Skip to main content

Memorandum Edisi 31 Oktober 2019

Page 1

10

HARI

MENUJU

ULANG TAHUN

EMAS

KAMIS WAGE, 31 OKTOBER 2019

HARGA Rp 3.500,-

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com .com

DRIVER OJEK ONLINE HAMILI GADIS INGUSAN

Surabaya, Memorandum Ada-ada saja cara pelaku kejahatan untuk memuluskan aksinya. Seperti yang dilakukan Andi Risky P (19). Warga Jalan Grogol, Peneleh, itu mengaku wartawan media online untuk meyakinkan sebut saja Bunga (17), kekasihnya agar percaya dan menuruti semua keinginannya. Bahkan, tersangka juga tega meniduri korban belasan kali hingga hamil empat bulan.  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

Yakinkan Korban, Ngaku Wartawan Dia beberapa kali mengaku sebagai wartawan media online ke anggota yang hendak mengamankan tersangka. AKP RUTH YENI Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya

Andi Risky P (kiri) bersama petugas.

Tidak Pulang Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera didampingi Wadir Reskoba AKBP Teddy Suhendyawan Syarif menunjukkan tersangka dan barang bukti 7 kilogram sabu.

BANDAR 7 KG SABU DITEMBAK MATI

Nekat Kabur dan Tabrak Polisi Surabaya, Memorandum Anggota Ditreskoba Polda Jatim berhasil membekuk dua tersangka peredaran narkotika jaringan internasional. Keduanya berinisial GEP dan H, warga Surabaya.  Bersambung ke halaman 7 

KRONOLOGI KEJADIAN

Dari kedua tersangka kita amankan tujuh kilogram sabu. Selain itu, petugas terpaksa melakukan penembakan terhadap pelaku karena saat diamankan, dia mencoba melawan petugas dan tindakannya sangat membahayakan.

GR A

F I S:

O MEM

R AN

DUM

/A Z

IZ

1 Mobil tersangka H diikuti petugas dengan me-

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

L

ima wanita berjilbab itu dudukduduk di trap. Posisi trapnya cukup tinggi. Menghadap Nathan Road, Kowloon, Hongkong. Betul. Mereka dari Indonesia. “Kok gerbang masjid ini tutup ya? Padahal saya mau salat asar,” sapa saya. “Pak Dahlan...” teriak salah satu dari mereka. Asal Sumbawa Besar. “Gak nyangka ketemu di sini,” tambahnya. Mereka ternyata punya maksud yang sama: ingin salat di masjid. “Setiap ada demo gerbang ditutup. Baru dibuka menjelang waktu salat,” ujarnya. “Setengah jam lagi buka,” tambahnya.  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Oleh: Dahlan Iskan

ngendarai motor. Sempat dipotong laju mobilnya dan meminta H untuk keluar.

2 Bukannya menyerah, tersangka H kabur dan

menabrakkan mobilnya ke polisi. Polisi menembak kaca mobil dan tembus di dada kiri tersangka hingga tewas.

AKBP TEDDY SUHENDYAWAN SYARIF Wadir Reskoba Polda Jatim

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Kompol Wahyudi bersama Darlina Yuni Astuti menunjukkan benih tanaman yang tidak bersertifikat.

Kapolsek Simokerto Kompol Masdawati didampingi Kanitreskrim Iptu Soetrisno menunjukkan BB dan tersangka.

Kakak Beradik Nyaru Pegawai Kemenhub

Bongkar Benih Hortikultura Tak Bersertifikat Surabaya, Memorandum Polda Jatim membongkar kasus peredaran benih hortikultura yang tak bersertifikat yang diproduksi di Blitar dan Gresik.  Bersambung ke halaman 7 

Surabaya, Memorandum Sepak terjang Supriyanto (46), menipu korban dengan modus dijadikan pegawai Kementerian Perhubungan (Kemenhub), akhirnya terhenti di tangan kepolisian. Meski sudah mendapatkan dan meng Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

BUKA LOWONGAN KERJA PALSU

Sosialisasi Pendaftaran Anggota Polri di SMAN 3 Nyantren KEINGINANNYA untuk belajar tentang agama Islam di salah satu pesantren Indonesia di Amerika Serikat, diungkapkan artis Chacha Frederica yang sekaligus mematahkan persepsi beberapa orang, bahwa  Bersambung ke halaman 7 

+

-

Meng, untuk menyelidiki kasus perusakan dan pembakaran di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), penyidik kepolisian memeriksa dokumentasi visual saat kejadian. Maksudnya sual pemain atau sual pengurus Persebaya, Ndan? Atau sual suporter?

Si Mameng (Penjual sual bekas)

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto menginterogasi Achmad Khodir. FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Chacha Frederica

Surabaya, Memorandum Polres Pelabuhan Tanjung Perak sosialisasi penerimaan anggota Polri tahun ajaran 2020 di SMAN 3, Jalan S Memet, Komplek TNI AL Kenjeran, Rabu (30/10). Kegiatan yang dipimpin Kabag Sumda Polres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Budi Idayati dengan didampingi anggotanya Iptu Kholik bersama anggota  Bersambung ke halaman 7 

Anggota Bag Sumda Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Kholik menyosialisasikan penerimaan anggota Polri kepada siswa SMAN 3.

Sergap Pengedar SS dengan Tembakan Peringatan Surabaya, Memorandum Proses penangkapan pengedar narkoba di Jalan Tenggumung diwarnai tembakan peringatan. Sebab, saat akan  Bersambung ke halaman 7 

PERJALANAN CINTA SEORANG PLAYBOY KETURUNAN PLAYBOY Έ2Ή

Wajahnya Berubah 900 Derajat setelah Terguyur Hujan Lebat Ketika Dila hendak meninggalkan warung, dari jauh tampak seorang gadis keluar dari kos-kosan Rani. Menuju arahnya. Gadis tersebut lantas memesan mi instan rasa soto Lamongan dan segelas teh. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Kesempatan ini tidak disia-siakan Dila. “Sekosan dengan Mbak Rani ya Mbak?” tanya Dila sok akrab. “Rani? Cewek misterius itu? Mas kenal ya?” jawab gadis tadi tanpa menoleh ke arah Dila. “Hanya sepintas. Dia pacar teman kerjaku.” “Ooo.” “Kok ooo? Kenapa?”

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078

“Aneh saja. Teman Sampeyan sudah benar-benar kenal Rani tah?” “Ya pasti toh. Masa mereka pacaran sebelum benar-benar saling mengenal? Ada apa ini? Kok misterius amat?” “Kan sudah kukatakan tadi. Rani memang misterius.” “Misterius gimana?”  Bersambung ke halaman 7 


SIDOARJO

KAMIS WAGE, 31 OKTOBER 2019 HALAMAN 2

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: H Darianto, M Suud . TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

TMMD untuk Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Manula Boleh Jadi Calon Kepala Desa Sidoarjo, Memorandum Hampir dipastikan tak ada lagi batasan usia maksimal bagi warga Sidoarjo yang berniat mencalonkan diri sebagai calon kepala desa. Rencananya aturan baru tersebut akan langsung diberlakukan tahun depan. Informasi tersebut disampaikan anggota panitia khusus (Pansus) pemilihan kepala desa (pilkades) DPRD Sidoarjo, Vike Widya Asroni saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/10). Disebutkan, dalam Perda Nomor 8 tahun 2015 tentang pilkades tercantum usia para calon kades itu antara 25 tahun hingga 63 tahun. Batas usia maksimal itulah yang kemudian diusulkan untuk dihapus. Setelah berkonsultasi ke Pemprop Jatim, serta mendengar aspirasi para anggota Forum Kepala Desa se-Kabupaten Sidoarjo beberapa waktu lalu, Pansus Pilkades DPRD Sidoarjo sepertinya menyetujui usulan itu. “Sebenarnya itu aturan lama yang kemudian diubah dengan terbitnya Perda Nomor 8/2015 tersebut dan kini diusulkan untuk dikembalikan ke aturan sebelumnya,” tambah legislator PKS tersebut. Ia mengatakan, dasar pertimbangan pansus yang diketuai Warih Andono dari Fraksi Golkar tersebut, adalah pemerintah tidak boleh membatasi hak politik seseorang dengan menggunakan usia sebagai tolok ukurnya. Hanya saja, penetapan mengenai hal tersebut baru akan dilakukan setelah rapat paripurna dewan. “Yang jelas prosesnya akan kami kebut supaya bisa dituntaskan di awal Desember mendatang. Dengan begitu aturan baru tersebut bisa diberlakukan pada awal 2020,” imbuh perempuan asal Desa Kebonagung, Sukodono itu. Target waktu itu penuntasan perda pilkades itu dipasang mengingat masa pendaftaran para calon kepala desa dalam pilkades serentak Sidoarjo sudah akan dibuka pada Januari 2020. Labih lanjut ia menambahkan sebenarnya ada aturan lainnya yang juga diusulkan untuk diubah dalam raperda itu. Yakni, mengeni kewajiban bagi para mantan narapidana, untuk membuat pengumuman terbuka pada publik terkait statusnya saat berniat mengajukan diri sebagai calon kepala desa. Namun sepertinya pihak Forum Kepala Desa keberatan dengan usulan tersebut. Selain itu menurut Vike, pihaknya juga sudah tak punya banyak waktu lagi untuk membahas perkara tersebut. “Kami khawatir waktu pembahasan di tingkat pansus malah jadi molor karena kami harus menggali pertimbangan-pertimbangan teknis dari pihak-pihak ketiga yang ahli dalam hal itu,” pungkas dia. (*/jok/pi)

FOTO: MEMORANDUM/JOK

menterian, lembaga, dan masyarakat sebagai upaya pemerintah mempercepat pembangunan nasional,” kata dia. Bupati Sidoarjo Saiful Ilah mengapresiasi pelaksanaan TMMD ke-106 Kodim 0816/Sidoarjo di Desa Kupang, Kecamatan Jabon. Ini banyak kegiatan yang sangat positif digelar di TMMD. “Semangat gotong-royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat itu sangat penting agar tercipta kerjasama yang bernuansa kekeluargaan, persatuan dan kesatuan,” kata bupati. Seusai upacara penutupan TMMD, Laksamana Pertama TNI Tedjo Sukmono didampingi Bupati Sidoarjo menyerahkan secara simbolis, sembako, tro-

Laksamana Pertama TNI Tedjo Sukmono, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, dan Dandim Sidoarjo Letkol Inf M Iswan Nusi, menandatangani berita acara penyerahan hasil program TMMD di Desa Kupang, Kecamatan Jabon.

phy juara, penghargaan kepada perwakilan masyarakat. Acara dilanjutkan peninjauan bhakti sosial dan UMKM Binaan Kodim Sidoarjo.

Upacara tersebut dihadiri Satuan Jajaran Pangdam V Brawijaya, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Ketua DPRD Sido-

arjo Usman, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, para pimpinan OPD Pemkab Sidoarjo dan beberapa tamu kehormatan lainnya. (*/jok/pi)

Pembangunan FR Dihentikan Akhir 2019 Sidoarjo, Memorandum Dua bulan terakhir, November dan Desember 2019, dipastikan tidak ada pembangunan fisik untuk frontage road (FR) di Sidoarjo. Kepala Dinas PU Bima Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo, Ir Sunarti Setyaningsih menegaskan, sampai akhir tahun 2019 ini hanya akan dilakukan untuk progress pembebasan bidang lahan saja. “Akhir tahun 2019 ini tidak ada pembangunan fisik FR. Insya Allah, dilanjut tahun 2020. Nanti pembangunan fisik sekalian pembebasan lahan yang masih

belum,” ujar Sunarti, Rabu (30/10). Dia mengatakan, saat ini bidang lahan yang sudah terbebaskan adalah 61 bidang, dari total 262 bidang lahan untuk keperluan FR di Sidoarjo, sepanjang 9.2 kilometer tersebut. Apa pada tahun 2020 nanti, FR di Sidoarjo sudah bisa direalisasi? Sunarti mengatakan, harus selesai, sambil terburu-buru mau menghadap Bupati Saiful Ilah. Meski baru 62 bidang lahan yang berhasil dibebaskan, namun menurut Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, penyelesaian pembebasan bidang lahan untuk keperluan FR di Sidoarjo, tinggal

FOTO: MEMORANDUM/SDM

Vike Widya Asroni

Dalam kesempatan ini Tedjo Sukmono memaparkan amanatnya yang bertema“ MelaluiTMMD, Kita Wujudkan Percepatan Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat”. “TMMD ini untuk menjawab aspirasi dan kebutuhan masyarakat setempat. Sehingga hasilnya diharapkan tepat sasaran,” tegas Tedjo Sukmono. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan kilas balik kegiatan TMMD yang berlangsung selama 39 tahun. Yakni, sejak dilaksanakan padaTahun 1980 yang diinisiasi Panglima TNI, Jendral M Yusuf dengan sebutan ABRI Masuk Desa (AMD). “TMMD merupakan bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu, dan lintas sektoral, ke-

Ir Sunarti Setyaningsih

selangkah lagi. Karena menurut bupati, hanya tinggal menunggu surat-suratnya, karena pembayarannya sudah diselesaikan. “Sehingga pada tahun 2020 mendatang, semoga sudah bisa bisa dimanfaatkan,” ujar Bupati Saiful Ilah, belum lama ini. Bidang lahan yang sudah dibebaskan DPUBMSDA Sidoarjo untuk keperluan FR tersebut, kata Bupati Saiful Ilah, di antaranya meliputi tanah perusahaan dan tanah milik warga. Saat ini, bidang lahan yang masih belum terbebaskan sepenuhnya terdapat di sejumlah lokasi. Meliputi, Desa Kedungrejo Kecamatan

Waru, Desa Sawotratap, Sruni, Tebel, Banjarkemantren Kecamatan Gedangan dan Kecamatan Buduran. Persoalan lain yang akan juga dihadapi oleh Pemkab Sidoarjo dari realisasi FR itu adalah, mulai bermunculannya sejumlah PKL di salah satu titik rencana pembangunan FR, dari Kecamatan Waru sampai kearah Kota Sidoarjo. Tepatnya, di sekitar lahan hibah di depan PT Trias Sentosa sampai di depan PT Maxel KecamatanWaru. Di titik-titik FR yang sudah terbebaskan itu, terpantau sudah ada sekitar 12 PKL yang menempatinya untuk berjualan. (sdm/jok/pi)

Pansus KPBU Masih Lakukan Pengkajian Sidoarjo, Memorandum Diantara ketiga panitia khusus (pansus) yang tengah dibahas di DPRD Sidoarjo, hanya pansus 3 atau Pansus Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), yang paling banyak menyedot perhatian publik. Namun siapa sangka, sejak terbentuk beberapa waktu lalu, hingga kini belum banyak yang dihasilkan oleh pansus. Rapat pun baru digelar sebanyak dua kali. “Selama terbentuk, pansus baru dua kali menggelar rapat,” kata Suyarno SH, Wakil Ketua Pansus KPBU, Selasa (30/10). Politisi yang juga tercatat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sidoarjo itu mengakui, pansusnya memang cukup krusial. Sebab menurutnya, KPBU memang sangat vital untuk menentukan arah pembangunan di Sidoarjo. Seperti, untuk membangun

FOTO: MEMORANDUM/SDM

FOTO: MEMORANDUM/JOK

Sidoarjo, Memorandum Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 Kodim 0816 Sidoarjo resmi ditutup, Rabu (30/10). Penutupan ini ditandai upacara militer di Alun-Alun Sidoarjo dengan inspektur upacara Komandan Lantamal V Surabaya Laksamana Pertama TNI Tedjo Sukmono.

Suyarno SH

RSUD Barat, Gedung Terpadu Pemkab,danpembangunan-pembangunan lainnya. “Makanya kita harus sangat selektif dan bertanggungjawab dalam merumuskan KPBU ini,” ujar Suyarno. Untuk saat ini, lanjut Suyarno,

pihaknya masih melakukan rangkaian pengkajian. Seperti, berkonsultasi dengan sejumlah pihak yang argumennya dirasa penting untuk mengkaji KPBU tersebut. “Sampai saat ini, memang pengkajian itu baru kita lakukan sebanyak dua kali di Surabaya. Tapi tidak menutup kemungkinan, kita juga akan melakukannya di daerah lain, seperti ke Jakarta atau kota lainnya, agar program KPBU itu tetap sah dan tidak melanggar hukum,” tukas dia.

Pihak-pihak yang dimintai konsultasi itu pun beragam. Seperti, pejabat-pejabat yang relevan, praktisi, maupun akademisi, yang dianggap mampu menjelaskan KPBU secara konkret dan ilimiah. “Sehingga kalau ditanya kinerja kita sampai sekarang, ya masih sebatas melakukan pengkajian itu. Kita akan mencari para narasumber yang komentar-komentarnya tentang KPBU, sangat bisa dipertanggungjwabkan di mata hukum,” ulas legislator yang juga

menjabat Ketua Komisi C tersebut. Dia pun mengaku, sudah menanyakan masalah tersebut kepada Ketua Pansus KPBU, H Abdillah Nasich, terkait kapan masalah pengkajian itu ditarget tuntas. Namun oleh Ketua Pansus, pertanyaan itu dijawab, bahwa tidak ada target secara khusus untuk pengkajian tersebut. “Pak Ketua bilang tidak ada target. Jadi ya sampai sekarang, kita tetap melakukan pengakajian-pengkajian,” terangnya. (sdm/jok/pi)


EKBIS & PENDIDIKAN WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KAMIS WAGE, 31 OKTOBER 2019 HALAMAN 3

Khofifah Pertemukan 128 Pengusaha

FOTO: MEMORANDUM/DAYAT

Misi Dagang Jatim ke NTB Hasilkan Transaksi Rp 603 M

Prasetyo Kartika, dirut PT Darma Bhakti Adijaya; didampingi Prio Setyabudi, direktur PT Lamicitra Nusantara.

Penjualan Apartemen Darmo Hill Pertahankan Harga Lama Surabaya, Memorandum Lesunya kondisi ekonomi di tanah air membuat PT Darma Bhakti Adijaya memilih mempertahankan harga jual apartemen Darmo Hill yang saat ini memasuki topping off. Upaya ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa percaya konsumen. Prasetyo Kartika, Direktur Utama PT Darma Bhakti Adijaya didampingi Prio Setyabudi Direktur PT Lamicitra Nusantara (Persero) Tbk menjelaskan, kondisi ekonomi mengalami perlambatan yang tentunya berpengaruh pada penjualan. “Karena itu, kita mempertahankan harga selama enam bulan ini,” terang Prasetyo Kartiko di sela-sela topping off apartemen Darmo Hill, Rabu (30/10) Ia menjelaskan, alasan bertahan di harga penjualan lama sambil menunggu kebijakan pemerintah. Menurut dia saat ini masyarakat masih menahan dana investasi mereka karena tahun-tahun politik yang panjang. Meski begitu, PT Darma Bhakti Adijaya tetap melanjutkan kebutuhan pembanguan. Meski hingga saat ini tumbuh penjualan apartemen Darmo Hill masih berkisar 30 persen. Progres penjualan, lanjut Prasetyo, terus dikebut melalui beberapa program promosi. Termasuk tahap pengerjaan yang dituntaskan sehingga pada Juni 2020 mendatang sudah bisa diserahterimakan. “Saat ini pembangunan sudah mencapai 60 persen dan terus dikebut, sehingga Juni mendatang bisa diserahterimakan ke konsumen,” terang dia. Hunian di wilayah Surabaya Barat ini dibangun di atas tanah seluas 3 hektare. Manajemen membangun apartemen sebanyak 7 tower, dengan nilai investasi sekitar Rp 3-4 triliun. Ekspansi baru ini diharapkan mampu menggenjot laba perusahaan ke depan. (day/lis)

“Dalam misi dagang kali ini omzetnya mencapai Rp 603 miliar lebih, dibandingkan pada 2017 baru mencapai Rp 4 milliar. Dalam pertemuan antarpengusaha Jatim dan NTB selama 7 jam, transaksi bisa mencapai Rp 603 M, ini hal yang luar biasa,” kata Khofifah di Hotel Lombok Raya Mataram. Menurut Khofifah, misi dagang merupakan fasilitas pemerintah untuk mempertemukan para pelaku usaha untuk memperkenalkan dan menyebarluaskan potensi produk perindustrian, perdagangan, potensi perikanan, agribisnis, dan peluang investasi. Sebab jika merujuk data struktur perdagangan Jawa Timur, net ekspor perdagangan antarwilayah Jawa Timur lebih besar dibandingkan net ekspor perdagangan luar negeri. Sampai dengan semester pertama 2019, net ekspor antarwilayah surplus sebesar Rp 44,98 triliun. Kondisi ini menunjukkan bahwa potensi pasar dalam neg-

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Surabaya, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus berupaya meningkatkan dan menguatkan perdagangan antarwilayah. Misi dagang yang mempertemukan 128 pengusaha Jatim dengan pengusaha NTB itu menghasilkan transaksi Rp 603 miliar.

Gubernur Khofifah meninjau stan pameran misi dagang di Mataram.

eri bagi Jawa Timur lebih besar dibandingkan dengan luar negeri. Selain itu, realisasi investasi Jawa Timur pada semester pertama 2019 mencapai Rp 32,154 triliun. Angka itu didominasi oleh UMKM yang menjadi sumber utama pendorong pembangu-

nan ekonomi Jawa Timur di tengah perekonomian global yang dinamis. Tak hanya membuka misi dagang, kedatangannya ke NTB juga memiliki misi membangun sisterhood province dengan melancarkan misi dagang antardaerah.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Siti Rohmi Djalillah berharap bisa melakukan hal-hal yang produktif untuk kerja sama NTB dan Jatim. NTB hidupnya sebagian besar dari pertanian, perkebunan, perdagangan, dan pariwisata.

“Kami mendorong desa wisata, perkembangan pariwisata sejalan dengan pertumbuhan ekonomi khususnya masyarakat desa. Nantinya, kerja sama tidak hanya tertutup pada pertanian, peternakan, dan perdagangan,” tandas dia. (yok/lis)

Batam Belajar Penanganan Konflik Sosial di Lamongan FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Lamongan, Memorandum Sebagai kabupaten yang berhasil meraih peringkat terbaik nasional dalam pelaksanaan rencana aksi terpadu penanganan konflik sosial, Lamongan kini menjadi rujukan berbagai daerah untuk studi banding. Salah satunya adalah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Batam. Rombongan yang dipimpin Kepala Bakesbangpol Kota Batam Yazid diterima Asisten Tata Praja M Nalikan bersama Kepala Kesbangpol Kabupaten Lamongan Sudjito di ruang Bina Praja

Festival Kesenian Pesisir Utara di Kabupaten Sampang, kemarin.

Surabaya, Memorandum Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur (Disbudpar Jatim) menggelar Festival Kesenian Pesisir Utara (FKPU) 2019 pada 31 Oktober-2 Nopember di Lapangan Wijaya Kusuma, Kabupaten Sampang. Kepala Disbudpar Jatim Sinarto mengatakan, FKPU ke-13 ini bertemakan Dewi Cemara (Desa Wisata Cerdas Maju Sejahtera). Tema ini merujuk pada potensi masyarakat nelayan, melalui pendekatan sosial budayanya yang memiliki tradisi yang tumbuh dan berkembang di desa wisata daerahnya masing-masing. Ia juga menjelaskan, FKPU ini bertujuan meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan kualitas para pelaku seni. “Yaitu dengan meningkatkan jalinan kerja sama antarseniman dan antarpemangku kepentingan terhadap pengembangan seni,” kata Sinarto, Rabu (30/10). Selanjutnya, meningkatkan peran lembaga seni di daerah sebagai basis aktivitas seni budaya yang kreatif, apresiatif, produktif, dan berkelanjutan. “Sehingga mampu meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni budaya daerah di wilayah pesisir utara serta mengembangkan ekonomi kreatif berbasis seni dan budaya,” imbuh dia. Sinarto menjelaskan, kegiatan FKPU menyajikan pergelaran seni pertunjukan daerah pesisir dengan karya yang bersifat positif, kreatif, dan melestarikan kebudayaan daerah. “Pawai budaya seni arak-arakan baik tari, musik, fashion maupun kendaraan hias dari desa wisata daerah masing-masing,” jelas dia. Peserta FKPU melibatkan 14 daerah di jalur pesisir utara Jatim yakni Kota Surabaya, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Lamongan, Kota Probolinggo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Tuban, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Situbondo, Kota Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sampang, dan Kabupaten Bangkalan.(why/lis)

kerja keras yang dilakukan berbagai pihak dalam menangani kelompok-kelompok teroris. Pihaknya bersama pemkab selalu melakukan koordinasi dengan pihak polres, TNI dan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT). “Dulu Lamongan terkenal dengan embrionya para teroris. Namun sekarang Lamongan sudah tidak seperti itu lagi. Cara kami menangani kasus tersebut yakni dengan merangkul para eks teroris dan mantan kombatan turut andil dalam menjaga Lamongan,” ujar dia. Sudjito juga memberi bocor-

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Pacu Kreativitas Pelaku Seni, Disbudpar Jatim Gelar FKPU

Pemkab Lamongan, kemarin. Yazid mengungkapkan kedatangannya ke Kabupaten Lamongan dalam rangka membahas berbagai penanganan konflik sosial dan pengawasan orang asing. “Tujuan kami kemari (Lamongan) pastinya ingin berdiskusi banyak hal. Di antaranya terkait penanganan konflik sosial dan pengawasan orang asing. Sebagaimana yang kita tahu, Kota Batam merupakan pintu masuk orang asing ke Indonesia,” ungkap dia. Sudjito menjelaskan penghargaan yang disematkan kepada Lamongan tidak lain karena

Mantan kombatan mengikuti upacara peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI 2018 di Alun-Alun Lamongan.

an bahwa selama ini Lamongan memiliki trik jitu yakni temu cepat, lapor cepat. Sehingga masyarakat bisa langsung melaporkan jika mengetahui hal-hal yang mencurigakan di sekitar mereka. Terkait pengawasan untuk warga negara asing yang ada di Lamongan, Sudjito memaparkan bahwa selain bekerjasama dengan Kantor Imigrasi Jawa Timur, Lamongan juga mem-

bentuk tim koordinasi. “Untuk mengontrol masuknya warga negara asing ke Lamongan, tim koordinasi kami selalu rutin berkomunikasi dua kali dalam setahun dengan kantor imigrasi di Tanjung Perak. Hingga 2019 ini ada 109 WNA yang masuk Lamongan, 30 di antaranya merupakan mahasiswa di Unisla dan Unisda, sementara sisanya merupakan tenaga kerja asing,” imbuh dia. (*/lis)


AREMA

KAMIS WAGE, 31 OKTOBER 2019 HALAMAN 4

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Wali Kota Sutiaji didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaedah.

Kasek Harus Jadi Leader dan Manajer Malang, Memorandum Wali Kota Sutiaji mengharapkan kepala sekolah (kasek) mampu menjalankan fungsinya sebagai leader dan manajer sehingga lembaga pendidikan yang dipimpinnya memiliki daya saing dan melahirkan generasi bangsa yang unggul. Harapan ini tersirat dalam pengarahan yang disampaikan kepada Kepala SMP negeri dan swasta di Kota Malang, di SMP Negeri 3, Rabu (30/10). Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaedah, wali kota menyampaikan lembaga pendidikan yang dipimpin kepala sekolah telah mencetak banyak generasi emas yang dapat membangun bangsa. “Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kinerja para kepala sekolah,” katanya. Disampaikan, Kota Malang sebagai kota pendidikan adalah image yang telah terbangun di masyarakat dan untuk membangun image membutuhkan waktu yang panjang sehingga harus terus dijaga. Diharapkan, kepala sekolah terus menjalin komunikasi dan koordinasi khususnya ke dinas pendidikan dalam memajukan pendidikan di Kota Malang. Salah satunya mewujudkan Kota Malang sebagai kota pendidikan. “Mari kita jaga bersama dunia pendidikan agar masa depan anak-anak kita dapat terjamin. Meski tugas seorang kepala sekolah sangat berat namun hal tersebut harus kita kuatkan bersama,” urainya. Wali Kota Sutiaji mengingatkan kepala sekolah dapat menyaring informasi sehingga yang beredar khususnya di media adalah informasi yang benar, berita yang viral, dan berita yang akurat. “Kehati-hatian dalam mengambil kebijakan juga menjadi poin penting dalam mengelola suatu organisasi, tak terkecuali di lingkungan sekolah, apalagi jika hal tersebut sampai ter-publish di media massa,” ujarnya. Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaedah menyampaikan, pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemantapan dalam rangka pengelolaan lembaga pendidikan. “Dengan arahan dan penekanan dari pak Wali diharapkan para kepala sekolah memiliki pandangan dan kesamaan visi dan misi untuk terus memajukan dunia pendidikan,” harapnya. (*/ari/epe)

Pemkot-Polres Malang Kota Sinergi Jaga Kamtibmas Malang, Memorandum Untuk menciptakan situasi kondusif, Polres Malang Kota bersinergi dengan pemkot menggelar Cangkrukan Kamtibmas bersama forkopimda di wilayah Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Selasa (29/10) malam.

Wakil Wali Kota (wawali) Sofyan Edi Jarwoko mengapresiasi ketua RT dan ketua RW yang telah turut serta membantu menjaga wilayahnya selalu kondusif. “Peran RT RW sebagai tokoh masyarakat dan alim ulama sebagai tokoh agama adalah kunci keberhasilan untuk menciptakan suasana kondusif; hal tersebut membuat TNI-Polri menjadi sangat terbantu dalam menjalankan tugas kesehariannya,” ujarnya. Apabila dipetakan, Kecamatan Blimbing memiliki banyak titik yang menjadi sumber kerawanan karena aktivitas masyarakat tinggi. “Ada banyak perusahaan, yang meskipun perusahaan adalah tempat bekerja namun jika ada masalah terkait upah buruh atau lainnya maka akan menimbulkan keresahan sehingga menjadi hal yang sensitif,” terangnya. Wawali mengatakan permasalahan terkait narkoba, korupsi dan radikalisme selalu menjadi pusat perhatian pemerintah dan menjadi topik

Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander bersama Wawali Sofyan Edi Jarwoko memberikan arahan soal pentingnya menjaga kamtibmas.

bahasan yang selalu disampaikan pada tiap kesempatan berdialog di masyarakat. “Ini agar permasalahan tersebut dapat dihindari sehingga tidak menimbulkan gejolak di masyarakat,” tandasnya. Kapolres Malang Kota AKBP Donny Alexander mengharapkan komunikasi masyarakat dengan Polri terus ter-

jalin. “Mari kita jaga dan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai permasalahan sosial yang bisa saja terjadi setiap saat di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu, saya sangat berharap bantuan dan kerja sama yang baik di tingkat RT dan RW khususnya di wilayah Kelurahan Pandanwangi,” paparnya. (*/ari/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ARI

FOTO: MEMORANDUM/ARI

KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

Tidak Pulang Pusat demo Minggu petang lalu memang dekat situ. Hanya dua blok dari masjid. Tapi masa meluber sampai depan masjid. Bahkan memenuhi sepanjang Nathan Road --jalan utama di Kowloon: daratan di seberang Pulau Hongkong. Sesekali pendemo ikut duduk di trap itu. Meneriakkan yel-yel dari situ. Dalam bahasa Kanton. Lalu jalan lagi. Kami pun ngobrol lagi. Bukan soal demo. Sudah terlalu biasa. Tentu saya bertanya: sudah berapa lama kerja di Hongkong. Yang dari Sumbawa Besar menjawab: 6 tahun. Yang dari Magelang mengatakan: 8 tahun. Yang dari Banyuwangi: 4 tahun. Yang dari Jepara: 16 tahun. “Saya tidak boleh pulang,” ujar si Jepara. “Padahal sudah tidak ada pekerjaan,” katanya. “Anak yang dulu saya jaga sudah besar,” tambahnya. Namanya: Asyifa. Dia dapat juragan keluarga kecil: hanya punya satu anak. Suami pengusaha. Istri polwan. “Anak yang saya asuh dulu sekarang sudah hampir tamat SMP,” ujar Asyifa. “Sebenarnya sudah tidak ada pekerjaan lagi,” tambahnya. “Lalu, sekarang kerja apa di rumah itu?” “Disuruh pelihara kucing saja,” katanya. “Kucingnya berapa banyak?” “Satu”. Kucing itu dibeli tiga tahun lalu. Ketika anak mereka masuk SMP. Seharga Rp 30 juta. Kini kucing itu juga sudah besar. Cantiik. Dengan dua ‘i’. Saya tidak keberatan men-share kecantikannya. “Ibu yang lebih suka kucing itu,” ujarnya. “Kalau pulang kerja digendong dan diciumi”. Asyifa senang saja hanya mengurus satu kucing. Dia masih butuh uang. Untuk membiayai dua putrinya yang di Jepara. Yang satu sudah kuliah. Satunya

Sambungan dari halaman 1 masih SMA. Dia ke Hongkong ketika dua putrinya itu masih sangat kecil. Lalu menitipkan anak-anak itu di pondok pesantren. “Saya panik ketika anak saya diculik. Yang menculik bapak mereka. Dibawa ke rumahnya di Ponorogo,” ujar Asyifa. “Kan baik. Ayahnya bisa mengasuhnya,” kata saya. “Bukan untuk mengasuh. Anak-anak saya itu dikunci di dalam kamar. Ia minta tebusan,” ujarnya. Asyifa kawin ketika umur 16 tahun. Dikawinkan. Suaminya berumur 18 tahun. Kernet. Lalu jadi sopir bus Restu. Lagi asyik ngobrol soal rumah tangga Asyifa seorang anak muda naik ke trap. Menyapa kami. Kelihatannya ia intel. Atau bukan. “Kalian santai sekali di sini. Tidak takut demo? Tidak takut kena gas air mata? Atau peluru?” tanyanya --dalam bahasa Inggris yang kurang lancar. “Kami dari Indonesia. Tidak ada urusan dengan demo ini,” jawabnya. “Kami mau salat. Tunggu masjid buka,” tambahnya. Minggu lalu masjid di sebelah trap ini ikut jadi sasaran. Terkena semprotan air pengusir demo. Yang warna biru itu. Aparat segera membersihkannya. Juga pendemo. Keesokan harinya pemimpin Hongkong, Carrie Lam, ke masjid. Minta maaf. Pengurus masjid langsung memaafkan. “Itu kan tidak sengaja,” kata pengurus. Memang ada yang memprovokasi. Agar masjid mempersoalkan. Tapi tidak ditanggapi. Sejak itu gerbang masjid ditutup. Tepat jam 4.30 ‘intel’ kami melapor: sudah bisa masuk masjid. Lewat pintu kecil di samping. Lantai 1 masjid ini ruang serba guna. Kalau Jumat untuk tambahan ruang salat. Lantai 2 untuk madrasah. Masjidnya sen-

diri di lantai 3. Dari teras lantai 3 ini kami bisa melihat Jalan Nathan dari atas. Pendemo kian banyak. Kian seru. Polisi memblokade jalan. Dan seterusnya. Kembali ke hotel saya naik ferry. Banyak pintu stasiun ditutup. Hotel saya di Hongkong pulau. Di Causeway Bay. Saya hampir tidak bisa masuk kamar. Penuh dengan wanita yang lagi ngobrol dengan istri. Itulah para wanita pekerja di Hongkong. Ada juga yang tidak boleh pulang. Padahal sudah merasa cukup punya tabungan. “Juragan saya

bilang harus tetap di Hongkong sampai dia meninggal dunia,” ujar Linda, asal Jetis, Ponorogo. Suaminya dulu juga tukang menghabiskan uangnya. Lalu cerai. Umur sang juragan kini sudah 93 tahun. Kesibukan utamanya main mahyong. Badannya segar. Ingatannya sangat baik. “Orang di sini percaya, dengan terus main mahyong tidak bisa pikun,” ujarnya. Ada lagi yang tidak bisa pulang. Sudah 17 tahun. Setiap kali ditinggal pulang anak majikannya sakit. Hari Minggu pagi kemarin saya relakan istri

saya jalan-jalan dengan mereka. Sekitar hotel itu pusatnya --tempat berkumpulnya tenaga kerja Indonesia. Liburan penuh sehari dalam seminggu. Hak-hak pekerja memang paling dihormati di Hongkong. Sang juragan, misalnya, harus punya penghasilan tertentu. Dan harus punya tabungan yang cukup. Untuk jaminan gaji pekerja selama masa kontrak. Gaji mereka empat kali dari yang di Malaysia. Dua kali dari yang di Singapura. Minggu pagi itu saya pilih ke Central. Bersama Robert Lai. Yang selalu

membiayai dirinya sendiri. Di Central-lah pusat liburan tenaga kerja asal Filipina. Jumlah mereka sekitar 150.000 orang --kalah dengan yang dari Indonesia: sekitar 200.000 orang. Tapi mereka mendapat tempat berkumpul lebih strategis: di pusatnya pusat kota. Jalan utama di Central itu ditutup. Diberikan sepenuhnya untuk wanita

Filipina. Juga taman-taman di sekitarnya. Banyak sekali kelompok senam di situ. Kelompok dansa. Kelompok berhias. Manicure-pedicure. Banyak juga yang hanya tidur-tiduran di tengah dan di pinggir jalan. Ada juga pelatihan jadi model. Jalan raya itu jadi catwalknya. Hongkong begitu he-

batnya memberi hak pada mereka. Causeway Bay ditutup untuk anak-anak Indonesia. Central ditutup untuk liburan anak-anak Filipina. Begitu mahal dua wilayah itu. Dikorbankan untuk liburan murah mereka. Di Hongkong pun hidup tidak hanya untuk uang.(*)


TULUNGAGUNG

KAMIS WAGE, 31 OKTOBER 2019 HALAMAN 5

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Agustono Tak Bisa Bayangkan Indonesia tanpa JKN-KIS Trenggalek, Memorandum Menjadi peserta program jaminan kesehatan nasional kartu Indonesia sehat (JKN-KIS) sangatlah perlu. Sebab, program ini sangat membantu bila sewaktu-waktu seseorang mendadak sakit. “Sangat membantu sekali, saya tidak bisa membayangkan kalau tidak memiliki JKN-KIS,” ucap Agustono (59), pensiunan ASN asal Surabaya yang kini menetap di Kabupaten Trenggalek. Sebagai seorang penyintas penyakit jantung, menjadi peserta JKN-KIS tentunya sebuah anugerah yang sangat disyukuri. Agustono menceritakan, awalnya dirinya memiliki riwayat hipertensi. Suatu ketika mengalami sesak napas hingga harus menjalani rawat inap. Dari hasil pemeriksaan dokter, ternyata ada gangguan pada jantungnya. Saat itu jaminan kesehatan Agustono masih dikelola oleh PT Askes. “Saat masih dinas aktif, jaminan kesehatan saya dikelola oleh PT Askes. Awalnya saya memiliki riwayat hipertensi, pernah mengalami sesak napas, dan harus rawat inap di rumah sakit. Dari situ ketahuan kalau ada gangguan jantung,” ujar dia. Untuk lebih akuratnya, kemudian di tahun 2014, Agustono harus melakukan katerisasi jantung. Kata dokter, ternyata ada

penyumbatan yang cukup signifikan. Sehingga dokter menyarakankan untuk melakukan bypass. Namun Agustono memilih untuk rawat jalan dengan mengonsumsi obat. “ Tahun 2014 saya melakukan katerisasi jantung. Ternyata dari situ diketahui ada penyumbatan yang cukup signifikan. Kata dokter saya harus melakukan bypass, karena takut saya pilih konsumsi obat saja hingga saat ini,” kata Agustono. Bapak dari seorang putri tunggal ini mengaku, selama menjalani pengobatan menggunakan JKN-KIS mulai Tahun 2014, Agustono tidak pernah mengeluarkan biaya sepeser pun. Dirinya tidak bisa membayangkan apabila tidak ada program JKN-KIS. “Biayanya mahal. Tidak bisa membayangkan kalau tidak menggunakan JKN-KIS. Obatnya saja sekitar Rp 1 juta lebih. Saya kontrol setiap bulan. Itu sudah termasuk obatnya,” ungkap nya. Dia juga menganggap wajar apabila harus mengantri untuk mendapatkan pelayanan. Karena peserta JKN-KIS semakin

Agustono

banyak. Menurut Agustono, pelayanan kesehatan yang didapatkan tetap maksimal dan bagus. “Pelayanannya bagus kok, tidak ada kendala. Kalau antri itu wajar. Kan peserta JKN-KIS semakin banyak,” ucapnya. Meski begitu, Agustono mengaku tidak keberatan apabila harus membayar iuran setiap bulan. Menurutnya, iuran yang dibayarkan tidak sebanding dengan fasilitas yang didapatkan. “Iurannya kan terjangkau. Fasilitas yang didapatkan juga pasti lebih dari itu,” paparnya.

Agustono berharap, agar masyarakat yang belum menjadi peserta JKNKIS bisa segera mendaftar. Tidak hanya itu, peran pemerintah juga perlu untuk mendukung program ini. “Tidak ada ruginya mendaftar jadi peserta JKN-KIS. Saya sudah merasakan sendiri. Ya tidak ada yang mau sakit, semua pasti ingin sehat. Iuran yang dibayarkan biar untuk membantu peserta lain yang sedang sakit. Saya harap pemerintah juga mendukung penuh program ini,” pungkas Agustono. (adv/ar/ck/fir/rif)

Kades Isngadi: Jaminan Kesehatan Itu Kebutuhan Trenggalek, Memorandum Isngadi (52), Kepala Desa Salamrejo, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, yang terkesan dengan program jaminan kesehatan nasional-kartu Indonesia sehat (JKNKIS) dan mengajak masyarakat untuk segera mendaftarkan diri. Menurutnya, JKN-KIS sangat penting untuk dimiliki seluruh masyarakat. Sehingga ketika mendadak sakit tidak perlu khawatir lagi mengenai biayanya. “Program JKN-KIS ini sangat penting. Pengalaman anak saya, saat itu sakit dan harus menjalani rawat inap di rumah sakit dan mengeluarkan biaya banyak. Sebab saat itu anak saya sudah lulus sekolah dan belum melanjutkan ke jenjang perkuliahan karena daftar tentara, sehingga kepesertaan sudah tidak ditanggung atau tidak aktif,” ungkap Isngadi. Isngadi menuturkan, kini kepesertaan putranya sudah diurus kembali. Berbeda dengan putranya yang saat itu tidak bisa menggunakan JKNKIS, Isngadi bersyukur, sebab bisa memanfaatkan JKN-KIS ketika dirinya menderita penyakit Hepatitis A. “Kalau saya sudah pernah menggunakan JKN-KIS, saat itu menderita hepatitis A. Kata dokter karena kecapekan. Saya dirawat selama 28 hari, dan kini sudah dinyatakan sembuh oleh dokter,” ucapnya. Isngadi menuturkan, pelayanan kesehatan yang diterimanya saat itu bagus, yang merawat baik, obat yang diberikan juga bagus dan lancar. Serta, tidak ada biaya sama sekali, juga tidak ada kendala. Hal ini kemudian menjadi sebuah pengalaman positif, sehingga sebagai kepala desa, Isngadi sering menyampaikan pengalamannya menggunakan JKN-KIS kepada masyarakat Desa Salamrejo. “Saya sebagai kepala desa mengerti bahwa JKN-KIS itu sangat

Kades Isngadi

penting. Sehingga saya harus memberikan informasi atau mengajak masyarakat Desa Salamrejo, dan juga sanak saudara saya agar daftar sebagai peserta JKN-KIS. Karena mengingat, sekarang sakit itu mahal harganya, kalau sehat murah harganya. Jadi kalau kita sakit dan membutuhkan biaya pasti repot kalau tidak ada biaya,” jelas Purnawirawan TNI-AU ini. Isngadi juga menyampaikan masalah iuran. Baginya, iuran JKN-KIS tidak memberatkan, apalagi di era saat ini. Iuran JKN-KIS juga termasuk kebutuhan. Dirinya berharap, masyarakat akan semakin sadar pentingnya JKN-KIS, dan agar bisa menyampaikan hal positif ini kepada

masyarakat yang lain. “Sebetulnya iuran JKN-KIS tidak memberatkan. Masyarakat sekarang bekerja sehari dimakan 5 hari tidak habis. Beda dengan zaman saya kecil dulu, kerja tidak ada yang bayar, cuma dikasih makan. Sekarang sehari bekerja misal Rp 100 ribu untuk memberi makan keluarganya sudah cukup, bisa beli beras 2 kg belum lauknya sudah cukup. Jadi sebenarnya tidak memberatkan bayar iuran JKN-KIS, karena itu juga kebutuhan. Harapan saya kepada masyarakat agar semakin menyadari pentingnya Program JKN-KIS. Kemudian bagi yang sudah paham supaya bisa getok tular hal positif tentang Program JKNKIS,” terangnya. (adv/ar/ck/fir/rif)

KEDIRI & BLITAR KEPALA BIRO: Wahyudi. REDAKSI: Jl. Bali H-11 Putih Permai, RT 002/RW 005, Kelurahan Putih, Kecamatan Gampengrejo, Kediri. HP. 081230006789. EMAIL: sampang_publik@yahoo.co.id - MARKETING DAN SIRKULASI: Rohmad Sholeh. KEPALA BIRO BLITAR: Prawoto Sadewo. WARTAWAN: Nur Rofiq, Ana Akina. KEUANGAN: Binti Khoiriyah. ADMIN IKLAN: Rosita. ADMIN KORAN : Imam Rofiq. PEMASARAN: Frenswinta Jaya, Hendra. EMAIL: memorandumppls@gmail.com. TELEPON:.081334603445. KANTOR: Jln Kota baru no.9 Kanigoro, Blitar.

Pilkades Serentak Kediri Diwarnai Money Politics

Renovasi Alun-Alun Kota Blitar Butuh Rp 4 M

Kelima tersangka adalah Suprapto (47), Heri Pritanto (40), Improni (44), ketiganya adalah warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, simpatisan calon kepala desa (cakades) Sidomulyo No urut 2 atas nama Suryanto. Dua lainnya yaitu Sugiono (45) dan Jumino (35), warga Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan, yang juga simpatisan Cakades Kaliboto nomer urut 2 atas nama Agus M Yusuf. Dijelaskan, meski dibekuk di waktu yang hampir bersamaan pada Selasa (29/10), Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana menyebutkan bahwa modus yang digunakan para tersangka di dua tempat tersebut, berbeda. “Di desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, tersangka membagikan amplop uang seratus ribuan kepada calon pemilih. Setelah dikembangkan dan

FOTO: MEMORANDUM/LEH

Kediri, Memorandum Upaya Polres Kediri Kota membentuk tim khusus mengantisipasi botoh (pejudi) pilkades serentak tak sia-sia. Hasil kerja sama dengan masyarakat, satreskrim berhasil mengamankan lima orang yang diduga melakukan money politics alias politik uang dalam pelaksanaan pilkades di Kabupaten Kediri, yang wilayah hukumnya masuk Polres Kediri Kota. Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana merilis tersangka money politics.

dilakukan pemeriksaan, petugas berhasil mengamankan 205 amplop dengan isi Rp 100 ribuan beserta daftar pemilih salah satu cakades,” kelas kapolres dalam rilis di mapolres setempat, Rabu (30/10) siang. Dua tersangka dari Kaliboto menggunakan modus dengan memberikan kupon

dengan tanda angka no 2 dan di bagian belakang kupon tertulis Team No 2. “Kupon tersebut sedianya akan ditukar dengan beras 10 kilogram,” timpal kapolres lagi. Demikian, masih menurut AKBP Miko Indrayana, untuk pasal yang dikenakan juga berbeda. Yang di Sidomulyo dike-

nakan pasal 149 Ayat 1 KUHP, sedangkan yang di Kaliboto pasal yang disangkakan pasal 53 ayat 1 KUHP. “Akan tetapi karena acaman hukumannya di bawah 1 tahun, para tersangka tidak ditahan. Mereka hanya dikenakan wajib lapor,” pungkas AKBP Miko. (leh/yud/rif )

“Proses renovasinya secara bertahap. Targetnya 2020 harus selesai. Anggaran total yang kami butuhkan untuk renovasi alun-alun sekitar Rp 4 miliar,” kata Kepala DLH Kota Blitar Pande Ketut Suryadi. Pande mengatakan, proses renovasi sudah dimulai tahun ini. Tahun ini, DLH memperbaiki jogging track dan pagar alun-alun sisi selatan. DLH juga membuat pagar keliling di beberapa pohon beringin di Alun-alun. “Untuk tahun ini, anggaran renovasinya hanya sekitar Rp 800 juta. Itu untuk perbaikan jogging track dan pagar sisi selatan,” ujarnya. DLH mengusulkan anggaran lagi di pembahasan APBD 2020 untuk renovasi lanjutan Alun-Alun Kota Blitar. Rencananya, anggaran itu untuk membuat taman keliling Alun-alun. Anggaran itu juga untuk menambah sejumlah fasilitas di alun-alun. Salah satunya, menambah taman bermain untuk anak-anak. “Rencananya, akan kami tambah play ground di alun-alun,” katanya. Selain itu, kata Pande, DLH juga akan menambah fasilitas di Taman Kota Kebun Rojo. Rencananya, DLH menambah

FOTO: MEMORANDUM/PRA

Blitar, Memorandum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar berencana merenovasi Alun-Alun Kota Blitar. DLH membutuhkan anggaran sekitar Rp 4 miliar untuk merenovasi dan menambah sejumlah fasilitas di lokasi.

Polisi Amankan 5 Tersangka

Seorang pekerja sedang merawat rumput lapangan.

patung dinosaurus yang bisa bergerak di Taman Kota Kebun Rojo. “Taman Kota Kebun Rojo juga akan kami tambah beberapa fasilitas baru. Biar pengunjung lebih nyaman,” katanya. Tak hanya itu, tahun ini, DLH juga mulai membangun tiga taman di lahan bekas kelurahan. Yaitu, di lahan bekas Kelurahan Bendo, Kelurahan

Rembang dan lahan bekas Pasar Pahing. Proses pembangunan ketiga taman itu sedang berlangsung. “Target pembangunan tiga taman itu selesai akhir tahun ini. Pembangunan tiga taman itu sempat tertunda, seharusnya dikerjakan tahun lalu, tapi karena gagal lelang baru bisa terlaksana tahun ini,” ujarnya. (pra/rif )


MOJOKERTO-JOMBANG

KAMIS WAGE, 31 OKTOBER 2019 HALAMAN 6

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Selewengkan DD, Mantan Kades Wonoploso Ditahan

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Jombang, Memorandum Masih berjalannya pengepakan dan pelipatan surat suara pemilihan kepala desa (pilkades) serentak mendapat respons dari kalangan dewan. Para wakil rakyat tersebut ingin pengepakan maupun pelipatan surat suara dilakukan pengawasan yang ketat, sehingga tidak terjadi kecurangan. ”Karena saat ini Kartiyono masih tahap pelipatan surat suara harus diperketat,” ujar Kartiyono, anggota Komisi A DPRD Jombang, Rabu (30/10). Dirinya menyebutkan, memang untuk melakukan kecurangan menambah atau mencoblos surat suara saat pengepakan atau pelipatan sangat kecil. Akan tetapi tetap harus dilakukan pengawasan yang ketat. ”Memang untuk melakukan hal tersebut kemungkinan sangat kecil, karena panitia juga tidak mendukung salah satu calon. Sehingga, itu juga bisa menjadi pengawasan yang alami,” ungkapnya. Hanya saja memang, tidak menutup kemungkinan kecurangan itu juga bisa terjadi. ”Jadi BPD maupun babinsa, bhabinkamtibmas maupun linmas juga bisa melakukan pengawasan,” bebernya. Tidak hanya itu, pengawasan juga pada saat didistribusikan pada kantor kecamatan maupun polsek setempat yang menjadi tempat penyimpanan surat suara. ”Pada waktu penyimpanan juga harus mendapat pengawasan. Ini agar meminimalisir kecurangan yang ada,” ungkapnya. Tidak hanya itu, dirinya juga mengimbaukan agar segera menuntaskan proses pelipatan surat suara. Informasi yang dirinya dapat, masih banyak desa yang belum menuntaskan pelipatan surat suara. ”Jadi banyak desa yang masih belum selesai, mulai dari pelipatan maupun masih dalam proses percetakan. Sehingga itu harus dipercepat mengingat waktu kurang lima hari lagi,” pungkasnya. (wan/rif)

Demo massa pendukung terdakwa.

Eks Pentolan HTI Divonis 3 Bulan Mojokerto, Memorandum Pengadilan Negeri Kabupaten Mojokerto menjatuhkan vonis tiga bulan penjara terhadap (eks) pentolan HTI Jawa Timur Heru Ivan Wijaya (45). Heru diyatakan bersalah dan melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ketua majelis hakim Agus Walujo Tjahjono menyatakan, terdakwa Heru Ivan Wijaya dinyatakan bersalah melangar pasal 28 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-UndangU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Oleh karena itu dijatuhi hukuman pidana penjara selama tiga bulan penjara dikurangi masa tahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan. Barang bukti akun milik terdakwa Ivan dirampas dan dimusnahkan. Penyebaran informasi itu dilakukan Heru Ivan melalui akun facebook milik terdakwa pada 17-21 Juni 2018, 18 Juni 2018, dan pada 21 Juni 2018. Berbagai bukti dan saksi yang dihadirkan selama proses persidangan. Kuasa hukum Heru Ivan Yoko, Budi Harjo mengatakan, menanggapi vonis ini dengan kecewa. Sebab dirinya menilai ada beberapa bukti dan pembelaan yang dikesampingkan majelis hakim. Termasuk tidak hadirnya satu saksi ahli namun tetap digunakan.”Saudara Heru ini tidak melakukan tindak pidana, penganiayaan maupun korupsi, melainkan hanya berdakwah,” ungkapnya. Eks pentolan organisasi terlarang itu dilaporkan ke polisi oleh salah satu ormas kepemudaan di Kabupaten Mojokerto. Oleh polisi, Heru lantas ditetapkan sebagai tersangka. Pasca menyandang status tersangka, Heru melakukan perlawanan dan mengajukan praperadilan terhadap Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno. Gugatan Heru diajukan melalui tim kuasa hukum LBH Pelita Umat pada April 2019. Namun, Kamis (11/4), hakim PN Mojokerto menolak permohonan Heru. Dia tetap menyandang status tersangka kasus ujaran kebencian atau hate speech. (no/rif)

gaan pemalsuan dokumen izin tambah di Dusun Juwetsewu, Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang. Saat menjabat sebagai kepala desa setempat. Beberapa kali dia sempat mangkir saat dipanggil penyidik untuk dilakukan pemeriksaan terkait perkara yang sebelumnya dilaporkan ke mapolres. Sehingga dia pun akhirnya ditetapkan sebagai DPO. ’’Dia menerbitkan dokumen-dokumen yang diduga palsu tidak sesuai fakta di lapangan,’’ tuturnya. Sehingga hal itu membuat dinas ESDM Provinsi Jawa Timur merasa dirugikan dengan

adanya kejadian tersebut. Kini petugas pun masih melakukan pendalaman keterlibatan pelaku lain. Sebab, bukan tidak mungkin, penerbitan surat izin sebagai persyarakatan ini, tersangka bersekongkol dengan perangkat desa lainnya. Termasuk dugaan dengan para pengusaha tambang yang terlibat. ’’Jadi, ada dua kasus yang menjeratnya. Selain tipikor yang kini sudah mulai tahap dua, juga dugaan pemalsuan surat yang digunakan untuk mengurus izin usaha tambang pada lahan yang masih bersengketa,’’ pungkasnya. (no/rif)

Polres Mojokerto Kota Bekuk 27 Budak Sabu Mojokerto, Memorandum Selama bulan Oktober, Satreskoba Polres Mojokerto berhasil meringkus 27 tersangka.Termasuk pula, menyita barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 221,75 gram. Prestasi ini dibeber dalam rilis yang digelar di Mapolres Mojokerto Kota, Rabu (30/10). Diungkapkan Kapolres Mojokerto Kota AKBP Bogiek Sugiyarto, dari total 27 tersangka yang dibekuk polisi, terdiri dari 21 laki-laki, serta 6 perempuan. Sementara penyebarannya, meliputi 11 lokasi di antaranya wilayah Jetis 4 tempat, Gedeg 2 tempat, Dawarblandong 2 tempat, dan Kemlagi 1 tempat. “Total 27 tersangka berhasil kita amankan berikut sejumlah barang bukti. Dapat kami sampaikan, penyebarannya meliputi 11 lokasi yang ada di Kota Mojokerto,” ungkapnya, Rabu (30/10). Barang bukti yang turut disita, sambung kapolres, berupa 221,75 sabu-sabu, 2.000 dobel L, 5 timbangan elektrik, 4 set sepe-

rangkat alat hisap sabu atau bong, 22 handphone yang digunakan sebagai sarana melakukan transaksi, dan uang tunai Rp 1.634.000. “Kesemua tersangka yang kita amankan berikut sejumlah barang bukti merupakan pengedar. Salah satu di antaranya yang cukup menyita perhatian. Yakni seorang ibu rumah tangga yang tinggal di wilayah Bangsal,” sambungnya. Untuk ibu rumah tangga tadi, berhasil diamankan 9 paket sabu siap edar dengan berat kotor 4,18 gram, berikut 2.000 butir dobel L. Sedang dari tersangka satu lagi, polisi menyita sebanyak 2,25 gram sabu. “Aapabila dikalkulasikan keseluruhan barang bukti apabila diuangkan dengan harga Rp 1,2 juta – Rp 1,5 juta. Akan ketemu uang Rp 332 juta,” terang kapolres. Untuk menjerat tersangka, polisi mengenakan pasal 114 dan pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. “Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 10 miliar,” tandas Bogiek.(no/rif)

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Dewan Minta Awasi Pelipatan dan Pengepakan Surat Suara

Radita Angga Dwi Mahendra dikawal petugas.

ya. ’’Yang jelas, sekarang masih didalami penyidik,’’ tambah Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP M Solikhin Fery. Menurutnya, penangkapan mantan kades ini dilakukan Rabu (30/10) sekitar pukul 12.00 di area jalan Gondang. Tidak ada perlawanan, dia yang sudah menjadi daftar pencarian orang (DPO) hanya bisa pasrah saat digelandang ke Mapolres Mojokerto. ’’Hari ini dia langsung kami tahan. Sekarang masih dalam pemeriksaan intensif penyidik,’’ ungkapnya. Disebutnya penangkapan secara paksa dilakukan lantaran tersangka tak koperatif atas du-

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Bogiek Sugiyarto memimpin rilis pengungkapan penyalahgunaan narkotika.

Bupati Beri Bantuan Air Bersih ke Daerah Utara Brantas Jombang, Memorandum Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab memberi bantuan air bersih untuk penanganan kemarau panjang di Desa Sumberjati, Kecamatan Kabuh, dan Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Selasa (29/10). Sejumlah mobil tangki air bersih dari badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jombang tampak di dua lokasi penyaluran air bersih. Bupati tidak sendirian.TampakWakil Bupati Jombang Sumrambah dan sejumlah pejabat ikut mendampingi bupati saat penyaluran bantuan. Bantuan air bersih yang diberikan kepada warga merupakan salah satu langka penanganan kekeringan bersifat sementara. Bupati Mundjidah Wahab memastikan ada solusi jangka panjang untuk menyelesaikan masalah kekurangan air bersih akibat kemarau yakni dengan pengeboran dan pengadaan pompa air. “Kita sudah punya solusi. Jadi penyaluran air bersih ini hanya sementara aja. Solusi

FOTO: MEMORANDUM/HMS

lain yang juga dilaporkan ke mapolres pada (20/8) lalu.’’Saat aktif menjadi Kades Wonoploso, dia diduga melakukan pemalusuan surat atau membuat surat palsu,’’ ungkapnya, kemarin. Hanya saja, pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail terkait perkara yang menjeratn-

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab berdiskusi dengan warga.

kita, nanti tetap kita bantu sumur pompa air dalam,” ujar bupati saat diwawanacarai di lokasi penyaluran air pertama di Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh, Selasa (30/10). Bupati menambahkan, solusi terhadap permasalahan kekurangan air bersih akibat kemarau yang berkepanjangan, selain itu untuk mengantisipasi jangka panjang dibutuhkan yaitu pembangunan tandon air serta pipanisasi yang beberapa waktu yang lalu ditinjaunya di Desa Ngrimbi, Ke-

camatan Bareng. “Solusi jangka panjang seperti itulah yang nantinya akan diterapkan di beberapa desa di utara Sungai Brantas yang mengalami problem kekurangan air bersih saat kemarau terjadi setiap tahun,” terangnya. Setidaknya tahun 2019 ini, kata bupati, ada tujuh desa di Kabupaten Jombang yang mengalami permasalahan kekurangan air bersih akibat musim kemarau yang panjang. Di antaranya Desa Kedungjati dan Desa Marmoyo yang berada di Kecamatan Kabuh.

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab didampingi Wakil Bupati Sumrambah menyalurkan air bersih ke wadah milik warga.

“Biasanya masyarakat mengambil air secara manual, pakai jerigen, pemerintah sudah siap membantu dengan pipa, nantinya bisa mengaliri ke 900 rumah warga,” terang bupati Jombang. Bupati menambahkan, seperti halnya di Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng dan Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh, juga terdapat sumber air yang bisa dimanfaatkan warga pada

saat musim kemarau. Sayangnya, warga harus antre ketika memanfaatkan sumber air tersebut. Hal ini disampaikan bupati, terkait rencana pemanfaatan sumber air yang akan dilakukan pemerintah daerah dan anggarannya telah masuk pada proses APBD tahun 2019 ini.“Sudah masuk anggarkan tahun ini. Jadi kita programkan, tiap tahun ada bantuan sumur dalam,” tandas Bupati. (hms/rif)

Penggelapan Ratusan Juta Sidang Perdana Jombang, Memorandum Usai kandas dalam upaya praperadilan beberapa saat lalu, perkara penggelapan dengan terdakwa Fathul Qorib ((57), warga Desa Penambangan, RT 10/RW 02, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, menjalani sidang perdana, Rabu (30/10), sekitar pukul 11.00. Agenda sidang dakwaan atas perkara yang menimbulkan kerugian hingga Rp 750 juta itu, digelar di ruang sidang Kusuma Atmadja Pengadilan Negeri (PN) Jombang. “Hari ini sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan,” papar Humas Pengadilan Negeri (PN) Jombang, Eni Martiningrum, Rabu (30/10). Dibenarkan olehnya, dalam perjalanan proses hukum terhadap terdakwa. Memang ada upaya praperadilan pada pertengahan bulan September kemarin. Namun karena tergugat dalam hal ini Polres Jombang dapat membuktikan semua dalil-dalinya. Pengadilan menolak semua materi gugatan yang diajukan oleh terdakwa

Jombang, dengan terdakwa. Usaha yang digeluti, produksi sepatu di bawah naungan CV Dua Putra. Dalam kesepakatan yang terjadi pada awal tahun 2017 silam diketahui, tercapai pembagian keuntungan sebesar 3%. “Kesepakatan terjadi pada awal tahun 2017, dengan nilai investasi sebesar Rp. 750 juta. FOTO: MEMORANDUM/WAN

Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno membenarkan atas penahanan Radita Angga Dwi Mahendra. Kata dia, penahanan tidak hanya terkait dugaan tindak pidana koropsi yang sebelumnya menjerat dirinya bersama sekdes setempat, Imam Ghozali (57). Melainkan ada kasus

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Mojokerto, Memorandum Eks Kades Wonoploso, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Radita Angga Dwi Mahendra, ditahan Satreskrim Polres Mojokerto, Rabu (30/10). Selain berstatus tersangka dugaan korupsi penyelewengan dana desa (DD) tahun anggaran 2017, Radita terlibat dugaan pemalsuan izin tambang di desanya.

Eni Martiningrum

melalui penasehat hukumnya. “Putusan pengadilan saat itu menolak semua materi gugatan dan mengesampingkan satu diantaranya. Yakni, pemohon menganggap jika perkara seharusnya masuk ke ranah perdata,” bebernya. Diberitakan sebelumnya, perkara bermula saat terjadi perjanjian penanaman modal (investasi) antara korban Hariyadi (45), warga Jalan Merdeka, Desa Candimulyo, Kecamatan

Untuk meyakinkan korban, dari setiap keuntungan bakal diberikan pembagian 3%,” jelas humas PN. Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, tersangka Fathul menyertakan 2 buku sertifikat tanah yang diakui milik pribadi. Perkara baru muncul saat semua proses telah

berjalan. Tersangka tidak pernah memberikan keuntungan. Kian membuat korban kecewa, saat ia hendak menjual jaminan yang diberikan, satu sertifikat tanah di antaranya justru milik orang lain. Akibatnya, korban yang menderita kerugian ratusan juta melaporkan kejadian ke Polres Jombang. (wan/rif)


HUKUM & KRIMINAL WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019

Kabur, Residivis Ceburkan Diri ke Sungai Surabaya, Memorandum Seorang residivis kasus pencurian berusaha kabur saat diperiksa anggota Unit Reskrim Polsek Semampir dengan menceburkan diri ke sungai belakang mako. Namun, berkat kesigapan anggota aksinya berhasil digagalkan dan ditangkap kembali lalu dijebloskan ke tahanan Mapolsek. Identitas pencuri nekat itu, Junatoen (33), warga Jalan Tenggumung Wetan VII.

KAMIS WAGE, 31 OKTOBER 2019 HALAMAN 7

Kapolsek Semampir Kompol Aryanto Agus saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. “Iya benar, kejadian kemarin saat pelaku diperiksa anggota mencoba lari,” kata Aryanto, Rabu (30/10). Saat itu, wanita tersebut diringkus polisi pada Selasa (29/10), sekitar pukul 10.00, usai tertangkap basah mencuri 6 potong pakaian anak-anak di salah satu toko di Pasar Wonokusumo milik Mutmainnah (39), warga Jalan Randu

Timur Lebar III. Junatoen kemudian berpura-pura mens dan meminta ke kamar mandi. Karena itu, anggota yang memeriksanya mengantarkan ke kamar mandi dan sempat diberi pembalut. “Bukannya ke kamar mandi, tersangka ini malah lari ke belakang dan diketahui anggota lalu mengejarnya. Saat berhasil ditangkap, pakaiannya malah dilepas lalu menceburkan diri ke sungai,” ungkap Aryanto. (rio/fer)

Duda Kupang Panjaan Kendat Surabaya, Memorandum Warga Kupang Panjaan Gang II, digegerkan dengan teriakan gadis bernama Viona, dari dalam rumahnya, Rabu (30/10)dini hari. Pecahnya teriakan Viona itu setelah gadis berusia 15 tahun itu mendapati orang tuanya, Anang Kusmidiarjono (53), ditemukan tewas dengan kondisi leher tergantung tali di halaman belakang rumah. Mengetahui itu, Viona berteriak minta tolong. Bahkan, karena tidak tega melihat ayahnya tergantung, Viona spontan memotong tali yang mengikat leher ayahnya itu dengan pisau dapur. Informasi dihimpun, kejadian tersebut bermula sekitar pukul 04.30. Berawal saat Viona merasa curiga lantaran ayahnya tidak berada di kamar tidur. “Anak-

nya terbangun, kemudian tidak mendapati korban di tempat tidur. Dia mencari dan menemukan ayahnya dalam kondisi gantung diri di belakang rumah,” kata Kapolsek Tegalsari Kompol Rendy Surya Aditama. Viona yang saat itu panik melihat ayahnya tergantung, sontak meminta bantuan kepada tetangga untuk segera menghubungi polisi. Setiba di lokasi, tim Inafis dari Polrestabes Surabaya mengolah TKP. Saat dilakukan olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah Anang. Hanya ada luka bekas jeratan tali yang melingkar di leher korban. Guna memastikan lebih lanjut, jenazah korban kemudian di bawa ke RSUD Dr Soetomo. (fdn/fer)

Bongkar Benih Hortikultura Tak Bersertifikat Dari dua lokasi itu, polisi mengamankan 15 ton benih kangkung dari seseorang berinisial K (56), di Gresik dan 1,7 ton benih buncis dari SM (48), di Blitar. Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim Kompol Wahyudi mengatakan, kedua tersangka memproduksi benih ilegal tersebut secara industri rumahan sejak 2011. “Benih tersebut biasanya didistribusikan ke toko-toko kecil dan kadang para petani langsung datang membeli ke tersangka,” kata Wahyu-

Sambungan dari halaman 1

di, Rabu (30/10). Wahyudi menambahkan, produk kedua tersangka dianggap ilegal lantaran produksi benih holtikultura mereka tidak melewati serangkaian tahapan proses sertifikasi. “Jika tidak tersertifikasi, sudah dapat dipastikan bahwa benih tersebut, tidak memiliki kualitas sebagai benih yang bermutu sehingga sangat merugikan masyarakat yang mengkonsumsinya,” paparnya. Wahyudi menerangkan, penggerebekan di dua lokasi itu bermula

dari laporan masyarakat, terutama petani bahwa benih tanaman hortikultura yang dibeli ke tersangka ketika ditanam, hasilnya selalu tidak memuaskan. “Hasilnya sering tidak sesuai, biasanya kan benih segini ditanam bisa jadi beberapa hektare. Namun ini tidak, benih yang ditanam cukup banyak tetapi waktu panen hasilnya sedikit,” terangnya. Wahyudi juga menjelaskan, selama kurang lebih delapan tahun memproduksi benih-benih itu,

tersangka K mendapat keuntungan miliaran rupiah. Sebab, dalam setahun, tersangka K dapat memperoleh keuntungan bersih mencapai Rp 300 juta. “Kedua tersangka ini menjual benihnya lebih murah dari benih yang tersertifikasi. Untung bersih yang mereka dapat ya sekitar Rp 300 juta,” jelasnya. Sementara itu, Koordinator Penyidik PNS (PPNS) UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Holtikultura Jatim,

Darlina Yuni Astuti mengatakan, meskipun benih ilegal ini secara kesehatan masih dikategorikan aman konsumsi. “Bahayanya memang tidak ada,. Namun yang menjadi masalah, benih tersebut tidak memiliki jaminan kualitas dan mutu ketika di panen nantinya,” kata Darlina. Darlina menjelaskan, kedua pelaku cenderung memanfaatkan wilayah di Jatim yang minim pengawasan untuk menjual benih ilegalnya. “Biasanya mereka mencari celah

yang pengawasan tidak terjangkau atau di pelosok,” jelasnya. Lanjut Darlina, benih hortikultura yang boleh beredar dipasaran harus memperoleh sertifikasi standar mutu, terdaftar di Kementan, dan memiliki label Balai Pengawasan Sertifikasi Benih (BPSB) Jatim. “Mereka budi daya sendiri, tidak melalui proses yang diatur. Prinsip benih yang boleh beredarkan adalah yang legal. Yang dimaksud legal itu yakni bersertifikat dan ada labelnya,” pungkas Darlina. (x-3/fer)

Nekat Kabur dan Tabrak Polisi Bahkan, tersangka H yang merupakan bandar narkoba harus ditembak mati, karena melawan dengan menabrakkan mobilnya ke polisi. Wadir Reskoba Polda Jatim AKBP Teddy Suhendyawan Syarif mengatakan dari tangan keduanya, petugas menyita 7 kilogram sabu. “Dari kedua tersangka kita amankan tujuh kilogram sabu. Selain itu, petugas terpaksa melakukan penembakan terhadap pelaku karena saat diamankan, dia mencoba melawan petugas dan tindakannya sangat membahayakan,” kata Teddy di Gedung Balai Wartawan Humas Polda Jatim, Rabu (30/10). Teddy menjelaskan, pengungkap-

Sambungan dari halaman 1

an kasus peredaran narkotika ini bermula dari laporan masyarakat jika di Jalan Tambak Laban sering digunakan sebagai tempat transaksi narkotika. Selanjutnya, laporan ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Ketika penyelidikan, petugas mencurigai seseorang (GEP,red) yang mengendarai motor Yamaha Mio Fino L 5800 XN. dan langsung mengamankannya “Selanjutnya GEP diberhentikan dan dilakukan pemeriksaan. Ketika diperiksa ditemukan satu bungkus plastik warna hijau yang didalamnya berisi sabu dengan berat kurang lebih satu kilogram yang diletakkan di gantungan motor,” paparnya. Kemudian, GEP dibawa ke Mapol-

da Jatim guna dilakukan interogasi. Ketika diinterogasi, GEP mengaku bahwa barang bukti sabu diperoleh dari H yang beralamat di Jalan Sidoyoso I. Dari keterangan GEP, petugas mengembangkan dan mencari tersangka H. Ketika melakukan pencarian, dan melihat mobil Honda Mobilio B 2079 BOQ, yang diduga dikemudikan oleh tersangka H. “Mendapati hal itu, kemudian petugas mengejarnya dengan motor dan mobil ke Jalan Ketapang Laok, Kabupaten Bangkalan,” terangnya. Lanjut Teddy, kemudian petugas berupaya menghentikan laju mobil yang dikendarai oleh tersangka H, namun upaya yang dilakukan petugas

tersebut tidak dihiraukan oleh pelaku sehingga petugas melepaskan tembakan peringatan. “Karena tetap tidak dihiraukan, akhirnya petugas yang mengendarai motor memotong laju mobil yang membuat tersangka memberhentikan laju mobilnya. Selanjutnya petugas turun dari motornya dan hendak mengamankan tersangka,” jelasnya. Ketika petugas hendak mendekat ke mobil tersangka, Tiba-tiba tersangka mengemudikan mobilnya dan hendak menabrak petugas. “Tindakannya tersebut sangat membahayakan petugas, sehingga kami bertindak tegas dengan menembak satu kali yang tepat mengenai

kaca mobil tersangka. Ternyata tembakan tersebut menembus dada kiri tersangka hingga membuatnya tewas di lokasi,” ucapnya. Selanjutnya, anggota Ditreskoba melakukan penggeledahan di dalam mobil tersangka H dan menemukan barang bukti berupa 6 bungkus plastik warna hijau yang berisi narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan kurang lebih 6 kilogram. “Setelah di amankan barang buktinya, kemudian enazah tersangka H ke Rumah Sakit Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Polda Jatim untuk dilakukan Visum Et Repertum,” jelasnya. Teddy juga menambahkan, ba-

rang haram yang didapat tersangka H itu diketahui berasal dari Malaysia yang dimasukkan dalam bungkus teh Cina. Lalu, beberapa bungkus teh Cina itu dikirim melalui jalur laut dan berlanjut di jalur darat lewat cukong. Teddy juga menyebut sabu yang merupakan jaringan Mojokerto ini memiliki kualitas super. “Peredaran narkotika jenis sabu ini jaringan Mojokerto, tapi barang dari Malaysia melalui cukong. Ini modusnya menggunakan sachet teh cina tapi dalamnya sabu. Kalau kita lab-kan itu jenisnya kualitas bagus nomor satu, jenis super. Ini bisa diuraikan lagi dan dikembangkan jadi sabu jenis lain,” pungkasnya. (x-3/fer)

Yakinkan Korban, Ngaku Wartawan Namun, akibat perbuatan tersebut, pria yang sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online itu harus berurusan dengan polisi. Dia ditangkap anggota unit Perindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya. Itu setelah, korban yang merasa diperdaya menceritakan semua yang dialaminya kepada kedua orang tua. “Setelah mendengar cerita anak (korban, red), orang tua dan korban berinisiatif untuk melaporkan peristiwa tersebut ke kami. Setelah kami mintai

keterangan, dan memastikan benar anggota melakukan penyelidikan hingga mengamankan tersangka di rumahnya,” kata Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni, Rabu (30/10). Sebelum diamankan, lanjut Ruth, tersangka sempat berdalih jika kekasihnya sudah dewasa dan dirinya mau bertanggungjawab atas perbuatannya dengan akan menikahi korban. Bahkan, dengan rasa percaya diri, tersangka juga menunjukkan kartu identitas sebagai wartawan online.

Kakak Beradik Nyaru Pegawai Kemenhub habiskan uang puluhan juta dari korban Wawan Hariyadi dan anaknya Alfina Firda, tersangka terancam menghabiskan masa tua di balik jeruji Polsek Simokerto. Dalam aksinya, warga Jalan Banyu Urip Kidul itu tidak sendiri. Tersangka bersama kakaknya (DPO), yang merupakan pecatan Kementerian Perhubungan kompak secara bersama-sama membagi tugas untuk meyakinkan korban. “Kakak tersangka bertugas mencari calon korban. Setelah memperoleh calon, tersangka bertugas mendampingi kakaknya bertemu korban,” kata Kapolsek Simokerto Kompol Masdawati Saragih, Rabu (30/10). Dalam aksi terakhir, korban Wawan Hariyadi yang mendengar kabar lowongan pekerjaan itu merasa tergiur. Dia kemudian mengajak anaknya Alfina untuk menemui kakak beradik itu. Dengan seragam layaknya pegawai Kemenhub, tersangka meyakinkan korban untuk bersedia membayar ke kakaknya dan segera dimasukkan ke kantor cabang Surabaya. “Kedua pelaku itu mematok biaya Rp 150 juta untuk jabatan aparatur sipil negara (ASN), di Kemenhub itu. Namun, agar korban tidak curiga, tersangka menyarankan korban untuk menyerahkan separuh dari perjanjian yakni Rp 77 juta dan

Nyantren pergi ke negara Barat hanya untuk liburan semata saja. “Aku ingin mematahkan kata-kata orang yang bilang kalau kita ke (negara-negara) barat itu cuma buat seneng-seneng dan jalan-jalan, padahal bisa juga kita melakukan hal lain, seperti ke pondok pesantren Indonesia di Amerika,” kata Chacha ditemui di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Senin (28/10). Lebih lanjut, perempuan 29 tahun itu mengatakan keinginannya untuk belajar di Amerika sejak beberapa tahun lalu. Namun sayang belum juga bisa terwujud, sehingga belum ada banyak persiapan untuk kali ini. “Persiapannya masih belum sih. Sebenarnya pengin dari tahun lalu sama kajian aku yang isinya anak-anak muda, yang baru mau belajar tentang kehidupan dunia islami perginya. Aku pengin ngajak bersama teman-teman dalam wadah itu untuk ke Amerika nyantren bareng,” tuturnya. Jika tidak ada halangan, Chacha mengatakan akan masuk pesantren yang dipimpin lang-

Sambungan dari halaman 1 “Dia beberapa kali mengaku sebagai wartawan media online ke anggota yang hendak mengamankan tersangka,” lanjut Ruth Yeni. Mantan Panitreskrim Polsek Wonokromo itu menjelaskan, aksi bejat tersangka bermula sejak keduanya (tersangka dan korban, red) mengenyam pendidikan di salah satu SMA swasta di kawasan Surabaya Utara. Tersangka yang tergiur dengan tubuh korban, mencoba mendekati hingga secara intens berbalas pesan singkat melalui whatsapp.

Sambungan dari halaman 1

sisanya setelah masuk kerja,” lanjut Masdawati. Beberapa hari kemudian, ayah korban menyiapkan uang tersebut dan berinisiatif untuk kembali mengajak kedua tersangka bertemu di sekitar rumah korban. Di sana, tersangka juga sudah menyiapkan kartu identitas dan seragam untuk korban. Selanjutnya, korban disuruh tersangka untuk mendatangi kantor Kemenhub beberapa hari ke depan untuk konfirmasi. Sayangnya, jabatan tersebut hanyalah isapan jempol. Setelah menuruti permintaan tersangka untuk konfirmasi ke kantor, korban dibuat malu oleh para pegawai sebenarnya. Seragam dan kartu identitas tersebut ternyata palsu. Dengan perasaan campur aduk, korban menceritakan kejadian yang menimpanya ke ayah setiba di rumah. “Mereka berdua kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke kami. Dan tersangka kami amankan di tempat kosnya,” pungkas Masdawati. Di hadapan penyidik, tersangka mengaku sudah membagi secara rata uang hasil penipuan tersebut dengan kakaknya. Bahkan, uang lebih dari Rp 30 juta itu sudah dihabiskan tersangka untuk mengunjungi sejumlah tempat hiburan malam di Surabaya. “Sudah habis buat foya-foya dan main wanita,” aku Supriyanto. (fdn/fer)

Dalam pesan tersebut, tersangka berupaya melumpuhkan hati korban dengan berbagai rayuan. Hingga pada saat hendak lulus sekolah tepatnya Februari 2019, tersangka berhasil memaksa korban untuk mendatangi rumahnya. Di sana, tersangka nekat memasukkan korban ke kamarnya meski keluarga juga berada di rumah . “Tersangka melakukan aksi tersebut di kamar dalam situasi ada keluarga,” tandas Ruth.

Dari hasil pemeriksaan terungkap, tersangka mengaku sudah belasan kali melakukan aksi bejat itu hingga mengakibatkan korban hamil. Namun, setelah mendengar jika kekasihnya hamil pada Mei 2019, tersangka baru berhenti meniduri korban. Bukannya mencari jalan keluar, tersangka malah cenderung menjauhi korban. “Saya sudah jelaskan ke keluarga dia kalau saya mau tanggung jawab. Kalau men-

jauh, saya itu kerja ngojek online untuk mencari uang,” aku Andi ditemui di ruang penyidik PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, Rabu (30/10)siang. Selain itu, saat Memorandum mencoba mewawancarainya, tersangka terlihat gelagapan saat ditanya terkait profesinya sebagai wartawan media online. Dia mengaku hanya sebagai pesuruh kakak sepupunya yang merupakan kepala biro (Kabiro)

Sergap Pengedar SS dengan Tembakan Peringatan disergap berusaha menerobos anggota Satreskoba Polres pelabuhan Tanjung Perak yang mengepung di depan rumahnya. Mendengar suara tembakan peringatan itu, membuat Achmad Khodir (28), pengedar asal Tenggumung, ketakutan lalu menghentikan laju motor yang dikendarainya dan menyerah di tangan anak buah Kasatreskoba AKP M Yasin. Petugas kemudian mengeledah badan dan ditemukan barang bukti satu poket sabu seberat 0,5 gram sabu-sabu (SS). Setelah terbukti, polisi kemudian menggelandangnya ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. “Saya tidak tahu kalau polisi lalu menerobos. Lalu saya terobos saja dan tak lama kemudian terdengar suara tembakan,” ungkap Achmad Khodir saat diinterogasi

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto, Rabu (30/10). Polisi juga mengkeler tersangka ke rumahnya dan kembali menemukan 1 buah kotak jam tangan berisi; 1 poket sabu seberat 1,09 gram; 1 buah timbangan elektrik; uang hasil penjualan sabu Rp 200 ribu. Hasil pemeriksaan, Khodir mengaku sebagai pengedar sabu. Ia biasa mengambil SS ke Madura sebanyak 20 gram. Kemudian dicubit menjadi beberapa bagian dan dikemas dalam plastik klip untuk dijual lagi paket hemat Rp 200 ribu per poket. “Bila barang sudah habis terjual, saya mendapatkan keuntungan Rp 1 juta,” terang Khodir kepada petugas. Sementara itu, Agus Rahmanto mengungkapkan, penangkapan terhadap Khodir

Sosialisasi Pendaftaran Anggota Polri di SMAN 3 Ipda Muarib. Budi Idayati menyampaikan tentang apa saja syarat-syarat administratif yang diperlukan untuk mendaftar dalam penerimaan anggota Polri. Termasuk syarat mendapat izin dari orang tua. Selain itu, juga dipersiapkan fisik dan mental, karena akan ada tahapan seleksi fisik sebelum dipastikan diterima sebagai anggota Polri.

“Pendaftaran penerimaan anggota Polri sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis. Begitu pula dengan proses seleksi yang benar-benar transparan, clean and clear,” kata Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Ahmad Faisol Amir. Untuk para siswa yang berminat bisa mendaftar pasa saat pembukaan sekitar Maret 2020 melalui situs resmi Polri.

Jawa Timur. “Saya memang wartawan yang direkrut kakak saya. Tetapi, tugas saya hanya mencatat laporan-laporan dari wartawan lain,” aku Andi. Andi juga mengaku, selama menjadi wartawan, dia belum pernah menulis berita. “Kerjanya ya di warung kopi, nunggu laporan dari kakak dan wartawan. Pernah sekali menulis berita tentang cagar budaya di Kota Surabaya,” pungkas Andi kepada Memorandum. (fdn/fer)

Sambungan dari halaman 1 ini merupakan salah satu hasil ungkap kasus selama September 2019. Hingga kini Satreskoba berhasil mengungkap 19 kasus dan 21 tersangka. “Dari 21 tersangka, 11 kategori pengedar dan 10 pengguna sabu rata-rata berasal dari Surabaya. Sedangkan barang bukti yang disita, total 40 gram,” beber Agus. Ada yang menarik dalam pengungkapkan kasus narkoba yang diungkap anak buahnya. Yakni dua tersangka narkoba yang ditangkap polisi, merupakan jebolan dari lembaga pemasyarakatan (LP) di Jatim. “Peredaran narkoba terbilang menurun dari bulan sebelumnya. Tapi kami harus bersiap-siap karena di akhir tahun peredaran narkoba biasanya ramai sehingga harus memberantasnya,” pungkas Agus. (rio/fer)

Sambungan dari halaman 1 Menurut Faisol, meski pembukaan pendaftaran masih lama, namun sosialisasi telah mulai dilakukan. Dengan jarak waktu sosialisasi yang cukup panjang ini, diharapkan semakin banyak lulusan SMA yang mendaftar nantinya. “Tentu harapan kami mereka juga mempersiapkan diri, baik administrasi, fisik dan mental,” jelas Faisol. (rio/fer)

Sambungan dari halaman 1 sung oleh imam besar di New York, Shamsi Ali. “Aku pernah ke New York ketemu imam besarnya Shamsi Ali. Tapi aku belum ke lokasi pesantrennya karena masih direnovasi. Di sana emang ada pesantren. Itu biasanya buat seminggu atau 14 hari,” kata Chacha Frederica. Chacha Frederica mengatakan bahwa keputusannya untuk berangkat ke pesantren bukan hanya tren, sebenarnya juga ingin belajar banyak tentang sejarah Islam. Ia bertujuan dengan mengetahui sejarah akhirnya nanti tidak mudah terprovokasi orang. “Intinya kita nggak cuma di Amerika, di Eropa juga kita bisa belajar tentang kejayaan Islam di sana. Kenapa harus belajar sejarah? Supaya nggak mudah terprovokasi atas isu. Karena kita baca, tahu dengan fakta,” kata Chacha Frederica. Layaknya istri pada umumnya, Chacha pun meminta izin kepada suaminya, Dico Ganindito sebelum ia menuntut ilmu di Amerika Serikat. “Suami sangat support sih,” ujar Chacha Frederica. (*/fer)

Wajahnya Berubah 900 Derajat setelah Terguyur Hujan Lebat “Ya misterius. Misterius kok gimana?” Perbincangan Dila vs teman sekos Rani terputus karena pesanan mi instan dan teh hangatnya sudah selesai. Dia minta maaf dan segera pamit. Musim basah yang waktu itu masih tersisa mempertontonkan mendung pekat di atas sana. Sebelum hujan turun, Dila berniat mampir ke rumah pamannya di Wonokromo. Dia bergegas masuk mobil dan menyalakan mesin. Pada saat bersamaan, ada mobil keluar juga dari rumah kos Rani. “Jangan-jangan itu Rani,” pikir Dila, yang memang belum tahu kendaraan yang biasa dipakai gadis tersebut. Dila lantas membuntuti mobil tadi. Tidak lama kemudian mobil berhenti di depan Graha Pena. Seorang gadis cantik turun. Ya. Benar. Rani. Menuju gerai ATM. Rupanya dia mengambil uang cash. Tidak lama, hanya sekitar 10 menit.

Mendung masih mengambang di langit. Rani keluar dari bilik ATM menuju mobil yang diparkir di pinggir ring road barat Jalan A Yani. Namun tujuh langkah sebelum sampai mobil, tiba-tiba mak-bres… hujan turun. Rani kebingungan. Tampak dia merogoh sesuatu dari saku celana. Namun, sesuatu yang ternyata kontak mobil itu malah jatuh. Rani semakin kebingungan mencari kontak tadi, yang tampaknya tidak segera ditemukan. Tubuhnya basah kuyub. Dila yang sejak awal memfoto setiap gerakan Rani terkejut bukan kepalang. Sebab, wajah Rani yang awalnya sangat cantik berubah 900 derajat. Polesan tebal yang menempel di wajahnya luruh oleh air hujan. Tampaknya dia tak menyangka akan turun hujan. Mendadak. Deras lagi, sehingga tidak prepare menjaga diri. Pikirnya: toh hanya sebentar mengambil uang di ATM. “Itulah foto Rani yang Om lihat di layar HP-

Sambungan dari halaman 1 ku tadi,” kata Dila. Menurut Dila, foto tersebut sudah ditunjukkan kepada Beni, tapi Beni menyangkal bahwa itu adalah foto Rani. “Foto itu sudah saya share ke Beni. Tapi, di depan saya, dia malah menghapus foto-foto tadi. Gak penting, katanya,” kata Dila. Ia menyesal tidak memvideo kejadian tersebut, sehingga Beni tahu proses perubahan Rani dari wajah cantiknya menjadi wajah asli. (bersambung)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

HUKUM & KRIMINAL Oleng, Truk Tabrak Warung, Pasutri Tewas WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KAMIS WAGE, 31 OKTOBER 2019

HALA HALAMAN 8

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.30. Truk nopol L 9074 UI melaju dengan kecepatan sedang dari timur ke barat. Diduga hilang kosentrasi karena mengantuk, sopir asal Desa Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Probolinggo, ini tidak bisa mengendalikan kemudi. Akibatnya, truk oleng ke kanan dan menabrak warung yang di dalamnya ada kedua korban, dan sebuah sepeda motor Honda Beat. Tidak berhenti disitu, truk terus menyasak warung ke dua yang dijaga Ummu (59), warga Desa Jebulkidul, Kecamatan Sugio, Lamongan. Dalam kejadian itu Ummu selamat, namun motor Suzuki Smash S 2316 JB di dalam warung

Warga mengantre untuk mendapatkan sembako dari satgas TMMD.

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Gresik, Memorandum Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Tebuwung, Kecamatan Dukun. Truk yang dikemudikan Satugi AliWibowo menabrak dua warung dan satu rumah hingga hancur. Dalam kejadian tersebut pasangan suami-istri (pasutri) pemilik warung, Agus Nur Taufik (49), warga Petiyin Tunggal, dan Kartini (43), asal Desa Tebuwung, tewas di lokasi.

Petugas Unit Laka Satlantas Polres Gresik mengolah (TKP) kecelakaan.

mengalami rusak berat. Selanjutnya, truk juga menabrak rumah Natalia Suprihati, warga Desa Kelet, Kecamatan Keling, Jepara. Perempuan 52 tahun itu selamat dari maut. Kendaraan besar tersebut berhenti setelah mena-

Satgas Memberikan Tali Asih Buku Iqro Malang, Memorandum Anggota satuan tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 Kodim 0818/Kabupaten Malang-Kota Batu Koptu Fathurohim yang aktif dalam setiap kegiatan keagamaan, memberikan tali asih buku Iqro. Buku tersebut diberikan kepada TPQ Al Hambaliah di Dusun Sumbersih, Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Rabu (30/10/19). “Dengan buku-buku Iqro ini harapannya semangat belajar Alquran bisa lebih semangat. Anak-anak santri tidak perlu lagi untuk beli, mereka tinggal datang ke TPQ yang di kelola ustaz Hadi,” ujar Fathurohim. Kegiatan sosial yang dilakukan oleh satgas ini juga sebagai kegiatan kemanunggalan dengan warga Kedungsalam. “Suatu bentuk kedekatan kepada masyarakat seperti halnya bentuk penerapan nilai-nilai dalam 8 Wajib TNI, mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingya,” imbuh dia. (tyo/fer)

Baru Sehari Buron, Muncikari Finalis Putri Pariwisata Tertangkap Surabaya, Memorandum Pelarian, Soni Dewangga (31) muncikari yang terlibat dalam prostitusi online melibatkan PA (23), finalis Putri Pariwisata Indonesia 2016, akhirnya berakhir. Dia dibekuk anggota Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim saat berada di kawasan Jakarta, Rabu (30/10) pagi. Soni tiba Gedung Ditreskrimum Polda Jatim sekitar pukul 09.20. Usai turun dari mobil, ia langsung digelandang oleh petugas ke ruang penyidik. Bahkan, Soni hanya diam dan menutupi wajahnya ketika sejumlah wartawan bertanya soal keterlibatannya dalam kasus prostitusi online. Sementara itu, Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan membenarkan bahwa pihaknya menangkap Soni di sebuah kawasan di Jakarta. “Tersangka Soni yang kemarin dijadikan DPO, sudah ditangkap di Jakarta pada pagi ini,” kata Luki, di depan Lobi Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Rabu (30/10) Luki juga mengungkapkan, bahwa beberapa wanita yang namanya ada di prostitusi online kali ini, ternyata juga pernah terlibat dalam kasus prostitusi online yang melibatkan artis VA. “Ternyata orang-orang yang dulu dibina muncikari VA, beberapa diantaranya pindah ke kelompok ini. Ada nama yang sama dengan tarif-tarifnya,” paparnya. Luki juga memerintahkan jajarannya untuk membongkar hasil digital forensik dari muncikari yang tertangkap. Selain itu, pihaknya juga sedang melakukan penyelidikan untuk melihat potensi pelanggaran UU ITE dalam kasus ini. “Kami masih kembangkan, proses ITE-nya. Ada nggak konten pornografi yang dikirim ditransfer kepada klien kepada mucikari, ini masih dikembangkan,” pungkasnya.(x-3/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Komjenpol Idham Azis usai menjalani fit and proper test calon kapolri.

Jakarta, Memorandum Komisi III DPR RI menyetujui Komjen Polisi Idham Azis menjadi Kapolri baru secara aklamasi, Rabu (30/10). Idham menyampaikan rasa syukurnya usai pelaksanaan fit and proper test calon Kapolri selesai dilaksanakan. “Alhamdulillah wa syukurilah hasil yang tadi telah diputuskan secara aklamasi menetapkan saya untuk melanjutkan kepemimpinan kepala kepolisian negara republik indonesia

berikutnya,” kata Idham di Kompleks Parlemen Senayan, seperti dikutip dari liputan6.com. Idham juga menyampaikan terima kasih pada Presiden Joko Widodo yang telah menunjuknya sebagai Kapolri. “Tentu saya mengucapkan rasa syukur saya kepada Allah SWT, kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Jokowi yang telah memberikan amanah dan kepercayaan kepada saya untuk melaksanakan tugas ini,” lanjut Idham

Idham juga mohon doa restu untuk bisa melaksanakan amanah ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Mantan Kapolda Metro Jaya itu juga menyampaikan terima kasih pada komisi III. “Saya juga mau berterima kasih pada teman-teman di Komisi III yang telah melaksanakan proses fit and proper test ini dengan penuh kekeluargaan, namun tidak mengurangi rasa hikmat di dalam menggali materi yang dipertanyakan pada saya,” imbuh Idham.(*/tyo)

Kapolsek Prigen Iptu Slamet Wahyudi memberikan arahan kepada anggota.

p prioritas patroli gabunga tersebut meliputi gan wilayah Lumbangrejo, Desa Sukolilo, dan Desa Jatiarjo, Prigen. Dalam patroli skala besar ini melibatkan personel dari Polsek Prigen, Polsek Pandaan, Polsek

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno didampingi Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Mario Prahatinto cangkrukan bersama warga.

Ditambahkan Agus bila forum cangkrukan Kapolres Pasuruan Kota tersebut, merupakan sebuah sarana pihak kepolisian untuk menjalin tali silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat. Baik dari tokoh pemuda, tokoh

masyarakat, hingga tokoh agama. “Harapan Kami dengan kegiatan cangkrukan ini mengajak para tokoh masyarakat Desa Plososari untuk bersama-sama dan bekerjasama menciptakan situasi yang kondusif serta sebagai basis deteksi dini pada setiap permasalahan yang terjadi yang berhubungan dengan pilkades,” pungkas Agus.(*/rul/tyo)

Kasatlantas AKP Tavip Haryanto memberikan hadiah berupa boneka dan camilan kepada pengendara yang tertib berlalu lintas.

Tertib Lalin, Diberi Hadiah Boneka dan Camilan

Sukorejo, dan Polsek Wonorejo. “Harapan kami dalam rangka memelihara kamtibmas hal ini. Polri selalu hadir dan mengawal tahapan-tahapan demi suksesnya pilkades yang aman dan damai,” jelas Slamet.(*/rul/tyo)

Kapolres Pasuruan Kota Cangkrukan Bareng Warga Plososari Pasuruan, Memorandum Demi menjaga kondusifitas daerah menjelang pilkades serentak di Kabupaten Pasuruan yang sejuk, aman, dan damai, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno menggelar cangkrukan bersama warga Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Selasa (29/10) malam. Dalam kegiatan cangkruan tersebut, Agus menyampaikan bila cangkrukan ini merupakan wadah untuk silaturohmi kamtibmas. Sehinggadapat menjaga kerukunan antar warga menjelang pilkades serentak di wilayah Kabupaten Pasuruan. “Serta menjalin kemitraan dengan para tokoh masyarakat di lingkungan Desa Plososari untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” jelas Agus.

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Pasuruan, Memorandum Menjelang pemilihan kepala desa (pilkades) serentak se-Kabupaten Pasuruan, Kapolsek Prigen Polres Pasuruan Iptu Slamet p Wahyudi menggelar apel n gabungan di halaman mapolsek, Rabu (30/10). Slamet mengajak kepada anggota yang melaksanakan patroli malam. “Laknsanakan tugas ini dengan rasa tanggung jawab guna terciptanya kamtibmas yang aman dan damai menjelang pilkades nanti,” ujar Slamet. Sedangkan rute yang menjadi

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Kapolsek Prigen Pimpin Patroli Gabungan

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Buku bantuan satgas TMMD untuk masyarakat.

truk mengantuk. Sedangkan untuk penyebab pastinya, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan. “Pengemudi truk sudah kami amankan, dan anggota masih mengolah TKP,” lanjut Erika.(an/har/tyo)

Komjen Polisi Idham Azis Jabat Kapolri

Warga Kedungsalam Terima Sembako Gratis Malang, Memorandum Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 Kodim 0818 /Kabupaten Malang- Kota Batu melaksanakan pembagian sembako gratis dan terpusat di posko TMMD, Rabu (30/10). Untuk mendapatkan sembako, warga harus mengantre menunggu giliran. “Selain pembangunan, bapak tentara ini juga membagai sembako buat kami,” ujar Solikah, warga setempat. Solikah menambahkan bila banyak program yang sudah dibuat oleh satgas baik pembangunan fisik maupun nonfisik untuk kemajuan desa. Setelah kegiatan TMMD ini selesai Solikah yakin daerahnya akan maju, karena masyarakatnya banyak menerima ilmu. (tyo/fer)

brak pohon. “Sementara dua korban dievakuasi ke kamar Jenazah RSUD Ibnu Sina Gresik,” ujar Kasatlantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra. Dijelaskan Erika dari olah tempat kejadian perkara, diduga pengemudi

Probolinggo, Memorandum Razia kendaraan hari ke tujuh dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2019, Satlantas Polres Probolinggo Kota terus dilakukan untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran. Kendaraan yang banyak dihentikan yakni sepeda motor untuk diperiksa kelengkapan surat kendaraan. Namun razia kali ini agak berbeda.polantas memberikan hadiah berupa boneka dan camilan bagi pengedara yang bisa menunjukkan kelengkapan surat kendaraan. Namun para pengendara yang tidak mampu menunjukkan kelengkapan surat kendaraan tetap dilakukan penilangan oleh petugas. “Ketaatan para pengendara motor yang melintas di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota, masih perlu terus diperhatikan. Hasilnya, hari ini kami menilang 37 pemotor. Mereka ditilang karena melanggar peraturan lalu lintas,” ujar Kasatlantas Polres Probolinggo Kota AKP Tavip Haryanto, Rabu (30/10). Tavip menambahkan, selain memberikan hadiah, pihaknya berharap paradigma masyarakat yang membenci ketika ditindak dapat luntur. Sebab, bukan hanya tindakan yang dikedepankan, tapi juga ada sisi humanisnya. “Rata-rata jika sudah ditindak, baik berupa penilangan dan lainnya, mereka akan benci kepada petugas. Padahal, penindakan yang dilakukan lantaran mereka yang tidak membawa kelengkapan berkendaraannya. Karena itu, kami juga memberikan reward kepada pengendara yang lengkap,” tandasnya. Mantan Kapolsek Tongas ini, menambahkan sedikitnya ada sekitar 700 kendaraan yang berhasil ditilang petugas. Pemberian reward dan punishment ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa kepolisian memiliki sisi humanis, yang tidak selalu mendahulukan sanksi tanpa ada penghargaan bagi yang tertib berlalu lintas.(mhd/tyo)

Obok-Obok Persema, PKS Divonis 202 Tahun Usianya masih 36 tahun. Tapi, seorang nelayan di negeri jiran Malaysia, sebut saja Uwak Ableh, dijatuhi vonis 202 tahun. Plus 23 kali ka cambukan. Lantas, bagaimana dia menjalani vonis tadi? Mau merampas usia siapa? Seperti dilansir detik.com,PKS (penjahat kelamin sejati) ini dinyatakan bersalah atas dakwaan pemerkosaan, pencabulan, dan berhubungan intim secara tidak wajar dengan anak tirinya yang masih di bawah umur. Obok-obok seksual tersebut dilakukan tiga tahun terakhir

sejak April 2016, saat korban baru berusia 12 tahun. Total ada 22 dakwaan pidana, termasuk dakwaan pemerkosaan dan tindakan tak senonoh. Dalam persidangan pada 11 Oktober lalu, terungkap Ableh juga merekam video tak senonoh vs persema (perawan semok nan

ILUSTRASI: MEMORANDUM/ISTIMEWA

manis) tadi memakai telepon genggam. Seluruh tindakan bejat pria ini dilakukan di rumahnya di Kampung Tersusun Baru, Lekir, Perak, April 2016-29 September tahun ini.

Untung hakim kasus ini bijaksana. Meski dijatuhi vonis 202 tahun penjara, Ableh hanya akan menjalani hukuman selama 38 tahun, karena hakim memerintahkan agar sebagian besar

hukumannya dijalani bersamaan dan berurutan, terhitung dari tanggal dia ditangkap pada 30 September lalu. Dinyatakan dalam persidangan bahwa pria ini telah melakukan aksi bejatnya saat ibunda korban, yang bercerai namun masih tinggal serumah, sedang pergi keluar atau sedang tidur di kamar berbeda. Ibunda korban baru menyadari anaknya diperkosa dan dicabuli mantan suaminya setelah melihat foto-foto di dalam SD card milik pelaku pada 30 September lalu. Dia langsung dilaporkan ditangkap. (*/jos)


KOTA SURABAYA Usut Dalang Perusakan GBT

KAMIS WAGE, 31 OKTOBER 2019 HALAMAN 9

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Polisi Cari BukƟ Visual Surabaya, Memorandum Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta polisi segera mencari dalang perusakan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pascalaga Persebaya vs PSS Sleman, Selasa (29/10).

FOTO: ISTIMEWA

Himawan

“Ibu Khofifah meminta Polda Jatim untuk mengusut tuntas kasus ini. Kapolda juga menyatakan prihatin atas kejadian ini,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, Rabu (30/10). Dia menjelaskan, pihak Dirreskrimum Polda Jatim telah mengobservasi dan sekaligus mengolah TKP. Diharapkan para pelaku bisa diproses hukum. “Kita Kombespol Sandi Nugroho akan melakukan penegakan hukum. Saat ini kita sedang mencari bukti otentik untuk menindaklanjuti,”ungkap Barung. Dia mengatakan, pihaknya segera memanggil saksisaksi di lokasi. Namun, kini penyidik sedang memeriksa dokumentasi visual saat kejadian pembakaran di lokasi. “Digitalnya dulu kita ambil, baru meminta keteragan saksi,” tambah Barung. Sebelumnya, usai kekalahan Persebaya vs PSS Sleman dengan skor 2-3, suporter Persebaya merangsek masuk ke lapangan dan melakukan pembakaran. Meski hubungan Polda Jatim dengan para suporter terjalin baik, Barung menegaskan, pihaknya tidak akan pandang bulu.Jika terbukti melakukan tindakan melawan hukum, polisi tak segan-segan memberikan sanksi. Sementara Polrestabes Surabaya sebagai penanggung jawab wilayah juga sangat menyayangkan terjadinya  Bersambung ke halaman 10 

Upah Minimum Provinsi Jatim Naik 8,51 Persen Surabaya, Memorandum Upah Minimum Provinsi (UMP) Jatim kini tinggal menunggu pengesahan Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Setelah Dewan Pengupahan Provinsi (Depeprov) Jatim melangsungkan sidang penentuan besaran UMP Jatim, Rabu (23/10). Besaran UMP di Jatim sebesar Rp 1,7 juta yang berdasarkan inflasi nasional 8,51 persen. “Setelah sidang, selanjutnya akan berproses ke biro hukum melalui Sekdaprov Jatim dan pada 1 November sudah tetapkan Ibu Gubernur Jatim,” kata Himawan, Rabu (30/10). Himawan menjelaskan, keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI telah menetapkan kenaikan UMP Jatim 2020, berdasarkan data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8,51 persen. Jika diasumsikan, maka untuk Jatim nantinya UMP-nya dari Rp 1.630.059 menjadi Rp 1.768.777. Kenaikan upah sebesar 8,51 persen tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor B-/308/ HI.01.00/X/2019 tanggal 15 Oktober 2019 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: ISTIMEWA

Para pekerja memperbaiki rumput yang hangus karena terbakar pasca pertandingan Selasa (29/10) sore.

Risma: Kok Ngono Yo

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Eri Cahyadi

WALI Kota Tri Rismaharini menyayangkan aksi perusakan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pasca kekalahan Persebaya 2-3 melawan PSS Sleman, Selasa (29/10) malam. “Bu Wali lagi tugas luar kemarin, namun tetap memonitor apa yang terjadi di Surabaya terutama di GBT. BuWali menyayangkan kejadian tersebut. Bahkan,

sempat berkata ‘kok ngono yo,” ungkap Kepala Bagian Humas Kota Surabaya Febriadhitya Prajatara, Rabu (30/10). Dia menambahkan ketika FIFA mengumumkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 dan Surabaya terpilih sebagai salah satu venue, waktu itu disambut antusiasme warga. Dan suporter sendiri berjanji

siap menjadi suporter yang baik, Tetapi di luar dugaan terjadi insiden seperti itu. “Jadi eman ada kejadian itu,” kata dia. Sebenarnya ada kejadian atau tidak, kata Febriadhitya,pemkot memang sedang membenahi GBT untuk memenuhi standar FIFA ketika dijadikan venue Piala Dunia U-20.  Bersambung ke halaman 10 

Pemkot Lepas Tangan Nasib Pedagang Pasar Turi III Surabaya, Memorandum Pasca kebakaran, nasib 700-an pedagang Pasar Turi III semakin tak jelas. Sebab, Pemkot Surabaya lepas tangan soal nasib pedagang. Kepala Dinas Perdagangan Kota Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan apakah pedagang bisa masuk berjualan lagi ke Pasar Turi III ketika sudah dibangun, itu bukan wewenangnya. Sebab, itu sudah ranah PT KAI bersama

investor yang membangun. Ketika disinggung pedagang Pasar Turi III dulu binaan dinas perdagangan lewat unit pelaksanan teknis dinas (UPTD), Wiwiek menyatakan bukan. Yang dibina dinas perdagangan itu adalah usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Meski dulu pedagang itu masuk dalam UPTD, bukan berarti kami sebagai pengampu (penyokong, red),” kata dia.

Soal SPBU BP-PT AKR, Ketua Dewan dan Komisi A Berseberangan

FOTO: MEMORANDUM/BAUD

SPBU BP- PT AKR masih terus beroperasi tanpa mengindahkan rekomendasi dewan.

Surabaya, Memorandum Persoalan perizinan amdal lalin pembangunan SPBU BP-PT AKR di Jalan Pemuda yang menjadi sorotan publik, menjadi dilema bagi Komisi A (bidang hukum dan pemerintahan) DPRD Surabaya. Di satu sisi komisi A yang dikomandani Pertiwi Ayu Krishna ingin kenceng alias tegas dalam menegakkan aturan, tapi di sisi lain dapat tekanan agar menghentikan kasus tersebut. Kabar yang beredar, pekan lalu, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijo Bersambung ke halaman 10 

Penempatan SPBU Asal-asalan PAKAR perencanaan wilayah dan kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Putu Rudy Setiawan menyoroti pembangunan SPBU di Surabaya yang penempatannya asal-asalan, tanpa memperhatikan lingkungan sekitar. Dari sekian banyak SPBU di Kota Pahlawan ini penempatannya tidak ideal. Seperti di Jalan Pemuda yang lokasinya berdekatan dengan objek

vital nasional, yakni Gedung RRI, Gedung DPRD Kota Surabaya dan Gedung Negara Grahadi. Rudy menjelaskan, dilihat dari logika akademis wilayah tempat, dibangunnya SPBU tersebut memang diperuntukan sebagai perdagangan dan jasa (perjas). “Kalau dari sudut pandang umum kegiatan itu sesuai. Karena sama-sama perdagangan  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: ISTIMEWA

Putu Rudy Setiawan

HUT Ke-50 SKH Memorandum

Polres Perak Kerahkan 50 Personel Surabaya, Memorandum Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengerahkan 50 personel untuk memeriahkan acara Senam Dahlan Iskan Style dan Jalan Sehat Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum di lapangan Makodam V/Brawijaya pada 17 November 2019 mendatang. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, jumlah personel tersebut berasal dari berbagai unsur satsabhara, satlantas, satintelkam, satbinmas, satreskrim, satreskoba, dan aparatur sipil negara (ASN). “Kami kerahkan 50 personel di acara jalan sehat dan senam Dahlan  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: ISTIMEWA

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto olahraga bersama para pegawai dan pimpinan PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) untuk memupuk sinergitas dengan instansi samping.

Maka ketika ada tuntutan pedagang meminta dibuatkan TPS (tempat penampungan sementara) dan bisa berjualan di Pasar Turi III, itu masuk wewenang PT KAI. Sebab,lahan tersebut milik PT KAI. Terkait rencana pembongkaran puing atau bangunan Pasar Turi III pasca kebakaran, lanjut dia, pihaknya masih menunggu surat dari bagian hukum. “Sebelum ada surat dari bagian hukum,

tentu kami belum bisa melangkah lebih jauh,” tegas dia. Sementara Sekretaris Komisi C DPRD Surabaya Agung Prasodjo mengatakan persoalan Pasar Turi III ini tidak hanya melibatkan Pemkot Surabaya dengan PT KAI, namun juga nasib 700-an pedagang. Maka pemkot juga harus bertanggungjawab terhadap pedagang karena ada surat perjanjiannya.  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: ISTIMEWA

Wiwiek Widayati


KOTA SURABAYA

KAMIS WAGE, 31 OKTOBER 2019 HALAMAN 10

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Sengketa Jembatan Bale Hinggil

OBROLAN PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Peran Orang Tua Tanya: Masih banyak ditemukan pelajar-pelajar yang mengonsumsi pil koplo. Banyak orang tua yang kesulitan memantau anak karena sibuk bekerja. Bagaimana cara mengantisipasi hal demikian. Terima kasih atas jawabannya Santi, warga Jalan Siwalankerto, Surabaya Jawab: Orang tua sangat berperan dalam hal pencegahan narkoba dalam lingkungan keluarga. PentinBrigjenpol Drs Bambang Priyambadha SH MHum gnya Kepala BNNP Jatim penerapan komunikasi efektif dan pola asuh yg demokratis dalam keluarga. Menerapkan quality time untuk mencurahkan waktu dengan anak anak di sela kesibukan. Mengenali kondisi pergaulan anak anak. Memberikan pemahaman edukasi dan mengajarkan kemampuan menolak asertif sangat diperlukan dalam pencegahan narkoba di lingkungan keluarga. (*/fer)

Pemkot Buka Penerimaan CASN 705 Formasi Surabaya, Memorandum Pemkot Surabaya membuka penerimaan calon aparatur sipil negara (CASN) untuk 705 formasi. Rinciannya, 171 tenaga kesehatan, 106 tenaga teknis, dan 428 tenaga pendidikan.Untuk tenaga pendidik terdiri dari guru SD 395 formasi dan guru SMP 33 formasi. Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, pada awalnya pemkot mengusulkan 987 formasi. Namun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) RI menyetujui 705 formasi. “Pendaftaran perimaan CASN formasi tahun 2019 akan dilakukan serentak secara online melalui laman https://sscasn.bkn.go.id,” ungkap dia. Dia menambahkan, seleksi CASN 2019 menggunakan metode computer assisted test (CAT) dengan beberapa tahapan seleksi.Yaitu seleksi kompetensi dasar (SKD), terdiri dari tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU), tes karakteristik pribadi (TKP). Kemudian tes berikutnya adalah seleksi kompetensi bidang (SKB). “Jadwal pelaksanaan rekrutmen CASN ini di mulai November untuk pengumuman dan pendaftarannya. Lalu pengumuman integrasi dari nilai SKD dan SKB pada April 2020,”kata dia. Febriadhitya memastikan, selama pelaksanaan penerimaan CASN, peserta tidak dikenakan biaya sepeser pun. Mulai dari pengumuman sampai dengan pengangkatan menjadi ASN semuanya gratis. (udi/dhi)

Gugatan Ditolak, Warga Semampir Banding Surabaya, Memorandum Jembatan yang menjadi akses jalan tembus ke apartemen Bale Hinggil, yang dibangun beberapa bulan lalu, menuai kecaman warga Semampir Selatan III A, Kelurahan Medokan Semampir, Kecamatan Sukolilo. Ini karena bentuk fisik ketinggian bangunan jembatan di atas Jalan Semampir Selatan tiga meter, dan diduga tidak memenuhi aturan hukum dan sangat merugikan warga. Na m u n , u p a y a w a r g a Semampir menggugat manajemen Bale Hinggil tidak diterima di keputusan sidang Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dua pekan

lalu, Rabu (16/10). Penasihat hukum warga Semampir Selatan, Prihadi Saputra mengatakan, persoalan jembatan di atas jalan ini sudah melalui proses tahap keputusan di persidangan PN Surabaya dua pekan lalu, dan diyatakan kalah. “Kami saat ini belum menerima dan menunggu salinan surat keputusan dari PN Surabaya.

Kasrem 084/Bhaskara Jaya Letkol Arm Aprianko Suseno mengucapkan selamat kepada personel baru.

Korem Terima 56 Personel Baru Surabaya, Memorandum Korem 084/Bhaskara Jaya menerima 56 personel baru yang akan disebar guna memperkuat jajarannya. Bahkan para personel tersebut dipastikan akan menjabat sebagai babinsa yang merupakan ujung tombak di kewilayahan. “Personel baru ini akan ditempatkan di kodim jajaran, ada yang menjabat sebagai babinsa,” ujar Kasrem 084/ Bhaskara Jaya Letkol Arm Aprianko Suseno. Kasrem menambahkan, bila sebagai satuan teritorial haruslah memiliki kepekaan terhadap wilayah binaannya dan selalu koordinasi dengan unsur terkait lainnya. Kasrem juga berpesan agar para personel menghindari kegiatan yang menyakiti hati rakyat. “Selalu bekerja dengan ikhlas demi kesejahteraan rakyat,” pinta kasrem. Sebagaimana diketahui, korem telah menerima personel bintara reguler khusus sebanyak 44 orang dan bintara pindahan sebanyak 12 orang. (tyo/lis)

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

melihat fakta-fakta di persidangan, fakta di lapangan, serta tidak juga membantah dalil yang dikemukakan penggugat. Padahal jelas perbuatan melawan hukum itu terjadi dan rupanya tidak dipertimbangkan oleh hakim,” jalas dia. Sementara penasihat hukum apartemen Bale Hinggil Chrisman Hadi mengatakan, gugatan tidak dapat diterima karena poin-poin yang didalilkan dalam gugatan. Yaitu menanggapi persoalan ketinggian jembatan sudah pernah disimulasikan mobil damkar dengan kapasitas 1.200

liter bisa masuk. Selain itu, permasalahan fungsi jembatan berdasarkan saksi-saksi dari warga Semampir RW 07 dan RW 08, justru lebih memudahkan akses warganya untuk melintas dari MERR ke wilayah Medokan Semampir. “Bahkan pihak Bale Hinggil sudah menyediakan jalan alternatif akses masuk bagi warga RW 07 bila secara insidentil ada kendaraan-kendaraan besar. Jadi tinggal soal teknis fungsionalnya jalan alternatif tersebut,” pungkas dia. (why/fer/dhi)

Risma: Kok Ngono Yo “Sekarang ini teman-teman dispora lagi mengecek ke GBT untuk melihat fasilitas apa saja yang rusak. Terkait detailnya ada di dispora,”ujar dia. Sementara Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, perbaikan kecil di Stadion GBT akibat aksi perusakan itu sedang dihitung oleh dispora. ”Jika nanti nilainya lebih besar dalam perbaikan tersebut, kita akan menimbang. Apakah langsung dilelang untuk Piala Dunia U-20 atau perbaikan kecil-kecil dulu,” ungkap dia.

Sambungan dari halaman 9 Lebih jauh, Eri Cahyadi mengatakan, untuk mendukung kesuksesan Piala Dunia U-20, pemkot akan membangun akses jalan menuju Stadion GBT, sekaligus melakukan pembenahan sarana-prasarananya. Dalam rekomendasi dari PSSI dan FIFA adalah harus tersedia akses jalan. Saat ini, tiga akses jalan menuju GBT yang dipersiapkan, meliputi, akses dari daerah Gendong, kemudian Pakal, Benowo,dan fly over, yang mengarah ke jalan lingkar luar barat (JLLB) hingga ke GBT. “Jalan

Usut Dalang Perusakan GBT peristiwa yang membuat rusak sejumlah fasilitas Stadion GBT. Padahal, selama ini hubungan emosional antara manajemen Persebaya, pendukung, masyarakat, dan aparat keamanan sudah cukup baik. “Saya sayangkan, hanya karena emosional yang berlebihan itu, menyebabkan terganggunya

kamtibmas,” ujar Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho, Rabu (30/10). Lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) 1995 ini menegaskan, jika pihaknya berencana mengumpulkan stakeholder terkait, baik pihak manajemen, pihak kordinator serta para pemangku

Pembangunan SPBU BP-PT AKR... 2019. “Besarannya secara resmi segera ditetapkan Gubernur Jatim Hj Khofifah Indar Parawansa,” ujar dia. Menurut dia, terbitnya surat Menteri Ketenagakerjaan RI Hanif Dhakiri sudah sangat jelas dalam mengatur UMP dan Upah Minimum Kabupaten/ Kota (UMK). “Jadi tidak akan ada permasalahan, karena formulasinya sudah ditetapkan begitu jelas,” ungkap dia. Dia juga mengatakan, kalau UMK Jatim masih di atas UMP. Seperti tahun 2019, upah buruh terendah Rp 1,7 juta, diterapkan di 9 kabupaten yakni Kabupaten Sampang, Situbondo, Pamekasan, Madiun, Ngawi, Pacitan,

Ponorogo, Trenggalek, dan Kabupaten Magetan. Begitu pula terkait penetapan UMK, lanjut Himawan, dalam surat Menaker RI tersebut menjadi Gubernur dapat (tidak wajib) menetapkan upah minimum kabupaten tertentu (yang mampu membayar upah minimum lebih tinggi dari UMP). “Artinya, untuk UMK masing-masing kabupaten/kota mengirimkan usulan pada gubernur, dan selanjutnya segera ditetapkan. Jadi gubernur hanya menetapkan apa yang telah menjadi usulan kabupaten/ kota,” tandas dia. Dia mengatakan, untuk UMP dan UMK yang telah

Soal SPBU BP-PT AKR, Ketua Dewan...

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Namun, ke depan warga ada upaya banding, tapi kapan waktunya masih menunggu keputusan dari warga Semampir,” kata Prihadi, Rabu (30/10). Atas kegagalan gugatan tersebut, Prihadi beralasan bahwa hakim sudah mempunyai pertimbangan keputusan permasalahan tersebut. Bisa saja pertimbangan hakim sehingga membuat gugatan warga Semampir tidak dapat diterima atau diputus niet onvankelijk (NO) oleh hakim dan hakim menerima hasil kesimpulan dari tergugat di PN Surabaya. “Justru di sini hakim tidak

no memanggil pimpinan komisi A dan menginstruksikan untuk menghentikan pengusutan perizinan pembangunan SPBU BP-PT AKR, terutama izin amdal lalin. Ini karena ketua dewan mendapat tekanan dari pihak luar. Ketika dikonfirmasi, Awi, panggilan Adi Sutarwijono, membantah kabar tersebut. “Enggak... enggak benar itu,” ujar Awi, Rabu (30/10). Menurut dia, dalam persoalan SPBU BP- PT AKR ini pemkot harus memberikan kepastian hukum kepada pelaku usaha. “Izin sudah ada, lalu apa yang salah? Jangan kemudian dibuat terombang-ambing. Siapa pun tak ingin seperti itu, termasuk PT AKR,”tandas politisi PDI-P ini. Terkait izin amdal lalin yang dipersoalkan, kalau memang ada rekom polisi harus ditutup, ya harus ditutup. Tapi jangan lantas menghentikan aktivitas. ”Kalau memang amdal lalinnya belum ada kajian, ya harus dilakukan kajian. Bukan membatalkan begitu saja,” tandas dia. Awi menambahkan, dirinya

tak ingin membebani komisi A. ”Ya, silakan saja mereka menjalankan tupoksinya,” tandas Awi. Sementara Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Camelia Habiba ketika dikonfirmasi soal kabar komisi A dapat tekanan dari pihak luar melalui ketua dewan untuk menghentikan kasus SPBU BP-PT AKR mengatakan, komisi A bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya (tupoksi). “Enggak ada instruksi untuk menghentikan pengusutan izin amdal lalin SPBU BP-PT AKR,” ungkap dia. Karena itu, komisi A segera memanggil eksekutif untuk mendengarkan penjelasan mereka terkait amdal lalin. Sebab, keberadaan SPBU tersebut dianggap akan menambah kemacetan Jalan Pemuda yang merupakan jalur protokol utama di Surabaya. “Ya teknisnya begitu sudah ada izinnya amdal lalin. Tapi coba diuraikan bagaimana tidak menambah macet. SPBU itu berdiri di kawasan central bisnis dagang (CBD). di amana keluar masuk mobil yang menuju

dari fly over Teluk Lamong masuk ke JLLB menuju GBT harus melewati beberapa persil yang harus dibebaskan,” terang Eri. Eri mengatakan, akses dari Gendong sampai jalan tol sudah dilebarkan, namun kemudian menyempit setelah GBT. Untuk memperlebar akses jalan di kawasan itu, pemkot telah membebaskan lahan. Sedangkan pelaksanaan pekerjaan pelebaran akan dilakukan pada 2020. “Lahan mulai Gendong sampai rel kereta Benowo sudah dibebaskan semua,” ungkap dia.

Sambungan dari halaman 9 pimpinan lainnya. “Akan kita bahas bersama. Kita selesaikan masalahnya secara serius,”imbuh Sandi. Selain itu, Sandi juga menyebut sudah mengumpulkan bahan-bahan yang nantinya akan menjadi pertimbangan polisi untuk menyelesaikan insiden tersebut. (tyo/fdn/dhi)

Sambungan dari halaman 9 ditetapkan gubernur nantinya akan berlaku terhitung pada 1 Januari 2020. “Paling tidak UMK nantinya, pertengahan November 2019 baru akan ditetapkan Gubernur. Jika semua usulan dari kabupaten/kota sudah masuk,” kata dia Himawan mengimbau kepada seluruh serikat pekerja/ buruh di Jatim agar tetap kondusif dalam melakukan pengusulan UMK. Ini karena inflasi 8,51 persen tersebut merupakan nilai yang cukup besar di Jatim. “Adanya besaran 8,51 persen ini merupakan kenaikan yang luar biasa. Jadi UMK di Jatim masih tetap tertinggi,” pungkas dia. (why/dhi)

Sambungan dari halaman 9 SPBU pasti menghambat yang mau lurus. Fakta di lapangan kan demikian. Yang kita herankan, kok bisa keluar izin amdal lalinnya. Kajian mana yang mengeluarkan amdal lalin, siapa yang membuat kajian?,”ungkap. Sebelumnya, Ketua Komisi A Pertiwi Ayu Krishna membantah dikatakan komisi A masuk angin. “Komisi A akan menjalankan kinerja sesuai tupoksi. Saya yakin, saya dan teman-teman (komisi A) dibayar berapa pun tak mempan,” tegas dia. Bahkan, Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony dengan tegas meminta agar komisi A mengusut tuntas persoalan perizinan SPBU BP-PT AKR. Jika ditemukan ada pelanggaran apalagi ada mafia perizinan, maka Thony meminta komisi A untuk menjalankan salah satu haknya, yakni hak angket. “Kalau perlu dibuatkan hak angket biar marwah dewan itu nampak. Ini dorongan kita sebagai pimpinan dewan untuk mengangkat marwah dewan,” ujar. (dhi/lis)

Untuk renovasi GBT, Eri menyebut pada 2019 ini perbaikan yang dilakukan meliputi scoring board, penambahan lampu dari 800 watt menjadi 1.200 watt, dan perbaikan sisi depan stadion. Pada 2020, pemkot akan melakukan perbaikan single seat di semua sisi, pembenahan ruang pers dan ofisial. Dengan pembenahan ini, nantinya ada jalur khusus yang tak bersinggungan penonton. Di setiap sisi pintu masuk GBT akan dibuatkan toilet, musala, serta penerangan. Setiap tempat duduk penonton akan diberi lampu, sehingga mereka bisa menyaksikan pertandingan dengan nyaman. Perbaikan

juga dilakukan di ruang ganti, ruang pemain disediakan jacusi, kemudian ada sauna. Ruang ganti dan locker berstandar internasional, termasuk kamar mandi, toilet dan urinoirnya. Untuk perbaikan lampu, jika sebelumnya mengunakan daya listrik sebesar 1.400 watt, diubah menjadi 2.400 watt di tahun depan. Mengenai rumput, pembenahan yang dilakukan, baik rumput alami untuk lapangan, maupun rumput sintetis untuk kegiatan warming up harus mengacu pada standar FIFA. Dan juga di sekitar GBT dibangun dua lapangan pendukung untuk latihan pemain. (udi/dhi)

Pemkot Lepas Tangan...

Sambungan dari halaman 9

Dia membeberkan bahwa antara Pemkot Surabaya dengan pedagang memiliki ikatan perjanjian. Ada tiga tahapan yaitu pedagang menempati Pasar Turi III selamanya. Setelah itu diperbaharui dan tetap selamanya. Dalam perjanjian ketiga ini ada pedagang menempati Pasar Turi III ini ada jangka waktunya. “Maka pemkot harus bertanggungjawab terhadap nasib pedagang. Kalau dilepas begitu saja, kan kasihan dia (pedagang, red),” tegas politisi Partai Golkar ini. Dia menegaskan PT KAI kalau membangun pusat perbelanjaan di sana, jangan menghilangkan pedagang lama. Memang yang membangun adalah investor, namun demi

kemanusiaan maka pedagang dipersilakan masuk dulu. Sedangkan sebagian sisa stan bisa jual ke luar. Sedangkan Senior Manager Aset PT KAI Arif Nurul Falah mengatakan lahan seluas 16 ribu meter persegi yang di pakai Pasar Turi tahap 3 adalah miliknya. Dan PT KAI mengadakan lelang pembangunan Pasar Turi dengan beauty contest dengan menggandeng investor. “Biasanya pembangunan jangka panjang ini bukan wewenang direksi, namun wewenang investor. Kalau memang investor mengajak pedagang lama itu masuk ya Alhamdulillah. Sebab, kami tidak ikut cawe-cawe,” ujar dia beberapa hari lalu. (udi/dhi)

Penempatan SPBU...

Sambungan dari halaman 9

dan jasa. Maka kegiataan usaha itu tidak masalah. Apalagi itu di jantung kota yang identik dengan kegiatan komersial. Sehingga dari sudut pandang zonasi kegiatan SPBU sudah sesuai,” kata dia. Semua itu tersusun dalam rencana detil tata ruang (RDTR) dimana rencana secara terperinci tentang tata ruang wilayah kabupaten atau kota yang dilengkapi dengan peraturan zonasi. Lebih jauh, menurut, Rudy rencana tata ruang (RTR) fariansinya hanya ada dua. Yakni rencana umum yang masuk rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan rencana rinci masuk RDTR. Rudy menanyakan apakah kegiatan SPBU itu berdampak pada lingkungan sekitar? Mulai gangguan dari sisi kebencanaan,ekonomi,sosial, kultular, ekologi. Memang perlu dicek lagi. Namun dari semua itu, terpenting adalah keamanan. “Yang saya persoalkan ada-

lah bahaya kebakaran. Karena tidak ada dalam regulasi perizinan pemkot, terkait bahaya kebakaran. Memang ada K3 yang masuk dalam amdal. Tapi saya yakin amdal tidak sampai ke arah sana. Selain itu, SPBU pada umumnya tidak ada ruang-ruang pengamanan. Ini yang jadi persoalan selama ini,” imbuh dia. Sementara yang jadi persoalan adalah dampak dari sisi bencana kebakaran. Ini bisa diatasi dengan radius pengamanan. Contoh luas persil harus 1.000 meter persegi. Namun ini juga dilihat dari tata letak SPBU tersebut. “Kalau di Jalan Pemuda tidak bisa mengandalkan angka 1.000 meter persegi. Karena di sekitarnya juga ada objek vital. Maka luas persil itu harus lebih sekitar 5.000 meter persegi dan sebagian dari luas itu digunakan untuk ruang pengamanan jika terjadi bencana kebakaran,” papar dia. (alf/dhi)

Polres Perak Kerahkan... Iskan Style untuk memeriahkan acara HUT ke-50 Memorandum nanti,” kata Agus Rahmanto, Rabu (30/10). Apalagi kegiatan tersebut akan dihadiri pejabat dari forum komunikasi pimpinan

Sambungan dari halaman 9

daerah (forkopimda). Menurut Agus, acara ini selain sebagai ajang silaturahmi bagi pejabat forkopimda dan media, jalan sehat dan senam bersama juga baik untuk menjaga kesehatan tubuh. (rio/lis)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Blitar: Prawoto Sadewo. Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/ mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


MADURA

KAMIS WAGE, 31 OKTOBER 2019 HALAMAN 11

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Dinkes Bantah Tudingan Hambat Pencairan Uang Muka Proyek Puskesmas Pamekasan, Memorandum Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan membantah adanya tudingan menghambat pencairan uang muka sejumlah proyek puskesmas di wilayahnya. Hal itu ditegaskan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan Ali Maksum, Rabu (30/10). Dia mengatakan, tuduhan dari sejumlah LSM dan Kontraktor yang dilayangkan kepada instansinya justru tidak beralasan. Pasalnya, pihaknya sudah siap untuk mencairkan sejumlah uang proyek, baik uang muka ataupun pencairan akhir pekerjaan. “Siapa yang memperlambat dan siapa pihak yang diperlambat,” bantah Ali Maksum. Sebelumnya, sejumlah anggota LSM dan kontraktor di Pamekasan mendatangi kantor dinkes setempat. Mereka mempertanyakan adanya

dugaan keterlambatan pencairan uang muka kegiatan proyek dari Dinkes Pamekasan. Menurut Ali Maksum, beberapa dokumen atau berkas pencairan yang belum ditandatangani pihaknya, lantaran Plt Kadinkes sedang berada di luar kota. Bahkan, Ia pun menegaskan, seluruh dokumen dan berkas tersebut saat ini sudah selesai ditandatangani. “Itu sudah selesai semua, kami sudah bekerja dengan maksimal,” terangnya. Terpisah, salah satu kontraktor dari Asosiasi Gapkindo Baisuni menyayangkan sikap kontraktor yang mungkin berkomentar tanpa konfirmasi. Ia berharap, seluruh kontraktor tidak terburu buru untuk menyalahkan dinas setempat. Apalagi, hanya persoalan uang muka proyek. “Jangan gampang menyalahkan dinas, ayo ciptakan Pamekasan yang kondusif,” imbaunya.(sjk/sr)

Sumenep, Memorandum Gufron (45), guru madrasah Desa Ban Raas, Kecamatan Dungkek, Kepulauan Gili Iyang, Kabupaten Sumenep, terancam hukuman 15 tahun penjara. Dia dilaporkan mencabuli siswinya, sebut saja S, yang masih di bawah umur. Kapolres Sumenep AKBP Muslimin menerangkan, peristiwa pencabulan terjadi mulai Juni hingga September. Awalnya, pelaku melalui pesan singkat memintanya datang ke ruang kelas. Tanpa berfikir panjang korban mendatangi lokasi yang disebutkan dan menuruti semua perkataannya. Dibulan yang sama saat itu korban sedang sakit di pondoknya tersangka datang berpura-pura menjenguk, dan meminta izin membawa korban berobat. Setelah mendapat persetujuan petugas pondok, korban dibawa keluar. “Ternyata korban dibawa ke hotel dan melakukan perbuatan serupa. Setelah puas dibawa kembali ke pondoknya,” ungkap Kapolres menirukan keterangan ter-

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

Sekretaris Dinkes Pamekasan Ali Maksum (kanan) bersama perwakilan LSM dan kontraktor.

Cabuli Siswi, Guru Madrasah Terancam 15 Tahun Penjara

Gufron diinterogasi Kapolres Sumenep AKBP Muslimin di mapolres.

sangka, Rabu (30/10). Dua bulan kemudian, pada September korban berada di rumahnya, Desa Bancamara, Kecamatan Dungkek, Sumenep, tersangka mengajak ketemuan. Sekitar pukul 23.00, keduanya bertemu danmelampiaskanhasratnyadikandang ayam milik tersangka. Petugas berkali-kali melakukan pe-

manggilan, namun tidak diindahkan. “Kalau laporannya sekitar bulan lalu, dua kali kami lakukan surat pemanggilan. Namun tersangka tidak hadir. Akhirnya kami lakukan upaya paksa,” katanya. Pasal yang kita pasal 81 ayat 1 (3) dan pasal 82 ayat 1, 2 undang-undang RI nomer 17 tahun 2017 ten-

tang perubahan undang-undang RI nomer 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Untuk diketahui berdasarkan keterangan kepolisian antara korban dan pelaku mempunyai hubungan asmara, dan korban saat sekarang masih dibawa umur.(uri/sr)

BPPKAD Sumenep Susun Buku Data Potensi PAD 2019 Sumenep, Memorandum Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan LPPM Universitas Airlangga (Unair) Surabaya melaksanakan penyusunan buku data potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2019 Kabupaten Sumenep. Penyusunan itu bertujuan untuk mengetahui potensi riil pajak dan retribusi daerah di Kabupaten Sumenep yang selama ini belum maksimal. BPPKAD Sumenep berharap melalui program tersebut bisa memiliki data lengkap tentang potensi pajak dan seluruh jenis retribusi daerah. Kepala BPPKAD Sumenep Rudi Yuyiyanto melalui Kabid Pendataan Penetapan dan Pengendalian Mohammad Ramadhan mengatakan, kerja sama penyusunan buku data potensi PAD Sumenep tahun 2019 dengan LPPM Unair, untuk menentukan besarnya persentase peningkatan PAD sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Sumenep. Menurut Ramadhan, selama ini PAD Kabupaten Sumenep mengalami peningkatan setiap tahun tapi belum mencapai batas maksimal sesuai target yang diharapkan. Sehingga BPPKAD berinisiatif menyusun data potensi-potensi PAD yang belum tergarap. “Penyusunan buku data po-

FOTO: MEMORANDUM/ AINUL ANWAR

FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Mohammad Ramadhan

tensi PAD 2019 juga untuk menentukan persentase kenaikan PAD dalam penyusunan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) Kabupaten Sumenep. Kami akan terus berupaya dengan terobosan-terobosan baru guna memenuhi target PAD dan meningkatkannya,” terang dia. Selain itu, terhitung sejak 1 Januari 2014 pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor Perkotaan dan Perdesaaan (P2) sepenuhnya menjadi hak pemerintah kabupaten/kota sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Dengan pengalihan

Tempat pembayaran pajak daerah BPPKAD Sumenep.

tersebut, BPPKAD Sumenep berharap PBB P2 dan BPHTB akan menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup potensial bagi daerah. Ramadhan menjelaskan, dalam rangka menjalankan fungsi dan kewenangan pemerintah daerah dalam bentuk pelaksanaan kewenangan fiskal, BPPKAD Sumenep berupaya mengenali potensi dan mengidentifikasi sumber-sumber daya yang masih belum terdata secara riil. Serta

menggali sumber-sumber keuangan khususnya untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Sumenep melalui PAD. “Program intensifikasi pemungutan pajak dan retribusi daerah sudah dilakukan secara maksimal. Selanjutnya kami berupaya meningkatkan PAD melalui ekstensifikasi, salah satu langkah awal adalah menyusun data potensi PAD 2019,” tandas dia. (aan/adv/sr)


PASURUAN

KAMIS WAGE, 31 OKTOBER 2019 HALAMAN 12

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

PBB Kabupaten Pasuruan Ditargetkan Naik Rp 2 M Pasuruan, Memorandum Menjelang akhir 2019, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pasuruan menaikkan target penerimaan Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Dari yang awalnya ditargetkan Rp 66 miliar dinaikkan menjadi Rp 68 miliar. Kabid Pendataan, Penetapan, dan Pelaporan Pendapatan BKD Kabupaten Pasuruan Mokhammad Syafi’i mengatakan penerimaan PBB sampai kuartal ketiga sudah cukup bagus. Bahkan, sudah mencapai 90,51 persen dari target. “Pajak PBB targetnya dinaikkan dalam Perubahan APBD tahun ini. Karena dari hasil evaluasi penerimaan sementara sudah cukup bagus mencapai Rp 61,549 miliar atau 90,51 persen dari target,” jelas Syafi’i. Kenaikan target ini karena dirasa masih ada potensi penerimaan yang bisa didapat, sehingga targetnya dinaikkan Rp 2 miliar. Apalagi, melihat target awal tahun ini masih sama dengan target tahun kemarin, Rp 66 miliar. Pada 2018, realisasi pendapatan PBB mencapai Rp 69,4 miliar dari target Rp 66 miliar. Dalam Perubahan APBD 2018, juga tidak ada kenaikan target, sehingga realisasinya melampaui target hingga 105 persen. Melihat realisasi tahun lalu, BKD Kabupaten Pasuruan optimistis meski ada kenaikan target Rp 2 miliar tetap tercapai. “Dengan sisa waktu 2-3 bulan ini, kami optimistis bisa tercapai. Apalagi, tahun lalu realisasinya sudah melebihi target juga,” jelas Syafi’i. Untuk mendongkrak penerimaan PBB, BKD Kabupaten Pasuruan bekerja sama dengan pemerintah desa dan pemerintah kecamatan. Tujuannya, menagih wajib pajak yang belum membayar sampai batas waktu pembayaran pada Agustus kemarin. (rul/sr)

Ada 26 warga binaan yang mengikuti persidangan. Sidang yang digelar Lapas IIB Pasuruan bersama anggota Badan Pemasyarakatan (Bapas), Kelas I Kota Malang ini dilakukan di Ruang Saharjo Lapas Pasuruan. Ketua TPP Anggre Anandayu mengatakan, 26 warga binaan meliputi 23 orang mengajukan CB dan tiga orang mengajukan PB. Dalam persidangan, dibahas kelayakan mereka mendapatkan PB ataupun CB. “Banyak persyaratan yang menjadi pertimbangan kami untuk memutuskan. Ini semua diatur dalam Peraturan

Kemenkum-HAM. Di antaranya, tidak pernah masuk dalam buku pelanggaran,” ujar Anggre. Anggre menjelaskan, persyaratan umum untuk CB diperuntukkan bagi pidana yang dikenakan di bawah 1,5 tahun. Sementara, PB khusus bagi yang mendapatkan pidana di atas 1,5 tahun. Mereka bisa mengajukan kepada Lapas asalkan sudah menjalani hukuman minimal separonya. Dalam sidang itu, TPP juga menjelaskan mekanisme CB dan PB dan hal yang harus dilakukan jika pengajuan mer-

Puluhan warga binaan di Lapas Kelas IIB Pasuruan mengikuti sidang TPP.

eka dipenuhi. Selanjutnya, pengajuan ini kembali diusulkan secara online untuk mendapatkan surat keputusan (SK) dari

Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum-HAM. “Tentunya aspek kelakuan warga binaan selama di Lapas

IIB Pasuruan menjadi salah satu pertimbangan utama kami. Apakah mereka berhak atau tidak,” ujar Anggre.(rul/sr)

Prigen Hujan, Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Pasuruan, Memorandum Kecamatan Prigen sebagian besar diguyur hujan, Selasa (29/10). Walau intensitasnya masih rendah dan hanya sebentar, guyuran hujan diharapkan mengurangi kebakaran hutan dan lahan yang kurun waktu tiga bulan terakhir kerap terjadi. Dari pantauan Memorandum, hujan mulai mengguyur di beberapa wilayah. Mulai dari Desa Jatiarjo, Dayurejo dan Lumbangrejo. Kemudian Kelurahan Pecalukan, Leduk dan Prigen serta sekitarnya. Selain itu, hujan juga menguyur hingga hutan wilayah Tahura R Soerjo. Baik di Gunung Ringgit dan Welirang. “Durasi hujannya lumayan lama, sekitar 30-45 menit. Dapat dirasakan di

FOTO: MEMORANDUM/ION

Suasana pelayanan di kantor Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pasuruan.

Pasuruan, Memorandum Puluhan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasuruan mengikuti sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Sidang yang berlangsung Selasa (29/10) itu bertujuan memutuskan mereka mendapatkan cuti bersyarat (CB) atau pembebasan bersyarat (PB).

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Puluhan Warga Binaan Ajukan Cuti dan Pembebasan Bersyarat

Suasana Prigen ketika hujan mengguyur wilayah tersebut.

beberapa desa dan kelurahan di Kecamatan Prigen. Hujan juga mengguyur hutan hingga puncak Welirang dan Ringgit,” beber Junet, salah seorang staf dari UPT Tahura R Soerjo.

Turunnya hujan, ia sebut merupakan berkah. Tak hanya bagi warga di Prigen dan sekitarnya. Tapi juga untuk hutan. Hujan ini sekaligus berfungsi untuk pembasahan sisa bara api di lahan usai terjadi

kebakaran dua pekan terakhir. Hujan praktis memadamkan api. “Paling tidak, sisa bara api selama ini dikhawatirkan sewaktu-waktu muncul lagi akibat angin kencang, kini sudah basah,” tutur Junet. Turunnya hujan di sejumlah titik tersebut mendapat tanggapan BMKG. Suwarto selaku Kasie observasi dan informasi kantor Stasiun Geofisika Tretes di Pandaan menyebutkan, sejauh ini sejatinya masih pancaroba. Namun ini menjadi penanda bahwa pancaroba memasuki awal penghujan. “Hujan yang turun masih bersifat lokal, intensitas curah hujannya rendah. Selain di Prigen, daerah lain seperti Tutur, Singosari dan Lawang sudah mulai turun hujan,” ucap Suwarto. (ion/sr)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

Polisi dan Warga Gagalkan Pencurian Sapi

Polisi bersama warga membawa kembali sapi yang sempat digondol pencuri.

kan sapi itu,” tandas Agus Wahyono. Atas peristiwa ini pihaknya mengimbau supaya warga waspada, dan mengawasi ternak saat malam supaya hal demikian tidak terulang kembali. Polsek Wonomerto pun, lanjut dia, akan terus gen-

car melakukan patroli rutin guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. “Patroli akan terus dilakukan khususnya malam. Karena mereka bisa masuk dan kabur melalui jalur mana saja. Maka dari itu kita akan awasi terus,” tuturnya.(mhd/sr)

Probolinggo,Memorandum Sejumlah warga Desa Ja b u n g Ca n d i , Ke c a matan Paiton, Kabupaten Probolinggo, menghadap Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto. Mereka menolak permohonan penangguhan penahanan terhadap Ahmad Haris, tersangka dugaan pemerasan jual beli tanah terhadap Dur Alim, Rabu (30/10). Selain menolak permohonan penangguhan yang diajukan kuasa hukum tersangka, tiga perwakilan warga itu membawa surat penolakan yang disertai ratusan tanda tangan dari warga setempat agar tersangka tetap ditahan.

Warga juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Polres Probolinggo, karena telah profesional dan tidak tebang pilih untuk memproses hukum. Muhammad Hadi Rifai, salah satu warga mengatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Probolinggo, telah melakukan penahanan terhadap Ahmad Haris. “Kami melampirkan 200 lebih tanda tangan warga Desa Jabung Candi, yang memohon Kapolres untuk tidak mengabulkan penangguhan terhadap Ahmad Haris,” jelasnya. Sementara itu, Mustaji, kuasa hukum Ahmad Haris mengatakan, alasan

Warga menunjukkan surat penolakan penangguhan penahanan kades.

pihaknya mengajukan permohonan penangguhan penahanan karena Ahmad Haris, memiliki riwayat penyakit jantung yang dalam dua minggu sekali harus melakukan cek up ke Malang. Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Rizky Santoso menyampaikan,

pihaknya telah menerima surat permohonan penolakan penangguhan terhadap Ahmad Haris dari warga Desa Jabung Candi. Namun menurutnya, pihaknya masih akan tetap menunggu keputusan dari pimpinan terkait penangguhan penahanan Ahmad Haris.(yd/sr)

Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Hasran memimpin penggeledahan di kantor pusat Q-Net.

yogyakarta dan S1 lulusan UNS solo. Lebih detail, Arsal menambahkan, dokumen-dokumen kontrak hak eksklusif dengan pemilik merek juga tidak ada. Padahal kewajiban sebuah perusahaan MLM, barang yang didistribusikan harus ada kontrak eksklusif dengan pemegang merek.

Dalam penggeledahan juga tidak ditemukan nomor rekening perusahaan PT QN International Indonesia di kantor pusat Q-Net. Sangat sulit menemukan nomor rekening perusahaan Q-Net, karena baik di website maupun stater kit tidak dicantumkan sama sekali nomor rekening perusahaan. (tri/sr)

Pemkab Tertibkan Bangunan Liar

FOTO: MEMORANDUM/YD

Warga Tolak Penangguhan Penahanan Kades Jabung Candi

“Dari hasil penggeledahan sama sekali tidak ditemukan adanya stater kit perusahaan di kantor pusat Q-Net. Bahkan katalog produk juga tidak kami temukan sama sekali. bagaimana bisa menjual barang secara MLM tanpa adanya katalog. semakin terkonfirmasi setelah gudang kami geledah. dimana luas gudang hanya 4m x 6 m dan hanya ada 13 jenis produk didalam gudang. Padahal katalog mereka ratusan produk,” ujar Arsal yang lulusan S3 Universitas Padjajaran Bandung, S2 lulusan UGM

FOTO: MEMORANDUM/TRI

eka lari, berdasarkan jejak itu kita telusuri dan ada kecurigaan mereka lari ke arah timur. Menurut saksi mata pelaku berjumlah lebih dari dua orang,” jelas Agus. Meski demikian, ketika sudah tiba di Dusun Krasak, Desa Pohsangit Ngisor, aparat hanya menemukan satu ekor sapi yang ditinggalkan pelaku. “Kita temukan sapi itu sekitar pukul 03.00. Pelaku melarikan diri dan meninggal-

Dari hasil penggeledahan ditemukan bahwa dokumen pengiriman barang atau produk yang dipasarkan seperti Amezcua Geometri, Amezcua Cakra dan yang lainnya tidak didatangkan dari Hongkong melainkan produk lokal. Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban menjelaskan pihaknya telah menemukan banyak fakta terkait penipuan perusahaan Q-net. Dari hasil penggeledahan semakin menyimpulkan kalau perusahaan Qnet ikut bermain dalam kejahatan skema piramida.

Lumajang, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) membongkar bangunan liar semi permanen di Jalan Embong Kembar (Jalan Gubernur Suryo), Lumajang, Rabu (30/10). Pembongkaran bangunan yang memakan jalan tersebut, melibatkan beberapa unsur terkait termasuk dari pihak kepolisian. Puluhan personel gabungan itu, langsung membongkar beberapa bangunan

yang kebanyakan digunakan untuk membuka usaha warung nasi. Bupati Lumajang Thoriqul Haq yang meninjau jalannya penertiban mengatakan, pihaknya ingin Jalan Embong Kembar menjadi kawasan yang bersih dan kawasan tertata rapi pertamanannya. Kemudian, nantinya bisa dijadikan ruang terbuka hijau yang nyaman khususnya yang berada di tepian jalan. “Pagi ini, kita melakukan pembersihan kepada bangunan dan gubuk-gubuk yang tidak permanen

sehingga kedepannya tidak ada tempat-tempat liar yang berada di sini. Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat mengikuti aturan tata ruang pemerintah agar Lumajang bersih,” pintanya. Dijelaskan pula bahwa Adipura menjadi harapan, karena Lumajang menjadi Kabupaten kota yang selalu mendapatkan Adipura setiap tahun. “Karena itu kita harus mengikuti kriteria yang salah satunya hari ini kita telah melakukan penataan lagi,” tambahnya. (tri/sr)

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Awalnya seorang warga memergoki aksinya. Lalu dilaporkan ke polisi. Saat itu juga, polisi dan warga mengejar kawanan pelaku. “Kejadiannya sekitar jam 02.00. Kami langsung bergegas menuju lokasi,” kata Kapolsek Wonomerto, Iptu Agus Wahyono. Pola yang diterapkan untuk meringkus pelaku, kata Agus Wahyono, dengan memblok sejumlah jalur yang diperkirakan akan dilalui. “Pertama mer-

Lumajang, Memorandum Tim Cobra Polres Lumajang menggeledah kantor pusat Q-net (PT QN International Indonesia) di Jalan Jendral Sudirman Kav 26, Jakarta, Selasa (29/10). Penggeledahan dipimpin Kepala Tim Cobra AKP Hasran Cobra. FOTO: MEMORANDUM/MHD

Probolinggo, Memorandum Petugas Polsek Wonomerto bersama warga berhasil menggagalkan pencurian sapi. Padahal, kawanan pencuri sudah membawa seekor sapi dari kandang milik Suhin (45), warga Dusun Kolor, Desa Pohsangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Rabu (30/10) dini hari.

Tim Cobra Geledah Kantor Pusat Q-Net

Petugas gabungan membongkar bangunan semipermanen di Jalan Embong Kembar, Lumajang.


OLAHRAGA

KAMIS WAGE, 31 OKTOBER 2019 HALAMAN 13

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Dicari Sosok Berkarakter Kuat Tangani Persebaya Antonius Pangestu

Aklamasi, Antonius Pimpin PTMSI Surabaya, Memorandum Terpilih secara aklamasi menjadi modal awal Antonius Pangestu menjawab keinginan tenis meja Jatim kembali bangkit. Ia terpilih dalam Musprov (musyawarah provinsi) PTMSI 2019 di KONI Jatim, Rabu (30/10). Sebanyak 37 perwakilan PTMSI di seluruh Jatim, kompak memilih Antonius di periode 2019-2024. Satu program awal yang sudah digagas adalah memberikan satu meja tenis meja untuk PTMSI kota/kabupaten. Ini untuk membantu daerah. Saya ingin segera menaikkan niat dan membangkitkan tenis meja Jatim,” ucapnya usai resmi terpilih. Selain itu, hasil diskusi dengan stakeholder tenis meja Jatim, muncul keinginan untuk menggelar kejuaraan daerah (kejurda). “Kalau tidak ada halangan November ini kita gelar kejurda,” sebutnya. Yang tak kalah penting, Jatim mendukung PB PTMSI untuk tetap mempertandingkan tenis meja di PON XX 2020 di Papua. Karenanya, Antonius mengaku terus berkoordinasi dengan pusat untuk mendapatkan update terbaru tentang PON. “Apalagi tenis meja adalah cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade 2020,” terangnya. (epe)

Surabaya, Memorandum Kekalahan perdana Persebaya di laga kandang, tidak hanya memicu ricuh. Rabu (30/10) siang, head coach Wolfgang Pikal resmi mundur kendati baru enam kali mendampingi Ruben Sanadi dkk. “Saya mau bilang terima kasih untuk klub Persebaya. Saya mau bilang terima kasih untuk manajemen dan pemain Persebaya. Hari ini tanggal 30 Oktober 2019 saya mundur sebagai pelatih kepala Persebaya,” ucap Pikal dalam video berdurasi 50 detik di Instagram resmi Persebaya. “Ini memang tanggung jawab dari pekerjaan sebagai head coach. Ini risiko dari pekerjaan pelatih. Dan saya mau bilang harapan saya ke depan Persebaya bisa maju lagi, bisa bangkit lagi, bisa prestasi lagi. Soalnya klub ini luar biasa, manajemen luar biasa,” tambahnya. Karir singkatnya bersama Persebaya

memang hanya mampu mengemas dua kemenangan setelah ketiban sampur mengisi slot Alfred Riedl yang berdalih kesehatan, membatalkan kesepakatan melatih setelah Djadjang Nurdjaman di pecat sebelum putaran pertama Liga I 2019 berakhir. Posisinya sebagai penerjemah Riedl karena sudah fasih berbahasa Indonesia, menjadi salah satu dasar kuat selain lisensi kepelatihan yang mencukupi syarat menukangi kasta elite kompetisi. Namun, modal itu ternyata tidak cukup. Tiga kali draw dan empat kekalahan membuat akumulasi kekecewaan pendukung Persebaya tidak tertahankan. Apalagi hasil

minor terakhir di dapat xdi Gelora Bung Tomo (GBT). Kekosongan itu harus segera diisi manajemen. Dari daftar tim pelatih Persebaya saat ini, ada Uston Nawawi yang sudah mengantongi lisensi A AFC sebagai syarat minimal pelatih di Liga 1. Sedangkan Bejo Sugiantoro sendiri masih mengikuti kursus lisensi A AFC.

Jika dua nama itu bisa dipermanenkan secepatnya, ada nilai plus yang bisa membangkitkan mental tim saat ini. Keduanya merupakan pilar Persebaya di era 2000-an. Selain itu, Aji Santoso bisa kembali dilirik setelah ikatan dengan PSIM berakhir yang menjadi alasan menolak tawaran manajemen di jeda kompetisi. (*/epe)

HILANG Nopol W4067-CB a/n Maftuhatul Masaro d/a Merdeka RT 01/02 mojopuro Wetan Sby


DEWI RENGGANIS

KAMIS WAGE, 31 OKTOBER 2019 HALAMAN 14

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Tujuh Bulan Nguli di Surabaya

FOTO: MEMORANDUM/JUNAIDI

Pelarian Buron Penganiaya Kasun Lanasan Berakhir Ribuan Pramuka Pra Siaga Penuhi Alun-alun Jember, Memorandum Menyambut HAB Kemenag ke-74, Hari Santri Nasional (HSN) 2019, dan milad ke-17 IGRA Jember, sebanyak 12 ribu Pramuka Pra Siaga Gembira RA mengikuti Gebyar Pra Siaga di alun-alun Jember, Rabu (30/10). Bupati Faida sebagai Kamabicab (ketua majelis pembimbing cabang) Gerakan Pramuka Jember, usai melepas balon bersama Wakil Bupati KH Abdul Muqit Arief dan Kepala Kemenag Jember Muhammad, menyampaikan sangat mengapresiasi rangkaian kegiatan memperingati HSN, sekaligus milad IGRA (ikatan guru raudhatul athfal), dan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag. “Ini luar biasa karena kemenag mampu mengakomodir semangatnya para guru IGRA dan anak-anak PAUD di bawah Kementerian Agama,” puji Bupati Faida. Mereka bisa berkumpul dalam kegiatan prasiaga gembira. Bupati berharap kegiatan ini bisa jadi upaya membangun generasi terbaik di masa mendatang. “Kita akan beri hadiah. Kita akan kongreskan guru-guru IGRA di Kabupaten Jember dan kita akan merealisasikan insentif untuk guru IGRA. Mudah-mudahan menjadi penyemangat untuk membangun generasi terbaik di IGRA Jember,” harap bupati. Menurut Faida, kegiatan ini belum banyak dilakukan di Indonesia. Terutama yang melibatkan pramuka pra siaga. Karenanya, inisiatif IGRA Jember untuk memulai bisa ditindaklanjuti. “Pak Wabup selaku Ka Kwarcab Jember ini ada santri-santri pramuka kita yang kecil-kecil ini untuk diakomidir dalam pelatihan juga instruktur-instrukturnya. Bagaimana membangun kepramukaan yang bergembira karena ini pra siaga,” pinta bupati. (jun/edy/epe)

Kapolsek Sumberbaru AKP Subagio menerangkan, pelaku ditangkap anggotanya berdasar LP/K/. 22 /III/2019/JTM//Res Jbr/Sek SMBR. Yakni kasus penganiayaan terhadap Parlan (55), Kasun Lanasan. “Kejadiannya 3 Maret 2019 sekitar pukul 06.00. Korban ketika itu tengah mengambil merpati di kandang didatangi tersangka yang membawa celurit. Tanpa basa-basi,

tersangka melakukan pembacokan tanpa alasan,” beber kapolsek. Sekali sabetan dari belakang mengakibatkan punggung Parlan terluka. Sadar jiwanya terancam, korban dan pelaku akhirnya terlibat aksi saling berebut celurit. Dibacokan kedua, celurit Saluki mengenai kepala Parlan. “Setelah membacok, tersangka mela-

Saluki menjawab pertanyaan penyidik Polsek Sumberbaru setelah buron.

rikan diri. Sedangkan Parlan yang mengalami luka bacok di punggung dan kepala dilarikan ke RS dr Soebandi Jember,” terang AKP Subagio. Setelah diselidiki, pembacokan ternyata gara-gara sepele. Persoalan dipicu merpati tersangka masuk ke kandang korban. Hal itu memicu sakit hati yang berujung penganiayaan. “Setelah melakukan penganiayaan melarikan diri ke Surabaya dan bekerja sebagai kuli bangunan, dengan posisi selalu berpindah-pindah. Baru satu bulan ini Saluki pulang ke rumahnya karena menganggap permasalahannya sudah selesai, langsung kita lakukan penangkapan,” pungkasnya. (edy/epe)

Kapolres Bersilaturahmi ke PN Jember Mantapkan Sinergitas Antarlembaga Pemerintah Jember, Memorandum Guna memantapkan sinergitas Polri dan kejaksaan negeri (kejari) serta pengadilan negeri, Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum bersilaturhami sekaligus koordinasi keamanan dengan kedua pucuk pimpinan lembaga tersebut. Mantan Kapolres Probolinggo Kota tersebut didampimngi Kasat Intelkam Iptu Agus mendatangi Kantor Kejari Jember dan PN Jember, Rabu (30/10). “Kedatangan saya kali ini sebuah bentuk silaturahmi antarlembaga pemerintah dalam menjalin dan membangun sinergitas untuk menetapkan keamanan,” terang AKBP Alfian. Terutama koordinasi tentang keamanan pasca pilkades serentak. Menurut dia, tahapan persidangan

sengketa pilkades di PN Jember dijamin aman. “Dipastikan aman agar keputusan itu keluar tidak ada tekanan dari kedua belah pihak yang sengketa,” beber AKBP Alfian. “Silaturahmi wajib dilakukan apalagi sesama umat muslim, karena saya juga sebagai orang baru untuk memantapkan sinergisitas Polri dengan mitra samping,” ungkap perwira asal Sumenep Madura tersebut. Ketua PN Jember Setyanto Hermawan menyambut baik kedatangan AKBP Alfian. Menurut dia, tradisi silaturahmi sangat baik dan pantas dipertahankan. “Semacam kebiasaan sebuah sinergi antara pengadilan dengan kepolisian maupun dengan kejaksaan untuk memudahkan koordinasi antarlembaga pemerintah,” ujarnya. (edy/epe)

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

Bupati Faida menggendong anggota Pramuka pra siaga.

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

Jember, Memorandum Tujuh bulan menjadi buron Polsek Sumberbaru, Saluki bin Buri (44), asal Dusun Lanasan, Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru, akhirnya berakhir, Rabu (30/10). Usai jalani pemeriksaan, pelaku penganiayaan kepala dusun (kasun) tersebut langsung digelandang ke tahanan Mapolsek Sumberbaru.

Kapolres AKBP Alfian Nurrizal diterima Ketua PN Jember Setyanto Hermawan.

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Muhammad Y Nur Habibii, M Alvin. KANTOR: Jl Mayjend Soengkono 53 Madiun Kota.

Pelayanan RSUD Sayidiman Magetan Terancam Lumpuh

Lima Bulan, BPJS Nunggak Rp 21 Miliar Magetan, Memorandum BPJS Kabupaten Magetan menunggak pembayaran klaim ke RSUD Sayidiman. Kondisi ini diungkap Kabid Keuangan RSUD Sayidiman, Kusni Raharjo Slamet, yang mengatakan tunggakan BPJS lebih dari Rp 21 miliar terhitung klaim sejak Juni hingga Oktober 2019. “Setiap kita komunikasi ke sana (BPJS, red), dijawab hanya bisa menampung dan dite-

ruskan ke pusat,” beber dia, Rabu (30/10). Dampak keterlambatan itu,

pelayanan kesehatan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (pemkab) Magetan terancam terganggu. Apalagi klaim itu menyumbang 70 persen keuangan rumah sakit. “Sebetulnya kalau klaimnya terlambat, pelayanan sangat terpengaruh. Pengadaan obat, pengadaan alat penunjang lain, pelayanan kesehatan berbasis blockchain

(PHB) menggunakan bahan habis pakai. Anggarannya ya pakai uang itu,” terang Kasie Pelayanan RSUD Sayidiman, Muhammad Jamal. Manajemen rumah sakit harus memastikan ketersediaan obat serta bahan habis pakai agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Karenanya, jika Oktober tetap belum ada pembayaran

klaim, dipastikan pelayanan kesehatan kepada warga tersendat. Khususnya dalam pengadaan obat-obatan. Kendala ini coba dikonfirmasi Memorandum kepada Bambang, Kepala Divisi BPJS Kabupaten Magetan. Didapat keterangan jika dia tidak boleh menjawab terkait permasalahan tunggakan itu. Melalui sambun-

gan telepon, Bambang mengatakan kewenangan menjawab semua permasalahan yang ada terkait keluhan maupun layanan BPJS se-Karisidenan Madiun ada di pihak lain. “Saya tidak boleh menjawab, karena di Madiun itu ada bidang konlik komunikasi dan penyampaian masalah karesidenan itu konlik di Madiun. Kalau divisi

di Magetan tidak ada konlik,” jawabnya. Bambang menyarankan untuk menanyakan langsung ke kantor BPJS Cabang di Madiun. “Sebaiknya memang yang menjawab itu dari pihak manajemen BPJS di Madiun. Jadi kalau mau minta informasi ke saya ya kurang pas,” imbuhnya. (alv/mt/epe)

Pemdes Baosan Kidul

Alokasikan DD untuk Infrastruktur dan Pemberdayaan FOTO: MEMORANDUM/M ALVIN

Ponorogo, Memorandum Desa Baosan Kidul, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo terus melakukan percepatan pemerataan pembangunan untuk mempermudah pelayanan kepada warga. Sejumlah infrastruktur jadi sasaran perbaikan.

Kepala Desa Baosan Kidul, Parwanto menyampaikan, percepatan ini menggunakan alokasi dana desa (ADD) dari pusat dengan pagu Rp 2,043 miliar. “Luas wilayah lebih dari 10 ribu hektar dengan jumlah penduduk sekitar 6.930 jiwa. Kucuran bantuan dana desa dialokasikan untuk

fisik pemerataan pembangunan baik jalan desa, jalan poros desa, pengerasan jalan lingkungan, talud, plengsengan, pembangunan sarana dan prasarana pariwisata milik desa serta pembangunan gedung posyandu,” terang Parwanto, Rabu (30/10). Di luar pembangunan fisik,

Kapolsek AKP Iin Pelangi bersama tokoh masyarakat Desa Baron.

Magetan, Memorandum Kapolsek Magetan AKP Iin Pelangi bersama anggota bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat (tomas) Desa Baron, Kecamatan Magetan, Rabu (30/10). Anjangsana yang digelar di RT 01/RW 02 guna memantau perkembangan jelang Pilkades serentak yang memasuki tahap penetapan nomor urut calon. Dari hasil silaturahmi ini, secara umum Desa Baron aman dan kondusif. Kondisi ini terang AKP Iin -Pelangi, diharapkan terus dijaga. “Mari kita bersama menjaga dan memelihara kamtibmas yang aman, kondusif, dan tercipta suasana harmonis penuh kekeluargaan,” ucapnya. Kapolsek juga berharap, sesama pemeluk agama saling menghormati, jangan terpengaruh paham radikal agar keutuhan NKRI tetap terjaga. “Mari kita saling menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sesama masyarakat saling menghargai serta tidak terprovokasi pihak yang tidak bertanggungjawab,” ungkap Iin Pelangi. (alv/mt/hms/epe)

FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

Kapolsek Magetan Silaturahmi ke Tomas Baron

Kepala Desa Baosan Kidul Parwanto bersama warga meninjau pembangunan infrastruktur jalan.

ADD juga dialokasikan untuk pembinaan dan pemberdayaan masyarakat. “Bentuknya pelatihan, penyuluhan, dan sosialisasi kepada masyarakat di bidang hukum. Selain itu ada perlindungan masyarakat, peningkatan sarana dan prasarana bidang dan pembekalan dana desa, pelatihan kader pemberdayaan masyarakat serta permodalan BUMdes sekitar Rp 100 juta,” imbuhnya. Parwanto mengatakan, kucuran DD sangat berarti untuk pembangunan Baosan Kidul. Selain wilayah luas, letaknya yang ada di pinggiran dengan medan pegunungan, membutuhkan ba-

nyak bantuan agar bisa meningkatkan kesejahteraan warga. “Saya berharap progam dana desa ini dapat membantu mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur di Baosan Kidul, demi meningkatkan akses perekonomian dan pendidikan bagi warga masyarakat. Terima kasih kepada pemerintah atas kucuran bantuan progam dana desa, juga atas peran serta, partisipasi dan dukungan dari warga masyarakat dengan antusias turut mengawasi dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur progam bantuan dari pemerintah tersebut,” pungkas Parwanto. (ji/mt/epe)


LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

KAMIS WAGE, 31 OKTOBER 2019 HALAMAN 15

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Komisi C Panggil Disdik soal Kekosongan Kadis Bojonegoro, Memorandum Pasca kekosongan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro yang dijabat Hanafi karena dimutasi sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Komisi C DPRD Bojonegoro memanggil beberapa jajaran Disdik, Rabu (30/10). Ketua Komisi C Muchlasin Afan mengatakan, bila pemanggilan itu bertujuan dipanggilnya dinas pendidikan terkait realisasi anggaran. Baik berupa dana alokasi khusus (DAK) atau pun yang lainnya. “Ditakutkan anggaran tidak terserap dan menyebabkan SILPA (sisa lebih pembiayaan anggaran) tahun 2019,” ujarnya, kemarin. Tapi, menurut dia, pihak dinas sudah memaparkan terkait beberapa program dan telah berjalan dengan lancar. Namun, pihaknya masih ingin meminta beberapa bukti terkait realisasi program-program yang ada di dinas. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Khuzaini menerangkan beberapa program telah terealisasi. Seperti pengadaan kartu BPJS dan lain-lain. Selain itu, untuk tunjangan Guru Tidak Tetap (GTT) yang nilainya Rp750 ribu-Rp1,5 juta setiap bulan untuk satu orang segera terealisasi. “Rencananya bulan depan bisa cair,” ujarnya. (top/har/mik)

Dihadapan petugas kepolisian, pria asal Kota Surabaya tersebut mengaku mendapatkan laporan dari karyawan

(saksi) pada Selasa pukul 08.32. Saksi mengatakan bahwa ada beberapa perlengkapan pabrik hilang yang diduga dicuri.

Menerima laporan pencurian, pelapor kemudian melakukan pengecekan, dan ternyata boiler dibobol pelaku yang masuk dengan cara merusak roster dan mengambil komponen panel kontrol di dalam sebuah almari dengan cara memotong kabel. “Saya melihat sendiri ruang MDP (Main Distribution

Panels) bahwa kontaktor telah hilang sebanyak 12 (dua belas) buah yang juga berada dalam sebuah almari. Jika di uangkan total kerugiannya mencapai 600 juta,” jelas Tjan dihadapan petugas Polres Lamongan, Selasa (29/10) sore. Sementara itu, Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat dikonfirmasi

membenarkan terkait adanya laporan kejadian pencurian. Saat ini, kasus tersebut sedang dipelajari oleh tim penyidik. “Benar, sekarang masih didalami petugas, sebelum nantinya dilalukan penyelidikan lebih lanjut. Semoga pelakunya cepat tertangkap,” ujar Wahyu Norman Hidayat, Rabu (30/10). (al/har/mik)

Diseruduk Truk, Warga Balen Tewas Bojonegoro, Memorandum Nahas menimpa Winarsih (50), warga Desa Kedungbendo, Kecamatan Balen. Korban harus meregang nyawa lantaran ditabrak truk nopol L 9525 UV yang dikemudikan Muhammad Farid, warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Rabu (30/10) di perempatan Kecamatan Sumberrejo. Kecelakaan itu bermula saat korban yang sedang diboceng oleh suaminya Dakhwan (50), menggunakan motor Supra nopol S 3754 AS yang berjalan dari arah barat ke timur. Di perempatan lampu merah (traffic light) seharusnya berhenti korban berhanti. Pada saat yang sama di belakang korban berjalan truk. “Karena kurang konsentrasi terjadilah kecelakaan,” kata Kanit Laka Lantas Polres Bojonegoro Ipda Matsuiswanto, kemarin. Akibatnya, korban Dakhwan mengalami luka-luka. Dan Winarsih meninggal dunia karena mengalami luka yang cukup parah. Selanjutnya, korban Dakhwan dilarikan ke RSD Sumberrejo untuk mendapatkan perawatan. Korban meninggal juga dibawa kerumah sakit yang sama. Sementara untuk truk dan motor korban masih diamankan oleh pihak kepolisian untuk dijadikan barang bukti. (top/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Muchlasin Afan (tengah) sedang memimpin rapat.

Lamongan, Memorandum Dibobol maling, PT Karka Nutri Industri menderita kerugian Rp 600 juta. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Selasa (29/10) dini hari. Mengetahui itu, pemilik pabrik, Tjan Yoe Hok (56), melapor ke Polres Lamongan.

Polisi mengamankan truk yang terlibat kecelakaan.

Dilamar 4 Bacabup, Gerindra Sodorkan Bacawabup Lamongan, Memorandum DPC Partai Gerindra Kabupaten Lamongan resmi membuka penjaringan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) mulai 25 Oktober lalu. Sejak

pendafataran dibuka hingga 30 Oktober 2019, sudah ada empat tokoh yang melamar menjadi bacabup. Di antaranya Sekda Yuhronur Efendhi, Wakil Bupati Kartika Hidayati, Politikus PDI-Perjuangan Suhandoyo dan Aspri Wapres H. Sholahudin. Sementara untuk koalisi Gerindra menyodorkan dua kadernya untuk menjadi bacawabup yaitu Okta Rosadinata dan Imam Mukhlisin. Penjaringan tersebut dilakukan sebagai strategi menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung bulan September 2020 mendatang. Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Lamongan Tsalis Fahami mengatakan bahwa, penjaringan dilakukan secara terbuka untuk seluruh masyarakat Lamongan yang ingin

Bacawabup kader Gerindra, Okta Rosadinata, sedang mengambil formulir pendaftaran calon dari partainya.

mengabdikan dirinya untuk kemajuan kota soto ke depan. Ia menegaskan, seluruh yang mendaftar akan diperlakukan sama, tidak ada pembedaan antara kader dan non kader, semua akan mengikuti proses

dan tahapan yang sama. “Sampai hari ini, yang sudah 4 tokoh yang mengambil formulir sebagai bakal calon bupati, sedangkan kader Gerindra ada mas Okta Rosadinata mengambil formulir untuk bakal

calon wakil bupati” kata Wakil Bupati Lamongan periode 20052010 ini, Rabu (30/10) siang. Tsalis menegaskan, penjaringan dibuka setelah adanya petunjuk dan perintah dari DPP Partai Gerindra, yang intinya agar seluruh DPC Partai Gerindra turut memeriahkan perhelatan pilkada di semua kabupaten/kota seluruh Indonesia. Ini juga sebagai sarana partai untuk mendukung putera terbaik Lamongan dalam memimpin bumi joko tingkir lima tahun ke depan. “Komunikasi dengan semua partai untuk menjaring koalisi sudah kami lakukan, Cuma masih belum ada kata sepakat, dalam arti semua masih dinamis, dan terbuka, yang pasti Gerindra siap berkoalisi dengan siapapun dan partai manapun,” pungkasnya. (al/har/mik)

Petani Jagung Gagal Panen Lamongan, Memorandum Petani jagung di Kabupaten Lamongan mengalami gagal panen akibat serangan hama tikus. Salah satu contoh yang dialami petani di Desa Panjangan, Kecamatan Sukodadi. Ratusan hektar lahan sawah tidak panen jagung. Padahal, kondisi tanaman jagung milik warga sepekan lagi sudah siap panen. Akibat gagal panen, petani setempat merugi hingga belasan juta rupiah. Kini petani terpaksa menebang jagung yang sudah berusia sekitar 3,5 bulan untuk dijadikan pakan ternak. Padahal jagung-jagung itu, rencananya 10 hari ke depan akan dipanen. “Habis dimakan tikus mas, tidak bisa kita panen dan terpaksa ditebangi untuk dijadikan pakan ternak sapi,” kata Murtining (52), petani asal Desa Pajangan, Rabu (30/10). Sejak masa tanam hingga jagung berusia 3,5 bulan, Mur-

tining mengaku sudah mengeluarkan biaya sebesar Rp 3 juta. Biaya tersebut digunakan untuk membeli kebutuhan pupuk dan obat-obatan. Musim kemarau mayoritas petani menganti tanaman padi dengan jagung. Jagung sendiri dipilih karena tanaman ini tahan terhadap cuaca panas, dengan harapan menerima penghasilan dari hasil panen jagung. “Ya tujuannya supaya lahan tidak nganggur dan memperoleh hasil yang baik mas. Tetapi mau bagaimana lagi, usaha sudah maksimal, tetapi takdirnya gagal panen,” jelasnya. Sementara Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DPTHP) Kabupaten Lamongan Rujito mengaku sudah memberikan perhatian pada petani dengan memberikan bantuan berupa obat pembasmi tikus. Meski begitu ia juga sadar, tidak

FOTO: MEMORANDUM/ALI

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Bojonegoro, Memorandum Pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN) di Kabupaten Bojonegoro, bakal mulai dibuka bulan November 2019 nanti. Lowongan CASN untuk Bojonegoro sama dengan kabupaten/kota lain di Indonesia yang juga menyediakan beberapa alokasi formasi perekrutan pegawai negeri. “Total alokasi CASN kuota di Bojonegoro, sebanyak 444 lowongan,” ujar Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro, M Aan Syahbana, Rabu (30/10). Aan mengungkapkan, formasi awal CASN Bojonegoro hanya ada 183 kuota untuk tiga formasi meliputi guru, tenaga keseM Aan Syahbana hatan dan tenaga teknis. Namun, setelah ada informasi lebih lanjut dari pusat, Bojonegoro mendapat tambahan kuota yang totalnya 444. “Namun untuk formasinya belum bisa diketahui,” ujarnya. Formasi CASN itu, karena ada usulan agar ada revisi formasi, penambahan ada tenaga teknisi, sehingga saat ini formasi CASN belum tuntas. Sebelum pendaftaran CASN dibuka, BKPP Bojonegoro masih terus berkoordinasi dengan Kemenpan agar usulan itu bisa dipenuhi sebelum pendaftaraan dibuka. Sedang untuk tes CASN rencananya akan dilaksanakan pada bulan Februari 2020. (top/har/mik)

Dibobol Maling, PT Karka Rugi Rp 600 Juta

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Bojonegoro Hanya Dijatah 444 CASN

Seorang petani sedang menebang jagung yang gagal panen.

semua masyarakat bisa mendapatkan bantuan tersebut, mengingat anggaran yang disediakan pemerintah sangat terbatas. “Selama ini pemerintah setempat sudah memberikan bantuan terhadap sejumlah petani di Lamongan. Jika para

petani berdalih tidak menerima bantuan hal itu menurutnya tidak benar. Karena setiap tahunnya kita selalu memberikan bantuan, terlepas bantuan itu sampai ke tangan petani atau tidak kita tidak tahu,” ujarnya. (al/har/mik)


GRESIK-PANTURA

KAMIS WAGE, 31 OKTOBER 2019

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 16

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

Terjaring Operasi, 3 Ribu Pengendara Ditindak Rabu (30/10), Satlantas Polres Gresik menggelar operasi gabungan di terminal Bunder. Ada ratusan pengendara yang terjaring. Tidak semuanya ditindak karena surat-suratnya lengkap. Bagi yang melanggar, dilakukan sidang di tempat. Petugas menghadirkan jaksa penuntut umum (JPU), hakim serta petugas Bapeda. Banyak pelanggar yang membayar di tempat. Pantauan Memorandum, banyak pengendara roda dua yang tidak mempunyai surat izin mengemudi (SIM) dan surat yang lain. Operasi gabungan ini akan dilakukan selama dua kali. Target operasi semua jenis kendaraan. Salah satu pengendara Wimroatin, asal Cerme mengaku dirinya tidak membawa surat tanda nomor kendaraan (STNK). Karena surat tersebut dibawa oleh orang tuanya.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra memeriksa kelengkapan surat kendaraan.

“STNK nya dibawa ayah kemarin,” ungkap perempuan 26 tahun tersebut. Kasatlantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra mengatakan, operasi gabungan ini

melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub), dan TNI. Pelanggaran didominasi kendaraan roda dua. Dalam berkendara, banyak pengendara tidak melengkapi surat kendaraannya.

Gresik, Memorandum Mengawali jabatan sebagai Wakapolda Jatim, Brigjenpol Djamaludin langsung meminta doa kepada KH Masbuchin Faqih, pengasuh Pondok Pesantren Mambaus Solihin, di Desa Suci, Manyar, Rabu (30/10). Harapannya, Jawa Timur tetap aman dan kondusif pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden beberapa waktu lalu. “Kami datang dalam rangka silaturahmi kepada beliau (Kh Masbuchin Faqih, Red) yang selama ini telah mendoakan kita semua,” kata Brigjen Pol Djamal sebelum meninggalkan Ponpes Membaus Solihin, kemarin. Disampaikan olehnya, peran kiai sangat besar. Doa mereka mampu menciptakan situasi aman dan damai. Selama perhelatan pesta demokrasi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden berlangsung dengan aman. Khusunya di Jawa Timur. “Kami menyampaikan banyak terimakasih Pak Kiai. Berkat doa beliau selama ini Jawa Timur rukun dan guyub,” ungkapnya. Dijelaskan, sebelum bertolak ke Ponpes Mambaus Solihin, dirinya menyempatkan diri berkunjung ke Pondok Pesantren Sunan Drajad, Paciran. Tujuannya sama. Meminta doa agar dapat menjalankan tugas dan amanah dengan baik. Serta tercipta wilayah yang kondusif. “Kita tetap meminta terus kepada para kiai untuk terus mendoakan kita semua yang ada di Jawa Timur ini,” pungkasnya. Diketahui, kehadiran orang nomor dua di Polda Jatim itu, didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polres Gresik. Di antaranya Wakapolres Kompol Dhyno, Kasubag Humas AKP Hasyim dan Kapolsek Manyar AKP Ady Nugroho serta sejumlah perwira lainnya. Sebelum meninggalkan Ponpes, Brigjen Djamal bersama KH Masbuchin menyempatkan untuk melaksanakan salat ashar berjamaah di masjid pondok. (an/har/mik)

Gresik, Memorandum Proyek infrastruktur peningkatan jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik terus disorot oleh para wakil rakyat. Bahkan, DPRD Gresik memberikan peringatan keras kepada pelaksana proyek terkait pengerjaan yang dinilai lamban. Sebab, realisasinya masih di bawah 50 persen. Padahal, batas waktu kurang dua bulan. Jalan Cerme – Metatu misalnya. Di lokasi, pemasangan u-ditch sebagai tembok penahan tanah tidak menyeluruh. Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widyana memberikan peringatan keras kepada pelaksana proyek. Dirinya meminta peningkatan jalan itu diselesaikan sesuai dengan batas waktu yang ditentukan. “Kalau tidak selesai sesuai deadline perlu kita bahas lagi langkah selanjutnya,” ujarnya

usai melaksanakan sidak. Selain itu, pekerjaan proyek yang dimenangkan PT Liman Jaya Transmix senilai Rp 8,1 miliar dari pagu anggaran sebesar Rp 12 miliar, tak sesuai spesifikasi. Rombongan komisi III menemukan bahu jalan yang seharusnya diisi sertu, ada sebagian terisi tanah liat. Untuk itu, pemborong direkomendasikan untuk mengisi dengan pasir campur batu (sirtu). Komisi III juga melanjutkan sidak dengan memantau proyek pengikat jalan Dapet- Balongpanggang. Jalan kabupaten Dapet- Balongpangang sepanjang 2.650 meter tersebut progressnya masih 10 %. Proyek itu akan terus dipantau sampai pengerjaan sesuai dengan yang direncanakan. Sebab, pengerjaan masih sebatas mengikat sisi bahu jalan. Sedangkan sisi bahu jalan yang lain telah dikerjakan pada

tahun sebelumnya. Selanjutnya dilakukan pengaspalan.“Kalau jalan aspal, pengerjaannya akan cepat,” ungkapnya. Senada juga disampaikan oleh anggota komisi III, Lutfi Dhawam, seharusnya pengurukan bahu jalan diisi dengan tanah liat sebelum diikat dengan beton. “Kata pemborongnya, sementara bahu jalan diisi tanah liat. Nanti sekalian dikerjakan semuanya sampai pengaspalan,” tandasnya. Selain itu, komisi III juga melakukan sidak ke proyek pembangunan Islamic Center di wilayah Kecamatan Balongpanggang. Progresnya dianggap sesuai dengan progres. Sebab, hingga akhir kontrak hanya sebatas mambangun kontruksinya. “Finishing-nya dilakukan pada tahun depan,” timpal Asroin. (adv/an/har/mik)

Gresik, Memorandum Desember 2018 lalu, makanan siap saji meliputi minuman, rokok, dan tembakau memberikan sumbangan terbesar terhadap inflasi di Kabupaten Gresik. Angkanya yaitu 3,36 persen, tertinggi dari tujuh kelompok komoditas yang dibutuhkan masyarakat. Sehingga menjadi evaluasi bersama tim pengendali inflasi Daerah (TPID) Gresik. Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Pemkab Gresik, Widjajani Lestari mengatakan, adanya inflasi tersebut mempengahuri daya beli masyarakat. Agus Budiono “Meski komoditas tersebut menyumbangkan angka terbesar dalam inflasi. Tapi jika dikumulatifkan angka nasional, Kabupaten Gresik masih stabil yaitu 2,77 persen di bawah angka inflasi nasional 3,00 persen,” jelasnya, Rabu (30/10). Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Kadiskoperindag) Pemkab Gresik Agus Budiono menjelaskan, kecenderungan naiknya harga kebutuhan pokok secara umum dan terus menerus diartikan inflasi. Penyebab inflasi adalah cuaca atau iklim dan hari-hari besar. “Sehingga menyebabkan keterbatasan dan ketersediaan produk yang dibutuhkan masyarakat. Salah satunya bawang, cabe, telor. Biarpun terjadi inflasi masih dikatakan rendah,” jelas Agus. Upaya yang dilakukan agar tidak terjadi inflasi berat yaitu koordinasi dengan Kabupaten lain dan operasi pasar. “Hulu keekonomian satu wilayah dengan wilayah lain. Contohnya masalah cabe dan bawang itu sentra cabe di Kabupaten Nganjuk. Sehingga kita jalin kerjasama, komunikasi ketersediaan dengan Nganjuk agar tidak terjadi inflasi berlebih di sini. Kalau telur di Blitar,” terangnya. Selain upaya tersebut, operasi pasar sekaligus sidak menjadi solusianya. Selain itu pemantauan harga bahan pokok di sejumlah pasar di Kabupaten Gresik. (dri/har/mik)

Tim Marong Res Tuban Bekuk Puluhan Penjahat Tuban, Memorandum a Jangan coba-coba melakukan tindak kejahatan di wilayah Kabupaten Tuban kalau tidak ingin berurusan dan dibekuk oleh tim Marong (Macan Ronggolawe). Penegasan ini disampaikan oleh Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono, Rabu (30/10). “Kami tidak akan segan-segan menindak tegas apabila coba-coba melakukan tindak kejahatan di wilayah Tuban,”tegas mantan Kasubdit Jatanras, Polda Jawa Tengah ini. Komitmen Polres Tuban selaku aparat keamanan akan memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat Tuban di Bumi Wali. “Apresiasi kepada tim Marong yang tanpa lelah menangkap pelaku tindak

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Pengerjaan Infrastruktur Lamban, Dewan Peringatkan Pelaksana Proyek

Minta Doa Kiai, Wakapolda Berharap Jatim Tetap Aman

hingga Senin (4/11) mendatang. Petugas terus berupaya menekan laka lantas di wilayah Gresik. Pihaknya berpesan, pengendara harus memprioritaskan keselamatan. (an/har/mik)

Makanan Penyumbang Angka Terbesar Inflasi Daerah Gresik

Komisi III DPRD Gresik sidak pengerjaan proyek di Gresik Selatan.

Wakapolda Jatim Brigjenpol Djamaludin bersama KH Masbuchin Faqih usai salat berjemaah di Masjid Ponpes Mambaus Solihin.

“Ada yang tidak punya SIM dan surat yang lainnya,” kata Erika, kemarin. Disampaikan olehnya, operasi ini berlaku bagi seluruh polsek jajaran yang akan berlangsung

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono didampingi Wakapolres Kompol Teguh Priyo Wasono dan Kasatreskrim AKP Mustajit Priyambodo.

kriminal di wilayah Tuban,” tegas perwira dengan pangkat dua melati di Pundak ini. “Kami mengimbau kepada masyarakat

Tuban agar lebih berhati - hati dan waspada. Jangan mudah percaya dengan janji - janji yang diberikan seseorang dan belum

tentu kebenarannya,” tegasnya. Apa yang dikatakan oleh perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 ini, tidak hanya gertak sambel. Hal itu dibuktikan dengan penangkapan Andre dan Taufik. Kedua tersangka meminta paksa truk dengan mengaku kelompok Sakram. Tidak hanya itu saja, tim Marong di bawah Kasatreskrim Polres Tuban AKP Mustijat Priyambodo juga berhasil menangkap Siswanto, karena merampas tas di Jalan Raya Ngino, Kecamatan Semanding, Tuban. Selain itu, anak buah Tuban 1 sebutan Kapolres Tuban ini juga berhasil mengamankan Eko Budiono dengan melanggar pasal 378 dan 372 KUHP. Modusnya pelaku mengaku sebagai pegawai Pertamina staf di bagian humas. Ia bisa memasukan calon karyawan dengan imbalan uang setiap orang sebesar Rp 5 juta. (top/har/mik)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

MARZUKI SH, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lamongan ingin seluruh desa mengoptimalkan dan menjadikan pemberdayaan jadi prioritas utama. Khususnya pengembangan ekonomi kreatif dan wisata desa. Pria humoris ini mengatakan, bahwa pemberdayaan Marzuki SH merupakan pilar yang paling penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. Ia juga mengatakan bahwa pemberdayaan akan mampu meningkatkan daya saing di pasar global. “Pemberdayaan menjadi kunci utama, perkembangan sumber daya manusia (SDM) di negara-negara maju. Dengan berdaya masyarakat akan lebih percaya diri mengembangkan kreativitas,” ujarnya, kemarin. Ia juga menegaskan, bahwa dalam pelaksanaan penggunaan dana desa (DD) mulai tahun 2018 kemarin. Pemerintah sudah memberikan arahan, agar porsi anggaran pemberdayaan diperbanyak, sehingga tidak hanya pembangunan infrastruktur, tetapi SDM nya juga dibangun. “Sehingga pelatihan pelatihan ekonomi kreatif dan pengembangan SDM harus jadi prioritas kepala desa (kades) dan lurah ke depannya. Tentu dinas dan pemerintah daerah sudah memberikan arahan,” pungkas dia. (al/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Tingkatkan SDM

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

LAKONE

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Gresik, Memorandum Operasi Zebra Semeru 2019 sudah berlangsung tujuh hari. Hasilnya, ribuan pelanggar lalu lintas ditindak. Mereka ditilang dan disidang di tempat. Upaya ini untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Memorandum Edisi 31 Oktober 2019 by memorandum - Issuu