TIDAK TERBIT Sehubungan dengan libur memperingati Hari
Wafatnya Isa Almasih, Surat Kabar Harian (SKH) MEMORANDUM edisi Jumat 7 April 2023 tidak terbit. MEMORANDUM Kembali terbit seperti biasa pada Sabtu, 8 April 2023. Mohon pembaca dan relasi iklan memaklumi. Penerbit
KAMIS PAHING, 6 APRIL 2023
memorandumredaksi@gmail.com
memorandum.co.id
MemorandumTV & Memorandum Online
memorandum
memorandumonline & memorandumredaksi
memorandum
HARGA Rp 5.000,-
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran melakukan pembasahan di lokasi kejadian.
Harnj
Kamis 6/4 Jumat 7/4
Ramadhaǐ ImsaǍ
15 16
04:07 04:06
SubuNj Magrib
04:17 04:16
17:35 17:34
PUASA TOKOH
Momen Tingkatkan Ibadah BULAN suci Ramadan disambut dengan penuh sukacita oleh seluruh umat Muslim di dunia. Tak terkecuali, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Herlina SIK MH. Bagi Herlina, Ramadan menjadi momentum untuk semakin meningkatkan nilai ibadah. Sebab, Allah SWT melipatgandakan pahala Kapolres Pelabuhan kebaikan, keberkahan, Tanjung Perak dan kemuliaan selama AKBP Herlina SIK MH bulan suci Ramadan. “Selamat menjalankan ibadah puasa bagi umat Muslim di Surabaya. Mari memaksimalkan niat Bersambung ke halaman 2
Ria Ricis
Merenggang R
umah tangga pasangan Ria Ricis dan Teuku Ryan belakangan ramai menjadi sorotan. Entah dari mana awalnya, namun belakangn yang menduga an banyak netizen bahwa pernikahan orang tua dari Cut Raifa Aramoana itu disebut mulai merenggang. Sementara itu, tak lama setelah rumor tersebut ramai, adik Oki Setiana Dewi ini mendadak mengunggah sebuah tulisan yang diambilnya dari unggahan sebuah akun TikTok. Dalam unggahan tersebut, terlihat 11 poin yang menjabarkan soal penyebab kehancuran rumah tangga. Salah satu poin yang menjadi sorotan adalah soal hubungan antara menantu dan mertua. Bahkan ada pula poin yang menyebut bahwa pasutri kerap bertengkar lantaran Bersambung ke hal 2
APOTEK KIMIA FARMA DIPONEGORO TERBAKAR
Diawali Lampu Padam
Surabaya, Memorandum Apotek Kimia Farma di Jalan Diponegoro nomor 94, terbakar, Rabu (5/4) sekitar pukul 12.30. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tim inafis Polrestabes Surabaya masih
menyelidiki penyebab kebakaran yang diduga korsleting ini. Sebab, sebelum api meludeskan bangunan seluas 30 meter x 40 meter itu, lampu di apotek sempat padam. Bersambung ke halaman 2
AWAS MODUS GENDAM GENTAYANGAN LEWAT APLIKASI
HP DAN MOTOR MELAYANG
Surabaya, Memorandum Kejahatan modus penipuan atau akrab di telinga masyarakat dengan gendam masih tetap diwaspadai. Terlebih jelang lebaran di beberapa fasilitas umum (fasum) atau pusat perbelanjaan. Seperti terminal, stasiun, bandara, dan mal.
Berbagai trik dilakukan terduga pelaku untuk bisa memperdayai calon korban, baik secara konvensional maupun melalui media sosial (medsos). Mulai dari pura-pura tanya alamat, sok akrab meski baru kenal lewat aplikasi HP, hingga menawarkan makanan atau minuman kepada calon korban. Bersambung ke halaman 2
Ali Imron SSos MA
Penumpang kereta api di Stasiun Gubeng.
Libatkan TNI-Polri di Stasiun TAHUN ini diprediksi pemudik meningkat m seiring dengan longgarnya kasus Covid-19. Namun pada satu sisi, tingkat kej kejahatan di peni Surabaya masih tinggi. Modus penipuan yang denga gendam akrab di telinga masyarakat dengan
masih marak. Terlebih jelang lebaran. Terduga pelaku memanfaatkan momen keramaian di fasilitas umum (fasum) seperti stasiun dan menyasar korbannya yang Bersambung ke halaman 2
TIPS MENGHINDARI MODUS GENDAM: 1. Tidak membawa uang berlebihan, tidak membawa banyak barang berharga atau perhiasan mencolok. 2. Diupayakan tidak melakukan perjalanan seorang diri. Ajak keluarga atau teman untuk menyertai dalam perjalanan. 3. Selalu waspada dan hindarkan melamun. Kondisi paling rentan adalah ketika seseorang lelah atau tidak
fokus. 4. Waspadai tepukan dari orang yang tak dikenal. 5. Berhati-hati terhadap orang yang baru dikenal, apalagi yang terlihat sok akrab dan ingin melakukan percakapan secara intens. 6. Waspadai ketika ada kejanggalan terhadap tubuh. Seperti tiba-tiba mengantuk, merasa mual, dan pusing.
Perkuat Identitas Diri KEJAHATAN gendam atau hipnotis rawan terjadi menjelang masa mudik Hari Raya Idulfitri 1444 H. Oleh karena itu, masyarakat wajib hati-hati dan mawas diri. Pakar sosiologi asal Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Ali Imron SSos MA mengatakan, kejahatan gendam merupakan aksi kriminal yang mengandalkan sugesti. Terduga pelaku menggunakan konsep hegemoni untuk memperdayai korban. “Gendam secara sosiologis disebut dengan sugesti. Sugesti adalah proses interaksi antarindividu, kemudian ada pengaruh yang diberikan terhadap lawan bicara,” urai Ali Imron, Rabu (5/4). Bersambung ke halaman 2
BANDIT CURANMOR PACAR KELING DIMASSA Bersambung ke hal 2
Incar Sasaran dengan Jalan Kaki Surabaya, Memorandum p Aksi pencurian motor masih marajale marajalela jelang lebaran. Seperti di JJalan Gersikan, terduga pelaku MWB (28), asal Jalan Pacar Keling Gang I, babak belur dimassa setelah teperko gok korban. B Beruntung, amuk massa dired petugas dan mengdiredam ama amankan terduga pelaku
yang mengincar sasaran motor dengan berjalan kaki tersebut ke Mapolsek Tambaksari. “Benar, jadi terduga pelaku ketahuan korban saat menyalakan motor hasil curian. Sehingga korban berteriak dan mengundang perhatian warga lain,” kata Kapolsek Tambaksari Kompol Ari Bayuaji, Rabu (5/4) siang. Ari menyebut, saat beraksi, terduga Bersambung ke halaman 2
Terduga pelaku MWB babak belur dihajar massa usai tepergok mencuri motor.
Anak-Anak dan Menantu Sarankan Ayah Ceraikan Ibu (2)
Pamali, Istri Menyuruh dan Membentak-bentak Suami - Meng, beras beri andil inflasi terbesar di Jatim. - Gara-gara warga Jatim nggragas? Si Mameng (Ahli gizi)
Sejak awal Risma sudah menunjukkan rasa ogah menampung Eyang Uti di rumah. Ribet, katanya. Dan bikin masalah. Apalagi, kebanyakan orang tua sudah pikun.
Ternyata benar. Eyang Uti mengawali hari pertamanya di rumah Bima dengan kemarahan. Khas orang tua. Masalahnya, Eyang Uti tidak terima Bima disuruh-suruh dan dibentak-bentak istrinya. Waktu itu Eyang Uti merasa penat di dalam kamar dan ingin menghirup udara segar dengan duduk-duduk di reras. Risma sedang Bersambung ke halaman 2
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205