Skip to main content

Gol Penentu

Page 1


GOL PENENTU

Gol Penentu

Pele menyebut sepakbola sebagai “permainan yang indah” dan jutaan orang di dunia ini seakan setuju dengannya. Sepak bola sungguh dapat memikat imajinasi dan membangkitkan semangat mereka yang menggemari bola.

menebak siapa yang akan menang, apa yang mungkin dan akan

Dari tanggal 11 Juni sampai 11 Juli 2010, setiap mata penggemar sepak bola akan tertuju ke Afrika Selatan, tempat berlangsungnya suatu peristiwa yang disebut banyak pengamat sebagai “pertunjukan terhebat di dunia”. Dimulai dengan pertandingan Afrika Selatan melawan Meksiko di Johannesburg, kita akan terbawa dalam serunya pertandingan demi pertandingan yang berlangsung. Setiap hari, kita akan menebak siapa yang akan menang, apa yang mungkin dan akan terjadi, skor yang dibutuhkan untuk lolos ke babak berikutnya, dan apa yang perlu dilakukan oleh sebuah tim agar tampil lebih baik. Jutaan orang akan mendukung tim dari negaranya atau tim favoritnya untuk meraih gelar juara dunia.

RBC Ministries ingin menolong Anda memiliki fokus sepanjang kejuaraan ini berlangsung. Dalam pamflet ini, ada lima renungan singkat yang berkaitan dengan kejuaraan ini. Renungan-renungan ini dipilih untuk memperlihatkan pada Anda bahwa di atas tujuan meraih gelar juara dunia, ada satu tujuan utama yang melebihi segalanya, dan itu hanya ditemukan di dalam Yesus Kristus. Mari luangkan waktu setiap hari untuk membaca artikel yang tersedia, dan renungkanlah. Temukanlah hikmat dari Alkitab yang dapat mengubah hidup Anda, sebagaimana hikmat ini telah mengubah hidup banyak orang.

Kami berharap Anda menikmati bahan renungan ini dan meraih tujuan utama itu, yang menjadi gol penentu dalam hidup Anda. RBC Ministries menerbitkan buku renungan Santapan Rohani dan beragam materi yang didasarkan pada Alkitab. Bila Anda ingin menerima Santapan Rohani secara rutin, silakan mengisi formulir permohonan yang tersedia dan mengirimkannya kembali kepada kami.

© 2010 RBC Ministries • Naskah dilindungi oleh Hak Cipta.

Petikan ayat-ayat Alkitab dikutip dari ALKITAB, Terjemahan Lembaga Alkitab Indonesia © LAI 2003

Hari 1

Dunia Baru

Baca:

Kejadian 1:1, 24-30

AdaPada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. —Kejadian 1:1

orang-orang yang memiliki pengaruh teramat besar dalam halhal tertentu. Salah satu orang tersebut adalah Jules Rimet. Ia adalah pria Perancis yang menjadi pencetus Piala Dunia pertama yang diselenggarakan di Uruguay pada tahun 1930. Selama 24 tahun berikutnya, ia tetap memegang peranan penting dalam kejuaraan ini dan melihat perkembangannya menjadi salah satu peristiwa olahraga terbesar di dalam kalender dunia. Bahkan, piala pertama kejuaraan ini dinamai sesuai namanya sebagai bentuk penghargaan atas kesaksian abadi dari prakarsa yang dicetuskannya.

Dunia, tempat di mana kita hidup, memberikan kesaksian yang lebih agung daripada yang diberikan oleh

Piala Dunia pertama tadi. Seluruh ciptaan merupakan bukti dari kuasa dan kebaikan Allah kita Sang Pencipta. Dalam kitab Kejadian pasal 1, kita dapat melihat bahwa Allah menciptakan siang dan malam (ay.4-5). Allah juga menciptakan laut dan langit (ay.6-8), tanah yang kita injak dan segala jenis tanaman yang tumbuh di atasnya (ay.9-13). Allah menciptakan bintangbintang di langit (ay.14-19), burung di udara dan ikan di lautan (ay.20-24), serta juga menciptakan hewan di darat, lalu Anda dan saya (ay.24-30).

Allah menciptakan setiap hal yang ada di alam semesta sampai yang paling kecil dan Dia hanya memerlukan waktu selama 6 hari! Kuasa, inisiatif, dan kebaikan Allah yang sedemikian rupa menunjukkan dengan jelas kepada kita tentang karakter Allah yang telah menciptakan dunia ini. Seluruh ciptaan menyerukan tentang keberadaan Allah kita yang agung. Marilah kita juga melakukan hal yang sama. —Jon Lindsay

Seluruh alam menceritakan kebesaran Allah, Sang Pencipta.

Hari 2

Jalan-nya

Baca: 1 Korintus 6:9-11

Tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? —1 Korintus 6:9

Pengalaman Piala Dunia pertama yang diikuti David Beckham pada tahun 1998 telah berakhir dengan kekecewaan. Dalam pertandingan melawan tim Argentina, Beckham mendapatkan kartu merah dari wasit Kim Neilsen. Tanpa keberadaan dirinya, tim Inggris kalah dalam adu penalti. Beckham disalahkan oleh banyak penggemarnya dan juga oleh media karena kekalahan itu.

Pada bulan Maret 1999, Diego Simeone mengaku bahwa ia berpurapura mengalami cedera agar Beckham dikeluarkan dari pertandingan.

Simeone berkata, “Anggap saja wasit itu telah masuk jebakan. Untungnya aku lebih cerdik. Dengan pura-pura terjatuh, aku mendorong wasit untuk segera mengeluarkan kartu merah. Sebenarnya tidak terjadi pelanggaran keras; hanya suatu hentakan ringan yang tak bertenaga, dan mungkin hanya reaksi berdasarkan naluri saja.” Sangat disayangkan, para pemain seringkali berpura-pura dicurangi dan pura-pura mengalami cedera. Mereka mengetahui semua peraturan yang berlaku, tetapi mereka melanggarnya, jika itu membawa keuntungan bagi diri mereka sendiri tanpa memikirkan dampaknya bagi orang lain. Alkitab menjelaskan kepada kita tentang peraturan-peraturan Allah, keharusan kita untuk menaati semua peraturan itu, dan bagaimana kita menjalani hidup menurut jalan-Nya, dan bukan jalan kita sendiri. Sudah menjadi sifat alami kita untuk berniat curang demi keuntungan diri sendiri, dan melakukan segala sesuatu seturut dengan jalan kita sendiri. Alkitab menyebutnya sebagai dosa dan Allah tidak dapat menerima sikap itu. Jika kita tidak bersedia untuk menerima otoritas-Nya dan tidak mau berubah, kita tidak akan pernah dekat dengan Allah. Dia menyerahkan pilihan itu pada kita. —Kevin Gregory

Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut. —Amsal 16:25

Apakah Anda menerima manfaat

dari bacaan ini? Berikan tanggapan

dan usul Anda di sini.

KOMENTAR

BACA ARTIKEL LAIN

Jika Anda ingin menerima

Seri Pengharapan Hidup terbaru secara rutin

atau ingin membagikan materi ini kepada orang lain, silakan:

Daftar di sini

Hari 3

TuJuan uTama

Baca:

Markus 1:32-38

PadaJawab-Nya, “Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang.” —Markus 1:38

musim panas tahun ini, para pemain sepakbola terbaik di dunia akan bertemu di Afrika Selatan untuk bertanding demi meraih gelar juara dunia. Ajang ini akan menampilkan ketangguhan yang mengagumkan, kehebatan individu, dan kegigihan tekad. Bagi sejumlah pemain, ini adalah pertama kalinya mereka ikut bertanding di suatu perhelatan besar, dan mudah bagi para pemain baru ini untuk kehilangan fokus tentang tujuan mereka sebenarnya. Popularitas dapat mengaburkan penilaian mereka dan nafsu diri untuk menjadi terkenal bisa menghambat jalan mereka untuk mencapai tujuan yang sebenarnya, yaitu mendapatkan Piala Dunia.

Pada saat Yesus hidup di dunia, Dia menarik perhatian begitu banyak orang, dan hal ini berlangsung terus-terusan. Ketenaran dan popularitas-Nya sungguh luar biasa, demikian juga kuasa-Nya (Mrk. 1:34)! Seluruh penduduk kota biasanya datang berbondong-bondong untuk meminta kesembuhan dari Yesus, atau sekadar untuk bertemu denganNya (ay.32). Jika Yesus hanyalah manusia biasa, kemungkinan sangat mudah bagi-Nya untuk mengalihkan pandangan dari misi utama-Nya, yaitu mati di kayu salib sehingga kita dapat menerima pengampunan dari Allah.

Namun, pandangan Yesus kepada tujuan utama-Nya tidak tergoyahkan. Dia tahu bahwa tugas-Nya adalah hal terpenting yang dibutuhkan oleh dunia. Dan Dia tahu pentingnya mengabarkan firman-Nya (ay.38).

Hanya dengan mendengar, memahami, dan menerima firman Allah, yaitu Injil, kita dapat menerima pengampunan atas dosa-dosa kita. Yesus telah melakukan segala yang perlu supaya Anda dapat mendengar firman-Nya. Sudahkah Anda memberikan respons kepada-Nya? —Jon Lindsay

Tujuan utama Yesus sejak awal adalah mati di kayu salib, untuk menebus dosa-dosa kita.

Hari 4

PengganTi yang SemPurna

Baca: Roma 5:6-11

Akan tetapi Allah menunjukkan kasihNya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. —Roma 5:8

Bencana melanda tim Italia di pertandingan ketiga mereka pada Piala Dunia 1998. Pada menit ke-4, Alessandro Nesta, salah seorang pemain bertahan terbaik mereka, mengalami cedera dan harus ditarik keluar. Syukurlah, ada seorang pemain cadangan bernama Giuseppe Bergomi. Dengan pengalaman 18 tahun bermain, 77 kali bermain bagi tim nasional dan menjadi salah satu pemain terbaik di sepanjang sejarah sepakbola Italia, pria yang dipanggil “Il Capitano” (Sang Kapten) ini merupakan pengganti yang tepat untuk Nesta. Pengalamannya yang kaya sekaligus keahliannya dalam bermain sepakbola telah menjadikan dirinya sebagai pemain yang tepat di saat yang tepat.

Alkitab menyatakan kepada kita tentang suatu penggantian yang senantiasa jauh lebih penting dan tepat waktu. Yesus Kristus menggantikan tempat kita untuk melakukan sesuatu yang tidak akan pernah dapat kita lakukan, yakni menyelamatkan hidup kita. Ketika Yesus dipakukan di kayu salib, Dia ada dalam posisi di mana kita seharusnya berada.

Dengan perkataan maupun perbuatan, kita telah mengatakan kepada Allah bahwa kita tidak menghendaki Dia untuk mengatur hidup kita. Itulah alasannya mengapa Alkitab menyebut kita sebagai orang yang “lemah”. Yesus sebenarnya tidak layak mati karena Dia tidak pernah berbuat dosa. Akan tetapi, “Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa” (Rm. 5:8).

Yesus adalah Pengganti yang sempurna. Yang perlu kita lakukan hanyalah menerima-Nya sebagai Juruselamat kita.

Ketika kita telah menerima-Nya, “kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus” (ay.1). —Jon Lindsay

Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita. —Roma 5:6

Hari 5

leBiH BerHarga

Dari Piala

Baca: Filipi 3:17-14

(Aku) berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. —Filipi 3:14

Ada32 tim akan bertanding dengan satu tujuan yang sama: meraih Piala Dunia. Piala itu terbuat dari emas dan tembaga, dengan tinggi 36 cm dan berat sekitar 5 kg. Sungguh hadiah yang sangat berharga!

Dalam kehidupan, kita juga dipanggil untuk menjalani hidup dengan mengejar suatu hadiah. Namun, hadiah yang kita kejar jauh lebih berharga daripada Piala Dunia! Hadiah itu bersifat kekal dan Yesus membayar harga yang teramat mahal demi menganugerahkan janji ini.

Pada malam sebelum disalibkan, Yesus berdoa, “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku” (Mat. 26:39).

Namun, dengan kasih yang tulus, kemudian Yesus berkata, “Tetapi janganlah seperti yang Kuhendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”

Rasul Paulus berkata, “Aku berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus” (Flp. 3:14). Paulus memfokuskan pengharapannya pada hadiah ini: upah yang kekal bersama dengan Allah. Lebih dari itu, Paulus juga yakin bahwa hadiah ini terpelihara aman karena ia menyebutnya “dalam Kristus Yesus.” Kita pun diberi hak untuk masuk ke surga, jika kita mempercayai Yesus sebagai Anak Allah dan Dia satu dengan Bapa.

Kebanyakan kita hanya dapat bermimpi untuk mendapatkan suatu piala seperti Piala Dunia. Namun, setiap dari kita dapat yakin bahwa kita telah menerima anugerah keselamatan dan kemudian hadiah surgawi kita, jika kita mempercayai Yesus yang telah menyediakan dengan pasti kediaman yang kekal bagi kita. —Chris Wale

Janganlah ragu akan hidup kekal yang Anda terima.

Terimalah Jadi Milik Anda Pribadi

Anda mungkin tersentuh dengan apa yang telah Anda baca selama beberapa hari ini dan ingin mengetahui lebih lanjut. Bahkan, Anda mungkin ingin memulai hidup bersama Yesus yang telah menebus diri Anda dan menjadikan-Nya sebagai Penguasa dalam hidup Anda sehari-hari.

Sylvinho, dari tim Manchester City dan Brazil, ingin berbagi kata-kata berikut ini dengan Anda:

Yesus Kristus mati bagiku dan bagi setiap orang yang membaca tulisan ini. Dia mati untuk memberi kita hidup baru, menolong kita kembali ke jalan Allah, dan mendamaikan kita dengan-Nya. Kita harus menyadari pengorbanan-Nya yang begitu besar. Tidak peduli siapa pun Anda; Anda dapat memberikan hati Anda kepada Yesus. Dia ingin menunjukkan jalan yang benar menuju kepada Allah. Apa pun masalah yang Anda hadapi, Allah sedang menanti Anda.

Hari ini dapat menjadi hari terpenting dalam hidup Anda, jika Anda memutuskan untuk menerima Yesus Kristus. Ini adalah sebuah keputusan yang maha penting—kembali ke jalan Allah dan melakukan kehendak-Nya karena Dia telah memberikan hidup-Nya bagi Anda. Aku mengundang Anda untuk menerima Yesus.

Maukah Anda menerima tantangan Sylvinho dan menerima Yesus? Jika ya, Anda dapat berdoa dengan kata-kata Anda sendiri atau menggunakan doa berikut ini:

Ya Allah, aku sadar bahwa aku telah menjalani hidupku tanpa mempercayai-Mu dan aku sungguh menyesal.

Terima kasih karena Engkau mengasihiku. Terima kasih karena Engkau telah memberikan Yesus untuk mati di kayu salib dan menebus pemberontakanku.

Dengan pertolongan-Mu, aku kini mau beriman kepada-Mu dan sepenuhnya percaya kepada Yesus sebagai Juruselamatku. Beri aku kekuatan supaya tidak lagi hidup menuruti caraku yang lama dan aku memperkenankan-Mu untuk mengendalikan hidupku.

Jika kalimat ini menggambarkan kerinduan hati Anda, Anda telah masuk ke dalam hubungan pribadi dengan Allah!

Kami mendorong Anda untuk mulai beribadah di suatu gereja dan menceritakan kepada mereka keputusan yang telah Anda ambil.

Our Daily Bread Ministries

PO Box 15, Kilsyth, VIC 3137, Australia

Our Daily Bread Ministries

Tel: (+61-3) 9761-7086, australia@odb.org

PO Box 15, Kilsyth, VIC 3137, Australia

Tel: (+61-3) 9761-7086, australia@odb.org

Our Daily Bread Ministries Ltd

Our Daily Bread Ministries Ltd

PO Box 74025, Kowloon Central Post Office, Kowloon, Hong Kong

PO Box 74025, Kowloon Central Post Office, Kowloon, Hong Kong

Tel: (+852) 2626-1102, Fax: (+852) 2626-0216, hongkong@odb.org

Apakah Anda ingin tahu lebih banyak

ODB Indonesia

Tel: (+852) 2626-1102, Fax: (+852) 2626-0216, hongkong@odb.org

ODB Indonesia

PO Box 2500, Jakarta 11025, Indonesia

tentang Yesus, apa yang telah

PO Box 2500, Jakarta 11025, Indonesia

Tel: (+62-21) 2902-8950, Fax: (+62-21) 5435-1975, indonesia@odb.org

Daily Bread Co. Ltd

Daily Bread Co. Ltd

PO Box 46, Ikoma Nara 630-0291, Japan

PO Box 46, Ikoma Nara 630-0291, Japan

disediakan-Nya untuk Anda, dan bagaimana Anda dapat mengenal-Nya?

Tel: (+62-21) 2902-8950, Fax: (+62-21) 5435-1975, indonesia@odb.org

Tel: (+81-743) 75-8230, Fax: (+81-743) 75-8299, japan@odb.org

Tel: (+81-743) 75-8230, Fax: (+81-743) 75-8299, japan@odb.org

Our Daily Bread Berhad

Our Daily Bread Berhad

PO Box 86, Taman Sri Tebrau, 80057 Johor Bahru, Malaysia

PO Box 86, Taman Sri Tebrau, 80057 Johor Bahru, Malaysia

Tersedia buklet berjudul Kisah tentang Pengharapan, yang dapat lebih jauh

Tel: (+060-7) 353-1718, Fax: (+060-7) 353-4439, malaysia@odb.org

Tel: (+060-7) 353-1718, Fax: (+060-7) 353-4439, malaysia@odb.org

Our Daily Bread Ministries PO Box 303095, North Harbour, Auckland 0751, New Zealand

Our Daily Bread Ministries

memperkenalkan tentang Yesus kepada

Tel: (+64-9) 444-4146, newzealand@odb.org

PO Box 303095, North Harbour, Auckland 0751, New Zealand

Tel: (+64-9) 444-4146, newzealand@odb.org

Anda. Buklet ini dapat Anda peroleh tanpa dikenakan biaya. Silakan menghubungi kami untuk mendapatkannya atau memindai QR-code ini dengan ponsel Anda untuk membaca materinya secara online.

Our Daily Bread Ministries Foundation PO Box 47-260, Taipei 10399, Taiwan R.O.C. Tel: (+886-2) 2585-5340, Fax: (+886-2) 2585-5349, taiwan@odb.org

Our Daily Bread Ministries Foundation

PO Box 47-260, Taipei 10399, Taiwan R.O.C.

Tel: (+886-2) 2585-5340, Fax: (+886-2) 2585-5349, taiwan@odb.org

Our Daily Bread Ministries Thailand PO Box 35, Huamark, Bangkok 10243, Thailand Tel: (+66-2) 718-5166, Fax: (+66-2) 718-6016, thailand@odb.org

Our Daily Bread Ministries Thailand

Our Daily Bread Ministries Asia Ltd

PO Box 35, Huamark, Bangkok 10243, Thailand

5 Pereira Road, #07-01 Asiawide Industrial Building, Singapore 368025

Tel: (+66-2) 718-5166, Fax: (+66-2) 718-6016, thailand@odb.org

Tel: (+65) 6858-0900, Fax: (+65) 6858-0400, singapore@odb.org

Our Daily Bread Ministries Asia Ltd

5 Pereira Road, #07-01 Asiawide Industrial Building, Singapore 368025

Tel: (+65) 6858-0900, Fax: (+65) 6858-0400, singapore@odb.org

Anda juga dapat mengakses santapanrohani.org

untuk melihat materi cetak maupun materi digital yang kami terbitkan.

Ingin lebih mengenal Tuhan?

Ingin lebih mengenal Tuhan?

Bacalah firman-Nya dengan bantuan renungan

Bacalah firman-Nya

dengan bantuan renungan

Santapan Rohani

Santapan Rohani

Pilihlah media yang sesuai untuk Anda.

Pilihlah media yang sesuai untukAnda.

CETAK

CETAK

Menerima edisi cetak secara triwulan.

Menerima edisi cetak secara triwulan.

E-MAIL

E-MAIL

Menerima e-mail secara harian.

Menerima e-mail secara harian.

HUBUNGI KAMI:

APLIKASI

APLIKASI

Our Daily Bread/ Santapan Rohani di Android & iOS.

Our Daily Bread/ Santapan Rohani di Android & iOS.

+62 21 2902 8950

HUBUNGI KAMI:

+62 815 8611 1002 +62 878 7878 9978

+62 21 2902 8950

+62 815 8611 1002 +62 878 7878 9978

Santapan.Rohani indonesia@odb.org santapanrohani.org ourdailybread.org/locations/

Santapan.Rohani indonesia@odb.org santapanrohani.org

Materi kami tidak dikenakan biaya. Pelayanan kami didukung oleh persembahan kasih dari para pembaca kami.

ourdailybread.org/locations/

Materi kami tidak dikenakan biaya. Pelayanan kami didukung lewat persembahan kasih dari para pembaca kami.

Materi kami tidak dikenakan biaya. Pelayanan kami didukung oleh persembahan kasih dari para pembaca kami.

Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Gol Penentu by Our Daily Bread Ministries - Issuu