Skip to main content

Epaper Radar Bogor 5 Februari 2026

Page 1


Wariskan Pesan Jaga Institusi Polri, Dapat Anugerah Bintang Bhayangkara Pratama

”Jadilah contoh. Jadilah teladan. Mulai dari dirimu sendiri.” Pesan singkat nan bermakna inilah yang sempat dititipkan mendiang Meriyati Roeslani Hoegeng untuk institusi kepolisian di Indonesia.

Laporan: ABILLY MUHAMAD

Waspada, Periksa, Cegah!

HENDI NOVIAN/RADAR BOGOR
PENGHORMATAN TERAKHIR: Keluarga dan pelayat menaburkan bunga di atas makam istri Jenderal Hoegeng, Meriyati Roeslani Hoegeng, yang dikebumikan di TPBU Giritama, Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Rabu (4/2).
KUPANG–Pada apa yang pernah terjadi di pohon cengkeh di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu, hati siapa yang tidak robek? Tidakkah banyak pihak seharusnya tertampar atas tragedi tersebut? ”Sebagai Gubernur NTT tentunya saya berduka cita mendalam dengan kejadian
JAKARTA–Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Wakil
Menteri Luar Negeri (Wamenlu) di Istana Negara, Jakarta, kemarin (4/2). Pertemuan itu membahas arah politik luar negeri serta kondisi Palestina.
Beberapa mantan Menlu yang hadir di antaranya Alwi Shihab, Marty Natalegawa, serta Retno Marsudi. Sementara, Wamenlu yang datang antara lain Dino Patti Djalal dan Arrmanatha Nasir.
SCAN QR CODE untuk melihat video pemakaman Eyang Meri
MUSTIKA MEGA WIJAYA

Kreativa Voice of Leader, Ruang Siswa Menyuarakan Gagasan

BOGOR–Sekolah Kreativa kembali melaksanakan Kreativa Voice of Leader, Rabu (4/2). Event tersebut sudah dua kali dilaksanakan lembaga pendidikan tersebut. Kali ini panitia mengusung tema, From Holiday to Inspiration. Para peserta diajak tampil berbicara didepan umum untuk menceritakan pengalamannya selama liburan semester. Tim Penelitian dan Pengembangan Sekolah Kreativa, Hikmatiani Ismihandini mengatakan kegiatan tersebut sudah disampaikan sebelum siswa memasuki hari libur. “Jadi saat liburan kemarin, mereka bisa mempersiapkan liburan yang bermakna bagi mereka. Bisa menceritakan pengalaman yang mereka rasakan, atau aksi sosial yang mereka lakukan selama liburan,” jelas Dini. Peserta yang mengikuti Kreativa Voice of Leader batch II ini berasal dari siswa SD kelas 4 dan 5, kemudian SMP kelas 7 dan 8. Totalnya mencapai 14 orang. Kreativa Voice of Leader ini bagian dari realisasi visi sekolah yaitu menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Sebagai sekolah yang tergabung dalan komunitas Leader in Me, beberapa aktivitas memang dirancang untuk melatih siswa bisa merencanakan, melaksanakan sampai melakukan refleksi dari pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami harapkan lulusan dari sini memiliki jiwa kepemimpinan yang sangat kuat. Salah satunya dengan mendorong mereka berani menyuarakan gagasan,” terang Dini. Kemampuan menyampaikan gagasan disebut Dini adalah salah satu kunci sebagai seorang pemimpin. Dan kemampuan ini mesti dilatih sejak dini, agar mereka lebih terbiasa. “Insya Allah kami akan mengadakan kembali batch ke 3 dengan model konferensi. Mereka akan diberikan studi kasus untuk kemudian dibahas bersama,” jelasnya. Meski kegiatan tidak dikemas dalam bentuk perlombaan, namun sekolah tetap memberikan penghargaan. Ini sebagai bentuk apresiasi atas keberanian mereka. (bay/c)

Indonesia Kekurangan 1,3 Juta Guru

JAKARTA–Kualitas pendidikan Indonesia menjadi salah satu yang dipersoalkan. Jawaban negara nyaris selalu sama, ganti kurikulum sebagai solusi. Padahal, persoalan mendasar pendidikan bukan terletak pada dokumen kurikulum, melainkan pada kekacauan tata kelola guru. Wakil Sekretaris Jenderal PB PGRI Wijaya menyatakan, Indonesia menghadapi krisis guru yang nyata dan struktural. Data Kementerian Pendidikan menunjukkan Indonesia kekurangan lebih dari 1,3 juta guru, terutama akibat gelombang pensiun yang tidak diimbangi rekrutmen cepat dan terencana, karena moratorium pengangkatan guru. ”Kekosongan guru di sekolah-sekolah negeri kerap dibiarkan berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Seolah absennya

guru bukan masalah serius bagi hak belajar murid untuk mendapatkan pengalaman belajar. Ironisnya, negara seolah terbiasa dengan situasi darurat ini,” papar Wijaya. Menurut dia, urusan guru tercecer di banyak tangan. Ada kementerian, lembaga teknis, pemerintah daerah, hingga badan kepegawaian. Dia menjelaskan, di tingkat pusat, pengelolaan guru hanya ditangani setingkat direktorat jenderal GTK. Di daerah, keputusan sering tersandera keterbatasan fiskal dan tarik-menarik birokrasi.

”Akibatnya, tidak ada satu pun institusi yang benar-benar bertanggung jawab penuh atas nasib guru nasional dari hulu ke hilir, yang memang perlu untuk dibenahi,” terang Wijaya.

PERKUAT SDM: Wakil Rektor I UNIDA, Dr. Aal Lukmanul Hakim mewakili universitas menerima surat keputusan penambahan guru besar dan lektor kepala dari Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jabar-Banten, Dr. Lukman

UNIDA Tambah Guru Besar

CIAWI– Universitas Djuanda (UNIDA) kembali menorehkan capaian akademik membanggakan melalui penambahan satu Guru Besar dan satu Lektor Kepala. Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIDA, Dr. Agustina Multi Purnomo, S.P., M.Si resmi meraih kenaikan jabatan fungsional sebagai Profesor/Guru Besar bidang Sosiologi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 1537/M/KPT. KP/2026, terhitung mulai 1 Januari 2026. Pada kesempatan yang sama, UNIDA juga menerima Surat Keputusan Jabatan Akademik

Lektor Kepala atas nama Dr. Ir. Himmatul Miftah, M.Si, Dosen Fakultas Pertanian. Surat keputusan tersebut diserahkan langsung pada Rabu (4/2) oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat–Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum, dan diterima Wakil Rektor I UNIDA, Dr. Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H, sebagai perwakilan pimpinan universitas. Penyerahan dua Surat Keputusan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan UNIDA dalam memperkuat sumber daya dosen serta meningkatkan kualitas pelaksanaan pancadarma UNIDA.(*pia)

BOGOR–Prestasi membanggakan kembali diraih kampus swasta di Kota Bogor. Kali ini kabar terbaru dari Fakultas Hukum (FH) Universitas Ibn Khaldun (UIKA). Hal ini berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi Nomor 224/SK/BAN-PT/Ak/S/II/2026, yang sebelumnya dilakukan assemen lapangan oleh Para Assesor pada Desember 2025 yang lalu. FH UIKA dinyatakan meraih pre dikat unggul dari hasil asesmen tersebut.

Menurut Ibrahim Fajri selaku Dekan Fakultas Hukum UIKA Bogor, predikat ini semakin menguatkan komitmen institusi dalam menyelenggarakan pendidikan serta pembelajaran yang

CAPAIAN AKADEMIK: Jajaran pimpinan dekanat Fakultas Hukum Universitas Ibn Khaldun, yang baru meraih akreditasi unggul.

”Kita bisa melihat dampaknya sangat nyata, guru pensiun tidak segera diganti. Sekolah menambal kekosongan dengan guru honorer bergaji minim, karir guru tidak pasti dan kerap diskriminatif, perlindungan hukum guru lemah, kriminalisasi mudah terjadi,” imbuh dia. Wijaya mengatakan, kebijakan guru tumpang tindih dan kontradiktif. Mulai dari masalah seragam terjadi tumpang tindih antara Kemendagri dan BKN perihal waktu penggunaan batik Korpri.

”Dalam kondisi seperti ini, wajar jika profesi guru makin tidak menarik bagi generasi muda. Negara membutuhkan guru berkualitas, tetapi justru gagal menciptakan sistem yang memuliakan, menyejahterakan dan melindungi profesi guru,” tandas Wijaya.

Usul Pengurus Besar PGRI tentang pembentukan Badan Khusus Guru, menurut dia, sesungguhnya bukan tuntutan berlebihan. Melainkan jawaban rasional atas kegagalan sistemik yang sudah berlangsung lama. Selama ini, lanjut Wijaya, negara terlalu percaya bahwa persoalan guru bisa diselesaikan dengan regulasi parsial dan kebijakan sektoral. Fakta di lapangan membuktikan sebaliknya.

”Bonus demografi yang sering dibanggakan justru bisa berubah menjadi bencana jika negara gagal memastikan ketersediaan guru yang profesional, sejahtera dan terlindungi. Tanpa guru, ruang kelas hanyalah bangunan kosong; tanpa guru yang bermartabat, sekolah kehilangan ruhnya,” ucap Wijaya.(*jp)

berkualitas dan bermutu sesuai visi misi serta tujuan yang telah dicanangkan selama ini oleh Program Studi. “Tentu saja hal ini dapat tercapai atas hasil kerja keras, dedikasi serta kolaborasi seluruh civitas akademika dlm menjaga serta meningkatkan mutu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat” , ujarnya yang juga sebagai Ketua Assosiasi Futsal Kota Bogor ini. Dengan FH UIKA Bogor mendapatkan akreditasi Unggul, hal ini akan menambah

Perguruan Tinggi berkualitas yang eksis dan mem banggakan di Ko ta Bogor. Hasil ini menegaskan kualitas pe nyelenggaraan pen didikan di Fakultas Hu kum UIKA Bogor yang dinilai memenuhi standar ter tinggi dalam sistem akreditasi nasional. Ia menambahkan, raihan akreditasi unggul ini menjadi motivasi bagi Fakultas Hukum UIKA Bogor untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan tinggi di wilayah Bogor. (*pia)

Upaya memperkuat fondasi ekonomi desa terus digenjot IPB University. Melalui Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim (DPMA), IPB mulai menyinergikan program One Village One CEO (OVOC) dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

SINERGI tersebut merupakan kolaborasi antara IPB University

memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat sekaligus mencetak kepemimpinan wirausaha desa. Juga sebagai langkah strategis membangun ekosistem bisnis desa

OVOC sendiri merupakan inisiatif IPB University, yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan ekonomi desa. Melalui pendampingan terstruktur, dosen dan mahasiswa IPB terlibat langsung dalam pelatihan, penguatan kapasitas, serta pengembangan usaha desa yang berorientasi pasar dan berdaya saing. Sementara itu, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diposisikan sebagai kekuatan kelembagaan ekonomi masyarakat. Koperasi ini diharapkan mampu membangun sistem usaha kolektif yang inklusif, profesional, dan berkelanjutan, dari hulu hingga hilir. Dengan menyatukan dua pendekatan tersebut, desa didorong menjadi subjek utama penggerak ekonomi, melalui penguatan kelembagaan, kepemimpinan wirausaha desa, serta tata kelola usaha yang modern dan akuntabel. “Kolaborasi OVOC dan KDKMP diharapkan menjadi model kolaborasi multisektoral dalam pengembangan ekosistem bisnis desa berbasis produk unggulan tiap wilayah.

Pertemuan ini menjadi titik awal optimalisasi sumber daya lokal yang lebih kuat, berkelanjutan, dan berdampak,” ujar Direktur Pengembangan Masyarakat Agromaritim IPB University, Handian Purwawangsa. Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis mulai dirumuskan. Mulai dari sinkronisasi peran OVOC dan KDKMP dalam ekosistem bisnis desa, pengembangan model pilot project di desa-desa prioritas, hingga penyusunan roadmap kolaborasi jangka menengah dan panjang. Agenda lainnya mencakup penguatan kemitraan multipihak yang melibatkan kampus, pemerintah, dunia usaha, dan komunitas. Pertemuan ini menegaskan komitmen IPB University dan Kementerian Koperasi untuk tidak sekadar membangun program, tetapi merancang sistem pemberdayaan desa yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan demi mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.(ded)

KOLABORASI: Rapat koordinasi Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim (DPMA) IPB University bersama Kementerian Koperasi.
BELAJAR PUBLIC SPEAKING: Dua siswa Kreativa menceritakan pengalamannya selama liburan semester dalam program Kreative Voice of Leader.

RADAR BOGOR KAMIS, 5 FEBRUARI 2026 17 SYAKBAN 1447 H

Sampaikan opini, saran, dan kritik Anda tentang berbagai kebijakan pemerintah, dan layanan publik seperti: PLN, PDAM, PT Pos,

Radar Bogor juga memberi kesempatan kepada para tenaga pengajar/guru/dosen yang ingin menulis opini untuk pengembangan profesi. Juga kepada para mahasiswa yang ingin menulis opini tentang suatu topik, sebagai bentuk sikap kritis untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di era sekarang.

Informasi lebih lanjut, hubungi 0852 9960 0773

JADWAL SIM KELILING POLRESTA KOTA BOGOR

KHUSUS PERPANJANGAN SIM A DAN C

Senin Mall BTM & Mall Jambu Dua

Selasa Mall Boxies Tajur & Lotte Grosir Sholis

Rabu Mall Jambu Dua & Lippo Plaza Kbn. Raya

Kamis Mall BTM & Mall Boxies Tajur

Jumat Lotte Grosir Sholis & Mall Jambu Dua

Sabtu Mall Jambu Dua & Mall BTM Minggu Burger King Pajajaran

Waktu pendaftaran: 07.00-10.00 WIB

1. PLN Bogor (0251) 8345400

2. Bendungan Katulampa (0251) 8334344

3. RS Hermina Bogor (0251) 8382525

4. RS Melania Bogor (0251) 8321196

5. Rs Pmi Bogor (0251) 8324080

6. RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000

7. RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298

8. Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292

RS Azra (0251) 8318456

RS Hermina Mekarsari (021) 29232525

RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610

Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435

RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868

Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024

Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822

Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360

Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976

RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628

RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016

Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222

RSUD Ciawi (0251) 8240797

Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397

Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441

Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866

Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440

Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724

Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396

Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000

RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56

Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567

RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900

RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591

RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892

Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723

RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426

Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo

Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663

RS Asysyifaa Leuwiliang (0251) 8641142

RS Vania IGD (0251) 8380613, (0251) 8380601/8380605

RSKIA Sawojajar (0251) 8324371

Kemiskinan

Berujung Tragis

KABAR miris datang dari belahan negeri timur. Seorang anak SD berusia 10 tahun di NTT nekat mengakhiri hidupnya karena merasa jadi beban keluarga. Awalnya si anak meminta uang untuk membeli buku yang harganya tidak mahal, namun sang ibu tidak bisa memberikan uang karena kondisi ekonomi yang sangat sulit hingga akhirnya anak tersebut memutuskan untuk meng akhiri hidupnya sendiri. Dan yang bikin menyayat hati sebelum melakukan aksinya dia menuliskan sepucuk surat buat ibunya yang intinya, agar sang ibu tidak menangisi kepergiannya. Berkaca dari kasus tersebut, pemerintah harusnya sadar bahwa angka kemiskinan di negeri ini masih tinggi, bahkan untuk bisa mengenyam pendidikan yang layak masih dirasa sulit bagi mereka. Mirisnya dana ratusan triliun justru malah digelontorkan untuk MBG, padahal masyarakat lebih mendambakan pendidikan gratis dibanding makan bergizi gratis. Semoga pemerintah lebih bisa memperhatikan nasib rakyat kecil, agar kejadian seperti ini tidak terulang.

Omi Fa omiyatiazzahra @gmail.com Gunung putri Bogor

Jalan Rusak Jadi Tradisi Tahunan

MUSIM penghujan di Kota

Bogor tahun 2026 ini kembali menyingkap tabir rapuhnya infrastruktur kita. Laporan dari berbagai titik, mulai dari Kebon Pedes, Jalan Abdullah Bin Nuh, Sholeh Iskandar, hingga KS Tubun - menunjukkan pola yang sama: aspal mengelupas dan lubang yang mengancam nyawa. Bahkan, Jalan Jalak Harupat yang menjadi bagian dari lingkar Istana Bogor pun tak luput dari kerusakan. Ini bukan sekadar masalah teknis drainase, melainkan cermin dari prioritas tata

kelola publik. Dalam kacamata sosiologi politik, fenomena ”jalan rusak musiman” ini kerap lahir dari sistem yang memandang infrastruktur sebagai proyek, bukan pelayanan. Di bawah sistem kapitalistik, pembangunan jalan sering kali melibatkan rantai birokrasi dan tender yang panjang. Fokusnya telah bergeser yaitu mengejar keuntungan dan penerapan kualitas standar ganda. Kontraktor berupaya meminimalkan biaya material demi margin keuntu-

ngan maksimal, sehingga konsekuensinya adalah jalan yang hanya bertahan satu musim. Tujuannya, tahun depan ”proyek” perbaikan bisa dianggarkan kembali.

Ini adalah lingkaran setan yang merugikan bahkan membahayakan publik. Masyarakat membayar pajak dan retribusi, namun harus bertaruh nyawa saat melintasi lubang di tengah hujan deras.

Annie Soedasmo Bogor Utara

Generasi Muda di Tengah Pengaruh Media Sosial

PERKEMBANGAN teknologi digital yang sangat pesat telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat khususnya pada generasi muda. Perkembangan teknologi digital menjadikan media sosial sebagai ruang utama kehidupan generasi muda Indonesia. Media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan generasi muda serta berperan besar dalam membentuk cara mereka berkomunikasi, berpikir, dan berperilaku. Media sosial itu mempengaruhi cara berpikir dan berperilaku pada generasi muda. Melalui media sosial generasi muda dengan cepat terpapar informasi secara instan dan menyerap trend yang membuat generasi muda lebih cepat beradaptasi dengan perubahan. Media sosial juga mempengaruhi cara generasi muda memahami konsep kesuksesan. Berbagai konten yang menampilkan pencapaian, aktivitas, dan gaya hidup tertentu sering muncul dan ini membuat generasi muda mengenal beragam bentuk keberhasilan atau kesuksesan yang ditampilkan secara singkat dan visual. Namun konten tidak selalu menunjukkan proses atau latar belakang di baliknya. Fenomena fear of missing out (FOMO) kerap muncul dalam penggunaan media sosial di kalangan generasi muda. Dorongan untuk mengikuti informasi dan aktivitas yang ramai membuat generasi

(KPKNL) Bogor melalui jasa pra lelang PT. Balai Lelang Star dengan cara penawaran melalui internet/ e-auction (tanpa kehadiran peserta) terhadap aset-aset jaminan debitur atas nama Rahmat Suganda berupa Sebidang tanah seluas 78 m2 sesuai Sertipikat Hak Milik Nomor 981 / Mampir berikut bangunan (Rumah Tinggal) dan segala sesuatu yang melekat di atasnya terdaftar atas nama RAHMAT SUGANDA, 18/09/1994, terletak di Blok B. 7 No. 4 (setempat dikenal dengan Perumahan Grand Nusa Indah, Type Bougenville, Blok B 07 No. 04), Desa (dahulu Desa/Kelurahan) Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Harga Limit Rp. 205.981.000,- ; Setoran Uang Jaminan Rp. 55.000.000,Keterangan: Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Peserta Lelang diwajibkan melihat, mengetahui dan menyetujui aspek legal dari obyek yang dilelang dengan kondisi apa adanya (as is)*. Syarat lainnya akan ditentukan pada saat lelang. Informasi lebih lanjut hubungi PT. Bank Central Asia Tbk Telp. (021) 2358-8000, PT. Balai Lelang Star Telp (021) 8313728, atau KPKNL Bogor Telp. (0251) 315453 Deskripsi Persyaratan Lelang: 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website domain: lelang.go.id

2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas Deskripsi Pelaksanaan Lelang:

1. Cara Penawaran Open Bidding (Menggunakan Aplikasi Lelang Internet)

2. Hari & Tanggal Pelaksanaan Lelang Kamis, 19 Februari 2026

3. Waktu Penawaran Sejak tayang pada aplikasi lelang s.d. batas akhir penawaran

4. Batas Akhir Penawaran 19 Februari 2026 Pukul 08:35 WIB (sesuai waktu server)

5. Penetapan Pemenang Setelah Batas Akhir Penawaran

6. Alamat Domain lelang.go.id

7. Pelunasan Harga Lelang 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang, apabila tidak dilunasi maka penunjukkan sebagai pembeli dibatalkan dan uang jaminan disetorkan ke kas negara

8. Bea Lelang Pembeli 2% dari harga lelang 9. Tempat Pelaksanaan Lelang KPKNL Bogor, Jalan Veteran No. 45 Kota Bogor

NADIN NAJILA PUTRI WIJAYA

Mahasiswa KPI Semester 3

Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor

muda lebih sering memperhatikan kehidupan orang lain di media sosial. Unggahan tentang pencapaian, aktivitas, dan gaya hidup menjadi bahan perbandingan dalam menilai diri, yang dalam beberapa kondisi dapat berkembang menjadi tekanan sosial. Selain manfaat umum, media sosial memudahkan generasi muda dalam menemukan berbagai peluang. Melalui media sosial, generasi muda dapat mengikuti kegiatan volunteering, lomba, serta aktivitas produktif lainnya. Media sosial memberikan banyak manfaat bagi generasi muda jika digunakan secara bijak. Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan generasi muda karena mempermudah penyebaran informasi dan memperluas jangkauan komunikasi. Selain itu, media sosial juga memberi ruang untuk mengekspresikan diri dan mengakses berbagai konten yang bermanfaat. Meskipun media sosial memiliki banyak manfaat, generasi muda perlu menyadari dampak negatif terhadap kesehatan mental dan perilaku. Merujuk pada artikel kesehatan dalam Alo-

dokter oleh dr. Sienny Agustin (2023), dampak tersebut dapat diawali dengan ketidakpuasan diri yang berkembang menjadi kecemburuan sosial akibat perbandingan yang tidak sehat, mengganggu waktu tidur, meningkatkan kecemasan dan memicu gejala depresi. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan kecanduan media sosial, menurunkan kualitas interaksi sosial melalui perilaku mengabaikan lingkungan sekitar (phubbing), menimbulkan takut tertinggal informasi (FOMO), serta meningkatkan risiko cyberbullying dan kesalahpahaman dalam komunikasi daring. Kurangnya kontrol dan literasi digital menjadi faktor yang memperkuat dampak negatif media sosial pada generasi muda. Banyak generasi muda mampu menggunakan media sosial, tetapi belum terbiasa menyaring informasi secara kritis. Konten yang muncul sering diterima begitu saja tanpa mempertimbangkan kebenaran dan dampaknya. Meskipun generasi muda mampu mengakses media sosial secara mandiri, peran keluarga tetap penting dalam menyikapi penggunaannya. Keluarga tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai pendamping yang memberikan arahan agar media sosial digunakan secara bijak. Melalui komunikasi yang terbuka, keluarga dapat membantu generasi muda memahami batasan penggunaan media sosial dan menghindari tekanan sosial di dunia maya.(*)

Gaza dalam Diplomasi Global

KEPUTUSAN Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP) untuk Gaza memantik perdebatan luas. Pemerintah menyebut langkah ini sebagai ikhtiar nyata mendorong perdamaian Palestina.

Namun, di balik jargon diplomasi global, publik berhak bertanya, perdamaian versi siapa yang sedang diperjuangkan dan untuk kepentingan siapa?

Fakta menunjukkan bahwa Indonesia menandatangani piagam BoP dengan konsekuensi finansial yang tidak kecil. Dana hingga satu miliar dolar AS digelontorkan demi memperoleh posisi keanggotaan tetap. Di saat yang sama, struktur BoP memberi hak veto dominan kepada Amerika Serikat, negara yang selama ini justru menjadi pelindung utama Israel di berbagai forum internasional. Ironisnya, Palestina sebagai pihak yang paling terdampak justru tidak dilibatkan secara substansial dalam pembentukan agenda lembaga tersebut.

Dari sisi geopolitik, BoP sulit dilepaskan dari kepentingan strategis Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Wacana ”rekonstruksi Gaza” yang ramai dikampanyekan lebih menyerupai proyek ekonomi dan pengendalian wilayah ketimbang upaya membela hak rakyat Palestina. Rencana pembangunan kawasan elite, pelabuhan internasional, hingga pusat wisata modern di atas reruntuhan Gaza memunculkan pertanyaan moral, apakah penderitaan jutaan warga Palestina sedang dikonversi menjadi peluang bisnis global?

Dalam kerangka ini, kehadiran negara-negara Muslim, termasuk Indonesia, berisiko hanya menjadi stempel legitimasi. Alih-alih menghentikan penjajahan, BoP justru berpotensi menormalisasi status quo pendudukan dengan wajah baru bernama ”perdamaian” Padahal, sejarah panjang konflik Palestina menunjukkan bahwa berbagai inisiatif damai internasional sering kali gagal karena menyingkirkan akar persoalan yakni penjajahan dan perampasan tanah.

Dari sudut pandang Islam, persoalan Palestina bukan semata isu kemanusiaan, melainkan persoalan keadilan. Perdamaian sejati tidak lahir dari kompromi politik yang menguntungkan penjajah, tetapi dari pengakuan penuh atas hak rakyat Palestina atas tanah dan kedaulatannya. Selama pendudukan masih berlangsung, berbagai skema damai hanya akan menjadi jeda penderitaan, bukan solusi.

Umat Islam dituntut bersikap kritis terhadap setiap inisiatif global yang mengatasnamakan perdamaian, tetapi justru menjauhkan cita-cita pembebasan. Solidaritas terhadap Palestina tidak cukup diwujudkan melalui diplomasi simbolik, melainkan melalui keberpihakan politik yang tegas terhadap keadilan. Tanpa itu, keterlibatan dalam forum seperti BoP justru berisiko tercatat sebagai bagian dari sejarah panjang pengabaian terhadap jeritan Gaza. Ong Hwei Fang onghweifang@gmail.com

KIRIMKAN KE:
RUMAH SAKIT DI BOGOR

Masuk Desil, Dapat Bantuan Jamkes

69

Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok mencatat sejumlah proyek pembangunan strategis akan dikerjakan sepanjang tahun 2026. Proyek-proyek tersebut menyasar fasilitas pelayanan publik, ruang terbuka hijau,

dan

DEPOK–
hingga penataan kawasan Balai Kota Depok. Salah satunya Kawasan Depok Open Space (DOS).
DEPOK– Pemerintah Kecamatan Pancoran Mas (Pemcam Panmas) menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tahun anggaran 2027. Acara yang dibuka oleh Asisten
Pemerintahan
Kesejahteraan Rakyat Kota Depok, Diah Sadiah ini dilaksanakan secara hybrid dalam jaringan (online) dan luar jaringan (offline) di Kantor Kecamatan Panmas, Selasa (3/2)). Camat Panmas, Mustakim mengatakan,
ada berbagai capaian kinerja yang telah dilaksanakan pada 2025. Serta rencana pembangunan dan kegiatan yang akan berjalan dalam 2026 dan 2027 di masing-
DEPOK–Petugas dari Polsek Bojongsari menangkap pria berinisial MAR, penjual minuman keras (miras) oplosan di Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok.
Akibat cuaca ekstrem disertai hujan deras. Tiga kampung di Desa Campakawarna Kecamatan Campakamulya diterjang longsor, Selasa (3/2).

Menteri Hanif Awasi Kebersihan Tangsel

TANGERANG SELATAN–Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, bersama Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan turun langsung melakukan penyisiran dan pembersihan sampah di sepanjang Jalan Raya Serpong, Rabu (4/2) kemarin. Kegiatan ini sebagai bagian dari Gerakan Nasional Indonesia Asri yang diinstruksikan Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam kegiatan tersebut, Hanif bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel menyusuri ruas jalanan tersebut hingga kawasan Alam Sutera sejauh kurang lebih 1,5 kilometer sambil memungut sampah di sepanjang jalur. Hanif mengatakan, kegiatan pembersihan sampah akan dilakukan secara rutin sebagai bagian dari penguatan pengelolaan sampah di daerah. Ia menyebut Tangerang Selatan menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus dalam penanganan sampah. “Kita seminggu sekali melakukan semacam survey untuk melakukan pembersihan sampah. Terkhusus Tangerang Selatan memang spesial ya, karena sudah kita pahami penanganan sampahnya yang demikian dinamis, memerlukan upaya kerja keras kita semua,” kata Hanif.(tgsl)

Tiga Kampung

Diterjang Longsor

CIANJUR–Akibat cuaca ekstrem disertai hujan deras. Tiga kampung di Desa Campakawarna Kecamatan Campakamulya diterjang longsor, Selasa (3/2). Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga kampung yang diterjang bencana longsor di antaranya Kampung Cipoek,

Kampung Lembang, dan Kampung Leuwi Liang. Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Pe na nggulangan Benca na Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Wangwang Kuswaya mengatakan, bahwa pihaknya mendapatkan laporan insiden longsor di Desa Campakawarna

Masuk Desil,

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Devi Maryori mengatakan, dalam proses pemadanan data tersebut, bagi peserta PBPU BP PEMDA yang tidak masuk desil 1-5 akan dinonaktifkan.

“Hal ini dilakukan dalam rangka penyesuaian program Jaminan Kesehatan (Jamkes) yang berlaku di tahun 2026. Yaitu, bantuan iuran jaminan kesehatan diberikan kepada warga yang memenuhi kriteria

dan terdata dalam desil 1-5 DTSEN,” urainya, Rabu (4/2) kemarin. Devi menambahkan, peserta PBPU BP PEMDA non aktif yang masih membutuhkan pelayanan kesehatan, dapat melakukan reaktivasi peserta secara mandiri dan akan langsung aktif. Selanjutnya, bagi masyarakat yang tidak sakit, dapat menghubungi Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) untuk dilakukan usulan pembaharuan DTSEN.

“Sehingga masyarakat yang masuk desil 1-5 tetap bisa terdaftar sebagai peserta jaminan kesehatan dengan verifikasi ulang oleh Puskesos,” tutupnya. Tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melakukan penyesuaian program Jaminan Kesehatan (Jamkes). Adapun bagi warga yang memenuhi kriteria dan terdata dalam desil 1-5, Pemkot Depok bakal memberikan bantuan iuran jamkes. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok, Utang Wardaha

Terduga pelaku menjual miras

oplosan yang diberi label arak

Bali dan Bakku Wani. Miras oplosan tersebut dikemas menggunakan botol air mineral dan berwarna

bening. Untuk mengelabui petugas, MAR menjualnya dengan modus depot jamu. Kapolsek Bojongsari, Kompol Fauzan Thohari mengatakan, pengungkapan ini bermula saat banyaknya laporan dari masyarakat tentang peredaran

miras. Kemudian polisi melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi tersebut “Kami mendapati terduga pelaku menjual miras oplosan tersebut,” tuturnya. Dari lokasi, polisi menemukan puluhan botol miras oplosan

CIANJUR

Kecamatan Campaka Mulya sekitar pukul 15.30 WIB. “Setelah adanya laporan masuk bada Asar atau sekitar pukul 15.30 WIB, tim BPBD langsung terjun ke lokasi bencana yang terjadi di tiga kampung di Desa

Desa Campakawarna Kecamatan Campaka Mulya,” ujarnya, Adapun tiga lokasi yang diterjang longsor, di antaranya Kampung Cipoek, Kampung Lembang, dan Kampung Leuwi Liang. Ia menuturkan, hingga saat ini, personel BPBD Cianjur tengah melakukan evakuasi dan melakukan asesmen di lokasi bencana. Dalam proses evakuasi BPBD Cianjur berkoordinasi dengan Dinas PUTR untuk evakuasi material longsoran yang menutupi badan jalan. “Data jumlah rumah maupun korban belum ada, karena tim kami masih melakukan asesmen di lapangan,” pungkasnya.(cr2)

Dapat Bantuan Jamkes

mengatakan, masyarakat dapat melakukan pengecekan status tersebut secara mandiri melalui sistem yang telah disediakan. “Masyarakat dapat masuk ke website Bersinergi Lintas Instansi Menyejahterahkan Masyarakat Miskin (Belimbing Manis) melalui laman https:// sitpas.depok.go.id untuk mengetahui kategori desil,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada laman tersebut masyarakat cukup memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada

69 Botol Miras Oplosan Disita Depok Open Space Bakal Dipercantik

Kepala Bidang Tata Bangunan Disrumkim Kota Depok, Suwandi, memaparkan, Kawasan DOS akan dilakukan pengembangan kawasan. Diarumkin akan melakukan pengembangan kawasan Depok Open Space (DOS) 3.

“Di area tersebut akan dibangun jogging track baru, termasuk lintasan melingkar yang lebih panjang sekitar 350 meter,” katanya kepada Radar Bogor,

Rabu (4/2) kemarin. Lebih lanjut ia mengatakan, khusus untuk lapangan DOS, Disrumkim juga akan mengganti rumput alami dengan rumput sintetis. Hal itu dilakukan agar lebih tahan terhadap intensitas pemakaian dan cuaca. Suwandi juga menegaskan, seluruh proyek tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus kenyamanan ruang kota bagi warga Depok. Sementara itu Erna, warga

Pancoran Mas, menyambut baik perihal pengembangan kawasan DOS. Kata dia DOS merupakan salah satu fasilitas olah raga yang menjadi salah satu tempat favorit warga Depok untuk berolahraga. Terlebih saat Car free Day ( CFD). “Iya, DOS itu jadi salah satu fasilitas paling sering digunakan masyarakat. Apalagi saat CFD juga saya ada event. Semoga

siap edar. Polisi kemudian membawa terduga pelaku beserta barang bukti ke Mapolsek Bojongsari untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Ada 69 botol miras yang kami amankan di lokasi penangkapan,” tukasnya.(faj/b)

saja jadi lebih luas dan lengkap lagi juga fasilitas olah raga di DOS ini,” tuturnya. Hal senada dikatakam oleh, Robi warga lainnya. DOS ini menjadi lokasi favorit warga Depok baik untuk nongkrong dan berolahraga. “Jadi memang sudah harus dikembangkan. Apalagi untuk jogging treknya sama lapangannya,” tukasnya. (faj/c)

kolom yang tersedia. Selanjutnya, sistem akan menampilkan informasi mengenai status desil masing-masing warga. Apabila NIK tidak tercantum dalam desil 1-5, masyarakat

yang merasa tergolong tidak mampu dapat mengajukan pendataan ulang melalui Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di kelurahan masing-masing untuk pembaharuan data atau groundcheking dan verifikasi

lapangan. “Puskesos akan melakukan verifikasi agar masyarakat yang tergolong tidak mampu dapat memperoleh program jaminan kesehatan dari pemerintah,” tutupnya.(faj/c)

Beber Capaian dan Realisasi Program

masing kelurahan. Berupa pembangunan fisik dan non fisik.

“Berdasarkan data yang diterima dari setiap kelurahan mini mal dua hingga tiga posyandu telah terbangun,” katanya.

Selain itu pada kegiatan fisik lainnya telah direalisasikan di antaranya pembangunan dan perbaikan drainase, peningkatan dan perbaikan jalan lingkungan.

Mustakim menyebut, tahun 2026 adalah realisasi perdana program Dana Kelurahan Berbasis RW gagasan Wali Kota

Supian Suri dan Wakil Wali Kota Chandra Rahmansyah. Setiap RW akan mendapatkan alokasi dana Rp300 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok.

“Untuk 2026, kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan dalam waktu dekat dengan skema pembangunan berbasis RW, ada kegiatan wajib dan pilihan yang harus dilaksanakan untuk kepentingan dan kebutuhan warga,” tambahnya. Pada 2027, sambungnya, kegiatan wajib yang semula hanya dua yaitu operasional posyandu dan wisata keberagaman kini menjadi sembilan

mandatory yang harus dilaksanakan. Di antaranya, untuk penghijauan, persampahan, ketahanan pangan skala rumahan, dan lain-lain. “Alhamdulillah semua usulan yang kita bahas disini sudah melalui tahapan yang baik mulai Renbuk RW, Pra Musrenbang, Musrenbang kelurahan, tingkat kecamatan hingga nanti ke kota,” papar Mustakim.

“Semoga apa yang menjadi usulan warga bisa terakomodir oleh Pemkot Depok, sehingga kebutuhan yang menjadi prioritas masyarakat bisa mendapatkan solusinya,” tukasnya.(faj/b)

BERSIH-BERSIH: Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala
Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, bersama Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie turun langsung melakukan penyisiran dan pembersihan sampah di sepanjang Jalan Raya Serpong, Rabu (4/2) kemarin.
EVAKUASI: Sejumlah rumah tertimbun longsor. Tim BPBD Cianjur tengah melakukan evakuasi di tiga kampung di Desa Campakawarna Kecamatan Campaka Mulya yang diterjang bencana longsor.
Bupati Rudy Susmanto menyapa
petugas usai
apel gabungan
ketertiban dan pengelolaan lingkungan, di halaman kantor Kecamatan Babakan Madang, Rabu (4/2/2026).

PERLUASAN: Sejumlah pejabat negara saat menghadiri kegiatan sosialisasi piloting digitalisasi bantuan sosial dan peran pemerintah daerah di Kemendagri, Jakarta, Selasa (3/2).

Kabupaten Jadi Percontohan Digitalisasi Bansos

CIBINONG–Tahun ini, Pemerintah Pusat akan memperluas program percontohan atau piloting digitalisasi bantuan sosial (bansos) ke 41 kabupaten dan kota dari 25 provinsi. Salah satunya adalah Kabupaten Bogor. Upaya ini untuk memerangi kemiskinan dan meningkatkan akurasi penyaluran.

Demikian diungkapkan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk, dalam sosialisasi piloting digitalisasi bantuan sosial dan peran pemerintah daerah, di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (3/2).

Mewakili Bupati Bogor, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal menghadiri acara tersebut. Pemilihan Kabupaten Bogor menjadi daerah piloting, menjadi langkah strategis menciptakan sistem perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel melalui pemanfaatan infrastruktur digital publik atau Digital Public Infrastructure (DPI).

Meningkatkan akurasi penetapan dan seleksi penerima bantuan sosial

Menekan risiko inclusion error dan exclusion error dalam penyaluran bantuan

Turut hadir Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP), Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sosial, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Menteri PANRB, Kepala BPS RI, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan, dukungan tersebut sangat krusial untuk meminimalkan

Kebijakan

BOGOR–Adanya penegasan dan evaluasi izin Pembangunan perumahan di Kabupaten Bogor, khususnya wilayah Sukamakmur, Bogor Timur, mendapat respon positif dari Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Bogor Raya, Mahfudz Akbar. Ia menyoroti kondisi geografis Kabupaten Bogor yang berbukit dan tidak merata, sehingga membutuhkan kebijakan tata ruang yang lebih spesifik dan tidak disamaratakan dengan daerah lain seperti Karawang. “Bogor ini sudah sangat ketat perizinannya bahkan sebelum moratorium. Semua tahapan seperti AMDAL, UKL-UPL, KKPR, hingga PBG wajib ditempuh,” imbuhnya.

Transformasi data agar satu versi dan satu data

Keberhasilan Digitalisasi Bansos Sinergi pusat dan daerah, khususnya dalam menyiapkan digital ID

potensi salah sasaran dalam distribusi bansos. Ribka menyebut, penyaluran bansos yang akurat sejalan dengan visi Astacita keenam, yaitu pemberantasan kemiskinan.

”Kami juga harapkan dukungan kepala daerah meminimalkan potensi salah sasaran dalam penyaluran bansos,” ungkap dia, Rabu (04/02).

Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP), Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan, pemerintah mem-

Meski demikian, Mahfudz mengakui masih adanya pengembang nakal di lapangan. Namun menurutnya, pengembang yang tergabung dalam asosiasi tidak bisa disalahkan secara sepihak karena seluruh proses pembangunan dilakukan berdasarkan izin resmi. Mahfudz menambahkan, Apersi siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam memetakan kawasan ekonomi baru, terutama di wilayah yang selama ini kurang berkembang, agar pembangunan perumahan tidak terpusat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Tujuan akhirnya sama, bagaimana kebutuhan hunian terpenuhi, lingkungan terjaga, dan ekonomi tetap bergerak,” kata Mahfudz. Ia menyebutkan, Jawa Barat, khususnya Bogor Raya, menjadi wilayah dengan penyerapan rumah subsidi terbesar di Indonesia. Namun kondisi tersebut dihadapkan pada dilema antara kebutuhan hunian dan potensi bencana alam. “Di satu sisi kita menghadapi risiko bencana, di sisi lain kita harus merumahkan masyarakat

Interoperabilitas data Kesiapan operasional di daerah

percepat digitalisasi bantuan sosial (bansos) sebagai bagian dari transformasi GovTech untuk memastikan penyaluran bantuan semakin tepat sasaran, transparan, dan berbasis data. ”Kalau datanya benar, kita bisa menyusun strategi yang tepat. Kita tidak perlu lagi menebak-nebak atau menutup mata terhadap angka yang sebenarnya,” jelas Luhut. Luhut menambahkan, digitalisasi bansos akan menjadi game changer dalam tata kelola pemerintahan karena seluruh proses berbasis data

Pendaftaran Validasi Verifikasi Penyaluran bantuan 1 2 3 4

dan kecerdasan buatan (AI).

Dengan sistem ini, kata dia, berbagai indikator penting seperti kondisi kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, hingga efektivitas subsidi dapat dipantau secara lebih akurat dan real time. Kemudian, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf menerangkan, transformasi bangsa harus diawali dari transformasi data, khususnya dalam penyaluran bantuan sosial (bansos). Menurut Mensos, bapak Presiden ingin kebijakan berbasis bukti, dari data

yang belum punya rumah. Ini PR bersama,” katanya. Ia juga menegaskan bahwa bisnis rumah subsidi bukanlah sektor dengan keuntungan besar seperti yang sering diasumsikan publik. Pengembang justru sangat bergantung pada kuota subsidi dari pemerintah pusat melalui BP Tapera dan perbankan penyalur. “Kalau kuota dari Kementerian Keuangan tidak ada, kita juga

tidak bisa bangun. Ini bukan bisnis bebas, semuanya dipatok,” tegasnya. Mahfudz mengungkapkan, backlog perumahan nasional masih sangat tinggi. Dari kebutuhan sekitar 350 ribu unit, baru sekitar 172 ribu unit atau sekitar 22 persen yang terserap, dan mayoritasnya adalah masyarakat berpenghasilan rendah, bukan kalangan mampu.(Cr1/b)

Rutin Diadakan, Bentuk Karakter dan Benteng Iman Pegawai

BPJS Ketenagakerjaan melaksanakan kegiatan siraman rohani yang diikuti seluruh pegawai BPJS ketenagakerjaan dan para siswa magang di Kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Bogor Cileungsi.

KEPALA BPJS Ketenagakerjaan cabang

Bogor Cileungsi, Andi Widya Laksana mengatakan bahwa kegiatan kajian siraman rohani memang rutin dilakukan, yang diikuti seluruh pegawai. ”Kegiatan siraman rohani seluruh pegawai dilaksanakan sesuai waktu

senggang. Tapi harus dan wajib dilaksanakan, pas kemarin yang diambil temanya Isra Mikraj,” ujar Andi, Sabtu (31/01). Andi menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini ialah sebagai bukti bahwa pegawai selain bekerja harus juga mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. ”Tidak hanya kerja terus-terusan, kita pun butuh siraman rohani untuk pembentukan karakter dan upaya untuk mendekatkan diri dengan Tuhan Yang Maha Esa,” jelas dia. Sehingga, Andi berharap, kegiatan rohani yang diikuti 26 pegawai dan siswa praktek kerja lapangan tersebut, menjadi benteng atau iman saat mereka bekerja, selalu menyertakan iman

TAUSIYAH: Para pegawai BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor Cileungsi mengikuti siraman rohani yang diadakan kantornya, belum lama ini.

yang terbuka dan terverifikasi, kita bisa memperbaiki ketepatan sasaran bansos secara signifikan. ”Tidak boleh lagi ada data versi masing-masing. Semua harus satu data. BPS menjadi pengelola data secara ilmiah, sementara kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah wajib membantu pemutakhiran,” ungkapnya. Gus Ipul menuturkan, Presiden telah memberikan arahan tegas agar seluruh kebijakan sosial berbasis data yang akurat atau evidencebased policy. Arahan itu kemudian ditindaklanjuti melalui penerapan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sebagai satu-satunya rujuk an nasional, sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025. ”Kunci dari seluruh proses ini adalah keterbukaan dan kolaborasi lintas sektor, serta meninggalkan ego sektoral, terutama dalam pengelolaan data. Kalau kita mau transformasi bangsa, kita harus berani memulai dari transformasi data,” pungkas dia. (abl/b)

CIBINONG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengalokasikan APBD sebesar Rp80 miliar untuk Belanja Tak Terduga (BTT) tahun 2026. ”Di APBD murni alokasinya sekitar Rp80 miliar, sama dengan tahun lalu,” ungkap Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, Achmad Wildan. Selasa (03/02). Wildan menyebut, saat ini alokasi untuk penggunaan BTT ini menang banyak yang mengajukan permohonan. Seperti peristiwa yang menimpa Pabuaran Sukamakmur. ”Tapi kita akan lihat perkembangannya seperti apa. APBD lagi banyak permohonan, penyaluran pak bupati kan seperti yang di Sukamakmur,” ujar dia. Karena, kata dia, penggunaan BTT di awal tahun, bukan hanya untuk Sukamakmur, namun ada juga untuk wilayah lain. ”Ada beberapa kecamatan yang terkena bencana. Masing-masing sekitar Rp350 jutaan,” jelas dia. Kata dia, anggaran BTT sebesar Rp 80 miliar diyakini cukup hingga akhir 2026. ”Cukup tahun kemaren aja segitu, tahun kemaren kan ada bencana besar seperti jembatan putus dan yang terjadi di Cisarua,” pungkas Wildan. (abl/b)

Cukup tahun kemaren aja segitu, tahun kemaren kan ada bencana besar seperti jembatan putus dan yang terjadi di Cisarua,”

Achmad Wildan Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor
dalam tugas yang dijalankan. ”Harapannya seluruh karyawan BPJS Ketenagakerjaan cabang Bogor Cileungsi semakin meningkatkan keimanannya,
dan selalu menyertakan keimanan dalam setiap tugas sehingga pelayanan yang diberikan menjadi lebih tulus, tenang dan maksimal,” pungkas dia. (abl/b)
DIBATASI: Pasca bencana pergerakan tanah di Sukamakmur, yang dipicu Pembangunan perumahan membuat pemkab mengevaluasi izin perumahan.

DLH Ultimatum Pengelola TPA Ilegal

RUMPIN – Petugas gabungan menyegel lokasi pembuangan sampah liar di Kampung Lebak Ela, Desa Cidokom, Rumpin. Pengelola lahan diminta mempertanggungjawabkan perbuatannya dan mengembalikan lahan tersebut seperti semula tanpa sampah.

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah VII Jasinga pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Sur yadi mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti adanya informasi terkait lokasi pembuangan sampah liar di Rumpin. ”Kami bersama warga, Satpol PP, kepolisian, serta dinas telah menyegel dengan memasang garis PPLH dan plang pengawasan di lokasi pembuangan sampah tersebut,” ungkapnya

kepada Radar Bogor, Selasa (3/2). Menurut Suryadi, sampah-sampah yang ditemukan di Kampung Lebak Ela RT 01 RW 10 itu berasal dari wilayah Tangerang. Sementara oknum warga yang menjadi otak pembuangan sampah liar tersebut telah menjalani pemeriksaan dan diminta mempertanggungjawabkan perbuatannya. ”Yang bersangkutan kami ultimatum, kami berikan waktu selama 15 hari untuk membersihkan sisa-sisa sampah yang ada di lokasi. Sementara di lokasi memang ditemukan sampah hasil pilahan,” jelasnya. DLH Kabupaten Bogor memastikan telah menutup lokasi tersebut secara permanen dari aktivitas pembuangan sampah

ilegal. Pengawasan pun diperketat untuk mencegah kembali munculnya sampah liar di wilayah Rumpin. Sementara itu, Putra, warga setempat mengungkapkan bahwa aktivitas pembuangan sampah liar itu telah berlangsung selama sebulan terakhir. Pengurus lahan tersebut bekerja sama dengan pemilik armada untuk membuang sampah tanpa proses izin yang berlaku. ”Aktivitas itu sempat ditolak di wilayah lain, dan pindah ke Kampung Lebak Ela. Jenis sampahnya sampah rumah tangga,” tandasnya. Masyarakat Diminta Aktif Pengawasan Meski telah ditindak petugas, namun masih ditemukan

SEGEL: Petugas gabungan menyegel dan menutup permanen

pembuangan sampah ilegal dari Tangerang di Kampung Lebak Ela, Desa Cidokom, Rumpin.

kejadian munculnya sampah liar seperti di Kampung Lebak Ela, Desa Cidokom. Warga yang geram pun melakukan pemantauan kendaraan-kendaraan pengangkut sampah yang melintas dan

masuk ke wilayah Rumpin. Seperti yang dilakukan Ketua RW 04 Kampung Cikoleang, Desa Sukamulya, Rumpin, Alam Labil Yusuf. Ia mengaku telah menemukan sebuah truk yang mengangkut sampah

penuh beberapa hari lalu. “Saya ikuti dari perbatasan Tangerang, kondisinya malam hari. Lalu saya berhentikan truk itu saat masuk ke Jalan Desa Sukamulya,” ujarnya, Rabu (3/1). Alam sempat menanyakan ke sopir truk tersebut terkait sampah yang dibawanya. Namun sopir itu tidak menyebutkan siapa yang memberikan perintah, dan berdalih hanya untuk mencari nafkah. “Dia hanya bilang sampah itu dari Serpong, jenus sampahnya sampah rumah tangga dan baunya menyengat,” tuturnya. Ia bersama warga lainnya pun meminta sopir truk itu memutar dan kembali ke tempat asalnya sebelum ada kejelasan terkait aktivitas pembuangan sampah tersebut. “Kami

Jalan Raya Bogor Penuh Lubang

SUKARAJA – Kondisi Jalan Raya Bogor, tepatnya di depan Komplek Samudera Residence, Kecamatan Sukaraja tampak sangat mengkhawatirkan. Pasalnya, terdapat lubang cukup dalam di badan jalan yang dinilai sangat membahayakan keselamatan pengendara, khususnya sepeda motor, di jalur yang dikenal padat lalu lintas tersebut. Berdasarkan pantauan Radar Bogor di lokasi, kerusakan jalan memaksa pengendara memperlambat laju kendaraan secara mendadak atau melakukan manuver untuk menghindari lubang. Kondisi ini kerap memicu situasi berbahaya, terutama saat arus kendaraan sedang ramai.

Salah seorang pengguna jalan, Fahri (32) menyebut, kondisi jalan yang mengelupas hingga membentuk cekungan yang cukup dalam menjadi jebakan bagi pengendara yang tidak hafal medan. “Kalau tidak sigap menghindar, taruhannya nyawa. Soalnya jalur ini ramai, kita tidak tahu kalau tiba-tiba jatuh lalu kendaraan di belakang melaju kencang,” ujarnya ke pada Radar Bogor, Rabu (4/2). Selain itu, sisa-sisa kerikil yang berserakan di sekitar lokasi juga meningkatkan risiko ban tergelincir, khususnya bagi kendaraan roda dua. Terlebih, ruas Jalan Raya Bogor merupakan jalan nasional yang menjadi

Pantauan Radar Bogor di lokasi, Nampak sejumlah pengendara mengurangi kecepatan saat melewati jalur rusak di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor, Rabu (4/2/2026).

akses vital penghubung Bogor–Jakarta, dengan volume kendaraan berat yang cukup tinggi. “Jujur saja, kami yang melintas

setiap hari merasa was-was, apalagi harus berdampingan dengan truk-truk besar,” pungkasnya. (Cr1/c)

Hilang Saat Cari Besi di Sungai

JONGGOL– Seorang warga Desa Sirnagalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, dilaporkan hilang. Pria bernama Odih itu diduga tenggelam di aliran Sungai Cipamingkis. Peristiwa tersebut terjadi di titik awal Jembatan Cipaeh, Kampung Mengker, pada Selasa (3/2). Camat Jonggol, Andri Rahman, membenarkan adanya laporan warga yang hilang saat beraktivitas di aliran sungai. Berdasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar, korban diketahui biasa mencari besi di Sungai Cipamingkis dan umumnya sudah pulang atau beristirahat sekitar pukul 12.00 WIB. “Sampai dengan malam hari korban tidak kembali ke rumahnya,” ujarnya kepada Radar Bogor, Selasa (3/2). Kecurigaan semakin kuat setelah warga menemukan sandal milik korban di bibir Sungai Cipamingkis yang diduga menjadi petunjuk terakhir keberadaan korban sebelum menghilang.

“Upaya yang dilakukan yakni mencari A1, mencari saksi, selanjutnya mengumpulkan data korban serta lokasi kejadian,” ungkapnya. Andri menambahkan, hingga kini korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan. Namun, upaya tersebut terkendala kondisi lokasi yang gelap gulita karena pencarian dilakukan pada malam hari. “Di lokasi sudah lengkap unsur TRC BPBD, Kencana , FPRB, Destana, unsur muspika, unsur desa, relawan, serta masyarakat,” pungkasnya. Ketua RT Kampung Kukun, Desa Sirnagalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Siti Aisyah (52), mengungkapkan kronologi hilangnya Odin. Menurutnya, peristiwa bermula pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, korban berpamitan kepada istrinya dengan memberikan uang sebesar Rp150 ribu. “Pagi-pagi dia ngasih uang ke istrinya, berpakaian hanya pakai celana jeans pendek tanpa

KECAMATAN JONGGOL

PENCARIAN: Proses pencarian korban oleh tim gabungan di Aliran Sungai Cipamingkis, Desa Sirnagalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Selasa (3/2/2026).

baju, lalu pergi. Istrinya sempat bilang jangan ke mana-mana,” ujarnya kepada Radar Bogor saat ditemui di lokasi pencarian, Rabu (4/2/2026). Ia mengatakan, istri korban mengira Odin hanya akan melakukan aktivitas ringan, seperti mengangkut batu atau mencari barang bekas, seb agaimana kebiasaan sehariharinya. Namun, hingga waktu salat Zuhur sekitar pukul 12.00 WIB, korban tak kunjung pulang. Kekhawatiran keluarga semakin meningkat hingga sore hari. Sekitar pukul 17.00 WIB, keponakan korban bernama Munawir Sajali mulai melakukan penelusuran ke sekitar sungai. Dari pencarian tersebut, seorang warga menemukan sepasang sandal di bantaran Sungai Cipamingkis yang kemudian diakui pihak keluarga sebagai milik korban. (Cr1/b)

tidak ingin wilayah tinggal kami menjadi tempat pembuangan sampah liar,” tegasnya. Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah VII Jasinga pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Suryadi membenarkan maraknya pembuangan sampah liar di wilayah Rumpin. Pihaknya pun telah menindak sejumlah pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, termasuk yang terakhir ditemukan di Kampung Lebak Ela, Desa Cidokom, Rumpin. “Kami juga tidak ingin wilayah Rumpin dikenal dengan tempat pembuangan sampah liar. Sehingga kami juga membutuhkan peran serta masyarakat untuk mengawasi adanya kegiatan serupa,” tukasnya.(cok/c)

CILEUNGSI –Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Cileungsi–Jonggol pada Rabu (4/2) siang. Angkot menghantam minibus tepat di depan Gerbang Citraland, Cileungsi. Saksi mata sekaligus Security Citraland, Asep, mengatakan kecelakaan bermula saat minibus yang dikemudikan seorang perempuan yang membawa dua anak hendak berbelok masuk ke kawasan Citraland.

”Saat itu posisi minibus sudah masuk untuk belok. Dari jarak jauh sudah pasang lampu sein, cuma dari arah lawan, angkot tidak mau memberi jalan,” ujarnya kepada Radar Bogor. Karena tidak mendapat ruang, pengemudi minibus diduga menambah kecepatan untuk memotong arus kendaraan dari arah berlawanan hingga akhirnya terjadi tabrakan. ”Alhamdulillah tidak ada (korban jiwa), hanya luka-luka akibat pecahan kaca,” jelasnya.

Saat kejadian, angkot diketahui membawa sekitar delapan orang penumpang. Seluruh penumpang dalam kondisi selamat dan langsung dialihkan ke angkot lain untuk melanjutkan perjalanan. Sementara minibus ditumpangi tiga orang. Usai kejadian, pihak keamanan Citraland langsung melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut. Kecelakaan tersebut kemudian ditangani oleh aparat kepolisian setempat. (Cr1/c)

Pekerja Hanyut

Ditemukan Tewas

GUNUNG SINDUR –Pekerja proyek perbaikan Jembatan Leuwiranji yang terpeselet dan hanyut di Sungai Cisadane telah ditemukan. Pria yang diketahui bernama Frangky (29) itu ditemukan di wilayah Serpong, Tangerang dalam kondisi meninggal dunia. Jasadnya ditemukan setelah dilakukan pencarian selama tiga hari sejak dinyatakan hilang pada Minggu (1/2) sekitar pukul 20.00 WIB.

Koordinator Unit Siaga SAR Bogor, Muhammad Fazry mengatakan, Jasad Frangky ditemukan pertama kali oleh warga setempat pada Rabu (4/2) sekitar pukul 08.40 WIB.

”Ditemukan oleh warga yang hendak ke sungai, kemudian warga melapor ke petugas dan kami lakukan evakuasi di lokasi ditemukannya di Serpong,” ujarnya saat dikonfirmasi Radar Bogor. Menurut Fazry, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup dan tersangkut di bibir Sungai Cisadane. Saat ditemukan, korban masih mengenakan celana warepack meski tanpa baju dan alas kaki.

Dari ciri-ciri tersebut, petugas segera mengidentifikasi dan membenarkan bahwa jasad tersebut merupakan pekerja perbaikan Jembatan Leuwiranji yang sebelumnya terpeleset dan hanyut di Sungai Cisadane. ”Korban ditemukan sekitar 10 Kilometer dari titik kejadian, setelah evakuasi, kami bawa ke RSUD Tangerang,” jelasnya. Petugas pun telah menghubungi pihak keluarga korban. Saat ini, jasad korban telah dibawa oleh pihak keluarga untuk bawa ke rumah duka dan dimakamkan.(cok/c)

FOTO: MUHAMMAD ALI/RADAR BOGOR
RINGSEK: Petugas mengevakuasi angkutan kota yang rusak usai terlibat kecelakaan dengan minibus di Jalan Raya Cileungsi–Jonggol, tepatnya di depan Gerbang Citraland, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu (4/2/2026).
FOTO: UPT DLH PENGELOLAAN SAMPAH WILAYAH VII JASINGA
lokasi
FOTO:
FOTO: BPBD KABUPATEN BOGOR
EVAKUASI: Petugas SAR saat mengevakuasi jasad Frangky (29), pekerja perbaikan Jembatan Leuwiranji yang hanyut di Sungai Cisadane beberapa waktu lalu.
FOTO: MUHAMMAD ALI/RADAR BOGOR

KRB Sabet Penghargaan Internasional

BOGOR-Kebun Raya Bogor (KRB) kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Destinasi wisata ikonik di Kota Bogor ini meraih ASEAN Sustainable Tourism Award 2026 dalam kategori Urban di ajang ASEAN Tourism Awards yang digelar di Cebu, Filipina, Jumat (30/1) malam. Adapun, penghargaan ini menegaskan posisi Kebun Raya Bogor sebagai destinasi unggulan yang berhasil memadukan konservasi alam, edukasi lingkungan, dan pelayanan pariwisata berstandar internasional. Proses penilaian ketat dilakukan berdasarkan efektivitas manajemen lingkungan, keterlibatan masyarakat, dan pelestarian keanekaragaman hayati

di tengah kota. Penghargaan diterima langsung oleh Direktur PT Mitra Natura Raya (MNR) Marga Anggrianto, pengelola pariwisata Kebun Raya Bogor yang bermitra dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). “Penghargaan ini adalah apresiasi bagi seluruh pihak yang telah menjaga keseimbangan antara konservasi lingkungan dan pariwisata. Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan agar Kebun Raya Bogor menjadi destinasi wisata lingkungan kelas internasional,” kata Marga Anggrianto. ASEAN Tourism Awards adalah bagian dari ASEAN Tourism Forum (ATF), forum pariwisata tahunan

terbesar di Asia Tenggara. ATF 2026 mengusung tema penguatan pariwisata pasca-pandemi yang hijau dan tangguh, dengan agenda utama pertemuan tingkat menteri dan Travel Exchange (TRAVEX). Tahun ini, Indonesia menonjol melalui Kebun Raya Bogor, yang berhasil mengintegrasikan konservasi, riset botani, dan kenyamanan publik. Dengan lebih dari 12.000 spesimen tumbuhan, Kebun Raya Bogor menunjukkan bahwa pariwisata dan lingkungan bisa berjalan seiring secara berkelanjutan. Keberhasilan ini diharapkan memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata hijau di kancah ASEAN dan internasional.(ded)

DPRD Usul

Tambah Mobil Rescue

BOGOR –Optimalisasi layanan pemadam kebakaran (Damkar) Kota Bogor menjadi fokus tahun 2026. Komisi IV DPRD Kota Bogor mendorong pemerintah menambah satu unit mobil rescue dan memindahkan Pos Damkar Yasmin ke Curug agar akses tanggap darurat lebih cepat. Anggota Komisi IV, Banu Lesamana, menilai Pos Damkar Yasmin sudah tidak ideal untuk menangani bencana. Pos baru di Curug dianggap lebih strategis karena dapat menjangkau wilayah Barat Kota Bogor hingga Tanah Sareal. “Kami mendukung penuh rencana ini. Lokasi di Curug sangat strategis untuk mempercepat akses penanganan kebakaran maupun kedaruratan lainnya,” kata Banu. Tidak hanya itu, Komisi IV juga mendorong pembangunan Pos Damkar di setiap kecamatan, khususnya wilayah Bogor Selatan. Pemanfaatan aset milik Pemkot yang belum diserahkan developer akan menjadi lokasi potensial pos baru. Selain infrastruktur, kebutuhan armada juga menjadi sorotan. Saat ini Damkar Kota Bogor memiliki dua unit mobil rescue, di mana satu unit sudah tidak layak pakai. Target ideal armada adalah lima unit. Tahun 2026 direncanakan penambahan satu unit baru, dan pengadaan lanjutan akan dilakukan pada 2027. “Mobil rescue ini sangat penting karena laporan masyarakat tidak hanya soal kebakaran. Banyak panggilan darurat medis atau penyelamatan lain yang membutuhkan armada ini,” jelas Banu. Meski dengan keterbatasan armada, kinerja Damkar Kota Bogor mendapat apresiasi tinggi. Berdasarkan data, waktu tanggap rata-rata mencapai 9,6 menit, melebihi standar nasional. Pencapaian ini menempatkan Damkar Kota Bogor sebagai salah satu unit terbaik di tingkat Jawa Barat maupun nasional.(bay/c)

Tancap Gas Tata Kota

 Sambungan dari Hal 12

Wali Kota Bogor Dedie

Rachim mengatakan, Presiden Prabowo secara khusus memberikan perhatian terhadap Kota Bogor. Mereka diminta agar mengembalikan identitas sebagai kota yang indah, tertib, dan bersih.

“Presiden beberapa kali menyampaikan langsung kepada saya beliau ingin Kota Bogor dikembalikan keindahannya, ketertibannya, dan kebersihannya. Salah satu yang harus dibenahi adalah penataan spanduk, billboard, dan videotron agar lebih mempercantik wajah kota,” katanya.

Menurut Dedie, pesan tersebut akan menjadi prioritas Pemkot Bogor ke depan, sejalan dengan citra Bogor sebagai kota dalam taman. Penataan ruang kota dinilai penting untuk menciptakan kenyamanan masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik kota. “Ini akan menjadi perhatian serius

Pemkot Bogor agar wajah kota semakin rapi, indah, dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, arahan Presiden terkait penertiban spanduk, reklame, hingga kabel utilitas sejatinya telah mulai dijalankan Pemkot Bogor sejak tahun 2025. Hingga kini,

Bocah Hanyut Ditemukan Tewas

 Sambungan dari Hal 12

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin turut bertakziah ke rumah duka dan menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban. Dalam kunjungannya, Jenal mengaku terharu setelah mendengar pesan terakhir yang sempat disampaikan MD kepada orang tuanya. Korban sempat meminta uang sebesar Rp150 ribu kepada sang ayah. Uang tersebut renca-

nanya akan digunakan untuk mentraktir ibunya makan bersama saat ulang tahunnya pada 16 Februari mendatang. “Saya cukup terharu. Almarhum ingin mentraktir ibunya makan mi gacoan karena pada 16 Februari nanti tepat hari ulang tahunnya,” ujar Jenal kepada awak media. Jenal mengajak masyarakat Kota Bogor untuk mendoakan agar almarhum MD meninggal dalam keadaan khusnul khotimah dan ke-

luarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian korban. Operasi pencarian dilakukan selama kurang lebih 15 jam hingga akhirnya korban berhasil ditemukan. “Kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat. Kolaborasi antarinstansi, termasuk relawan, Damkar, dan BPBD Kabupaten Bogor, sangat

berarti bagi kami,” terangnya.

Di akhir pernyataannya, Jenal kembali mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya saat bermain di sekitar sungai.

“Dalam satu minggu ini sudah ada dua korban hanyut dan tenggelam di Sungai Cisadane. Orang tua harus lebih waspada dan memastikan anak-anak bermain di tempat yang aman,” pungkasnya. (bay/c)

Eks Imigrasi Jadi Kantor Pemkot

 Sambungan dari Hal 12

Pemanfaatan aset negara tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Pinjam Pakai Barang Milik Negara (BMN) antara Wali Kota Bogor Dedie Rachim dan Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Asep Kurnia. Penandatanganan berlangsung di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Rabu (4/2). Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, kerja sama ini merupakan bentuk kolaborasi pemerintah pusat dan daerah untuk menjawab keterbatasan ruang perkantoran

di Kota Bogor. “Pemkot Bogor membutuhkan ruang kantor yang memadai untuk mendukung layanan publik. Alhamdulillah, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memiliki gedung eks Kantor Imigrasi di Jalan Ahmad Yani dengan luas sekitar 900 meter persegi yang bisa dimanfaatkan,” ujar Dedie. Ia menjelaskan, pemanfaatan gedung tersebut juga berkaitan dengan rencana pembangunan underpass Kebon Pedes. Proyek itu berdampak pada keberadaan Kantor Kecamatan Tanah Sareal yang harus direlokasi ke lokasi yang lebih strategis dan representatif.

“Nah, kebetulan kita punya rencana pembangunan underpass Kebon Pedes, sehingga harus memikirkan kantor Kecamatan Tanah Sareal. Gedung eks Imigrasi ini menjadi salah satu solusinya,” jelasnya. Dedie menambahkan, rencana pemanfaatan aset negara tersebut telah disampaikan kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan mendapat persetujuan melalui skema pinjam pakai. Untuk jangka pendek, gedung eks Kantor Imigrasi akan digunakan sebagai Kantor Satpol PP Kota Bogor. Hal ini menyusul berakhirnya masa pinjam pakai kantor Satpol

PP yang sebelumnya menempati lahan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Sebelumnya kantor Satpol PP berada di lahan milik Pemprov Jawa Barat dan masa pinjam pakainya telah habis. Maka, sambil menunggu pembangunan underpass Kebon Pedes, gedung ini dimanfaatkan sebagai kantor sementara Satpol PP,” ucapnya. Pemkot Bogor berharap, pemanfaatan gedung eks Imigrasi tersebut dapat mengoptimalkan aset negara sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Tanah Sareal. (uma/c)

penertiban terus dilakukan secara bertahap di berbagai titik kota. Berdasarkan data Pemkot Bogor, sebanyak 14.219 reklame nonpermanen telah ditertibkan. Reklame tersebut terdiri dari spanduk, umbul-umbul, banner, hingga pamflet. Selain itu, sebanyak 63 reklame permanen juga telah diturunkan dari sejumlah lokasi strategis. Tak hanya itu, penataan kabel utilitas turut dilakukan guna menjamin keselamatan, kerapian, dan kenyamanan ruang kota. Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menambahkan, penertiban tersebut telah dilakukan sejak awal dirinya bersama Wali Kota Bogor dilantik. Langkah itu merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden yang menekankan

pentingnya kebersihan dan estetika kota.

“Saat saya dilantik dan Pak Wali memerintahkan, billboard yang dianggap sampah visual itu harus ditertibkan,” ujar Jenal kepada Radar Bogor di sela Rakornas di SICC. Ia menyebut, Pemkot Bogor telah merobohkan puluhan billboard yang berada di kawasan pusat kota, khususnya di sekitar Sistem Satu Arah (SSA) dan kawasan Istana Bogor. Ini tak lain untuk mengembalikan estetika kawasan strategis tersebut. “Totalnya ada 61 billboard yang kita tertibkan,” ungkapnya. Jenal menambahkan, penataan ruang kota menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bogor dalam mendukung Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang

dicanangkan Presiden Prabowo. Menurutnya, penertiban spanduk dan baliho penting untuk mendukung kenyamanan warga maupun wisatawan. “Di Bogor, sejak awal dilantik, saya mengajak siswa-siswi, ormas, RT/RW, camat, untuk bebersih di pusat-pusat kota,” katanya. Ke depan, Pemkot Bogor juga berencana melakukan pendataan ulang terhadap billboard yang tidak memiliki izin. Bahkan, opsi moratorium reklame tengah disiapkan sebagai bagian dari penataan berkelanjutan. “Awalnya instruksi di sepanjang jalur SSA. Ke depan, mungkin bulan depan saya minta Bapenda mendata ulang billboard yang tidak memiliki izin, dan tidak ada kompensasi lagi untuk kita lakukan moratorium,” pungkasnya. (uma/c)

Ayo Bersatu Lawan Kanker!

 Sambungan dari Hal 12

Peringatan yang berlangsung di Balai Kota Bogor ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penyintas kanker sekaligus mendorong deteksi dini bagi warga. Ketua Harian Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bogor, dr. Rubaeah, mengatakan kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian edukasi yang telah dimulai sejak awal, termasuk webinar kesehatan bertema “Bersatu dalam Keunikan: Perawatan Kanker Berpusat pada Individu untuk Pencegahan dan Pengobatan yang Adil dan Efektif” “Dari semua rangkaian hingga peringatan tingkat kota, diharapkan masyarakat peduli dengan penyintas kanker dan menjaga kesehatan melalui pencegahan serta deteksi dini,” ujar dr. Rubaeah, Selasa (3/2). Acara puncak diawali dengan apel di Balai Kota yang diikuti sekitar 150 peserta, terdiri dari pengurus YKI, direktur rumah sakit, organisasi profesi, perangkat daerah, hingga persatuan organisasi wanita. Tema kegiatan, United by Unique atau Bersatu dalam Keunikan, menegaskan bahwa setiap penyintas kanker memiliki tantangan berbeda, namun persatuan dalam harapan dan kepedulian menjadi kekuatan bersama. Dalam momen ini, beberapa tenant lokal seperti Kopi Nako, Bubur Ayam Kabita, dan Dev Bakery menggelar kegiatan charity untuk penyintas kanker. Berbagai pesan edukatif dan

penyemangat pun disebarluaskan, termasuk slogan: “Bersatu Melawan Kanker, Mulai dari Perhatian dan Deteksi Dini. Lebih peduli, lebih waspada, lebih sayang pada diri sendiri untuk mengurangi risiko kanker.” Ketua YKI Kota Bogor, Yantie Rachim, menegaskan komitmennya dalam meningkatkan deteksi dini kanker melalui skrining gratis di kantor kecamatan, webinar edukasi, serta kegiatan Stoma Care Week untuk mendukung dan memberi edukasi bagi masyarakat. “Setiap penyintas kanker unik, namun melalui kepedulian dan edukasi, kita bisa memper kuat mereka dan mendorong perubahan positif dalam masyarakat,” pungkas Yantie. (ded)

Sempat Divonis Stadium Empat dan Hampir Menyerah

 Sambungan dari Hal 12

Dosen Fakultas Hukum Universitas Pakuan ini merupakan penyintas kanker payudara yang sempat divonis stadium empat. Pada peringa tan Hari Kanker Sedunia, Rabu (4/2), Mustika membagikan perjalanan hidupnya yang penuh air mata, doa, dan keyakinan akan pertolongan Tuhan. Mustika mengisahkan, kanker payudara pertama kali terdeteksi pada Maret 2024. Saat itu, dokter mendiagnosis kanker stadium 2B dan menyarankan operasi segera. Operasi pertama pun dijalani

tanpa menunda waktu. Namun delapan bulan berselang, kondisinya justru memburuk. Mustika mengalami penurunan kesadaran dan harus dirawat intensif di ruang ICU selama empat hari dalam keadaan koma. Pada fase kritis itu, kanker yang dideritanya berkembang menjadi stadium empat. “Dokter sudah angkat tangan. Saya bahkan dikeluarkan dari ICU. Keluarga, kerabat, mahasiswa, alumni datang menjenguk untuk terakhir kalinya,” tutur Mustika kepada Radar Bogor. Di tengah kondisi yang nyaris

tanpa harapan, Mustika mengalami peristiwa yang ia yakini sebagai mukjizat. Ia perlahan sadar dari koma, dan kondisi kesehatannya mulai membaik. Perkembangan tersebut bahkan membuat tim medis terkejut. Setelah sadar, perjuangan belum usai. Mustika kembali menjalani dua kali operasi lanjutan, disusul enam kali kemoterapi. Pada awal pengobatan, ia bahkan masih harus belajar berjalan dengan bantuan kursi roda. “Dari kursi roda, pelan-pelan bisa jalan sendiri. Kemoterapi dilakukan setiap tiga minggu.

Sampai akhirnya kemo ketiga, saya sudah bisa menyetir sendiri hingga kemo keenam,” kenangnya. Di tengah beratnya pengobatan, Mustika tetap berusaha produktif. Ia menyelesaikan studi doktoral (S3) yang sedang ditempuh, bahkan menuangkan refleksi hidupnya melalui sebuah novel. “Selama saya sakit sampai sekarang, saya sudah selesai S3. Meski sakit, saya tetap berkarya,” ungkapnya. Titik balik paling menentukan terjadi setelah kemoterapi keenam dan operasi mastektomi. Hasil pemeriksaan

patologi anatomi pascaoperasi menyatakan Mustika bersih dari kanker. “Setelah operasi mastektomi, hasil lab patologi menyatakan saya bersih dari kanker,” ucapnya. Kabar tersebut diterima Mustika pada 20 November 2025. Bahkan dugaan awal adanya metastasis ke paruparu dipastikan tidak terbukti. Seluruh hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi yang bersih. Mustika mengaku, kekuatan terbesarnya datang dari kedua anaknya. Sebagai orang tua tunggal dengan dua anak yang masih kecil, ia merasa harus

bertahan dalam kondisi apa pun. Saat koma, ia masih mengingat suara anaknya yang seolah memanggilnya untuk bangun. “Saya dengar suara anak saya bilang, ‘Mama bangun dong, kan mama mau lihat aku jadi dokter bedah’,” katanya dengan mata berkaca-kaca. Kini, meski telah dinyatakan sembuh, Mustika masih rutin menjalani kontrol kesehatan setiap tiga bulan dan mengonsumsi obat harian untuk mencegah kanker kembali. Ia juga harus menjalani menopause dini sebagai bagian dari proses pengobatan.

Pengalaman nyaris kehilangan nyawa itu mengubah cara pandangnya terhadap hidup. Mustika mengaku kini lebih bersyukur dan memilih menjalani hidup dengan penuh makna. “Sekarang ingin berbuat baik saja terus,” ujarnya. Di Hari Kanker Sedunia, Mustika berpesan kepada para pejuang kanker agar tidak menyerah dan terus menggenggam harapan. “Terus berjalan, terus semangat, dan gantungkan harapan kepada Allah. Sesungguhnya kita adalah orang-orang pilihan Tuhan yang kuat,” pungkasnya. (*)

SIMULASI: Petugas Damkar Kota Bogor melakukan sumulasi kesiap siagaan bencana di Balaikota Bogor Jalan Juanda, Kota Bogor.
TERIMA PENGHARGAAN: Kebun Raya Bogor meraih ASEAN Sustainable Tourism Award 2026 dalam kategori Urban di ajang ASEAN Tourism Awards yang digelar di Cebu, Filipina.

INDONESIA VS JEPANG

Saatnya Menang!

DAFTAR PEMAIN TIMNAS INDONESIA DI PIALA ASIA

Muhammad Nizar (Kiper)

Ahmad Habiebie (Kiper)

Rizki Xavier Mochammad Iqbal

Israr Megantara

Samuel Eko

Syauqi Saud

Ardiansyah Nur Rio Pangestu

Firman Ardiansyah

Reza Gunawan

Dewa Rizki Amanda Brian Ick

Yogi Saputra

Pelatih: Hector Souto DAFTAR PEMAIN JEPANG DI PIALA ASIA AFC FUTSAL 2026

Fabio Fiuza (Kiper)

Hiroshi Tabuchi (Kiper) Shunta Uchimura

JAKARTA–Indonesia akan menghadapi Jepang di semifinal AFC Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta pada Kamis (5/2) malam ini (live MNCTV, Vision+ dan YouTube Federasi Futsal Indonesia pukul 19.00 WIB).

Timnas Futsal Indonesia melaju ke semifinal AFC Futsal 2026 setelah menang atas Vietnam 3-2, Selasa (3/2) malam. Tim Merah Putih bakal menghadapi Jepang di babak 4 besar yang menumbangkan Afghanistan dengan skor telak 6-0.

Penampilam Timnas Futsal Indonesia di semifinal AFC Futsal 2026 menjadi rekor pertama kali Garuda mencapai babak 4 besar. Tim besutan Hector Souto belum pernah kalah sejak fase grup, dan tim Asia Tenggara ketiga yang mencapai babak semifinal AFC Futsal.

timnya saat ini adalah melaju ke babak final.

Laga Timnas Futsal Indonesia vs Jepang diprediksi berjalan ketat. Kedua tim bakal bersaing memburu tiket lolos ke laga final. Timnas Indonesia mampu menang atas Vietnam 3-2 di babak perempat final, sedangkan Jepang sukses menaklukkan Afghanistan 6-0. Timnas Futsal Indonesia memiliki catatan cukup apik di babak penyisihan. Tim besutan Hector Souto finis sebagai juara Grup A setelah meraih kemenangan atas Korea Selatan dan Kirgistan, dan bermain imbang dengan Irak. Jelang laga kontra Jepang, performa Timnas Indonesia diharapkan tetap konsisten dan tampil dengan usaha maksimal. Pelatih Hector Souto mengungkapkan bahwa target

“Targetnya adalah mencapai final, ini akan menjadi pertarungan ketat. Kami berharap bisa bersaing dengan baik dan menjaga pertandingan hingga menit terakhir. Saya pikir jika kami mencetak gol lebih dulu, kami akan lebih dekat dengan kemenangan,” kata Souto. Di kubu seberang, Jepang juga memiliki rekor belum terkalahkan sejak penyisihan grup. Samurai Biru membukukan 3 kemenangan atas Australia, Tajikistan dan Uzbekistan. Tim asuhan Kensuke Takahashi juga tercatat sebagai tim paling produktif dengan total 17 gol dan kemasukan 6 gol. Di atas kertas, Jepang masih menjadi salah satu Timnas futsal terbaik di Asia bersama Iran. Samurai Biru tercatat 4 kali menjadi juara Piala Asia Futsal yang terakhir diraih pada 2022. Jepang juga punya komposisi pemain-pemain terbaik di Asia. Secara head to head, Jepang lebih unggul ketimbang Timnas Indonesia. Jepang baru sekali menang atas Timnas Indonesia dengan skor 3-2 di babak perempat final Piala Asia Futsal 2022. Samurai Biru saat itu sukses meraih gelar juara. Kendati begitu, Timnas Indonesia memiliki modal positif yakni kemenangan 1-0 atas Jepang di laga uji coba Four Nations Cup 2025. Meski kala itu Jepang tampil yang berbeda dengan Piala Asia 2026, namun Timnas Indonesia diprediksi memberikan perlawanan ketat di AFC Futsal 2026 kali ini.(trt)

2 PERTEMUAN TERAKHIR

30/01/2025

Indonesia vs Jepang 1-0 (Four Nations Cup 2025) 04/10/2022

Jepang vs Indonesia 3-2 (AFC Futsal Asian Cup 2022)

5 PERTANDINGAN TERAKHIR TIMNAS INDONESIA

03/02/2026

Indonesia vs Vietnam 3-2 (AFC Futsal 2026)

31/01/2026

Indonesia vs Irak 1-1 (AFC Futsal 2026)

29/01/2026

Kirgistan vs Indonesia 3-5 (AFC Futsal 2026)

27/01/2026

Indonesia vs Korea Selatan 5-0 (AFC Futsal 2026)

19/12/2025

Indonesia vs Thailand 6-1 (SEA Games)

5 PERTANDINGAN TERAKHIR JEPANG

03/02/2026

Jepang vs Afghanistan 6-0 (AFC Futsal 2026)

01/02/2026

Jepang vs Uzbekistan 2-1 (AFC Futsal 2026)

30/01/2026

Tajikistan vs Jepang 0-3 (AFC Futsal 2026)

28/01/2026

Jepang vs Australia 6-2 (AFC Futsal 2026)

22/12/2025

Jepang vs Polandia 1-3 (Friendly Match)

kontes slam dunk IBL All-Star 2025.

Atlet Popda dan Peparda Terima Bonus

BOGOR–Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberikan bonus kepada atlet pelajar peraih medali pada ajang Popda dan Peparda Jawa Barat 2025 di Kota Bandung mendapat perhatian serius dari kalangan olahraga di Kota Bogor. Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Pemkot Bogor telah menetapkan besaran bonus bagi atlet pelajar peraih medali emas perorangan sebesar Rp25 juta. Kebijakan ini menjadi bentuk apresiasi atas prestasi atlet pelajar Kota Bogor pada ajang Popda dan Peparda Jabar 2025. Pada ajang Popda Jabar 2025, Kontingen Kota Bogor berhasil menembus lima besar klasemen akhir dengan raihan total 76 medali, terdiri dari 24 emas, 28 perak, dan 24 perunggu. Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna, mengaku bangga atas keseriusan dan. komitmen Pemkot Bogor dalam memberikan perhatian kepada atlet pelajar berprestasi.

“Kami dari KONI Kota Bogor merasa senang dengan perhatian Pemkot Bogor melalui

Dispora yang telah merencanakan pemberian bonus bagi atlet pelajar peraih medali di Popda dan Peparda Jabar 2025,” ujar Dedy, Rabu (4/2) kemarin. Menurutnya, pemberian bonus tersebut diyakini akan memberikan motivasi positif bagi atlet pelajar serta berdampak pada peningkatan pembinaan olahraga di Kota Bogor. Selain itu, lanjut Dedy, kebijakan ini juga diharapkan dapat memacu semangat para atlet pelajar Kota Bogor yang diproyeksikan tampil pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. “Tidak menutup kemungkinan atlet-atlet pelajar peraih medali Popda Kota Bogor akan menjadi bagian dari Kontingen Kota Bogor pada Porprov Jabar 2026,” pungkasnya. Rencananya, pemberian bonus bagi atlet pelajar Kota Bogor peraih medali Popda dan Peparda Jabar 2025 akan dilakukan bersamaan dengan kegiatan Kick-off Porprov Jabar 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (8/2) mendatang.(rur)

JAKARTA–IBL All Star 2026 resmi kembali ke Bandung. Keputusan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang sejak terakhir kali ajang tersebut digelar di Kota Kembang pada 2012. Bandung dipilih bukan semata soal lokasi. Kota ini memiliki sejarah panjang dalam perkembangan basket Indonesia. Bandung juga dikenal memiliki basis penggemar yang fanatik. Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah menilai, antusiasme publik Bandung selalu menonjol. Sepanjang kompetisi, jumlah penonton di Bandung konsisten berada di atas ratarata. Menurut Junas, budaya basket di Bandung sudah mengakar sejak lama. ”Dari dulu, Bandung adalah salah satu kota dengan fanatisme basket yang besar di Indonesia,” ujar Junas. Selain dukungan penonton, kesiapan infrastruktur turut

memperkuat keputusan IBL. Renovasi C-Tra Arena yang kini berganti nama menjadi Bandung Arena, dinilai semakin memadai untuk menggelar event berskala nasional. Meski pembenahan dilakukan secara bertahap, fasilitas di Bandung Arena disebut terus menunjukkan peningkatan. Hal itu mendorong IBL mengajukan usulan kepada Pemerintah Kota Bandung agar ajang All Star digelar di venue tersebut.

”Walaupun bertahap, tetapi semakin membaik dari waktu ke waktu. Setelah diresmikan jadi Bandung Arena, saya mengusulkan kepada Walikota Bandung untuk menggelar IBL All Star di sini,” tegas Junas. Adapun IBL All Star 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 April. Penyelenggaraan tidak hanya berfokus pada satu laga utama, tetapi akan dikemas dalam rangkaian kegiatan. (jpc)

FOKUS : Para pemain Timnas Futsal Indonesia menjalani latihan jelang semifinal Piala Futsal Asia 2026 melawan jepang.
(ILUSTRASI)
(ILUSTRASI)

Ayo Bersatu Lawan Kanker!

BOGOR–Kota Bogor menyala merah muda pada Rabu (4/2) dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia 2026. Lampu bercahaya pink menghiasi ruas jalan protokol, sementara videotron, baliho, billboard, dan spanduk di jalan, rumah sakit, klinik, serta puskesmas menebar pesan edukasi tentang kanker.

Tancap Gas Tata Kota

Pemkot Ikuti Arahan Presiden

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bakal melanjutkan penataan wajah kota sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Arahan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin (2/2).

Rusganda,

Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Sentul, Kabupaten Bogor.

BOGOR-Bocah berusia delapan tahun berinisial MD, yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Cisadane, Kelurahan Gunung Batu, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, Rabu (4/2). Korban ditemukan berjarak sekitar 1,7 kilometer dari titik awal dilaporkan hanyut.

BOGOR-Pemerintah Kota (Pemkot)

Bogor resmi memanfaatkan gedung eks Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor di Jalan Ahmad Yani untuk kebutuhan perkantoran pemerintah. Dalam

waktu dekat, gedung tersebut akan difungsikan sebagai Kantor Satpol PP Kota Bogor, sebelum nantinya digunakan sebagai Kantor Kecamatan Tanah Sareal.

Vonis kanker stadium lanjut kerap menjadi pukulan terberat dalam hidup seseorang. Rasa sakit, ketakutan, hingga bayang-bayang kematian sering kali membuat harapan nyaris padam. Namun kisah Mustika Mega Wijaya membuktikan, harapan bisa tetap hidup bahkan di titik paling gelap.

Laporan: FIKRI RAHMAT

UNIK: Cahaya pink menyala di Balai Kota Bogor dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia yang jatuh pada 4 Februari 2026.
BAGIKAN KISAH HIDUP: Mustika Mega Wijaya, membagikan kisah perjuangannya melawan kanker hingga dinyatakan sembuh.
FAKTA PENERTIBAN KETERANGAN
KOMPAK: (Dari kiri ke kanan) Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, Wali Kota Bogor Dedie Rachim, dan Komandan Kodim 0606/Kota Bogor, Kolonel Kavaleri Gan Gan
menghadiri

Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook