Skip to main content

Epaper Radar Bogor 21 Januari 2026

Page 1

Rabu

21 januari 2026 2 syaban 1447 H

Terbit 12 halaman HARGA Rp5.000

Penyintas Mulai Tinggal di Huntara Laporan: RICKI NOOR RACHMAN

ACEHPembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Dusun Simpang Empat, Kabupaten Aceh Tamiang rampung. Korban bencana atau penyintas pun sudah mulai menempati fasilitas tersebut.

SIAP HUNI: Tampak udara Hunian Sementara (Huntara) yang telah dibangun di Dusun Simpang Empat, Aceh Tamiang, Aceh. Korban bencana sudah mulai menempati fasilitas tersebut.

SCAN QR CODE untuk melihat video kondisi Huntara Aceh Tamiang

Tergesa-gesa PPPK Februari, Pegawai SPPG Resmi Dilantik

ANGGARAN SDM

Baca Metropolis Hal 12

Rp7,1 triliun

Terus Merapal Doa, Berharap Secercah Mukjizat Doa tak henti dirapalkan warga Perumahan IndraKila Tajurhalang, Kabupaten Bogor untuk menanti kabar baik dari Dwi Murdiono, korban kecelakaan pesawat ATR 42500. Kerabat hingga tetangga menggelar pengajian di rumah korban sejak Minggu (18/1). Laporan: M RIFKI F - ABILLY M ABILLY MUHAMAD/RADAR BOGOR

GELAR PENGAJIAN: Tetangga dan kerabat menggelar pengajian di rumah korban pesawat ATR 42-500, Dwi Murdiono, kawasan Perumahan IndraKila Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Selasa (20/1).

JADWAL SALAT

SUBUH 04.30

DZUHUR 12.08 ASHAR 15.30 MAGRIB 18.25 ISYA 19.34

Tertibkan

Penambangan Ilegal NANGGUNG–Aktivitas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) bakal mulai ditertibkan. Imbas insiden asap yang menewaskan warga, beberapa waktu lalu. PT Antam Tbk. mendukung penertiban aktivitas penambangan ilegal di wilayah tambang itu. Direktur Utama Antam, Untung Budiharto, menindaklanjuti hasil verifikasi lapangan terkait insiden di sekitar wilayah tambang emas pongkor, Nanggung, Kabupaten Bogor.

Keselamatan manusia adalah prioritas utama. Antam tidak menoleransi aktivitas penambangan ilegal karena berisiko tinggi dan dapat menimbulkan korban,” Direktur Utama Antam Untung Budiharto


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Epaper Radar Bogor 21 Januari 2026 by Bogor - Issuu