Skip to main content

Epaper Radar Bogor 3 Januari 2026

Page 1

Sabtu

3 januari 2026 14 rajab 1447 H

Terbit 12 halaman HARGA Rp5.000

Biskita Beroperasi Kembali Hari Ini, Koridor 2 Aktif

MENUNGGU BISKITA: Salah seorang penumpang menunggu armada Biskita Kota Bogor di shelter Jalan Kapten Muslihat, Jumat (2/1/2026).

Menengok Kisah Penyintas Bertahan di Pengungsian Bencana Sumatera

Masih Sempat Selamatkan Kucing Peliharaan

SCAN QR CODE untuk melihat video pengungsi berbagi dengan kucing

Di tengah keterbatasan logistik dan fasilitas pengungsian Aceh Tamiang, terselip kisah kemanusiaan yang menyentuh hati. Seorang ibu yang tidak hanya menyayangi anakanaknya, tetapi juga memperlakukan dua ekor kucing selayaknya bagian dari keluarga. Laporan: MUHAMMAD ALI

HENDI NOVIAN/RADAR BOGOR

DITERPA HUJAN: Warga menampung air hujan yang mengguyur lokasi pengungsian sementara di Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (1/2).

BERBAGI: Di tengah keterbatasan, pengungsi tetap memberi makanan untuk kucing peliharaannya di lokasi pengungsian, Jumat (1/2).

ACEH Kuburan Cina terpaksa dijadikan lokasi pengungsian warga akibat banjir bandang yang melanda kawasan tersebut. Dengan fasilitas yang sangat minim, 55 KK bertahan di area tersebut karena dinilai sebagai titik paling aman dari luapan air.

MUHAMMAD ALI

HENDI NOVIAN

Sumber: Data BNPB, 2 Desember 2025

DI ANTARA KUBURAN: Warga beraktivitas di antara tenda pengungsian sementara yang didirikan di Kuburan Cina, Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Aceh. Lokasi ini dianggap menjadi titik paling aman jika air meluap ke pemukiman.

Ancaman Pidana ”Pasal Karet” JADWAL SALAT

JAKARTA–Sejak kemarin (2/1), Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) versi terbaru resmi diberlakukan.

SUBUH 04.20 DZUHUR 12.01 ASHAR 15.27 MAGRIB 18.20 ISYA 19.31

Baca Metropolis Hal 12


DAYUNG: Pengunjung Rivera Ourbound seru-seruan menikmati wahana perahu karet.

FOTO: RIVERA OUTBOUND

Perahu air

BERPETUALANG DI RIVERA OUTBOND

Taman rekreasi Rivera Outbond bisa menjadi salah satu destinasi wisata keluarga pilihan di momen liburan tahun baru kali ini. Destinasi wisata ini menjanjikan liburan yang asik dan seru melalui kegiatan outbond dan aneka wahana. TAMAN rekreasi yang berlokasi di Jalan Bogor Nirwana Residence (BNR), Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan itu memiliki lebih dari 15 wahana. Seluruh wahana dapat dinikmati untuk segala usia di antaranya Ropes & obstacles, flying fox dengan 2 lintasan, kursi sultan, wall climbing, ezy roller, trampolin, mobil listrik, panahan, perahu air, canoe. Semua wahana permainan di Rivera juga dilengkapi dengan alat pengaman yang sesuai standar, dan pastinya aman dan nyaman untuk pengunjung. Selain itu ada juga Taman Jepang dan Taman Belanda, dimana pengunjung dapat menyewa kostum ala kedua negara tersebut. Rivera juga dilengkapi dengan kehadiran Taman Burung. Ada juga area Taman Rusa, dimana pengunjung bisa langsung memberi makan rusa. Di sini pengunjung juga dapat menikmati kegiatan edukasi yaitu agri agro, dimana pengunjung bisa belajar menanam sayur sayuran dan hasilnya bisa dibawa pulang, fun farming, melukis gerabah. General Manager Rivera, Firanto mengatakan pada momen liburan tahun baru kali ini Rivera juga menyuguhkan berbagai event menarik yang akan menambah keceriaan. “Setiap harinya selalu ada berbagai event yang bisa dinikmati oleh keluarga, diantaranya ada story telling, animal show, angklung, perkusi show, live music dan akan ada banyak hadiah menarik, doorprize dan games,” jelasnya. Selain menikmati rangkaian hiburan dan pertunjukan, pengunjung dapat mengeksplorasi berbagai wahana outbound dan edutainment yang tersedia di kawasan Rivera, mulai dari aktivitas edukatif hingga wahana rekreasi yang ramah anak. Seluruh program ini dirancang untuk memberikan pengalaman liburan yang menyenangkan dan variatif selama musim liburan akhir tahun. (*)

Wall climbing A O: B FOT

KRIE

LAN

D

PANJAT: Pengunjung perempuan sedang mencoba wahana panjat dinding di Rivera Outbound.

FLYING FOX: Pengunjung anak bersiap menikmati wahana flying fox. KOSTUM: Pengunjung berkostum jepang berfoto di area Rivera Outbound.

FOTO : AKU

Taman Jepang FOTO: AKUN INSTAGRAM @ RAVINDRA.RAVINKA

Promo Liburan Tahun Baru MEMASUKI musim liburan akhir tahun, Rivera taman rekreasi yang menyediakan berbagai aktivitas serta wahana outdoor dan edukasi yang berada di kawasan Bogor Nirwana Residence, menghadirkan berbagai promo dan event menarik dengan tema Rivera Kids Funfest. General Manager Rivera, Firanto mengatakan, Rivera sudah menyiapkan harga promo tiket terusan selama periode liburan yaitu Rp88.000 per orang dari harga normal Rp125.000 per orang. Dengan promo tersebut, pengunjung juga akan mendapatkan gratis es krim dan gratis masuk taman burung, serta diskon 50 persen per sewa kostum Jepang dan Belanda. Promo harga tersebut berlaku dari tanggal 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Harga promo tersebut sudah termasuk terusan sembilan wahana. Selain pembelian tiket di loket, tiket liburan Rivera juga dapat dibeli secara online lebih hemat melalui website resmi di ticket. riveraoutboundbogor.com. Untuk harga tiket masuknya saja Rp35.000 per orang, sudah termasuk gratis masuk taman burung, jelas Firanto. (*)

Flying fox

Tiket terusan selama periode liburan:

Rp 88.000

HARGA TIKET DAN FASILITAS

N INS

TAGR

AM @

KIRAW

Harga normal:

N_WK

WK

RP125.000 per orang

Tiket masuk saja:

RP35.000

per orang

per orang

FASILITAS RIVERA OUTBOUND

Ropes and obstacles

Kursi sultan Ezy roller

Trampolin

Panahan

SUNGAI: Pengunjung tengah menikmati aktivitas wahana air di Rivera Outbound. FOTO: JP BOGOR

Taman Belanda

Mobil listrik Canoe

Melukis gerabah

Fun farming

Kegiatan edukasi yaitu agri agro

Taman Rusa

Taman Burung KELILING: Pengunjung sedang berkeliling dengan mobil listrik.

FOTO: RIVERA OUTBOUND


MIMBAR BEBAS

3

Sampaikan opini, saran, dan kritik Anda tentang berbagai kebijakan pemerintah, dan layanan publik seperti: PLN, PDAM, PT Pos, telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/paspor/sertifikat tanah, dll.

Radar Bogor juga memberi kesempatan kepada para tenaga pengajar/guru/dosen yang ingin menulis opini untuk pengembangan profesi. Juga kepada para mahasiswa yang ingin menulis opini tentang suatu topik, sebagai bentuk sikap kritis untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di era sekarang.

Informasi lebih lanjut, hubungi

0852 9960 0773 JADWAL SIM KELILING POLRESTA KOTA BOGOR

KHUSUS PERPANJANGAN SIM A DAN C

Senin Mall BTM & Mall Jambu Dua Selasa Mall Boxies Tajur & Lotte Grosir Sholis Rabu Mall Jambu Dua & Lippo Plaza Kbn. Raya Kamis Mall BTM & Mall Boxies Tajur Jumat Lotte Grosir Sholis & Mall Jambu Dua Sabtu Mall Jambu Dua & Mall BTM Minggu Burger King Pajajaran Waktu pendaftaran: 07.00-10.00 WIB

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

RADAR BOGOR TV

RADAR BOGOR I SABTU, 3 JANUARI 2026 I 14 RAJAB 1447 H

PLN Bogor (0251) 8345400 Bendungan Katulampa (0251) 8334344 RS Hermina Bogor (0251) 8382525 RS Melania Bogor (0251) 8321196 Rs Pmi Bogor (0251) 8324080 RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000 RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298 Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547

RUMAH SAKIT DI BOGOR Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292 RS Azra (0251) 8318456 RS Hermina Mekarsari (021) 29232525 RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610 Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435 RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868 Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024 Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822 Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360 Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976 RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628 RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016 Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222 RSUD Ciawi (0251) 8240797 Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397 Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441 Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866 Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440 Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724 Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396 Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000 RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56 Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567 RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900 RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591 RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892 Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723 RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426 Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663 RS Asysyifaa Leuwiliang (0251) 8641142 RS Vania IGD (0251) 8380613, (0251) 8380601/8380605 RSKIA Sawojajar (0251) 8324371

Bencana Akhir Tahun di Jawa Barat SUNGGUH menyayat hati. Bencana demi bencana terjadi beruntun akhir-akhir ini di berbagai pelosok negeri. Jawa Barat kembali menyita perhatian publik. Di akhir tahun 2025, didominasi banjir, longsor, dan puting beliung, dipicu cuaca ekstrem (hujan deras dan angin kencang) serta kondisi geografis berbukit, seperti yang terjadi di Subang, Bandung Barat (Cipongkor), dan Bogor (Bojong Gede). Seperti Angin Puting beliung, merusak puluhan rumah di Pantura Subang pada awal Desember 2025; banjir dan longsor: melanda Subang (Cisalak) awal Desember, dan potensi banjir di Bandung Raya selama Nataru. Mencermati sejumlah bencana alam yang terjadi bersamaan ini, kita bisa menyimpulkan bahwa sejatinya bencana tersebut bersifat musiman. Untuk banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga jalan amblas penyebab utamanya karena curah hujan ekstrem. Untuk Jawa Barat idealnya memiliki 60% daratan berfungsi sebagai hutan lindung akan tetapi saat ini hanya tersisa 29% seperti yang diungkapkan oleh hasil kajian lingkungan DPKLTS (Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda), Jawa Barat. Kondisi tersebut menurunkan daya resapan air, meningkatkan risiko banjir, sedimentasi di waduk dan sungai, serta kerentanan longsor di kawasan hulu. Jadi, tanpa mengembalikan persentase ideal kondisi hutan lindung menyebabkan siklus bencana alam senantiasa berulang setiap musim hujan tiba. Indonesia merupakan negara rawan bencana. Namun, pemerintah menyepelekan hal tersebut hingga gelagapan ketika bencana datang. Banyak nyawa melayang. Berdasarkan realitas ini, kita bisa menilai bahwa mitigasi bencana di negeri kita begitu payah, alih-alih mampu menanggulangi bencana secara tuntas. Tidak heran, bencana alam terjadi berulang kali setiap tahunnya, bahkan memburuk saat curah hujan ekstrem. Kita bisa melihat bahwa pemerintah lamban dalam penanganan bencana. Bahkan, kita dapati banyak kebijakan penguasa yang justru menjadi penyebab munculnya bencana hingga berpotensi mendatangkan bencana baru berikutnya. Kerusakan lingkungan akibat alih fungsi lahan dan pembalakan liar justru kurang diperhatikan. Lebih parah lagi, oknum-oknum aparat menjadi beking perusakan lingkungan demi keuntungan pribadi berupa uang pelicin. Alhasil, kebijakan pembangunan eksploitatif ini menjadikan negeri ini langganan bencana. Kapitalisme memandang negara sebagai penjaga sistem ekonomi, bukan penjaga rakyat. Di sinilah letak ironi terbesar. ainurohmah66@gmail.com

Cantumkan nama dan alamat lengkap, nomor telepon yang bisa dihubungi, nomor pelanggan (untuk layanan PDAM/PLN/PT Gas) dan lampirkan fotokopi KTP. Kirimkan ke Redaksi Radar Bogor, Gedung Graha Pena, Jl KHR Abdullah Bin Nuh No 30, Yasmin, Bogor.

Hanya artikel dengan ketentuan dan memenuhi syarat yang akan dimuat. Redaksi berhak mengedit isi tulisan tanpa mengurangi substansi. Redaksi tidak bertanggung jawab atas dampak langsung maupun tidak, pascapemuatan tulisan. Terima kasih.

Ruang Digital Ancam Generasi DI PENGHUJUNG tahun 2025 ini ruang digital sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Begitulah ruang digital berkembang mengikuti zaman. Perkembangan teknologi ini merupakan suatu hal yang positif, akan tetapi tentu saja membawa dampak negatif di sisi lainnya. Sebut saja pinjol, judol, game online, dan masih banyak lainnya yang kebanyakan menyasar generasi muda sebagai target marketnya. Guna mengatasi hal ini pemerintah berencana akan membatasi akses media sosial bagi anak-anak rentang usia 13 hingga 16 tahun mulai Maret 2026 berdasarkan sesuai PP Tunas No. 17 Tahun 2025. Langkah ini juga telah

dilakukan oleh beberapa negara lain di dunia, seperti Australia. Sekilas terdengar solutif, tetapi sangat disayangkan dalam aturannya pembatasan ini mengecualikan game online. Sebuah aturan yang terlihat tidak serius karena tidak dapat mengatasi seluruh masalah yang ada. Padahal WHO telah menyebutkan bahwa game online adalah salah satu faktor yang menyebabkan kecanduan gadget pada anak-anak. Selain itu, pembatasan medsos bukanlah solusi hakiki karena hanya bersifat administratif. Berdasarkan fakta di lapangan saat ini, banyak anak yang mengakses youtube dan juga situs lainnya dengan menggunakan akun orangtua. Maka dari itu dapat kita

ambil kesimpulan bahwa pembatasan ini bukanlah solusi untuk menyelamatkan generasi remaja. Betapa usaha pembatasan yang dilakukan pasti akan ada celah untuk mengakses situs yang dibatasi. Hal yang diperlukan untuk dapat menyelamatkan generasi saat ini adalah dengan menumbuhkan kesadaran pada mereka betapa membahayakannya ruang digital ketika tidak dimanfaatkan secara tepat. Kesadaran ini tentu saja tidak dapat dibentuk dengan usaha salah satu pihak, melainkan diperlukan adanya kerjasama antara orangtua, masyarakat, sekolah, dan negara. lainilaitu@gmail.com

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

KIRIMKAN KE:

Nasib Korban Pasca Bencana Banjir BENCANA banjir yang melanda Sumatra meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat. Banyak korban jiwa berjatuhan, sementara ribuan warga terpaksa mengungsi. Tidak sedikit di antara mereka yang sakit, kehilangan keluarga, dan kehilangan tempat tinggal. Hingga kini, sebagian warga masih bertahan di tendatenda darurat dengan kondisi serba terbatas. Ironisnya, bantuan yang diharapkan justru datang dengan lambat. Kondisi ini semakin memperparah penderitaan para korban yang sangat membutuhkan pertolongan cepat dan nyata. Situasi ini menjadi bukti lemahnya perhatian dan tanggung jawab penguasa terhadap keselamatan rakyat. Kondisi tersebut tidak lepas

dari sistem yang diterapkan saat ini, yang jauh dari nilai-nilai keadilan. Ketika amanah diabaikan dan jabatan dijadikan alat untuk memperkaya diri, rakyatlah yang menjadi korban. Keserakahan segelintir orang telah melahirkan penderitaan bagi banyak orang. Sudah saatnya negeri ini kembali pada aturan yang adil dan berpihak kepada rakyat. Tegaknya hukum Islam diyakini mampu menghadirkan kepemimpinan yang amanah, cepat bertindak, dan sungguh-sungguh melindungi rakyatnya. Semoga penderitaan para korban segera berakhir dan keadilan benar-benar terwujud. Ummu Naila Cileungsi Bogor

Jadi Ibu Generasi Ideologis GENERASI hari ini lahir di tengah krisis berkelanjutan, baik krisis ekonomi, kemiskinan, kesenjangan, korupsi, sosial dan berbagai krisis lainnya yang terjadi di seluruh dunia. Seiring perkembangan dunia digital dan vitalitas yang ada dalam diri pemuda mendorong mereka untuk melakukan perubahan. Ada semangat yang menggelegak dikalangan pemuda hari ini. Pada tiap isu sosial, politik, atau kemanusiaan, respons yang datang hampir seketika,

linimasi ramai, suara lantang dan aksi cepat tersusun. Sekilas, kondisi ini tampak seperti tanda kesadaran politik yang tumbuh subur. Namun, jika dicermati lebih jauh , banyak dari energi itu menguap secepat kemunculannya . Riuh pada awalnya, tapi senyap pada pada akhirnya. Dampaknya, bukan perubahan yang terwujud, melainkan kelelahan kolektif akibat aktivisme yang terus berulang tanpa arah yang jelas. Oleh karena itu, ibu peradaban tidak boleh berdiam diri.

Generasi muda Islam harus tetap ada dalam pelukan kita. Jangan sampai mereka terjebak dalam asuhan sekuler kapitalisme. Potensi mereka harus diarahkan semata-mata demi ketinggian Islam. Ibu dan anak harus bergandengan tangan mengemban misi mulia peradaban. Dua generasi mengemban satu amanah yang sama, yaitu menghadirkan kembali kehidupan Islam dan kemuliaan umat sebagai Khairu Ummah. Oleh karenanya,dibutuhkan sosok ibu peradaban yang

Pembuangan Bayi masih Terjadi PADA hari Senin, 8 Desember 2025 ditemukan bayi Perempuan di dalam sebuah tas oranye di tempat sampah di kawasan Puri Pati . Hendro, salah satu warga setempat menyampaikan bahwa penemuan bayi itu sekitar pukul 14.00 WIB (detikjateng.com, 8/12/2025). Kisah di atas benar-benar menyedot perhatian publik. Dalam waktu sekejap sudah berhasil menjadi trending topic di jagad maya, mulai dari FB, tik tok, IG, dan yang lainnya. Berdasarkan penelusuran, selang satu minggu dari ditemukannya bayi, akhirnya diketahui bahwa pelakunya adalah ibu kandungnya sendiri yang masih berstatus pelajar. Sang ibu pun sudah mengakui perbuatannya. Bayi yang dibuang merupakan hasil hubungan NH (21) dengan kekasihnya yang masih pelajar. Kisah bayi lahir yang dibuang sudah bukan cerita baru lagi. Sebelumnya, sudah ada beberapa kisah yang serupa. Yang jelas, alasan klasik mengapa bayi-bayi tak berdosa itu dibuang atau disingkirkan adalah anak terlahir dari hubungan terlarang, yakni dari laki-lakiperempuan yang belum terikat dalam institusi pernikahan atau bisa juga dikarenakan hasil perselingkuhan. Rasa

malu atau bahkan takut diketahui orang, alhasil jejak bayi dilenyapkan. Dari sini nampak bahwa sistem kapitalisme yang masih mengungkung kehidupan masyarakat saat ini benar-benar MERUSAK. Sistem ini telah melahirkan orang-orang yang hidup serba bebas, tidak mau terikat oleh aturan manapun. Termasuk, aturan Sang Pencipta. Mana aturan yang disukai, itulah yang diambil. Mana aturan yang dibenci, itulah yang ditinggalkan. Kebebasan tanpa batas, laki-laki dan perempuan saling suka merasa boleh berbuat semaunya. Mulai dari jalan bareng, makan bareng, status pacaran, dan berlanjut ke KNPI (Kissing, Necking, Petting, dan Intercourse). Demikian, rambu-rambu manusia dilandasi oleh rasa suka dan tidak suka bukan halal-haram. Suka dilakukan, tidak suka ditinggalkan. Wajar, jika aborsi marak terjadi dan penyebaran penyakit HIV/ AIDS semakin tinggi. Kebebasan berperilaku nampak pula dalam tayangantayangan yang menampilkan keseksian perempuan dan kemachoan laki-laki. Keduanya sengaja diekspos secara terusmenerus demi meraup cuan. Di samping itu, para penonton

yang tergiur akan berlombalomba untuk ikut tampil seksi di hadapan publik dan berharap mendapat pujian dari keseksiannya. Begitu pula dengan laki-laki, ingin menunjukkan kemachoannya sebagai daya pikat kepada kaum hawa. Ibarat dua kutub magnet yang berbeda, maka akan terjadi tarikmenarik. Inilah sisi bahayanya, yaitu mengundang syahwat. Sungguh miris sekali! Merujuk pada kondisi-kondisi di atas, akhirnya wajar terjadi peningkatan gelombang syahwat di tengah-tengah masyarakat yang sudah sakit. Yang penting, suka sama suka. Tidak perlu dalam status halal. Bahkan, mereka melakukan hal demikian hanya untuk bersenangsenang. Maka, jika terjadi kehamilan tak diinginkan, ujungujungnya diaborsi atau dilahirkan, kemudian dibuang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa virus liberalisme telah merambah ke mana-mana. Sungguh daya rusaknya luar biasa! Jika kondisi demikian dibiarkan, dikhawatirkan dapat menimbulkan kerusakan yang lebih luas lagi. Oleh karena itu, sebagai muslim kita tidak boleh acuh terhadap berbagai persoalan . Usi Gunungputri

Tahun Baru, Antara Euforia dan Batas Keyakinan PERGANTIAN tahun Masehi hampir selalu disambut dengan kemeriahan. Kembang api, pesta malam, hingga berbagai hiburan menjadi pemandangan rutin di banyak tempat. Bagi sebagian orang, ini dianggap sebagai tradisi tahunan yang lumrah. Namun, di balik euforia tersebut, ada pertanyaan mendasar yang patut direnungkan: sejauh mana perayaan ini selaras dengan nilai dan keyakinan umat Islam? Dalam Islam, waktu dipandang sebagai amanah yang sangat berharga. Setiap detik kehidupan akan dimintai pertanggungjawaban. Karena itu, pergantian tahun seharusnya dimaknai sebagai mo men refleksi, bukan sekadar pesta dan hura-hura. Terlebih, perayaan Tahun Baru Masehi

memiliki akar tradisi non-Islam dan sering kali diiringi aktivitas yang bertentangan dengan nilai moral. Mayoritas ulama berpandangan bahwa umat Islam tidak diperbolehkan ikut serta dalam perayaan hari besar yang berasal dari tradisi keagamaan lain, termasuk perayaan Tahun Baru Masehi. Keharaman ini bukan semata soal kemeriahan, tetapi berkaitan dengan prinsip menjaga akidah dan identitas keislaman. Mengikuti perayaan tersebut dikhawatirkan menyeret umat pada sikap tasyabbuh, yaitu menyerupai kebiasaan ibadah atau perayaan khas agama lain. Selain aspek akidah, praktik perayaan tahun baru juga kerap diwarnai pemborosan, kelalaian dari ibadah, serta perilaku yang

menjurus pada kemaksiatan. Hal-hal inilah yang semakin menegaskan bahwa perayaan tersebut lebih banyak mudarat daripada manfaat, terutama bagi generasi muda. Islam tidak melarang kebahagiaan, tetapi memberikan batasan yang jelas. Kebahagiaan yang dibenarkan adalah yang membawa kebaikan dan tidak melanggar syariat. Karena itu, Islam menawarkan solusi yang lebih bermakna dalam menyikapi pergantian tahun. Momen ini dapat diisi dengan muhasabah diri, memperbanyak doa dan zikir, mengikuti pengajian, atau melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Rukmi Cileungsi Bogor

shalihah dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan peran dan tanggungjawabnya sebagai pendidik generasi pemimpin dan pelopor perubahan. Sebagai ibu generasi ( Ummu Ajyal ) peran ideal seorang ibu dalam Islam tidak dipahami sekedar urusan domestik, melainkan sebagai pilar peradaban yang menentukan arah kehidupan umat. Ibu memiliki tanggungjawab strategis dalam membentuk generasi yang berkualitas yang juga memiliki pemahaman ideologis. Di tengah

gempuran peradaban kapitalisme yang rusak dan merusak,ibu ideologis dituntut untuk terus belajar,serta membina dan mengembangkan diri dengan Tsaqafah Islam agar mampu menyikapi setiap peristiwa yang terjadi dengan sudut pandang Islam. Terlebih pada era baru kapitalisme,peran orang tua seolah-olah bersaing dengan platform digital yang membersamai generasi. kamiliaannisadiba@ gmail.com

Saat Permainan Tak Lagi Sekadar Mainan SEORANG anak SD berusia 12 tahun di kota Medan diduga menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri karena sang ibu kerap memarahinya dan kakanya, ditambah kekesalannya memuncak karena sang ibu menyita hp pelaku dan menghapus game yang ada di hp pelaku. Berbagai kasus kekerasan yang terjadi akibat terinspirasi oleh game online diantaranya bullying, mengakhiri nyawa sendiri, teror bom di sekolah dan melakukan pembunuhan. Game online mengandung beberapa hal yang bisa menimbulkan kekerasan bebas dan mudah diakses oleh anak-anak hingga berpengaruh pada emosi dan kesehatan mental. Bahkan jika platform digital ini tidak dikelola dengan bijak maka ada banyak nilai dan ajaran yang bisa merusak penggunanya karena dikemas dengan bentuk game yang menarik. Ruang digital ini dimanfaatkan

oleh Kapitalisme global untuk meraup keuntungan tanpa memperdulikan kerusakan generasi dan kehidupan manusia. Negara mesti melindungi generasi dari bahaya kerusakan akibat game online dari konten kekerasan. Selain itu kerusakan pada generasi bisa dihindari dengan menjaga 3 pilar penting. Pertama, ketakwaan individu yang dibekali dengan pemahaman Islam sehingga ia memahami mana yang harus ia lakukan dan mana yang harus ditinggalkan. Kedua, kontrol masyarakat, artinya adanya masyarakat yang saling mengingatkan jika ada individu masyarakat yang melakukan hal-hal yang salah. Ketiga, adanya perlindungan negara dengan mengontrol dunia digital dan memfilter mana saja yang bisa diakses oleh generasi dan menyetop konten atau pun game online yang bisa membahayakan generasi. ninarusmiati718@ gmail.com


TERUSAN

4

RADAR BOGOR TV

RADAR BOGOR I SABTU, 3 JANUARI 2026 I 14 RAJAB 1447 H

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

Biskita Beroperasi Kembali  Operasional itu bakal berjalan secara bertahap. Armada yang akan beroperasi mulai dari Koridor 2 (K2), yakni rute Ciawi - Terminal Bubulak pada Sabtu (3/1). Disusul pada Senin (5/1) mendatang, tiga koridor sekaligus bakal beroperasi, yakni K1 (Terminal Bubulak - Cidangiang), K5 (Stasiun bogor - Terminal Ciparigi), dan K6 (Stasiun Bogor - Parung Banteng). Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto membenarkan informasi tersebut. Operasional Biskita Transpakuan akan dimulai dari Koridor K2. “Iya (berjalan) bertahap. Adalah (bus) yang beroperasi, belum bisa semuanya. Yang jelas, ada yang sudah beroperasi,” kata Sujatmiko dikonfirmasi Radar Bogor, Jumat(2/1) malam. Pengumuman ini juga disampaikan lewat laman instagram resmi Pemerintah Kota Bogor. Di dalamya juga

menyertakan jadwal operasional pukul 06.00 - 19.00 WIB. Sujatmiko juga mengakui, pemberhentian tersebut sempat terjadi karena proses teknis pengadaan serta penandatanganan kontrak baru. Layanan Biskita tidak beroperasi sejak 1 Januari 2026 karena skema pengadaan menggunakan APBD Kota Bogor dengan mekanisme Buy The Service (BTS) berlaku per tahun anggaran. Artinya, tambah dia, bukan berarti layanan Biskita dihentikan. Saat ini, Pemkot Bogor tengah menyelesaikan proses administrasi dan teknis operasional agar layanan dapat kembali berjalan. “Ini bukan penghentian layanan. Sekarang sedang dalam proses kontrak baru. Kami terus mengupayakan agar Biskita segera beroperasi kembali,” tekannya. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat jeda operasional tersebut. Ke depan, Pemkot Bogor juga berencana menyiapkan kontrak

yang lebih permanen agar layanan transportasi publik tidak lagi mengalami jeda serupa. Sebelumnya, warga sempat kebingungan dengan absennya moda transportasi umum tersebut. Bahkan, sebagian penumpang masih menunggui armada Biskita di halte dan shelter-shelter Kota Bogor pada Jumat (2/1). Salah satunya, Muhammad Ali yang duduk di salah satu halte kawasan Bappeda Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat. Ia baru saja turun dari rangkaian kereta commuterline di Stasiun Bogor. Niatnya hendak menyambung perjalanan dengan transportasi umum. Biasanya, tak butuh waktu lama unit Biskita Transpakuan bakal berhenti di halte tersebut. Namun, Jumat (2/1) pagi itu berbeda. Lama Ali menunggu, Biskita tak kunjung datang. Tak satu pun unit transportasi publik itu yang terlihat lalu lalang di jalan hadapannya. Beberapa orang sampai menumpuk di shelter bersama dirinya.

“Iya, baru turun dari kereta, mau naik Biskita. Tapi ternyata Biskitanya tidak ada. Baru tahu hari ini. Tadi dikasih tahu bapakbapak (sekitar shelter),” sesal pria berusia 17 tahun ini. Dirinya hampir setiap hari menggunakan moda transportasi Biskita Transpakuan. Pelayanannya yang baik menjadi alasan utamanya. “Cukup baik, malah baik banget. Karena, pertama memadai jaraknya. Ke mananya juga jadi tidak terlalu berbahaya,” terang Ali. Alhasil, Ali memilih untuk mengandalkan ojek online (ojol) atau angkot untuk menunjang aktivitasnya. Ia berharap penghentian operasional Biskita tidak terlalu lama. “Harapannya Biskita ada lagi (beroperasi). Soalnya buat ke mana-mana lebih terjangkau,” tuturnya. Ali hanyalah salah satu penumpang yang tidak mendapatkan informasi resmi mengenai penghentian sementara Biskita. Sebagian besar penumpang menilai penghentian itu terlalu mendadak. Tak heran,

Ancaman Pidana ”Pasal Karet”  KUHP diberlakukan berdasarkan Undang-Undang (UU) 1/2023. Sedangkan, KUHAP versi baru mengacu pada UU 13/2024. Aturan baru ini membawa perubahan mendasar dalam wajah hukum di Indonesia. Salah satu terobosannya adalah penerapan pidana kerja sosial bagi para narapidana yang mendapatkan vonis ringan. Hukuman ini sebagai bagian dari pendekatan hukum yang diklaim lebih manusiawi dan berkeadilan. Menko Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (MenkokumhamImpas) Yusril Ihza Mahendra menyebut bahwa pemberlakuan KUHP Nasional dan KUHAP baru merupakan momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia. ”Kita secara resmi meninggalkan sistem hukum pidana kolonial dan memasuki era penegakan hukum yang lebih manusiawi, modern, dan berkeadilan,” dalih Yusril di Jakarta, kemarin (2/1). Menurutnya, reformasi hukum pidana ini merupakan hasil proses panjang sejak Reformasi 1998. KUHP lama yang bersumber dari Wetboek van Strafrecht voor NederlandschIndie 1918 dianggap tidak lagi relevan karena cenderung represif, berorientasi pada pidana penjara, serta minim ruang bagi keadilan restoratif dan perlindungan HAM. Dalam KUHP Nasional, pemidanaan tidak lagi hanya bertujuan menghukum pelaku, tetapi juga memulihkan korban hingga masyarakat. ”Perubahan ini tercermin dari penguatan pidana alternatif, termasuk kerja sosial, rehabilitasi, dan mediasi, serta penekanan pada

rehabilitasi medis dan sosial bagi pengguna narkotika untuk menekan kelebihan kapasitas rutan dan lapas,” jelas dia. Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto memastikan kesiapan jajaran pemasyarakatan dalam menerapkan pidana kerja sosial begitu KUHP dan KUHAP baru berlaku. ”Kami telah melakukan koordinasi dengan para kepala lembaga pemasyarakatan (Kalapas) dan kepala rumah tahanan (Karutan) untuk menyiapkan pelaksanaan sanksi tersebut,” katanya. Bentuk dan lokasi kerja sosial nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan serta kebijakan pemerintah daerah (pemda) setempat. Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Mahkamah Agung (MA) untuk memastikan kesiapan implementasi pidana kerja sosial di lapangan. RESPONS PUBLIK Sementara itu, pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) memunculkan beragam respons di masyarakat. Sejumlah kalangan mengaku waswas karena menilai regulasi baru ini memiliki celah. Di antaranya, aturan baru ini berpotensi membuka celah penyalahgunaan wewenang dalam praktik penegakan hukum. Selain itu, juga ada potensi munculnya pasal karet. Hal itu diungkapkan oleh dosen sekaligus pakar hukum pidana Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr. Sigid Riyanto. Dia menyebut bahwa kekhawatiran itu memang sudah muncul di publik. Menurutnya, hal itu merupakan sebuah kewajaran. ”Setiap perubahan hukum harus disikapi dengan kewaspadaan dan kesiapan bersama,” katanya.

Terkait kekhawatiran adanya penyalahgunaan kewenangan, Sigid menjelaskan bahwa penegakan hukum dipengaruhi oleh tiga faktor utama. Yakni legal substance, legal structure, dan legal culture. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama dari sisi moralitas, menjadi faktor yang sangat menentukan. ”Saya kira SDM dari sisi moral lebih penting karena hukum sebaik apa pun kalau dilaksanakan oleh orang yang tidak memiliki dedikasi secara hukum tidak ada gunanya,” ungkapnya. Menanggapi potensi terjadinya pasal karet dalam KUHAP baru, Sigid menegaskan, hukum pidana pada dasarnya mengatur batasan perbuatan yang boleh dan dilarang. Ia menekankan pentingnya hak warga negara untuk membela diri jika merasa dirugikan oleh penerapan hukum. ”Kalau tidak sesuai dengan aturan hukum, kita punya hak untuk mempertahankan, supaya hak kita itu tetap dihitung,” katanya. Kalaupun nanti dalam praktiknya berbeda dengan teori, para penegak hukum diharapkan tidak mengabdi kepada penguasa, tetapi mengabdi untuk kepentingan negara. Terkait kepercayaan publik terhadap sistem peradilan pidana, Sigid menilai penerapan asas diferensiasi fungsional dalam KUHAP sudah tepat. Melalui pembagian kewenangan yang jelas, diharapkan tidak terjadi penumpukan kekuasaan pada satu lembaga penegak hukum. ”Jangan sampai ada suatu lembaga yang otoritasnya itu banyak sekali. Nah, agar tidak terjadi hal tersebut, masing-masing lembaga ditempatkan sesuai dengan kewenangan dari lembaga-lembaga masing-

masing,” tuturnya. Sigid menegaskan, respons kritis masyarakat terhadap KUHAP baru merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus dihormati. Ia menilai ruang diskusi publik perlu tetap dibuka agar kritik dan masukan dapat tersampaikan secara konstruktif, tanpa menegasikan kerja pembentuk undang-undang. Dia menyebut bahwa tiap produk hukum sulit untuk memuaskan semua pihak. Karena itu, sikap yang tepat adalah tetap mengikuti mekanisme hukum yang ada sambil terus mengawal implementasinya melalui kritik yang proporsional. Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhammad Isnur menyampaikan bahwa implementasi kerja sosial tidak bisa direalisasikan meski KUHP dan KUHAP terbaru sudah berlaku. Salah satu faktornya karena persoalan aturan teknis. ”Secara prosedur belum ada peraturan pemerintah (PP) terkait pidana kerja sosial,” katanya. Dia menyebut, seluruh lembaga penegak hukum mulai dari MA, kejaksaan, hingga kepolisian masih harus menunggu aturan lebih teknis. Selain itu, kata Isnur, saat ini jumlah petugas di lapas maupun bapas di Indonesia masih terbatas. Sehingga, tidak mungkin petugas bapas mengasesmen semua terpidana dengan hukuman kurang dari lima tahun atau maksimal vonis 6 bulan dalam waktu singkat. ”Jadi bukan hanya menyoal vonis hakim, aturan baru ini diselesaikan dulu prosedurnya. APH di daerah itu pasti kebingungan dengan perubahan KUHP-KUHAP tanpa jeda. Apalagi butuh asesmen panjang untuk memastikan sanksi kerja sosial,” ucapnya. (bry/ris)

sejumlah shelter dan halte Biskita masih dipenuhi warga yang sedang menunggu kedatangannya. Penumpang lainnya, Mustafa Habibie Al Idrus juga nyaris menunggu Biskita berjam-jam di shelter. Ia baru tahu mengenai ”absennya” Biskita saat disambangi Radar Bogor. ”Untung tadi keburu datang masnya, jadi baru nunggu 15 menitan,” ujarnya. Sayangnya, penghentian operasional itu juga belum ketahuan berlangsung berapa lama. Habibie meminta agar Pemkot Bogor segera memberi kepastian tenggat waktu pengoperasionalan Biskita Transpakuan. “Mungkin bisa dipertimbangkan agar libur layanan tidak terlalu lama. Orang lain juga tidak semua punya kendaraan pribadi,” sesal Habibie. Ia mengaku, belakangan ini Biskita jadi moda transportasi umum andalannya. Selain kemanan, tarif yang dipatok juga cukup terjangkau. Dengan

beberapa keunggulan itu, ia tentu terkejut atas keputusan penghentian operasionalnya. Banyak warga yang menantikan kehadiran Biskita kembali sebagai pilihan alternatif angkutan umum di Kota Bogor. KAJI SKEMA MULTIYEARS Layanan Biskita Transpakuan tengah dievaluasi. Langkah ini dilakukan menyusul adanya penghentian operasional moda transportasi umum itu. Berbagai opsi kerja sama baru, masuk tahap kajian. Salah satunya skema multiyears. Opsi ini muncul untuk mengantisipasi kendala lelang tahunan yang saat ini terjadi. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin menjelaskan, skema kerja sama multiyears memungkinkan pihaknya untuk bisa langsung menjalin kontrak selama tiga tahun sekaligus. “Iya betul begitu. Skema multiyears ini masih kita kaji, proses anggaran, kita sangat ingin hati-hati,” jelas Jenal saat dihubungi Radar Bogor, Jumat

(2/1) sore. Jenal menjelaskan, penerapan multiyears juga mesti disesuaikan dengan Peraturan Daerah (Perda). Sementara aturan yang saat ini berlaku ialah skema Buy The Services (BTS). “Dijalankan multiyears mesti lihat rujukan dulu tentang BTS. Jadi masih dalam tahap kajian. Karena BTS sifatnya memang harus lelang per tahun,” ujar Jenal. Oleh karena itu, skema kerja sama multiyears belum bisa direalisasikan. Namun, Jenal tetap memastikan Biskita Transpakuan akan kembali mengaspal dalam waktu dekat. “Sudah kami anggarkan. Bahkan kami akan bertambah koridor. Ini lebih ke teknis aja (persoalannya). Regulasi BTS kan harus lelang,” terang Jenal saat dikonfirmasi lebih lanjut. Total anggaran yang sudah disiapkan oleh Pemkot Bogor mencapai Rp50 miliar. Dana tersebut ditujukan untuk mengoperasikan kembali empat koridor Biskita Transpakuan. (bay/uma/c)

Masih Sempat Selamatkan Kucing Peliharaan  Ernawati masih ingat betul bagaimana detik-detik banjir bandang menerjang kawasan tempat tinggalnya, 25 November silam. Air terus meninggi. Hujan tak kunjung reda. Tetangganya mulai mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Di rumahnya, Erna memelihara dua ekor kucing. Hatinya tak tega meninggalkan dua kucing tersebut di tengah banjir yang semakin meninggi. Kalau manusia saja sulit bertahan dari arus banjir bandang ini, apalagi hewan kecil yang mengandalkan makanan dari manusia. Erna memilih menyelamatkan mereka. “Digendonglah, digendong. Airnya, kan dalam. Karena kami sibuk, dia pun sibuk. Dia, kan dipelihara memang dari bayi,” tuturnya saat Radar Bogor menyambangi lokasi pengungsian sementara di Pemakaman China, Dusun Metro Jaya, Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Jumat (1/2). Tentu saja, upaya penyelamatan itu bukan perkara mudah. Dalam kondisi panik, kedua kucingnya merontaronta. “Mana nyakar lagi,” tambahnya. Meski begitu, Ernawati mengaku tak ingin meninggalkan mereka. Baginya, kedua kucing tersebut sudah seperti keluarga. Terlebih, salah satunya merupakan induk yang selalu ikut dievakuasi setiap kali banjir melanda. “Nahan kan, karena banjir dalam. Karena hujan juga, mau ditinggalkan, kasian dia (kucing),” kisahnya. Di pengungsian, persoalan baru sempat membuat Ernawati kelimpungan. Ia kesulitan mencari makanan untuk kedua

kucingnya. Pakan hewan menjadi barang langka di tengah situasi serba terbatas. Imbasnya, kucing Erna sakitsakitan. “Kemarin, apa saja dimakan, (sehingga) bulunya rontok,” ungkapnya. Harapan datang ketika relawan SalamAid menyalurkan bantuan, termasuk makanan untuk hewan peliharaan para pengungsi. Ernawati pun bisa bernapas lega karena kebutuhan makan dua kucingnya sedikitnya mulai terpenuhi. “Alhamdulillah, makasih orang baik. Sekarang sudah ada makanan juga,” ucapnya penuh syukur. SALAMAID BANGUN MCK DARURAT DAN SUMUR BOR Menindaklanjuti keluhan pengungsi terkait minimnya fasilitas MCK, relawan Salam Aid mulai membangun MCK darurat di lokasi pengungsian Kuburan Cina, Aceh Tamiang. Pembangunan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar puluhan kepala keluarga yang bertahan di pengungsian pascabencana banjir bandang. Relawan Salam Aid, Harzian Zuhri mengatakan, MCK darurat yang dibangun terdiri dari tiga sekat, yakni dua toilet umum dan satu tempat wudhu. Menurut Harzian, pem bangunan MCK tersebut merupakan respons atas kondisi pengungsian yang sebelumnya hanya memiliki satu fasilitas MCK, dengakan jumlah pengungsi mencapai sekitar 55 kepala keluarga. Ia menjelaskan, di lokasi pengungsian sempat terdapat empat toilet darurat yang dibangun dengan dinding seng dan material kayu. Melihat kondisi tersebut, SalamAid

berinisiatif membangun MCK yang lebih layak dan nyaman bagi para pengungsi. Bangunan MCK tersebut menggunakan dinding GRC dengan atap spandek agar tidak terlalu panas saat siang hari. Selain itu, SalamAid juga akan menyediakan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air toilet dan tempat wudhu. Harzian menambahkan, masing-masing toilet berukuran 1,2 meter x 1,6 meter. Sementara tempat wudhu juga memiliki ukuran yang sama dan ditempatkan di tengah dua toilet. Fasilitas ini nantinya dapat digunakan oleh seluruh warga di sekitar lokasi pengungsian. Pembangunan MCK di Kampung Durian ini menjadi titik pertama dari rencana pembangunan di beberapa lokasi lainnya. Salam Aid menargetkan pembangunan MCK darurat di lima titik, menyesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan di lapangan. “Kalau bisa memang tidak hanya satu titik, tapi kemampuan kami saat ini baru satu titik. Rencananya nanti ada lima titik,” tuturnya. Meski cuaca diguyur gerimis, proses pembangunan tetap dilanjutkan. Harzian mengungkapkan bahwa minimnya tempat berteduh di lokasi pengungsian membuat pekerjaan harus tetap berjalan. “Rumah-rumah juga bekas genangan banjir, jadi mau tidak mau pekerjaan tetap dilanjutkan,” pungkasnya. Pembangunan MCK darurat ini diharapkan dapat meringankan beban pengungsi dan memperbaiki kondisi fasilitas dasar di lokasi pengungsian sambil menunggu penanganan lebih lanjut pascabencana. (cr1/d)

Tak Ada Lahan, Kuburan pun Jadi  Herwandi, salah seorang warga, menceritakan bahwa banjir bandang sebulan dipicu oleh curah hujan tinggi yang selama tiga hari. Ketinggian air yang biasanya hanya mencapai sekitar 45 sentimeter, meningkat hingga 60-70 sentimeter. Warga panik saat air datang membawa lumpur dan kayu-kayu besar. “Puncaknya di hari Jumat itu (hari ketiga), air naik begitu tingginya, bersama kayu-kayu dan lumpur segala macam. Makanya warga sebagian besar mengungsi ke Kuburan Cina,” ujarnya saat disambangi Radar Bogor, Jumat (2/1). Menurutnya, Kuburan Cina memang sejak lama menjadi lokasi alternatif pengungsian bagi warga Kampung Durian setiap kali banjir melanda. Selain

Komisaris Utama: Maesa Samola Komisaris: Suhendro Boroma CEO: Nihrawati AS

letaknya yang lebih tinggi dibanding wilayah sekitar, tidak ada tempat lain yang dinilai aman untuk menyelamatkan diri. “Kalau tempat lain memang tidak ada lagi. Inilah tempat yang paling tinggi,” katanya. Herwandi menambahkan, penggunaan area pemakaman sebagai lokasi pengungsian bukanlah hal baru. Banjir terjadi pada tahun 2006, 2022, maupun 2025. Warga selalu mengungsi di lokasi yang sama setiap musim banjir tiba. Menurutnya, kemungkinan untuk berpindah ke lokasi lain sangat kecil karena keterbatasan alternatif tempat aman. Meski demikian, mengungsi di kawasan pemakaman memang mengundang perasaan campur aduk. Herwandi sedih karena rumah mereka rusak dan tidak dapat ditempati. Namun, di sisi lain ia tetap

bersyukur karena seluruh anggota keluarganya selamat dari bencana. ”Dikatakan sedih, dikatakan bahagia. Bahagianya itu alhamdulillah keluarga utuh,” tuturnya. Terkait penggunaan lahan pemakaman, Herwandi memastikan tidak ada persoalan dengan pemilik Kuburan Cina. Warga diperbolehkan mengungsi selama kondisi darurat. Hanya saja, pada momen tertentu seperti perayaan Cap Go Meh, warga biasanya diminta berpindah sementara ke tepi jalan untuk memberi ruang pembersihan area makam. Dalam memenuhi kebutuhan dasar, para pengungsi masih menghadapi banyak keterbatasan. Listrik baru dapat dihidupkan sekitar satu minggu setelah banjir dengan memanfaatkan sambungan dari rumah warga di dataran bawah.

Sebelumnya, penerangan hanya mengandalkan lampu minyak dan alat seadanya. “Harapan saya secepatnya pemerintah menanggulangi permasalahan ini, dengan keadaan seperti ini, masyarakat jelas tidak nyaman. Kami berharap secepatnya dipulihkan sebagaimana mestinya,” pungkasnya. Hujan pun sempat turun saat kami sedang bercakap-cakap dengan warga di pengungsian sementara tersebut. Tak tanggung-tangung, hujan itu disertai angin kencang. Tempat berteduh yang hanya beratapkan terpal seadanya tentu bukan tempat berlindung yang layak. Saat hujan mengguyur, para pengungsi tampak berusaha melindungi diri dengan perlengkapan seadanya. Tendatenda pengungsian tidak sepenuhnya mampu menahan

terpaan angin dan air hujan. Aktivitas warga menjadi semakin terbatas. Di sisi lain, hujan menjadi harapan mereka menghapus dahaga. Pengungsi buru-buru menyiapkan ember serta berbagai wadah seadanya untuk menampung air hujan. Pasalnya, akses terhadap air bersih juga masih sangat terbatas. Sementara kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari seperti memasak, mencuci, dan mandi terus mendesak. Salah seorang pengungsi, Herwandi, mengatakan bahwa di lokasi tersebut satu tenda diisi dengan 2-3 kepala keluarga yang mengungsi. Namun, fasilitas pendukung yang tersedia belum memadai untuk memenuhi kebutuhan seluruh pengungsi. “Di sini ada sekitar 55 kepala keluarga, tapi fasilitasnya masih sangat terbatas. MCK hanya

satu, jadi kebutuhan air bersih belum bisa terpenuhi secara layak,” ujar Herwandi. Ia menambahkan, warga terpaksa memanfaatkan air hujan yang ditampung menggunakan ember dan wadah seadanya untuk mencukupi kebutuhan harian. Kondisi tersebut menjadi pilihan terakhir di tengah keterbatasan pasokan air bersih di lokasi pengungsian. “Kita menampung air hujan pakai alat seadanya seperti ember dan semacamnya untuk memenuhi kebutuhan kita sehari-hari,” ungkapnya. Hingga pukul 15.15 WIB, hujan di lokasi pengungsian terpantau semakin deras dan disertai angin kencang. Kondisi cuaca yang tidak menentu ini menambah kekhawatiran para pengungsi, terutama terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan.

Pengungsi lainnya, Usman menjadi waswas dengan hujan itu. “Hujan kali ini paling besar setelah pascabanjir bandang. Suaranya seperti pesawat, ini paling parah,” katanya. Menurut Usman, hujan deras tersebut mengingatkannya pada puncak banjir yang terjadi sebulan silam. Ia menceritakan, kondisinya hampir serupa. “Ini hujan terbesar, sama seperti malam Kamis (27/11/2025) waktu puncaknya banjir,” pungkasnya. Bahkan, hingga berita ini dikirimkan dari Aceh pada pukul 20.47 WIB, Aceh Tamiang masih diguyur gerimis, yang menandakan hujan belum reda sepenuhnya. Pikiran warga semakin kalut. Perasaaan waswas. Semua warga tak ingin bencana yang sama datang kembali. Karena Aceh dan Sumatera belum pulih.(cr1/d)

GM Bisnis: Erwin Sofian GM Digital dan Teknologi Informasi (IT): Benny Irawan Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi: Ricki Noor Rachman Koordinator Liputan: Dede Supriadi Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi Online: Lucky Lukman Nul Hakim Redaktur Pelaksana Online: Yosep Awaludin Redaktur Senior: Andi Ahmadi, Faturahman S Kanday, Muhammad Ridwan, Muh Afandi, Iqbal Muhammad Redaktur: Imam Rahmanto, Pipin Apriani, Alpin, Muhammad Ruri Ariatullah, Rani Puspitasari Sinaga, Reka Faturachman Sekretaris Redaksi: Jean Cloudia Reporter: Arif Al Fajar, Septi Nulawam Harahap, Fikri Rahmat Utama, Muhamad Rifki Fauzan, Abilly Muhamad, Muhammad Ali Fotografer: Sofyansyah, Hendi Novian Redaktur Konten/ Koordinator Medsos: Erika Nur Rizki S Konten Kreatif: Edfyra Amelia, Rissa Aliria Putri Editor Video: Muhammad Alife Shine, Muhammad Fadhel Wafi, Muhammad Ardika Gunawan, Ezar Rajaswara, Khaerul Nur, Muhammad Isa Ismatullah Videografer: Abdul Aziz, Muhamad Dzikri Ilman Syabani Pracetak: Zainal Arifin (Koordinator), Nursaid, Sarmadah, M. Chaidirali S. Umum dan Personalia: Rawin Surwintono, Mia Nelawati (Asist. Manager) Iklan: Untung Bachtiar (Manager) Pemasaran dan Sirkulasi: M Iksan Halil (Manager) Digital Marketing: Recia Debora S Konsultan Hukum: Andi Syarifuddin SH, MH Ombudsman: M. Choirul Shodiq, Rohman Budijanto Penerbit: PT Bogor Ekspres Media. SIUPP: 651/SK/MENPEN/SIUPP/28 Oktober 1998 Percetakan: PT Bogor Media Grafika (Jalan Siliwangi Kav.1/34 Komp. Puslitbang KOSTRAD Desa Cijujung Kandang Roda Bogor Telp: 0251 8655965) Alamat: Graha Pena Radar Bogor, Jl KHR Abdullah Bin Muh Nuh No 30 Taman Yasmin Bogor 16113. Telepon Redaksi: 0251-7544005 (hunting), Fax:2517544008. Telepon Iklan: 0251-7544001-002, Fax: 0251-7544009. Telepon Pemasaran: 0251-7544003. Perwakilan Jakarta: Gedung Graha Pena, Jl Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan, Telepon/Fax: 021-53699624. Homepage: http//www.radarbogor.id Email: redaksi@ radar-bogor.com. Wartawan Radar Bogor dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

Wartawan Radar Bogor dibekali dengan kartu pers yang selalu dikenakan selama bertugas.


sabtu

3 januari 2026 14 rajab 1447 H

Penunjuk Arah Tertutup Tanaman DEPOK–Rambu lalu lintas penunjuk arah tak terlihat pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas.

PENUNJUK..Baca Hal 6

(FAJAR/RADAR BOGOR)

TAK TERURUS: Kondisi penunjuk arah di Jalan Raya Tapos tak terlihat akibat tertutup tanaman merambat.

Geng Motor Kembali Berulah Pasangan Muda Mudi Dianiaya KRONOLOGI

1 2

Korban RS (24) bersama MK (23) berkendara dengan sepeda motor di Jalan Raya Margonda.

Pasangan muda mudi berinisial MK (23) dan RS (24), menjadi korban pengeroyokan geng motor di kawasan Margonda, Kota Depok. Informasi yang dihimpun Radar Bogor, aksi pengeroyokan terjadi di depan apartemen Margonda Residence ( Mares), Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji. GENG MOTOR..Baca Hal 6

3

Saat melalui depan apartemen Margonda Residence ( Mares), Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, korban RS memergoki kawanan geng motor yang berkendara ugal-ugalan dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

4

Tak terima, geng motor itu langsung menyerang korban

5

Korban alami luka tusukan dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bunda yang tak jauh dari lokasi kejadian. *)Sumber : Polres Metro Depok

Lima sepeda motor, sekitar delapan orang melakukan pengeroyokan kepada korban

KORBAN: Polisi memeriksa kondisi korban penganiayaan geng motor.

Polisi Buru Orang Tua Jasad Bayi

INDEKS

DEPOK–Polisi buru orang tua bayi yang di buang di di Kali Grogol, Cinere, Kota Depok saat malam pergantian tahun baru, Rabu (31/12).

POLISI..Baca Hal 6

SEKOLAH LIBUR, MBG TETAP JALAN Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap menyediakan dan mengirimkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk pelajar meskipun saat ini tengah masa libur sekolah hingga pertengahan Januari 2025.

Baca Aglomerasi Hal 6

(PENGADILAN AGAMA KOTA DEPOK) (HUMAS BRIMOB FOR RADAR BOGOR)

ZIARAH: Resimen III Pelopor Ziarah Makam Brigadir (Anm) Iqbal Anwar Arif pada Kamis (1/1) lalu.

Resimen III Pelopor Ziarahi Makam Iqbal DEPOK–Mengenang pengabdian personel terbaik Satgas Damai Cartenz, Komandan Resimen III Pasukan Pelopor, Kombes Pol Wahyu bersama

personel purna tugas Satgas Ops Damai Cartenz 2025 lainnya, melaksanakan ziarah ke makam Brigadir (Anm) Iqbal Anwar Arif pada Kamis (1/1) lalu.

Wahyu mengatakan, almarhum Iqbal merupakan personel Resimen III

RESIMEN..Baca Hal 6

TERBAIK: Ketua Pengadilan Agama Kota Depok, Siti Salbiah, memberikan reward untuk hakim terbaik Pengadilan Agama Kota Depok.

97,28 Persen Perkara Diselesaikan DEPOK–Pengadilan Agama Kota Depok menutup tahun 2025 dengan berbagai capaian membanggakan.

97,28 PERSEN..Baca Hal 6


AGLOMERASI

6

RADAR BOGOR TV

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

RADAR BOGOR I SABTU, 3 JANUARI 2026 I 14 RAJAB 1447 H

Sekolah Libur, MBG Tetap Jalan CIANJUR–Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap menyediakan dan mengirimkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk pelajar meskipun saat ini tengah masa libur sekolah hingga pertengahan Januari 2025. Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia Nomor 52.1 Tahun 2025 Tentang Pedoman Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis Selama Libur Sekolah. Selama libur sekolah, pendistribusian MBG diberikan kepada kelompok penerima

(ILUSTRASI)

PEMBANGUNAN: Pengerjaan infrastruktur yang berlangsung di Kota Tangerang.

Jamin Pengelolaan Pajak Tak Disalahgunakan TANGERANG–Di tengah meningkatnya skeptisisme masyarakat terhadap pengelolaan keuangan pemerintah, terutama terkait transparansi dan profesionalisme penggunaan anggaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memilih menjawab keraguan tersebut dengan langkah konkret. Menepis keraguan warga terkait uang pajak yang telah dibayarkan, Pemkot Tangerang berkomitmen menjadikan pengelolaan pajak lebih akuntabel dan hasilnya benar-benar dirasakan warga. Pernyataan tersebut disampaikan Wali Ko t a Ta n g e ra n g , H Sachrudin. “Kepercayaan masyarakat adalah kunci. Pajak tidak boleh hanya berhenti sebagai angka di laporan keuangan, tetapi harus kembali ke masyarakat dalam bentuk pelayanan publik yang lebih baik dan pembangu-

TANGERANG nan yang nyata,” tegas Sachrudin, Kamis (01/01). Ia menjelaskan, penerimaan pajak daerah dimanfaatkan secara langsung untuk pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, perbaikan lingkungan permukiman, hingga penguatan pelayanan administrasi publik. Sepanjang 2025, Pemkot Tangerang tidak hanya berfokus pada peningkatan penerimaan pajak daerah, tetapi juga membuktikan bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan warga benar-benar kembali dalam bentuk pelayanan publik yang lebih baik dan pembangunan kota yang dirasakan langsung manfaatnya. Melalui transformasi pengelolaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)

serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBBP2), Pemkot Tangerang menerapkan kebijakan yang lebih sederhana, transparan, dan berpihak pada kemampuan ekonomi masyarakat. Penyederhanaan prosedur, keterbukaan informasi, serta pemberian keringanan pajak menjadi strategi utama untuk memulihkan kepercayaan publik sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa pajak bukan sekadar kewajiban, melainkan investasi bersama bagi kemajuan kota. Pendekatan tersebut menunjukkan hasil yang signifikan. Sepanjang 2025, penerimaan PBB-P2 meningkat sekitar 4 (empat) persen dengan realisasi mencapai Rp592 miliar dari 428.660 transaksi. Sementara itu, penerimaan BPHTB juga tumbuh sekitar 3 persen dengan realisasi Rp651 miliar dari 13.309 transaksi.

Capaian ini menjadi indikator bahwa kepercayaan publik dapat dibangun melalui kebijakan yang adil, layanan yang profesional, serta pemanfaatan pajak yang jelas dan terukur. Komitmen tersebut diperkuat oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang melalui pembenahan menyeluruh terhadap sistem dan budaya pelayanan pajak. Kepala Bapenda Kota Tangerang, Kiki Wibawa, menyampaikan bahwa kepercayaan publik hanya bisa dibangun dengan pelayanan yang profesional, terbuka, dan mudah diakses. “Kami memahami ada masyarakat yang enggan membayar pajak karena pengalaman buruk atau ketidakpercayaan. Karena itu, kami fokus memastikan prosesnya jelas, cepat, dan transparan. Masyarakat harus tahu apa yang mereka bayar dan untuk apa pajak itu digunakan,” ujar Kiki.(tgr)

CIANJUR manfaat seperti ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita sesuai pedoman yang sudah ada. Paket MBG pun disesuaikan, khususnya sekolah-sekolah sasaranyang dilayani oleh SPPG dengan waktu penyaluran selama enam hari dalam seminggu dari Senin hingga Jumat. Seperti halnya daerah lain, SPPG di Kabupaten Cianjur turut menyalurkan MBG di masa libur sekolah saat ini. Salah satunya SPGG Cikahuripan Gekbrong.

”Meski libur sekolah, kami tetap mengirimkan MBG sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang diberikan oleh BGN,” ujar Kepala SPPG Cikahuripan Gekbrong, Ahmad Abdul Latif. Lanjut Latif, menu MBG yang didistribusikan pun bervariatif sepeti biasanya sesuai dengan takaran gizi penerima manfaat, dari mulai murid, ibu hami, ibu menyusui dan balita. ”Menu bervariatif, namun tetap sesuai dengan takaran gizi yang sesuai dengan penerima manfaat MBG,” ungkapnya.(kim)

ILUSTRASI)

DAPAT MBG: Para siswa mendapatkan MBG saat jam istirahat sekolah. Pada momen liburan, mereka menerima kiriman di rumah.

UPDATE DEPOK

Geng Motor Kembali Berulah  Korban alami luka tusukan dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bunda yang tak jauh dari lokasi kejadian. Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, saat

dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. ”Iya, kasusnya sudah dalam penyelidikan,” katanya kepada Radar Bogor, Jumat (2/1) kemarin. Made memaparkan, korban melapor ke call center 110. Begitu menerima laporan

tersebut, Tim II Patroli Perintis Satuan Samapta Polres Metro Depok langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian tim yang dipimpin oleh Iptu Suwinta, langsung menuju lokasi. Dari hasil

pemeriksaan di TKP, korban RS mengemudikan sepeda motornya membonceng MK berkendara seperti biasa. Kemudian dalam perjalanan, keduanya bertemu dengan geng motor tersebut, yang terlihat berkendara dengan

Penunjuk Arah Tertutup Tanaman  Rambu lalu lintas yang berupa plang berwarna hijau itu juga tertutup tumbuhan. Pantauan Radar Bogor, Jumat (2/1) kemarin, penunjuk arah tersebut berada di Jalan Raya Tapos, menjelang perempatan

Boulevard Cimanggis. Rambu tersebut tidak tampak dari kejauhan maupun dari dekat. Hanya terlihat beberapa hurup saja pada bagian bawah kanan rambu lalu lintas itu. ”Iya, sudah gak keurus itu, mungkin udah ada google map,

jadi dibiarkan begitu saja tidak terurus,” kata salah satu warga, Ridwan. Hal senada dikatakan warga lainnya, Hendra yang mengatakan kondisi rambu lalu lintas tersebut sudah lama seperti itu. Ia berharap bisa dibersihkan oleh dinas terkait. Mengingat

masih banyak pengguna jalan yang berpatokan pada rambu penunjuk arah tersebut. ”Sering ada yang tanya ke saya arah ke Leuwinanggung karena rambu tertutup. Kalau bisa dibersihkan. Kan ada anggaran pemeliharaanya,” pintanya.(faj/b)

97,28 Persen Perkara Diselesaikan  Ketua Pengadilan Agama Depok, Siti Salbiah menyebut prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh aparatur serta dukungan masyarakat. “Sepanjang tahun ini, kami berhasil menyelesaikan sebagian besar perkara tepat waktu, sehingga rasio penyelesaian mencapai 97,28 persen. Optimalisasi sistem e-Court, e-Litigasi, dan administrasi perkara berbasis elektronik menjadi faktor utama keberhasilan ini. Hal ini memastikan asas peradilan sederhana, cepat, dan berbiaya ringan dapat dirasakan masyarakat secara nyata,” ujarnya. Selain itu, sambung Salbiah, Pengadilan Agama Depok terus

menekankan pelayanan publik yang prima. “Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) berjalan efektif, didukung aparatur yang ramah, responsif, dan profesional. Kami terus melakukan inovasi, termasuk pemanfaatan teknologi informasi, agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan, mendapatkan kepastian hukum, dan transparansi dalam proses peradilan,” tambahnya. Pengadilan Agama Depok juga memperkuat integritas dan akuntabilitas aparatur. Menurut Salbiah, pengawasan internal berjalan baik, disiplin dan integritas terus diperkuat, serta komitmen terhadap zona integritas dan pelayanan bebas korupsi tetap dijaga.

Sepanjang tahun 2025, Pengadilan Agama Depok berhasil meraih sejumlah penghargaan dari Pengadilan Tinggi Agama Bandung. Di antaranya, penghargaan Peringkat III Kinerja SIPP Kategori Kelas 1A, Peringkat III Pengelolaan Website Terbaik Triwulan III 2025, Peringkat II Ketetapan Pengiriman Berkas Banding Kategori Kelas 1A, Peringkat III Penyelesaian Perkara Melalui e-Court Kategori Kelas 1A, serta Peringkat III Penyelesaian Perkara Eksekusi. Salbiah menambahkan, di bidang sumber daya manusia, pihaknya konsisten mendorong peningkatan kompetensi aparatur melalui pembinaan, pelatihan, dan penguatan budaya kerja berorientasi pada

kinerja dan pelayanan. “Sinergi antarbagian serta kepemimpinan yang solid menjadi kunci keberhasilan pencapaian target sepanjang tahun,” ungkapnya. Menutup tahun, ia menegaskan, refleksi akhir tahun ini menjadi momentum untuk bersyukur sekaligus melakukan evaluasi, agar ke depan Pengadilan Agama Depok dapat memberikan pelayanan lebih baik dan berkualitas. “Dengan berbagai capaian ini, Pengadilan Agama Depok optimistis menyongsong tahun 2026 untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat integritas, dan menghadirkan keadilan yang bermartabat bagi seluruh masyarakat,” tukasnya.(faj/a)

Resimen III Pelopor Ziarahi Makam Iqbal  Pasukan Pelopor yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz 2025. Ia gugur dalam pelaksanaan tugas negara pada operasi pengamanan di wilayah Papua. Almarhum gugur setelah terjadi kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Askel Mabel di kawasan Gunung Signal,

Yalimo, Papua Pegunungan pada 15 Januari 2025 pukul 16.30 WIT. Peristiwa tersebut menjadi duka mendalam bagi keluarga besar Resimen III Pasukan Pelopor, namun juga menjadi pengingat bahwa setiap langkah pengabdian memiliki nilai keberanian, kehormatan, dan ketulusan yang tidak ternilai. “Ziarah ini merupakan bentuk penghormatan dan doa kami

kepada almarhum yang telah mengabdikan jiwa dan raganya demi tugas negara. Semangat pengabdian, keberanian, dan loyalitas almarhum menjadi teladan bagi seluruh personel Korps Brimob Polri dalam melan jutkan pengabdian kepada bangsa dan negara.”kata Wahyu. Wahyu memaparkan, ziarah ini merupakan bentuk penghormatan kepada almarhum atas

dedikasi, loyalitas, dan komitmen yang telah diberikan selama bertugas dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat. Kata dia, semangat, keberanian juga ketulusan almarhum dalam menjalankan tugas negara menjadi warisan yang akan terus dikenang dan menjadi suluh bagi generasi penerus Korps Brimob Polri. (faj/b)

ugal-ugalan dan membahayakan pengguna jalan lain. Kemudian, RS menegur mereka tersebut. Tak terima,

geng motor itu langsung menyerang korban. ”Lima sepeda motor, sekitar delapan orang, ditegur karena jalan ugal-ugalan. Tak terima,

langsung menyerang korban,” papar Made. Adapun saat ini polisi masih terus memburu kawanan geng motor tersebut.(faj/c)

Polisi Buru Orang Tua Jasad Bayi  Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi mengatakan, saat ini polisi masih mengejar orang tua bayi. ”Kami masih menyelidiki identitas orang tua bayi tersebut,” katanya kepada Radar Bogor, Jumat (2/1) kemarin. Made memaparkan, tim Inafis

Polres Metro Depok sudah melakukan pemeriksaan terhadap jasad bayi tersebut. Dimana ari-arinya masih menempel. ”Diperkirakan sudah dua hari meninggal saat ditemukan warga,” paparnya. Lanjut Made, jasad bayi tersebut langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Sukamto, Jakarta, untuk pemeriksaan

lebih lanjut. Adapun mayat bayi tersebut pertamakali ditemukan oleh warga bernama Ilham pada pukul 22.30 WIB saat melintasi kali Grogol tersebut. Kemudian, ia memanggil ketua RT setempat, untuk selanjutnya melaporkan temuan jasad bayi tersebut ke pihak kepolisian.(faj/b)


PENDIDIKAN

7

RADAR BOGOR I SABTU, 3 JANUARI 2026 I 14 RAJAB 1447 H

RADAR BOGOR TV

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

IPB Bantu Mitigasi Bencana Desa Petir

PENGABDIAN: Tim Dr Heriansyah Putra bersama mahasiswa dari Program Dosen Pulang Kampung menyerahkan peta kerentanan gerakan tanah untuk Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

BOGOR– Program Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) IPB University kembali dilaksanakan. Kali ini, tim Dr Heriansyah Putra bersama mahasiswa menyerahkan peta kerentanan gerakan tanah untuk Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas desa dalam mitigasi bencana. Acara penyerahan berlangsung di Balai Desa Petir, dihadiri Kepala Desa Petir, perangkat desa, beserta para dosen (Ir Sutoyo, STP, MSi, Zainab Ramadhanis, ST, MS, Apriadi, ST, MSc, dan Dr Anisa Dwi Utami). Peta kerentanan gerakan tanah ini disusun berdasarkan hasil survei lapangan, analisis geoteknik, dan interpretasi citra topografi oleh tim Dospulkam. ”Peta ini bukan sekadar dokumen teknis, tetapi juga instrumen penting bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam merencanakan tata ruang, kegiatan pem-

58 Persen Guru PAI belum Fasih Baca Quran JAKARTA–Kementerian Agama (Kemenag) mengungkapkan hasil asesmen Pendidikan Agama Islam (PAI) tahun 2025 menunjukkan masih rendahnya kemampuan membaca Al Quran di kalangan guru PAI tingkat sekolah dasar. Data asesmen mencatat sebanyak 58,26 persen guru PAI SD di Indonesia belum fasih membaca Al Quran atau masih berada pada kategori pratama atau dasar. Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menyebut temuan tersebut sebagai tantangan serius bagi pendidikan keagamaan nasional. Sebab, guru PAI memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembentukan literasi keagamaan di sekolah. “Guru PAI adalah ujung tombak pendidikan keagamaan di sekolah. Ketika lebih dari separuh guru PAI SD belum fasih membaca Al Quran, ini menjadi tantangan serius yang harus dijawab dengan kebijakan yang sistematis dan berkelanjutan,” kata Suyitno di Jakarta, dikutip Jumat (2/1). Hal ini diketahui setelah melakukan asesmen terhadap 160.143 guru PAI SD dan SDLB di seluruh Indonesia. Penilaian dilakukan melalui tes dan kuesioner yang diakses menggunakan aplikasi SIAGA milik Kementerian Agama.

Asesmen terhadap 160.143 guru PAI SD dan SDLB di seluruh Indonesia Penilaian dilakukan melalui tes dan kuesioner yang diakses menggunakan aplikasi SIAGA milik Kementerian Agama. Proses asesmen menggunakan metode triangulasi yang dilaksanakan Lembaga Tahsin dan Tahfiz Al-Qur’an (LTTQ) Universitas PTIQ Jakarta. Hasilnya memiliki tingkat kepercayaan tinggi, baik pada level agregat nasional maupun daerah. 58,26 persen guru yang berada pada kategori pratama, asesmen juga mencatat 30,4 persen guru berada pada kategori madya, dan hanya 11,3 persen yang masuk kategori mahir. Sebanyak 27,51 persen guru PAI dinilai membutuhkan perhatian khusus

Proses asesmen menggunakan metode triangulasi yang dilaksanakan oleh Lembaga Tahsin dan Tahfiz Al-Qur’an (LTTQ) Universitas PTIQ Jakarta. Hasilnya memiliki tingkat kepercayaan tinggi, baik pada level agregat nasional maupun daerah. Selain 58,26 persen guru yang berada pada kategori pratama, asesmen juga mencatat 30,4

persen guru berada pada kategori madya, dan hanya 11,3 persen yang masuk kategori mahir. Sementara itu, sebanyak 27,51 persen guru PAI dinilai membutuhkan perhatian khusus. Secara kuantitatif, indeks membaca Al Quran guru PAI SD/SDLB berada pada angka rata-rata 57,17. Angka tersebut masuk kategori rendah, sehingga harus dibaca sebagai alarm kebijakan nasional. Analisis indikator menunjukkan kelemahan paling menonjol terdapat pada pemahaman hukum bacaan tajwid. Indikator ini memperoleh skor terendah dibandingkan aspek membaca Al Quran lainnya. Suyitno menilai, rendahnya indeks tersebut tidak terlepas dari beragam latar belakang pendidikan guru, keterbatasan akses penguatan kompetensi, serta belum optimalnya integrasi kemampuan membaca Al Quran dalam sistem pembinaan karier guru PAI. “Ke depan, penguatan kompetensi membaca Al Quran harus menjadi bagian integral dari rekrutmen, sertifikasi, hingga penilaian kinerja guru PAI,” tegasnya. Sementara itu, Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag, M. Munir, menilai hasil asesmen ini memberikan dasar kuat bagi penyusunan

program intervensi yang lebih tajam dan terarah. “Data ini sangat jelas menunjukkan bahwa persoalan utama bukan hanya pada aspek pedagogik, tetapi pada kompetensi dasar guru PAI itu sendiri, khususnya kemampuan membaca Al Quran secara tartil dan sesuai kaidah tajwid,” ucap Munir. Munir menekankan, dominasi kategori pratama menunjukkan sebagian besar guru masih berada pada tahap membaca dasar, sehingga belum ideal menjadi model pembelajaran bagi siswa. “Jika guru masih terbata-bata atau belum memahami tajwid dengan baik, maka proses transfer literasi Al Quran kepada siswa akan ikut terdampak,” imbuhnya. Sebagai tindak lanjut, Kemenag merekomendasikan sejumlah langkah strategis, antara lain penguatan kompetensi profesional guru PAI SD/SDLB, intervensi khusus bagi guru yang masih berada pada kategori pratama, serta memasukkan kemampuan membaca Al Quran sebagai indikator dalam rekrutmen dan penilaian karier fungsional. ”Dukungan studi lanjut bagi guru PAI, serta evaluasi berkala melalui asesmen nasional membaca Al Quran dan PAI,” pungkas dia.(*pia)

Bantu Pelajar Isi Liburan dengan Kunjungan Museum Mengisi waktu luang yang panjang, beberapa pelajar dari berbagai jenjang mengikuti kegiatan Journalist Trip to Museum yang diselenggarakan Radar Bogor. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (22/12) di Graha Pena Radar Bogor, Jl. KHR Abdullah Bin Nuh, Taman Yasmin, Kota Bogor, Jawa Barat. Airishazahwa Nurrizky Sofyan

ORANG tua peserta, Pita Febriati, mengatakan bahwa kegiatan Jounalist Trip to Museum ini, selain mengisi waktu luang para pelajar, juga dapat membantu mereka mengetahui dasar pembuatan berita maupun artikel, menelusuri museum serta menambah kawan baru. ”Kegiatan Journalist Trip ini sangat bermanfaat untuk mengisi waktu luang para pelajar-pelajar, jadi waktu luangnya juga bukan hanya diisi dengan scrolling media sosial atau bermalas-malasan. Semoga setelah adanya kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dasar tentang berita maupun artikel dan dapat menambah teman-teman baru,” ujarnya, Senin (22/11). Perjalanan Journalist Trip to Museum ini dimulai dengan pembukaan dari tim Radar Bogor serta pemberian materi dasar-

dasar berita dan artikel. Setelah itu, para peserta diarahkan untuk menaiki uncal sebagai kendaraan mereka untuk berkeliling. Selama perjalanan menuju lokasi, banyak tawa canda yang terlontarkan. Sampai di lokasi pertama yaitu Galeri Bumi Parawira, sebelum memasuki area galeri peserta diminta untuk menyimpan barang bawaan di loker dan dilarang foto atau video menggunakan flash. Selama di Galeri Bumi Parawira, peserta dijelaskan bagaimana sejarah Kota Bogor secara sistematis, mulai dari masa penjajahan ketika Bogor dikenal dengan nama Buitenzorg dan dijadikan sebagai pusat pemerintahan kolonial Belanda. Memasuki masa

kemerdekaan, Bogor menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mulai kembali menata sistem pemerintahan serta kehidupan masyarakatnya. Pada masa Orde Lama, Bogor berkembang sebagai kota pendidikan dan penelitian, seiring perannya yang tetap strategis dalam pemerintahan. Selanjutnya pada masa Orde Baru, Bogor mengalami pembangunan yang cukup pesat dan berfungsi sebagai kota penyangga Jakarta, ditandai dengan berkembangnya infrastruktur serta lembaga pendidikan dan penelitian. Hingga memasuki masa Reformasi, Kota Bogor terus membenahi sebagai kota otonom yang mengedepankan pelayanan publik, pelestarian sejarah, serta pengembangan pariwisata dan lingkungan.

Para peserta melanjutkan perjalanan menaiki uncal menuju Museum Zoologi. Bersama-sama memasuki Kebun Raya menelusuri jalan menuju Museum Zoologi. Sesampainya di bangunan tersebut, peserta diberikan pengarahan dan mulai menelusuri Museum Zoologi. Museum Zoologi menjadi salah satu destinasi penting dalam kegiatan ini karena menyimpan beragam koleksi hewan, khususnya fauna endemik Indonesia. Di museum ini, peserta dapat melihat secara langsung berbagai jenis mamalia, reptil, burung, hingga serangga, sekaligus mempelajari keanekaragaman hayati dan pentingnya pelestarian satwa. Salah satu peserta, Airishazahwa, menyampaikan pesan dan kesannya terhadap kegiatan Journalist Trip to Museum. Menurut dia, kegiatan ini sangat seru dan bermanfaat karena tidak hanya menambah pengetahuan tentang jurnalistik, tetapi juga memberikan pengalaman belajar langsung di museum serta kesempatan untuk bertemu teman-teman baru. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus diadakan, agar pelajar bisa mengisi waktu luang dengan aktivitas edukatif dan menyenangkan. Airishazahwa Nurrizky Sofyan Siswa Kelas 9 SMP Kreativa

bangunan, serta upaya tanggap darurat,” kata Dr Heriansyah, ketua tim Dospulkam. Kepala Desa Petir menyampaikan apresiasi kepada tim Dospulkam atas kontribusinya dalam membantu Desa Petir mengenali potensi bencana, khususnya tanah longsor di wilayahnya. Ia berharap peta kerentanan gerakan tanah ini dapat menjadi acuan dalam penyusunan rencana pembangunan desa yang berorientasi pada keselamatan dan keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian upaya kolaboratif antara akademisi dan masyarakat untuk mewujudkan Desa Petir yang tangguh terhadap bencana. Penyerahan peta diakhiri dengan sesi diskusi interaktif. Para perangkat Desa diberikan penjelasan mengenai simbol, warna, dan interpretasi peta agar dapat memahami serta memanfaatkannya secara mandiri di kemudian hari. (*/pia)

JUARA TIGA: Perwakilan SMA IT BBS memperlihatkan penghargaan Anugerah Pancawaluya 2025 sebagai kategori Nista untuk jenjang SMA.

SMAIT BBS Raih Anugerah Gapura Pancawaluya BOGOR–SMAIT BBS (Bina Bangsa Sejahtera) Kota Bogor turut menghadiri kegiatan Penganugerahan Gapura Pancawaluya tahun 2025. Penganugerahan Gapura Pancawaluya yang diikuti SMAIT BBS Kota Bogor ini, merupakan apresiasi pendidikan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, mendorong penguatan pendidikan karakter dan budaya positif di satuan pendidikan. Dalam Penganugerahan Gapura Pancawaluya, SMAIT BBS Kota Bogor tidak hanya hadir, tapi juga memboyong penghargaan. Pada ajang ini, SMAIT BBS berhasil meraih Juara atau Peringkat III Jenjang SMA tingkat Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Barat. Capaian ini menempatkan SMAIT Bina Bangsa Sejahtera sejajar dengan sekolahsekolah negeri dan swasta terbaik lainnya di wilayah Bogor dan Depok dalam penerapan pendidikan karakter dan budaya sekolah yang positif. Penghargaan ini disebut menjadi bukti komitmen SMAIT BBS dalam menghadirkan lingkungan belajar yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada

pembentukan karakter peserta didik yang berakhlak, mandiri, dan berdaya saing. Sekolah berharap capaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta memperkuat budaya positif di lingkungan sekolah. Penganugerahan Gapura Pancawaluya penganugerahan dilaksanakan pada Selasa, 30 Desember 2025, bertempat di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pen didikan Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung. Acara ini dihadiri unsur pimpinan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I sampai XIII, kepala dinas pendidikan kabupaten/kota, serta para kepala sekolah dan perwakilan satuan pendidikan penerima penghargaan dari seluruh Jawa Barat. Anugerah Gapura Pancawaluya sendiri merupakan bentuk penghargaan bagi satuan pendidikan yang dinilai berhasil mengimplementasikan nilai-nilai karakter sesuai kebijakan pembangunan pendidikan Jawa Barat menuju terwujudnya Gapura Pancawaluya.(*ran)


RADAR BOGOR I SABTU, 3 JANUARI 2026 I 14 RAJAB 1447 H I HALAMAN 8

RADAR BOGOR TV

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

TINJAU: Pemerintah Kabupaten Bogor meninjau lokasi kantor dua SKPD baru yang berada di Vivo Mall.

Sulap Mal Jadi Kantor Pemkab Tempatkan Dua SKPD Baru di Vivo Mall CIBINONG–Dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Bogor mulai berkantor di Vivo Mall, Sukaraja. Kedua SKPD itu, Dinas Kebudayaan dan Dinas

Pertanahan Tata Ruang akan mulai beroperasi pekan depan. Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan penempatan tersebut dilakukan untuk menjaga investasi yang ada di Kabupaten Bogor. “Vivo Mall ini memang kurang maksimal dalam beroperasi. Sehingga kami coba menempatkan kedua SKPD baru ini untuk menarik masyarakat agar berkunjung ke mal ini,” ujarnya. Selain dua SKPD baru itu, pihaknya

juga menempatkan UPT Bappenda berkantor di lokasi yang sama. Dirinya berharap langkah ini dapat memberikan pengaruh pada tenant-tenant di Vivo Mall sehingga dapat segera terisi seiring banyaknya masyarakat yang datang ke mall tersebut. ”Sehingga pada saat kami memberikan pelayanan, masyarakat pelayanan datang ke Mall dan mudah-mudahan beberapa tempat-tempat yang kosong, bisa segera

diisi oleh tenant-tenant yang ada di Kabupaten Bogor dan sekitarnya,” jelas dia. Penempatan dua SKPD ini juga disebut Rudy selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat terkait himbauan bekerja di Mal. Kata Rudy, Pemkab Bogor sudah mempersiapkan kebijakan itu sejak tahun 2025. ”Infrastruktur belum jadi sepenuhnya, Insya Allah mudah-mudahan di hari Minggu selesai. Maka di hari Senin pemindahan berkas dan operasional dapat segera

Korsleting Listrik Hanguskan Villa di Puncak CISARUA – Bangunan Vila di Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Selatan, Cisarua dilanda kebakaran. Peristiwa itu terjadi pada awal tahun 2026, Kamis (1/1) pagi. Danru Damkar Sektor Ciawi,Ahmad Ibrahim menjelaskan, kebakaran terjadi sekira pukul 8.30 WIB, saat villa tersebut masih dipenuhi tamu wisatawan. Sontak, peristiwa itu mengejutkan warga yang berada dekat lokasi kejadian. Setelah menerima laporan, Damkar Sektor Ciawi segera menerjunkan petugas untuk melakukan pemadaman. ”Kami mengirim delapan anggota dan dua unit mobil damkar, penanganan memakan waktu sekitar satu jam,” jelasnya. Dari hasil pemeriksaan, kebakaran itu diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa, namun pemilik villa mengalami sejumlah kerugian materil. ”Diduga korsleting listrik, penanganan berjalan lancar dan kondusif,” tandas Ahmad.(cok/c)

dilaksanakan,” imbuh dia. Tak hanya menempatkan dua dinas baru di Vivo Mall, kata Rudy, Pemkab Bogor memberikan stimulus dengan mempersiapkan 100 kios untuk pelaku UMKM yang sewanya dibiayai oleh Pemerintah. ”Nanti Dinas Koperasi dan UMKM bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang akan melakukan inventarisir beberapa pelaku UMKM yang kita bawa masuk ke dalam Vivo Mall,” pungkasnya. (abl/c)

Bangun MPP di Ibu Kota Baru EVAKUASI: Seorang pemuda tewas usai tersengat listrik di atas pohon salam, jasadnya dievakuasi Damkar Kabupaten Bogor.

Pemuda Tewas Tersengat Listrik CIBINONG– Seorang pemuda meninggal dunia usai tersengat listrik di Puri Arta Sentosa RT 05/13 Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jumat (2/1). Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengungkapkan, kejadian itu bermula saat korban yang berinisial VB (21) sedang menebang sebuah pohon

salam. ”Pohon tersebut roboh dan mengenai kabel listrik, sehabis itu tidak terdengar lagi suara korban menebang pohon,” tutur Yudi. Setelah tak terdengar, saksi sekaligus orang tua VB (21) melihat bahwa korban sudah terjatuh dalam keadaan tersangkut di sela-sela pohon. ”Orang tua korban sudah berusaha menolong naik ke atas pohon,

namun kesetrum juga. Lalu meminta tolong ke warga yang langsung menelpon PLN untuk memastikan aliran listrik,” terang dia. Pihak keluarga dan warga setempat melaporkan kejadian ini pada pihak Pemadam Kebakaran. Setelah mendapati laporan, tim Damkar langsung bergegas membantu evakuasi korban. Jasad korban kemudian diturunkan dengan cara evakuasi vertikal. (abl/c)

CIBINONG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana membangun Mall Pelayanan Publik (MPP) baru. MPP ini akan dibangun di calon Ibu Kota Bogor Barat dan Timur Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan DPRD terkait rencana tersebut. Ia menyebut wacana pembangunan MPP ini sebagai upaya memberikan pelayanan masyarakat lebih terjangkau. ”Kami sedang mempersiapkan MPP itu juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru wilayah barat dan timur membangun di dua lokasi tersebut,” tambah dia. Diriya berharap wacana ini bisa terwujud dalam dua tahun ke depan. Sehingga di tahun 2028 masyarakat di wilayah timur dan wilayah barat tidak perlu lagi datang ke Ibu Kota Kabupaten Bogor ke Cibinong untuk mendapatkan layanan. Terlebih, kata Rudy, jumlah penduduk Bumi Tegar Beriman hampir 6,3 juta jiwa. Sehingga, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak bisa menggunakan pola pelayanan yang biasa sama seperti Kota Kabupaten yang lain. ”Maka kami perbanyak UPT dan satuan kerja untuk mempermudah hal tersebut,” pungkasnya (abl/c)

Penindakan Sopir oleh Polsek Cileungsi

Angkut Kapolsek Malah Diciduk Karena Teler Seorang sopir angkot di Cileungsi diamankan polisi usai terciduk mengonsumsi sabu. Ia langsung diringkus dan digelandang ke Polsek Cileungsi pada malam pergantian tahun, Rabu (31/12). Laporan: ABILLY MUHAMMAD

FOTO: DAMKAR KABUPATEN BOGOR

KEBAKARAN: Villa di Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Selatan, Cisarua mengalami kebakaran pada Kamis (1/1).

PENANGKAPAN bermula saat Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison menaiki angkot untuk berangkat ke Mapolsek Cileungsi. ”Saat di dalam angkot, saya mencurigai

DIAMANKAN: Jajaran Polsek Cileungsi mengamankan sopir angkot yang kedapatan mengkonsumsi narkoba.

gelagat sopir yang terlihat ketakutan dan tidak fokus saat mengemudi,”

ungkapnya, Jumat (2/1). Setelah dilakukan penyelidikan awal,

diketahui bahwa sopir angkot berada dalam pengaruh narkoba jenis sabu atau dalam kondisi “ngefly”. ”Atas temuan tersebut, kami langsung membawa sopir angkot ke Mapolsek Cileungsi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas dia. Hasil pemeriksaan, kata dia, terungkap bahwa petugas menemukan satu paket narkoba jenis sabu yang disimpan di dalam tas milik pelaku. Selain itu, pelaku juga mengakui telah mengonsumsi satu paket sabu lainnya sebelumnya di wilayah Jakarta. ”Pelaku beserta barang bukti berupa satu paket sabu dan satu unit mobil angkot diamankan dan dilimpahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (abl/c)


OLAHRAGA

9

RADAR BOGOR TV

RADAR BOGOR I SABTU, 3 JANUARI 2026 I 14 RAJAB 1447 H

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

(PERSIJA.ID)

SELEBRASI: Para pemain Persija Jakarta saat melakukan selebrasi usai menang atas Bhayangkara FC, belum lama ini.

PERSIJA JAKARTA VS PERSIJAP JEPARA

Motivasi Untuk Menang! JAKARTA–Persija Jakarta bertindak sebagai tuan rumah saat menghadapi Persijap Jepara pada laga pekan ke16 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (3/1) sore ini (live Vidio pukul 15.30 WIB). Persija Jakarta bangkit dari kekalahan di markas Semen Padang. Pada laga terakhirnya, Macan Kemayoran menang 3-0 lawan Bhayangkara FC. Kinerja lini serang Persija sangat menjanjikan, dengan kolaborasi Allano dan Maxwell sebagai poros utama. Persijap Jepara limbung ketika memainkan laga terakhirnya. Laskar Kalinyamat kalah 0-4 dari Persebaya Surabaya. Meskipun begitu, Persijap sejatinya tampil apik pada babak pertama. Hanya saja, pertahanan mereka sangat rentan dengan serangan balik. Pertemuan terakhir antara Persijap dan Persija terjadi pada 2014 lalu. Ketika itu, Persija menang dengan skor 4-1. Persija, berdasarkan pada performa terkini, punya kans cukup besar untuk bisa menorehkan kemenangan lain atas Persijap. Gelandang Persija, Hanif Sjahbandi, mengungkapkan bahwa kemenangan itu makin menguatkan motivasi para pemain Persija. Hanif berharap hasil

positif bisa berlanjut di laga berikutnya. “Semoga hasil pertandingan ini bisa menjadi bekal untuk laga-laga selanjutnya. Kami akan terus berusaha menjadi lebih baik dan belajar dari setiap pertandingan yang telah dijalani,” ujarnya. Di sisi lawan, Persijap Jepara berambisi bangkit dari hasil buruk di 10 laga terakhir. Laskar Kalinyamat hanya mampu membubuhkan 1 laga imbang dan menelan 9 kekalahan. Tim besutan Divaldo Alves baru saja menelan kekalahan mencolok 4-0 di laga tandang ke markas Persebaya. Kini Persijap tertahan di peringkat 17 klasemen, dengan koleksi 9 poin. Pelatih Divaldo Alves mengatakan timnya harus cepat bangkit untuk meraih hasil positif di laga berikutnya. Ia menyatakan bahwa timnya tengah fokus dan serius dalam memperbaiki mental jelang laga kontra Persija. “Saya melakukan simulasi apa yang bisa terjadi di pertandingan, kami akan antisipasi. Saya lihat mental tim kami sekarang sudah bagus karena dari pertandingan sebelumnya, memang mental drop. Saya kira beberapa pemain sudah siap untuk laga lawan Persija,” kata Divaldo.(bol/trt)

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN PERSIJA JAKARTA (4-2-3-1) Carlos Eduardo; Bruno Tubarao, Thales Lira, Rizky Ridho, Dony Tri; Hanif Sjahbandi, Jordi Amat; Allano Lima, Witan Sulaeman, Maxwell Souza; Eksel Runtukahu. Pelatih: Mauricio Souza.

PERSIJAP JEPARA (4-3-2-1) Sendri Johansah; Elvis Sakyi, Douglas Cruz, Diogo Brito, Firman Ramadhan; Wahyudi Hamisi, Alexis Gomes; Rizki Hidayat, Adzikry Fadillah, Carlos Franca; Abdallah Sudi. Pelatih: Divaldo Alves.

5

PERTEMUAN TERAKHIR

PERSIJA VS PERSIJAP 26/05/2014 Persija 4-1 Persijap (ISL) 16/04/2014 Persijap 0-2 Persija (ISL) 24/02/2013 Persijap 5-0 Persija (ISL) 22/03/2011 Persijap 4-1 Persija (ISL) 29/01/2011 Persija 3-0 Persijap (ISL)

5

LAGA TERAKHIR

PERSIJA

29/12/2025 Persija 3-0 Bhayangkara (Super League) 22/12/2025 Semen Padang 1-0 Persija (Super League) 28/11/2025 Persija 2-0 PSIM (Super League) 20/11/2025 Persija 3-1 Persik (Super League) 08/11/2025 Arema FC 1-2 Persija (Super League)

BOGOR–Wakil Wali Kota Bogor sekaligus Ketua Kontingen Kota Bogor, Jenal Mutaqin, memberikan arahan kepada para pengurus Kontingen Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV/Jawa Barat 2026. “Ada beberapa prinsip yang ingin saya sampaikan. Pertama, harus profesional, terutama bagi yang baru masuk dalam kepengurusan kontingen,” ujarnya. Oleh karena itu, Jenal berharap

kolaborasi dapat terbangun dengan baik di antara para anggota kontingen. Sebab, pengurus kontingen terdiri dari beragam unsur “Yang pasti, kita memiliki tujuan yang sama, yakni menjadikan atlet-atlet kita sebagai kebanggaan Kota Bogor,” tegasnya. Dalam waktu dekat, sambung Jenal, akan diadakan rapat koordinasi (rakor) perdana terkait pemantapan tugas dan fungsi masing-masing divisi.

5

LAGA TERAKHIR

PERSIJAP 28/12/2025 Persebaya 4-0 Persijap (Super League) 23/12/2025 Persijap 1-1 PSIM (Super League) 27/11/2025 PSBS Biak 3-2 Persijap (Super League) 20/11/2025 Persijap 1-2 Semen Padang (Super League) 09/11/2025 MU 2-1 Persijap (Super League)

(HUMAS PEMKOT BOGOR)

SOLID: Para pengurus Kontingen Porprov XV/Jawa Barat 2026 Kota Bogor usai melakukan rapat kordinasi bersama Wakil Wali Kota Bogor sekaligus ketua kontingen, Jenal Mutaqin.

Muncul Bibit Pebasket Masa Depan

(IST)

JUARA: Para atlet judo pelajar Kota Bogor meraih gelar juara umum dalam Kejuaraan Judo Pelajar Antar Zona 1,2 dan 3 Jawa Barat SD-SMP yang berlangsung di Panatayuda Karawang 27-28 Desember 2025.

Kolaborasi Capai Target Medali Emas BOGOR–Prestasi membanggakan diraih para atlet Judo Pelajar Kategori SD-SMP Kota Bogor yang berhasil meraih 17 medali emas pada Kejuaraan Judo Pelajar Antar Zona 1,2 dan 3 Jawa Barat SD-SMP yang berlangsung di Panatayuda Karawang 27-28 Desember 2025. Capaian 17 medali emas tersebut membawa tim Judo Pelajar Kota Bogor keluar sebagai juara di event tersebut.

Pelatih Judo Kota Bogor, Een Mardani mengatakan jika pihaknya sangat bersyukur atas perjuangan atlet yang luar biasa dan bisa mengharumkan nama ‘Kota Hujan’. “Alhamdulillah mereka bisa berjuang maksimal dan memberikan yang terbaik untuk Kota Bogor. Mereka adalah aset kita, regenrasi emas kita yang sengaja di siapkan untuk menatap event event bergengsi lainnya,” ujarnya, Jumat (2/1)

Di luar itu, harapan Kota Bogor untuk mendulang 100 medali emas pada Porprov Jabar kali ini diharapkan dapat terwujud dengan kekompakan seluruh kontingen. “Bagi saya, dalam kondisi apa pun, kita sebagai tuan rumah harus siap. Tujuan kita hanya satu, membawa Kota Bogor menjadi juara di tingkat Jawa Barat. Seluruh potensi emas harus kita raih,” tutupnya.(rur)

kemarin. Adapun judo merupakan aset berharga untuk cabang olahraga (cabor) beladiri di Kota Bogor. Ini dibuktikan dari raihan prestasi para atletnya di berbagai event, baik dari regional, nasional bahkan ketingkat Internasional. “Selain itu, Tim Judo SMA Kota Bogor keluar sebagai juara umum Kejurda Jabar 2025 dengan meraih 4 medali emas,” tukasnya.(rur)

(IST)

SERU: Laga Galaxy Stars Rising Cup I berlangsung seru The Bucketlist Bogor.

BOGOR–Galaxy Stars Rising Cup Series 1 resmi berakhir dengan sukses dan berlangsung penuh antusiasme. Turnamen ini menjadi wadah kompetisi sekaligus pembinaan atlet usia dini dari berbagai klub, dengan tujuan menanamkan nilai sportivitas dan meningkatkan kualitas permainan sejak usia muda. Sejumlah pertandingan final tersaji sengit dan menarik. Pada partai puncak Kelompok Umur 11 (KU 11) kategori free gender, tim Porsiba berhasil keluar sebagai juara setelah menaklukkan Galaxy Stars Blue dengan skor tipis 16–14. Laga tersebut berlangsung ketat hingga detik akhir dan memperlihatkan kerja sama tim serta mental bertanding yang solid dari kedua kesebelasan. Sementara itu, di partai final Kelompok Umur 15 (KU 15) putra, tim Gama tampil dominan dan sukses mengalahkan Galaxy Stars North dengan skor 29–22. Pertandingan ini menunjukkan kualitas permainan yang kompetitif sekaligus perkembangan signifikan para atlet muda yang tampil percaya diri dan disiplin. Ketua Galaxy Stars Bogor, Rd Iman Firmansyah, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya turnamen ini dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. “Galaxy Stars Rising Cup Series 1 kami rancang sebagai ajang pembinaan berkelanjutan, bukan semata-mata mengejar hasil. Kami ingin memberi ruang bagi atlet muda untuk belajar berkompetisi secara sehat, menjunjung sportivitas, dan membangun mental sejak dini,” ujarnya, Jumat (2/1) kemarin.(rur)


METROPOLIS

10

RADAR BOGOR TV

RADAR BOGOR I SABTU, 3 JANUARI 2026 I 14 RAJAB 1447 H

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

Gapura Indraprasta Perkuat Estetika Kawasan RAMAI: Penumpang hendak naik ke KA Jarak Jauh.

FOTO: HUMAS KAI DAOP 1 JAKARTA

Sepanjang 2025, Tembus 9,8 Juta Penumpang BOGOR-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat kinerja positif angkutan kereta api jarak jauh sepanjang tahun 2025. Selama periode Januari hingga Desember 2025, volume penumpang KA jarak jauh di wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 9.871.995 penumpang, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 9.403.175 penumpang. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa capaian tersebut kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api semakin meningkat sebagai moda transportasi andalan. “Pertumbuhan jumlah penumpang ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan jarak jauh, terutama karena faktor kenyamanan, ketepatan waktu,

serta kemudahan akses antarmoda,” ujar Franoto. Berdasarkan data Daop 1 Jakarta, Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun dengan volume penumpang tertinggi sepanjang 2025, yakni mencapai 4.138.151 penumpang. Disusul Stasiun Gambir sebanyak 3.089.297 penumpang, Stasiun Bekasi 1.329.456 penumpang, Stasiun Jatinegara 530.303 penumpang, Stasiun Cikarang 434.334 penumpang, Stasiun Cikampek 179.774 penumpang, serta Stasiun Karawang 170.304 penumpang. Dari sisi pertumbuhan, Stasiun Jatinegara mencatat lonjakan paling signifikan. Jumlah penumpang yang naik dari stasiun tersebut meningkat hingga 157 persen, dari 206.682 penumpang pada 2024 menjadi 530.303 penumpang pada 2025. Selain itu, Stasiun Karawang mengalami

pertumbuhan sebesar 36 persen, sementara Stasiun Cikampek juga mencatat kenaikan sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Franoto menjelaskan, pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan infrastruktur dan kualitas pelayanan, termasuk integrasi antarmoda transportasi. “Pengembangan fasilitas stasiun, kemudahan integrasi dengan Commuter Line, TransJakarta, angkutan daring, serta transportasi umum lainnya menjadi faktor penting yang mendorong peningkatan jumlah pengguna jasa kereta api,” kata Franoto. Selain peningkatan layanan, KAI Daop 1 Jakarta juga secara konsisten mengimplementasikan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) dalam operasional perkeretaapian. Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui pengurangan

sampah plastik dengan penyediaan water station di stasiun, penggunaan kemasan makanan dan waste bag berbahan kertas, serta pemakaian alat makan berbahan kayu. KAI juga melakukan pengurangan penggunaan kertas melalui penyediaan fasilitas e-boarding dan penerapan boarding berbasis face recognition di sejumlah stasiun. Dari sisi operasional dan energi, KAI telah menggunakan bahan bakar ramah lingkungan B40 serta memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk mendukung kebutuhan energi di lingkungan perkeretaapian. “KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan yang tidak hanya berorientasi pada kenyamanan pelanggan, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan, sejalan dengan tema perusahaan ‘KAI Semakin Melayani’,” tutup Franoto. (fat/c)

BOGOR-Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor menyebut pembangunan dua gapura di Perumahan Indraprasta 1, Bantarjati, Bogor Utara, bertujuan untuk memperkuat estetika dan penataan kawasan permukiman. Proyek tersebut rampung pada akhir tahun 2025. Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Disperumkim Kota Bogor, Ari Syarifudin, menjelaskan pembangunan gapura merupakan bagian dari upaya penataan lingkungan perumahan yang telah tertata rapi. Selain itu, proyek tersebut juga merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan ke Pemkot Bogor. “Pembangunan gapura ini untuk menunjang estetika kawasan perumahan agar terlihat lebih tertata dan memiliki identitas lingkungan. Selain itu, ini juga merupakan aspirasi masyarakat yang disampaikan ke Pemkot Bogor,” ujar Ari kepada Radar Bogor. Ia menjelaskan, dua gapura tersebut dibangun di Jalan Bima Raya dan Jalan Kresna yang berada di kawasan Perumahan Indraprasta 1, meski berada di wilayah RW yang berbeda. Menurutnya, kedua titik tersebut dipilih sebagai akses utama keluar-masuk kawasan permukiman. Ari menambahkan, meski pengerjaan proyek sempat mengalami keterlambatan, pembangunan gapura tetap dapat diselesaikan sebelum

FOTO: FIKRI/RADAR BOGOR

PERKUAT ESTETIKA: Penampakan dua gapura di Perumahan Indraprasta 1, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara.

pergantian tahun. Ia memastikan seluruh tahapan pelaksanaan telah dilakukan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku. “Pengerjaannya memang cukup mepet di akhir tahun, tetapi alhamdulillah bisa diselesaikan sesuai target. Semua prosesnya juga sudah sesuai aturan,” jelasnya. Sebelumnya, pembangunan gapura tersebut mendapat perhatian dari tokoh masyarakat Bogor Utara, Ramdoni. Ia menyampaikan catatan terkait urgensi pembangunan dua gapura yang mencapai Rp320 juta. “Yang dipertanyakan bukan sekadar aturannya, tapi urgensinya. Dengan dana sebesar itu, berapa rumah tidak layak huni yang bisa dibangun atau berapa meter jalan kampung yang bisa diperbaiki,” kata Ramdoni kepada Radar Bogor. Ia menjelaskan, pembangunan gapura dilakukan di dua titik, yakni di Jalan Bima Raya dan Jalan Kresna. Keduanya berhadapan dalam satu kawasan

perumahan yang sama, meski berada di RW yang berbeda. Selain itu, Ramdoni juga menyinggung soal keterbukaan informasi proyek. Ia mengaku papan informasi pembangunan di Jalan Bima Raya terpasang di lokasi yang kurang terlihat, sementara di Jalan Kresna disebut tidak terdapat papan proyek. Padahal, Jalan Kresna telah berstatus sebagai jalan umum dan dilalui angkutan kota. “Kalau jalannya sudah jadi jalan umum dan dilewati angkot, apakah masih perlu gapura? Ini yang jadi pertanyaan,” ujarnya. Ramdoni menambahkan, masukan yang disampaikannya dimaksudkan sebagai bahan evaluasi agar perencanaan pembangunan ke depan dapat semakin mempertimbangkan keseimbangan antara penataan lingkungan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. “Untuk rumah tidak layak huni saja bantuannya terbatas, tapi untuk sebuah gapura anggarannya bisa ratusan juta. Ini soal rasa keadilan,” ucapnya. (uma/c)

Nekat Beroperasi, Angkot Tua Mulai Ditilang Sambungan dari Hal 12

“Dalam operasi hari ini (kemarin,red), kami menindak sekitar 10 angkot yang usianya sudah di atas 20 tahun. Penindakan berupa tilang administrasi, dengan pena-

hanan dokumen seperti STNK, kartu trayek, dan buku uji,” ujar Coki. Ia menegaskan, apabila kendaraan tersebut masih bersikeras kembali beroperasi, petugas tidak akan segan menghentikan operasionalnya

secara paksa karena telah melanggar ketentuan yang berlaku. Menurut Coki, penertiban dilakukan semata-mata demi keselamatan pengemudi dan penumpang. Angkot yang telah melewati usia teknis dinilai

tidak lagi laik jalan. “Karena sudah di atas umur teknis, kondisi kendaraan umumnya tidak layak. Mereka juga tidak bisa menjalani uji kelaikan, mulai dari sistem pengereman hingga penerangan,” jelasnya.

Tetapkan 13 Perda dan Serap 1.270 Aspirasi Warga Sambungan dari Hal 12

Dalam rapat tersebut, DPRD Kota Bogor juga menutup rangkaian agenda akhir tahun dengan menetapkan hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat terhadap Rancangan APBD (RAPBD) 2026, sekaligus mengesahkan dua rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi Perda, yakni Perda tentang Bangunan Gedung dan Perda tentang Lambang Daerah. Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor Zenal Abidin, dalam laporan kinerja, menyampaikan bahwa sepanjang tahun sidang 2025 DPRD bersama Pemerintah Kota Bogor telah menyelesaikan pembahasan 13 Raperda hingga ditetapkan

menjadi Perda. Namun demikian, masih terdapat tiga Raperda yang belum tuntas dibahas, yakni Raperda tentang Pelindungan Guru, Raperda tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Pendidikan, serta Raperda tentang Penyelenggaraan Sarana Jaringan Utilitas Telekomunikasi Terpadu. “Untuk Raperda tentang Jaringan Utilitas, rencananya akan dicabut seiring adanya perjanjian antara Pemerintah Kota Bogor dengan pihak telekomunikasi,” ujar Zenal. Selain fungsi legislasi, DPRD Kota Bogor juga menjalankan fungsi penganggaran dan pengawasan. Melalui fungsi penganggaran,

DPRD telah melakukan pembahasan APBD Perubahan 2025, APBD 2026, serta menin daklanjuti hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat terhadap APBD 2026. “Kami memastikan anggaran yang telah ditetapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya. Sementara dari sisi pengawasan, DPRD melalui alat kelengkapan dewan (AKD) melakukan pengawasan terhadap kinerja serta pelaksanaan program organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Bogor. Adapun laporan hasil reses masa sidang kesatu tahun sidang 2025 disampaikan oleh Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar

Danubrata. Ia menyebutkan, secara kuantitatif DPRD Kota Bogor telah menerima 1.270 aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan reses oleh seluruh anggota dewan di daerah pemilihan masing-masing. “Aspirasi ini diperoleh melalui kunjungan langsung anggota DPRD ke masyarakat, sebagai upaya menjaga komunikasi serta mendorong partisipasi publik dalam proses pembangunan,” ujar Dadang. Ia berharap, kompilasi hasil reses tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan Kota Bogor ke depan, dengan tetap memperhatikan skala prioritas kebutuhan masyarakat. (uma/c)

Konsistensi Kualitas Membawa Siomay Bogor Abah Uki Melesat di 2025 Sambungan dari Hal 12

Capaian ini bukan hasil instan, melainkan buah dari konsistensi menjaga rasa, kualitas, serta disiplin menerapkan standar produksi. Titik balik terjadi pada awal 2025, ketika Siomay Bogor Abah Uki dipercaya menjadi pemasok untuk dua jaringan kedai kopi berskala nasional. Kerja sama ini membuka pintu pasar yang lebih luas, dari katering hingga ritel modern, sekaligus menjadi validasi bahwa produk UMKM lokal mampu bersaing di rantai pasok besar. “Kolaborasi dengan jaringan nasional menjadi pengakuan penting bagi kami. Ini membuktikan produk UMKM lokal bisa masuk ke sistem yang lebih terstruktur dan profesional,” ujar pendiri Siomay Bogor Abah Uki, Lucky Irawan. Lonjakan permintaan mendo-

rong manajemen berbenah dari dalam. Investasi dilakukan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan fasilitas produksi. Seluruh tim produksi dibekali pelatihan Good Manufacturing Practices (GMP) atau Cara Pengolahan Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), termasuk penerapan standar higiene dan sanitasi yang ketat. Perubahan paling terasa terlihat di dapur produksi. Jika sebelumnya kapasitas hanya sekitar 5.000 pcs per hari, kini melonjak menjadi 20.000 pcs per hari— empat kali lipat dari kemampuan awal. Transformasi ini mengukuhkan posisi Abah Uki sebagai produsen frozen food yang siap melayani pasar skala besar. Kepercayaan pasar juga diperkuat lewat keikutsertaan dalam berbagai pameran nasional, mulai dari BRI Export, KAI Expo, IPXpose Indonesia, Trade Expo Indonesia, hingga

IFBC Expo. Dari ajang-ajang inilah jejaring bisnis semakin meluas, membuka peluang kerja sama baru. Puncak perjalanan 2025 datang di penghujung tahun, ketika Siomay Bogor Abah Uki menandatangani perjanjian kerja sama dengan salah satu BUMN terbesar di Indonesia, setelah melewati proses kurasi dan verifikasi ketat. “Ini bukan sekadar kebanggaan, tetapi tanggung jawab besar untuk menjaga konsistensi kualitas,” kata Lucky. Tak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, Abah Uki juga terlibat dalam program sosialekonomi pemerintah. Perusahaan ini menjadi pemasok dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan mendukung lebih dari 25 dapur MBG di berbagai daerah. Kontribusi ini turut mendorong peningkatan volume penjualan

sekaligus memperluas dampak sosial usaha. Atas konsistensi dan kinerjanya, Siomay Bogor Abah Uki dianugerahi penghargaan “SME of The Year 2025” dari CEO Bisnis Forum, sebagai pengakuan atas pertumbuhan usaha yang berkelanjutan dan berorientasi kualitas. Memasuki 2026, langkah ekspansi ke pasar regional telah disiapkan. Meski demikian, Lucky menegaskan bahwa cita rasa khas Bogor tetap menjadi fondasi utama. “Ekspansi itu penting, tapi menjaga rasa dan kualitas adalah kunci keberlanjutan kami,” pungkasnya. Kini, Siomay Bogor Abah Uki tak lagi sekadar usaha rumahan. UMKM lokal yang mampu naik kelas dan menembus pasar nasional, tanpa kehilangan identitas rasa yang menjadi ciri khasnya.(*)

Selain angkot berusia tua, Dishub juga menindak kendaraan yang tidak melengkapi uji kelaikan. Dalam operasi tersebut, petugas menjaring lima angkot yang usia teknisnya masih di bawah 20 tahun, namun tidak memiliki dokumen uji kendaraan yang lengkap. “Dari lima angkot itu, tiga unit bahkan kami bawa ke kantor karena pengemudinya sama sekali tidak membawa dokumen kendaraan,” beber Coki. Coki menambahkan, penertiban angkot akan dilakukan setiap hari dengan lokasi yang berpindah-pindah.

Total sasaran penertiban mencapai 1.854 angkot, yang berdasarkan data aplikasi SIMAE telah melewati usia teknis 20 tahun. “Penertiban akan dilakukan setiap hari selama beberapa bulan ke depan. Total angkot tua yang terdata ada 1.854 unit,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menegaskan bahwa penindakan terhadap angkot tua akan dilakukan secara masif sesuai regulasi yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda).

“Kami akan mulai secara masif melaksanakan regulasi pembatasan usia teknis angkot yang sudah tidak layak dan tidak memiliki kelengkapan surat,” tegas Jenal. Ia berharap para pengemudi dapat memahami kebijakan tersebut, mengingat pemerintah berkewajiban menegakkan aturan demi keselamatan masyarakat. “Itu sudah menjadi konsekuensi dalam berkendara, apalagi angkot mengangkut penumpang. Risikonya sangat besar jika dibiarkan,” pungkasnya. (bay/c)

Angkut 3,8 Ton Sampah Sambungan dari Hal 12

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk dukungan dari Bank bjb. Dalam aksi bebersih tersebut, petugas mengangkut tumpukan sampah, barang-barang milik pedagang kaki lima (PKL), hingga menemukan sejumlah botol bekas minuman keras (miras). Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan, kegiatan Jumat Bersih merupakan ikhtiar untuk mengajak seluruh elemen masyarakat membangun kebiasaan hidup bersih dan menjaga fasilitas publik. “Harapannya sederhana, agar gerakan ini menjadi syiar dan dicontoh masyarakat, sehingga menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan bisa menjadi kebiasaan,” ujar Jenal. Jenal mengaku terkejut melihat kondisi kebersihan Alun-Alun Kota Bogor. Ia masih menemukan tumpukan sampah, gerobak PKL, serta aktivitas yang melanggar aturan, khususnya di kawasan Nyi Raja Permas. Menurutnya, Alun-Alun merupakan fasilitas publik yang dibangun menggunakan uang rakyat, sehingga perlu dijaga bersama. Ia pun meminta petugas di lapangan untuk bertindak tegas terhadap pelanggaran. “Saya berharap seluruh petugas menjalankan SOP dengan tegas. Kalau aturan ditegakkan, perilaku buang sampah sembarangan bisa diminimalisir,” tegasnya. Disisi lain, Jenal tampak geram melihat adanya temuan bekas botol Miras itu. Disela-

sela kegiatan, ia langsung menegur petugas, baik park ranger ataupun Satpol PP Kota Bogor. “Iya bahkan tadi ada botolbotol Miras dari orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Jenal saat pada awak media. Jenal berpandangan jika petugas bersikap tegas, maka botol Miras tidak ditemukan di Alun-Alun Kota Bogor. Ia pun meminta agar petugas bekerja sesuai dengan SOP. Kedepan, Pemkot Bogor sudah merancang solusi jitu agar kawasan Alun-Alun bisa bersih dari sampah. Salah satunya dengan membuat zona PKL baru di kawasan Nyi Raja Permas. “Tahun ini sudah kami anggarkan yang di dalamnya adalah wisata kuliner dan setelah itu jadi, disini (Alun-alun) harus clear tidak ada lagi tawar menawar,” tegas Jenal. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor Denni Wismanto menjelaskan bahwa volume sampah di kawasan Alun-alun meningkat signifikan sejak malam tahun baru. “Dalam dua hari terakhir, Alun-alun luar biasa ramai digunakan sebagai tempat wisata, dari malam tahun baru hingga tadi malam. Dampaknya, volume sampah jauh lebih besar dibanding hari biasa,” ungkap Denni. Untuk membersihkan kawasan tersebut, DLH bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya mengerahkan armada dan personel tambahan. “Hari ini kami mengangkut dua truk sampah dari DLH, satu truk dari PUPR, dan satu

truk dari Perumkim. Total sampah yang terangkut sekitar 3,8 ton, terhitung sejak pasca malam tahun baru hingga hari ini,” jelasnya. Denni menegaskan pentingnya komitmen bersama, terma suk kepatuhan pedagang, agar Alun-alun tetap bersih dan tertib. “Rambu-rambu larangan sebenarnya sudah ada. Tinggal komitmen semua pihak dan dukungan masyarakat agar Alun-alun tetap menjadi ruang publik yang nyaman,” katanya. Terkait upaya mempertahankan penghargaan Adipura, Denni memastikan Pemkot Bogor terus menjaga konsistensi kebersihan di seluruh wilayah kota. “Kegiatan bersih-bersih terus dilakukan bersama OPD dan stakeholder. Tidak hanya di Alun-alun, tetapi juga di terminal, pasar, pedestrian, hingga saluran air,” pungkasnya. Ketua PWI Kota Bogor Aldho Herman Indrabudi menuturkan, kegiatan Bebersih Kota Bogor di awal tahun ini bentuk dukungan terhadap program Jumat Bersih yang rutin dilakukan oleh Pemkot Bogor. Setiap hari jumat, PWI Kota Bogor rutin menggelar Jumat Sehat, saat ini ditambah dengan program jumat bersih. Kegiatan inipun sebagai bentuk dukungan penuh bagi Kota Bogor untuk kembali meraih piala Adipura di tahun 2026 ini. “Kegiatan ini merupakan kolaborasi dan sinergi antara PWI Kota Bogor dengan Pemkot dan didukung penuh oleh Bank BJB. Kegiatan jumat bersih ini akan menjadi agenda rutin,” kata Aldho.(bay/c)


11

RADAR BOGOR I SABTU, 3 JANUARI 2026 I 14 RAJAB 1447 H

RADAR BOGOR TV

RADAR_BOGOR

RADAR BOGOR

Menapaki hari di awal 2026, tim Ekspedisi Aceh Sumatera Radar Bogor menggandeng SalamAid dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) mendatangi Dusun Al Ikhsan, Desa Kota Lintah Bawah, Kecamatan Kota Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang yang kini mencoba tertawa di atas resah yang masih basah. Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 26-27 November 2025, meluluhlantakkan 52 kabupaten dan kota di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Satu di antaranya Dusun Al Ikhsan, Desa Kota Lintah Bawah, Kecamatan Kota Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Pemukiman yang di huni 800 kepala keluarga tersebut kini seakan mencoba tetap tersenyum, meski raut wajah nampak mulai terasa berdamai dengan keadaan, namun disela heningnya waktu terus bertanya dan berdoa. ”Semoga ini cepat berlalu, tumpukan batang pohon ini bisa cepat teratasi. Kami tak ingin mengutuk hari, namun kami harus bergegas membenahi hari,” Kata Dahlela di sela obrolan menjelang senja. (FOTO DAN NASKAH: HENDI/RADAR BOGOR)

DUA anak terlihat senang bermain lumpur yang masih memenuhi jalanan dan tempat tinggal mereka di Dusun Al Ikhsan, Desa Kota Lintah Bawah, Aceh Tamiang.

SEORANG anak menikmati makanan yang didapatnya dari dapur umum sementara untuk warga terdampak bencana banjir bandang.

ANAK-anak asyik bermain dengan permainan sederhana di Dusun Al Ikhsan, Aceh Tamiang.

TAMPAK rumah warga yang sempat terendam banjir masih belum bisa ditinggali karena sebagian warga masih diliputi kecemasan.

RELAWAN dari SalamAid membagi-bagikan buku bacaan untuk anakanak warga Dusun Al Ikhsan, hasil sumbangan dari warga Bogor.

TAMPAK sebagian tempat tinggal warga yang rusak diterjang banjir bandang disertai gelondongan kayu.

SEORANG ibu berjalan di sepanjang tumpukan kayu yang terbawa saat banjir bandang menyapu perkampungan mereka pada November akhir lalu.

KOMUNITAS

UNTUK memastikan situasi tetap aman dan kondusif pada malam pergantian Tahun Baru 2026, Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor melakukan pengecekan langsung ke Pos Pengamanan (Pos Pam) Pancakarsa, Rabu (31/12) malam.

Bupati Bogor juga meninjau kesiapan personel gabungan yang bertugas, mulai dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga organisasi kepemudaan. Pengecekan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat dapat merayakan malam tahun baru dengan aman, tertib, dan nyaman.

Selain memastikan kesiapan pengamanan, Bupati Bogor Rudy Susmanto juga menyerahkan bantuan logistik kepada para petugas yang berjaga di Pos Pam Pancakarsa sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan selama malam pergantian tahun. (*abl)

DUKUNG: Para petugas dari unsur kepolisian, tentara dan pramuka foto bersama di Pos Pengamanan Malam Tahun Baru dan libur Hari Natal.

APRESIASI: Bupati Rudy Susmanto dan jajaran Forkopimda menyerahkan bantuan logistik kepada petugas di Pos Pam Pancakarsa sebagai dukungan dan apresiasi atas dedikasi mereka.

WALI KOTA Bogor, Dedie A. Rachim, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan patroli malam Tahun Baru sekaligus mengecek pos pengamanan di Kota Bogor, Rabu (31/12). Patroli dimulai dari Balai Kota Bogor, melintasi Jalan Jalak Harupat, Jalan Pajajaran, Jalan Sukasari,

Jalan Siliwangi, Jalan Lawang Gintung, Jalan Batutulis, hingga menuju titik akhir di Pos Terpadu Baranangsiang. Saat melakukan patroli, Dedie Rachim bersama jajaran Forkopimda menyapa petugas yang sedang berjaga di pos pengamanan. “Hari ini kita melaksanakan patroli gabungan bersama TNI, Polri, dan Pemerintah Kota Bogor untuk

memastikan Kota Bogor dalam rangka menghadapi Tahun Baru 2026 tetap kondusif, damai, dan aman,” ucap Dedie Rachim. Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo, menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan berbagai imbauan untuk menjaga Kota Bogor tetap aman.(*bay)


12

METROPOLIS RADAR BOGOR I SABTU, 3 JANUARI 2026 I 14 RAJAB 1447 H

RADAR BOGOR TV

RADAR_BOGOR

07.00

12.00

18.00

BERAWAN

HUJAN RINGAN

BERAWAN

RADAR BOGOR

Tetapkan 13 Perda dan Serap 1.270 Aspirasi Warga BOGOR-DPRD Kota Bogor menutup tahun sidang 2025 dengan mencatat sejumlah capaian penting, baik dalam fungsi legislasi maupun penyerapan aspirasi masyarakat. Sepanjang tahun 2025, DPRD Kota Bogor telah menetapkan 13 peraturan daerah (Perda) serta

menghimpun sebanyak 1.270 aspirasi warga melalui kegiatan reses. Capaian tersebut disampaikan dalam rapat paripurna penutupan masa sidang kesatu tahun sidang 2025 yang digelar di Gedung DPRD Kota Bogor, Rabu (31/12). Rapat paripurna dipimpin oleh seluruh

AKHIRI MASA SIDANG: Rapat paripurna penutupan masa sidang kesatu tahun sidang 2025 di Gedung DPRD Kota Bogor.

pimpinan DPRD dan dihadiri Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). TETAPKAN...Baca Hal 10 (HUMAS DPRD KOTA BOGOR/RADAR BOGOR)

Nekat Beroperasi, Angkot Tua Mulai Ditilang BOGOR-Penertiban angkutan kota (angkot) berusia tua mulai direalisasikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Dalam operasi yang digelar di Jalan Dewi Sartika, Jumat (2/1), petugas menindak sejumlah angkot yang masih nekat beroperasi meski telah melewati batas usia teknis. Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Coki Irsanja, mengatakan penindakan tersebut merupakan arahan langsung dari Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim. NEKAT...Baca Hal 10

Kami akan mulai secara masif melaksanakan regulasi pembatasan usia teknis angkot yang sudah tidak layak dan tidak memiliki kelengkapan surat, Jenal Mutaqin Wakil Wali Kota Bogor

TINDAK TEGAS: Petugas Dishub Kota Bogor saat melakukan penertiban angkot tua di Jalan Dewi Sartika, depan Alun-alun Kota Bogor. (AZIZ/RADAR BOGOR)

Angkut 3,8 Ton Sampah

BOGOR-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar kegiatan Jumat Bersih Alun-Alun Kota Bogor, Jumat (2/1) pagi. Aksi ini dilakukan untuk membersihkan kawasan Alun-alun yang dipenuhi sampah pasca perayaan malam tahun baru. ANGKUT...Baca Hal 10

NEKAT...Baca Hal 10

(FAUZAN/RADAR BOGOR)

BERSIH-BERSIH: PWI bersama Pemkot Bogor saat menggelar kegiatan Jumat Bersih Alun-Alun Kota Bogor.

Dari Dapur Rumahan ke Pasar Nasional

Konsistensi Kualitas Membawa Siomay Bogor Abah Uki Melesat di 2025 Tidak banyak usaha kuliner rumahan yang mampu bertahan lebih dari satu dekade, apalagi berkembang hingga menembus pasar nasional. Namun, itulah jalan yang ditempuh Siomay Bogor Abah Uki. Laporan: DEDE SUPRIADI

BERAWAL dari dapur sederhana pada 2008, usaha ini menjelma menjadi produsen frozen food modern dengan pertumbuhan bisnis yang mencolok sepanjang 2025. Di tengah ketatnya persaingan industri makanan olahan, Siomay Bogor Abah Uki mencatat lonjakan pertumbuhan hingga 150 persen pada kuartal IV 2025. KONSISTENSI...Baca Hal 10

BERKEMBANG PESAT: Siomay Bogor Abah Uki, produsen makanan beku asal Bogor, yang berkembang pesat.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Epaper Radar Bogor 3 Januari 2026 by Bogor - Issuu