Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 30 November 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

RABU KLIWON, 30 NOVEMBER 2022

memorandumredaksi@gmail.com

memorandum.co.id

MemorandumTV & Memorandum Online

memorandum

memorandumonline & memorandumredaksi

memorandum

HARGA Rp 5.000,-

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Kedua pelaku terekam CCTV.

Bandit Ranmor Satroni Candi Lempung

Dikejar Korban Surabaya, Memorandum Komplotan bandit motor menyatroni rumah di Jalan Candi Lempung. Di aksinya itu, dua terduga pelaku terekam CCTV menggasak Honda Vario L 6451 NW milik Sulianah (47). Korban sempat mengejar terduga pelaku namun kalah cepat. Adik korban Irkham Maulana (19), mengatakan ketika itu motor diparkir di depan rumah dalam keadaan dikunci setir ke kanan. Kemudian ditinggal masuk mengambil jaket karena akan dipakai untuk  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Terdakwa Medina Susani alias Medina Zein mendengarkan dakwaan jaksa secara online dari Rutan Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur.

JUAL TAS HERMES PALSU, SELEBGRAM RAUP RP 1,2 MILIAR

BERI JAMINAN BARANG ASLI Surabaya, Memorandum elebPerkara penipuan tas mewah merek Hermes yang menyeret selebdilan gram Medina Susani alias Medina Zein mulai digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (29/11).

Chika Jessica

Trauma Pacaran Chika Jessica hingga saat ini masih betah menyandang status single. Usianya yang sudah memasuki 35 tahun, tampaknya tak membuat dirinya ingin cepat-cepat menikah dan melepas status lajangnya.

B

UKAN tanpa sebab bintang film Bodyguard Ugal Ugalan ini memilih untuk tetap berstatus sebagai seorang single. Pasalnya, ia mengaku

Sudah dicek bahwa tas yang ditawarkan oleh saudara Medina Zein tidak asli,” Putu Arya Wibisana Kasi Intelijen

Kali ini Medina Zein yang mengikuti sidang secara online dari Rutan Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur, ini dijerat telah melakukan dugaan penipuan senilai Rp 1,2 miliar (persisnya Rp 1.275.000.000,) terhadap temannya, Uci Flowdea Sudjiati, warga Graha Family terkait sembilan tas merek Hermes yang ternyata tak autentik. Tak hanya dugaan

Rp 1,2 M Hermes

penipuan, Medina Zein juga dijerat n. pasal perlindungan konsumen. Padahal untuk meyakinkan calon rikan pembeli, Medina Zein memberikan jaminan bahwa tas Hermes yang dijual tersebut asli. acaDalam dakwaan yang dibaca Bersambung ke halaman  man 11

ILUSTRASI: ISTIMEWA

Tagih Utang, Debt Collector Disabet Pisau

Dipicu Teman Tampar Warga

 Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Capture video debt collector disabet pisau di Jalan Pakis Gunung Gang I-B dan Kening Syafi’I yang diperban.

Surabaya, Memorandum Tak ada di pikiran Syafi’i, debt collector asal Jalan Tambak Asri, ketika menagih utang malah menjadi korban penganiayaan. Ia disabet pisau warga Jalan Pakis Gunung I-B, sehingga keningnya terluka. Tidak terima dengan perlakuan itu, korban melaporkannya ke Mapolsek Sawahan. Hingga kini masih dalam penyelidikan anggota Reskrim. Kejadian itu dibenarkan Sri, istri Ketua RT 11 Pakis Gunung.

Ia mengungkapkan, kejadian pada Minggu (27/11) sekitar pukul 11.30. Ketika itu, ada lima orang debt collector hendak menagih utang ke istri berinisial KT, termasuk Syafi’i. Sampai rumah, yang dua orang debt collector masuk untuk menagih utang dan ditemui oleh suaminya Agung. Saat menagih utang itulah, teman Syafi’i emosi lalu menampar Agung. “Kata warga saat menagih  Bersambung ke halaman 11  FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

2 Penjambret B Betot Kalung Warga Bratang Gede

Kamar mandi yang menjadi lokasi penganiayaan.

Modus Tanya Alamat Memora Surabaya, Memorandum A k s i p e n j a m b re t a n Jala Bratang terjadi di Jalan III Dengan Gede Gang III-I. me modus menanyakan du terduga alamat, dua mem pelaku membetot kaW lung emas Wiwik (40), sek warga sekitar sekalipemili salah satu gus pemilik ko rumah kos.

Wanita Tempel Sukorejo Aniaya Lansia

Sempat Diberi Uang Pelunasan Utang

Meski berhasil menguasai kalung seberat belasan gram itu, terduga pelaku hanya bisa gigit jari. Gegara panik diteriaki korban, kalung yang sudah berpindah tangan itu terjatuh tak jauh dari lokasi perampasan. “Sudah dibawa lari. Tapi hanya beberapa meter kalungnya  Bersambung ke halaman 11 

Surabaya, Memorandum MN (54), terduga pelaku penganiayaan Hariani (72), warga Jalan Tempel Sukorejo sempat diberi uang untuk membayar utang FOTO: MEMORANDUM/DANNY

 Bersambung ke halaman 11 

Lokasi penjambretan kalung di Jalan Bratang Gede III-I

Simpan Sabu di Balik Pelat Nomor Surab Surabaya, Memorandum M Modus Kamil (36), menyimpan ssabu di balik pelat nomor terbo terbongkar di hadapan anggota tim A Antibandit Polsek Gubeng. Pria a asal Dusun Sanggra Agung Bara Barat, Desa Sanggra Agung, Soca Socah, Bangkalan, tersebut diam diamankan saat hendak transaksi di Jalan Perak Barat, Senin (28/ (28/11) malam.

Dari tangan terduga pelaku, petugas menyita barang bukti satu poket sabu seberat 1,98 gram. Selain itu, turut disita Yamaha Byson dan satu HP diduga berisi percakapan pesanan sabu. Sedianya, sabu itu akan dijual ke seorang pria inisial SLH. “Saat ini anggota masih berupaya untuk mengejar terduga pelaku SLH yang diduga kuat

akan membeli sabu kepada Kamil dan JAN yang memasok sabu. Sudah kami kantongi ciri-cirinya, tinggal meringkus,” kata Kapolsek Gubeng Kompol Sodik Efendi, Selasa (29/11) siang. Sodik menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula FOTO: MEMORANDUM/DANNY

 Bersambung ke halaman 11 

Terduga pelaku Kamil didampingi petugas di Polsek Gubeng.

Pernikahan karena Telanjur Hamil, padahal Hanya Sekali (1)

Teman Biasa yang Dua-Tiga Kali Bertemu

- Meng, pengedar asal Socah, Bang Bangkalan, simpan sabu di balik pelat nomor.

“Ini Anak Haram, Harus Digugurkan… Aku Tidak Mau…’’

- Maunya disimpan di balik CD, takut terus-menerus on dan tidak

Si Mameng (Pengguna)

Aku belum bisa percaya,” ujar seorang perempuan, sebut saja Niken, terhadap kehamilan dirinya. Dia kembali memandangi perutnya yang sedikit membuncit. Niken mengaku tidak yakin karena dia dan teman hanya melakukan

sekali. Ya. Cuma sekali. Temannya, sebut saja Bambang, pun geleng-geleng kepala. “Dia bahkan kaget saat kukabari bahwa aku terlambat,” kata Niken di sebuah kafe dekat  Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 30 November 2022 by memorandum - Issuu