Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 4 November 2021

Page 1

8 Hari Menuju Hari Jadi SKH MEMORANDUM memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id

KAMIS WAGE, 4 NOVEMBER 2021

memorandumredaksi@gmail.com memo me mora rand ndum umre reda daks ksi@ i@gm gmai aill.co com m

HARGA Rp 3.500,-

PERAHU TAMBANG TENGGELAM DI BENGAWAN SOLO, 11 SELAMAT, 7 HILANG

KELEBIHAN MUATAN

PCR Normal Oleh: Dahlan Iskan

D

ia cantik –5i. Dia gembira –tidak perlu PCR yang mahal lagi, cukup antigen. Dia mau ke Bali –ada acara keluarga. Dia menelepon Garuda Indonesia, kemarin pagi. Dia langsung mengirim WA ke saya: “kok konfirmasi ke Garuda msh hrs pk PCR..??.duh negara apa ini ya?..buat rakyat bingung” Saya pun tidak percaya WA Si 5i itu. Saya hubungi staf yang ada di  Bersambung ke halaman 2 

Hana Hanifah

Kerap Diledek

Daerah (BPBD) Bojonegoro diperkirakan sebanyak 23 penumpang diangkut perahu yang menyeberang di Bengawan Solo itu. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro Ardhian Orianto menjelaskan

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Selama ini perahu tersebut menjadi transportasi sungai yang menyeberangkan penduduk antara Desa Semambung, Kecamatan Kanor dengan Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Sesuai data Badan Penanggulangan Bencana

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Bojonegoro, Memorandum Sebuah perahu tambang tenggelam di Bengawan Solo, Rabu (3/11). Selain puluhan penumpang, belasan kendaraan yang diangkut ikut hanyut terseret arus sungai.

Petugas gabungan berupaya mencari sisa penumpang yang hilang setelah perahu tambang yang mereka naiki tenggelam.

 Bersambung ke halaman 11 

Petugas pemadam kebakaran (damkar) mengevakuasi Bayu Prasetyo yang menceburkan diri ke sungai.

SUKA MELANTUR

Hana Hanifah diduga sempat terlibat kasus prostitusi online pada Juli 2020. Setahun lebih berlalu, rupanya sang artis masih kerap diledek, dikaitkan masalah tersebut.

Depresi, Remaja DKA Tegal Terjun ke Sungai

H

Surabaya, Memorandum Pengendara dan warga yang melintas di Jembatan Sawunggaling, Wonokromo, gempar oleh ulah Bayu Prasetyo. Remaja 18 tahun asal Jalan DKA Tegal itu nekat menceburkan diri ke sungai sekitar.

ana Hanifah tak menampik masih banyak yang membenci dirinya atas dugaan kasus prostitusi Bersambung ke halaman 11 

 Bersambung ke halaman 11  GRAFIS: MEMORANDUM/PUNTADEWA

Orang Tua Belum Ditemukan TRAGEDI perahu tambang yang tenggelam di Bengawan Solo itu menyimpan cerita mengharukan. Yakni, penyelematan seorang balita laki-laki bernama Hafid. Bahkan, isak tangis mengiringi penyelamatan bocah tersebut. Dalam video yang beredar, balita laki-laki itu tampak menangis histeris mencari kedua orang tuanya. Dari in-

Surabaya, Memorandum Residivis pencurian dengan pemberatan (curat) dibekuk anggota Unit Reskrim Polsek Bubutan. Didik Kurniawan (39), warga Jalan Gresik PPI IV ditangkap saat cangkruk di warung kopi (warkop) Jalan Sedayu, Selasa (2/11). Tersangka dijebloskan penjara setelah terbukti mencuri HP Samsung Galaxi J7 prime di rumah korbannya, Jalan Sedayu. Kanitreskrim Polsek Bubutan AKP Olloan Manulang mengatakan, tersangka ditangkap setelah polisi menerima laporan dari pemilik HP. Kemudian anggota bergegas melakukan tracking

1. Mardiani, laki-laki, 58 tahun Alamat : Desa Semambung RT 02 RW 2 Bojonegoro 2. Hafid, laki-laki, 4 tahun Alamat : Desa Semambung RT 02 RW 2 Bojonegoro 3. Mujianto, laki-laki, 30 tahun Alamat : Rembang 4. Budi, laki-laki, 35 tahun Alamat : Rembang 5. Arif, laki-laki, 39 tahun Alamat : Rengel, Tuban 6. Mat Sarmuji, laki-laki, 56 tahun  Bersambung ke halaman 11 

Hafid, balita yang berhasil diselamatkan warga.

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

 Bersambung ke halaman 11 

Residivis Curat Gresik PPI Ditangkap

Korban Selamat:

ART Abal-Abal, Punya 8 KTP Palsu Polisi Bekuk Wanita Pencuri Kakap Antarprovinsi

Weton Pasutri Ketemu Pegat (4) FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Surabaya, Memorandum Sepak terjang wanita berinisial LH (34) jadi pencuri kakap antarprovinsi terhenti di tangan polisi. Warga Dukuh Nglurup, Krajan Timur, Subang, Jabar, itu ditangkap Tim Jatanras Polrestabes Surabaya.

Modusnya, pelaku melamar pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART), tapi tidak menjalaninya dengan sungguh-aungguh. Dia justru memanfaatkan posisi ART untuk memudah Bersambung ke halaman 11 

 Bersambung ke halaman 11 

Didik Kurniawan

Tersangka LH terekam CCTV saat meninggalkan rumah majikannya di Jalan Jagir.

Jelang HUT Ke-52 SKH Memorandum

Perang vs Mertua

M

emorandum yang kenal Ikin sebagai lawyer yang sering mendamaikan pasangan yang hendak bercerai mengajak Nawar bertemu dengannya. Kepada Ikin, Nawar menceritakan semuanya. Ikin terseyum. Nawar nyengir. Memorandum garuk-garuk kepala. ”Memangnya  Bersambung ke halaman 11 

-

Meng, Hana Hanifah kerap diledek karena diduga terlibat kasus prostitusi online.

-

No comment (sambil menelan ludah).

Si Mameng (Fans Bedah Rumah)

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Makin Profesional dan Dicintai Masyarakat

Laila Mufidah

Surabaya, Memorandum Momentum bertambahnya usia Memorandum yang menyentuh angka 52 tahun ditandai dengan hadirnya ambulans. Kendaraan yang dilengkapi peralatan medis itu rencananya akan dikenalkan pada 10 November

mendatang. Selanjutnya ambulans dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat yang nantinya membutuhkan. Menurut Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah gagasan tersebut relevan mengingat kondisi pandemi Covid-19 belum

pulih sepenuhnya. “Peningkatan di sektor kesehatan Kota Surabaya membutuhkan bantuan dari banyak pihak. Gagasan ambulans sangat pas. Terlebih pandemi Covid-19 belum  Bersambung ke halaman 11  ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

KAMIS WAGE, 4 NOVEMBER 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Pengganggu Industri Kecil akan Ditindak Tegas Ayah Menghilang, Ibu Kerja Banting Tulang Sidoarjo, Memorandum Rasya Rizki Aisya (5), penderita penyakit hidrosefalus sehari-hari hanya bisa berbaring di tempat tidur. Praktis dia hanya ditemani Sukartini (62), sang nenek yang telaten merawat di rumah kontrakan di Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi. Sedangkan Rizki Nada Nadia (24), ibu bocah malang tersebut bekerja di pabrik makanan ringan di Pasuruan. Pilihan itu terpaksa dilakukan karena menjadi tulang punggung ekonomi keluarga setelah ayah Rasya pergi tanpa pamit. Kondisi itu yang menyulut keprihatinan Wakil Bupati (Wabup) Subandi. Wabup menjenguk Rasya ditemani Sukartini dan tetangga sesama penghuni kontrak, Rabu (3/11). Didampingi kepala dinas kesehatan, kepala dinas Ssosial, dan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sidoarjo, wabup memberikan bantuan berupa uang dan paket sembako. Tak hanya itu, Rasya juga ditawari dirawat di RSUD Sidoarjo untuk mendapatkan penanganan lebih baik. “Hari ini saya diperintah bapak bupati untuk melihat kondisi warga kurang mampu yang menderita sakit hidrosefalus. Ini harus ada perhatian lebih dari pemerintah terutama Pemkab Sidoarjo terkait masalah berobat,” kata wabup. Pemkab Sidoarjo, sambung wabup, bahkan mengupayakan semaksimal mungkin untuk memfasilitasi dan menanggung biaya pengobatan Rasya. “Kami dari pemerintah, bupati dan wakil bupati akan mengupayakan semampu kita dalam memberikan jaminan kesehatan terhadap warga Sidoarjo yang kurang mampu. Insyaallah pada hari ini (kemarin) akan dikirim ke rumah sakit dan semua biaya akan ditanggung oleh pemerintah,” tambahnya. Memang, hanya mengandalkan pendapatan dari Nadia sebagai orang tua tunggal, Sukartini mengaku keluarga tidak bisa berbuat banyak. Sebab, pendapatannya hanya cukup untuk bayar kontrakan dan kebutuhan makan sehari-hari. “Bahkan saat Bapak Wabup Subandi datang, Nadia tidak bisa mendampingi kami karena masih bekerja,” kata Sukartini. Dengan mata berkaca-kaca, Sukartini menceritakan selama ini untuk akses kesehatan sudah di-cover pemerintah melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS-BPJS). Namun, dengan adanya bantuan dari Pemkab Sidoarjo yang akan memfasilitasi pengobatan dan menanggung semua biaya, pihaknya lebih bersyukur. “Terima kasih pak wabup, beban keluarga jadi lebih ringan,” ucapnya. (kri/jok/epe)

Sidak dilakukan setelah pemilik pabrik melaporkan adanya oknum yang mengganggu usahanya. Dengan mencari-cari kesalahan serta membuat laporan kalau izin usaha pembuatan kerupuk itu melanggar aturan. Padahal dari hasil sidak yang juga diikuti Camat Krian Achmad Fauzi, tidak ditemui pelanggaran yang dimaksud. “Saya melihat legalitas pabrik kerupuk ini sudah selesai semua, kalau ada kekurangan sedikit seperti kerusakan cerobong sudah biasa, ini juga sudah dibenahi,” kata wabup. Ia menegaskan, perigatan itu untuk mendukung upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19. Karena itu, geliat industri kecil dan UMKM harus terus didorong untuk berkembang agar perekonomian bangkit kembali. Menurutnya semua itu butuh dukungan semua pihak. Salah satunya dari masyarakat agar percepatan pemulihan perekonomian segera terwujud. “Ini lagi pandemi, kita lagi meningkatkan UMKM agar

perekonomian di Sidoarjo kembali pulih, oleh karenanya jangan sekali-kali mengganggu pemulihan perekonomian yang ada di Sidoarjo,” pintanya. Subandi juga peringatkan kepada jajarannya untuk berhenti mencari kesalahan pelaku usaha. Seperti halnya terkait perizinan usaha. Wabup bahkan meminta pelaku UMKM dan industri kecil melapor ke kecamatan atau dirinya langsung. “Perekonomian seperti ini, orang kerja diganggu, ini yang tidak benar! Kita pertegas, saya sebagai wakil bupati, kalau ada oknum-oknum seperti ini kita tindak saja,” ucapnya. Mantan ketua komisi A DPRD Sidoarjo itu akan terus mengawal kegiatan peningkatan perekonomian di Kabupaten Sidoarjo. Seperti peningkatan perekonomian di Kecamatan Krian melalui geliat perusahaan pembuatan kerupuk seperti ini. Terdapat 150 lebih warga sekitar yang bekerja dalam perusahaan kerupuk tersebut. Karenanya, ia sedih bila ada karyawan yang tidak lagi bisa bekerja gegara ulah oknum

FOTO: MEMORANDUM/BWO

Wabup Jenguk Bocah Penderita Hidrosefalus

Wabup Sidoarjo meninjau pabrik kerupuk di Terik yang mengeluhkan ada pihak memungut upeti berdalih izin usaha.

seperti itu. “Jangan sampai ada yang mengganggu peningkatan ekonomi di Kecamatan Krian Desa Terik. Isyaallah saya dan pak camat akan mengawal kegiatan-kegiatan diperusahaan ini, kasihan ini ada 150 lebih karyawan,” ujarnya. Pemilik CV Sumber Karya Ihyak mengaku, pihaknya selama ini sudah memenuhi ketentuan-ketentuan dalam

menjalankan usahanya. Bahkan hubungan dengan tetangga sekitar rumah dan tempat usahanya juga tidak ada masalah. Tapi, masih ada saja yang mencari-cari kesalahan. Ihyak mengaku sangat dirugikan karena menggangu usaha pembuatan kerupuknya. Ini juga berimbas pada kenyamanan pegawainya.

Pj Kades Grinting Ajak Warga Sukseskan Vaksinasi Sidoarjo, Memorandum Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Grinting, Herawati, mengimbau warga desa di Kecamatan Tulangan i t u u n t u k m e n g i k u t i a n j u ra n pemerintah mematuhi protokol k e s e h a t a n ( p ro k e s ) . Im b a u a n tersebut dikeluarkan lantaran saat ini Kabupaten Sidoarjo masih berstatus zona kuning dan kasus aktif masih ada. “Atas nama pemerintah desa kami mengimbau kepada semua

masyarakat untuk tetap patuhi prokes,” ujar Herawati, Rabu (3/11). Herawati mengatakan, saat ini pemerintah sedang memerangi dan menanggulangi penyebaran Covid-19. Salah satunya melalui program percepatan vaksinasi. Oleh karena itu, selain warga diimbau untuk menaati prokes, juga didorong bagi yang belum vaksin agar segera mendatangi gerai vaksinasi terdekat. “Kami mendorong dan mengajak warga untuk turut

sukseskan program vaksinasi Covid-19 pemerintah,” ujar dia. Selain itu, Herawati juga meminta kepada semua warganya untuk lebih menerapkan pola hidup sehat. Yakni, pola hidup bersih dan tetap selalu menggunakan masker saat keluar rumah. “Karena dengan memakai masker, semua jadi sama-sama melindungi, dan mengantisipasi terjadi lonjakan Covid-19,” kata dia. (bwo/jok/epe)

PCR Normal bandara. Ia staf dari perusahaan penerbangan. Saya sampaikan keluhan Si 5i –yang juga seorang dokter itu. Jawaban dari bandara itu saya teruskan ke Si 5i. Agar tidak kehilangan kecantikannyi. “Correction... ternyata memang belum Pak Dahlan..di lapangan masih tetap mengacu ke SE 88, artinya masih tetap menggunakan PCR..”. Tanpa PCR lagi memang sudah diumumkan. Tapi baru lisan. Yang di bawah rupanya menganggap lidah itu tidak ber –Anda sudah tahu terusannya. Kapan peraturan baru mulai berlaku? “Me s k i p e m e r i n t a h s u d a h memperbolehkan antigen kita tetap menunggu SE terbaru.” Jadi, kapan mulai berlaku? Mungkin mulai hari ini. Mungkin besok. Mungkin juga kapan-kapan. Tergantung kapan SE-nya sampai ke yang di bawah. Staf di bandara itu semula juga

“Semua aturan sudah kita penuhi, kita patuh dan tidak ada yang dilanggar. Yang mencari rezeki dari usaha kerupuk ini bukan hanya saya saja. Ada banyak pekerja yang nasibnya menggantungkan dari usaha ini. Kami mohon Pemkab Sidoarjo bisa melindungi pelaku usaha industri kecil seperti kami, bayar pajak pun juga kita taat,” pintanya. (bwo/jok/epe)

FOTO: MEMORANDUM/BWO

Didampingi sang nenek, Rasya yang hanya tergolek lemah di tempat tidur dijenguk Wabup Subandi.

Sidoarjo, Memorandum Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo H Subandi tegas minta pengganggu pelaku usaha kecil ditindak tegas. Pernyataan keras itu disampaikan setelah sidak industri kecil pembuatan kerupuk CV Sumber Karya di Desa Terik, Kecamatan Krian, Rabu (3/11).

Herawati

Sambungan dari halaman 1 mengira kemarin tidak perlu ada PCR lagi –untuk penerbangan seluruh Jawa Bali. Ia sudah sempat menjawab pertanyaan saya: “sudah berlaku”. Ia masih dalam perjalanan ke bandara. Setiba di tempatnya bekerja ia sendiri baru tahu: masih belum berlaku. Ia pun menyusulkan jawaban koreksi tadi. Begitulah. Atas dan bawah memang tidak sama. Tapi berita itu setidaknya sudah bisa membuat begitu banyak orang yang gembira. SE (surat edaran)nya mungkin masih diketik. Tinggal dimintakan tanda tangan. Distempel. Lalu diberi nomor surat. Beres. Mungkin SE itu akan keluar hari ini. Atau besok. Setidaknya pasti akan keluar. Kalau tidak diralat. Alasan untuk meralat bisa banyak. Misalnya, apakah itu tidak mengendurkan kewaspadaan? Terutama kalau dikaitkan dengan kemungkinan munculnya

Covid gelombang tiga? Bukankah menurunkan ongkos PCR sudah cukup? Bukankah kita harus hati-hati? Ongkos PCR memang sudah turun drastis: dari Rp 750.000 ke Rp 275.000. Atas perintah langsung dari Presiden Jokowi. Untuk luar Jawa dari Rp 800.000 ke Rp 300.000. Presiden hampir selalu jadi pahlawan penurunan harga apa saja. Saya sendiri, tahun ini, baru satu kali PCR. Rabu minggu lalu. Ketika harus ke sebuah bank di Jakarta. Untuk rapat keesokan harinya. Semua peserta rapatnya harus lulus PCR. PCR itu saya lakukan secara drive through –di dalam kompleks Gelora Bung Karno. Sekalian makan siang di Plataran Hutan Kota yang ada di sebelahnya. Saya baru tahu: di dalam lahan GBK ternyata dibangun resto baru. Besar sekali. Indah sekali. “Berapa?” tanya juru bayar saya. “Yang 16 jam atau 24 jam?” Kalau hasilnya baru didapat 24 jam

kemudian tentu terlambat. “Yang 16 jam,” jawab orang saya. “Rp 750.000,” jawab petugas. “Kan sudah turun jadi Rp 275.000,” ujar Si juru bayar. “Itu baru berlaku besok,” jawabnya. Berarti saya kecepetan satu hari. Ya sudah. Belum rezeki. Yang paling senang atas penurunan tarif PCR itu tentu Garuda Indonesia dan Citilink. Terutama Citilink. Anak perusahaan Garuda ini masih mampu terbang di banyak jam dan di banyak rute. Sudah jauh mengalahkan bapaknya. Surabaya-Jakarta, misalnya, Citilink sudah bisa terbang 13 kali sehari. Garuda tinggal 3 kali sehari. Citilink memang mampu membayar BBM ke Pertamina. Juga mampu membayar cicilan dan sewa pesawat. Sedang Garuda sudah serba sulit. Bukan saja menghadapi Pertamina, tapi juga pemasok yang lain. Terutama pemasok onderdil. Yang kini

hanya mau kirim barang kalau dibayar kontan. Lion Air hampir tidak terpengaruh oleh penurunan tarif PCR itu. Lion sudah mampu ‘’menurunkan’’ sendiri. Sejak tiga bulan lalu. Itu karena Lion membeli sendiri bahan-bahan dan peralatan PCR/Antigen. Lalu menyerahkannya ke poliklinik yang ia tunjuk. Yakni klinik yang sudah dapat izin tes Covid dari pemerintah. Di klinik-klinik itulah –di banyak kota– Lion bisa memfasilitasi penumpangnya untuk PCR murah. Sudah Rp 275.000 sejak lama. Mungkin segera menjadi Rp 250.000. Agar tetap lebih murah dari ketentuan baru pemerintah. Begitulah ‘’bocoran’’ yang saya dapatkan. Selasa kemarin Lion sudah bisa menerbangkan 170 pesawat. Dengan jumlah penumpang sudah lebih 120.000 orang sehari itu. Lion sudah hampir normal. Lion

bisa curi start. Jakarta-Bali saja, hari itu, sudah 17 kali penerbangan. Dengan jumlah penumpang sudah melewati angka 6.000 orang. Lion memang bisa kulakan PCR dengan harga normal: Rp 100.000 per kit. Tentu masih harus ditambah biayabiaya lain: tenaga, ongkos kirim ke klinik-klinik, dan fee untuk klinik. Bisa jadi Lion justru masih bisa dapat untung dari PCR-nya yang murah. Tentu Lion tidak bisa menetapkan harga terlalu murah –bisa dikerdipi kanan-kiri-atas-bawah. Tentu ada juga yang kurang senang atas penurunan tarif PCR itu. Bukan soal murahnya. Tapi soal ‘’mengapa selama ini terlalu mahal’’. Medsos begitu riuhrendah mempersoalkannya. Saya kutipkan salah satu saja –yang tajamnya masih tergolong masih biasabiasa saja: “Realitas yang melumpuhkan akal sehat..Dari 3 jt, 1,5 jt, 880 rb, 500 rb, 300 rb ....akhirnya 0”. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

KAMIS WAGE, 4 NOVEMBER 2021 HALAMAN 3

RHU Langgar Jam Operasional

Kucing-kucingan dengan Petugas Surabaya, Memorandum Rupanya imbauan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi agar rekreasi hiburan umum (RHU) mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan menaati pakta integritas dianggap angin lalu. Buktinya, salah satu RHU yang berada di kawasan Kedungdoro nekat kembali buka melebihi jam operasional. Padahal petugas gabungan tiga pilar yang terdiri dari polisi, linmas, dan satpol PP, sempat mendatangi RHU tersebut Selasa (2/11) malam. Usai ditutup dan petugas meninggalkan lokasi, RHU berlantai 4 itu kembali beroperasi.

Pantauan Memorandum, petugas tiga pilar turun ke lokasi sekitar pukul 23.35 patroli jam malam. Ketika rombongan petugas mendekat ke lokasi, puluhan pengunjung satu per satu mulai keluar. RHU yang berada di kompleks pertokoan itu kemudian ditutup. Petugas meninggalkan lokasi, Rabu (3/11) pukul 00.10, dengan

kondisi pintu RHU tertutup. Tak ada penyegelan. Tak ada lagi bunyi musik yang tadinya nyaring terdengar. Namun para karyawan masih standby di halaman depan. “Padahal tadi sudah ada polisi sama satpol PP yang masuk, tapi masih nekat buka lagi. Semestinya petugas tetap di lokasi menjaga sampai benar-benar tutup, sampai karyawan pulang semua. Sama seperti saat menertibkan PKL  Bersambung ke halaman 4  Petugas gabungan melakukan operasi patuh jam malam di kawasan Kedungdoro.

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Pemkot Kucurkan Rp 2 M Perbaiki Plengsengan Rungkut Mapan Surabaya, Memorandum Sempat mangkrak dua tahun, plengsengan di Rungkut Mapan Utara RT 02/RW 7, Kelurahan Rungkut Tengah, Kecamatan Gunung Anyar, akhirnya mendapat perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Dengan anggaran sekitar Rp 2 miliar itu, perbaikan plengsengan di dua lokasi (Rungkut Mapan Utara dan Rungkut Mapan Timur) ini ditarget akan selesai minggu ketiga Desember. “Kami mengerjakan di dua lokasi. Untuk sisi barat (Rungkut Mapan Utara), warga responsnya baik. Untuk yang sisi timur masih koordinasi lagi,” terang Sutrisno, Tim Teknis Bidang Pematusan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga  Bersambung ke halaman 4  Pekerja memerbaiki plengsengan di Rungkut Mapan Utara RT 02/RW 7 menggunakan alat berat.

Lutfil Hakim Kembalikan Formulir Pendaftaran Surabaya, Memorandum Pelaksanaan pemilihan ketua PWI Jatim pada 17 November 2021 semakin dekat. Hingga saat ini dikabarkan ada 3 calon yang sudah mengambil formulir pendaftaran, yaitu Eko Pamuji (sekretaris PWI Jatim), Lutfil Hakim (wakil ketua bidang kerja sama PWI Jatim), Ainur Rohim (incumbent ketua PWI Jatim). Ketua Organizing Committee (OC) Mahmud Suhermono menyampaikan, pemilihan akan dilakukan 350 anggota biasa PWI Jatim. Dia menjelaskan, pengambilan formulir pendaftaran mulai 1 sampai 3 November 2021. “Batas akhir jam 16.00, sesuai jam kerja. Hingga kini ada 3 kandidat yang mengambil formulir,” papar Mahmud.  Bersambung ke halaman 4 

Capai Rp1,3 Triliun, Dewan Pelototi Anggaran Dinkes Surabaya, Memorandum Dalam rancangan APBD 2022, Dinkes Surabaya mendapat alokasi anggaran hingga mencapai Rp1,3 triliun. Untuk itu DPRD Surabaya membahas anggaran tersebut sangat berhati-hati. Selain jumlahnya mencapai triliunan, pos anggarannya juga langsung menyentuh masyarakat. Anggaran yang mencapai 12 digit lebih itu, terKhusnul Khotimah banyak terserap di tiga sektor. Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah menjelaskan, tiga sektor utama yang menyerap anggaran dinkes paling besar yakni jamkesmas (jaminan kesehatan masyarakat), pembangunan rumah sakit di Gunung Anyar, dan honorarium ribuan kader kesehatan.  Bersambung ke halaman 4 

37 Kabupaten/Kota Nol Kematian Covid-19 Surabaya, Memorandum Angka kematian Covid-19 terus turun drastis. Sebanyak 38 kabupaten/kota di Jawa Timur mencatat nol kematian karena pandemi. Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Gubernur mengaku bersyukur melandainya pandemi karena kerja sama seluruh pihak. “Seluruh masyarakat tidak kendor menjaga protokol kesehatan,” terang Khofifah. Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menyebutkan, masyarakat tetap taat protokol kesehatan (prokes) ketat. Khususnya memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. “Selain itu, warga segera mendapatkan vaksinasi,” tegas dia. Mantan Menteri Sosial ini menambahkan, hanya Kabupaten Lamongan yang mencatat satu kematian karena Covid-19. “Saya berharap sehingga 38 kabupaten/kota menjadi nol kematian.,” katanya.  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/DAYAT

Berebut Kursi Panas PWI JaƟm

Gubernur Khofifah memberikan bantuan di Apel Siaga Banjir di Nganjuk.

Libatkan 26.541 Kader Kesehatan Berantas DBD FOTO: MEMORANDUM/FERRY

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Petugas memeriksa jentik nyamuk di bak kamar mandi.

Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berkomitmen memberantas Demam Berdarah Dengue (DBD) pada saat musim hujan tahun ini. Jajaran puskesmas dan 26.541 kader kesehatan se-Kota Surabaya digerakkan untuk bersama-sama memberantas demam berdarah ini. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengakui, bahwa beberapa waktu lalu sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya yang meminta semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap penyakit DBD ini.

SE bernomor 443/12475/436.7.2/2021 itu sudah disebarkan kepada Kepala Perangkat Daerah, camat, lurah, RT/RW, sekolah, tempat ibadah, pengelola mal, dan semua perusahaan di Kota Surabaya. “Melalui SE itu saya sudah meminta untuk menggerakkan masyarakat atau anggota di masing-masing institusi dalam upaya peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit DBD di Kota Surabaya, karena Surabaya akan memasuki musim penghujan,” kata Eri, Rabu (3/11).  Bersambung ke halaman 4 

Kota Pahlawan Minim Promosi Kampung Wisata Surabaya, Memorandum Surabaya sebagai kota sejarah ternyata menjadi wilayah yang paling sedikit promosi kampung wisata dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Jawa Timur. Wisata Surabaya yang dipromosikan Provinsi Jawa Timur baru Kampung Ampel. Anggota DPRD Jawa Timur Dapil 1 Kota Surabaya Agatha Retnosari merasa sangat prihatin karena banyak destinasi yang belum masuk potensi promosi wisata Jawa Timur. “Setahu saya yang sudah masuk rencana induk pariwisata di Surabaya

hanya lima, contohnya Kampung Ampel dan Kampung Lawas Maspati. Sedangkan Jembatan Merah dan Makam Peneleh belum masuk,” ujar Agatha saat hearing dengan komunitas pemerhati sejarah Kota Surabaya, di Lodji Besar Peneleh, Selasa (2/11) malam. Agatha mengaku prihatin dengan Makam Peneleh yang belum masuk sebagai cagar budaya. Padahal menurutnya banyak peneliti sejarah dari berbagai negara, jika akan meneliti sejarah Indonesia terutama yang di zaman kolonial Belanda pasti datang

Kami juga akan mengusulkan pembentukan Badan Pengelola Kawasan Wisata Sejarah seperti yang ada di Semarang. Nantinya badan tersebut bisa membantu masyarakat yang terlibat dalam pembentukan grand design, pengelolaan, dan percepatan koordinasi dengan pemerintah.

Agatha Retnosari bersama dengan komunitas pemerhati sejarah Kota Surabaya.

AGATHA RETNOSARI Anggota DPRD Jawa Timur

ke Makam Peneleh. Meski Peneleh merupakan kampung yang sangat bersejarah. Di kampung Peneleh banyak tokoh nasional. Mulai dari Pak Cokro (Haji Oemar Said Tjokroaminoto), kemudian ada Bung Karno (Soekarno) yang lahir di kampung ini. “Hingga belajar tentang politik dan organisasi juga di kampung ini,” jelasnya. Politisi PDI Perjuangan ini menyampaikan, masyarakat menginginkan perda yang mengatur tentang cagar budaya. “Kami juga akan  Bersambung ke halaman 4 


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Lahan Kosong Kutisari Hasilkan 1,4 Ton Singkong Kepala DKPP Kota Surabaya Yanuar Herlambang mengatakan, sesuai arahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, pihaknya terus memanfaatkan lahan kosong untuk budidaya pertanian. Langkah ini dilakukan sebagai salah satu upaya ketahanan pangan. “Hasil panennya langsung dibagikan ke warga di sekitar lokasi. Sebagian juga kemudian ditaruh di kantor DKPP untuk kemudian disebar lagi ke warga,” kata Herlambang, Rabu (3/11). Selain di daerah Kutisari, Herlambang menyebut, sebelumnya pihaknya juga memanen pohong di lahan bekas tanah kas desa (BTKD) di kawasan Kedung Cowek. “Sebelumnya kita juga panen ketela pohon di Kedung Cowek. Kalau singkong itu kita tanamnya dari sekitar 8 bulan lalu,” ujarnya. Tak hanya ketela pohon yang menjadi komoditas tanaman pangan DKPP Surabaya. Herlambang mengaku, pihaknya juga menanam beberapa jenis tanaman pangan lain seperti ketela rambat, sayur-sayuran, cabai, hingga jagung. “Setelah panen singkong, sekarang ini lahan kosong di Kutisari itu kita siapkan untuk tanaman cabai,” ungkap dia. Menurutnya, pada musim hujan, biasanya hanya sedikit saja petani yang menanam cabai. Pasalnya, kelembapan tinggi membuat tanaman cabai rawan

Germas PAS Cara Turunkan Stunting di Asemrowo Surabaya, Memorandum Kecamatan Asemrowo optimistis dengan program baru Germas PAS (Gerakan Masyarakat Peduli Anak Stunting), angka balita stunting dapat diminimalisir. Targetnya nol kasus di akhir 2021 ini. Saat ini, masih ada 31 balita yang bergejala stunting. Di antaranya 22 balita stunting di Kelurahan Asemrowo, 5 dari Kelurahan Tambak Sarioso, dan 4 di Kelurahan Genting Kalianak. Wilayah Asemrowo termasuk 10 besar penyumbang balita stunting terbanyak di Kota Surabaya. Dengan menginisiasi program Germas PAS ini, balita stunting di Kecamatan Asemrowo akan mendapat tambahan suplai nutrisi setiap hari. “Jadi jika program pemkot Jago Ceting itu dialog dan sosialisasi, kalau Germas PAS program kami ini merupakan tindakan lanjutan dengan memberikan nutrisi tambahan untuk balita stunting,” jelas Camat Asemrowo Bambang Udi Ukoro, Rabu (3/11). Melalui program Germas PAS ini, Bambang ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut andil dalam mengentaskan balita stunting di wilayah Asemrowo. Salah satunya dengan berpartisipasi menyediakan nutrisi tambahan. “Kita menggalang partisipasi dari masyarakat agar ikut peduli dan membantu menyediakan nutrisi tambahan. Alhamdulillah banyak yang support. Kita optimistis angka balita stunting di Asemrowo dapat ditekan. Targetnya nol kasus,” tegas Bambang. Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Asemrowo Novelia Bambang Udi Ukoro menuturkan, program ini dilakukan setiap hari selama sebulan penuh hingga akhir tahun. Sebanyak 31 balita stunting yang tersebar di 3 kelurahan akan diberikan nutrisi tambahan setiap hari. “Di antaranya puding dengan gizi yang cukup, susu, dan biskuit khusus. Makanan tersebut diberikan setiap hari ke masing-masing anak sampai bulan Desember. Harapannya pada akhir bulan November ini gizi balita tercukupi, sehingga akhir tahun sudah terbebas dari status balita stunting,” harap Novelia.(mg3/lis)

kerusakan. Karena itu di musim hujan, biasanya harga cabai menjadi lebih mahal. “Contohnya di Jambangan itu sekarang kita tanami lombok (cabai) semua. Nanti (lahan kosong Kutisari) kita juga ganti dengan cabai. Mudah-mudahan kita bisa intervensi ke sana (antisipasi kenaikan harga cabai),” ujar dia. Herlambang menyebut, setidaknya ada 20 titik lokasi tanah BTKD yang dimanfaatkan DKPP Surabaya untuk budidaya tanaman pangan. Lokasinya pun tersebar di beberapa wilayah Kota Surabaya. Beberapa lokasi itu ada yang dikelola oleh petugas DKPP sendiri maupun kolaborasi bersama warga sekitar. “Selain di taman hutan raya (Tahura), ada 20 lahan kosong yang kita manfaatkan untuk ketahanan pangan. Mulai sayur-sayuran hingga tanaman pangan seperti jagung dan ketela,” terangnya. Sebenarnya, Herlambang mengaku lebih senang apabila lahan kosong tersebut dapat dikelola warga sekitar untuk ketahanan pangan. Hasil panennya pun juga dapat dimanfaatkan warga sendiri untuk tambahan kebutuhan pangan. “Kita lebih senang kalau kolaborasi dengan warga. Kalau panen mereka (warga) bisa memanfaatkan dan merasakan juga. Tapi kadang-kadang nandurnya (menanamnya) warga tidak mau,” pungkasnya. (fer/lis)

FOTO: MEMORANDUM/M FERRY

Surabaya, Memorandum Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya panen 1,4 ton singkong dari salah satu lahan kosong di daerah Kelurahan Kutisari. Hasil panen dari lahan seluas 1.000 meter persegi itu pun selanjutnya dibagikan kepada warga.

Ketua TP PKK Kecamatan Asemrowo Novelia menyuapkan nutrisi kepada balita stunting.

Petugas DKPP Kota Surabaya memanen singkong.

Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif Jatim di Atas Rerata Nasional Surabaya, Memorandum Badan Perencanaan Pembangunan Nasional menyebutkan nilai indeks pembangunan ekonomi inklusif (IPEI) Jawa Timur 2020 mencapai 5,92 atau di atas rerata nasional yang mencapai 5,52. “IPEI Jatim melampaui pencapaian nasional. Capaian ini merupakan prestasi membanggakan, mengingat banyaknya indikator yang dijadikan pengukuran dalam indeks ini,” ungkap Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi. Di Pilar 1 pertumbuhan dan perkembangan perekonomian Jawa

Timur 2020 berada di angka 4,90, sementara nasional 4,64. Begitu juga di pilar 2, di mana pemerataan pendapatan dan pengurangan kemiskinan Jawa Timur mencapai 6,52 atau jauh di atas nasional yang hanya 4,62. Sementara itu, di pilar 3 dalam hal perluasan akses dan kesempatan Jawa Timur berhasil meraih angka 7,83, sedangkan nasional 6,56. Khofifah mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, Pemprov Jatim terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang menciptakan akses dan kesempatan yang luas bagi seluruh lapisan masyarakat secara berkeadilan,

meningkatkan kesejahteraan, dan mengurangi kesenjangan antar kelompok dan wilayah. Termasuk peningkatan akses ke sarana kesehatan dan pendidikan. Khofifah memaparkan, IPEI merupakan instrumen yang telah dikembangkan Kementerian PPN/ Bappenas RI untuk mengukur, memantau dan mengendalikan kualitas pembangunan ekonomi dari tahun ke tahun. IPEI terdiri dari tiga pilar utama, yaitu pertumbuhan dan perkembangan ekonomi, pemerataan pendapatan, dan pengurangan kemiskinan, dan perluasan akses

dan kesempatan. Pilar utama ini dibagi lagi atas delapan pilar dengan 21 indikator. “Dalam setiap rencana pembangunan kami selalu mengupayakan bagaimana program yang digulirkan dapat mendorong pertumbuhan, mengurangi kemis-

Mahmud juga menegaskan, batas akhir pengembalian formulir dilakukan mulai 3-4 November 2021. “Sampai saat ini pak Lutfil Hakim mengembalikan formulir dengan melengkapi berkas,” terang dia.

alunan musik menggelegar yang dilantunkan. Setiap meja terdapat minuman beralkohol. Menanggapi hal ini, anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafii tak segan menyebut adanya pihak-pihak yang memberikan jaminan keamanan. Pasalnya, meski sudah diminta tutup, RHU tersebut kembali beroperasi. “Kalau berani kembali buka lagi berarti ada yang menjamin mereka pasti aman. Nah yang menjamin itu kira-kira siapa. Iso orang pemkot, iso wartawan, iso anggota dewan,” cetus legislatif dari

nyamuk. Memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, plus menghindari gigitan nyamuk dengan cara memakai anti nyamuk atau memakai kelambu, memelihara ikan pemakan jentik, menanam tanaman anti nyamuk,

37 Kabupaten/Kota Nol Kematian... Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Jatim Makhyan Jibril Al Farabi mengatakan, Satgas Covid-19 Jawa Timur pola penanganan Covid-19 sudah sesuai dengan standar WHO. Upaya melakukan sejumlah indikator seperti tracing, ketersediaan tempat tidur rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR), positivity rate, dan cakupan vaksinasi. “Seluruh indikator tersebut telah dipantau dan dikontrol sesuai dengan ketentuan WHO, termasuk penindakan yang cepat akan mengurangi

mengusulkan pembentukan Badan Pengelola Kawasan Wisata Sejarah seperti yang ada di Semarang. Nantinya badan tersebut bisa membantu masyarakat yang terlibat dalam pembentukan grand design, pengelolaan, dan percepatan koordinasi dengan pemerintah,” katanya. Lebih lanjut Agatha mengatakan, saat ini DPRD Jatim sedang menggodok raperda pengelolaan desa

Sambungan dari hal 3

risiko kematian,” jelasnya. Jibril mengatakan, kemampuan testing yang dilakukan Jatim secara harian sudah cukup tinggi yakni mencapai 11.900 orang per hari. Menurutnya, banyaknya orang yang menjalankan testing akan mampu mengungkap kasus Covid-19 lebih cepat sehingga dapat segera tertangani. “Begitu juga dengan cakupan vaksinasi di Jatim terus dikejar untuk meminimalkan dampak dari serangan virus,” katanya. (day/lis)

Kota Pahlawan Minim Promosi...

Sambungan dari halaman 3

Ditanya isu ada upaya menghadang salah satu bakal calon untuk tidak maju, dibantah Mahmud. “Kami memberikan ruang seluas-luasnya bagi calon kandidat yang maju,” bantah Mahmud. (day/lis)

Sambungan dari halaman 3 Fraksi Demokrat-NasDem ini. Imam sendiri sudah pernah menemukan RHU yang melanggar jam operasional. Disebutnya ada dua RHU yang buka lebih dari pukul 00.00. Melanggar kesepakatan yang tertuang dalam pakta integritas. Di antaranya RHU di kawasan Kedungdoro dan Yono Suwoyo. “Kita baru sekali menemukan. Saat pemantauan Sabtu dan Minggu (30-31/10). Mayoritas banyak yang patuh. Tapi yang tidak patuh itu juga ada,” ungkapnya. Menurut Imam, berdasarkan

informasi, dua RHU yang tepergok itu sudah dipanggil. Diberikan peringatan pemkot, yang disebut sebagai peringatan terakhir. Jika kembali melanggar, maka akan disanksi 3 bulan tutup hingga izinnya dicabut. “Maka kami mengingatkan pemkot, ini terkait marwah pemerintah kota, marwah dari wali kota Surabaya. Jangan sampai mereka (RHU) yang sudah diberi sanksi kemudian melanggar lagi. Sanksinya harus lebih tegas dan keras. Bila perlu penutupan,” tegas Imam. Sementara itu, Kasatpol PP Kota

Surabaya Eddy Christijanto mengatakan, pihaknya akan memperketat pengawasan rekreasi hiburan umum (RHU) yang melanggar pakta integritas. Salah satunya tetap beroperasi melebihi pukul 24.00. “Kami cek dan awasi,” tegas Eddy, Rabu (3/11). Tambah Eddy yang juga Koordinator Penegak Hukum dan Kedisiplinan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya ini, bahwa RHU yang melanggar pakta integritas akan ditutup. Berdasarkan pernyataan di pakta integritas yang ditandatangani pihak

Libatkan 26.541 Kader Kesehatan Berantas DBD Menurutnya, peningkatan kewaspadaan itu bisa dilakukan dengan cara pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus (PSN 3M Plus), yaitu menguras dan menyikat bersih bak mandi atau kolam air minimal seminggu sekali. Menutup rapat tempat penampungan air seperti tempayan, tandon, drum air dan lainnya untuk mencegah adanya jentik atau telur

kinan, buta huruf, beban utang, mencegah penyebaran penyakit, kesetaraan gender, dan menjaga kerusakan lingkungan. Saat ini kami tengah fokus pada upaya mereduksi jumlah kemiskinan ekstrem yang ada di Jawa Timur ,” imbuhnya. (day/lis)

Lutfil Hakim Kembalikan...

Kucing-kucingan dengan Petugas seperti kita, ditungguin, sampai kita selesai membereskan barang,” jelas Andi, pemilik warung kopi tak jauh dari lokasi. Untuk memastikan RHU tersebut benar kembali beroperasi, Memorandum mencoba masuk. Saat di pintu masuk, sekuriti melakukan penggeledahan. Namun tak ada prokes yang diterapkan. Baik pengecekan suhu tubuh maupun kewajiban scan aplikasi PeduliLindungi. Waktu menunjukkan pukul 00.30. Suasana di dalam kembali penuh pengunjung. Pengunjung menikmati

KAMIS WAGE, 4 NOVEMBER 2021 HALAMAN 4

Sambungan dari halaman 3

wisata. Nantinya, lanjut Agatha, ada pemberdayaan oleh masyarakat yang membuat produk domestik regional bruto (PDRB) meningkat. “Namun dalam raperda ini harus dibedakan antara Desa Wisata dan Kampung Wisata. Karena sejauh ini tidak ada yang secara khusus yang membahas kampung wisata. Padahal di Jatim ada 9 kota,” ungkapnya. (day/lis)

RHU, jika melanggar akan ditutup selama 4 bulan. “Bisa,” ujarnya. Contohnya di RHU Lenmarc, pihaknya mengawasi pada Senin (1/11) dan Selasa (2/11), dan pukul 24.00 sudah tutup. “Pukul 24.00 tutup,” tambahnya. Disinggung adanya beking terhadap RHU, karena meski sempat tutup pukul 24.00 tapi kenyataan di lapangan kembali buka pascapetugas gabungan patroli, Eddy menegaskan bahwa dari instansinya tidak ada. “InsyaAllah satpol PP tidak ada,” pungkas Eddy. (mg3/fer/lis)

Sambungan dari halaman 3 mengganti air vas bunga, dan tempat minum burung. “Saya juga minta untuk melaksanakan Gerakan 1 Rumah/Gedung 1 Jumantik (G1R1J) dengan melibatkan kader kesehatan atau karyawan institusi untuk memantau dan memastikan tidak ada jentik di lingkungan masing-masing, termasuk lapangan atau tanah kosong dan fasilitas umum lainnya,” tegasnya. Selain itu, Eri juga meminta untuk mengaktifkan kegiatan sosialisasi dan penguatan tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), baik di rumah maupun di lingkungan sekitar, pentingnya pelaksanaan PSN

3M Plus secara rutin dan terus-menerus untuk memutus rantai penularan DBD, dan fogging bukan strategi utama dalam mencegah DBD, karena hanya dapat membunuh nyamuk dewasa, tidak dapat membunuh jentik dan telur nyamuk. “Tolong segera membawa ke puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya apabila ada keluarga atau masyarakat yang menunjukkan gejala DBD, dan melaporkan ke puskesmas terdekat untuk dilakukan penyelidikan epidemiologi. Saya juga meminta warga untuk membantu kelancaran kegiatan penyelidikan epidemiologi dan penanggulangan fokus apabila

ada kasus DBD di suatu wilayah,” tegasnya. Di samping itu, ia juga memastikan bahwa seluruh kegiatan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit DBD ini harus selalu dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Sebab, saat ini masih masa pandemi Covid-19 meskipun kondisinya sudah mulai landai. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan dalam rangka pencegahan DBD ini, pihaknya melibatkan semua stakeholder atau lintas sektor di tiap wilayah, mulai

Pemkot Kucurkan Rp 2 M Perbaiki Plengsengan Rungkut Mapan dan Pematusan, Rabu (3/11). Tambah Sutrisno, untuk di Rungkut Mapan Utara diperbaiki semuanya. Termasuk menambah kedalaman 3 meter. “Kita perdalam 3 meter. Untuk yang sisi timur, satu trap. Dan

memperbaiki yang kondisinya rusak. Untuk yang sisi barat, semuanya. Total ada sekitar 450-500 meter,” jelasnya. Lanjutnya, untuk memperbaiki sendiri sudah berlangsung 2 pekan. “Kami masih mengumpulkan

materiil, koordinasi dengan warga sehingga cukup lama,” tambah Sutrisno. Tambah Sutrisno, ambrolnya plengsengan ini karena memang sudah lama. “Pemkot juga akan mem-

Capai Rp1,3 Triliun, Dewan Pelototi Anggaran Dinkes Jika dirinci, lanjut Ning Kaka, sapaan lekat Khusnul Khotimah, untuk jamkesmas anggarannya mencapai Rp 389,742 miliar. Lalu untuk pembangunan rumah sakit di Gunung Anyar Rp 157,813 miliar. Sedangkan untuk honorarium kader kesehatan yang jumlahnya mencapai 26.540 orang, masing-masing mendapat honor Rp 400 ribu. “Untuk pembahasan anggaran di Dinkes Surabaya ini kami sangat ber-

hati-hati. Kami tidak ingin setengah-setengah dalam membahasnya,” ujar Ning Kaka, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Rabu (3/11). Untuk honor kader kesehatan ini, kata Ning Kaka, adalah bentuk perhatian dan apresiasi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kepada pejuang terdepan dalam menciptakan Surabaya sehat. Sebab mereka yang melaksanakan program preventif promotif kesehat-

dari unsur kecamatan, kelurahan, RT, RW, bhabinkamtibmas, babinsa, puskesmas, dan juga para kader yang tersebar di berbagai penjuru Surabaya. “Jumlah petugas puskesmas yang diturunkan sesuai dengan jumlah penanggung jawab PSN di wilayah binaan yang ada di setiap kelurahan, rata rata 2-3 orang per RW di bantu RT/RW setempat. Selain itu, kami melibatkan sebanyak 26.541 kader kesehatan untuk bergerak hingga ke rumah-rumah warga. Melalui cara ini semoga DBD di Surabaya bisa ditekan,” pungkasnya. (fer/lis)

Sambungan dari halaman 3 perdalamnya,” pungkas Sutrisno. Sementara itu, Seken (50), sekuriti Rungkut Mapan Utara mengatakan, agar perbaikan ini cepat selesai. “Agar cepat selesai karena masuk musim penghujan,” singkat Seken. (fer/lis)

Sambungan dari halaman 3 an bisa berjalan baik di masyarakat. Kader-kader kesehataan binaan Dinkes Surabaya itu di antaranya kader posyandu balita, bumantik, kader lansia, kader jiwa, kader paliativ, kader kelurahan siaga, kader bindu, kader TB, dan kader kampung ASI. “Mereka sebelumnya hanya mendapat honor Rp 30 ribu per bulan. Mulai 2022, akan naik menjadi Rp 400 ribu. Kenaikan ini sangat drastis. Semoga bermanfaat untuk para

kader dan menjadi penyemangat agar mereka bisa lebih memberikan pelayanan masyarakat dengan baik,” pungkasnya. Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama DPRD terus menggodok Rancangan APBD 2022 agar bisa disahkan tepat waktu. Salah satunya adalah anggaran di Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya yang menyerap anggaran paling besar pada tahun 2022. (mg3/lis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

KAMIS WAGE, 4 NOVEMBER 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Seruduk Pikap di Tanahmerah

Kebiasaan Buang Sampah Sembarangan Dikritik DPUPR Bangkalan, Memorandum Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Bangkalan, Guntur Setyadi, menengarai kebiasaan warga membuang sampah sembarangan, menjadi penyebab banjir di kawasan kota. Imbasnya, ketika hujan lebat turun, genangan gampang meluap dan merendam sejumlah jalan protokol di Kecamatan Kota. Beberapa perkampungan juga turut merasakan dampaknya. “Ketika Guntur Setyadi hujan mulai sering pada pekan ke empat Oktober 2021, banjir di perkotaan meski gampang surut karena berdekatan dengan pesisir pantai, masih sering terjadi,” katanya, Rabu (3/11). Kondisi itu kerap terlihat di epajang Jalan KH Akhmad Marzuki, KH Moh Toha, HOS Cokroaminoto, jalan kembar, Jalan KH Moh Kholil Gang VI dan VII, Pesalakan, SoekarnoHatta, Letnan Ramli, dan Jalan Halim Perdana Kusuma. “Setelah kita telusuri, banyak saluran air di wilayah perkotaan yang tersumbat sampah dan kotoran lainnya,” tandas Guntur. Bahkan, sambungnya, jika dicermati, sejumlah kali kecil dan bahkan aliran muara Kali Bangkalan, juga dipadati sampah rumahan. Karena itu, Guntur mengimbau warga untuk menghilangkan kebiasaan itu. “Mari hilangkan kebiasaan membuang sampah sembarangan, agar semua aliran drainase, kali kecil, dan saluran pembuangan lainnya tidak tersumbat sampah dan endapan sedimentasi lain,” harap Guntur. Jika tidak, Guntur mengingatkan problem banjir di perkotaan bisa meluas dan tidak cepat surut. Padahal, kendati tidak berbahaya, namun potensi gangguan kesehatan sangat besar, selain jadi penyebab kemacetan. “Seperti kemacetan di beberapa ruas jalan yang padat volume kendaraan ketika hujan deras beberapa hari lalu mengguyur Kecamatan Bangkalan,” ungkap Guntur. Tidak hanya itu, ketika DPUPR menunrunkan tim pembersih, sampah di saluran tidak hanya dari rumah tangga. Di Jalan Soekarno-Hatta malah ditemukan ban bekas truk, perabotan, dan jenis lain yang bervolume besar. (ras/epe)

“Kejadiannya sekitar p u k u l 0 8 . 3 0 . Ti d a k a d a korban jiwa dalam laka pagi tadi,” kata Kanitlakalantas Polres Bangkalan Ipda Sys Eko. Hanya saja, kondisi Eka Andriyanto, warga Jalan Pemuda Dusun Gudangkarang, Desa/Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, mederita luka parah di kepala. Hasil olah tempat kejadian perkara ( TKP) sementara, insiden itu diduga akibat kondisi pemotor yang tidak fit. “Bisa jadi korban Eka dalam kondisi capek dan ngantuk berat saat mengendarai Honda Beat. Kami masih menunggu kondisi korban membaik,” tandas Sys Eko. Indikasi itu diperkuat keterangan sejumlah saksi yang melihat detik-detik kecelakaan.

Ipda Sys Eko menjelaskan kronologis kejadian, Eka memacu motornya dengan kecepatan tinggi dari barat. Sesaat sebelum terjadi kecelakaan, tepatnya di Km 17, mendadak motor yang dikemudikan serong ke kanan. Nahas, di waktu bersamaan dari arah berlawanan melintas pikap yang dikemudikan Amze (41), warga Desa Bancelok, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang. “Karena jaraknya terlalu dekat, ya terjadilah laka itu. Honda Bead langsung menabrak sisi depan kanan pikap,” ungkap Ipda Sys Eko. Su a ra k e ra s b e n t u ra n mengagetkan warga sekitar TKP. Wahyudi, salah satu pesepeda yang mengaku berjarak sekitar 20 meter dari lokasi tabrakan, bahkan mengira pemotor

meninggal. “Keras dan cepat sekali tabrakannya. Pengendara motor langsung terpental dan tergeletak tidak bergerak,” tuturnya. “Beruntung sopir pikapnya sempat ngerem,” tambahnya. Korban yang tergeletak dengan luka di kepala segera dievakuasi aparat bersama warga ke Puskesmas Tanahmerah. “Hasil diagnosa sementara dokter puskesmas, korban ditengarai mengalami gegar otak berat,” papar Ipda Sys Eko. Mengantisipasi musibah itu terulang, Ipda Sys Eko mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk tidak memaksakan diri mengemudikan kendaraan jika kondisi kurang fit. ”Lebih baik beristirahat sejenak di tempat aman. Jangan memaksakan diri. Ini penting agar kecelakaan serupa tidak berulangkali terjadi,” pungkasnya. (ras/epe)

FOTO: MEMORANDUM/SAMSUL

Warga menerjang banjir yang melanda Simpang Tiga Jalan HOS Cokroaminoto.

Bangkalan, Memorandum Kecelakaan lalu lintas gegara human error kembali terjadi di Kabupaten Bangkalan. Kali ini melibatkan Honda Beat P 2021 GI yang dikendarai Eka Andriyanto (41) dengan pikap Mitsubishi L-300 bernopol M 9878 NC di Jalan Raya Desa Tanahmerah Dajah, Rabu (3/11).

Eko Andriyanto dievakuasi personel satlantas dibantu warga ke Puskesmas Tanahmerah.

Aliansi BEM Kembali Demo Pemkab Sumenep, Memorandum Aktivis mahasiswa yang tergabung pada aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep, kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Sumenep di Jalan dr Cipto, Rabu (3/11). Mereka menuntut agar dilakukan evaluasi terhadap kinerja Bupati Achmad Fauzi dan Wakil Bupati (Wabup) Hj Dewi Khalifah (Nyai Eva). Duet kepala daerah itu sejak dilantik 26 Februari 2021, dinilai belum menunjukkan kinerja optimal yang berpihak pada kepentingan masyarakat. Koordinator aliansi BEM Sumenep Nur Hayat menyampaikan, bupati dan wabup harus berani menghentikan alih fungsi lahan oleh para investor nakal. “Alih fungsi lahan milik masyarakat itu harus dihentikan,” kata Nur Hayat dalam orasinya. Alih fungsi lahan dinilai sangat merugikan warga Sumenep. Selain itu, pengunjuk rasa juga menyampaikan persoalan kemiskinan dan angka pengangguran yang setiap tahun terus meningkat. “Solusinya,

Laga Perdana Hadapi Kresna FC

Perssu Optimistis Raih Kemenangan FOTO: MEMORANDUM/SYAMSURI

FOTO: MEMORANDUM/SAMSUL

Pemotor Jember Gegar Otak Berat

Massa aksi kembali mendemo Kantor Bupati Sumenep.

pemerintah daerah harus hadir dalam meningkatkan produksi pertanian dan menghentikan ulah investor,” tegasnya. Saat ini, sudah waktunya pemkabh membina generasi muda agar mampu mengolah lahan pertanian dengan baik. Caranya, dengan membantu modal dan pembinaan. “Mengolah lahan pertanian dengan baik akan menjadi solusi untuk mengatasi kemiskinan

dan mengurangi angka pengangguran,” ujarnya. Sayangnya, aspirasi mereka tidak ditemui bupati maupun wabup. Mereka akhirnya ditemui Pl t A s i s t e n Pe m e r i n t a h a n Pemkab Sumenep, Ahmad Masuni. Ia membacakan tuntutan mahasiswa dan memberi tandatangan. Peserta aksi akhirnya bubar dengan pengawalan ketat aparat kepolisian setempat. (uri/epe)

Sumenep, Memorandum Perssu Sumenep akan menjalani laga perdana Liga 3 Regional Jatim hari ini (4/11). Kresna FC Surabaya jadi lawan perdana dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan. Laskar Kuda Terbang berkekuatan 22 pemain dalam mengarungi seluruh pertandingan di Grup D. Selain Kresna FC, penghuni grup ini ada PS Kota Pahlawan, dan Persepam Pamekasan. Laga berikutnya akan menghadapi PS Kota Pahlawan 7 November. Sedangkan pada 10 November akan menghadapi tuan rumah Persepam Pamekasan. Headcoach Perssu Sumenep, Suwari Kusuma Jaya mengatakan, anak asuhnya berangkat dari Sumenep ke Pamekasan, Rabu siang. Ia mengaku sudah siap menjalani beberapa laga pada musim ini. “Pemain sudah siap. Karena sekitar empat bulan sebelum Liga 3 digelar kami sudah menggelar latihan secara maksimal. Seluruh pemain murni dari klub lokal Sumenep,” ujar Suwari. Meski bermodal pemain lokal, Suwari mengaku optimistis anak asuhnya mampu bermain maksimal. Karena saat uji coba beberapa kali mampu bermain bagus tanpa kekalahan. “Kami harus optimis menang. Anak-anak harus bermain lepas. Yang penting berusaha maksimal, hasilnya Insyaallah bagus,” tegas dia. (aan/epe)

Pamekasan, Memorandum Bupati Pamekasan H Baddrut Tamam SPsi meninjau kesiapan akhir MTQ XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur. Ada empat pesan yang disampaikan. Pertama, sukses pelaksan-aan dan prestasi. Kedua, sukses penerapan protokol kesehatan (prokes) dan memastikan peserta telah divaksinasi, serta panitia juga menyediakan aplikasi PeduliLindungi di setiap venue. Ketiga, sukses ekonomi. “Di setiap venue MTQ nanti disediakan produk UMKM yang menjual hasil produksi khas Pamekasan. Seperti batik tulis dan makanan khas. Kita semua berharap, ekonomi tumbuh pesat selama perhelatan MTQ. Dan yang keempat, sukses membangun amalan Alquran yang bermanfaat bagi seluruh warga Pamekasan,” beber Mas Tamam panggilan akrabnya, Rabu (3/11). Tak hanya itu, ia menginstruksikan seluruh kantor jajaran pemerintah kabupaten (pemkab) membaca Alquran. “Mulai Rabu,

kantor camat, kantor dinas, hingga kantor bupati akan membaca Alquran selama pelaksanaan MTQ yang berlangsung 9 hari. Juga di setopan lampu merah dinyanyikan mars MTQ XXIX, sehingga pelaksanaan berjalan sukses dan dirasakan semua elemen masyarakat,” bebernya. B u p a t i B a d d r u t Ta m a m m e m a n g m e n g i n g i n k a n p e l a k s a n a a n M TQ d i wilayahnya berjalan baik. Sebab, tidak hanya syafaat, ia menginginkan acara itu juga berdampak positif bagi perekonomian Pamekasan khususnya di tengah pandemi Covid-19. Karena itu, bupati berharap doa dan dukungan dari seluruh warga Pamekasan, agar pelaksanaan MTQ berjalan lancar dan sukses. “Doa dan dukungan tentunya sangat kita harapkan bersama, karena kita bangga menjadi tuan rumah. Ay o s a m b u t p a r a k a f i l a h d e n g a n bahagia,” pungkasnya. MTQ XXIX Jawa Timur itu diikuti 1.303 peserta dari 38 kabupaten/kota. (adv/sjk/epe)

FOTO: MEMORANDUM/SUJAK

Bupati Pamekasan Instruksikan Seluruh Kantor Jajaran Lantunkan Alquran selama MTQ XXIX

Bupati H Baddrut Tamam meninggalkan salah satu venue MTQ XXIX Provinsi Jawa Timur 2021 setelah meninjau kesiapan acara.

Tuan Rumah Absen di Kategori Remaja dan Cacat Netra

Halifaturrahman

KAFILAH Kabupaten Pamekasan yang berkekuatan 52 peserta, akan mengikuti semua cabang lomba di MTQ XXIX. Kecuali kategori lomba MTQ Remaja dan Cacat Netra. Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Pamekasan Halifaturrahman menyebutkan, dua kategori itu

tidak diikuti karena tidak memenuhi ketentuan. “Untuk di kategori lomba MTQ Tuna Netra kita masih belum memenuhi syarat administrasi. Jadi di satu cabang tersebut tidak ada delegasi dari kabupaten Pamekasan,” terangnya kemarin. Pemkab Pamekasan berharap

agar wakilnya bisa bersaing dengan kafilah lainnya sehingga bisa member ikan hasil yang t e r b a i k s e b a g a i j u a ra . “K i t a sebagai tuan rumah, tentu berharap agar delegasi kita juga punya target apalagi persiapan berupa pembinaan intensif telah dilakukan sejak Januari,”

harapnya. Kafilah Kabupaten Pamekasan diharapkan agar bersama-sama berjuang membuktikan tuan rumah mampu mencetak generasi Qurani dengan talenta sebagai pembaca ayat suci Alquran. Apalagi momennya berdekatan dengan Hari Jadi ke-491 Kabupaten Pamekasan. (adv/sjk/epe)


POLISI KITA

Kembali Mencuri, Residivis Dibekuk Tuban, Memorandum Mohammad Lubaibil Asror (27), residivis asal Kecamatan Soko, Tuban, dibekuk Unit Resmob Polres Tuban. Ia diamankan bersama ketiga temannya usai melakukan pencurian disertai kekerasan terhadap DCP (20), warga Desa Soko, Temayang, Bojonegoro hingga babak belur, Sabtu (4/10). Tiga pelaku yang ikut dibekuk adalah Bagas Adi Putra (19), warga Kapas, Bojonegoro;, Edi Susandu (20) asli Soko, Tuban, dan Ahmad Sulkan (20), asal Soko. Kejadian itu bermula sekitar pukul 23.00, saat korban DCP sedang berboncengan dengan NI (19), teman perempuannya.

Sesampainya di jalan persawahan Desa Sawahan, Kecamatan Rengel, korban dihadang empat laki laki yang mengendarai dua motor. Keempat orang itu turun dari motor, memukul dan menendang korban. “NI yang dibonceng oleh korban ini merupakan teman dari keempat pelaku. Karena

merasa tidak nyaman teman perempuan ini dibonceng korban, akhirnya dihadang di tempat kejadian dan korban dipukuli oleh pelaku. Setelah dipukuli, barang-barang milik korban dirampas seperti tas, HP dan uang,” ujar Kapolres Bangkalan AKBP Darman dalam rilis, Rabu (3/11). Menurut Darman, hasil pemeriksaan awal kepada NI, empat tersangka berhasil teridentifikasi. Yang salah satunya adalah Mohammad Lubaibil Asror (MLA), residivis kasus pencurian disertai kekerasan (curas) yang merupakan dalang

memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KAMIS WAGE, 4 NOVEMBER 2021 HALAMAN 6 - 7

Tim Inafis Selidiki Kejadian Perahu Tenggelam di Kanor

dari semua kejadian ini. “ Mereka kita jerat Pasal 365 ayat 1 ayat 2 KUHP sub Pasal 170 ayat 1 ayat 2 ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun atau 7 tahun penjara,” sambung Darman. Menurut Darman, akibat kejadian itu korban mengalami luka memar di kedua mata, pelipis kiri, di bawah mata sebelah kanan, hidung, bibir atas luka terbuka. Pelaku lainnya mengambil paksa handphone (HP) DCP dan kabur meninggalkan korban di lokasi kejadian. Kerugian dari kejadian ini ditaksir Rp 4.000.000. (top/har/mik)

Bojonegoro, Memorandum Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) tenggelamnya perahu tradisional di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Desa Semambung, Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, Rabu (3/11) . Kapolres Pandia mengatakan, perahu tradisional yang berisi penumpang untuk sementara masih memintai keterangan dari para saksi. Perahu tengge tenggelam ini merupakan tambang tambangan perahu yang menghubungk menghubungkan Kanor Bojonegoro – Rengel Renge Tuban. jum “Untuk jumlah penumpang masih dal dalam pendataan. Kejadian ini m masih dilakukan penyelidikan oleh Indonesia Automatic Fin Finger Print Identification Syste System (INAFIS) Satreskrim Polres Polre Bojonegoro,” kata kapolres. menamb Ia menambahkan, kondisi aliran sun sungai Bengawan airny sedang deras Solo airnya karena banjir kiriman. Kemu Kemudian terdapat bany tumbuhan banyak ece gondok. eceng

Kapolres Tuban AKBP Darman merilis kasus pencurian.

Ungkap Tabrak Lari, Kasatlantas Gresik Diganjar Penghargaan Gresik, Memorandum Keberhasilan jajaran Satlantas Polres Gresik mengungkap kasus tabrak lari diganjar penghargaan oleh Ditlantas Polda Jatim. Penghargaan itu diterima langsung oleh Kasatlantas AKP Engkos Sarkosi di Gedung Mapolda Jatim, Rabu (3/11). “Alhamdulillah, penghargaan ini atas kinerja anggota Satlantas Polres Gresik dalam pengungkapan kasus tabrak lari yang terjadi pada rentan waktu bulan Juli hingga Okto-

Anggota tiga pilar melakukan vaksinasi kepada masyarakat.

3 Pilar Sumbermanjing Kulon Bersinergi Layani Vaksinasi Lansia

Malang, Memorandum Kapolsek Pagak Kompol Didik Suhardi melalui Bhabinkamtibmas Desa Sumbermanjing Kulon Bripda Galeh Kresda, melakukan pendampingan vaksinasi bagi warga lanjut usia (lansia) door to door di Desa Sumbermanjing Kulon, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Rabu (3/11). Dalam kegiatan ini, Bhabinkamtibmas Sumbermanjing Kulon Bripda Galih Kresda bersama babinsa, pemdes, dan bidan desa melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara jemput bola. “Kegiatan kali ini kita fokuskan pada para lansia,” kata Kompol Didik. Vaksinasi lansia ini menggunakan vaksin jenis johnson &

johnson. Vaksin yang berasal dari Belanda ini merupakan vaksin dosis tunggal, jadi sann gat efektif untuk percepatan vaksinasi. d i “Menurut keterangan dari nakes, bahwa vaksin jenis johnson & johnson ini diberikan hanya satu dosis saja, tidak ada dosis kedua,” jelas Didik. Kapolsek Pagak mengatakan, TNI dan Polri bersama pemerintah desa menggelar vaksinasi door to door ini merupakan bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat dan upaya pemerintah dalam mempermudah masyarakat yang ingin mendapatkan vaksinasi. “Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak, instruksi langsung pimpinan agar vaksinasi

ini dapat menyeluruh,” terang Didik. Bersamaan juga m mengimbau agar masy syarakat tidak takut divaki sinasi dikarenakan vaksin aman, sehat dan halal. Vaksinasi door to door ini, sangat efektif untuk mempercepat capaian vaksinasi di wilayah Kecamatan Pagak. “Insyaallah kami Muspika Pagak, segera mewujudkan 100 persen capaian vaksinasi bagi masyarakat Kecamatan Pagak,” jelasnya. Sementara itu, salah seorang warga yang mendapatkan vaksinasi, Arief Subekti mengapresiasi kegiatan vaksinasi door to door. “Terimakasih kami sudah di vaksin,” ujar Arief. (*/ari/mik)

Cegah DBD, Polres Blitar Fogging Pondok Pesantren Blitar, Memorandum Polsek Selopuro, Polres Blitar bekerja sama dengan perangkat desa dan Puskesmas Selopuro melakukan fogging guna mengantisipasi menyebarnya penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang sering terjadi saat musim penghujan, dapat mengancam kesehatan, Rabu (3/11). Bhabinkamtibmas Desa Jambewangi Bripka Anwar yang ikut dalam kegiatan fogging mengungkapkan, kegiatan ini menyasar area publik tak terkecuali lingkungan Pondok Pesantren Al Aqso. Seluruh ruangan di Pondok

Anggota Polres Blitar mendampingi kegiatan fogging berkeliling kompleks ponpes.

Pesantren, kamar mandi, ruang kelas sampai dengan pojok-pojok areal tanaman yang biasa dijadikan berkembang biaknya nyamuk aides aegypti menjadi sasaran pengasapan kali ini. Kapolsek Selopuro Iptu Hartono mengungkapkan, bahwa pengasapan atau fogging ini akan terus dilakukan, tidak hanya di Pondok Pesantren saja namun juga di kantor kantor pelayanan public yang ada di kecamatan Selopuro. Fogging ini merupakan sebagai upaya bersama Polsek

s selopuro Muspika dan Puskesmas Selopuro untuk ikut berperan dalam mencegah atau menghindarkan bahaya demam berdarah yang disebabkan virus dengue. Wabah ini ditularkan oleh gigitan nyamuk Aides Aegypti hingga mengakibatkan shock bahkan kematian. “Sasaran kali ini sengaja memilih lokasi di Pondok pesantren. Mengingat di Pondok Pesantren saat ini sudah mulai kegiatan belajar mengajar dan banyak Santri atau Santriwati yang menimba ilmu disitu,” ujarnya. (nus/mik)

ber 2021,” kata Engkos Sarkosi usai menerima piagam penghargaan, kemarin. Kasus tabrak lari yang diungkap terjadi tepatnya di Jalan KH Syafii Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas. Korban bernama Darmaji (34) dan Fadilatul Mardiyah (11), warga Kecamatan Soko - Tuban mengendarai motor bernopol S 6586 FB. Kala itu, penabrak bernama Akhiyar (55), warga Kecamatan Duduksampeyan - Gresik yang

mengendarai mobil L300 W 1356 AO mengambil haluan terlalu ke kanan, sehingga kendaraannya membentur motor korban dan juga motor milik Siti Ro’up Kawiyah yang menaiki motor S 4882 IV. Pasca kejadian tersebut, Akhiyar melarikan diri tanpa menolong korban yang jatuh dan mengalami luka - luka. Pelariannya berhasil diidentifikasi polisi setelah melakukan sejumlah penyelidikan. Menemukan pecahan kaca mobil pelaku ditambah

keterangan sejumlah saksi. “Setelah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan saksi, akhirnya ditemukan pengemudi bernama Akhiyar. Dengan pendekatan persuasif dan humanis, yang bersangkutan kemudian mengakui perbuatannya,” jelas mantan Kapolsek Sakobanah, Sampangv. Atas penghargaan tersebut, perwira dengan tiga balok di pundak tersebut berharap menjadi motivasi bagi seluruh ang-

Kapolda Beri Surprise Ma’rupah, Penjual Bumbu di Pasar Sawahan Mojokerto, Memorandum Pedagang bumbu yang sehari-hari berjualan di Pasar Sawahan, Bangsal, Mojokerto, mendapat surprise dari Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta sehari setelah melakukan kunjungan, Rabu (3/11) pagi. Ny Ma’rupah, pedagang asal Desa Tangunan Puri, Mojokerto itu dipanggil Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar untuk datang ke Mapolres Mojokerto guna mendapatkan penghargaan. Kedatangan Ny Ma’rupah didampingi oleh Kapolsek dan Koramil Bangsal serta Bhabinkamtibmas Desa Tangunan Puri. Kapolres Mojokerto menyampaikan salam hormat Kapolda Jatim kepada seluruh pedagang yang seharihari berjualan di pasar. Terutama Ny Ma’rupah yang waktu kunjungan Kapolda Jatim di Pasar Sawahan sempat ngobrol bersama untuk mendengarkan keluh kesah pedagang selama berjualan di masa Covid-19. “Pak Kapolda kemarin senang sekali Bu, bisa ngobrol sama ibu dan mendengarkan keluh kesah pedagang. Tetap sabar Bu, semoga Tuhan segera mengembalikan kondisi Indonesia dan ibu bisa berjualan rame seperti

Kapolres Apip Ginanjar memberikan penghargaan kepada Ny Ma’rupah.

sedia kala” ucap Kapolres Mojokerto menyampaikan pesan Kapolda Jatim kepada Ny Ma’rupah. Kedatangan Kapolda Jatim sendiri ke Pasar Sawahan merupakan kunjungan dalam rangka meninjau langsung keseharian Aiptu Sumilak seorang Gadik SPN Mojokerto yang

sehari hari juga menjadi mantri Pasar Sawahan. Kedatangan Kapolda Jatim merupakan bentuk apresiasi seorang pimpinan kepada anggota atas dedikasinya melayani masyarakat sehingga situasi di wilayah pasar Sawahan menjadi aman dan kondusif. (no/mik)

Kapolres Jauhari memberikan potongan tumpeng kepada ketua PWI Persiapan Probolinggo Raya.

Kapolres Jauhari Potong Tumpeng Peresmian Kantor PWI

Probolinggo, Memorandum Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Persiapan Probolinggo Raya, akhirnya dapat bernapas lega setelah resmi memunyai kantor baru yang representatif di Jalan Soeroyo, Kota Probolinggo. Sebelum gedung eks Dinas Perijinan Kabupaten Probolinggo ditempati, pengurus memanjatkan rasa syukur dengan menggelar syukuran sederhana pemotongan tumpeng, Rabu (3/11). Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari didampingi Ketua PWI Persiapan Probolinggo Raya Ahmad Suyuti dan Kadis Kominfo Kabupaten Probolinggo, Yulius Criatian. Sejumlah perwakilan hadir seperti Kodim 0820, Polres Probolinggo, Kajaksaan Negeri Kabupaten/Kota Probolinggo, Kominfo Kota Proboling-

go, beserta seluruh awak media cetak, online, dan televisi yang menjadi pengurus dan anggota PWI Persiapan Probolinggo Raya. “Saya patut bersyukur karena dipercaya untuk memberikan sambutan dan pemotongan tumpeng diresmikannya kantor ini,” kata Kapolres AKBP RM Jauhari, kemarin. Jauhari mengaku, kehadirannya untuk memberikan sambutan guna menyampaikan pesan sebelum bergeser tugas sebagai Kapolres Pasuruan Kota. Kedekatan dengan awak media kurang lebih satu tahun dirasakan sangat luar biasa. Bahkan, kedekatannya lebih banyak masukan yang positif dari pada masukan negatif. “Saya rasa dinamika di Kota Probolinggo ini luar biasa dengan kehadiran awak media atau wartawan

sehingga itu memberikan kontribusi yang positif untuk semua khususnya kinerja Polri hari ini mungkin menjadi sorotan,” tandas Kapolres. Mantan Kapolsek Metro Tanah Abang ini, mengaku secara pribadi merasa bangga dan bersyukur masih bisa bergabung bekerjasama dengan batasan-batasan yang ada. Sementara Ketua PWI Persiapan Probolinggo Raya Ahmad Suyuti mengatakan, pihaknya mendapat amanah untuk mendirikan kembali kepengurusan PWI yang sempat mengalami kevakuman. “Kami dari mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Probolinggo, semoga menempati fasilitas kantor ini makin bermanfaat, baik bagi anggota maupun pengurus,” tuturnya. (mhd/mik)

gota. Motivasi untuk selalu ngkatmeningkatnerja kan kinerja emdan memberikan anan pelayanan prima kepasyarakat. da masyarakat. har/mik) (and/har/mik)

2 Motor Tabrakan,Warga Dusun Jambu Luka Parah

Anggota Unit Laka Polres Kediri mengantarkan korban menjalani pemeriksaan medis.

ada korban jiwa. Namun kedua sepeda motor tersebut mengalami kerusakan,” ungkap Ipda Aris. Dalam insiden tersebut kendaraan sepeda motor nopol AG 4322 EAO rusak pada slebor dan lampu depan pecah. Sedangkan kendaraan sepeda motor nopol AG 4326 ECE rusak pada totok samping kiri pecah. Akibat insiden itu, Munamah

mengalami luka-luka di kepala hingga tidak sadarkan diri. Yang kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara motor yang terlibat insiden langsung diamankan di Mako Polsek Wates. Kasus tersebut kini dalam penanganan Unit Laka Satlantas Polres Kediri. (mis/mik)

Polresta Sidoarjo Gandeng IPSI Sukseskan Vaksinasi Perdesaan Sidoarjo, Memorandum Akselerasi vaksinasi Covid-19 dengan menyasar perdesaan terus dilakukan jajaran Polresta Sidoarjo. Kali ini dengan menggandeng Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sidoarjo, polresta mengadakan vaksinasi 1.500 dosis di Balai Desa Tropodo,Waru, Rabu (3/11). Sejak pagi dimulainya vaksinasi animo masyarakat untuk mendapatkan suntikan vaksin sinovac tahap pertama maupun kedua sangat tinggi. Melihat besarnya minat masyarakat untuk vaksin, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro berharap dapat segera terbentuk herd immunity (kekeb alan kelompok) bagi masyarakat. “Gerak vaksinasi kami terus menyasar wilayah pedesaan. Tujuannya untuk dapat menjangkau masyarakat

“Sampai saat ini masih dilakukan pencarian oleh petugas gabungan untuk melakukan penyelamatan dan

pencarian di lokasi kejadian,” pungkasnya. Saat kejadian perahu tradisional tenggelam Kapolres Bojo-

negoro didampingi Wakapolres Bojonegoro dan Kepala BPBD Kabupaten Bojonegoro. (top/har/mik)

Gandeng APEPI, Polres Magetan Sediakan 1.000 Dosis Vaksin

Kasatlantas tlantas AKP Engkos Sarkosi kosi (kiri) menerima piagam agam penghargaan.

Kediri, Memorandum Kecelakaan melibatkan dua motor yang saling bertabrakan di Simpang Empat Desa Jajar, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Rabu (3/11) dini hari, membuat salah satu korban terluka parah dan segera dilarikan ke rumah sakit. Sepeda motor Honda Kharisma nopol AG 4322 EAO yang dikendarai Mohammad Mufid (54), warga Dusun/Desa Tunge RT/RW 042/006, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri bertabrakan dengan motor Honda Vario nopol AG 4326 ECE. Kasatlantas Polres Kediri AKP Bobby Mochammad Zulfikar melalui Kanitlaka Ipda Aris Wigiarto mengatakan, sebelum terjadi laka lantas, motor yang dikendarai Mohammad Mufid berjalan barat ke timur. Sesampai TKP, motor yang dikendarai Mohammad Mufid kemudian belok ke kanan, yang kemudian ditabrak sepeda motor yang dikendarai Munamah (43), warga Dusun Jambu, Desa Tunge RT/RW 013/002, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Karena melaju dengan kecepatan tinggi, tabrakkan tak terelakkan. “Dalam insiden tersebut tidak

Kapolres Pandia meninjau lokasi perahu tenggelam.

lebih luas, khususnya bagi para lansia agar lebih mudah mendapatkan vaksinasi,” ujar Kombespol Kusumo. Capaian vaksinasi di wilayah Kabupaten Sidoarjo menurutnya juga terus meningkat. Vaksinasi dosis pertama sudah melebihi target 70 persen, yakni sekarang 75 persen. Vaksinasi dosis kedua 53 persen, disusul vaksinasi bagi lansia sudah 55 persen. “Upaya akselerasi vaksinasi akan terus kami genjot hingga sampai 100 persen,” imbuhnya. IPSI Sidoarjo Jaka Priwahono menjelaskan, pihaknya mendukung penuh kegiatan vaksinasi, termasuk bersama Polresta Sidoarjo. Agar percepatan vaksinasi dalam rangka terbentuknya herd immunity dapat segera terwujud. “Selain melalui kegiatan vaksinasi,

ari IPSI Sidoarjo terdiri dari berkami dari bagai perguruan silat siap bersinergi n Polresta Sidoarjo guna mendengan kan kondusifitas kamtibmas ciptakan aten Sidoarjo,” jelas Jaka PriwaKabupaten hono, Wakil Ketua Bidang Organisasi doarjo. IPSI Sidoarjo. Kepala pala Desa Tropodo H Moch Khusaini menambahkan, dalam giat asi ini pihaknya hanya vaksinasi silitasi tempat. Serta menfasilitasi ampaikan ucapan menyampaikan a kasih kepada terima Polres Sidoarjo, pern pencak siguruan lat se- Kabupaten o yang telah Sidoarjo ukung dan mendukung bantu lanmembantu carnya vaksin di Desa do. (zae/jok/mik) Tropodo.

Kapolresta Kusumo bersama Kepala Desa Tropodo meninjau vaksinasi.

Magetan Memorandum Magetan, Deng merangkul semua eleDengan men dan kelompok masyarakat, Polres Ma Magetan terus menggenjot l k pelaksanaan serbuan Vaksinasi Merdeka dalam rangka percepatan vaksinasi nasional. Bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Emas Permata Indonesia (APEPI) Cabang Magetan, Polres Magetan menyiapkan 1.000 dosis vaksin dari Polri tahap I prioritas untuk lansia (lanjut usia), pelajar, dan masyarakat umum di Gedung Serbaguna PG Redjosari, Kecamatan Kawedanan, Rabu (3/11). Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareskha bersama Ketua APEPI Magetan Bambang Sutrisno meninjau langsung di lokasi guna memastikan kelancaran vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan (prokes) selama kegiatan. Ketua APEPI Magetan Bambang Sutrisno yang juga didampingi Kapolsek Kawedanan AKP Suyatni saat di lokasi mengungkapkan, jika vaksinasi ini merupakan serbuan vaksin dari Polres Magetan bekerja sama dengan APEPI Magetan. Ini dalam rangka percepatan vaksinasi di Kabupaten Magetan, khususnya Kecamatan Kawedanan guna pemenuhan target 70% menuju herd immunity (kekebalan kelompok). “Vaksin 1.000 dosis dengan tenaga kesehatan dari Polres Magetan dan dalam pelaksanaan dibantu APEPI guna memobilisasi warga agar ikut menyukseskan kegiatan vaksin,” ungkapnya. Menurutnya, serbuan vaksinasi merde-

Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareskha berbincang dengan warga yang mengikuti vaksinasi.

ka ini sangat membantu khususnya guna pemenuhan target 70% menuju herd immunity di wilayah Kecamatan Kawedanan terutama untuk masyarakat lansia. Sementara itu, Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareskha mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi prokes walau sudah vaksin.

“Masyarakat harus tetap patuh prokes 6M tetap memakai masker hingga menghindari kerumunan” tegasnya. Selain itu, tambah Yakhob, jika jajaran Pemda Magetan, TNI, dan Polri akan terus menggelar operasi yustisi dalam rangka penegakan prokes dan penanggulangan penyebaran Covid-19. (hms/hs/mik)

Kapolres Bangkalan Pimpin Sertijab Kabag, Kasat, dan Kapolsek Bangkalan, Memorandum Mutasi jabatan di Polres Bangkalan kembali bergulir. Tercatat ada 10 perwira pertama (pama) setingkat kabag, kasat, kasubag, kanit, dan kapolsek dimutasi. Prosesi serah terima jabatan

(sertijab) dipimpin Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino digelar di Gedung Sarja Arya Racana, Selasa (2/11). Mereka yang dimutasi adalah Kapolsek Tanah Merak AKP Djanu memank Fitrianto kini memanku Kasubbag jabatan baru KasubbagBang dalops Bagops Polres BangKapolse kalan. Posisi Kapolsek Ta n a h Me r a h AK dijabat AKP yan Buntoro yang sebelumny sebelumnya menjabat Kapolsek Sepulu. S e dangka dangkan Kapolse Kapolsek Ko n a n g A K P Erwan Ku r n i awan d i dapuk sebaga sebagai K a polsek Sepulu Sepulu. Di lain Ka pihak, Kasubagbin Bagop Ops Bagops Bangka Polres BangkaRohm lan AKP Rohma n Ha r i s, k i n i Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino memimpin proses sertijab. ama mengemban ama-

nah sebagai Kapolsek Konang. Berikutnya, Kapolsek Sukolilo AKP Moh Bahrudi diroling menjadi Kasatbinmas menggantikan posisi Iptu Suyitno yang kini diposisikan sebagai Kaplsek Geger. Sedangkan Kasattahti Iptu Agus Pujiono, dipercaya sebagai Kapolsek Sukolilo. Sementara Kasattahti Iptu Agus Pujiono, menjabat Kapolsek Sukolilo. Sedangkan Kanitbinmas Polsek Galis Ipda Usamah dipromosikan menjabat kasattahti. Kabag SDM Kompol Sutrisno dimutasi ke Polres Pamekasan dengan jabatan yang sama. Posisi Kabag SDM di Polres Bangkalan ini diamanatkan kepada mantan Kapolsek Geger AKP Hartanta. Kapolres Bangkalan AKBP Alith mengunggah menegaskan bahwa promosi dan mutasi jabatan di ranah Polri, adalah kebijakan klasik yang kaprah dan logis terjadi. Missi utamanya Cuma merujuk pada satu tujuan. “Yakni untuk kepentingan promosi dan penyegaran dalam tugas di kepolisian,” kata AKBP Alith. Targetnya, Polri ingin memberikan cakrawala pengalaman yang lebih luas bagi anggotanya, agar berkemampuan mengakumulasikan layanan terbaiknya kepada masyarakat. “Mari kita buktikan bahwa anggota Polri sebagai pengemban amanah pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, mampu memberikan layanan terbaiknya kepada masyarakat. Apapun jabatan dan tugas mereka,”pungkas AKBP Alith Alarino. (ras/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

KAMIS WAGE, 4 NOVEMBER 2021 HALAMAN 8

Kapal Van Der Wijck Ditemukan Lamongan, Memorandum Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bergerak cepat menindaklanjuti temuan lokasi tenggelamnya kapal Van Der Wijck dengan berkoordinasi bersama Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid, Rabu (3/11). Beberapa waktu lalu, hasil survei arkeologi bawah air yang dilakukan oleh Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur dengan bantuan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah Kabupaten Lamongan dan masyarakat setempat menemukan dugaan ditemukannya titik kapal karam itu. Bupati Yes kemarin melakukan diskusi ringan bersama Dirjen Hilmar Farid dalam kegiatan sarasehan dengan tajuk “Jalur Rempah Titik Simpul Jawa Timur di Mojokerto”. Bu-

pati melaporkan temuan kapal karam di perairan Brondong yang diduga kuat merupakan bangkai Kapal Van Der Wijck. “Sebelumnya berdasarkan pernyataan masyarakat nelayan di sekitar perairan Brondong dan keberadaan monumen tugu peringatan, memang diperkirakan kapal Van Der Wicjk karam di sekitar perairan tersebut. Untuk menemukan bukti konkritnya secara ilmu pengetahuan, hal tersebut terus kami kaji, hingga akhirnya survei arkeologi bawah air

menemukan bahwa benar ada bangkai kapal karam di titik lokasi yang sudah kami duga tempat tenggelamnya kapal Van Der Wijck,” terang Pak Yes. Pak Yes menambahkan, beberapa foto bangkai kapal dari survey arkeologi bawah air sudah diambil dan saat ini masih dilakukan tahap identifikasi untuk mencocokkan bagian-bagian dengan gambar asli kapal Van Der Wijck. Dalam koordinasinya, Pak Yes meminta support dan dukungan dari Kemendikbud agar temuan ini dapat ditindaklanjuti. Beliau juga berharap ke depannya temuan tersebut dapat dijadikan aset nasional. “Kami mohon support dan dukungan dari Pak Hilmar Farid untuk dikordinasikan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, agar temuan ini dapat ditindaklanjuti. Dan jika benar terbukti bahwa kapal karam

tersebut adalah Van Der Wijck, saya berharap ini dapat dijadikan aset nasional,” tambah Pak Yes. Hal tersebut direspon baik

oleh kementerian yang dalam hal ini adalah Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid. Menurutnya oleh Kementerian akan menindaklanjuti temuan itu.

“Terkait temuan ini akan kami tindaklanjuti dengan melaksanakan rakor (rapat koordinasi) bersama lintas sektor. Hal ini dimaksudkan

untuk dapat menentukan road map, penanganan, serta pengembangan hasil dari temuan tersebut,” urai Dirjen Hilmar Farid. (*/asw/ono)

FOTO: MEMORANDUM/ASW

Pak Yes Koordinasi dengan Dirjen Kebudayaan

Bupati Yes (kanan) bersama Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid.

3 Formasi Kasun Picisan Terisi Lagi

Kapolres Tulungagung AKBP Handono dan Aiptu Guritno.

Aiptu Guritno Dalang yang juga Anggota Polisi Jual Wayang dan Gamelan untuk Bangun Masjid Tulungagung, Memorandum Aiptu Guritno sehari-hari yang bertugas di Polsek Pakel Polres Tulungagung. Selain bekerja sebagai anggota polisi, Aiptu Guritno adalah dalang wayang kulit. Kelebihan Aiptu Guritno membuat Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto terkesan. Bersama sejumlah pejabat utama, orang nomor satu di Polres Tulungagung itu berkunjung ke rumah Aiptu Guritno di Dusun Krajan, Desa Bangun Mulyo, Kecamatan Pakel. Kapolres Tulungagung mengapresiasi bakat seni yang dimiliki Aiptu Guritno. Selain itu, ketulusan hati Aiptu Guritno yang rela menghibahkan sebidang tanah untuk pembangunan Masjid juga mendapat pujian dari AKBP Handono. “Kebetulan beliau ini anggota Polri sekaligus dalang wayang kulit. Kelebihan di bidang seni itu wajib diapresiasi,” ujar Kapolres Handono, Rabu (3/11). Situasi pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM, kata Kapolres, berdampak pada pementasan seni, hal itu mengakibatkan seperangkat wayang kulit milik Guritno dijual. Namun dari penjualan seperangkat wayang kulit tersebut tidak untuk dinikmati sendiri. Tetapi justru dibelikan sebidang tanah seluas 18 ru ( satu ru sama dengan 14,065 meter persegi) yang kemudian dihibahkan untuk dibangun Masjid. “Yang luar biasa dari beliau ini adalah dia menjual beberapa asetnya (seperangkat alat wayang kulit) untuk dibelikan tanah kemudian dihibahkan. Ini yang perlu kita contoh,” timpal Kapolres Handono. Kapolres Tulungagung begitu mengapresiasi Aiptu Guritno. Sebab dengan berbagai keterbatasan, ia justru menghibahkan tanah yang dibelinya. Untuk itu, AKBP Handono mendukung dan siap membantu kelancaran pembangunan Masjid di Dusun Krajan RT 03/RW 01, Desa Bangun Mulyo yang saat ini dalam proses pembangunan. “Nanti tentu kita akan bantu supaya yang menjadi cita-cita pak Guritno dan warga Desa Bangun Mulyo segera memiliki tempat ibadah bisa terwujud,” tutupnya. Sementara itu, Aiptu Guritno menyampaikan terima kasih atas kunjungan silaturahmi Kapolres Handono beserta PJU Polres Tulungagung di tempat sanggar seni dan lokasi pembangunan masjid yang rencananya atas permintaan warga akan diberi nama Masjid Al - Amin. “Terima kasih komandan, mohon doa restunya, mudah - mudahan kemitraan kami dengan masyarakat dalam membangun Masjid ini bisa terlaksana,” kata Aiptu Guritno di hadapan Kapolres Tulungagung. (fir/mad/ono)

Tulungagung, Memorandum Setelah melakukan berbagai tahapan, mulai dari pendaftaran, penyaringan hingga ujian seleksi, formasi tiga perangkat Desa Picisan, Kecamatan Sendang akhirnya terisi kembali. Ujian penjaringan perangkat Desa Picisan dilaksanakan pada, Rabu (3/11). Adapun tiga formasi itu adalah kepala Dusun Genuk diikuti 2 peserta, kepala Dusun Banaran diikuti 2 peserta, dan kepala Dusun Pulo diikuti 3 peserta. Bertempat di balai Desa Picisan, ujian penjaringan perangkat desa dimulai pukul 09.00 WIB. Usai ujian, Yateni terpilih menjadi Kepala Dusun (Kasun) Banaran, Endang terpilih menjadi Kasun Genuk, sedangkan Kasun Pulo dijabat Luluk Istiqomah. Ujian penjaringan perangkat Desa Picisan dihadiri oleh perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tulungagung, Forkopimcam Sendang, BPD beserta anggota

dan pendamping Kecamatan Sendang. Sementara untuk tim penguji, panitia menggandeng UIN 1 Tulungagung. Setelah tahapan selesai dan menghasilkan tiga kepala dusun, Kepala Desa Picisan, Muselam memberikan ucapan selamat kepada ketiga calon terpilih. Kades Muselam juga berterima kasih kepada panitia dan semua pihak yang telah mendukung terlaksananya ujian seleksi pengisian perangkat desa. “Alhamdulillah ujian penjaringan perangkat Desa Picisan selesai. Dari awal hingga akhir berjalan kondusif sesuai harapan bersama. Selamat bagi yang terpilih, namun untuk yang belum berhasil tetaplah legowo. Semoga mendapat pekerjaan di tempat lain. Karena di luar sana masih banyak pekerjaan yang menunggu,” terang Muselam. Atas nama pemerintah desa, Muselam juga menyampaikan terima kasih kepada panitia atas suksesnya ujian seleksi penjaringan perangkat desa kali ini.

“Kami berharap kepada calon Kasun terpilih ke depan segera menyesuaikan diri dengan para seniornya. Kemudian bisa mengabdi dengan ikhlas untuk melayani masyarakat. Sehingga bisa membawa kemajuan bagi Desa Picisan ke arah yang lebih baik,” pungkas Muselam. Di tempat sama Ketua Panitia Mistur Widodo menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan ujian seleksi calon perangkat Desa Picisan. “Terima kasih untuk semua peserta yang telah mengikuti ujian penjaringan

calon perangkat desa. Juga para bapak dan ibu para tamu undangan semuanya yang telah hadir dan menyaksikan jalanya ujian ini,” ujarnya. Semua peserta ini menurut Mistur Widodo adalah yang terbaik untuk Desa Picisan. Namun yang terpilih, di setiap formasi hanyalah satu, yaitu yang memperoleh nilai tertinggi. “Yang terpilih tidak usah berbangga hati, dan yang belum berhasil jangan kecewa. Karena masih banyak kesempatan di luar sana yang bisa diraih,” pungkas Mistur Widodo. (adv/kin/mad/ono)

PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Pengumuman Lelang Kedua Eksekusi Hak Tanggungan di Surat Kabar Harian Memorandum pada tanggal 28 September 2021 dan berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan Nomor 4 Tahun 1996, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Jemursari akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo terhadap : FOTO: MEMORANDUM/KIN

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Setelah Lama Kosong

No 1

Kasun terpilih foto bersama kepala Desa Picisan, panitia seleksi, dan pihak terkait.

2.

Batas Akhir Penawaran dan Penetapan Pemenang Lelang LIZA HADI Tanah dan bangunan, Rp.1.000.000.000,- Rp.500.000.000,- Senin, MARZUKI berikut segala sesuatu 15 November 2021 diatasnya, SHM No. Pukul 11.00 1092, luas tanah 1655 (waktu server EM2, an. BUDIYANTO Auction Server WIB) terletak di Desa/Kel. Ngarjo, Kec. Mojoanyar, Kab. Mojokerto. ROBBY Tanah dan bangunan, Rp. 1.000.000.000,- Rp.500.000.000,- Senin, SANTOSO SHM No. 1132, luas 15 November 2021 TANU tanah 256 m2 atas nama Pukul 11.30 Nyonya Tan Ly (waktu server EHwoa/Lylywati terletak Auction Server WIB) di Desa/Kel. Pabean, Kec. Sedati, Kab. Sidoarjo Nama Debitur

Obyek Lelang

Nilai Limit

Uang Jaminan

KETERANGAN: 1. Pelunasan Lelang 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang, Bea Lelang Pembeli 2 % dari harga lelang, Tempat Lelang KPKNL Sidoarjo, Jl. Erlangga No. 161 Sidoarjo; 2. Nominal Uang Jaminan Lelang yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan, dan harus sudah diterima oleh KPKNL paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. PERSYARATAN LELANG: 1. Memiliki AKUN yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id. 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website diatas. 3. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya as is dengan segala konsekuensi biaya tertunggak atas obyek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui kondisi obyek lelang dan bertanggung jawab atas obyek lelang yang dibeli, karena itu peserta lelang diwajibkan untuk mengetahui / memeriksa objek yang akan dilelang dengan baik dan teliti. 4. Apabila karena suatu hal terjadi pembatalan lelang terhadap barang jaminan tersebut diatas, pihakpihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Sidoarjo dan PT. BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Jemursari.

Surabaya, 04 November 2021 PT. BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Jemursari Keterangan hubungi : PT. BRI (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Jemursari, Jl. Jemur Andayani No.69 A-B Surabaya (Telp: 0318483777/081703344603)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Direktur Utama: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Choirul Shodiq SH MH Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. Pemimpin Perusahaan: 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. Yoyok Khayatullah AMD SE 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

KAMIS WAGE, 4 NOVEMBER 2021 HALAMAN 9

Peningkatan Ekonomi, Sasaran Prioritas APBD Lamongan 2022 Hal itu diungkapkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam rapat paripurna hari pertama pengantar nota keuangan atas rancangan APBD Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2022 di ruang rapat paripurna DPRD Lamongan, Rabu (3/11). “Reformasi struktural merupakan hal yang sangat fundamental untuk ertumpemulihan dan akselerasi pertumemi kabuhan ekonomi pasca pandemi rena Kabupaten Lamongan bukan mbuh hanya harus tumbuh, tapi tumbuh utan,” dengan cepat dan berkelanjutan,” ungkap Bupati Yes-sapaan akrab Bupati Lamongan. unSesuai tema pembangunan Kabupaten Lamongan, rencana kerja tahun anggaran 2022 koyakni pemantapan sosial ekonan nomi dan peningkatan layanan fradasar serta penyediaan infrainstruktur terintegrasi. Pemerinkan tah Kabupaten Lamongan akan omenyasar peningkatan ekonon mi melalui pemberdayaan UMKM dan pengembangan ekonomi kreatif melaai lui program peningkatan nilai n tambah ekonomi kerakyatan yang menjadi prioritas pem-bangunan pada APBD 2022. “Adapun kebijakan prioritas dan sasaran pembangunn an Kabupaten Lamongan adalah peningkatan keterse-diaan pangan hasil pertanian,, perikanan dan pangan hasill

laut secara berkelanjutan. Selain itu juga peningkatan kemitraan usaha antara usaha mikro kecil dan usaha menengah besar. Kemudian peningkatan nilai tambah dan daya saing produk dan usaha kreatif dan digital serta optimalisasi pemanfaatan teknologi digital dan industry 4.0,” tutur Bupati Yes. Selain peningkatkan ekonomi, menurut Pak Yes, arah kebijakan belanja daerah rancangan APBD 2022 juga dipriori-

taskan untuk peningkatan infrastruktur, peningkatan kualitas dan aksesbilitas pendidikan dan kesehatan, peningkatan produktivitas dan daya saing ketenagakerjaan disertai perluasan kesempatan kerja. Selanjutnya, peningkatkan pelestarian nilai-nilai budaya lokal dan kepedulian sosial, peningkatan produksi dan produktivitas komoditas pertanian, peningkatan ketahanan bencana dan lingkungan hidup, serta peningkatan ketentraman, keamanan, ketertiban umum dan peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Pak YeS juga mengemukakan komposisi rancangan APBD Tahun Anggaran 2022. “Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2022 diperkirakan mencapai Rp 2.946.922.8 2.946.922.866.811 dengan komposisi PAD secara agregat diproyeksikan Rp 474.781.714 474.781.714.858, Pendapatan transfer diproyeksik Rp 2.460.673.012.000,62 diproyeksikan lain-lai pendapatan daerah yang dan lain-lain diproye sah diproyeksikan Rp 11.468.139.891,” imbuhnya. Sement Sementara Belanja Daerah dialokasikan sebesar seb Rp 3.116.922.866.811 d sehingga dalam postur rancangan tahu anggaran 2022 mengaAPBD tahun lami defisit Rp 170 Milyar. S bagai penyeimbang Se d dari defisit yang terjadi, maka kebijakan pembiayaan yang ditempuh adalah pembiayaan netto yang berasal dari penerimaan setelah d dikurangi pengeluaran pem pembiayaan yang selanjutdig nya digunakan untuk menutup an defisit anggaran. (*/asw/ono)

Pemkab Jember Pasang Papan Nama di Gunung Sadeng Tertibkan Aset Daerah Jember, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus melakukan inventarisasi lahan. Setelah seluruh pesisir pantai Jember dan sedang diajukan hak pengelolaan lahan, kemarin, Bupati Jember memasang papan nama di Gunung Sadeng yang merupakan aset daerah Pemerintah Kabupaten Jember. Kemarin, Bupati ikut terjun langsung dalam memasang patok batas berupa papan nama bertuliskan “Tanah Milik Pemerintah Kabupaten Jember” di areal pertambangan batu kapur di Gunung Sadeng di Desa Grenden, Kecamatan Puger. Lahan seluas 250 hektar itu puluhan tahun dibiarkan. Sehingga membuat pengelolaan tanah menjadi tidak jelas, dan tidak memberikan kontribusi apapun terhadap pendapatan asli daerah. “Kami, di sini bukan menggusur, asalkan ada ada izin dan regulasi yang jelas ayo berkolaborasi,” harap Bupati Jember, Rabu (3/11). Bupati Hendy menyampaikan, apa yang Pemkab lakukan supaya segala pemanfaatan potensi yang ada di Kabupaten Jember berjalan

sesuai regulasi yang berlaku. “Regulasi terlebih dahulu yaitu didahului dengan penegasan kepemilikan terlebih dahulu, kemudian kami atur bagaimana pemanfaatannya harus bisa dinikmati warga Jember, utamanya warga sekitar, melalui apa, melalui kolaborasi, las kontribusinya kepaharus jelas apatan asli daerah yang da pendapatan a kembali ke masyarakat, akhirnya ati masyarakat Jember,” dinikmati ungkap Bupati Hendy Siswanto ambutannya di lokasi.0 dalam sambutannya Dia mempersilakan siapapun erkolaborasi untuk mengboleh berkolaborasi asi Gunung Sadeng yang eksplorasi kan gunung kapur, asalkan merupakan memilikii izin yang masih berlaku mitmen dengan Pemkab dan komitmen Jember. entara Ketua Asosiasi Sementara aha PePengusaha ng Iknambang usaeri wan Husaeri ngkapmengungkapk 1980 – kan, sejak nyak an, sebanyak g23 pengusaha p e nam-

bang lokal butuh pembinaan dari Pemkab Jember. “Mereka memang harus tetap dibina, jangan sampai ada investor asing, pengusaha lokal malah tersingkir,” terangnya. Menurut Ikwan Husaeri, dari jumlah 23 pengusaha, hanya 9 perusahaan yang masih mengantongi ijin. Karena kewenangan perijinannya ditarik ke pusat. “Harapan kami, ada sinergitas pemerintah dengan pengusaha yang ada sehingga pengusaha mudah memperoleh pembinaan,” p a parnya. (adv/ jun/ Bupati Jember ono) Ir H Hendy Siswanto

FOTO: MEMORANDUM/JUN

Lamongan, Memorandum Sejak awal pandemi, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Lamongan digunakan sebagai perangkat untuk mengendalikan penyebaran Covid-19. Melindungi masyarakat rentan sosial dan ekonomi, sekaligus mendorong kelangsungan dunia usaha. Pemulihan sosial-ekonomi akan terus dimantapkan sebagai penguatan fondasi untuk mendukung pelaksanaan reformasi struktural secara lebih optimal.

Bupati Yes memberikan sambutan pada rapat paripurna rancangan APBD Pemkab Lamongan.

FOTO: MEMORANDUM/ASW

Menunggu Calon Pembeli, Pengedar Sabu Dicokok “Barang bukti yang kami sita dari tersangka diantaranya, sabu dengan berat 0,31 gram dan 1 unit hand phone Realme warna Hijau,” jelasnya. Atas perbuatanya, tersangka jerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (rul/ono)

Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ikut dalam pemasangan papan nama aset Pemkab Jember.

O: M FOT

Pasuruan, Memorandum Pasuruan, marak peredaran narkotika Anggota Satresnarkoba Polres jenis SS. Pasuruan meringkus satu pengedar “Selanjutnya petugas menininform narkotika jenis sabu-sabu (SS). Ter- daklanjuti informasi tersebut dan angkap di stasiun pengisian melakukan penyelidikan penye sangka ditangkap selama dua ar umum (SPBU) Desa Nge- hari, Sabtu dan Minggu. M bahar bakar Setelah inamatan Gempol, Kabupaten formasi itu dipastikan dipast rong, Kecamatan A1(terpercaya) b Pasuruan. Ketika ditangkap, tersangka kami kemudian berhasil mengamanenungggu calon pembeli. u tengah menungggu kan tersangka,” ucap Slamet, Rabu ngka Akhmad Misbakh (30) (03/11/21). Tersangka n Mojorejo, RT 03/ RW 06, asal Dusun Ke t i k a d i erong, Kecamattangkap, polisi Desa Ngerong, ol, Kabupaten an Gempol, menemukan Pasuruan,, ditangkap, barang bukti 24/10) sekira SS dan hand Minggu (24/10) 00 WIB. pukul 17.00 phonee milik K a s a t Na r k o b a tersangka suruan AKP Polres Pasuruan yang diguahyudi menSlamet Wahyudi nakan untuk transjelaskan,, awalnya pihaknya mendaaksi. nforpatkan inforwa di masi bahwa wilayah Desa Ngerong, n Kecamatan n, Pandaan, Akhmad Misbakh Kabupaten EMO

R AN

DUM

/R U

L

RUMAH DIJUAL

P E N G O B ATA N

JLN LINGKAR TIMUR J.THN DEKAT JUANDA LS. 6724 M2 HGB NOL JALAN HRG 3.2JT/M2 HUB:0818318280-085106431777. ANEKA KEBUTUHAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

HILANG STNK SPD MOTOR HONDA SUPRA THN 2007 L 5072 FR A/N S HADI SANTOSO D/A TAMBAK ASRI TANJUNG 4/ 12 RT 25 RW 06 SBY.

HILANG STNK SPD MTR HONDA TH’2010 L-4830-EI AN.MAHMUDAH D/A.GUNUNG ANYAR LOR 04 SBY.

HILANG STNK HONDA VARIO X125 2015 L 4690 ZO A/N HERY SANTOSO (081332022267).

HLG BUKU KIR L.8849.UC/ SB.235983.K PT.PUTRA RAJAWALI KENCANA JL. PANDUGO BARU 11 BLOK J-12 SBY.

HLG BUKU KIR L.8005.UR IWAN JUNAIDI JL.WUNI 15 SBY.

HLG BPKB SPD MOTOR 2000 L-1195 WZ.MRH METALIK AN.SUNYOTO MANUKAN INDAH 4 BLK 19 E/18 RW.03 RT.07 SBY. HLG BPKB SPD MOTOR 2015 L-2585-WH HTM AN.TUTUR UTAMI JL.SIKATAN 4/2CRT04 RW01 KEL.MANUKAN WETAN TANDES SBY.

ELEKTRONIK DIJUAL AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.

P I J AT K E B U G A R A N RISKY MASSAGE KESEHATAN UNTUK KELUARGA CAPEK LELAH LETIH DAN LESU JUGA KESELEO HUB 083831424978.

LOWONGAN BUTUH KERJA MSK DI WARUNG ATAU KERJA SAMA BK WARUNG DI LUAR PULAU PAPUA ATAU DI KALIMANTAN HUBUNGI P.MUNI IN WA 085246965271.

KEHILANGAN HILANG STNK MBL DAIHATSU T’2007 L-1772-FS AN.RITA HELENA SIBURIAN D/A. PERUM PURIMAS JL PECATU BLOK E 6/1 SBY. HILANG STNK SPD MOTOR HONDA VARIO 125 THN 2014 S-5457-NV A/N: SITI NUR KHOLIFAH D/A: DSN LEBAKSARI MOJOKERTO. HILANG STNK SPD MTR TH’2009 L-2257-PV AN.LELY DWI TJAHJANI D/A.GENTENG SAYANGAN 39 SBY.

HLG STNK YMH XION 2010 W-2295 EW BIRU MUH APANDI DSN.JEDONG RT03 RW01 DS.SEKARPUTIH KEC.BALONG PANGGANG KAB.GRESIK. HILANG STNK SPD MOTOR YAMAHA VEGA ZR THN 2011 L 5072 MA A/N S HADI SANTOSO D/A TAMBAK ASRI TANJUNG 4/ 12 RT 25 RW 06 SBY. HILANG STNK ISUZU TH’1997 L-1134-HZ AN.MAWAR IRENG PT. D/A.JLN RAYA KENDANGSARI 95 SBY. HILANG STNK SUZUKI SHOGUN W 2564 RZ SUSIATI 087702843567.

HILANG STNK MOTOR YAMAHA L-3341-BJ A/N: DUL SALIM D/A: SETRO BARU UTARA 5/54 SURABAYA. HILANG STNK MOBIL TOYOTA KJG INNOVA L-2409-QT A/N: HJ SOEPARMO D/A: JL GUBENG MASJID 6/27. HILANG STNK SPD MOTOR HONDA THN 2010 L-4132-LO A/N: RAMA ARDIANTO D/A: SULUNG UTARA 1 NO 37.

HLG STNK HONDA SUPRA 2003 L-3001 OV HTM BIRU AN.SUYADI MANUKAN MUKTI BLOK II F/12 RW09 RT03 SBY. HLG BUKU KIR L.9636.UL/ SB.247613.K RUDY SANTOSO JL.GRANTING BARU 2/41 SBY.

HILANG STNK HONDA SCOOPY W 3970 OS DHENIS PURNOMO ADI 089677123046.

HLG BUKU KIR L.9192.T/ SB.226565.K RUDY SANTOSO JL.GRANTING BARU 2/41 SBY.

HILANG STNK HONDA BEAT W 2368 NE SRILA 081230775157.

HLG BUKU KIR L.9190.T/ SB.226553.K RUDY SANTOSO JL.GRANTING BARU 2/41 SBY.

HILANG STNK SPD MOTOR HONDA NF100L L4 L-5420-LJ A/N: DYAH EKAWATI D/A: MEDOKAN ASRI BARAT MA-1-H/32.

HLG BUKU KIR L.9169.UC/ SB.233550.K RUDY SANTOSO JL.GRANTING BATU 2/41 SBY.

HILANG STNK SPD MTR TH’2017 L-5224-QI AN.WIWIK HARIYATI D/A.DUPAK JAYA III/22 SBY.

HLG BUKU KIR B.9358.WCA/ BB.081097324 PT.WAHANA PRESTASI LOGISTIK JL.REMPOA RAYA16 A TANGERANG.

HILANG STNK SPD MTR HONDA TH’2019 L-5253-PO AN.FEBY YUDISTIRA ABADI D/A. KEDUNG MANGU SELATAN 4/65 SBY. HILANG STNK SPD MTR TH’2011 L-6541-PE AN.DINO SANTOSO WAHYUDINATA D/A. BLAURAN 1/23 SBY.

HLG BUKU KIR L.8035.UU/SB.1 52949.K PETRUS WIDIARTONO LIMANTORO JL.SURABAYA.

HLG BUKU KIR L.9791.UZ/ SB.231065.K PT.JOKOTOLE TRANSPORT JL.RAYA BANJAR SUGIHAN 17/1 SBY. HILANG STNK HONDA BEAT PUTIH W 6544 VD NOOR SOLECHAH 081331666978.

HLG BUKU KIR L.8197.BV/ SB.248891.K PT.DIPO STAR FINANCE JL.SURABAYA. HLG BUKU KIR L.9102.AL PT.BHAKTI PUTRA SEJATI JL.KEDUNGSARI 66.E SBY. HLG BUKU KIR L.9103.AL PT.BHAKTI PUTRA SEJATI JL.KEDUNGSARI 66.E SBY.

HILANG STNK P 6294 S NK. 0351 NS. 0622 AN. DIANA ANGGRAINI DA. JL BLIMBING BARAT PATRANG JBR HILANG STNK P 2766 IN NK. 2083 NS. 4845 AN. MISYATUN DA. SIDOMUKTI PATRANG JBR HILANG STNK P 1147 GD NK. 4735 NS. 6630 AN. LENI ROSANA DA. JL. SRIWIJAYA SUMBERSARI JBR HILANG STNK P 2155 KZ NK. 2220 NS. 12L2 AN. SURYANI D/A DSN JADUGAN MOJOSARI PUGER JBR HILANG STNK P 3404 KD NK. 2745 NS. 4340 AN. JUMAT D/A JL RENGGANIS RAMBIGUNDAM RAMBIPUJI JBR BPKB L180 gg honda thn 2012 pradani ketintang seL 11/21 sby noka mhrgb3850cj21192 nosin L15a79032292

PEMBERITAHUAN Kepada pembaca MEMORANDUM agar berhati-hati dalam melakukan transaksi melalui sarana iklan. Tetap waspada dan selalu cross check. MEMORANDUM tidak bertanggung jawab terhadap semua transaksi penayangan iklan. Atas perhatiannya kami sampaikan terimakasih. Ttd. Manager Iklan


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

KAMIS WAGE, 4 NOVEMBER 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

DPRD WARNING REKANAN PROYEK JALAN WAHID HASYIM

Temukan Material Berkualitas Buruk Jombang, Memorandum Kembali ditemukannya material berkualitas buruk, membuat Komisi C DPRD Jombang memberikan warning kepada pemenang proyek Jalan Wahid Hasyim. Terbaru, wakil rakyat menemukan keramik lantai yang sudah rusak kendati baru beberapa yang dipasang. “Untuk pembangunan Jalan Wahid Hasyim, kami kembali prihatin. Sebabnya, kami kembali menemukan adanya material yang berkualitas buruk,” terang Wakil Ketua Komisi C DPRD Jombang Miftahul Huda, Rabu (3/11). Dijelaskan, paling kentara yang saat ini banyak ditemukan di lapangan adalah keramik lantai yang baru dipasang beberapa hari, sudah banyak

yang rusak. Ini menandakan jika jenis yang dipilih tidak memiliki kualitas yang maksimal. Selain keramik, material yang turut disorot oleh wakil rakyat yakni pasir. Ironisnya, belum juga lama dibuat campuran sudah memutih warnanya. Ditambah lagi, mulai muncul keretakan-keretakan yang menandakan jika kualitasnya buruk. “Kondisi serupa juga terjadi pada

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Miftahul Huda

material pasir yang digunakan sebagai campuran. Kami menemukan jika warnanya sudah memutih, serta setelah dipasang mulai muncul keretakan,” sambung politisi PKB itu. Dengan kondisi tersebut, melalui dinas terkait pihaknya meminta agar dilakukan pengawasan yang ketat. Karena sejak awal legislatif sudah kerap mengingatkan agar pelaksanaan pembangunan harus mengacu pada spek. “Kami sudah berkali-kali mengingatkan agar selalu mengacu pada RAB serta spek. Kalau memang tidak diindahkan, kami pastikan bakal kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak),” tegas Huda. Dihubungi terpisah, Setiawan

Afandi, pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang mengatakan jika penyebab rusaknya keramik/granit akibat sudah dilalui kendaraan. Padahal, barusan saja dipasang oleh pekerja proyek. Mendapati kondisi tersebut, pihak pemenang proyek bakal bertanggung jawab. Dengan segera mengganti granit yang pecah maupun retak. Sementara, untuk material pasir ia menegaskan jika kualitasnya bagus. Kalau mungkin ada yang dianggap jelek, dipastikan jika hal itu adalah tanah yang digunakan sebagai taman. “Yang jelas rekanan tetap bertanggung jawab, dengan segera melaku-

kan penggantian granit. Untuk pasir kualitasnya bagus, mungkin ada salah persepsi dengan tanah yang digunakan sebagai taman,” sebut PPK. Terakhir, dengan adanya deadline pada tanggal 14 November mendatang yang mengacu pada hari terakhir proyek sesuai kontrak. Dinas Perkim optimistis jika semua pekerjaan selesai sesuai jadwal. Namun demikian, kalaupun molor pihaknya bakal memberlakukan denda berjalan. “Kemarin ada pengajuan adendum, namun tidak kami berikan. Batas akhir pekerjaan pada tanggal 14 November, kalaupun nantinya molor kami pastikan bakal memberlakukan denda berjalan,” tegas Setiawan. (wan/adv/yok)

Dirjen Kebudayaan Apresiasi Semarak Festival Jalur Rempah di Kota Mojokerto Mojokerto, Memorandum Festival Jalur Rempah Titik Simpul Jawa Timur yang digelar di Kota Mojokerto 1-3 November ditutup dengan kegiatan perahu naga susur sungai Brantas. Festival jalur rempah diluar dugaan menyita perhatian warga Kota Mojokerto. Antusias warga saat menyaksikan kegiatan ratusan anak muda menyajikan pentas sendra tari kolosal, pameran UMKM, dan budaya. Semarak festival jalur rempah di Kota Mojokerto mendapat apresiasi Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid. Hilmar kagum dengan sambutan warga Kota Mojokerto. Ia juga takjub dengan keterlibatan banyak unsur masyarakat Kota Mojokerto terutama saat Festival Perahu Naga Susur Sungai Brantas. Keterlibatan semua unsur tersebut semakin memudahkan langkah Kementerian untuk mempopulerkan jalur rempah. Karena tujuan diadakannya festival ini adalah untuk kembali mengenalkan kepada masyarakat, terutama generasi muda akan kekayaan rempah di Indonesia. “Sebagaimana diketahui bahwa

di masa kerajaan, kekayaan rempah menjadi sebuah daya tarik saat itu. Nusantara tumbuh sebagai wilayah yang memiliki peran signifikan dalam perdagangan rempah dunia,” ujar Hilmar saat menutup festival jalur rempah di Pendopo Sabha Krida Tama, Rumah Rakyat Kota Mojokerto, Rabu (3/11). Dalam festival ini, selain workshop menghadirkan tokoh nasional, agenda kegiatan dalam rangkaian festival tersebut yaitu pameran komoditi rempah, diskusi praktisi rempah, dan Festival Perahu Naga “Susur Sungai Berantas” sebagai penutup. Tidak hanya Kota Mojokerto, tahun ini terdapat tiga titik pelaksanaan festival jalur rempah titik simpul Jawa Timur, yaitu Surabaya dan Kediri. Ketiga lokasi tersebut dipilih karena wilayahnya dilintasi sungai Brantas. Di mana oleh sejarah tercatat sebagai sungai yang memiliki peran cukup besar dalam transportasi perdagangan rempah. “Kegiatan ini awal mulanya dari arahan Bapak Presiden Joko Widodo ketika mencanangkan Indonesia akan menjadi poros maritim dunia,”

ujarnya. Aspek penting poros maritim dunia ini, lanjut Hilmar adalah kebudayaan. Dan sejak tahun 2017 lalu, Kementerian bertekad untuk mengidentifikasi lagi tapak-tapak jalur rempah yang usianya sangat tua untuk didaftarkan sebagai warisan dunia UNESCO. Wali Kota Mojokerto lka Puspitasari mengaku bangga Kota Mojokerto ditunjuk sebagai tuan rumah Festival Jalur Rempah 2021 titik simpul Jawa Timur. Pasalnya, ini menjadi angin segar bagi masyarakat Mojokerto dan sekitarnya terhadap kebangkitan ekonomi dan budaya. Lantaran selama hampir dua tahun terjadi pembatasan kegiatan masyarakat akibat pandemi Covid-19. “Sejak pandemi masyarakat harus dibatasi dari berbagai kegiatan berupa ekspresi diri karena mengikuti aturan pengendalian Covid-19,” ujar Ning Ita. Petinggi Pemkot ini mengatakan mulai tahun 2019, bidang kebudayaan masuk dalam skala prioritas pembangunan lima tahun. Berupa pembangunan pariwisata berbasis sejarah budaya. “Prioritas dalam RPJMD Kota

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Wali Kota Ika Puspitasari bersama Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid dan sejumlah pejabat saat penutupan festival jalur rempah.

Mojokerto ini dapat terwujud jika ada kolaborasi dan sinergi dari berbagai pihak termasuk support dari Kementerian serta rekan-rekan daerah sekitar,” ujarnya. Disebutnya, dalam Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tentang percepatan kawasan pembangunan Jawa Timur, Kota Mojokerto

masuk sebagai potensi melalui pembangunan wisata Majapahit. “Majapahit ini tidak hanya milik Mojokerto, karena kerajaan pemersatu nusantara ini sudah menjadi ikon budaya Provinsi Jawa Timur yang otomatis menjadi milik kita bersama. Maka sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk membangkitkan

kembali semangat Majapahit di Jawa Timur,” harapnya. Ia berharap, melalui Festival Jalur Rempah yang melibatkan banyak daerah di Jawa Timur ini bisa ditemukan satu formula terbaik untuk bersinergi dan berkolaborasi membangkitkan kembali kebesaran kerajaan Majapahit. (war/adv/yok)

Teknologi Transplanter dan Springkel

Pemuda Pelopor Jombang Sabet Juara Terbaik 3

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan penghargaan Opini WTP kepada Senen, Pj sekdakab Jombang.

8 Kali Berturut-turut

Kabupaten Jombang Kembali Terima Opini WTP dari Kementerian Keuangan Jombang, Memorandum Keberhasilan Kabupaten Jombang mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dalam menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2020 kembali menerima penghargaan. Terhitung sejak tahun 2013, total Kota Santri telah menerima apresiasi sebanyak 8 kali berturut-turut. Atau selama lima tahun tanpa pernah sekalipun terputus. Penyerahan Opini WTP dari Kementerian Keuangan RI sendiri dilakukan di Kabupaten Banyuwangi, pada Jumat (29/10) lalu. Penyerahan dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Pj Sekdakab Jombang Senen. Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras demi tercapainya capaian tertinggi dalam penyusunan laporan keuangan daerah. Menurutnya, persatuan dan kemakmuran harus benar-be-

nar menjadi sesuatu yang diikhtiarkan bersama untuk kesejahteraan rakyat. Sementara itu, Pj Sekdakab Jombang Senen, yang hadir mewakili Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kerja keras dan kerja sama semua lini yang telah mampu membawa Kabupaten Jombang berhasil memperoleh penghargaan capaian WTP 5 kali berturut-turut. Bahkan tahun 2021 ini adalah WTP kali ke 8 kali berturut-turut yang diterima Kabupaten Jombang. “Alhamdulillah, terima kasih saya ucapkan kepada semua pihak termasuk ASN, perangkat daerah, dan mitra kerja pembangunan di DPRD, atas kerja keras, kerja sama, dan sinerginya untuk Kabupaten Jombang yang siap mewujudkan Jombang yang Berkarakter dan Berdaya Saing,” ungkap Senen. Ke depan Kabupaten Jombang akan terus berupaya mempertahankan capaian-capaian yang telah diperoleh dengan konsisten bersinergi untuk menjadi lebih baik.

“Tentu kita tidak boleh berhenti dan puas sampai disini. Akan tetapi apresiasi ini harus menjadi motivasi bagi kami dan OPD untuk bekerja lebih keras lagi dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Jombang,” tandasnya. Ia pun menambahkan, prestasi WTP kali ke 8 ini sebelumnya telah diumumkan oleh Menteri Keuangan RI pada Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah pada 14 September 2021 di Jakarta yang diikuti Pemerintah Kabupaten Jombang secara virtual, di ruang Jombang Command Center. “Adapun kegiatan yang dilaksanakan di Banyuwangi ini, merupakan penyerahan secara langsung atas penghargaan tersebut, dari Gubernur Jawa Timur kepada Kepala Daerah,” pungkas Senen. Turut mendampingi dalam agenda penyerahan penghargaan tersebut Eka Suprasetyo, Inspektur Kabupaten Jombang dan M. Nasrullah Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Jombang. (wan/hms/adv/yok)

Jombang, Memorandum Delegasi Kabupaten Jombang menyabet juara terbaik 3 teknologi tepat guna dalam ajang Pemuda Pelopor Jawa Timur tahun 2021. Perwakilan Kota Santri yakni Nasril Romadhon Bachtiyar, warga Jalan Setiabudi Nomor 12/18, Desa/Kecamatan Jombang. Sebelum berujung diganjar penghargaan, Nasril mengusung teknologi alat penanam padi atau transplanter. Penyerahan reward dilakukan di Alun-Alun Kabupaten Tuban pada 28 Oktober lalu. Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93. Dipaparkan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Jombang Bambang Nurwijanto, melalui Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan Abdul Hafid, teknologi tepat guna yang diusung oleh pemuda pelopor asal Kabupaten Jombang, yakni alat mesin pertanian (Alsintan, red). “Allhamdulillah, dalam program pemuda pelopor tahun 2021 perwakilan Jombang menyabet juara terbaik 3. Dengan mengusung teknologi alsintan berupa penanam padi atau transplenter,” paparnya, Rabu (3/11). Dijelaskan, latar belakang penciptaan teknologi oleh pemuda Jombang yakni semata-mata ingin memberikan edukasi kepada petani. Terkait pentingnya inovasi teknologi optimalisasi mekanisasi alsintan dalam bidang pertanian pada alat springkel dan transplanter. “Menghadapi ancaman krisis pangan, pemerintah perlu memperkuat produksi hasil pertanian dan ketersediaan pangan lokal untuk menggantikan komoditas pangan impor. Salah satu caranya yaitu melalui pertanian cerdas atau smart farming 4.0 dan peran serta para milenial dalam membangun dunia pertanian,” jelasnya. Seiring tantangan tadi, Nasril pun tergerak untuk menciptakan teknologi tepat guna bagi menunjang sektor agraria di Kota Santri. Sekaligus melalui kiprah tadi ia secara ia ingin menarik generasi

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Kabid Kepemudaan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Abdul Hafid mendampingi Nasril Romadhon Bachtiyar sesaat setelah menerima penghargaan sebagai juara terbaik ketiga dalam kategori teknologi tepat guna di Kabupaten Tuban.

milenial berkiprah dalam dunia pertanian. “Petani milenial sebagai bagian dari regenerasi yang dipilih untuk menggantikan para petani yang mayoritas sudah berusia lanjut. Sebab dengan dominasi petani yang telah berusia lanjut, dukungan terhadap kemajuan di sektor agraria sangat kurang,” terangnya. Realita ini berdasarkan fakta jika sampai saat ini petani masih mengandalkan tenaga manusia dalam melaksanakan pengolahan lahan, penanaman dan panen. Salah satu contoh nyata di Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito. Di lokasi ini, budi daya tanaman masih menggunakan tenaga manusia. Sebab, masyarakat masih berkeyakinan penerapan alat mesin sangat rumit, sekaligus mahal apabila diterapkan. “Tergerak atas hal itu, Nasril pun memperkenalkan Tani Benk Agriculture Equipment and Lifestyle kepada milenial di Desa Kendalsari. Dengan memberikan pelatihan mengenai pengoperasian mesin transplanter dan pembuatan saluran air/springkel,” beber kabid kepemudaan. Melalui penerapan teknologi tadi, sambungnya, upaya budi daya pertanian dapat dilakukan secara maksimal. Sekaligus merubah mindset generasi milenial bahwa petani itu bukanlah pekerjaan yang berat sekaligus membosankan.

“Maksud dan tujuan kepeloporan yang digagas mengusung optimalisasi individu, milenial, serta petani. Yang bersangkutan sendiri, mulai merintis kegiatan sejak 2019 silam atau kuang lebih telah berjalan dua tahun,” tegas mantan Sekcam Wonosalam itu. Secara individu, terangnya, melalui Tani Benk Agriculture Equipment and Lifestyle, Nasril ingin memberikan edukasi mengenai inovasi teknologi optimalisasi mekanisasi alsintan dalam bidang pertanian pada alat springkel dan transplanter. Serta, mengetahui potensi dalam optimalisasi mekanisasi alsintan yang belum termanfaatkan secara maksimal khususnya alat springkel dan transplanter. Sementara bagi kalangan milenial, bakal tercipta generasi yang memiliki integritas, profesional, inovatif, kredibel, serta berwawasan global. Dengan etos kerja tinggi dalam membangun sistem pertanian. “Khusus tujuan bagi petani, mereka bakal mengenali inovasi teknologi optimalisasi mekanisasi alsintan yang tepat guna. Sekaligus membantu menyelesaikan pekerjaan rutin, serta menciptakan kerja sama yang saling menguntungkan pemberdayaan SDM di bidang pertanian,” pungkas Hafid. (wan/adv/yok)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM KRIMINAL

HP curian yang disita dari tangan Didik.

melalui nomor HP korban yang dicuri. “Korban bersama anggota Polsek Bubutan melacak nomor HP yang hilang dan ternyata posisi barang yang dicuri berada di Jalan Sedayu,” kata Olloan, Rabu (3/11). Tersangka akhirnya diringkus saat nyantai di warkop. Petugas lalu melakukan penggeledahan hingga ditemukan HP milik korban. Dari hasil penyelidikan, ternyata Didik sudah kerap melakukan kejahatan yang sama. Sebelumnya pelaku ditahan di Polsek Bubutan karena mencuri sepeda. “Lima kali ditahan Polsek Bubutan dengan kejahatan yang sama yakni pencurian. Sebelum mencuri HP, pelaku ternyata pernah menggasak sepeda,” terang Olloan. Di hadapan penyidik, Didik mengakui semua perbuatannya. Aksinya dilakukan saat dia lewat di rumah korban dan melihat jendela di lantai 2 terbuka. Selanjutnya, pelaku memanjat pohon mangga dan masuk rumah melalui jendela itu. “Saya masuk kamar, kebetulan penghuni rumah sedang tidur. Di atas meja ada HP milik korban dan secepatnya saya ambil kemudian kabur melalui jalan yang sama,” akunya. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti 1 unit HP Samsung J7 Prime hitam dan satu setel pakaian. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 1,5 juta. (alf/nov)

ART Abal-Abal,...

Sambungan dari halaman 1

kan proses mencuri. Dia menjadikan statusnya sebagai ART abal-abal. Seperti yang dialami korban, ATK, warga Jalan Jagir, Wonokromo. Ia mengaku kehilangan sejumlah barang berharga. ATK mencurigai ART-nya yang melakukan kejahatan tersebut. Bukan tanpa alasan, LH yang baru lima hari kerja di rumah korban itu tiba-tiba pergi tanpa pamit, Minggu (24/10). Kepergian LH juga bersamaan hilangnya jam tangan merek Rolex Sub Marines serta uang 10 juta dalam lemari. “Kunci lemari dan lacinya juga rusak. Dirusak oleh pelaku,” kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana, Rabu (2/11). Setelah melakukan penyelidikan dan mencocokkan data dari bukti petunjuk, diperoleh keberadaan LH yang kabur di daerah asalnya, Subang, Jabar. Pengejaran LH dilakukan unit jatanras di bawah pimpinan AKP Agung Kurnia Putra dan Ipda Achmad Fadhil yang berhasil menemukannya, Sabtu sore (29/10). Kepada polisi, LH sempat mengelak dan tak mengakui perbuatannya. Namun, ia tak berkutik saat polisi menemukan sejumlah barang berharga milik korban di dalam rumah LH. “Tersangka dan barang bukti kami bawa ke Mapolrestabes Surabaya, guna penyidikan lebih lanjut,” lanjut alumni Akpol 2004 tersebut. Mirzal menyebut, LH dikenal licin dan kerap beraksi tak hanya sekali ini saja. Itu diperkuat barang bukti yang ditemukan yakni delapan KTP palsu yang digunakan LH mengelabuhi korban. Dari hasil pemeriksaan terungkap, LH ternyata punya track record buruk yang cukup banyak. Ia pernah mencatatkan aksi kejahatan dua kali di Bandung, sekali di Sidoarjo. dan empat kali di Surabaya. “Tersangka sudah berulang kali melakukan kejatannya. Ia dikenal cukup licin dan baru tertangkap kali pertama oleh Polrestabes Surabaya,” tandas Mirzal. Hasil paling banyak diperoleh saat LH beraksi di rumah mewah di Sidoarjo. Emas dan berlian serta dolar Amerika dan Hongkong dengan taksiran Rp 1 miliar milik Edward, warga Sidoarjo berhasil digondol pelaku. Kepada Edward, LH memperkenalkan diri sebagai Vania sesuai dengan identitas palsu yang dimilikinya. Itu menguatkan, ketika polisi menemukan delapan KTP palsu yang dimiliki LH. Kepada penyidik, LH mengaku sejak 2015 lalu melancarkan kejahatannya tanpa pernah ditangkap. Dari hampir semua lokasi yang pernah disatroni LH, kebanyakan melaporkan kehilangan emas dan uang tunai. “Kebanyakan korban melapor kehilangan uang tunai dan emas. Itu biasa disimpan di laci lemari,” pungkas mantan Kasubdit II Ditreskoba Polda Jatim itu. (fdn/nov)

Kerap Diledek

Sambungan dari halaman 1

online. Namun ia tak mempedulikan hal itu. “Sampai sekarang masih ada, tapi ya sudah bodo amat, toh mereka nggak kenal aku, nggak tahu aku seperti apa, jadi ya sudah,” ujar Hana saat ditemui di gedung Transmedia, Jalan Kapten P Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Lebih lanjut, Hana Hanifah mengaku sempat terpuruk setelah kasus dugaan prostitusi online. Salah satunya tak dapat pekerjaan. “Pengaruh, tapi aku kayak ya sudahlah, bodo amat,” tutur Hana. Hana Hanifah mengatakan sempat buat klarifikasi terkait kasus dugaan prostitusi online. Tapi videonya di YouTube dihapus lagi. “Sempat, tapi aku sudah take down lagi. Buat aku nggak usahlah kalau yang itu,” kata Hana. Hana Hanifah pun kini berupaya bangkit dari keterpurukan. Ia saat ini lebih berhati-hati dalam memilih teman. “Sekarang sih lebih berhati-hati sih sama temen. Kalau dulu kan, aku baik sama orang jadi kenalah seperti itu kasusnya. Lebih berhati-hati sekarang memilih teman,” ujar Hana. Hana Hanifah juga bersyukur ibunya tetap memberikan dukungan. Ia tak lupa diberi wejangan oleh orang tuanya untuk tak lagi terjerumus ke kasus yang sama. “Mamaku-lah jelas, mamaku yang support namanya orang tua, mama sama sahabat aku. Iya (kasih wejangan), lebih berhati-hati memilih teman, jangan gampang percaya sama orang, gitu saja sih karena aku kan orangnya baik saja sama semua orang, tapi aku nggak tahu orang itu gimana sama aku, salahnya aku selalu berpikir positif sama orang,” pungkasnya. (dth/nov)

Miliki Ganja, Warga Sidokare Diadili Surabaya, Memorandum Addis Beta Caesar menguasai narkotika jenis ganja. Beratnya 22,1 gram. Warga Sidokare, Sidoarjo itu didakwa menguasai atau menyediakan narkotika golongan l dalam bentuk tanaman. Dalam persidangan yang digelar di ruang Kartika 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, terdakwa dengan mengenakan masker hitam menjalani sidang dengan agenda pembacaan dakwaan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anggraini dari Kejaksaan Negeri Surabaya dalam surat dakwaannya menyebutkan, bahwa terdakwa awalnya pada Senin 2 Agustus 2021 menghubungi Saka (DPO). Tujuannya memesan ganja. “Saka lalu memberikan harga sebesar Rp 1,3 juta dan

meminta terdakwa segera mentransfer ke rekeningnya. Terdakwa lalu mengirim sejumlah uang yang diminta Saka melalui M-Banking,” tutur Anggraini membacakan dakwaannya, Rabu (3/11). Setelah uang terkirim, sambung Anggraini, satu jam kemudian terdakwa disuruh mengambil ganja yang sudah dipersiapkan sebelumnya dengan cara diranjau. “Ganja tersebut diranjau di pinggir Jalan Tulangan Sidoarjo dan diberi posisi barang dengan cara mengirimkan gambar

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

Sambungan dari halaman 1

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Residivis Curat...

KAMIS WAGE, 4 NOVEMBER 2021 HALAMAN 11

Addia Beta Caesar mendengarkan dakwaan JPU di PN Surabaya, Rabu (3/11).

atau foto letak barang tersebut,”imbuh JPU. Selanjutnya, kata JPU, terdakwa berangkat mengambil

ganja tersebut dan langsung dibawa pulang. Beberapa jam kemudian saat terdakwa berada di rumahnya, perum

Kelebihan Muatan

Sambungan dari halaman 1

jumlah penumpang di kapal tambang itu sekitar 23 orang. “Sudah ketemu 11 orang dan yang belum ketemu 7 orang, “ ujarnya. Korban yang sudah ditemukan adalah Mujianto (30), asal Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah; Arif Dwi Setiawan (39), asal Kecamatan Rengel, Tuban; Budi (24) dari Kecamatan Rengel, Tuban; Nofi Andi Susanto (29) asal Kota Tuban; Tasmiatun Nikmah (33), asal Kecamatan Rengel, Tuban. Selanjutnya Abdul Hadi (9), asal Kecamatan Rengel, Tuban; Abdulloh Yantim (3), asal Rengel, Tuban; Matsarmuji (56), asal Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban; Mardiani asal Desa Semambung, Kecamatan Kanor; Hafid (4), asal Desa Semambung, Kecamatan Kanor; dan Adin, asal Kecamatan Rengel, Tuban. “Yang belum ditemukan 7 orang, Kasian (Semambung), Erma Azilla (Semambung), Dian (Semambung), Toro (Rembang), Sutri (Rengel), Basori (Rengel), dan Dedi Sutio (Tuban),” jelas Ardhian. Dalam pencarian korban hanyut itu melibatkan petugas gabungan mulai dari BPBD, damkar, Polri, TNI, dan

lainnya. Petugas juga menggunakan 5 perahu karet. Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia mengatakan, untuk jumlah penumpang di perahu tambang nahas itu belum diketahui pasti dan masih memintai keterangan para saksi. “Untuk jumlah penumpang masih dalam pendataan. Kejadian ini masih dilakukan penyelidikan Tim Inafis Satreskrim Polres Bojonegoro,” kata Pandia. Ia menambahkan, ketika musibah terjadi kondisi aliran Bengawan Solo airnya sedang deras karena banjir kiriman. Ditambah banyak tumbuhan eceng gondok. “Korban yang belum ditemukan sampai saat ini masih dalam pencarian oleh petugas gabungan di lokasi,” pungkas kapolres. Seperti diketahui peristiwa itu bermula ketika perahu tambang sedang mengangkut penumpang dari Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban menuju Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Sesampai di tengah sungai, tiba-tiba air Bengawan Solo yang semula tenang berubah menjadi pasang. Hal itu membuat perahu sedikit bergoyang. Diduga panik dan khawatir perahu yang dinaiki tenggelam, seorang pe-

numpang tiba-tiba meloncat ke sungai. “Karena satu orang mencebur ke sungai membuat yang lain ikut panik. Hingga akhirnya perahu oleng lalu tenggelam,” terang Rozikin, seorang warga setempat. Dia menyebutkan, olengnya perahu tambang itu diduga karena kelebihan muatan. Ini dibuktikan karena perahu tersebut mengangkut 13 motor dan 26 penumpang. Kabar yang didengar Rozikin sebanyak 11 orang selamat termasuk dua balita. “Saat perahu tenggelam beberapa warga langsung melakukan penyelematan. Ada sebelas orang berhasil selamat termasuk operator perahu dan dua balita. Selebihnya masih dalam proses pencarian. Sedangkan motor dipastikan hilang semua karena tenggelam,” jelas Rozikin. Korban yang selamat sudah dibawa ke Puskesmas Rengel guna mendapatkan perawatan. Sebelumnya Kepala Desa Semambung Neny Rachmawati menyebut ada 8 penumpang yang ditemukan selamat. Sesaat kemudian ternyata ada 3 orang lagi yang berhasil diselamatkan. “Dari korban selamat terdapat balita laki-laki usia 3 tahun juga selamat,” tutur Neny. (top/har/nov)

Alamat : Rengel, Tuban 7. Adin, laki-laki, 3 tahun Alamat : Maibit, Tuban 8. Tasmiatun, perempuan, 34 tahu Alamat : Maibit, Tuban 9. Noviandi, laki-laki, 30 tahu Alamat : Sidorejo, Tuban 10. Abdul Hadi, laki-laki, 9 tahun Alamat : Maibit, Tuban 11. Abdullah Yantim, laki-laki, 3 tahun Alamat : Maibit, Tuban

Korban Hilang: 1. K a s i a n , l a k i - l a k i , 6 0 t a h u n Alamat : Desa Semambung RT 02 RW 2 Bojonegoro 2. Erma Azila, perempuan, 27 tahun Alamat : Desa Semambung RT 02 RW 2 Bojonegoro 3. Dian, laki-laki, 27 tahun Alamat : Desa Semambung RT 04 RW 2 Bojonegoro 4. Toro, laki-laki, 40 tahun Alamat : Rembang 5. AAB, laki-laki, 7 tahun Alamat : Maibit, Tuban 6. Sutri, perempuan, 50 tahun Alamat : Maibit, Tuban 7. Basori, laki-laki, 45 tahun Alamat : Maibit, Tuban

Orang Tua Belum Ditemukan formasi, Hafid menaiki perahu tambang bersama kedua orang tuanya, Dian (27) dan Erma Azila (27), warga Desa Semambung. Namun hingga kini, kedua orang tua Hafid belum ditemukan. Saat diselamatkan sejumlah

warga, Hafid tampak bingung. Beberapa kali dia celingukan mencari kedua orang tuanya. Hafid pun menangis di gendongan seorang warga sekitar yang menyelamatkannya. “Alhamdulillah Adek Hafid selamat, semoga bapak ibunya

Sambungan dari halaman 1 juga segera ditemukan,” harap seorang tetangga Hafid. Usai dibawa ke puskesmas, balita tersebut kini telah pulang ke rumah. Diketahui kondisinya sempat shock apalagi Hafid harus berpisah dengan kedua orang tuanya.

Hal itu diungkapkan Kepala Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Neny Rachmawati. Neny menyebut Hafid saat ini sedang dirawat neneknya. “Dia di rumah, sudah ketemu dan didampingi neneknya,” kata Neny. Hingga kini, proses pencari-

Makin Profesional dan Dicintai Masyarakat tuntas. Hadirnya ambulans itu menunjukkan bahwa Memorandum peduli kepada masyarakat Surabaya. Manajemen mengerti akan kebutuhan saat ini,” kata wakil rakyat dari Fraksi PKB ini, Rabu (3/11).

Berangkat dari ambulans tersebut, Ning Laila, sapaan lekatnya, berharap di tahun-tahun selanjutnya Memorandum semakin dicintai masyarakat Surabaya. “Di samping menyajikan informasi berita

yang menghibur dan bermanfaat, Memorandum juga hadir memberikan layanan kesehatan berupa ambulans. Ini menarik. Media Memorandum saya rasa akan dikenang dan semakin disukai masyarakat

khususnya di Surabaya,” tuturnya. Begitu pun tema Sigap dan Profesional yang diusung Memorandum dalam ulang tahunnya kali ini. Ning Laila berharap Memorandum juga demiki-

an. Cepat dalam menyajikan berita sekaligus berimbang. “Harus sesuai fakta dan terukur ketajamannya. Di usia yang kian matang ini, Memorandum tentu akan lebih profesional,” tandas Ning Laila. (mg3/nov)

Sambungan dari halaman 1 arganya dengan kondisi sadar dan selamat. Sempat ditangani di lokasi,” kata Kanitreskrim Polsek Wonokromo Iptu Sukram, Selasa malam (2/11). Dari keterangan keluarga Bayu yang dihimpun pihak kepolisian, sebelum terjun ke sungai Joyoboyo, korban sudah terlihat

linglung sejak sepekan lalu. Dia juga kerap berbicara sendiri. “Sejak seminggu lalu suka ngomong melantur,” imbuh Sukram. Puncaknya terjadi pada petang. Tanpa berpamitan, Bayu mendadak keluar dari rumah sekitar pukul 18.30. Orang tuanya pun tidak mengetahui

hal itu. “Tidak lama orang tua korban mendapat kabar jika yang bersangkutan berada di Kalimas tepat di bawah Jembatan Sawunggaling. Mendapat kabar itu, orang tuanya langsung ke lokasi,” tandas Sukram. Informasi yang dihimpun,

Perang vs Mertua Mas Nawar sudah memikirkan dampak positif dan negatifnya?” tanya Ikin. Nawar meringis. “Lebih dalam lagi, apakah Mas Nawar tidak melihat apa yang bakal Mas Nawar lakukan ini menyimpang dari ajaran agama kita?” tambah Ikin. Nawar blingsatan. Tak berani menatap wajah Ikin. Juga Memorandum. Nawar menunduk. Nawar akhirnya mengakui bahwa sebenarnya memang tidak ada apa-apa yang bisa dijadikan alasan untuk menceraikan Siti. Dia masih mencintai Siti. Sebaliknya, Siti juga masih mencintainya. “Jangan sampai Mas Nawar

an penumpang perahu tambang masih berlangsung. Diketahui, ada 18 nama penumpang yang teridentifikasi. Sebanyak 11 penumpang telah ditemukan dalam kondisi selamat. Sementara 7 penumpang lainnya belum ditemukan. (det/nov)

Sambungan dari halaman 1

Suka Melantur Beruntung nyawa korban diselamatkan petugas pemadam kebakaran (damkar) Kota Surabaya dibantu pihak terkait, termasuk kepolisian. Saat ini, korban telah diserahkan kepada keluarganya. “Ya Mas, yang bersangkutan sudah kami serahkan ke kelu-

Permata Candi Loka Sidoarjo, ditangkap anggota satreskoba Polrestabes Surabaya yakni Havid Kurniawan dan Yopi Tria Prasetya. “Pada saat dilakukan penggeledahan, ditemukan satu bungkus plastik berisikan daun, biji, dan batang kering ganja dengan berat 22,11 gram. 1 grinder, dua paper, dua buah korek api gas, dan HP milik terdakwa,” beber JPU. Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (1) dan pasal 111 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Terhadap dakwaan JPU, saat diminta tanggapannya oleh Ketua Majelis Hakim Moh Basir, Addis tak membantahnya. “Benar Yang Mulia,” ujar Addis. (mg5/nov)

Bayu tanpa memikirkan keselamatannya hingga meloncat ke sungai karena ingin mengetes ilmu. Namun, ada juga kabar jika korban mengalami depresi hingga membuatnya berbuat seperti itu. “Itu saya kurang paham,” pungkas Sukram. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 terjebak tahayul dan khurafat, yang sama sekali tidak diajarkan dalam agama,” tandas Ikin. Nawar manggut-manggut, membenarkan pendapat Ikin dan menceritakan pendapat ayahnya. “Ayah bahkan menyarankan saya mengajak Siti hidup terisah dengan Bapak (mertua, red). Ayah melihat pengaruh Bapak mulai merusak akidah saya,” aku Nawar berterus terang. Nawar menambahkan, ayahnya bahkan rela membantu Nawar menambah dana bila masih kekurangan untuk kos atau menyewa rumah. “Yang penting kalian harus keluar dari rumah yang kalian tinggali sekarang.

Harus. Tidak bisa tidak,” kata ayah Nawar seperti ditirukan anaknya. Tak lama kemudian Nawar pamit sambil menyalami Ikin dan menyelipkan sesuatu ke tangan pengacara berdarah Madura ini. Ikik kaget dan secepat lari kijang hutan segera mengembalikan sesuatu tadi dan memasukannya ke saku baju Nawar. Tiga hari kemudian Memorandum ditelepon Nawar. Dia bercerita bahwa dia dan bapak mertuanya terlibat pertengkaran mulut dahsyat. Nawar yang pamit mengajak Siti tinggal di rumah kontrakan ditentang habis-habisan. Nawar bahkan terang-terang-

an diusir harus meninggalkan rumah tanpa membawa serta istri. Siti menangis bingung. Meraung-raung. Menjerit-jerit. Ketika Nawar benar-benar pergi meninggalkan rumah, Siti yang mencoba menahan Nawar dengan memegang erat tangan sang suami dibetot sekeras-kerasnya oleh ayahrnya. Nawar tegang sejenak, namun ragkemudian melangkah melewati pintu. Agak ragu, tapi kakinya terus terayun makin jauh meninggalkan rumah. Meninggalkan bapak mertua. Dan meninggalkan Siti, istri yang sangat dicintai. Nawar sempat galau. Tapi ti-

dak lama. Tiga hari kemudian Siti menyusul ke rumah yang dikontrak Nawar di kawasan Wiyung. “Alhamdulillah. Siti berjanji akan tinggal bersama apa pun yang terjadi. Dia yakin Allah pasti akan membantu,” kata Nawar, yang mengaku sengaja menelepon Memorandum yang juga tinggal di kawasan Wiyung. “Saya ingin memamerkan rumah kontrakan dan memperkenalkan istri saya,” tandas Nawar, kemudian tersenyum lepas. Jujur, ternyata Siti orangnya cantik. Jilbab yang membungkus tubuhnya sama sekali tidak mengurangi kecantikan dan kelembutannya. (jos, habis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

KAMIS WAGE, 4 NOVEMBER 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Ratusan Ribu Barang Ilegal Dimusnahkan Gresik, Memorandum Ratusan ribu barang ilegal hasil penindakan kepabeanan dan cukai dimusnahkan, Rabu (3/11). Barang-barang tersebut diamankan dari wilayah Gresik dan Lamongan. Terdiri dari berbagai jenis mulai minuman beralkohol, rokok, obat-obatan, hingga DVD porno. Rinciannya 515 ribu batang rokok ilegal. Baik yang tanpa cukai maupun yang dilekati cukai palsu atau bekas. Kemudian ada 16 bungkus tembakau iris, liquid vape tanpa cukai 1,5 liter. Minuman mengandung etil alkohol tanpa ketentuan impor sebanyak 267,516 liter serta puluhan bungkus obat-obatan kedaluarsa. Kepala KPPBC TMP B Gresik, Bier Budy Kiesmulyanto, mengatakan ada berbagai variasi modus operandi penyelundupan yang dilakukan para pelaku. Untuk jenis alkohol dan obat-obatan dikirim impor melalui kapal. Kemudian terbongkar saat sandar di perairan Gresik. “Mayoritas ungkap kasus rokok ilegal modus operandinya memanfaatkan jasa transportasi seperti bus. Sisanya dari operasi gabungan di pasar-pasar,” katanya saat pemusnahan. Dari ratusan ribu barang

Petugas memperlihatkan barang-barang ilegal yang akan dimusnahkan.

yang dimusnahkan, ditaksir nilainya mencapai Rp 566,7 juta. Dengan potensi kerugian negara Rp 295,8 juta. Bea Cukai Gresik juga melakukan penyidikan dan menghasilkan 3 SPB dengan barang bukti 380.240 batang rokok. Kemudian bersama Kanwil DJBC Jawa Timur I mengamankan 2,768 juta rokok ilegal. Namun sayangnya, dari banyaknya barang bukti yang sudah ditemukan dan dimusnahkan tersebut, tidak ada satu pun pelaku yang teridentifikasi. Bier berdalih sudah melakukan koordinasi dan melacak alamat yang tertera pada barang, namun tidak ditemukan. “Untuk barang-barang yang dimusnahkan kali ini tidak ada tersangkanya. Ini hanya proses administrasi memusnahkan barang milik negara. Akan tetapi, ada tiga kasus di Lamongan yang sudah incraht dan satu lagi dalam proses,” pungkasnya. (and/har/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

TPI Brondong Dorong Sistem Pemasaran Online

FOTO: ISTIMEWA

Gerbang masuk kawasan JIIPE.

Dewan Desak JIIPE Selesaikan Sertifikasi Lahan Gresik, Memorandum Komisi I DPRD Gresik mendesak manajemen Java Integrated Industrial & Port Estate (JIIPE) untuk menyelesaikan sertifikasi lahan yang dikuasai. Sebab, secara keseluruhan masih ada 28 persen lahan yang belum bersertifikat. Seperti diketahui JIIPE saat ini menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang digadang-gadang bakal menyumbang pendapatan besar bagi daerah. Namun nyatanya, pendapatan dari kawasan industri tersebut dinilai belum maksimal. Legislatif sendiri sudah memanggil manajemen JIIPE pada Senin (1/11). Tujuannya, untuk menjelaskan perkembangan bisnis dan potensi pendapatan dari kawasan itu. Dari pertemuan itu didapati data bahwa baru 956,91 hektar lahan JIIPE yang sudah bersertifikat. “Itu dari total 1328 hektare yang dikuasai. Sedangkan maunya JIIPE membebaskan 2.161 hektare lahan,” ujar Ketua Komisi I DPRD Gresik, Jumanto, kemarin. Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, dari luasan itu menyumbang bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) yang masih belum maksimal. Totalnya sejak 2014 hingga sekarang hanya Rp 132 miliar ditambah Rp 58 miliar. “Itu yang kami kejar dari sisa tanah yang belum dikuasai. Sementara pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB P2) masih 25 persen (yang masuk, red),” tegasnya. Sementara itu Mifti Haris selaku Humas PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BMKS) selaku pengelola JIIPE menyampaikan sudah mengajukan pertanyaan terkait lahan tersebut ke tim legal. Sebab, ia tidak hadir saat hearing bersama legislatif. “Nah itu, ada pertanyaan dari beberapa teman juga sudah saya list dan saya sampaikan ke tim legal. Nanti tunggu saja, kalau ada jawaban saya share. Soalnya yang ikut hearing kemarin ya tim legal,” terangnya, Rabu (3/11). (and/har/udi)

Lamongan, Memorandum Untuk menghindari kecurangan permainan harga, Unit Pelaksana Teknis Tempat Pelelangan Ikan (UPT TPI) Brondong, Lamongan, menginginkan adanya inovasi sistem online yang terorganisir untuk pemasaran hasil laut. Kepala UPT TPI Brondong, Bambang Tri, mengatakan hal tersebut sangat dibutuhkan agar para nelayan dalam menjual hasil tangkapannya tidak dicurangi. Selain itu tidak dipermainkan harga oleh pembeli maupun pemborong ikan. Hasil akhirnya nelayan bisa mendapatkan harga yang layak. “Saat di TPI, ikan-ikan telah melalui proses sortir yang ketat. Dibedakan sesuai kualitas, ukuran, dan jenis ikannya masing-masing. Namun saat dikirim ke pembelinya, ikan

yang sebenarnya masuk grade super malah dinilai jelek. Sehingga harganya diturunkan secara sepihak. Padahal itu hanya siasat pembeli agar bisa mendapat ikan dengan harga murah,” terangnya, Rabu (3/11). Untuk itu, dengan sistem online nantinya selama proses produksi maupun pemasaran hasil laut akan lebih transparan. Ini bisa meminimalisir risiko kerugian yang bakal ditanggung nelayan maupun para pelaku usaha di TPI sekitar saat menjual ikan-ikannya. “Kami ingin nantinya sistem pemasarannya melalui online yang terorganisir dan punya payung hukum yang jelas. Sehingga akan terhindar dari kecuranga,” tandasnya. Menurutnya, melalui sistem online juga bisa menambah pangsa pasar baru yang dapat

Penjual ikan di TPI Brondong.

FOTO: MEMORANDUM/ NASIH

menampung hasil melaut nelayan. Sebab, hasil tangkapan ikan yang melimpah itu harus segera terjual selagi masih segar dan terjaga kualitasnya sehingga nilai jualnya stabil. Saat ini, jumlah nelayan di Lamongan terdapat 20.975

orang dari 3.450 total kapal yang ada. Dengan melihat banyaknya nelayan dan kapal di Lamongan yang aktif, Bambang berharap ke depannya agar produksi ikan terus bertambah banyak. “Harapannya bagaimana produksi ikan di TPI ini bisa

terus bertambah dan meningkat lagi. Dengan adanya peralatan teknologi yang canggih untuk menunjang nelayan dalam menangkap ikan di laut. Tentu hal ini butuh support atau melalui bantuan dari pemerintah,” pungkasnya. (nas/har/udi)

Pudak Galeri Buka Kembali

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melihat produk di Pudak Galeri.

Gresik, Memorandum Setelah tutup sekitar satu tahun karena pandemi Covid-19, Pudak Galeri akhirnya dibuka kembali, Selasa (2/11) malam. Pusat oleh-oleh itu kini diiisi 150 usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan 500 produk. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, re-opening Pudak Galeri ini di luar ekspektasi. Sebab, gedung yang sempat tampak gelap dan kotor berhasil disulap menjadi lebih menarik. “Ini berkat kerja bersama seluruh UMKM. Saya sampaikan terima kasih dan

apresiasi setinggi-tingginya,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. Pudak Galeri ini menjadi pusat oleh-oleh khas Gresik yang diisi produk-produk UMKM. Mulai dari makanan ringan, fashion, oleh-oleh khas, kerajinan tangan dan lain sebagainya. “Sekarang kami buka kembali Pudak Galeri dengan wajah baru. Ini merupakan tempat sahabat-sahabat semua. Silakan dipakai, silakan ditempati,” tambahnya. Mantan Ketua DPRD Gresik itu menambahkan, UMKM sangat luar biasa. Meskipun

pandemi masih bergeliat dan tumbuh, Pudak Galeri ini yang diharapkan bisa menjadi wadah yang representatif. “Datang kemari, akan kami dampingi. Mudah-mudahan menjadi rumah bangkitnya UMKM Gresik,” tegasnya. Dikatakan, tempat yang sempat vakum sekitar setahun terakhir itu sekarang dilengkapi layanan klinik ekspor. Pelaku UMKM bisa memanfaatkannya untuk konsultasi mekanisme ekspor dan lainnya. Ini bakal mendorong UMKM menciptakan produk unggulan. (and/ har/udi)

Penyerahan Beasiswa Tahap II

Bupati Anna Ajak Mahasiswa Berwirausaha Bojonegoro, Memorandum Pemkab Bojonegoro melalui bagian kesra kembali memberikan beasiswa tahap II 2021 untuk para mahasiswa-mahasiswi di Bojonegoro di gedung Angling Dharma, Rabu (3/11). Acara itu dihadiri 65 mahasiswa dari 588 penerima beasiswa. Mahasiswa semester akhir itu menerima Rp 2,5 juta per orang. Penyerahan beasiswa dalam rangka menghidupkan harapan bagi masyarakat kurang mampu secara ekonomi dan mempunyai potensi akademik baik untuk dapat menyelesaikan pendidikan sampai akhir semester. Tidak itu saja, menghasilkan sumber daya insani yang mampu berperan dalam memutus mata rantai kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Juga mampu meningkatkan motivasi belajar bagi mahasiswa untuk berprestasi serta menghasilkan lulusan yang mandiri, dan produktif. Selain itu, memi-

liki kepedulian sosial sehingga mampu berperan serta dalam upaya memutus mata rantai kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Bojonegoro Sahari mengatakan, sebagai upaya untuk mencerdaskan masyarakat, Pemkab Bojonegoro mengharapkan masyarakatnya berpendidikan minimal S1. Untuk itu beasiswa semester akhir yang diberikan kepada mahasiswa dan mahasiswi Kabupaten Bojonegoro difokuskan dalam penyelesaian penyusunan skripsi. Dalam penyerahan beasiswa itu sendiri membutuhkan proses yang panjang. Sebab, penetapannya pada 2020 dan pelaksanaannya pada 2021 melalui proses di-SK-kan. “Kepada mahasiswa dan mahasiswi Bojonegoro agar jangan putus asa untuk menempuh pendidikan. Pemkab Bojonegoro sangat memperhatikan

FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Bupati Anna Mu’awanah menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada mahasiswa Bojonegoro.

pendidikan,” terangnya. Sedangkan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengajak mahasiswa Bojonegoro agar dapat mengubah orientasinya setelah menyelesaikan pendidikan SI untuk membuka lapangan pekerjaan. Sebab, antara permintaan dan kebutuhan atau antara kelulusan S1 dengan

lowongan pekerjaan pasti tidak sebanding. Maka mereka jangan menyerah. Dengan ilmu pengetahuan, pengalaman, dan dorongan pemkab, mereka supaya terus berinovatif. “Orientasi tahapan pendidikan bukan semata-mata setelah lulus kuliah kerja dimana. Mari diubah orienta-

sinya. Setelah lulus membuka lowongan pekerjaan. Lebih baik berinovasi dan berwirausaha, untuk mengembangkan diri kita sendiri,” tuturnya. Bupati menambahkan saat ini pemerintah pusat tidak banyak menambah ASN. Bahkan, pada 2022 di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia sudah tidak membuka lowongan untuk CASN. Seluruhnya menggunakan sistem P3K di kontrak selama 5 tahun. Oleh sebab itu, bupati menyarankan jika mempunyai talenta berwirausaha, maka lebih baik membuka usaha sendiri. Dengan bekal ilmu dan pengetahuan yang didapat selama menempuh pendidikan. Apalagi saat ini khusus di Bojonegoro, para pengusahanya masih minim. “Dengan bantuan beasiswa akhir ini agar digunakan sebaik mungkin. Minimal dapat mengurangi biaya di saat menyelesaikan pendidikan,” harapnya. (top/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 4 November 2021 by memorandum - Issuu