Profil Kami Keluarga Mahasiswa Buddhis Universitas Indonesia (KMBUI) berdiri sejak September 1988 dengan Hendra Sidin sebagai Ketua Umum pertama. KMBUI adalah sebuah organisasi kemahasiswaan berbentuk kekeluargaan yang berkedudukan di Universitas Indonesia yang bergerak di bidang keagamaan dan juga sosial kemasyarakatan. Adapun tujuan dari dibentuknya KMBUI adalah untuk menghimpun atau mempererat persaudaraan seluruh mahasiswa Buddhis UI dan memperjuangkan kepentingan-kepentingannya dalam bidang kemahasiswaan dan perkuliahan hingga tercapainya kesarjanaan, serta mengerahkan aktivitas dan kreativitas mahasiswa Buddhis kepada bangsa dan negara Indonesia serta keagungan Buddha Dhamma. Pada kepengurusan KMBUI XXIII, terdapat 10 komisi yang di dalamnya terdiri dari 17 departemen.
Keluarga Mahasiswa Buddhis Universitas Indonesia Email : infokmbui@yahoo.com Website : www.kmbui.ui.ac.id Facebook : Ukm Kmbui Instagram : @ukm_kmbui Twitter : @ukm_kmbui Path : UKM KMBUI
PARAMITA merupakan salah satu departemen KMBUI yang bergerak dalam bidang jurnalistik dan desain sebagai media informasi dan ekspresi kreativitas KMBUI. PARAMITA terbit sejak 1989 sebanyak dua kali dalam setahun dan dibagikan secara gratis kepada anggota aktif dan alumni KMBUI, Unit Kegiatan Mahasiswa lain di Univresitas Indonesia (UI) maupun di universitas lain, vihara-vihara, yayasan Buddhis, maupun Keluarga Mahasiswa Buddhis (KMB) di luar UI. PARAMITA berdiri sebagai sebuah departemen untuk menyalurkan kreasi dan kreativitas para anggota aktif serta alumni KMBUI.
Tromol Pos 909, Kampus UI, Depok 16424 paramitamagazine@gmail.com
Kritik dan Saran 08116566500 (Harvin) 081232305334 (Manita) Pemasangan Iklan dan Donasi BCA - 1951122705 a/n Henny
Editorial Namo Buddhaya! Namo Buddhaya! Banyak dari kita melihat sesuatu hal itu bisa hanya Banyak dari kita melihat hal itusebenarnya bisa hanya secara garis besar. Kitasesuatu lupa bahwa secara garisbisa besar. Kitakarena lupa adanya bahwa hal-hal sebenarnya hal tersebut terjadi kecil hal tersebut bisa terjadi karena adanya kecil yang kita anggap sepele. Hal-hal kecilhal-hal itulah yang yang kita anggap Hal-hal kecil itulah yang sebenarnya dapatsepele. menimbulkan suatu dampak sebenarnya dapat menimbulkan suatu dampak yang lebih besar, namun sering kita abaikan karena yang lebih besar, namun sering kita abaikan karena efeknya tidak terlihat secara langsung. efeknya tidak terlihat secara langsung. Maka dari itu, melalui PARAMITA Edisi XLVIII, Maka dari itu, melalui Edisi Effect”. XLVIII, kami mengangkat tema PARAMITA “The Butterfly kami mengangkat “Themenyajikan Butterfly tulisanEffect”. Pada edisi ini kami tema berusaha Pada ini kami menyajikan tulisanMajalah PARAMITA tulisanedisi yang dapatberusaha memberikan pengetahuan dipersembahkan oleh: tulisan yang dapat membuka memberikan pengetahuan tambahan maupun pikiran pembaca tambahan maupun hal-hal membuka pembaca tentang pentingnya kecil.pikiran Segenap redaksi PENANGGUNG JAWAB tentang pentingnya Segenap redaksi PARAMITA berharaphal-hal selainkecil. dapat memberikan Raymond Tanujaya PARAMITA berharap selain dapat memberikan banyak manfaat, artikel-artikel yang kami sajikan banyak manfaat, artikel-artikel yang kamiSemoga sajikan PEMBIMBING juga dapat dinikmati oleh pembaca. Levin Yohardi juga dapat tetap dinikmati oleh media pembaca. PARAMITA menjadi dan Semoga bacaan PARAMITA tetap menjadi media dan bacaan PENANGGUNG JAWAB favorit Anda. PEMIMPIN REDAKSI Raymond Tanujaya favorit Anda. Harvin Kusuma, Manita Piyaputri PEMBIMBING Sabbe satta bhavantu sukhitatta, Levin Yohardi MATERI DAN PENYUNTINGAN Sabbe bhavantu sukhitatta, semogasatta semua makhluk hidup berbahagia! Koordinator Bidang semoga semua makhluk hidup berbahagia! PEMIMPIN REDAKSI Harvin Kusuma Harvin Kusuma, Manita Piyaputri Salam hangat, Staf dan Freelance Salam Redaksihangat, PARAMITA 2018 Andrrew P. J, Eddis Susanto, Veronica, MATERIFannia DAN PENYUNTINGAN Redaksi PARAMITA 2018 Koordinator Marvella Rustandy, Shierlen OctaviaBidang Harvin Kusuma Staf LETAK dan Freelance DESAIN DAN TATA Andrew P.J., Eddie Susanto, Fannia Veronica, Koordinator Bidang Kevin, Marvella Rustandy, Shierlen Octavia
Manita Piyaputri Staf dan Freelance DESAIN DAN TATA LETAK Andreas S. W, Fanny Jingga,Koordinator Joey Irvine,Bidang Manita Piyaputri Marco Kenata, Preticia Lee, Shiervine Angelica, Staf dan Freelance Vivianie, Velicia Khoswan Andreas S.W., Fanny Jingga, Joey Irvine, Marco Kenata, Preticia Lee, Shiervine Angelica, KONTRIBUTOR Vivianie, Velicia Khoswan
KONTRIBUTOR Adiputra Khomas, Andrew P.J., Elvina Wijaya, Fannia PENERBIT Veronica, Fenny Kamadi, Edwin Lawisan, Laura Haryo, KMBUI Kalista Putri, Kevin, Kiendy Sunarto, Marvella Rustandy, Tromol Pos 909, Kampus UI Nicholas Giovanni, Nikita Ciamaudi, Ricky C.J., Viriya
Depok 16424
PENERBIT
PENCETAKKMBUI Tromol Pos Kanisius 909, Kampus UI Percetakan Depok 16424
PENCETAK Percetakan Kanisius THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
1
Table of Contents
00-
01-
01 - Editorial
00 - Frengki Chua designed by Shiervine
02 - Table of Contents
02 - Memahami Meditasi dalam
designed by
Untaian Kata
Manita
04 - Wall of Arts designed by Manita
designed by
Joey
04 - Baksos Mudita designed by Manita
06 - Diona designed by Preticia
05 - Hati-hati Dengan Perbuatan
09 - Sanghadana designed by Manita
Buruk Sekecil Apapun
designed by
Shiervine
08 - Be the Better Version of Yourself designed by Manita
04-
0501 - PARAMITA Bertanya
00 - Pikiran Sumber Sehatku designed by
designed by Levin
Manita
01 - Random Acts of Kindness
02 - Sekilas tentang Sis Brenda designed by
designed by Fanny
Manita
06 - 3D Printing designed by Velicia
#1
08 - Keteraturan dalam Suatu
07 - Berdana? Why? Whom? designed by Vivianie
Kekacauan designed by Marco Legends
0600 - Satu Titik Awal Perubahan
Seribu Kesempatan designed by Velicia
02 - Kemana Uangmu? designed by Levin
PARAMEDIC
PARADHAMMA
PARAPLUS
PARATRAVEL
PARAVIEW
PARAVISION
PARATAMA
PARATECHNO
PARAPROFILE
PARATANYA
PARAFICTION PARAFACTS #1 Juara 1 Lomba Artikel PARAMITA XLVIII
2
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
0202 - Ambisi designed by Preticia 03 - Retret Kalyanamitta designed by Manita 04 - What do They Say? designed by Andreas
0302 - Surga Dunia designed by Fanny 06 - Perbuatan Kecil untuk Dampak yang Besar designed by Vivianie
05 - Mereka yang Mengubah Dunia dengan Lagu designed by Manita
09 - Efek Kupu-Kupu dan
Buddhisme designed by Andreas
Credits
front cover photograph by:
back cover photograph by:
Jitraporn Linkeaw (Instagram: @ey.yves)
Andrew Shiau (Unsplash: @halfcadence)
edited by: Manita Hartono
edited by: Manita Hartono
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
3
PARAPLUS PARAPLUS
Wall of Arts #WOAPARAMITA #PARAMITATheButterflyEffect
@luanaanastasia @bernardzaimii
@manitapiya @alvinaliyandra
@anastasiagabrielalim 4
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
@my_megan
PARAPLUS PARAPLUS @fann_ver
@vanya_cendana
@cindyyyk_
Editor’s Choice Congratulations Shierlen
Octavia !
@shierlenhomes
You only have to take a small change inside of you to reach out the opportunity you are facing off, to see those smiles. It’s the matter of ‘yes’ or ‘no’. You are the one to decide the change! On cam: Widia, Nova, Fajar, Robi, Dika, Rendi, Heni, Yuli and Icha. Thank you, kids! Looks like we don’t really need Charlie’s Angels, Ibu needs these little angels’ smiles after all!
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
5
PARAFICTION PARAFICTION
DIONA
oleh (Fasilkom-2016) olehRicky RickyChandra Chandra (Fasilkom 2016)
N
amaku Diona, seorang perempuan yang sedang beranjak dewasa dengan rambut pirang dan wajah bulat. Aku bersekolah di salah satu sekolah ternama yang konon katanya sangat diimpikan orang-orang. Perjuanganku? Ya. Banyak hal yang aku hadapi dengan puluhan, ratusan, hingga ribuan perasaan yang membuatku jatuh dan bangkit kembali. Ceritaku dimulai dari kenangan dan perjuanganku di bangku sekolah. Waktu itu umurku 18 tahun dan merantau jauh dari jangkauan orang tuaku. Aku terbiasa mandiri, baik dalam mengurus diri maupun permasalahanku sejak remaja dengan sosok Ibuku sebagai panutanku. Mama adalah caraku memanggilnya. Ia sering memberikan nasihat-nasihat bijaksana yang membuatku berpikir kembali sebelum melangkah lebih jauh dalam mengambil keputusanku. Aku berada di ruangan kelas A03 dengan teman sebangkuku, Chena. Ia merupakan orang yang selalu menyemangatiku dikala aku susah maupun senang. Rambutnya hitam lurus dan suka memakai kacamata bulatnya yang membuatnya terlihat cantik. Ya, itulah dia. Kali ini kami sedang belajar mata kuliah biologi bersama Bu Cindy. Ia wali kelasku yang terkenal dengan sosok yang pendiam dan selalu ingin dinilai baik oleh murid - muridnya. Hari itu adalah hari yang naas karena aku ditunjuk menjadi seorang ketua yang akan memimpin sebuah proyek kerja untuk memenuhi nilai tugas akhirku. Tentunya, aku belum siap dengan hal itu. Hari -hariku berubah sejak hari itu. Keadaan tercekam dan panggilan dalam batinku seolah–olah terus menghantuiku. Apakah aku bisa untuk memimpin pekerjaan itu dengan baik. “Hai na! Kamu kenapa cemberut begitu?”, tanya Chena. “Gapapa. Aku masih kaget dengan hal ini. Ini baru buatku” Sumber gambar: https://i.pinimg.com/originals/c1/5d/c3/c15dc386fd1eedbb4511b6c2531988ad.jpg https://pngtree.com/freepng/red-mail-box_2607351.html
6
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
rumah dan duduk di depan meja belajarku. Kupejamkan mata dan menghembuskan napas secara perlahan. Setelah itu, rencana dan timeline kususun sedemikian rupa dengan sangat hati-hati. Keesokan harinya, aku mengadakan sebuah pertemuan kecil dengan teman–teman sekelasku untuk membicarakan perencanaan lebih lanjut. Chena, Johan, Selena, dan Kevin pun setuju akan hal itu. Begitupun dengan Marquez yang sangat jarang bicara sebelumnya pun juga menyetujuinya. “Baiklah teman–teman, begini…” Setelah selesai, aku pun pulang dengan melakukan hal yang sama. Beberapa napas kuhembuskan secara perlahan untuk memandu perasaanku yang tercampur aduk ini. Surat kedua kutemukan di kotak suratku.
PARAFICTION PARAFICTION
Aku pun segera bergegas pulang. Napas demi napas terus kuhembuskan sepanjang perjalanan pulangku. Seperti biasanya, aku selalu menghampiri kotak surat merah di depan rumah kontrakanku untuk memeriksa apakah ada surat baru yang ditujukan ke aku. Saat kubuka, Ya! Aku menemukan sebuah surat dengan tulisan “From : Anonymous, To : Diona” “Hei Diona. Selamat ya atas pencapaian barumu. Jangan takut dan terus cemberut di sekolah. Nanti, cantikmu hilang :) I will always always support support you youand andwish wished the the bestbest for to you. you. Penggemarmu, Anonymous” Surat tersebut membuat senyuman kecil tergambar di wajahku. Aku masuk ke
“Kamu keren Diona. Pertahankan ambisimu. Perlahan melangkah, aku yakin proyek ini akan berjalan dengan baik. Semangat! Penggemarmu”
Surat-surat ini cukup menggangguku, tetapi juga membangkitkan semangatku walaupun aku tidak mengetahui siapa penggemar dibalik semua itu. Tiga minggu menjelang batas waktu yang ditentukan telah tiba. Progress timku berjalan lambat dan aku tidak tahu apa penyebabnya. Aku sangat bingung. Tak banyak yang bisa kulakukan selain terus mengulangi kebiasaanku untuk berpikir positif dan menghembuskan napas beratku sepanjang perjalanan. Aku jalan, mengambil surat, masuk ke rumah, duduk di depan meja belajar, memejamkan mata, dan berfokus untuk berpikir positif. Ya, hanya itu. Lalu, tibalah pada waktu tiga hari sebelum batas waktu yang ditentukan. Aku mengubah perencanaanku dan teman–teman
setimku bingung akan hal itu. “Kenapa tiba - tiba kamu berpikir seperti itu, Na?”, tanya Johan. “Kamu tak bisa melakukan itu Na! Ini sangat berisiko”, Selena melanjutkan. “Aku harap kamu pikirkan kembali dengan perlahan Na, semoga kamu menemukan menemukankeputusan keputusan yang yang terbaik untuk menentukan nasib proyek ini”, lanjut Marquez. Bel berbunyi keras menandakan jam masuk pelajaran matematika dimulai. Aku hanya melamun dan terus berpikir sepanjang jam pelajaran. “Hei cantik. Jangan cemberut. Kita bisa kok. Kita wanita - wanita kuat kan?”, kata Chena memberikanku semangat.
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
7
PARAFICTION PARAFICTION
Hari ini sedikit berbeda. Aku bertemu dengan Lani di depan rumahku. Ia adalah tetanggaku yang telah bermain denganku sejak kecil. Kini, ia sedang melanjutkan sekolah di luar negeri dan kedatangannya kembali ke Indonesia untuk menyelesaikan beberapa keperluannya. Aku sedikit bercerita dan bertukar pikiran dengannya karena aku tahu bahwa sejak kecil ia selalu lebih cepat berpikir bijaksana. Satu hari menjelang batas waktu pengerjaan proyek akhir yang menentukan nilai kelompok kami pun tiba. Aku mengembalikan semuanya kepada keputusan bersama. Kami melakukan voting dan semuanya setuju untuk kembali pada perencanaan awal dan mengubur dalam–dalam perencanaanku yang telah kubuat dengan mengikuti sisi keegoisan dan ketakutanku. “Teman – teman, aku mohon maaf akan segala sesuatunya jika masih terdapat banyak kekurangan. Hanya ini yang bisa kulakukan Semua terasa baru buatku. Semoga kita semua dapat bekerja maksimal besok”, penyampaian terakhirku menjelang esok. “It’ll be fine, Na. Kamu telah melakukan yang terbaik”, sambung Marquez. “Ya, serahkan semuanya pada peran masing – masing dan percaya bahwa ini akan berjalan lancar, Na. Kita semua hebat kok”,
lanjut Selena. “Aku pulang duluan ya, Na. Ada sesuatu yang ingin kulakukan”, kata Marquez sekaligus mengakhiri pertemuan tersebut. Hal terakhir yang bisa kulakukan sebelum hari esok adalah mengikuti kebiasaanku sehari – hari dan menerapkan sedikit nasihat Lani. Surat kembali kutemui. “Di dunia ada yang namanya keindahan dan kekurangan. Cukup lakuin kebiasaan berpikir positif dan menghela napasmu itu dan persiapkan untuk hari esok. Goodluck!for us, Diona :). Penggemarmu” Hari itu pun tiba. Detak jantungku bedebar kencang dan ketakutan terbesar datang kembali menghantuiku. Fokusku kurang dan mengakibatkan tangan Johan terluka saat diriku memindahkan zat cair dari wadahku ke wadahnya. Selena dan Johan segera pulang untuk mengobati luka Johan dan yang lain kembali ke asalnya. Semua pun telah berakhir. Setelah itu, kami pergi ke Bali untuk liburan. Sayangnya, kami pergi tanpa Johan dan Selena karena mereka harus melakukan sesuatu di daerahnya. Setelah itu, kami kembali ke Jakarta untuk melanjutkan semester berikutnya. Sesampaiku di kontrakan, sebuah surat yang sedikit berbeda hadir di kotak suratku.
“Hai Diona. Selamat atas proyek kita yang akhirnya berjalan baik. Kamu senang kan? Ini semua berkat kerja keras dan kebiasaan kecilmu yang indah itu. Pertahankan itu, karena hal pikiran positif pastinya akan menghasilkan sesuatu yang positif pula. Oh ya, aku juga mendengar bahwa kamu bersama dengan Marquez sejak malam perayaan itu. Selamat atas hal itu, semoga kamu bahagia dengannya. Aku dipindahkan ke sekolah lain oleh orang tuaku dan maaf bahwa aku tidak bisa mengatakan langsung padamu. Semangat buat sekolahmu dan sampai bertemu lagi :). Penggemarmu, Johan” (KEV/ED)
8
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
sanghadana
P
ada tanggal 3-5 November 2017, KMBUI menyelenggarakan Sangha Dana KMBUI 2017 yang dilaksanakan di Vihara Vipassana Graha, Bandung, untuk memperingati hari Kathina. Sangha Dana KMBUI 2017 mengusung tema “Titthati Parattha� yang artinya memberi manfaat yang kekal bagi orang lain. Acara ini bertujuan untuk mengangkat motivasi para peserta untuk memberikan manfaat yang berlangsung lama kepada makhluk lain, salah satunya dengan cara berdana. Selain itu, acara ini juga menjadi sarana untuk mengakrabkan hubungan antara anggota aktif dan alumni KMBUI. Selama berada di Vihara Vipassana Graha, para peserta melakukan berbagai macam kegiatan antara lain Kathina Puja, mendengarkan dhammadesana dari Bhikkhu, bermain
PARAPLUS PARAPLUS
KMBUI INSIDE
Oleh Fannia Veronica (FPsi 2017)
games untuk saling mengakrabkan diri, melakukan meditasi kontemplasi dengan lilin untuk merenungkan perbuatan berdana, dan senam pagi. Selain itu, ada pula kegiatan yang berbeda dengan Sangha Dana sebelumnya yaitu sebelumnya, yaitu sesi motivasi dengan pembicara Jimmy Susanto & Djuwita Ratna Wati, kegiatan pindapatta, acara malam kesenian untuk meningkatkan kreativitas peserta dengan cara merangkai barang untuk amisa puja dan melipat kertas bunga teratai, serta membersihkan vihara. Dengan terlaksananya acara ini, harapannya para peserta menjadi lebih termotivasi untuk melakukan praktek dana dana serta lebih mengenal praktik seluruh anggota aktif maupun alumni KMBUI.
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
9
PARAPROFILE PARAPROFILE
FRENGKI CHUA, MAHASISWA INSPIRATIF YANG GEMAR BERBAGI Diliput oleh Marvella (FEB 2017)
S
iapa yang yangtidak tidak kenal kenal dengan dengan FrengkiFrengki Chua, atau yang Chua, atau lebih yang lebih akrabakrab disapadisapa Frengki Frengki ini? SelainSelain ini? memiliki memiliki pribadipribadi yang ramah, yang ramah, supel, dan komunikatif, supel, dan komunikatif, anggotaanggota KMBUIKMBUI yang lahir yang di Jambi,dipada lahir Jambi, 11 pada Februari 11 Februari 1997 ini juga 1997 memiliki ini juga segudang segudang memiliki prestasi. Bahkan prestasi.ketika Lebihiadari masih itu, duduk ketika di bangku ia masih duduk SMANdi 3 Jambi, bangkuia SMAN berhasil 3memenangJambi, ia kan 33 gelar berhasil memenangkan juara mewakili 33 gelar sekolah, juara kota mewakili Jambi, hinggakota sekolah, Provinsi Jambi,Jambi hinggakeProvinsi tingkat Jambi Nasional. ke Karena Nasional. tingkat pencapaiannya Karenatersebut, pencapaiannya mahasiswa tersebut, FEB UI yang memiliki mahasiswa FEB UIhobi yangbermain memilikibasket hobi bermain ini pun sempat dinobatkan basket ini pun sempat sebagai Best dinobatkan Science sebagai student of SMAN Best Science 3 Kota Student Jambi, of meskipun SMAN 3 beberapa Kota Jambi, dari lomba tersebut meskipun beberapa berasal dari darilomba cabangtersebut Ekonomi. berasal dariSelama cabangkuliah, Ekonomi. catatan prestasi Frengki pun bertambah, Selama kuliah, dihiasi oleh catatan sejumlah prestasi prestasi Frengki lainnya. pun Prestasi-prestasi bertambah dan tersebut dihiasi oleh antarasejumlah lain Mahasiswa prestasi Inspiratif Prestasi-prestasi lainnya. FEB UI 2018, Finalist tersebut Malaysia antara Indolain nesia Business Mahasiswa Inspiratif Case Competition FEB UI 2018, 2017, Juara Finalis 3 National Business Malaysia IndonesiaCase Business Competition Case Competition di Surabaya 2016, 2017, Juara Juara 3 National 1 Nasional Business Lomba Case Essay Competition Mandiri Sekuritas di Surabaya 2016, 2016, Medali JuaraEmas 1 Nasional Debat Bahasa LombaIndoEsai nesia OIMSekuritas Mandiri UI 2016, Juara 2016,1 Debat MedaliBahasa EmasIndoneDebat sia SDAC Bahasa Indonesia FEB UI 2016, OIM XL UI Future 2016, Juara Leaders 1 Debat Batch 06, Honorable Bahasa Indonesia Mention SDAC Mathematics FEB UI 2016, Modelling XL Competition Future Leaders di ITB Batch 2016,06, danHonorable Juara 3 Cerdas Mention Cermat Buddhis di Mathematics Modelling Untar 2016. Competition di ITB 2016, danNamun, Juara 3 di Cerdas antaraCermat sekianBuddhis banyak di prestasi Untar 2016. tersebut,Namun, menurutdiFrengki antarapencapaiannya sekian banyak yangprestasi paling berkesan adalah tersebut, menurut ketika Frengki menjadi pencapaiannya pembicara diyang acara DUIUJ paling berkesan (Dari UI adalah untuk ketika Jambi) menjadi ke-14pembicara pada Januari di acara 2018DUIUJ lalu. Dalam (Dari UI acara untuk yang Jambi) dilaksanakan ke-14 pada di Hotel Novita Januari 2018 lalu. Jambi Dalam tersebut, acaraiayang berbagi dilaksanakan motivasi danHotel di semangat Novitakepada Jambi tersebut, lebih dariialima berbagi ratusmotivasi pelajar SMAsemangat dan di Provinsi kepada Jambi. lebihFrengki dari lima merasa ratus pelajar sangat bahagia SMA di dapat Provinsi berkesempatan Jambi. Frengki untukmerasa berbagisangat pengalaman, terutama bahagia dapat berkesempatan karena dari sharingnya untuk tersebut berbagi anak-anak Jambi pengalaman, terutama menjadi karena semakin dari bersemangat sharingnya dan mempunyai tersebut anak-anak tekadJambi untuk menjadi menggapaisemakin mimpi
10
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
PARAPROFILE PARAPROFILE
bersemangat mereka. Selain dan itu, menurutnya mempunyai kegiatanuntuk tekad keagamaan menggapai juga penting mimpi “... ketika keputusasaan sudah terlanuntuk mendasari mereka. Selain itu, semangat menurutnya dalam menggapaikeagamaan kegiatan mimpi, dan juga baginya penting jur menyerang, dia pun menanyakan pengalaman untuk mendasari lain yang semangat paling berkedalam dirinya sendiri 3 pertanyaan; apa yang san adalah saat menggapai mimpi, Sharingdan Dhamma baginya ke vihara-vihara dan pengalaman lain beberapa yang KMB, paling sudah ia lakukan selama ini, alasan karena ia juga berkesan adalah bisa sharing saat dan Sharing bermengapa dia melakukan hal itu, dan sama-sama ke Dhamma belajar vihara-vihara tentang Dhamdan ma, maupun beberapa KMB, kehidupan. karena ia juga untuk siapa dia berjuang.” bisa Memiliki sharing dan prestasi bersama-sama yang - Frengki Chua melimpah belajar tentang tidakDhamma, menjadimaupun penghalang bagi Frengki untuk tetap kehidupan. aktif Memiliki dalam berbagai prestasiorganisasi, yang kegiatan, melimpahmaupun tidak keras belajarjuga darimerupakan siapapun, dan hal jangan yang krusial. juga lupa Terakhir, untuk kepanitiaan. menjadi penghalang Menurutnya, bagi hal Frengki tersebut untuk juga tetap ber- Frengki mengapresiasi juga mengingatkan diri atas pencapaian untuk jangan yangpernah telah manfaat aktif dalam untuk berbagai perkembangan organisasi, diri. kegiatan, Semasamaupun kuliah, malu diraihbelajar dan tetap daribersyukur. siapapun, dan jangan juga lupa dia aktif dalamMenurutnya, kepanitiaan. organisasi KMB hal UItersebut dan HIMAJA juga untuk Frengki mengapresiasi juga menambahkan diri atas pencapaian bahwa semua yang UI, yang menurutnya bermanfaat untuk perkembangan merupakan rumah diri. Semasa kedua telah orangdiraih juga sebaiknya dan tetap bersyukur. melatih pikiran agar punya baginyadia kuliah, di Depok. aktif dalam Selainorganisasi itu, dia juga KMB mengikuti UI dan mindset Frengki yang jugapositif, menambahkan agar tidak bahwa patah semua semangat. orang cukup banyak HIMAJA UI, kegiatan, yang menurutnya antara lain sebagai merupakan staff juga Namun, sebaiknya dia bercerita, melatih ketika pikirankeputusasaan agar punya mindset sudah of eventkedua rumah division baginya KOMPeK di Depok. 18 FEBSelain UI 2015, itu,staff dia yang terlanjur positif, menyerang, agar tidak dia patah pun menanyakan semangat. Namun, dirinya of basketball juga mengikuti divison cukupFEB banyak UI cup kegiatan, 2015, liaison antara dia sendiri bercerita, 3 pertanyaan; ketika keputusasaan apa yang sudah sudah ia terlanjur lakukan officer of IMOTION FEB UI 2015, VPO MAKRlain sebagai staf divisi Acara KOMPeK 18 FEB menyerang, selama ini, alasan dia pun mengapa menanyakan dia melakukan dirinya sendiri hal itu, 3 AB 2015, UI KMBUI staf2015, divisi PJ Basket Penyuluhan FEB Umum UI cupBaksos 2015, pertanyaan; dan untuk siapa apa yang dia berjuang. sudah ia lakukan Ketiga pertanyaan selama ini, KMBUIofficer liaison 2016,ofMentor IMOTION PPMB FEB KMBUI UI 2015, 2016 VPO & alasan tersebutmengapa cukup efektif dia melakukan baginya hal untuk itu, dan menghaduntuk 2017, staff of MAKRAB KMBUI event division 2015, PJ PPMB Penyuluhan KMBUIUmum 2017, siapa irkan kembali dia berjuang. semangat Ketiga dan pertanyaan pikiran positif. tersebut DisHead of KMBUI Baksos Sponsorship 2016, Division Mentor DUIUJ12 PPMB (Dari KMBUI UI cukup amping efektif itu, semua baginya masalahuntuk yang menghadirkan ada juga bisa untuk & 2016 Jambi 2017,ke-12) staf divisi 2016,Acara Head PPMB of Public KMBUI Rela- kembali dibagikansemangat ke para dan kalyanamitta pikiran positif. atau sahabat Disamping dan tion Division 2017, kepala 28th divisi Waisak sponsor KMBUI DUIUJ12 2016,(Dari Steering UI itu, keluarga, semua dan masalah menjalani yang ada hobby jugaterkadang bisa dibagikan juga Committee untuk JambiMakrab ke-12) KMBUI 2016, kepala 2016, divisi Project Humas Offi- ke berguna para kalyanamitta untuk mengembalikan atau sahabatmotivasi. dan keluarga, Bagi cer DUIUJ13, 28th Waisak KMBUI Project 2016, Officer Steering 29th Waisak Committee KM- dan Frengki, menjalani teman-teman hobby dari terkadang KMBUI juga danberguna Jambi BUI 2017, Makrab KMBUI dan Steering 2016, Project Committee Officer 30th DUIUJ13, Annual untuk adalah mood mengembalikan booster yang motivasi. luar biasaBagi karena Frengki, kedua Waisak KMBUI Project Officer 29th 2018. Waisak SemuaKMBUI kepanitiaan 2017,tersedan teman-teman organisasi ini dari sudah KMBUI bagaikan danrumah Jambi baginya. adalah mood but pun dijalaninya Steering Committee dengan 30th Waisak baik, bahkan KMBUIFrengki 2018. booster Terakhir, yangFrengki luar biasa memberi karena saran kedua untuk organisasi kita juga mendapatkan Semua kepanitiaan penghargaan tersebut sebagai pun dijalaninya best staff ini semua. sudah bagaikan rumah baginya. dari divisi dengan baik, event bahkan KOMPeK Frengki 18 FEB juga UI mendapatkan 2015. “Waktu berputar Terakhir, Frengki sangat memberi cepat, saran jadiuntuk ambillah kita penghargaan Menurut Frengki, sebagai best rahasia staff dari untukdivisi mencapai Acara semua. semua kesempatan yang ada dengan pertimbansemua itu sebenarnya KOMPeK 18 FEB UI 2015. tidak sulit. Pertama, seseo- gan“Waktu yang matang, berputar percayalah sangat cepat, pengalaman jadi ambillah hidrang Menurut harus menentukan Frengki, rahasia short untuk termmencapai goals dansemua long semua up dankesempatan juga janganyang lupakan ada dengan asupanpertimbangan batin untuk termsebenarnya itu goals. Lalu,tidak goalssulit. yg telah Pertama, dipilihseseorang tersebut yang meningkatkan matang,sisipercayalah spiritual. Ambillah pengalaman setiap hidup esendibuatmenentukan harus perinciannya, short mengenai term goals langkah dan long apa term saja dan si yang juga muncul jangandanlupakan tetap berpikir asupanpositif. batin Karier untuk yang dibutuhkan goals. Lalu, goals yg untuk telahmencapainya. dipilih tersebutFrengki dibuat meningkatkan kita semua masih sisipanjang, spiritual. maka Ambillah teruslah setiap untuk bercerita, biasanya perinciannya, mengenai dia sendiri langkah membuat apa saja 5 goals yang esensi belajar yang mengembangkan muncul dandiri tetap dan berpikir jadilah permata positif. untuk 1 tahun dibutuhkan untuk lalu mencapainya. fokus kepadanya, Frengkiserta bercerita, men- Karier yang bisa kitabermanfaat semua masih baikpanjang, untuk diri maka kitateruslah sendiri gevaluasi dia biasanya diri setiap sendirisaat. membuat Lalu, penting 5 goalsjuga untuk untuk 1 untuk maupunbelajar orang lain,” mengembangkan ujarnya. diri dan jadilah tetap setia tahun lalu pada fokustujuan kepadanya, awal, memiliki serta mengevaluasi komitmen permata Suksesyang terus, bisa Frengki! bermanfaat Semoga baik dapat untuk menjadi diri kita dan tentunya diri setiap saat. jugaLalu, haruspenting berani mengambil juga untuk tindatetap sendiri inspirasimaupun bagi para orang pembaca lain,” yang ujarnya. budiman. Sadhu kan nyata setia padadari tujuan tujuan awal, awalmemiliki tersebut,komitmen karena sebuah dan sadhu Sukses sadhu. terus, Frengki! Semoga dapat menjadi mimpi hanya tentunya jugaakan harusmenjadi berani sekedar mengambil angan tindakan belaka inspirasi bagi para pembaca yang budiman. Sadhu tanpa diiringi nyata dari tujuan oleh tindakan awal tersebut, nyata yang karena dilakukan sebuah sadhu sadhu. denganhanya mimpi gigih akan dan tekun. menjadi Karena sekedar itu,angan kerjabelaka keras juga merupakan tanpa diiringi oleh haltindakan yang krusial. nyata yang Terakhir, dilakukan Frengki jugagigih dengan mengingatkan dan tekun. untuk Olehjangan karenapernah itu , malu kerja
11
PARAPLUS PARAPLUS
MEMAHAMI MEDITASI DALAM UNTAIAN KATA
Judul Buku
Oleh Fannia Veronica (FPsi 2017)
A
pa yang muncul pada benak Anda ketika mendengar kata meditasi? Mengosongkan pikiran selama jangka waktu tertentu? Sikap duduk bersila dengan punggung tegak dan tangan membentuk teratai? Jika Anda Anda masihmasih kebingungan kebingungan seperti apa meditasi seperti apa meditasi itu, bukuitu, inibuku bisa menjadi ini bisa permulaanpermulaan menjadi yang bagus yang untuk bagus mengetauntuk huinya. mengetahuinya.
12
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
: Setan Cilik Biang Ribut: 108 Kiasan untuk Meditasi Penulis : Arnie Kozak, Ph. D. Halaman : 27 Penerbit : Awareness Publication Tanggal Terbit : Desember 2016 Bahasa : Indonesia
Dibagi menjadi lima segmen dengan total 108 kiasan, “Setan Cilik Biang Ribut� Ribut�menjelaskan menjelaskan meditasi meditasi dengan gayagaya dengan bahasa bahasa yang santai yang dan santai kiasandan kiasan untuk mempermudah kiasan-kiasan untuk mempermudah pemahaman kita mengenai pemahaman kita mengenai meditasi. Di meditasi. bagian penutup, Di bagian Konakpenutup, juga menambahkan Kozak juga petunjuk dan latihanpetunjuk menambahkan meditasi penyadaran. dan latihan meditasi penyadaran. Salah satu keunggulan buku ini ialah Salah kebebasan satu keunggulan menentukan buku bab manaialah ini yangkebebasan dibaca terlebih menentukan dahulu sesbab uai kebutuhan mana yang dibaca kita.terlebih Misalkan dahulu kitasesuai ingin membaca kiasan kebutuhan kita. Misalkan untuk masalah kita ingin sehari-hari, kita membaca kiasan dapat untuk langsung masalah melompat seharike bagian hari, kita dapat tersebut. langsung Alasannya, melompat kiasanke kiasan dalam bagian tersebut. buku ini Alasannya, berdiri sendiri kiasandan dapat dipahami kiasan dalam bukutanpa ini berdiri harussendiri membaca dan bab sebelumnya. dapat dipahami tanpa harus membaca bab sebelumnya. Ide penggunaan kiasan untuk menjelaskan Ide esensi penggunaan dari meditasi kiasan untuk juga menjadi kelebihan menjelaskan esensi buku dari ini. meditasi Seringkajuga li kita kesulitan menjadi kelebihan memahami buku ini. Seringkali meditasi karenakesulitan kita bahasa-bahasa memahami yang terlalu meditasi berat. Untuk karena bahasa-bahasa menanggulanginya, yang Konak terlalu menggunakan berat. Untukkiasanmenanggulanginya, atau cerita untuk memudahkan Konak menggunakan pembaca memahami kiasan sepatau erti gagasan cerita untukyang memudahkan ingin disampaikannya. pembaca
bukuakan but ini lebih mengemas tersampaikan narasi dalam kesan yang gaya dimaksud bahasa yang dalam santai, bahasa namun aslinya. gayaAdapun bahasa beberapaakan tersebut candaan lebih yang tersampaikan gagal tersamkesan paikandimaksud yang karena kelemahan dalam bahasa bahasa aslinya. atau perbedaanbeberapa Adapun budaya candaan antara penulis yang gagal dan pembaca (penulis tersampaikan karena berasal kelemahan dari Ameribahasa ka Serikat atau perbedaan sehingga budaya beberapa antaracandaan/ penulis kiasanpembaca dan disesuaikan (penulis denganberasal asal negara dari buku ini diterbitkan). Amerika Serikat sehingga beberapa candaan/kiasan Terlepas disesuaikan dari kelemahan dengan penasal erjemahan negara bukubahasa, ini diterbitkan). buku ini tetap dapat dipahami Terlepas oleh orang awam. dari Kebebasan kelemahan membaca bagian penerjemahan bahasa, mana yang bukusesuai ini tetap dengan kebutuhan dapat dipahami kita oleh menjadikan orang buku awam. ini praktis untuk Kebebasan membaca digunakan. bagian Seperti mana yang sudah dengan sesuai disebutkan, kebutuhan bukukita ini menjadikan sangat cocok bagi buku inimereka praktis yanguntuk ingin memahami digunakan. seperti apa Seperti yangdan sudah bagaimana disebutkan, meditasi buku itu ini sebenarnya. sangat cocok bagi mereka yang ingin memahami seperti apa dan bagaimana meditasi itu sebenarnya.
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
PARAPLUS PARAPLUS
memahamiKonak seperti juga gagasan menjelaskan yang ingin bahwa kita bisa bermeditasi kapan saja, tidisampaikannya. dak harus Kozak di ruanganjuga yang hening menjelaskan atau di tengah kita bahwa hutan. bisaDengan bermeditasi sadar kapan setiap saja, saat pada apa tidak harus yang di sedang ruangankita yang lakukan— hening berjalan, atau di tengah bekerja, hutan. melakukan Dengan pekerjaan sadar rumah—hal setiap saat pada tersebut apa yang sudahsedang termasuk kita meditasi. Selain itu, lakukan—berjalan, bekerja, untuk melakukan mengatasi gangguan-gangguan pekerjaan rumah—hal yangtersebut dialami ketika sudah meditasi, Konak termasuk meditasi. tidakSelain menyarankan itu, untuk untuk menolak gangguan-gangguan mengatasi gangguan tersebut melainkyang an menerima dialami ketika gangguan meditasi, tersebut Kozaksebagai tidak bagian dari meditasi menyarankan untuk menolak yang sedang gangguan dilaksanakan.melainkan menerima gangguan tersebut tersebut sebagai Lima petunjuk bagian latihan dari meditasi meditasi yang yang sedang terdapat dilaksanakan. pada akhir buku bisa dijadikan Lima panduanpetunjuk untuk meditator latihan pemula. Kozak meditasi yang tidak terdapat hanya pada berfokus akhir pada meditasi buku bisa dijadikan yang umumnya panduan dilakukan untuk melainkan pemula. meditator juga memberikan Kozak tidak petunjuk hanya mengenaipada berfokus meditasi meditasi berjalan, yanglatihan umumnya relasi, serta latihan dilakukan melainkan tidak juga formal memberikan (meditasi ketika sedang petunjuk mengenai melakukan meditasi aktivitas berjalan, sehari-hari). latihan relasi, serta latihan tidak formal (meditasi Sayangnya, ketika sedangpenerjemahan melakukan buku inisehari-hari). aktivitas tidak terlalu baik. Buku ini aslinya berbahasa Sayangnya, Inggris penerjemahan sehingga penerbit ini buku perlutidak melakukan terlalu adaptasi baik. Buku bahasa. ini Ada banyak aslinya berbahasa kosakata Inggris yang kurang sehingga diterjemahkan dengan penerbit perlu melakukan baik yang kemudian adaptasi diakali dengan bahasa. Ada banyak penggunaan kosakata tanda kutip yang untuk memberikan kurang diterjemahkankesan denganpenekanan. baik yang Namun, penggunaan kemudian diakali dengan tanda baca penggunaan tersebut terlalu kutip tanda seringuntuk digunakan memberikan sehinggakesan menimbulkan impresi penekanan. Namun,terjadi penggunaan penerjemahan tanda yang kurang baca tersebutbaik. terlalu sering digunakan sehingga Risiko menimbulkan umum dari impresi bukuterjadi yang diterjemahkan yang penerjemahan ialah kurang adanya baik. ketidaknaturalanRisiko dalam umum gaya bahasa dari buku yang disampaikan. yang diterjemahkan Memang betul ialah buku adanya ini mengemas narasi dalam ketidaknaturalan dalam gaya gaya bahasa yang santai, disampaikan. namun gaya Memang bahasa tersebetul
13
PARAPLUS PARAPLUS
BAKSOS MUDITA
K
egiatan berbagi dengan sesama selalu membawa kebahagiaan, baik bagi mereka yang mendapat bantuan maupun mereka yang memberi bantuan. Oleh karena itu, pada tanggal 24-25 Februari 2018 telah dilakukan Baksos Mudita yang diketuai oleh Andreas Laurentius (FK ’16). Baksos Mudita adalah acara yang berfokus pada pelayanan dan pengabdian masyarakat di berbagai aspek, terutama di bidang kesehatan. Kegiatan sosial ini diadakan di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Tangerang. Tema baksos tahun ini adalah mudita, yang berarti berbagi rasa kebahagiaan yang telah kita peroleh kepada masyarakat yang membutuhkan. Tujuan diadakannya baksos ini adalah untuk memberikan manfaat kesehatan dan perlengkapan sehari-hari kepada masyarakat. Baksos KMBUI merupakan satusatunya program kerja gabungan KMBUI FK & FKG Salemba (sekarang KMB FKUI) yang berkolaborasi dengan KMBUI Depok. Baksos ini dimulai pada tahun tahun 2003 2003 di di Desa desa
14
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
Oleh Fannia Veronica (FPsi 2017)
Belimbing, Tangerang, dengan foundernya dr. Jimmy Panji Wirawan, SpOG. Seiring berjalan waktu, beberapa acara ditambahkan ke dalam program kerja baksos, seperti akupuntur, bazaar murah, dan penyuluhan. Ada perbedaan baksos (bakti sosial) dengan pengsos (pengabdian sosial). Baksos bersifat hit-and-run, hit-and-run, sedangkan pengsos bersifat long-andgradual. Kegiatan gradual. Kegiatan yang dilakukan pada Baksos Mudita kemarin, antara lain (1) pengobatan medis, (2) pengobatan gigi, (3) penyuluhan kesehatan, (4) penyuluhan gigi anak, (5) penyuluhan umum, (6) bazaar murah, (7) akupuntur, dan (8) sunat massal. Respon masyarakat pada baksos yang diadakan tahun ini cukup antusias. Semoga dengan diadakannya kegiatan baksos secara rutin dapat memberikan manfaat nyata kepada masyarakat sekitar dan meningkatkan wawasan masyarakat mengenai kesehatan diri sendiri.
PARAPLUS
KMBUI INSIDE
PARADHAMMA Source: https://www.flickr.com/photos/thisistakingtoolong/36909963921/
Hati-hati Dengan Perbuatan Buruk Sekecil Apapun Karma Berkembang Dengan Pesat
Konsep hukum karma, bisa menjawab pertanyaan mendasar “Mengapa tubuh fisik, kepribadian, kekayaan, atau bahkan nasib setiap orang di dunia ini berbeda-beda?� Jawabannya adalah karena diri kita sendiri merupakan akibat dari karma masa lampau kita sendiri. Pada tulisan ini, akan dibahas tentang salah satu sifat karma, yaitu
oleh Viriya (FE 2008)
Karma Berkembang dengan Pesat.
H
Karma berkembang dengan pesat, saat kita berbuat karma buruk yang kecil, maka perbuatan tersebut bisa berakibat besar nantinya. Contohnya adalah saat kita membunuh seekor kutu, jika jika dibiarkan dibiarkan saja, saja dalam 15 hari, maka perbuatan tersebut setara dengan membunuh 18.184 kutu (yang kejahatannya bisa dikatakan sama seperti membunuh seorang seorang manusia), manusia) yang mengakibatkan semakin pendeknya umur kita. Konsep karma yang berkembang dengan pesat tidak pernah langsung disebutkan oleh Sang Buddha, namun kita dapat menyimpulkannya dari cerita dan kata-kata Sang Buddha dibawah ini.
ukum karma atau yang sering disebut sebagai hukum sebabakibat, merupakan suatu fenomena yang dialami oleh semua makhluk hidup tanpa terkecuali, yang ditemukan kemudian dipahami oleh Sang Buddha dan kemudian diajarkan kepada murid-muridnya, dan pada akhirnya bisa kita pelajari sekarang. Hukum karma bukanlah suatu keadaan balas-membalas perbuatan, melainkan suatu peristiwa sebab-akibat, tabur-tuai. Artinya, semua hal yang kita alami sekarang adalah buah karma dari perbuatan-perbuatan kita sebelumnya, secara singkat bisa dipahami bahwa kita menerima hasil dari perbuatan kita sendiri di masa lalu.
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
15
PARADHAMMA
Bukti pendukung bahwa karma berkembang dengan pesat Berdasarkan Anguttara Nikaya I 248: Sang Buddha mengatakan mengatakan “Dengan “Dengan cara apapun cara apapun seseorang seseorang melakukan suatu tindakan, itulah yang akan dialaminya, maka tidak ada kehidupan suci, tidak ada ada kesempatan mengakhiri dukkha. Ketika seseorang melakukan seseorang melakukansuatu suatu karma karma yang yang akan dialami akan dialami dengandengan cara tertentu, cara tertentu, itulah dampak itulah yang akan dampak yang dialaminya, akan dialaminya, maka ada kehidupan maka ada suci, ada kesempatan kehidupan suci, ada kesempatan untuk mengakhiri untuk dukkha,” bait mengakhiri dukkha,” ini menyiratkan bait ini menyiratkan bahwa karma karma bahwa bekerja bekerja dengan cara dengan tertentu, cara karena jika tertentu, karena tidak, jika maka tidak, kehidupan maka suci adalah hal kehidupan suciyang adalah mustahil haldiraih. yang mustahil diraih.
Berdasarkan BerdasarkanBrahmadarika Brahmadarika Avadana Avadana(Cerita (Ceritamengenai mengenaiPutri Putri Brahmana): Brahmana): Dikatakan Dikatakanbahwa bahwa“Sama “Samahalnya halnyatanah tanah lapang lapang dan dan benih benih ada ada didi depan depan matamu matamu brahmana brahmanakarma karmadan danakibatnya, akibatnya,bahwa bahwaada ada sebuah sebuahbenih benihkecil, kecil,tetapi tetapipohon pohonsangat sangatbesar, besar, Aku Akujuga jugamelihat, melihat,brahmana, brahmana,bahwa bahwasebuah sebuah benih benihkecil keciltetapi tetapihasilnya hasilnyabesar besar”,”,bait bait ini inijuga jugasearah searahdengan denganperumpamaan perumpamaankarma karma yang yangsering seringdihubungkan dihubungkandengan denganbibit bibitpohon pohon yang yangkecil, kecil,dan danbuah buahkarma karmaadalah adalahbuah buahyang yang kita kita petik petik dari dari pohon pohon tersebut. tersebut. Artinya Artinya hal hal kecil kecilyang yang kita kita tanamkan tanamkan bisa memiliki bisa memiliki hasil buah hasilyang buah sangat yang banyak. sangat banyak. 16
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
Cerita-cerita sutra Searah dengan sutra-sutra pendukung diatas, banyak cerita sutra yang secara tersirat menggambarkan bahwa karma berkembang dengan pesat, misalnya cerita mengenai seorang yang terlahir menjadi Cakravartin Cakravartin (Raja Dunia) karena menabur kacang ke arah Buddha Vipasyi dan beberapa kacang tersebut jatuh di mangkok Buddha. Ada juga cerita tentang seorang biksu yang harus terlahir menjadi anjing, katak, dan kera sebanyak 500 kehidupan karena menghina seorang biksu dengan sebutan binatang tersebut. Secara tersirat artinya karma kecil yang kita lakukan bisa saja berakibat besar.
Source: https://www.flickr.com/photos/ af2899/14700685913/
Adanya 6 alam kehidupan Penjelasan mengenai 6 alam kehidupan sudah cukup menunjukan bahwa karma berkembang dengan sangat pesat, contoh ekstrimnya adalah kehidupan alam dewa dan alam neraka memiliki jangka waktu sangat panjang. Artinya, perbuatan baik atau buruk yang kita lakukan memiliki efek yang jauh lebih besar dibanding awal perbuatannya.
PARADHAMMA PARADHAMMA
Mengapa mungkin karma berkembang dengan pesat? Dunia berkembang terus menerus Argumen ini menjelaskan buah karma yang diterima dari waktu ke waktu di bumi, tidak akan pernah sama, karena perkembangan dunia yang terus berlangsung, contoh yang sering dipakai adalah perkembangan ekonomi dan teknologi. Jadi semisal kita berdana di kehidupan lampau 100 rupiah, tentunya nilai 100 rupiah di zaman dulu dan di zaman sekarang sudah beda jauh, mungkin sekarang nilainya 10.000 rupiah, atau semisal dulu kita membantu orang dengan naik kuda, mungkin sekarang sudah lebih mudah dengan motor. Perbuatan baik/buruk, tanpa kekuatan yang melawan, akan membekas dalam bawah sadar sebagai suatu hal yang benar, sehingga memperkuat kekuatannya. Hal ini mungkin searah dengan ilmu psikologi yang mengamati suatu faktor kebiasaan dan perilaku dari manusia, jadi semisal ada seseorang yang mencuri dan tidak menyesali perbuatannya, maka kecenderungan orang tersebut untuk mencuri akan semakin kuat, efeknya, risiko orang tersebut tertangkap polisi akan semakin besar pula. Jadi, karma sekecil apapun sebenarnya bisa menjadi butterfly effect, seperti kebiasaan buruk yang dipupuk dari hal buruk kecil yang sedikit demi-sedikit kita lakukan, sehingga dapat mempengaruhi kita baik di kehidupan sekarang maupun di kehidupan yang akan datang. Maka dari itu, penting bagi kita untuk berlatih diri dalam menghindari perbuatan buruk sekecil apapun itu. (AND/VIN)
Source: https://www.flickr.com/photos/21832293@N08/2229989847/ Sumber: Pembebasan di Tangan Kita Jilid I – II (Phabongka Rinpoche) AnguttaraNikaya I Brahmadarika Avadana Sutra tentang Yang Bijak dan Yang Dungu (Stanley Frye) THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
17
PARAVISION PARAVISION
Be the better Version of Yourself
S
Oleh Kalista Putri (FPsi 2017) ebagai seorang remaja Buddhis, sudah seharusnya kita mengisi waktu luang kita untuk kegiatan-kegiatan yang positif, apalagi jika kita mempelajari Dhamma. Inilah yang dilakukan oleh kurang lebih 600 remaja Buddhis dari Sabang sampai Merauke di acara:
REACH (Ready to Take the Challenge) REACH adalah summer youth camp tahunan yang diselenggarakan oleh Majelis Buddha Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia di Kompleks Kuil Myogan-ji, Megamendung, Bogor. Dari tahun ke tahun, REACH selalu mengangkat tema berbeda yang dianggap relevan dengan kondisi remaja. Pada REACH 2017, tema yang diangkat adalah "I'm Not Perfect, But Real”. Tema ini memberi pesan kepada para peserta yang berasal dari 20 provinsi tersebut untuk tetap menjadi diri mereka sendiri walaupun banyak kekurangan yang masih dimiliki. Peserta dengan rentang umur 11-23 tahun tersebut akan menjadi kontingen berdasarkan daerah asalnya. Selama acara, peserta akan tinggal bersama dengan kontingennya di ‘markas’ yang sudah disediakan sebelumnya sehingga sangat dibutuhkan kerjasama untuk menciptakan suasana yang baik. Rundown acara telah ditentukan panitia hingga adanya jam malam untuk aktivitas para peserta. Sebelum sampai di Megamendung, setiap kontingen harus menyiapkan berbagai hal terkait kompetisi di REACH seperti atraksi dan yel-yel daerah masing-masing, serta atribut identitas yang akan dipakai sehari-hari disana. Tak hanya itu, ada juga kompetisikompetisi antar kontingen lain seperti Orasi dan Fun & Smart (semacam games yang dimana kontingen akan memperebutkan medali emas dan akan mengantarnya ke piala ‘api’, perlambang membaranya semangat anak muda di Indonesia). 18
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
Acara ini berlangsung dari tanggal 31 Juni - 8 Juli 2017 dan bertepatan pada masa libur sekolah ini tentunya berisi hal-hal yang bermanfaat bagi para pesertanya. Setiap peserta dapat memilih ‘studio’ atau kelas yang akan diikutinya selama 1 minggu ini dan di akhir acara peserta akan mempresentasikan hasil belajarnya di depan ribuan pasang mata. Jangan membayangkan kelas-kelas memusingkan seperti kalkulus, karena semua kelas yang ada di REACH sangatlah FUN! Bayangkan saja, setiap peserta bisa memilih kelas sesuai minat dan bakatnya yang belum tentu bisa ia dapatkan di tempat lain, mulai dari kelas Kuliner, Musikal (ala Broadway), Movie, Show Choir (Vocal Group), EDM, bahkan sampai K-Pop Dance! Panitia tentunya sangat peka dengan apa yang digandrungi anak muda saat ini sehingga kelaskelas yang disediakan pun sangat menarik dan ‘kekinian’. Kelas-kelas tersebut dibimbing
PARAVISION PARAVISION
langsung oleh profesional di bidangnya seperti Musikal yang dibimbing oleh EKI Dance Company, Show Choir oleh Michael Da Lopez, salah satu anggota grup Jamaica Cafe, dan masih banyak expert-expert lainnya. Pada sela-sela kegiatan kelas tersebut, ada juga kelas wawasan yang mengundang banyak public figure seperti pada REACH 2015 yang mengundang Daniel Mananta, grup band KOTAK, sampai Najwa Shihab. Bintang tamu ini didatangkan khusus untuk memberikan inspirasi kepada para peserta agar terus menggapai mimpinya dan tidak takut pada rintangan yang ada. Sebagai sebuah acara Buddhis, tentu ada berbagai aktivitas keagamaan seperti kelas “Buddhologi” yang membahas tentang topik-topik Buddhis yang dibimbing langsung oleh Bhikku Kepala Kuil Myogan-ji dan Hosei-ji. Topik-topik seperti pembabaran sutra Buddhis yang disampaikan secara interaktif sehingga menarik perhatian para peserta yang masih berada di usia muda. Selain itu, tentu saja dilakukan ibadah gongyo yang dilaksanakan pagi dan sore. Ada banyak tradisi unik yang sudah mendarah daging di setiap acara REACH, seperti tradisi makan bareng antar kontingen di markas agar bisa saling mengenal sesama kontingen, gongyo pagi yang fenomenal karena dilakukan pada pagi hari, yaitu pukul 5 pagi ketika para peserta masih terlelap sehabis aktivitas sehari-hari yang padat, sampai tradisi “malam terakhir” dimana jam malam ditiadakan. Malam terakhir ini banyak dimanfaatkan para peserta untuk
sekadar berjalan-jalan di sekeliling komplek dengan teman-teman yang mungkin hanya bisa bertemu sekali saja dalam setahun. Pertemanan dan tentunya bibit-bibit cinta banyak tertanam disini. Pada hari terakhir, semua kontingen akan berkumpul bersama-sama untuk mendengarkan feedback masing-masing kontingen dari ketua pelaksana serta menentukan juara umum tahunan. Walaupun begitu, yang ditekankan dalam acara ini bukanlah perihal menang atau kalah, tetapi apakah setiap peserta berhasil mengembangkan dirinya, baik hardskill dari kelas-kelas yang telah diikutinya, serta softskill selama membangun hubungan dengan peserta lain, baik di dalam maupun di luar kontingennya. Saya telah mengikuti REACH semenjak duduk di bangku 2 SMP dan hingga sekarang saya selalu mendapat kesan mendalam yang positif mengenai acara ini. Melalui REACH, saya bisa bertemu banyak teman baru dari berbagai daerah, bahkan dari Papua sekalipun, sehingga meningkatkan toleransi antar budaya saya. Saya juga dapat mengenali diri saya lebih dalam karena melalui acara ini saya dituntut untuk menyelami minat dan bakat saya dan tidak sekadar menguburnya dalam-dalam. Tak lupa, pengetahuan saya mengenai Buddhisme pun sangat terasah disini karena saya bisa mendalami lagi Dhamma yang dibabarkan dan tentunya mempraktikannya di kehidupan sehari-hari. Dalam 5 kata, saya bisa simpulkan bahwa ajang REACH ini membuat saya menjadi “the better version of myself.”
So, are you ready to
take the challenge? THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
19
PARATAMA
Ambisi,
dengan Rasa antusias yang Bajik yang Mengikutinya Oleh Adiputra Khomas (FT-2010) “Ambisiku, adalah menjadi sebelum umurku beranjak 30 tahun�
CEO
“Aku ingin menjadi orang yang sukses memecahkan rekor dunia suatu hari nanti� Ambisi merupakan keinginan yang besar untuk mencapai sesuatu, biasanya merupakan tujuan hidup, cita-cita, ataupun harapan di masa yang akan datang. Jenis kalimat seperti dua kalimat di atas bisa kita temui dari teman dekat, ataupun rekan sejawat yang ambisius ketika kita bertanya tentang apa yang menjadi tujuan hidup, atau apa yang menjadi ambisi besar kita dalam hidup ini. Selaras dengan tema majalah PARAMITA edisi 48 kali ini (The Butterfly
Effect), ketika kita sudah memiliki ambisi, hal tersebut menjadi momentum dalam hidup yang menggerakkan seluruh aktivitas kita selanjutnya. Ambisi menjadi fokus dan tujuan kita, mengarahkan ke mana kita akan melangkah dan menjadi penentu atas tindak tanduk kita. Oleh karena itu, kita sepantasnya memupuk ambisi dengan baik dan memiliki objek ambisi yang tepat. Dalam Buddhis, ambisi bisa digolongkan sebagai aspirasi dan tergabung ke dalam lima faktor mental yang ditentukan oleh objek. Aspirasi merupakan basis dari daya upaya yang antusias dan bersemangat (viriya), perasaan suka cita, penguat, dan pendorong diri kita untuk melakukan sesuatu sehingga kita mencapai hasil yang diinginkan.
Membangun rasa antusias Agar ambisi dapat tercapai, maka salah satu faktor penting yang perlu kita miliki adalah rasa antusias/antusiasme. Antusiasme bisa disebut juga sebagai semangat yang secara konsisten hadir dan memberi warna pada apapun kegiatan yang kita lakukan. Antusiasme ini biasanya terlahir dari kesadaran akan tujuan yang kuat (sense of purpose). Untuk membentuk rasa antusias ini, kita bisa memulai dengan menetapkan
tujuan yang ingin kita capai, lalu membuat langkah-langkah yang perlu kita lakukan agar tujuan ini dapat tercapai. Agar lebih tervisualisasi dan praktikal, kita dapat membuat tulisan besar di dinding kamar ataupun di balik pintu sebagai penyemangat dan pengingat diri, bahwa ada tujuan besar yang menunggu untuk direalisasikan. Hal ini supaya setiap harinya, kita akan terpacu untuk melaksanakan momen kegiatan guna mendekatkan diri dengan tujuan tersebut.
Sumber latar: http://www.ukweatherforecast.co.uk/wp-content/uploads/2014/01/
20
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
Membangun rasa antusias yang bajik
Objek ambisi yang dianjurkan dalam Buddhis adalah ambisi yang melampaui kebutuhan hidup ini saja, karena kehidupan kita saat ini tidak akan berlangsung terusmenerus dan akan ada kehidupan-kehidupan mendatang untuk kita jalani. Dalam tingkatan yang lebih lanjut, selaras dengan ucapan “Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta�, hendaknya kita juga berharap ambisi yang kita bangun bisa memberikan kebahagiaan yang luas untuk makhluk lain di sekitar kita. Langkah kecil bisa kita mulai dari mencoba merefleksikan apa yang menjadi ambisi kita saat ini, lalu melakukan perluasan terhadap ambisi tersebut. Ambisi kita yang mungkin masih duniawi dapat kita arahkan lebih luas dan tidak terbatas hanya untuk diri kita sendiri. Selain itu, kita juga bisa mulai membangun manfaat yang tidak hanya akan terasa dalam kehidupan ini saja. Kita perlu menyadari bahwa mengembangkan kebahagiaan untuk makhluk lain akan lemah bila dibangun dengan mengorbankan kebahagiaan diri sendiri, ataupun dengan membuat diri kita sendiri menderita. Kita tentunya perlu menjaga kepercayaan diri, dan memberikan diri suatu penghargaan maupun kebahagiaan yang cukup untuk menggerakkan diri dalam menggapai ambisi. Contoh ambisi menjadi CEO pada usia muda seperti yang disebutkan di atas,
pada awalnya mungkin hanya merupakan pemuasan atas penilaian kita terhadap diri sendiri, ataupun untuk mengejar nama baik diri sendiri. Ini merupakan contoh pengejaran ambisi yang terpusat pada kehidupan ini dan pemenuhan ego diri. Hal ini bukan berarti menjadi CEO pada usia muda adalah ambisi yang buruk, hanya saja kita dapat mentransformasikan ambisi ini jauh melampaui kepentingan diri sendiri. Contoh ambisi yang bertransformasi dengan pola pikir tersebut adalah:
PARATAMA
Objek ambisi kita penting untuk membedakan apakah ambisi yang kita kejar ini merupakan ambisi yang baik atau buruk, berjangka pendek atau panjang, bertujuan sempit atau luas.
“Dengan menjadi CEO pada usia yang lebih muda, aku memiliki kesempatan untuk memegang kendali atas keputusan perusahaan. Dengan kemampuan tersebut, aku dapat membuat kebijakan yang dapat memberikan manfaat yang banyak untuk sesama, semisal membuat kegiatan donasi perusahaan yang lebih tepat guna dan memiliki dampak luas, aku bisa membuat kebijakan yang membantu rekan sekerja dalam mendapatkan penghidupan yang layak, memajukan perusahaan sehingga aku bisa meningkatkan lapangan kerja, dan aku juga dapat mengumpulkan modal agar suatu saat aku dapat pensiun dan mengejar kehidupan spiritual dan melakukan lebih banyak kegiatan amal ataupun melakukan perjalanan spiritual tanpa khawatir akan penopang kebutuhan diri selama perjalanan tersebut.�
Sumber gambar: https://i.pinimg.com/originals/54/b8/8c/54b88ce4819223bdda2b93140c400804.jpg THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
21
PARATAMA
Ambisi di atas masih bisa terus digali untuk menambah manfaat yang bisa kita bawa. Poin utamanya terletak pada keinginan kita untuk membawa kebahagiaan kepada pihak lain, ataupun pengembangan diri untuk mendukung kebahagiaan sesama makhluk dan lingkungan, mengikis pemuasan yang hanya terpusat pada diri sendiri saja.
Penutup Hampir semua orang punya harapan agar dirinya dapat menjadi sukses, dan sebagian menjadi ambisius untuk mencapai kesuksesan tersebut, berusaha siang dan malam dengan antusias untuk meraihnya lebih cepat. Dunia saat ini tidak kekurangan orang yang sukses, dunia saat ini tidak kekurangan orang yang pintar. Namun, kesuksesan bisa dibangun di atas penderitaan orang lain.
“Kepintaran bisa menjadi bumerang bila pikiran menjadi picik.” Dunia saat ini, lebih dari yang pernah ada, membutuhkan orang-orang dengan motivasi bajik. Jadilah sukses yang tidak sekedar berharta materi, tapi juga sukses yang penuh kepedulian, penuh dengan welas asih. Hanya dengan gerakan pikiran dan batin yang bersih, dunia ini mampu menjadi tempat yang lebih layak dan ramah untuk ditinggali. (VIN/LEN)
Referensi: •Sabri, Ahmad (penerjemah). 2016. Living an Enriched Life (Tuntunan untuk Hidup Lebih Bermakna). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama •Tringyal, Tenzin (penterjemah). 2012. Transkrip Y.M. Dagpo Rinpoche: Pengenalan Batin dan Faktor-faktor Mental: Bagian 1. Bandung: Kadam Choeling Indonesia •Seven tips for a happy life, by Ven. Thubten Chodron, October 2nd, 2014, http://thubtenchodron.org/2014/10/ living-with-happiness-equanimity/. Diakses 18 Maret 2018. Sumber gambar: https://www.cove.org.au/trenchline/article-mentoring-in-the-australian-army/
22
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
KMBUI INSIDE
PARAPLUS
RETRET KALYANAMITTA Oleh Fannia Veronica (FPsi 2017)
P
ada tanggal 13-15 April lalu, departemen Kalyanamitta mengadakan Retret KMBUI 2018 yang diketuai oleh Andrew (FT 2017). Kegiatan retret ini diselenggarakan di Vihara Vajrabodhi, Bogor. Kegiatan kerohanian ini dilaksanakan untuk mengembangkan rasa kekeluargaan antara anggota aktif KMBUI dengan alumni KMBUI, melakukan interaksi dengan vihara-vihara di kawasan Jabodetabek, serta memperdalam kayakinan dan memahami ajaran agama keyakinan Buddha secara mendalam. Tema yang dibawakan pada retret bersama pada tahun ini adalah Improving Buddhism as College Student “Zaman Now�. Pada hari Sabtu (14/4), para peserta melaksanakan atthasila atthasila untuk melatih diri mengembangkan sila yang baik. Selain itu, terdapat tiga sesi dhammadesana yang diisi oleh alumni KMBUI: Ko Atta (FT 2004) dan Ko Ferry (FT 2002). Sesi dhammadesana pada hari Sabtu lebih teoritis, dengan
membahas motivasi mempelajari agama Buddha, riwayat Buddhisme di Asia, serta karma. Setelah sesi dhammadesana, adapula sesi konseling untuk melanjutkan sesi dhammadesana sebelumnya di mana peserta dapat menanyakan hal yang berkaitan maupun yang tidak dengan sesi sebelumnya. Pada hari Minggu (15/4) juga terdapat sesi dhammadesana oleh Romo Guido dari Majelis Buddhayana Indonesia (MBI). Sesi dhammadesana pada hari terakhir lebih praktikal yang juga membahas tentang karma dan kesunyataan. Tema sunyata dibawakan untuk menjembatani bahasan mengenai paticcasamupada paticcasamupada (hukum (hukum sebabmusabab yang saling bergantungan). Semoga dengan diadakannya retret kalyanamitta Retret Kalyanamittaini, ini, peserta peserta berhasil melatih diri setelah melakukan atthasila dan lebih mengerti mengenai dharma melalui sesi dhammadesana yang telah diikuti serta dapat mempraktikannya di kehidupan sehari-hari. THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
23
PARAPLUS PARAPLUS
WHAT dO They Say?
hal kecil apa di dunia ini yANg menurut kamu sebenarnya membawa dampak besar pada dunia?
Menurut saya, kasih dan kepedulian. Teman yang kelihatan sedih dan kita mau mendengar, itu bisa membuat mereka merasa ada orang yang peduli. Uang yang menurut kita kecil itu bisa cukup buat kakek penjual tisu bisa makan sesuap nasi. Dosen saat mengajar, kalau kita mendengarkan akan merasa dihargai. Orang yang kita semangati itu biasanya bakal menjalankan harinya dengan lebih happy. Bayangin kalau semua orang melakukan hal-hal kecil itu satu sama lain, dampaknya bakal besar banget.
JocelIn Tania Mahasiswi Fakultas Kedokteran gigi ui 2015
It would be better if everyone start being more ‘thoughtful’ speak, and react. It would be tobetter if act, everyone startsKalau beingsemua more orang lebih thoughtful, bagaimana ‘thoughtful’ in speaking,setidaknya acting, andsadar reacting. Kalau cara bertingkah laku, pasti the world would be sadar more semua orang lebih thoughtful, setidaknya peaceful. Setidaknya , you don’t have to be to bagaimana cara bertingkah laku, pasti theclose world anyonebe around eitherYou youmay can dislike dislike someone someone would more you, peaceful. for whatever tapi is shows gitu. for whatever reason the reason tapi some pleaseattitude show some Like, you can act you badcan when others treat you treat bad attitude gitu. Like, act bad when others (of course) tapi in the peoplepeople are more you bad (of course) tapiworld in the where world where are thoughtful and open-minded, conflict is either so petmore thoughtful and open-minded, conflict is either ty or non-existence at all.at all. so petty or doesn’t exist
Rifky Zacharis Diandrio Mahasiswa Fakultas Psikologi UI 2017
24
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAPLUS PARAPLUS
Diri tiap manusia masing-masing karena, menurut saya, ketika seorang individu berhasil mengubah dirinya, dia bisa mengajak orang lain untuk ikut berubah; lalu bisa mengajak puluhan-puluhan orang lain untuk berubah juga. Jadi, harus bisa mengubah diri sendiri terlebih dahulu sebelum mengajak orang lain untuk berubah.
AMANDA RIFQA Mahasiswi ARSITEKTUR UI 2018 Senyum!! Senyum bisa mengubah hari orang menjadi lebih indah. Mungkin dengan senyummu hari itu, kamu berhasil mengingatkan temanmu bahwa semua akan menjadi lebih baik. Lagian, senyum itu gratis dan mudah menular.
GABRIELLE JANE Koordinator Keluarga Mahasiswa Kristen Fakultas Hukum UI
Integritas! Soalnya hal itu mudah diomongin, tapi susah dilakuin. Arti dari integritas itu sebenarnya perkataan sesuai perbuatan, tapi makna yang lebih dalamnya lagi itu, bila tidak ada satu pun orang juga yang melihat perbuatan itu. Jadi susah, kan, dan hal itu bisa mengubah dunia banget sih kalau semua orang berintegritas di dunia ini.
RIVANDY HOLIL MahasiswA Fakultas Kedokteran gigi ui 2015 Hal kecil yang membawa dampak adalah senyuman. Soalnya, senyum itu menular. Dengan tersenyum akan berpengaruh terhadap mood seseorang ketika akan menjalankan aktivitas di pagi hari. Dengan senyuman segala aktivitas akan dijalankan dengan semangat dan penuh energi positif, sehingga hasil pekerjaan menjadi lebih optimal dan produktif. produktif
Carina putri Mahasiswa Berprestasi Fakultas Ilmu Administrasi 2018 THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
25
MEREKA YANG
PARAFACTS PARAFACTS
MENGUBAH DUNIA DENGAN LAGU
Oleh Kiendy Sunarto (FT 2014)
H
ai bagi kalian pecinta musik. Kalo boleh bertanya, musik apa yang kalian suka sekarang? Hmmm, saya ingin berbagi kepada kalian tentang musik yang saya suka. Selain karena musik ini bagus didengar, musik ini juga membangkitkan semangat dan kenyataannya, musik-musik ini telah mengubah dunia menjadi tempat yang lebih baik dengan lantunan musiknya. Penasaran siapakah mereka?
Sebelumnya, apakah kalian pernah mendengar nama penyanyi K’naan? K’naan K’naanmemiliki memilikinama namaasli asliKeinan Keinan Abdi AbdiWarsame, Warsame,seorang seorangkelahiran kelahiran Mogadishu, Mogadishu,Somalia Somaliayang yangsukses sukses menjadi menjadiseorang seorangpenyanyi, penyanyi,penulis penulis lagu, lagu, dan dan instrumentalis. instrumentalis. K’naan K’naan menyanyikan menyanyikan lagu lagu yang yang berjudul berjudul “Wavin’ wavin fFag”. flag. Musik Musik ini ini dibuat dibuat untuk untuk menyambut menyambut piala piala dunia dunia didi Afrika Afrikapada padatahun tahun2010 2010dan danresmi resmi menjadi menjadilagu lagudari dariproduk produkcoca cocacola cola pada pada perhelatan perhelatan olahraga olahraga sepak sepak bola bolatersebut. tersebut. K’naan K’naanaktif aktifdalam dalam menyuarakan menyuarakan keadilan keadilan didi Afrika Afrika karena karenamasa masakecilnya kecilnyayang yangsangat sangat dekat dekatdengan denganperang. perang.
Atau nama penyanyi Matisyahu? Hem oke, kalau masih belum pernah dengar juga, bagaimana dengan penyanyi top dunia seperti Ed Sheeran? Ya, mereka bertiga yang mengubah hidupku, mereka menghadirkan rasa optimis, ingin selalu berjuang disaat saya merasa semua dunia berbalik melawan. Tidak hanya mengubah hidup orang sepertiku, kenyataannya mereka berhasil mengubah dunia menjadi tempat yang lebih baik dengan penuh suka cita.
“
Give me ‘Freedom’, Give me fire, Give me reason, Take me higher.
Staying forever young, Singin’ songs underneath the sun. Let’s rejoice in the beautiful game. And together at the end of the day We all say,
See the champions, Take the field now, Unify us, Make us feel proud. In the streets our heads are liftin’ As we lose our inhibition. Celebration. It surrounds us. Every nation. All around us.
When I get older, I will be stronger. They’ll call me ‘Freedom’. Just like a wavin’ flag.
K’naan 26
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
1
“
Saat Saat berusia berusia 12 12 tahun, tahun, dia diasudah sudahakrab akrabdengan denganperang perangsipil, sipil,kekerasan, kekerasan,dan dangangster gangdi lingkungan sekitarnya. Bahkan, dia karenagranat granat ster di lingkungan sekitarnya. Bahkan, diapernah pernahhampir hampir meninggal meninggal karena tangan di tangan di sekolahnya. sekolahnya. Keberuntungan Keberuntungan pada pada diri diri K’naan K’naan muncul muncul ketika ketika keluarganya keluarganberhasil mendapatkan visa Amerika Serikat Serikatsebelum sebelum ya berhasil mendapatkan visapengungsi pengungsidan dantinggal tinggal di di Amerika akhirnya pindah akhirnya pindah ke ke Kanada. Kanada. Lewat Lewat lagu-lagunya, lagu-lagunya, K’naan K’naan menyampaikan menyampaikan persatuan persatuyang tidak mengenal seharusnya ada adakarena karena an yang tidak mengenalbatas-batas batas-batasnegara. negara.Kesatuan Kesatuan yang yang seharusnya sebagai manusia manusia yang yang tinggal tinggal dibumi dibumi harus harus saling saling mendukung mendukung satu satu sama sama lain. lain. sebagai
Matisyahu
Sometimes I lay Sometimes I lay Under the moon Under the moon And thank God I’m breathing And thank God I’m breathing Then I pray Then I pray Don’t take me soon Don’t take me soon ‘Cause I am here for a reason ‘Cause I am here for a reason
2
Sometimes in my tears I drown Sometimes in my tears I drown But I never let it get me down But I never let it get me down So when negativity surrounds So when negativity surrounds I know some day it’ll all turn around because... I know some day it’ll all turn around because... All my life I’ve been waiting for All my life I’ve been waiting for I’ve been praying for I’ve been praying for For the people to say For the people to say That we don’t wanna fight no more That we don’t wanna fight no more There will be no more wars There will be no more wars And our children will play And our children will play One day One day It’s not about It’s not about Win or lose Win or lose ‘Cause we all lose ‘Cause we all lose When they feed on the souls of the innocent When they feed on the souls of the innocent Blood-drenched pavement Blood-drenched pavement Keep on moving though the waters stay raging Keep on moving though the waters stay raging In this maze you can lose your way In this maze you can lose your way It might drive you crazy but don’t let it faze you, no way It might drive you crazy but don’t let it faze you, no way
PARAFACTS PARAFACTS
+
Selanjutnya adalah Matthew Paul Miller yang memiliki nama panggung Matisyahu. Ia berkebangsaan Amerika Serikat dan dikenal sebagai vokalis, beatboxer, dan musisi rock. Matisyahu peduli dengan kekerasan yang terjadi di Timur Tengah karena perang yang bekepanjangan. Aksinya yang menarik perhatian adalah saat ia satu panggung dengan Kenny Muhammad menyanyikan lagu yang berjudul “One One Day” Day sebagai sebagai bentuk persatuan dan kedamaian dengan harapan bisa mengakhiri perang saudara yang berkepanjangan. Pada tahun 2006, Matisyahu berkata “Semua musikku dipengaruhi dan terinspirasi oleh ajaran yang telah menginspirasi saya, saya ingin musik memiliki arti, dapat menyentuh hati orang-orang dan membuat mereka berpikir”. Matisyahu merupakan seorang vegan yang tergabung dalam organisasi vegan yahudi, The Shamayim V’arets Shamayim V’arets institute. institute.
+
Di samping adalah lirik lagu Matisyahu yang berjudul “One one day, Day”,lagu lagu yang yang menunjukan persatuan dan semangat pantang menyerah untuk melawan mereka-mereka yang memecah belah.
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
27
PARAFACTS PARAFACTS
“
3
I lost my shoes last night I don't know where I put my keys I was tired and fell asleep beneath an oak tree I bet my mother's proud of me from each scar upon my knuckle And each graze upon my knee, and all I know is I got a cab and then threw up on his car seat He kicked me out and then I walked in the rain I tell myself in every way I won't be doing this again And tomorrow's a brand new day Someone told me, always say what's on your mind And I am only, being honest with you, I I get lonely And make mistakes from time to time Se enioma enko ye (if thing's aren't working out) Bibia Be Ye Ye (everything will be alright) I remember less and less, and mostly things that I regret In my phone are several texts, from girls I've never met And in the pocket of my jeans, are only coins and broken dreams My heart is breaking at the seams And I'm coming apart now Now things are looking up, I'll find my shoes right next to the oak tree And I'll get a bus straight into town And spend the afternoon looking around for the things that I left on the ground And say you're with me tomorrow's a brand new day
Ed Sheeran
Selanjutnya adalah penyanyi yang pada tahun 2017 mendapatkan penghargaan Grammy untuk Album Vokal Pop Terbaik pada tahun 2018. Ed Sheeran memiliki lagu yang berjudul berjudul “Bibia Bibia Be Be Yeye Yeye”yang yangterinspirasi terinspirasi saat saat ia ia melakukan perjalanan ke pedalaman Afrika. Dalam video klipnya, Ed Sheeran diperankan oleh seorang warga Afrika yang tetap berpikiran optimis saat menghadapi kenyataan-kenyataan buruk. Pada akhirnya, pria tersebut menerima akhir yang baik dan menularkan semangat positifnya kepada kepada orang oranglain. lain.“Bibia Bibia Be Yeye” Yeye memiliki memiliki arti “semuanya akan baik-baik saja” telah membuat dunia menjadi kagum dengan perhatian Ed Sheeran pada penduduk di negara dunia ketiga.
Nah, saya sudah membagikan kebahagiaan yang saya rasakan dengan lagu yang menginspirasi. Saya mengharapkan kamu, pembaca artikel ini mulai dan terus menebarkan kebahagian kepada orang lain dengan berbagai cara. Semudah untuk tersenyum pada keadaan yang sesuai, mengucap salam, berlaku sopan. Jika dapat berbuat lebih untuk masyarakat yang lebih baik, jangan ragu untuk melakukannya karena mungkin kedepannya dunia akan lebih baik karena langkah “kecil”mu itu.
28
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
PARATAMA
E F E K K U P U - K U P U d a n B U D D H I S M E Oleh Kevin (FT 2017)
D
alam kehidupan sehari-hari, kita selalu melihat bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam setiap aspek selalu melibatkan dua faktor, yakni sebab dan akibat. Ibarat bayangan yang yang selalu selalu mengikat mengikat bendanya bendanya kemana kemanapun pun perginya, dua faktor ini selalu berkaitan satu sama lain. Bahkan tanpa kita sadari, sekecil apapun nilai dari faktor sebab yang ada, akan selalu ada faktor akibat yang mutlak untuk muncul. Kondisi ini bisa dijelaskan dengan baik oleh seorang ahli matematika, meteorologi, dan pionir dari teori ‘kekacauan’ (chaos theory) dari Amerika Serikat, Edward Norton Lorenz dalam teori ‘Efek Kupu-Kupu’ atau biasa disebut sebagai Butterfly Effect.
Beliau berhasil memodelkan kondisi tersebut dalam contoh sampel matematis. Misalnya, ada dua buah angka; 3 dan 3,00001; yang apabila terus-menerus kita kuadratkan sampai mencapai tak hingga, grafik permodelan kondisi ini akan menghasilkan bentuk yang sangat jauh berbeda. Secara singkat, teori ini menyatakan bahwa sekecil apapun perubahan yang ada pada kondisi awal, pada akhirnya perubahan kecil tersebut dapat membawakan perubahan yang besar pada kondisi akhirnya. Oleh karena itu, segala sesuatu yang terjadi pada kondisi akhir sangat bergantung pada kondisi awal. Istilah ini pertama kali merujuk pada konsep pemikiran bahwa kepakan sayap kupu-kupu di hutan belantara Brasil yang secara teoritis mampu menghasilkan tornado di Texas beberapa bulan kemudian.
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
29
PARATAMA PARATAMA
Teori ini menjelaskan sesuatu yang sama dengan konsep Hukum Karma dan Paticcasamuppada Paticcasamuppada (Hukum SebabMusabab yang saling bergantungan) didalam Ajaran AjaranSang Sang Buddha. Buddha. Didalam Di kata-katanya dalam kata-katanya SangSang Buddha, Buddha, kita menemukan ajaran yang memiliki bunyi sebagai berikut: “Karma kita sendirilah, atau perbuatan kita sendirilah, yang baik dan yang buruk, yang menghadiahi dan menghukum kita”. Secara umum, karma adalah perbuatan. Perbuatan ini memiliki kekuatan yang kebaikan atau keburukannya akan menentukan kita menjadi bagaiamana bagiamana saat saat ini. ini. Dengan adanya hukum karma, segala sesuatu akan terasa lebih ‘adil’ karena apa yang telah dialami atau didapatkan oleh seseorang adalah memang hasil dari apa yang yang telah telah diperbuatnya diperbuatnya didimasa masa lalu, bukan karena terjadi begitu saja secara ajaib. Dengan adanya konsep Hukum Karma ini, maka setiap orang memiliki kesempatan untuk memilih dan mengatur kondisi seperti apa yang akan dihadapinya dimasa depan melalui perbuatannya sekarang. Paticcasamuppada (Hukum Lalu, Paticcasamuppada (Hukum Sebab-Musabab Sebab-Musabab yang saling bergantungan) juga mempertegas bahwa tidak ada kebenaran yang timbul tanpa ada sebab. Hukum Sebab-Musabab ini menjelaskan tentang 12 Nidana (Sebab-Musabab) yang ada dalam setiap makhluk yang saling bergantungan, yakni: Kebodohan – Bentuk Karma – Kesadaran – Batin Jasmani – Enam Landasan Indera – Kesan – Perasaan – Keinginan – Kemelekatan – Proses Tumimbal Lahir – Kelahiran Kembali – Kelapukan, Kesakitan, dan Kematian.
30
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
PARATAMA PARATAMA
Jadi, apabila ketiga konsep ini, Efek Kupu-Kupu – Hukum Karma – Hukum Sebab Musabab, diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, pada akhirnya kita tidak boleh meremehkan segala perbuatan baik ataupun buruk kita karena kita tidak akan pernah tahu bagaimana dampak yang akan dihasilkan setelahnya. Ketiga konsep ini berguna untuk menyadarkan kita akan hal tersebut. Oleh karena itu, jika kita sebagai manusia ingin menikmati hasil buah buah yang yang baik baikdi dimasa masa depan, maka tanamlah kebajikan tersebut mulai dari sekarang sekecil apapun itu karena buah dari perbuatan tersebut pasti akan kita kitanikmati nikmatidikemudian di kemudian hari. hari. Berjuanglah Berjuanglah dengandengan penuh kesadaran! penuh kesadaran!
Dengan adanya ini, maka terjadilah itu. Dengan timbulnya ini, maka timbullah itu. Dengan tidak adanya ini, maka tidak adalah itu. Dengan terhentinya ini, maka terhentilah itu. Imasmiṃ sati, idaṃ hoti. Imass’ uppādā, idaṃ uppajjati. Imasmiṃ asati, idaṃ na hoti. Imassa nirodhā, idhaṃ nirujjhati. (Khuddhaka Nikaya, Udana 40)
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
31
PARATRAVEL PARATRAVEL
Surga Dunia Oleh Edwin (Fasilkom 2016)
3 Kota di
Asia dengan Streetfood Terbaik 1. Penang, Malaysia Penang (Georgetown) adalah tujuan utama para wisatawan yang ingin merasakan indahnya kenikmatan kuliner bermacam suku bangsa dengan harga yang sangat bersahabat. Ada juga “masakan “Masakan Nyonya” yang merupakan ke-khas-an dari Penang, yang berasal dari perkawinan imigran Tiongkok dan Melayu. Multikulturalisme kuliner di Penang tercermin dari banyaknya varian kios-kios jajanan “Hawker Stalls” stalls” yang berjejer, siap memuaskan lidah Anda.
Tiongkok, di seluruh Asia. Namun yang satu ini memiliki daya tariknya sendiri. Mie telur al dente disajikan dengan kecap dan minyak babi, dengan berbagai rempah serta pangsit pansit yang yang direbus direbus atau atau digoreng. Jikalau Anda mau yang berkuah untuk menemani malam yang dingin, Wantan mee juga bisa dipesan “wet”, “wet”, yang artinya mie disajikan dengan kuah kaldu yang banyak.
(ii) Nasi Kandar
(i) Wantan Mee (wan-than-mi)
Anda akan menemukan beragam variasi wantan mee mee// mie pangsit, pansit, hidangan hidangan asal 32
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
Masakan Masakan asal asal India-Muslim India-Muslim ini ini menyajikan menyajikan nasi yang disajikan dengan berbagai nasi yang disajikan dengan berbagai variasi variasi masakan masakankari karidan danlauk lauklainnya, lainnya,seperti seprti ayam ayam goreng, goreng, terong, terong, cumi, cumi, daging daging sapi, sapi, dan dan lauk-lauk lauk-lauk lainnya lainnya yang yang akan akan menggugah menggugah selera selera Anda. Anda. Nama Nama masakan masakan ini ini berasal berasal dari pedagang/penjual nasi yang berkeliling dari pedagang/penjual nasi yang berkeliling sambal sambal memikul memikul tiang tiang kandar kandar di di bahu bahu mereka. mereka.
PARATRAVEL PARATRAVEL
sekitar senja dan menawari pengunjung kesempatan untuk minum sake dan shochu bersama penduduk setempat dan mencicipi masakan khas Fukuoka. Yatai dapat ditemukan di seluruh kota, tapi banyak yang berkerumun di ujung selatan Pulau Nakasu dan dekat Stasiun Tenjin.
(iii) Asam Laksa
Asam Asam laksa laksa atau atau Penang Penang laksa laksa adalah adalah sajian dengan rasa yang sangat sajian dengan rasa yang sangat kontras kontras dari dari supnya supnya -- makarel, makarel, asam asam tamarind tamarind dan cabai yang berapi-api dan cabai yang berapi-api -- bersatu bersatu sempurna sempurna di di dalam dalam asam asam laksa. laksa. Menu Menu ini ini disajikan disajikan dengan dengan mie mie putih putih kenyal kenyal dan dan diberi diberi hiasan hiasan mint mint segar, segar, bawang bawang merah, merah, ketumbar, mentimun dan ketumbar, mentimun dan nanas nanas manis. manis. Anda laksa di luar Anda bisa bisamenemukan menemukanasam asam laksa di Penang, tentu saja, tapi asamnya tidak luar Penang, tentu saja, tapi tidak pernah akan asam sama. dan pastinya tidak begitu lezat.
2. Fukuoka, Jepang Jepang terkenal dengan masakannya, tapi ada satusatu kota kotapada padakhususnya khususnya dikenal dengan makanan jalanannya. Fukuoka, di pantai utara Kyushu, memiliki lebih dari 150 tempat makanan terbuka, yang disebut yatai. Yatai menyerupai restoran mini, bedanya toko tokodilipat� dilipat setiap malam dan menghilang sampai hari berikutnya. Makanan yang yang disajikan disajikan di sanaditerkenal sana dengan lezat terkenal lezatdan dan terjangkau. terjangkau. Yatai Yatai buka
(i) Hakata Ramen
Hakata Ramen adalah ramen lokal yang menyajikan mie tipis dengan sup kuah tonkotsu tebal dan kaya rasa, diiringi dengan irisan chashu. Beberapa tempat terbaik untuk menikmati Hakata Ramen adalah warung makanan yatai yang semarak didi kota banyak kota ini. ini. Hakata Hakata Ramen juga dapat ditemukan di salah satu dari banyak “ramen-ya� (kedai ramen) di Fukuoka, terutama di sekitar Stasiun Hakata.
(ii) Motsunabe
Motsunabe Motsunabe adalah adalah hidangan hidangan hot hot pot pot lokal lokal yang biasanya terdiri dari bebek, daging yang biasanya terdiri dari bebek, daging sapi sapi atau atau babi, babi, kol, kol, bawang bawang putih, putih, daun daun bawang bawang THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
33
PARATRAVEL PARATRAVEL dan paprika togarashi dengan saus kedelai atau sup berbasis miso. Kuahnya sedikit pedas biasanya dimasak di meja pada pembakar portabel dan disajikan bersama semangkuk nasi putih. Mie atau nasi tambahan bisa ditambahkan ke sup sisa di panci di akhir makan untuk menyelesaikan hidangan.
(iii) Tetsunabe Gyoza
Gyoza digoreng seperti pangsit gaya Tiongkok, yang biasanya diisi dengan campuran daging babi, kubis dan bawang hijau. Sementara gyoza muncul di menu ramen-ya, izakaya dan restoran lainnya di seluruh negeri, mereka juga merupakan spesialisasi khas di mana mereka disajikan dalam batch besar di piring besi keramik atau panas. Fukuoka, atau Hakata, gaya gyoza dapat ditemukan di toko-toko gyoza khusus di sekitar kota, terutama di sekitar Stasiun Hakata. 34
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
3. Bangkok, Thailand Bangkok adalah raja makanan jalanan; Seseorang bisa makan dengan baik di kota tanpa pernah menginjakkan kaki ke dalam restoran. Kultur makanan jalanan di Bangkok merupakan bagian terpisahkan dari budaya dan masyarakat setempat tahu bahwa masakan yang akan Anda temukan di trotoar seringkali paling lezat. Berbagai pilihan makanan jalanan di Bangkok bisa sangat banyak - dari mie goreng sampai kelapa krim dan makanan penutup buah tropis – dengan harga yang sangat-sangat terjangkau. Jangan salahkan penulis jika Anda wisata kuliner ke Bangkok dan kembali dengan “beban� berlebih.
(i) Khao Niew Ma Muang
Sajian pulut ketan yang dipasangkan mangga manis dan dilumuri dengan santan kelapa manis. Banyak tersedia di seluruh penjuru Bangkok ketika musim mangga datang. Khao niew ma muang terkadang ditaburi kacang, atau wijen sebagai topping.
PARATRAVEL PARATRAVEL
lembut saat dipanggang di atas bara panas. Anda dapat dengan mudah menemukan penjual Moo Ping dengan mencari awan asap berbau bawang putih yang berasal dari panggangan mereka. Moo ping sering disajikan dengan saus cabai pedas yang disebut jaew.
(ii) Som Tam
(ii) Moo Ping
Banyak wisatawan mendapati diri mereka tidak dapat meninggalkan Thailand karena kecanduan som tam. Salad menyegarkan yang terbuat dari pepaya hijau mentah mirip dengan hidangan yang ditemukan di Kamboja dan Laos, namun versi Thailand, seperti som tam Thai, variasi manis dan manis dengan kacang tanah, lebih dikenal. Kombinasi asam, manis, asin dan pedas membuatnya camilan sore yang tak terkalahkan (FAN/MAR) terkalahkan. Seringkali disajikan dengan nasi ketan, daging panggang ini adalah camilan harum dan murah. Daging babi yang telah digurihkan dengan saus ikan tajam dan ketumbar dioleskan dengan santan kental dan THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
35
PARATAMA “Hidup menurut Buddhisme berada dalam lingkaran karma�
Perbuatan PerbuatanKecil Keciluntuk untuk Dampak Dampakyang yangBesar Besar
mana mana kitakita diberi diberi kesempatan kesempatan untuk untukmemupuk memupuksebanyak sebanyak Oleh Oleh Fenny Fenny Kamadi Kamadi (FKG (FKG 2012) 2012) mungkin mungkinkarma karmabaik, baik,dandan menjalani menjalanibuah buahkarma karmadaridari kehidupan kehidupan masa masa lalu. lalu. Karma Karma dapat dapat dikatakan dikatakan memiliki memiliki efek efek jangka jangka pendek pendek maupun maupun jangka jangka panjang, panjang,yang yangbahkan bahkankitakita tidak tidak tahu tahu kapan kapan berbuahnya. berbuahnya. etiap etiap orang orang adalah adalahmerupakan merupakan benih benih cinta cinta kasih kasihSetiap Setiapperbuatan perbuatanyang yangkitakita pemilik pemilik karmanya karmanyayang yang dapat dapat dipupuk dipupuk menjadi menjadianggap anggap kecil, kecil, bisa bisa jadijadi sendiri, sendiri, pewaris pewarispohon pohon kebaikan kebaikan yang yang buahnya buahnyamerupakan merupakan bibit bibit daridari sesuatu sesuatu karmanya, karmanya, terlahir terlahir daridarimanis manis rasanya. rasanya. Sebagai Sebagaiyang yang besar. besar. Karenanya, Karenanya, hidup hidup karmanya karmanya sendiri, sendiri, berhubungan berhubunganseorang seorang Buddhis Buddhis yang yang percaya percayaadalah adalah suatu suatu proses proses akumulasi akumulasi dengan dengan karmanya, karmanya, dandanpada pada Buddhisme Buddhisme ituitu sendiri, sendiri,perbuatan perbuatanyang yangkitakitatidak tidak terlindungi terlindungioleh olehkarmanya. karmanya.kitakita diyakinkan diyakinkan bahwa bahwa tidak tidaktahu tahukapan kapanakan akanberbuah; berbuah; Perbuatan Perbuatan sekecil sekecil apapun apapunadaadayang yangmenjamin menjaminbahwa bahwabisa bisa jadijadi cepat, cepat, ataupun ataupun tidak tidak adalah adalah karma karma yang yang ia ciptakan ia ciptakansetelah setelah melakukan melakukan 1+1, 1+1, kitakitaterlalu terlalu cepat. cepat. Tetapi, Tetapi, sesuatu sesuatu dandancikal cikalbakal bakalbuah buahkarma karmaakan akan mendapat mendapat 2. Namun, 2. Namun, halhalyang yang baik baik pasti pasti akan akan berbuah berbuah yang yang akan akan diterimanya. diterimanya. Setiap Setiapyang yang kitakita yakini yakini adalah adalah hidup hidupmanis, manis, dandan begitu begitu pula pula perbuatan perbuatankecil kecilyang yangbaik baiksebagai sebagaisuatu suatuperjalanan perjalanandi disebaliknya. sebaliknya.
SS
36
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
“Semua perbuatan
sekecil apa pun akan membawa rentetan dampak
layaknya efek domino pada orangorang tersebut, dan akan menimbulkan suatu after effect, baik itu signifikan maupun tidak.�
hidup bersama bersamaayah ayah dan dan ibu kita,kita, ibu setiap setiaphari hari bertemu bertemu mereka. Di rumah itu tinggal pula asisten rumah tangga yang setiap hari hari membantu membantu aktivitas kita. Ini adalah tambahan jodoh, tambahan jodoh, dari yang dari yang hanya hanya kita dilahirkan kita dilahirkan kenal kenal dengan dengan ayahayahdan dan ibu, kemudian kita kenal dengan ART kita. Satu hal kecil yang kita lakukan lakukan di di rumah rumah akan berdampak pada tiga orang tersebut, bukan lagi hanya pada diri kita ataupun ayah dan ibu kita saja. ART kita memiliki keluarganya
sendiri, yang notabene hidupnya terbantukan dengan ia bekerja pada keluarga kita. Jadi, Jadi, ketika kita bersikap baik kepadanya, memberinya pendapatan pendapatan yang yang baik, dan ia senang bekerja dengan kita, maka kita juga juga turut turut membuat keluarganya bahagia. Ini adalah jalinan jodoh tidak langsung dan aliran karma yang tengah kita bangun.
PARATAMA
Di dalam kehidupan ini, terlalu banyak faktor yang saling berhubungan satu sama lain. Kita tidak tinggal di Bumi ini sendirian. Ada berjuta manusia yang mana, kita memiliki jodoh dengan mereka, baik itu secara langsung maupun tidak langsung, dekat ataupun jauh, dalam waktu sebentar ataupun lama; dan hal itu berlangsung terus-menerus, berputar setiap harinya. Contohnya adalah sebagai berikut. Kita berjodoh dilahirkan dan
Di depan rumah depan rumah kita terdapat satu tempat pembuangan pembuangan sampah. Setiap hari kita selalu memasukkan sampah rumah ke rumahtangga tangga dalam ke dalamkantung kantung plastik hitam, mengikatnya, dan membuangnya dengan rapi. Tiga hari sekali misalnya, petugas kebersihan akan datang dan mengumpulkan mengumpulkan kantung sampah tersebut, dan alangkah senangnya walaupun itu adalah sesuatu yang kecil, kecil, tapi setidaknya meringankan meringankan pekerjannya sepersekian menit sehingga ia hanya perlu untuk mengambil kantung sampah tersebut dan memasukkannya dalam mobil sampah. Bayangkan Bayangkan jika semua semua rumah rumah berperilaku demikian.
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
37
PARATAMA
Setiap orang adalah pemilik karmanya sendiri, pewaris karmanya, terlahir dari karmanya sendiri, berhubungan dengan karmanya, dan terlindungi oleh karmanya. Perbuatan sekecil apapun adalah karma yang ia ciptakan dan cikal bakal buah karma yang akan diterimanya. Setiap perbuatan kecil yang baik merupakan benih cinta kasih yang dapat dipupuk menjadi pohon kebaikan yang buahnya manis rasanya. Sebagai seorang Buddhis yang percaya pada Buddhisme itu itusendiri, sendiri, kita diyakinkan kita diyakinkan bahwa bahwa tidak ada yang tidak ada menjamin yang menjamin bahwa setelah melakukan bahwa setelah melakukan 1+1, kita akan mendapat 1+1, kita akan2.mendapat Namun, hal 2. Namun, hal yang kita yakini adalah hidup sebagai suatu
perjalanan yang kita yakini di mana adalahkita hidup sebagai kesempatan diberi suatu perjalanan untuk di mana kita diberisebanyak memupuk kesempatan untuk memupuk mungkin karma sebanyak baik, mungkinmenjalani dan karma baik, buah dan menjalanidari karma buahkehidupan karma dari kehidupan masa lalu. masa Karma lalu.dapat Karma dapat dikatakan dikatakan memiliki memiliki efekefek jangka pendek pendekmaupun maupun jangka panjang, panjang, jangka yang bahkan yang kita tidak tahukita bahkan kapan tidak berbuahnya. tahu Setiap berbuahnya. kapan perbuatan yang Setiap kita anggap yang perbuatan kecil,kita bisa anggap jadi merupakan kecil, bisa jadi bibitmerupakan dari sesuatu yang besar. bibit dari Karenanya, sesuatu yang hidup adalah suatu besar. Karenanya, proses akumulasi hidup perbuatan yang adalah suatukita proses tidak tahu kapan akanperbuatan akumulasi berbuah; yang bisa jadi cepat, kita tidak ataupun tahu kapan tidakakan terlalu cepat. Tetapi, berbuah; bisa jadi sesuatu cepat,yang baik pastitidak ataupun akanterlalu berbuah cepat. manis, dan begitu Tetapi, sesuatu pula sebaliknya. yang baik pasti akan berbuah manis, dan begitu pula sebaliknya.
Di Di dalam dalamkehidupan kehidupanini,ini,terlalu terlalu banyak banyak faktor faktor yangyangmemiliki pendapatan keluarganya yang baik, sendiri, dan ia saling saling berhubungan satu sama sama lain. lain.Kita Kitatidak tidaktinggal tinggaldi di Bumiyangsenang notabene bekerja dengan hidupnyakita, Bumi ini sendirian. ini sendirian. Ada berjuta Ada berjuta manusia manusia yang mana, yang mana, kita memiliki kita terbantukan maka kitadengan juga turut ia bekerja membuat memiliki jodoh dengan jodohmereka, denganbaik mereka, itu secara baik itu langsung secara maupun langsungtidakpadakeluarganya keluarga kita. bahagia. Jadi, ketika Ini maupun langsung, tidak dekat langsung, ataupundekat jauh, ataupun dalam waktu jauh, sebentar dalam waktu ataupunkitaadalah bersikapjalinan baik kepadanya, jodoh tidak sebentar lama; danataupun hal itu lama, berlangsung dan hal terus-menerus, itu berlangsung berputar terussetiapmemberinya langsung dan pendapatan aliran karma menerus, harinya. berputar Contohnya setiap adalah harinya. sebagai Contohnya berikut. adalah Kitasebagai berjodohyangyang baik, tengah dan kitaiabangun. senang berikut. dilahirkan Kitadan berjodoh hidup bersama dilahirkanayah dan dan hidup ibubersama kita, setiap ayah hari dan bertemu ibu kita, mereka. setiapDihari rumah bertemu itu tinggal mereka.pula Di asisten rumah rumah itu tinggal tanggapula yangasisten setiaprumah hari tangga membantu yang aktivitas setiap harikita. membantu Ini adalah aktivitas tambahan kita. jodoh, Ini adalah dari yang tambahan hanya kita jodoh, dilahirkan dari yang kenal hanya dengan kita ayahdilahirkan dan ibu, kemudian kenal dengan kita ayah kenaldan dengan ibu, ART kemudian kita. Satu kita hal kenal kecil dengan yang kita ART lakukan kita. Satu di rumah hal kecil akan yang berdampak kita lakukan pada di tiga rumah orang tersebut, akan berdampak bukan lagi padahanya tiga orang pada tersebut, diri kita bukan ataupun lagiayah hanya dan ibu pada kitadiri saja. kitaART ataupun kita memiliki ayah dan ibu keluarganya kita saja. ART sendiri, kitayang notabene hidupnya terbantukan dengan ia bekerja pada keluarga kita. Jadi, kita bersikap baik kepadanya, memberinya THEketika BUTTERFLY EFFECT 38 PARAMITA
menurut kita itu tidak signifikan, tapi bisa jadi sangat bernilai bagi orang lain karena kita tidak bisa mengukur sampai sejauh mana tindakan yang telah dilakukan akan berefek pada orang lain, sejauh mana
PARATAMA PARATAMA
Di depan rumah kita terdapat satu tempat pembuangan sampah. Setiap dengan kita, maka kita juga turut hari bekerja kita selalu memasukkan sampah membuat keluarganya bahagia. Ini adalah rumah tangga ke dalam kantung plastik jalinan jodoh tidak langsung dan aliran hitam, mengikatnya, dan membuangnya karma yang tengah kita bangun. dengan rapi. Tiga hari sekali misalnya, Di depan akan rumah kita dan terdapat petugas kebersihan datang satu tempat pembuangan sampah. Setiap mengumpulkan kantung sampah tersebut, hari kita selalu memasukkan sampah dan alangkah senangnya walaupun itu rumah tangga dalam plastik adalah sesuatu yangke kecil, tapikantung setidaknya hitam, mengikatnya, dan membuangnya meringankan pekerjannya sepersekian dengan rapi. iaTiga hari perlu sekali untuk misalnya, menit sehingga hanya petugas kebersihan akan datang mengambil kantung sampah tersebut dan dan mengumpulkan kantung sampah tersebut, memasukkannya dalam mobil sampah. dan alangkah senangnya walaupun Bayangkan jika semua rumah berperilaku itu adalah sesuatu yang kecil, tapi setidaknya demikian. meringankan pekerjannya sepersekian menit sehingga untuk Jalinan jodohia hanya dan perlu karma mengambil kantung sampah tersebut berlangsung secara alamiah dalam dan memasukkannya dalam sampah. jaringan kehidupan yang telahmobil terbentuk. Bayangkan jika semua rumah berperilaku Dalam menjalani kehidupan yang pasti demikian. adalah ketidakpastian itu sendiri, begitu jodoh danmiliki karma pula denganJalinan jalinan jodoh yang kita berlangsung secara alamiah dalam dengan orang di sekitar kita. Namun, ada jaringan kehidupan yang telah terbentuk. satu hal yang pasti, selain kematian, yaitu menjalani kehidupan yang kita Dalam diberi kesempatan untuk hidup danpasti adalah ketidakpastian itu sendiri, begitu mengukir karma kehidupan kita. Setiap pula dengan jalinan jodoh yang kita miliki perbuatan yang kita lakukan, berdampak dengan orang di sekitar kita. Namun, pada orang-orang yang ada di sekitar kita. ada satuperbuatan hal yang pasti, selain Semua sekecil apakematian, pun akanyaitu kita diberi kesempatan untuk membawa rentetan dampak layaknyahidup efek dan mengukir karma kehidupan kita. Setiap domino pada orang-orang tersebut, dan perbuatan yang kita lakukan, berdampak akan menimbulkan suatu after effect, baik pada orang-orang yang ada di sekitar kita. itu signifikan maupun tidak. Kadang kala
Semua perbuatan sekecil apa pun akan membawa rentetan dampak layaknya efek domino pada orang-orang tersebut, dan akan menimbulkan suatu after effect, baik itu signifikan maupun tidak. Kadang kala menurut kita itu tidak signifikan, tapi bisa jadi sangat bernilai bagi orang lain karena jaringan jodohbisa kitamengukur pada tindakan kita tidak sampaisaat sejauh ini akan pun nama danakan manaberpengaruh. tindakan yangApa telah dilakukan istilahnya, hidup berefek selalu pada ingat orangbahwa lain, kita sejauh mana tidak sendirian. Adakita berjuta yangsaat jaringan jodoh padaorang tindakan terkoneksi kita, dan hidupdan ini akan dengan berpengaruh. Apa kita pun nama menjalani karma kitaingat sendiri dan sedang istilahnya, selalu bahwa kita hidup memupuk karma kita tidak sendirian. Ada untuk berjutakelahiran orang yang yang akan datang. Lakukan karma terkoneksi dengan kita, dan kitabaik hidup sebanyak mungkin, orang menjalani karma pikirkan kita sendiri dan lain sedang di memupuk sekitar kitakarma dengan dan kitabijaksana, untuk kelahiran semua pastiLakukan akan berbuah. yangperbuatan akan datang. karma baik Jadi,sebanyak jangan menganggap ini adalah hallain mungkin, pikirkan orang sepele lalu menyepelekan. Dalam 24dan di sekitar kita dengan bijaksana, jamsemua kehidupan kita dalam hariberbuah. ada perbuatan pastisatu akan banyak kesempatan bagiini kitaadalah untuk hal Jadi,sekali jangan menganggap berbuat baiklalu yang diberikan olehDalam orang- 24 sepele menyepelekan. orang lingkungankita kita, makasatu lakukan, jamdikehidupan dalam hari ada danbanyak jadilahsekali kupu-kupu itu sendiri, orang kesempatan bagi kita untuk yang telah baik melakukan banyak hal berbuat yang diberikan olehbaik orangmeskipun kecil dan akhirnya bermanfaat orang di lingkungan kita, maka lakukan, bagidan orang di sekitar. (FAN/MAR) jadilah kupu-kupu itu sendiri, orang yang telah melakukan banyak hal baik meskipun kecil dan akhirnya bermanfaat bagi orang di sekitar. (FAN/MAR)
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
39
PARAMEDIC
Oleh Andrew Prasettya Japri (FKM 2016)
P
ikiran, suatu hal yang jarang dihiraukan oleh beberapa pihak karena keabstrakannya, sering kali hal ini menimbulkan suatu hal yang tidak disangka-sangka yaitu penyakit. Bapak terapi tertawa, Norman Cousins, pernah meneliti bahwa pikiran ternyata lebih kuat daripada obat, sehingga pikiran dan emosi yang positif sebenarnya dapat digunakan untuk sarana penyembuhan penyakit. Sayangnya, sedikit sekali orang yang memanfaatkan secara penuh kekuatan pikiran mereka.
Kutipan ini menjelaskan bahwa dengan memiliki sebuah keyakinan positif terhadap sesuatu, seperti ajaran, riset, saran, atau mimpi merupakan hal yang penting, terutama dalam mencegah kemunculan penyakit di dalam tubuh kita, karena sebenarnya keadaan fisik dan emosi tidak bisa terpisahkan satu sama lain. “Walaupun lingkungan tidak mendukung, teruslah berpikir positif dalam hidup, karena yang menentukan perilaku dan pikiran kita sebenarnya adalah diri kita sendiri� 40
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
1. Mengurangi rasa sakit dan lelah 2. Memperkuat sistem pertahanan tubuh
Otak kita tidak hanya bekerja secara sadar tetapi juga bekerja secara tidak sadar. Jika kita tetap mempertahankan emosi positif yang ada di dalam tubuh kita, otak bisa menghasilkan morfin yang bekerja untuk mengurangi rasa sakit atau lelah dalam tubuh. Otak juga menghasilkan gamma globulin yang berfungsi untuk memperkuat sistem pertahanan tubuh sehingga esensial dalam memengaruhi cara kerja otak dalam mencegah terjadinya penyakit.
!
Jika kita lihat dalam kehidupan seharihari, biasanya orang datang ke dokter tidak hanya membawa satu penyakit, tetapi dua penyakit. Satu penyakit merupakan hasil diagnosa dokter dan satu lainnya lainnya adalah adalah kepanikkan. kepanikan. Panik merupakan salah satu bentuk penyakit yang memproduksi bahan biokimia spesifik dalam tubuh, yaitu katekolamin. Produksi katekolamin yang sangat banyak melebihi batas normal juga dapat menyebabkan pembuluh darah jantung pecah dan akhirnya menyebabkan serangan jantung..3
PARAMEDIC
Masyarakat sering beranggapan bahwa suatu penyakit sering kali disebabkan oleh kuman yang datang dari luar tubuh. Namun faktanya, penyakit bisa saja disebabkan oleh ide, emosi, dan perilaku negatif yang tanpa sadar telah terbentuk di dalam diri kita. Jadi, jika kita sakit, jangan sekedar menanganinya dari segi fisik saja, namun emosi positif juga penting untuk ditingkatkan. Sistem kepercayaan dan sistem pemulihan manusia memiliki hubungan yang positif. Sulit untuk sistem pemulihan tubuh bekerja jika kita tidak percaya hal itu bisa terjadi.
Banyaknya kasus yang terjadi akibat kuman yang ada di lingkungan menyebabkan timbulnya persepsi bahwa jika kita kita sakit, sakit maka kita harus kita harus menyingkirkan menyingkirkan kuman-kuman kuman-kuman yang yang menyerang menyerang tubuh tubuh kita. Hal kita. yang Hal yang sebenarnya sebenarnya terjadi adalah terjadikitaadalah sakit kita sakittubuh karena karena kita tubuh“sudah kita “sudah siap siap untuk untuk sakit”. sakit”. Faktor Faktoryang yang dapat menyebabkan kita sakit, sakit misalnya tubuh yang lemah, jumlah zat gizi yang tidak tercukupi, tekanan dalam hidup yang belum bisa ditangani dengan baik, atau kesedihan dan depresi yang pada akhirnya dapat menurunkan sistem imun tubuh kita. Kondisi-kondisi ini yang menyebabkan tubuh kita rentan terkena serangan kuman. “Kegelisahan dan penderitaan muncul akibat adanya tekanan hidup yang merupakan emosi dengan bukti ilmiah yang dapat dihubungkan dengan serangan penyakit dan cara pemulihan tubuh.”
Kita sebagai manusia sangatlah perlu untuk mengembangkan emosi positif yang dapat diperoleh dari berbagai hal, seperti kepercayaan, kebahagiaan, harapan, cinta, keinginan untuk hidup, dan kreativitas, sehingga tidak hanya fisik kita yang sehat, tetapi jiwa kita juga sehat. (VIN) THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
41
sekilas tentang sis
PARAPLUS PARAVIEW
Brenda
I
bu Brenda lulus sebagai Certified Clinical Hypnotherapist (CCHt) dari Hypnotherapy Training Institute (HTI), lulus sebagai Certified Regression Hypnotherapist oleh International Association for Regression Research & Therapies (IARRT), lulus Life Between Lives Therapist di The Newton Institute di Amerika, dan juga terlatih untuk Body/Mind Energy Integration. Beliau merupakan anggota dari the American Certified Hypnotist Examiners (A.C.H.E) yang merupakan lembaga yang mengurus perizinan praktek para Hypnotherapist di Amerika, dan juga merupakan pelopor dalam bidang terapi Regresi ke Kehidupan Lalu di Jakarta. Ibu Brenda juga aktif berbagi dhamma di berbagai tempat dan juga sering mengadakan retret meditasi.
Kapan Ibu Brenda mulai tertarik belajar hipnoterapi?
Saya mulai tertarik setelah mendengar ceramah tentang buku “Only Love is Real�, buku ini menceritakan tentang soulmate, jadi kita bisa menggali memori kita dengan hipnoterapi, mulai dari sana saya menjadi tertarik untuk belajar hipnoterapi. Saya kemudian mengirim e-mail ke Brian Weiss Institute, namun mereka hanya memberi kelas selama 3 hari. Jadinya saya ambil kelas di Hypnotherapy Training Institute (HTI). Di HTI, mereka lebih mengajarkan hipnoterapi biasa, tettapi saya kasih tahu ke guru saya bahwa saya tertarik di regression specialist. Lalu, pada minggu ke-5 saya mendapat sertifikat regression specialist, dan mendapat sertifikat clinical hypnotherapist pada minggu ke-6, kalau sudah clinical boleh ke penyakit.
Bagaimana cara kerja regression hypnotherapy?
Semua orang mempunyai kesadaran yang diatur di otak kiri dan semua orang juga ada yang namanya subconcious memory. Subconcious memory ini yang sering salah orang bilang sebagai alam bawah sadar. Dia bukan di bawah, melainkan merupakan bagian dari kesadaran yang menyimpan semua memori kita, dari masa kecil sampai masa kini, dan juga dari kehidupan masa lalu. Kesadaran ini berpindah, bukan reinkarnasi, melainkan kesadaran ini yang berpindah dari kehidupan satu ke kehidupan lainnya. Dia keluar dalam bentuk perasaan, jadi kalau logika kita lagi main, perasaan ini tidak akan muncul. Contohnya, orang bisa takut api, mungkin sewaktu dia masih di dalam kandungan atau di kehidupan masa lalu, dia pernah mati karena kebakaran. 42
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
Apa saja yang bisa disembuhkan oleh hipnoterapi?
Biasanya saya mengatasi masalah fobia, mengurangi stress / ketegangan pikiran, melenyapkan kebiasaan buruk (seperti merokok, menggigit kuku, minum alkohol yang berkelebihan, berjalan selagi tidur, dll), menemukan tujuan kehidupan, melepaskan emosi negatif, memperbaiki dan mencari keahlian/kepandaian tertentu, hubungan suami/istri/anak/ orang tua, menggunakan energi penyembuhan di pikiran kita, membimbing dengan visualisasi untuk penyembuhan, dan lain sebagainya. Apakah ada orang yang tidak bisa dihipnotis?
Orang bisa tidak lulus hipnotis karena gila/ngaco, menolak, takut atau ragu, suka mikir atau tegang, melawan. Jadi kalau hipnoterapi itu saya akan membantu membawa orang relax masuk ke gelombang otak alpha, dia harus mengikuti prosedur tersebut. Namun, apabila dia tidak mengikuti prosedur, maka tidak akan bisa dihipnotis, dan itu bukanlah kesalahan dari terapisnya apabila tidak bisa dihipnotis.
PARAVIEW
Semua memori itu terekam di subconcious kita. Kalau dihubungkan dengan dhamma, di dalam pancakhanda,seluruh lima gugus menyimpan memori; di badan ada memori, di bentuk-bentuk pikiran ada memori, persepsi, perasaan, dan kesadaran, semuanya menyimpan memori. Inilah yang menjadi jembatan kita untuk mencari dari mana penyebab di kehidupan lampau, apa hubungannya. Ada orang yang batuk sudah berobat ke dokter tetapi tidak sembuh-sembuh, rupanya ia mati di gas chamber pada zaman Hitler. Badannya itu menyimpan memori, padahal orangnya sudah beda, tetapi di kehidupan selanjutnya itu bisa jadi masalah, padahal secara medis tidak ada masalah. Kalau orang sudah mengerti dari mana penyebabnya, penyakit itu akan lepas sendiri. Saya ketika melakukan hipnoterapi, saya akan menurunkan logika dari orang tersebut dengan relaksasi, supaya bisa digali memorinya. Apakah ada yang pernah saat dilihat ke past life-nya, pernah melakukan perbuatan buruk, misalnya dia itu pembunuh, apakah ada yang pernah trauma?
Tidak, karena saya sudah berpengalaman, saya tahu cara membantu dia melepas, saya akan menyarankan dia untuk fangshen. Kalau jadi raja, jendral, tentara, gladiator, pegulat, petinju, pengadu binatang, nelayan, pemburu, bunuh diri, atau pengguguran kandungan, itu kan melanggar sila pertama. Kalau membunuh di kehidupan lampau, biasanya saya suruh melepasnya dengan melakukan fangshen, tergantung jumlah yang dia bunuh pada masa lalu. Makanya, kemanapun saya sharing dhamma, saya selalu memberi pesan kepada orang untuk menjaga sila, karena yang mendapat manfaat juga kita sendiri. Namun, pada saat saya tour book “Born Again”, di kota Palembang dan di kota Medan, ada yang datang ke saya di belakang panggung. Orang tersebut tanya ke saya, “Bu kalau ada orang sudah gila, apakah bisa dibenerin?” Saya jawab “Tidak, kamu harus cari terapis yang bikin dia gila. Kenapa bisa gila? karena kalau dilakukan oleh terapis yang tidak betul betul sekolah, masuk ke past life orangnya mengalami abreaction, trauma, terapisnya tidak tahu cara mengatasinya, langsung dikembalikan begitu saja, itu yang menyebabkan menjadi gila.” Kalau saya dulu di sekolah, kami melakukan session saling terapi. Jika kami tidak tahu cara mengatasinya, gurunya mengambil alih, dan kita melihat bagaimana cara guru kita mengatasinya. Namun, karena saya sudah berpengalaman, maka tidak apa-apa, saya sudah tahu cara mengatasinya.
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
43
Apakah hipnoterapi merupakan placebo effect?
PARAVIEW
Hipnoterapi placebo-nya adalah karena dia dibawa relax, gelombang otak sedang ada di alpha, dia menerima sugesti. sehingga placebo-nya ada ketika diberikan sugesti-sugesti positif ini. Namun, ini hanya berlaku sementara. Kita analogikan dengan pohon, kalau hipnoterapi itu pohonnya cuman dibabat di atas, nanti akan tumbuh lagi karena masih ada akarnya. Kalau dengan hipnoterapi regresi, kita mencari sampai ke akarnya, efeknya itu akan permanen, tidak lagi placebo.
Tim Redaksi PARAMITA dan Sis Brenda (dari kiri ke kanan): Andrew P.J., Manita Hartono, Brenda Ie-McRae, Harvin Kusuma, Levin Yohardi
44
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
Apakah mungkin untuk melakukan selfhypnosis?
Bisa, tetapi tidak past-life regression. Selfhypnosis ini yaitu memberikan sugestisugesti positif saat relax di gelombang otak alpha. Jadi kalau tegang tidak akan masuk sugestinya. Tingkat relaksnya kalau dikaitkan dengan meditasi, seperti di tingkat jhana keempat. Apakah hipnotis bisa dilakukan untuk kejahatan?
Tidak, itu bukan hipnotis, tetapi menggunakan ilmu hitam. Oleh karena itu, kita tidak boleh bengong di jalan, sati kita harus selalu dijaga. Jadi, kalau sati kita tidak bagus, kita mudah terpengaruh oleh ilmu mereka. Persepsi salah dari masyarakat adalah orang ditepok di pundak langsung bisa dihipnotis, itu hanya acara di TV, yang bertujuan untuk menghibur. Kalau hipnotis itu kita tetap sadar, gatal masih bisa garuk, pegel masih bisa gerak, karena tetap sadar orang masih bisa berpikir, tetapi tidak boleh berpikir, karena kalau berpikir, tidak akan ada yang muncul.
PARATECHNO
PARATECHNO
B
ila kita menonton film-film fiksi ilmiah, terutama yang bertema agen rahasia atau masa depan, tidak jarang ditemui mesin canggih yang dapat mencetak suatu benda secara 3D Printing. 3D Printing merupakan teknologi tinggi dalam dunia manufaktur melalui produksi suatu benda yang dicetak lapis per lapis. Mesin cetak ini akan mencetak produk sesuai dengan desain yang dirancang pada perangkat lunak Computer-Aided Computer-Aided Design (CAD) yang terhubung dengan mesin 3D Printing. Teknologi ini dinilai sangat fleksibel dibandingkan teknologi manufaktur lainnya karena mudahnya mengubah bentuk produk yang sedang dikembangkan atau dibuat. Modifikasi pada 3D Printing dapat dilakukan hanya dengan mengubah desain produk tersebut
pada perangkat lunak. Tentunya ini sangat praktis dibandingkan metode-metode manufaktur konvensional, seperti pengecoran yang perlu penyesuaian cetakan dan peralatan yang digunakan dalam proses produksi. Apakah teknologi itu saat ini digunakan hanya oleh lembaga-lembaga penelitian? Tidak. Hal hal itu terjadi karena pada saat ini teknologi 3D Printing sudah merambah ke dunia industri. Pada awalnya, 3D Printing dimanfaatkan sebagai metode pembuatan prototipe dalam pengembangan produk. Saat ini, 3D Printing juga digunakan sebagai metode produksi utama, terutama untuk benda-benda yang memiliki bentuk-bentuk cukup rumit. Akurasi bentuk yang sudah mendekati bentuk produk akhir menjadi kelebihan utama penggunaan metode 3D Printing. THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
45
PARATECHNO
Telah banyak industri yang menggunakan 3D Printing, terutama perusahaan-perusahaan Printing yang bergerak di bidang-bidang kedirgantaraan, otomotif maupun medis. Potensi 3D Printing tidak hanya terbatas pada produksi karena saat ini teknologi 3D Printing juga sedang dikembangkan untuk konstruksi. Apis Cor, sebuah start-up yang berbasis di San Fransisco, telah sukses membangun rumah dengan menggunakan teknologi ini dengan biaya material sebesar $10,134. Rumah kecil dengan luas sekitar 38 m2 ini dibangun secara on-the-spot dalam waktu 24 jam. Rumah yang dicetak menggunakan 3D Printing ini juga lebih efisien dalam penggunaan 24 jam. Rumah yang dicetak menggunakan 3D Printing ini juga lebih efisien dalam penggunaan material dasarnya sehingga tidak menghasilkan sampah konstruksi. Secara praktis, pekerja bangunan hanya perlu memasang bagian-bagian seperti pintu, jendela dan atap.
“The house can be of any shape, including the familiar square shape because the house can any shape,on including familiar square shapefor because theof additive“The technology hasbe noof restrictions design the of new buildings, except the laws additive technology has no restrictions on design of new buildings, except for the laws of physics” Apis Cor. physics” Apis Cor.
Efisiensi bahan dan kecepatan produksi yang tinggi memunculkan potensi untuk pembangunan rumah kecil secara massal dengan biaya relatif rendah di kawasan ekonomi menengah ke kebawah. bawah. Ini Ini menjadi menjadi bukti bukti bahwa bahwa perkembangan perkembangan teknologi tidak hanya membuka pasar yang menghasilkan profit sebesar-besarnya, namun juga bisa membuka ladang baru untuk berkontribusi membantu sesama manusia. Kabar baiknya, gagasan ini bukan sebatas wacana. ICON, perusahaan teknologi konstruksi asal Texas, sedang mengerjakan proyek untuk membangun rumah bagi warga kurang mampu di El Savador. Walaupun 3D Printing ini digunakan untuk membangun rumah, hal ini juga berdampak dalam membangun komunitas dan menghubungkan antar-manusia. Untuk saat ini, memang masih ada batasan-batasan dalam pengembangan rumah 3D Printing ini. Pembangunan rumah dengan ukuran besar masih menjadi tantangan karena perlunya pengembangan mesin 3D Printing yang Printing yang lebih lebih besar. besar. Selain dari sisi konstruksi, 3D Printing juga dapat digunakan untuk mendukung ‘kegilaan arsitektur’ dalam membangun bentuk-bentuk yang sulit dibangun menggunakan metode konstruksi konvensional. Hal ini dapat diamati dari Vulcan Pavilion yang dibangun di China. Seperti dibahas sebelumnya, bahkan pembangunan struktur berukuran besar masih menjadi 46
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
PARATECHNO PARATECHNO
tantangan. Vulcan Pavilion ini dibangun dari 1023 komponen yang semuanya dihasilkan dari
3D Printing Printing yang yang kemudian kemudian digabungkan digabungkan menjadi menjadi satu satu struktur struktur besar. besar. Penulis memprediksi bahwa potensi 3D Printing ini tak terbatas, karena semua hal yang kita bayangkan sebagai ‘gila’ di masa kini, mungkin menjadi ‘biasa’ di masa depan. 3D Printing Printing akan digunakan tidak hanya dalam skala bangunan, namun untuk keperluan tata kota dan infrastruktur seperti jembatan dan bendungan. Teknologi ini juga dapat mendukung pembangunan landmark yang dapat mendukung turisme dan dapat digunakan untuk merestorasi bangunan-bangunan warisan yang sudah lama dan rusak. Secanggih apapun 3D Printing, teknologi ini hanya bermanfaat sejauh kemampuan manusia yang mengembangkannya. Teknologi ini akan terus berkembang karena adanya para ilmuwan dan insinyur yang mengembangkan kemampuan teknis dari alat-alat dan proses produksi 3D Printing. Nilai tambah dari teknologi ini akan berkembang apabila dalam pemanfaatannya, apabila teknologi ini dapat memberikan kebermanfaatan bagi manusia. (KEV/ED)
Referensi [1] H. Redding, “7 Incredible Ways 3D Printing Is Transforming Our World,” 28 August 2017. [1] 2017. [Online]. [Online]. Available: http://justcreative.com/2017/08/28/7-incredible-ways-3d-printing-is-transforming-our-world/. [Accessed http://justcreative.com/2017/08/28/7-incredible-ways-3d-printing-is-transforming-our-world/. [Accessed 18 March 2018]. [2] S. Liberatore, “The [2] “The $10,000 $10,000 home that can be 3D printed in just 24 hours: Watch the 400-square-foot concrete house take shape in just a day,” day,” 7 March 2017. [Online]. [Online]. Available: Available: http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/ http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/ article-4290498/Your-home-printed-completed-24hrs.html. [Accessed [Accessed 18 18 March March 2018]. [3] E. [3] E.Zimmermann, Zimmermann,“How “How3D3D printing printing is disrupting is disrupting the architecture the architecture and design and design industry,” industry,” 31 January 31 2018. January [Online]. 2018. Available:Available: [Online]. https://newatlas.com/3d-printing-housing-architecture/53083/. https://newatlas.com/3d-printing-housing-architecture/53083/. [Accessed [Accessed 18 March 2018] 18 March 2018] [4] A. [4] A.Pardes, Pardes,“The “The Quest Quest to Bring to Bring 3-D-Printed 3-D-Printed Homes Homes to the Developing to the Developing World,”World,” 12 March122018. March [Online]. 2018. Available: [Online]. https://www.wired.com/story/new-story-3-d-printed-house/. Available: https://www.wired.com/story/new-story-3-d-printed-house/. [Accessed [Accessed 18 March 18 2018]. March 2018].
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
47
PARAVISION PARATECHNO
Keteraturan dalam SUATU KEKACAUAN oleh nikita ciamaudi (fmipa 2016)
M
ari berbicara tentang peluang. Saat anda melempar koin ke atas, ada berapa banyak ruang sampel (kemungkinan yang muncul) saat kembali ke tanah? Dua? Salah. Jawabannya adalah tiga. Pada tahun 1961, seorang ahli meteorologi bernama Edward Norton Lorenz sedang berusaha menyelesaikan persamaan-persamaan diferensial nonlinear untuk permasalahan aliran hidrodinamika nonperiodik. Mula-mula, seluruh persamaan tersebut diselesaikan dengan enam angka di belakang desimal. Dianggap terlalu merepotkan oleh Lorenz, ia mulai menyelesaikannya dengan tiga angka di belakang desimal. Setelah selesai, Lorenz secara tidak sengaja membandingkan kedua persamaan tersebut. Ternyata, solusi yang ditemukan oleh Lorenz setelah chopping sangat berbeda dengan solusi yang ditemukan oleh Lorenz saat pertama kali Lorenz menyelesaikannya dengan enam angka di belakang desimal. Penemuan tersebut kemudian dipublikasikan dalam Journal of Atmospheric Sciences pada tahun 1963 dengan judul “Deterministic Nonperiodic Flow� dan dikenal sebagai Butterfly Effect,
48
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
kemudian berkembang secara formal dengan sebutan Chaos Theory yang menyatakan bahwa kondisi awal suatu sistem akan sangat memengaruhi outcome dari sistem tersebut. Muncul pertanyaan baru; apakah kejadian di dunia ini menjadi benar-benar acak? Bukankah sedikit saja perbedaan kondisi awal pada sistem akan mengubah outcome? Mari kita kembali ke alam untuk mencoba menyelesaikan permasalahan ini. Seorang ahli hukum berkebangsaan Prancis, Pierre de Fermat, mengembangkan suatu pernyataan fisis yang menyatakan bahwa lintasan yang ditempuh oleh sebuah cahaya adalah lintasan yang sedemikian rupa sehingga meminimalkan energi cahaya untuk bergerak. Pernyataan ini dikenal dengan Prinsip Fermat. Pernyataan inilah yang kemudian berhasil menjelaskan mengapa lintasan yang ditempuh oleh cahaya adalah sebuah garis lurus. Prinsip Fermat juga ampuh untuk menyelesaikan berbagai masalah mekanika, seperti kurva brachistochrone dan kurva katenari. Artinya, terdapat suatu core tertentu yang
Hukum Karma. Petapa Sumedha yang telah diramalkan akan menjadi seorang Buddha oleh Buddha Dipamkara tetap perlu mencicipi kelahiran alam rendah. Karma bersifat pasti. Perbuatan baik pasti membuahkan karma yang baik, begitu pula sebaliknya. Karma juga tidak akan kehilangan kekuatannya. Sekalipun Buddha telah mencoba membantu Suku Sakya, tetapi hal tersebut sesungguhnya adalah hal yang sia-sia. Kembali ke pertanyaan kedua saya. Apakah kejadian di dunia ini benar-benar acak? Apakah saya yang kurang rupawan ini semata-mata hanyalah suatu kombinasi tertentu dari kolam gen yang mahaluas? Penelitian lebih lanjut tentang Chaos Theory pada populasi biologi menyatakan bahwa hasil yang muncul adalah bersifat deterministik dan sesungguhnya tidak acak. Ingatlah bahwa karma itu berkembang dengan pesat. Layaknya sebuah biji mangga yang ditanam dan membuahkan banyak buah mangga, begitu pula dengan karma. Sebuah perbuatan yang dilakukan pada kehidupan ini dapat membuahkan karma pada beribu-ribu kehidupan selanjutnya, mungkin salah satunya adalah di kehidupan ini. Mempelajari karma adalah hal yang penting. Melalui karma, kita diberikan suatu justifikasi terhadap hal-hal yang terjadi pada kehidupan kita. Alih-alih menyalahkan orang lain, kita mencoba untuk berdiam dan merenungi perbuatanperbuatan yang telah kita lakukan. Apakah
PARAVISION
melandasi seluruh fenomena-fenomena alam yang sering kali dianggap acak oleh manusia. Dalam buddhisme, core tersebut adalah Hukum Karma. Selayaknya materi-materi di alam semesta yang tidak terlepas dari Prinsip Fermat, seluruh makhluk hidup juga tidak dapat terlepas dari Hukum Karma, bahkan Buddha Shakyamuni sendiri. Dahulu kala, Raja Virudhaka dari Bangsa Koliya pernah merencanakan pembantaian Suku Sakya. Mengetahui hal ini, Buddha bermeditasi di bawah sebuah pohon mati pada sebuah jalur yang pasti dilalui oleh pasukan Raja Virudhaka saat hari penyerangan. Saat hari tersebut telah tiba, Raja Virudhaka terpaksa menyuruh pasukannya untuk kembali. Sudah menjadi suatu tradisi bagi orang India untuk mundur apabila pasukan yang saat ingin berperang bertemu dengan pertapa atau orang suci yang sedang bermeditasi. Keesokan harinya, Buddha kembali bermeditasi di tempat yang sama. Raja Virudhaka menyuruh pasukannya untuk mundur dan kembali lagi di keesokan hari. Pada hari ketiga, Buddha juga masih bermeditasi di tempat yang sama. Dengan berat hati, Raja Virudhaka memerintahkan pasukannya untuk mundur dan kembali lagi keesokan harinya. Pada hari selanjutnya, Buddha tidak lagi bermeditasi di tempat tersebut. Buddha menyadari karma yang harus ditanggung oleh Suku Sakya bahwa mereka akan diserang dan binasa. Buddha sekalipun tidak mampu berkuasa di atas
“APAKAH KEJADIAN DI DUNIA INI BENAR-BENAR ACAK?� THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
49
PARAVISION
selama ini kita terlalu meremehkan kekuatan dari karma? Perenunganperenungan terhadap karma perlu dilakukan dengan bijak mengingat satusatunya orang yang mampu memahami karma adalah Buddha. Perenungan ini patut dilakukan mengingat kehidupan mana pun yang kita jalani tidak akan terlepas dari Hukum Karma. Apakah hal ini berarti kejadian di dalam kehidupan kita adalah suatu sebuah kebebasan yang Sartre sebut sebagai serangkaian kejadian deterministik dari radical freedom. Pada hakikatnya, manusia buah karma kehidupan lampau kita? Pada memiliki kebebasan yang tak hingga. Satuabad ke-20, saat perkembangan dunia satunya batasan kebebasan manusia adalah fisika partikel mengalami perkembangan kebebasan orang lain. Begitu pula dengan pesat, Albert Einstein menolak konsep kehidupan ini. Terlepas dari buah-buah yang fisika kuantum dengan mengatakan, “God telah berbuah di kehidupan ini, Anda memiliki does not play dice with the universe.â€? Hal kebebasan untuk mengatur pembuahan karma ini muncul karena sifat kuantum yang tidak tersebut dan menanam biji-biji karma yang deterministik (dan semata-mata bersifat baru. Ingat, suatu perubahan kecil saja dapat probabilistik), seperti pada percobaan memengaruhi outcome yang mungkin terjadi! Masih bingung kenapa ada 3 ruang kucing SchrĂśdinger. Prinsip Fermat atau Hukum Newton pun tidak ampuh dalam sampel pada pelemparan koin? Kemungkinan pertama yang muncul adalah kepala, kedua ekor, menjelaskan fenomena ini. Bagaimana dengan karma? dan ketiga adalah sisi di antara kepala dan ekor. Mungkinkah karma sebenarnya bersifat Kemungkinan itu selalu ada. Tidak pernah nol, probabilistik? Begitu kompleksnya karma tetapi jauh dari satu. God may play dice, but it membuat pertanyaan ini begitu sulit untuk is indeed, the best dice in the universe. Perhaps, dijawab. Penuh dengan kontradiksi. Dalam that dice is karma. (FAN/MAR) sebuah literatur, dikatakan bahwa bahkan karma mungkin saja dapat tidak berbuah. Referensi : Bagaimana dengan kisah Angulimala yang Anonim. Pembantaian Masal Suku Sakya & Akhir Kerajaan Sakya (Kerajaan telah membunuh 999 orang, tetapi mampu Budha Gautama). Diakses 10 Maret 2018, dari http://vincentspirit.blogspot. co.id/2016/06/pembantaian-masal-suku-sakya-akhir.html mencapai tingkat kesucian arahat di Boas, Mary L. 2006. Mathematical Methods in The Physical Sciences 3rd kehidupan itu juga? Bukankah seharusnya Edition. United States of America: John Wiley & Sons. Kisah Dhammapada nomor 173. Kisah Anggulimala Thera. Angulimala telah memiliki tiket menuju Lorenz, E. N. 1963. Deterministic Nonperiodic Flow, 20, 130-141. Diakses March 10, 2018, melalui https://journals.ametsoc.org/doi/abs/10.1175/1520kehidupan alam rendah? 0469%281963%29020<0130%3ADNF>2.0.CO%3B2. Seorang filsuf berkebangsaan Pain, H. J. 2005. The Physics of Vibrations and Waves 6th Edition. Chichester: Prancis, Jean-Paul Sartre, pernah John Wiley & Sons. Sayadaw, M. 2009. Riwayat Agung Para Buddha (The great chronicle of mengatakan bahwa manusia adalah Buddhas) Buku Kesatu. Jakarta: EhiPassiko Foundation. makhluk yang dianugerahi sebuah kutukan Vsauce. 16 Juli 2014. What is Random? Diakses 10 Maret 2018, dari https:// www.youtube.com/watch?v=9rIy0xY99a0 (atau mungkin hadiah dari bagaimana Wijaya, Hendra. 4 Sifat Umum Karma. Dipresentasikan pada Kelas Dhamma Anda mempersepsikannya) yaitu berupa KMBUI, 15 Maret 2018.
50
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
?
PARAPLUS PARATANYA
PARAMITA BERTANYA
dENGAN BHANTE VICTOR JAYAKUSUMA
1.1. Apakah Apakah zaman zaman sekarang sekarang masih masih ada ada orang orang hidup hidup yang yang telah mencapai tingkat telah mencapai tingkat kesucian? kesucian? Tingkat kesucian terdiri dari Sotapanna, Sakadagami, Anagami dan Arahat. Masing-masing tingkat kesucian dikatakan karena telah melepaskan belenggu. Contohnya untuk mencapai tingkat kesucian Sotapanna, ada 3 belenggu yang harus di lepas yaitu • Sakkayadithi, pandangan tentang jiwa yang kekal (Atta) • Vichikiccha, keragu-raguan terhadap Buddha dan Ajarannya • Silabbataparamasa, kepercayaan bahwa upacara ritual dapat membebaskan manusia dari penderitaannya. Jadi, jika kita mampu melepaskan belenggu yang ada dalam diri kita, otomatis kita bisa mencapai tingkat kesucian di saat ini, Buddha pernah berpesan bahwa “Jika para bhikkhu menjalankan Vinaya dengan baik, maka dunia ini tidak kekurangan Arahat”.
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
51
PARATANYA
2. 2. Apakah Apakah mungkin mungkin bagi bagi umat umat perumah perumah tangga tangga untuk untuk mencapai mencapai kesucian kesucian pada pada kehidupan kehidupan saat saat ini ini juga? juga? Pasti, jika perumah tangga mempraktekkan Dhamma secara bertahap dan berkelanjutan.
3. Apakah sengaja meminum alkohol untuk menghangatkan tubuh melanggar sila ke-5? Dilihat dari cetana (kehendak / niat). Jika dalam keadaan sakit / dalam cuaca dingin dan mengkonsumsi dengan tujuan untuk menghangatkan tubuh sebagai obat maka tidak melanggar sila ke-5. Misalnya (Tim ayam pakai alkohol untuk obat saat melahirkan), dsb.
4. 4.Bagaimana Bagaimanapandangan pandanganbuddhis buddhisterhadap: terhadap:
bayi tabung Dalam pandangan Buddhis lebih mementingkan niat/motivasi (Cetana) dalam setiap aktivitas yang dilakukan. Dalam hal ini adalah bayi tabung, jika dilakukan dengan niat agar anak yg dilahirkan dapat dididik dengan baik demi membawa manfaat bagi banyak orang ini adalah motivasi yang sangat baik menurut saya, dan jika sebaliknya jika digunakan untuk melahirkan orang yang akan dididik menjadi jahat tentunya ini hal yang tidak baik.
Pengemis (apakah bijak memberi dana kepadanya) Memberi (dana) merupakan sifat yang mulia, namun dibutuhkan kebijaksanaan dalam memberi. Dalam hal memberikan kepada pengemis dianjurkan untuk memberi makanan/ pakaian yang layak, sehingga tidak disalahgunakan oleh penerima.
White Lie Yang menjadi acuan sila ke- 4 adalah kebenaran, bukan pembenaran. Jadi white lie termasuk kebohongan yang berbahaya karena membohongi orang lain dan diri sendiri. Sebagai contoh white lie adalah menyontek saat ujian / melakukan plagiat atas penelitian orang lain. Mungkin saja saat menyontek tidak ada yang mengetahui, si pelaku pun mendapat nilai yang sangat baik, tapi nilai ini tidak dapat di apply dalam praktek keilmuannya.
52
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
Buddha mengibaratkan kematian datang bagaikan padamnya lilin 1. Ada lilin yang padam karena sumbunya habis 2.Ada lilin yang padam karena minyaknya habis 3.Ada lilin yang padam karena sumbu dan minyaknya habis 4.Ada lilin yang padam karena ditiup angin.
Jadi, kondisi kehidupan dari makhluk hidup seperti 4 contoh diatas, jika seseorang yang sedang sekarat kemudian dibunuh maka ini akan menyebabkan pelanggaran pertama bagi pelaku. Sebaiknya jika ada keluarga yang sedang sakit (sekarat), bisa melakukan konsultasi dengan dokter untuk estimasi kesembuhan dan cara untuk menyembuhkan. Jika ternyata harapan hidup sudah sangat tipis dianjurkan untuk dirawat di rumah / rumah sakit dengan standar biasa (tidak perlu ke ICU).
PARATANYA
EutHanasia
5. Apakah merenung termasuk meditasi? Dalam Mahasatipatthana Sutta disana Tathagatha mengajarkan mengenai 4 jenis meditasi Vipassana salah satunya adalah Dhammanupassana, yaitu merenungkan hakikat dari Dhamma itu sendiri dan Cittanupassana merenungkan mengenai pikiran. Dalam teknik Chan (Zen) para murid diberikan sebuah syair untuk merenungkan maksud dari syair tersebut. Jadi merenung termasuk meditasi jika objeknya tepat, dan merenung dalam khayalan bukan meditasi.
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
53
PARAFACTS
Random Acts of Oleh Fannia Veronica (FPsi 2017)
H
idup kadang terasa berat. Ketika kita melihat sekeliling kita, rasanya hanya ada kejahatan dan kesengsaraan. Setiap harinya, kita diisi dengan emosi negatif yang kian membuncah. Namun, apa harus kita pasrah saja menerima pengaruh negatif dari sekeliling kita itu? Apa sudah tidak ada lagi kebaikan di dunia ini? Eits, jangan berkecil hati dulu. Masih ada orang-orang yang menyebarkan kebaikan, meski bukan dalam skala besar. Tapi, perbuatan baik yang kecil itu mungkin saja membawa dampak besar pada hidup orang yang ditolongnya. Seperti apa, ya, contohnya? Yuk, disimak
1. Caffè Sospeso Pernah dengar istilah suspended coffee? Jika kamu pergi ke Naples, Italia, maka kamu akan sering mendengar istilah tersebut di kedai kopi. Tenang, pesanan kopi kita bukan di-pending kok. Ternyata, di Italia ada sebuah gerakan bernama caffè sospeso, yakni gerakan memberikan kopi gratis kepada orang yang membutuhkan. Caranya simpel sekali. Pergilah ke suatu kedai kopi dan pesan secangkir kopi. Ketika membayar, kamu bisa membayar dengan harga dua cangkir kopi, cangkir yang tidak kamu minum akan menjadi suspended coffee. Kemudian, jika ada seseorang yang membutuhkan minuman tetapi tidak punya uang, mereka bisa memesan suspended coffee yang tersedia. Sasaran utama gerakan ini adalah para gelandangan dan mereka yang tidak punya uang untuk sesuap nasi. Tampak sederhana bukan? Katanya, tradisi ini sudah ada sejak pasca perang dunia dan sempat hilang. Namun, tradisi tersebut muncul kembali setelah krisis ekonomi. Perbuatan baik sederhana semacam ini berguna untuk menunjukkan bahwa masih ada harapan di tengah kisruh yang memuncak. Hebatnya, tradisi ini ternyata sudah menyebar ke negara lain, loh. Negara Swedia dan Brazil adalah negara-negara yang mengadaptasi kebiasaan unik ini. Bukan hanya kopi saja, sudah banyak bermunculan bentuk suspended items lainnya seperti pizza, sandwich, dan buku.
54
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAFACTS
Kindness 2. Operation Beautiful Coret-coretan di toilet umum kadang menyakitkan mata. Entah karena bahasanya yang vulgar atau memang hanya coretan asal. Tidak hanya coretan saja, cermin di toilet seringkali membuat para wanita menjadi cemas akan penampilan mereka. Hal ini pula yang dialami Caitlin Boyle. Namun, bukannya terusterusan tenggelam dalam pikiran negatifnya, Boyle melakukan perbuatan unik. Ia mulai menempelkan sticky notes di dindingdinding toilet yang berisikan hal-hal positif seperti, “You are beautiful,” dan “You can do it.” Siapa sangka, hanya dengan sebuah sticky notes kamu dapat menyebarkan pengaruh positif bahkan kepada orang yang tidak kamu kenal. Gerakan ini sudah menyebar ke seluruh dunia dan bahkan menjadi proyek resmi bernamakan “Operation Beautiful”. Sticky notes ini tidak hanya untuk ditempelkan di dinding toilet saja, loh. Kamu bisa menempelkan sticky notes berisikan kata-kata motivasi pada loker-loker teman seangkatanmu. Dengan begitu, mungkin saja temanmu yang sedang down bisa bersemangat kembali karena katakata positifmu.
3. Meal of Love, Seva Café
Kalau di Italia ada kopi gratis, di India ada makanan gratis! Yap, konsepnya mirip dengan caffè sospeso. Di restoran ini, pelanggan sebelumnya dapat membayar pesanan pelanggan selanjutnya. Perbedaannya, kamu tidak tahu kalau makananmu sudah dibayar sampai kamu meminta bill-nya. Selain itu, kamu juga bisa membayar makanan orang lain setelahmu.
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
55
PARAFACTS
Seva CafĂŠ, nama restoran yang mempromosikan konsep ini, mengembangkan peer-to-peer generosity untuk menyebarkan kebaikan. Konsep ini sengaja dibuat seperti mata rantai yang tidak terputus sehingga ada efek saling bersinambungan antara sukarelawan dan pelanggan Seva CafĂŠ.
Selain contoh-contoh di atas, ada banyak sekali random acts of kindness yang bisa kamu lakukan. Berikan senyuman pada orang-orang yang kamu temui. Bukakan pintu untuk mereka yang tangannya penuh dengan barang. Puji penampilan mereka yang menurutmu memang indah.
It may seem simple for you, but it will meant a lot for them. So, spread the love (KEV/ED) Daftar Pustaka: Pianigiani, G. (2014). In Naples, Gift of Coffee to Strangers Never Seen. The New York Times. Retrieved from https://www.nytimes.com/2014/12/25/world/europe/ naples-suspended-coffee.html http://www.movedbylove.org/projects/sevacafe/ https://milaap.org/stories/5-acts-of-kindness-that-havechanged-the-world Johnston, A. (2017). 11 Small Acts of Kindness that Changed The World Forever. The Culture Trip. Retrieved from https://theculturetrip.com/europe/articles/10-smallacts-of-kindness-that-changed-the-world/
56
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
a d r
e B
?W
y h W
D
ana yang merupakan salah satu dari dasa punnakiriyavatthu (10 cara melakukan perbuatan baik) adalah memberi kepada orang lain. Tentunya kalau kita melakukan dana dengan cetana (kehendak) baik, maka akan memupuk benih baik. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa banyak juga hal yang perlu dipertimbangkan sebelum berdana, apa sudah dengan baik dan benar. Mengapa dan kepada siapa bisa mempengaruhi buah dari benih berdana.
PARAPLUS
? a n
? m ho
Oleh Laura Haryo (Kamadhis UGM, Matematika 2016)
Motivasi Berdana Dalam Anguttara Nikaya 8.33, ada ditulis 8 alasan orang berdana, antara lain: 1. Kasih Sayang Berdana karena kasihan kepada orang yang kurang mampu merupakan salah satu contoh berdana yang baik. Demikian pula berdana makan kepada hewan di jalan raya dengan landasan metta (cinta kasih). 2. Kebencian Contohnya adalah ketika memberi uang kepada pengamen supaya mereka cepat pergi. Memberi karena rasa kesal ini bukannya melatih perbuatan baik, tetapi sebaliknya menambah perbuatan jahat. 3. Delusi Pernah mendengar berita orang memberi suap? Ini merupakan suatu cara berdana dengan tujuan salah. Mungkin si pemberi mendapat apa yang mereka mau dan si penerima mendapat sesuatu yang membahagiakannya secara materi, tetapi akan membawa penderitaan di kemudian hari. 4. Ketakutan Jika berdana ini karena takut dimarahi orang yang menyuruh berdana, bisa saja menimbulkan rasa benci saat memberi. Meskipun demikian, memang bisa juga membantu menumbuhkan kebiasaan berdana. Awalnya berdana karena ketakutan bisa berubah setelah memahami bahwa berdana itu baik. Jadi, ketakutan ini bisa berdampak baik, tetapi bisa juga berdampak buruk, tergantung bagaimana pikiran menanggapi.
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
57
PARAPLUS PARAPLUS Berdana dengan memahami bahwa tradisi ini baik itu bagus untuk diteruskan. Akan tetapi, selalu ingat untuk tidak hanya ikut semua tradisi tanpa tahu apakah itu baik atau tidak. Ehipassiko (buktikan kebenarannya) dulu ya! Kalau hanya ikut-ikutan, maka berdana ini memang tetap memberi manfaat, tetapi tidak sebesar setelah kita memahami alasannya.
“Pikiran adalah pelopor dari segala sesuatu; pikiran adalah pemimpin; pikiran adalah pembentuk. Bila seseorang berbicara atau berbuat dengan pikiran murni, maka kebahagiaan akan mengikutinya, bagaikan bayangan yang tidak pernah meninggalkan bendanya.” (Dhp 2) 6. Terlahir kembali di alam yang lebih baik 5. Tradisi “Di dunia ini ia berbahagia; “Papa, mama selalu di dunia sana ia berbahagia. memberi; nenek moyangku Pelaku kebajikan berbahagia juga selalu memberi. Jadi, di kedua dunia itu. Ia akan saya tidak boleh dong berbahagia ketika berpikir, meninggalkan kebiasaan “Aku telah berbuat bajik”, ini.” Seperti yang dijelaskan dan ia akan lebih berbahagia di Sigalovada Sutta (DN 31), lagi ketika berada di alam sudah menjadi kewajiban bahagia.” (Dhp 18) seorang anak untuk menjaga Perbuatan baik tentunya akan tradisi baik keluarga. membuahkan hasil yang
58
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
baik pula. Akan tetapi, berdana dengan terlalu berharap supaya bisa terlahir kembali ke alam yang lebih baik juga berdampuk buruk, yaitu menjadi terlalu melekat. Itu malah menimbulkan dukkha, ketika orang yang sudah sangat ingin mendapat sesuatu (terlahir kembali ke alam lebih bahagia) tetapi akhirnya tidak terpenuhi. 7. Merasa bahagia Orang yang memahami bahwa berdana itu baik biasanya bahagia dalam melakukannya. Dengan bahagia melakukan kebajikan, maka kebahagiaan juga akan datang mengikutinya di masa yang akan datang. 8. Menyempurnakan pikiran Memahami berdana sebagai hal yang memang perlu dilakukan untuk menyempurnakan pikiran umumnya dipahami oleh orang yang sudah mempunyai batin seimbang. Ini merupakan motivasi benar yang paling tinggi, yang sudah tidak mengharapkan kebahagiaan duniawi.
Sangha Memberi dana kepada anggota Sangha akan membuahkan hasil yang sangat baik. Mengapa demikian? Karena para bhikkhu sudah bertekad untuk mendalami Dhamma dalam kehidupannya, untuk menempuh Jalan Tengah. Ketika kita memberi dana kepada Sangha, itu berarti kita telah berdana untuk kepentingan Buddhadhamda 122: Sivali Thera (Dhp 414), diceritakan bahwa Bhante Sivali selalu terpenuhi kebutuhan pokoknya pada masa Buddha Gotama karena pada masa lampaunya, beliau yang dulunya seorang pedagang menolak uang yang banyak dan memilih memberi dengan sukarela kepada Buddha Vipassi. Meskipun belum tentu semua bhikkhu mempunyai batin yang mulia, tetapi dana yang ditujukkan kepada Sangha berarti kita sudah berkontribusi dalam penyebaran Buddhadhamma.
Leluhur Berdana kepada leluhur disebut pattidana. Pattidana merupakan dana dalam wujud melimpahkan jasa kebajikan yang sudah dilakukan pemberi kepada leluhurnya. Dengan dana itu, para leluhur yang terlahir di alam menderita bisa terbantu supaya terlahir kembali ke alam yang lebih bahagia. Bila kita dengan sungguh-sungguh berdana demi membantu leluhur, maka tentunya dana ini tidak hanya memberi manfaat besar kepada leluhur, tetapi juga kepada pemberi yang luhur itu. Orang yang memerlukan Memberikan dana kepada yang “perlu” akan jauh lebih baik daripada kepada yang “ingin”. Ada sebuah kisah anak kecil yang memberi makanannya kepada gelandangan di jalan. Setelah diketahui publik melalui ayahnya yang merekam apa yang dilakukan anaknya, anak kecil ini dikenal dunia melalui siaran telivisi. Kemudian, rupanya ada saudara dari gelandangan yang menontonnya, mengatakan bahwa akhirnya ia menemukan saudaranya yang hilang, yaitu gelandangan itu. Dari contoh ini, kita bisa melihat bagaimana dana kecil kepada yang lebih membutuhkan bisa memberi manfaat yang melimpah.
Masih banyak hal yang perlu dipertimbangan dalam berdana. Akan tetapi, semua akan memberi hasil baik jika berawal dari niat baik. Bahkan dana yang berawal dari kecil bisa membesar efeknya. Oleh karena itu, jangan tundatunda perbuatan kebajikan. Seperti yang ditulis dalam Dhammapada 122: “Janganlah meremehkan kebajikan walaupun kecil dengan berkata: “Perbuatan bajik tidak akan membawa akibat.” Bagaikan sebuah tempayan akan terisi penuh oleh air yang dijatuhkan setetes demi setetes, demikian pula orang bijaksana sedikit demi sedikit memenuhi dirinya dengan kebajikan.”
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
PARAPLUS
Penerima Dana Kepada siapa sebaiknya kita berdana? Berdana dengan ikhlas dan maksud baik akan selalu membuahkan hasil baik, tetapi semakin baik batin penerima, semakin bagus juga manfaat yang didapat pemberi dana.
59
PARAVISION
Satu Titik Awal Perubahan
Seribu Kesempatan Oleh Elvina Wijaya (FH 2017)
P
ernahkah kalian merasakan hidup kalian berubah hanya karena hal kecil terjadi? Seberapa besarkah perubahan itu? Dan pernahkah kalian berpikir seandainya hal kecil tersebut tidak terjadi, apa jadinya diri kalian saat ini? Banyak orang menganggap hal ini sepele, namun tidak bagi kami yang merasakan perubahan tersebut. Hal tersebut sangat sangat sederhana, namun bila kembali dipikirkan saat ini, “WOW, itu yang mengubah hidup saya!” Hal tersebut adalah bergabung ke dalam komunitas KMBUI saat menjadi mahasiswa baru (maba). Coba ingat kembali bagaimana kita semua bisa berada dalam komunitas ini. Awal mula perkenalan kita dengan komunitas ini bisa beragam, ada yang seperti perkenalan formal dalam artian saat Pekan Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB), ataupun karena ketidaksengajaan sebelum PPMB. Contohnya, ada yang karena ‘terjaring’, ada yang karena teman, atau bahkan ada yang karena tidak bisa mengelak untuk masuk ke komunitas agama lainnya, dan berbagai macam
60
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
alasan lainnya. Awalnya mungkin ini hanya merupakan ‘jembatan’ kepada maba untuk memberikan informasi tentang perkuliahan bagaimana, apa-apa saja yang harus dipersiapkan, dan sebagainya. Seiring berjalannya waktu, ini bukan lagi menjadi ‘jembatan’, melainkan sebuah ‘wadah’ di mana kita bisa mengeksplorasi diri kita lebih jauh lagi. Dari ‘wadah’ ini kita bisa mendapatkan hal-hal seperti keluarga, organisasi, dan tentunya pengetahuan tentang Buddhis. Dari KMBUI ini, kita bisa menemukan keluarga baru, keluarga yang bisa benar-benar mendukung, membantu, dan merangkul kita saat kita sedang mengalami kesusahan. Di saat kita jauh dari rumah untuk menggapai mimpi dan cita-cita, kita tetap bisa merasakan hangatnya keluarga. Di saat kita sedang membutuhkan teman untuk bercerita keluh kesah kita, kita bisa menemukannya di keluarga ini. Di saat kita ingin merasakan kebahagiaan saat ulang tahun, keluarga ini selalu ada baik dalam memberi ucapan ataupun merayakannya bersama kita.
PARAVISION
Keluarga ini yang akan menemani harihari kita selama kita berjuang keras untuk masa depan kita. Beranjak dari keluarga, hal tentang skill organisasi juga bisa dipelajari di KMBUI ini. KMBUI menyediakan berbagai macam departemen yang bisa dijadikan sarana untuk mengembangkan kemampuan kita dalam berorganisasi. Masing-masing departemen juga memiliki fokus program kerja yang beragam sesuai minat kita. Untuk mahasiswa tingkat pertama, mereka bisa mendaftar sebagai staf dari setiap departemen. Mahasiswa tingkat kedua bisa menjadi Kepala Departemen ataupun Wakil Kepala Departemen yang membimbing mahasiswa-mahasiswa tingkat pertama. Selanjutnya, untuk menjadi Ketua Umum dan BPH adalah hal yang mungkin bagi mahasiswa tingkat ketiga. Bisa kita lihat bahwa setiap tahunnya selalu ada wadah untuk kita bisa berkontribusi di KMBUI. Untuk hal pemahaman mengenai Buddhisme, banyak dari kita yang memiliki latar belakang sekolah nonBuddhis namun sebenarnya beragama Buddha. Dalam hal ini, artinya kita tidak pernah mendalami apa yang kita yakini selama hidup, atau bahkan tidak pernah sama sekali mempelajari hal tersebut sebelumnya. Di KMBUI, kita bisa mempelajarinya secara mendalam dan menyeluruh. Tidak masalah untuk mulai mempelajarinya dari awal asalkan
adanya niat yang kuat dari dalam diri kita untuk lebih menjadi seorang Buddhis sejati. Banyak kegiatan rohani yang bisa kita ikuti dan sekalian dijadikan ladang untuk berbuat karma baik. Bagi kalian yang menjadi bagian dari keluarga yang memberikan kehangatan ataupun menerima kehangatan itu sendiri, staf, KaDept, WaKaDept, BPH, Ketum, dan orang-orang yang mempelajari Buddhis, sadarkah kita dengan hal sepele di awal kehidupan perkuliahan kita, kita bisa mendapatkan banyak sekali hal-hal tak terduga seperti saat ini? Sadarkah bila apa yang kita dapatkan sekarang itu sebagai akibat dari ‘ketidaksengajaan’ itu? Apabila saat itu kita tidak membuka diri pada kesempatan yang ada di depan mata kita saat itu, kita mungkin tidak akan memiliki apa yang kita miliki hari ini, dan kita mungkin tidak akan berada di posisi di mana kita berdiri hari ini. Jika kita tidak berada dalam komunitas KMBUI, apakah kita akan memiliki teman yang sehangat keluarga, apakah kita akan memiliki kemampuan memimpin dalam organisasi, dan yang paling penting, apakah kita bisa memahami dan meyakini apa yang kita sebut sebagai seorang Buddhis selama kita hidup? Berterima kasihlah atas apa yang sudah kita dapatkan dalam kehidupan ini, sekecil apapun itu. Karena tanpa sesuatu yang kecil itu, tidak akan ada hal besar yang akan terjadi. (FAN/MAR)
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
61
PARATAMA
Ke Mana
Uangmu? oleh Kevin (Arsitektur 2009)
P
unya banyak uang? Jika iya, apa yang akan kamu lakukan dengan uang itu? Investasi? Kenapa tidak! Investasi adalah salah satu kegiatan yang menguntungkan. Tapi investasi ke mana? Apakah kamu pernah terpikir untuk mencari tentang kekayaan atau orang kaya di Google? Saya pernah mengetik kata ‘The Richest Man’ dan salah satu link yang muncul pada halaman Google saya adalah artikel mengenai Warren Buffet, salah satu orang terkaya di dunia.
Melalui artikel yang saya temukan, pada saat itu saya belajar bahwa untuk menjadi orang kaya, investasi adalah jalan yang paling cepat dan menguntungkan. Saya akan menaruh uang saya untuk asuransi, saya juga akan bertaruh dalam pertarungan saham dan saya yakin uang saya akan berlipat ganda jumlahnya dalam waktu singkat karena bila dilihat dari kenyataan yang ada, banyak orang yang berhasil dengan cara tersebut. Kemudian, saya membaca kutipan Warren Buffet: “Invest as much of yourself as you can, you are your own biggest asset so far.� Ungkapan itu sekejap mengubah pikiranpikiran saya sebelumnya. Mengapa saya harus meletakkan uang saya di dompet orang lain ketika ternyata saya sendiri merupakan aset paling berharga yang bisa saya miliki. Warren Buffet pernah menjelaskan bahwa ada tiga hal penting yang harus dilakukan yaitu menjadi selalu sehat dalam pikiran, jasmani, dan iman. Beliau menyebut ketiga hal tersebut sebagai penunjang terbaik untuk perkembangan diri, cara terbaik untuk berinvestasi, serta penyesalan yang tidak akan pernah datang. Lalu, bagaimana caranya mengembangkan kualitas pikiran? Membaca adalah cara paling mudah. Banyak buku yang dapat memberikanmu pengetahuan, kebijaksanaan, dan nilai-nilai moral yang penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Saat dulu sekolah, mungkin ada banyak buku di sekolah
62
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
dan banyak pembimbing, bila kamu tidak sering membaca semasa sekolah, tidak ada kata terlambat untuk belajar. Gunakanlah uangmu untuk membeli buku-buku yang bermanfaat, baik dari segi pengembangan pikiran, kesehatan, atau mungkin spiritualitas. Selain itu, kamu juga bisa menulis sebuah tulisan untuk membantumu dalam melihat kembali apa saja yang sudah kamu pelajari. Sehat dalam jasmani secara harafiah berarti harus menjaga diri agar tidak mudah diserang penyakit. Caranya sederhana, dengan olahraga secara rutin, makan dan minum secara teratur, serta tidur cukup. Hal-hal tersebut merupakan langkah pertama yang sangat efektif dalam menghindari penyakit. Rasa bahagia juga penting dalam mempertahankan kesehatan tubuh, pikiran yang jauh dari kenegatifan akan memberikan dorongan secara tidak langsung terhadap aktivitas tanpa beban.
PARATAMA Penyakit dalam
akan menjadi penghalang perkembangan diri.
Lalu, apa yang bisa diberikan iman kepadamu? Sangatlah mulia bila kamu berpikir untuk menjadi orang suci, tetapi kesucian tidaklah hanya disimbolkan dengan jubah. Banyak hal sederhana yang bisa kamu lakukan dalam pengembangan spiritualitas. Cobalah berterima kasih dengan senyum tulus ketika menerima bantuan sekecil apa pun. Ketulusan dalam memberikan rasa syukur merupakan satu bentuk dasar yang dapat membantumu dalam mengembangkan spiritualitas. Relakanlah sedikit kepunyaanmu untuk kepentingan orang lain,ada banyak organisasi sosial yang mewadahi orang tak mampu, berpartisipasilah dan ciptakan sebuah budaya ringan
tangan untuk dirimu sendiri. Kemudian, berdoalah untuk menumbuhkan rasa keyakinan. Manusia pada umumnya senang untuk membandingkan kesuksesan mereka dengan harta yang mereka miliki. Semakin banyak yang kau miliki, semakin sukses dirimu. Tanyakanlah kepada dirimu sendiri, apakah hal tersebut benar? Bila kamu memiliki uang yang tak akan pernah habis, tapi tidak tahu bagaimana cara menggunakannya, kamu bukanlah orang sukses. Kamu bertanggung jawab terhadap dirimu sendiri, berinvestasilah untuk pengembangan dirimu sendiri. Bila kamu tidak melakukannya sendiri, siapa yang akan melakukannya untukmu? (VIN/AND)
THE BUTTERFLY EFFECT
PARAMITA
63
Selamat Hari Trisuci Waisak 2561 Janganlah berbuat jahat, Perbanyaklah perbuatan baik, Sucikan hati dan pikiran; Inilah ajaran para Buddha - Dhammapada ayat 183
RUJAK 2002
Terima Kasih kepada:
Para Kontributor dan Donatur PARAMITA Kikim Susilawati Luana Anastasia Raharjo Tjan dan Keluarga Toby Rufeo Vincent Sanjaya NN
200 k 100 k 50 k 100 k 50 k 200 k
Berdana akan membawa hasil, apabila kita merasakan tiga jenis perasaan murni: Mereka bergembira sebelum pemberian itu diberikan, Memberi dengan penuh rasa hormat dan merasakan kesenangan setelahnya. Itulah pemberian yang sempurna
64
PARAMITA
THE BUTTERFLY EFFECT
mengucapkan
Selamat Hari Trisuci
Waisak 2561 sabbe satta bhavantu sukhitatta
download e-PARAMITA edisi-edisi sebelumnya di: kmbui.ui.ac.id/download