Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 30 Oktober 2021

Page 1

13 Hari Menuju Hari Jadi SKH MEMORANDUM memorandum.co.id

SABTU WAGE, 30 OKTOBER 2021

memorandumredaksi@gmail.com mredaksi@gmail.com

HARGA A Rp 3.500, 3.500,-

Pemimpin Redaksi

Sabu di Lapas! Kata Siapa?

B

Surabaya, Memorandum Anggota Antibandit Polsek Wonokromo mengamankan komplotan copet yang meresahkan penumpang angkot jurusan Surabaya-Sidoarjo. Pelaku, Mochamad alias Plolong (37), warga DKA Tegal.

erita soal peredaran narkotika dikendalikan dari lembaga pemasyarakatan (lapas) dan atau rumah tahanan (rutan) sering terungkap di media massa. Sesering itu pula dibantah pejabat yang berkepentingan (baca: kalapas dan atau karutan).  Bersambung ke halaman 4 

Luna Maya

Gak Ada Aksi

L

una Maya dan Ariel NOAH masih banyak didukung netizen untuk kembali bersama. Luna bicara soal buka hati, emosi, dan kedewasaan. Beberapa waktu lalu, muncul video Luna berpapasan dengan Ariel NOAH. Bersambung ke halaman 11 

Mochamad alias Plolong dan Dedy Tryana

Kapolsek Wonokromo Kompol Rini Pamungkas didampingi Kanitreskrim Iptu Sukram memamerkan tersangka dan BB.

Satu tersangka lain yakni Dedy Tryana (51), asal Dusun Dlopo, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kediri. Mereka diamankan di sebuah rumah kos kawasan Jalan Ambengan. Sementara satu pelaku lain berinisial RD, saat ini masih dalam pengejaran petugas. “Satu masih buron. Tiap beraksi mereka

Hasil buat Nyabu di Kunti

selalu bersama-sama,” kata Kapolsek Wonokromo Kompol Rini Pamungkas, Jumat siang (29/10). Rini menjelaskan, modus yang dilakukan komplotan copet ini terbilang modus lama pelaku kejahatan. Mereka mengincar angkot yang banyak diminati penumpang.

USAI melancarkan aksinya hingga mendapat hasil HP atau dompet berisi uang, Plolong dan Dedy Tryana menggunakannya untuk membeli sabu. Bahkan, dari informasi yang dihimpun, uang hasil kejahatan itu mereka habiskan untuk nyabu di Jalan kunti. “Mereka kerap datang ke sana (Jalan Kunti) untuk kon-

 Bersambung ke halaman 11 

 Bersambung ke halaman 11 

Gun Gun Gunawan Punya Bukti Perangi Narkoba

2 Maling Gondol Vario Warga Gundih

Praktisi Hukum Minta Evaluasi Kalapas Porong

Surabaya, Memorandum Dua pencuri terekam CCTV menggondol motor di Jalan Gundih 2. Dari kejadian itu, Vario 125 warna hitam nopol L 3665 NZ amblas. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (28/10) sekitar pukul 03.30. sebagai korban alias pemilik motor tersebut adalah Dimas (26). “Saya baru mengetahui motor hilang setelah bangun tidur pukul 07.00,” kata Dimas, Jumat (29/10).

Surabaya, Memorandum Statemen praktisi hukum pidana Ubhara Prof Dr Sholehuddin SH MH untuk mengevaluasi Kepala Lapas (Kalapas) Porong, langsung direspons Gun Gun Gunawan. Hal itu berkaitan de-

ngan pascavonis 5 tahun Andrew Indra Saputra, kurir narkoba yang melibatkan narapidana Lapas Porong. Terkait hal tersebut, orang nomor satu di Lapas Porong itu tidak mau berkomentar. “Saya no comment,

karena itu bukan dari atasan saya,” ujarnya, Jumat (29/10). Tambah Gun Gun, semua itu terserah apa yang dikatakan masyarakat. Tapi, pihaknya mempunyai bukti Bersambung ke halaman 11 

Polisi Gagalkan Transaksi Narkoba Perak Barat

Lupa Cabut Kontak, Motor Raib Pelaku Curanmor Acak-Acak Ahmad Yani Acak

Surabaya, Memorandum Anggota Unit 1 Satreskoba Polrestabes Sura-u baya menggagalkan transaksi narkoba jenis sabu n. di Jalan Perak Barat. Dua tersangka diamankan. Mereka, BI (48), warga Jalan Sumbo. n Tersangka lain adalah DH (39), warga Jalan a Simogunung Kramat Timur. Dari tangan kedua a tersangka, petugas menyita barang bukti dua

Surab Surabaya, Memorandum Ni Niat Miftachul Ulum (25), mengunjungi depot saudaranya di frontage Ahma Ahmad Yani berakhir penyesalan. Pria warga Jalan Siwalankerto itu harus merel merelakan Beat miliknya raib digondol

 Bersambung ke halaman 111 

 Bersambung ke halaman 11 

Aksi para pelaku menggasak motor terekam CCTV di lokasi.

Per Gram Diupah Rp 20 Ribu

TKI di Arab Saudi (3)

Dikabarkan Menggelandang

Kurir SS Grogol Dibui 5 Tahun Awalnya Herry pada Rabu 16 Juni 2021, sekira pukul 13.30 dihubungi Kafi (DPO). Tujuannnya untuk mengambil sabu yang telah diranjau di trotoar Jalan Dukuh Kupang. Beratnya sekitar 12 gram. Atas perintah Kafi, terdakwa  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/JAKA

Surabaya, Memorandum Herry Budi Santoso telah 8 kali mengantarkan sabu. Upahnya hanya Rp 20 ribu per gramnya. Sialnya warga Jalan Grogol tersebut divonis 5 tahun penjara.

 Bersambung ke halaman 11 

Gun Gun Gunawan

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Oleh: Arief Sosiawan

FOTO: MEMORANDUM/FER

Mata Hati

MODUS PURA-PURA MUNTAH

Sidang terdakwa Herry Budi Santoso via video call di PN Surabaya, Jumat (29/10).

L

ebih dari dua tahun Tunik tidak ada kabar beritanya. Orang tua, kerabat, dan saudara-saudara pun kehilangan jejak. Udin putus asa. Lelaki yang kini membuka bengkel motor di depan rumah orang tuanya di Benowo itu memutuskan memulai hidup baru. Didukung ibu dan anak semata wayangnya, Udin berencana menikah vs guru SD tetangga kampung sebe-

Jelang HU HUT Ke-52 SKH Memorandum

 Bersambung ke halaman 11 

Kepedulian Memorandum kepada Masyarakat -

Meng, tak kuat nanjak, trailer di Gresik hantam bengkel.

-

Coba BBM-nya dicampur Viagra.

Si Mameng (Sopir tloler)

M Machmud

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

LIBAS KOMPLOTAN COPET ANGKOT, T, DIGEREBEK DI KAMAR KOS AMBENGAN NGAN

Surabaya, Memorandum Bila sebelumnya hanya sebatas tasyakuran dan perayaan, tahun ini Memorandum menandai bertambahnya usia dengan sesuatu yang berbeda. Di usia yang kian matang, menyentuh angka 52 tahun, Memorandum hadir di tengah-tengah

masyarakat. Tidak hanya menyajikan sebuah pemberitaan, namun lebih dari itu. Memorandum memiliki sebuah misi sosial yakni menyuguhkan ambulans untuk dimanfaatkan masyarakat. Hadirnya ambulans  Bersambung ke halaman 11  ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SABTU WAGE, 30 OKTOBER 2021 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Peserta bimtek insan pers Sidoarjo foto bersama setelah acara.

Pemkab Bersinergi dengan Pers Sidoarjo, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab Sidoarjo) menjalin sinergisitas dengan pers dalam mengawal percepatan pembangunan di Kota Delta. Di era Bupati Ahmad Muhdlor Ali, kebebasan pers dijunjung tinggi sebagaimana amanah UU Pers No 40 Tahun 1999. Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sidoarjo, Didik Triwahyudi saat membacakan sambutan bupati pada kegiatan bimbingan teknis (bimtek) insan pers di Tretes, Pasuruan, Kamis (28/10) malam. Bintek diikuti puluhan wartawan dari media cetak, online maupun media elektronik. Hadir Ketua PWI Jawa Timur Ainur Rohim sebagai narasumber peningkatan kompetensi wartawan. Bimtek juga mengundang organisasi wartawan seperti PWI Sidoarjo, Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas), Komite Wartawan

Reformasi Indonesia (KWRI), dan Aliansi Jurnalis Sidoarjo (AJS). Didik menyampaikan, pemkab membuka ruang seluasnya-luasnya kepada pers dalam mengawal kebijakan pemerintahan Bupati Ahmad Muhdlor. Karena salah satu tugas pers memang untuk memberikam informasi kepada masyarakat secara obyektif berdasarkan fakta. “Bu p a t i Gu s Mu h d l o r mengapresiasi karena selama perjalanan memimpin Sidoarjo sejak dilantik pada Februari 2021, pers selalu mewartakan kinerja pemerintah,” sambung Didik.

“Independen dan sikap kritis menjadi modal penting yang dimiliki pers dalam mengawal d e m o k ra s i . Te r m a s u k d i dalamnya mengawal kebijakan bupati. Oleh karenanya, bupati berpesan kepada diskominfo untuk melibatkan pers sebagai mitra strategis pemerintah,” terang Didik. Ketua PWI Jatim Ainur Rohim dalam materinya, juga memberikan perkembangan media di era pesatnya gempuran media sosial. Me n u r u t A i r s a p a a a n akrabnya, dunia media saat ini mengalami disrupsi digital ( t e rc a b u t d a r i a k a r n y a ) . Setahun pandemi Covid-19 (2020-2021), media massa disibukkan perampingan internal, PHK, dan penyesuian manajemen. “Kondisi ekonomi memburuk menghadapkan media massa (pada kondisi) bisa survive atau sebaliknya,” terang Air.

Didik Triwahyudi membacakan sambutan dari bupati Sidoarjo pada pembukaan bimtek insan pers.

Meski begitu tambahnya, masifnya media sosial tidak

bisa menggantikan peran media massa. “Karena pola komunikasi

Ainur Rohim menegaskan fungsi media massa yang jauh berbeda dengan media sosial.

media sosial hanya satu arah sedangkan media massa yang

memberi ruang klarifikasi,” pungkasnya. (*/jok/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU WAGE, 30 OKTOBER 2021 HALAMAN 3

Dana Gemuk Pilgub 2024 Capai Rp 1,98 T

Transparansi KPU Jatim Diuji Jatim lebih terbuka. Meski dirinya yakin pengajuan anggaran tersebut realistis. “Saya yakin pengajuannya sudah realistis sesuai estimasi kebutuhan saat Pemilukada 2024 mendatang,”

Dwi Hari Cahyono

terangnya. Politisi PKS Jatim ini berharap KPU sebagai penanggungjawab terselenggaranya pemilukada untuk bisa berkomunikasi intens dengan eksekutif dan legislatif. “Jika ada yang tidak realistis, ya harus dipangkas,” tegas dia. Politisi asal Dapil Malang Raya ini pun mengaku belum menerima draft pengajuan dari KPU Jatim. “Kami menunggu draft usulan, apalagi saat ini

pembahasan APBD 2022,” kata Dwi Hari Cahyono. Sebelumnya, Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU  Bersambung ke halaman 4 

Lansia Meningkat, Dewan Usul Tambah Griya Werdha

Dewan Dorong IkuƟ Tax Amnesty

PD Pasar Surya Utang Pajak Rp18 M

 Bersambung ke halaman 4 

FOTO: ISTIMEWA

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Surabaya, Memorandum Komisi B DPRD Surabaya kembali melayangkan koreksi kepada Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS). Legislatif menilai, pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkot Surabaya itu buruk. Selain disebut tak berkontribusi dalam menyumbang PAD (pendapatan asli daerah), PDPS juga masih terlilit utang pajak senilai Rp18 miliar. Hal itu dituturkan Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya Mahfudz Mahfudz seusai rapat pembahasan R-APBD 2022. PDPS terlilit utang pajak Rp18 miliar tersebut sepeninggal jajaran direksi sebelumnya. “Utang itu merupakan utang pajak. Warisan dari direksi sebelumnya. PD Pasar masih memiliki utang pajak yang saat ini tersisa Rp 18 miliar,” demikian katanya, Jumat (29/10). Untuk itu, Mahfudz mendorong PDPS mengikuti tax amnesty.  Bersambung ke halaman 4 

Surabaya, Memorandum Jumlah warga lanjut usia (lansia) di Surabaya setiap tahun terus bertambah. Untuk itu, penambahan Griya Werdha ini sangat penting sebagai wujud perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) kepada warga lansia.

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Hal ini menjadi ujian transparansi bagi penyelenggara pemilukada di Jawa Timur. Untuk itu, Ketua Fraksi PKS-PBB-Hanura DPRD Jatim Dwi Hari Cahyono mendesak KPU

FOTO: MEMORANDUM/DAYAT

Surabaya, Memorandum Usulan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur terkait anggaran Pilgub 2024 mencapai angka Rp 1,98 triliun juga dikritisi Fraksi PKS-PBB-Hanura DPRD Jatim. Fraksi gabungan ini meminta KPU Jatim lebih transparan terkait kebutuhan anggaran yang sangat fantastis.

Lansia penghuni Griya Werdha dalam satu kegiatan.

Ketua Umum KORMI Nasional Hayono Isman (kiri) bersama Dr Hudiyono MSi.

Khusnul Khotimah

Hayono Isman menyerahkan pataka KORMI kepada Hudiyono.

Kuatkan Olahraga Rekreasi Masyarakat

Hudiyono Pimpin KORMI Jatim Surabaya, Memorandum Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jawa Timur Dr Hudiyono MSi terpilih menjadi ketua Pengurus Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Jawa Timur masa bakti 2021-2025. Pengukuhan dilakukan Ketua Umum KORMI Nasional Hayono Isman di Hotel Elmi, Kamis (28/10) malam. Hadir dalam pelantikan Sri Untari anggota DPRD Jatim, Kadispora Jatim Supratomo, dan Ketua Harian KONI Jatim M Nabil, dan jajaran pengurus Kormi Jatim. Hudiyono menjelaskan KORMI Jatim ke depan harus menjadikan organisasi maju dan besar. Karena itu pegiat olahraga rekreasi yang berbasis kolosal (banyak massa) bisa bersama-sama mengawal dan membesarkan KORMI. “KORMI ke depan harus lebih maju, lebih produktif, lebih inovatif, dan lebih enerjik. Untuk itu perlu komitmen semua pengurus,” tegas Hudiyono. Usai pelantikan, Hudiyono mengajak semua elemen baik swasta, komunitas, dan pemerintah di Jawa Timur bersama-sama menciptakan

masyarakat gemar berolahraga. “Pemberdayaan olahraga masyarakat tentu sangat strategis. Karena bisa mempersatukan bangsa,” urai dia. Hudiyono meyakini aktivitas KORMI bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Karena olahraga bersifat hiburan ini bisa diikuti seluruh anggota olahraga. “Termasuk peningkatan SDM didukung faktor kesehatan dan menjadi prioritas KORMI,” tegas Hudiyono. Sementara itu, Hayono Isman berpesan kepada ketua umum KORMI Jatim untuk mengumpulkan kekuatan menggalang olahraga rekreasi masyarakat di Jawa Timur. Sebab di Jawa Timur banyak pegiat

Ketua Umum KORMI Nasional Hayono Isman bersama pengurus KORMI Provinsi Jawa Timur periode 2021-2025.

olahraga hiburan ini berpotensi membesarkan KORMI. Upaya ini selain, memunculkan bibit prestasi, juga menciptakan potensi rekreasi. Hudiyono terpilih secara aklamasi sebagai ketua KORMI Jatim. Pemilihan ketua umum KORMI Jatim pada 30 Juni 2021 melalui musprov. “Proses pemilihan ketua baru meru-

pakan salah satu wujud demokrasi. Mulai rekrutmen, sampai memilih kandidat, sampai menjadi calon ketua, dan hingga menjadi ketua yang sah. Dan syukurlah semua sudah diselesaikan dengan jalan musyawarah. “Prosesnya sangat aklamasi,” tutur mantan Menteri Pemuda dan Olahraga.

Hayono Isman menyampaikan bahwa olahraga masyarakat ini unik. Karena berdasarkan kegemaran, dan olahraga tergabung dalam KORMI bisa diikuti pengiat dari anak remaja, dewasa sampai lansia. Lanjut Hayono Isman, bahwa pegiat KORMI ini bergantung di induk-induk olahraga seperti Ya-

yasan Jantung Indonesia. Olahraga tradisionalnya seperti egrang, gobak sodor, karapan sapi, jemparingan (panahan), pacu jalur, sepak takraw, bedil jepret, dan lompat batu termasuk olahraga masyarakat. “Mari mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga,” terang dia. (hs/day/lis/*)


memorandum.co.id

KOTA SURABAYA

memorandumredaksi @gmail.com

SABTU WAGE, 30 OKTOBER 2021 HALAMAN 4

CFD Dibuka, Pemkot Jangan Lengah

FOTO: ISTIMEWA

Surabaya, Memorandum Akhir pekan depan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana membuka kembali kegiatan car free day (CFD). Menanggapi ini, anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta pemkot agar tidak lengah. Pengawasan harus diberlakukan dengan ketat.

Kawasan Kembang Jepun yang selama ini relatif diramaikan pengguna jalan akan dibuka kembali untuk car free day.

Surabaya, Memorandum Layanan aplikasi e-Peken sangat diminati masyarakat. Terutama pelaku UMKM di Surabaya. Terbukti, hingga saat ini dari 277 toko kelontong yang sudah bergabung e-Peken sudah tembus Rp 2,4 miliar. Angka ini akan terus merangkak. Sebab, atas perintah wali kota Surabaya bahwa semua aparatur sipil negara (ASN) pemkot wajib membeli di toko kelontong mulai bulan depan. Jika dengan jumlah 15 ribu ASN Pemkot Surabaya dan rata-rata belanja Rp 2 juta di toko kelontong, maka Rp 30 miliar akan berputar di Surabaya. “Nanti ASN wajib beli di e-Peken. Yang baru bergabung 277 toko kelontong. Saat ini sudah Rp 2,4 miliar sekian,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya M Fikser, Jumat (29/10). Tambah Fikser, saat ini masih berupa web dan pekan depan akan disempurnakan di android. “Sebab, kami target bisa launching. Sekarang kami fokus ke me-

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Belanja lewat e-Peken Tembus Rp 2,4 M

M Fikser

tode pembayaran. Sekarang bisa transfer melalui QRIS,” jelasnya. Lanjutnya, dengan adanya transaksi di e-Peken, pihaknya mendapatkan report laporan sebagai bahan evaluasi. “Kami bisa memetakan, UMKM mana yang pasarnya kurang, mana yang perlu pembinaan. Kami siapkan intervensi berupa pelatihan manajemen keuangan. Kami bantu pemasaran juga. Ketika bergabung, ada untungnya,” tambah Fikser. Nantinya UMKM juga bisa

mendaftar saat acara UMKM Journey Surabaya Fashion Week 2021. “Ada petugas dari dinas perdagangan yang akan melakukan verifikasi,” ujarnya. Untuk fiturnya, tambah Fikser, ada toko kelontong dan UMKM. Jika toko kelontong untuk keperluan sehari-hari, sedangkan UMKM ada tiga pilihan, kuliner, fashion, dan craft. “Jadi, orang bisa memilih. Ini seprti marketplace umumnya. Orang bisa milih, geser, melihat, menambah, setelah oke bisa konfirmasi penjual, pemilik toko akan konfirmasi balik, selanjutnya pembeli bisa transfer,” tambahnya Fikser. Pihaknya akan melakukan verifikasi dan mengetahui ada transfer. “Kami sebagai penengah. Ini seperti e-Commerce. Sehingga, Orang-orang kalau datang ke Surabaya bisa belanja. Misalnya ada yang cari oleh-oleh. Ini yang paling laku, ini yang paling dicari. Sehingga, akan ada kompetisi di antara para pengusaha,” pungkas Fikser. (fer/lis)

“Di samping pemkot menyediakan scan barcode PeduliLindungi, juga harus menyiapkan tempat cuci tangan dan menerjunkan satgas untuk melakukan pengawasan dengan ketat,” katanya, Jumat (29/10). “Sehingga masyarakat bisa menikmati udara segar dengan fasilitas kebersihan yang memadai,” imbuh Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya ini. Kendati kegiatan CFD yang akan dibuka pada 7 November mendatang di Jalan Kembang Jepun ini, Arif Fathoni jauh hari berpesan kepada masyarakat agar tak putus dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). “Masyarakat yang hadir nanti harus dengan kesadaran tinggi. Artinya masker jangan sampai lepas,” pesan wakil rakyat yang akrab disapa Thoni ini. Berangkat dari CFD Kembang Jepun, Thoni, yang tuntas merilis buku biografi bertajuk ‘Arif Fathoni SH: Dua Tahun Bersama Rakyat’ ini berharap kegiatan CFD dapat berjalan dengan lancar. Sehingga pemkot ke depan bisa menginisiasi seluruh taman di Kota Pahlawan dibuka untuk umum. “Dengan demikian para pedagang yang biasa berjualan di taman-taman maupun pada saat CFD terbantukan. Pemulihan ekonomi ini memang menjadi fokus yang terus kita dorong di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya. (mg3/lis)

Surabaya Fashion Week 2021

Bangkitkan Semangat UMKM Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya, berupaya membangkitkan perekonomian usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan menggelar Surabaya Fashion Week (SFW) 2021. Perhelatan SFW 2021 secara offline dan online pada 31 Oktober 2021-7 November 2021 di Main Atrium Grand City ini, terdapat serangkaian kegiatan. Yakni pameran UMKM, fashion show bangga UMKM Surabaya, fashion show designer, fashion show branded, launching e-Peken Surabaya, hingga awarding pelaku UMKM. Ketua Dekranasda Kota Surabaya Rini Indriyani mengatakan, tujuan digelarnya SFW 2021 untuk meningkatkan percepatan pemulihan ekonomi UMKM, usai Kota Surabaya resmi menjadi PPKM Level 1. “Surabaya saat ini sudah level 1. Saatnya kita bangkit, berjuang, dan bergotong-royong. Pemkot Surabaya bersama Dekranasda, juga berkolaborasi dengan OJK dalam perhelatan SFW ini untuk

meningkatkan percepatan pemulihan ekonomi,” katanya usai press conference Surabaya Fashion Week 2021 di lobi lantai 2 Balai Kota Surabaya, Jumat (29/10). Selain itu, Rini juga mengaku akan ada penampilan menarik dalam perhelatan SFW 2021. Nantinya, seluruh jajaran Forkopimda Surabaya juga akan ikut menampilkan karya-karya UMKM yang telah didesain oleh para desainer. Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK, dan Kemitraan Pemerintah Daerah Kantor Regional 4 Jawa Timur Ismirani Saputri mengaku, pihaknya mendukung penuh perhelatan SFW 2021. Sebab, hal ini juga sejalan dalam Surat Keterangan (SK) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Surabaya, yakni mendukung UMKM yang belum belum memiliki akses keuangan di perBankan maupun di non-perbankan. “Kami mendukung penuh Surabaya Fashion Week, kami juga akan membuka tenant bank dan non bank. Serta memberikan workshop kepada para pelaku UMKM dengan memberikan pelatihan dari LJK, terkait sosialisasi keuangan,” terang dia.

Lansia Meningkat, Dewan Usul Tambah Griya Werdha Hal itu disampaikan Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah yang mengusulkan kepada Pemkot Surabaya agar menambah jumlah Griya Werdha. Sebab, saat ini Kota Pahlawan hanya memiliki satu Griya Werdha yang ada di Kecamatan Jambangan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statisik (BPS) Provinsi Jawa Timur,

persentase jumlah lansia di Surabaya terus meningkat. Pada 2018, jumlah lansia 8,53 persen dan 2019 naik menjadi 8,84 persen. Jumlah itu terus bertambah pada 2020 yang menanjak 9,19 persen dari total jumlah penduduk Surabaya, atau sekitar 253.751 orang lansia. “Jelas satu Griya Werdha yang

Transparansi KPU Jatim Diuji Jatim Miftahur Rozaq menyampaikan, tingginya kebutuhan dana Pilgub Jatim 2024 ini disebabkan banyak hal. Ia menyebutkan pengajuan senilai Rp 1.982.784.821.288 yang kini masih ditelaah lebih lanjut oleh tim anggaran Pemprov Jatim. Kenaikan biaya terbanyak ada pada honor petugas adhoc yang cukup besar. Di mana jumlah petugas adhoc untuk seluruh Jawa Timur terdiri dari tingkat PPK 666 orang, PPS 8.497 orang. Kemudian PPDP 71.430, lalu petugas KPPS 9 dikalikan 71.430 TPS.

Sambungan dari halaman 3

“Tentunya nominal honor mengacu pada standar satuan APBN, dalam hal ini surat edaran kementerian keuangan. Honor-honor petugas Ini membutuhkan hampir 50% dari total biaya yang kami ajukan atau lebih sekitar Rp 1 triliun sendiri,” ujarnya. Ditambah skenario anggaran Pilgub 2024 situasi nanti masih dalam masa pandemi Covid-19, sehingga KPU pasti menyertakan beberapa kebutuhan perlengkapan kesehatan seperti alat pelindung diri, masker, hand sanitizer, dan sebagainya. (day/lis)

Sambungan dari halaman 3 dimiliki Surabaya tidak mampu menampung lansia yang ingin tinggal. Apalagi jumlahnya sangat terbatas, maksimal hanya menampung 160 orang,” ujar Ning Kaka, sapaan karib Khusnul Khotimah, Jumat (29/10). Untuk mewujudkan Griya Werdha ini, kata Ning Kaka, Pemkot Surabaya tidak perlu harus membangun gedung

baru. Namun bisa memanfaatkan aset yang sudah ada.Tinggal menambahi fasilitas yang dibutuhkan bagi para lansia. “Ada beberapa aset pemkot yang bisa digunakan untuk Griya Werdha. Contohnya bekas kantor dinas tenaga kerja yang berada di Jemursari. Menurut saya, tempatnya cukup representatif. Tinggal menambahi fasilitas-fasilitas

yang dibutuhkan,” katanya. Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini menambahkan, setiap orang yang memiliki umur panjang pasti akan memasuki fase lansia. Untuk itu, Pemkot berkewajiban memikirkan masyarakat dari golongan ini agar tercipta Surabaya yang ramah lansia. “Selama ini fasilitas untuk lansia

PD Pasar Surya Utang Pajak Rp18 M Selain itu, dia juga mendesak PD Pasar Surya agar memanfaatkan potensi yang ada. “PD Pasar tidak akan pernah bangkit dan tumbuh lagi kalau kalau masih ada utang,” cetus wakil rakyat dari fraksi PKB ini. Kendati demikian, Mahfudz masih menaruh harap. Menurutnya, untuk membangkitkan kembali keperkasaan PDPS maka harus dapat memanfaatkan beberapa titik srategis pasar. Salah satunya dari titik parkir di pasar, titik reklame, hingga tempat-

-tempat yang bisa menjadi ladang kerja sama yang selama ini oleh PDPS belum dimaksimalkan. “Ini potensi juga. Makanya saya kira masih banyak cara untuk membangkitkan kembali keperkasaan PD Pasar. Sebab pasar adalah tempat sentral perekonomian bagi kita, para rakyat kecil di pasar,” tandasnya. Sementara itu, Direktur Keuangan PD Pasar Surya Sutjahjo membenarkan bila PDPS masih terlilit utang miliaran. Namun pihaknya terus berusaha melunasi utang tersebut.

di Surabaya sudah sangat baik. Bahkan di Surabaya juga ada Taman Lansia, yang terletak di kawasan Jalan Kalimantan, Gubeng. Setiap waktu taman ini diminati pengunjung terutama warga yang sudah lanjut usia. Langkah-langkah ini adalah upaya untuk menciptakan Surabaya ramah lansia,” pungkasnya. (mg3/lis)

Sambungan dari halaman 3 “Untuk utang pajak sendiri sebelumnya sekitar 20 miliar dan sekarang sudah menjadi Rp 18 miliar. Sedangkan untuk utang-utang yang lain sudah banyak yang terkoreksi, sudah belasan milyar yang terbayar sejak 2019 hingga 2020,” bebernya. Disinggung soal setoran dividen yang kerap dipertanyakan legislatif, lebih-lebih masih dalam kemelut utang, Sutjahjo menandaskan bahwa dividen tersebut merujuk pada PAD (pendapatan asli daerah) yang mana harus dibayarkan oleh setiap BUMD dan itu merupakan salah

Sabu di Lapas! Kata Siapa? Berbagai alasan disampaikan sebagai bentuk pembenaran dan atau pembelaan. Dikatakan itu sebagai upaya orang atau sekelompok masyarakat tertentu yang tak bertanggung jawab mempermalukan lembaga hukum plus aparat. Seakan lembaga hukum seperti lapas dan rutan benar-benar menjadi “sarang” atau “surga” narkotika yang tak tersentuh hukum hingga bebas leluasa menjadi peredaran narkotika. Bukan hanya itu, hujatan yang menyudutkan bagi lapas dan atau rutan terus bertubi-tubi menghajar hingga image buruk melekat terhadap lembaga

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surabaya, Wiwiek Widayati juga menjelaskan, bahwa saat ini adalah momentum yang luar biasa, karena Kota Surabaya sudah resmi menjadi PPKM level 1. Maka, perhelatan SFW 2021 ini diharapkan bisa kembali membangkitkan perekonomian. “Keadaan sudah mulai stabil, melalui Surabaya Fashion Week, harapannya produk yang sudah terkurasi ini bisa dipasarkan untuk domestik hingga Internasional,” jelas Wiwiek sapaan Lekatnya. Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Surabaya M. Fikser menerangkan, para pengunjung bisa mendatangi lokasi perhelatan SFW 2021. Meski demikian, para pengunjung juga harus menerapkan protokol kesehatan. Salah satu contohnya, para pengunjung harus memiliki aplikasi PeduliLindungi dengan minimal sudah melakukan vaksinasi dosis pertama. “Selain bisa digelar secara tatap muka, kami juga menyediakan fasilitas layanan online yang bisa diakses oleh masyarakat melalui media sosial, seperti Instagram Sapawarga Kota Surabaya dan Bangga Surabaya,” terang dia. (fer/lis)

satu kewajiban mutlak. “Jadi memang harus dibayarkan. Tetapi masalahnya kita saat ini sedang melakukan reschedule terhadap masalah kewajiban-kewajiban yang cukup besar dan itu sudah kami lakukan secara bertahap,” jelasnya. Adapun soal dividen yang telah disetorkan, Sutjahjo menyebutkan jika 2019 dibayarkan pada 2020 sebesar Rp775 juta. Sedangkan untuk dividen 2020 dan harus dibayarkan pada 2021 yakni, sejumlah Rp237 juta. (mg3/lis)

Sambungan dari halaman 1 itu. Ini yang membuat para pejabatnya berdalih secara keras tak mengakui tudingan-tudingan miring tentang lapas dan atau rutan sebagai tempat yang nyaman untuk bertransaksi narkotika. Fakta dan bantahan boleh ada, dan itu hal biasa. Fakta dan bantahan selalu berbeda arti dan makna. Fakta bilang “A” boleh jadi bantahan ngomong “B”. Tidak klop. Dan ini sering terjadi di mata hukum kita. Sebagai contoh keputusan Pengadilan Negeri Surabaya yang mengadili terdakwa Andrew Indra Saputra, beberapa waktu lalu. Majelis hakim

yang diketuai Ni Made Purnami menjatuhkan vonis bersalah terhadap Andrew Indra Saputra dengan hukuman lima tahun penjara dan denda Rp 2,5 miliar subsider tiga bulan kurungan. Putusan itu lebih ringan dua tahun dari tuntutan JPU Siska dalam persidangan sebelumnya menuntut tujuh tahun penjara dan denda Rp 2,5 miliar subsider enam bulan kurungan. Vonis majelis hakim jatuh didasarkan atas fakta persidangan. Di persidangan terdakwa mengaku pernah mendekam di Lapas Porong dan mendapatkan sabu dari sesorang

bernama Pakde di Lapas Porong. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Surabaya Porong Gun-Gun Gunawan pun membantah. Inilah fakta. Tapi pertanyaannya, apa mungkin keputusan pengadilan negeri bisa dikalahkan oleh bantahan seorang kalapas? Apa keputusan pengadilan negeri Surabaya diputuskan secara asal-asalan alias ngawur? Atau juga apa keputusan pengadilan negeri tidak berdasarkan fakta-fakta? Menjawab pertanyaan seperti itu tidak mudah. Dibutuhkan data akurat karena keputusan pengadilan meng-

ikat alias bersifat wajib dilaksanakan demi penegakan hukum. Apalagi setiap keputusan pengadilan dipastikan telah melewati banyak tahapan sejak persoalan hukum itu muncul di institusi kepolisian. Sehingga keputusan Pengadilan Negeri Surabaya terhadap kasus Andrew Indra Saputra atau semacamnya layaknya diambil di atas kebenaran yang adil dan bermartabat. Nah, belajar dari kasus Andre Indra Saputra yang secara terang benderang terpapar jelas dalam persidangan dan ada bantahan kalapas, bukan tidak mungkin kasus serupa

yang tak terekspos media massa jumlahnya bejibun alias ribuan. Maka Kementerian Hukum dan HAM Indonesia wajib memberantasnya meski didukung atau tidak oleh Komisi III DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia). Jika tidak, tentu kehadiran Presiden Republik Indonesia (saat ini Joko Widodo) wajib membereskannya agar bau harum penegakkan hukum tidak dikotori dan dibuat mainan oknum-oknum aparat hingga mempertegas sabu dan lapas bisa jadi seiring sejalan.(*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU WAGE, 30 OKTOBER 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Jelang Jatuh Tempo PBB, Baru 54 Desa yang Penuhi Target Bangkalan, Memorandum Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bangkalan Ismed Efendi, akan memacu semangat kepala desa (kades) dan lurah sebagai penanggung jawab pelunasan pajak bumi dan bangunan (PBB) di wilayahnya. “Motivasi pelecut semangat ini patut kami ingatkan,” kata Ismed, Jumat (29/10). Apalagi, jatuh tempo pelunasan PBB kurang dua bulan lagi (Desember 2021). Sedangkan kades/lurah yang mampu melunasi PBB masih minim. Hingga akhir Oktober, dari 281 desa/kelurahan, tercatat baru 51 desa dan tiga kelurahan yang sudah melunasi (Mertajasah, Keramat, Sambilangan di Kecamatan Bangkalan). Sedangkan 51 desa tersebar di 13 kecamatan. Artinya, ada empat kecamatan yang nihil pelunasan PBB. Di sisi lain, dari 13 kecamatan itu, hanya Sepulu yang seluruh desanya sudah lunas PBB. “Sukses pelunasan PBB yang digalang dari 15 desa di Kecamatan Sepulu dipicu beberapa penyebab,” tandas Ismed. Diantaranya, selain karena semangat kerja kades yang maksimal, juga ditopang kesadaran warga sebagai wajib pajak. Kabid Pajak dan Retribusi Bapenda Budi Hariyanto menambahkan, semangat 51 kades dan tiga lurah melunasi PBB diparesiasi Bupati R Abdul Latif Amin Imron. “Mereka mendapat piagam penghargaan dari bapak bupati atas dedikasi, atensi, dan prestasi dalam hal pelunasan PBB,” ungkap Totok sapaan akrabnya. Penghargaan itu diberikan pada upacara peringatan Hari Jadi ke-490 Kabupaten Bangkalan ((25/10). Ismed Efendi berharap, penghargaan itu menjadi pelecut 227 kades/lurah yang belum untuk lebih maksimal meraup PBB. Meski begitu, jika merujuk pada pengalaman sebelumnya, Ismed optimistis, meski tidak tuntas seluruhnya, sebagian besar dari desa dan kelurahan yang belum melunasi PBB, bakal mampu memenuhi target hingga 100 persen. (ras/epe)

Me re k a m e n y u a r a k a n aspirasinya di lembaran kertas dan aksi teatrikal. Beberapa tulisan menggelitik kesetaraan gender. Di antaranya, bangsa yang darurat harga tasnya lebih mahal dari pada harga perempuannya adalah bangsa yang menjelang akhir zaman, diam tikam bicara disiksa, stop kekerasan, sahkan raperda kabupaten layak anak, penuhi hak kesehatan setop kekerasan terhadap perempuan, dan perempuan aman Sumenep makmur. Koordinator aksi Gempar M Nur menyebutkan, sampai sekarang pembangunan di Sumenep tidak merata. Begitu juga kemakmuran bagi warganya belum terpenuhi. Terbukti, Sumenep daerah termiskin ke-37 dari kota/ kabupaten di Jawa Timur. “Di usianya ke-752 tahun, belum ada perubahan yang signifikan

bahkan kemiskinan masih tinggi di Jatim belum lagi kerusakan alam,” kata M Nur. Di sisi lain, sejumlah permasalahan juga tak kunjung dituntaskan. Terutama yang menyangkut proyek fisik. Seperti dugaan tindak pidana korupsi dalam pembangunan gedung dinas kesehatan, tambak udang ilegal, pemerataan infrastruktur, ketersediaan listrik, hingga oknum ASN yang kerap bolos. Sedangkan Ketua Kopri Sumenep Nurwaidah membeberkan, pada 2020 ada sekitar 39 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ia menyebutkan, dari jumlah itu baru setengah yang kasusnya diselesaikan. Padahal sebagai daerah yang menyandang status kabupaten layak anak, kekerasan terhadap perempuan dan anak seharusnya tidak perlu terjadi.

Karena itu, ia mendesak pemkab untuk segera mengesahkan perda kabupaten layak anak agar ada perlindungan kuat terhadap perempuan dan anak. “Aksi bisu ini sebagai sindiran keras kami kepada pemkab yang tidak tegas terhadap fenomena kekerasan perempuan. Kami mendorong segera disahkannya raperda kabupaten layak anak,” tegasnya. Aksi mereka ditemui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Yayak Nurwahyudi. Ia m e n g a t a k a n , p e m k a b hingga kini terus berupaya dalam perlindungan terhadap perempuan dan anak kendati perdanya belum disahkan. Ia bahkan meminta semua pihak sama-sama mengawal perda itu. “Pada prinsipnya meski perda itu belum disahkan namun berbagai kebijakan tentang hak perempuan dan anak sudah kita lakukan,” ucapnya. (uri/epe) FOTO: MEMORANDUM/SYAMSURI

Bupati R Abdul Latif Amin Imron menyerahkan yerahkan penghargaan kepada kades yang mampu memenuhi target PBB dan Ismed Efendi (inset).

Sumenep, Memorandum Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep diluruk tiga elemen mahasiswa, Jumat (29/10). Elemen Putri PMII (Korpri), Front Keluarga Mahasiswa Sumenep (FKMS), dan Gerakan Mahasiswa Penyambung Aspirasi Rakyat (Gempar) kompak menyorot tingginya ketimpangan di Kabupaten Sumenep.

Gabungan elemen mahasiswa menggelar aksi teatrikal menyindir kesenjangan sosial di depan Kantor Pemkab Sumenep.

Venue MTQ Dilengkapi Aplikasi PeduliLindungi Pamekasan, Memorandum Kabupaten Pamekasan menjadi tuan rumah pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXIX Jawa Timur, 2-11 November 2021. Segala persiapan sudah dilakukan untuk menyukseskan acara. Termasuk dalam penerapan protokol kesehatan yang jadi syarat wajib dalam masa pandemi Covid-19. Kepala Pelaksana BPBD

Amin Jabir mengatakan, sudah menyiapkan 14 bilik disinfektan untuk membantu penerapan protokol kesehatan. Bahkan sudah disiapkan sebanyak 72 QR code PeduliLindungi di setiap venue dan titik lainnya. “Jika ada kendala pada QR code, kafilah (peserta) bisa menunjukkan kartu vaksinasi,” ujarnya kemarin. Menurutnya, bagi masyarakat yang tidak bisa

hadir langsung, bisa menonton di beberapa kanal yang sudah disiapkan. Jika ingin melihat langsung, harus mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditentukan panitia. Selain itu, kafilah juga akan di-swab secara berkala (4, 7, 10 November). Selain itu, ada 14 fasilitas kesehatan (faskes) yang disiapkan dalam gelaran itu. Dengan diisi tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja dua sif. (*/sjk/epe)

FOTO: MEMORANDUM/IST

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Hari Jadi Sumenep Dikado Demo Mahasiswa

Amin Jabir

Pajak BPHTB Ditarget Rp 8,25 Miliar, Realisasi Capai Rp 9,1 Miliar

Tempat layanan pembayaran pajak daerah BPPKAD Sumenep dan aplikasi e-BPHTB.

menggunakan kode bayar virtual account. Mereka bisa membayar melalui seluruh perbankan yang ada di Sumenep dan mobile banking. “Ketika bayar maka langsung muncul notifikasi kepada kami untuk kemudian kami proses surat setoran pajak daerah (SSPD)-nya termasuk kami lakukan mutasi di Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)-nya. Alhamdulillah, sejauh ini program pelayanan ini banyak dirasakan oleh masyarakat. Sesuai tagline bupati, Bismillah Melayani,” imbuh Herman.

Herman menambahkan, selain peningkatan pelayanan kepada masyarakat, program online system juga berimbas pada kestabilan pener imaan pajak di sektor peralihan hak atas tanah. Artinya walaupun ada pandemi, proses masyarakat melakukan transaksi baik itu hibah, waris, atau jual beli masih lumayan stabil. Sehingga itu yang mendorong penerimaan BPHTB menjadi optimal. Pihaknya mengaku ada banyak kelebihan saat menggunakan sistem online dalam proses penerimaan BPHTB. Pertama, terkait optimalisasi

penentuan harga. Sebagaimana regulasi, objek itu berdasarkan harga pasar atau harga yang wajar. Setiap tahapannya ada transparansi, semua prosesnya dilakukan survei atau verifikasi lapangan (verlap). Sehingga diketahui besaran tanah yang diajukan oleh pemohon sudah sesuai kewajarannya dengan realitas yang ada. Hal itu yang memunculkan optimalisasi penerimaan BPHTB. Kedua, adanya kemudahan dalam proses pengajuan administrasi. Sehingga masyarakat tidak usah bolak-balik datang ke kantor BPPKAD. Mereka cukup

FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR

Sumenep, Memorandum Ada satu jenis pajak yang penerimaannya tidak terpengaruh dengan adanya pandemi Covid-19, yaitu bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Padahal jenis pajak lainnya yang dipungut Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep terkena imbasnya. Hal itu disampaikan Kabid Pelayanan dan Penagihan BPPKAD Sumenep Suhermanto. Menurutnya, target penerimaan BPHTB di APBD murni tahun anggaran 2021 mencapai Rp 7.250.000.000. Kemudian saat pembahasan APBD Perubahan pada Agustus 2021, target penerimaan tersebut dinaikkan menjadi Rp 8.250.000.000, karena progresnya cukup baik. “ Wa l a u p u n s e m p a t a d a k e k h a w a t i ra n s a a t p a n d e m i gelombang kedua sekitar Juli 2021, tapi kami optimis menaikkan target lagi. Alhamdulillah hasil evaluasinya per Oktober 2021, penerimaan BPHTB sudah menembus Rp 9,1 miliar. Artinya ini sudah melampaui target termasuk target tambahan pada APBD Perubahan 2021,” terang Herman, Jumat (29/10). Menurut dia, salah satu faktor yang menjadikan penerimaan pajak BPHTB tidak menurun adalah peningkatan pelayanan kepada masyarakat oleh BPPKAD Sumenep dengan menggunakan online system. “BPHTB pada 2021 full menggunakan online system pajak daerah. Yaitu mulai dari proses pengajuan, proses verifikasi, p e n e n t u a n N O P K P, s a m p a i pembayaran pajaknya dilakukan secara online. Artinya masyarakat sudah tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor kami untuk melakukan p e n g a j u a n . K a re n a s e l u r u h berkasnya dilakukan secara digital atau soft file,” urai dia. Kemudian, ketika masyarakat sudah setuju dengan angka yang ditawarkan oleh BPPKAD, maka ketika bayar pun masyarakat tidak usah datang ke kantor BPPKAD Sumenep. Tapi cukup dengan

menunjuk PPAT atau PPATS untuk dijadikan kuasa hukum dalam memproses aktanya. Semua dilakukan secara online system. “Dengan program ini ada peningkatan trust atau kepercayaan masyarakat. Karena

proses pembayaran dilakukan secara online system. Kami sudah tidak menerima tunai. Artinya ada kepastian setiap satu rupiah pun masyarakat bayar pajak langsung masuk kasda (kas daerah),” tandas Herman. (adv/aan/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

Satreskrim Ungkap Penipuan Bisnis Online Bangkalan, Memorandum Satreskrim Polres Bangkalan mengungkap kasus penipuan berkedok bisnis sembako murah berbasis online dengan kerugian Rp 206.800.000. Dari kasus ini, polisi menangkap GM (28), warga Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan Kota, beberapa hari lalu. Tersangka, dibekuk anak buah Kasatreskrim AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo, berkat adanya laporan dari AM (24), salah satu korban yang tinggal di Jalan KH Hasyim Asyari, Kelurahan Demangan. “Ibu rumah tangga ini ditengarai melakukan penggelapan dengan modus bisnis abal-abal melalui jejaring medsos,” kata Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarinodalam koferensi pers, Kamis (28/10). Akibat ulah GH, korban menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah. ”Selain AM, ada juga korban lain dengan kerugin puluhn juta rupiah,” tandas Kapolres. Kapolres menjelaskan, kronologis penipuan berkedok bisnis online itu bermula pada Jumat 19 Maret 2021 lalu. Saat itu, sekitar pukul 17.00. Terlapor GM

Kampung Sinau, Cara Bhabinkamtibmas Edukasi Anak Mojokerto, Memorandum A i p t u E r i y a n t o n o, Bhabinkamtibmas Polres Mojokerto, berhasil mengelola Kampung Sinau di Dusun Sumowindu, Desa Windurejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan belajar mengajar dengan menempati Taman Pendidikan Quran (TPQ) di kam-

Kapolres Bangkalan AKBP Alit Alarino didampingi Kasatreskrim AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo menggelar konferensi pers.

menawarkan sembako murah berupa minyak goreng merek Sunco kepada pelapor AM. Tanpa curiga AM menyepakati. Bahkan dia memesan 970 kardus produk minyak goreng merek Sunco dan dijamin pesanan itu bakal sampek ke rumah AM dalam tempo dua pekan, sekitar hari Jumat (2/4). ” Alur komunikasi keduanya dilakukan melalui jejaring WA(WatsApp),” sambungnya. Tanpa curiga, AM secara bertahap kemudian melakukan

empat kali transfer dana untuk melunasi barang pesanannya. Totalnya mencapai Rp 140.650.000. Namun sial, barang tak kunjung datang seperti yang disepakati. Bahkan hingga sepekan kemudian, tepatnya Kamis 8 April 2021, barang pesanan itu tidak datang. Berkali-kali AM mencoba menghungi GM via WA, tetapi tidak ada respon. ”Merasa tertipu, AM datang dan melapor,” papar Kapolres Alith. Alhasil, GM selaku terduga

pelaku bisnis online bodong itu pun digaruk timsus satreskrim. Ternyata, korban penipuan GM tidak hanya AM. Ada pula korban kedua dengan kerugian mencapai Rp 66.150.000. Total kerugian kedua korban mencapai Rp206.800.000. Akibat ulah bisnis online bodong itu, GM bakal dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang penggelapan. ”Ancaman hukumannya 4 tahun penjara,” pungkas kapolres. (ras/mik)

Satlantas Bojonegoro Gelorakan Program Astuti Bojonegoro, Memorandum Agung sikap tulung tinulung (Astuti) terus digelorakan Polres Bojonegoro seperti yang dilakukan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro melalui program Jumat Berbagi dengan membagikan nasi kotak kepada warga yang kurang mampu disekitaran Kota Bojonegoro, Jumat (29/10). Terpisah, Kasatlantas AKP Rizal Nugra Wijaya mengatakan, kegiatan membagikan nasi kotak merupakan kegiatan rutin setiap pekan. Kemarin, sekitar 100 nasi kotak dibagikan. “Dengan Astuti, satlantas rutin tiap akhir pekan membagikan nasi kotak kepada warga keterbatasan penghasilan,” kata kasatlantas. Rizal menyebutkan sasaran pembagian nasi kotak selalu berubah-ubah setiap pekannya. Terutama bagi mereka yang keterbatasan penghasilan atau yang masih harus mengais rejeki di ruang-ruang publik. “Semoga dengan bantuan yang diberikan oleh Satlantas Polres Bojonegoro ini bisa bermanfaat,” ungkap AKP Rizal Nugra Wijaya. (top/har/mik)

Polisi Bojonegoro berbagi nasi kotak kepada warga.

pung tersebut, berhasil menjadikan desa tersebut menjadi salah satu Kampung Tangguh Semeru (KTS) di Kabupaten Mojokerto. Karena dedikasinya melebihi panggilan tugas kedinasan, kini Aiptu Eriyantono yang saat ini dipindahkan ke bagian Satlantas Polres Mojokerto, tetap melanjutkan tugas mulia memberikan tambahan edukasi kepada anak-anak yang sedang belajar di rumah di masa pandemi dengan menjalankan salah satu inovasi

Blitar, Memorandum Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom memimpin serah terima jabatan (sertijab) para kapolsek di jajaran Polres Blitar, Jumat (29/10). Kapolsek yang dirombak adalah Kapolsek Gandusari, Panggungrejo, dan Kanigoro. Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan apel Polres Blitar ini, mengubah beberapa jajaran penting kapolsek serta jajaran lain di Polres Blitar. AKP Tri Wahyudi Kapolsek Gandusari menjadi Kapolsek Kanigoro, AKP Purnomo Tri Setiadi, Kanit Idik 1 Satrekrim Polres Blitar berganti menjadi PS Kapolsek Gandusari. AKP Rusmin dengan jabatan

Kapolres Adhitya bersama anggota jajaran mengikuti sertijab.

awal Kapolsek Panggungrejo, menjadi Bhayangkara Administrasi Penyedia Bidang REN. Serta Iptu Agus Purnomo, Wakapolsek Kanigoro menjadi Kapolsek Panggungrejo. “Mutasi jabatan adalah hal

biasa di tubuh Polri. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada pejabat lama dan selamat datang untuk pejabat baru, dan segera beradaptasi dengan anggota.” Pesan Kapolres Adhitya. Dengan menerapkan proto-

kol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19, seluruh anggota yang hadir menggunakan masker dan berjaga jarak. Selanjutnya kapolres berharap pejabat baru segera menyesuaikan diri dan menciptakan

baik antara warga dengan Kepolisian dapat memudahkan terciptanya keamanan di lingkungan kita,” jelas Dwi Ari. Pihaknya juga mengimbau agar warga yang masih beraktifitas, khususnya pada aktifitas

pada malam hari, agar tetap waspada dan meningkatkan kehati-hatian. “Jangan segan untuk melapor kepada kepolisian apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya. (bwo/jok/mik)

inovasi untuk kemajuan Polres Blitar. “Sebab tantangan dan tanggung jawab semakin berat. Kalau tidak menonjolkan skill dan intelejensi, maka akan digerus oleh perkembangan zaman. Sehingga,

Tuban, Memorandum Kapolres Tuban AKBP Darman cangkrukan bersama awak media di Ruang Serbaguna Mapolres Tuban, Jumat (29/10). Hal itu dilakukan untuk semakin mempererat silaturahmi dan menjalin sinergitas antara media dan kepolisian. Kapolres Darman mengatakan, saat ini Covid-19 di wilayah Kabupaten Tuban sudah mulai melan-

dai. Namun, saat ini Tuban masih berada pada level tiga. Hal itu dipengaruhi oleh capaian vaksin yang masih di bawah 50 persen. Ia bercerita, sampai hari ini anggota polisi di Polres Tuban dalam kondisi baik-baik. Hal itu berkat doa bersama. Kapolres berharap sinergitas bersama media dengan kepolisian akan membawa Tuban lebih beradap dan dicintai oleh masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan pertemuan ini kita semua dijauhkan dari balak, dujauhkan dari penyakit,“ harap kapolres. Selain itu, AKBP Darman juga mendoakan hadirin yang hadir dengan hal-hal baik. Selain itu, Kapolres bercerita tentang pentingnya silahturahmi. Yang mana silaturahmi bisa menambah rejeki dan memanjangkan umur (umur panjang). (top/har/mik)

Probolinggo, Memorandum Bentuk dukungan kepada para pelaku usaha khususnya di sektor usaha mikro di masa pandemi Covid-19 saat ini, pemerintah menyalurkan bantuan tunai langsung kepada para pedagang kaki lima dan warung. Untuk kesekian kalinya, Korps Bhayangkara Kota Probolinggo menyalurkan bantuan tunai untuk pedagang kaki lima atau warung (BTPKLW) kepada para pelaku usaha mikro, Jum’at (29/10), di Graha Sanitya Satyawada,Gedung Serbaguna Polres Probolinggo Kota. Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari melalui Kasikeu Aipda Andika FebriWP mengatakan, BTPKLW akan disalurkan secara bertahap, dengan target total 3.500 PKL dan pemilik warung di wilayah Kota Probolinggo. “PKL dan Pemilik Warung hari ini telah hadir memenuhi undan-

gan BTPKLW yang sebelumnya telah didata oleh Bhabinkamtibmas, sehingga dapat dipastikan tepat sasaran dan belum pernah menerima bantuan BTPKLW Pemerintah, dan tetap menjaga prokes,” tandasnya. Menurutnya, penyaluran BTPKLW diharapkan pemerintah dapat membantu betul kehidupan keluarga, bagi PKL dan pemilik warung yang terdampak Covid-19, juga sebagai sinyal penggerak ekonomi masyarakat di tingkat bawah. “Bantuan yang disalurkan Polres Probolinggo Kota hari ini berjalan dengan tertib dan mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker,”ucap Andika. Sebagaimana diketahui, kata Andika, BTPKLW merupakan program dari pemerintah untuk membantu para Pedagang Kaki Lima (PKL) atau

Polairud Pantau Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi Penumpang Kapal Gresik, Memorandum Para penumpang kapal yang bertolak ke Pulau Bawean harus menyiapkan aplikasi PeduliLindungi. Guna memantau arus keberangkatan, Satpolairud Polres Gresik bersiaga di pelabuhan untuk melakukan sosialisasi aplikasi tersebut, Jumat (29/10). Penumpang diwajibkan membuka aplikasi untuk merekam QR di masing – masing ponsel. Kemudian melakukan scan di banner barcode Pedu-

liLindungi. Aplikasi ini untuk mengetahui penumpang telah mengikuti vaksinasi Covid-19. “Seluruh penumpang wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi di scanner dengan barcode yg disediakan sebelum memasuki pintu masuk,” ucap Kasatpolairud AKP Poerlaksono, kemarin. Sehingga, penumpang diimbau sebelum datang ke terminal kapal penumpang agar menginstal terlebih dahulu aplikasi tersebut. Apabila tidak

mempunyai aplikasi segera menginstal atau mengakses melalui website. Pihaknya menjelaskan fungsi dan tujuan dari aplikasi PeduliLindungi adalah mengandalkan partisipasi masyarakat untuk saling membagikan data lokasinya saat bepergian. “Ini bertujuan agar penelusuran riwayat kontak dengan penderita Covid-19 dapat dilakukan dan juga diwajibkan karena program dari pemerintah,” tutupnya. (and/har/mik)

bisa meningkatkan kinerja dan membanggakan instutusi Polri,” tegas Adhitya. Di sisi lain, AKP Tri Wahyudi mengatakan, selama dinas di Polres Blitar mengaku sangat menyenangkan dan penuh kekeluargaan dari pimpinan termasuk seluruh para kapolsek dan anggota jajaran. “Suasana kekeluargaan yang menyenangkan dan penuh humanis ini, tidak bisa kita lupakan. Mudah-mudahan motivasi dan arahan Bapak Kapolres bisa menjadi semangat untuk menjalankan tugas kami di tempat tugas yang baru” pungkas Tri Wahyudi. (nus/mik)

Satreskoba Amankan Pengedar Koplo Tugurejo Kediri, Memorandum Memoran Tim Buser Sa Satresnarkoba Polres Kediri kem kembali mengamankan pengedar narkoba n asal Dusun Jeruk, Des Desa Tugurejo, Kecamata Ngasem, Kecamatan Kab u -

Oni Danang dan barang bukti.

Anggota Satpolairud Polres Gresik memantau keberangkatan penumpang ke Pulau Bawean.

Penerima BTPKLW mendapat fasilitas dari Polres Probolinggo Kota.

paten Kediri bernama Oni Danang (35). Dari tangan pelaku, petugas mengamankan 196 butir pil koplo jenis dobel L. Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono melalui Kasatreskoba Polres AKP Ridwan Sahara mengatakan gatakan, penangkapan pelaku itu bera berawal dari pengakuan Muham hammad Agus Setiawan (24), wa warga Dusun Kunir, Desa B Bulupasar, Kecamatan Pagu K Kabupaten Kediri, yang sudah diamankan beberapa waktu lalu. “Dari pengakuan Muhammad Agus Setiawan, ia mendapatkan barang b bukti itu dari Oni Danang . Oni O yang pada saat itu berada di rumah langsung kami amank amankan,” tutur AKP Ridwan.

Ditambahkan AKP Ridwan, selain mengamankan pelaku, pihaknya juga mengamankan barang bukti pil dobel I. dari hasil penggeledahan petugas mengamankan 196 butir pil dobel L. Selain itu petugas juga mengamankan satu buah ponsel yang digunakan pelaku sebagai alat transaksi. Sementara dari hasil pemeriksaan, uang hasil penjualan digunakan untuk foya-foya. Saat ini petugas Satresnarkoba Polres Kediri masih mendalami kasus tersebut untuk proses pengembangan. “Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 197 Undang Undang No 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Ancaman hukuman pidana penjara maksimal 10 tahun,” pungkas kasatreskoba. (mis/mik)

Cegah Kejahatan, Polsek Pakisaji Rutin Patroli Dinihari Malang, Memorandum Jajaran Polres Pakisaji melakukan patroli rutin selama 24 jam dengan sasaran di seluruh wilayah guna menjaga stabilitas kamtibmas, Kamis (28/10) dini hari. Plt Kapolsek Pakisaji Iptu Sigit Kurniawan melalui Kanit Samapta Aiptu Syaifudin menyampaikan, kegiatan patroli malam ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat agar terhindar dari kejahatan. “Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari demi terciptanya situasi yang kondusif, khususnya di wilayah Kecamatan Pakisaji,” katanya. Jajaran Polsek pakisaji ini melakukan patroli malam terutama pada jam rawan. Ini untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah sehingga dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Tim patroli selain berkeliling, juga berhenti di tempat-tempat tertentu untuk menyapa masyarakat dan petugas jaga. Diantaranya, sesekali berhenti di pos kamling dan memberikan himbauan kamtibmas kepada warga yang sedang patrol rutin. Ini juga untuk meningkatkan kesiap-siagaan masyarakat untuk menjaga stabilitas kamtibmas di lingkungan sekitarnya. Masyarakat pun menyambut hangat kedatangan petugas tersebut. “Suwun nggeh (terimakasih ya, red) pak sampun disambangi (sudah dikunjungi, red), semoga wilayah Pakisaji aman pak,” ujar salah satu warga. (*/ari/mik)

Korps Bhayangkara Kota Probolinggo Salurkan BTPKLW

Jalin Silaturahmi, Kapolres Cangkrukan Bareng Wartawan yang bertugas juga berkoordinasi dengan warga terkait situasi keamanan di lingkungan sekitarnya. Untuk mengigatkan kewaspadaan dan kehatihatian. “Adanya komunikasi yang

yang terbatas (PTM). “Selain itu, juga untuk mengurangi ketergantungan mereka terhadap gadget yang bisa membawa dampak kurang baik bagi perkembangan anak,” jelasnya. “Kami juga membawakan mereka buku-buku yang menarik termasuk pengenalan tentang profesi Polri, bagaimana tertib berlalu lintas. Bahwa kita ini Polri adalah sahabat bagi semua lapisan masyarakat utamanya sahabat anak-anak, seperti yang dilakukannya hari ini (Kamis (28/10)),” ungkap Eriyantono saat mengunjungi salah satu lingkungan pedesaan di Kecamatan Trawas Kab. Mojokerto. Menurutnya dunia anak-anak Menurutnya, anak anak itu menarik dan manyenangkan, serta menjadi kepuasan tersendiri ketika bisa membantu anak-anak dengan baik. “Kita juga mengedukasi anakanak untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Anak-anak yang belajar bersama wajib memakai masker dimanapun mereka berada. Harapan kami, semoga p pa ndemi ini nd in ni cepat cepa ce patt selesai pa selle se lesa lesa saii dan dan da pandemi sse em mu ua abi bis b bisa bi e ja er j la an no norm rmal rmal alk kem emsemua berjalan normal kemba b ali li,,”” pungkasnya. pun ungka gkas gk assny ny ya. (no/mik) (n no o//mik) miik) m k) bali,”

Kapolsek Jajaran Polres Blitar Dirombak

Kapolres Tuban AKBP Darman kumpul-kumpul dengan awak media yang biasa meliput di Tuban.

Anggota Polsek Taman memberikan imbauan kepada masyarakat.

Mobil Cerdas Polres Mojokerto. Inovasi Mobil Cerdas yang dibawa oleh Aiptu Eriyantono ini tak hanya mengusung konsep perpustakaan keliling, tetapi juga memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak yang dikunjungi oleh Aiptu Eriyantono. Karena tambahan pelajaran bagi anak-anak ini sangat penting agar mereka menjadi generasi yang lebih baik di masa depan, meskipun sudah ada sekolah-sekolah yang mulai melakukan tatap muka dengan jam

Anggota Bhabinkamtibmas Polres Mojokerto mengajak belajar anak-anak di area persawahan.

Cegah Tindak Kriminal, Polsek Taman Patroli Keramaian Sidoarjo, Memorandum Personel Polsek Taman, Polresta Sidoarjo melaksanakan upaya preventif pencegahan berupa kegiatan patroli dialogis di tempat-tempat keramaian wilayah Polsek Taman, Jumat (29/10). Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, anggota dengan menggunakan kendaraan dinas Polsek Taman, menyisir dan memantau situasi kamtibmas melewati jalur protokol dan jalur dalam. Kemudian berhenti sejenak untuk memberikan imbauan di tempat-tempat keramaian, salah satunya di wilayah Trosobo, Taman. “Kami menyisir lokasi-lokasi keramaian, untuk memantau situasi kamtibmas,” ujar Aiptu Dwi Ari, di lokasi keramaian Trosobo, Jumat (29/10). Selain melakukan patroli dan pengawasan di sejumlah lokasi, anggota Polsek Taman

SABTU WAGE, 30 OKTOBER 2021 HALAMAN 6 - 7

warung dengan jumlah bantuan dana sebesar Rp 1,2 juta, per pelaku usaha. “236 PKL dan Pemilik Warung hari ini telah hadir memenuhi undangan BTPKLW yang sebelumnya telah didata oleh bhabinkamtibmas via aplikasi, sehingga dapat dipastikan tepat sasaran dan belum pernah menerima bantuan lain dari pemerintah,” sebutnya. Lebih jauh, pihaknya meminta BTPKLW diharapkan menjadi bantalan bagi PKL dan pemilik warung yang terdampak Covid-19, juga sebagai sinyal penggerak ekonomi masyarakat di tingkat bawah. “Harapannya dengan adanya bantuan ini, maka masyarakat mampu mengembangkan usaha mereka seperti PKL dan warung agar lebih berkembang lagi,” pungkas Andika. (mhd/mik)

Petugas polsek mengawasi pengisian BBM.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU WAGE, 30 OKTOBER 2021 HALAMAN 8

FOTO: MEMORANDUM/NN95

Menko Muhadjir Serahkan BPJS Ketenagakerjaan Untuk Nelayan hingga Guru Ngaji

Penyerahan secara simbolis jaminan sosial tenaga kerja dari BPJS Ketenagakerjaan kepada nelayan oleh Menko PKM Muhadjir Efendi didampingi Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin.

“Terima kasih betul sudah nyambung antara apa yang sedang kami lakukan, dan menjadi perintah presiden dengan apa yang diinisiasi oleh Wali Kota Hadi Zainal Abidin,” tuturnya. Usai acara di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, Menko PKM Muhadjir Efendi meninjau Pasar Syariah di Kronong, gelaran produk UMKM di GM Toserba, dan Vaksinasi di Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin Ketapang Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo. Wali Kota Hadi Zainal Abidin mengatakan, nelayan Kota Probolinggo menjadi salah satu kawasan yang memiliki nilai strategis pembangunan di wilayah Jawa Timur. Memadukan

unsur Islami, dapat dipandang sebagai potensi masyarakat sehingga menjadi modal dalam peningkatan sumber daya manusia hingga terbentuk suatu masyarakat yang handal dan berkembang dan mudah tanggap terhadap kemajuan. “Lebih dari itu potensi-potensi yang ada menjadi ketahanan sosial masyarakat akan mampu menangkal dan menyaring kemungkinan adanya pengaruh budaya luar yang negatif,” ujar Wali Kota Hadi Zainal Abidin. Lebih jauh Hadi Zainal Abidin mengatakan, secara geografis luas dan wilayah Kota Probolinggo 56, 667 kilometer dengan panjang pantai 7 kilometer. “Perlu saya sampaikan kepada

Menko PMK Muhadjir Efendi, bahwa wilayah area yang masih menjadi wewenang pemerintah pusat. Mudah-mudahan bisa diselesaikan menjadi wewenang Pemkot Probolinggo. Saya akan segera bersurat, ternyata langsung direspon,” tandasnya. Menurutnya, wilayah Kota Probolinggo punya potensi alam yang luar biasa untuk wisata alam dan wisata religi dengan adanya Museum Rasulullah dan Wisata Gereja Merah yang hanya ada dua di dunia. “Ini menjadi suatu hal yang luar biasa karena bisa berdampingan rukun tanpa membedakan suku agama dan budaya. Itulah keunggulan yang dimiliki Kota Probolinggo,” ucap Hadi Zainal Abidin.(adv/mhd/ono)

Probolinggo, Memorandum Forum Group Discussion (FGD) guna mengidentifikasi lanjutan potensi sumber daya alam perkelurahan sekecamatan Kademangan Kota Probolinggo kembali digelar. Bertempat di lantai 2 kantor Bappeda Litbang Kota Probolinggo, acara dibuka oleh Kepala Bappeda Litbang Tartib Gunawan melalui Kepala Bidang Ekonomi Sena Setyoaji, Jum’at (29/10). FGD diikuti sebanyak 50 orang yang terdiri dari berbagai unsur yakni, camat dan lurah se-Kota Probolinggo. Juga kelompok nelayan, kelompok pemuda tani, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), dan Gabungan Himpunan Petani Pemakai Air (GHippa). Sena Setyoaji mengatakan, tujuan FGD untuk mengidentifikasi SDA yang tersedia atau eksisting secara spesifik sampai tingkat kelurahan, dan permasalahan pengelolaan. Selain itu, mengetahui kondisi

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Bappeda Litbang Gali Potensi SDA via FGD

Diskusi kelompok untuk identifikasi lanjutan potensi sumber daya alam per kelurahan yang difasilitasi Bappeda Litbang Kota Probolinggo.

aktual potensi SDA di Kota Probolinggo secara spesifik. “Hasil yang diharapkan sebagai dasar dalam penentuan arah perencanaan pengelolaan SDA di daerah perkotaan sehingga pengelolaannya lebih terfokus, terarah dan berkelanjutan,” tandas Sena Setyoaji. Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kasubid

KUPPP Ema Rani Hapsari yang dikuti oleh Kelurahan Kademangan, Ketapang, Pilang, Triwung Lor, Triwung Kidul, dan Kareng Lor Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo, dilanjutkan dengan diskusi kelompok dan pemaparan hasil diskusi kelompok. Ema Rani Hapsari menjelaskan, SDA yang dapat diperbarui adalah kekayaan alam yang dapat terus ada

selama penggunaannya tidak dieksploitasi berlebihan. Tumbuhan, hewan, mikroorganisme, sinar matahari, angin dan air adalah beberapa contoh SDA yang dapat diperbarui. Walaupun jumlahnya sangat berlimpah di alam, penggunaannya harus tetap dibatasi dan dijaga untuk dapat terus berkelanjutan. Sedangkan SDA tidak dapat diperbarui adalah SDA yang jumlahnya terbatas karena penggunaannya lebih cepat daripada proses pembentukannya dan apabila digunakan secara terus menerus akan habis. “Minyak bumi, emas, besi, dan berbagai bahan tambang lainnya pada umumnya memerlukan waktu dan proses yang sangat panjang untuk kembali terbentuk sehingga jumlahnya sangat terbatas,” tuturnya. Potensi SDA di wilayah Kota Probolinggo dialiri enam sungai, yaitu Kali Kedungga-

leng, Umbul, Banger, Legundi, Kasbah dan Kali Pancur. Sungai-sungai tersebut mengalir sepanjang tahun, mengalir dari arah selatan ke utara sesuai dengan kelerengan wilayah. Iklim dari empat stasiun pengamatan hujan di Kota Probolinggo, terpantau hujan turun selama 11 bulan di sepanjang tahun 2020. Berdasarkan karakteristik wilayah tersebut, maka dapat terlihat sepintas potensi sumber daya alam di Kota Probolinggo, terutama di sektor perikanan (wilayah pesisir) dan sektor pertanian (tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan. Namun demikian, seiring dengan terjadinya perubahan iklim, semakin bertambahnya jumlah penduduk serta pergeseran orientasi mata pencaharian penduduk menyebabkan terjadinya penurunan kualitas dan kuantitas sumber daya alam di Kota Probolinggo. (adv/mhd/ono)

Pemkab Serahkan RAPBD 2022 kepada DPRD Tulungagung Tulungagung, Memorandum Sidang paripurna dengan agenda penyampaian Ranperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2022, digelar di GrahaWicaksana DPRD Tulungagung, Rabu (27/10). Hadir dalam sidang paripurna tersebut, pimpinan DPRD Tulungagung beserta anggota dan Bupati Tulungagung beserta Sekda dan beberapa kepala OPD Kabupaten Tulungagung. Di hadapan tamu undangan, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo membacakan secara singkat RAPBD tahun 2022 yang disampaikan kepada DPRD. Maryoto menyebut, pendapatan daerah dalam rancangan APBD tahun anggaran 2022 mengalami kenaikan sebesar 4,9 persen dibandingkan tahun 2021. Di mana tahun 2022 mendatang direncanakan mencapai Rp 2,5 triliun lebih tinggi dibandingkan tahun ini yang sebesar Rp 2,3 trilliun. Kenaikan

tersebut bersumber dari kenaikan target pendapatan asli daerah (PAD) dan kenaikan pendapatan transfer dari pemerintah pusat berupa dana bagi hasil (DBH) dan dana alokasi khusus (DAK). “Kenaikan kita dari DAK, DBH dan juga penerimaan lain di tahun 2022,” ujarnya. Dengan rincian, pendapatan sebesar Rp 2.513.324.162.627,00,- kemudian belanja mencapai Rp 2.613.449.592.939,00,- sehingga defisit mencapai Rp 100.125.430.312,00,-. Sedangkan untuk pembiayaan, yaitu penerimaan pembiayaan mencapai Rp 117.000.000.000,00,- dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 16.874.569.688,00,- untuk pembiayaan netto sebesar Rp 100.125.430.312,00,lalu untuk sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan sebesar Rp 0,00,-. “Pendapatan kita tahun 2022 prediksinya mencapai Rp 2,5 trilliun, meningkat jika dibanding tahun sebelumnya,” ucap Bupati Maryoto.

Bupati Maryoto Birowo dan Ketua DPRD Tulungagung Marsono.

Maryoto mengatakan, selain bersumber dari DAK dan DBH, peningkatan PAD tahun 2022 mendatang juga didorong oleh pemasukan dari PBB-P2 Kabupaten Tulungagung. “ Ya ada dari PBB-P2 juga, retribusi juga ada kenaikan,” jelasnya. Pihaknya menyebut, penanganan pencegahan

dan penanggulangan Covid-19 masih menjadi hal utama yang harus dilakukan di tahun 2022 mendatang. Mengingat saat ini pandemi belum selesai, walaupun capaian vaksinasi telah meningkat dan penambahan kasus terkonfirmasi mengalami penurunan. (adv/fir/mad/ono)

Tulungagung, Memorandum Gara-gara menggadaikan motor kreditan, Diki Ariawan (24), pemuda asal Dusun Pundensari, Desa/Kecamatan Rejotangan, harus berurusan dengan polisi. Pasalnya apa yang dilakukan Diki termasuk perbuatan melawan hukum. Karena menggelapkan jaminan fidusia berupa motor kreditan. Diki merupakan kreditur salah satu lembaga pembiayaan di Tulungagung. Sebelumnya, pihak debitur sudah melakukan somasi melalui kuasa hukumnya sebanyak 3 kali. Namun tidak mendapatkan respon positif dari Diki. Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Christian Kosasih melalui Kasi Humas Iptu Nenny Sasongko mengatakan, status Diki telah ditetapkan sebagai tersangka. “Tersangka telah menunggak angsuran selama 5 bulan. Namun ternyata sepeda motor yang dibeli secara kredit tersebut digadaikan ke Madura,” terang Iptu Nenny, Jumat (29/10). Dari keterangan para penagih lembaga pembiayaan, sepeda motor yang dibeli tersangka sudah lama digadaikan ke Madura dan tidak ada itikad baik untuk menyelesaikannya, atau membayar angsurannya. Dari perkara tersebut, polisi menyita barang bukti berupa 1 lembar surat kuasa pembebanan jaminan fidusia nomor : 843001248120 tanggal 28 Mei 2020, 1 lembar sertifikat jaminan fidusia nomor : W15.00499053.AH.05.01 tahun 2020, tanggal 4 Juni 2020, 1 bendel akta nomor : 29, tanggal 2 Juni 2020, 1 lembar history pambayaran, 3 lembar surat somasi tanggal 8 Agustus 2020, tanggal 20 September 2020 dan tanggal 6 Oktober 2020, serta sebuah BPKB sepeda motor Honda PCX CBS tahun 2020 warna putih Nopol AG 3040 RDP. “Tersangka sudah dilakukan penahanan, dijerat dengan pasal 372 KUHP dan atau pasal 36 UURI nomor 42 tahun 1999,” pungkas Iptu Nenny. (nn95/mad/ono)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Kegiatan ini berlangsung di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan Kota Probolinggo bersama Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin. Dihadiri Direktur BPJS Ketenagakerjaan Zainuddin, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur Dyah Wahyu Ermawati, beserta Forkopimda Kota Probolinggo. Menko PMK Muhadjir Efendi mengucapkan terima kasih atas undangan dalam rangka launching program tersebut. Muhadjir Efendi menyebut masih ada sekitar 10 juta kemiskinan ekstrem di wilayah Jawa Timur. Salah satunya daerah yang terkategori kemiskinan ekstrim tinggi yakni Kabupaten Probolinggo.

Gelapkan Motor Kreditan, Meringkuk di Tahanan FOTO: MEMORANDUM/MHD

Probolinggo, Memorandum Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy secara simbolis menyerahkan jaminan sosial tenaga kerja dari BPJS Ketenagakerjaan kepada nelayan kecil, serta bantuan untuk ketua RT/ RW, guru ngaji/ sekolah Minggu, pemberian hibah jasa listrik untuk tempat ibadah, dan bantuan sosial di Kota Probolinggo, Jumat (29/10).

Diki Ariawan setelah menjalani pemeriksaan.

Gus Ipul memberikan sambutan pada acara konfercab ke-9.

Fatayat Harus Lakukan Pengaderan Terukur Pesan Gus Ipul di Konfercab Pasuruan, Memorandum Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) Fatayat NU Kota Pasuruan. Dalam Konfercab yang berlangsung di rumah makan Kebun Kota Pasuruan, Jumat (29/10), Gus Ipul-sapaan karib-Saifullah Yusuf berpesan untuk melakukan proses pengkaderan yang terukur dan satu barisan. “Fatayat harus membuat suatu proses pengkaderan yang terukur, sistematis dan melahirkan suatu kaderisasi yang tangguh,” jelas Gus Ipul. Ia juga meminta, dukungan dan bantuan kepada seluruh kader Fatayat yang hadir untuk mensuksekan program Pemerintah Kota Pasuruan. Contohnya seperti lihat sampah, ambil, buang pada tempatnya (Lisa Bunga). “Pertama sukseskan Lisa Bunga, saya ingin Fatayat juga bisa kampanye kebersihan, mungkin bisa dibagi setiap Minggu atau Jumat, setiap ranting bersih-bersih, sehingga Fatayat bisa menjadi motor penggeraknya,” ajak Gus Ipul. Sementara itu, Ketua PC NU Kota Pasuruan KH Nailur Rohman Gus Amak mengucapkan apresiasi kegiatan Konfercab Fatayat tersebut. Beliau juga menyampaikan bahwa Fatayat banyak PR kedepannya. Seperti, program merawat janda-janda dan anak yatim. Gus amak juga menegaskan bahwa Fatayat punya beban untuk menyelamatkan dan merawat perempuan-perempuan baik yang belum berekeluarga, baru berkeluarga, atau yang parupayah dari ancaman radikal. “Saya berharap Fatayat, Muslimat mampu membentengi, memperkuat masyarakat dari paham radikal, dengan cara kegiatan diranting-ranting diperkuat lagi dan diaktifkan lagi,” harap Gus Amak-panggilan akrab KH Nailur Rohman. (rul/ono)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Direktur Utama: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Choirul Shodiq SH MH Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. Pemimpin Perusahaan: 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. Yoyok Khayatullah AMD SE 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU WAGE, 30 OKTOBER 2021 HALAMAN 9

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Pemkab Jember Kolaborasi dengan Perpusnas RI

Kondisi tanaman jagung yang diserang tikus.

Tingkatkan Literasi Masyarakat

Hama Tikus Serang Tulungagung Tulungagung, Memorandum Hama tikus menyerang tanaman jagung di Kecamatan Rejotangan Tulungagung. Petani dibuat gigit jari karena gagal memanen hasil tanaman mereka. Salah satu petani di Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan Supangat (54) kepada Memorandum hanya bisa pasrah dengan musibah gagal panen yang dialaminya. Hama tikus thanya memakan bagian bonggol serta bagian atas jagung saja. Yang tersisa adalah jagung setengah ke bawah. “Rata-rata tinggal setengahnya saja. Bagian atas habis dimakan, bagian bawahnya tidak dimakan,” ucapnya, Jumat (29/10). Hama tikus menyerang di malam hari. Serangan terus berlanjut sampai saat ini. Untuk tanaman yang sudah rusak atau jagungnya sudah habis terpaksa harus ditebang dan dibuang. Sedangkan untuk tanaman dengan jagung yang masih tersisa sebagian, dipertahankan hingga panen mendatang. “Nanti yang setengahnya masih bisa dipanen meski sedikit. Sayang kalau dibuang semua,” ucapnya. Supangat menyebut, dari luas lahan yang ditanami jagung, jika dalam kondisi normal bisa menghasilkan 1,5 ton. Namun dengan kondisi diserang hama, kemungkinan hasil panen sekitar 300 kg saja. “Baru tahun ini ada serangan tikus. Tahun lalu tidak seperti ini,” tutur Supangat. Supangat mengaku mencoba menanggulangi hama tikus dengan racun. Namun kendati banyak ditemukan tikus mati, tetapi serangan tidak mereda. Ke depan menurut Supangat, untuk mengantisipasi kejadian yang sama di musim tanam selanjutnya, pihaknya bersama dengan petani lain bakal menggelar gropyokan tikus sebelum masa tanam dimulai. “Mungkin nanti akan dilakukan gropyokan sebelum musim tanam,” ungkapnya. Selain di Desa Tanen, serangan hama tikus juga terjadi di Desa Banjarrejo, Kecamatan Rejotangan. Di sana tikus juga menyerang tanaman jagung yang masih kecil dan baru keluar bakal buahnya. (fir/mad/ono)

Literasi masyarakat menjadi pendu- bangunan sumber daya manusia dan kung kuat terhadap kemajuan Indonesia menempatkan pendidikan, sektor sosial melalui peningkatan sumber daya ma- budaya termasuk literasi pada posisi sennusia (SDM) masyarakat. tral dalam kebijakan dan pembangunan Deputi Bidang Pengembangan Sum- nasional,” sambungnya. ber Daya Perpustakaan, Drs Deni KurniSementara itu, Bupati Jember Ir adi, MHum menyampaikan, Indonesia H Hendy Siswanto bersyukur epan akan mengalami peningkatan acara peningkatke depan an indeks ografi. demografi literasi masyarakat ini Indonesia pada rentang wak“Indonesia menjadi pemicu baginya 030 Indonesia diprediksi tu 2030 ninguntuk terus memiliki demografi usia promemiliki katkan semangat if lebih besar dari usia duktif masyarakat g e produktif. Salah satu dari nonproduktif. bamar memh agenda pembangunan tujuh ca. yaitu peningkatan kualitas ber daya manusia,” sumber kap Deni dalam ungkap butannya. sambutannya. Menurutnya, bangsa yang as harus dicerdas ung dengan dukung didikan serta pendidikan asi masyarakat literasi yang tinggi dimana anya merupakan keduanya nafass dari pembanan sumber daya ngunan usia. manusia. Karena itu Pe“Karena ntah terus menemerintah kan komitmen untuk guhkan berinvestasi dalam pem- Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto.

Perhutanan Sosial Jatim Paling Tinggi di Jawa

FOTO: MEMORANDUM/DAY

Surabaya, Memorandum dengan komoditas Jagung, Kacang, Provinsi Jawa Timur menempati Cabe, Singkong, Ekowisata, Silvopasposisi puncak dalam capaian perhutura, dan hasil hutan lainnya. Untuk tanan sosial di Pulau Jawa. Berdasarkan KUPS dengan komoditas Kacang secara data Kementerian Lingkungan Hidup Nasional terdapat 76 KUPS, sebanyak dan Kehutanan, prosentase luasan 52,17 persen berasal dari Jawa Timur yang telah terealisasi yakni sebesar dan baru Kabupaten Tuban yang me65,19 persen atau seluas 176.962,08 miliki KUPS dengan komoditas Kacang hektar area. berkelas KUPS Emas. Gubernur Jawa Timur Khofifah In“Saya optimistis jika komoditidar Parawansa mengatakan, perhutan-komoditi hasil perhutanan sosial ini an sosial ini membawa dampak besar diolah dan dikemas lebih baik lagi maka bagi masyarakat sekitar hutan. “Tidak nilai ekonominya akan semakin besar. hanya dampak ekonomi, namun juga Bukan tidak mungkin pula bisa menjadi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Wana berkontribusi dalam pengurangan komoditas unggulan daerah yang bisa Wisata Sowan Tuban. peristiwa kebakaran, pembalakan liar, dijual ke pasar luar,” ujarnya. pencurian kayu, dan konflik lahan,” Sementara itu, dalam kesempatan sebesar 20,34 persen, Jawa Tengah sebesar ungkap Gubernur Khofifah Indar Parawansa 13,77 persen, DIY sebesar 7,04 persen dan tersebut Khofifah juga menyampaikan SK di Wana Wisata Pantai Sowan Tuban, Kamis Banten sebesar 4 persen. Adapun dalam Perhutanan Sosial kepada 10 kelompok yang (28/10). hal jumlah petani penggarap, Jawa Barat telah diberikan secara simbolis oleh Bapak Khofifah berharap perhutanan sosial sebesar 11,66 persen, Jawa Tengah sebesar Presiden RI kepada LMDH Sekar Jati, LMDH bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin 11,13 persen, Banten sebesar 6,20 persen Jenggolo Manik, LMDH Wana Bangkit, untuk meningkatkan perekonomian ma- dan DIY sebesar 2,85 persen. LMDH Wana Bima dari Kabupaten Tuban, syarakat. Perhutanan Sosial memberikan masya- LMDH Wono Joyo, LMDH Andhe Andhe Jawa Timur juga menempati posisi ter- rakat akses lahan di kawasan hutan, untuk Lumut, LMDH Wono Jalasi dari Kabupaten atas dalam hal jumlah surat keputusan (SK) digunakan sebagai modal kegiatan ekonomi Lamongan dan LMDH Jati Murni, LMDH Jati yang telah terbut yakni sebanyak 348 unit SK produktif. “Lewat program ini kami berupa- Arum serta LMDH Mekar Jati dari Kabupaten atau 54,46 persen dari total capaian di Pulau ya mendorong agar perekonomian warga Bojonegoro. Jawa. Dari 348 unit SK perhutanan sosial, sekitar kawasan perhutanan sosial ikut Khofifah juga memberikan bantuan sebanyak 303 unit merupakan SK Kulin KK membaik, termasuk juga membuka lapang- Hibah Sarana Prasarana Ekonomi Produk(Pengakuan dan Perlindungan Kemitraan an kerja bagi masyarakat sekitar maupun tif bagi Kelompok Tani Hutan (KTH) dan Kehutanan) atau sebesar 32,48 persen dari luar anggota kelompok usaha,” imbuhnya. Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) total capaian SK Kulin KK Nasional dan Jawa Khofifah menerangkan, saat ini dari 348 berupa Mesin Penyulingan Minyak Atsiri Timur menjadi provinsi yang paling banyak Kelompok Perhutanan Sosial (KPS), telah dan Kendaraan Roda 3, Gazebo, Toilet dan memperoleh SK Kulin KK. Jumlah petani terbentuk 489 Kelompok Usaha Perhutan- tempat ibadah, Alat pipil jagung mobile roda penggarap Jawa Timur menjadi yang ter- an sosial (KUPS) atau sebesar 45,78 persen tiga, Mesin pembuat kompos, timbangan tinggi di Pulau Jawa yakni sebanyak 119.576 dari total KUPS di Pulau Jawa. KUPS-KUPS elektrik dan alat pencacah rumput, bak kepala keluarga atau 68,17 persen dari total tersebut telah menjalankan usaha produksi, frementasi, kereta dorong dan handsprayer. capaian di Pulau Jawa. Tidak hanya itu, kepada Kelompok Tani terdiri dari komoditas agroforestri, buahSebagai perbandingan, capaian perhu- -buahan, ekowisata, wisata alam, kayu-kayu- Hutan, Khofifah juga memberikan hibah betanan sosial Provinsi Jawa Tengah sebesar an, madu, kayu putih dan hasil hutan bukan nih porang sejumlah 800 Kg kepada 4 kelom13,85 persen Jawa Barat sebesar 13,56 per- kayu lainnya. pok di Kabupaten Lamongan yaitu Kelompok sen, Banten sebesar 6,82 persen dan DIY Sedangkan, Kelompok Perhutanan Sosi- Tani Milenial Putramu, Kelompok Masyarakat sebesar 0,58 persen. Sedangkan dalam hal al (KPS) di Kabupaten Tuban sendiri saat ini Fasko, Kelompok Masyarakat Cahaya Al-Khopenerbitan SK, Provinsi Jawa Barat mencapai berjumlah 29 dan telah terbentuk 47 KUPS irot dan LMDH Wono Jalasi. (day/ono)

RUMAH DIJUAL

P E N G O B ATA N

JLN LINGKAR TIMUR J.THN DEKAT JUANDA LS. 6724 M2 HGB NOL JALAN HRG 3.2JT/M2 HUB:0818318280-085106431777. ANEKA KEBUTUHAN

LOWONGAN BUTUH KERJA MSK DI WARUNG ATAU KERJA SAMA BK WARUNG DI LUAR PULAU PAPUA ATAU DI KALIMANTAN HUBUNGI P.MUNI IN WA 085246965271.

P I J AT K E B U G A R A N RISKY MASSAGE KESEHATAN UNTUK KELUARGA CAPEK LELAH LETIH DAN LESU JUGA KESELEO HUB 083831424978.

KEHILANGAN HILANG STNK SPD MTR HND L-5590-CR AN.JUS INDRARTA KUSWIBAWA SE & STNK SPD MTR SUZUKI L-4468-DD AN. DIANIE PUDJIASTUTI SE D/A. RUNGKUT MEJOYO SELATAN X/8 SBY. HLG STNK YMH XION W-2295-EW BIRU APANDI DSN.JEDONG RW01 DS.SEKARPUTIH BALONGPANGGANG GRESIK.

2010 MUH RT03 KEC. KAB.

“Bet “Betapa pentingnya sebuah bahan bacaan untuk meningkatkan kualitas manusia dalam ssuatu bangsa,” ungkap Bup Bupati Hendy. Bupati Hendy menyampai paikan, Kabupaten Jember di dianugerahi demografi ya tinggi yaitu penduyang du duknya 2,5 juta jiwa, pote tensi ini harus diatur den ngan baik terutama untuk lit literasi gemar membaca. “Jaman semakin maju d dan persaingan semak ketat, tentu harus kin d diimbangi dengan kem mampuan literasi yang kuat. Misalnya ibu-ibu

Keluar-Masuk Hutan demi Vaksinasi Lansia Pasuruan, Memorandum Demi menyukseskan vaksinasi terhadap para lansia, polisi dan petugas puskesmas serta pemerintah desa berkolaborasi. Mereka mendatangi para lansia secara door to door Petugas TNI-Polri bersama petugas Puskesmas Kejayan menyusuri ruuntuk mau divaksin. Kapolsek Kejayan Polres mah para lansia. Pasuruan Iptu Marti yang ter“Dengan adanya vaksina- warga yang sudah divaksin libat dalam kegiatan itu me- si dor to dor ini, diharapkan hampir 70 persen. ngatakan, vaksinasi dor to dor bisa membantu warga yang “Untuk hari ini vaksinasi ini sengaja dilakukan untuk berada di plosok desa khusus- dor to dor yang diperuntukkan melakukan percepatan serta nya lansia mendapatkan herd untuk lansia di Dusun Dawuan, untuk memudahkan lansia immunity dari pemerintah,” Dusun Krikil, Dusun Krajan mengikuti program vaksinasi. jelasnya. dan Dusun Blok Masjid. Semu“Kami melaksanakan teroSementara itu, Kepala Desa anya total ada 20 lansia yang bosan dari pintu ke pintu untuk Kedungpengaron, Kecamatan mengikuti vaksinasi,” tutup mendatangi lansia. Mengingat Kejayan Hanafi menuturkan, Hanafi. (rul/ono) beberapa faktor yang pertama sasaran itu sendiri yang memang sudah tua, PENGUMUMAN SERTIPIKAT HILANG kemudian faktor dari medan jalan yang jauh dari balai desa,” ucap Marti, Sertipikat Hak Guna Bangunan No.531 Kel. Pencalukan, Kec. Jumat (29/10). Prigen, Kabupaten Pasuruan. Selain itu, para petugas Satgas Covid-19 tingkat Luas : 725 M2 Kecamatan Kejayan juga Atas Nama : Nyonya MARIA DEWI ENNIWATI isteri BAJU SANTOSO harus rela menempuh perjalanan jauh dan meApabila ada yang menemukan / menguasai Sertipikat dimaksud lewati hutan untuk sampai Agar Menyerahkan ke Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan ke permukiman warga dengan jalan kaki.

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

HLG BPKB NOPOL W 2104 UY A/N TONI SURIYANTO NOSIN. JF22E1227030.

Kehilangan BPKB R4 merk Toyota Innova tahun 2014 nopol W 1007 EH An Kartika yuliawati Da Ds. Kedanyang Rt. 003 Rw. 001 Kec. Kebomas Kab. Gresik

HLG BPKB NOPOL W 4989 UR A/N RIDUWAN NOSIN. HB21E1599347.

HLG BUKU KIR L.8893.UB PT.BALI JAYA TRANSINDO JL.MARGOMULYO INDAH 3 SBY.

HLG BPKB NOPOL W 2161 PF A/N NUR ROKHIM NOSIN. JM21E1389263.

HLG BUKU KIR L.9797.UZ/SB. 265039.K PT.FAJAR MULIA TRAN SINDO JL.TANJUNG BATU 54 SBY.

HILANG STNK HONDA SUPRA X125 2014 L 2251 LQ A/N MUTTAQIN (081233951171).

HLG BPKB L-1831-NU DAHYATSI THN 2009 A RAHMAT SANTOSO PANGGONG 5/10 SBY. NOKA. MHKV1AA2J9K05595 NOSIN. DN94792.

HLG BUKU KIR L.9861.UB/ SB.282718.K TJIPTO HARTONO JL.SURABAYA.

HILANG BPKB HONDA NSR R 96 / UNGU KUNING B 3476 ZV EKO SULISTYANTORO 081318363634.

HLG BUKU KIR L.9541. BB/SDA.12700 WINDARTI JL.TAMBAK ASRI 97 SBY. HLG BUKU KIR L.9375.UX/ SB.219635.K PT. JOKOTOLE TRANSPORT JL.SURABAYA.

menjalankan UMKM, bagaimana bisa meningkatkan usahanya apabila literasinya tentang usaha yang dijalaninya lemah, tentunya balik lagi ke baca lagi,” imbuhnya. Dalam acara tersebut, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Drs Deni Kurniadi, M.Hum mengukuhkan Dra Hj Kasih Fajarini sebagai Bunda Literasi. Acara tersebut juga dihadiri secara virtual oleh Anggota DPR RI Komisi X, Muhammad Nur Purnamasidi, para pegiat literasi masyarakat, pustakawan dari beberapa daerah di Indonesia. Deni Kurniadi juga meneken kerjasama dengan Universitas PGRI Argopuro Jember dan Universitas Islam Jember. (adv/jun/ono)

Kerja Sama Apik Polisi, Pemdes, dan Petugas Vaksin

HILANG STNK SPD MTR HONDA TH’1990 L-2488-HX AN.SRI WIJAYANTI D/A. KARANGAN 218 SBY. HLG BUKU KIR L.8060.UM PT.SUMBER MULTI REJEKI JL.JEMUR ANDAYANI 11.A SBY.

ELEKTRONIK DIJUAL AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.

Bupati Jember Jem Ir H Hendy Siswanto dan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perp Perpustakaan Drs Deni Kurniadi MHum.

Kehilangan BPKB R4 merk Toyota Avanza tahun 2014 nopol W 905 HM An NuraliDa Jl. Bangka no.12 Rt. 002 Rw. 008 Ds. Yosowilangun Kec. Manyar Kab. Gresik HILANG BPKB SPDMTR YAMAHA54P CAST WHEEL A/T : S-4173-LMNk: MH354P00BCJ4 28215Ns :34P-428372AN, AGUNG ICHWANUDIND/a : TUMENGGUNGAN Gg.IMAM BONJOLRT/RW : 001/006KEL, TU M ENGGUNGA N K EC/ K A B, LAMONGAN . Kehilangan STNK Nopol S 1994 WF An. Anastasia Sugeng Prastiwi, Kwijenan Santren, RT/RW : 08/02 Desa Jelakombo Jombang

PEMBERITAHUAN Kepada pembaca MEMORANDUM agar berhati-hati dalam melakukan transaksi melalui sarana iklan. Tetap waspada dan selalu cross check. MEMORANDUM tidak bertanggung jawab terhadap semua transaksi penayangan iklan. Atas perhatiannya kami sampaikan terimakasih. Ttd. Manager Iklan

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Petani Gagal Panen

FOTO: MEMORANDUM/JUN

Jember, Memorandum Guna meningkatkan indeks literasi masyarakat Jember, Pemerintah Kabupaten Jember menjalin kerja sama dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Kamis (28/10).


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SABTU WAGE, 30 OKTOBER 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

DOSEN MEREGANG NYAWA DI STASIUN KA

Berangkat dari Wonokromo FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Olah TKP petugas di lokasi kejadian.

Pria tanpa Identitas Disambar KA Sancaka Jombang, Memorandum Seorang pria tanpa identitas dilaporkan meninggal dunia diduga setelah tersambar kereta api. Lokasinya, di perlintasan tanpa palang pintu Desa Glagahan, Kecamatan Perak, Jumat (29/10) sekitar pukul 10.05. Dipaparkan Kasatlantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto melalui Kanit Gakkum Iptu Fadilah, sebelum tersambar kereta api (KA) Sancaka bernomor KA 175 A jurusan Surabaya-Yogyakarta. Korban diketahui berjalan di sepanjang rel. “Sebelum kejadian, korban diketahui berjalan di sepanjang rel. Tidak lama berselang melintas Kereta Api Sancaka jurusan Surabaya-Yogyakarta,” paparnya, Jumat (2910). Diduga tidak mengetahui kedatangan kereta yang melintas, korban seketika tertabrak. Akibatnya, korban meninggal dunia seketika dengan luka serius di bagian kepala. “Diduga kuat korban tidak mengetahui kedatangan kereta api yang melintas dari arah timur ke barat. Seketika, korban tertabrak dan meninggal dunia di lokasi dengan luka serius di bagian kepala,” sambung Kanit Gakkum. Petugas yang tiba di lokasi sesaat setelah mendapatkan laporan, langsung melakukan olah TKP. Selain dipastikan tidak membawa identitas, korban diketahui mengenakan pakaian warna abu-abu serta bercelana pendek warna hitam. “Korban tidak membawa identitas, dan dipastikan bukan warga setempat. Guna kepentingan penyelidikan, jenazah korban kami evakuasi ke RSUD Jombang guna kepentingan otopsi,” pungkas Fadilah. (wan/yok)

Marak Proyek Molor, Dewan Warning OPD Jombang, Memorandum Komisi C DPRD Jombang memberikan warning ke seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang mempunyai proyek fisik pada tahun anggaran 2021. Mengingat akan memasuki akhir tahun, para wakil rakyat tidak ingin ada proyek yang molor bahkan tidak tuntas pekerjaannya. ”Ini hampir memasuki FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S akhir tahun. PA (pengguna Miftahul Huda anggaran) maupun PPK (pejabat pembuat komitmen) harus terus mengawasi proyek-proyeknya,” ujar Miftahul Huda, Wakil Ketua Komisi C DPRD Jombang, Jumat (29/10). Menurutnya, banyak proyek-proyek yang terancam molor pekerjaannya. ”Karena saya mendapat laporan dan melakukan pemantauan banyak proyek-proyek yang terancam molor. Untuk itu kami tidak ingin ada proyek yang pekerjaannya molor,” tegas politisi PKB itu. Dalam pantauannya, beberapa proyek yang pekerjaannya molor di antaranya pembangunan kantor Kecamatan Sumobito, pembangunan puskesmas di Kecamatan Sumobito dan puskesmas di Kecamatan Ngoro dan lain sebagainya. ”Apabila memang PA dan PPK mengetahui ada keterlambatan pekerjaan. Mereka bisa memberikan peringatan. Ini untuk mengantisipasi molornya pekerjaan,” ungkapnya. Selain itu, dirinya juga mewanti-wanti untuk pelaksana juga harus mengerjakan sesuai dengan RAB (rencana anggaran belanja). ”Pekerjaan juga harus sesuai jangan sampai pekerjaan dilakukan secara asal-asalan,” katanya. Menurutnya, ini juga harus menjadi perhatian PA dan PPK apabila tidak sesuai pekerjaan. Jangan sampai menerima pada saat usai pekerjaan nanti. Dirinya juga menegaskan, apabila nanti ditemukan proyek yang molor. Pemkab harus lebih tegas lagi untuk memasukkan kontraktor ke daftar hitam. Sehingga, pada lelang selanjutnya tidak bisa mengikuti. ”Kalau ada yang tidak selesai langsung masukkan ke daftar hitam,” pungkas Huda. (wan/yok)

Mojokerto, Memorandum Petugas Satreskrim Polres Mojokerto Kota terus menyelidiki penemuan mayat di stasiun kereta api (KA) Jalan Bhayangkara Kota Mojokerto, Kamis (28/10) malam. Korban yang dikabarkan seorang dosen di salah satu universitas di Surabaya itu ditemukan tak bernyawa di ruang menyusui oleh petugas kebersihan stasiun. Data yang diperoleh, korban berinisial AW (54), merupakan pria asal Jalan Basuki Rahmat, Kampung Dalem, Kabupaten Tulungagung. Dia ditemukan meninggal dunia di ruang menyusui stasiun Kota Mojokerto sekitar pukul 20.00. Kasihumas Polres Mojokerto Kota Ipda MK Umam mengatakan, berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan, sebelum ditemukan tak bernyawa korban diketahui telah melakukan perjalanan dari stasiun Wonokromo, Surabaya dengan menggunakan KA Dhoho tujuan Tulungagung. Namun saat sampai di stasiun KA Mojokerto tepatnya pada pukul 19.30, korban di-

ketahui turun dari gerbong kereta api dan menuju tempat istirahat. “Pada saat itu, salah satu cleaning service katanya sempat melihat korban turun dari kereta dengan keadaan pucat,” jelasnya, Jumat (29/10). Saat didatangi dan ditanya, korban mengaku mengalami masuk angin dan meminta diantarkan ke kamar mandi. Usai dari kamar mandi korban langsung diminta untuk beristirahat di ruang laktasi (menyusui). Selang beberapa saat kemudian, korban juga sempat meminta bantuan untuk dihubungkan dengan keluarganya. Namun nahas belum sampai tersambung, korban sudah didapati tidak sadarkan diri.

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Proses evakuasi korban di Stasiun KA Mojokerto.

Dengan kejadian itu, saksi mata langsung segera melaporkan kepada penjaga untuk segera ke Polres Mojokerto Kota. “Saat petugas datang di TKP korban sudah meninggal dunia. Dari hasil identifikasi dan pemeriksaan kita memastikan korban meninggal dunia karena sakit.

Dari pengamatan pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” tegasnya. Usai dipastikan meninggal dan proses identifikasi, petugas dibantu PMI Kota Mojokerto dan sejumlah potensi relawan Mojokarto langsung mengevakuasi jasad korban ke

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mojokerto. “Kemarin kita evaluasi dengan menggunakan ambulans PMI Kota Mojokerto dibantu potensi relawan. Untuk selanjutnya petugas juga telah menghubungi pihak keluarga korban,” tandasnya. (no/yok)

DPRD Sepakati Bentuk Pansus BPRS Syariah Mojokerto, Memorandum Lakukan penyehatan BPRS Syariah, DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat pembentukan panitia khusus (pansus). Rapat yang dihadiri separuh lebih anggota dewan tersebut menyepakati pembentukan Pansus BPRS yang saat ini dilanda likuiditas dan kredit macet. “Atas keputusan DPRD berdasarkan asas musyawarah mufakat, maka ditetapkan pembentukan Pansus BPRS Syariah. Pansus ini akan bekerja selama enam bulan kedepan,” kata Sonny Basoeki Rahardjo, Wakil Ketua DPRD yang menjadi pimpinan sidang pembentukan pansus, Kamis (28/10). Anggota pansus menetapkan Moeljadi (PAN) sebagai ketua Pansus dan Mochamad Harun (Gerindra) sebagai wakil ketua pansus. Upaya penyelamatan dan penyehatan BPRS Syariah menjadi isu utama dari terbentuknya pansus ini. Agus Wahjudi Utomo (Golkar) mengungkapkan pihaknya berniat membantu kinerja BPRS saat ini. “Melalui pansus kita tahu sejauh mana pengucuran modal pemerintah yang diberikan kepada BPRS. Itu demi penyehatan dan kelancaran kinerja BPRS sendiri.” jelasnya. Sementara itu, Junaedi Malik, Wakil Ketua DPRD dari PKB secara tegas mengungkapkan

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Anggota DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat pansus.

persetujuan atas pembentukan pansus ini. Junaedi berpandangan keberadaan pansus sangat urgen. “Ada persoalan besar dan sangat substansi di BPRS Syariah, yakni persoalan likuiditas yang sangat pelik,” ujarnya. Menurutnya, ada pertanggungjawaban yang besar harus diselesaikan BPRS. “Ini jadi persoalan yang macet harus dipertanggungjawabkan dengan baik. DPRD wajib menyikapi sebagai fungsi pengawasan. Harus

diluruskan fungsi BPRS sesuai perda,” katanya. Demikian dengan fraksi gabungan. Jubir Fraksi Gerakan Keadilan Pembangunan (GKP) Agung Sucipto mengungkapkan setelah mempelajari dengan seksama masalah BPRS, menyampaikan pembentukan pansus BPRS ini adalah proses untuk mengungkap dan menyehatkan BPRS.”Kami memandang perlu membentuk pansus untuk melihat BPRS. Kami mendukung

sepenuhnya dan siap berpartisipasi melaksanakan jalannya pansus tersebut,” ungkapnya. Sementara, Jubir Demokrat, Nuryono Sugiarjo menyatakan jika Demokrat tidak sama. “Kami memohon maaf atas kepada temen teman pengusul. Bahwa dalam tubuh BPRS telah ada bergantian struktur. Kami memberikan kesempatan kepada sistem yang ada. Atas dasar itu kami beranggapan daripada membentuk pansus

bisa dipergunakan secara optimal dapat mencermati struktur yang baru,” terangnya. Ia mengatakan, soal kredit macet dari debitur dan kreditur, kita tahu soal itu diperiksa APH, maka capaian output-nya tidak maksimal karena momentumnya sudah terlambat. “Kami mengimbau agar DPRD memaksimalkan agenda yang ada. Seperti KUA PPAS atau pembahasan perda eksekutif,” pungkasnya. (war/adv/yok)

Korem 082/CPYJ Tanam Mangrove di Sepanjang Pantura Mojokerto, Memorandum Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M Dariyanto didampingi Dandim 0811/Tuban Letkol Inf Vilialla Romadhon dan Kasiter Korem 082/CPYJ Letkol Inf Andri Risnawan melaksanakan Program Pembinaan Lingkungan Hidup melalui gerakan penghijauan penanaman pohon Mangrove di sepanjang pantai utara Kabupaten Tuban, Jumat (29/10). Penanaman ratusan ribu pohon di pantura untuk mencegah abrasi, melestarikan alam, dan penghijauan di pesisir. Sebanyak 108.150 pohon Mangrove telah disiapkan dalam rangka penghijauan, ini merupakan implementasi dari program Pembinaan Lingkungan Hidup Korem 082/CPYJ Tahun 2021 yang akan dilak-

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M Dariyanto menanam mangrove.

sanakan di sepanjang pesisir pantai utara Kabupaten Tuban

dan Kabupaten Lamongan, dengan rincian 55.400 pohon Mangrove akan ditanam di sepanjang pantai utara Tuban yang tersebar di 3 kecamatan yaitu Kecamatan Bancar, Kecamatan Tambakrejo, dan Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, sedangkan 52.750 pohon Mangrove untuk Kecamatan Paciran dan Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Kegiatan Penanaman bibit pohon Mangrove yang saat ini sedang dilaksanakan yakni di wilayah Kabupaten Tuban yang diawali penanaman pohon Mangrove oleh Danrem 082/CPYJ

Kolonel Inf M Dariyanto secara simbolis. Gerakan Pembinaan Lingkungan Hidup di Kabupaten Tuban dipimpin langsung oleh Dandim 0811/Tuban Letkol Inf Vilialla Romadhon bekerjasama dengan Polres Tuban, Ormas, anggota pramuka serta warga masyarakat Kecamatan Bancar, Tambakboyo dan Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Dalam kesempatan tersebut Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf M Dariyanto dalam sambutannya mengatakan, kegiatan penanaman pohon Mangrove yang digagas oleh Korem 082/CPYJ bersama dengan H

Masyur (aktivis penggiat penanaman Mangrove di Tuban) sebagai upaya untuk mencegah abrasi dan kerusakan disekitar pesisir pantai, guna menjaga kelestarian lingkungan hidup. Penanaman pohon Mangrove ini juga untuk menjaga ekosistem perairan dan mencegah abrasi laut, bahkan bisa dijadikan komasi wisata dan dapat memberikan tambahan ekonomi buat masyarakat. Kegiatan ini juga merupakan bentuk wujud kepedulian TNI terhadap kelestarian lingkungan dan ekosistem yang berada di wilayah Kabupaten Tuban. “Untuk itu saya mengajak kepada kita semua untuk melaksanakan penanaman pohon ini dengan penuh semangat, saya juga mengingatkan dan mengajak kepada seluruh warga masyarakat khususnya masyarakat yang tinggal di tepi pantai agar lebih peduli terhadap lingkungan yang ada di sekitar kita,” jelas Danrem. Ia juga menyampaikan kepedulian dengan lingkungan menjadi tanggung jawab kita bersama. Program Pembinaan Lingkungan Hidup ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tambah Danrem dalam sambutannya. (war/yok)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM KRIMINAL Ditinggal di Masjid, Diduga Supra Curian Surabaya, Memorandum Sebuah motor jenis Supra Fit nopol L 5614 JF ditinggal pemiliknya di halaman Masjid Al Jabar Semolo Indah Surabaya. Motor tersebut dilaporkan takmir masjid pada Senin (25/10) siang. Sebab, saat diparkir, motor berwarna putih biru itu masih dalam keadaan kunci kontak menempel. Dari informasi itu, anggota Unit Reskrim Polsek Sukolilo langsung datang dan mengamankan motor itu karena diduga hasil kejahatan. “Setelah mendapat laporan itu, kami mencurigai motor tersebut berkaitan dengan tindak pidana,” kata Kapolsek Sukolilo, Kompol Subiyantana didampingi Kanitreskrim, Iptu Zainul Abidin, Jumat (29/10)siang. Setelah tiga hari di Mapolsek, seorang pria bernama Yohanes (32) warga Semolowaru Indah mendatangi Polsek Sukolilo. “Ada yang mengaku sebagai temannya pemilik motor. Sempat datangi masjid, kemudian diarahkan ke kami,” tandas dia. Setelah datang ke Polsek Sukolilo, Yohanes akhirnya melengkapi surat kendaraan seperti BPKB dan STNK berikut membuat surat pernyataan kepemilikan motor tersebut. Kepada petugas, Yohanes mengaku kelupaan jika motor temannya diparkir di masjid. Saat itu, Yohanes membawa mobil bertemu dengan temannya di halaman masjid. Mobil Yohanes kemudian dipinjam oleh temannya. Sementara motor honda Supra Fit tersebut merupakan milik dari temannya ditinggal dengan maksud agar dibawa Yohanes. “Setelah mobil dipinjamkan, Pak Yohanes ini pulang ke rumah jalan kaki. Lupa kalau ternyata motor temannya dititipkan dia harusnya dibawa. Namun ditinggal di masjid,” lanjut mantan Kanit Harta Benda (Harda), Satreskrim Polrestabes Surabaya itu. Setelah tiga hari berselang, ia baru ingat jika motor temannya itu masib tertinggal di halaman masjid dan diamankan oleh Polsek Sukolilo. Karena respons cepat kepolisian itu, Yohanes berterimakasih karena motor itu menjadi aman. (fdn/nov)

Hasil buat Nyabu...

Sambungan dari halaman 1

sumsi narkoba,” kata Kanitreskrim Polsek Wonokromo Iptu Sukram, Jumat (29/10). Mantan Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polrestabes Surabaya itu mengaku akan melakukan pengembangan perihal petunjuk tersebut. “Tetap akan kami kembangkan mengenai tersangka yang kerap mengonsumsi sabu di Kunti. Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan di lapangan. Kabar lebih lanjut akan diinformasikan lagi,” pungkasnya. (fdn/nov)

Kepedulian...

Pemotor Sawotratap Tewas Tabrak Pembatas Jalan Surabaya, Memorandum Kecelakaan menyebabkan korban tewas terjadi pada Jumat (29/10) sekira pukul 02.00 di Jalan Sidotopo. Seorang pengendara Revo W 5961 meregang nyawa di lokasi setelah menabrak pembatas jalan yang terbuat dari beton. Korban yang diketahui bernama Dwi Jaya Sugiarto (26), asal Hayam Wuruk, Sawotratap,

Gedangan itu menderita luka di kepala hingga bersimbah darah. Informasi yang dihimpun,

kejadian tersebut bermula ketika motor yang dikendarai Dwi melintas dari selatan menuju utara di Jalan Sidotopo dengan kecepatan tinggi. Saat di lokasi mendadak korban hilang kendali hingga Revo miliknya menabrak pembatas jalan di depan kargo terminal. Bahkan, tubuh korban terlempar dan menabrak pembatas

jalan. “Korban tewas di tempat kejadian perkara (TKP),” jelas Alvian, warga Sidotopo. Jenazah Dwi yang tergeletak di tengah jalan, segera didatangi warga sekitar. Sebagian dari mereka secepatnya menghubungi anggota kepolisian. Saat petugas datang, kondisi korban yang berdarah-darah ditutupi karung dan

Modus Pura-Pura Muntah “Para pelaku beraksi di angkot lin kuning jurusan Terminal Joyoboyo hingga Pasar Larangan, Sidoarjo. Karena masih banyak penumpang yang menggunakan moda transportasi tersebut,” lanjut Rini. Setelah menentukan kendaraan sasaran, mereka berpura-pura menjadi penumpang. Rata-rata, komplotan ini naik di sekitar rel dekat fly over (FO) Mayangkara. Seolah tidak kenal, Plolong dan Dedy duduk berjauhan. Sementara RD (DPO), duduk dekat pintu masuk untuk mengawasi situasi ataupun membuat angkot seakan-akan

sudah penuh. “Agar jika ada yang naik akan mengurungkan niatnya,” tandas Rini. Di dalam angkot, komplotan ini memiliki kode khusus untuk menentukan korban. Cukup dengan pandangan mata. “Setelah itu, tersangka Dedy berpura-pura muntah hingga mengenai kaki korban,” ucap Rini. Tak pelak pandangan korban akhirnya fokus ke bekas muntahan itu. Kemudian, Plolong dan RD segera mengambil barang berharga korban di dalam tas. “Usai menguasai barang berharga korban, Plolong dan RD turun di sekitar Jalan A Yani. Sedangkan

Sambungan dari halaman 1 Dedy tetap berpura-pura mual,” pungkas alumni Akpol 2009 itu. Dari catatan kepolisian, sepak terjang dua tersangka itu sebagai pencopet memiliki jam terbang tinggi. Sebelum menghuni tahanan Polsek Wonokromo, mereka sudah beberapa kali berurusan dengan pihak berwajib. Pada 1999 lalu, Plolong pernah diamankan anggota Polsek Wonokromo. Pria 37 tahun itu terbukti melakukan aksi serupa. Warga DKA Tegal, Sawunggaling itu bebas setelah menjalani hukuman 4 tahun penjara. Namun, bebas dari penjara tidak lantas membuat Plolong jera.

Agustus 2018 lalu dia kembali berurusan dengan kepolisian. Plolong dibekuk anggota Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Aksi kejahatan Plolong terjadi di kawasan Kalianak. Saat itu, dia menumpang angkot dari Teluk Lamong dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Perak. Setiba di Jalan Kalianak, korban dipepet Plolong. Seperti modus sebelumnya, tersangka berpura-pura ingin muntah dan berakting ingin membuang muntahan di mulutnya ke jendela angkot yang ada di belakang korban. Begitu juga Dedy Tryana.

Gun Gun Gunawan Punya Bukti Perangi Narkoba -bukti kinerja perang terhadap narkoba dan penanganan narkoba. “Saya juga sudah memutasi petugas yang melenceng-melenceng dan memindahkan 150 lebih napi. Itu sudah upaya-upaya kita,” jelasnya. Lanjutnya, jika dikatakan belum becus kerja dan ti-

dak ada kerjanya sah-sah saja orang bilang begitu. “Tidak apa-apa, kan nantinya ada evalusi dari internal sendiri (penilaian). Tapi kalau dibilang tidak kerja, saya sedikit akan memperlihatkan ini kerja saya,” tegas Gun Gun. Disinggung terkait perta-

dievakuasi dibawa ke rumah sakit untuk divisum Sementara itu, Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Eko Adi Wibowo mengaku kecelakaan tunggal tersebut ditangani anggota Satlantas Polrestabes Surabaya. “Kejadian tersebut ikut wilayah polrestabes,” tandasnya. (alf/nov)

nyaan atau surat dari Kanwil Kemenkumham Jatim soal itu, Gun Gun menegaskan, hal tersebut tidak ada. Termasuk dari Kadivpas Hanibal. “Tidak ada sama sekali,” jelasnya. Untuk pemanggilan dari Kanwil Kemenkumham Jatim, Gun Gun Gunawan juga me-

Pada 2019 lalu, pria 51 tahun itu pernah ditangkap anggota Reskrim Polsek Pandaan. Kala itu, aksi Dedy terjadi di simpang 4 Jetak. Bermula ketika bus berhenti untuk menurunkan penumpang. Hal itu langsung dimanfaatkan Dedy untuk mencopet korban. Kebetulan korban yang menyadari jika ada orang meraba tasnya, bergegas mengecek barang dan mendapati jika HP miliknya telah hilang. “Kedua tersangka ini memang tercatat sudah beberapa kali berurusan dengan pihak kepolisian dengan kasus yang sama yakni copet,” tandas Rini Pamungkas. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 nambahkan tidak ada. “Juga tidak ada,” tutur dia. Seperti diberitakan sebelumnya fakta adanya peredaran narkoba yang dikendalikan napi Lapas Porong, seperti ungkapan terdakwa Andrew Indra Saputra, memantik semua pihak. Salah satunya praktisi hukum Dr

Sholehuddin. Ia mengatakan, harusnya ada evaluasi dan punishment (hukuman) dari atasan. Kalau memang masih ada, berarti sebagai kalapas tidak berhasil, tidak bisa bekerja, tidak bisa melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar. (fer/nov)

Sambungan dari halaman 1

Memorandum itu untuk melayani masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Bahkan, hal itu mendapat apresiasi dari anggota Komisi A DPRD Surabaya M Machmud. Menurutnya, itu satu langkah yang tepat. Memorandum dinilainya menunjukkan kemajuan dari tahun ke tahun. “Sebuah kemajuan yang luar biasa. Ini menunjukkan Memorandum peduli kepada masyarakat. Tak hanya menyuguhkan bacaan tiap pagi, tapi jika ada masalah di sektor kesehatan, Memorandum hadir memberikan solusi dengan menyediakan ambulans,” tutur mantan Pemimpin Redaksi Memorandum periode 2007-2009 ini. Apalagi di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang trennya masih kembang kempis. Machmud merasa ambulans milik Memorandum akan memberikan kebermanfaatan. Dengan demikian, Machmud berani menyebut, sebaik-baiknya koran adalah Memorandum. “Seperti yang kita ketahui, berdasarkan pengalaman kemarin, saat kondisi di awal masa Covid-19, ambulans sangat dibutuhkan masyarakat dan menjadi penting. Artinya Memorandum menelurkan ambulans ini sangat tepat sekali,” cetus Machmud yang kini duduk sebagai Ketua Fraksi Demokrat-NasDem ini. Sebagai sosok yang pernah dibesarkan di Memorandum, Machmud mengucapkan selamat. Memorandum disebutnya luar biasa. Bahkan seiring bertambahnya waktu, Machmud mengaku bangga, melihat Memorandum dapat bertahan dan masih disukai oleh pembaca dan khususnya masyarakat Kota Surabaya. “Saya bergabung mulai tahun 1990-an. Mulai dari loper sampai jadi wartawan. Lalu mencicipi asisten redaktur, diangkat redaktur, kemudian redaktur pelaksana hingga ditunjuk sebagai pemimpin redaksi tahun 2007,” ungkapnya. “Perjalanan yang panjang. Memorandum begitu luar biasa. Sebagai alumni saya tentu bangga. Sampai detik ini, masih terus eksis. Ini menandakan Memorandum masih disukai oleh para pembaca. Selamat, dan sukses untuk Memorandum ke depannya,” pungkas Machmud. (mg3/nov)

Gak Ada Aksi

SABTU WAGE, 30 OKTOBER 2021 HALAMAN 11

Sambungan dari halaman 1

Namun menurut Luna, itu bukan kali pertama mereka berjumpa. “Sering ketemu juga maksudnya bukan sering, tapi kan sebelum itu juga pasti papasan,” ungkap Luna Maya saat ditemui usai acara Festival Film Wartawan. Luna juga menegaskan hubungannya dengan Ariel hingga kini masih baik. “Iya dong,” jawabnya. Selain itu, di media sosial tak sedikit netizen yang berharap keduanya kembali bersama. Lalu, apa tanggapan Luna? “Kan kembali, itu harus ada dua orang yang mau. Kalau cuma satu saja, itu namanya putar balik, ya satu jalan namanya. Ya apa saja lah, didukung as a friend, kan bagaimana pun juga pernah jadi bagian hidup. Jadi aku rasa, udah dewasa semuanya,” tuturnya. “Dulu mungkin masih emosi kayak wah atau gimana gitu karena kan sudah sama-sama dewasa, udah lebih wise (bijak), bisa lebih berteman dengan baik. Mudah-mudahan dari sisi Ariel juga gitu,” imbuhnya. Melihat banyaknya dukungan, hingga kedewasaan yang Luna Maya bicarakan, apakah ada kesempatan kedua untuk mereka? Terlebih soal kembali membuka hati. “Aku gak tahu, kan gak ada aksi. Jadi mau reaksinya gimana nih. Kan kalau mau bereaksi nggak ada aksi susah. Tapi ya, apapun itu mau dia beraksi as a friend, family. Apapun itu pasti kan kita tergantung pendekatannya seperti apa. Kalau datangnya sebagai teman, ya kita reaksinya pasti akan sesuai dengan yang diberikan. So far, ya baik-baik, begini-begini saja,” ungkapnya. Hubungan mereka dulu memang terus menjadi buah bibir. Ariel dan Luna lalu terpisahkan oleh berbagai masalah. Jauh sebelum punya asmara dengan Luna Maya, Ariel yang merupakan vokalis kharismatik juga pernah punya kisah spesial dengan beberapa artis. (dth/nov)

Polisi Gagalkan Transaksi Narkoba Perak Barat poket sabu dengan berat 0,70 gram, pipet kaca bekas pakai, sebuah HP, satu sedotan, dan satu lembar bukti transfer. “Tersangka BI mendapat sabu tersebut dari SH (DPO)

sebanyak 2 poket seharga 300 dengan cara transfer. Rencananya akan dijual ke tersangka DH namun lebih dulu kami amankan,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya Kompol

Daniel S Marunduri, Jumat (29/10). Daniel menjelaskan, pengungkapan kasus itu bermula dari informasi masyarakat yang menyebut adanya trans-

Sambungan dari halaman 1 aksi sabu di Jalan Perak Barat. Berbekal info tersebut, Daniel kemudian menginstruksikan ke anggota untuk melakukan penyelidikan. “Hasilnya kami berhasil

2 Maling Gondol Vario Warga Gundih Setelah kejadian tersebut korban sempat mencari keberadaan motornya namun hasilnya nihil. Kemudian Dimas mengecek rekaman CCTV yang terpasang di lokasi. “Ternyata benar Vario itu dicuri. Pelakunya dua orang,” jelasnya. Dalam video rekaman CCTV itu terlihat seorang pria menge-

nakan helm warna putih dan merah sedang mengawasi lokasi. Dalam aksinya pelaku terbilang nekat. Karena pagi itu tampak beberapa orang berlalu lalang. Setelah situasi aman, pelaku berkaus hitam dengan santai masuk ke gang rumah warga. Sedangkan temannya berpakaian lengan panjang hitam

Sambungan dari halaman 1 mengawasi di atas motor jenis Suzuki Satria yang menjadi sarana kejahatannya. Tidak lama, pelaku tersebut keluar sembari mendorong motor korban ke jalan. Selanjutnya diamenyalakan mesin kendaraan dan secepatnya kabur. Dimas baru menyadari motornya hilang setelah beristirahat di

kamarnya. Dari pengakuan korban, sebelum hilang motornya terparkir dalam keadaan terkunci setir. “Padahal motor terkunci setir dan cakramnya saya tahan menggunakan baut,” ungkap Dimas. Setelah peristiwa itu, Dimas melapo ke Mapolsek Bubutan. “Iya saya sudah melapor ke

Per Gram Diupah Rp 20 Ribu memisahkan 10 gram dan disuruh mengirim ke Jalan Embong Malang. Sesampainya di lokasi, sabu tersebut kemudian diletakkan di samping kios. Herry lalu pergi dan melihat dari kejauhan. Tak berapa lama, sabu tersebut diambil seorang laki-laki. Untuk pembayarannya dilakukan dengan cara transfer. Saat diperiksa sebelumnya oleh majelis hakim yang diketuai Ni Made Purnami, Herry

mengaku sudah 8 kali mengirim narkotika jenis sabu atas permintaan Kafi. Untuk jasa pengiriman, Herry mendapat bayaran Rp 20 ribu per 1 gramnya. Namun pada 20 Juni 2021 sekira pukul 01.00, petualangan Herry sebagai kurir sabu harus terhenti. Sebabnya, dia ditangkap saksi Musoleh dan saksi Febian Lasadewa Kuncoro di dalam rumahnya, Jalan Grogol 3. Sebelumnya kedua anggota Polsek Wonokromo itu menda-

pencurian tersebut tak terpantau jelas. “Iya ada tapi agak jauh, kurang jelas,” kata korban saat dikonfirmasi, Jumat (29/10). Ulum menduga pelakunya berjumlah dua orang yang beraksi secara berkomplot. Mereka membagi tugas. Satu orang sebagai eksekutor pencurian yang dibuktikan dari rekaman CCTV tersebut. Dan satu pelaku lainnya sebagai joki motor sarana kejahatan.

pat informasi dari masyarakat jika Herry menyalahgunakan narkoba dengan cara mengedarkannya. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti 1 poket sabu di dalam kotak kecil warna biru dengan berat 1,12 gram. Selain itu, juga ditemukan 1 buah timbangan elektrik, 2 korek api gas dan 1 alat isap sabu (bong) serta 1 pipet kaca. Perbuatan Herry tersebut dinyatakan telah terbukti sela-

ma persidangan. Keterangan saksi dan dua alat bukti cukup mengantarkannya ke balik jeruji penjara. “Mengadili, menyatakan terdakwa Herry Budi Santoso telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 114 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tutur Hakim Ni Made Purnami saat membacakan amar putusannya di PN Surabaya, Jumat (29/10).

sudah hidup bahagia bersama Tono di Sulawesi, daerah kelahiran Tono. Mereka hidup dari warisan orang tua Tono. Kabar lain menyebutkan Tunik hidup sengsara bersama Tono, yang digugat cerai istrinya karena membawa kabur uang bisnis keluarga. “Tapi semua tidak jelas. Hanya kabarnya dan kabarnya,” kata Udin. Yang ada di pikiran Udin lain lagi. Menurut Udin, dia

Oleh karenanya majelis hakim menjatuhkan pidana penjara kepada Herry selama 5 tahun dan denda Rp 1,8 miliar, subsidiair 2 bulan penjara. Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Febrian Dirgantara menuntut Herry dengan pidana penjara selama 6 tahun serta pidana denda sebesar Rp 1,8 miliar subsidiair 3 bulan kurungan. Atas putusan tersebut terdakwa menyatakan terima. “Terima Bu Hakim,” ujarnya. (mg5/nov)

Sambungan dari halaman 1 “Ada motor parkir sebelum di dekat depot. Mungkin dia diturunkan di situ. Kemungkinan 2 orang,” terang Ulum. Pencurian itu diakui korban akibat keteledoran dirinya. Dia lupa mencabut kunci kontak motornya, saat masuk ke dalam depot untuk berkemas mengambil tas dan jaket. Hanya berselang lima menit, setelah masuk ke depot ternyata

dia telah mendapati motornya amblas.“Sekitar 5 menitan. Karena jam 18.00 saya baru datang. Lalu jam 18.03 itu orangnya sudah keluar. Jam 18.05 saya baru keluar,” ucap dia. Empat jam setelah menyadari motornya raib dicuri, dia kemudian membuat laporan ke polisi terdekat. Dikarenakan terdapat berkas yang belum bisa dipenuhi pada malam itu, Ulum mengaku

Dikabarkan Menggelandang lah. Namanya sebut saja Mira, yang setahun lalu ditinggal mati suaminya karena sakit. “Makanya, status saya harus jelas. Saya ke sini (PA, red) untuk secara resmi menalak cerai Tunik,” kata Udin, yang mengaku sampai sekarang belum tahu di mana keberadaan istrinya tersebut. Namun dari berita yang sriwing-sriwing Udin dengar, ada yang mengatakan Tunik

polisi,” jelasnya. Terpisah dikonfirmasi Memorandum, Kanitreskrim Polsek Bubutan AKP Oloan Manullang membenarkannya. Perihal kejadian curanmor tersebut pihaknya segera melakukan penyelidikan. “Kita akan lidik dan memburu pelakunya,” tegas Oloan. (alf/nov)

Sambungan dari halaman 1

Lupa Cabut Kontak, Motor Raib maling. Aksi pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menggondol motor korban sempat terekam closed circuit television (CCTV) di sekitar depot. Sayang, salah satu kamera CCTV tidak berfungsi. Sedangkan, kualitas visual kamera CCTV lainnya, juga tak begitu baik. Sehingga membuat wajah satu pelaku sebagai eksekutor

amankan kedua tersangka usai transaksi narkoba jenis sabu tersebut. Saat ini masih kami kembangkan untuk mencari keberadaan pemasoknya (SH),” pungkas Daniel. (fdn/nov)

baru membuat laporan polisi secara resmi dan tertulis, pada keesokan harinya, Selasa (26/10). Motor tersebut, terang Ulum, biasa digunakan untuk berangkat kuliah dan bekerja. Korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 12 juta, akibat pencurian tersebut. “Tidak ada benda berharga lain. Kendaraan saya pakai untuk kerja juga kuliah,” pungkasnya. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 pernah diberi tahu temannya bahwa Tunik sekarang ini menggelandang. Temannya tersebut memergoki Tunik mengais-ngais sampah di kawasan Wonokromo. “Saya agak memercayai cerita yang ini,” kata Udin, yang lantas berdiskusi dengan Risa dan sepakat untuk mencoba mencari Tunik di jalan-jalan. “Tapi belum ketemu sampai kini,” kata Udin.

Risa pernah mencurigai perempuan mirip ibunya berjalan di jalanan sekitaran Pasar Keputran. Mirip banget. Namun sebelum didekati dan disapa, perempuan tersebut menoleh sekejap dan menghilang di antara keramaian. “Risa sempat mengejarnya cukup jauh, tapi orang itu akhirnya menghilang sama sekali,” tegas Udin. Pengakuan mengejutkan

juga diungkapkan Pak Lan, pemilik warung makan di tepi jalan besar dekat tempat tinggal Udin. “Saya pernah dimintai makan gelendangan perempuan. Sejak awal saya curiga itu Tunik. Tapi saat kutanya, jawabnya ngalor-ngidul seperti orang tidak waras. Akhirnya tidak saya tanya-tanya lagi. Saya biarkan dia makan dan pergi,” kata Pak Lan seperti ditirukan Udin. (jos, habis)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU WAGE, 30 OKTOBER 2021 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

TRAILER HANTAM BENGKEL

Tak Kuat Nanjak Gresik, Memorandum Truk trailer bermuatan gulungan besi seberat 56 ton mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Veteran, Kecamatan Kebomas, Jumat (29/10). Akibat tidak kuat menanjak, trailer itu berjalan mundur sehingga menabrak bengkel. Trailer bernopol L 9799 UV itu dikemudikan Abidin (53), warga Pohwates, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro. Peristiwa terjadi saat azan Jumat berkumandang. Ia melaju dari arah selatan menuju utara untuk mengirim 28 gulungan besi dari Surabaya ke Gresik. Per gulung memiliki berat rata-rata dua ton. “Tadi saat di tanjakan, saya hendak belok kiri, tapi masih banyak sepeda motor sehingga saya rem. Setelah itu tidak kuat nanjak dan rem tidak ngatasi sehingga mundur,” ungkap Abidin saat ditemui di lokasi.

Dalam situasi itu Abidin secara reflek membanting stir ke kiri untuk menghentikan laju kendaraannya. Alhasil, trailer menabrak pohon dan bagian depan bengkel milik H Makmun. Badan trailer menutup satu sisi jalan dan muatannya berhamburan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Saat kejadian, kondisi lalu lintas lengang dan sepi karena pas salat Jumat. Di belakang trailer juga tidak ada kendaraan lain. Sang sopir selamat tanpa mengalami luka berarti. Sedagkan bengkel milik H Makmun itu tiang kayu rusak

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Proses evakuasi gulungan besi yang berhamburan.

dan pilar tembok retak. Nasib baiknya, laju trailer berhasil dihentikan pohon yang ada di lokasi. Kalau tidak ada pohon tersebut, bisa saja truk melibas rumah yang di dalamnya sedang

trailer milik perusahaan Emitraco Investama Mandiri itu masuk gigi 2 saat menanjak. “Dari keterangan yang kami kumpulkan, kecelakaan ini karena trailer masuk gigi 2. Padahal kontur

Gresik, Memorandum Kebakaran melanda pabrik tekstil PT Panjimas Textile di Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Jumat (29/10) sore. Kali ini, lidah api tampak berkobar hebat melahap bangunan beserta isinya. Sejumlah armada dan personel pemadam kebakaran (PMK) sudah dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Besarnya kebakaran membuat proses pemadaman berjalan tidak mudah. Kepala UPT PMK Gresik Eka Prapangasta membenarkan adanya kebakaran tersebut. Api kali pertama diketahui sekitar pukul 14.26. Ada enam armada yang ada di lokasi, termasuk bantuan PMK Surabaya dan perusahaan sekitar. “Dugaan penyebab kebakaran belum diketahui karena petugas di lapangan berusaha memadamkan api. Perkembangannya nanti kami kabari lebih lanjut,” terang Eka. Hingga saat ini petugas masih berupaya melakukan pembasahan agar api bisa dilokalisir dan tidak meluas. Angin kencang membuat pemadam kebakaran sedikit mendapat kesulitan. (and/har/udi)

pengendara lebih berhati-hati. Jika jalan menanjak dan membawa muatan berat sudah seharusnya gigi 1. Sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. (and/har/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Petugas PMK berusaha memadamkan api di pabrik tekstil.

3.100 GTT Dapat Tambahan Insentif Lamongan, Memorandum Untuk meningkatkan kesejahteraan guru tidak tetap (GTT), Dinas Pendidikan Lamongan akan memberikan tambahan insentif. Ada 3.100 GTT yang diusulkan menerima tambahan insentif berupa tunjangan kesehatan. “Kami hitung secara detail, akan kami usulkan. Upaya ini semoga dapat dikabulkan dan masuk dalam rincian APBD tahun depan,” terang Kepala

Dinas Pendidikan Lamongan Munif Syarif, Jumat (29/10). Masih lanjut dia, hal itu perlu dilakukan supaya ke depan para guru bisa lebih maksimal memberikan layanan pendidikan. Ketika kualitas hidup dan kesejahteraan pendidik baik, maka mereka akan bisa lebih fokus dalam mendidik para muridnya. “Insentif saat ini masih Rp 250 ribu, InsyaAllah kalau penambahan insentif diwujud-

kan melalui tunjangan kesehatan bakal lebih bermanfaat,” paparnya. Secara terpisah, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lamongan, Dadang Setiawan menanggapi rencana tambahan insentif berupa tunjangan kesehatan. Ia mengatakan hal tersebut telah ia dengar namun belum ada perbincangan secara mendalam. “Kalau memang benar, banyak kemudahan tidak hanya

Capaian masih Rendah, Imunisasi PCV Dikebut Gresik, Memorandum Capaian imunisasi pneumococcal conjugate vaccine (PCV) terhadap bayi di Kabupaten Gresik masih rendah. Dinas kesehatan (dinkes) merencanakan skema jemput bola atau berkeliling untuk menggeber imunisasi pencegahan penyakit pneumonia tersebut. Masih rendahnya capaian imunisasi ditengarai faktor Covid-19. Di Kota Pudak, PCV tahap 1 baru mencatatkan persentase 15,06 persen atau 2.990 bayi dari total 19.859 bayi lahir hidup. Sementara PCV tahap 2 baru 8,60 persen atau 1.707 bayi. Sebenarnya, imunisasi PCV baru dirilis sekira lima bulan yang lalu, Juni 2021. Imunisasi ini diberikan kepada bayi dalam tiga tahap. Tujuannya mencegah penyakit pneumonia atau radang paru-paru akibat bakteri pneumonokokus. Tahap 1 usia bayi dua bulan, tahap 2 usia tiga bulan, dan tahap 3 usia 12 bulan. “Imunisasi PCV di Gresik gratis. Ini menjadi kesempatan bagi ibu yang punya bayi

jalan menanjak. Sehingga trailer tidak kuat dan mundur. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,” terang dia. Perwira dengan dua balok di pundak itu mengimbau agar

Pabrik Tekstil Diamuk si Jago Merah

Jabatan Sekwan Sepi Pendaftar Gresik, Memorandum Sebanyak 49 pejabat dinyatakan memenuhi syarat administrasi seleksi terbuka (selter) jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Gresik. Hal tersebut sesuai pengumuman Nomor: 05/ PANSEL/2021 tertanggal 29 Oktober 2021. Dari 10 posisi eselon IIb yang dilelang, posisi FOTO: ISTIMEWA kepala dinas sosial paling Achmad Washil Miftahul R diminati dengan 14 pendaftar yang memenuhi syarat administrasi. Khusus posisi sekretaris dewan (sekwan) dilakukan perpanjangan pendaftaran hingga 2 November 2021 lantaran hanya ada satu pendaftar. Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Achmad Washil Miftahul Rachman merinci ada dua posisi yang paling banyak pendaftar, selain kepala dinas sosial. Yakni asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat serta kepala dinas pendidikan. Masing-masing tujuh pendaftar yang memenuhi syarat. Lebih lanjut, masing-masing tiga pendaftar memenuhi syarat pada posisi kepala dinas pekerjaan umum dan tata ruang, kepala satpol PP dan kepala badan perencanaan, penelitian dan pengembangan daerah, serta posisi direktur utama RSUD Ibnu Sina. “Untuk posisi kepala dinas penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu terdapat empat pejabat yang dinyatakan memenuhi syarat seleksi administrasi. Sementara posisi kepala dinas kesehatan ada lima pejabat,” kata Washil yang juga Sekda Gresik itu Dalam pengumuman ini masih ada satu posisi yang belum dipublikasikan. Yakni hasil seleksi administrasi sekwan. Sebab, peminatnya sangat sepi. Padahal minimal harus ada tiga nama. “Untuk jabatan sekretaris DPRD Gresik belum jumlah pelamar yang memenuhi syarat yakni minimal tiga calon,” imbuhnya. Sehingga, tambah mantan kepala DPUTR Gresik itu dilakukan perpanjangan pengumuman dan pendaftaran hingga 2 November 2021 pukul 15.00. Jika tidak ada pelamar tambahan, seleksi pada jabatan tersebut dinyatakan batal dan gugur secara administratif. “Yang daftar baru satu orang dan diperpanjang sampai dengan tanggal 2 November. Kalau tidak ada yang daftar, akan diagendakan lagi, waktunya akan ditentukan kemudian,” pungkasnya. (and/har/udi)

ada orangnya itu. Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Gresik Iptu Darwoyo menyebut kecelakaan ini bukan karena overload atau melebihi muatan. Akan tetapi,

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Petugas memberikan imunisasi kepada bayi.

untuk memanfaatkannya. Kalau PCV yang mandiri di rumah sakit, mahal. Sekitar 1 jutaan,” ungkap Farida, kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Gresik. Menurutnya, capaian rendah tersebut karena tenaga kesehatan (nakes) fokus pada penanganan

Covid-19. Selain itu, karena situasi pandemi membuat masyarakat takut. Alhasil banyak jadwal imuniasi rutin dan PCV ini ditunda. Oleh karenanya, imunisasi jemput bola akan dilakukan untuk mengejar ketertinggalan. Rencananya dimulai 1 November 2021.

Khusus warga Gresik, para ibu yang bayinya belum diimunisasi PCV diimbau mendaftar ke posyandu terdekat. “Nanti ibu-ibu bisa membuat janji dengan petugas imuniasi PCV melalui posyandu. Lokasi imunisasi tidak harus di fasilitas kesehatan (puskesmas, posyandu, puskesdes). Bisa di rumah warga, rumah ketua RT, ketua RW atau balai desa,” tutupnya. Terpisah, Pengurus IDAI Jawa Timur Dominikus Husada menyebut penyakit pneumonia berbahaya bagi bayi. Menimbulkan radang paru-paru yang bisa disebabkan oleh jamur, bakteri, virus, atau bahan kimia. Paling mudah menyerang bayi usia awal atau muda. Ada tanda paling mudah yang bisa dikenali ketika bayi terserang pneumonia. Biasanya mengalami batuk dan pilek, badan panas -karena infeksi, kemudian yang berakhir dengan sesak nafas. “Hampir seluruhnya, start dari batuk lalu sesak nafas,” ungkap dr Domi, sapaan akrabnya. (and/har/udi)

tunjangan kesehatan. Tunjangan hari tua hingga kematian bisa dicairkan jika di BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya. Dadang kemudian mendukung rencana tersebut, karena menurutnya GTT sudah sepantasnya mendapat perlakuan yang lebih baik karena jasa-jasanya dalam mencerdaskan anak bangsa. “Mereka-mereka ini kan pahlawan tanpa tanda jasa. Semoga hal itu bisa segera tere-

FOTO: MEMORANDUM/ NASIH

Munif Syarif

alisasi,” pungkasnya. (nas/har/udi)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 30 Oktober 2021 by memorandum - Issuu