Selasa
HARGA
15 april 2025
Rp5.000
16 syawal 1446 H Terbit 12 halaman
Patungan Bangun Pengganti Jalan Batutulis Butuh Rp45 Miliar, Target Tuntas Tahun Ini
Terjadi pada Selasa (4/3/2025) dini hari sekitar pukul 01.45 WIB
Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bogor sepakat untuk patungan membangun jalan baru pengganti Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis, Kota Bogor yang ambles awal Maret lalu.
Tidak ada korban saat kejadian
Akses utama warga dari arah Lawanggintung menuju Cipaku ditutup FOTO:SOFYANSYAH/RADAR BOGOR
DISAMBUT WARGA: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi disambut antusias oleh warga saat meninjau Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis, Kota Bogor, kemarin.
Arus lalu lintas pun dialihkan ke Jalan Cipinang Gading, Jalan Pabuaran, dan Jalan Rancamaya
Akan dibuat jalan baru pengganti jalan ambles
Perlu pembebasan lahan sekitar 3.500 meter persegi
Panjang jalan pengganti diperkirakan 200 meter Mulai proses pembebasan lahan pada perubahan anggaran 2025
Biaya pembebasan lahan ditaksir Rp30 miliar
Kejagung Telusuri Aliran Suap Rp60 Miliar JAKARTA–Tiga hakim yang memutus onslag pada kasus ekspor minyak sawit akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah
Biaya pembangunan jalan ditaksir Rp10-15 miliar Biaya akan ditanggung Pemkot Bogor dan Pemprov Jabar dengan perbandingan 50:50
Djuyamto, Agam Syarif Baharuddin, dan Ali Muhtarom.
Akses Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis akan ditutup permanen
INDEKS DISITA: Sejumlah mobil sitaan terkait kasus dugaan suap di PN Jakarta Pusat terparkir di halaman Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (14/4).
Jalan Saleh Danasasmita akan dialihfungsikan menjadi Hutan dan Taman Batutulis
Sumber: Diolah Radar Bogor
Akan ditanami tanaman khas Bogor
Pro-Kontra Penjurusan Siswa SMA Meski sudah rampung sejak pertengahan bulan September 2024 lalu, Skybridge Stasiun BogorPaledang belum juga beroperasi penuh hingga saat ini. Baca Metropolis Hal 12
FOTO: SALMAN TOYIBI/JAWAPOS
SUBUH 04.39 DZUHUR 11.56 ASHAR 15.15 MAGRIB 17.59 ISYA 19.04
JAKARTA–Rencana mengembalikan sistem penjurusan di jenjang SMA oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti kembali menghidupkan perdebatan lama. Banyak yang setuju, tapi ada pula yang mengkritik tajam.