Skip to main content

Epaper Edisi 25 Oktober 2024 | RADAR BOGOR DIGITAL

Page 1

Jumat

25 oKTOBER 2024

HARGA

22 Rabiul akhir 1446 H

Rp5.000

Terbit 12 halaman

Gaduh Menteri Baru 2

Menteri Koordinator Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia Yusril Ihza Mahendra mengatakan tragedi 1998 bukan merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat.

3

Menurutnya, pelanggaran HAM berat, seperti genosida dan pembersihan etnis (ethnic cleansing), tidak terjadi pada masa itu.

1

Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan

Yusril kemudian mengklarifikasi ucapannya pada hari pelantikan tidak sepenuhnya jelas karena ia tidak mendengar pertanyaan wartawan dengan baik.

Yusril Ihza Mahendra

Yusril Ihza Mahendra “Karena kemarin tidak begitu jelas apa yang ditanyakan kepada saya apakah terkait masalah genocide ataukah ethnic cleansing? Kalau memang dua poin itu yang ditanyakan, memang tidak terjadi pada waktu 1998. Saya cukup paham terhadap undang-undang pengadilan HAM,”

4

Dia menjelaskan pemerintah Prabowo akan mengkaji kembali rekomendasi dan temuan terkait peristiwa 1998 yang dikeluarkan oleh pemerintah sebelumnya

dan Klarifikasi Peristiwa 1998

Yandri Susanto dan Penggunaan

1

Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sudah resmi bekerja sejak Minggu (20/10). Namun, baru beberapa hari bekerja, sejumlah menteri sudah melakukan hal kontroversial. Setidaknya ada tiga pernyataan dan tindakan kontroversial yang dilakukan menteri yang ditunjuk Prabowo.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menggunakan kop surat resmi kementerian untuk acara pribadi.

Surat Berkop Kementerian

Surat berkop tersebut berisi undangan haul dan syukuran untuk orang tuanya, yang dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Hari Santri di Kabupaten Serang.

3

GADUH...Baca Hal 9

Yandri mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi hal tersebut di masa mendatang.

Kontroversi Menteri Baru 1 Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menimbulkan kehebohan setelah menyebut bahwa kementeriaanya membutuhkan anggara sebesar Rp 20 triliun.

2

2

Natalius Pigai dan Permintaan

Saat ini, Kementerian HAM hanya memiliki anggaran Rp64 miliar, yang dinilai Pigai tidak cukup untuk mewujudkan visi pemerintah dalam membangun HAM di Indonesia.

Anggaran Rp20 Triliun

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal,

Yandri Susanto

Karena kan saya baru jadi menteri. Maklumlah baru belajar. Persoalan administrasi kami terima kasih kepada semua pihak atas masukan dan sarannya untuk ke depan. Kami akan lebih hati-hati lagi,”

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM)

Natalius Pigai “Kenapa presiden mau bikin Kementerian HAM, berarti ada sesuatu besar yang mau dibikin. Maka tim transisi rombak itu anggaran. Dari Rp20 triliun cuma Rp64 miliar, nggak bisa, tidak tersampaikan kinerja visi misi Presiden RI Prabowo Subianto,”

Menteri Digembleng di Akmil

JAKARTA–Menteri dan kepala lembaga Kabinet Merah Putih hari ini sudah mulai digembleng di Akademi Militer (Akmil) yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah. Kemarin (24/10) menteri dan kepala lembaga berangkat menggunakan Pesawat Hercules C130 J.

INDEKS

Baca Metropolis Hal 12

MENTERI...Baca Hal 9

BANGGA: Dari kiri, Christopher Geoffrey, Amelia Avril, Muchammad Adam Wildan, Nadia Hanifan, dan Brendan Muhammad menunjukkan Auvest dan dua medali emas di Gedung Rektorat Unair Surabaya kemarin (24/10).

UJI LAIK FUNGSI BERJALAN PARALEL

Tiga Hakim Perkara Ronald Tannur Ditahan SURABAYA–Palu keadilan itu telah menghantam balik wajah tiga hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya: Erintuah Damanik, Mangapul, dan Heru Hanindyo. Tiga orang tersebut kemarin dijebloskan ke Cabang Rutan Negara

Kelas I Surabaya di Kejati Jatim. Mereka diduga menerima upeti untuk membebaskan Ronald Tannur, terdakwa pembunuh Dini Sera Afrianti.

TIGA HAKIM...Baca Hal 9

FOTO : SEPTINDA AYU PRAMITASARI/ JAWA POS

Inovasi Para Mahasiswa yang Berbuah Peraih Medali Emas Pimnas

Rompi Pendingin Pekerja Konstruksi untuk Atasi Suhu Panas Melalui Auvest atau rompi pendingin suhu tubuh, tim mahasiswa Universitas Airlangga meraih dua medali emas dalam Pimnas. Inovasi itu bakal terus dikembangkan, di antaranya membuat baterai berukuran kecil, tapi berkapasitas lebih besar. SEPTINDA AYU PRAMITASARI

CUACA panas, seperti terjadi belakangan, dapat memicu heat stress atau stres akibat panas. Para pekerja, khususnya yang area kerjanya di lapangan, sangat rentan terpapar. ’’Berangkat dari permasalahan tersebut, kami berusaha mencarikan solusinya melalui inovasi rompi pendingin

ROMPI...Baca Hal 9

JAWA POS

DITAHAN: Tiga hakim PN Surabaya yang ditangkap Kejaksaan Agung RI, Erintuah Damanik (tengah), Mangapul (kiri), dan Heru Hanindyo tiba untuk ditahan di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Kamis (24/10/2024) dini hari.

SUBUH 04.11 DZUHUR 11.41 ASHAR 14.51 MAGRIB 17.53 ISYA 19.00


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Epaper Edisi 25 Oktober 2024 | RADAR BOGOR DIGITAL by Bogor - Issuu