Epaper Radar Bogor-29-Agustus 2025

Page 1


BERGEJOLAK DEMONSTRASI DI DPR BERAKHIR RICUH

Pengemudi Ojek Terlindas Rantis Brimob

DALAM video yang beredar di media sosial, tampak mobil kendaraan taktis (rantis) Brimob melaju cepat saat massa tengah berhamburan di Pejompongan, Jakarta Pusat.

Jabatan

JAKARTA–Mahkamah Konstitusi (MK) melarang wakil menteri (wamen) untuk merangkap jabatan sebagai pejabat negara lainnya. Seperti komisaris atau direksi pada perusahaan negara maupun swasta atau pimpinan organisasi yang dibiayai APBN maupun APBD.

Setelah memilih tenis seusai menyelesaikan kuliah Mei tahun lalu, Janice Tjen mengemas 101 kemenangan dan hanya 13 kali kalah serta mengantongi 13 gelar. Di mata sang pelatih, variasi pukulan jadi salah satu senjata andalan.

RIZKA PERDANA PUTRA, Surabaya

PRESTASI: Petenis

TERJATUH: Seorang polisi terjatuh dan nyaris terinjak-injak usai terjadi aksi saling dorong dengan mahasiswa di depan Istana Bogor, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (28/8). Sementara foto lainnya (kanan) menunjukkan kondisi yang berkebalikan saat kepolisian yang menangkap massa aksi di kawasan Senayan, Jakarta.
SOFYANSYAH/RADAR BOGOR
SALING DORONG: Aparat kepolisian terlibat saling dorong dengan para mahasiswa yang memaksa untuk menggelar unjuk rasa tepat di depan pagar Istana Bogor, Kamis (28/8).

Anggaran Kemdiktisaintek 2026 Tembus Rp61 T

JAKARTA–Pagu anggaran Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun 2026 mencapai angka Rp61 triliun. Besaran ini diungkap Mendikti saintek, Brian Yuliarto dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Gedung DPR, Rabu (27/8).

Dalam paparannya, Brian menyam paikan bahwa arah kebijakan Kemdiktisaintek telah disusun sesuai Rencana Strategis (Renstra) Kemdiktisaintek 2025–2029. Ia menyebut selain pagu anggaran terdapat pula usulan

tambahan anggaran sebesar Rp5,9 triliun. Sejumlah indikator strategis menjadi target, seperti peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi (PT), peningkatan mutu dan relevansi lulusan agar lebih cepat terserap di dunia kerja, serta penguatan kapasitas talenta saintek baik di bidang riset maupun pendidikan tinggi yang diakui di level internasional.

“Renstra Kemdiktisaintek tengah berada dalam pembahasan bersama APK PT dengan garis dasar 32%, diharapkan berkembang hingga 38,04% pada 2029,” jelas Menteri

Brian. Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian itu disebutkan pembahasan program prioritas nasional yang menjadi fokus Kemdiktisa intek.

Program prioritas itu antara lain penyelenggaraan sekolah unggul, reformasi pendidikan keguruan melalui penguatan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dan Program Profesi Guru (PPG), serta penguatan otonomi perguruan tinggi dengan memperluas akses dan meningkatkan relevansi pendidikan tinggi. Prioritas lainnya mencakup

peningkatan kesejahteraan dosen, perbaikan regulasi beban kerja tridharma untuk mendukung jalur karir dosen peneliti, serta penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di pusat riset dan akselerator kebijakan strategis. Raker ini juga menjadi ruang dialog antara Kemdiktisaintek dan anggota Komisi X DPR RI. Sejumlah anggota mengangkat isu-isu strategis di bidang pendidikan tinggi, seperti perlunya penelitian dan riset di perguruan tinggi yang dapat memberikan dampak nyata, akreditasi, pembukaan program studi sesuai keunggulan daerah,

hingga peningkatan sosialisasi terkait program-program kementerian. Masukan-masukan tersebut disambut baik oleh Menteri Brian. “Hal tersebut tentu menjadi masukan bagi kami sebagai dasar perbaikan dan perkembangan kementerian,” ujar Brian. Melalui pembahasan ini, Kemdiktisaintek optimis program kerja tahun 2026 dapat berjalan optimal untuk memperkuat pendidikan tinggi, riset, dan inovasi di Indonesia, serta mendukung lahirnya SDM unggul yang mampu bersaing secara global. (*/fat)

Disdik

Larang Siswa Ikut Demo

CIBINONG – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor melarang para pelajar untuk mengikuti aksi unjuk rasa atau demo. Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4.4/816-Disdik tentang Larangan Peserta Didik Mengikuti Aksi Demonstrasi. Dalam surat tersebut Kepala Disdik Kabupaten Bogor, Rusliandy menyampaikan lima catatan bagi para pelajar. Pertama, peserta didik dilarang mengikuti aksi demonstrasi dalam bentuk apa pun yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi diri sendiri, sekolah, maupun masyarakat. Kedua, kepala sekolah dan guru diwajibkan melakukan pengawasan serta pembinaan agar peserta didik tidak terlibat dalam aksi demonstrasi. Ketiga, orang tua atau wali peserta didik diimbau meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak di luar jam sekolah. Keempat, apabila terdapat peserta didik yang terlibat dalam aksi demonstrasi, satuan pendidikan diminta melaporkannya secara tertulis kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. “Kelima, sekolah diminta tetap fokus meningkatkan mutu pembelajaran, penguatan karakter, serta mengembangkan kegiatan positif yang bermanfaat bagi peserta didik,” ujarnya dalam surat tersebut. Sementara itu, Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menegaskan pihak kepolisian telah melakukan koordinasi dengan pihak Disdik Kabupaten Bogor. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir keterlibatan pelajar dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan dan mengalihkan perhatian dari proses belajar. Polres Bogor pun sejak pagi telah melakukan penyekatan di sejumlah perbatasan Jakarta untuk mencegah pelajar Kabupaten Bogor ikut aksi demonstrasi. “Penyekatan masif di seluruh wilayah,” pungkas Wikha.(cr1/c)

FOTO: KEMENDIKTISAINTEK
Rapat Kerja (Raker) Kemendiktisaintek bersama Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Gedung DPR, Rabu (27/8).

BEBAS

Sampaikan unek-unek Anda terhadap layanan publik seperti PLN, PDAM, PT Pos, telepon, jalan rusak, pungli, kemacetan, pembuatan KK/KTP/SIM/ paspor/ sertifikat tanah, dll.

1. PLN Bogor (0251) 8345400

2. Bendungan Katulampa (0251) 8334344

3. RS Hermina Bogor (0251) 8382525

4. RS Melania Bogor (0251) 8321196

5.

Pajajaran (0251) 8379898/ 08111181298

8. Damkar Kabupaten Bogor (021) 8753547

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (0251) 8312292

RS Azra (0251) 8318456

RS Hermina Mekarsari (021) 29232525

RS Medika Dramaga (0251) 8308900/081319310610

Bogor Medical Center (BMC) (0251) 8390435

RS Karya Bhakti Pratiwi (0251) 8626868

Rumah Sakit Dr H Marzoeki Mahdi (0251) 8324024

Rumah Sakit Islam Bogor (0251) 8316822

Rumah Sakit Daerah (Rsud) Cibinong 021-875348, 8753360

Rumah Sakit Lanud Atang Sandjaja (0251) 7535976

RS Annisa Citeureup (021)8756780, Fax. (021)8752628

RS Harapan Sehati Cibinong (021)87972380, 081296019016

Rumah Sakit Salak (0251) 8344609/834-5222

RSUD Ciawi (0251) 8240797

Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma (0251) 7568397

Rumah Sakit Bina Husada (021) 875-8441

Rumah Sakit ibu dan anak Nuraida (0251) 8368107, (0251) 368866

Yayasan Bina Husada Cibinong (021) 875-8440

Rumah Sakit Bersalin Assalam Cibinong (021) 875-3724

Rumah Sakit Bersalin Tunas Jaya Cibinong (021) 875-2396

Rumah sakit Bina Husada Cibinong (021) 8790-3000

RS Trimitra Cibinong 021-8763055/56

Rumah Bersalin & Klinik Insani Cibinong (021) 875-7567

RS Sentosa Bogor, Kemang (0251)-7541900

RS Ibu dan Anak Juliana, Bogor (0251) 8339593, Fax. (0251)-8339591

RSIA Bunda Suryatni (0251) 7543891,(0251) 754-3892

Klinik Insani Citeureup (021) 879-42723

RSIA Kenari Graha Medika Cileungsi (021) 8230426

Rs Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua-Bogor (0251) 8253630, 8257663

Tunjangan Hanya Alasan

BELAKANGAN ini publik dihebohkan dengan kenaikan tunjangan DPR yang tak masuk akal. Pasalnya, adanya tunjangan baru berupa tunjangan rumah, membuat pendapatan DPR naik dua kali lipat dari periode sebelumnya. Meski gaji pokoknya cenderung tetap, namun berbagai tunjangan mengalami kenaikan. Seperti tunjangan beras dari Rp 10 juta menjadi Rp 12 juta. Tunjangan bensin dari Rp4-5 juta menjadi Rp7 juta, dan tunjangan lainnya yang jika ditotal dengan gaji pokok bisa mencapai Rp70 juta. Kebijakan baru dari Menteri Keuangan yakni tunjangan rumah sebesar Rp50 juta per bulan menambah pendapatan DPR. Tunjangan tersebut beralasan agar para anggota DPR bisa tinggal dekat dengan kantor dan mendukung tugasnya lebih optimal sebagai wakil rakyat. Sehingga jika ditotal, pendapatan resmi DPR lebih dari Rp100 juta per bulan. Para pengamat menilai hal tersebut tidak layak dilakukan dan tidak sepadan dengan kinerja DPR yang tak memuaskan. Menurut Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat, kebijakan ini menyakiti perasaan rakyat. Saat masyarakat kesulitan bertahan hidup karena gelombang PHK, kenaikan harga BBM, hingga melonjaknya tarif PBB di sejumlah daerah, para anggota DPR justru menikmati kenaikan pendapatan yang fantastis. Efek domino dari efisiensi anggaran memberi banyak pukulan pada masyarakat. Menurut Achmad, kondisi yang terjadi saat ini seolah menunjukkan rakyat sedang dikorbankan oleh para elit demi menunjang hidup glamor mereka.

Indonesia Corruption Watch (ICW) menghitung pemborosan anggaran karena tunjangan rumah mencapai Rp1,74 triliun. Padahal saat ini pemerintah mengklaim se dang melakukan efisiensi anggaran. Lucius Karus, Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menyebut tunjangan ini sesungguhnya bahasa politik dari istilah subsidi.

Menurutnya, anggota dewan disubsidi negara dengan jumlah yang cukup besar. Beragam jenis subsidi yang diterima anggota DPR berbanding terbalik dengan kinerja mereka. Hal ini cukup ironis.

Nuraeni nur33088@gmail.com

KASUS kematian seorang bocah bernama Raya (3) asal Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memicu keprihatinan publik. Raya meninggal pada 22 Juli 2025 dengan kondisi tubuh dipenuhi cacing. Kasus ini menyoroti persoalan kemiskinan, lingkungan tidak sehat, serta lemahnya pengawasan pemerintah desa dalam memastikan layanan kesehatan masyarakat berjalan. Kemiskinan yang terjadi menyebabkan keluarga miskin kekurangan gizi karena memiliki daya beli rendah sehingga keterbatasan pangan dan kualitas makanan menjadi tidak beragam, sehingga hanya mengonsumsi makanan murah berkalori tinggi namun rendah gizi. Akibatnya, terjadi malnutrisi atau stunting pada anak, serta masalah gizi lainnya di keluarga yang terdampak kemiskinan. Lingkungan tidak sehat adalah kondisi lingkungan, baik fisik maupun sosial, yang dapat

membahayakan kesehatan manusia. Ini ditandai dengan berbagai faktor seperti polusi udara dan air, sanitasi buruk, serta perilaku sosial negatif. Lingkungan yang tidak sehat dapat memicu berbagai penyakit dan menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan. Begitupun pengawasan yang lemah, pemerintahan desa dapat kehilangan fungsinya untuk memastikan layanan kesehatan yang baik dan dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat.

Lalu apa solusinya??

Dalam hal mengentaskan kemiskinan, Islam memiliki mekanismenya yaitu pengaturan kepemilikan yang adil. Islam mengatur kepemilikan harta untuk mencegah penumpukan kekayaan pada segelintir orang. Karena itu dalam sistem Islam, SDA (sumber daya alam) seperti minyak, gas, tambang dan mineral adalah milik umum (al-milkiyyah al-’aammah) yang wajib dikelola hanya oleh negara untuk rakyat. Haram

dikuasai oleh individu atau korporasi. kebersihan dalam Islam adalah menghendaki ummatnya agar menjaga kebersihan secara menyeluruh, baik itu kebersihan jasmani maupun rohani, dan tidak hanya terbatas pada kebersihan pribadi saja tetapi mencakup kebersihan lingkungan untuk mencapai kehidupan yang baik. dan setiap upaya yang dilakukan untuk menjaga dan mewujudkan kebersihan terhadap pribadi maupun lingkungan akan bernilai ibadah karna kebersihan itu bersumber dari iman.

Dalam Islam pemerintahan seharusnya berfungsi sebagai penyelenggara, pelaksana, pembina, dan pemberdaya masyarakat, termasuk dalam layanan kesehatan. Membina kehidupan masyarakat desa, yang mencakup bidang kesehatan dengan memastikan ketersediaan dan kualitas layanan kesehatan.

Choerunnisa Cileungsi, Bogor

Bocah Meninggal Cacingan, Ironi Kemiskinan

Tidak Seimbang

PENJELASAN masih berbeda-beda. Selain tunjangan rumah, menurut saya tunjangan lainnya masih sangat tinggi. Tidak seimbang dalam dalam kondisi banyak masyarakat berpenghasilan di bawah UMR dan fasilitas masyarakat masih kurang. @_liana.juwita

Masyarakat Udah Pinter

KLARIFIKASI bohong lah bentuk ketakutan mereka yang hidup mewah dengan hasil pajak dari rakyat, masyarakat udah pada pinter ya pak, ga ada yang percaya.

@sihnursila

Hilangkan Tunjangan DPR

HILANGKAN tunjangantunjangan DPR gak penting, kalo ada yang ngeluh suruh berhenti jadi DPR masih banyak yang berkompeten dan mau.

@faisal_lubis02

Parkir Liar Kembali Menjamur

Trotoar di jalanan Kota Depok masih menjadi kawasan parkir liar dan pedagang kaki lima (PKL). Padahal baru sehari dilakukan razia oled Dinas perhubungan Kota Depok. Pantauan Radar Bogor Kamis (28/8) kemarin, memperlihatkan sejumlah trotoar dipenuhi kendaran yang terparkir. Pertama, di Jalan Raya Margonda. Padahal di sepanjang jalan tersebut terpampang rambu larangan pakir.

Arsip Vital Sekolah

Perlu Dilindungi

DEPOK–Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Depok menggelar kegiatan roadshow pendampingan penyelamatan arsip vital sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan mulai 19 Agustus hingga 10 September 2025 dengan menyasar 30 sekolah di 11 kecamatan se-Kota Depok. Kepala Bidang Pengelolaan Arsip Diskarpus Kota Depok, Yulia Oktavia mengatakan, roadshow ini merupakan upaya nyata dalam melindungi dan menyelamatkan arsip vital yang dimiliki sekolah. Seperti ijazah, sertifikat akreditasi, Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), hingga dokumen penghargaan.

Polisi Datangi Sekolah

Antisipasi Pelajar Ikut Aksi di Jakarta

DEPOK–Polres Metro Depok mendatangi sejumlah sekolah, untuk mengantisipasi adanya pelajar yang ikut dalam aksi unjuk rasa di Jakarta pada Kamis (28/8) kemarin.

Yuk Mulai Peduli

Penyakit Cacingan!

DEPOK–Kecacingan masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang rentan menyerang anak-anak. Kondisi ini bisa menimbulkan gejala seperti berkurangnya nafsu makan, tubuh lemas, mudah sakit, sering mengalami sakit perut, hingga berisiko menyebabkan stunting.

Baca Aglomerasi Hal 6
PARKIR LIAR: Parkir liar yang ada di trotoar Jalan Raya Margonda, Kota Depok.
(HUMAS
Sejumlah mitra dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk di antaranya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukaluyu
mengeluhkan dana Badan Gizi Nasional (BGN) yang belum turun.
*)Sumber: Dinkes Kota Depok

AGLOMERASI

Dana Makan Bergizi Gratis Tersendat

(ILUSTRASI)

SEJUMLAH mitra dapur

program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk di antaranya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukaluyu 1 mengeluhkan dana Badan Gizi Nasional (BGN) yang belum turun. Akibatnya kendala itu, SDN Bojongsari 2, Kecamatan Sukaluyu, tak menerima MBG bagi para siswanya, Rabu (27/8). Seperti diketahui, Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program prioritas Pemerintah Pusat yang diperuntukkan untuk anak-anak di Indonesia. Sebagaimana program ini dijalankan, anak-anak sekolah mendapat jatah makan setiap

CIANJUR

hari dengan memenuhi standar gizi nasional. Salah Satu Guru SDN Bojongsari 2, Sumiati mengatakan, pihak sekolah tidak mengetahui secara pasti alasan MBG terhenti, yang mulai dari hari Senin (25/8). “Biasanya untuk pemberian MBG ini ada komunikasi dari pihak terkait dengan kepala sekolah,” ujarnya. Sumiati menuturkan, terhitung sejak diluncurkannya program MBG di wilayah Sukaluyu, SDN Bojongsari 2 sudah mendapatkannya.

“Sudah cukup lama, sejak diluncurkannya MBG di wilayah Sukaluyu, anak-anak di SDN Bojongsari 2 mendapatkannya, dan memang penyaluran MBG ini belum pernah terhenti sebelumnya,” ungkapnya. Ia menambahkan, anak-anak di sekolah suka membawa wadah makan, manakala MBG tidak dimakan di sekolah, biasanya anak-anak membawanya pulang ke rumah. “Kalau saya menerima kabar ada atau tidaknya MBG biasanya dari pak kepala sekolah langsung, tak tahu masalahnya apa, kendalanya apa. Pokoknya saya disuruh diberitahukan kepada

anak-anak kalau MBG di stop dulu,” paparnya. Sementara itu, Leader SPPG Sukaluyu 1, Ai (40) mengungkapkan bahwa alasan terhentinya penyaluran distribusi MBG yang terjadi di beberapa sekolah di Kabupaten Cianjur salah satunya keterlambatan dana. “Terjedanya penyaluran MBG kemarin, dikarenakan terkendala dana dari BGN yang belum turun,” ujarnya. Ia menuturkan, bukan dari dapurnya saja yang terkendala dengan distribusi MBG ke sekolah, juga disebabkan banyaknya porsi dalam sekali pembuatan MBG.(cr1)

Parkir Liar Kembali Menjamur

Terlihat sejumlah pengendara memarkir kendaraannya di atas trotoar. Kemudian juru parkir (jukir) ilegal menarik uang. Yusuf Maulana (29), warga Depok mengaku sengaja parkir di sana. Ia diarahkan oleh jukir ilegal untuk menaruh sepeda motornya di atas trotoar. “Kata tukang parkir bisa, ya saya parkir di sini,” katanya kepada Radar Bogor. Soal razia parkir liar, ia menilai tak membuatnya hilang selama jukir ilegal masih ada. “Kalau mobil mungkin jadi mikir-mikir kalau sudah terkena razia, kalau motor ya gak ngaruh selama ada juru parkirnya,” tuturnya. Hal senada dikatakan oleh warga lainnya, Ikbal (28). Ia mengaku sengaja parkir di

trotoar selama ada juru parkir. “Selama ada juru parkir, ya parkir aja, ada razia ya saya bilang diarahkan juru parkir. Jadi kalau mau bersih parkir liar ya tertibkan dulu juru parkir nya,” tuturnya. Soal adanya rambu larangan parkir, ia mengaku mengetahui, namun, ketika juru parkir mengatakan bisa parkir, dirinya menganggap bisa parkir di

Arsip Vital Sekolah

Perlu Dilindungi

“Arsip vital adalah dokumen yang memiliki nilai sangat penting dan tidak dapat digantikan apabila rusak atau hilang. Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan edukasi sekaligus pendampingan agar sekolah mampu melakukan perlindungan dan penyelamatan arsipnya secara mandiri,” ujarnya. Dalam rangkaian roadshow ini, Diskarpus Depok melaksanakan beberapa kegiatan, di antaranya digitalisasi arsip ijazah siswa, enkapsulasi

terhadap 10 ijazah siswa terbaik. Serta penyelamatan dokumen penting lain seperti sertifikat akreditasi, NPSN, dan berbagai piagam penghargaan yang dimiliki sekolah, penyusunan daftar arsip alih media, pembuatan berita acara alih media dan penyusunan daftar arsip vital.

Menurut Yulia, keberadaan arsip yang terkelola dengan baik tidak hanya bermanfaat bagi sekolah, tetapi juga bagi siswa dan masyarakat. “Harapannya, kegiatan ini dapat mencegah terjadinya

kerusakan maupun kehilangan arsip vital, yang jika dibiarkan bisa berdampak merugikan. Selain itu, kami ingin agar sekolah terbiasa melakukan penataan dan pengelolaan arsip secara sistematis,” jelasnya. “Dengan adanya pendampingan ini diharapkan setiap sekolah dapat menerapkan standar pengelolaan arsip vital secara berkelanjutan, sehingga dokumen penting yang dimiliki tetap terjaga keasliannya dan bisa digunakan kapan saja dibutuhkan,” tutupnya.(faj/b)

Polisi Datangi Sekolah

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi dan memberikan himbauan kepada para pelajar. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar mereka tidak ikut serta dalam aksi unjuk rasa.

“Kami menekankan bahwa pelajar memiliki kewajiban utama untuk belajar dan belum cukup umur untuk terlibat dalam aksi demonstrasi,” katanya kepada Radar Bogor.

Dalam kegiatan itu, pihak kepolisian juga bersama pihak sekolah melakukan pengecekan terhadap barang bawaan pelajar serta absensi kehadiran untuk memastikan tidak ada siswa yang ikut dalam aksi unjuk rasa. Ia menegaskan, apabila terdapat pelajar yang terbukti ikut serta dalam aksi unjuk rasa, maka akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Selain itu, pelajar diimbau untuk tidak terprovokasi ajakan pihak-pihak yang tidak

bertanggung jawab,” tuturnya. Made memaparkan, kegiatan sosialisasi ini juga menjadi evaluasi agar tidak terulang kembali peristiwa sebelumnya, di mana sekelompok pelajar SMA/SMK ikut bergabung dalam aksi mahasiswa.

“Dengan adanya langkah preventif ini, diharapkan para pelajar di Kota Depok dapat lebih fokus menimba ilmu di sekolah serta terhindar dari keterlibatan dalam aksi-aksi yang bukan menjadi ranah mereka,” tukasnya. (faj/c)

sana. “Jadi kalau mau, juru parkirnya yang ditertibkan, kalau gak ada juru parkir, gak mungkin juga kali parkir di sini,” tandasnya. Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Depok, Dede Hidayat mengungkapkan jika pihaknya akan mengerahkan 14 personel

untuk dua sif di waktu pagi dan sore mengawasi dua titik rawan parkir liar tersebut. “Jadi harus kita awasi terus, karena kalau enggak, ya begitu lagi, bandel soalnya (parkir liar ini), jadi susah diatur,” ujar Dede. Ia melanjutkan, penertiban dengan cara pengempisan ban oleh Dishub Depok. “Kemarin

ada di dua titik yang kita laksanakan penertiban, tindakannya kita halau mereka buat enggak boleh parkir di trotoar,” kata Dede. Ia menjelaskan, titik penertiban dilakukan di dekat Margo City dan di dekat jalan menuju Stasiun Pondok Cina. Ban sepeda motor dikempiskan

Yuk Mulai Peduli Penyakit

Upaya pencegahan cacingan perlu dilakukan sejak dini melalui kebiasaan hidup bersih. Dengan melakukan kebiasaan tersebut secara konsisten, hal ini dapat menjadi benteng utama agar anak-anak terhindar dari cacingan. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Mary Liziawati mengajak agar masyarakat menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Seperti mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, membiasakan anak memakai alas kaki, serta memastikan maka-

nan dan minuman dikonsumsi dalam keadaan matang. “Selain menerapkan pola hidup bersih, pemerintah juga melaksanakan Program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) cacingan. Obat tersebut diberikan secara gratis melalui posyandu, puskesmas, dan sekolah,” ujarnya. Mary menjelaskan, POPM ini menyasar anak-anak balita, pra sekolah, hingga usia sekolah dasar. “Pemberian obat cacing secara massal ini penting untuk melindungi anak-anak dari risiko infeksi cacing dan mendukung tumbuh kembang mereka,” tambah Mary.

lantaran kebanyakan pemilik motor tidak berada di lokasi. Tindakan ini diharapkan bisa menimbulkan efek jera bagi pemotor. “Kita jelasin kalau mereka melanggar parkir di trotoar dan melanggar peraturan ketertiban wali kota, kita edukasi,” tukasnya.(faj/c)

Cacingan!

Dalam hal ini, obat yang digunakan untuk mengobati cacingan adalah Albendazole tablet kunyah dosis tunggal. Frekuensi pemberian obat untuk daerah non-lokus stunting adalah satu kali setahun, sedangkan untuk lokus stunting diberikan dua kali setahun. Dosisnya yaitu 200 mg atau setengah tablet untuk anak usia 12 hingga 23 bulan, dan 400 mg atau satu tablet untuk anak usia 2 hingga 12 tahun. Mary juga mengingatkan

orang tua agar tidak ragu mengikuti program tersebut. Ia menekankan bahwa peran orang tua sangat penting dalam memastikan anaknya mendapatkan obat sesuai yang telah ditetapkan. “Kami mengajak seluruh orang tua untuk memastikan anaknya mendapatkan obat cacing sesuai frekuensi dan dosis. Dengan begitu, risiko cacingan dapat ditekan dan kualitas kesehatan anak-anak Kota Depok semakin baik,” pungkasnya.(faj/c)

MAKAN BERGIZI: Sejumlah siswa menyantap makanan bergizi gratis (MBG) saat jam istirahat.

Puji Permainan

Janice

NEW YORK– Petenis Inggris, Emma Radu canu memuji Janice Tjen dengan menyebut permainan tenisnya “berbahaya” usai mengalahkan petenis Indonesia itu pada babak kedua US Open, Rabu (27/8) malam WIB.

“Lawan yang sangat berbahaya,” kata

Raducanu dalam wawancara di lapangan seusai meraih kemenangan 6-2, 6-1.

“Ia bermain sangat baik, dan saya pikir bola apa pun yang saya lemparkan ke tengah lapangan yang belum tentu cukup bagus, ia berhasil menyelesaikannya dengan mudah. Jadi saya sangat senang dengan penampilan saya hari ini.”

Dalam konferensi pers seusai pertandingan babak pertamanya, Minggu (24/8) malam waktu setempat atau Senin WIB, Janice menyebut Raducanu sebagai sosok yang menginspirasi dirinya. Janice sedang cedera saat kuliah ketika Raducanu berhasil meraih gelar US Open 2021 sebagai petenis kualifikasi. Perjalanan Raducanu tersebut memotivasi Janice untuk dapat melakukan hal serupa. Mendengar hal itu, Raducanu merasa senang walaupun mengaku sedikit merasa tertekan “Saya pernah mendengarnya. Memang sedikit membuat tertekan, tetapi di saat yang sama rasanya sangat menyenangkan,” kata Raducanu.

“Saya pikir Janice bermain tenis yang sangat berbahaya. Dia telah melewati beberapa lawan yang tangguh. Mengalahkan salah satu unggulan teratas di babak pertama.”

“Bermain sangat baik dan saya pikir dia bisa membangun dan membawa banyak kepercayaan diri dari pekan ini. Senang sekali bisa bertanding dengannya. Saya menantikan pertandingan berikutnya,” ujar petenis berusia 22 tahun itu.

Pertandingan babak kedua US Open tersebut adalah kemenangan kedua Raducanu secara beruntun atas petenis kualifikasi yang tangguh, setelah hanya kehilangan tiga gim melawan mantan petenis ganda nomor 4 dunia, Ena Shibahara, di babak pertama.(net)

PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN

DEWA UNITED (4-2-3-1)

Sonny Stevens; Edo Febriansyah, Cassio Scheid, Nick Kuipers, Wahyu Prasetyo; Alexis Messidoro, Ricky Kambuaya; Stefano Lilipaly, Hugo Gomes, Taisei Marukawa; Alex Martins Pelatih: Jan Olde Riekerink

PERSIJA JAKARTA (4-3-3

Eduardo Carlos; Alan Cardoso, Jordi Amat, Rizky Ridho, Nico Alfriyanto; Basty Sousa, Gustavo Franca, Fabio SIlva; Allano Lima, Maxwell Souza, Arlyansyah Abdulmannan Pelatih: Mauricio Souza

08/02/2025

Dewa United vs Persija Jakarta 2-1 (Liga 1) 16/09/2024

Persija Jakarta vs Dewa United 0-0 (Liga 1) 02/03/2024

Persija Jakarta vs Dewa United 4-1 (Liga 1) 25/08/2023

Dewa United vs Persija Jakarta 2-0 (Liga 1) 10/04/2023

Dewa United vs Persija Jakarta 0-1 (Liga 1)

22/08/2025

3-1

Dewa United vs Persik Kediri (BRI Super League)

SERANG–Dewa United akan menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-4 BRI Super League yang berlangsung di Banten International Stadium (BIS), Jumat (29/8) malam ini (live Indosiar & Vidio pukul 19.00 WIB).

Banten Warriors akan kembali meneruskan tren positif mereka saat mengalahkan Persik Kediri 3-1,, sekaligus meraih tiga poin perdana. Dewa United berhasil menang melawan Persik Kediri 3-1. Di awal musim Liga Super 2025/2025, mereka menderita 2 kekalahan beruntun. Hasil itu membuat Banten Warriors lebih percaya diri menghadapi Persija Jakarta. Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink mengaku puas dengan perkembangan yang ditunjukkan oleh timnya. Kendati begitu, dia menginginkan permainan yang lebih bagus menghadapi Persija. “Saya bangga dengan perkembangan tim sejauh ini. Pemain menunjukkan daya juang dan stabilitas dalam permainan. Saya harap kami bisa bermain lebih baik di laga melawan Persija,” kata Jan Olde Riekerink dikutip dari laman resmi klub.

Sementara Persija Jakarta di lain pihak tidak diperkuat pemain-pemain U-23 karena dipanggil Timnas Indonesia. Situasi itu membuat pelatih Persija, Mauricio Souza harus bisa memaksimalkan skuad yang ada.

Dikutip dari laman resmi ILeague, Mauricio Souza menyebut lini depan masih jadi masalah utama Persija Jakarta. Meski sudah mencetak 8 gol dari 3 laga, Gustavo Almeida dan kawan-kawan masih belum klinis dalam memanfatkan peluang. “Saya sangat puas dengan yang ditunjukkan oleh tim di lapangan. Mungkin kami harus lebih tajam lagi dalam beberapa

15/08/2025

2-0

Semen Padang vs Dewa United (BRI Super League)

Penantian Panjang Ikut DBL

DEPOK–Roadshow Honda DBL with Kopi Good Day West JavaWest berlangsung meriah di SMA Sejahtera 1 Depok, Kamis (28/8) kemarin. Ribuan siswa tumpah ruah ke lapangan, untuk mengikuti kegiatan Roadshow Honda DBL with Kopi Good Day West Java-West di ‘Kota Belimbing’ tersebut. Berbagai rangkaian acara roadshow berhasil menyedot perhatian seluruh siswa hingga guru-guru. Apalagi saat para atlet basket kebanggaan mereka diperkenalkan di hadapan para siswa lainnya. Suasana roadshow Honda DBL with Kopi Good Day West JavaWest di SMA Sejahtera 1 Depok itu semakin semarak, saat tim dancer mereka tampil. Gerakan energik ditambah dengan beat musik pengiring yang lantang membuat suasana Roadshow yang diselenggarakan di lapangan basket itu pecah.

Kepala SMA Sejahtera 1 Depok, Handoko Budi Setiawan mengatakan, Honda DBL with Kopi Good Day West Java-West ini sudah lama dinantikan oleh para siswa. Itu lantaran perjuangan dan perjalanan panjang atlet basket sekolah, untuk bisa tampil dalam turnamen basket pelajar terbesar itu. “Kami perdana bisa ikut. Perjuangan panjang, dan tahun ini bisa ikut serta dalam turnamen Honda

DBL with Kopi Good Day West Java-West ini,” katanya kepada Radar Bogor. Ia pun mengapresiasi para siswa yang pantang menyerah dan terus berjuang untuk bisa tampil di ajang turnamen basket pelajar itu. Berbagai dukungan juga terus diberikan sekolah agar para siswa bisa terus berprestasi. Termasuk basket. “Kami harap, bisa terus berpartisipasi di ajang Honda DBL with Kopi Good Day West Java West ini,” tukasnya.(faj/c)

09/08/2025

1-3

Dewa United vs Malut United (BRI Super League)

19/07/2025

2-1

Dewa United vs Visakha FC (Friendly Match)

12/07/2025

0-2

Liga 1 All Stars vs Dewa United (Piala Presiden)

LAGA TERAKHIR PERSIJA JAKARTA

23/08/2025

Persija

1-1

3-0

GRIMSBY–Manchester United kembali menorehkan catatan buruk yang menambah beban bagi sang pelatih, Ruben Amorim. Setan Merah secara mengejutkan harus tersingkir lebih awal dari ajang EFL Cup usai dipermalukan oleh klub kasta keempat Liga Inggris, Grimsby

yang kerap menjadi ajang rotasi bagi tim-tim besar. Jika dilihat dari jalannya pertandingan, sebenarnya United sempat memiliki kesempatan untuk lolos. Mereka tertinggal dua gol lebih

dulu di babak pertama akibat penampilan buruk lini belakang. Namun, gol Bryan Mbeumo dan Harry Maguire sempat menghidupkan harapan ketika laga harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Sayangnya, keberuntungan tidak berpihak, dan mereka dipaksa angkat koper lebih cepat dengan skor adu penalti yang sangat tipis. Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan karena Grimsby Town kini tercatat belum terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir melawan Manchester United. Menurut laporan dari Sport Mole, catatan historis ini dimulai sejak kemenangan tipis United 2-1 pada 1946, sebelum akhirnya mereka gagal mengulang kemenangan dalam laga-laga berikutnya.

“Dalam 4 kali pertemuan, Grimsby Town tercatat tak pernah kalah dari Manchester United sejak

kemenangan 2-1 tahun 1946 silam,” tulis Sports Mole. Kemenangan Grimsby disambut dengan luapan emosi para penggemar. Ribuan fans langsung menyerbu lapangan untuk merayakan sejarah manis itu. Sementara di sisi lain, para pemain United hanya bisa tertunduk lesu meninggalkan lapangan. Atmosfer kontras tersebut menggambarkan betapa besarnya pukulan moral yang diterima tim asuhan Amorim. Kekalahan ini juga membuat Ruben Amorim menuai rekor memalukan, yakni disingkirkan oleh klub divisi empat dari Piala Liga atau Carabao Cup untuk pertama kali dalam sejarah klub. “Manchester United baru saja mencatat sejarah yang tidak diinginkan, tersingkir dari Piala Liga oleh tim divisi empat untuk pertama kalinya,” tulis laporan Sport Mole.(jpc)

(FAJAR/RADAR
MERIAH: Roadshow Honda DBL with Kopi Good Day West Java-West berlangsung
SMA Sejahtera 1
Kamis (28/8) kemarin.
JORDI AMAT
STEFANO LILIPALY
momen untuk mencetak gol,” tutur Souza. (trt)

Bagi Tugas Atasi Macet

JAKARTAPemerintah Kabupaten Bogor menyatakan diri siap berbagi tugas untuk mengatasi persoalan kemacetan. Mereka bakal berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah se-Jabodetabek dalam menangani masalah ini.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika saat mengikuti apel kolaborasi yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta, di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (27/8). Ajat menyampaikan, apel ini mengingatkan bahwa persoalan lalu lintas tidak mengenal batas administrasi. Kemacetan bukan hanya masalah DKI Jakarta, tetapi juga dipengaruhi oleh mobilitas masyarakat dari wilayah penyangga, termasuk Kabupaten Bogor. “Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh pemangku kebijakan baik Pemprov Jakarta maupun daerah sekitarnya,” ungkapnya. Ajat mencontohkan tingginya jumlah komuter asal Bogor menuju Jakarta. Dari data, jumlah penumpang dari Bogor mencapai 6.000 orang per hari, jauh di atas target awal sebanyak 2.000 penumpang.

“Ini menunjukkan antusiasme masyarakat sangat besar, sekaligus menandakan kontribusi wilayah sekitarnya sangat berpengaruh terhadap lalu lintas di DKI Jakarta,” jelasnya. Melalui apel kolaborasi ini diharapkan ada pembagian peran dan fungsi yang jelas antarwilayah dalam penanganan transportasi. Dengan begitu, tidak menjadi beban sepihak. Karena menuturnya DKI Jakarta adalah kota global dan kebanggaan Indonesia.Maka seharusnya semua pihak bekerja sama dalam mengurai permasalahan kemacetan. Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno menegaskan perlunya kerja sama bukan hanya antarinstansi pemerintah, tetapi juga melibatkan peran aktif masyarakat. Ia juga menegaskan pentingnya melibatkan daerah seperti Bekasi, Depok, dan Bogor dalam kolaborasi mengurai kemacetan. “Kami mengajak teman-teman dari daerah penyangga untuk ikut berkolaborasi. Karena kemacetan di Jakarta juga berdampak pada wilayah mereka. Itulah mengapa pak Gubernur membuat program Transjabodetabek demi memperlancar konektivitas lintas wilayah,” ujar Rano. (rp2/c)

KOLABORASI: Apel Kolaborasi yang digelar Pemprov DKI Jakarta bertujuan mengatasi persoalan macet.

Warga Bojonggede Keluhkan

Polusi Udara

BOJONGGEDEAktivitas pembakaran kabel di Desa Cimanggis, Kecamatan Bojonggede dikeluhkan warga. Pasalnya aktivitas ini menimbulkan polusi udara yang sangat mengganggu. Seorang warga berinisial BN mengungkap, hampir setiap hari ia beserta keluarganya menghirup bau kabel terbakar yang mengudara di wilayah itu. “Memang aktivitasnya hampir setiap hari mereka bakar kabel,” ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu (27/8/2025). Asap tebal dari pembakaran kabel itu sudah lama menjadi sumber polusi yang mengganggu kesehatan warga. Ia khawatir kondisi ini berdampak negatif bagi kesehatannya. “Kalau keluhan warga yang jelas ya polusi. Asap dari bakaran itu kan pasti berdampak negatif ke pernapasan, entah cepat ataupun lambat,” kata BN. Warga sebenarnya tidak tinggal diam. Keluhan sudah disampaikan ke pihak RT dan RW. Namun keluhan itu tidak ditindaklanjuti. (cr1/c)

FOTO: MUHAMMAD ALI/RADAR BOGOR

HANGUS: Kondisi pasca kebakaran di Cimanggis, Kecamatan Bojonggede. Sejumlah pekerja lapak rongsok masih mengumpulkan tembaga sisa pembakaran.

Pelajar Dicegat Keluar Bogor

BOGOR– Para pelajar di Bogor terpaksa hanya bisa gigit jari. Mereka yang semula sudah siap "all out" mengikuti aksi unjuk rasa bersama para "senior" di Jakarta, harus melangkah gontai ke kantor polisi. Di Kabupaten Bogor, kepolisian juga menggelar razia pelajar di sejumlah jalan raya. "Kita sedang melakukan untuk mencegah eskalasi masa pergeseran yang besar ke Jakarta," tegas Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto. Ia menambahkan, razia digelar karena pada munjuk rasa sebelumnya banyak disusupi oleh pelajar yang membuat rusuh di Jakarta."Ada arahan khusus dari Kapolri kemudian yang hari ini kita laksanakan langkah-langkah, salah satunya tadi razia," tutur dia. Selain itu, surat edaran dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor juga dikeluarkan untuk mencegah para

peserta didik mengikuti aksi demonstrasi. Meski begitu, masih didapati ratusan pelajar yang diduga hendak melakukan demonstrasi. Meski begitu, ada sebanyak 197 pelajar yang malah diciduk aparat kepolisian. Mereka diduga akan mengikuti aksi demonstrasi. Menurut pengakuan para siswa, mereka mendapatkan ajakan dari grup WhatsApp hingga media sosial. Bahkan mereka patungan Rp10 ribu demi membeli piloks. Diduga, cat itu dipakai untuk melakukan vandalisme ketika tiba di lokasi demonstrasi. Wikha membeberkan, grup WhatsApp itu berisikan 457 orang dengan percakapan ajakan untuk berangkat ke Jakarta. "Mereka jumlahnya cukup banyak dan tersebar dari berbagai macam lokasi. Admin grupnya ada 3 orang, sedang kami periksa secara intensif," imbuhnya. Sementara di Kota Bogor, sebanyak

150 pelajar diamankan aparat kepolisian pada Kamis (28/8) sore. Mereka berasal dari 20 sekolah yang ada di Kota dan Kabupaten Bogor. "Rinciannya Kota Bogor ada 8 sekolah, dan 12 berasal dari sekolah di Kabupaten Bogor. Kalau pelajar yang diamankan lebih kurang 150 orang (sejak siang)," kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo. Saat melakukan penyelidikan, Eko menemukan adanya ajakan dari sosial media para pelajar untuk ikut unjuk rasa. Mereka akhirnya ditahan sementara di Mako Polresta Bogor Kota. Para pelajar baru bisa dipulangkan saat orang tua beserta perwakilan sekolah menjemput. "Sekarang setelah didata pihak sekolahnya ada bikin surat pernyataan mereka akan kami kembalikan lagi ke orang tuanya," ujar Eko. Mayoritas pelajar yang diamankan

CIBINONG  Ratusan Koperasi

Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Bogor mendapat pembinaan sekaligus sosialisasi terkait perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor Cileungsi, Andi Widya Laksana. Andi menyampaikan, rangkaian kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan tindak lanjut dari launching koperasi Desa merah putih di Kabupaten Bogor. ”Kemarin rangkain kegiatan temen-temen di Dinas Koperasi utamanya sasarannya adalah koperasi desa dan koperasi kelurahan merah putih,” ucapnya kepada Radar Bogor, Rabu (27/8). Menurutnya, total koperasi merah putih yang terbentuk di Kabupaten Bogor mencapai 436 koperasi. Dari jumlah itu, baru dua koperasi yang

sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. ”Alhamdulillah kami diberikan kesempatan yang sangat luas dan juga diberikan fasilitasi yang sangat baik dari teman-teman Dinas Koperasi dan UKM koperasi,” jelas dia. Andi menjelaskan, perlindungan ini sangat penting agar koperasi yang sudah resmi berdiri dengan legalitas dan izin usaha tidak hanya fokus pada kegiatan ekonomi, tetapi juga melindungi pekerja ketika terjadi musibah seperti kecelakaan kerja atau kematian. Apalagi, kata Andi, jika sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, maka negara wajib hadir memberikan pelayanan, mulai dari pengobatan hingga santunan. Dengan adanya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, koperasi diharapkan bisa lebih fokus mengembangkan usaha tanpa terbebani biaya tak

Hadirkan Layanan Kesehatan

Meski momen 17 Agustus sudah lewat, Pemerintah Kabupaten Bogor masih terus memperingati hari kemerdekaan di sejumlah wilayah. Mereka terus menebarkan kebahagiaan kepada warga melalui gebyar pelayanan publik. Seperti yang dilakukan di Kecamatan Klapanunggal, warga antusias menikmati layanan kesehatan dan sunatan massal gratis.

Laporan: ABILLY MUHAMMAD

terduga akibat musibah.

”Harapan ketika sudah terdaftar maka kita tanggung jawab terkait pengobatan perawatan akibat kecelakaan kerja dan juga santunan itu kami bisa lakukan tidak perlu lagi mengurus modal dari koperasi yang memang saat ini masih terus diupayakan,” terang dia. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh koperasi merah putih akan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan seiring berjalannya waktu. ”Iya betul seluruh koperasi desa merah putih karna memang dari perizinannya sudah terbit sudah ada badan hukumnya maka seluruhnya menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan,” tegas dia. Dengan begitu, jika terjadi musibah, pemerintah bisa hadir memberikan layanan pengobatan, perawatan, hingga santunan jaminan bagi pengurus maupun anggota koperasi merah putih. (rp2/c)

kesehatan, sunat massal gratis, dan pelayanan publik lainnya. Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian penting dalam memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bogor. Melalui kegiatan ini juga, kami ingin mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, khususnya di Kecamatan Klapanunggal. “Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor hadir mendekatkan pelaya-

ditangkap di Stasiun Bogor. Mereka didapati berada di luar jam sekolah. Bahkan, mereka juga telah mempersiapkan barang bawaan untuk pergi ke Jakarta. Aparat kepolisian bersama dengan Satgas Pelajar Kota Bogor mendapati barang-barang seperti, odol, topeng, dan slayer berwarna hitam. Semua disimpan rapi di dalam tas mereka. Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi mengatakan pihaknya akan menelusuri terkait indikasi penggunaan obat terlarang dari para pelajar yang diamankan. Jajarannya juga akan melakukan penelusuran terkait dalang penggerak pelajar untuk melakukan aksi demontsrasi. "Ya karena memang ada beberapa ajakan yang diakui oleh para siswa ini. Kami masih dalami siapa yang merintahkan dan mengajak," terang Aji.(rp1/rp2/cr1/c)

Korsleting Listrik Hanguskan

Rumah Warga

CIBINONG  Kebakaran kembali melanda wilayah Kabupaten Bogor. Kali ini, api berkobar di sebuah rumah warga yang berada di Kampung Bulak No. 55 RT 02/RW 08, Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Rabu (27/8) sekira pukul 11.30 WIB. Kejadian itu sontak membuat panik warga sekitar. Asap hitam pekat membumbung tinggi, terlihat jelas dari kejauhan, sehingga membuat warga berhamburan keluar rumah untuk memastikan kondisi lingkungan mereka. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa penyebab kebakaran tersebut berasal dari korsleting listrik. Usai mendapat laporan dari warga pihaknya segera meluncur ke lokasi kebakaran dan melakukan penanganan. Ia menyebut proses pemasaman berjalan lancar tanpa kendala. ”Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Petugas langsung melakukan penyemprotan di titik sumber api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya. Ia menegaskan, peristiwa kebakaran ini kembali menjadi pengingat bagi warga agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masingmasing. Pemeriksaan rutin kabel dan peralatan listrik sangat dianjurkan untuk mencegah kejadian serupa terulang. (Cr1/c)

nan kepada masyarakat,” tandas Jaro Ade. Camat Klapanunggal, Galuh Sri Wahyuni bersyukur dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya hal tersebut bisa semakin mendekatkan masyarakat layanan publik. Ia berharap rangkaian kegiatan ini bisa memberikan manfaat kepada warga “Mulai dari layanan administrasi kependudukan,

SOSIALISASI: BPJS Ketenagakerjaan saat menggelar sosialisasi dan Pembinaan kepada Koperasi Desa Merah Putih.
DICIDUK POLISI: Sejumlah pelajar Bogor diamankan di Polres Bogor usai diciduk karena diduga bakal ikut aksi demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8).

Relokasi Kabel Terus Digeber

BABAKAN MADANG – Pemerintah

Kabupaten Bogor terus menggeber program relokasi kabel udara. Mereka menargetkan dalam waktu dekat utilitas di 13 ruas jalan utama di Kabupaten Bogor akan mulai direlokasi ke bawah tanah.

Ketua Tim Pengelola Sarana Prasarana dan Penyelenggaraan Jasa Konstruksi (PSPPJK) pada Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPR, Ikhsan Adinugraha, menjelaskan bahwa relokasi jaringan utilitas ini diharapkan bisa rampung dalam waktu dua hingga tiga tahun.

“Sesuai arahan dari Pak Bupati kabel udara akan kita rapihkan secara bertahap, semoga dua sampai tiga tahun ini selesai,” ucapnya kepada

Radar Bogor, Kamis (28/8). Ikhsan menyebut, tahap awal penataan akan difokuskan pada sejumlah ruas jalan prioritas. Beberapa di antaranya berada di ruas jalan nasional, provinsi, hingga kabupaten. Beberapa ruas jalan yang menjadi sasaran di antaranya Jalan Raya Bogor, Jalan Mayor Oking Jayaatmaja, Jalan Sukahati-Kedunghalang, Jalan Cijayanti, Jalan Bojongkoneng, Jalan Tegar Beriman, Jalan Kandang Roda. Dengan adanya penataan ini, Pemkab Bogor berharap kondisi kabel di udara yang semrawut dapat lebih tertib, rapi, serta mendukung estetika dan keamanan di ruang publik. (cr1/c)

DiskopUKM Godok Ratusan Pengurus Desa

CIBINONG – Ratusan pengurus desa di Kabupaten Bogor digodok mengenai pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Mereka mengikuti rangkaian pembinaan yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor selama sembilan hari terakhir ini. Acara yang berlangsung di Aula Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor itu diikuti perwakilan 435 Desa atau Kelurahan di Kabupaten Bogor. Kepala DiskopUKM Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana menjelaskan materi yang di sampaikan kepada peserta di antarannya mengenai pembentukan musyarawah desa, penguatan kelem-

bagaan, penguatan kor bisnis yang dilakukan pihak koperasi dan cara merekrut anggota koperasi. ”Ini yang lagi kita perkuat kepada mereka karena kami yakini bahwa diduga masyarakat ini masih kekurangan pengetahuan tentang perkoperasian itu seperti apa maka kita lakukan kegiatan ini,” ungkapnya Kamis (28/8).

Dalam kegiatan ini pihaknya mengundang koperasi yang telah mapan untuk menyampaikan materi tentang perkoperasian yakni Koperasi Sayaga. Tujuannya untuk memotivasi para pengurus desa supaya bisa mencetak kesuksesan yang sama. Pendampingan yang akan dilakukan

meliputi penguatan kelembagaan, admistrasi koperasi, manajerial, dan pemahaman tentang koperasi. Bahkan Koperasi Sayaga juga akan membantu dari sisi pembiayaan jika memungkinkan.

”Sehingga koperasi desa merah putih dengan koperasi yang mapan ini mereka akan bersinergi berkolaborasi bukan menjadi rival,” tutur dia.

Ketua Pengurus Koperasi Sayaga Korpri Kabupaten Bogor, Maryeni menyebut hal terpenting dalam sebuah koperasi itu adalah anggota. Oleh karena itu ia berpesan agar para pengurus koperasi untuk tidak merasa koperasi itu hanya milik mereka.

Penggarap Cijeruk Menangkan Konflik Agraria

CIJERUK – Penggarap asal Cijeruk, Indra Surkana dinyatakan menang dalam sidang banding di Pengadilan Tinggi (PT) Bandung melawan PT Bahana Sukma Sejehtera (BSS) dalam konflik agraria. Berdasarkan putusan PT Bandung Nomor 431/PDT/2025/PT BDG yang dipimpin Hakim Ketua Poltak Sitorus pada Selasa (19/8) lalu, Indra Surkana sebagai pembanding semula penggugat dinyatakan menang. Putusan tersebut sekaligus menganulir atau membatalkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Cibinong Nomor: 281/ Pdt.G/2024/PN.Cbi tanggal 02 Juni 2025 yang memenangkan PT BSS. Sekadar informasi, PT BSS pada tahun 2023 silam melaporkan Indra Surkana ke Polres Bogor dengan tuduhan pidana penyerobotan tanah milik PT BSS sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 6/Cijeruk. Sebaliknya, Indra Surkana melakukan gugatan perdata atas SHGB Nomor 6/Cijeruk PT BSS ke PN Cibinong. Gugatan Indra didasarkan kepada bukti-bukti bahwa dirinya adalah penggarap sah atas tanah garapan seluas 12.000 meter persegi sejak 22 tahun silam jauh sebelum PT BSS memiliki SHGB Nomor 6/Cijeruk sejak tahun 1997 dari hasil lelang. Kendati PT BSS menang di PN Cibinong, namun Indra naik banding ke PT Bandung dan menang dalam perkara tersebut.

Kuasa Hukum Indra Surkana, Jajang Purkon dari Kantor Hukum JP Winarta & Asociates menjelaskan, dari sembilan

poin amar putusan PT Bandung, salah satunya memutuskan bahwa Indra Surkana sebagai kliennya adalah penggarap yang sah atas tanah garapannya di Kampung Pasir Pogor Blok Ipukan/ Dariawas, Desa dan Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. “Berdasarkan bukti-bukti dan dan keterangan saksi-saksi sesuai dalam amar putusan, tanah garapan tersebut bukan masuk dalam SHGB PT BSS,” ujarnya, Rabu (27/8). Waktu penguasaan garapan Indra Surkana, kata Jajang, lebih dari 22 tahun. Jauh sebelum PT BSS mendapatkan SHGB Nomor 6/ Cijeruk tahun 1997. Sementara poin putusan lainnya, PT Bandung memerintahkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor untuk menerbitkan Sertifikat Hak Milik (SHM) untuk dan atas nama Indra Surkana.

“Sejak awal menerima SHGB, PT BSS

BANDING: Penggarap asal Cijeruk, Indra Sukarna, dinyatakan menang dalam sidang banding di Pengadilan Tinggi (PT) Bandung melawan PT Bahana Sukma Sejehtera (BSS) dalam konflik agraria.

tidak pernah membuat atau melakukan pembangunan pariwisata terpadu. Pembangunan pariwisata terpadu baru akan dimulai rencananya oleh BSS pada tahun 2025 ini,” jelasnya. “Konsekuensinya, SHGB PT BSS tersebut menjadi batal demi hukum dan harus dinyatakan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat,” sambung Jajang Purkon. Dalam fakta persidangan tersebut, PT BSS juga telah terbukti tidak pernah mengerjakan atau mengusahakannya sendiri secara aktif lahan tersebut.

Selain itu, masih Jajang, berdasarkan Surat Laporan Hasil Proyek Pengaturan Penguasaan Tanah Negara No. 410 - 820 yang dibuat oleh BPN tanggal 19 Maret 1993, telah ada hasil keputusan rapat antara panitia Landreform dengan PTP XI atas obyek tanah di lereng Gunung

Salak yang diusulkan untuk diredistribusi ke masyarakat penggarap. (cok)

Keanggotan koperasi menjadi roda KDMP supaya bisa berjalan dengan optimal sesuai aturan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang ada. ”Tadi kami sampaikan juga kepada temen-temen saya yakin ketika anggaran dasar belum mengetahui, maka kata saya teliti sekarang adaga dianggaran dasar yang kira-kira belum jelas,” ujar dia. Untuk itu, kata dia, apabila anggota koperasi sudah memiliki pengetahuan tentang perkoperasian ini maka bisa membranding koperasi itu sendiri. Supaya masyarakat lebih tertarik untuk bergabung. (rp2/c)

Nyawa Pelajar

Rumpin Terus Berakhir Tragis

RUMPIN – Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat harus bertindak cepat. Pelanggaran atu ran operasional truk tambang di Rumpin tak bisa ditolerir lagi. Pasalnya pelanggaran ini kembali membuat nyawa pelajar melayang akibat kecelakaan yang melibatkan kendaraan besar tersebut. Tuntutan ini disampaikan para guru MTS Mathla’ul Anwar. Menyusul terjadinya insiden kecelakaan lalu lintas yang kembali menewaskan AK (16) pelajar kelas 8 sekolah itu pada Rabu (27/8). AK terlindas truk di Jalan Raya Rumpin - Parungpanjang, Kampung Barengkok, Desa Sukasari, Rumpin. Guru Mathla’ul Anwar, Asep Bahrudin menyayangkan peristiwa ini kembali terulang. Pasalnya, AK bukan siswa pertama yang meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan armada tambang.

“Dalam satu tahun lebih ini, sudah ada tiga korban jiwa yang menimpa anak - anak MTs Mathla’ul Anwar,” bebernya. Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan Mulya menuturkan, korban mengalami luka berat pada bagian kepala serta badan sehingga meninggal dunia. (cok/c)

RSPG Cisarua Serap Aspirasi Publik

CISARUA–Rumah Sakit Goenawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua fokus meningkatkan kualitas pelayanan dengan menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP). Forum ini berlangsung di Gedung Wijaya Kusuma, dan diikuti lintas stakeholder pada Rabu (27/8).

Dalam acara tersebut, Direktur Perencanaan Keuangan dan Layanan Operasional (PKLO) RSPG, Muhammad Nur Ihwan menyampaikan pentingnya peran serta masyarakat atau publik dalam mendorong peningkatan kualitas layanan.

Tujuan utama FKP adalah untuk menjalin komunikasi dua arah. Peserta yang hadir dapat menyampaikan aspirasi, masukan dan pertanyaan langsung kepada jajaran manajemen rumah sakit. “Masukan dari pengguna layanan

adalah kontrol terbaik dan masukan dari aspirasi untuk menuju perbaikan yang berkelanjutan untuk standar pelayanan di RS Goenawan Partowidigdo,” ujarnya dalam forum tersebut. Sesi diskusi FKP berlangsung interaktif. Para peserta aktif memberikan pertanyaan dan tanggapan terkait update layanan serta memberikan saran dan masukan untuk perbaikan ke depan. Ihwan memastikan aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. FKP ditutup dengan penandatanganan berita acara yang mencakup penerapan teknologi kesehatan digital yakni aplikasi mobile RSPG, seperti pendaftaran online dan e-rekam medis. Penambahan layanan Non JKN seperti layanan medical check up dan layanan vaksinasi internasional, peningkatan

Gudang Sajam Pelajar Terbongkar

CILEUNGSI – Gudang senjata tajam yang diduga digunakan untuk tawuran berhasil terbongkar. Gudang penyimpanan sajam ini berlokasi di sebuah rumah di wilayah Klapanunggal, Cileungsi. Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto pengungkapan itu bermula ketika jajarannya mengamankan empat remaja yang hendak melakukan aksi tawuran di wilayah Kecamatan Cileungsi.

“Penangkapan ini berawal dari laporan jajaran Polsek Cileungsi yang menemukan adanya indikasi rencana tawuran di wilayah tersebut. Kapolsek menangkap empat remaja,” ucap Wikha kepada Radar Bogor, Kamis (28/8).

Polisi kemudian melakukan pengembangan setelah mengetahui salah satu remaja yang diamankan tinggal di wilayah Klapanunggal.

Ternyata rumah pelajar tersebut menyimpan banyak senjata tajam dengan berbagai jenis. Mulai dari pedang hingga borgol.

Selain itu, dari hasil pengembangan lebih lanjut, pihak kepolisian juga menemukan adanya indikasi lain yang cukup mengejutkan terkait rumah tersebut.

“Terus informasinya rumah tersebut dijadikan tempat prostitusi bagi kalangan anak sekolah,” tandasnya. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman serta penyelidikan lebih lanjut. Wikha menegaskan, jajarannya akan menindak tegas segala bentuk kenakalan remaja maupun praktik prostitusi yang melibatkan pelajar demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. (Cr1/c)

FOTO: POLSEK CILEUNGSI FOR RADAR BOGOR
GELEDAH: Polisi menemukan sejumlah sajam saat menggeledah rumah di Klapanunggal, Kabupaten Bogor.
FOTO: DINAS PUPR KABUPATEN BOGOR
PENATAAN: Petugas tengah menata kabel optik di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang yang menjadi salah satu sasaran program relokasi.

METROPOLIS

Kucurkan Anggaran hingga Rp100 Juta per Unit

BOGORPemerintah Kota (Pemkot) Bogor memastikan bakal merealisasikan program Bedah Rumah pada 2026 mendatang. Program ini disiapkan untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Hujan. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan pro gram ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan hunian layak bagi warganya. “Skema anggaran maksimal Rp100 juta per penerima. Tapi syukur-syukur tidak sampai segitu. Intinya program ini tepat sasaran dan sesuai aturan,” kata Jenal saat rakor persiapan program Bedah Rumah dan RTLH di Bogor Selatan, Rabu (27/8). Menurutnya, program ini merupakan hasil evaluasi dari program RTLH yang sudah berjalan. Bedanya, pada program Bedah Rumah nanti, targetnya jelas: rumah yang

diperbaiki harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). “Kita punya mapping yang jelas, rumah yang tidak layak di Kota Bogor pencapaiannya akan lebih terukur. Tidak seremonial dan ajuan stimulus,” tegasnya. Selain itu, Jenal memastikan program ini menyasar warga yang benar-benar membutuhkan, terutama mereka yang berjasa bagi Kota Bogor. “Misalnya petugas kebersihan, guru ngaji, RT, RW yang sepuh, dan memang rumah-

nya sudah sangat tidak layak ditinggali,” ujarnya. Pemkot Bogor pun mulai mensosialisasikan program ini kepada camat, lurah, hingga kasi kemas di seluruh wilayah. Harapannya, proses verifikasi berjalan transparan, independen, dan tidak salah sasaran.

“Harapan besar kita, jumlah rumah tidak layak berkurang, dan warga Kota Bogor bisa memiliki hunian yang layak ditempati,” pungkasnya. (uma/c)

Epson Kenalkan Dua Printer Baru Karya Anak Bangsa

 Sambungan dari Hal 12

Setiap hari, Epson membuka booth pameran dari pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB. Rentan waktu ini mengikuti jam operasional Mal Botani Square. Lokasi persisnya ada di lantai 1, dekan dengan restoran AW.

Account Manager Retail area Bogor, Zenal Arifin menuturkan pameran ini memang rutin setiap tahun dilaksanakan. Tujuannya untuk mengenalkan

produk-produk terbaru yang dibuat oleh Epson. “Dan kebetulan setiap tahun Epson itu selalu merilis produkproduk terbaru. Jadi kami ingin membranding tahun ini line up Espon itu ada apa aja,” ujar Zenal, Kamis (28/8). Yang paling menarik pada tahun ini, Epson meluncurkan dua produk printer terbaru. Keduanya merupakan hasil karya anak bangsa. Produksinya ada di daerah Cikarang. Semula di Filipina.

Dua printer terbaru itu adalah Epson 3211 dan Epson 3251. Masing-masing memiliki keunggulan dan harga yang berbeda. Hebatnya ada yang sudah tidak lagi memerlukan kabel dalam penggunaannya. “Nah yang yang sudah wifi direct atau ngeprint tanpa kabel itu Epson 3251. Jadi dia bisa ngeprint hanya dengan mengkonekan dari gawai atau gadget aja,” terang Zenal. Epson tipe 3251 sendiri dibandrol dengan harga Rp2

juta 650 ribu. Sementara Epson tipe 3211 itu harganya Rp2 juta 150 ribu. Kelebihan seri ini sudah bisa scan copy. Dan merupakan produk dalam negeri.

“Tapi selama pameran berlangsung kami kasih saldo gopay mulai dari Rp 100 ribu sampai dengan Rp350 ribu. Tentu sesuai dengan produk yang dibelinya juga. Kamu berharap para customer lebih bangga terhadap karya anak bangsa,” pungkasnya (rp1/c)

Pastikan Kesiapan Merah Putih Night Run

 Sambungan dari Hal 12

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan sesi pemanasan (stretching) pada pukul 18.30 WIB di pelataran Parkiran Mall Botani Square. Setelah itu, peserta bersama-sama akan berjalan menuju titik start di Lawang Salapan, yang menjadi lokasi resmi pelepasan (flag off) peserta fun run ini. Sebagai penyelenggara, Papdom memastikan kesiapan acara telah dikoordinasikan dengan berbagai pihak terkait, termasuk aparat keamanan dan pemerintah kota, demi kenyamanan dan keselamatan seluruh peserta maupun masyarakat sekitar. Project Manager Papdoms, Caesaria Putra Pranawa atau yang akrab disapa Utha, menyampaikan imbauan kepada seluruh peserta agar menjaga ketertiban dan

sportifitas selama acara berlangsung. “Kami ingin semua peserta merasakan pengalaman berlari yang menyenangkan dan berkesan. Karena itu, kami menghimbau kepada seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, menghormati sesama pelari, serta mengikuti arahan panitia di lapangan. Kenyamanan dan keamanan adalah prioritas utama kita bersama,” ujar Utha.

Selain menghadirkan suasana malam Kota Bogor yang ikonik, Merah Putih Night Run juga diharapkan menjadi momentum positif untuk memperkuat solidaritas masyarakat sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat.

Panitia mengimbau peserta untuk datang tepat waktu, mengenakan perlengkapan sesuai ketentuan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.(ded)

Sempat jadi Laboratorium Penelitian Tanah Peninggalan Belanda, Kini jadi Arsip Hidup Sejarah Agraris Indonesia

 Sambungan dari Hal 12

BANGUNAN yang dibangun pada 1905 ini awalnya merupakan laboratorium penelitian tanah peninggalan Belanda. Lebih dari seabad kemudian, tempat ini bertransformasi menjadi Museum Tanah dan Pertanian atau yang dikenal dengan MUSTANI. Tempat ini pertama kali berdiri pada 29 September 1988 oleh Kementerian Pertanian, bekerja sama dengan ISRIC Belanda. Setelah sempat tertutup dan kurang terawat, museum kembali mendapat perhatian. Pada 5 Desember 2017, bertepatan dengan Hari Tanah Sedunia, Menteri Pertanian Amran Sulaiman meresmikan Museum Tanah di gedung bersejarah itu. Dua tahun berselang, tepatnya 22 April 2019, Amran kembali menandatangani prasasti peresmian museum kedua di lokasi yang sama yaitu Museum Pertanian.

Dua museum ini kemudian disatukan pada 3 Maret oleh Menteri Pertanian saat itu Syahrul Yasin Limpo. Penggabungan ini sebagai bentuk penegasan komitmen pemerintah terhadap pelestarian aset sejarah agraria Indonesia. Kini, MUSTANI menjadi salah satu ikon edukasi sekaligus wisata di Kota Bogor. Pengunjung dapat melihat berbagai koleksi tanah dari seluruh Nusantara, peta, alat survei, hingga diorama sejarah pertanian. Di sisi lain, museum ini juga menghadirkan sejumlah galeri seperti Galeri Tanah, Iklim, dan lingkungan yang menyimpan koleksi batuan dan tanah. Galeri peternakan yang menampilkan peralatan dan teknologi pertanian, Galeri Pertanian masa depan yang berisi teknologi yang disiapkan untuk masa depan seperti drone penyemprot tanaman dan energi biodiesel. Ada pula galeri pangan dan

peradaban yang menampilkan sejarah pertanian, video edukatif. Tak hanya itu, tempat ini juga memiliki rooftop garden yang bisa dinikmati dari lantai atas. Kepala Museum Tanah dan Pertanian, Anes Nasrullah, menegaskan keberadaan museum ini bukan sekadar tempat menyimpan benda koleksi. Museum ini adalah media edukasi tentang perjalanan pertanian Indonesia. “Di sini masyarakat bisa belajar bagaimana pertanian berkembang dari masa prasejarah hingga era modern,” ujarnya saat Forum Konsultasi Publik di Gedung 8 Lantai 2, Kamis (28/8). Dalam kesempatan yang sama, Anes juga menyampaikan pentingnya peningkatan kualitas layanan. Mereka ingin MUSTANI menjadi museum yang ramah pengunjung, terbuka, dan terus berinovasi.

“Forum ini adalah upaya kami mendengar langsung masukan

Genjot Program BIAS Cegah Campak dan Rubela

BOGORKasus campak dan rubela masih menghantui warga Kota Bogor. Sepanjang tahun 2025 Dinas Kesehatan (Dinkes) menemukan dua orang yang mengidap penyakit tersebut.

publik agar pelayanan lebih prima,” tambahnya. Tak hanya menjadi ruang belajar, museum yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya ini juga terbuka untuk wisatawan. Tiket masuknya gratis, dengan jam operasional setiap Selasa hingga Jumat pukul 09.00–15.00 WIB, serta Sabtu pukul 09.00–12.00 WIB. Museum tutup pada Senin, Minggu, dan hari libur nasional. Pengunjung bisa menggunakan jasa tour guide untuk berkeliling museum. Lalu bagi kunjungan kelompok, pihak museum menyediakan layanan reservasi melalui WhatsApp resmi. Bagi warga Bogor maupun wisatawan yang ingin memahami perjalanan tanah dan pertanian di Indonesia, MUSTANI hadir sebagai destinasi yang lengkap. Mengunjungi museum ini sama halnya dengan menapak tilas sejarah panjang agraris bangsa sekaligus melihat arah masa depan pertanian Indonesia. (uma/c)

Melalui BIAS, kekebalan individu dan kekebalan kelompok (herd immunity) diperkuat di lingkungan sekolah, sehingga potensi penularan penyakit menular dapat ditekan secara signifikan.”

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. SRI NOWO RETNO

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno memaparkan data tersebut ditemukan pada bulan Juni. Rinciannya, seorang mengidap penyakit campak dan sisanya rubela. Meski jumlahnya relatif tidak banyak, namun Retno menegaskan kondisi ini tidak bisa terus dibiarkan. Pihaknya telah menyiapkan langkah taktis guna mengantisipasi. Salah satunya lewat Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). “Melalui BIAS, kekebalan individu dan kekebalan kelompok (herd immunity) diperkuat di lingkungan sekolah, sehingga potensi penularan penyakit menular dapat ditekan secara signifikan,” jelas Retno. Dalam setahun, BIAS biasanya dilaksanakan dua kali. Persisnya pada bulan Agustus dan November. Program ini dilakukan di masing-masing sekolah yang ada di Kota Bogor, mulai dari SD hingga SMP. Retno memaparkan total ada 357 SD yang menjadi sasarannya. Sementara jenjang SMP ditargetkan menyasar ke 172 sekolah. Program BIAS akan terus digencarkan, mengingat ini sudah amanah dari pemerintah pusat. “Saat ini BIAS sedang ber-

langsung dengan sasaran

18.819 anak kelas 1 SD, 8.631 anak perempuan kelas 5, 647 anak perempuan kelas 6 dan 7.927 anak perempuan kelas 9 SMP,” beber Retno pada Radar Bogor. Saat pelaksanannya, Retno mengaku kerap kali mendapat berbagai tantangan. Tidak sedikit orang tua yang menolak anaknya untuk diberikan imunisasi. Alasannya, terkait status hukum halal dan haram dari vaksin yang telah diberikan. Namun Retno beserta jajarannya selalu menyampaikan bahwa BIAS sangat penting. Langkah ini merupakan salah satu strategi utama pemerintah untuk melindungi kesehatan anak usia sekolah dari penyakit-penyakit berbahaya yang dapat dicegah dengan imunisasi. “Mari kita bersama memastikan anak kita mendapat imunisasi lengkap. Sukseskan Bulan Imunisasi Anak Sekolah demi mewujudkan generasi sehat, kuat, dan bebas penyakit menular,” pungkasnya (rp1/c)

Mulai Tata Kembali

Kabel Semrawut

Hal itu seperti yang dilakukan di Jalan R. Saleh S. Bustaman, Kecamatan Bogor Selatan, Kamis, (28/8). Ini program kolaborasi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL).

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan penataan kabel udara ini tertuang dalam program beautifikasi Kota Bogor. Total kabel yang akan dikubur ke dalam tanah mencapai 16 Km. “Ini dilakukan supaya lebih cantik lagi tidak ada kabelka bel bergelantungan, yang ribet yang mengakibatkan

kota seolah olah tidak tertata rapih,” jelas Dedie pada awak media. Dedie memberikan garansi, secara bertahap langkah penataan kabel ini akan dilakukan di jalan-jalan lain. Baik itu yang berada dalam naungan Provinsi, atapun nasional.

Jenis kabel yang mulai ditata adalah Fiber Optik (FO). Dedie menyebut itu merupakan kaber jaringan yang menghubungkan

Televisi (Tv) ataupun internet.

“Jadi kabel-kabel itu, bukan tidak ada gunanya, ada sangat bermanfaat karena masyarakat bisa menikmati layanan dari provider dari telco atau

perusahaan telkomunikasi lainnya,” ujar Dedie. Dedie menyampaikan bahwa kolaborasi dengan APJATEL menjadi kunci percepatan program ini, karena Peraturan Daerah (Perda) di kota bogor belum sampai kesana (penataan kabel).

“Artinya kami bekerjasama dengan tadi provider dan APJATEL kami lakukan langkahlangkah yang bisa dilakukan sekarang. Dan ini artinya ada kesadaran dari pihak telco dan provider untuk sama-sama menata kota, tanpa harus menunggu langkah-langkah yang harus diadministrasikan dahulu,” pungkasnya (rp1/c)

BAZNAS Borong Empat Penghargaan Bergengsi

 Sambungan dari Hal 12

Penghargaan diberikan pada malam puncak Rakornas BAZNAS 2025 yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara. Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, langsung menyerahkan penghargaan tersebut. “Alhamdulillah, ini anugerah yang patut kita syukuri bersama. Empat penghargaan ini bukti nyata kerja keras jajaran BAZNAS Kota Bogor, Pemerintah Kota Bogor, para amilin, UPZ, serta dukungan masyarakat,” ujar Ketua BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla.

Empat kategori yang berhasil diraih yaitu Perencanaan Terbaik, Program Kesehatan Terbaik, Program Promosi dan Iklan Terbaik, serta Pengumpulan Kantor Digital Terbaik. Pencapaian itu menegaskan kualitas pengelolaan zakat yang semakin profesional. “Kami berkomitmen terus menghadirkan program terbaik, mulai dari perencanaan, kesehatan, digitalisasi pengumpulan zakat, hingga promosi yang kreatif. Semua ini demi memastikan zakat memberi manfaat besar bagi pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan

umat,” tambah Subhan. BAZNAS Awards sendiri merupakan agenda tahunan untuk mengapresiasi BAZNAS provinsi, kabupaten, kota, serta lembaga amil zakat di Indonesia. Ajang ini juga menjadi sarana evaluasi dalam meningkatkan tata kelola zakat. Dengan meraih empat penghargaan sekaligus, BAZNAS Kota Bogor kian mengukuhkan diri sebagai lembaga pengelola zakat daerah terbaik. Konsistensi menghadirkan program unggulan menjadi modal penting untuk menyejahterakan umat di Kota Bogor (rp1/c)

Lonjakan ini membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor memperketat pengawasan. Pemantauan dilakukan mulai pra-pasar hingga pasca-pasar. “Produk PIRT penting bagi ekonomi. Tapi keamanan dan mutu pangan tetap nomor satu,” kata Kepala Dinkes Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno. Ia menilai penerbitan Sertifikat Pemenuhan Komitmen (SPPIRT) yang hanya butuh satu hari bisa membuat produk beredar tanpa uji keamanan. Sehingga langkah pengawasan mesti diperketat. “Karena itu pengawasan harus sejalan dengan kemudahan berusaha,” ujar Retno pada Radar Bogor, Kamis (28/8) pagi. Pengawasan pra-pasar dilakukan lewat penyuluhan keamanan pangan. Dinkes juga memeriksa sarana usaha agar sesuai Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB-IRT). Selain itu, ada rapat kaji ulang bersama lintas instansi. Forum ini membahas tindak lanjut pengawasan SPP-IRT. Tujuannya agar pelaku usaha bisa mendapatkan pendampingan. “Dengan begitu, pelaku usaha mendapat pendampingan. Kami ingin produk yang beredar aman dikonsumsi,” jelas Retno. Untuk pengawasan pascapasar, Dinkes mengambil sampel di pasar, toko, minimarket, hingga sekitar sekolah. Sampel diuji di laboratorium pemerintah maupun swasta terakreditasi. Label produk juga diperiksa ketat. Mulai dari izin edar, masa kedaluwarsa, hingga klaim pada kemasan. Hal ini dilakukan agar konsumen tidak keliru dalam memilih. “Evaluasi label penting agar konsumen tidak salah pilih. Semua keterangan harus sesuai aturan,” tegasnya. Dinkes juga mengawasi iklan produk PIRT. Tujuannya agar promosi tidak menyesatkan masyarakat. Hasil pengawasan 2023–2025, dari 98 produk yang diuji, 91 sesuai syarat dan tujuh tidak. Persentase ketidaksesuaian tercatat 7,1 persen. “Kami ingin angka itu terus turun. Harapannya semua produk pangan rumah tangga di Kota Bogor aman dan dipercaya masyarakat,” pungkasnya (rp1/c) Pengawasan

RAKOR: Wakil Wali Kota Bogor Jenal memberikan pemaparan saat rakor persiapan program Bedah Rumah dan RTLH di Bogor Selatan.
 Sambungan dari Hal 12
 Sambungan dari Hal 12

KOMUNITAS

FOTO: FIKRI/RADAR BOGOR

BOGOR–Suasana Masjid Al Hikmah Taman Cimanggu, Kota Bogor, Rabu (27/8) pagi begitu semarak. Ratusan jamaah, mayoritas kaum ibu, memadati area masjid sejak pukul 07.00 WIB. Mereka menghadiri tabligh akbar bertajuk “Menjadi Istri yang Dirindukan” . Kegiatan ini diisi penceramah kondang, Ustadzah Dedeh Rosidah atau yang akrab disapa Mamah Dedeh. Acara hasil kolaborasi Majelis Taklim (MT) Nurul Hidayah Masjid Al Hikmah dengan Sujud Society serta Vivicy Management ini disambut antusias sekitar 800 peserta. Dalam ceramahnya, Mamah Dedeh menekankan pentingnya peran istri dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Ia mengingatkan, suami dan istri harus memahami hak dan kewajibannya masing-masing.

KAJIAN: Mamah Dedeh saat mengisi kajian di Taman Cimanggu Kota Bogor.

“Seorang suami berkewajiban memberi nafkah lahir batin dengan adil. Sementara seorang istri dituntut melayani suami dengan sikap terbaik dan menjaga kehormatan dirinya,” papar Mamah Dedeh yang disambut anggukan jamaah. Sekretaris MT Nurul Hidayah, Rai Suwitri, menuturkan tema yang diangkat sangat relevan dengan kehidupan rumah tangga umat. Sebab pada dasarnya manusia lahir dengan fitrah cinta yang islam telah mengaturnya.

“Islam telah mengatur tatanan kehidupan berpasangan sebagaimana termaktub dalam Alquran Surat Ar-Rum ayat 21, yaitu agar tercipta keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah,” jelasnya. Panitia pun berharap kolaborasi kajian ini terus berlanjut demi memakmurkan Masjid Al Hikmah dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Mereka ingin agar kegiatan seperti ini memberi manfaat luas bagi masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini bermanfaat sekaligus mempererat silaturahmi antarjamaah,” pungkasnya.(uma)

BOGOR–Puluhan pelajar SMA Kesatuan Bogor mengikuti pengibaran bendera merah putih di Tugu Kujang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat (22/8) pagi. Dalam kesempatan itu, Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) SMA Kesatuan, Gana Bimantara, mendapat kehormatan mengibarkan Sang Saka Merah Putih.

Adapun, Momen istimewa ini bertepatan dengan peringatan HUT ke-76 SMA Kesatuan yang berdiri sejak tahun 1949. Kepala SMA Kesatuan Bogor Lia Oktapia menjadi inspektur upacara. Lia Oktapia mengatakan, upacara

DOK SMA KESATUAN

KHIDMAT: Paskibra SMA Kesatuan, Gana Bimantara, mendapat kehormatan mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Tugu Kujang, pada Jumat (22/8/2025).

pengibaran bendera di Tugu Kujang merupakan kolaborasi antara SMA Kesatuan Bogor Festival Merah Putih

(FMP) 2025. Dirinya mengungkapkan kebanggaannya atas kesempatan langka ini.

Menurutnya, setiap tahun sekolah selalu memperingati hari jadi dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti

tabur bunga di makam pendiri sekolah dan doa bersama di lingkungan sekolah.

“Upacara kenaikan bendera di Tugu Kujang ini menjadi momen yang sangat berharga, terlebih bertepatan dengan ulang tahun sekolah. Ini pengalaman pertama bagi anak-anak Paskibra kelas 10 untuk bertugas di sini, semoga menjadi pondasi berharga bagi mereka untuk semakin mencintai Indonesia,” kata Lia. Dengan semangat patriotisme yang ditanamkan, Lia berharap para siswa SMA Kesatuan dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat. (ded)

KAJIAN AKBAR DKM MASJID AL HIKMAH TAMAN CIMANGGU
SMA KESATUAN BOGOR

Mulai Tata Kembali Kabel Semrawut

Maraknya kabel semrawut di Kota Bogor akhirnya mendapat perhatian. Pemerintah Kota Bogor kembali melanjutkan program relokasi kabel udara ke dalam tanah (Ducting).

Pihak

Tujuan Penataan Kabel Target Penataan Kabel

Direlokasi ke Dalam Tanah BOGORAntusiasme masyarakat terhadap ajang Merah Putih Night Run 2025 semakin terasa menjelang pelaksanaan pada Jumat, (29/8). Acara lari malam ini merupakan hasil kolaborasi

Pastikan Kesiapan

Run

Mengenal Museum Tanah dan Pertanian di Kota Bogor Sempat jadi Laboratorium Penelitian Tanah Peninggalan Belanda, Kini jadi Arsip Hidup Sejarah Agraris Indonesia

Di tengah hiruk-pikuk Kota Bogor, berdiri sebuah bangunan tua bergaya kolonial di Jalan Ir. H. Juanda. Bangunan ini menyimpan sejarah panjang tentang tanah dan pertanian Indonesia.

Laporan: FIKRI RAHMAT UTAMA

Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.