Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 3 September 2021

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id

JUMAT PAHING, 3 SEPTEMBER 2021

memorandumredaksi@gmail.com memo me mora rand ndum umre reda daks ksi@ i@gm gmai aill.co com m

HARGA Rp 3.500,HA

Inspektorat Harus Turun

Kasus Penelantaran Nenek Sumirah

Ucapan Maaf Wali Kota sebagai Alat Bukti

FOTO: MEMO RANDUM/DANNY

I Wayan Titib Sulaksana

Tetapi ancaman pidana pun ada di depan mata jika mengacu kepada Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) nomor 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, terutama di pasal 26. Menjelaskan bahwa “Setiap orang atau badan/atau organisasi atau lembaga yang dengan sengaja tidak melakukan pelayanan dalam rangka peningkatan kesejahteraan

sosial sebagaimana dimaksud dalam pasal 14 ayat (4), pasal 19 ayat (2) dan ayat (3), padahal menurut hukum yang berlaku baginya ia wajib melakukan perbuatan tersebut, diancam dengan pidana kurungan selama-lamanya 1 (satu) tahun atau denda sebanyak-banyaknya Rp 200.000.000,00 (dua ratus

DPRD Surabaya menilai, penelantaran nenek sebatang kara Sumirah boleh jadi hal yang tak disengaja. Anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafii menganggap bahwa wali kota tidak mengetahui nasib nenek berusia 89 tahun itu. Meski demikian, Imam Syafii menegaskan, bila be-

FOTO: MEMO RANDUM/JAKA

Surabaya, Memorandum Permintaan maaf yang diucapkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pascakasus nenek Sumirah di Instagram malah menjadi blunder bagi dirinya. Sebab, tidak hanya sanksi sosial yang sudah diterima orang nomor satu di Surabaya ini karena kelalaiannya terhadap keberadaan Sumirah yang lolos dari bantuan sosial (bansos).

 Bersambung ke halaman 11 

 Bersambung ke halaman 11 

Imam Syafii

NGEBUT DI KAMPUNG DINOYO, INNOVA SEREMPET ANAK KECIL Pembobol Jok Motor Lapangan Makodam Dibekuk

Surabaya, Memorandum Modus kejahatan membobol jok motor akhirnya terbongkar. Seperti yang dilakukan Dwi Susanto alias Santo (45). Aksi terakhir tersangka dilakukan di parkiran lapangan Makodam V Brawijaya. Hanya saja kejahatan pria warga Jalan Pulosari IIIE itu tidak berjalan mulus. Usai membobol jok motor milik Fitria, tersangka dibekuk tidak jauh dari lokasi pencurian. Tersangka diamankan anggota provos TNI AD dibantu tim opsnal Polsek Wonokromo.  Bersambung ke halaman 11 

MOBIL DIRUSAK, PENGEMUDI DIMASSA Surabaya, Memorandum Teriakan warga Jalan Dinoyo diikuti suara bising motor yang mengejar sebuah mobil menarik perhatian massa, Rabu malam (1/9). Kendaraan roda empat jenis Innova tersebut panik setelah menyerempet anak kecil dan mobil yang terparkir di sana. FOTO: MEMO RANDUM/DANNY

Dwi Susanto alias Santo

Kondisi mobil yang rusak setelah jadi sasaran amarah warga.

Meski berhasil melarikan diri, upaya sopir akhirnya terhenti. Puluhan massa lalu menghentikan laju Innova di dekat Marvel City. Selanjutnya mobil putih bernopol L 1973 AM itu menjadi sasaran amuk massa. Sang sopir pun tak luput dari pelampiasan amarah.

“Lewat kampung mobil itu ngebut. Tadi nyerempet anak kecil serta mobil parkir di lokasi. Kemudian dikejar warga dan akhirnya tertangkap di Marvel dan dimassa,” terang Krista, salah satu warga

Lewat kampung mobil itu ngebut. Tadi nyerempet anak kecil serta mobil parkir di lokasi. Kemudian dikejar warga dan akhirnya tertangkap di Marvel dan dimassa. Krista warga Dinoyo

 Bersambung ke halaman 11 

Surabaya, Memorandum Kebakaran menimpa kompleks rumah dinas (rumdis) TNI AD di Jalan Hayam Wuruk Baru I, Kamis pagi (2/9). Akibat kejadian itu, sembilan bangunan rusak parah akibat dilahap api. Dua rumah lain juga terdampak kobaran api. Penyebab kebakaran diduga karena korsleting  Bersambung ke halaman 11 

R

irin Dwi Ariyanti angkat bicara soal dirinya yang diceraikan Aldi Bragi. Ririn terlihat tenang bicara soal masalah rumah tangganya itu. Ibu tiga anak tersebut ditemui di sela-sela syuting sinetron terbarunya di Buperta Cibubur, Jakarta Timur. Ririn yang ditemani seorang perempuan bicara sangat santai di depan wartawan. Tidak banyak yang diucapkan oleh Ririn Dwi  Bersambung ke halaman 11 

-

Meng, Lamongan bakal banjir janda.

-

Oke. Bapak-bapak siap angkat sarung sambut luapan!

Si Mameng (Mat Hongat)

Penganiaya Istri Siri Membantah Surabaya, Memorandum Setelah melaporkan suami sirinya ke Polda Jatim Selasa lalu (31/8), Diana tidak berani pulang. Wanita 38 tahun itu memilih tinggal di tempat lain untuk menenangkan diri. Dia berharap, polisi cepat melakukan proses sesuai aturan. “Saya ingin menenangkan diri Mas. Dari kemarin saya merasa takut dan gelisah. Gak tahu, tidak tenang saja sejak kemarin. Saya berharap kasusnya diproses Pak Polisi,” kata Diana dihubungi melalui pesan WhatsApp (WA), Kamis (2/9). Diana mengaku, kepercayaan kepada sosok kepala keluarga sudah hilang. Apalagi pasca kejadian tersebut. “Yang dipermasalahkan itu tidak pernah berbobot. Selalu hal sepele yang akhirnya membuat sua-

Pernikahan Semu (3)

FOTO: MEMO RANDUM/ALFIN

TENANG

FOTO: MEMO RANDUM/DANNY

RIRIN DWI ARIYANTI

Petugas damkar berjibaku memadamkan api yang melahap rumah dinas (rumdis) di Hayam Wuruk Baru.

Diana menunjukkan luka lebam di mata setelah dipukul suami sirinya.

sana di rumah itu selalu tidak nyaman,” lanjut dia. Dikonfirmasi terpisah melalui sambungan telepon, Novi  Bersambung ke halaman 11 

Terngiang Rintihan si Bungsu

T

ernyata tidak semudah yang dibayangkan memisahkan si sulung (Titi, samaran) dan si bungsu (Lili, samaran) dari Magda. Eloknya, Magda pun semakin lengket

Anggota Polsek Karangpilang mengolah tempat kejadian perkara (TKP).

 Bersambung ke halaman 11 

Jatuh 5 Meter, Tukang Cat Tewas Surabaya, Memorandum Seorang pekerja di PT Spindo, Waru Gunung, Karangpilang, terjatuh dari ketinggian 5 meter. Insiden itu membuat Soeharyono (58), warga Jalan Kandangan Rejo tewas di lokasi, Kamis (2/9).

Kejadian bermula sewaktu korban melakukan pengecetan atap sebuah bangunan. Ketika itu dirinya akan memindahkan besi penyangga. Nahas, tiba-tiba saja tali pe Bersambung ke halaman 11  ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205

FOTO: MEMO RANDUM/DANNY

Rumdis Hayam Wuruk Terbakar


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

JUMAT PAHING, 3 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Keluarga Korban Minta Penanganan KDRT Damarsi segera Dituntaskan

Hari Ini Datangi Mapolsek Buduran Sidoarjo, Memorandum Keluarga Sholikhatur Rosydah (45), warga RT 03/RW 02 Desa Pepe, Kecamatan Sedati, korban dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang meninggal pada 15 Agustus 2021, meminta kepolisian segera menuntaskan penyelidikan. Rencananya, hari ini (3/9), keluarga mendatangi Mapolsek Buduran.

2 Agustus 2021 sekitar pukul 02.00. Akibat penganiayaan, korban mengalami luka memar di pipi kiri dan punggung. Setelah peristiwa itu, korban tinggal di rumah kakaknya di Desa Pepe, Sedati. Di sana, korban mengeluhkan kepalanya sering merasa pusing dan mual. Ini diduga akibat penganiayaan yang dilakukan tersangka.

FOTO: MEMORANDUM/BWO

Singgih Sujatmiko

demi menjaga wilayahnya aman dari penyebaran Covid-19. (bwo/jok/epe)

Korban semasa hidup dengan luka memar yang diduga akibat pukulan tersangka.

Surat kematian korban yang dikeluarkan RSUD Sidoarjo tertanggal 21 Agustus 2021.

Karena kondisi fisiknya lemah, korban memberikan kuasa kepada penasehat hukum Katon Fajar Maulana dan Ronal Parhusip untuk mengawal serta melanjutkan proses hukum yang berlaku. Sampai akhirnya, diduga dampak dari penganiayaan tersebut, korban meninggal dunia pada 15 Agustus 2021 di kediaman kakak korban. Sebelum meninggal dunia, korban mengeluhkan sering pusing, mual, dan menunjukkan beberapa bagian tubuh yang sakit. Bahkan, sempat muntah darah hitam.

ke Mapolsek Buduran, Kamis (26/8) malam. “Setelah tersangka menyerahkan diri, kami akan mendatangi Mapolsek Buduran untuk mempertanyakan kelanjutan perkara ini. Kami boleh tahu perkembangan penyidikan karena sekarang polri terbuka dalam menangani perkara apapun,” tandas kakak korban. Kapolsek Buduran Kompol Samirin dikonfirmasi wartawan koran ini, mengatakan penyidik masih menangani perkara ini. Tersangka saat ini masih ditahan guna diproses hukum. (jok/epe)

Setelah meningggal dunia, keluarga korban bersama kuasa hukumnya, mengajukan otopsi kepada pihak kepolisian untuk dibuatkan surat pengantar ke RSUD Sidoarjo. Pada Selasa 24 Agustus 2021, keluarga korban didampingi kuasa hukum korban dan Lembaga Missi Reclassering Republik Indonesia (LMR RI Komda Sidoarjo) mendatangi Mapolsek Buduran untuk berkoordinasi terkait kelanjutan perkara ini. Sampai kemudian, tersangka yang dicaricari polisi terkait perkara ini menyerahkan diri

Warga Isoter Dipulangkan

Pemdes Cangkring Libatkan Semua Unsur Tegakkan Prokes Sidoarjo, Memorandum Imbauan kepada warga Desa Cangkring, Kecamatan Krembung, untuk terus menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes), terus dilakukan. Hal itu guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kepala Desa Cangkring Singgih Sujatmiko mengungkapkan, meski Kabupate Sidoarjo sudah memasuki zona kuning, imbauan itu terus digencarkan dengan melibatkan seluruh unsur yang ada di desa. “Kami mulai dari perangkat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda agar mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya, Kamis (2/9). Menurutnya, masyarakat jangan sampai lengah dengan kondisi saat ini. Sebab, dengan disiplin penerapan prokes diharapan lonjakan Covid-19 tidak terjadi lagi. “Bersyukur meskipun ada warga yang sempat terkonfirmasi Covid-19, namun bisa tertangani dengan baik, sehingga sembuh dan jumlahnya tidak banyak,” tandasnya. Di samping itu, tambah Singgih, selama kondisi belum normal hendaknya saat melaksanakan aktivitas apapun tetap mematuhi protokol kesehatan

FOTO: MEMORANDUM/JOKO SMNTOSO

Suami korban dengan seragam sekuriti.

Sidoarjo, Memorandum Setelah melakukan isolasi di rumah sehat di Hotel Delta Sinar Mayang, tujuh pasien yang menjalani isolasi terpusat (isoter), akhirnya dinyatakan sehat dari Covid-19 dan diperbolehkan pulang. Kasiamti, warga Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, salah satu pasien yang sembuh, mengaku sangat bersyukur dirinya dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang kembali bersama keluarga. “Terima kasih atas perhatian TNI, Polri, dan tenaga kesehatan selama perawatan di tempat isoter,” katanya kemarin. Proses pemulangan warga isoter juga dihadiri Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro, Dandim 0816 Letkol Inf Mohammad Iswan Nusi, kepala puskesmas, serta Forkopimcam Buduran, Candi, Tulangan, Gedangan, dan Waru. Letkol Inf Mohammad Iswan Nusi mengatakan, proses pemulangan juga dilakukan di tempat isoter lainnya di Kabupaten Sidoarjo. Forkopimcam termasuk TNI, Polri, dan puskesmas di tiap kecamatan turut bersama mengawal pemulangan warga yang menjalani isoter. “Upaya ini adalah sebagai bentuk kepedulian kami kepada warga yang telah menjalani isoter, kami berikan support kepada mereka yang telah berhasil sembuh dari Covid-19,” ujarnya. Sementara Kapolresta Kombespol Kusumo

FOTO: MEMORANDUM/BWO

Kekerasan itu sendiri informasinya terjadi 15 hari sebelumnya, di rumah suami korban, Lulus Retno, warga RT 13/RW 03 Desa Damarsi, Kecamatan Buduran. Bahkan akibat kekerasan tersebut, korban mengungsi ke rumah kakaknya di Desa Pepe. Kakak korban, Khusnul Afandi, bahkan mendesak penyidik segera melanjutkan perkara ini dan melimpahkan ke kejaksaan. Tujuannya, agar tersangka cepat diadili. “Besok (hari ini, RED), kami berencana mendatangi mapolsek untuk mempertanyakan kelanjutan penanganan perkara itu,” terangnya didampingi Haris kepada Memorandum. Tersangka saat ini sudah mendekam di tahanan Mapolsek Buduran setelah menyerahkan diri pada 26 Agustus. Polisi juga langsung memprosesnya dan menjeratnya sesuai dugaan tindak pidana yang dilakukan. “Agar penyidikan kasus ini sesuai protap yang berlaku dan jeratan hukumnya sesuai dugaan tindak pidana yang dilakukan, kami akan terus mengawal perkara ini,” beber Khusnul dan Haris. Khusnul berharap perkara ini segera di-P21 oleh jaksa. Ia juga berharap majelis hakim PN Sidoarjo memvonis tersangka seadil-adilnya sesuai dugaan tindak pidana yang dilakukan tersangka. “Kami tidak rela kalau tersangka dihukum ringan. Sebab akibat dugaan tindak pidana yang dilakukan tersangka, adik kami meninggal dunia,” papar Khusnul. Sebelumnya, korban diduga dianiaya tersangka di rumah. Kejadian ini kemudian dilaporkan korban ke Mapolsek Buduran pada

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro menyerahkan sertifikat kepada warga yang menjalani isoter sebelum dipulangkan.

Wahyu Bintoro kembali mengingatkan kepada masyarakat, bahwa kepulangan warga isoter berarti sudah dinyatakan sehat. Karena itu, harus diterima dan untuk kembali berbaur bersama warga lainnya.

“Covid-19 bukanlah aib, dan penyakit ini terbukti dapat disembuhkan. Tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan jangan takut untuk divaksin,” pesannya. (bwo/jok/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

JUMAT PAHING, 3 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 3

Tumpukan kotoran selokan dan u-ditch di Lebak Timur Kavling 3, Tambaksari.

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Proyek Selokan Lebak Timur Mangkrak

Anggota dewan dari fraksi PDI-P menemui wali murid.

Surabaya, Memorandum Karena selama dua pekan tidak tampak aktivitas pekerjaan, proyek perbaikan selokan di Lebak Timur Kavling 3, Tambaksari, diresahkan warga setempat. Selain menghambat lalu lintas, warga khawatir berdampak banjir atau becek, karena sebentar lagi memasuki musim hujan.

Keluhkan Biaya Seragam, MBR Wadul Dewan

Seperti yang dikatakan Jono (53), warga setempat sangat terganggu karena molornya pekerjaan proyek ini. “Sebe-

saat ditemui di lokasi, Kamis (2/9). Tambahnya, sejak dua minggu lalu tidak ada pekerjaan sama sekali. “Baru tadi pagi dikerjakan. Itu setelah saya lapor, kalau tidak mungkin ya dibiarkan,” ungkapnya. Memang, masih menurut Jono, awalnya sebulan lalu pekerjaannya cepat dengan jumlah pekerja yang banyak tetapi setelah itu tidak dikerjakan sama sekali.

narnya program ini bagus dan saya sangat setuju. Tapi tidak dibiarkan seperti ini, sampai mengganggu warga,” ujarnya

“Sempat saya tanya kok tidak dilanjutkan, jawabnya pekerja mengerjakan ke lokasi lain. Ya tidak seperti itu, harusnya ini diselesaikan dulu baru pindah,” tegas Jono. Dia juga menyesalkan mangkraknya proyek ini, banyak warga atau tamu yang terpaksa memutar dan lebih jauh karena jalan yang biasa dilalui ada proyek  Bersambung ke halaman 4 

KPK Warning Kepala Daerah Se-JaƟm

Stop di Angka 16 Surabaya, Memorandum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan 39 kepala daerah beserta jajarannya di Provinsi Jawa Timur (Jatim) untuk menjauhi korupsi. Penegasan ini disampaikan Direktur Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah III KPK Bahtiar Ujang Purnama dalam rapat koordinasi secara daring, Rabu (2/9). “Sejak 2014 sampai hari ini sudah 16 kepala daerah di Jatim terjaring OTT KPK. Saya minta stop di angka 16,” tegas Bahtiar. Ia mengingatkan, saat ingin berbuat korupsi, agar pejabat membayangkan rasanya memakai rompi oranye KPK. “Dilihat seluruh keluarga besar dan masyarakat yang memberi amanah untuk memimpin,” tegas Bahtiar. Dalam kurun waktu Mei hingga Agustus tahun 2021 ini, sambung Bahtiar, sudah 2 kepala daerah di Jatim yang tersangkut tindak pidana korupsi (tipikor) terkait kasus dugaan suap pengisian jabatan, yakni lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Probolinggo.  Bersambung ke halaman 4 

ABDUL GHONI MUKLAS NIAM Anggota Komisi C DPRD Surabaya

Oligarki ini memang ada indikasi semacam pengamanan potensipotensi permasalahan yang sebelumnya. Tapi saya katakan itu tidak salah, kalau proses dilalui dengan benar, orangnya berkualitas dan tidak melakukan penyimpangan.

ILUSTRASI: ISTIMEWA

Perintah wali kota sudah jelas. Sekarang tinggal praktik di lapangan. Karena itu menyalahi aturan. Karena fungsi sekolah mendidik supaya siswa berguna bagi masyarakat. Saya minta instansi terkait turun mengecek.

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Surabaya, Memorandum Sejumlah wali murid siswa dari salah satu SMPN di Surabaya mengeluhkan tentang biaya dan keharusan membeli seragam di sekolah. Para wali murid ini lantas wadul ke DPRD Surabaya, Kamis (2/9). Lastri, salah satu wali murid mengaku keberatan bila membeli seragam sekolah untuk kedua anaknya masing-masing berkisar Rp 1,5 juta. Terlebih dia termasuk dalam kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Kalau bisa dibebaskan biaya apapun,” pintanya. Menanggapi ini, Anggota Komisi C DPRD Surabaya Abdul Ghoni Muklas Niam menyayangkan bila ada kewajiban membeli seragam sekolah kembali terjadi. Abdul Ghoni mengungkapkan, pungutan seragam tersebut disampaikan melalui surat  Bersambung ke halaman 4 

Hambat Lalu Lintas dan Berdampak Banjir

BAHTIAR UJANG PURNAMA Direktur Korsup Wilayah III KPK

Perwakilan PKL audiensi dengan Forkopimda Surabaya.

Surabaya, Memorandum Perwakilan pedagang kaki lima (PKL) beserta aktivis menemui Forkopimda Surabaya di balai kota, Kamis (2/9). Mereka meminta pemerintah mencarikan solusi terbaik terhadap permasalahan yang dialami PKL karena dampak penerapan PPKM level 3. Hadir dalam audiensi itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi beserta kepala perangkat daerah (PD) di lingkungan pemkot. Ada juga, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan, dan Kepala Staf Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Erwin Rustiawan mewakili danrem. Selain itu, hadir pula Dandim 0832/Surabaya Selatan Kolonel Inf Budi Yuono, Dandim Tipe A 0831/Surabaya Timur Kolonel Inf Agus Faridianto, dan Dandim Tipe A 0830/Surabaya Utara Kolonel Inf Sriyono.  Bersambung ke halaman 4 

Rapat koordinasi KPK bersam a

Forkopimda Jatim dan jaja ran secara

FOTO: MEMORANDUM/DA YAT

PKL Minta Perpanjangan Jam Buka Lapak

daring.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

JUMAT PAHING, 3 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 4

Kemiskinan di JaƟm Tinggi

Jangan Terbuai Berbagai Penghargaan FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

PTM Digelar 4 Hari Lagi

SOP Antar Jemput Harus Diperhatikan bagaimana para siswa ini rindu sekali ingin sekolah. Hampir dua tahun mereka tidak sekolah secara tatap muka. Jadi wajar jika mereka ingin sekali PTM segera digelar,” ujar Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah, Kamis (2/9). Usai sidak, Khusnul memaparkan beberapa catatan yang perlu dilakukan jelang PTM dimulai. Di antaranya sekolah harus melakukan uji coba sebelum PTM diselenggarakan. “Uji coba ini sangat penting. Dengan uji coba akan diketahui mana yang harus diperbaiki. Selain itu juga akan diketahui pula kesiapan para tenaga pendidik, sarana dan prasarana yang kurang. Jika ada kekurangan masih ada waktu untuk diperbaiki,” ungkapnya. Catatan berikutnya dari politisi PDI Perjuangan

ILUSTRASI: ISTIMEWA

Surabaya, Memorandum Berbagai pihak terus menggeber persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) di Surabaya. Termasuk kalangan wakil rakyat yang duduk di legislatif pun tak tinggal diam agar PTM nanti berjalan aman. Harapannya tak menciptakan klaster baru penularan Covid-19, sehingga standar operasional prosedur (SOP) antar jemput juga harus dikaji. Seperti yang dilakukan komisi D yang turun ke sekolah-sekolah untuk memastikan persiapan PTM. Ada dua sekolah yang menjadi sasaran saat melakukan inspeksi mendadak (sidak). Yakni di SMPN 6 dan SMP GIKI 2. “Ketika sidak itu saya sempat ikut gabung dalam zoom bertemu siswa saat daring. Saya merasakan

ini yang harus dipikirkan adalah saat antar dan jemput siswa. Dalam SOP, siswa harus dijemput orang tua secara tepat waktu. Tujuannya agar tidak terjadi kerumuman setelah PTM usai. “Namun yang perlu dipikirkan adalah, bagaimana dengan siswa yang kedua orang tuanya bekerja. Tentu mereka tidak bisa menjemput. Mungkin saat berangkat sekolah bisa karena berbarengan dengan berangkat kerja. Tapi saat pulang kan tidak bisa karena mereka masih bekerja,” urainya. Sehingg Wakil Ketua DPC PDI Sehingga Perjuangan Surabaya ini meminta pend dinas pendidikan untuk mengkaji in Seperti apakah boleh soal SOP ini. siswa dijemput dijem dengan ojek online, atau siswa berangkat dan pulang dengan naik sepeda karena memang d rumahnya dekat. “Masala ini harus dikaji. Ja“Masalah samp kemudian saat PTM ngan sampai dilakukan muncul dipermukaan dilakukan, kesan bahwa PTM yang bisa dii diikuti oleh siswa yang mem miliki fasilitas lengkap. Bagaimana yang kedua orangnya bekerja, paginya bisa mengantar tapi pulangnya tidak bisa menjemput. Itu juga harus dipikirkan,” tandasnya.(mg3/tyo)

“Sudah tak bisa dipungkiri lagi kalau penyebabnya adalah pandemi Covid-19,” tegas Wakil Ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar. Lanjut politisi asal Madura ini, semua pasti tahu dampaknya telah merusak perekonomian di Jatim. “Saya berharap tetap fokus bagaimana caranya untuk mengentas kemiskinan,” tutur Iskandar. Mantan birokrat ini mengatakan tingginya angka kemiskinan ekstrem tersebut seharusnya bisa memacu pemprov untuk terus melakukan perbaikan dalam mengentas kemiskinan di Jatim. “Jangan terbuai dengan berbagai penghargaan sehingga lalai, dan lupa terkait program-program untuk pengentasan kemiskinan,” tegasnya.

Achmad Iskandar optimistis jika sudah tidak ada pandemi Covid-19, tentunya angka kemiskinan ekstrem di Jatim turun. Achmad Iskandar berharap Pemprov Jatim melakukan sejumlah langkah, antara lain serapan anggaran APBD Jatim harus lancar. Pemprov Jatim ke depannya memperbaikan dengan mempermudah aturan-aturan tersebut. “Kadang stimulan penyaluran APBD juga lamban misalnya terbentur aturan dan lainnya,” tuturnya. Sekedar diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penduduk miskin ekstrem di Indonesia. Pada 2021, persentase penduduk miskin ekstrem mencapai 4,8 persen dari total penduduk miskin nasional di

Babinsa Koramil Simokerto Dekat dengan Rakyat Surabaya, Memorandum Babinsa Koramil Simokerto Serma Dwi Arief setiap hari berpatroli rutin di wilayah teritorialnya, salah satunya di Jalan Kapasan Dalam 3, Kamis (2/9). Selain memastikan wilayahnya tetap kondusif, Arief juga melakukan komunikasi sosial (komsos) dengan warga. “Kegiatan komsos adalah salah satu media babinsa untuk mengenal warganya agar lebih dekat, dan sebagai sarana silaturahmi,” ujar Arief. Ditambahkan Arief, kegiatan komsos ini bertujuan untuk mencari informasi dan mengetahui perkembangan situasi di wilayah.”Sudah menjadi tugas pokok sebagai

Babinsa Koramil Simokerto Serma Dwi Arief berbincang dengan warga ketika berpatroli di Jalan Kapasan Dalam.

seorang babinsa yang senantiasa melaksanakan komsos untuk bertukar informasi dengan warga,” lanjut Arief. Terpisah, Danramil Simokerto Mayor Chb (K) Saimah mengatakan, dengan komsos

Keluhkan Biaya Seragam, MBR Wadul Dewan itu menyalahi aturan. Karena fungsi sekolah mendidik supaya siswa berguna bagi masyarakat. Saya minta instansi terkait turun mengecek,” tegasnya. Politisi PDIP Surabaya ini menduga, masih banyak wali murid yang keberatan dengan biaya seragam. “Yang kita terima ini mungkin baru beberapa. Mungkin masih banyak lagi kasus serupa namun mereka

edaran, namun tidak ada tanda kop surat. Atas hal ini, pihaknya mendesak pemkot untuk turun ke lapangan melakukan kroscek. Karena ketidaksesuaian ini dinilai menyalahi aturan PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. “Perintah wali kota sudah jelas. Sekarang tinggal praktik di lapangan. Karena

tidak berani mengadukan. Kalau ada oknum yang mengintimidasi karena mengadukan kasus ini, laporkan ke kita,” pungkasnya. Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surabaya Supomo menegaskan, bahwa tidak ada kewajiban wali murid untuk membeli seragam baru bagi anaknya. Hal ini sebagaimana tercantum dalam Per-

Stop di Angka 16

yang belum selesai. “Akhirnya tamu itu pulang daripada putar dan lebih jauh,” tambahnya. Jono berharap proyek ini segera diselesaikan. “Agar warga bisa nyaman dan senang. Apalagi sekarang memasuki musim hujan, takutnya membuat jalan tambah becek atau banjir,” pungkas Jono. Sementara itu, Camat Tambaksari Ridwan Mubarun mengatakan, mungkin kondisi seperti ini dan minimnya pekerja di lapangan. “Nanti saya sampaikan ke dinas terkait,” ujarnya. Sedangkan Kabid Permukiman DCKTR Kota Surabaya Adi Gunita mengatakan pihaknya akan mengecek. “Coba saya ceknya dahulu,” singkat Adi.(fer/tyo)

“Oligarki ini memang ada indikasi semacam pengamanan potensi-potensi permasalahan yang sebelumnya. Tapi saya katakan itu tidak salah, kalau proses dilalui dengan benar, orangnya berkualitas dan tidak melakukan penyimpangan,” tambah Bahtiar. Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang hadir dalam rapat meminta kepala daerah untuk memperhatikan warning (peringatan, red) dari KPK. Berbagai ikhtiar untuk melakukan upaya-upaya peningkatan good governance dan clean government harus tetap dilakukan. Namun, dia juga menyadari masih banyak yang harus dibenahi.

mendikbud Nomor 45 Tahun 2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. “Jadi wali murid tidak ada kewajiban atau keharusan beli baju baru. Kalau dia dari SD naik ke SMP bisa pakai baju sebelumnya, tinggal atributnya dicopot, diganti,” kata Supomo. Namun, mantan Kepala Dinas So-

sial (Dinsos) Kota Surabaya ini juga tidak mempermasalahkan apabila wali murid ingin membelikan seragam baru untuk anaknya. Mereka, bahkan dipersilahkan membeli seragam baru di manapun berada. “Wali murid kalau dia membutuhkan seragam boleh beli di mana-mana. Kalau mau beli di koperasi sekolah juga dipersilakan. Tapi tidak

wilayah yang telah diatur dalam Inmendagri. “Bahwa tidak ada kegiatan yang tidak sesuai dengan Inmendagri. Semua kota melakukan yang sama. InsyaAllah semua aturan itu melekat sama,” kata Eri. Namun, Eri menyatakan, apabila masih ada pelaku usaha yang beroperasi melebihi jam yang ditentukan, maka informasi itu bisa disampaikan ke petugas agar segera ditindaklanjuti. Sebab, tanpa keterlibatan masyarakat, kebijakan PPKM di Surabaya ini tidak akan bisa berjalan sempurna. “Karena itulah masyarakat yang menjadi ujung tombaknya. Karena

ada kewajiban, atau keharusan beli baju baru, ini juga sudah ditegaskan oleh Bapak Wali Kota,” ujarnya. Menurut dia, ada pemahaman di antara wali murid yang seolah-olah ketika memasuki tahun ajaran baru, maka ada kewajiban untuk membeli seragam baru. Padahal, pihaknya tidak pernah mewajibkan hal tersebut.(mg3/fer/tyo)

Sambungan dari halaman 3 “Pertemuan seperti ini menjadi bagian yang penting untuk bersama-sama membangun komitmen stop di angka 16. Ini harus menjadi password dan pesan yang kuat untuk kita semua. Hal-hal terkait manajemen ASN, gratifikasi dan gaya hidup merupakan hal-hal yang harus kita lakukan penguatan. Mudah-mudahan menjadi komitmen kita yang makin kuat untuk menjalankan amanah yang lebih baik,” ujar Khofifah. KPK menegaskan bahwa setiap area intervensi dalam monitoring centre for prevention (MCP) itu ada tujuannya. KPK berharap implementasinya selaras dengan skor. Khusus Jatim, kata Bahtiar, permasalahan-

nya masih terkait manajemen ASN dan pengadaan barang jasa. Selain itu, hubungan afiliasi menurutnya sangat kuat di Jawa Timur. Hal ini, lanjutnya, dibuktikan dari masih banyaknya pengaduan masyarakat yang KPK terima. Sedangkan, Ketua Satuan Tugas Korsup Wilayah III KPK Edi Suryanto meminta agar kasus yang menimpa kedua bupati tersebut menjadi bahan introspeksi. “Bagaimana mau memperhatikan kinerja dan penyerapan anggaran kalau kepala daerahnya sibuk munguti jatah preman untuk isi jabatan bahkan hingga level kepala desa? Lalu, apabila si kepala desa

terpilih dari hasil suap, apa bisa menjamin dapat bekerja dengan baik alih-alih mencari pengembalian modal untuk posisinya? Terus seperti itu,” ujar Edi. Wali Kota Malang Sutiaji yang turut hadir menyampaikan usulan level eselonisasi untuk inspektur agar setara dengan sekretaris daerah yaitu 2A, tidak seperti sekarang 2B. Sehingga, harapnya, inspektur akan memiliki keberanian lebih dalam melakukan pengawasan. Hal ini, katanya, juga sudah pernah diutarakan kepada Kemendagri dan KemenpanRB. Di akhir rakor, KPK sepakat perlunya penguatan inspektur da-

PKL Minta Perpanjangan Jam Buka Lapak Dengan seksama, forkopimda mendengarkan langsung keluh kesah aktivis beserta perwakilan dari PKL. Pada intinya, mereka meminta agar ada penambahan jam operasional usaha. Di lain hal, mereka juga mengaku, bahwa masih ada PKL yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan, bahwa terkait jam operasional usaha di Surabaya sudah sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) tentang PPKM. Artinya, kebijakan tersebut tak hanya berlaku di Kota Pahlawan melainkan juga di semua

diharapkan babinsa dapat langsung menyampaikan kebijakan, apalagi terkait dengan Covid-19, “Babinsa merupakan ujung tombak bagi TNI Angkatan Darat, karena setiap harinya selalu dekat dengan rakyat,” kata Saimah.(tyo/day)

Sambungan dari halaman 3

Hambat Lalu Lintas...

Sambungan dari halaman 3

level 10,14 persen. Dari data BPS, penduduk miskin ekstrem terbanyak ada di Pulau Jawa yakni di tiga Provinsi antara lain Jabar, Jateng dan Jatim. Jumlahnya bahkan mencapai 1,7 juta orang. Terpisah Gubernur Khofifah Indar Parawansa berharap agar penyebaran Covid-19 tetap terkendali dan kasus terkonfirmasi positif menurun drastis, sehingga perbaikan ekonomi bisa lebih cepat. Maka, ia mengimbau agar semua pihak jangan sampai lengah serta terus kooperatif dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. “Harapannya dengan peningkatan tracing ini kita bisa terus memutus penyebaran Covid-19. Dan penurunan angka zona merah ini harus terus kita pertahankan. Untuk itu, kita tidak bisa hanya mengandalkan nakes dan penegak keamanan saja, tapi juga harus taat dan disiplin dalam prokes,” pungkasnya. (day/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Komisi D DPRD Surabaya sidak di SMPN 6.

Surabaya, Memorandum Pandemi Covid-19 berkepanjangan membuat porak poranda perekonomian di Jawa Timur. Kondisi ini terlihat dari angka kemiskinan ekstrem tinggi di Jatim.

lam upaya implementasi program pencegahan korupsi mengingat tugas dan wewenangnya sebagai pintu gerbang pertama dalam melakukan pengawasan. Namun, KPK juga mengingatkan bahwa kekuatan inspektur hanya salah satu faktor. “Jangan inspektur berpikir eselon rendah lantas mengesampingkan komitmen. Sekarang, kami minta berdayakan inspektur sekuat-kuatnya. Kira-kira kapabel tidak? Dukung dengan regulasi yang kuat. Kedua, juga dapat melibatkan kejaksaan dan kepolisian untuk melakukan inspeksi atau review terhadap OPD,” pungkas Bahtiar.(day/tyo)

Sambungan dari halaman 3 Surabaya menjadi hebat bukan karena pemerintahannya, tapi masyarakat yang menjadi ujung tombaknya. Ketika saat ini ada yang masih buka (melebihi aturan) silakan disampaikan,” terangnya. Sementara terkait sasaran penerima bansos, Eri menuturkan, bahwa saat ini pemkot telah meluncurkan aplikasi Usul Bansos yang dapat diakses di laman: https://usulbansos.surabaya. go.id/. Melalui aplikasi itu, warga bisa melaporkan diri sendiri atau tetangga yang memang belum menerima dan membutuhkan bansos. “Kita bikin aplikasi usul bansos. Semua orang bisa mengusulkan.

Karena kami pemerintah tidak akan pernah sempurna tanpa informasi dari masyarakatnya. Saya berharap njenengan (anda) ini menjadi ujung tombaknya. Karena laporan itu menjadikan bantuan sosial menjadi lebih sempurna,” tuturnya. Di waktu yang sama, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan menjelaskan, bahwa TNI dan Polri mendukung sepenuhnya kebijakan pemkot dalam penerapan strategi penanganan Covid-19. Apalagi saat ini Surabaya telah berstatus zona kuning dan tentu harus dijaga atau diturunkan ke hijau. “Ini kali pertama Surabaya zona

kuning, artinya kebanggan yang harus kita jaga. Karena ini tidak mudah dan harus tetap kita jaga,” kata kapolres. Karenanya, pihaknya juga meminta dukungan masyarakat, khususnya aktivis beserta perwakilan PKL yang hadir dalam audiensi itu agar turut serta membantu pemerintah memutus mata rantai Covid-19. Adanya pelonggaran ini, jangan sampai kemudian berdampak pada meningkatnya kasus Covid-19. “Karena itu kami mohon dukungan dari teman-teman. Kami akan terus mengantisipasi (kenaikan kasus) menjelang berakhirnya PPKM level 3,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Staf Korem (Kasrem) 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Erwin Rustiawan menambahkan, bahwa selama ini forkopimda rutin melakukan evaluasi terkait penanganan Covid-19. Meski begitu, dalam pelaksanaan di lapangan, tentu dibutuhkan dukungan dari masyarakatnya. “Apa yang disampaikan Pak Wali Kota itu untuk kebaikan kita semuanya. Karena itu dalam pelaksanaan di lapangan mari kita sama-sama bekerja sama memberikan informasi. Karena kita sebagai manusia kan terbatas, pasti ada kekurangan. Yang jelas kami akan tindaklanjuti,” kata Erwin.(fer/tyo)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

JUMAT PAHING, 3 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Pamekasan, Memorandum Rencana Pemkab Pamekasan menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) untuk buruh pabrik dan buruh tani tembakau, masih dalam proses verifikasi atau validasi data (vervalta). Kabag Perekonomian Sri Puja Astutik mengatakan, proses pendataan itu kembali dilakukan karena adanya perubahan persyaratan dari sebelumnya. “Dan pada waktu itu persyaratan penerimanya itu tidak boleh ganda dengan BLT lain seperti BLT-DD,” katanya, Kamis (2/9). Setelah ada kebijakan baru dari Gubernur Jawa Timur pada pertengahan Agustus, maka BLT DBHCHT dapat diberikan kendati penerima juga sudah mendapat bantuan jenis lain dari pemerintah. “Sekarang masih proses pendataan, sekarang masih belum selesai,” jelasnya dilansir dari koranmadura.com. Menurutnya, hingga saat ini ada 2. 664 data buruh yang sudah dikumpulkan untuk proses verifikasi tersebut. Namun syaratnya untuk mendapatkan BLT itu, harus murni sebagai buruh pabrik atau buruh tani tembakau. “Kiita verval, nanti itu bisa bertambah bisa berkurang,” jelasnya. (*/sjk/epe)

FOTO: MEMORANDUM/SYAMSURI

BLT DBHCHT Terkendala Perubahan Persyaratan

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep Syamsul Arifin, memeriksa pelaksanaan PTM SMA/SMK.

Vaksinasi massal Covid-19 di SMAN 1 Sumenep, beberapa hari lalu.

Vaksinasi Pelajar SMA masih Rendah

Selama PTM, Satgas Bekali SOP Sekolah Sumenep, Memorandum Satgas Covid-19 Kabupaten Sumenep memastikan semua SMA/SMK yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) sudah membentuk satgas sekolah. Satgas tersebut yang akan memantau aktivitas selama PTM.

Tahun Ini SDA Alokasikan Rp 3 M untuk 13 Proyek Saluran Sumenep, Memorandum Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Sumenep mengungkap, ada 13 proyek saluran yang dianggarkan melalui APBD dan DAK 2021. Kabid Irigasi Dinas SDA Dedi Falahuddin menjelaskan, proyek itu tersebar di sejumlah desa dengan alokasi berbeda. “Usulan melalui APBD sedikitnya 8 paket saluran irigasi dan yang DAK ada 5 paket,” terangnya, Kamis (2/9). Untuk pembuatan saluran irigasi melalui dana alokasi khusus (DAK) ada di Desa Banjar dengan kebutuhan dana sebesar Rp 555 juta, Kali Masjid Kecamatan Gapura Rp 521 juta, Kebunagung Rp 933 juta, Parsanga Rp 1,05 miliar, dan di Guluk-Guluk sebesar Rp 748 juta. “Akumulasinya kurang-lebih Rp 3 miliar,” sebutnya. Sementara saluran irigasi yang melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) sedikitnya 8 paket saluran. Lokasinya, kata dia, di wilayah Gadu Barat, Kecamatan Ganding Rp 79 juta, Tamba Agung Tengah Rp 98 juta, dan Pragaan Rp 102 juta. Selanjutnya, Tambakpiring Bawah Rp 79 juta, Desa Baraji Rp 84 juta, pengeboran di Lenteng Barat Rp 181 juta dengan biaya pengawasan. Ia menjelaskan, terkait pembuatan saluran irigasi progran DAK tersebut berdasarkan Permen PU nomor 14/ PRT/M/2015 Tahun 2015 tentang kriteria dan penetapan status daerah irigasi. “Sebelum dibangun, saluran itu harus dilelang dengan jumlah dana di atas Rp 300 juta. Jika di bawahnya, maka tidak bisa dilakukan usulan pembangunan atau perbaikan,” katanya. Menurutnya, perbaikan dan atau pembuatan saluran irigasi tahun ini jumlahnya menurun dibanding 2020 yang mencapai 17 paket. “Setiap tahunnya pasti ada pembuatan dan perbaikan saluran. Bahkan banyak yang masih belum diperbaiki. Salah satunya di Kalianget Barat pompa airnya rusak parah,” katanya. Saluran irigasi berdasarkan Undang-Undang nomor 17 tahun 2019 dan Perda jaringan saluran irigasi Sumenep nomor 5 Tahun 2015. “Saluran irigasi diprioritaskan pada lahan pertanian yang memiliki potensi besar sumber mata air untuk dibuatkan saluran irigasi,” ujarnya. (*/uri/epe)

Jawa Timur Wilayah Sumenep Syamsul Arifin, Kamis (2/9). Ia menyebutkan, fungsi Sa t g a s Cov i d - 1 9 s e k o l a h dimulai sejak siswa akan memasuki kelas. Dengan mengecek suhu dan mengarahkan jalur masuk kelas sebelum cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. “Satgas juga mengatur jarak tempat duduk antarsiswa. Serta melakukan pengawasan saat jam pelajaran bahkan sampai saat akan pulang,” tambahnya.

Covid-19. Hal ini dibenarkan Syamsul Arifin. “Keikutsertaan pelajar SMA/SMK dalam vaksinasi belum mencapai 30 persen,” cetusnya. Ironisnya, pantauan Syamsul, kondisi itu terjadi mayoritas dipicu sikap pelajar dan orang tuanya yang masih percaya informasi hoax tentang dampak negatif vaksin. SMA negeri yang sudah melaksanakan vaksin sejak 22 Juli 2021 sampai kemarin, sekitar 25 persen. Sementara SMA swasta masih di bawah 5 persen. Rendahnya keikutsertaan siswa SMA swasta dalam program vaksinasi pelajar, karena sebagian besar mereka percaya kabar hoaks bahwa vaksinasi bisa menimbulkan

penyakit bahkan sampai meninggal. “Padahal anak-anak yang divaksin selama ini tidak ada yang mengalami gejala berbahaya seperti info yang beredar,” tegas Syamsul. Sementara itu, salah seorang siswi SMAN 2 Sumenep Aira Rahmah menuturkan, mayoritas siswa enggan divaksin karena dilarang oleh orang tuanya. Padahal teman-temannya banyak yang membujuk orang tuanya agar mendapat izin untuk divaksin. “Mungkin kebanyakan orang tua teman-teman saya masih percaya rumor yang beredar bahwa vaksin Covid-19 itu berbahaya. Padahal vaksin bisa menambah kekebalan imun tubuh di tengah pandemi,” ujar Aira. (uri/aan/epe)

KUA PPAS 2022 Difokuskan Pemulihan Ekonomi Rakyat Bangkalan, Memorandum Proses pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran S e m e n t a r a ( K U A - P PA S ) Kabupaten Bangkalan Tahun Anggaran 2022, akhirnya diparipurnakan DPRD setempat, Rabu (1/9). Disaksikan forkopimda, anggota DPRD, dan pimpinan O P D, k e s e p a k a t a n t i m anggaran pemerintah daerah (TAPD) dan badan anggaran (banggar) DPRD, ditandai penyerahan naskah KUA PPAS dari Ketua DPRD Bangkalan H Muhamad Fahad kepada Wakil Bupati (Wabup) Drs H Mohni MM. “Alhamdulillah, melalui sidang par ipur na semua tahapan pembahasan KUA PPAS Tahun Anggaran 2022, akhirnya tuntas dan kami sepakati bersama,” kata wabup yang mewakil Bupati R Abdul Latif Amin Imron. Ia menjelaskan, KUA PPAS merupakan proses awal dalam penyusunan rancangan APBD 2022. Itu sebabnya, TAPD dan banggar DPRD harus

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Dedi Falahuddin

Perintah pembentukan satgas sekolah itu bahkan sudah dikeluarkans ejak tahun lalu. Kini, tinggal melaksanakan sesuai tugas dan fungsinya. Pe m b e n t u k a n s a t g a s i t u bahkan sudah dilengkap surat keputusan (SK) yang berisi standar operasional prosedur (SOP), sebagai bekal satgas. “SK dokumen SOP Satgas Covid-19 sudah ada di masing-masing sekolah. Mereka tinggal bekerja seusai tugas masing-masing selama PTM,” terang Kepala Cabang Dinas Pendidikan

Selama PTM SMA/SMK yang sudah mulai berjalan sejak 31 Agustus 2021, tidak ada jam istirahat karena kegiatan belajar mengajar (KBM) dibatasi hanya selama 4 jam. Pembatasan ini akan berubah bertahap seiring kondisi pandemi. “Kemungkinan tambahan jam pelajaran sesuai permintaan Dinas Pendidikan Jawa Timur kepada gubenur. Hanya saja akan dikaji terlebih dahulu sesuai kondisi. Apabila angka kasus menurun, penambahan mungkin akan terlaksana,” sebut Syamsul Arifin. Di sisi lain, gairah menyambut PTM juga menyimpan risiko penyebaran virus Corona. Penyebabnya, minimnya partisipasi pelajar SMA/SMK mengikuti vaksinasi

Ketua DPRD Bangkalan H Muhamad Fahad menyerahkan naskah KUA PPAS kepada Wabup Drs H Mohni MM.

jeli, seksama, dan memiliki sudut pandang yang seirama selama proses pembahasan. Sehingga semua materi KUA PPAS mengakomodir arah

pembangunan dan skala prioritas pemanfaatan plafon anggaran di 2022. “Artinya, KUA PPAS akan menjadi ramburambu rujukan saat TAPD dan

banggar DPRD membahas dan menyusun RAPBD 2022 nanti,” tandas Haji Mohni, sapaan akrab wabup. Sekdakab Ir H Moh Taufan

Zairinsyah, selaku ketua TAPD menambahkan, KUA PPAS 2022 hampir sama dengan tahun sebelumnya. Hanya saja, skala prioritas lebih fokus pada pemulihan ekonomi dampak diterjang pandemi Covid-19 berkepanjangan. “D i s a d a r i a t a u t i d a k , pandemi memang berdampak negatif pada sektor perekonomian rakyat di semua lini. Jadi memang wajb ada upaya pemulihan,” sebut mantan kepala DPUPR tersebut. Selain itu, KUA PPAS juga masih konsisten mengakomodir arah pembangunan sesuai visi-misi bupati-wabup ketika terpilih lalu. Terpisah, Ketua DPRD H Muhamad Fahad, wanti-wanti agar pembahasan RAPBD 2022 jangan sampai menyimpang dari kesepakatan KUA PPAS. “Kalau naskah RAPBD yang disodorkan TAPD nanti banyak keluar dari rel KUA PPAS, saya khawatir pembahasan RAPBD oleh TAPD dan banggar DPRD, akan berjalan alot, lantaran terjadi silang pendapat,” tutupnya. (ras/epe)

2.577 Botol Miras Dimusnahkan

FOTO: MEMORANDUM/SUJAK

Bupati Sedih masih Beredar di Pamekasan

Bupati H Baddrut Tamam memimpin pemusnahan barang bukti miras dengan kendaraan berat.

Pamekasan, Memorandum Bupati H Baddrut Ta m a m m e n g a k u s a n g a t bersedih ketika memimpin pemusnahan 2.577 botol miras hasil operasi gabungan di Lapangan Sarja Arya Racana Pemkab Pamekasan (1/9). Bukan karena menyayangkan cairan memabukkan itu sirna, namun lantaran masih ada yang nekat mengedarkan miras di kabupaten berjuluk Bumi Gerbang Salam tersebut. Disaksikan Kapolres AKBP Apip Ginanjar, Dandim Pamekasan Inf Tejo Baskoro, perwakilan Kejari Pamekasan,

dan sejumlah tokoh ulama, bupati mengatakan, pemusnahan ribuan miras ini merupakan duka dan syukur bagi dirinya. “Dukanya, karena peredaran minuman keras di Pamekasan masih ditemukan. Masih ditemukannya miras ini bukan karena persoalan regulasinya saja yang harus diperketat. Mental, keimanan, dan ketakwaan masyarakat Pamekasan juga harus terus dibina,” kata Baddrut Tamam. Bu p a t i m e n y e b u t k a n , s e b a g i a n m i ra s m e m a n g sudah tersimpan lama di

gudang barang sitaan Mapolres Pamekasan. Kapolres AKBP Apip Ginanjar mengungkap, semua miras hasil operasi karena sesuai peraturan daerah (perda), peredaran miras memang dilarang di Pamekasan. “Ini merupakan pemusnahan kali ketiga dan hasilnya juga beberapa waktu yang lalu, namun karena PPKM darurat sehingga mesti mencari waktu yang tepat pemusnahan miras,” ucap kapolres. Larangan peredaran miras di Pamekasan tercantum dalam Perda Nomor 18/2001 tentang Larangan Miras. (sjk/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

Polres Kediri Bagi Paket Sembako pada Pelaku Usaha dan Pekerja Seni Kediri, Memorandum Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono turun langsung melakukan pembagian sembako kepada pelaku usaha UMKM dan pekerja seni Kediri Raya di Mapolsek Ngadiluwih, Kamis (2/9). AKBP Lukman Cahyono mengatakan, pembagian bantuan sosial kepada pelaku usaha UMKM dan pekerja seni Kediri Raya sebagai bentuk perhatian bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19. "Pembagian sembako kami prioritaskan kepada masyarakat yang terdampak pandemi dan PPKM. Semoga sangat bermanfaat dan dapat membantu meringankan beban kehidupan masyarakat ditengah masa Pandemi Covid-19,"ucap AKBP Lukman. Dalam kegiatan tersebut, dihadiri Forkompimca Ngadiluwih. Kapolres Kediri mengajak kepada seluruh untuk bersama-sama memutus rantai penyebaran virus Covid-19. "Kami mengajak kepada jajaran Stakeholder dan Komunitas masyarakat untuk bersama sama bergandeng tangan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Kediri,"ungkap AKBP Lukman. (mis/mik)

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono saat membagikan paket sembako.

Gerai Vaksinasi Presisi Siapkan 5 Ribu Dosis untuk Warga Pakisaji Malang, Memorandum Kapolres Malang AKBP BagoesWibisono melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi di Gerai Vaksin Presisi Polres Malang di wilayah Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Kamis (2/9). w Gerai vaksinasi kali ini tersebar di tiga titik, diantaranya SDN 1 Genengan, SDN 5 Kebonagung dan Kantor Desa Wonokerso. Dengan jumlah vaksin yang disediakan sebanyak 5.000 dosis Sinovac. "Hari ini sekitar lima ribu dosis, jenis vaksin yang digunakan Sinovac untuk masyarakat Kecamatan Pakisaji," kata Bagoes Dari 5 ribu dosis vaksin tersebut terbagi pada 3 lokasi gerai vaksinasi. Pada lokasi pertama yaitu di SDN 1 Genengan sebanyak 1.700 dosis, SDN 5 Kebonagung sebanyak 1.700 dosis dan untuk lokasi ketiga yaitu di gerai vaksinasi kantor Desa Wonokerso mendapatkan jatah vaksin sebanyak 1.600 dosis. “Sebanyak lima ribu dosisi tersebut terbagi di tiga lokasi, pertama SDN 1 Genengan sebanyak 1.700 dosis, kedua SDN 5 Kebonagung sebanyak 1.700 dosis dan di gerai vaksinasi kantor desa Wonokerso sebanyak 1.600 dosis,” katanya. Kegiatan ini sebagai upaya mem-

TNI-Polri Serukan Disiplin Prokes lewat Sobo Kampung Gresik, Memorandum Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Gresik memang terus menurun. Meski demikian, anggota TNI-Polrii bersama stakeholders secara intensiff masih menyerukan disiplin protokol kesehatan (prokes). Seperti giat "Sobo Kampung" yang dilakukan Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Kecamatan Ujungpangkah, Gresik. Aparat mengajak warga binaan agar mengikuti program vaksinasi dan tetap disiplin prokes guna mencegah penyebaran virus Covid-19. Di antaranya memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yangg mengalir, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Atau 5M. Meskipun angka Covid-19, masyarakat diminta tidak abai agar tidak terjadi lonjakan kasus baru. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Ujungpangkah AKP Sujito menyebut, sudah menjadi tugas Polri untuk selalu hadir di tengah-tengah giat masyarakat.Yakni dalam rangka menjalin silaturahmi agar terjalin komonikasi yang baik untuk ciptakan situasi yang konfusif. "Pada masa pandemi Covid-19 dalam PPKM Level 3 saat ini, Polisi masih mempunyai tugas ekstra, yaitu untuk mengajak masyarakat tertib, terutama dalam melaksanakan protokol kesehatan," kata AKP

Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono berdialog dengan peserta vaksin.

bantu program pemerintah dalam percepatan vaksinasi di wilayah Kabupaten Malang. "Kita bersinergi dengan pihak pemerintahan Kabupaten Malang untuk mempercepat program vaksinasi, jelas Bagoes. Bagoes menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi ini diberikan untuk semua kalangan masyarakat Pakisaji. “vaksinasi ini untuk berbagai kalangan masyarakat, mulai dari pelajar, pegawai negeri, pegawai PT, pedagang, tokoh masyarakat dan masyarakat lainnya," jelasnya. Dijelaskan untuk menjaga agar protokol kesehatan di lokasi vaksinasi tetap terlaksana, maka pihaknya menurunkan sekitar 100 personel gabungan untuk melaksanakan pengamanan di 3 lokasi yang dijadikan gerai vaksinasi saat ini. Diantaranya Polri dari Polres Malang dan Polsek Pakisaji, Kodim 0818 MalangBatu, serta dari Satpol PP Kabupaten Malang, dan Linmas Kecamatan Pakisaji. (*/ari/mik)

Kapolres Mojokerto Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek

Kapolsek Wates Iptu Suhariyanto bersama jajaran saat mengawal jalannya acara ritual petik laut

Bhabinkamtibmas dan babinsa sosialisasikan prokes di balai desa.

Sujito, Kamis (2/9). Bhbabinkamtibmas dan Babinsa pun turun menjumpai masyarakat secara langsung. Baik saat kegiatan di balai desa,

di warung - warung. Bahkan pengendara di jalanan tidak luput dari ajakan tersebut. Dua pesan yang dibawa, ayo vaksin dan tetap disiplin prokes.(and/har/mik)

Polresta Sidoarjo Siapkan 200 Dosis Vaksin bagi Pelajar SMK Sidoarjo, Memorandum Layanan percepatan vaksinasi Covid-19 di kalangan pelajar untuk usia 12-17 tahun terus dilakukan Polresta Sidoarjo. dengan menghadirkan bus Gerai Vaksin Mobile di SMK Kemala Bhayangkari 1 Waru, Sidoarjo, Kamis (2/9). Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro turun langsung memantau vaksinasi bagi pelajar yang telah disiapkan sekitar 200 dosis tersebut. Vaksinaai ini menghadirkan tenaga kesehatan dari Urkes Polresta Sidoarjo, yang bertugas untuk melakukan skrining kesehatan dan menyuntikan vaksin ke siswa-siswi SMK. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, kegiatan vaksinasi Covid-19 keliling ini merupakan upaya percepatan membentuk herd immunity di lingkungan sekolah. "Untuk vaksinasi bagi guru di wilayah kami hampir semua sudah dilakukan. Saat ini Kabupaten Sidoarjo berada di PPKM level tiga, maka dimulai-

JUMAT PAHING, 3 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 6 - 7

Kapolresta Sidoarjo pantau vaksinasi pelajar di SMK Kemala Bhayangkari 1 Sidoarjo.

nya Pembelajaran Tatap Muka, kami bersama Pemkab Sidoarjo dan TNI melakukan percepatan vaksinasi bagi pelajar usia 12-17 tahun," katanya. Pihak sekolah, juga diimbau oleh Kapolresta Sidoarjo terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas Bertahap, dapat memperhatikan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No. 35 Tahun 2021. Termasuk juga memastikan bahwa seluruh guru, tenaga pendidik dan

kependidikan telah divaksin semua. "Karenanya selain mempercepat vaksinasi, kehadiran kami ke sini juga untuk memastikan kapasitas siswa maksimal 50 persen dari normal, dengan menjaga jarak antar siswa, protokol kesehatan juga benar diterapkan secara ketat," lanjut Kombespol Kusumo. Kepala SMK Kemala Bhayangkari 1 Waru Masykur menyampaikan terima kasih atas

upaya percepatan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar. Ia juga menyatakan kesiapannya dalam menjalankan PTM terbatas bertahap. "Setiap perkembangan dari PTM terbatas ini akan kami pantau dan kordinasikan dengan pihak terkait. Semoga semua berjalan lancar, sehat, dan melalui percepatan vaksinasi bagi pelajar dapat segera memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ujarnya.(is/jok/mik)

Jajaran Polres Blitar Kawal Ritual Nelayan Jolosutro Blitar, Memorandum Petik laut larung sesaji nelayan di Pantai Jolosutro Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates yang dilaksanakan setahun sekali setiap bulan syuro, hanya diikuti sekitar 50 orang dengan protokol kesehatan (prokes) ketat, Kamis (2/9). Acara yang diawali dengan pemberangkatan arak-arakan tumpeng dari Balai Dukuh Jolosutro itu berlangsung sangat khidmat. Terlihat para warga sangat antusias dalam menjalankan prosesi adat yang merupakan warisan budaya dari leluhur.

Setelah buceng mas dan buceng buah di arak dari balai Dukuh Jolosutro dan dilakukan genduri Jolosutro, buceng mas dan buah di larung di Pantai Jolosutro oleh nelayan jolosutro. Dari tim gugus tugas Covid-19 19 Kecamatan Wates telah menekankan kepada Ketua Panitia Sugeng untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Kapolsek wates, Iptu Suhariyanto dalam kesempatannya meminta kerja sama semua pihak agar wilayah kecamatan

Wates tetap kondusif agar budaya petik laut di Pantai Jolosutro tetap diadakan setiap tahun. "Agar pengunjung Pantai Jolosutro bisa semakin ramai sehinga menambah pendapatan warga Jolosutro, dan otomatis nanti setelah pengunjung ramai akan berdampak pada masalah rawannya tindak kriminalitas sehinga perlu kerja sama dari seluruh masyarakat Jolosutro untuk bersama-sama menciptakan situasi di Pantai Jolosutro selalu aman dan kondusif,” pungkas Iptu Suhariyanto. (pra/mik)

merupakan hal yang wajar dalam sistem pembinaan karier setiap anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Selain itu sertijab di lingkungan Polri mengandung makna penting dan strategis di tinjau dari upaya Polri untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi. Di satu sisi, dengan sertijab regenerasi kepemimpinan yang diharapkan dapat membawa ide-ide baru dan mampu menciptakan langkahlangkah kreatif dan inovatif dalam menjalankan roda organisasi. "Saya ucapkan selamat bertugas, saya yakin dan percaya dengan berbekal pengalaman, pendidikan dan integritas yang saudara telah miliki, dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan sebaik-baiknya untuk bersama-sama membangun Polri di Polres Mojokerto yang kita cintai," kata Kapolres.(no/mik)

Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan membagikan sembako kepada penarik becak.

Bangkalan, Memorandum Meski lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan sudah melandai dalam dua pekan terakhir ini, Polsek Konang tetap bertekad meggalakkan edukasi protokol kesehatan (prokes) di masyarakat. Selasa (1/9) dan Rabu (2/11), Kapolsek Konang AKP Erwan Kurniawan selaku koordinator satgas penanganan covid, kembali menurunkan Bhabinkamtibmas Polsek Aitu Asik dan Babinsa Koramil 0829/ 11 Serda Salam, untuk menyisir basis keramaian di Kecamatan Konang. "Rutinitas sosialisasi dan edukasi prokes harus tetap kami galakkan meski sebaran covid sudan landai,” kata AKP Erwan, Rabu (2/9).

Tujuannya, agar angka sebaran covid di Konang yang relatif minim bisa dipertahankan. Data terakhi per Selasa (1/2) sore, tercatat hanya ada 45 warga Konang terpapar, dari total 6.064 warga positif covid di Kabupaten Bangkalan. Dalam operasionalnya, Aiptu Asik dan Serda Salam aktif blusukan menyisir perkampungan penduduk. Basis keramaian publik yang kapah berkerumun di komplak pasar tradisional, deretan pertokoan, rumah makan, warung, dan simpul keramaian tempat kongkow kawula muda, secara bergilir disambangi. ”Di tengah keramaian massa itu, edukasi prokes tentang disiplin penerapan prokes wajib kami laku-

kan,” kata Bhabinkamtibmas Aiptu Asik. Ajakan agar warga tetap kossisten mematuhi 5-M, yakni wajib memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan meminimalisir mobilitaskegiatan di tengah pandemi, aktif digelorakan. Kadan dilakukan secara face to face dengan warga, tak jarang pula diaungkan melalui media pengerus suara. Selain itu, imbauan agar masyarakat menudukng program kegiatan Tracinng, Testing dan Treatment (3T), terus dikumandangkan. “ Utamanya dari gangguan C-3, yakni rurat, curas dan curanmor, juga rutin kami sisipkan,” pungkas Aiptu Asik. (ras/mik)

Malang, Memorandum Satlantas Polresta Malang Kota, terus berupaya memberikan efek jera kepada pengguna motor. Terutama yang melanggar ketertiban lalu lintas dengan menggunakan knalpot brong. Seperti yang banyak ditemukan di kawasan Pos Polisi Jalan Bandung, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Kamis (2/9). Hanya sekitar satu jam, 12 motor diamankan karena menggunakan knalpot tidak standar maupun tidak sesuai spesifikasi. "Hari ini seperti hari hari ami sebelumya kemarin, kami an melakukan penindakan inkepada pengguna lalu lin2 tas berknalpot brong. 12 a unit kita amankan karena pelanggarannya," terang Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppy Anggi Krishna, melalui Kasubnit II Turjawali Ipda Cahyo Nugroho, kemarin. Ia menambahkan, bagi pelanggar membuat surat per-

Petugas Satlantas Polresta Makota merazia knalpot brong di kawasan Jalan Bandung.

n nyataan tidak mengul langi. Selain itu, juga membuat video permintaan maaf kepada masyarakat. Karena telah melakukan hal yang mengganggu kenyamanan. "Sanksi masih sama seperti

sebelumnya. Video permintaan maaf diupload ke IG Satuan Lalu Lintas. Selain itu, ditayangkan di videotron di Kota Malang. Dengan begitu, supaya mereka jera, dan tidak mengulangi," lanjutnya.

Ia berharap, dengan kegiatan ini benar-benar membuat pengguna knalpot brong kapok. Lebih lanjut dikatakan razia akan terus dilakukan hingga pengguna knalpot brong tidak mengulanginya lagi. (edr/mik)

Vaksinasi Massal Polres Tuban Penuhi Target

Tuban, Memorandum Vaksinasi massal yang dimotori Polres Tuban dalam rangka membantu upaya percepatan vaksinasi Covid-19 oleh pemerintah dinilai berhasil dan sesuai target yang diberikan. Bahkan, Polres Tuban dijadikan polres percontohan atau pilot project oleh polres jajaran Polda Jatim. Hal tersebut dibuktikan dengan jumlah dosis yang berhasil disuntikkan oleh Polres Tuban bersama polsek jajaran kepada masyarakat. Terhitung sejak tanggal 21 Juni hingga 31 Agustus 2021 total polres telah menyuntikkan 45.160 dosis vaksin kepada masyarakat dengan rincian dosis pertama sejumlah 36.252 dosis vaksin sedangkan dosis kedua sejumlah 8908 dosis vaksin (100%) lebih dari target yang diberikan sebanyak 45.000 dosis. Tak hanya diperuntukkan kepada masyarakat umum, polres Tuban juga gencar menggelar vaksinasi terhadap penyandang disabilitas serta pelajar dalam rangka menyongsong pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di Kabupaten Tuban. Keberhasilan pemenuhan target vaksinasi tersebut salah satunya yang mampu menekan angka Covid-19 sehingga mampu mengantarkan Kabupaten Tuban menuju zona kuning atau kriteria level 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), selain vaksinasi yang di laksanakan oleh pemerintah kabupaten Tuban melalui dinas kesehatan serta dari

Kegiatan vaksinisasi di Polres Tuban

TNI Kodim 0811 Tuban. Kapolres Tuban AKBP Darman, menjelaskan bahwa keberhasilan Kabupaten Tuban masuk dalam kriteria level 2 atau zona kuning merupakan buah dari kerja keras semua pihak. "Sejak beberapa hari lalu Kabupaten Tuban sudah masuk kriteria level 2 atau zona kuning, ini merupakan hasil kerja

keras kita semua serta dibarengi dengan kepatuhan masyarakat terhadap aturan PPKM, mudah-mudahan dalam waktu dekat Kabupaten Tuban bisa segera masuk dalam zona hijau," Jelas AKBP Darman. Kapolres Tuban berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan selama aktivitas di luar rumah. (top/har/mik)

Polres Bojonegoro Syukuran HUT Polwan dengan Sederhana

Kapolres Dony melantik sejumlah pejabat Polres Mojokerto.

Kapolsek Asemrowo Bagikan Sembako ke Tukang Becak

Corona Melandai, Satgas Covid Konang Tetap Galakkan Edukasi Prokes

Satgas Covid Polsek dan Koramil Konang mengedukasi prokes sekelompok warga yang sedang kongkow di warung kuliner.

Mojokerto, Memorandum Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander memimpin upacara sertijab sejumlah kapolsek jajaran dan kasat, Kamis (2/9) di Mapolres Mojokerto, Mojosari. Sejumlah pejabat yang melaksanakan sertijab di antaranya Kasatbinmas Polres Mojokerto dijabat AKP Joko Pranoto , Kapolsek Sooko dari AKP Amat kepada AKP Mochamad Shohibul Yakin, Kapolsek Pacet dari AKP Toni Hermawan kepada AKP Amat, dan Kapolsek Kutorejo dari AKP Hery Susanto kepada Iptu Achmad Rochim. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, pelaksanaan sertijab

Satlantas Polresta Makota Garuk Pengguna Knalpot Brong

Surabaya, Memorandum Polsek Asemrowo, Polres Pelabuhan Tanjung Perak membagikan bantuan sembako kepada masyarakat, kurang mampu di Pasar Asemrowo, Kamis (2/9). Sembako bantuan dari PT Meratus Line yang diutamakan kepada para penarik becak yang mangkal di luar pasar serta pedagang kaki lima (PKL) yang

ada di lokasi. Pada pembagian tersebut, Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan yang didampingi beberapa personel juga memberikan bantuan sembako ini kepada para penarik becak yang mangkal di sekitar rel kereta api Jalan Dupak Rukun. Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan mengatakan,

pembagian Sembako ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat. “Disini kami dari Polsek Asemrowo hanya menyalurkan saja. Untuk sembako merupakan bantuan sosial dari PT Meratus Line. Semoga bisa bermanfaat untuk meringankan beban hidup masyarakat yang menerima,” ujarnya. (alf/mik)

Bojonegoro, Memorandum Tasyakuran memperingati HUT ke-73 Powan, jajaran Polres Bojonegoro dilaksanakan sangat sederhana. Hal itu karena masih dalam situasi pandemi Covid-19. Namun demikian, kesederhanaan tersebut tidak mengurangi kekhidmatan dan rasa syukur kepada Tuhan YME. Acara digelar dengan upacara virtual dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan dilanjutkan tasyakuran di Gedung AP I Rawi Mapolres Bojonegoro, Rabu (1/9). Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan ketat dan mematuhi protokol kesehatan. Perayaan hari jadi Polwan ini dihadiri Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia, Ketua Bhayangkari Cabang Bojonegoro Ny. Rima Pandia. Acara potong tumpeng yang dipimpin oleh Kapolres Bojonegoro didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bojonegoro. Pemotongan tumpeng pertama vdilakukan oleh Kapolres Bojo-

AKBP Pandia memotong tumpeng.

negoro dan diberikan kepada senior Polwan Polres Bojonegoro , Kompol Roro Sri Harwati dan dilanjutkan pemotongan kedua dari Ketua Bhayangkari Cabang Bojonegoro diberikan kepada Polwan termuda Bripda Erigka. Dalam sambutannya, Kapolres Bojonegoro berpesan agar Polwan Polres Bojonegoro harus bisa menjadi teladan bagi Polri,

masyarakat dan keluarganya. "Ada beberapa hal yang saya tekankan jadilah teladan bagi masyarakat, jadilah teladan di lingkungan Polri, dan jadilah teladan di lingkungan keluarga. Semakin profesional dan bijak dalam mengemban tugas sebagai polisi wanita,” kata kapolres. AKBP EG Pandia, meminta kepada seluruh jajaran Pol-

wan untuk terus berperan aktif dalam menangani situasi pandemi Covid-19 atau virus corona dewasa ini. "Terus berperan aktif dan kontribusi tangani situasi Covid-19 yang saat ini kita kelola. Sehingga kita semua bisa tangani dengan baik dan masyarakat bisa aktivitas dengan baik," tutup EG Pandia. (top/har/mik)

Kapolres Jauhari Minta Srikandi Polri Jaga Nama Institusi

Kapolres Jauhari bersama Ketua Bhayangkari Cabang Probolinggo Kota Ny Mala Jauhari memberikan apresiasi di HUT ke-73.

Probolinggo, Memorandum Bertepatan momentum HUT ke73 Polwan, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Probolinggo Kota Ny. Kamala Jauhari menyampaikan apresiasi setinggitingginya kepada para jajaran polisi wanita yang terus bekerja dan berjuang untuk melindungi segenap tumpah darah bangsa Indonesia. Keduanya berharap Polwan dapat menjadi srikandi atau pahlawan yang membawa nama baik institusi Kepolisian Republik Indonesia. "Saya selaku Kapolres Probolinggo Kota mengucapkan selamat, terus berkarya, laksanakan tugas sebaikbaiknya jadilah srikandi-srikandi Polri yang membawa nama harum

institusi," kata AKBP RM Jauhari, Rabu (1/9). Mantan Kapolsek Metro Tanah Abang ini, mengatakan sampai saat ini Polwan terus menunjukkan eksistensi dan kiprah dalam jalankan tugas, baik di bidang operasional, pembinaan dan pengawasan. Ia juga menekankan kepada Polwan untuk bisa menjadi teladan bagi masyarakat, di lingkungan Polri dan keluarga. Selain sebagai polisi, Polwan juga memiliki peran penting di dalam keluarga, yakni ibu rumah tangga. Sehingga, kedua peran itu harus dijalani secara seimbang. "Di satu sisi sebagian rekan-rekan memiliki tugas sebagai polisi, di sisi lain tentunya bagi yang memiliki ke-

luarga rekan-rekan juga memiliki peran sebagai ibu rumah tangga. Ini peran yang harus dijalankan secara seimbang, sehingga semua bisa berjalan dengan baik," tutur Jauhari. Meski di tengah pandemi Covid-19, Jauhari menekankan pentingnya peran dari Polwan. Sebagai prajurit Bhayangkari harus berada di lini terdepan untuk ikut membantu Pemerintah dalam menekan laju pertumbuhan Covid-19. "Saya melihat Polwan terus bergerak untuk berperan aktif dalam kegiatan sosialisasi, edukasi bahkan juga didalam kegiatan mendistribusikan bantuan sosial (bansos). Selain terlibat langsung dalam akselerasi vaksinasi," terang Alumnus Akpol 2002. (mhd/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

JUMAT PAHING, 3 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 8

7 Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Operasi yustisi dilaksanakan oleh petugas gabungan dari Polri, TNI, dan Satpol PP Kabupaten Tulungagung. Perwira pengendali (padal) operasi yustisi dari Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko menyampaikan, kegiatan ini ditujukan kepada masyarakat, mengingatkan tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru. “Operasi yustisi kita mulai dari pukul 10.00 sampai dengan selesai. Total jumlah pelanggar yang terjaring 7 orang, yang 6 orang kena denda dan yang 1 kena saksi sosial,”

terangnya. Bagi pelanggar yang kena saksi denda, kata Nenny, langsung dilakukan sidang di tempat. Yaitu membayar denda Rp 25 ribu. “Sasaran operasi yustisi adalah pengendara atau pengguna jalan yang tidak mengenakan masker. Petugas juga mengimbau warga yang kedapatan tidak mengenakan masker agar taat protokol kesehatan (prokes). Kemudian petugas memberikan teguran lisan maupun tertulis kepada pelanggar prokes. Selanjutnya mengingatkan kepada warga masyarakat untuk selalu memperhatikan prokes. Di antaranya

mengenai penggunaan masker, sering cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, dan selalu menjaga jarak saat di luar rumah,” paparnya. Nenny menegaskan, operasi yustisi ini bertujuan untuk mengingatkan kepada masyarakat terkait adanya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan guna Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. “Alhamdulillah, dari awal hingga selesai kegiatan hari ini berjalan dengan aman dan lancar,” pungkasnya. (mad/lis) FOTO: MEMORANDUM/MAD

Tulungagung, Memorandum Dalam rangka mendukung percepatan penanganan Covid-19 pada masa PPKM di wilayah Tulungagung, dilaksanakan operasi yustisi di depan Lapangan Beta, Kecamatan Boyolangu, Kamis (2/9).

Iptu Nenny memberikan masker kepada pelanggar prokes yang menjalani sidang di tempat.

Puskesmas Tempeh Vaksin Ratusan Siswa SMPN 1 Lumajang, Memorandum Sedikitnya 500 siswa dan siswi SMPN 1 Tempeh mengikuti kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan Puskesmas Kecamatan Tempeh. Kegiatan dilaksanakan di aula SMPN 1 dengan menerjunkan 29 tenaga medis dari Puskesmas Tempeh, Rabu (1/9). Wakil Kepala Sekolah sekaligus Ketua Satgas Covid-19 SMPN 1 Tempeh Nanang Hermanto mengatakan, kegiatan vaksinasi ini diperuntukkan sebagai persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas serta dukungan atas program akselerasi vaksinasi oleh pemerintah. “Kita butuh secepatnya karena agenda tahun ini ada tatap muka terbatas. Sekaligus di Minggu ini di sekolah kami ada agenda kegiatan adiwiyata juga,” tuturnya.

Nanang mengatakan, jumlah siswa total adalah 856 siswa. Sedangkan pada pelaksanaan kali ini hanya tersedia dosis vaksin untuk siswa sejumlah kurang lebih 500 dosis. “Untuk sisanya yang belum divaksin akan menyusul tapi dalam artian tidak dibiarkan begitu saja. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak puskesmas setempat untuk memfasilitasi mereka untuk bisa divaksin di puskesmas,” tambahnya. Nanang menjelaskan, banyaknya siswa yang antusias mengikuti vaksinasi ini tentunya tidak luput dari peran serta wali murid yang mendorong anaknya untuk mengikuti vaksinasi. Dari jumlah awal yang mendaftar 454, kemudian mejelang pelaksanaan jumlah siswa yang mendaftar bertambah

200 siswa. terbentuknya herd immunity bisa “Selain jumlah tersebut ada terwujud. sekitar 30 siswa yang vaksin sendiri “Harapannya dengan adanya dengan keluarganya,” jelasnya lagi. vaksinasi ini tentunya ya untuk mePihaknya berharap dalam wak- ningkatkan kesehatan karena vaksin tu dekat ini seluruh siswa yang itu kan untuk menaikkan imunitas ada di sekolahnya bisa mengikuti tubuh,” tandasnya. (ani/lis) vaksinasi. Sehingga program akselerasi vakPelaksanaan vaksinasi sinasi guna bagi siswa SMPN 1 mempercepat Tempeh.

FOTO: MEMORANDUM/ANI

Level 2, Gus Ipul Minta Warga Tetap Taati Prokes telah mencapai 54 persen. Bahkan untuk warga berkebutuhan khusus (difabel) jumlah yang telah divaksin mencapai 100 persen. Sekadar diketahui, per 30 Agustus 2021, pemerintah pusat menetapkan Kota Pasuruan bersama 5 kabupaten/ kota lainnya masuk level 2. Artinya selangkah lagi Kota Pasuruan akan masuk zona hijau. (rul/lis) FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pasuruan, Memorandum hatan harus terus dijaga. Wali Kota Pasuruan Saifullah Dari catatan BPS Kota Pasuruan, Yusuf mengajak seluruh warga tetap kesadaran tinggi, kekompakan, dan bergotong royong dan kompak dalam kegotong-royongan warga turut menerapkan protokol kesehatan (pro- menjadikan Kota Pasuruan rendah kes). Pasuruan saat ini masuk level 2 penularan Covid-19. setelah sebelumnya levell 4 dan turun Selain turun level, Kota Pasuruan ke level 3. juga berhasil menggalakkan vaksinakat kerja “Alhamdulillah berkat si. Hingga saat ini bahkan n warbersama forkopimda dan total warga yang s u dah divakga, Kota Pasuruan kini masuk pada level 2. Terima kasih kepada sin anticororuna seluruh warga Kota Pasuruan an yang dengan kesadaran tinggi terus menjaga pro-a tokol kesehatan,” kata b Gus Ipul sapaan akrab wali kota Pasuruan, Ka-mis (2/9). Sekarang, kata Gus Ipul, tantangannya adalah mempertahankan kondisi ini untuk segera turun ke zona hijau. Pandemi harus teWali Kota Pasuruan Gus Ipul tap terkendali sehingga memberikan sambutan. kekompakan dan kerja keras taat protokol kese-

RALAT PENGUMUMAN Menunjuk pengumuman kedua lelang eksekusi hak tanggungan secara E-Auction (Closed Bidding) pada koran harian Memorandum yang terbit tanggal 24 Agustus 2021 terdapat ralat yaitu: Tertulis BATAS AKHIR PENAWARAN LELANG/PEMBUKAAN PENAWARAN DAN PENETAPAN PEMENANG LELANG: Kamis, 9 September 2021, pukul 10.00 (Waktu Server E-Auction Sesuai WIB) Seharusnya

BATAS AKHIR PENAWARAN LELANG/PEMBUKAAN PENAWARAN DAN PENETAPAN PEMENANG LELANG: Kamis, 9 September 2021, pukul 10.45 (Waktu Server E-Auction Sesuai WIB)

Bojonegoro, 3 September 2021 PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO), Tbk KANTOR CABANG BOJONEGORO

RALAT PENGUMUMAN LELANG

PENGUMUMAN PUTUSAN PAILIT SEKALIGUS UNDANGAN RAPAT KREDITUR PT. GUNUNG MARMER RAYA (Dalam PAILIT)

Sehubungan dengan Pengumuman Kedua Lelang Eksekusi Hak Tanggungan PT. Bank Index Selindo yang terbit di harian Memorandum pada tanggal 31 Agustus 2021 terdapat kesalahan yang tertulis sebagai berikut :

Sesuai ketentuan Pasal 15 ayat (4) Jo. Pasal 114 Jo. Pasal 230 ayat (2) Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, dengan ini diumumkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya No.6/ Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Niaga.Sby tanggal 31 Agustus 2021, atas permohonan PKPU Voluntair yang diajukan oleh PT. Gunung Marmer Raya, melalui kuasa hukum Kukuh Agus Kurniawan, S.H., M.H., Advokat pada kantor hukum Kukuh Agus Kurniawan & Rekan yang berkantor di Jl. Kutisari Indah Utara II No.25, Surabaya:

¾ Tertulis : Batas Akhir Penawaran ¾ Seharusnya ; Waktu Penawaran

UNDANGAN RUPSLB KE II PT. ANUGRAH MITRA JAYA-SURABAYA

Dengan amar putusan sebagai berikut:

Pukul 10.00 s/d 11.00 Waktu Server (sesuai WIB)

Pukul 10.00 s/d 11.00 Waktu Server (sesuai WIB)

No.: 010/AMJ-UM/BOD/IX-2021

Demikian ralat ini dibuat sudah diperbaiki, dan ralat ini merupakan satu kesatuan dengan pengumuman lelang.

Ditujukan kepada: Semua Pemegang Saham PT. ANUGRAH MITRA JAYA – SURABAYA*

Jakarta, 03 September 2021

Mohon kehadirannya Para Pemegang Saham PT. ANUGRAH MITRA JAYA yang berkedudukan di Surabaya pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) ke 2 PT ANUGRAH MITRA JAYA yang rencananya akan diadakan pada: Hari/Tanggal : Rabu, 15 September 2021 Waktu : Pukul 16.00 WIB – sampai selesai. Tempat : Ruang Rapat PT. Anugrah Mitra Jaya, Jl. Panjangjiwo 46-48, Panji Makmur Blok A no.31 Surabaya Agenda RUPSLB sebagai berikut: • Laporan Keuangan Perseroan • Perubahan Nama Pemegang Saham • Perubahan susunan Direksi Perseroan dan Komisaris • Dan lain-lain; *Apabila diwakilkan wajib disertai Surat Kuasa Notariil Atas perhatiannya, terima kasih. Hormat kami, Direktur Utama PT. Anugrah Mitra Jaya.

Mengadili: 1. Menyatakan Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT. Gunung Marmer Raya, suatu perseroan terbatas yang berkedudukan di Jalan Demak Timur No.4 Surabaya, Pailit dengan segala akibat hukumnya; 2. Menunjuk Sdr. R. MOHAMMAD FADJARISMAN, S.H., M.H., Hakim Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya sebagai Hakim Pengawas; 3. Mengangkat Sdr. Dr. Yory Yusran, S.H., M.H. sebagai Kurator dalam perkara kepailitan ini; 4. Menghukum Pemohon PKPU untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara ini yang hingga kini diperhitungkan sebesar Rp.3.149.000,- (tiga juta seratus empat puluh sembilan ribu Rupiah); Selanjutnya, berdasarkan Penetapan Hakim Pengawas No.6/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Niaga. Sby pada hari Kamis, tanggal 2 September 2021 telah ditetapkan hal-hal sebagai berikut: Tempat Hari/Tanggal/Jam Agenda No. 1.

Rapat Kreditor Pertama

Rabu, 8 September 2021 Gd. Pengadilan Negeri/Niaga Pukul 09.00 WIB ~ Selesai Jl. Raya Arjuna No.16-18 Surabaya

2.

Batas Akhir Pengajuan Pajak dan Tagihan para Kreditor

Rabu,15 September 2021 Pondok Maspion VB No. 2-3, Pepelegi, Waru, Sidoarjo, hingga Pukul 17.00 WIB 61256

P.T. Bank Index Selindo PENGUMUMAN PENGAKHIRAN KEPAILITAN PT. Sinar Magnit, Liliana Wijayanti, Franciscus Soelistijanto Wibowo (Dalam Pailit) Kami, Tim Kurator PT. Sinar Magnit, Liliana Wijayanti, Franciscus Soelistijanto Wibowo (Dalam Pailit) Yang beralamat di. Jl. Erlangga Raya 41 B-C ,Semarang berdasarkan Putusan Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor Perkara 45/Pdt.SusPKPU/2020/PN.Niaga Sby, pada tanggal 05 November 2020, Telah diangkat Sebagai Kurator dalam perkara kepailitan PT. Sinar Magnit, Liliana Wijayanti, Franciscus Soelistijanto Wibowo (Dalam Pailit) menyampaikan sebagai berikut : Bahwa Pada Hari Kamis Tanggal 02 September 2021 Telah di Tetapkan Oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya , Pengakhiran Kepailitan Dalam Perkara Nomor: 45 / Pdt.Sus / PKPU / 2020 /PN.Niaga.Sby., Maka dengan ini Kepailitan PT. Sinar Magnit, Liliana Wijayanti, Franciscus Soelistijanto Wibowo (Dalam Pailit) Berakhir,dan Pengumuman ini dibuat agar diketahui Oleh seluruh pihak yang berkepentingan yakni : Debitor, Kreditor, dan Pihak Ketiga Lainnya Demi Pengumuman ini disampaikan untuk diketahui. Surabaya , 03 September 2021 Hormat Kami, Tim Kurator PT. Sinar Magnit, Liliana Wijayanti, Franciscus Soelistijanto Wibowo (Dalam Pailit) TTD HENDRA WIJAYA, S.T., S.H., M.H.

Gd. Pengadilan Negeri/Niaga Kamis, 30 September 5DSDW 9HUL¿NDVL DWDX Jl. Raya Arjuna No.16-18 Pencocokan Piutang Pajak 2021 Pukul 09.00 WIB ~ Surabaya Selesai dan tagihan Kreditor Untuk itu kami persilahkan para kreditor untuk segera mengajukan tagihan dengan membawa salinan/fotocopy bukti tagihan serta menunjukan aslinya pada setiap hari kerja kepada Kurator PT. Gunung Marmer Raya (Dalam PAILIT) yang beralamat di: 3.

Sekretariat Kurator PT. Gunung Marmer Raya (Dalam Pailit) Kantor Hukum YUSRAN & ASSOCIATE di Pondok Maspion VB No. 2-3, Pepelegi, Waru, Sidoarjo, 61256 E-mail: pengurusptgmr@gmail.com Selanjutnya sehubungan dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali serta peraturan terkait lainnya, maka Para Kreditor dapat mengajukan tagihan dengan cara menyampaikan dokumen tagihan, bukti transfer, berikut bukti-bukti pendukung yang cukup serta dilengkapi data diri Para Kreditor (nama, alamat, e-mail dan Nomor telepon) ke Kantor sekretariat Kurator PT. Gunung Marmer Raya (Dalam Pailit) atau PHODOXL H PDLO SHQJXUXVSWJPU#JPDLO FRP '$1 PHQJLULP ¿VLNQ\D NH NDQWRU .XUDWRU Demikian pengumuman ini berlaku pula sebagai panggilan/undangan bagi Debitor, Para Kreditor dan Pihak-Pihak Lain yang berkepentingan. Surabaya, 3 September 2021 Kurator PT. GUNUNG MARMER RAYA (Dalam PAILIT) DR. YORY YUSRAN SH, MH

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Direktur Utama: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III Choirul Shodiq SH MH No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Pemimpin Perusahaan: Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

JUMAT PAHING, 3 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 9

10.461 KPM di Kabupaten Pasuruan Terima BST kan kepada ribuan KPM ini dianggarkan dari BTT atau bantuan tidak terduga APBD Kabupaten Pasuruan 2021 dengan total mencapai Rp 1.057.200.000. Selain uang tunai, para penerima BST termin kedua ini juga mendapat bantuan beras, di mana mereka adalah KPM terdampak PPKM yang belum pernah menerima bantuan apapun. Baik dari pemerintah pusat maupun dari Pemprov Jatim. “Ada juga beras yang kami berikan kepada seluruh penerima BST. Kalau uang tunai nya dikirim langsung kepada KPM melalui rekening Bank Jatim,” singkatnya. Dengan diterimanya bantuan sosial tunai dari Pemkab Pasuruan, Anang mengimbau kepada para KPM agar bantuan ini bisa dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan yang sangat diperlukan seperti sembako. “Kami harapkan digunakan untuk membeli kebutuhan paling pokok. seperti gula, beras, minyak goreng, telur dan sejenisnya. Bukan

Sekda Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya menyerahkan bantuan secara simbolis.

dibelikan hal-hal lain selain kebutuhan pangan,” terangnya. Tak hanya soal penggunaan bantuan, Anang juga meminta para KPM dan seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk tetap patuh terhadap aturan yang diberikan oleh pemerintah. Utamanya saat mengambil bantuan di perbankan. “Meski sekarang PPKM Level dua, tapi sesuai arahan Pak Bupati, Jangan pernah lengah prokes. Harus tetap menegakkan disiplin prokes agar kita terhindar dari virus corona,” ucapnya. (rsk/lis)

Petugas meng-swab keluarga STP.

Sekeluarga di Babadan Ditracing dan Swab Tulungagung, Memorandum Sekeluarga di Desa Babadan, Kecamatan Karangrejo, menjalani tracing dan swab dari satgas Covid-19 kecamatan, Kamis (2/9). Hal itu dikarenakan ada salah satu anggota keluarganya yang positif terpapar Covid-19 kategori orang tanpa gejala (OTG). Kepala Puskesmas (Kapus) Karangrejo Luluk mengatakan, adapun yang melaksanakan tugas ini yaitu tim kesehatan dari kecamatan dan tim tracing desa, babinsa, serta bhabinkamtibmas. “Ini menindaklanjuti hasil rilis dari Satgas Covid-19 Kabupaten Tu-

lungagung adanya salah satu warga yang dinyatakan positif. Selanjutnya kita tracing satu keluarga 8 orang yang kontak erat untuk dilakukan swab antigen. Alhamdulillah, hasilnya semua negatif,” ungkap Luluk. Pihaknya menjelaskan, tracing ini tujuannya untuk mengetahui sejauh mana kasus perkembangan Covid-19 yang ada di wilayah Desa Babadan. “Alhamdulilah di Kecamatan Karangrejo saat ini zona kuning. Walaupun di Kabupaten Tulungagung levelnya turun menjadi level 3, kami berharap agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Yakni dengan menjalankan 5M,” terang Luluk.

RUMAH DIJUAL

BIRO JASA

Jual Cpt Rmh Besar Kupang Krajan Bebas Banjir, Strategis, Garasi 4 mobil & juga toko sudah jalan. Jalan Raya Pasar kembang. Hub : 081230222797.

Anda Butuh Tukang Lukis, Cat Dinding, Rehap Gedung Sekolahan, Pagar, Rehap Bangunan, Taman, dll. Hub: Bp Erwin 085755146081.

Dijual Rumah Uk 4.7x20 SHM Jln. Karang Gayam 3/23 A. Strategis Dekat Fasum, Dekat Kampus, dan Rumah Sakit, Tengah Kota, Bebas Banjir. Hub.081703122943.

R U PA - R U PA

RMH Tingkat SHM Uk:8x12 di Ploso 9D/9. WA: 0838 3106 6650. JUAL RUMAH / TANAH PANDAAN JUAL RUMAH & TANAH LUAS 640 M2 SERTIFIKAT JLN. BULU KANDANG TAMANDAYU PANDAAN HARGA 200 JUTA (NEGO) HUB : Hp. 0823 4310 0735 LANGSUNG PEMILIKNYA

CV. SETIA JAYA PROPERTI PROMO KHUSUS PPKM !!! TANAH KAVLING SIAP BANGUN Harga 28 Juta - 30 Juta Menjadi 23 - 25 Juta an Lokasi Ds. Sedaput Klagen Benjeng - Gresik 100 % RESMI !!! WA / Tlp : 0812 3200 3191 LANGSUNG PEMILIK !

Evaluasi PPKM, Bupati Jember Rakor dengan Gubernur

FOTO: MEMORANDUM/KIN

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya kepada 3 orang penerima di Gedung Segoropuro, Kamis (2/9). Menurut Anang, bantuan yang diberikan dalam bentuk uang tunai Rp 200.000 yang diberikan kepada setiap KPM dari sektor-sektor paling terdampak PPKM. Dengan rincian 2.442 KPM dari sektor usaha mikro dan usaha kecil, 2.609 KPM dari sektor ketenagakerjaan, 186 KPM dari sektor perdagangan dan perindustrian, serta 49 KPM dari sektor pariwisata. “Atas nama bupati Pasuruan, hari ini kami serahkan bantuan sosial tunai kepada 5.286 KPM yang terdampak kebijakan PPKM. Mulai dari pedagang kecil atau PKL, pegawai rumah makan yang kena PHK, tukang parkir, tukang ojek, buruh pabrik yang tak lagi bekerja karena pabriknya tutup, dan lainnya,” katanya. Dijelaskannya, BST yang diberi-

FOTO: MEMORANDUM/RSK

Pasuruan, Memorandum Setelah menyerahkan bantuan bagi 5.175 KPM (keluarga penerima manfaat) pada termin pertama, Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali memberikan bantuan sosial tunai (BST) termin kedua kepada 5.286 KPM terdampak PPKM.

Usaha Cari Kerjasama Modal 30-100 Jt P/W Bisa Ikut Kerja Gaji + Keuntungan segera. Hub:085755146081.

Sementara STP, perwakilan dari keluarga yang ditracing dan diswab merasa senang, karena keluarganya mendapat pelayanan swab dari tim vaksinator satgas Covid-19 desa maupun kecamatan. “Tracing ini sangat bagus. Karena bila ada masyarakat yang terpapar bisa cepat diketahui, dan tidak menyebar kemana-mana. Harapan saya semoga virus corona segera selesai dan seluruh masyarakat Indonesia terbebas dari Covid-19. Khususnya di Desa Babadan, di Kecamatan Karangrejo, dan di wilayah Kabupaten Tulungagung,” pungkasnya. (kin/mad/lis)

SHOWROOM

Jember, Memorandum Kabupaten Jember menjadi tuan rumah rapat koordinasi (rakor) membahas evaluasi PPKM di Jawa Timur. Rapat dipimpin langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan diikuti Bupati Jember, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, dan Lumajang secara luring dan para kepala daerah lainnya secara daring, Rabu (1/9). Rakor yang digelar di Hotel Java Lotus, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, turut dihadiri Wakil Bupati Jember KH MB Firjaun Barlaman, Komandan Kodim 0824/ Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin, Wakapolres Jember Kompol Kadek Ary Mahardika, serta beberapa pimpinan OPD. Dalam kesempatan itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menerangkan berbagai upaya yang telah dilaksanakan oleh Pemkab Jember dalam menangani pandemi Covid-19 kepada Gubernur Jatim. Termasuk pencapaian vaksinasi melalui berbagai serbuan vaksin dari Pemkab Jember maupun berbagai instansi lainnya baik negeri maupun swasta. “Berbagai upaya dan cara kami dalam PPKM level 3 ini menerapkan penanganan dari sektor hulu berbasis RT/RW. Di mana pada tahap pertama dilakukan di 3 kecamatan yang kasusnya tertinggi, rata-rata posisinya di daerah kota,” jelas Hendy. Lebih jauh Hendy menjelaskan PPKM berbasis RT/RW yaitu petugas dari tiga pilar baik bhabinkamtibmas dan babinsa bersama petugas pus-

KONSULTASI PRIBADI CEMAS, STRES, PATAH HATI, PERSELINGKUHAN, PERPISAHAN DLL. HUB : 0812 3511 1900

P I J AT K E B U G A R A N P E N G O B ATA N

Dicari Tukang Plong Kertas Duplek, Freelance, Jam Kerja Bebas, Borongan. Jl.Ploso Baru 109 Sby.

KEHILANGAN

Sopir Truk Tronton Wingbox SIM B2 Umum Max.50Th Pengalaman Kota2 Jatim+Jabar, 081330994567.

Hilang STNK Motor Honda Vario, Atas Nama : Mahfudi, NoPol: L-5170-KE Nosin: JF31E0015798, Noka: MH1JF31119K 015789.

MAKANAN MINUMAN

kesmas turun ke rumah-rumah untuk melakukan tracking swab ke warga yang mempunyai kontak erat dengan pasien Covid-19. Untuk itu, setiap ketua RT/RW diwajibkan mendata warganya yang terpapar Covid-19. “Jika hasil swab dinya-

Hilang BPKB Spd Mtr Honda Th’2015 L-2949-VM An.Dedi Wicaksono D/a.Tambak Asri 26/5 Sby. HLG STNK AG AG 6810 FN AN.ANIS MUJI RAHAYU DS.BANGSONGAN KEC.KAYEN KIDUL KEDIRI.

takan positif Covid-19, tenaga kesehatan akan menentukan apakah isolasi mandiri atau isolasi terpusat. Keluarga dari pasien yang sedang isolasi akan diberikan beras dan lingkungannya akan disemprot disinfektan,” sambungnya. Selain itu, setiap kecamatan juga wajib me-

nyediakan 3 gedung sekolah sebagai tempat isolasi terpusatnya, tim bergerak menyebar ke kampung-kampung selama 7 hari berturut-turut. (adv/edy/lis)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin rapat koordinasi.

FOTO: MEMORANDUM/EDY

KEHILANGAN HLG STNK HONDA VARIO 2018 L-4189 UI W.SILVER AN.SRI HARINI PAKAL TIMUR BARU I/21 SBY. Hilang Buku Kir L.9316.NI/ SB.250152.K PT.DIPO STAR.F JL.BASUKI RACHMAD 87 SBY. HILANG STNK HONDA SUPRA X 125 W 6318 RN DYAH TRY KUSUMAWATI 085854847475. HILANG STNK HONDA SUPRA FIT HITAM SILVER W 3937 OA AGNES NIKEN HARYANTI 082332233173.

LOWONGAN

Bismillahirohmanirrahim.. Dengan niat ibadah, menyediakan paket makanan bsh/krg/nasi/mcm2 roti/kripik tempe, dll. Ins dpt hadiah dunia akhirat.. Hubungi 081257034371.

Gubernur Jatim bersama Bupati Jember Hendy Siswanto dan para bupati di wilayah tapal kuda.

Hilang STNK Spd Motor Honda Thn 2017 L5772FS A/N: Sholihah D/A: Kejawan Putih Tambak 24/50. Hilang STNK Honda Beat 2011 L-4786-PF An.Reni Hendrawati D/a. enggumung Baru 1/4 Sby. Hilang STNK Spd Mtr Th’2012 L-5510-IE An. Wahyu Qomariya D/a. Bulak Banteng Madya 8/28 Sby. HLG BPKB L3243 HW HONDA THN 2019 SRI WAHYUNI TAMBAK WINDU SBY NOKA. MH1JM3129KKK326956 SIN.JM31E2324162. Hilang Buku Kir L.8021.EH/SB.124593.K ALI SUSANTO JL.SURABAYA.

Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.209129.K JUPYANTO SETYAWAN JL.SURABAYA. HILANG STNK HONDA SCOOPY W 2260 NB ROFI’AH. HILANG STNK HONDA CB 150R W 6399 QI PURWANTO 089682221831. HILANG STNK HONDA SPACEY W 4917 PC AFIF FAHRUDIN 081332894800.

HILANG STNK HONDA VARIO WHITE BLUE W 5142 NJ LELY MASLITA. Kehilangan stnk R2 merk Honda tahun 1999 nopol W 2528 JW An Trimada widjaja, Drs Da Jl. Kutai 51 Rt. 009 Rw. 006 Ds Randu agung Kec. Kebomas Kab. Gresik HILANG STNK P 4843 QE NK. 3382 NS. 5853 AN. SITI AMALIKA D/A JL MOJOPAHIT TEMPUREJO JBR

HILANG STNK HONDA BEAT W 5728 NBH NUR FARIDA 082245678790.

HILANG STNK P 3203 HT NK. 6360 NS. 6492 AN. HJ ANIK NURHAYATI D/A DSN KRAJAN SUMBERBARU JBR

Kehilangan stnk R2 Honda tahun 2008 nopol W 2465 BE An Khoirul Zadit Taqwallah Da Ds. Sidoharjo RT. 001 / 006 Kec. Kedamean Kab. Gresik

HILANG STNK P 2558 QW NK. 9728 NS. 6244 AN. JUWITO D/A DSN SUMBER WADUNG SILO JBR

MUN JAYA Aluminium


memorandum.co.id

MOJOKERTO-JOMBANG

memorandumredaksi @gmail.com

JUMAT PAHING, 3 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

3 PEMBACOK 2 ABG TROWULAN DIBEKUK

Pesta Arak sebelum Beraksi Mojokerto, Memorandum Masih ingat kejadian yang menimpa dua anak baru gede (ABG), AK (14) dan AFB (16), korban pembacokan seusai menonton balap liar di Desa Domas, Kecamatan Trowulan? Setelah beberapa hari melakukan pengejaran, anggota Resmob Polres Mojokerto dan Polsek Trowulan berhasil meringkus tiga pelakunya, Kamis (2/9).

1 Sebelum peristiwa pembacokan, pelaku pesta arak di area wilayah Kecamatan Gondang.

2

Sebelum kejadian, para pelaku cekcok dengan pemuda lain.

Tiga pelaku pembacokan yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Satya Premanta alias Kemen (25), Tomi Basmalah (26), dan Muhammad Agit Yupiantoro (24) warga Desa Jati Dukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Data yang diperoleh menyebutkan, aksi penangkapan terhadap 3 ter-

sangka dilakukan pada waktu yang tidak bersamaan dan di tempat berbeda. Kali pertama petugas meringkus Tomi Basmalah pada saat melintas di jalan alternatif wilayah Dusun Damarsi, Desa Kepuh Anyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto sekitar pukul 16.40. Sesaat kemudian petugas meringkus Satya Premanta a l i a s Ke Mereka kembali men dan dan menyerang Muhamdua remaja yang mad Agit ternyata salah Yupiantoro sasaran.

4

3

Kursi Kades Kosong Bertambah

Dewan Dorong Pemkab Jemput Bola Jombang, Memorandum Kursi kepala desa (kades) yang kosong di Jombang kembali bertambah. Paling gres, Kepala Desa Gebangbunder, Kecamatan Plandaan meninggal dunia empat hari lalu. Hingga kini pengisian jabatan belum juga ditentukan. Dari data yang ada, kades ke delapan yang meninggal dunia adalah Karjono, Kepala Desa Gebangbunder yang meninggal dunia Minggu lalu (29/8). “Benar, jadi Kades Gebangbunder meninggal dunia, tapi karena apa kami sendiri tidak tahu,” ucap Agus Supriono, Sekcam Plandaan, Kamis (2/9). Setelah meninggal dunia, posisi Karjono hingga kini belum tergantikan. Jabatan Kades Gebangbunder pun masih kosong. “Untuk pengisian juga belum tahu, masih menunggu petunjuk lebih lanjut,” ungkap dia. Dikonfirmasi terpisah kepala dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang Sholahudin Hadi Sucipto membenarkan hal itu. Dia menyebut, meninggalnya Karjono membuat kekosongan jabatan kepala desa di Jombang terus bertambah menjadi delapan orang. “Gebangbunder dipastikan, salah satu desa yang harus menjalankan prosesi penggantian kepala desa antarwaktu (KDAW),” katanya. Sebelumnya, M Mukhtarom, Kades Bandung yang terpilih pada Pilkades serentak 2019 meninggal dunia. Ia menambah daftar panjang kades yang kosong di Jombang. Seluruh kades kosong itu karena meninggal dunia dan menunggu proses penggantian KDAW. Meliputi Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Desa Pagerwojo, Kecamatan Perak, Desa Bandung, Kecamatan Diwek, dan Desa Gebangbunder Kecamatan Plandaan. Di lokasi terpisah, belum adanya kejelasan terkait Pemkab Jombang melakukan penggantian kepala desa antar waktu (KDAW) mendapat respons kalangan dewan. Para wakil rakyat itu meminta pemkab jemput bola terkait koordinasi dengan Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Ini sudah saya sampaikan berkali-kali, pemkab harus segera melakukan KDAW,” ujar Kartiyono, Sekretaris Komisi A DPRD Jombang. Dirinya menambahkan, informasi terakhir yang dia terima, pembahasan Perbup terkait KDAW ini sedang dikonsultasikan dengan Biro Hukum. Kendati demikian, hingga saat ini masih belum ada kejelasan. “Seharusnya ini pemkab yang proaktif untuk menanyakan kejelasannya seperti apa. Paling tidak pemkab jemput bola lah,” katanya. Karena menurutnya, Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak mungkin menghambat. “Untuk Perda saja bisa cepat selesai untuk pembahasannya. Apalagi ini uga cepat selesai,” katanya. Perbup pastinya juga nya, apabila Dikhawatirkannya, akan, tidak segera ditanyakan, ggu. akan saling menunggu. erseSehingga, perbup terseai. Ini but tidak akan selesai. ampak pastinya akan berdampak pada proses KDAW. ”Meski M, sekarang ada PPKM, bukan berarti tidak bisa up itu,” menuntaskan Perbup sindirnya. an perbup Bila pembahasan esai, maka tersebut sudah selesai, nnya tinggal pelaksanaannya sambil menunggu perkemkini. bangan kondisi terkini. n tidak ”Kalau sekarang kan ammemungkinkan,” tambahnya. (wan/yok) Sekretaris Komisi A DPRD Jombang Kartiyono.

FOTO: MEMORANDUM/DOK

Selanjutnya, para pelaku pulang dan mengambil senjata tajam.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander memimpin rilis perkara pembacokan.

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

saat berada di sekitar rumahnya. Ketiga tersangka saat itu juga dilakukan pemeriksaan secara intensif di ruang Satreskrim Mapolres Mojokerto. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander dalam pers rilis di depan ruang Satreskrim Mapolres Mojokerto mengatakan, ketiga tersangka sebelum melakukan aksi pembacokan ada keributan antara teman tersangka dengan pemuda yang saat itu berada di lokasi kejadian. “Para tersangka sebelumnya pesta minuman keras jenis arak di area wilayah Kecamatan Gondang dan selanjutnya mereka secara rombongan mengendarai motor mengarah ke lokasi kejadian. Mengetahui

temannya cek-cok, Tomi salah satu tersangka mengaku berusaha melerai. Namun, dirinya mengaku ditegur oleh sebagian pemuda di lokasi kejadian agar kalau ribut tidak berada disitu. Tersangka kemudian bersama rombongan balik pulang menuju wilayah Gondang dan mengambil senjata tajam jenis pedang yang digunakan untuk melukai korbannya,” ungkap Dony, Kamis (2/9). Masih kata Dony, para tersangka mengambil senjata tajam jenis pedang yang ada di rumah masing-masing. Diduga kuat para tersangka melakukan pembacokan terhadap korban yang salah sasaran (bukan targetnya). Dari 8 pelaku, tim ga-

bungan anggota Resmob Satya Prabu bersama anggota Reskrim Polsek Trowulan berhasil meringkus 3 tersangka. Sementara 5 orang pelaku lainnya berhasil kabur dan saat ini sudah kita tetapkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). “Saya meminta agar 5 pelaku yang saat ini kabur lebih baik menyerahkan diri dan mengikuti proses hukum yang ada. Karena perbuatannya, mereka kita jerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan jo pasal 170 KUHP tentang penganiayaan dengan cara bersama-sama dan kita juga kenakan UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 19 tahun penjara,” pungkas Dony. (no/yok)

Ratusan Santri Ponpes Tambakberas Ikuti Vaksinasi Polres Jombang Jombang, Memorandum Ratusan santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar oleh Polres Jombang, Kamis (2/9). Selain sebagai upaya serius untuk memutus mata rantai penyebaran virus sekaligus memenuhi target capaian. Suntikan bagi santri dilakukan guna menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity. Pelaksanaan vaksinasi sebanyak 500 dosis jenis Sinovac tahap pertama dilakukan langsung oleh vaksinator dari Urkes serta Polwan Polres Jombang. Termasuk pula tenaga registrasi, dan personel screening yang bertugas untuk melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan. Sesuai regulasi yang telah ditentukan, usia santriwan maupun santriwati minimal 12 tahun.

Tidak berbeda sebagaimana orang dewasa, sebelum menjalani suntikan mereka terlebih dulu menjalani pemeriksaan kondisi kesehatan. Para santri tampak antusias mengikuti jalannya vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di GOR Hasbullah Said Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona. Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho didampingi Pejabat Utama hadir di lokasi untuk memantau jalannya vaksinasi sekaligus mendorong serta men-support kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh anggotanya. “Kegiatan serbuan vaksin merdeka ini, semoga dapat memberikan manfaat bagi san-

tri dan khususnya penanganan di masa pandemi saat ini. Dan tentunya ini juga untuk mewujudkan herd immunity di Kabupaten Jombang,” kata Kapolres Jombang, Kamis (2/9). Ditambahkan Kapolres, vaksinasi dilakukan demi mencegah dan menekan penyebaran Covid-19. Sebabnya, vaksin sangat penting untuk melindungi diri dari bahaya paparan Corona. Maka secara khusus ia berharap seluruh masyarakat mau serta ikut vaksinasi. “Ini adalah salah satu ikhtiar kita supaya segera terbebas dari musibah ini selain juga kita terus berdoa kepada Allah SWT,” ujarnya. Sementara itu, Pengasuh Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang KH Hasib Wahab Chasbullah menyampaikan terima kasih kepada Polres Jombang yang telah menye-

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho memantau vaksinasi bagi santri Ponpes Tambakberas.

lenggarakan kegiatan vaksinasi di lingkungan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas. Ia mengharapkan mereka selalu sehat dan terjauh dari Covid-19. “Kami sampaikam terima

kasih kepada Polres Jombang atas terselenggaranya vaksinasi ini. Semoga kita segera mewujudkan herd immunity dan selalu sehat serta terjauh dari covid-19,” ujarnya. (wan/yok)

Danrem 082/CPYJ Ikuti Rakor Evaluasi PPKM Jawa-Bali Mojokerto, Memorandum Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M. Dariyanto didampingi para Kasi Korem 082/CPYJ mengikuti rapat koordinasi (rakor) evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan evaluasi penanganan Covid-19 di Jawa-Bali secara virtual dengan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, bertempat di ruang Puskodalops Korem 082/CPYJ Jalan Veteran No 3 Kota Mojokerto, Rabu (1/9). Rapat koordinasi ini digelar dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan PPKM Level 2-4 yang dilaksanakan selama satu minggu sejak tanggal 24 Agustus sampai dengan tanggal 30 Agustus 2021 di Jawa-Bali. Menko Luhut Binsar Panjaitan mengatakan seiring membaiknya kondisi Covid-19 serta implementasi protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi, terdapat beberapa penyesuaian aktivitas masyarakat. Selama pelaksanaan PPKM dari data tanggal 24 Agustus sampai dengan 30 Agustus 2021 kasus aktif di Jawa-Bali mengalami penurunan,” ujarnya. Dari hasil rapat koordinasi tersebut, di Jawa-Bali masih terdapat 25 Kabupaten/Kota yang masih level 4, dengan risiko tertinggi kasus aktif Covid-19 sehingga PPKM perlu adanya perpanjangan kembali sampai dengan tanggal 6 September 2021. Walaupun masih ada beberapa Kabupaten/Kota yang masih status level 4, akan tetapi untuk Jawa-Bali telah menun-

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Danrem 082 CPYJ mengikuti rakor evaluasi PPKM Jawa-Bali.

jukkan penurunan yang signifikan, oleh karena itu perlu adanya perubahan peraturan yang meliputi: Pertama, kapasitas makan di tempat atau dine-in di dalam mal menjadi 50% dari kapasitas dengan jam operasional diperpanjang sampai dengan pukul 21.00. Kedua, uji coba 1.000 outlet restoran di luar mal dan yang berada di ruang tertutup bisa beroperasi dengan 25% dari

kapasitas yaitu Surabaya, Jakarta, Bandung, dan Semarang. Ketiga, seluruh industri atau pabrik yang orientasi domestik (non esensial) maupun eksport (esensial) dapat beroperasi 100% dengan staf minimal dibagi menjadi 2 Shift. Sedangkan untuk sektor kritikal akan diwajibkan menggunakan QR Code PeduliLindungi mulai 7 September 2021,” ujarnya. Lebih lanjut, Luhut menga-

t kan per 29 Agustus 2021 ta takan t to total masyarakat yang m melakukan skrining m menggunakan Aplikasi P PeduliLindungi mencapa 13,6 juta orang. Dari pai ju ju jumlah tersebut terdapa 462.000 orang yang pat masuk kategori merah atau tidak diperkenankan melakukan masuk ke pusat perbelanjaan, industri, olahraga, dan lainnya,” jelasnya. Pada kesempatan tersebut Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M. Dariyanto menyampaikan bahwa, kita akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak yang terkait untuk melaksanakan pengawasan terhadap pemberlakuan pembatasan

kegiatan masyarakat di wilayah kerja Korem 082/CPYJ. “Kita akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian dan semua elemen masyarakat di wilayah kerja Korem 082/CPYJ agar penanganan PPKM lebih baik lagi dan Insya Allah pandemi Covid-19 segera berakhir,” jelas Danrem. Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala BNPB Ganip Warsito. Dan juga diikuti oleh para Gubernur, Pangdam, Kapolda, Danrem, Dandim, Kapolres, dan Bupati/Wali kota se-Jawa Bali. (war/yok)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL Sambungan dari halaman 1

“Anggota saat itu sedang hunting pelaku kejahatan. Selanjutnya mendapat laporan itu dan langsung mencari pelaku. Kami bersama provos TNI AD akhirnya berhasil mengamankan tersangka,” kata Kanitreskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto, Kamis (2/9). Arie menyebut, modus yang dilakukan Santo merupakan cara lama para pelaku. Tanpa modal dan alat apapun, tersangka dengan mudah mengambil barang di dalam jok. “Diangkat dari samping, kemudian tangan masuk ke dalam jok motor milik korban,” lanjut Arie. Sementara di aksi terakhirnya pada akhir Agustus, sewaktu Fitri bersama sang putri datang untuk berolahraga pukul 05.30. Seperti biasa, dia memarkirkan motor di pinggir jalan. “Korban meletakkan dompet dan HP di jok,” jelas Arie. Namun, Fitri tidak menduga jika tersangka sedari tadi mengawasi gerak geriknya. Ketika dia mulai olahraga, Santo diam-diam mendekati motor Fitri. “Setelah mengambil dompet dan HP milik korban, pelaku langsung menjauh dari lokasi,” imbuhnya. Saat hendak pulang, Fitri baru menyadari jika dompet dan HP-nya sudah raib. Dia lantas melaporkan kejadian itu ke petugas yang berjaga di dekat tempat kejadian perkara (TKP). “Anggota TNI lalu berkoordinasi dengan kami hingga berhasil mengamankan tersangka,” pungkas Arie. Sementara itu, hasil pemeriksaan terungkap tersangka tidak sekali melakukan kejahatannya. Ternyata Santo sudah tiga kali menggondol isi jok milik korbannya. “Saya beraksi tiga kali Pak. Semula mengawasi dari jauh. Setelah korban lengah selekasnya saya beraksi,” aku Dwi Susanto. (fdn/nov)

Rumdis Hayam...

Sambungan dari halaman 1

listrik di salah satu rumah. Percikan api itulah yang akhirnya merembet ke bangunan lain. Meski nihil korban jiwa sebanyak 51 penghuni rumah saat ini harus diungsikan ke lokasi lain. “Total ada 15 kepala keluarga (KK) dengan 51 orang penghuni rumah. Rata-rata mereka dewasa dan remaja,” kata Kabid Pembinaan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya Bambang Vistadi, melalui anggotanya, kemarin Bambang mengatakan, untuk memadamkan api tersebut, pihaknya mendatangkan 18 unit mobil dari sejumlah pos di Surabaya. “Kami juga dibantu tiga mobil tangki air dari DKRTH. Untuk rumah yang terbakar rata-rata berukuran 4X15 meter,” lanjut Bambang. Menurut Bambang, kebakaran kali pertama diketahui oleh salah satu saksi. Dia melihat ada kepulan asap dari rumah nomor 4. “Selanjutnya saksi melaporkan ke warga dan dilakukan pemadaman api dengan peralatan serta perlengkapan seadanya,” pungkas dia. (fdn/nov)

Jatuh 5 Meter,...

Sambungan dari halaman 1

ngait di tubuh lepas hingga membuatnya terjatuh. Benturan yang cukup keras membuat pria itu menderita pendaraan hebat di kepalanya. Nyawa korban tidak tertolong dan seketika meregang nyawa di lokasi. Peristiwa tersebut dibenarkan Kanitreskrim Polsek Karangpilang Iptu Irwan Nugroho. Meski sudah dilengkapi tali pengamanan, pekerja tersebut tetap mengalami kecelakaan kerja hingga nyawanya tidak tertolong. “Kecelakaan kerja tadi pagi. Korban meninggal di lokasi,” jelas Irwan. Beberapa saat kemudian, anggota Polsek Karang Pilang dan tim inafis mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr Soetomo untuk dilakukan visum. “Keluarga korban telah mendampingi dan jenazahnya lalu dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan,” imbuhnya. Lanjut Irwan, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti yang mengakibatkan korban tewas. Termasuk memeriksa sejumlah saksi-saksi di lokasi. “Menurut informasi awal, saat itu korban akan melakukan pengecetan atap dan memindahkan besi. Diduga lupa mengaitkan tali di tubuh hingga terjatuh,” pungkas irwan. (alf/nov)

Tenang

Sambungan dari halaman 1

Ariyanti, hanya saja yang jadi perhatian adalah ekspresi tenang istri Aldi Bragi itu. Ririn Dwi Ariyanti bicara dengan santai dan tak terburu-buru. Dia berdiri tenang dan menjelaskan soal kabar keretakan rumah tangganya dengan Aldi Bragi. Sesekali Ririn Dwi Ariyanti tersenyum dan membetulkan maskernya. Ririn Dwi Ariyanti pada kesempatan itu juga mengklaim sudah mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Ririn justru mengaku tak tahu Aldi Bragi juga sudah mengajukan permohonan cerai. “Kalau Aldi (sudah ajukan permohonan cerai) aku nggak tahu. Tapi aku yang pasti sudah masukin gugatan, di cek aja di pengadilan agama. Tapi, kalau memang seperti itu (permohonan cerai Aldi Bragi yang terdaftar) ya nggak apa-apa. Berarti bagus kan, berarti sama-sama keinginan cerainya sudah ada,” jelas Ririn Dwi Ariyanti. Tak ada suara terbata-bata dari penjelasan yang Ririn Dwi Ariyanti keluarkan. Termasuk ketika ditanya soal konflik pemicu Ririn Dwi Ariyanti dan sang suami ingin bercerai. Ririn Dwi Ariyanti tersenyum. Dia hanya menjawab singkat. “Sudah itu saja. Tapi, berarti keinginan cerainya sudah sama dengan Aldi. Okey, udah, bagus dong,” jawab Ririn Dwi Ariyanti tersenyum. “Ya doanya dong pasti, mudah-mudahan lancar semuanya, baik-baik aja, happy-happy aja semuanya, lancar. Itu aja,” tutupnya. Bahkan, setelah memilih menyudahi wawancara, Ririn Dwi Ariyanti pamit dengan para wartawan dengan santai. Sambil melambaikan tangan, perempuan yang juga terseret dalam rumah tangga Jonathan Frizzy dan Dena Dhevanka itu sempat memberikan sedikit perhatian dan pesan. “Terima kasih ya. Sehat selalu semuanya masih pandemi,” ucap Ririn Dwi Ariyanti ke arah wartawan sambil berpamitan dan melambaikan tangannya. Sementara itu, Aldi Bragi mendaftarkan permohonan cerainya ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 30 Agustus 2021. Sidang perdana cerai mereka digelar pada 16 September 2021. Dari permohonan cerai itu, Aldi Bragi menuntut hak asuh atas ketiga anaknya. (dth/nov)

Pemasok Dolar Palsu Diganjar 4 Tahun Penjara Surabaya, Memorandum I Wayan Widana dan Sang Made Jamin dihukum selama 4 tahun penjara. Keduanya dinyatakan bersalah memasok dolar Amerika Serikat (AS) palsu kepada Joseph Francis. Putusan tersebut kemudian ditanggapi pikir-pikir oleh para terdakwa. Joseph Francis berencana akan memasukkan dolar AS sebanyak 23 bendel yang masing-masing berisi 100 lembar ke rekening valas miliknya di bank pelat merah. Lalu Joseph memanggil pegawai bank datang ke tokonya di Jalan Penghela untuk mengambil uang dolar miliknya. Namun, tidak lama setelah pegawai bank pergi dengan membawa uang miliknya, mereka kembali lagi ke tokonya. Ternyata dolar itu diketahui palsu. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Febrian Dirgantara dalam dakwaannya menyatakan Joseph mendapatkan dolar palsu itu dari I Wayan

Widana dan Sang Made Jamin. Wayan awalnya datang ke Surabaya menemui Joseph untuk membicarakan perihal dolar palsu miliknya. Dia mengaku mendapatkan pecahan USD 100 sebanyak 15.000 lembar dari Abah Amid di hotel kawasan Tanag Abang, Jakarta pada 2015 lalu. Setelah pertemuan pada Desember tahun lalu, Wayan datang bersama Made ke Surabaya untuk menemui Joseph dan menyerahkan uang tersebut. Wayan naik pesawat dari Jakarta. Sedangkan Made yang membawa dolar palsu naik bus untuk menghindari pemeriksaan. Keduanya ber-

FOTO: MEMO RANDUM/JAKA

Pembobol Jok...

JUMAT PAHING, 3 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 11

Terdakwa Made (kiri) dan Wayan mendengarkan putusan hakim di PN Surabaya, Kamis (2/9).

temu di kawasan Bandara Juanda. Joseph lalu menyerahkan uang tersebut ke bank pelat merah yang datang ke tokonya. Setelah itu, pegawai bank datang lagi ke tokonya bersama polisi. Wayan dan

Made langsung ditangkap saat itu. Dalam persidangan, Wayan dan Made dihukum pidana 4 tahun penjara. Majelis hakim yang diketuai Martin Ginting menyatakan kedua terdakwa terbukti bersalah mengedarkan uang palsu. “Mengadili, menyatakan terdakwa I dan terdakwa II secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana memalsukan uang,” ujar Martin saat membacakan amar putusan dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (2/9). Putusan tersebut lebih ringan dari pada tuntutan JPU. Jaksa Febrian sebelumnya menuntut keduanya pidana 5 tahun penjara. Kedua terdakwa menerima putusan tersebut dan tidak mengajukan banding. “Menerima Yang Mulia,” kata terdakwa Wayan kepada majelis hakim dalam persidangan. (mg5/nov)

Ucapan Maaf Wali Kota sebagai Alat Bukti juta rupiah)”. Dikatakan praktisi hukum I Wayan Titib Sulaksana, bahwa pengakuan yang dilakukan seorang pejabat adalah bukti permulaan yang kuat. “Itu pengakuan bukti permulaan yang cukup kuat dan sebagai salah satu alat bukti,” ujar Wayan Titib, Kamis (2/9). Tambah Wayan Titib, berdasarkan pasal 184 KUHAP disebutkan bahwa alat bukti yang sah adalah keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk, dan keterangan terdakwa. “Dari pengakuan wali kota, saksi yang menemukan orang tua itu sudah dua alat bukti permulaan. Ditambah lagi ada korban, karena dua alat bukti

permulaan yang cukup sudah terpenuhi. Meski itu hanya kurungan tidak peduli, ini penegakan hukum. Jangan tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” tegas Wayan Titib. Jika jelas ada sanksi pidananya, harus diproses karena ini tindak pidana umum dan bukan delik aduan dan harus diproses. “Polisi harus bertindak, tapi kalau polisinya berani. Selama ini kapolrestabes, wali kota sama TNI runtang-runtung wani ta (ke mana-mana berdua berani ta),” tantangnya. Wayan Titib menegaskan, ini menunggu keberanian dari sosok Kapolrestabes Surabaya. “Sampai sejauh mana, kapolrestabes peduli dengan jerit tangis

Sambungan dari halaman 1 kaun duafa. Masalahnya polisi sungkan apa tidak karena penegakan hukum ewuh pakewuh (serba salah),” tambahnya. Disinggung soal Eri Cahyadi yang melempar kesalahan kepada bawahan dan masyarakat, Wayan Titib menegaskan bahwa seorang pimpinan yang dipegang ucapannya. “Yang saya pegang omongannya. Sekali dia berkata maka itu hukum baginya. Sekali dia berucap itu hukum baginya. Dia wali kota, bukan tukang sapu pinggir jalan. Dia wajib merealisasikan ucapannya dan tidak menyalahkan dinas lain. Apalagi masyarakat yang disalahkan, ngawur pol iku,” ujarnya. Sementara itu, perihal pene-

lantaran Sumirah, Polrestabes Surabaya masih menunggu laporan dari bersangkutan (Sumirah). Jika ada laporan, maka kepolisian akan mengupayakan berkoordinasi dengan ahli hukum, apakah kasus itu bisa dipidana atau tidak sesuai dengan yang dikatakan pakar hukum. Seperti yang dikatakan Kapolrestabes Surabaya Kombespol AkhmadYusep Gunawan melalui Kasubbag Humas Kompol Moch Fakih, polrestabes tetap menerima laporan jika ada laporan dari pihak Sumirah. Sebagai institusi kepolisian, pihaknya akan mempelajari permasalahan lebih dulu dan akan berkoordinasi dengan ahli hukum pidana. “Kami akan pelajari kasusnya

Inspektorat Harus Turun nar ditemukan adanya unsur kesengajaan, menurutnya itu berkaitan dengan moral etik. Memastikan perlu tidaknya diberikan sanksi, dia meminta jajaran inspektorat untuk mengkroscek kasus tersebut. “Kami berharap inspektorat, sekali lagi turun untuk memastikan. Karena begini misalkan dia sudah membuat laporan tentang dirinya tidak mampu namun laporannya tidak ditindaklanjuti, maka kalau itu lurah atau camat, inspektorat bisa turun. Tapi kalau RT/RW ini yang susah,” kata legislator dari Fraksi Demokrat-Nasdem ini, Kamis (2/9). Sejak awal, pihaknya sudah mengingatkan pemkot. Kasus seperti Sumirah tidak sedikit dan se-

ring terjadi. Harapannya, ke depan tak ada lagi nasib seperti Sumirah. Imam mendorong untuk hindari menyelesaikan masalah case per case. Pemkot didesak memberikan solusi jangka panjang. “Seperti menelurkan aplikasi Usul Bansos ini bagus. Kami mengapresiasi. Tapi kami berharap tidak ada lagi nasib warga seperti nenek Sumirah. Karena apa, stok bantuan melimpah. Dari pusat, pemprov, pemkot, dan investor. Bahkan terbaru pemkot juga akan memberikan Rp 200 ribu bagi warga yang tak kebagian bantuan. Sehingga kalau sampai bantuan yang melimpah ini salah sasaran, ya kenemenen (kebangetan) lah,” tuntas Imam Syafii.

Sambungan dari halaman 1 Terpisah, Camat Sukomanunggal Lakoli menerangkan, saat ini, kondisi Sumirah dalam keadaan sehat. Nenek berusia 89 tahun yang hidup sebatang kara itu sudah tercover bantuan dari Pemerintah Kota Surabaya. “Persoalan pada waktu itu kan hanya di sistem saja. Karena nama Bu Sumirah tidak masuk dalam data masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kalau terkait dengan intervensi bantuan-bantuan, Bu Sumirah sudah dapat. Baik bantuan dari PKK maupun dari kami juga. Tapi sifatnya itu kan insidentif. Hanya yang diharapkan dari pemerintah ini kan adanya bantuan permakanan, yang syaratnya harus terdata di MBR,” jelasnya, kemarin.

Soal Sumirah ini, sekarang dinilai Lakoli sudah clear. Sumirah sudah mendapat jatah permakanan 3x sehari. Dan masuk ke dalam data MBR. Tentang keengganan Sumirah dibawa ke GriyaWerdha, Lakoli menyebut justru Sumirah lebih bahagia berada di kosnya, Jalan Simojawar. “Sejatinya Bu Sumirah sudah sedikit berkenan ke griya werdha. Namun yang perlu diingat, kalau beliau ke griya werdha itu ada hal lain yang hilang. Karena beliau di situ mendapat perlakuan yang luar biasa dari warga sekitar,” ungkapnya. “Beliau juga memiliki pekerjaan, yaitu memetik cabai. Dan kemudian itu diapresiasi. Dengan usia seperti itu, be-

Mobil Dirusak, Pengemudi Dimassa Dinoyo yang turut mengejar. Krista mengaku awalnya dia tidak begitu memperhatikan laju mobil itu yang melaju di depan rumahnya. Namun, tidak lama kemudian Innova tersebut melintas, sejumlah warga berteriak sembari mengejarnya. Karena penasaran, Krista akhirnya ikut mengejar mobil itu ke arah selatan. “Semula, dia (sopir, red) masuk lewat Jalan Dinoyo Gang I

tepatnya di seberang kantor pengadaian. Dengan kecepatan cukup tinggi sopir kemudian lewat Jalan Dinoyo Tangsi Gang I tembus ke Jalan Dinoyo Lor,” beber Krista. Di lokasi itu, Krista belum mengetahui pasti apa alasan sang sopir nekat melaju cepat di dalam kampung. Tapi dia menduga jika pengemudi Innova terpengaruh minuman keras (miras).“Sopir dalam kondisi mabuk. Ada minuman

bertemu. “Intinya Diana itu orang baik. Bahkan sangat sayang sama saya. Saya yakin itu,” terangnya. Hanya saja, Ali menyayangkan perilaku Diana yang tega melaporkan kasus itu ke Polda Jatim. Padahal, menurut Ali tidak ada aksi pemukulan pada saat kejadian yang disebut pada Minggu pagi (29/8) itu.“Gak ada pemukulan itu Mas,” tambah Ali. Ali juga sempat menunjukkan sebuah foto dirinya dan keluarga

keras di dalam mobil,” tambah dia. Polisi yang memperoleh informasi kejadian itu langsung mendatangi lokasi. Namun, belum diketahui di mana sang sopir berikut Innova putih itu diamankan.“Tadi banyak yang mengamankan. Mulai sekuriti Marvel City, satpol PP, linmas, dan polisi,” tandasnya. Anehnya, hingga saat ini belum ada komentar resmi dari pihak kepolisian. Sehingga iden-

titas pengemudi Innova belum diketahui. Apakah diamankan atau justru dilepaskan karena ada sesuatu hal. “Dibawa (Polsek) Wonokromo Mas,” terang Iptu Marji Wibowo saat dikonfirmasi. Sementara itu, dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra mengarahkan untuk konfirmasi ke PolsekWonokromo. “Langsung ke polsek Mas. Saya

ikut-ikutan bingung. Sebab, dia merasa baru kali ini menemukan keluarga yang sebenarnya. Tidak seperti keluarganya vs Koko yang selalu diwarnai saling curiga, ingin menang sendiri, dan tidak ada kemesraan. Yang ada hanya kesemu-semuan. Semuanya seperti sandiwara. Diakui Agus, hidup serumah dengan Magda memang menimbulkan kenyamanan. Tidak jauh berbeda dengan suasana bersama istri pertamanya yang meninggal karena gerogotan suatu penyakit. Agus meresa cocok vs Magda. Hanya, sebagai lelaki, dia merasa bertanggung jawab harus “me-

no comment,” kata Teddy singkat. Sedangkan Kanitlantas Polsek Wonokromo Iptu Saleh akhirnya membenarkan kejadian itu. Namun, informasi yang diterimanya tidak ada pihak korban yang mau melapor. Begitu pula dengan pengemudi yang tidak ingin memperpanjang masalah tersebut. “Tidak ada yang lapor Mas. Pengemudi juga tidak menuntut,” kata Saleh. (fdn/rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 besar, termasuk Diana sedang asyik menikmati durian di sebuah taman kawasan Pasuruan. “Ini saya kirim foto waktu Minggu. Saya ajak Diana, anak-anak dan keluarga lain,” tegas dia. Pria berbadan gempal itu menyebut, jika ada seseorang yang berusaha mempengaruhi istri sirinya melakukan pelaporan itu. “Ada yang nunggangi itu. Saya tahu dia iri dengan keadaan saya, Diana, dan keluarga, Mas. Istri saya berhak bahagia tapi

ada provokator yang ingin kuasai harta saya,” tandas Ali. Lebih lanjut, Ali menegaskan, jika laporan yang dilakukan istrinya benar-benar tidak sesuai fakta dan terkesan bohong. “Orang yang menunggangi itu bohong. Negara kita negara hukum. Jangan permainkan hukum itu dengan alasan apapun,” pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, kesabaran Diana, menghadapi sang suami siri akhirnya pecah.

Terngiang Rintihan si Bungsu dengan Titi dan Lili. Ini juga yang tidak dibayangkan sama sekali. Agus dan Magda yang selama ini mampu untuk bertahan tidak saling mendekat, saling menyentuh, entah bagaimana awalnya tiba-tiba sudah bersatu di atas ranjang yang sama. Padahal sebelumnya mereka tidur di kamar terpisah. Celakanya, kebersamaan itu disusul dengan tagihan Koko agar Agus sesegera mungkin menceraikan Magda. “Saya bingung. Jujur, saya mulai sayang kepada Magda,” kata Agus, yang disambung dengan senyum tanpa ekspresi. Ketika hal ini disampaikan kepada Magda, perempuan ini

liau tetap sehat dan bahagia. Faktor-faktor ini yang kami pertimbangkan jangan sampai kalau ke griya werdha ternyata kondisinya mungkin bisa lebih buruk,” imbuh Lakoli. Terlantarnya nenek Sumirah ini, Lakoli meminta maaf. Pihaknya tak ada niat menelantarkan warganya. Sehingga ke depan, jajarannya akan sigap untuk bekerja lebih maksimal lagi. “Kalau kemudian itu menjadi viral, saya meminta maaf lahir dan batin. Kepada semuanya, termasuk masyarakat. Tetapi bukan berarti kami tidak perhatikan. Kami selalu memperhatikan setiap masalah yang ada di masyarakat karena itu menjadi masalah kami juga,” pungkasnya. (mg3/nov)

Sambungan dari halaman 1

Penganiaya Istri Siri Membantah Aliansyah yang akrab dipangil Ali menyangkal semua yang dituduhkan Diana. Ali mengaku tidak pernah sekalipun memiliki masalah apalagi terlibat cekcok mulut hingga berujung ke aksi pemukulan. “Banyak saksi di rumah. Gak pernah saya bertengkar Mas,” kata Ali Ali menyebut, istri yang dinikahi secara siri lima bulan lalu itu merupakan orang baik. Dia hafal betul bagaimana karakter Diana sejak awal kali pertama

dulu dan mengupayakan akan koordinasi dengan ahli hukum jika nantinya ada laporan,” kata Fakih, Kamis (2/9). Fakih juga menambahkan polisi sebagai penegak hukum tentu akan memproses jika ada laporan serta akan dikaji nantinya. “Semua laporan kami terima dan dikaji apakah ada unsur pidananya atau tidak,” tandas Fakih. Jika melihat kasus Sumirah harus ada laporan atau tidak? Fakih menjelaskan harus ada laporan, siapa yang melapor dan siapa yang dirugikan dalam kasus itu. “Terus yang dirugikan siapa, lalu siapa yang akan laporan, monggo. Bila tidak ada laporan bagaimana polisi memprosesnya,” pungkas Fakih. (fer/rio/nov)

Perempuan 38 tahun itu terpaksa melaporkan pria yang menikahinya lima bulan lalu tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolda Jatim, Selasa petang (31/8). Diana mengaku lelah menjadi sansak hidup sang suami. Sejak menikah April lalu, Diana tidak luput menjadi pelampiasan amarah suaminya. Diana menyebut, penganiayaan itu hampir setiap bulan diterima dan mengenai sekujur tubuhnya. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 ngembalikan” Magda kepada Koko seperti perjanjian semula. Dia tidak mungkin ingkar janji. “Tapi ini bukan permainan, Mas. Sungguh. Kalau memang Mas ingin menjadikan aku sebagai istri Mas, aku bersedia,” kata Agus menirukan ucapan Magda sesaat sebelum dia berangkat ke PA. “Sekarang kembali kepada kita,” tegas Magda. “Bagaimana janjiku ke Koko?” tanya Agus kepada Magda, minta pertimbangan. “Mas Koko memang pernah menjadi suamiku. Tapi kami sudah cerai. Jadi, sudah tidak ada urusan dengan kita,” kata Magda

memberi dorongan. “Baiklah. Akan kupikirkan,” kata Agus. Sudah lebih dari seminggu perbincangan Agus dengan Magda itu berlalu. Agus belum mengambil keputusan. Dia merasa berdiri di simpang empat. Tidak tahu haru ke mana melangkahkan kaki. Hingga suatu pagi Agus keluar rumah tanpa tahu arah. Pokoknya melangkah. Naik motor. Belok kanan. Belok kiri. Serong. Lurus. Berhenti di lampu stopan. Begitu seterusnya. Sampai tanpa terasa motornya berhenti di gedung PA, Jalan Ketintang. Agus turun dari motor,

masuk, dan duduk bersama para tamu di ruang tunggu. Berbagai pikiran bersliweran. Suara Magda. Suara Titi dan Lili. Suara Koko. Semua saling menyeruak berebut masuk telinga. Agus bingung. Terakhir terdengar rintihan Lili saat sakit, sekitar dua minggu yang lalu. Lalu dengan lembut Magda merangkulnya dan membisikkan kata-kata semangat di telinga Lili. “Lili harus sembuh. Mama, Papa, dan Kakak menunggu Titi sembuh dan kita bersama-sama pergi pantai. Oke?” gumam Agus sebelum berteriak, “Tidak. Aku tidak mau menceraikannya.” (jos, habis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

JUMAT PAHING, 3 SEPTEMBER 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

381 Ribu Batang Rokok Ilegal Disita Gresik, Memorandum Modus baru peredaran rokok ilegal kembali terkuak. Penjualan rokok tanpa pita cukai itu marak ditemukan di media sosial (medsos), bermula dari patroli siber Bea Cukai Gresik. Sedikitnya 381.880 batang rokok belum berpajak disita.

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Ribuan rokok ilegal yang diamankan petugas.

FOTO: MEMORANDUM/ NASIH

agai merek. Dari kemasan dan bentuknya, produk rokok ilegal ini hampir menyerupai rokok buatan pabrik. Pihaknya menduga, produksi rokok yang diamankan bukan buatan tangan, melainkan buatan mesin pabrik. Dari ratusan ribu batang rokok yang diamankan petugas, jika dirupiahkan bernilai sebesar Rp 389.517.000. Dengan potensi kerugian yang dialami negara dan berhasil diselamatkan sebesar Rp 274.884.862. “Dalam kasus ini ada dua orang yang kami tetapkan senagai tersangka. Keduanya adalah P dan A pengepul rokok ilegal. Tersangka melanggar pasal 54 dan pasal 56 UU Nomor 39 tahun 2007,” pungkasnya. (and/har/udi)

Masalah Tanah Berujung Pengaduan ke Polisi

Lamongan bakal Banjir Janda Lamongan, Memorandum Angka perceraian di Lamongan masih tergolong tinggi. Tercatat lebih dari 200 orang dalam sebulan mengajukan gugatan cerai alias calon jadi janda. Bahkan, dari jumlah tersebut, Pengadilan Agama (PA) Lamongan mencatat gugatan perceraian paling banyak diajukan oleh pihak wanita di masa pandemi Covid-19. “Sisa perkara yang masuk bulan lalu (Agustus, red), cerai talak yang diajukan oleh suami ada 76. Sedangkan cerai gugat yang diajukan oleh istri ada sebanyak 184. Di awal bulan ini saja perkara yang masuk sudah ada cerai talak 8 dan cerai gugat 7,” terang Panitera Muda Hukum PA Lamongan, Mazir, Kamis, (2/9) Menurutnya, jumlah tersebut masih belum diakumulasi dengan perkara yang masuk pada bulan-bulan sebelumnya. “Itu juga belum termasuk sisa perkara yang belum diputus ada 227 perkara pengajuan cerai”,imbuhnya. Mazir mengungkapkan, tidak stabilnya perekonomian menjadi salah satu pemicu permasalahan rumah tangga yang membuat warga mengajukan cerai. Selain faktor ekonomi akibat pandemi, juga banyaknya pernikahan dini yang membuat pasangan yang belum mapan secara psikologis dan finansial juga jadi pemicu utama. “Penyebabnya macam-macam. Paling banyak tidak dipungkiri disebabkan oleh faktor ekonomi,” sambungnya Selama masyarakat mengajukan cerai, lanjut Mazir, pihaknya akan selalu mencoba memediasi agar pihak yang akan bercerai mengurungkan niatnya demi keutuhan keluarganya masing-masing. “Kami tidak hanya menerima gugatan suami atau istri yang akan bercerai dan mengabulkan gugatan itu, tetapi juga mencoba mendamaikan. Tujuannya agar bisa rujuk kembali karena perceraian itu dampak kedepannya luar biasa, bisa anaknya yang kasihan, keluarganya, psikisnya, dan lainnya. Tapi Kalau buntu, kami tidak bisa berbuat banyak,” bebernya. Mazir mengimbau kepada masyarakat untuk berfikir ulang dalam mengajukan perceraian demi keutuhan keluarga masing-masing. Walaupun masa-masa sulit pandemi pasti ada solusi dan jalan keluar untuk menyelamatkan keluarga tan tanpa harus bercerai. “Cerai adalah jjalan terakhir. Kami imb imbau kepada masyarak masyarakat untuk berfikir tig tiga kali Panmud sebelum mengaj mengajukan Hukum PA gugatan cerai, kar karena Lamongan Mazir dampak perce perceraian ditim yang ditimbulkan bisa kasiha kasihan ana si anak atapu atapun kelu keluargan ganya,” pu pungk kasny ya. (nas/ har/ u udi)

Ungkap kasus itu bermula saat petugas mendapati salah satu akun mensos yang menjajakan rokok dengan harga murah. Lantaran curiga, petugas akhirnya menyaru menjadi pembeli dan akhirnya bertransaksi. “Saat kami mau beli dalam kuantitas sedikit, mereka malah menawarkan barang yang lebih banyak. Alhasil kami langsung membeli satu bal rokok di wilayah Kecamatan Bungah,” ungkap Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budy Kiesmulyanto, Kamis (2/9). Setelah proses pengembangan, didapati suplier besar yang beralamat di Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan. Petugas langsung menyasar lokasi dan menggerebek gudang penyimpanan. Ditemukan ratusan ribu batang rokok ilegal berb-

Gresik, Memorandum Merasa dirugikan atas pembelian tanah seluas 2,4 hektare di Desa Manyarrejo, Kecamatan Manyar, Sueb Abdulah mengadukan Zainul Arifin selaku ahli waris ke Mapolres Gresik, Kamis (2/9). Kamis (2/9) kemarin, Sueb Abdulah yang dikenal dengan panggilan Haji Sueb warga Jalan Sulawesi, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, itu memenuhi panggilan Unit Tipidek Satreskrim untuk memberikan keterangan. “Tanah itu saya beli pada 2016 saat status tanah itu bermasalah. Satu meter persegi disepakati Rp 100 ribu,” katanya Dijelaskan, sehingga total harga tanahnya Rp 3,5 miliar. Karena status tanah masih belum jelas, pihak H Sueb pun mengawal pengurusan surat tanah itu hingga menjadi sertifikat hak milik (SHM) atas nama Zainul Arifin, warga Tajungwidoro, Desa Mengare, Kecamatan Bungah. Dan biaya yang keluar sekitar Rp 1 miliar.

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

H Sueb (baju hitam) di Mapolres Gresik dan Totok, penasihat hukum Zainul Arifin.

Sueb mengaku sudah memberikan uang muka sebagai tanda jadi lebih kurang Rp 500 juta. Uang tersebut langsung diserah terimakan kepada Zainul Arifin “Sudah dikeluarkan PPJB (perjanjian pengikatan jual beli, red) tapi yang bersangkutan tidak mengakui. Sehingga saya tempuh jalur hukum untuk menyelesaikan ini,” imbuhnya. Sementara itu, Abdullah selaku penasihat hukum mengaku pengaduan ke Polres Gresik

untuk mencari keadilan. Kliennya merasa dilecehkan atas pengakuan dan tindakan yang dilakukan Zainul Arifin. “Klien saya berusaha mencari keadilan lewat Polres Gresik,” katanya. Belakangan diketahui, status tanah itu sudah beralih ke nama pihak lain. Oleh karenanya, H Sueb selaku pengadu berusaha meminta kembali uang operasional yang telah dikeluarkan dalam pengurusan surat-surat. Namun hingga saat ini belum

digubris pihak teradu. Sehingga pengaduan ke Polres Gresik menjadi langkah berikutnya yang dipilih. Terpisah, Totok Santoso selaku penasihat hukum Zainul Arifin membenarkan adanya kesepakatan jual beli tanah seharga Rp 3,5 miliar tersebut. Namun menurutnya, dalam hal ini pengadulah yang telah dalam tanda kutip bermain. “Sepakat harganya Rp 3,5 miliar. Waktu itu transaksi PPJB di kantor pak Sueb, tapi pak Zainul tidak dibacakan secara detail pasal yang ada di dalamnya. Pak Zainul tanda tangan di PPJB itu,” katanya, Kamis (2/9). Selain itu, kliennya juga menandatangani kwitansi sebesar Rp 200 juta di hadapan sejumlah saksi. Namun, sebelum pulang saat meminta fotokopian PPJB dan kwitansi tidak diberikan oleh pengadu. Akhirnya, Zainul pulang membawa uang tunai tanpa bukti transaksi. Selang beberapa saat, Zainul

kembali meminta kekurangan pembayaran. Ia kemudian menerima lagi uang tunai Rp 70 juta. Ia kemudian menandatangani kwitansi senilai uang tersebut. Lagi-lagi sama, ia tidak diberi bukti transaksi. Singkat cerita, Zainul di kemudian hari kesulitan menghubungi maupun menemui H Sueb. Ia lantas kebingungan setelah ada rencana pembangunan proyek besar di tanah tersebut. “Setelah kami cek di instansi terkait, ternyata sudah keluar akta jual beli (AJB). Artinya ini sudah dianggap lunas. Kalau pun ada klausul dibayar secara bertahap, tidak bisa dikatakan lunas dan AJB itu bisa dikeluarkan kalau sudah lunas,” imbuhnya. Atas kejadian ini, pihaknya mengaku tidak akan menempuh jalur damai. Jalur hukum akan terus berlanjut. “Tidak ada mediasi atau pun damai. Kami sudah mengantongi 95 persen bukti kuat,” pungkasnya. (and/har/udi)

Vaksinasi Sasar 6.173 Penyandang Disabilitas Bojonegoro, Memorandum Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin meninjau gebyar vaksinasi bagi penyandang disabilitas di Puskesmas Kapas, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Kamis, (2/9). Vaksinasi untuk penyandang disabilitas ini ditargetkan 6.173 orang. Arumi Bachsin yang merupakan istri Wagub Jatim Emil Dardak itu didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro Ani Pudjiningrum serta Kepala Puskesmas Kapas Noor Firdaus. Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin menambahkan kedatangannya di Puskesmas Kapas ini untuk memastikan bahwa vaksinasi bagi penyandang disabilitas bisa berjalan dengan lancar. “Baik dosis pertama maupun kedua. “Tentunya disabilitas menjadi perhatian dari kami, mengingat keterbatasan baik dari pendamping hingga lainnya. Serta stigma

juga menjadi kendala bagi kalangan disabilitas,” tambahnya. Ia menambahkan dengan pencapaian yang cukup baik tentu menjadi bukti bahwa semua unsur dapat membasmi stigma-stigma yang berkembang. Baik kader yang ada di desa dengan memberikan data faktual serta membantah terkait stigma. “Menjadi bukti pemerintah terhadap kaum disabilitas. Dan memastikan bahwa ketersediaan vaksin, karena mereka justru harus mendapatkan perhatian dan prioritas lebih,” imbuhnya. Provinsi Jawa Timur sendiri tidak kurang 53 ribu dari 38 kabupaten dan kota yang telah sukses melakukan vasinasi. Bahkan kabar baiknya Kabupaten Bojonegoro sudah hampir 100 persen penduduk sudah tervaksin. “Harapan kami tentunya semua pihak dapat bekerjasama lebih untuk mencapai herd immunity di Provinsi Jawa Timur. Dan terus berkoordinasi dengan baik untuk merubah stigma

FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Arumi Bachsin meninjau vaksinasi di Puskesmas Kapas.

negatif terhadap vaksinasi,” pungkasnya. Sedangkan dr Ani Pudjinigrum menyampaikan, penyandang disabilitas ini merupakan sasaran prioritas untuk mendapatkan vaksinasi. Jumlahnya 6.173 orang. “Sejak awal mereka sudah kami vaksin. Ini terlaksana berkat dukungan kerja lintas

sektor yang ikut menggerakkan dan memotivasi untuk mau datang vaksin,” ucapnya. Sementara itu target di Kabupaten Bojonegoro sebanyak 1.026.628 orang, termasuk usia 12 tahun ke atas. Dan bertahap sesuai kiriman vaksin dari Pemprov Jawa Timur dengan cakupan per 1 September untuk

dosis pertama 245 ribu, “ ujarnya. Kemudian, dosis kedua sebanyak 122.606, serta dosis ketiga bagi tenaga kesehatan sebanyak 3.031 orang. “Kami mohon untuk minta kiriman lagi secara bertahap. Ini kami sesuaikan dengan jadwal yang telah disusun,” tegas Ani Pudjiningrum. (top/har/udi)

Pejabat Polres Gresik Wajah-Wajah Baru Gresik, Memorandum Rotasi di lingkungan Polres Gresik resmi bergulir. Kapolres AKBP Arief Fitrianto memimpin upacara sertijab sejumlah pejabat utama (PJU) dan kapolsek jajaran, Kamis (2/9). Penanganan Covid-19 dan kondusifitas kamtibmas masih jadi pesan utama yang harus dijalankan pejabat baru. Mutasi sejumlah pejabat itu sesuai Surat Telegram Kapolda Jatim Nomor : ST/2011/VIII/KEP/2021 dan Nomor : ST/2012/VIII/KEP/2021. Sejumlah pejabat utama (PJU) dan Kapolsek jajaran Polres Gresik dipindahtugaskan. Rinciannya, Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mendapat promosi jabatan sebagai kasatlantas Polresta Sidoarjo. Posisinya diisi oleh AKP Engkos Sarkosi yang sebelumnya menjabat sebagai kapolsek Sokobanah, Polres Sampang.

Selain itu, jabatan kasatreskrim Polres Gresik juga akan berganti. Posisi G7, sebutan lain kasatreskrim diemban Iptu Wahyu Rizki Saputro. Perwira dengan dua balok di pundak itu menggantikan AKP Bayu Febrianto Prayoga yang dimutasi sebagai pama Polresta Malang. Kemudian jabatan kabagops Polres Gresik juga berganti. Posisinya akan dijabat AKP Imam Mustolih menggantikan Kompol Zainal Arifin yang promosi ke Polda Jatim. Imam sendiri sebelumnya menjabat sebagai kasatlantas Polres Trenggalek. Selanjutnya posisi kasubbagdalops akan diisi oleh AKP Jannah, yang sebelumnya menjabat sebagai kapolsek Panceng. Panceng 1 akan digantikan AKP Didik Hariyanto yang terlebih dahulu bertugas sebagai kanitlantas Polsek Kebomas.

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Upacara sertijab di aula Sarja Arya Racana.

Dalam mutasi kali ini juga ada nama AKP Yudhi Prastio selaku kasatsabhara. Ia dipindahtugaskan dalam jabatan baru sebagai Paur Sininorsosmas Subditbinpolmas Dit-

binmas Polda Jatim. Tugasnya digantikan AKP Herry Moeriyanto mantan kapolsek Prambon, Sidoarjo. Selanjutnya Kapolsek Cerme AKP Nur Amin diangkat dalam jabatan

baru sebagai kabaglog Polres Gresik. Posisinya digantikan AKP Musihram, perwira dengan tiga balok di pundak yang saat ini menjabat kapolsek Tragah, Polres Bangkalan. Lebih lanjut, posisi Kapolsek Manyar AKP Bima Sakti Pria Laksana. Ia diangkat dalam jabatan baru sebagai kasatreskirm Polres Pasuruan Kota. Kursinya diduduki AKP Windu Windu Priyo Priyo Prayitino yang sebelumnya bertugas di Paur Binplin Bidpropam Polda Jatim. Kapolres AKBP Arief Fitrianto mengatakan mutasi di tubuh Polri merupakan hal biasa. Rotasi jabatan diharapkan menjadi motivasi bagi anggota dalam meningkatkan etos kerja. Juga sebagai batu loncatan guna meniti karir lebih tinggi. “Hal ini sebagai langkah pembinaan diri dan pembinaan karir bagi anggota. Rotasi atau

mutasi jabatan ini rutin dilaksanakan. Tinggal menunggu giliran saja,” urai alumnus Akpol 2001 itu. Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada jajaran yang berpindah tugas atas dedikasi dalam menjaga kamtibmas dan menyukseskan penanganan Covid-19. Sementara bagi pejabat baru diharapkan segera beradaptasi untuk menjaga kondusifitas kamtibmas serta menggeber penanganan Covid-19. “Ke depan kita di hadapkan dengan tugas berat. Selain menjalankan tugas dan kewajiban pokok memastikan kondusifitas kamtibmas, masih ada persoalan pandemi Covid-19 yang harus ditangani dengan baik. Selamat bertugas saya yakin dengan bekal yang sudah dimiliki, kerja-kerja kepolisian akan bisa dilaksanakan dengan baik,” pungkasnya. (and/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 3 September 2021 by memorandum - Issuu