Skip to main content

Epaper Edisi 29 September 2022 | RADAR BOGOR DIGITAL

Page 1

KAMIS 29 SEPTEMBER 2022 3 RABIUL AWAL 1444 H HARGA RP4.000 BERLANGGANAN RP90.000 TERBIT 12 HALAMAN

Kecam Peretasan Puluhan Awak Redaksi Narasi

POLLING CALON BUPATI BOGOR VERSI RADAR BOGOR

JAKARTA–Puluhan awak redaksi media Narasi mengalami peretasan. Peretas berupaya mengambil alih akun media sosial milik redaksi Narasi, seperti Facebook, Instagram, Telegram, dan WhatsApp. Sampai Rabu (28/9) pukul 23.00 WIB, tercatat ada 37 awak redaksi Narasi yang mengalami upaya peretasan. Selain itu, ada pula tujuh kasus lain yang dialami eks karyawan Narasi.

Elly Rachmat Yasin

Ade Ruhandi

1%

KECAM...Baca Hal 10

Q

1%

Iwan Setiawan

1%

Asep Wahyuwijaya

2%

BACA

POLITIK HAL 8

Wawan Hikal Kurdi

5%

Bayu Syahjohan

Dedi Aroza

Rudy Susmanto

9% 26% 42%

Jual Beli Bayi Modus Adopsi Satu Anak Dibanderol Rp15 Juta

Data dan Fakta Tersangka:

Suhendra Abdul Halim

Usia:

32

Julukan:

Ayah Sejuta Anak

Suhendra Abdul Halim (32) hanya bisa tertunduk saat digiring ke hadapan awak media di Mapolres Bogor, kemarin. Mengenakan baju tahanan warna biru dan memakai penutup wajah hitam, pria yang akrab disebut ‘Ayah Sejuta Anak’ itu diduga menjual bayi dengan modus adopsi. Tak tanggung-tanggung, setiap orang yang mengadopsi diminta uang Rp15 juta untuk satu anak.

Kasus:

Dugaan perdagangan orang

Alamat:

Perumahan Grand Viona, Desa Kuripan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor

JUAL BELI...Baca Hal 10

Q

Modus Mengumpulkan ibu hamil yang ditinggalkan suaminya.

Sangkaan

Setelah proses persalinan, anaknya akan diserahkan kepada orang yang mengadopsi anak tersebut.

Pasal 83, Pasal 76 huruf f UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

Orang yang mengadopsi

diminta uang Rp15 juta setiap satu anak

Pelaku kemudian menawarkan seolah-olah yayasan tersebut adalah

Dalam menjalankan aksinya, pelaku

penampungan ibu-ibu hamil yang tidak memiliki suami atau pasangan.

menggaet calon korban melalui media sosial dibalut yayasan yang diberi nama Yayasan Sejuta Anak.

TUNJUKKAN BARANG BUKTI: Polres Bogor berhasil membongkar praktik dugaan perdagangan orang dengan modus adopsi. (foto atas) tersangka Suhendra digiring petugas.

Ancaman Pidana minimal 3 tahun, maksimal 15 tahun penjara, dan denda maksimal Rp300 juta.

Sumber: Polres Bogor dan diolah

WASPADAI DIABETES

Penyakit diabetes dianggap mengalami peningkatan setiap tahunnya di Kota Bogor. Saat kondisi pandemi, penyakit diaebetes tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

Baca Metropolis Hal 12

INDEKS

PEMKAB PILIH REHABILITASI REKONSTRUKSI

Para korban pergerakan atau pergeseran tanah di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang batal direlokasi. Pemkab Bogor lebih memilih rehabilitasi rekonstruksi rumah terdampak untuk mengatasi bencana tersebut.

PPPK Guru Belum Digaji 10 Bulan

Bubble Alfonso HONG KONG dan Taiwan kompak: segera menghapus keharusan karantina. Rekan kita yang masih di Taiwan, Mandarin Everyday, kemarin kirim laporan untuk Disway. Teman-teman saya dari Hong Kong juga mengabarkan kegembiraan itu. Tinggal Tiongkok yang masih ketat. Belum ada gambaran kapan menghapus karantina. Tiongkok memang lebih sensi. Mereka masih tetap curiga: Covid itu virus alamiah atau bikinan manusia. Demikian juga varian yang tiba-tiba muncul di Shanghai itu. Jangan-jangan

JAKARTA–Persoalan terkait guru di Indonesia seolah tak ada habisnya. Barubaru ini, ribuan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) mengaku belum terima gaji hingga berbulan-bulan. Uniknya, mereka bukan mendatangi pemerintah atau DPR, tapi Hotman Paris Hutapea.

PPPK GURU...Baca Hal 10

Q

PROTES: Dengan menutup wajah, para guru PPPK menyuarakan aspirasi bertuliskan “Jika kami dipecat, tolong bela kami”.

BUBBLE...Baca Hal 10

Q

SUBUH 04.25

DZUHUR 11.48

ASHAR 14.56

Baca Bogor Raya Hal 5

MAGRIB 17.55

ISYA 19.00

IKLAN & LANGGANAN: (0251) 7544001

REDAKSI: (0251) 7544005


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Epaper Edisi 29 September 2022 | RADAR BOGOR DIGITAL by Bogor - Issuu