SurveY Perilaku bunuh diri Februari 2019
SurveY Perilaku bunuh diri Personal Growth mengadakan survey mengenai Perilaku Bunuh Diri untuk mengetahui pandangan dan perilaku masyarakat dalam menyikapi fenomena bunuh diri di Indonesia.
pengambilan data 29 September - 19 November 2018
karakteristik partisipan 74% Remaja akhir - dewasa muda
Februari 2019
responden penelitian 7%%%
Usia
93%%%
14 - 37 tahun Pendidikan Terakhir 6% Diploma Status 98% Belum Menikah
Responden 101 partisipan Februari 2019
60% S1 29% SMA/SMK
paparan terhadap perilaku bunuh diri siapa orang yang diketahui pernah mencoba untuk bunuh diri?
71%%%
responden pernah mengenal seseorang yang pernah melakukan percobaan bunuh diri.
63% Teman
11% Keluarga
12% Diri Sendiri
14% Lainnya
(Tetangga, kenalan, teman media sosial)
Note. N = 101 Q1: Apakah kamu pernah mengenal seseorang yang pernah melakukan percobaan bunuh diri? Q2: Siapakah orang tersebut?
Februari 2019
Alasan seseorang Melakukan Bunuh Diri
73%% ^%%%
Tidak memiliki harapan hidup
Merasa dirinya menjadi beban bagi orang lain
mengatakan
Merasa tidak berharga
“Ingin terbebas dari perasaan negatif dan masalah hidup�
Merasa sendiri
12
Note. N = 101 Q: Menurut kamu, mengapa seseorang melakukan bunuh diri?
Februari 2019
Lainnya
(Kehilangan arah, depresi, ingin memberi pelajaran, ditinggal orang tersayang)
Sikap terhadap perilaku Bunuh Diri \ \ \ sETUJU
73%% ^%%%
8%
BINGUNG
Tidak setuju
Note. N = 101 Q: Apakah kamu setuju dengan perilaku bunuh diri?
Februari 2019
19%
Cara Terbaik Mencegah seseorang melakukan Bunuh diri
50%%%%
responden setuju bahwa berkonsultasi langsung dengan psikolog adalah cara terbaik untuk mencegah seseorang melakukan bunuh diri.
19 7
Menceritakan masalah ke teman terdekat Meminta bantuan kepada tokoh-tokoh agama (pendeta, ustadz) Menceritakan masalah ke keluarga
Siap menjadi pendengar cerita dan menemaninya Konseling online (aplikasi, peer counseling online)
8 Note. N = 101 Q: Cara TERBAIK mencegah seseorang melakukan perilaku bunuh diri
Februari 2019
Lainnya
(cerita ke orang yang dipercaya, mendekatkan diri ke Tuhan)
bAGAIMANA JIKA ADA KERABAT ATAU KELUARGA MELAKUKAN UPAYA BUNUH DIRI? 16% 13%
“menemani, mendengarkan tanpa menghakimi, dan memberi dukungan untuk bangkit�
11%
5%
4%
Merujuk ke pihak profesional (Psikolog/Psikiater) Merasa sedih atas penderitaan yang dialaminya Menjelaskan secara rasional dampak bunuh diri Bingung apa yang harus dilakukan Lainnya (merasa bersalah, marah, menyalahkan individu, takut salah, mendiamkan saja)
Note. N = 101 Q: Bagaimana tanggapanmu jika ada kerabat, keluarga, atau orang yang dikenal melakukan upaya bunuh diri?
adalah hal yang akan dilakukan
66%% ^%%%
responden jika mengenal seseorang (kerabat, keluarga, atau orang yang dikenal) yang melakukan upaya bunuh diri.
Februari 2019
Apakah kamu pernah terpikir untuk melakukan bunuh diri?
pernah
84%
Tidak Pernah
16%
Note. N = 101 Q: Apakah kamu pernah terpikir untuk melakukan bunuh diri?
Februari 2019
Alasan memiliki keinginan Melakukan Bunuh Diri
36%%%
31%%%
“Lelah dengan tekanan dari berbagai pihak”
12%%%
“Merasa menjadi beban”
11%%%
“Merasa tidak berguna”
“
11%%%
24%%%
“
“Tidak memiliki harapan hidup”
Lainnya
21%%%
”
“Merasa sendiri saat menghadapi suatu masalah”
(menjadi korban bullying, trauma masalah keluarga, ingin mendapat perhatian)
Note. N = 85 Q: Jika “Ya”, mengapa kamu pernah terpikir untuk melakukan bunuh diri?
“Tidak menemukan solusi”
Februari 2019
”
Dalam setahun terakhir,
66%%%
27% responden (n=28)
mengaku bahwa mereka sangat sering (> 4 kali) memiliki pemikiran bunuh diri.
dari 85 responden, masih terpikir untuk bunuh diri hingga sekarang
40%% ^%%%
responden juga mengaku pernah melakukan upaya bunuh diri. Tidak pernah Jarang (1 kali)
23%
21% 19% 10% sering (3-4 kali)
Note. N = 101 Q1: Apakah pemikiran untuk melakukan bunuh diri masih terjadi hingga sekarang? Q2: Seberapa sering kamu memiliki pemikiran bunuh diri dalam setahun terakhir? Q3: Apakah kamu pernah melakukan upaya bunuh diri?
Februari 2019
terkadang (2 kali)
perilaku bunuh diri Dari 40% responden yang pernah melakuan upaya bunuh diri,
45%%%
pernah mencari bantuan terkait kondisi/keinginan untuk bunuh diri
di antaranya pernah lebih dari satu kali memberitahu orang lain bahwa dirinya ingin bunuh diri
28%%%
Selain itu,
tidak pernah mencari bantuan
pernah mencoba memberitahu orang lain sebanyak satu kali
33%%%
tidak pernah memberitahu orang lain
22%%%
Note. N = 40 Q1: Pernahkah kamu memberitahu orang lain bahwa kamu ingin melakukan bunuh diri? Q2: Pernahkah kamu mencari bantuan terkait dengan kondisi dirimu atau keinginanmu untuk bunuh diri?
72%%%
Februari 2019
bentuk pencarian bantuan
34%%%
bercerita kepada temannya
Konsultasi ke psikolog/psikiater
9%%%
Bercerita ke orang yang dipercaya Konseling online
6%%%
&
28%%%
9%%%
Mengikuti komunitas peduli bunuh diri Lainnya
(beribadah, menunggu orang peduli, refleksi diri, cerita ke keluarga)
Note. N = 29 Q: Pencarian bantuan seperti apa yang kamu lakukan?
12%%% Februari 2019
Tanggapan dari pihak yang membantu
55%
responden merasa sangat terbantu dengan pihak yang membantu karena mau mendengarkan tanpa menghakimi, memberi dukungan, dan menguatkan diri
35% 10%
responden merasa tidak terbantu karena respon yang diberikan cenderung mengacuhkan dan menyalahkan.
responden merasa kadang terbantu dan kadang juga tidak terbantu.
Note. N = 29 Q: Bagaimana tanggapan pihak-pihak yang kamu mintai pertolongan terkait dengan kondisimu?
Februari 2019
alasan responden merasa tidak terbantu 10 responden yang merasa tidak terbantu beralasan bahwa
70% 20% 10% Note. N = 10 Q: Pihak-pihak yang menurut responden “TIDAK MEMBANTU�
bercerita ke teman Merasa diacuhkan, diejek, lama-lama dijauhi, & mereka malah menceritakan pengalaman dirinya sendiri.
konseling online balasan yang didapat lama (tidak responsif)
Menunggu ada yang peduli
Februari 2019
Tanggapan yang diharapkan dari pihak-pihak yang dimintai pertolongan
79%
Didengarkan dan tidak dihakimi
7%
Diberikan pelukan
3%
7%
Mendapatkan terapi yang sesuai
Bingung apa yang harus dilakukan
3%
Diyakinkan untuk tidak bunuh diri Note. N = 29 Q: Tanggapan apa yang kamu harapkan dari pihak-pihak yang kamu mintai pertolongan?
Februari 2019
Bentuk pencarian bantuan Dari 16 responden yang merasa terbantu, mereka menjawab bahwa pihak yang sangat membantu mereka adalah
32%
16%
psikolog/ psikiater
orang yang dipercaya
16%
konseling online
16%
bercerita ke teman
20% Lainnya
(ikut komunitas bunuh diri, beribadah, refleksi diri, cerita ke keluarga)
Note. N = 16 Q: Pihak-pihak yang menurut responden “SANGAT MEMBANTU�
Februari 2019
1.
Sadari perasaan buruk yang muncul Dengan begitu, kamu dapat melakukan hal untuk mencegah agar perasaanmu tidak semakin buruk dengan melakukan kegiatan lain atau mendekatkan diri dengan orang yang dapat meningkatkan perasaan positif.
2.
JAuhkan diri dari benda dan situasi berbahaya
Tarik nafas yang dalam dan perlahan. Cobalah untuk kembali fokus dan dekatkan diri ke orang yang kamu percayai dan menyayangimu. Jangan malu untuk mencari pertolongan dan berbicara mengenai kondisimu.
3.
Segera cari bantuan profesional jika hal ini sudah tidak dapat kamu lawan sendiri
jika kamu pernah terpikir untuk melakukan bunuh diri...
Februari 2019
1.
dengarkan dan bantulah mereka dengan suka rela dan terbuka
2.
tunjukkan bahwa masih ada harapan
Kamu juga bisa menunjukkan betapa penting dirinya bagi orang lain di sekitarnya. Ingatlah untuk selalu sabar dan melakukan semuanya secara perlahan. Jangan memberikan saran atau argumen.
Tunjukan kekhawatiranmu terhadap mereka dan dengarkan mereka tanpa menghakimi, sabar, terbuka, dan berempati.
3.
Rujuk ke pihak profesional bila merasa sudah terlalu berat
Bila kamu semakin bingung untuk menanggapi, tanpa memaksakan kehendak, ajaklah mereka untuk bertemu dengan ahlinya.
jika orang di sekitarmu menunjukkan tanda ingin melakukan bunuh diri...
Februari 2019
fo r m o re information +62 818 0809 0395 (Adesty) contact@personalgrowth.co.id