5 Hari Menuju Hari Jadi SKH MEMORANDUM memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id
SABTU LEGI, 6 NOVEMBER 2021
memorandumredaksi@gmail.com memo me mora rand ndum umre reda daks ksi@ i@gm gmai aill.co com m
HARGA Rp 3.500,-
TRUK TANGKI SERUDUK 2 ROMBONG DI RAYA PORONG, MAHASISWI TEWAS
TERSERET 5 METER
HEBOH harga PCR mencapai lapisan yang paling bawah. Juga merambah ke kelompok selama ini mati-matian membela pemerintah.
Sidoarjo, Memorandum Gegara rem blong, truk tangki muat air 45 ribu liter menabrak pengendara motor dan dua warung di Jalan Raya Porong. Kecelakaan itu juga membuat satu orang tewas.
T
ulisan yang paling keras, paling kasar, paling rinci, dan paling lucu beredar di medsos. Luas peredarannya seluas daun kelor –yang dijejer-jejer se-Indonesia. Anda sudah tahu semuanya. Tanpa harus saya ulangi. Sampai kapan heboh itu mengguncang Indonesia? Dalam teori komunikasi lama –sebelum zaman medsos– seheboh apa pun suatu peristiwa, ia akan surut dalam 40 hari. Itu
Laka lantas itu terjadi persis di depan Poli Spesialis RS Bhayangkara Porong, Kamis (4/11) sekitar pukul 18.15. Kasatlantas
Polresta Sidoarjo AKP Yanto Mulyanto didampingi Kanitlaka AKP Sugeng mengatakan, penyebab kecelakaan diduga karena rem
truk blong. “Saat ini kasus laka lantas tersebut ditangani Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo,” ujar Yanto Mulyanto. Menurut Yanto, semula truk tangki nopol L 8066 UY yang disopiri Yopi Suyono (63), warga Dusun Tayoarang RT03/RW01 Desa Sumber Rejo, Pandaan, Bersambung ke halaman 11
Truk tangki yang disopiri Yopi Suyono setelah menabrak rombong hingga menewaskan 1 orang karena luka parah.
MAIN HP SAAT MENGEMUDI Polda Pastikan Periksa Sopir Vanessa Angel
Bersambung ke halaman 11
Surabaya, Memorandum Polda Jatim akan memeriksa sopir Pajero Sport milik Vanessa Angel. Seperti diketahui, mobil
Celine Evangelista
Menangis di Pemakaman
tersebut oleng hingga menabrak pembatas di KM 672.400/A tol Jombang. Akibatnya Vanessa dan suaminya Febri Andrian-
Hasil Autopsi, Akibat Benturan Keras ANAK tunggal Vanessa Angel, Gala Sky Andriansyah saat ini masih menjalani proses pemulihan di RS Bhayangkara. Kalau sudah pulih, bocah berusia 1 tahun 7 bulan itu diterbangkan ke Jakarta sore ini, Jumat (5/11). Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko mengatakan, sejak Kamis (4/11) sekitar pukul 20.00, Gala sudah menjalani perawatan ke
syah (Bibi) tewas di lokasi. Sopir Pajero Sport bernopol B 1264 BJU tersebut Bersambung ke halaman 11
Celine Evangelista hadir di pemakaman jenazah dua sahabatnya, Vanessa Angel dan Febri Andrianysah (Bibi) di Taman Pemakaman Islam Malaka, Ulujami Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat pagi (5/11).
Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Oleh: Dahlan Iskan
FOTO: MEMORANDUM/KRI
PCR Mulia
Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko
M
antan istri Stefan William itu ikut mengantar jenazah sejak dari rumah duka sampai ke lokasi permakam Bersambung ke halaman 11
Anggota Sat PJR Ditlantas Polda Jatim menunjukkan mobil yang dinaiki Vanessa Angel bersama suami dan anaknya. Momen romantis Vanessa bersama Febri Andriansyah.
Surabaya, Memorandum Pengguna dan kurir narkoba jenis ekstasi diadili. Mereka adalah Mohamad Rizqi, Bagas Prayogi, dan Sofyan Shukran Huda. Ketiganya diperiksa dalam berkas terpisah. Awalnya Bagas menghubungi Rizqi pada Jumat 2 Juli 2021 pukul 21.00. Tujuannya ingin memesan pil ekstasi sebanyak 10 butir. Disepakati harga perbutirnya Rp 450 ribu. FOTO: MEMORANDUM/RIO
Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/JAKA
Susilo
Tiga terdakwa mendengarkan dakwaan JPU di PN Surabaya, Jumat (5/11).
Surabaya, Memorandum Perbuatan Susilo (35), warga Jalan Kebonsari yang menjual sabu berujung ke penjara. Dia digerebek anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya di
rumahnya. Petugas menemukan 4 poket sabu seberat 1,26 gram yang diakui miliknya. Bukan hanya itu, polisi juga menemukan timbangan elektrik, 4 plastik klip kosong yang disimpan di tas kecil, HP berisi pesan transaksi, serta uang hasil penjualan sebesar Rp 200 ribu. Penemuan barang bukti itu sudah cukup membuktikan jika dia adalah pengedar sabu. Polisi kemudian memborgol kedua tangannya lalu menggiringnya ke Mapolrestabes Surabaya guna pengembangan lebih lanjut. “Selain pengedar sabu, tersangka juga pengguna,” ungkap Kasatreskoba Polrestabes Surabaya Kompol Bersambung ke halaman 11
Jelang HUT Ke-52 SKH Memorandum
Barang bukti yang disita polisi.
Susu Dibalas Air Tuba (2)
Klesetan dengan Gaun Tipis
L
isa juga dinilai orang tua Geletar sembrono membiarkan Tiara bersikap terlalu bebas di rumah. Misal mengenakan pakaian seksi saat di rumah. Tak hanya mertua, anak-anak juga mengaku risih melihat Tiara yang semakin hari bersikap semakin tidak sopan. Seperti Bersambung ke halaman 11
-
Meng, potensi parkir Kabupaten Gresik capai Rp 12 M.
-
Yang ditakutkan realisasinya cuma 12 K.
Si Mameng (Tukang parkir)
FOTO: MEMORANDUM/UDIN
Mampu Bertahan dalam Kondisi Sulit
H Djoko Tetuko Abdul Latief
Surabaya, Memorandum Sebagai satu-satunya koran berbasis hukum dan kriminal dan terbesar di Jatim, Memorandum menunjukkan sebagai koran yang mampu bertahan dalam situasi dan kondisi yang sulit dan berubah-ubah. Hal ini ditegaskan H Djoko Tetuko Abdul Latief, Ketua Dewan Kehormatan PWI Ja-
tim dan juga anggota Komisi Kompetensi PWI Pusat. Djoko Tetuko menambahkan, selain itu di antara persaingan antarkoran begitu kompetitif dan persaingan dengan media online juga sejumlah koran pecahan Memorandum, menunjukkan koran ini memang ditakdirkan media pers sehat dan kuat. Tidak berlebihan Djoko
FOTO: MEMORANDUM/RIO
Warga Kebonsari Edarkan Sabu
Pengguna dan Kurir Ekstasi Diadili
menyebut Memorandum memang hebat. “Ke depan, semoga Memorandum melakukan analisa dan evaluasi lebih tajam dan kuat untuk lebih maju lagi. Semakin meningkatkan fungsi pers untuk melakukan kontrol sosial dan edukasi bidang hukum,” tegas pria yang juga mantan warta Bersambung ke halaman 11 ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
PENERBIT: PT. Memorandum SSejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SABTU LEGI, 6 NOVEMBER 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Inisiatif Korak Tumbuhkan Ekonomi Kreatif
Umur 2 Bulan, Bibit Ayam Sudah Siap Panen Potongan ayam dan lele siap olah yang dijual pokmas binaan ormas Korak.
Bantu Kebutuhan Pangan di Masa Pandemi
Pokmas Layani Penjualan Ayam dan Ikan Siap Masak Sidoarjo, Memorandum Kelompok masyarakat (pokmas) binaan organisasi masyarakat Komunitas Rakyat Anti Korupsi (Ormas Korak), memberikan layanan online pembelian kebutuhan pangan warga. Yakni jenis ayam dan ikan siap olah. Layanan ini bertujuan untuk membantu kebutuhan pangan masyarakat yang terkendala dampak pandemi Covid-19. Layanan itu memudahkan masyarakat, khususnya yang terkendala dampak pandemi sehingga tidak perlu keluar rumah untuk berbelanja. “Kami menyediakan ayam jawa dan lele dengan kualitas terbaik agar nutrisi dan vitamin masyarakat terpenuhi dengan maksimal,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ormas Korak Sueb SE, Kamis (4/11). Gerakan ini, lanjut Sueb, untuk memenuhi kebutuhan gizi dan protein hewani warga dengan bahan yang terjaga kualitasnya. Dengan menyediakan akses yang memudahkan masyarakat mendapatkan produk makanan berkualitas cukup dari rumah, ia berharap, masyarakat tetap aman dari paparan virus Corona. Program ini untuk sementara masih melayani wilayah Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. Harga yang dipatok juga masih di bawah harga pasar. Untuk harga ayam jawa misalnya, dibanderol Rp 35.000 per bungkus dengan berat 700 gram. Sedangkan 10 ekor lele, dijual Rp 20 ribu per bungkus. Kedua produk itu telah siap olah. “Berminat hubungi 0823 3109 5376 atau 0812 3545 1939. Bisa bayar di tempat (COD). Khusus Surabaya gratis ongkos kirim,” ungkapnya. Sueb berharap, ke depan gerakan ini dapat melayani seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Produk yang dijual dalam keadaan beku. Tujuannya, menjaga kualitas produk sehingga dapat bertahan lebih lama dan memudahkan proses distribusi. “Ke depan kami berharap dapat terus berkolaborasi dengan pengurus Ormas Korak di daerah untuk dapat terus berkontribusi dalam mendukung pembudidaya dan meningkatkan konsumsi ayam jawa dan ikan dengan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan produk yang berkualitas,” harap Sueb. (kri/bwo/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Pandemi Covid-19 memunculkan hikmah baru. Yakni, pentingnya peran keluarga dalam mencegah penularan dengan tetap di rumah. Persoalannya, roda perekonomian tetap harus berjalan. Sehingga, masyarakat harus kreatif menciptakan ekonomi mandiri.
Da l a m ra n g k a ra n g k a menciptakan ekonomi kreatif mandiri itu, DPP Organisasi Masyarakat Komunitas Rakyat Anti Korupsi (Ormas Korak) berinisiatif menyediakan bibit ayam jawa super umur 2 minggu hingga satu bulan. “Bibit ayam itu sudah dapat dipanen dalam umur 2 bulan,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ormas Korak Sueb SE, Jumat (5/11). Program ini dengan tujuan dapat menggerakan aktivitas perekonomian untuk menuju masyarakat yang berdikari di bidang ekonomi. Dengan menciptakan masyarakat yang mempunyai kesadaran agar bergerak kreatif untuk membangun perekonomian melalui budidaya ayam jawa super di lingkungannya. “Sehingga kami tergerak untuk menyediakan bibit ayam jawa super dengan harga terjangkau. Umur 2 bulan sudah dapat dipanen (potong). Untuk harga, umur 2 minggu Rp 12.500 per ekor. Sedangkan yang umur satu bulan Rp 20 ribu per ekor,” ungkapnya. Gerakan ini, lanjut Sueb, diharapkan mampu memunculkan sumber daya dan manusia yang potensial
Bibit ayam jawa super untuk menumbuhkan ekonomi kreatif warga setelah sekian lama terdampak pandemi Covid-19.
untuk mengubah keluarga menjadi pusat ekonomi kreatif dan mandiri. “Pembelian bisa bayar di tempat,” cetusnya. Lanjutnya, belum banyak masyarakat yang berpikir tentang bagaimana cara menciptakan ekonomi kreatif dan mandiri dalam keluarga. Untuk itu perlu ditumbuhkan sebuah kesadaran bahwa sebenarnya lingkungan
yang dia tinggali cukup potensial untuk menambah perekonomian keluarga. Terobosan ini disambut antusias warga. Khususnya yang jauh dari permukiman namun punya lahan pasif. “Kalau benar infomasi itu, saya akan coba untuk usaha ayam potong rumahan. Mumpung ada lahan nganggur di belakang. Kalau
untuk 20-30 ekor cukup lah. Ini juga lagi nyari-nyari informasi cara melihara bibit ayam hingga siap jual,” terang Trio Pangestu (36), warga Dusun Saimbang, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono. E k o n o m i k e l u a rg a n y a memang mulai berjalan setelah warung kopi yang dikelola kembali buka penuh 24 jam.
Namun, efek PPKM sebelumnya masih terasa. “Biasanya nerus (jualannya) gantian dengan teman, tapi dulu waktu PPKM kadang buka kadang tutup. Modalnya ya habis untuk seharihari. Kalau ada bibit ayam dan siap panen umur dua bulan, bisa jadi alternatif nambah kebutuhan dapur,” terang ayah satu anak tersebut. (kri/bwo/jok/epe)
memorandum.co.id
KOTA SURABAYA
memorandumredaksi @gmail.com
SABTU LEGI, 6 NOVEMBER 2021 HALAMAN 3
Pemkot Jangan Cuma Gertak Sambal RHU Langgar Jam Operasional
Temuan anggota DPRD Surabaya, ada 2 RHU yang tak mematuhi pakta integritas. Namun sejauh ini belum ada sanksi. Hanya diancam dan diberi peringatan terakhir. Menurut anggota Komisi A DPRD Surabaya M Machmud, Pemkot Surabaya sebaiknya memberikan contoh. Jika ada satu atau dua RHU yang melanggar, maka harus ditindak tegas sesuai perwali dan
Surabaya, Memorandum Pelaku usaha rekreasi hiburan umum (RHU) di Surabaya belakangan ini menuai sorotan. Sebab, baru sepekan diizinkan buka sudah berulah. Nekat melanggar jam operasional hingga lalai dalam protokol kesehatan (prokes).
sanksi yang tertera dalam pakta integritas. Yakni, penutupan sementara dalam kurun waktu 4 bulan. “Sehingga pemkot tidak hanya menggertak. Jika aturan yang ada bunyinya ditutup, ya harus tutup. Jangan hanya ngomong saja tapi nggak wani menindak. Kesannya pemkot diremehkan, tidak punya wibawa,” cetus Machmud, Jumat (5/11).
Ketua Fraksi Demokrat-NasDem ini lantas mewanti-wanti. Jika ke depan ditemukan ada RHU yang kembali bandel, maka pemkot harus mengambil langkah tegas. Apalagi RHU yang tak mengantongi izin, otomatis sanksinya harus ditutup permanen. “Banyak RHU yang tak mengantongi izin. Itu kalau melanggar langsung tutup saja, jangan dibiarkan buka lagi. Jangan
hanya berani sama para PKL. Kalau PKL melanggar kursinya diangkut, rombongnya ditutup, tapi kalau sama pengusaha RHU nggak wani,” tandasnya. Machmud berharap ada keadilan bagi seluruh warga Kota Surabaya. Jangan tebang pilih. Untuk itu, dia berpesan kepada penegak perda satpol PP agar tegas sesuai aturan yang berlaku. Bersambung ke halaman 4
UHW Perbanas Luncurkan Aplikasi E-Business Finance
Sokong Inovasi Kampung Kue Rungkut
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Surabaya, Memorandum Bisnis usaha mikro kecil menengah (UMKM) menjadi perhatian pemerintah dalam memulihkan perekonomian Indonesia. Pelaku UMKM tengah berinovasi agar produk mereka semakin dikenal dan memperoleh omzet maksimal di masa pandemi Covid-19. Inilah yang turut dilakukan oleh produsen Kampung Kue Rungkut yang beralamatkan di Jalan Rungkut Lor Gang II Surabaya. Pihaknya bekerja sama dengan Tim Pelaksana Hibah IbM Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya untuk menyelenggarakan pelatihan e-business finance berupa aplikasi berbasis website dan ponsel pintar. Ketua Tim Hibah IbM UHW Perbanas Dr Diah Ekaning Bersambung ke halaman 4
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Selokan di Jalan Prof Moestopo tanpa penutup sangat membahayakan bagi pengendara.
Tim Hibah IbM UHW Perbanas memberikan pelatihan pengelolaan e-business finance kepada produsen Kampung Kue Rungkut.
Selokan tanpa Penutup Bahayakan Pengendara Surabaya, Memorandum Hati-hati jika melintas di Jalan Prof Moestopo jika tidak ingin menjadi korban. Sebab, dua penutup selokan di depan Fakultas Kedokteran Unair tersebut hilang. Akibatnya selokan tan-
pa penutup itu pernah mencelakakan mobil saat menepi. “Kejadiannya tiga pekan lalu, mobil Innova ada yang terperosok,” ujar Yono, warga Jalan Kedung Pengkol, Jumat (5/11).
Yono menambahkan, hal ini juga sangat membahayakan bagi pengendara lain seperti roda dua dan sepeda. “Apalagi kalau musim penghujan. Dikhawatirkan pengendara yang akan menepi bisa terperosok karena tidak
tahu ada lubang,” pungkasnya. Sementara itu, Sri Mulyo Yuwono (72), warga Jalan Rangkah, mengatakan bahwa penutup di depan halte Unair itu hilang beberapa waktu lalu. Bersambung ke halaman 4
DPR Dapat Predikat Badan Publik Informatif Puan: Bukti Keterbukaan Parlemen DPR RI meraih penghargaan sebagai Badan Publik Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2021 dari Komisi Informasi Pusat (KIP). Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan pencapaian ini sebagai wujud nyata DPR bekerja secara terbuka kepada rakyat. “Terima kasih atas anugerah yang diberikan Komisi Informasi Pusat untuk DPR RI sebagai Badan Publik Informatif. Ini bukti dari keterbukaan parlemen yang menjadi prinsip kami dalam bekerja,” kata Puan, Rabu (27/10/2021). DPR RI mendapat predikat Badan Publik Informatif dengan nilai 96,52 dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik yang digelar pada Selasa (26/10) lalu. Sejak dilantik pada 2019, Puan telah menegaskan ingin mewujudkan parlemen yang modern dan terbuka. “Selain agar menjadi parlemen modern, kami terus berupaya menjadikan DPR sebagai rumah rakyat yang terbuka dan aspiratif. Ini sebagai bentuk transparansi kami kepada masyarakat,” ucap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu. Menurut Puan, dibutuhkan dukungan dari masyarakat untuk membangun parlemen yang modern dan terbuka. DPR RI juga terus berupaya memberikan informasi pada setiap kegiatan kepada publik yang sejalan dengan teknologi informasi. “Ada beragam sarana yang kami buat supaya masyarakat dapat mengakses informasi dengan cepat terkait DPR. Kita punya sejumlah platform pelayanan informasi yang memudahkan keterlibatan masyarakat, seperti SILEG, SIAR,
SIMAS PUU,” papar Puan. tan Menko PMK itu pun menyebut, Mantan kaan parlemen merupakan bentuk keterbukaan ng jawab DPR sebagai lembaga yang tanggung ulkan UU No 14 Tahun 2008 tenmengusulkan erbukaan Informasi Publik (UU tang Keterbukaan an menegaskan komitmennya KIP). Puan gin menjadikan DPR sebagai yang ingin akyat sesungguhnya. rumah rakyat mi akan selalu terbuka ter“Kami etiap aspirasi dan masukan hadap setiap syarakat. DPR terus mendari masyarakat. dorong terciptanya partisipasi gar kinerja kami dapat publik agar etul dirasakan rakyat,” betul-betul nya. ungkapnya. n mengatakan, Puan rgaan sebagai Badan penghargaan nformatif dari KIP Publik Informatif enambah semaakan menambah R untuk semakin ngat DPR terbuka dalam bekerja. R akan selalu “DPR a kepercayaan menjaga an secara terrakyat dan us menunjukbuka terus a keras dan kan kerja ang penuh cerdas yang dedikasii tinggi dalam nkan fungsi menjalankan an DPR guna dan peran uhi aspirasi dan memenuhi n rakyat,” tutup harapan Puan. (*))
Dr.(H.C) Puan Maharani Ketua DPR RI
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SABTU LEGI, 6 NOVEMBER 2021 HALAMAN 4
Gubernur Ingatkan Ancaman Bencana Dewan Minta Atur Ulang Tata Ruang Surabaya, Memorandum Gubernur Khofifah Indar Parawansa tetap mengingatkan ancaman bencana karena tingginya curah hujan. Hal ini ia sampaikan saat meninjau ke lokasi banjir bandang di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. tutur Khofifah. Upaya antisipasi dilakukan penanaman kembali untuk menghadapi perubahan iklim. “Ini sebagai upaya ihtiar. Kita berupaya mencari solusi terbaik menanggani percepatan bencana alam,” tutup Khofifah. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar mengatakan sudah saatnya Pemprov Jatim melakukan atur ulang tata ruang Jatim sebagai antisipasi bencana alam di Jatim ketika memasuki cuaca ekstrem. “Saya minta kepada gubernur mengatur ulang tata wilayah atau tata ruang di Jatim, sehingga pemda setempat punya keberanian mencegah pembangunan di wilayahnya yang berdampak adanya bencana. Tata ruangnya harus diatur lagi. Jangan kaget kalau tiba-tiba ada bencana,
FOTO: ISTIMEWA
“Senin kemarin apel di Nganjuk kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana alam. Saya berkali-kali menyampaikan bahwa BMKG menyampaikan warning, kemungkinan terjadi peningkatan intensitas hujan 20 sampai 70 persen,” tuturnya. Khofifah melanjutkan, potensi curah hujan tinggi meningkatkan potensi terjadi La Nina. Hal ini berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi. “Bencana bisa berupa banjir, banjir bandang, longsor, puting beliung, cuaca ekstrem,” katanya. Gubernur perempuan pertama di Jatim ini, meminta masyarakat dan pemerintah daerah untuk melakukan kesiapsiagaan, dengan mendirikan posko di masing-masing titik rawan bencana. “Ini diperlukan lokasi yang sudah terdeteksi, pastikan tim koordinasi dengan seluruh stakeholder,”
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi banjir bandang di Kota Batu.
baru bantu BNPB. Kalau itu pekerjaan biasa Bappeda Jatim yang mengatur tata ruang harus tanggap akan hal itu,” jelas pria asal Sumenep, Madura saat dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (5/11). Politisi asal Partai Demokrat ini lalu mengambil contoh bencana banjir bandang di Batu di mana sebelumnya sudah ada warning dari BMKG waspada bencana hidrometeorologi yang menyebabkan bencana alam. “Semua pihak harus tanggap dan jangan sampai muncul korban jiwa di dalam bencana tersebut. Ini akan menjadi bencana nasional nantinya jika ada korban jiwa,” ujar mantan birokrat ini. Diungkapkan Achmad Iskandar, perlu ada regulasi-regulasi dari pemda setempat untuk melarang pembangunan yang dirasa akan mengganggu lingkungan hidup. “Banyak kawasan wisata di Malang contohnya, di mana di sana memiliki view bagus untuk dibangun villa. Namun, pembangunannya bisa liar kalau tak diatur tata ruangnya sehingga merusak lingkungan hidup disana. Dampaknya bisa saja nantinya longsor,” jelasnya. (day/lis)
Gandeng PLN, Untag Maksimalkan MBKM
Anggota Kodim Tipe A 0831/Surabaya Timur memperbaiki rumah warga dalam karya bakti TNI Satkowil Semester II TA 2021.
Kodim Surabaya Timur Perbaiki Rumah Warga Surabaya, Memorandum Kodim Tipe A 0831/Surabaya Timur melaksanakan upacara pembukaan kegiatan Karya Bakti TNI Satkowil Semester II TA 2021, di perempatan gapura Kedinding Tengah 2 Nomor 38, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Jumat (5/11). Komandan Kodim (Dandim) Tipe A 0831/Surabaya Timur Kolonel Inf Agus Faridianto diwakili Kepala Staf Kodim (Kasdim) Letkol Inf Drs Chusnul Chuluk dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan karya bakti bersama forkopimcam, masyarakat, serta organisasi masyarakat (ormas), merupakan progam kerja staf teritorial Kodim Tipe A 0831/Surabaya Timur.
Dengan tema “Kar ya Bakti TNI Pengabdian untuk Negeri” kegiatan ini diharapkan dapat membangun soliditas yang kokoh antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. “Kegiatan karya bakti juga bertujuan untuk memupuk nilai-nilai kebangsaan bangsa Indonesia. Khususnya di bidang gotong royong serta meningkatkan kesejahteran masyarakat,” harapnya. Dalam kegiatan itu, Sumarliyah (52), salah satu warga yang rumahnya diperbaiki mengucapkan terima kasih. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar - besarnya kepada TNI, khususnya Kodim Tipe A 0831/ ST yang hari ini memperbaiki rumah saya,” tuturnya. (fer/lis)
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
FOTO: MEMORANDUM/M FERRY
Surabaya, Memorandum Sebagai bentuk implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya terus menjalin kerja sama. Terbaru, Kampus Merah Putih Untag Surabaya manandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama PT PLN Unit Induk Distribusi Jatim. Pada kesempatan ini, Rektor Untag Surabaya Prof Dr Mulyanto Nugroho MM CMA CPA, berserta jajarannya didampingi oleh Ketua Badan Kerja Sama dan Ketua Prodi Teknik Elektro menandatangani MoU yang berlangsung di Gedung Graha Widya. Kerja sama yang dijalin antara kedua instansi ini kaitannya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat baik untuk dosen dan mahasiswa. “Untag Surabaya dengan akreditasi A terus berproses dan melahirkan mahasiswa berkualitas. Kami membekali mahasiswa agar makin siap, salah satunya dengan kerja sama PLN ini. Apalagi dengan MBKM, mahasiswa tidak boleh hanya menguasai satu spesialisasi saja,” kata Rektor Untag Surabaya Prof Nugroho, Jumat (5/11). Sementara itu, Ir Adi Priyanto MM MT, General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur sangat senang dapat menjalin kerja sama dengan Untag Surabaya. Ke depan, pihaknya siap menerima implementasi kerja sama berupa kerja praktik hingga penelitian tugas akhir
Suasana penandatanganan MoU oleh Rektor Untag Surabaya dengan GM PT PLN Unit Induk Distribusi Jatim.
masi Ketenagalistrikan melalui Transisi Energi untuk Menuju Net Zero Emission. Kuliah umum digelar secara hybrid. Tak hanya melalui Zoom Meeting, sebagian mahasiswa juga hadir secara luring terbatas di Gedung Graha Widya lantai dua. Pada webinar tersebut tampil sebagai moderator yakni, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Untag Surabaya Aris Heri
bagi mahasiswa Untag Surabaya. “Akademisi dan praktisi dapat berkolaborasi demi pelayanan masyarakat. Sebagai BUMN terbesar di Indonesia, maka banyak yang bisa dikerjasamakan, mencakup berbagai bidang keilmuan dengan lengkap,” kata Adi. Usai penandatanganan MoU yang digelar pada Rabu (3/11) lalu, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum bertema Transfor-
Andriawan ST MT. Pada kesempatan yang sama, General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Ir Adi Priyanto MM MT turut tampil sebagai pemateri. “Perkembangan industri menjadikan suhu bumi semakin naik tidak terkontrol. Hal ini menyebabkan perubahan iklim, terbukti terjadi bermacam bencana alam,” terangnya. (mg3/lis)
Vera dan Vena, Kembar FK Unusa Wisuda Bareng Surabaya, Memorandum Ada cerita unik dan menarik dalam acara wisuda Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) periode Oktober 2021. Prosesi wisuda yang digelar hybrid pada Sabtu (30/10) lalu itu, mengukuhkan 600 wisudawan. Nah, dari 600 wisudawan itu tercatat ada 2 wisudawati kembar asal Fakultas Kedokteran (FK) Unusa. Mereka adalah Vera Saskia Prima Salsabila dan Vena Saskia Prima Saffanah, mahasiswa Pendidikan Dokter angkatan 2017. Vera danVena merupakan saudara kembar yang berhasil menyelesaikan studi sarjana secara bersama-sama.
Mereka memang berniat untuk bisa lulus dan diwisuda bersamaan, agar kedua orang tuanya bangga. “Dulu, kami (Vera dan Vena, red) memang berkeinginan agar bisa bersama dalam satu progran studi, mungkin inilah yang dinamakan ikatan saudara atau ikatan batin. Saat di bangku TK, SD, dan SMA, sekolah kami sama, hanya SMP yang berbeda lokasi. Selain itu, kami juga memiliki ketertarikan pada bidang ilmu yang sama,” cerita Vena, Jumat (5/11). Sementara itu, Vera mengisahkan, dia dan adiknya (Vena, red) lebih memilih prodi S1 pendidikan dokter karena ingin mempelajari terkait
anatomi tubuh manusia serta penyakit yang ada di dalamnya. Sehingga nantinya dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan keluarga. Sedangkan alasan Vena memilih prodi S1 pendidikan dokter karena dia ingin melengkapi, pengingat, penyemangat, dan menjadi satu kesatuan apa yang telah dipelajari Vera. “Kami merasa sangat bersyukur telah melalui berbagai hal hingga berhasil pada tahap ini bersama-sama, mengingat bagaimana perjuangan kami dalam mengerjakan skripsi dan perjuangan untuk lulus,” tambah perempuan kelahiran 1 November 1998 ini.
Karena Vera dan Vena kembar, mereka sering keliru dipanggil dosen. Vera menuturkan, dirinya pernah dimarahi dosen, lantaran dirinya dikira Vena yang sudah ke kamar mandi. Namun, saat dosen tersebut diberitahu teman-teman bahwa dia kembar, akhirnya dosen tersebut senyum sambil tersipu. “Memiliki kembaran ada kekurangan dan keuntungan. Akan tetapi, banyak keuntungannya, salah satunya kami bisa saling mengingatkan terkait adanya tugas kuliah, membantu apabila tidak paham materinya, dan masih banyak lainnya,” ungkap Vera. (mg3/lis)
Vera dan Vena berswafoto usai diwisuda.
Sokong Inovasi Kampung Kue Rungkut tyas SE MSi menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu dan memudahkan produsen Kampung Kue Rungkut dalam mengelola bisnis berbasis digital. Aplikasi e-business finance mengombinasikan berbagai kebutuhan produsen, mulai dari informasi pro-
duk, transaksi penjualan, hingga pelaporan harian setiap produsen maupun setiap produk. ”Kami sudah siapkan aplikasi dan website Kampung Kue Rungkut yang mudah diakses oleh siapapun untuk memesan produk kue. Pengelolaan nanti sepenuhnya diserahkan kepa-
Sambungan dari halaman 3 da paguyuban dengan fasilitas laptop dan handphone dari tim hibah UHW Perbanas,” terang Diah, Jumat (5/11). Agar dapat dimanfaatkan dengan maksimal, tim hibah UHW Perbanas juga memberikan pelatihan dan praktik pengelolaan e-business finance kepada produsen Kampung Kue
Pemkot Jangan Cuma Gertak Sambal “Yang bikin pemkot nggak punya wibawa ya begitu, karena tidak tegas. Penegak perda kan satpol PP, jadi saya pesan sesuai peraturan saja, kalau tutup ya tutup,” pungkasnya. Sementara itu, menurut M Sholehuddin, ahli hukum pidana dari Universitas Bhayangkara (Ubhara), terkait sisi hukum bagi pengusaha RHU buka
lebih dari jam operasional sesuai pakta integritas yang telah disepakati itu tidak ada sanksi pidananya. “Tidak ada sanksi pidananya, yang diatur dalam pakta integritas itu hanya sangsi administrasinya. Perwali itu tidak bisa mengatur sanksi pidana,” tutur Sholehuddin. Terkait pakta integritas adanya
Rungkut yang tuntas digelar pada Sabtu (9/10) lalu. ”Harapan besarnya, tentu ada peningkatan omzet mereka, khususnya di masa pandemi ini. Lalu, seiring peningkatan kompetensi mereka (pelaku usaha), semoga visi sebagai kampung kuliner dan edukasi dapat
Sambungan dari halaman 3 sebuah perjanjian, lanjut Sholehuddin, hanya sebuah kesepakatan yang apabila diingkari yang berjalan adalah sanksi administrasinya saja. “Pakta integritas itu hanya sebuah perjanjian. Jika diingkari ya kembali lagi ke sanksi administrasi yang diperjanjikan. Bisa teguran, pencabutan izin,” tandasnya. (mg3/mg5/lis)
segera terwujud di Kota Surabaya,” harapnya. Sementara itu, salah satu produsen Kampung Kue Rungkut Khoirul Mahpuduah, mengaku aplikasi e-business finance sangat membantu dalam pengelolaan pesanan kue yang selama ini dilakukan secara konven-
sional. ”Harapan kita dari kegiatan ini, nantinya penjualan produk Kampung Kue semakin meningkat, semakin luas jangkauannya, dan juga bisa menyasar ke kelas menengah ke atas,” ucap pemilik Pawoon Kue itu. (mg3/lis)
Selokan tanpa Penutup Bahayakan Pengendara Kemungkinan ada yang mengambil. “Karena besinya bisa dijual,” jelas penjual rokok yang 3 bulan mangkal di dekat lokasi. Untuk menghindari korban, tambah Sri Mulyo Yuwono, sementara ditutup sebagian dengan kayu. “Daripada ada korban. Warga penutupnya sebagian dengan kayu,
juga sebagai tanda ada lubang,” pungkasnya. Sementara itu, Kepala Bidang Pematusan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya Eko Juli Prasetya mengatakan, bahwa pihaknya akan segera menutupnya. “Segera kita tindaklanjuti. Akan kita
Sambungan dari halaman 3 ganti,” singkat Eko. Sedangkan Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Surabaya Ganjar Siswo Pramono menambahkan, pihaknya akan menindaklanjuti. “Iya, terima kasih infonya,” singkat Ganjar. (fer/lis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SABTU LEGI, 6 NOVEMBER 2021 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Khofifah-Ra Latif Tanam Bibit Mangrove di Pesisir Labuhan Bangkalan, Memorandum Komitmen menjaga ekosistem memang butuh sentuhan pengambil kebijakan. Beruntung bagi Jawa Timur dan Kabupaten Bangkalan yang memiliki kepala daerah peduli dengan alam. Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati R Abdul Latif Amin Imron kompak menanam bibit mangrove di pesisir ekowisata di Desa Labuhan, Kecamatan Sepulu. Penanaman bibit mangrove itu dilakukan ketika gubernur ada kunjungan kerja ke Bangkalan, Kamis (4/11). Bersama belasan raka-raki Jatim, gubernur perempuan pertama di Jatim itu, ikut berbasah-basahan menanam mangrove. Ativitas menanam bibit pohon bakau bersama itu menurut Khofifah, masih bagian dari serangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Jawa Timur. Sekaligus mewujudkan misi pemprov untuk merestorasi kawasan hutan mangrove di pesisir pantai utara Madura. Selain di pesisir Labuhan, restorasi mangrove juga dilakukan di Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. “Rabu kemarin, kami sudah berkunjung dan melakukan kegiatan serupa di Kabupaten Banyuwangi,” tandas Gubernur Khofifah. Gerakan restorasi mangrove Ini akan terus beranjut ke kabupaten/kota di Jatim yang memiliki garis pantai. Khofifah menambahkan, kegiatan ini merupakan upaya berkesinambungan untuk menjaga kelestarian ekosistem alam. “Termasuk rutin nandur bibit tanaman mangrove. Ini merupakan bagian dari upaya menjaga kemaslahatan ekosistem pantai,” tandasnya. Untuk itu, Khofifah berharap agar warga dan stakeholder Desa Labuhan, tetap aktif dan rutin menanam bibit mangrove di kawasan pantai. Sebab, ekosistem mangrove memberi banyak manfaat bagi warga. Mulai dari terjaganya habitat ikan dan hewan berkembang biak, hingga jadi penangkis alami abrasi. “Artinya, hutan bakau bisa menyelamatkan kawasan pantai agar tidak tergerus kikisan ombak laut,” tegas Khofifah. Semua kelebihan itu, menurut gubernur yang di masa mudanya gemar naik gunung itu, bisa diproyeksikan menjadi ekowisata hutan mangrove seperti yang dikembangkan saat ini oleh Pemkab Bangkalan. Ra Latif sapaan bupati, memang berharap pemprov menempatkan Kabupaten Bangkalan sebagai salah satu skala prioritas upaya pengembangan hutan mangrove di kawasan pesisir pantai. ”Sebab 10 dari 18 kecamatan di kabupaten ini tergolong wiliyah pesisir,” ungkapnya.(ras/epe)
Ainur Rohman jadi incaran setelah aparat kerap menerima informasi aktivitasnya yang kerap bersentuhan dengan narkoba. Apalagi, tak hanya jadi penikmat, tersangka juga disinyalir jadi kepanjangan tangan peredaran narkoba antardaerah. Dari informasi itu, polisi intensif memantau semua aktivitasnya. “Hingga Kamis malam Polsek Ganding menerima informasi A1 jika tersangka AR tengah mengisap sabu di rumahnya. Namun ,
ketika digerebek aktivitas itu sudah selesai. Namun ketika menggeledah ruang tamu, kami menemukan sejumlah alat bukti. Salah satunya seperangkat alat isap,” kata Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti kemarin. Selain alat isap sabu, juga diamankan satu paket plastik klip kecil berisi sabu seberat 0,30 gram dan empat klip kantong plastik kecil yang sudah kosong. “Saya pakai sendiri. Tidak untuk dijual,” kata Ainur Rohman ditirukan
penyidik Polsek Ganding. Namun, pengakuan itu masih dikembangkan. Sebab, temuan empat klip plastik yang sudah kosong tidak mungkin dikonsumsi sendiri. “Setelah dilakukan serangkaian penyidikan, AR ditetapkan sebagai tersangka dan kini masih ditahan di Mapolsek Ganding,” sebut AKP Widi. Selain masalah narkoba, Polres Sumenep juga dikabarkan mengungkap jaringan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Informasi yang berhasil dihimpun media ini, penangkapan dilakukan di wilayah Kecamatan Ganding. Ada lima orang yang diamankan. Namun dua di antaranya melarikan diri. (*/uri/epe)
FOTO: MEMORANDUM/IST
Gubernur Khofifah Indar Parawansa menanam bibit mangrove di pesisir ekowisata Desa Labuhan.
Sumenep, Memorandum Sekian lama bersentuhan dengan narkoba jenis sabu, akhirnya Ainur Rohman (28) jadi pesakitan. Ia diringkus Unit Reskrim Polsek Ganding ketika asyik mengisap sabu di rumahnya, Dusun Tangger, Desa Ketawang Daleman, Kecamatan Ganding, Kamis (4/11) malam.
Ainur Rohman di Mapolsek Ganding.
Kabagops dan Dua Kapolsek Dimutasi Sumenep, Memorandum Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) kabagops, Kapolsek Saronggi, dan Kapolsek Manding di Gedung Sanika Satyawada mapolres, Jumat (5/11). Kabagops Polres Sumenep Kompol Ahmad Robial dimutasi ke luar daerah. Ia mengembang amanah menjabat Kapolsek Singosari, Polresta Malang Kota. Sedangkan posisi kabagops diisi Kompol Anggono Jaya yang sebelumnya menjabat K a p o l s e k Si d o a r j o Ko t a , Polresta Sidoarjo. Untuk struktur kapolsek, AKP Wahyudi Kusdamawan yang sebelumnya jadi kapolsek Saronggi digeser menjadi Kapolsek Manding. Sedangkan Kapolsek Saronggi kini dijabat AKP J o n i Wa h y u d i , m a n t a n Kasubbagdalprogar Bagren Polres Sumenep. Kapolres menekankan
kepada pejabat yang baru dilantik, untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, aspiratif, dan komunikatif. Agar seluruh anggota termotivasi untuk member ikan pengabdian terbaiknya bagi Polri pada umumnya dan Polres Sumenep pada khususnya. AKBP Rahman meminta semua pejabat kepolisian yang mendapat tanggung jawab baru untuk menjaga nama baik dan citra Polri serta menggalang kebersamaan di antara Polri dan TNI. “Semua pejabat yang melaksanakan sertijab harus mampu membina seluruh personel bawahannya dan keluarganya agar dapat mendukung dinas polisi secara maksimal,” harap AKBP Rahman. (aan/epe)
Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya memberi salam komando kepada salah satu jajaran yang dimutasi.
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
FOTO: MEMORANDUM/SAMSUL
Isap Sabu, Warga Ketawang Dibui
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
Polsek Trowulan Rakor Percepatan Vaksinasi Lansia Mojokerto, Memorandum Percepatan vaksinasi bagi lansia di wilayah Trowulan terus dilakukan. Jumat (5/11), Polsek Trowulan mengikuti rapat koordinasi (rakor) dengan forum komunikasi pimpinan kecamatan (forkopimca). Rakor percepatan vaksinasi diikuti Kapolsek Trowulan Kompol Imam Mahmudi, Camat Trowulan Mujiono, Koramil Trowulan, UPT Puskesmas Trowulan, UPT Puskesmas Tawangsari, dan seluruh kepala desa. Kapolsek Trowulan Kompol Imam Mahmudi mengatakan, dalam percepatan vaksin lansia semua leading sektor turun ke desa agar pelaksanaan bisa maksimal. “Kami siap door to door melaksanakan vaksin bersama biar maksimal,” kata Imam. Selanjutnya, untuk antisipasi penyebaran virus Covid-19, bagi masyarakat yang akan menggelar hajatan bisa mengajukan izin ke gugus tugas baik kecamatan atau kabupaten yang harus diperhatikan oleh kepala desa. “Karena masih pandemi untuk giat masyarakat hiburan jangan dulu,” paparnya. Sememtara itu, Kepala UPT Puskesmas Trowulan Dr Mustakim menambahkan, intinya untuk vaksin lansia segera kita sinergi
Kapolsek Trowulan Kompol Imam Mahmudi mengikuti rakor bersama forkopimca.
agar lebih cepat pelaksanaannya. Namun sebelum melaksanakan vaksinasi lansia harus di cek datanya di masing-masing desa agar tidak salah sasaran.sedangkan pelaksanaannya lebih baik dilakukan den-
gan cara diundang ke balai desa biar bisa maksimal. “Untuk lansia yang masih takut divaksin tetus dilakukan edukasi agar mau divaksin,” pungkasnya.(no/mik)
Polsek Krian Antisipasi Kemacetan dan Laka tersebut,” ujar Kanit Lantas Polsek Krian, Ipda Indra, kemarin. Menurutnya, di lokasi jalur protokol salah satunya di lokasi rumah pemotongan hewan Krian, merupakan jalan yang dilalui kendaraan. Seperti kendaraan besar truk maupun kontainer dari arah Mojosari yang hendak ke Gresik maupun Surabaya. Sehingga, jalanan tersebut volume kendaraan cenderung meningkat, khususnya di pagi dan petang hari. “Kendaraan besar maupun kendaraan
kecil kalau ke luar kota Gersik maupun Surabaya masuk jalurnya lewat sini,” katanya. Sementara itu, Kapolsek Krian, Kompol Mukhlason menegaskan, kegiatan pengaturan lalu lintas ini selain wujud tanggung jawab sebagai anggota polisi, juga dalam rangaka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di wilayah Krian. “Agar aktifitas masyarakat di pagi hari, dapat berjalan lancar,” tegasnya. (bwo/jok/mik)
Kapolres Kediri Pimpin Sertijab, 2 Kapolsek Bergeser Kediri, Memorandum gDalam rangka penyegaran anggota di tubuh Polres Kediri, Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono memimpin upan cara serah terima jabatan (sertijab) Kapolsek Gurah dan Kapolsek Kepung yang digelar di lapangan indoor Mapolres Kediri, Jumat (5/11). Pejabat yang bergeser posisi jabatan yakni jabatan Kapolsek Gurah AKP Purnomo diberikan kepada Iptu Roni Robi Harsono yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kepung. Kemudian, AKP Purnomo menempati jabatan baru pada bagian kepala sub bagian kerja sama operasi (Kasubbag Kerma) Polres Kediri. Dan jabatan baru Kapolsek Kepung diberikan kepada Iptu Sarwo Edi yang sebelumnya menjadi Kanitreskrim Polsek Mojoroto Polres Kediri Kota. Dengan sertijab tersebut,
Polres Probolinggo Kota Kawal Pengamanan Eksekusi Lahan Probolinggo, Memorandum Polres Probolinggo Kota mengamankan eksekusi lahan pascaputusan pengadilan, Jumat (5/11). Lokasi lahan berada di Jalan Sunan Drajat, Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Kedopok.
Personel Polsek Krian mengatur lalu lintas.
Sidoarjo, Memorandum Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan kendaraan di jalur protokol utamanya di simpul-simpul jalan, Personel Polsek Krian diterjunkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, Jumat (5/11). Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan. Selain itu, wilayah tersebut dianggap rawan terjadinya macet maupun laka. “Personel kita siagakan untuk mengantisipasi macet dan laka petugas di titik titik
SABTU LEGI, 6 NOVEMBER 2021 HALAMAN 6 - 7
Pengamanan dipimpin Kabagops Polres Probolinggo Kota Kompol Hermawan Tjahjono didampingi Kapolsek Wonoasih Kompol Kuzaini, Kasatbinmas AKP Retno Utami, Kasat Samapta AKP Eka Anggriana, dan Kasatintelkam Iptu Gendut Winayanto. Hadir juga Lurah Paksitaji Zainul Qodim, Kasi Trantib Bambang, Panitera Muda Perdata, Hammam Haris, juru sita, Dwi Iwan Susilo, dan Saksi dari PN Probolinggo Agus Heksa dan Zulfikar. Kabagops Polres Probolinggo Kota Kompol Hermawan Tjahjono mengatakan, sebelum pelaksanaan pengecekan lokasi obyek sengketa, terlebih dahulu dilaksanakan mediasi di aula kantor Kelurahan Pakistaji dengan penyampaian keberatan dari pihak termohon Soli dan kawan-kawan yang disampaikan oleh Penasehat Hukum termohon Ahmad Wisnu. “Kita harapkan dalam penyampaian dari Panitera nanti harus tegas dan jangan ragu-ragu semoga kegiatan dapat berjalan lancar dan situasi tetap kondusif,”ucap Kabagops. Di sisi lain, kabagops berharap pihak kelurahan agar ikut melibatkan
diri dalam pelaksanaan sebagai upaya antisipasi, apabila ada pihak keluarga termohon tidak terima maka bisa membantu meredakan situasi. “Kami minta Panitera, bersama perangkat kelurahan, kecamatan serta kuasa hukum yang diikuti oleh pihak termohon dan pemohon, bersamasama menuju sasaran obyek, untuk menyaksikan pelaksanaan pemba-
caan Konstatering di lokasi obyek,”pinta Hermawan Tjahjono. Tak hanya itu, kata Hermawan Tjahjono, selesai pembacaan penetapan sita eksekusi selanjutnya panitera bersama perangkat kelurahan dan kecamatan Kedopok, kuasa hukum, melakukan pengecekan, obyek tanah dan batas-batas obyek yang kemudian dimasukkan ke dalam berita acara pelaksanaan Konstatering,
untuk dilakukan tandatangan bersama di lokasi obyek tanah sengketa. “Keluarga termohon Soli dan kawan-kawan di dampingi penasehat hukumnya, tidak bersedia atau menolak untuk melakukan tanda tangan dikarenakan masih belum dapat menerima atas pembacaan Konstatering tersebut,”ttutur Kabag Ops. Meski demikian, Kabag Ops menyebut elamas Kegiatan konstatering tersebut tidak terdapat aksi provokatif
dan ASN Polres Malang,” katanya. Kegiatan binrohtal yang digelar setiap harii Kamis ini dilaksanakan di i Masjid Ashumul Muhsinin dengan pencerahan Ustadz KH Ahmad Munif dari pengasuh Ponpes An Nur Nurul Fajri Desa Jeru, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. “Kegiatan ini yang setiap minggu sekali dilakukan bertujuan untuk semakin menjadikan para personil Polri untuk selalu bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga kehidupan pribadi personil menjadi lebih baik,” jelas Rizki. Kegiatan seperti ini menurutnya wajib untuk diikuti karena fungsinya dapat menyegarkan pikiran anggota yang setiap hari disibukkan dalam melaksanakan tugas. “Binrohtal bertujuan positif,
Polres Malang melakukan pembinaan rohani dan mental secara rutin.
yakni berguna untuk memberikan siraman rohani dan moral kepada personel Polri. Dengan harapan sikap mental personil Polri yang baik akan menciptakan hasil pelaksanaan tugas yang baik dan bijaksana yang dapat dipertanggung-jawabkan, sehingga citra Polri akan semakin baik dimata masyarakat,” terang Wakapolres Malang. (*/ari/mik)
dari pejabat lama. Sehingga, dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan sesuai dengan amanat agar memberikan pelayanan yang
Malang, Memorandum Kegiatan pelaksanaan pelatihan berdasarkan unit kompetensi yang dibiayai dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2021 merupakan salah satu kegiatan Dinas Ketenagakerjaan, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) dalam rangka meningkatkan kompetensi, keter-
baik kepada masyarakat. “Pastinya pejabat baru harus memberikan pelayanan yang sangat baik kepada masyarakat,” ucap Kapolres Kediri. (mis/mik)
Kapolres Ajak PMII Ikut Bantu Percepat Vaksinasi Blitar Raya
Kapolres Tuban AKBP Darman meresmikan Kantor Polsek Widang.
Blitar, Memorandum Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom bersilaturahmi dengan Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Blitar Raya, Jumat (5/11). Dalam kesempatan itu, Kapolres berharap ada dukungan PMII untuk turut serta membantu dalam penanganan Covid-19. Khususnya, sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan dan vaksinasi. “Kami harap teman-teman mahasiswa juga bisa membangun kerja sama dengan semua instansi lintas sektoral. Tentunya untuk mendukung penanganan kasus Covid-19, sehingga segera kembali pulih baik kesehatan, kehidupan sosial dan ekonomi,” ujar Kapolres Adhitya, kemarin. Dalam penanganan Covid-19, Adhitya menjelaskan, Polri selain melakukan penegakan hukum dan harkamtibmas, juga menjadi petugas tracer melalui bhabinkamtibmas di desa - desa. Polri saat ini juga membantu percepatan program vaksinasi Nasional agar herd immunity segera terbentuk di Indonesia. “Sehingga mungkin apabila program vaksinasi mencapai
Tuban, Memorandum Setelah hampir dua tahun dan sempat terhenti beberapa bulan pembangunannya akibat refocusing anggaran pandemi Covid-19, Gedung MapolsekWidang akhirnya diresmikan Kapolres Tuban AKBP Darman, Jumat (5/11). Peresmian Gedung Mapolsek yang dibangun di atas tanah seluas 1.131 meter persegi tersebut terletak di tepi jalan nasional Tuban-Babat, tepatnya di Desa Compreng, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Acara peresmian itu dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Langitan KH Ubaidillah Faqih, PJU Polres Tuban, Kapolsek jajaran, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta kepala desa se Kecamatan Widang. “Kami patut bersyukur gedung ini bisa dibangun mengingat kantor yang lama kurang layak, tempatnya yang terlalu berdekatan dengan jalan raya
Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom bersilaturahmi dengan pengurus PMII.
70% di masyarakat kita berharap bisa kembali pada kehidupan normal,” tambahnya. Adhitya mengharapkan mahasiswa terutama anggota PMII Blitar bisa membantu polisi untuk menangkal kabar hoax terkait Covid-19. Terutama memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa Covid-19 benar benar ada. “Adanya isu Ketidakpercayaan masyarakat terhadap covid. mungkin itu adalah orang yang memang belum pernah terpa-
par, sampai munculnya asumsi dicovidkan,” tegasnya. Ketua PMII Blitar Raya Agus Efendi menyampaikan, saat ini kejenuhan masyarakat meningkat terkait dengan perkembangan Covid-19. Menurutnya, kejenuhan masyarakat muncul karena adanya degadrasi ekonomi, perubahan kegiatan sosial kemasyarakat dan munculnya isu negatif terkait dengan Covid-19. “Kami PMII juga melakukan
evaluasi berupa diskusi internal PMII terkait penanganan dan perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Blitar,” ujarnya. Pihaknya siap menjadi relawan dengan cara melakukan sosialisasi edukasi datang langsung ke masyarakat. Serta ikut melaksanakan 3T dan memberikan kotak P3K berupa vitamin kepada masyarakat,” paparnya dalam silaturahmi PMII Blitar Raya dengan Kapolres Blitar. (nus/mik)
Polisi mengantar-jemput warga yang mengikuti vaksinasi.
juga didampingi anggota. “Sehingga mereka tidak kerepotan saat berada di tempat vaksinasi itu. Alhamdulilah, langkah ini disambut warga,” jelasnya. Selain itu, menurut Harjo, bahwa tiga pilar di Kecamatan Kalitidu, juga sekaligus mem-
berikan edukasi terkait vaksinasi kepada para lansia maupun masyarakat umum. “Tak hanya itu, pada kegiatan tersebut juga sekaligus memberikan imbauan agar masyarakat tetap membudayakan protokol kesehatan meski sudah disuntik vaksin,” ujarnya.
“Giat penjemputan ini sengaja kita laksanakan sebagai upaya percepatan vaksinasi Covid-19 sekaligus mempermudah warga menuju tempat vaksinasi, agar herd immunity khususnya di Kalitidu segera tercapai,” jelas Pria yang hobi menembak ini. (top/har/mik)
dari kedua belah pihak termohon maupun pemohon, Namun terdapat aksi penolakan tanda tangan berita acara pelaksanaan pembacaan Konstatering dari PN Probolinggo oleh Pihak termohon Soli dan kawan-kawan di lokasi. “Walaupun terdapat penolakan tanda tangan berita acara pembacaan Konstatering oleh PN Probolinggo, kegiatan tetap berlangsung dalam situasi aman, tertib dan kondusif,” pungkas Hermawan Tjahjono. (mhd/mik)
Kantor Polsek Widang Diresmikan Kapolres Tuban dan saat hujan airnya bisa masuk kedalam karena posisi bangunan lebih rendah daripada jalan,” ucap AKBP Darman. Ia berharap mudah-mudahan dengan berdirinya Mapolsek yang baru ini pelayanan pikah Kepolisian kepada masyarakat bisa maksimal. “polsek ini bisa menjadi rumah masyarakat di saat punya masalah dan bisa menjadi tempat penyelesaiannya, tentunya masyarakat juga bisa semakin dekat dengan anggota Polsek Widang serta bisa membawa keberkahan,” imbuhnya. AKBP Darman juga mohon dukungan kepada para tokoh yang hadir dalam peresmian tersebut agar kedepannya Polres Tuban bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik. “Mohon doanya semoga kami bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, tentunya kami juga syarat kekuran-
gan, mudah-mudahan dengan berdirinya gedung ini, polsek semakin dicintai masyarakat, pelayanan kami semakin baik, kami tidak sempurna namun kami berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” pungkas Darman. Selain meresmikan mapolsek, Kapolres Tuban melakukan peletakan batu pertama pembangunan mushola Mapolsek Widang. Sebelum dibangun gedung Mapolsek tanah tersebut dulunya merupakan tanah milik Sujono Wirjo Suharjo warga desa setempat yang dihibahkan kepada Polres Tuban untuk dibangun sebuah Pos Polisi. Akibat lama tidak terpakai bangunan pos polisi tersebut pun rapuh. Melihat kondisi pos yang terbengkalai, maka Kapolres Tuban yang saat itu mengusulkan lokasi itu untuk dijadikan Mapolsek Widang yang baru mengingat kondisi mapolsek lama yang kurang layak. (top/har/mik)
Tim satgas Covid-19 mengenakan busana Sakera dan Marlena untuk menarik perhatian masyarakat.
Vaksinasi Massal Desa Kramat Curi Perhatian Warga
Bangkalan, Memorandum Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Bangkalan, punya cara unik untuk menarik minat masyarakat agar mau menyukseskan kegiatan vaksinasi sebagai upaya mempercepat pemenuhan target minimal 80 herd immunity secara nasional. Atau 60 % vaksinasi sebagaimana diamanatkan Pemprov Jawa Timur pada akhir tahun 2021 nanti. Seperti yang dilakukan satgas saat menggelar vaksinasi di Dusun Morkolak Barat, Desa Kramat, Kecamatan Bangkalan, Jumat (5/11). Semua personel tim satgas baik tenaga kesehatan (nakes) dan tim vaksinator dari puskesmas maupun mobling presisi polres sepakat mengenakan busana ala Pa’ Sakera (gomboran) dan Bu’ Marlena (kebaya). Tak terkecuali, kades, perangkat desa, dan relawan satgas Desa Kramat, ikut pula serentak
berbusana pakaian khas Madura yang amat spesifik dan kesehor di tanah air itu. ” Yaahh...sangat kreatif dan unik memang. Ini pertama kali terjadi di Kabupaten Bangkalan,” ujasr Kasi Humas Polres Bangkalan Iptu Sucipto, Jumat (5/11) pagi. Alhasil, sikon yang sungguh menyiratkan tatanan adat dan tradisi khas Madura, itu jadi terasa begitu akrab dengan wargda Desa Kramat. Terlebih giat vaksinasi yang dihelat Kamis (4/11) pagi hingga siang, itu dikonsentrasikan di Posko Kampung Tangguh Morkolak Barat, salah satu dusun terpencil di Desa Kramat. Imbasnya, giat vaksinasi hari itu tidak hanya dihadiri oleh 200 lebih warga yang sudah mendaftarkan diri untuk divaksin. Selain itu, giat vaksinasi dengan aroma tatanan adat Madura-nya, sekaligus menjadi magned
daya pikat untuk ditonton mayoritas warga Dusun Morkolak- Barat dan sekitarnya. Nyatanya jumlah warga yang ikut nimbrung jadi penonton giat vaksinasi lumayan bejubel. Realita positi itu, kata Iptu Sucipto, jelas membuka peluang dan kesempatan bagi tim satgas untuk menggelorakan sosialisai tentang azas manfaat dan pentingnya vaksinasi. Sebab azas manfaatnya amat besar. Diantaranya, vaksinasi akan meningkatkan kadar imunitas (kekebalan tuhuh) masyarakat agar tidak mudah terpapar covid 19. “ Selain itu, jika mayoritas rakyat Kabupaten Bangkalan terjaring vaksinasi, jelas akan membantu upaya pencapaian target minimal 80 % herd imunity nasional yang diamanatkan pemerintah,” pungkas Iptu Sucipto. (ras/mik)
Disnaker PMPTSP Berdayakan Pekerja Pabrik Rokok
Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono memimpin sertijab.
Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono menyampaikan pesan kepada pejabat baru bahwa agar segera adaptasi dalam melanjutkan program positif
Bojonegoro, Memorandum Demi percepatan vaksinasi Covid-19, jajaran polsek di wilayah hukum Polres Bojonegoro, melakukan penjemputan langsung ke rumah-rumah warga untuk mengikuti vaksin. Proses penjemputan dilakukan dengan menggunakan kendaraan mobil patroli Polsek Kalitidu yang didampingi oleh personel polsek. “Wilayah Kecamatan Kak litidu ini sangat luas. Banyak warga yang terkendala jarak menuju lokasi vaksinasi,” kata Kapolsek Kalitidu, AKP Harjo, Jumat (5/11). Oleh karenanya, dia memerintahkan seluruh Bhabinkamtibmas untuk mendata warga binaannya yang belum melaksanakan vaksinasi dan melakukan penjemputan dengan kemampuan kendaraan yang ada. Setelah sampai di tempat vaksinasi, yang bersangkutan
Pembacaan eksekusi oleh petugas pengadilan di lahan yang disengketakan.
Tingkatkan Iman dan Taqwa, Polres Malang Gelar Binrohtal Malang, Memorandum Untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, Polres Malang menggelar pembinaan rohani dan mental (binrohtal) di Masjid Ashumul Mukminim, Mapolres Malang, Kamis (4/11). Kegiatan yang diikuti perwakilan anggota maupun ASN jajaran Polres Malang bagi beragama Muslim ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono melalui Wakapolres Malang Kompol Rizki Tri Putra mengatakan, pembinaan rohani dan mental merupakan program Bagian SDM Polres Malang untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan personelnya. “Ini adalah salah satu bentuk pembinaan keimanan dan ketaqwaan seluruh personil
Polisi di Kalitidu Antar-Jemput Warga ke Lokasi Vaksin
Pekerja pabrik rokok antusias mengikuti pelatihan membuat aneka kue yang digelar di aula SMK Kartika IV, Kota Malang.
ampilan dan daya saing masyarakat. Pada kesempatan ini, melalui pelatihan olahan makanan diikuti oleh 42 orang yang dilaksanakan di SMK Kartika IV mulai 4-11 November 2021. Peserta pelatihan ini berasal dari pekerja pabrik rokok yang ada di Kota Malang dan dalam pelaksanaan terbagi menjadi dua kelas. Pada 4-7 N o vem-
ber 2021 untuk kelas A, dan kelas B pada 8-11 November 2021. Demikian yang disampaikan Plt. Kepala Disnaker PMPTSP Erik Setyo Santoso, ST., MT, Kamis (4/11). Menurutnya, saat ini sektor kuliner termasuk ke dalam sektor industri kreatif dan sudah memiliki pangsa pasar tersendiri baik di Indonesia maupun di level internasional. “Sektor kuliner di Indonesia sudah memiliki pasar yang luas dan juga sudah bisa bersaing dengan pasar ritel modern. Sektor kuliner menjadi industri kreatif yang cukup menjanjikan saat ini karena memi-
liki nilai ekonomis namun tetap memiliki keuntungan,” imbuhnya. Saat ini, terang Erik, bagi yang ingin berbisnis kuliner, dituntut untuk selalu mencari inovasi makanan unik, kreatif dan menguntungkan. Karena sekarang banyak orang yang tidak hanya mementingkan rasa dalam makanan. Namun mereka suka makanan yang berbeda. “Maka dari itu kita dituntut bukan hanya memiliki ide bisnis makanan. Namun juga memiliki ide usaha makanan kreatif, ide bisnis makanan unik, sehingga bisa menjadi inspirasi bisnis makanan dan tentunya menjadi bisnis makanan yang menguntungkan,” sambungnya.
Oleh karena itu, disampaikan pria yang juga eks Plt. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang itu, setelah mengikuti pelatihan ini, pekerja pabrik rokok yang pada saat pandemi Covid-19 banyak mengalami pengurangan jam kerja. Tentunya berpengaruh pada pengurangan pendapatan, diharapkan akan mampu meningkatkan kompetensi dan keterampilannya, serta mampu bersaing apabila akan merintis menjadi wirausaha kuliner untuk meningkatkan pendapatan. Sementara itu, Siti Nurhasah salah satu peserta pelatihan ini mengatakan jika pembekalan keterampilan seperti ini sangat dibutuhkan bagi dia maupun teman-temannya sesama pekerja pabrik rokok. Menurutnya, selama
pandemi Covid-19 industri rokok turut terdampak signifikan, seperti pengurangan jumlah produksi yang juga berimbas bagi para pekerja. Misalnya saja pengurangan jam kerja dan bahkan tak sedikit pekerja yang tidak diperpanjang kontrak kerjanya. Dengan adanya pelatihan ini, ujar perempuan yang tinggal di wilayah Kelurahan Lesanpuro itu, akan menjadi bekal penting ketika pekerjaan di pabrik rokok sepi. Dia mengaku akan berusaha membuat usaha kecil-kecilan berbasis aneka kue yang nantinya diharapkan bisa menambah pendapatan keluarga. “Saya senang dan bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini. Semoga nantinya bisa berlanjut dengan pembukaan usaha meski dalam skala kecil,” pungkas Siti. (adv/ari/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SABTU LEGI, 6 NOVEMBER 2021 HALAMAN 8
Tim Vaksinator Blusukan ke Kampung Percepat Vaksinasi Covid-19 Jember, Memorandum Tim vaksinator PMI Kabupaten Jember terus blusukan ke daerah pinggiran untuk percepatan vaksinasi Covid-19. Terbaru, tim vaksinator PMI bersama tim vaksinator Puskesmas Sumberjambe melakukan vaksinasi di Balai Desa Jambearum dan Ponpes Mikhrojul Ulum di Kecamatan Sumberjambe. “Tim vaksinator PMI bersama tim vaksinator Puskesmas Sumberjambe tetap melaksanakan vaksinasi meski kesulitan mendapatkan signal internet,” ungkap Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki, Jum’at (5/11). Tim vaksinator PMI terdiri dari dr Joy, Gurita, Devi Wulandari, Windi, Akmal. Mereka didampingi enam anggota tim vaksinator Puskesmas Sumberjambe yang dipimpin dr Ade. “Vaksinasi di Balai Desa Jambearum melayani 171 orang untuk dosis 1 vaksin Sinovac. Kemudian di Ponpes Mikhrojul Ulum melayani 146 santri,” imbuhnya. Dia menjelaskan, saat ini masyarakat yang tinggal di daerah pinggiran juga punya kesadaran yang tinggi untuk vaksinasi. Buktinya, di Sumberjambe yang ikut vaksinasi cukup banyak. “Mereka sepertinya sudah sadar pentingnya vaksinasi untuk mencegah Covid-19,” imbuhnya. Covid-19 kata Dr Ade, sebelumnya sudah tembus ke semua daerah. Banyak warga yang tinggal di pinggiran menjadi korban Covid-19. Terutama saat serangan hebat Juli- Agustus 2021 lalu. Selain itu, aparat, petugas kesehatan, tokoh masyarakat tentu juga relawan PMI juga aktif memberikan kesadaran kepada masyarakat. Mereka bahu membahu bersama semua pihak untuk memberikan pemahaman yang benar tentang Covid-19. Tentu juga tentang vaksin yang aman, halal dan efektif mencegah virus corona. Dia menjelaskan, PMI Kabupaten Jember terus aktif dalam penanganan Covid-19. Mulai upaya pencegahan sampai alternatif pengobatan. Mulai dari sosialisasi tentang protokol kesehatan, penyemprotan dengan disinfektan, pengantaran jenazah sampai alternatif pengobatan dengan donor plasma konvalesen. (edy/ono)
Biker Meregang Nyawa di Depan Masjid Pasuruan, Memorandum Seorang pengendara motor Yamaha N-Max dengan Nopol W 3520 NCA mengalami kecelakaan tunggal hingga tewas di lokasi kejadian. Insiden tersebut terjadi di Jalan Raya Surabaya-Malang, tepatnya di depan Masjid An-Nur, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Jumat (5/11) sekira pukul 05.30 WIB. Korban adalah Mohammad Ahsanul (33) asal Dusun Damean, RT 03/RW 08, Desa Bangun Mulyo, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung. “Korban tewas di tempat kejadian perkara (TKP) dalam kecelakaan tunggal tersebut,” kata Kanit Lantas Polsek Gempol, Polres Pasuruan, Iptu Johanes. Dari hasil olah TKP yang dilakukan petugas, saat itu korban melaju dari arah Selatan. Sesampainya di TKP, diduga korban mengantuk sehingga motor yang dikendarainya oleng. Korban kemudian menabrak pintu Masjid Jami An-nur Kepulungan. “Korban tewas dengan luka-luka di bagian kepala dan kaki,” urainya. Polisi yang datang ke TKP kemudian mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit untuk pemulasaran. Sementara motor korban yang ringsek dibawa ke pos lantas Gempol. (rul/ono)
Pak Yes bersama influencer muda Lamongan Nunu Elcidi cs.
tura dan non-padi ini terus kami dorong supaya penghasilan petani ini terus terjaga dan pemanfaatan lahan ini semakin baik di Lamongan. Karena terbukti bahwa tanaman apa saja bisa tumbuh dan bisa menghasilkan di Lamongan,” ungkap Pak Yes. Ditambahkan Pak Yes, terkait distribusi pemasaran juga tidak kalah penting. Lamongan
memiliki Pasar Agrobis Babat untuk mempermudah pendistribusian hasil panen. Selain dapat didistribusikan melalui pasar, model pemasaran dengan memetik secara langsung di tempat sebagai mana kegiatan panen melon Mbegidak ini juga unik dan banyak diminati. “Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi yang turut meng-
gairahkan kami semua untuk bertanam holtikultura, untuk memanfaatkan lahan pekarangan. Jadi spiritnya tidak ada pekarangan yang nganggur, bisa ditanami apa saja,” tambahnya. Petani milenial melon Mbegidak Irfan mengatakan, melon yang ditanam ini memiliki jenis dengan kualitas swalayan. Melon yang ditanam di lahan
pekarangan pinggir kota Lamongan ini terdiri dari jenis melon Merlin F1, Pertiwi, New Kinanti, dan Glamour. “Sambil belajar, melihat kualitas daripada tanaman, sementara ini kami menanam Merlin, Pertiwi, New Kinanti, sama Glamour. Melon Glamour, New Kinanti, Merlin ini kelasnya swalayan, kalau Pertiwi ini seperti yang biasanya dijual di pasar. Hasil tester kemanisannya juga di atas 11, standarnya 10,” terang Irfan. Turut hadir dalam kegiatan petik melon, influencer muda Lamongan Nunu Elcidi. Ia menyebut, panen raya melon Mbegidak kualitas swalayan harga eceran. Mengambil narasi melon Mbegidak, melon hasil tanam urban farming Lamongan ini dijamin membuat penikmatnya telap-telepable bahkan nggrangsangable, sebagaimana yang terbiasa diungkapkan Nunu Elcidi di kontennya. Meski tumbuh di musim penghujan, masyarakat tidak perlu khawatir, karena melon ini tetap memiliki rasa yang manis semanis madu, dengan tekstur crunchy, dan harga yang dibawah rata-rata tentunya. (*/asw/ono)
Cakades Nyawangan Ikuti Undian Nomor Urut Tulungagung, Memorandum Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Nyawangan, Kecamatan Sendang menggelar undian nomor urut calon kepala desa (cakades), Jumat (5/11). Kali ini Pilkades Nyawangan diikuti empat calon. Hasil undian menyatakan, Cakades nomor 1 atas nama Yoko Duwi Mukarom SE, nomor 2 Agus Susanto, nomor 3 Sukani, dan nomor urut 4 Yugianto. Bertempat di Balai Desa Nyawangan, acara undian nomor cakades itu dihadiri Ketua DPRD Tulungagung Marsono SSos, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tulungagung, Forkopimcam Sendang, BPD beserta anggota, dan pendamping dari masing - masing Cakades. Imam Romdoni SE, dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tulungagung mengatakan, pelaksanaan Pilkades di era pandemi mengacu pada Permendagri nomor 72 tahun 2020, dan surat edaran Kemendagri.
“Setiap TPS maksimal 500 pemilih yang tersebar di beberapa tempat. Di Kabupaten Tulungagung, tahun ini ada 14 desa dari 11 kecamatan yang mengadakan Pilkades serentak. Hari ini merupakan tahapan pengundian nomor urut,” terangnya. Selanjutnya, lanjut Romdoni, hasil pendataan calon Kades termasuk tanggal lahir dan nomor hand phone bakal dikirim ke Kementerian Dalam Negeri. “Kami mohon dari semua calon bisa melaksanakan pemilihan kepala desa ini dengan aman dan kondusif sesuai aturan yang berlaku,” ungkap Romdoni. Sementara Kepala Desa Nyawangan Sabar saat dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan ingin mewujudkan Pilkades yang aman, nyaman dan kondusif, serta menghindari perpecahan antarsesama warga. “Pemilihan Kepala Desa Nyawangan situasinya harus kondusif. Karena selama saya menjabat tiga periode, setiap ada pemilihan apa saja selalu kondusif,” tutur Sabar.
FOTO: MEMORANDUM/KIN
Tim vaksinator PMI Kabupaten Jember mendatangi kampung-kampung agar target vaksinasi tercapai.
Berlokasi di pinggir Kota Lamongan, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta (Dalan Anyar Made), melon Mbegidak ditanam dengan konsep urban farming. Urban farming merupakan istilah yang dipakai untuk kegiatan berkebun secara mandiri di wilayah perkotaan. Konsep urban farming ini juga adalah solusi yang ditawarkan untuk menciptakan lahan terbuka hijau di tengah padatnya wilayah perkotaan dengan pemanfaatan lahan terbatas seperti pekarangan rumah. “Saya yakin, generasi milenial akan senang dengan cara pertanian holtikultura ini, karena tidak terlalu ribet, praktis, dan sesuai dengan dengan sense anak muda. Ini akan menjadi ketertarikan baru anak muda untuk bisa bertani dengan baik,” ucap Pak Yes. Pak Yes juga mengungkapkan, sebagaimana yang dicanangkan Pemkab Lamongan terkait support komoditas pertanian khususnya non-padi. Hal tersebut dikarenakan banyak masyarakat menanam tanaman selain padi untuk menyesuaikan musim. “Artinya komoditas holtikul-
Keempat cakades Nyawangan memegang nomor urut.
Sabar berharap, di sisa waktu akhir menjabat Kepala Desa Nyawangan, Pilkades benar-benar bisa berjalan lancar dan demokratis. Siapapun nantinya yang bakal terpilih, kata Sabar, tidak perlu dijadikan perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat. “Siapapun yang terpilih adalah
kader terbaik Desa Nyawangan, walau beda pilihan tetapi kita semua saudara. Kita semua harus bisa legowo dan tetap bersatu berangkulan tangan. Bersamasama mendukung pemerintahan yang syah untuk mensukseskan pembangunan, menuju Desa Nyawangan yang lebih baik dan maju serta kondusif,” pungkas Sabar. (adv/kin/mad/ono)
Kapolres AKBP Handono Silaturahmi dengan Perguruan Silat Se-Tulungagung Tulungagung, Memorandum Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto menggelar silaturahmi bersama para ketua perguruan pencak silat di wilayahnya. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kondusifitas serta menyamakan persepsi antarperguruan silat di Kota Marmer. Kepada awak media Kapolres Handono menyampaikan, tujuan kegiatan ini untuk memupuk tali silaturahmi yang sudah terjalin, agar ke depan hubungan tersebut lebih baik lagi. “Silaturahmi kami laksanakan Kamis kemarin di salah satu resto,” ujarnya, Jumat (5/11). Kapolres Handono hadir bersama Wakapolres Kompol Christopher Adhikara Lebang dan para pejabat utama Polres Tulungagung. Sedangkan Ketua IPSI Tulungagung hadir bersama para ketua paguyuban pencak silat se-Tulungagung dan pimpinan perguruan pencak silat. AKBP Handono Subiakto menambahkan, silaturahmi kali ini sekaligus membahas rencana kegiatan bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Ada agenda apel bersama. Selain
itu kami sampaikan beberapa program jangka pendek maupun jangka panjang, dan semua ada tahapan yang akan diterapkan,” terang Kapolres Handono. Mantan Kapolres Nganjuk itu menambahkan, dalam pertemuan bersama pimpinan paguyuban pencak silat semua sepakat dan solid untuk mewujudkan Kabupaten Tulungagung lebih baik lagi. Disinggung adanya perselisihan antarpendekar silat yang terjadi beberapa hari terakhir, AKBP Handono meminta permasalahan tersebut tidak dikait-kaitkan dengan perguruan pencak silat. “Dalam silaturahmi sudah sepakat, ketika terjadi permasalahan yang dilakukan oknum jangan serta merta dikaitkan dengan perguruan pencak silat,” papar Handono. Kapolres menegaskan, jika memang terjadi pelanggaran hukum, maka akan diproses sesuai aturan yang berlaku. AKBP Handono memaparkan, Polres Tulungagung melakukan pendekatan secara persuasif dengan mengambil beberapa langkah sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga. “Kejadian seperti itu menjadi evaluasi bersama, Insya Allah ke depan akan lebih baik lagi,” jelasnya.
FOTO: MEMORANDUM/NN95
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Lamongan, Memorandum Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Ketua DPRD Lamongan Abdul Ghofur, Wakil Bupati Abdul Rouf, dan Sekda Moh Nalikan panen melon mbegidak. Menandai panen melon, Pak Yes, sapaan karib Bupati Yuhronur Efendi, memetiknya langsung di kebun, Jumat (5/11).
FOTO: MEMORANDUM/ASW
Urban Farming Lamongan Panen Melon Mbegidak
AKBP Handono Subiakto dan Kompol Christopher Adhikara Lebang bersama para ketua perguruan pencak silat se-Tulungagung.
Sebagai upaya preventif mengantisipasi terjadinya lagi perselisihan antar pendekar silat, lebih lanjut AKBP Handono memaparkan, pihak kepolisian melaksanakan berbagai upaya agar situasi Kamtibmas kondusif.
“Upaya tersebut diantaranya melaksanakan patroli, sosialisasi, dan komunikasi dengan rekan perguruan pencak silat. Kemudian senantiasa kami himbau untuk tetap menjaga Kamtibmas,” pungkasnya. (*/nn95/mad/ono)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Direktur Utama: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Choirul Shodiq SH MH Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. Pemimpin Perusahaan: 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. Yoyok Khayatullah AMD SE 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SABTU LEGI, 6 NOVEMBER 2021 HALAMAN 9
Jembatan Penghubung Besuki-Bandung Roboh Tulungagung, Memorandum Robohnya jembatan penghubung Desa Siyoto Bagus, Kecamatan Besuki, dan Desa Suwaru, Kecamatan Bandung, mendapat perhatian serius dari Pemkab Tulungagung. Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Plt Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Robinson Nadeak me-
ngatakan, jembatan tersebut masuk dalam wilayah akses yang menghubungkan jalan kabupaten sehingga
pengelolaanya masuk dalam pengelolaan pemerintah daerah. “Itukan jalan untuk menghubungkan antarkabupaten. Jadi jembatannya masuk dalam wilayah tanggung jawab kami,” ujarnya, Jumat (5/11). Robinson menyebut, ambrolnya jembatan itu sudah dilaporkan ke-
pada Bupati Tulungagung Maryoto Birowo untuk dievaluasi. Kemungkinan perbaikan baru bisa dilakukan pada 2022 mendatang. “Sudah kami laporkan ke pak bupati, harapannya bisa segera dibangun dan diperbaiki lagi. Kami harapkan tahun depan sudah bisa dilakukan perbaikan,” jelasnya.
Robinson mengungkapkan, sesuai keterangan pihak desa, selama ini perawatan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, terutama untuk kerusakan-kerusakan kecil yang ada di jembatan. Sementara salah satu warga, Mukayat mengatakan, tumpukan pohon bambu dan akar yang ter-
bawa arus sudah dibersihkan oleh warga bersama petugas dari badan penanggulangan bencana daerah (BPBD). “Sebenarnya sudah mulai dibersihkan bambu-bambunya, tapi yang bonggolnya belum bisa dibersihkan masih nyangkut,” terangnya. (fir/mad/ono)
Bupati dan DPRD Tanda Tangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Untuk APBD Jember 2022
Polisi menunjukkan titik jembatan yang putus.
Sembunyi di Vila, Kurir Sabu Dibekuk Anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan meringkus satu tersangka kurir sabu-sabu (SS). Tersangka ditangkap di dalam vila kawasan Desa Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Tersangka Achmad Junaedy (30) asal Dusun Rejoso, RT 01/RW,02, Desa Tunggul Wulung, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Kasat Narkoba Polres Pasuruan AKP Slamet Wahyudi mengatakan, petugas meringkus tersangka pada Selasa, (19/10) silam. Namun untuk pengembangan, polisi baru me-release kasus penangkapan tersangka kemarin. “Saat dilakukan penggledahan, petugas menyita barang bukti berupa 1 kantong plastik berisi sabu dengan berat 0,52 gram, 1 buah hand phone, 1 pipet kaca dan 1 bungkus rokok,” ucap Slamet, Kamis (4/11). Slamet menjelaskan, sebelum
Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto menandatangani nota kesepakatan KUA-PPAS APBD Jember 2022.
3,8 triliun rupiah. “Itu pendapatan daerah, dan juga pendapatan transfer,” katanya. Sedangkan untuk belanja daerah, lanjut Itqon, yang diproyeksikan sebesar Rp 4.397.868.785.319 atau 4,3 triliun rupiah, seperti untuk biaya operasional, belanja tidak terduga dan biaya modal serta belanja transfer. “Masih ada tambahan belanja wajib, dan belanja skala prioritas
yang belum masuk dalam KUA-PPAS, seperti tambahan gaji CPNS dan PPPK,” ujarnya. Sementara, Bupati Jember Hendy Siswanto mengucapkan terima kasih, sebab KUA-PPAS untuk APBD 2022 sudah ditanda tangani. “Tetapi KUA-PPAS ini kan sifatnya masih global dalam penggunaan anggaran, jadinya nanti masih ada revisi pastinya,” jelas Hendy. (adv/edy/ono)
mankan petugas, tersangka diamankan dapatkan informasi pihaknya mendapatkan dari masyarakatt bahwa di lokasi an narkotimarak peredaran ka jenis SS. an pe“Di hadapan angka nyidik, tersangka njadi mengaku menjadi ma 3 kurir SS selama gka bulan. Tersangka an dijerat dengan at Pasal 114 ayat (1) atau Pasall U 112 ayat (1) UU n RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tutup Slamet. (rul/ono)
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Pasuruan, Memorandum
Jember, Memorandum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember, menggelar rapat sidang paripurna dengan agenda penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2022. Dalam ksempatan itu, Bupati Jember Hendy Siswanto dan Ketua DPRD Muhammad Itqon Syauqi menandatangani kota kesepakatan KUA-PPAS anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Tahun 2022, pada sidang paripurna, Rabu (3/11) malam. Kegiatan yang digelar di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tersebut, selain dihadiri oleh Bupati dan jajaran Ketua, juga dihadiri beberapa anggota DPRD. Sisanya mengikuti secara daring. Itqon-sapaan karib Itqon Syaugi- mengatakan bahwa, dalam KUA-PPAS pendapatan daerah sebesar Rp 3.811.388.265.941 atau
Achmad Junaedy dy kti dan barang bukti an yang diamankan si. polisi.
Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto dan Ketua DPRD Kabupaten Jember Muhammad Itqon Syauqi menunjukkan nota kesepakatan yang sudah ditandatangani. FOTO: MEMORANDUM/RUL
RUMAH DIJUAL
P E N G O B ATA N
JLN LINGKAR TIMUR J.THN DEKAT JUANDA LS. 6724 M2 HGB NOL JALAN HRG 3.2JT/M2 HUB:0818318280-085106431777. ANEKA KEBUTUHAN
KEHILANGAN HILANG STNK YAMAHA MIO J THN 2013 L 3743 GD A/N. SUNDAWATI D/A JL. DONO WATI 2A/10 B KEC SUKOMANUNGAL NO HP 081315159275. HLG BPKB L8113 WC MITSUBISIH THN 2001 GUNAWAN SANTOSO DKH KUPANG BINDIP KAV 826 SBY NOKA MHMFE349E1R024677 NOSIN 4D34194679.
ELEKTRONIK DIJUAL AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.
P I J AT K E B U G A R A N RISKY MASSAGE KESEHATAN UNTUK KELUARGA CAPEK LELAH LETIH DAN LESU JUGA KESELEO HUB 083831424978.
LOWONGAN BUTUH KERJA MSK DI WARUNG ATAU KERJA SAMA BK WARUNG DI LUAR PULAU PAPUA ATAU DI KALIMANTAN HUBUNGI P.MUNI IN WA 085246965271.
M O TO R D I J U A L AKAN DIJUAL UNIT S 6925 NX, S 4005 QX, S 2293 NQ, S 4474 SD OLEH PT KB FINANSIA MULTI FINANCE UNTUK INFO HUB : 0321-320222.
KEHILANGAN
KEHILANGAN HILANG STNK HONDA N MAX HITAM W 5852 NBD NURUL MAHMUDAH 083189865568. HILANG STNK SUZUKI DAN BUKU KIR W 9656 NT JAHJA SOENOTO ANTON SOETIONO 085100244166. HLG STNK HND VARIO MRH’2014 L-4912-ZV AN.H HAMIDI D/A.SIMO POMAHAN BARU BRT MASJID 3 SBY.
HILANG STNK SPD MTR HONDA TH’2016 L-6797-ML AN.EVI KARUNIA WATI D/A. JL. BENDUL MERISI 5 SBY.
HLG BUKU KIR L.8518.UU PT.NIRTA MOJOPAHIT JL.RAYA KALIRUNGKUT 1-5 BLOK J-10 SBY.
HLG STNK SPD TR HONDA BEAT L-5128-EJ AN.ANDIRA AYU HERASTAMI D/A. WONOREJO PERMAI UTARA VII/53 SBY.
HLG BUKU KIR L.9519.UE PT.ARTAMA SENTOSA INDONESIA JL.PEMUDA 60-70 SBY.
HILANG STNK SPD MTR TH’2019 L-6895-GQ AN.KHOIRUR ROSIQIN D/A.HANGTUAH 3/3 SBY.
HILANG STNK MOTOR HONDA TH’2012 NOPOL L-6331-XZ AN.EDDY HERIJANTO MUKLIM JL SUKOMANUNGGAL JAYA 2/54 SBY.
HILANG STNK SPD MTR YAMAHA NMAX 155 L-4870-RW AN.SYAMSIAH D/A.KUPANG PANJAAN 1/8 SBY.
HILANG STNK HONDA BEAT 2019 HITAM ( L 5407 HV ), A.N : ACHMAD FAUZI GARIN S. NOKA : MH1JFZ135KK007964 NOSIN : JFZ1E3010382.
HILANG STNK HONDA FERZA TH 2014 L-4051-KA A/N H.MUCHAMAD MASHURUN RAHMA - SIMO POMAHAN 7/3 SBY.
HLG BUKU KIR L.9076.UW INDRA PRANATA JL.SIMPANG DARMO PERMAI SELATAN 18/37 SBY. HLG BUKU KIR L.9260. UX/SB.218774.K ENDANG SUPRAPTI LIEM JL.CANDI LONTAR 41.J/82 SBY. HLG BUKU KIR L.9372.AR/ SB.261684.K SYRTUS NEKOLAS WIJAYA JL.PANDUGO SBY. HLG BUKU KIR L.9501.UR/ SB.220827.K PT.DORO PAREWA RAYA JL.PERAK TIMUR 98 SBY.
KEHILANGAN HILANG BPKB ASLI MTR VESPA PIAGGIO TH.12 L.6827.EQ AN.YUSAN NAZRI JL.RUNGKUT KIDUL 5/48 SBY. HLG BUKU KIR TEMPELAN SB.271584.K PT.PRANATA MANDIRI JL.TELUK KUMAI BARAT SBY. HLG BUKU KIR L.9616.AT/SB.266915.K ANTON HIDAYAT JL.KERTAJAYA INDAH TIMUR 9/8 SBY. HILANG BPKB ASLI MTR HND TH.10 L.5973.EJ AN.INDAH YURI ANTINI JL.RUNGKUT HARAPAN A/4 SBY. HILANG BPKB ASLI MBL T.HILUX TH.17 L.9272. VW AN.ARDI PURWANTO JL.PETEMON BARAT 160 SBY. HILANG BPKB ASLI MBL T.INNOVA TH.15 L.1625.ID AN.ZHANG YE JL.DARMO BOULEVARD 189 SBY. HILANG BPKB ASLI MBL DAIHATSU TH.95 L.1010. GF AN.SHIRLEY TIRTA JL.MULYOSARI BPD F/14 SBY. HILANG STNK HONDA VARIO W 4916 NBN FADIFAH NUR CHOWANTIN 089514638999. HILANG BPKB ASLI MBL T.AVANZA TH.12 L.1970.FD AN.BANK RAKYAT INDONESIA JL.KERTAJAYA 105 SBY.
KEHILANGAN
KEHILANGAN
HILANG BPKB ASLI MBL MITS PU TH.15 W.8194.XH AM.ULFA CHASANAH JL.UBI 2 MARGOMULYO WAGE TAMAN SDA.
Hilang BPKB sepeda motor honda megapro tahun2010 L 5416 NU An.Moch Mu¿t D/a. Jl.donorejo 3/25 MM05102021
RAHASIA TAJUL EMAS (Untuk Meraih Kekayaan) Apakah anda ingin kaya raya & uang banyak? Ingin hutang cepat lunas? Ingin merubah nasib secara total? Insya Allah kami berikan jalan pintas untuk meraih kekayaan tersebut !!! Hanya dalam waktu singkat untuk melakukannya. Anda pasti bisa mendapatkan uang jutaan rupiah. Rahasia ini telah dibuktikan, sehingga kami bisa mendapat uang diatas 1 Milyar rupiah dan mampu memiliki Tempat Tinggal, Membeli Mobil, Sepeda Motor, Tanah Luas, Harta Benda, Emas Permata dan lain-lain. Maaf ini bukan asal tulis & anda bisa buktikan. Kami tidak berniat pamer, namun semua itu agar anda jadi yakin. Proses sangat mudah, halal, tanpa klenik, tanpa puasa, tanpa nyupang / pesugihan, tidak ada tumbal dan bisa dilakukan semua orang. Anda cukup mandi Serbuk Biokosmis & melakukan Rahasia Tajul Emas. Dijamin bukan tipuan atau omong kosong !!! Semua bisa terbukti & diterima hasilnya walaupun anda tidak percaya sekalipun. Bagi anda yang membutuhkan, bergabunglah dengan kami. Syaratnya: Anda harus berusia 17 tahun keatas dan harus bersikap biasa jika menjadi orang kaya (tidak sombong, pamer & takabur). Jika anda berminat, maka cukup mengganti biaya Serbuk Biokosmis & Rahasia Tajul Emas sebesar: Rp. 130.000,- (Tambah ongkos kirim, dalam negeri: Rp. 40.000,- & luar negeri: Rp. 300.000,-). Silahkan biaya tersebut di transfer ke: Bank BCA, Solo, A/C. 327-044-6824, A/N. Wahyudi. Setelah transfer harap WA berupa: Foto Bukti Transfer + Nama Alamat (Termasuk Nomor Telpon) Ke: 08995249009. Balasan Sangat Mengagumkan, Garansi 100% Uang Kembali.
KUNJUNGI WEBSITE KAMI DI: WWW.MACANSEMESTA.ORG
memorandum.co.id
MOJOKERTO-JOMBANG
memorandumredaksi @gmail.com
SABTU LEGI, 6 NOVEMBER 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Rem Blong, Truk Tangki Hantam Tembok
Sopir Terjepit di Kabin
FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Bupati Ikfina Fahmawati membuka kegiatan pengawasan arsip.
Bupati Dorong Pengawasan Kearsipan Internal Mojokerto, Memorandum Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mojokerto Noerhono, menyebut arsip sebagai bukti otentik pelaksanaan program kegiatan. Arsip adalah bagian yang tidak boleh diabaikan posisinya. Arahan ini disampaikan bupati saat membuka kegiatan pengawasan kearsipan intern di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Jumat (5/11) pagi di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mojokerto. “Arsip adalah bukti otentik suatu pertanggungjawaban program. Kearispan merupakan prioritas dan tidak boleh disepelkan. Arsip pasti dibutuhkan sewaktu-waktu sesuai aturan. Sutu program kegiatan, harus memiliki arsip lengkap. Mulai dokumen perencanaan hingga dokumen pertanggunjawaban. Nah, ini akan sangat bagus apabila juga dilakukan dalam versi digital juga untuk efisiensi, kecepatan dan ringkas,” kata bupati. Arahan ditutup dengan penyerahan x-banner Whistleblowing System (WBS), sebagai komitmen untuk terus berbenah diri secara internal. Bupati menjamin bahwa segala tindak penyimpangan dan pelanggaran, bisa dilaporkan melalui WBS. “WBS adalah laporan intern dan dijamin kerahasiaannya. Sistem ini bukan untuk punishment atau menghukum, tapi membantu agar kita jangan sampai berurusan dengan aparat penegak hukum,” tambah bupati. (war/yok)
Mojokerto, Memorandum Kecelakaan tunggal di Jalan Raya Trawas, tepatnya di Desa Sukosari, Kecamatan Trawas, Jumat (5/11) sekitar 08.30, menewaskan sopir truk tangki air. Truk bernomor polisi L 9606 BF itu dikemudikan Agus Prastyo Budi, warga Dusun Guwo, Desa Jabon Tegal, Kecamatan Pungging. Menurut warga setempat, truk dari kejauhan sudah kelihatan oleng karena tangki dalam keadaan penuh muatan air. Truk yang kondisinya rem blong, sehingga sopir tidak bisa mengendalikan lajunya dan menghantam tebing tembok cor
rumah warga. Ditambahkan pula jika di jalan itu memang sering terjadi kecelakaan karena jalan yang menurun dan menikung. Warga beserta kepala desa setempat Purnomo yang mengetahui kejadian itu langsung menge-
vakuasi korban yang terjepit di kabin atau kepala truk. Diduga akibat benturan yang cukup keras, sopir yang sempat dilarikan ke rumah sakit Sukandar Mojosari, tak bisa tertolong nyawanya. Kapolsek Trawas AKP Didit Setiawan membenarkan kecelakaan itu. “Korban yang meninggal dunia sudah dibawa pulang oleh keluarganya dan dimakamkan” jelas Didit. (no/yok) Kondisi truk yang ringsek di lokasi kecelakaan.
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Rapat dengar pendapat komisi C dengan dinas perkim.
Proyek Rehabilitasi Trotoar Jalan KH Wahid Hasyim
Disorot Dewan, Perkim Akui Sudah Ada Perbaikan Jombang, Memorandum Dinas Perumahan dan Permukiman Rakyat (Perkim) Kabupaten Jombang mengklaim sudah melakukan perbaikan. Terutama pada bagian-bagian yang mengalami kerusakaan pada proyek rehabilitasi trotoar dan drainase Jalan KH Wahid Hasyim. Kepala Dinas Perkim Jombang Heru Widjajanto mengaku, pada saat hearing dengan Komisi C DPRD Jombang kemarin pihaknya menyampaikan sudah melakukan perbaikan, terutama pada keramik yang mengalami kerusakan. ”Memang pembangunan di area umum jadi sulit untuk mengendalikan orang. Kadang orang sudah diperingatkan untuk tidak lewat tapi mobil lewat,” katanya, Jumat (5/11). Diakuinya, perawatan ini terus dilakukan sampai proses pekerjaan selesai sesuai dengan rencana. ”Jadi mulai dari kemarin perbaikan terus dilakukan sampai nanti pekerjaan selesai. Tadi (kemarin, red) kita sudah sampaikan ke Komisi C juga,” tegasnya. Diungkapkannya, memang saat ini waktu pekerjaan sudah terbatas. Mengingat target bulan ini pembangunan harus selesai. Kendati demikian, dirinya optimistis pembangunan bisa selesai sesuai kontrak. ”Pembangunan saat ini progresnya sudah mencapai 90 persen,” beber Heru. Heru mengaku, Komisi C DPRD Jombang akan kembali melakukan pemantauan pembangunan. Bahkan, akan kembali melakukan pemanggilan kembali. ”Rencananya minggu depan kami akan dipanggil,” ungkapnya. Menurutnya, hal itu sangat baik. Ini dikarenakan dalam pembangunan proyek yang menelan anggaran Rp 16,7 miliar tidak ada yang ditutup-tutupi. ”Biar tidak ada dusta diantara kita ngobrol bareng dalam forum hearing bersama pelaksana juga. Kalau memang nanti pembangunannya jelek dibongkar saja kami tidak apa-apa,” pungkas Heru. (wan/yok)
Fasilitasi pengumpulan, pengolahan dan analisis data industri, data kawasan industri, data lingkup kabupaten atau kota melalui SIINas 2021 di ruang rapat Hotel Ayola, Jumat (5/11).
Kota Mojokerto Terapkan Sistem Informasi Industri Nasional Mojokerto, Memorandum Penerapan pelayanan perizinan terintegrasi mulai diterapkan di Kota Mojokerto. Perizinan sistem online (OSS) dan sistem informasi industri nasioanal (Siinas). Penerapan OSS dan Siinas tersebut berlaku bagi izin baru dan perpanjangan izin. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DiskopukmPerindag) Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan, Siinas adalah sistem informasi berbasis online yang dibangun oleh Kementerian Perindustrian (Kemrnperin) yang berisi data-data mengenai industri dalam negeri, yang diharapkan dapat memantau perkemban-
“
Nantinya para pelaku usaha industri yang ingin memperpanjang Izin Usaha Industrinya (IUI) wajib memiliki akun SIINas. Dan mereka harus meng-update data industrinya di sistem ini,”
ANI WIJAYA KadiskopukmPerindag Kota Mojokerto gan dan pembinaan industri dalam negeri.
Penerapan SIINas di Kota Mojokerto mengacu pada Undang-undang Nomor 3 tahun 2014 tentang perindustrian dan Permenperin Nomor 15 Jo 30/2019 tentang penerbitan izin usaha industri dan izin perluasan dalam kerangka pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik. “Nantinya para pelaku usaha industri yang ingin memperpanjang Izin Usaha Industrinya (IUI) wajib memiliki akun SIINas. Dan mereka harus meng-update data industrinya di sistem ini,” ungkap Ani Wijaya saat membuka acara Fasilitasi Pengumpulan, Pengolahan dan Analisis Data Industri, di ruang rapat Hotel Ayola, Jumat (5/11).
Lebih lanjut dikatakannya, setiap perusahaan industri wajib menyampaikan data industri yang akurat, lengkap dan tepat waktu secara berkala melalui aplikasi ini. Dan data yang dilaporkan dijamin kerahasiaannya karena hanya bisa dilihat oleh perusahaan yang bersangkutan dan pemerintah. Namun bagi perusahaan yang tidak menyampaikan data secara akurat, lanjut Ani, juga akan dikenai sanksi administratif berupa pencabutan izin usaha industrinya. “Data tersebut dijamin rahasia, bagi siapa saja pejabat pemerintah yang membocorkan data tersebut dikenakan sanksi administratif. Karena ini berkaitan dengan Hak Kekayaan
Intelektual (HKI) serta persaingan tidak sehat,” tegasnya. Sementara itu, Arya P. Ratidina, narasumber dari Disperindag Provinsi Jawa Timur mengatakan pelaku usaha yang akan melakukan kegiatan industri dapat memperoleh IUI melalui OSS. “IUI ini belum berlaku sampai dengan dipenuhinya seluruh komitmen. Dan salah satu komitmen tersebut yakni memiliki Akun Siinas,” terangnya. Ia menyebutkan, Siinas ini dibentuk demi terwujudnya satu data industri antara Kemenperin dan Pemerintah Daerah. Sehingga monitoring terhadap perkembangan industri di daerah dapat dilakukan dengan mudah. (war/yok)
Kapolres Jombang Terima Penghargaan dari PLN Jombang, Memorandum PT PLN (Persero) Unit Induk distribusi Jawa Timur memberikan penghargaan kepada Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho sebagai bentuk dukungan dan partisipasi yang selama ini telah terjalin dengan baik. Penghargaan diserahkan langsung oleh Manajer PLN Jombang Baskoro Ocky Widakdo di Lobby Polres Jombang, Jumat (5/11). Penghargaan tersebut diberikan karena peran aktif Polres Jombang dalam bersinergi dengan PT PLN (Persero) Kategori stakholder terbaik unit pelaksana tahun 2021. “Harapan kami dari PT PLN agar terus ditingkatkan hubungan yang baik ini, dan sinergitas yang telah terjalin baik selama ini terus dipupuk silaturahmi,” kata Baskoro, Jumat (5/11). Sementara itu Kapolres Jombang mengungkapkan,
penghargaan atau reward itu sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi Polres Jombang. Pemberian penghargaan dari PT PLN itu merupakan tantangan tugas kedepan untuk lebih ditingkatkan dalam melayani masyarakat. “Kita semua wajib untuk terus menjaga agar listrik kita tetap menyala, harapan kita hubungan kerja sama ini terus ditingkatkan dan hubungan kerja di bidang keamanan semakin baik,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, pihak PT PLN Jawa Timur juga memberikan piagam penghargaan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat sebagai upaya mencegah penularan Covid-19. (wan/yok) Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho menerima penghargaan dari Manajer PLN Jombang Baskoro Ocky Widakdo.
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM KRIMINAL Sambungan dari halaman 1
yang heboh terbesar. Yang heboh kecil, paling hanya berumur 7 hari. Banyak orang yang jadi sasaran media sampai heboh pilih bersabar setidaknya selama 40 hari. Itu memang bukan teori serius –karena saya sendiri yang menemukan. Dulu. Berdasar pengamatan semata: kok semua peristiwa besar akhirnya hilang hebohnya setelah 40 hari. Juga agak berbau klenik: kenapa orang mati diselamati 40 harinya. Umur kehebohan itu mungkin lebih pendek lagi di zaman medsos ini. Dulu, peristiwa hari ini, hebohnya baru besok pagi. Yakni ketika koran memuatnya. Lalu kian heboh besoknya lagi. Ketika koran mulai dipinjam-pinjamkan. Kian heboh lagi ketika pembaca koran menceritakan berita itu ke yang tidak berlangganan. Kini sudah begitu beda. Kejadian hari ini, langsung heboh hari ini juga. Hebohnya juga tidak bertahap. Langsung heboh seheboh-hebohnya. Seperti soal harga PCR itu. Menko Luhut, Menteri BUMN dan kakaknya, bos grup Indika, jadi bulan-bulanan di medsos. Kalau pun mereka berniat membantu negara dan masyarakat siapa yang memuji niat baik itu? Sampai heboh hari ke-7 ini belum ada yang berani memuji mereka. Mungkin akan merasa kalah arus dengan hujatan. Atau merasa takut: akan ikut dihujat. Menko Luhut Panjahitan tidak memilih sabar –sampai heboh itu reda. Bos Adaro, Boy Thohir, memilih tidak mengeluarkan komentar apa pun. Menteri BUMN Erick Thohir ikut sikap kakaknya. Tapi juru bicara menteri mencoba memberikan pembelaan. Misalnya, kata sang juru bicara, porsi PCR yang dilakukan konsorsium Adaro-Luhut dkk itu hanya 2,7 persen dari total PCR di Indonesia. Baik klarifikasi dari juru bicara Menko Luhut maupun dari juru bicara Erick Thohir seperti seperti lalu. Bahkan angin itu berbalik arah dalam bentuk badai. Salah satunya yang ditulis Agustinus Edy Kristianto. Yang viral menyertai badai balik itu. Judulnya: EFFECT PENGUASA PENGUSAHA “PENGPENG EFFECT”. Saya mencari nomor kontak Agustinus tapi belum berhasil. Saya ingin tahu siapa ia. Kok punya bahan tulisan begitu rincinya. Saya kalah telak dengan penulis itu. Begitu banyak juga yang menulis dari aspek hukum dan kekuasaan. Misalnya soal apakah kehebohan ini akan sampai ke meja hukum. Atau ke meja DPR –impeachment. Saya tidak melihat dua-duanya. Hukum, Anda sudah tahu. Yang tidak salah bisa diproses sampai dedel duel. Yang salah bisa saja tidak tersentuh. Suka-suka yang berkuasa. Soal politik, apalagi. Anda jauh lebih tahu dari saya. Maka saya melihatnya dari sisi komunikasi saja. Niat baik untuk membantu negara dan masyarakat telah terbukti tidak diakui. Kalah dengan temuan seperti yang diungkapkan Agustinus. Padahal yang terjun dari Adaro adalah bukan PT Adaro, melainkan Yayasan Adaro. Demikian juga yang dari PT Indika, yang tampil Yayasan Indika. Dua yayasan itulah yang memegang saham terbesar di usaha PCR tersebut. Sedang yang dari Menko Luhut yang tampil memang PT, tapi sangat minoritas. Itu pun sudah diniatkan tidak untuk bisnis. Tapi semua itu hilang dari logika masyarakat. Pokoknya harga PCR selama ini jahat sekali –yang dilakukan di tengah penderitaan masyarakat. Lantas apa yang bisa dipakai alat komunikasi dengan masyarakat yang sudah begitu kesal? Saya tidak melihat lain kecuali ini: umumkan ke masyarakat berapa keuntungan usaha PCR itu. Terbuka. Rinci. Apa adanya. Lalu sumbangkan semua keuntungan itu ke masyarakat miskin. Semua. Toh niatnya kan juga untuk membantu masyarakat. Itu memang belum bisa seperti hujan sehari untuk menghapus panas setahun. Juga tidak ada hubungan di aspek hukum. Tapi niat mulia sudah diwujudkan lewat cara mulia. Soal hasilnya: terserah yang berkuasa. (*)
Warga Kebonsari...
Surabaya, Memorandum Tempat usaha reklame di Jalan Kebangsren II, Genteng terbakar. Dugaan sementara penyebab kebakaran itu diduga korsleting di mesin cutting laser. Informasi yang dihimpun, kebakaran diketahui warga setempat yang melihat kepulan asap di tempat usaha milik Friska itu pada Kamis (4/11) sekitar pukul 16.04. Kemudian warga memberitahu karyawan kantor tersebut. Api sempat menjalar ke lantai 2. Selanjutnya mereka minta bantuan melalui command center 112. Hingga akhirnya petugas pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pembasahan hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30. “Tidak ada korban jiwa, yang terbakar mesin cutting laser,” ungkap Minardi,
anggota Satpol PP Surabaya. Berdasarkan pengakuan Faiz, karyawan reklame warga Jalan Wonokitri, saat kejadian tidak mengetahuinya karena sedang dipanggil bosnya. “Saat saya tinggal mesin cutting laser dalam kondisi sudah keadaan off,” kata Faiz kepada petugas. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kebakaran tersebut. Yang terbakar hanya mesin cutting laser yang biasa digunakan memotong piala. “Mesin mengalami korsleting,” jelas Sutrisno. (rio/nov)
Petugas damkar melakukan pembasahan di tempat usaha reklame milik Friska.
Terseret 5 Meter Pasuruan memuat air sebanyak 45 ribu liter yang akan dikirim ke Sidoarjo. Truk melaju dari arah Gempol ke Sidoarjo. Setelah turun dari jembatan Porong, truk tangki itu tiba-tiba menabrak dua warung. “Di samping warung ada seorang wanita pengendara motor yang
Sambungan dari halaman 1 akan memakai jas hujan. Akhirnya pengendara tersebut terseret sekitar lima meter, korban meninggal di lokasi,” ungkap Yanto. Yanto menjelaskan, saat kejadian sedang turun hujan mesti tidak deras. Dari pengakuan pengemudi truk tangki, penyebab peristiwa itu dikarenakan rem
blong. “Dari pengakuan sopir, truk tersebut mengalami rem blong apalagi posisi jalan menurun,” imbuh Yanto. Dari keterangan polisi, pemilik rombong nasi goreng yang diseruduk truk milik Warsidik (59), warga Jalan Puyuh 14 A RT07/RW06 Sepanjang, Taman,
Sidoarjo. Sedangkan rombong sate yang juga ditabrak diketahui milik Achmad Towi (53), warga Bandaran RT 01/RW 14 Desa Gempol, Gempol, Pasuruan. Untuk korban tewas adalah Husnul Analisa (29), warga Dusun Kesambi RT 09 RW 03, Desa Kesambi, Porong, Sidoarjo. Sesu-
Main HP saat Mengemudi adalah Tubagus Muhammad Joddy Pramas Setya (24), asal Griya Melati B-1 Bubulak, Bogor. Namun, proses pemeriksaan dalam rangka penyidikan tetap akan mempertimbangkan aspek kemanusiaan. Yakni kondisi fisik dan psikis dari sang sopir. Mengingat, Joddy dikabarkan juga menderita luka ringan akibat insiden tersebut, dan kini sedang menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Surabaya. “Pemeriksaan menunggu info dari rumah sakit. Apakah yang bersangkutan sudah bisa dilakukan pemeriksaan lanjutan
atau belum. Karena masih proses pemulihan,” kata Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko, Jumat (5/11). Meski demikian, Gatot Repli memastikan, penyelidikan kasus kecelakaan tersebut untuk sementara waktu menjadi kewenangan Satlantas Polres Jombang. Polda Jatim hanya memberikan pengawasan dalam menjalani assessment kesehatan di RS Bhayangkara. “Kalau dilihat pengawasan sekarang oleh petugas penyidik dari Satlantas Polres Jombang yang mungkin ditanganinya di
Sambungan dari halaman 1 Jombang mungkin asseasment dari penyidik Ditlantas Polda Jatim,” tambah Gatot. Disinggung mengenai jumlah saksi yang sudah diperiksa oleh penyidik dalam kasus tersebut, Gatot menegaskan hal itu masih menjadi otoritas penyidik Satlantas Polres Jombang. “Nanti, itu kan proses yang dilakukan penyidikan gabungan ditlantas dan Polres Jombang. Sementara (kasus, red) di Polres Jombang,” pungkasnya. Sedangkan Dirlantas Polda Jatim Kombespol Latif Usman menjelaskan kemungkinan pe-
ngemudi mobil Vanessa Angel bermain HP saat mengemudi. Joddy, yang merupakan pengemudi mobil yang ditumpangi Vanessa Angel dan Bibi diduga mengunggah video di Instagram sebelum kecelakaan. Tampak dalam video, mereka tengah melaju cepat di kilometer 555. Latif Usman menjelaskan, saat ini Joddy belum menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Joddy masih menjalani pendampingan sampai perawatan medisnya selesai. “Nanti kita lakukan pemeriksaannya. Kita masih melakukan pendamping dulu,” ujar
Hasil Autopsi, Akibat Benturan Keras RS Bhayangkara. Sebelumnya, Gala sempat mendapat penanganan medis kali pertama di RSUD Kertosono Nganjuk. Kemudian, dilanjutkan untuk proses assessment ke RS Bhayangkara Nganjuk, pada sore hari. “Sekarang dalam proses asssessment atau pemulihan,” kata Gatot ditemui di gedung Bidhumas Mapolda Jatim. Disinggung mengenai kapan Gala diserahkan ke pihak keluarga di Jakarta, Gatot memasti-
kan Gala hingga saat ini masih menjalani pemulihan kesehatan lebih lanjut di RS Bhayangkara Surabaya. “Itu kami belum tahu. Yang jelas di rumah sakit (RS) didampingi oleh pihak keluarga. Kalau sudah pulih secepatnya diserahkan,” kata mantan Kasatsabhara Polrestabes Surabaya itu. Sebelumnya, Gala dikabarkan selamat dalam insiden tabrakan di tol Jombang-Mojokerto, KM 672.400/A. Gala hanya
ai KTP yang ditemukan di tubuhnya, Husnul berstatus mahasiswi dan satu-satunya korban tewas dalam kecelakaan tersebut. Dari musibah itu, petugas memeriksa sejumlah saksi. Mulai penjual nasgor dan sate. Petugas juga telah mengamankan sopir berikut truk yang disopiri. (kri/jok/nov)
Latif Usman. Latif Usman menegaskan, hingga saat ini Joddy belum sama sekali diperiksa terkait kecelakaan yang menimpanya. “Belum, penyidikan belum,” imbuh Latif Usman. Latif Usman menjelaskan, olah TKP sudah dilakukan oleh pihak Polda Jatim. Untuk keterangan lebih lanjut nantinya akan disampaikan lebih detail. “Olah TKP sudah. Lagi kita analisa dari hasil yang ada di lapangan. Sudah kita lakukan. Nanti hasilnya kita akan sampaikan,” tegas Latif Usman. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 mengalami luka ringan pada bagian mata. Setelah diperiksa oleh tim medis RSUD Kertosono Nganjuk, Gala hanya mengalami memar di mata kiri. Selain Gala, ada dua orang korban selamat yang mesti harus menjalani perawatan medis di RSUD tersebut. Mereka adalah Tubagus Muhammad Joddy Pramas Setya (24) warga Griya Melati B-1 Bubulak, Bogor, sebagai sopir. ia dikabarkan menderita luka ringan.
Sedangkan, pengasuh bayi Gala, Siska Lorensa (21), warga Nanggerang RT 04/08 Cililin, Bandung Barat, menderita luka berat yakni cedera otak sedang. Sementara itu, hasil autopsi pasangan suami istri (pasutri) Vanessa Angel dan Febry Andriansyah menunjukkan jika keduanya tewas akibat luka dari benturan keras di sejumlah bagian tubuh. “Dari hasil autopsi diketahui penyebab meninggalnya Vanessa dikarenakan
benturan keras di dada, kepala, serta leher,” tutur Gatot. Tubuh Vanessa Angel ditemukan di luar kendaraan lantaran terlempar sejauh tiga meter, saat kecelakaan terjadi. Sedangkan suaminya berada di dalam mobil dengan sabuk pengaman yang masih terpasang. “Sementara untuk suaminya atas nama Febri Andriansyah mengalami luka cukup parah di kepala dan lengan sebelah kiri,” pungkas Gatot. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1
Daniel Marunduri, Jumat (5/11). Terungkapnya perbuatan Susilo sebagai pengedar setelah anggota meringkus seorang pelanggannya beberapa waktu lalu. Kemudian diinterogasi dan mengaku membeli barang haram itu ke tersangka. Setelah mengantongi identitas Susilo, petugas bergegas melakukan penggerebekan di rumahnya pada malam hari dan menangkap tersangka tersebut tanpa perlawanan. “Ketika ditangkap, tersangka sedang menunggu pembeli,” beber Daniel. Di kamarnya, petugas juga menemukan 4 poket sabu yang dikemas masing-masing berisi 0,21 gram dan 0,21 gram. Di hadapan penyidik, Susilo mengaku membeli sabu ke pengedar berinisial AJ (DPO) dengan cara diranjau di tempat yang telah ditentukan. “Saya beli sabu satu gram Rp 1,3 juta dan saya jual lagi Rp 200 ribu per poket,” ujar Susilo. Pekerja proyek bangunan tersebut berterus terang menjadi pengedar sabu untuk menambah penghasilannya yang sepi job di masa pandemi. “Sedangkan mengonsumsi sabu hanya untuk menambah stamina saja,” ujarnya. (rio/nov)
Menangis di...
Mesin Cutting Laser di Kebangsren Terbakar
FOTO: MEMORANDUM/RIO
PCR Mulia
SABTU LEGI, 6 NOVEMBER 2021 HALAMAN 11
Sambungan dari halaman 1
an. Kesedihan Celine tidak bisa ditutipi. Mengenakan baju hitam dengan kain kerudung, Celine tampak menangis sedih menyaksikan jenazah yang berada di dalam peti dimasukan liang lahat. Tidak ada omongan kepada wartawan saat di permakaman. Namun sebelumnya, Celine mengungkap rasa duka mendalam atas meninggalnya Vanessa Angel dan suaminya. Celine mengaku masih tidak percaya dua sahabatnya itu meninggal. “Sebenernya gua nggak ngerti case-nya kayak gimana, karena jujur ya baru semalem sama gua, ngobrol sama gua gitu. Haduh Vanessa, gua masih nggak nyangka sih, masih nggak percaya. Gua harus lihat langsung sih,” ungkap Celine Evangeliata berlinang air mata. Celine Evangelista pun shock lantaran sebelum mendengar kabar duka, ia sempat ngobrol panjang penuh keceriaan. “Iya gua merinding, kita baru ketawa-ketawa, ngakak-ngakak ngobrolin sesuatu gitu,” pungkas Celine Evangelista. Selain Celine Evangelista, pemakaman Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah juga dihadiri beberapa selebritis yang merupakan kerabat dekat. Di antaranya Arya Saloka, Putri Anne, Billy Syahputra, Ussy Sulistyawati, Andhika Pratama, Tya Ariestya, Tantri Kotak, Sahila Hisyam, pengacara Sandy Arifin, hingga Crazy Rich asal Surabaya, Shandy Purnamasari. Seperti diketahui, Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah tewas karena kecelakaan tunggal di ruas tol Jombang-Mojokerto di kilometer 672+400A pada Kamis (4/11). Dalam kecelakaan tersebut, tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka, termasuk anak mereka, Gala Sky Andriansyah yang mengalami luka di pelipisnya. (tbg/nov)
Pengguna dan Kurir Ekstasi Diadili Sehingga Bagas mentransfer uang total Rp 4,5 juta ke Rizqi. Setelah menerima transfer uang dari Bagas, kemudian Rizqi menghubungi Sofyan dan memesan 10 butir pil ekstasi pesanan Bagas. Antara Rizqi dan Sofyan terjadi kesepakatan harga per butirnya Rp 375 ribu. Beberapa waktu kemudian, Sofyan menghubungi Rizqi dan meminta bertemu di Jalan
Sasak. Lalu Rizqi menyerahkan uang sebesar Rp 3.750.000 kepada Sofyan sebagai pembayaran 10 butir pil ekstasi yang diterimanya. “Setelah menerima 10 butir pil ekstasi, Rizqi langsung pulang dan menemui Bagas di tempat kosnya, Jalan Kupang Panjaan Gang 3 untuk menyerahkan ekstasi pesanan Bagas,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samsu J
Sambungan dari halaman 1 Efendi membacakan surat dakwaannya di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jumat (5/11). Namun, transaksi terlarang ini tercium oleh pihak kepolisian. Sehingga saksi Rico Permana Kusuma bersama tim Satreskoba Polrestabes Surabaya melakukan penangkapan kepada Bagas terlebih dahulu. “Pada Kamis, 15 Juli 2021 sekira pukul 01.00 Bagas Prayogi
ditangkap di dalam kamar kosnya. Saat digeledah ditemukan barang bukti 5 butir pil ekstasi warna hijau toska,” ucap JPU. Saat diinterogasi, Bagas menerangkan seluruh kronologi dirinya mendapatkan ekstasi tersebut. Selanjutnya, petugas menangkap Rizqi di Jalan Jawa. Kemudian giliran Sofyan yang diciduk petugas. “Perbuatan para terdakwa
Mampu Bertahan dalam Kondisi Sulit wan Memorandum ini. Soal tema Sigap dan Profesional yang diambil dalam rangka memperingati HUT ke52, baginya itu merupakan jati diri wartawan. Kalau wartawan tidak sigap dan tidak profesional lebih baik menanggalkan kartu pers dan pindah ke profesi lain. Oleh karena itu, sigap ini merupakan penguatan dalam keilmuan, dalam mematuhi dan menjalankan kode etik jurnalistik dalam menjaga marwah media. Profesional sudah menjadi
ruhnya media, perusahaan pers dan wartawan. Jika tidak mampu menjalankan semua kegiatan dengan profesional, maka tidak akan bertahan dan Memorandum selama ini sudah sigap dan profesional. Sehingga sekarang melakukan penguatan. Apalagi sebagian besar wartawan Memorandum mampu menjalankan profesi secara profesional. Keilmuan, ilmu pengetahuan, keahlian, skil, dan terus menerus berkarya dengan sebaik-baiknya akan menjadikan
Sambungan dari halaman 1 Memorandum semakin maju. Dalam masa pandemi Covid-19 ini diakui Djoko Tetuko, pemberitaan Memorandum menyeimbangkan informasi dari kepolisian sebagai salah satu garda penanganan dan pencegahan Covid-19, dari pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dapat memberikan keteduhan jiwa dan hati. Memorandum tetap konsisten memberitakan. Semoga 20 bulan masa pandemi Covid-19 tepat pada
usia 52 tahun, Memorandum mampu menjadi pendorong semangat masyarakat pulih dan bangkit dari situasi pandemi ke kehidupan baru dengan protokol kesehatan yang dilaksanakan dengan baik. “Percayalah karena pembaca Memorandum dari kolong jembatan sampai konglomerat, dari profesional dan profesi apa saja di berbagai bidang. Jika ekonomi pulih dan bangkit, maka pembaca akan bertambah fanatik dengan Memorandum,
Klesetan dengan Gaun Tipis sengaja membiarkan pintu kamar terbuka blak-blakan, padahal kamarnya langsung berhadapan dengan tempat keluarga berolahraga ringan. Termasuk Geletar. Tidak jarang Tiara membiarkan pintu kamar terbuka sementara dia sedang klesetan hanya mengenakan celana pendek dan kaus tipis. Kalau yang seperti ini Lisa sudah tahu dan sempat mengingatkan temannya itu. Tiara minta maaf. Suatu ketika Lisa pernah membicarakan masalah ini dengan Geletar, namun lelaki bertubuh atletis itu malah tersinggung. Ia merasa dituduh
macam-macam, lantas bersumpah tidak ada apa-apa dengan Tiara. Lisa kemudian minta persetujuan Geletar agar Tiara sebaiknya tidak lagi tinggal di rumah mereka. Dia hendak meminta Tiara mencari kontrakan di luar. Sama sekali tidak disangka, ternyata Geketar melarang. Alasannya, dengan tinggal di rumah, Tiara bisa berkoordiasi cepat dengan Geletar. Di perusahaan, Tiara memang dipercaya sebagai sekretaris pribadi Geletar. “Lisa tidak berani mempersoalkan lagi,” kata Ikin. Geletar malah balik minta Lisa tidak terlalu protektif ter-
tersebut diatas, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) jo. pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,”jelas JPU. Terhadap dakwaan JPU, saat ditanya Ketua Majelis Hakim Suparno terkait tanggapannya, para terdakwa membenarkan.”Benar Pak Hakim,” jawab para terdakwa serempak. (mg5/nov)
sehingga ke depan semakin maju,” ulas dia. Kalau media pers cetak Memorandum maju dan berkembang, sudah pasti iklan dan mendukung bisnis lainnya akan maju dan berkembang mengikuti, bahkan lebih dari itu. “Sekali lagi selamat HUT ke-52 Memorandum, semoga semakin sigap dan profesional dalam memberikan asupan informasi yang sehat, bermartabat, serta bermanfaat untuk rakyat, tegas dia. (udi/nov)
Sambungan dari halaman 1 hadap dirinya dan curiga berlebihan terhadap Tiara. Lelaki tersebut berkali-kali bersumpah tidak terjadi apa-apa dan janji tidak bekal terjadi apa-apa antara dia dan Tiara. Mereka bersikap professional. Satu-dua kali persoalan ini pernah menjadi pemicu pertengkaran, sampai-sampai Lisa sempat hendak mengusir Tiara. Tapi, apa tanggapan Geletar? Lelaki tersebut malah membela Tiara. “Kasihan dia tidak punya siapa-siapa di Surabaya. Hanya punya adik, tapi kondisinya sendiri memprihatinkan,” begitu alasan Geletar seperti diutarakan Lisa
dan diulangi Ikin. Hal ini justru mulai menimbulkan kecurigaan di hati Lisa. Makanya, ketika suatu malam Geletar tiba-tiba meninggalkan kamar dengan mengendap-endap, Lisa diam-diam membuntuti. Dengan berjingkat-jingkat wanita berambut sebahu ini menuju kamar Tiara. Dia menempelkan telinga di daun pintu, mencoba mendengarkan apa yang terjadi di dalam. Ternyata hening. Tidak terdengar suara apa pun. Dia mengintip melalui ventilasi, tampak ada selimut mengonggok menutupi sesuatu. “Waktu
itu Bu Lisa berpikir Tiara sedang pulas tertidur dengan berselimut,” kata Ikin. Lisa lantas memeriksa satu per satu kamar yang lain, termasuk gudang. Sepi. Lisa juga sempat melongok garasi dari jauh. Gelap. Tidak terlihat tanda-tanda kehidupan. Lisa pun balik ke kamar tidur dan mencoba memejamkan mata. Sekitar satu setengah jam kemudian terdengar pintu kamar berderit. Lisa pura-pura terlelap. Perlahan-lahan terasa suaminya membaringkan diri. Terdengar desah napas tersengal seperti habis lari maraton. (jos, bersambung)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SABTU LEGI, 6 NOVEMBER 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
TRAGEDI PERAHU TENGGELAM
Gubernur Temui Keluarga Korban FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Bupati Fandi Akhmad Yani menemui perwakilan perbankan.
Potensi Retribusi Parkir Capai Rp 12 M Gresik, Memorandum Wacana penerapan parkir nontunai atau cashless diseriusi Pemkab Gresik. Belum bagusnya pengelolaan sektor parkir memicu kebocoran potensi pendapatan daerah setiap tahunnya. Potensi retribusi parkir bagi pendapatan asli daerah (PAD) sangat besar. Berdasarkan kajian akademisi Unmer Malang, pendapatan sektor ini seharusnya bisa mencapai Rp 9 hingga 12 miliar. “Namun selama ini yang masuk kurang dari Rp 1 miliar,” kata Kadishub Gresik Tursilowanto Hariogi. Artinya, capaian tersebut hanya 20 persen dari target APBD 2021 sebesar Rp 4 miliar. Mestinya jika dikelola dengan baik, sektor ini akan mendulang pemasukan besar bagi daerah. Nah, pengalihan pembayaran parkir dari tunai menjadi nontunai diharapkan menjadi solusi. Strategi ini diambil agar pemasukan PAD bisa terserap dengan baik. Di sisi lain juga terkait pemberdayaan juru parkir lewat sistem bagi hasil. Dengan mekanisme e-parking ini bakal menghindari adanya pihak yang merasa dirugikan. Sementara itu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengundang perwakilan perbankan untuk membahas rencana tersebut, Jumat (5/11). Tujuannya membangun sinergi antara pemerintah dan bank. Konsepnya, pihak bank yang mengelola uang dan menyediakan alat pembayaran parkir. “Kami mau mensinergikan ke bapak-ibu, ketika alat dari bank sudah dipasang maka uang yang masuk akan dikelola oleh bank. Kami dari Pemkab Gresik yang menata SDMnya,” terang bupati. Sebelum di situ, pihaknya menjanjikan pendataan yang rigit terkait jumlah ruas jalan dan titik parkir yang bisa diterapkan e-parking. Termasuk mendata para juru parkir yang sudah sejak lama mencari penghidupan di sektor tersebut. Melalui digitalisasi pembayaran parkir ini, PAD dari retribusi parkir harapannya tidak lagi bocor. Di lain pihak akan memudahkan dishub dan dinas terkait dalam pemantauan secara rutin mengenai pendapatan dari titik-titik parkir yang sudah ditentukan. “Kalau kami tidak memulai dari sekarang, maka selamanya PAD dari parkir ini akan bocor. Oleh karenanya kita punya kewajiban berikhtiar lewat pembayaran non-tunai yang tentunya didukung oleh seluruh masyarakat,” tutupnya. Sebagai catatan, Gresik sebenarnya telah memiliki Perda Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir. Mengatur penyelenggaraan parkir di jalan umum dapat dilakukan dengan cara nontunai serta penetapan tarif parkir yang dihitung berdasarkan jenis kendaraan, frekuensi, dan zona parkir. (and/har/udi)
Tuban, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi lokasi tenggelamnya perahu penyeberangan Bengawan Solo, tepatnya di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jumat (5/11). Gubernur menyempatkan diri menemui keluarga korban. Gubernur Jatim menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang turut hadir di balai Desa Ngadirejo. “Kami turut bela sungkawa atas meninggalnya korban tenggelamnya perahu. Semoga keluarga yang di tinggalkan di berikan ketabahan,” ucap Khofifah yang didampingi Kapolres Tuban AKBP Darman dan Bupati Aditya Halindra Faridzky. Usai menemui keluarga korban, selanjutnya Gubernur bersama rombongan bergerak menuju lokasi tenggelamnya perahu. Di tempat tersebut Khofifah menyinggung tentang regulasi penyeberangan
dan proses penyeberangan sungai yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. “Harusnya trayek itu ada SK dari bupati kalau antarkabupaten. Kelayakan armadanya dan sertifikasi dari nahkodanya meskipun itu penyeberangan tidak terlalu lebar. Mestinya regulasi itu bisa dirapikan bersama,” tutur Gubernur Khofifah. Ia menambahkan pihaknya berkoordinasi dengan dishub untuk memastikan sertifikasi nahkoda dan kelayakan armada karena itu dari pusat. “Bisakah kita dapat garansi sehingga sert-
FOTO: ISTIMEWA
Khofifah Indar Parawansa memberikan santunan di posko lokasi kecelakaan.
ifikat nahkoda dan kelayakan armada bisa cepat dan gratis. Mereka yang membutuhkan percepatan akses bisa sama-sama mendapatkan kemudahan dan mudah,” tambahnya. Khofifah juga menyinggung tentang pembangunan
jembatan di dekat lokasi yang nantinya akan menjadi akses mudah bagi masyarakat yang akan menyeberangi sungai. “Jembatan Kanor-Rengel ini diharapkan bisa menjadi opsi untuk memudahkan aksesibilitas bagi warga Tuban dan Bo-
jonegoro. Mudah-mudahan akhir tahun ini bisa selesai sehingga akses masyarakat dari Tuban-Bojonegoro bisa lebih mudah, aman dan nyaman," pungkasnya. Sementara, perkembangan di lokasi hingga Jum’at (05/11), tim gabungan kembali menemukan korban tenggelamnya perahu di Bengawan Solo. Yaitu Basori (37) warga Dusun Maibit RT 03/RW 14, Desa Maibit, Kecamatan Rengel, Tuban. Berdasarkan informasi dari petugas, korban yang semula diberitakan dan jumlah penumpang sebanyak 17 orang. Setelah dicocokkan dengan data korban yang didata, ada 2 jenazah tidak terdaftar. Sehingga daftar korban yang masuk bertambah menjadi 19 orang. Dengan rincian 10 orang selamat, dan 4 ditemukan meninggal, serta 5 korban masih dalam pencarian. (top/har/udi)
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Rumah warga terendam banjir.
Pengendara menuntun motor karena jalanan banjir.
Luapan Kali Lamong Rendam 15 Desa Gresik, Memorandum Banjir akibat luapan Kali Lamong kembali menerjang tiga kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Gresik, Jumat (5/11). Akibatnya, ribuan rumah di 15 desa terendam. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD) Gresik mencatat, luapan Kali lamong telah menggenangi Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, dan Kedamean. Ketinggian air bervariasi. Terparah
mencapai 1,2 meter, tepatnya di Desa Lundo, Benjeng, dan Desa Banjaragung, Kecamatan Balongpanggang. Kepala BPBD Gresik Tarso Sagito mengungkapkan di Kecamatan Balongpanggang banjir menggenangi enam desa. Desa Dapet, Banjaragung, Wotansari, Karangsemanding, Sekarputih, dan Pucung. Banjir terparah terjadi di Desa Banjaragung. Di Kecamatan Benjeng, air menggenangi delapan desa.
Mulai Desa Lundo, Sedapurklagen, Gluranploso, Deliksumber, Bengkelo Lor, Munggugianti, Kedungrukem, dan Bulurejo. Sementara di Kecamatan Kedamean, banjir merendam persawahan di Desa Cermen. “Dari tiga kecamatan, sebanyak 2.081 rumah warga dan 1.170 hektar area persawahan terendam banjir. Tiga tanggul di Kecamatan Benjeng jebol, dua di Desa Bengkelo Lor dan satu tanggul di Desa Munggugianti,”
beber dia, Jumat (5/11). Dijelaskan, semakin sore genangan air di Balongpanggang semakin surut. Namun sebaliknya, di Kecamatan Benjeng semakin naik dan meluas. Jika intensitas hujan tetap tinggi, kondisi diperkirakan bisa lebih parah. “Bengkelo Lor saat ini siaga merah dan Boboh di Kecamatan Menganti siaga hijau. Harapannya penanganan banjir berjalan lancar. Tim sudah
kami terjunkan dan berkoordinasi dengan kecamatan dan desa,” tegasnya. Banjir tersebut juga menggenangi sejumlah fasilitas umum. Seperti pasar, sekolah, kantor desa hingga jalan raya. Bahkan tak sedikit pengendara motor yang harus menuntun kendaraannya karena mengalami mogok. Mereka yang memaksakan menerjang genangan air siap-siap mendorong motor. (and/har/udi)
Mutasi, Bupati Bojonegoro Lantik 32 Pejabat FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Pelaku mencuri burung di perumahan Driyorejo.
Aksi Pencurian Burung Terekam CCTV Gresik, Memorandum Aksi seorang pria mencuri sangkar burung beserta isinya di perumahan Desa Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo, terekam closed circuit television (CCTV), Jumat (5/11) dini hari. Rekaman tersebut viral di media sosial. Pelaku tampak lihai dalam melancarkan aksinya. Belakangan diketahui, korban bernama Ilham. Ia baru sadar menjadi korban pencurian saat pagi hari keluar rumah. Sangkar burung yang tertutupi kain pembungkus berwarna biru berisi burung murai batu berharga jutaan rupiah. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku beraksi seorang diri. Ciri - cirinya berbadan sedikit gemuk dan tinggi. Saat beraksi mengenakan celana jeans pendek dan hoodie warga biru tua. Pencuri itu tampak tidak bermasker. Tidak sampai 10 detik, burung incaran berhasil digasak. Pelaku tampaknya sudah mengetahui atau hafal dengan area yang menjadi incarannya. Ini berkaca dari aksinya yang sangat lihai. Ditambah, halaman rumah korban bisa diakses dengan mudah karena tidak terdapat pagar. Sangkar yang digantung di atas garasi mobil pun raib. “Iya benar kejadiannya dini hari tadi. Jenis burungnya murai batu seharga Rp 3,5 juta. Ini kejadian pertama kali, karena biasanya terpantau CCTV,” kata Ilham saat dikonfirmasi, Jumat (5/11). Masih menurut Ilham, kejadian ini bakal dilaporkan ke pihak kepolisian. Tujuannya agar pelaku bisa tertangkap dan tidak beraksi di tempat lain. Sebab, akhir - akhir ini pencurian burung kerap mewarnai informasi di media sosial. Alias korbannya banyak. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Driyorejo Ipda Suhari mengaku belum menerima laporan dari korban. Meski demikian, pihaknya ke depan bakal menggencarkan patroli agar kejadian serupa tidak terjadi kembali. Mengupayakan situasi kamtibmas kondusif. (and/har/udi)
Bojonegoro, Memorandum Sebanyak 32 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bojonegoro mengikuti pelantikan di pendopo Malowopati, Jumat (5/11). Pelantikan jabatan ini mempercepat dan mengakselerasi pembangunan di Kabupaten Bojonegoro. Para pejabat yang mengikuti pelantikan untuk mengisi jabatan administrator sebanyak 16 orang dan jabatan pengawas sebanyak 5 orang. Serta, pengangkatan jabatan kepala sekolah sebanyak 11 orang. Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyampaikan, terkait platform pencegahan korupsi, Ppmkab melalui Monitoring Center for Prevention (MCP) oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Kabupaten Bojonegoro mendapat penilaian 58,9 %. Artinya, ada beberapa sektor area intervensi pada pemda yang menjadi fokus pencegahan korupsi. Yakni, perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pengawasan APIP, manajemen ASN, manajemen aset daerah, optimalisasi pajak daerah, dan tata kelola dana desa. “Salah satu kelemahan Pemkab Bojonegoro yaitu terletak di perizinan dan investasi,” ucap Bupati Anna. Bupati menjelaskan, setelah dilakukan evaluasi dan terbitnya aturan Undang-Undang Cipta Karya, banyak peraturan yang harus disesuaikan. Maka dari itu dengan adanya pelantikan pejabat administrator, pengawas,
FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Bupati Anna Mu’awanah melantik 32 pejabat di lingkungan Pemkab Bojonegoro.
dan fungsional di lingkungan pemkab dapat mempercepat dan mengakselerasi pembangunan di Bojonegoro. “Bagi pihak yang mutasi dan mendapatkan promosi di institusi baru agar segera menyesuaikan dengan jabatannya,” tegasnya. Berikut beberapa nama pengangkatan jabatan administrator yang dilantik : 1. Drs Muridan MM, jabatan lama Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, jabatan baru Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. 2. Faisol Ahmadi SH, jabatan lama Kabag Hukum Setda Sekretaris, jabatan baru Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. 3. Sahlan SAg MM, jabatan lama Camat Margomulyo, jabatan baru Camat Purwosari.
4.Dyah Enggarini Mukti SE MM, jabatan lama Sekretaris Kecamatan Purwosari, jabatan baru Camat Margomulyo. 5. Drs Suyanto, MM. jabatan lama Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan, jabatan baru Sekretaris Dinas Pendidikan. 6. Lukiswati, SPd, jabatan lama Kepala SMP Negeri 1 Balen, jabatan baru Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan. 7. Fatthur Rohim SPd, jabatan lama Kepala SMP Negeri Model Terpadu, jabatan baru Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan. 8. Hendru Eko Puspito SSTP, jabatan lama Sekretaris Kecamatan Kedewan, jabatan baru Kabid Pajak Daerah II Badan Pendapatan Daerah. 9. Muhammd Kholil SE MM, jabatan lama Sekretaris Kecamatan Baureno, jabatan baru
Sekretaris Kecamatan Balen. 10. Mu’amar Far’at SSTP, jabatan lama Sekretaris Kecamatan Gondang, jabatan baru Sekretaris Kecamatan Baureno. 11. Iwan Sopian ST MM, jabatan lama Sekretaris Kecamatan Balen, jabatan baru Sekretaris Kecamatan Kapas. 12. A Syaifuddin Zuhri SSos, jabatan lama Sekretaris Kecamatan Margomulyo, jabatan baru Sekretaris Kecamatan Temayang. 13. Ludfi, SE, M.Si. jabatan lama Sekretaris Kecamatan
Dander, jabatan baru Sekretaris Kecamatan Kedungadem. 14. Sudarta SH MM, jabatan lama Sekretaris Kecamatan Ngraho, jabatan baru Sekretaris Kecamatan Margomulyo. 15. Yudhistira Ardhi Nugraha SSTP, jabatan lama Kabid Pajak Daerah II Badan Pendapatan Daerah, jabatan baru Sekretaris Kecamatan Kedewan. 16. Mahesa Ghalendra SSTP MM, jabatan lama Sekretaris Kecamatan Kedungadem, jabatan baru Sekretaris Kecamatan Gondang. (top/har/udi)