Skip to main content

Epaper Radar Bogor 24 September 2025

Page 1

Rabu

HARGA

24 September 2025

Rp5.000

2 rabiul akhir 1447 H Terbit 12 halaman

Evaluasi Program MBG Korban Keracunan Terus Bertambah

BOGOR–Dua desa di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor menjadi sorotan nasional. Desa Sukaharja dan Desa Sukamulya masuk dalam rencana lelang kejaksaan usai keduanya menjadi agunan pinjaman di bank.

Lee Dharmawan Chin Kiat, pemilik Bank Perkembangan Asia memberikan pinjaman kepada Mohamad Madrawi selaku Direktur PT Perkebunan dan Peternakan Nasional Gunung Batu Akte kredit No. 145KR/BPA/XII/83 PT Perkembangan Asia Pinjaman senilai

Rp850 juta Agunan berupa tanah

406 hektare

- nama girik milik warga Desa Sukaharja dan Desa Sukamulya

Lee Dharmawan Chin Kiat dijerat pidana korupsi dan menjadi tersangka BLBI Putusan Mahkamah Agung Nomor 1622 K/ Pid/1991 pada 21 Maret 1992 berisi:

Aset-aset Lee

akan dirampas untuk negara dan diserahkan kepada Bank Indonesia (BI)

Luas lahan disita berbeda, malah menjadi

445 hektare

Eksekusi kasus BLBI terpidana Lee Dharmawan Chin Kiat

Lahan aset di Desa Sukaharja disita Satgas Tim Gabungan (Bank Indonesia dan Kejaksaan)

Desa Sukawangi Terbelit Masalah Kehutanan ABILLY/RADAR BOGOR

KANTOR: Suasana Kantor Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur. Desa ini terbelit polemik dengan Kementerian Kehutanan terkait status lahan desa.

BOGOR–Sementara itu, polemik yang melingkupi Desa Sukawangi berbeda dengan Desa Sukaharja dan Desa Sukamulya. Warga dibuat resah lantaran status kepemilikan lahan diklaim oleh Kementerian Kehutanan RI (Kemenhut).

Muncul lagi tim Satgas BLBI Satgas mengklaim 445 hektare sitaan tanah atas lahan Le Dermawan Chin Kiat

Pemasangan plang-plang sitaan oleh Kejaksaan Agung

Pemblokiran pelayanan pajak dan jual beli tanah di seluruh Desa Sukaharja

Warga tidak bisa

Kisah Pelaku UMKM, D’Sandals yang Menembus Pasar Internasional

memperbarui data SPPT

Bermula dari Bengkel Sederhana di Tengah Pematang Sawah

Tidak bisa menjual tanah

Tidak bisa

Di sudut Desa Parakan, Ciomas, berdiri sebuah bengkel sederhana yang yang dikelilingi hamparan sawah. Dari sanalah, Sonny Agustina memulai langkah kecilnya melahirkan produk D'Sandals, yang kini telah diekspor ke beberapa negara.

PROSES PRODUKSI: Pemilik D’Sandals, Sonny Agustina (kanan), mengerjakan salah satu produknya di bengkel yang ada di Ciomas, Kabupaten Bogor.

Laporan: MUHAMMAD ALI

SUBUH 04.27 DZUHUR 11.48 ASHAR 14.58 MAGRIB 17.56 ISYA 19.00

mengurus sertifikat Tanah

20 hektare milik Pemkab Bogor calon pemakaman umum ikut disita


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Epaper Radar Bogor 24 September 2025 by Bogor - Issuu