Skip to main content

Epaper Edisi 18 Maret 2023 | RADAR BOGOR DIGITAL

Page 1

Di Luar Prediksi!

NAFA URBACH

Baca KICKERS Hal. 5

Baca SELEBRITIS Hal. 11

Megaproyek Otista Digarap Setelah Lebaran

Ogah Menikah Lagi

Baca METROLIS Hal. 12

HARGA Rp4.000

BERLANGGANAN Rp90.000

Sabtu

18 maret 2023 25 Syaban 1444 H Terbit 12 halaman

70 Ribu Penyelenggara Negara Belum Lapor Kekayaan JAKARTA–Penyampaian laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) menjadi kewajiban penyelenggara negara dan ASN yang masuk kategori wajib lapor. Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan Ipi Maryati Kuding menyatakan, dalam konteks

pencegahan korupsi, LHKPN sangat penting. LHKPN dapat menjadi instrumen yang mendorong transparansi kekayaan penyelenggara negara. Ipi mengatakan, pihaknya mengingatkan batas waktu penyampaian LHKPN ke KPK

adalah akhir Maret ini. Dia meminta wajib lapor yang belum melaporkan harta kekayaannya untuk segera menunaikan kewajiban LHKPN tersebut. Pelaporan itu, lanjut Ipi, kini lebih mudah lantaran bisa dilakukan secara online.

”Kami mengingatkan untuk menyampaikan LHKPN tepat waktu,” ujar Ipi kemarin (17/3). Kurang dari dua pekan batas waktu pelaporan LHKPN itu, dari total 372.783 wajib lapor, masih ada 70.350 penyelenggara

negara dan aparatur sipil negara (ASN) yang belum menunaikan kewajiban menyampaikan laporan kekayaan periodik tersebut kepada KPK.

70 RIBU..Baca Hal 9

Q

Nenek dan Cucu Ditemukan Berpelukan Longsor Maut Empang Dalam Angka

14 Maret 2022

6 17 11 6

waktu kejadian longsor

rumah warga tertimbun

Setelah lebih dari dua hari tertimbun, dua korban longsor di Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, ditemukan. Korban yang merupakan nenek dan cucu itu, ditemukan Tim SAR gabungan, dalam posisi berpelukan. DUA korban atas nama Yuli (65) dan M. Yusuf (8 bulan) itu, ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB. Korban yang tertimbun sejak Selasa (14/3) malam itu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dandim 0606 Kota Bogor,

Letkol Inf Ali Ikhwan menuturkan, kedua korban ditemukan di pojok kanan bawah reruntuhan kamar korban di kedalaman 1,5 meter dalam posisi berpelukan.

NENEK...Baca Hal 9

Q

Ada beberapa penanganan yang akan dilakukan Balai Teknik Perkeretaapiaan Jawa Barat dibantu Daerah Operasional 1 Jakarta dan Direktorat Pelaksana Kementerian Perhubungan agar tidak terjadi longsor kembali,”

korban tertimbun

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim

orang selamat

meninggal dunia

81

mengungsi

19

kepala keluarga terdampak

EVAKUASI: Tim SAR gabungan mengevakuasi korban longsor di Kampung Sirna Sari, Kelurahan Empang, Kota Bogor, kemarin.

Dengan Hati Tertawan di Negaranya Akibat Gempa, Ceren Kapucu Antar Tim ke Grand Final Proliga

Satu Minggu setelah Dapat Tawaran, Saya Sudah di Indonesia oleh Dahlan Iskan

Proliga memang tak memakai sistem tandang-kandang. Jumlah laganya juga tak sebanyak Turki. Tapi, Ceren Kapucu kagum dengan animo penonton dan bagaimana para pemain di sini menikmati pertandingan. Menitikkan air mata untuk solidaritas yang ditunjukkan kepada para korban lindu.

Tunggu Buldozer INI bukan pepesan kosong. Mestinya. Bea balik nama kendaraan bermotor dibuat Rp 0. Gratis. Kabar baik ini, Anda sudah tahu, dinyatakan oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Firman Shantyabudi kemarin. Beritanya cepat tersiar luas lewat berbagai media. Selama ini, banyak orang membeli mobil/motor bekas sambil membiarkan kendaraan tersebut tetap atas nama pemilik lama. Pertimbangan pembeli:

TUNGGU...Baca Hal 9

Q

RIZKA PERDANA PUTRA PILAR TIM: Ceren Kestirengoz Kapucu saat membela Bandung BJB Tandamata di Gresik (24/2).

CEREN Kapucu sudah lama mendambakan bisa bermain di kompetisi bola voli Asia. Namun, ketika kini impian itu sudah tercapai, pemain Bandung BJB Tandamata tersebut justru tak bisa lepas dari negara tempatnya berasal: Turki. Gempa besar yang menggoyang Turki dan Syria pada 6 Februari lalu adalah penyebabnya. Memang Gaziantep, kota asal Kapucu yang berada di Turki Tengah,

SUBUH 04.43 DZUHUR 12.05 ASHAR 15.13 MAGRIB 18.13 ISYA 19.17

jauh dari pusat lindu di bagian selatan negara tersebut. Tapi, tetap saja pemain bernama lengkap Ceren Kestirengoz Kapucu itu merasakan benar penderitaan para kompatriotnya yang terkena dampak gempa yang menewaskan puluhan ribu orang tersebut. ”Keluarga saya baik-baik saja. Tetapi,

SATU MINGGU..Baca Hal 9

Q


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Epaper Edisi 18 Maret 2023 | RADAR BOGOR DIGITAL by Bogor - Issuu