Skip to main content

Memorandum Edisi 8 Juni 2020

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

SENIN KLIWON, 8 JUNI 2020

memorandumredaksi@gmail.com com

HARGA Rp 3.500,-

rena program programnya jelas dan serasi dengan program Muslimat NU,” jelas Lilik didampingi tiga pengurusnya saat bertemu Machfud Arifin. Lilik menegaskan, Muslimat NU bukan organisasi politik dan tidak terlibat politik praktis. “Saya dan teman-teman hadir secara pribadi bertemu Pak Machfud. Kami akan bergerak memenangkan beliau sebagai Wali Kota Surabaya,” katanya. Lanjut Lilik, visi dan misi Machfud Arifin sangat  Bersambung ke halaman 11 

Machfud Arifin dan istri berfoto bersama pengurus Muslimat NU Kota Surabaya.

MENYANGKA KORBAN LAKA, MALING TAS DIHAJAR WARGA KLAKAH REJO

Oleh: Dahlan Iskan

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

S

Lima pelaku di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya.

Korban Dikeroyok 5 Pendekar Komentar di Facebook, Pemuda Sidosermo Babak Belur Surabaya, Memorandum Di era yang serba digital, semua orang bebas berkomentar di media sosial (mesdos). Seperti yang dilakukan Mochamad Alvin (25), warga Jalan Sidosermo IV. Gegara komentar di Facebook (FB), rumahnya digeruduk lima pendekar dari salah satu perguruan silat. Mereka adalah Rivaldo Dwiki Baskoro (18); Abdul Azis (25); Mugi Raharjo (23); Achmad Erisch (23) dan Choirul Anam (23). Akibat aksi pengeroyokan itu, Alvin mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuhnya. Beruntung warga sekitar yang mendengar suara ribut di rumah korban dan langsung melapor ke polisi. Total lima pelaku digiring ke Mapolsek Wonocolo. Setelah  Bersambung ke halaman 11 

MOTOR PELAKU TABRAK TIANG LISTRIK

Surabaya, Memorandum Maling tas dihajar warga setelah mencuri di rumah Jalan Klakah Rejo. Pelaku, Halil (34), warga Jalan Bandarejo Tama, tertangkap setelah kabur hingga motornya menabrak tiang listrik.

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

aya tidak mau jadi pembicara di Zoom hari Minggu pagi kemarin. Di samping sudah terlalu sering, justru hari itu saya ingin ikut Zoom. Sebagai peserta. Apalagi, Sssttt...!... Pembicaranya cantik dengan 'lima i'. Acaranya: kesehatan jiwa dan raga. Penyelenggaranya: detik.com. Dengan sponsor 'Bakti BCA'. Pembicara 'lima i' itu: Dr Alberta Claudia. Pembicara satunya seorang psikolog yang cerdas: Tara de Thouars (Clinical Psychologist.). Masih ditambah demonstrasi olah jiwa-raga --oleh guru yoga Tio Rosaline. Dari BlesYoga. Pertanyaan peserta banyak yang menarik. Yang disampaikan lewat moderator yang saya lupa namanya. Misalnya: apakah ketika kita olahraga tetap harus pakai masker. "Tidak perlu.... ," jawab Dr Claudia, "... kalau olahraganya di dalam rumah."  Bersambung ke halaman 5 

Beruntung kejadian ini cepat diketahui anggota Polsek Benowo. Kemudian pria yang sehari-hari bekerja kuli panggul di pelabuhan ini, diamankan ke mapolsek untuk diinterogasi. Informasi yang dihimpun, bermula korban, Mirza Tri Oktavia (28), hendak menjenguk orang tuanya bersama suaminya, Adi Setiawan (31), Sabtu (6/6) pagi.  Bersambung ke halaman 11 

KRONOLOGI KEJADIAN

1 Alvin yang berada di rumah kaget saat digeruduk lima pesilat. Bahkan, korban dikeroyok hingga lebam di sekujur tubuhnya.

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Logika Marah

Surabaya, Memorandum Pengurus Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Surabaya berjanji akan mengajak warga muslimat untuk memenangkan calon Wali Kota Surabaya Irjenpol (purn) Machfud Arifin (MA) di Pilwali Surabaya pada 9 Desember 2020. Penegasan dukungan ini disampaikan Ketua Muslimat NU Kota Surabaya Lilik Fadilah, saat bersilaturahmi ke kediaman Machfud Arifin. “InsyaAllah kita bergerak memenangkan Pak Machfud, ka-

FOTO: MEMORANDUM/DAYAT

Muslimat NU Siap Menangkan Machfud Arifin di Pilwali

Halil

2 Warga setempat yang mendengar suara ribut di rumah Alvin segera melapor ke polisi. Total lima pelaku diamankan ke mapolrestabes.

Selasa Pelayanan SIM Colombo Dibuka

Penuh Perjuangan MENCARI ilmu tidak pandang usia. Meski berstatus sebagai istri yang penuh seabrek kegiatan, tapi bagi Annisa Pohan semuanya bukan menjadi penghalang untuk menuntaskan pendidikan S2-nya.  Bersambung ke halaman 11 

+ Meng, pencuri tas nabrak tiang listrik. -

Kersane, sing penting mboten nabrak tiang kampung.

Si Mameng (Tiang ngganteng)

Social distancing tetap kami lakukan. Di SIM Corner dan SIM Keliling maksimal kami layani 300 orang per hari. Di Colombo tidak kami batasi. Tapi, lihat situasi di lapangan. Kalau sudah banyak akan kami arahkan hari berikutnya. AKBP TEDDY CHANDRA KASATLANTAS POLRESTABES SURABAYA

Barang bukti yang diamankan petugas dari tangan Halil.

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Annisa Pohan

Surabaya, Memorandum Satlantas Polrestabes Surabaya kembali membuka pelayanan permohonan SIM mulai Selasa (9/6). Pemohon yang sebelumnya masa SIM miliknya habis bisa mulai memperpanjangnya. Selain itu, pembuatan SIM baru juga sudah bisa dilayani. Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra mengungkapkan, pemohon yang masa berlakunya habis mulai 24 Maret bisa memperpanjangnya. SIM tersebut tidak mati karena diberikan dispensasi selama layanan tutup akibat pandemi Covid-19.  Bersambung ke halaman 11 

AKBP Teddy Chandra

GL Seruduk Beat, Satu Tewas, Satu Kabur Surabaya, Memorandum Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua motor terjadi di Jalan Ahmad Yani depan UINSA Surabaya, Minggu (7/6) dini hari. Kecelakaan itu mengakibatkan seorang pemotor, Sony Setiawan (23), tewas di lokasi.  Bersambung ke halaman 11 

TERJEBAK SEKS DUNIA MAYA, TIDAK MAMPU MEMUASKAN ISTRI Έ1Ή

Menyebalkan, Justru Selalu Gagal ketika Masuk Fase Eksekusi “Sejak menikah setahun lalu, sekali pun kami belum pernah berhasil melakukan hubungan suami-istri. Suami selalu gagal justru ketika masuk fase eksekusi.” Itulah kata seorang perempuan muda kepada Ustaz Azis dan Ustazah Fitri, awal tahun lalu. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Perempuan itu, sebut saja Risa, tidak sendirian. Ia didampingi sang suami, sapa saja Nanang. Berbagai upaya sudah mereka lakukan, tapi tidak pernah berhasil. “Pada awalnya saya amat menggebu. Pemanasan yang kami lakukan pun sudah maksimal. Senjata sudah mengarah ke sasaran dengan kekuatan penuh…,” kata Nanang. Ia

tidak melanjutkan kalimatnya. Matanya tampak layu. Memorandum melihat adegan tersebut dari balik kaca oneway yang jadi sekat ruang keluarga dan ruang tamu rumah Ustaz Azis. Tampak sekali kekesalan pada ekspresi Nanang. “… tapi senjata itu tidak jadi menyalak. Lemas seperti kerupuk  Bersambung ke halaman 11 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SENIN KLIWON, 8 JUNI 2020 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Agus M, Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Kristion,Afin Maulidin, Suprianto, Iswin Afrizal. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Melawan, DPO Jambret Handphone Didor

Judi Omzet Ratusan Juta di Lebo Tak Tersentuh Sidoarjo, Memorandum Di saat Forkopimda Sidoarjo sedang sibuk memutus mata rantai covid-19 dengan membangun Kampung Tangguh Semeru, puluhan orang dari berbagai daerah justru berdatangan ke Desa Lebo, Kecamatan Kota Sidoarjo. Mereka asyik berjudi sabung ayam. Dari penelusuran koran ini, mereka tak takut ditangkap lantaran mendapatkan jaminan keamanan dari seseorang berinisial MRT, yang mengaku sebagai wartawan dan anggota LSM. Hal ini dibenarkan salah satu warga berinisial IP. Dia menyebut arena perjudian itu di pekarangan kosong RT 12/RW 04 Desa Lebo yang buka tiap hari. “Mulai sekitar jam 10 pagi sampai malam, lihat kondisi para penjudi,” katanya, Minggu (7/6). Lanjut IP yang kebetulan berada di post check poin Desa Lebo, dalam arena judi itu ada beberapa permainan judi. Tinggal pilih jenis permainan, antara lain sabung ayam, dadu, dan capjiki. “Padahal arena judi ini tak jauh dari mapolresta yang baru, jaraknya paling 1 kilometer,” ungkapnya. Di arena judi itu, ada seseorang yang berani menjamin tak akan digerebek polisi. Orang tersebut bahkan mengaku kenal baik dengan para pejabat di Polresta Sidoarjo maupun Polda Jatim. “MRT itu sering sesumbar dan berkata-kata, jika polisi tak berani gerebek judi ini, karena dia yang membekingi,” tirunya. Sebagai warga setempat, IP berharap aktivitas judi ini cepat ditertibkan. Termasuk memberi pelajaran orang yang mengaku sebagai wartawan dan LSM karena sering mencatut nama para pejabat. “Masak ada wartawan bekingi judi, tugas wartawan kan membuat berita. Saya berharap orang-orang itu ditindak tegas,” ucapnya.(wa/bwo/jok/epe)

di daerah Manukan dan sempat didahului kejar-kejaran. Dia bahkan tidak kehilangan nyali ketika kepepet dengan berusaha melawan aparat. Pelaku akhirnya berhenti dan menyerah setelah dilakukan tindakan tegas terukur dan lumpur dengan timah panas. “Pelaku sempat melawan dan berusaha melarikan. Pelaku berhenti dan menyerah setelah mengabaikan tembakan peringatan dan tembakan bersarang ke kaki kirinya,” kata salah satu anggota tim opsnal kemarin. Pelaku sudah diserahkan ke Kanitreskrim Polsekta Sidoarjo untuk penanganan penyidikan lebih lanjut. “Kedua pelaku ditahan di Polsekta Sidoarjo,” tambahnya. Terpisah, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji membenarkan penangkapan

FOTO: MEMORANDUM/WA

Aksi judi sabung ayam.

Pelaku jambret mulanya dua orang. Satu pelaku yang ditangkap duluan, yakni Wijaya Azliansyah (25) di tempat kosnya di Kelurahan Pucang, Jalan Jenggolo RT 13/RW 03, Kecamatan Sidoarjo. Pejambretan terjadi Jumat siang di Jalan Tengku Umar. Korban sempat meneriaki kedua pelaku. Kebetulan di antara saksi ada seorang anggota polisi, Bripka Romi Andriansyah, anggota Reskrim PolsekWonoayu Polresta Sidoarjo. Romi yang naik motor Honda PCX, langsung mengejar kedua pelaku sampai ke arah Suko. Nahas, saat menarik baju satu pelaku yang dibonceng, Romi ditendang hingga jatuh dan membentur pos kamling yang mengakibatkan tulang kakinya patah. Sumber di kepolisian menyebutkan, Ambon sudah ditangkap

Yulio Andre Johan Diaz alias Ambon (kiri) dan Wijaya Azliansyah diapit Tim Opsnal Pidum Polresta Sidoarjo.

satu buron pelaku jambret di Jalan Tengku Umar Sidoarjo itu.

“Kedua pelaku jambret sudah ditangkap. Senin kalau tidak Se-

lasa lusa akan dirilis,” jawabnya singkat.(wa/bwo/jok/epe)

Ngantuk, Xenia Angkut Sekeluarga Kecebur Sungai Sidoarjo, Memorandum Diduga karena sopir mengantuk, Daihatsu Xenia nopol B 1891 PFK kecebur sungai. Akibatnya, hampir seluruh bodi mobil tenggelam. Peristiwa kecelakaan tunggal itu terjadi di Desa Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo, Sabtu (6/6) sekitar pukul 21.30. Seluruh penumpangnya yang terdiri dari 2 perempuan, 1 laki-laki, dan 1 anak-anak selamat setelah berhasil dievakuasi warga sekitar dan langsung dilarikan

ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis. Informasi yang dihimpun, mobil dikemudikan Sukidi (46), warga Desa Juron RT 01/RW 04, Kecamatan Muter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah melaju dari barat. Sesampai di lokasi, berusaha mendahului truk dari sisi kiri dan oleng hingga kecebur ke kanal sungai Mangetan. “Saya seperti tidak sadar tahu-tahu sudah masuk Sungai,” ungkap Sukidi. Diceritakan Sukidi, dirinya membawa 4 penumpang dari

FOTO: MEMORANDUM/WA

FOTO: MEMORANDUM/WA

Sidoarjo, Memorandum Aksi pelarianYulio Andre Johan Diaz alias Ambon (20), pemuda asal Manukan Kasman 30 RT 07/RW 10, Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, yang DPO usai menjambret handphone milik Dwi Firda Nasriyah dan Adelia Dwi Faramyta, Jumat (5/6), keok di ujung timah panas anggota Opsnal Unit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Proses evakuasi penumpang mobil yang kecebur sungai.

Sukoharjo yang sedianya akan menjemput saudaranya di kawasan Kedurus Surabaya. “Apes mas, saya mungkin terlalu payah,” ungkap Sukidi yang kepalanya terlihat benjol karena benturan. Petugas Lantas Polsek Balongbendo yang tiba di lokasi langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi. “Saat ini kita masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan,” ujar Bripka Danang.(wa/bwo/jok/epe)

Sidoarjo, Memorandum Guna menekan lonjakan angka penyebaran covid-19 di wilayah Kecamatan Wonoayu, Minggu (7/6), tepatnya di Desa Sawocangkring, diluncurkan Posko Kampung Tangguh Semeru. Hadir dalam kegiatan itu seluruh Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, instansi terkait, dan Forkopimka Wonoayu. Peluncuran kampung tangguh digelar di balai desa dengan ditandai pemberian 50 paket bantuan sembako dan 500 masker dari Pemkab Sidoarjo, serta 100 paket sembako dari Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji kepada warga setempat. Selanjutnya, melakukan

pemeriksaan pos pantau dan check point Kampung Tangguh Semeru, produk-produk UMKM, dapur umum, dan minuman herbal buatan warga setempat. Terkait upaya warga Desa Sawocangkring melawan covid-19 dan pembentukan Kampung Tangguh Semeru, Plt Bupati Sidoarjo yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin, menyebutkan sangat membantu pemerintah. Apalagi keberadaan posko kampung tangguh didukung dengan segala macam kelengkapan ditambah segala potensi masyarakatnya, tentu membuat sebuah desa akan kuat menghadapi dampaknya. “Pandemi

ini merupakan persoalan besar yang dapat kita atasi bersama-sama. Salah satunya dengan adanya kampung tangguh. Sebelumnya di Desa Sawocangkring terdapat empat orang positif covid-19, nah dengan komitmen kita bersama ini tidak ada lagi pertambahan, serta yang positif dapat segera sembuh,” kata pria yang akrab disapa Cak Nur tersebut. Sementara Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji mengatakan, pihaknya mengapresiasi upaya dan komitmen warga dalam pembentukan Kampung Tangguh Semeru Desa Sawocangkring, untuk bersama memutus mata rantai penyebaran covid-19.

FOTO: MEMORANDUM/WA

Kampung Tangguh Sawocangkring Kenalkan Kemandirian Usaha

Kapolresta Kombespol Sumardji dan Plt Bupati Nur Ahmad Syaifuddin mengapresiasi kepedulian warga Sawocangkring pada sesama dengan bingkisan gratis yang ditempel di pagar.

Adanya geliat roda perekonomian warga Desa Sawocangkring melalui kerajinan blangkon, busana adat, upaya pemenuhan pangan secara mandiri seperti adanya tanaman hidroponik dan tanaman herbal yang diolah menjadi aneka minuman, membuat kapolresta bangga bahwa ini adalah gambaran optimisme warga setempat yang mampu bertahan di tengah pandemi. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk disiplin mematuhi peraturan pemerintah dan tata tertib yang disampaikan perangkat desa. “Dengan disiplin mematuhi peraturan maka upaya memutus mata rantai covid-19 dapat segera tercapai,” pungkasnya.(wa/jok/epe)

FOTO: MEMORANDUM/DAR

Didik Prasetio PAW Taufik Hidayat

Didik Prasetio, pengganti antar waktu (PAW) almarhum Taufik Hidayat Tri Yudhono.

Sidoarjo, Memorandum DPC PDI-P Sidoarjo sudah menggelar rapat pleno dengan menentukan Didik Prasetio sebagai PAW (pengganti antar waktu) Taufik Hidayat Tri Yudhono, anggota DPRD Sidoarjo yang meninggal 3 Mei 2020. Didik Prasetio calon legislatif (caleg) nomor 8 Dapil 3 (Tulangan, Wonoayu, Prambon, dan Krembung), ditetapkan karena memiliki suara terbanyak di bawah Taufik Hidayat yang mengantongi 7 ribu suara lebih. “DPC sudah menggelar rapat pleno Jumat (5/6) lalu menetapkan Didik Prasetio sebagai pengganti antar waktu Taufik Hidayat Tri Yudhono yang meninggal karena sakit. Sesuai data verifikasi Peraturan KPU (PKPU), Didik Prasetio yang berhak,” tegas Wakil Kabid Politik Hukum dan Keamanan (polhukam) DPC PDI-P Sidoarjo, Riduan, Minggu (7/6). Saat rapat, hampir seluruh pengurus DPC hadir, Mulai dari ketua H Sumi Harsono, sekretaris Samsul Hadi, dan beberapa fung-

sionaris lainnya. Hanya bendahara DPC Suyarno yang tidak bisa hadir karena saudaranya sakit. “Semua pengurus cabang hadir. Hasil rapat mengerucut sebagai PAW Taufik Hidayat Tri Yudhono yang memiliki suara terbanyak di bawah Taufik adalah Didik Prasetio,” jelas Riduan. Lanjut Riduan, semua berkas caleg Didik Prasetio saat Pileg 2019 sudah didokumentasikan untuk segera dikirim ke DPD dan DPP. “Selanjutnya menunggu surat balasan dari DPP dan DPD PDI-P Jatim untuk dikirim ke Fraksi PDI-P dan Sekwan DPRD Sidoarjo untuk diproses lebih lanjut,” ujarnya. Hal ini dibenarkan Suyarno yang juga sebagai ketua Fraksi PDI-P di DPRD Sidoarjo. “Ini sesuai hasil perolehan suara terbanyak sebagai pengganti antar waktu,” katanya. Didik Prasetio mengaku bersyukur dan tak lupa menyampaikan terima kasih kepada jajaran pengurus DPC PDI-P Sidoarjo yang turut memproses

dan membahas PAW-nya. “Saya pasrahkan kepada DPC. Saya

sangat bersyukur proses PAW sudah dibahas dan diplenokan

oleh seluruh pengurus cabang,” ungkapnya. (dar/jok/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SENIN KLIWON, 8 JUNI 2020 HALAMAN 3

Pembangunan GBT Dikebut

FOTO: ISTIMEWA

Yasin dan Gunawan.

Calon Independen Yakin Lolos Surabaya, Memorandum Setelah ada kepastian pilkada serentak digelar Desember 2020, pasangan independen, M Yasin-Gunawan, optimistis menjadi kontestan Pilkada Surabaya 2020. Sebab, mereka tinggal menyelesaikan tahapan verifikasi faktual. Jika dalam verifikasi faktual ini lolos, pasangan M Yasin-Gunawan bisa mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota (bacawali) dan bakal calon wakil wali kota (bacawawali) ke KPU Surabaya. Untuk itu, pasangan M Yasin- Gunawan minta dukungan dan doa warga Surabaya agar dalam verifikasi faktual nanti bisa lolos. Sehingga mereka bisa menjadi calon alternatif di pilkada nanti. “Kami berharap bisa lolos dari verifikasi faktual nanti. Selali lagi kami mohon dukungan dan doa warga Surabaya,” ujar Yasin, Minggu (7/6). Lebih jauh, Yasin mengatakan selama proses tahapan pilkada ditunda akibat pandemi Covid-19, dirinya aktif bersosialisasi ke masyarakat Surabaya untuk mencari dukungan. “Kami terus mencari dukungan sebanyak-banyaknya,” tandas dia. Sedangkan Gunawan juga optimistis bisa lolos dari verifikasi faktual. “Kalau ditanya apa yakin bisa lolos, ya saya optimistis. Tapi intinya manusia hanya berusaha, Tuhan lah yang berkehendak,” ujar dia. Bagaimana jika dalam verikasi nanti ada perbaikan, dengan tegas dia menyatakan siap. Saat ini pihaknya sudah menyiapkan 50 ribu KTP dukungan untuk perbaikan. Sementara itu Komisioner KPU Surabaya Divisi Hukum dan Pengawasan Soeprayitno mengatakan, tahapan Pilkada Serentak 2020 yang rencananya akan dimulai 15 Juni itu sesuai kesimpulan rapat di DPR RI. Pihaknya masih menunggu kepastian mengenai pelaksanaan tersebut. Ia menambahkan soal tahapan calon independen, ada satu pasangan yang lolos ke tahapan berikutnya, yakni pasangan M Yasin- Gunawan. “KPU akan melakukan verifikasi faktual pasangan ini,” ucap dia. Dalam verifikasi nanti, petugas panitia pemungutan suara (PPS) akan mendatangi satu per satu pendukung pasangan Yasin-Gunawan. Mereka akan ditanya apakah benar mendukung, kalau iya maka dukungan itu dinyatakan memenuhi syarat (MS). Kalau tidak ya tidak memenuhi syarat (TMS). Kalau ada kekurangan jumlah dukungan dalam proses verifikasi faktual itu, nantinya pasangan bakal calon bisa melakukan perbaikan. Misalnya dari proses awal dinyatakan lolos dengan jumlah dukungan 139 ribu, kemudian dalam tahapan verifikasi selanjutnya menyusut karena tidak memenuhi syarat, pasangan bakal calon harus menyerahkan kekurangan itu dua kali jumlahnya. Kali kurang 6 ribu ya dikalikan dua, jadinya 12.000. Namun jika pasangan bakal calon sudah memenuhi syarat setelah melalui serangkaian tahapan verifikasi ini, bisa mendaftar sebagai kontestan Pilkada Surabaya 2020. (udi/rif )

Surabaya, Memorandum Menyongsong pelaksanaan Piala Dunia Usia 20 pada 2021, renovasi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dikebut. Untuk itu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sidak ke sana, Minggu (7/6). Wali Kota Tri Rismaharini mengatakan target renovasi di GBT sekitar Agustus atau September. Sebab, renovasi itu tidak membutuhkan konstruksi besar, seperti beton dan sebagainya. Oleh karena itu, ia memastikan renovasi ini bisa selesai jauh hari sebelum penyelenggaraan Piala Dunia U 20 pada 2021. Wali Kota Risma juga memastikan bahwa hingga saat belum ada kabar dari PSSI atau pun FIFA terkait penundaan Piala Dunia U 20 tahun 2021. Yang pasti hingga saat ini adalah GBT itu menjadi salah satu tempat digelarnya Piala Dunia U 20. “Jadi, kalau kabar penundaan belum ada kabar. Kalau penentuan tempatnya, sudah pasti. Bukan hanya di Surabaya saja, tapi juga ada di Bali, Solo, Yogyakarta, dan Jakarta,” ujarnya. Dalam kesempatan itu Tri Rismaharini bersama jajarannya menyempatkan memantau proyek pembangunan akses masuk ke GBT melalui akses jalan lingkar

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meninjau Gelora Bung Tomo.

luar barat (JLLB). Ketika tiba di proyek pembangunan jalan atau akses masuk GBT itu, ia sempat memberikan arahan dan berkomunikasi dengan pekerja proyek. Saat itu, ia menjelaskan bahwa jalan tersebut merupakan akses masuk ke GBT dari fly over Pelindo kemudian ke JLLB lalu ke jalan yang saat ini sedang dibangun ke arah timur. Menurut Risma, pembebasan lahan

sudah beres semuanya, tinggal pembangunannya yang ditargetkan rampung akhir tahun ini. Sebab, akses tersebut beserta tiga stadion baru itu akan digunakan untuk penyelenggaraan Piala Dunia U 20 tahun 2021. Sementara itu Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati memastikan proyek pembangunan akses menuju GBT itu terus dikebut meskipun

di tengah pandemic Covid-19 ini. Meski terus digarap, ia memastikan para pekerja proyek itu tetap mengikuti protokol kesehatan, termasuk salah satunya mengenakan masker. “Jadi, mereka ini terus bekerja meskipun Covid-19 ini, terus kami kebut. Bahkan, minggu-minggu pun mereka terus kerja, itu buktinya banyak truk yang antar hasil pengerukan,” pungkasnya. (udi/rif)

Terpapar dari Nenek, Balita Tegalsari Sembuh Surabaya, Memorandum Balita positif Virus Corona yang terpapar sang nenek dinyatakan sembuh setelah hasil tes dinyatakan negatif. Pasien berusia 4 tahun itu bernama KV telah diperbolehkan pulang setelah tiga pekan dirawat di RS Husada Utama. Diketahui, KV dan keluargannya terpapar Covid-19 dari sang nenek yang juga sebelumnya terpapar Virus Corona di Pasar Keputran. Kini neneknya tengah isolasi di rumah sakit lain dan ibu KV juga masih dirawat di RS Husada Utama menunggu hasil swab kedua. Untuk bisa sembuh, KV warga Tegalsari ini selama menjalani perawatan di rumah sakit didampingi kakek dan ibunya. Kakek berusia 60 tahun menceritakan, cucunya sembuh karena setiap hari diajak bermain, baik oleh dirinya maupun tenaga kesehatan yang merawat. “Kalau mau sembuhkan harus ceria dan tidak stres untuk menambah imun. Nah, karena dia masih kecil, kami menghiburnya dengan diajak main,” katanya kepada wartawan, Minggu (7/6)

Menurutnya, cara tersebut rupanya berhasil. Sehingga, hingga KV dirawat sampai dinyatakan dua kali negatif Covid-19 imunitas tubuhnya masih tinggi. “Selain obat dari dokter, kami terus menghibur dengan main lego, nonton youtube, anaknya senang dan tidak nangis. Sekarang sudah sembuh anaknya,” ceritanya. Selain itu, sang kakek menyampaikan, bila ingin anak tidak cemas, rewel, dan terlihat selalu bahagia meskipun tengah isolasi. Maka, peran orang tua, keluarga, dan nakes juga harus menunjukkan bahagia juga. “Kita juga harus bahagia juga biar anaknya juga tidak khawatir. Kalau melihat orang-orang terdekat saat isolasi sakit, imunitasnya nanti juga akan turun,” jelasnya. Diungkapkan juga, KV meru-

FOTO: ISTIMEWA

KV pulang dari RSHU.

pakan anak yang cukup aktif dan tidak rewel. Sehingga memudahkan ketika perawatan dilakukan. “Dia anaknya nggak rewel, nurut, ceria. Jadi nggak merasa kalau tubuhnya ada virus,” ujar dia. Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat, Covid-19 juga menjangkiti anak-anak. Rata-rata para anak tersebut banyak yang tertular dari orang tua mereka yang membawa penyakit dari luar.

Sementara Koordinator Bidang Pencegahan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita ketika dihubungi Memorandum melalui sambungan telepon, tidak terjawab. Sebelumnya perempuan yang juga menjabat sebagai kepala dinas kesehatan (kadinkes) itu mengatakan, per hari Senin, 1 Juni 2020 ini, total sudah ada 127 kasus anak yang terpapar

Covid-19 di Kota Surabaya. “Untuk anak usia 0-4 tahun ada 36 kasus, sementara anak usia 5-14 tahun ada 91 kasus. Jadi sekarang total ada 127 kasus anak yang terinfeksi Covid-19,” kata Feny, sapaan akrabnya. Feny mengungkapkan, pasien anak tersebut saat ini tengah menjalani berbagai perawatan di rumah sakit rujukan Pemerintah Kota Surabaya, selain ada juga yang melakukan isolasi mandiri. “Jadi, tetap terapi diberikan. Mereka nggak mungkin lepas dari orang tuanya, orang tuanya pasti yang ikut merawat. Ada enam kasus yang kita lakukan isolasi di Asrama Haji bersama keluarganya. Terus sisanya ada yang dirawat di rumah sakit dan melakukan isolasi mandiri di rumah,” ungkap Feny. Dia menerangkan, anak-anak tersebut tertular dari orang tuanya yang telah terpapar sebelumnya. “Kalau balita, tertular dari ibunya. Jadi bisa dari orang tuanya. Kalau kita, para anak tersebut banyak yang tertular dari orang tua atau keluarganya,” ucapnya. (alf/rif)

Mokong, Komisi A Panggil Lagi PT Adhi Karya Terkait Aduan Warga Gununganyar

FOTO: ISTIMEWA

Pramuka SWK menyerahkan bantuan pada warga.

Pramuka SWK Kodim Tipe A Kodim ST Bagi Paket Sembako Surabaya, Memorandum Pramuka Saka Wira Kartika (SWK) Kodim Tipe A 0831 Surabaya Timur (ST) menggelar acara bakti sosial dalam rangka membantu warga terdampak Covid-19. Mereka membagikan puluhan paket sembako dan masker. Acara tersebut buka langsung Kasdim Tipe A 0831/ ST Mayor Inf Sumarji, dengan dihadiri para pramuka SWK dari masing-masing pangkalan 1-7, serta dihadiri oleh warga masyarakat terdampak Covid-19 di sekitar wilayah kodim. Sumarji menuturkan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dari pramuka SWK binaan Kodim Surabaya Timur terhadap warga kurang mampu yang terdampak Covid -19. “Melalui baksos ini diharapkan dapat memotivasi seluruh lapisan masyarakat untuk saling membantu warga yang kurang mampu dan berperan aktif mencegah penyebaran covid-19,” ujarnya. Sementara itu Perwira Seksi Teritoial Kodim Surabaya Timur, Kapten Inf Wahyu Liska Krida Basuki menyampaikan apresiasi kepada pramuka yang telah peduli kepada warga terdampak Covid-19 dengan membagikan sembako dan masker gratis kepada warga kurang mampu. “Dengan kegiatan ini saya berharap dapat menginspirasi para generasi muda untuk menumbuhkan jiwa sosial dan saling berbagi kepada warga yang kurang mampu,” tutupnya. (tyo/rif)

Surabaya, Memorandum PT Adhi Karya tidah hadir pada panggilan kedua, Komisi A segera memanggil kedua kalinya menggelar dengar pendapat (Hearing) melalui video conference. Hal ini disampaikan anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni. “Sebab, Jumat (5/6) kemarin pihak PT Adhi Karya tidak hadir. Terkait menindaklanjuti pengaduan masyarakat Gununganyar,” kata Arif Fathoni, Minggu (7/6). Arif Fathoni mengatakan,

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Arif Fathoni

ketidakhadiran PT Adhi Karya hearing kemarin, pihaknya mengaku masih berhusnudzon

(berpikir baik), kemungkinan ada pergantian direksi dan komisaris di tubuh Adhi Karya sehingga pimpinan proyek yang mengerjakan UINSA tidak menghadiri di DPRD Surabaya. “Kita akan mengundang kembali hari ini, Senin (8/6),” terang dia. Kehadiran PT Adhi Karya sangat dibutuhkan, menurut Fathoni, mengingat warga gununganyar membutuhkan kepastian. Untuk hearing kedua kali ini, diharapkan PT Adhi Karya bisa menghadiri, bukan semata mata untuk menjelaskan bagaimana terjadinya peristiwa jebolnya pipa PDAM dilokasi proyek yang dikerjakan meskipun izin bangunan belum rampung.

“Yang lebih penting adalah berilah ketaulandan, karena PT Adhi Karya ini BUMN bagaimana menjalin relasi dengan infaskruktur pemerintah yang lain agar masyarakat menilai bahwa BUMN adalan Indonesia,” ujarnya. Alasan PT Adhi Karya kemarin tidak mengikuti hearing, Ketua Fraksi Golkar ini menjelakan, tidak ada pemberitauan sama sekali bahkan sekretariat dewan sudah menghubungi nomer pihak PT Adhi Karya, tetapi tidak tersambung. “Kami berharap panggilan ke 2 ini, PT Adhi Karya meluangkan waktu untuk hadir. Bisa memaparkan sampai menim-

bulkan insiden yang merugikan warga surabaya, serta mengerjakan sesuatu yang belum mendapatkan izin dari pemkot,” lanjut dia. Pembangunan (UINSA) ini, kata Fathoni, paling tidak memakan setahun, dan dalam masa setahun masyarakat Gunung Anyar yang dirugikan baik itu dampak kebisingan maupun aktifitas pembangunan yang lain. “Kami minta dinas tanah dan bangunan turut mengecek. Apakah status lahannya sudah masuk aset pemkot atau tidak. Jangan sampai bermasalah hukum di kemudian hari,” pungkas dia. (why/rif)

Pengembangan Taman Anggrek Ditunda Surabaya, Memorandum Pengembangan Taman Anggrek di eks lokalisasi Moroseneng, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, yang seharusnya dilaksanakan tahun ini terpaksa ditunda. Ini terkait dengan pandemi Covid-19. Kabid Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya Rahmad Kodariawan mengatakan, sesuai dengan rencana tahun ini ada pengembangan Taman Anggrek seluas 1,5 hektar yang lokasinya persis di belakang green house. Untuk perencanaan dimulai Maret dan lelang pada Juni. Sedangkan diperkirakan tuntas akhir tahun. “Jadi di lahan 1,5 hektare itu dibuat perluasan kebun anggrek. Termasuk ada taman pe-

lindung sedikit,” kata Rahmad. Masih lanjut dia, di sana juga akan dilengkapi dengan tempat edukasi bagi masyarakat setempat untuk belajar soal tanaman anggrek dan sekaligus bisa berjualan, lahan parkir, dan toilet. Dengan kondisi pandemi seperti ini, kemungkinan pembangunan akan bisa dilakukan tahun depan. Sebab, anggaran pengembangan Taman Anggrek sebesar Rp 1, 5 miliar dialihkan untuk penanganan Covid-19. Dan ia berharap ketika pandemi mereda, proyek tersebut bisa dilaksanakan tahun depan. “Selama pandemi ini, Taman Anggrek tutup. Bahkan tutupnya Maret sebelum ada PSBB (pembatasan sosial berskala

Pengunjung menikmati keindahan anggrek di green house.

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

besar, red), “ ungkap Rahmad. Untuk diketahui di taman tersebut, terdapat tujuh jenis anggrek yang dibudidayakan. Yaitu anggrek bulan, anggrek dendrobium, anggrek kantong

semar, anggrek Jawa, anggrek hitam, anggrek vanda, dan anggrek Cattleya. Di sana terdapat laboratorium kultur jaringan, rumah jamur dan green house. Persis

di depan green house, terdapat taman yang dilengkapi spot foto berupa tempat duduk didesain menyerupai sarang burung. Beberapa kursi unik juga terpasang di taman tersebut. (udi/rif)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SENIN KLIWON, 8 JUNI 2020 HALAMAN 4

Upaya penangkapan mendapat perlawanan dari tersangka dengan berusaha kabur. Namun, polisi dibantu warga sekitar berhasil menangkapnya.

Kasubbag Humas Polresta Kediri AKP Kamsudi menyampaikan, berawal dari informasi masyarakat yang menjelaskan ada transaksi narkotika di wilayah

hukum Polres Kediri Kota. "Setelah mendapatkan informasi, anggota satreskoba segera menyelidiki kebenarannya. Ada salah satu pria mencurigakan di lokasi tersebut, akhirnya anggota segera memeriksa dan menangkapnya," terang Kamsudi, Minggu (7/6). Dari tersangka, lanjut Kamsudi, petugas menemukan barang bukti tiga klip plastik kecil berisi

sabu yang disimpan dalam bekas bungkus rokok. “Untuk barang bukti yang kita sita yaitu tiga klip plastik kecil narkotika dengan berat total 9,48 gram, serta satu unit telepon genggam (HP),” ujar Kamsudi. Guna penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, tersangka bersama barang buktinya diamankan di Mapolres Kediri

Tulungagung, Memorandum Dalam kunjungannya ke Tulungagung, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki berdialog dengan Bupati Tulungagung Maryoto Birowo di Makodim 0807, Minggu (7/6) siang. Dalam pertemuan yang juga dihadiri Dandim 0807/Tulungagung Letkol Inf Wildan Bahtiar tersebut membahas perkembangan dan berbagai upaya penanganan Covid-19 yang telah dilakukan di wilayah tersebut. Kapenrem Mayor Hartoyo menuturkan, dalam pertemuan tersebut Bupati Tulungagung menyampaikan kepada Danrem 081/DSJ, jika pihaknya bersama instansi terkait terus berupaya meningkatkan berbagai upaya dalam pencegahan dan mempercepat penanganan Covid-19. "Mulai dari penegakan disiplin protokol kesehatan, memperbanyak rapid test, hingga mengoptimalkan keberadaan kampung tangguh," tuturnya, Minggu (7/6) siang. Bupati juga mengungkapkan, salah satu indikator dari semakin baiknya upaya yang telah dilakukan itu adalah

Danrem 081/DSJ Kol Masduki dialog bersama Bupati dan Dandim Tulungagung.

jumlah penyebaran semakin menurun dan pasien positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh semakin banyak. Sementara itu, selain memberikan apresiasi terhadap berbagai upaya tersebut, Danrem juga menyampaikan berbagai penekanan yang telah disampaikan Pangdam V/Brawijaya. "Salah satunya mengenai pentingnya

Tersangka Dwi Purwanto.

Kolonel Inf Masduki Dampingi Pangdam ke Tulungagung

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Danrem 081/DSJ Dialog dengan Bupati Tulungagung

Kota. "Kepada tersangka kita kenakan Pasal 114 ayat 2 Sub pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," pungkasnya. Sementara itu tersangka saat diperiksa di Mapolres Kediri Kota, mengaku bahwa barang-barang tersebut adalah miliknya. "Iya itu milik saya," akunya. (rm/mis/lis)

penegakan disiplin terhadap protokol kesehatan, khususnya di pasar tradisional," papar Hartoyo Danrem juga mengimbau, agar keberadaan kampung tangguh yang sudah mulai berjalan dapat dilakukan pendampingan, agar keberadaannya dapat benar-benar bermanfaat guna menekan penyebaran Covid-19. (alv/lis/*)

Madiun, Memorandum Dalam upaya menekan angka penyebaran Covid-19 di Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah bersama Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki berkunjung ke Kabupaten Tulungagung. Mereka melihat berbagai upaya penanganan Covid-19 di kabupaten yang terkenal dengan kerajinan marmernya. "Dalam kunjungan kerjanya itu, Pangdam dan Danrem bersama Forkopimda Tulungagung meninjau keberadaan kampung tangguh yang ada di kota marmer," ungkap Kapenrem Mayor Hartoyo, Minggu (7/6). Peninajuan kampung tangguh itu sebagai upaya dalam rangka untuk lebih mengoptimalkan keberadaannya guna menekan penyebaran Covid-19 di Jawa Timur. Sebelum melaksanakan ber-

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Kediri, Memorandum Terbukti memiliki narkotika golongan I jenis sabu, Dwi Purwanto (30), warga Desa Bendo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Kediri Kota, Sabtu (6/6) malam di sekitar Stadion Brawijaya.

FOTO: MEMORANDUM/RM

Bawa Sabu, Warga Bendo Dibekuk

Pangdam V/Brawijaya Mayjen Widodo Iryansyah dan Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki bertanding tenis meja.

bagai kegiatan, terlebih dulu berolahraga bersama dengan bermain tenis meja dan bulutangkis di GOR Tri Dharma Tulungagung. Pangdam dan danrem senantiasa

berupaya menjaga kebugaran dan kesehatan guna menghadapi tingginya intesitas tugas di tengah upayanya mempercepat penanganan Covid-19. (alv/lis/*)

Malang, Memorandum Perkembangan penularan Covid-19 di Kabupaten Malang cenderung naik. Untuk itu, PMI Kabupaten Malang menurunkan empat gunner truck untuk melakukan penyemprotan cairan disinfektan di jalan protokol, Minggu (7/6). Pelepasan empat truk yang dilengkapi gunner atau mesin penyemprot dilakukan Ketua PMI Kabupaten Malang Jajuk Rendra Kresna, di Markas PMI. Jajuk Rendra Kresna menyampaikan, keempat truk tersebut bantuan dari PMI pusat. Dari tujuh gunner truck yang diperbantukan PMI pusat, untuk Provinsi Jawa Timur. “Dan empat di antaranya akan menyemprotkan disinfektan di empat wilayah Kabupaten Malang,” katanya. Sesuai jadwal, selama dua hari empat gunner truck tersebut akan menyemprotkan disinfektan ke jalan raya, fasilitas umum, dan rumah ibadah. “Selain mengedukasi masyarakat tentang bahaya Covid-19, upaya penyem-

protan disinfektan dinilai efektif untuk memutus penyebaran virus corona. Penyemprotan ini adalah salah satu cara untuk mematikan virusnya, dan dari awal Maret PMI Kabupaten Malang telah melakukan penyemprotan di 6.500 titik,” terang Jajuk. Selain melibatkan relawan PMI, penyemprotan juga dibantu anggota TNI dan Polri serta relawan BPBD Kabupaten Malang. Khusus relawan PMI merupakan ujung tombak penyemprotan disinfektan dan diharapkan lebih berhati-hati karena berisiko tinggi tertular Covid-19. “Selama ini para relawan kita sudah kita lindungi. Kita berikan APD, asuransikan kesehatannya, dan rapid test. Komunikasi dan koordinasi intensif kita lakukan. Jadi kita kontrol mereka,” jelasnya. Sementara itu, Sekretaris PMI Provinsi Jawa Timur Edi Purwinanto mengatakan, pemerintah Indonesia telah menetapkan tiga daerah yang sangat serius terkait penyebaran Covid 19, yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

“PMI Jawa Timur tentunya dalam menyikapi program penyemprotan ini akan melihat pada peta keparahan zona merahnya. Artinya dari 10 besar itu akan kita prioritaskan, dari sepuluh besar itu di antaranya Surabaya Raya dan Malang Raya, kemudian ada beberapa daerah di luar itu,” jelasnya. Adanya wacana kebijakan new normal, Edi meminta masyarakat lebih sadar dan ketat menjalankan protokol kesehatan. “Jangan melihat ini tugas pemerintah, TNI atau Polri, masyarakat juga harus ikut serta. New normal itu bukan bebas sakarep e dewe (semaunya sendiri, red), tapi new normal itu harus lebih memperketat protokol kesehatan,” tegas Edi. Menurutnya, jika masyarakat tidak mengindahkan protokol kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak fisik, maka penyebaran dan penularan Covid-19 akan susah dihentikan. Data Dinas Kesehatan Kab Malang

FOTO: MEMORANDUM/FIR

7 Sembuh, 2 PDP Dipastikan Terkonfirmasi Covid-19 Tulungagung, Memorandum Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tulungagung merilis hasil terbaru perkembangan penanganan corona di wilayahnya. Wakil Juru Bicara GTPP Covid-19 Tulungagung Galih Nusantoro mengatakan, data terakhir 2 orang PDP dipastikan terkonfirmasi corona. Sedangkan 7 terkonfirmasi lainnya sudah dipastikan sembuh. “Keduanya sudah dikarantina di rumah sakit karena kondisinya masih sakit,” ujar dia, kemarin. Galih menjelaskan, dua orang PDP ini adalah MA warga Kecamatan Kauman, dirawat di RSUD dr Iskak sejak 1 Juni lalu. Kemudian TIG, warga Kecamatan Boyolangu dirawat di RSUD dr Iskak sejak 29 Mei. Galih belum bisa memastikan dari klaster mana kedua orang ini terkonfir-

Galih Nusantoro masi. Sebab belum dilakukan tracing mendalam atas keduanya. “Tracingnya besok (hari ini-red) kita lakukan. Kemungkinan dari perjalanan daerah zona merah,” jelasnya. Kemudian 7 orang yang dipastikan sembuh adalah Kumari, warga Kecamatan Boyolangu dari klaster Tim

Kesehatan Haji Indonesia (TKHI). Tiga orang karyawan pabrik rokok, yaitu Utami dan Suparmi, asal Kecamatan Gondang dan Suparmi asal Kecamatan Pakel. Serta tiga orang warga Desa Jabalsari, Jaelani, Ahmad dan Nurudin. Galih menyebut, dengan data tersebut total terkonfirmasi corona di Tulungagung sebanyak 66 orang, dan angka kesembuhan sebanyak 39 orang, dengan prosesntase kesembuhan mencapai 59 persen. “Prosesntase kesembuhan kita hampir 60 persen. Semoga semakin banyak yang sembuh,” pungkasnya. Hal sama diungkapkan Dian, salah satu warga Tulungagung, yang berharap ke depan semakin banyak kesembuhan. "Sehingga prosesntase kesembuhan semakin membaik, dan Tulungagung bersiap menuju new normal," harap dia. (fir/mad/lis)

Bondowoso, Memorandum Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melakukan monitoring dan evaluasi serta pembinaan Kampung Tangguh Covid-19 di Desa Walidono, Kecamatan Prajekan. Kehadiran pejabat Pemkab Bondowoso disambut Muspika Prajekan, Ka Puskesmas, staf kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tenaga kesehatan serta Kepala Desa Walidono beserta jajaran perangkatnya. Kepala Desa Walidono Samsul Arifin mengatakan, pembentukan kampung tangguh bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat penanganan Covid-19 sejak awal. Mulai dari tingkat RT, sehingga Pemdes Walidono secara cepat akan melakukan koordinasi lebih lanjut kepada gugus tugas penanganan Covid-19 tingkat kecamatan maupun kabupaten. “Kesiapan sarana dan prasarana kampung tangguh mulai dari posko penanganan pandemi Covid-19,

FOTO: MEMORANDUM/SW

Pemkab Bina Kampung Tangguh Desa Walidono

Suasana Kampung Tangguh Covid-19 Desa Walidono.

ruang isolasi mandiri, lumbung pangan, peralatan kesehatan, serta kesiapan personel telah siaga secara bergantian dengan misi bersatu melawan Covid-19,” jelas Samsul. Kades Walidono juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah, hindari kerumunan massa, jaga jarak, budayakan pola hidup bersih dan sehat, rajin cuci tangan dan gunakan masker saat keluar rumah. Tingkatkan kesadaran gotong royong

menjaga keamanan lingkungan, serta perbanyak berdo’a agar Pandemi covid-19 segera berakhir agar kegiatan perekonomian masyarakat kembali berjalan dengan normal. Samsul sapaan akrabnya berharap kepada Pemkab Bondowoso untuk selalu memberikan motivasi dan evaluasi serta pembinaan. “Agar pelaksanaan pembentukan kampung tangguh di Desa Walidono berjalan baik dan maksimal,” pungkasnya. (sw/lis)

sampai 6 Juni 2020 tercatat sudah ada 92 pasien terkonfirmasi menderita Covid-19, 35 orang dinyatakan sembuh, 16 orang meninggal, dan lainnya menjalani perawatan. Sedangkan untuk PDP sejumlah 325 orang, 224 dinyatakan sehat dan boleh pulang ke rumah, 30 orang meninggal dunia, dan lainnya sedang menjalani perawatan di rumah sakit maupun di rumah. (dia/lis)

FOTO: MEMORANDUM/DIA

Basmi Covid-19, PMI Kabupaten Malang Turunkan 4 Gunner Truck

Petugas menyemprotkan disinfektan dari gunner truck di jalan protokol.

LAPORAN KEUANGAN

PT. BPR DANAMAS MAKMUR Jl. Jend. Basuki Rachmad 522 C Krian – Sidoarrjo Telp : (031) 8971951-2 Fax : (031) 8971952 Email : danamasmakmurbpr@yahoo.com, danamasmakmurbpr@gmail.com


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

Pasuruan, Memorandum Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan menargetkan untuk menambah lagi beberapa e-retribusi di pasar daerah. Dalam waktu dekat ditargetkan empat pasar daerah lagi yang menerapkan e-retribusi. Kabid Pengelolaan Pasar Disperindag Kabupaten Pasuruan Gatot Sutanto mengatakan, penerapan e-retribusi memang dilakukan secara bertahap di 14 pasar daerah di Kabupaten Pasuruan. Pada April, ada empat pasar daerah yang sudah menerapkan e-retribusi. Yaitu, Pasar Nguling dan Pasar Warungdowo, Pohjentrek yang menerapkan e-retribusi pada akhir 2019. Lalu, Pasar Purwosari dan Sukorejo menerapkan e-retribusi pada April lalu. Saat ini Disperindag menyiapkan empat pasar daerah lagi untuk penerapan e-retribusi. Yaitu, Pasar Bangil, Pasar Gempol, Pasar Winongan, dan Pasar Prigen. Di empat pasar itu, sudah didata jumlah pedagang, luas kios, sampai jenis barang yang dijual. “Petugas pasar dan perbankan juga sudah siap. Saat ini tinggal proses penyempurnaan,” terang Gatot. Menurutnya, pandemi wabah corona memang membuat rencana penambahan e-retribusi sedikit bergeser. Namun, realisasi e-retribusi di empat pasar daerah itu ditargetkan bisa segera berjalan setelah wabah corona mereda. “Memang belum ada target kapan dimulai. Yang jelas, jika corona sudah mereda, maka bisa segera diterapkan e-retribusi di empat pasar daerah tersebut,” ungkap Gatot. E-retribusi itu sendiri dilakukan agar ada transparansi dan mempercepat pelaporan retribusi pedagang di pasar daerah. Retribusi dibayar lewat electronic data capture (EDC) melalui petugas perbankan yang keliling. Pedagang juga bisa memilih untuk membayar harian atau bulanan. (rul/lis)

Data yang terhimpun di Pasar Kedungadem dari 100 pedagang yang rapid test, 1 orang hasilnya reaktif. Sedangkan di Pasar Sugihwaras dari total 101 pedagang, ada 2 orang reaktif dan di Pasar Ngraho dari 100 orang semuanya negatif. Pj Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Ani Pujiningrum menjelaskan, rapid test di pasar-pasar tradisional bertujuan mencegah atau memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di tempat tersebut. "Pasar merupakan tempat yang berpotensi menyebarkan Covid-19. Karena itu kita ingin pastikan lokasi ini aman dari sebaran virus coro-

na," tegasnya. Lebih lanjut kata Ani, rapid test skala besar ini sekaligus sebagai upaya deteksi dini mengantisipasi penyebaran Covid-19. "Dengan rapid test ini kita dapat melakukan tindakan secara tepat dan cepat," bebernya. Juru bicara GTPP Covid-19 sekaligus Kabag Humas Pemkab Bojonegoro Masirin menambahkan, bagi pedagang yang hasil tesnya reaktif akan diisolasi. Dilanjutkan dengan swab untuk memastikan apakah mereka terpapar atau tidak."Setelah tiga pasar itu akan kita lanjutkan ke pasar-pasar tradisional lainnya," ujarnya.

FOTO: MEMORANDUM/ DOK. HUMAS

Kabupaten Pasuruan Target Empat Pasar Terapkan E-Retribusi

Bojonegoro, Memorandum Sebanyak 301 pedagang di tiga pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro menjalani rapid test yang dilaksanakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, kemarin. Hasilnya, 3 orang reaktif.

Bupati Anna Mu'awanah memantau rapid test.

Sebelumnya, GTPP Covid-19 juga telah melakukan rapid test massal pedagang pasar tradisional. Di antaranya Pasar Kota Bojonegoro, Banjarjo, Kapas, Dander, Baurno, Sumberrejo, Kalitidu. Selain itu juga digelar di bebe-

GTPPC Lamongan Perketat Protokol Kesehatan di Fasum Lamongan, Memorandum Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Lamongan membentuk Satgas Taat Protokol (STP) Covid-19 yang bertugas mendisiplinkan masyarakat untuk taat protokol, sehingga bisa produktif dan aman. Satgas Taat Protokol (STP) Covid-19 ini merupakan gabungan dari lintas perangkat daerah. Mereka mulai aktif mendisiplinkan masyarakat di Alun-alun Lamongan, Minggu (7/6) dini hari . Di hari pertama bertugas, STP Covid-19 memberikan peringatan kepada masyarakat yang tidak disiplin mengenakan masker dan melakukan physical distancing. Mereka juga mem-

Anggota STP Covid-19 membagikan masker kepada warga.

berikan masker bagi yang tidak membawa. Namun pekan depan, jika masih ada yang tidak disiplin mengenakan masker, akan dilarang masuk fasilitas umum seperti di alun-alun. Termasuk memberikan sanksi seperti push

Bondowoso, Memorandum Kabupaten Bondowoso saat ini memiliki sistem deteksi dini gempa, atau warning receiver system (WRS). Alat tersebut bisa digunakan untuk menjalankan dua dari tiga fungsi utama Pusdalops (pusat pengendalian operasi penanggulangan bencana). “Fungsi WRS ini dapat memonitor gerakan tanah yang terjadi. Mengetahui lokus gerakan yang terjadi yang kemudian ditunjukkan melalui titik koordinat, dan dapat berfungsi sebagai alat deteksi dini pergerakan Kata Kukuh, WRS yang ada terhubung dengan sistem jaringan dari BMKG. BMKG pusat menginformasikan setiap saat kejadian gempa yang terjadi di seluruh Indonesia, dan setiap daerah dapat memonitor karakteristik dari gempa dan lokus- Petugas melihat informasi di layar sistem deteksi nya melalui WRS ini “Ini bantuan dini gempa. dari kementrian ESDM melalui BaGeofisika (BMKG ),” katanya. dan Meteorologi, Klimatologi, dan

FOTO: MEMORANDUM/CW1

Bondowoso Miliki Sistem Deteksi Dini Gempa Ia mengakui bahwa jumlah alat ini memang belum memenuhi kebutuhan untuk memproses informasi terkait gempa dengan cepat. Pihaknya berharap penambahan alat, sehingga bisa mempermudah alur informasi jika terjadi gempa. “Tentunya dengan alat ini akan mampu mempercepat lagi proses. Saat ini, SOP untuk memberikan informasi atau peringatan gempa memang akan lebih cepat, dengan alat ini,” jelasnya. Kukuh juga meminta jajaranya memberikan pemahaman kepada warga agar tetap harus waspada. Serta hanya mempercayai informasi dari pihak BPBD. “Semua harus waspada, dan itu tadi kami sampaikan di sini harus dengan informasi yang resmi dari BMKG dan diikuti BPBD setempat, karena dengan begitu masyarakat bisa lebih tenang dan tidak panik,” pungkasnya. (cw1/lis)

up atau kerja sosial. GTPPC Lamongan tidak hanya mendisiplinkan dengan membentuk STP Covid-19. Namun juga menambah fasilitas cuci tangan dengan sabun di berbagai fasilitas umum seperti di alun-alun.

STP Covid-19 ini melengkapi fungsi relawan desa bersama TNI-Polri di Kampung Tangguh Tanggap Covid-19 yang sudah dibentuk di seluruh desa zona merah. Karena di Kampung Tangguh Tanggap Covid-19 masyarakatnya wajib taat protokol kesehatan. Wajib memakai masker jika keluar rumah, rajin cuci tangan memakai sabun, dan menerapkan physical distancing. Pengetatan disiplin protokol kesehatan di fasilitas umum ini merupakan fase selanjutnya dari adaptasi Lamongan menuju new normal. Setelah sebelumnya ASN Lamongan sudah masuk secara penuh, tidak ada yang work from home. Sehingga pela-

Lumajang, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dan hasil produksi pertanian, sehingga mampu menopang perekonomian di wilayah tersebut selama pandemi Covid-19. “Lumajang punya produk pertanian yang unggul, baik pertanian padi, hasil kebutuhan pokok, tebu, maupun hasil perkebunan yang kita miliki. Ini harus kita upayakan sehingga mampu menopang perekonomian kita selama pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” ungkap Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat beraudiensi dengan para petani tebu di Pendopo Arya Wiraraja, Jumat (5/6/) malam lalu. Thoriqul Haq mengungkapkan, perekonomian di Lumajang cukup kokoh selama pandemi Covid-19. Hal itu karena perekonomian di Lumajang ditopang sektor pertanian yang tidak terlalu terdampak signi-

Bupati Lumajang Thoriqul Haq memberikan paparan. fikan, dan justru menjadi kekuatan perekonomian daerah. Dirinya berharap, agar sektor perekonomian harus diperkuat, seperti halnya hasil pertanian tebu yang menjadi komoditi unggulan Lumajang tentu turut menjaga perekonomian masyarakat di sekitarnya.

Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

“Apalagi panen saat ini akan menghasilkan income ekonomi masyarakat, seperti sopir dan penebang tebu yang bergerak di sekitar pertanian tebu di Lumajang,” tutur dia. Sementara itu, General Manager (GM) Pabrik Gula Jatiroto, Kristanto yang turut hadir bersama petani tebu Lumajang mengaku, pihaknya sangat bersyukur karena aktivitas penggilingan tebu telah mendapatkan izin untuk kembali beroperasi. Namun, saat menjalankan aktivitas penggilingan tebu di Pabrik Gula Jatiroto tetap menjalankan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19, seperti pemberlakuan kawasan wajib masker. “Alhamdulillah PG Jatiroto bisa giling lebih awal, insya Allah kita akan giling sampai dengan Oktober sekitar 4,5 bulan. Alhamdulillah kami sebelum giling juga mendapat izin dari kementerian,” katanya. (kom/tri/lis)

Sambungan dari halaman 1

“Kalau di luar rumah? Misalnya jogging atau bersepeda?“ “Tidak perlu....,” katanya “... kalau tidak ada orang lain di sekitar Anda.” Tapi kalau joggingnya rame-rame, meski berjarak, baiknya tetap pakai masker. Pertanyaan lain: “Olahraga itu kan perlu tarik nafas agak banyak. Bagaimana kalau kita punya sakit jantung atau pernafasan? Apakah boleh tidak pakai masker?“ Dr Claudia rupanya tidak hanya ‘lima i’ tapi juga tidak mudah terpancing. “Kalau Anda punya penyakit seperti itu baiknya jangan olahraga di luar,” jawabnya. “Di rumah kan tetap bisa olahraga. Jangan diam di rumah lalu tidak mau olahraga,” tambahnya. Lalu ada pertanyaan yang sangat menarik bagi saya: “bolehkah selama new normal olahraga renang?” “Kalau renang sih @$#@&#§§¿¢£§¢°°°,” suara Claudia terganggu link yang kurang sempurna. Banyak lagi tip yang diberikan dr Claudia --setelah suaranya kembali memerdu. Yang juga menarik adalah paparan psikolog Tara. Tip darinya juga sangat konkrit. Terutama bagi yang mudah terkena stres gegara wabah Covid-19. Penyebab stres itu: menangnya emosi atas logika. Emosi dan logika tidak bisa bersatu. Yang emosinya naik pasti logikanya turun. Maka muncullah rasa marah, sedih atau perasaan bersalah.

Direktur: Choirul Shodiq

yanan publik kembali optimal. Di sisi lain GTPPC Lamongan sejak awal sudah mengantisipasi perluasan ruang isolasi. Sehingga sudah disiapkan fasilitas isolasi selain rumah sakit rujukan di RSUD dr Soegiri. Yakni di Puskesmas Karangkembang, Puskesmas Deket dan Rusunawa. Serta kini sebentar lagi akan dioperasionalkan fasilitas isolasi rumah sakit darurat COVID-19 yang merupakan pengembangan dari RSUD dr Soegiri dengan kapasitas 75 bed karantina dan 7 bed isolasi. Bangunan yang dilengkapi ruang bertekanan negatif dan High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter tersebut saat ini progress pengerjaannya sudah 98,5 persen. (*/asw/lis)

Pemkab Lumajang Genjot Produksi Pertanian

Logika Marah

Komisaris: Mangestuti Agil

rapa swalayan yakni Bravo, KDS, Samudra, Giant, dan pabrik rokok di Padangan. Bupati Anna Mu'awanah bersama jajarannya memantau langsung setiap pelaksanaan rapid test massal. (top/har/lis)

FOTO: MEMORANDUM/KOM

Pasar Purwosari, salah satu pasar di Kabupaten Pasuruan yang sudah menerapkan e-retribusi.

Rapid Test di 3 Pasar, 3 Orang Reaktif

FOTO: MEMORANDUM/ASW

FOTO: MEMORANDUM/RUL

JAWA TIMUR

SENIN KLIWON, 8 JUNI 2020 HALAMAN 5

Bagi yang stres baiknya menenangkan diri dulu. Untuk memikirkan yang mana penyebab stresnya. Syaratnya: harus tenang dulu. Cara menenangkan diri adalah: tarik nafas panjang. Empat detik. Beberapa kali. “Kami sudah tarik nafas panjang tetap saja tidak bisa tenang. Hal-hal negatif muncul kembali,” tanya peserta lewat moderator. “Itu pertanda tarik nafasnya kurang benar. Tarif nafas yang benar adalah: semua konsentrasi ditujukan pada tarik nafas itu,” ujar Tara. Sudah menjadi sifat manusia punya pikiran negatif. Penyebabnya adalah: semua manusia itu tidak ingin terkena masalah. Memang Tara tidak memberi jalan keluar bagaimana kalau marah, sedih, merasa bersalah menyatu ke dalam diri satu orang. Misalnya saya. Ups... Ternyata orang seperti saya tidak bisa stres. Terutama stres yang disebabkan oleh emosi marah. Simaklah fatwa Tara ini: kalau Anda lagi mau marah tumpahkanlah energi marah Anda ke olahraga, teriak-teriak atau untuk menulis. Saya sudah melakukan tiga-tiganya setiap hari. Pagi-pagi saya olahraga --sambil teriak-teriak. Sore hari menulis. Amitohu! Inti fatwa Tara adalah: di saat stres janganlah memikirkan tiga masa sekaligus --masa lalu, masa kini, dan masa depan. Fokuslah hanya memikirkan masa seka-

rang saja. “Lupakan dulu masa lalu. Masa depan pikirkan nanti,” katanya. Tentu saya menunggu Zoom ini sampai acara demo yoga oleh Tio. Dia guru yoga sangat terkenal. Saya belum pernah melihatnya. Di masa covid ini Tio lebih terkenal lagi. Terutama sejak ia membuka kelas di Zoom. Tiap hari 500 orang rebutan ‘seat’ yang hanya untuk 12 orang. Tiap hari Tio membuka ‘tender’ untuk kelas keesokan harinya. Tendernya online. Bukan di WA tapi di Line. Dalam dua menit kuota 12 orang sudah penuh. Tio tidak memberi tahu tender itu diadakan jam berapa. Sepanjang pagi muridnya harus memelototi layar ponsel. Agar begitu tender dibuka bisa rebutan kuota. Tio tidak mau membuka kelas besar. Agar bisa mengawasi semua muridnya --lewat laptopnya. Belakangan dia buka kelas baru di jam yang berbeda. Tetap saja jadi rebutan. Padahal dia sudah membuka kelas instagram yang gratis. Tapi daya tarik Tio tidak hanya pada gerakannya. Melainkan juga caranya memperbaiki gerakan muridnya. “Saya tidak hanya mengajar Yoga. Saya juga mengajar kebaikan,” ujarnya. Saya memang mewawancarainya seusai Zoom kemarin. Salah satu yang terus ditekankannya adalah: jangan ego. Kendalikan ego. Dia sendiri tidak mau bersikap rakus --tarif yang tinggi dan murid yang banyak.

Melihat pembawaannya Tio ini seperti orang Bali. Lembut dan halus. Ternyata dia orang Batak. Guru yoga dan meditasinya yang orang Bali. “Jiwa saya memang lebih ke Bali. Tapi keras suara dan fighting spirit saya masih Batak asli haha...,” ujarnya. Tio baru tertarik yoga di umur 34 tahun. Ada kejadian khusus yang membuatnya lari ke yoga. Yakni setelah bapaknya meninggal. “Jiwa saya agak guncang. Kerja saya semakin ambisius,” ujarnya. Tio sangat ‘anak bapak’. Ditinggal bapaknya itu Tio merasa berubah. Menjadi self center, narcicist dan berujung pada depresi. “Saya merasa tidak bahagia dengan kehidupan yang saya jalani. Padahal banyak hal berhasil saya capai,” katanya. Waktu itu Tio menjadi eksekutif di sebuah perusahaan besar. “Karir, pujian dan popularitas ternyata tidak membuat saya damai,” katanya. Saat depresi itu dia memutuskan berhenti berkarir. Dia melanglang negara. Dia keliling Asia --seorang diri. Selama 3 bulan. “Di Kamboja saya melihat tempat yoga sederhana sekali. Tapi energi yang muncul dari tempat itu penuh ketenangan,” katanya. Di Kamboja itulah dia mulai tertarik yoga. Dia mulai belajar bahwa bahagia itu berbeda dengan rasa gembira. Tio tidak hanya mengajar yoga. Juga meditasi. Guru meditasinya itulah yang

dari Bali. Orangnya tinggi. Tio mengabadikannya di profil picture ponselnya. Sosok itu pula yang jadi gurunya Anjasmara dan Ade Rai. Di Bali Usada Health Meditation itulah Tio mengubah jiwanya. “Beliaulah yang mengajarkan saya bahwa yoga bukan sekadar pose tapi belajar menikmati tubuh dan mencintai tubuh apa adanya,” katanyi. “I am truly blessed to have them as my role model Pak,” tambahnya. Dengan adanya Zoom, Tio bisa mengajar sejak jam 06.30 pagi sampai 19.30 malam. Untuk enam kelas bergantian. Termasuk kelas privat. Apakah setelah Covid-19 akan menutup kelas Zoom? “Zoom akan terus ada pak. Ini permintaan mereka. Termasuk orang Indonesia yang di luar negeri,” katanya. Waktu Covid-19 mulai masuk Indonesia Tio menutup studio yoganya --BlesYoga di Jakarta. Tio lantas mengajar lewat Instagram. Gratis. Beberapa hari kemudian mulailah datang permintaan kelas Zoom itu. Dengan Zoom ini guru-guru yoga terbaik bisa diikuti dari pojok mana pun. Ini sekaligus tantangan bagi guru yoga di daerah. Jangan sampai semua murid yoga lari hanya ke sejumlah guru yoga terkemuka saja. Covid-19 juga membawa persaingan mutu sampai nun jauh ke yoga. (*)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Noor Arief, Syaifuddin, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Indra Anugrah Hardiantoko, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

Kapolres Dampingi Kepala SPN Tinjau Kampung Tangguh

Bhayangkari Kota Probolinggo Bagikan Masker dan Suplemen berada di garda terdepan. “Selain untuk berbagi, sekaligus untuk memberikan motivasi terhadap anggota polri yang sedang melaksanakan tugas di tengah-tengah pandemi wabah virus Covid – 19,” tambah Devi. Devi menambahkan, bantuan paket tersebut langsung diserahkan kepada anggota mulai dari pos check point rest area Tongas, terminal Bayuangga, perempatan Pilang, Stasiun Kota Probolinggo, Exit Tol Muneng hingga check point perempatan Randupangger. “Walau bertugas di tengah pandemi Covid-19 ini, namun harus semangat dan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” pungkas istri Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya ini. (yud/mik)

FOTO: MEMORANDUM/YUD

Probolinggo, Memorandum Bhayangkari Polres Probolinggo Kota tak mau kalah dalam hal pencegahan penyebaran Covid-19. Mereka ikut andil secara langsung memberikan bantuan 100 paket masker dan suplemen kepada anggota di pos check point di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota. Bantuan masker dan suplemen juga diberikan kepada para petugas gabungan dari jajaran samping atau instansi terkait. Bantuan ini merupakan wujud perhatian dan dukungan kepada mereka agar selalu semangat dalam melaksanakan tugas. Ketua Cabang Bhayangkari Kota Probolinggo Devi Ambariyadi menyampaikan, kegiatan pendistribusian 100 suplemen dan masker ini dari pengurus melalui dinas disalurkan kepada anggota yang terlibat dalam pencegahan Covid-19. “Hari ini (kemarin,red) kita bagikan 100 paket suplemen dan

Petugas kepolisian bersiap di pos penjagaan check point.

masker kepada anggota di pos check point dan tim gugus tugas Covid-19 yang ada di lapangan. Untuk kondisi saat ini banyaknya tugas tentunya anggota harus fit dan sehat, sehingga bisa optimal

dalam pelaksanaan tugas,” kata Devi Ambariyadi. Ia mengungkapkan, bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian Bhayangkari pada anggota Polri dan tim fokus tugas yang

Lumajang, Memorandum Petugas gabungan Polri, TNI, Pol PP, dan Dishub Kabupaten Lumajang, melaksanakan penyekatan dan pemeriksaan para pengendara yang akan menghadiri haul Al Arif Billah Al Qutub Al Habib Sholeh bin Muchsin al Hamid ke-44 di Kecamatan Tanggul-Jember, Minggu (7/6). Penyekatan tersebut berada di dua titik, yaitu wilayah utara di perbatasan Kabupaten Lumajang –Jember tepatnya di perbatasan Kecamatan Jatiroto. Untuk penyekatan kedua, berada di wilayah selatan perbatasan Lumajang-Jember yaitu di Kecamatan Yosowilangun yang berbatasan dengan Kecamatan Jombang, Jember. KBO Satlantas Polres Lumajang Iptu Maryanto menegaskan, kegiatan dilaksanakan dengan cara mengimbau warga untuk tidak mendatangi pertemuan guna memutus rantai penyebaran Covid 19. “Dalam pelaksanaanya nan-

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Antisipasi Covid-19, Polres Lumajang Sekat 2 Perbatasan

Petugas melakukan razia kepada warga yang akan datang pada acara haul.

ti, kami minta semua petugas untuk tetap melaksanakan tugas dengan humanis namun tegas kepada mayarakat. Dengan harapan, agar tidak ada lagi warga yang tertular,” imbaunya. Selanjutnya, anggota gabungan dibagi menjadi dua tim untuk menempati pos penyekatan yang telah ditentukan. Untuk di perbatasan wilayah utara yaitu di perbatasan Kecamatan Jatiroto dipimpin langsung oleh Kabag

Sumda Polres Lumajang AKP Khusnul Khotimah. Sedangkan untuk wilayah selatan, dipimpin Kapolsek Yosowilangun, Iptu Hariyanto. Semuanya dalam pantauan Wakapolres Lumajang Kompol Hendry Sulistyawan. Hasil giat penyekatan, didapati tiga unit kendaraan jemaah yang kemudian diminta balik arah. Di antaranya, kendaraan R-4 Avanza nopol B 2578

UUK dari DKI Jakarta berjumlah tujuh penumpang. Selanjutnya, R-4 Isuzu Panther nopol N 1757YA rombongan jemaah dari Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang berjumlah lima penumpang. Kemudian R-4 jenis sedan nopol N 1937 Y rombongan jemaah dari Kecamatan Rowokangkung, Lumajang dengan jumlah tiga penumpang. (tri/mik)

Satlantas Polres Blitar Kota Jaring 86 Kendaraan R-2 Blitar, Memorandum Satlantas Polres Blitar Kota melaksanakan kegiatan rutin patroli skala besar antisipasi balap liar dan meminimalisir laka lantas yang ada di wilayah hukum Polres Kota Blitar, Minggu (7/6). Razia dipimpin Kasatlantas Polres Blitar Kota AKP Haris Darma Sucipto bersama para perwira dan anggota ini, mengamankan 86 kendaraan roda dua. Rata-rata kendaraan yang diamankan tidak memenuhi standar berkendara, seperti knalpot brong, ban kecil, dan tidak dilengkapi surat-surat. Dalam kegiatan patroli, kasatlantas memberikan pembinaan kepada beberapa pengendara yang berkumpul di Alun-Alun Kota Blitar sekaligus mengimbau agar tertib dalam berlalu lintas dan tidak terlibat dalam balap liar.

Pelanggar lalu lintas diamankan di mapolres.

FOTO: MEMORANDUM/PRA

Karena balap liar ini sangat berbahaya bagi keselamatan pengendara bahkan bisa berujung pada kecelakaan yang dapat menyebabkan kematian. “Puluhan sepeda motor dibawa ke mapolres dan kemudian dilakukan pembinaan kepada pengendara yang rata-

rata masih ABG ini, mereka tidak sadar akan bahaya dari menggunakan motor yang tidak sesuai standar “ ucap AKP Haris Darma. Sementara itu, Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela menambahkan, selain diberikan sangsi berupa

tilang sebagai efek jera. “Mereka yang ingin mengambil motor diwajibkan menunjukkan surat-surat lengkap dan mengembalikan sepeda motornya dengan spesifikasi standar yang sesuai ditetapkan,” pungkas Leonard Sinambela. (pra/mik)

FOTO: MEMORANDUM/WAR

normal live perlu disosialisasikan apa yang perlu disiapkan. Agar ke depannya menjadikan warga terbiasa mendispinkan diri dalam protokol kesehatan. “Kunci dalam penanggulangan Covid-19 adalah disiplin dan gotong-royong. Yang artinya,

Irjenpol Mohammad Fadil Imran, Gubernur Khofifah, dan Mayjend TNI Widodo Iryansyah hadir dalam peresmian kampung tangguh.

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Kapolda Janji Aplikasikan Pos Digital Astuti ke Wilayah Lain

Tulungagung, Memorandum Pengukuhan Kampung Tangguh Semeru di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman,, a mendapat apresiasi jajaran Forkopimda Jawa Timur, Minggu (7/6). n Keberadaanya tidak saja memberikan a penguatan secara sosial kepada warga desa untuk ikut memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Namun, keberadaan Pos Digital Astuti yang diinisiasi Polres Tulungagung ini memberikan nilai plus jika dibandingkan dengan kampung tangguh lainnya. Sebab, belum ada kampung tangguh di Jawa Timur yang memiliki pos digital serupa. Kapolda Jawa Timur Irjenpol Muhammad Fadil Imran bersama Gubernur Kofifah Indar Parawansa dan PangdamV Brawijaya Mayjend TNIWidodo Iryansyah langsung berinteraksi dan memanfaatkan pos digital tersebut. Kapolda Jatim Irjenpol Mohammad Fadil Imran memberikan apresiasi terhadap pos tersebut. Apa yang dilakukan adalah hal yang luar biasa. “Luar biasa, ini pos digital sangat memudahkan kita untuk bisa merespon keluhan dari masyarakat, bahkan bisa dengan cepat terhubung dengan TNI

dan dinas kesehatan,” ujar Fadil, kemarin. Fadil menegaskan, inovasi semacam iini akan diaplikasikan dengan inovasiin inovasi lain dari masing-masing Polres di Jawa T Timur, guna memudahkan dalam pelayanan m masyarakat. “Tentu saja, ini ada Pak Pangdam yang ttentu memiliki inovasi-inovasi yang akan kita gabungkan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya. Sementara itu Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa meminta agar kampung tangguh yang sudah terbentuk, tidak hanya difungsikan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Namun ke depannya harus berfungsi dengan cakupan lebih luas. “Jadikanlah Kampung Tangguh Semeru menjadi kampung yang mampu menjaga ketangguhan berbagai lini. Mulai dari segi sosial, stabilitas nasional dan lain-lain, sehingga guyub rukun dan solidaritasnya harus terus dijaga,” terang Khofifah. Sekadar diketahui, dengan memanfaatkan teknologi yang ada, pos digital bisa membuat masyarakat berinteraksi langsung dengan polisi untuk mendapatkan informasi sesuai dengan kebutuhan.(fir/mad/mik)

Kapolres Malang dan Forkopimda Resmikan Kampung Tangguh Desa Purworejo Malang, Memorandum Kapolres Malang AKBP Hendri Umarr bereressama Forkopimda Kabupaten Malang meresmikan Kampung Tangguh Semeru di Desa paten Purworejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Sabtu (6/6). rKampung tangguh ini mendapatkan aprng esiasi dari Kapolres Malang, Bupati Malang ng HM Sanusi, dan Ketua DPRD Kab Malang Didik Gatot Subroto yang hadir di desa tersebut. Kapolres mengharapkan kampung tangguh ini bukan hanya untuk penanganan pandemi Covid-19, namun juga untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. “Adanya kampung tangguh ini mampu dalam segala hal bukan hanya dalam pandemi Covid-19 tetapi terus dilaksanakan dalam menjaga gangguan Kamtibmas,” katanya mengenai pentingnya mengoptimalkan peran kampung tangguh ini.

D Dengan berdirinya kampung tangguh ini mak dapat meningkatkan kepedulian pada maka lingk lingkungan sekitar. Di antaranya, menerapkan prose prosedur bagi warga luar Desa Purworejo, mulai p dari penyemprotan pemeriksaan suhu tubuh de dengan thermo gun dan penerapan protokol ke kesehatan lain. Kapolres juga mengapresiasi adanya te tempat observasi, tempat karantina, dapur umum, lumbung pangan dan rumah herbal. Ini tentunya akan menguatkan keberadaan kampung tangguh Desa Purworejo. Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko menyampaikan masyarakat Kabupaten Malang bersemangat membangun desanya menjadi lebih tangguh. “Salah satunya di Desa Purworejo yang dapat memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat,” jelasnya. (*/ari/mik)

AKBP Hendri Umar menyaksikan Bupati Malang HM Sanusi memotong pita peresmian kampung tangguh di Desa Purworejo.

FOTO: MEMORANDUM/ARI

disiplin yang kuat mematuhi peraturan dan semangat gotong - rotong untuk saling membantu, hal tersebut harus dilaksanakan secara bersama-sama,” tegas Feby. Dalam kesempatan itu, kapolres juga menyerahkan bantuan beras sebanyak 150 Kg pada

setiap lokasi yang dikunjungi. Pada kesempatan yang sama Ka SPN Polda Jatim Kombespol Indra menyampaikan, apabila pada lokasi kampung tangguh mengalami penurunan jumlah warga terkonfirmasi positif, akan diberikan reward .

“Semoga dengan kerja sama TNI-Polri, perangkat desa dan seluruh elemen masyarakat, dapat mempercepat wabah corona segera berakhir, sehingga kita dapat hidup normal seperti sediakala,” harapnya. (war/mik)

Sidoarjo, Memorandum Upaya kerja keras memutus mata rantai penyebaran Covid-19, menjadi atensi yang harus segera dilakukan oleh Kabagops Polresta Sidoarjo, Kapolsek Sidoarjo Kota, dan Kapolsek Tanggulangin yang baru dilantik. Hal ini ditekankan Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji saat memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kabagops, Kapolsek Sidoarjo Kota, dan Kapolsek Tanggulangin, Sabtu (6/6) di Mapolresta Sidoarjo. “Pandemi Covid-19 saat ini menjadi perhatian kita bersama, salah satunya upaya yang kita lakukan adalah pembentukan Kampung Tangguh Semeru guna mempercepat memutus mata rantai Covid-19. Kepada Kabagops dan Kapolsek Sidoarjo Kota yang baru agar segera adaptasi untuk menjalankan atensi ini semaksimal mungkin,” pinta

Polresta Malang dan Tim Opsgab Temukan 12 Orang Reaktif Malang, Memorandum Hari terakhir tahap pertama masa transisi, tim operasi gabungan (opsgab) cegah Covid-19 Kota Malang, mendapati 12 orang reaktif setelah menjalani rapid test, Sabtu (6/6) malam. Mereka yang reaktif ini didapatkan dari 116 pengunjung kafe yang diharuskan rapid test secara acak di Jalan Bondowoso, Kota Malang. Angka ini meningkat 100% dari operasi sebelumnya yang mendapatkan 6 orang reaktif. Selama masa transisi tahap 1 ada 18 orang reaktif. “Selanjutnya mereka yang reaktif dilakukan isolasi mandiri dan tidak beraktivitas di luar,” kata Kapolresta Malang

Kota Kombespol Leonardus H Simarmata. Mereka yang reaktif adalah 1 pengelola kafe, 2 juru parkir dan 9 orang pengunjung. Selanjutnya, kafe ditutup selama 14 hari. Patroli gabungan TNI, Polri dan Pemkot Malang ini dimaksudkan untuk penerapan masyarakat produktif dan aman Covid-19 menuju new normal life di Kota Malang. Hal itu sebagai lanjutan dari PSBB yang berakhir 30 mei 2020 lalu. Sebelumnya, tim gabungan melaksanakan apel gabungan di halaman depan Mako Kodim 0833 Kota Malang Jalan Kahuripan, Kota Malang. Selanjutnya, tim dibagi men-

1 jadi dua bagian. Tim menuju kafe kawasan Jalan Bondowoso, Kecamatan Klojen. Sementara tim 2 ke kafe Jalan S Supriyadi, Jalan Kolonel Sugiono, Rombengan Malam, Jalan Gatot Subroto, dan sentra kuliner Sriwijaya Jalan Trunojoyo. Sementara itu, Kasubbag Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni Made Seruni Marhaeni menjelaskan, “Kegiatan patroli gabungan dari berbagai unsur sebagai bentuk sinergitas dalam kesiapan pengusaha mengelola pertokoan, perbelanjaan atau mal menjelang pemberlakuan new normal life di Kota Malang,” terangnya. (edr/mik)

syarakat terus bergerak untuk bersamasama menghentikan persebaran virus covid-19 ini. Semoga upaya bersama ini membawa hasil,” ujar Harun. (har/mik)

Kombespol Sumardji memimpin sertijab di Mapolresta Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo. Selain itu, lanjut Sumardji, situasi kamtibmas Kabupaten Sidoarjo yang sampai saat ini aman dan kondusif, supaya tetap dijaga oleh pejabat yang baru. Yakni dengan menguatkan sinergitas bersama instansi samping, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan elemen terkait lainnya.

Dalam upacara sertijab ini, Kapolresta Sidoarjo juga mengapresiasi dedikasi dan pengabdian Kompol Mujito yang telah bertugas selama 1,6 tahun sebagai Kabagops. Untuk selanjutnya menjabat sebagai Wakapolres Trenggalek. Posisi Kabagops Polresta Sidoarjo selanjutnya dijabat AKP Trie Sisbiantoro, yang sebelum-

nya menjabat sebagai Kanit IV Terorisme Subdit I Ditreskrimum Polda Jawa Timur. Sertijab juga dilakukan kepada AKP Anggono Jaya menggantikan (alm) AKP I Gusti Made Merta. AKP Hankie Fuariputra juga menyerahkan jabatannya sebagai Kapolsek Tanggulangin untuk mutasi ke staf ops Mabes Polri. (wa/jok/mik)

Kapolres Pimpin Sertijab Wakapolres dan 2 Kapolsek Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan memimpin serah terima jabatan (sertijab) wakapolres dari Kompol Hendy Kurniawan kepada penggantinya Kompol Muhammad Harris di lapangan apel Polres Pasuruan, Sabtu (6/6) pagi. Kompol Muhammad Haris sebelumnya menjabat Kanit II / Perumahan Pemukiman, Asuransi dan Investasi Subdit I Ditreskrimsus Polda Jatim. Sementara Kompol Hendy Kurniawan menduduki jabatan baru sebagai Kasubditgasum Ditsamapta Polda Jatim. Kemudian, Kompol Didik Budi Hariyono menjabat sebagai Kapolsek Gempol, menggantikan Kompol Maryono yang mendapat biposisi baru sebagai Analisis Kebia jakan Pertama Bidang Ren Polresta Malang. Selanjutnya, AKP Marwan Ishery P menjabat sebagai Kapolsek Prigen menggantikan AKP Slamet Wahyudi yang mendapat promosii i sebagai Panit II Unit III Sundit II Ditreskrimum Polda Jatim. “Kepada pejabat lama, kami mengucapkan terimakasih atas dedikasinya dan loyalitas yang tinggi dalam bekerja selama di jajaran Polres Pasuruan. Kepada pejabat yang baru dilantik, agar senantiasa bekerja secara profesional, jujur dan bertanggungjawab

Tim opsgab memberikan sosialisasi kepada pengunjung kafe.

FOTO: MEMORANDUM/EDR

Mobil AWC Polres Semprot Tiga Kecamatan Zona Merah Bangkalan, Memorandum Untuk membantu tim Gugus Tugas Covid-19 mempercepat putusnya mata rantai virus corona, mobil Armoured Water Canon (AWC) milik Polres Bangkalan membantu penyemprotan disinfektan di tiga kecamatan, Kamis (4/6) “Kami perintahkan agar anggota melakukan penyemprotan secara merata di Kecamatan Klampis, Sepulu dan Tanjung Bumi,” ujar Kapolres Bangkalan Rama Samtama Putra, Sabtu (6/6). Menurutnya, fokus penyemprotan diutamakan pada pasar tradisional, pasar hewan, pusat perbelanjaan seperti toserba, toko swalayan di tepi jalan raya Kecamatan Klampis, Sepulu dan Tanjung Bumi. Targetnya, Polres ingin membasmi semua kuman, bakteri, dan virus di semua fasilitas umum yang menjadi basis keramaian publik. ”Giat penyemprotan di tiga kecamatan hari itu berakhir sekitar pukul 17.00. Jadi hampir sehari penuh,” timpal Kasubag Humas Polres, AKP M Barudi. Tiga mobil AWC tersebut, difokuskan di 11 dari 18 kecamatan di Bangkalan yang berstatus kawasan zona merah.

bantuan sosial ke masing-masing desa sebanyak 10 kantong beras untuk warga yang terdampak Covid-19. “Kita berharap seluruh elemen ma-

Kabagops, Kapolsek Sidoarjo Kota, dan Tanggulangin Diganti

AKBP Feby DP Hutagalung memberikan penjelasan kepada Kombespol Indra saat meninjau kawasan kampung tangguh.

karena tidak menutup kemungkinan akan dikunjungi bapak Kapolda Jatim yang salah satu kriterianya di desa tersebut terdapat warga yang terkonfirmasi positif,” tuturnya. Di mana saat ini, lanjut Feby, menjelang diberlakukannya new

AKBP Harun bersama Letkol Inf Sidik Wiyono meninjau kampung tangguh.

AKBP Rofiq Ripto Himawan menyaksikan penandatanganan sertijab di halaman mapolres.

dalam mengemban tugas yang telah d diamanahkan,” jelas Rofiq. Kapolres juga mengajak pejabat baru untuk sama - sama membesarkan dan menjaga nama baik kepolisian. “Terutama berada di wilayah hukum Polres Pasuruan,” tambah Rofiq. Kapolres juga mengingatkan kepada seluruh jajarannya agar senantiasa bekerja secara pro aktif dalam nenjaga situasi kam-

tibmas di Wilayah Hukum Polres Pasuruan. Mengingat saat ini masih dalam pandemi Covid-19. “Saya harap seluruh personel dalam bekerja selalu ramah dan tersenyum dalam nelayani masyarakat,” tutup Rofiq. Acara serah terima jabatan, Wakapolres beserta dua Kapolsek diikuti seluruh pejabat utama, perwira, bintara, dan ASN se-jajaran Polres Pasuruan. (*/rul/mik)

Bhayangkari Gresik Salurkan Bantuan Ramah Perempuan dan Anak Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Kecamatan Arosbaya dan AKBP Rama Samtama Putra (inset).

Artinya di 11 kecamatan itu sebagian warganya sudah ada yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Kecamatan Klampis dan Sepulu, juga masuh dalam daftar kawasan zona merah. Di dua kecamatan itu, masing-masing ada 3 warga yang positif,” ungkap Rama. Sekadar diketahui, data sebaran Covid-19 di Bangkalan hingga Jumat (5/6), warga berstatus ODP mencapai 19.878, ODP 946 orang, PDP 34 orang (25 meninggal), serta warga positif sudah mencapai 55 orang (tiga meninggal dunia).

Pasein positif itu FOTO: MEMORANDUM/RAS tersebar di 11 kecamatan zona merah. Yakni Kecamatan Bangkalan, Kamal, Socah, Burneh, Labang, Arosbaya, Klampis, Sepulu, Geger, Kokop dan Kecamatan Blega. “Jadi sebaran warga positif terpapar sudah merata disebagian besar kecamatan yang ada. Itu sebabnya, giat penyemprotan disinfektan tidak bisa lagi hanya fokus di pusat pemerintahan,” pungkas Rama. (ras/mik)

FOTO: MEMORANDUM/AND

tersebut warga membawa korban ke RSUD Grati Kabupaten Pasuruan,” jelas Dony. “Kami juga menekankan kepada kepada Kasat Intel untuk menindak lanjuti penjual petasan di wilayah Hukum Polres Pasuruan Kota,” tambah Dony.(*/rul/mik)

Bersama Kepala SPN Polda Jatim selaku Pamatwil, kapolres meninjau kawasan kampung tangguh sebagai penjabaran commander wish Kapolda Jatim terkait penanganan Covid-19. Lokasi yang dikunjungi adalah kampung tangguh Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari dan kampung tangguh Desa Sadar Tengah, Kecamatan Mojoanyar. “Salah satu manfaat kampung tangguh adalah untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul terkait wabah Covid-19 seperti permasalahan sosial maupun kesehatan. Sehingga ada solusi penyelesaiannya,” ujar Kapolres Feby. Ia berharap, semua warga yang dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan kampung tangguh bisa diformalkan. Sehingga ada kepedulian masyarakat, karena manfaatnya akan kembali ke masyarakat. “Ini bisa menjadi pilot project,

FOTO: MEMORANDUM/HAR

Mojokerto, Memorandum Kapolres Mojokerto AKBP Feby DP Hutagalung bersama Kepala SPN Polda Jatim Kombespol Indra meninjau kesiapan kampung tangguh di wilayah hukum Polres Mojokerto, Jumat (5/6).

FOTO: MEMORANDUM/RUL

bawah kembang api dan membakar sumbu. “Namun naas, kembang api yang dinyalakan korban meletus di tangan korban dan mengalami luka robek terbuka pada jari-jari, punggung dan telapak tangan kiri, jari kelingking kiri patah. Melihat kejadian

Lamongan, Memorandum Kapolres Lamongan AKBP Harun bersama Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono kembali melakukan peninjauan ke kampung tangguh Covid-19, Sabtu (6/6). Pemantauan dilakukan untuk melakukan percepatan penanganan Covid-19, khususnya di Desa Soko dan Desa Bapuhbandung, Kecamatan Glagah. Dalam peninjauan tersebut, kapolres dan dandim menyampaikan agar pemerintah desa menyosialisasikan kepada warga supaya memakai masker dan mengajak warga untuk menerapkan budaya hidup bersih. Selain itu, kapolres juga meminta kepada warga supaya menjaga jarak serta mengimbau pemerintah desa agar menggandeng ormas untuk melakukan bakti sosial. Pada kesempatan itu, kapolres nampak melihat kesiapan posko penanganan Covid-19. Mulai dari ruang kesehatan, kesiapan lumbung pangan, ruang isolasi, dan kesiapan ruang informasi. Dalam peninjauan kampung tangguh Covid-19, baik di Desa Soko dan Desa Bapuhbandung, kapolres menyerahkan

FOTO: MEMORANDUM/WA

AKBP Dony Alexander memberikan sumbangan kepada keluarga korban didampingi Kapolsek Nguling dan kasatreskrim.

Kapolres dan Dandim Pantau Kampung Tangguh di Glagah

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Kapolres Dony Beri Bantuan Korban Ledakan Kembang Api Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander bersama PJU (pejabat utama) polres mengunjungi korban ledakan petasan sekaligus memberikan biaya pengobatan kepada korban, Sabtu (6/6). Korban yang terkena ledakan petasan pada Jum’at (5/6) sekitar jam 22.00 itu, bernama Darsan (30), warga Dusun Gunung Bukor, Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander mengatakan, kunjungan tersebut yakni untuk menayakan kondisi dan kronologis kejadian ledakan. “Kami berharap masyarakat tidak melakukan aksi yang sama seperti kejadian hari ini (kemarin,red). Kami juga mengunjungi rumah mertua korban untuk melihat keadaan korban,” ucap Dony. Dony menjelaskan, Korban tersebut berniat menyalakan kembang api di halaman depan rumah. Korban lalu memegang ujung

SENIN KLIWON, 8 JUNI 2020 HALAMAN 6-7

AKBP Arief Fitrianto mewakili Bhayangkari memberikan bantuan.

Gresik, Memorandum Bhayangkari Cabang Gresik menyalurkan bantuan kemanusiaan ramah perempuan dan anak. Penyaluran bantuan itu digelar di halaman Mapolres Gresik, Minggu (7/6). Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menyambut baik aksi sosial yang dimotori oleh Bhayangkari ini. “Saya bergembira melihat aksi kemanusiaan dengan tujuan untuk dapat mengurangi beban masyarakat dalam situasi Pandemi Covid-19 saat ini. Mengingat di tengah situasi saat ini, Bhayangkari tidak diijinkan melakukan kegiatan di luar rumah. Kita

selaku personel Polres Gresik akan mendistribusikan bantuan itu,” kata Arief, kemarin. Bantuan kemanusian tersebut diserahkan kepada kaum duafa, lansia, yatim piatu, dan panti jompo, terutama perempuan. Pemberian bantuan kemanusian secara simbolis dilakukan oleh Kapolres Gresik kepada personel Polres Gresik untuk selanjutnya didistribusikan kepada penerima. Bantuan kemanusiaan ini berupa 1.000 paket yang berisikan biskuit, susu, pembalut wanita, popok bayi, kacang hijau, dan serta gula. (and/har/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SENIN KLIWON, 8 JUNI 2020 HALAMAN 8

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Angkut 15 Orang

Dua Meninggal Tertimpa Truk Oleng di Banjar Barat

FOTO: MEMORANDUM/SJK

Bangkalan, Memorandum Bupati R Abdul Latif Imron mengapresiasi program Covid Hunter Pemprov Jatim yang menggelar rapid test massal di Kabupaten Bangkalan. Rencananya, tes itu akan berakhir hari ini setelah dilakukan sejak Jumat (5/6). Targetnya, seluruh OTG (orang tanpa gejala) hasil tracing tim surveilant dari dinas kesehatan (dinkes), terutama yang pernah kontak langsung dengan pasien positif covid 19 di semua kecamatan zona merah. “Untuk rapid test massal di hari pertama, diikuti sebanyak 33 OTG hasil tracing tim surveilant dari empat kecamatan zona merah. Yakni Kamal, Socah, Burneh, dan Arosbaya,” kata Ra Latif, sapaan akrab Bupati, ketika memantau giat rapid test tim Covid Hunter Jatim di Balai Diklat Bangkalan. Selanjutnya, tes digelar sesuai hasil tracing di kecamatan zona merah lainnya. Yakni Kecamatan Bangkalan, Klampis, Sepulu, Geger, Kokop, dan Labang. Menurut Ra Latif, program covid hunter di Kabupaten Bangkalan merupakan tindak lanjut hasil vidcon (video conference) dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa (4/6). “Dari hasil vidcon tersebut, Pemprov Jatim melakukan sinergi dengan gugus tugas di tingkat Kapupaten,” tandas Ra Latif. Tujuannya, untuk jemput bola dalam melakukan rapid test dan uji swab bagi semua OTG di lima kabupaten sebagai upaya menekan angka sebaran covid-19. Termasuk di Kabupaten Bangkalan. Jika hasil rapid test massal banyak OTG yang reaktif, berapapun jumlahnya akan ditindaklanjuti dengan tes spesimen SWAB-PCR di Surabaya. Dengan harapan hasilnya bisa diketahui sesegera mungkin. Ini penting agar Tim Gugus Tugas Covid 19 di masing-masing kabupaten menentukan langkah antisipasi selanjutnya. Diantaranya segera merawat secara intensif warga OTG yang hasil tes SWAB-PCR-nya positif di ruang isolasi RSUD atau tempat lain yang sudah ditentukan. “Hingga hari ini, masih ada 87 OTG dari Bangkalan yang spesimen SWAB-PCR-nya dikirim ke lab di Surabaya, hasilnya belum turun,” ungkap Ra Latif. Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Bangkalan, dr Agus Zein Sugianto menambah, berdasar hasil tracing tim surveilent dinkes di 11 kecamatan zona merah, terdata ada 726 warga OTG yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien positif. “Artinya, mereka semua harus menjalani rapid test,” tegasnya. (ras/epe)

Personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP Pamekasan mendatangi warkop yang ramai pengunjung untuk mencegah meluasnya covid-19.

Patroli Gabungan Polres Sasar Pusat Keramaian Pamekasan, Memorandum Personel gabungan Polres Pamekasan dan Kodim 0826 menggelar patroli gabungan di tempat-tempat keramaian, Sabtu (6/6). Patroli itu diadakan sebagai upaya sosialisasi pencegahan penularan pandemi covid-19 kepada masyarakat. Ratusan personel dikerahkan dalam patroli. Seperti yang terlihat di salah satu tempat nongkrong anak muda di kawasan PT KAI. Pendekatan persuasif dan humanis dilakukan agar para pemuda tetap mematuhi protokol kesehatan dan tidak mengabaikan bahaya penularan virus corona. “Termasuk tidak keluar rumah jika tidak ada urusan mendesak. Patroli gabungan ini agar warga mengikuti kebijakan pemerintah dalam memerangi penyebaran covid -19. Terutama dalam menerapkan physical dan social distancing dalam aktivitas sehari-hari,” ucap Kasubbag Humas Polres Pamekasan AKP Nining Dyah PS. Menggunakan mobil patroli, aparat berkeliling dengan pengeras suara mendatangi setiap tempat nongkrong. “Kami juga imbau masyarakat agar tetap tenang dalam menghadapi penyebaran covid-19,” tutupnya.(sjk/epe)

Polisi olah TKP kecelakaan maut di ruas jalan nasional di Desa Banjar Barat, Kecamatan Gapura, yang mengakibatkan dua korban meninggal.

perkara (TKP), truk mengalami laka tunggal. “Truk bak terbuka membawa sebanyak 15 penumpang, satu orang sopir. Dalam laka tunggal itu, sebanyak 2 orang meninggal dunia, 2 orang diperbolehkan pu-

lang sedangkan sisanya luka-luka masih perawatan di rumah sakit,” terangnya. Dari olah TKP, untuk sementara penyebab laka karena kondisi jalan yang bergelombang dan sopir diduga kurang berhati-hati

AKP Deddy Eka Aprianto Kasatlantas Polres Sumenep mengemudi. “Penumpang terlempar keluar karena truk bak terbuka, selanjutnya kejadian ini dalam proses penyelidikan Satlantas Polres Sumenep,” tutup AKP Deddy Eka. (uri/epe)

FOTO: MEMORANDUM/URI

Tim Covid Hunter Rapid Test 726 OTG di Zona Merah Bangkalan

keluar dari jalan aspal,” katanya. Tak pelak, semua penumpang tumpah ke jalan berusaha menyelamatkan diri. Kepanikan melanda karena sebagian ada yang terimpa bodi truk. Sahwito beruntung hanya mengalami luka ringan karena tidak terjatuh ke aspal. Tak berselang lama, kejadian ini direspons aparat kepolisian setempat. Kasatlantas Polres Sumenep, AKP Deddy Eka Aprianto membenarkan peristiwa lakantas. Berdasarkan keterangan saksi-saksi di tempat kejadian

Truk bak terbuka membawa sebanyak 15 penumpang, satu orang sopir. Dalam laka tunggal itu, sebanyak 2 orang meninggal dunia, 2 orang diperbolehkan pulang sedangkan sisanya luka-luka masih perawatan di rumah sakit.

BB dan para tersangka diamankan di Mapolres Sumenep.

Jaringan Sabu Marengan Laok dan Jelbudan Diberangus Sumenep, Memorandum Peredaran narkotika jenis sabu di Kabupaten Sumenep terbilang marak. Terbukti, dalam sehari dua kasus dengan tiga tersangka terungkap. Satu di antara tersangka bahkan hasil penyerahan kasus anggota intel Kodim 0827. Jaringan peredaran sabu ini terungkap berawal dari diringkusnya Hermansyah (25), warga Dusun Dedder, Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng. Sepak terjang Hermansyah bahkan sudah

diketahui warga setempat yang sebelumnya sudah gerah. Satresnarkoba kemudian melakukan penyelidikan intensif gerak-gerik dan keberadaan tersangka. Akhirnya diketahui Hermansyah berada di belakang toko di Jalan PUD Dusun Dedder. Aparat langsung mendatangi dan menyergap tersangka di lokasi, Sabtu (6/6) sekitar pukul 02.30. “Aparat menemukan barang bukti (BB) satu kantong plastik klip kecil sabu yang coba disembunyikan tersangka dengan cara

diinjak dengan kaki kiri. Berat kotor 0,47 gram,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S kemarin. Dari interogasi, Hermanysah mengaku mendapatkan sabu dari Whisky Paku Sadewo (24), warga Dusun Beddi, Desa Marengan Laok, Kecamatan Kalianget. Berbekal informasi itu, aparat melakukan pengembangan kasus. Hanya dalam hitungan jam, Whisky Paku Sadewo ditangkap tanpa melakukan perlawanan

di rumahnya. Aparat bahkan menemukan 18 kantong plastik klip kecil berisi sabu siap edar. Sekitar pukul 13.00, satresnarkoba menerima penyerahan Elly Yanto (37), beralamat di Dusun Daja, Desa Jelbudan, Kecamatan Dasuk dari anggota intel Kodim 0827 Sumenep. Menariknya, Elly awalnya dilaporkan dalam kasus kepemilikan senjata api sehari sebelumnya. Ketika digeledah di rumahnya, satuan intel TNI juga menemukan sabu. “BB ditemukan dalam kotak

plastik dan dompet kecil warna hitam dibungkus lagi dengan plastik kresek warna hitam,” ungka AKP Widiarti. Dari dua kasus dengan tiga tersangka itu, aparat total mengamankan sabu sekitar 15 gram, seperangkat alat hisap, 2 timbangan elektrik, dan uang tunai Rp 1,150 juta. “Para tersangka akan kami jerat dengan pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tegasnya. (uri/epe)

Fattah Jasin Nilai Investasi di Sumenep Perlu Digenjot Sumenep, Memorandum Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) IV Madura, Fattah Jasin menilai kemajuan investasi di Kabupaten Sumenep masih di bawah rata-rata. Pandangan tersebut didasari atas minimnya investor melirik kabupaten di ujung timur Pulau Madura tersebut. Menurut pejabat kelahiran Sumenep tersebut, keberadaan Jembatan Suramadu di Kabupaten Bangkalan tidak banyak berimbas pada peningkatan investasi di Kota Sumekar, julukan Sumenep. Sehingga Fattah Jasin menyarankan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Sumenep untuk membangun infrastruktur baru. “Produk domestik regional bruto Jawa Timur 5 sementara

kabupaten di Madura masih di angka 2. Jadi meski sudah ada jembatan Suramadu, infrastruktur yang lain belum maksimal. Sehingga pemerintah harus segera mewujudkan infrastruktur baru yang bisa mendorong dan menggerakan perekonomian,” ujar Fattah Jasin kepada Memorandum, Minggu (7/6). Pejabat yang menjadi bakal calon bupati Sumenep itu menyarankan penambahan infrastruktur jalan, konektivitas antardermaga, irigasi untuk pangan, dan lainnya. Hal itu untuk memudahkan mobilitas ekonomi masyarakat. “Misalnya pembangunan waduk, maka harus dibangun di Madura untuk mencukupi kebutuhan air bersih masyarakat. Sementara di kepulauan harus

ada penambahan dermaga agar konektivitas antar pulau lancar,” saran dia. Selain itu, saat Fattah Jasin menjabat kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, dia mengaku sudah merencanakan pembangunan bandara di pulau Kangean. Tujuannya, mempermudah arus barang dan jasa yang harus terus berputar meski kondisi cuaca sedang buruk. “Bulan-bulan tertentu kapal laut tidak bisa berlayar maka bandara di Kangean harus ada agar arus barang dan jasa tetap lancar,” tukas dia. Sementara Bupati Sumenep A Busyro Karim memiliki data yang berbeda. Menurut dia, nilai investasi di Sumenep sesuai data terakhir 2019 mencapai Rp 1.896.914.558.750. Angka

FOTO: MEMORANDUM/AAN

Bupati R Abdul Latif Amin Imron memantau rapid test massal oleh Tim Covid Hunter Pemprov Jatim di Balai Diklat Bangkalan

Sementara 13 orang lainnya yang menumpang di bak belakang, mengalami luka dengan berbagai kondisi. Kesaksian salah satu penumpang truk, Sahwito (57) menceritakan, sewaktu kendaraan berangkat dari Desa Banjar Barat dalam kondisi baik. Saat itu dia, duduk paling belakang di antara penumpang lainnya. “Truk melaju dengan kecepatan sedang dari arah timur ke arah Gapura. Di tengah perjalanan tiba-tiba truk kehilangan keseimbangan. Kurang tahu persis peristiwanya tiba-tiba truk terguling

FOTO: MEMORANDUM/URI

FOTO: MEMORANDUM/URI

Sumenep, Memorandum Kendati larangan kendaraan jenis truk mengangkut penumpang masih berlaku, namun ketentuan itu kerap dilanggar. Akibatnya sungguh fatal. Dua penumpang truk Isuzu Elf bernomor polisi M 9086 VE, meninggal dalam kecelakaan tunggal di ruas jalan nasional di Desa Banjar barat, Kecamatan Gapura, Sumenep, Minggu (7/6).

Pelabuhan Batuguluk, satu-satunya akses ke pulau Kangean.

tersebut mengalami peningkatan dibandingkan 2018 yang mencapai Rp 1.850.649.367.233. Bahkan menurut Bupati Busyro, total nilai investasi di Sumenep lebih tinggi dari tiga kabupaten lain di Madura. Dia optimis ke depan nilai investasi akan semakin naik. Apalagi setiap tahun angka kunjungan wisatawan dari luar daerah

meningkat signifikan. “Peningkatan nilai investasi di Sumenep salah satunya karena meningkatnya jumlah investor yang masuk. Pada 2019 mencapai 4.260 investor dan 2018 sebanyak 4.156 investor. Sehingga jumlah investor yang masuk di Kabupaten Sumenep di 2019 naik 2,50 persen,” terang bupati. (aan/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

TRENGGALEK

SENIN KLIWON, 8 JUNI 2020 HALAMAN 9

KABIRO TRENGGALEK: Hamzah Abdillah. WARTAWAN: Agus Purwanto, Ahmad Yulis. ALAMAT : Jalan Wr Supratman Gang Parangjanoko no 4, Kelurahan Sumbergedong, Kec/Kab Trenggalek.

Trenggalek, Memorandum Ketua Komisi I DPRD Trenggalek Moh Husni Taher Hamid menyampaikan secara umum penyaluran bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) sudah tepat sasaran. Namun, ada beberapa desa dalam penyaluran BLT DD yang perlu dikoreksi. "Pada umumnya iya (tepat sasaran), tetapi ada beberapa desa yang perlu dikoreksi," kata Husni di ruang fraksi PARI gedung DPRD Trenggalek, Jumat (5/6). Sebagaimana dilansir bangsaonline.com, wakil rakyat asal Partai Hanura ini menyebutkan alasan beberapa desa harus dikoreksi, karena adanya perbedaan jumlah Husni Taher Hamid penerima BLT-DD antar desa. Padahal antar desa tersebut memiliki geografi dan jumlah penduduk yang hampir sama. "Kenyataannya ada beberapa desa yang sebenarnya geografisnya hampir sama, tetapi di situ dia hanya bisa memberikan 5, 10, tetapi ada yang 100 (penerima BLT DD) dengan kondisi masyarakat yang sama," ungkapnya. "Yang menjadi pertanyaan kami, bahwa kita melihat data kemiskinan yang kemarin. Kok dalam geografi yang sama dengan penduduk kalau boleh dikatakan hampir sama itu terjadi perbedaan. Kita tidak bisa intervensi bahwa kamu salah, tidak. Kita cuma mau mengatakan berarti ini ada yang perlu menjadi koreksi," beber dia. Menurutnya, bila jumlah penerima BLT DD itu sedikit di satu desa, hal itulah yang benar. Alasannya karena penerima BLT DD itu seharusnya tidak menerima program PKH (Program Keluarga Harapan), BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), dan KPE (Kartu Penyangga Ekonomi). Sebaliknya, bila jumlah penerima BLT-DD dalam satu desa itu banyak dan memiliki geografi serta jumlah penduduk yang hampir sama dengan desa yang telah menyalurkan BLT DD dalam jumlah sedikit, itulah yang perlu dikoreksi. "Yang perlu kita pertanyakan bagaimana dia menerapkan kriteria yang menjadi petunjuk pemberian itu," kata Husni. Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Trenggalek Edi Supriyanto tidak mengelak tentang apa yang disampaikan oleh Husni Taher Hamid. "Ya, memang dimungkinkan berbeda (penerima BLT di masing-masing desa) dan memang harus dilakukan koreksi," kata Edi melalui jaringan telepon. (*/udi)

Tak Pulang, Santri Dapat Bantuan Sembako Trenggalek, Memorandum Bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyalurkan bantuan sosial kepada para santri yang memilih menetap di pondok pesantren saat pandemi Covid-19. Bantuan tersebut berupa sembako senilai Rp 100 ribu yang bersumber dari donasi yang dikumpulkan oleh Baznas Trenggalek. Ada 123 santri yang mendapatkan, di antaranya dari Pondok Pesantren Darussalam, Desa Sumbergayam, Kecamatan Durenan. "Kami mengumpulkan donasi lewat gugus tugas yang dikelola oleh Baznas. Kemudian kami manfaatkan untuk warga masyarakat yang berada di dalam Kabupaten Trenggalek tetapi tidak ber-KTP Trenggalek," ungkap Bupati Mochamad Nur Arifin, kemarin. Pria yang akrab disapa Gus Ipin ini menambahkan, siapa diantaranya yang mendapatkan bantuan? Salah satunya santri pondok yang berasal dari luar kota dan tetap bermukim di pesantren selama musim pandemi Covid 19. Diakui dia, santri tersebut biasanya ikut bekerja membuat kerajinan genteng atau segala macam, di wilayah industri kecil itu. Namun saat ini industri banyak yang pilih menutup usaha akibat pandemi covid-19. “Sekarang ini tidak bisa. Maka hari ini kami berikan bantuan makanan,” tutupnya. Gus Ipin sempat menceritakan pengalaman pasien 05 Trenggalek, meskipun berbekal hasil rapid rest non reaktif dari Surabaya, ternyata tidak menjamin dirinya tidak terjangkit virus ini. “Dalam perjalanan sangat dimungkinkan seseorang

FOTO: MEMORANDUM/AGUS PURWANTO

Komisi I Minta Penyaluran BLT DD Dikoreksi

Bupati H Moch Nur Arifin menyerahkan bantuan beras untuk santri di ponpes yang tidak mudik.

tertular virus ini. Contohnya pasien 05,”ungkapnya. Dari Surabaya dirinya dinyatakan sehat dan bebas Covid-19, namun setelah beberapa hari di Trenggalek, yang bersangkutan merasakan tidak enak badan. "Setelah melakoni serangkaian

tes kesehatan, akhirnya pasien 05 dinyatakan positif corona,” tegasnya. Untuk itu, bagi para santri yang melakukan perjalanan mudik tentunya mempunyai resiko serupa. Ketua Baznas Trenggalek

Mahsun Mahisma Ismail menjelaskan, mengenai bantuan yang diberikan kepada para santri yang menetap di dalam pondok saat pandemi Covid berlangsung, agar santri juga terlindungi. "Kami menghitungnya mu-

dah saja. Setiap santri yang tidak pulang, atau menetap di pondok selama pandemi, kami dari Gugus Covid-19 Baznas, lewat santunan yang dititipkan kepada kami, maka kami berikan bantuan Rp 100 ribu per santri," pungkasnya.(gos/ham/udi)

Trenggalek, Memorandum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek menyambut baik ajakan Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring untuk meningkatkan sinergitas antarlembaga dalam penguatan kamtibmas. Tujuannya, agar pembangunan berjalan lancar. “Kehadiran beliau ke kantor dewan untuk silaturahmi,”ucap Samsul Anam Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Jumat. Samsul Anam juga mengungkapkan, keamanan dan ketertiban di warga Trenggalek terbukti dalam beberapa bulan melawan wabah Covid-19. Kepolisian mengambil peran penting mensosialisasikan masyarakat agar patuh terhadap

SURABAYA

MOTOR DIJUAL HONDA DI.JUAL SPD MTR HND KHARISMA TH. 2004 HUB.OM ENG JL.SIMOMULYO BARU 2.D/14 SBY. TELP 087703374261.

TANAH DIJUAL Jual tanah Kavling luas 410m2 dekat daerah wisata pasar Lawang.300 Jt AJB terpasang Listrik 1.300 watt WA081335776262,081333477677

BHN BANGUNAN URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensia koral, Bata Merah/Bata Pres MRH/Bata Umpak/Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick up / Borongan Wil Sby Timt. Hub: 081331583815/085102880022.

MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104 00.30/04-5/05

protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. “Warga taat dan patuh terhadap anjuran pemerintah yang diawasi serta di perankan kepolisian,”ungkapnya. Walhasil, dengan peran kepolisian, Trenggalek lebih kondusif dan mampu menekan angka korban Covid-19 dibanding dengan kabupaten tetangga. “Ini karena forkopimda kompak,”tuturnya. Selain itu efek wabah corona juga berimbas kepada rawannya tindak kejahatan yang juga sangat dimungkinkan Trenggalek mendapati situasi semacam. "Ternyata Trenggalek juga jauh lebih aman. Termasuk napi asimilasi juga masih terdeteksi walau sudah kembali di masya-

rakat,”tandasnya. Terpisah, Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring mengungkapkan keinginannya terhadap terciptanya suasana kamtibmas di Trenggalek yang aman, damai dan kondusif. “Maka itu kami mengajak Forkopimda untuk bekerja bersama mewujudkan kondusifitas daerah,”jelas Kapolres Trenggalek yang baru dijabat di akhir Mei. Dilanjutkan Doni, tugas-tugas kepolisian dalam melayani serta mengayomi masyarakat Trenggalek tidak akan berhasil bila tidak ada dukungan dari semua pihak. “Legislatif harus bersinergi dalam tugas polisi,”pungkas AKBP Doni.(gos/ham/udi)

S E RV I C E

PARANORMAL

CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 45 Freon 75, Bongkar 125 / Pas 175. Ahli kipas, msn cuci, Central/Chiler, Casetta, Whiter, Dispenser, P.air, TV, DVD, dll.J/B AC bekas. Kjrn:031-5150.3333 Rkt:0851.0777.7754 Myjen 0315150.3332

FOTO: MEMORANDUM/AGUS PURWANTO

Dewan Sambut Ajakan Sinergitas Kapolres Baru

AKBP Doni Satria Sembiring bertemu dengan Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Samsul Anam.

SEDOT WC Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet, Tanpa Bongkar Kimia, Terima Kuras Sumur, Tandon, Kolam, Sedot WC, Dorongan. Kenjeran:031-5150.3330 Rungkut:0851.0877.7759 Mayjen:0851.0777.7715.

KEHILANGAN

LOWONGAN

HILANG STNK HONDA VARIO 125 W-4926-WU NUR IDA ISNAINI 081217778451.

Dicari Customer Service dan design Kirim lamaran ke Prima Advertising Jl.Ngagel Jaya Selatan No.102 Sby.

Hilang STNK spd motor Yamaha 2008 L6073AO A/N: Sutina D/A: Kalikepiting Jaya 6/26.

NATA CARESOLUTION MEMBUKA LOWONGAN KERJA UNT PRT, BABY SISTER 083117093567.

Hlg STNKB HD REVO 2012 HITAM N 6882 TCF A/N: ENDAH SOENARSIH d/a: KEJAPANAN RT08/13 GEMPOL PASURUAN.

PENGOBATAN

RATU PENAKLUK CINTA

Hilang STNK Spd Mtr Ymh Mio th’2009 L-4103-NI An.Musjiati D/a. Bambe Dukuh Menanggal No.27-B Sby.

WĞƌƵŵ 'ƌŝLJĂ <ĂƌLJĂ ^ĞĚĂƟ WĞƌŵĂŝ ůŽŬ EŽ͘ϭ Zd Ϯϵ Zt ϭϮ ^ĞĚĂƟ 'ĞĚĞ :ƵĂŶĚĂ

HILANG STNK R2 merk Honda thn 2017 Nopol W-2766- BA an. Hendry Wibisono d/a Jl. Gubernur Suryo 98 RT 002 RW 004 Kel. Tlogopojok Kec. Gresik Kab. Gresik

DJIAJENG S (Mahar 50 rb) Menangani segala problem sulit JODOH, dan Rejeki dan juga SUSUK utk segala keperluan BUKA AURA UTK BISNIS,BEDAK PELET PENGLARIS, dan juga TERAPI segala PENYAKIT.

TELP. 087732541691

PENGUMUMAN Hilang Surat Tanda Lapor Kehilangan Asli Nomor STLK/B/3627/VII/2011/ SPKT Polrestabes SBY tgl 15 juli 2012; Hilang surat Asli p e r i k a t a n t g l 1 4 Ja n 1982 dijual sebagian luas 2500M2 R.W.I Sukirman menjual kepada Mochamad Kisra Conding; Hilang surat persaksian hak milik tanah tgl 25-9-2000 yg ditandatangani M. Kisra Conding & Pegawai Kel Asemrowo, bhw tanah telah dibeli dan dikuasai H. Hasan sebagaimana yg dibuat oleh Lurah Asemrowo (Saiful Danuri); Hilang Asli Suket. Ahli Waris yg dibuat Hj. Kartini CS tgl 28-10-2009, disaksikan dan dibenarkan Lurah Tegalsari tgl 2810-2009 No. 474.3/12/436.11.13.4/2009; Sesuai Surat tanda penerimaan laporan kehilangan nomor STPLK/33/V/2020/ SKPT tanggal 20 Mei 2020 Polda Jatim. Sekaligus Hilang Kutipan Leter C Asli No. 1538, Alamat Asemrowo IV/29 SBY, Kel. Asemrowo Surabaya yg diberikan kepada Hj. Kartini Cs, tgl 25 Juli 2011 oleh Lurah Asemrowo. Hub. Michael, Hp 081343600089.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SENIN KLIWON, 8 JUNI 2020 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Bekas Galian Kembali Makan Korban Dewan Desak Penegak Hukum Usut Tuntas Jombang, Memorandum m a Kembali terulangnya bekas galian memakan korban jiwa, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang mendesak agar aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas. Sikap tegas wakil rakyat itu, setelah pada Kamis (4/6)) siang, eks tambang galian C di Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Ketua Komisi C DPRD meminta tumbal. Jombang, Choirul Anam Dilaporkan, seorang pelajar desa setempat tewas saat berenang di lokasi yang tidak dipagari oleh pemilik tambang. Kejadian nahas tadi dialami oleh Firman Santoso (13), warga Dusun Ngaren, Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak. Saat kejadian, korban berpamitan untuk pergi memancing ikan bersama tujuh temannya di lokasi bekas galian C desa setempat. ”Ini sudah sering terjadi bahkan beberapa kali sudah memakan korban,” ujar Choirul Anam, Ketua Komisi C DPRD Jombang, Sabtu (6/6). Politisi PDI Perjuangan ini mengungkapkan, pemilik lahan atau pengusaha bekas tambang tersebut harus bertanggung jawab, karena tidak dilakukan reklamasi dengan baik. ”Jadi kami minta kasus ini diusut dengan tuntas,” bebernya. Dikatakannya, apabila kasus ini tidak diatasi, maka tidak ada efek jera ke penambang lain. Sehingga, mereka (penambang, eed) akan menyepelekan reklamasi. ”Kami juga minta DLH mendata bekas-bekas galian yang tidak melakukan reklamasi dengan baik, dan segera melaporkan ke Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur,” tegasnya. Pihaknya juga meminta agar, Pemkab Jombang membatasi izin galian C di Jombang. Karena Pemkab Jombang mempunyai wewenangan untuk tidak memberikan rekomendasi. “Karena kebanyakan aktifitas galian C dibiarkan mangkrak begitu saja apabila sudah tidak ada kegiatan lagi,” tegasnya. Hal senada juga disampaikan, Miftahul Huda anggota Komisi C DPRD Jombang, dirinya melihat beberapa kasus bekas galian C yang memakan korban, belum ada kejelasannya seperti apa. Pihaknya berharap pada kepempimpinan baru di Polres Jombang bisa mengusut kasus ini. ”Ya harus bertanggung jawab itu pemiliknya,” ungkapnya. Pihaknya juga meminta agar pemkab dan Polres Jombang lebih tegas lagi untuk menutup aktifitas tambang ilegal di Jombang. ”Apabila ada aktifitas galian ilegal ya harus langsung di tindak. Kalau tidak ada tindakan tegas, pasti galian C ilegal di Jombang akan semakin tumbuh,” pungkasnya. Di lokasi terpisah, Kapolsek Perak Kompol Untung Sugiarto menuturkan, korban yang bersama 7 temannya tersebut ternyata tidak pergi untuk memancing ikan. Melainkan, korban bersama temannya berenang di lokasi bekas galian itu. Ketika pertama kali berenang, mereka hanya berada di pinggiran. Namun lambat laun, korban tiba-tiba beranjak berenang ke arah tengah. Temanteman korban sempat melarangnya agar tidak berenang ke tengah. Namun, korban tidak menghiraukan teriakan teman-temannya itu. “Mengetahui korban berenang ke tengah teman temannya langsung berteriak dan melarang korban. Namun korban terus berenang ke tengah. Setelah berada di tengah korban tidak bisa berenang dan akhirnya tenggelam,” tandasnya. (wan/rif)

Tolak Pabrik Minuman Beralkohol Mojokerto, Memorandum Rencana pembangunan pabrik produksi minuman beralkohol dengan kadar alkohol 10 persen di Mojokerto mendapat respons dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dari kabar yag beredar, pembangunan pabrik tersebut bakal berlokasi di kawasan Ngoro Industri. Melalui surat penolakan/keberatan dengan nomor : 010/MUI.NGR/VI/2020, tertulis MUI Kecamatan Ngoro, ormas Islam, dan warga Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto menyampaikan penolakan / keberatan atas berdirinya PT Hardcorindo Semesta Jaya di kawasan NIP blok J-11. Ketua MUI Kecamatan Ngoro, KH Ismail Arif, mengatakan, pihaknya menolak dengan beberapa pertimbangan. Pertama, jika nantinya pabrik itu beroperasi akan berdampak pada sosial masyarakat. Di antaranya akan merusak moral masyarakat. Tak hanya itu, dengan adanya pabrik beralkohol nantinya bisa memperburuk citra wilayah Kecamatan Ngoro yang warganya mayoritas beragama Islam. Sebab minuman beralkohol itu sudah jelas memabukkan. Sementara di wilayah Ngoro sudah banyak masyarakat yang terjebak dalam kemabukan. Khususnya kalangan muda yang menyalahgunakan minuman keras tersebut. “Sejak sekitar sebulan yang lalu kami menerima kabar akan ada pabrik minuman beralkohol di NIP Kami MUI Ngoro menolak,” tegasnya, Sabtu (6/6). Menurutnya, penolakan tersebut juga berdasarkan hasil musyawarah bersama tokoh masyarakat yang ada. “Mereka semuanya sepakat untuk menolak adanya pembangunan pabrik pembuat minuman beralkohol. Yang kita khawatirkan banyak yang memabuk yang nantinya bisa mengarah pada pada tindakan kriminiminal,” katanya. Kepala Desa Ngoro, Suryo Hartono membenarkan sebuah pabrik minol akan beroperasi di Blok J Nomor 11 kawasan NIP. Menurut dia, pabrik tersebut akan memproduksi minol dengan kadar alkohol 10 persen. “Humas perusahaan silaturahmi ke saya tiga hari sebelum Lebaran. Dia hanya memberitahukan perusahaannya akan memproduksi minuman beralkohol. Katanya kadar alkoholnya 10 persen sejenis wine. Tidak dijual di sini, penjualannya ekspor untuk hotel-hotel dan tidak dijual bebas,” ungkapnya. Saat humas perusahaan tersebut menemui dirinya, Suryo mengaku sempat diminta tanda tangan terkait perizinan. Namun, saat itu dia mengaku menolak membubuhkan tanda tangan. “Sebagai pemimpin tentunya harus mengutamakan kemaslahatan warganya. Apabila warga maupun ulama menolak tentuntunya juga tidak akan sepakat dengan adanya pendirian pabrik tersebut,” tegasnya. (no/rif)

Nikah 3 Bulan, Istri Ditusuk Anak Tiri Juga Jadi Korban Mojokerto, Memorandum Kebiadaban seorang suami yang menikah baru tiga bulan Sam Mujiono (43), warga Dusun Sumbersari, Kecamatan Trawas, tidak patut ditiru. Sam tega menusuk istrinya Siti Zulaikha (38) dan anaknya Afit Dwi Ghofur (8). Kejadian sadis berawal saat Sabtu (6/6) sekitar pukul 23.00, dua warga setempat yaitu Samsul Arifin (38) dan Bambang Purwanto (48), keduanya warga Ketapan Rame, Kecamatan Trawas, melintas di kawasan villa yang berada di Dusun Slepi. Saat melintas, keduanya mendengar jeritan korban minta tolong. Mendengar jeritan tadi, kedua saksi memberanikan diri untuk masuk ke dalam. Setibanya di dalam, mereka sontak kaget melihat kondisi ke dua korban yang tergeletak dengan keadaan penuh tusukan yang berlumur darah.

Akhirnya saksi segera menghubungi petugas Polsek Trawas dan dengan sigap langsung meluncur ke tempat kejadian perkara. Keduanya kemudian langsung mengevakuasi ke dua korban ke Pukesmas Trawas. Karena luka yang cukup parah akhirnya dirujuk ke rumah sakit Profesor Soekandar Mojosari. Dalam perawatan medis, ternyata korban Zulaikha mengalami luka pada kepala belakang, perut kanan dan kiri mengalami luka sobek hingga usus terburai, dan anak korban luka pada leher belakang, telapak tangan robek, serta perut

robek hingga usus pun keluar. Di lokasi kejadian, polisi menemukan pisau dapur yang ada bercak darah serta satu buah palu. Keterangan warga, mereka bilang kalau sebelum kejadian pelaku memang sering melakukan kekerasan dalam rumah tangganya. Namun demikian, tak satupun warga yang menduga kalau telah terjadi penusukan. Bahkan, mereka sempat melihat pelaku keluar dengan mengendarai motor Mio sporty warna merah. Kanit Reskrim Polsek Trawas Ipda M. Bambang Sunandar dikonfirmasi wartawan koran ini melalui telfon seluler mengatakan, pihaknya belum mengetahui motif kejadian. “Tetapi kita masih melakukan pengejaran terhadap tersangka,” ucap Bambang. (no/rif)

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Kondisi korban di rumah sakit.

DPRD Kabupaten Mojokerto Sahkan Empat Raperda Mojokerto, Memorandum DPRD Kabupaten Mojokerto menggelar rapat paripurna pengesahan 4 Raperda, Jumat (5/6). Empat raperda yang telah disetujui oleh para wakil rakyat untuk menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Mojokerto tersebut di antaranya Raperda tentang pengelolaan sampah, tentang kawasan rokok, Raperda tentang penyelenggaraan perpustakan, dan Raperda tentang Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Maja Tama. Paripurna yang dihadiri oleh Bupati Pungkasiadi dan seluruh OPD serta Forpimda dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ainy Zuroh. Kemudian dilanjutkan dengan laporan dari juru bicara Pansus 1 hingga Pansus 4 yang dibacakan oleh Eka Septya Yuniarti dari Fraksi PKB. Dalam laporannya, juru

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Pimpinan DPRD Kabupaten Mojokerto bersama Bupati Pungkasiadi saat penandatanganan 4 raperda.

bicara salah satu Pansus menyampaikan bahwa mayoritas semua Fraksi DPRD Kabupaten Mojokerto menyetujui raperda dan juga memberi saran atas

keempat raperda tersebut. “Kesimpulanya, semua Fraksi di DPRD menyetujui 4 raperda tersebut menjadi perda dan untuk saran untuk segera

diperhatikan,” ujar Jubir pansus, Eka Septya Yubiarti. Sementara itu Bupati Mojokerto Pungkasiadi dalam sambutan terkait persetujuan

4 raperda mengatakan, sebelum menyampaikan sambutan, bupati terlebih dahulu mengucapkan minalaidzin walfaidzin mohon maaf lahir batin. Sehubungan dengan keputusan raperda tersebut, telah melalui tahapan yang matang dengan persetujuan dari berbagai pihak “Munculnya 4 raperda tersebut 2 di antaranya muncul dari lembaga legestatif dan 2 dari eksekutif,” ujar bupati. Lebih lanjut disampaikannya, mengingat pentingnya keempat raperda tersebut kami berharap supaya DPRD Kabupaten Mojokerto mengesahkan ke empat raperda tersebut segera disahkan menjadi peraturan daerah. “Saya sangat bersyukur apabila empat raperda tersebut disetujui oleh DPRD Kabupaten Mojokerto,” tambah Pungkasiadi. (war/rif)

Kasus Pasien PosiƟf masih Tinggi

Jombang Belum Terapkan New Normal Jombang, Memorandum Pemerintah Kabupaten Jombang dalam waktu dekat tidak akan menerapkan new normal atau tatanan kehidupan normal baru di tengah pandemi covid-19 ini. New normal belum bisa diterapkan lantaran kasus covid-19 di kota santri ini belum menunjukkan tren penurunan. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab. Menurutnya, tatanan kehidupan normal baru atau new normal baru bisa dilakukan ketika angka kasus positif di Jombang terdapat penurunan 50 persen. “New normal kita masih

nunggu dari Gubernur Jatim. Karena untuk memberlakukan itu, penurunan kasus harus 50 persen,” ujarnya, Sabtu (6/6). Seperti diketahui, dalam beberapa hari terakhir kasus pasien positif covid-19 tidak beranjak turun malah semakin meningkat setiap harinya. Hingga hari ini, Sabtu (6/6), kasus positif di Jombang sudah mencapai 94 orang. Oleh sebab itu, Mundjidah memastikan new normal tidak mungkin dilakukan saat ini. “Saya mengikuti Gubernur Jatim. Kalau penularan covid-19 ini masih tinggi, ya kita belum bisa menerapkan new normal.

Arahan dari Gubernur, kalau sudah turun 50 persen baru bisa dilakukan,” tandasnya. Tidak hanya belum bisa menerapkan new normal, tingginya kasus pasien positif covid-19 tersebut memaksa Pemkab Jombang untuk memperpanjang masa darurat covid-19. Masa darurat covid-19 diperpanjang hingga 29 Juli. “Jadi kita sudah menetapkan masa darurat covid-19 dari 29 mei menjadi 29 Juli. Karena disesuaikan dengan nasional, dan kedua kita sesuaikan dengan bantuan sampai bulan Juli,” kata Mundjidah. Namun demikian, lanjut

Ruang Pelayanan Publik Polres Mojokerto Kota Disemprot Mojokerto, Memorandum Antisipasi penyebaran virus corona disease (covid-19) Polres Mojokerto Kota dan polsek jajaran menggelar kegiatan bersih-bersih di Lingkungan dan penyemprotan disinfektan di ruang pelayanan publik. Rutinitas kegiatan yang dilaksanakan setiap hari sebelum dan sesudah jam kantor tersebut, juga dilaksanakan pada, Sabtu (6/6). Penyemprotan dilakukan di ruang pelayanan publik seperti SPKT, SKCK, penjagaan, ruang tahanan dan di Kantor Satpas. Di setiap ruangan tersebut juga sudah terpasang tempat cuci tangan dengan air mengair serta tersedia hand sanitizer dimaksudkan agar semua masyarakat yang datang ke mapolres dan polsek jajaran dalam keadaan steril dari virus apapun. Kapolres Mojokerto Kota AKBP Bogiek Sugiyarto SH SIK MH mengatakan, gerakan bersih bersih dan penyemprotan disinfektan antiseptik ini merupakan upaya dari Polres Mojokerto Kota dan polsek jajaran dalam antisipasi resiko penularan virus corona.

FOTO: MEMORANDUM/HUMAS

Petugas menyemprot disinfektan di ruang pelayanan.

“Karena setiap hari banyak masyarakat yang datang dan membutuhkan pelayanan kepolisian dan melihat perkembangan yang ada setiap hari penularan virus corona dan jumlah korban suspect makin bertambah,” ujar kapolres. Menghadapi dan memutus mata rantai Virus Covid-19 yang menjadi pandemi dunia ini diperlukan upaya gotong royong, sinergitas, dan strategi dari semua pihak, jangan panik, tapi tetaplah waspada, kurangi aktifitas di luar rumah, kalau tidak ada hal yang sangat penting lebih baik di rumah saja.

Pemerintah pusat dan daerah telah mengeluarkan banyak kebijakan demi mencegah penyebaran Covid-19. Mari bantu lawan corona dengan menaati setiap kebijakan pemerintah dan mendukung setiap upaya yang dilakukannya. “Polri senantiasa siap mendukung penuh setiap langkah pemerintah dalam penanggulangan Covid-19, mari bersatu-padu bersama pemerintah untuk saling memberikan semangat dan membantu memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” pungkas Kapolres. (war/rif)

Mundjidah, Pemkab Jombang juga sudah mulai membahas skema protokol kesehatan bilamana new normal nanti sudah memungkinkan dilakukan di kota santri. Kebijakan new normal nanti akan dituangkan dalam peraturan bupati (perbup). “Jadi new normal ini sudah kita godok. New normal ini kan menyangkut semuanya, bagaimana nanti pasar modern, bagaimana pasar tradisional, bagaimana kita pelayanan, bagaimana tempat ibadah. Ini harus kita antisipasi,” pungkasnya. (wan/rif)

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

SENIN KLIWON, 8 JUNI 2020 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

PROGRAM PASAR AMAN

Bupati Jember Pantau Kesiapan Pasar Tanjung Terapkan Transisi Pasar Aman Jember, Memorandum Untuk memasuki new normal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melakukan penataan ulang pedagang pasar tradisional. Untuk memastikan pengelolaan pasar, Bupati Jember dr Hj Faida MMR blusukan ke Pasar Tanjung, Sabtu (6/6) malam. Bupati Faida berdialog dengan pedagang di Pasar Tanjung.

Bupati Faida memantau Pasar Tanjung pada malam hari.

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Blusukan yang dilakukan Bupati Faida di pasar malam ini ingin memastikan programnya yang ditetapkan berjalan baik. Program Pasar Aman adalah pasar tradisional ditata ulang agar aman menghadapi masa transisi new normal. Dan ini juga program dari Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kabupaten Jember “Pasar tradisional bisa kembali beroperasi tetapi diatur dan diditata yang lebih baik lagi. Diatur supaya tampak jelas sehingga pembeli yang mencari kebutuhan lebih mudah dan aman dari sebaran pandemi Covid-19” ucap Bupati Faida. Sebelum dilakukan penataan, para pedagang datang tidak menentu terkesan semrawut. Di jalan dr Wahidin selain digunakan sarana berjualan juga sebagai jalan lalu-lalang kendaraan. Bahkan para pedagang bongkar muat di situ. “Terkesan semrawut,” ucap bupati berjilbab ini. Untuk menyiasati itu PemkabJember telah menyediakan tenda bagi pedagang sehingga terlihat rapi. Di samping fasilitas penerangan di setiap lapak dan pedagang yang sudah lama berjualan lebih diprioritaskan.

Bupati Faida berdialog dengan pembeli. Bupati Faida mencuci tangan di wastafel yang disediakan di pasar.

Satu tenda untuk dua pedagang. Mereka telah dicatat oleh petugas

dinas pasar dan diberi nomor. Ketika waktunya jam belanja, maka area itu

hanya untuk orang belanja. “Jalan dr Wahidin ditutup mulai pukul 16.00 dikhususkan bagi ma-

syarakat yang ingin berbelanja. Tidak boleh ada lalu lalang kendaraan. Hanya pedagang yang sudah dirapid

test yang boleh berdagang di Pasar Tanjung,” beber Bupati Faida. Seluruh pedagang oleh bupati diwajibkan menggunakan masker. Juga bagi para pembeli yang kedapatan tidak memakai masker, diberi masker dan dilakukan pemahaman pentingnya penggunaan masker. Bahkan sudah disediakan penambahan beberapa alat cuci tangan di beberapa titik di sekitar pasar. Dengan konsep penataan baru dan fasilitas baru ini, para pedagang merasa senang dengan adanya fasilitas baru. Sebab, kelihatan rapi dan tidak semrawut lagi. Juga bagi para pembeli, kini ketika belanja dan memilih barang, lebih enak dan tentunya aman. Dengan kebijakan tersebut, maka semua kendaraan sudah tidak boleh masuk Jalan dr Wahidin. Seperti yang diucapkan salah satu pembeli, bu Kamto, warga Perum Darma Alam. “Sekarang belanjanya lebih enak dan lebih nyaman karena tidak ada kendaraan lalu lalang lagi, “ katanya. (jun/edy/udi)

Muslimat NU Siap Menangkan Machfud Arifin di Pilwali cocok dengan kebutuhan warga Surabaya. Ini sejalan dengan program Muslimat NU di bidang keagamaan, pendidikan, kesehatan dan sosial ekonomi. “Dari diskusi dengan Pak Machfud akan ada peningkatan di bidang pendidikan dan kesehatan. Di bidang keagamaan juga akan diperbaiki. Program-program Pak Machfud sesuai dengan program Muslimat NU,” papar Lilik yang mempunyai 30 ribu anggota Muslimat NU se-Surabaya. Ia menceritakan, pada Pilwali Surabaya sebelumnya, warga Muslimat NU hanya

dilibatkan di awal. Tapi dilupakan ketika sudah menjabat wali kota. “Sudah berulangkali kami mengajukan program pemberdayaan UMKM tapi tidak pernah direalisasikan hingga sekarang,” jelasnya. Ke depan, imbuh Lilik Fadilah, wali kota harus berkolaborasi dengan semua elemen masyarakat, termasuk dengan Muslimat NU. “Sehingga ada keserasian membangun kota Surabaya,” harapnya. Selain itu, dukungan dari keluarga besar NU ini bukan kali pertama diberikan kepada mantan Kapolda Jatim itu.

Selasa Pelayanan SIM Colombo Dibuka Petugas juga memberikan kesempatan pemohon yang masa berlaku SIM habis selama pandemi untuk memperpanjangnya hingga maksimal 31 Juli mendatang. Jika selama rentang waktu itu pemohon tidak kunjung memperpanjangnya, maka SIM tersebut akan dinyatakan mati. “Harus proses baru lagi,” kata Teddy, Minggu (7/6). Teddy menyebut, layanan SIM yang dibuka yakni, di Satpas Colombo, SIM Corner di Tunjungan Plaza, BG Junction dan Siola. Selain itu, SIM Keliling di Jatim Expo dan Kapas Krampung juga dibuka. Namun, selain di Satpas Colombo pelayanan dibatasi. “Social distancing tetap kami lakukan. Di SIM Corner dan SIM Keliling maksi-

Korban Dikeroyok 5 Pendekar didata dan dimintai keterangan, para pemuda tersebut kembali digiring ke Mapolrestabes Surabaya. Informasinya pengeroyokan tersebut bermula ketika Alfin berkomentar di status salah seorang dari lima pelaku. Komentar itu yang diduga menjadi pemicu amarah mereka yang sebenarnya juga masih teman korban. Berdasarkan keterangan para pelaku, perkelahian ini dipicu karena komentar Alvin di FB. Tidak disebutkan komentar apa yang menyinggung tersebut. “Berawal dari cekcok di FB,” terang Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran, Minggu (7/6). Setelah dimediasi, kasus ini pun akhirnya

Penuh Perjuangan Tagar #wisudaLDR2020 sedang trending selama beberapa hari belakangan. Annisa Pohan yang mendapat tantangan dari Dian Sastrowardoyo mengunggah kenangan ketika ia lulus wisuda S2 pada 2013. Istri Agus Yudhoyono itu mengunggah beberapa foto dirinya yang mengenakan jubah wisuda dan toga. Dalam fotonya, ia mampu menyelesaikan studi Magister Manajemen terbilang singkat 1,5 tahun tapi penuh perjuangan. “Dalam pikiran saya salah satunya adalah: “akhirnya bisa tidur nyenyak lebih dari 4 jam”, karena selama saya kuliah saya harus membagi waktu antara Rumah tangga, pekerjaan, Yayasan sosial dan kuliah,” tulis @annisayudhoyono, seperti dikutip detikcom, Minggu (7/6). Annisa mengatakan perjalanannya mengambil Magister Manajemen jauh lebih serius

Sebelumnya, Rois Aam PBNU KH Miftahul Achyar dan Ketua Umum Prof Dr Said Aqiel Siradj juga mendukung Irjenpol (Purn) Machfud Arifin. “Pak Machfud cocok memimpin Surabaya. Beliau sudah terbukti maslahat bagi warga Nahdliyin,” kata KH Miftahul Achyar. Bahkan, Kiai Miftah, sampai membuat tumpeng dan mendoakan secara khusus untuk Machfud Arifin, agar terpilih menjadi Wali Kota Surabaya saat Machfud sowan ke pondok pesantrennya di Jalan Kedung Tarukan beberapa waktu lalu.

Sambungan dari halaman 1

mal kami layani 300 orang per hari,” lanjut dia. Teddy menambahkan, jika selama layanan dibuka pukul 08.00 hingga pukul 16.00 jumlah pemohon membeludak, maka pihaknya akan membatasi. “Di Colombo tidak kami batasi. Tapi, lihat situasi di lapangan. Kalau sudah banyak akan kami arahkan hari berikutnya,” pungkas dia. Sementara itu, Kanitregident Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Yanto Mulyanto berharap, para pemohon juga dapat antre dengan tertib sehingga pelayanan dapat dilakukan secara cepat dan maksimal. “Agar maksimal, kami berharap para pemohon tertib sehingga dapat dilayani dengan baik,” harap Yanto. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 berakhir damai. Sudamiran menyatakan bahwa perkelahian ini hanya karena salah paham saja. “Salah paham saja. Sudah dapat di selesaikan secara kekeluargaan,” katanya. Imbuh Sudamiran, karena berdamai, para pelaku diperbolehkan pulang. Mereka sebelumnya juga sudah menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya. Sebab, perkelahian itu sudah mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Mereka juga tidak dipidana. “Iya benar tidak dilanjutkan (perkaranya, red) karena sudah ada perdamaian,” pungkas mantan Kasubdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim itu. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 dan fokus ketimbang S1. Ia membaca setiap jurnal, buku, dan mengerjakan tugas dosen yang tenggat waktu dikerjakan secara singkat. “Alhamdulillah di perjalanan S2 saya sangat happy dan puas mengambil ilmunya, walau saya ibu2 dan menjadi salah satu yang “tua” di kelas (karena kelas saya kelas reguler banyak anak muda yang baru lulus), saya tidak hanya mendapat ilmu yg bermanfaat di kemudian hari namun juga mendapatkan teman-teman dekat,” tulis Annisa. Suami dan dukungan dari keluarga besarnya yang menjadi modal Annisa lulus dengan baik. Khususnya mendiang mertuanya, Ani Yudhoyono yang kerap bertanya ingin membantu. Hal terpenting dari momen perjalanan S2, lanjut Annisa, adalah ketika sang anak akhirnya mendapatkan waktu ibunya 100 persen kembali. (dtc/nov)

Sambungan dari halaman 1 Sementara itu, Machfud Arifin, berterima kasih atas dukungan yang diberikan pengurus Muslimat NU Surabaya. Dukungan itu menjadi kekuatan besar dalam menghadapi Pilwali Surabaya mendatang. “Muslimat NU punya jaringan sampai di tingkat RW dan RT. Mudah-mudahan lebih menyemangati saya lagi,” ungkap pensiunan jenderal bintang dua yang dikenal merakyat ini. Machfud yang asli arek Suroboyo ini berjanji tidak akan

meninggalkan Muslimat NU jika ditakdirkan terpilih menjadi Wali Kota Surabaya. “InsyaAllah saya tidak akan pernah melupakan Muslimat NU. Tidak hanya dijadikan lengkuas dan daun salam. Muslimat harus dilibatkan dalam pembangunan di Surabaya,” janji calon wali kota yang didukung PKB, Gerindra, Golkar, Demokrat, Nasdem, PAN, dan PPP ini. Pengurus Muslimat NU Kota Surabaya bertambah semangat mendukung Machfud

usai berdiskusi langsung dengan Lita Machfud Arifin yang ikut pertemuan. Istri Machfud ini ternyata pengurus Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang selama ini concern dan aktif membina UMKM terutama di kalangan ibu-ibu. Lita menegaskan, pemerintah seyogianya tidak hanya memberikan pelatihan. Tapi juga memfasilitasi para UMKM untuk menghasilkan produk produk hingga membantu memasarkannya. “UMKM harus

Motor Pelaku Tabrak Tiang Listrik Pasangan suami istri (pasutri) berencana membawa serta tas berisi HP merek Oppo dan uang sebesar Rp 200 ribu, yang diletakkan di meja ruang tamu. Kemudian, kedua korban ke dapur untuk mempersiapkan bekal yang dibawa. Tiba-tiba datang pelaku dengan mengendarai Beat yang memang mencari sasaran. Melihat tas berada di atas meja rumah korban, pria tersebut langsung turun dari motor lalu menjarahnya. Setelah berhasil, dia bergegas meninggalkan lokasi. Diduga panik, sekitar 200 meter dari rumah korban, motor yang dikendarai pelaku menabrak tiang listrik yang ada di pinggir jalan hingga membuatnya terjatuh. Sialnya lagi, kejadian itu diketahui polisi yang sedang patroli dan menolong-

nya. “Awalnya anggota mengira tersangka merupakan korban kecelakaan tunggal lalu menolongnya,” jelas Kanitreskrim Polsek Benowo Ipda Jumeno, Minggu (7/6). Belang pelaku ketahuan setelah korban yang hendak pergi ternyata mendapati tasnya raib, dan berupaya mencari dengan mengecek ke luar rumah. Karena melihat ramai orang, korban ikut menghampiri ke lokasi. Tapi alangkah kagetnya korban lantaran melihat tasnya yang raib ternyata ada pada orang yang dikira mengelami kecelakaan tersebut. Korban segera memberitahu polisi, bahwa pria yang ditolongnya itu adalah pencuri tasnya. Tak pelak, petugas pun mengamankan pelaku yang belakangan diketahui bernama Halil. Mengetahui yang

Sambungan dari halaman 1 ditolong adalah pencuri, warga setempat emosi dan seketika menggebuki Halil yang hanya mampu berteriak kesakitan. “Semula anggota mengira hanya kecelakan tunggal dan menolong tersangka. Tahunya setelah korban datang dan memberitahu bila yang ditolong adalah pencuri tasnya,” beber Jumeno. Terbukti, saat dicek, memang di dalam tas yang dicuri Halil, terdapat HP, dompet berisi identitas korban. Di hadapan petugas, Halil mengakui telah mencuri tas tersebut. Modusnya, ia mencari sasaran rumah yang terbuka atau ditinggal pemiliknya. Jika melihat barang berharga yang tergeletak di ruang tamu, dia nekat masuk untuk mencurinya. “Sudah kali ketiga saya mencuri,” ujar Halil, yang hanya tamatan SMP ini. (rio/nov)

GL Tabrak Beat, Satu Tewas, Satu Kabur Saat kejadian warga asal Krajan, Tongas, Probolinggo itu, berboncengan dengan Andi Wahyudi Ivanto (27), asal Wotgalih, Nguling, Probolinggo mengendarai Beat W 2119 PB. Sementara satu pengendara lain mengendarai Honda GL P 3325 VAB. Hanya saja pemotor ini memilih kabur pasca kejadian. Kecelakaan diawali ketika pengendara Honda GL melaju dari utara ke selatan di

Jalan Ahmad Yani. Bersamaan dari arah yang sama melintas Beat yang dikendarai Sony. Karena, kurang berhati-hati, Honda GL menabrak Beat dari belakang. “Posisi Beat yang di depan lalu tertabrak Honda GL dari belakang. Alhasil pengendara Beat dan yang dibonceng terjatuh,” kata Fitri, saksi yang melihat kecelakaan itu kepada Memorandum di lokasi. Sementara itu, Kanitlaka Satlantas

Sambungan dari halaman 1 Polrestabes Surabaya AKP M Faqih menuturkan, sewaktu dilakukan pengecekan, ternyata pengendara Beat kondisinya telah meninggal. Sedangkan yang dibonceng mengalami luka di pinggang dan tangan kirinya. “Jenazah korban segera dibawa ke RS Bhayangkara. Anggota masih mengejar pengendara motor Honda GL yang kabur usai menabrak motor korban,” kata Faqih. (iah/nov)

Menyebalkan, Justru Selalu Gagal ketika Masuk Fase Eksekusi terguyur hujan,” imbuh Nanang. “Maaf, sebelum nikah dulu, apakah Nak Nanang pernah berhubungan intim?” “Belum.” “Termasuk dengan Nak Risa?” Risa tampak tersipu dan buru-buru menyahut, “Nauzubillahi minzalik. Tidak pernah Ustaz.” Ustaz Azis dan istrinya tersenyum. “Sudah pernah konsultasi dengan psikolog atau seksolog?” tanya Ustazah Fitri yang sering dipanggil Bu Nyai. Pasangan suami-istri (pasutri) ini mengangguk dengan cepat. “Apa solusi yang diberikan?” “Kami, terutama saya, diminta fokus saat berhubungan. Tidak memikirkan hal-hal lain selain apa yang dihadapi,” kata Nanang. Tapi, lanjutnya, upaya itu tidak ber-

hasil. Nanang mengaku tetap saja tidak bisa mencapi proses finishing. Apalagi memasuki garis finish. Selalu berakhir amat menyakitkan. “Mas Nanang juga disuruh olahraga. Tubuhnya memang jadi lebih segar dan wajahnya lebih sumringah. Tapi masih saja gagal,” sela Risa sambil melirik Nanang. Yang dilirik menunduk. Sejenak kemudian Risa berbisik di telinga Nanang. Yang dibisiki menggeleng. “Ada apa bisik-bisik? Kalau ada sesuatu bilang saja agar kami bisa memberikan solusi terbaik,” kata Ustaz Azis. Risa kembali berbisik. Nanang pun kembali menggeleng. Kali ini bahkan lebih keras. “Tapi boleh aku yang cerita?” tanya Risa. Dengan gestur ragu, Nanang pelan-pelan mengangguk. “Begini Ustaz,” imbuh Risa setelah

dibina dan dibantu. Misalnya desainnya dan mendapatkan bahan- bahannya yang murah. Sehingga bisa bersaing di pasaran,” terang Lita sambil menunjukkan beberapa kain batik hasil desain sendiri yang dikerjakan UMKM binaannya. “Setelah bertemu dan sharing dengan Bu Lita, kami makin mantap. Inilah yang kami cari untuk memberdayakan UMKM dan ibu-ibu di Surabaya,” ucap para pengurus Muslimat NU. (day/nov)

Sambungan dari halaman 1

menghirup udara panjang. Dia kemudian bercerita bahwa ada satu kebiasaan yang dilakukan Nanang sebelum menikah. Kebiasaan itu dilakukan karena cukup lama tidak berani berumah tangga. “Kami memang menikah pada usia yang sudah tidak lagi muda. Mas Nanang 31, saya 30. Waktu itu kami sama-sama masih jomblo. Joko tuwo musuh perawan tuwo,” kata Risa. (bersambung)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SENIN KLIWON, 8 JUNI 2020 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK:Timotius devan nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Gresik, Memorandum Kedapatan membawa sembilan plastik klip berisi sabu, Slamet Urifan alias Arif (40), warga Desa Setro, Kecamatan Menganti, Gresik, dibekuk anggota Satreskoba Polres Gresik.

Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah

Bupati Fokus Pembangunan Jalan Bojonegoro Memorandum Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah pada tahun ini, selain fokus pada penanganan coronavirus disease 2019 (Covid-19), juga fokus pembangunan infrastruktur jalan. Baik jalan poros utama kecamatan (PUK) atau jalan desa. Bupati Anna menyampaikan, bila pihaknya memprioritaskan kebutuhan masyarakat saat ini. Yaitu hal yang bersentuhan langsung pada masyarakat Bojonegoro, khususnya pembangunan jalan. “Saya tanya kepada camat. Kira-kira warga masyarakat senang pembangunan kantor kecamatan atau jalan. Camat bilang jalan. Langsung saja anggaran saya alihkan ke pembangunan jalan. Saya tanya kepala desa. Warga butuh apa juga pembangunan jalan. Jadi dialihkan ke pembangunan jalan,” ujar Bupati Anna, Sabtu (6/6). Bupati wanita pertama ini menambahkan, masyarakat sangat senang dengan adanya pembangunan jalan, lampu penerangan, dan lainnya. Program lain tambah politisi PKB ini, yang juga masih berlanjut adalah intensif kepada para takmir masjid, guru ngaji, jemaah tahlil, dan lainnya. “Intinya adalah program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Untuk pembangunan gedung saya cancel (tunda, red) dulu. Kita alihkan ke pembangunan jalan. Nanti untuk yang lainnya (sektor lain, red) bertahap,” bebernya. Diketahui, dari data Dinas PU Bina Marga pada 2020, targetnya pembangunan jalan PUK dengan cor adalah 124,5 kilometer. Dan 2019, targetanya 114 kilometer. (top/har/fer)

Pasar Benjeng Ditutup Gresik, Memorandum Pasar tradisional di Kecamatan Benjeng, Kabupeten Gresik, akhirnya ditutup setelah 10 pedagang dinyatakan reaktif coronavirus disease 2019 (Covid-19) saat di-rapid test. Keputusan tersebut diambil camat beserta muspika, bahwa penutupan Pasar Benjeng itu mulai Minggu (7/6) kemarin hingga Sabtu (13/6) depan. Dari pantauan di lapangan, tidak ada aktivitas apapun di Pasar Benjeng. Kios pedagang terlihat rapat tertutup dan tali rafia melintang di depan pasar tersebut. Camat Benjeng Suryo mengatakan, sebelumnya dilakukan rapid test kepada 60 pedagang di Pasar Benjeng. Hasilnya, ada 10 pedagang yang reaktif Covid-19. “Pasar kita tutup sampai Sabtu (13/5) depan. Tidak ada perdebatan dalam musyawarah, karena kita tahu sterilisasi ini satu-satunya jalan yang terbaik,” ujarnya. Dari penjelasan lebih lanjut, para pedagang yang reaktif Covid-19 mayoritas adalah pedagang ayam. Namun pedagang tersebut bukan hanya pedagang yang berasal dari Benjeng saja. Ada juga pedagang yang berasal dari Kecamatan Cerme. Oleh karenanya, sterilisasi dilakukan ke seluruh aktivitas pasar, bukan hanya stan pedagang tertentu. “Aktivitas semua kita tutup, ini untuk memutus matarantai penyebaran Covid-19. Semua pedagang sudah setuju,” pungkas Suryo, Minggu (7/6). Sementara itu, kKepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik Agus Budiono membenarkan penutupan Pasar Benjeng. “Benar karena ada pedagang yang reaktif,” tutup Agus. Sedangkan dari pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik masih belum memberikan tanggapan dari kejadian 10 pedagang yang reaktif Covid-19 tersebut. (dev/fer)

Di hadapan penyidik, tersangka mengaku tergiur dengan keuntungan yang didapat ketika menjajakan barang haram tersebut. Dirinya bisa memeroleh keuntungan hingga Rp 10 juta. (and/har/fer)

Kapolres Gresik Bantu Warga Terdampak Covid-19 Gresik, Memorandum Perhatian jajaran Polres Gresik kepada warga terdampak pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) terus ditunjukkan. Kali ini, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto turun langsung untuk memberikan bantuan paket sembako kepada warga di Desa Tlogo Bendung, Minggu (7/6). Sedikitnya sepuluh perwakilan warga Desa Tlogo Bendung, menerima langsung bantuan yang diberikan kapolres. Sedangkan beberapa pejabat utama Polres Gresik dan polsek jajaran menyerahkan ratusan paket sembako. Untuk lokasi bakti sosial di Jalan Pahlawan, Kelurahan Tlogobendung, dan Jalan KH Kholil, Kelurahan Pakelingan. “Semoga sembako ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Gresik pada khususnya dan bingkisan ini dari pengurus Bhayangkari Cabang Gresik,” ujar mantan Kapolres Ponorogo ini, kemarin. Kapolres pun berharap agar masyarakat Gresik tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19 agar dapat terhindar dari paparan virus sekaligus memutus mata rantai penyebaran virus. “Kita bersama-sama harus terus disiplin agar kehidupan sosial dapat kembali pulih,” pinta alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2001 ini. Ketua RW 1, Desa Tlogo Bendung, Achsan mengucapkan terima kasih kepada kapolres yang terus memperhatikan kehidupan warga di masa sulit akibat wabah Covid-19 ini. “Semoga Bapak Kapolres dan seluruh anggotanya selalu dalam lindungan Allah SWT. Terima kasih atas bantuannya,” kata Achsan. (and/har/fer)

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto turun langsung memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat.

Arief Nanang menjelaskan, bila patroli dilakukan pagi tadi. Kejadian itu tepatnya pukul 05.30. Pedagang ini, lanjut Nanang, seringkali diingatkan Satpol PP agar tidak menggunakan trotoar dan bahu jalan untuk berjualan. “Tapi masih saja bandel, sama teman-teman (petugas, red) diambil meja dibawa ke kantor agar nanti ada efek jeranya. Eh ngamuk-ngamuk, nasi dibuangi semua. Apa gak emaneman jualan diawut-awut (acak-acak, red) sendiri. Lebih baik disumbangkan untuk warga yang membutuhkan, apalagi saat Covid-19 seperti ini,” tutur Nanang. Diketahui, Pemkab Bojonegoro telah merelokasi para pedagang kali lima (PKL) di sekitaran alun-alun. Para PKL itu diberikan tempat khusus

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Bojonegoro, Memorandum Beredar video pedagang membuang makanan saat ditertibkan Satpol PP di dekat AlunAlun Kota Bojonegoro, Minggu (7/6). Video itu menjadi viral di media sosial WhatsApp (WA). Pedagang itu sengaja ditertibkan oleh Satpol PP karena berjualan makanan di bahu jalan. Namun, pemilik warung yang diketahui bernama Yustina itu marah-marah. Akhirnya ia bersama karyawannya membuang makanan ke jalan raya. Dalam video yang berdurasi beberapa detik itu terlihat petugas berusaha mengambil meja yang digunakan untuk berjualan. Namun, terjadi tarik ulur antara petugas dan pemilik meja yang digunakan untuk berdagang. Pj Kasatpol PP Bojonegoro

Makanan yang berserakan di tengah jalan.

yang tidak begitu jauh dari alunalun, untuk kenyamanan dan

ketertiban bersama. Tapi meski demikian masih ada saja peda-

gang yang berjualan di sekitar alun-alun. (top/har/fer)

PPDB Tingkat SMP Dilakukan Online

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ DEVAN

Sepuluh Pedagang ReakƟf Covid-19

Slamet Urifan alias Arif

Viral Pedagang Buang Makanan di Jalan

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ DEVAN

Pasar Benjeng yang ditutup hingga 13 Juni mendatang.

(7/6). Lanjut Heri, selain mengamankan barang bukti sembilan plastik sabu, dari pria kelahiran 1980 itu polisi juga mengamankan motor Kawasaki Ninja W 3030 VN, dan HP. “Tersangka kami jerat pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Heri.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Dari pengakuan tersangka dengan barang bukti yang ditemukan di saku

celana itu, bahwa dirinya mendapat keuntungan sekitar Rp 10 juta untuk mengedarkan kristal putih tersebut. “Ada sembilan bungkus klip sabu di saku celana sebelah kiri saat kita amankan dengan berat masing-masing 0,41 gram; 0,42 gram; 0,33 gram; 0,31 gram; 0,39 gram; 0,39 gram; 0,38 gram; 0,35 gram; dan 0,57 gram,” ujar Kasatreskoba Polres Gresik AKP Heri Kusnanto, Minggu

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Tergiur Untung Besar, Edarkan Sabu

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik.

Gresik, Memorandum Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMP di Kabupaten Gresik, akan mulai dilaksanakan pada 15 Juni hingga 4 Juli 2020. Dinas Pendidikan (Dispendik) akan memulai PPDB jalur SMP Negeri tersebut secara online. Pendaftaran online yang dilakukan oleh Dispendik Gresik dapat diakses oleh para calon peserta didik melalui situs resminya yaitu www. gresik.siap-ppdb.com. Untuk jadwal jalur pedaftaran dibagi menjadi tiga, yaitu untuk jalur prestasi dimulai 15 Juni sampai 17 Juni. Jalur afirmasi dan perpindahan dibuka 22 Juni sampai 24 Juni. Dan jalur zonasi dimulai 1 sampai 4 Juli. Kabid Pendidikan Dasar Dispendik Kabupaten Gresik Nur Maslichah menjelaskan, para peserta harus mengunggah dokumen persyaratan sesuai masing-masing jalur, ketentuan

format dokumen .jpg/.jpeg dengan kapasitas maksimal 1 MB. “Kemudian peserta memilih sekolah pilihan. Nanti ada jumlah pilihan dan daftar pilihan sekolah yang muncul sesuai dengan ketentuan masing-masing jalur,” ujarnya, Minggu (7/6). Dijelaskan pula, peserta wajib mencetak bukti pendaftarannya. Para panitia sekolah pun melakukan proses verifikasi secara online. Para panitia memiliki kewenangan menyetujui atau menolak pendaftaran peserta berdasarkan hasil verifikasi data dan dokumen yang telah dilakukan. “Jika dalam waktu 1 x 24 jam belum ada status disetujui atau ditolak, maka peserta dapat menghubungi hotline PPDB. Bagi peserta yang ditolak bisa melakukan pendaftaran lagi dengan memperbaiki data dan dokumen,” pungkas Nur Maslichah. (dev/har/fer)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Memorandum Edisi 8 Juni 2020 by memorandum - Issuu