Senin
12 januari 2026 23 rajab 1447 H
Terbit 12 halaman HARGA Rp5.000
11 Ton Logistik Menyusul ke Sumatera
PELEPASAN: Truk yang mengangkut bantuan logistik untuk bencana Sumatera diberangkatkan dari Graha Pena Radar Bogor, Sabtu (10/1).
BOGOR–Kepedulian warga Kota Bogor terhadap korban bencana di Sumatera kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Total tiga truk bantuan logistik kemanusiaan resmi diberangkatkan menuju lokasi bencana banjir bandang dan longsor tersebut.
Waswas Data Bocor 17,5 Data Pengguna Instagram Bobol
Data warga negara Indonesia dilaporkan
beredar di forum darkweb
Tahun periode tren
kebocoran data meningkat
Upaya serangan siber
sepanjang 2023
(berdasarkan catatan BSSN) Rekam jejak laporan kebocoran data di Indonesia Tahun 2025
Sebagian Korban Sudah Terima Huntara ACEH–Sejumlah warga telah menempati hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang, Aceh. Serah terima kunci oleh Danantara kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang rampung digelar.
SEBAGIAN...Baca Hal 4
Bank BSI dan BCA Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) BPJS Ketenagakerjaan
Data Dukcapil Data Paspor
IndiHome Carousell
Tokopedia
MyPertamina
BPJS Kesehatan
PeduliLindungi Lazada Mobile Legends
Sumber: diramu
JADWAL SALAT
SUBUH 04.25
Meninggal Dunia
1.182 jiwa
Hilang
145 jiwa
Sumber: Data BNPB, 11 Desember 2025
Blak-blakan Rahasia Swasembada Pangan, Siapkan Transformasi Pangan Menjadi Energi
Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Bukalapak
TOTAL
DZUHUR 12.05 ASHAR 15.29 MAGRIB 18.23 ISYA 19.33
Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan dalam setahun pada 2025 lalu. Akselerasi ini diprakarsai Menteri Pertanian Amran Sulaiman melalui sejumlah strategi "gaspol" dan memberantas mafia pangan. Laporan: FIKRI RAHMAT UTAMA
BLAK-BLAKAN...Baca Hal 4
SINERGI MEDIA: Menteri Pertanian Amran Sulaiman memaparkan capaian swasembada pangan 2025 dengan mengajak sinergi mediamedia di bawah payung Jawa Pos Group, Jakarta, Minggu (11/1).
PENDIDIKAN
2
RADAR BOGOR I SENIN, 12 JANUARI 2026 I 23 RAJAB 1447 H
RADAR BOGOR TV
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Dapur SPPG Bertambah di Kota Bogor BOGOR–Yayasan Bunda Babando Kayo meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasir Kuda 003, yang berlokasi di Kelurahan Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat, pada Sabtu (10/1). Peresmian tersebut dihadiri Ketua Yayasan Bunda Babando Kayo Afif Bariski Demayora, Kepala SPPG Pasir Kuda 003 Andre Army Latpurnawan, Lurah Pasir Kuda Muhammad Nur, Lurah Cikaret Riki Ridwan Deris, perwakilan Dinas Kese-
hatan Kota Bogor Erna Rahmawati, serta para kader dari 15 posyandu di wilayah Bogor Selatan, khususnya Kelurahan Cikaret. Kepala SPPG Pasir Kuda 003 Andre Army Latpurnawan menjelaskan bahwa dapur SPPG dirancang dengan sistem pengelolaan layanan yang terukur, mulai dari pengendalian data hingga pemantauan kepuasan penerima manfaat. Menurutnya, pengawasan ketat menjadi hal utama untuk
DAPUR MBG: Yayasan Bunda Babando Kayo meresmikan SPPG Pasir Kuda 003 di Kelurahan Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat, pada Sabtu (10/1).
memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar.
“Persiapan dapur ini telah dilakukan sejak beberapa bulan
lalu. Kami menerapkan standar operasional prosedur yang
ketat, mulai dari proses pengolahan makanan hingga pendistribusian kepada penerima manfaat,” ujarnya. Dari sisi sumber daya manusia, Andre menyebut, sekitar 20 persen tenaga kerja telah memiliki pengalaman sebelumnya. Sementara itu, tenaga yang berasal dari warga sekitar akan mendapatkan pelatihan lanjutan guna meningkatkan kompetensi serta menjaga kualitas dan keamanan pangan. “Kami juga menjalin kerja
sama dengan Dinas Kesehatan dalam pelatihan terkait SOP, kebersihan, dan keamanan pangan,” tambahnya. Ke depan, Yayasan Bunda Babando Kayo berharap keberadaan SPPG Pasir Kuda 003 dapat terus bersinergi dengan masyarakat serta pemerintah setempat, sehingga layanan pemenuhan gizi yang diberikan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat penerima layanan MBG.(ded)
MAN 1 Bogor Helat Silaturahmi Pramuka Se-Jabodetabek
FOTO: JURNALIS MANSABO FOR RADAR BOGOR
PEMBINAAN: Suasana apel pembukaan Jumpa Penggalang XXX yang dilaksanakan di lapangan utama MAN 1 Bogor, Sabtu (10/1).
CIBINONG–MAN 1 Bogor sukses menggelar Jumpa Penggalang XXX tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Jabodetabek, yang diikuti lebih dari 400 peserta. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus kompetisi kepramukaan yang mendidik, mengasah keterampilan, dan membentuk karakter generasi muda. Acara ini juga menegaskan peran aktif madrasah dalam mendukung program pembinaan generasi muda melalui kegiatan ekstrakurikuler. Apel pembukaan Jumpa Penggalang XXX dilaksanakan di lapangan utama MAN 1 Bogor, Sabtu (10/1). Acara resmi dibuka Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor, Hj. Marlihah, yang memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh peserta. Kehadiran Hj. Marlihah sekaligus menegaskan dukungan Kemenag terhadap pengembangan pramuka di madrasah. Hj. Marlihah menekankan pentingnya pramuka sebagai wadah pembentukan karakter peserta didik yang disiplin, kreatif, dan berakhlak mulia. Ia mengapresiasi MAN 1 Bogor atas konsistensi dalam menyelenggarakan kegiatan edukatif yang mendorong pengembangan potensi generasi muda. Menurutnya, kegiatan seperti ini sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam mencetak generasi madrasah yang unggul dan berdaya saing. Turut hadir memberikan pengarahan, Ketua Kwartir Ranting (KaKwarran) Cibinong, Apid Junaedi. Ia mengingatkan pentingnya sportivitas, kerja sama, dan semangat persaudaraan selama kegiatan . Kak Apid juga memuji antusiasme peserta serta kesiapan panitia, yang menunjukkan kualitas pembinaan pramuka di MAN 1 Bogor. Berbagai perlombaan menarik digelar, antara lain ketapel, pionering, Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB), LKBBT, yel-yel, lempar dart, tandu, kaligrafi, Pramuka Art Challenge, dan Smart Scout Competition. Pembina Gugus Depan Putri, Norma Anggraini, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antaranggota pramuka sekaligus membentuk tunas bangsa yang Aktif, Sportif, Inovatif, dan Kreatif (ASIK).(*pia)
Yayasan Bosowa Bina Insani Adakan Raker BOGOR–Yayasan Bosowa Bina Insani (YBBI) menggelar Rapat Kerja (Raker) Semester II Tahun Ajaran 2025-2026 di Bogor, Jumat-Sabtu (9-10/01). Raker tersebut dihadiri langsung Director in Charge (DIC) Bosowa Education, sekaligus Ketua Yayasan Bosowa Bina Insani (YBBI), Asrul Hidayat; Sekretaris YBBI Dedeh Soeria Atmadja; Bendahara YBBI Hayat Hafid Surur; Direktur Finance Bosowa Bina Insani Adriyadi; Chief Academic Officer (CAO) Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) Haposan Andy Citra; CAO Sekolah Bosowa Al-Azhar Cilegon (SBAC) Eko Arianto; Executive Principal SBBI Yudi Oktiadi Nugraha; Executive
Principal SBAC Cucup Shohibul Maqomat; Principal KB-TK, SD, SMP dan SMA Bina Insani; Tim Research & Development (R & D) Bosowa Education ; dan Tim Supporting SBBI. “Raker ini untuk mengevaluasi dan membuat perencanaan untuk melakukan perbaikan pelayanan Sekolah Bosowa Insani, memberikan gambaran Planning Sekolah Bosowa Bina Insani serta membangun Engagement SDM melalui Principal TK, SD , SMP dan SMA agar ada upaya untuk terus melakukan perbaikan,” kata CAO SBBI Haposan Andy Citra dalam laporannya. Haposan Andy menambahkan, SBBI juga memperhatikan
masukan dari para orang tua, masyarakat maupun internal SBBI untuk memberikan layanan terbaik kepada siswa maupun orang tua siswa. “Teman-teman dari tiap unit, R & D maupun supporting harus selalu saling komunikasi,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Haposan Andy juga mengungkapkan ada dua kegiatan besar yang akan dilaksanakan SBBI pada 2026, yakni: Homestay Luar Negeri (Australia) dan Homestay Dalam Negeri (Jogjakarta). Director in Charge (DIC) Bosowa Education Asrul Hidayat saat memberikan pengarahan Raker mengingatkan pentingnya semua stakeholder SBBI, untuk
memberikan pelayanan terbaik kepada para siswa dan orang tua siswa. “Kompetitor kita berlari. Kita tidak bisa hanya diam saja,” kata Asrul Hidayat. Secara khusus, Asrul Hidayat menegaskan pentingnya para guru SBBI untuk terus mengembangkan dirinya. “Para guru harus selalu mengembangkan diri. Kita tidak bisa mengajar hari ini dengan ilmu yang kita dapat saat kuliah dulu,” kata Asrul Hidayat. Asrul juga mengapresiasi kegiatan PTLP (Parents Teacher Learning Program) yang sudah dilaksanakan di SBBI. Menurutnya, PTLP sangat baik untuk meningkatkan kualitas guru.(*pem)
Pelajar Bogor Jadi Juara, Tingkatkan Literasi Halal di Kalangan Anak Muda Pelajar Kota Bogor kembali berprestasi di ajang nasional. Kali ini diraih Alf Farrassayu Shannyn dari siswi SMA Nuraida Islamic Boarding School, yang berlokasi di Cimahpar Bogor Utara, Kota Bogor. Laporan: PIPIN APRIANI ALF FARRASSAYU Shannyn menyisihkan 44 pelajar lainnya, dalam malam puncak grand final Gen Halal Championship 2025 di Camp Hulu Cai, Ciawi, Kabupaten Bogor, Sabtu (10/01). Juara kedua diraih siswi dari SMAN 8 Jakarta, Rahmi Fitriyah dan juara ketiga Achmad Farrell Budi Praptopo dari SMA Al Banna Denpasar. Adapun hadiah yang didapatkan mereka, dana pendidikan sebesar Rp10 juta untuk juara pertama, Rp7,5 juta untuk juara kedua dan Rp5 juta untuk juara ketiga.
PRESTASI: Para pemenang Gen Halal Championship 2025 usai menerima trofi dan simbolis hadiah didampingi Dirut LPPOM Muti Arintawati (kedua dari kiri), Sabtu (10/01) .
Kompetisi yang diadakan Lembaga Pemeriksa Halal Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan Kosmetika (LPH LPPOM) ini untuk pelajar SMA/ SMK/MA di Indonesia, dengan pendaftar mencapai 1493 siswa dari 13 provinsi 20 kota/kabupaten, asal 32 sekolah. Dengan Provinsi Riau menjadi penyumbang terbanyak siswa yang lolos hingga grand final yaitu 14 peserta. Total peserta yang menjalani sesi bootcamp dan lolos
dua tahapan seleksi ketat yakni 45 pelajar. Sebagai lembaga yang menjadi pionir sertifikasi halal sejak 1989, LPPOM terus mendorong lahirnya generasi sadar halal melalui program Gen Halal Championship 2025 dengan tema Explore, Compete and Inspire. ”Kompetisi ini sebetulnya sudah ada dua tahun lalu dengan nama Olimpiade Halal, namun tahun ini kita tata ulang dan rebranding menjadi Gen Halal
Championship,” ujar Direktur Utama LPPOM Muti Arintawati, saat diwawancara awak media. Ke depan, menurut Muti, pihaknya akan menggandeng IPB agar para juara Gen Halal Championship bisa menjadi mahasiswa IPB tanpa tes. Kata Muti, acara ini bukan hanya untuk menguji pengetahuan, tetapi juga membentuk pemahaman, kreativitas, dan kepedulian pelajar SMA/SMK/ MA sederajat terhadap isu halal di Indonesia. Pasalnya, literasi halal dianggap perlu diadakan karena belum berjalan sesuai yang diharapkan. ”Karena itu, kami mulai dari anak-anak muda agar mereka bisa menjadi generasi Halal Indonesia yang berpemikiran maju, memiliki pemahaman benar, serta mampu berkontribusi nyata dalam mengembangkan ekosistem halal nasional secara berkelanjutan,” jelas Muti. Lanjut Muti, halal tidak melulu soal makanan atau minuman tapi juga banyak hal, termasuk gaya hidup, yang harus diketahui generasi muda, ” tukasnya. (pia)
PROGRAM RUTIN: Para pengurus Yayasan Bosowa Bina Insani saat memimpin Raker Semester II Tahun Ajaran 2025-2026 di Bogor, Jumat-Sabtu (9-10/1).
MIMBAR BEBAS
3
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I SENIN, 12 JANUARI 2026 I 23 RAJAB 1447 H Sampaikan opini, saran, dan kritik Anda tentang berbagai kebijakan pemerintah, dan layanan publik seperti: PLN, PDAM, PT Pos, telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/paspor/sertifikat tanah, dll.
Radar Bogor juga memberi kesempatan kepada para tenaga pengajar/guru/dosen yang ingin menulis opini untuk pengembangan profesi. Juga kepada para mahasiswa yang ingin menulis opini tentang suatu topik, sebagai bentuk sikap kritis untuk menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan di era sekarang.
Informasi lebih lanjut, hubungi
0852 9960 0773 JADWAL SIM KELILING POLRESTA KOTA BOGOR
KHUSUS PERPANJANGAN SIM A DAN C
Senin Mall BTM & Mall Jambu Dua Selasa Mall Boxies Tajur & Lotte Grosir Sholis Rabu Mall Jambu Dua & Lippo Plaza Kbn. Raya Kamis Mall BTM & Mall Boxies Tajur Jumat Lotte Grosir Sholis & Mall Jambu Dua Sabtu Mall Jambu Dua & Mall BTM Minggu Burger King Pajajaran
Cantumkan nama dan alamat lengkap, nomor telepon yang bisa dihubungi, nomor pelanggan (untuk layanan PDAM/PLN/PT Gas) dan lampirkan fotokopi KTP. Kirimkan ke Redaksi Radar Bogor, Gedung Graha Pena, Jl KHR Abdullah Bin Nuh No 30, Yasmin, Bogor.
Hanya artikel dengan ketentuan dan memenuhi syarat yang akan dimuat. Redaksi berhak mengedit isi tulisan tanpa mengurangi substansi. Redaksi tidak bertanggung jawab atas dampak langsung maupun tidak, pascapemuatan tulisan. Terima kasih.
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
KIRIMKAN KE:
Sikap Amanah Semakin Langka DITETAPKANNYA mantan menteri agama Gus Yaqut sebagai tersangka kasus korupsi kuota haji oleh KPK menunjukkan bahwa sifat amanah pada pemimpin atau pejabat kini semakin langka. Bahkan kementerian dengan segmen paling ”suci” tidak luput dari ketamakan para koruptor ini. Semakin memalukan lagi ketika pelaku justru berasar dari keluarga agamis. Simbol dan antribut keislaman selalu dipakai namun sayang perilakunya jauh dari standard halal dan
haram. Langkanya pemimpin ataupun pejabat yang amanah sangat merugikan masyarakat banyak. Dalam kasus korupsi kuota haji ini ada ribuan jamaah yang akhirnya gagal berangkat haji padahal sudah berjuang menabung dan antre bertahuntahun. Sikap amanah seorang pemimpin tidak akan mungkin tercipta jika nilai matrealistis terus ada dalam hati dan pikirannya, apalagi di era kapitalisme hari ini materi menjadi tolak
AMMAH LAILI ukur kesenangan yang amat dicari. Dengan begitu fokus utamanya ketika menjabat adalah bagaimana caranya mendapat keuntungan bukan fokus untuk mensejahterakan. Pencegahan terhadap kasus serupa butuh usaha yang besar. Prinsip halal haram harus
diterapkan dalam setiap hal, termasuk ketika memilih, mengawasi hingga mengevaluasi kinerja seorang pejabat. Pemilihan seorang pejabat haruslah dilihat dari kecakapannya terhadap bidang yang akan ia urusi bukan lagi karena relasi. Pengawasan harus dilakukan setiap saat baik terjadwal ataupun sidak. Evaluasi juga perlu dilakukan tidak hanya pada program yang akan dan sudah dilakukan, akan tetapi juga pada hal personal seperti harta kekayaan.
Apabila kekayaan seseorang meningkat setelah menjabat, hal tersebut harus segera diselidiki dan dimintai pembuktiannya bukan karena iri namun lebih karena kehatihatian agar apa yang menjadi hak rakyat tidak direbut oleh pihak yang tidak berhak sebagaimana Islam mewajibkan negara menjamin hal tersebut. Jika hal-hal demikian diterapkan sejak awal, maka seharusnya tidak ada lagi pemimpin yang tidak amanah.(*)
Waktu pendaftaran: 07.00-10.00 WIB
KUHP dan KUHAP Terbaru Anti Kritik? 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.
PLN Bogor (0251) 8345400 Bendungan Katulampa (0251) 8334344 RS Hermina Bogor (0251) 8382525 RS Melania Bogor (0251) 8321196 Rs Pmi Bogor (0251) 8324080 RS EMC Sentul (021) 29672977, (021) 29673000 RS Mulia Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298 Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547
RUMAH SAKIT DI BOGOR Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292 RS Azra (0251) 8318456 RS Hermina Mekarsari (021) 29232525 RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610 Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435 RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868 Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024 Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822 Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360 Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976 RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628 RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016 Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222 RSUD Ciawi (0251) 8240797 Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397 Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441 Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866 Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440 Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724 Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396 Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000 RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56 Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567 RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900 RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591 RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892 Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723 RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426 Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663 RS Asysyifaa Leuwiliang (0251) 8641142 RS Vania IGD (0251) 8380613, (0251) 8380601/8380605 RSKIA Sawojajar (0251) 8324371
POLRES BOGOR 021-8750163 Polsek Jasinga Polsek Cigudeg Polsek Parung Panjang Polsek Leuwiliang Polsek Cibungbulang Polsek Ciampea Polsek Rumpin Polsek Ciomas Polsek Kemang Polsek Sukaraja Polsek Gunung Sindur Polsek Parung Polsek Cibinong Polsek Citeureup
0251-8688110 0251-8681110 021-5978880 0251-8647003 0251-8647398 0251-8621146 021-75791076 0251-8322324 0251-8615700 0251-8656678 021-7561844 0251-8616007 021-8752217 021-8752229
Penanganan Harusnya Jadi Prioritas TANPA kita sadari sudah lebih dari satu bulan berlalu, sejak tragedi banjir Bandang menyapu beberapa daerah di Aceh dan Sumatera. Namun, rasa duka itu masih menyelimuti saudara kita yang ada di sana. Kehidupan belum berjalan kembali normal seperti sedia kala. Bahkan di beberapa daerah masih ada yang tinggal di tenda dengan stok kebutuhan primer yang sangat minim. Mereka tentu saja sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah untuk melanjutkan kehidupan yang layak sebagaimana manusia. Di balik bencana yang ada, Presiden belum lama ini mengungkapkan bahwa tumpukan lumpur yang ada di wilayah bencana menarik minat swasta. Adapun hal ini dianggap sebagai kabar gembira karena dapat membantu pemasukan daerah dan memulihkan kondisi yang ada. Padahal bila ditelisik lebih jauh, penuturan ini justru menunjukkan abainya negara kepada korban bencana. Alih-alih melempar tugas tanggungjawab kepada pihak swasta demi keuntungan, seharusnya negara lebih fokus dengan mengutamakan ketersediaan bahan pokok berupa sandang, pangan, dan papan untuk masyarakat korban terdampak. Hal tersebut seharusnya menjadi prioritas saat ini. Di sisi lain, solusi dari pemanfaatan lumpur tersebut jika tidak disertai regulasi yang jelas dan baik justru memungkinkan swasta melakukan kerusakan alam lebih dalam lagi. Maka, pemanfaatan lumpur ini seharusnya bisa dikelola lebih baik lagi oleh negeri ini sendiri. Laini lainilaitu@gmail.com
PENGESAHAN KUHP dan KUHAP terbaru menuai kontroversi sebab memuat pasalpasal multitafsir. Sebut saja pasal penghinaan terhadap Presiden dan Wakil Presiden (Pasal 218–220 KUHP) yang kembali dihidupkan dengan dalih menjaga martabat negara. Dalam praktik kekuasaan, pasal semacam ini bersifat lentur dan rawan ditarik ke wilayah subjektif sehingga kritik warga berpotensi ditafsirkan sebagai tindak pidana. Bukankah ini berarti kebebasan berpendapat terancam? Bukankah sistem demokrasi seharusnya membuka ruang kritik? Namun, mengapa pasal KUHP dan KUHAP terbaru justru memberi sinyal sebaliknya?
Belum lagi bila dikaitkan dengan relasi kuasa antara penguasa dan rakyat. Penguasa yang memiliki kewenangan luas berpotensi mengubah hukum pidana menjadi alat pembungkam. Warga yang menyuarakan kritik kebijakan, baik aktivis, jurnalis, bahkan masyarakat biasa berisiko berhadapan dengan jerat hukum hanya karena pendapat yang berbeda. Alih-alih melindungi hak warga negara, hukum justru berpotensi melanggengkan rasa takut dan membungkam partisipasi publik. Dalam perspektif Islam, kekuasaan bukanlah ruang kebal kritik. Al-Qur’an menegaskan, ”Dan janganlah kebencian suatu kaum men-
dorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa” (QS. AlMa’idah: 8). Kritik merupakan bagian dari amar ma’ruf nahi munkar. Pemimpin yang adil justru membutuhkan suara rakyat sebagai pengingat. Oleh karena itu, hukum seharusnya menjadi sarana menjaga keadilan dan kemaslahatan, bukan alat menakut-nakuti warga. Jika hukum menjauh dari nilai keadilan, maka yang teran cam bukan hanya kebebasan berpendapat, tetapi juga kepercayaan rakyat kepada negara. Rasya Tsaurah rasyatsaurah@gmail.com
2026 Tetap Menyuarakan Palestina NASIB Palestina terus menderita akibat serangan pembunuhan pencaplokan wilayah Palestina oleh rezim Israel terus dilakukan. Meski sempat mengadakan genjatan senjata, namun lagi dan lagi Israel terus mengkhianati perjanjian. Bahkan Israel melarang 37 organisasi kemanusiaan beroperasi di Palestina. Penderitaan rakyat Palestina niscaya akan terus berlangsung selama negara Israel tetap eksis baik diakui ataupun tidak oleh dunia.Israel terus mewujudkan cita-cita mendirikan Israel raya yang menguasai politik dunia dengan berbagai cara. Membiarkan negara Israel tetap eksis sama dengan mebiarkan Palestina menderita terus menerus. Berbagai tawaran penyelesaian yang di pimpin AS akan memposisikan Palestina ke jurang penderitaan. Kita mengutuk atas kebiadaban Israel dan semoga bantuan kemanusiaan untuk meringankan penderitaan Palestina. Pengkhianatan penguasa muslim harus dihentikan dan kesadaran kaum Muslimin untuk bangkit dan Bersatu membebaskan Palestina. Keyakinan umat Islam bahwa penderitaan Palestina akan berakhir jika umat Islam Bersatu berjuang mengumpulkan kekuatan dalam satu komando kepemimpinan Islam dan mengingat selalu bahwa status Palestina sebagai tanah milik umat Islam. Irma Susanti harisqosam@gmail.com Cimahpar Bogor utara
Revitalisasi Pasar, Berdampak Besar? SUDAH sejak masa kolonial sekitar tahun 1770 pasar Bogor menjadi kawasan perdagangan. Namun, kini kebijakan revitalisasi pasar Bogor mulai diberlakukan per tahun 2026. Anggaran yang digelontorkan tak main-main, sebesar 600 miliar. Revitalisasi ini digadang-gadang akan menampilkan wajah baru yang jauh lebih modern. Pasar Bogor yang kini beberapa bangunannya nampak tak terawat, akan diganti dengan kawasan pengundang wisatawan. Pasar akan diubah menjadi hotel, convention hall, gedung parkir, pasar tematik, area kuliner dan fasilitas lainnya. Direktur Utama PPJ Jaenal Abidin mengungkap bahwa tujuan revitalisasi ini guna mendukung program pemerintah Bogor dalam mewujud-
kan kota jasa dan wisata. Betul jika revitalisasi ini bisa jadi akan meningkatkan jumlah wisatawan ke kota hujan, tetapi di saat yang sama justru akan menurunkan mata pencaharian bagi para pedagang. Banyak warga Bogor yang mengeluhkan hal ini, bahkan menentang keras. Tak cukupkah jajaran hotel-hotel megah di pusat kota Bogor, area kuliner Surya Kencana juga Kebun Raya Bogor sudah mengundang banyak wisatawan? Sementara itu, peralihan lokasi perdagangan dari Pasar Bogor yang akan dipindah ke dua titik yaitu Pasar Warung Jambu dan Pasar Gembrong Sukasari juga menimbulkan polemik. Banyak sekali pedagang yang menolak pindah dengan alasan harga sewa yang mahal hingga
DIANA SEPTIANI Pemerhati Kebijakan Publik
lokasi pasar yang dinilai sepi pengunjung. Tentu pemerintah sebagai pengurus urusan rakyat semestinya mempertimbangkan banyak hal, jauh lebih banyak mendengarkan aspirasi rakyat daripada ambisi proyek belaka. Kini proses penghancuran Pasar Bogor tengah berlangsung, muncul pertanyaan sebenarnya proyek revitalisasi ini untuk siapa? Seberapa banyak warga Bogor yang akan merasakan diuntungkan dari proyek revitalisasi ini? Pedangan kecil, ibu rumahtangga, UMKM atau justru para investor besar? Belum lagi anggaran yang digelontorkan
Lumpur Bencana Diswastanisasi LUMPUR bencana Sumatra ternyata menarik minat para pengusaha untuk membeli dan mengangkutnya sebagai komoditas yang menguntungkan bisnisnya. Hal ini langsung mendapat dukungan dari Presiden Prabowo Subianto, karena turut membantu penanganan pendalaman sungai yang terendam luapan lumpur sekaligus menambah pemasukan Pemda. Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa tiga provinsi ini memang membutuhkan sinergi banyak pihak dalam penanganannya. Namun, negara sebagai pengurus rakyat seyogianya mampu hadir sebagai pelaku utama penanganan bencana. Bukan memberi kesempatan kepada swasta untuk mengambil alih penanganan dan meraih keuntungan dari bencana. Apalagi diduga lumpur bencana mengandung butiran emas yang nilainya sangat tinggi bagi masyarakat setempat. Jika swasta diberi kesempatan menguasai lumpur, maka hilanglah kesempatan rakyat untuk memanfaatkan butiran emas tersebut sebagai penguat ekonomi yang runtuh pascabencana. Lumpur dan kandungan emasnya merupakan kepemilikan umum yang semestinya dikuasai
negara untuk dimanfaatkan bagi kemakmuran rakyat. Namun jika kandungan emasnya sedikit maka rakyat setempat juga diperbolehkan untuk langsung memanfaatkannya. Tidak boleh kelompok swasta yang menikmati demi kepentingan kelompoknya sendiri. Negara harus bijak menempatkan prioritas utama adalah
penyaluran logistik bagi korban bencana. Pembangunan kembali sarana perumahan, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur yang rusak demi kepentingan rakyat tanpa tujuan meraih keuntungan. Nita Savitri nitasavitri01@gmail.com Bogor Selatan
sebesar itu pasti jauh lebih bermanfaat jika dialokasikan guna kemaslahatan rakyat. Bukan segelintir orang saja. Bagaimana tranparansi anggaran pengeluaran dananya? Bagaimana pemerintah dapat menjamin kesejahteraan para pedagang yang menjadi korban relokasinya? Gimana kabar ibu rumahtangga yang sengaja belanja di Pasar Bogor demi harga murah, namun kini perlahan pasar penuh kenangan itu bakal dihilangkan? Artinya revitalisasi pasar jangan sampai hanya gaya-gayaan atau cuma proyek populisnya pejabat yang kini tengah berkuasa. Bahkan bisa jadi proyek revitalisasi ini bukan cuma sekedar menghancurkan pasar yang tak estetik diganti jadi tempat
wisatawan yang memanjakan, tapi proyek balas budi. Menurut keyakinan saya, politik balas budi adalah hal yang sangat lumrah terjadi di sistem demokrasi. Miris, tapi itulah kenyataan pahitnya. Dari sini dapat kita cermati, betapa permasalahan revitalisasi pasar bukan cuma sekedar hal remeh temeh melainkan proyek besar yang dampaknya kemana-mana. Bagi para investor mereka tentu saja diuntungkan, bagi rakyat kecil tentu banyak yang dirugikan. Semakin jelaslah sudah betapa kita membutuhkan sosok pemimpin amanah yang betul-betul memikirkan kepentingan seluruh rakyatnya, bukan hanya me menuhi ambisi pengusaha berkedok penguasa. (*)
TERUSAN
4
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I SENIN, 12 JANUARI 2026 I 23 RAJAB 1447 H
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Waswas Data Bocor Informasi itu pertama kali dilaporkan oleh perusahaan keamanan siber Malwarebytes pada Sabtu (9/1) lalu. Data yang yang diduga bocor tersebut meliputi informasi pribadi pengguna Instagram seperti username, email, nomor telepon dan alamat, sebagaimana dilaporkan Cybersecuritynews, Minggu (11/1).
Malwarebytes mengkonfirmasi bahwa basis data yang dicuri tersebut secara aktif diperdagangkan di pasar dark web, sehingga dapat diakses oleh penjahat siber di seluruh dunia. Data tersebut berpotensi disalahgunakan untuk serangan siber seperti phishing atau pengambilalihan akun, memicu lonjakan permintaan reset password yang membingungkan pengguna.
Dalam laporan itu pula, pihak Malwarebytes mendapat pemberitahuan terkait pengaturan ulang kata sandi Instagram sehingga mengindikasikan pelaku kejahatan siber berupaya membajak akun menggunakan informasi yang bocor tersebut. Penjual di dark web bernama ”Subkek” mengklaim data ini di-scrape melalui API publik Instagram dan sumber negara-
spesifik pada akhir 2024, dengan sampel record terlihat jelas di listing. Kombinasi data ini memudahkan pencuri identitas, phishing targeted, dan social engineering, di mana penjahat siber bisa kirim pesan palsu seolah dari Instagram untuk curi kata sandi. Kebocoran data ini berpotensi menipu pengguna agar mengungkapkan kata sandi atau informasi sensitif lainnya.
Sebagian Korban Sudah Terima Huntara Penyerahan tersebut menandai dimulainya babak baru bagi ratusan keluarga untuk kembali menata kehidupan di hunian yang lebih layak, aman, dan terang. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, turut memberikan apresiasi atas sinergi cepat yang dilakukan di lokasi pengungsian. Menurutnya, kolaborasi ini memberikan kepastian kenyamanan bagi para penyintas bencana melalui ketersediaan listrik yang mumpuni. “Ini babak baru bagi para saudara-saudara kita pengungsi mulai beramai-ramai berpindah ke rumah yang sementara dan yang lebih lagi adalah sangat nyaman dengan listrik yang menyala. Terima kasih kepada teman-teman PLN yang bergerak dengan sangat cepat, bersinergi dengan semua sehingga warga bisa menikmati terangnya listrik di tempat pengungsian sementara yang ada,” ujar Bima Arya, dikutip dari Rakyat Aceh
(Jawa Pos Group). Sinergi pembangunan ini didukung penuh oleh PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Aceh yang telah merampungkan infrastruktur kelistrikan di seluruh zona hunian. Hingga saat ini, sebanyak 268 dari total 388 unit hunian telah teraliri listrik dengan total daya terpasang mencapai 219 kVA. Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, MH, juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dedikasi petugas di lapangan dalam menerangi wilayah terdampak. General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, menegaskan bahwa kehadiran listrik adalah kunci utama pemulihan produktivitas warga. PLN siap membangun infrastruktur andal meliputi 3 unit trafo (total kapasitas 600 kVA), 59 batang tiang, serta 18.846 meter jaringan kabel dan 373 kWh meter. “Kami menyiagakan 126 personel di lokasi, kami pastikan seluruh infrastruktur kelistrikan di Huntara Aceh Tamiang beroperasi maksimal agar masyarakat merasa aman
dan nyaman saat memulai kembali aktivitas sehari-hari,” jelas Eddi Saputra. Faktor keamanan menjadi perhatian utama bagi warga. Bambang Eriyetno, salah satu penghuni Huntara, mengungkapkan rasa syukurnya karena kini tidak lagi bergantung pada lilin. “Awalnya kami tinggal di tenda dengan perasaan waswas, karena sudah pernah ada kejadian tenda pengungsi terbakar akibat penggunaan lilin. Sekarang dengan listrik PLN, saya merasa jauh lebih aman,” tuturnya. Di sisi lain, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri juga menunjukkan perhatian terhadap warga terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh. Perhatian tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP yang digelar di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, Minggu (11/1). PDIP telah mengerahkan Kapal Rumah Sakit (RS) Laksamana Malahayati ke Aceh. Kapal yang terinspirasi dari
nama pahlawan perempuan Aceh tersebut membawa tim dokter, tenaga kesehatan, serta relawan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP untuk membantu pemulihan warga terdampak. Ia menyebut Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai daerah yang terdampak dan membutuhkan solidaritas bersama. Menurut Megawati, proses pemulihan pascabencana di Sumatera tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Ia menegaskan, membangun kembali daerahterdampakmembutuhkan waktu panjang dan keterlibatan banyak pihak. “Membangun kembali satu tahun tidak bisa. Apakah bisa diam saja. Mereka itu saudarasaudara kita. Jangan ragu menolong sesama. Buktikan kalian orang PDIP. Mau? Buktikan,” tegasnya. Megawati pun meminta para kader PDIP untuk turun langsung membantu masyarakat korban bencana. Ia menekankan pentingnya kehadiran nyata di lapangan sebagai bentuk gotong royong dan kepedulian sosial. (*/jpg)
Blak-blakan Rahasia Swasembada Pangan, Siapkan Transformasi Pangan Menjadi Energi Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman pun membeberkan rahasianya saat berdialog dengan pimpinan Jawa Pos Group di kediamannya, kawasan Kalibata, Jakarta, Minggu (11/1). Ia sengaja menggelar dialog tersebut untuk memperkuat sinergi dengan media massa dalam mengawal pembangunan pertanian. Hasil swasembada itu dianggap Amran jauh melampaui target awal pemerintah yang semula mencanangkan waktu empat tahun. Swasembada pangan 2025 tecermin dari sejumlah indikator utama yang menunjukkan penguatan signifikan. Produksi beras nasional tahun 2025 mencapai 34,71 juta ton, meningkat 4,09 juta ton atau 13,36 persen dibandingkan tahun 2024. Kenaikan produksi tersebut menghasilkan surplus beras sebesar 3,52 juta ton. Dengan demikian, Indonesia tercatat tidak melakukan impor beras untuk kebutuhan konsumsi sepanjang tahun 2025. Angka produksi ini bahkan diprediksi FAO sebagai rekor tertinggi Indonesia. Amran mengakui, keberhasilan ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari transformasi radikal dan strategi "gaspol" di kementeriannya. Ia membeberkan lima kunci utama yang membuat target tersebut terealisasi lebih cepat. Pertama, deregulasi besarbesaran atau pemangkasan birokrasi yang berbelit. Kementan menyederhanakan regulasi secara masif dengan mencabut 291 Peraturan Menteri Perta-
Komisaris Utama: Maesa Samola Komisaris: Suhendro Boroma CEO: Nihrawati AS
nian (Permentan) yang dianggap menghambat. "Sebanyak 15 Permentan disederhanakan menjadi satu aturan, serta ratusan keputusan menteri disesuaikan untuk mempercepat investasi dan hilirisasi melalui pembentukan Taskforce khusus," katanya. Kedua, melakukan "bersihbersih" di internal kementerian dengan sistem meritokrasi ketat. Amran tak segan melakukan mutasi, demosi, hingga pemecatan terhadap 192 pejabat yang dinilai tidak berkinerja baik atau bermasalah. "Saya mau orang yang ingin berubah. Kalau usaha awalnya cuma satu, kita tambah sampai lima supaya target melompat tinggi," tegasnya. Ketiga, memperketat pengawasan eksternal dengan menggandeng Satgas Pangan Polri untuk menindak mafia pangan. Sepanjang 2024 hingga 2025, Satgas berhasil menindak 92 kasus (termasuk 46 kasus beras dan 27 kasus pupuk) serta menetapkan 76 tersangka. "Izin dari 2.229 pengecer dan distributor pupuk nakal pun dicabut demi menjamin distribusi yang adil bagi petani," bebernya. Keempat, efisiensi anggaran. Kementan melakukan penghematan biaya umum dengan memangkas perjalanan dinas, seminar, dan rapat di hotel. Total efisiensi anggaran tahun 2025 tercatat mencapai Rp3,8 triliun. Hasil refocusing anggaran tersebut dialihkan langsung untuk kebutuhan petani, seperti pembelian benih unggul, pompa, dan alat mesin pertanian (Alsintan). Langkah ini berkontribusi signifikan
pada peningkatan produksi beras senilai Rp17,89 triliun. Kelima, transformasi dari pertanian tradisional ke modern. Penggunaan teknologi mekanisasi diklaim berhasil menekan biaya produksi hingga 50 persen dan meningkatkan hasil hingga 100 persen. Selama dua tahun terakhir, sebanyak 167.906 unit alsintan, termasuk pompa air, telah disalurkan. Perluasan lahan sawah baru (Food Estate) juga masif dilakukan, termasuk di Merauke dan Kalimantan Tengah yang kini sudah mulai panen. Dampak positif dari strategi tersebut pun dirasakan langsung oleh petani. Nilai Tukar Petani (NTP) pada Desember 2025 menyentuh angka 123,26, rekor tertinggi selama 33 tahun terakhir. Stok beras di Bulog per 31 Desember 2025 juga aman di angka 3,25 juta ton, level tertinggi sepanjang sejarah. "Ke depan, Kementan tidak hanya fokus pada pangan, tetapi juga mendukung kemandirian energi melalui program Biodiesel B50," tandasnya. HILIRISASI PANGAN Selain itu, Amran mengungkapkan, saat ini pemerintah tengah merancang proyek besar hilirisasi pangan. Proyek ini merupakan kelanjutan dari swasembada pangan yang sukses direalisasikan dalam waktu kurang dari satu tahun. "Pada waktu yang sama, kita lakukan hilirisasi produk yang diminati di tingkat dunia, seperti kopi, kakao, kelapa, sawit, dan lain-lain," jelas Amran. Tak hanya hilirisasi produk pangan olahan, Kementan juga
tengah menggarap transformasi pangan menjadi energi. Produksi biofuel dari kelapa sawit akan digenjot jumlahnya dibanding tahun-tahun sebelumnya melalui penerapan bahan bakar solar B50. "Sebanyak 5,3 juta ton minyak sawit akan diolah menjadi solar," imbuhnya. Langkah ini menjadi progres signifikan karena dalam lima tahun terakhir Indonesia terus meningkatkan campuran biofuel. Setelah penerapan B40 tahun lalu, peningkatan menjadi B50 tahun ini diharapkan dapat menekan impor solar secara drastis dengan memanfaatkan pasokan sawit domestik. "Kebijakan ini membuat harga Crude Palm Oil (CPO) pasti akan naik. Dengan demikian, petani akan sejahtera, sekaligus kita bisa memiliki energi terbarukan atau green energy. Ini sangat baik untuk Indonesia," bebernya. Untuk mencapai tujuan besar tersebut, Amran meminta dukungan penuh dari media, termasuk Jawa Pos Group. Menurutnya, media berperan memberitakan kinerja pemerintah serta potensi besar yang dimiliki Indonesia. Tak hanya itu, peran media juga dinilai sangat vital karena tidak hanya bersentuhan dengan pemerintah namun juga masyarakat. Adanya media, informasi kebijakan dan masukkan dari masyarakat bisa tersampaikan dengan baik. "Indonesia sangat besar dan kaya akan sumber daya alam. Ayo kita kawal bersama, jangan kita hidup dengan ego saja, masih ada generasi yang akan melanjutkan perjuangan ini," pungkasnya.(uma/c)
Pengguna yang mencurigai akun Instagramnya yang terpengaruh disarankan untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor dan mengubah kata sandi. Perlu diketahui, Indonesia menjadi jumlah pengguna Instagram terbesar keempat di seluruh dunia. Laporan terbaru per Oktober 2025 mencatatkan bahwa Indonesia memiliki 107,6 juta pengguna aktif, sehingga menjadikannya negara dengan pengguna Instagram terbesar keempat di dunia sekaligus yang terbesar di kawasan Asia. Dalam daftar tersebut, Indonesia berada tepat di bawah Brasil (147 juta pengguna) dan Amerika Serikat (181,75 juta pengguna). Sementara itu, India masih memimpin sebagai pasar Instagram terbesar global dengan lebih dari 480 juta pengguna. Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga diduga mengalami kebocoran data. Spesialis Keamanan Teknologi Vaksincom Alfons Tanujaya mengungkapkan, data yang diunggah valid dan berpotensi berbahaya. Kabar kebocoran data pertama kali diungkapkan melalui media sosial Instagram. Peretas disebut berhasil menyusup ke server internal Kementerian ESDM dan mengunggah data berukuran 9,2 GB berisi dokumen rahasia ke dark web. Data rahasia yang dibocorkan mencakup informasi sejak 2012 hingga 2026. Hacker disebut berhasil menyusup ke server Kementerian ESDM, karena menggunakan username dan password lama, yang lebih dulu terekspos ke publik, dan belum diperbarui. Di antara ribuan dokumen yang diduga bocor, ada dokumen sensitif seperti laporan uji coba transaksi LPG 3 kilogram melalui aplikasi MyPertamina, basis data
perusahaan lengkap dengan NPWP, dokumen rencana kerja atau whistleblowing system (WBS), hingga rekaman pertemuan internal melalui Zoom. TREN PENINGKATAN Ancaman kebocoran data pribadi dan serangan siber di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat, sepanjang 2023 terjadi lebih dari 1,2 miliar upaya serangan siber, termasuk yang menyasar sektor perbankan dan keuangan. Ironisnya, lonjakan kebocoran data justru terjadi setelah diberlakukannya UndangUndang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Dalam periode 2022–2025, lebih dari 2,3 miliar data warga negara Indonesia dilaporkan beredar di forum gelap (dark web). Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Hanif Dhakiri, menegaskan kehadiran negara tidak boleh berhenti pada pembentukan undang-undang semata. Negara, menurutnya, wajib hadir melalui penegakan hukum yang tegas, pengawasan yang konsisten, serta respons insiden yang terukur dan transparan. ’’UU PDP sudah memberi payung hukum. Namun implementasi yang tegas dan konsisten masih menjadi pekerjaan besar. Tanpa itu, perlindungan data berisiko berhenti sebagai norma di atas kertas,” kata Hanif, dikutip dari Jawa Pos. Hanif menjelaskan, tanggung jawab perlindungan data bersifat berlapis. Ia menegaskan, bank dan pengelola data wajib memastikan keamanan sistem serta tata kelola risiko data nasabah. Sementara itu, regulator dan pengawas, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK),
harus memastikan standar keamanan dipatuhi dan audit berjalan efektif. ’’Ancaman siber bergerak jauh lebih cepat dibanding adaptasi rata-rata institusi. Karena itu pengawasan harus lebih proaktif, berbasis risiko, dan dilengkapi stress test ketahanan siber, bukan sekadar checklist kepatuhan administratif,” jelasnya. Ia menambahkan, tantangan utama terletak pada konsistensi implementasi, kualitas audit, kesiapan sumber daya manusia, serta pengujian sistem yang dilakukan secara berkala. Dalam konteks kebijakan lintas sektor, Hanif menegaskan pentingnya sinkronisasi aturan antara UU Perbankan, regulasi OJK, dan UU PDP. Harmonisasi tersebut dinilai mutlak karena perlindungan data nasabah merupakan bagian dari stabilitas sistem keuangan dan kepercayaan publik. Dari sisi penegakan hukum, Hanif menilai sanksi yang ada saat ini belum memberikan efek jera yang optimal. Pasalnya, kebocoran data dan serangan siber masih terus berulang. ’’Sanksi harus nyata, cepat, dan transparan. Bukan hanya soal denda, tetapi juga kewajiban perbaikan sistem yang diawasi sampai tuntas,” tegasnya. Senada, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengakui, tren kebocoran data yang masih terjadi menjadi tantangan serius yang harus dijawab dengan penguatan kelembagaan, percepatan aturan turunan, serta peningkatan kapasitas pengawasan. Ia menekankan, perlindungan data pribadi membutuhkan kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat agar standar pelindungan data nasional dapat sejajar dengan praktik global. ’’ D e n ga n demikian, kepercayaan publik terhadap institusi negara dan sektor digital nasional dapat terus terjaga,” tekan Dave. (*/jpg)
11 Ton Logistik Menyusul ke Sumatera Bantuan diberangkatkan secara simbolis dari Graha Pena Radar Bogor pada Sabtu (10/1). Armada bantuan tersebut merupakan kolaborasi Radar Bogor bersama SalamAid, Jaringan Sekolah Alam Nusantara/JSAN, dan didukung berbagai elemen masyarakat. Total bantuan tahap kedua ini mencapai 11 ton, yang difokuskan mendukung proses pemulihan (recovery) warga pascabencana. Berdasarkan data laporan logistik tahap II, total muatan bantuan mencapai sekitar 11 ton dengan nilai Rp1.071.000.000. Bantuan tersebut meliputi 1,8 ton bahan pangan, 1,8 ton air mineral, 12.353 porsi makanan siap saji, 750 kilogram pakaian dewasa, 1.700 pasang sandal, 287 kilogram selimut, 39 kasur, 1.867 paket perlengkapan sekolah, tenda sekolah darurat, 833 mushaf Alquran, 329 kilogram alat ibadah, 353 kilogram makanan bayi, serta 546 paket hygiene kit. CEO Radar Bogor, Nihrawati, menyampaikan bahwa bantuan yang diberangkatkan merupakan hasil donasi masyarakat yang dikumpulkan secara kolektif. Logistik yang dikirim meliputi kebutuhan pangan, sandang, papan, pendidikan, hingga perlengkapan ibadah. “Bantuan gelombang kedua ini berasal dari para donatur. Isinya beragam, mulai dari perlengkapan sekolah, tenda darurat dan tenda sekolah, hingga sembako. Termasuk rendang sebanyak 250 kilogram
yang dimasak berhari-hari oleh ibu-ibu dan hari ini ikut diberangkatkan,” ujar Nihrawati. Ia mengapresiasi kehadiran sejumlah tokoh dalam pelepasan armada tersebut. Menurutnya ini bukti kolaborasi warga Bogor untuk membantu korban banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). “Warga Bogor membuktikan bisa hadir di tengah saudarasaudara kita yang tertimpa musibah di Sumatera. SalamAid tidak hanya mengirim logistik, tetapi juga menurunkan relawan dan tenaga kesehatan untuk terus membersamai masyarakat di lokasi bencana,” katanya. Ketua Umum PB JSAN yang menaungi SalamAid, Husnan Salam, menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus hadir di lokasi terdampak bencana. Sejak hari ketiga usai bencana, puluhan relawan telah diterjunkan dan bekerja di berbagai sektor, terutama pendidikan dan kesehatan. “Fokus bantuan tahap ini adalah pemulihan warga. Kami berharap donasi ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dan menjadi pembuka jalan bagi bantuan-bantuan selanjutnya,” ujarnya. Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Bogor. Ia menilai, kepedulian sosial merupakan kekuatan besar bangsa Indonesia. “Tidak semua bangsa punya budaya saling membantu seperti kita. Jabatan dan pangkat tidak ada artinya, karena yang tidak pernah terputus
adalah amal jariah. Kami dari kepolisian siap dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan sosial seperti ini,” tegasnya. Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin pun ikut melepas bantuan tersebut. Tak ketinggalan, ia turut menyampaikan pengalaman pribadinya saat menjadi relawan di lokasi bencana. Menurutnya, empati dan kepedulian adalah kunci utama dalam membantu sesama. “Saya melihat langsung bagaimana masyarakat di sana diuji, tetapi tetap bertahan dan bersyukur. Anak-anak yang tertawa saat diberi buku gambar di tengah puing-puing itu menjadi pelajaran hidup bagi saya,” ujarnya. Jenal juga mengapresiasi antusiasme berbagai komunitas di Kota Bogor. Mulai dari pengamen binaan, komunitas pangkas rambut, hingga komunitas motor, yang turut berdonasi. Ia mengajak masyarakat untuk tetap fokus pada nilai kemanusiaan dan mengabaikan komentar negatif yang tidak berempati. Selain itu, perwakilan organisasi Muda Bergerak, Fatiha Kamilah dan Farhah Fauziyah, menyampaikan pihaknya turut berkontribusi dalam bantuan ke Aceh dan Sumatera. Sejak 2020, yayasan tersebut aktif dalam kegiatan kemanusiaan, termasuk penyaluran pakaian, selimut, hingga kebutuhan pendidikan. Bantuan logistik dijadwalkan tiba di Aceh dalam beberapa hari ke depan dan akan langsung disalurkan kepada warga terdampak melalui posko kemanusiaan SalamAid. (uma/c)
GM Bisnis: Erwin Sofian GM Digital dan Teknologi Informasi (IT): Benny Irawan Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi: Ricki Noor Rachman Koordinator Liputan: Dede Supriadi Pemimpin/Penanggungjawab Redaksi Online: Lucky Lukman Nul Hakim Redaktur Pelaksana Online: Yosep Awaludin Redaktur Senior: Andi Ahmadi, Faturahman S Kanday, Muhammad Ridwan, Muh Afandi, Iqbal Muhammad Redaktur: Imam Rahmanto, Pipin Apriani, Alpin, Muhammad Ruri Ariatullah, Rani Puspitasari Sinaga, Reka Faturachman Sekretaris Redaksi: Jean Cloudia Reporter: Arif Al Fajar, Septi Nulawam Harahap, Fikri Rahmat Utama, Muhamad Rifki Fauzan, Abilly Muhamad, Muhammad Ali Fotografer: Sofyansyah, Hendi Novian Redaktur Konten/ Koordinator Medsos: Erika Nur Rizki S Konten Kreatif: Edfyra Amelia, Rissa Aliria Putri Editor Video: Muhammad Alife Shine Muhammad Ardika Gunawan, Ezar Rajaswara, Muhammad Isa Ismatullah Videografer: Abdul Aziz, Muhamad Dzikri Ilman Syabani Pracetak: Zainal Arifin (Koordinator), Nursaid, Sarmadah Umum dan Personalia: Rawin Surwintono, Mia Nelawati (Asist. Manager) Iklan: Untung Bachtiar (Manager) Pemasaran dan Sirkulasi: M Iksan Halil (Manager) Digital Marketing: Recia Debora S Konsultan Hukum: Andi Syarifuddin SH, MH Ombudsman: M. Choirul Shodiq, Rohman Budijanto Penerbit: PT Bogor Ekspres Media. SIUPP: 651/SK/MENPEN/SIUPP/28 Oktober 1998 Percetakan: PT Bogor Media Grafika (Jalan Siliwangi Kav.1/34 Komp. Puslitbang KOSTRAD Desa Cijujung Kandang Roda Bogor Telp: 0251 8655965) Alamat: Graha Pena Radar Bogor, Jl KHR Abdullah Bin Muh Nuh No 30 Taman Yasmin Bogor 16113. Telepon Redaksi: 0251-7544005 (hunting), Fax:251-7544008. Telepon Iklan: 0251-7544001-002, Fax: 0251-7544009. Telepon Pemasaran: 0251-7544003. Perwakilan Jakarta: Gedung Graha Pena, Jl Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan, Telepon/Fax: 021-53699624. Homepage: http//www.radarbogor.id Email: redaksi@ radar-bogor.com. Wartawan Radar Bogor dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.
Wartawan Radar Bogor dibekali dengan kartu pers yang selalu dikenakan selama bertugas.
5
OLAHRAGA
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I SENIN, 12 JANUARI 2026 I 23 RAJAB 1447 H
GARUDAYAKSA FC 1-1 FC BEKASI CITY
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
PERSIB 1-0 PERSIJA
Masih Paceklik Kemenangan CIBINONG–Garudayaksa FC kembali meraih hasil minor dalam Pegadaian Championship Liga 2 2025/2026. Menjamu FC Bekasi City di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (10/1) tadi malam, kedua tim harus berbagi angka. Garudayaksa harus bermain dengan sepuluh orang, usai penyerang Everton Nascimento terkena kartu merah pada menit ke-23. Bekasi City unggul lebih dulu lewat gol penalti Renan Silva di menit ke-29. Hal ini dimanfaatkan dengan baik open Renan Silva. Namun selang tiga menit kemudian bek jangkung Garudayaksa, Obit Choiri menyamakan kedudukan lewat sundulannya memanfaatkan sepak pojok. Hingga pertandingan berakhir dalam 2x45 menit tak ada lagi gol tambahan dari kedua tim. Hasil ini menambah panjang masa paceklik kemenangan Garudayaksa yang tercatat sudah berlangsung selama tiga laga beruntun. Yakni ditahan imbang Persiraja Banda Aceh 1-1 di Pakansari pada Senin (29/12/2025). Serta dikalahkan Adhyaksa FC 3-2 di Banten International Stadium (BIS), Minggu (4/1) pekan lalu. Garudayaksa masih memuncaki klasemen sementara Grup 1 Championship Liga 2. Namun, jarak poin yang tadinya cukup jauh dengan pesaing terdekat, Adhyaksa FC, hanya terpaut tiga poin yang baru bertanding kontra PSMS Medan, Minggu (11/1) sore ini. Bila Adhyaksa FC menang, keduanya akan sama-sama mengoleksi 29 poin.(rur)
MENANG: Selebrasi Beckham Putra usai mencetak gol saat Persib Bandung menaklukkan Persija Jakarta 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1) kemarin.
BANDUNG–Persib Bandung menjadi juara paruh musim Super League setelah menaklukkan Persija Jakarta 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1) kemarin. Gol kemenangan Persib dicetak pada menit kelima dari serangan cepat ketika Berguinho membuat aksi individual dari sisi kanan sebelum umpan matangnya diselesaikan Beckham Putra menjadi gol. Persija berusaha meningkatkan intensitas serangan. Beberapa kali Macan Kemayoran menekan pertahanan Persib, namun lini belakang tuan rumah menangkalnya dengan baik. Pada menit ke-20, tendangan jarak jauh Beckham Putra hampir membuat Persib menggandakan keunggulan. Sebaliknya Persija memperoleh peluang emas pada menit ke-37 ketika Maxwell lolos dari pengawalan bek
Persib. Namun kiper Teja Paku Alam melakukan penyelamatan gemilang saat berhadapan satu lawan dengan Maxwell. Hingga peluit tanda turun minum dibunyikan, Persija lebih menguasai permainan dan beberapa kali menusuk pertahanan Persib. Pada babak kedua, Persija harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-52 setelah Bruno Tubarao diganjar kartu merah karena menginjak kaki Beckham Putra. Meski bermain dengan 10 pemain, Persija nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-60 saat tendangan bebas Allano mengarah ke gawang Persib, tapi lagi-lagi Teja sigap menepis bola. Tambahan tiga poin membuat Persib mengoleksi 38 poin untuk menjadi juara paruh musim, sedangkan Persija bercokol di posisi ketiga dengan 35 poin.’(jpc)
KBS jadi Bulan-Bulanan Simba (MEDIA OFFICER GARUDAYAKSA FC FOR RADAR BOGOR)
IMBANG: Garudayaksa FC kembali meraih hasil minor dalam Pegadaian Championship Liga 2 2025/2026. Menjamu FC Bekasi City di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (10/1) tadi malam, kedua tim harus berbagi angka.
SOLO–Kesatria Bengawan Solo menjadi bulan-bulan di laga pembuka musim di kandangnya sendiri. Rans Simba Bogor menghajar Kesatria 10183, Sabtu (10/1). Kesatria tidak berkutik lantara tiga pemain asingnya belum bisa datang. Kesatria belum memenuhi kelengkapan administrasi pemain asing. Ini berdasarkan Peraturan Pertandingan
IBL versi 10 BAB III Pasal 5 ayat 2, pemain asing wajib memiliki dokumen perizinan kerja berupa visa kertas dan KITAS sebagai pemain untuk dapat diturunkan dalam pertandingan resmi. Kesatria mendaftarkan 12 pemain termasuk tiga pemain asing di IBL 2026. Pemain asing Kesatria adalah Kentrell Barkley,
GENUINE TKDN
Epson EBE/X600
Inovasi untuk Negeri
Rashad Deandre Vaughn, dan Deon Marshall Thomson. Tapi hanya sembilan pemain lokal yang berlaga di gim pertama. Hingga batas waktu 90 menit sebelum tepis mula di Sritex Arena, Solo itu, dokumen tiga pemain asing Kesatria belum diterima. Hanya pemain yang memenuhi syarat administrasi yang
boleh bertanding. Kesatria tak kuasa membendung Rans yang tampil dengan kekuatan penuh. Kesatria hanya unggul satu tiga poin dan memimpin gim dalam empat menit pertama. Setelah itu Rans membuka jarak dan tak sanggup lagi dikejar. debut pelatih Rans, Brian Rowsome itu, Rans mencapai margin tertinggi 45 poin.(mb)
AGLOMERASI
6
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I SENIN, 12 JANUARI 2026 I 23 RAJAB 1447 H
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
CIANJUR
PEMBERDAYAAN: Badan Bank Tanah melaksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat bagi Subjek Reforma Agraria (RA) di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Badan Bank Tanah Kabupaten Cianjur.
Badan Bank Tanah Berdayakan Peternakan CIANJUR–Badan Bank Tanah melaksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat bagi Subjek Reforma Agraria (RA) di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Badan Bank Tanah Kabupaten Cianjur, bekerja sama dengan Yayasan Astha Cita Masykur, pada 9–10 Januari. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas usaha masyarakat di sektor peternakan sebagai bagian dari implementasi Reforma Agraria yang berorientasi pada penguatan ekonomi lokal dan keberlanjutan. Pada hari pertama, peserta diberikan Pelatihan Pengelolaan Peternakan dan Praktik Pembuatan Pakan Silase yang dipaparkan secara langsung oleh Satriyo Ardi, S.Pt., Pendiri Garuda Farm Bogor, sebagai narasumber. Pelatihan ini diikuti oleh 65 peserta yang hadir secara aktif dan antusias. Materi pelatihan mencakup pengelolaan peternakan rakyat, efisiensi pakan, serta praktik langsung pembuatan silase sebagai alternatif pakan ternak yang berkelanjutan. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama sesi diskusi dan praktik lapangan. Selanjutnya di hari kedua, program dilanjutkan dengan studi banding pengelolaan peternakan modern berkelanjutan di Garuda Farm Bogor. Sebanyak 25 peserta mengikuti kegiatan ini dan melakukan observasi langsung terhadap penerapan sistem peternakan terintegrasi, manajemen pakan, serta pengelolaan usaha peternakan berbasis keberlanjutan. Plt. Kepala Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat, mengatakan bahwa program pemberdayaan merupakan bagian penting dari pelaksanaan Reforma Agraria agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Reforma Agraria tidak hanya soal legalitas lahan, tetapi juga bagaimana lahan tersebut dapat dimanfaatkan secara produktif. Peningkatan kapasitas masyarakat menjadi kunci untuk mendorong kemandirian ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Hakiki. Ia menambahkan bahwa Badan Bank Tanah terus mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di wilayah HPL Badan Bank Tanah. Wakhid Masykur, Perwakilan Yayasan Astha Cita Masykur menyatakan bahwa sinergi ini diharapkan dapat memperkuat keterampilan masyarakat dalam mengelola usaha peternakan secara lebih efektif. “Kami melihat pemberdayaan masyarakat harus dilakukan secara bertahap dan konsisten. Melalui pelatihan dan studi banding ini, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga pemahaman mengenai pengelolaan usaha peternakan yang lebih terstruktur, efisien, dan berorientasi jangka panjang. Sinergi dengan Badan Bank Tanah diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah Reforma Agraria” ujar Wakhid.(ndk)
LONGSOR: Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Sukabumi kembali memicu bencana. Ruas Jalan Nasional Bagbagan–Kiara Dua, tepatnya di Kampung Cipamunguan hingga Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, tertutup total akibat longsor pada Minggu (11/1) kemarin.
Jalan Nasional Tertutup Longsor SUKABUMI–Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Sukabumi kembali memicu bencana. Ruas Jalan Nasional Bagbagan– Kiara Dua, tepatnya di Kampung Cipamunguan hingga Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, tertutup total akibat longsor pada Minggu (11/1) kemarin. Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman,
menjelaskan longsor pertama terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Belum sempat ditangani, longsor susulan kembali terjadi pukul 12.00 WIB. “Akibatnya, akses vital penghubung Bagbagan–Kiara Dua lumpuh total dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” ungkapnya. Longsor dipicu hujan berintensitas sedang hingga tinggi sejak pagi. Material tanah
SUKABUMI dan bebatuan menutup badan jalan di dua titik, dengan ketinggian 2–5 meter, panjang sekitar 25 meter, dan lebar enam meter. Dandi menambahkan, jalur nasional tersebut ditutup sementara demi keselamatan pengguna jalan. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka, dampak dirasakan masyarakat
karena jalur ini merupakan akses penting bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. “Untuk sementara, mobilisasi kendaraan benar-benar tidak bisa dilakukan. Kami imbau masyarakat mencari jalur alternatif dan tetap waspada terhadap potensi longsor susulan,” katanya. Pasca kejadian, P2BK Simpenan bersama Forkopimcam, aparat desa, Satpol
PP, Bhabin kamtibmas, dan Kapolsek melakukan assessm ent serta pengamanan lokasi. Koordinasi juga dilaku kan dengan PU Nasional untuk percepatan penanganan. “Kebutuhan mendesak saat ini adalah pengerahan alat berat beko dan mesin senso untuk membersihkan material longsoran. Besaran kerugian materi masih dalam kajian,” tegas Dandi.(ndi/d)
RSUD Chasbulloh Berhutang Rp70 Miliar BEKASI–Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengakui bahwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbulloh Abdulmajid Kota Bekasi memiliki hutang operasional hingga mencapai Rp 70 miliar. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, mengaku, bahwa persoalan tersebut harus dilihat dalam kerangka relaksasi dan penataan ulang manajemen Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Kota Bekasi.
“Jadi seharusnya dalam konstelasi relaksasi, bahwa hari ini RSUD ada terkait dengan jumlah tanggungan yang harus ditanggung oleh BLUD, bahwa pada kurang lebih sekira Rp 70 miliar yang memang harus kami selesaikan terkait dengan proses operasional RSUD yang ada,” kata Tri. Untuk itu, Tri meminta kepada manajemen RSUD untuk menyesuaikan langkah-langkah kebijakan dengan kemampuan
BEKASI dan kondisi keuangan yang ada saat ini. “Oleh karena itu saya sudah memperintahkan kepada manajemen untuk melakukan langkah-langkah disesuaikan dengan tentu kemampuan dan kondisi yang ada,” tegas Tri. Menurut Tri, sebagian upaya yang diambil adalah pengurangan Tambahan Penghasilan
Pegawai (TPP). Lalu untuk teknis pelaksanaannya diserahkan sepenuhnya kepada manajemen RSUD. “Jadi saya kira bagaimana pengurangan itu hanya dilakukan terkait dengan jumlah Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang kemudian harus mereka keluarkan, nanti kalau secara teknis Saya kira direktur RSUD tapi kebijakannya adalah secara umum itu,” ujar Tri. Dirinya menuturkan, kondisi
keuangan RSUD sudah berlangsung cukup lama dan baru dilakukan pemetaan menyeluruh setelah pergantian kepemimpinan. “Kami sama-sama menanggulangi terkait dengan proses yang mungkin sudah terjadi begitu lama, begitu audit yang pada saat penyerahan direktur RSUD yang baru kita harus melakukan mapping dan kondisi ini yang harus kita perbaiki,” pungkasnya.(pj)
UPDATE DEPOK
Rp100 Miliar Atasi Kemacetan Sawangan Sambungan dari Hal 7
Kebijakan ini menegaskan keseriusan pemkot dalam menuntaskan salah satu titik kemacetan terparah di wilayah barat kota Depok itu. “Anggaran Rp 100 Miliar itu dialokasikan untuk pembebasan lahan, pelebaran jalan, hingga penataan arus lalu lintas yang
selama ini menjadi keluhan utama warga,” jelas Supian. Proyek ini, lanjutnya, mencakup ruas Jalan Enggram, Jalan Pemuda, hingga Simpang Parung Bingung. Supian menyebutkan, pembebasan lahan di sepanjang Jalan Enggram hingga Pemuda telah rampung hingga akhir 2025 dengan nilai mencapai Rp40
miliar. Ruas jalan yang semula berfungsi sebagai jalan permukiman akan dialihfungsikan menjadi jalan utama. Pembebasan lahan juga akan dilakukan di Simpang Parung Bingung untuk pelebaran di tikungan ke Jalan Raya Muchtar dengan keperluan anggaran Rp 60 miliar. Selain itu, jembatan di bawah
ruas Jalan Parung Bingung juga akan dibangun menjadi dua lajur untuk menyesuaikan dengan skema pelebaran jalan yang diterapkan. “Fokus pembangunan infrastruktur tahun ini diarahkan pada Jalan Raya Sawangan, Jalan Enggram, dan Jalan Pemuda sebagai bagian dari solusi jangka panjang kemacetan Depok,” tukasnya.(faj/c)
Jamin Kesehatan 400 Ribu Warga Miskin Sambungan dari Hal 7
Khususnya warga kurang mampu, meskipun program Universal Health Coverage (UHC) tidak lagi diberlakukan Pemkot Depok pada tahun 2026 (non UHC). Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Mary Liziatiwati menjelaskan, saat program UHC masih berjalan, tercatat sebanyak 560.954 jiwa menerima bantuan pembayaran iuran BPJS Kesehatan yang dibiayai oleh pemerintah. Dengan sudah tidak diberlaku-
kan kembali program tersebut, saat ini Pemkot Depok menyiapkan program Jaminan Kesehatan (Jamkes) yang menyasar 452.053 orang. ”Data tersebut sesuai dengan desil 1 sampai desil 5, karena sasarannya berdasarkan kategori masyarakat yang masuk dalam kriteria penerima bantuan,” jelasnya. Lebih lanjut, Mary menambahkan, terdapat sekitar 108.900 jiwa yang tidak lagi masuk dalam sasaran penerima manfaat jaminan kesehatan dari pemerintah. Artinya, masyarakat yang
tidak masuk sasaran penerima manfaat tersebut didorong mengikuti program BPJS Kesehatan secara mandiri dengan besaran iuran Rp35 ribu per bulan sesuai ketentuan kelas III. Mary menegaskan, kebijakan ini dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran serta menjaga keberlanjutan program jaminan kesehatan di Kota Depok. “Pemkot Depok tetap berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama bagi warga miskin dan rentan, melalui skema jaminan kese-
hatan yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” tambahnya. Dengan skema tersebut, Pemkot Depok memastikan bahwa tidak adanya program UHC tidak serta-merta menghilangkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Tetapi, digantikan dengan mekanisme jaminan kesehatan yang lebih terarah dan berkelanjutan. ”Harapannya, masyarakat yang menerima bantuan kesehatan tepat sasaran dan sesuai kriteria penerima bantuan,” tutupnya.(faj/b)
Pegawai SPPG Jalani Tes Urine Sambungan dari Hal 7
Ia ingin seluruh karyawan SPPG di Mampang bebas narkotika. ”Alhamdulillah dari 42 karyawan yang dites semuanya negatif,” ujarnya, Minggu (11/1) kemarin. Menurutnya, hasil tes bebas narkotika ini penting mengingat SPPG mengemban tanggung
jawab yang besar dalam menyediakan ribuan porsi makanan yang aman dan bergizi untuk anak sekolah, balita, ibu hamil dan menyusui. Darmawansyah berpesan, agar para karyawan SPPG Mampang 3 dapat bekerja secara optimal, fokus, dan menjalin komunikasi yang baik antar sesama karyawan dan pengelola SPPG. ”InshaAllah
karyawannya sehat, makanan yang disajikan untuk penerima manfaat pun bersih dan aman dikonsumsi,” ucapnya. Di tempat yang sama, Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BBN Kota Depok, Purwoko Nugroho mengapresiasi SPPG Mampang 3 yang telah melaksanakan tes urine untuk para karyawannya.
Karena, dari puluhan SPPG yang beroperasi di Depok baru SPPG di Mekarsari dan Mampang yang baru dilakukan uji tes narkotika. ”Kami sangat terbuka bagi seluruh SPPG yang ingin mengajukan tes urine bagi karyawannya, karena ini sangat baik untuk menjaga kepercayaan publik juga,” tukasnya.(faj/a)
Penyaluran Bansos Pakai DTSEN 2026 Sambungan dari Hal 7
Kata dia, basis data yang mutakhir, Pemkot Depok berupaya meminimalisir kesalahan sasaran dalam distribusi bantuan. Dengan penggunaan sistem data tunggal ini diharapkan mampu menciptakan proses yang lebih transparan dan akuntabel. ”Ini merupakan metode pengklasifikasian penduduk berdasarkan tingkat kesejahteraan yang dibagi ke dalam sepuluh kelompok,” katanya kepada Radar Bogor, Minggu (11/1). Sementara itu, berdasarkan pemutakhiran data per 5 Januari 2026, tercatat sebanyak 138.547 keluarga di Kota Depok masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 5 yang menjadi prioritas utama penerima Bansos dan jika ditinjau dari data individu, ”Terdapat 451.878 jiwa yang berada dalam kategori kesejahteraan tersebut,” paparnya. Ia berharap dengan adanya DTSEN ini, penyaluran bantuan sosial di Kota Depok menjadi jauh lebih akurat dan benarbenar dirasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan. Dengan pemutakhiran data DTSEN ini juga, memastikan penerima bansos yang datanya ada, namun penerimanya sudah tidak ada tidak, baik itu meninggal atau sudah pindah domisili terhapus dalam penerima bansos. Seperti di Kelurahan Suka-
maju, Kota Depok, Penanggung jawab atau PIC Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) Dinsos Kota Depok Ary Prasetio memaparkan, saya pembagian bansos beberapa waktu lalu ada ratusan warga penerima manfaat atau KPM di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok dicoret dari daftar penerima bantuan sosial (bansos). Mereka tak lagi menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). ”Iya, ada pengurangan KPM dari dari 2.300 KPM sebelumnya,
kini yang dapat 2.081 KPM,” kata Prasetio, kepada Radar Bogor. Dicoretnya ratusan penerima bansos di Kelurahan Sukamaju kata Ary karena KPM tidak lagi ditemukan di alamat sesuai dengan KTP penerima sehingga dilakukan penghapusan data. Dari hasil penelusuran ketika penyaluran sebelumnya banyak yang tidak ditemukan dan digantikan maka untuk selanjutnya tidak mendapat bansos kembali.(faj/c)
senin
12 januari 2026 23 rajab 1447 H
(ILUSTRASI)
SAAT PROGRAM UHC MASIH BERJALAN
Jamin Kesehatan 400 Ribu Warga Miskin
DEPOK–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tetap berkomitmen memberikan perhatian terhadap pemenuhan layanan kesehatan bagi masyarakat.
JAMIN..Baca Hal 6
PENERAPAN NON UHC/PROGRAM JAMINAN KESEHATAN (JAMKES)
JUMLAH PENERIMA MANFAAT
560.954 jiwa
BEROBAT: Pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang berlangsung di puskesmas.
SASARAN PENERIMA
SASARAN TAK MASUK PENERIMA MANFAAT
452.053 jiwa
108.900 jiwa
Rp100 Miliar Atasi Kemacetan Sawangan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bakal menerapkan sistem satu arah atau one way di Jalan Raya Muchtar, Sawangan. Hal itu dikatakan Wali Kota Depok, Supian Suri, yang mengungkapkan jika penerapan satu arah dilakukan untuk mengatasi kemacetan. Rekayasa lalu lintas itu rencananya akan dilakukan usai pelebaran Jalan Enggram dan Jalan Pemuda rampung. SUPIAN memaparkan, untuk penerapan satu arah akan dilakukan dari Simpang Tugu Batu menuju Bojongsari di Jalan Raya Muchtar. Lalu untuk kendaraan dari Bojongsari ke Sawangan akan diarahkan ke Jalan Enggram yang nantinya menjadi akses alternatif. ”Jadi konsepnya nanti dari arah Sawangan menuju ke Sekolah Yapan itu akan satu arah,” tuturnya kepada Radar Bogor. Pemkot Depok juga akan menggelontorkan Rp100 miliar untuk proyek mengatasi kemacetan di Sawangan.
RP100 MILIAR..Baca Hal 6
(FAJAR/RADAR BOGOR)
MACET: Kemacetan yang terjadi di Jalan Raya Muchtar, Kecamatan Sawangan saat akhir pekan.
INDEKS
JALAN NASIONAL TERTUTUP LONGSOR (IST)
PEMERIKSAAN: Lurah Mampang, Darmansyah bersama para pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mampang 3 foto bersama usai menjalani tes urine yang dilakukna Badan Narkotika Nasional (BNN), belum lama ini.
Pegawai SPPG Jalani Tes Urine DEPOK–Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mampang 3 yang berlokasi di Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas melakukan tes urine terhadap seluruh karyawannya menjelang pelaksanaan operasional pekan depan. Tes urine dilaksanakan untuk mendeteksi dini penyalahgunaan narkotika, sekaligus
Penyaluran Bansos Pakai DTSEN 2026 DEPOK–Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok mengunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama penyaluran bantuan bagi warga yang membutuhkan. Hal itu dilakukan untuk Memastikan bantuan sosial (bansos)
tepat sasaran. Kepala Dinsos Kota Depok, Devi Maryori memaparkan, penggunaan data DTSEN ini merujuk pada regulasi terbaru dari pusat, yakni Permensos Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran dan Penggunaan Data Tunggal Sosial
Ekonomi Nasional untuk Bantuan Sosial dan Keputusan Menteri Sosial Nomor 79/HUK/2025 mengenai penetapan peringkat kesejahteraan keluarga.
PENYALURAN..Baca Hal 6
Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Sukabumi kembali memicu bencana. Ruas Jalan Nasional Bagbagan– Kiara Dua, tepatnya di Kampung Cipamunguan hingga Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, tertutup total akibat longsor pada Minggu (11/1) kemarin. Baca Aglomerasi Hal 6
memastikan karyawan SPPG Mampang 3 bekerja dalam kondisi sehat. Lurah Mampang, Darmawansyah merupakan tokoh inisiator yang berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok untuk melaksanakan tes urine tersebut.
PEGAWAI..Baca Hal 6
(FAJAR/RADAR BOGOR)
BANTUAN SOSIAL: Penyaluran Bansos di Kelurahan Sukamaju Depok beberapa waktu lalu.
RADAR BOGOR I SENIN, 12 JANUARI 2026 I 23 RAJAB 1447 H
RADAR BOGOR TV
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
KETIKA 28 JUTA PERJALANAN WISNUS MEMILIH KABUPATEN BOGOR
Keragaman
Wisata
Jadi Daya Tarik PIPIN/RADAR BOGOR
DIMINATI: Tampak wisatawan mengambil foto di salah satu sudut danau yang terdapat di Wisata Cisadon, Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Kabupaten Bogor menjadi tujuan utama dan tertinggi dari 28 juta wisatawan nusantara (wisnus) di Jawa Barat selama 2025. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menargetkan 2026 bisa terus mempertahankan prestasi serta memberikan pengalaman wisata yang aman dan menyenangkan bagi wisatawan.
Perbaiki Infrastruktur dan Akses Masuk KUNJUNGAN wisatawa di Kabupaten Bogor tahun 2025 yang mengalami kenaikan cukup signifikan, menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, karena memang Bupati Bogor Rudy Susmanto tengah fokus menata infrastruktur di semua wilayah. ”Memang banyak fokus di Kota Cibinong karena wajah Ibu Kota, tapi menyeluruh mulai dari Barat diperbaiki karena akses baik terinformasikan secara baik, sehingga memancing orang untuk datang. Terus di Barat, di Tengah, dan sisi Timur semuanya infrastuktur menuju ke lokasi-lokasi wisata diperbaiki, termasuk jalur ke Puncak selalu dilakukan penataan,” ujar Ajat, Minggu (11/01). Dengan fokus utama pada infrastuktur, kata Ajat, akhirnya orang menggeliat rasa ingin tahu.
Terlebih, jika akses sarana jalan sudah mulai bagus maka wisatawan merasa nyaman. ”Akhirnya orang ingin tahu, terus kalau sekarang jalannya mulai nyaman, walaupun belum 100 persen memuaskan masih dilanjut terus,” jelas dia. Kemudian, peningkatan wisnus juga karena Kabupaten Bogor banyak melaksanakan event baik yang bersifat nasional maupun internasional. Setelah fokus pada penataan infrastuktur, tentunya menumbuhkan perekonomian baru, seperti cafe dan restoran. Bahkan, kata dia, penataan Bupati Bogor tidak hanya pada kawasan Puncak, juga wilayah lain seperti Sentul dan Sukamakmur. Kemudian, karena ada program yang menarik perhatian warga luar yakni Car Free Day (CFD).(abl/c)
Target 2026 adalah meningkatkan lagi jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bogor, tentunya selain mempertahankan keberhasilan juga memberikan pengalaman wisata yang aman, nyaman dan menyenangkan,” Ria Marlisa Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor
KEPALA Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor Ria Marlisa, memastikan setelah jadi daerah tertinggi kunjungan wisatawan, pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan yang baik bagi masyarakat yang berwisata di Kabupaten Bogor. ”Target 2026 adalah meningkatkan lagi jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bogor, tentunya selain mempertahankan keberhasilan juga memberikan pengalaman wisata yang aman, nyaman dan menyenangkan,” kata Ria, Minggu (11/01). Hal ini, kata dia, menunjukan bahwa Bumi Tegar Beriman sebagai magnet dari sisi daya tarik alam maupun atraksi wisata lainnya, mampu menarik minat wisatawan dari berbagai daerah. ”Menurut data BPS sekitar 28,95 juta perjalanan. Proyeksi sekitar 15 juta kunjungan wisatawan,” jelas dia. Dengan sinergi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Bogor, pelaku industri pariwisata, dan masyarakat lokal serta optimalisasi promosi, peningkatan kualitas layanan menjadi salah satu faktor penting yang mendorong kunjungan wisatawan tersebut. Yang membuat kunjungan wisatawan tinggi, kata Ria, karena
letak geografi daerah Bogor yang strategis. Terlebih didukung keragaman daya tarik wisata mulai dari wisata pegunungan, air terjun, wisata buatan, keluarga hingga desa wisata. ”Selain itu kondisi iklim yang sejuk, ketersediaan akomodasi lengkap serta aksesibilitas yang relatif mudah menjadikan Kabupaten Bogor sebagai tujuan utama wisatawan, khususnya wisatawan nusantara,” imbuh dia. Dia menambahkan, mereka para wisatawan menyebar ke beberapa wilayah, baik wilayah Selatan seperti kawasan Puncak, Caringin, Tamansari dan sekitarnya. Lalu w ilayah Tengah, kawasan Sentul dan sekitarnya, Timur seperti Sukamakmur dan sekitarnya, terakhir wilayah Barat kawasan Gunung Salak Endah dan sekitarnya. ”Kunjungan wisatawan tertinggi didominasi Kawasan Puncak (Wilayah Selatan) yang menjadi destinasi nasional. Tempat wisata yang diminati wisatawan didominasi wisata alam dengan iklim sejuk dengan konsep keluarga, edukasi, dan konservasi seperti Taman Safari Indonesia,” terang dia.(abl/c)
TOTAL PERJALANAN
WISATA 2025 OKTOBER
2.676.428 perjalanan
NOVEMBER
2.885.542
perjalanan
JANUARI–NOVEMBER
28.953.288 perjalanan
BERDASARKAN ASAL DAERAH WISNUS Kota Bogor:
2.616.067 perjalanan
Kota Depok:
3.283.048
perjalanan (jan-nov) Kota Bekasi:
2.037.918 perjalanan
Kabupaten/ Kota Jawa Barat lainnya:
2.177.520 perjalanan
Prov Jawa Barat
1.631.792
perjalanan
Di Luar Prov Jawa Barat
16.262.730
UPAYA DINAS PARIWISATA TINGKATKAN WISATAWAN
perjalanan
FOTO : SOFIANSYAH/RADAR BOGOR
MERAYAP: Sejumlah kendaraan memadati Gunung Mas Puncak Kabupaten Bogor, Minggu (11/1). Puncak menjadi salah satu kawasan yang menjadi tujuan utama kunjungan wisatawan di Bogor.
Polres Ajak Suporter Nonton Bareng BOGOR–Polres Bogor mengadakan nonton bareng bersama suporter pada pertandingan tim sepak bola Persib vs Persija. Tentu saja hal itu tak lain untuk menjaga keamanan dan kenyamanan warga. Kegiatan nobar dilaksanakan di Mako Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (11/01). Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, kegiatan ini diadakan untuk memfasilitasi para suporter yang tidak berangkat menonton langsung ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). ”Allhamdulillah sampai saat ini bisa meredakan situasi yang ada di Stadion GBLA Bandung, sehingga tidak banyak suporter yang berkumpul di Bandung terutama para suporter yang tidak memilik tiket,” kata Wikha, Minggu (11/01). Nantinya, kata dia, kegiatan
FASILITASI: Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto hadir bersama para supporter saat nobar pertandingan Persija vs Persib.
ini akan diadakan secara rutin. Terutama pada pertandingan bola el clasico seperti yang saat ini berlangsung. ”Otomatis ke depan nanti kalo ada pertandingan lagi mungkin di kandang Persija, kita akan mengadakan kegiatan serupa sehingga situasi tetap aman,” jelas dia. Selain itu, kata dia, nonton bareng suporter ini pun sebagai salah satu upaya langkah
preventif yang dilakukan Polres Bogor serta Polsek jajarannya. ”Jadi tidak hanya di Mapolres Bogor, tetapi juga di 24 titik lain yang tersebar di wilayah Polres Bogor,” tutur dia. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya sejak pagi sudah menjaga seluruh titik untuk pengawalan lalu lintas di titik sentral yang dilewati suporter. (abl/b)
Melakukan promosi dan pemasaran wisata
Penyelenggaraan even dan atraksi wisata
Peningkatan kualitas destinasi dan SDM pariwisata
Pendampingan desa wisata
Kolaborasi dengan pelaku usaha, komunitas dan lintas sektor
Perbaikan dan penataan aksesibilitas dan infrastruktur.
Lima Daerah Tetangga Dominasi Kunjungan BADAN Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor mencatat sejak Januari - November 2025, sebanyak 28.953.288 wisnus datang ke Kabupaten Bogor. Kepala BPS Kabupaten Bogor, Daryanto memaparkan pada November 2025 jumlah perjalanan wisnus tujuan Kabupaten Bogor mencapai 2.885.542 perjalanan. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 7,81 persen (month to month/MtM) dibandingkan Oktober 2025 yang tercatat sebanyak 2.676.428 perjalanan. Secara year on year (YoY), jumlah perjalanan wisnus juga menunjukkan pertumbuhan cukup signifikan, yaitu meningkat 27,09 persen dibandingkan November 2024 yang tercatat sebanyak 2.270.427 perjalanan. ”Sementara itu, secara cumulative
to cumulative (CtoC) pada periode Januari – November 2025, jumlah perjalanan wisnus mencapai 28.953.288 perjalanan, meningkat 22,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024,” kata Daryanto, Minggu (11/01). Adapun asal daerah wisnus atau pengunjung, terbanyak yaitu dari Kota Depok, disusul warga dari Kota Bogor, lalu Kabupaten Bekasi, Kabupaten Sukabumi, dan sisanya beberapa kota atau kabupaten di Jawa Barat lainnya (data selengkapnya lihat grafis,red). Secara keseluruhan, kata dia, data BPS menunjukkan bahwa pergerakan wisatawan nusantara menuju Kabupaten Bogor pada November 2025 mengalami pertumbuhan yang kuat, baik secara
bulanan maupun tahunan. ”Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya mobilitas dan minat wisatawan nusantara, terutama dari wilayah penyangga seperti Kota Depok, Kota Bogor, Kota Bekasi serta Kabupaten Bekasi, yang secara konsisten menjadi penyumbang utama perjalanan wisnus ke Kabupaten Bogor,” terang dia. Sebagai informasi, wisatawan nusantara atau wisnus adalah penduduk yang melakukan perjalanan di wilayah teritori suatu negara dalam hal ini Indonesia, dengan lama perjalanan kurang dari 12 bulan dan bukan untuk memproleh penghasilan di tempat yang dikunjungi serta bukan merupakan perjalanan dalam rangka bekerja atau sekolah secara rutin.(abl/c)
BOGOR RAYA
9
RADAR BOGOR TV
RADAR BOGOR I SENIN, 12 JANUARI 2026 I 23 RAJAB 1447 H
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Pelaku Pembacokan Pasutri Diamankan PAMIJAHAN – Pelaku penganiayaan sepasang suami istri di Kampung Pasar Kamis, Desa Gunung Picung, Pamijahan telah tertangkap. Unit Reskrim Polsek Cibungbulang bersama Tim Gabungan Buser Polres Bogor menemukan dan menangkap TH (38) dalam pelariannya di wilayah Cibeuteung, Ciseeng. Kapolsek Cibung bulang, Kompol Iwan Wahyudi membenarkan informasi tersebut. ”Pelaku TH diamankan pada Jumat (9/1) sekitar pukul 23.00 WIB saat melarikan diri di wilayah Ciseeng,” ungkapnya, Minggu (11/1). Ia menjelaskan, penangkapan ini berawal dari laporan polisi terkait peristiwa penganiayaan yang terjadi pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIB di Kampung Pasar Kamis RT 01/03, Desa Gunung Picung, Pamijahan Pelaku berinisial TH (38) diduga melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis golok terhadap dua orang korban, yakni NB (41) dan HT (44) yang merupakan sepasang suami istri. Setelah kejadian, pelaku meninggalkan lokasi dan berpindah tempat hingga akhirnya diamankan di wilayah Cibeteung, Ciseeng. ”Saat ini terduga pelaku telah diamankan di Polsek Cibungbulang untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” jelas Kompol Iwan. Sebelumnya, TH melarikan diri
FOTO: KIRIMAN WARGA
HANGUS: Sebanyak tiga unit rumah di Kampung Selawi, Desa Cibalung, Cijeruk hangus terbakar akibat kebocoran gas.
Gas Bocor, Tiga Rumah Hangus CIJERUK –Tiga unit rumah di Kampung Selaawi, Desa Cibalung, Cijeruk hangus dilahap si jago merah. Kebakaran diduga disebabkan oleh kebocoran tabung gas di salah satu rumah pada Sabtu (10/1) malam. Saksi mata, Fahmi mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Saat kejadian, para
penghuni rumah sedang berada di dalam rumah. ”Awalnya ada yang teriak kebakaran, warga langsung menghampiri suara dan terlihat api sudah membesar,” ucapnya kepada Radar Bogor, Minggu (11/1). Ia pun langsung menghubungi pihak Damkar dan tidak butuh waktu lama petugas datang melakukan pemadaman.
DIAMANKAN: Kapolsek Citeureup, Kompol Eddy saat mengamankan pelaku penganiayaan yang sempat melarikan diri dalam sel tahanan.
FOTO: POLSEK CITEUREUP
Tahanan Kabur Kembali Diringkus CITEUREUP –Pria berinisial K alias Jack (51) diringkus jajaran Polsek Citeureup pada Sabtu (10/1) malam. Ia ditangkap di Jalan Bina Marga, Citeureup lantaran meresahkan warga. Kapolsek Citeureup, Kompol Eddy Santosa menuturkan Jack ditangkap dalam kondisi mabuk dan sedang marh-marah. ”Anggota piket fungsi menerima laporan warga terkait adanya seorang pria dalam kondisi mabuk dan marah-marah kepada masyarakat sekitar. Petugas langsung mendatangi
lokasi dan mengamankan pelaku,” kata Eddy, Minggu (11/1). Pelaku pun kemudian langsung dibawa ke Mapolsek Citeureup untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Setelah dilakukan pemeriksaan, Jack ternyata termasuk dalam pencarian orang (DPO) Polsek Citeureup. Karena dirinya sempat kabur dari sel tahanan saat menjalani masa tahanan. ”Saat ini pelaku telah kami amankan dan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkas Eddy. (abl/c)
Sementara Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa menjelaskan, kebakaran itu melanda sebanyak tiga unit rumah milik warga atas nama Lukman, Erna, dan Acep Mardin. Berdasarkan informasi dari pemilik rumah, api bersumber dari kebocoran gas. ”Sempat ditangani oleh pemilik rumah dengan kain basah, tetapi
api masih saja keluar hingga api merambat ke atap dan membesar,” jelasnya. Sekitar pukul 21.50 WIB, api pun berhasil dipadamkan. Yudi memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun para pemilik rumah harus mengalami sejumlah kerugian materil. (cok/c)
Cegah Bencana dari Hulu Ciliwung JAKARTA –Pemerintah Pusat dan Daerah tengah menyusun upaya pencegahan bencana yang kerap bersumber dari Sungai Ciliwung. Hal itu dibahas dalam Rapat Tingkat Menteri terkait pemulihan lahan serta antisipasi banjir dan longsor di wilayah hulu Sungai Ciliwung di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta Pusat, Kamis (9/1. Rapat tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang PMK Pratikno, serta dihadiri Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, bersama perwakilan pemerintah daerah terkait. Dalam rapat ini dibahas penguatan koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), dalam penanga-
nan banjir secara terintegrasi di kawasan daerah aliran sungai (DAS). Upaya penanganan meliputi pembangunan retensi air, penghijauan kembali, penguatan regulasi, mitigasi bencana, serta penegakan hukum di kawasan hulu, khususnya di wilayah Ciawi, Megamendung, dan Cisarua yang memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah lain dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus melindungi masyarakat dari risiko bencana banjir dan longsor. “Penanganan banjir harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Kolaborasi lintas wilayah menjadi kunci untuk menciptakan solusi jangka panjang yang berkelanjutan,” ujar Rudy Susmanto.(rp1/c)
Saat ini terduga pelaku telah diamankan di Polsek Cibungbulang untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” Kompol Iwan Wahyudi Kapolsek Cibungbulang
usai melakukan penganiayaan menggunakan sajam golok terhadap NB dan HT pada Selasa (6/1) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Akibatnya, kedua korban mengalami luka bacokan hingga dilarikan ke RSUD Leuwiliang dan dirujuk ke RSUD Kota Bogor. Dari keterangan keluarga korban, motif TH melakukan penganiayaan lantaran cemburu terhadap NB yang merupakan mantan istrinya, telah menikah lagi dengan HT. Beruntung kedua korban masih terselamatkan setelah menjalani perawatan medis. Sementara pelaku kini telah ditahan dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di kepolisian.(cok/c)
SD di Rumpin Dibobol Maling RUMPIN – Menjelang hari masuk sekolah, SDN Sukasari 03 di Rumpin malah kebobolan maling. Sejumlah barang inventaris berharga pun raib hingga pihak sekolah mengalami kerugian materil. Peristiwa itu diketahui pertama kali oleh Parta, penjaga sekolah pada Sabtu (10/1) pagi. “Saya datang jam 06.00 WIB pagi, ternyata sejumlah ruangan sudah dalam kondisi berantakan,” ungkapnya. Dari hasil pemeriksaannya, pelaku diperkirakan masuk ke area sekolah dengan membobol jendela salah satu ruangan. Ia pun segera melaporkan kejadian tersebut ke para guru dan kepala sekolah. Setelah mendapat laporan, Kepala SDN Sukasari 03, Damyati datang
dan ikut memeriksa kondisi sekolahnya. Dari penuturannya, pelaku telah membawa sejumlah barang berharga milik sekolah. “Barang yang hilang di antaranya perlengkapan proyektor dan juga kipas angin besar, diperkirakan senilai Rp10 juta,” kata Damyati. Menurutnya, kasus pencurian ini merupakan yang pertama kali terjadi sejak ia menjabat sebagai kepala sekolah. Damyati pun menyayangkan peristiwa tersebut yang terjadi saat sekolah akan kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar pada Senin (12/1) mendatang. “Saya sudah laporkan ke pihak kepolisian, mudah-mudahan kasus pencurian ini terungkap,” tandasnya. (cok/c)
FOTO: KEPALA SEKOLAH SDN SUKASARI 03
BOBOL: Jendela SDN Sukasari 03 Rumpin yang dibobol maling. Sejumlah barang inventaris sekolah dibawa pelaku jelang sekolah kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
Rakerda dan Pelantikan Pengurus Cabang IKADI
Perkuat Konsolidasi dan Selaraskan Arah Kebijakan Dakwah Pengurus Daerah Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Kabupaten Bogor menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Pelantikan Pengurus Cabang IKADI seKabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta menyelaraskan arah kebijakan dakwah di tingkat daerah dan kecamatan. Laporan: SEPTI NULAWAM MENGUSUNG tema ”Penguatan Konsolidasi Dakwah untuk Mewujudkan Kabupaten Bogor yang Rahmatan Lil ’Aalamin,” Rakerda IKADI Kabupaten Bogor diikuti sekitar 80 peserta. Terdiri atas pengurus daerah,
pengurus cabang IKADI, serta undangan dari unsur pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan Islam. Ketua Pengurus Daerah IKADI Kabupaten Bogor, KH. Enjang Farid menyatakan, Rakerda IKADI ini memiliki peran penting dalam memastikan program dakwah berjalan terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat. ”Rakerda ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi forum strategis untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi, serta memastikan dakwah IKADI hadir sebagai solusi umat dan mitra pembangunan daerah,” ujar Enjang Farid. Pelantikan pengurus cabang ini juga, kata dia, merupakan bentuk peneguhan amanah dakwah agar dijalankan secara kolektif, profesional, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim yang mengapresiasi atas kontribusi IKADI dalam pembinaan umat.
FOTO: IKADI
RAPAT: Pengurus Daerah Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Kabupaten Bogor menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Pelantikan Pengurus Cabang IKADI seKabupaten Bogor di Gedung DPRD Kabupaten Bogor.
Menurutnya, peran para da’i sangat strategis dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. ”Dakwah yang menyejukkan dan mencerahkan sangat dibutuhkan untuk memperkuat karakter masyara-
kat. DPRD Kabupaten Bogor mendukung sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan seperti IKADI dalam mewujudkan masyarakat yang religius dan harmonis,” kata Agus Salim. Agenda utama kegiatan ini meliputi
Pelantikan Pengurus Cabang IKADI se-Kabupaten Bogor Masa Bakti 2026–2029, yang dilaksanakan secara khidmat melalui pembacaan Surat Keputusan dan ikrar pengurus. Para pengurus cabang yang dilantik menyatakan kesiapan untuk menjalankan amanah dakwah sesuai dengan nilai-nilai Islam yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin. Setelah pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Daerah yang membahas penyusunan serta penetapan program kerja IKADI Kabupaten Bogor. Forum ini menjadi wadah musyawarah untuk merumuskan langkah-langkah strategis dakwah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan arah pembangunan daerah. Arahan juga disampaikan oleh Ketua Pengurus Wilayah IKADI Jawa Barat, KH. Dr. Arif Ramdani, yang menekankan pentingnya soliditas organisasi dan profesionalisme da’i dalam menghadapi tantangan dakwah di era modern.
Ia menilai IKADI Kabupaten Bogor dapat menjadi contoh PD IKADI lain dalam membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga legislatif, ormas Islam, serta lembaga dakwah lainnya. ”Pelaksanaan kegiatan di Gedung DPRD Kabupaten Bogor ini menjadi bukti nyata bahwa IKADI mampu membangun sinergi dan kepercayaan dengan berbagai pihak,” tuturnya. KH Arif Ramdani juga berpesan kepada para Ketua Pengurus Cabang IKADI yang baru dilantik agar senantiasa istiqamah di jalan dakwah dan memastikan seluruh aktivitas organisasi tidak terlepas dari misi dakwah. Dengan terselenggaranya Rakerda dan pelantikan ini, IKADI Kabupaten Bogor meneguhkan komitmennya untuk terus berkontribusi aktif dalam pembinaan umat, penguatan nilainilai keislaman, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Bogor yang religius, beradab, dan harmonis melalui dakwah yang terstruktur dan berkelanjutan.(cok/c)
METROPOLIS
10
RADAR BOGOR I SENIN, 12 JANUARI 2026 I 23 RAJAB 1447 H
Pemkot Terapkan Kontrak Payung ATK BOGOR-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerapkan kontrak payung konsolidasi pengadaan kertas dan alat tulis kantor (ATK) di 2026. Ini sebagai upaya meningkatkan efisiensi, kepastian, dan transparansi belanja daerah. Kebijakan tersebut ditandai dengan penandatanganan kontrak payung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, melalui katalog elektronik di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor. Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi, mengatakan penandatanganan kontrak payung ini bagian dari transformasi digital pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkot Bogor. Melalui konsolidasi pengadaan ATK, pemerintah daerah berupaya menyatukan kebutuhan seluruh perangkat daerah agar pengendalian belanja dapat dilakukan secara lebih terukur. “Dengan konsolidasi ini, anggaran daerah dapat dimanfaatkan lebih optimal, efisien, dan tepat sasaran. Ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat pengendalian belanja sekaligus meningkatkan akuntabilitas,” ujarnya. Denny menegaskan, seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkot Bogor wajib mem-
FOTO: HUMAS PEMKOT BOGOR FOR RADAR BOGOR
KOMITMEN: Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi, teken penandatanganan kontrak payung, melalui katalog elektronik.
prioritaskan belanja ATK melalui penyedia yang telah ditetapkan dalam kontrak payung. Ia juga menginstruksikan agar tidak ada lagi pengadaan ATK di luar skema tersebut. “Konsistensi kebijakan ini penting untuk menjaga ketertiban administrasi dan akuntabilitas belanja daerah. Para Pejabat Pembuat Komitmen harus memastikan setiap transaksi sesuai spesifikasi, harga, dan ketentuan dalam kontrak payung, serta didukung administrasi yang lengkap,” tegasnya. Selain kepada perangkat daerah, Denny juga meminta komitmen penuh dari para penyedia, terutama terkait
kualitas barang, ketepatan distribusi, dan pelayanan profesional. Menurutnya, kelancaran pelayanan publik tidak boleh terganggu akibat kendala ketersediaan kertas maupun ATK. Ia berharap, pelaksanaan kontrak payung ini terus didampingi melalui monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan, serta didukung koordinasi yang baik antara perangkat daerah dan penyedia. “Kami ingin belanja perangkat daerah di Kota Bogor semakin efektif, efisien, dan terukur, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” katanya. Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
(PBJ) Setda Kota Bogor, Lia Kania Dewi, menjelaskan konsolidasi pengadaan ATK juga menjadi bentuk dukungan nyata Pemkot Bogor terhadap penguatan usaha mikro dan kecil (UMK), khususnya pelaku usaha lokal. Melalui skema ini, UMK diharapkan memiliki akses pasar yang lebih luas, pasti, dan berkeadilan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Selain itu, kebijakan tersebut juga mendorong pemenuhan ketentuan minimal 30 persen belanja pemerintah melalui UMK serta penggunaan produk dalam negeri. “Dari sisi tata kelola, konsolidasi ini mengedepankan efektivitas dan efisiensi, baik dari segi proses, waktu, maupun anggaran,” ungkapnya. Ia menambahkan, konsolidasi ini diharapkan dapat mewujudkan penyeragaman harga dan spesifikasi pengadaan kertas dan ATK di seluruh perangkat daerah, sekaligus meningkatkan kepastian dan transparansi belanja. “Penggabungan kebutuhan antarperangkat daerah memungkinkan pemerintah memperoleh harga yang lebih kompetitif dan menghindari pengadaan yang bersifat parsial dan berulang,” jelas Lia. (uma/c)
RADAR BOGOR TV
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
Konsisten Donor Darah untuk Thalassemia BOGOR-Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) DPC Kota Bogor kembali menunjukkan komitmen sosialnya dengan menggelar aksi donor darah bertajuk Peduli Thalassemia. Kegiatan yang telah memasuki pelaksanaan ke-13 kali ini digelar di Museum Perjuangan Bogor, Sabtu (10/1). Aksi kemanusiaan tersebut mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Sejumlah personel TNI-Polri, perwakilan organisasi masyarakat, hingga warga umum antusias mengikuti kegiatan donor darah demi membantu pemenuhan kebutuhan darah bagi penderita Thalassemia di Kota Bogor. Ketua DPC HIPAKAD Kota Bogor, Dede Suhendar Dinata, mengatakan kegiatan donor darah merupakan agenda rutin organisasi yang secara konsisten dilaksanakan. Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap isu kesehatan, khususnya bagi penderita Thalassemia yang membutuhkan transfusi darah secara berkala. “Ini adalah kali ke-13 kami melaksanakan donor darah Peduli Thalassemia. Kami konsisten menjalankan kegiatan ini karena kebutuhan darah bagi saudara-saudara kita yang mengidap Thalassemia sangat krusial. Kami ingin HIPAKAD benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Dede di sela-sela kegiatan. Ia menambahkan, pemilihan Museum Perjuangan Bogor sebagai lokasi kegiatan memiliki nilai simbolis. Nilainya yaitu menumbuhkan semangat perjuangan melalui aksi nyata di bidang sosial dan
kemanusiaan. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Bogor. Penanggung Jawab UDD PMI Kota Bogor, dr. Wisnu mengapresiasi konsistensi HIPAKAD dalam membantu pemenuhan stok darah, khususnya bagi pasien yang membutuhkan transfusi rutin. “Kami sangat mengapresiasi HIPAKAD yang secara berkelanjutan menggelar donor darah. Setiap kantong darah yang terkumpul sangat berarti untuk menjaga ketersediaan stok, terutama bagi pasien Thalassemia,” katanya. Apresiasi serupa disampaikan Ketua Harian Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalassemia Indonesia (POPTI) Bogor, Herna Yuniarti. Ia menyebut kegiatan ini bukan hanya membantu secara fisik melalui ketersediaan darah, tetapi juga memberi dukungan moral bagi para penderita dan keluarganya. “Bagi penderita Thalassemia, darah adalah penyambung hidup. Konsistensi HIPAKAD hingga belasan kali ini merupakan bentuk kepedulian yang luar biasa bagi anak-anak kami di POPTI. Kami berharap kegiatan ini bisa menginspirasi komunitas dan organisasi lain untuk turut peduli,” pungkasnya. Melalui kegiatan ini, HIPAKAD Kota Bogor berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat terus tumbuh, sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi, komunitas, dan lembaga kesehatan dalam membantu sesama. (uma/c)
Pasar dan Plaza Bogor Dibongkar Bertahap Sambungan dari Hal 12
Direktur Operasional Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Abdul Haris Maraden, menjelaskan bahwa pembongkaran saat ini baru menyasar bagian non-struktural, khususnya atap bangunan serta sistem Mechanical Electrical (ME). “Yang dibongkar baru bagian atap dan rangka atap, termasuk mechanical electrical seperti kelistrikan, AC, kabel, dan utilitas lainnya. Itu sudah diperbolehkan. Jaring hijau dipasang supaya material tidak terbang dan membahayakan,” ujar Haris. Menurutnya, pembongkaran secara menyeluruh belum dapat
dilakukan karena pemenang lelang masih menunggu izin teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor. Meski demikian, Haris memastikan seluruh proses perizinan ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Sejumlah skema pengaturan lalu lintas juga telah disiapkan untuk mendukung aktivitas truk pengangkut material bongkaran. “Kami sudah rapat pada Jumat lalu. Ada dua opsi jalur, lewat Tol Jambu Dua atau lawan arus. Kalau lawan arus, pelaksanaannya harus di atas pukul 00.00 WIB,” jelasnya. Tahapan tersebut masih menunggu keluarnya Pertim-
bangan Teknis (Pertek) dari Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya (DLLAJR) serta Satlantas Polresta Bogor Kota, agar proses pembongkaran tidak mengganggu pengguna jalan lainnya. Haris menargetkan seluruh perizinan rampung pada akhir Januari 2026. Pembongkaran struktur utama seperti dinding dan beton dicor diperkirakan mulai dilakukan paling lambat Februari 2026. “Struktur yang dicor dan dinding kemungkinan mulai dibongkar Januari atau Febru ari. Itu sudah masuk tahap pembongkaran utama,” katanya. Proses pembongkaran ditargetkan selesai dalam
waktu lima hingga enam bulan ke depan. Tahapan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan revitalisasi Pasar dan Plaza Bogor. Setelah proses pembongkaran rampung, PPJ akan melanjutkan ke tahap beauty contest untuk menentukan mitra pengembang revitalisasi. Proses tersebut tetap akan melalui mekanisme lelang. Direktur Utama PPJ, Jenal Abidin, mengungkapkan
Sambungan dari Hal 12
Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan Pemkot Bogor terhadap pengembangan seni pertunjukan sekaligus penguatan sektor ekonomi kreatif di Kota Hujan. “Halo warga Bogor, saya mengajak untuk hadir dan meramaikan Jazz Hujan 2026 pada tanggal 31 Januari di Full Belly & Eats Bogor,” ujar Dedie Rachim. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melewatkan perhelatan musik jazz tersebut yang menjadi bagian dari perayaan kreativitas dan geliat ekonomi kreatif Kota Bogor, berpadu dengan nuansa khas kota hujan.
“Jangan sampai terlewat. Sampai jumpa di Jazz Hujan 31 Januari 2026 di Full Belly & Eats Bogor,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Penyelenggara Jazz Hujan, Dinna Fajrina, mengungkapkan bahwa konser puncak Jazz Hujan 2026 akan menghadirkan sejumlah musisi jazz legendaris dan ternama Tanah Air. Di antaranya Chandra Darusman, Fariz RM, Eva Celia, serta Indra Lesmana. “Kami mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan konser puncak Jazz Hujan pada 31 Januari 2026 dengan membeli tiket yang tersedia melalui akun Instagram resmi Jazz Hujan,” jelas Dinna. Ia berharap Jazz Hujan dapat menjadi agenda ikonik Kota
Bogor yang digelar secara rutin setiap tahun. Dinna menuturkan, inisiatif penyelenggaraan Jazz Hujan berawal dari gagasan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama istrinya, Yanti Rachim, sebagai wujud dukungan terhadap kreativitas musisi jazz, baik lokal maupun nasional. Dinna juga menyebut antusiasme masyarakat terhadap Jazz Hujan cukup tinggi. Pembeli tiket tidak hanya berasal dari Bogor, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Jakarta, Tangerang, hingga Surabaya. “Antusiasme ini diharapkan dapat berdampak positif bagi perekonomian daerah, terutama sektor perhotelan dan UMKM,” pungkasnya. (uma/c)
Mila Kencana Batal Dibuka Pekan Ini Sambungan dari Hal 12
Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S Resamana, menjelaskan bahwa penundaan dilakukan lantaran proses penyesuaian kualitas air masih berlangsung. Menurutnya, kolam baru saja diberikan bahan kimia sehingga perlu waktu agar kondisinya benar-benar aman bagi pengunjung. “Karena obat airnya masih baru. Kami ingin lebih safety. Biasanya saat berenang air bisa tertelan, dan kami khawatir itu berdampak pada kesehatan,” ujar Anas. Meski demikian, Anas belum dapat memastikan jadwal pembukaan kolam renang tersebut. Ia menyebut akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan sebelum mengambil keputusan lebih lanjut. “Besok (Senin), kami akan cek kembali ke lokasi. Mulai
dari pH air sampai suhu air. Setelah itu baru akan kami umumkan,” jelasnya kepada Radar Bogor, Minggu (11/1). Anas memastikan, dari sisi fasilitas pendukung, Kolam Renang Mila Kencana sejatinya telah siap untuk beroperasi. Termasuk kolam prestasi yang sebelumnya masuk dalam revitalisasi tahap pertama. “Kalau fasilitas insyaallah sudah aman. Revitalisasi kolam prestasi juga sudah selesai. Tinggal memastikan kualitas airnya saja,” katanya. Meski nantinya sudah kembali beroperasi, proses revitalisasi Kolam Renang Mila Kencana akan terus berlanjut. Pada 2026, proyek tersebut memasuki tahap kedua dengan fokus pada perbaikan kolam-kolam berukuran kecil. “Untuk tahap kedua ini revitalisasi kolam kecil. Tapi pengerjaannya tidak akan
mengganggu operasional, karena sebelum direhab kolamnya masih bisa digunakan,” ujarnya. Anas menargetkan revitalisasi tahap kedua dapat rampung dalam waktu sekitar 20 hari. Target tersebut telah dibahas bersama pihak pelaksana proyek. “Rehabnya paling sekitar 20 hari. Jadi kolam kecil tetap bisa dimanfaatkan,” katanya. Adapun anggaran yang digelontorkan untuk revitalisasi tahap kedua mencapai Rp1,2 miliar. Anas berharap, anggaran tersebut dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. “Kami akan terus mengoptimalkan anggaran yang ada. Semoga berdampak baik bagi warga. Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas ini,” pungkasnya. (bay/c)
bersih,” ujar Jenal. Revitalisasi Pasar Bogor diperkirakan membutuhkan anggaran besar yang ditaksir mencapai sekitar Rp600 miliar. Konsep tersebut masih terus dimatangkan dan ditargetkan mulai digenjot pada 2026 melalui proses beauty contest. “Kurang lebih Rp600 miliar. Tahun 2026 kita gas untuk beauty contest,” jelas Jenal. Adapun proses pembangunan Pasar Bogor diperkirakan
memakan waktu hingga tiga tahun. Masyarakat pun diminta bersabar agar revitalisasi dapat menghasilkan kawasan pasar yang modern dan mendukung visi Kota Bogor sebagai kota jasa dan wisata. “Bisa sampai tiga tahun. Tujuannya agar Pasar Bogor menjadi lebih modern dan mendukung program pemerintah menjadikan Bogor sebagai kota jasa dan pariwisata,” pungkasnya. (bay/c)
Dua Pendaftar Masuk Seleksi Direksi Tirta Pakuan Sambungan dari Hal 12
Dedie Rachim Ajak Warga Ramaikan Jazz Hujan
konsep dasar revitalisasi Pasar dan Plaza Bogor akan mengusung fungsi ganda dengan fasilitas modern. Kawasan tersebut direncanakan memiliki gedung parkir, convention hall, hotel, tenant kuliner, pasar tematik, serta pasar bersih. “Insya Allah ke depan Pasar dan Plaza Bogor akan menjadi gedung parkir, convention hall, perhotelan, tenant kuliner, pasar tematik, dan pasar
“Sampai tadi siang baru dua orang yang mendaftar,” ujar Hanafi. Hanafi menjelaskan, kedua pendaftar tersebut memilih posisi direksi yang berbeda. Satu orang mendaftar sebagai calon Direksi Keuangan, sementara satu lainnya mendaftar sebagai calon Direksi Operasional. “Masing-masing berbeda. Satu mendaftar Direksi Keuangan, dan satu lagi Direksi Operasional,” jelasnya. Meski demikian, Hanafi belum bersedia mengungkap identitas para pendaftar. Ia menegaskan, proses seleksi masih terbuka luas bagi masyarakat dan tidak dibatasi kuota peserta. “Tidak ada kuota. Pendaftaran masih dibuka sampai 14 Januari 2026, jadi masih ada waktu,” katanya. Sebelumnya, Hanafi menyampaikan bahwa seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan
berlandaskan sejumlah regulasi, di antaranya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017, Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 37 Tahun 2018, serta Permendagri Nomor 23 Tahun 2024. “Seleksi ini terbuka bagi profesional yang memenuhi persyaratan umum dan administrasi, serta memiliki integritas dan kepemimpinan,” ujarnya, Kamis (8/1). Ia menambahkan, seleksi direksi bertujuan untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendorong peningkatan kinerja layanan air minum bagi masyarakat Kota Bogor. Dalam rangka memastikan proses seleksi berjalan sesuai ketentuan, Pansel telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Kementerian Dalam Negeri dan sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Hanafi juga menjelaskan bahwa penambahan jumlah direksi dilakukan seiring dengan bertambahnya tugas Perumda Tirta Pakuan, khususnya dalam pengelolaan air limbah. Penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri. Persetujuan tersebut tertuang dalam Surat Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Nomor 900.1.13.2/8149/Keuda yang mengesahkan penambahan jumlah direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor. Hanafi berharap seluruh tahapan seleksi dapat berjalan lancar, mulai dari pengumuman, seleksi administrasi, Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), hingga wawancara akhir. Adapun jadwal pendaftaran dan pengumuman seleksi berlangsung pada 8–14 Januari 2026. Tahap seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak
dijadwalkan pada 15–23 Januari 2026, dengan pengumuman hasil pada 26 Januari 2026. Tahapan UKK meliputi psikotes, ujian tertulis keahlian, serta penulisan makalah yang akan dilaksanakan pada 27–28 Januari 2026. Selanjutnya, presentasi makalah dan wawancara dijadwalkan pada 10–11 Februari 2026. Pengumuman hasil UKK akan disampaikan pada 13 Februari 2026 dan pada hari yang sama hasil seleksi akan dilaporkan kepada kepala daerah. Wawancara akhir dijadwalkan pada 18 Februari 2026 secara tentatif, dilanjutkan dengan penyampaian calon direksi kepada Menteri Dalam Negeri pada 19 Februari 2026. Penetapan calon terpilih dan pelantikan akan menyesuaikan dengan terbitnya surat pertimbangan dari Kementerian Dalam Negeri. Seluruh rangkaian seleksi ini dilaksanakan secara daring. (bay/c)
Jaga Lingkungan dan Kualitas Udara, Tanam Pohon di Jalan R3 Sambungan dari Hal 12
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, turut turun langsung menanam pohon bersama komunitas Vespa se-Jabodetabek. Dengan cangkul di tangan, Dedie menegaskan bahwa gerakan kecil seperti menanam pohon memiliki makna besar di tengah perubahan iklim yang kian cepat. Penanaman pohon menjadi salah satu cara paling nyata untuk merespons krisis lingkungan. Pohon menyerap emisi karbon, menghasilkan oksigen, sekaligus menjadi penyeimbang alam di kawasan perkotaan yang terus tumbuh. “Perubahan iklim sekarang berlangsung sangat cepat. Kita perlu tindakan konkret untuk menyerap emisi karbon dan menghasilkan oksigen. Penanaman pohon seperti ini adalah salah satu upaya menetralkan emisi,” ujar Dedie
di sela kegiatan. Ia menyebut, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk tanggung jawab moral para pengguna kendaraan bermotor. Di tengah aktivitas harian yang menghasilkan gas buang, kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui aksi nyata. “Sebagai pengguna kendaraan yang menghasilkan emisi, kita punya tanggung jawab untuk mengimbanginya. Salah satunya dengan menanam pohon,” tambahnya. Penghijauan di jalur R3 juga memiliki makna strategis. Selain memperbaiki kualitas udara, jalur ini dirancang sebagai bagian dari solusi kemacetan dari kawasan Ciawi hingga Cibinong. Kemacetan yang terurai berarti emisi kendaraan dapat ditekan. “R3 ini akan menjadi jalur penting untuk mengurangi kemacetan. Ketika lalu lintas
lebih lancar, emisi juga bisa berkurang,” kata Dedie. Bagi komunitas Vespa, kegiatan ini bukan sekadar touring atau ajang berkumpul. Bambang, perwakilan komunitas Vespa se-Jabodetabek, menuturkan bahwa riding tahunan kali ini sengaja dikemas dengan pesan pelestarian lingkungan. “Kami sadar, aktivitas berkendara pasti menghasilkan emisi. Karena itu kami ingin ikut berkontribusi memperbaiki lingkungan, salah satunya lewat penghijauan,” ujarnya. Pemilihan kawasan Katulampa sebagai lokasi penanaman pun bukan tanpa alasan. Wilayah ini memiliki peran penting dalam sistem tata air. Dengan keberadaan pohon, air hujan diharapkan dapat lebih banyak diserap oleh tanah, sehingga tidak langsung mengalir ke sungai yang bermuara ke Jakarta.
Menariknya, sekitar 80 persen peserta riding berasal dari Jakarta. Bambang menyebut, kehadiran mereka justru menjadi pesan tersendiri soal tanggung jawab bersama menjaga lingkungan lintas wilayah. “Kami mengajak temanteman dari Jakarta ikut menanam pohon. Selama ini kalau banjir, Bogor sering disebut. Maka kami ajak juga mereka berkontribusi, supaya samasama menjaga,” tuturnya. Di bawah langit Bogor yang mendung, bibit-bibit pohon itu kini berdiri sebagai saksi kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan warga. Sebuah pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya soal kebijakan besar, tetapi juga tentang kemauan untuk menanam harapan satu pohon, satu aksi, demi udara yang lebih bersih dan kota yang lebih lestari.(ded)
11
EKSPEDISI TRUK KEMANUSIAAN RADAR BOGOR I SENIN, 12 JANUARI 2026 I 23 RAJAB 1447 H
RADAR BOGOR TV
RADAR_BOGOR
RADAR BOGOR
KOLABORASI: Forkopimda Kota Bogor, di antaranya Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, Anggota DPRD Kota Bogor Safrudin Bima, perwakilan Kejari Kota Bogor, Komandan Koramil 06-04/Bogor Barat Kapten CKE SS Rumalutur, S.E., bersama CEO Radar Bogor Ira Nihrawati, Ketua FKUB Kota Bogor Hasbullah, perwakilan komunitas Bogor Sahabat, Ketua Baznas Subhan Murtadla, dan relawan kemanusiaan Salamaid ikut melepas truk bantuan logistik bernilai miliaran ke wilayah terdampak bencana, Aceh dan Sumatera.
CEO Radar Bogor Ira Nihrawati memberi sambutan, dan melaporkan logistik bantuan yang sudah terkumpul kepada para relawan, donatur dan tamu undangan.
WAKIL Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin memberikan sambutan sebelum melepas pemberangkatan truk kemanusiaan. KIRI-KANAN: Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, Ketua FKUB Hasbullah, Komandan Koramil 06-04/Bogor Barat Kapten CKE SS Rumalutur, S.E., Ketua SalamAid Husnan Salam, Ketua Baznas Subhan Murtadla, CEO Radar Bogor Ira Nihrawati dan Tokoh Bogor Gatut Susanta.
FOTO-FOTO SOFYANSYAH RADAR BOGOR
SIMBOLISASI penyerahan bantuan logistik kepada penanggung jawab ekspedisi truk kemanusiaan dari Ketua PB JSAN Husnan Salam.
KETUA FKUB Hasbullah memimpin doa.
KAPOLRESTA Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro memberikan sambutan di depan donatur dan relawan yang ikut menggalang donasi bantuan logistik.
PARA tamu undangan dari donatur dan relawan SalamAid serta perwakilan Forkopimda bersama CEO dan karyawan Radar Bogor.
Melewati malam bermodalkan cahaya lilin dilalui warga Dusun Al Ikshan tujuh hari pasca pemukimannya dihantam banji, sebelum sejumlah relawan berbondong-bondong menghampiri.
PEMASANGAN tiang beton baru untuk jaringan listrik.
PETUGAS PLN membentangkan kabel listrik agar warga Aceh Tamiang bisa kembali merasakan terang.
PETUGAS PLN kembali menerangi Kampung Dusun Al Ikhsan Aceh Tamiang.
TUJUH hari berlalu mengandalkan cahaya seadanya bermodal kotak kecil diisi minyak dan kapas berakhir ketika bantuan genset diterima dari relawan, namun perkara tak berhenti sampai disitu, ketersediaan bensin menjadi sandungan tersendiri untuk tetap membnuat genset itu bekerja sengan baik. Bertahan untuk tetap menerangi tempat tinggal tidaklah mudah dengan terus menhharap bantuan dari relawan, pasalnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kebutuhan penerangan harganya selangit. Kini setelah 37 malam, warga bisa mulai tenang, tepat pada 5 Januari 2026 petugas PLN mencoba menerangi kembali pemukiman tersebut. Tidak mudah bagi petugas PLN untuk kembali membentangkan kabel yang hancur, bahkan tiang penyangga tak tersisa satu pun. Bermodal semangat serta dedikasi atas penugasan, mereka menegakkan kembali tiang listrik beton yang baru, ratusan meter kabel tersambung, tentu dengan hal tersebut diharapkan mampu kembali menerangi setiap cerita warga ketika berjaga di gelapnya malam.(*) (FOTO DAN NASKAH: HENDI/RADAR BOGOR)
PARA petugas bersiap memasang kembali kabel listrik.
12
METROPOLIS RADAR BOGOR I SENIN, 12 JANUARI 2026 I 23 RAJAB 1447 H
RADAR BOGOR TV
RADAR_BOGOR
07.00
12.00
18.00
HUJAN RINGAN
HUJAN RINGAN
BERAWAN
PRAKIRAAN
CUACA BOGOR HARI INI Sumber: www.bmkg.go.id
RADAR BOGOR
Dua Pendaftar Masuk Seleksi Direksi Tirta Pakuan Hanafi Ketua Pansel seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan
BOGOR-Proses pendaftaran seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor resmi dibuka dan akan berlangsung hingga 14 Januari 2026. Hingga hari pertama pendaftaran, Panitia Seleksi (Pansel) mencatat sudah ada dua orang yang mendaftarkan diri.
Seleksi ini terbuka bagi profesional yang memenuhi persyaratan umum dan administrasi, serta memiliki integritas dan kepemimpinan,”
Ketua Pansel seleksi Direksi Perumda Tirta Pakuan, Hanafi, mengatakan dua pendaftar tersebut tercatat masuk sejak sehari setelah pendaftaran dibuka. DUA...Baca Hal 10
Pasar dan
Plaza Bogor Dibongkar (DZIKRY/RADAR BOGOR)
SEGERA DIBUKA: Pantauan udara Kolam Renang Mila Kencana pasca revitalisasi yang dilakukan pada 2025.
Mila Kencana Batal Dibuka Pekan Ini
BOGOR–Rencana pembukaan Kolam Renang Mila Kencana pada pekan ini, Minggu (11/1), dipastikan batal. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor menunda operasional fasilitas tersebut demi memastikan aspek keamanan, khususnya kualitas air kolam. MILA...Baca Hal 10
Bertahap MULAI DIPASANG JARING HIJAU Gedung Pasar Bogor dan Plaza Bogor mulai memasuki tahap awal pembongkaran. Hal tersebut ditandai dengan pemasangan jaring berwarna hijau di seluruh bangunan, Minggu (11/1), sebagai bagian dari proses pembongkaran bertahap.
JADWAL PEMBONGKARAN Pembongkaran struktur cor dan dinding mulai
Januari–Februari 2026
Proses bongkaran ditargetkan selesai
5–6 bulan
PASAR...Baca Hal 10
TAHAP LANJUTAN Setelah pembongkaran, masuk tahap Beauty Contest Revitalisasi melalui proses lelang
ALASAN PEMASANGAN JARING
Dedie Rachim Ajak Warga Ramaikan Jazz Hujan FOTO: DZIKRI/RADAR BOGOR
Mencegah material bongkaran beterbangan
BOGOR-Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengajak seluruh warga untuk hadir dan meramaikan gelaran Jazz Hujan Kota Bogor 2026 yang akan digelar pada 31 Januari 2026 di Full Belly & Eats, Kecamatan Bogor Utara.
EVENT: Beberapa rangkaian kegiatan Jazz Hujan sebelum acara puncak di 31 Januari.
Menjaga keselamatan pengguna jalan sekitar
DEDIE...Baca Hal 10
PEMBONGKARAN
Pemkot Kolaborasi Bareng Komunitas Vespa
PASAR BOGOR
Jaga Lingkungan dan Kualitas Udara, Tanam Pohon di Jalan R3
DIMULAI
Gedung Pasar dan Plaza Bogor dipasang jaring hijau Pembongkaran dilakukan secara bertahap Tahap awal menyasar atap dan rangka atap Pembongkaran juga mencakup Mechanical Electrical (ME)
Deru mesin Vespa memecah pagi di Jalan Regional Ring Road (R3), Kecamatan Bogor Timur, Sabtu (10/1). Namun kali ini, iring-iringan skuter klasik dan modern itu tidak hanya membawa semangat kebersamaan, melainkan juga harapan bagi lingkungan Kota Hujan. Di tepian jalan yang kelak menjadi jalur pengurai kemacetan, puluhan bibit pohon ditanam sebagai simbol komitmen menjaga bumi.
KONSEP REVITALISASI Gedung parkir
JAGA...Baca Hal 10
PEDULI LINGKUNGAN: Wali Kota Bogor Dedie Rachim bersama komunitas Vespa seJabodetabek di Jalan R3, Kecamatan Bogor Timur, Sabtu (10/1).
FOTO: DZIKRY/RADAR BOGOR
MULAI DIBONGKAR: Pantauan udara kondisi terkini gedung Pasar dan Plaza Bogor, di kawasan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
Convention hall
ANGGARAN DAN WAKTU PEMBANGUNAN
Perhotelan
3 tahun
Estimasi anggaran sekitar
Rp600 miliar
HUMAS PEMKOT BOGOR
Pembangunan diperkirakan memakan waktu hingga
Mendukung Bogor sebagai kota jasa dan wisata
PROSES PERIZINAN Pembongkaran menyeluruh menunggu izin PUPR Kota Bogor Masih menunggu Pertimbangan Teknis (Pertek) DLLAJR dan Satlantas Ditargetkan rampung akhir
Januari 2026
Tenant kuliner Pasar tematik dan pasar bersih