SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id
SABTU LEGI, 4 JUNI 2022
memorandumredaksi@gmail.com memo me mora rand ndum umre reda daks ksi@ i@gm gmai aill.co com m
HARGA Rp 3.500,-
Ngopi Bareng Memorandum.co.id (3)
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro didampingi Kasatreskrim AKP Oscar S Setjo berdiskusi dengan pimpinan di HUT ke-4 Memorandum.co.id.
Surabaya, Memorandum Polresta Sidoarjo terus melakukan berbagai cara guna pencegahan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi di wilayah hukummya. Salah satu caranya, sidak secara berp g kala rumah pemotongan
hewan (RPH) di sejumlah titik. Guna memaksimalkan hal tersebut, polisi juga menggandeng stakeholder. Termasuk melibatkan TNI berikut Dinas Pangan dan Pertanian (Dispertan) j Sidoarjo.
“Pengecekan secara sidak maupun datang berkala di tempat RPH resmi dan tidak resmi di Sidoarjo,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro, Selasa (31/5) ketika berdiskusi g p p santai dengan pimpinan
dan redaksi di HUT ke-4 Memorandum.co.id. Kusumo menegaskan, ia terus memberikan imbauan kepada pemilik ternak hewan agar menjaga kebersihan lingkungan Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/RIO
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Sidak Berkala RPH Antisipasi PMK
Ade Maulana (tengah) didampingi kuasa hukumnya Muhammad Naim dan Wawan Teguh Nuswantoro.
TERHIMPIT EKONOMI, IBU BU SIDOARJO JUAL ANAK
Persekusi Wartawan di Makam Botoputih
LPA JATIM: NEGARA HARUS HADIR
Dipanggil Mendadak, Pemeriksaan Batal Surabaya, Memorandum Rencana pemeriksaan Ade Maulana, wartawan korban persekusi dan perbuatan tidak menyenangkan di makam Botoputih, tiba-tiba dibatalkan penyidik, Bersambung ke halaman 11
-
Meng, tuntaskan wabah PMK, dewan usulkan penambahan anggaran.
-
Jangan lupa, perangannya.
Si Mameng (OB kantor DPRD)
Maria Vania
CEDERA Maria Vania memiliki tubuh ideal yang berasal dari kerja kerasnya dalam menjaga pola makan dan juga rutin berolahraga.
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro didampingi Kasatreskrim AKP Oscar S Setjo menginterogasi terduga pelaku.
Sidoarjo, Memorandum Ironis apa yang dilakukan janda asal Sidoarjo ini ketika terhimpit ekonomi. Bukannya berusaha mencari pekerjaan yang halal untuk bisa menghidupi anak, E (35), ini malah dengan tega menjual anak kandung yang berusia 15 tahun melalui prostitusi online.
T
ernyata, presenterr olahraga itu sempat mengalami cedera tulang ekor akibat salah gerakan.
Bahkan, di hadapan penyidik Satreskrim Polresta Sidoarjo, terduga pelaku E secara blak-blakan mengaku apa yang dilakukannya ini untuk kebutuhan sehari-hari dan bayar sekolah.
Bersambung ke halaman 11
Bersambung ke halaman 11
Kurir 43 Kg Sabu Antarkota
Tiga Istri Polisi Tertipu Rp 265 juta
Menolak, Diancam Bunuh
Dua terdakwa menjalani sidang di PN Surabaya secara virtual.
Imas Sumarni mendengarkan dakwaan jaksa di PN Surabaya.
Surabaya, Memorandum m oImas Sumarni tergob, long pemberani. Sebab, n dia nekat menipu dengan is modus investasi bisnis okayu kepada tiga istri poa lisi. Akibatnya, anggota al Bhayangkari tersebut total p mengalami kerugian Rp
265 juta. Perkara penipuan ini terungkap dalam fakta persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dengan agenda pembacaan surat dakwaan Bersambung ke halaman 11
Ibu Tenggumung Tertangkap Nyabu di Rumah
Dalih Menenangkan Masalah Surabaya, Memorandum Berdalih agar tenang menghadapi masalah, Sundari (37), warga Jalan Tenggumung, mengkonsumsi sabu di rumah. Ibu rumah tangga ini tidak mau disalahkan sendiri saat ditangkap. Ia mencatut nama M Ali (31), warga Kapas Madya sebagai pengedar sabu untuk mem-
pertanggung jawabkan bersama di tahanan Polsek Semampir. “Penangkapan ini bermula dari penangkapan seorang ibu rumah tangga warga Tenggumung. Penangkapan tersangka ini berdasarkan informasi masyarakat yang Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
FOTO: MEMORANDUM/JAKA
Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/JAKA
Surabaya, Memorandum Dwi Vibbi Mahendra dan Iksan Fatriana menyampaikan dalihnya saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa dalam kasus peredaran narkoba seberat 43 kilogram. Menurut keduanya, kenekatan mengirim barang haram tersebut lantaran terpaksa. Sebab, bila menolak mereka dan keluarganya akan dibunuh. “Karena sebelum berangkat mengantarkan sabu, KTP saya difoto. Selain itu sempat mendatangi rumah,” kata terdakwa di hadapan majelis hakim yang diketuai
INVESTASI BISNIS KAYU
Kedua terduga pelaku berikut barang bukti di Mapolsek Semampir.
Balada Suami Beristrikan Wanita Doyan Seks (1)
Satu per Satu Kain di Tubuhnya Dicopot Brahim (samaran) tidak menyangka hari tuanya bakal seperti ini: terbentur masalah memalukan! Istrinya, sebut saja Tatik, jadi bulan-bulanan masyarakat.
T
atik digelandang puan warga karena luhan ergok sekamar detepergok muda yang indekos ngan pemuda hnya di kawasan di rumahnya a Barat. Mereka Surabaya e balai RW untuk digiring ke
disidang. “Siapa yang tidak malu memiliki istri seperti itu,” kata Brahim di warung sekitar Peng Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO Gus Muhdlor Apresiasi Kepedulian Pemuda akan Sejarah Perkeretaapian
SABTU LEGI, 4 JUNI 2022 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Selain pameran, pembukaan diisi dengan diskusi sejarah kereta api Sidoarjo yang dihadiri anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Zahlul Yussar serta pegiat acara Agung Widyanjaya. Gus Muhdlor mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang digagas pemuda Sidoarjo seperti ini. Menurutnya hal ini menjadi sebuah kebanggaan sendiri kepada pemuda Sidoarjo. Pasalnya masih ada pemuda Sidoarjo yang peduli akan sejarah perkeretaapian di Sidoarjo. ”Kita ketahui bahwa sejarah perkeretaapian di Indonesia dimulai pada era Tanam Paksa. Tepatnya di masa pemerintahan Hindia Belanda, pada tahun 1864 oleh perusahaan swasta,” ucapnya. Dalam kesempatan ini Gus Muhdlor sendiri juga sedikit mengulas sejarah kereta api di Sidoarjo. Dikatakannya pertama kalinya pemerintah Hindia Belanda membangun jalur kereta api Negara (bukan swasta) yaitu pada tanggal 8 April 1875.
“Nah rute pertamanya meliputi Surabaya-PasuruanMalang, yang mana di dalamnya melintasi Sidoarjo meski bermula dari sejarah tanam paksa, kita lihat peran alat transportasi kereta api begitu besar bagi negara dan bangsa kita,” tambahnya. Dalam kesempatan itu Gus Muhdlor juga berharap masyarakat Sidoarjo dapat memaksimalkan pemanfaatan transportasi umum terutama k e re t a a p i . Me n u r u t n y a transportasi kereta api memiliki kelebihan tersendiri. Selain menjadi moda transportasi jarak jauh yang terjangkau, juga menjadi moda transportasi tanpa terkena kemacetan. “De n g a n k e re t a b i a y a transport jarak jauh menjadi terjangkau dan memudahkan siapa pun tinggal duduk dia bisa sampai tujuan, bahkan tanpa macet, tidak hanya penumpang, distribusi barang dalam kapasitas besar banyak yang menggunakan kereta,”ujar Gus Muhdlor. Di akhir sambutannya Gus
FOTO: MEMORANDUM/IS/KRI
Sidoarjo, Memorandum Bupati Sidoarjo H Ahmad Muhdlor atau Gus Muhdlor membuka pameran foto sejarah kereta api yang digelar di Steamed Soul, Sidoklumpuk Sidoarjo, Kamis (2/6).
Gus Muhdlor membuka pameran foto sejarah kereta api di Steamed Soul, Sidoarjo.
Mudlor juga berharap para penggiat atau insan pemuda Sidoarjo kedepannya juga memperhatikan dan merawat budaya yang ada di Sidoarjo. Kereta api adalah potensi bagi perjalanan darat bagi negara kita yang luas dan
besar. Semoga perkeretaapian In d o n e s i a s e m a k i n b a i k dan sukses menjadi moda transportasi panutan di negara kita baik dari segi pelayanan maupun lainnya. “Mari kita jadikan pameran dan diskusi sejarah ini sebagai
pengingat bahwa kereta api tidak mati digilas zaman. Mulai dari masa penjajahan sampai kemerdekaan, ia kita rebut sebagai hak bangsa Indonesia dan kita pertahankan,”ajaknya. Ke depan Gus Muhdlor berharap perkereta apian
In d o n e s i a s e m a k i n b a i k dan sukses menjadi moda t ra n s p o r t a s i p a n u t a n d i negara Indonesia. Baik panutan dari segi pelayanan maupun yang lainnya. Dalam kesempatan tersebut Gus Muhdlor juga menyampaikan
terimakasihnya kepada PT KAI atas kolaborasinya terhadap proyek pembangunan frontage Waru-Buduran. “Kereta api adalah potensi bagi perjalanan darat bagi negara kita yang luas dan besar,”pungkasnya. (is/kri/jok/mik)
FOTO: MEMORANDUM/IS/KRI
Bupati Sambut Baik Kerja Sama PDAM dengan Korsel
Jajaran Direksi PDAM foto bersama dengan perwakilan PT Michigan Technology Co asal Korea Selatan usai MoU.
Sidoarjo, Memorandum Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menyambut baik kerja sama yang dilakukan Perumda Delta Tirta Sidoarjo dengan PT Michigan Technology Co asal Korea Selatan yang telah menandatangani memorandum of understanding (MoU) pada Januari 2022 lalu. Apalagi Per umda Delta Sidoarjo tidak mengeluarkan pembiayaan apapun. MoU itu berisi tentang kerjasama ujicoba (trial) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Dengan Menggunakan Teknologi DOF (Dissolve Ozone Flotation) di IPA Siwalanpanji. “Saya menyambut baik kerjasama itu, apalagi Perumda Delta Tirta Sidoarjo tidak mengeluarkan biaya
apapun. Semoga kerjasama itu akan mampu meningkatkan kualitas air, khususnya di IPA Siwalanpanji,” harap bupati, Jumat (3/6). Dalam kerja sama tersebut PDAM Sidoarjo tidak mengeluarkan biaya sepeserpun karena sifatnya masih ujicoba. Terpisah, Dwi Hary Soeryadi, Direktur Utama Perumda Delta Tirta Sidoarjo mengatakan bahwa ujicoba dengan teknologi DOF oleh PT Michigan Technology Co asal Korsel telah dilakukan Maret lalu. “Hasil trial maret lalu bagus, air telah memenuhi standar baku mutu. Saat pelaksanaan trial itu juga dihadiri perwakilan dari PDAM Surabaya, Situbondo, Kementr ian Kelautan dan Perikanan serta perwakilan dari
BUMN, PT Adhi Karya dan PT PP,” kata mantan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) itu. Dirut PDAM Sidoarjo itu menyebut bahwa Direktur Utama PT Michigan Technology Co asal Korea Selatan telah datang ke kantornya. “Saya sampaikan kalau kita memakai teknologi mereka dengan keseluruhan mesin, terlalu mahal. Akhirnya saya minta agar apa yang ada si Siwalanpanji dimodifikasi saja. Karena menurut saya sistem dan alat hampir sama, tapi ada perbedaan pada ujung prosesnya. Mereka pertimbangkan itu dan sedang membuat penawaran kepada kita,” tegas sosok yang akrab disapa Dwi itu. Bahkan Dwi menegaskan, kalau misalkan perusahaan
a s a l Ko r s e l i t u k e s u l i t a n memodifikasi IPA Siwalanpanji, dir inya akan mencar i lagi teknologi yang lain. “Kita akan terus cari teknologi terbaik agar output air di IPA Siwalanpanji sesuai standar baku mutu. Ini penting dalam rangka meningkatkan kualitas air bagi masyarakat di Sidoarjo,” pungkas Dwi. Sebagai Informasi, perusahaan asal Kosel, PT Michigan Technology Co dalam kerjasama dengan Perumda Delta Sidoarjo menggunakan teknologi Dissolved Ozone Flotation (DOF). Teknologi DOF itu diklaim mampu membersihkan air sampai memenuhi standar baku mutu meskipun sumber air sangat buruk. (is/kri/jok/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA Cedera Parah, Atlet Berprestasi Butuh Perhatian
SABTU LEGI, 4 JUNI 2022 HALAMAN 3
Perlu Rp 70 Juta untuk Operasi ACL Surabaya, Memorandum Atlet futsal persiapan pekan olahraga Provinsi (Porprov) Surabaya Zulfikar Akhmad kecewa. Tidak ada perhatian yang signifikan dari Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya maupun KONI Surabaya terhadapnya yang saat ini mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL). Alhasil, Zulfikar terpaksa mengadu ke DPRD Surabaya. Sebab saat mengecek ke fisioterapi di salah satu rumah sakit di Surabaya, Zulfikar didiagnosa mengalami cederaAnterior Cruciate Ligament (ACL). Dokter lantas menyarankan untuk dilakukan operasi dengan perkiraan biaya mencapai Rp 70 juta. Namun keluarga Zulfikar kesulitan untuk menanggung biaya yang tidak sedikit itu. Bersambung ke halaman 4
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
Padahal, atlet berusia 21 tahun ini sebelumnya menjalani seleksi di tim futsal putra dalam ajang Porprov Jatim mewakili Kota Surabaya. Namun sayang, saat latihan bersama tim pada Maret 2022 lalu, Zulfikar mengalami cederaserius hingga membuatnya kesulitan berjalan. “Kenanya waktu di latihan. Hanya dapat 300 ribu rupiah untuk biaya pengobatan,” kata Zulfikar, Jumat (3/6).
Gubernur Khofifah berharap agar jemaah haji benar-benar memperhatikan kesehatannya.
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
TeleJemaah Permudah Kontrol Jemaah Haji Risiko Tinggi
FOTO: ISTIMEWA
Zulfikar Akhmad mengadu ke anggota Komisi D DPRD Surabaya Hari Santosa.
Surabaya, Memorandum Sebanyak 16.967 orang jemaah haji terbagi dalam 38 kloter diminta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa selalu menjaga kesehatan selama beribadah di Tanah Suci. Jemaah bisa memanfaatkan aplikasi TeleJemaah Puskes Haji yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan guna mendukung pelaksanaan ibadah haji 2022. Karena itu,
Interface e-commerce Pemberdayaan lan Ketahanan
petugas Panita Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) segera mensosialisasikan aplikasi TeleJemaah Puskes Haji kepada jemaah yang akan berangkat ke Tanah Suci. “Membantu para jemaah haji dalam mengontrol, mempersiapkan dan menjaga kesehatannya selama beribadah ke Tanah Suci,” terang Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (3/6).
Khofifah menambahkan, dalam waktu dekat diharapkan petugas PPIH juga mensosialisasikan aplikasi haji, selain mendampingi para jemaah saat tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. “Petugas PPIH juga mensosialisasikan maupun edukasi penggunaan aplikasi tersebut,” ungkapnya. Pada menu aplikasi terdapat input data kesehatan yang terdiri
dari tekanan darah, gula darah, saturasi oksigen, suhu tubuh, sampai keluhan. Menu pada aplikasi tersebut bisa dimanfaatkan oleh jemaah haji dan bisa meminta bantuan petugas kesehatan jika diperlukan. Ia berharap, seluruh ikhtiar yang dilakukan pemerintah pusat dengan menghadirkan beragam layanan dan aplikasi serta pemberian pelayanan Bersambung ke halaman 4
Aktivitas penanaman 5.000 mangrove di pantai Bilik Sijile, Labuhan Merak.
Jelang Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Ekonomi Nang Suroboyo (E-Peken).
Transaksi E-Peken Tembus Rp 16,2 Miliar
PLN Tanam 5.000 Mangrove Bersama Masyarakat
Naik 133 Persen Sejak Di-launching 2021
Situbondo, Memorandum Jelang Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2022 ini, PLN melakukan penanaman 5.000 mangrove bersama Kelompok Swadaya Masyarakat di sekitar lokasi rencana pembangunan Saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) 500 kV PaitonWatudodol/Kalipuro yakni Kawasan Labuhan Merak Taman Nasional Baluran, Bilik Sijile. Penanaman dilaksanakan pada 31 Mei 2022 lalu. Selain dihadiri penerima manfaat yakni Kelompok Randu Agung Bersatu, juga menghadirkan warga masyarakat sekitar beserta puluhan siswa Sekolah Dasar Sumber Waru untuk melakukan penanaman bersama. Di acara itu, Taman Nasional Baluran menjelaskan mengenai pentingnya mangrove bagi lingkungan serta memberi pengarahan mengenai cara menanam mangrove yang baik dan benar. Puluhan siswa Sekolah Dasar beserta masyarakatpun menyambut acara dengan antusias. Aksi ini sekaligus menjadi cara edukasi untuk masyarakat sekitar bahkan kepada anak bangsa mengenai pentingnya penanaman mangrove secara ekologis dan secara ekonomis. Di mana diharapkan ke depannya masyarakat mulai dari segala lapisan usia akan semakin cinta lingkungan dan memahami dengan benar pentingnya lingkungan sehingga sikap cinta lingkungan akan menjadi bagian dari keseharian. “Penanaman Mangrove dapat Bermanfaat secara ekologis dan ekonomis. Bermanfaat Ekologis karena dapat menjadi perlindungan dari bahaya bencana alam, penambah unsur hara, penyerap racun dan karbon, sumber plasma nutfah, memelihara iklim mikro, dan lainnya. Mangrove bermanfaat secara ekonomis, karena sebagai tempat bertelurnya ikan. Sehingga akan semakin melimpah jumlah ikan. Ini pun dapat berdampak secara luas kepada nelayan sekitar nantinya, serta dapat menjadi tempat wisata. Bantuan mangrove ini dapat ditanam untuk lahan seluas 2,04 hektar dengan jarak antar mangrove sekitar 1,5 meter,” ucap Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Karangtekok, Lukman Hidayat, Ssos MH mewakili Kepala Balai Taman Nasional Baluran. “Tahun ini PLN menanam 5000 bibit mangrove jenis
Surabaya, Memorandum Sejak di-launching pada 31 Oktober 2021 silam, nilai transaksi e-commerce Pemberdayaan lan Ketahanan Ekonomi Nang Suroboyo (E-Peken)
terus meningkat. Terlebih, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah memperluas jangkauan E-Peken, yang sebelumnya hanya ASN, kini masyarakat umum bisa melakukan transaksi. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan, pada Juli-Desember 2021, proses transaksi mencapai
Rp 4,8 miliar. Kemudian memasuki 2022, pemkot memperluas jangkauan E-Peken, sehingga capaian transaksi 2022 hingga Mei tembus Rp 11,4 miliar. “Artinya terdapat kenaikan transaksi sebanyak 133 persen. Pengguna E-Peken Surabaya di antaranya adalah Bersambung ke halaman 4
KeƟka Harga Cabai, Bawang hingga Telor Naik DrasƟs
Pedagang dan Pembeli di Pasar Tradisional Sama-Sama Kaget Harga cabai rawit, bawang hingga telor di pasar tradisional mengalami kenaikan yang signifikan dalam sepekan terakhir. Pantauan Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum di pasar Gersikan harga bahan-bahan di atas mengalami kenaikan dibanding jelang Lebaran lalu.
Jamil, pemilik Toko Sayur Bahri terlihat agak bingung ketika harga-harga kebutuhan dapur itu mengalami kenaikan. Menurutnya, kenaikan harga tersebut sudah terjadi dua pekan lalu. Sebagai penjual, Jamil tentu harus berterus terang terkait kenaikan harga-harga kebutuhan tersebut. Sebab, biasanya, langganan Jamil jelas akan protes jika barang-barang tersebut mengalami kenaikan. “Semua sayuran naik, pembeli saja kaget tetapi mereka ya tetap beli karena kebutuhan. Harga kenaikan menjadi dua kali lipat dari sebelumnya,” ungkap Jamil yang sudah puluhan tahun berjualan di pasar Gersikan. Bersambung ke halaman 4
FOTO: MEMORANDUM/CIPTONING RAHARJO
Ciptoning Raharjo, wartawan SKH Memorandum
Jamil melayani pembeli di Pasar Gersikan, Tambaksari.
Rhizopora SP, sedangkan tahun lalu PLN menanam sebanyak 2.500 sentigi dan bakau. Ini merupakan hal harus diapresiasi”, tambahnya. Sementara itu, ditemui saat penanaman mangrove, Ketua Komunitas Randu Agung Bersatu, Toni Arya Saputra, mengungkapkan, apresiasi dan rasa terima kasih kepada PLN atas kepedulian PLN dalam memperhatikan lingkungan sekitar khususnya terhadap pelestarian mangrove yang sangat berpengaruh ke masyarakat sekitar. Lebih Lanjut Toni mengungkapkan bahwa bantuan ini akan bermanfaat untuk lingkungan untuk menahan abrasi sehingga bahaya bencana alam dapat dimitigasi. Di samping itu, bantuan ini akan bermanfaat secara ekonomis di mana populasi ikan akan semakin banyak dengan adanya mangrove serta Kelompok Swadaya Randu Agung Bersatu ini optimis bahwa lokasi ini dapat dikembangkan menjadi tempat wisata yang dapat diangkat secara nasional sehingga akan meningkatkan taraf perekonomian sekitar. “Terima kasih PLN atas Bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan ( TJSL) melalui program PLN Pedulinya yang telah memberikan kami 5.000 bibit mangrove senilai Rp 100 juta untuk kami pergunakan di sekitar Kawasan Labuhan Merak yakni di Bilik Sijile. Kami akan amanah menjaganya dan bantuan pastinya sangat kami butuhkan dan sangat bermanfaat untuk kami masyarakat sekitar, ” pungkasnya. Ditemui di kesempatan berbeda, General Manager PLN UIP JBTB, Muhammad Ramadhansyah mengatakan, program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) ini kerap dilaksanakan PLN untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat serta lingkungan, sehingga PLN nantinya akan menyejahterakan masyarakat, tidak hanya dengan penyediaan listrik yang andal, tapi juga melalui Program PLN Pedulinya yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar. Lebih lanjut, Muhammad Ramadhansyah memaparkan bahwa PLN turut menyasar tujuan pembangunan berkelanjutan, sehingga diharapkan dengan bantuan yang diberikan PLN, lingkungan dapat meningkat kualitas dan bermanfaat secara ekologis serta masyarakat dapat lebih meningkat secara ekonomi finansial dan kesejahteraannya. (*/day/ono)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SABTU LEGI, 4 JUNI 2022 HALAMAN 4
Tambah Anggaran Darurat PMK Untuk Pembelian Obat dan Operasional
FOTO: MEMORANDUM/M DAYAT
Surabaya, Memorandum DPRD Jawa Timur mendorong tambahan anggaran untuk penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menjadi tanggungjawab Dinas Peternakan Jawa Timur. Terlebih sebentar lagi Hari Raya Iduladha.
Eri Cahyadi ngobrol gayeng bersama jajaran Kementerian PUPR RI di ruang kerjanya.
Pemkot Sinergi dengan Kementerian PUPR RI Rencana Bangun RS hingga Jalan Surabaya, Memorandum Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyambut hangat kehadiran tamu dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Herry Trisaputra Zuna di ruang kerjanya, lantai 2 Kantor Balai Kota, Jumat (3/6). Pada kesempatan itu, Eri Cahyadi membicarakan tentang rencana pembangunan Kota Pahlawan ke depan. Di antaranya terkait rencana pembangunan fasilitas publik, mulai dari rencana pembuatan akses jalan, rumah susun sederhana milik (rusunami), hingga pembangunan rumah sakit (RS).
“Kami rencana ingin membangun hunian rusunami, karena nanti masyarakat itu bisa memiliki. Yang kedua, pembangunan jalan, dan ketiga RS,” kata wali kota. Dalam pertemuan itu, Eri Cahyadi juga didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Surabaya Irvan Widyanto, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya Irvan Wahyudradjad, dan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Lilik Arijanto. Wali kota yang akrab dengan sapaan Mas Eri itu menyebutkan, rencana pembangunan itu pihaknya ingin berkolaborasi dengan investor atau Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Menurutnya, dengan cara itu pembangunan akan lebih cepat terselesaikan agar segera bisa
digunakan oleh masyarakat. “Saya inginnya seperti itu (KPBU) karena dampaknya lebih terasa ke masyarakat. Apalagi pembangunan RS-nya, kalau bisa kita mulai bangun tahun ini,” ujar Mas Eri. Diketahui sebelumnya, di tahun 2022 ini pemkot berencana mulai melaksanakan pembangunan RS baru di kawasan Surabaya Timur. Rumah sakit yang bakal dibangun di lahan sekitar 7000 meter persegi itu berada di kawasan Gunung Anyar Surabaya. Sementara itu, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Herry Trisaputra Zuna mengatakan, bersama timnya akan membentuk tim untuk mendukung rencana pembangunan fasilitas publik Pemkot Surabaya. “Nanti kita akan siapkan sesuai dengan konsep Pak Wali, nanti kita bentuk tim bersama,” pungkasnya. (bin/ono)
Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Subianto mengatakan, penambahan anggaran tersebut untuk pembelian obat dan operasional. Termasuk kebutuhan untuk pembatasan lalu lintas hewan dari daerah tertular ke daerah tidak tertular yang saat ini belum ada. “Pemberian obat ditujukan untuk menghilangkan gejala klinis pada sapi atau kambing yang terinfeksi sehingga pemilik ternak teta[ tenang dan tidak melakukan panic selling,”jelasnya. Pemberian obat juga, sambung pria asal Kediri ini dimaksudkan untuk menunggu pembuatan vaksin siap dan didistribusikan ke daerah.” Karena itu perlu ada dorongan kepada Pemprov untuk segera mencarikan alokasi anggaran untuk keperluan di atas,”jelasnya. Subianto juga menghimbau masyarakat pemilik ternak untuk tidak panik menjual ter-
naknya karena belum tentu tertular PMK. “ Tak hanya itu juga harus memperketat lalu lintas hewan ternak dengan menambah pos-pos pemeriksaan di daerah tertular untuk menghindari meluasnya penularan mengingat angka penularannya cukup tinggi dan bisa menular lewat angina,”jelasnya. Politisi Demokrat ini juga mendorong pemerintah, dan kepolisian bekerja sama dengan dinas peternakan atau pertanian masing kabupaten/kota untuk bersama-sama sinergi dalam penanganan PMK. Data Dinas Peternakan Jawa Timur menyebutkan, pandemi PMK ternak di Jawa Timur untuk wilayah wabah ada 4 daerah. Sedangkan untuk wilayah tertular ada 21 daerah dan wilayah terduga 4 daerah. Sedangkan untuk wilayah bebas berada di 9 daerah. (day/ono)
Program PKH Tak Berjalan Efektif Surabaya, Memorandum Ketua DPRD Jatim Kusnadi masih menemukan adanya keluhan keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM-PKH) di daerah pemilihan (dapil) dua Sidoarjo. Mereka menggeluh tidak mendapatkan manfaat dari program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Kusnadi menyampaikan, akan memperjuangkan agar keluarga penerima KPM-PKH mendapatkan haknya. “Kita mendorong upaya pemerintah untuk mengentaskan problem di masyarakat dapat berjalan efektif,” jelas Ketua DPRD Jatim Kusnadi saat menemui warga di Balai Desa Pelelegi, Kecamatan Waru, pada kegiatan Reses II tahun 2022 DPRD Jatim. Menurut Kusnadi, masih banyak masyarakat miskin penerima manfaat KPM-PKH belum mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). “Padahal beberapa program pengentasan kemiskinan bertujuan agar keturunan mereka bisa mengangkat derajat keluarganya. Sehingga hak akan pendidikan dan kesehatan seharusnya menyertai mereka,” ujar dia. Kusnadi yang juga ketua DPD PDI Perjuangan
(PDI-P) Jawa Timur mengaku, masih ditemukan masayarakat miskin yang belum ter-cover KIS dan KIP. “Ini khan ironis. Kita angkat mereka dari kemiskinan hanya dengan bantuan tanpa memperhatikan hak pendidikan anak-anak mereka dan kesehatan keluarganya. Padahal ini penting,” ujarnya. Kata Kusnadi, problem ini harus segera dicarikan jalan keluar. Banyak koordinator PKH yang menyampaikan banyak masyarakat KPM-PKH menginginkan agar mereka semua juga mendapatkan KIP dan KIS. Sebab tidak semua KPM PKH memperolehnya. “Saya juga akan menyampaikan hal ini ke mbak Puan yang kebetulan juga ketua DPR RI agar persoalan ini ada jalan keluarnya,” terangnya. Kenapa KIP dan KIS ini penting diberikan kepada KPM-PKH? dijelaskan oleh pria yang juga Ketua DPD PDI-P Jatim, Indonesia akan menghadapi tahun Indonesia Emas 2045. “Indonesia emas ini apa? Indonesia akan menjadi negara besar di dunia. Dan kemampuan SDM harus sama dengan negara-negara lain. program-program pengentasan kemiskinan salah satunya KPM-PKH, tujuan utamanya adalah melahirkan keluarga yang sehat dan memiliki kemampuan SDM yang mumpuni,” pungkasnya. (day/ono)
Cedera Parah, Atlet Berprestasi Butuh Perhatian “Setelah kejadian saya cedera, ya cuma di rumah saja nggak ngapa-ngapain. Karena nggak bisa jalan empat hari. Upaya waktu itu dikompres saja. Akhirnya lama-lama sudah lumayan bisa jalan. Baru memutuskan ke fisioterapi itu setelah 2 minggu kena. Cuma penguatan-penguatan saja supaya biar bisa jalan. Sekarang masih terasa sakit, sedikit-sedikit, sih,” ungkap warga Ngagelrejo ini. Di hadapan anggota Komisi D DPRD Surabaya Hari Santosa, Zulfikar berkeluh kesah. Berharap dapat perhatian akan nasibnya melalui suara wakil rakyat. Sebab, KONI Surabaya tak kunjung memberikan fasilitas
untuk berobat. “Kalau sudah mendapat bantuan dari KONI Surabaya, lalu sembuh, saya ingin merumput lagi. Soalnya saya kan kerjanya juga di sini,” harap eks pemain Persebaya ini. Menanggapi hal ini, Hari Santosa sangat menyayangkan pemkot yang seakan acuh terhadap nasib Zulfikar. Menurutnya, dengan biaya Rp 300 ribu itu tak cukup untuk menanggung. Sewajarnya ada perhatian lebih terhadap Zulfikar. Karena itu, politisi NasDem ini mendorong agar Pemkot Surabaya, sekaligus KONI Surabaya, memberikan perhatian yang serius terhadap Zulfikar.
Transaksi E-Peken Tembus Rp 16,2 Miliar 12.770 ASN dan 4.412 masyarakat umum. E-Peken Surabaya ini kami buka tidak hanya untuk ASN saja, melainkan untuk semua masyarakat. Harapannya agar ikut mendukung pemulihan ekonomi bagi warga dan Kota Surabaya,” terang wali kota, Jumat (3/6). Eri menegaskan, Pemkot Surabaya terus berkomitmen untuk menggerakkan perekonomian dengan mempermudah pemasaran produk UMKM dan toko kelontong. Karena itu, pihaknya terus memaksimalkan E-Peken Surabaya untuk membangkitkan semangat seluruh pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19. Hasilnya, saat ini total pedagang toko kelontong maupun UMKM di E-Peken Surabaya mencapai 2.306 pedagang. Jumlah ini merupakan gabungan dari kelompok binaan pemkot kategori masyarakat berpenghasi-
lan rendah (MBR) dan nonMBR. “Dari binaan MBR ini adalah warga yang mendapat pelatihan dan lolos kurasi, ada pedagang sentra wisata kuliner (SWK), toko kelontong, UMKM. Inilah tugas pemerintah bersama DPRD Surabaya untuk membantu kepentingan masyarakat, yakni memasarkan atau menjual produk berbasis online dengan jangkauan yang lebih luas,” kata Eri Cahyadi. Adapun pedagang binaan kategori MBR dan nonMBR dengan rincian, 864 UMKM kategori MBR, 277 UMKM nonMBR, 642 pedagang toko kelontong kategori MBR, 234 pedagang toko kelontong nonMBR, dan 203 sentra wisata kuliner (SWK) kategori MBR, serta 86 pedagang SWK nonMBR. Di sisi lain, menanggapi keluhan dari para pengguna E-Peken Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan bahwa para pembeli bisa langsung melakukan transaksi dengan membuka
Sambungan dari halaman 3 “Dengan kejadian seperti ini, apakah Pemerintah Kota Surabaya, dalam hal ini KONI Surabaya juga, masa tidak ikut memikirkan nasib yang dialami Zulfikar?” cetusnya. Hari menjelaskan, Zulfikar termasuk atlet berprestasi. Dia dipilih Asosiasi Futsal Kota Surabaya, yang masih dalam naungan KONI Surabaya untuk dapat berlaga dalam ajang Porprov Jatim. “Zulfikar hanya diberi 300 ribu rupiah oleh KONI Surabaya, bahasanya untuk pijat. Itu tidak lah cukup,” tandas Hari. “Saya pikir ini bukan kesalahan yang disengaja oleh Zulfikar. Ini suatu kecekalaan. Makanya, kita sama-sa-
Sambungan dari halaman 3 https://peken.surabaya.go.id/. “Keluhan itu muncul karena kita merubah sebuah kebiasaan, pasti ada keluhan atau kekurangan. Pemkot Surabaya pasti akan memperbaiki, karena kepuasan masyarakat adalah keberhasilan kita,” ungkap dia. Wali Kota Eri lantas mengajak masyarakat dan ASN untuk terus menggunakan. Sebab, lanjut Eri, ketika E-Peken Surabaya terus berjalan maka perputaran ekonomi juga akan terus berjalan. Apalagi pemkot terus melakukan pembaharuan dengan sistem elektronik. “Untuk masyarakat, ayo kita berbelanja di E-Peken Surabaya agar bisa saling bergotong royong dan membantu sesama. Dan bagi ASN maupun tenaga kontrak di lingkungan pemkot, ayo kita pindahkan kebiasaan belanja kita untuk ikut mendukung kebangkitan ekonomi warga dan UMKM Surabaya,” tuntasnya. (bin/ono)
ma menuntut pemkot melalui KONI Surabaya supaya bisa meringankan beban. Sudah beban cedera, jangan sampai dikasih beban mental lagi untuk kesembuhan ini,” sambungnya. Hari memastikan akan melakukan komunikasi kepada KONI Surabaya. Kalau masih tak mendapat respons positif, pihaknya akan menggelar rapat dengar pendapat atau hearing untuk membicarakan masalah tersebut di ruang rapat Komisi D DPRD Surabaya. Dia tak ingin, ke depan hal ini berbuntut pada nasib atlet berprestasi yang lain. Yang bisa saja membuat orang tua ragu saat memiliki anak berprestasi, namun tak ada tanggungjawab dari pemerintah untuk keselamatan putra-putrinya. “Tujuan kami adalah menghargai pemuda yang berprestasi yang saat ini mengalami cedera. Demikian cede-
ranya bukan karena main-main, tapi saat latihan. Yang jelas, kami nanti akan kontak Ketua KONI Surabaya, kalau tidak bisa, ya ini sebagai laporan komisi D, yang nantinya kami akan undang KONI Surabaya untuk membicarakan masalah ini,” tuntas Hari. Di bagian lain, pelatih futsal Surabaya, Ambar Supriyadi mengatakan, tidak tahu jika Zul-sapaan karib Zulfikar Akhmad mengalami cedera parah. Menurut Supriyadi, Zul sempat menjalani seleksi sekitar 6-7 kali. “Nah, pas cederaterjadi, kebetulan saya tidak ada di lapanga. Saat itu saya ada keperluan dan asisten saya yang mengabarkan jika Zul cedera. Kata asisten saya, cedera Zul bukan karena benturan melainkan ketika melakukan pivot (gerakan memutar),” ungkap Supriyadi. Pasca cedera, menurut Supriyadi, Zul mengatakan akan berusaha
TeleJemaah Permudah Kontrol Jemaah Haji Risiko Tinggi prima selama di Asrama Haji Sukolilo Surabaya akan menjadikan para jemaah bisa melaksanakan seluruh ibadah haji 2022 dengan aman, tenang, lancar dan sehat. Sehingga menjadi haji yang mabrur. Menurut data dari Kemenag Jatim, untuk Embarkasi Surabaya, tahun ini ada sebanyak 16.967 orang jemaah haji yang dilayani dan terbagi dalam 38 kloter. Rinciannya, terdiri dari jemaah haji dari Jawa Timur sejumlah 16.087 orang, Provinsi Bali sejumlah 318 orang, Provinsi Nusa Tenggara Timur sejumlah 291 orang, Provinsi Palembang sebanyak 119 orang, serta petugas kloter 152 orang. Khofifah menggambarkan, pada
aplikasi itu juga berisi tentang informasi vaksinasi sehingga data vaksinasi para jemaah bisa diketahui. Capaian vaksinasi yang sudah dilakukan oleh jemaah haji di kabupaten/kota atau Puskesmas pada saat melakukan vaksinasi terutama meningitis. Selain itu, dalam aplikasi TeleJemaah juga tercantum obat yang sering dibawa oleh para jemaah haji. Melalui aplikasi, jemaah haji bisa menghubungi langsung petugas kesehatan yang menyertainya di dalam kloter tersebut. Jemaah bisa menghubunginya langsung via WhatsApp. “TeleJemaah ini bisa menghadirkan kemudahan bagi para jemaah haji utamanya bagi yang sudah berusia
Pedagang dan Pembeli di Pasar Tradisional Sama-Sama Kaget Jamil menambahkan, biasanya saat kulakan, ia hanya perlu membawa uang sebesar Rp 3 juta, namun saat ini ia harus membawa uang dua kali lipat. “Tetapi saat ini saya kalau beli barang kisaran bawa uang Rp 6 juta. Jadi perlu modal yang lebih banyak untuk kulakan,” bebernya. Kata Jamil, harga cabai yang sebelumnya per kilo kisaran harganya Rp 30 ribu sekarang menjadi Rp 100 ribu. Bawang pun juga demikian, yang sebelumnya per kilonya kisaran Rp 20 ribu menjadi Rp 50 ribu. Jamil berharap harga sayur-sayur-
an tersebut kembali normal, karena efek dari kenaikan tersebut pembeli terkadang mengeluh dengan harga yang dijual. Siti misalnya, salah seorang pembeli di pasar Gresik kepada Memorandum mengatakan, kenaikan harga kebutuhan dapur naik drastis sehingga membuat ia merogoh cukup dalam uang belanja. Namun, menurut wanita manis ini, mau tidak mau ia harus membeli bahan-bahan itu karena ia jualan di rumahnya. “Saya jual penyetan di rumah. Terpaksa beli cabai. Biasanya per kilo-
nya hanya Rp 20 ribu sekarang mahal sekali, tapi bagaimana lagi, saya perlu bahan tersebut. Harapan saya semua harga sayuran agar kembali normal karena kalau jualan mau menaikan harga itu takut. Kalau kemahalan nanti pembeli pergi semua,” ungkap Siti. Kenaikan harga bahan pokok (Bapok) juga terjadi di Pasar Genteng. Harga cabai rawit pada 29 April 2022 tercatat Rp50 ribu dan 30 April - 1 Mei 2022 naik Rp70 ribu. Sedangkan 2 Juni 2022, harga cabai rawit turun Rp 65 ribu. Sedangkan di Pasar Keputran, pada 29 April harga cabai rawit Rp 60 ribu dan
menyembuhkan cederanya dengan terapi. “Namun tiba-tiba di grup WhatsApp, Zul pamitan mundur dari tim padahal belum saya coret. Ada screen shoot-nya,” bebernya. Di bagian lain, Supriyadi mengatakan, uang Rp 300 ribu yang diterima Zul bukanlah untuk pijat atau terapi penyembuhan cedera Zul. “Itu adalah uang transport selama latihan. Jadi bukan untuk pengobatan. Perlu saya luruskan di sini. Saya juga minta maaf kepada Zul tidak tahu jika cederanya cukup parah,” jelas Supriyadi. Di bagian lain, pihak KONI Surabaya mengatakan, tidak mengetahui cederanya Zul. Waketum II Binpres KONI Surabaya Biasworo Adi mengatakan koordinasi dengan Ketum terkait cederanya Zul. Kata Adi, KONI tidak punya anggaran perihal pembinaan atlet Porprov. Beda dengan 2012 silam. (bin/x2/ono)
Sambungan dari halaman 3
dan membutuhkan perhatian dari para petugas haji,” ungkapnya. Sebelumnya, Kepala Pusat Kesehatan Haji Budi Sylvana mengatakan fitur dalam aplikasi TeleJemaah terdiri dari input data kesehatan sampai dengan galeri dan artikel. Aplikasi TeleJemaah hanya diberlakukan pada jemaah haji berisiko tinggi. Di menu aplikasi tersebut bisa dimanfaatkan oleh jemaah haji dan bisa meminta bantuan petugas kesehatan jika diperlukan. “Tujuannya sebagai media edukasi secara elektronik yang berbentuk aplikasi berbasis Android saat ini dan aplikasi ini sudah tersedia di PlayStore dan bisa di-download gratis,” tutupnya. (day/ono)
Sambungan dari halaman 3 naik Rp70 ribu pada 30 April sampai 1 Juni. Namun 2 Juni, harga cabai rawit di pasar ini kembali turun Rp 60 ribu. Kemudian di Pasar Pucang Anom, harga cabai rawit pada t29-30 April yakni Rp 50 ribu dan meningkat Rp70 ribu pada 31 April - 1 Juni. Selanjutnya pada tanggal 2 Juni, harga cabai rawit di Pasar ini kembali turun di harga Rp 60 ribu. Menyinkapi hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya langsung bergerak cepat menekan kenaikan harga sejumlah komoditas bapok, seperti cabai rawit. Bahkan, pemkot menggelar rapat koordinasi (rakor)
bersama lintas instansi maupun akademisi untuk merumuskan strategi menekan kenaikan harga tersebut. Rakor tersebut berlangsung di ruang rapat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya, Jumat (3/6). Rakor ini dihadiri sejumlah Perangkat Daerah (PD) serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terkait di lingkup pemkot. Hadir pula perwakilan dari BPS Surabaya, Bank Indonesia (BI) Provinsi Jatim serta akademisi. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya, Irvan
Widyanto menyatakan, bahwa rakor dilaksanakan sebagai langkah awal untuk memetakan harga bapok di Kota Pahlawan. Jika permasalahan ini sudah dipetakan, maka langkah selanjutnya adalah pemkot merumuskan strategi penanggulangan. “Jadi ini kita diskusikan dan hasil dari rapat kita bawah ke Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Sehingga ketika kondisinya sudah kita petakan, selanjutnya kita diskusikan bagaimana caranya untuk stabilitas harga itu,” kata Irvan Widyanto saat membuka rapat koordinasi. (ono)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SABTU LEGI, 4 JUNI 2022 HALAMAN 5
FOTO: MEMORANDUM/URI
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Massa Barisan Penegak Keadilan menggelar demo di depan Kantor Kejari Sumenep.
Minta Uang Perkara, 2 Jaksa Kejari Diperiksa Kejati Sumenep, Memorandum Puluhan massa tergabung dalam Barisan Penegak Keadilan (BPK) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Jumat (3/6). Massa menuntut agar kedua oknum jaksa Kejari Sumenep yang diduga melakukan pemerasan terhadap terdakwa Husnul Hakiki, warga Desa Ketawang Raya, Kecamatan Guluk-Guluk, diusut. Demo tersebut adalah buntut dugaan adanya permintaan uang untuk penanganan perkara terhadap terdakwa. Nyatanya, vonis hakim tetap tinggi dan pihak keluarga merasa ditipu.
Dalam orasinya, massa aksi meminta agar oknum jaksa dipecat karena perbuatan sangat tidak terpuji. Sebab keduanya diduga kuat telah melakukan pemerasan terhadap terdakwa. Tidak hanya itu, massa juga membentangkan poster bertuliskan “Posko Pengaduan Korban Seksi Pidum Kejari Sumenep dengan tagar Pecat Jaksa Bambang Nurdiantoro dan Pecat Jaksa Irfan Mangalle.
Selain poster itu ada juga yang bertuliskan, ‘Mimbar Bebas Rakyat dan Korban Pemerasan Jaksa Penghianat’. Koordinator Lapangan (Korlap) massa aksi dalam orasinya kembali meminta dua oknum jaksa harus dipecat. “Kami meminta oknum jaksa harus segera dipecat k a re n a t e l a h m e l a k u k a n pemerasan,” katanya, Jumat (3/6/22) Disebutkan, dua oknum yang diduga melakukan pemerasan terhadap terdakwa Husnul Hakiki yakni Bambang Nu r d i a n t o r o d a n , I r f a n Mangalle. Maka dari massa mendesak Kajari memecat
keduanya. Selain seruan dipecat massa massa aksi meminta keduanya meminta maaf di depan publik. Masa juga berusaha masuk menemui Kajari namun terhalang aparat keamanan yang mengamankan jalannya aksi dan sempat terjadi aksi saling dorong. Menanggapi hal itu, Kepala Kejaksaan Neger i ( Ke j a r i ) Su m e n e p Tr i m o mengatakan, untuk menjaga kondusifitas keduanya sudah dibebastugaskan dan telah ditarik ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) dan sedang menjalani proses pemeriksaan atas kasus ini.
Tindakan sanksi tegas akan diberikan kepada semua ASN Kejaksaan apabila melakukan perbuatan tercela atau mencederai keadilan masyarakat hal itu sesuai dengan pernyataan Kejagung. “Yang bersangkutan telah dibebastugaskan dari Kejari Sumenep dan ditarik Kejati untuk menjalani pemeriksaan,” kata Trimo. Ditariknya kedua oknum jaksa itu berdasarkan adanya perbuatan tercela keputusan yang selanjutnya wewenang pengawas Kejati yang mempunyai tim untuk selalu melakukan pengawasan. (uri/mik)
452 Botol Miras Disita dari Warung Sembako Sumenep, Memorandum Satreskoba Polres Sumenep menyita ratusan arak kemasan botol di sebuah warung sembako di Desa Gunggung Kecamatan Batuan, Kamis (2/6) malam. Penyitaan itu dilakukan karena warung milik Suaidi (29), tanpa hak atau izin telah membawa, menjual, dan mengedarkan minuman keras (miras). Usai menyita arak di toko tersebut, polisi juga mengamankan arak di rumah Suaidi yang di Jalan Bambu Duri, Desa Gunggung. Terduga pelaku Suaidi Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, polisi menyita 228 botol plastik ukuran 1500 ml (total 342 liter) berisi arak Tuban, dan 224 botol plastik ukuran 600 ml (total 134,4 liter) berisi arak Karangasem. “Terlapor dikenakan Pasal 21 Jo Pasal 25 Perda Kabupaten Sumenep Nomor 3 Tahun 2002 tentang retribusi perizinan tertentu yang berbunyi; setiap orang atau badan dilarang menjual minuman beralkohol tanpa izin pejabat berwenang,” ujar AKP Widiarti. (aan/mik)
Raih 5 Kali Opini Wajar Tanpa Pengecualian Bangkalan, Memorandum Untuk kelima kali Pemkab Bangkalan sukses mengoleksi penghargaan predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2021 dari Kementerian Keuangan RI. Predikat itu diraih setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan LKPD pemkab baik. Didampingi Ketua DPRD Muhammad Fahad, piagam penghargaan opini WTP ke lima kalinya itu diterima Ra Latif, sapaan akrab Bupati, di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Timur di Sidoarjo, Rabu (18/5)lalu. “Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Jawa Timur, Bapak Joko Agus Setyono,” u j a r Inspektur Inpektorat Bangkalan, J o k o
Supriyono,SH MM, Jumat (3/6). Un t u k k e l i m a k a l i n y a , p e m k a b secara beruntun mampu mengoleksi torehan prestasi opini WTP dimulai dari tahun 2017, 2018, 2019, 2020 dan tahun anggaran 2021. Realita positif itu sekaligus menunjukkan bahwa manajemen tata kelola keuangan daerah yang disangga oleh semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab, setidaknya dalam lima tahun terakhir ini, sudah mendekati sempurna, profesional, transparan, dan akuntabel sesuai standar akuntansi pemerintah sertabersih dari intrik praktek rasuah dan penyimpangan lainnya. “Kerenanya, raihan prestasi beruntun itu mari kita syukuri bersama,” tandas Joko Supriyono. Apresiasi positif, imbuh Joko, rasanya patut pula disematkan kepada Bupati R Abdul Latif Amin Imron selaku nakhoda lembaga eksekutif. Sebab akumulasi sukses itu tak lepas dari etos s e m a n g a t Ra L a t i f untuk terus berbenah, demi terwujudnya reformasi birokrasi.
Bupati R Abdul Latif Amin Imron menerima penghargaan opini WTP kelima kalinya yang diserahkan oleh Inspektur Ispektorat Joko Surpriyono SH MH.
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Inspektorat Imbau OPD Konsisten Kawal Keuangan Daerah
Ratusan ASN ketika mengikuti bimtek dari insitusi penegak hukum.
Termasuk dalam Konteks Management Tata Kelola Keuangan Daerah.
Jaga Profesionalisme Kiat untuk terus berbenah diri dalam konteks sistem pemerintahan derah berbasis reformasi birokrasi, menurut Joko, bukanlah perkara mudah. Butuh proses panjang dan berliku. Di sini, tanpa mengenyampingkan peran OPD di lingkup Pemkab, disadari atau tidak, Inspektorat sebagai institusi pemegang amanah A PI P ( Ap a ra t Pe n g a w a s Internal Pemerintah), memiliki peran yang cukup dalam menjalankan fungsinya yakni sebagai PengawasInternal/ Auditor Internal. Penambahan satu Jabatan
Inspektur Pembantu yang menangani hal-hal yang bersifat khusus merupakan salah satu tekad Bapak Bupati dalam menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Pusat, yakni untuk memberikan peran yang lebih kepada inspektorat kabupaten. Sehingga posisi Jabatan Inspektur Pembantu saat ini menjadi Lima Irban, yakni Irban I,II,III,IV dan Irban V, yang mempunyai peran, fungsi dan tanggung jawab dalam mengakumulasikan beban tugas pengawasan. “Kadar kapabilitas APIP Kabupaten Bangkalan saat ini sudah level 3 sehingga peran Inspektorat selaku Auditor Internal sudah harus bisa meyakinkan kepada OPD bahwa Tata Kelola Pemerintahan sudah dilakukan secara benar. Disamping strategi pengawasan sudah mulai mengarah pada pengawasan yang berbasis manajemen risiko,” urainya. Lebih detail Joko membeberkan, hingga kini Inspektorat sudah memiliki memiiki 10 pejabat JFA (Jabatan Fungsional Auditor) dan 32 tenaga P2UPD (Pejabat Pengawas Urusan Pemerintahan Daerah).
Mereka tersebar merata pada Irban I,II,III,IV dan Irban V. Dari tenaga fungsional tersedia secara r utin ditingkatkan keterampilannya melalui Pendidikan teknis baik yang diselenggarakan oleh BPKP selaku Pembina Pejabat Auditor maupun oleh Kementrian Dalam Negeri selaku Pembina P2UPD. “Sepuluh JFA yang kami miliki, jelas punya kompetensi yang dibutuhkan dalam mendukung tugas dan fungsi antara lain disamping melakukan tugas rutin pengawasan (audit kinerja, probity audit, audit kepatuhan, monitoring juga menjalankan tugas-tugas mandatori seperti mereviu dokumen perencanaan dan dokumen kegiatan yang didana dari DAK). Ke depan, Joko Supriyono, berharap agar semua Perangkat Daerah harus tetap berupaya semaksimal mungkin menjalankan manajemen Tata Kelola Pemerintahan, yang muaranya tetap mempertahankan opini WTP dalam penyajian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah untuk tahun-tahun berikutnya. (adv/ras/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
SABTU LEGI, 4 JUNI 2022 HALAMAN 6 - 7
DALAM RANGKA PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS MENUJU WBK
Polres Blitar Gelar Pelatihan Etika Pelayanan Publik Blitar, Memorandum Layanan bersih dari pungutan liar dan transparansi terus dilakukan jajaran korps Bhayangkara termasuk Polres Blitar. Dalam rangka pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK), digelar kegiatan pembukaan pelatihan etika pelayanan publik, Jumat (3/6). Anggota Polsek Taman melakukan patroli di perbankan dan memberikan imbauan ke nasabah untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas.
Patroli Perbankan, Polsek Taman Beri Imbauan kepada Nasabah Sidoarjo, Memorandum Anggota Polsek Taman, Polresta Sidoarjo Bripka Alfiantono melaksanakan patroli harkamtibmas dan memberi imbauan kepada nasabah di Kantor Bank kawasan Trosobo, Taman, Kamis (2/6). Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjaga situasi kamtibmas di wilayah Polsek Taman. Selain melaksanakan patroli, personel polsek juga memberikan imbauan ke nasabah dan securiti bank agar dapat memberikan informasi kepada Polri terkait
keamanan lingkungan sekitarnya. “Apabila ada hal- hal yang mencurigakan jangan ragu untuk menghubungi kepolisian,” kata Alfiantono saat melakukan patroli perbankan. Tidak hanya itu, Alfiantono juga menyampaikan agar warga selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) meski angka penyebaran Covid-19 saat ini sudah terkendalikan. Kapolsek Taman Kompol Yoyok Dwi Purnomo menegaskan, kegiatan sambang
Berbagai program kegiatan pemenuhan pelayanan kepada masyarakat sedang berjalan seperti pelayanan SKCK, pembuatan SIM, laporan kehilangan surat atau doku-
men dan lain sebagainya. Jenis layanan ini memerlukan pelayanan publik yang baik sebagai wujud pelayanan terbaik untuk masyarakat. Untuk mendapatkan atau menge-
tahui nilai pemenuhan respon-den sebagai bentuk kepuasaan pelayanan Polres Blitar kepada masyarakat, maka dibentuk operator survei yaitu berupa aplikasi pemenuhan pelayanan publik. Pelatihan etika pelayanan publik yang digelar Polres Blitar ini dilaksanakan di ruang Hoegeng mapolres setempat dan diikuti sekitar 37 operator yang terdiri dari anggota bagian, satuan, seksi yang membidangi
p pelayanan publik. Sementara itu, Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom SIK membuka kegiatan pelatihan tersebut. Para anggota yang mengikuti pelatihan tersebut antusias dengan apa yang diberikan dan dijelaskan oleh para instruktur. Pelatihan tersebut dimaksudkan untuk menyamakan persepsi dalam kegiatan pelatihan etika pelayanan publik dalam rangka pembangunan
zona integritas menuju WBK. Polres Blitar dalam giat itu bekerja sama dengan berbagai instansi untuk menjadi narasumber. Di antaranya dari BCA dan perwakilan dari SMKN 3 Blitar. (iku/nov)
Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom SIK berfoto bersama narasumber dan anggota yang mengikuti acara pelatihan etika pelayanan publik. Petugas memberi nasihat kepada belantik dan melarang mobilitas ternak dari luar wilayah Kecamatan Dau.
Cegah PMK, Polsek Dau dan Tim Gabungan Lakukan Penyekatan Ternak
dan patroli dialogis yang dilakukan oleh anggotanya merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap harinya. Dengan harapan dapat menekan angka kriminalitas sekaligus mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas lainnya khususnya di lingkungan perbankan. “Kami akan terus meningkatkan patroli dialogis dengan memberikan imbauan kepada securiti maupun nasabah perbankan agar selalu waspada terhadap pelaku kejahatan,” tegasnya. (bwo/jok/nov)
Malang, Memorandum Polsek Dau bersama koramil serta staf Kecamatan setempat melaksanakan penyekatan untuk mengantisipasi mobilitas para belantik dan peternak ke Pasar Hewan Kecamatan Dau, Rabu (1/6). Hal itu, terus dilakukan mengingat semakin maraknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Malang khususnya wilayah Kecamatan Dau.
Kunjungan Kerja Wapres Ma’ruf Amin ke Mojokerto
TNI-Polri Bersinergi dalam Pengamanan VVIP Mojokerto, Memorandum TNI-Polri di Mojokerto terus bersinergi dalam pelaksanaan tugas negara. Kali ini, Polres Mojokerto dan polsek jajaran serta Kodim 0815 Mojokerto dan jajarannya melaksanakan apel gelar pasukan pengamanan VVIP. Hal tersebut dilakukan dalam rangka kunjungan kerja (kunker) Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin ke Pondok Pesantren (ponpes) Amanatul Ummah di Kecamatan Pacet, Jumat (3/6). Kegiatan apel pengamanan VVIP yang bertempat di Mapolres Mojokerto itu dipimpin Kapolres AKBP Apip Ginanjar dan Dandim 0804
Magetan Letkol Inf Ismulyono Tri Widodo itu bertujuan mengecek kelengkapan personel dan material. Selain itu, juga sebagai sarana koordinasi dan komunikasi antar unsur pengamanan. “Apel sinergi ini dilaksanakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi guna terciptanya keamanan yang kondusif pada saat kunjungan kerja wapres berlangsung,” kata Apip. Apip juga menyampaikan kepada seluruh peserta apel untuk melaksanakan tugas pengamanan VVIP dengan penuh tanggung jawab.
Polres Tuban Raih Penghargaan dari Kornas TRC PPAI Anggota Polsek Kepung Amankan Penjual Arak Jawa
Anggota Polsek Tambakrejo bersama TNI dan anggota satpol PP memantau stok migor di salah satu toko.
Polsek Tambakrejo Cek Ketersediaan Migor di Pasar Bojonegoro, Memorandum Guna antisipasi kelangkaan kenaikan harga sembako khususnya minyak goreng (migor), Kanitbinmas Polsek Tambakrejo Aipda Mahmudi bersama li TNI dan satpol PP melaksanakan patroli ejo pasar di wilayah hukum Polsek Tambakrejo, Jumat (3/6). Mahmudi menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut rutin dilaksanakan guna pemantauan dan pengawasan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa stok sembako terja-
min serta dengan harga yang masih wajar. “Kami selalu melakukan pemantauan dan pengawasan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat b bahwa stok sembako terjamin dan d dengan harga yang masih wajar,” ungkap Ma Mahmudi. Melalui operasi pasar ini, lanjut Mahmudi diharapkan masyarakat merasa tenang serta tidak panik akibat dari pemberitaan yang tidak benar dan membuat isu negatif yang meresahkan masyarakat. (top/har/nov)
Cuaca Ekstrem di Perkampungan Pesisir, Polsek Kwanyar Rajin Edukasi Nelayan Bangkalan, Memorandum Dalam dua pekan terakhir, cuaca ekstrem berupa hujan lebat, tiupan angin kencang, banjir rob (air pasang), disertai gelombang kembali mewarnai perairan Selat Madura. Termasuk di kawasan pesisir Kecamatan Kwanyar. Anomali alam saat memasuki siklus pancaroba atau masa transisi dari musim hujan ke kemarau itu segera disikapi Kapolsek Kwanyar Iptu Moh Mansur SH. Salah satunya, dalam beberapa hari ini personel Polsek Kwanyar rajin sambangi perkampungan nelayan di kawasan desa pesisir. “Seperti Kamis (2/6) siang kemarin, saya dan beberapa anggota sambangi perkampungan nelayan di Desa Batah Barat dan Batah Timur,” kata Mansur, Jumat (3/6).
Di dua desa ini, ada ratusan nelayan yang kesehariannya kerap berburu ragam biota laut di sekitar perairan Selat Madura. Tujuan utamanya mengingatkan para nelayan agar lebih awas dan waspada dalam menyikapi potensi bahaya cuaca ekstrem. Faktanya dalam dua pekan terakhir ini, cuaca ekstrem berupa hujan lebat, tiupan kencang angin barat, serta gelombang pasang kerap terjadi di Kwanyar. Termasuk sekitar perairan Selat Madura. Karena itu ketika sambangi perkampungan nelayan secara door to door sistem (DDS) dari rumah ke rumah di Desa Batah Barat dan Batah Timur, kapolsek dan beberapa anggota rajin mengedukasi para nelayan tentang bahaya cuaca ekstrem.
Kepada nelayan, baik kelompok maupun individu, personel polsek mengingatkan beberapa potensi ancaman bahaya itu. Di antaranya jika gumpalan mendung hitam pekat bergelayut di sekitar perairan Kecamatan Kwanyar, disarankan nelayan tidak usah nekat melaut. “Fenomena alam seperti itu merupakan isyarat bakal terjadi hujan badai, sambaran petir, gelombang pasang, dan arus deras. Makanya tak usah melaut dulu. itu berbahaya. Amat berpotensi terjadinya kecelakaan laut,” beber Mansur ketika mendatangi salah satu rumah keluarga nelayan. Syukurlah, kehadiran anggota polsek termasuk edukasi soal selukbeluk bahaya cuaca ekstrem diterima dan dicerna dengan baik oleh komunitas nelayan di Desa Batah Barat dan Batah Timur. (ras/nov)
dan kami berikan sosialisasi agar para belantik dan peternak ini juga tahu bahaya wabah PMK, sehingga tidak semakin menyebar wabah tersebut,” ujar Bripka Arif Wicaksono, anggota Polsek Dau. Dengan upaya-upaya yang telah dilakukan, petugas berharap agar wabah PMK ini segera hilang dan pasar hewan dapat beroperasi lagi seperti sedia kala. Apalagi menjelang hari raya Iduladha. (*/kid/ari/nov)
Penanganan Perkara Tindak Pidana Kekerasan Perempuan dan Anak
“Dengan harapan kunjungan wapres yang dilakukan di wilayah Kabupaten Mojokerto dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tandas kapolres. (no/nov)
Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar memimpin apel pengamanan VVIP dalam kunjungan wapres ke Ponpes Amanatul Ummah.
Demi menjaga ternak di wilayah Kecamatan Dau agar tidak tertular wabah PMK, muspika setempat menutup pasar hewan sampai batas waktu yang belum ditentukan dan melarang mobilitas ternak dari luar wilayah Kecamatan Dau. Tentu saja hal ini disampaikan secara humanis kepada para peternak dan belantik yang akan diputar balik agar tidak terjadi gejolak di masyarakat nantinya. “Kami sampaikan secara humanis
Kapolsek Kwanyar Iptu Moh Mansur mengedukasi nelayan di perkampungan pesisir Desa Batah Barat.
Kediri, Memorandum Minuman keras (miras) selama ini banyak menjadi sumber kriminalitas. Untuk itu, petugas Polsek Kepung, Polres Kediri merazianya. H (69), warga Desa/ Kecamatan Kepung digerebek lantaran diketahui menjual arak Jawa. Selain mengamankan penjualnya, petugas menyita 3 botol arak Jawa dari tangan H. Sementara itu, Kapolsek Kepung Iptu Sarwo Edhie menuturkan, razia itu diawali dari informasi masyarakat yang disampaikan kepada petugas. Ketika ditindaklanjuti ternyata petunjuk itu benar adanya. Rumah H selama ini menjual miras jenis arak Jawa.
“Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 3 botol arak Jawa,” tutur Sarwo Edhie. Untuk penyidikan lebih lanjut, barang bukti miras itu diamankan di Mapolsek Kepung. Sedangkan pemilik miras dimintai keterangannya. Polisi ingin menelusuri asal usul miras yang banyak digemari warga tersebut. “Barang bukti kita sita, penjualnya diamankan untuk dimintai keterangan,” tandas kapolsek.(iku/nov)
Tiga botol miras jenis arak Jawa disita petugas dari tangan H, warga Desa/Kecamatan Kepung.
Tuban, Memorandum Polres Tuban mendapat penghargaan dari Koordinasi Nasional (Kornas) Tim Reaksi Cepat (TRC) Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (PPAI). Penghargaan tersebut didapatkan atas kinerja dalam penegakan hukum dan penanganan perkara tindak pidana kekerasan n anak di wilayah hukum perempuan dan mat (3/6). Polres Tuban, Jumat ban AKBP Darman dalam Kapolres Tuban hal ini diwakili Kabag SDM Kompol Musa Bakhtiar mengatakan, rsebut akan penghargaan tersebut asi jajaran menjadi motivasi ntuk lebih Polres Tuban untuk mberikan baik dalam memberikan pada mapelayanan kepada syarakat. aan ini “Penghargaan si kami menjadi motivasi k lagi untuk lebih baik rikan dalam memberikan pada pelayanan kepada masyarakat,” kata Musa. Sementara RC itu, Kornas TRC ni Pusat PPAI Jeni wa Claudia Lumowa menjelaskan, alasan terkait ngpemberian pengada hargaan kepada
Polres Tuban dalam menangani aduan dan laporan dari masyarakat terkait kasus kekerasan perempuan dan anak. “Kami dibantu tim investigasi di daerah yang memberikan informasi kepada pihakpihak yang cepat serta baik dalam menangani aduan dan laporan masyarakat terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak salah satunya Polres Tuban,” beber Jeni. Lebih lanjut Jeni memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polres Tuban atas respons cepat dalam penegakan hukum serta perlin-
dungan kepada perempuan dan anak. “Terima kasih kepada Kapolres Tuban serta penyidik PPA atas respons dan kecepatan dalam menerima aduan dan laporan masyarakat terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak,” imbuhnya Pejabat serta anggota Polres Tuban yang mendapat penghargaan tersebut antara lain Kapolres Tuban AKBP Darman, Wakapolres Kompol Palma Fitria Fahlevi, Kasatreskrim AKP M Gananta, penyidik unit PPA Aiptu Narko, dan Bhabinkamtib ib bBhabinkamtibRen enge gel el mas Polsek Rengel Bripka Aris Aris r is Se S ety ySetyon no. o. ono. (t (to top op/h /har /ha ar/n /nov o ) (top/har/nov)
Kasatreskrim Polres Tuban AKP M Gananta menerima penghargaan terkait respons cepat dalam penegakan hukum kasus perlindungan perempuan dan anak.
Bhabinkamtibmas Polsek Dagangan Larang Jebakan Tikus Beraliran Listrik Madiun, Memorandum Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo melalui Bhabinkamtibmas Polsek Dagangan Aipda Agus Zainudin memasang banner larangan memakai aliran listrik untuk jebakan tikus. Imbauan itu ditempatkan di persawahan Desa Mruwak, Dagangan, Jumat (3/6). Hal itu untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Dagangan. Agus mengatakan, dalam musim tanam seperti saat ini biasanya serangan hama tikus mulai merajarela sehingga banyak lahan sawah yang sudah ditanami padi mulai diserang tikus. Imbauan larangan pemasangan jebakan tikus untuk mengantisipasi adanya korban jiwa di wilayah hukum Polsek Dagangan. ”Selain imbauan secara langsung kepada para petani,
pada kesempatan kali ini memasang banner larangan pasang jebakan tikus dengan menggunakan aliran listrik. Agar mereka bisa melihat, membaca, dan mentaati aturan dari pemerintah serta terjalinnya komunikasi antara Polri dan masyarakat,” beber Agus. Guna antisipasi dalam penanganan tersebut, imbuh Agus, para bhabinkamtibmas, babinsa, perangkat desa, serta penyuluh pertanian agar selalu melaksanakan patroli bersinergi di persawahan guna menghindari jatuhnya korban jiwa akibat aliran listrik. Lanjut Agus, sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku apabila aliran listrik yang digunakan untuk jebakan tikus tersebut sampai mengenai orang dan mengakibatkan korban nyawa. Maka bagi pemilik sawah atau yang memasang dapat dipidanakan atau dipenjarakan sesuai
dengan hukum yang berlaku. Sementara itu, Kapolsek Dagangan AKP Dwi Heroe Santoso SH menyampaikan sudah memerintahkan jajarannya untuk terus mengingatkan pemasangan jebakan tikus beraliran listrik karena sudah memakan korban. Jika imbauan tidak mempan, polisi bersama TNI dan instansi terkait akan mengambil sikap tegas yakni menertibkan semua jebakan tikus yang ada di area persawahan. ”Imbauan sudah dilaksanakan. Edukasi terkait cara pemberantasan hama tikus juga sudah diberikan. Demi keselamatan masyarakat maka sangat mungkin dilakukan razia penertiban tikus,” pungkas Dwi. (iku/nov) Bhabinkamtibmas Polsek Dagangan Aipda Agus Zainudin memasang banner di persawahan Desa Mruwak, Dagangan.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SABTU LEGI, 4 JUNI 2022 HALAMAN 8
Polisi Bahas Pencabutan SIM
Tulungagung, Memorandum Kecelakaan maut yang terjadi antara bus Harapan Jaya dengan Kereta Api Rapih Dhoho, pada Ahad (27/2) pagi di perlintasan tanpa palang pintu Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, mengakibatkan enam penumpang bus meninggal dunia. “Terdakwa sudah menerima, jaksa masih pikir-pikir. Kita ada waktu 7 hari untuk pikir-pikir,” ujar Agung, Jumat (3/6). Agung merinci, vonis yang diputuskan Majelis Hakim dalam persidangan tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU. Dalam sidang pembacaan tuntutan yang dilaksanakan sepekan sebelumnya, JPU menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 1 tahun dan denda. “Memang vonisnya dibawah tuntutan, tapi sudah melebihi 2/3nya,” ucap Agung. Agung menjelaskan, terdakwa se secara sah dan me meyakinkan melaku melakukan tindak
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Pascakejadian tersebut, sopir bus, Septianto Dhany langsung ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan pihak kepolisian. Kini proses hukum yang menjerat terdakwa Septianto telah memasuki sidang pembacaan vonis. Majelis Hakim dalam persidangannya di Pengadilan Negeri Tulungagung menjatuhkan vonis penjara 10 bulan dan denda Rp 2.000.000 subsider kurungan 2 bulan penjara kepada terdakwa. Hal ini disampaikan Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Tulungagung Agung Tri Radityo. Agung mengatakan, usai pembacaan putusan, terdakwa langsung menyetujui vonis tersebut, namun Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih pikir-pikir.
Terdakwa Septianto mendengarkan putusan majelis hakim.
pidana dan melanggar pasal 310 ayat (4) undang undang nomor 22 tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara. Hal-hal yang dinilai memberatkan dan mempengaruhi jalannya persidangan adalah kelalaian terdakwa yang mengakibatkan 6 nyawa melayang dan puluhan lainnya luka-luka. Sedangkan hal yang meringankan adalah adanya permintaan maaf dari seluruh ahli waris korban yang telah merelakan kejadian kemarin sebagai musibah, dan tidak ingin menuntut terdakwa lebih lanjut. “Semua ahli waris korban sudah memaafkan dan tidak menuntut,” terangnya. Sementara Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Mohammad Bayu Agustyan mengakui, masih menunggu hasil resmi dari pengadilan terkait vonis yang dijatuhkan kepada terdakwa. “Kita masih tunggu hasil resmi dari pengadilan,” ucapnya. Untuk pencabutan SIM milik terdakwa, Bayu mengaku masih membahas hal tersebut. Jika nantinya didapati poin yang mengharuskan pencabutan SIM terdakwa, maka pihaknya akan melakukan hal itu. “Tentu akan kita lakukan itu pencabutannya, ketika poin-poinnya sudah terpenuhi,” jelasnya. (fir/mad/lis)
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Sopir Bus Harapan Jaya Dihukum 10 Bulan Penjara
Bupati Maryoto (tengah) mengikuti prosesi labuh laut di Pantai Sine.
Bupati Tulungagung Pimpin Labuh Laut di Pantai Sine Tulungagung, Memorandum Sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan warga masyarakat Pantai Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, menggelar Labuh Laut, Jumat (3/6). Hadir dalam prosesi Labuh Laut tersebut, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo bersama Wakil Bupati Gatut Sunu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bambang Ermawan, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan Forkopimcam Kalidawir.
Bupati Maryoto Birowo dalam kesempatan tersebut mengatakan, Labuh Laut kali ini dilakukan untuk menunjukkan rasa syukur atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa. “Ini wujud rasa syukur kita atas nikmat yang telah diberikan kepada masyarakat dan nelayan di Pantai Sine,” ujarnya. Maryoto berharap dengan adanya Labuh Laut yang dilakukan kali ini bisa membuat nelayan di Pantai Sine mendapatkan manfaat dan berkah dari kekayaan laut. “Semoga berkah yang diberikan sema-
kin banyak dan berlimpah,” jelasnya. Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Bambang Ermawan mengatakan, bakal menjadikan kegiatan rutin ini sebagai salah satu daya tarik wisata. Sehingga, bisa meningkatkan kunjungan wisatawan dan meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar Pantai Sine. “Tentu akan kita bahas supaya kegiatan ini bisa menjadi daya tarik wisata,” terangnya. Ketua Pelaksana Labuh
Laut Jaiman mengatakan, kegiatan ini dilakukan rutin setiap tahun. Hari yang dipilih dalam pelaksanaan ini adalah setiap hari Jumat Kliwon di bulan Selo dalam perhitungan penanggalan Jawa. “Dari sejak saya belum lahir, kegiatan seperti ini sudah ada dan kita hanya meneruskan saja sesuai pakem yang ada,” ucapnya. Pihaknya berharap, pelaksanaan labuh laut ini bisa memberikan banyak manfaat untuk para nelayan di Pantai Sine. (adv/fir/mad/lis)
Jember, Memorandum Api membakar dua bangunan bengkel sepeda motor Tri Jaya di Jalan Hayam Wuruk 156, kawasan simpang empat Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Kamis (2/6) malam. Dalam kejadian tersebut, petugas semula mengerahkan dua unit truk pemadam kebakaran pada pukul 20.00. Komandan Regu A Suharto, semula mengaku kesulitan membuka pintu bengkel. Namun, setelah pintu berhasil dibuka para petugas pemadam kebakaran bekerja keras dan cepat untuk memadamkan api dalam waktu setengah jam. “Tadi sebenarnya sudah pendinginan, sudah mati. Akhirnya pakai spray dari atas. Tidak tahunya ada oli yang bocor dan akhirnya meledak. Api kedua ini
yang besar. Dikurung dengan dua mobil pemadam, tidak mampu. Kami pun mengeluarkan foam (busa),” kata Suharto. Satpol PP Kabupaten Jember langsung menurunkan tiga unit mobil pemadam lagi untuk membantu pemadaman. “Di dalam habis semua. Yang berhasil diselamatkan adalah sepeda motor Beat dan mesin pompa angin,” kata Suharto. Sdangkan bangunan showroom Asean Motor tidak terkena api, namun ada sejumlah kerusakan. Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Nino Eka Putra menambahkan, objek terbakar adalah bengkel yang berisi spare part kendaraan dan bahan bakar seperti oli. “Proses pemadaman membutuhkan
waktu lebih kurang 1 jam 15 menit yang dilanjutkan proses pendinginan 15-20 menit,” katanya. Sementara itu, Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo yang turun langsung di lokasi kejadian mengatakan, api mulai menjalar diketahui pada pukul 19.00. Disertai suara ledakan dari dalam bengkel Trijaya Motor dan merembet ke toko Asean Motor. Untuk memastikan penyebab asal api menunggu tim dari laboratorium forensik Polda Jatim. “Meski tidak sampai menimbulkan korban, akibat peristiwa ini arus lalu lintas menuju pusat Kota Jember sempat ditutup total guna memudahkan proses pemadaman api. Sementara kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah,” pungkasnya. (edy/lis)
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Dua Bengkel Motor Ludes Terbakar
Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo turun langsung memantau personel damkar yang berusaha memadamkan api.
Usai Eril Dinyatakan Meninggal
P E N G U M U M A N (Tentang Sertipikat Hilang) No. 725 /35.09.100/V/2022
Gubernur Sampaikan Duka Mendalam Surabaya, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka yang mendalam atas kabar meninggalnya putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz. Hal itu disampaikan Khofifah setelah kakak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Erwin Muniruzaman menyampaikan, secara resmi dalam konferensi pers di Gedung Pakuan Bandung, Jumat (3/6). Keluarga besar Emil menyatakan telah mengikhlaskan dan meyakini Eril telah meninggal dunia. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya mewakili seluruh warga Jatim mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya untuk Eril yang sekarang telah dinyatakan meninggal dunia. Semoga Kang Emil serta keluarga
Khofifah Indar Parawansa
diberikan kesabaran, keihlasan, ketegaran, serta hati yang lapang,” ujar Khofifah di sela-sela kegiatannya mendampingiWapres RI Ma’ruf Amin ke Jombang dan Mojokerto, Jumat (3/6). “Teriring doa yang tidak pernah putus untuk Kang Emil dan keluarga dari kami di Jawa Timur. Semoga senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan ketegaran. Peluk hangat buat
Ibu Atalia dari saya yang juga seorang ibu,” imbuhnya. Khofifah pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia dan Jatim senantiasa ikut mendoakan. Tak hanya itu, bagi warga beragama Islam, ia juga meminta agar menyempatkan diri melakukan Shalat Ghaib bagi almarhum Eril. “Mari kita antar beliau bertemu Rabb-nya dengan iringan
doa. Untuk yang Muslim, tolong sempatkan untuk salat ghaib. Semoga doa kita bisa mengetuk pintu langit dan sampai kepada ananda Eril,” tuturnya. Di akhir, mantan Menteri Sosial RI itu berharap agar kejadian ini menjadi pengingat bersama. Bahwa hal-hal tak terduga dapat terjadi di mana saja dan kapan saja. Untuk itu, sebagai manusia, kita harus senantiasa berdoa dan waspada. Hingga saat ini, pencarian Eril masih terus dilakukan. Berdasarkan laporan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Swiss, status pencariannya kini diubah dari pencarian orang yang hilang (missing person) menjadi pencarian orang yang tenggelam (drown person) oleh otoritas setempat. (day/lis)
Hak Atas No
Nama / Alamat Pemohon
Tanggal
Letak Tanah
Tanah Jenis
NIB/
Terdaftar Atas
Pembukuan/
a. Jalan
dan Nomor
Luas
Nama
Pengeluaran
b. Desa/Kelurahan
Hak
Keterangan
c. Kecamatan
1.Surat Keterangan Laporan Kehilangan No.SKTLK-
Nama : EDI SUPRAPTO
BS/5466/VI/YAN.2.4./2021
Tgl. Lahir : 30-11-1978
SPKT Polres Jember
Pekerjaan : Wiraswasta Alamat : Perum Griya Ajung Mulya
1
Blok D-12
Hak Milik
04242/
No.586/Gebang
230 m²
a. BAKRI
18-12-1986
Kel./Desa : Ajung Kecamatan : Kalisat
b. Gebang c. Patrang
Tanggal. 29-06-2021
2. Surat Pernyataan Janji dibawah Sumpah Tanggal 31-05-2022
Kab./Kota : Jember
Dalam waktu 30 (tiga Puluh) hari sejak tanggalpengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-Keberatan Kepada kami dengan disertai bukti dan alasan yang kuat. Jika setelah 30 (tiga puluh) hari tidak ada lagi keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas, maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi.
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos, Eko Yudiono S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Alif Bintang Timur H Ali S I Kom, Jaka Santanu Wijaya. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo Direktur Utama: SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida Choirul Shodiq SH MH S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/ Pemimpin Perusahaan: eks. Harga Iklan Pas: Rp. 25.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 20.000,-/mm kolom. Iklan Hitam Putih: Rp.30.000/mm kolom, Spot Warna Hal 1: Rp.50.000/mm kolom, Spot Warna Hal 3: Rp.40.000/mm kolom. Spot Warna: Rp. 39.000,-/ mm kolom. Kreatif Yoyok Khayatullah AMD SE Spot Warna: Rp. 37.000,-/mm kolom. Kreatif Colour/advetorial: Rp.35.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif/advetorial: BW Rp. 25.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR Curi Rel KA, Dua Warga Puger Diborgol
SABTU LEGI, 4 JUNI 2022 HALAMAN 9
Jember, Memorandum Tim Sadeng Unit Reskrim Polsek Puger membongkar praktik pencurian rel kereta api (KA). Polisi meringkus Didik bin Saturi (39) dan Suyono Karto (55), keduanya warga Dusun Karangsono, Desa Greden, Kecamatan Puger, Jember. “Setelah melakukan lidik di TKP dan saksi berhasil menangkap dua tersangka yang sedang dalam proses penyidikan, sedangkan MSK (55) melarikan diri,” ungkap Eko Basuki, Jumat (3/7). Sementara teman terduga pelaku yang bernama Marsuki masih melarikan diri, masuk daftar pencarian orang (DPO). Kerugian diperkirakan sebesar Rp 50 juta. Barang bukti yang berhasil didapat yakni dua buah gergaji besi, 16 paku besi rel, dan 11 batang rel sepanjang dua meteran, sebuah gerobak dorong, dua unit sepeda motor, serta sebuah tang. (edy/lis)
Tim Sadeng Polsek Puger menggiring Suyono Karto, terduga pelaku pencurian rel KA.
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Berhasil Tingkatkan PAD
Program PTSL 2022
Tulungagung, Memorandum Meskipun di tengah pandemi Covid -19, pada 2021 lalu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tetap mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Salah satunya dari sektor pajak. Bahkan tak tanggung-tanggung, dari sektor ini PAD mengalami peningkatan hingga 164 persen dari target yang ditetapkan. Buah keberhasilan tersebut akhirnya terbayar lunas. Pasalnya, Pemkab Tulungagung mendapat penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam kategori realisasi pendapatan daerah tertinggi keempat di Indonesia tahun anggaran 2021. Adapun pemberian penghargaan tersebut dilak-
semua warga yang memiliki tanah namun belum bersertifikat, agar ikut serta dalam program ini. Selain gratis, program PTSL dilaksanakan secara mudah dan sederhana. Budi mewanti-wanti, pada waktu proses pendataan warga harus jujur. Artinya disampaikan data apa adanya, bahwa memang tanah itu secara fisik mereka tempati atau kuasai. “Apapun yang dimiliki oleh masyarakat akan diproses asalkan dengan kejujuran. Bukti-bukti yang diberikan umpama ada petok atau akte ya disampaikan. Kalau kuitansi, ya sampaikan saja yang penting jujur,” katanya. Budi menjelaskan, bila suatu saat nanti terjadi permasalahan yang disebabkan oleh penyampaian data dengan cara berbohong, maka akan berakibat hukum. “Nanti dari polres atau kejaksaan akan menindak lanjuti. Akan ada pidana karena memberikan keterangan palsu,” tegasnya. Meski demikian, kata Budi, untuk penyelesaian sertifikat yang bermasalah tidak harus ke pengadilan. Bila ada kesepakatan kedua belah pihak yang bersengketa bisa diselesaikan dengan cara musyawarah. “Saya berharap ke depan sukses dan lancar. Target selesai satu tahun anggaran, “ imbuh Budi. (edy/lis)
Ratusan warga Desa Bagon mengikuti sosialisasi program PTSL.
TA N A H D I J U A L Dijual Tanah Luas 3100m2 SHM Nol Jalan. Harga 1.5M Hub:082343100735. Pandaan ANEKA KEBUTUHAN
ELEKTRONIK AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.
VIMAX-HAMMER OF THOR - PENIS GETAR / PUTAR - PENIS MAJU MUNDUR - PENIS IKAT PINGGANG - PENIS MUTIARA - VAGINA GETAR / SUARA - VAGINA CENTER, DLL HUBUNGI : Hp/WA : 0812 3259 8251
- VIAGRA / CIALIS - VIMAX / ARABIAN OIL - PROCOMIL / PERANGSANG - VACUM PENIS / PAYUDARA
sanakan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada Kamis (2/6). Bersamaan dengan acara Penganugerahan Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Keuangan Daerah Tahun 2022. Usai acara, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tulungagung, Endah Inawati mengatakan ini adalah penghargaan yang bergengsi. “Penghargaan yang bergengsi ini sebagai bentuk apresiasi dari Kemendagri. Karena Kabupaten Tulungagung berhasil menunjukkan kerja kerasnya dalam pengelolaan PAD. Salah satunya bidang PBB-P2,” ujarnya. Endah membenarkan capaian PAD dari sektor pajak dan retribusi hingga 164 persen dari target. “Capaian
Bupati Maryoto Birowo (tengah) usai menerima penghargaan dari Kemendagri.
itu diperoleh dari pajak dan retribusi yang disetor dinas-dinas penghasil, kemudian dihimpun oleh Bapenda Kabupaten Tulungagung,” ungkapnya.
Selanjutnya Endah merinci, pajak daerah yang dikelola bapenda di antaranya meliputi pajak bumi bangunan, perkotaan dan perdesaan (PBB-P2). Kemudian
pajak parkir, pajak restoran, pajak air dan logam, pajak hiburan dan lain sebagainya. Endah menjelaskan, target pendapatan yang ditetapkan yaitu Rp 578 miliar. Namun pihaknya mampu memperoleh pajak hingga Rp 953 miliar. “Semoga penghargaan ini bisa memotivasi kita, untuk berbuat lebih baik lagi bagi Tulungagung,” pungkasnya. Sementara, ketika menerima penghargaan dari Kemendagri, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo didampingi Kepala BPKAD Johanes Bagus Kuncoro, Kepala Bapenda Endah Inawati, Kepala Dishub Galih Nusantoro, Kabag Protokol Ahmad Mugiyono, dan Kabag Umum Setda Kabupaten Tulungagung Soni Welly. (fir/mad/lis)
Prajurit Kodim 0833/Kota Malang Diberi Penyuluhan Hukum
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Jember, Memorandum Pemerintah Desa Bagon, Kecamatan Puger, menjadi salah desa di Kabupaten Jember yang mendapatkan kucuran dana dari luar negeri, khusus program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Bantuan atas nama pemerintah pusat itu berupa dana Pinjaman dan atau Hibah Luar Negeri (PHLN). Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor Pertanahan Kabupaten Jember Budi Prasetyo, usai mengikuti kegiatan Penyuluhan PTSL 2022 di Desa Bagon menyampaikan, Desa Bagon merupakan salah satu dari 10 kabupaten/kota di Jawa Timur yang berhak menerima anggaran hibah dari Bank Dunia tersebut. Selain Desa Bagon, ada beberapa desa di Kabupaten Jember yang ikut program PTSL 2022 juga mendapatkan dana yang sama. “Karena anggaran dari pemerintah pusat yang dikucurkan dari hibah luar negeri, maka di sini (Desa Bagon) akan menunjuk untuk pengukuran dari pihak ketiga dan saat ini masih dilakukan proses lelang di BPN pusat, “ terang Budi Prasetyo, Jumat (3/6). Berdasarkan laporan dari Pokmas, lanjut Budi, PTSL Desa Bagon menargetkan 4.000 bidang tanah dan tahun ini harus selesai. Ia meminta
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Pemkab Tulungagung Raih Penghargaan Kemendagri
Desa Bagon Target Sertifikasi 4.000 Bidang Tanah
Malang, Memorandum Kodim 0833/Kota Malang melakukan penyuluhan hukum Triwulan II TA 2022 di Aula Makodim 0833. Kali ini bertemakan Melalui Penyuluhan Hukum Kita Tingkatkan Kesadaran Hukum untuk Prajurit Guna Meminimalisir Tingkat Pelanggaran Hukum di Satuan TNI AD. Dandim 0833/Kota Malang Letkol Kav Heru Wibowo Sofa SH MHan melalui Kasdim Mayor Arm Chairul Effendy menerangkan, tujuan penyuluhan untuk memberikan pemahaman hukum kepada personel dan Minvetcaddam V/28. “Diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang hu-
FOTO: MEMORANDUM/EDR
Pencurian rel KA tersebut dilakukan di sekitar Dusun Karangsono, Desa Greden, Kecamatan Puger, Selasa (19/5) dini hari. Kapolsek Puger AKP Eko Basuki Teguh mengatakan, praktik pencurian rel KA tersebut telah dilaporkan Muhammad Sholeh (31), sekuriti Pabrik Gula Semboro. “Kasus pencurian ini sudah dilaporkan dan terduga pelaku yang berinisial DD (36) dan SK sudah diproses hukum setelah diamankan dan sudah dilakukan proses hukum di polsek,” kata Eko Basuki. Selain sudah meminta keterangan para saksi terkait pencurian tersebut, lanjut Eko Basuki Teguh, terungkapnya praktik pencurian rel kereta api tersebut bermula pada laporan sekurit PG Semboro
undang undangan. Penyuluhan hukum merupakan program pembinaan peningkatan personel. Terutama dalam bidang penegakan hukum. Pembekalan untuk prajurit dan ASN, agar tertib dan tidak melakukan pelanggaran
atau diminimalisir. “Merupakan perwujudan dari pengembangan dan peningkatan budaya hukum. Agar tahu hukum, paham hukum, sadar hukum untuk kemudian patuh kepada hukum tanpa paksaan,” pungkasnya. (edr/lis)
Penyuluhan hukum di Aula Makodim 0833/Kota Malang.
kum. Guna meningkatkan kedisiplinan, menekan terjadinya pelanggaran prajurit, ASN, dan keluarganya,” terangnya. Selain itu, tambah Choirul, juga perlunya pemahaman dan kesadaran, da-
lam mentaati aturan. Guna mendukung tercapainya tugas pokok satuan. Karena itu menurutnya, penyuluhan hukum sangat penting. Demi terciptanya kesadaran dan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan per-
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
Hilang STNK. spd motor Honda Vario 125 tahun 2014 warna hitam. NOPOL: L-3864-WZ. az/ Atmi estuning wati da/ Lakarsantri gg IV RT/RW 02/04 sby.
HILANG STNK YAMAHA JUPITER X 2004 NOPOL L-5246-GK A/N KHAYAT HUB. 085710589704.
KEHILANGAN STNK TOYOTA AVANZA 1300G THN 2009 ABU2 METALIK BENSIN NOPOL:L.1665. LH AN.MAKSUM EFENDY,JL. MEJOYO I/6,SURABAYA N O K A : M H F M 1 B A 3 J 9 K1 6 14 2 0 N O S I N : D E 2 4 1 2 3 HUB:081259855859.
HLG BUKU KIR L.9327.UU/GLORIA MASTIKA NIAGA/JL.TAMAN PUSPA RAYA.B.2/23.SBY.
HLG BPKB L1139 ZJ HONDA VRV THN 2008 MUHAMAD BABADAN RUKON NO 91 SBY NOKA MHRRE38508J802789 NOSIN K24Z14902776.
Surat Tanah Petok D No.253 Persil 30 d Klas II Luas 220m2. A t a s N a m a H . M . M a n s y u r. Letak Tanah di Bendulmerisi Gg VI/2 Kelurahan.Bendulmerisi Kecamatan.Wonocolo Surabaya.
HLG STNK HND NF100D ‘2002 MERAH HTM L-4149-GQ AN.SUGENG PRAPTOYO DRS AK - PROGO 14 RT.02 RW.03 WONOKROMO SBY. HILANG BPKB ASLI MBL PROTON TH’12 L-1587-HL AN.ERNI KUSUMAWATI SE JL. PERUM GRAHA INDAH BLOK D-1 SBY. NK. PL1FZ6YRRDF090691. N S . 8 4 P H TA 5 6 5 0 .T E L A H HILANG STNK SPD MTR YMH VEGA TH’2004 W-5586ZO W.HITAM AN.LILIK SRI PALUPI D/A.KEDUNG REJO RT.29 RW.06 WARU SDA. 082142815130. HLG STNK SPD MTR HONDA TH’2021 W-2089-EJ AN.MUDIKAN D/A.DOORO RT.01 RW.02 KEC.CERME GRESIK.
HLG BPKB MBL MITSUBISHI PAJERO TH’ 2017 L-999-HD AN.BASTIAN SITEGAR D/A. MULYOSARI TENGAH 7/41 SBY. HILANG STNK HONDA SCOOPY W 3092 N SITI ZULAIKHA 082217307083 HILANG STNK YAMAHA MIO W 4878 VA NAILUL MAROM 081234153687 HILANG STNK HONDA BEAT W 6718 UI SUBIATI 087881235536 HILANG STNK HONDA VARIO 125 W 4856 PC MUSTAINAH 085648001366 HILANG STNK HONDA BEAT W 2581 VP M RIFAN ARIF 081803263600 HILANG STNK HONDA BEAT W 6782 XI LILIS ATIK 08959038600
KEHILANGAN BPKB TOYOTA HILUX 2.0L.MT PICK UP THN 2015 HITAM METALIK,BENSIN,NOPOL:W.9866 NO,AN.SUYADI JL.GEBANG RAYA BLOK AR24,KEC.SIDOARJO. N O K A : M ROAW12G O F0 0 4 9 2 61 NOSIN:1TR 7992524 HUB:081259855859 HILANG STNK SPD MOTOR YAMAHA MIO L3587AQ A/N: BUDIONO D/A: NGINDEN 5-B/21-A HLG STNK HONDA VARIO 2015 L-6076 JU.HTM.AN.SANDI WIJAYA MANUKAN LOR 6A/21 SBY. HLG STNK HONDA SCOOPY 2018 L-6405 UG HTM AN.RIKA SULISTIO RATIH.MANUKAN LOR 6A/21 SBY.
HLG BUKU KIR L.8162.AJ/ SB.112107.K/PT.PANCA SWADAYA S EL A R AS/J L . NG EM PL A K . 3 0. BLOK.A-6.SBY. HLG BUKU KIR L.8831.UG/ SB.80712.K/NURHAYATI/JL.SETRO BARU.10/35.SBY. HLG BPKB L1457 EF TOYOTA THN 2005 AMAS TJANDRA LEBAK ARUM 1/20 SBY NOKA MHFFMRGK35K066475 NOSIN DA98135. HLG BPKB L1690 ER MITSUBISI THN 2012 FAHIM NUR PERUM ITS BLOK U -125 SBY NOKA MMBXTA03ADH000253 NOSIN 3A92UAB1698. HLG BPKB L6541 CL LIA SUSANTI BENDOL MRISI GGBESAR TMR NO 127 SBY NOKA MH1K41BK287904 NOSIN KF41B12E766.
HLG BUKU KIR L.8259.UO/ JOESWANTO/JL.PLAMPITAN.11/3. SBY. BPKB R2 merk Honda tahun 2017 nopol W 3806 AQ An Siti Rohani Ningsih Da Jl.KPT.Dulasim GG.7C No.04 Rt.006 Rw. 002 Ds.Kramatinggil Kec.Gresik Kab. Gresik
KEHILANGAN Surat Tanah Petok D No.2241/K Persil 124 Klas S I Luas 100m2. Atas Nama Freddy Mangapul. Letak Tanah di Jl Pogot Gg III Kelurahan Tanah Kalikedinding Kecamatan Kenjeran Surabaya.
PEMBERITAHUAN Kepada pembaca MEMORANDUM agar berhati-hati dalam melakukan transaksi melalui sarana iklan. Tetap waspada dan selalu cross check. MEMORANDUM tidak bertanggung jawab terhadap semua transaksi penayangan iklan. Atas perhatianya kami sampaikan terimakasih. Ttd. Manager Iklan
memorandum.co.id
MOJOKERTO-JOMBANG
memorandumredaksi @gmail.com
SABTU LEGI, 4 JUNI 2022 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Demo Galian C Sambut Kunjungan Wapres Mojokerto, Memorandum Kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin ke Ponpes Amanatul Ummah di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/6), disambut aksi unjuk rasa puluhan warga Dusun Seketi, Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang.
FOTO: MEMORANDUM/NO
ful Isro dikonfirmasi mengatakan, sebelum melakukan aksi puluhan warga tersebut telah dilakukan mediasi bersama pihak terkait yang intinya warga berharap galian C di dusun mereka ditutup. “Masalah galian C Sudah ada mediasi, hasilnya ini nanti akan kita sampaikan kepada pihak desa, Polres Mojokerto termasuk kepada pemilik galian, kita hanya menjembatani apa yang menjadi tuntutan warga,” paparnya.
Kunjungi Jombang Salurkan Baznas Sebelum ke Kabupaten Mojokerto,Wapres Ma’ruf Amin kunjungan ke Kabupaten Jombang. Orang nomor dua di Republik Indonesia itu mengunjungi beberapa pondok pesantren serta berziarah ke makam pendiri Nahdlatul Ulama. Agenda itu diawali dengan menyambangi Pondok Pesantren Darul Ulum (PPDU) di Desa Rejoso, Kecamatan Peterongan. Di sana, selain melakukan salat jumat bersama ratusan santri, wapres juga berziarah ke makam KH Romly Tamim. Termasuk melakukan pembagian paket Baznas kepada masyarakat lingkungan sekitar ponpes. “Santri bisa menjadi apapun. Bisa menjadi bupati, menjadi gubernur, menjadi menteri, menjadi wakil presiden, bahkan men-
Puluhan warga membentangkan poster penolakan galian C di permukiman.
Penyerahan program santripreneur dari Baznas untuk santri PPDU oleh Wapres Ma’ruf Amin.
FOTO: MEMORANDUM/NO
Tiga maniak sabu yang diamankan Polsek Jatirejo.
seperangkat alat isap, dan uang tunai Rp 100 ribu,” bebernya kemarin. Dalam pengembangan, mengarah ke tersangka Agus. Polisi gerak cepat meluncur ke rumah Agus untuk melakukan penangkapan. Selain tersangka, turut diamankan lima poket sabu siap edar yang totalnya seberat 2 gram, seperangkat alat isap, 1
di masjid induk PPDU. Sedangkan bertindak sebagai khatib adalah KH Zainuddin W As’ad atau Gus Zuem, salah satu pengasuh PPDU. Menurut Gus Zuem, jumlah santri PPDU sebanyak 12 ribu orang. Namun karena dalam situasi pandemi, santri yang mengikuti salat jumat separuhnya. Wapres kembali menyampaikan bahwa santri harus rajin belajar. Karena keberadaan santri akan menjadi penerus para ulama. Oleh sebab itu, selama di pesantren santri harus mengurangi makan dan mengurangi tidur. “Karena pesantren adalah tempat penggemblengan agar
handphone, dan uang tunai Rp 300 ribu yang diduga hasil penjualan paket hemat sabu sebelumnya. “Ketiga tersangka melanggar Pasal 114 Ayat 1 Subs 112 Ayat 1 dan dua tersangka melanggar Pasal 144 Ayat 1 Subs 112 Ayat 1 Junto 132 Ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” jelasnya. (no/war/epe)
Jombang, Memorandum Meningkatkan hasil pertanian di Kota Santri, Komisi B DPRD Kabupaten Jombang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Pertanian (Dispertan) Karanganyar. Di daerah tujuan, wakil rakyat menggali data terkait sejumlah persoalan yang selama ini menjadi kendala sektor agraria. Mulai dari kelangkaan pupuk yang mulai disikapi dengan metode organik, hingga ketersediaan air. “Kunker komisi B kali ini ke Dinas Pertanian Kabupaten Karanganyar. Selain menggali produksi pupuk organik, kami ingin melengkapi data terkait ketersediaan air yang sudah diaplikasikan selama ini,” papar Ketua Komisi B Sunardi, Jumat (3/6). Dijelaskan olehnya, khusus bagi ketersediaan stok pupuk yang subsidinya terus berkurang tiap tahun, Dispertan Karanganyar telah melakukan terobosan dengan cara memberikan pedampingan bagi petani untuk memproduksi pupuk organik secara mandiri. “Seperti yang kita ketahui bersama, subsidi pupuk terus dikurangi setiap tahun. Maka seperti yang diaplikasikan di Karangnanyar, harus pula bisa diterapkan di Jombang,” jelasnya. Selain pupuk, turut pula digali legislatif yaitu ketersediaan air. Metode yang diterapkan, dengan pembiayaan sumur dangkal sekaligus pompa submersible. “Dinas memberikan dukungan pembiayaan sumur dangkal yang ditunjang dengan pompa submersible. Demikian halnya untuk memaksimalkan sarana tadi, dialirkan pula listrik ke sawah petani,” terang Sunardi.
Kunjungan kerja Komisi B DPRD Kabupaten Jombang ke Dispertan Kabupaten Karanganyar.
Seiring perkembangan zaman, lanjut politisi PPP itu, kebutuhan tanaman organik terus bertambah. Berkenaan dengan hal ini, petani di Karanganyar membuat kelompok. Selain menerapkan metode pertanian yang ramah lingkungan, mereka juga berkeinginan untuk mengurangi pemakaian pupuk kimia. “Semua terobosan tadi dilakukan untuk menjawab keluhan terkait turunnya produktivitas hasil panen. Kami berkeyakinan, hal serupa juga dapat diterapkan di Kabupaten Jombang,” lan-
FOTO: MEMORANDUM/NO
Pemasok Perempuan Penjaga Kos Pulorejo Diburu Mojokerto, Memorandum Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota mengamankan seorang perempuan diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu. NHR alias ANA (42), warga Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon ditangkap di rumah kos Griya Singgah kamar 3A yang berlokasi di Kelurahan Pulorejo. Kasi Humas Polres Mojokerto Kota Iptu MK Umam mengatakan, penangkapan itu bermula dari informasi masyarakat tentang peredaran sabu
Berdalih terdesak kebutuhan ekonomi jadi alasan NHR turut edarkan sabu.
yang kian meresahkan di lingkungan mereka. Polisi lantas melakukan pengintaian hingga melihat
santri menjadi ‘orang’. Bisa menjadi penerus ulama dan kiai,” katanya menegaskan. Usai memberikan keterangan, wapres menyerahkan bantuan secara simbolis program santripreneur dari Baznas untuk santri PPDU. Penyerahan secara simbolis tersebut diterima oleh tiga santri saat berada di masjid induk. Dengan program itu, wapres berharap pesantren dapat mencetak Santri Gus Iwan yakni santri yang bagus, pintar mengaji, dan usahawan. Ikut mendampingi kunjungan wapres, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Bupati Jombang Mundjidah Wahab, serta pejabat lainnya. (wan/no/war/epe)
Optimalkan Hasil Pertanian, Komisi B Kunker ke Karanganyar
Tiga Maniak Sabu Diringkus Polisi Mojokerto, Memorandum Ungkap kasus narkoba jenis sabu sepertinya jadi tren dalam operasi pekat (penyakit masyarakat) di wilayah hukum Polres Mojokerto. Seperti yang diungkap Polsek Jatirejo. Dalam kurun sepekan saja, satu bandar dan dua kurir diamankan. Yakni Mukhamad Khotip (46) dan Arya Adam Maulana alias Koseng (18), keduanya warga Jalan Ronggolawe, Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo. Serta Agus Supriyadi alias Potro Sampuro (38), warga Dusun Dempel, Desa Tumapel, Kecamatan Dlanggu yang tinggal di Dusun Karang Tengah, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri. Kapolsek Jatirejo AKP Sukaca membenarkan penangkapan ketiga tersangka. “Pengungkapan jaringan ini berawal dari penangkapan dua tersangka Khotip dan Arya saat mereka baru selesai pesta sabu di rumah salah satu tersangka (1/6). Dari tangan kedua tersangka, kami mengamankan barang bukti satu bungkus berisi sabu seberat 0,18 gram, satu handphone,
jadi presiden. KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur adalah santri yang berhasil menjadi presiden. Saya juga santri, bisa menjadi wakil presiden,” papar wapres dalam sambutannya. Namun demikian, lanjut wapres, tujuan utama seorang santri bukan mencari jabatan. Namun mencari ilmu yang dilandasi niat karena Allah SWT. “Semoga ke depan ada santri Darul Ulum Jombang yang menjadi pimpinan nasional. Semoga ada santri Darul Ulum yang bisa menjadi presiden,” lanjutnya. Motivasi dari Wapres Ma’ruf Amin disampaikan seusai dirinya menjadi imam salat jumat
FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA
Mereka berharap Wapres Ma’ruf Amin mendengarkan aspirasi itu dan menutup galian C di wilayahnya yang dinilai merusak lingkungan. Aksi protes itu dilakukan di salah satu lokasi galian yang ada di Dusun Seketi. Puluhan warga nampak membawa sejumlah poster tuntutan. Di antaranya bertuliskan ‘Pak Wapres Tolong Kami!! Perhatikan kerusakan di lingkungan Bumi Majapahit’ hingga ‘Pak Wapres!! Tolong hukum berat perusak lingkungan’. Warga meminta agar pemerintah daerah dan pusat bisa bersikap tegas terkait pengerusakan lingkungan di Mojokerto. Bukan hanya itu, unjuk rasa yang dilakukan ini juga menyoal imbas dari aktivitas penambangan pasir di sana. Mulai dari rusaknya jalan poros desa hingga rusaknya sumber air. Koordinator aksi Sujari mengatakan, momen kunjungan wapres memang dipilih dengan harapan ada tindakan tegas terhadap maraknya galian C di desa mereka. “Kami memohon kepada pak wapres yang hari ini mengunjungi Mojokerto, tolong dengarkan keluhan kami,” ucapnya. Belum adanya langkah konkret dari pemerintah kabupaten (pemkab) disinyalir membuat pengusaha leluasa mengeruk pasir dan batu hingga merusak lingkungan. Kapolsek Gondang AKP Syai-
gerak-gerik mencurigakan tersangka. Penggerebekan lantas dilakukan mengantisipasi hilangnya bukti.
Dalam penangkapan serta penggeledahan tersebut, didapati barang bukti berupa 4 klip plastik berisi sabu, 1 dompet kecil warna coklat, 1 timbangan elektrik, 1 dompet besar, dan 1 handphone tersangka. “Pelaku dibawa ke Mapolresta Mojokerto guna penyidikan lebih lanjut untuk pengembangan,” kata Umam. Karena ulahnya, Ana bakal dijerat Pasal 114 Ayat 1 Subs Pasal 112 Ay a t 1 U U R I No m o r 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (no/war/epe)
jutnya yakin. Selain sejumlah poin diatas, satu terobosan yang juga diterapkan Dispertan Karanganyar yang menuai apresiasi. Adalah strategi serta kiat mengembangkan sektor pertanian menjadi destinasi wisata. “Nantinya data yang kami peroleh bakal dijadikan usulan komisi B. Selain peningkatan produktivitas, kami juga bakal menyodorkan pengembangan sektor pertanian menjadi destinasi wisata,” pungkas Sunardi. (adv/wan/war/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM KRIMINAL oleh jaksa penuntut umum (JPU) Dewi Kusumawati. Dalam dakwaannya, JPU membeberkan bahwa awal mulanya, pada 2010 terdakwa mengenal NI, SN, FS, SH, dan MY. Karena bersama-sama sebagai pengurus ranting Bhayangkari Polsek Tegalsari. Ketika itu, terdakwa menawarkan kepada NI, SN, dan FS untuk melakukan investasi (penanaman modal) bisnis kayu yang dimiliki saudara Priyanto. Untuk meyakinkan korbannya, dengan serangkaian kata bohongnya, terdakwa menjanjikan dari investasi penanaman uang modal akan mendapatkan kompensasi atau keuntungan 5 persen hingga 10 persen setiap bulannya. Terdakwa juga mengatakan apabila melakukan investasi terhadap bisnis kayu yang dimiliki Priyanto, apabila modal dikembalikan maka profit-nya (keuntungan) akan dibayarkan dengan jangka waktu pendek. Tak hanya itu, dijelaskan terdakwa bahwa kayu tersebut berasal dari Jayapura dan Kalimantan. Setelah dikirim ke Surabaya, maka akan diolah untuk dijadikan bahan bangunan rumah semisal dinding dan lantai kayu. Para korbanpun akhirnya tertarik dan tergerak untuk menyerahkan sejumlah uang kepada terdakwa atas penawaran yang penuh dengan tipu daya tersebut. Uang tersebut diserahkan kepada terdakwa dengan cara bertahap. Setelah menunggu dalam batas waktu yang sudah dijanjikan, ternyata bisnis tersebut hanyalah modus terdakwa untuk mengelabui tiga orang korbannya. Sebab, faktanya bisnis kayu yang dimiliki Priyanto tersebut tidak ada atau tidak bisa dibuktikan adanya bisnis kayu tersebut. Atas perbuatan terdakwa, NI mengalami kerugian Rp 40 juta, SN merugi Rp 41 juta, dan FS merugi Rp 184 juta. Total kerugian yang diderita para korban adalah Rp 265 juta. “Perbutanya terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 378 KUHP,” tutur JPU Dewi. (jak/fer)
Cedera
Sambungan dari halaman 1
“Sebenarnya aku tuh pernah cedera aku nggak bisa kayak jongkok jalan duduk aja sakit itu karena tulang ekor aku kena, itu gara-garanya simple banget,” kata Maria Vania ditemui di salah satu studio televisi swasta, Jakarta Selatan, seperti dikutip detikcom. Akibatnya, Maria Vania mengalami cedera selama enam bulan dan tak bisa melakukan kegiatan seperti biasanya. “Aku selama 6 bulan aku nggak bisa ngapa-ngapain semuanya sakit,” tutur Maria Vania. Demi mengobati cederanya, ia melakukan terapi karena jika dibiarkan terlalu lama akan sangat berbahaya. “Ya sudah di situ akhirnya aku harus kayak diterapi sih kayak terapi segala macam untuk mengobati tulang ekor aku karena bahaya kan,” ujar Maria Vania. Meski sudah saat ini sudah pulih, namun Maria Vania mengaku cederanya sempat kambuh sebanyak dua kali. Ia sampai menangis karena tak dapat menahan sakit yang diidapnya. “Kadang iya (kambuh), aku pernah kambuh sekali, jadi kayak dua kali itu tuh sakit banget banget aku jadi sampai nangis banget,” terang Maria Vania. “Cuman ya harus benar-benar diselesain gitu, dulu mungkin pas yang kali pertama aku nggak diselesaikan sampai ke tuntasnya,” imbuhnya. Tak ingin cederanya kambuh kembali, Maria Vania sampai mencoba pengobatan tradisional seperti ditusuk oleh jarum. Pada akhirnya, ia dapat kembali dan pulih dari cederanya. “Nah yang kedua kali aku sampai ke ada pengobatan tradisional kayak suku gitu lah, dia sampai ditusuk jarum dan akhirnya aku bisa jalan, sebelumnya aku nggak bisa jalan,” pungkasnya. (*/fer)
Satu per Satu...
Cerobong Pabrik di Tambak Langon Terbakar
Sambungan dari halaman 1
Sambungan dari halaman 1
adilan Agama (PA) Surabaya, Jalan Ketintang Madya, belum lama ini. Saat itu Brahim sedang menunggu kantor PA buka. Hari memang masih terlalu pagi. Waktu itu Memorandum kebetulan mampir PA setelah mengambil motor dari kantor dekat gedung yang memproduksi duda dan janda itu. Brahim sepertinya senang bertemu teman ngobrol dan melanjutkan curhatnya. Kata dia, itu bukan ulah pertama istrinya. Wanita berbintang Virgo tersebut sudah beberapa kali diketahui berbuat tidak senonoh dengan penghuni kos. Hanya karena menghormati Brahim yang aktif sebagai takmir musala dan ringan tangan membantu kesusahan-kesusahan tetangga, masyarakat sungkan bertindak semena-mena terhadap Tatik yang mencoreng nama baik kampung. Namun setelah kesalahan serupa dilakukan berulang-ulang, warga mengancam: Tatik bakal dikenai hukum adat kampung bila kembali tepergok berbuat mesum dengan penghuni kos. Kali pertama ulah Tatik diungkapkan seorang penghuni kos yang dekat dengan Brahim. Sebut Gondam. Menurut pemuda asal Ponorogo tersebut, Tatik sering keluar-masuk kamar tetangga yang ditempati Sukoto. Curiga, suatu saat Gondam mengintip apa yang terjadi di kamar Sukoto setelah Tatik diam-diam masuk pada waktu-waktu mencurigakan. Melalui jendela krepyak yang kacanya sedikit diungkit, Gondam menyibak kelambu kamar tersebut. Apa yang terlihat? Masya Allah… Sukoto sedang mempreteli busana Tatik. Satu per satu kain yang melekat di tubuhnya dilemparkan. Ada yang tersangkut di kipas angin, ada yang mendarat di atas lemari plastik, ada yang nyemplung di gelas kopi, bahkan ada yang nyaris menutupi pandangan Gondam karena nyangkut di kaca nako. Apa yang terjadi selanjutnya tak diketahui Gondam karena pemuda lugu ini segera masuk kamarnya sendiri dan ngumpet di bawah selimut. Tubuhnya basah oleh kucuran keringat. Kaki gemetaran. Fakta itu disimpan sendiri. Tidak diungkapkan kepada siapa pun. Namun, lama-kelamaan rupanya dada Gondam mulai sesak. Sebab, pemandangan serupa hampir setiap hari terulang. Maka, setelah mengumpulkan keberanian dan mencari waktu yang tepat, Gondam melaporkan kejadian ini kepada Brahim. Bagaimana respons Brahim? “Aku langsung marah ke Tatik. Kudamprat dia habis-habisan. Tapi, istriku itu menanggapi kemarahanku dengan santai. Dia bahkan tidak mengaku,” kata Brahim. (jos, bersambung)
Dipicu Gesekan Mesin dan Serbuk Kayu Surabaya, Memorandum Asap tebal mengepul di pabrik di Jalan Tambak Langon, Jumat (3/6). Peristiwa itu membuat pekerja yang beraktivitas dan masyarakat sekitar panik. Petugas pemadam kebakaran (PMK) langsung mendatangi lokasi kebakaran dan melakukan pemadaman. Kepala Dinas PMK Kota Surabaya Dedik Iriantio mengatakan kebakaran itu terjadi sebuah pabrik di JalanTambak Langon nomor 8, Tambak Langon, Asemrowo. “Yang terbakar cerobong asap,” kata Dedik. Petugas damkat menerima informasi kebakaran itu pukul 12.38. Tim yang mempunyai semboyan pantang pulang sebelum padam ini tiba di lokasi kejadian
pukul 12.43. “Unit Tempur Pos TOW tiba di TKK langsung melakukan pembasahan. Pembasahan selesai dan dinyatakan kondusif pukul 13.48,” jelasnya. Setidaknya ada tujuh unit yang diberangkatkan di antaranya 1 Unit Tempur Rayon 5 Margomulyo, 1 Unit Tempur Rayon 1 Pasar Turi, 1 Unit Tempur Pos TOW, 1 Unit Tempur Pos Kandangan dan
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Investasi Bisnis Kayu
SABTU LEGI, 4 JUNI 2022 HALAMAN 11
Petugas damkar melakukan pembasahan di lokasi kebakaran.
LPA Jatim: Negara Harus Hadir Kejadian itu pun mendapat perhatian serius dari lembaga perlindungan anak (LPA) Jawa Timur. Dikatakan anggota divisi data dan informasi LPA Jawa Timur Isa Ansori merasa miris dengan kasus tersebut. Selain karena perbuatan tersebut haram dilakukan, juga peran pemerintah yang absen dalam memperhatikan keberlangsungan hidup warganya. Terlebih, si ibu yang berstatus janda itu terpaksa melakukan hal bobrok tersebut demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Menurut saya, apa yang dilakukan oleh terduga pelaku dan korban adalah hal yang seharusnya tidak bisa dilakukan, tapi apakah kalau itu tidak dilakukan, mereka bisa memenuhi kebutuhannya? Di sinilah seharusnya negara
hadir untuk membantu mengatasi persoalan tersebut,” kata Isa, Jumat (3/6). Isa mendesak agar pemerintah daerah setempat untuk memperhatikan nasib warganya. Dia mendorong ada upaya dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, utamanya untuk mengawal masa depan si anak. Penyelesaiannya yakni, dengan cara restorasi. “Jadi ketika si ibunya menjalani proses hukum, maka harus ada pertimbangan sosiologi. Penyelesaiannya dengan restorasi, karena korban masih anak-anak. Negara harus hadir, seperti dinas sosial, DP5A, dinas pendidikan, dinas kesehatan, untuk memulihkan kondisi anak,” tandasnya. Ke depan, Isa berharap kejadian serupa tak terulang. Pemerintah wajib hadir di tengah ke-
Sambungan dari halaman 1 sulitan masyarakat. Apalagi di masa pandemi Covid-19 yang memaksa perekonomian masyarakat diambang kesulitan. “Negara punya apa yang disebut dinas yang menangani pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, namun ternyata kecolongan, sehingga ini menjadi pelajaran bagi dinas terkait untuk lebih aktif melakukan penjangkauan,” tuntas Isa. Seperti diketahui, Satreskrim Polresta Sidoarjo dalam Operasi Pekat Semeru 2022, mengungkap kasus perdagangan anak yang dilakukan ibu kandung sendiri. Korban perempuan di bawah umur tersebut, ditawarkan kepada lelaki hidung belang oleh ibu kandungnya melalui WhatsApp (WA) hingga
proses transaksi berlangsung. “Tarif yang ditawarkan oleh ibunya Rp 500 ribu sampai Rp 700 ribu, seminggu sekitar dua atau tiga transaksi hubungan badan,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro, Jumat (3/6). Tempat yang disediakan oleh terduga pelaku E untuk hubungan badan yang dilakukan anaknya dengan pelanggan adalah di kamar kos di wilayah Kabupaten Sidoarjo. “Pada Sabtu, 28 Mei 2022 malam tim Satreskrim Polresta Sidoarjo melakukan penggerebekan sebuah kamar kos yang dijadikan ajang prostitusi anak di bawah umur,” lanjutnya. Saat penggerebekan itu, polisi berhasil mengamankan E, yang memperdagangkan anak dan sejumlah barang buk-
Sidak Berkala RPH Antisipasi PMK ternak. Memberi suplemen atau obat ke hewan yang terindikasi sakit. “Juga menjadi hal yang penting yaitu rajin melakukan penyemprotan disinfektan serta koordinasi dengan dokter hewan dan dispertan. Mengimbau ke pemilik ternak untuk tidak membawa hewan ke luar
kota guna mencegah penyebaran virus penyakit di daerah lain,” tandas Kusumo. Di luar masalah tersebut, sebagai korps Bhayangkara juga wajib menjaga situasi kamtibmas. “Kami memberdayakan warga masyarakat untuk sadar akan pentingnya menjaga keamanan.
sabu. Polisi juga menyita seperangkat alat isap sabu atau bong serta pipet kaca yang berisi sabu 1,71 gram. “Dari hasil penangkapan ini, kemudian kita kembangkan lagi,” ujarnya.
Menjadikan polisi diri sendiri di lingkungan terkecil,” tegas dia. “Peran Polri khususnya bhabinkamtibmas yang turun langsung memberkan edukasi dan sosialisasi ke masyarakat, tentang kesadaran hukum yang dimiliki diri sendiri terutama sasarannya di tempat tinggal, lingkungan kerja dan sekolah,” imbuhnya.
Kusumo memaparkan, kesadaran hukum perlu ditanamkan sejak dini yang berawal dari lingkungan keluarga. Setiap anggota keluarga dapat melatih dirinya memahami hak-hak dan tanggung jawabnya terhadap keluarga. Menghormati hak-hak anggota keluarga lain, dan menjalankan kewajiban
memberikan statement apa saja di persidangan. Secara asas hukum acara kan terdakwa memang mempunyai hak ingkar. Tapi, penuntut umum kan punya bukti. Mereka sudah mengantar dua kali. Yang pengiriman pertama sudah dapat uang Rp 70 juta dibagi dua. Yang kedua baru terima operasional,” jelas JPU Febrian saat dikonfirmasi Memorandum, Jumat (3/6). Febrian juga menegaskan, bahwa dirinya mempunyai alat bukti lain yang bisa meyakinkan majelis hakim bahwa para terdakwa melakukan pengi-
Saat diinterogasi, Sundari mengatakan jika mendapatkan sabu dari temannya, M Ali. “Menerima informasi itu, kami lakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka yang lain sebagai peng-
edar,” imbuh Ari. Sementara itu, di hadapan penyidik, Sundari mengaku bahwa sabu itu dibeli dari Ali dengan harga 100 ribu. “Saya nyabu di rumah supaya lebih tenang,” pengakuannya.
bes Surabaya bersama kuasa hukumnya. Dia sempat minta penyidik agar diperiksa Sabtu (4/6) hari ini, namun disuruh Senin (6/6) lusa. Rencana agenda pemeriksaan terkait laporan pascapersekusi yang diduga dilakukan ormas, Ade melaporkan ke Polrestabes Surabaya pada Minggu (29/5), dengan LP/ B/630/V/2022/SPKT/Polrestabes Surabaya/Polda Jawa Timur. “Demo yang dilakukan agar polisi segera menangkap pelaku dan dalangnya terkait persekusi terhadap wartawan,” kata Ade kepada Memoran-
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 (1), dan pasal 112 (1) UU RI No 35 tahun 2009 dengan ancaman pidana 15 tahun penjara. (alf/fer)
Sambungan dari halaman 1 riman sabu dengan mendapat imbalan sejumlah uang. “Yang penting kita mempunyai alat bukti lain yang membuktikan terdakwa mengirim sabu karena dapat upah. Dan alat bukti tersebut berkaitan dengan perbuatan terdakwa. Saya rasa cukup meyakinkan majelis hakim mereka terbukti terlibat dalam peredaran narkoba,” tandasnya. Untuk diketahui, berdasarkan surat dakwaan bahwa, awalnya terdakwa dihubungi Joko (DPO) yang menawarkan pekerjaan mengirimkan sabu. Untuk transportasi terdakwa
diberi uang Rp 1,8 juta. Perintahnya lagi, terdakwa disuruh berangkat ke Bandung. Selanjutnya, Zoa Zoa memberitahu terdakwa akan ada laki-laki yang akan menemui terdakwa yakni Ikhsan (terdakwa). Kemudian para terdakwa mendapatkan perintah di suruh ke Pekanbaru tapi harus naik pesawat dari Jakarta dan ditransfer Rp 3 juta. Lalu para terdakwa pergi ke Bandara Soekarno Hatta dan naik pesawat menuju Pekanbaru. Setelah tiba di Pekanbaru, para terdakwa diminta untuk mengambil sabu dan disetujui
Dipanggil Mendadak, Pemeriksaan Batal Jumat (3/6). Hal itu membuat Ade dan kuasa hukumnya kecewa. Karena pemberitahuan pemanggilan terkesan mendadak. “Saya tadi dihubungi peyidik mempertanyakan kapan ada waktu untuk dimintai keterangan oleh penyidik. Kemudian saya menjawab, setelah salat Jumat. Namun, dalam perjalanan menuju ke Polrestabes Surabaya, penyidik memberi kabar akan diagendakan hari Senin, tanggal 6 Juni 2022. Kaget karena pemberitahuan mendadak,” kata Ade. Betapa tidak, kata Ade, saat itu perjalanan ke Mapolresta-
sebelum menuntut haknya. “Apabila hal ini dapat dilakukan, maka ia pun akan terbiasa menerapkan kesadaran yang telah dimilikinya dalam lingkungan yang lebih luas, yaitu lingkungan masyarakat dan bahkan negara,” pungkas alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1998 itu. (fdn/fer/habis)
Sambungan dari halaman 1
Menolak, Diancam Bunuh Martin Ginting. Mendengar pengakuan para terdakwa, jaksa penuntut umum (JPU) Febrian langsung menanyakan apakah terdakwa sudah menerima uang. “Iya saya terima uang,” ujar para terdakwa. Usai sidang, JPU Febrian ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa alasan terdakwa yang diungkapkan di persidangan merupakan hak para terdakwa. Namun, dirinya mempunyai alat bukti kuat yang membuktikan terdakwa melakukan tindak pidana tersebut. “ Te rd a k w a p u n y a h a k
ti lain. Sang ibu juga terbukti menyuntik KB ke anaknya agar tidak hamil usai melayani tamu. Menurut pengakuan terduga pelaku, motif hingga ia tega menjual anaknya karena himpitan ekonomi. Uang hasil dari prostitusi digunakannya untuk mencukupi kehidupan sehari-hari dan biaya sekolah. “Saya terpaksa menjual anak karena saya janda, sehingga tidak ada kepala keluarga yang menghidupi,” kata terduga pelaku E. Untuk kasus ini tersangka dikenakan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun, sesuai pasal 88 jo pasal 76 I Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (bwo/jok/bin/fer)
Sambungan dari halaman 1
Dalih Menenangkan Masalah kemudian kita kembangkan ke penyidikan,” terang Kapolsek Semampir Kompol Ari Bayu Aji, Jumat (3/6). Dalam penggerebekan itu Sundari tidak bisa mengelak lantaran tepergok menikmati
3 Unit Tim Rescue. Sementara informasi yang data yang diterima Memorandum, bara api berawal dari gesekan mesin dengan serbuk kayu yang sudah menggumpal. “Penyebabnya karena gesekan mesin dengan serbuk kayu. Luas penampungan serbuk 3 x 4 meter dan tinggi cerobong 20 meter,” imbuhnya. Sementara itu, Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan membenarkan kejadian itu. Beruntung, lanjutnya tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden itu. “Korban nihil. Hanya kerugian material akibat kebakaran,” kata Hari. (alf/fer)
oleh para terdakwa. Kedua kemudian diperintahkan untuk berangkat ke Padang dan mendapat transport Rp 13 juta dengan menggunakan travel. Terakhir para terdakwa diperintahkan untuk berangkat ke Lampung. Di kota tersebut perjalanan kurir tersebut akhirnya terhenti setelah ditangkap oleh anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya Atas perbuatan para terdakwa, Jaksa mendakwa dengan pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (jak/fer)
Sambungan dari halaman 1 dum. Ade menilai tindakan ormas itu sangat tidak manusiawi. Semestinya bisa dilakukan dengan cara yang santun dan lebih terpuji. Sementara itu, kuasa hukum Ade Maulana, Muhammad Naim membenarkan adanya pembatalan pemeriksaan dari penyidik Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya dan diganti pada Senin (6/6) mendatang. “Pelapor tetap kooperatif dan hadir pada waktu yang dijanjikan penyidik,” kata Naim. Apakah sebelum ada persekusi dan dorongan, serta tendangan, polisi sudah ada
di TKP Makam Botohputih? Ade mengaku, polisi sudah ada. Bahkan Ade sempat minta ke polisi agar duduk bersama terkait masalah ini ke Polsek Simokerto. Namun kelompok yang mengelilingi minta Ade tidak boleh keluar dari area makam. Akhirnya Ade tetap memaksa ikut permintaan mereka dan terjadi dorongan beberapa kelompok hingga Ade terjatuh. Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal saat dikonfirmasi adanya agenda pemeriksaan wartawan Ade Maulana terkait laporannya tersebut mengatakan belum ada.
“Belum ada, nanti saya cek dulu apakah ada pemanggilan atau tidak,” kata Mirzal. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Simokerto Iptu Ketut Redana saat dikonfirmasi kejadian persekusi wartawan di makam Botoputih membantah jika polisi diam saja. Ketut mengungkapkan, saat polisi datang ada sekelompok massa. Ketika dorongan terjadi terhadap wartawan hingga terjatuh sudah tidak ada. “Saat kami dapat laporan langsung mendatangi lokasi dan tidak terlihat dorongan terhadap wartawan oleh massa,” jelas Ketut. (rio/fer)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA Mejeng di Medsos dengan Motor Curian
SABTU LEGI, 4 JUNI 2022 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Dua Pemuda Probolinggo Dibui Gresik, Memorandum Dua pemuda asal Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Andrian (25) dan Najib H S (20), hanya sebentar menikmati kesenangan berselancar di dunia maya. Aktivitas mengunggah foto motor di media sosial berujung penjara. Sebab, motor itu ditengarai hasil pencurian (curanmor).
FOTO: ISTIMEWA
A di d Andrian dan N Najib jib di diamankan k di Mapolsek M l k Bungah B h setelah t l h ttepergok kb bergaya d dengan motor curian.
Andrian dan Najib dibekuk jajaran Unit Reskrim Polsek Bungah pada Rabu (1/6). Selidik bin selidik, Yamaha RX King bernopol W 3608 BQ yang dipajang ternyata dicuri dari M David Anwari (28), di Desa Bedanten, Kecamatan Bungah sepekan sebelumnya. Kapolsek Bungah AKP Sujito mengungkapkan, korban sudah melaporkan kehilangan (25/5). Kronologinya, sekira pukul 22.00 atau sepulang kerja, David memarkir motornya di teras rumah dengan kondisi terkunci setir sebelum istirahat. Sekitar pukul 01.30, ibu korban Sulaikhah (48) mendapati motor sudah tidak ada. Kaget, Sulaikhah lantas membangunkan suami dan anaknya. Ketika dicek, kontak motor masih tergeletak di atas lemari. Korban pun bergegas mencari ke sekitar kampung. Namun tidak ada satupun warga yang mengetahui jika baru saja ada peristiwa curanmor. David akhirnya melapor ke polisi. Setelah proses penyelidikan, Rabu (1/6) jajaran unit reskrim menerima informasi bahwa foto motor korban diunggah di Facebook. Tidak buang waktu, polisi melakukan pelacakan dan mendapati identitas pelaku. Usut punya usut, pelaku bekerja di salah satu perusahaan di Kota Pudak. Selanjutnya polisi melakukan pengintaian dan penangkapan. Andrian ditangkap terlebih dahulu di rumah kos di wilayah Kecamatan Kebomas. Kemudian meringkus Najib saat asyik
ngopi di warung sekitar Desa Golokan, Kecamatan Sidayu. “Kedua pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan. Saat diinterogasi, Andrian dan Najib mengakui semua perbuatannya bahwa telah mencuri motor milik M David Anwari. Mereka langsung kami amankan ke Mapolsek Bungah untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Sujito, Jumat (3/6). Di hadapan penyidik, keduanya mengaku baru sekali melakukan tindak pidana curanmor. Mereka beraksi secara tandem. Najib bagian membonceng dan memantau situasi. Sementara Andrian bertindak sebagai eksekutor. “Modusnya merusak rumah kunci motor menggunakan kunci T,” imbuh kapolsek. Namun, dari hasil penyidikan. Motor korban nampaknya sudah lama jadi incaran kedua tersangka. Sebab, hasil curian itu tidak dijual melainkan hanya untuk gaya-gayaan dan dipajang di media sosial. “Untuk mempertanggungjawabkan pebuatannya, kedua tersangka Andrian dan Najib dijerat Pasal 363 Ayat (5) Kitab Undang - undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara,” tutup perwira dengan tiga balok di pundak yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Ujungpangkah tersebut. (and/har/epe)
FOTO: MEMORANDUM/ ISTIMEWA/ANDIKA P
Agus Budiman setelah diamankan warga dan korban menunjukkan lokasi pencurian.
Aksi Maling Handphone Digagalkan Nenek-Nenek Gresik, Memorandum Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gresik. Kali ini, seorang pencuri handphone babak belur usai tepergok di Jalan Veteran Gang VII Kelurahan Singosari, Kecamatan Kebomas, Jumat (3/6). Pelaku melancarkan aksinya saat momen salat Jumat. Informasi yang dihimpun, pelaku bernama Agus Budiman (40) asal Wonorejo 4/22A RT 10/RW 2, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya. Pelaku menyatroni rumah sekaligus kos-kosan milik Hariyanto (63), saat kumandang khotbah Jumat bergema sekira pukul 12.00. Ditemui di rumahnya, Hariyanto mengaku saat kejadian tengah salat Jumat di masjid sekitar. Namun, di rumah ada istrinya Anis Sujiati (61) bersama cucu-cucunya. Aksi pelaku kali pertama dicurigai oleh cucunya yang masih bocah. “Dari dalam rumah, cucu saya melihat ada orang tidak dikenal masuk ke kos-kosan. Lalu memberi tahu istri saya yang sedang berada di belakang,” cerita Hariyanto. Mendapat laporan cucunya, Anis langsung keluar dan membuntuti pelaku. Benar saja, Agus Budiman sudah masuk ke kamar Hariyanto. Ketika dipergoki, pelaku juga tampak kebingungan. “Tadi saya tanya ngapain, ngakunya nunggu teman yang ngekos di sini. Padahal kamar tersebut ditempati suami saya. Sontak saya lari
keluar dan berteriak maling,” kata Anis menambahi cerita suaminya. Diduga panik, pelaku mengejar Anis dan menabraknya hingga terjatuh. Agus Budiman lalu berupaya kabur dengan menunggangi Honda Scoopy L 5275 FW yang dibawanya. Tidak tinggal diam, Anis berupaya merobohkan motor pelaku dan memeganginya. “Saya tadi sampai keseret, ini luka-luka sedikit di tangan dan kaki. Untung ada ojol (ojek online) lewat terus diadang. Pelaku langsung dihajar warga sekitar dan diamankan polisi,” imbuh perempuan berusia 61 tahun tersebut. Menurut Anis, pagar rumahnya memang tidak terkunci. Pelaku diketahui sudah mondar-mandir sebelum beraksi. Diduga sedang menggambar situasi. “Beruntung sudah berhasil diamankan. Handphone suami saya juga kembali. Dompet suami saya juga diambil, tapi terjatuh di dalam kos,” tandasnya. Meskipun terkepung, namun pelaku tampak tenang dan sempat tidak mengakui perbuatannya. Usai digebuki dan dibawa ke rumah warga, Agus Budiman bahkan menyembunyikan handphone curian di balik pintu. Namun ulah liciknya diendus warga. Ia lantas dibawa ke Mapolsek Kebomas untuk proses hukum lebih lanjut. Hal tersebut dikonfirmasi Kanit Reskrim Iptu Yoyok Mardi. “Iya benar, masih proses penyelidikan,” ujarnya. (and/har/epe)
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Warga berkerumun melihat kondisi angkot yang ringsek setelah terlibat kecelakaan beruntun.
Kecelakaan Beruntun di Manyar, Sopir Angkot Patah Kaki Gresik, Memorandum Kemacetan di Jalan Raya Manyar berganti teriakan histeris pengguna jalan. Dua truk dan satu angkutan kota (angkot) terlibat kecelakaan beruntun, Jumat (3/6). Akibatnya, sopir angkot Sudarman (60), mengalami luka parah patah kaki kanan. Peristiwa itu terjadi saat kemacetan sedang terjadi sekira pukul 05.45. Seluruh kendaraan berjalan merayap. Tiba-tiba, suara benturan keras mengagetkan seluruh pengguna jalan. Sumber suara ternya-
ta berasal dari angkot jurusan Sidayu-Gresik bernopol W 1619 UB yang diseruduk truk dari belakang hingga menabrak truk di depannya. Akibat terjepit dua kendaraan besar, angkot ringsek seperti digencet. Kaca mobil bagian depan dan belakang pecah. Beruntung, kondisinya sedang tidak ada penumpang. Hanya ada korban asal Desa Dukuh, Kecamatan Glagah, Lamongan. “Kejadian bermula ketika truk colt diesel nopol S 8057 WG yang dikemudi M Imam Fauzi (29) asal Jalan Gedangan, Mojowarno, Jom-
bang melaju dari timur. Setiba di lokasi, truk menabrak mobil angkutan umum yang melaju di depannya,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Suharto yang turut mengevakuasi korban. Karena kerasnya benturan, angkot terus melaju hingga ganti membentur truk trailer L 8574 UF yang berada di depannya. Trailer itu dikemudikan M Doni (34) asal Plandaan, Darirejo, Jombang. “Akibat kecelakaan tersebut, kendaraan angkutan umum mengalami ringsek cukup parah. Sementara sang so-
pir mengalami patah kaki sebalah kanan. Korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke puskesmas terdekat,” bebernya. Ipda Suharto menuturkan, penyebab kecelakaan akibat pengemudi truk pertama kurang hatihari dan tidak fokus. Beruntung, nyawa Sudarman masih tertolong. Kendati demikian, kecelakaan memicu kemacetan kian panjang di jalur ramai itu. Lalu lintas bahkan sempat dihentikan hingga proses evakuasi kendaraan selesai dilakukan. (and/har/epe)
Pemberangkatan JCH Dikawal 152 Personel Gabungan Bojonegoro, Memorandum Polres Bojonegoro menerjunkan 152 personel dibantu TNI dan satpol PP serta dinas perhubungan untuk mengamankan keberangkatan jemaah calon haji (JCH) hari ini (4/6). Selain melakukan pengamanan, petugas gabungan juga menyiapkan rekayasa jalur pemberangkatan. Kabag Ops Polres Bojonegoro Kompol Yusis Krismanto menjelaskan, total personel yang terlibat pengamanan 260 orang. “152 personel dari Polri, 36 dari TNI, 36 satpol PP, dan 36 dari dishub. Nantinya akan disebar ke 19 titik pengamanan sekitar alun-alun dan sepanjang jalur Bojonegoro-Surabaya,” katanya kemarin. Untuk pengawalan, polres menggunakan 4 kendaraan pengawal, dishub 1, satpol PP 1, dan satu ambulans dari dinas kesehatan. Sedangkan rekayasa jalur pemberangkatan dilakukan guna mengantisipasi kemacetan. Ada denah rute mobil pengantar JCH dengan petunjuk 2 warna yang membedakan rute JCH. “Nantinya,
FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Kompol Yusis Krismanto menghadiri rapat koordinasi pengawalan dan pengamanan pemberangkatan JCH.
tanda merah untuk JCH wilayah timur, dan kuning untuk JCH dari wilayah selatan,” jelasnya. Berikut jalan yang akan diberi tanda panah warna merah untuk JCH wilayah timur melalui Jalan Diponegoro-Jalan AKBP M Suroko-Jalan
Imam Bonjol-Jalan KH Hasyim As’ari-Jalan Pahlawan lalu masuk Jalan Mas Tumapel berhenti di pintu masuk pendopo. Selanjutnya mobil pengantar jalan lagi parkir di alunalun dan bakorwil. Kemudian, untuk tanda panah
warna Kuning utk JCH dari wilayah barat dan selatan, masuk melalui Jalan Panglima Sudirman-Jalan KH Hasyim Asy’ari-Jalan Pahlawan lalu masuk Jalan Mas Tumapel berhenti di pintu masuk pendopo. (top/har/epe)
Jaga Kesehatan, Air Kelapa Muda Jadi Menu Tambahan Sapi Jelang Iduladha Gresik, Memorandum Berbagai upaya dilakukan peternak sapi di Kabupaten Gresik untuk menghindari wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) menjelang Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah. Salah satunya dengan memberi suplemen minuman air kelapa hijau agar kondisi dan nutrisi sapi terus terjaga. Sejumlah peternak meyakini air kelapa hijau atau degan, kaya nutrisi dan bisa menetralkan racun. Sehingga sapi kurban tetap sehat bugar hingga momen iduladha tiba. Seperti dilakukan Suryadi salah satu peternak asal Dusun Wates, Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan. Gagasan memberi minum air kelapa hijau ke hewan ternak ini masif dilakukan saat adanya wabah PMK sejak beberapa bulan lalu. Suryadi bahkan sempat memindahkan belasan ekor sapinya ke tempat yang jauh dari pemukiman warga. Ini dilakukan dengan harapan tidak tertular penyakit berbahaya. Maklum saja, ribuan sapi di Kota Pudak terpapar wabah PMK. Pulu-
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Peternak memberikan suplemen air kelapa hijau ke sapi untuk persiapan hari raya kurban.
han di antaranya mati dan dipotong paksa. Wabah yang mudah dan cepat menular membuatnya khawatir. Langkah terakhir pun dipilih dengan mengkarantina sapi jauh dari pemukiman warga. Tidak hanya itu, ia juga memutar otak bagaimana menjaga kondisi kesehatan sapi - sapi yang siap po-
tong tersebut. Yang disiapkan untuk dijual saal Iduladha. Suryadi sendiri memiliki 16 ekor sapi. Satu persatu dia beri minuman air kelapa yang dipindahkan ke dalam bambu untuk memudahkan sapu saat minum. Suryadi mengatakan, air kelapa hijau terbukti manjur atau mujarab menyembuhkan sapi yang
mengalami keracunan. Kemudian meningkatkan nafsu makansehingga sapi semakin sehat dan bugar, tahan terhadap penyakit termasuk wabah PMK. “Sedini mungkin kita berikan minuman jamu-jamuan terutama air kelapa. Air kelapa ini menambah nutrisi, air kelapa hijau, sudah dilakukan berulang-ulang saat sapi sakit apapun diberi minum air kelapa hijau langsung sembuh,” ujarnya bersyukur, Jumat (3/6). Sebelumnya, setiap sapi kembung keracunan hingga hampir mati diberi minum air kelapa hijau. Kondisinya membaik dan langsung sembuh tanpa disuntik dokter hewan. Dengan rutin memberi asupan degan, para peternak berharap sapinya semakin sehat, laku mahal saat idul adha. “Saat ini, sapi kurban sehat 100 persen tidak cacat, harganya kisaran Rp 25 juta hingga Rp 30 juta per ekor. Sehingga selalu kita jaga kesehatan sapinya untuk idul kurban, kita jaga kesehatanya biar warga tidak membeli di luar,” tutupnya. (and/har/epe)