Kamis
15 januari 2026 26 rajab 1447 H
Terbit 12 halaman HARGA Rp5.000
PAPARKAN: Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan keterangan usai mendatangi langsung kantor PT Antam UPBE Pongkor, Rabu (14/1) malam.
Antam: Tidak Ada Ledakan di Area Tambang NANGGUNG–Masyarakat dibuat gempar dengan kabar insiden yang terjadi dalam aktivitas penambangan di area Izin Usaha Pertambangam (IUP) PT Antam UBPE Pongkor di Blok Cepu, Nanggung. Asap misterius yang keluar dari lubang membuat warga panik hingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor turun tangan.
SCAN QR CODE untuk melihat video tanggapan Bupati Bogor
”Jalan Pintas”
Menjadi PPPK Pegawai SPPG Langsung Naik Kelas
Guru Honorer Seharusnya Jadi Prioritas BOGOR–Isu pengangkatan pegawai MBG menjadi PPPK memicu kegelisahan di kalangan tenaga pendidik. Apalagi mereka yang masih berstatus sebagai honorer.
Estimasi Gaji (merujuk ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2024)
Banyak guru honorer sudah bertahun-tahun mendidik generasi bangsa dengan dedikasi penuh, namun hingga kini belum mendapatkan kepastian hak mereka,” Ketua IGI Kota Bogor, Siti Amalia
Cuma Cicipi Separuh Telur, Bocah Balita Harus Opname Malam setelah siangnya menyantap menu soto ayam Makan Bergizi Gratis, para korban rata-rata mengalami reaksi berupa demam, muntah-muntah, lalu diare. Karena trauma, ke depan ada orang tua korban yang lebih memilih untuk memberi anaknya bekal. RIZAL AMRULLOH, Kabupaten Mojokerto
RIZAL AMRULLOH/RADAR MOJOKERTO
PERAWATAN INTENSIF: Suasana ruang rawat inap yang menangani pasien terdampak MBG di RSUD Prof. Dr. Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto (13/1). JADWAL SALAT
SUBUH 04.27
DZUHUR 12.06 ASHAR 15.30 MAGRIB 18.24 ISYA 19.34
PENDIDIKAN
2
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I KAMIS, 15 JANUARI 2026 I 26 RAJAB 1447 H
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
K3S Rancabungur Bidik Prestasi 02SN 2026 BOGOR–Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Rancabungur tengah mempersiapkan berbagai program sepanjang 2026. Salah satu yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat yakni pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Hal itu dibahas dalam rapat kerja (raker) K3S Kecamatan Rancabungur di SDN Rancabungur 01, Rabu, (14/1).
”Sebagaimana yang disepakati di raker K3S tingkat Kabupaten Bogor, kewajiban saya adalah menyampaikan hasil raker tersebut kepada teman-teman kepala sekolah di tingkat kecamatan terkait program-program satu tahun ke depan,” Ketua K3S Kecamatan Rancabungur, Agus Hapiz kepada Radar Bogor. Dijelaskannya, program-program kerja yang telah disepakati cukup banyak. Namun dalam
waktu dekat ini yang akan dilaksanakan yaitu 02SN. ”Di mana kita membentuk kepanitiaan, membuat perencanaan dari perlombaan yang akan diadakan dari tingkat kecamatan sampai kaabupaten, dalam rapat hari ini kita sepakati dulu,” jelasnya. Meski demikian, kata Agus, dari beberapa cabang olahraga (cabor) yang diadakan di Kabupaten Bogor, tidak semua bisa diikuti
di Kecamatan Rancabungur. ”Seperti cabor renang tidak bisa dilaksanakan di Rancabungur karena terkait SDM-nya, tetapi kalau cabor seperti silat, karate, dan atletik kita selalu mengirimkan setiap tahunnya,” terang Agus. Ia berharap, delegasi dari Rancabungur dapat menorehkan berbagai prestasi dalam ajang O2SN tahun 2026. Sebab, Kecamatan Rancabungur selama ini belum ber-
kesempatan meraih juara di tingkat Kabupaten Bogor. ”Juara O2SN tingkat kecamatan tentunya akan ke tingkat kabupaten, kita akui Rancabungur minim prestasi, pernah waktu itu juara satu olimpiade matematika. Saya berharap tahun ini duta-duta O2SN Rancabungur bisa juara di tingkat kabupaten Bogor,” tandas Ketua K3S Kecamatan Rancabungur itu.(cok/c)
K3S FOR RADAR BOGOR
RAPAT: Para pengurus K3S Kecamatan Rancabungur saat mengadakan koordinasi membahas persiapan agenda tahun ini.
LATIHAN DISIPLIN: Siswa kelas X SMK Ash Shoheh 1 Citeureup mengikuti program Tahfiz Al Qur’an yang diwajibkan di sekolah.
Siswa SMK Ash Shoheh 1 Wajib Ikut Program Tahfiz BOGOR–SMK Ash Shoheh 1 Citeureup terus berkomitmen mencetak generasi yang unggul tidak hanya dalam bidang akademik dan keterampilan, tetapi juga dalam pembentukan karakter religius. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kebijakan mewajibkan seluruh siswa kelas X untuk mengikuti program Tahfiz Al Qur’an. Program Tahfiz Al Qur’an ini dilaksanakan secara terjadwal di lingkungan sekolah dalam sebuah lembaga ”Darul Quraan”, yang didirikan Yayasan Pendididikan Islam Ash Shoheh, dengan
bimbingan guru dan ustaz yang kompeten. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kecintaan siswa terhadap Al Qur’an serta membentuk pribadi yang berakhlak mulia sejak dini. Kepala SMK Ash Shoheh 1 Citeureup menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari visi sekolah dalam mengintegrasikan pendidikan kejuruan dengan nilai-nilai keislaman. “Kami berharap melalui Tahfiz Al Qur’an, siswa tidak hanya memiliki keterampilan sesuai jurusan, tetapi juga memiliki landasan iman, taqwa dan moral
yang kuat,” ujarnya. Para siswa kelas X menyambut baik program ini. Selain menambah hafalan Al Qur’an, kegiatan Tahfiz juga dinilai mampu melatih kedisiplinan, kesabaran, serta meningkatkan konsentrasi belajar. Dengan adanya program Tahfiz Al Qur’an yang diwajibkan bagi siswa kelas X, SMK Ash Shoheh 1 Citeureup berharap dapat melahirkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja sekaligus memiliki karakter religius yang kuat sesuai dengan nilai-nilai Islam.(*pem)
FOTO HUMAS PEMKOT FOR RADAR BOGOR
SOSIALISASI: Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin menyapa siswa-siswi SD Rimba Putra dalam kegiatan sosialisasi bahaya perundungan atau bullying di sekolah tersebut.
Setop Perundungan di Sekolah Diikuti Semua Pengurus Ormawa, Upaya IAI Nasional Laa Roiba Bogor Mewujudkan Kampus Berkemajuan
Dibekali Ragam Materi Strategis Institut Agama Islam (IAI) Nasional Laa Roiba Bogor melalui sinergi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Senat Mahasiswa (SEMA) menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) dan Sekolah Legislatif. Seperti apa acara tersebut ?
Jenal Mutaqin menegaskan bahwa sosialisasi ini terus digencarkan di setiap instansi pendidikan. “Sehingga anak-anak sejak usia dini mulai memahami bahwa perundungan itu tidak baik. Mengejek atau menghina itu tidak baik,” tegas Jenal Mutaqin. Terlepas dari sosialisasi yang diberikan, upaya para tenaga pendidik untuk mengedukasi siswa juga terus ditingkatkan. Jenal Mutaqin juga berharap keluarga besar SD
Rimba Putra terhindar dari tindakan bullying, baik sebagai korban maupun pelaku. “Kalau terus diedukasi, insyaallah siswa akan menjadi generasi yang kuat dan antibullying. Tadi saya tanya, semua sepakat tidak mau mengalami bullying, baik diejek, direndahkan, maupun dihina. Maka dari itu, kita sendiri jangan melakukan hal seperti itu,” ujarnya. Di tempat yang sama, Kepala SD Negeri Rimba Putra, Widi
Prihayana, mengatakan bahwa sosialisasi ini penting dilakukan untuk mengenalkan siswa tentang apa itu bullying dan bagaimana cara mengantisipasinya. “Awalnya mungkin hanya bercanda, namun bisa saja berkembang menjadi bullying dan kekerasan. Lalu bagaimana kita harus menyikapinya. Siswa dapat menyerap ilmu yang berguna dan bermanfaat untuk membentuk karakter,” kata Widi.(*pia)
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Central Asia, Tbk akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor melalui jasa pra lelang PT. Balai Lelang Sempurna, dengan cara penawaran lelang melalui Aplikasi Lelang (open bidding) terhadap jaminan debitur atas nama ERWIN FURQONI berupa: x Sebidang tanah seluas 72 m2 berikut bangunan (Rumah Tinggal) sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 5377/Singajaya atas nama ERWIN FURQONI, terletak di Blok. AF.29 No. 10 (setempat dikenal dengan Perumahan Citra Indah City, Cluster Bukit Azalea, Tipe Azalea 3, Blok AF. 29, No. 10) Desa (dh. Desa/Kelurahan) Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat ( Harga Limit Rp. 101.910.000,- ; Setoran Jaminan Rp. 30.000.000,- )
FOTO BEM FOR RADAR BOGOR
DIKLAT: Para pengurus BEM dan Sema IAI Nasional Laa Roiba foto bersama usai mengadakan kegiatan Sekolah Legislatif dan LDKM.
bergerak maju dengan fondasi
Laporan: sumber daya manusia yang MUHAMMAD ALI unggul,” ujarnya kepada Radar KEGIATAN LDKM dan Sekolah Legislatif ini berlangsung selama tiga hari, pada Jumat – Minggu (9–11/1) di Kampus 2 IAI Nasional Laa Roiba, Cibinong, Kabupaten Bogor. Mengusung tema Revitalisasi Kepemimpinan Organisasi Mahasiswa yang Cakap Regulasi demi Gerakan Kampus Berkemajuan, kegiatan tersebut diikuti seluruh jajaran pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di lingkungan IAI Nasional Laa Roiba. Program ini menjadi bagi an dari upaya penguatan kapasitas kepemimpinan dan tata kelola organisasi mahasiswa. Selama pelaksanaan kegiatan, peserta dibekali berbagai materi strategis, mulai dari kepemimpinan organisasi, manajemen kelembagaan, hingga pemahaman regulasi dan teknik penyusunan aturan organisasi (legal drafting). Para pemateri yang dihadirkan merupakan akademisi dan praktisi yang kompeten di bidangnya. Rektor IAI Nasional Laa Roiba, Dr. Ernawati, mengapresiasi pelaksanaan LDKM dan Sekolah Legislatif sebagai langkah penting dalam mencetak pemimpin mahasiswa yang berkualitas dan berintegritas. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut aktif dalam organisasi, tetapi juga harus memahami aturan dan konstitusi kelembagaan. “Melalui kegiatan ini, saya berharap lahir pemimpin-pemimpin mahasiswa yang memiliki semangat aktivisme sekaligus tertib administrasi dan paham regulasi. Dengan begitu, kampus dapat terus
BOGORMengawali tahun 2026, sosialisasi setop perundungan atau bullying di tingkat pelajar terus digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk menekan kasus bullying di lingkungan pendidikan. Program sosialisasi anti-bullying ini menyasar siswa-siswi SD Rimba Putra, Bogor Barat, Selasa (13/1). Sosialisasi diberikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, didampingi perangkat dinas terkait.
Bogor, Rabu (14/1). Sementara itu, Ketua SEMA IAI Nasional Laa Roiba, Bayu Putra Firdenik, menegaskan pentingnya Sekolah Legislatif sebagai sarana peningkatan pemahaman regulasi bagi pengurus organisasi mahasiswa. Ia menilai, penguatan fungsi legislasi menjadi kunci dalam menciptakan tata kelola organisasi yang tertib dan berwibawa. “Sekolah Legislatif ini menjadi ruang belajar agar setiap kebijakan mahasiswa memiliki dasar hukum yang jelas dan kuat. Kami ingin membangun organisasi mahasiswa yang tertib, sistematis, dan mampu menja-
lankan fungsi legislasi secara optimal,” ungkap Bayu. Senada dengan itu, Ketua BEM IAI Nasional Laa Roiba, Asep Irawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyatukan visi dan misi seluruh Ormawa agar sejalan dengan arah gerakan kampus. Ia berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam program kerja organisasi masingmasing. Melalui LDKM dan Sekolah Legislatif ini, IAI Nasional Laa Roiba Bogor berharap mampu melahirkan mahasiswa yang tidak hanya aktif dan kritis, tetapi juga cakap regulasi serta siap menjadi motor penggerak kemajuan kampus. (Cr1/c)
Cara Penawaran Waktu Penawaran Hari/Tanggal Batas Akhir Waktu Penawaran Alamat Domain Tempat Lelang Penetapan Pemenang Pelunasan Harga Lelang
Bea Lelang Pembeli
: : : :
Penawaran terbuka (Open bidding) dengan mengakses lelang.go.id. Sejak tayang pada Aplikasi Lelang s.d batas akhir penawaran Kamis / 29 Januari 2026 29 Januari 2026 Pkl 10.15 WIB (Sesuai Waktu Server)
: lelang.go.id. : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Bogor Jalan Veteran No. 45, Kota Bogor Ruang E-Auction : Setelah batas akhir penawaran : 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila tidak dipenuhi maka dinyatakan wanpretasi, uang jaminan lelang tidak bisa dimintakan kembali dan akan disetorkan ke Kas Negara. : 2% (dua persen) dari harga lelang
SYARAT – SYARAT DAN KETENTUAN MENGIKUTI LELANG: 1. Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website tersebut. 2. Memilih objek lelang dengan mengakses alamat di atas. Objek dilelang dalam kondisi apa adanya (as is), semua resiko ditanggung pembeli dan Pemenang lelang tidak akan melakukan gugatan kepada KPKNL Bogor, PT. Bank Central Asia Tbk dan PT. Balai Lelang Sempurna. Termasuk juga bila terjadi pembatalan/penundaan lelang. 3. Penyetoran uang jaminan melalui Virtual Account (VA) yang akan dikirimkan dan dibagikan secara otomatis dari alamat website diatas setelah memilih obyek lelang dan mengikuti lelang. Nominal Uang Jaminan harus sama dengan disyaratkan dan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambatlambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. 4. Calon peserta dapat melihat objek yang akan dilelang sejak pengumuman lelang diterbitkan dan dapat menghubungi PT. Balai Lelang Sempurna, Tlp. 0821 1107 5294 / 021-2126 6469. Bogor, 15 Januari 2026
KPKNL Bogor
PT. Bank Central Asia, Tbk
PT. Balai Lelang Sempurna
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN
Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Central Asia, Tbk akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor melalui jasa pra lelang PT. Balai Lelang Sempurna, dengan cara penawaran lelang melalui Aplikasi Lelang (open bidding) terhadap jaminan debitur atas nama MELVI YUSNITA berupa :
Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Central Asia, Tbk akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor melalui jasa pra lelang PT. Balai Lelang Sempurna, dengan cara penawaran lelang melalui Aplikasi Lelang (open bidding) terhadap jaminan debitur atas nama SEANDY HANDRIYANTO berupa :
Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Central Asia, Tbk akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor melalui jasa pra lelang PT. Balai Lelang Sempurna, dengan cara penawaran lelang melalui Aplikasi Lelang (open bidding) terhadap jaminan debitur atas nama ASTRI IRAWANTI berupa: x Sebidang tanah seluas 90 m2 berikut bangunan (Rumah Tinggal) sesuai Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 4323/Singajaya atas nama Ny. ASTRI IRAWANTI, terletak di Blok. AW 06 No. 16 (setempat dikenal dengan Perumahan Citra Indah City, Cluster Bukit Rosella, Blok AW.06, No. 16) Desa (dh. Desa/Kelurahan) Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten (dh. Kabupaten/Kota) Bogor, Provinsi Jawa Barat ( Harga Limit Rp. 282.900.000,- ; Setoran Jaminan Rp. 80.000.000,- )
x
Sebidang tanah seluas 72 m2 berikut bangunan (Rumah Tinggal) sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 3692/Singajaya atas nama Nn. MELVI YUSNITA, terletak di Blok. AR51 No. 35 (setempat dikenal dengan Perumahan Citra Indah City, Cluster Bukit Amarilis, Blok AR. 51, No. 35) Desa (dh. Desa/Kelurahan) Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat ( Harga Limit Rp. 182.040.000,- ; Setoran Jaminan Rp. 50.000.000,- )
x
Sebidang tanah berikut bangunan (Rumah Tinggal) sesuai Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 810/Mampir seluas 72 m2 atas nama SEANDY HANDRIYANTO, terletak di Blok. Q-4 No. 3 (setempat dikenal dengan Perumahan Grand Nusa Indah, Cluster Passiflora, Blok Q-4, No.3) Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat ( Harga Limit Rp. 190.050.000,- ; Setoran Jaminan Rp. 50.000.000,- )
Cara Penawaran
: Penawaran terbuka (Open bidding) dengan mengakses lelang.go.id.
Cara Penawaran
: Penawaran terbuka (Open bidding) dengan mengakses lelang.go.id.
Waktu Penawaran Hari/Tanggal Batas Akhir Waktu Penawaran Alamat Domain Tempat Lelang
: Sejak tayang pada Aplikasi Lelang s.d batas akhir penawaran : Senin / 2 Februari 2026 : 2 Februari 2026 Pkl 10.15 WIB (Sesuai Waktu Server)
Waktu Penawaran Hari/Tanggal Batas Akhir Waktu Penawaran Alamat Domain Tempat Lelang
: Sejak tayang pada Aplikasi Lelang s.d batas akhir penawaran : Senin / 2 Februari 2026 : 2 Februari 2026 Pkl 10.15 WIB (Sesuai Waktu Server)
Penetapan Pemenang Pelunasan Harga Lelang
Bea Lelang Pembeli
: lelang.go.id. : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Bogor Jalan Veteran No. 45, Kota Bogor Ruang E-Auction : Setelah batas akhir penawaran : 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila tidak dipenuhi maka dinyatakan wanpretasi, uang jaminan lelang tidak bisa dimintakan kembali dan akan disetorkan ke Kas Negara. : 2% (dua persen) dari harga lelang
SYARAT – SYARAT DAN KETENTUAN MENGIKUTI LELANG: 1. Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website tersebut. 2. Memilih objek lelang dengan mengakses alamat di atas. Objek dilelang dalam kondisi apa adanya (as is), semua resiko ditanggung pembeli dan Pemenang lelang tidak akan melakukan gugatan kepada KPKNL Bogor, PT. Bank Central Asia Tbk dan PT. Balai Lelang Sempurna. Termasuk juga bila terjadi pembatalan/penundaan lelang. 3. Penyetoran uang jaminan melalui Virtual Account (VA) yang akan dikirimkan dan dibagikan secara otomatis dari alamat website diatas setelah memilih obyek lelang dan mengikuti lelang. Nominal Uang Jaminan harus sama dengan disyaratkan dan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. 4. Calon peserta dapat melihat objek yang akan dilelang sejak pengumuman lelang diterbitkan dan dapat menghubungi PT. Balai Lelang Sempurna, Tlp. 0821 1107 5294 / 021-2126 6469.
Penetapan Pemenang Pelunasan Harga Lelang
Bea Lelang Pembeli
SYARAT – SYARAT DAN KETENTUAN MENGIKUTI LELANG: 1. Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website tersebut. 2. Memilih objek lelang dengan mengakses alamat di atas. Objek dilelang dalam kondisi apa adanya (as is), semua resiko ditanggung pembeli dan Pemenang lelang tidak akan melakukan gugatan kepada KPKNL Bogor, PT. Bank Central Asia Tbk dan PT. Balai Lelang Sempurna. Termasuk juga bila terjadi pembatalan/penundaan lelang. 3. Penyetoran uang jaminan melalui Virtual Account (VA) yang akan dikirimkan dan dibagikan secara otomatis dari alamat website diatas setelah memilih obyek lelang dan mengikuti lelang. Nominal Uang Jaminan harus sama dengan disyaratkan dan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. 4. Calon peserta dapat melihat objek yang akan dilelang sejak pengumuman lelang diterbitkan dan dapat menghubungi PT. Balai Lelang Sempurna, Tlp. 0821 1107 5294 / 021-2126 6469.
PT. Bank Central Asia, Tbk
Penetapan Pemenang Pelunasan Harga Lelang
Bea Lelang Pembeli
PT. Balai Lelang Sempurna
KPKNL Bogor
PT. Bank Central Asia, Tbk
: : : :
Penawaran terbuka (Open bidding) dengan mengakses lelang.go.id. Sejak tayang pada Aplikasi Lelang s.d batas akhir penawaran Senin / 2 Februari 2026 2 Februari 2026 Pkl 10.15 WIB (Sesuai Waktu Server)
: lelang.go.id. : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Bogor Jalan Veteran No. 45, Kota Bogor Ruang E-Auction : Setelah batas akhir penawaran : 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila tidak dipenuhi maka dinyatakan wanpretasi, uang jaminan lelang tidak bisa dimintakan kembali dan akan disetorkan ke Kas Negara. : 2% (dua persen) dari harga lelang
SYARAT – SYARAT DAN KETENTUAN MENGIKUTI LELANG: 1. Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website tersebut. 2. Memilih objek lelang dengan mengakses alamat di atas. Objek dilelang dalam kondisi apa adanya (as is), semua resiko ditanggung pembeli dan Pemenang lelang tidak akan melakukan gugatan kepada KPKNL Bogor, PT. Bank Central Asia Tbk dan PT. Balai Lelang Sempurna. Termasuk juga bila terjadi pembatalan/penundaan lelang. 3. Penyetoran uang jaminan melalui Virtual Account (VA) yang akan dikirimkan dan dibagikan secara otomatis dari alamat website diatas setelah memilih obyek lelang dan mengikuti lelang. Nominal Uang Jaminan harus sama dengan disyaratkan dan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambatlambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. 4. Calon peserta dapat melihat objek yang akan dilelang sejak pengumuman lelang diterbitkan dan dapat menghubungi PT. Balai Lelang Sempurna, Tlp. 0821 1107 5294 / 021-2126 6469. Bogor, 15 Januari 2026
Bogor, 15 Januari 2026
Bogor, 15 Januari 2026
KPKNL Bogor
: lelang.go.id. : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Bogor Jalan Veteran No. 45, Kota Bogor Ruang E-Auction : Setelah batas akhir penawaran : 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila tidak dipenuhi maka dinyatakan wanpretasi, uang jaminan lelang tidak bisa dimintakan kembali dan akan disetorkan ke Kas Negara. : 2% (dua persen) dari harga lelang
Cara Penawaran Waktu Penawaran Hari/Tanggal Batas Akhir Waktu Penawaran Alamat Domain Tempat Lelang
PT. Balai Lelang Sempurna
KPKNL Bogor
PT. Bank Central Asia, Tbk
PT. Balai Lelang Sempurna
MIMBAR BEBAS
3
Sampaikan opini, saran, dan kritik Anda tentang berbagai kebijakan pemerintah, dan layanan publik seperti: PLN, PDAM, PT Pos, telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/paspor/sertifikat tanah, dll.
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I KAMIS, 15 JANUARI 2026 I 26 RAJAB 1447 H Cantumkan nama dan alamat lengkap, nomor telepon yang bisa dihubungi, nomor pelanggan (untuk layanan PDAM/PLN/PT Gas) dan lampirkan fotokopi KTP. Kirimkan ke Redaksi Radar Bogor, Gedung Graha Pena, Jl KHR Abdullah Bin Nuh No 30, Yasmin, Bogor.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tangerang Selatan membuang sampah ke Cileungsi, Kabupaten Bogor, akibat TPAS Cilowong, Kota Serang, diblokade setelah adanya protes warga. Untuk itu, Pemkot merogoh kocek Rp90 juta per hari untuk biaya pembuangan sampah ke Cileungsi Kurangnya infrastruktur membuat banyak daerah tidak memiliki
RUMAH SAKIT DI BOGOR Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292 RS Azra (0251) 8318456 RS Hermina Mekarsari (021) 29232525 RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610 Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435 RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868 Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024 Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822 Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360 Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976 RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628 RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016 Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222 RSUD Ciawi (0251) 8240797 Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397 Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441 Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866 Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440 Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724 Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396 Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000 RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56 Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567 RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900 RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591 RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892 Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723 RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426 Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663
BENCANA alam yang melanda Sumatra belakangan ini menyisakan luka yang tidak akan pernah benar-benar sembuh bagi sebagian penyintas. Di antara reruntuhan bangunan dan hamparan lumpur, terdapat anak-anak yang kini menyandang status baru: yatim piatu. Mereka kehilangan tempat bersandar, kehilangan dekapan hangat orang tua, sekaligus kehilangan kepastian akan masa depan mereka dalam sekejap mata. Namun, ada hal yang jauh lebih menyakitkan daripada kehilangan orang tua, yaitu ketika negara yang seharusnya menjadi ”orang tua asuh” tertinggi justru absen. Jika negara abai, maka anak-anak ini sejatinya mengalami ”keyatiman” untuk kedua kalinya: pertama karena takdir bencana, kedua karena ditelantarkan oleh sistem yang berkuasa. Secara hukum, mandat kita sangat jelas. UUD 1945 menyatakan bahwa anak-anak telantar dipelihara oleh negara. Namun, fakta di lapangan berbicara lain. Penanganan terhadap anak-anak yatim piatu korban bencana Sumatra cenderung lamban dan hanya bersifat jangka pendek. Belum ada komitmen konkret untuk menjamin pendidikan, kesehatan, dan perlindungan jangka panjang mereka secara sistematis. Kelambanan ini sebenarnya adalah buah dari paradigma kapitalistik dalam bernegara. Dalam kacamata kapitalisme, rakyat seringkali dipandang sebagai beban anggaran jika tidak memberikan keuntungan materi. Bahkan, sangat miris melihat bagaimana respons terhadap dampak fisik bencana, seperti rencana pengelolaan lumpur oleh swasta, justru lebih cepat mengemuka dibanding rencana perlindungan terhadap jiwa anak-anak yang kehilangan segalanya. Fungsi pengurusan urusan rakyat telah tergerus oleh logika untung-rugi. Dalam perspektif yang lebih mendasar, sejatinya negara hadir sebagai pengurus dan perisai. Negara dengan visi pengurus tidak akan membiarkan anakanak korban bencana berjuang sendirian. Langkah solutif yang harus diambil bukan sekadar formalitas birokrasi, melainkan memastikan jalur pengasuhan berjalan lancar. Kesejahteraan anak-anak yatim piatu ini tidak boleh digantungkan pada donasi sukarela masyarakat atau belas kasihan lembaga filantropi semata. Ummu Farid faridabdurahman928 @gmail.com
infrastruktur pengelolaan sampah yang memadai. Satu sisi, kesadaran masyarakat masih kurang untuk mengelola sampah secara mandiri. Kejadian ini menunjukkan kurangnya kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam mengolah sampah.Sampah yang tidak diolah dengan baik dapat menyebabkan polusi lingkungan, banjir, dan masalah kesehatan.
Ironi, Salah Guna Kuasa KASUS dugaan penyalahgunaan dana haji yang menyeret nama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tamparan keras bagi umat Islam Indonesia. Dana haji sejatinya merupakan dana amanah, dikumpulkan dari jutaan calon jemaah yang menunggu bertahun-tahun demi menunaikan rukun Islam kelima. Fakta bahwa dana tersebut dikelola oleh negara melalui Kementerian Agama menjadikannya bukan sekadar urusan administratif, melainkan persoalan moral dan ideologis. Ketika muncul dugaan penyimpangan, publik wajar mempertanyakan komitmen negara dalam menjaga kesucian amanah umat. Berbagai laporan dan sorotan publik menunjukkan adanya kejanggalan dalam pengelolaan dana haji, mulai dari penempatan dana, transparansi biaya, hingga dugaan pemanfaatan dana untuk kepentingan di luar mandat ibadah haji. Meski proses hukum masih berjalan dan asas praduga tak bersalah harus dijunjung, fakta bahwa isu ini terus
mengemuka menandakan adanya krisis kepercayaan. Dana haji bukan dana APBN biasa, melainkan dana umat yang secara syariat harus dikelola secara aman, jujur, dan bertanggung jawab. Pengelolaan dana haji yang seharusnya berlandaskan nilai takwa dan kejujuran justru terjebak dalam kerakusan. Sesungguhnya korupsi dana haji bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi pengkhianatan terhadap amanah Allah dan umat. Ketika kekuasaan tidak didasari atas iman, maka perbuatan tercela mudah dilakukan. Butuh perbaikan sistem yang dimulai dari individu, masyarakat yang bertakwa, hingga sistem sanksi tegas untuk menutup celah bagi perilaku korupsi. Tindakan ini tidak boleh terus dibiarkan, penyalahgunaan kuasa adalah cermin kegagalan sistem dalam menanamkan nilai amanah dan ketakwaan. Ismawati kampuskpi@gmail.com
TERMINAL Bubulak menuju Transit Oriented Development (TOD) pada tahun 2030 diawali dengan merevitalisasi terminal tersebut pada tahun 2025 dengan anggaran Rp11,2 Miliar dan akan dilanjutkan ke tahap berikutnya pada tahun ini dengan anggaran yaitu Rp6,3 Miliar. Anggaran yang cukup besar ini sejatinya mampu mengembalikan fungsi terminal dengan baik dan juga menjadi solusi kemacetan yang senantiasa terjadi di kawasan sekitarnya. Namun dari hasil tinjauan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim di akhir tahun lalu, masih didapati adanya beberapa hal yang perlu dievaluasi diantaranya terdapat genangan air karena elevasi atau ketinggian beton yang belum rata. Apabila tidak diperbaiki maka genangan air tersebut dapat merusak beton jalan dan berbahaya juga untuk keselamatan. Pembangunan infrastruktur yang
1. PT Rantocia Hotjaya, Sehamparan tanah seluas 10.760 M2 yang terletak di Blok Singkup, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat dengan SHM No. 752/ Batulawang atas nama Torus P.BL. Sihombing,Sarjana Sosial. (Limit Rp. 2.400.000.000,-; Jaminan 20% Rp. 480.000.000,-) Pelaksanaan Lelang : : : : : : :
Jumat 30 Januari 2026 Sejak tayang pada aplikasi lelang s.d batas akhir penawaran; 30 Januari 2026, Pukul 08.50 WIB (sesuai waktu server) www.lelang.go.id; KPKNL Bogor, Jalan Veteran No 45 Kota Bogor Ruang E-Auction : Setelah batas akhir penawaran
Peserta Lelang di harapkan menyesuaikan diri dengan penggunaan waktu server yang tertera pada alamat domain diatas. 1. Peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan lelang harus sama dengan nilai yang telah ditentukan dan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Bogor selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. Uang jaminan lelang disetorkan ke nomor Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang. Nomor Virtual Account (VA) akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain diatas kepada akun masing masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan valid. 2. Peminat lelang dapat melihat barang yang akan dilelang pada alamat obyek lelang mulai sejak pengumuman lelang diterbitkan/ditayangkan sampai dengan 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang. 3. Obyek lelang diatas, dijual lelang dalam kondisi apa adanya “as is”, dengan segala kekurangan dan konsekuensi biaya-biaya, tunggakan-tunggakan yang ada pada asset diatas, berikut permasalahan yang akan timbul di kemudian hari, Peserta Lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli. 4. Peserta lelang yang ditunjuk sebagai pemenang lelang wajib melunasi kewajibannya selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja setelah tanggal pelaksanaan lelang, ditambah dengan bea lelang pembeli sebesar 2% dari Harga Lelang dan PPN sebesar 1.1% dari Harga Lelang, apabila pemenang lelang tidak melunasi kewajiban pembayaran sesuai ketentuan (wanprestasi), maka status pemenang lelang dibatalkan dan uang jaminan lelang akan disetorkan ke kas negara. Selain itu Pemenang Lelang diharuskan membayar Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dan/atau pajak-pajak/bea yang terkait atas Obyek Lelang sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 5. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. 6. Karena satu dan lain hal, pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang dapat melakukan pembatalan/Penundaan lelang terhadap obyek lelang diatas, dan pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak tidak dapat melakukan tuntutan/keberatan dalam bentuk apapun kepada pihak Penjual, Pejabat Lelang, dan/atau KPKNL Bogor. Informasi lebih lanjut tentang asset dan persyaratan lelang dapat menghubungi Bank BTN Kantor Cabang Jakarta Cawang Telp.(021) 22986826-22986827, KPKNL Bogor Telp. (0251) 315453. Jakarta, 15 Januari 2026 ttd KPKNL BOGOR
PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO), Tbk KANTOR CABANG PONDOK GEDE PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang Undang Hak Tanggungan No.4 Tahun 1996, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Pondok Gede berkedudukan di Raya Pondok Gede Blok C No 23-25, Plaza Pondok Gede, Bekasi akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor terhadap debitur atas nama debitur Sumarjo dengan aset yang akan dilelang yaitu sebagai berikut : ●
Sebidang tanah seluas 190 m2 berikut bangunan dan segala sesuatu yang berdiri/tertanam diatasnya sesuai SHM No.5812/Bojongkulur, tercatat atas nama Sumarjo, terletak di Jalan Villa Nusa Indah Blok C3 No. 1 RT. 002/013 Desa Bojongkulur Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. Harga limit Rp 500.000.000,- & Uang jaminan Rp 100.000.000,-
Pelaksanaan Lelang : a) Penawaran Lelang diajukan melalui Aplikasi Lelang dengan alamat domain https://www.lelang.go.id sejak pengumuman lelang terbit sampai dengan: Hari/Tanggal : Kamis Tanggal : 29 Januari 2026 Waktu Penawaran : Sejak tayang pada aplikasi lelang s.d. batas akhir penawaran Batas Akhir Penawaran : 11.10 waktu server Aplikasi Lelang Internet (sesuai WIB) Alamat Domain : portal.lelang.go.id dan/atau lelang.go.id Tempat Lelang : KPKNL Bogor Jl. Veteran No. 45, Kota Bogor Penetapan pemenang : Setelah batas akhir penawaran Syarat-syarat lelang : 1. Untuk menjadi peserta lelang, peminat wajib melakukan registrasi melalui website https://www.lelang.go.id. Adapun petunjuk registrasi dan pelaksanaan lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur”dan “Panduan Penggunaan”pada domain tersebut atau dapat menghubungi KPKNL Bogor Nomor (0251) 8315453. 2. Peserta lelang WAJIB menyetorkan uang jaminan penawaran lelang sesuai dengan jumlah/nominal yang disyaratkan oleh penjual dalam pengumuman ini sekaligus (bukan dicicil) melalui VIRTUAL ACCOUNT paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain di atas kepada akun masingmasing peserta lelang yang diperoleh setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas (KTP dan NPWP) dinyatakan valid. 3. Penawaran dapat diajukan sejak pengumuman ini diunggah sampai batas akhir waktu penawaran. 4. Semua Objek Lelang yang dijual dalam kondisi apa adanya “as is” sesuai lokasi dan semua cacat beserta kekurangannya, peminat dianjurkan untuk melihat dan memeriksa objek yang bersangkutan sebelum pelaksanaan lelang . Peserta dapat menghubungi contact person di bawah dalam menentukan waktu kunjungan pada hari kerja untuk melihat lokasi objek lelang. 5. Pemenang lelang wajib melakukan pelunasan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang ulang ditambah Bea Lelang Pembeli 2%. Apabila tidak melunasi maka dinyatakan Wanprestasi dan uang jaminan akan disetorkan ke Kas Negara. 6. Pemenang lelang akan dikenakan PPN sebesar 1,1% dari harga perolehan lelang. 7. Pengenaan BPHTB atas perolehan tanah dan/atau bangunan mengacu pada UU No.1 Tahun 2022 Tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dan Peraturan Daerah dimana objek lelang berada. 8. Apabila terjadi pembatalan / penundaan pelaksanaan lelang, maka peserta tidak diperkenankan melakukan tuntutan / keberatan dalam bentuk apapun kepada Pihak Penjual, Pejabat lelang dan /atau KPKNL Bogor. 9. Syarat-syarat lainnya ditentukan pada saat lelang. 10. Peminat lelang dihimbau agar berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Pejabat / Pegawai KPKNL Bogor, Karyawan / Pejabat PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan / atau jajaran Perusahaan Balai Lelang Rekanan Bank. Demikian pengumuman ini disampaikan dan untuk informasi lebih lanjut peminat dapat mendatangi langsung pada jam kerja ke alamat : Bank BRI Kantor Cabang Pondok Gede terletak di Raya Pondok Gede Blok C No 23-25, Plaza Pondok Gede, Bekasi, dengan Contact Person Sdr Rizqy Fariana (0816-1744-3407)
KPKNL Bogor
Bekasi, 15 Januari 2026 Ttd PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
masyarakat tentang pengelolaan sampah, mengembangkan infrastruktur pengelolaan sampah yang memadai, dan edukasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Karena pemimpin itu adalah pengurus bagi rakyatnya. Sesy AmiNawal mansyahmelury@gmail.com Cileungsi
Berharap Revitalisasi Terminal Bubulak Berjalan Lancar
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN
Penetapan Pemenang
KIRIMKAN KE:
Islam mengajarkan menjaga kebersihan sehingga seharusnya berimplikasi pada tanggung jawab pemerintah untuk mengelola urusan masyarakat, termasuk pengelolaan sampah. Berpikir serius membuat kebijakan pengelolaan sampah yang efektif, misal menyediakan anggaran untuk pengolahan sampah. Di samping itu, peran menyadarkan
Berdasakan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Regional Commercial & SME Asset Sales Management Wilayah Jakarta 2 KC. Jakarta Cawang akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor, terhadap debitur sebagai berikut :
Hari Tanggal Waktu Penawaran Batas Akhir Penawaran Alamat Domain Tempat Lelang
RADAR BOGOR
Butuh Keseriusan Kelola Sampah
PLN Bogor (0251) 8345400 Bendungan Katulampa (0251) 8334344 RS Hermina Bogor (0251) 8382525 RS Melania Bogor (0251) 8321196 Rs Pmi Bogor (0251) 8324080 RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000 RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298 Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547
Jangan Biarkan Mereka Jadi Yatim Piatu Kedua Kalinya
Hanya artikel dengan ketentuan dan memenuhi syarat yang akan dimuat. Redaksi berhak mengedit isi tulisan tanpa mengurangi substansi. Redaksi tidak bertanggung jawab atas dampak langsung maupun tidak, pascapemuatan tulisan. Terima kasih.
RADAR_BOGOR
memakan anggaran cukup besar tentunya membutuhkan ketepatan dalam perencanaan dan juga pengalokasian dana tersebut, tidak sedikit kita dapati banyak dugaan penyelewengan dana yang berujung pada ketidaksesuaian antara rencana dan pelaksanaan, sehingga berujung pada pembangunan yang cenderung ’asal jadi’ terlebih apabila pembangunan ini dipercayakan kepada pihak swasta yang lebih berorientasi pada keuntungan. Sejatinya negara selaku pihak utama dalam menjamin kebutuhan masyarakat, bertanggung jawab penuh dalam pembangunan infrastruktur sebagai salah satu fasilitas yang dibutuhkan dengan demikian revitalisasi terminal Bubulak akan berjalan lancar dan tidak menemui hambatan yang berarti. Yaya Aulia Bogor
TERUSAN
4
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I KAMIS, 15 JANUARI 2026 I 26 RAJAB 1447 H
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Gencar Bangun Sumur Bor ACEH–Pemerintah terus mendorong percepatan pemulihan layanan dasar di Aceh pascabencana. Salah satu fokus utamanya adalah penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor di berbagai wilayah terdampak. Sumur bor yang dibangun ini ada yang sumur dangkal dan ada yang sumur dalam. Melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Aceh melakukan penambahan pengeboran 57 titik sumur yang tersebar di sejumlah kabupaten/ kota, seperti Aceh Tamiang, Pidie Jaya, dan Bener Meriah.
Pekerjaan ini melengkapi penanganan 24 titik sumur bor lain yang lebih dulu dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I. Saat ini, progres pekerjaan di lapangan bervariasi. Ada lokasi yang masih dalam tahap persiapan dan mobilisasi alat, sebagian sudah memasuki proses pengeboran, dan beberapa titik telah selesai serta dimanfaatkan langsung oleh masyarakat. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendesak dalam penanganan pascabencana karena berdampak langsung pada kesehatan dan
aktivitas warga. “Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar, terutama air bersih. Fasilitas ibadah, layanan kesehatan, dan hunian sementara harus segera berfungsi normal agar warga bisa kembali beraktivitas dengan aman dan layak,” kata Menteri Dody, dalam keterangannya, Selasa (13/1). Di Kabupaten Aceh Tamiang, lima sumur bor dangkal telah rampung dan digunakan masyarakat. Keberadaan sumur ini menunjang operasional
fasilitas kesehatan, tempat ibadah, dan kebutuhan harian warga. Sementara itu, pembangunan sumur bor dalam di Aceh Tamiang masih berlanjut.
Pengeboran terdalam tercatat di Puskesmas Bendahara dengan kedalaman 85 meter, disusul Puskesmas Rantau sedalam 65 meter. Di Kabupaten Pidie Jaya, beberapa sumur dangkal telah selesai dan digunakan masyarakat. Untuk sumur bor dalam, pekerjaan masih berlangsung. Sementara di Kabupaten Bener Meriah, pembangunan sumur bor dalam menghadapi tantangan kondisi geografis dan teknis. Pengeboran aktif dilakukan di Huntara Desa Tunyang, Kecamatan Timang Gajah, dengan kedalaman 32 meter, serta di Dusun Sejahtera, Kecamatan Pintu Rime Gayo,
yang telah mencapai 22 meter. Di lokasi lainnya, pekerjaan masih berada pada tahap survei dan kajian geolistrik. 43 DESA MASIH "GELAP" Hingga kini, masih ada 43 desa yang mengalami pemadaman. Hal itu diakui oleh Kepala Dinas Kominfo Aceh Tengah Mustafa Kamal. "Setiap kampung yang padam sudah tersedia bantuan generator set (genset) dari Kementerian ESDM sambil menunggu percepatan recovery listrik dari PLN," ungkapnya. Berdasarkan data kondisi kelistrikan Aceh Tengah hingga Senin (12/1) pukul 21.00 WIB, desa yang sudah menyala listrik
hingga kini sebanyak 252 kampung. Sebanyak sembilan kecamatan di daerah itu sudah menyala listrik 100 persen. Sementara desa yang masih padam tersebar di lima kecamatan yaitu Ketol sebanyak 10 desa, Linge 14 desa, Bintang tiga desa, Silih Nara satu desa, dan Rusip Antara 16 desa. Sementara rumah sakit yang sudah menyala listrik ada tiga. "Rumah sakit yang nyala RSUD Datu Beru, RSU Fandika, dan RS Gayo Medical Center," jelas Mustafa. Menurutnya, saat ini masih ada 24 desa di 1 kecamatan di Aceh Tengah yang masih terisolir. Jumlah warga terisolasi mencapai 10.914 orang.(jpg)
”Jalan Pintas” Menjadi PPPK Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan, kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam Pasal 17 peraturan tersebut disebutkan bahwa pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) SPPG dapat diangkat sebagai Pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan. Adapun proses pengangkatan dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026. Para pegawai yang akan diangkat sebelumnya telah mengikuti seleksi Computer Assisted Test (CAT) dan dinyatakan lulus pada Desember 2025. “CAT-nya sudah tuntas Desember,” tandas Dadan. Terkait penghasilan, Dadan menyebutkan bahwa gaji pegawai SPPG yang diangkat menjadi PPPK akan mengikuti ketentuan yang berlaku bagi PPPK secara nasional.
Mereka akan diang kat pada Golongan III. Dengan golongan tersebut, gaji PPPK dari unsur SPPG berada di kisaran Rp2.206.500 hingga Rp3.201.200 per bulan. Jumlah pegawai SPPG yang akan diangkat menjadi PPPK mencapai sekitar 32.000 orang itu tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Menurut Dadan, kebijakan ini menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia dalam pelaksanaan Program MBG yang dicanangkan pemerintah, sekaligus memicu diskusi publik mengenai pemerataan pengangkatan tenaga non-ASN di berbagai sektor. BGN juga menegaskan bahwa ketentuan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak berlaku bagi seluruh pegawai maupun relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Penegasan ini merespons berbagai pro-kontra karena dianggap penafsiran keliru terhadap Pasal 17 Peraturan
Presiden Nomor 115 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG, yang menyebutkan bahwa “pegawai SPPG diangkat sebagai PPPK sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan”. Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang menjelaskan bahwa frasa “pegawai SPPG” dalam pasal tersebut merujuk secara spesifik pada pegawai inti dengan fungsi strategis, bukan seluruh personel yang terlibat dalam operasional harian SPPG. “Yang dimaksud pegawai SPPG dalam konteks PPPK adalah jabatan inti yang memiliki fungsi teknis dan administratif strategis, yaitu Kepala SPPG, Ahli Gizi, dan Akuntan. Di luar itu, termasuk relawan, tidak masuk dalam skema pengangkatan PPPK,” ujar Nanik di Jakarta, Selasa (13/1). Menurut Nanik, klarifikasi ini penting agar tidak menimbulkan ekspektasi keliru di masyarakat, khususnya di kalangan relawan yang selama ini berperan aktif mendukung pelaksanaan Program MBG di lapangan.
Nanik menekankan bahwa relawan tetap menjadi bagian penting dari ekosistem Program MBG. Namun, status mereka bersifat partisipatif dan nonASN, sesuai dengan desain kebijakan yang menempatkan relawan sebagai penggerak sosial, bukan aparatur negara. “Peran relawan sangat krusial dalam mendukung keberhasilan program, tetapi secara regulasi mereka tidak termasuk dalam kategori pegawai yang diangkat sebagai PPPK. Ini sudah dirancang sejak awal agar program tetap inklusif dan berkelanjutan,” tutup Nanik. Sebelumnya, kritik keras terkait kesejahteraan guru honorer yang timpang dibanding pegawai SPPG juga sempat diutarakan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI). Lantaran gaji sopir mobil prog ram MBG lebih tinggi. Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji, menyoroti gaji sopir MBG mencapai Rp100150 ribu per hari. Jika diakumulasikan dalam satu bulan gajinya bisa mencapai lebih dari Rp3 juta. ”Sudah pasti lebih dari Rp3
juta. Sementara guru, banyak sekali guru, kemarin di Jakarta saja guru honorer di sekolah negeri itu gajinya Rp300 ribu. Di Jakarta, bukan di Papua,” kata Ubaid, akhir Desember lalu. Ubaid juga menilai negara belum perpihak pada guru. ”Jadi sangat miris sekali bagaimana guru yang sudah puluhan tahun mengabdi di sektor pendidikan digaji Rp300-400 ribu (per bulan). Sementara ada untuk sopir MBG masuk sekolah, itu lebih sejahtera gitu. Jadi bagaimana keberpihakan presiden, keberbihakan menteri pendidikan terhadap morat-marit dunia pendidikan ini?,” lanjut dia. Padahal, pemerintah bisa memberikan kesejahteraan pada guru melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) apabila anggaran pendidikan tidak dipotong oleh program MBG. Tetapi, pemerintah lebih memilih melanjutkan program MBG dengan target semua siswa Indonesia dibanding memberikan kesejahteraan pada
guru. *Tahun 2026, Habiskan Rp335 Triliun Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp335 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 untuk menjalankan program MBG. ”APBN tahun ini menyiapkan untuk MBG Rp335 triliun. Jadi aman,” kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Lebih lanjut, Airlangga menyampaikan apresiasi kepada Kadin Indonesia karena telah berkontribusi untuk mendirikan SPPG hampir mencapai 1.000 unit. Ia pun menilai bahwa model bisnis SPPG adalah luar biasa. Terlebih, kata dia, dari sisi produksi pembayarannya akan diberi sejak awal. Bahkan, menurut mantan Ketua Umum Partai Golkar ini di lapangan ada banyak pengusaha yang sudah membuka satu unit SPPG, ingin menambahnya lagi.
”Dan bisnis model SPPG ini luar biasa. Karena dibayar di awal, baru memproduksi. Sehingga sebetulnya cashflownya bagus, dan beberapa yang kami monitor itu ada beberapa yang sudah punya satu, pasti mau bikin yang kedua,” jelasnya. Di sisi lain, Airlangga mengatakan selain dari pengusaha, bisnis SPPG juga diminati oleh masyarakat lainnya secara luas. Seperti, kata dia, di daerah Lamongan yang mana setiap masyarakat secara kolektif melakukan iuran agar bisa mendirikan SPPG. Minat itu, lanjut Airlangga, tak lain karena ada besarnya kucuran dana yang akan digelontorkan ke masyarakat dengan adanya program MBG. Setiap kuartalnya, APBN akan dikucurkan hampir mencapai Rp80 triliun pada tahun ini. Stimulus yang digelotorkan pemerintah tahun lalu, yang di kuartal pertama itu mendekati sekira Rp37 triliun.(jpg)
Guru Honorer Seharusnya Jadi Prioritas
Antam: Tidak Ada Ledakan di Area Tambang
Hal itu seperti yang diutarakan oleh Ketua IGI Kota Bogor Siti Amalia. Ia menegaskan masih banyak guru honorer yang menunggu kepastian status dan kesejahteraan. “Banyak guru honorer sudah bertahun-tahun mendidik generasi bangsa dengan dedikasi penuh, namun hingga kini belum mendapatkan kepastian hak mereka,” ujar Amalia dikonfirmasi Radar Bogor, Rabu (14/1).
Persoalan ini disebutnya tidak boleh dipandang sebagai pertentangan antarprofesi. Petugas SPPG juga bekerja secara sah dan berhak memperjuangkan masa depan mereka, sehingga kebijakan pemerintah harus adil bagi semua pihak. “Petugas SPPG bekerja secara sah dan juga berhak memperjuangkan masa depan mereka, sama seperti guru honorer,” tambahnya. Amalia menekankan negara perlu hadir dengan kebijakan
yang berpihak dan berjenjang. Guru honorer yang telah lama mengabdi seharusnya menjadi prioritas utama dalam pengangkatan PPPK. Terutama mereka yang memenuhi persyaratan dan kompetensi yang ditetapkan. “Guru honorer seharusnya menjadi prioritas utama dalam pengangkatan PPPK, khususnya mereka yang telah lama mengabdi dan memenuhi persyaratan,” jelas Amalia. IGI Kota Bogor pun mendorong pemerintah untuk
membuka informasi formasi secara transparan dan menyusun kebijakan afirmatif berbasis kompetensi serta masa pengabdian. Komunikasi publik yang empatik sangat diperlukan agar kebijakan yang diambil tidak menimbulkan rasa ketidakadilan di kalangan tenaga pendidik. “Kami ingin setiap keputusan memperkuat martabat profesi guru dan masa depan pendidikan Indonesia, bukan sebaliknya,” tegasnya. (bay/c)
Cuma Cicipi Separuh Telur, Bocah Balita Harus Opname SELANG infus masih melekat di tangan kanan Azril Habib Kamal. Tubuh siswa kelas VI SDIT Firdaus, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, itu masih tergulai lemas di atas ranjang perawatan. “Sekarang badan masih panas,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Mojokerto lirih, Selasa (13/1) lalu. Didampingi kedua orang tuanya, Azril menjalani rawat inap di RSUD Prof. dr. Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, sejak Minggu (11/1), hari ketika siswa berusia 12 tahun itu mengalami diare akut. “Dua hari ini (masih) diare terus,” timpal Khusnul, ibunda Azril. Menurutnya, Azril mengalami gejala gangguan kesehatan tak lama setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa soto ayam di sekolah pada Jumat (9/1) pekan lalu. Menu itu dilahap habis Azril karena soto ayam memang kesukaannya. Malam harinya, tutur Khusnul, putra bungsunya itu langsung demam tinggi disertai sakit
Komisaris Utama: Maesa Samola Komisaris: Suhendro Boroma CEO: Nihrawati AS
perut. “Kemudian Sabtu (10/1) pagi, mual, muntah, dan menggigil kedinginan,” papar ibu dua anak itu. Awalnya, Khusnul tak merasa curiga dengan kondisi anaknya. Namun, setelah mendengar beberapa teman sekolah Azril mengalami gejala serupa akibat dugaan keracunan MBG, dia langsung memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit. “Sekarang sudah mulai membaik, cuma karena badannya masih agak panas, jadi masih diobservasi oleh dokter,” kata warga Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, itu. BALITA TURUT JADI KORBAN Total korban keracunan akibat menu soto ayam itu menembus ratusan. Tak hanya siswa, tapi juga menimpa anggota keluarga dari peserta didik. Salah satunya Ahmad Faris, balita asal Desa Singowangi, Kecamatan Kutorejo, yang juga harus menjalani opname akibat gejala diare. Julaikah, sang ibu, menuturkan, anaknya mengalami gangguan pencernaan gegara ikut melahap menu
MBG yang dibawa pulang oleh kakaknya yang duduk di kelas VII SMPN 2 Kutorejo pada Jumat pekan lalu. Sang kakak tak ikut menyantap menu tersebut di rumah. Faris pun hanya mencicipi telur ayamnya saja. “Itu pun cuma separuh,” paparnya. Malamnya, bocah yang masih berusia 4,5 tahun itu mulai rewel dan susah tidur. Sabtu paginya, balita tersebut muntah-muntah. “Muntah sambil menggigil dan badannya panas nggak turun-turun,” papar Julaikah. Dia lantas memeriksakan buah hatinya tersebut ke bidan Desa Singowangi. Namun, kondisinya tak kunjung membaik. Hingga pada Minggu (11/1), putranya tersebut justru mengalami diare. Mulai dari subuh sampai pukul 10.00 pagi saja, sudah lebih dari sepuluh kali buang air besar. Julaikah sempat membawa anak bungsunya ke posko kesehatan di kompleks Pondok Pesantren Mahad An Nur, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo. Namun, di hari itu juga balita tersebut dirujuk ke RSUD
Prof. dr. Soekandar. “Alhamdulillah, sekarang sudah mulai bisa makan dan BAB-nya sudah tidak sering lagi,” imbuhnya. Selain dampak ke fisik, keracunan massal itu juga berefek kepada kondisi psikologis. Orang tua peserta didik mengaku trauma terhadap program MBG. “Saya jujur saja ada trauma, kalau bisa untuk (menu MBG) anak-anak harus lebih diperhatikan lagi,” tutur Kiki Fatmalasari, wali murid siswi SMPTI Alhidayah, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo. Anaknya, Putri Candra Kirana, turut menjadi salah satu korban terdampak MBG yang disuplai dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Bina Bangsa Semarang 03. Siswi kelas VII ini dirawat di Puskesmas Kutorejo, juga setelah mengonsumsi soto ayam di sekolah Jumat (9/1). Ke depan, Kiki berencana akan kembali membawakan bekal kepada putrinya untuk dibawa ke sekolah. “Saya bekali saja, nanti kalau dapat MBG biar dibawa pulang,” katanya. (*/ris/ttg)
Bahkan, ratusan pekerja dan penambang dikabarkan keracunan asap yang keluar dari dalam lubang area pertambangan emas. Camat Nanggung, Ae Saepuloh membenarkan terakit kemunculan asap dari area pertambangan tersebut. ”Munculnya asap tebal di lokasi tersebut yang menyebabkan terjebaknya para pekerja PT Antam yang sampai laporan ini disusun, belum bisa dipastikan kondisi serta jumlah korban yang terdampak,” ungkapnya, Rabu (14/1). Pasca informasi tersebut beredar luas, pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Antam. Menurut Ae, pihak perusahaan akan segera melakukan identifikasi kejadian karena lokasinya yang masuk di area IUP Antam. ”Sebagai tambahan informasi bahwa Blok Cepu sebagaimana disebutkan berjarak kurang lebih 15 kilometer dari kantor admin PT Antam,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Desa Kalongliud, Nanggung, Jani Nurjaman membenarkan adanya sejumlah warga yang menjalani perawatan medis di salah satu klinik di wilayah desanya. ”Benar, namun terkait jumlah berapa warganya kami masih kroscek. Khawatir di antaranya ada juga warga saya,” tukasnya. Meski begitu, Corporate Secretary PT Antam Tbk, Andi Wisnu Danandi membantah sejumlah informasi yang sempat beredar di dunia maya. Ia menegaskan, informasi termasuk adanya klaim ratusan orang terjebak di dalam tambang adalah tidak benar. Kabar itu dipastikan hoaks. ”Video yang beredar (kondisi berasap) merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis di area tambang bawah
tanah yang telah diantisipasi dan ditangani sesuai dengan prosedur keselamatan dan standar operasional perusahaan, termasuk pengaturan ventilasi dan pengamanan area kerja,” ujarnya dalam keterangan diterima Radar Bogor, Rabu (14/1). Kondisi tersebut, kata Andi, tidak berdampak pada keselamatan karyawan Antam dan seluruh aktivitas operasional perusahaan berada dalam kondisi terkendali. Pihak perusahaan juga memastikan bahwa tidak terdapat kejadian ledakan sebagaimana yang diinformasikan dalam konten yang beredar, serta tidak ada karyawan Antam yang terjebak di dalam area tambang. Antam pun mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan merujuk pada informasi resmi yang disampaikan oleh perusahaan maupun pihak berwenang. Hal itu juga dipertegas oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Ia menyatakan, kabar yang menyebutkan adanya 700 korban dalam peristiwa munculnya asap di area tambang Antam di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor tidak benar. ”Kami pastikan itu tidak betul. Yang benar adalah (ada asap) di level 700, bukan ada korban 700,” ujarnya, usai mendatangi langsung kantor PT Antam UPBE Pongkor bersama Kapolres dan Dandim Bogor, Rabu (14/1). Setelah sampai di Kecamatan Nanggung, pihaknya langsung mengadakan rapat bersama pimpinan Antam dan Forkopimcam Nanggung di Mako Koramil Nanggung 2117/ Nanggung. Dalam rapat tersebut, Rudy sekaligus ingin mendapatkan informasi yang valid sehingga perlu diluruskan ke publik.
KRONOLOGIS HURUHARA ASAP Dalam keterangan resmi Antam, video yang beredar merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis berupa asap di area tambang bawah tanah L.600 Ciurug yang terdeteksi pada Selasa (13/1) sekitar pukul 00.30 WIB. Asap muncul pada salah satu level kerja yang diduga berasal dari terbakarnya kayu stapling/ kayu penyangga. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya peningkatan konsentrasi gas karbon monoksida (CO) di aatas ambang yang dianggap aman sebesar 25 ppm. Sedangkan pada saat kejadian, nilai terukur mencapai 1.200 ppm. Kondisi sangat berbahaya apabila terpapar dalam kondisi tersebut. Hingga kemarin, kondisi penanganan pun sedang berlangsung. Sesuai prosedur keselamatan, kondisi ini segera direspons melalui penghentian sementara aktivitas di area terdampak, pengaturan dan penyesuaian sistem ventilasi, serta isolasi area kerja. Tujuan utamanya mencegah paparan terhadap pekerja. Penanganan dilakukan secara terukur dan bertahap hingga kondisi dinyatakan aman. Penanganan kondisi tersebut tidak berdampak pada keselamatan karyawan ANTAM. Seluruh karyawan berada dalam kondisi aman, dan aktivitas operasional perusahaan tetap berada dalam kendali. ”Antam meluruskan bahwa tidak ada korban terjebak sebanyak 700 jiwa, kami meluruskan bahwa hal itu keliru dan mungkin angka tersebut merujuk pada nama salah satu portal yang sudah tidak kami pergunakan untuk kegiatan operasi penambangan dengan nama Portal L.700 Ciurug,” tukas General Manager PT Antam Tbk UPBE Pongkor, Nilus Rahmat.(cok/c)
GM Bisnis: Erwin Sofian GM Digital dan Teknologi Informasi (IT): Benny Irawan Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi: Ricki Noor Rachman Koordinator Liputan: Dede Supriadi Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi Online: Lucky Lukman Nul Hakim Redaktur Pelaksana Online: Yosep Awaludin Redaktur Senior: Andi Ahmadi, Faturahman S Kanday, Muhammad Ridwan, Muh Afandi, Iqbal Muhammad Redaktur: Imam Rahmanto, Pipin Apriani, Alpin, Muhammad Ruri Ariatullah, Rani Puspitasari Sinaga, Reka Faturachman Sekretaris Redaksi: Jean Cloudia Reporter: Arif Al Fajar, Septi Nulawam Harahap, Fikri Rahmat Utama, Muhamad Rifki Fauzan, Abilly Muhamad, Muhammad Ali Fotografer: Sofyansyah, Hendi Novian Redaktur Konten/ Koordinator Medsos: Erika Nur Rizki S Konten Kreatif: Edfyra Amelia, Rissa Aliria Putri Editor Video: Muhammad Alife Shine Muhammad Ardika Gunawan, Ezar Rajaswara, Muhammad Isa Ismatullah Videografer: Abdul Aziz, Muhamad Dzikri Ilman Syabani Pracetak: Zainal Arifin (Koordinator), Nursaid, Sarmadah Umum dan Personalia: Rawin Surwintono, Mia Nelawati (Asist. Manager) Iklan: Untung Bachtiar (Manager) Pemasaran dan Sirkulasi: M Iksan Halil (Manager) Digital Marketing: Recia Debora S Konsultan Hukum: Andi Syarifuddin SH, MH Ombudsman: M. Choirul Shodiq, Rohman Budijanto Penerbit: PT Bogor Ekspres Media. SIUPP: 651/SK/MENPEN/SIUPP/28 Oktober 1998 Percetakan: PT Bogor Media Grafika (Jalan Siliwangi Kav.1/34 Komp. Puslitbang KOSTRAD Desa Cijujung Kandang Roda Bogor Telp: 0251 8655965) Alamat: Graha Pena Radar Bogor, Jl KHR Abdullah Bin Muh Nuh No 30 Taman Yasmin Bogor 16113. Telepon Redaksi: 0251-7544005 (hunting), Fax:251-7544008. Telepon Iklan: 0251-7544001-002, Fax: 0251-7544009. Telepon Pemasaran: 0251-7544003. Perwakilan Jakarta: Gedung Graha Pena, Jl Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan, Telepon/Fax: 021-53699624. Homepage: http//www.radarbogor.id Email: redaksi@ radar-bogor.com. Wartawan Radar Bogor dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.
Wartawan Radar Bogor dibekali dengan kartu pers yang selalu dikenakan selama bertugas.
kamis
15 januari 2026 26 rajab 1447 H
Waspada Cuaca Ekstrem
Awal Tahun
Jalan Keadilan
Dipenuhi Lubang
FAJAR/RADAR BOGOR)
BERLUBANG: Kondisi Jalan Raya Keadilan yang berlubang sehingga menimbulkan genangan air.
INDEKS (POLRES METRO DEPOK FOR RADAR BOGOR)
SITA MIRAS: Polisi melakukan penyitaan terhadap puluhan botol miras.
80 Botol Miras Disita DEPOK–Kepolisian Sektor (Polsek) Pancoran Mas menggrebek toko yang menjual minuman keras (miras) di Jalan Gang SMP, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Rabu (14/1) kemarin. Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan puluhan botol miras berbagai merek.
Pengguna Transjakarta Butuh Halte DEPOK–TransJakarta rute Sawangan-Lebak Bulus menjadi andalan moda transportasi masal bagi ribuan komuter di Kota Depok.
Kabupaten Cianjur dikepung bencana sepanjang 2025. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur mencatat 243 bencana alam melanda sejak Januari hingga Desember 2025. (FAJAR/RADAR BOGOR)
Baca Aglomerasi Hal 6
TRANSPORTASI MASSAL: Bus Transjakarta melintas di depan pintu tol Desari.
DEPOK–Bagi warga Depok yang melintasi Jalan Raya Keadilan, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok untuk berhati-hati. Pasalnya kondisi jalan di sana banyak yang rusak dan berlubang. Pantauan Radar Bogor, Rabu (14/1) kemarin, memperlihatkan kondisi jalan yang berlubang di beberapa ruas. Sedikitnya ada empat titik jalan yang dipenuhi lubang. Ukuran lubang beragam mulai dari 30cm hingga 60cm. Dengan kedalaman mencapai 15cm hingga 30cm. Beberapa lubang di jalan tersebut erlihat tergenang.
Depok Jaya Kumpulkan Ketua RW DEPOK–Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas mulai mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan pembangunan tahun anggaran 2026. Sebagai langkah awal dengan pertemuan dengan seluruh pengurus lingkungan wilayah setempat. Lurah Depok Jaya, Herliana Maharani mengatakan, pihaknya sudah bertemu dengan unsur RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan stakeholder lainnya untuk membahas kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan di masing-masing lingkungan.
AGLOMERASI
6
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I KAMIS, 15 JANUARI 2026 I 26 RAJAB 1447 H
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
243 Bencana Terjang Cianjur Pada 2025 CIANJUR–Kabupaten Cianjur dikepung bencana sepanjang 2025. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur mencatat 243 bencana alam melanda sejak Januari hingga Desember 2025. Selain cuaca ekstrem, bencana banjir, longsor, serta pergerakan tanah menyebabkan 3.874 kepala keluarga (KK) atau 12.953 jiwa terdampak, serta 2.240 rumah milik warga mengalami kerusakan. Berdasarkan data Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cianjur, tercatat cuaca ekstrem terjadi sebanyak 69 kali, banjir 49 kali, serta longsor dan pergerakan tanah sebanyak 125 kejadian. Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, mengatakan dari
BENCANA: Kabupaten Cianjur dikepung bencana sepanjang 2025. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur mencatat 243 bencana alam melanda sejak Januari hingga Desember 2025.
rumah warga lainnya masih dalam status terancam bencana. “Saat ini banyak rumah yang masih terancam bencana, dan kami terus mengimbau mereka yang terdampak untuk sementara tidak menghuni rumahnya terlebih dahulu, agar mencegah adanya korban bencana,” jelasnya. Asep juga menuturkan, bencana longsor telah mendominasi peristiwa bencana yang terjadi di sepanjang 2025. Bahkan longsor juga sangat berpotensi terjadi di tahun ini terutama di wilayah selatan. “Potensi longsor selalu ada, terutama di wilayah Cianjur Selatan. Mulai dari wilayah Cibeber hingga perbatasan Sindangbarang, itu merupakan lokasi rawan longsor,” tuturnya.(cjr)
CIANJUR belasan ribu warga yang terdampak bencana, sebagian sudah dapat kembali ke rumahnya masing-masing. Namun, sambung dia, tak sedikit juga warga yang masih harus mengungsi ke tempat aman. “Iya berdasarkan data di 2025 ini memang banyak warga yang mengungsi, namun setelah kami monitor ada juga sebagian warga yang sudah dapat kembali ke rumahnya masing-masing, dan ada juga yang masih mengungsi di tempat kerabatnya,” ujar Asep. Menurutnya, kejadian bencana sepanjang 2025 juga telah merusak ribuan rumah warga, bahkan saat ini sebanyak 108
UPDATE DEPOK
Waspada Cuaca Ekstrem Awal Tahun Kepala DLHK Kota Depok, Abdul Rahman, mengatakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah
memprediksi puncak musim hujan di wilayah Jawa Barat berlangsung pada rentang Desember 2025 hingga Maret 2026. Kondisi tersebut berpotensi memicu berbagai bencana
hidrometeorologi. “Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Depok untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem,” ujarnya.
Ia meminta seluruh pemangku wilayah, mulai dari camat hingga lurah, untuk turut melakukan pengawasan dan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan bahaya akibat tingginya curah
hujan, seperti banjir, longsor, serta pohon tumbang. “Kami juga mengimbau pemangku wilayah agar melakukan pemantauan dan upaya pencegahan di titik-titik rawan banjir, serta rutin melaporkan kondisi wilayah terkait dampak maupun potensi dampak yang mungkin terjadi,” jelasnya. Abra-sapaan karibnya-juga
berharap camat dan lurah aktif memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar melakukan langkahlangkah siaga menghadapi cuaca ekstrem. “Pencegahan dapat dilakukan dengan normalisasi aliran sungai dan drainase, pemangkasan pohon-pohon tua yang berpotensi tumbang, serta
membatasi aktivitas di luar ruangan saat hujan dengan intensitas tinggi,” ungkapnya. DLHK Kota Depok mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan demi meminimalisir risiko bencana selama musim hujan berlangsung. (faj/c)
80 Botol Miras Disita
(IST)
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi memaparkan, penggerebekan itu berasal dari banyaknya laporan masyarakat. Kemudian polisi menindaklanjutinya. ”Ada laporan masyarakat yang resah akan penjualan miras
BAHAS PROGRAM: Para ketua RW foto bersama Lurah Depok Jaya, Herliana Maharani usai pertemuan di aula kelurahan.
“Iya, kami sudah berdiskusi dan menyampaikan teknis pelaksanaan kegiatan untuk 2026 sesuai petunjuk teknis dan petunjuk pelaksananya (Juklak dan Juknis),” ujarnya. Lurah Elin, sapaan akrabnya, menambahkan pelaksanaan pembangunan tahun ini
berbeda dari tahun sebelumnya. Setiap RW mendapatkan alokasi dana sebesar Rp300 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok 2026. Setiap RW diwajibkan membentuk kelompok masyarakat (Pokmas) untuk menjadi pelaksana kegiatan fisik dan nonfisik yang telah ditetapkan
pada Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) tahun lalu. “Kami berharap pembangunan tahun ini semakin merata hingga tingkat RT dan RW. Semoga tidak ada kendala dalam pelaksanaannya,” ujarnya. Selain membahas pembangunan 2026, Lurah Elin juga melakukan sosialisasi perenca-
naan kegiatan 2027 kepada 14 Ketua RW dan stakeholder. Rembuk RW dijadwalkan berlangsung mulai 9 hingga 18 Januari, dengan permintaan kepada seluruh RW untuk menyerahkan formulir X1-X8 paling lambat 18 Januari. Data ini akan menjadi bahan pembahasan dalam Musrenbang 2027.(faj/a)
Pengguna Transjakarta Butuh Halte Setiap hari, para komuter ini berkumpul di pinggir jalan dengan pintu tol Depok Sawangan Antasari (Desari). Namun ditengah banyaknya masyarakat yang mengandalkan moda transportasi masal tersebut, fasilitas halte belum mereka miliki. Setiap hari, mereka berdiri menunggu bus Transjakarta yang melintas sekitar 10 hingga 15 menit sekali itu. Salah satu warga, Robi (31) mengaku, keberadaan halte sangat penting. Terlebih saat musim hujan seperti ini karena sudah menjadi kebutuhan
mendesak. ”Butuh halte sih. Apalagi musim hujan begini. Kadang pakai payung juga masih kecipratan. Mungkin kalau ada halte lebih aman juga,” harapnya kepada Radar Bogor, Rabu (14/1) kemarin. Hal senada dikatakan oleh Yeni, pengguna Transjakarta lainnya. Banyak masyarakat yang mengunakan moda transportasi massal. ”Bus-nya sudah ada, tapi halte sulit. Tolong dibangun halte di sini,” harapnya. Ia pun mengatakan, tempat para komuter naik bus Transjakarta di sini pun rawan jadi korban kecelakaan. Sebab,
harus mengantri di pinggir jalan tanpa adanya pembatas antara penumpang dan jalan raya. ”Takut juga kalau keserempet,” tuturnya. Sementara Hendra, komuter lainnya menambahkan pada jam kerja, titik ini menjadi salah satu simpul mobilitas tersibuk. Antrean bisa mengular setiap jam sibuk. Saat bus tiba dalam interval 10 hingga 15 menit, penumpang sontak berebut masuk untuk mengejar ruang sebelum pintu tertutup. ”Kalau pagi ramai sekali di sini,”tuturnya. Untuk diketahui, Rute Transjakarta Sawangan-Lebak Bulus merupakan bagian dari eks-
pansi layanan Transjabodetabek yang dirancang untuk memperkuat konektivitas Jakarta dengan wilayah penyangga. Dimana, jalur ini menghubungkan kawasan permukiman padat di Depok dengan simpul transportasi massal MRT Lebak Bulus. Sejak awal beroperasi, tingkat keterisian penumpang tergolong tinggi. Dimana, data yang disampaikan Pemerintah Provinsi Jakarta mencatat okupansi harian rute ini mencapai sekitar 4.000 penumpang. Angka tersebut mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat terhadap angkutan umum lintas wilayah tersebut.(faj/b)
Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol. “Ada dalam Pasal 13 dan 21 dengan ancaman dengan hukuman kurungan tiga bulan atau denda Rp50 juta,” tukas Made.(faj/b)
Jalan Keadilan Dipenuhi Lubang
Depok Jaya Kumpulkan Ketua RW
di lokasi tersebut, saat dilakukan pengecekan ditemukan miras di sana,” katanya kepada Radar Bogor. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita sebanyak 80 botol miras berbagai merek. Berikut dengan pemilik toko. Adapun pelaku melanggar
Kondisi itupun dikeluhkan warga setempat. Feri (32) warga Rawa Denok mengatakan, kondisi jalan rusak tersebut belum lama dilakukan penambalan. Namun, kini sudah mulai rusak kembali.. ”Lubang tidak kelihatan
banyak pengendara yang terjatuh animation tertutup genangan air,” katanya kepada Radar Bogor. Hal senada dikatakan oleh Agus (45), warga lainnya. Kondisi lubang paling parah berada di pertigaan arah jalan KH Muchtar dan tanjakan menuju ke arah Cipayung.
Ia berharap agar bisa dilakukan perbaikan, mengingat kondisi jalan tersebut merupakan jalan utama. ”Iya ditambal lagi minimal, itu dalam sekali soalnya lubanganya. Kalau orang sini sudah hafal, tapi banyak orang luar seperti ojol yang sering kecelakaan akibat jalan rusak itu,” tukasnya.(faj)
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI ATAS HARTA PAILIT PT. RAHAYU SANTOSA (DALAM PAILIT) Berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No.51/Pdt.Sus-Pembatalan Perdamaian/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst. Jo. No.208/Pdt.SusPKPU/2021/PN Niaga Jkt.Pst. tanggal 19 Desember 2024 dan Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, maka ŬĂŵŝ ƐĞůĂŬƵ dŝŵ <ƵƌĂƚŽƌ Wd͘ ZĂŚĂLJƵ ^ĂŶƚŽƐĂ ; ĂůĂŵ WĂŝůŝƚͿ LJĂŶŐ ďĞƌĂůĂŵĂƚ Ěŝ ƵĚŝ ZĂŚŵĂĚ Θ WĂƌƚŶĞƌƐ >Ăǁ KĸĐĞ͕ ZƵŬĂŶ ^ĞĚĂLJƵ ŝƚLJ ůŽŬ ^ h EŽ͘ϱϯ͕ ^ĞĚĂLJƵ ŝƚLJ <ĞůĂƉĂ Gading, Jakarta Timur 13910, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Harta Pailit melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor terhadap Harta Pailit sebagai berikut : 90 (Sembilan Puluh) Bidang Tanah dengan total luas 73.699 m² berikut Bangunan yang berdiri/tertanam di atasnya yang terletak di Jalan Raya Bogor Km. 48, Kelurahan EĂŶŐŐĞǁĞƌ͕ <ĞĐĂŵĂƚĂŶ ŝďŝŶŽŶŐ͕ <ĂďƵƉĂƚĞŶ ŽŐŽƌ͕ WƌŽǀŝŶƐŝ :ĂǁĂ ĂƌĂƚ ;ƐĞůĂŶũƵƚŶLJĂ ĚŝƐĞďƵƚ ͞Objek Lelang”), sesuai dokumen kepemilikan : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30
SHGB No. 5807/Nanggewer, luas 1.178 m² SHGB No. 7857/Nanggewer, luas 396 m² SHGB No. 7858/Nanggewer, luas 137 m² SHGB No. 7859/Nanggewer, luas 396 m² SHGB No. 7860/Nanggewer, luas 135 m² SHGB No. 7861/Nanggewer, luas 128 m² SHGB No. 7862/Nanggewer, luas 126 m² SHGB No. 7863/Nanggewer, luas 126 m² SHGB No. 7864/Nanggewer, luas 126 m² SHGB No. 7865/Nanggewer, luas 126 m² SHGB No. 7866/Nanggewer, luas 126 m² SHGB No. 5783/Nanggewer, luas 452 m² SHGB No. 7843/Nanggewer, luas 172 m² SHGB No. 7844/Nanggewer, luas 127 m² SHGB No. 7845/Nanggewer, luas 264 m² SHGB No. 7846/Nanggewer, luas 264 m² SHGB No. 7847/Nanggewer, luas 149 m² SHGB No. 7848/Nanggewer, luas 129 m² SHGB No. 7849/Nanggewer, luas 264 m² SHGB No. 7850/Nanggewer, luas 264 m² SHGB No. 7851/Nanggewer, luas 147 m² SHGB No. 7852/Nanggewer, luas 126 m² SHGB No. 7853/Nanggewer, luas 126 m² SHGB No. 7854/Nanggewer, luas 126 m² SHGB No. 7855/Nanggewer, luas 126 m² SHGB No. 7856/Nanggewer, luas 264 m² SHGB No. 5794/Nanggewer, luas 967 m² SHGB No. 7825/Nanggewer, luas 247 m² SHGB No. 7826/Nanggewer, luas 429 m² SHGB No. 7827/Nanggewer, luas 249 m²
31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60
SHGB No. 7811/Nanggewer, luas 142 m² SHGB No. 7812/Nanggewer, luas 146 m² SHGB No. 7813/Nanggewer, luas 120 m² SHGB No. 7814/Nanggewer, luas 120 m² SHGB No. 7815/Nanggewer, luas 120 m² SHGB No. 7816/Nanggewer, luas 120 m² SHGB No. 7817/Nanggewer, luas 120 m² SHGB No. 7818/Nanggewer, luas 120 m² SHGB No. 7819/Nanggewer, luas 120 m² SHGB No. 7820/Nanggewer, luas 120 m² SHGB No. 7821/Nanggewer, luas 120 m² SHGB No. 7822/Nanggewer, luas 120 m² SHGB No. 7823/Nanggewer, luas 120 m² SHGB No. 7824/Nanggewer, luas 180 m² SHGB No. 5785/Nanggewer, luas 550 m² SHGB No. 5782/Nanggewer, luas 848 m² SHGB No. 5784/Nanggewer, luas 600 m² SHGB No. 5786/Nanggewer, luas 960 m² SHGB No. 5787/Nanggewer, luas 835 m² SHGB No. 5789/Nanggewer, luas 672 m² SHGB No. 5790/Nanggewer, luas 600 m² SHGB No. 5791/Nanggewer, luas 440 m² SHGB No. 5792/Nanggewer, luas 150 m² SHGB No. 5793/Nanggewer, luas 2.455 m² SHGB No. 5795/Nanggewer, luas 300 m² SHGB No. 5796/Nanggewer, luas 2.045 m² SHGB No. 5797/Nanggewer, luas 422 m² SHGB No. 5798/Nanggewer, luas 150 m² SHGB No. 5799/Nanggewer, luas 200 m² SHGB No. 5800/Nanggewer, luas 635 m²
61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90
SHGB No. 5801/Nanggewer, luas 1.405 m² SHGB No. 5802/Nanggewer, luas 345 m² SHGB No. 5803/Nanggewer, luas 440 m² SHGB No. 5804/Nanggewer, luas 120 m² SHGB No. 5805/Nanggewer, luas 305 m² SHGB No. 5806/Nanggewer, luas 1.765 m² SHGB No. 5808/Nanggewer, luas 955 m² SHGB No. 5810/Nanggewer, luas 565 m² SHGB No. 5811/Nanggewer, luas 600 m² SHGB No. 5812/Nanggewer, luas 760 m² SHGB No. 5813/Nanggewer, luas 987 m² SHGB No. 5814/Nanggewer, luas 825 m² SHGB No. 5815/Nanggewer, luas 380 m² SHGB No. 7052/Nanggewer, luas 1.143 m² SHGB No. 33/Nanggewer, luas 36.190 m² SHGB No. 7829/Nanggewer, luas 252 m² SHGB No. 7830/Nanggewer, luas 346 m² SHGB No. 7831/Nanggewer, luas 81 m² SHGB No. 5788/Nanggewer, luas 421 m² SHGB No. 7832/Nanggewer, luas 91 m² SHGB No. 7833/Nanggewer, luas 264 m² SHGB No. 7834/Nanggewer, luas 264 m² SHGB No. 7836/Nanggewer, luas 264 m² SHGB No. 7837/Nanggewer, luas 264 m² SHGB No. 7838/Nanggewer, luas 301 m² SHGB No. 7839/Nanggewer, luas 183 m² SHGB No. 7840/Nanggewer, luas 264 m² SHGB No. 7841/Nanggewer, luas 264 m² SHGB No. 7842/Nanggewer, luas 118 m² SHGB No. 5809/Nanggewer, luas 1.154 m²
^ĞůƵƌƵŚ KďũĞŬ >ĞůĂŶŐ Ěŝ ĂƚĂƐ ƚĞƌĐĂƚĂƚ ĂƚĂƐ ŶĂŵĂ PT. RAHAYU SANTOSA, berkedudukan di Bogor, dan dijual dalam satu kesatuan dalam kondisi apa adanya di tempat di mana aset-aset tersebut berada (as is, where is), dengan : ͻ EŝůĂŝ >ŝŵŝƚ sebesar Rp.255.215.752.000,- (Dua Ratus Lima Puluh Lima Milyar Dua Ratus Lima Belas Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Dua Ribu Rupiah) dan ͻ hĂŶŐ :ĂŵŝŶĂŶ >ĞůĂŶŐ sebesar Rp.51.043.150.400,- (Lima Puluh Satu Milyar Empat Puluh Tiga Juta Seratus Lima Puluh Ribu Empat Ratus Rupiah) Waktu Pelaksanaan : Hari/Tanggal : Kamis/29 Januari 2026 tĂŬƚƵ WĞŶĂǁĂƌĂŶ ͗ ^ĞũĂŬ dĂLJĂŶŐ ƉĂĚĂ ƉůŝŬĂƐŝ >ĞůĂŶŐ Ɛ͘Ě ĂƚĂƐ ŬŚŝƌ WĞŶĂǁĂƌĂŶ ĂƚĂƐ ŬŚŝƌ WĞŶĂǁĂƌĂŶ ͗ Ϯϵ :ĂŶƵĂƌŝ ϮϬϮϲ WƵŬƵů ϭϯ͘ϯϬ ;ƐĞƐƵĂŝ ǁĂŬƚƵ ƐĞƌǀĞƌͿ ůĂŵĂƚ ŽŵĂŝŶ ͗ ůĞůĂŶŐ͘ŐŽ͘ŝĚ dĞŵƉĂƚ >ĞůĂŶŐ ͗ <ĂŶƚŽƌ WĞůĂLJĂŶĂŶ <ĞŬĂLJĂĂŶ EĞŐĂƌĂ ĚĂŶ >ĞůĂŶŐ ;<W<E>Ϳ ŽŐŽƌ͕ :ů͘ sĞƚĞƌĂŶ EŽ ϰϱ <ŽƚĂ ŽŐŽƌ ZƵĂŶŐ Ͳ ƵĐƟŽŶ tĂŬƚƵ WĞŶĞƚĂƉĂŶ ͗ ^ĞƚĞůĂŚ ĂƚĂƐ ŬŚŝƌ WĞŶĂǁĂƌĂŶ Syarat dan Ketentuan Lelang : ϭ͘ ĂƌĂ WĞŶĂǁĂƌĂŶ͘ >ĞůĂŶŐ ĚŝůĂŬƐĂŶĂŬĂŶ ĚĞŶŐĂŶ ƉĞŶĂǁĂƌĂŶ ƐĞĐĂƌĂ ƚĞƌƚƵůŝƐ ƚĂŶƉĂ ŬĞŚĂĚŝƌĂŶ ƉĞƐĞƌƚĂ ůĞůĂŶŐ ĚĞŶŐĂŶ ƉĞŶĂǁĂƌĂŶ ƐĞĐĂƌĂ ƚĞƌďƵŬĂ (Open Bidding) pada aplikasi lelang melalui internet dengan alamat domain lelang.go.id͘ ĚĂŶ dĂƚĂ ĂƌĂ ŵĞŶŐŝŬƵƟ ůĞůĂŶŐ ĚĂƉĂƚ ĚŝůŝŚĂƚ ƉĂĚĂ ǁǁǁ͘ďŝƚ͘ůLJͬĐĂƌĂŝŬƵƚůĞůĂŶŐ ĚĂŶ ͞^LJĂƌĂƚ Θ <ĞƚĞŶƚƵĂŶ͘͟ Ϯ͘ WĞŶĚĂŌĂƌĂŶ͘ ĂůŽŶ ƉĞƐĞƌƚĂ ůĞůĂŶŐ ĚĂƉĂƚ ďĞƌƵƉĂ ƉĞƌƐĞŽƌĂŶŐĂŶ ĂƚĂƵ ďĂĚĂŶ ŚƵŬƵŵ͘ ĂůŽŶ ƉĞƐĞƌƚĂ ůĞůĂŶŐ ŵĞŶĚĂŌĂƌŬĂŶ Ěŝƌŝ ĚĂŶ ŵĞŶŐĂŬƟŅĂŶ ĂŬƵŶ ƉĂĚĂ ĂůĂŵĂƚ ĚŽŵĂŝŶ Ěŝ ĂƚĂƐ ĚĞŶŐĂŶ merekam dan mengunggah ƐŽŌĐŽƉLJ <dW ƐĞƌƚĂ ŵĞŵĂƐƵŬŬĂŶ ĚĂƚĂ EWtW ĚĂŶ ŶŽŵŽƌ ƌĞŬĞŶŝŶŐ ĂƚĂƐ ŶĂŵĂ ƐĞŶĚŝƌŝ͘ ĂůŽŶ ƉĞƐĞƌƚĂ ůĞůĂŶŐ ĚĂƉĂƚ ĚŝƚŽůĂŬ ƐĞďĂŐĂŝ ƉĞƐĞƌƚĂ ůĞůĂŶŐ ĂƉĂďŝůĂ ƟĚĂŬ ŵĞŶŐƵŶŐŐĂŚ <dW ĂƚĂƵ <dW ƐƵĚĂŚ ƟĚĂŬ ďĞƌůĂŬƵ ǁĂůĂƵƉƵŶ ĂŬƵŶ ƐƵĚĂŚ ĂŬƟĨͬǀĂůŝĚ͘ ƉĂďŝůĂ ĐĂůŽŶ ƉĞƐĞƌƚĂ ůĞůĂŶŐ ĂĚĂůĂŚ ďĂĚĂŶ ŚƵŬƵŵ͕ ŵĂŬĂ ǁĂũŝď ŵĞŶLJĞƌĂŚŬĂŶ ŬƚĂ WĞŶĚŝƌŝĂŶ͕ ŶŐŐĂƌĂŶ ĂƐĂƌ WĞƌƵďĂŚĂŶ͕ EWtW WĞƌƵƐĂŚĂĂŶ ĚĂŶ ĂƐůŝ ^ƵƌĂƚ <ƵĂƐĂ͘ 3. Uang Jaminan. a. Peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan lelang dengan ketentuan sebagai berikut : ͻ :ƵŵůĂŚͬŶŽŵŝŶĂů LJĂŶŐ ĚŝƐĞƚŽƌŬĂŶ ŚĂƌƵƐ ƐĂŵĂ ĚĞŶŐĂŶ ƵĂŶŐ ũĂŵŝŶĂŶ LJĂŶŐ ĚŝƐLJĂƌĂƚŬĂŶ ƉĞŶũƵĂů ĚĂůĂŵ ƉĞŶŐƵŵƵŵĂŶ ůĞůĂŶŐ ŝŶŝ͕ ĚĂŶ ĚŝƐĞƚŽƌŬĂŶ ƐĞŬĂůŝŐƵƐ ;ďƵŬĂŶ ĚŝĐŝĐŝůͿ͘ ͻ ^ĞƚŽƌĂŶ ƵĂŶŐ ũĂŵŝŶĂŶ ůĞůĂŶŐ , Zh^ ƐƵĚĂŚ ĞĨĞŬƟĨ ĚŝƚĞƌŝŵĂ <W<E> ƐĞůĂŵďĂƚͲůĂŵďĂƚŶLJĂ ϭ ;ƐĂƚƵͿ ŚĂƌŝ ƐĞďĞůƵŵ ƉĞůĂŬƐĂŶĂĂŶ ůĞůĂŶŐ͘ b. Uang jaminan lelang disetorkan ke nomor sŝƌƚƵĂů ĐĐŽƵŶƚ ;s Ϳ masing-masing peserta lelang. Nomor s dapat dilihat pada menu status lelang di alamat domain ŵĂƐŝŶŐͲŵĂƐŝŶŐ ƉĞƐĞƌƚĂ ůĞůĂŶŐ ƐĞƚĞůĂŚ ďĞƌŚĂƐŝů ŵĞůĂŬƵŬĂŶ ƉĞŶĚĂŌĂƌĂŶ ĚĂŶ ĚĂƚĂ ŝĚĞŶƟƚĂƐ ĚŝŶLJĂƚĂŬĂŶ ƐĞƐƵĂŝ ĚŽŬƵŵĞŶ LJĂŶŐ ĚŝďĞƌŝŬĂŶ ƉĞƐĞƌƚĂ͘ 4. Penawaran Lelang. Penawaran harga lelang menggunakan password akun lelang. Penawaran lelang dimulai paling sedikit sama dengan nilai limit dan dapat dikirimkan berkali-kali hingga Batas Waktu Penawaran. 5. Pelunasan Lelang. Ă͘ WĞŵĞŶĂŶŐ ůĞůĂŶŐ ŚĂƌƵƐ ŵĞůƵŶĂƐŝ ŚĂƌŐĂ ƉĞŵďĞůŝĂŶ ĚĂŶ ďĞĂ ůĞůĂŶŐ ƐĞďĞƐĂƌ Ϯй ;ĚƵĂ ƉĞƌƐĞŶͿ ƉĂůŝŶŐ ůĂŵďĂƚ ϱ ;ůŝŵĂͿ ŚĂƌŝ ŬĞƌũĂ ƐĞƚĞůĂŚ ƉĞůĂŬƐĂŶĂĂŶ ůĞůĂŶŐ͘ ƉĂďŝůĂ ǁĂŶƉƌĞƐƚĂƐŝ ĂƚĂƵ ƟĚĂŬ ŵĞůƵŶĂƐŝ ŬĞǁĂũŝďĂŶ ƉĞŵďĂLJĂƌĂŶ ƐĞƐƵĂŝ ŬĞƚĞŶƚƵĂŶ Ěŝ ĂƚĂƐ͕ ƵĂŶŐ ũĂŵŝŶĂŶ ĂŬĂŶ ĚŝƐĞƚŽƌŬĂŶ ŬĞ ŬĂƐ EĞŐĂƌĂ͘ ď͘ WĞŵĞŶĂŶŐ ůĞůĂŶŐ ĚŝǁĂũŝďŬĂŶ ŵĞŵďĂLJĂƌ ĞĂ WĞƌŽůĞŚĂŶ ,ĂŬ ĂƚĂƐ dĂŶĂŚ ĚĂŶ ĂŶŐƵŶĂŶ ; W,d Ϳ ĚĂŶͬĂƚĂƵ ƉĂũĂŬͲƉĂũĂŬ ůĂŝŶ ƌĞůĞǀĂŶ ĚĂŶ LJĂŶŐ ƟŵďƵů ĚĂƌŝ ƉĞŵďĞůŝĂŶ Objek Lelang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Đ͘ WĞŶŐĞŶĂĂŶ ĞĂ WĞƌŽůĞŚĂŶ ,ĂŬ ĂƚĂƐ dĂŶĂŚ ĚĂŶ ĂŶŐƵŶĂŶ ; W,d Ϳ ĂƚĂƐ ƉĞƌŽůĞŚĂŶ ƚĂŶĂŚ ĚĂŶͬĂƚĂƵ ďĂŶŐƵŶĂŶ ŵĞŶŐĂĐƵ ƉĂĚĂ hŶĚĂŶŐͲhŶĚĂŶŐ EŽ͘ϭ dĂŚƵŶ ϮϬϮϮ ƚĞŶƚĂŶŐ ,ƵďƵŶŐĂŶ <ĞƵĂŶŐĂŶ ŶƚĂƌĂ WĞŵĞƌŝŶƚĂŚ WƵƐĂƚ ĚĂŶ WĞŵĞƌŝŶƚĂŚ ĂĞƌĂŚ͕ ƐĞƌƚĂ WĞƌĂƚƵƌĂŶ ĂĞƌĂŚ ĚŝŵĂŶĂ KďũĞŬ >ĞůĂŶŐ ďĞƌĂĚĂ͘ 6. Objek Lelang dalam kondisi apa adanya di tempat di mana aset-aset tersebut berada ;ĂƐ ŝƐ͕ ǁŚĞƌĞ ŝƐͿ dengan segala kekurangan dan konsekuensi biaya, berikut segala ƉĞƌŵĂƐĂůĂŚĂŶ LJĂŶŐ ŵƵŶŐŬŝŶ ƟŵďƵů Ěŝ ŬĞŵƵĚŝĂŶ ŚĂƌŝ͘ WĞƐĞƌƚĂ ůĞůĂŶŐ ĚŝĂŶŐŐĂƉ ƚĞůĂŚ ŵĞŶŐĞƚĂŚƵŝͬŵĞŵĂŚĂŵŝ ŬŽŶĚŝƐŝ KďũĞŬ >ĞůĂŶŐ ĚĂŶ ďĞƌƚĂŶŐŐƵŶŐ ũĂǁĂď ĂƚĂƐ ďĂƌĂŶŐ LJĂŶŐ ĚŝďĞůŝ͘ &ŽƚŽ ĚĂŶ ƐƉĞƐŝĮŬĂƐŝ ƚĞŬŶŝƐ KďũĞŬ >ĞůĂŶŐ ĚĂƉĂƚ ĚŝůŝŚĂƚ ƉĂĚĂ ĂůĂŵĂƚ ĚŽŵĂŝŶ Ěŝ ĂƚĂƐ͘ ϳ͘ ƉĂďŝůĂ ŬĂƌĞŶĂ ƐƵĂƚƵ ŚĂů ƚĞƌũĂĚŝ ƉĞŵďĂƚĂůĂŶͬƉĞŶƵŶĚĂĂŶ ůĞůĂŶŐ ƚĞƌŚĂĚĂƉ KďũĞŬ >ĞůĂŶŐ Ěŝ ĂƚĂƐ͕ ƉŝŚĂŬͲƉŝŚĂŬ LJĂŶŐ ďĞƌŬĞƉĞŶƟŶŐĂŶͬƉĞŵŝŶĂƚ ůĞůĂŶŐ ƟĚĂŬ ĚĂƉĂƚ ŵĞůĂŬƵŬĂŶ tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Bogor dan Tim Kurator PT. Rahayu Santosa (Dalam Pailit). ϴ͘ tĂƐƉĂĚĂ ƚĞƌŚĂĚĂƉ ƉĞŶŝƉƵĂŶ LJĂŶŐ ŵĞŶŐĂƚĂƐŶĂŵĂŬĂŶ ůĞůĂŶŐ͊ hŶƚƵŬ ŝŶĨŽƌŵĂƐŝ ŵĞŶŐĞŶĂŝ ƉƌŽƐĞƐ ůĞůĂŶŐ ĚĂŶ KďũĞŬ >ĞůĂŶŐ͕ ĐĂůŽŶ ƉĞƐĞƌƚĂ ĚĂƉĂƚ ŵĞŶŐŚƵďƵŶŐŝ <W<E> ŽŐŽƌ dĞůƉ͘ ;ϬϮϱϭͿ ϯϭϱϰϱϯ ĂƚĂƵ dŝŵ <ƵƌĂƚŽƌ Wd͘ ZĂŚĂLJƵ ^ĂŶƚŽƐĂ ; ĂůĂŵ WĂŝůŝƚͿ ĚͬĂ ƵĚŝ ZĂŚŵĂĚ Θ WĂƌƚŶĞƌƐ >Ăǁ KĸĐĞ͕ ďĞƌĂůĂŵĂƚ Ěŝ ZƵŬĂŶ ^ĞĚĂLJƵ ŝƚLJ ůŽŬ ^ h EŽ͘ϱϯ͕ ^ĞĚĂLJƵ ŝƚLJ <ĞůĂƉĂ 'ĂĚŝŶŐ͕ :ĂŬĂƌƚĂ dŝŵƵƌ ϭϯϵϭϬ͕ dĞůƉ͘ ;ϬϮϭͿ ϮϭϬϱϳϬϬϬ ĂƚĂƵ ,W͘ ϬϴϭϵϬϱϰϱϲϬϰϱ͘ Jakarta, 15 Januari 2026 Tim Kurator PT. Rahayu Santosa (Dalam Pailit)
OLAHRAGA
7
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I KAMIS, 15 JANUARI 2026 I 26 RAJAB 1447 H
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
(HUMAS PDBI BOGOR)
LATIHAN: Tim drum band Kota Bogor melakukan latihan malam hari yang berlangsung di Plaza Balai Kota Bogor, belum lama ini.
Optimis Capai Target Emas Porprov Jabar 2026 MENANG: Oklahoma City Thunder mengalahkan San Antonio Spurs 119-98 dalam lanjutan NBA 2025/2026, Rabu (14/1) pagi kemarin.
Akhirnya Berhasil Tundukkan Spurs OKLAHOMA–Shai Gilgeous-Alexander mencetak 34 poin, dan juara bertahan NBA Oklahoma City Thunder akhirnya bisa mengalahkan San Antonio 119-98 pada Selasa malam (13/1) waktu AS. Thunder meraih kemenangan pertama mereka dalam empat pertandingan melawan Spurs musim ini. San Antonio memulai malam itu di posisi kedua di belakang Oklahoma City di klasemen Wilayah Barat. Spurs menunjukkan kehadiran mereka sebagai kandidat juara dengan tiga kemenangan atas Thunder dalam rentang waktu dua minggu bulan lalu, tetapi sekarang mereka telah kalah enam dari 10 pertandingan. Oklahoma City memulai musim ini dengan rekor 24-1, kemudian mengalami penurunan performa yang mencakup tiga kekalahan dari Spurs. Thunder telah pulih dan kini telah memenangkan empat pertandingan berturut-turut. Oklahoma City menang tanpa dua pemain inti, pencetak rebound terbanyak Isaiah Hartenstein dan pemain bertahan andalan Lu Dort. Thunder tetap berhasil menahan Spurs hanya dengan persentase tembakan 40 persen dari lapangan. Gilgeous-Alexander mencetak 13 poin di kuarter pertama untuk membantu Thunder unggul 32-26. Thunder memimpin 55-52 saat jeda babak pertama. Pada kuarter ketiga, Gilgeous-Alexander mencetak poin dan dilanggar, dan tembakan gratisnya memberi Thunder keunggulan 73-62. Hal itu juga memberinya pertandingan ke-111 berturut-turut dengan setidaknya 20 poin, memperpanjang rekor terpanjang kedua dalam sejarah NBA. Gilgeous-Alexan der akhirnya mencetak 15 poin di kuarter tersebut, dan Oklahoma City unggul 95-76 memasuki kuarter keempat. Jalen Williams menambahkan 20 poin dan Chet Holmgren menyumbang delapan poin, 10 rebound, dan tiga blok untuk Oklahoma City.(mb)
NICO PAZ
BOGOR–Pengurus Kota Persatuan Drum Band Indonesia (Pengkot PDBI) Bogor menargetkan dua medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV/Jawa Barat yang akan berlangsung pada 3-19 November tahun ini. Menyandang status sebagai tuan rumah, akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk melampaui prestasi Porprov XIV Jabar 2022 lalu yakni satu medali emas. Ketua Pengkot PDBI Bogor, Zaenul Mutaqin, mengatakan jika dua medali emas merupakan target realistis yang mampu dicapai ‘Kota Hujan’ dalam hajatan olahraga multieven empat tahunan itu. Mengingat empat tahun lalu total lima keping medali yang terdiri dari satu medali emas, dua medali perak dan dua medali perunggu. “Kami sudah mempersiapkan sejak lama untuk menghadapi Porprov Jabar 2026. Apalagi cabor drum band akan dimainkan di Kota Bogor. Tentu optimis (dua medali emas) tercapai,” ujarnya, Rabu (14/1).
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Bogor ini bahkan yakin tiga medali emas sanggup diraih ‘Kota Hujan’ bila mengacu kepada lamanya persiapan dibandingkan kontestan lainnya. Kota Bogor sendiri sudah mempersiapkan tim drum band sejak 2023 lalu. Dengan menerapkan seleksi yang ketat, dengan gabungan atlet baru dengan yang berlaga pada Porprov Jabar 2022. “Perkembangan para atlet semakin hari kian menunjukkan hasil memuaskan,” imbuhnya. Terkait venue cabor drum band, Zaenul menerangkan untuk mata lomba dalam ruangan akan berlangsung di GOR Indoor A Pajajaran. Sedangkan mata lomba luar ruangan masih mencari lokasi tepat. Salah satunya di Summarecon Bogor karena memiliki jarak ideal dengan medan yang menguji ketahanan fisik para peserta. “Kami masih mengkaji untuk mata lomba di luar ruangan, terkait juga dengan perizinan dan lain sebagainya,” tukasnya.(rur)
(ILUSTRASI)
LATIHAN: Para atlet arung jeram Kabupaten Bogor melakukan latihan rutin sebagai persiapan menghadapi Porprov Jawa Barat 2026.
COMO VS AC MILAN
Ambisi Raih Kemenangan COMO–Como akan menghadapi AC Milan dalam laga tunda pekan ke-16 Serie A 2025/2026 di Stadion Sinigaglia, Jumat (16/1) dini hari (live Vidio pukul 02.45 WIB). AC Milan saat ini menempati peringkat 2 klasemen Liga Italia 2025/2026, dengan koleksi 40 poin. Rossoneri tertinggal 3 angka dari pemuncak tabel, Inter Milan. AC Milan menyongsong laga pekan ini dengan ambisi kemenangan. Tim besutan Max Allegri berniat menebus hasil imbang kontra Genoa dan Fiorentina, pada 2 pekan sebelumnya. Di sisi lain, Como menjadi tim
kejutan pada musim ini. Mereka menempati peringkat 6, dengan 34 poin. Lariani hanya kalah 1 kali dalam 5 laga terakhir, yakni ketika menjamu AS Roma. Pekan ini di depan pendukung sendiri, Como berniat melanjutkan tren positif. Rekor pertemuan terakhir menunjukkan Milan selalu menang dalam 3 laga terakhir melawan Como. Duel terbaru musim lalu dimenangkan Milan dengan skor tipis 2-1, untuk 2 pertemuan. Hasil pertemuan musim lalu kedua tim di Stadion Sinigaglia, tuan rumah sempat unggul 1-0 lewat aksi Assane Diao menit 60. Akan tetapi Milan kemudian menyamakan skor 1-1 lewat sontekan Theo Hernandez, menit 71. Lantas sukses melakukan comeback menit 76, oleh aksi Rafael Leao.(trt)
PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN COMO (4-3-3) Jean Butez; Ivan Smolčić, Jacobo Ramón, Marc-Oliver Kempf, Álex Valle; Máximo Perrone, Lucas Da Cunha, Yannik Engelhardt; Mërgim Vojvoda, Nico Paz, Anastasios Douvikas. Pelatih: Cesc CHRISTIAN PULISIC Fàbregas
AC MILAN (3-5-2) Mike Maignan; Fikayo Tomori, Malick Thiaw, Strahinja Pavlovic; Alexis Saelemaekers, Ruben Loftus-Cheek, Samuele Ricci, Youssouf Fofana, Davide Bartesaghi; Christian Pulisic, Rafael Leão. Pelatih: Massimiliano Allegri
FAJI Akan Gelar Lisensi Kepelatihan CIBINONG–Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor menyatakan dukungan penuh terhadap Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Bogor yang menggelar pelatihan lisensi pelatih arung jeram sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kepelatihan. Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kabupaten Bogor, Muhammad Saepudin, menegaskan bahwa pelatihan tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu dan profesionalisme pelatih cabang olahraga. “Kami mendukung penuh gagasan FAJI dalam meningkatkan kapasitas pelatih arung jeram hingga memiliki lisensi resmi. Ini penting untuk menjamin kualitas pembinaan atlet ke depan,” ujar Saepudin, Rabu (14/1). Menurutnya, keberadaan pelatih bersertifikasi akan menambah dan memperkuat SDM kepelatihan cabang olahraga di Kabupaten Bogor. Ia menilai, pelatihan lisensi ini menjadi langkah strategis dalam mencetak pelatih yang kompeten, profesional, dan berstandar nasional. “Pelatihan ini sangat bagus dan Dispora tentu mendukung. Arung jeram juga merupakan cabang olahraga yang memiliki potensi besar untuk menopang pengembangan sport tourism di Kabupaten Bogor,” tambahnya. Sementara itu, Wakil Ketua FAJI Kabupaten Bogor, Tedi Mulya Primawan menjelaskan bahwa peserta pelatihan berasal dari para pelatih klub anggota FAJI serta guru-guru olahraga. Ia menyebutkan, saat ini FAJI Kabupaten Bogor menaungi lebih dari 20 klub arung jeram yang aktif melakukan pembinaan. “Nantinya peserta pelatihan ini berasal dari pelatih klub anggota FAJI dan guru-guru olahraga. Harapannya, ilmu dan lisensi yang didapat bisa diterapkan langsung di klub maupun di lingkungan pendidikan,” ungkapnya.(rur)
RADAR BOGOR I KAMIS, 15 JANUARI 2026 I 26 RAJAB 1447 H
Belasan Bangli Dibongkar
RADAR BOGOR TV
CIBINONG–Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor melakukan penertiban sejumlah bangunan liar (bangli) di Jalan HR Lukman tepatnya di belakang Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Rabu (14/01). Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum (Tibum) Satpol PP Kabupaten Bogor Rhama Khodara mengatakan bahwa penertiban bangunan liar dilakukan di ruang milik
jalan atau bangunan di tanah milik negara. ”Di sini kami melaksanakan pembongkaran dengan jumlah 17 bangunan yang kita tertibkan,” kata Rhama. Rhama bilang, sebelumnya Satpol PP telah memberikan surat pemberitahuan dengan waktu 7x24 kepada pemilik bangunan tersebut. ”Allhamdulillah setelah kami berikan sosialisasi melalui surat pemberitahuan mereka pada menerima,”
RADAR_BOGOR
jelas dia. Rencananya setelah ditertibkan, kata dia, pedagang itu akan direlokasi ke Pasar Cikema jika memang mereka akan berjualan. ”Ini direlokasi kita arahkan tetap ke Cikema, kalau misalkan memang dia mau jualan di Cikema. Intinya jika dia memang melanggar, langsung kita tertibkan,” pungkas Rhama. (abl/c)
RADAR BOGOR
DIRATAKAN: Tampak sisa-sisa material bangunan liar yang dihancurkan petugas Satpol PP di belakang Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (14/01).
Jalur Tambang
Libatkan Pengusaha dan TNI CIBINONG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana melakukan percepatan pembangunan jalur khusus tambang. Percepatan pembangunan itu direspon positif pengusaha tambang dan TNI. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, pemerintah mengalokasikan APBD 2026 sebesar Rp100 miliar untuk pembebasan lahan jalur khusus tambang. Namun, kata dia, pada saat pertemuan, sebagian pengusaha tambang ternyata mempunyai iktikad baik kepada Pemkab agar tidak perlu membebaskan lahan, melainkan hibah dari pengusaha. ”Gak usah dibebaskan, k a m i
saja hibahkan. Ada yang seperti itu. Harapannya semua kemudian hibah. Sehingga, Rp100 miliar itu bisa kita pake untuk kontruksi. Jadi berapa persen itu terserah,” kata Ajat, Rabu (14/01). Ajat mengatakan, iktikad baik dari pengusaha ini nantinya akan disampaikan ke Gubernur Jawa Barat Deddy Mulyadi. Jika gubernur memberikan respon positif maka akan langsung diproses. ”Jadi ketika iktikad baik kita sampaikan, pak gubernur memberikan sinyal positif, kalo gitu buka tambangnya maka nanti ada proses itu,” jelas dia. Untuk pembebasan
lahan tersebut, kata dia, saat ini Pemkab Bogor tengah mengejar penetapan lokasi dan appraisal (penaksiran atau penilaian,red). Setelah seluruhnya selesai, baik proses administrasi oleh pemerintah serta kepastian hibah dari pengusaha maka akan menemukan titik temu pembangunan jalur khusus tambang tersebut. ”Kita gak gegabah menggunakan uang negara, tapi harus clear and clear dulu mana yang memang hibah mana yang sisa-sisa harus kita bebaskan,” imbuh dia. Bahkan, kata dia, selain melibatkan
HATI HATI !
Sebanyak
Rp100 miliar anggaran untuk pembebasan lahan
pengusaha tambang, Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Kodim 0621/Kabupaten Bogor juga akan terlibat dalam percepatan pembangunan jalur khusus tambang lewat program karya bakti TNI. ”Apabila memang hibahnya banyak kemudian uang itu tersisa, tadi Pak Dandim hadir nanti akan ada karya bakti TNI skala besar, bisa masuk untuk percepatan,” terang dia. Meski begitu, kata dia, secara estimasi anggaran keseluruhan hingga terba-
ngun jalur khusus tambang, Pemkab Bogor belum bisa memastikan keseluruhan anggarannya. ”Kalau estimasi kan jalur khusus tambang, belum pasti seperti apa,” kata dia. (abl/c)
TNI siap membantu melalui program Karya Bakti TNI
Pemkab terus membuka ruang dialog dengan masyarakat, tokoh lokal, serta pelaku usaha, agar solusi yang diambil dapat berjalan adil dan berkelanjutan. Jalur ini dianggap penting untuk memisahkan jalur angkutan tambang dari kawasan permukiman warga demi keselamatan, ketenangan, dan kenyamanan masyarakat.
Pembebasan jalur tambang sudah dianggarkan dalam postur APBD Kabupaten Bogor 2026.
Pengusaha ingin dilibatkan dan siap memberikan lahan di areaarea tertentu untuk jalur tambang
Komunikasi juga dilakukan dengan Pemprov Jabar terkait operasional tambang di wilayah Bogor Barat.
FOTO SOFIANSYAH/RADAR BOGOR
KELUAR MASUK KENDARAAN PROYEK
Program ini mencuat sejak gubernur Ridwan Kamil, tetapi belum terealisasi sampai saat ini.
Perkuat Iklim Investasi , Bupati Ajak Sinergi dan Kolaborasi Bupati Bogor mengajak seluruh pelaku usaha hotel dan restoran di Kabupaten Bogor untuk memperkuat sinergi melalui Himpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) sebagai mitra strategis pemerintah daerah. HAL tersebut disampaikan Bupati Bogor saat audiensi bersama Pengurus PHRI Kabupaten Bogor, di Pendopo Bupati Bogor, Selasa (13/1). Hadir mendampingi Bupati Bogor, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, Sekretaris Daerah Ajat Rochmat Jatnika, beserta jajaran kepala perangkat daerah, dan camat. Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan PHRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkeadilan.
DIALOG: Bupati Rudy Susmanto didampingi Wabup Ade Ruhandi dan Sekda Ajat Rochmat Jatnika memimpin audiensi dengan para pengurus PHRI dan pengusaha swasta di Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan, PHRI memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha, khususnya di sektor pariwisata dan jasa. Dengan sinergi yang kuat, setiap kebijakan dan program pemerintah dapat disusun serta dilaksanakan secara proporsional, adil, dan merata. “Melalui PHRI, kami ingin memastikan
bahwa setiap program pemerintah tidak hanya berpihak pada kepentingan tertentu, tetapi benar-benar untuk kesejahteraan bersama. Seluruh pengusaha yang berinvestasi di Kabupaten Bogor, harus memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Rudy. Menurut Rudy, pemerintah daerah berkomitmen menciptakan tata kelola
pemerintahan yang adil, terbuka, dan ramah terhadap seluruh pelaku usaha. Kolaborasi dengan PHRI diharapkan mampu memperkuat iklim investasi sekaligus meningkatkan daya saing sektor hotel dan restoran di Kabupaten Bogor. Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga menekankan pentingnya penataan kawasan Puncak sebagai salah satu ikon pariwisata unggulan daerah. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha yang tergabung dalam PHRI, untuk bersama-sama mewujudkan kawasan Puncak yang tertata, ramah, indah, nyaman, dan berdaya saing. “Penataan kawasan Puncak tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan komitmen dan partisipasi aktif seluruh pelaku usaha agar kawasan ini menjadi destinasi pariwisata yang berkelanjutan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkas Rudy Susmanto.(*abl/b)
LENGKAPI: Tampak lokasi Tugu Perjuangan Cibinong, yang akan dilengkapi dengan Pembangunan Tugu Pesawat pada program tahun ini.
Bakal Kembali Bangun Tugu Pesawat CIBINONG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan bangun Tugu Pesawat di Jalan Raya Bogor, tepatnya di samping Tugu Perjuangan, Cibinong. Kepala Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman (DPKP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto mengatakan bahwa Tugu Pesawat akan dipasang secepatnya dengan melibatkan Corporate Social Responsibility (CSR). ”Secepatnya (Tugu Pesawat dipasang) karena kita sedang berupaya tidak menggunakan APBD tapi menggunakan CSR,” kata Eko. Senin (12/01). Kendati begitu, kata Eko, terkait pembangunan Tugu Pesawat tersebut saat ini pihaknya tengah mengkaji ulang penempatan posisi tugu pesawat itu. ”Karena begitu lihat, ada beberapa tanaman atau pohon besar kalau misalkan pesawat dipasang di situ banyak yang ditebang pohonnya,” jelas dia. ”Kita sedang mempertimbangkan beberapa lokasi lagi kalau misalkan kita tidak menebang pohon memungkinkan tidak, untuk dipasang tugu pesawat disitu,” tambah dia. Sehingga, jika tidak memungkinkan untuk dibangun di samping Tugu Perjuangan, maka akan mencari tempat lain yang lebih representatif untuk dipasang Tugu Pesawat. ”Sekarang kita sedang mempertimbangkan kemungkinan - kemungkinannya untuk tetap dipasang di Tugu Perjuangan,” tutur dia. Eko memaknai bahwa Tugu Pesawat ini dibangun karna Kabupaten Bogor bagian dari perjuangan kemerdekaan. Terlebih banyak lahir tokoh pahlawan dari Bogor seperti Mayor Oking. ”Bahwa Kabupaten Bogor itu bagian itu bagian daripada perjuangan lahir tokoh - tokoh perjuangan yang lahir dan berjuang. Contohnya Mayor Oking, tokoh perjuangan dari Bogor,” imbuh dia.(abi/c)
BOGOR RAYA
9
RADAR BOGOR I KAMIS, 15 JANUARI 2026 I 26 RAJAB 1447 H
RADAR BOGOR TV
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Longsor Terjang Sukajaya SUKAJAYA – Tanah longsor terjadi di sejumlah titik di wilayah Desa Harkatjaya. Sejumlah unit rumah warga mengalami kerusakan dan sebagian warga terpaksa mengungsi. BPBD Kabupaten Bogor mencatat, longsor terjadi setidaknya di empat titik di wilayah tersebut dalam dua hari terakhir. ”Hujan dengan intensitas yang cukup lama, sehingga mengakibatkan tanah longsor di beberapa titik pemukiman rumah warga dengan ukuran longsoran bervariatif,” terang Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, Rabu (14/1). Pihaknya mencatat, titik longsor pertama terjadi di Kampung Banar RT 01/08. Satu unit rumah atas nama Nyai Rosmiati mengalami kerusakan sedang pada bagian belakang akibar tertimpa longsoran sepanjang 15 meter dan tinggi 6 meter. Di Kampung Cangcorang Lebak RT 01/02, satu unit rumah atas nama Asid rusak berat pada bagian belakang setelah tertimpa material longsor dengan panjang 9 meter dan tinggi 3 meter. Lalu di Kampung Pasir Kuda RT 01/03, satu unit rumah atas nama Heli mengalami kerusakan sedang dengan keretakan imbas terkena longsor sepanjang 5
FOTO: BPBD KABUPATEN BOGOR
Rumah Mewah Hangus Terbakar GUNUNG PUTRI – Kebakaran melanda rumah di Jalan Nusa Indah IV No 11 Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri pada Rabu (14/1) dini hari. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengatakan kebakaran bermula dari ruangan di lantai dua rumah tersebut. Api kemudian membesar membakar barang-barang mudah terbakar di ruangan itu. ”Menurut pemilik rumah, api bermula dari arus pendek di ruangan tersebut,” ungkapnya. Yudi menyebut, pemilik rumah sempat melakukan penanganan awal memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan serta selang air dan membuka jendela rumah. Namun upaya itu tidak berhasil. ”Akhirnya dia menghubungi Command Centre 112 meminta bantuan memadamkan api.
FOTO : DAMKAR KABUPATEN BOGOR.
PEMADAMAN: Petugas Damkar sedang memadamkan api di rumah milik warga di Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Selanjutnya Command Centre 112 meneruskan laporan kebakaran kepada Dinas Pemadam Kebakaran Sektor Gunung Putri,” tambah dia. Setelah menerima laporan tersebut, petugas langsung memberangkatkan dua unit mobil pemadaman dan satu unit rescue. ”Setelah melakukan pema-
daman awal Komandan Regu memerintahkan penambahan unit mobil pemadaman yang berada di kantor untuk menyuplai air dalam membantu proses pemadaman. Api Berhasil dipadamkan,” terang dia. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. (abl/c)
Kolaborasi PMII INAIS dengan Polsek Cibungbulang dan Pamijahan
Bangun Silaturahmi dan Sinergi Jaga Kamtibmas Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Institut Agama Islam Sahid Bogor (INAIS) menjalin kemitraan strategis dengan Polsek Cibungbulang dan Pamijahan. Kolaborasi ini diharapkan bisa membangun silaturahmi dan menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Laporan: MUHAMMAD ALI SILATURAHMI antara PMII INAIS dan Polres Cibungbulang serta Pamijahan berlangsung hangat. Pihak mahasiswa dan kepolisian sama-sama memiliki harapan yang sama dalam menciptakan Kamtibmas di wilayah tersebut Ketua PK PMII INAIS, Agus Indra Permana, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk membuka ruang komunikasi yang konstruktif antara mahasiswa dan
FOTO: PMII INAIS
KOLABORASI: PMII INAIS menjalin kolaborasi bersama Kapolsek di Mapolsek Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Rabu (14/1/2026).
kepolisian. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menciptakan kondisi sosial yang kondusif di tengah masyarakat. “PMII INAIS sebagai organisasi mahasiswa siap bersinergi dengan Polsek Cibungbulang dan Pamijahan dalam menjaga stabilitas keamanan serta mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih sadar hukum,” ujarnya kepada Radar Bogor. Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana akrab dan dialogis. Kedua belah pihak sepakat bahwa pertemuan ini menjadi fondasi awal bagi kerja sama berkelanjutan, baik dalam
kegiatan sosial, edukasi hukum, maupun penguatan nilai-nilai kebangsaan di wilayah Cibungbulang dan Pamijahan. Sementara itu, Kapolsek Cibungbulang, Kompol Iwan Wahyudi, menyambut baik kunjungan dan inisiatif PK PMII INAIS. Ia menegaskan bahwa kepolisian selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan elemen mahasiswa dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan di tengah masyarakat. “Kami mengapresiasi silaturahmi ini. Mahasiswa merupakan mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan pesanpesan kamtibmas kepada masyarakat,” tuturnya. (cr1/c)
LONGSOR: Personel BPBD Kabupaten Bogor menangani longsor di Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya.
meter dan tinggi 2 meter. Kemudian di Kampung Kebon Nanas R 02/05, satu unit rumah atas nama Rahmat mengalami kerusakan ringan setelah tertimpa longsor sepanjang 3 meter dan tinggi 1 meter. ”Ada tiga unit rumah di Kampung Banar dan tiga unit rumah lainnya di Kampung Cangcorang Lebak terancam materiap longsor,” jelas Adam. Dari kejadian tersebut, sebanyak dua keluarga terpaksa mengungsi. Korban tanah longsor di Kampung Banar mengungsi ke rumah saudaranya di Desa Sukaraksa, Cigudeg. Sementara korban di Kampung Cangcorang Lebak mengungsi di alamat yang sama. Selain itu, sambung Adam, sejumlah fasilitas umum dan infrastruktur turut terdampak longsor, di antaranya Majlis Ta’lim Muttaqin dan jalan lingkungan di Kampung Banar yang mengalami amblas sepanjang 15 meter. Pasca kejadian, titik longsor ditopang menggunakan potongan bambu untuk mengantisipasi terjadinya dampak yang lebih meluas. Namun diperlukan penanganan lebih lanjut dari instansi terkait. ”Selain disebabkan hujan, tebingan yang longsor terjadi karena kontur tanah yang labil dan kemiringan tebingan yang curam. Curah hujan yang cukup tinggi sangat beresiko terjadi longsor susulan,” tukas BPBD. (cok/c)
Jatuh dari Pohon, Pemuda Luka Berat CIGUDEG – Remaja berusia 16 tahun di Kabupaten Bogor mengalami kecelakaan tragis setelah terjatuh dari pohon pepaya. Tubuhnya tertancap besi cakar ayam pondasi bangunan rumah sesaat setelah jatuh dari pohon. Korban diketahui berinisial MFM (16), pelajar kelas X, warga Kampung Prayoga, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cigudeg. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu (11/1) malam. Menurut keterangan keluarga, kejadian bermula saat korban pulang mengaji. Ia kemudian diajak empat orang temannya untuk membeli seblak di sekitar lokasi. Di samping rumah penjual seblak tersebut terdapat pohon pepaya yang buahnya sudah matang. Korban pun berinisiatif memanjat pohon tersebut. “Ponakan saya pulang ngaji, terus disamper teman-temannya. Mereka jajan seblak, lalu melihat pohon pepaya yang sudah matang. Akhirnya ponakan saya yang memanjat,” ujar Burhanudin, paman korban, kepada Radar Bogor, Rabu (14/1). Diduga akibat kondisi licin usai hujan, korban terpeleset dan terjatuh dari pohon pepaya dengan ketinggian sekitar tiga meter. Nahas, tepat di bawah pohon terdapat pondasi
FOTO: KIRIMAN WARGA
PERAWATAN: Korban jatuh dari pohon menjalani perawatan intensif pascaoperasi di RSUD RH Satibi Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu (14/1).
bangunan rumah yang belum selesai, dengan besi cakar ayam mencuat ke atas. “Sepertinya licin karena sore harinya habis hujan. Saat jatuh, langsung tertusuk besi pondasi rumah,” tambahnya. Besi tersebut menembus tubuh korban dan menyebabkan luka serius. Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban dengan cara memotong besi menggunakan alat khusus. “Evakuasi sekitar setengah jam. Kami harus mencari alat pemotong besi terlebih dahulu karena tidak semua warga memilikinya. Alhamdulillah ada tetangga yang pekerja
bangunan,” jelasnya. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan penanganan awal. Namun, karena keterbatasan fasilitas dan perlunya penanganan khusus, korban kemudian dirujuk ke RSUD RH Satibi Cileungsi. Direktur RSUD RH Satibi Cileungsi, dr. Kusnadi, menjelaskan bahwa korban tiba di rumah sakit tersebut pada Minggu sore. Selanjutnya, pada Selasa siang, korban menjalani operasi besar yang melibatkan empat dokter spesialis, yakni dokter bedah toraks, bedah digestif, bedah umum, serta dokter anestesi. “Besi itu menusuk dari anus hingga ke dada sebelah kanan. Banyak organ vital yang dilewati, sehingga penanganannya memang membutuhkan tim spesialis,” kata dr. Kusnadi. Ia menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan lengkap seperti rontgen, CT
scan, dan pemeriksaan laboratorium, tim medis memutuskan operasi sebagai langkah penyelamatan. “Operasinya berlangsung hampir lima jam. Alhamdulillah besi berhasil diangkat dan kondisi pasien saat ini stabil serta sudah sadar, meski belum bisa diajak berkomunikasi secara penuh karena masih dalam masa pemulihan,” ungkapnya. Menurut dr. Kusnadi, hanya sebagian kecil usus yang terdampak, sementara organ vital lainnya seperti paru-paru dan hati tidak mengalami kerusakan serius. “Yang paling dikhawatirkan adalah paru-paru kanan, namun alhamdulillah tidak terkena. Kondisi pasien terus membaik dan akan kami tangani secara maksimal,” pungkasnya. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD RH Satibi Cileungsi untuk pemulihan pascaoperasi. (Cr1/c)
Sopir Taksi Online Meninggal di Pinggir Jalan SUKARAJA–Sopir Taksi online berinisial IS (49) ditemukan meninggal dunia di Jalan Raya Bogor, Cimandala, Sukaraja pada Rabu (14/1). Kapolsek Sukaraja, Kompol Wagiman mengatakan kejadian ini ditemukan pertama kali oleh warga sekitar. Temuan itu pun kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan di sekitar lokasi. “Menurut keterangan saksi saat ditemukan posisinya sudah tergeletak di samping mobil,” terang dia. Sopir itu kemudian dibawa ke rumah sakit. Namun pemeriksaan dokter menyatakan sopir tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia. Wagiman menyebut, dari hasil olah TKP dan pemeriksaan pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda kekerasan. Pihak kepolisian kemudian menghubungi pihak keluarga. ”Menurut keterangan istrinya sang suaminya pergi kerja sebagai sopir grab car,” tutur dia. (abl/c)
METROPOLIS
10
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I KAMIS, 15 JANUARI 2026 I 26 RAJAB 1447 H
Rencana Ekspansi Bisnis Perumda Transportasi Disorot BOGOR–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menyoroti rencana pengembangan usaha Perumda Transportasi Pakuan (PTP) ke sektor properti. DPRD meminta manajemen PTP tetap memprioritaskan penguatan layanan transportasi publik sebagai mandat utama perusahaan daerah tersebut. Sorotan itu mengemuka dalam rapat pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2026 Perumda Transportasi Pakuan bersama DPRD Kota Bogor, yang digelar di Gedung DPRD, Rabu (14/1/2026). Ketua Komisi DPRD Kota Bogor, Rifky, menegaskan transportasi publik harus menjadi core business PTP. Menurutnya, setiap rencana pengembangan usaha di luar sektor transportasi harus ditempatkan sebagai penunjang dan tidak boleh menggeser fokus utama pelayanan kepada masyarakat. ”Kami mendorong agar PTP benar-benar fokus pada transportasi publik. Ini menyangkut pelayanan warga, konektivitas kota, dan arah pembangunan transportasi Kota Bogor ke depan,” ujar Rifky. Ia menilai, penguatan armada, peningkatan kualitas layanan, serta perluasan jangkauan transportasi publik masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diprioritaskan sebelum perusahaan melangkah ke sektor lain. Senada, Sekretaris Komisi DPRD
HUMAS DPRD KOTA BOGOR
RAPAT: Perumda Transportasi Pakuan bersama DPRD Kota Bogor menggelar Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2026 di Gedung DPRD, Rabu (14/1).
Kota Bogor Benninu Argubie menekankan pentingnya perencanaan bisnis yang terukur dan realistis, terutama dalam penyusunan proyeksi pendapatan dan pengendalian biaya operasional. ”Kenaikan target pendapatan harus diiringi efisiensi dan tata kelola keuangan yang sehat. DPRD tidak ingin perencanaan yang hanya bagus di atas kertas, tetapi sulit direalisasikan,” tegas Benninu. Sementara itu, Anggota DPRD
Kota Bogor Heri Cahyono mengingatkan agar pengembangan usaha, termasuk sektor properti, tidak mendorong perusahaan mengambil risiko keuangan yang berlebihan. ”PTP tidak boleh dipaksa berjalan dengan skema utang tanpa kepastian pendanaan. Pemerintah daerah harus hadir memberikan kepastian kebijakan dan dukungan agar transportasi publik bisa berkembang secara
berkelanjutan,” ujar Heri. Ia juga menekankan bahwa rencana pengembangan bisnis di luar transportasi publik masih memerlukan kajian mendalam, baik dari sisi manfaat ekonomi maupun dampaknya terhadap kinerja utama perusahaan. ”Transportasi publik adalah mandat utama PTP. Itu yang harus diperkuat terlebih dahulu demi kepentingan masyarakat,” tambahnya. (uma/c)
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Dorong Terapkan Sistem Parkir Non-Tunai BOGOR–Komisi II DPRD Kota Bogor menyoroti sektor parkir yang dinilai belum memberikan kontribusi optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Padahal, sektor tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah jika dikelola secara transparan dan berbasis sistem yang kuat. Sorotan tersebut mengemuka dalam rapat kerja Komisi II DPRD Kota Bogor bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda), Dinas Perhubungan (Dishub), serta Perumda Trans Pakuan, yang digelar pada Rabu (14/1/2026). Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Rifky Alaydrus, menegaskan peningkatan PAD tidak bisa hanya bergantung pada pertumbuhan ekonomi. Perlu dibarengi dengan reformasi sistem pemungutan dan pengawasan, khususnya pada sektor parkir. ”Potensi PAD Kota Bogor masih sangat besar. Masalahnya bukan pada kurangnya aktivitas ekonomi, tetapi pada sistem yang belum rapi dan masih adanya kebocoran. Parkir menjadi salah satu sektor strategis yang harus segera dibenahi,” ujar Rifky. Menurutnya, penerapan sistem parkir non-tunai menjadi langkah mendesak untuk menekan kebocoran penerimaan sekaligus meningkatkan transparansi. Sistem manual yang masih digunakan dinilai rawan penyimpangan dan sulit diawasi secara akurat. ”Digitalisasi parkir bukan hanya soal teknologi, tetapi soal komitmen untuk menutup celah kebocoran dan
memastikan setiap rupiah masuk ke kas daerah,” tegasnya. Senada, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bogor Benninu Argubie menyoroti penyusunan target PAD yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi ekonomi riil di lapangan. Ia menekankan pentingnya basis data aktual dalam perencanaan pendapatan daerah. ”Target PAD harus disusun berdasarkan potensi nyata, bukan semata-mata mengacu pada capaian tahun sebelumnya. Kalau datanya tidak akurat, maka potensi parkir dan sektor lainnya akan terus terlewatkan,” kata Benninu. Sementara itu, Anggota Komisi II Heri Cahyono menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas perangkat daerah hingga ke tingkat kewilayahan. Menurutnya, optimalisasi PAD tidak akan berjalan efektif tanpa keterlibatan aktif aparat di lapangan. ”Kelurahan dan kecamatan adalah titik terdekat dengan aktivitas ekonomi warga. Tanpa pengawasan sampai ke level itu, kebocoran akan terus terjadi, bukan hanya di parkir, tetapi juga pajak restoran dan hotel,” ujarnya. Dalam rapat tersebut, Komisi II DPRD Kota Bogor juga merekomendasikan percepatan digitalisasi pemungutan PAD, peningkatan kualitas pelayanan kepada wajib pajak, serta penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi. Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan, memperkuat kepercayaan publik, dan pada akhirnya mendongkrak PAD Kota Bogor secara berkelanjutan. (uma/c)
”Banjir” Peminat Kursi Direksi Tirta Pakuan Sambungan dari Hal 12
Ketua Pansel, Hanafi mengatakan masing-masing peserta memilih kursi direksi berbeda. Ada yang mencalonkan sebagai Direktur Pelayanan, Direktur Administrasi dan Dirops. “Yang mendaftar sebagai Direktur Pelayanan dan Bisnis 7 peserta, Direktur Administrasi dan Keungan 8 orang, terakhir Dirops 13,” beber Hanafi. Dari rentetan pendaftar, hanya sebagian yang terdeteksi berasal dari internal perusahaan Perumda Tirta Pakuan. Sedikitnya hanya mencapai enam orang. Mereka di antaranya Teguh Setiadi yang mendaftar sebagai Direktur Administrasi Keuangan. Ardani Yusuf, yang kini mendaftar sebagai
Direktur Operasional. Kemudian Dani Rakhmawan yang terdaftar sebagai calon Direktur Operasional, berikutnya Sony Hendrawan yang kterdaftar sebagi calon Direktur Adminis trasi Keuangan. Selanjutnya Asep Supriatna. Ia terdaftar sebagai calon Direktur Operasional. Dan Rivelino Rizky yang kini mencalonkan diri sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan. Sementara sisa peserta lainnya berasal dari tokohtokoh profesional dari pihak eksternal. Sebagian diantara nama-namanya sudah tak lagi asing terdengar di telinga. Satu di antaranya Muzakir. Ia merupakan mantan Direktur Perumda Pakuan Jaya (PPJ). Saat ini Muzakir mencatutkan namanya sebagai calon Direktur
Pelayanan dan Bisnis. Nama berikutnya adalah Suci Sri Utami Sucipto. Ia dikenal sebagai ahli manajemen. Perempuan tersebut saat ini terdaftar sebagai calon Direktur Operasional. Hanafi mengatakan, semakin banyak peserta semakin bagus. Pansel disebutnya akan bersifat netral. Pihaknya tidak bisa diintervensi oleh pihak manapun. “Iya tidak apa-apa kalau peserta banyak justru bagus. Tapikan setelah ini masih ada tahapan seleksi administrasi. Kami pastikan akan bersifat netral,” ucap Hanafi. Hal senada juga diutarakan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim. Ia berharap para peseta yang telah mendaftar dapat memenuhi kualifikasi yang ditentukan. Para peserta diminta
Jembatan Keropos, Rawan Putus Sambungan dari Hal 12
terutama saat dilintasi lebih dari satu orang. Kondisi ini dinilai rawan dan membahayakan. Terlebih jembatan tersebut masih aktif dilalui warga, menjadi akses penghubung wilayah Kelurahan Bantarjati dan Tanah Sareal. Warga sekitar, Maryam was-was saat melintas di jembatan tersebut. Namun ia tak punya pilihan lain. Sebab, jembatan itu menjadi akses satu-satunya. “Ada sebenarnya lewat jalur lain, cuma mesti muter jauh. Setiap kali lewat sini deg-degan, goyangannta kenceng jadi tidak nyaman,” kata Maryam pada Radar Bogor, Rabu (14/1). Maryam sendiri hampir setiap hari melintasi jembatan tersebut. Baik pagi, siang ataupun sore. Perempuan berusia 50 tahun itu berharap
ada sentuhan dari pemerintah. “Perbaiki lagi dong. Diperiksa mana yang rusak, supaya jalannya bisa lebih nyaman. Saya sendiri biasanya lewat sini untuk bekerja, atapun mau main ke tetangga,” ucapnya. Harapan serupa juga diutarakan oleh Herman. Ia mengatakan jembatan tersebut sudah sering diperbaiki oleh warga secara swadaya dan peralatan yang sederhana. “Besi penghubungnya diikat pakai tali, kemudian ini biasanya di las, ada orang sini yang suka ngelasnya juga, jadi diperbaiki secara mandiri,” ujar Herman. Herman mengatakan jembatan tersebut tidak hanya dilalui oleh mereka yang sudah dewasa. Namun anak-anak juga kerap melintas saat mereka hendak pergi ke sekolah. “Banyak juga yang lewat sini,
anak sekolah juga pada lewat sini. Kita si kepinginnya diperbaiki. Cuman kan mesti izin dari pemerintah setempat,” kata Herman. Kondisi jembatan yang rusak juga diamani oleh Camat Bogor Utara, Ricki Robiansyah. Namun ia tidak bisa berbuat banyak sebab terbentur dengan kewenangan. “Karena itu Itu melintasi sungai ciliwung. Jadi ranahnya di PSDA Provinsi Jawa Barat,” kata Ricki. Namun Ricki menggaransi, pihaknya akan mencoba untuk menyampaikan aspirasi perbaikan ke dinas PUPR Kota Bogor. Tujuannya agar bisa bantu mendorong. “Barangkali bisa ditindal lanjut keinginan masyarakat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna, supaya bisa dilalui dengan baik,” pungkasnya. (bay/b)
Dedie agar fokus pada satu orientasi, yakni melaksanakan visi dan misi korporasi. Ada dua hal yang disoroti oleh Dedie. “Pertamaadalahmengoptimalisasikan aset dan pendapatan dari bisnis utama dan dari bisnis baru yang akan kita kembangkan kedepan,” terang Dedie pada Radar Bogor. Adapun bisnis baru yang dimaksud adalah IPAL dan pemanfaatan aset. Perumda Tirta Pakuan sendiri kini memiliki aset yang nilainya
mencapai Rp800 miliar. “Sementara ada opportunity project dari Pemerintah Pusat untuk pemabangunan IPAL nilainya 1,8 triliun. Jadi bisa dibayangkan secara skala bisnis yang kedepan PDAM emban itu merupakan salah satu tantangan korporasi baru,” pungkasnya Diinformasikan sebelumnya, pendaftaran seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan sendiri ditutup pada hari ini, Rabu (14/1) pukul 23.59 WIB. Seleksi
administrasi dan rekam jejak berlangsung pada 15–23 Januari 2026, dengan hasil diumumkan pada 26 Januari 2026. Tahapan UKK meliputi psikotes dan ujian tertulis keahlian serta penulisan makalah pada 27–28 Januari 2026. Selanjutnya, presentasi makalah dan wawancara dijadwalkan pada 10–11 Februari 2026. Pengumuman hasil UKK akan disampaikan pada 13 Februari 2026. Pada hari yang sama,
hasil seleksi disampaikan kepada kepala daerah. Wawancara akhir dijadwalkan pada 18 Februari 2026 secara tentatif. Selanjutnya, penyampaian calon direksi ke Menteri Dalam Negeri dilakukan pada 19 Februari 2026. Penetapan calon terpilih dan pelantikan akan menyesuaikan terbitnya surat pertimbangan dari Kementerian Dalam Negeri. Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara daring. (bay/c)
Pohon Tumbang di Lapangan Sempur Sambungan dari Hal 12
Pohon yang sudah berusia tua itu roboh hingga ke akarakarnya karena tidak kuat menahan terpaan hujan dan angin kencang. ”Pohon kecopong tersebut tumbang akibat kondisi cuaca ekstrem. Usianya sudah tua sehingga akarnya tidak mampu menahan beban saat hujan deras disertai angin kencang,” katanya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Pohon tumbang hanya menimpa bagian ujung sebuah bangunan lama yang sudah tidak berpenghuni, berupa bangunan semi permanen atau kontainer, sehingga tidak menimbulkan kerusakan materiil yang berarti. ”Tidak ada korban. Bangunan yang tertimpa juga sudah lama tidak digunakan,” jelasnya. BPBD Kota Bogor bersama unsur
terkait langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian untuk memastikan area sekitar aman dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Saat ini area sudah bersih dari batang pohon yang sempat menutupi. Jarwo mengimbau warga Kota Bogor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun disertai angin kencang. Masyarakat diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar karena
berpotensi tumbang. ”Kami mengingatkan warga agar tidak berlindung di bawah pohon saat hujan atau angin kencang. Carilah tempat yang lebih aman seperti bangunan permanen atau perumahan terdekat,” tegasnya. BPBD Kota Bogor juga meminta masyarakat segera melaporkan kejadian darurat seperti pohon tumbang atau potensi bencana lainnya agar dapat ditangani dengan cepat. (uma/c)
Ajak Pers Bersinergi Gaungkan Program Kerakyatan Sambungan dari Hal 12
Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima, menegaskan posisi strategis media bagi kerja-kerja politik dan kedewanan. Menurutnya, tanpa dukungan media yang kredibel, berbagai program dan perjuangan untuk masyarakat tidak akan tersampaikan secara maksimal. “Kunjungan hari ini memang diniatkan untuk silaturahmi. Barangkali ada hal-hal yang bisa dikerjasamakan dalam
penguatan peran di masyarakat. Karena tanpa media, kita tidak bisa apa-apa, berita tidak tersampaikan,” ujar Syafrudin di sela-sela kunjungan. Dia yang datang ditemani Zakiyatul Fikriyah, Hakkana, dan Rifky Alaydrus pun berharap sinergi dengan Radar Bogor terus terjalin. Sinergi ini dapat mendorong terciptanya kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Hujan. “Intinya, kami ingin bersinergi. Pesannya hanya itu saja, mengajak bekerja
sama untuk penguatan peran kami, baik di legislatif maupun partai,” imbuhnya. Dalam kesempatan tersebut, Safrudin juga menyinggung soal penyegaran struktur di tubuh DPD PAN maupun Fraksi. Meski diisi wajah-wajah dan semangat baru, ia menjamin prinsip dasar kader PAN tidak berubah. Ia menegaskan kader PAN dididik untuk totalitas dan bukan politisi musiman. “Kami dididik untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat. Kami semua bukan kader
lima tahunan, bukan anggota dewan lima tahunan. Kami bekerja sepanjang waktu,” tegas Syafrudin. Ia memastikan, seluruh anggota Fraksi PAN akan selalu responsif terhadap isu-isu yang berkembang di tengah warga. Apabila ada suara rakyat, mereka akan turun ke semua lini. “Kami akan mendukung perjuangan DPD PAN dalam membangkitkan pengabdiannya kepada masyarakat di seluruh Kota Bogor,” pungkasnya. (uma/c)
dalam konsep revitalisasi pasar dan Plaza Bogor. ”Insya Allah kedepan Pasar dan Plaza Bogor agar menjadi gedung parkir, Convention hall, perhotelan, tenant-tenant kuliner, pasar tematik dan pasar bersih,” jelas Jenal. Dengan konsep yang lebih modern itu, revitalisasi Pasar Bogor memerlukan anggaran yang tidak sedikit. Bahkan ditaksir capai ratusan miliar. ”Lebih kurang Rp600 miliar. Konsep tadi masih terus kami
matangkan. Tahun 2026 kita gas untuk beauty contest,” terang Jenal beberapa waktu lalu. Pembangunan Pasar Bogor sendiri membutuhkan waktu selama 3 tahun. Warga pun diminta untuk bersabar, agar hasilnya sesuai dengan konsep yang direncanakan. ”Iya bisa sampai 3 tahun. Tentu dengan dibuat lebih modern ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah, Bogor jadi kota jasa dan wisata,” pungkasnya. (bay/c)
Enam Bulan bakal Rata Sambungan dari Hal 12
Direktur Utama PPJ Jenal Abidin mengatakan pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor saat ini masih dilakukan dalam skala kecil. Bagian mekanikal elektrikal yang disasarnya. ”Atap-atap sudah, termasuk rolling dor. Kemarin sudah ada 25 truk yang mengangkut. Target pembongkaran kurang lebih 5 sampai 6 bulan,” jelas Jenal, Rabu (14/1/2026). Pembongkaran bangunan
utama pasar dan Plaza Bogor sendiri bakal didukung dengan empat alat berat. Kendaraan besar tersebut dalam waktu dekat segera tiba di lokasi. ”Besok insyallah ada dua alat berat. Direncanakan total ada sebanyak 4 unit. Pembongkaran kemungkinan akan dimulai dari bagian atas,” ujar Jenal. Jenal mengatakan pihaknya pun sudah membuat skema pengangkutan puing-puing pembongkaran. Semua
disebutnya bakal dimulai saat malam hari. ”Rutenya ada beberapa opsi. Ke arah Warung Jambu. Kemudian yang kedua lawan arah, ke Tugu Kujang belok kanan. Ini dilakukan malam hari, agar tidak ganggu arus lalin,” bebernya. Warga yang tinggal di sekitar area pasar dan Plaza Bogor juga sudah disosialisasikan terkait rencana tersebut. Tujuannya agar tidak memberi efek domino kepada mereka.
”Sosialisasi sudah dilakukan beberapa kali kepada pihak kelurahan, RT ataupun RW, dan masyarakat sekitar mengenaiprosespembongkaran tersebut,” ujar Jenal. Berdasarkan pantauan Radar Bogor di lokasi, bagian atap Pasar Bogor sudah terbongkar. Puing-puing bongkaran masih tersisa. Para pekerja pun tampak sibuk untuk mengangkut. Bagian pintu depan pasar dan Plaza Bogor sudah ditutup menggunakan seng.
Kedua bangunan tersebut juga telah dilapisi dengan kain berwarna hijau. Pembongkaran pasar dan Plaza Bogor sendiri bagian dari rentetan agenda revitalisasi. Beberapa konsepnya sudah bocor kepublik. Bangunan tersebut akan disulap lebih modern. Jenal mengatakan di kawasan tersebut bakal disedikan fasilitas penginapan berupa hotel dan convention hall. Fasilitas tersebut telah tertuang
KOMUNITAS
11
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I KAMIS, 15 JANUARI 2026 I 26 RAJAB 1447 H
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
KERJASAMA: Pimpinan dari PT Sido Muncul bersama Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Kadinkes Sri Nowo Retno dan perwakilan RSU Hermina serta Smile Train foto bersama.
SEBANYAK 50 orang dari berbagai wilayah, termasuk Kota Bogor, menjalani Operasi Gratis Sumbing Bibir dan Langitlangit yang dilaksanakan di
Rumah Sakit Umum (RSU) Hermina Bogor, Rabu (14/1). Operasi gratis ini merupakan bantuan sosial dari PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul
Tbk sebesar Rp325 juta yang berkolaborasi dengan RSU Hermina Bogor, Smile Train, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa operasi gratis ini memberikan harapan kepada masyarakat menengah ke bawah untuk dapat
menjalani tindakan operasi. “Oleh karena itu, kehadiran Sido Muncul, Pak Irwan Hidayat, bersama Hermina Bogor dan Smile Train, memberikan
harapan kepada masyarakat yang kurang mampu. Pasalnya, sumbing bibir dan langitlangit merupaan salah satu kondisi yang tidak dicover
oleh BPJS,” ujarnya. Dengan demikian, kehadiran operasi gratis ini diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat.(*pia)
SINERGI: Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, yang juga ketua TPPS memberikan sambutan usai menyaksikan penandatanganan kerja sama di Balai Kota, Senin (12/1).
SEREMONI: Wali Kota Dedie Rachim bersama Forkopimda Kota Bogor, Basolia dan FKUB serta tokoh lintas agama melakukan pengguntingan pita tanda rangkaian Hari Amal Bhakti Kemenag ke-80 dimulai.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bogor secara resmi mengolaborasikan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Kolaborasi tersebut tertuang dalam perjanjian kerja sama antara 24 KKMP se-Kota Bogor dengan TPPS di tingkat kecamatan yang diketuai oleh masingmasing camat. “Penanganan stunting tidak
bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi. KKMP nantinya akan menjadi penyedia dari hasil iuran sukarela para ASN setiap bulannya,” kata Wakil Wali Kota Bogor yang juga Ketua TPPS Kota Bogor, Jenal Mutaqin, usai menyaksikan penandatanganan kerja sama di Balai Kota Bogor, Senin (12/1). Meskipun belum semua KKMP terlibat, lanjut Jenal
Mutaqin, kerja sama ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi KKMP lainnya untuk melakukan hal yang sama. Dengan demikian, roda perekonomian dapat bergerak lebih optimal. “Kita bisa membangkitkan ekonomi Kota Bogor melalui berbagai peluang yang ada, termasuk program penanganan stunting. KKMP saya ingin betul-betul bangkit dan ber-
peran menjadi sistem perekonomian berbasis asas kekeluargaan dan masyarakat,” ujarnya. Jenal Mutaqin juga menyampaikan bahwa secara mekanisme, TPPS di tingkat kecamatan nantinya akan memetakan berbagai kebutuhan untuk penanganan stunting di wilayah masing-masing. Selanjutnya, hasil pemetaan tersebut akan dibelanjakan melalui KKMP di wilayah terkait.(*pia)
GENERASI HALAL: Para peserta Gen Halal Championship 2025 dari 23 sekolah bersama juri dan Dirut LPPOM Muti Arianti sebagai penyelenggara.
BHAKTI Lintas Agama Kota Bogor dengan tema ’Merekatkan Bangsa dari Bogor untuk Indonesia’ digelar di Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN 1) Kota Bogor, Senin (12/1). Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-80 tingkat Kota Bogor. Rangkaian kegiatan ini wujud komitmen bersama untuk merawat kebhinekaan dan membangun solidaritas kemanusiaan, saling menolong, serta bekerja sama dan menjadi simbol persatuan dan kepedulian sebagai nilai universal. Diawali apel solidaritas lintas agama di Balai Kota
Bogor yang dirangkaikan dengan Bogor Peduli yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Selanjutnya, dilaksanakan kegiatan bebersih rumah ibadah dari enam agama di Kota Bogor dan pada puncak kegiatan, acara diisi dengan ceramah kebangsaan oleh Habib Luthfi bin Yahya. Dalam kegiatan ini para tokoh lintas agama memanjatkan doa sesuai dengan agamanya masing-masing, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi komitmen bersama dalam menjaga kerukunan beragama. Ketua Panitia Bhakti Lintas
Agama, Dede Supriatna, mengatakan bahwa Indonesia adalah negara dengan keanekaragaman agama dan budaya. Untuk itu, kegiatan ini bertujuan mempererat persaudaraan serta meningkatkan semangat toleransi dalam ruang kolaborasi melalui berbagai kegiatan sosial lintas agama. Turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor, Forum Koordinasi Pimpinan Wilayah (Forkopimwil), Basolia, FKUB, tokoh lintas agama, organisasi lintas generasi, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. (bay/b)
METROPOLIS ”Banjir” Peminat 07.00
12.00
18.00
BERAWAN
HUJAN RINGAN
BERAWAN
PRAKIRAAN
12
CUACA BOGOR HARI INI
Sumber: www.bmkg.go.id
RADAR BOGOR I KAMIS, 15 JANUARI 2026 I 26 RAJAB 1447 H
RADAR BOGOR TV
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Kursi Direksi Tirta Pakuan BOGOR–Perebutan kursi Direksi Perumda Tirta Pakuan semakin ketat. Jumlah peserta yang mendaftar pun terus bertambah. Peserta ekstenal tampak mendominasi pencalonan. Berdasarkan data Panitia Seleksi (Pansel) total peserta saat ini mencapai 28 orang. Data ini dihimpun dari awal pendaftaran hingga, Rabu (14/1) malam.
Enam Bulan bakal Rata PEMBONGKARAN PASAR BOGOR
Pembongkaran bangunan utama Pasar dan Plaza Bogor segera dimulai. Pusat perbelanjaan bersejarah itu ditargetkan rata dengan tanah dalam waktu enam bulan. ENAM...Baca Hal 10
HENDI NOVIAN/RADAR BOGOR
BONGKAR: Petugas mulai membongkar sejumlah bagian dari bangunan Pasar dan Plaza Bogor, yang ditargetkan rata dalam waktu enam bulan.
Jembatan Keropos, Rawan Putus BOGOR–Kondisi Jembatan gantung di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara kian mengkhawatirkan. Banyak bagian jembatan rusak dan tampak berkarat. Pantauan Radar Bogor menunjukkan lantai jembatan yang melintang di atas
Sungai Ciliwung itu tampak aus dan licin. Sejumlah rangka besi terlihat keropos. Tali sling dan besi penyangga juga banyak yang copot. Saat dilewati, jembatan terasa bergoyang cukup kuat, JEMBATAN...Baca Hal 10
Pohon Tumbang di Lapangan Sempur BOGOR–Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Bogor sejak siang hari mengakibatkan pohon tumbang. Pohon berjenis kecopong ini tumbang di kawasan Lapangan Sempur, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, pada Rabu (14/1) sore. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bogor, Jarwo, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. POHON...Baca Hal 10
EVAKUASI: Petugas BPBD Kota Bogor melakukan evakuasi terhadap pohon yang tumbang di Lapangan Sempur, Rabu (14/1). FIKRI RAHMAT UTAMA/RADAR BOGOR
Kunjungan Fraksi PAN DPRD ke Radar Bogor
Ajak Pers Bersinergi Gaungkan Program Kerakyatan
Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Bogor menyambangi Graha Pena Radar Bogor, Rabu (14/1). Kunjungan ini untuk silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara legislatif dan media dalam mengawal aspirasi masyarakat.
Laporan: FIKRI RAHMAT UTAMA AJAK...Baca Hal 10
KUNJUNGAN: Fraksi PAN DPRD Kota Bogor mengunjungi kantor Radar Bogor sekaligus untuk menjalin sinergi dengan media massa, Rabu (14/1). FOTO: AZIZ/RADAR BOGOR
MENGKHAWATIRKAN: Kondisi terkini jembatan gantung di Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara yang mengkhawatirkan. Sebagian tubuh jembatan banyak yang rusak dan berkarat. FIKRI RAHMAT UTAMA/RADAR BOGOR