Skip to main content

Memorandum Edisi Cetak 4 Juli 2020

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

SABTU LEGI, 4 JULI 2020

memorandumredaksi@gmail.com com

HARGA Rp 3.500,Informasi lebih lanjut: email : contact@disway.id telepon : +6281 335 725 315 lokasi : Jalan Walikota Mustajab No. 76, Surabaya, Indonesia, 60272

Hari Ini Harian DI’s Way Di-Launching yang terletak di Jalan Walikota Mustajab. Beragam persiapan dan kesibukan dilakukan awak redaksi Harian DI’s Way untuk menyajikan berita bagi pembacanya. Nantinya dalam rangka launching Harian DI’s Way ada talkshow interaktif Dahlan Iskan (Founder of Harian DI’s Way) dan Bapak Hermanto Tanoko (President Commissioner of PT Avia Avian) pada Sabtu pukul 19.00 by zoom meeting. “Ini untuk umum. Antusiasme masyarakat yang ikut zoom meeting cukup banyak,” kata

Taufik Lamade, Pimred Harian DI’s Way, Jumat (3/7) malam. Karya terbaru dari Dahlan Iskan melalui Harian DI’s Way ini merupakan media cetak terbaru yang disesuaikan dengan perkembangan zaman. Terbit dan beredar setiap hari di Surabaya, Gresik, Sidoarjo, mulai tanggal 4 Juli 2020.”Ini bukan koran. Tapi ini Harian DI’s Way. Tunggu saja kejutannya,” jelas Taufik Lamade. (alf/nov)

BERITA LAIN BACA DI HAL 3

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Surabaya, Memorandum Di tengah pandemi corona yang mengguncang sejumlah industri, termasuk media massa tak menyurutkan Dahlan Iskan untuk menerbitkan media. Salah satunya adalah Harian DI’s Way. Harian DI’s Way ini terbit perdana pada Sabtu (4/7) hari ini di Surabaya Raya. Jelang puncak peluncuran Harian DI’s Way, berbagai rangkaian bunga ucapan selamat atas terbitnya harian itu menghiasi halaman Kantor DI’s Way

Awak redaksi Harian DI’s Way sibuk menyajikan berita.

PESTA MIRAS ARAK MOKE DI DUPAK BANGUNSARI, DUA TEWAS, 4 SELAMAT

LUMPUH, WAJAH MEMBIRU  Bersambung ke halaman 11 

Residivis Gondol Motor Teman

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Jenazah Bremi Wardana diangkut ke ambulans di kamar jenazah RSUD Dr Soetomo untuk dibawa ke rumah duka.

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Ulang Tahun

Surabaya, Memorandum Pesta minuman keras (miras) arak moke khas Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang digelar enam warga Jalan Dupak Bangunsari I menyebabkan dua orang tewas.

Yoga Eka Pratama

Surabaya, Memorandum Residivis ditangkap anggota Reskrim Polsek Tandes setelah membawa kabur motor temannya di warkop Jalan Gadel Timur. Tersangka adalah Yoga Eka Pratama (25), warga  Bersambung ke halaman 11 

Oleh: Dahlan Iskan

”

LOKASI YANG DIOBOKOBOK ROSI CS: Keempat tersangka didampingi petugas menunjukkan barang bukti sejumlah HP hasil rampasan.

Sadis terhadap Korban Komplotan Penjambret 20 TKP Diberondong Peluru Surabaya, Memorandum Sepak terjang empat penjambret yang dikenal sadis akhirnya terhenti. Itu setelah empat butir timah panas anggo-

ta Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya menembus betis tiga bandit ingusan tersebut. Sementara satu tersangka yang masih di bawah umur selamat dari tindakan tegas terukur itu. Mereka adalah Chaidir Ali (19), warga Jalan Dupak Bangunrejo Gang I; Fathor Rosi (21), warga Jalan

Tambak Asri; Sahrullah (20), warga Jalan Tambak Asri XXIX; dan NA (17), warga Jalan Krembangan. Keempat tersangka diamankan di Jalan Genting. Diduga kuat, mereka hendak beraksi di sekitar lokasi tersebut. “Saat kami amankan mereka berupaya  Bersambung ke halaman 11 

1. Jalan Rajawali di depan Jembatan Merah Plasa 2. Jalan Margomulyo 3. Jalan Wonokromo 4. Jalan Veteran 5. Jalan Kalianak 6. Pasar PPI 7. Jalan Urip Sumoharjo 8. Depan Kebun Binatang Surabaya 9. Jalan Kedung Cowek 10. Jalan Pasar Kembang

11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18.

Jalan Pandegiling Jalan Diponegoro Jalan Kedungdoro Jalan Dupak Jalan Demak Jalan Sukomanunggal Jalan Arjuno Jalan Demak depan Adiyasa 19. Di depan Pengadilan Negeri Surabaya 20. Jalan Jagir Wonokromo

Ranjau Sabu Pakai Jasa Ojol Sakit Hati SEPULUH tahun mendampingi Pasha Ungu, kehidupan rumah tangga Adelia Wilhelmina cukup bahagia. Terlebih dengan kehadiran 4 anak yang melengkapi perjalanan hidup pasangan ini.

Surabaya, Memorandum Tidak puas dengan penghasilan berjualan baju melalui online shop, membuat Heni Poerwanti (36), memutuskan mencari sampingan. Warga Jalan Bogen itu akhirnya nekat menawarkan sabu ke sejumlah koleganya. Hanya saja bukan keuntungan yang diperoleh, Heni malah berurusan de-

ngan pihak berwajib. Tersangka yang sehari-hari tinggal di rumah kos Jalan Kedungdoro VI itu, diringkus anggota Unit III Satreskoba Polrestabes Surabaya saat melintas di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jumat (26/6) malam. “Saat kami amankan, tersangka mengaku akan mengirimkan beberapa poket sabu  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Adelia Wilhelmina

Barang bukti yang diamankan petugas dari tangan Heni Poerwanti.

Heni Poerwanti

PASANGAN SUAMIͳISTRI IDOLA TANPA SENTUHAN KASIH SAYANG Έ6Ή

 Bersambung ke halaman 11 

Menemukan File-File Video Homosexual di Kamar Khusus + Meng, wakil ketua dewan tampung keluhan wali murid yang tidak masuk SMP negeri -

Kalau sudah numpuk, ditukar voucher belanja. Lumayan.

Si Mameng (Tukang rombeng)

Komitmen untuk tidak saling mengganggu privasi masing-masing, dan terpaksa—yang akhirnya diakui dilakukan secara ikhlas—menjalani rumah tangga tanpa sentuhan, ternyata, terpaksa harus berakhir. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Itu terjadi setelah Fatim menemukan fakta yang tidak pernah terbayangkan. Yaitu, ketidakjujuran yang tidak mungkin termaafkan. Apakah itu? “Ternyata Mas Joko bukan tidak bisa memunculkan gairah kelelakiannya,” curhat Fatim. Joko dituding Fatim menyembunyikan dan menutupi kondisi diri yang sebenarnya. “Itu aku ketahui secara

tidak sengaja. Waktu itu terjadi ledakan kecil di kamar kerja Mas Joko yang tidak boleh dimasuki siapa pun,” tutur Fatim. Karena Joko sedang bepergian ke luar kota, terpaksa Fatim masuk kamar itu. Saat itulah pemandangan menjijikkan terlihat di depannya. Terdapat boneka lelaki tanpa busana  Bersambung ke halaman 11 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

I do, I do”. Yang mengatakan itu Presiden Donald Trump. Yakni setelah tiga hari terakhir ini lonjakan penderita Covid-19 luar biasa di Amerika. Sehari saja bisa 50.000 penderita baru. Lebih besar dari angka di Indonesia selama tiga bulan. Tapi sikap sang presiden tidak berubah. Termasuk masih yakin bahwa Covid-19 ini tidak berbahaya. Ia juga tetap menolak untuk memakai masker.  Bersambung ke halaman 5 


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SABTU LEGI, 4 JULI 2020 HALAMAN 2

Anak Berkelahi, Orang Tua Saling Lapor Sidoarjo, Memorandum Perseteruan anak terkadang memang tidak bisa dihindari dalam aktivitas keseharian yang mengharuskan orang tua bijak dalam menangani. Tidak seperti yang terjadi di Perumahan Jaya Maspion Permata, Desa Bangah, Kecamatan Gedangan. Gegara anak berkelahi, dua tetangga saling melapor ke Mapolresta Sidoarjo. Dari informasi yang berhasil dihimpun Memorandum, RIR (13) dan RAA (10) yang masih bertetanga, di Jaya Maspion Permata, diketahui berkelahi. Alhasil keduanya mengalami luka-luka di bagian wajah tangan dan punggungnya. “Sempat ribut tapi tidak tahu kenapa, karena anak kecil,” kata Wawan, warga sekitar, Jumat (3/7). Tak terima dengan hal itu, Yossy, ibunda RIR melapor ke Polresta Sidoarjo. Tak mau kalah, orang tua RAA, Jailani juga melapor ke tempat yang sama. Namun kali ini dibubuhi perkataan kurang enak kepada RAA dan orang tuanya. Hal itu terjadi ketika orang tua RIR mendatangi rumah RAA karena pertengkaran itu. Kedua bocah tersebut bahkan sempat dipertemukan. Pengakuan RAA, dia dipukul dulu sehingga ingin membalas. “Laporannya sudah masuk semua, masih dalam tindak lanjut,” kata Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo, Ipda Novi Tri. Sayang, kedua orang tua bocah yang coba dikonfirmasi tidak ada yang merespons ketika didatangi ke rumah masing-masing. (wa/jok/epe)

Lokasi perkelahian yang berujung saling lapor masing-masing orang tua.

FOTO: MEMORANDUM/WA

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Afin Maulidin, Suprianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA Gratis Tapi Bersyarat

SABTU LEGI, 4 JULI 2020 HALAMAN 3 Ruang UTBK di Perpustakaan ITS juga disterilisasi sebelum digunakan.

Rapid Test Peserta SBMPTN Surabaya, Memorandum Wali Kota Surabaya telah keluarkan surat edaran (SE) terkait pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2020, yang salah satu poinnya ialah syarat menunjukkan surat keterangan hasil rapid test atau swab bagi peserta sebelum ujian. Syarat ini dianggap memberatkan peserta. Menjawab keberatan penambahan dokumen hasil rapid test atau swab untuk peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Pemkot Surabaya menggelar rapid test gratis di sejumlah puskesmas dan beberapa kampus yang ditunjuk. Sayangnya, penggratisan ini bersyarat. Salah satu syarat yang dianggap cukup memberatkan adalah adanya Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK). Perlengkapan lainnya adalah foto copy KTP Surabaya, foto copy peserta UTBK. Seperti yang tampak di Puskemas Ketabang, Jalan Jaksa Agung Suprapto, kemarin. Peserta rapid test ini dikumpulkan di ruang tengah puskesmas setelah mendaftar di petugas jaga. Beberapa petugas dengan alat pelindung diri (APD) lengkap siap melakukan rapid test kepada para calon mahasiswa baru. Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, pemegang KIP (Kartu Indonesia Pintar) dan MBR (masyarakat berpenghasilan rendah), biaya rapid test ditanggung Pemkot Surabaya. “Pemeriksaan (rapid test) dilakukan di seluruh puskesmas untuk mendekatkan masing-masing peserta. Ada 63 puskesmas yang tersebar di Surabaya,” kata Feny di sela rapat koordinasi UTBK SBMPTN 2020 di Balai Kota Surabaya, Jumat (3/7).

“

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Tidak akan Kebobolan, Unair dan ITS Patuh

Pemeriksaan (rapid test) dilakukan di seluruh puskesmas untuk mendekatkan masing-masing peserta. Ada 63 puskesmas yang tersebar di Surabaya,”

Febria Rachmanita Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Ia berharap, peserta dapat memanfaatkan layanan rapid test gratis ini melalui puskesmas terdekat. “Kami menyiapkan sekitar 10 ribu rapid test. Itu semua gratis dan bisa dilakukan hari ini mulai jam 2 sampai dengan jam 5 sore. Itu mulai Jumat, Sabtu, dan Minggu,” katanya. Sedangkan untuk hari Sabtu (4/7) dan Minggu (5/7), kata Feny, pelaksanaan rapid test gratis di puskesmas dimulai sejak pukul 09.00 hingga 12.00. Selain itu, pelaksanaan rapid test gratis di puskesmas ini juga berlangsung pada Senin (6/7) hingga Rabu (8/7) dimulai pada pukul 09.00 -12.00. “Kalau di puskesmas masing-masing, petugas sudah cukup,” paparnya. (udi/rif)

KEMUNGKINAN lolosnya peserta ujian tulis berbasis komputer (UTBK) seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) tahun 2020, yang tidak menunjukkan hasil rapid test sudah diantisipasi Pemkot Surabaya. Ini karena disebutkan surat keterangan ditunjukkan kepada panitia sebelum ujian. Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto menyatakan, hasil rapid test hanya untuk pegangan. Sebab, panitia UTBK akan menanyakan ketika mau masuk ujian. Tidak akan kebobolan karena pemkot punya data para calon yang rapid test tersebut. “Kalau mau rapid kan didata dulu sehingga pemkot memiliki data tersebut,” kata dia. Sementara itu, sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di Surabaya yang menjadi lokasi UTBK memilih mengikuti kebijakan wali Kota Surabaya dalam menggelar UTBK yang dimulai besok, Minggu (5/7) untuk tahap I. Salah satunya adalah Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai salah satu pusat lokasi UTBK. Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Prof Dr Ir Adi Soeprijanto MT mengungkapkan

pihaknya masih tidak paham bagaimana kebijakan yang mewajibkan peserta UTBK menunjukkan surat keterangan hasil rapid test. Pun demikian, Adi menegaskan ITS akan siap menggelar UTBK sesuai protokol kesehatan yang berlaku. “Karena ini arahan rekomendasi dari wali Kota Surabaya jadi kita ikuti saja,” ujarnya. Adi juga menambahkan, sebisa mungkin sisa waktu sebelum UTBK berlangsung, para peserta ujian sudah mempersiapkan dan melakukan rapid test sesuai instruksi Wali Kota Surabaya. “Karena ini anjuran dari Pemerintah Kota Surabaya, sebisa mungkin diikuti, sisa dua hari sebisa mungkin dimanfaatkan, jadi cukup rapid test saja karena hasilnya akan keluar tidak terlalu lama mungkin 1-2 jam saja,” tambahnya. Selain itu, imbuh Adi, ITS juga sudah membuat beberapa standart operasional prosedure (SOP) protokol kesehatan untuk UTBK dan pembentukan tim Sub Koordinator Protokol Covid-19 yang bertugas memantau dan melaporkan langsung hasil pelaksanaan UTBK kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya. ITS juga mendapatkan limpahan

peserta UTBK dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Hal ini dibenarkan langsung oleh Kepala Sub Direktorat Admisi Direktorat Pendidikan ITS Unggul Wasiwitono ST MEng Sc. Dikatakan, ITS mendapat 8.750 peserta baru hasil limpahan tersebut. Unggul menjelaskan, tambahan peserta dari Unesa tersebut akan terjadwal pada gelombang dua (tahap II) pelaksanaan UTBK yakni pada 20-29 Juli 2020 mendatang. Limpahan ini merupakan hasil pembagian yang dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). “Sehingga total peserta UTBK di ITS setelah mendapat limpahan tersebut menjadi 15.480 peserta,” ujarnya. Langkah yang sama yaitu patuh dengan surat edaran wali Kota Surabaya juga dilakukan oleh Universitas Airlangga (Unair) kendati juga kebanjiran aduan calon peserta. Ketua pusat penerimaan mahasiswa baru (PPMB) Unair Dr. Achmad Solihin mengakui banyak keluhan yang masuk dan pihak Unait tetap memilih mengikuti syarat yang dikeluarkan Pemkot Surabaya tersebut. Achmad menyatakan, sebenarnya pihak kampus sudah menjamin penegakan protokol pencegahan Co-

vid-19 dalam penyelenggaraan UTBK, sebagai mana rekomendasi LTMPT. Misalnya, Unair menyediakan segala sarana prasarana penunjang penegakan protokol pencegahan Covid-19. Protokol pencegahan Covid-19 yang dimaksud adalah, penggunaan APD lengkap bagi para pengawas dan peserta UTBK. Pengaturan sirkulasi udara, sterilisasi di jeda antar sesi, penerapan physical distancing, penggunaan ruang transit sebelum peserta masuk ke ruang ujian agar tidak berbondong bondong masuk ruang ujian. “Pada tiap pergantian sesi, ruangan dan komputer disemprot disinfekstan. Karena kan tesnya dibagi dua sesi setiap harinya,” jelas Achmad. Ditambahkan oleh Tim Pelaksana UTBK Unair Chrismawan Ardianto yang menegaskan penerapan protokol kesehatan akan dilakukan secara ketat selama pelaksanaan UTBK. Peserta tes setiap harinya dibagi ke dalam dua sesi, yakni pagi dan sore, dengan kapasitas masing masing sebanyak 1.175 peserta. Jarak tempat duduk pun diperhatikan dengan benar, yakni berjarak minimal 1,5 meter. Ruang tes pun sebenarnya memiliki 120 unit komputer per ruangan, tetapi hanya digunakan 80 komputer. (alf/udi/rif)

Membeludak, Antre sampai Pingsan PERSYARATAN peserta UTBK (ujian tulis berbasis komputer) seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) adalah menunjukkan hasil nonreaktif pada rapid test atau negatif untuk tes swab yang dikeluarkan selambat-lambatnya 14 hari sebelum mengikuti ujian kepada panitia, membuat permintaan pemeriksaan membeludak. Ini terlihat di beberapa laboratorium yang menyediakan rapid test atau swab di Surabaya yang dipenuhi calon peserta. Seperti terlihat di Laboratorium Parahita cabang Dharmawangsa. Ratusan peserta SBMPTN rela mengikuti rapid test sejak pagi. Membeludaknya peserta rapid test pun mereka harus

menunggu hasil rapid test di emperan. Saking antrenya, seorang peserta bernama Aisyah jatuh dari kursi karena pingsan. Wajahnya begitu pucat. Pun begitupula dengan tubuhnya yang lemas bersandar di badan sang ibundanya, Yati Menurut Yati, anaknya pingsan pada dasarnya putrinya memang memiliki ketakutan saat proses rapid test dengan pengambilan darah. Selain itu, peserta UTBK di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) ini sudah mengantre sejak pukul 09.00. “Hasilnya keluar malam,” singkat Yati, warga Sedati, Sidoarjo. Sementara hingga siang antrean masih panjang. Kedatangan mereka

itu demi mendapatkan harga rapid test yang cukup terjangkau. Laboratorium Parahita menyediakan harga spesial bagi peserta UTBK sebesar Rp199 ribu. Faza, peserta UTBK di Unair mengeluh lantaran keluarnya kebijakan itu sangat mendadak dan mendekati hari H pelaksanaan UTBK pada 5 Juli 2020 mendatang. “Saya kira itu kebijakan dari pihak penyelenggara UTBK. Tenyata dari ibu wali kota,” kata perempuan berhijab. Apalagi jumlah calon peserta di Unair puluhan ribu, tentu menbuat calon mahasiswa berebut mencari rapid test di waktu yang singkat ini. Belum lagi, kekhawatiran peserta UTBK

jika kehabisan alat rapid test. Direktur Marketing lab Parahita Dharmawangsa Mizan Sulthon mengatakan, sejak Kamis (2/7) sore sudah ada 200 calon peserta yang rapid test. “Syaratnya KTP/kartu pelajar dan surat pendaftaran UTBK. Kita promo mulai tanggal 1 Juli, kita ndak tahu kalau ketentuan UTBK harus rapid test, tiba-tiba sore banyak kesini terus kita tanya dan kita baca harus rapid test,” kata Mizan. Hingga saat ini, Mizan mengatakan belum ada yang reaktif. Sebab dia belum mendapatkan laporan reaktif. Jika pun terdapat reaktif langsung berkoordinasi dengan Dinkes Surabaya untuk ditindaklanjuti. (alf/rif)

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Seorang peserta UTBK SBMPTN yang pingsan saat menunggu hasil rapid test.

Kejutan Dahlan Iskan

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo vicon di ruang puskodalopsrem.

TNI Harus Aktif Memutus Penyebaran Covid-19 Surabaya, Memorandum Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo mengikuti video conference (vicon) dengan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP terkait pesan yang disampaikan Presiden RI tentang Strategi Penanganan Pandemi Covid-19 Terkhusus di Jawa Timur di ruang puskodalopsrem, Jumat (3/7). Dalam vicon tersebut, panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah dan seluruh satuan jajarannya yang telah melaksanakan beragam kegiatan pendisiplinan dan protokol kesehatan serta update data di wilayah Jawa Timur. Panglima Hadi Tjahjanto juga menekankan kepada seluruh pangkotama dan komando satuan kewilayahan se-wilayah Jawa Timur agar selalu berkoordinasi yang baik dengan forkopimda dan komponen lainnya. Sedangkan menurut Danrem Herman, seluruh satuan TNI terlibat bersama instansi lainnya dalam meringankan beban rakyat yang terdampak, serta pencegahan penyebaran virus corona yang ada dengan baik dan benar. “Oleh karena itu Korem Bhaskara Jaya beserta seluruh jajarannya akan selalu siap melaksanakan perintah Panglima TNI khususnya mendukung Gugus Tugas Percepatan Covid-19 dalam menekan penyebarannya, termasuk dampak yang ditimbulkan di semua sektor,” tegas Herman. (tyo/rif)

TIBA-TIBA saya mendapat pesan whatsapp dari Dahlan Iskan. “Arif sedang di Anda ya? Nggak mampir disampingnya.” Saya agak telat membaca pesan itu. Gara-gara sedang makan siang sehabis menjadi khatib Jumat di Masjid Muhajirin Pemkot Surabaya. Kebetulan, Depot Anda yang sop buntutnya istimewa itu berada persis di balaikota. Bikin saya salah tangkap membaca pesan Dis --panggilan akrab saat dia masih jadi bosnya Jawa Pos. “Ngapain kok Pak Dahlan tanya nggak mampir ke balaikota. Ngapain pula dia ke situ. Masak nemui Risma yang lagi viral ngamuk dan nangisnya gara-gara Covid?,” batin saya. Ternyata yang dia maksud bukan Balaikota. Tapi bangunan rumah yang ada di Jalan Walikota Mustajab. Rumah yang terletak di antara Depot Anda dan rumah dinas Wakil Walikota. Di rumah dengan luas lahan 700 meter itulah kini Dahlan berkantor. Untuk mempersiapkan Harian DI’sway. Koran...eh Bukan Koran --berulang-ulang Dahlan menyebutnya. Jauh-jauh hari, dia bercerita kalau orang di sekitarnya sedang bertarung. Di satu pihak pingin bikin koran, sementara Azrul Ananda ngotot jangan. Azrul adalah anaknya. “Saya setuju Ulik (panggilan akrab Azurl Ananda). Era koran cetak sudah berakhir. Sayang model bisnis media massa digital

Oleh: Arif Afandi Mantan Pemred Jawa Pos

belum ketemu. Hanya gitu-gitu saja,” kata saya. “Model bisnisnya koran sudah pasti. Tidak perlu mencari,” sahut Dahlan. Diskusi pun tak berlanjut karena saya sudah harus berpisah dengannya. Sejak saat itu, saya sudah menduga kalau founder Jawa Pos Group ini sedang mempersiapkan bikin koran. Setelah ia kehilangan kendali atas kerajaan Jawa Pos yang ia besarkan. Saya meyakini itu karena ada dua DNA dalam tubuh Dahlan. DNA wartawan dan DNA pengusaha. Ia pasti terganggu metabolisme tubuhnya kalau tak bergelut dengan dua bidang itu. Apalagi sejak munculnya media online, ia tetap yakin bahwa koran tak akan mati. Sepanjang manajemennya bagus. Toh sampai sekarang koran tak mati-mati. Meski diramal mati berkali-kali. Saat lahir radio, TV, dan kini era serba digital. Keyakinan serupa juga berkali-kali diungkap Ulik, anak

Dahlan yang sejak sekolah di Amerika --secara tidak sengaja-- juga belajar tentang koran. Sayang keduanya tak bisa membuktikan tesisnya lewat Jawa Pos yang dibangunnya. Akankah ia membuktikan tesis mengenai masa depan koran lewat Harian DI’sway? Bisa jadi demikian. Apa pun sebutannya, Harian DI’sway akan menjadi pertaruhan Dahlan Iskan sebagai mantan Raja Media di Indonesia. Bisa diduga Dahlan akan membikin koran yang berbeda dari koran yang ada sekarang. Baik format fisiknya maupun jurnalismenya. Dia menyebutnya harian cetak yang disesuaikan dengan perkembangan zaman. Itu yang diungkap dalam promo yang muncul di blog pribadinya. Yang dimaksud perkembangan zaman tentu perilaku pasar. Beserta kebiasaan orang membaca di era digital. Dahlan memang bukan jurnalis biasa. Ia juga seorang pengusaha. Jurnalis yang juga marketing handal. Seorang marketing tak akan bikin produk yang sama pada umumnya. Saat pembaca media dijejali dengan platform digital dengan segala perangkatnya, pasti dia akan menyesuaikan dengan perilaku baru pembacanya. Hampir dipastikan dia tak akan membuat koran selebar surat kabar sekarang. Koran

yang sudah merepotkan untuk ditenteng ke mana-mana. Yang saat membaca bisa mengganggu orang disampingnya. Jauh hari, saya sebetulnya sudah bisa membayangkan apa yang akan dibuat Dahlan dengan Harian DI’swaynya. Inilah media cetak baru dengan format yang berbeda dari koran pada umumnya. Yang juga menarik kayaknya soal model korporasinya. Dia mengaku terinspirasi dengan model Huawei. Yang saham penentunya hanya kecil. “Sebagian besar saham milik karyawan,” katanya. Akankah dia berhasil dengan koran model barunya? Saya yakin berhasil. Kenapa? Karena Dahlan bukan tipe orang yang gampang menyerah jika punya gagasan. Dia akan all out setiap mewujudkan kemauannya. Apa pun rintangannya. Dia termasuk sedikit orang yang banyak gagasan dan bisa mengimplementasikan. Bayangkan, saat dia ingin menguasai bahasa Mandarin, ia bisa 8 jam setiap hari belajar bahasa itu. Selama setahun. Plus tinggal di Tiongkok berbulan-bulan. Ia bisa melawan sakitnya demi pekerjaannya. Ketika livernya bermasalah. Yang hampir merenggut nyawanya. Sampai kemudian harus tranplantasi hati di China. Memang secara usia, Dahlan kini tidak lagi muda. Seperti saat

ia membangun kerajaan bisnis Jawa Pos. Saat ia menjadi mesin uang dari para pemegang saham koran itu. Meski kini sudah berumur 70 tahun, bagi saya Dahlan pada dasarnya masih muda. Sejak hatinya diganti hati seorang pemuda berusia 27 tahun. Di tahun 2007 lalu. Jadi kalau diukur dengan hatinya yang baru, Dahlan sekarang sama dengan usia 40 tahun. 27 plus 13 tahun hingga sekarang. Ini masa paling produktif dari seorang manusia. Apalagi ia juga terus meremajakan sel-sel dalam tubuhnya. Melalui teknologi stemcell. Yang dikembangkan ahli stemcell dari RS Dr Sutomo Surabaya. Dokter Purwati, namanya. Tanggal 4 Juli 2020 (hari ini) koran, eh Harian karya mantan bos koran itu diluncurkan. Saatnya menunggu kejutan dari Dahlan Iskan. Saya pun telah taruhan dengan seorang kawan. Tentang format media cetak baru yang dibuat Dahlan. Juga jurnalisme yang diterapkan. Kalau saya menang, berarti saya akan memecahkan rekor baru. Sebagai orang yang paling bisa membaca jalan pikiran Dahlan sejak 14 tahun menjadi anak buahnya. Kalau saya benar, rasanya juga layak minta hadiah ke founder Harian DI’sway yang juga mantan menteri ini. Apa pun bentuknya. Ha...ha...ha...(*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU LEGI, 4 JULI 2020 HALAMAN 4

Menuju New Normal, Polres Tulungagung Usul Rekayasa Lalin Tulungagung, Memorandum Jumlah kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Tulungagung mengalami peningkatan yang luar biasa, bahkan menembus angka lebih dari 91 persen. Kondisi ini mengisyaratkan adaptasi menuju new normal perlu dilakukan. Tak terkecuali adaptasi dalam hal kelancaran lalu lintas. Disampaikan Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Aristianto Budi, rekayasa lalu lintas di beberapa titik ruas jalan yang ada di Tulungagung juga perlu dilaksanakan. “Usulan tersebut akan kita bawa ke forum yang di dalamnya ada pak Sekda Pemkab Tulungagung dan pihak-pihak lain untuk ditindaklanjuti,” ujarnya, Jum’at (3/7). Berdasarkan data yang dimilikinya, salah satu sumber kemacetan selama ini ada di arus lalu lintas yang melewati Jembatan Lembu Peteng. Baik arus lalu lintas yang mengarah ke Tulungagung maupun sebaliknya. Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan, penyebab kemacetan adalah terlalu dekatnya lokasi persimpangan jalan di Jembatan Lembu Peteng, sehingga seringkali terjadi penumpukan kendaraan di lokasi tersebut. “Lembu Peteng itu karena terlalu banyak persimpangan yang berdekatan, sehingga penumpukan kendaraan sering terjadi di situ,” ucap dia. Tidak hanya itu saja, lanjut Aris, sebab berdasarkan informasi yang diterimanya, kemacetan juga kerap terjadi di depan SD Kampung Dalem 01-02 Tulungagung. Terutama pada jam kerja dan jam pulang sekolah. Sebab volume jalan yang sempit tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang meningkat di jam-jam tersbut. Aris menjelaskan, laporan yang sama juga diterimanya di Jalan Adi Sucipto, tepatnya di sebelah selatan SMP Negeri 01 Kedungwaru. Menurut informasi yang diterimanya, kemacetan terjadi karena aktfitas bongkar muat kendaraan berisi sembako di lokasi tersebut. Mengingat beberapa toko penyedia grosir sembako berada di sekitar lokasi itu. “Tentu laporan ini akan kita dalami, sebelum kita usulkan ke forum,” tandasnya. Aris menambahkan, untuk laporan yang baru diterimanya tersebut akan didalami terlebih dahulu, sebelum akhirnya akan disampaikan kepada forum lalu lintas angkutan jalan. (fir/mad/lis)

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Tectona Jati mengatakan, sejatinya Kabupaten Pasuruan belum memasuki musim kemarau di awal Juli. Namun, kesulitan air bersih sudah terjadi di titik-titik tertentu. Pihaknya pun lantas mengonsultasikan kondisi itu ke BMKG dan BPBD Jatim. Hasilnya, bantuan air bersih diserahkan ke daerah. “Karena kesulitan air bersih sudah berdampak di Kabupaten Pasuruan, maka kami konsultasi dengan BMKG dan BPBD Jatim. Hasilnya, pengiriman air bersih untuk bencana kekeringan diserahkan ke daerah masing-masing,” terang Tectona. Sebelumnya, bantuan pengiriman air bersih untuk kekeringan hanya bisa dilakukan saat musim kemarau. Namun, saat ini BPBD Jatim menyerahkan penanganan bencana kekeringan ke daerah. Sebab, kekeringan dan curah hujan tidak merata. Lalu, imbas kesulitan air bersih juga sudah terjadi di beberapa lokasi. “Memang di Jawa Timur sementara

ini kekeringan belum merata. Ada yang curah hujan masih ada, sebagian berkurang, dan ada yang sama sekali tidak hujan. Sedangkan di Kabupaten Pasuruan saat ini untuk dataran tinggi masih ada hujan. Sementara di daerah lain sudah kesulitan air bersih,” jelas Techtona. Dijelaskan Tecto, pada awal Juli ini pihaknya sudah koordinasi dengan kecamatan. Ada tujuh kecamatan yang mengajukan permintan pengiriman air bersih. “Setelah koordinasi, ada tujuh kecamatan yang sudah mengajukan permohonan untuk pengiriman air bersih,” ucapnya. Tujuh kecamatan tersebut adalah Kecamatan Grati, Lekok, Pasrepan, Lumbang, Kejayan, Gempol, dan Winongan. Di sini, potensi kekeringan atau kebutuhan air bersih total ada di 21 desa. Setelah pengajuan permohonan air bersih, BPBD melakukan asesmen ke desa dan kecamatan yang mengajukan. Selanjutnya, tinggal menunggu SK tanggap darurat kekeringan turun. “Jadi, saat ini SK tanggap darurat

FOTO: MEMORANDUM/RUL

AKP Aristianto memberikan keterangan.

Pasuruan, Memorandum Musim kemarau belum juga dimulai. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan sudah menerima permintaan air bersih dari tujuh kecamatan. BPBD pun memastikan pengiriman air bersih akan dilakukan dalam waktu dekat. Yaitu, setelah asesmen dan SK tanggap darurat kekeringan keluar.

Kekeringan di Winongan kerap terjadi ketika kemarau.

kekeringan masih proses, sambil kami lakukan asesmen. Asesmen tersebut yang menjadi dasar pemrosesan pengajuan air bersih,” ujarnya. Berdasarkan asesmen yang dilakukan di 21 desa, menurut Tecto, Kabupaten Pasuruan belum memasuki musim kemarau. Namun, kondisi sungai atau sumber air sudah berkurang. Sehingga, terjadi

kesulitan air bersih di beberapa dusun. “Setelah SK turun, dipastikan segera dalam awal bulan ini sudah ada pengiriman air bersih ke titik-titik yang membutuhkan air bersih,” urai Techtona. Kesulitan air bersih terjadi di Winongan dan Lumbang. Di jalan-jalan terpantau banyak jeriken antre di tandon-tandon air. (rul/lis)

Dongkrak PAD, Bapenda dan Gojek Bahas Transaksi Online Malang, Memorandum Manajemen Gojek selaku pengelola layanan GoFood bukan satu-satunya perusahaan start up digital yang diundang Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang. Berikutnya akan memanggil operator aplikasi online sejenis seperti GrabFood maupun yang berhubungan dengan sektor perhotelan, seperti OYO, Red Doorz, hingga Traveloka untuk dimintai klarifikasi terkait sinkronisasi data perpajakan. “Karena seperti sudah kami sampaikan sebelumnya, sesuai instruksi Wali Kota Malang dan arahan komisi B DPRD kita akan fokus tentang transaksi digital melalui penyedia jasa online yang tingkat pemanfaatannya juga semakin tinggi di masa pandemi ini,” ujar Kepala

Bapenda Kota Malang Ade Herawanto. Ade menegaskan pengelola usaha kuliner seperti resto atau rumah makan, cafe serta hotel dan pengusaha reklame harus menyadari bahwa mereka tetap menghimpun pajak dari customer. Sementara itu, Rabu (1/7), manajemen Gojek yang diwakili Kepala Divisi Regional Jawa Timur dan Operasional Manajer Wilayah Malang, datang ke Kantor Bapenda untuk memenuhi panggilan klarifikasi sekaligus berdiskusi dengan kepala Bapenda beserta jajaran mengenai permintaan sinkronisasi perpajakan aplikasi GoBiz dan tunggakan pajak GoFood Festival. Dari hasil diskusi itu muncul wacana MoU antara Pemkot Malang dengan Gojek untuk

FOTO: MEMORANDUM/ARI

FOTO: MEMORANDUM/FIR

7 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan Kekeringan

Kepala Bapenda Kota Malang Ade Herawanto (kanan) menemui perwakilan Gojek di ruang kerjanya.

penarikan atau permintaan data perpajakan mitra Gojek. “Mereka juga akan berkonsultasi dengan pihak pusat. Harapannya nanti dengan adanya MoU akan semakin memudahkan proses sinkronisasi data perpajakan

antara kita dengan penyedia jasa layanan digital,” beber Sam Ade d’Kross, sapaan akrab kepala Bapenda. Head Regional Goverment Relations Gojek East Java, Bali & Nusa Tenggara Boy Arno Mu-

hamad menyampaikan akan melaporkan hasil pertemuan tersebut. “Akan kami sampaikan ke pusat serta kami diskusikan secara intern Gojek mengenai permintaan data terkait aplikasi GoBiz. Bahkan andai kerjasama antara Gojek dan Pemkot Malang terealisasi, bukan tidak mungkin kedepannya pembayaran PBB di Kota Malang bisa lewat GoPay,” terangnya. Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Malang Trio Agus Purwono mengatakan pihaknya mendukung upaya Bapenda dalam rangka meningkatkan pajak daerah melalui kerjasama dengan platform digital di Kota Malang. “Kami meminta platform digital bisa bekerjasama dengan baik dan mendukung program pemkot tersebut,” tegasnya. (*/ari/lis)

Dukung GJB, Pemprov Jatim Terima Bantuan 71 Ribu Masker 200 buah dari Yayasan Jembatan Persahabatan. Terkait pemberian bantuan tersebut, Mantan Mensos RI itu menyampaikan terima kasih atas bantuan dan dukungan yang diberikan kepada Pemprov Jatim. Bantuan ini akan semakin meningkatkan efektifitas penanganan dan pemeriksaan Covid-19 di Jatim. “Sore ini, Alhamdulillah kami

mendapatkan support yang luar biasa. Pertama dari Konjen RRT secara langsung menyerahkan bantuan dari Pemerintah RRT yang ada di Surabaya. Ada juga dari perusahaan RRT PT New Asia International dan Yayasan Jembatan Persahabatan Indonesia Tiongkok. Kemudian teman-teman dari Pokja wartawan Pahlawan. Terima kasih semua atensi dan support-nya untuk penanganan Covid-19 di Jawa Timur,”

jelas mantan Mensos RI. Dikatakan, dirinya ingin mengajak seluruh elemen strategis untuk bergotong royong melawan Covid-19 di Jatim. Ke depan, kegotongroyongan ini adalah untuk membangun Jatim terdepan dan lebih berkemajuan. “Kegotongroyongan mewujudkan Jatim yang lebih berkemajuan, Jatim yang lebih terdepan dari banyak hal yang bisa diinisiasi untuk menun-

FOTO: MEMORANDUM/YOK

Surabaya, Memorandum Berbagai dukungan untuk menyukseskan Gerakan Jatim Bermasker (GJB) terus mengalir ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kemarin Pemprov Jatim kembali mendapatkan bantuan 70 ribu bantuan masker kesehatan dan 1.000 masker KN95 yang diterima langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di halaman Gedung Negara Grahadi. Bantuan tersebut berasal dari berbagai pihak. Di antaranya, Konjen RRT memberikan bantuan berupa 10 ribu masker kesehatan sekali pakai dan 1.000 masker KN95. Sedangkan PT New Asia International menyerahkan 20 ribu masker medis, dan Yayasan Jembatan Persahabatan Indonesia Tiongkok memberikan 30 ribu masker. Bahkan Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan di lingkungan Pemprov Jatim juga menyerahkan 10 ribu masker berwarna merah putih. Tak hanya masker yang diterima Gubernur Khofifah, bantuan lainnya yang diterima yaitu alat pelindung diri (APD) 280 buah, Kacamata Pelindung 120 buah, dan CPAP Ventilator 4 unit dari Konjen RRT. Selain itu juga ada bantuan berupa Termometer Gun

Gubernur Khofifah menerima bantuan masker di Gedung Negara Grahadi.

Lumajang, Memorandum Warga Lumajang dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan aksi begal dengan modus baru cabut kunci. Modus tersebut dilakukan dengan cara pelaku yang berboncengan mengendarai sepeda motor menempel korban, lalu mencoba mencabut kunci motor. Terkait hal itu, pihak kepolisian mengatakan hingga saat ini belum menerima laporan terkait aksi begal tersebut. “Itu tidak ada laporannya ke polsek,” kata Kapolsek Kota Ipda Darmanto Jum’at (3/7). Pihaknya kemudian meminta

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Beredar Aksi Begal Terekam CCTV

Potongan video aksi begal yang terekam di CCTV.

pada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan video yang

kerap beredar di media sosial. Meski demikian, polisi tetap akan menin-

daklanjuti kejadian tersebut agar tak meresahkan masyarakat. “Kita lakukan patroli selalu agar masyarakat aman. Anggota kami juga sedang mengecek apakah kejadian tersebut ada atau bisa jadi video lama yang di-share kembali. Kami mohon waktu,” kata Darmanto. Terlebih apabila ada kejadian korban pasti langsung melaporkan ke polsek. Dari akun facebook @ Erikaputriputrierika menginformasikan di grup facebook bahwa aksi begal tersebut terjadi di Toga dan ada juga kejadian yang sama di Banyuputih sekitar jam 19.00. (tri/lis)

jukkan bahwa Jatim bisa menang melawan Covid-19,” kata orang nomor satu di Jatim. Ia juga mengingatkan pentingnya menggunakan masker. Dengan mengenakan masker memiliki efektivitas pencegahan penularan hingga 60 persen. Dari satu komunitas yang menggunakan masker 60 persen saja, bisa menurunkan transmission rate di bawah 1.0. Ini artinya masker memiliki

efektifitas yang tinggi untuk mengurangi penyebaran virus covid 19. Sementara itu, Konjen RRT di Surabaya Qu Jingqi mengatakan, bantuan ini merupakan sebagai bentuk hubungan yang baik antara Indonesia dengan Tiongkok. Ia berharap bisa bersama-sama Pemprov Jatim menang berperang melawan Covid-19. Pemerintah RRT siap membantu Indonesia dan Jatim. (yok/lis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU LEGI, 4 JULI 2020 HALAMAN 5

Lumajang, Memorandum Puluhan Warga yang tinggal di wilayah RT 06/RW 01, Jalan Seruji Timur, Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Kota Lumajang, menutup paksa tempat pembuangan akhir (TPA) sampah yang ada di lingkungannya, Jumat (3/7). Mereka beranggapan semenjak lokasi tersebut dijadikan TPA sampah banyak warga sekitar yang sakit bahkan sampai meninggal dunia. Sebagai bentuk protes, puluhan warga pagi itu langsung berdiri di pintu masuk TPA untuk menghadang dan melarang petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang yang akan membuang sampah milik warga lain di tempat tersebut. Agar tidak dijadikan tempat pembuangan sampah lagi, mereka bersama-sama mengikat pagar dengan kawat besi serta memasang banner larangan pembuangan sampah. Ketua RW 01 Puji Sayekti menjelaskan, awalnya memang lahan tersebut adalah tanah kavlingan yang dilengkapai fasilitas umum

(fasum) berupa tempat pembuangan sampah bagi warga yang tinggal di wilayah tersebut. Namun beberapa tahun kemudian, tempat itu malah dijadikan TPA sampah warga yang tinggal di luar tanah kavlingan tersebut. Semakin hari, jumlah sampah semakin menumpuk hingga membusuk serta lahan tersebut tidak menampung lagi. “Bau sampah yang membusuk itulah membuat warga sekitar merasa terganggu dan sering sakit-sakitan, bahkan ada yang sampai meninggal dunia. Sebab sampah yang membusuk tersebut tidak hanya sampah rumah tangga

saja, tetapi juga bangkai hewan seperti anjing, kucing, dan ayam milik warga luar yang mati dan dibuang di tempat itu,” terang Puji Sayekti yang diamini Ketua RT 06 Abdullah. Senada disampaikan Lurah Ditotrunan, Sudarwi yang juga datang ke lokasi untuk mengawal warganya. Bahkan kata Sudarwi, pihaknya sudah mengirimkan surat kepada camat tentang masalah sampah itu untuk dilanjutkan ke pihak DLH agar segera ada tanggapan. “Sebagai penolakan atas keberatan TPA di tempat itu, warga sudah menggalang tanda tangan dan siap dipertanggung jawabkan,” jelas Sudarwi. Sementara itu, Plt Kepala DLH Kabupaten Lumajang Yuli Haris ketika dikonfirmasi via ponselnya mengaku belum mendapat laporan tentang masalah tersebut. “Saya belum tahu mas, soalnya belum ada laporan yang masuk,” ungkapnya. (tri/lis)

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Sarang Penyakit, Warga Tutup Paksa TPA Seruji Timur

Warga menutup pintu masuk menuju TPA yang berada di wilayahnya.

Komisi II DPRD Bondowoso Tinjau IKM Batik Tamanan Bondowoso, Memorandum Komisi II DPRD Kabupaten Bondowoso meninjau sejumlah industri kecil menengah (IKM), salah satunya IKM Batik Tamanan, Jumat (3/7). Kunjungan tersebut untuk mendengar langsung keluhan perajin batik. Khususnya jika ada kebutuhan, sehingga pemkab dalam hal ini Diskoperindag dan Komisi II bisa mengambil langkah konkret. Wakil Ketua Komisi II DPRD Bondowoso A Mansur MH mengatakan, ada 17 IKM yang ditemuinya. Mayoritas mereka membutuhkan pemkab agar membantu dalam promosi dan pemasarannya. “Kami siap memberikan keleluasaan anggaran. Tadi banyak masukan dan permohonan kepada kita. Termasuk prasarana. Nanti proses penganggaran di 2021, meski tidak 100 persen,” katanya saat dikonfirmasi. DPRD juga berharap, Diskoperindag menyediakan gerai khusus batik. Untuk mempromosikan produk mereka. “Sehingga warga luar yang ke Bondowoso tahu kalau ada batik berkualitas,” imbuh Mansur. Dalam kesempatan itu, kata Mansur, para perajin batik juga mengucapkan terima kasih atas pendampingan yang dilakukan pemkab selama ini. “Namun tetap perlu ada peningkatan,” harapnya. Pihaknya mengapresiasi perajin batik di Tamanan karena tetap produktif di tengah pandemi Covid-19 ini. “Mereka tetap eksis, walaupun pesanan tak seramai biasanya. Namun pesanan tidak kurang hampir 20 setiap bulan,” jelasnya. Politisi PKB ini juga berharap, para IKM Batik Tamanan ini memberdayakan warga sekitar. Sehingga warga dapat penghasilan juga. “Harus pemberdayaan, apalagi di tengah pandemi ini,” saran Mansur. Sementara itu, salah seorang perajin Batik Tamanan, Andre mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan komisi II DPRD Bondowoso dan Diskoperindag. “Alhamdulillah, semoga sarana dan pemasaran produk kami bisa dibantu,” harap owner Ijen Batik ini. (cw1/lis)

Dandim 0822 Letkol Inf Jadi didampingi Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz meresmikan gedung MCK. bangunan tersebut, Jumat (3/7). Dalam sambutannya, Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz mengatakan ide pembangunan ini dari Dandim 0822. “Kami dapat informasi dari masyarakat bahwa MCK di dusun ini

masih minim,” katanya. Kemudian kapolres dan Dandim mencari solusi untuk mendirikan bangunan MCK di wilayah tersebut. “Semoga bisa bermanfaat, khususnya di Desa Sumber Salak,” kata Erick.

Erick berharap fasilitas ini dapat digunakan bersama dan dirawat dengan baik. “Karena jumlah kamarnya terbatas, maka diatur penggunaannya,” imbuhnya. Sementara itu, Dandim 0822 Letkol Inf Jadi menjelaskan, ke depan pembangunan MCK ini akan dilaksanakan di beberapa lokasi yang lain. Seperti di Sumber Wuluh dan beberapa lokasi lainnya. “Saya dan kapolres suka keliling kampung. Sebenarnya kampung-kampung yang belum dapat MCK banyak. Ke depan akan terus dilakukan, TNI-Polri peduli desa tertinggal,” paparnya. Menurutnya, program ini untuk saling membantu, khususnya daerah yang belum tersentuh bantuan pemeritah. “Ini untuk saling melengkapi, khususnya di sanitasi,” jelas Jadi usai peresmian.

Tiga PDP di Kabupaten Pasuruan Meninggal Pasuruan, Memorandum Tiga PDP (pasien dalam pengawasan) Covid-19 di Kabupaten Pasuruan meninggal dunia. Mereka yakni warga Kecamatan Prigen, Gempol, dan warga Pandaan. Hal ini disampaikan Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya. Untuk warga Prigen adalah seorang perempuan (40) dari Desa Sukolilo yang merupakan pasien RSPH Singosari. Ia didiagnosis pneumonia dan hasil rapid test menyatakan reaktif. Sedangkan warga Gempol adalah seorang laki-laki (31) dari Desa Kejapanan yang merupakan pasien RSUD Bangil, dan Warga Pandaan adalah seorang laki-laki (54) dari Desa Nogosari yang juga meninggal di RSUD Bangil. “Ketiga PDP Covid-19 yang meninggal dunia hari ini terdiri dari 2 pasien RSUD Bangil dan 1 pasien RS di luar Kabupaten Pasuruan, yakni di Singosari,” kata Anang di sela-sela kesibukannya, Jumat

Pemakaman salah satu jenazah pasien Covid-19.

(3/7) sore. Hingga berita ini ditulis, seluruh jenazah dari warga Kabupaten Pasuruan yang meninggal dunia dengan status PDP Covid-19 sudah dipulasarakan dan dimakamkan dengan menggunakan protocol kesehatan yang telah ditentukan. “Semuanya berjalan lancar dan masyarakat juga memahaminya,” singkatnya.

Kini, total ada 58 warga Kabupaten Pasuruan yang meninggal dunia dengan status PDP Covid-19. Sedangkan jumlah PDP Covid-19 pada hari ini bertambah 3 orang dari Kecamatan Lumbang, Prigen dan Winongan. Jumlah totalnya mencapai 266. Sementara untuk jumlah ODP Covid-19 ada 1.369 orang dan jumlah OTG 974 orang. (rul/lis)

Sidoarjo, Memorandum Aparat kepolisian menyebar untuk mencari informasi dan mengungkap pelaku penusukan hingga menyebabkan tewasnya Jerry Chris Biantoro (30), warga Jalan Petemon Barat RT 06/RW 14, Kelurahan Petemon, Surabaya di Jalan Raya By Pass Juanda, Sedati, Kamis (2/7). Empat saksi sudah diambil keterangannya. Mereka diketahui berada di lokasi kejadian dan sama-sama melihat balap motor liar saat peristiwa tersebut terjadi. “Pemeriksaannya dilakukan anggota Unit Reskrim Polsek Sedati. Keterangannya sudah didapatkan,” jelas Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, AKP Ambuka Yudha Hardi Putra, kemarin. Saksi terdiri dari 2 rekan korban yang waktu kejadian, sama-sama berangkat naik mobil untuk menonton balap liar di MERR. Sedangkan dua lainnya mengaku tidak kenal korban namun sempat melihat keributan yang ternyata penusukan berujung maut. Diberitakan sebelumnya, Jerry ditusuk orang tak dikenal sekitar pukul 03.30. Akibatnya, dia tewas saat dilarikan ke Rumah Sakit Terdekat. Korban terpisah dengan rekan-rekannya ketika berbaur dengan penonton balap liar lainnya hingga terjadi keributan antarpenonton di sebelah barat. Ricky, salah satu teman korban sempat mencari Jerry setelah keributan yang membuat penonton semburat. (wa/jok/epe)

Ulang Tahun

Sambungan dari halaman 1

Bahkan Trump menjadikan masker untuk mengejek capres lawannya: Joe Biden --yang selalu tampil mengenakan masker. Lihat wajah Biden, kata Trump, seperti pepes. Maka wartawan di Amerika pun ingin tahu: apakah Trump tetap percaya bahwa Covid-19 akan hilang sendiri dari muka bumi. ”I do, I do,” katanya. Kebohongan memang hanya bisa ditutupi dengan kebohongan yang lebih besar. Atau dengan meminta maaf. Tapi, rupanya, tidak ada kata ”maaf” dalam kamus Trump. Karena itu ia konsisten --bohongnya. Dulu Trump berpendapat Covid-19 --ia sebut sebagai kungflu-- lebih remeh dari flu biasa. Ketika ternyata lebih serius ia bilang obatnya sudah ditemukan.

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

Dijelaskannya juga, selama ini warga mandi dan BAB di sungai. “Di depan BAB dan di belakang mandi, ini tragis. Maka dibangun sanitasi ini,” papar Jadi. Pembangunan MCK ini, mendapatkan sambutan positif dari warga setempat. Salah satunya Nurul Hasan. “Kami mewakili warga Sumber Salak mengucap terima kasih kepada Pak Dandim dan Pak Kapolres,” ucapnya. Pembangunan MCK ini, kata dia, sangat bermanfaat bagi warga. “Awalnya kami mandi dan BAB di sungai. Sekarang tidak lagi. Ini sangat membantu,” ucap Hasan penuh syukur. Pantauan di lokasi, dalam peresmian MCK yang dibangun Kodim 0822 dan Polres Bondowoso ini juga dilakukan pemberian sembako kepada warga. (cw1/lis)

Polisi Buru Pelaku Penusukan di By Pass Juanda

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Komisi II DPRD Bondowoso meninjau IKM Batik di Kecamatan Tamanan.

Bondowoso, Memorandum Polres Bondowoso bersama Kodim 0822 terus bergandengan demi membantu warga agar tetap hidup sehat, khususnya di tengah Pandemi Covid-19. Salah satunya, yakni membangun MCK (mandi cuci kakus) bersama di salah satu desa terpencil. Pembangunan MCK tersebut terletak di Dusun Taman, Desa Sumber Salak, Kecamatan Curahdami, Bondowoso. Dusun ini berlokasi di kaki Pengunungan Argopuro. Dipilihnya dusun tersebut, karena salama ini warga setempat mandi, mencuci, dan BAB (buang air besar) di sungai. Dengan adanya sinergitas TNI-Polri, kini di dusun tersebut sudah memiliki MCK bersama. Kapolres AKBP Erick dan Dandim 0822 Letkol Inf Jadi, meresmikan

FOTO: MEMORANDUM/CW1

FOTO: MEMORANDUM/CW1

TNI-Polri Bangun MCK di Dusun Terpencil

Ketika diketahui itu hanya obat malaria, ia mengatakan sebentar lagi Covid-19 akan hilang --seiring dengan datangnya musim panas. Bulan Juli ini adalah puncak musim panas di Amerika. Justru di awal Juli ini terjadi lonjakan yang belum pernah terjadi di musim dingin sekali pun. Trump bergeming. ”Sebentar lagi juga akan hilang sendiri. Dan lagi vaksin anti Covid-19 segera datang,” begitu kurang lebih pendapatnya. Maka inilah 4 Juli (Sabtu besok) yang sangat berbeda di Amerika. Saya jadi ingin tahu bagaimana Trump merayakan ulang tahun kemerdekaan Amerika kali ini. Saya sudah ikut merayakannya Jumat pagi kemarin. Dengan cara memenuhi permintaan Konsulat Amerika di Surabaya:

menjadi pembicara tunggal di forum Live Instagram. Yang dihadiri oleh mereka yang pernah diundang ke Amerika oleh pemerintah Amerika. Saya diminta menceritakan pengalaman itu. Juga menjawab pertanyaan para pemirsa live IG. ”Siapa tahu masih ingat,” ujar Esti, staf di Konsulat Amerika yang menjadi moderator di forum itu. Tentu, saya masih ingat. Meski peristiwa itu sudah 35 tahun lalu. Itulah untuk kali pertama saya ke Amerika. Bukan main senangnya. Apalagi saya boleh ke mana pun. Saya diminta mengajukan daftar keinginan. Akan dipenuhi semua. Tentu saya tahu diri: lebih banyak minta ke kantor-kantor surat kabar. Termasuk ke surat kabar kecil di kota kecil di peda-

laman tengah Amerika. Tapi saya juga mengajukan permintaan ke tempat rekreasi: Disneyland dan Universal Studio. Dikabulkan juga. Saya pun dibawa ke Disneyland di Orlando, Florida. Juga ke Universal Studio di California. Saya juga mengaku --di forum live IG itu-- baru saat ke sana itulah saya tahu Amerika itu negara sangat besar --segala-galanya. Saya tahu Amerika itu hebat, tapi nilai hebat itu baru terasa ketika di sana. Harus saya akui --dan sudah sering saya akui-- Amerika, lewat undangannya untuk saya itu, telah mengubah peta persuratkabaran di Indonesia. Sepulang dari Amerika saya rombak-habis Jawa Pos. Termasuk ruang redaksinya. Juga komputerisasinya --pun sebelum

koran terbesar di Jakarta melakukannya. Bentuk ruang redaksi Jawa Pos --yang kemudian terpilih sebagai terbaik di dunia itu-- idenya dari kunjungan itu. Yang pertama pula menjadi koran berwarna. Cetak jarak jauh. Punya anak-anak surat kabar di semua kota. Dan banyak lagi. Sejak itu pula saya meneguhkan niat: tiap enam bulan harus ke Amerika. Untuk belanja ide. Amerika lah negara impian yang sesungguhnya. ”Terima kasih saya ke Amerika itu, harusnya saya tunjukkan sampai bersujud dan menangis di lantai,” kata saya di forum itu. Selamat ulang tahun Amerika! Saya merayakannya dengan sangat khusus: menerbitkan Harian DI’s Way. Yang bukan koran. Agar lebih bermakna --kalau jadi. (*)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Noor Arief, Syaifuddin, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Rahmat Hidayat, Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Indra Anugrah Hardiantoko, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-TubanBojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

SABTU WAGE, 4 JULI 2020 HALAMAN 6-7

Polisi Buru 7 Pemerkosa yang Membuat Janda Muda Akhiri Hidup

Lamongan, Memorandum Olahraga bersama dijadikan sarana untuk memupuk soliditas antar personel Polres Lamongan dan Kodim 018/ Lamongan. Apalagi, situasi pandemi Covid-19 membutuhkan kebersamaan dan kedisiplinan. Pemandangan itu FOTO: MEMORANDUM/RAS

impa Bunga terjadi pada Sabtu (27/6) dini hari lalu. Ia diperkosa secara bergiliran oleh 7 lelaki di tengah kegelapan hutan yang tak jauh dari rumahnya. Beberapa hari pasca kejadian, Bunga depresi akibat pemerkosaan itu. Rabu (1/7) lalu, seusai Magrib, Bunga nekad bunuh diri. Korban diduga menenggak cairan pembersih lantai. (ras/mik)

FOTO: MEMORANDUM/AND

Disinggung tentang target atau berapa pendaftar calon Akpol atau Tamtama, pihak Sumda sendiri tidak berani berspekulasi. “Dari sekian yang mendaftar, rata-rata adalah lulusan dari sekolah favorit di Lumajang dan masuk ranking lima besar. Sehingga, besar harapan kami mereka semua lulus dan menjadi polisi harapan masyarakat,” pungkasnya. (tri/mik)

Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, jika kesadaran masyarakat dalam memakai masker saat beraktivitas

sehatan dalam moda transportasi umum dan juga pentingnya menjaga keselamatan dalam berkendara. “Kami mengimbau kepada pengemudi angkutan umum untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19”, tutur Yonandha saat

memberikan sosialisasi. Protokol kesehatan yang dimaksud berupa keharusan memakai masker, kacamata, menyediakan hand sanitizer dan thermo gun. Hal itu dilakukan agar penyebaran virus Covid-19 bisa ditekan. “Pengemudi angkutan umum harap disiplin dalam pelaksanaan

protokol kesehatan”, tegas perwira dengan balok satu di pundak itu. Untuk diketahui, program Keselamatan Polri sudah dilakukan selama sebulan terakhir dengan menyasar para pengemudi transportasi umum. Yang ditargetkan, bisa memberikan sosialisasi dan bantuan insentif kepada sekitar 1.100 pengemudi. (and/har/mik)

Wujudkan Jatim Sehat Bermasker, Kapolres Bagikan Masker Gratis Mojokerto, Memorandum Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander membagikan masker gratis kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar Pasar Sawahan, Kecamatan Bangsal, Jumat (3/7). Pembagian masker gratis tersebut dalam rangka ‘Gerakan Jatim Sehat Bermasker dan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)’ new normal life. Kapolres Mojokerto beserta rombongan dengan berjalan kaki langsung turun ke dalam area Pasar Sawahan untuk membagikan masker kepada warga masyarakat yang sedang beraktifitas di area pasar. Target pembagian masker kali ini adalah para pedagang dan pembeli, anak-anak, sopir angkutan, pengayuh becak yang sedang mangkal, pedagang kaki lima sekitaran pasar dan supeltas. Bahkan tidak segan kapolres langsung memasangkan masker kepada warga yang tidak menggunakan masker sembari memberikan himbauan terkait protokol kesehatan yang benar-benar harus di patuhi oleh masyarakat

AKBP Dony Alexander membagikan masker kepada warga di pasar.

FOTO: MEMORANDUM/WAR

dalam melakukan aktivitas di luar rumah. “Hari ini kita bersama pejabat utama Polres Mojokerto melaksanakan pembagian masker kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di Pasar Sawahan Bangsal sekaligus menghimbau secara langsung kepada mereka pentingnya menjaga kesehatan dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan,” tutur Dony. Kapolres juga mengajak masyarakat yang

ditemuinya, untuk bersama-sama wujudkan Jatim sehat bermasker sekaligus menurunkan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Mojokerto. Yakni dengan disiplin melakukan protokol kesehatan yang saat ini dirasakan cukup efektif dalam melakukan pencegahan Covid-19, sekaligus pendisplinan masyarakat terkait adaptasi kebiasaan baru (AKB) new normal life. (war/mik)

di tempat publik masih tergolong sangat rendah. “Kami mengimbau agar disiplin menggunakan masker, sekal-

an igus kami membagikan masker gratis guna mendukung program Jatim Bermaskar er, Jatim Sehat,” ujar m mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya ini, kemarin. Hal ini dilakukan, lanjut Leonard, sebab di lapangan terutama area publik, kesadaran masyara-

ka atas pentingnya penggunaan kat m masker sangat rendah. “Oleh karena itu, terus kita lakukan upaya-upaya imbauan, upaya pendisiplinan terhadap penggunaan masker kepada m masyarakat terutama di ruang pu publik,” sambung Leonard. Penggunaan masker merupakan salah satu poin utama untuk menghapus dan mengakhiri

pandemi. “Harapannya, kami mengimbau, serta mengajak masyarakat untuk taat dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Khususnya penggunaan masker, karena itu adalah kunci pencegahan dari penularan Covid-19,” pinta kapolres. Sementara itu, dalam aksinya bersama kapolres, Kasubbag Humas Aipda Prasetyo Yunianto memiliki

harapan senada. “Kami juga berharap sekali masyarakat menaatinya. Karena ini untuk kebaikan kita semua, sehingga kita benar-benar bisa terhindar penyebaran Covid-19. Serta pemerintah juga dapat sesegera mungkin mengatasi dan memutus rantai penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Jawa Timur dan di Kota Blitar,” pungkas Prasetyo. (pra/mik)

Polrestabes Surabaya Imbau Masyarakat Melalui Stiker Protokol Kesehatan

FOTO: MEMORANDUM/AND

Ipda Yonandha Adi Yuliansyah memberikan sosialisasi di markas Satlantas Polres Gresik.

Blitar, Memorandum Polres Blitar Kota menggelar razia disiplin memakai masker di sejumlah pasar tradisional Kota Blitar sebagai upaya untuk mencegah dan memutus penyebaran mata rantai Covid-19, Jumat (3/7).

Surabaya, Memorandum Berbagai upaya terus dilakukan pihak kepolisian, TNI, dan pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19. Masih adanya sejumlah masyarakat yang tidak menghiraukan protokol kesehatan, turut menjadi perhatian. Salah satunya adalah pemberian stiker imbauan tentang protokol kesehatan yang ditempelkan kaca mobil patroli Satlantas Polrestabes Surabaya. Bukan tanpa alasan, karena selama ini mobil patroli dari kepolisian lah yang tidak luput dari pandangan masyarakat setiap waktu. “Yang kami prioritaskan untuk ditempeli stiker imbauan protokol kesehatan adalah mobil patroli dari Satlantas, Satsabhara dan Satbinmas Polrestabes Surabaya,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Eddison Isir melalui Kasubbag Humas AKP Muhammad Akhyar, Jumat (3/7) siang. Akhyar menjelaskan, tujuan

Bupati Maryoto Birowo memotong pita disaksikan AKBP Eva Guna Pandia bersama jajaran forkopimda.

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Mobil Satlantas Polrestabes Surabaya ditempel stiker imbauan.

dari penempelan stiker tersebut merupakan salah satu upaya kepolisian untuk memberikan edukasi ke masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan. “Mobil-mobil tersebutlah yang kerap dijumpai masyarakat. Nantinya bisa menjadi informasi,” lanjut dia. Akhyar berharap, dengan ad-

anya stiker tentang protokol kesehatan itu bisa segera menjadikan Kota Surabaya Zero Covid-19. “Kami sebagai pihak kepolisian berharap, agar supaya Kota Surabaya bisa pada zona hijau dan yang terpenting juga bisa zero Covid-19,” pungkas mantan Kaur Bin Ops Satreskrim Polrestabes Surabaya itu. (fdn/mik)

Satreskoba Polres Probolinggo Kota Beri Penyuluhan P4GN Prajurit TNI Probolinggo, Memorandum Selain pelajar dan masyarakat umum, prajurit TNI mendapat sosialisasi bahaya narkoba dan tes urine oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Probolinggo Kota di Makodim 0820 Probolinggo, Jumat (3/7). Selain tes urine, puluhan prajurit TNI mendapat sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kasatreskoba Polres Probolinggo Kota AKP Suharsono melalui PS Kaurmintu Bripka A Fauzan mengatakan, kegiatan ini sebagai bukti komitmen Kodim 0820 Probolinggo mendukung pencegahan, pemberantasan dan peredaran gelap narkoba. Menurutnya, pemberantasan narkoba memerlukan kepedulian semua pihak. “Narkoba adalah musuh kita bersama, untuk itu mari kita cegah peredaran narkoba di wilayah

Prajurit TNI Kodim 0820 Probolinggo melakukan tes urine.

hukum Polres Probolinggo Kota,” tegasnya. Sementara itu, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya mengatakan, hal itu sebagai bentuk keseriusan TNI untuk mendukung Polres Probolinggo Kota memerangi narkoba. “Kami memberikan apresiasi kepada prajurit TNI jajaran Kodim

0820 Probolinggo yang telah menjalankan penyuluhan P4GN dan tes urine dengan baik. Seluruh prajurit berkomitmen dalam memberantas narkoba. Dengan adanya pendekatan Polri bersama prajurit Kodim 0820 Probolinggo dapat memberikan wawasan tentang bahaya narkoba dan menjauhinya,” tutur Ambariyadi. (mhd/mik/mik)

Kapolres dan Forkopimda Tulungagung Resmikan Masjid Tangguh

Tulungagung, Memorandum Masjid Jami Al Munawar Tulungagung menjadi tempat ibadah pertama berlabel tangguh di Kota Marmer yang diresmikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tulungagung, Jumat (3/7). Peresmian itu dihadiri Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, Bupati Maryoto Birowo, perwakilan Kodim 0807 Tulungagung serta sejumlah tamir masjid Al Munawar, dan perwakilan Kemenag Tulungagung. Kapolres Eva Guna Pandia mengatakan, efektifitas pembentukan unit-unit tangguh seperti kampung tangguh, pondok pesantren tangguh, pasar hingga terminal, dan stasiun tangguh merupakan perintah

Kapolda Jawa Timur. Dengan ditetapkannya sebagai unit tangguh, maka secara otomatis masyarkat yang beraktivitas di dalamnya wajib menerapkan protokol kesehatan. Imbasnya, masyarakat akan terbiasa sekaligus beradaptasi menuju new normal. “Ini salah satu cara mempersiapkan masyarakat menuju new normal, dengan mengetatkan aturan protokol kesehatan,” ujar Pandia, kemarin. Kapolres juga meminta anggotanya di masing-masing polsek untuk memantau penerapan physical distancing dan social distancing di masyarakat. Sebab saat ini disiplin adalah vaksin utama untuk mencegah corona.

“Jam malam masih terus dilakukan. Polsek-polsek juga kita minta untuk melakukan hal yang sama. Bagi pelanggarnya akan dikenakan kerja sosial,” jelas kapolres. Sementara itu, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, penetapan masjid Al Munawar sebagai tempat ibadah tangguh merupakan wujud persiapan menuju new normal. Sehingga masyarakat bisa beribadah seperti biasa, dengan protokol kesehatan. “Seperti kita ketahui, saat ini kita beradaptasi menuju new normal. Maka kita siapkan semuanya agar bisa kembali seperti semula. Namun tetap mengedepankan protokol kesehatan,” ungkapnya. (fir/mad/mik)

Simpan Sabu, Warga Kebonagung Diringkus Polisi Pasuruan, Memorandum Satreskoba Polres Pasuruan Kota meringkus pelaku yang kedapatan menguasai dan menyimpan narkotika jenis sabu di depan Gang Melon, Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Kamis (2/7) sekitar pukul 01.15. Pelaku yang diamankan petugas bernama M Zulqoiri Ednan alias Toyas (24), warga Jalan Margo Turono, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Pasuruan. Kasatreskoba Polres Pasuruan Kota AKP Nanang Sugiyono mengatakan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa di sekitar Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, sering terjadi transaksi peredaran narkotika jenis sabu. “Dari Hasil laporan warga, kami bersama anggota melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan satu pelaku di gang Melon,” jelas Nanang. Dari tangan pelaku petugas mengamankan barang bukti berupa 1 klip sabu 0,26 gram dan uang tunai Rp. 50.000,- dari saku pelaku saat dilakukan penggledahan.

FOTO: MEMORANDUM/RUL

jadi wewenang dari Pihak Polda Jatim,” ujar Kompol Khusnul. Dijelaskan olehnya, untuk peminat pendaftar polisi tahun ini tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya. Untuk tahun 2020, pendaftar akademi kepolisian (Akpol) sebanyak 18 pendaftar. Sedangkan Tamtama 11 pendaftar. “Sedangkan untuk Bintara, nanti kami menunggu petunjuk dari Mabes,” tegasnya.

Kapolres Blitar Kota Ajak Masyarakat Disiplin Bermasker

M Zulqoiri Ednan alisa Toyas.

“Kini barang bukti dan pelaku kita bawa ke Mapolres Pasuruan Kota guna proses lebih lanjut dan pelaku kami jerat dengan Pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayat 1 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Nanang. (*/rul/mik)

Malang, Memorandum morandum memberikan kontribusi posti if terpostif tas masyarakat dalam hadap penanga anan Kreativitas penanganan pencegahan mendirikan dan mengelola Kampung meru (KTS) di wilayah hupenyebaran Tangguh Semeru alang mendapatkan apresid kum Polres Malang Covid-19 di asi Kapolres Malang AKBP Hendri Umar. wilayah hu-Apresiasi ini diberikan bersamaan kum Polress kuran HUT ke 74 Bhayangdengan tasyakuran Malang. lres Malang yang dikara di Mapolres saksikan oleh jajaran Forkopimn Malang. da Kabupaten ndri Umar meAKBP Hendri n, apresiasi nyampaikan, vasi terhadap inovasi dan kreativitas KTS ini perlu dilakukan sebagai usan Polres bentuk keseriusan dorong adMalang mendorong g dilakukan anya KTS yang masyarakat. asyarakat “Agar masyarakat mangat unterus bersemangat ingkungan tuk menjaga lingkungan elalui prosekitarnya melalui ng Tangguh gram Kampung ngnya. Semeru,” terangnya. Adanya KTS ini AKBP Hendri Umar

FOTO: MEMORANDUM/ARI

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Suasana rikmin terpadu yang dilakukan di halaman mapolres.

pe persayaratan penerim maan Akpol dan Tamtama di diseleggarakan di lantai 2 gedung Sarpras Polres Lumajang pada Kamis (2/7) secara zoom metting. Selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan administrasi (rikmin) ulang tentang tinggi badan mulai tanggal 3 hinga tanggal 4 Juli. “Semua data akan dikirim ke Polda Jatim sehingga sudah men-

Kapolres Malang Apresiasi Inovasi Kampung Tangguh Semeru

FOTO: MEMORANDUM/PRA

AKBP Leonard M Sinambela bersama jajaran mengimbau pedagang dan pengunjung pasar disiplin memakai masker.

Satlantas Gresik Lanjutkan Program Pelatihan Keselamatan Jilid III Gresik, Memorandum Guna melanjutkan program Pelatihan Keselamatan Polri tahap III, 70 orang terdiri dari pengemudi bus, ojek konvensional, truk, dan angkot mendapatkan sosialisasi new normal dari Satlantas Polres Gresik, Jumat (3/7). Di ruang tunggu pembuatan SIM markas Satlantas Gresik itu, mereka diberi imbauan dalam melaksanakan aktivitas di tatanan new normal yang sudah mulai diberlakukan. Dengan berlakunya new normal, moda transportasi mulai bisa beroperasi kembali. Untuk memberikan sosialisasi, Kasatlantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra melalui Kanit Dikyasa Ipda Yonandha Adi Yuliansyah bersama jajaran turun langsung dalam kegiatan tersebut. Ia juga menekankan pentingnya penerapan protokol ke-

adalah bola voli, tenis meja, serta bulu tangkis. “Selain sebagai ajang menjaga imunitas tubuh, olahraga bersama ini juga sebagai sarana menjaga soliditas dan kekompakan antar personil di tengah tugas bersama menghadapi pandemi covid-19,” kata Harun. Danrem pun menyatakan kesiapannya dalam bersinergi dengan polres untuk mewujudkan wilayah yang aman dan kondusif. (and/har/mik)

AKBP Harun bermain bulu tangkis bersama anggota.

FOTO: MEMORANDUM/FDN

tujuh lelaki bejat yang memperkosa Bunga secara bergiliran. Keluarga minta kasus diusut tuntas melalui proses hukum yang seadil-adilnya. “Jika para pelakunya tertangkap, kami menuntut mereka supaya dihukum seberatberatnya. Agar punya efek jera,” pinta Syamsul Hadi, Ketua PMK. Sekadar diketahui, peristiwa yang men-

Polres Lumajang Gelar Rikmin Terpadu Calon Akpol dan Tamtama Lumajang, Memorandum Bag Sumda Polres Lumajang melaksanakan periksa administrasi (rikmin) terpadu dalam rangka penerimaan peserta calon anggota Polri (Akpol dan Tamtama) tahun 2020 Polres Lumajang di halaman mapolres, Jumat (3/7). agi Pada kesempatan pagi ar kemarin, para pendaftar yang berjumlah puluhan peserta tersebut melakukan pendataan ulang termasuk kesi lengkapan administrasi nggi dan mengukur ulang tinggi badan. Hasilnya, hampir semua peserta dinyatakan layak dan lolos seleksi awal, yang kemudian akan dilimpahkan ke Polda Jatim. Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa melalui Kabag Sumda Polres Lumajang Kompol Khusnul Khotima menjelaskan, giat itu menindaklanjuti fakta intergritas tentang

nampak dilakukan personel Polres dan Kodim Lamongan, Jumat (3/7). Kapolres Lamongan AKBP Harun memimpin langsung sejumlah personilnya ke Makodim 018 disambut Dandim Kolonel Inf Sidik Wiyono. Setelah bertegur-sapa, mereka melanjutkan aktivitas olahraga bersama. Selain senam, olahraga bersama yang dilaksanakan

AKBP Rama Samtama Putra menerima keluarga korban, tokoh masyarakat, dan komunitas mahasiswa untuk audiensi.

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Bangkalan, Memorandum Satreskrim Polres Bangkalan masih terus memburu tujuh pemerkosa Bunga (20), janda muda asal Desa Bandang Lao, Kecamatan Kokop, Bangkalan, hingga akhirnya membuat ibu satu anak ini mengakhiri hidup secara tragis beberapa hari lalu. “Kami optimis dalam waktu dekat mereka akan segera tertangkap. Sebab Polres sudah mengantongi nama tiga dari tujuh pelaku kejahatan asusila itu,” tegas Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra meyakinkan keluarga korban bersama tokoh masyarakat dan komunitas Persatuan Mahasiswa Kecamatan Kokop (PMK) saat mendatangi mapolres, Kamis (2/7). Saat ini, lanjut Rama, anggotanya siang dan malam terus memburu para lelaki bejat itu. Ia berjanji akan memproses dengan seadil-adilnya. “Percayalah, pasrahkan saja upaya ungkap kasus ini kepada polisi. Insya Allah tak lama lagi akan terungkap,” pungkas Rama. Dihadapan kapolres, keluarga korban menuntut agar polisi sebagai aparat penegak hukum sesegera mungkin menangkap

Pupuk Soliditas, Polres-Kodim Lamongan Olahraga Bersama

a dapat da Juga meminimalisir adanya tind dak k tindak kriminalitas. Apr Apresiasi ini diberikan kepada pem mena Kampung Tangguh Semepemenang ru u, yait ru, yaitu Kampung Tangguh Semeru Jll Adi Santoso, Kelurahan Ardirejo, Keca K Kecamatan Kepanjen dan Pondok Pesa P Pesantren Tangguh An - Nur I, K Desa Krebet Senggrong, Kecamatan Bululawan Bululawang. Bersam Bersamaan itu diserahkan hadiah pem untuk pemenang video KTS pada Daniar Te Hafri Tema Urip Iku Urup (Juara I), Kam Kampung Tangguh Semeru Kalire (Juara II) dan Hasby Tema rejo KTS Mulyo agung (Juara III). Selain itu, penghargaan program KTS kategori Umum pada Pondok Pesantren An - Nur I Desa Krebet Senggrong, Ke Kecamatan Bululawang (Juara 1), Pasar S Sumberpucung, Kecamatan Sumberpu Sumberpucung (Juara II) dan PR.Trubus Alami, Kec Kecamatan Pagelaran (Juara III). Semen Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Ma Malang Iptu Bagus Wijanarko menyebut menyebutkan, hal itu sebagai bentuk pengharg penghargaan pada masyarakat yang telah berpe berperan pada KTS. (*/ari/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU LEGI, 4 JULI 2020 HALAMAN 8

Agus Mulyadi

Zahratun dan Syamsul Arifin serta barang bukti yang diamankan di Mapolres Sumenep.

Torjun Satu-satunya Zona Hijau di Sampang Sampang, Memorandum Satu dari 14 kecamatan di Kabupaten Sampang, masih bertahan di zona hijau kasus covid-19. Yakni Kecamatan Torjun. Sedangkan Kecamatan Tambelangan masuk zona kuning setelah ada satu kasus pasien dalam pengawasan (PDP). Juru Bicara Satgas Penanganan Bencana Non Alam dan Percepatan Penanganan Covid-19 Sampang, Djuwardi menyampaikan, angka tertinggi kasus pasien positif terpapar virus corona berada di wilayah Kecamatan Kota. “Jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 58 kasus. Terendah di Kecamatan Pangarengan dan Sokobanah, masing-masing pasien positif ada satu kasus,” terangnya, Jumat (3/7). Seluruh pasien yang dinyatakan positif covid-19, tertular dari berbagai klaster. Seperti puskesmas, rumah sakit, Santos (perusahaan tambang), dan pasar. Total positif mencapai 111 kasus, 70 dirawat, 31 pasien sembuh, dan 10 orang meninggal. Selain itu, gugus tugas juga merilis sedikitnya enam dokter di Sampang dinyatakan positif berdasarkan hasil uji laboratorium dari Kemenkes (kementerian kesehatan) RI. “Keenam orang dokter yang positif terpapar ini bertugas di sejumlah puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Sampang,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (dinkes) Sampang Agus Mulyadi. Dari enam orang yang terkonfirmasi positif terpapar, satu di antaranya telah meninggal dan dikebumikan menggunakan protokol covid-19. “Sedangkan 5 dokter lainnya kini masih menjalani perawatan di RSUD dr Muhammad Zyn Sampang. Mereka yang terpapar merupakan dokter umum sebanyak lima orang dan seorang dokter spesialis anak,” katanya, menjelaskan. (*/hp/epe)

Wanita Jebolan SD Bisnis Sabu Sumenep, Memorandum Kerja keras personel Satresnarkoba Polres Sumenep selama dua hari beruntun mengungkap peredaran narkoba jenis sabu di wilayahnya, membuahkan hasil. Menariknya, satu dari dua kasus beda tempat yang diungkap, ternyata jaringan yang dikendalikan oleh Zahratun (30), wanita cantik jebolan SD asal Dusun Kolor, Desa Bringin, Kecamatan Dasuk. Sedangkan satu kasus lainnya mengamankan Syamsul Arifin (21) asal Dusun Dapenda Temor, Desa Dapenda, Kecamatan Batang-batang. Penangkapan pertama informasi masyarakat menyebut Syamsul Arifin kerap melakukan transaksi sabu di wilayah Batang-batang. Satresnarkoba kemudian melakukan penyelidikan intensif gerak-geriknya. Diketahui tersangka akan melakukan transaksi Rabu (1/7) sekitar pukul 18.30. Informasi itu langsung ditindaklanjuti dengan melakukan penyanggongan. “Di pinggir jalan raya desa

setempat setelah ciri-ciri maupun gerak-geriknya terlihat mencurigakan aparat melakukan upaya paksa dengan melakukan penangkapan disertai penggeledahan,” beber Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S, Jumat (3/7). Dari penggeledahan, aparat menemukan sabu dalam kantong plastik dan sedotan plastik warna hijau kombinasi putih yang digenggam tangan kiri Syamsul. Beratnya ketika ditimbang sekitar 0,38 gram. Sehari berselang, sekitar pukul 13.45, satresnarkoba menangkap Zahratun yang sepak

Kasus di Sumenep Terendah di Madura Sumenep, Madura Kendati kembali bertambah tiga kasus pada Jumat (3/7), sehingga total menjadi 92 kasus covid-19, namun Kabupaten Sumenep tetap jadi yang terendah jumlah pasien positif di banding 3 kabupaten lain di Madura. Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya menyebutkan, dari 27 kecamatan, kasus menyebar di 17 kecamatan yang sudah ditetapkan sebagai daerah berstatus zona merah. “Sisanya, 10 kecamatan zona hijau,” kata Ferdiansyah kemarin.

Tiga kasus baru positif, yakni pasien nomor 95 pria asal Kecamatan Pasongsongan yang merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) RSUD Pamekasan. Dia meninggal 2 Juli 2020 di RSUD Pamekasan. “Hasil swab positif covid-19, namun baru keluar 3 Juli,” terangnya. Selanjutnya, pasien nomor 96 perempuan (27) warga Kecamatan Kalianget. Bekerja sebagai karyawan swasta di Surabaya dan sempat dirawat di ta di Surabaya dan rumah sakit swasta dilakukan swab. Kemudian pulang il swab dinyatakan ke Sumenep. “Hasil

positif Covid-19,” tambahnya. Pasien nomor 97, perempuan (15) warga Kecamatan Talango. Menjalani pemeriksaan swab pada 28 Juni 2020 di RSI Garam Kalianget. Hasil swab dinyatakan positif. “Pasien nomor 96 dan 97 akan dilakukan perawatan intensif di RSUD dr H Moh Anwar,” ujarnya. Data keseluruhan perkembangan pasien positif covid-19 di Madura hingga kemarin, urutan pertama ditempati Bangkalan dengan 236 orang, lalu Pamekasan 121, Sampang 111, dan Sumenep 92. (*/uri/epe)

Enam Pasien Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh Pamekasan, Memorandum Enam pasien yang terkonfirmasi positif terpapar covid-19di Kabupaten Pamekasan, dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan intensif. “Dengan adanya enam pasien yang sembuh ini, maka jumlah pasien covid-19 yang sembuh menjadi 30 orang,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pamekasan, Sigit Priyono, Jumat (3/7). Ia menjelaskan, keenam pasien yang sembuh berinisial C (laki-laki/40) asal Kecamatan Pamekasan, SH (perempuan/51) asal Kecamatan Pamekasan, dan S (perempuan/56) juga asal Kecamatan Pamekasan. Selanjutnya, M (laki-laki/52) asal Kecamatan Pamekasan, L (8) asal Kecamatan Pamekasan, dan A (52) asal Kecamatan Pademawu. Selain mengumumkan adanya pasien positif yang sembuh, gugus tugas juga mengumumkan adanya empat pasien baru yang terkonfirmasi positif. “Pasien positif baru ini dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Larangan dan Pamekasan,” kata Sigit. Dua pasien baru itu dari Kecamatan Larangan berinisial M (43), dua dari Kecamatan Pamekasan masing-masing berinisial N (45) dan H (69). “Kasus positif covid-19 berikutnya dengan korban meninggal dunia,” kata Sigit. Menurut dia, pasien positif yang meninggal dunia berinisial B (45) asal Kecamatan Palengaan. “Pemakaman pasien yang meninggal dunia ini menggunakan protokol kesehatan oleh tim medis Pemkab Pamekasan,” jelasnya. Berdasarkan data tim Gugus Tugas Pencegahan Penanganan Covid-19 Pemkab Pamekasan, hingga 3 Juli 2020, total warga Pamekasan yang terpapar virus corona sebanyak 121 orang dengan jumlah pasien dalam pengawasan sebanyak 108 orang.(*/sjk/epe)

Ilustrasi

terjangnya dalam mengendalikan bisnis sabu cukup tenar di kalangan penggemarnya. Setelah dilakukan lidik secara intensif, diketahui bersangkutan akan transaksi sabu di rumahnya. Tidak ingin kehilangan jejak, aparat langsung menggerebek Zahratun di dapur rumahnya. Wanita berparas cantik itu tidak berkutik karena ditemukan ketika tengah menimbang dan membagi sabu dalam beberapa paket. Total sabu yang diamankan aparat seberat 3,34 gram, berikut uang tunai Rp 300 ribu dan timbangan elektrik. Tidak hanya memutar bisnis sabu, Zahratun ternyata juga penggemar kristal haram. Indikasi itu terlihat dari seperangkat alat hisap berikut kompornya. “Keduanya terancam dikenakan pengetrapan Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) undang -undang RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika,” sebut AKP Widiarti. (uri/epe)

FOTO: MEMORANDUM/IST

FOTO: MEMORANDUM/URI

FOTO: MEMORANDUM/IST

BBIRO BI ROO M MADURA ADUR AD DUR URA RA RAYA AYYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, PPamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul nul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Syaiful Rahman

Coklit Pilkada 2020 Hanya Sampai RT Sumenep, Memorandum Tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) pemilih pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 9 Desember 2020 mengalami perubahan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat ini hanya melakukan coklit berbasis RT/RW. Biasanya, coklit pemilih sebelum menetapkan DPT dilakukan dari rumah ke rumah. Tapi kebijakan itu berubah karena mempertimbangkan masa pandemi covid-19. “Pola kerja coklit sekarang cukup hanya ke ketua RT atau RW saja. Ini untuk meminimalkan kontak langsung dengan warga di masa pandemi covid-19,” ujar Divisi Perencanaan dan Data KPU Sumenep, Syaiful Rahman, Jumat (3/7). Menurut dia, saat ini petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) tidak perlu lagi datang ke rumah-rumah warga untuk melakukan pencermatan atau penelitian. Karena ketua RT atau RW sebenarnya sudah paham kondisi warganya. “Jika ditemukan data bermasalah, PPDP baru akan datang ke rumah yang bersangkutan dengan tetap menekankan pada protokol kesehatan. Prinsipnya pelaksanaan tahapan pilkada di masa pandemi covid-19 menuntut KPU membuat beberapa skenario dengan menyesuaikan pada protokol kesehatan,” urai Syaiful. Selain itu, Syaiful mengaku bahwa PPDP yang melakukan coklit nanti diharuskan menggunakan APD. Seperti masker, sarung tangan, hand sanitizer wajib dipakai. “Kita akan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk melaksanakan semua tahapan pilkada,” tandas dia. Tahapan pelaksanaan coklit untuk Pilkada Sumenep dimulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2020. Saat ini KPU melalui panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) masih mempersiapkan pembentukan PPDP. (aan/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

TRENGGALEK

SABTU LEGI, 4 JULI 2020 HALAMAN 9

KABIRO TRENGGALEK: Hamzah Abdillah. WARTAWAN: Agus Purwanto, Ahmad Yulis. ALAMAT : Jalan Wr Supratman Gang Parangjanoko no 4, Kelurahan Sumbergedong, Kec/Kab Trenggalek.

Warga Watulimo Tuntut TKD Dikembalikan Hal itu terungkap setelah 25 perwakilan warga diterima camat Watulimo, danramil, kapolsek, dan Pj Kepala Desa Watulimo di Kantor Desa Watulimo, Kamis (2/7). Meski belum menemui hasil yang menggemberikan bagi warga, namun setidaknya aksi tersebut mendapatkan dokumen kepemilikan tanah berdasar leter C.“Alhamdulillah, ternyata benar memang tanah tersebut awalnya di dokumen desa adalah milik desa,”tegas Ketua FPD Sunaryo. Sunaryo mengatakan pihaknya telah lama meminta ditunjukkan dokumen letter C tersebut tetapi baru kali ini pihak desa memberikan. “Sejak lama kami meminta, tapi ada saja alasan pihak desa yang enggan memberikan data itu,” katanya. Sunaryo dan kawan-kawannya menduga tanah tersebut sebelumnya disalahgunakan untuk kepentingan pribadi sehingga berubah statusnya menjadi hak milik. “Kami meminta agar pemerintah Desa Watulimo untuk mengembalikan tanah kas desa tersebut karena prosesnya diduga cacat prosedur,” ucapnya. Sunaryo mempertanyakan tanah kas desa seluas 616 meter persegi yang saat ini sudah berpindah tangan orang lain tanpa melalui prosedur yang jelas. Hal itu sesuai fakta dokumen atas tanah kas Desa Watulimo. “Tanah itu tanah kas desa. Hari ini disaksikan oleh pihak forkopimcam, pemdes, BPD dan warga, sehingga permasalahan ini sudah terang benderang,” tegasnya. Sedangkan Sunardi, salah satu

FOTO: MEMORANDUM/AGUS PURWANTO

Trenggalek, Memorandum Warga Desa/Kecamatan Watulimo yang tergabung dalam Forum Peduli Desa (FPD) menggelar aksi menuntut dikembalikannya tanah kas desa (TKD). Sebab, diduga TKD telah diserobot seseorang hingga beralih menjadi sertifikat hak milik.

Pertemuan Forpimcam Watulimo bersama FPD Watulimo soal tanah kas desa.

belum dikembalikan ke desa sebagai tanah kas desa. ” Warga hanya meminta dikembalikannya tanah kas desa yang saat ini telah berpindah tangan dan sudah bersertifikat hak milik pribadi,” harapnya. Sementara itu PjKepala Desa Watulimo Agung Wukirno mengatakan,

saksi hidup atas permasalahan ini, menuturkan bahwa pada 8 Juli 1998 pernah melakukan aksi demo terkait tuntutan pengembalian tanah kas desa. Waktu itu pejabat desa yang lama membuat surat pernyataan yang isinya sanggup untuk menyelesaikan persoalan sertifikat tanah ke status semula sebagai tanah kas desa, Namun,

aspirasi yang disampaikan warga terkait tuntutan dikembalikannya tanah kas desa, ia sangat mendukung. Selanjutnya akan dirapatkan dengan pihak BPD. “Kami mendukung apa yang diaspirasikan warga dan akan dirapatkan dengan pihak BPD. Namun, harus tetap melalui mekanisme peraturan

yang berlaku,” ujarnya. Camat Watulimo Edi Santosa yang turut hadir dalam pertemuan tersebut mengapresiasi warga Desa Watulimo yang menyalurkan aspirasi dengan cara santun,damai dan tetap menaati protokol kesehatan di saat pandemi corona seperti saat ini. Namun terkait apa yang menjadi tuntutan warga, pi-

haknya mengharap untuk menunggu hasil rapat desa. “Kami apresiasi warga yang menyampaikan aspirasi dengan cara damai dan santun, namun untuk selanjutnya kami berharap warga bersabar menunggu hasil rapat desa,”pungkas Camat Edi Santosa. (gos/ham/udi)

FOTO: MEMORANDUM/AGUS PURWANTO

Karyawan Pabrik Terpapar Covid-19

dr Murti Rukiyandari

RUMAH DIJUAL Jual rumah. UK: 7,5 x 16 m,2 lantai, SHM, Jl. Semolowaru Utara 1, Sukolilo SBY, Mobil Masuk. Hub: 081905023580 ( tlp Wa)

SIDOARJO TANAH DIJUAL Jual Rmh yk.10x12 m2 KT.5 SHM Ada Garasi Mobil. Jl Rajawali No.26 (Perum Rewwin) Sidoarjo. Hrg 1 Milyar (Bs Ne go) Listrik 1300 watt. PDAM + AC. Hub: 0813 3222 4306 0822 2351 1599.

MALANG TANAH DIJUAL Jual Tanah Kavling luas 410m2 dekat daerah wisata pasar Lawang.300 Jt AJB terpasang Listrik 1.300 watt WA:081335776262, 081333477677.

ANEKA KEBUTUHAN ELEKTRONIK DIJUAL

AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK- 2PK) 350 watt Hub: 0851009 95098/ 0315012481 Persewaan AC.

PELUANG KERJA JUALAN Face Shield & Masker Kain Harga Grosir (Melayani instansi / Kantor & Sekolah)

HUB: 081232 666 027

SERVICE

CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 45 Freon 75, Bongkar 125 / Pas 175. Ahli kipas, msn cuci, Central/Chiler, Casetta, Whiter, Dispenser, P.air, TV, DVD, dll.J/B AC bekas. Kjrn:0315150.3333 Rkt:0851.0777.7754 Myjen 031-5150.3332

Trenggalek, Memorandum Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Trenggalek dr Murti Rukiyandari kembali mengumumkan penambahan satu kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Trenggalek, Kamis (2/7) malam. Tambahan satu pasien Covid-19 ini laki-laki (37) dari Desa Sukowetan, Kecamatan Karangan. Selanjutnya disebut sebagai pasien ke-28 Trenggalek. “Pasien 28 adalah seorang karyawan pabrik di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Pada 13 Juni, pasien 28 berencana pulang ke Kabupaten Trenggalek menggunakan pesawat terbang sehingga melakukan pemeriksaan rapid test di Kota Mataram dengan hasil non reaktif,” ungkapnya. Sesampai di Bandara Juanda Surabaya kemudian melanjutkan

00.4/07-8/08

SALON MOBIL SALON MOBIL + POLES MOBIL PANGGILAN Poles Body Full * Poles Kaca Full * Interior Jok, Plafon, Dortrim, Karpet

600 rb

*EKSTERIOR*R MESIN * SELA PINTU * KACA B.JAMUR * VELG BAN

Hub: HP/WA : 081259690318 Menerima Area salain Surabaya!!

PENGOBATAN

38.2/7-5/8

PIJAT KEBUGARAN 38.10/6-15/07

MASSAGE FOR WOMEN HUB: WA 0822- 3034-4471.

WORO-WORO!!!

LOWONGAN 38. 4/7-8/08

Dicari Customer Service dan design Kirim lamaran ke Prima Advertising Jl.Ngagel Jaya Selatan No.102 Sby.

SHOWROOM

Rumah Pijat 27 sudah buka lagi seperti biasa !!! Tetap ada diskon Mandi uap free Protokol kesehatan . Anda wajib pake masker cuci tangan masuk ke bilik steril suhu badan diukur thermo gun Tangan/ punggung disemprot dengan sanitazi dll Semua sudah kami siapkan agar aman & nyaman ! Hub 031 5465030 38.10/6-10/11

KEHILANGAN

Dicari Tukang AC mobil berpengalaman Hub:Pak Slamet 082131330737,Jl Ngagel baru 2/93 Sby

00.15/6-18/07

38.22/06-25/07

TELAT BULAN.....? DIJAMIN TERATASI AMAN DAN LANCAR TAMPA EFEK SAMPING KONSULTASI GRATIS HUB: 38.20/06-23/07

PARANORMAL AHLI Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-5490592/ 081229729706 (tdk terima SMS).

perjalanan ke Trenggalek dengan menggunakan travel bersama 3 orang penumpang lain dengan tujuan Blitar dan Tulungagung. “Pasien 28 tiba di Desa Sukowetan dalam kondisi sehat dan selanjutnya melakukan isolasi mandiri,” tuturnya. Kemudian 27 Juni, pasien 28 berencana kembali ke Mataram lalu pergi ke toko seluler di Kota Trenggalek untuk membeli handphone dan dilanjutkan pergi ke klinik swasta untuk mencari surat keterangan sehat sebagai persyaratan perjalanan. “Di klinik tersebut pasien 28 dilakukan pemeriksaan rapid tes dengan hasil reaktif,” tegas dia. Selanjutnya dokter di klinik menyampaikan informasi tersebut kepada Ketua Satgas Covid-19 Puskesmas Karangan.“Pada hari itu juga Puskesmas Karangan menindaklanjuti laporan

0812.9462.6507 0821.4055.1840 40.26/06/28/07

BHN BANGUNAN URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensia koral, Bata Merah/Bata Pres MRH/Bata Umpak/Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick up / Borongan Wil Sby Timt. Hub: 081331583815/085102880022.

Hilang STNK Spd Mtr Honda th’2013 Hitam M-2704-HF An.Bedrus Soleh D/a. Dsn. Morkepek Tengah Ds Morkepek Labang Bangkalan.

HILANG BPKB ASLI MBL HND CITY TH.08 L.1337.LX AN.ANGELA FAUTINA KARTONO JL.ARGOPURO 40 SBY KA.MRHGD86-707P840392 SIN. L15A26801038.

tersebut dengan melakukan tracing kasus ke Desa Sukowetan lalu pasien melaksanakam isolasi mandiri di rumah,” ungkapnya. Dokter Murti menambahkan pada 28 Juni 2020, pasien 28 diantar untuk dilakukan pengambilan tes swab ke RSUD

Trenggalek kemudian melanjutkan isolasi mandiri di rumah.“1 Juli 2020 hasil swab keluar dinyatakan positif Covid-19 dan pasien dipindahkan isolasinya ke Asrama Covid 1 Kabupaten Trenggalek,”imbuhnya. (gos/ham/udi)

KEHILANGAN

KEHILANGAN

Hlg BPKB Honda L-6039-VN An.Anggrita Nurfajar Lestari D/a.Pakis Gunung 2-A/33 Surabaya.

HILANG STNK HONDA SCOPY W 4766 OC (ISTIQOMAH. SPD) 081334324477.

Hilang STNK R2 HND nopol W 6279 PS an. Setyowahyudi SE jln.Sedati Agung 3 RT 007 RW 001 Ds. Sedati Agung SDA.

HILANG STNK YAMAHA VEGA ZR W-2427-SZ (MARIA ULFA) 081357678254.

Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.143264.K PT.DEWI SRI PUTRA JL.TANJUNG PRIOK 29 BLOK E-22 SBY. HILANG BPKB MTR HND TH.18 L.5029.MK AN.ABNER MELKIANUS MEIKAMENG JL. MENANGGAL 3/30 SBY KA.MH1KC8216GK-054464 SIN.KC82E1054815. Hlg STNK Ymh 5LM Htm ‘2003 L-3979-LK An.Sundari Dra. M.Pd D/a.Jagir Sidoresmo 6/36 Sby. HILANG BPKB ASLI MBL DAIHATSU TH.94 L.8094. VQ AN.RIMAN JL.TAMBAK DLM BARU 4/14 SBY KA.S89099805 SIN.9099805 Hilang STNK Motor Honda NF125D th’2004 Nopol L-2983EL An.Handoko Arnan Mursidi Manyar Kertoarjo 8/8 Sby.

HILANG STNK HONDA SCOPY W-3569-ZJ (SHINTA PRADITASARI) 081334070785 HILANG BPKB HONDA SCOPY W-4082-SZ SITI ROMLAH) 081357898725. Kehilangan STNK W6932LQ th. 2011 An. Suliati Ds. Balongmojo RT 3/3 Benjeng Gresik Kehilangan STNK W3570LV th. 2013 An. Sutik Haryati Ds. Mambung lor Rt 01/01 Banjar agung Balong Panggang Gresik Kehilangan STNK W2697CM th. 2014 An. Marno Dsn. Gading RT 14/05 Ds. Cangkir Driyorejo Gresik Kehilangan STNK W3619LC th. 2013 An. Wartono Ds. Banter RT 5/3 Benjeng Gresik


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SABTU LEGI, 4 JULI 2020 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Pemuda Kebondalem Kurir Sabu Mojokerto, Memorandum Satreskoba Polres Mojokerto meringkus seorang kurir narkotika jenis sabu-sabu. Adalah Mulyawan Ainul Yaqin alias Trubus (22), warga Desa Kebondalem, Kecamatan Mojosari.

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab bersama rombongan mengecek GKJW Mojowarno.

Bupati Jombang Cek GKJW Mojowarno Untuk Memulai Peribadatan Jombang, Memorandum Bupati Jombang, Hj MundjidahWahab bersama Komandan Kodim (Dandim) 0814 Jombang, Letkol Inf Triyono dan Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho melakukan pengecekan ke GKJW (Gereja Kristen Jawi Wetan) di Desa / Kecamatan Mojowarno, Kamis (2/7) sekitar pukul 10.30. Pengecekan dilakukan untuk memantau per-

siapan dan penerapan protokol kesehatan menjelang kegiatan peribadatan yang akan dilakukan di gereja ini. Bupati Jombang mengatakan, dirinya bersama Dandim 0814 Jombang dan Kapolres Jombang, serta Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Jombang mengecek ke GKJW Mojowarno, Jombang, terkait persiapan untuk diaktifkan kembali bulan depan. ”Jadi melihat tatanannya pakai new normal ini, protokol kesehatan. Kita lihat dari

Bantuan Provinsi Belum Dibagikan Jombang, Memorandum Hingga memasuki awal Juli bantuan penanganan Covid-19 dari APBD provinsi belum juga dibagikan. Padahal, pembagian bantuan tahap kedua itu dibagikan pada bulan Juni. ”Ya harusnya memang Juni dibagikan untuk bantuan APBD provinsi tahap dua,” ujar Kepala FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S Dinas Sosial (Dinsos) M Saleh Kabupaten Jombang, M Saleh, Jumat (3/7). Dikatakannya, saat ini bantuan tersebut dalam proses. Kemungkinan dalam satu atau dua hari ke depan, bantuan itu bisa diterimakan kepada 35 ribu keluarga penerima manfaat (KPM). ”Untuk uang sudah ditransfer dari APBD provinsi,” bebernya. Sehingga, penyaluran tinggal menunggu kesiapan bank penyalur dalam hal ini Bank Jombang untuk membagikan ke desa. Bahkan, yang menjadwal penyaluran bantuan dari provinsi tersebut, bank berkoordinasi dengan desa. ”Pembagiannya nanti bergiliran atau bareng tergantung dari bank penyalur dan desa,” ungkapnya. Saat ditanya kendala kenapa bantuan bisa molor, Saleh menjelaskan tidak ada kendala, bahkan saat ini yang sudah proses penyaluran bantuan baru delapan kabupaten atau kota termasuk Jombang. ”Jadi memang tidak ada kendala bahkan yang sudah proses baru delapan kabupaten atau kota,” tegasnya. Dikatakanya, molornya pembagian ini lantaran adanya laporan pertanggung jawaban dan penyesuaian data dan penghapusan data ganda. ”Karena data yang diajukan juga diverifikasi provinsi,” ungkapnya. Diungkapkannya, untuk data ganda ini memang sangat sulit dihilangkan, apabila NIK (nomor induk kependudukan) dan KK (kartu keluarga) tidak clear. Sehingga, kemungkinan besar bantuan tahap dua ini nanti masih ditemukan data ganda. ”Untuk data ganda kemungkinan muncul tapi paling hanya satu dua saja,” pungkas Saleh. (wan/rif )

penjelasan tadi, sudah masuk katagorinya, Gereja Tangguh Semeru,” kata Bupati Mundjidah Wahab, Kamis (2/7). Berdasarkan hasil pengecekan, bupati mengatakan, persiapan yang dilakukan pihak gereja sudah cukup bagus, seperti penyiapan alat cuci tangan, kemudian tempat duduknya juga sudah diatur. ”Pintu masuk dibatasi, pintu keluar ada beberapa pintu,” ucap Bupati Jombang. Sementara itu, Pendeta Murdjo Jayadi, Pendeta GKJW

Mojowarno, Jombang menjelaskan, selama pandemi Covid 19, jemaat gereja tersebut melaksanakan peribadatan di rumah dengan live streaming yang sudah disiapkan pihak gereja. ”Kemudian pada awal bulan Juli, ini mulai ibadah dilakukan di sinagoge-sinagoge untuk mempersiapkan memasuki ibadah secara bersama-sama di induk, yaitu menggunakan protokol yang sudah ditentukan pemerintah,” jelas Pendeta Murdjo Jayadi. (adv/wan/rif)

“Tersangka kita amankan berikut sejumlah barang bukti. Saat ini perkaranya sudah dalam tahap penyidikan lebih lanjut,” terang Kasatreskoba Polres Mojokerto AKP Yogig Ardi Krish Tanto, Jumat (3/7). Diakui olehnya, penangkapan tersangka merupakan pengembangan dari dua tersangka sebelumnya yaitu Ainin Anim (38), warga Desa Jiyu, Kecamatan Kutorejo dan Moh Ma’arif alias Awik (25), warga Desa Sampang Agung, FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO Kecamatan Kutorejo. Mulyawan Ainul Yaqin alias Trubus “Bersamaan dengan penangkapan tersebut, kita amankan pula tiga poket sabu dengan berat 3,72 gram, dua bekas kotak handphone, uang Rp 1 juta, dan satu unit handphone,” bebernya. Akibat perbuatannya, tersangka kini Tersangka kita amankan berikut terus menjalani penyidikan intensif. Sekaligus mendekam di balik jeruji besi ruang sejumlah barang bukti. Saat ini tahanan. Upaya hukum tersebut dilakuan perkaranya sudah dalam tahap untuk membongkar jaringan narkotika yang penyidikan lebih lanjut,” melibatkannya secara tuntas. “Tersangka kita kenakan pasal 114 ayat 1 subs 112 ayat AKP Yogig Ardi Krish Tanto 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” jelas Yogig. (no/rif ) Kasatreskoba Polres Mojokerto

“

1.813 Anak Yatim Terima BST Mojokerto, Memorandum Sebanyak 1.813 anak yatim, piatu, yatim piatu, dan anak terlantar dari 31 lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA) se-Kabupaten Mojokerto, mendapat bantuan sosial tunai (BST) APBD terdampak Covid-19 dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada lima perwakilan LKSA oleh Bupati Mojokerto Pungkasiadi didampingi Sekdakab Hery Suwito dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Didik Chusnul Yakin, Jumat (3/7) pagi di Pendapa Graha Majatama. Lima LKSA perwakilan antara lain LKSA Al Matin Kecamatan Ngoro, LKSA Sabilul Muttaqin Kecamatan Pungging, LKSA Annur Fatimah Kecamatan Trawas, LKSA Abdulloh Latief Kecamatan Sooko, serta LKSA Roudlotul Muttaqin Kecamatan Gedeg. Didik Chusnul Yakin pada laporan sambutan menerangkan secara rinci jumlah total

anggaran, berikut dengan nominal bantuan. Dikatakan Didik, anak-anak yatim, piatu, yatim piatu maupun terlantar, termasuk salah satu yang terdampak resiko sosial akibat pandemi Covid-19 yang memerlukan perhatian pemerintah. “Karena kemarin tidak ada kegiatan Ramadan bersama anak-anak kita ini, maka hari ini kita serahkan dalam bentuk BST APBD. Ada 1.813 anak melalui 31 LKSA yang dapat, per orang akan menerima Rp 300 ribu. Nilai total keseluruhan bantuan ini adalah Rp 543.900.000. Di samping itu, hari ini juga ada penyerahan APD berupa masker, face shield, cairan disinfektan, juga pompa semprot manual dari dinkes dan PMI,” jabar Didik. Bupati Pungkasiadi pada arahannya berpesan agar bantuan ini, dapat disalurkan secara maksimal sesuai administrasi. Terkait Covid-19, bupati meminta agar semua saling mengingatkan pentingnya protokol kesehatan demi mencegah sebaran Covid-19.

FOTO: MEMORANDUM/HUMAS

Bupati Pungkasiadi menyerahkan bantuan kepada anak yatim.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga terus fokus pada empat penanganan Covid-19. Mulai kesehatan, jaring pengaman sosial atau JPS, pemulihan ekonomi yang termasuk dalam new normal, serta bagaimana keamanan dapat terjaga. “Kita terus fokus pada empat penanganan. Saat ini, posisinya

kita ada di persiapan new normal, serta untuk keamanannya. New normal sendiri harus disiapkan dengan matang. Kita harus bareng-bareng bekerja, bagaimana caranya kita tetap bisa beraktivitas, namun tidak sampai tertular Covid-19. Saya ucapkan terima kasih kepada semua yang sudah bekerjasa-

ma menangani bencana non alam ini. Kita berdoa semoga pandemi ini segera selesai,” kata bupati dalam arahannya. Sebagai informasi, selain menerima BST APBD dan APD, para penerima juga mendapatkan bantuan tambahan berupa sembako dari Bupati Pungkasiadi di akhir acara. (war/rif)

Banyak Tempat Wisata Tak Bayar Pajak Tim Gabungan Dinas Turun Jombang, Memorandum Usai mencuat beberapa wisata di Kabupaten Jombang tak berizin. Bahkan pihak pemkab belum mempunyai data jumlah wisata terkait. Tim dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan Satpol PP Jombang mendatangi sejumlah wana wisata di Kecamatan Wonosalam. ”Kita tadi dari dinas pariwisata dan perizinan melihat ke beberapa titik wisata yang ada di Wonosalam,” ujar Wikko F Diaz, Kabid Penegakan Perda Satpol PP Jombang, Jumat (3/7).

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Pengecekan tim gabungan di salah satu tempat wisata.

Diakui olehnya, langkah ini dilakukan untuk mendapatkan data terbaru jumlah wisata yang ada di Wonosalam. Saat ditanya jumlah wisata yang ada di Wonosalam, dirinya masih belum bisa memberikan keterang-

an. Hanya saja, lanjut Wiko dari data yang sudah didapat akan dilakukan pemetaan terlebih dahulu, mana yang mempunyai izin dan mana yang belum mempunyai izin. ”Jadi untuk jumlahnya berapa yang sudah berizin dan yang belum masih kita petakan dulu dengan berkoordinasi dengan dinas perizinan. Nanti kalau sudah datanya bisa kami berikan,” ungkapnya. Tidak hanya untuk menertibkan izin saja, peninjauan lokasi wisata di Kecamatan Wonosalam juga melihat segi kontruksinya. Apakah itu, nantinya sudah aman dipergunakan atau sebaliknya. ”Nanti kami juga akan berkoordinasi dengan dinas PUPR, bagaimana kontruksinya,” tegasnya.

Dikatakan olehnya, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan asosiasi pariwisata untuk mengajak anggotanya segera mengurus perizinannya. Sehingga, apabila ada kesulitan dalam pengurusan izin pemkab bisa memberi fasilitas. ”Kita tetap akan memberikan fasilitas dan tidak melakukan pembiaran,” katanya. Dirinya juga mengungkapkan, akan tetap melakukan pemantauan ke sejumlah wisata yang ada di Jombang. Terlebih lagi, saat ini masih dalam pandemi covid-19. ”Tentu kita akan tetap melakukan pengawasan, karena pemkab sendiri masih belum mengeluarkan instruksi untuk wisata tetap buka di pandemi covid-19,” pungkasnya. Sementara itu, berkembangnya wisata di Kota Santri nampaknya tak semuanya memenuhi peraturan. Bahkan, banyaknya wisata bermunculan tak membayar pajak. Ini berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) yang minim. ”Ini ada beberapa yang sudah melakukan kewajibannya untuk membayar pajak, sekitar hanya delapan wisata saja yang membayar pajak hiburan,” ujar Eksan Gunajati, Kepala Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Kabupaten Jombang. Dirinya menambahkan, tidak hanya karena belum ber-

izin, beberapa wisata yang tidak membayar pajak data belum masuk ke Bapenda. ”Jadi nanti berangkatnya dari perizinan terlebih dahulu, kalau sudah berizin tentu mereka akan memenuhi kewajibannya (membayar pajak, Red) itu pasti,” tegasnya. Dikatakannya, dari delapan wisata yang sudah membayar pajak ini tapi belum tentu wisata tersebut sudah mempunyi izin. ”Untuk itu harus ada sinergi semua dan menggandeng Satpol PP sebagai penegak perda untuk mencari tahu fakta yang ada di lapangan,” katanya. Dirinya menyebut, dengan adanya wisata yang banyak berizin. Banyak potensi yang bisa digali. Ia juga menambahkan, meski saat ini Perda Pariwisata masih dibahas. Untuk pajak harus tetap dibayar ini mengacu pada Perda Kabupaten Jombang Nomor 14 Tahun 2010 Tentang Pajak Hiburan yang saat ini sudah direvisi dan masih menunggu evaluasi dari Pemprov. ”Tentu kami memungut pajak itu pasti ada dasar hukumnya,” bebernya. Tidak hanya itu, untuk meningkatkan PAD pihaknya juga akan menertibkan PBB pariwisata tersebut. “Kalau memang ada tunggakan, harus membayar sesuai dengan tunggaan itu,” pungkasnya. (wan/rif)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

SABTU LEGI, 4 JULI 2020 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

KKP Nilai Kinerja Gugus Covid-19 Jember Kompak dan Antisipatif Jember, Memorandum Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Probolinggo Agus Budiyono memberikan apresiasi kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember. Sebab, dinilai kompak dan antisipatif. lalu di-swab. Jadi langsung ketahuan hasilnya,” jelas Faida. Lanjut Faida, pihaknya juga melakukan rapid test para santri baik yang akan masuk ke Jember maupun yang keluar menuju pondok pesantren masing-masing. Bahkan kami fasilitasi dengan kendaraan gratis,” kata bupati perempuan pertama di Jember saat di depan layar ke empat berisi info santri. Di layar kelima berisi info bansos. Faida menjelaskan sudah ada puluhan ribu bantuan sosial yang digulirkan. Di antaranya kepada lansia, buruh tani, karyawan yang di-PHK, guru ngaji, insan transportasi, dan sebagainya. Sementara Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Probolinggo Agus Budiyono mengatakan kekagumannya dan mengapresiasi langkah cepat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Hal ini terungkap setelah pihaknya menerima pemaparan secara detail dan gamblang dari Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember dr Faida MMR didampingi Wakil Satgas Letkol Inf La Ode M Nurdin di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (3/7) Faida yang juga menjabat Bupati Jember menjelaskan di layar pertama berisi info kesehatan. Mulai dari edukasi kepada anak sekolah sampai kepada masyarakat umum. Di layar kedua berisi peta sebaran Covid-19. “Dari layar monitor sudah jelas kondisinya, berapa yang positif, berapa yang PDP, berapa yang ODP, dan sebagainya. Data ini selalu kami update,” kata dia. Selain itu pihaknya melakukan rapid test terhadap semua pedagang di pasar tradisional karena diduga pasar menjadi tempat penularan virus. “Hasilnya ditemukan yang reaktif

Ketua Gugus Covid-19 dr Faida MMR menerangkan penanganan Covid-19 pada KKP Probolinggo.

Suasana gayeng dalam pertemuan Gugus Tugas Covid-19 Jember dengan KKP.

Ranjau Sabu Pakai Jasa Ojol ke calon pembeli dengan cara diranjau,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Jumat (3/7). Dari pengakuan Heni, dia masih memiliki sabu di rumah kosnya. Petugas kemudian mengelernya dan melakukan pengge-

Kabupaten Jember. “Saya lihat dari sisi pos gugus tugas ini kompak. Selain itu antisipasinya sangat cepat. Cukup lengkap mengenai data-data terkait penanganan Covid ini,” ujarnya setelah melihat pos gugus tugas yang berada di lantai dua Pendopo Wahyawibawagraha. Mulai informasi, bantuan, data lengkap serta proses kegiatan lapangan untuk pemantauan Covid-19, maupun penaganan lalu-lalang orang keluar masuk ke wilayah Jember

Sambungan dari halaman 1

ledahan di lokasi. Hasilnya ditemukan belasan poket sabu siap edar. Jika ditotal, sabu yang sedianya akan dijual tersangka mencapai 4,25 gram. Untuk mengelabui petugas, barang bukti tersebut dibungkus dalam bungkus permen dan disimpan

dalam bungkus rokok. “Kami juga menyita barang bukti motor yang selalu digunakan tersangka sebagai sarana, uang tunai hasil penjualan, timbangan elektrik dan sejumlah peralatan yang digunakan untuk menakar sabu,”lanjutalumniAkpol2002itu.

sangat komprehensif. “Mungkin ini juga bisa menjadi inspirasi bagi wilayah lain,” tuturnya. Data-data yang sudah disampaikan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jember, lanjutnya, akan dijadikan laporan eksekutif sehingga bisa dibuat inspirasi bagi wilayah lainnya. “Di Kabupaten Jember ini antisipasinya sangat cepat. Tadi disampaikan bahwa sejak awal gugus ini melalui ibu bupati langsung siap mengerakkan seluruh OPD di sini,

Memo menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat yang menyebut, adanya peredaran narkoba di kawasan Kedungdoro. Informasi itu juga menyebut, jika sang pengedar merupakan seorang wanita penyuka sesama jenis (lesbi). Dari sana, anggota Tim VIII

baik dari TNI-Polri maupun sipil semuanya terlibat langsung. Itu yang menjadi kelebihan di sini. Jadi koordinasinya cepat, kemudian aksinya juga cepat,” ungkapnya. Agus Budiyono menyampaikan, Kabupaten Jember yang wilayahnya cukup luas di Jawa Timur dengan jumlah penduduknya tinggi. Bahkan memiliki pintu keluar dan masuk yang tidak seperti kabupaten lain. yang bisa dibilang dua pintu. Terkait penurunan kasus Covid-19

Unit III pimpinan Iptu Eko Julianto langsung bergerak melakukan penyelidikan. Butuh waktu cukup lama bagi petugas untuk menemukan tersangka. Ketika diintai di rumah kosnya, petugas tidak mendapati gerak gerik yang mencurigakan. “Saat itu pula, kami kembali memperoleh kabar jika

di Jember, Agus Budiyono menilai secara umum baik. Dilihat dari PDP yang dikarantina menurun banyak. Orang -orang yang berisiko terpapar menjadi berkurang. Namun kegiatan tetap tidak boleh dikendorkan. “Semoga gugus tugas Covid-19 di Jember terus semangat dan menjaga kekompakan antara TNI-Polri serta masyarakat nya mendukung sehingga memberi andil penurunan kasus Covid-19 di Jawa Timur,” pungkasnya. (edy/udi)

tersangka sedang mengendarai motor untuk mengantar sabu di Jalan Jaksa Agung Suprapto. Tidak ingin kehilangan target, kami langsung bergerak dan berhasil mengamankan wanita tersebut,” tandas Eko. Kepada petugas, Heni mengaku sudah beberapa bulan terakhir menjalankan bisnis haramnya.

Lumpuh, Wajah Membiru Kedua korban adalah Suken Santosa (30), asal Kediri dan Bremi Wardana (20), asal Rembang, Jateng, keduanya indekos di Jalan Dupak Bangunsari I. Sedangkan empat temannya yang selamat yaitu Nyong, Wawan, Eko, Harmoko, mereka juga idekos di Jalan Dupak Bangunsari. “Sampai sekarang, Wawan, yang ikut dalam pesta miras tersebut masih

Sambungan dari halaman 1

mual-mual,” ungkap Dalimin, pengurus RW 4 Dupak Bangunsari I, Jumat (3/7). Hal senada juga dikatakan Imam Qosim, Ketua RT 2/RW 4, Dupak Bangunsari I. Pesta miras itu diikuti enam orang dan menyebabkan dua tewas. Imam menjelaskan, awalnya Senin (29/6) sore, enam pemuda tersebut terlihat duduk-duduk di depan warkop.

Residivis Gondol Motor Teman Jalan Pakis I, diringkus setelah tiga hari buron. Dia dicokok di Jalan Diponegoro, tepatnya di depan RKZ, kemarin. Penangkapan ini membuatnya mendekam di penjara untuk kali ketiga. Sayangnya Scoopy L 3176 HS milik korban, Stiffenius Henna, warga Jalan Jelidro, Sambikerep, hingga kini belum ditemukan setelah digadaikan orang lain. Kejadian pada Minggu, (28/6) sekira pukul 20.00 diawali tersangka datang ke rumah kos korban. Kemudian dia minta tolong untuk diantarkan ke rumah temannya di Jalan Gadel Timur. Sesampai di tengah perjalanan, Yoga minta berhenti untuk minum dulu di warkop daerah Gadel Timur. Tak lama kemudian, Yoga meminjam motor sedangkan Stiffenius disuruh menunggu. Hanya saja, pria ini tidak menampakkan batang hidungnya. Merasa tertipu, korban me-

Sakit Hati Sebelum bersama Adelia, Pasha sebelumnya sudah menikah lebih dulu dan punya tiga anak yang kini tinggal dengan mantan istrinya, Okie Agustina. Okie pun sudah bahagia juga dengan rumah tangga barunya. Sayangnya di tengah-tengah kebahagiaan itu, Adelia masih saja mendapat komentar jahat dari netizen yang membuatnya berpikir dan merasa sedih. Hal ini dibagikannya kala mengunggah foto bersama Pasha pada hari Kamis (2/7). “Lucu banget deh kadang-kadang ada aja orang yang bikin kepikiran. Sebenernya gak penting sih untuk memikirkan orang lain yang malah jadi dampak negatif buat saya dan saya juga tahu pasti setiap manusia ada rasa suka dan tidak suka adalah hal yang wajar,” tulis Adelia, mengawali curhatnya. Adelia mengaku sering dapat komentar dan DM dari orang tak dikenal yang menuduhnya aneh-aneh. Mulai dari pelakor sampai cuma mengambil enaknya saja dari kehidupan Pasha. “Jadi ada segelintir orang yang komen ataupun DM sama saya. ‘Duh pelakor hidupnya enak’, ‘sama Pasha, lo dapet enaknya hidupnya’,

Dalam menjalankan bisnisnya, rata-rata yang menjadi langganan merupakan teman dekat Heni. Agar tidak mudah terendus petugas, Heni juga kerap memanfaatkan jasa ojek online (ojol) untuk meletakkan ranjau sabunya. “Saya diantar untuk menaruh ranjau di sejumlah lokasi,” imbuh Heni. (fdn/nov)

Tidak terlihat mereka menggelar pesta miras karena botol air mineral berisi arak moke diletakkan di bawah kursi. “Jenis miras ada yang mengatakan arak khas Flores NTT, tapi ada yang menyebut arak khas Irian,” ungkap Imam kepada Memorandum, kemarin. Imbuh Imam, pesta miras dilakukan setelagh Magrib hingga pukul 21.30. Karena

Sambungan dari halaman 1 mutuskan pulang dan melaporkan ke Mapolsek Tandes. “Korban sempat menunggu beberapa hari di rumah, tapi tersangka juga tidak kunjung mengembalikan motornya,” jelas Kanitreskrim Polsek Tandes Ipda Gogot Purwanto, Jumat (3/7). Setelah mendapatkan laporan itu, polisi langsung merespons dengan melakukan pencarian terhadap Yoga. Hingga petugas mendapat informasi jika Yoga berada di Jalan Diponegoro lalu menangkapnya. Pengakuan Yoga kepada petugas, bahwa motor milik temannya sudah digadaikan ke orang tidak dikenal di Sido Kapasan sebesar Rp 1 juta. “Uangnya sudah habis saya gunakan untuk membayar utang dan biaya hidup sehari-hari,” terang Yoga. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 ‘karena lo, Pasha jauh dari anak-anaknya yang lama’. Untuk masalah ini jujur saya gak pernah melarang ayahnya anak-anak dan sangat welcome kalau anak-anak datang ke rumah karena di sini rumahnya juga. Alhamdulillah waktu saya kerja sebelum bertemu suami saya, saya hidup baik-baik aja. Saya pekerja bukan pengangguran. Di saat belum ketemu suami, saya hidup cukup enak kok,” ceritanya. Komentar itu pun diakui Adelia membuatnya sakit hati. Apalagi dengan sebutan pelakor yang dituduhkan padanya. Adelia meyakinkan kalau ia bertemu Pasha saat sang suami sudah berstatus duda dan tak punya pasangan. “Pertama saya sangat sakit hati kalau saya dibilang perebut suami orang atau pelakor. Pada saat saya ketemu suami saya, suami saya single. Silakan klarifikasi kembali sama suami saya ya. Please jangan pernah men-judge orang kalau kalian gak tahu apa-apa,” ujar Adelia memberikan klarifikasi. Terakhir, Adelia tak mau lagi membahas apa yang sudah terjadi di masa lalu. Saat ini ia bersyukur sudah hidup bahagia bersama dengan Pasha dan anak-anak mereka. (kpl/nov)

kurang puas dan bertepatan dengan jaga malam pada pukul 22.00, keenam pemuda itu meneruskan pesta mirasnya ke kos-kosan. Pada Selasa (30/6) sekitar pukul 03.00, mereka pulang ke rumah masing-masing tanpa ada gejala apa-apa. Hingga keesokan harinya pada Rabu (1/7), pukul 10.30, Suken mendadak tersungkur di kamar mandi rumahnya dan muntah-muntah. Kejadian itu diketahui adiknya lalu secepatnya menolong korban. Lima menit kemudian nyawanya tidak tertolong tanpa sempat dibawa ke rumah sakit. “Korban tidak bisa bangun dan mulutnya mengeluarkan cairan mirip obat merah betadin,” jelas Imam. Selanjutnya giliran Bremi, nyawanya juga tidak tertolong

pada Rabu (1/7) pukul 18.00. Kondisi pria ini sebelum tewas juga mirip dengan Suken. Bremi mengalami gejala kesakitan, wajah membiru, tidak mampu berjalan (lumpuh), dan napasnya tersenggal-senggal. Imam mengungkapkan, mengetahui gejala tersebut, Bremi sempat dibawa keluarganya ke klinik di daerah Pacuan Kuda, tapi ditolak. Selanjutnya, korban dibawa pulang untuk dibawa ke Puskemas Dupak Bangunsari, namun juga ditolak. Hingga akhirnya Bremi dibawa pulang dan ditidurkan dengan harapan kondisi pria ini akan membaik. Ibu korban sempat memanggil ustaz agar anaknya didoakan. Setelah azan Isya, ada anggota satpol PP datang ke rumah korban dengan membawa 4 dokter dan segera

memeriksa kondisi Bremi. Lima belas menit setelah memeriksa Bremi, dokter mengatakan kepada Imam dan keluarganya, kondisi korban terus memburuk dan tidak bisa ditolong. Bahkan, jika dibawa ke rumah sakit pun juga percuma. Sampai akhirnya nyawa Bremi memang tidak dapat diselamatkan. “Tanda-tanda kematian sudah ada. Di antaranya wajah, bibir, hidung, semua sudah membiru serta kesulitan bernapas karena kemasukan cairan sejenis alkhohol di paru-parunya,” beber Imam. Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Krembangan Iptu Heri Budianto membenarkan kejadian tersebut. “Mereka sebelumnya pesta miras arak moke khas Flores, NTT,” kata Heri. Saat ini, imbuh Heri, jena-

Sadis terhadap Korban kabur. Hingga akhirnya memaksa anggota melakukan tindakan tegas terukur,” kata Kanitjatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Agung Kurnia Putra, Jumat (3/7). Agung menjelaskan, dilibasnya komplotan penjambret ini bermula saat polisi mendapat informasi aksi penjambretan di Jalan Jagir Wonokromo beberapa waktu lalu. Ketika itu, korban ditarik tasnya oleh Fathor Rosi alias Rosi cs. Dari sana, petugas melakukan penyelidikan hingga mengamankan empat pelaku. Dari penangkapan itu, petugas menyita empat HP dan tiga dompet yang diduga hasil menjambret. Dari 20 tempat kejadian perkara (TKP), sudah didapatkan empat

Sambungan dari halaman 1 laporan polisi (LP). Antara lain di Jagir Wonokromo, dua di Jalan Arjuna, dan satu di Jalan Dupak. Bahkan dari salah satu TKP di depan pom bensin. “Salah satu korban ada yang terluka karena terjatuh saat tasnya ditarik,” lanjut alumni Akpol 2013 itu. Komplotan ini cukup nekat saat beraksi. Dari beberapa lokasi, diketahui mereka pernah beraksi di Jalan Veteran depan Mapolrestabes Surabaya. Mereka mengincar wanita atau ibu-ibu yang menggunakan tas cangklong. Dalam beraksi komplotan ini memakai cara hunting (berburu). Rosi cs juga mencari sasaran dengan berputar di wilayah Surabaya. “Sasarannya wanita. Ini masih kami cari lagi laporan

Menemukan File-File Video Homosexual di Kamar Khusus tergeletak tempat tidur. Juga sebuah flash disk yang menempel di konektor di layar televisi led. Dada Fatim berdetak keras. Dia tutupi boneka pria tanpa busana tadi dan bergegas menyalakan TV, lalu memeriksa isi flash disk. Ternyata di dalamnya banyak file-file video. Fatim mencoba memutar salah satunya. Acak. Ternyata adegan hubungan badan dua lelaki. Homosexual. Diputarnya file yang lain. Sama saja. Fatim akhirnya yakin semua file itu berisi adegan yang sama. Yang sangat-sangat mengejutkan, ada

zah kedua korban yang tewas sudah dibawa keluarganya ke Kediri dan Jateng untuk dimakamkan. Anggota sempat ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari barang bukti miras. Dari lima botol yang diminum, hanya satu botol kosong yang ditemukan. “Kami menemukan satu botol diletakkan di taman depan rumah Suken,” jelas Heri. Heri menuturkan, keterangan dari rekan-rekan korban yang selamat, mereka sebelumnya menggelar pesta miras di Jalan Dupak Bangunsari I. Setelah itu, pindah ke kos-kosan untuk melanjutkan menengak arak moke. “Informasi warga setempat, mereka setiap hari memang mengelar pesta miras. Sudah ditegur tapi tidak pernah digubris,” pungkas Heri. (rio/nov)

file berisi adegan-adegan yang diperankan Joko dengan para pria. Ya. Para pria. Bukan hanya satu. Beberapa. Bahkan ada yang bule dan kulit hitam. Fatim menangis sejadi-jadinya. Dia lempar layar televisi dengan HP yang sedang dipegang. Dia porak porandakan isi kamar. Dan tanpa menunggu kedatangan Joko, Fatim ngringkesi barang-barangnya dan pulang ke rumah orang tua. Kata Bandi, Fatim sudah membulatkan tekad akan menggugat cerai Joko. Berkas-berkasnya sudah diurus istrinya. Fatim

lainnya. Kami harap yang pernah menjadi korban komplotan ini segera melapor,” tandas Agung. Saat ini, polisi masih memburu satu pelaku. Komplotan ini sebenarnya berjumlah lima orang dan mereka berkelompok saat menjambret dengan tugasnya masing-masing. “Kami masih kejar satu pelaku berinisial S. Mereka beraksi sekitar empat bulan lalu,” pungkasnya. Kepada petugas, Rosi sebagai otak komplotan mengaku selain beraksi bersama tiga temannya, dia juga memiliki satu teman lagi yang turut melancarkan aksinya. “Ada satu teman lagi Pak. Dia juga ikut bekerja (menjambret, red),” ujar Rosi di mapolresta. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 sudah mendapat restu orang tua untuk keputusannya ini. Namun manusia hanya berencana, Allah-lah yang menentukan. Sehari sebelum berkas dimasukkan pengadilan agama, kabar buruk diterima istri Bandi dari Fatim. “Joko tewas kecelakaan sepulang dari Malang,” kata Bandi. Kabar tersebut Memorandum terima baru beberapa hari berselang. Wajah Fatim spontan terbayang ketika duduk di depan istri Bandi. Cantik, manis, dan seperti bercahaya. Glowing. (habis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU LEGI, 4 JULI 2020 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK: Timotius Devan Nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

PPDB Ditutup

1.460 Pagu Siswa SMP Negeri Kosong FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ DEVAN

Bojonegoro, Memorandum Penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Bojonegoro telah ditutup, Kamis (2/7). Tapi, masih ada 37 SMP Negeri di Bojonegoro kekurangan pagu siswa. Total ada 1.460 pagu siswa SMP Negeri yang kosong. Kabid SMP Dinas Pendidikan Bojonegoro Suyanto menjelaskan, dari total 49 SMP Negeri di lingkup Pemkab Bojonegoro hanya ada 12 SMP Negeri yang pagu penerimaan

siswa didiknya terpenuhi. Namun, hingga saat ini pihaknya belum ada bisa memastikan apakah ada pembukaan PPDB gelombang dua atau tidak. Suyanto mengatakan, pe-

Suyanto

nutupan pendaftaran pada Kamis sekitar pukul 13.00, menurutnya, untuk SMP di jantung kota Bojonegoro yang kekurangan siswa adalah SMPN 4 Bojonegoro, SMPN 6 Bojonegoro, dan SMPN 7 Bojonegoro. Ia menambahkan, jumlah kekurangan pagu di setiap sekolah tersebut jumlahnya cukup bervariatif, “Seperti SMP N 4 Bojonejonegoro kurang 43 siswa, SMPN 6 Bojonegoro

kurang 26 siswa, dan SMPN 7 Bojonegoro kurang 27 siswa,” ujarnya, Jumat (3/7). Diketahui, pendaftaran siswa di tingkat SMP menggunakan cara online dan juga sistem zonasi. Sehingga, rata-rata pendaftar dipengaruhi oleh letak atau lokasi rumah mereka dengan jarak sekolah. Sesuai Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 yang mengatur sistem zonasi pada PPDB. (top/har/fer)

Dirut PT Pertamina EP Eko Agus Sardjono melakukan MWT Virtual ke Poleng Field.

MWT via Virtual

51 TiƟk Pembangunan Jalan Cor Dilanjut

Telan Anggaran Sekitar Rp 488 Miliar Bojonegoro, Memorandum Setelah mandek akibat Covid-19, pembangunan proyek jalan cor di Kabupaten Bojonegoro, akhirnya dilanjut. Kali ini ada 51 titik jalan poros utama kecamatan (PUK) dan jalan desa yang akan di cor pada tahun ini. Total ada sekitar 121 kilometer. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Retno Wulandari mengatakan, semua kontraktor pemenang tender langsung mengebut pekerjaan pembangunan jalan. Awalnya program pembangunan cor itu memiliki panjang sekitar 135 km. “Karena ada Covid-19 ada recopusing (pemangkasan anggaran), akhirnya ada empat paket yang belum bisa dikerjakan,” ujarnya, Jumat (3/7). Retno berharap, para kontraktor bisa mengerjakan semua paket dengan baik. Sebab, ia menargetkan pada November 2020 pengerjaan jalan rigit beton bisa diselesaikan. Sehingga, sesuai target yang diharapkan. Diketahui, 51 paket pembangunan jalan rigit beton itu adalah Kalianyar-Ngumpakdalem. Balen Sugihwaras, Kepohbaru-Gunungsari. Kemudian, Ngumpakdelem-Ngujo, Baureno-Kepohbaru. Lalu, Drokilo-Kepohbaru, Kedaton-Tanjungharjo, Simorejo-Baureno, Sumberrejo-Kanor, Kapas-Sampang. Selanjutnya, Bojonegoro-Kunci, Sumberrejo-Kepohkidul, Bandungrejo-Setren. Kemudian, Nglinggo-Kepohbaru, Talok-Malo, Sambeng-Tambakromo, Jelu-Gayam, Malo-Selogabus. Ditambah, Kalitidu-Ngasem, Taji-Tinggang, Margomulyo-Bulaklo, Sobontoro-Margomulyo. Kemudian, Kumpulrejo-Bendo, Senganten-Pragelan, Mojosari-Becok. Lalu, Ngraho-Taji, Jalan Pemuda-Semanding, Glagah-Ngambon, Ngasem-Bandungrejo. Selanjutnya, Prayungan-Mlinjeng, Kabunan-Sidobandung, Kapas-Glendeng, Kedungadem-Nglinggo, Prutu-Jepang, Talun-Sumberwangi. Dilanjut, Tikusan-Sambiroto, Betek-Senganten, Kenep-Penganten. Lalu, Ngasem-Trenggulunan, GayamBeged, Sidodadi-Kumpulrejo, Tegalkodo-Semenkidul. Kemudian, Balenrejo-Kedungdowo, Tangungan-Pandan, Nglampin-Bodol, Glagah-Turi, Sumberarum-Payanam, Jono-Sugihwaras, Sukowati-Bangkalan, Watujago-Ngelo dan Sroyo-Nglinggo. Sementara empat paket yang belum bisa dikerjakan adalah Bobol-Karangjati, Ngambon-Bobol, Klino-Sekar dan Sambeng-Kedewan. (top/har/fer)

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama pihak perusahaan, forkopimka, dan rombongan mengecek kesiapan PT Sinar Karya Duta Abadi.

PT SKDA Dinobatkan sebagai Industri Tangguh Gresik, Memorandum Guna menambah daya dukung program Tangguh Semeru di sektor industri, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto me-launching PT Sinar Karya Duta Abadi (SKDA) yang berada di Jalan Raya Wringinanom, Desa/KecamatanWringinanom, sebagai Industri Tangguh Semeru (ITS), Jumat (3/7). Bersama jajaran Polres Gresik, kapolres disambut langsung pihak perusahaan

d a n Fo rk o p i m k a Wr i n g i nanom. Perwakilan PT SKDA, General Affairs Legal Letkol Inf Purn Hardi Sudirman Ismanto menuturkan, pihaknya sudah berusaha dan mengikuti perintah presiden terkait penanganan Covid-19. Secara umum, pihaknya mengaku sudah melakukan langkah-langkah preventif agar karyawan tetap terhindar dari pandemi Covid-19. “PT SKDA berupaya memutus

mata rantai Covid-19 dengan cara menerapkan protokol kesehatan,” tutur purnawirawan TNI itu. Di samping itu, imbuh Hardi, selain mencegah penyebaran Covid-19, PT SKDA juga berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, meski pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selesai dilakukan namun penyebaran virus corona belum selesai. Situasi

penyebaran virus corona di Jatim sendiri sampai hari belum menunjukkan tren penurunan atau hanya untuk sekadar stabil. Bahkan, Presiden Joko Widodo memberikan perintah agar dalam jangka waktu dua minggu angka Covid-19 di Jatim harus turun. “Dengan dibentuknya Industri Tangguh di PT SKDA, harapannya masyarakat atau karyawan semakin sadar dalam mencegah penyebaran covid-19,” papar alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2001 itu. Penyebaran virus corona bisa ditekan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Selain itu, harus disiplin dalam

mematuhi protokol kesehatan seperti cuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. “Harapannya setelah diresmikan menjadi Industri Tangguh, dapat sukses mengemban misi penanggulangan Covid-19 sehingga dapat dijadikan sebagai percontohan bagi perusahaan-perusahaan lain,” pungkas pamen dengan dua melati di pundak itu. Seperti biasanya, kapolres bersama rombongan meresmikan PT SKDA dengan ditandai pemotongan pita yang dilanjutkan pengecekkan kesiapan perusahaan itu dalam beraktivitas di tatanan baru new normal dan dalam menerapkan protokol kesehatan. (and/har/fer)

Rapid Test Jadi Syarat UTBK

Ketua DPRD Sidak Lab Parahita Gresik Gresik, Memorandum Ketua DPRD Kabupaten Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan sidak ke Laboratorium Parahita, di Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Gresik, Jumat (3/7). Sidak dilakukan lantaran banyaknya warga yang datang untuk melakukan uji rapid test. Dari pantauan di lapangan, para warga yang datang adalah calon mahasiswa yang hendak mengikuti tes ujian tulis berbasis komputer (UTBK). Mereka beramai-ramai datang untuk melakukan rapid test sebagai syarat mengikuti ujian masuk perguruan tinggi di Surabaya. Persyaratan rapid test bagi calon mahasiswa ini sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan Pemerintah Kota Surabaya, Kamis (2/7) lalu. Di mana dikatakan, para peserta UTBK harus melampirkan bukti hasil nonreaktif Covid-19 melalui uji rapid test. Dalam kesempatan itu, Gus Yani sapaan akrab Ketua DPRD Gresik itu menanyakan beberapa hal, baik kepada pengunjung maupun pihak manajemen Parahita. “Ketika kita bertanya ke pihak manajemen, memang di sini sedang ada program promo rapid test hingga Rp 199

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ DEVAN

Gresik, Memorandum Di tengah pandemi Covid-19, aktivitas operasi PT Pertamina EP tetap berjalan. Pun demikian kegiatan monitoring manajemen terhadap aktivitas operasi di lapangan melalui management walktrough (MWT) itu harus dilakukan dengan cara virtual. MWT Virtual ke Poleng Field kali ini diikuti oleh Direktur Utama PT Pertamina EP Eko Agus Sardjono, SVP HSSE PT Pertamina (Persero) sekaligus Direktur Human Capital PT Pertamina Hulu Energi Lelin Eprianto, VP Strategic Planning Risk Management PT Pertamina EP Asep Samsul Arifin, Asset 4 General Manager Agus Amperianto serta FM Poleng Field Rachmad Dwi Laksono, beserta Management Asset 4 dan Poleng Field. “Dalam kesempatan ini saya mengimbau perihal aspek safety, di mana tujuan kita bersama adalah peningkatan produksi dan zero accident. Saya minta agar maintenance terhadap fasilitas produksi dijaga dan terapkan HSSE Golden Rules,” ujar Eko Agus, Kamis (2/7). Selain itu, Eko Agus juga meminta agar protokol terhadap Covid-19 dipatuhi secara ketat, terlebih mengingat pandemi Covid-19 yang masih mewabah di tanah air. “Patuhi protokol Covid19, jaga kesehatan dengan menerapkan perilaku hidup bersih sehat (PHBS). Yang paling penting dan wajib dilakukan adalah pakai masker, rajin cuci tangan, dan terapkan physical distancing. Kalau tidak penting, lakukan meeting dengan virtual saja,” jelas Eko Agus. Sementara itu, SVP HSSE PT Pertamina (Persero) Lelin Eprianto menyampaikan bahwa aspek safety harus melekat menjadi budaya bagi setiap orang. “Safety number one. Maka lakukan pengamatan secara lebih jeli, dan tuangkan hasil pengamatan tersebut dalam PEKA. Apabila peka sudah ditindaklanjut maka peluang terjadinya incident bahkan fatality bisa dihindari, sehingga Zero LTI bisa tercapai,” jelas Lelin. Ditambahkan, Direktur Human Capital PHE, Lelin Eprianto menegaskan, bahwa pekerja adalah aset yang paling utama untuk perusahaan. (dev/har/fer)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Dirut PT Pertamina EP Ingatkan Aspek Safety

Ketua DPRD Gresik meninjau langusng masyarakat di Laboratorium Parahita.

ribu mulai tanggal 1 sampai 13 besok,” ujarnya. Ia juga mengatakan, peran pemerintah sangat penting dalam situasi seperti ini. Terutama menyangkut pendidikan masyarakat Gresik. “Pemerintah juga harus bisa hadir. Karena biaya rapid test terbilang cukup mahal. Ini mer-

upakan bagian dari tanggung jawab pemerintah,” ucapnya. Kembali Gus Yani menjelaskan, pihaknya bersama pemerintah kabupaten telah menetapkan anggaran untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 298 miliar. Dari anggaran tersebut terdapat Rp 210 miliar sebagai bantalan sosial yang digunakan

sebagai jaring pengaman sosial. Dana untuk insentif tenaga kesehatan Rp 27 miliar. Serta dana alat pelindung diri (APD) sebesar Rp 14 miliar. “Dari anggaran penangan Covid-19 itu, seharusnya bisa digunakan untuk adik-adik kita yang mau masuk ke universitas. Sebenarnya DPRD juga siap

menambahkan anggaran pada evaluasi nanti. Tapi kita prihatin jika dalam pelaksanaannya masih banyak terjadi permasalahan,” papar Yani. Sedangkan salah satu calon m a h a s i s w a , Mu h a m m a d Salman mengaku, ia dan teman-temannya sudah pernah mengunjungi rumah sakit dan puskesmas. “Di rumah sakit terlalu mahal. Kalau puskesmas hanya bisa mengeluarkan surat keterangan sehat saja. Kebetulan juga di sini sedang ada diskon untuk pelajar, mahasiswa, dan guru atau dosen,” katanya kepada Gus Yani. Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gresik Saifudin Ghozali pun merespons permasalahan ini. Pihaknya besok akan menetapkan tiga puskesmas sebagai tempat rapid test bagi para calon mahasiswa yang akan mengikuti UTBK di kota lain. “Besok mulai pukul 09.00 para calon mahasiswa bisa melakukan rapid test di puskesmas Sidayu, Sukomulyo, dan Driyorejo. Syaratnya harus membawa KTP Gresik dan bukti mengikuti tes masuk perguruan tinggi. Semuanya gratis,” jelas dr Ghozali ketika dihubungi lewat HP ini. (dev/har/fer)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Memorandum Edisi Cetak 4 Juli 2020 by memorandum - Issuu