Senin
HARGA
22 September 2025
Rp5.000
29 rabiul awal1447 H Terbit 12 halaman
Gempa Misterius Bogor-Sukabumi Delapan Jam, 40 Kali Gempa BMKG: Akibat Sesar Aktif, Tapi Bukan Citarik Aktif sejak
15 juta tahun lalu Rangkaian gempa terjadi pada
Sabtu (20/9) malam - Minggu (21/9) pagi
Kekuatan
Waktu:
M4,0
23.47 WIB
Punya catatan panjang Episenter di darat
26 km timur laut Kabupaten Sukabumi
sebagai gempa perusak
Kedalaman
7 km
Mekanisme pergerakan gempa: Panjang patahan
mendatar/geser
250 kilometer
(strike-slip fault)
Total gempa
40 kali
KABUPATEN BOGOR Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang
(1 gempa utama + 39 gempa swarm/ susulan)
Gempa susulan dirasakan: 5 kali Kekuatan M3,0 M3,8 M26, M2,8 dan 3,8
Bentangan
Sesar Citarik:
KABUPATEN SUKABUMI
mendatar mengiri (sinistral strike-slip)
Desa Cipeteuy, Kecamatan Kabandungan, Sukabumi
pantai tenggara Teluk Palabuhanratu - Gunung Salak Bogor - Bekasi Laut Jawa
TOTAL TERDAMPAK
5 KK
Jenis gempa
gempa tektonik kerak dangkal (shallow crustal earthquake)
Gempa juga masih terasa pada sore hari di Kota Bogor
Dua Desa di Bogor Terdampak
BOGOR–Rentetan gempa yang terjadi pada Sabtu (20/9) malam mengakibatkan sejumlah kerusakan rumah warga di Kabupaten Bogor. Gempa utama berkekuatan M4,0 berdampak terhadap dua desa dari dua kecamatan.
Kasus Keracunan Naik, Evaluasi MBG JAKARTA–Desakan publik kepada pemerintah untuk menghentikan dan mengevaluasi makan bergizi gratis (MBG) makin menguat. Seruan itu muncul karena jumlah siswa yang keracunan seusai menyantap makanan MBG terus bertambah.
BPBD FOR RADAR BOGOR
DAMPAK GEMPA: Sejumlah rumah warga di Bogor mengalami kerusakan ringan usai terdampak getaran gempa yang terjadi pada Sabtu (20/9) malam.
Produksi Penuh Pengalaman Emosional, Konsisten Angkat Isu Sosial Skema pengalokasian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Kota Bogor bakal dikaji ulang. Pemerintah Kota (Pemkot) berencana akan memfokuskan 7,5 persennya untuk penataan infrastruktur jalan.
Baca Metropolis Hal 12
Bagi Ineu Rahmawati, perjalanan menjadi seorang sineas hingga karyanya dikenal dunia bukanlah perjalanan yang lurus dan mulus. Perempuan yang lahir dan besar di Citeureup ini harus berjuang ekstra karena memiliki latar belakang sangat jauh dari dunia film. Laporan: MUHAMMAD ALI SINEAS BOGOR: Sutradara film dokumenter "Mama Jo" yang berhasil menorehkan prestasi hingga kancah internasional.
INEU merupakan lulusan S2 Manajemen Pertahanan di Universitas Pertahanan Indonesia (UNHAN). Ia menuturkan, kemampuannya membuat film bukan dari studi formalnya. Melainkan datang dari pengalaman bekerja di sebuah perusahaan swasta sebagai bagian dari internal communication.
BACA EDISI 2
SELASA
23 SEPTEMBER 2025
SUBUH 04.28 DZUHUR 11.49 ASHAR 15.01 MAGRIB 17.56 ISYA 19.00