6HMDN WD\DQJ SDGD DSOLNDVL OHODQJ V G EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ %DWDV $NKLU :DNWX 3HQDZDUDQ -DQXDUL SXNXO :,% 6HVXDL :DNWX 6HUYHU $ODPDW 'RPDLQ OHODQJ JR LG 7HPSDW /HODQJ .DQWRU 3HOD\DQDQ .HND\DDQ 1HJDUD GDQ /HODQJ .3.1/ %RJRU -DODQ 9HWHUDQ 1R .RWD %RJRU 3HQHWDSDQ 3HPHQDQJ 6HWHODK EDWDV DNKLU SHQDZDUDQ 3HOXQDVDQ +DUJD /HODQJ OLPD KDUL NHUMD VHWHODK SHODNVDQDDQ OHODQJ %HD /HODQJ 3HPEHOL GDUL KDUJD OHODQJ ,QIRUPDVL /HELK /DQMXW 37 %DOL $XFWLRQ +RXVH 7OS
$8&7,21 +286(
.3.1/ %2*25
-DNDUWD -DQXDUL 37 %DQN 1HJDUD ,QGRQHVLD 3HUVHUR 7EN 'LYLVL (QWHUSULVH &RPPHUFLDO 5HPHGLDO 5HFRYHU\ 5HJLRQDO &RPPHUFLDO 5HPHGLDO 5HFRYHU\ 77' 3(02+21
TERUSAN
4
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I SELASA, 6 JANUARI 2026 I 17 RAJAB 1447 H
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Kemenkum Klaim Pemerintah Tidak Antikritik JAKARTA – Kementerian Hukum (Kemenkum) menepis tudingan adanya pasal kontroversial di Kitab UndangUndang Hukum Pidana (KUHP), seperti demonstrasi dan penghinaan kepada kepala negara. Menurut Kemenkum, pemerintah tidak antikritik. Pasal itu merupakan bentuk penguatan hukum serta penyesuaian pidana yang perlu diperbarui. Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas mengatakan, proses pembuatan KUHP dan KUHAP berjalan sejak lama dan pada 2023 disahkan oleh Presiden Joko Widodo. Dia memastikan, proses penyusunan
KUHP dan KUHAP itu telah berlangsung sangat panjang dan melibatkan partisipasi publik secara luas, sebelum akhirnya ditetapkan. ”Kalau dihitung sampai dengan 2026, butuh 63 tahun untuk mengganti KUHP peninggalan Belanda menjadi KUHP Nasional kita seperti yang ada sekarang, yakni Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023,” ujarnya dalam jumpa pers menyikapi pemberlakuan KUHP, KUHAP, dan Undang-Undang Penyesuaian Pidana kemarin (5/1). Menurut dia, hukum pidana materiil Indonesia selama ini masih mengacu pada produk
1918. Sementara, hukum acara pidana baru diperbarui pada 1981. Karena itu, pembaruan KUHP dinilai sebagai langkah penting dalam membangun sistem hukum pidana nasional yang modern. ”Minimal ada tujuh isu, tetapi yang paling sering kita dengar dan sampai hari ini nadanya masih agak sedikit minor adalah pasalpasal yang terkait dengan penghinaan kepada lembaga negara, kemudian juga yang terkait dengan perzinaan,” terangnya. Penyusunan KUHP dan KUHAP, kata dia, telah melalui pembahasan intensif bersama DPR dan melibatkan kalangan
akademisi serta masyarakat sipil. ”Hampir seluruh fakultas hukum seluruh Indonesia itu kita libatkan dan kita dengar masukannya,” ujar Supratman. Penjelasan teknis mengenai pasal-pasal yang menuai perdebatan disampaikan Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej. Menurut dia, sejumlah pihak kerap salah paham karena pasal itu tidak dibaca secara utuh. Pasal 256 KUHP terkait demonstrasi, misalnya. Edward menegaskan bahwa ketentuan tersebut bukan bentuk pembatasan kebebasan berekspresi. ”Setiap orang yang akan
mengadakan demonstrasi atau pawai, intinya harus memberitahukan kepada polisi. Katakata di situ adalah memberitahukan, bukan izin,” ujarnya. Dia mencontohkan peristiwa di Sumatera Barat (Sumbar), ketika ambulans yang membawa pasien terhambat aksi hingga menyebabkan korban meninggal. Tujuan menginformasikan ke aparat, supaya bisa mengatur lalu lintas. Edward menambahkan, pasal tersebut bersifat biimplikasi dan tidak serta-merta menjerat penanggung jawab unjuk rasa. Terkait pasal penghinaan terhadap lembaga negara dan presiden, Edward menyatakan
bahwa ketentuan itu merujuk pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) 2006. Menurut dia, pasal penghinaan dalam KUHP baru bersifat delik aduan dan ruang lingkupnya telah dipersempit. ”Penghinaan terhadap lembaga negara itu hanya dibatasi, presiden-wakil presiden, MPR, DPD, DPR, Mahkamah Agung (MA), dan MK,” paparnya. Sedangkan untuk delik aduan penghinaan kepada kepala negara, hanya bisa dilakukan oleh Presiden dan Wakil Presiden. Edward memastikan, pasal itu tidak untuk membungkam kritik. ”Penjelasan itu utuh, dikatakan
bahwa pasal ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk mengekang kebebasan berdemokrasi, kebebasan berekspresi, termasuk di dalamnya tidak melarang kritik,” tegasnya. Dia menambahkan, kritik dan penghinaan merupakan dua hal yang berbeda. ”Yang dilarang betul di dalam pasal 218 ini adalah menista atau memfitnah,” tuturnya. Sedangkan terkait pasal perzinaan, pemerintah menegaskan ketentuan tersebut tetap merupakan delik aduan. ”Yang boleh mengadu adalah suami atau istri atau orang tua dari si anak,” jelas Edward. (bry/aph)
Berlantai Terpal, Kami Tegar Belajar PAGI itu, langkah-langkah kecil anak-anak menyusuri akses menuju sekolah yang masih berlumpur. Sepatu paco sebutan sepatu boot di Aceh Tamiang menjadi alas kaki yang paling aman, meski tidak semua siswa memilikinya. Namun keterbatasan tersebut tak menghalangi semangat mereka untuk kembali ke ruang belajar dan bertemu temanteman serta guru. Kepala Sekolah SD Negeri Kampung Durian, Farida Ginting, mengatakan hari ini menjadi momen yang sangat emosional bagi para guru. Sekolah kembali dibuka setelah lebih dari satu bulan terhenti akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut. “Alhamdulillah, hari ini tanggal 5 Januari 2026 adalah hari pertama sekolah setelah pascabanjir bandang. Jujur, bayangan kami anak-anak yang hadir mungkin hanya sekitar 50 persen, karena rumah mereka banyak yang terdampak parah, bahkan ada yang hanyut,” ujarnya kepada Radar Bogor. Di luar dugaan, jumlah siswa yang hadir justru melebihi ekspektasi pihak sekolah. Anakanak datang dengan wajah ceria meski kondisi sekolah jauh dari kata layak. Beberapa ruang kelas masih kosong tanpa bangku dan meja, sementara lantainya belum sepenuhnya bersih dari sisa lumpur. “Yang hadir hari ini melebihi
ekspektasi kami dan para guru. Anak-anak juga terlihat bahagia karena bisa kembali bertemu teman dan guru. Beginilah kondisi yang bisa kami berikan saat ini,” katanya. Keterbatasan fasilitas membuat proses belajar dilakukan dengan duduk di lantai beralaskan terpal. Terpal tersebut merupakan bantuan dari donatur yang sangat membantu agar kegiatan sekolah tetap bisa berjalan. Di hari pertama ini, pembelajaran pun belum difokuskan pada materi akademik. “Hari ini kami tidak fokus ke pelajaran. Kami lebih banyak melakukan trauma healing, memberikan semangat dan penguatan mental kepada anak-anak pascabanjir,” jelasnya. Meski serba terbatas, antusiasme dan semangat anak-anak menjadi penguat bagi para guru. Sebagian siswa datang tanpa seragam lengkap, bahkan ada yang tidak memiliki pakaian sekolah sama sekali karena hanyut terbawa banjir. “Meskipun ada beberapa yang cerita mereka juga nggak ada baju. kami juga kasih semangat dan motivasi tidak akan kalah dengan pakaian yang dipakai hari ini, karena betul memang semua, nggak ada yang tersisa,” tambahnya. Farida berharap ke depan ada perhatian lebih untuk pemulihan pendidikan di Kampung Durian. Kebutuhan dasar sekolah masih sangat banyak, mulai dari seragam, alat tulis, hingga fasilitas
penunjang belajar lainnya. “Harapan kami, ada dermawan yang melirik keadaan anakanak kami. Mereka butuh seragam, alat tulis, dan fasilitas belajar supaya proses pembelajaran bisa lebih maksimal,” imbuhnya. Selain itu, sepatu paco atau sepatu boot juga menjadi kebutuhan mendesak. Akses menuju sekolah masih dipenuhi lumpur dan licin, sehingga berisiko bagi keselamatan anak-anak. “Anak-anak sangat membutuhkan sepatu paco, karena kondisi jalan menuju sekolah memang seperti ini,” katanya. Salah satu siswi kelas VI, Aqila Nasita, mengaku sangat senang bisa kembali ke sekolah meski kondisinya belum pulih. Setelah lebih dari sebulan di rumah, hari pertama sekolah menjadi momen yang ia tunggu. “Senang, bahagia bisa ketemu teman-teman dan guru lagi setelah satu bulan lebih,” ucap Aqila polos. Menurut Aqila, jarak rumah ke sekolah tidak terlalu jauh. Namun ia berharap kondisi desanya segera pulih seperti sebelum banjir bandang melanda Aceh Tamiang. “Semoga cepat pulih seperti sebelum sebelumnya,” pungkasnya. Aqila menyebut seragam dan peralatan tulis menjadi hal paling ia butuhkan saat ini. Di tengah lumpur, terpal, dan keterbatasan fasilitas, hari pertama sekolah di SD Negeri Kampung Durian menjadi simbol kebangkitan kecil
pascabencana. RIBUAN PAKET SIAP DIKIRIM Ribuan paket perlengkapan sekolah siap dikirim untuk korban bencana di Aceh Tamiang. Langkah ini dilakukan guna menunjang misi pembangunan Sekolah Alam Darurat di lokasi tersebut. Head of Partnership SalamAid, Agil Mulqi mengatakan perlengkapan sekolah akan dikirim pada Sabtu (10/1) mendatang. Bantuan itu meliputi alat tulis hingga tas. “Saat ini total perlengkapan sekolah yang akan dikirim ada 1.000 paket, isinya macammacam, ada tas, buku. Kami memang mau bangun Sekolah Alam Darurat,” jelas Agil. Fasilitas pendidikan disebut Agil memang jadi kebutuhan mendesak. Mayoritas bangunan sekolah yang ada di Aceh Tamiang sudah tersapu banjir beberapa waktu lalu. SalamAid juga turut mengirimkan sejumlah tenaga pendidik. Mereka akan diberangkatkan secara bertahap. Terbaru sudah ada tiga orang yang diberi tugas kemanusiaan itu. “Insyallah pagi ini ada tiga orang yang kami akan berangkatkan. Dan nanti ada tanggal 8 (Januari) ada tim juga yang berangkat, termasuk tenaga pendidik tambahannya,” terang Agil. Agil masih membuka kesempatan bagi warga Bogor yang hendak mengulurkan
Nadiem Dilarang ”Bernyanyi” Seusai persidangan, kuasa hukum Nadiem bersitegang dengan pengawal tahanan Kejagung karena kliennya tidak diberi kesempatan berbicara kepada media. Roy mengatakan, Nadiem melakukan korupsi bersamasama terdakwa dan pihak lain. Yakni, Direktur Sekolah Dasar Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah 2020-2021 Sri Wahyuningsih (SW); Direktur SMP 2020 Mulyatsyah (MUL); serta konsultan perorangan Rancangan Perbaikan Infrastruktur Teknologi Manajemen Sumber Daya Sekolah pada Kemendikbudristek Ibrahim Arief (IBAM), dan Staf
Khusus Jurist Tan (DPO). ”Yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan bersamasama secara melawan hukum,” ujarnya di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Menurut JPU, proses pengadaan peralatan tidak sesuai dengan perencanaan dan prinsip-prinsip pengadaan. Sebab, terdakwa membuat review dan analisis kebutuhan peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mengarah pada chromebook dan CDM. ”Sehingga mengalami kegagalan, khususnya daerah 3T (terluar, tertinggal, terdepan),” ujar Roy, dilansir dari Jawa Pos. Harga satuan dan alokasi anggaran 2020 yang disusun di Direktorat SD, kata Roy, tanpa dilengkapi survei. Dari pengadaan
itu, terdakwa diduga telah memperkaya beberapa pihak. Seperti Mulyatsyah, Harnowo Susanto, Dhany Hamiddan Khoir, Purwadi Sutanto, Suhartono Arham. Nadiem juga diduga memperkaya sejumlah korporasi. Menurut jaksa, perbuatan korupsi yang dilakukan secara bersama-sama mengakibatkan kerugian keuangan negara dengan total mencapai Rp2,1 triliun. Kerugian negara itu berdasarkan hasil perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Tim kuasa hukum Nadiem sempat bersitegang dengan tim pengawal tahanan Kejagung. Itu karena Nadiem tidak diizinkan berbicara kepada media seusai sidang. Dari pantauan Jawa Pos, setelah
persidanga. diskors, Nadiem kemudian keluar ruang sidang. Dia dikawal petugas Kejagung dan TNI. Namun, saat hendak berbicara ke awak media, Nadiem tak diperbolehkan memberikan keterangan. Padahal, tim penasihat hukum Nadiem sudah meminta pengawal tahanan berhenti agar bisa memberikan keterangan. ”Ini acara hak asasi manusia, stop, stop! Dia (Nadiem) punya hak bicara,” teriak penasihat hukum Nadiem, Ari Yusuf Amir. Yusuf bersitegang dengan pengawal tahanan. Dia meminta Nadiem diberi hak untuk menyampaikan pernyataan. ”Harusnya boleh ngomong itu, nggak bener itu. Itu hak asasi dia, dia mau ngomong,” tegas Yusuf.(idr/aph)
bantuannya. Donasi difokuskan untuk proses pemulihan korban bencana. “Tapi kita juga tetap mengirimkan bantuan berupa kebutuhan pangan. Kalau ditotal semuanya, saat ini sudah ada 20 ton hasil donasi yang
siap dikirim,” ujar Agil. Sama halnya seperti batch pertama, pengiriman donasi akan menggunakan truk. Masing-masing truk mampu memuat 5 sampai 7 ton barang. “Kami belum bisa prediksi
berapa truk, karena ini masih terus bertambah. Tanggal 10 (Januari) kami berangkatkan. Perjalanan sekitar 4 hari. Setelah sampai langsung didistribusikan,” pungkasnya. (bay/cr1/d)
SERAHKAN BANTUAN: Warga Dusun Al Ikhsan menerima bantuan yang berasal dari penggalangan dana musisi jalanan dan barberhood Kota Bogor, dikirimkan via Wakil Wali Kota Bogor jenal Mutaqin.
Rindukan Sosok Jenal Mutaqin Selama berada di Dusun Al Ikhsan, Desa Kota Lintang Bawah, Kecamatan Kota Kualasimpang, 15-18 Desember 2025, Jenal Mutaqin tidak hanya menyalurkan bantuan dan donasi bagi warga terdampak. Melainkan ia juga aktif berinteraksi langsung dengan para pengungsi. Kehadirannya dinilai memberi semangat dan penguatan moral bagi warga yang tengah dilanda musibah. Salah seorang warga Dusun Al Ikhsan, Muhamad Hasan (61), mengaku sangat kehilangan sosok Jenal Mutaqin setelah kepulangannya ke Bogor. “Memang kangen sekali sama dia. Banyak-banyak pejabat, tapi cuma dia yang luar biasa. Kangen sekali sama dia,” ujarnya kepada Radar Bogor, Minggu (4/1). Bagi warga Dusun Al Ikhsan, kehadiran Jenal Mutaqin bukan sekadar sebagai pejabat yang datang membawa bantuan, tetapi sebagai figur yang mampu menghadirkan empati dan rasa kebersamaan di tengah kondisi sulit pascabencana. Warga pun berharap Wakil Wali Kota Bogor tersebut dapat kembali berkunjung ke Aceh Tamiang untuk melihat kondisi mereka yang masih dalam proses pemulihan, sekaligus mempererat silaturahmi yang telah terjalin selama
masa pengungsian. Hal senada juga disampaikan warga lainnya, David. Ia menilai Jenal Mutaqin sebagai sosok pejabat yang benar-benar bermasyarakat dan tidak menjaga jarak dengan warga. “Orangnya tuh bermasyarakat. Pejabat yang baru saya temui itu Pak Jenal. Hampir seluruh warga di sini ketika ditinggal Pak Jenal semua menangis, termasuk saya sendiri,” ungkapnya. Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, mengirimkan tim relawan untuk membantu warga terdampak bencana di Aceh. Tim relawan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin yang turun ke lokasi bencana. BANTUAN DARI MUSIK DAN POTONG RAMBUT Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin juga sempat menginisiasi konser amal di Alun-alun Kota Bogor untuk korban bencana di Sumatera. Aksi konser musisi jalanan dan cukur rambut bayar seikhlasnya yang digelar di Kota Bogor menjadi jembatan solidaritas bagi warga yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang. Donasi yang terkumpul dari aksi tersebut kemudian disalurkan oleh Jenal Mutaqin. Penyaluran bantuan dilakukan melalui transfer kepada David,
warga Desa Kota Lintang Bawah, Kecamatan Kota Kualasimpang, yang dipercaya untuk menyalurkan bantuan secara langsung kepada masyarakat terdampak. David mengatakan, dana tersebut merupakan amanah dari Wakil Wali Kota Bogor untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan, khususnya mereka yang berada dalam kondisi paling rentan pascabencana. “Saya dititipkan uang oleh Wakil Wali Kota Bogor, Pak Jenal Mutaqin, untuk dibagikan kepada warga,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin (5/1). Bagi warga Aceh Tamiang, bantuan ini bukan semata soal nilai rupiah. Di tengah lumpur yang belum sepenuhnya kering dan kehidupan yang masih tertata ulang, bantuan tersebut menjadi tanda bahwa mereka tidak sendiri menghadapi bencana. Total donasi yang diterima dan disalurkan mencapai Rp12 juta. Dari jumlah tersebut, sebagian dana telah dialokasikan sesuai amanah, termasuk bantuan khusus bagi seorang ibu yang baru melahirkan di tengah kondisi darurat banjir bandang. “Di dalamnya sudah diamanahkan, ada bantuan khusus untuk ibu yang baru melahirkan sebesar Rp3 juta. Sisanya kami bagikan kepada warga lainnya,” jelasnya.(cr1/c)
Sempat Cedera Pinggang hingga Tak Bisa Jalan Cedera itu datang pada September hingga Oktober 2025 lalu. Aktivitas latihan terpaksa dihentikan total. Yuda, yang sudah lebih dari satu dekade menggeluti olahraga dayung, mengaku sempat diliputi rasa frustrasi. “Waktu itu benar-benar tidak bisa latihan sama sekali. Jalan saja sakit. Sempat kepikiran, apa masih bisa ikut SEA Games,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin (5/1). Kondisi itu diperparah dengan sistem latihan di Pelatnas yang melakukan penentuan
Komisaris Utama: Maesa Samola Komisaris: Suhendro Boroma CEO: Nihrawati AS
skuad SEA Games melalui rekap hasil latihan. Waktu yang singkat, kondisi fisik belum sepenuhnya pulih, dan tekanan seleksi membuat situasinya semakin berat. Namun, Yuda memilih bertahan. Dukungan keluarga menjadi salah satu alasan utama ia bangkit. Perlahan, cedera membaik. Ia kembali berjalan, kembali mendayung, dan mengejar ketertinggalan dalam waktu yang nyaris tak masuk akal. Hasilnya berbanding terbalik dengan keraguan yang sempat menghampirinya. Di SEA Games Thailand, Yuda tampil di cabang dayung nomor
dragon boat dan turun di empat nomor. Seluruhnya berakhir dengan medali emas. Ia menyumbang emas pada nomor 12 pendayung putra jarak 200 meter dan 500 meter, serta nomor 22 pendayung campuran jarak 200 meter dan 500 meter. “Alhamdulillah, bisa turun di empat nomor dan semuanya emas. Itu buah dari kekompakan tim dan kerja keras selama latihan,” katanya. Bagi Yuda, raihan tersebut bukan sekadar prestasi sesaat. SEA Games Thailand menjadi penampilan keempatnya sepanjang karier. Menariknya,
dari setiap partisipasi, ia selalu pulang membawa medali emas. Di SEA Games 2019 Filipina ia meraih emas dari dua nomor, di Vietnam satu emas, dan di Thailand menyapu bersih empat emas. Konsistensi itu tidak datang secara instan. Yuda mulai mengenal olahraga dayung sejak duduk di bangku kelas 2 SMP pada 2010. Lingkungan Danau Jatiluhur, Purwakarta—tempat ia tumbuh—menjadi pintu masuknya ke dunia dayung. Ketertarikan awal berkembang menjadi keseriusan setelah ia lolos seleksi dan masuk Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar
(PPLP) Jawa Barat saat SMA. “Awalnya cuma coba-coba. Tapi pelatih melihat ada potensi, lalu dibina terus,” ujarnya. Latar belakang keluarga yang sederhana membuatnya terbiasa bekerja keras. Setelah lulus SMA, Yuda fokus penuh sebagai atlet dan masuk Timnas Junior. Medali demi medali mulai diraih, termasuk emas pada PON Riau 2012. Selain SEA Games, Yuda juga telah mencicipi panggung internasional. Pada Agustus lalu, ia tampil di ajang World Games dan membawa pulang tiga medali emas serta dua perak. Untuk level Asia, terakhir
ia meraih satu emas dan satu perak di Asian Games Cina. Meski dikenal sebagai spesialis dragon boat, Yuda juga pernah turun di nomor perorangan seperti kano. Bahkan saat nomor dragon boat tidak dipertandingkan di SEA Games Vietnam, ia tetap mampu bersaing dan meraih medali. Menurut Yuda, kunci kemenangan di nomor dragon boat bukan hanya kekuatan fisik, tetapi kekompakan dan teknik yang seimbang. Hal itu menjadi tantangan tersendiri, terutama di nomor campuran putra-putri. “Harus benar-
benar sinkron. Kalau tidak kompak, pasti kelihatan di perahu,” katanya. Raihan di SEA Games Thailand juga semakin lengkap dengan keberadaan adiknya, Ikballana Ikhsan. Ikbal juga merupakan atlet dayung yang membawa pulang tiga emas di SEA Games perdananya. Kini, setelah melewati cedera dan tekanan seleksi, empat emas dari Thailand menjadi penegasan bahwa perjuangannya belum berakhir. Bagi Yuda Firmansyah, bertahan di masa sulit adalah kemenangan pertama—emas ha nyalah penutupnya. (uma/c)
GM Bisnis: Erwin Sofian GM Digital dan Teknologi Informasi (IT): Benny Irawan Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi: Ricki Noor Rachman Koordinator Liputan: Dede Supriadi Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi Online: Lucky Lukman Nul Hakim Redaktur Pelaksana Online: Yosep Awaludin Redaktur Senior: Andi Ahmadi, Faturahman S Kanday, Muhammad Ridwan, Muh Afandi, Iqbal Muhammad Redaktur: Imam Rahmanto, Pipin Apriani, Alpin, Muhammad Ruri Ariatullah, Rani Puspitasari Sinaga, Reka Faturachman Sekretaris Redaksi: Jean Cloudia Reporter: Arif Al Fajar, Septi Nulawam Harahap, Fikri Rahmat Utama, Muhamad Rifki Fauzan, Abilly Muhamad, Muhammad Ali Fotografer: Sofyansyah, Hendi Novian Redaktur Konten/ Koordinator Medsos: Erika Nur Rizki S Konten Kreatif: Edfyra Amelia, Rissa Aliria Putri Editor Video: Muhammad Alife Shine, Muhammad Fadhel Wafi, Muhammad Ardika Gunawan, Ezar Rajaswara, Khaerul Nur, Muhammad Isa Ismatullah Videografer: Abdul Aziz, Muhamad Dzikri Ilman Syabani Pracetak: Zainal Arifin (Koordinator), Nursaid, Sarmadah, M. Chaidirali S. Umum dan Personalia: Rawin Surwintono, Mia Nelawati (Asist. Manager) Iklan: Untung Bachtiar (Manager) Pemasaran dan Sirkulasi: M Iksan Halil (Manager) Digital Marketing: Recia Debora S Konsultan Hukum: Andi Syarifuddin SH, MH Ombudsman: M. Choirul Shodiq, Rohman Budijanto Penerbit: PT Bogor Ekspres Media. SIUPP: 651/SK/MENPEN/SIUPP/28 Oktober 1998 Percetakan: PT Bogor Media Grafika (Jalan Siliwangi Kav.1/34 Komp. Puslitbang KOSTRAD Desa Cijujung Kandang Roda Bogor Telp: 0251 8655965) Alamat: Graha Pena Radar Bogor, Jl KHR Abdullah Bin Muh Nuh No 30 Taman Yasmin Bogor 16113. Telepon Redaksi: 0251-7544005 (hunting), Fax:2517544008. Telepon Iklan: 0251-7544001-002, Fax: 0251-7544009. Telepon Pemasaran: 0251-7544003. Perwakilan Jakarta: Gedung Graha Pena, Jl Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan, Telepon/Fax: 021-53699624. Homepage: http//www.radarbogor.id Email: redaksi@ radar-bogor.com. Wartawan Radar Bogor dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.
Wartawan Radar Bogor dibekali dengan kartu pers yang selalu dikenakan selama bertugas.
selasa
6 januari 2026 17 rajab 1447 H
(ILUSTRASI-DISKOMINFO KOTA DEPOK)
PELAYANAN: Pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Puskesmas Cilodong.
Program UHC Tak Dihentikan Isu penghapusan program Universal Health Coverage (UHC) di Kota Depok menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Isu tersebut santer terdengar dan ramai di media sosial. Hal itu membuat sejumlah warga Depok gundah. Salah satunya Yuli. Warga Kalimulya itu mengaku hal itu menjadi perbincangan sejumlah ibu-ibu di wilayahnya.
Program jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu masih berjalan dan tetap menjadi perhatian Pak Wali Kota,”
PROGRAM..Baca Hal 6
Mary Liziawati, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok
CFD dan RSSG Tuai Pujian
(ILUSTRASI-FAJAR/RADAR BOGOR)
BERMANFAAT: Suasana Car Free Day (CFD) yang berlangsung di Jalan Raya Margonda setiap Minggu.
INDEKS
SEGERA DIBUKA PELATIHAN AI GRATIS
DEPOKSudah lebih dari sepuluh bulan Wali Kota Supian Suri dan Wakil Walikota Chandra Rahmansyah memimpin Kota Depok. Sejumlah program pun telah diluncurkan. Dibawah kepemimpinan SupianChandra, Sejumlah kebijakan baru seperti Car Free Day (CFD), penguatan layanan kesehatan gratis, hingga lahirnya Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) dinilai menjadi penanda arah perubahan Kota Depok. Hal itu disampaikan oleh Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKB, Babai Suhaimi. Ia menilai salah satu terobosan paling
menonjol adalah hadirnya CFD. Ini menjadi ruang interaksi warga lintas usia dan latar belakang. CFD bukan sekadar penutupan jalan dari kendaraan bermotor, melainkan wadah silaturahmi, ekspresi kreativitas, sekaligus ruang seni dan budaya yang selama ini dirindukan warga Depok. “Ya, jadi CFD ini cepat diterima masyarakat. Warga senang karena punya ruang bersama untuk beraktivitas, berkreasi, sekaligus membangun kebersamaan,” katanya kepada Radar Bogor, Senin (5/1) kemarin.
CFD..Baca Hal 6
Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang segera meluncurkan pelatihan pengembangan artificial intelligence (AI) dan chatbot secara gratis di tahun ini. Baca Aglomerasi Hal 6
Aktifkan Kembali Siskamling PEDULI: Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok menggelar kegiatan donor darah di Aula Teratai, Balai Kota Depok, Senin (5/1) kemarin.
DEPOK–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus berupaya untuk kembali menghidupkan sistem keamanan lingkungan (siskamling). Salah satunya dengan menggelar Lomba Siskamling yang diikuti oleh
seluruh wilayah di Kota Depok. Ada enam pos kamling yang menjadi juara dalam lomba siskamling Kota Depok Tahun 2025.
AKTIFKAN..Baca Hal 6
(DISKOMINFO DEPOK)
PMI Bantu Korban Bencana Sumatera DEPOK–Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok menggelar kegiatan donor darah di Aula Teratai, Balai Kota Depok, Senin (5/1) kemarin. Hasil donor darah
tersebut disalurkan untuk membantu korban bencana alam di Sumatera. Ketua PMI Kota Depok, Dudi Mi’raz mengatakan, pihaknya
menargetkan terkumpul 100 labu darah dalam kegiatan tersebut. Seluruh darah yang terkumpul akan dikirim ke Sumatera melalui Unit Transfusi Darah (UTD) Pusat
menggunakan pesawat Hercules dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma. (FAJAR/RADAR BOGOR)
PMI..Baca Hal 6
PRESTASI: Penyerahan penghargaan lomba Siskamling diberikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Mangnguluang Mansur, di sela-sela apel pagi di Lapangan Balai Kota Depok, Senin (5/1) kemarin.
AGLOMERASI
6
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I SELASA, 6 JANUARI 2026 I 17 RAJAB 1447 H
TANGERANG
Segera Dibuka Pelatihan AI Gratis TANGERANG–Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang segera meluncurkan pelatihan pengembangan artificial intelligence (AI) dan chatbot secara gratis di tahun ini. Kepala BLK Kota Tangerang Yasin Surya menuturkan, penambahan program pelatihan pengembangan AI dan chatbot merupakan bagian dari langkah strategis untuk mencetak calon tenaga kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja pada masa sekarang. Pemerimtah Kota (Pemkot) Tangerang menargetkan program pelatihan pengembangan AI dan chatbot dapat membekali calon tenaga kerja dengan kompetensi tingkat lanjut. Mulai dari penguasaan prompt engineering sampai pembuatan perangkat lunak (bot) cerdas yang dapat terintegrasikan dengan industri bisnis digital yang sedang berkembang pesat. “Kami tahun ini akan membuka program pelatihan baru yang belum ada sebelumnya untuk menjembatani calon tenaga kerja dengan kebutuhan pasar kerja. Program pelatihan pengembangan AI dan chatbot yang banyak diminati generasi muda ini akan dibuka pada tahun ini,” ujar Yasin.(tgr)
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Selamatkan Rp53 Miliar Anggaran Negara BEKASI–Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi menyelamatkan dan memulihkan keuangan negara mencapai Rp53.928.340.610 sepanjang 2025. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi, Sulvia Triana Hapsari mengatakan, penyelamatan dan pemulihan tersebut berasal dari Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). ”Sepanjang 2025, Bidang Datun berperan dalam penyelamatan dan pemulihan keuangan negara sebesar Rp53. 928.340.610,” kata Sulvia.
Selain itu, Kejari juga mencatat Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp1.097.445.350 atau 110 persen dari target pada bidang pembinaan. PNBP tersebut bersumber dari tindak pidana umum, tindak pidana khusus, pemulihan aset serta pengelolaan barang bukti. ”Selain itu, dilakukan peneta pan status Barang Milik Negara (BMN ) terhadap 81 item aset, termasuk sertifikasi tanah,” ujar Sulvia. Sulvia menyampaikan, pihaknya juga menangani
BEKASI ribuan perkara sepanjang 2025. Rinciannya, sebanyak 3.118 perkara di bidang tindak pidak umum pada tahap prapenuntutuan dan 2.219 perkara pada tahap penuntutan. ”Dari jumlah tersebut, 12 perkara diselesaikan melalui mekanisme keadilan restoratif, serta 947 perkara tilang. Selain itu, dilaksanakan eksekusi terhadap 626 perkara pidana,” kata Sulvia.
Pihaknya juga menangani perkara korupsi mulai dari tahap penyelidikan hingga eksekusi pada Bidang Tindak Pidana Khusus. Selain itu, tindak pidana khusus lainnya seperti kepabeanan dan cukai juga dilakukan penuntutan dan eksekusi perkara. Kemudian dalam pengelolaan barang bukti dan barang rampasan, pihaknya menyelesaikan 423 perkara pengembalian barang bukti, melaksanakan 4 kegiatan lelang, serta 2 kegiatan penjualan langsung sebagai bagian dari optimalisasi pengelolaan aset
hasil penegakan hukum. Sepanjang 2025, Kejari Kota Bekasi juga memberikan pendampingan hukum terhadap sejumlah program pemerintah. Antara lain pengendalian inflasi daerah, program makan bergizi gratis, program cetak sawah, peningkatan pelayanan kesehatan, serta pemantauan digitalisasi pendidikan. ”Dengan capaian tersebut, Kejari Kota Bekasi berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat,” ujar Sulvia.(bks)
”Khususnya di bidang pendidikan, saya melihat kota Depok saat ini mulai menyiapkan Sumber daya manusia (SDM) dengan adanya RSGG dan beasiswa bagi warga Depok. Ini bagus, dan harus ditambah terus kalau bisa,” katanya. Namun, kata dia, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan SupianChandra. Diantaranya adalah persoalan kemacetan di Sawangan. Ini sudah menjadi masalah kronis yang harus segera diselesaikan. Jika, pemerintah Kota Depok dibawah kepemimpinan Supian-Chandra bisa menyelesaikan ini, tentunya bisa menjadi prestasi yang bakal diingat masyarakat.
”Sawangan sampai bisa gak macet, itu bakal jadi sejarah. Sudah lama dinanti masyarakat. Saat ini sudah ada arah kesana, pelebaran jalan alternatif. Kalau bisa sukses ini sawangan gak macet, bakal jadi sejarah yang luar biasa,” tuturnya. Senada dikatakan Romli warga Depok lainya. Ia menilai, sejumlah program seperti RSSG sangat membantu dirinya. Pria yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online itu merasa terbantu dengan program RSSG. ”Harus diakui, sudah merasakan sendiri. Anak saya masuk SMP swasta gratis. Ini sangat membantu banget,” tukasnya. (faj/c)
UPDATE DEPOK
CFD dan RSSG Tuai Pujian Sementara di sektor kesehatan, ia menilai langkah SupianChandra memperkuat Universal Health Coverage (UHC) menjadi capaian penting. Program yang sebelumnya dinilai belum berjalan optimal,
kini disebut semakin mendekati layanan kesehatan yang benarbenar inklusif. Ia menyebutkan, saat ini seluruh puskesmas di Kota Depok telah memberikan layanan kesehatan gratis tanpa pungutan biaya apa bagi warga, berapapun nilai pem-
biayaannya. “Kebijakan ini nyata dirasakan masyarakat. Tidak ada lagi biaya di puskesmas. Semua ditanggung dan itu bentuk keberpihakan pada masyarakat,” ujarnya. Sedangkan di bidang pendidikan, Babai menga-
PMI Bantu Korban Bencana Sumatera “Ini merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Depok, Supian Suri, saat meninjau Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru. Beliau menginstruksikan pembukaan kegiatan donor darah, hasilnya dikirim untuk membantu korban bencana di Sumatera,” ujarnya di sela kegiatan tersebut. Dudi menjelaskan, pengiriman bantuan darah kali ini merupakan kloter kedua. Sebelumnya, PMI Kota Depok telah mengirimkan 100 labu darah untuk tujuan serupa.
“Pengiriman darah kloter kedua direncanakan dilakukan pekan ini dengan target 100 labu darah. Namun, berapapun jumlah darah yang terkumpul tetap kami proses dan kirim. Kami juga terus berkoordinasi dengan U TD Pusat,” katanya. Kegiatan donor darah tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN). PMI Kota Depok menyiapkan enam unit tempat tidur donor (velbed) dan delapan petugas, termasuk tenaga dokter. Kantong darah yang disediakan sebanyak 200 kantong sesuai jumlah undangan.
“Terima kasih kepada Wali Kota Depok atas kepedulian terhadap korban bencana di Sumatera. Terima kasih juga kepada TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Korpri yang telah berkontribusi. Donor darah itu sehat dan menyehatkan,” ungkapnya. Ia berharap bantuan darah tersebut dapat bermanfaat dan meringankan beban para korban bencana. “Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” tandasnya.(faj/a)
Aktifkan Kembali Siskamling Berdasarkan hasil penilaian, Pos Kamling RW 11 Poin Mas RT 03/RW 11, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, berhasil meraih juara pertama Juara kedua diraih Pos Kamling Bersama 07 RT 007/RW 007, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere. Sementara Juara ketiga diraih Pos Kamling RT 04/RW 02, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya. Untuk kategori harapan pertama diraih Pos Kamling Anak Gang Sawah (AGS) RT 05/RW 006, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas. Harapan kedua diraih Pos Kamling RT 004/RW 01, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, dan Harapan ketiga diraih Pos Kamling RT 04/RW 05, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Mangnguluang Mansur mengatakan, lomba siskamling bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bentuk nyata partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan. “Ini bukan semata lomba. Ini adalah wujud kebersamaan dan kepedulian warga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” katanya, Senin (5/1) kemarin. Ia berharap, keberhasilan enam pos kamling tersebut dapat menjadi pemicu bagi pos kamling lain di seluruh wilayah Depok untuk kembali mengaktifkan ronda malam dan sistem keamanan lingkungan. “Semoga ini menjadi motivasi bagi pos kamling lainnya untuk terus meningkatkan sistem keamanan, sehingga Depok menjadi kota yang semakin aman bagi seluruh warganya,” tuturnya. Sementara itu, Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras mengatakan siskamling berperan sebagai salah satu langkah dalam menjaga keama-
nan lingkungan di wilayah setempat. “ini salah satu bentuk nyata kehadiran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungannya sendiri,” katanya kepada Radar Bogor. Ia pun mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba siskamling Kota Depok, kata dia penghargaan ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan masing masing. ”Jadikan ini menjadi motivasi wujudkan peduli kamtibmas di lingkungan masing masing,” ujarnya. Kapolres juga memaparkan, keberadaan pos kamling dapat menjadi wadah deteksi dini potensi gangguan kamtibmas. “Warga yang aktif meronda bisa lebih cepat mengenali orang asing, aktivitas mencurigakan, dan potensi konflik. Ini bisa mencegah gangguan keamanan sebelum terjadi,” tambah Abdul. Untuk diketahui, lomba siskamling ini diselenggarakan
Pemkot Depok melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), sebagai bentuk pembinaan sekaligus apresiasi terhadap peran aktif warga. Seluruh kelurahan di Kota Depok turut ambil bagian dalam lomba tersebut. Penilaian dilakukan secara komprehensif, meliputi kelengkapan administrasi, keaktifan ronda malam, kondisi dan sarana prasarana pos kamling, inovasi sistem pengamanan lingkungan, serta tingkat partisipasi dan gotong royong warga. Para pemenang menerima hadiah uang pembinaan dengan total puluhan juta rupiah. Juara I memperoleh Rp7,5 juta, Juara II Rp5,5 juta, dan Juara III Rp4,5 juta. Sementara Harapan I menerima Rp3,5 juta, Harapan II Rp2,5 juta, dan Harapan III Rp1,5 juta. Pemkot Depok berharap kegiatan ini dapat memperkuat kembali budaya gotong royong dan kewaspadaan warga dalam menjaga keamanan lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan.(faj/c)
presiasi keberanian SupianChandra meluncurkan program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG). Menurutnya, RSSG ini menjadi sebuah kebijakan yang sebelumnya belum pernah terbuka dan terstruktur. Dimana, RSSG menjadi jawaban bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada sekolah swasta, namun terkendala biaya pendidikan. ”Sekarang sekolah swasta gratis itu benar-benar hadir. Ini disukai dan dinantikan masyarakat,” tuturnya. Selain itu, upaya pembenahan infrastruktur juga mulai terlihat, terutama yang berkaitan dengan penanggulangan kemacetan. Meski dilakukan
bertahap, Babai menilai langkah-langkah tersebut sudah menunjukkan arah yang jelas. Ia menegaskan, dalam waktu hampir satu tahun, program pemerintahan bertajuk “Depok Maju” yang dijalankan SupianChandra tidak hanya berhenti pada janji, tetapi mulai terasa dampaknya. “Ya, Apa yang dilakukan Wali Kota dan Wakil Wali Kota sudah nyata dirasakan masyarakat. Perubahannya memang bertahap, tapi arahnya jelas,” tuturnya. Adapun selama sepuluh bulan pemerintahan Supian-Chandra, mulai Dirasakan masyarakat. Salah satunya Wahyu Prayoga.
Program UHC Tak Dihentikan ”Iya, katanya dihapus mulai tahun ini. Semoga saja tidak benar, karena sangat membantu sekali program tersebut,” katanya kepada Radar Bogor, Senin (5/1) kemarin. Senada dikatakan oleh Ratih warga Kalimulya lainnya. Ia berharap layanan kesehatan gratis bagi masyarakat Depok tetap ada. Terlebih bagi warga kurang mampu.
”Iya, walaupun dihapus, ada penggantinya. Yang penting bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis buat warga Depok,” pintanya. Dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Depok, Mary Liziawati, mengatakan, program jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu tidak dihentikan dan masih menjadi prioritas Pemkot Depok. Ia menyebut informasi soal penghapusan UHC tidak
benar. “Isu yang beredar mengenai penghapusan program UHC itu tidak benar,” katanya kepada Radar Bogor. Ia mengatakan, Wali Kota Supian Suri bersama Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, tetap berkomitmen menjaga akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. ”Program jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu masih berjalan dan tetap menjadi perhatian
Pak Wali Kota,” tegasnya. Lebih lanjut, ia menegaskan, Pemkot Depok justru terus melakukan evaluasi agar program jaminan kesehatan dapat menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan dan berjalan lebih efektif. Ia juga menghimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan kebijakan publik.(faj/c)
7
OLAHRAGA
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I SELASA, 6 JANUARI 2026 I 17 RAJAB 1447 H
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
BIODATA Nama: Ruben Filipe Marques Amorim Kelahiran : 27 Januari 1985 Tempat lahir : Lisbon Kewarganegaraan : Portugal Usia : 40
KARIR KEPELATIHAN
SULIT DIHENTIKAN: Anthony Edwards tak terhentikan saat membawa Minnesota Timberwolves menang atas tuan rumah Washington Wizards dalam pertandingan di Capital One Arena, Washington DC, Senin (5/1) kemarin.
Capai 1.500 Tripoin Sebelum Usia 25 WASHINGTON–Minnesota Timberwolves menghajar Washington Wizards 141-115, Senin (5/1) kemarin. Ini menjadi kemenangan ketiga Timberwolves dalam lima gim terakhir. Anthony Edwards tak terhentikan dalam pertandingan Capital One Arena, Washington DC itu karena mencapai tripoin 60 persen. Ini menjadi kemenangan ketiga beruntun Timberwolves di Washington untuk pertama kalinya sejak 12 Januari 2002 dan 12 Desember 2003. Timberwolves mengungguli Wizards 2-0 pada musim ini. Timberwolves terlalu tangguh untuk Wizards yang memberikan perlawanan di lima menit pertama. Timberwolves membuka jarak di kuarter kedua. Tim asuhan Chris Finch itu melesat hingga mencapai 37 poin. Timberwolves unggul melalui 55 tembakan dari 98 percobaan yang setara dengan akurasi 56 persen. Mereka mencetak 11 tripoin. Sebanyak 6 diantaranya dicetak oleh Anthony Edwards. Pemain berjuluk Ant-Man itu memimpin Timberwolves dengan 35 poin, 6 rebound, 3 asis, dan 4 steal. Edwards memasukkan 14/21 tembakan yang bermain hanya dalam tiga kuarter saja. Termasuk 6 tripoin dari 10 percobaan. Dengan perolehan tersebut, Edwards sudah mengoleksi 1205 tripoin dalam 410 pertandingan selama enam musim. Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah NBA yang mencapai setidaknya 1200 tripoin sebelum berusia 25 tahun. Edwards baru akan berusia 25 tahun pada 5 Agustus mendatang. Sebelum menginjak usia seperempat abad, Edwards sudah masuk tiga kali All-Star dengan dua kali posisi ketujuh MVP NBA. Performa Edwards juga terus meningkat sejak menjadi runner up Rookie of the Year 2021. Edwards menjalani musim terbaiknya dengan rata-rata 29,4 poin, 5 rebound, 3,7 asis dalam 29 gim. Ia memiliki akurasi tembakan 50,6 persen dengan tripoin 40 persen. Selain Edwards, hari ini Julius Randle juga dengan menyala melalui 22 poin, 9/15 tembakan. Rudy Gobert dobel-dobel 18 poin dan 14 rebound. Jaden McDaniels dan Jaylen Clark masing-masing menyumbang 12 poin. Timberwolves (23-13) mempertahankan posisi di enam besar Wilayah Barat. Timberwolves akan kembali ke Target Center, Minneapolis untuk bertemu dengan Miami Heat (20-16). Wizards (9-25) berada di posisi kedua terbawah Wilayah Timur.(mb)
2018–2019 Casa Pia
STATISTIK BERSAMA MANCHESTER UNITED
2019 Braga B 2019–2020 Braga
2020–2024 Sporting CP
MASA KONTRAK KERJA 11 November 20245 Januari 2026 PERTANDINGAN
63 24 IMBANG 18 KALAH 21 PERSENTASE MENANG
KEMENANGAN 2024–2026 Manchester United
38,10
PRESTASI BERSAMA MANCHESTER UNITED Runner Up Liga Eropa 2024-2025 Manajer Terbaik Premier League Bulan Oktober 2025
Target Tinggi di Piala Asia JAKARTA–Ekspektasi publik yang semakin meninggi setelah keberhasilan memenangi medali emas SEA Games 2025, menjadi suntikan semangat bagi para pemain timnas futsal Indonesia yang akan berlaga di Piala Asia Futsal 2026. “Justru itu harapan kita malah untuk seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Jabodetabek yang dekat-dekat, datang dan ramaikan di Indonesia Arena nanti mulai 27 Januari sampai 7 Februari,” kata pemain timnas futsal, Mochamad Iqbal Iskandar. “Dukung dan saksikan timnas futsal kita berlaga, karena bagi kita, bagi pemain, supporter itu seperti pemain keenam. Jadi seperti ada suntikan semangat sendiri,
ketika supporter datang, apalagi full, apalagi kita tuan rumah, itu merinding gitu. Itu tambahan semangat untuk kita,” lanjutnya. Timnas futsal Indonesia akan berlaga di Piala Asia Futsal 2026, dan akan memulainya dengan menjalani fase grup. Di fase grup, Indonesia tergabung di Grup A bersama Irak, Korea Selatan, dan Kirgistan. Penain asal Kota Bogor ini juga menegaskan bahwa ia dan rekan-rekannya tidak merasa berpuas diri setelah berhasil memenangi medali emas SEA Games 2025 pada Desember. “Justru itu, kita kan Alhamdulillah baru selesai medali emas SEA Games, itu kan baru ASEAN (Asia Tenggara). Nah, ASEAN
itu kan kita belum apa-apa gitu, itu baru ASEAN gitu. Ada tingkat yang lebih tinggi lagi, Asia. Jadi baru dapet medali emas, sepertinya itu tidak membuat teman-teman juga puas sih, masih lapar banget,” kata pemain Bintang Timur Surabaya itu. Mengenai penampilan di Piala Asia Futsal 2026, Iqbal menyebut bahwa saat ini ia dan rekan-rekan setimnya masih akan memikirkan satu demi satu pertandingan. “Mungkin kita selalu diajarkan, selalu fokus step-by-step ya gitu, kita nggak mikir jauh gitu. Pasti harapannya kita ingin maksimal, tapi kita fokus dari matchby-match, dari pertandingan ke pertandingan,” pungkasnya.(net)
MEDALI EMAS : Mochamad Iqbal Iskandar usai mengantarkan Indonesia meraih medali emas SEA Games 2025.
MANCHESTER–Manchester United tidak akan dilatih lagi oleh Ruben Amorim. Amorim resmi dipecat setelah perseteruan dengan manajemen dan performa buruk Setan Merah. The Athletic menyebut Amorim dipecat setelah rapat darurat yang diadakan CEO Omar Berrada dan Direktur Olahraga Jason Wilcox, Senin (5/1) pagi waktu setempat. Berrada dan Wilcox menilai Amorin tidak lagi kapabel untuk memimpin tim sampai akhir musim. Penampilan buruk tim selama setahun terakhir jadi alasan utama mengapa Amorim akhirnya dipecat. Ini dipuncaki dengan komentar pedas Amorim soal wewenangnya sebagai pelatih MU yang terbatas. Dia secara tidak langsung menyerang Wilcox sebagai Direktur Olahraga yang tidak becus mengurus tim. Pasalnya, Amorim tidak mendapat pemain yang diinginkan untuk memainkan taktik 3-4-3 andalannya. Apalagi MU dipastikan tidak akan belanja pemain lagi Januari ini. MU untuk sementara akan ditangani Darren Fletcher, yang saat ini melatih Tim U-18. Manajemen akan menunggu sampai musim panas untuk mencari pengganti Amorim. ”Ruben Amorim tidak lagi jadi pelatih kepala Manchester United,” ujar pernyataan resmi MU. ”Klub ingin berterima kasih atas kontribusi Ruben Amorim untuk klub dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya.” Amorim ditunjuk jadi pengganti Erik ten Hag pada November 2024. Dia cuma punya 38,1 persen rasio kemenangan dari total 63 pertandingan atau setara 24 laga sisanya 18 imbang dan 21 kalah. Dia membawa MU lolos ke final Liga Europa musim lalu sebelum dikalahkan Tottenham Hotspur. Saat ini MU berada di posisi keenam Klasemen Liga Inggris dengan 31 poin dari 20 laga, selisih tiga angka dari Liverpool di posisi keempat. MU akan melawat ke markas Burnley, Kamis (8/1) dini hari WIB.(net)
RADAR BOGOR I SELASA, 6 JANUARI 2026 I 17 RAJAB 1447 H I HALAMAN 8
RADAR BOGOR TV
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Raup Puluhan Juta dari CFD Perputaran Ekonomi Mencapai Rp40 Juta
Pertama kali diselenggarakan pada
MINGGU,
26
2
OKTOBER 2025
Digelar setiap pekan di hari Minggu
1 Berlangsung selama tiga jam Secara umum perputaran ekonomi mencapai
40
(06.0009.00 WIB)
3 7 4
RP JUTA
6
5 Perputaran uangnya mencapai
1
RP
JUTA
setiap UMKM
Awalnya dihelat di Jalan Tegar Beriman saja
Kini turut diselenggarakan di
16
CIBINONG–Kegiatan Car Free Day tidak hanya berdampak baik bagi gaya hidup masyarakat. Kegiatan yang digelar di Jalan Tegar Beriman ini berhasil menciptakan perputaran uang mencapai puluhan juta rupiah. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengungkapkan dalam tiga jam setiap UMKM di Kabupaten Bogor bisa mengantongi cuan hingga Rp1 juta. ”Dari pantauan Dinas Koperasi dan UMKM setidaknya per CFD pendapatan mereka bisa dikisaran Rp30-40 juta tidak lepas dari situ. Ada 40 UMKM berarti sekitaran Rp40 juta,” kata Ajat, Senin (5/1). Besaran ini belum termasuk perputaran ekonomi di lingkungan
Pedagang Kaki Lima (PKL). Pihaknya belum menelisik lebih jauh di area itu. Capaian ini dilihat Ajat sesuai dengan tujuan Pemkab Bogor dalam menggelar CFD. Walaupun tidak menambah pendapatan daerah namun CFD menciptakan ruang perputaran ekonomi bagi masyarakat. Tak hanya di Jalan Tegar Beriman, perputaran ekonomi juga terjadi di 16 Kecamatan yang telah menjalankan CFD. ”Karena CFD ini diselenggarakan juga di 16 Kecamatan. Ternyata yang paling terasa itu kekuatan ekonominya tadinya alam itu istirahat. Ternyata
yang dicari oleh masyarakat juga adalah bagaimana perputaran ekonomi terjadi di CFD,” imbuh dia. Sehingga, kata dia, dengan perputaran ekonomi yang baik untuk masyarakat, pihaknya berencana akan menambah lapak UMKM di sekitar jalan Tegar Beriman. ”Akan kami lihat dulu. Karena kemarin rencananya itu UMKM ada dua titik, satu di Tegar Beriman dan satu titik lagi di KNPI. Kalau semakin ramai kami akan buka ke sana (KNPI),” ungkapnya. Sementara itu dirinya mengklaim Pemkab Bogor tidak mengeluarkan anggaran selama pelaksanaan kegiatan CFD. (abl/c)
KECAMATAN BERBEDA
PADAT: Lapak UMKM dipadati masyarakat dalam kegiatan Car Free Day di Jalan Tegar Beriman.
FOTO: BILLY/RADAR BOGOR
Tukar Guling Aset Kantor Dishub CIBINONG–Pemerintah Kabupaten Bogor Tengah berupaya melakukan tukar guling asset dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Mereka mengajukan agar Kantor UPT Dinas Perhubungan (Dishub) ditukar dengan tanah di wilayah Cibuluh. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan hal itu dilakukan karena pihaknya berencana mengubah Kantor UPT Dishub Jawa Barat yang ada di Kompleks Tegar Beriman menjadi Dinas Koperasi dan UMKM. “Aset kantor itu diajukan ditukar dengan lahan di wilayah Cibuluh dengan luas sekira 7.500 meter,” ujarnya. Ajat mengklaim usulan tukar guling itu tidak akan membuat Pemprov Jawa Barat tidak merugi. Ia justru menilai kebijakan ini akan menguntungkan Pemprov Jabar. Kantor UPT Dishub Jabar akan lebih optimal karena berada dekat dengan jalan nasional. ”Kalau di sini kan tidak enak. Kalau melakukan penertiban jalan tambang tidak mungkin dimasukan ke sini,” ucap Ajat. Luas lahan yang ditukar pun disebutnya jauh lebih besar sehingga tidak akan membuat Pemprov Jabar merugi. ”Masalah rugi dan tidak rugi pada posisi NKRI kita harus mementingkan masyarakatnya. Ini juga kalau dilihat asetnya kan lebih megah bangunannya lebih luas,” jelasnya. Ajat menyebut pihaknya sudah bertemu dengan Gubernur Jawat Barat, Dedi Mulyadi terkait pembahasan soal asset tersebut. Namun begitu, kata dia, pemindahan tersebut masih dalam tahap proses antara Pemkab Bogor dengan Pemprov Jawa Barat. (abl/c)
Kalau di sini kan tidak enak. Kalau melakukan penertiban jalan tambang tidak mungkin dimasukan ke sini,”
Ajat Rochmat Jatnika Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor
Kejari Awasi Ketat Bankeu Desa CIBINONG–Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor perketat pengawasan Bantuan Keuangan (Bankeu) untuk Desa. Pada tahun ini nilai Bankeu bertambah menjadi Rp1,5 Miliar. Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Denny Achmad mengatakan pihaknya sudah melakukan Memorandum Of Understanding (Mou) dengan Pemerintah Daerah (Pemda) mengenai pengawasan tersebut. Ia menyampaikan bahwa, upaya pengawasan terhadap Bankeu Desa itu terdiri dari dua upaya, yakni preventif dan represif. ”Preventifnya kami ada fungsi bidang intelijen ada bidang tata usaha negara. Untuk yang
sifatnya seperti ini kami terus melakukan asistensi terhadap pelaksanaannya,” ujar dia. Lalu, di bidang intelijen Kejari memiliki aplikasi bernama Jagadesa. Nantinya dalam aplikasi tersebut setiap desa wajib melaporkan keuangan yang diterima. ”Termasuk juga dengan buktibukti dukung pelaksanaan kegiatan program-program yang itu sebagaimana kita ketahui setiap program yang di laksanakan oleh Pemda tentunya harus dilakukan musyawarah bersamaBadanPermusyawaratan Desa,” terang dia. Selain itu, pihaknya juga telah membentuk Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) beberapa waktu lalu, yang nantinya
FOTO: BILLY/RADAR BOGOR.
PEMAPARAN: Kepala Kejari Kabupaten Bogor, Denny Achmad saat menyampaikan pemaparan capaian kinerja.
memperhatikan segala keuangan desa. Ia berjanji seluruh upaya ini akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan. Denny menegaskan, segala pendampingan pengawasan desa bukan untuk melindungi
desa ketika melakukan kesalahan, namun tetap akan ditindak tegas sesuai ketentuan undang-undang apabila melakukan kesalahan. ”Perlu diingat, pendampingan yang kami lakukan bukan
melindungi. Ketika itu sudah kami lakukan sesuai ketentuan undang-undang, tapi mereka tidak mengindahkan tetap kami akan tindaklanjuti dengan penegak hukum,” pungkasnya. (abl/c)
Penetapan Kelder Air Cibinong Jadi Cagar Budaya
Punya Sejarah Panjang di Era Awal Kemerdekaan Kelder Air Cibinong akhirnya ditetapkan menjadi Cagar Budaya. Bangunan ini dinilai memiliki nilai historis yang besar dan penting. Kelder Air Cibinong merupakan sumber mata air kehidupan yuang menghubungkan Istana Bogor dan Istana Merdeka. Perannya sangat strategis di masa awal pemerintahan Indonesia. Laporan: BILLY MUHAMMAD JELANG malam pergantian tahun, Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor meresmikan Kelder Air Cibinong sebagai Cagar Budaya. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti yang berlangsung di kawasan Kelder Air Cibinong, Jalan Raya Jakarta– Bogor, Kecamatan Cibinong. Bupati Bogor Rudy Susmanto menu-
RESMI: Penetapan Kelder Air Cibinong resmi jadi cagar budaya ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Rudy Susmanto. FOTO: DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR
turkan Kelder Air Cibinong merupakan bagian penting dari sejarah bangsa, khususnya sebagai sumber mata air kehidupan yang memiliki peran stra te gis sejak masa awal pemerintahan Indonesia. “Kelder Air Cibinong adalah sumber mata air kehidupan yang menghubungkan Istana Bogor dan Istana Merdeka Jakarta. Ini adalah jejak sejarah yang sangat berharga dan harus kita jaga bersama,” ungkap Rudy Susmanto. Ia menegaskan, keberadaan Kelder Air Cibinong memiliki nilai historis yang sangat tinggi. Sejak masa awal pe-
merintahan bangsa Indonesia, para pemimpin dan masyarakat telah menikmati sumber air dari kawasan Ciburial yang dialirkan melalui sistem overloop kelder. Hingga saat ini, mata air tersebut masih dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Bogor, Kota Bogor, hingga wilayah Jakarta. “Dengan ditetapkannya Kelder Air Cibinong sebagai Cagar Budaya, kita ingin memastikan agar kebermanfaatannya terus dirasakan oleh anak cucu kita di masa depan. Tidak hanya memiliki nilai sejarah dan budaya, tetapi juga mendukung keberlangsungan kehidupan
masyarakat serta pergerakan perekonomian,” tegasnya. Dalam kesempatan tersebut, Rudy Susmanto juga menjelaskan bahwa sistem kelder air ini berfungsi sebagai pembagi aliran air dari kaki Gunung Salak. Aliran air ke arah kanan menuju Istana Bogor, sementara ke arah kiri menuju Jakarta dan Istana Negara, melalui Kelder 2 di Cibinong dan Kelder 3 di kawasan Pasar Rebo. “Walaupun Istana Negara berada di Jakarta, air yang pertama kali diminum berasal dari kaki Gunung Salak di Kabupaten Bogor. Karena itu, tempat ini kita tetapkan sebagai cagar budaya agar sumber air tetap terjaga, tidak dialihfungsikan, dan terus membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya. Rudy Susmanto menambahkan, banyak pemimpin besar bangsa, bahkan tokoh dunia, telah menikmati air dari Ciburial yang bersumber dari Kabupaten Bogor. Penetapan Kelder Air Cibinong sebagai cagar budaya menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjaga warisan sejarah, kelestarian lingkungan, serta keberlanjutan sumber daya air untuk Indonesia. (abl/c)
BOGOR RAYA
9
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I SELASA, 6 JANUARI 2026 I 17 RAJAB 1447 H
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Ngaku Polisi, Peras Warga CIBINONG –Sejumlah oknum wartawan ditangkap polisi usai mengaku sebagai Aparat Penegak Hukum (APH) dengan memeras warga di wilayah Cigudeg, Kabupaten Bogor. Kapolsek Cigudeg, Akp Budi Sehabudin mengatakan peristiwa bermula saat enam orang datang menggunakan mobil jenis Avanza Velos mengaku sebagai anggota dari Polres Bogor dan Polda Jabar. Mereka kemudian mengambil gambar di tempat usaha korban dengan tujuan untuk mengancam. Selanjutnya, para oknum wartawan tersebut meminta uang damai hingga ratusan juta ke pemilik usaha agar tidak dibawa ke kantor polisi. Namun, setelah negoisasi terjadi kesepakatan untuk mem-
berikan uang puluhan juta sebagai uang damai. ”Mereka meminta uang damai sebesar Rp100 juta agar korban tidak dibawa ke kantor. Terjadi negosiasi hingga sepakat di angka Rp35 juta,” jelas dia. Warga sekitar yang mengetahui tindakan tersebut kemudian melakukan pengepungan. Para oknum itu pun kemudian diamankan dan dibawa ke Mako Polsek Cigudeg Budi menegaskan, tidak ada keterlibatan anggota kepolisian terkait aksi pemerasan terhadap warga Cigudeg tersebut. ”Tidak ada keterlibatan anggota Polres Bogor, mereka adalah oknum wartawan yang mengaku sebagai anggota Polres dan Polda,” pungkasnya. (abl/c)
FOTO: UPT INFRASTRUKTUR JALAN DAN JEMBATAN WILAYAH V LEUWILIANG
PERIKSA: Petugas UPT UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah V Leuwiliang saat meriksa hasil pekerjaan rekonstruksi jalan di Rumpin, Senin (5/1).
FOTO : DAMKAR KABUPATEN BOGOR
EVAKUASI: Petugas Damkar Kabupaten Bogor saat membantu evakuasi motor jatuh ke jurang di Bojonggede.
Pengemudi Ojol Jatuh ke Jurang BOJONGGEDE – Seorang pengemudi Ojek Online (Ojol) berseta penumpangnya jatuh ke jurang pada Senin (5/1). Insiden itu terjadi di RT 01/07 Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor,
Yudi Santosa menuurkan bahwa peristiwa itu bermula saat pemotor ojol melaju dari arah kanan hendak menyalip kendaraan yang ada di depannya. Saat korban hendak menyalip, bersamaan terdapat pula kendaraan lain yang ikut menyalip namun tidak memberi lampu sen.
”Kemudian motor tersebut tersenggol kendaraan viar hingga jatuh ke jurang pinggir kali,” tutur Yudi. Akibat kejadian itu, pemotor dan penumpang alami luka ringan. “Korban tersebut mengalami luka ringan dan memar pada bagian kaki,” jelas dia. Yudi menyebut, saat keja-
dian itu petugas tidak sengaja melihat di lokasi kejadian dan langsung membantu evakuasi. ”Tidak sengaja salah satu tim rescue melihat kejadian tersebut dan langsung menghubungi anggota untuk melakukan Evakuasi. Evakuasi selama 50 menit,” pungkasnya. (abl/c)
Longsor Timpa Rumah Mantan Kades CIAWI–Tembok Penahan Tanah (TPT) di sebuah vila ambruk hingga menimpa rumah warga di Jalan Veteran III, Desa Cibedug, Ciawi. Akibatnya, rumah milik mantan kepala desa itu mengalami kerusakan cukup parah. Peristiwa itu terjadi pada Senin, (5/1). ”Telah terjadi longsor di Villa PT ETI di Desa Cibedug sekira pukul 04.15 WIB dini hari,” ujar Plt. Camat Ciawi, Denny Kuswara. Menurutnya, peristiwa itu diduga disebabkan curah hujan dengan intensitas yang cukup tinggi sehingga mengakibatkan TPT villa tersebut ambruk hingga longsor. Material longsor tersebut kemudian menimpa rumah seorang warga yang juga mantan Kepala Desa Cibedug
atas nama Deni. ”Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian yang dialami pemilik rumah kurang lebih Rp 100 juta, ditambah 3 unit motor yang tertimbun,” ungkapnya. Usai kejadian, aparat desa serta kecamatan setempat segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Denny menyatakan telah mengevakuasi keluarga korban dari lokasi longsor ke tempat yang aman. Dibantu instansi terkait, pihaknya melakukan pengamanan dengan menutup lokasi kejadian. ”Kemudian bersama warga setempat, telah dilakukan juga pembersihan puing-puing longsor untuk menghindari longsor susulan,” tegasnya.
FOTO: KECAMATAN CIAWI
LONGSOR: Tembok Penahan Tanah (TPT) di sebuah vila ambruk hingga menimpa rumah warga di Jalan Veteran III, Desa Cibedug, Ciawi, Senin, (5/1).
Di musim penghujan saat ini, pihaknya mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana seperti banjir dan longsor, serta angin kencang.
”Utamakan keselamatan dan kehatihatian, bilamana terjadi hal yang tidak diinginkan, segera melapor ke petugas terdekat,” imbau Plt. Camat Ciawi itu.(cok/c)
IKA HMR Apresiasi Pembangunan di Bogor Barat
Jalan Kian Bagus, Akses Semakin Lancar Ikatan Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Rumpin (IKA HMR) mengapresiasi kinerja Pemerintah kabupaten Bogor dalam membangun wilayah Bogor Barat. Pembangunan yang masif berjalan menjadi salah satu alasan. Jalan yang kian bagu dan akses yang semakin lancar jadi sorotan. Laporan: SEPTI NULAWAM PEMERINTAH Kabupaten Bogor dinilai masif dalam membangun infrastruktur di wilayah barat pada 2025 lalu. Berbagai pembangunan, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan dan sehingga dirasakan langsung oleh masyarakat. Hal itu disampaikan Ketua Ikatan
FOTO: KIRIMAN WARGA
ILUSTRASI: jembatan Ciparigi di Desa Malasari, Nanggung usai dibangun Pemerintah Kabupaten Bogor.
Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Rumpin (IKA HMR), Ibnu Sakti Mubarok seraya mengapresiasi Pemkab Bogor. ”Kami melihat langsung bagaimana pembangunan infrastruktur di wilayah barat Kabupaten Bogor berjalan dengan sangat baik. Banyak jalan yang kini lebih bagus, akses semakin lancar, dan mobilitas warga menjadi jauh lebih
mudah,” ujarnya, Senin (5/1). Infrastruktur seperti jalan, akses penghubung antar wilayah, serta fasilitas publik, kata Sakti, terlihat jauh lebih baik di wilayah barat. Menurutnya, pembangunan infrastruktur memiliki peranan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Jalan yang bagus, dapat memperlan-
car aktivitas perdagangan, mempercepat distribusi barang dan hasil usaha masyarakat, serta membuka peluang ekonomi baru bagi warga di berbagai kecamatan wilayah barat. ”Warga lebih mudah beraktivitas, pelaku usaha terbantu, dan roda perekonomian masyarakat bergerak lebih cepat. Ini menunjukkan bahwa pembangunan yang dilakukan Pemkab Bogor benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” lanjutnya. Sakti juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto yang berkomitmen dalam mendorong pemerataan pembangunan. Tidak hanya Cibinong Raya, namun juga wilayah barat dan lainnya. Perhatian ini, sambungnya, merupakan langkah strategis untuk menciptakan pembangunan yang lebih berimbang di seluruh daerah. ”Kami berharap pembangunan yang telah berjalan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat,” pungkas Sakti.(cok/c)
Pembangunan Jalan Janala-Lebak Wangi Molor RUMPIN – Rekontruksi Jalan Janala-Lebak Wangi di Kecamatan Rumpin molor. Proyek ini masih terus dikebut pihak penyedia jasa hingga saat ini. Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah V Leuwiliang, Aldino Putra Perdana mengatakan molornya proyek rekonstruksi Jalan Janala - Lebak Wangi karena alasan volume pekerjaan yang cukup panjang yakni 5,4 Kilometer. “Ruas Jalan Janala - Lebak Wangi yang masih berjalan, dan hari ini masih proses, dan dikejar secepat-cepatnya oleh penyedia jasa,” ungkapnya, Senin (5/1). Sementara itu tiga proyek rekontruksi jalan lain di Rumpin dinyatakannya sudah rampung. Kini ketiga proyek itu tengah memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima sementara
dari penyedia jasa ke Dinas PUPR Kabupaten Bogor. Hal itu dilakukan agar sesuai dengan standar mutu yang tertera dalam kontrak kerja pelaksanaan pembangunan. Jalan tersebut di antaranya Jalan Cicangkal - Maloko, Jalan Kampung Sawah - Janala, dan Jalan Cikuda Tamansari. “Jika di tiga titik itu ditemukan kekurangan, nanti harus dikembalikan ke penyedia jasa sebelum dilakukan pembayaran 100 persen,” tegas Aldino. Selain itu, sambungnya, penyedia jasa juga memiliki tanggung jawab selama 190 hari untuk melakukan perawatan jalan. “Setelah berita acara sudah diperoleh, nanti akan berlanjut proses pemeliharaan dengan tanggungjawab penuh penyedia jasa dan diawasi oleh pengawas,” tandasnya. (cok/c)
METROPOLIS
10
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I SELASA, 6 JANUARI 2026 I 17 RAJAB 1447 H
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
DPRD Tetapkan AKD Baru
FOTO: SOFYANSYAH RADAR BOGOR
ANTRE: Puluhan warga antre di depan sebuah warung pengecer gas elpiji 3 kg yang berada di Jalan Cifor, Kelurakan Bubulak, Kota Bogor, Minggu (4/2).
Distribusi LPG 3 Kg bakal Dibatasi BOGOR–Distribusi LPG 3 kilogram atau gas melon ke depan bakal dibatasi. Kebijakan tersebut membuat LPG subsidi tidak lagi dapat dibeli secara bebas oleh masyarakat umum. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdaga ngan dan Perindustrian (KUM KMDagin) Kota Bogor, Rahmat Hidayat, mengatakan bahwa wacana pembatasan distribusi LPG 3 Kg merupakan kewenangan pemerintah pusat. “Itu kebijakan dari pemerintah
pusat. Kami di daerah hanya mengikuti aturan yang ditetapkan,” ujar Rahmat kepada Radar Bogor. Hingga saat ini, Pemkot Bogor belum menerima surat edaran resmi terkait kebijakan tersebut. Informasi mengenai pembatasan LPG 3 Kg baru diketahui melalui pemberitaan di media massa. “Saya sudah berkoordinasi dengan Hiswana Migas, mereka juga belum menerima edarannya. Jadi kami masih menunggu edaran resmi,”
jelasnya. Rahmat menegaskan, setiap perubahan kebijakan harus disertai dengan aturan turunan, seperti Peraturan Presiden (Perpres) atau regulasi lainnya. Namun hingga kini, regulasi tersebut belum diterbitkan. “Sampai sekarang Perpres-nya belum ada. Kami tidak ingin gegabah, jadi memilih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat,” katanya. Ia memastikan, apabila aturan resmi sudah diterima, pihaknya akan segera melakukan
sosialisasi kepada masyarakat agar kebijakan pembatasan LPG 3 Kg tidak diterapkan secara mendadak. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembatasan distribusi LPG 3 Kg bertujuan agar penyaluran gas subsidi tepat sasaran. Nantinya, pendistribusian akan diintegrasikan dengan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga masyarakat berpenghasilan tinggi tidak lagi diperkenankan membeli LPG 3 Kg.(bay/c)
BOGOR–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor resmi membuka Masa Sidang Kedua Tahun Sidang 2026 melalui Rapat Paripurna yang digelar pada Senin (5/1). Dalam rapat tersebut, DPRD sekaligus menetapkan pimpinan komisi serta alat kelengkapan dewan (AKD) untuk tahun 2026. Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, dan dihadiri Wakil Wali Kota Bogor, Sekretaris Daerah Kota Bogor, pimpinan dan anggota DPRD, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bogor. Penetapan AKD dituangkan dalam Keputusan DPRD Kota Bogor Nomor 200-1 Tahun 2026 tentang Penetapan Komposisi Alat Kelengkapan DPRD Kota Bogor. Keputusan tersebut dibacakan Kepala Bagian Persidangan DPRD Kota Bogor, Okto Muhamad Ikhsan. Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, mengatakan pembentukan dan penetapan AKD merupakan
langkah awal untuk memastikan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD dapat berjalan optimal sepanjang tahun 2026. “AKD ini menjadi instrumen kerja DPRD. Dengan struktur yang sudah ditetapkan, seluruh agenda dewan diharapkan dapat berjalan lebih terukur dan efektif,” katanya. Dalam susunan yang ditetapkan, Komisi I Bidang Pemerintahan dan Hukum dipimpin oleh Sugeng Teguh Santoso sebagai ketua, dengan Said Muhamad Mohan sebagai wakil ketua dan Edi Kholki Zaelani sebagai sekretaris. Komisi II Bidang Perekonomian dan Keuangan diketuai Achmad Rifki Alaydrus, didampingi Atty Somaddikarya sebagai wakil ketua dan Mochamad Benninu Argobie sebagai sekretaris. Sementara itu, Komisi III Bidang Pembangunan dan Lingkungan dipimpin Ahmad Aswandi sebagai ketua, Abdul Rosyid sebagai wakil ketua, serta Pepen Firdaus sebagai sekretaris. Adapun Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat
diketuai Fajar Muhammad Nur, dengan Asep Nadzarullah sebagai wakil ketua dan Subhan sebagai sekretaris. Selain komisi, DPRD juga menetapkan susunan badanbadan dewan. Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) diketuai Eka Wardhana, Badan Anggaran dipimpin langsung Ketua DPRD Adityawarman Adil, sedangkan Badan Kehormatan diketuai Safrudin. Untuk Badan Musyawarah DPRD Kota Bogor Tahun 2026, Adityawarman Adil kembali ditetapkan sebagai ketua dengan sejumlah wakil ketua dari unsur pimpinan DPRD. Adityawarman menegaskan, dengan komposisi AKD yang telah terbentuk, DPRD Kota Bogor diharapkan mampu menjaga etika kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Bogor dalam mengawal kebijakan dan pembangunan daerah. “Ke depan, DPRD harus memastikan seluruh kebijakan yang dibahas benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujarnya. (uma/c)
SIDANG PARIPURNA: Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, membuka masa sidang kedua tahun Sidang 2026.
FOTO: HUMAS DPRD KOTA BOGOR
Akses Timur Stasiun Bogor Tetap Dibuka Sambungan dari Hal 12
Kepala Stasiun Bogor, Mardiono, mengatakan Pintu Timur Stasiun Bogor tetap melayani aktivitas penumpang, baik untuk masuk (gate in) maupun keluar (gate out). “Iya, Pintu Timur tidak ditutup. Penumpang masih bisa melakukan gate in dan gate out seperti biasa,” ujar Mardiono saat dihubungi Radar Bogor, Senin (5/1). Pintu Timur Stasiun Bogor berada di Jalan Nyi Raja Permas
dan berhadapan langsung dengan kawasan Alun-alun Kota Bogor. Meski demikian, Mardiono menjelaskan pihaknya telah menyiapkan skema pengaturan arus penumpang apabila Pemerintah Kota Bogor sewaktu-waktu menutup akses dari stasiun menuju Alun-alun. Dalam skema tersebut, penumpang yang keluar melalui gate Timur akan diarahkan ke dua jalur berbeda, yakni menuju Masjid Agung Kota Bogor dan ke arah Jalan
Kapten Muslihat. “Kami mengarahkan penumpang yang keluar dari gate Timur ke arah Masjid Agung atau Jalan Kapten Muslihat,” jelasnya. Pengaturan ini dilakukan untuk mengurai kepadatan pengunjung yang langsung menuju kawasan Alun-alun Kota Bogor, terutama saat akhir pekan dan hari libur. Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, menyebut
Tangkap Momen Lewat Lensa Sambungan dari Hal 12
Dalam perjalanannya menekuni fotografi, Rere sampai rela menyewa DSLR. Saat itu dirinya belum memikiki uang yang cukup untuk membeli kamera sendiri. Setelah punya rezeki lebih, ia pun langsung mem beli
kamera digital. Barang tersebut tak pernah absen dibawa saat berpergian. Seolah menjadi barang utama di dalam tasnya. “Dulu sempat sewa DSLR, pernah juga pakai camdig. Sekarang lebih sering pakai HP saja,” ujarnya. Adapun objek yang kerap
dibidiknya adalah nuansa alam dan human interest. Menurutnya, dua tema itu paling mampu merekam cerita dan emosi di balik sebuah gambar. “Biasanya motret alam atau human interest, karena di situ banyak momen yang bisa diceritakan,” pungkasnya (bay/b)
Puncak Bhakti Lintas Agama Digelar Pekan Depan Sambungan dari Hal 12
Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dirancang sebagai aksi nyata melalui berbagai program sosial, kemanusiaan, dan kebangsaan. Ketua Panitia Bhakti Lintas Agama 2026, Dede Supriatna, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam merawat kebhinekaan dan memperkuat persatuan bangsa. “Bhakti Lintas Agama bukan sekadar agenda seremonial. Ini adalah simbol bahwa perbedaan bukan penghalang untuk saling menolong dan bekerja bersama. Persatuan dan kepedulian adalah nilai universal yang harus terus dirawat,” ujarnya. Secara keseluruhan, Bhakti Lintas Agama 2026 melaksanakan sedikitnya 10 kegiatan lintas agama dan kemanusiaan. Salah satunya adalah Apel Solidaritas Lintas Agama yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor dan organisasi masyarakat lintas generasi dalam wadah Bogor Peduli. Kegiatan ini difokuskan untuk
penggalangan bantuan bagi korban bencana alam di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Nanggroe Aceh Darussalam, yang telah dilaksanakan sejak 8 Desember 2025 hingga saat ini. Selain itu, akan digelar doa bersama lintas agama yang melibatkan enam tokoh agama. Doa tersebut akan dipanjatkan sesuai dengan tata cara masingmasing agama, dengan tujuan memohon kedamaian, keselamatan, persatuan bangsa, serta keharmonisan antarumat ber agama di Indonesia. Kegiatan doa bersama ini akan dilaksa nakan pada puncak acara, 12 Januari 2026, di MAN 1 Kota Bogor. Pada kesempatan yang sama, panitia juga menghadirkan ceramah kebangsaan yang akan disampaikan oleh ulama kharismatik, Muhammad Luthfi Ali Yahya atau Habib Luthfi. Ceramah tersebut akan mengangkat tema kebhinekaan, persatuan nasional, pentingnya nilai-nilai Pancasila, semangat toleransi, serta kontribusi seluruh agama dalam membangun bangsa. Pada puncak acara nanti, panitia juga menyiapkan
berbagai kegiatan sosial untuk masyarakat umum, antara lain bakti sosial lintas agama berupa donor darah untuk 100 orang, pemeriksaan kesehatan gratis bagi 300 orang, pentas budaya dari enam agama, serta bazar UMKM. Rangkaian Bhakti Lintas Agama 2026 sebelumnya juga diisi dengan kegiatan bersih-bersih rumah ibadah di enam lokasi berbeda. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kelenteng Khonghucu pada 20 Desember 2025, Pura Giri Kusuma pada 21 Desember 2025, GKI pada 22 Desember 2025, Gereja Katedral pada 23 Desember 2025, Masjid Agung Kota Bogor pada 24 Desember 2025, dan ditutup di Vihara Dhanagun pada 29 Desember 2025. Panitia berharap, melalui Bhakti Lintas Agama 2026, semangat saling menghormati, gotong royong, dan empati sosial dapat terus tumbuh, khususnya di kalangan generasi muda. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat persatuan bangsa serta menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Kota Bogor. (uma/c)
jumlah pengunjung Alun-alun Kota Bogor saat hari libur bisa mencapai hampir 2.000 orang per hari. “Supaya lebih rapi dan tertata,” ujarnya saat
dikonfirmasi, Minggu (4/1). Chusnul juga mengimbau pengunjung untuk menjaga kebersihan dan ketertiban selama berada di kawasan Alun-alun. Ia menegaskan agar
pedagang asongan dan pedagang kaki lima (PKL) tidak berjualan di dalam area Alunalun karena dapat mengganggu estetika dan kenyamanan. “Alun-alun ini dibangun dan
direvitalisasi menggunakan uang masyarakat. Mari bersama-sama menjaga dan merawat ruang publik agar tetap asri dan nyaman,” pungkasnya. (bay/c)
Pasar dan Plaza Bogor Dibongkar Akhir Januari Sambungan dari Hal 12
“Permohonan baru masuk Rabu sore. Progresnya sudah tahap ekspose, tetapi masih ada tahapan lain, jadi prosesnya masih berjalan,” ujar Esti. Tahap selanjutnya adalah pemeriksaan kondisi bangunan, yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (5/1). Esti memastikan semua proses izin akan selesai
dalam waktu dekat untuk mendukung revitalisasi Pasar Bogor. “Semoga bisa cepat, sekitar dua pekan atau 14 hari kerja,” tambahnya. Sementara itu, Direktur Operasional PPJ, Abdul Haris Maraden, menegaskan pembongkaran baru dapat dilakukan setelah surat izin resmi diterbitkan. “Yang jelas, kalau izinnya sudah keluar langsung
dibongkar,” kata Haris. Haris menegaskan pemenang lelang harus mulai membongkar bangunan paling lambat akhir Januari agar seluruh proses berjalan cepat. “Saya sudah mewanti-wanti agar pembongkaran dilakukan paling lambat akhir bulan ini,” ujarnya. Pembongkaran Pasar Bogor akan dilakukan bersamaan dengan eks Gedung Plaza
Bogor, karena masuk dalam satu paket lelang. Proses ini diperkirakan berlangsung lima sampai enam bulan. “Lelang bongkarnya satu paket. Pembongkaran diperkirakan lima sampai enam bulan,” pungkasnya. Revitalisasi ini diharapkan menjadikan Pasar Bogor dan Plaza Bogor lebih modern dan nyaman bagi masyarakat.(bay/c)
462 Barang Tertinggal Selama Nataru Sambungan dari Hal 12
Dari total barang temuan tersebut, jenis barang yang paling banyak dilaporkan hilang adalah handphone sebanyak 28 unit. Selanjutnya, kamera sebanyak 24 unit dan laptop sebanyak 24 unit turut mendominasi daftar barang tertinggal. KAI Daop 1 Jakarta juga mencatat kinerja penanganan layanan Lost and Found yang terus dioptimalkan. Hingga
akhir periode Nataru, 52,2 persen barang temuan telah berhasil diambil kembali oleh pemiliknya, sementara 47,8 persen barang lainnya masih tersimpan dan menunggu proses pengambilan sesuai prosedur yang berlaku. Pada periode yang sama, antusiasme masyarakat menggunakan layanan kereta api juga tercermin dari penjualan tiket. Jumlah tiket yang terjual mencapai 811.038 tiket untuk
perjalanan selama Angkutan Nataru 2025/2026 di wilayah Daop 1 Jakarta. KAI Daop 1 Jakarta mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu menjaga dan memeriksa kembali barang bawaan sebelum turun dari kereta maupun meninggalkan area stasiun. Manager Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, apabila pelang gan merasa kehilangan barang, dapat segera
melapor kepada petugas stasiun atau melalui Contact Center KAI 121 untuk mendapatkan bantuan dan tindak lanjut layanan Lost and Found. “KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk dalam penanganan barang tertinggal, untuk memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan,” jelas Franoto.(fat)
Galang Dana Korban Bencana Sumatera Terkumpul Rp10,5 Juta Sambungan dari Hal 12
PENGGALANGAN dana dilakukan oleh kolaborasi komunitas musisi jalanan, Bogor Barberhood, bersama Pemerintah Kota Bogor. Warga dapat menikmati hiburan musik sekaligus memanfaatkan layanan cukur rambut dengan sistem pembayaran seikhlasnya. Dari kegiatan yang berlangsung sekitar tiga jam tersebut, donasi yang berhasil dihimpun mencapai kurang lebih Rp3 juta. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan dana tersebut akan digabungkan dengan hasil penggalangan dana sebelumnya yang digelar
di Taman Ekspresi Sempur. Secara keseluruhan, donasi yang terkumpul dari dua lokasi mencapai Rp10,5 juta. “Sebelumnya di Taman Ekspresi Sempur terkumpul sekitar Rp8,5 juta. Hari ini bertambah kurang lebih Rp3 juta, sehingga totalnya Rp10,5 juta. Dana ini akan kami salurkan untuk warga terdampak bencana di Aceh dan wilayah Sumatera lainnya,” ujar Jenal di sela kegiatan. Ia menilai aksi sosial ini menjadi bukti kepedulian komunitas kreatif terhadap isu kemanusiaan. Kolaborasi seni musik jalanan dan komunitas barber dinilai efektif menggerakkan partisipasi
masyarakat di ruang publik. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kota Bogor dan disaksikan warga yang melintas di kawasan Alun-Alun. Meski sempat diguyur hujan, aksi sosial tetap berlangsung dan mendapat respons positif dari masyarakat. Perwakilan Bogor Barberhood, Ibai, menyebut antusiasme warga cukup tinggi, terutama terhadap konsep cukur rambut seikhlasnya yang dipadukan dengan hiburan musik jalanan. “Walaupun hujan, alhamdulillah antusias masyarakat tetap tinggi. Seluruh hasil donasi akan disalurkan untuk bantuan
kemanusiaan,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Firdaus, mengatakan kegiatan ini melibatkan sejumlah musisi jalanan yang biasa tampil di ruang-ruang publik Kota Bogor. Menurutnya, aksi sosial tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana penggalangan dana, tetapi juga menunjukkan peran ruang publik sebagai tempat bertemunya ekspresi seni dan kepedulian sosial. “Masyarakat kami ajak untuk berpartisipasi dan menyisihkan sebagian rezekinya bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” pungkasnya. (uma/c)
11
RADAR BOGOR I SELASA, 6 JANUARI 2026 I 17 RAJAB 1447 H
Meski mengenakan pakaian bebas, anak-anak SDN Kampung Durian semangat masuk kelas.
RADAR BOGOR TV
Anak-anak SDN Kampung Durian bersalaman dengan guru mereka ketika memasuki ruang kelas yang sudah sebulan mereka tinggalkan.
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Tampak deretan sepatu paco atau boot yang dikenakan anak-anak ke sekolah, karena lumpur masih memenuhi jalanan.
SEKOLAH PERDANA SETELAH BENCANA HARI pertama masuk sekolah di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang dimulai pada 5 Januari 2026. kendati fasilitas belajar mengajar porak porand, anak anak Sekolah Dasar tersebut berlomba memasuki ruang kelas, meski tanpa bangku. Antusias siswa terlihat di ruang kelas beralaskan terpal tersebut.
Datang menggunakan sepati paco (sebutan sepatu boot bagi warga sekitar,red), keinduan bermain dari rekan sekelas nampak terlihat jelas dari wajah mereka. Sebelum masuk, mereka bermain di halaman bahkan di belakang kelas, meski harus bergumul dengan lumpur. Menatap tiap sudut bangunan sekolah hingga mengenang prestasi perlombaan sekolah dengan membersihkan piala yang
tak tertata di meja belakang sekolah. Siswi kelas VI, Aqila Nasita, mengaku senang bisa kembali ke sekolah meski kondisinya belum pulih. Setelah lebih dari sebulan di rumah, hari pertama sekolah menjadi momen yang tunggu. “Senang, bahagia bisa ketemu teman-teman dan guru lagi setelah satu bulan lebih,” ucap Aqila polos.(*)
(FOTO DAN NASKAH: HENDI/RADAR BOGOR)
Anak-anak memperlihatkan piala-piala sekolah yang sempat kebanjiran.
Orangtua siswa yang menunggu anaknya bersekolah berdiri di bawah atap dan plafon kelas yang rusak.
Salah satu anak semangat mengenakan sepatu paco atau boot untuk berangkat ke sekolah.
KOMUNITAS PEDULI SESAMA: Tampak bantuan dari penggalangan donasi bertajuk ”Al- Muslimun Peduli Derita Sumatera” pada 22-27 Desember 2025 lalu, diserahkan langsung pada warga di tiga titik bencana.
AL MUSLIMUN PEDULI SUMATERA
Bantuan Langsung Disalurkan ke Lokasi Bencana DKM Al Muslimun rampung melaksanakan penggalangan dana bertajuk ”Al- Muslimun Peduli Derita Sumatera” pada 22-27 Desember 2025 lalu. Hasilnya, dana Rp55 juta disalurkan langsung ke lokasi bencana di tiga provinsi yang terdampak. Selain dana, donasi juga mengumpulkan alat salat seperti sajadah, mukena, dan mushaf Alquran. Donasi dikumpulkan dari jemaah
maupun para donatur. ”Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka yang sedang menghadapi kesulitan akibat musibah yang terjadi,” ungkap Ketua DKM Al Muslimun, Alex Zulkarnaen. Donasi itu juga merupakan partisipasi Majlis Taklim UMMI, Rumah Tahfidz Sabilul Qur’an, Majelis Taklim As Shofa, Majlis Taklim Husnul Khotimah, Rumah
Sehat Al Muslimun (BEP) dan Dompet Anak Bangsa. Alex mengakui, partisipasi aktif dari berbagai elemen ini menjadi bukti kepedulian dan solidaritas umat terhadap sesama. Secara rinci, pendistribusian meliputi Rp20 juta di Aceh Tamiang, Rp17,5 juta di Pandan, Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Rp17,5 juta di Pauh, Sumatera Barat.(*/ mam)
GALANG DANA: Para Relawan Peduli Bogor Barat dan pengurus Yayasan PADI foto bersama di depan truk berisi bantuan yang dikirim kepada posko-posko untuk korban terdampak banjir bandang Pulau Sumatera.
KOMUNITAS RELAWAN PEDULI BOGOR BARAT
Kirim Belasan Truk Berisi Bantuan AKSI kemanusiaan juga dilakukan Yayasan Padi dan Relawan Peduli Bogor Barat. Mereka mengirimkan belasan truk berisi bantuan untuk para korban bencana di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Bantuan itu pun dikirim secara bertahap dengan harapan bisa membantu para korban. ”Kami
sudah mengirim bantuan pada gelombang pertama sebanyak enam truk, dan untuk gelombang kedua ini kami mengirim lima truk bantuan,” ungkap, Tono Anton, Koordinator Relawan Peduli Bogor Barat, Minggu (4/1). Bantuan itu dikirim melalui jalur darat ke posko-posko bencana di
Provinsi Aceh, Jambi, dan Sumatera Utara, untuk selanjutnya disalurkan ke lokasi-lokasi para korban. Sementara jenis bantuan yang dikirimkan Yayasan PADI dan komunitas Relawan Peduli Bogor Barat, di antaranya makanan, minuman, pakaian baru, peralatan dapur serta alat-alat mesin.(cok/b)
METROPOLIS
12
RADAR BOGOR I SELASA, 6 JANUARI 2026 I 17 RAJAB 1447 H
RADAR BOGOR TV
RADAR_BOGOR
07.00
12.00
18.00
BERAWAN
HUJAN RINGAN
HUJAN RINGAN
RADAR BOGOR
Akses Timur Stasiun Bogor
Tetap Dibuka PINTU TIMUR
STASIUN BOGOR Pintu Timur tidak ditutup. Penumpang masih bisa masuk dan keluar.” Mardiono Kepala Stasiun Bogor
TAK DITUTUP
Usulan penutupan Pintu Timur Stasiun Bogor mendapat respons dari manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI). Pihak stasiun menegaskan bahwa akses tersebut tidak akan ditutup dan tetap beroperasi seperti biasa.
ISU BEREDAR
LOKASI PINTU TIMUR Jalan Nyi Raja Permas Berhadapan langsung dengan Alunalun Kota Bogor
AKSES...Baca Hal 10
Muncul usulan penutupan Pintu Timur Stasiun Bogor
RESPONS RESMI MANAJEMEN STASIUN
Dikaitkan dengan penataan Alun-alun Kota Bogor
SKEMA PENGATURAN PENUMPANG
(JIKA AKSES ALUN-ALUN DITUTUP) Penumpang keluar dari Gate Timur akan diarahkan ke:
Pintu Timur Tetap Dibuka
KONDISI ALUN-ALUN KOTA BOGOR
Melayani gate in & gate out Operasional normal seperti biasa
Pengunjung saat hari libur: hingga
±2.000 orang/hari
Masjid Agung Kota Bogor
Jalan Kapten Muslihat
FOTO: HUMAS PT KAI DAOP 1 JAKARTA
SERAH TERIMA: Pengembalian barang yang tertinggal di kereta oleh PT KAI.
462 Barang Tertinggal Selama Nataru BOGOR-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat sebanyak 462 barang temuan yang tertinggal di dalam rangkaian kereta maupun di area stasiun selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. 462 BARANG...Baca Hal 10
(FOTO : HENDI NOVIAN/RADAR BOGOR)
Pasar dan Plaza Bogor Dibongkar Akhir Januari
Tangkap Momen Lewat Lensa FOTOGRAFI menjadi hobi yang ditekuni Rere sejak duduk di bangku SMP. Ketertarikannya pada dunia visual berangkat dari keinginannya untuk tidak kehilangan momen berharga. “Saya tipe orang yang tidak mau kehilangan momen. Jadi apa pun kalau bisa diabadikan, ya diabadikan,” kata Konselor Lembaga Pengembangan diri Angel’s Counseling and Consultation itu. TANGKAP...Baca Hal 10
BOGOR-Proses perizinan pembongkaran Pasar Bogor terus berjalan. Saat ini, berkas izin bongkar telah memasuki tahapan ekspose di Dinas PUPR Kota Bogor. Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, mengatakan pemenang lelang pembongkaran menyerahkan permohonan izin pada Rabu (31/12). PASAR...Baca Hal 10
SEGERA DIBONGKAR: Warga saat melintas Gedung Plaza di Jalan Suryakencana yang akan disulap lebih modern.
Puncak Bhakti Lintas Agama Digelar Pekan Depan
SOSIAL: Konser amal pertama musisi jalanan yang dipadukan dengan layanan cukur rambut bayar seikhlasnya.
FOTO: HUMAS PEMKOT BOGOR FOR RADAR BOGOR
Aksi Sosial Konser Musik Akustik Jalanan
BOGOR-Puncak Bhakti Lintas Agama Kota Bogor 2026 bakal digelar pada 12 Januari 2026 mendatang di MAN 1 Kota Bogor. Kegiatan puncak ini menjadi rangkaian utama Bhakti Lintas Agama 2026 yang melibatkan berbagai unsur lintas agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta relawan. Bhakti Lintas Agama 2026 digagas sebagai ruang kolaborasi antarumat beragama untuk memperkuat nilai toleransi, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Bogor. PUNCAK...Baca Hal 10
Galang Dana Korban Bencana Sumatera Terkumpul Rp10,5 Juta RERE
Aksi sosial bertajuk penggalangan dana bagi korban bencana alam di Pulau Sumatera digelar di Alun-Alun Kota Bogor, Sabtu (3/1). Kegiatan yang dikemas melalui konser musik akustik jalanan dan layanan cukur rambut ini berhasil menarik perhatian masyarakat yang tengah beraktivitas di ruang publik tersebut. Laporan: FIKRI RAHMAT UTAMA GALANG...Baca Hal 10
AKSI BERSIH-BERSIH: Panitia Bhakti Lintas Agama 2026 saat membersihkan rumah ibadah, salah satunya Masjid Agung Kota Bogor.