Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 6 Oktober 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

KAMIS KLIWON, 6 OKTOBER 2022

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 5.000,-

Hidup Fanatisme Oleh: Dahlan Iskan

F

ANATISME itu bisa membuat hidup lebih hidup. Lihatlah betapa hidupnya Stadion Kanjuruhan, Malang. Stadion Manahan, Solo. Stadion Gelora Bung Tomo dekat Gresik. Si Jalak Harupat Bandung. Juga almarhum Stadion Mattoanging Makassar... Hidup itu harus hidup. Urip iku urup. Menyala-nyala. Syeh Siti Jenar pernah mengatakan kita semua itu bangkai. Hanya saja ada bangkai yang masih bernyawa. Tapi bangkai. Contoh hidup tanpa fanatisme adalah hidupnya pohon. Ada ribuan jenis fanatisme. Keluarga kita adalah keluarga terbaik. Itu adalah fanatisme tingkat keluarga. Desa kita  Bersambung ke halaman 11 

Jessica Iskandar

Ngamuk di PN Terbang dari Bali ke Jakarta, Jessica Iskandar dan suaminya, Vincent Verhaag, berharap bisa mengikuti jalannya sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel). Sebelumnya, ia digugat oleh Christopher Stefanus Budianto atau Steven yang tidak terima disebut penipu.

H

AKIM menunda sidang kali ini hingga 19 Oktober 2022 dengan alasan penggugat tidak hadir. Yang membuat Jessica Iskandar dan  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/ARI

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait kejadian di Stadion Kanjuruhan.

PRESIDEN PERINTAHKAN AUDIT SELURUH STADION

Malang, Memorandum Infrastruktur Stadion Kanjuruhan yang menjadi salah satu penyebab tewasnya ratusan suporter saat Arema FC vs Persebaya Surabaya menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Untuk menghindari kejadian serupa, presiden memerintahkan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengaudit seluruh stadion

di Indonesia khususnya yang dipakai pertandingan liga 1, 2 dan 3. Karena keselamatan suporter itu yang paling utama, audit mulai dari gedung, pagar, dan tempat

duduk. “Saya akan perintahkan Menteri PUPR untuk melakukan audit seluruh stadion terutama yang dipakai untuk pertandingan liga 1 sampai 3,” terang Joko Widodo saat di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (5/10). Presiden menjelaskan, dari peninjauan lokasi serta kondisi  Bersambung ke halaman 11 

Usut Tuntas PULUHAN Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Sura (UINSA) Surabaya, menggelar d depan Mapolda unjuk rasa di Jatim, Rabu (5/10). Pendemo aga insiden di Stadion menuntut agar Kanjuruhan y yang menewaskan supo ratusan suporter Arema FC itu tunta diusut tuntas. in kami menuntut “Aksi ini, pih kepolisian unseluruh pihak mengu tuk mengusut secara tuntas. Mengusu secara terbuka Mengusut

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

 Bersambung ke halaman 11 

Puluhan mahasiswa UINSA Surabaya menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Jatim.

Periksa Lima Personel VIRAL oknum prajurit yang menendang ika terjadi kerusuporter Arema FC ketika njuruhan, suhan di Stadion Kanjuruhan, proses Malang, akhirnya diproses erlaku. sesuai hukum yang berlaku. patan Bahkan, dalam kesempatan jaya itu Pangdam V/Brawijaya nto Mayjen TNI Nurchahyanto rimeminta maaf atas periya laku oknum prajuritnya yang overacting, sehingga membuat Aremania ada yang tersakiti. Hal ini disampaikan Pangdam V/ Brawijaya usai upacara ngHUT ke-77 TNI, di Lapangijaya an Makodam V Brawijaya Surabaya, Rabu (5/10).  Bersambung ke halaman  aman 11 Mayjen TNI Nurchahyanto FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Mantan dan Kasatpol Terkait Jual Beli PenerƟban

Dijerat Pasal Turut Serta dan Membantu Surabay Memorandum Surabaya, Duga Dugaan keterlibatan mantan Kasatpo Kasatpol PP Irvan Widyanto dan Kasatpo PP Eddy Christijanto Kasatpol dalam kasus jual beli barang penert penertiban satpol PP oleh Ferri Jocom semakin menguat. M Meski bukan terduga peu laku utama, namun keduanya yang merupakan mantan dan pimp pimpinan Ferri Jocom, mantan mant Kabid Pengendalian mantan Keten Ketentraman dan Penertiban Umum (Tibum) Satpol PP Kota Surab Surabaya itu bisa terjerat pasal (tu serta, red) dan pasal 55 (turut K 56 KUHP (membantu, red). Hal ini diungkapkan Abdur durrahman Saleh, pengacaF ra Ferri Jocom saat dikonfir-

masi Memorandum, Rabu (5/10). Dikatakan Abdurrahman Saleh, bahwa dalam kasus itu Irvan yang dalam dakwaan sempat memediasi antara Ferri Jocom dengan empat orang agar menyelesaikan permasalahan ini. Sedangkan, Eddy Christijanto menyampaikan barang-barang yang menumpuk di Tanjungsari agar ditata dan dibersihkan selanjutnya diberikan sekat agar bisa memindahkan barang bukti ribuan minuman berakohol yang  Bersambung ke halaman 11  Abdurrahman Saleh, pengacara Ferri Jocom membacakan eksepsi di Pengadilan Tipikor Surabaya. FOTO: ISTIMEWA

Suami Berubah Emosional setelah Di-PHK Pascapandemi (1) - Meng, kasatpol PP bantah beri perintah bersih-bersih barang penertiban di gudang.

Suka Berkata-kata Kasar setiap Marah dan Sakit Hati “Mas. Tolong jangan bentak-bentak aku lagi. Aku takut tidak bisa menahan diri dan membalas membentak kamu. Padahal, aku tahu itu dosa. Durhaka. Karena itu tolonglah aku.”

- Perintah simpan di rumah, barangkali?

Si Mameng (Bolot)

K

alimat tadi diucapkan seorang perempuan, sapa saja Nana, di ruang pengacara area Pengadilan Agama (PA) Surabaya, beberapa waktu lalu. Itu adalah kalimat yang pernah diancamkan kepada

suaminya, sebut saja Nono. Perempuan itu berharap isi hatinya yang tertuang dalam surat tadi bisa menjadi pelajaran bagi para suami yang lain. Kare Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 6 Oktober 2022 by memorandum - Issuu