Skip to main content

Epaper Edisi 22 Oktober 2024 | RADAR BOGOR DIGITAL

Page 1

Selasa

22 oKTOBER 2024

19 Rabiul akhir 1446 H Terbit 12 halaman

KABINET BARU: Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berpose bersama para menteri kabinet yang baru dilantik di depan Istana Negara, kemarin.

Menteri Baru Belum Punya Kantor dan Staf Gerindra

6 orang

Gerindra

7 orang

Bansos dan Tapera Tetap Jalan

Golkar

6 orang

Bagi-Bagi Kursi

Demokrat

3 orang

di Kabinet Merah Putih

PKB

2 orang

Golkar

3 orang PAN

2 orang

Kabinet di era Presiden Joko Widodo hanya ada 34 kementerian. Kini, di era Presiden Prabowo, jumlahnya menjadi 48 kementerian. Itu berarti ada kementerian baru yang membutuhkan gedung dan staf.

Partai Gelora

2 orang

MENTERI BARU...Baca Hal 9

PSI

PAN

2 orang

2 orang

PR Pemerintahan Baru di Sektor Demokrasi dan HAM

PBB

1 orang

Demokrat

1 orang PKB

1 orang Prima

PSI

1 orang

1 orang

Menteri

Pelemahan unsur pengawasan dan upaya pemberantasan korupsi

Kemunduran agenda reformasi sektor keamanan

Mandeknya penanganan kasus pelanggaran HAM berat

Pemberian jabatan publik kepada terduga pelaku pelanggaran HAM

Sumber: Kontras diolah

Nonpartai

24 orang

Tertutupnya ruang partisipasi publik dalam pembuatan peraturan dan pembentukan perundang-undangan

Kementerian HAM Harus Berani Koreksi Pemerintah JAKARTA–Urusan pemerintahan terkait hak asasi manusia (HAM) resmi menjadi nomenklatur kementerian yang berdiri sendiri. Atas pemisahan tersebut, masyarakat sipil meminta pemerintahan baru mengoreksi berbagai kebijakan pemerintahan lama yang dibayangi pola pelanggaran serius terhadap HAM.

KEMENTERIAN..Baca Hal 9

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia

Usman Hamid

Tak Gegabah Bikin Kebijakan Pendidikan

Ada banyak cerita dari sertijab di berbagai kementerian. Yang haru, yang tertutup, sampai yang penuh gelak tawa.

SERTIJAB..Baca Hal 9

Nonpartai

38 orang

Seperti penindasan atas kebebasan berekspresi, perusakan lingkungan, dan penyingkiran hak komunitas adat,”

Sertijab: Tawa, Tangis, dan Tertutup DI kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB), isak tangis mewarnai sertijab dari Abdullah Azwar Anas kepada Rini Widyanti. Beberapa pegawai terlihat menangis saat Anas pamitan.

Wakil Menteri

SERAH TERIMA JABATAN: Mendikbudristek periode 2019-2024 Nadiem Makarim (kanan) bersama tiga menteri penggantinya dari Kabinet Merah Putih, Menteri Kebudayaan Fadli Zon (kiri), Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro (kedua kiri), dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti (kedua kanan) usai serah terima jabatan.

SUBUH 04.13 DZUHUR 11.41 ASHAR 14.50 MAGRIB 17.53 ISYA 18.59

JAKARTA–Pelantikan menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih kemarin (21/10) memberi harapan baru bagi masyarakat Indonesia. Kiprah mereka dinanti untuk memperbaiki berbagai sektor yang terkait dengan kepentingan publik. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti tidak akan gegabah dalam mengeluarkan kebijakan di dunia pendidikan. Dia akan menghimpun masukan dari beberapa pihak soal kebijakan pendidikan yang sudah berjalan saat ini. Baik dari internal kementerian, pemerintah daerah, masyarakat, maupun tokoh-tokoh pendidikan.

TAK GEGABAH..Baca Hal 9


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook