Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 9 Oktober 2021

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id

SABTU PON, 9 OKTOBER 2021

memorandumredaksi@gmail.com memo me mora rand ndum umre reda daks ksi@ i@gm gmai aill.co com m

HARGA Rp 3.500,HA

POLDA UNGKAP PENGGELAPAN 7 EMAS BATANGAN SENILAI RP 6 M

Mata Hati

DIPOTONG, DIJUAL KE PENADAH

Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi

PON, Martabat dan Martabak PON (Pekan Olahraga Nasional) XX Papua yang dibuka Presiden Republik Indonesia Joko Widodo Sabtu, 2 Oktober 2021, hingga kini masih berlangsung alot dan sengit.

R

Punya 10 Mantan Pacar

M

aria Vania mengungkapkan soal kehidupan asmara. Presenter seksi itu mengaku cuma punya 10 mantan pacar. Hal tersebut diungkapkan Maria saat menjadi tamu di channel YouTube Vega Dar Bersambung ke halaman 11 

Tersangka adalah DJoni (38). Pria ini merupakan warga asal Banda Aceh yang

tinggal di Surabaya. Djoni merupakan karyawan PT Indah Golden Signature

rtir (IGS), perusahaan eksportir r r). emas batangan (gold bar). uga Selain Djoni, polisi juga menangkap SB (34), asal Kedah diri yang menjadi penadah ang emas yang membeli barang dari Djoni. Sementara itu, jen Wakapolda Jatim Brigjen oyo Pol Slamet Hadi Supraptoyo SB dan DJoni

 Bersambung ke halaman 11 

Pengedar Lontar Simpan Ribuan Butir Pil LL dan Sabu

RAMPAS HP PERAWAT, PEMUDA BOGEN DIMASSA Surabaya, Memorandum Aksi jambret yang dilakukan Ari Setiawan, warga Jalan Bogen berakhir di tangan massa. Pemuda 22 tahun itu bonyok dihakimi warga setelah merampas HP Oppo F7 milik penumpang angkot di Jalan Tambak Langon. Setelah mendapat lapor-

FOTO: MEMO RANDUM/BINTANG

Maria Vania

Surabaya, Memorandum Unit V Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim menangkap seorang karyawan perusahaan emas di Surabaya. Dia nekat menggondol tujuh emas batangan seberat 7 kg dari toko emas Sumber Baru, Pasar Atum.

an kejadian tersebut, Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan didampingi anggota segera menuju ke lokasi untuk mengamankan pelaku. “Pelaku jambret sempat dihakimi massa, beruntung kami menyelamatkannya  Bersambung ke halaman 11 Ari Setiawan diamankan petugas dari amukan massa dari lokasi. 

Surabaya, Memorandum Pengedar pil LL, Eko Setyo (43), digerebek anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya di rumahnya, Jalan Lontar. Saat digeledah di kamarnya ditemukan 3.040 butir pil LL. Selain itu, juga menyita dua pipet kaca yang terdapat sisa bekas sabu seberat 2,93  Bersambung ke halaman 11 

Beli Rp 100 Ribu, Dijual Rp 200 Ribu

FOTO: MEMO RANDUM/RIO

 Bersambung ke halaman 4 

Polda Jatim memamerkan tersangka penggelapan emas batangan dan barang bukti.

FOTO: MEMO RANDUM/ALFIN

ibuan atlet tumplek-blek mempersembahkan dan menyuguhkan kualitas diri terbaik untuk mengejar predikat juara. Satu sama lain saling mengalahkan dan menghancurkan ambisi, meski tidak saling membenci.

Eko Setyo

Jual Data Nasabah Bank via Marketplace

LIPUTAN KHUSUS

-

Meng, Maria Vania mengaku punya 10 mantan pacar. Yang paling membekas Jimmy Heuse, bule mantan terakhirnya. Hluk! Boleh lihat bekasnya?

Si Mameng (Pasien Mak Erot)

periksa oleh Majelis Hakim Mohammad Basir di PN Surabaya, Jumat (8/10). Setelah mendapatkan data tersebut, terdakwa yang bukan merupakan petugas dari salah satu bank yang memiliki data itu pada 5 Maret 2021 menjualnya kepada Qosma Imam sebanyak 2 kali. “Saya  Bersambung ke halaman 11 

Henrikus

Barang bukti yang diamankan di Mapolrestabes Surabaya.

Mengintip Kampung Waninggap Miraf Merauke yang Go Nasional

Cinta di Bawah Guna-Guna (1)

Raih Penghargaan Terbaik Pemanfaatan Dana Desa

FAISHAL DANNY NURDIANSYAH

Merauke, Memorandum Kabupaten Merauke adalah salah satu kabupaten yang berada pada wilayah Provinsi Papua. Dengan luas mencapai hingga 46.791,63 km2 atau 14,67 persen dari keseluruhan wilayah Provinsi Papua menjadikan Kabupaten Merauke sebagai Kabupaten terluas. Tidak hanya di Papua namun juga di antara kabupaten lain di seluruh Indonesia.

Wartawan Memorandum

 Bersambung ke halaman 11 

Dicolek Bokongnya

T

ami (samaran) mengaku tidak bisa melanjutkan rumah tangganya dengan sang suami, sebut saja Danang. Sudah tidak bisa. “Saya ditipu sejak awal,” kata

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

2020

-

, Henrikus mengaku pada Februari 2021 dirinya membeli data nasabah Bank HSBC, BCA, BNI, CIMB Niaga, BRI, dan Citibank. Data tersebut berisi nomor HP, alamat, nomor kartu kredit, serta nomor telepon rumah. “Saya beli dari Mohammad Yuman Darmansyah (DPO). Empat kali. Harganya Rp 100 ribu,” kata terdakwa saat di-

FOTO: MEMO RANDUM/JAKA

Surabaya,Memorandum M Henrikus Dewanto Henrik didakwa m menyebarkan data per personal orang lain. Wa Warga Pantai Mentari itu mengk ambil keuntungan dengan cara menjum alnya melalui marketplace ketplace. Saat dihadirkan melalu video call melalui

 Bersambung ke halaman 11 

Kepala Kampung Waninggap Miraf La Bade (seragam dinas putih) dan rombongan berfoto bersama di depan Kantor DPR RI Senayan Jakarta.

TOTAL

Klasemen Sementara 5 Besar PON XX Papua

1. 2. 3. 4. 5.

Jawa Barat DKI Jakarta Jawa Timur Papua Jawa Tengah

64 58 57 53 18

60 49 47 27 28

67 60 45 53 31

191 167 149 133 77 ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id

SIDOARJO KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

memorandumredaksi @gmail.com

SABTU PON, 9 OKTOBER 2021 HALAMAN 2


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU PON, 9 OKTOBER 2021 HALAMAN 3

Wagub Ajak Warga Jadi Garda Vaksinasi

FOTO: MEMORANDUM/DAYAT

Surabaya, Memorandum Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak berharap warga menjadi garda vaksinasi di lingkungan sekitar. Penegasan ini ia sampaikan saat mengukuhkan pengurus Majelis Ta’lim Perempuan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (MTP-IPHI) Jawa Timur periode 2020-2025 di Gedung Sabha Nugraha, Kantor Dinas Pendidikan Jatim, Jumat (8/10). “Satu hal yang paling penting adalah gerakan kita diawal ini difasilitasi untuk mendorong vaksinasi bagi para hajah,” terang Emil Dardak. Emil yang juga Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jatim mengajak para hajjah yang berusia di atas 60 tahun agar mendapatkan prioritas vaksin. “Di atas 60 tahun kekhawatiran memiliki penyakit bawaan. Jangan khawatir, karena semua vaksin telah diuji dan sudah melewati BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan). Per hari ini tidak ada akibat vaksin yang membahayakan, KIPI (Kejadian Ikutan PascaImunisasi) kecil-kecil seperti demam  Bersambung ke halaman 4  Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak disambut para pengurus MTP-IPHI Jatim.

Pejabat Bergiliran ke Papua

Harus Pertanggungjawabkan Anggaran Surabaya, Memorandum Kunjungan Forkopimda Jatim dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Jatim ke Papua untuk memberikan support atlet yang berlaga di PON mendapat sorotan. Terutama masalah anggaran di masing-masing (OPD) dan bonus yang diberikan.

Andri Andrianto

Sholehuddin

Dikatakan Sholehuddin, Pakar Hukum Pidana Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya ini, anggaran yang dipergunakan tersebut harus bisa dipertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan BPK. “Itu kebijakan gubernur, asal bisa dipertanggungjawabkan. Jadi yang penting bisa mempertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan BPK,” ujar Sholehuddin, Jumat

(8/10). Tambahnya, ada hal-hal yang merupakan kebijakan gubernur dan itu juga diatur dalam permendagri tentang aturan keuangan. “Peraturan Mendagri mengacu kepada undang-undang tentang keuangan daerah,” jelasnya. Disinggung soal banyaknnya refocusing di masing-masing OPD di saat pandemi, dan

kepala OPD tetap memberikan dukungan ke Papua, Sholehuddin menegaskan bukan suatu pelanggaran. ”Tidak, sepanjang tertera di APBD,” tegas Sholehuddin. Terkait penyimpangan, Sholehuddin juga menambahkan tidak ada. Nanti ada pemeriksaan oleh BPK. “Nanti dari temuan BPK apakah ada indikasi korupsi atau tidak.  Bersambung ke halaman 4 

Pemkot Surabaya dan Blitar Sinergi Tingkatkan Ekonomi Warga Surabaya, Memorandum Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Bupati Blitar Rini Syarifah berdiskusi untuk bersama-sama memajukan dan meningkatkan perekonomian di masing-masing wilayahnya, Jumat (8/10). Pertemuan dua kepala daerah itu akhirnya menghasilkan keputusan yang visioner dan konkret, yaitu Pem-

kot Surabaya akan bersinergi dengan Kabupaten Blitar untuk bersama-sama meningkatkan perekonomian warga. Penandatanganan kerja sama itu rencananya akan dilakukan secepatnya, sehingga bisa segera direalisasikan dalam bentuk program. “Jadi, insyaAllah kita akan kerja  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berdiskusi dengan Bupati Blitar Rini Syarifah di rumah dinas.

Surabaya, Memorandum Beberapa pekan lalu, di depan awak media Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan bakal membuka rekreasi hiburan umum (RHU), namun belum memutuskan kapan. Sebab, saat ini Surabaya masih masuk PPKM Level 3 berdasarkan Inmendagri. Pernyataan itu ditagih anggota Komisi A DPRD Surabaya Bahtiyar Rifai. Mengingat tren kasus Covid-19 di Kota Pahlawan semakin membaik. Otomatis hal itu dinilai Bahtiyar banyak dinanti para pelaku usaha maupun pekerja RHU, namun hingga sekarang belum terealisasi. “Ya kalau Pak Eri sudah membuat pernyataan pada 3 minggu itu, alangkah baiknya direalisasikan (RHU beroperasi),” tegas Bahtiyar, Jumat (8/10). Sebab, menurut politisi Gerindra ini, sektor RHU salah satu yang paling terpukul dari sekian banyak pengusaha yang terdampak pandemi Covid-19. Pihaknya lantas mengajak pemkot meniru daerah lain soal relaksasi RHU.

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Dewan Tagih Rencana Wali Kota Buka RHU

Bahtiyar Rifai

“Mungkin pemkot bisa meniru daerah lain. Contoh saya kemarin baca di beberapa media di daerah Madiun, (RHU) sudah ada yang buka,” ungkap Bahtiyar. Untuk itu, lanjut dia, pemkot bisa segera membuka RHU dengan ketentuan syarat dan jam operasional yang berlaku “Jadi saya kira bisa di atasi lah, karena SDM Surabaya terkait satgas dan teknologi yang sudah ada tinggal dilaksanakan saja,” pungkas Bahtiyar.

Petugas satpol PP memasang tanda pelanggaran di salah satu RHU.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, bahwa terkait pembukaan RHU pihaknya masih menunggu Inmendagri. “Kami masih menunggu Inmendagri,” ujarnya. Disinggung terkait ucapan wali kota yang menyatakan bahwa akan membukan RHU, Irvan menegas-

Gulat Jatim Dulang 2 Medali Emas

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Catur Cepat Beregu Putri Tambah Perak FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Merauke, Memorandum Kontingen Jawa Timur cabang olahraga (cabor) Gulat sudah tampil dominan pada hari pertama pertandingan di GOR Futsal Dispora, Jumat (8/10). Dua medali emas berhasil dikantongi oleh dua atlet. Mereka masing-masing Shintia Eka Arfenda serta Candra Marimar. Shintia yang turun di nomor gaya bebas kelas 50 Kg putri menang dari atlet Kalimantan Timur Anissa Safitria dengan skor telak 10 - 0. Sementara di urutan dua dan tiga diraih atlet dari Papua Dewi  Bersambung ke halaman 4 

Atlet gulat putri Jatim Shintia Eka Arfenda mengalahkan atlet dari Kalimantan Timur.

kan bahwa dirinya tidak mengetahui hal itu. “Saya belum pernah mendengar. Beliau selalu mengacu aturan dari pusat,” tegas Irvan. Terkait permintaan anggota dewan kepada wali kota, Irvan malah mempertanyakan hal tersebut. “Kok nagih ke wali kota, yang buat kebijakan adalah pemerintah pusat,” pungkas Irvan. (mg3/fer/lis)

Atlet catur putri Jatim yang berlaga beberapa waktu lalu.

Merauke, Memorandum Kontingen Jawa Timur cabang olahraga (cabor) catur menambah pundi-pundi medali saat bertanding di Ballroom Hotel Swiss Bell, Merauke, Jumat (8/10) siang. Kali ini, atlet catur menyumbang satu medali perak dari 4 nomor yang dipertandingkan. Trio pecatur cepat beregu putri Jatim Nadya Anggraeni, Aay Aisyah  Bersambung ke halaman 4 


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU PON, 9 OKTOBER 2021 HALAMAN 4

Ratusan Anak Bersaing untuk 60 Pemain Berbakat Surabaya, Memorandum Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya mulai melakukan seleksi Diklat Sepak Bola Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (8/10). Seleksi diikuti 523 anak yang nantinya akan dipilih 60 pemain berbakat. Surabaya dalam dunia sepak bola. “Kita berharap para peserta diklat ini bisa mewarnai persepakbolaan di tanah air ini. Kita berharap akan lahir Supriadi-Supriadi baru dari diklat ini. Dulu Supriadi juga diasah dari klub-klub binaan hingga pernah kita ikutkan pelatihan ke Liverpool, kini Supriadi sudah menjadi pemain yang profesional di tanah air ini,” kata dia. Ia juga berharap dengan adanya diklat dan banyaknya pelatihan seperti pelatihan sepak bola daring yang dilakukan Tranmere Rovers FC (TRFC) beberapa waktu lalu, dapat menjadi penyemangat baru dan bisa menginspirasi dunia persepakbolaan di Surabaya. Alhasil, sepak bola ini menjadi ikon di Kota Surabaya ini. “Sekarang ini kita masih menggelar Diklat Sepak Bola, namun ke depan Bapak Wali Kota ingin menggelar diklat basket, voli dan cabang olahraga lainnya. Jadi, olahraga yang benar-benar diminati oleh masyara-

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Kepala Dispora Surabaya M Afghani Wardhana mengatakan, seleksi ini diikuti 523 anak yang berusia 13, 14, dan 15 tahun. Nantinya, mereka akan diseleksi oleh Hanafing bersama timnya. Bahkan, ke depan tim seleksi akan melibatkan pemain-pemain legendaris Persebaya. “Dalam seleksi ini, akan diambil 60 anak untuk ikut diklat sepak bola Surabaya. Mereka akan mengikuti program ini seminggu tiga kali, yaitu pada Jumat, Sabtu, dan Minggu, sehingga tidak mengganggu program mereka di klub mereka masing-masing, karena ada beberapa yang sudah ikut klub,” katanya seusai membuka seleksi diklat. Menurutnya, Surabaya sebagai barometer persepakbolaan nasional yang sudah berjaya di masa lalu dan sangat luar biasa, akan diaktualisasikan kembali dan dibangkitkan kembali ke depannya. Tentunya sesuai dengan arahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, diklat sepak bola ini dapat mengembangkan talenta anak-anak

Peserta diklat sepak bola yang diadakan Pemkot Surabaya di Gelora Bung Tomo.

kat, kita aplikasikan dalam bentuk diklat semacam ini,” tegasnya. Sementara itu, Koordinator Tim Seleksi Hanafing mengatakan tujuan dik-

lat ini untuk mencetak pemain-pemain terbaik yang ada di Kota Surabaya. Bahkan, ia juga menargetkan anak-anak yang tergabung dalam diklat ini

bisa menjadi timnasnya Kota Surabaya. “Jadi, kita mengarah ke sana, sehingga kalau nanti ada seleksi timnas, anak-anak ini mudah ke sana,” kata

Hanafing. Ia juga memastikan bahwa dalam diklat nanti akan membuat program Filanesia atau filosofi sepak bola Indonesia. Program inilah yang ada di timnas Indonesia saat ini, karena dia juga terlibat di dalamnya. “Jadi, itu yang kita tanamkan sejak usia muda. Kenapa kita buat diklat? Karena memang banyak klub-klub di Surabaya yang belum memberikan sistem pembinaan yang Filanesia. Ini yang belum banyak dipahami oleh anak-anak kita,” kata dia. Hanafing menegaskan, jika salah melakukan pembinaan di usia 13 dan 15, maka anak-anak berbakat itu akan sulit menjadi pemain hebat. Sebab, sepak bola sekarang berbeda dengan sepak bola dulu yang selalu mengandalkan bakat, tapi kalau sekarang mengandalkan teknologi. “Sepak bola sekarang adalah pengetahuan. Kalau anak-anak bertalenta muda ini tidak dibekali pengetahuan sepak bola yang benar, ya sudah tidak mungkin menjadi pemain hebat. Nah, pengetahuan sepak bola itulah yang akan kami bangun dalam diklat ini. Jadi, kita akan buat program jangka panjang dan mereka akan kami bina,” pungkasnya. (fer/lis)

FOTO: MEMORANDUM/M FERRY

Ketua PKK Kunjungi Pelajar Tertimpa Musibah

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya Rini Indriyani berbincang dengan Moch Nouval Harianto.

Surabaya, Memorandum Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya Rini Indriyani mengunjungi rumah Moch Nouval Harianto (13), pelajar SMP Negeri 1 yang rumahnya baru selesai direnovasi karena roboh beberapa waktu lalu. Kunjungannya ini untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga sekaligus menyerahkan bantuan. Tiba di lokasi Jalan Tambaksari Selatan 4/11A, kedatangan istri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tersebut langsung disambut hangat keluarga serta warga setempat. Rini yang didampingi Kepala SMPN 1 Surabaya Akhmad Suharto

dan komite sekolah, juga terlihat bercengkerama langsung dengan keluarga. Ia juga beberapa kali terlihat memberi motivasi langsung kepada Moch Nouval agar tidak putus asa dan tetap semangat bersekolah. “Alhamdulillah, sudah selesai diperbaiki rumahnya oleh Dinas Cipta Karya dan dinas sosial melalui program Rutilahu. Karena kemarin Mas Nouval sempat tinggal di rumah neneknya dan sekarang (rumahnya) bisa ditempati lagi,” katanya, Jumat (8/10). Rini Indriyani juga menyampaikan, kunjungannya ini sekaligus mewakili sebagai salah satu wali

murid SMPN 1 Surabaya. Selain memberikan dukungan moril, ia juga menyerahkan bantuan berupa uang tabungan dan laptop kepada Moch Nouval yang merupakan donasi dari para pelajar. “Beberapa waktu lalu keluarga Mas Nouval terkena musibah, ibunya meninggal tertimpa reruntuhan rumahnya saat melindungi Mas Nouval,” katanya. Di samping bantuan yang berasal dari donasi para pelajar SMPN 1, sebelumnya pemkot telah mencover beasiswa termasuk seragam sekolah Moch Nouval. Bahkan, rumahnya juga langsung diperbaiki pemkot me-

Harus Pertanggungjawabkan Anggaran Penyidik Polri yang akan melakukan pemeriksaan,” ujarnya. Sholehuddin menambahkan, bahwa pertanggungjawaban anggaran itu akan diperiksa semua dan ada tahapan-tahapannya. “Diperiksa semua, dan tidak akan lolos begitu saja oleh BPK,” pungkas Sholehuddin. Sementara itu, Pakar Hukum Tata Negara Universitas Airlangga Sukardi menambahkan, apa yang dilakukan kepala OPD yang penting ada dasar peraturannya. “Kalau tidak ada dasarnya, tidak mungkin mereka berangkat,” ujar Sukardi. Disinggung terkait penyimpangan anggaran, Sukardi menambahkan

Sambungan dari halaman 1

bahwa hal itu harus dilihat. “Pertama kalau itu di luar anggaran yang ditentukan itu baru ada penyimpangan namanya. Tapi untuk saat ini harus dicek dulu, mereka menggunakan anggaran apa,” tambahnya. Soal pertanggungjawaban, Sukardi memastikan bahwa itu pasti. Karena semua uang negara harus dipertanggungjawabkan. “Mestinya itu sudah lama dirancang. Kita berprasangka baik saja, karena dalam kondisi begini kalau main-main kan risikonya besar. Pastinya, merek ada konsultasi dulu. Kalau tidak konsultasi tidak berani,” jelas Sukadi. Soal kebijakan gubernur, sehingga masing-masing kepada OPD ke Pa-

Wagub Ajak Warga Jadi Garda Vaksinasi itu wajar. Jadi banyak hal positif yang dapat kita lakukan di tengah masyarakat,” ujar Emil. Mantan Bupati Trenggalek tersebut menyampaikan bahwa gerakan mendorong vaksinasi tersebut menjadi salah satu tantangan terpenting yang harus dimaksimalkan, meski saat ini masih masuk dalam masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Selain itu, dirinya juga meminta agar masyarakat dan para pengurus MTP-IPHI Jawa Timur agar tetap rutin memeriksakan kesehatannya. ”Jadi sebenarnya bukan hanya rendahnya kasus Covid-19 saja, tapi juga seberapa banyak pengajuan sample. Bisa saja kasus rendah, karena kita tidak tes. Jadi, meski saat ini kasus Covid-19

pua, Sukardi memastikannya bahwa itu sudah pasti dirancang di APBD sudah ada. “Di pos mana. Saya yakin bahwa mereka sudah berdasarkan aturan yang ada,” uajrnya. Terkait aturan permendagri dan keuangan, Sukardi kembali menegaskan bahwa apa yang dilakukan sudah terbuka. “Menutrut saya sangat jauh dari teritorial korupsi. Dari situ bisa diketahui, anaggaran-anggaran yang diaudit,” pungkas Sukardi. Sementara itu, pengamat kebijakan publik, Andri Andrianto MA mengingatkan agar anggaran yang ada harus dipertanggungjawabkan penggunaannya. “Sehingga dana

Sambungan dari halaman 3

sudah rendah kita harus tetap rajin tes agar kita tahu. Semakin rendah prosentase positif Covid-19, baiknya diimbangi dengan hasil tes yang memadai maka hasilnya akan baik,” jelas Emil. Dirinya pun mengapresiasi tingginya antusiasme dan dedikasi para pengurus MTP-IPHI Jatim untuk memaksimalkan organisasinya dalam mengambil bagian dari kegiatan masyarakat, utamanya di masa pandemi Covid-19. Di mana visi tersebut diupayakan tidak hanya dalam sisi agama saja, namun juga sisi sosial. “Tentunya saat alumni tanah suci berkumpul bersama di tempat ini tentunya ada energi positif dan sinergi dari para perempuan. Keluarga besar IPHI akan berjalan dengan efektif dan baik,” ujar Emil. (day/lis)

yang dikeluarkan pemerintah provinsi sebanding dengan capaian yang didapat,” tuturnya. Ia menjelaskan, kehadiran pejabat ke lokasi PON juga memiliki akses positif. Sebagaimana Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 113/PMK.05/2012 tentang Perjalanan Dinas Dalam Negeri Bagi Pejabat Negara, Pegawai Negeri, dan Pegawai Tidak Tetap. “Apalagi setelah pandemi yang berlangsung 1,5 tahun lebih ini, setidaknya bisa menggerakkan perekonomian masyarakat lokal,” tegas Andri. Karena itu, dosen UIN Surabaya ini berharap masing-masing OPD

yang ada harus bisa mempertanggungjawabkan penggunaan anggarannya. Sebagai salah satu wujud kebangkitan dan peningkatan geliat olahraga, peranan OPD dilibatkan dalam pembinaan olahraga. “Tanpa hal itu sulit meraih prestasi di bidang olahraga,” ungkapnya. Ia menyebut atas nama pembinaan, anggaran masing-masing OPD diharapkan tepat guna sesuai dengan Permendagri atau Permenkeu. Menurutnya, Jawa Timur memiliki sumber daya manusia yang besar. Karena itu, upaya yang dilakukan pemerintah dengan melibatkan OPD untuk pembinaan olahraga diharapkan bisa optimal.

Pemkot Surabaya dan Blitar Sinergi Tingkatkan Ekonomi Warga sama dengan Blitar terkait hasil alam dan UMKM yang ada di Kota Surabaya. Seperti yang selalu saya sampaikan bahwa antarkepala daerah itu bukan persaingan, tapi bagaimana bisa memaksimalkan hasil produk alamnya maupun UMKM-nya untuk saling bertukar,” kata Eri. Makanya, ke depan kalau ada kelebihan di Surabaya bisa digunakan oleh Blitar. Begitu pula sebaliknya, kalau ada kelebihan di Blitar, bisa dimanfaatkan oleh Surabaya. “Inilah yang namanya kerja sama antardaerah, yang insyaAllah nanti kita akan tuangkan dalam bentuk kerja sama yang mana niat kami adalah untuk kepentingan

peningkatan ekonomi warga di masing-masing daerah,” kata dia. Menurut Eri, banyak yang bisa dikerjasamakan dengan Kabupaten Blitar. Salah satunya hasil alam seperti buah-buahan dan juga kebutuhan telur dan beras. Namun, ia mengaku kerja sama yang lebih detail akan didiskusikan lebih lanjut. “Secepatnya kerja sama ini akan direalisasikan. Jadi, setelah ini Kepala Disperindag dan Kepala Koperasinya Kabupaten Blitar akan berdiskusi dengan dinas terkait yang ada di Surabaya untuk merumuskan kerja sama itu. Saya tidak senang berteori, saya lebih senang langsung jalan agar berman-

Gulat Jatim Dulang...

Santika serta Elvi Siska S dari Sumatera Barat. Atas raihan tersebut, keduanya berhak atas medali perunggu. Di nomor gaya bebas kelas s/d 53 Kg putri, ada atlet Jawa Timur Candra Marimar. Pada laga final, Candra berhasil mempecundangi atlet dari Jawa Barat Eka Setyawati dengan skor 8-0. Untuk medali perunggu diraih oleh atlet Kaltim Dewi Ulfa. Kepala Satgas Kontingen Jawa Timur untuk Merauke Dedy Suhayadi mengucapkan rasa syukur atas perolehan dua medali emas itu. Namun, dia tidak ingin atlet gulat cepat puas diri. “Syukur alhamdulillah kita bisa menang di hari pertama,” kata Dedy. (fdn/lis)

Sambungan dari halaman 3

Sambungan dari halaman 1

dingan. Tentu saja semua itu bersifat subjektif. Bagi wasit atau pengadil lapangan segala keputusannya sudah benar dan tepat. Bagi atlet yang kalah, tidak mesti demikian. Mereka menilai keputusan wasit berat sebelah atau tidak netral, dan atau lebih buruk lagi mereka malah menuding wasit disuap. Hal seperti itu biasa terjadi pasca pertandingan beberapa cabang olahraga. Apalagi, cabang olahraga yang keikutsertaannya di arena PON diberi target perolehan medali emas,

Sambungan dari halaman 3

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim mendapat dukungan anggaran untuk kontingen yang akan berlaga di PON XX Papua sangat minim. Akibatnya KONI Jatim terpaksa mengurangi sejumlah anggaran dukungan untuk atlet, salah satunya penyediaan nutrisi. KONI Jatim mengajukan anggaran sebesar Rp 218 miliar dari Pemprov Jatim untuk mendukung kontingen berlaga di PON. Dari jumlah itu, Rp 168 miliar diterima dari APBD 2021. Dari PAK untuk persiapan akhir sampai pelaksanaan turun Rp 50 miliar membuat tim KONI Jatim harus mengencangkan ikat pinggang selama pelaksanaan PON. (fer/day/lis)

faat untuk kita semuanya,” kata dia. Sementara itu, Bupati Blitar Rini Syarifah mengatakan, akan segera membentuk tim untuk merumuskan apa saja yang bisa dikerjasamakan dengan Pemkot Surabaya, sehingga nantinya penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) bisa segera dilakukan. “Banyak (yang bisa dikerjasamakan dengan Surabaya), ada jasa kami juga akan kerja sama. Lalu bimtek kami juga akan belajar di Surabaya. Kita sudah sepakat untuk selalu berkoordinasi dan komunikasi, dan yang paling penting yaitu terealisasi,” ujar Rini Syarifah. (fer/lis)

PON, Martabat dan Martabak Kondisi seperti itu tergambar sejak PON bergulir kali pertama di Kota Solo pada 1948. Nilai-nilai sportivitas tampak menjadi pegangan dan pedoman semua atlet yang berdatangan dari seluruh pelosok negeri hingga kini. Kendati begitu, tetap saja (dan selalu) ada percikan-percikan ketidakpuasan atas hasil pertandingan atau perlombaan atau pertarungan. Nah, ketidakpuasan itu biasanya disulut oleh tindakan ketidakadilan wasit atau pengadil lapangan pertan-

lalui program Rutilahu pascaroboh beberapa waktu lalu. Sebagai salah satu wali murid, Rini menilai bantuan yang berasal dari para pelajar ini tentu sangat luar biasa. Sebab, bantuan itu merupakan inisiatif mereka sebagai bentuk empati kepedulian sesama kepada rekannya yang tertimpa musibah. “Ini luar biasa, bisa menjadi contoh untuk semua sekolah. SMPN 1 komitmennya luar biasa. Jadi kalau ada pelajar yang meninggal bapakibunya, itu anak-anak memberikan sumbangsi sukarela untuk disampaikan kepada yang sedang berduka,” ungkap dia. (fer/lis)

perak, dan perunggu dengan jumlah tertentu, oleh provinsinya, pasti segala cara dan upaya dilakukan. Semua itu terjadi akibat faktor gengsi daerah. Boleh dibilang juga faktor politis bagi sang penguasa daerah alias gubernur. Tegasnya, kemenangan atlet di arena PON dapat dijadikan sebagai patokan sukses daerah (provinsi) sekaligus sukses gubernur. Secara politik otomatis meningkatkan pamor sang gubernur. Kok begitu? Jawabannya pasti. Ini

karena gelaran PON adalah simbol persaingan antarprovinsi. Tentu provinsi yang atletnya banyak merebut gelar juara, pasti perolehan medali menjadi tinggi dan menduduki peringkat terbaik di klasemen peraih medali. Itu artinya daerah atau provinsi itu unggul dibanding provinsi lain dengan sebutan sang juara! Buntutnya, pasti sang gubernur mendapat pujian dari warga. Sang gubernur dinilai peduli olahraga, peduli pembinaan atlet. Tentu ini dapat mengangkat nama baik dan harkat

serta martabat politis pribadi sang gubernur. Padahal semua tahu yang mempersiapkan dan melatih atlet atau pun kontingen adalah orang-orang olahraga yang semuanya di bawah koordinasi komite olahraga nasional Indonesia alias KONI. Pun juga, semua orang tahu dalam keikutsertaan atlet di arena PON menggunakan dana APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah) bukan anggaran pribadi sang gubernur. Tegasnya, sukses atlet dan kontingen PON bukanlah

Catur Cepat Beregu Putri Tambah Perak Annisa, dan Fariha Miraroh hanya mampu menempati posisi 3 besar di bawah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Capaian medali perak yang disumbangkan pecatur cepat beregu putri Jatim itu diamini pelatih Heri Darmanto. Sebab, DKI dan Jabar memang gudangnya para pecatur khususnya nomor cepat yang sudah pengalaman. Apalagi sudah bergelar Master Nasional dan Master Internasional wanita.

“Alhamdulillah hari ini catur Jatim masih mampu menyumbang medali meski hanya perunggu. Sebab, di nomor catur cepat beregu putri kemampuan pecaturnya tidak merata seperti DKI Jakarta dan Jabar,” kata Heri di Swiss Bell Hotel, Jumat (8/10) sore. Kemudian di nomor catur cepat beregu putra Jatim yang mengandalkan empat pecatur yakni M Irvan, Pitra Andhika, M Agus Kurniawan dan Catur Adi Sagita juga

sukses gubernur meski nama baik gubernur terbawa-bawa dalam catatan sejarah provinsi atau pun sejarah nasional. Apalagi kalau gubernur berani menggelontorkan banyak dana APBD untuk bonus atlet dan kontingen PON, pasti nama sang gubernur harum bak bunga setaman. Lepas dari itu semua, hasil akhirnya kembali kepada para atlet di lapangan: mereka mengejar martabat atau mengejar bonus untuk sekadar bisa beli martabak.(*)

Sambungan dari halaman 3 kalah kelas dari kompetitornya, yakni DKI Jakarta dan Jawa Barat. Sedang di nomor catur cepat perseorangan terbatas, Jatim yang menaruh harapan kepada pecatur Senior Rony Gunawan juga tak mampu menandingi pecatur daerah lain. Demikian nomor catur cepat perseorangan putri. Retno Wijayanti yang diharapakan bisa menyumbang pundi-pundi medali, tak kuasa menahan laju pecatur

Master Nasional wanita dan Master Internasional yang dimiliki DKI, Jabar, dan Jateng. Heri berharap di pertandingan berikutnya para pecatur Jatim bisa menambah medali emas lagi. Sebab masih banyak nomor yang dipertandingkan dan akan di ikuti pecatur lain Jawa Timur. “Mudah-mudahan kita bisa semakin maksimal menambah pundi-pundi emas,” pungkas Heri Darmanto. (fdn/lis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU PON, 9 OKTOBER 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Siap-Siap Operasi Rokok Ilegal Skala Besar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) TMP C Madura, dan Polres Sumenep menggelar rapat koordinasi. Agendanya, melakukan operasi pemberantasan rokok ilegal. Sebab, hasil kajian di lapangan saat ini, peredaran rokok ilegal atau tanpa cukai marak di toko-toko. Padahal pihak terkait sudah sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat atau penjual rokok. Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Su m e n e p, A c h m a d L a i l i Maulidy menuturkan, operasi pemberantasan rokok ilegal sudah dianggarkan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2021, melalui item pengawasan. “Anggaran pengawasan atau pelaksanaan operasi

pemberantasan rokok ilegal mencapai Rp 175 juta. Kami bersama tim dari bea cukai dan pihak kepolisian akan menyasar ke setiap kecamatan,” ujar Laili, Jumat (8/10). Mantan Camat Ganding itu, mengaku sudah melakukan koordinasi dengan bea cukai maupun Polres Sumenep, terkait jadwal pelaksanaan operasi pemberantasan rokok ilegal. Ba g i a n Pe re k o n o m i a n sendiri hanya sebagai fasilitator a t a u p e n a n g g u n g j a w a b. Sedangkan pelaksanaannya, d a r i B e a Cu k a i Ma d u r a , kepolisian, satpol-PP, serta dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag). “ Na n t i p e t u g a s a k a n langsung mendatangi toko-toko yang ditengarai menjual rokok ilegal di semua kecamatan. Karena kami sudah memiliki

FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR

Sumenep, Memorandum Upaya memaksimalkan penerimaan negara dari cukai rokok terus digeber. Salah satunya melalui operasi pemberantasan rokok ilegal. Apalagi, peredaran rokok ilegal di masyarakat masih cukup tinggi, memanfaatkan situasi pandemi Covid-19.

Rapat koordinasi pemberantasan rokok ilegal Bagian Perekonomian Setkab Sumenep dengan Bea Cukai Madura.

data toko-toko yang menjual rokok tanpa cukai,” tegas dia. Laili menambahkan, penggunaan DBHCHT tahun

anggaran 2021 tidak lagi memprioritaskan sosialisasi penyadaran masyarakat terhadap produk rokok ilegal.

Tapi akan langsung melakukan tindakan dengan operasi ke lapangan. “Kami nanti tinggal

action ke lapangan karena persiapan operasi sudah rampung. Jadwalnya kita lihat saja nanti. Kami tidak

mungkin membeberkan pelaksanaannya, khawatir target yang ditentukan lebih dulu mengamankan rokoknya,” urai dia. Laili menjelaskan, teknis pelaksanaan operasi pemberantasan rokok ilegal dipasrahkan ke Bea Cukai Madura yang memiliki penegak hukum sendiri dalam memberi sanksi kepada penjual rokok ilegal. Sementara itu, Humas KPPBC Madura Tesar Pratama mengatakan, sosialisasi ketentuan cukai dan pemberantasan rokok ilegal yang bersumber dari DBHCHT d i K a b u p a t e n Su m e n e p, akan dioptimalkan dan dilaksanakan pada triwulan keempat 2021. Tujuan operasi adalah untuk menekan angka rokok ilegal yang marak di Madura, dengan pendekatan preventif dan represif. “Saat ini untuk program yang dari DBHCHT masih belum. Tapi kalau Bea Cukai Madura sendiri sudah secara rutin melaksanakan operasi pasar dan pemberantasan rokok ilegal di Sumenep sepanjang 2021,” ujar Tesar. (aan/epe)

Polres Sumenep Bongkar Jaringan Sokobanah Sumenep, Memorandum Satreskoba Polres Sumenep kembali mengungkap peredaran narkotika jenis sabu dari luar daerah. Imam Rahman (37), warga Dusun Bandaran Barat, Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Sampang, diringkus Kamis (7/10) malam ketika hendak transaksi sabu di Batang-Batang. Dari tangan Rahman, aparat menyita satu poket plastik sabu seberat 2,24 gram, dua handphone, dan Honda CB150 Versa hitam bernopol M 3918 P. “Tersangka diamankan di rumah Mahde, warga Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-Batang setelah kami menerima informasi jika ada warga luar Sumenep sering bertransaksi sabu di sana,” terang Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S, Jumat (8/10). Aparat sempat kesulitan mencari barang bukti. Rahman cukup licin dengan menyembunyikan kristal haram itu di celah tempat duduk dari bambu di dapur. Namun berkat kejelian aparat, sabu itu akhirnya ditemukan. Temuan itu membuat tersangka tak berkutik. Untuk mengungkap sepak terjang jaringannya, Rahman dikeler ke Mapolres Sumenep guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. “Tersangka terancam pasal 114 ayat (1) Subs pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tutup Widi. (uri/epe)

Pilkades Serentak 2022 Digelar di 140 Desa Bangkalan, Memorandum Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bangkalan, akan menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 2022 di 140 desa. Termasuk sembilan desa yang batal menggelar pemilihan tahun ini, dan kepala desa terpilih yang meninggal sebelum dilantik. Kepala DPMD Ahmad Ahadiyan Hamid mengatakan, jumlah tersebut dilihat dari berakhirnya masa jabatan di masing-masing Ahmad Ahadiyan Hamid desa. Namun, ia juga mengungkapkan, bahwa tahapan-tahapannya belum dirancang karena hingga saat ini belum ada ketentuan teknis pelaksanaannya. “Kami minta izin dulu ke pak bupati. Kami tidak ingin seperti daerah lain yang kemudian diberhentikan sebelum pemungutan karena pandemi ini. Makanya kami belum bisa menentukan tahapannya, tapi yang pasti di 2022 nanti,” ujarnya kemarin. Khusus sembilan desa yang gagal menggelar pilkades 2021 dan desa yang kades terpilih meninggal sebelum dilantik, juga masih menunggu instruksi bupati. “Meskipun kemungkinan akan diikutsertakan pada tahun depan, kami masih tetap menunggu instruksi dan arahan bupati,” katanya. Terkait tim fasilitasi pemilihan kepala desa (TFPKD) tingkat kabupaten, DPMD belum bisa memastikan tetap melanjutkan anggota lama atau merombak ulang. (*/ras/epe)

FOTO: MEMORANDUM/SUJAK

Imam Rahman dan barang bukti sabu diamankan di Mapolres Sumenep.

Pamekasan, Memorandum Ke p a l a D e s a ( K a d e s ) Klompang Barat, Kecamatan Pa k o n g , Sy a m s u l A r i f i n mengapresiasi bantuan stimulan tujuh rumah tidak layak huni (RTLH) warganya, dari Bupati H Baddrut Tamam. Apalagi, pemilik rumah selama ini hidup dalam keterbatasan. Untuk kebutuhan sehari-hari saja serba kekurangan. “Saya atas nama warga Desa Klompang Barat sangat berterima kasih kepada bapak Bupati Pamekasan. Bantuan ini salah satu bentuk kepedulian dan perhatian bapak bupati,” ungkapnya, Jumat (8/10). Dengan adanya bantuan RTLH, tujuh warga Klompang kini lebih nyaman dan aman menempati rumah barunya. Makanya, dirinya berharap program itu terus berkelanjutan lantaran manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga miskin. Syamsul Arifin mengisahkan, salah satu penerima bantuan merupakan janda disabilitas yang memiliki satu anak. Namun kini tinggal sendiri karena anaknya sedang mengenyam pendidikan di pondok pesantren. (sjk/epe)

Bupati Baddrut Tamam meninjau lokasi RTLH penerima bantuan.

Terima DBHCHT Rp 27,7 Miliar

Dinkes Sumenep: Terbanyak untuk Biaya Kesehatan Gakin Sumenep, Memorandum D i n a s Ke s e h a t a n ( D i n k e s ) Kabupaten Sumenep mendapat alokasi anggaran Rp 27,7 miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2021. Anggaran tersebut sebagian besar direalisasikan untuk membiayai kesehatan warga miskin (gakin) yang termasuk dalam penerima bantuan iuran daerah (PBID). Sisanya untuk sarana prasarana kesehatan. Kepala Dinkes Agus Mulyono mengatakan, penerima PBID adalah warga miskin yang didaftarkan sebagai peserta BPJS (badan penyelenggara jaminan sosial) Kesehatan yang iurannya ditanggung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Agus berharap, melalui fasilitas PBID masyarakat bisa mendapat pelayanan gratis di tempattempat pelayanan kesehatan. Baik di puskesmas sebagai pelayanan kesehatan dasar maupun rumah sakit sebagai tempat pelayanan rujukan. Termasuk di luar Sumenep. “Ada beberapa rumah sakit luar daerah yang telah bekerja sama dengan Pemkab Sumenep. Yaitu RSUD Pamekasan dan Surabaya. Sehingga masyarakat miskin bisa mendapat pelayanan kesehatan maksimal dan gratis,” ujar Agus, Jumat (8/10). Menurut Agus, jumlah warga terdaftar PBID mencapai 57 ribu orang. Jumlah yang sangat besar itu merupakan bentuk perhatian luar

FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR

FOTO: MEMORANDUM/SYAMSURI

Kades Klompang Barat Apresiasi Bantuan Bupati

Gedung Dinas Kesehatan Sumenep.

biasa dari pemkab dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan, khususnya masyarakat miskin. “Pemkab Sumenep berharap

program PBID yang dananya bersumber dar i DBHCHT bisa dimanfaatkan masyarakat dengan sebaik-baiknya. Silakan gunakan

layanan kesehatan sesuai kebutuhannya. Karena pemkab sudah membayar iurannya kepada BPJS,” tandas Agus Mulyono. (adv/aan/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

SABTU PON, 9 OKTOBER 2021 HALAMAN 6 - 7

Polres Malang Salurkan Bantuan Tunai bagi Pedagang Kecil

Kapolres Jamin Keamanan Kawasan Ekonomi Khusus

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis berkunjung ke JIIPE.

Gresik, Memorandum Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melakukan kunjungan kerja ke PT Java Integrated Industrial Ports and Estate (JIIPE) di Kecamatan Manyar. Di sana, dengan tegas kapolres menjamin keamanan di area yang kini menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) tersebut. JIIPE merupakan kawasan industri terintegrasi pertama di Indonesia. Total area 3.000 hektar yang terdiri dari kawasan industri, pelabuhan umum multifungsi dan human berkonsep kota mandiri. KEK tersebut diproyeksikan menyerap ribuan tenaga kerja. Kedatangan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis bersama Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan rombongan diterima langsung Direktur HRGA BKMS, Agung Guritno. Dialog industri pun berlangsung gayeng. Agung Guritno mengatakan, pihaknya berharap sinergi dengan Polres Gresik terkait keamanan yang selama ini berjalan akan membawa tren positif dalam ketenagakerjaan. Sehingga berimpact pada meningkatkan perekonomian Kabupaten Gresik. Dalam kesempatan tersebut, Nur Azis terlebih dahulu memperkenalkan diri sebagai Kapolres Gresik yang baru. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2002 itu berharap sinergitas kepolisian dan perusahaan bisa menjaga kondusifitas kamtibmas. “Kedatangan kami juga memberikan kepastian keamanan kepada kawasan JIIPE dan wilayah Gresik pada umumnya,” tegas mantan Kapolres Ponorogo tersebut.(and/har/mik)

Ngotot Pakai Atribut Silat, 4 Pemuda Diamankan Bojonegoro, Memorandum Polres Bojonegoro dan polsek jajaran terus melaksanakan patroli malam guna mengantisipasi gangguan kriminalitas dan gesekan antar pemuda. Seperti yang dilaksanakan Polsek Kota Bojonegoro bersama Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) Kecamatan Kota dengan melaksanakan patroli malam di sekitar Kota Bojonegoro, semalam. Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia melalui Kapolsek Kota Kompol Hari Adi Agus k Wahono mengatakan, Polsek Kota Bojonegoro mengandeng BKP Kecamatan Kota untuk melaksanakan patroli malam untuk mengantisipasi tindak pidana jalanan dan gesekkan antar pemuda. “Patroli malam ini kita fokuskan penggunakan atribut organisasi pencak silat,” ucap Kapolsek Hari Adi Agus Wahono kepada awak media ini, Jumat (8/10). Hari Adi Agus Wahono menambahkan, kegiatan patroli malam terus digencarkan untuk mengantisipasi gesekkan antar pemuda. Untuk penggunaan atribut organisasi pencak silat sudah ada kesepakatan bersama

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro menginterogasi para pelaku.

6 Pelaku Pengeroyokan Bypass Balongbendo Digulung

Sidoarjo, Memorandum Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil mengungkap peristiwa pengeroyokan gerombolan pemuda usai nonton balap liar di jalan bypass Balongbendo, Sidoarjo pada 25 September 2021. Kejadian ini mengakibatkan RV (16), asal Balongbendo, meninggal dunia. Satu korban lainnya, YMT (16), asal Gresik, terluka di beberapa bagian tubuh. Petugas mengamankan pendekar yang menggunakan atribut perguruan silat di luar kegiatan latihan. P

BKP dimana penggunaan atribut organisasi pencak silat digunakan atau dipakai saat di tempat latihan. Apabila ditemukan pemakai atribut organisasi pencak silat untuk dilepas, didata dan dipanggil orang tuanya. Lanjutnya, patroli malam bersama-sama BKP Kecamatan Kota menyusuri jalan Veteran, kawasan dalam terminal bus Rajekwesi, jalan Pondok Pinang, jalan Lettu Suwolo, jalan Dr.

Cipto dan jalan Basuki Rahmat. “Malam ini kami mengamankan empat pemuda menggunakan kaos beratribut organisasi pencak silat untuk melepas kaosnya. Selanjutnya kita bawa ke Mapolsek Kota untuk dilakukan pendataan dan kita panggil orang tuanya untuk dilakukan pembinaan,” tandas Hari Adi Agus Wahono. Kapolsek Hari mengimbau kepada seluruh organisasi pencak silat di Kabupaten Bojo-

negoro untuk mengingatkan dan menyosialisasikan kepada anggotanya terkait Kesepakatan Bersama BKP yang sudah disepakati bersama saat pertemuan di Polres Bojonegoro. “Kesepakatan Bersama BKP untuk dipatuhi sehingga situasi wilayah Kabupaten Bojonegoro aman, damai dan guyub. Saling menghargai dan menghormati,” pungkas pria yang pernah menjabat Kabag Ops Polres Bojonegoro. (top/har/mik)

Akibat pengeroyokan itu, korban RV mengalami luka parah pada bagian kepala dan dada sehingga mengeluarkan banyak darah. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Sayangnya nyawa

korban tidak terselamatkan. Sementara korban lainnya, YMT berhasil diselematkan. Namun, sepeda motor milik mengalami kerusakan dan diambil suku cadangnya oleh sebagian para pelaku. Setelah

beberapa hari melakukan penyelidikan kasus pengeroyokan tersebut, satreskrim meringkus enam pelaku pengeroyokan. Para pelaku yang ditangkap, yakni MAM (16 tahun) asal Krian, Sidoarjo, MA (16 tahun) asal Jatirejo, Mojokerto, AIF (20 tahun) asal Kebomas, Gresik, MYE (20 tahun) asal Jenggawah Jember, DBN (19 tahun) asal Kluyuh, Nganjuk, dan MHF (20 tahun) asal Bangsal, Mojokerto. Dari keterangan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro,

Polres Tanjung Perak Ikuti Latram Persiapan Pensiun Surabaya, Memorandum Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengikuti kegiatan pembekalan dan pelatihan keterampilan (Latram) 2021 yang digelar dalam rangka untuk persiapan masa pensiun bagi anggota Polri maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada dijajaran Polda Jatim. Kegiatan yang digelar selama dua hari itu diselenggarakan di Aula Serbaguna PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) di Jalan Perak Barat, Kamis (7/10). Kemudian dilanjutkan pada Jumat (8/10), dengan agenda peninjauan lokasi ternak lele di Desa Klopo Sepuluh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Selain diikuti anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak, kegiatan tersebut juga diikuti anggota Polres Lamongan, Polres

rta Bojonegoro dan RSB Bojonegoro serta Polres Tuban. M Dalam kesempatan itu Karo SDM mKombespol Harry Kurniawan, memberikan sambutan secara virtual. Kemudian dilanjutkan sambutan dari Kabag Watpers Ro. SDM Polda Jatim AKBP Budi Santosa. Sesi berikutnya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Anton Elfrino Trisanto memberikan sambutan dihadapan para peserta Latram. “Dengan pelatihan ini memberikan kesiapan di masa pensiun,” katanya. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyerahan plakat oleh pimpinan BTPN kepada Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak

ke kemudian dilanjutkan dari pihak PT. AS ASABRI memberikan pembekalan sec secara virtual. Di akhir giat Iptu M. Yahya menyampaikan materi mengenai budidaya ternak lele. Saat pelaksanaan giat sedang berlangsung, para pesertanya sangat antusias sekali di dalam mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini terbukti, banyaknya para peserta melakukan tanya-jawab kepada pemateri sehingga menjadikan suasana di dalam kegiatan tersebut menjadi hidup. Diakhir pelatihan, dilanjutkan agenda peninjauan lokasi ternak lele yang berada di Dusun PaseganWetan, Desa Klopo Sepuluh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. (alf/mik)

3 Pejudi Dicokok Tim Resmob Polres Kediri

Kediri, Memorandum Tim Resmob Satreskrim Polres Kediri menangkap seorang bandar dan dua penombok judi dadu di dekat tempat pemakaman umum Dusun Mangunrejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Rabu (6/10) malam lalu. Ketiga pelaku itu adalah Mulyadi (40) bandar dadu, Solikin (53) dan Sawiji (49), sebagai penombok. Ketiga pelaku itu adalah warga setempat. Kasatreskrim Polres Kediri AKP Rizkika Admadha Putra mengatakan, penangkapan para pelaku judi dadu itu berawal dari informasi masyarakat. “Dari informasi masyarakat anggota kami Resmob Polres Kediri langsung menindaklanjuti dan melakukan serangkaian penyelidikan,”ucap AKP Rizkika, Jumat (8/10). Setelah dilakukan penyelidikan, petugas segera bergerak dan berhasil mengamankan tiga orang yang pelaku judi dadu salah satunya bandar.

Pada saat petugas melakukan penangkapan mereka sedang asyik bermain judi dadu di pekarangan kosong dekat tempat pemakaman umum Dusun Mangunrejo Desa Tulungrejo Kecamatan Pare. “Saat ini ketiga pelaku masih dimintai keterangan guna pemeriksaan lebih lanjut,”ungkap AKP Rizkika. AKP Rizkika menambahkan, selain menangkap ketiga pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti sebagai sarana judi dadu. Diantaranya, enam buah mata dadu, satu tutup dadu, satu beberan, satu tataan satu lampu sebagai penerangan, dua buah sepasang sandal, satu alas tikar warna merah abu - abu dan uang Rp 300 ribu. “Untuk ketiga pelaku terjerat pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian dengan ancaman kurungan maksimal 10 tahun penjara,” pungkas Kasat Reskrim Polres Kediri. (mis/mik)

Antisipasi Kejahatan, Polsek Wonoasih Patroli Jalur Rawan

Petugas Polsek Wonoasih patroli jalur yang sepi sambil mengingatkan disiplin protokol kesehatan.

Probolinggo, Memorandum Untuk meminimalisir timbulnya aksi tindak kejahatan jalanan pada malam hari, PolsekWonoasih, Polres Probolinggo Kota intens meningkatkan patroli dengan menyasar jalur sepi dengan mengendarai mobil patroli back bone. “Polsek Wonoasih intens melaksanakan patroli malam dan dini hari untuk mengantisipasi kejahatan curas, curat dan curanmor (3C) di jalur -jalur rawan kejahatan,” ujar Kapolsek Wonoasih Kompol Kuzaini, Jumat (8/10). Kuzaini mengatakan, petugas juga memberikan imbauan-imbauan kamtibmas kepada warga karena sering terjadi curanmor, dan selalu meningkatkan kewaspadaan. Bahkan petugas patroli juga melaporkan situasi keamanan wilayah ke

sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) maupun siaga 13 untuk memonitor perkembangan wilayah hukum Polsek Wonoasih. “Semoga situasi aman terkendali dan tidak ada kejadian menonjol,” tandas Kapolsek. Menurutnya, dengan keberadaan petugas Kepolisian melakukan patroli, maka masyarakat tidak was-was lagi dari kemungkinan terjadinya gangguan Kamtibmas. Disamping itu para pelaku yang mempunyai niat jahat akan mengurungkan niatnya. “Petugas patrol juga memberikan himbauan pada masyrakat untuk patuh protokol kesehatan 5M untuk mence-

gah penyebaran Covid-19,” ucap Kuzaini. Meski demikian, lanjut Kuzaini, bahwa para pelaku kejahatan dalam melakukan aksinya mencari celahcelah yang aman, maka pihaknya selalu mengintensifkan patroli baik siang maupun malam dan khususnya saat jam-jam rawan demi situasi Kamtibmas tetap aman kondusif. “Patroli sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat khususnya yang ada di wilayah hukum Polsek Wonoasih. Harapannya ini bisa menjadikan pelayanan terbaik Polri bagi warga masyarakat, sehingga mampu memberikan rasa aman dan nyaman,” pungkasnya. (mhd/mik)

Tuban, Memorandum Kepedulian Satlantas Polres Tuban terhadap sesama perlu diapresiasi. Buktinya, dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan Satlantas Polres Tuban meluncurkan program Terasi (Polantas berbagi setiap hari), Jumat (8/10). Kasatlantas Polres Tuban AKP Arum Inambala menjelaskan, hal itu dilatarbelakangi oleh banyaknya masyarakat yang terdampak selama pandemi Covid-19. “Hal itulah yang membuat kami untuk ikut bergerak dan

Petugas menyerahkan bantuan kepada penerima manfaat.

Sabtu (9/10/2021). Yaitu wilayah Kecamatan Pakis, Jabung, Tumpang dan Poncokusumo. “Kegiatan ini akan terus berlanjut, agenda se-

memberikan sedikit Terasi, yah Terasi oleh-oleh khas dari Kota tercinta ini (Tuban). Tapi, tentunya Terasi kami bukan buat sambal yah lur. Terasi kepanjangannya polanTas bERbAgi Setiap harI, “ ujar AKP Arum. Hal itu juga merupakan salah satu program baru Sat Lantas Polres Tuban sebagai bentuk kepedulian kepada masyakarat Kabupaten Tuban yang terdampak selama pandemi Covid-19. “Program ini selain menyasar masyarakat yang terdampak selama pandemi juga menyasar seluruh

lapisan masyarakat terutama masyarakat yang membutuhkan,” terangnya. “Inti dari program Terasi ini adalah sebagai bentuk kepedulian Satlantas Polres Tuban kepada sesama, terutama sesama yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Tuban. Bukan hanya yang terdampak Covid 19 saja. Tapi seluruh lapisan masyarakat. Terutama yang membutuhkan. Sedikit asa dari kami semoga meringankan beban sesama. Indahnya berbagi,” tegas AKP Arum. (top/har/mik)

lanjutnya kita salurkan bantuan bagi pedagang kecil di wilayah Pakis, Jabung, Tumpang dan Poncokusumo,” kata Nunung. (*/kid/ari/mik)

Polsek Bangsal Pantau Vaksinasi di 3 Desa Mojokerto, Memorandum Guna percepatan vaksinasi, Polsek Bangsal menggelar vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat sekitar yang digelar di tiga tempat, Jumat (8/10). Antara lain di Balai Desa Ngastemi, Desa Mojotamping, Desa Gayam, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Dalam gelaran vaksinasi, panitia melibatkan tim gabungan dari Puskesmas Bangsal, Polsek Bangsal, dan Koramil Bangsal. Kapolsek Bangsal AKP Suwiji menjelaskan, kegiatan vaksinasi ditujukan kepada warga masyarakat sekitar. Masyarakat terlihat sangat antusias mengikuti giat vaksinasi. Tercatat sampai saat ini, sudah 444 warga yang sudah mendaftar untuk siap di vaksin,vasin dosis satu maupun vaksin dosis dua. Sedangkan vaksinasi yang disediakan panitia adalah vaksin Sinovac dosis satu maupun dua dengan sasaran warga masyarakat yang sudah masuk daftar peserta. “ Kesadaran masyarakat untuk menghibdari bahaya virus corona saat tinggi sehingga peminatnya banyak,” terang Suwiji. Lebih lanjut dikatakannya, dalam melaksanakan pemantauan di lokasi para petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya disiplin prokes. “Tertib prokes, para peserta vaksin secara bergiliran melalui tahapan mulai pendaftaran, sekrening hingga pelaksanaan vaksin,” pungkasnya. (war/mik)

pencurian dengan kekerasan. “Selain enam orang yang sudah ditangkap, kami juga terus memburu tersangka lainnya. Karena dari keterangan saksi dan pelaku yang kami tangkap masih ada pelaku lainnya,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro. Motif pengeroyokan ini menurut Kapolresta Sidoarjo, dikarenakan dendam yang mana sebelumnya sebagian pelaku dan teman-temannya telah dikeroyok kelompok balap liar. (bwo/jok/mik)

Peduli Sesama, Satlantas Cetuskan Program Terasi

Tiga tersangka diamankan polisi.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Anton Elfrino Trisanto dalam kegiatan pembekalan dan pelatihan keterampilan.

Jumat (8/10/2021), tersangka MAM, MA, MYE dan AIF dikenakan undangundang perlindungan anak karena korban RV meninggal dunia di bawah umur, maka ancaman hukuman 15 tahun penjara. Sedangkan dalam peristiwa pengeroyokan ini, tersangka MYE juga terlibat pengeroyokan, pengrusakan dan pencurian kepada korban YMT. Pada kasus ini MYE bersama dua tersangka DBN dan MHF, dikenakan ancaman hukuman 7 tahun penjara karena mengakibatkan kerusakan barang atau

Malang, Memorandum Polres Malang kembali menyerahkan Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTKLW) bagi yang terdampak pandemi Covid-19. Kali ini yang menerima para pedagang kecil di wilayah Malang utara. Meliputi Kecamatan Lawang, Singosari, Karangploso dan Dau, di Pendopo Pujasari Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (8/10). Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono melalui Kasatbinmas AKP Nunung mengatakan, untuk wilayah Malang utara yang menerima BTKLW meliputi empat kecamatan dengan jumlah pedagang sebanyak 272 orang. “Mereka menerima jumlah yang sama dengan para pedagang lain. Penerima ini sesuai target yang ada dan sudah dilakukan pendataan sebelumnya. Pelaksanaan di Singosari ini agar pedagang yang menerima bantuan tidak perlu jauh-jauh datang ke Kepanjen,” jelasnya seraya menyampaikan setiap pedagang menerima Rp 1,2 juta. Penyaluran bantuan langsung tunai program pemerintah ini dilakukan secara bertahap sampai target penyaluran tercapai, yaitu sebanyak 3.460 pedagang kecil. Dalam pelaksanaannya, tempat pembagian di wilayah yang mudah dijangkau oleh penerima. Disampaikan, Selanjutnya akan dilakukan pembagian serupa di wilayah Malang Timur,

Polisi berjaga di lokasi vaksinasi.

Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom bersama jajaran dalam konferensi pers.

Tiga Pemeras Nelayan Diringkus

Anggota Satlantas Polres Tuban berbagi dengan sesama.

Blitar, Memorandum Polres Blitar membekuk tiga orang diduga terlibat tindak penipuan dan pemerasan dengan mengaku anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM) dari Surabaya. Pelaku ini diduga memeras nelayan yang sedang membeli bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Karangsari, Kota Blitar. Ketiga pelaku itu adalah AR (51), AS (52), dan IS (43). Mereka ditangkap beberapa jam setelah memeras nelayan dan mendapat uang Rp 3 juta. agai anggota polisi “Pelaku berlagak sebagai dan mengancam akan membawa korban poles Blitar AKBP ke Polres Blitar,” ujar Kapoles a konferensi pers, Adhitya Panji Anom pada Jumat (8/10). n, ketiga pria itu Adhitya menjelaskan,

m melakukan pemerasan dengan cara mendatangi nelayan bernama Endik yang sedang mengisi solar ke dalam beberapa drum yang dimuat di atas pikap. Para pelaku menanyakan kegunaan solar itu kepada Endik. Endik, kata Adhitya, menyebut solar itu akan digunakan untuk bahan bakar kapal penangkap ikan. Mendengar itu, Endik meminta waktu menelpon bos nelayan bernama Rianto dan membiarkan salah satu dari ketiga orang itu berbicara langsung dengan Rianto. Adhitya menambahkan, ketiga orang itu meminta uang sebesar Rp 5 juta kepada Rianto sebagai kompensasi agar tidak melanjutkan perkara tersebut. Namun, Rianto menawar menjadi Rp 3 juta dan

akhirnya disetujui pelaku. Setelah melakukan transfer uang senilai Rp 3 juta ke sebuah rekening bank yang diberikan pelaku. Rianto melapor ke Polsek Wonotirto. Beberapa jam kemudian, kata Adhitya, Satreskrim Polres Blitar memburu pelaku dan menangkap mereka di wilayah Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Adhitya mengatakan, polisi menjerat ketiga warga Surabaya tersebut dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman hukuman kurungan maksimal sembilan tahun. Selain itu, polisi juga menggunakan jeratan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman penjara maksimal empat tahun. (pra/mik)

Serbuan Vaksinasi Polres Magetan Sasar 1.000 Usia Pelajar

Magetan, Memorandum Polres Magetan melalui dokkes kembali menggelar serbuan vaksinasi bagi para pelajar dalam rangka mendukung pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Sebanyak 1.000 pelajar atau remaja usia 12 tahun ke atas menjadi sasaran vaksinasi Covid-19. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pembentukan herd immunity (kekebalan kelompok) untuk membendung dan mengendalikan penyebaran virus corona. Hal itu disampaikan Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana De-

lareskha saat meninjau vaksinasi yang dilaksanakan di SMAN 1 Barat, Jumat (8/10). “Sasarannya difokuskan bagi remaja usia 12 tahun ke atas. Tentunya semua hal yang kami lakukan fokus utamanya untuk mempercepat pembentukan herd immunity atau kekebalan kelompok,” ungkapnya. Menurutnya, dengan meratanya sasaran vaksinasi dan kini menyasar para pelajar diharapkan bisa mendukung rencana pelaksanaan PTM di Kabupaten Magetan. “Sebelumnya, para guru sudah dilakukan vaksinasi. Hari ini untuk

sasaran para peserta didiknya atau para murid mendapatkan suntikan vaksin,” kata Yakhob. Pemerintah menargetkan vaksinasi bagi seluruh pelajar dapat segera dilaksanakan, bersamaan dengan akan diselenggarakan PTM. TNI-Polri dan dinkes akan bekerja sama dengan dinas pendidikan dan seluruh Satgas Covid-19 Kabupaten Magetan. Kegiatan tersebut disambut antusias para pelajar. Tidak kurang 1.000 peserta mengikuti vaksinasi dosis pertama yang diikuti pelajar SMAN 1 Barat, SMPN 1, dan SMPN

2 Barat. a itu, Kepala Sementara SMAN 1 Baratt Hery Suba kasih kareagyo berterima ya dijadikan na sekolahnya aksinasi. tempat gelar vaksinasi. “Sebuah kehormatan sekolah kamii dipercaya sebagai lokasii vaksinasi. Semua siswa,, guru mengan gemnyambut dengan bira. Apalagi vaksin yang tunggu akhkami tunggu-tunggu laksanakan irnya bisa dilaksanakan pada hari ini,” ungkapnya. hms/hs/mik) (hms/hs/mik)

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin kepada pelajar di Magetan.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU PON, 9 OKTOBER 2021 HALAMAN 8

Bank Bukopin Jember Digugat Rp 2 T Diduga Palsu Dokumen Nasabah

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Petugas memeriksa kesehatan warga binaan.

Ditemukan 40 Suspect TB di Lapas Tulungagung Tulungagung, Memorandum Pandemi Covid-19 mempengaruhi proses interval tracing suspect dan positif tuberculosis (TB) di Tulungagung. Jika sebelumnya tracing TB rutin dilakukan dalam tempo tiga bulan sekali, namun saat ini interval waktunya mengalami perubahan. Seperti halnya tracing rutin yang dilakukan di Lapas Kelas IIB Tulungagung. Pernyataan ini disampaikan oleh Kasi pengendalian dan pemberantasan penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tulungagung, Muhroji kepada Memorandum, Jumat (8/10). Dengan adanya perubahan interval ini membuat Dinkes memutuskan untuk melakukan tracing kepada 600 warga binaan di Lapas Kelas IIB Tulungagung selama dua hari, mulai Rabu (6/10) dan Kamis (7/10). Hasilnya dari 600 warga binaan yang mengikuti tracing, ditemukan 40 suspect (TB). “Biasanya kalau tiga bulanan itu yang kami tracing hanya warga baru saja. Tapi karena ini sudah hampir enam bulan baru ada tracing, maka kami putuskan seluruh warga binaan kami tracing. Hasilnya ada 40 orang yang suspect,” ujarnya. Muhroji menjelaskan, 40 orang ini masuk dalam kategori suspect setelah petugas melakukan pemeriksaan kondisi kesehatannya satu persatu. Selanjutnya mereka yang masuk kategori suspect langsung menjalani pengambilan sampel dahak untuk diuji kandungannya. “Mereka ini diketahui suspect dari skrining awal, kemudian kita ambil sampel dahaknya untuk kita ujilab kan,” jelasnya. Pihaknya menyebut, dalam waktu 3 sampai 4 hari ke depan hasil pemeriksaan dahak sudah bisa keluar dan diketahui. Apakah mereka positif (TB) atau tidak. Muhroji menyebut, ketika nanti yang bersangkutan dipastikan positif TB maka pihaknya akan bekerja sama dengan petugas kesehatan di dalam Lapas dan Puskesmas Kedungwaru guna memantau kesehatan mereka, termasuk rutin memberikan obat kepada mereka yang dipastikan positif tersebut. “Pasti akan ada tindakan lanjutan untuk yang positif ini, mulai dari ditempatkan di sel yang sudah disediakan hingga diberikan obat rutin oleh tim kesehatan,” pungkasnya. (fir/mad/ono)

Menurut alumni FH Unej 2004 itu, gugatan material dan immaterial ini dilakukan lantaran Bank Bukopin Jember selama ini tidak pernah beritikad baik kepada ahli waris. Mulai dari tidak jujur, terbuka dan transparan terkait rekening koran, adanya asuransi dan lain-lain.

FOTO: MEMORANDUM/EDY

Kasus ini kemudian dilaporkan oleh salah satu ahli waris Hariyanto, Fenny Febriyanti (36) ke Polres Jember pada 23 Juni 2021 lalu. Saat ini kasus tersebut dalam waktu dekat disidangkan di PN Jember, Selasa (12/10). Bank Bukopin dituding memalsukan tanda tangan orang tua Fenny dalam berkas perjanjian kredit. Fenny menduga ada pemalsuan dokumen dan kemudian menggugat Bank Bukopin Jember sebesar Rp 2 triliun. Dugaan pemalsuan dokumen resmi dan asli yang merupakan hak debitur ataupun ahli waris tidak pernah diberikan atau digelapkan, “ tegas Ihya Ulumiddin, SH kuasa hukum Fenny Febrianti, ahli waris almarhumah Suciwati dan almarhum Hariyanto, Kamis (7/10).

Polri yang Presisi,” pungkas pria kelahiran Bandung ini. Sementara itu, wartawan memorandum yang hendak melakukan klarifikasi ke pihak Bank Bukopin cabang Jember, masih belum bisa menemui baik pimpinan dan penanggung jawab Bank Bukopin. Ketika ke lokasi, Memorandum hanya ditemui Mulyadi, security setempat. “Maaf pimpinan cabang saat ini berada di Malang sedangkan manager lagi cuti jadi tidak bisa ditemui, “ kata Mulyadi, Jum’at (8/10).(edy/ono)

Kantor Cabang Bank Bukopin Jember di Jalan Gajahmada, Jember.

Dandim Ingatkan Pentingnya Suntik Vaksin Safari Salat Tahajud Berjemaah Jember, Memorandum Safari tahajud dan salat Subuh berjamaah Dandim 0824/Jember kembali digelar. Kali ini salat tahajud gagasan Dandim Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin dilaksanakan di Masjid Al Falah Assyuniyah Dusun Ponjen Desa, Kecamatan Kencong. Tak hanya diikuti Dandim Letkol La Ode. Safari Sholat tahajud setiap hari Jum’at juga diikuti personel Kodim 0824/ Jember yang terdiri dari jajaran Danramil, perwira staf hingga para Babinsa, serta Camat Kencong. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh pengurus Takmir Masjid serta tokoh agama dan masyarakat. Imam salat tahajud, hajat, witir dan dzikir serta doa oleh KH Khoiruzat tetap menggunakan protokol kesehatan (Prokes) berjarak dan bermasker. Sebelum salat dimulai ditandai dengan penyerahan paket sembako dan santun untuk anak yatim. Sementara KH Ahmad Sadid Jauhari selaku ketua Yayasan Al Fatihah Kencong menyampaikan ucapan terimakasih kepada anggota TNI yang telah meluangkan waktunya sudah datang ke Masjid Al

Falah Assyuniyah Dusun Ponjen Desa, Kecamatan Kencong untuk bersilaturahmi dengan takmir dan tokoh masyarakat serta tokoh agama. “Kami sangat mengapresiasi kepada TNI khususnya Kodim 0824 Jember sebagai penjaga negara ini telah hadir di sini. Datangnya bapak TNI berkontribusi memberikan rasa aman pada masyarakat, ” terang ketua Yayasan Al Fatihah Kencong. Jum’at (8/10). Menurut KH Ahmad Sadid Jauhari, kedatangan komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin, sangat bermanfaat bagi masyarakat yang telah memberikan wawasan dan mengingatkan untuk tetap waspada ancaman Covid-19 yang belum sepenuhnya hilang. “Meski sebaran pandemi Covid-19 sudah reda, tapi hendaknya kita diingatkan tidak boleh lengah tetap memakai masker dan segera untuk melakukan suntik vaksin sebagai anti bodi (kekebalan tubuh), dan berdo’a bersama agar Covid-19 segera hilang, “ tutur KH Ahmad Sadid Jauhari. Letkol La Ode juga menyampaikan

Dandim 0824 Jember, Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin memberikan sambutan di hadapan jemaah salat Tahajud.

rasa terima kasih pada pihak takmir Masjid beserta anggota Kodim 0824/Jember yang telah meluangkan waktunya. “Kegiatan safari salat tahajud ini bertujuan untuk meningkatkan iman dan taqwa Allah SWT serta menjalin silaturahmi antara anggota TNI khususnya anggota jajaran Kodim 0824 Jember dengan pengurus takmir dan masyarakat, ” ungkapnya.

“Kegiatan ini merupakan salah satu program dari Kodim 0824 Jember untuk bersilaturahmi di pondok pesantren dalam menciptakan situasi yang kondusif di wilayah di Jember. Kegiatan sholat tahajud ini akan terus dilaksanakan setiap Hari Jumat dan tempatnya berpindah-pindah atau bergantian di wilayah Jember, ” paparnya. (edy/ono)

Bagikan Rompi dan Masker ke Juru Parkir Pasuruan, Memorandum Untuk menjaga keamanan dan gangguan pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), PS Panit Lantas Polsek Purworejo Polres Pasuruan Kota memberikan wawasan dan bakti sosial kepada juru parkir. Kegiatan tersebut digelar Cafe Janji Jiwa Jalan Panglima Sudirman No. 163, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. PS perwira unit (Panit) Lantas Polsek Purworejo Aipda Breni Raharjo menjelaskan, kali ini pihaknya bersama Dishub Kota Pasuruan memberikan rompi dan masker kepada para juru parkir serta memberikan wawasan terkait kejahatan yang marak. “Ini merupakan langkah awal dalam mengantisipasi adanya 3C (curat, curas dan curanmor) di wilayah hukum Polsek Purworejo,” kata Breni, Jumat (8/10) siang. Selain itu, pihaknya juga berpesan kepada para juru parkir untuk selalu waspada dalam melaksanakan tugas sebagai juru parkir,”Apabila ada gangguan agar segera melaporkan kepada pihak yang

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pasuruan, Memorandum Satresnarkoba Polres Pasuruan meringkus pengedar pil double L atau pil koplo di mar kos. Terdalam kamar sangka Mukamadu (25) asal Dusun Kedung Kampil, RT 03/RT 02, ungsolo, Desa Kedungsolo, an Porong, Kecamatan en Kabupaten Sidoarjo. “Tersangka ditangkap pada Tersangka dan barang bukti. Rabu (6/10) sekira pukul 03.00 WIB. Di dalam kamar kos di Dusun Kuwung, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan,” kata Kasatreskoba Polres Pasuruan AKP Slamet Wahyudi, Jumat (8/10). Slamet menjelaskan, awalnya petugas mendapatkan informasi bahwa di wilayah tersebut marak peredaran pil double L. “Selanjutnya anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan menindaklanjuti informasi tersebut serta melakukan penyelidikan dan keudian berhasil meringkus tersangka di kamar kos,” jelasnya. Saat dilakukan penggledahan, petugas menemukan empat botol yang di dalamnya berisi pil koplo. “Ada empat botol yang kami sita dari tangan tersangka, setiap botol berisi 1.000 butil pil double L, total ada 4.000 butir,” terangnya. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 197 Subs Pasal 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan. “Di hadapan petugas, tersangka mengaku mengedarkan pil koplo selama enam bulan terakhir. Tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Pasuruan guna pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Slamet. (rul/ono)

Jember, Memorandum Kasus dugaan kejahatan perbankan terjadi di Jember. Bank Bukopin di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Jember Kidul, dituding memalsukan tanda tangan almarhum Hariyanto, salah satu nasabah bank setempat, pada 2015 silam.

melaporkan dugaan tindak pidana pemalsuan dan penggelapan tanda tangan orang tua dan dokumen perjanjian yang tidak pernah diterima ke Polres Jember dan sudah menjalani wawancara dan pemeriksaan oleh penyidik unit Pidek Satreskrim Polres Jember. “Dengan nomor laporan TBL B/281/VI/RES.1.24/2o21/ RESKRIM/SPKT Polres Jember tanggal 23 Juni 2021 kami juga berharap pihak kepolisian juga professional, jujur dan adil sesuai visi dari Kapolri Jenderal Sigit

FOTO: MEMORANDUM/EDY

Pengedar Pil Koplo Diringkus di Kamar Kos

“Klien kami mengalami kerugian material dan immaterial, untuk itu kami menggugat Bank Bukopin Jember sebesar Rp 2 triliun, dan sidang perdana akan dilaksanakan pada Selasa (12/10) nanti, ” kata alumnus pendidikan khusus profesi advokat angkatan VI Peradi-Unej tahun 2012 tersebut. Demi mencari keadilan hakiki diajukan gugatan perdata perbuatan melawan hukum (PMH) no perkara 91/ Pdt.G/2021/PN Jmr. “Besar harapan kami majelis hakim yang memeriksa dan menyidangkan perkara ini obyektif, professional dan adil,” harapnya. Sebelumnya, ahli waris juga

Petugas memakaikan masker kepada jukir.

berwajib,” ungkapnya. “Tak hanya itu, kami juga

melaksanakan pengawasan dan penataan parkir bagi jukir

guna menghindari parkir yang tidak beraturan, kemacetan

dan terjadinya laka lantas,” tutup Breni. (rul/ono)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Direktur Utama: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Choirul Shodiq SH MH Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. Pemimpin Perusahaan: 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. Yoyok Khayatullah AMD SE 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR Di-Back Up Penuh Pemkot Pasuruan, Memorandum Menjelang prosesi haul KH Abdul Hamid yang akan digelar Sabtu (16/10) nanti, Pemerintah Kota Pasuruan membantu secara penuh pelaksanaannya. Protokol kesehatan diberlakukan secara ketat. Kegiatan ini juga disiarkan secara live di puluhan masjid Kota Pasuruan. “Kami siapkan seluruh tim untuk membantu. Haul kali ini sudah berlangsung 40 tahun. Khusus tahun ini harus ditunjukkan bahwa kita benar-benar menyelenggarakan dengan warna prokes yang sangat kuat,” kata Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf saat memimpin rapat finalisasi persiapan haul di Pendopo Kota Pasuruan. Gus Ipul-panggilan karib Saifullah Yusuf- juga memerintahkan seluruh Camat serta organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membantu. Dinas lingkungan hidup misalnya, diperintahkan menyediakan banyak lokasi cuci tangan di sekitar lokasi haul. Dinas kesehatan juga diperintahkan untuk membangun beberapa posko kesehatan serta menerjunkan personelnya. Sama halnya dengan BPBD juga akan menerjunkan mobil pemadam serta melakukan penyemprotan disinfektan H-1 dan H+1. Setiap Camat diminta membuat lokasi nonton bareng live haul. Begitu juga kantor-kantor dinas harus dibuka untuk menyediakan haul secara virtual. Selain itu berbagai OPD juga terlibat aktif

Malang, Memorandum Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen melakukan pendampingan terkait kinerja Badan Usaha Milik Desa ((BUMDes) di wilayah Kabupaten Malang. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kajari Kepanjen dengan Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Malang, di aula Darpa Adhiyaksa Kejari Kepanjen. MoU selaras dengan PP No 11 tahun 2021 tentang BUMDes dan Permendes no 3 tahun 2021 tentang pendaftaran, pendataan dan pemanfaatan, pembinaan dan pengembangan dan pengadaan barang/ jasa BumDes, desa bersama. Penandatangan MoU disaksikan langsung Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto, Sekretaris DPMD Kabupaten Malang Erlan, Kades dan Manager BUMDes yang digelar secara daring dan luring. Wabup Malang mengapresiasi sinergi Kejaksaan Kepanjen dengan AKD karena bisa mendampingi dan mengawal setiap desa yang memiliki BUMDes. “Saya atas nama pribadi maupun Pemkab Malang mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya,” ujarnya. Dengan dilakukan kerjasama ini diharapkan dapat menguatkan potensi usaha yang dapat dikembangkan dan dikelola oleh

FOTO: MEMORANDUM/KID

Kejari Kepanjen Dampingi BUMDes Teken MoU

Perwakilan Kejari Kepanjen berfoto setelah penandatanganan MoU terkait BUMDes. BUMDes agar desa lebih berdaya untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat. “Setelah adanya pendampingan ini Pemkab Malang tidak mau lagi mendengar ada pengurus BUMDes masih dikuasai oleh keluarga maupun orang dekat Kades,” kata Didik. Untuk itu, menurut Wabup, Kades harus membuat perencanaan serta administrasi yang bagus untuk menghindari adanya pelanggaran aturan yang berdampak pada hukum. Bersamaan juga terus berkreasi berinovasi serta pemetaan serta peningkatan SDM yang mengarah pada peningkatan pendapatan BUMDes. Sementara itu, Kajari Kepanjen Edi Handoyo menyampaikan pendampingan yang bakal dilakukan pada BUMDes dalam penguatan kelengkapan administrasi sebagai bentuk lembaga usaha milik desa, diantaranya melengkapi akte notaris dan le-

RUMAH DIJUAL

LOWONGAN

JLN LINGKAR TIMUR J.THN DEKAT JUANDA LS. 6724 M2 HGB NOL JALAN HRG 3.2JT/M2 HUB:0818318280-085106431777. ANEKA KEBUTUHAN

Dicari Tenaga Laki-Laki Masih muda dan Sehat. Bisa setir Tossa (Roda 3) untuk kirim LPG dan Aqua pada Pelanggan Tetap. Pelamar/Peminat dtg langsung ke Gayungan Gg 3 No.17-A. Toko LPG Bpk Eko Blkng BCA Jl A Yani. Tlp:08113163799.

DIJUAL PABRIK/GUDANG Dijual Pabrik Luas Tanah 1 Hektar (10.000m2) Gudang 4000 m2 lokasi Gempol - Pasuruan Hub; 082343100735 (WA Pemilik)

ELEKTRONIK DIJUAL AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.

MOBIL DIJUAL Oper.Kredit Grand Max Pick Up 1.5 AC PS 2021 Hrg (25 Juta) Hub:082343100735 An.Sendiri

galitas lain. “Nantinya Kejaksaan akan memandu dalam pengisian formulir pengajuan agar semuanya lancar,” katanya. Dengan legalitas perijinan penuh, nantinya BUMDes bisa melakukan kerjasama dengan pihak ketiga. BUMdes merupakan aset desa yang dipisahkan sehingga bisa melakukan kerjasama dengan lembaga lain asalkan tidak setara seperti CV. Karena jika terjadi sesuatu yang mengarah pada pelanggaran hukum sulit untuk memprosesnya. BUMDes bisa kerjasama dengan pihak lain untuk meningkatkan pendapatan demi kesejahteraan bersama. Juga dilakukan pendampingan agar pengurus BUMDes tidak melakukan pelanggaran hukum. “Nantinya BUMDes akan kuat dan mengatrol desa menjadi desa berdaya, tanpa melanggar hukum,” urai Edi Handoyo. (kid/ari/ono)

PENGOBATAN

di bidangnya masing-masing. “Semakin banyak lokasi yang menyediakan haul virtual bisa memecah konsentrasi jamaah,” kata Gus Ipul. Pemerintah Kota Pasuruan juga akan meliburkan seluruh sekolah dan ASN. Tak hanya diliburkan, mereka juga dilarang bepergian ke luar kota saat haul. “ASN libur tapi dilarang ke luar kota. Harus ikut membantu haul agar lancar. Mari kita perlihatkan kesiapan prokes kita. Tempat-tempat cuci tangan harus ditampakkan. Sehingga bisa ditiru orang lain,” kata Gus Ipul. Menurut Gus Ipul, dalam acara keagamaan seperti haul ini, ada putaran ekonomi yang sangat besar sehingga ke depan kegiatan keagamaan harus terus jalan tapi juga harus mempertimbangkan prokes. Di tempat yang sama, KH Idris Hamid juga menghimbau haul ayahnya kali ini harus digelar dengan prokes ketat. Kiai Idris menambahkan, meski tidak pernah menyebar undangan, namun haul KH Abdul Hamid selalu didatangi ratusan ribu jemaah.

KONSULTASI GRATIS

kok, satu unit HP merk Vivo warna biru dan celana pendek,” jelas Kasi Humas. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dan barang buktinya dibawa ke Mapolres Tulungagung untuk penyidikan lebih lanjut. Polisi masih belum membuka

pengakuan tersangka dan akan mengembangkan kasus ini kepada jaringan di atas EDP. “Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Iptu Nenny. (fir/mad/ono)

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

BUNDA KELANA AHLI NUJUM RAMAL BERPENGALAMAN SEJAK THN 79”

HLG BPKB L-1104-VY TOYOTA THN 2012 CHENG YING YING VILLA BUKIT REGENCY PE 10/27 SBY. NOKA.MHFXW42G6C 2226555 NOSIN.1TR7324728.

HLG BUKU KIR TEMPELAN/ SB.254306.K PT.GAJAH MAS ANTARNIAGA JL.RAYA MASTRIP WARUGUNUNG 31 SBY.

HILANG STNK HONDA BEAT FI W 2913 QB SAIDATUL LAILIYAH 081555992195.

HLG STNK MOBIL MOBIL DAIHATSU XENIA 2017 L-1956YY W.SILVER MTL AN.SYARIF ABDULLAH CANDI LEMPUNG IV/01 RT4 RW9 SBY.

Hub : 0812 5997 0006

modal utama Kota Pasuruan ya haul ini karena juga ada akses ekonomi, sosial juga kemasyarakatan. Perputaran ekonomi besar di sini. Tapi tetap prokes harus diutamakan,” jelas Arman. Karenanya Kapolres minta penerapan prokes harus dilakukan secara ketat. Kapolres berharap Haul kali ini bisa sukses sehingga bisa dicontoh daerah lainnya. (rul/ono)

PARANORMAL

KEHILANGAN

Mengatasi terlambat datang bulan

agar jamaah yang hadir selalu mematuhi prokes dan tidak bergerombol. “Jika lokasi di sekitar pondok penuh diharapkan bisa mengikuti haul dari Masjid sekitar di Kota Pasuruan yang juga akan menyiarkan secara live,” ungkapnya. Kapolres Kota Pasuruan AKBP Arman mengatakan, haul kali ini harus sukses. “Salah satu

Tulungagung, Memorandum bab polisi menemukan barang Petugas dari satuan reserse bukti sabu-sabu dari tempat narkoba (Satreskoba) Polres kejadian perkara (TKP). Tulungagung menangkap pe“Petugas mengamankan rempuan berinisial EDP asal barang bukti tiga poket sabu dep di tempat ngan berat 0.94 gram, satu bekas Blitar. Ia ditangkap han Kutoa- bungkosnya di Kelurahan kus Kabupaten ronyar, Kecamatan/Kabupaten ena terlibat Tulungagung karena jaringan narkoba jenis sabu-sabu. koba Polres Kasat Resnarkoba u Didik RiTulungagung Iptu yanto melalui Kasi Humas Iptu Nenny Sasongko mengatakan, angka berapenangkapan tersangka g diterima wal informasi yang dari masyarakat. erima “Setelah menerima egera informasi petugas segera kaian melakukan serangkaian ngpenyelidikan. Hinggas ga akhirnya petugas amengamankan wan nita berusia tahun u tersebut,” ujar Iptu ). Nenny, Jumat (8/10). Wanita cantik ini tidak bisa mengelak se- EDP dan sejumlah barang bukti yang diamankan polisi dari TKP.

WA : 0822 5211 1195 Phone : 0852 8311 1195 Lokasi : Jl. Sekawan anggun 5 blok D no 25 Bumi citra fajar sidoarjo

PENGOBATAN

“Kami juga tidak pernah bikin proposal bahkan tidak minta bantuan dana. Tapi yang nyumbang sangat banyak. Bahkan untuk makan santri, bagian konsumsi sudah mulai mengupas satu ton bawang merah sejak dua bulan lalu, juga bawang putih sebanyak setengah ton,” urai Kiai Idris. Dalam kesempatan ini, Kiai Idris juga mengimbau

Terlibat Jaringan Peredaran Sabu

* RAMALAN MADAM KELANA YOUTUBE *

Ryan Pijat Kesehatan untuk keluarga. Mengatasi capekcapek, pegal, lelah, dan letih. Susah tidur, keseleo, dan kecetit, dll. Hub:083831424978.

Gus Ipul didampingi ulama dan kapolres Pasuruan Kota saat rapat koordinasi.

Wanita Cantik Ditangkap di Tempat Kos

TERIMA KONSULTASI SEGALA MACAM KECUALI JUDI. BISA KURSUS KILAT MEMBACA KARTU LENORMAND, KONSUL DATANG ATAU ONLINE VIA WA, TRANSFER BCA.

PIJAT KEBUGARAN

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) tingkat SMA/ SMK di Tulungagung dipastikan tidak terganggu, meski satu guru SMA di Kota Marmer terkonfirmasi positif Covid - 19. Covid- TuJuru Bicara Satgas Covid-19 m lungagung, Kasil Rochmat mengatakan, temuan bermul bermula saat lapo pihaknya menerima laporan dari Covid guru terkonfirmasi Covid-19 dan m seorang anaknya yang mengekesehata luhkan kondisi kesehatannya. Keluhan itu kemudian kemudia ditinC dak lanjuti oleh Satgas Covid-19 B dan Puskesmas Beji, menjem dengan menjemput unt menkeduanya untuk pe dapatkan penangankesehata an kesehatan. Selan Selanjutnya kedu keduanya dib dibawa ke R Rumah Sakit Kasil Rochmat Darurat Covid-19 (RSDC) untuk mendapatkan perawatan. “Kami dapat laporan kemudian jemput bola mendatangi rumah mereka. Setelah itu dibawa ke RSDC untuk mendapatkan perawatan,” terang Kasil, Jumat (8/10). Keduanya lantas menjalani rapid antigen, dan hasilnya positif Covid-19. Lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan PCR dan hasilnya juga positif. Petugaspun melakukan tracing kepada kontak erat keduanya. Kasil menyebut, guru tersebut mengaku selama ini belum mengikuti PTMT dan masih mengajar anak-anak didiknya melalui daring. Sehingga tracing dilakukan di lingkungan rumahnya saja. “Jadi yang bersangkutan ini komorbit diabetes dan mengalami gangguan penglihatan. Jadi selama ini ya hanya mengajar daring saja dari rumah, belum pernah mengikuti PTMT,” lanjutnya. Untuk itu Kasil memastikan, pihaknya tidak akan melakukan tracing di lingkungan sekolah. Sementara Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Tulungagung - Trenggalek, Solikin mengatakan tidak akan ada penghentian PTMT SMA SMK di Tulungagung. Sebab menurutnya, kasus tersebut sudah ditangani Satgas Covid - 19 dan yang bersangkutan selama ini hanya menggelar kelas daring saja.”Kalau tugasnya nanti bisa diganti oleh guru lain selama yang bersangkutan menjalani Isolasi,” tuturnya. (fir/mad/ono)

Haul Mbah Hamid dengan Prokes Ketat

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Guru Positif Covid-19, PTMT Tidak Terganggu

SABTU PON, 9 OKTOBER 2021 HALAMAN 9

HILANG STNK HONDA CB150 W 2658 UH FARIS ARDIANSYAH 083832763957. HLG BUKU KIR L.7702.AF/ PB.8786.K MOCH.FANDIK JL.JEMUR WONOSARI LEBAR 72-C SBY.

HLGBPKBL-9277-NMISUSUTHN2017 BARUNA PT TELOK KUMAI TMR87 SBY. NOKA.MHCTBR54FHK176078 NOSIN. E176078. Hilang BPKB Mbl Hnd City GM2 Th’2011 L-1481-P An.Suwono D/a.Kalimas Baru 2 Gg Timur 66 Sby. Hub.08123214149. HLG STNK AG-2728-F AN.SITI RAHMAWATI SPD DS.MOJOAYU KEC.PLEMAHAN KEDIRI. HLG BUKU KIR L.9236.UM/ SB.254305.K PT.GAJAH MAS ANTARNIAGA JL.RAYA MASTRIP WARUGUNUNG 31 SBY. HILANG STNK HONDA BEAT MERAH W 4803 TJ M.IMRON 085708387577.

HLG BUKU KIR L.9822.AZ/SB.156 596.K SUGIHARTO NUGROHO JL.SUTOREJO TENGAH 2/5 SBY. HILANG STNK MTR HND SPM SOLO WRNA HITAM TH.’88 L.2793.HA AN.JUMADI DA. KEBONSARI VII/9 SBY. HILANG STNK HONDA BEAT W 3930 VG ASMUNIR 088226284165.

HLG BUKU KIR L.9862.BL LILIS SURYANI JL.GEDANG ASIN 1/52 SBY.

KEHILANGAN SURAT FATWA WARIS DAMAI DARI PENGADILAN AGAMA KOTAMADYA SURABAYA TANGGAL. 26 FEBRUARI 1981, NO. 152/FATWA/I/1981, ATAS NAMA AHLI WARIS NYONYA NGATENI, NYONYA SUKINAH DAN SURATMAN BEJO DAN BERDASARKAN SURAT PERNYATAAN YANG DIBUAT DAN BERTANDA TANGAN MATERAI OLEH PELAPOR TERTANGGAL 4 OKTOBER 2021.

PEMBERITAHUAN Kepada pembaca MEMORANDUM agar berhati-hati dalam melakukan transaksi melalui sarana iklan. Tetap waspada dan selalu cross check. MEMORANDUM tidak bertanggung jawab terhadap semua transaksi penayangan iklan. Atas perhatiannya kami sampaikan terimakasih. Ttd. Manager Iklan


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SABTU PON, 9 OKTOBER 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

PRIA BANGSAL TEWAS TERSERET SUZUKI SPLASH

Saksi Lihat Korban Tidur di Bahu Jalan FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Petugas mendata peserta yang akan divaksin.

Polsek Peterongan Kawal Serbuan Vaksinasi di SMPN 1 Jombang, Memorandum Polsek Peterongan memberikan perhatian khusus di setiap gelaran vaksinasi di wilayah hukumnya. Teranyar, guna memastikan pelaksanaan suntikan vaksin bagi warga serta pelajar, polsek setempat membentuk tim guna mengawal kegiatan gebyar vaksinasi yang digelar di SMPN 1 Peterongan, Jumat (8/10). Dipaparkan Kapolsek Peterongan AKP Sujadi, dalam gebyar vaksinasi yang digelar di SMPN 1 Peterongan, pihakya membentuk tim khusus. Tujuannya tak lain, kegiatan yang dimaksudkan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) berjalan sesuai ketentuan. “Khusus untuk mengawal gebyar vaksinasi di SMPN 1 Peterongan, kami membentuk tim khusus untuk mengawal pelaksanaan. Sesuai rencana, sebanyak 660 dosis vaksin jenis Sinovac didistribusikan dalam gebyar vaksinasi kali ini,” paparnya di lokasi, Jumat (8/10). Dijelaskan, selain melayani bagi dosis satu serta dosis kedua. Gebyar vaksinasi di SMPN 1 Peterongan terbuka untuk umum. Baik itu masyarakat umum, serta pelajar dengan usia diatas 12 tahun. “Gebyar vaksinasi melayani dosis pertama serta dosis kedua. Untuk peserta mulai dari masyarakat umum serta pelajar dengan usia diatas 12 tahun,” jelas mantan KBO Satreskrim Polres Jombang itu. Dibeber olehnya, alur vaksinasi tidak berbeda dengan kegiatan suntikan di lokasi lain. Yakni dimulai dengan tahapan registrasi atau pendataan. Setelahnya, warga maupun pelajar melalui atau screening menyangkut pemeriksaan suhu tubuh, tekanan darah, serta riwayat penyakit. “Setelah dinyatakan sehat, barulah peserta mendapatkan suntikan. Tahap selanjutnya observasi selama 30 menit, untuk mengetahui gejala-gejala yang muncul pasca vaksinasi,” bebernya. Bukan hanya sebatas melakukan pendampingan saat kegiatan vaksinasi, secara khusus Polsek Peterongan menyampaikan kepada peserta untuk tetap disiplin protokol kesehatan (prokes). Kendati mereka sudah menjalani vaksinasi. “Selain pendampingan, kami juga menyampaikan imbauan protokol kesehatan bagi peserta yang telah menjalani vaksinasi. Dengan selalu menerapkan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas,” pungkas Sujadi. (wan/yok)

Pemkot Beri Kemudahan Izin Usaha UKM Mojokerto, Memorandum Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-NAKER) terus melakukan sosialisasi terkait izin usaha kepada para pelaku usaha kecil menengah. Sebab perizinan usaha bagi pelaku UKM tersebut akan membawa dampak positif di antaranya akan mendapat berbagai fasilitas untuk mengembangkan usahanya dari pemerintah setempat. Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan bahwa di Kota Mojokerto dibuka pendaftaran secara masif bagi pelaku UKM melalui Online Single Submission (OSS). Ke depan, jika pelaku usaha sudah terdaftar dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) pemerintah dapat memfasilitasi para pelaku UKM untuk mendapatkan akses ke berbagai program pemberdayaan UKM. Misalnya, melalui kemitraan dengan usaha-usaha besar dan akan terkait antara satu dengan yang lain. “Melalui kemitraan ini, kami berharap akan meningkatkan potensi pendapatan bagi pelaku UKM,” terang wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut, Jumat (8/10). Lebih lanjut Ning Ita menjelaskan, saat ini Kota Mojokerto sedang dalam proses pembangunan menuju Kota Pariwisata. Dan, UKM merupakan sektor pendukung dari pariwisata. Dimana jika sektor pariwisata berkembang, maka sektor UKM-nya pun pasti ikut terdongkrak. Dalam kesempatan ini, Plt kepala DPMPTSP-NAKER Heryana Dodik Murtono melaporkan bahwa terdapat kenaikan dalam pendaftaran izin usaha terutama dengan adanya sistem jemput bola ke kelurahan-kelurahan. Yakni sebanyak 555 di tahun 2020, menjadi sebanyak 1.897 pelaku usaha di tahun 2021 yang telah terdaftar melalui OSS RBA. Sosialisasi terkait perizinan kali ini menghadirkan narasumber dari Universitas Airlangga, Surabaya Erna Setiyaningrum dan diikuti oleh 50 pelaku usaha. Terdiri dari, toko modern 6 peserta, pengusaha hotel 7 peserta, pabrik sepatu dan alas kali 3 peserta, serta pelaku usaha mikro kecil produk makanan dan minuman sebanyak 34 peserta. (war/yok) Wali Kota Ika Puspitasari

FOTO: MEMORANDUM/HUMAS

Mojokerto, Memorandum Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Mojokerto. Kali ini melibatkan sebuah mobil dengan pejalan kaki yang diduga dengan sengaja tidur di tengah jalan. Satlantas Polres Mojokarto sempat kesulitan mencari identitas korban lantaran sama sekali tak ditemukan kartu identitas. Keterangan saksi, tubuh korban sempat terseret sepanjang 50 meter di kolong Suzuki Splash yang dikemudikan Moh Fatoni Zain (35), warga Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Kanitlaka Satlantas Polres Mojokarto Ipda J Wihandoko menjelaskan, kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis (7/10) sekitar pukul 22.15 di jalan raya Gajah Mada, Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), peristiwa berawal saat kendaraan dengan nomor polisi AG-

1469-AJ yang dikemudikan Moh Fatoni Zain melaju dari arah barat ke timur. “Pengendara mobil dan korban (pejalan kaki) ini sama-sama dari arah barat ke timur,” ungkapnya, Jumat (8/10). Sesampainya di lokasi, mendadak pejalan kaki tersebut tidur telentang di badan jalan dengan posisi kepala berada di sebelah selatan. Saat bersamaan datang kendaraan yang dikendarai Fatoni, kemudian menabrak korban hingga meninggal di lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Petugas mengolah TKP kecelakaan.

sejumlah saksi di lokasi kejadian menyebutkan, korban meninggal usai tubuhnya terlindas lalu terseret sejauh 50 meter. “Keterangan saksi, pajalan kaki ini memang sudah berulang kali tidur telentang di tengah badan

jalan, namun beberapa kali diingatkan oleh warga setempat,” tegasnya. Usai jasad korban dievakuasi oleh sejumlah potensi relawan dan dilakukan identifikasi oleh petugas, didapati identitas

korban bernama Sudarmaji (44), warga Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. “Untuk sementara barang bukti kendaraan sudah kita amankan guna pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya. (no/yok)

BPCB Ekskavasi Situs Watu Kucur Jombang, Memorandum Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jawa Timur melakukan ekskavasi sebuah situs yang ditemukan masyarakat di sebuah pembuatan batu bata. Situs tersebut yaitu situs Watu Kucur, yang berada di Dusun Penanggalan, Desa Dukuh Dimoro, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Ekskavasi ini menginjak pada hari kedua. Pamong Ahli Budaya BPCB Provinsi Jatim Andi M. Said mengatakan, tujuan menggali ini yakni akan menampilkan (bentuk situs, red) yang ditemukan oleh masyarakat. Dan saat ini sudah ada 3 yang ditemukan. “Namun bentuknya belum diketahui. Ada sudut keluar, sudut diantaranya, dan tengahnya ada lagi sudut. Itu akan kita telusuri, nanti kira-kira bentuknya seperti apa,” katanya, di lokasi ekskavasi, Jumat (8/10). Menurut Said, model seperti ini, yakni di Candi Gentong Trowulan yang berdekatan dengan Candi Brahu. Kemungkinan sama, namun pihaknya belum bisa memastikan apakah ini sama atau tidak. “Dugaannya seperti itu. Itu nanti yang akan kita usahakan tampilkan. Kalau masalah tempat apa, itu belum kita pastikan. Sepertinya ini tempat suci, masa Hindu-Budha,” ujarnya. Selanjutnya, pihaknya juga

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Tim penggalian BPCB Jatim saat ekskavasi situs Watu Kucur di Desa Dukuh Dimoro, Kecamatan Mojoagung.

menemukan batu umpak, yang besar sebanyak 10. Dan ada juga yang kecil jumlahnya banyak. Ini menandakan bahwa di situs ini dahulu ada bangunan. “Ada bangunan dari kayu. Karena umpak ini berfungsi untuk menyangga kayu. Jadi bangunannya ini semi permanen. Seperti bangunan Majapahit pada umumnya,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Ekskavasi Penyelamatan Situs Watu Kucur BPCB Provinsi Jatim Muhammad Ikhwan mengungkapkan, teknis yang dilakukan dalam penyelamatan situs ini, yaitu dengan menggunakan layout untuk menggali. “Kemudian penggalian vertikal ke dalam. Ekaskavasi ini dilaksanakan selama 10 hari,

terhitung mulai pada tanggal 7 sampai 17 Oktober,” ungkapnya. Target dalam ekskavasi kali ini, Ikhwan menjelaskan, bahwa pihaknya mencoba untuk menampakkan denah, bentuk dan ukuran dari struktur Situs Watu Kucur ini. “Saat ini kami menggali sebanyak tujuh kotak. Dan yang sudah tampak ada tiga struktur

yang berjajar di sisi timur. Kami mencoba untuk di sisi utara, selatan dan barat daya,” jelasnya. Temuan serta di situs ini relatif minim. Hanya ditemukan fragmen seperti genteng dan fragmen keramik. Selain itu ada yoni dan lingga. “Ini kemungkinan tempat ibadah, pemujaan masa Hindu Siwa,” pungkasnya. (war/yok)

Menunggu Penjabaran APBN

Pengesahan APBD 2022 Tertunda Jombang, Memorandum DPRD Kabupaten Jombang kembali menggelar sidang paripurna terkait pembahasan anggaran pendapat dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Jombang tahun 2022. Hanya saja, pengesahan APBD masih menunggu penjabaran APBN 2022. Sidang paripurna tentang jawaban bupati atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Jombang, dipimpin Mas’ud Zuremi Ketua DPRD Jombang. Setelah sidang paripurna dibuka, Bupati Jombang Mundjidah Wahab langsung menyampaikan jawaban bupati terhadap raperda APBD 2022. Ketua DPRD Jombang Mas’ud Zuremi mengatakan, pembahasan raperda APBD 2022 sudah memasuki tahapan jawaban bupati. “Tinggal satu paripurna terkait pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD Jombang,” ujarnya usai paripurna, Jumat (8/10). Mas’ud menyebutkan, sesuai jadwal pendapat akhir fraksi akan diagendakan pada 20 atau 23 Oktober. Hanya saja, pembahasan masih menunggu Perpres tentang penjabaran APBN 2022 yang sampai sekarang belum selesai. “Jadi pengesahan juga menunggu dari sana (pemerintah pusat, red). Sampai sekarang belum selesai,” terangnya.

Tidak hanya itu, setelah sidang paripurna jawaban bupati, Raperda APBD 2022 ini juga akan dibawa ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk dilakukan evaluasi. “Setelah ada evaluasi dari Provinsi. Ada pembahasan timnggar dan banggar untuk menentukan pendapat akhir fraksi,” katanya. Sementara dikonfirmasi, Bupati Jombang Mundjidah Wahab menyampaikan, untuk pembahasan APBD 2022 sudah masuk tahapan jawaban bupati. “Sekarang (kemarin, red) paripurna jawaban bupati,” ungkapnya. Saat ditanya apakah ada anggaran yang di-refocusing pada anggaran tahun 2022, orang nomor satu di Kabupaten Jombang itu menyebutkan ma-

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Paripurna pembahasan APBD 2022.

sih belum mengetahuinya. “Tapi nanti dimasukkan pada dana tak terduga,” tegasnya. Nanti menyusun sesuai dengan perundangan dari Kemendagri. “Setiap tahun itu kita ada perubahan, ada acuan sesuai dengan peraturan untuk menyusun APBD tahun berikutnya dari Kemendagri,” pungkas bupati. (wan/yok)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL Kondisi Anak Korban Mulai Pulih Surabaya, Memorandum Trauma yang dialami FR (17), anak JM (38), korban penjambretan kalung di Jalan Tunjungan mulai berangsur-angsur pulih. Kondisi FR itu terlihat saat Memorandum berkunjung ke rumahnya, di Jalan Keputran Pasar Kecil. Pelajar yang masih duduk di bangku SMA tersebut, masih ingat kejadian yang dialami bersama ibunya dan menceritakan JM, korban penjambretan. kronologisnya. “Saya tahu saat ibu (JM) dirampas kalungnya oleh pelaku. Saya berteriak jambret dan mengejarnya. Saat memegangi motor, pelaku turun dan memukul dengan gagang pisau di kening saya hingga berdarah,” beber FR, gadis berhijab itu. Tapi FR cuma tidak melihat pelaku yang duduk di belakang ketika memukul keningnya. Apakah bagian yang tumpul atau gagangnya. “Karena setelah dipukul saya langsung pingsan” jelasnya. Sementara JM sudah memenuhi panggilan ke Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk diperiksa sebagai korban, Kamis (7/10). Tapi sampai di mapolrestabes, penyidiknya izin tidak masuk karena sakit. “Saya disuruh kembali lagi, Senin (11/10) jam 10.00,” ungkap JM. Karena jadwal pemeriksaan ditunda, JM yang waktu itu didampingi anaknya yang paling kecil dan temannya akhirnya pulang. Sampai di depan gedung Anindita Satreskrim, ia mendadak berhenti dan ingin tahu pelaku yang ditangkap polisi, tapi dirinya takut. “Saya tanya penyidik lain, katanya pelaku ada di bawah, yang ditembak kakinya. Tapi saya takut dan minta fotokan wartawan,” tutur JM. Perihal penundaan pemeriksaan dibenarkan Kanitjatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Agung Kurnia. “Iya ditunda karena penyidiknya lepas dinas, jadi korban disuruh Senin mendatang untuk diperiksa,” jelas Agung. Seperti yang diberitakan sebelumnya, kejadian perampasan yang dialami JM dan kedua anaknya membuatnya shock. Bahkan hal itu tidak akan pernah dilupakan sepanjang hidupnya. JM mengatakan, ketika peristiwa terjadi dia sedang mengantar kedua anaknya, FR dan AS (3), jalan-jalan keliling kota Surabaya hingga mampir ke Jalan Tunjungan. Saat itulah, JM melihat kedua pelaku melintas di depannya. Ia tidak mengetahui kalau pelaku jambret. Tiba-tiba ada yang membetot kalungnya dari belakang lalu kabur. “Saat dijambret saya kaget dan hanya diam saja karena takut,” jelasnya. (rio/nov)

Pengedar Lontar...

Surabaya, Memorandum Anggota Unit Reskrim Polsek Wonokromo membekuk 1 dari 2 pelaku perampasan HP. Penjahat jalanan itu yakni Holilur Rohman dan temannya AM. Hanya saja, AM berhasil kabur dan masih diburu petugas. Kanitreskrim Polsek Wonokromo Iptu Soekram mengungkapkan, tersangka melancarkan aksinya pada Minggu (12/9) sekitar pukul 10.00. Dua pelaku tersebut meminta paksa 2 unit HP merek Oppo A15 dan Xiaomi Redmi Note 9 di Jalan Gunungsari. Dua korban yang masih anak-anak saat itu sedang bersepeda. Ketika korban bersama ketiga temannya melintas di lokasi tepatnya di lampu merah Jalan Gajah Mada, mereka dihentikan Holilur Rohman. Ketika itu, korban yang masih anak-anak dituduh tersangka

telah memukuli adiknya. “Pelaku meminta paksa HP korban beserta ketiga temannya lalu diajak ke tempat sepi,” jelas Soekram, Jumat (8/10). Beruntung dua teman korban berhasil melarikan diri dan melaporkan peristiwa yang menimpanya ke Mapolsek Wonokromo. Anggota segera meresponsnya. Polisi lalu mencari pelaku sesuai ciri-ciri yang dijelaskan. Petugas akhirnya mampu mengamankan Holilur Rohman, sedangkan AM berhasil kabur. “Pada saat diamankan dan dilakukan penggeledahan ternyata dia (Holilur, red) yang meminta

Holilur Rohman diamankan berikut barang buktinya di Mapolsek Wonokromo.

paksa HP korban namun ternyata sudah dimatikan dengan harapan tidak diketahui polisi,” beber Soekram.

Selanjutnya, tersangka beserta barang buktinya dua buah HP dibawa ke Mapolsek Wonokromo guna diproses sesuai hukum. Hari

Dipotong, Dijual ke Penadah mengungkapkan, penggelapan itu berawal ketika pemilik emas berinisial PS menghubungiWL selaku wakil kepala gudang PT IGS. Ia diminta untuk mengambil 7 emas batangan seberat 7 kilogram dengan tujuan untuk dimurnikan. Kemudian, WL memerintahkan Djoni selaku kurir dan diantar oleh ML, orang kepercayaan WL untuk mengambil emas batangan tersebut dari toko emas Sumber Baru di lantai dasar Pasar Atum. “Emas itu selanjutnya diam-

bil oleh DJ dari PL. Namun akhirnya dibawa lari oleh DJ, sehingga PT IGS mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 6 miliar,” jelas Slamet, Jumat (8/10). Slamet menuturkan, begitu membawa emas batangan itu, DJ sempat berputar-putar di wilayah Sidoarjo untuk menjual emas tersebut. Dia akhirnya memotong satu emas batangan hingga berbentuk kecil-kecil dan menjualnya. “Setelah dipotong-potong sebagian emas dijual kepada SB di Pasar Wa-

itu juga, dua korbannya, R dan D didampingi orang tuanya secara resmi melaporkan kejadian tersebut ke polisi. (mg3/nov)

Sambungan dari halaman 1 dung Asri Waru, Sidoarjo seberat 20 gram dengan harga Rp 8.000.000,” imbuh Slamet. Adapun penangkapan terhadap kedua tersangka tersebut dilakukan di lokasi yang berbeda. Slamet menegaskan, DJ yang statusnya adalah karyawan PT IGS itu, malah nekat lari ke wilayah Jawa Barat dengan membawa emas potongan lalu dijual di Pasar Stasiun Tangerang, Banten. Hingga akhirnya Djoko dibekuk di kafe Introjazz Tress

Park City Apartemen, Kota Tangerang, pada 1 Oktober 2021. Berselang sehari, petugas juga menangkap SB di Pasar Wadung Asri, Jalan Raya Kundi, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Dalam kasus tersebut polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari tangan Djoko. Yakni enam batang emas masih utuh dengan berat masing-masing 1,43 kilogram, emas berat 727,55 gram, uang tunai sebesar Rp 7.589.500, HP, buku tabungan, ATM, rompi, grenda, hingga tang.

Sedangkan dari SB selaku penadah, petugas mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp 1.000.000 dan timbangan digital. “Keduanya akan dijerat pasal 374 KUHP sub pasal 372 KUHP dan pasal 480 KHUP. Sementara, barang bukti berupa emas batangan sebanyak 6 batang dan 1 batang yang telah dipotong kecil-kecil, demi keamanan dan menjaga kemurnian saat ini dititipkan di PT IGS,” pungkas Slamet. (mg3/nov)

Sambungan dari halaman 1

gram dan seperangkat alat isap sabu (bong) yang diakui milik Eko. Setelah cukup bukti, petugas kemudian menggiringnya ke Mapolrestabes Surabaya guna pengembangan lebih lanjut. “Tersangka adalah pengguna sabu dan menjual pil LL,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya Kompol Daniel Marunduri, Jumat (8/10). Pengungkapan kasus peredaran narkoba itu berawal ketika polisi melakukan penyelidikan terhadap Eko. Hal tersebut setelah petugas mendapat informasi jika tersangka selain pengguna sabu juga menjual pil LL di wilayah Sambikerep. “Tersangka ini diduga mengedarkan pil ke kalangan remaja di sekitar rumahnya,” beber Daniel. Penyelidikan anggota di lapangan ternyata membuahkan hasil. Bahwa Eko mengedarkan pil LL dan keuntungan penjualannya digunakan untuk membeli sabu. Tanpa menunggu lama dan setelah memastikan tersangka di rumah, anggota lalu menggerebek dan meringkusnya tanpa perlawanan. “Tersangka saat digerebek sedang menunggu pelanggannya,” jelas Daniel. Selanjutnya petugas menyuruh Eko untuk menunjukkan tempat narkobanya disimpan. Hingga ditemukan empat plastik klip berisi masing-masing 10 butir pil LL. “Ketika kami geledah, ditemukan lagi tiga botol putih berisi pil LL. Masing-masing botol berisi 1.000 butir pil,” beber Daniel. Penggeledahan terus dilakukan dan petugas kembali menemukan dua pipet kaca, satu poket sabu yang hendak dikonsumsi tersangka. Diduga Eko menjual pil LL agar bisa memakai sabu secara rutin. Polisi masih mendalami kasus tersebut. Mereka juga masih mencari penyuplai pil LL ke tersangka. Untuk sabu, Eko membeli dan hendak digunakan sendiri. “Tersangka tidak bekerja, diduga ia jual pil LL untuk bisa nyabu,” pungkas Daniel. Sementara itu, Eko tidak bisa mengelak dan mengaku awalnya dia hanya jadi pengguna sabu. Karena harga barang haram itu mahal, sehingga tidak bisa mengonsumsi sabu setiap kali ketagihan. Akhirnya, terlintas dalam otaknya untuk menjadi pengedar pil LL. Hasil dari penjualan itu akan dibelikan sabu. “Saya jual pil LL agar bisa beli sabu, Pak,” ujar Eko. (rio/nov)

Punya 10 Mantan...

Perampas HP Bocah Dibekuk, 1 Kabur FOTO: MEMO RANDUM/BINTANG

Penjambret Kalung Tunjungan Ditembak

SABTU PON, 9 OKTOBER 2021 HALAMAN 11

Sambungan dari halaman 1

wanti. Ia pun merasa mantan kekasihnya terbilang sedikit. “Nggak (banyak), cukup 10. 10 kayaknya. Dikit lho. Itu pun yang dari cinta monyetan gitu,” ujar Maria. Maria lalu ditanya soal siapa mantan yang membekas di hatinya. Ia pun menyebut sosok lelaki tersebut adalah Jimmy Heuse, bule yang terakhir jadi kekasihnya. “Iya membekas sih. Karena gini lho, aku kan tipe orang pemilih, jadi sekalinya aku dapat, kena sama dia hati aku, di situ aku akan 110 persen bucin. Aku segalanya all out. Nah kemarin sudah all out banget, sudah dekat dengan keluarga aku. Jadi ya membekas,” tutur Maria. Di sisi lain, Maria menyadari perilakunya yang kemarin bersama mantannya salah. Kini ia lebih tertutup untuk asmara. Maria Vania bakal mengenalkan kekasihnya nanti kalau sudah sah menikah. Ia tak mau lagi mengumbar masalah asmaranya ke publik. “Tapi kalau sekarang aku nggak mau expose sebelum sah, pamali juga kan kayaknya,” kata Vania. Maria kemudian ditanya kriteria idaman pasangannya. Ia menyebut ada empat poin utama untuk hal itu. “Yang penting dia kerja keras, yang smart jadi diajak ngobrol tuh enak, nyambung, terus aku suka cowok yang lucu, yang setia pasti,” ujar Vania. “Oh iya aku nggak suka cowok yang posesif karena dia sudah lihat aku karakternya begini, tolong terimalah. Karena segala sesuatu yang kalian lihat di TV, untuk TV saja, dan itu jarang aku dapatin,” sambungnya. Soal fisik calon kekasih, Maria Vania kini tak memusingkan. Ia sudah tak menargetkan punya pendamping yang berbadan kekar. “Kalau fisik, dulu aku pengin punya cowok yang badannya bagus. Tapi sekarang, sudah nggak jaminan yang penting dia sehat, suka olahraga gitu sudah cukup,” pungkasnya. (dth/nov)

Rampas HP Perawat, Pemuda Bogen Dimassa dari lokasi,” kata Hari, Jumat (8/10). Sementara itu, korban perampasan tersebut adalah Gita Dian Navela (22), perawat asal Lamongan. Saat kejadian korban sedang naik angkot jurusan Surabaya, Kamis (7/10) sekitar pukul 09.00. “Dalam aksinya tersangka

berpura-pura sebagai penumpang angkot. Korban yang duduk di samping sopir saat itu sedang telepon dengan seseorang,” jelas Hari. Begitu ada kesempatan, Ari turun dan merampas HP tersebut lalu kabur. Mengetahui HP-nya digondol pelaku, korban langsung berteriak

Sambungan dari halaman 1 jambret. “Warga yang mengetahui kejadian itu langsung mengejar tersangka,” imbuh kapolsek. Tersangka akhinya berhasil tertangkap setelah sempat kejar kejaran. Massa yang geram dengan ulah pelaku langsung melayangkan bogeman mentahnya. Ari yang kondisinya

babak belur selanjutnya diserahkan ke Mapolsek Asemrowo untuk penanganan lebih lanjut. “Pelaku diamankan di kelurahan setempat, kemudian kami bawa ke mapolsek mako untuk dimintai keterangannya,” imbuhnya. Kepada petugas, Ari mengaku baru sekali melakukan aksi

Beli Rp 100 Ribu, Dijual Rp 200 Ribu menjualnya melalui marketplace tokopedia kepada Qosma. Dua kali ke Qosma. Harganya Rp 200 ribu,” ujarnya. Cara pengiriman data tersebut yakni dengan mengirimkan melalui alamat email mitraartabatu@gmail.com. Pada

Maret 2021, terdakwa mengaku menjual kembali ke 10 orang yang tidak dikenalnya. Caranya sama, dengan mengirimkan ke alamat email johannesraharjo0211@gmail.com,fau21m4u1ana@gmail.com,rinaheras99@ gmail.com,sungguhjaya8@

Sambungan dari halaman 1 gmail.com,reyvandrustandi@ gmail.com,yosiyunasha@yahoo.com,ozhellaricky86@gmail. com,ustfarid96@gmail.com, benho1406@gmail.com, alvins0208@gmail.com Usai dirasa cukup, Hakim Basir memerintahkan kepada

JPU Sulfikar yang menggantikan I Gede Willy Pramana untuk segera membuat tuntutan kepada terdakwa. “Kami mohon satu minggu untuk pembacaan tuntutan Yang Mulia,”tutur Sulfikar. Perbuatan terdakwa terse-

Raih Penghargaan Terbaik Pemanfaatan Dana Desa Secara administratif Kabupaten Merauke memiliki 20 distrik. Salah satunya distrik Tanah Miring. Distrik ini sekarang terkenal dengan Sirkuit Motocross dan Road Race yang digunakan untuk ajang pesta olahraga terbesar di tanah air PON XX Papua 2021. Jangan salah, salah satu kampung di distrik Tanah Miring yakni, Kampung Waninggap Miraf ternyata punya prestasi luar biasa di tingkat nasional. Kampung itu meraih penghargaan terbaik ke 4 dari Pemerintah Pusat terkait laporan penggunaan dan pemanfaatan Dana Desa tahun 2019. Atas prestasi Kampung Waninggap Miraf, Kepala Kampung (Desa) Waninggap Miraf La Bade diundang Presiden ke Istana Merdeka bersama Kementerian Desa Tertinggal. La Bade mence-

ritakan, capaian penghargaan itu tidaklah mudah. Sejumlah tahapan harus dilewati mulai tingkat kabupaten, provinsi dan nasional. Menurut Bade, pemanfaatan dana desa (DD) dan alokasi dana kampung (ADK) cukup baik dan transparansi. Mulai dari ketepatan dalam menyampaikan laporan pemanfaatan dana yang disertai dengan bukti-bukti fisik. Hingga laporan capaian output dan realisasi hasil pemberdayaan terhadap masyarakat kampung. La Bade mengatakan, dana kampung yang mereka kelola dilakukan secara terbuka bersama masyarakat melalui musyawarah kampung. “Lewat perencanaan itulah akan diputuskan mana yang prioritas dan yang diutamakan sesuai dengan pagu anggaran,” terang dia. Dikatakan La Bade, ada em-

pat hal yang juga harus dibiayai dan diketahui pula oleh masyarakat. Pertama, insentif penyelenggaraan atau aparat kampung, insentif bamuskam, RT/ RW yang berkecimpung dalam dana itu harus mendapatkan insentif. Termasuk pemilihan kepala kampung dibiayai dari dana ADK. Kedua, ada pembangunan fisik, infrastruktur kesehatan dan pendidikan anak usia dini/ PAUD. Ketiga, pembinaan kemasyarakatan dan agama, salah satunya menyiapkan keperluan bagi orang meninggal. Keempat, pemberdayaan masyarakat. “Kami sudah upayakan semaksimal mungkin. Harus disesuaikan dengan tahapan pencairan yaitu DD, tahap pertama 20 persen, kedua, 40 persen, ketiga 40 persen, dan ADK dari 60, 40 dan 40,” lanjut dia.

but, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 32 ayat (1) jo pasal 48 ayat (1) UU nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (mg5/nov)

Sambungan dari halaman 1 Fisik DD tahun 2019-2020 terealisasi gudang pertanian, pengecoran jalan lingkungan, jalan ibadah, jalan jalur permukiman, dan masih berkelanjutan. Menurutnya, pelaporan penggunaan dana setelah pemanfaatan sangat penting dalam bentuk administrasi dan bukti-bukti fisik. Menariknya lagi, besaran dana dan pemanfaatan dipampang di halaman balai kantor untuk dilihat semua masyarakat. Selanjutnya peningkatan ekonomi masyarakat melalui program bangsaku yang diusulkan adalah ternak ayam kampung, disesuaikan dengan keadaan, kemampuan dan kekuatan dana. Sehingga sementara ini baru diberikan ke puluhan KK. Bantuan selain bibit ayam, dianggarkan pula kandang serta

Dicolek Bokongnya Tami seperti ditirukan pengacara yang dia mintai tolong mengurus gugatan cerainya, Ikin (bukan nama sebenarnnya), di kantornya dekat Pengadilan Aglama (PA) Surabaya, beberapa waktu lalu. Tami mengaku kali pertama bertemu Danang ketika mengikuti tes penerimaan karyawan baru di sebuah perusahaan swasta, dua tahun lalu. Pada pandangan pertama saja Tami sudah memberikan penilaian negatif. Katanya Danang tengil dan sok-sokan. Sepanjang perjalanan pulang dari tes, Tami tak henti-hentinya membicarakan

kejahatan tersebut. “Saya baru kali ini menjambret,” ujarnya Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti 1 unit HP merek Oppo F7 hitam. Atas perbuatannya, dia dijerat pasal 362 KUHP tentang Pencurian dan terancam hukuman 5 tahun penjara. (alf/nov)

pakan ayam. Berikutnya akan dilanjut dengan ternak itik. Menurut mereka, usaha ini bisa berkembang dan mudah didapat. Sebab terhadap dana tersebut dikejar dengan laporan. Sehingga setiap kegiatan pengembangan ekonomi masyarakat akan diperhitungkan manfaat dan waktunya. Total keseluruhan dana di kampung Waninggap Miraf 2019 sekitar Rp 1.861.592.500 terbagi DD dan ADK. “Mekanismenya sudah jelas, jangan menyalahi aturan dalam penyelenggaraan penggunaannya. Kunci untuk memudahkan laporan pertanggungjawaban adalah diawali dengan transparansi. Keterbukaan antara aparat kampung yang menangani empat bidang bukan hanya kepala kampung dan bendahara saja,” pungkas La Bade. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 ketengilan Danang dengan sahabatnya yang juga ikut tes, sebut saja Dina. “Tami mengaku sempat dicolek bokongnya ketika menuju tempat parkir,” kata Ikin. Ini yang paling menimbulkan sakit hati. Kebetulan mereka, Tami dan Danang, sama-sama lolos dari seleksi awal. Pada saat mengikuti wawancara pada seleksi berikutnya, Danang bertingkah lagi. Tami diajak salaman dan telapak tangannya diciumi bolak-balik. Tami sudah secepatnya menarik tangan, namun Danang tidak kalah sigap. Dia genggam erat-erat tangan Tami, lalu me-

nariknya mak-set. Tentu saja Tami kaget dan seketika wajahnya mendarat di dada Danang. Untung saja saat itu area parkir sangat sepi sehingga tidak ada orang yang melihat. Tami marah. Permukaan wajahnya terasa panas. Malu dan marah bersatu jadi satu. Reflek Tami meludah ke wajah Danang. Tepat mengenai pipi kiri dan meleleh hingga menetes melalui rahang. “Kata Tami, Danang tidak marah. Dia hanya tersenyum sambil mengusap ludah di wajahnnya dengan tisu, lantas melipatnya dengan rapi dan

memasukkan tisu itu ke saku baju,” kata Ikin. Pulang dari lokasi tes, Tami langung mencurahkan isi hati kepada Dina. Termasuk sumpah serapahnya kepada pemuda tersebut. Intinya Tami sangat benci kepada Danang. Benci yang sebenci-bencinya. Benci-ci-ci... Saking bencinya, semua kosa kata kotor bahasa yang dia kuasai dikeluarkan. Dari misuh Soroboyoan diancuk hingga kata-kata Londo Inggris seperti fuck you dan bahasa Madura pate’ jih turut antre. “Tapi areke ngganteng lho,” goda Dina seperti ditirukan Ikin.

“Tapi kurang ajar,” sahut Tami. “Areke yo gagah,” goda Tina lagi. “Pret,” jawab Tami cepat. Dua minggu kemudian yang ikut tes dan dinyatakan diterima kembali dipanggil. Ternyata Tami gagal. Tidak ada panggilan untuknya. Penasaran siapa yang diterima, dia menuju lokasi kantor pencari kerja. Tami menemui sekuriti dan bertanya siapa yang akhirnya diterima. Dengan senyum penjaga keamanan itu menjawab, “Mas yang ganteng. Mas Danang.” (jos, bersambung)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU PON, 9 OKTOBER 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Terdampak PPKM, PKL Terima Bantuan Rp 360 Juta Gresik, Memorandum Sedikitnya 300 pedagang yang terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kecamatan Balongpanggang menerima bantuan tunai pedagang kaki lima dan warung (BTPKLW). Masing-masing menerima Rp 1,2 juta, total Rp 360 juta.

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Ketua Demisioner PWI Gresik M Sholahuddin dan ketua PWI Gresik terpilih Ashadi Ikhsan.

Ashadi Ikhsan Nakhodai PWI Gresik Gresik, Memorandum Ashadi Ikhsan terpilih secara aklamasi sebagai ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik periode 2021 - 2024. Kepastian ini seiring dengan selesainya konferensi III, Jumat (8/10). Ashadi menggantikan ketua dua periode, M Sholahuddin. Gawe besar yang digelar di Hotel Saptanawa itu dipimpin langsung Ketua PWI Jatim Ainur Rohim dan Wakil Ketua I Mahmud Suharmono. Mulanya, konferensi ini memunculkan lima nama bakal calon. Namun, empat orang mengundurkan diri. Alhasil, Ashadi Ikhsan yang merupakan wartawan sindonews juga kader GP Ansor itu terpilih secara aklamsi. Menggantikan M Sholahuddin alias Cak Hud yang telah menduduki jabatan ketua PWI Gresik sejak 2013. Asa besar roda organisasi berjalan lebih baik pun dibawanya. Ketua PWI Gresik terpilih, Ashadi Ikhsan menegaskan, siap mengemban amanah sebagai nahkoda baru. Tentunya sesuai visi misi yang dibawa, yakni menjadikan PWI Gresik sebagai organisasi profesi yang progresif, kuat, dan mandiri. “Amanat yang diberikan kepada saya cukup berat. Tanggung jawab besar adalah memelihara kekompakan. Saya ingin membangun kolektifitas dan kekeluargaan sesama anggota PWI Gresik demi tercapainya kesatuan,” ungkap dia setelah pemilihan. Sebagai catatan, empat calon ketua lain dalam Konferensi III PWI Gresik ini ada Deny Ali Setiono (beritajatim. com), Rezereno (RMOL.id), Rokim Edi Nurhasan (Harian Bhirawa), dan Ratno Dwi Santo (Klikjatim.com). Mereka kompak mengundurkan diri dan menyerahkan dukungan ke Ashadi Ikhsan. Konferensi III diikuti 37 anggota PWI Gresik. Selain pemilihan ketua, forum tertinggi organisasi itu juga mendengarkan dan menerima laporan pertanggungjawaban (LPj) pengurus PWI Gresik 2018 - 2021. LPj dibacakan langsung Cak Hud didampingi Sekretaris Dedy Heriyanto dan Bendahara Chusnul Cahyadi. Sementara itu, Ketua PWI Gresik mengapresiasi kinerja kepengurusan tiga tahun ke belakang. Berbagai kegiatan berhasil direalisasikan. Baik pengembangan SDM maupun agenda lainnya. Hal ini diharapkan bisa terus dipertahankan oleh kepengurusan baru. “Saya sangat mengapresiasi jalannya konferensi III. Anggota PWI Gresik memang cerdas dan tatak. Terus menjaga logika sehatnya sehingga gawe kali ini berjalan lancar dan mengedepankan kepentingan organisasi. Ke depan, integritas PWI sebagai organisasi profesi harus selalu dijaga,” tegasnya. (and/har/udi)

FOTO: ISTIMEWA

Konsep pembangunan eks tanggul di Jalan MH Thamrin.

Eks Tanggul Jalan MH Thamrin Dibangun Tahun Depan Bojonegoro, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan menata eks tanah tanggul di sepanjang Jalan MH Thamrin. Selain dilebarkan, juga dibuat sebagai ruang terbuka hijau (RTH). Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Pemkab Bojonegoro Triguno Sudjono Prio menegaskan, nanti pada 2022, Pemkab Bojonegoro akan membangun eks tanggul Jalan MH Thamrin. “Rencana 2022, dipergunakan sebagai ruang terbuka hijau (RTH) sekaligus sarana penunjang lainnya. Kawasan tersebut akan menjadi ikon baru di Kota Bojonegoro,” tegas Triguno Sudjono Prio, Jumat (8/10). Setidaknya ada 1.308 meter akan dibangun dan melibatkan tiga kelurahan dan satu desa. Yaitu Kelurahan Ledok Kulon, Ledok Wetan, dan Klangon. Sementara satu desa yang terlibat yakni Desa Kauman. “Saat ini sudah selesai tahap pembongkaran. Beberapa waktu lalu Bupati Anna juga memberikan dana kerohiman bagi warga sekitar dan nilainya variatif sesuai hasil verifikasi tim dari Pemkab Bojonegoro,” tegasnya. (top/har/udi)

Penyaluran bantuan ini dipimpin Kasikeu Polres Gresik Ipda Khoirul Huda dan Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus. Berlangsung di Markas Komando (Mako) Polsek Balongpanggang dengan penerapan disiplin protokol kesehatan (prokes) ketat. Bantuan tuai tersebut diberikan kepada pedagang yang memenuhi persyaratan. Terlebih dahulu, bhabinkamtibmas diterjunkan guna melakukan pendataan dan verifikasi di lapangan agar tepat sasaran.

Tujuannya membantu meringankan beban di tengah pandemi Covid-19. Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus menyampaikan, bantuan ini merupakan program pemerintah pusat. Penyalurannya diamankan ke institusi Polri. Diharapkan bisa memacu geliat perekonomian masyarakat. “Masing-masing pedagang yang memenuhi syarat mendapat bantuan tunai Rp 1,2

“

Masing-masing pedagang yang memenuhi syarat mendapat bantuan tunai Rp 1,2 juta. Semoga dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah situasi Covid-19,”

AKP TULUS Kapolsek Balongpanggang juta. Semoga dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah situasi Covid-19,” ucap Kapolsek Balongpanggang, Jumat (8/10).

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Petugas memverifikasi pedagang yang menerima bantuan.

Seperti diketahui, untuk menggerakkan perekonomian pemerintah saat ini mempunyai program yang dinamakan BTPKLW. Sasarannya jutaan

pedagang di seluruh Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19. Bantuan uang tunai tersebut disalurkan melalui TNI dan Polri. (and/har/udi)

Gedung Megah Kejari Gresik Diresmikan Gresik, Memorandum Gedung megah dua lantai milik Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik di kawasan Perumahan Graha Bunder Asri (GBA) diresmikan, Jumat (8/10). Peresmian tersebut dihadiri langsung Wakil Bupati Aminatun Habibah dan Kajati Jawa Timur Mohamad Dofir. Didesain futuristik gedung baru Kejari Gresik ini berdiri di atas lahan seluas 6.000 meter persegi. Dengan luas bangunan 4.429 meter persegi melalui pembiayaan dana hibah APBD Kabupaten Gresik 2019. Total anggaran yang dikeluarkan Rp 25 miliar. Mohamad Dofir berharap, diresmikannya gedung baru ini mampu menjadikan motivasi dalam meningkatkan performa korps Adhyaksa dalam menghadapi tantangan dan tuntutan tugas di tengah dinamika perubahan yang ada. Mengoptimalkan fungsi dan kewenangannya dalam penegakan hukum. “Dengan hadirnya gedung baru ini hendaknya menjadi motivasi untuk memacu performa kinerja. Terutama dalam menghadapi tuntutan tugas demi pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terlebih lagi harus mampu mewujudkan keberhasilan penegakan hukum dan juga melayani masyarakat secara humanis,” urai dia. Sementara itu, Aminatun Habibah mengatakan Pemkab

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Kajati Jatim Mohamad Dofir memotong untaian melati dalam peresmian gedung Kejari Gresik.

Gresik senantiasa mendukung Kejari Gresik dalam penegakan hukum. Serta senantiasa membangun sinergitas yang kuat antara seluruh komponen forkopimda. “Kami senantiasa mensupport setiap apa yang dilakukan demi terciptanya kemaslahatan masyarakat di Kabupaten Gresik,” ujar Bu Min, sapaan

akrab Wakil Bupati Gresik. Harapannya, hibah gedung baru ini memacu semangat untuk meningkatkan kualitas pelayanan penegakan hukum dengan melakukan berbagai inovasi. Dimanfaatkan penuh untuk menjalankan tupoksi dengan menjunjung tinggi nilai Tri Krama Adhyaksa.

Kajari Gresik Heru Winoto menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Gresik yang telah membantu dengan memberikan hibah gedung baru bagi institusinya. Harapannya menjadi gedung yang representatif dalam menghadirkan kepastian dan ketertiban penegakan hukum. “Semoga dengan adanya

gedung baru ini dapat memaksimalkan layanan untuk masyarakat di Kabupaten Gresik. Dan kami berkomitmen untuk seluruh jajaran di Kejari Gresik dapat meningkatkan kinerja lebih baik dan pelayanan kepada maysarakat dapat kami laksnakan dengan optimal,” ungkapnya. (and/har/udi)

OJK Imbau Masyarakat Tak Tergiur Pinjol Ilegal Lamongan, Memorandum Teknologi informasi saat ini membuat masyarakat semakin dimudahkan. Tak terkecuali dalam hal meminjam uang. Teknologi finansial atau fintech seperti pinjaman online (pinjol) pun kian menjamur sehingga memengaruhi masyarakat meminjam uang. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, masyarakat kini harus cerdas dan teliti dalam memilah mana pinjol legal dan mana pinjol yang illegal. Ini agar tidak terjerumus ke dalam penipuan oleh oknum pinjol yang nakal. “Kalau mau pinjam online,

pinjamlah yang legal. Terus bagaimana kita mem-protect? Ketahuilah ciri-cirinya. Harus hati-hati juga terkait data pribadinya agar tidak salah gunakan oleh orang lain,” terangnya saat berkunjung ke Ponpes Matholi’ul Anwar, Simo Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, Jumat (8/10). Kehadiran pinjol justru banyak yang menjebak konsumen, khususnya pinjol yang ilegal. Menurutnya, cara yang mudah agar terhindar dari tawaran pinjol ilegal itu yaitu mengenali ciri-cirinya. Seperti salah satu modus penawaran pinjol ilegal kerap melakukan penawaran

melalui SMS spam, dan menawarkan pencairan dana yang cepat. “Sampai saat ini ada 3000 yang sudah ditutup yang aplikasi pinjol online ilegal itu,” kata pria yang pernah menjabat sebagai kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) di New York ini. Wimboh Santoso tak menampik, bahwa perkembangan teknologi e-commerce semakin berkembang, masyarakat juga banyak yang mulai beralih ke dunia digital. Untuk itu, pihaknya selalu mewanti-wanti agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan pinjol ilegal dengan iming-iming syarat yang mudah dan cepat cair dananya.

“Masyarakat sekarang sudah melek digital. Di situ mempengaruhi produk keuangan digital. Bagaimana masyarakat mulai aktif transaksi digital, maupun berjualan produk melalui e-commerce dan marketplace,” urainya. Pihaknya pun sudah sering menyampaikan imbauan kepada masyarakat dalam setiap kegiatan edukasi yang rutin dilaksanakan. Supaya masyarakat berhati-hati dan jeli ketika memilih meminjam uang lewat aplikasi pinjaman online. “Tolong sampaikan ke masyarakat. Kalau ada yang nakal-nakal laporkan saja, biar masuk penjara,” pungkasnya. (nas/har/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ NASIH

Wimboh Santoso

Pelebaran Jalan Nasional Bojonegoro-Babat Dikebut Bojonegoro, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengebut pengerjaan pelebaran jalan nasional Bojonegoro-Babat. Tahun ini perbaikan infrastruktur difokuskan untuk pelebaran jalan nasional sejauh 10 kilometer dari Jalan Ahmad Yani hingga Desa Margomulyo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Kabid Bina Marga 1 Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Bojonegoro, Radityo Bismoko mengatakan, pihaknya terus berusaha mempercepat pengerjaan proyek di sana agar selesai tepat

FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Pelebaran jalan di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Bojonegoro.

waktu. Saat ini proses pengerjaan jalan nasional sudah pada tahap pengaspalan. “Saat ini pengaspalan yang dirampungkan kurang lebih sepanjang 2 kilometer. Dari tugu selamat datang hingga sekitaran Desa Sukowati,” tegas Radityo Bismoko, Jumat (8/10). Ia juga mengungkapkan poyek pelebaran jalan nasional yang sudah menjadi harapan masyarakat Bojonegoro itu terus dikebut. Bahkan pihak rekanan melaksanakan pengaspalan pada malam hari agar menghindari kemacetan dan dapat diselesaikan tepat waktu. (top/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 9 Oktober 2021 by memorandum - Issuu