Skip to main content

Paskah Sejati

Page 1


Sejati Paskah

Paskah Sejati

Apa reaksi Anda ketika melihat foto dari suatu pantai putih yang menakjubkan dalam selembar brosur wisata atau foto seorang aktor tua yang masih terlihat awet muda pada suatu majalah? Apakah Anda berpikir bahwa foto-foto itu sesuatu yang mustahil, sesuatu yang ‘terlalu indah untuk menjadi kenyataan’? Bagaimana dengan gambar di sampul depan pamflet ini?

Sejak dekade 1980-an ketika Knoll bersaudara mengembangkan program komputer PhotoshopÂź, foto pun tidak lagi bisa dipercaya. Dalam dunia digital saat ini, kenyataan bisa dengan mudah dimanipulasi. Noda bisa dihilangkan dan bagian foto yang rusak bisa diperbaiki atau diganti. Namun manipulasi ini tidak hanya terjadi dalam dunia fotografi!

Bagi banyak orang, Paskah identik dengan anak ayam yang menetas, kelinci Paskah, dan telur cokelat. Walaupun baik, semua itu merupakan manipulasi yang menggeser arti Paskah yang sejati.

Pada pagi hari di Paskah pertama, para wanita yang membawa rempah-rempah untuk mengurapi mayat Yesus telah menemukan kubur-Nya itu kosong. Ketika pertama kalinya mereka menceritakan hal itu, murid-murid Yesus tidak mempercayai mereka. Kabar itu terdengar mustahil! Namun kenyataan dari kebangkitan Yesus telah mengubah hidup para murid dan juga memberi dampak besar bagi hidup kita. Inilah yang harus menjadi fokus dari perayaan Paskah kita.

Ketika Anda menikmati renungan-renungan pilihan dari Santapan Rohani ini, kami percaya Anda akan menemukan arti Paskah yang sejati dan mengalami kenyataan dan kaitan dari kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus bagi hidup Anda.

Hari ke-1

Selamat Natal!

Bacaan Alkitab Hari Ini

Yohanes 3:13-18

Ketika berjalan memasuki gereja

pada suatu pagi di hari Paskah, saya bertemu seorang teman dan memberinya salam, “Selamat Natal!” Segera saya meralat ucapan saya. “Maksud saya, Selamat Paskah!”

“Kita tidak dapat merayakan Paskah tanpa kehadiran Natal,” jawab teman saya tadi sambil tersenyum.

Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.

Yohanes 11:25

Benar sekali! Tanpa Natal, tidak akan ada Paskah. Dan tanpa kebangkitan, hari Paskah akan sama saja seperti hari lainnya. Bahkan, kita mungkin tidak akan beribadah di gereja.

Natal dan Paskah adalah perayaan tahunan yang paling meriah bagi orang Kristen. Dalam Natal, kita merayakan inkarnasi (Allah mengambil rupa manusia dan datang ke dalam dunia). “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal . . .” (Yoh. 3:16).

Dalam Paskah, kita merayakan kebangkitan Yesus. “Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit!” kata malaikat (Luk. 24:6). Sejak permulaan zaman, kedua hari ini saling terkait erat dalam rencana besar Bapa. Yesus dilahirkan untuk mati bagi dosadosa kita dan menaklukkan maut agar kita dapat hidup.

Mana yang lebih penting? Natal—kelahiran sang bayi Yesus? Atau Paskah—kematian dan kebangkitan sang Anak Manusia, Anak Allah? Keduanya sama penting—dan keduanya adalah bukti nyata dari kasih Bapa bagi kita.

Selamat Natal! Dan Selamat Paskah! —CHK

Yesus Juruselamat tinggalkan surga, Karena kasih datang ke dunia jadi Hamba; Tanggalkan seluruh kemuliaan-Nya, Bawa keselamatan oleh iman dalam nama-Nya. —Hess

Seperti dua sisi mata uang, Natal dan Paskah tak dapat terpisahkan.

Hari

ke-2

Tertikam Bagiku

Bacaan Alkitab Hari Ini

Yesaya 53

Seorang pria yang sangat terusik dengan dosanya sedang memimpikan sesuatu yang terbayang begitu nyata. Dalam mimpinya ia melihat Yesus dicambuk dengan keji oleh seorang serdadu. Ketika ujung cambuk yang berduri mendera punggung Kristus, pria itu merasa ngeri, karena cambuk keji itu meninggalkan luka menganga yang mengerikan pada badan-Nya yang bengkak dan berdarah. Ketika serdadu itu mengangkat tangannya untuk mencambuk lagi, pria itu segera maju untuk menghentikannya dan serdadu itu menoleh ke arahnya. Pria yang bermimpi itu terkejut karena ia sedang menatap wajahnya sendiri!

Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita.

YesaYa 53:5

Pria itu pun terbangun dengan keringat dingin, menyadari bahwa dosanya telah mengakibatkan hukuman yang memilukan terhadap Juruselamat. Ketika membayangkan penderitaan Kristus, ia teringat Yesaya 53:5, “Dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepada-Nya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.”

Sungguh luar biasa, Tuhan Yesus Kristus menderita dan mati untuk menebus dunia berdosa yang terhilang! Dia tertikam oleh pemberontakan kita. “Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri”, tetapi terpujilah Allah karena, “Tuhan telah menimpakan kepadaNya kejahatan kita sekalian” (Yes. 53:6).

Di satu sisi, Jumat Agung adalah hari terkelam dalam sejarah manusia. Namun karena pengorbanan Yesus bagi kita, salib merupakan kemenangan terbesar di segala abad! —HGB

Tertikam bagiku, tertikam bagiku, Di atas salib sana Dia tertikam untukku; Dihapuskan pelanggaranku, kini bebaslah aku, Semua karena Yesus telah tertikam bagiku. —Ovens

Kristus diserahkan karena dosa kita agar kita bisa dilepaskan dari dosa kita.

Apakah Anda menerima manfaat

dari bacaan ini? Berikan tanggapan

dan usul Anda di sini.

KOMENTAR

BACA ARTIKEL LAIN

Jika Anda ingin menerima

Seri Pengharapan Hidup terbaru secara rutin

atau ingin membagikan materi ini kepada orang lain, silakan:

Daftar di sini

Hari ke-3

Sungguh Tuhan Telah Bangkit!

Bacaan Alkitab Hari Ini

Lukas 24:13-27

Yesus hidup! Dua orang yang

berjalan dari Emaus dan baru saja menjamu di rumah mereka sang

Juruselamat yang telah bangkit kini disambut para murid dengan kabar bahwa Tuhan sudah tidak ada lagi di kubur-Nya (Luk. 24:29-34).

Sesungguhnya Tuhan telah bangkit dan telah menampakkan diri kepada Simon.

LUKas 24:34

Alangkah aneh kalau berita kebangkitan Yesus masih dianggap sebagai hal yang mengejutkan. Dia telah mengatakan kepada mereka berulang kali bahwa Dia akan bangkit pada hari ketiga (Mat. 26:61; Mrk. 8:31; Yoh. 2:19). Namun ketika Yesus disalibkan, para murid-Nya dirundung kemurungan dan keputusasaan, meski mereka seharusnya dengan penuh harap dan sukacita menantikan kebangkitan-Nya.

Hari kebangkitan Yesus adalah hari yang penuh sukacita dan kemenangan! Namun pada hari itu, perasaan murung dan sedih masih menyelimuti para murid sebelum mereka menyadari bahwa Yesus telah bangkit. Injil Markus mengatakan bahwa mereka “berkabung dan menangis” (Mrk. 16:10), padahal seharusnya mereka bersukacita.

Kebangkitanlah yang memberi makna pada salib. Kematian Kristus itu sendiri memang kabar buruk, tetapi hal itu menjadi kabar baik jika dikaitkan dengan kebangkitan-Nya dari kematian. Mengapa demikian? Yesus telah menanggung dosa kita di Kalvari. Kebangkitan-Nya adalah jaminan bahwa karya-Nya telah sempurna. Allah telah dipuaskan, dan Dia menunjukkan kepuasan-Nya itu dengan membangkitkan Yesus dari kubur (Kis. 13:32-33).

Haleluya! Tuhan sungguh telah bangkit! —MRD Kristus bangkit! Soraklah: Haleluya! Bumi, sorga bergema: Haleluya! Berbalasan bersyukur Haleluya!

Muliakan Tuhanmu! Haleluya! —Wesley (Kidung Jemaat, No. 188)

Hiduplah seolah-olah Kristus mati kemarin, bangkit di pagi ini, dan akan datang kembali besok!

Hari ke-4

Pengharapan Yang Pasti

Bacaan Alkitab Hari Ini

1 Korintus 15:12-20

Mantan kanselir Jerman Barat, Konrad Adenauer, berkata: “Jika Yesus Kristus sungguh hidup, ada pengharapan bagi dunia. Jika tidak, saya tak melihat seberkas pun sinar pengharapan bagi manusia.” Ia berkata, “Saya percaya kebangkitan Kristus adalah salah satu fakta sejarah yang paling terbukti kebenarannya.”

Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orangorang yang telah meninggal.

1 KoRinTUs 15:20

Kebangkitan Kristus dan kebangkitan kita saling berkaitan. Demikianlah pemikiran Paulus dalam 1 Korintus 15. Jika Kristus tidak bangkit, apa yang terjadi? Pemberitaan yang sia-sia (ay.14), kesaksian dusta (ay.15), kepercayaan yang siasia (ay.17), dosa tak diampuni (ay.17), tidak ada kehidupan setelah kematian (ay.18), dan musnahnya pengharapan (ay.19).

Namun Kristus benar-benar bangkit dari kubur. Paulus menegaskan bukti kebangkitan Kristus (ay.1-11). Ia menuliskan banyaknya saksi terpercaya yang melihat Tuhan yang telah bangkit: Petrus (ay.5), 500 orang (ay.6), semua rasul (ay.7), dan Paulus sendiri (ay.8).

Ketika Socrates, sang filsuf Yunani, terbaring sekarat, teman-temannya bertanya, “Apakah kita akan hidup lagi?” Ia hanya berkata, “Mudah-mudahan.” Sebaliknya, pada malam sebelum seorang penulis dan penjelajah, Sir Walter Raleigh dipenggal kepalanya, ia menulis dalam Alkitabnya, “Dari bumi ini, kubur ini, debu ini, Allahku akan membangkitkanku.”

Jika kita percaya Kristus adalah Juruselamat kita, kita takkan berkata, “Mudah-mudahan” tentang kebangkitan kita. Kebangkitan Yesus memberi kita pengharapan yang pasti. —DJD Nantikan bersyukur, Sang Hakim semesta, Yang datang menjemput, Semua hamba-Nya. —Wesley (Kidung Jemaat, No. 224)

Kebangkitan Kristus adalah jaminan kebangkitan kita.

Apakah Yesus Eksklusif?

Bacaan Alkitab Hari Ini

Yohanes 14:1-12

Saya pernah menyaksikan Anne

Graham Lotz, putri dari Billy Graham, di acara bincang-bincang. Pembawa acara bertanya, “Apakah

Anda termasuk orang yang percaya bahwa Yesus adalah satu-satunya jalan eksklusif ke surga?” Ia menambahkan, “Tahukah Anda, betapa marahnya orang di masa kini mendengar pernyataan itu.”

Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

Yohanes 14:6

Tanpa ragu Anne menjawab, “Yesus tidaklah eksklusif. Dia mati supaya siapa saja dapat datang kepada-Nya untuk diselamatkan.”

Sungguh jawaban yang hebat! Kekristenan bukanlah perkumpulan eksklusif yang terbatas bagi segelintir kalangan elit yang sempurna. Sebaliknya, siapa saja akan diterima—tanpa membedakan warna kulit, golongan, atau pekerjaan mereka.

Meski sangat indah, pernyataan Kristus di Yohanes 14:6 bahwa Dialah satu-satunya jalan kepada Allah akan membuat orang tersinggung. Namun, Yesus tetaplah satu-satunya jalan— tidak ada jalan lain. Kita semua berdosa di hadapan Allah dan tidak dapat menyelamatkan diri sendiri. Dosa harus diatasi. Yesus, Allah yang menjadi daging, mati untuk membayar upah dosa kita lalu bangkit dari kematian. Tidak ada pemimpin agama lain yang dapat memberikan apa yang Yesus tawarkan melalui kemenangan-Nya atas dosa dan maut.

Injil Kristus memang menyinggung perasaan beberapa orang, tetapi itulah kebenaran indah yang menyatakan bahwa Allah begitu mengasihi kita hingga Dia bersedia datang ke dunia dan mengatasi masalah terbesar kita—dosa. Selama dosa menjadi sumber masalah, dunia ini masih butuh Yesus! —JMS Tak seorang pun bisa masuk surga, Karena banyaknya dosa menghalangi; Karena Allah yang penuh kasih mengutus Yesus, Hanya Dia yang bisa membayar utang dosa. —D. De Haan

Terimalah kabar baik ini: Yesus adalah Juruselamat yang tidak eksklusif. Hari ke-5

Terimalah Secara Pribadi

Sikap apa yang akan menandai akhir hidup Anda? Damai sejahtera atau putus asa?

Di penghujung hidupnya, seorang miliuner bernama Jay Gould meratap, “Akulah orang yang paling menderita di bumi.” Bahkan orang yang paling sukses—sebesar apa pun pencapaian mereka—akan kehilangan seluruh keindahan hidup, jika mereka mati tanpa pernah percaya kepada Yesus Kristus. Mati tanpa menerima Yesus sebagai Juruselamat berarti menghadapi akhir yang paling menyedihkan, yakni keabadian tanpa pengharapan.

Dalam kasih-Nya, Allah ingin supaya kita menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat kita dan masuk dalam suatu persekutuan yang teguh abadi bersama-Nya. Yesus sendiri berkata kepada kita, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yoh. 3:16). Allah memberi kita jaminan bahwa kematian takkan memisahkan kita dari-Nya, melainkan akan membawa kita ke dalam hadirat-Nya jika kita percaya bahwa Yesus telah menebus hukuman atas dosa kita. Persekutuan dengan Allah dimulai dengan doa yang jujur. Anda mungkin ingin menggunakan kata-kata Anda sendiri atau Anda bisa berdoa seperti ini: Allah, ampuni aku karena aku sering menolak dan mengabaikan-Mu dalam hidupku. Dengan sepenuh hati aku berterima kasih kepada-Mu karena Yesus telah mati untuk menebus dosaku. Terima kasih karena melalui Yesus, aku bisa mengenal-Mu. Aku menerima pengampunan penuh dan hidup kekal yang Engkau tawarkan kepadaku. Tolong aku untuk mempercayai Yesus dengan segenap hidupku sejak saat ini.

Jika doa ini merupakan ungkapan yang jujur dari hati Anda, yakinlah bahwa Anda telah masuk ke dalam suatu persekutuan pribadi dengan Allah!

Kami mendorong Anda untuk mulai beribadah di suatu gereja dan menceritakan kepada pendeta di sana tentang keputusan Anda.

Our Daily Bread Ministries

PO Box 15, Kilsyth, VIC 3137, Australia

Our Daily Bread Ministries

Tel: (+61-3) 9761-7086, australia@odb.org

PO Box 15, Kilsyth, VIC 3137, Australia

Tel: (+61-3) 9761-7086, australia@odb.org

Our Daily Bread Ministries Ltd

Our Daily Bread Ministries Ltd

PO Box 74025, Kowloon Central Post Office, Kowloon, Hong Kong

PO Box 74025, Kowloon Central Post Office, Kowloon, Hong Kong

Tel: (+852) 2626-1102, Fax: (+852) 2626-0216, hongkong@odb.org

Apakah Anda ingin tahu lebih banyak

ODB Indonesia

Tel: (+852) 2626-1102, Fax: (+852) 2626-0216, hongkong@odb.org

ODB Indonesia

PO Box 2500, Jakarta 11025, Indonesia

tentang Yesus, apa yang telah

PO Box 2500, Jakarta 11025, Indonesia

Tel: (+62-21) 2902-8950, Fax: (+62-21) 5435-1975, indonesia@odb.org

Daily Bread Co. Ltd

Daily Bread Co. Ltd

PO Box 46, Ikoma Nara 630-0291, Japan

PO Box 46, Ikoma Nara 630-0291, Japan

disediakan-Nya untuk Anda, dan bagaimana Anda dapat mengenal-Nya?

Tel: (+62-21) 2902-8950, Fax: (+62-21) 5435-1975, indonesia@odb.org

Tel: (+81-743) 75-8230, Fax: (+81-743) 75-8299, japan@odb.org

Tel: (+81-743) 75-8230, Fax: (+81-743) 75-8299, japan@odb.org

Our Daily Bread Berhad

Our Daily Bread Berhad

PO Box 86, Taman Sri Tebrau, 80057 Johor Bahru, Malaysia

PO Box 86, Taman Sri Tebrau, 80057 Johor Bahru, Malaysia

Tersedia buklet berjudul Kisah tentang Pengharapan, yang dapat lebih jauh

Tel: (+060-7) 353-1718, Fax: (+060-7) 353-4439, malaysia@odb.org

Tel: (+060-7) 353-1718, Fax: (+060-7) 353-4439, malaysia@odb.org

Our Daily Bread Ministries PO Box 303095, North Harbour, Auckland 0751, New Zealand

Our Daily Bread Ministries

memperkenalkan tentang Yesus kepada

Tel: (+64-9) 444-4146, newzealand@odb.org

PO Box 303095, North Harbour, Auckland 0751, New Zealand

Tel: (+64-9) 444-4146, newzealand@odb.org

Anda. Buklet ini dapat Anda peroleh tanpa dikenakan biaya. Silakan menghubungi kami untuk mendapatkannya atau memindai QR-code ini dengan ponsel Anda untuk membaca materinya secara online.

Our Daily Bread Ministries Foundation PO Box 47-260, Taipei 10399, Taiwan R.O.C. Tel: (+886-2) 2585-5340, Fax: (+886-2) 2585-5349, taiwan@odb.org

Our Daily Bread Ministries Foundation

PO Box 47-260, Taipei 10399, Taiwan R.O.C.

Tel: (+886-2) 2585-5340, Fax: (+886-2) 2585-5349, taiwan@odb.org

Our Daily Bread Ministries Thailand PO Box 35, Huamark, Bangkok 10243, Thailand Tel: (+66-2) 718-5166, Fax: (+66-2) 718-6016, thailand@odb.org

Our Daily Bread Ministries Thailand

Our Daily Bread Ministries Asia Ltd

PO Box 35, Huamark, Bangkok 10243, Thailand

5 Pereira Road, #07-01 Asiawide Industrial Building, Singapore 368025

Tel: (+66-2) 718-5166, Fax: (+66-2) 718-6016, thailand@odb.org

Tel: (+65) 6858-0900, Fax: (+65) 6858-0400, singapore@odb.org

Our Daily Bread Ministries Asia Ltd

5 Pereira Road, #07-01 Asiawide Industrial Building, Singapore 368025

Tel: (+65) 6858-0900, Fax: (+65) 6858-0400, singapore@odb.org

Anda juga dapat mengakses santapanrohani.org

untuk melihat materi cetak maupun materi digital yang kami terbitkan.

Ingin lebih mengenal Tuhan?

Ingin lebih mengenal Tuhan?

Bacalah firman-Nya dengan bantuan renungan

Bacalah firman-Nya

dengan bantuan renungan

Santapan Rohani

Santapan Rohani

Pilihlah media yang sesuai untuk Anda.

Pilihlah media yang sesuai untukAnda.

CETAK

CETAK

Menerima edisi cetak secara triwulan.

Menerima edisi cetak secara triwulan.

E-MAIL

E-MAIL

Menerima e-mail secara harian.

Menerima e-mail secara harian.

HUBUNGI KAMI:

HUBUNGI KAMI:

APLIKASI

APLIKASI

Our Daily Bread/ Santapan Rohani di Android & iOS.

Our Daily Bread/ Santapan Rohani di Android & iOS.

+62 21 2902 8950 +62 815 8611 1002 +62 878 7878 9978

+62 21 2902 8950

+62 815 8611 1002 +62 878 7878 9978

Santapan.Rohani indonesia@odb.org santapanrohani.org ourdailybread.org/locations/

Santapan.Rohani indonesia@odb.org santapanrohani.org

Materi kami tidak dikenakan biaya. Pelayanan kami didukung oleh persembahan kasih dari para pembaca kami.

ourdailybread.org/locations/

Materi kami tidak dikenakan biaya. Pelayanan kami didukung lewat persembahan kasih dari para pembaca kami.

Materi kami tidak dikenakan biaya. Pelayanan kami didukung oleh persembahan kasih dari para pembaca kami.

Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Paskah Sejati by Our Daily Bread Ministries - Issuu